ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI MELALUI PERSONAL SELLING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN

Gratis

0
1
152
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI MELALUI PERSONAL SELLING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Studi Kasus: Ibu-ibu Peserta Demo dan Promosi Produk Tupperware Di Kelurahan Banguntapan Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Oleh : Ernia Purwantiningsih NIM :092214062 PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI MELALUI PERSONAL SELLING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Studi Kasus: Ibu-ibu Peserta Demo dan Promosi Produk Tupperware Di Kelurahan Banguntapan Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Oleh : Ernia Purwantiningsih NIM :092214062 PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO DAN PERSEMBAHAN ”Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat” (Al Baqarah: 214) Sudahilah sedihmu yang tak kunjung sudah, segera mulailah syukurmu yang pasti indah. Skripsi ini dipersembahkan kepada: Ibu dan Bapak tercinta, atas segala cinta dan doanya serta atas dukungan yang selalu diberikan kepada saya iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Yang bertanda tangan di bawah ini, saya menyatkan bahwa skripsi dengan judul: “ANALISIS PENGARUH KUALITAS MELALUI PERSONAL SELLING PRODUK DAN TERHADAP PROMOSI KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN ”. Studi Kasus pada Ibu-ibu Peserta Demo dan Promosi Produk Tupperware di Kelurahan Banguntapan Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul. Dengan ini saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan cara menyalin, atau meniru dalam bentuk rangkaian kalimat atau simbol yang menunjukan gagasan atau pendapat atau pikiran penulisan lain yang saya akui seolah-olah sebagai tulisan saya sendiri dan tidak terdapat bagian atau keseluruhan tulisan yang saya salin, tiru atau yang diambil dari tulisan orang lain tanpa memberikan pengakuan pada penulis aslinya. Yogyakarta, 31 Oktober 2014 Penulis, Ernia Purwantiningsih v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma : Nama : Ernia Purwantiningsih Nomor Mahasiswa : 092214062 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul : “ANALISIS PENGARUH KUALITAS MELALUI PERSONAL SELLING PRODUK DAN TERHADAP PROMOSI KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN”. beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di Internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya Yogyakarta, 31 Oktober 2014 Yang menyatakan, Ernia Purwantiningsih vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis persembahkan kehadirat Allah SWT atas segala berkat, rahmat, dan kasih-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan judul “ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI MELALUI PERSONAL SELLING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN ”. Studi kasus pada ibu-ibu peserta demo dan promosi produk Tupperware di Kelurahan Banguntapan, kecamatan Banguntapan, kabupaten Bantul. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Unversitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulisan skripsi ini tidak akan terlaksana dan terselesaikan dengan baik tanpa bantuan, dukungan serta kerjasama dari berbagai pihak yang dengan tulus dan rela mengorbankan waktu dan pikiran untuk membimbing penulis sampai penulisan skripsi ini dapat terselesaikan. Untuk itu penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada: 1. Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya. 2. Dr. Herry Maridjo M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma. 3. Dr. Lukas Purwoto, S.E., M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Sanata Dharma. 4. Drs. Aloysius Triwanggono, M.S. selaku Dosen Pembimbing I yang telah mengarahkan dan membimbing penulis dengan ketulusan hati serta banyak memberikan pelajaran hidup. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5. Lucia Kurniawati, S.Pd., M.S.M. selaku Dosen Pembimbing II yang juga telah mengarahkan dan membimbing penulis sehingga skripsi ini menjadi lebih sempurna. 6. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah memberikan bekal ilmu pengetahuan dan pengalaman hidup selama penulis menempuh kuliah. 7. Segenap karyawan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma. 8. Ibu, Bapak, dan keluarga tercinta yang selalu memberikan doa, semangat, dukungan moral dan materi 9. Alm. Eni Ermayanti yang telah menjadi guru, kakak, teman, orang tua terimakasih untuk cinta dan semangat hidupnya. 10. Sahabat Busuk Family (Alfian, Dewik, Devi, Dika) yang selalu memberi tawa dan cinta. 11. Teman-teman dan keluargaku (Intan, Juni, Rima, Erizki, Mas Hanes, Mas Sigit, Mbak Pita) atas dukungan, waktu dan doanya. 12. Teman-teman Manajemen 2009 (khususnya Tere, Eqin, Endang, Andro, Daniel, Ayu, Tika, Ria, Nana, Geboy, Ige, Peter, Vida, Nio, Yossa, Andi, Anggi) yang telah memberi dorongan semangat sehingga skripsi ini dapat selesai. 13. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, terima kasih atas dukungan semangat, dukungan doa serta terimakasih atas bantuannya dalam menyelesaikan skripsi ini. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Penulis menyadari sepenuhya bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki penulis. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca untuk menyempurnakan tulisan ini. Yogyakarta, 31 Oktober 2014 Ernia Purwantiningsih NIM: 092214062 ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL …………………………………………………… i LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ..........….……………… ii HALAMAN PENGESAHAN …………………………………………. iii HALAMAN PERSEMBAHAN ……………………………………….. iv HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ..……………….. v LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS………… vi HALAMAN KATA PENGANTAR ..…………………………………. vii HALAMAN DAFTAR ISI ...…………………………………………... x HALAMAN DAFTAR TABEL ..……………………………………… xiii HALAMAN DAFTAR GAMBAR ...………………………………….. xiv HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN ..................................................... xv HALAMAN ABSTRAK ……………………………………………….. xvi HALAMAN ABSTRACT ....................................................................... xvii BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. E. F. Latar Belakang Masalah................................................................ Rumusan Masalah......................................................................... Batasan Masalah........................................................................... Tujuan Penelitian.......................................................................... Manfaat Penelitian........................................................................ Sistematika Penulisan.................................................................... BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori.............................................................................. 1. Manajemen Pemasaran....................................................... a. Pengertian Pemasaran............................................. b. Bauran Pemasaran................................................... c. Produk..................................................................... d. Kualitas Produk....................................................... e. Promosi.................................................................... x 1 4 5 5 6 7 9 9 9 10 10 11 13

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI f. Promosi melalui Personal Selling........................... 2. Perilaku Konsumen............................................................. a. Pengertian Perilaku Konsumen............................... b. Keputusan Pembelian Konsumen..……. ……....... B. Penelitian Terdahulu........................................................................ C. Kerangka Konseptual Pemikiran..................................................... D. Hipotesis.......................................................................................... 14 21 21 22 37 41 41 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian................................................................................ 44 B. Waktu dan Lokasi Penelitian............................................................ 44 C. Subjek dan Objek Penelitian............................................................. 44 D. Variabel Penelitian........................................................................... 45 1. Identifikasi Variabel............................................................ 45 2. Definisi Variabel.................................................................. 46 3. Pengukuran Variabel............................................................ 50 E. Populasi dan Sampel Penelitian........................................................ 50 F. Teknik Pengambilan Sampel……………………………..………. 52 G. Jenis Data dan Teknik Pengumpulan Data…................................... 52 H. Teknik Pengujian Instrumen............................................................. 53 1. Pengujian Validitas.............................................................. 53 2. Pengujian Reliabilitas........................................................... 54 I. Teknik Analisis Data........................................................................ 51 1. Uji Asumsi Klasik……………………………………...….. 55 a. Uji Multikolinearitas...................................................... 55 b. Uji Heteroskedastisitas................................................... 55 c. Uji Normalitas................................................................. 56 2. Analisis Regresi Ganda………………….……..………….. 56 J. Pengujian Hipotesis…………………………………...…………… 57 BAB IV GAMBARAN UMUM RESPONDEN A. PKK Kelurahan Banguntapan 1. Sejarah Berdirinya PKK Kelurahan Banguntapan..................... 62 2. Susunan Pengurus PKK Kelurahan Banguntapan...................... 64 3. Profil Anggota ………………………………………………… 65 4. Kegiatan Rutin ………………………………………………… 65 B. Tupperware 1. Sejarah Singkat Perusahaan …………………………………… 67 2. Visi dan Misi Perusahaan ……………………………………... 67 3. Cara Penjualan. ………………………………………………... 68 4. Produk ….…….………………………………………………... 68 BAB V ANALISIS DATA A. Deskripsi Data …………………………………………………….. 70 B. Uji Kevalidan Data............................................................................ 70 1. Validitas................................................................................. 70 2. Reliabilitas............................................................................. 72 xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI C. Hasil Penelitian.................................................................................. 73 1. Analisis Deskriptif Karakteristik Responden.........................73 2. Deskripsi Variabel Penelitian................................................ 76 3. Hasil Uji Asumsi Klasik........................................................ 79 a. Uji Normalitas.................................................................. 79 b. Uji Heteroskedasitas........................................................ 80 c. Uji Multikolinearitas........................................................ 81 4. Analisis Data.......................................................................... 82 a. Analisis Regresi Berganda............................................... 82 5. Uji Hipotesis.......................................................................... 83 a. Uji F (SecaraSimultan) .................................................. 83 b. Uji t (SecaraSendiri-sendiri) .......................................... 85 c. KoefisienDeterminasi (R2) ............................................ 87 D. Pembahasan...................................................................................... 88 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN D. Kesimpulan..................................................................................... 91 E. Saran............................................................................................... 91 F. Keterbatasan Penelitian.................................................................. 92 DAFTAR PUSTAKA................................................................................. 93 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel Judul Halaman V.1 Rangkuman Tes Validitas Kualitas Produk dan Personal Selling..........71 V.2 Rangkuman Tes Validitas Keputusan Pembelian....................................72 V.3 Rangkuman Hasil Uji Reliabilitas............................................................72 V.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia.............................................73 V.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan..................................74 V.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan............................75 V.7 Karakteristik Responden Berdasarkan Frekuensi Pembelian...................75 V.8 Deskripsi Variabel Kualitas Produk.........................................................76 V.9 Deskripsi Variabel Personal Selling.........................................................77 V.10 Deskripsi Variabel Keputusan Pembelian.................................................78 V.11 One-Sample Kolmogorov-Smirnox Test...................................................79 V.12 Uji Multikolinearitas..................................................................................81 V.13 Uji Regresi Linier Berganda......................................................................82 V.14 Uji F...........................................................................................................83 V.15 Uji Regresi Linier Berganda Coefficient...................................................84 V.16 Uji Determinasi..........................................................................................87 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar V.1 Kerangka Konseptual Penelitian.................................... 41 Gambar V.2 Uji Heterokedasitas........................................................ 81 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN 1 Kuesioner LAMPIRAN 2 Data Karakteristik Responden LAMPIRAN 3 Olah Data SPSS LAMPIRAN 4 Tabel Uji F LAMPIRAN 5 Tabel Uji t xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI MELALUI PERSONAL SELLINNG Terhadap KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN Studi Kasus pada Ibu-ibu peserta Demo Produk Tupperware di Kelurahan Banguntapan Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Ernia Purwantiningsih Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 2013 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan promosi melalui personal selling terhadap keputusan pembelian konsumen produk Tupperware di Kelurahan Banguntapan Bantul. Populasi dalam penelitian ini Populasi dalam penelitian ini ialah ibu-ibu peserta demo produk Tupperware yang diselenggarakan .pada berbagai forum (pertemuan dan kegiatan PKK) di Kelurahan Banguntapan, dengan sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Kualitas Produk dan Personal Selling secara bersama-sama berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dan secara sendiri-sendiri Kualitas Produk secara positif mempengaruhi Keputusan Pembelian namun Personal Selling tidak mempengaruhi Keputusan Pembelian Tupperware ibu-ibu PKK di Kelurahan Banguntapan Bantul. Kata kunci: kualitas produk, promosi, personal selling, keputusan pembelian. . xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT AN ANALYSIS ON THE INFLUENCE OF PRODUCT QUALITY AND PROMOTION THROUGH PERSONAL SELLING TO THE PURCHASING DECISION OF COSTUMER A Case Study on Participants Tupperware Demo In Kelurahan Banguntapan Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Ernia Purwantiningsih Sanata Dharma University Yogyakarta 2014 This research aims to find out the influence of the quality of products and promotion by personal selling towards the decision of the purchase of consumer products of Tupperware in Kelurahan Banguntapan Bantul. Population in this research is the participants of Tupperware demo organized in various forum (Meeting and PKK activities) in Kelurahan Banguntapan, with sample as many as 100 respondents. The sample technique used is purposive sampling techniques. The data was collected using questionnaires. Data was analyzed using Multiple Regression Analysis. The result of the research indicated that (1) simultaneously, product quality and promotion through personal selling had positive and significants influence towards desicion to purchase; (2) partially, only product quality had positive influence towards desicion to purchase. Keyword: product quality, promotion, personal selling and decision to purchase. xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam era globalisasi dimana perkembangan bisnis tumbuh sangat pesat berbagai jenis barang dengan ratusan merek membanjiri pasar Indonesia. Persaingan antar merek setiap produk akan semakin ketat dalam merebut hati konsumen. Bagi konsumen, pasar menyediakan berbagai pilihan produk dan merek yang banyak. Konsumen bebas memilih produk dan merek yang akan dibelinya. Keputusan membeli ada pada diri konsumen. Setiap konsumen menggunakan berbagai kriteria dalam memilih produk dan merek tertentu, diantaranya adalah ia akan membeli produk yang sesuai kebutuhannya, seleranya dan daya belinya. Konsumen tentu akan memilih produk yang berkualitas lebih baik dengan harga yang lebih murah. Kotler (2000:251-252) menyebutkan yang dimaksud dengan keputusan pembelian adalah suatu proses penyelesaian masalah yang terdiri dari menganalisa atau pengenalan kebutuhan dan keinginan, pencarian informasi, penilaian sumber-sumber seleksi terhadap alternatif pembelian, keputusan pembelian, dan perilaku setelah pembelian.Keputusan membeli oleh seorang konsumen terhadap suatu produk diawali dengan kesadaran pembeli akan adanya masalah kebutuhan. Konsumen menyadari bahwa terdapat perbedaan antara kondisi sesungguhnya dengan kondisi yang diinginkan. Hal ini mengakibatkan 1

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 konsumen aktif mencari informasi yang lebih banyak untuk mengetahui produk yang diminatinya. Informasi mengenai produk ini dapat diperoleh konsumen dari berbagai sumber. Salah satunya dari promosi yang dilakukan perusahaan. Promosi dapat dikatakan sebagai komunikasi pemasaran yang memberikan penjelasan kepada konsumen sehingga mempunyai keyakinan untuk memilih produk yang ditawarkan. Kegiatan dalam promosi ini dapat berupa periklanan, personal selling, promosi penjualan, pemasaran langsung, serta hubungan masyarakat dan publisitas. Saat ini banyak perusahaan menggunakan metode personal selling dalam mempromosikan produknya. Biasanya personal selling ini dilakukan dengan mendatangi sebuah kelompok atau komunitas sosial dalam masyarakat. Melalui proses inilah perusahaan dapat memberikan informasi sejelas-jelasnya dan selengkap-lengkapnya kepada calon konsumen. Setelah memperoleh informasi dan melakukan evaluasi barulah seorang konsumen akan memutuskan untuk membeli suatu produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. Salah satu perusahaan yang sering menggunakan personal selling dalam usaha promosinya adalah Tupperware. Perusahaan yang memproduksi produk peralatan rumah tangga ini biasanya masuk pada komunitas sosial ibu-ibu PKK. Karena sebagian besar konsumen mereka merupakan ibu rumah tangga.

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 PKK adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. Sebagai wadah pemberdayaan wanita, kegiatan dalam PKK bertujuan untuk memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan. Dalam komunitas PKK ini, para ibu rumah tangga seringkali saling berbagi pengalaman mengenai produk peralatan rumah tangga dalam hal ini produk Tupperware. Informasi yang mereka dengar dari sales person ataupun sesama rekan saat forum PKK itulah yang sedikit banyak membuat merek Tupperware terkenal di kalangan ibu-ibu rumah tangga. Hal ini dapat mempengaruhi satu individu untuk melakukan pembelian terhadap Tupperware dari apa yang mereka dengar atau saran dari yang telah menggunakan produk tersebut. Saran yang diberikan berdasarkan pengalaman setelah menggunakan produk dan mengetahui kualitas dari produk itu sendiri. Kualitas produk Tupperware sendiri dapat teruji pada saat dilakukan promosi. Sales person mendemonstrasikan fungsi dari masing-masing item produk, menjelaskan cara penggunaan serta membuka termin pertanyaan agar calon pembeli dapat mengajukan pertanyaan mengenai hal-hal yang belum mereka pahami tentunya menginginkan produk yang dipakainya berkualitas baik yaitu produk yang terbuat dari

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 bahan aman, kuat serta rapat. Karena biasanya para ibu rumah tangga ini membeli produk Tupperware yang berupa tempat makanan dan minuman untuk digunakan anak-anak mereka membawa bekal ke sekolah. Kualitas sendiri menurut Goetsch dan Davis (Tjiptono dan Diana, 2003:4) adalah suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, tenaga kerja, proses dan tugas, serta lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan konsumen. Berangkat dari sinilah penulis mempunyai rasa ingin tahu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh promosi melalui personal selling dan kualitas produk kepada keputusan pembelian konsumen. Untuk itu penulis bermaksud mengadakan penelitian mengenai “Analisis Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi Melalui Personal Selling terhadap Keputusan Pembelian Konsumen”. B. Rumusan Masalah Berangkat dari latar belakang tersebut di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apakah kualitas produk berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen? 2. Apakah promosi melalui personal selling berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen? 3. Apakah kualitas produk dan promosi melalui personal selling secara bersama-sama berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen?

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 C. Batasan Masalah Penulis membatasi masalah dalam penelitian ini, sebagai berikut: 1. Responden yang diteliti adalah ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan yang pernah membeli produk Tupperware pada saat diadakan promosi pada forum pertemuan PKK. Produk yang dibeli khususnya tempat makan dan minum. Karena menurut sales person produk ini yang paling laku atau paling banyak terjual. 2. Metode promosi yang diteliti adalah promosi melalui personal selling. Karena dalam promosi yang dilakukan oleh perusahaan Tupperware dibutuhkan demonstrasi penggunaan produk dan cara perawatannya. Kemudian diperlukan penjelasan dari sales person mengenai cara pembayaran serta pengurusan garansi. 3. Penelitian ini difokuskan pada kualitas produk yaitu kualitas material pembuat produk, kualitas kekuatan produk dan kualitas kerapatan produk. D. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini, sebagai berikut: 1. Mengetahui apakah kualitas produk berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen. 2. Mengetahui apakah promosi melalui personal selling berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 3. Mengetahui apakah kualitas produk dan promosi melalui personal selling secara bersama-sama berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen. E. Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini, sebagai berikut: 1. Bagi Perusahaan Hasil penelitian diharapkan akan berguna bagi pihak perusahaan untuk mengetahui sejauh mana keefektifan promosi perusahaan melalui personal selling di komunitas sosial. Sehingga kelak perusahaan dapat lebih memperbaiki sistem promosinya. 2. Bagi Universitas Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah kepustakaan dan dapat digunakan sebagai tambahan referensi bagi penelitian selanjutnya. 3. Bagi Peneliti Penelitian ini diharapkan dapat menjadi media berlatih bagi penulis untuk memperdalam dan menerapkan ilmu dalam bidang manajemen pemasaran.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 F. Sistematika Penulisan BAB I Pendahuluan Pada bab pendahuluan diuraikan mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, sistematika penulisan. BAB II Landasan Teori Pada bab landasan teori dikemukakan tentang landasan teori yang mendukung analisis masalah dalam penelitian ini dan hipotesis penelitian. BAB III Metode Penelitian Pada bab metode penelitian akan dijelaskan mengenai jenis penelitian, waktu dan tempat penelitian, subjek dan objek penelitian, variabel penelitian, populasi dan sampel, teknik pengambilan sampel, data yang dibutuhkan, metode pengumpulan data, teknik pengujian instrumen, dan metode analisis data. BAB IV Gambaran Umum Dalam bab ini berisi gambaran umum mengenai perusahaan dalam penelitian ini.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 BAB V Analisis Data dan Pembahasan Pada bab ini akan diuraikan mengenai hasil pengolahan data, analisis data dan pembahasan atas hasil yang diperoleh. BAB VI Kesimpulan dan Saran Pada bab kesimpulan dan saran akan dikemukakan tentang kesimpulan yang diambil dari penelitian serta saran dari penulis.

