Pembelajaran fisika dengan simulasi komputer pada pokok bahasan gerak lurus untuk siswa kelas VII di SMP Pangudi Luhur 1 Klaten - USD Repository

Gratis

0
0
139
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN SIMULASI KOMPUTER PADA POKOK BAHASAN GERAK LURUS UNTUK SISWA KELAS VII DI SMP PANGUDI LUHUR 1 KLATEN Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika Oleh: Melania Royana Suryo Pratiwi NIM. 061424007 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2010 i

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ii

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI iii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Tak terbatas kuasaMu TUHAN Semua dapat KAU lakukan Apa yang kelihatan mustahil bagiku Itu sangat mungkin bagi-MU Di saat ku tak berdaya kuasaMu yang sempurna ketika ku percaya MUZIZAT itu nyata bukan karna kekuatan namun rohMu ya TUHAN ketika ku berdoa MUZIZAT itu nyata (Muzizat itu nyata) … Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku … (Maz 61:6) Skripsi ini kupersembahkan untuk : Bapak dan Ibu tercinta Adikku YB. Savio S.A seluruh keluargaku Terima kasih atas doa, kasih sayang, dan dukungannya kepadaku iv

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 31 Juli 2010 Melania Royana Suryo Pratiwi v

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PEBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma : Nama Nomor Mahasiswa : Melania Royana Suryo Pratiwi : 061424007 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sana Dharma karya ilmiah saya yang berjudul : PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN SIMULASI KOMPUTER PADA POKOK BAHASAN GERAK LURUS UNTUK SISWA KELAS VII DI SMP PANGUDI LUHUR 1 KLATEN beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan kepada Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secata terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Di buat Yogyakarta Pada tanggal : 31 Juli 2010 Yang menyatakan Melania Royana Suryo Pratiwi vi

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK Melania Royana Suryo Pratiwi. 2010. Pembelajaran Fisika dengan Simulasi Komputer pada Pokok Bahasan Gerak Lurus untuk Siswa Kelas VII di SMP Pangudi Luhur 1 Klaten. Skripsi S-1. Yogyakarta: Pendidikan Fisika. JPMIPA. FKIP. Universitas Sanata Dharma. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep-konsep yang berhubungan dengan Gerak Lurus melalui pembelajaran dengan simulasi komputer, (2) minat siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur 1 Klaten pada pokok bahasan Gerak Lurus, dan (3) tanggapan siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur 1 Klaten setelah diajar dengan menggunakan simulasi komputer. Untuk menentukan ada tidaknya peningkatan pemahaman siswa, peneliti membandingkan pemahaman siswa sebelum dan sesudah pembelajaran fisika dengan menggunakan simulasi komputer. Minat siswa terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan dengan menggunakan kuesioner minat, dan melakukan wawancara dengan beberapa siswa untuk mengetahui tanggapan siswa atas pemebelajaran yang sudah dilakukan. Penelitian dilakukan di SMP “Pangudi Luhur 1 Klaten”, pada bulan Maret – Mei 2010. Subyek penelitian (partisipan) siswa-siswi kelas VII. Penelitian ini didesain mencakup tiga tahap, yang terdiri dari (1) pra pembelajaran, (2) proses pembelajaran, dan (3) setelah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan simulasi komputer dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VII A dari 29,4 % menjadi 67,7 %, kelas VII B dari 35,7 % menjadi 73,3%, kelas VII C dari 24,0 % menjadi 66,7%, dan kelas VII D dari 40 % menjadi 76,4 % dan telah diuji dengan menggunakan t-test dengan signifikasi 0,05 (2) minat keseluruhan siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan simulasi komputer adalah 70,05 % yang termasuk dalam kriteria cukup, (3) tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan simulasi komputer adalah positif vii

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT Melania Royana Suryo Pratiwi. 2010. Physics Learning using Computer Simulation on Undeviating Motion Unit of Seventh Grade Students of SMP Pangudi Luhur 1 Klaten. A Thesis of S-1 degree. Yogyakarta: Physics Education Studey Program. JPMIPA. FKIP. Sanata Dharma University. This research was a quantitative research. This research was aimed at finding out (1) the improvement of students’ understanding in concepts related to undeviating motion through learning that used computer simulation, (2) students’ interest on undeviating motion unit, (3) students’ perceptions on physics learning using computer simulation on undeviating motion unit. In finding out the existence of improvement of students’ understanding, the researcher compared students’ understanding on undeviating motion unit before and after using computer simulation. In finding out students’ interest on physics learning using computer simulation, the researcher distributed questionnaire, and conducted some interviews to research students’ perceptions on physics learning using computer simulation. The research was done in SMP Pangudi Luhur 1 Klaten on March to May 2010. The research participants were seventh grade students of SMP Pangudi Luhur 1 Klaten. In this research, there were three steps conducted (1) pre-activity, (2) whist activity, and (3) post-activity. The research findings showed that (1) Physics learning using computer simulation could improve the understanding of Class VII A students from 29.4% to 67.7%, Class VII B students from 35.7% to 73.3%, Class VII C from 24% to 66.7%, and Class VII D from 40% to 76.4%; those results had been examined using t-test with 0.05 significance, (2) the total of students’ interest to the learning conducted that used computer simulation was 70.05% that was included in sufficient criteria, (3) students’ perceptions on physics learning using computer simulation showed to positive perceptions. viii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur bagi Dia, nama di atas segala nama dan Raja di atas segala Raja, Yesus Kristus Tuhan dan Juru Selamat. Semua ini karena begitu besar melimpahkan rahmat, kasih, dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini disusun untuk memenuhi prasyarat guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Skripsi ini berjudul PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN SIMULASI KOMPUTER PADA POKOK BAHASAN GERAK LURUS UNTUK SISWA KELAS VII DI SMP PANGUDI LUHUR 1 KLATEN. Penulis menyadari bahwa skripsi ini tidak dapat berjalan dengan dengan baik tanpa proses panjang dan dukungan dari berbagai pihak, baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka pada kesempatan yang berbahagia ini, penulis secara khusus mengucapkan terima kasih, kepada : 1. Bapak Drs. T. Sarkim M.Ed.,Ph.D, selaku dosen pembimbing akademik dan dosen pembimbing skripsi, dengan penuh kesabaran dan perhatian telah memberikan bimbingan, pengarahan, mengoreksi, saran dan kritik selama proses penulisan skripsi ini. 2. Dosen penguji, terima kasih atas segala saran-saran dan kritik yang telah disampaikan selama pendadaran. 3. Br. Mardjito, FIC selaku kepala sekolah SMP Pangudi Luhur 1 Klaten yang telah memberikan waktu dan kesempatan kepada saya untuk melakukan penelitian selama kurang lebih dua bulan. 4. Ibu V. Fika selaku guru mata pelajaran fisika yang telah membri waktu, ruang, dan kesempatan kepada saya sehingga siswa-siswi kelas VII dapat saya jadikan sebagai subyek penelitian. 5. Seluruh dosen dan karyawan JPMIPA yang telah membantu penulis dalam membrrikan bimbingan dan pengarahan selama masa perkuliahan ix

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6. Siswa-siswi SMP Pangudi Luhur 1 Klaten yang telah memberikan dukungan dalam perolehan data penelitian. 7. Kedua orang tuaku tercinta, Bapak Paulus Suroyo dan Ibu Ananias Try Hari Astuti, yang telah memberikan dukungan, semangat, kasih sayang, dan doa sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini. 8. Ade’ku tercinta YB. Savio Surya Amanda yang telah memberikan dukungan, semangat, kasih sayang, dan doa sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini. 9. Keluarga besar simbah Dwijo Suparno dan Somo Martoyo yang tercinta atas segala doa, dukungan, dan segalanya yang diberikan buat Mella. 10. Bapak Win, Ibu Anna, dan Avis terima kasih atas segala bantuan, perhatian, dan doa. Aku mendapatkan keluarga baru di sini. 11. Buat sahabatku tercinta Nurmala Safitri, terima kasih banyak buat tenaga dan pikirannya. Ma selesai juga perjuangan kita… Lusia Tatik Kartikawati dan Yulista Librolva Meitarita. Don’t give up ! 12. Sahabat-sahabatku seperjuangan angkatan 2006 : Ambar, Fajar, Dede, Gagan, bang Ben, Ari, suster, Rudy, Miranda, Desi, Lia, Ratna, Enita, Nani, Nana, Dion dan Erni (p.Fis 07), Terima kasih atas persahabatan ini dan semoga menjadi guru yang sukses dan jangan pernah lupakan apa yang pernah kita alami kawan 13. Teman-teman wisma Rosari : Ika, Siska, Lina Mb Dewi, Yesia, Mb Jeanne, Della, Tata, Angel, Priska, Lana, Puput, Vina, Eva. Terima kasih atas persahabatan ini dan jangan pernah lupakan apa yang pernah kita alami kawan 14. Pak Martin dan Santo (TI’05) yang telah bersedia menerima keluh kesah tentang laptop dan membantu membuat simulasi komputer saya. 15. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan, doa, saran, kritik, dan dukungan selama kuliah sampai penulisan x skripsi ini.

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Penulis menyadari bahwa penelitian ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, peneliti mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun serta menyempurnakan tulisan ini. Akhir kata semoga penelitian ini menjadi berkat untuk setiap pembaca. Yogyakarta, 19 Juni 2010 Melania Royana Suryo Pratiwi xi

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .................................................................................... i PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................................................ ii PENGESAHAN ........................................................................................... iii PERSEMBAHAN ........................................................................................ iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ...................................................... v LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PEBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS…………………………vi ABSTRAK ................................................................................................... vii ABSTRACT ................................................................................................. viii KATA PENGANTAR ................................................................................. ix DAFTAR ISI ................................................................................................ xii DAFTAR TABEL ........................................................................................ xvi DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................ xviii BAB I. PENDAHULUAN Latar Belakang ................................................................................. 1 Rumusan Masalah ............................................................................ 2 Tujuan Penelitian ............................................................................. 3 Manfaat Penelitian ........................................................................... 3 Pembatasan Masalah ........................................................................ 4 BAB II LANDASAN TEORI Dunia dan Ilmu Pengetahuan ........................................................... 5 xii

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Hakikat Pengetahuan ........................................................................ 5 Hakikat Pembelajaran ...................................................................... 6 Pengertian Belajar ...................................................................... 7 Pengertian Pembelajaran ............................................................ 8 Media Pembelajaran Arti Media Pembelajaran ........................................................... 8 Landasan Teoritis Penggunaan Media Pembelajaran ................ 9 Manfaat Media Pembelajaran .................................................... 11 Jenis Media Pembelajaran Media Visual ........................................................................ 12 Media Audio Visual ............................................................. 13 Media yang diproyeksikan ................................................... 13 Media Video ......................................................................... 14 Media Berbasis Komputer ................................................... 14 Komputer Peran Komputer dalam Pendidikan ............................................ 14 Peran Komputer dalam Pembelajaran Fisika ............................. 15 Kelebihan atau Keuntungan Simulasi Komputer ....................... 16 Kekurangan atau Kelemahan Simulasi Komputer ..................... 16 Simulasi Komputer ........................................................................... 16 Makromedia Flah 8 .......................................................................... 18 Pemahaman Konsep ......................................................................... 19 Sikap Siswa ...................................................................................... 21 xiii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Belajar secara Terintegrasi ............................................................... 21 Gerak Lurus Gerak dan Kelajuan Pengertian Gerak .................................................................. 22 Kelajuan dan Kecepatan ....................................................... 23 Gerak Lurus Beraturan Apakah gerak lurus beraturan itu? ....................................... 25 Grafik jarak terhadap waktu untuk GLB .............................. 25 Gerak Lurus Berubah Beraturan Percepatan ............................................................................ 26 Pengertian Gerak Lurus Berubah Beraturan ........................ 26 Grafik kecepatan terhadap waktu ......................................... 27 Penerapan GLB dan GLBB dalam kehidupan sehari-hari ......... 27 Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam gerak lurus ......................... 28 BAB III METODOLOGI PENELTIAN Jenis Penelitian ................................................................................. 29 Populasi Sampel ............................................................................... 29 Waktu dan Tempat Penelitian .......................................................... 29 Desain Penelitian .............................................................................. 30 Metode Pengumpulan Data .............................................................. 31 Instrumen ......................................................................................... 33 xiv

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Metode Analisis Data Hasil Pretest dan Posttest ........................................................... 35 Sikap Siswa ................................................................................ 39 Tanggapan siswa terhadap simulasi komputer ........................... 40 BAB IV DATA DAN ANALISIS DATA Data Hasil pretest dan posttest ............................................................ 42 Data Minat Siswa ....................................................................... 44 Hasil Wawancara Siswa ............................................................. 48 Analisis Data Pemahaman Siswa tentang Konsep Gerak Lurus ....................... 48 Minat Siswa terhadap Simulasi Komputer ................................. 60 Tanggapan Siswa terhadap Pembelajaran dengan simulasi Komputer ................................................................................... 63 Keterbatasan Peneletian Pelaksanaan Penelitian ............................................................... 64 Waktu Penelitian ........................................................................ 64 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan ...................................................................................... 65 Saran ................................................................................................. 66 DAFTAR PUSTAKA .................................................................................. 67 LAMPIRAN ................................................................................................. 70 xv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1 Distribusi Soal Pretest dan Posttest ................................................. 34 Tabel 2 Distribusi Soal Kuesioner Sikap Menurut Indikator ....................... 34 Tabel 3 Kualifikasi dan Interval Skor .......................................................... 37 Tabel 4 Peningkatan Pemahaman Konsep Siswa ......................................... 39 Tabel 5 Kriteria Skor pada Kuesioner .......................................................... 40 Tabel 6 Persentase rata-rata untuk setiap soal kelas VII A .......................... 42 Tabel 7 Persentase rata-rata untuk setiap soal kelas VII B .......................... 42 Tabel 8 Persentase rata-rata untuk setiap soal kelas VII C .......................... 43 Tabel 9 Persentase rata-rata untuk setiap soal kelas VII D .......................... 44 Tabel 10 Data hasil kuesioner minat kelas VII A ........................................ 44 Tabel 11 Data hasil kuesioner minat kelas VII B ........................................ 45 Tabel 12 Data hasil kuesioner minat kelas VII C ........................................ 46 Tabel 13 Data hasil kuesioner minat kelas VII D ........................................ 47 Tabel 14 Data hasil pretest dan posttest kelas VII A ................................... 49 Tabel 15 Data hasil pretest dan posttest kelas VII B ................................... 49 Tabel 16 Data hasil pretest dan posttest kelas VII C ................................... 50 Tabel 17 Data hasil pretest dan posttest kelas VII D ................................... 50 xvi

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 18 Data soal yang mengalami kenaikan tingkat pemahaman paling tinggi .................................................................................. 53 Tabel 19 Data soal yang mengalami kenaikan tingkat pemahaman paling rendah ................................................................................. 54 Tabel 20 Statistik pretest dan posttest VII A ............................................... 56 Tabel 21 Statistik pretest dan posttest VII B ................................................ 57 Tabel 22 Statistik pretest dan posttest VII C ................................................ 58 Tabel 23 Statistik pretest dan posttest VII D ............................................... 59 Tabel 24 Data minat seluruh siswa kelas VII ............................................... 60 xvii

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Hasil pretest dan posttest .......................................................... 70 Lampiran 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran .......................................... 87 Lampiran 3 Soal Pretest dan Posttest ............................................................ 97 Lampiran 4 Pedoman jawaban pretest dan posttest ...................................... 99 Lampiran 5 Kuesioner minat ......................................................................... 102 Lampiran 6 Daftar pertanyaan wawancara ................................................... 105 Lampiran 7 Hasil wawancara ........................................................................ 106 Lampiran 8 Jadwal mengajar ........................................................................ 108 Lampiran 9 Surat permohonana ijin dari kampus ........................................ 109 Lampiran 10 Surat keterangan penelitian ..................................................... 110 Lampiran 11 Hasil pekerjaan siswa (pretest) ................................................ 111 Lampiran 12 Hasil pekerjaan siswa (posttest) ............................................. 113 Lampiran 13 Hasil pekerjaan siswa (kuesioner) .......................................... 115 xviii

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi dari tahun ke tahun mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hal ini juga yang mempengaruhi dunia pendidikan, karena dengan adanya teknologi yang berkembang dapat membantu pengajar dalam menyampaikan materi, khususnya dalam bidang fisika. Fisika merupakan cabang dari ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang keadaan fisis suatu benda dan gejala-gejala alam. Materi yang diajarkan tidak bisa hanya dilakukan dengan metode ceramah saja, tetapi membutuhkan suatu media untuk memudahkan menyampaikan materi kepada siswa. Kebanyakan siswa menganggap bahwa pelajaran fisika merupakan pelajaran yang sulit karena harus menghafalkan rumus yang begitu banyak. Pengajar dituntut untuk mengajar dengan cara yang menarik agar berhasil menarik minat siswa belajar fisika dan merubah kesimpulan dari “pelajaran fisika adalah pelajaran yang membosankan” menjadi “pelajaran fisika adalah pelajaran yang menyenangkan”. Sunarno dalam Madeamin (2008), media pembelajaran merupakan salah satu komponen pendukung keberhasilan proses belajar mengajar. Teknologi komputer merupakan media yang bisa digunakan untuk membantu dalam menyampaikan materi fisika kepada siswa. Media ini bisa membantu siswa dalam menyampaikan materi kepada siswa berupa 1

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 animasi dan visualisasi. Menurut Steindberg (dalam Lewar 2001:24) yang diketik oleh Oma, simulasi komputer dapat digunakan untuk menjelaskan prinsip-prinsip atau konsep-konsep yang kompleks dan memaparkan proses atau suatu fenomena. Taylor mengemukakan kehebatan komputer terutama terletak pada : (1) kemampuannya untuk mengerjakan secara matematis model-model system fisis yang dihadapi, (2) kemampuannya untuk men-display-kan model-model itu dengan grafik yang bagus dan jelas (1987 dalam Suparno, 1998). Media tidak dapat berjalan dengan sendirinya, maka bagaimana caranya sehingga media yang ada bisa digunakan sebaik-baiknya, sehingga membantu siswa dalam pemahaman fisika. Berdasarkan uraian di atas, peneliti ingin meneliti apakah media simulasi komputer dapat efeketif membantu siswa SMP Pangudi Luhur 1 Klaten dalam menerima pelajaran fisika materi gerak lurus dan apa respon siswa setelah diajarkan dengan simulasi komputer. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan diatas, maka muncul beberapa pertanyaan yang lebih spesifik: 1. Bagaimanakah peningkatan pemahaman siswa tentang gerak lurus dengan memanfaatkan simulasi komputer secara terintegrasi? 2. Bagaimana minat siswa kelas VII terhadap pembelajaran dengan memanfaatkan simulasi komputer.

