Studi tentang proses belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materi bilangan bulat di SMP Kanisius Kalasan tahun ajaran 2012 2013

Gratis

0
7
131
2 years ago
Preview
Full text

STUDI TENTANG PROSES BELAJAR MENGAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN BULAT DI SMP KANISIUS KALASAN TAHUN AJARAN

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materi bilangan bulat di SMPKanisius Kalasan, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan kesulitan – kesulitan yang dialami dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian tentang proses belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materi bilangan bulat di SMP Kanisius Kalasan menunjukkan bahwa : 1)Langkah permulaan kegiatan proses belajar mengajar dilaksanakan dan dimulai dengan identifikasi karakteristik dan kemampuan awal peserta didik, pemilihanmetode pengajaran, pemilihan sarana dan penentuan alat evaluasi.

LEMBAR PERSEMBAHAN

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materi bilangan bulat di SMPKanisius Kalasan, yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan kesulitan – kesulitan yang dialami dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian tentang proses belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materi bilangan bulat di SMP Kanisius Kalasan menunjukkan bahwa : 1)Langkah permulaan kegiatan proses belajar mengajar dilaksanakan dan dimulai dengan identifikasi karakteristik dan kemampuan awal peserta didik, pemilihanmetode pengajaran, pemilihan sarana dan penentuan alat evaluasi.

KATA PENGANTAR

  Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat dan rahmaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Studitentang proses belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materi bilangan bulat di SMP Kanisius Kalasan tahun ajaran 2012- 2013 kelas VII” . Pd selaku guru pengampu kelas VII SMP KanisiusKalasan yang sudah memberikan kesempatan dan berbagi pengalaman kepada penulis dalam melakukan penelitian ini hingga selesai dengan baik.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945 tercantum

  Seperti matapelajaran matematika yang menekannya banyak aspek logika dan penalaran dalam menyelesaikannya, peserta didik tidak harusmenghafal semua rumus yang ada. Belajarmerupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik sebagai subyek yang memerlukan materi belajar, sedangkan mengajarmerupakan kegiatan guru sebagai pengajar atau penyampai informasi 3agar siswa dapat belajar dengan baik, oleh sebab itu belajar mengajar merupakan suatu interaksi antara perserta didik dan guru dalam rangkapencapaian tujuan pembelajaran.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan pada uraian latar belakang peneliti di atas, maka dapat diidentifikasi masalah-masalah sebagai berikut :

1. Bahwa pendidikan di Indonesia dirasa masih jauh tertinggal dibandingkan dengan negara-negara maju

  Banyaknya kesulitan-kesulitan yang dialami para pengajar mata pelajaran matematika dalam perencanaan mengajar dan dalammemilih sumber belajar atau media.. Kurangnya alat peraga atau media yang relevan dengan materi- materi pelajaran matematika yang akan diberikan dalam prosesbelajar mengajar.

4. Kurangnya diskusi antara para pengajar dalam mengatasi masalah- masalah yang terjadi dalam proses belajar mengajar

C. Pembatasan Masalah

  Berdasarkan masalah yang teridentifikasi tersebut tidak semua masalah akan dibahas mengingat keterbatasan kemampuan peneliti,oleh karena itu peneliti membatasi permasalahan yaitu tentang : ” Pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran matematika materi bilangan bulat di SMP Kanisius Kalasan tahun ajaran 2012- 2013 kelas VII ” D. MengajarDalam penelitian ini yang dimaksud dengan mengajar adalah kegiatan guru sebagai pengajar atau penyampai informasi daripersiapan, pelaksanaan dan evaluasi pada proses belajar mengajar agar peserta didik dapat belajar dengan baik.

4. Proses belajar mengajar

6Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan proses belajar mengajar adalah suatu interaksi antara peserta didik dengan gurudalam rangka mencapai tujuan tertentu. Berdasarkan batasan istilah di atas, maka arti judul dari studi tentang proses belajar mengajar mata pelajaran matematika padamateri bilangan bulat di SMP Kanisius Kalasan adalah ingin mengetahui tentang perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi padaproses belajar mengajar sehingga dapat menciptakan hubungan interaksi yang baik antara guru dan peserta, selain itu juga untukmengetahui kesulitan-kesulitan apa saja yang dihadapi oleh peserta didik maupun guru ketika melaksanakan proses belajar mengajarsehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

F. Tujuan Penelitian

  Secara umum yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sejauh mana pelaksanaan proses pembelajaran mata pelajaran Matematika diSMP Kanisius Kalasan tahun pelajaran 2012-2013 kelas VIII. Mengetahui pertencanaan proses belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materi bilangan bulat.