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Manajemen Pemasaran a. Pengertian Pemasaran Menurut Kotler (2005:10) pemasaran adalah suatu proses sosial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain. Selain itu, pemasaran menurut Boyd, Walker, Larreche (2000:4) adalah suatu proses sosial yang melibatkan kegiatankegiatan penting yang memungkinkan individu dan perusahaan mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui pertukaran dengan pihak lain dan untuk mengembangkan hubungan pertukaran. Pemasaran menurut Kotler dan Armstrong (2006:6) adalah suatu proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Dalam kegiatan pemasaran, aktivitas pertukaran merupakan hal sentral. Pertukaran merupakan kegiatan pemasaran dimana seseorang berusaha menawarkan sejumlah barang atau jasa 9

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 dengan sejumlah nilai ke berbagai macam kelompok sosial untuk memenuhi kebutuhannya. Dari definisi di atas penulis menyimpulkan bahwa pemasaran sebagai kegiatan manusia diarahkan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. b. Bauran Pemasaran Bauran pemasaran atau yang biasa dikenal sebagai marketing mix adalah seperangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan tanggapan yang diinginkan perusahaan dalam pasar sasaran. Bauran pemasaran terdiri dari semua hal yang dapat dilakukan perusahaan untuk mempengaruhi permintaan produknya. Kotler dan Amstrong (2003:79) menggolongkannya menjadi empat kelompok variabel yang dikenal sebagai 4P: product (produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi). c. Produk Produk berarti kombinasi barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan kepada pasar sasaran (Kotler dan Amstrong, 2003:79). Menurut Tjiptono (2008:95) produk merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan,

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 diminta, dicari, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau keinginan pasar yang bersangkutan. Unsur-unsur produk yang dipandang penting oleh konsumen dan dijadikan dasar sebagai pengambilan keputusan pembelian adalah atribut produk (Tjiptono, 2008:103). Sedangkan menurut Kotler dan Amstrong (2006:272) atribut produk merupakan pengembangan suatu produk yang melibatkan manfaat yang akan ditawarkan oleh produk tersebut. Kotler dan Amstrong (2006:272) menyebutkan atribut produk meliputi kualitas produk, fitur produk, serta gaya dan desain produk. d. Kualitas Produk Menurut Gilmore dalam Ariani (1999:6) kualitas produk adalah suatu kondisi dimana produk sesuai dengan desain atau spesifikasi tertentu. Sedangkan Johson dan William masih dalam buku yang sama mengatakan kualitas produk adalah keseluruhan ciri dan karakteristik produk yang berkaitan dengan kemampuannya memenuhi kebutuhan atau kepuasan. Berdasarkan perspektif kualitas David Garvin mengembangkan dimensi kualitas ke dalam delapan dimensi yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan strategis terutama bagi perusahaan atau manufaktur yang menghasilkan barang. Kedelapan dimensi tersebut meliputi (Yamit, 2005: 10):

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 1) Kinerja (performance), yaitu karakteristik pokok dari produk inti. 2) Features, yaitu karakteristik pelengkap atau tambahan. 3) Keandalan (reliability) yaitu kemungkinan tingkat kegagalan pemakaian. 4) Kesesuaian dengan spesifikasi (conformance to specifications) yaitu sejauh mana karakteristik desain dan operasi memenuhi standar- standar yang telah ditetapkan sebelumnya. 5) Daya tahan (durability) berkaitan dengan berapa lama produk tersebut dapat terus digunakan. 6) Seviceability meliputi kecepatan, kompetensi, kenyamanan, mudah direparasi, serta penanganan keluhan yang memuaskan. Pelayanan yang diberikan tidak terbatas hanya sebelum penjualan, tetapi juga selama proses penjualan hingga purna jual, yang juga mencakup pelayanan reparasi dan ketersediaan komponen yang dibutuhkan. 7) Estetika yaitu daya tarik produk terhadap panca indera yang menyangkut corak, rasa dan daya tarik produk. 8) Kualitas yang dipersepsikan (perceived quality) yaitu citra dan reputasi produk serta tanggung jawab perusahaan terhadapnya.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 e. Promosi Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Betapapun berkualitasnya suatu produk, bila konsumen belum pernah mendengarnya dan tidak yakin bahwa produk itu akan berguna bagi mereka, maka mereka tidak akan pernah membelinya. Menurut Tjiptono (2008:219) promosi adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Yang dimaksud komunikasi pemasaran yang pemasaran berusaha sendiri adalah menyebarkan aktivitas informasi, mempengaruhi/membujuk, dan/atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Tujuan utama menginformasikan, dari promosi mempengaruhi itu dan sendiri membujuk, adalah serta mengingatkan pelanggan sasaran tentang perusahaan dan bauran pemasarannya (Tjiptono, 2008:221). Secara umum bentuk-bentuk promosi memiliki fungsi yang sama, tetapi bentuk-bentuk tersebut dapat dibedakan berdasarkan tugas-tugas khususnya. Tugas-tugas khusus yang sering disebut bauran promosi itu adalah advertising (periklanan), sales promotion (promosi penjualan), public relation (hubungan masyarakat), personal selling (penjualan personal), direct

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 marketing (pemasaran langsung) (Kotler dan Amstrong, 2006:117). f. Promosi melalui Personal Selling Personal selling adalah suatu proses membantu dan membujuk satu atau lebih calon konsumen untuk membeli barang atau jasa atau bertindak sesuai ide tertentu dengan menggunakan presentasi oral (komunikasi tatap muka) (Boyd, Walker dan Larreche, 2000:64). Kotler dan Amstrong (2008:117) mengatakan bahwa personal selling adalah presentasi pribadi oleh para wiraniaga (tenaga penjual) perusahaan dalam rangka mensukseskan penjualan dan membangun hubungan dengan pelanggan. Tjiptono (2008:224) berpendapat bahwa personal selling merupakan komunikasi langsung (tatap muka) antara penjual dan calon pelanggan untuk memperkenalkan suatu produk kepada calon pelanggan dan membentuk pemahaman pelanggan terhadap suatu produk sehingga mereka kemudian akan mencoba membelinya. Karena itu sistem kerjanya lebih fleksibel bila dibandingkan dengan media lainnya. Dari beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa personal selling adalah promosi penjualan yang dilakukan dengan dua arah dan dinilai lebih efektif dalam memasarkan produk, karena tujuan akhir dalam suatu promosi adalah melakukan

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 penjualan. Selain itu personal selling merupakan aktivitas komunikasi antara produsen yang diwakili oleh tenaga penjual dengan konsumen potensial yang melibatkan pikiran dan emosi, serta tentu saja berhadapan langsung (face to face). Oleh karena berhadapan langsung dengan konsumen potensial, personal selling mempunyai kelebihan dibandingkan dengan alat promosi lainnya. Hubungan personal selling dengan keputusan pembelian adalah efektifitas dari strategi pemasaran dapat ditunjukkan dengan kemampuannya mempengaruh dan mengubah aktivitas konsumen untuk mencapai apa yang menjadi sasaran dari strategi pemasaran. Personal selling merupakan bagian dari strategi pemasaran yang diarahkan untuk mempengaruhi perilaku konsumen terutama dalam pengambilan keputusan. Dalam personal selling terjadi interaksi secara langsung saling bertatap muka. Komunikasi yang dilakukan kedua belah pihak bersifat individual dan dua arah sehingga dapat langsung memperoleh tanggapan sebagai umpan balik tentang kebutuhan dan keinginan pembeli”. Adanya interaksi langsung ini dapat dipakai oleh penjual untuk membujuk dan mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan pembelian sehingga terjadi transaksi penjualan. 1) Sifat atau ciri khas personal selling antara lain (Tjiptono, 2008:224).

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 a) Personal confrontation, yaitu adanya hubungan yang hidup, langsung, dan interaktif antara 2 orang atau lebih. b) Cultivation, yaitu sifat yang memungkinkan berkembangnya segala macam hubungan, mulai dari sekedar hubungan jual beli sampai dengan suatu hubungan yang lebih akrab. c) Response, yaitu situasi yang seolah-olah mengharuskan pelanggan untuk mendengar, memperhatikan, dan menanggapi. 2) Teknik personal selling yang efektif Perusahaan memerlukan bantuan sales person saat melakukan personal selling. Dalam Sylvani (gadispemasar.blogspot.com, 20 November 2013) disebutkan teknik-teknik yang diperlukan dalam komunikasi seorang sales person agar personal selling efektif: a) Ketrampilan berbicara secara efektif (skill of effective speaking). - Memilih kata-kata yang disampaikan harus hati-hati - Menambah perbendaharaan kata-kata - Berupaya agar dapat dimengerti - Pemakaian tata bahasa yang tepat - Menunjukkan sikap memperhatikan - Membangun suara yang enak didengar

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 b) Ketrampilan mendengarkan secara efektif (skill of effective listening). - Mendengarkan konsumen dengan penuh perhatian - Membangun kesabaran mendengarkan - Mendengarkan komentar atau catatan penting yang diajukan konsumen - Mengesampingkan gangguan mendengarkan 3) Aspek Penting dalam Personal Selling Proses personal selling merupakan serangkaian langkah yang dilalui tenaga penjual dalam sebuah organisasi tertentu untuk menjual suatu produk atau jasa tertentu. Langkahlangkah ini berfokus pada mendapatkan pelanggan baru memperoleh pesanan dari mereka, sehingga bila sales person bisa melakukan proses personal selling tersebut secara efektif, volume penjualan perusahaan akan meningkat. Berikut ini langkah-langkah dalam proses penjualan menurut Kotler dan Amstrong (2006:200-203). a) Memilih dan Menilai Prospek Langkah pertama dalam proses penjualan adalah memilih prospek serta mengidentifikasi pelanggan potensial yang berkualitas. Sales person harus sering mendekati banyak prospek hanya untuk mendapatkan beberapa penjualan.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 Meskipun mendapat arahan dari perusahaan, sales person memerlukan keahlian masing-masing dalam menemukan prospek. Sumber terbaik adalah referensi. Sales person dapat meminta referensi dari pelanggan lama dan mengumpulkan sumber referensi dari pihak lain seperti pemasok, penyalur, dan rekan sales person non pesaing. Prospek dapat dinilai atau dikualifikasikan dengan melihat kemampuan keuangan mereka, volume bisnis, kebutuhan khusus, lokasi, dan kemungkinan pertumbuhan. b) Prapendekatan Langkah prapendekatan diambil sebelum sales person mengunjungi calon pelanggan. Sales person harus mengetahui sebanyak mungkin tentang organisasi dan anggotanya (karakteristik dan gaya pembelian mereka). c) Pendekatan Yaitu proses personal selling dimana sales person bertemu dan menyapa pembeli untuk mendapatkan hubungan atau untuk memulai suatu awal yang baik. Langkah ini melibatkan penampilan sales person, kata-kata pembukaan, dan penjelasan lanjut. Kalimat pembuka harus positif untuk membangun itikad baik dari awal hubungan.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 d) Presentasi dan Demonstrasi Proses personal selling dimana sales person menjelaskan riwayat produk kepada pembeli, menunjukkan bagaimana produk akan menghasilkan atau menghemat uang bagi pembeli. Wiraniaga menguraikan fitur-fitur produk dengan tetap berkonsentrasi pada pengungkapan manfaat produk bagi pelanggan. Menggunakan pendekatan kepuasan kebutuhan, sales person mulai dengan pencarian kebutuhan pelanggan yang bisa didapatnya dengan cara membiarkan pelanggan banyak berbicara. Oleh karena itu, tenaga penjual harus mempunyai kemampuan mendengarkan dan memecahkan masalah dengan baik. Presentasi penjualan dapat ditingkatkan dengan alat bantu demo seperti buku kecil, flip chart, slide, pita video, dan sampel produk. Bila pembeli dapat melihat dan memegang produk, mereka akan lebih ingat pada sifat-sifat dan manfaatnya. e) Mengatasi Keberatan Pada saat presentasi pasti akan ada pelanggan yang mengajukan berbagai keberatan. Pada saat itulah tugas seorang sales person untuk menyelidiki, mengklarifikasi dan mengatasi keberatan pelanggan untuk membeli. Selama presentasi, pelanggan hampir selalu mempunyai keberatan. Demikian juga

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 sewaktu mereka diminta untuk menuliskan pesanan. Masalahnya bisa logis, bisa juga psikologis, dan keberatan saling tidak diungkapkan keluar. Dalam mengatasi keberatan, sales person harus menggunakan pendekatan positif, menggali keberatan yang tersembunyi, meminta pembeli untuk menjelaskan keberatan, menggunakan keberatan sebagai peluang untuk memberikan informasi lebih banyak, dan mengubah keberatan menjadi alasan membeli. Setiap tenaga penjual membutuhkan pelatihan dalam hal-hal ketrampilan mengatasi keberatan. f) Menutup Penjualan Proses personal selling dimana sales person menanyakan apa yang hendak dipesan oleh pelanggan. Setelah mengatasi keberatan prospek, sekarang sales person dapat mencoba menutup penjualan. Tenaga penjual harus mengetahui tandatanda penutupan dari pembeli termasuk gerakan fisik, komentar dan pertanyaan. Sebagai contoh, pelanggan mungkin duduk condong ke depan dan mengangguk menyetujui atau menanyakan harga dan syarat pembayaran kredit. g) Tindak lanjut Setelah menutup penjualan, sales person harus memenuhi segala rincian mengenai waktu penyerahan barang, persyaratan pembelian, dan hal-hal lain. Sales person harus menjadwalkan

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 kunjungan tindak lanjut sesudah pesanan pertama diterima demi memastikan tepatnya pemasangan, instruksi, dan servis produk. 2. Perilaku Konsumen a. Pengertian Perilaku Konsumen Menurut Mowen dan Minor (2002:6) perilaku konsumen didefinisikan sebagai studi tentang unit pembelian (buying units) dan proses pertukaran yang melibatkan perolehan, konsumsi, dan pembuangan barang, jasa, pengalaman, serta ide-ide. American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai dinamika interaksi antara pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan di mana manusia melakukan pertukaran aspek-aspek kehidupan. Perilaku konsumen berkaitan erat dengan keputusan pembelian konsumen terhadap suatu produk. Perilaku konsumen merupakan unsur penting dalam kegiatan pemasaran suatu produk yang perlu diketahui oleh perusahaan, karena perusahaan pada dasarnya tidak mengetahui mengenai apa yang ada dalam pikiran seorang konsumen pada waktu sebelum, sedang, dan setelah melakukan pembelian produk tersebut.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 b. Keputusan Pembelian Konsumen 1) Pengertian Keputusan Pembelian Konsumen Pengambilan keputusan dapat diartikan sebagai suatu proses penilaian dan pemilihan dari berbagai alternatif sesuai dengan kepentingan-kepentingan tertentu dengan menetapkan suatu pilihan yang dianggap paling menguntungkan (Amirullah, 2002:61). Menurut Kotler (2000:251-252), yang dimaksud dengan keputusan pembelian adalah suatu proses penyelesaian masalah yang terdiri dari menganalisa atau pengenalan kebutuhan dan keinginan, pencarian informasi, penilaian sumber-sumber seleksi terhadap alternatif pembelian, keputusan pembelian, dan perilaku setelah pembelian. Supranto dan Limakrisna (2007:212) mendefinisikan pengambilan keputusan konsumen merupakan suatu aliran interaksi antara proses faktor lingkungan, kognitif dan afektif, dan tindakan perilaku. Dari berbagai pengertian yang disebutkan dapat disimpulkan bahwa pengambilan keputusan pembelian adalah perilaku pembelian konsumen dalam menentukan suatu pilihan produk untuk mencapai kepuasan sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen yang meliputi pengenalan masalah, pencarian informasi, evaluasi terhadap alternatif pembelian, keputusan pembelian, dan perilaku setelah pembelian.

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 2) Tahapan Proses Psikologi Konsumen dalam Keputusan Pembelian Sebelum mengambil keputusan pembelian, konsumen mengalami proses psikologi. Hanna dan Wozniak (2001:183) dalam skripsi Dewi (2009:42) menyebutkan ada tiga aspek proses psikologis konsumen dalam keputusan pembelian. a) Aspek kognitif, yaitu memberikan kesadaran informasi tertentu. Aspek kognitif merupakan proses komunikasi yang pertama kali dialami ketika menghadapi suatu objek sikap, ketika individu menerima informasi atau pengetahuan akan suatu merek atau produk. Aspek kognitif melalui tiga tahap. Tahap pertama tahap awareness yaitu tahap sadar kenal akan suatu merek atau produk tertentu. Tahap selanjutnya adalah knowledge yaitu dimana konsumen menerima informasi mengenai suatu produk, sehingga konsumen memiliki pengetahuan terhadap produk atau merek. Tahap ketiga adalah tahap opinion, yaitu dimana konsumen sudah merasa yakin terhadap produk berdasarkan klaim tertentu dari produk tersebut. Tahap terakhir dalam aspek kognitif adalah tahap value dimana konsumen sudah memahami nilai-nilai yang terkandung dalam produk untuk kebaikan dirinya.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 b) Aspek Afektif, merupakan proses komunikasi yang berkaitan dengan perasaan manusia baik reaksi atau perasaan positif atau negatif mengenai suatu objek. Hal ini terjadi setelah individu mengevaluasi dan memberikan penilaian terhadap objek berdasarkan pengalaman aspek kognitif. Aspek afektif terdiri dari tiga tahapan. Tahap pertama liking (menyukai) adalah perasaan suka atau tidak suka konsumen terhadap suatu merek. Tahap selanjutnya adalah preference yaitu ketika konsumen lebih dari sekedar suka tetapi cenderung sudah memiliki ketertarikan yang lebih akan suatu merek dibandingkan merek lainnya. Tahap ketiga dalam aspek kognitif adalah conviction, suatu keadaan dimana konsumen yakin akan membeli sebuah produk. Keyakinan tersebut mengarahkan konsumen untuk melakukan pembelian akan suatu merek. c) Aspek konatif, merupakan tahap terakhir meliputi tindakan dimana konsumen telah mengetahui kelebihan produk. Konsumen yakin bahwa produk dapat memenuhi kebutuhannya dan dapat memberikan solusi bagi masalah yang dihadapinya. Hal ini sebagai kelanjutan dari proses afektif sebelumnya. Dari keyakinan akan pentingnya produk, konsumen akan melakukan tindakan pembelian.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 3) Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Adanya kecenderungan pengaruh kualitas produk, harga dan promosi terhadap keputusan pembelian yang dilakukan oleh konsumen tersebut, mengisyaratkan bahwa manajemen perusahaan perlu mempertimbangkan aspek perilaku konsumen, terutama proses pengambilan keputusan pembeliannya. Kotler dan Amstrong dalam skripsi Arumsari (2012: 44) menyatakan bahwa semakin baik kualitas produk yang dihasilkan maka akan memberikan kesempatan kepada konsumen untuk melakukan keputusan pembelian. Selain itu, Lupiyohadi dan Hamdani (2006:131) dalam skripsi Arumsari (2012:44) juga menyatakan apabila dalam situasi pemasaran yang semakin ketat persaingannya, peranan kualitas produk akan semakin besar dalam perkembangan perusahaan. Selain itu, konsumen akan menyukai produk yang menawarkan kualitas, kinerja, dan pelengkap inovatif yang terbaik. Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian (Amirullah, 2002:45). a) Faktor Internal Faktor internal dapat didefinisikan sebagai faktor-faktor yang ada dalam diri individu (konsumen), dimana faktor tersebut akan dapat berubah bila ada pengaruh dari faktor luar (eksternal).