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 3. Bagaimana tanggapan siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur 1 Klaten terhadap pembelajaran dengan menggunakan simulasi komputer? C. Tujuan Penelitian Berdasarkan masalah yang telah dirumuskan diatas, maka penelitian ini bertujuan: 1. Peningkatan pemahaman siswa setelah pembelajaran dengan simulasi komputer dalam materi gerak lurus. 2. Untuk mengetahui minat siswa kelas VII pada pokok bahasan gerak lurus dengan metode simulasi komputer. 3. Mengetahui tanggapan siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur 1 Klaten setelah pembelajaran dengan menggunakan simulasi komputer. D. Manfaat Penelitian Manfaat yang diperoleh setelah melakukan penelitian ini, antara lain: 1. Untuk guru: a. Membantu guru fisika dalam menciptakan modifikasi baru dalam mengajar, agar minat siswa terhadap fisika semakin bertambah. b. Semakin mengoptimalkan media yang ada khususnya media komputer dalam pembelajaran fisika. c. Semakin kreatif untuk menciptakan hal-hal baru dalam pengajaran.

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 2. Untuk siswa Apabila hasil penelitian ini sudah dapat di simpulkan, maka diharapkan siswa termotivasi untuk lebih tertarik belajar fisika. 3. Untuk peneliti Hasil penelitian ini akan digunakan peneliti sebagai bekal untuk mengajar besok. E. Pembatasan Masalah Berdasarkan masalah-masalah yang telah diutarakan di atas, maka peneliti akan membatasi masalah yang akan diteliti: 1. Tingkat pemahaman akan materi dapat diketahui melalui nilai pretest (tes awal) maupun posttest (test akhir) 2. Minat siswa berdasarkan pengisian kuesioner yang telah disiapkan oleh peneliti. (dengan kuesioner yang sudah di buat oleh peneliti) 3. Tanggapan siswa berdasarkan wawancara yang dilakukan peneliti kepada beberapa siswa. (daftar pertanyaan mencakupi pemahaman siswa setelah pembelajaran dengan simulasi komputer, minat siswa terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer, dan kesan terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer)

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI A. Dunia (alam semesta) dan ilmu pengetahuan Menurut Popper dalam Suparno (1997) membedakan tiga pengertian tentang alam semesta: (1) dunia fisik atau keadaan fisik, (2) dunia kesadaran atau mental atau disposisi tingkah laku, dan (3) dunia dari isi objektif pemikiran manusia, khususnya pemikiran ilmiah, puitis, dan seni. Bettencourt dalm Suparno (1997) mengatakan bahwa dunia oleh Popper dipandang secara antologis. Einstein dan Infeld dalam Bettencourt (1989) dalam Suparno (1997) ilmu pengetahuan, terutama sains, adalah ciptaan pikiran manusia dengan semua gagasan dan konsepnya yang ditemukan secara bebas. Menurut Einstein dan Infeld (dalam Suparno 1997), konsep atau teori tidak menuruti pengamatan induktif yang sederhana. Hal ini terbukti dengan adanya banyak siswa yang mengalami kesulitan untuk mengabstrasikan kenyataan-kenyataan yang mereka peroleh dari percobaan-percobaan mereka. B. Hakikat Pengetahuan Menurut Von Glasersfeld (dalam Suparno, 1997:21) konstruktivisme adalah salah satu filsafat pengetahuan yang menekankan bahwa pengetahuan 5

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 siswa adalah konstruksi (bentukan) siswa sendiri, ia menegaskan bahwa pengetahuan bukan suatu tiruan dari kenyataan. Von Glaserfeld (dalam Suparno, 1997) menyebutkan bahwa pengetahuan dibentuk oleh struktur konsepsi seseorang sewaktu dia berinteraksi dengan lingkungannya. Konstruktivisme menyatakan bahwa semua pengetahuan yang siswa peroleh adalah konstruktivisme menolak adanya transfer pengetahuan dari guru kepada siswa. Tidak mungkin mentransfer pengetahuan, karena setiap siswa membangun pengetahuan pada dirinya. Pengetahuan bukanlah suatu barang yang dapat ditransfer begitu saja dari pikiraan yang mempunyai pengetahuan ke pikiran orang yang belum mempunyai pengetahuan. Bahkan bila seorang guru bermaksud mentransfer konsep dan ide kepada seoarang siswa, pemindahan itu harus diinterpretsikan dan dikonstruksikan oleh siswa lewat pengalamannya. (Bettencourt, 1989 dalam Suparno, 1997) C. Hakikat Pembelajaran Dalam pembelajaran fisika, kegiatan pembelajaran yang melibatkan siswa menjadi tujuan utama. Oleh sebab itu proses pembelajaran fisika perlu mendapatkan perhatian guru fisika. Pembelajaran terdiri dari dua aspek yang saling berkaitan, yaitu belajar dan mengajar. Belajar dan mengajar merupakan suatu proses yang sangat penting karena di dalamnya mengandung hubungan atau interaksi antara guru

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 7 sebagai pengajar dengan anak didik sebagai subyek dan obyek dari kegiatan pembelajaran. 1. Pengertian Belajar a. Skinner dalam Olson (1997) belajar merupakan suatu proses adaptasi perilaku yang progresif . b. Kimble dalam Olson (1997) belajar merupakan perubahan perilaku yang permanen atau relative permanen atau ajeg dimana perilaku tersebut dari segi potensinya merupakan akibat suatu latihan yang membawa reinforcement. Proses untuk menemukan “what leads to what” apa mengarah pada apa dalam lingkungan = proses melihat hubungan antara S dengan S (Tolman). Lyle E. Bourne, JR., Bruce R. Ekstrand memberikan batasan leraning as a relatively permanent change in behavior traceable to experience and practice. Dari definisi yang telah diberikan oleh pakar pendidikan tentang belajar, maka dapat disimpulakan bahwa belajar adalah suatu aktifitas mental atau psikis yang berlangsung dalam suatu interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam hal pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan nilai-sikap yang bersifat permanen, konstan dan berbekas. Belajar tidak langsung terjadi begitu saja, tetapi melalui beberapa proses. Proses belajar terdiri dari (1) menemukan pemecahan yang asli

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 atau berpikir, (2) mengingat, (3) menjadi efisien menerapkan pemecahan masalah itu terhadap suatu problem atau membentuk kebiasaan. 2. Pengertian Pembelajaran Menurut Gagne dan Briggs dalam Tanlain, W (2005:33) pembelajaran (instruksi) adalah suatu rangkaian peristiwa eksternal yang mempengaruhi siswa sedemikian rupa, sehingga proses belajarnya dapat berlangsung dengan mudah Pembelajaran bukanlah proses memindahkan pengetahuan dari guru ke siswa tetapi merupakan kegiatan yang meningkatkan siswa membangun sendiri pengetahuannya. Pembelajaran berarti partisipasi pelajar dalam membentuk pengetahuan, membuat mempertanyakan kejelasan, bersikap kritis. Menurut Suparno makna, (1996:14) peranan guru adalah mediator dan fasilitator yang membantu agar proses belajar murid berjalan dengan baik, yang dikutip oleh Urbanus. D. Media Pembelajaran 1. Arti Media Pembelajaran Kata “media” adalah bentuk jamak dari “medium” yang dalam bahasa Latin “medius” yang berarti “tengah”. McLuhan dalam Latuheru (1988;11) menjelaskan bahwa media adalah saluran komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan antara sumber (pemberi pesan) dengan penerima pesan. Santoso S. Hamidjojo dalam Latuheru (1988;11) mengartikan bahwa media adalah semua bentuk perantara yang digunakan

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide, sehingga ide, pendapat, atau gagasan yang dikemukakan atau disampaikan itu bisa sampai perantara. Menurut Gagne dalam Latuheru (1988;14) media adalah jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang mereka untuk belajar. Pengertian media mengarah pada sesuatu untuk mengantar atau meneruskan informasi (pesan) antara sumber (pemberi pesan) dan penerima pesan. Pembelajaran lebih menggambarkan usaha guru untuk membuat belajar para siswanya. Schramm (1977) dalam Latuheru (1988:15) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Sementara itu, Briggs (1977) dalam Latuheru (1988:14) berpendapat bahwa media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi atau materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Dari pendapat di atas disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik. 2. Landasan Teoritis Penggunaan Media Pembelajaran Pengguanan media dalam suatu proses belajar mengajar harus bertujuan agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar dan dapat meningkatkan mutu pendidikan. Guru harus memanfaatkan media

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 yang ada untuk menunjang proses guru tersebut menyampaikan materi kepada siswa agar siswa lebih mengerti. Makin banyak alat indera yang digunakan, makin mudah kita mempelajari hal yang baru atau mengingat hal baru. Peribahasa asing (tua) berbunyi: I hear, I forget, I remember, I do, I understand, I know. Bila saya melakukan, saya megerti dan mengetahui (Latuheru, 1988:16). Materi pelajaran akan lebih mudah ditangkap siswa apabila ditunjang dengan media dibandingakan dengan penyampaian materi dengan ceramah atau dengan model pembelajaran yang monoton. Edgar Dale mengemukakan pendapatnya tentang kemampuan manusia memperoleh ilmu pengetahuan dengan mengguanakan alat indera yang dimilikinya: (1) Edgar Dale: Edgar Dale yang terkenal dengan Kerucut Pengalaman (Cone of experience) mengemukakan bahwa pengalaman belajar seorang, 75% diperoleh melalui indera lihat (mata); 13% melalui indera dengar (telinga); dan selebihnya melalui indera lain tanpa menyebutkan jenis dari masing-masing medianya. Dale mengemukanan bahwa pengalaman seseorang berlangsung mulai dari tingkat yang konkrit (pengalaman langsung) menuju ke tingkat yang abstrak, dalam bentuk lambang kata, melaui tahapan atau tingkat sebagai berikut:

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 ( Gambar. Kerucut pengalaman Edgar Dale, Latuheru 1988 ) 3. Manfaat Media Pembelajaran Edgar Dale dalam Latuheru (1988:23) mengatakan bahwa bila media pembelajaran digunakan dengan baik dalam suatu proses belajar mengajar, maka manfaatnya adalah sebagai berikut: (1) pehatian anak didik terhadap materi pengajaran akan lebih tinggi, (2) anak didik mendapatkan pengalaman yang konkret, (3) mendorong anak didik untuk berani bekerja secara mandiri atau self activity, (4) hasil yang diperoleh atau dipelajari oleh anak didik sulit dilupakan. McKnown dalam Latuheru (1988:22) mengatakan bahwa: (1) pada umumnya media pembelajaran itu merupakan sesuatu yang baru bagi anak didik sehingga menarik perhatian mereka, sekaligus perhatiannya tertuju

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 pada materi pengajaran yang disajikan, (2) dengan menggunakan media pembelajaran dalam suatu proses belajar mengajar anak didik mendapatkan kebebasan yang lebih besar, (3) materi pengajaran yang disajikan dengan memanfaatkan media mudah dipahami karena lebih konkret, (4) dengan menggunakan media pembelajaran, rasa ingin tahu dari anak didik dapat ditingkatkan. Dari uraian manfaat media oleh para ahli dapat disimpulkan (1) media pembelajaran menarik dan memperbesar perhatian anak didik terhadap materi pengajaran yang disajikan, (2) media pembelajaran membantu memberikan pengalaman belajar yang sulit diperoleh dengan cara yang lain, (3) media pembelajaran dapat mengatasi batas-batas ruang dan waktu, misalnya benda atau sesuatu yang diajarkan itu terlalu besar untuk dibawa ke dalam kelas, maka dapat saja menggunakan model, foto, atau gambar dari benda tersebut. (4) media pembelajaran memungkinkan terjadinya kontak langsung antara anak didik dengan guru, dengan masyarakat, maupun dengan lingkungan alam disekitar mereka (Lataheru, 1988:24) 4. Jenis Media Pembelajaran a) Media Visual Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Contohnya grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik b) Media Audiovisual

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 Media audiovisual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar. Contohnya, televisi, video, film atau demonstrasi langsung. Media audiovisual dapat dibedakan menjadi :  Audiovisual diam Audiovisual diam adalah media yang menampilkan suara dan gambar diam (tidak bergerak).  Audiovisual gerak Audiovisual gerak adalah media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar yang bergerak. Contohnya, film suara dan video kaset. c) Media yang Diproyeksikan Media yang termasuk media yang diproyeksikan :  Overhead transparansi (OHT) OHT merupakan media yang paling banyak digunakan karena relatif mudah dalam penyediaan materinya, karena hanya dibutuhkan bahan transparansi dan alat tulis.  Slide Slide adalah media visual yang penggunaannya diproyeksikan ke layar lebar, dengan menggunakan slide gambar yang disampaikan sangat realistis. Hal itu disebabkan materi atau bahan slide adalah film fotografi yang berbentuk transparan.

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 d) Media Video Media video dapat digunakan sebagai alat bantu mengajar pada berbagai bidang studi. Media ini dapat memberikan gambaran kepada peserta didik tentang dunia luar. e) Media Berbasis Komputer Media komputer saat ini sudah sangat luas dimanfaatkan oleh dunia pendidikan. Media komputer mampu menampilkan unsur audio-visual yang bermanfaat untuk meningkatkan minat belajar siswa, atau yang dikenal dengan program multimedia. Media komputer pun dapat memberi umpan balik bagi respon siswa dengan segera setelah diberi materi. E. Komputer Komputer dalam perkembangan masa kini merupakan suatu perangkat peralatan yang canggih dan dapat dimanfaatkan dalam masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran. Ia merupakan suatu medium yang cocok dalam proses pembelajaran masa kini disamping media yang lain. (Latuheru,1988:118) 1. Peran komputer dalam pendidikan Komputer memudahkan guru untuk menyampaikan materi kepada siswa yang tidak bisa dilakukan melalui ceramah. Dalam proses pembelajaran komputer dibedakan menjadi dua menurut fungsinya:

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI (1) 15 Pembelajaran yang dibantu oleh komputer (computer assisted instruction atau CAI) Dalam proses ini para siswa berinteraksi secara langsung dengan komputer yang menyimpan materi pembelajaran. (2) Pembelajaran yang ditata atau dikelola oleh komputer (computer managed instruction atau CMI). Dalam proses ini komputer akan membantu guru dalam masalah pengurusan atau penataan dan bimbingan dalam proses pembelajaran. Siswa tidak langsung berhubungan dengan komputer, dan materi pembelajaran tidak tersimpan dalam komputer itu. 2. Peran komputer dalam pembelajaran fisika Komputer sangat membantu dalam menyampaikan materi fisika kepada siswa. Materi fisika hampir semuanya tidak dapat disampaikan melalui metode ceramah, perlu beberapa metode untuk mempermudah menyampaikan materi. Salah satu contoh metode yang dapat digunakan guru untuk mempermudah menyampaikan materi kepada siswa adalah metode simulasi komputer. Misalnya pada materi gerak lurus, guru dapat menggunakan media komputer untuk menjelaskan gerak semu dan proses mendapatkan grafik gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan dari simulasi yang diberikan guru kepada siswa.