2. Mengetahui pelaksanaan proses belajar matematika pada materi bilangan bulat

  Mengetahui kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materibilangan bulat. Dalam penelitian ini diharapkan dapat mengungkap kekurangan atau kelebihan pendekatan belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materi bilangan bulat di SMP Kanisius sehinggadapat memberikan umpan balik yang berguna dalam perbaikan proses belajar mengajar kedepannya.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori Dalam kajian pustaka ini dikemukakan beberapa teori yang dapat

  Tahap saat terjadinya pengajaran, dalam tahap ini guru berinteraksi langsung dengan peserta didik, peserta didik dengan peserta didik ataupeserta didik secara individual. Tahap sesudah pengajaran, tahap ini dilakukan setelah pertemuan tatap muka dengan peserta didik yang meliputi : 1 ) Penilaian pekerjaan siswa.2 ) Membuat perencanaan untuk berikutnya.3 ) Menilai kembali kegiatan belajar mengajar yang telah berlangsung.

a. Tahap Perencanaan Pengajaran

  1) Identifikasi karakteristik dan kemampuan awal peserta didik Karakteristik dan kemampuan awal adalah pengetahuan dan ketrampilan yang relevan termasuk di dalamnya latar belakang 10informasi karakteristik awal peserta didik pada saat akan mengikuti suatu proses mata pelajaran ( Abdul Gafur, 1981 : 59 ). Tujuan mengetahui karakteristik dan kemampuan awal peserta didik adalah untuk mengukur apakah peserta didik akan mampumencapai tujuan belajar atau tidak, sampai dimana minat peserta dididk terhadap mata ajaran yang akan dipelajari (Mudhofir, 1986 :101).

4. Menyampaikan angket

  Dasar pemikiran mengajar menurut Abu Ahmadi dan AhmadRohani tediri dari lima hal yaitu : (1) Relevansi dengan tujuan, (2)Relevansi dengan rohani, (3) Relevansi dengan kemampuan mengajar, (4) Relevansi dengan keadaan peserta didik, (5) Relevansidengan situasi proses belajar mengajar (1990 : 11). Sarana pendidikan dapat memperlancar proses belajarmengajar dan akan dapat mencapai tujuan belajar mengajar secara efektif dan efisien jika sarana yang ada tersebut dilakukan pemilihanyangt sesuai dengan kebutuhan.

1. Tujuan 2

  Alokasi waktu 3 ) Strategi Evaluasi 13Evaluasi merupakan bagian penting dalam proses belajar mengajar karena dengan evaluasi dapat ditentukan tingkat keberhasilansuatu program, sekaligus juga dapat diukur hasil –hasil yang dicapai. Amtembun memberikan pengertian evaluasi mata pelajaran adalah penilaian terhadap mata pelajran yang diajarkan kepada siswaapakah mata pelajaran tersebut dikuasai atau tidak ( 1974 : 171 ).

b. Tahap Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar

  Pelaksanaan proses belajar mengajar adalah interaksi antara guru dengan peserta didik, peserta didik dengan peserta didik dalam rangka 14menyampaikan bahan ajaran kepada peserta didik untuk mencapai tujuan belajar mengajar ( J.J Hasibuan 1986 : 39 ). Dari uaraian tersebut maka yang dilakukan dalam membuka kegiatan belajar mengajar adalah dengan mengemukakan tujuan yanghendak dicapai dalam pertemuan belajar mengajar, menarik perhatian peserta didik, memberi motivasi, memberi acuan dan membuat kaitanantara materi pelajaran yang telah dikuasai peserta didik dengan materi yang akan dipelajari.

