TUGAS KELOMPOK PRAKTIK KERJA PROFESI APO

 0  0  28  2018-09-16 23:02:17 Report infringing document

TUGAS KELOMPOK PRAKTIK KERJA PROFESI APOTEKER ANALISIS KASUS SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL (SJSN)

  Oleh : Ani Nurani Istiqomah, S. 12811020 Anna Indria Suryani, S.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjamin agar setiap orang atau warga

  Hanya saja,kerja keras berbagai pihak masih diperlukan untuk memastikan bahwa pengambil keputusan, akademisi, politisi, dan pengawas sosial tidak memikirkan kepentingan jangka pendek yangmerusak fondasi dan tatanan sosial yang yang kuat yang berkesinambungan. Sementara yang kini telah memperoleh jaminan kesehatan, misalnya dari perusahaan yang membeli asuransi kesehatanswasta, dapat berpindah ke system AKN yang jauh lebih murah setiap saat mereka merasa lebih diuntungkan.

B. Tujuan 1. Mengetahui apa itu SJSN dan penerapannya di Negara Indonesia

TINJAUAN PUSTAKA

A. Asas SJSN

  dana amanat dan hasil pengelolaan seluruhnya untuk pengembangan program dan sebesar-besarnya kepentingan peserta. Suatu cara kegotongroyongan yang terorganisasikan dengan memberikan santunan / pertolongan pada sesama yang membayar iuran.

D. Sistem Jaminan Sosial Nasional

  "Tujuan utama kami adalah mendukung program pemerintah agar program pemerintah ini dapat terlaksana dengan baik dan seluruh masyarakat tidak khawatir lagimenggunakan OGB terutama OGBdexa karena masyarakat benar benar sudah mengetahui dan percaya dengan Obat Generik berlogo," tandasnya (JAKARTA, KOMPAS.com). Dengan BPJS, penyelenggaraan jaminan pemeliharaan kesehatan yang diselenggarakan oleh masing-masing pemerintah daerah saat ini, akan terhimpun menjadisatu dengan menerapkan pola penyelenggaraan yang sama, sehingga pasien benar-benar menjadi subjek dalam pelayanan kesehatan.

BAB II I PEMBAHASAN Masyarakat Indonesia pada umumnya sangat senang mendengar bahwa Indonesia

  Konsep Dasar Dalam merumuskan konsep jaminan sosial untuk Indonesia Tim menyepakati suatu sistem jaminan sosial harus dibangun diatas tiga pilar yaitu: Pilar pertama yang tebawah adalah pilar bantuan sosial (social assistance) bagi mereka yang miskin dan tidak mampu atau tidak memiliki penghasilan tetap yang memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak. Akan tetapi, jika pemda membuat BPJSD untuk menyelenggarakan program jaminan sosial yang sama dan untuk orang yang sama,dengan manarik iuran dari orang yang sama dengan yang diselenggarakan secara Nasional(duplikasi program), maka akan terjadi pemborosan yang tidak perlu.

BAB IV PENUTUP Pemerintah Indonesia sampai saat ini belum mampu memberikan perlindungan

  Bahkan, hampir di seluruh pemerintah daerah,sistem yang diberlakukan adalah sistem jual-beli pelayanan rumah sakit dengan mengharuskan rakyat yang sakit membayar berbagai pelayanan yang tarifnya ditetapkandengan suatu Perda. Sementara penduduk di sektor formal yang kini dijaminmelalui upaya sendiri (self-insured) atau membeli asuransi masih dapat meneruskan cara itu sampai majikan menyadari bahwa sistem AKN lebih murah dan lebih menguntungkankaryawannya.

DAFTAR PUSTAKA

  Dalam Pendanaan Kesehatan dan Alternatif Mobilisasi Dana Masyarakat. Thabrany, H., 2008, Strategi Pendanaan Jaminan Kesehatan Indonesia dalam SJSN, http://staff.ui.ac.id/internal/140163956/material/StrategiPendanaanJaminanKesehatanIn donesia-Bappenas08.pdf .

Dokumen baru
Dokumen yang terkait
Tags
Laporan Praktik Kerja Profesi Farmasi Industri

Tugas Etika Profesi Kelompok Iii Ruang L

Laporan Praktik Kerja Profesi Apoteker Farmasi Industri Laporan Praktik Kerja Profesi Farmasi Rumah Sakit Laporan Praktik Kerja Profesi Rumah Sakit

Tugas Kelompok Praktik Peciptaan Gerak B

Laporan Praktik Kerja Profesi Apoteker Farmasi Rumah Sakit

Cara Kerja Mesin Frais Tugas Kelompok Tu

Makalah Etika Profesi Kelompok

Paper Tugas Akhir Etika Profesi Profesi

TUGAS KELOMPOK PRAKTIK KERJA PROFESI APO

Gratis

Feedback