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 3. Kelebihan atau keuntungan simulasi komputer 1) kemampuan dalam memberikan umpan balik yang segera. 2) bekerja dengan komputer sebagai sesuatu yang baru bagi siswa, menimbulkan motivasi bagi mereka untuk lebih menekuni materi yang akan disajikan. 3) dengan adanya warna, musik, dan grafik yang di animasi dapat menambahkan realisme, dan merangsang untuk mengadakan latihan-latihan, kerja, kegiatan laboratorium, simulasi, dan sebagainya. 4. Kekurangan atau kelemahan simulasi komputer 1) Sering ada masalah-masalah tumpang tindih. Sering perangkat lunak (software) yang disiapkan untuk digunakan pada satu komputer tidak cocok digunakan untuk komputer lain. 2) Komputer dapat memadamkan kreatifitas siswa. 3) Media ini cukup mahal dibandingkan dengan media lain. F. Simulasi Komputer Simulasi komputer adalah suatu program yang menyajikan khayalan akan suatu kenyataan. Simulasi yang berhubungan dengan pendidikan ini memungkinkan untuk membawa sebuah kenyataan yang sebenarnya ke dalam ruang kelas, meskipun dalam bentuk yang jauh lebih rumit dari apa yang digambarkan. Simulasi adalah cara lain yang efektif untuk memberikan bahan ajar tertentu. Untuk target group (kelompok sasaran) tertentu, sekiranya

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 memerlukan waktu yang relatif lama untuk memahami bahan ajar yang sesuai dengan tujuan pengajaran, maka dengan cara simulasi hal tersebut dapat diatasi (Soekartawi, 1995:21) Mengadakan dengan simulasi komputer memungkinkan siswa untuk berperanserta dalam kejadian-kejadian yang lebih dekat atau mirip dengan kehidupan nyata, yang sengaja dibuat agar siswa dapat mengambil keputusan (Latuheru, 1988:120) Penggunaan simulasi komputer sangat menguntungkan karena siswa dapat melakukannya sendiri berulang-ulang tanpa harus ditunggui guru seperti pelajaran di dalam kelas. Dengan demikian, mereka lebih cepat untuk mengerti konsep yang sedang dipelajarinya secara tepat (Suparno:108) Menurut Suparno (1998) dalam artikelnya yang berjudul “Penggunaan Komputer Dalam Proses Belajar Mengajar Fisika di Sekolah Menengah” meski media komputer sangat membantu siswa belajar, terlebih belajar sendiri, kiranya juga mengerti bahwa cara belajar lain tetap ada gunanya dalam percaturan belajar mengajar fiaika. Masing-masing siswa mempunyai cara belajar yang cocok untuk dirinya sendiri, mungkin tidak dengan metode simulasi komputer. Guru juga harus kreatif dalam cara mengajar materi kepada siswa, karena tidak semua materi fisika dapat diganti dengan simulasi komputer. Kriteria-kriteria yang perlu diperhatikan dalam menggunakana media simulasi komputer dalam menyampaikan materi fisika kepada siswa adalah:

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 a) Jelas Simulasi manampilkan pengantar awal, peristiwa sehari-hari yang berkaitan dengan materi, konsep-konsep, gambar, pertanyaan panduan, latihan soal, juga kesimpulan. b) Menarik Simulasi dibuat menarik sehingga siswa merasa senang mengikuti kegiatan pembelajaran. c) Sesuai dengan kompetensi yang dicapai Materi yang disajikan dalam simulasi tentu saja harus sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Dalam penelitian ini peneliti memilih materi Gerak Lurus, karena a. Dengan simulasi komputer bisa ditunjukkan simulasi tentang gerak semu yang tidak mudah ditemukan dalam lingkungan kelas. b. Dengan simulasi komputer bisa ditunjukkan perbedaan gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan G. Makromedia Flash 8 Macromedia Flash merupakan sebuah program yang didesain khusus oleh Macromedia, saat itu sebagai pengembangnya yang saat ini sudah dibeli oleh Adobe Incorporated sehingga berubah nama menjadi Adobe Flash, Flash didesain dengan kemapuan untuk membuat animasi 2 dimensi yang handal dan ringan sehingga flash banyak digunakan untuk membangun dan memberikan efek animasi pada website, CD Interaktif dan yang

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 lainnya. Keunggulan yang dimiliki oleh Flash ini adalah ia mampu diberikan sedikit code pemograman baik yang berjalan sendiri untuk mengatur animasi yang ada didalamnya atau digunakan untuk berkomunikasi dengan program lain seperti HTML, PHP, dan Database dengan pendekatan XML. Saya mulai mengenal Flash waktu kuliah Diploma Satu dulu, kadang sering iseng coba-coba software, termasuk didalamnya ada macromedia flash versi 5, kemudian berkembang kembali menjadi Macromedia 6 atau sering disebut sebagai macromedia MX, berkembang kembali menjadi Macromedia 7 atau sering disebut sebagai Macromedia MX 2004, dan berkembang kembali menjadi Macromedia Flash 8 dan saat ini setelah diberi oleh Adobe berkembang kembali menjadi Adobe Flash CS3. Keunggulan dari program macromedia Flash dubandingkan program lain yang sejenis, antara lain: 1. Dapat membuat tombol interaktif dengan sebuah movie atau obyek lain. 2. Dapat membuat perubahan animasi dari satu bentuk ke bentuk lain. 3. Dapat dikonversi dan dipublikasikan (publish) ke dalam beberapa tipe di antaranya adalah :.swf, .html, .gif, .jpg, .exe, .mov H. Pemahaman Konsep Menurut Kartika Budi (1993) dalam artikelnya yang berjudul “Pemahaman Konsep Gaya dan Beberapa Salah Konsepsi yang Terjadi”,

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 fisika pada hakekatnya merupakan akumulasi hasil keilmuan berupa konsepkonsep fisis, prinsip, hukum, dan teori yang diperoleh melalui keilmuan, dan sikap keilmuan. Sehingga memfasilitasi siswa, yang dapat diartikan sebagai proses siswa membangun konsep, hukum, dan teori. Bila hal ini dilakukan, maka tujuan yang harus dicapai dalam belajar fisika supaya dapat memahami konsep adalah dengan melakukan proses dan teori yang bersangkutan. Seperti yang dikutip oleh Kartika Budi (1987) dalam artikelnya yang berjudul “Konsep: Pembentukan dan Penanamannya” pemahaman konsep memegang peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar dapat dimengerti sejauh tidak mengabaikan aspek-aspek lain. Menurut kartika Budi (1992), untuk dapat memutuskan apakah siswa memahami konsep atau tidak, diperlukan kriteria atau indikator-indikator yang dapat menunjukkan pemahaman tersebut. Beberapa indikator yang menunjukkan pemahaman siswa akan suatu konsep, antara lain: a) Dapat menyatakan pengertian konsep dalam bentuk definisi menggunakan kalimat sendiri. b) Dapat menjelaskan makna dari konsep bersangkutan kepada orang lain. c) Dapat menganalisis hubungan antara konsep dalam suatu hukum. d) Dapat menerapkan konsep untuk (1) menganalisis gejala-gejala alam, (2) untuk memecahkan masalah fisika baik secara teoritis maupun secara praktis, (3) memprediksi kemungkinan-

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 kemungkinan yang bakal terjadi pada suatu sistem bila kondisi tertentu dipenuhi. e) Dapat mempelajari konsep lain yang berkaitan dengan lebih cepat. f) Dapat membedakan konsep yang satu dengan konsep lain yang saling berkaitan. g) Dapat membedakan konsepsi yang benar dengan konsepsi yang salah, dan dapat membuat peta konsep dari konsep-konsep yang ada dalam suatu pokok bahasan I. Sikap Siswa Menurut Winkel sikap adalah kecenderungan dalam subyek untuk menerima atau menolak suatu objek berdasarkan penilaian terhadap objek itu sebagai objek yang berharga atau tidak berharga (Winkel, 19847:30) Dalam penelitian ini sikap siswa diukur dengan kuesioner pengukuran sikap dan silihat dari skor yang diperoleh siswa dari menjawab kuesioner pengukuran sikap. Kuesioner pengukuran sikap ini dibuat berdasarkan komponen-komponen dan indikator sikap. J. Belajar secara Terintegrasi Burden & Byrd dalam Sumaryanto persiapan atau perencanaan pembelajaran merupakan salah satu aspek penting agar pembelajaran berhasil. Keberhasilan pengembangan aspek terintegrasi sangat ditentukan ketika perencanaan pembelajaran disusun guru. Sasaran, prosedur, dan proses

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 pembelajaran perlu diskenariokan sebaik mungkin agar pembelajaran memberikan manfaat optimal. Jika guru memang ingin mengembangkan aspek terintegrasi dalam pembelajaran, guru harus mengawalinya pada tahap ini. Terintegrasi antara lain meliputi: silabus, rancangan penilaian, dan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pada pengembangan silabus, guru harus mampu menjabarkan kurikulum menjadi uraian pembelajaran lebih rinci dengan memperhatikan pengembangan aspek terintegrasi. Silabus akan memberi pijakan kuat bagi penyusunan rencana pembelajaran selanjutnya. Rancangan penilaian juga merupakan aspek yang penting dicermati karena pada rancangan penilaian ini guru dapat merencanakan sasaran yang akan dinilai, instrumen penilaian yang akan digunakan, serta bagaimana penilaian tersebut akan dilaksanakan. Pada tahap pembuatan rancangan penilaian, guru harus menskenariokan bagaimana umpan balik terhadap pengembangan aspek terintergasi dilakukan. Penyusunan RPP juga harus dilaksanakan guru dengan memperhatikan pengembangan aspek terinterasi. Pada saat menyusun RPP, guru harus mampu merancang pembelajaran yang mendorong dan menjamin pengembangan aspek terintegrasi siswa dilaksanakan dan memberikan hasil seperti yang diharapkan.

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 K. Gerak Lurus 1. Gerak dan Kelajuan a. Pengertian Gerak Sebuah benda dikatakan bergerak terhadap benda lain jika kedudukan antara kedua benda itu berubah satu sama lain. Untuk mendefinisikan gerak, memerlukan suatu titik acuan. Titik acuan adalah suatu tempat di mana kita dapat mulai mengukur kedudukan suat benda. Gerak dalam hal ini di bagi menjadi dua, yaitu:  Gerak relatif Suatu benda yang bergerak terhadap benda tertentu belum pasti bergerak terhadap benda lainnya. Contoh, Ani berjalan kaki terhadap gedung sekolah.  Gerak semu Sebuah benda dikatakan melakukan gerak semu apabila benda tersebut tampak seolah-olah bergerak, padahal sebenarnya benda tersebut diam. Contoh, matahari seakanakan yang mengelilingi bumi, padahal yang sebenarnya bumi lah (rotasi bumi) yang berputar mengelilingi matahari.

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 b. Kelajuan dan Kecepatan  Pengertian Kelajuan (v) Kelajuan suatu benda adalah hasil bagi antara jarak yang ditempuh dengan selang waktu yang diperlukan benda untuk menempuh jarak tersebut. kelajuan v jarak s waktu t Satuan kelajuan dalam SI adalah m/s.  Perhitungan Kelajuan Untuk menghitung kelajuan menggunakan segitiga rumus, seperti di bawah ini: s : v x t Cara menggunakan segitiga rumus: a. Keluarkan besaran yang ditanya dari segitiga b. Besaran yang ditanyakan sama dengan hasil perhitungan kedua besaran yang tertinggal di dalam segitiga  Kelajuan rata-rata Kelajuan rata-rata adalah hasil bagi antara jarak total yang ditempuh benda dengan selang waktu total untuk

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 menempuh jarak tersebut. Kelajuan rata-rata diberi simbol v. kelajuan rata - rata v jarak total s waktu total t  Pengertian Kecepatan Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda tanpa memperhatikan arah. Perpindahan adalah panjang lintasan yang ditempuh benda beserta dengan arah geraknya. Kecepatan adalah kelajuan benda itu beserta arah geraknya. 2. Gerak Lurus Beraturan a. Apakah Gerak Lurus Beraturan itu? Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda yang menempuh lintasaan garis di mana dalam setiap selang waktu yang sama, benda menempuh jarak yang sama. Ciri-ciri GLB: Lintasan lurus Kecepatan tetap (v konstan) Percepatan nol (a=0)

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 b. Grafik Jarak terhadap Waktu untuk GLB s t 3. Gerak Lurus Berubah Beraturan a. Percepatan (acceleration) Percepatan adalah hasil bagi perubahan kecepatan dengan selang waktu yang diperlukan untuk peubahan kecepatan. Perubahan kecepatan adalah selisih antara kecepatan akhir dengan kecepatan awal. Jika notasi percepatan adalah a (acceleration), perubahan kecepatan adalah adalah v , dan selang perubahan kecepatan t , maka persamaannya percepatan (a) perubahan kecepatan selang waktu t v dengan perubahan kecepatan ( v ) = kecepatan awal – kecepatan akhir. Satuan percepatan dalam SI adalah meter/sekon2(m/s2) Percepatan dibagi menjadi dua: Percepatan positif

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 Menghasilkan kecepatan yang semakin meningkat dan kecepatan akhir lebih besar dari pada kecepatan awal. Percepatan negatif (perlambatan) Menghasilkan kecepatan yang makin berkurang dan kecepatan akhir lebih kecil dari pada kecepatan awal. b. Pengertian Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) Gerak Lurus Berubah Beraturan adalah gerak suatu benda yang menempuh lintasan garis lurus di mana kecepatannya selalu mengalami perubahan yang sama setiap sekon. Ciri-ciri: Kecepatan berubah (v berubah) Percepatan konstan (a=konstan) Lintasannya lurus c. Grafik kecepatan terhadap waktu v t

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 4. Penerapan GLB dan GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari Dalam kehidupan sehari-hari, konsep GLB agak sulit dijumpai. Hal ini disebabkan pada gerak suatu benda, GLB hanya berlangsung pada waktu tertentu, selanjutnya kecepatannya berubah tergantung pada situasi jalan yang dilalui. GLBB banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Banda yang jatuh, seperti penerjun yang meloncat dari pesawat, bergerak turun dalam kecepatan yang semakin bertambah. Jika pengaruh gaya gesekan diabaikan kecepatan benda yang jatuh bebas akan bertambah 9,8 m/s2 untuk setiap detik benda itu bergerak turun. Gerak jatuh bebas merupakan gerak lurus berubah beraturan diperlambat. L. Hal-hal yang Perlu diperhatikan dalam Gerak Lurus 1. Gerak 2. Jarak dan Perpindahan 3. Kecepatan dan kelajuan 4. Percepatan dan percepatan rata-rata 5. GLB dan grafik 6. GLBB dan grafik 7. Penerapan GLB dan GLBB dalam kehidupan sehari-hari.

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dilaksanakan untuk melihat peningkatan pemahaman siswa melalui data nilai siswa yang berupa angka dan dianalisis dengan menggunakan statistik. Hasil penelitian ini hanya berlaku terbatas pada siswa yang diteliti saja. Kesimpulan yang diperoleh peneliti tidak dapat digeneralisasikan pada keadaan-keadaan di luar kasus yang diteliti. B. Populasi, Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII SMP Pangudi Luhur 1 Klaten yang berjumlah 135 siswa. Semua siswa dijadikan sampel. Peneliti mengambil sampel dari siswa SMP Pangudi Luhur 1 Klaten, karena peneliti merupakan alumni sekolah tersebut dan peneliti ingin memberikan suatu masukan dalam metode pembelajaran IPA di sekolah tersebut. C. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu : Maret sampai dengan Mei 2010 Tempat : SMP Pangudi Luhur 1 Klaten 29

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 D. Desain Penelitian Penelitian ini mencakup 3 tahap, terdiri dari: 1. Pra Pembelajaran a. Pada tahap ini siswa akan diberikan pengertian tentang kegiatan apa saja yang akan dilakukan (mempersiapkan instrument yang akan digunakan). b. Siswa mengerjakan soal pre test yang soal-soalnya berkaitan dengan materi yang akan diberikan. (gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan) 2. Proses Pembelajaran a. Peneliti memberikan pengantar tentang materi apa yang akan diberikan dan memberikan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan siswa selama proses belajar mengajar. b. Siswa melakukan kegiatan belajar mengajar dengan berbantuan komputer. 3. Setelah Pembelajaran a. Siswa akan mengerjakan posttest yang pertanyaannya sama dengan pretest. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa tentang materi gerak lurus setelah siswa menjalankan aktivitasnya dalam belajar dengan menggunakan simulasi komputer. Kemudian hasil pretest dan posttest akan dibandingkan

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami materi gerak lurus dan apakah ada perbedaan hasil jawaban pretest dan posttest. b. Siswa diberikan kuesioner minat dan di minta untuk mengisinya c. Peneliti melakukan wawancara dengan beberapa siswa. E. Metode Pengumpulan Data Salah satu teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan soal pre test, pembelajaran dengan simulasi komputer, soal post test, dan menyebarkan kuesioner sikap. a. Peneliti memberikan soal pre test kepada siswa sebelum melaksanakan proses belajar dengan berbantuan komputer yang materi pertanyaannya berkaitan dengan materi gerak lurus. Hasil pre test ini digunakan sebagai data awal untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa tentang materi gerak lurus. b. Pembelajaran dengan simulasi komputer dilakukan di ruang kelas. Pelaksanaan pembelajaran ini dibimbing oleh peneliti yang berperan sebagai fasilitator. Dalam pembelajaran ini peneliti tidak hanya mengajarkan materi, tetapi juga mengadakan tanya jawab kepada siswa dan membantu apabila ada siswa yang belum mengerti tentang materi. 1) Langkah-langkah yang digunakan peneliti untuk membuat simulasi komputer a) Memilih materi apa yang akan diajarkan dengan menggunakan simulasi komputer.

