BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN - IMPLEMENTASI METODE SKALA PENILAIAN GRAFIK UNTUK PENILAIAN KINERJA UNIT MANAJER TUPPERWARE DI PT. BUMI MANUNGGAL KHARISMA - Unika Repository

Gratis

0
0
15
1 week ago
Preview
Full text

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

  4.1 Gambaran Umum Perusahaan

  PT. Bumi Manunggal Kharisma, Solo berdiri sejak 1998 dimana pendiri dari perusahaan ini adalah Ibu Michiko yang sekarang menduduki sebagai Direktur. Perusahaan ini merupakan Distributor Tupperware untuk area Solo dan sekitarnya, sehingga banyak member yang bergabung di perusahaan ini dari saat ini menduduki sebagai Sales Force hingga

  Authorized Group Manager (AGM). PT. Bumi Manunggal Kharisma, Solo

  saat ini berada di Jl. Gajahmada no 106, Ketelan, Banjarsari. Perusahaan ini terus berkembang dari tahun ke tahun, namun sekitar 2 tahun lalu PT. Bumi Manunggal Kharisma sempat terkena bencana kebakaran dan sangat merugikan perusahaan. Tapi berkat kegigihan Ibu Michiko dan dukungan dari membernya PT Bumi Manunggal Kharisma dapat bangkit dan semakin sukses dari sebelumnya.

  PT.Bumi Manunggal Kharisma memiliki semboyan: “Mengubah hidup wanita dan keluarga menjadi lebih baik”

  Semboyan ini yang memotivasi Group Manajer di PT. Bumi Manunggal Kharisma untuk berkinerja lebih baik dari sebelumnya, selain itu perusahaan ini biasanya akan memberikan reward bagi member yang mendapatkan penilaian kinerja yang baik. Hinggga saat ini terhitung ada 3 Group Manajer, 100 Unit Manajer dan sekitar 2000 Sales Force aktif di PT.

  Bumi Manunggal Kharisma.

4.2 Struktur Organisasi

  

Gambar 2 Struktur Organisasi PT. Bumi Manunggal Kharisma

  Di struktur organisasi tersebut, yang menjadi responden adalah Unit seorang Direktur Distributor yang membawahi Authorized Group Manajer (AGM). AGM sendiri membawahi 2 orang Group Manajer, dimana Group Manajer tersebut akan membawahi sekitar 100 orang Unit Manajer sehingga Group Manajer tersebut yang akan menjadi penilai kinerja bagi Unit Manajer di PT. Bumi Manunggal Kharisma.

  Dalam struktur organisasi tersebut, memiliki definisi dan syarat untuk mencapai tingkatan tersebut: a.

  Consultant adalah tahap awal menjadi salesforce atau member Tupperware, dimana syarat untuk menjadi consultant yaitu: a.

  Mengisi formulir pendaftaran.

  b.

  Telah melaksanakan Announcement Party dengan hasil penjualan minimal Rp 900.000,- sehingga mendapatkan kit bag secara gratis.

  c.

  Hasil Rp 900.000,- tersebut juga diperhitungkan sebagai First Order .

  b.

  Team Captain adalah seorang Consultant yang mempunyai kesempatan menaiki jenjang karir menjadi Team Captain, dimana syarat menjadi Team Captain yaitu: a.

  Memberitahukan Unit Manajer.

  b.

  Diwawancara oleh Distributor.

  c.

  Telah mengikuti New Dealer Orientasi Program (NDOP).

  d.

  Memenuhi ketentuan sebagai berikut: Dalam 1 bulan Dealer harus melaksanakan minimal 2 X Personal

  • Party dan masing – masing party minimal mencapai Rp750.000.
  • Dealer baru yang masing - masing telah memasukan order pertamanya (First order) minimal Rp 750.000.

  Dalam 1 bulan tersebut Dealer juga harus merekrut minimal 4

  c.

  Unit Manajer adalah seorang Team Captain yang berhak dan telah memenuhi kualifikasi untuk program Manajer, dimana syarat untuk menjadi Unit Manajer yaitu: a.

  Setiap minggu melaksanakan mekanisme 1-2-1, dimana langkah – langkah 1-2-1 tersebut adalah: 1 x Personal Party dengan penjualan minimal Rp 1.250.000.

