Full text

(1)

EKSPOSISI DANIEL 6:29

HIDUP DI ATAS RATA-RATA

Daniel 6:29

Dan Daniel ini mempunyai kedudukan tinggi pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu.

Hidup di atas rata-rata dapat dikategorikan berani untuk melakukan suatu hal yang berbeda yang tidak melanggar norma atau etika yang ada pada umumnya.

Matius 5: 48

Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.

PENDAHULUAN

Pemerintahan Tiga Masa di Babel � Pemerintahan Nebukadnezar 1 � Pemerintahan Bersyazar, 5:1 � Pemerintahan Darius, 6:1 � Pemerintahan Koresh

Namun justru rentang waktu ini memiliki makna penting, yaitu bahwa Daniel tetap mendapat kepercayaan dalam pemerintahan, sekalipun penguasa berganti-ganti.

NB:pasal 6 terjadi Daniel diperkirakan berusia sekitar 80an tahun.

LATAR BELAKANG

Frasa ini merupakan kunci utama yang menggerakkan seluruh cerita. Kebiasaan Daniel inilah pokok masalah yang dipakai oleh para musuhnya untuk menjatuhkannya. Pokok persolan yang latar belakang entri point pada teks tersebut adalah:

Daniel 6:13

Lalu kata mereka kepada raja: "Daniel, salah seorang buangan dari Yehuda, tidak mengindahkan tuanku, ya raja, dan tidak mengindahkan larangan yang tuanku keluarkan, tetapi tiga kali sehari ia mengucapkan doanya."

Tetapi kebiasaan ini juga yang menunjukkan kesetiaan Daniel kepada Allah, dan sekaligus yang menjadi titik tolak mengapa Daniel memiliki kemampuan yang luar biasa dan integritas yang ditunjukkannya dalam melaksanakan pekerjaannya.

Mufakat Jahat: Karena Iri Hati

Daniel 6:7

(2)

barangsiapa yang dalam tiga puluh hari menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali kepada tuanku, ya raja, maka ia akan dilemparkan ke dalam gua singa.

Ingris Dictonory:

Iri hati: envy Latin:invidia suatu emosi yang timbul ketika seseorang yang tidak memiliki suatu keunggulan baik prestasi atau kekuasaan.

Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Modern

Muhammad Ali:mengartikan perasaan kurang senang melihat orang lain beruntung, atau berhasil di dalam hidupnya. Ciri orang iri hati adalah tidak bisa menerima kenyataan keberhasilan orang lain.

Yakobus 3:16

Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

Jadi, iri hati itu menurut Alkitab sangat berbahaya. Terjadi kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. Kehidupan sosial seseorang akan berjalan secara tidak normal.

Bertrand Russell

Seorang filsuf dan peraih Nobel mengatakan bahwa iri hati adalah salah satu penyebab utama ketidakbahagiaan. Orang yang iri hati tidak hanya menyebabkan ketidakbahagiaan bagi dirinya sendiri, orang tersebut bahkan mengharapkan kemalangan orang lain.

Daniel mengalami proses hidup diskriminasi dari kalangan petinggi orang-orang Babel yang bermufakat menjatuhkannya.

ELEMEN KEHIDUPAN DI ATAS RATA-RATA

Budaya:

adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi yang dibentuk oleh sistem keagamaan, politik dan adat istiadat.

Peradapan karakter Daniel yang handal mewarisi sistem spirit God' Covenant atau Perjanjian Allahyang mengakar kuat dalam proses kehidupan interaksinya antar bangsa. Perjanjian Allahlah yang mencengkeram kehidupan Daniel.

Ulangan 5:1

Musa memanggil seluruh orang Israel berkumpul dan berkata kepada mereka: "Dengarlah, hai orang Israel, ketetapan dan peraturan, yang pada hari ini kuperdengarkan kepadamu, supaya kamu mempelajarinya dan melakukannya dengan setia. 2TUHAN, Allah kita, telah mengikat perjanjian dengan kita di Horeb.

Keterikatan inilah membuat Daniel hidup dengan dimensi yang berbeda yaitu integritas dan kualitas iman yang konsisten sekalipun dihadapkan dengan di hati tidak diragukan sekalipun ia ada dalam berbagai kepemimpinan yang berbeda.

Point Pertama

Spirit Yang Handal

Spirit Daniel

Daniel 6:3

(3)

Lingkungan dapat diartikan tempat sekitar manusia yang saling mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia. Di dalam lingkungan tersebut ada proses interaksi individu maupun kelompok yang dapat berimplikasi pada tatanan moral dan etika secara positif dan negatif. Daniel ada dalam suatu lingkungan yang sarat dengan kehidupan sikritisme gaya hidup Babilonia.

Gaya Hidup Babilonia

Term Babilon dalam bahasa Akkadia

disebut Babilani artinya “the Gate of God” Gerbang Tuhan/Dewa orang Yahudi

menyebutnya Babel dengan penduduk asli orang Amori.