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 Sebelum mengajar dengan simulasi komputer, terlebih dahulu harus memilih materi apa yang cocok apabila diajarkan dengam simulasi komputer. Karena tidak semua materi fisika bisa diajarkan dengan simulasi komputer. b) Memilih program yang digunakan untuk simulasi komputer Pemilihan program harus memperhatikan beberapa hal, sebagai berikut: Apakah program yang digunakan mudah didapatkan? Apakah mungkin apabila materi tersebut dipelajari siswa di rumah? 2) Mengoperasikan simulasi komputer Simulasi yang digunakan dibagi menjadi beberapa tahap a. Simulasi tentang gerak b. Simulasi jarak dan perpindahan c. Simulasi percepatan dan percepatan rata-rata d. Simulasi GLB beserta grafiknya e. Simulasi GLBB beserta grafiknya c. Soal post test Post test diberikan setelah proses pembelajaran dengan simulasi komputer. Pertanyaan post test sama dengan soal pre test, hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa tentang materi gerak lurus setelah pembelajaran dengan simulasi komputer.

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 d. Penyebaran kuesioner minat Kuesioner sikap di berikan setelah mengerjakan post test. Tujuan pemberian kuesioner sikap ini adalah untuk mengetahui sejauh mana minat siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan simulasi komputer. e. Wawancara dengan beberapa siswa Wawancara bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan simulasi komputer. Pada tahap ini, peneliti hanya mengambil sampel beberapa siswa saja. Hal ini disebabkan karena keterbasan waktu yang diberikan oleh pihak sekolah kepada peneliti. F. Instrumen Instrumen penelitian terdiri dari soal-soal pre test, post test, dan kuesioner sikap. Tujuan dari instrumen soal-soal adalah untuk mengetahui pemahaman siswa setelah melakukan pembelajaran dengan simulasi komputer. Instrumen kuesioner digunakan untuk mengukur minat siswa terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer. 1. Soal-soal a. Pre test

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 Pertanyaan yang diberikan pada awal pembelajaran. Soal berupa uraian tentang materi gerak lurus. Kisi-kisi soal Tabel 1 Distribusi soal Pre Test No Materi 1,2 Gerak 3,4 Jarak dan perpindahan 5,6 Kecepatan dan kelajuan 7,8 GLB 9,10 GLBB b. Post test Pertanyaan yang diberikan sama dengan pertanyaam pre test. Hal ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa setelah pembelajaran dengan simulasi komputer. 2. Kuesioner sikap Kuesioner ini diberikan untuk mengetahui minat siswa terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer. Distribusi indikator minat sebagai berikut Tabel 2 Distribusi Soal Kuesioner Sikap Menurut Indikator

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Komponen sikap Indikator 35 No Soal Ketertarikan Tertarik terhadap simulasi komputer 9 Perasaan senang Senang terhadap simulasi komputer 1,7 Keseriusan Serius dalam mengikuti pembelajaran 4,6 dengan simulasi komputer Presepsi baik/buruk Persepsi terhadap simulasi komputer Semangat Semangat pembelajaran dalam dengan 2,3,8 mengikuti 5 simulasi komputer Persetujuan terhadap Setuju terhadap pembelajaran dengan 10 sesuatu simulasi komputer 3. Wawancara Peneliti melakukan wawancara kepada beberapa siswa untuk mengetahui tanggapan mereka terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer. G. Metode Analisis Data 1. Hasil Pretest dan Posttest Peneliti ingin meneliti apakah pembelajaran dengan simulasi komputer sungguh meningkatkan kemampuan siswa. Maka peneliti melakukan pretest dan posttest.

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 a. Menganalisis konsep awal dan akhir siswa tentang Gerak Lurus. Analisis data dalam penelitian ini melalui beberapa tahap, yaitu: 1) Menganalisis jawaban pretest dan posttest untuk mengetahui gambaran pemahaman pembelajaran dengan siswa sebelum menggunakan dan simulasi sesudah komputer. Jawaban setiap soal dinyatakan dalam skor yang telah ditentukan terlebih dahulu. Soal pretest sama dengan soal yang digunakan untuk posttest. Jumlah skor maksimum untuk pretest maupun posttest adalah 30, yang terdiri dari 10 soal uraian. Skor maksimal soal satu dengan soal yang lain tidak sama (tergantung tingkat kesulitan soal). Cara penilaiannya sebagai berikut skor yang dicapai siswa dibagi dengan skor maksimal kemudian dikalikan 100% jumlah skor yang diperoleh x100% skor total Skor yang diperoleh siswa dikelompokkan menurut interval yang telah ditentukan berdasarkan tingakt pemahamannya. Intervalnya dibagi menjadi 5 macam yaitu sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Penentuan interval skor dan kualifikasinya a) Menentukan passing skor Passing skor adalah skor terendah untuk nilai cukup. Ditetapkan passing skor nya yaitu 60% b) Menentukan aturan konversi

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 Untuk kelompok atas Untuk kelompok atas terdiri dari 3, yaitu cukup, baik, dan sangat baik. Lebar intervalnya 100 – 59 = 41. Apabila ditetapkan lebar interval skornya sama, maka setiap kualifikasi mempunyai lebar interval 13 sisa 2. Ditetapkan satu kualifikasi untuk interval 13, dan dua kualifikasi untuk interval 14. Jadi kualifikasi cukup untuk interval skor 60-73 %, kualifikasi baik untuk interval skor 74-87 %, dan kualifikasi sangat baik untuk interval skor 88 – 100%. Untuk kelompok bawah Untuk kelompok bawah, mempunyai dua kualifikasi, yaitu kurang dan sangat kurang. Kualifikasi kurang antara interval 50 – 59 % dan kualifikasi sangat kurang antara interval 1 – 49 %. Tabel 3 kualifikasi dan interval skor Interval Kualifikasi 88-100 Sangat Baik 74-87 Baik 60-73 Cukup 50-59 Kurang

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 1-49 38 Sangat Kurang 2) Setelah mengkualifikasi skor siswa ke dalam interval-interval. Membandingkan skor yang diperolah siswa pada masingmasing nomor dengan skor maksimal pada masing-masing nomor. Hal ini bertujuan untuk mengetahui soal nomor berapa yang mempunyai tingkat pemahaman paling sulit dan yang mempunyai tingkat pemahaman paling mudah. b. Hasil belajar yang dicapai dalam pembelajaran menggunakan metode simulasi komputer. Untuk menganalisisnya menggunakan t-test. T-test ini digunakan untuk mengetes dua kelompok yang dependen, atau satu kelompok yang ditest dua kali, yaitu pada pretest dan posttest. Kelompok dependen adalah kelompok yang saling tergantung, berkaitan, atau bahkan sama. (Suparno; 2006). Dengan menggunakan program SPSS kita dapat mengetahui apakah hasil pretest dan posttest mengalami kenaikan atau tidak. Langkah program: 1. Bukalah program SPSS 2. Klik VARIABLE VIEW dan buatlah file pretest dan posttest 3. Masukkan data anda 4. Buka ANALYZE

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 5. Pilih COMPARE MEANS 6. Pilih PAIRED SAMPLE T-TEST 7. Masukkan pada kolom Paired Variables 8. Tekan OK 9. Lihat hasil anda Setelah hasil muncul, kita dapat menyimpulkan :  Apabila p = 0 .000 < α = 0.05 maka signifikan  Apabila p = 0 .000 > α = 0.05 maka tidak signifikan c. Perubahan konsep dengan tingkat pemahaman siswa pada masing-masing soal Tabel 4 Peningkatan pemahaman konsep siswa No Pretest Posttest Peningkatan Soal (%) (%) (%) 2. Sikap Siswa Untuk mengetahui minat siswa terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer pada pokok bahasan gerak lurus, maka peneliti memberikan kuesioner setelah post test. Data skor pada kuesioner adalah sebagai berikut 1. Untuk jawaban A diberi skor 4 2. Untuk jawaban B diberi skor 3

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 3. Untuk jawaban C diberi skor 2 4. Untuk jawaban D diberi skor 1 5. Untuk jawaban E diberi skor 0 Penghitungan skor jumlah skor x100% jumlah total skor Selanjutnya peneliti akan memberikan kriteria pada setiap skor yang diperoleh siswa Tabel 5 Kriteria Skor pada Kuesioner Interval (skor) Kriteria 86 – 100 Sangat Berminat 71-85 Minat 56-70 Cukup 50-55 Kurang Minat <50 Tidak Berminat 3. Tanggapan siswa terhadap simulasi komputer Untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer. Peneliti mengajukan 5 butir pertanyaan kepada beberapa siswa. Wawancara dilakukan hanya dengan beberapa siswa saja, karena keterbatasan waktu yang diberikan pihak sekolah kepada peneliti.

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV DATA, ANALISIS DATA, DAN PEMBAHASAN Data berisi mengenai pemahaman siswa tentang konsep gerak lurus dalam skor yang diperoleh masing-masing siswa untuk soal yang diberikan sebelum pembelajaran (pretest) dan yang diberikan sesudah pembelajaran (posttest) dengan bantuan simulasi komputer. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui: 4. Peningkatan pemahaman siswa setelah diajar dengan simulasi komputer dalam materi gerak lurus. Data yang digunakan untuk menganalisis ini adalah dengan hasil pretest dan posttest. 5. Untuk mengetahui minat siswa kelas VII pada pokok bahasan gerak lurus dengan metode simulasi komputer. Data yang digunakan untuk menganalisis ini adalah kuesioner minat. 6. Mengetahui tanggapan siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur 1 Klaten setelah diajar dengan menggunakan simulasi komputer. Data yang digunakan adalah hasil wawancara dengan beberapa siswa yang telah ditentukan. 41

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 A. DATA 1. Hasil Pretest dan posttest a. Data pretest dan posttest terlampir (lampiran 1) b. Data persentase rata-rata kelas untuk setiap soal  Kelas VII A (jumlah siswa 34) Tabel 6 persentase rata-rata untuk setiap soal kelas VII A No Soal 1 a. b. c. d. 2. 3. 4 a. b. a. b. 5. 6. 7. 8. 9. 10. (%) / ketercapaian Pretest (%) 26,4 76,4 67,6 26,4 21,5 17,6 26,4 51,4 16,1 69,6 0 47,1 2,9 20,5 2,9 29,4 % Posttest (%) 67,8 82,3 94,1 97,1 60,1 61,7 48,5 88,2 58,8 84,3 45,9 91,1 61,7 47,8 76,5 67,7 % Peningkatan (%) 41,4 5,9 26,5 70,7 38,6 44,1 22,1 36,8 42,7 14,7 45,9 44 58,8 27,3 73,6 38,3 %  Kelas VII B (jumlah siswa 34) Tabel 7 persentase rata-rata untuk setiap soal kelas VII B No Soal 1 a. b. c. d. 2. Pretest (%) 70,5 76,4 76,4 47,1 71,5 Posttest (%) 79,4 94,1 94,1 52,9 79,4 Peningkatan (%) 8,9 17,7 47,7 5,8 7,9

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No Soal 3 A B a. b. 4 5. 6. 7. 8. 9. 10. (%) / ketercapaian Pretest (%) 8,8 17,6 57,3 25 50 2,9 36,7 0 30,8 0 35,7 % Posttest (%) 82,3 76,4 86,7 76,4 61,7 79,4 86,7 77,9 44,6 70,1 73,3 % 43 Peningkatan (%) 73,5 58,8 29,4 51,4 11,7 76,5 50 77,9 13,8 70,1 37,6 %  Kelas VII C (jumlah siswa 33) Tabel 8 persentase rata-rata untuk setiap soal kelas VII C No Soal 1 a. b. c. d. 2. 3. 4 a. b. a. b. 5. 6. 7. 8. 9. 10. (%) / ketercapaian Pretest (%) 24,2 51,5 45,4 21,2 15,1 9,1 9,1 56,1 19,7 47,4 0 43,9 0 28 0 24,0 % Posttest (%) 55,8 70,5 94,1 52,9 77,4 82,3 76,4 86,7 76,4 61,7 80,8 86,7 90,9 44,6 67,6 66,7 % Peningkatan (%) 31,6 19 48,7 31,7 62,3 73,2 67,3 30,6 56,7 14,3 80,8 42,8 90.9 16,6 67,6 42,7 %

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 44  Kelas VII D (jumlah siswa 34 ) Tabel 9 persentase rata-rata untuk setiap soal kelas VII D No Soal 1 a. b. c. d. 2. 3. 4 a. b. a. b. 5. 6. 7. 8. 9. 10. (%) / ketercapaian Pretest (%) 44,1 76,4 32,3 32,3 28,4 35,2 17,6 67,6 29,4 35,3 5,8 51,5 0 33,6 0 40 % Posttest (%) 70,5 85,2 94,1 64,7 69,6 64,5 64,5 72,1 54,4 53,9 88,2 88,2 91,1 52,2 91,1 76,4 % Peningkatan (%) 26,4 8,8 61,8 32,4 41,2 29,3 46,9 4,5 25 18,6 82,4 36,7 91,1 18,6 91,1 36,4 % 2. Data Minat Siswa Tabel 10 Data hasil kuesioner minat kelas VII A No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Kode Siswa 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 Total skor 30 25 35 24 27 37 24 35 27 30 24 25 29 Persentase 75 62,5 87,5 60 67,5 92,5 60 87,5 67,5 75 60 62,5 72,5 Klasifikasi Minat Cukup Sangat berminat Cukup Cukup Sangat berminat Cukup Sangat berminat Cukup Minat Cukup Cukup Minat

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. Kode Siswa 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 Total skor 24 29 35 35 23 29 27 24 28 35 24 27 23 26 30 25 35 24 29 26 30 Persentase 60 72,5 87,5 87,5 57,5 72,5 67,5 60 70 87,5 60 67,5 57,5 65 70 62,5 87,5 60 72,5 65 75 45 Klasifikasi Cukup Minat Sangat berminat Sangat berminat Cukup Minat Cukup Cukup Cukup Sangat berminat Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Sangat berminat Cukup Minat Cukup Minat Tabel 11 Data hasil kuesioner minat kelas VII B No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. Kode Siswa 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 Total skor 29 30 29 34 36 29 26 29 22 24 35 35 27 33 Persentase 72,5 75 72,5 85 90 72,5 65 72,5 55 60 87,5 87,5 67,5 82,5 Klasifikasi Minat Minat Minat Minat Sangat Berminat Minat Cukup Minat Kurang Minat Cukup Sangat Minat Sangat Minat Cukup Minat

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. Kode Siswa 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Total skor 22 28 34 27 22 32 23 33 23 34 28 31 36 21 28 23 28 35 25 29 Persentase 55 70 85 67,5 55 82,5 57,5 82,5 57,5 85 70 77,5 90 52,5 70 57,5 70 87,5 62,5 72,5 46 Klasifikasi Kurang Minat Cukup Minat Cukup Kurang Minat Minat Cukup Minat Cukup Minat Cukup Minat Sangat Berminat Kurang Minat Cukup Cukup Cukup Sangat Berminat Cukup Minat Tabel 12 Data hasil kuesioner minat kelas VII C No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. Kode Siswa 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Total skor 29 23 21 21 21 25 20 29 27 22 34 30 36 28 14 31 21 Persentase 72,5 57,5 52,5 52,5 52,5 62,5 50 72,5 67,5 55 85 75 90 70 35 77,5 52,5 Klasifikasi Minat Cukup Kurang Minat Kurang Minat Kurang Minat Cukup Kurang Minat Minat Cukup Kurang Minat Minat Minat Sangat Berminat Cukup Tidak Berminat Minat Kurang Minat

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. Kode Siswa 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Total skor 38 32 20 25 17 19 36 33 29 22 33 22 27 22 36 25 Persentase 95 80 50 62,5 42,5 47,5 90 82,5 72,5 55 82,5 55 67,5 55 90 62,5 47 Klasifikasi Sangat Berminat Minat Kurang Minat Cukup Tidak Berminat Tidak Berminat Sangat Berminat Minat Minat Kurang Minat Minat Kurang Minat Cukup Kurang Minat Sangat Berminat Cukup Tabel 13 Data hasil kuesioner minat kelas VII D No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. Kode Siswa 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Total skor 30 30 35 30 28 30 29 28 32 29 24 25 28 31 26 29 30 31 32 37 Persentase 75 75 87,5 75 70 75 72,5 70 80 72,5 60 62,5 70 77,5 65 72,5 75 77,5 80 92,5 Klasifikasi Minat Minat Sangat Berminat Minat Cukup Minat Minat Cukup Minat Minat Cukup Cukup Cukup Minat Cukup Minat Minat Minat Minat Sangat Berminat

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. Kode Siswa 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Total skor 20 14 30 32 33 26 31 34 28 30 33 31 35 Persentase 50 35 75 80 82,5 65 77,5 85 70 75 82,5 77,5 87,5 48 Klasifikasi Kurang Minat Tidak Minat Minat Minat Minat Cukup Minat Minat Cukup Minat Minat Minat Sangat Berminat 3. Hasil Wawancara Data hasil wawancara dengan beberapa siswa terlampir (lampiran 2) B. ANALISIS DATA 1. Pemahaman siswa tentang konsep Gerak Lurus Peneliti memberikan instument soal pretest sebelum pembelajaran dengan simulasi komputer dan peneliti memberikan instument soal posttest setelah melakukan pembelajaran dengan simulasi komputer. a. Berdasarkan tabel hasil pretest dan posttest, maka dapat dibuat frekuensi hasil pretest dan posttest, sebagai berikut ini