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 (1) Pengalaman Belajar dan Memori (learning and memory) Dalam proses pemecahan masalah (pengambilan keputusan), konsumen dapat menggunakan proses belajar melalui berfikir wawasan, di mana berfikir disini meliputi manipulasi mental terhadap simbolsimbol yang tersaji dalam dunia nyata dan dalam bentuk kombinasi arti. Sementara itu memori bertindak sebagai perekam tentang yang diketahui konsumen melalui proses belajar. (2) Kepribadian dan Konsep Diri (personality and selfconcept) Kepribadian dan konsep diri merupakan dua gagasan psikologis yang telah digunakan dalam mempelajari perilaku konsumen yang diorganisir secara menyeluruh dari tindakan konsumen. Diharapkan dengan memahami kepribadian dan konsep diri ini akan memberikan kepada kita konsistensi pokok yang cocok atau pola-pola yang tergambarkan dalam pilihan produk dan perilaku lainnya. (3) Motivasi dan involvement) Keterlibatan (motivation and

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 Motivasi berperan sebagai pendorong jiwa individu untuk bertindak sesuai dengan apa yang dipikirkan oleh mereka dan apa yang telah dipelajari (learning). (4) Sikap (attitude) Sikap adalah suatu kecenderungan yang dipelajari untuk bereaksi terhadap penawaran produk dalam masalah yang baik ataupun kurang baik secara konsistensi. (5) Persepsi (perception) Persepsi dapat diartikan sebagai proses dimana individu memilih, mengelola, dan menginterpretasikan stimulus ke dalam bentuk arti dan gambar. Atau dapat juga dikatakan bahwa persepsi adalah bagaimana orang memandang lingkungan di sekelilingnya. b) Faktor Eksternal Keputusan konsumen untuk membeli suatu barang saat ini cenderung mengikuti perubahan-perubahan lingkungan luar (external factor). Berikut ini faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pengambilan keputusan konsumen: (1) Faktor Budaya Faktor-faktor budaya memiliki pengaruh yang paling luas dalam perilaku konsumen. Kebudayaan sendiri memiliki pengertian seperangkat nilai, persepsi,

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 keinginan, dan perilaku dasar yang dipelajari seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembagalembaga kemasyarakatan penting lainnya. Kebudayaan merupakan faktor penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. Perilaku manusia akan sangat dipengaruhi oleh kebudayaan dimana ia bertempat tinggal dan pengaruh tersebut akan terus ada dan terus berubah mengikuti perkembangan zaman. (6) Faktor Sosial Faktor-faktor sosial yang berpengaruh terhadap perilaku konsumen diantaranya kelompok referensi dan keluarga (7) Faktor Ekonomi Amirullah dan Sri Budi (dalam Amirullah, 2002:56) mengungkapkan bahwa pada prinsipnya kekuatan yang sangat besar yang mempengaruhi daya beli dan pola pembelian konsumen meliputi pertumbuhan ekonomi, tingkat pendapatan per kapita, dan inflasi. Maing-masing negara memiliki perbedaan dalam hal ketiga faktor tersebut. Oleh karena itu, pemasar harus jeli dalam melihat kecenderungan kondisi ekonomi dimana perusahaan bersaing.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 (8) Faktor Bauran Pemasaran Unsur pokok dalam strategi pemasaran adalah bauran pemasaran, yaitu kombinasi dari empat variabel atau kegiatan inti dari sistem pemasaran perusahaan. (a) Variabel produk Dalam mengembangkan suatu produk, seorang perencana produk harus berfikir dalam tiga tingkat. Tingkat yang paling dasar adalah inti produk yang akan menjawab; apa yang sebenarnya dibeli oleh konsumen. Tingkat kedua adalah wujud produk, yang termasuk ke dalamnya adalah mutu, merek, kemasan, dan corak. Tingkat yang terakhir adalah tentang produk yang ditambahkan. (b) Variabel harga Untuk mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli suatu produk, pemasar dapat memodifikasi harga ke dalam lima cara: (1) Diskon tunai, yaitu pengurangan harga untuk pembeli yang membayar tagihannya tepat waktu. (2) Diskon kuantitas, yaitu pengurangan harga bagi pembeli yang membeli dalam jumlah besar. (3) Diskon fungsional, yaitu memberikan pemotongan harga khusus pada anggota saluran.

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 (4) Diskon musiman, yaitu pengurangan harga untuk pembeli yang membeli barang atau jasa di luar musimnya. (5) Potongan harga, yaitu harga dari daftar jenis lainnya. (c) Variabel Promosi Strategi promosi terbukti sangat efektif untuk mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Dengan menampilkan seorang public figure, seolaholah konsumen merasa bahwa ia telah atau akan sama seperti apa yang ditampilkan itu. Spandukspanduk yang dipasang menarik di pinggir jalan juga dapat merubah image konsumen, dan bahkan bisa menggiring konsumen untuk beralih ke produk lain. Penggunaan media seperti majalah, TV, spanduk, dan radio adalah bentuk komunikasi untuk mempengaruhi perilaku konsumen. (d) Variabel Distribusi Sebagian besar konsumen menginginkan barang yang disajikan dengan mudah. Mudah dalam pengertian ini adalah mudah dijangkau dan tersedia banyak. Harga tidak akan menjadi masalah jika

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 konsumen menganggap bahwa kemudahan memperoleh adalah tujuan utama mereka. 4) Proses Pengambilan Keputusan Konsumen Menurut Kotler dan Amstrong (2003:224-228) seorang konsumen akan membeli atau mengkonsumsi produk dengan diawali langkahlangkah berikut: a) Pengenalan Kebutuhan Pengenalan kebutuhan mungkin terjadi ketika konsumen dihadapkan pada suatu “masalah”, yaitu suatu keadaan dimana terdapat perbedaan antara keadaan yang diinginkan dengan keadaan yang terjadi sebenarnya. Di kalangan konsumen ada dua gaya pengenalan kebutuhan atau masalah yang berbeda. Beberapa konsumen merupakan tipe keadaan yang sebenarnya, yang merasa bahwa mereka mempunyai masalah ketika sebuah produk tidak dapat berfungsi secara memuaskan. Sebaliknya, tipe keadaan yang diinginkan, dimana bagi konsumen keinginan terhadap sesuatu yang baru dapat menggerakan proses keputusan. b) Pencarian Informasi Pencarian informasi mulai dilakukan ketika konsumen menyadari bahwa kebutuhannya akan terpenuhi dengan membeli atau mengkonsumsi suatu produk. Konsumen akan mencari

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 informasi yang tersimpan dalam ingatannya (internal) dan mencari informasi dari luar (eksternal). Pencairan internal dilakukan konsumen dengan mengingat kembali semua informasi dalam ingatannya. Informasi meliputi berbagai produk dan merek yang dianggap bisa memenuhi kebutuhannya. Konsumen akan mendapatkan produk dan merek yang sangat dikenalnya, namun juga akan mengingat beberapa produk yang belum dikenalnya dengan baik. Konsumen cenderung akan berfokus pada produk atau merek yang sangat dikenalnya. c) Evaluasi Alternatif Evaluasi alternatif merupakan tahapan ketiga dari proses pengambilan keputusan konsumen. Evaluasi alternatif adalah proses mengevaluasi pilihan produk dan merek dan memilihnya sesuai dengan keinginan konsumen. Konsumen membandingkan berbagai pilihan yang dapat memecahkan masalah yang dihadapi. Pada tahap ini konsumen membentuk kepercayaan, sikap, dan intensinya mengenai alternatif produk yang dipertimbangkan. Proses evaluasi alternatif dan proses pembentukan kepercayaan dan sikap adalah proses yang terkait erat. Evaluasi alternatif muncul karena banyaknya alternatif pilihan. Contohnya dalam keputusan pembelian mesin cuci. Konsumen dihadapkan berbagai pilihan mengenai merek mesin cuci, jenis mesin cuci, ukuran mesin cuci, dan harga mesin cuci. Konsumen akan memiliki

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 seperangkat atribut yang akan digunakan sebagai dasar mengevaluasi alternatif. Atribut bisa berupa ukuran, harga, jenis, penggunaan listrik dan sebagainya. Dalam mengevaluasi alternatif konsumen menentukan kriteria evaluasi. Kriteria evaluasi adalah atribut atau karakteristik dari produk dan jasa yang digunakan untuk mengevaluasi dan menilai alternatif pilihan. Kriteria evaluasi dapat bermacam-macam tergantung dari produk atau jasa yang dievaluasi. Engel, Blackwell, dan Miniard (2011:368) menyebutkan tiga atribut penting yang sering digunakan dalam evaluasi: (1) Harga Harga adalah atribut produk atau jasa yang paling sering digunakan sebagian besar konsumen untuk mengevaluasi produk, terutama bagi konsumen berpenghasilan rendah maka harga menjadi faktor utama untuk dipertimbangkan. Konsumen sangat sensitif dengan perubahan harga. (2) Merek Merek merupakan nama penting dari sebuah produk atau jasa. Merek menjadi simbol dan indikator dari sebuah produk. Bahkan merek-merek yang sudah lama dikenal dijadikan sebuah citra dan simbol status oleh sebagian konsumen.

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 (3) Asal Negara Konsumen Indonesia dikenal menyukai produk yang diimpor dari luar negeri. Negara asal produk yang digemari konsumen Indonesia yaitu Amerika Serikat dan Jepang. Konsumen di Indonesia beranggapan produk impor dari negara tersebut lebih berkualitas dari produk lokal asli Indonesia. d) Menentukan Alternatif Pilihan Setelah konsumen menentukan kriteria atau atribut dari produk atau merek yang dievaluasi, langkah yang dilakukan selanjutnya konsumen menentukan alternatif pilihan. Pada proses evaluasi kriteria, konsumen mendapatkan sejumlah merek yang dipertimbangkan. Konsumen mengurangi jumlah alternatif merek yang dipertimbangkan lebih lanjut. Konsumen membagi merek dalam beberapa kelompok: (1) Kelompok merek yang tidak berbeda yaitu kumpulan merek yang dianggap tidak memiliki kelebihan, sehingga konsumen tidak mengevaluasi secara positif dan negatif. (2) Kelompok merek yang dinilai negatif. Konsumen mungkin memperoleh informasi mengenai buruknya merek dari orangorang di sekelilingnya atau dari konsumen lain yang telah menggunakan produk dari suatu merek. Konsumen tidak akan mempertimbangkan produk tersebut untuk dibeli.

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 (3) Kelompok merek yang akan dievaluasi selanjutnya, konsumen memilih salah satu dari merek-merek tersebut e) Pembelian Produk Pada tahap evaluasi, konsumen menentukan peringkat merek dan membentuk niat pembelian. Pada umumnya, keputusan pembelian konsumen adalah membeli merek yang paling disukai. f) Perilaku Pasca Pembelian Setelah membeli produk, konsumen akan merasa puas atau tidak puas dan terlibat dalam perilaku pasca pembelian. Hal penentu kepuasan konsumen terhadap suatu pembelian terletak pada hubungan antara ekspetasi dan kinerja anggapan produk. Jika produk tidak memenuhi ekspetasi konsumen kecewa, jika produk memenuhi ekspetasi konsumen puas, jika produk melebihi ekspetasi konsumen sangat puas. Dalam keputusan membeli barang konsumen sering kali ada lebih atau dua pihak yang terlibat dalam proses pertukaran atau pembeliannya. Umumnya ada lima macam peranan yang dapat dilakukan seseorang. Ada kalanya kelima peran ini dipegang oleh satu orang, namun sering kali pula peranan tersebut dilakukan beberapa orang. Kelima peran tersebut meliputi (Tjiptono, 2008:20) : (1) Pemrakarsa (Initiator), yaitu orang yang pertama kali menyadari adanya keinginan atau kebutuhan yang belum

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 terpenuhi dan mengusulkan ide untuk membeli suatu barang atau jasa tertentu. (2) Pemberi pengaruh (Influencer), yaitu orang yang pandangan, nasihat atau pendapatnya mempengaruhi keputusan pembelian. (3) Pengambil keputusan (Decider), yaitu orang yang menentukan keputusan pembelian , misalnya apakah jadi membeli, apa yang dibeli, bagaimana cara membeli, dan dimana membelinya. (4) Pembeli (Buyer), yaitu orang yang melakukan pembelian aktual. (5) Pemakai (User), yaitu orang yang mengkonsumsi atau menggunakan barang atau jasa yang dibeli. Proses pengambilan keputusan sangat bervariasi, ada yang sederhana dan ada yang kompleks. Hawkins, Best dan Coney (Tjiptono,2008:23) membagi proses pengambilan keputusan ke dalam tiga jenis, yaitu: (1) Proses pengambilan keputusan yang bersifat kebiasaan Proses pengambilan keputusan yang bersifat kebiasaanmerupakan proses yang paling sederhana, yaitu konsumen mengenal masalahnya kemudian langsung mengambil keputusan untuk membeli merek favorit atau kegemarannya.

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 (2) Proses pengambilan keputusan yang terbatas Proses pengambilan keputusan terbatas terjadi apabila konsumen mengenal masalahnya kemudian mengevaluasi beberapa alternatif produk atau merek berdasarkan pengetahuan yang dimiliki tanpa berusaha mencari informasi baru tentang produk atau merek tersebut. (3) Proses pengambilan keputusan yang luas Proses pengambilan keputusan yang luas merupakan jenis pengambilan keputusan yang paling lengkap, bermula dari pengenalan masalah konsumen yang dapat dipecahkan melalui pembelian beberapa produk. Konsumen mencari informasi tentang produk atau merek tertentu dan mengevaluasi seberapa baik masing – masing alternatif tersebut dapat memecahkan masalahnya. Evaluasi produk atau merek akan mengarah kepada keputusan pembelian. Selanjutnya konsumen akan mengevaluasi hasil dari keputusannya. B. Penelitian Terdahulu Berikut ini beberapa penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya mengenai kualitas produk dan keputusan pembelian: 1. Analisis Pengaruh Harga, Kualitas Produk dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda (studi kasus pada konsumen di kota Semarang), yang dilakukan oleh Anggar (2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 harga, kualitas produk dan promosi pada keputusan konsumen untuk membeli sepeda motor merek Honda di Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua konsumen sepeda motor Honda di Kota Semarang yang pernah memutuskan untuk membeli sepeda motor merek Honda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 60 orang dengan pendekatan accidental sampling (pengambilan sampel secara kebetulan). Hasil analisis awal yang dilakukan menunjukan bahwa indikator yang digunakan valid untuk mengukur variabel yang ada. Hasil analisis selanjutnya mendapati bahwa dari ketiga variabel yang digunakan dalam penelitian ini, harga menjadi variabel yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian dengan koefisien regresi sebesar 0,397 diikuti variabel kualitas produk dengan koefisien regresi sebesar 0,318 dan variabel promosi dengan koefisien regresi sebesar 0,260. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa ketiga variabel yang digunakan dalam penelitian ini dapat menjelaskan 51,3% variasi keputusan pembelian, sedangkan 48,7% sisanya dijelaskan oleh faktor lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini. 2. Analisis Pengaruh Harga, Lokasi, dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian studi kasus pada Wong Art Bakery dan Cafe Semarang, yang dilakukan oleh Antyadika (2012). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah lokasi, harga dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian Wong Art bakery&café

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 dan menganalisis faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian Wong Art bakery&café di Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah para konsumen Wong Art. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik NonProbability Sampling dengan pendekatan Accidental sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa yang kebetulan bertemu dengan peneliti dapat dijadikan sampel jika dipandang cocok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi, harga, dan kualitas produk memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Urutan secara individu dari masingmasing variabel yang paling berpengaruh adalah variabel kualitas produk lalu harga, sedangkan variabel yang berpengaruh paling rendah adalah lokasi. 3. Pengaruh Harga, Atribut Produk dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Telepon Seluler Sony Ericsson ( Studi Kasus di Kabupaten Temanggung ) yang dilakukan oleh Kusumastuti (2008). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara harga, atribut produk dan promosi terhadap keputusan pembelian produk telepon seluler Sony Ericsson di Kabupaten Temanggung, menganalisis pengaruh harga, atribut produk dan promosi terhadap keputusan pembelian produk telepon seluler Sony Ericsson di Kabupaten Temanggung. Tipe penelitian ini adalah explanatory research dengan mengambil sample sebanyak 96 orang konsumen

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 pengguna produk Sony Ericsson. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa: ada pengaruh signifikan dan positip antara harga dan keputusan pembelian; ada pengaruh signifikan dan positip antara atribut produk dan keputusan pembelian; ada pengaruh signifikan dan positip antara promosi dan keputusan pembelian; harga, atribut produk dan promosi secara bersama-sama berpengaruh signifikan dan positip terhadap keputusan pembelian.