2) Menyampaikan materi mata pelajaran

  Uzer Usman ( 1990 : 28 ) menyatakan menyampaikan materi mata pelajaran adalah penyajian informasi secara lisan yangdiorganisasi secara sistematis untuk menunjukan hubungan anatara yang satu dengan yang lainnya. Dengan demikian yang dimaksud dengtan menyampaikan materi mata pelajaran adalah menyampaikan informasi tentang materipelajaran yang telah diorganisasi secara sistematis sehingga memindahkan peserta didik untuk menerima materi mata pelajaranyang disampaikan.3) Memberikan penguatan Penguatan adalah respon terhadap tingkah laku peserta didik yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada peserta didik agardapat meningkatkan kembalinya tingkah laku (A.

5. Menggunakan media yang menarik perhatian peserta didik

  5) Menutup kegiatan belajar mengajar Menutup kegiatan belajar mengajar adalah kegiatan yang dilakukan pengajar untuk mengakhiri suatu kegiatan belajar mengajar. Dari kedua pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa menutup kegiatan belajar mengajar dapat diartikan kegiatan yang dilakukanpengajar untuk mengakhiri kegiatan belajar mengajar dengan maksud memberikan gambaran yang menyeluruh tentang apa yang dipelajaripeserta didik, mengetahui tingkat pencapaian peserta didik dan tingkat keberhasilan pengajar dalam proses belajar mengajar.

c. Tahap Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar

  Evaluasi merupakan salah satu unsur penting dalam proses belajar mengajar karena di dalam evaluasi pengajar dapat mengetahuisejauh manakah penguasaan materi peserta didik, keefektifan metode yang digunakan pengajar dan sebagai acuan pengajar untuk dapatmemperbaiki proses belajar mengajar selanjutnya. Menyelesaikan Tes Uraian Hasil dari: 2x40  Menggunakan2 masalah dengan tertulismenit sifat-sifat 6 ( 8 ) ( 9 ) : ( 2 )      = menggunakan operasi tambah,3 8  sifat-sifat kurang, kali,penjumlahan, bagi, pangkatpengurangan, dan akar padapembagian, operasiperkalian, campuranperpangkatan dan bilangan bulatpenarikan akar pada operasicampuran.

B. Materi Pelajaran ( Buku Ajar Pengayaan Matematika kelas VII Fokus )

1. Mengenal Bilangan Bulat a

  Pengertian Bilangan Bulat Bilangan bulat terdiri atas bilangan bulat negatif , nol, dan bilangan bulat positif. Pada garis bilangan, bilangan bulat dapat dinyatakan sebagai berikut.bilangan bulat negatif bilangan bulat positif nol Bilangan bulat positif terletak di sebelah kanan nol, sedangkan bilangan bulat negatif terletak di sebelah kiri nol.

a. Jika p terletak di sebelah kanan q maka p > q; b. Jika p terletak di sebelah kiri q maka p < q

2. Pengerjaan Hitungan pada Bilangan Bulat a

  Jawab : ( - 5 ) ( 3 ) Jawab : (-4) (-3)(-1) Aturan Penjumlahan Bilangan BulatUntuk sembarang bilangan bulat a dan b berlaku : 1) 2) 3) Hasil dari -7 + 5 adalah .... 2)Sifat Komutatif ( pertukaran )a + b = b + a 3) Sifat Assosiatif ( pengelompokan )( a + b ) + c = a + ( b + c ) 4) Unsur Identitas, yaitu nol (0)a + 0 = 0 + a = a Pada bilangan bulat dikenal istilah invers atau lawan suatu bilangan.

b. Pengurangan

Untuk sembarang bilangan bulat a dan b berlaku : Jawab : -44 + 58 = 58 1)a – b = a + ( -b ) 2)a – (-b) = a + b Contoh : a) = -25 + 20 = -5b) C turun 10 C, maka suhu terakhir adalah ... Suhu dari -3Jawab : -3 C

c. Perkalian

  Misalkan a dan b adalahbilangan bulat, maka berlaku : a x b = a x b (-a) x b = - ( a x b ) a x (-b) = - ( a x b )(-a) x (-b) = a x b Contoh :a. 23 x (-2) = - ( 23 x 2 ) = -46Sifat Tertutup Hasil perkalian dua bilangan bulat adalah bilangan bulat juga.a x b = c, dengan a, b dan c anggota bilangan bulat.