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 Tabel 14 Data hasil pretest dan posttest kelas VII A Pretest Interval Kualifikasi Posttest Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi (%) (%) 88-100 Sangat Baik 0 0 0 0 74-87 Baik 0 0 9 26,4 60-73 Cukup 1 2,9 19 55,8 50-59 Kurang 2 5,9 3 8,82 1-49 Sangat Kurang 31 91,2 3 8,82 Tabel 15 Frekuensi data hasil pretest dan posttest kelas VII B Pretest Interval Kualifikasi Posttest Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi (%) (%) 88-100 Sangat Baik 0 0 5 14,7 74-87 Baik 0 0 13 38,2 60-73 Cukup 2 5,9 10 29,4 50-59 Kurang 2 5,9 5 14,7 1-49 Sangat Kurang 30 88,2 1 2,9

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 Tabel 16 Frekuensi dan data hasil pretest kelas VII C Pretest Interval Kualifikasi Posttest Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi (%) (%) (%) 88-100 Sangat Baik 0 0 0 0 74-87 Baik 0 0 8 24,2 60-73 Cukup 0 0 20 60,6 50-59 Kurang 0 0 3 9,1 1-49 Sangat Kurang 33 100 2 6,1 Tabel 17 Frekuensi dan data hasil pretest kelas VII D Pretest Interval Kualifikasi Posttest Persentase Frekuensi Persentase Frekuensi (%) (%) 88-100 Sangat Baik 0 0 3 8,8 74-87 Baik 0 0 12 35,2 60-73 Cukup 0 0 11 32,3 50-59 Kurang 3 8,8 7 20,5 1-49 Sangat Kurang 31 91,2 1 2,9

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 Dari tabel di atas, Kelas VII A Hasil untuk pretest kebanyakan berada di kelompok bawah (kualifikasi sangat kurang dan kurang) dan sisanya berada kelompok atas (kualifikasi cukup). Sebanyak 31 siswa berada pada kualifikasi sangat kurang, 2 berada pada kualifikasi kurang, dan 1 siswa berada pada kualifikasi cukup. Setelah dilakukan pembelajaran dengan simulasi komputer, hasil posttest mengalami kenaikan. Hasil posttest, sebanyak 3 siswa berada dalam kualifikasi sangat kurang, 3 siswa berada dalam kualifikasi kurang (dalam posttest kualifikasi ini mengalami kenaikan, dikarenakan siswa yang pada pretest berada dalam kualifikasi sangat kurang naik ke dalam kualifikasi kurang), 19 siswa berada dalam kualifikasi cukup, dan 9 siswa berada dalam kualifikasi baik. Kelas VII B Hasil untuk pretest kebanyakan berada di kelompok bawah (kualifikasi sangat kurang dan kurang) dan sisanya berada kelompok atas (kualifikasi cukup). Sebanyak 30 siswa berada pada kualifikasi sangat kurang, 2 siswa berada pada kualifikasi kurang, dan 2 siswa berada pada kualifikasi cukup. Setelah dilakukan pembelajaran dengan simulasi komputer, hasil posttest mengalami kenaikan, sebanyak 1 siswa berada dalam

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 kualifikasi sangat kurang, 5 siswa berada dalam kualifikasi kurang (dalam posttest kualifikasi ini mengalami kenaikan, dikarenakan siswa yang pada pretest berada dalam kualifikasi sangat kurang naik ke dalam kualifikasi kurang), 10 siswa berada dalam kualifikasi cukup (dalam posttest kualifikasi ini mengalami kenaikan, dikarenakan siswa yang pada pretest berada dalam kualifikasi sangat kurang naik ke dalam kualifikasi cukup), 13 siswa berada dalam kualifikasi baik, dan 5 siswa berada dalam kualifikasi sangat baik. Kelas VII C Kelas ini semua skor pretest berada dalam kelompok bawah dengan kualifikasi sangat kurang sebanyak 33 siswa. Hasil posttest mengalami kenaikan, kualifikasi sangat kurang pada hasil posttest ini turun menjadi 2. Pada kualifikasi kurang 3 siswa, kualifikasi cukup naik menjadi 20, dan bertambah 1 kualifikasi baik sebanyak 8 siswa. Kelas VII D Hasil untuk pretest kebanyakan berada di kelompok bawah (kualifikasi sangat kurang dan kurang). Sebanyak 31 siswa berada pada kualifikasi sangat kurang, 3 siswa berada pada kualifikasi kurang. Setelah melakukan pembelajaran dengan simulasi komputer, hasil posttest mengalami kenaikan, kualifikasi sangat kurang pada hasil

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 posttest ini sebanyak 1 siswa, 7 siswa berada dalam kualifikasi kurang, 11 siswa berada dalam kualifikasi cukup, 12 siswa berada dalam kualifikasi baik, dan 3 siswa berada dalam kualifikasi sangat baik. b. Peningkatan pemahaman siswa ditinjau dari masing-masing nomor soal Dari tabel persentase kenaikan rata-rata kelas untuk setiap nomor soal kelas VII sampai dengan kelas VII D, dapat dikelompokkan soal nomor berapa saja yang mempuyai persentase kenaikan paling tinggi dan rendah. Tingkat kenaikan paling tinggi Tabel 18 Data soal yang mengalami kenaikan tingkat pemahaman paling tinggi Soal nomor 8 Soal nomor 10 Peningkatan Kelas Pretest Posttest Pretest (%) (%) Peningkatan Posttest (%) (%) (%) VII A 2,9 61,7 58,8 2,9 76,5 73,6 VII B 0 77,9 77,9 0 70,1 70,1 VII C 0 90,9 90,9 0 67,6 67,6 VII D 0 91,1 91,1 0 91,1 91,1 (%)

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 Soal nomor 8 dan 10 mempunyai tingkat kenaikan pemahaman soal paling tinggi dibandingkan dengan nomor soal yang lain. Soal nomor 8 dan 10 berbicara tentang materi gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Dalam simulasi materi GLB dan GLBB memang dibahas sangat menarik. Dimulai dengan gerak mobil, kemudian dianalisis satu per satu (ciri-ciri GLB atau GLBB) dan yang terakhir adalah mengenai penjabaran (bagaimana cara mendapatkan grafik) grafik GLB dan GLBB. Siswa merasa tertarik dan sangat mengerti maksud dari simulasi yang ditampilkan. Tingkat kenaikan paling rendah Tabel 19 Data soal yang mengalami kenaikan tingkat pemahaman paling rendah Soal nomor 1b Peningkatan Kelas Pretest Posttest (%) (%) (%) VII A 76,4 82,3 5,9 VII B 76,4 94,1 17,7 VII C 51,5 70,5 19 VII D 76,4 85,2 8,8 Soal nomor 1 (baik a, b, c, dan d) berbicara mengenai gerak relatif, yaitu gerak benda terhadap suatu titik acuan. Materi gerak relatif

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 terlalu sedikit dibahas dalam pembelajaran dengan simulasi komputer. Sehingga siswa kurang begitu memahami tentang materi gerak relatif. Selain dari simulasi komputer yang kurang begitu jelas, cara peneliti menyampaiakan materi juga mempengaruhi (kurang jelas dan terlalu cepat). c. Peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep gerak lurus ditinjau dengan menggunakan spss Dari data pretest dan posttest Untuk mengetahui apakah ada peningkatan pemahaman siswa tentang materi gerak lurus melalui simulasi komputer, peneliti menggunakan ttest. T-test ini digunakan untuk mengetes dua kelompok yang dependent atau satu kelompok yang dites dua kali, yaitu pretest dan posttest (Suparno, 2006 : 71). Berikut ini hasil analisis pretest dan posttest menggunakan SPSS :

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56  Kelas VII A Tabel 20 statistik pretest dan posttest VII B Paired Samples Statistics Mean Pair 1 N Std. Deviation Std. Error Mean Pretest 8.82 34 3.555 .610 Posttest 20.12 34 3.599 .617 Paired Samples Correlations N Pair 1 pretest & posttest Correlation 34 .293 Sig. .093 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 pretest – posttest -11.294 Std. Deviation 4.254 Std. Error Mean .729 Lower -12.778 Upper -9.810 t -15.482 df Sig. (2-tailed) 33 Dari hasil analisis diperoleh nilai p = 0 .000 < α = 0.05 maka signifikan. Berarti metode pembelajaran simulasi komputer dapat meningkatkan pemahaman siswa. .000

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57  Kelas VII B Tabel 21 statistik pretest dan posttest VII B Paired Samples Statistics Mean Pair 1 N Std. Deviation Std. Error Mean pretest 10.74 34 3.621 .621 posttest 22.00 34 4.163 .714 Paired Samples Correlations N Pair 1 pretest & posttest Correlation 34 .400 Sig. .019 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 pretest – posttest -11.265 Std. Deviation 4.287 Std. Error Mean .735 Lower -12.761 Upper -9.769 t -15.320 df Sig. (2-tailed) 33 Dari hasil analisis diperoleh nilai p = 0 .000 < α = 0.05 maka signifikan. Berarti metode pembelajaran simulasi komputer dapat meningkatkan pemahaman siswa .000

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 58  Kelas VII C Tabel 22 statistik pretest dan posttest VII C Paired Samples Statistics Mean Pair 1 N Std. Deviation Std. Error Mean pretest 7.30 33 3.015 .525 posttest 20.12 33 3.444 .599 Paired Samples Correlations N Pair 1 pretest & posttest Correlation 33 .014 Sig. .937 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 pretest – posttest -12.818 Std. Deviation 4.545 Std. Error Mean .791 Lower -14.430 Upper -11.207 t -16.203 df Sig. (2-tailed) 32 Dari hasil analisis diperoleh nilai p = 0 .000 < α = 0.05 maka signifikan. Berarti metode pembelajaran simulasi komputer dapat meningkatkan pemahaman siswa .000

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59  Kelas VII D Tabel 23 statistik pretest dan posttest VII D Paired Samples Statistics Mean Pair 1 N Std. Deviation Std. Error Mean Pretest 9.15 34 3.743 .642 Posttest 21.15 34 3.894 .668 Paired Samples Correlations N Pair 1 Pretest & Posttest Correlation 34 .360 Sig. .036 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 Pretest – Posttest -12.000 Std. Deviation 4.320 Std. Error Mean .741 Lower -13.507 Upper -10.493 t -16.195 df Sig. (2-tailed) 33 Dari hasil analisis diperoleh nilai p = 0 .000 < α = 0.05 maka signifikan. Berarti metode pembelajaran simulasi komputer dapat meningkatkan pemahaman siswa. .000

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 60 2. Minat Siswa terhadap simulasi komputer Tabel 24 Data Minat seluruh siswa kelas VII Interval Kualifikasi skor Kelas VII A Frekuensi Kelas VII B Kelas VII C Kelas VII D Persentase Persentase Persentase Persentase Frekuensi Frekuensi Frekuensi (%) (%) (%) (%) 20,1 5 14,7 4 12,1 3 9,1 Total 19 Persentase (%) 14,2 60,6 49 36,6 8 24,4 47 35,1 30,3 1 3.03 15 11,2 9,1 1 3,03 4 3 86 – 100 Sangat Berminat 7 71-85 Berminat 7 20,1 13 38,2 9 27,3 20 56-70 Cukup Berminat 20 58,9 12 35,3 7 21,2 50-55 Kurang Minat 0 0 4 11,8 10 <50 Tidak Berminat 0 0 0 0 3 Frekuensi

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61  Kelas VII A Persentasi minat siswa 960 x100% 1360 70,1% Persentase minat siswa sebesar 70,1 % dapat diklasifikasikan bahwa minat siswa selama mengikuti proses pembelajaran dengan simulasi komputer tergolong cukup. Berdasarkan tabel 23 diperoleh distribusi minat setiap siswa seperti pada tabel di bawah ini Dari seluruh siswa (34 siswa), ada 20,1 % siswa tergolong sangat berminat, 20,1 % siswa tergolong dalam kelompok minat, 58,9 % siswa tergolong dalam kelompok cukup, 0 % siswa tergolong dalam kelompok kurang minat, 0 % siswa tergolonng dalam kelompok tidak berminat.  Kelas VII B Persentase minat siswa 980 x100% 1360 72,1% Persentase minat siswa sebesar 72,1 % dapat diklasifikasikan bahwa minat siswa selama mengikuti proses pembelajaran dengan simulasi komputer tergolong minat. Berdasarkan tabel 23 diperoleh distribusi minat setiap siswa seperti pada tabel di bawah ini Dari seluruh siswa (34 siswa), ada 14,7 % siswa tergolong sangat berminat, 38,2 % siswa tergolong dalam kelompok minat, 35,3 % siswa tergolong dalam kelompok cukup, 11,8 % siswa tergolong dalam

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 kelompok kurang minat, 0 % siswa tergolong dalam kelompok tidak berminat.  Kelas VII C Persentase minat siswa 868 x100% 1320 65,6% Persentase minat siswa sebesar 65,6 % dapat diklasifikasikan bahwa minat siswa selama mengikuti proses pembelajaran dengan simulasi komputer tergolong cukup. Berdasarkan tabel 23 diperoleh distribusi minat setiap siswa seperti pada tabel di bawah ini Dari seluruh siswa (33 siswa), ada 12,1 % siswa tergolong sangat berminat, 27,3 % siswa tergolong dalam kelompok minat, 21,2 % siswa tergolong dalam kelompok cukup, 30,3 % siswa tergolong dalam kelompok kurang minat, 9,1 % siswa tergolong dalam kelompok tidak berminat.  Kelas VII D Presentase 984 x100% 1360 72.4% Persentase minat siswa sebesar 65,6 % dapat diklasifikasikan bahwa minat siswa selama mengikuti proses pembelajaran dengan simulasi komputer tergolong cukup. Berdasarkan tabel 23 diperoleh distribusi minat setiap siswa seperti pada tabel di bawah ini

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 Dari seluruh siswa (33 siswa), ada 9,1 % siswa tergolong sangat berminat, 60,6 % siswa tergolong dalam kelompok minat, 24,4 % siswa tergolong dalam kelompok cukup, 3,03 % siswa tergolong dalam kelompok kurang minat, 3,03 % siswa tergolong dalam kelompok tidak berminat.  Minat keseluruhan siswa terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer, Tabel 23 diatas merupakan tabel minat dari seluruh siswa kelas VII (VII A-VII D) Dapat disimpulkan bahwa ada sebanyak 19 siswa dalam kualifikasi sangat berminat, 49 siswa dalam kualifikasi berminat, 47 siswa berada dalam kualifikasi cukup, 15 siswa berada dalam kualifikasi kurang berminat, dan 4 siswa berada dalam kualifikasi tidak berminat. Minat keseluruhan siswa kelas VII terhadap pemebelajaran dengan simulasi komputer adalah 70,1% 72,1% 65,6% 72,4% 4 280,2% 4 70,05% 3. Tanggapan atau respon siswa terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer Peneliti mengajukan 5 butir pertanyaan untuk siswa. Peneliti tidak melakukan wawancara kepada semua siswa dikarenakan keterbatasan waktu yang diberikan pihak sekolah kepada peneliti. Peneliti melakukan

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 wawancara kepada 12 siswa, yang merupakan perwakilan dari masingmasing kelas. Setiap kelas 3 orang siswa, yang terdiri dari siswa yang memperoleh nilai tertinggi, memperoleh nilai terendah, dan siswa yang memiliki nilai cukup. Siswa-siswa yang peneliti wawancara menyatakan respon atau tanggapan yang positif dengan adanya pembelajaran dengan simulasi komputer. C. Keterbatasan Penelitian Keterbatasan penelitian yang dijumpai peneliti adalah sebagi berikut: 1. Pelaksanaan penelitian Pada waktu pelaksanaan wawancara, peneliti tidak melibatkan semua siswa. Sehingga respon atau tanggapan dalam penelitian ini hanya garis besar saja dan hanya terbatas hasil wawancara dengan 12 siswa tersebut. 2. Waktu penelitian Pada waktu peneliti mengadakan penelitian, terdapat kendala waktu untuk mengajar. Karena siswa banyak libur (untuk ujian nasional, ujian praktek, dan ujian sekolah kelas 3). Jadi hanya dibatasi hingga awal mei.

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis yang telah dibahas pada BAB IV, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Pembelajaran yang dilakukan menggunakan metode simulasi komputer dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur Klaten Kelas Persentase pemahaman rata-rata kelas Pretest Posttest (%) (%) VII A 29,4 67,7 VII B 35,7 73,3 VII C 24,0 66,7 VII D 40 76,4 Hasil pretest dan posttest juga diuji menggunakan test T dengan signifikasi 0,05 2. Minat keseluruhan siswa terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer adalah 70,05 % (cukup) 3. Tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan simulasi komputer adalah positif. 65

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 B. Saran 1. Disarankan bagi guru untuk menggunakan metode simulasi komputer sebagai alternatif metode pembelajaran dalam menyajikan materi pembelajaran dikelas dan dalam menggunakan metode ini harap dipersiapkan semaksimal mungkin. 2. Bagi guru yang belum mengenal simulasi komputer tidak perlu khawatir, karena sekarang ini sudah banyak simulasi komputer yang siap pakai. 3. Penelitian ini tidak melibatkan wawancara dengan semua siswa, maka diharapkan ada penelitian yang sama dengan melibatkan semua siswa. Sehingga dapat mengungkapkan maksud dari siswa itu sendiri.