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 C. Kerangka Konseptual Penelitian Kerangka konseptual penelitian diajukan untuk mempermudah pemahaman, dapat dilihat dalam gambar berikut ini: Kualitas Produk: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Kinerja Feature Keandalan Durability Estetika Perceived Quality Personal Selling: Keputusan Pembelian: 1. Kognitif 2. Afeksi 3. Konatif 1. Ketrampilan berbicara secara efektif 2. Ketrampilan mendengarkan secara efektif D. Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara dari rumusan masalah penelitian. Dikatakan sementara karena jawaban yang diberikan baru berdasar pada teori yang relevan belum didasarkan pada fakta-fakta yang

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 diperoleh saat pengumpulan data. Dapat juga dinyatakan hipotesis merupakan jawaban teoritis terhadap rumusan masalah penelitian, belum jawaban yang empirik (Sugiyono, 2011: 99). Dalam penelitian ini penulis mengemukakan alasan mengenai perumusan hipotesis, sebagai berikut: Kualitas merupakan fokus utama saat ini dalam suatu perusahaan. Pentingnya kualitas dapat dijelaskan dari dua sudut pandang. Pertama dari sudut manajemen operasional, kualitas produk merupakan salah satu kebijaksanaan penting dalam meningkatkan daya saing produk yang harus memberi kepuasaan kepada konsumen melebihi atau paling tidak sama dengan kualitas produk dari pesaing. Kedua dari sudut pandang manajemen pemasaran, kualitas produk merupakan salah satu unsur utama dalam bauran pemasaran (produk, harga, promosi dan saluran distribusi) yang dapat meningkatkan volume penjualan dan memperluas pangsa pasar perusahaan. Selain kualitas, promosi juga merupakan faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Betapapun berkualitasnya suatu produk, bila konsumen belum pernah mendengarnya dan tidak yakin bahwa produk itu tidak akan berguna bagi mereka, maka mereka tidak akan pernah membelinya. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Anggar (2012) mengenai pengaruh harga, kualitas produk dan promosi terhadap keputusan

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 pembelian sepeda motor Honda studi kasus di kota Semarang, hasil penelitiannya menunjukkan kualitas produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Penelitian yang dilakukan Kusumastuti (2008) mengenai pengaruh harga, atribut produk dan promosi terhadap keputusan pembelian produk telepon seluler Sony Ericsson (Studi Kasus di Kabupaten Temanggung) menunjukkan hasil analisis serupa bahwa ada pengaruh signifikan dan positif antara harga, atribut produk dan promosi terhadap keputusan pembelian. Atas dasar hasil analisi penelitian sebelumnya, maka penulis mengajukan rumusan hipotesis: 1. Hipotesis pertama : Kualitas produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen 2. Hipotesis kedua : Promosi melalui personal selling berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen 3. Hipotesis ketiga : Kualitas produk dan promosi melalui personal selling berpengaruh secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian konsumen

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan penulis adalah penelitian studi kasus. Penelitian yang dilakukan pada ibu-ibu peserta demo produk Tupperware di kelurahan Banguntapan Bantul. Kesimpulan yang diambil pada penelitian ini hanya terbatas pada obyek yang diteliti. B. Waktu dan Lokasi Penelitian 1. Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2014 2. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian adalah di kelurahan Banguntapan Bantul. C. Subjek dan Objek Penelitian 1. Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini ialah ibu-ibu peserta demo produk Tupperware di kelurahan Banguntapan Bantul. 44

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 2. Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah kualitas produk, promosi melalui personal selling dan keputusan pembelian konsumen. D. Variabel Penelitian Variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya. 1. Identifikasi Variabel Macam-macam variabel berdasarkan peranannya antara variabel dengan variabel yang lain. a. Variabel Independen Variabel independen atau yang sering disebut juga sebagai variabel stimulus adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). Dalam penelitian ini yang menjadi variabel independen adalah kualitas produk( personal selling ( b. ) dan promosi melalui ). Variabel Dependen Variabel dependen atau variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 independen atau variabel bebas. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel dependen adalah keputusan pembelian (Y). 2. Definisi Variabel a. Kualitas Produk Kualitas produk berhubungan dengan baik buruknya dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Indikator diambil dari dimensi kualitas produk, meliputi: 1) Kinerja, Tupperware dapat menyimpan makanan dan minuman dengan rapat. 2) Feature, bentuk dan ukuran Tupperware cocok dan mudah untuk dibawa atau dimasukkan dalam tas. 3) Keandalan, Tupperware tahan terhadap benturan, Tupperware aman dimasukkan dalam microwafe dan lemari es, 4) Durability (daya tahan), Tupperware awet digunakan dalam jangka waktu lama. 5) Estetika (daya tarik produk), Tupperware memiliki banyak variasi bentuk, warna, dan corak yang menarik. 6) Perceived quality,Tupperware memberikan pelayanan garansi seumur hidup, layanan terhadap komplain konsumen cepat ditanggapi.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 b. Promosi Melalui Personal Selling Promosi merupakan suatu komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh produsen kepada konsumen dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi mengenai produk. Di dalam promosi ada unsur persuasif untuk menarik minat konsumen agar membeli produk. Dalam penelitian ini, peneliti memfokuskan penelitian pada promosi dengan metode personal selling pada pada ibu-ibu peserta demo produk Tupperware di kelurahan Banguntapan. Indikator promosi melalui personal selling yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari langkah-langkah personal selling, yaitu: 1) Ketrampilan berbicara secara efektif (skill of effective speaking). a) Tutur kata sales person saat promosi sopan. b) Bahasa yang digunakan sales person mudah dimengerti. c) Sales person menjelaskan secara rinci mengenai kualitas produk. d) Sales person menjawab pertanyaan atau keberatan konsumen dengan jawaban yang jelas dan mudah dimengerti.

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 2) Ketrampilan mendengarkan secara efektif (skill of effective listening). a) Sales person mendengarkan pertanyaan atau keberatan konsumen dengan penuh perhatian. b) Sales person menanggapi pertanyaan atau keberatan konsumen dengan sabar. c. Keputusan Pembelian (Y) Keputusan pembelian merupakan proses pengintegrasian yang mengkombinasikan pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternatif, dan memilih salah satu diantaranya. Indikator yang peneliti gunakan untuk keputusan pembelian ini adalah tingkat pengetahuan dan keyakinan konsumen terhadap produk yang dibeli: 1) Aspek Kognitif atau pengetahuan Pengetahuan didapat konsumen dari promosi melalui personal selling oleh sales person. a) Konsumen mengetahui produk Tupperware. b) Konsumen Tupperware. mengetahui informasi mengenai produk

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 c) Konsumen mengetahui informasi yang disampaikan sales person adalah benar. d) Konsumen mengetahui manfaat yang terkandung dalam produk bermanfaat untuk dirinya. 2) Afektif atau perasaan a) Konsumen tertarik kepada produk Tupperware. b) Konsumen mencari informasi kepada teman atau keluarga yang telah menggunakan produk Tupperware. c) Konsumen mencari informasi lebih lanjut kepada sales person mengenai harga, cara pembayaran, dan cara klaim garansi. d) Konsumen menanyakan kepada anaknya, apakah bersedia menggunakan produk Tupperware sebagai tempat membawa bekal ke sekolah. 3) Konatif atau keyakinan a) Konsumen yakin produk Tupperware mudah dibawa sebagai tempat membawa bekal anaknya. b) Konsumen yakin bekal (makanan dan minuman) yang dibawa dengan Tupperware tidak mudah rusak.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 c) Konsumen yakin produk Tupperware lebih baik dari produk sejenis lainnya. d) Setelah memperoleh berbagai informasi, konsumen yakin akan membeli produk Tupperware. 3. Pengukuran Variabel Dalam pengukuran variabel penelitian ini, peneliti menggunakan skala Likert. Skala Likert digunakan untuk mengukur, sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang suatu hal atau produk. Dengan skala Likert, maka variabel yang akan diukur dijabarkan dalam bentuk indikator yang kemudian akan dijadikan item-item pertanyaan. E. Populasi dan Sampel 1. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2009: 61). Populasi dalam penelitian ini ialah ibu-ibu peserta demo produk Tupperware yang diselenggarakan pada berbagai forum (pertemuan dan kegiatan PKK) di kelurahan Banguntapan.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 2. Sampel Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi yang hendak diselidiki. Seberapa besar jumlah sampel yang harus diambil adalah fungsi variasi pada parameter populasi yang tercakup dalam penelitian dan merupakan fungsi ketepatan estimasi yang dibutuhkan oleh peneliti (Sumarni dan Wahyuni, 2005:79). Sampel dalam penelitian ini adalah pada ibu-ibu peserta demo produk Tupperware di kelurahan Banguntapan Bantul. Boedijoewono dalam skripsi Ambar (2013: 30) menyebutkan jumlah sampel yang diperlukan adalah n=Px n = 0.25 n = 0.25 (384.16) n = 96.04 Ket : n = jumlah sampel Z = nilai uji dengan tingkat signifikan 5% ( E = tingkat kesalahan yang ditolerir (10%) = 1.96)

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 P = P(1-P) = varian populasi yang dapat dihitung berdasarkan Proporsi Berapa pun besarnya P, hasil perkalian P(1-P) selalutidakmelebihi 0,25. Untuk memudahkan penelitian, maka jumlah sampel yang diambil adalah 100 responden. F. Teknik Pengambilan Sampel Sampel merupakan bagian dari populasi dimana populasi merupakan objek dari penelitian. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik mengambil sampel dengan menyesuaikan diri berdasar kriteria atau tujuan tertentu (Sumarni dan Wahyuni , 2005:77). Kriteria yang dimaksud adalah konsumen yang belum pernah membeli produk Tupperware dan yang pernah membeli di luar forum demo Tupperware. G. Jenis Data danTeknik Pengumpulan Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer merupakan data yang dikumpulkan dengan alat bantu kuesioner yang disebarkan kepada konsumen Tupperwareyang merupakan pada ibuibu peserta demo produk Tupperware di kelurahan Banguntapan dan membeli produk Tupperware pada saat dilakukan promosi melalui personal selling. Data primer dalam penelitian ini akan diperoleh secara

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 langsung mencakup karakteristik responden dan pendapat responden mengenai kualitas produk, promosi melalui personal selling terhadap keputusan pembelian Tupperware. Selain data primer, diperlukan juga data sekunder berupa data daftar konsumen yang diperoleh peneliti dari sales person serta data mengenai harga dan spesifikasi dari tiap-tiap produk Tupperware yang diperoleh katalog yang diterbitkan oleh Tupperware. H. Teknik Pengujian Instrumen Pengujian kuesioner ini dilakukan dengan cara: 1. Pengujian Validitas Validitas merupakan suatu ukuran yang menunjukkan sejauh mana alat ukur mampu mengukur apa yang ingin diukur (valid measure if it succesfully measure the phenomenon) (Siregar, 2010: 162). Dalam penelitian ini uji validitas digunakan adalah dengan memakai rumus korelasi product moment, sebagai berikut:

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 Keterangan: = korelasi produk moment = nilai setiapbutir = nilai dari jumlah butir = jumlah responden Instrumen dianggap valid jika r hitung > r tabel. 2. Uji Reliabilitas Reliabilitas adalah untuk mengetahui sejauh mana hasil pengukuran tetap konsisten, apabila dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama dengan menggunakan alat pengukur yang sama pula (Siregar, 2010: 173). Dalam penelitian ini uji reliabitas yang digunakan adalah dengan rumus Alpha Cronbach. Rumus Alpha Cronbach digunakan untuk mencari reliabilitas instrument yang skornya bukan 1 dan 0, seperti kuesioner. Adapun rumus Alpha sebagai berikut: Ket: = reliabilitas instrumen

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 k = banyaknya butir pertanyaan atau pernyataan = jumlah varians butir = varians total Instrument dikatakan reliabel jika Alpha hitung >r tabel I. Teknik Analisis Data Digunakan uji asumsi klasik untuk menguji hipotesis agar tidak bias kemudian regresi linear berganda. 1. Uji asumsi klasik. a. Uji Multikolinearitas (Hasan, 2010:292) Uji Multikolinearitas digunakan untuk analisis dengan dua atau lebih variabel independen. Multikolinearitas adalah keadaan dimana antara dua variabel dependen dan independen atau lebih pada model regresi terjadi hubungan linier yang sempurna atau mendekati sempurna (Priyatno, 2010: 62). Multikolinearitas dideteksi dengan membandingkan nilai r² dengan R². Dikatakan tidak terjadi multikolinieritas jika r² < R², sedangkan jika r² > R² dikatakan terjadi multikolinieritas. b. Uji Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas adalah keadaan dimana terjadinya ketidaksamaan varian dari residual pada model regresi (Priyatno, 2010: 67). Model regresi yang baik mensyaratkan tidak adanya masalah heteroskedastisitas. Untuk mendeteksi ada tidaknya

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 heteroskedastisitas dengan melihat pola titik-titik pada scaterplots regresi. Homoskedastisitas terjadi jika pada scatterplot titik-titik hasil pengolahan data antara ZPRED dan SRESID menyebar di bawah maupun di atas ttitik origin (angka 0) pada sumbu Y dan tidak memiliki pola yang teratur. Heteroskedastisitas terjadi jika pada scatterplot titik-titiknya mempunyai pola yang teratur baik menyempit, melebar maupun bergelombang. c. Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data terdistribusi normal atau tidak (Priyatno, 2010: 55). Analisis parametrik seperti regresi linier mensyaratkan bahwa data harus terdistribusi dengan normal. Uji normalitas pada regresi ini bisa menggunakan beberapa metode, salah satunya dengan metode Kolmogorov-Smirnov. Jika nilai signifikan dari hasil uji Kolmogorov-Smirnov ≥ 0,05, maka terdistribusi normal dan sebaliknya terdistribusi tidak normal. 2. Analisis Regresi Linier Berganda Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. a. Persamaan Analisis Regresi Linear Berganda

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 Analisis regresi linier berganda adalah regresi di mana variabel terikatnya (Y) dijelaskan lebih dari satu variabel, mungkin dua, tiga, dan seterusnya variabel bebas ( , , ..., namun masih menunjukkan diagram hubungan yang linear (Hasan, 2009: 269). Jika sebuah variabel terikat dihubungkan dengan dua variabel bebas maka persamaan regresi linear bergandanya dituliskan sebagai berikut: Y = b0 + b1 X1 + b2X2 Di mana Y = Keputusan pembelian X1 = Kualitas produk X2 = Promosi melalui personal selling b0 = Nilai Konstanta b. Pengujian Hipotesis 1) Koefisien Determinasi ( ) Koefisien detreminasi dipergunakan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai dari koefisien determinasi berkisar antara nol dan satu. Jika nilai kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen sangat terbatas. Namun, apabila nilai mendekati

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 satu berarti bahwa variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen. 2) Uji Signifikan Parameter Individual (Uji t) Uji t menunjukkan seberapa jauh satu variabel independen secara individual dalam dependen. Hipotesis nol ( menjelaskan variasi variabel yang hendak diuji adalah apakah suatu variabel independen bukan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen. Hipotesis alternatifnya ( ) variabel independen tersebut merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen. Langkah – langkah uji t adalah sebagai berikut (Priyatno,2010:86): 1) Kualitas Produk - Merumuskan hipotesis nol dan hipotesis altenatif : Kualitas produk tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen : Kualitas produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen - Menghitung nilai t dengan rumus t = n-2. dengan derajat bebas

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 - Membandingkan nilai dengan nilai yang tersedia dengan taraf kesalahan 5 %. - Mengambil keputusan dengan kriteria : > dan maka koefisien regresi signifikan ( ditolak). ≤ ( diterima maka koefisien regresi tidak signifikan ditolak dan diterima). 2) Promosi Melalui Personal Selling - Merumuskan hipotesis nol dan hipotesis alternatif : Promosi melalui personal selling tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen. : Promosi melalui personal selling berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen. - Menghitung nilai t dengan rumus t = dengan derajat bebas n-2. - Membandingkan nilai dengan nilai yang tersedia dengan taraf kesalahan 5 %. - Mengambil keputusan dengan kriteria : > diterima dan maka koefisien ditolak). regresi signifikan (

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 ≤ ( ditolak dan maka koefisien regresi tidak signifikan diterima). 3) Uji Signifikansi Simultan (Uji F) Uji F menunjukkan apakah semua variabel independen atau variabel bebas yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen atau variabel terikat. Hipotesis nol ( ) yang hendak diuji adalah apakah semua variabel independen bukan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen. Hipotesis alternatifnya ( ) adalah semua variabel independen secara simultan merupakan penjelas yang signifikan terhadap variabel dependen. Langkah – langkah uji F adalah sebagai berikut (Priyatno, 2010:83): - Menentukan hipotesis nol dan hipotesis alternatif : Kualitas produk dan personal selling secara bersama-sama tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. : Kualitas produk dan promosi melalui personal selling secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen.

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 - Menentukan taraf signifikansi Taraf signifikansi menggunakan 0,05 - Menghitung F hitungdan F tabel - Pengambilan keputusan F hitung> F tabel jadi ditolak dan diterima F hitung ≤ F tabel jadi diterima dan ditolak

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 BAB IV GAMBARAN UMUM A. PKK Kelurahan Banguntapan 1. Sejarah Berdirinya PKK Kelurahan Banguntapan Gerakan PKK mulai dibentuk di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 1972. Gerakan PKK di kelurahan Banguntapan baru muncul sekitar 20 tahun yang lalu, seperti yang diungkapkan oleh salah satu masyarakat di lingkungan setempat. Seperti pada wilayah lain, PKK di Banguntapan juga dibentuk berdasarkan anjuran dari Pemerintah Orde Baru dengan berpedoman pada 10 program pokok PKK dan dengan ideologi Panca Darma Wanita. 10 Program pokok PKK: a. Penghayatan dan Pengamalan Pancasila b. Gotong royong c. Pangan d. Sandang e. Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga f. Pendidikan dan Keterampilan g. Kesehatan h. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi i. Kelestarian Lingkungan Hidup j. Perencanaan Sehat

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Panca Darma Wanita: a. Perempuan merupakan istri pendamping suami, b. Perempuan sebagai ibu yang mendidik anak-anaknya, c. Perempuan sebagai pembina generasi muda, d. Perempuan sebagai pengatur rumah tangga, dan juga e. Perempuan merupakan anggota masyarakat yang berguna. Saat ini meskipun masih mirip dengan PKK era Orde Baru tetapi terdapat beberapa perbedaan dengan dengan PKK pasca Orde Baru yang menunjukkan adanya pergeseran yang dapat mendukung adanya penguatan dan kemajuan masyarakat sipil di Banguntapan. Sebagai gerakan yang mempunyai misi untuk mewujudkan dan memberdayakan masyarakat sehingga tercapai keluarga sejahtera, maju dan mandiri maka di Banguntapan gerakan PKK ini dapat dikatakan sebagai gerakan yang selalu aktif dalam melakukan pembinaan di masyarakat dibandingkan dengan organisasi kemasyarakatan lainnya. Kegiatan yang dilakukan oleh PKK kelurahan Banguntapan sudah lebih beragam. Forum PKK tidak hanya digunakan sebagai area arisan ibu-ibu tetapi berbagai kegiatan yang bernilai positif banyak dilakukan oleh PKK. Hubungan antara PKK kelurahan Banguntapan dengan PKK kecamatan Banguntapan masih berupa hubungan yang hierarkis tetapi tidak lagi berupa hierarkis yang ketat yang menjadikan PKK kelurahan merupakan bawahan dari PKK kecamatan dan harus tunduk pada kecamatan tetapi PKK kecamatan selalu mengadakan pembinaan dan pengarahan kepada PKK kelurahan dalam melakukan kegiatan. PKK di level kelurahan diberi kewenangan untuk mengadakan kegiatan

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 yang sesuai dengan masyarakatnya dengan arahan dan bimbingan dari TP PKK di level atasnya. Memang dalam geraknya, PKK selalu mendasarkan diri pada 10 program pokok PKK yang telah ditetapkan sejak Orde Baru tetapi bentuk dan jenis kegiatan tidak lagi ditetapkan oleh pemerintah tergantung musyawarah dan kebutuhan masyarakat di wilayah kerja PKK. 2. Susunan Pengurus a. Pengurus Inti Ketua : Hj. Abdullah Sajad Ketua I : Siswati Ketua II : Diana Suharto Wakil Ketua I : Rusmiyati Wakil Ketua II: Sri Samekto Sekretaris I : Ismunarto Sekretaris II : Harmoyo Bendahara : Indaryanti b. Pengurus Per Pokja (Kelompok Kerja) a. Pokja I Ketua :Sri Waryati Sekretaris : Rodi Bendahara : Suharso b. Pokja II Ketua : Wahyudi Sekretaris : Komisi

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 Bendahara : Hartini c. Pokja III Ketua : Sumsudarto Sekretaris : Sri Rahayu Bendahara : Jayadi d. Pokja IV Ketua : Saptorini Sekretaris : Walidi Bendahara : Sri Harini 3. Profil Anggota Anggota PKK Kelurahan Banguntapan terdiri dari Ibu-ibu rumah tangga berusia antara 20 hingga kurang dari 40 tahun yang bertempat tinggal di wilayah kelurahan Banguntapan. Anggota PKK Kelurahan Banguntapan bisa dikatakan ibu-ibu muda dari kalangan sosial menengah yang mempunyai anak pada usia sekolah. Kelurahan Banguntapan yang terdiri dari XI pedukuhan mengirimkan wakil dari masing-masing pedukuhan sebanyak 10-13 orang untuk menjadi anggota PKK Kelurahan Banguntapan. Diutamakan ibu-ibu yang memiliki keinginan untuk berkembang dan memajukan kesejahteraan keluarga. Anggota PKK Kelurahan Banguntapan berjumlah 129 orang. Berasal dari macam-macam latar belakang keluarga dan pendidikan. Sebagian besar berlatar belakang perguruan tinggi. Ada yang bekerja di instansi pemerintahan, swasta maupun membuka usaha sendiri di rumah mereka.