  • 2 consultantnya aktif & masing-masing minimal melakukan
  • party minimal Rp 900.000.
  • pesanan minimal Rp 900.000.

  Merekrut 1 Consultant baru dan yang telah memasukkan

  d.

  Authorized Grup Manajer atau Grup Manajer adalah jenjang karir tertinggi diantara salesforce Tupperware Indonesia, dimana syarat untuk menjadi Authorized Grup Manajer yaitu:

  Periode : 6 bulan, bisa dimulai disetiap awal vanguard

  • Program 1-2-1 : min. 10 kali
  • Promote Up : 6 Manager baru minimal 4 Promote Up langsung
  • Vanguard : Rata-rata Gold Level -

  4.3 Gambaran Umum Responden

  Gambaran umum tentang karakteristik responden digunakan untuk mengetahui identitas responden secara umum. Diharapkan dapat diketahui penilaian kinerja Unit Manajer PT. Bumi Manunggal Kharisma dengan menggunakan metode Graphic Rating Scale. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran umum responden sebagai berikut:

  4.3.1 Gambaran Responden berdasarkan Umur dan Jenis Kelamin Responden

  Berikut adalah tabel yang menunjukkan gambaran indentitas responden berdasarkan umur dan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel 4.1 Umur dan Jenis Kelamin

  Umur (tahun) Jenis Kelamin

  Total 30-37 37-44 44-51 51-58

  (%) 31.58% 36.84% 15.79% 15.79% 100% Sumber: Data Primer yang diolah Oktober 2017.

  Dari tabel 4.1 diatas dapat diketahui bahwa karakteristik responden ditinjau dari jenis kelamin bahwa semuanya adalah semuanya perempuan dan berumur dari 30

  • – 37 sebanyak 6 orang atau 31.58%, umur 37-44 tahun sebanyak 7 orang atau 36.84% dan umur 51-58 sebanyak 3 orang atau 15,79%. Hal ini menunjukkan bahwa Unit Manajer di PT. Bumi Manunggal Kharisma berpusat pada perempuan yang dapat melakukan pekerjaan sambilan selain menjadi Ibu Rumah Tangga dan kebanyakan adalah pada usia 37-44 tahun dimana mereka mulai mencari pekerjaan sambilan sebagai Unit Manajer Tupperware untuk membantu perekonomian keluarga.

  4.3.2 Gambaran Responden Berdasarkan Umur dan Masa Bergabung di PT. Bumi Manunggal Kharisma

  Berikut adalah tabel yang menunjukkan gambaran identitas responden berdasarkan umur dan masa bergabung di PT. Bumi Manunggal Kharisma:

Tabel 4.2 Umur dan Masa Bergabung

  Masa Umur (tahun) Bergabung 30-37 37-44 44-51 51-58 Total

  (tahun) (tahun) (tahun) (tahun) (tahun) 3-4

  4

  2

  6 66.67% 33.33% 0% 0% 100%

  2

  5

  3

  3

  13 ≥ 5

  15.38% 38.46% 23.08% 23.08% 100% Sumber: Data Primer yang diolah Oktober 2017

  Berdasarkan tabel 4.2 diatas dapat diketahu bahwa jumlah Unit Manajer berusia 30-37 tahun yang telah bergabung dengan PT. Bumi Manunggal Kharisma selama 3-4 tahun ada 4 orang dan yang lebih dari 5 tahun ada 2 orang, untuk yang berusia 37-44 yang telah bergabung dengan PT. Bumi Manunggal Kharisma selama 3-4 tahun ada 2 orang dan yang lebih dari 5 tahun ada 5 orang, untuk yang berusia 44-51 tahun yang telah bergabung dengan PT. Bumi Manunggal Kharisma sekarang sudah lebih dari 5 tahun ada 3 orang, dan untuk usia 51-58 tahun yang telah bergabung dengan PT. Bumi Manunggal Kharisma ada 3 orang. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar Unit Manajer di PT. Bumi Manunggal Kharisma sudah bergabung lebih dari 5 tahun karena cocok dengan distributor Tupperware ditempat ini.