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Arsyad, Azhar. (2006). Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Kanginan, Marthen. (2006). Fokus Fisika untuk SMP dan MTs. Jakarta: Erlangga Kanginan, Marthen. (2007). IPA Fisika untuk SMP kelas VII. Jakarta: Erlangga Kartika Budi, Fr. (1987). Konsep: Pembentukan dan Penanamannya. Sumbangan Terhadap Pendidikan Matematika dan Fisika, Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma ---------------------(1992). Pemahaman Konsep Gaya dan Beberapa Salah Konsepsi yang Terjadi. Widya Dharma. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Latuheru, John D. (1988). Media Pembelajaran dalam Proses Belajar Mengajar Masa Kini. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Lewar, C. W. P Thomas. (2001). Pembelajaran Fisika dengan Simulasi Komputer Pokok Bahasan Pemantulan dan Pembiasan. Skripsi S1. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Madeamin, Ishaq. 2008. Komputer sebagai Media Pembelajaran Fisika. Dalam http://pendidikansains.blogspot.com/2008/01/peran-multimedia-interaktifmmi-dalam.html Olson, Mathew H dan Hergenhann B.R (1997). An Introduction to Learning toTheories of Learning: Pretice –Hall International, Inc, United State of America. Oma. (2007). Perubahan Pemahaman Siswa Mengenai Arus Listrik Melalui Pembelajaran dengan Simulasi Komputer. Skripsi S. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. 67

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 Prasodjo, Budi dkk. (2006). Seri IPA Teori dan Aplikasi Fisika SMP kelas VII. Bogor: Yudhistira Soekartawi. (1995). Meningkatkan Efektifitas Mengajar. Jakarta: PT Dunia Pustaka Jaya. Sumaryadi, Adi. 2007. Mengenal Macromedia Flash. Dalam www.adisumaryadi.web.id/tulisan/detail/mengenal-macromedia/flash.html Sumaryanto. (2010). Pembelajaran Terintegrasi menjadikan Pendidikan Matematika Lebih Bermakna. Dalam http://goloprak.wordpress.com/2010/02/12/belajar-terintegrasi/ Suparno, Paul. (1997). Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius ------------(1998). Penggunaan Komputer dalam Proses Belajar Mengajar Fisika di Sekolah Menengah. Dalam Pendidikan Matematika dan Sains: Tantangan dan Harapan. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma ------------( 2006). Diktat Statistik untuk Mahasiswa Pendidikan Fisika. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma ------------(2007). Diktat Praktikum SPSS untuk Statistik. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Tanlain, Wens. (2005). Diktat Kuliah Psikologi Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Urbanus, Wira. (2004). Peningkatan Pemahaman Siswa tentang Efek Doppler melalui Pembelajaran dengan Simulasi Komputer. Skripsi S. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Winkel. (1984). Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: Gramedia. Winkel, W. S. (2007). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Grasindo 69

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 Lampiran 1 1. Hasil Pretest Tabel Data hasil pretest siswa kelas VII A No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. Kode Siswa 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 No Soal 1 1a 1b 1c 1d 2 2 3 4 3a 3b 4a 4b 5 5 6 6 7 7 8 8 9 9 10 10 Skor Maks 1 1 1 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 4 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 - 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 - 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 - 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 - 3 3 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 - 2 0 0 2 0 0 0 2 0 2 0 0 0 0 0 0 - 2 0 2 0 0 0 0 0 2 0 2 2 0 0 0 0 - 0 1 1 0 2 2 1 0 0 2 0 2 2 0 2 2 - 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 2 0 - 3 3 2 2 3 0 0 2 2 2 2 2 2 2 3 2 - 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 - 0 1 2 2 2 0 0 2 1 0 0 2 0 2 2 2 - 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 - 0 2 2 1 0 0 1 2 1 0 0 1 0 2 1 0 - 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 - Skor Maks (30) Skor total 11 11 10 8 7 7 5 10 9 8 4 11 5 8 17 7 - Persentase Skor (%) Keterangan 36,6 36,6 33,3 26,6 23,3 23,3 16,6 33,3 30 26,6 13,3 36,6 16,6 26,6 56,6 23,3 - Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Kurang Sangat Kurang -

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 No Kode Siswa No Soal Skor Maks 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 1 1a 1b 1c 1d 2 2 3 3a 3b 4 4a 4b 5 5 6 6 7 7 8 8 9 9 10 10 1 1 1 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 4 2 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 3 3 0 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 2 0 0 0 2 0 2 0 0 2 0 0 1 2 1 2 2 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 2 2 0 2 3 0 3 3 2 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 2 2 0 0 0 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 0 0 0 2 2 0 1 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Skor Maks (30) Skor total 7 8 6 10 11 4 3 8 11 11 12 8 5 10 19 5 Persentase Skor (%) Keterangan 23,3 26,6 20 33,3 36,6 13,3 10 26,6 36,6 36,6 40 26,6 16,6 33,3 63,3 16,6 Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Cukup Sangat Kurang

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 72 No 35. 36. Kode Siswa No Soal 1 1a 1b 1c 1d 2 2 3 3a 3b 4 4a 4b 5 5 6 6 7 7 8 8 9 10 9 10 Skor Maks 1 1 3 2 2 3 2 2 2 4 35 36 Jumlah skor Jumlah skor seharusnya Peningkatan (%) 1 0 1 0 1 9 26 34 34 1 2 2 1 1 0 0 0 2 0 2 0 1 0 1 2 2 2 0 2 0 23 9 22 12 18 35 11 71 0 34 34 102 68 68 68 68 102 68 2 2 0 0 0 0 0 4 0 32 2 28 2 68 68 136 68 26,4 76,4 67,6 26,4 21,5 17,6 26,4 51,4 16,1 69,6 0 47,1 2,9 20,5 2,9 Skor Maks (30) Skor total 9 15 300 1020 29,4 Persentase Skor (%) Keterangan 30 50 Sangat Kurang Kurang

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 73 Tabel Data hasil pretest siswa kelas VII B No 1. 2. 3. 4.. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. Kode Siswa No Soal Skor Maks 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 1 2 1a 1 1b 1 1c 1 1d 1 2 3 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 0 0 1 0 0 1 1 1 3 0 0 0 3 3 0 3 2 3 3 0 3 2 3 3 3 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 3 4 3a 3b 2 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 2 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 5 6 7 8 9 10 4a 4b 2 2 5 3 6 2 7 2 8 2 9 4 10 2 2 1 0 2 2 1 0 2 1 2 0 2 1 0 0 1 2 2 0 2 2 3 0 0 2 2 2 2 2 2 3 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 1 0 0 2 0 0 2 2 2 2 0 0 0 1 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 0 0 2 2 2 0 2 2 2 0 1 2 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 Skor Maks (30) Skor total 14 9 5 7 18 10 8 11 15 14 12 6 10 12 12 14 9 Persentase Skor (%) Keterangan 46,6 30 16,6 23,3 60 33,3 26,6 36,6 50 46,6 40 20 33,3 40 40 46,6 30 Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Cukup Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 74 No Kode Siswa No Soal 1 1a 1 1b 1 2 1c 1 1d 1 2 3 Skor Maks 19. 19 1 1 1 0 3 20. 20 0 0 1 1 0 21. 21 1 0 1 0 3 22. 22 1 1 1 0 3 23. 23 0 0 1 0 0 24. 24 1 1 1 1 3 25. 25 1 1 1 1 3 26. 26 1 0 1 0 3 27. 27 1 1 1 1 3 28. 28 0 1 0 1 0 29. 29 1 0 1 1 3 30. 30 1 1 1 0 3 31. 31 1 1 1 0 3 32. 32 1 1 1 0 3 33. 33 1 0 0 1 0 34. 34 1 1 1 0 3 35. 35 0 1 1 0 3 Jumlah 24 26 29 16 73 Jml skor seharusnya 34 34 34 34 102 Peningkatan (%) 70,5 76,4 76,4 47,1 71,5 3 3a 2 3b 2 4 5 6 7 8 9 10 4a 4b 2 2 5 3 6 2 7 2 8 2 9 4 10 2 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 2 0 0 1 2 2 2 2 0 0 0 0 2 0 0 2 0 0 2 0 0 2 0 0 0 0 0 2 0 0 1 6 12 39 68 68 68 8,8 17,6 57,3 2 2 0 2 0 2 0 2 0 1 0 2 0 0 1 1 2 2 0 2 0 0 0 0 0 1 2 0 0 2 2 2 1 2 17 51 68 102 25 50 J 0 0 0 2 0 0 1 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 1 0 2 0 0 2 0 2 0 0 2 0 2 0 0 0 0 2 0 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 2 0 0 2 0 0 0 2 28 0 42 0 68 68 68 136 68 2,9 36,7 0 30,8 0 Skor Maks (30) Skor total 14 7 9 10 4 9 13 11 21 10 10 10 10 10 5 15 11 365 1020 35,7 Persentase Skor (%) Keterangan 46,6 23,3 30 33,3 13,3 30 43,3 36,6 70 33,3 33,3 33,3 33,3 33,3 16,6 50 36,6 Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Cukup Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Kurang Sangat Kurang

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 Tabel Data hasil pretest siswa kelas VII C No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. Kode Siswa No Soal Skor Maksimal 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1a 1 1b 1 1c 1 1d 1 2 3 3a 3b 2 2 4a 2 4b 2 5 3 6 2 7 2 8 2 9 4 10 2 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 3 1 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 1 2 0 0 2 1 2 0 0 2 1 0 2 2 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 2 2 0 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 2 1 2 2 1 2 2 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 2 0 0 0 0 1 1 2 1 1 2 2 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 1 2 0 0 0 2 2 2 4 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 0 0 2 0 Skor Maks (30) Skor total 8 3 7 6 6 4 2 7 5 6 5 8 13 12 12 12 11 4 Presentase Skor (%) Keterangan 26,6 10 23,3 20 20 13,3 20 23,3 16,6 20 16,6 26,6 43,3 40 40 40 36,6 13,3 Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 No Kode Siswa No Soal 1 2 3 4 5 1a 1b 1c 1d 2 3a 3b 4a 4b 5 Skor 1 1 1 1 3 2 2 2 2 3 Maksimal 20. 20 1 1 0 1 0 0 0 0 0 1 21. 21 1 0 0 0 0 0 0 2 2 2 22. 22 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 23. 24. 24 0 0 0 0 0 0 0 1 0 2 25. 25 0 1 0 0 0 2 0 2 0 1 26. 26 0 0 1 0 0 0 0 2 0 2 27. 27 1 1 0 0 0 0 0 1 0 1 28. 28 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 29. 29 1 1 0 1 0 2 0 2 2 1 30. 30 0 1 0 0 3 0 0 2 2 1 31. 31 0 0 0 0 0 0 0 2 0 2 32. 32 0 1 1 0 3 0 0 1 0 2 33. 33 0 0 1 0 0 0 0 2 0 2 34. 34 1 0 1 1 0 0 0 0 0 2 35. 35 0 1 0 0 0 0 2 1 1 1 Jumlah 8 17 15 7 15 6 6 37 13 48 Jumlah skor Seharusnya 33 33 33 33 99 66 66 66 66 99 Peningkatan (%) 24,2 51,5 45,4 21,2 15,1 9,1 9,1 56,1 19,7 48,4 6 6 2 7 7 2 8 8 2 9 9 4 10 10 2 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 2 0 0 0 0 2 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 1 0 2 0 0 0 0 2 0 0 2 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 0 0 2 0 0 2 0 0 0 0 29 0 37 0 66 66 66 132 66 0 43,9 0 28,0 0 Skor Maks (30) Skor total 6 9 4 7 8 5 4 5 13 11 6 10 7 7 8 238 990 24,0 Persentase Skor (%) Keterangan 20 30 13,3 23,3 26,6 16,6 13,3 16,6 43,3 36,6 20 33,3 23,3 23,3 26,6 Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 Tabel Data hasil pretest siswa kelas VII D No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. Kode Siswa No Soal 1a Skor Maksimal 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 1 1b 1c 1d 2 2 3 3a 4 3b 4a 4b 5 5 6 6 7 7 8 8 9 9 10 10 1 1 1 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 4 2 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 2 3 0 3 0 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 2 2 2 0 0 0 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 2 0 0 2 2 1 2 1 2 2 0 2 2 1 2 1 0 2 0 1 0 0 0 1 0 1 1 2 0 0 2 1 0 2 1 0 0 0 0 1 2 1 2 0 2 2 2 2 0 1 2 0 1 1 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2 2 1 1 0 2 0 0 2 0 0 1 2 0 0 0 2 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 2 0 2 2 2 2 2 2 1 2 0 0 1 0 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Skor Maks 30 Skor total 11 12 10 12 8 5 16 7 12 12 3 8 8 8 7 5 2 8 6 Persenta se Skor (%) 36,6 40 33,3 40 26,6 16,6 53,3 23,3 40 40 10 26,6 26,6 26,6 23,3 16,6 0.6 26,6 20 Keterangan Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 78 No Kode Siswa No Soal 1 2 1a 1b 1c 1d 2 3a Skor 1 1 1 1 3 2 Maksimal 20. 20 1 0 0 0 3 0 21. 21 22. 22 1 1 0 0 0 0 23. 23 1 1 1 0 0 2 24. 24 0 1 0 0 0 0 25. 25 1 1 1 1 3 2 26. 26 0 1 0 0 0 2 27. 27 0 1 1 0 0 2 28. 28 0 1 0 1 0 2 29. 29 1 0 1 0 3 2 30. 30 1 1 0 0 2 0 31. 31 1 1 0 0 0 0 32. 32 0 1 1 1 3 2 33. 33 0 1 0 0 3 0 34. 34 0 1 0 1 0 0 35. 35 0 0 0 0 0 0 Jumlah 15 26 11 11 29 24 Jumlah skor Seharusnya 34 34 34 34 102 68 Peningkatan (%) 44,11 76,4 32,3 32,3 28,4 35,2 3 4 3b 2 2 0 2 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 12 68 17,6 4a 2 4b 2 5 6 7 8 9 10 5 3 6 2 7 2 8 2 9 4 10 2 2 0 1 2 0 2 2 0 0 0 0 1 2 0 0 2 1 1 2 2 2 0 0 0 2 2 1 0 1 0 2 1 0 2 0 1 1 1 1 2 0 2 2 0 1 46 20 36 68 68 102 67,6 29,4 35,3 0 2 0 1 - 0 2 0 2 2 1 0 0 0 1 0 2 2 2 0 2 0 0 0 2 0 2 0 2 0 2 0 0 0 2 0 0 0 0 0 2 0 2 0 2 0 0 0 2 0 0 0 0 0 2 0 2 0 0 0 0 4 35 0 47 68 68 68 140 5,8 51,5 0 33,6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 68 0 Skor Maks=3 0 Skor total 12 10 12 5 17 11 14 6 15 7 9 13 7 10 3 316 1020 40 Presenta se Skor (%) Keterangan 40 33,3 40 16,6 56,6 36,6 46,6 20 50 23,3 30 43,3 23,3 33,3 10 Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang Sangat Kurang

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 2. Hasil Posttest Tabel Data hasil posttest siswa kelas VII A No Kode Siswa No Soal Skor Maks 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 18 18 1 1a 1b 1c 1d 2 2 3 4 3a 3b 4a 4b 5 5 6 6 7 7 8 8 9 10 9 10 1 1 1 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 4 2 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 - 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 - 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 - 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 - 3 3 2 3 3 3 2 3 2 0 2 3 2 0 0 2 - 2 2 0 0 0 2 0 2 0 0 2 2 0 2 2 2 - 2 2 0 0 1 2 0 2 0 0 2 2 0 2 0 2 - 1 2 1 2 2 2 0 2 1 2 1 2 2 2 2 0 - 0 2 0 2 0 0 2 2 0 0 2 0 0 2 2 0 - 3 3 3 3 3 0 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 - 0 1 2 0 0 2 2 0 2 0 0 0 2 0 2 0 - 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 - 2 2 0 0 2 2 2 2 2 2 0 0 0 2 2 0 - 4 0 1 1 4 0 2 4 2 2 2 4 2 0 2 0 - 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 0 2 0 - Skor Maks Persentase 30 Skor (%) Skor total 24 25 17 18 22 21 20 26 19 17 22 21 18 15 23 12 - 80 83,3 56,6 60 73,3 70 66,6 86,6 63,3 56,6 73,3 70 60 50 76,6 40 - Keterangan Baik Baik Kurang Cukup Cukup Cukup Cukup Baik Cukup Cukup Cukup Cukup Cukup Kurang Baik Sangat Kurang -