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 4. Kegiatan Rutin Kegiatan rutin yang dilakukan PKK Kelurahan Banguntapan: a. Arisan bulanan. b. Posyandu, yaitu pemeriksaan kesehatan balita dan lansia pada setiap bulan. c. Senam lansia dan aerobik. d. Pembinaan kader BKR (Bina Keluarga Remaja) dan BKL (Bina Keluarga Lansia). e. Penyuluhan kesehatan dari Puskesmas Banguntapan. f. Pembinaan dan pemantauan kegiatan P2WKSS (Peningkatan peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera) di masing-masing pedukuhan.

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 B. Tupperware 1. Sejarah Singkat Perusahaan Pada tahun 1938, Mr. Earl Tupperware, seorang ahli kimia dari Amerika Serikat mendirikan perusahaan Tupperware Plastik Company dan pabrik pertamanya di Farnumsville, Massachussets, USA. Inilah produk plastik dengan merek Tupperware Plastik mulai dijual tahun 1946 melalui toko dan katalog. Namun penjualan kurang sukses karena keistimewaan produk Tupperware yaitu "SEAL" atau tutupnya yang kedap udara dan kedap cairan ini tidak diketahui konsumen karena tidak ada penjelasan tentang itu. Keadaan berubah ketika seorang wanita bernama Brownie Wise memperkenalkan cara penjualan produk Tupperware melalui "Party Plan atau Home Party" atau peragaan dirumah-rumah yang terbukti lebih sukses dan efektif karena disertai penjelasan mengenai keistimewaan dan manfaat dari tiap produk. Home Party Tupperware yang dikenal sebagai Tupperware Party adalah cara penjualan yang unik, informatif dan menghibur. Secara resmi Tupperware dipasarkan di Indonesia tahun 1991. PT. Alif Rose di Jakarta merupakan distributor resmi pertama Tupperware, dan kini sudah lebih dari 73 distributor resmi yang tersebar di berbagai kota besar di seluruh Indonesia. 2. Visi dan Misi Perusahaan Visi Perusahaan: Menjadi Company of Choice dan Brand of Choice. Misi Perusahaan: Merubah hidup lebih banyak orang menjadi lebih baik lagi.

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 3. Cara Penjualan Produk Tupperware tidak dapat ditemui di toko atau dimanapun. Melainkan di distributor dan disebarkan dengan memanfaatkan tenaga penjual. Distributor Tupperware memanfaatkan personal selling dengan melakukan pendekatanpendekatan yaitu presentasi dan demonstrasi produk serta kesaksian orang-orang (sales force) yang telah tergabung dan bisa mengubah hidupnya. Sehingga diharapkan konsumen akan tertarik untuk membeli produknya. Produk Tupperware hanya dijual melalui PARTY oleh para sales force Tupperware yaitu terdiri dari Consultant, Team Captain dan Manager.cara penjualan yang unik yaitu penjualan non formal dan banyak diisi permainan yang menarik, informatif dengan banyak memberikan informasi mengenai hal-hal yang ada di dalam kehidupan sehari-hari dan menghibur konsumennya agar tidak terasa jenuh dalam melakukan penjualan. Tupperware party dilaksakan bisa dirumah atau tempat dimana bisa berkumpul. Tidak perlu banyak calon konsumen. Kegiatan yang dilakukan cukup sederhana, yaitu penjual (sales force) membawa display Tupperware yang sudah dipergunakan sebagai tempat penyimpanan makanan. Kemudian bisa dilakukan demo atau presentasi mengenai cara penggunaan produk yang bisa menambah pengetahuan calon konsumen tentang kelebihan produk Tupperware serta diberikan katalog produk. Ditambah dengan permainan yang sudah dipersiapkan begitu juga dengan hadiahnya. 4. Produk Tupperware menghasilkan produk yang dijual kepada konsumen menengah ke atas, dengan menyediakan produk plastik kedap udara, yang bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama dan ditambah dengan garasi seumur hidup. Bahan yang digunakanpun berkualitas terbaik, aman bagi kesehatan serta ramah lingkungan

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 bahkan telah memenuhi ketentuan FDA (Food & Drug Administration), EFSA (European Food Safety Authority) dan JFSC (JapanFood Safety Commission). Tupperware pada saat ini mempunyai lebih dari 200 item produk yang terdiri dari: Food storage containers, Tuppertoys, Entertainment products, Microwave products, dan lain-lain.

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 100 ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan. Kuesioner dibagikan dan diisi pada bulan Maret 2014 di balai desa Banguntapan. Pengisian kuesioner dilakukan dengan cara menjawab masing-masing pertanyaan yang telah dicantumkan 5 jawaban, responden hanya perlu memilih salah satu jawaban yang menurut mereka sesuai dengan apa yang mereka alami. Peneliti memberikan kuesioner kepada 100 ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan dan menunggu ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan selesai mengisi kuesionernya setelah mereka melakukan pertemuan, hal ini bertujuan agar semua kuesioner yang diberikan kepada responden kembali sesuai dengan jumlah responden yang diteliti. Karena pada saat dilakukan penelitian anggota yang hadir lebih dari 100 orang, maka peneliti membagikan kuesioner untuk anggota yang berada di depan agar mudah saat mengumpulkan setelah kuesioner diisi. B. Uji Kevalidan Data 1. Validitas Uji validitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik korelasi product moment Pearson. Dikatakan valid 70

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 apabila hasil uji r hitung > r tabel. Hasil uji validitas variabel independen disajikan pada Tabel V.1 dan hasil uji validitas variabel dependen disajikan pada Tabel V.2. Tabel V.1 Rangkuman Tes Validitas Kualitas Produk dan Personal Selling Variabel Kualitas Produk (X1) Indikator Kinerja Feature Keandalan Durability Estetika Quality Personal Selling (X2) Ketrampilan berbicara secara efektif (skill of effective speaking) Ketrampilan berbicara secara efektif Sumber :Data Primer 2014 Butir 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 1 2 r hitung 0.541** 0.412** 0.649** 0.438** 0.614** 0.541** 0.402** 0.503** 0.448** 0.479** 0.540** 0.649** 0.576** 0.434** 0.479** 0.694** 0.578** 0.739** r tabel 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 Status Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 TABEL V.2 Rangkuman Tes validitas Keputusan Pembelian Variabel Keputusan pembelian (Y) Indikator Aspek Kognitif atau pengetahuan Afektif atau perasaan Konatif atau keyakinan Butir 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 r 0.508** 0.611** 0.496** 0.617** 0.430** 0.459** 0.566** 0.508** 0.618** 0.566** 0.566** 0.598** r tabel 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 0.1965 Status Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber :Data Primer 2014 Berdasarkan Tabel V.1 dan V.2 dapat diketahui bahwa seluruh butir pertanyaan tentang kualitas produk, personal selling dan keputusan pembelian semua item pernyataan mempunyai nilai rhitung ≥ rtabel sehingga seluruh butir pertanyaan dikatakan valid. 2. Reliabilitas Uji reliabilitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis Cronbach Alpha. Suatu kuesioner dapat dikatakan reliabel apabila mempunyai alpha ≥ 0,6. hasil uji reliabilitas disajikan pada Tabel V.3 Tabel V.3 Rangkuman hasil uji reliabilitas Variabel Kualitas Produk (X1) Personal Selling (X2) Keputusan Pembelian (Y) Sumber Data Primer 2014 Alpha 0,752 0,610 0,784 Status Reliabel Reliabel Reliabel

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 Dari Tabel V.3 dapat dilihat bahwa seluruh butir pertanyaan tentang kualitas produk, personal selling dan keputusan pembelian mempunyai nilai alpha ≥ 0,6, sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ukur tersebut dinyatakan reliabel. C. Hasil Penelitian Pada bagian ini dilakukan analisis yang berkaitan dengan karakteristik responden dan variabel penelitian. 1. Analisis Deskriptif Karakteristik responden Tujuan dari analisis deskriptif dalam penelitian ini yaitu untuk menganalisis data yang berhubungan dengan identitas responden yang meliputi usia, pendidikan, pekerjaan dan frekuensi pembelian.. a. Usia Tabel V.4 Karakteristik Responden Berdasar Usia No Usia 20 – 25 tahun 26 – 30 tahun 31 – 35 tahun 36 – 40 tahun > 40 tahun Jumlah Sumber :Data Primer 2014 1 2 3 4 5 Jumlah Responden Dalam Angka 25 13 27 32 3 100 Jumlah Responden Persentase 25.0 13.0 27.0 32.0 3.0 100% Berdasar Tabel V.4 dapat diketahui bahwa dari 100 responden yang dijadikan sampel terdapat 25 orang atau 25,0% responden berusia 20 – 25 tahun,13 orang atau 13,0% responden berusia 26 – 30 tahun, 27 orang atau 27,0% responden berusia 31 – 35 tahun,32 orang atau 32,0% responden berusia 36 – 40 tahun, dan 3 orang atau 3,0%

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 responden berusia > 40 tahun. Berdasarkan hasil yang didapat sebagian besar responden mempunyai usia produktif dimana usia tersebut merupakan usia seseorang wanita memiliki anak usia sekolah yang membutuhkan produk atau tempat untuk membawa bekal. b. Pendidikan Tabel V.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan No Pendidikan 1 2 3 4 SMP SMA Akademi Perguruan tinggi /Universitas Jumlah Sumber :Data Primer 2014 Jumlah Responden Dalam Angka 26 16 25 33 Jumlah Responden Persentase 26.0 16.0 25.0 33.0 100 100% Berdasarkan Tabel V.5 dapat diketahui bahwa dari 100 jumlah responden berdasarkan pendidikan SMP sebanyak 26 orang atau 26,0%, pendidikan SMA sebanyak 16 orang atau 16,0%, pendidikan Akademi sebanyak 25 atau 25,0% dan pendidikan Perguruan tinggi/Universitas sebanyak 33 orang atau 33,0% dari total responden. Berdasarkan hasil yang didapat sebagian besar responden mempunyai tingkat pendidikan perguruan tinggi yang umumnya mempunyai pengetahuan akan produk yang berkualitas guna mendukung kegiatan sehari-harinya.

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 c. Pekerjaan Tabel V.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan No 1 2 3 4 Pekerjaan Pegawai negeri Pegawai swasta Wiraswasta Ibu rumah tangga Jumlah Sumber :Data Primer 2014 Jumlah Responden Dalam Angka 4 24 24 48 100 Jumlah Persentase 4.0 24.0 24.0 48.0 100% Berdasarkan Tabel V.6 dapat diketahui bahwa kelompok responden yang mempunyai pekerjaan pegawai negeri sebanyak 4 orang atau 4,0% dari jumlah sampel, pekerjaan pegawai swasta sebanyak 24 atau 24,0%, pekerjaan wiraswasta sebanyak 24 atau 24,0% dan responden yang mempunyai pekerjaan ibu rumah tangga sebanyak 48 orang atau 48,0%, responden dari keseluruhan jumlah sampel. Berdasarkan hasil yang didapat proporsi terbesar responden adalah ibu rumah tangga yang dimana sehari-hari menggunakan peralatan rumah tangga guna mendukung dalam kegiatannya. d. Frekuensi Pembelian Tabel V.7 Karakteristik Responden Berdasar Frekuensi Pembelian No 1 2 Frekuensi Pembelian Satu kali Lebih dari satu kali Jumlah Sumber : Data Primer 2014 Jumlah Responden Dalam Angka 51 49 100 Jumlah Responden Persentase 51.0 49.0 100%

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 Berdasar Tabel V.7 dapat diketahui bahwa dari 100 responden yang dijadikan sampel terdapat 51 orang atau 51,0% responden baru melakukan pembelian sebanyak satu kali dan 49 orang atau 49,0% responden melakukan pembelian sebanyak lebih dari satu kali. Berdasarkan mayoritas responden baru melakukan 1 kali pembelian maka diharapkan akan melakukan pembelian ulang kembali. 2. Deskripsi Variabel Penelitian Dalam mendeskripsikan variabel penelitian, nilai rata-rata masing-masing responden pada masing-masing variabel dikelompokkan (kategorisasi) dalam 5 kelas, berdasarkan norma yang telah dijelaskan pada Bab III. a. Kualitas Produk Variabel kualitas produk diukur melalui 6 indikator dengan 12 item pernyataan. Setelah ke-12 item ini dijumlah, dirata-rata dan diklategorikan maka deskripsi variabel kualitas produk diperoleh frekuensi sebagai berikut. Tabel V.8 Deskripsi Variabel Kualitas Produk Interval 1,00 – 1,79 1,80 – 2,59 2,60 – 3,39 3,40 – 4,19 4,20 – 5,00 Kategori Sangat Rendah Rendah Normal Tinggi Sangat tinggi Jumlah Rata-rata = 3.9108 Sumber :Data Primer 2014 Frekuensi 0 0 3 81 16 100 Persentase(%) 0 0 3.0 81.0 16.0 100,0

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 Berdasarkan Tabel V.8, dapat dilihat bahwa dari 100 responden yang memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel Kualitas Produk, ditemukan tidak ada responden (0%) yang menilai Kualitas Produk “Sangat Rendah dan Rendah”, 3 orang (3,0%) menilai Normal”, 81 orang (81,0%) menilai “Tinggi” dan 16 orang (16,0%) menilai “Sangat Tinggi”. Nilai rata-rata diperoleh sebesar 3,9108. Ini menunjukkan bahwa Tupperware memiliki kualitas produk yang bagus. b. Personal Selling Variabel personal selling diukur melalui 2 indikator dengan 6 item pernyataan. Setelah ke-6 item ini dijumlah, dirata-rata dan diklategorikan maka deskripsi variabel personal selling diperoleh frekuensi sebagai berikut. Tabel V.9 Deskripsi Variabel Personal Selling Interval 1,00 – 1,79 1,80 – 2,59 2,60 – 3,39 3,40 – 4,19 4,20 – 5,00 Kategori Sangat Rendah Rendah Normal Tinggi Sangat tinggi Jumlah Rata-rata = 4.0100 Sumber :Data Primer 2014 Frekuensi Persentase(%) 0 0 0 0 4 4.0 68 68.0 28 28.0 100 100,0 Berdasarkan Tabel V.9, dapat dilihat bahwa dari 100 responden yang memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel personal selling, ditemukan tidak ada responden (0%) yang menilai bahwa

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 kualitas komunikasi “Sangat Rendah” dan “Rendah”, sebanyak 4 orang (4,0%) menilai “Normal”, 68 orang (68,0%) menilai “Tinggi” dan 28 responden (28,0%) yang menilai “Sangat Tinggi”. Nilai ratarata diperoleh sebesar 4,0100. Ini menunjukkan bahwa kualitas komunikasi sales person dinilai baik. c. Keputusan Pembelian Variabel keputusan pembelian diukur melalui 3 indikator dengan 12 item pernyataan. Setelah ke-12 item ini dijumlah, dirata-rata dan diklategorikan maka deskripsi variabel keputusan pembelian diperoleh frekuensi sebagai berikut. Tabel V.10 Deskripsi Variabel Keputusan Pembelian Interval 1,00 – 1,79 1,80 – 2,59 2,60 – 3,39 3,40 – 4,19 4,20 – 5,00 Kategori Sangat Rendah Rendah Normal Tinggi Sangat tinggi Jumlah Rata-rata = 3.9075 Sumber :Data Primer 2014 Frekuensi Persentase(%) 0 0 0 0 4 4.0 78 78.0 18 18.0 100 100,0 Berdasarkan Tabel V.10 dapat dilihat bahwa dari 100 responden yang memberi tanggapan terhadap item-item pernyataan variabel Keputusan pembelian, ditemukan tidak ada responden (0%) yang merasa “Sangat Rendah, dan Rendah”, 4 orang (4,0%) merasa “Normal”, 78 orang (78,0%) menrasa “Tinggi” dan 18 responden (18,0%) yang merasa “Sangat Tinggi”. Nilai rata-rata diperoleh

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 sebesar 3,9075. Ini menunjukkan bahwa responden akan melakukan pembelian Tupperware. 3. Hasil Uji Asumsi Klasik a. Uji Normalitas Uji statistik yang dapat digunakan untuk menguji normalitas residual adalah statistic non-parametrik Kolmogorov-Smirnov. Metode pengujian normal tidaknya distribusi data dilakukan dengan melihat nilai signifikansi variabel, jika signifikan lebih besar 5% maka menunjukan distribusi data normal Tabel V.11 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test N Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. Unstandardiz ed Residual 100 .0000000 .12153005 .068 .068 -.037 .677 .749 Berdasarkan hasil pengujian pada Tabel V.12, hasil pengujian One Sample Kolmogorov- Smirnov Test menghasilkan asymptotic significance ≥ 0,05 (0,749 ≥ 0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model regresi telah memenuhi asumsi kenormalan.

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 b. Uji Heteroskedastisitas Uji heterokedastisitas dilakukan untuk menguji apakah dalam sebuah regresi terjadi ketidak samaan varians residual dari satu pengamatan ke pengamatan lain. Model regresi yang baik adalah non heteroskedatis. Dasar pengambilan keputusan adalah dengan melihat ada tidaknya pola tertentu antara Y yang diprediksi dengan residual. a) Jika ada pola tertentu seperti titik – titik yang ada membentuk suatu pola tertentu yang teratur maka terjadi heteroskedatis. b) Jika ada pola yang jelas serta titik – titik menyebar di atas dan di bawah angka 0, maka tidak terjadi heteroskedatis. Berdasarkan hasil pengolahan SPSS 19.0 For windows didapatkan kurva pengujian heteroskedasitas seperti terlihat pada gambar dibawah ini: Gambar V. 2 Uji Heteroskedastisitas Dari hasil gambar grafik antara nilai sumbu Y (Nilai Y yang di prediksi) dan sumbu X (Nilai residual) menunjukan pola yang tidak

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 jelas, serta titik menyebar di atas dan di bawah sumbu Y secara tidak teratur sehingga menunjukan tidak terjadinya heteroskedastisitas. c. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas dilakukan untuk menguji apakah ada model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik adalah non multikolinear. Analisis ini ditentuka oleh besarnya nilai VIF (Varians Inflation Factor) dan Tolerance. Pedoman suatu model regresi yang bebas multikolinearitas adalah mempunyai nilai VIF yang tidal lebih dari 10 dan mempunyai angka tolerance tidak kurang dari 0,1. Berdasarkan hasil pengolahan SPSS 19.0 For windows didapatkan nilai VIF (Varians Inflation Factor) dan Tolerance untuk masing-masing variabel bebas pada tabel berikut ini: Tabel V.12 Uji Multikolinieritas Model 1 Kualitas Produk Personal selling Collinearity Statistics Tolerance VIF 0.989 1.012 0.989 1.012 Berdasarkan tabel V.13 dapat diketahui bahwa besarnya nilai VIF (Varians Inflation Factor) dari masing-masing variabel independen memiliki nilai VIF tidak lebih dari 10 dan tolerance tidak kurang dari 0,1. Semakin tinggi nilai nilai VIF maka semakin rendah nilai

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 tolerance sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel tidak terdapat adanya multikolinearitas. 4. Analisis Data. a. Analisis Regresi Berganda Berdasarkan perhitungan regresi berganda antara Personal Selling, dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian dengan menggunakan program SPSS 17, diperoleh hasil sebagai berikut. Tabel V.13 Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta 1 (Constant) .246 .179 Kualitas Produk .996 .035 .949 Personal selling -.058 .032 -.060 a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian t 1.379 28.409 -1.806 Dari hasil perhitungan Tabel V.11, dapat dilihat ke dalam bentuk persamaan regresi berganda sebagai berikut: Y = 0,246 + 0,996X1 – 0,058X2 dimana: Y = Keputusan Pembelian X1 = Kualitas Produk X2 = Personal Selling Sig. .171 .000 .074

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 5. Uji Hipotesis Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat maka dilakukan pengujian terhadap hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Metode pengujian terhadap hipotesis yang diajukan, dilakukan pengujian secara simultan dan pengujian secara parsial. a. Uji F (Secara Simultan) Untuk mengetahui tingkat signifikasi pengaruh variabel-variabel independen secara bersama-sama (simultan) terhadap variabel dependen dilakukan dengan menggunakan uji F yaitu dengan cara membandingkan F hitung dengan F table dan nilai signifikannya.. Tabel V.14 Uji F Sum of Model Squares Df Mean Square 1 Regression 12.189 2 6.095 Residual 1.462 97 .015 Total 13.651 99 a. Predictors: (Constant), Personal Selling, Kualitas Produk b. Dependent Variable: Keputusan Pembelian F 404.308 Sig. .000a Menentukan hipotesis nol dan hipotesis alternatif: H0 : Personal Selling dan Kualitas Produk secara bersama-sama tidak berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian konsumen. Ha : Personal Selling dan Kualitas Produk bersama-sama berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian.