  4.3.3 Gambaran Responden Berdasarkan Penilaian Kinerja oleh Group Manajer

  Berikut adalah tabel yang menunjukkan gambaran responden berdasarkan identitas penilaia kinerja yang dilakukan oleh Group Manajer dan jumlah Unit Manajer yang dinilai dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.3 Nama Group Manajer (Penilai Kinerja) dan Jumlah Unit Manajer

  Nama Group Manajer Jumlah Unit Manajer (orang)

  Ibu Endah Nuraini

  6 Ibu Elien

  6 Ibu Setyaningsih

  7 Total

  19 Sumber: Data Primer yang diolah Oktober 2017 Berdasarkan tabel 4.3 diatas dapat diketahui jumlah Unit

  Manajer yang telah dipilih oleh penilai Group Manajer untuk dinilai pada minggu ini sebanyak 19 orang.

4.4 Analisis Deskriptif

4.4.1 Tanggapan Responden terhadap Komunikasi

  Komunikasi adalah interaksi antara dua orang atau lebih untuk memberikan informasi atau mendapatkan informasi. Untuk mengetahui penilaian dari Group Manajer selaku penilai kinerja mengenai komunikasi dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.4 Penilaian Kinerja Group Manajer terhadap Unit Manajer berdasarkan Komunikasi

  Nama Group Jumlah Skor Kategori Manajer (Penilai) Unit Manajer

  Ibu Setyaningsih

  4 Unit Manajer

  3 Teladan

  3 Unit Manajer

  2 Memenuhi Harapan Ibu Elien

  4 Unit Manajer

  3 Teladan

  2 Unit Manajer

  2 Memenuhi Harapan Ibu Endah Nuraini

  6 Unit Manajer

  5 Teladan Total Skor 2

  5 Responden (26.32%) (Memenuhi Harapan) Total Skor 3 (Teladan)

  14 Responden (73.68%) Total

  19 Responden (100%) Sumber: Data Primer yang diolah Oktober 2017

  Berdasarkan tabel 4.4 mengenai penilaian kinerja oleh Group Manajer kepada Unit Manajer tentang komunikasi, maka dapat kategori teladan, dimana Unit Manajer dapat menyiapkan komunikasi langsung (dalam bentuk formulir dan catatan) ketika personal party atau menjual produknya dengan baik dan lancar tanpa melakukan kesalahan. Sisanya terdapat 5 orang (26.32%) yang masuk dalam kategori memenuhi harapan, dimana Unit Manajer membutuhkan bimbingan dalam menyiapkan komunikasi langsung (dalam bentuk formulir dan catatan) ketika personal party atau menjual produknya agar tidak melakukan kesalahan.

4.4.2 Tanggapan Responden Terhadap Kerja Tim

  Kerja tim adalah bekerja dalam satu tim dimana antar anggota dalam tim saling melengkapi dan mendukung. Untuk mengetahui penilaian dari Group Manajer selaku penilai kinerja mengenai kerja tim dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.5 Penilaian Kinerja Group Manajer terhadap Unit Manajer berdasarkan Kerja Tim

  Nama Group Manajer (Penilai) Jumlah Unit Manajer Skor Kategori

  Ibu Setyaningsih

  4 Unit Manajer 3 Teladan

  3 Unit Manajer 2 Memenuhi Harapan Ibu Elien

  3 Unit Manajer 3 Teladan

  3 Unit Manajer 2 Memenuhi Harapan Ibu Endah Nuraini

  4 Unit Manajer 3 Teladan

  2 Unit Manajer 2 Memenuhi Harapan

  Lanjutan tabel 4.5 Total Skor 2

  8 Unit Manajer (42.11%)

  (Memenuhi Harapan) Total Skor 3 (Teladan)

  11 Unit Manajer (57.89%)

  Total

  19 Unit Manajer (100%) Sumber: Data Primer yang diolah Oktober 2017.

  Berdasarkan tabel 4.5 mengenai penilaian kinerja Group Manajer kepada Unit Manajer tentang kerja tim, maka dapat dianalisis bahwa terdapat 11 Unit Manajer (57.89%) masuk dalam kategori teladan dimana Unit Manajer dapat memotivasi down linenya agar dapat mencapai target sales perusahaan, selain itu juga dapat kerja tim dengan baik. Sisanya terdapat 8 Unit Manajer (42.11%) masuk dalam kategori memenuhi harapan dimana Unit Manajer membutuhkan bimbingan Grup Manajer dalam memotivasi dan bekerja tim dengan perusahaan.