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 No Kode Siswa No Soal 1 1a 1 Skor Maksimal 19. 19 1 20. 20 1 21. 21 0 22. 22 0 23. 23 0 24. 24 1 25. 25 1 26. 26 1 27. 27 1 28. 28 1 29. 29 1 30. 30 0 31. 31 1 32. 32 0 33. 33 1 34. 34 1 35. 35 0 36. 36 1 Jumlah 23 Jml skor seharusnya 34 Peningkatan (%) 67,8 1b 1 1c 1 1d 1 2 2 3 3 3a 3b 2 2 4 4a 4b 2 2 1 1 0 3 2 0 2 1 1 1 2 0 0 2 1 1 1 0 0 0 2 0 1 1 3 2 2 2 1 1 1 3 0 2 2 1 1 1 3 2 0 2 1 1 1 3 2 2 2 1 1 1 0 0 0 2 1 1 1 2 0 0 2 1 1 1 3 2 2 2 1 1 1 0 2 2 2 1 1 1 0 2 0 2 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 0 2 2 2 1 1 1 3 2 2 2 1 1 1 0 2 0 0 1 1 1 0 2 0 2 1 1 1 3 2 2 2 28 32 33 62 42 33 60 34 34 34 102 68 68 68 82,3 94,1 97,1 60,1 61,7 48,5 88,3 5 5 3 0 2 0 3 2 3 2 3 2 3 2 2 0 2 2 3 0 0 2 3 2 3 2 2 0 2 2 3 2 2 2 3 2 3 2 3 40 86 68 102 58,8 84,3 6 6 2 7 7 2 8 8 2 9 9 4 10 Skor Maks 30 10 Keterangan 2 Skor total Persentase (%) 2 2 0 3 2 21 70 Cukup 2 2 0 2 2 19 63,3 Cukup 0 2 2 0 0 14 46,6 Sangat Kurang 0 2 2 4 0 24 80 Baik 0 2 2 4 0 24 80 Baik 2 2 2 1 2 24 80 Baik 2 2 0 1 2 22 73,3 Cukup 0 2 2 2 2 19 63,3 Cukup 2 2 2 2 0 18 60 Cukup 2 0 2 0 0 22 73,3 Cukup 2 2 0 3 2 24 80 Baik 0 2 2 2 2 19 63,3 Cukup 0 2 2 0 2 13 43,3 Sangat Kurang 2 0 0 1 0 17 56,6 Kurang 0 0 0 2 0 19 63,3 Cukup 2 2 0 4 2 21 70 Cukup 0 2 2 2 0 18 60 Cukup 0 2 2 2 2 26 86,6 Baik 31 62 42 65 52 691 68 68 68 136 68 1020 45,991,1 61,7 47,8 76,5 67,7

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 Tabel Data hasil posttest siswa kelas VII B No Kode Siswa No Soal Skor Mak 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1a 1b 1c 1d 1 1 1 1 2 3 3a 3b 2 2 4a 4b 2 2 5 3 6 2 7 2 8 2 9 4 10 2 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 3 3 2 0 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 0 2 2 2 0 2 0 2 2 2 2 2 0 0 2 2 2 0 2 2 2 2 0 2 2 0 2 2 2 2 0 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 3 2 2 3 2 3 3 2 1 2 1 0 3 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 0 2 2 0 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 2 1 2 2 0 2 2 2 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 0 0 2 2 2 2 0 0 2 2 2 2 4 2 2 1 1 1 2 2 2 2 2 4 2 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 0 2 2 0 2 2 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 2 2 2 0 2 2 2 2 0 2 2 0 2 0 2 2 0 2 2 2 2 0 2 2 0 2 2 2 2 0 2 2 2 2 0 2 Skor Maks 30 Presentase Skor (%) Keterangan Skor total 27 26 26 15 28 25 23 25 24 20 23 15 23 18 25 26 17 13 90 86,6 86,6 50 93,3 83,3 76,6 83,3 80 66,6 76,6 50 76,6 60 83,3 86,6 56,6 46,6 Sangat Baik Baik Sangat Baik Kurang Sangat Baik Baik Baik Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik Cukup Baik Baik Kurang Sangat Kurang

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 No Kode Siswa No Soal Skor Maks 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1a 1b 1c 1d 1 1 1 1 2 3 3a 3b 2 2 4a 4b 2 2 5 3 6 2 7 2 8 2 9 4 20 1 0 21 0 1 22 1 1 23 0 1 24 1 1 25 1 1 26 0 1 27 1 1 28 0 1 29 1 1 30 1 1 31 1 1 32 1 1 33 0 1 34 1 1 35 1 1 Jumlah 27 32 Jumlah skor seharusnya 34 34 Peningkatan 79,494,1 10 2 Skor Maks 30 Skor total 1 1 1 2 2 2 0 0 2 2 2 0 0 15 1 0 3 2 2 2 2 0 2 2 0 2 0 19 1 0 3 2 2 1 0 2 0 2 2 1 2 20 1 1 3 2 0 2 2 2 2 2 1 2 1 22 1 1 0 2 0 2 1 2 0 2 2 0 2 17 1 1 2 2 2 1 2 2 2 2 0 4 0 23 1 0 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 27 1 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 4 0 28 1 1 3 2 2 2 2 2 2 2 2 4 2 28 1 0 3 2 0 2 0 1 0 2 2 2 2 19 1 0 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 23 1 1 3 2 2 2 2 2 0 1 2 0 2 22 1 0 3 2 2 2 2 2 2 2 2 1 0 23 0 1 0 2 2 2 2 0 2 2 2 1 2 19 1 0 3 0 2 2 2 2 2 1 2 1 2 22 1 0 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1 2 22 32 18 81 56 52 59 52 63 54 59 53 62 48 748 34 34 102 68 68 68 68 102 68 68 68 136 68 1020 94,1 52,979,4 82,3 76,4 86,7 76,4 61,7 79,4 86,7 77,9 44,6 70,1 73,3 Persentase Skor (%) Keterangan 50 63,3 66,6 73,3 56,6 76,6 90 93,3 93,3 63,3 76,6 73,3 76,6 63,3 73,3 73,3 Kurang Cukup Cukup Cukup Kurang Baik Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Cukup Baik Cukup Baik Cukup Cukup Cukup

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 Tabel Data hasil posttest siswa kelas VII C No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Kode Siswa No Soal 1 1a 1b Skor Maksimal 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1c 1d 2 2 3a 3 3b 4a 4 5 4b 5 6 6 7 7 8 8 9 9 10 10 1 1 1 1 3 2 2 2 2 3 2 2 2 4 2 1 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 3 3 0 3 3 0 3 0 2 0 3 3 2 3 3 3 0 0 0 2 2 2 2 2 2 2 0 2 2 0 2 2 0 2 0 2 0 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 2 0 0 2 2 2 2 2 0 0 0 0 0 2 2 2 0 0 2 2 2 2 2 2 2 0 0 0 2 0 0 0 2 2 2 0 0 2 0 2 2 2 0 2 0 0 0 0 2 1 1 2 1 2 1 1 1 2 2 2 2 1 1 0 0 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 2 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 2 0 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 Skor Presentase Keterangan Maks30 Skor (%) Skor total 21 70 Cukup 20 66,6 Cukup 20 66,6 Cukup 25 83,3 Baik 23 76,6 Baik 22 73,3 Cukup 22 73,3 Cukup 13 43,3 Sangat Kurang 24 80 Baik 20 66,6 Cukup 19 63,3 Cukup 22 73,3 Cukup 23 76,6 Baik 19 63,3 Cukup 26 86,6 Baik 16 53,3 Kurang 18 60 Cukup 18 60 Cukup 19 63,3 Cukup

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 84 No Kode Siswa No Soal 1 1a 1b 1 1 2 1c 1 1d 1 2 3 3 3a 3b 2 2 Skor Maksimal 21. 21 1 1 1 1 0 2 2 22. 22 1 1 0 0 3 2 2 23. 23 24. 24 1 0 0 0 3 2 2 25. 25 0 0 0 0 3 2 2 26. 26 0 1 1 0 0 0 0 27. 27 1 0 1 1 3 0 0 28. 28 0 1 1 0 3 0 2 29. 29 1 1 1 1 0 2 2 30. 30 0 1 1 1 0 2 2 31. 31 0 1 1 0 0 2 2 32. 32 1 1 0 0 3 2 0 33. 33 0 1 1 0 3 2 2 34. 34 1 1 0 0 3 2 2 35. 35 1 1 1 0 3 2 0 Jumlah 17 26 27 15 61 50 48 Jumlah skor seharusnya 33 33 33 33 99 66 66 Peningkatan (%) 51,5 78,7 81,8 45,4 61,6 75,7 72,7 4 4a 2 5 4b 2 5 3 6 6 2 7 7 2 8 8 2 2 2 2 2 2 2 0 0 2 2 2 2 2 0 2 2 2 2 0 0 2 2 2 2 2 2 2 0 2 0 0 0 1 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 0 2 0 2 2 2 0 2 2 2 2 2 0 2 2 1 0 0 0 2 2 2 2 0 0 2 2 2 0 0 0 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 38 24 49 58 65 60 66 66 99 66 66 66 57,5 36,3 49,4 87,8 98,4 90,9 9 9 4 10 10 2 2 2 2 2 2 2 4 0 0 0 4 2 2 2 0 2 2 0 2 0 2 2 2 0 4 2 4 2 70 54 132 66 53,0 81,8 Skor Maks (30) Skor total 24 21 22 19 10 19 22 18 19 15 19 17 23 24 662 990 66,7 Persentase Skor (%) Keterangan 80 70 73,3 63,3 33,3 63,3 73,3 60 63,3 50 63,3 56,6 76,6 80 Baik Cukup Cukup Cukup Sangat Kurang Cukup Cukup Cukup Cukup Kurang Cukup Kurang Baik Baik

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 Tabel Data hasil posttest siswa kelas VII D No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. Kode Siswa No Soal Skor Maksimal 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1a 1b 1c 1d 2 1 1 1 1 3 3a 2 3b 4a 4b 2 2 2 5 3 6 7 2 2 8 2 9 4 10 2 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 0 2 0 0 2 2 2 2 0 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 0 0 0 2 2 2 2 0 0 3 2 1 1 0 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 0 1 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 2 1 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 0 2 2 2 2 2 2 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 3 3 3 3 3 3 3 3 0 3 0 3 3 3 0 0 0 3 0 2 1 2 2 2 1 2 2 2 0 2 2 2 0 2 0 0 2 0 0 1 2 2 2 2 2 1 1 0 2 2 2 0 2 2 0 2 0 0 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 1 2 Skor Maks 30 Presentase Skor (%) Keterangan Skor total 23 23 25 26 24 24 23 25 22 22 14 24 19 21 21 19 16 21 15 76,6 76,6 83,3 86,6 80 80 76,6 83,3 73,3 73,3 46,6 80 63,3 70 70 63,3 53,3 70 50 Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Cukup Cukup Sangat Kurang Baik Cukup Cukup Cukup Cukup Kurang Cukup Kurang

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 No Kode Siswa No Soal Skor Maksimal 20. 20 21. 21 22. 22 23. 23 24. 24 25. 25 26. 26 27. 27 28. 28 29. 29 30. 30 31. 31 32. 32 33. 33 34. 34 35. 35 Jumlah Jumlah skor seharusnya Peningkatan (%) 1 2 1a 1b 1c 1d 1 1 1 1 2 3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 24 29 34 34 70,5 85,2 3 4 3a 3b 4a 4b 2 2 2 2 5 6 7 8 9 10 5 3 6 2 7 2 8 2 9 4 10 2 1 1 3 2 2 2 2 3 1 1 3 0 2 2 0 3 1 0 3 0 0 0 0 3 1 1 0 0 0 0 2 1 1 1 3 2 2 2 2 2 0 0 3 2 2 2 2 2 1 1 2 2 0 0 0 1 1 0 3 2 2 2 2 2 1 1 3 2 2 2 2 2 1 1 0 0 0 1 0 2 1 1 0 2 2 2 0 0 1 1 3 2 0 2 0 0 1 0 3 2 2 2 2 2 1 1 3 0 2 2 0 2 1 1 0 0 2 2 0 2 32 10 71 44 44 49 37 55 34 34 102 68 68 68 68 102 94,1 64,7 69,6 64,5 64,5 72,1 54,4 53,9 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 0 0 2 2 2 2 2 1 60 60 68 68 88,2 88,2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 0 2 2 2 2 2 2 1 2 2 1 2 2 2 2 0 4 0 2 2 2 62 71 62 68 136 68 91,1 52,291,1 Skor Maks (30) Persentase Skor (%) Keterangan 20 24 19 17 29 25 15 26 24 16 16 16 26 20 19 780 1020 76,4 66,6 80 63,3 56,6 96,6 83.3 50 86,6 80 53,3 53,3 53,3 86,6 66,6 63,3 Cukup Baik Cukup Kurang Sangat Baik Baik Kurang Sangat Baik Baik Kurang Kurang Kurang Sangat Baik Cukup Cukup

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 Lampiran 2 (skenario pembelajaran) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMP Pangudi Luhur 1 Klaten Mata Pelajaran : Sains Fisika Kelas/Semester : VII/ II Standar Kompetensi : Memahami gejala alam melalui pengamatan Kompetensi Dasar : Menerapkam pemahaman siswa dengan metode pembelajaran simulasi komputer Indikator : agar siswa dapat : a. Menjelaskan gerak dalam fisika b. Memahami dan membedakan antara kelajuan dan kecepatan c. Mengaplikasikan persamaan kelajuan dalam soal d. Menjelaskan gerak lurus beratuaran beserta ciricirinya e. Mengerjakan soal-soal gerak lurus beraturan dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari f. Menjelaskan gerak lurus berubah beraturan beserta ciri-cirinya g. Mengerjakan soal-soal gerak lurus berubah beraturan dan menerapkan dalam kehidupan seharihari Alokasi Waktu : 8 x 45 menit

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI A. Tujuan Pembelajaran 88 : Siswa dapat menjelaskan GLB dan GLBB B. Metode Pembelajaran : Simulasi komputer C. Kegiatan Pembelajaran : No Kegiatan Pembelajaran Alokasi Waktu Pertemuan I I Membuka Pelajaran: 10 menit 1) Mengucapkan salam, berkenalan dan memberi kesempatan siswa untuk mempersiapkan buku pelajaran 2) Guru menyampaikan kepada siswa, bahwa proses pembelajaran akan menggunakan simulasi komputer. 3) Guru menyampaikan topik yang akan dipelajari dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai. II Kegiatan Inti 1. Guru membagikan soal pretest kepada siswa dan siswa diminta mengerjakan soal pretest. 2. Guru mengajak siswa untuk memberikan contoh gerak dalam fisika. 3. Guru memberikan simulasi tentang gerak mobil dan memberikan beberapa pertanyaan untuk didiskusikan. 4. Guru meminta setiap kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi. 5. Guru merangkum hasil presentasi siswa dan meralat apabila ada kesalahan. 6. Guru memberikan simulasi gerak mobil dan gerak rotasi bumi. 70 menit

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 7. Guru menyuruh siswa untuk menjelaskan fenomena yang terjadi alam diskusi kelompok. 8. Guru merangkum hasil presentasi dan meralat apabila ada kesalahan. III Menutup pelajaran 10 menit 1. Guru membuat rangkuman bersama siswa 2. Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan meminta siswa untuk mempelajarinya terlebih dahulu. Pertemuan 2 I Pendahuluan 10 menit 1. Membuka pelajaran ( memberi salam/ menyapa siswa, mengecek kehadiran siswa). 2. Menjelaskan tujuan dan indikator kegiatan yang akan dilakukan. 2. Kegiatan Inti 70 menit 1. Guru memberikan simulasi tentang gerak mobil dan sepeda. 2. Guru mengajak siswa untuk membandingkan, mana yang lebih cepat menggunakan mobil atau sepeda. 3. Guru menjelaskan persamaan yang ada pada kelajuan. 4. Guru memberikan simulasi mobil yang bergerak dengan berbagai kelajuan dan menyuruh siswa untuk merata-rata kelajuan pada mobil tersebut. 5. Guru memberikan simulasi tentang jarak dan perpindahan. 6. Guru memberikan latihan soal 3. Penutup 1. Guru memberikan penegasan tentang materi agar tidak terjadi miskonsepsi. 2. Menutup pelajaran dengan salam 10 menit

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 90 Pertemuan III 1. Pendahuluan 1. Membuka pelajaran ( memberi salam/ menyapa siswa, 10 menit mengecek kehadiran siswa). 2. Menjelaskan tujuan dan indikator kegiatan yang akan dilakukan. 2. Kegiatan Inti 1. Guru memberikan simulasi gerak mobil. 70 menit 2. Guru mengajak siswa untuk menganalisis fenomena yang terjadi. 3. Guru menjelaskan GLB dan grafik GLB dengan simulasi komputer. 4. Guru memberikan latihan soal. 3. Penutup 1. Guru memberikan penegasan tentang materi agar tidak terjadi 10 menit miskonsepsi. 2. Menutup pelajaran dengan salam Pertemuan IV 1. Pendahuluan 1. Membuka pelajaran ( memberi salam/ menyapa siswa, 10 menit mengecek kehadiran siswa). 2. Menjelaskan tujuan dan indikator kegiatan yang akan dilakukan. 2. Kegiatan Inti 1. Guru memberikan simulasi gerak mobil. 2. Guru mengajak siswa untuk menganalisis fenomena yang terjadi. 3. Guru menjelaskan GLB dan grafik GLB dengan simulasi komputer. 4. Guru memberikan latihan soal. 70 menit

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. 91 Penutup 1. Guru memberikan penegasan tentang materi agar tidak terjadi 10 menit miskonsepsi. 2. Menutup pelajaran dengan salam D. Penilaian Hasil Belajar Teknik : keaktifan siswa, tugas terstruktur, sikap Bentuk : pretest dan posttest E. Materi Pembelajaran 5. Gerak dan Kelajuan c. Pengertian Gerak Sebuah benda dikatakan bergerak terhadap benda lain jika kedudukan antara kedua benda itu berubah satu sama lain. Untuk mendefinisikan gerak, memerlukan suatu titik acuan. Titik acuan adalah suatu tempat di mana kita dapat mulai mengukur kedudukan suat benda. Gerak dalam hal ini di bagi menjadi dua, yaitu:  Gerak relatif Suatu benda yang bergerak terhadap benda tertentu belum pasti bergerak terhadap benda lainnya. Contoh Ani berjalan kaki terhadap gedung sekolah.  Gerak semu Sebuah benda dikatakan melakuakn gerak semu apabila benda tersebut tampak seolah-olah bergerak, padahal sebenarnya benda tersebut diam. Contoh matahri seakan-