1) Distributif perkalian terhadap penjumlahan

  Pembagian Misalkan a dan b bilangan bulat, maka berlaku : a : b = a : b (-a) : b = - ( a : b )a : (-b) = - ( a : b ) (-a) : (-b) = a : b Contoh : a. Pangkat dua dan pangkat tigaPangkat adalah perkalian berulangna = Keterangan : a = bilangan pokokn = pangkat 2a = a x a 3a = a x a x a Contoh : 32) = 2 x 2 x 2 = 8 2 33) = (-4) x (-4) x (-4) = -64 (-4)Sifat operasi bilangan berpangkat adalah :p q p+qa x a = ap q p-qa : a = ap q pq (a ) = a = Contoh : 5 3 5+31) x 4 = 4 4 8= 4 8 5 8-52) : 7 = 7 7 3= 7 b.

f. Operasi Hitung Campuran Pada Bilangan Bulat

  Apabila dalam suatu operasi hitung bilangan bulat tidak terdapat tanda kurung, pengerjaannya berdasarkan sifa Operasi penjumlahan ( + ) dan pengurangan ( - ) sama kuat, artinya operasi yang terletak di sebelah kiri dikerjakan terlebih dahulu. Operasi perkalian ( x ) dan pembagian ( : ) lebih kuat daripadaoperasi penjumlahan ( + ) dan pengurangan ( - ), artinya operasi perkalian ( x ) dan pembagian dikerjakan terlebih dahulu daripadaoperasi penjumlahan ( + ) dan pengurangan ( - ).

3. Kelipatan Persekutuan Terkecil ( KPK ) dan Faktor Persekutuan Terbesar ( FPB ) a. Mencari KPK Dua Bilangan

  Langkah menentukan KPK dua bilangan adalah : 1)Nyatakan kedua bilangan dalam bentuk faktorisasi prima 2)Kalikan semua faktor prima dari kedua bilangan. Jika terdapatfaktor prima yang sama pakailah faktor prima yang berpangkat paling tinggi.

2 KPK = x 3 x 7 = 84

2) KPK dari 63 dan 84 adalah.... Jawab : 263 = 3 x 7 2 284 = 2 x 3 x 7 2

2 KPK = x 3 x 7 = 5

  Langkah menentuakan FPB dua bilangan adalah : 1)Nyatakan kedua bilangan dalam bentuk faktorisasi prima 2)Kalikan faktor – faktor prima yang sama dengan memakai faktorprima yang berpangkat paling rendah Contoh : 1)Tentukan FPB dari 28 dan 42 ! Jawab : 228 = 2 x 7 42 = 2 x 3 x 7FPB = 2 x 7 = 14 2) Tentukan FPB dari 16 dan 24 !

3 FPB = 2 = 8

C. Kerangka Pikir

  Kerangka pikir merupakan suatu landasan pemikiran yang digunakan sebagai dasar penelitian yang sudah tidak diragukan lagi kebenarannya untukdapat dijadikan sebagai dasar dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar terjadi hubungan antara peserta didik dengan pengajar secara horizontal.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian dibedakan menjadi dua jenis yaitu pendekatan

  Pendekatan penelitian kualitatif adalah informasi atau data yang dikumpulkan tidakberujud angka-angka dan analisisnya berdasarkan prinsip logika. Berdasarkan penjelasan di atas maka, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif karena dalam penelitian ini informasidata diwujudkan dalam bentuk kata-kata serta analisisnya berdasarkan dengan logika.

B. Tempat Penelitian

  Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian kualitatif ini adalah guru yang mengampu mata pelajaran matematika kelas X di SMP KanisiusKalasan yaitu Ibu Agustina Kurnia S. WawancaraWawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu yang dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara yang mengajukanpertanyaan dan yang diwawancarai sebagai pemberi jawaban atau data.

3. Observasi

Adalah metode pengumpula data dengan cara mengamati dan mencatat secara sistematis terhadap fenomena Metode ini digunakan untuk memperoleh data tentang kondisi fisik daerah peneliti dan keadaan kegiatan belajar mengajar di SMPKanisius Kalasan.