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 Dilihat dari tabel anova di atas diperoleh nilai sig. = 0,000 dengan nilai Fhitung = 404,308 dengan nilai df 100 maka Ftabel = 3,9361. Berdasarkan nilai F, hasil penelitian menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima (83,229 > 3,101). Berdasarkan nilai signifikansi nilai propabilitas (0,000) kurang dari 0,05 (p < 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya dengan tingkat kesalahan 5% Personal Selling, dan Kualitas Produk berpengaruh secara bersama-sama terhadap Keputusan Pembelian Ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan. b. Uji t (Secara Sendiri-sendiri) Tabel V.15 Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta 1 (Constant) .246 .179 Kualitas Produk .996 .035 .949 Personal selling -.058 .032 -.060 a. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sumber : Data primer yang diolah 2014 t 1.379 28.409 -1.806 1) Variabel Kualitas Produk (X1) a) Menentukan hipotesis H0 : Kualitas Produk tidak berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian konsumen. HA : Kualitas Produk berpengaruh Keputusan Pembelian konsumen. positif terhadap Sig. .171 .000 .074

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 b) t tabel = t (a) ; (n – 1 – k) k = jumlah variabel n = jumlah sampel c) > maka koefisien regresi signifikan (HA diterima dan H0 ditolak). ≤ maka koefisien regresi tidak signifikan (HA ditolak dan H0 diterima). d) Kesimpulan Dari hasil perhitungan statistik yang menggunakan SPSS yang tertera pada Tabel V.15, diperoleh nilai untuk Kualitas Produk (X1) sebesar 28,409 dan nilai sebesar 1,9855. Tingkat signifikansi untuk Kualitas Produk sebesar 0.000. Nilai signifikansi yang dihasilkan tersebut lebih kecil dari 0,05 dan nilai untuk Kualitas Produk (X1) lebih besar dari pada 1,9855 (28,409 >1,9855 ) maka H0 ditolak. Maka kesimpulannya adalah dengan tingkat kesalahan 5% variable Kualitas Produk berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan akan produk Tupperware. Artinya, semakin tinggi kualitas produk menurut persepsi konsumen semakin yakin keputusan pembelian konsumen. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah kualitas produk menurut persepsi konsumen semakin tidak yakin keputusan pembelian konsumen.

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 2) Variabel Personal Selling (X2) a) Menentukan hipotesis H0 : Personal Selling tidak berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian. HA : Personal Selling berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian. b) ttabel = t (a) ; (n – 1 – k) k = jumlah variabel n = jumlah sampel c) > maka koefisien regresi signifikan ( diterima ditolak). dan ≤ ditolak dan maka koefisien regresi tidak signifikan ( diterima). d) Kesimpulan Dari hasil perhitungan statistik yang menggunakan SPSS yang tertera pada Tabel V.15, diperoleh nilai untuk personal selling (X2) sebesar -1,806 dan nilai -1,9855. Nilai untuk personal selling (X2) > (-1,806 > - 1,9855) maka H0 diterima. Tingkat signifikansi personal selling 0,074 > 0,05. Maka kesimpulannya adalah dengan tingkat kesalahan 5% variabel Personal Selling tidak berpengaruh yang signifikan

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 terhadap Keputusan Pembelian ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan akan produk Tupperware. Artinya, semakin efektif personal selling tidak semakin yakin atau tidak yakin keputusan pembelian konsumen dan semakin tidak efektif personal selling tidak semakin yakin atau tidak yakin keputusan pembelian konsumen. c. Koefisien Determinasi (R2) Ditemukan pula koefisien determinasi (R2) sebesar 0,891 sesuai yang tertera pada Tabel V.16. Tabel V.16 Uji Determinasi Adjusted R Std. Error of Model R R Square Square the Estimate a 1 .945 .893 .891 .12278 a. Predictors: (Constant), Personal Selling, Kualitas Produk b. Dependent Variable: Keputusan Pembelian yang berarti bahwa sekitar 89,1% variasi pada variabel Keputusan pembelian mampu diterangkan oleh kedua variabel (Kualitas Produk dan Personal Selling) secara bersama-sama atau simultan. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 11,9% diterangkan oleh variabel lain di luar model.

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 D. Pembahasan Dari hasil pengujian hipotesis pertama diketahui Variabel Kualitas Produk mempunyai pengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan akan produk Tupperware. Hal ini dikarenakan produk Tupperware merupakan produk luar negeri yang teruji kualitasnya. Oleh karena itu, banyak ibu-ibu rumah tangga yang belum menggunakan produk Tupperware segera melakukan keputusan untuk melakukan pembelian terhadap produk Tupperware setelah mengetahui kualitas produk Tupperware. Hasil pengujian hipotesis kedua diketahui Variabel Personal Selling tidak berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan akan produk Tupperware. Hal ini terjadi karena sebagian responden sudah memiliki pengetahuan akan produk Tupperware sebelumnya. Sehingga personal selling tidak berperan penting dalam meningkatkan keputusan pembelian. Kemampuan perusahaan dalam memberikan pengetahuan akan kualitas produk terhadap konsumen tidak perlu diragukan lagi, semakin perusahaan memberikan kualitas produk yang baik bagi calon konsumen maka calon konsumen akan memutuskan untuk melakukan keputusan pembelian terhadap produk tersebut. Akan tetapi ketika perusahaan menyampaikan informasi tentang produk melalui personal selling guna meningkatkan keputusan pembelian tidak terlalu efektif karena sebagian besar responden mempunyai latar belakang tingkat pendidikan perguruan tinggi yang umumnya

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 mempunyai pengetahuan yang luas untuk melakukan keputusan pembelian. Hal ini juga dikarenakan ketika ada personal selling orang sudah mengerti akan produk Tupperware dan dalam penyampaian informasi juga merupakan informasi hal-hal standar yang umumnya sudah diketahui oleh calon konsumen. Hasil pengujian hipotesis ketiga ditemukan bahwa kualitas produk dan personal selling secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Dalam satu pemasaran sebuah perusahaan kualitas produk dan personal selling mempunyai peranan yang sangat vital dalam menentukan berhasil tidaknya sebuah perusahaan memberikan produknya ke tangan konsumen. Dengan adanya kualitas produk dan personal selling tersebut maka diharapkan memberikan dampak positif seperti halnya ketika perusahaan memiliki kualitas produk yang baik dan sales person yang menguasai product knowledge secara luas dan lengkap maka konsumen akan tertarik untuk melakukan keputusan pembelian pula demikian pula sebaliknya. Jadi dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Produk dan Personal Selling, secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan akan produk Tupperware. .

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis pada Bab V maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Kualitas Produk berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian produk Tupperware pada ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan. 2. Personal Selling tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Tupperware pada ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan. 3. Kualitas produk dan personal selling secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Tupperware pada ibu-ibu PKK Kelurahan Banguntapan B. Saran Berdasarkan hasil analisis pada Bab V maka peneliti menyarankan: 1. Bagi Perusahaan a. Kualitas produk , ditemukan bahwa ada dua indikator yang memiliki nilai rata-rata paling rendah dibanding yang lain. Indikator Estetika dengan item pernyataan Tupperware memiliki variasi warna yang menarik, memiliki nilai rata-rata 3,73 dan indikator kinerja dengan item pernyataan Tupperware membuat 90

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 makanan/minuman tahan segar lebih lama, memiliki nilai rata-rata 3,74. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti menyarankan agar perusahaan Tupperware memberikan pilihan corak maupun gambar yang lebih menarik di warna yang telah ada agar lebih beragam dikarenakan setiap konsumen mempunyai karakteristik dan kesukaan akan corak yang berbeda-beda. Serta perusahaan Tupperware agar lebih memperhatikan cara penyampaian informasi akan penggunaan produk Tupperware tersebut, agar penggunaan produk dapat optimal sehingga makanan yang disimpan tahan lebih lama. b. Keputusan pembelian, ditemukan bahwa ada dua indikator yang memiliki nilai rata-rata paling rendah dibanding yang lain. Indikator aspek kognitif atau pengetahuan dengan item pernyataan Ibu mengetahui berbagai informasi mengenai produk Tupperware dari sales person (penjual) dengan nilai rata-rata 3,74. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti menyarankan kepada sales person agar lebih pro aktif dalam memberikan informasi dan penjelasan mengenai produk ketika personal selling berlangsung. c. Selanjutnya penelitian ini dapat digunakan perusahaan sebagai acuan untuk melakukan penelitian di daerah lain dengan tujuan untuk mempertajam hasil temuan. Karena hasil penelitian di kelurahan Banguntapan didapatkan hasil personal selling kurang efektif maka diperlukan penelitian sejenis di daerah lain yang

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 nantinya untuk mengetahui apakah sistem pemasaran yang selama ini digunakan perusahaan efektif atau tidak. 2. Bagi Konsumen Item pernyataan dengan rata-rata paling rendah selanjutnya dalam indikator keputusan pembelian adalah “Ibu mengetahui manfaat produk bagi kebutuhan Ibu memiliki nilai rata-rata yaitu 3,73”. Peneliti menyarankan apabila konsumen melakukan pembelian suatu barang harus melihat manfaatnya, bukan hanya karena bujukan dari pihak lain. C. Keterbatasan Penelitian Keterbatasan pada penelitian ini terdapat pada penggunaan kuesioner, terlebih pada kejujuran dan kesungguhan responden dalam mengisi kuesioner. Hal ini kemungkinan berkaitan dengan waktu pengisian kuesioner yang terbatas sehingga responden tidak mengisi kuesioner dengan teliti dan pengetahuan responden akan maksud dari kuesioner yang diisi.

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 DAFTAR PUSTAKA Ambar, Maria Theresia. 2013. “Analisis Pengaruh Kualitas Jasa Konsultasi terhadap Loyalitas Pelanggan”. Universitas Sanata Dharma. Skripsi. Amirullah. 2002. Perilaku Konsumen,Cetakan Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu. Anggar, Krisnasakti. 2012. “Analisis Pengaruh Harga, Kualitas Produk dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Sepeda Motor Honda : Studi Kasus pada Konsumen di Kota Semarang”. Universitas Diponegoro. Skripsi. Antyadika, Bonaventura E. 2012. “Analisis Pengaruh Harga, Lokasi, dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian : Studi Kasus pada Wong Art Bakery dan Cafe Semarang.. Universitas Diponegoro”. Skripsi. Ariani, Dorothea W. 1999. Manajemen Kualitas. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya. Arumsari, Dheany. 2012. “Analisis Pengaruh Kualitas Produk, Harga, dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Universitas Diponegoro. Skripsi. Boyd, Harper W. , Orville C. Walker, dan Jean-Claude Larreche. 2000 (terj.Imam Nurmawan).Manajemen Pemasaran Suatu Pendekatan Strategis dengan Orientasi Global. Jakarta: Erlangga.

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 Dewi, Septiyani Utami. 2009. “Pengaruh Sikap pada Iklan Cetak Terhadap Keputusan Pembelian”. Universitas Indonesia. Skripsi. Engel, James F., Roger D. Blackwell, Paul W. Miniard. 2011 (terj. Budijanto). Perilaku Konsumen Jilid 1. Jakarta: Binarupa Aksara. Hasan, Iqbal. 2003. Pokok-pokok Materi Statistik 1 (Statistik Deskriptif). Jakarta: PT Bumi Aksara. Http://gadispemasar.blogspot.com/2009/teknik-teknik-personal-selling.html (20 November 2013) Http://id.shvoong.com/2009/bentuk-bentuk-promosi.html (5 November 2013) Http://www.tupperware.com (20 Juli 2014) Kotler, Philip dan Gary Armstrong. 2003 (terj.AlexanderSindoro). Dasar-dasar Pemasaran, Jilid 1. Jakarta: PT INDEKS Kelompok Gramedia. Kotler, Philip. 2005 (terj. Benyamin Molan). Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT INDEKS Kelompok Gramedia. Kotler, Philip dan Gary Armstrong. 2006 (terj.Bob Sabran). Prinsip-prinsip Pemasaran, Jilid 1. Jakarta: Erlangga. Kotler, Philip dan Gary Armstrong. 2006 (terj.Bob Sabran). Prinsip-prinsip Pemasaran, Jilid2. Jakarta: Erlangga.

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 Kusumastuti, Fitria. 2008. “Pengaruh Harga, Atribut Produk dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian Produk Telepon Seluler Sony Ericson : Studi Kasus di Kabupaten Temanggung. Universitas Diponegoro. Skripsi. Mowen, John C. Dan Michael Minor. 2002 (terj. Lina Salim). Perilaku Konsumen, Jilid 1. Jakarta: Erlangga. Priyatno, Duwi. 2010. Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data penelitian dengan SPSS dan Tanya Jawab Ujian Pendadaran. Yogyakarta: Penerbit Gava Media. Siregar, Sofyan. 2010. Statistika Deskriptif untuk Penelitian Dilengkapi Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17. Jakarta: PT RAJA GRAFINDO PERSADA. Sugiyono. 2008. Statistika untuk Penelitian. Bandung: CV Alfabeta. Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kombinasi (mixed Methods). Bandung: CV Alfabeta. Sumarni, Murti dan Salamah Wahyuni. 2006. Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: CV ANDI OFFSET. Supranto dan Nandan Limakrisna. 2007. Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran Untuk Memenangkan persaingan Bisnis. Jakarta: Mitra Wacana Media. Tjiptono, Fandy. 2008. Strategi Pemasaran. Yogyakarta: CV ANDI OFFSET. Tjiptono, Fandy dan Anastasia Diana. 2003. Total Quality Management. Yogyakarta: ANDI. Yamit, Yulian. 2010. Manajemen Kualitas Produk dan Jasa. Yogyakarta: Ekonisia.

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 LAMPIRAN 1 KUESIONER

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 Kuesioner Yth: Ibu-ibu Peserta Demo Tupperware di Kelurahan Banguntapan Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul Dengan hormat, Berhubungan dengan penyelesaian tugas akhir (skripsi) Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, saya: Nama : Ernia Purwantiningsih NIM : 092214062 dalam kesempatan ini mengharap kesediaan dari Ibu meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner bagi penelitian yang berjudul “Analisis Pengaruh Kualitas Produk dan Promosi Melalui Personal Selling terhadap Keputusan Pembelian Konsumen”, studi kasus pada peserta demo Tupperware di Kelurahan Banguntapan. Besar harapan saya, Ibu dapat mengisi kuesioner ini sesuai dengan keadaan yang sebenarnya sehingga dapat diperoleh hasil penelitian yang valid. Atas kesediaan ibu mengisi kuesioner ini saya ucapkan terima kasih. Mengetahui Ketua Organisasi Hormat Saya, ........................... Ernia Purwantiningsih

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 Identitas Responden Petunjuk: Isilah pertanyaan berikut dengan memberi tanda silang (X) sesuai dengan keadaan Anda yang sebenarnya. 1. Usia Ibu saat ini? a) 20 – 25 tahun d) 36 – 40 tahun b) 26 – 30 tahun e) > 40 tahun c) 31 – 35 tahun 2. Pendidikan terakhir Ibu adalah: a) SMP b) SMA c) Akademi d) Perguruan Tinggi/Universitas 3. Pekerjaan Ibu adalah: a) Pegawai Negeri d) Ibu Rumah Tangga b) Pegawai Swasta e) Lainnya, sebutkan .......... c) Wirausaha 4. Berapa kali Ibu membeli Tupperware? a) Satu kali b) Lebih dari satu kali Berilah tanda check ( pada jawaban pada jawaban yang Anda pilih, yang terdiri dari: SS : Sangat Setuju N :Netral S : Setuju TS : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju A. Kualitas Produk 1. Tupperware menyimpan makanan/minuman dengan rapat (tidak mudah tumpah) SS S N TS STS

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 2. Tupperware membuat makanan/minuman tahan segar lebih lama. SS S N TS STS 3. Bentuk Tupperware cocok dan mudah dibawa atau dimasukkan dalam tas. SS S N TS STS 4. Ukuran Tupperware cocok dan mudah dibawa atau dimasukkan dalam tas. SS S N TS STS 5. Tupperware aman dimasukkan dalam lemari es SS S N TS STS 6. Tupperware aman dimasukkan dalam microwafe SS S N TS STS TS STS 7. Tupperware tahan terhadap benturan SS S N 8. Tupperware aman digunakan dalam jangka waktu lama SS S N TS STS 9. Tupperware memiliki variasi warna yang menarik SS S N TS STS 10. Tupperware memiliki variasi gambar atau motif yang menarik SS S N TS STS

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 11. Tupperware menguntungkan karena perusahaan memberikan garansi seumur hidup. SS S N TS STS 12. Konsumen dengan mudah mengajukan klaim dan cepat direspon perusahaan melalui sales person (penjual). SS S N TS STS B. Promosi Melalui Personal Selling 1. Ketrampilan berbicara secara efektif a) Sales person (penjual) menggunakan tutur kata yang sopan saat promosi. SS S N TS STS b) Sales person (penjual) menggunakan bahasa yang mudah dimengerti saat promosi. SS S N TS STS c) Sales person (penjual) menjelaskan secara rinci mengenai kualitas produk. SS S N TS STS d) Sales person (penjual) menjawab pertanyaan atau keberatan konsumen dengan jawaban yang jelas dan mudah dimengerti. SS S N TS STS

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 2. Ketrampilan berbicara secara efektif a) Sales person (penjual) mendengarkan pertanyaan atau keberatan konsumen dengan penuh perhatian. SS S N TS STS b) Sales person (penjual) menanggapi pertanyaan atau keberatan konsumen dengan sabar. C. Keputusan Pembelian 1. Kognitif atau pengetahuan a) Ibu mengetahui adanya merek Tupperware. SS S N TS STS b) Ibu mengetahui berbagai informasi mengenai produk Tupperware dari sales person (penjual). SS S N TS STS c) Ibu mengetahui informasi yang dijelaskan sales person (penjual) adalah benar terdapat pada produk Tupperware. SS S N TS STS d) Ibu mengetahui manfaat produk bagi kebutuhan Ibu. SS S N TS STS TS STS 2. Afektif atau perasaan a) Ibu tertarik pada produk Tupperware. SS S N b) Ibu bertanya pada teman atau keluarga yang telah menggunakan Tupperware mengenai pengalaman menggunakan produk Tupperware. SS S N TS STS c) Ibu bertanya lebih lanjut tentang produk kepada penjual (harga, cara pembayaran, dan cara klaim garansi Tupperware). SS S N TS STS

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102 d) Ibu menanyakan kepada putra Ibu masing-masing, apakah bersedia menggunakan produk Tupperware untuk tempat membawa bekal. SS S N TS STS 3. Konatif atau keyakinan a) Ibu yakin produk Tupperware mudah dibawa sebagai tempat membawa bekal putra Ibu. SS S N TS STS b) Ibu yakin bekal (makanan dan minuman) yang dibawa dengan Tupperware tidak mudah rusak. SS S N TS STS c) Ibu yakin produk Tupperware lebih baik dari produk sejenis lainnya. SS S N TS STS d) Dari semua informasi yang Ibu peroleh, Ibu yakin akan membeli produk Tupperware. SS S N TS STS