  down linenya agar dapat mencapai target sales

4.4.3 Tanggapan Responden terhadap Mencapai Target Sasaran

  Mencapai target sasaran adalah dimana individu atau kelompoknya mempunyai sebuah target untuk dia mengumpulkan atau mendapatkan sesuatu berdasarkan waktu yang ditentukan. Untuk mengetahui penilaian dari Group Manajer selaku penilai kinerja mengenai mencapai target sasaran dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.6 Penilaian Kinerja Group Manajer terhadap Unit Manajer berdasarkan Mencapai

  

Target Sasaran

Nama Group Jumlah Skor Kategori Manajer (Penilai) Unit Manajer

  Ibu Setyaningsih

  5 Unit Manajer

  3 Teladan

  2 Unit Manajer

  2 Memenuhi Harapan Ibu Elien

  3 Unit Manajer

  3 Teladan

  3 Unit Manajer

  2 Memenuhi Harapan Ibu Endah Nuraini

  4 Unit Manajer

  3 Teladan

  2 Unit Manajer

  2 Memenuhi Harapan Total Skor 2 (Memenuhi Harapan)

  12 Unit Manajer(63.16%)

  Total Skor 3

  7 Unit Manajer(36.84%)

  (Teladan) Total

  19 Unit Manajer (100%)

  Sumber: Data Primer yang diolah Oktober 2017 Berdasarkan tabel 4.6 mengenai penilaian kinerja Group

  Manajer kepada Unit Manajer tentang mencapai target sasaran, maka dapat dianalisis bahwa terdapat 12 Unit Manajer (63.16%) masuk kedalam kategori memenuhi harapan dimana Unit Manajer masih membutuhkan bimbingan Grup Manajer dalam mencapai dan melebihi target 1*2*1 sesuai dengan waktu (1 minggu) yang sudah masuk kedalam kategori teladan dimana Unit Manajer dapat mencapai dan melebihi target 1*2*1 sesuai dengan waktu (1 minggu) yang sudah ditetapkan perusahaan. Dalam kategori ini lebih banyak Unit Manajer yang masuk dalam kategori memenuhi harapan dibandingkan teladan karena Unit Manajer merasa waktu dalam pencapaian target sangatlah kurang dalam memenuhi program 1*2*1, sehingga banyak dari Unit Manajer membutuhkan waktu lebih dari seminggu untuk menyelesaikan program 1*2*1.

4.3.4 Tanggapan Responden terhadap Pengadaan Event

  Pengadaan event adalah dimana individu atau kelompoknya mempunyai kewajiban melakukan suatu kegiatan untuk memperkenalkan barang dagangannya. Untuk mengetahui penilaian dari Group Manajer selaku penilai kinerja mengenai mencapai pengadaan event dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.7 Penilaian Kinerja Group Manajer terhadap Unit Manajer berdasarkan Pengadaan

  

Event

Nama Group Jumlah Skor Kategori Manajer (Penilai) Unit Manajer

  Ibu Setyaningsih

  2 Unit Manajer

  3 Teladan

  4 Unit Manajer

  2 Memenuhi Harapan

  1 Unit Manajer

  1 Dibawah Harapan Ibu Elien

  1 Unit Manajer

  3 Teladan

  5 Unit Manajer

  2 Memenuhi Harapan Ibu Endah Nuraini

  3 Unit Manajer

  3 Teladan Lanjutan tabel 4.7

  3 Unit Manajer

  2 Memenuhi Harapan Total Skor 1 (Dibawah Harapan)

  1 Unit Manajer (5.26%)

  Total Skor 2 (Memenuhi Harapan)

  12 Unit Manajer (63.16%)

  Total Skor 3

  6 Unit Manajer (31.58%)

  (Teladan) Total

  19 Unit Manajer (100%)

  Sumber: Data Primer yang diolah Oktober 2017 Berdasarkan tabel 4.7 mengenai penilaian kinerja Group