E. InstrumenPengumpulan Data

  Dalam melakukan penelitian ini instrumen pengumpulan data yang dipakai terdiri dari :a. Lembar observasi Lembar obsevasi ini berfungsi untuk mencatat tingkah laku, semua hal yang dianggap bermakna dalam penelitian.

F. Teknik Analisis Data Analisis adalah proses menyusun data agar dapat ditafsirkan

  Data yang ada terdiri atas kata analisis data dengan menggunakan langkah yaitu data direduksi, data yang diperoleh di lapangan ditulis atau diketik dalam bentuk uraian laporan yang terinci. Laporan itu perlu direduksi, dirangkum, dipilih hal pokok, difokuskan pada hal 40kata Suharsimi Arikunto ( 1989 : 350 ) menemukan bahwa menganalisis dengan deskriptif kualitatif adalah memberikan predikatkepada variabel yang diteliti sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

G. Teknik Pengumpulan Data

  Data yang dikumpulkan oleh peneliti harus diteliti kembali untuk menentukan kebenaran data tersebut, sehingga nantinya diperolehkumpulan data ynag memiliki tingkat validitas cukup tinggi. Dalam penelitian kualitatif, validitas diartikan sebagai suatu pembuktian bahwaapa yang diamati oleh peneliti sesuai dengan apa yang sesungguhnya ada dalam dunia nyata, dan apakah penjelasan yang diberikan sesuai denganyang sebenarnya ada atau terjadi ( S. Nasution, 1992 : 105 ).

1. Kreadibilitas ( Validitas Internal )

  Trianggulasi Data Tehnik ini digunakan oleh peneliti untuk mengecek kembali data yang telah diperoleh melalui observasi sertadokumentasi, kemudian membandingkan dengan apa yang dikatakan diantara responden. Uraian RinciDalam tahap ini peneliti merinci secara mendetail hasil pengamatan yang berupa data agar dalam melakukan analisisdan pemaknaan dari data yang diperoleh mudah dipahami dan dapat membantu pengecek kelengkapan data yang diperolehapakah sudah sesuai dengan kebutuhan peneliti.

2. Transferabilitas ( Validitas Eksternal )

  Transferabilitas dalam penelitian kualitatif berhubungan dengan keteralihan data penelitian kualitatif ( S. Nasution, 1988 :108 ). Oleh karena itu, peneliti membuat uraian tentang data yang 43dihasilkan dan generalisasi hasil penelitian ini diserahkan kepada pihak yang akan menggunakannya.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Pelaksanaan penelitian menggunakan beberapa metode sebagai sarana

  Observasi dilaksanakan di kelas XC setiap jam mata pelajaran matematika, agar fakta mengenai kondisi proses belajar mengajar dapat di pahami makadigunakan video sebagai sarana untuk membantu memperjelas bagaimana data sebenarnya di lapangan serta di bantu dengan lembar observasi ( panduanobservasi ). Ketiga metodetersebut digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini agar cara yang satu dengan yang lainnya dapat saling melengkapi sehingga memperkayadata atau informasi yang diperlukan.

1. Perencanaan Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar Mata Pelajaran Matematika pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII di SMP Kanisius Kalasan

  Tugas tersebut bisa dikerjakan di kelas waktu proses belajarmengajar sedang berlangsung atau dikerjakan di rumahIni adalah suasana ketika siswa menyalin tugas yang dikerjakan di rumah untuk dikoreksi bersama dan suasana ketika mengerjakantugas di kelas Uraian di atas menunjukkan bahwa guru pengampu dapat melaksanakan pemilihan metode yang efektif dan sesuai dengantujuan pengajaran maupun materi yang akan disampaikan. Pd dalam menentukan strategi evaluasi yang akan digunakan dalam kegiatan belajar mengajar pada materi bilangan bulat sudahmemperhatikan dan mencakup aspek belajar, adapun aspek Dengan memperlihatkan aspek akan menghasilkan suatu strategi evaluasi yang benar efektif dan efisien serta tingkat pencapaian belajar peserta didik dapat diketahui secara menyeluruh.

2. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Mata Pelajaran Matematika pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII di SMP Kanisius Kalasan

  Hal ini dilakuakan agar peserta didik tidakmengalami kebosanan dan memotivasi peserta didik untuk mengikuti proses belajar mengajar dengan sungguh dan mengetahui tingkat pencapaian atau penguasaan peserta didik terhadap materi yang diberikan. Pd selalumemberikan penguatan dalam kegiatan belajar mengajarnya, menurut beliau memberikan penguatan ini diberikan denganmaksud agar para peserta didik merasa puas dan merasa diterima hasil yang telah dicapainya, dan diharapkan dapatmendorong peserta didik lain untuk membuat hal yang sama.

3. Evaluasi Proses Belajar Mengajar Mata Pelajaran Matematika pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII di SMP Kanisius Kalasan

1. Untuk mengetahui hasil belajar dan masalah yang dihadapi peserta didik dalam mencapai penguasaan materi

  Data tentang tahap evaluasi yang dilaksanakan dalam proses belajar mengajar mata pelajaran matematika padamateri bilangan bulat diperoleh dari wawancara dan pengamatan atau observasi secara langsung yang menunjukkanbahwa menurut Ibu Agustina Kurnia S. Untuk memaksimalkan nilai peserta didik, beliau selalu memberikan remidi dan pengayaan disetiaptes per bab materi, dan jika kesempatan ini manfaatkan baik oleh peserta didik maka nilai final 70 dengan akan mudah peserta didik peroleh.

4. Hambatan–hambatan dalam Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar Mata Pelajaran Matematika pada Materi Bilangan Bulat Kelas VII di SMP Kanisius Kalasan

  Hasil wawancara dan pengamatansecara langsung pada kegiatan belajar mengajar menunjukkan bahwa ternyata dalam pelaksanaan proses belajar mengajar mata pelajaranmatematika pada materi bilangan bulat kelas VII di SMP Kanisius Kalasan masih memiliki berbagai hambatan, adapun hambatan adalah : a. Ketika melakukan operasi pangkat dan akar pangkat peserta didik masih mengalami sedikit kesulitan dalam menentukan hasil operasi, hal ini dikarenakan peserta didik tidak hafal dengan baik tentang perkalianbilangan sehingga ketika menyelesaikan soal diperlukan waktu yang cukup lama.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang diuraikan pada Bab VI, maka dapat

  Guru pengampu selalumemberikan penguatan dan motivasi kepada peserta didik sehingga peserta didik tertarik untuk serius mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kegiatan belajar mengajar dievaluasi dengan menggunakan penilaian acuan patokan dan pelaksanaannya dengan menggunakan tes, yaitu : tes formatif,tes per bab materi dan tes semester.

B. Saran

  Guru pengampu hendaknya dapat menciptakan suasana yang mendorong peserta didik untuk aktif dalam belajar antara lain dengan menggunakn metode yang variatifc. Hendaknya perlu ditingkatkan dalam hal diskusi baik antara sesama pengajar mata pelajaran matematik, sesama pengajar mata pelajaran lain, kepala sekolah maupun dengan peserta didik sehingga kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam proses belajar mengajar dapat segera diatasi.

2. Saran untuk kepala sekolah SMP Kanisius Kalasan

  Beliau hendaknya melakukan monitoring terhadap proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru pengampu mata pelajaran maupunoleh peserta didik. Pasaribu CL, ( 1982 ), Proses Belajar Mengajar, Jakarta : Dekdibud.

PEDOMAN WAWANCARA 1

  Apakah Bapak/Ibu selalu melakukan identifikasi karakteristik dan kemampuan awal siswa dalam perencanaan proses belajar mengajar? Apakah Bapak/Ibu melakukan pemilihan materi/bahan yang nantinya akan disampaikan dalam kegiatan belajar mengajar?