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 LAMPIRAN 2 DATA KARAKTERISTIK RESPONDEN

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104 Karakteristik Responden Res Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 Heni Astuti Kasini Kasiyati Khamdanah Lestari Murti Nur Dono Nuryani Resiyanti Santi Dwi Wiwik Basiroh Fitri Hj. Harsono Heni Danur Ida Surahno Ismunardi Kokok Latif Hj. Muji Raharjo Noor Indah, S.Ip. Parwanti Sri Paryati Tatik Kodaryati Dari Afina Endang Sri Hartini Karpiyati Kristianingsih Maryam Sudarman Nufi Riyanti Siti Subradiyah Sri Subagyo Sri Suwati Suwariyati Yanti Praswati Daronah Anjartinah Usia Pendidikan Pekerjaan Frek Pembelian d a a a c d d a a b c d c e d c d a e c d d a a d d c b a a a c d d a c a b c d c b d c d a b c d d a a d d c b a a a c d d a c a a b c d c b d c d b d d a d d d b c d a d b c d c c b d d d d d c b d d c b d b d d b b b b b a a a b b a a a b a a b b b b a a b a a b a a b a a a b b b b b

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 Atik Jumeno Bekti Wasijo Fatonah Kusmiyati Supomo Linda Widiastuti Murtiningsih Rusmini Sri Lestari Komang Sri Wahyuningsih Endang Samijo Genis Mujinah Girat Ning Dalu Retno Partini Prapti Lestari Siti Komaryati Siti Lanjari Udi Sri Ika Partiningsih Sri Lestari Soni Utami Apriah Walyudi Haryati Mae Sri Hartati Retni Endah Samirah Endro Sri Mulyani Sri Kadartati Sudilah Sumarsih Sundari Slamet Suwarni Sarjono Triyani Pancawati Tatik Harmono Aris Minarni Daliman Isti Nurwularsih Jujuk Kristianti Ari Munarti Nurul H Rustarti Siti Munawaroh Sri Purwanti Suswatiningsih a b d c c d b a c c d a b d d a d a c d d a a c c d b b b c d d a b d d c c a d d b c a c d a b c d d a a d d c b a a a c d d a c a b d c c d b a c c d a b d d a d a c d d a a c d d d b c b d d b c a b d c b d d b d c c d b a c d d c b c b d c d b d c d b d c d b b b a a a b a a b a a b b b b b a a b a a a b b a a a b b b a a a b b a a a a a b a a a

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 Tentrem Minarni Dwi Arantika Gayatri Giyarti Wajar Haryati Ismaryani Istiqomah Sri Nuryati Sri Sunarti Sri Utami Tri Giyono Sundari Wandono Wiwid Widayati Amurwani Rahayu Daryanti Endah Wiyadi Harini Ida Rahmawati Kartilah Kusmiyati d a b c c c a d d c c c a d d c b b e c c c d b b b c d d a b d d c c a d d b c d d c d d d b c d d b b c d d b d c c d a b b b b a b b b a a b b b a b b a a a

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 107 DATA VARIABEL

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 1 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 2 4 4 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 3 4 5 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 4 3 4 5 5 4 4 5 4 4 5 4 5 3 3 4 4 4 5 5 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 5 4 5 3 3 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 4 4 4 5 3 4 5 4 3 4 5 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 5 4 5 4 4 4 5 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 5 3 4 3 4 5 5 4 4 5 4 4 5 4 5 3 3 4 4 4 5 5 4 4 5 Kualitas Produk 6 7 4 4 5 5 5 5 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 5 5 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 5 3 5 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 3 3 4 4 4 4 3 3 5 3 4 3 4 5 4 3 4 3 4 8 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 9 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 4 3 5 4 4 4 3 4 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 10 4 5 4 4 5 4 5 3 3 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 3 3 5 5 5 3 4 5 4 4 5 4 5 3 3 4 4 4 5 5 4 4 5 11 3 4 5 4 3 4 5 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 4 3 5 4 5 4 3 4 3 4 5 4 3 4 5 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 12 4 5 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 4 3 4 5 5 4 4 5 4 4 5 4 5 3 3 4 4 4 5 5 4 4 5 Total 47 56 53 51 44 50 47 44 44 46 44 41 43 41 51 44 41 49 43 48 44 50 48 50 47 46 54 53 50 45 46 55 43 41 46 43 44 49 47 49 45 45 X1 3,916667 4,666667 4,416667 4,25 3,666667 4,166667 3,916667 3,666667 3,666667 3,833333 3,666667 3,416667 3,583333 3,416667 4,25 3,666667 3,416667 4,083333 3,583333 4 3,666667 4,166667 4 4,166667 3,916667 3,833333 4,5 4,416667 4,166667 3,75 3,833333 4,583333 3,583333 3,416667 3,833333 3,583333 3,666667 4,083333 3,916667 4,083333 3,75 3,75

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 4 4 4 4 4 3 4 4 3 5 3 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 3 5 4 4 4 3 4 3 5 3 3 3 3 3 4 5 3 3 3 3 3 4 3 4 5 4 4 4 4 3 5 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 3 5 4 5 4 3 4 3 5 3 4 3 4 4 5 3 4 5 5 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 5 4 5 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 5 3 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 4 4 3 4 5 5 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 3 5 3 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 3 5 4 4 4 3 4 3 5 3 3 3 3 3 4 5 3 3 3 3 3 4 3 4 5 4 4 4 4 3 5 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 3 5 4 5 4 3 4 3 5 3 4 3 4 4 5 3 4 5 5 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 5 4 5 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 44 44 48 43 54 50 49 44 45 59 44 46 41 46 46 49 44 44 45 47 44 40 48 39 43 44 47 49 49 46 44 59 43 54 44 45 50 53 48 47 42 48 47 45 3,666667 3,666667 4 3,583333 4,5 4,166667 4,083333 3,666667 3,75 4,916667 3,666667 3,833333 3,416667 3,833333 3,833333 4,083333 3,666667 3,666667 3,75 3,916667 3,666667 3,333333 4 3,25 3,583333 3,666667 3,916667 4,083333 4,083333 3,833333 3,666667 4,916667 3,583333 4,5 3,666667 3,75 4,166667 4,416667 4 3,916667 3,5 4 3,916667 3,75

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 110 4 5 4 5 5 5 4 4 4 5 4 4 3 4 397 3,97 4 4 4 5 5 4 3 3 3 4 3 3 5 4 5 5 4 5 4 4 3 4 5 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 5 3 4 5 374 399 385 3,74 3,99 3,85 4 5 3 3 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 402 4,02 4 5 4 5 5 5 4 4 4 5 4 4 3 4 397 3,97 3 5 3 3 4 3 4 4 4 4 5 4 4 5 389 3,89 4 5 4 5 5 5 4 4 4 3 4 5 4 3 396 3,96 4 5 3 4 5 5 4 4 3 4 3 4 4 4 373 3,73 4 4 5 4 3 3 3 3 4 5 4 5 4 3 5 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 5 4 5 405 377 4,05 3,77 4 5 3 3 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 399 3,99 47 58 39 44 55 54 46 52 44 49 48 47 44 49 4693 46,93 3,916667 4,833333 3,25 3,666667 4,583333 4,5 3,833333 4,333333 3,666667 4,083333 4 3,916667 3,666667 4,083333 391,083 3,91083

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 111 1 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 3 4 4 3 5 4 4 4 4 4 Promosi Melalui Personal Selling 2 3 4 1 4 4 4 3 5 4 5 4 5 4 4 5 4 5 4 4 3 3 5 3 4 3 4 4 4 4 5 5 4 4 3 4 3 4 3 4 4 2 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 5 5 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 5 4 4 5 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 3 4 5 4 5 4 5 3 5 3 4 4 5 5 4 3 5 3 5 3 2 4 5 4 4 4 5 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 5 4 4 5 4 4 5 4 5 3 3 4 4 4 5 5 4 4 5 Total 23 28 27 25 21 24 25 22 21 22 22 24 25 25 26 25 25 25 24 27 25 26 26 26 24 24 27 26 25 26 24 28 21 21 23 21 23 25 26 24 25 25 X2 3,833333 4,666667 4,5 4,166667 3,5 4 4,166667 3,666667 3,5 3,666667 3,666667 4 4,166667 4,166667 4,333333 4,166667 4,166667 4,166667 4 4,5 4,166667 4,333333 4,333333 4,333333 4 4 4,5 4,333333 4,166667 4,333333 4 4,666667 3,5 3,5 3,833333 3,5 3,833333 4,166667 4,333333 4 4,166667 4,166667

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 112 4 4 4 3 4 5 5 4 4 4 5 5 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 5 5 5 5 4 3 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 3 5 5 5 5 5 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 3 5 4 4 4 3 4 3 5 3 3 3 3 3 4 5 3 3 3 3 3 4 3 4 5 4 4 4 4 3 5 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 3 5 4 5 4 3 4 3 5 3 4 3 4 4 5 3 4 5 5 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 5 4 5 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 5 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 22 22 26 21 27 26 25 22 23 29 26 27 23 24 23 24 22 21 23 23 22 20 24 19 21 22 23 24 24 23 22 29 22 27 22 22 25 27 24 24 21 23 23 23 3,666667 3,666667 4,333333 3,5 4,5 4,333333 4,166667 3,666667 3,833333 4,833333 4,333333 4,5 3,833333 4 3,833333 4 3,666667 3,5 3,833333 3,833333 3,666667 3,333333 4 3,166667 3,5 3,666667 3,833333 4 4 3,833333 3,666667 4,833333 3,666667 4,5 3,666667 3,666667 4,166667 4,5 4 4 3,5 3,833333 3,833333 3,833333

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 113 3 5 3 3 4 3 4 4 4 4 5 4 4 5 400 4 4 5 4 5 5 5 5 5 4 5 4 5 4 5 424 4,24 4 5 3 4 5 5 4 4 5 4 5 4 4 4 383 3,83 4 5 3 3 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 411 4,11 4 4 2 2 5 5 3 4 5 4 4 5 5 5 386 3,86 4 5 3 3 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 409 4,09 23 29 18 20 27 26 24 27 26 25 26 26 27 27 2413 24,13 3,833333 4,833333 3 3,333333 4,5 4,333333 4 4,5 4,333333 4,166667 4,333333 4,333333 4,5 4,5 402,167 4,02167

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 114 1 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 2 4 4 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 3 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 4 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 4 3 5 4 4 4 3 4 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 Keputusan Pembelian 1 2 3 4 4 3 4 4 5 4 5 5 4 5 4 5 4 4 4 4 5 3 4 3 4 4 5 4 5 5 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 5 4 3 3 5 4 3 3 4 4 4 5 4 4 4 3 5 4 3 3 4 4 5 4 4 4 3 4 4 5 4 4 4 4 3 4 5 5 4 4 5 4 5 3 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 5 4 5 4 5 4 4 4 4 5 4 5 3 4 4 4 4 5 5 5 4 3 4 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 5 4 5 3 5 3 5 3 4 4 4 5 4 3 4 3 5 3 5 3 1 4 4 4 5 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 5 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 2 4 5 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 4 3 4 5 5 4 4 5 4 4 5 4 5 3 3 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 5 4 4 4 5 3 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 3 4 3 4 5 5 4 4 5 4 4 5 4 5 3 3 4 4 4 5 5 4 4 5 4 4 4 4 5 3 3 4 4 4 2 3 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 3 5 Total 55 52 51 47 49 44 44 44 47 42 40 43 41 48 44 45 49 42 50 46 50 49 51 46 48 55 52 51 47 45 53 44 41 45 43 41 48 48 48 46 46 Y 4,583333 4,333333 4,25 3,916667 4,083333 3,666667 3,666667 3,666667 3,916667 3,5 3,333333 3,583333 3,416667 4 3,666667 3,75 4,083333 3,5 4,166667 3,833333 4,166667 4,083333 4,25 3,833333 4 4,583333 4,333333 4,25 3,916667 3,75 4,416667 3,666667 3,416667 3,75 3,583333 3,416667 4 4 4 3,833333 3,833333

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 115 4 4 4 4 4 3 4 4 3 5 3 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 3 5 4 4 4 3 4 3 5 3 3 3 3 3 4 5 3 3 3 3 3 4 3 4 5 4 4 4 4 3 5 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 3 5 3 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 3 5 4 4 4 3 4 3 5 3 3 3 3 3 4 5 3 3 3 3 3 4 3 4 5 4 4 4 4 3 5 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 3 5 4 5 4 3 4 3 5 3 4 3 4 4 5 3 4 5 5 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 5 4 5 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 5 3 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 3 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 3 5 4 4 4 3 4 3 5 3 3 3 3 3 4 5 3 3 3 3 3 4 3 4 5 4 4 4 4 3 5 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 5 5 5 3 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 3 4 3 5 4 4 4 3 4 3 5 3 3 3 3 3 4 5 3 3 3 3 3 4 3 4 5 4 4 4 4 3 5 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 43 44 47 45 53 49 48 43 45 58 46 45 40 44 44 48 46 45 42 45 43 39 47 40 43 46 49 50 50 47 44 58 43 52 44 46 50 52 47 46 43 48 46 43 3,583333 3,666667 3,916667 3,75 4,416667 4,083333 4 3,583333 3,75 4,833333 3,833333 3,75 3,333333 3,666667 3,666667 4 3,833333 3,75 3,5 3,75 3,583333 3,25 3,916667 3,333333 3,583333 3,833333 4,083333 4,166667 4,166667 3,916667 3,666667 4,833333 3,583333 4,333333 3,666667 3,833333 4,166667 4,333333 3,916667 3,833333 3,583333 4 3,833333 3,583333

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 116 4 5 4 5 5 5 4 4 4 5 4 4 3 4 397 3,97 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 4 3 4 3 3 2 3 4 3 3 3 5 4 5 4 3 2 3 5 4 3 3 3 5 5 5 4 5 4 5 5 4 4 4 5 5 5 4 5 4 5 5 4 4 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5 4 3 4 3 4 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 5 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 5 4 4 3 4 4 4 374 396 373 411 386 399 397 375 399 399 383 3,74 3,96 3,73 4,11 3,86 3,99 3,97 3,75 3,99 3,99 3,83 47 58 40 44 55 56 48 52 47 50 47 51 45 46 4642 46,42 3,916667 4,833333 3,333333 3,666667 4,583333 4,666667 4 4,333333 3,916667 4,166667 3,916667 4,25 3,75 3,833333 386,833 3,86833

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 117 LAMPIRAN 3 OLAH DATA SPSS

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 118 CORRELATIONS /VARIABLES=X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 X1.6 X1.7 X1.8 X1.9 X1.10 X1.11 X1.12 Total_X1 /PRINT=TWOTAIL NOSIG /MISSING=PAIRWISE. Correlations Correlations X1.1 X1.1 Pearson X1.2 1 X1.3 .141 -.001 X1.4 X1.5 .053 -.068 Correlation X1.2 Pearson 100 .141 X1.7 X1.8 X1.9 X1.10 X1.11 X1.12 Total_X1 * * .185 -.150 .173 -.001 .541 1.00 .210 0 Sig. (2-tailed) N X1.6 .919 * ** .161 .995 .603 .503 .000 .036 .000 .065 .137 .085 .995 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 .028 .244 * -.027 1 -.027 .203 * -.033 .141 -.020 .156 .747 Sig. (2-tailed) .161 N 100 Pearson .743 .161 .841 .120 .000 .785 .014 .787 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 -.001 -.027 1 .036 .969 * -.001 .298 * .995 .787 N 100 100 .053 .203 * 100 .036 * -.023 -.027 .603 .043 .719 N 100 100 100 -.068 -.033 .969 .003 .821 .787 .000 .347 .000 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 .092 ** .036 1 * 100 .047 .743 .000 .643 N 100 100 100 100 1.000 ** .141 -.001 .047 .053 -.057 .029 .299 .785 .438 ** .643 .603 .575 .778 .003 .363 .000 .719 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 100 -.089 -.033 ** .092 ** 1 -.068 .244 100 .053 -.068 Sig. (2-tailed) .000 .161 .995 .603 .503 N 100 100 100 100 100 .210 * -.020 .298 * .775 .969 .614 ** .503 .014 .377 .748 .000 .364 .000 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 * * .185 -.150 .173 -.001 1 .210 .919 .541 ** * -.057 .244 * .036 .000 .065 .137 .085 .995 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 * 1 .181 .024 .149 .053 .072 .811 .140 .598 .003 .000 100 .210 .298 ** .402 ** * Sig. (2-tailed) .036 .841 .003 .575 .014 .036 N 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 * .181 1 .177 -.169 .146 -.023 .078 .093 .147 .821 .000 100 100 100 100 100 -.099 ** -.027 .001 .787 Pearson .919 ** .156 -.023 .029 -.089 .919 Sig. (2-tailed) .000 .120 .821 .778 .377 .000 .072 N 100 100 100 100 100 100 100 Pearson .185 .747 * -.027 .299 * Correlation Sig. (2-tailed) .503 ** * Correlation X1.9 * * Correlation X1.8 ** .995 .503 Pearson .649 .000 Correlation X1.7 ** .719 Sig. (2-tailed) Pearson .095 1.000 * Correlation X1.6 ** * Sig. (2-tailed) Pearson .711 * Correlation X1.5 ** .043 Sig. (2-tailed) Pearson .412 .787 Correlation X1.4 * * Correlation X1.3 ** .065 .000 * 100 -.033 .185 .024 .177 .748 .065 .811 .078 1 .339 .448 ** * .787 .003 .330 .000

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 119 N X1.10 Pearson 100 -.150 100 100 .028 .711 .092 .775 * 100 -.150 100 100 100 .000 .363 .000 .137 .140 .093 .330 N 100 100 100 100 100 100 100 100 100 * Pearson .173 .244 1 .095 .785 * .092 .173 .053 .146 .339 * .042 ** .711 100 .479 ** .000 .000 100 100 100 100 .042 1 .095 .540 ** * .085 .014 .347 .000 .364 .085 .598 .147 .001 .678 N 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 -.001 -.027 1.00 .036 .969 0 100 .678 Sig. (2-tailed) Pearson 100 * .785 * 100 .149 -.169 -.099 .137 Correlation Total_X1 100 Sig. (2-tailed) Correlation X1.12 100 * Correlation X1.11 * * -.001 .298 * ** * -.023 -.027 .711 .347 .000 100 100 100 ** .095 1 .649 ** * Sig. (2-tailed) .995 .787 .000 .719 .000 .995 .003 .821 .787 .000 .347 N 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 ** * * * * * * * * ** ** ** 1 Pearson .541 Correlation .412 .649 .438 .614 .541 .402 .503 .448 * * * * * * * * .479 .540 .000 .649 Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 N 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). CORRELATIONS /VARIABLES=X2.1.1 X2.1.2 X2.1.3 X2.1.4 X2.2.1 X2.2.2 Total_X2 /PRINT=TWOTAIL NOSIG /MISSING=PAIRWISE. Correlations Correlations X2.1.1 X2.1.1 Pearson Correlation X2.1.2 X2.1.2 X2.1.3 X2.1.4 X2.2.1 X2.1.4 .045 .046 100 * 1 Sig. (2-tailed) N X2.1.3 * Pearson Correlation .200 Sig. (2-tailed) .046 N 100 X2.2.1 .657 .000 .524 .000 .000 100 100 100 100 100 100 1 .167 .083 .021 .130 .097 .414 .834 .198 .000 100 100 100 100 100 -.018 ** .037 .856 .000 .712 .000 100 100 100 100 1 * ** 100 .045 .167 Sig. (2-tailed) .657 .097 N 100 100 1 100 .383 ** .083 -.018 Sig. (2-tailed) .000 .414 .856 N 100 100 100 100 ** * .383 Total_X2 .064 .200 Pearson Correlation Pearson Correlation X2.2.2 ** Pearson Correlation .064 .021 Sig. (2-tailed) .524 .834 .371 .000 .206 .040 .371 .206 .429 .802 ** .576 .434 .479 .694 ** ** ** ** .040 .000 .000 100 100 100 1 * .226 .024 .578 ** .000