  Manajer kepada Unit Manajer tentang pengadaan event, maka dapat dianalisis bahwa terdapat 12 Unit Manajer (63.16%) masuk dalam kategori memenuhi harapan dimana Unit Manajer masih membutuhkan bimbingan dari Grup Manajer ketika pengadaan

  personal party dengan penjualan minimal Rp 1.000.000,00 dan juga

  menjelasan produk ketika personal party terkadang masih terdapat kesalahan, sisanya terdapat 6 Unit Manajer (31.58%) masuk dalam kategori teladan dimana Unit Manajer dapat mengadakan personal

  party dengan penjualan lebih dari Rp 1.000.000,00 dan ketika

  menjelaskan produk ketika personal party dengan sempurna dan 1 Unit Manajer (5.26%) masuk dalam kategori dibawah harapan, dimana Unit Manajer tersebut meskipun sudah dibimbing oleh Grup Manajer namun tidak dapat mengadakan personal party dengan penjualan minimal Rp 1.000.000,00 dan tidak dapat menjelaskan produk ketika personal party dengan sempurna sehingga masih mempunyai banyak kesalahan.

4.4.5 Tanggapan Responden terhadap Perekrutan Salesforce

  Perekrutan Salesforce adalah kegiatan untuk mendapatkan individu untuk bergabung dengan kelompoknya. Untuk mengetahui penilaian dari Group Manajer selaku penilai kinerja mengenai perekrutan salesforce dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 4.8 Penilaian Kinerja Group Manajer terhadap Unit Manajer berdasarkan Perekrutan

  

Salesforce

Nama Group Manajer (Penilai) Jumlah Unit Manajer Skor Kategori

  Ibu Setyaningsih

  1 Unit Manajer 3 Teladan

  6 Unit Manajer 2 Memenuhi Harapan Ibu Elien

  5 Unit Manajer 3 Teladan

  1 Unit Manajer 2 Memenuhi Harapan Ibu Endah Nuraini

  4 Unit Manajer 3 Teladan

  2 Unit Manajer 2 Memenuhi Harapan Total Skor 2 (Memenuhi Harapan)

  9 Unit Manajer (47.37%) Total Skor 3 (Teladan)

  10 Unit Manajer (52.63%) Total

  19 Unit Manajer (100%) Sumber: Data Primer yang diolah Oktober 2017

  Berdasarkan tabel 4.8 mengenai penilaian kinerja Group dapat dianalisa bahwa terdapat 10 Unit Manajer (52.63%) masuk dalam kategori teladan dimana Unit Manajer dapat merekrut Consultant baru dan melakukan pesanan lebih dari Rp 900.000,00. Selain itu terdapat 9 Unit Manajer (47.37%) masuk kategori memenuhi harapan dimana Unit Manajer masih membutuhkan bimbingan dari Grup Manajer dalam merekrut Consultant baru dan membantu Unit Manajer dalam melakukan pesanan minimal Rp 900.000,00 dengan cara membantu mempromosikannya.

4.5 Diskusi

  Berdasarkan dari analisis peneliti bahwa penelitian menggunakan skala penilaian metode grafik lebih akurat dibandingkan penilaian kinerja sebelumnya berdasarkan target sales karena penilaian ini menilai berbagai aspek sesuai dengan job desk dari Unit Manajer sedangkan pada penilaian kinerja sebelumnya hanya berfokus pada target program tiap minggunya. Dibandingkan dengan jurnal Perancangan Penilaian Kinerja Karyawan Berdasarkan Kompetensi Spencer dengan Metode Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus di Sub Dinas Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum, Kota Probolinggo) oleh Nurmianto, E & Siswanto, N (2006), penilaian kinerja ini berbeda dengan skala penilaian grafik karena pada dasarnya AHP adalah metode memecahkan suatu masalah yang kompleks dan tidak terstruktur ke dalam komponen

  • – komponen tersebut dalam suatu hierarki, memasukkan nilai numerik sebagai pengganti persepsi manusia dalam melakukan perbandingan relatif, dan akhirnya menghasilkan suatu sintesa yang menetapkan urutan dan nilai prioritas dari komponen
  • – komponen tersebut, selain itu metode ini membutuhkan software Expert Choice dalam pengolahan datanya. Apabila metode AHP diimplementasikan di PT. Bumi Manunggal Kharisma, akan susah untuk dilakukan oleh Unit Manajer dan pengoperasian software juga akan menjadi kendala bagi Unit Manajer. Sehingga dibutuhkan penilaian kinerja yang mudah, simple dan dapat
dilakukan dengan cepat seperti metode grafik bagi Unit Manajer Tupperware di PT. Bumi Manunggal Kharisma.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (15 Halaman)
Gratis

Tags