Tradisi mereka terbentuk oleh ritual agama tersebut, terutama pujian-pujian kepada dewa Enlil.

Beberapa ritual penting dalam spirit Babilonia:

1. Memuliakan para dewa untuk memohon belas kasihan. 2. Melakukan praktek-praktek sihir.

3. Ritual meramalkan masa depan seseorang pergerakan planet dan bintang atau astronomi.

Jadi tidak heran para raja sangat senang jika mereka diramal nasibnya karena hal tersebut masuk dalam ritual sistem keagamaan mereka.

Daniel 2:2

Lalu raja menyuruh memanggil orang-orang berilmu, ahli jampi, ahli sihir dan para Kasdim, untuk menerangkan kepadanya tentang mimpinya itu; maka datanglah mereka dan berdiri di hadapan raja.

Daniel 2:47

Berkatalah raja kepada Daniel: "Sesungguhnyalah, Allahmu itu Allah yang mengatasi segala allah dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia, sebab engkau telah dapat menyingkapkan rahasia itu."

Babilonia Spirit merupakan budaya yang sarat untuk mengasimilasi Daniel untuk terlibat pemujaan, kebiasaan dan penyembahan terhadap berhala, yang tentu saja berakhir dalam kesia-siaan. Orang Babilonia mencoba untuk menghapus kenangan akan Yerusalem sebagai titik sentral spiritualitas Israel.

Mazmur 137:8

Hai puteri Babel, yang suka melakukan kekerasan, berbahagialah orang yang membalas kepadamu perbuatan-perbuatan yang kaulakukan kepada kami!

Daniel memiliki komitmen dari masa ke masa sekalipun dihadapkan dengan berbagai situasi yang sulit tanpa hidup yang terkontaminasi.

Tradisi Berdoa

Daniel 6:10

(4)

Dibalik hiruk pikuknya manusia mencari jalan keluar terhadap problematika pribadi kebanyakan mereka melupakan hal yang paling penting yaitu berdoa sebagai senjata yang paling ampuh.

Senjata terbaik melawan bahaya dan kekuatiran adalah kebiasaan berdoa

Lukas 18:7

Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?

Apakah Daniel akan mengkompromikan kebiasaannya berdoa? Tentu tidak, Daniel tidak mengindahkan surat perintah tersebut untuk bahkan mengambil sikap berdoa sebagai dasar yang teguh dari kekuatan dan integritas dirinya.

Tradisi Israel

Desain rumah jelas mencerminkan tingkat religiusitas dari Daniel. Tingkap-tingkap yang menghadap Yerusalem merupakan tradisi Israel yang dilakukan Daniel dengan doa yang berkiblat ke Yerusalem, sebagai kota Tuhan.

Daniel 6:10b

Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem

Rumah ini merepresentasikan Daniel sebagai orang yang setia kepada Allah.

Siklus doanya dilakukan tiga kali dalam sehari sebagai tradisi orang Israel dan ini tidak lepas dari kehidupan Daniel.

Daniel 6:10b

Tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

Benang Merahnya

Benang merah yang dapat kita tarik dari spiritual dan karakter Daniel adalah ibadahnya kepada Allah terpancar kepada sikap keseharian dalam semua hal dengan menghasilkan sebuah kehidupan yang tidak dapat digoyahkan.

Point Pertama

Hidup Dengan Sudut Pandang Allah

Sudut pandang adalah cara bagaimana penulis cerita menempatkan dirinya pada cerita, atau dari sudut mana penulis cerita memandang cerita yang dibuatnya. Kisah Daniel dengan kebutuhannya memperjuangkan kehidupannya tidak lepas dari hidup dengan cara pandang yang berbeda yaitu hidup dengan caranya Tuhan bergerak. Pergerakan Daniel melampaui batas yang tidak seperti keinginan orang melakukan.

Pete Hammond

(5)

Daniel 6:22

Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan."

Situasi dan kondisi sekitar area manusia seringkali membentuk sikap hati, pikiran dan tindakan. bahkan sangat menentukan eksistensi orang percaya dihadapan Allah. Terkadang manusia sering memakai ukuran dari sudut pandang manusia dalam menyelesaikan masalahnya yang dampaknya dikendalikan oleh masalah.

Hugh Downs

Orang bahagia bukanlah orang pada lingkungan tertentu, melainkan pada sikap-sikap tertentu.

Selama fokus manusia kepada apa yang terlihat oleh mata, maka akan sarat dengan penuh ketakutan, kekuatiran dan kecemasan. Ayub berkata,

Ayub 3:25

Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. 26Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah

yang timbul.

Jjika orang percaya hidup dalam sudut pandang Allah maka akan memahami cara Tuhan bekerja.

Kejadian 18:14a

Adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk TUHAN?

Gambar

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Download now (5 pages)