A. Apakah Bapak/Ibu selalu memberi motivasi dalam kegiatan belajar

  Adapun langkah awal yang dilaksanakan beliau adalahdengan mengidentifikasi karakteristik dan kemampuan awal peserta didik, dalam mengadakan identifikasi karakteristik dan kemampuan awal peserta didik beliaumelakukan dengan cara memberikan pertanyaan peserta didik atau dengan cara mencongak tentang pengetahuan dasar yang sudah di dapat di SD yang merupakan materi pra syarat dari materi bilangan bulat. Dengan memperhatikan ketiga aspek belajar tersebut maka menurut beliau akanmenghasilkan suatu bentuk evaluasi yang efektif dan efisien,selain itu kemampuan belajar peserta didik dapat diukur dengan dengan sebenar Menurut beliau ada beberapa hal yang harus ditentukan dalam menyusun strategi evaluasi dalam proses belajar mengajar, hal tersebut adalah jenis evaluasi dan alatevaluasi.

1. Isilah titk–titik di bawah ini dengan tanda < . = atau > sehingga menjadi kalimat yang benar

  Beliau lalu mengajak para peserta didik bermain 90 satu peserta didik untuk maju ke depan dan memposisikan peserta didik tersebut pada bilangan nol, lalu beliau memberikan soal kepada peserta didikyang di depan dan tugas peserta didik tersebut adalah memperagakan bilangan bilangan pada soal yang tadi diberikan oleh Bu Nia, dan peserta didik yang lain mencoba menjawab pada saat itu suasan kelas sangat ramai. Seperti pertemuan yang lalu dengan cara beriskusi dengan peserta didik, beliau meminta peserta didik yang bersedia menuliskan jawabannya di papan tulis untuk di bahas bersama Kesalahan pada umumnya yang di lakukan peserta didik adalah bukan dari segi hitungan tetapi dari segi memilih solusi hal ini dikarenakan para peserta didikkurang memahami dengan benar maksud dari soal tersebut.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMP NEGERI 2 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2016/2017 Analisis Pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Matematika di SMP Negeri 2 Wonogiri Tahun Ajaran 2016/2017.
0
2
16
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) DI SD NEGERI NO 101802 NAMORAMBE TAHUN AJARAN 2012/2013.
0
1
19
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN ELABORASI PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT DI KELAS VII SMP KARTIKA I-2 MEDAN TAHUN AJARAN 2012/2013.
0
9
9
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN MATEMATIKA TENTANG PERKALIAN DAN PEMBAGIAN Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Matematika Tentang Perkalian Dan Pembagian Bilangan Bulat Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Siswa Kela
0
0
16
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BILANGAN BULAT MELALUI PENERAPAN METODE KUMON Peningkatan Hasil Belajar Matematika pada Materi Bilangan Bulat Melalui Penerapam Metode Kumon Kelas II SD Negeri Kebonharjo, Polanharjo Klaten Tahun Pelajaran
0
0
15
PENDAHULUAN Peningkatan Hasil Belajar Matematika pada Materi Bilangan Bulat Melalui Penerapam Metode Kumon Kelas II SD Negeri Kebonharjo, Polanharjo Klaten Tahun Pelajaran 2011/2012.
0
2
4
Studi tentang proses belajar mengajar mata pelajaran matematika pada materi bilangan bulat di SMP Kanisius Kalasan tahun ajaran 2012-2013.
0
2
133
Kebiasaan belajar siswa-siswi kelas VII SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun pelajaran 2012/2013 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar.
1
3
79
Pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas VII A SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun pelajaran 2012/2013.
1
6
193
Penggunaan program Geogebra pada pembelajaran pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat kelas VII semester gasal di SMP Kanisius Sumber Dukun Magelang Jawa Tengah tahun ajaran 2012-2013.
1
4
196
Diagnosis kesulitan belajar dan pembelajaran remidial bagi siswa kelas VIIB SMP Kanisius Kalasan tahun pelajaran 2012/2013 dalam penyelesaian soal pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.
0
1
142
Materi Bilangan Bulat BILANGAN BULAT
0
5
24
Diagnosis kesulitan belajar dan pembelajaran remidial bagi siswa kelas VIIB SMP Kanisius Kalasan tahun pelajaran 2012/2013 dalam penyelesaian soal pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat - USD Repository
0
0
140
Pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas VII A SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun pelajaran 2012/2013 - USD Repository
2
4
191
Kebiasaan belajar siswa-siswi kelas VII SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun pelajaran 2012/2013 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar - USD Repository
0
0
77
Show more