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 120 N X2.2.2 Total_X2 100 100 100 100 100 .130 .037 ** * 1 .000 .198 .712 .000 .024 100 100 100 100 100 100 100 ** ** ** ** ** ** 1 ** Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation .429 Pearson Correlation .576 100 .434 .479 .802 .694 .226 .578 100 .739 ** .000 .739 Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000 N 100 100 100 100 100 100 100 *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). CORRELATIONS /VARIABLES=Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Y2.1 Y2.2 Y2.3 Y2.4 Y3.1 Y3.2 Y3.3 Y3.4 Total_Y /PRINT=TWOTAIL NOSIG /MISSING=PAIRWISE. Correlations Correlations Y1.1 Pearson Correlation Y1.1 Y1.2 Y1.3 1 .141 .919 Sig. (2-tailed) N Y1.2 Pearson Correlation 100 .141 Y1.4 Y2.1 Y2.2 Y2.3 ** .185 -.200 * .073 .161 .000 .065 .046 .470 100 100 100 100 100 .156 ** .019 * 1 .747 .206 Y2.4 Y3.1 Y3.2 Y3.3 Y3.4 Total_Y ** .143 -.001 -.001 .146 .995 .000 .157 .995 .995 .147 .000 100 100 100 100 100 100 100 -.027 -.027 ** -.001 1.000 -.027 .141 .989 * .691 .508 .611 ** ** * Y1.3 Y1.4 Sig. (2-tailed) .161 N 100 Pearson Correlation .919 ** 100 .156 .120 .000 .849 .040 .787 .161 .000 .787 .787 .000 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 ** .158 -.023 -.023 .141 1 -.173 .090 -.023 .078 .086 .375 .821 .000 .116 .821 .821 .163 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 ** -.027 * -.027 -.027 Sig. (2-tailed) .000 .120 N 100 100 100 100 100 Pearson Correlation .185 .747 .177 1 -.045 .301 .919 .185 .735 ** Y2.1 Y2.2 .065 .000 .078 N 100 100 Pearson Correlation 100 .787 .065 .000 .787 .787 .000 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 100 1 * ** * .017 ** ** -.003 -.045 Sig. (2-tailed) .046 .849 .086 .654 N 100 100 100 100 .090 ** * .073 .206 ** .002 -.173 100 .617 .654 .019 Pearson Correlation -.200 100 ** * Sig. (2-tailed) * .837 .496 ** .177 .301 .233 .233 .708 -.200 .708 .708 .430 ** .020 .000 .046 .867 .000 .000 .977 .000 100 100 100 100 100 100 100 100 ** 1 * .114 .114 .366 .459 ** .114 .073 .230 .258 .470 .022 .258 .258 .000 .000 100 100 100 100 100 100 100 ** ** -.047 * Y2.3 Sig. (2-tailed) .470 .040 .375 .002 .020 N 100 100 100 100 -.027 ** Pearson Correlation -.001 100 .027 -.023 .708 100 .114 1 -.001 -.027 1.000 1.000 .566 **

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 121 Y2.4 Sig. (2-tailed) .995 .787 .821 .787 .000 .258 N 100 100 100 100 100 100 1.000 .141 ** .185 -.200 * Pearson Correlation .919 .995 .788 .000 .000 .645 .000 100 100 100 100 100 100 100 .073 -.001 1 .143 -.001 -.001 .146 .157 .995 .995 .147 .000 100 100 100 100 100 -.027 -.027 ** .788 .788 .000 .000 100 100 100 100 ** -.047 .000 .645 .000 100 100 100 100 ** 1 -.047 .508 ** ** Y3.1 Sig. (2-tailed) .000 .161 .000 .065 .046 .470 .995 N 100 100 100 100 100 100 .158 ** .017 .230 * -.027 .143 Pearson Correlation 100 .143 .989 .735 100 1 .721 .618 ** ** Y3.2 Sig. (2-tailed) .157 .000 .116 .000 .867 .022 .788 .157 N 100 100 100 100 100 100 100 -.023 -.027 ** Pearson Correlation -.001 100 - .708 .114 1.000 ** 100 -.001 -.027 1 1.000 .566 ** .027 Y3.3 Sig. (2-tailed) .995 .787 .821 .787 .000 .258 .000 .995 .788 N 100 100 100 100 100 100 100 100 100 -.001 - -.023 -.027 Pearson Correlation .708 ** .114 1.000 ** -.001 -.027 1.000 .566 ** .027 Y3.4 Sig. (2-tailed) .995 .787 .821 .787 .000 .258 .000 .995 .788 .000 N 100 100 100 100 100 100 100 100 100 .141 ** -.003 ** * Pearson Correlation 100 .146 .691 .837 .366 -.047 .146 .721 ** .645 .000 100 100 100 -.047 -.047 1 .598 ** * Sig. (2-tailed) .147 .000 .163 .000 .977 .000 .645 .147 .000 .645 .645 N 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 .611 ** ** ** ** ** ** * ** ** ** 1 Total Pearson Correlation .508 ** .496 .617 .430 .459 .566 .508 ** _Y .618 .566 .566 .000 .598 * Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 N 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). 100

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 122 RELIABILITY /VARIABLES=X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 X1.6 X1.7 X1.8 X1.9 X1.10 X1.11 X1.12 /SCALE('ALL VARIABLES') ALL /MODEL=ALPHA. Reliability Scale: ALL VARIABLES Case Processing Summary N Cases Valid 100 a Excluded 0 Total 100 % 100.0 .0 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .752 12 RELIABILITY /VARIABLES=X2.1.1 X2.1.2 X2.1.3 X2.1.4 X2.2.1 X2.2.2 /SCALE('ALL VARIABLES') ALL /MODEL=ALPHA. Reliability Scale: ALL VARIABLES Case Processing Summary N % Cases Valid 100 100.0 a Excluded 0 .0 Total 100 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .610 6

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 123 RELIABILITY /VARIABLES=Y1.1 Y1.2 Y1.3 Y1.4 Y2.1 Y2.2 Y2.3 Y2.4 Y3.1 Y3.2 Y3.3 Y3.4 /SCALE('ALL VARIABLES') ALL /MODEL=ALPHA. Reliability Scale: ALL VARIABLES Cases Case Processing Summary N % Valid 100 100.0 a Excluded 0 .0 Total 100 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .784 12 FREQUENCIES VARIABLES=Usia Pendidikan Pekerjaan Frekuensi_pembelian /ORDER=ANALYSIS. Frequencies Statistics N Valid Missing Frekuensi_pe Usia Pendidikan Pekerjaan mbelian 100 100 100 100 0 0 0 0 Frequency Table Usia Valid 20 – 25 tahun 26 – 30 tahun 31 – 35 tahun 36 – 40 tahun > 40 tahun Frequency 25 13 27 32 3 Percent Valid Percent 25.0 25.0 13.0 13.0 27.0 27.0 32.0 32.0 3.0 3.0 Cumulative Percent 25.0 38.0 65.0 97.0 100.0

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 124 Usia Valid 20 – 25 tahun 26 – 30 tahun 31 – 35 tahun 36 – 40 tahun > 40 tahun Total Frequency 25 13 27 32 3 100 Cumulative Percent 25.0 38.0 65.0 97.0 100.0 Percent Valid Percent 25.0 25.0 13.0 13.0 27.0 27.0 32.0 32.0 3.0 3.0 100.0 100.0 Pendidikan Valid SMP SMA Akademi Perguruan tinggi/Universitas Total Frequency 26 16 25 33 100 Percent Valid Percent 26.0 26.0 16.0 16.0 25.0 25.0 33.0 33.0 100.0 Cumulative Percent 26.0 42.0 67.0 100.0 100.0 Pekerjaan Frequency Valid Pegawai negeri 4 Pegawai swasta 24 Wiraswasta 24 Ibu rumah tangga 48 Total 100 Percent Valid Percent 4.0 4.0 24.0 24.0 24.0 24.0 48.0 48.0 100.0 100.0 Cumulative Percent 4.0 28.0 52.0 100.0 Frekuensi_pembelian Valid Satu kali Lebih dari satu kali Total Frequency 51 49 100 Percent Valid Percent 51.0 51.0 49.0 49.0 100.0 100.0 Cumulative Percent 51.0 100.0

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 125 STRING a b c (A20). RECODE X1 X2 Y (1.00 thru 1.79='Sangat Rendah') (1.80 thru 2.59='Rendah') (2.60 thru 3.39='Normal') (3.40 thru 4.19='Tinggi') (4.20 thru 5.00='Sangat tinggi') INTO a b c. VARIABLE LABELS a 'Kualitas produk' /b 'Personal selling' /c 'Keputusan pembelian'. EXECUTE. FREQUENCIES VARIABLES=a b c /ORDER=ANALYSIS. Frequencies N Valid Statistics Kualitas Personal produk selling 100 100 Missing 0 Keputusan pembelian 100 0 0 Valid Percent Cumulative Percent Frequency Table Kualitas produk Frequency Valid Normal Sangat tinggi Tinggi Total 3 16 81 100 Percent 3.0 16.0 81.0 100.0 3.0 16.0 81.0 100.0 3.0 19.0 100.0 Personal selling Frequency Valid Normal 4 Sangat tinggi 28 Tinggi Total 68 100 Percent Valid Percent 4.0 4.0 28.0 28.0 68.0 100.0 68.0 100.0 Cumulative Percent 4.0 32.0 100.0

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 126 Keputusan pembelian Frequency Valid Normal 4 Sangat tinggi 18 Tinggi 78 Total 100 Percent Valid Percent 4.0 4.0 18.0 18.0 78.0 78.0 100.0 100.0 Cumulative Percent 4.0 22.0 100.0 DESCRIPTIVES VARIABLES=X1 X2 Y /STATISTICS=MEAN STDDEV MIN MAX. Descriptives Descriptive Statistics N Kualitas Produk Personal selling Keputusan pembelian Valid N (listwise) Minimum Maximum 100 3.25 4.92 100 3.00 4.83 100 3.17 5.00 100 Mean 3.9108 4.0100 3.9075 Std. Deviation .35400 .38404 .37134

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 127 REGRESSION /MISSING LISTWISE /STATISTICS COEFF OUTS R ANOVA COLLIN TOL /CRITERIA=PIN(.05) POUT(.10) /NOORIGIN /DEPENDENT Y /METHOD=ENTER X1 X2 /SCATTERPLOT=(*SRESID ,*ZPRED) /RESIDUALS HISTOGRAM(ZRESID) NORMPROB(ZRESID) /SAVE RESID. Regression Variables Entered/Removedb Variables Variables Model Entered Removed Method 1 Personal . Enter selling, Kualitas Produk a. All requested variables entered. b. Dependent Variable: Keputusan pembelian Model Summaryb Adjusted R Std. Error of Model R R Square Square the Estimate a 1 .945 .893 .891 .12278 a. Predictors: (Constant), Personal selling, Kualitas Produk b. Dependent Variable: Keputusan pembelian ANOVAb Sum of Model Squares df Mean Square 1 Regression 12.189 2 6.095 Residual 1.462 97 .015 Total 13.651 99 a. Predictors: (Constant), Personal selling, Kualitas Produk b. Dependent Variable: Keputusan pembelian F 404.308 Sig. .000a

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 128 Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta 1 (Constant) .246 .179 Kualitas Produk .996 .035 .949 Personal selling -.058 .032 -.060 a. Dependent Variable: Keputusan pembelian t 1.379 28.409 -1.806 Sig. .171 .000 .074 Coefficientsa Collinearity Statistics Tolerance VIF .989 1.012 .989 1.012 a. Dependent Variable: Keputusan pembelian Collinearity Diagnosticsa Model Dimension Eigenvalue Condition Index Variance Proportions Kualitas Personal (Constant) Produk selling 1 1 2.989 1.000 2 .008 19.791 3 .003 30.865 a. Dependent Variable: Keputusan pembelian .00 .00 1.00 .00 .48 .52 .00 .62 .38 Residuals Statisticsa Predicted Value Std. Predicted Value Standard Error of Predicted Value Adjusted Predicted Value Residual Std. Residual Stud. Residual Deleted Residual Stud. Deleted Residual Minimum Maximum 3.2596 4.9196 -1.846 2.884 .012 .040 Mean 3.9075 .000 .020 Std. Deviation .35089 1.000 .006 N 100 100 100 3.2601 4.9109 3.9073 .35043 100 -.26533 -2.161 -2.194 -.27337 -2.238 .29620 2.412 2.467 .30981 2.535 .00000 .000 .001 .00019 .002 .12153 .990 1.004 .12500 1.013 100 100 100 100 100

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 129 Mahal. Distance .001 9.400 Cook's Distance .000 .093 Centered Leverage .000 .095 Value a. Dependent Variable: Keputusan pembelian Charts 1.980 .010 .020 1.992 .015 .020 100 100 100

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 130 NPAR TESTS /K-S(NORMAL)=RES_1 /MISSING ANALYSIS. NPar Tests One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz ed Residual N 100 a,b Normal Parameters Mean .0000000 Std. Deviation .12153005 Most Extreme Absolute .068 Differences Positive .068 Negative -.037 Kolmogorov-Smirnov Z .677 Asymp. Sig. (2-tailed) .749 a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 131 LAMPIRAN 4

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 132 TABEL UJI F df 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 uji f _ 0.05 df 161.4476 18.5128 10.128 7.7086 6.6079 5.9874 5.5914 5.3177 5.1174 4.9646 4.8443 4.7472 4.6672 4.6001 4.5431 4.494 4.4513 4.4139 4.3807 4.3512 4.3248 4.3009 4.2793 4.2597 4.2417 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 uji f _ 0.05 Df 4.2252 4.21 4.196 4.183 4.1709 4.1596 4.1491 4.1393 4.13 4.1213 4.1132 4.1055 4.0982 4.0913 4.0847 4.0785 4.0727 4.067 4.0617 4.0566 4.0517 4.0471 4.0427 4.0384 4.0343 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 uji f _ 0.05 df uji f _ 0.05 4.0304 76 3.9668 4.0266 77 3.9651 4.023 78 3.9635 4.0195 79 3.9619 4.0162 80 3.9604 4.013 81 3.9589 4.0099 82 3.9574 4.0069 83 3.956 4.004 84 3.9546 4.0012 85 3.9532 3.9985 86 3.9519 3.9959 87 3.9506 3.9934 88 3.9493 3.9909 89 3.9481 3.9886 90 3.9469 3.9863 91 3.9457 3.984 92 3.9445 3.9819 93 3.9434 3.9798 94 3.9423 3.9778 95 3.9412 3.9758 96 3.9402 3.9739 97 3.9391 3.972 98 3.9381 3.9702 99 3.9371 3.9685 100 3.9361

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 132 LAMPIRAN 5

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 133 TABEL UJI t PADA α = 5% DAN α = 2.5% Df 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 Uji_t_5 Uji_t_2.5 6.3138 12.7062 2.92 4.3027 2.3534 3.1824 2.1318 2.7764 2.015 2.5706 1.9432 2.4469 1.8946 2.3646 1.8595 2.306 1.8331 2.2622 1.8125 2.2281 1.7959 2.201 1.7823 2.1788 1.7709 2.1604 1.7613 2.1448 1.7531 2.1314 1.7459 2.1199 1.7396 2.1098 1.7341 2.1009 1.7291 2.093 1.7247 2.086 1.7207 2.0796 1.7171 2.0739 1.7139 2.0687 1.7109 2.0639 1.7081 2.0595 1.7056 2.0555 1.7033 2.0518 1.7011 2.0484 1.6991 2.0452 1.6973 2.0423 1.6955 2.0395 1.6939 2.0369 1.6924 2.0345 1.6909 2.0322 1.6896 2.0301 1.6883 2.0281 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 1.6871 1.686 1.6849 1.6839 1.6829 1.682 1.6811 1.6802 1.6794 1.6787 1.6779 1.6772 1.6766 1.6759 1.6753 1.6747 1.6741 1.6736 1.673 1.6725 1.672 1.6716 1.6711 1.6706 1.6702 1.6698 1.6694 1.669 1.6686 1.6683 1.6679 1.6676 1.6672 1.6669 1.6666 1.6663 1.666 2.0262 2.0244 2.0227 2.0211 2.0195 2.0181 2.0167 2.0154 2.0141 2.0129 2.0117 2.0106 2.0096 2.0086 2.0076 2.0066 2.0057 2.0049 2.004 2.0032 2.0025 2.0017 2.001 2.0003 1.9996 1.999 1.9983 1.9977 1.9971 1.9966 1.996 1.9955 1.9949 1.9944 1.9939 1.9935 1.993 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 1.6657 1.6654 1.6652 1.6649 1.6646 1.6644 1.6641 1.6639 1.6636 1.6634 1.6632 1.663 1.6628 1.6626 1.6624 1.6622 1.662 1.6618 1.6616 1.6614 1.6612 1.6611 1.6609 1.6607 1.6606 1.6604 1.6602 1.9925 1.9921 1.9917 1.9913 1.9908 1.9905 1.9901 1.9897 1.9893 1.989 1.9886 1.9883 1.9879 1.9876 1.9873 1.987 1.9867 1.9864 1.9861 1.9858 1.9855 1.9853 1.985 1.9847 1.9845 1.9842 1.984

(153)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN OPPO SMARTPHONE DI KOTA MALANG
7
129
15
PENGARUH BAURAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PRODUK KIRIN DI YOGYAKARTA
0
2
77
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE MEREK XIOMI ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN HANDPHONE MEREK XIOMI DI SURAKARTA.
0
1
13
PENGARUH PERSONAL SELLING DAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK TUPPERWARE PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.
1
6
21
PENGARUH PERSONAL SELLING DAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK TUPPERWARE PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.
0
3
27
ANALISIS PENGARUH LOKASI, KUALITAS PELAYANAN, DAN KEBERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN ANALISIS PENGARUH LOKASI, KUALITAS PELAYANAN, DAN KEBERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI LUWES KARTASURA.
0
2
15
ANALISIS PENGARUH LOKASI, KUALITAS PELAYANAN, DAN KEBERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN ANALISIS PENGARUH LOKASI, KUALITAS PELAYANAN, DAN KEBERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI LUWES KARTASURA.
0
2
15
PENDAHULUAN ANALISIS PENGARUH LOKASI, KUALITAS PELAYANAN, DAN KEBERAGAMAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI LUWES KARTASURA.
0
4
7
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TAHU KEPEL ”38” DI DESA PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TAHU KEPEL ”38” DI DESA PURWOGONDO KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO.
0
1
12
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN CEKERAN MIDUN BANDUNG.
1
14
48
PENGARUH PERSONAL SELLING (PENJUALAN PRIBADI) TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK : Studi pada PT.MNI di Kota Bandung.
0
3
54
ANALISIS PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL SUZUKI SX4 PADA DEALER UMC PERAK.
1
2
108
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KESADARAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ULANG MELALUI KEPUASAN KONSUMEN ipi327718
0
1
9
ANALISIS PENGARUH HARGA, KUALITAS PRODUK DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL SUZUKI SX4 PADA DEALER UMC PERAK SKRIPSI
0
0
24
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP PROSES KEPUTUSAN PEMBELIAN MAJALAH CITACINTA - Binus e-Thesis
0
0
11
Show more