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 92 akan yanh=g mengelilingi bumi, padahal yang sebenarnya bumi lah (rotasi bumi) yang berputar mengelilingi matahari. d. Kelajuan dan Kecepatan  Pengertian Kelajuan (v) Kelajuan suatu benda adalah hasil bagi antara jarak yang ditempuh dengan selang waktu yang diperlukan benda untuk menempuh jarak tersebut. kelajuan v jarak s waktu t Satuan kelajuan dalam SI adalah m/s.  Perhitungan Kelajuan Untuk menghitung kelajuan menggunakan segitiga rumus, seperti di bawah ini: s : v x t Cara menggunakan segitiga rumus: c. Keluarkan besaran yang ditanya dari segitiga d. Besaran yang ditanyakan sama dengan hasil perhitungan kedua besaran yang tertinggal di dalam segitiga

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 93  Kelajuan rata-rata Kelajuan rata-rata adalah hasil bagi antara jarak total yang ditempuh benda dengan selang waktu total untuk menempuh jarak tersebut. Kelajuan rata-rata diberi symbol v. kelajuan rata - rata v jarak total s waktu total t  Pengertian Kecepatan Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda tanpa memperhatikan arah. Perpindahan adalah panjang lintasan yang ditempuh benda beserta dengan arah geraknya. Kecepatan adalah kelajuan benda itu beserta arah geraknya. 6. Gerak Lurus Beraturan c. Apakah Gerak Lurus Beraturan itu? Gerak Lurus Beraturan (GLB) adalah gerak suatu benda yang menempuh lintasaan garis di mana dalam setiap selang waktu yang sama, benda menempuh jarak yang sama. Ciri-ciri GLB: Lintasan lurus Kecepatan tetap (v konstan) Percepatan nol (a=0)

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 94 d. Grafik Jarak terhadap Waktu untuk GLB s t 7. Gerak Lurus Berubah Beraturan d. Percepatan (acceleration) Percepatan adalah hasil bagi perubahan kecepatan dengan selang waktu yang diperlukan untuk peubahan kecepatan. Perubahan kecepatan adalah selisih antara kecepatan akhir dengan kecepatan awal. Jika notasi percepatan adalah a (acceleration), perubahan kecepatan adalah adalah v , dan selang perubahan kecepatan t , maka persamaannya percepatan (a) perubahan kecepatan selang waktu t v dengan perubahan kecepatan ( v ) = kecepatan awal – kecepatan akhir. Satuan percepatan dalam SI adalah meter/sekon2(m/s2) Percepatan dibagi menjadi dua:

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 95 Percepatan positif Menghasilkan kecepatan yang semakin meningkat dan kecepatan akhir lebih besar dari pada kecepatan awal. Percepatan negatif (perlambatan) Menghasilkan kecepatan yang makin berkurang dan kecepatan akhir lebih kecil dari pada kecepatan awal. e. Pengertian Gerak LurusBerubah Beraturan (GLBB) Gerak Lurus Berubah Beraturan adalah gerak suatu benda yang menempuh lintasan garis lurus di mana kecepatannya selalu mengalami perubahan yang sama setiap sekon. Ciri-ciri: Kecepatan berubah (v berubah) Percepatan konstan (a=konstan) Lintasannya lurus f. Grafik kecepatan terhadap waktu v t

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 96 8. Penerapan GLB dan GLBB dalam Kehidupan Sehari-hari Dalam kehidupan sehari-hari, konsep GLB agak sulit dijumpai. Hal ini disebabkan pada gerak suatu benda, GLB hanya berlangsung pada waktu tertentu, selanjutnya kecepatannya berubah tergantung pada situasi jalan yang dilalui. GLBB banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Banda yang jatuh, seperti penerjun yang meloncat dari pesawat, bergerak turun dalam kecepatan yang semakin bertambah. Jika pengaruh gaya gesekan diabaikan kecepatan benda yang jatuh bebas akan bertambah 9,8 m/s2 untuk setiap detik benda itu bergerak turun. Gerak jatuhbebas merupakan gerak lurus berubah beraturan diperlambat.

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 97 Lampiran 3 Soal PreTest dan Posttest Untuk soal no 1 1. Sebuah kereta api bergerak meninggalkan stasiun. (skor mak 4)  Apakah lokomotif bergerak terhadap gerbong?  Apakah penumpang yang berjalan ke gerbong 1 bergerak?  Apakah kereta api bergerak terhadap stasiun?  Apakah penumpang yang berada di dalam kereta bergerak terhadap orang yang diam berada di stasiun? 2. Apakah matahari bergerak dari Timur ke Barat? (jelaskan alasanmu!) (skor mak 3) 3. A C B Sammy berjalan 800 m ke Timur (A ke B) dalam waktu 200 sekon, kemudian berbalik ke arah barat dan berjalan sejauh 500 m (B ke C). Hitunglah jarak dan perpindahannya! (skor mak 4) 4. Benar atau salahkah pernyataan ini. 9skor mak 4) a. jarak 100 m ke utara sama dengan jarak 100 m ke selatan b. perpindahan 100 m ke utara sama dengan perpindahan 100 m ke selatan 5. Mengapa kelajuan mobil dikatakan lebih besar daripada kelajuan sepeda? (skor mak 3) 6. Benar atau salahkah jika dikatakan bahwa spidometer adalah alat untuk mengukur kecepatan? (skor mak 2)

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 98 7. Manakah gambar di atas yang menunjukkan gerak lurus beraturan? (berikan alasanmu) (skor mak 2) 8. Gambarkan grafik hubungan v (kecepatan) dan t (waktu) pada GLB! (skor mak 2) 9. Ketika kamu mengamai gerak penerjun, baik secara langsung, maupun melalui TV, kapan penerjung melakukan gerak lurus berubah beraturan?(skor mak 4) 10. Gambarkan grafik hubungan v (kecepatan) dan t (waktu) pada GLBB! (skor mak 2)

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 99 Lampiran 4 Pedoman Jawaban Pretest dan Posttest Untuk soal no 1 1. Sebuah kereta api bergerak meninggalkan stasiun.  Apakah lokomotif bergerak terhadap gerbong? Tidak  Apakah penumpang yang berjalan ke gerbong 1 bergerak? Ya  Apakah kereta api bergerak terhadap stasiun? Ya  Apakah penumpang yang berada di dalam kereta bergerak terhadap orang yang diam berada di stasiun? Ya 2. Apakah matahari bergerak dari Timur ke Barat? (jelaskan alasanmu!) Tidak, matahari tidak bergerak. Matahari seolah-olah bergerak, padahal yang bergerak adalah bumi (gerak rotasi) 3. A C B Sammy berjalan 800 m ke Timur (A ke B) dalam waktu 200 sekon, kemudian berbalik ke arah barat dan berjalan sejauh 500 m (B ke C). Hitunglah jarak dan perpindahannya!

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 100 Jarak 800m 500m 1300m Perpindahan 800m 500m 300m 4. Benar atau salahkah pernyataan ini a. jarak 100 m ke utara sama dengan jarak 100 m ke selatan (jelaskan alasanmu) benar, karena jarak tidak memperhatikan arah b. perpindahan 100 m ke utara sama dengan perpindahan 100 m ke selatan (jelaskan alasanmu) salah, karena perpindahan memperhatikan arah 5. Mengapa kelajuan mobil dikatakan lebih besar daripada kelajuan sepeda? (jelaskan alasanmu) Karena mobil menggunakan mesin dan mempunyai kelajuan lebih besar dari pada sepeda yang menggunakan tenaga manusia (kelajuannya kecil) 6. Benar atau salahkah jika dikatakan bahwa spidometer adalah alat untuk mengukur kecepatan? (jelaskan alasanmu) Salah, karena speedometer untuk mengukur kelajuan 7. Manakah gambar di atas yang menunjukkan gerak lurus beraturan? (berikan alasanmu) Gambar yang di atas, karena memiliki kecepatan yang tetap (konstan)

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8. 101 Gambarkan grafik hubungan v (kecepatan) dan t (waktu) pada GLB! v t 9. Ketika kamu mengamai gerak penerjun, baik secara langsung, maupun melalui TV, kapan penerjung melakukan gerak lurus berubah beraturan? (jelaskan alasanmu) GLBB dipercepat : pada saat penerjun turun dari pesawat dan mengembangkan parasutnya GLBB diperlambat 10. : pada saat penerjun akan menyentuh tanah Gambarkan grafik hubungan v (kecepatan) dan t (waktu) pada GLBB! v t

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 102 Lampiran 5 KUESIONER MINAT Nama : Absen : 1. Pembelajaran fisika yang dilaksanakan dengan simulasi komputer: a. Sangat menyenangkan b. Menyenangkan c. Biasa saja d. Tidak menyenangkan e. Sangat tidak menyenangkan 2. Pembelajaran fisika yang dilaksanakan dengan simulasi komputer: a. Sangat menarik b. Menarik c. Biasa saja d. Tidak menarik e. Sangat tidak menarik 3. Ketika pembelajaran fisika dilaksanakan dengan simulasi komputer, saya melakukannya dengan: a. Sangat serius b. Serius c. Biasa saja d. Tidak serius e. Sangat tidak serius 4. Ketika pembelajaran fisika dilaksanakan dengan simulasi komputer, saya melakukannya dengan: a. Sangat bersemangat b. Bersemangat c. Biasa saja d. Tidak bersemangat e. Sangat tidak bersemangat

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5. Setujukah kamu bila setiap pembelajaran fisika dilaksanakan dengan simulasi komputer? a. Sangat setuju b. Setuju c. Biasa saja d. Tidak setuju e. Sangat tidak setuju 6. Senangkah kamu bila setiap pembelajaran fisika dilaksanakan dengan simulasi komputer? a. Sangat senang b. Senang c. Biasa saja d. Tidak senang e. Sangat tidak senang 7. Tertarikkah kamu bila setiap pembelajaran fisika dilaksanakan dengan simulasi komputer? a. Sangat tertarik b. Tertarik c. Biasa saja d. Tidak tertarik e. Sangat tidak tertarik 8. Dibandingkan dengan pembelajaran fisika di mana semua materi dijelaskan oleh guru, pembelajaran fisika dengan simulasi komputer: a. Jauh lebih menyenangkan b. Lebih menyenangkan c. Biasa saja d. Lebih menjengkelkan e. Jauh lebih menjengkelkan 9. Dibandingkan dengan pembelajaran fisika di mana semua materi dijelaskan oleh guru, pembelajaran fisika dengan simulasi komputer: a. Jauh lebih menarik 103

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI b. Lebih menarik c. Biasa saja d. Lebih membosankan e. Jauh lebih membosankan 10. Dibandingkan dengan pembelajaran fisika di mana semua materi dijelaskan oleh guru, pembelajaran fisika dengan simulasi komputer: a. Jauh lebih baik b. Lebih baik c. Biasa saja d. Lebih jelek e. Jauh lebih jelek 104

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 105 Lampiran 6 Daftar Pertanyaan Wawancara 1. Apakah kamu senang dengan metode simulasi komputer yang digunakan dalam pembelajaran fisika? 2. Apakah keuntungan adanya simulasi komputer disbanding dengan metode lain? 3. Menurutmu, apakah simulasi komputer mempermudah dalam menerima materi fisika? 4. Apakah ada kesulitan dalam pembelajaran fisika dengan simulasi komputer? (jika ada sebutkan) 5. Tuliskan kesan dan pesan anda selama belajar dengan simulasi komputer

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 106 Lampiran 7 Hasil Wawancara : Hai apa kabar? S : Baik-baik saja bu P : Apakah kamu ingat materi apa yang telah saya ajarkan kemaren? S : Ingat bu… Materi tentang GLB, GLBB kan? P : iya-iya benar… terus yang kamu ingat tentang materi itu apa? S : waduh, banyak bu.. ada gerak semu, kecepatan, GLB, GLBB P : Kemudian apa lagi yang kamu ingat? Ada bedanya gak dengan sebelum saya mengajar? S : Haduh… apa ya bu???? Biasanya yang mengajar bu Vika, kemaren bu Mella.. P : Itu aja po? Ada yang beda gak selain itu? S : Hmmmm… Biasane bu Vika ngajar gak bawa laptop… oh iya bu Mella pake simulasi bu Vika enggak P : Kamu senang gak kalau menggunakan simulasi komputer? S : senang, karena dengan simulasi yang ditunjukkan di komputer kita dapat semakin paham dalam mempelajari suaru materi P : apa keuntungan simulasi komputer disbanding dengan pengajaran cara lain? S : kita dapat semakin mudah dalam mempelajari konsep dan contoh dari pealajaran yang sedang kita bahas. P : Apakah simulasi komputer mempermudah dalam menerima materi? S : ya, simulasi komputer mempermudah dalam menerima materi fisika. Fisika butuh pemahaman dan pemahaman mudah dimengerti dengan simulasi komputer P : Apakah ada kesulitan ketika belajar dengan pembelajaran dengan simulasi komputer?

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 107 S : jarang, kesulitannya hanya mungkin terlalu cepat sehingga tidak bisa mengikuti P : Kesan ma pesan kamu apa setelah belajar kemaren? S : menyenangkan, seru, terus… ibu jangan terlalu serius-serius ya he he P : ok dech… he he… makasih ya.. S : iya bu, sama-sama…

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 8 Jadwal Mengajar No Hari, tanggal Kelas 1. Senin, 15 Maret 2010 VII C 2. Kamis, 18 Maret 2010 VII A 3. Selasa, 23 Maret 2010 VII D 4. Kamis, 25 Maret 2010 VII A 5. Selasa, 6 April 2010 VII D dan VII B 6. Jumat, 9 April 2010 VII A dan VII C 7. Senin, 26 April 2010 VII C 8. Jumat, 30 April 2010 VII A 9. Selasa, 4 Mei 2010 VII B 10. Rabu, 13 Mei 2010 VII C, VII D, VII B 108

(127) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 109

(128) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 110

(129) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 111

(130) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 112

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 113

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 114

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 115

(134) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 116

(135) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 117

(136) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Foto-Foto Pretest Pembelajaran dengan simulasi komputer 118

(137) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Posttest Kelas VII A 119

(138) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Kelas VII B Kelas VII C 120

(139) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Kelas VII D 121

(140)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Penggunaan model quantum teaching melalui metode permainan dan simulasi pada pembelajaran fisika pokok bahasan gerak lurus ditinjau dari keaktifan siswa
0
4
69
Analisis kesalahan siswa kelas VII B SMP Pangudi Luhur 1 Kalibawang tahun ajaran 2015/2016 dalam menyelesaikan soal-soal pada pokok bahasan rotasi.
0
1
412
Pengaruh simulai komputer terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar pada pokok bahasan kalor kelas VII SMP Pangudi Luhur I Yogyakarta.
0
0
4
Peningkatan pemahaman konsep siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur Srumbung Magelang pada pokok bahasan suhu melalui pembahasan dengan metode kooperatif tipe Jigsaw II.
0
0
136
Analisis kesalahan siswa kelas VII B SMP Pangudi Luhur 1 Kalibawang tahun ajaran 2015 2016 dalam menyelesaikan soal soal pada pokok bahasan rotasi
0
0
408
Pemanfaatan program geogebra pada pokok bahasan teorema pythagoras di kelas VIII SMP Pangudi Luhur Gantiwarno Klaten.
0
0
222
Peningkatan pemahaman konsep siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur Srumbung Magelang pada pokok bahasan suhu melalui pembahasan dengan metode kooperatif tipe Jigsaw II
0
1
134
Latihan soal terbimbing dalam pembelajaran fisika untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa pada pokok bahasan kalor - USD Repository
0
0
103
Efektivitas pembelajaran fisika di SMP pada pokok bahasan pesawat sederhana dengan metode demonstrasi dan tekanan dengan metode eksperimen menggunakan lembar kegiatan siswa pada siswa kelas VII semester II SMP Pangudi Luhur Boro - USD Repository
0
0
175
Pengaruh dan perbandingan metode ceramah, praktikum, diskusi kelompok, problem solving, dan model fisika aneh terhadap konsentrasi balajar siswa kelas VII SMP Pangudi Luhur I Yogyakarta pada sub pokok bahasan masa jenis zat - USD Repository
0
0
150
Penerapan teori konstruktivisme dalam pembelajaran pokok bahasan getaran untuk siswa kelas 2 SMP Pangudi Luhur 1 Kalibawang - USD Repository
0
3
137
Penggunaan lembar kerja siswa pada pokok bahasan limit fungsi untuk mendukung kepercayaan diri, interaksi sosial, dan prestasi belajar siswa kelas XI IPS2 SMA Pangudi Luhur Yogyakarta - USD Repository
0
0
250
Identifikasi kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal-soal fisika bahasan gerak lurus pada siswa kelas XA dan XB SMA Santa Maria Yogyakarta - USD Repository
0
0
143
Perbedaan metode ceramah dengan metode simulasi komputer terhadap hasil belajar fisika yang menekankan aspek kognitif siswa kelas X SMA Negeri I Ngemplak pada pokok bahasan gerak lurus beraturan [GLB] - USD Repository
0
0
139
Peningkatan pemahaman siswa tentang gerak lurus menggunakan metode simulasi komputer di SMA N I Karangnongko, Klaten - USD Repository
0
0
179
Show more