Evaluasi sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerja studi kasus pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung

Gratis

0
0
94
2 years ago
Preview
Full text

EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN PADA PROSES PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA

  Data dianalisis dengan cara (1)membandingkan sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerja pada BRI Cabang Temanggung dengan sistem pengendalian intern yangtelah ditetapkan COSO, (2) mengetahui keefektifan sistem pengendalian intern COSO di perusahaan dengan analisa deskriptif dan uji kepatuhan menggunakanfixed sample size attribute sampling. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) sebagian besar komponen sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerjayang diterapkan Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung sudah sesuai dengan pengendalian intern COSO kecuali pada komponen aktivitaspengendalian, (2) sistem pengendalian intern COSO dalam proses pemberian kredit modal kerja Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung belum diterapkansecara efektif, karena dengan hasil uji kepatuhan menunjukkan AUPL>DUPL.

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

  Data dianalisis dengan cara (1)membandingkan sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerja pada BRI Cabang Temanggung dengan sistem pengendalian intern yangtelah ditetapkan COSO, (2) mengetahui keefektifan sistem pengendalian intern COSO di perusahaan dengan analisa deskriptif dan uji kepatuhan menggunakanfixed sample size attribute sampling. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) sebagian besar komponen sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerjayang diterapkan Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung sudah sesuai dengan pengendalian intern COSO kecuali pada komponen aktivitaspengendalian, (2) sistem pengendalian intern COSO dalam proses pemberian kredit modal kerja Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung belum diterapkansecara efektif, karena dengan hasil uji kepatuhan menunjukkan AUPL>DUPL.

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan berkat dan kasih sayang-Nya kepada penulis sehingga penulis dapatmenyelesaikan skripsi yang berjudul “Evaluasi Sistem Pengendalian Intern Pada Proses Pembelian Kredit Modal Kerja” Studi Kasus Pada Bank Rakyat IndonesiaCabang Temanggung. Acc.,QIA sebagai dosen pembimbing yang telah dengan sabar membimbing serta memberikan saran dan masukandalam penulisan skripsi ini.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Aktivitas bisnis saat ini sudah sangat melekat dalam kehidupan masyarakat. Saat ini banyak masyarakat yang ingin mencicipi dunia bisnis dengan berbagai

  Sistem pengendalian intern adalah suatu proses yang dipengaruhi oleh dewan direksi, manajemen dan personil lainnya, didesain untuk memberikankeyakinan memadai tentang pencapian tujuan dalam efektivitas dan efsiensi operasi, keandalan laporan keuangan dan kepatuhan terhadap hukum danperaturan yang berlaku (COSO Framework, 2011). Mendekati 20 tahun sejak awal lahirnya kerangka tersebut, lingkungan bisnis dan operasi telah berubah secara dramatis, menjadi semakin kompleks, COSO percaya kerangka kerja ini akan memungkinkan organisasi secara efektif dan efisien mengembangkan dan memelihara sistem pengendalian internalyang dapat meningkatkan kemungkinan pencapaian tujuan entitas dan beradaptasi dengan perubahan bisnis dan operasi ini lingkungan.

B. Rumusan Masalah

  Apakah sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerja pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung sudahsesuai dengan prinsip pengendalian internal yang telah ditetapkan Committe of Sponsoring Organization of The Treadway Commission (COSO)? Apakah sistem pengendalian intern COSO pada proses pemberian kredit modal kerja telah diterapkan secara efektif pada Bank RakyatIndonesia Cabang Temanggung?

C. Tujuan Penelitian

  Untuk mengetahui apakah sistem pengendalian intern yang dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung dalamproses pemberian kredit modal kerja telah sesuai dengan pengendalian internal yang ditetapkan COSO. BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini diuraikan mengenai analisis perbandingan sistem pengendalian intern dalam proses pemberian kreditmodal kerja dengan pengedalian intern COSO serta uji efektivitas sistem pengendalian intern COSO dalam prosespemberian kredit modal kerja.

BAB II LANDASAN TEORI A. KREDIT MODAL KERJA

  Pengertian Kredit Modal Kerja Secara etimologi, istilah kredit berasal dari bahasa latin “credere” yang berarti kepercayaan. Menurut Suyatno (2007) kredit modal kerja merupakan kredit yang diberikan kepada pengusaha/perusahaan kecil pribumi denganpersyaratan dan prosedur khusus, guna pembiayaan modal yang hanya dipergunakan secara terus menerus untuk kelancaran usaha.

3. Unsur-unsur Kredit

  KepercayaanAdannya keyakinan dari pihak bank terhadap prestasi yang diberikan kepada nasabah debitur yang akan dilunasinya sesuaidengan jangka waktu dijanjikan. PrestasiAdanya objek berupa prestasi dan kontraprestasi pada saat tercapainya kesepakatan dalam perjanjian pemberian kreditantara bank dengan nasabah debitur, berupa bunga atau imbalan.

4. Prinsip-Prinsip Kredit

  Sistem pengendalian intern adalah suatu proses yang dipengaruhi oleh dewan direksi, manajemen dan personil lainnya, didesain untukmemberikan keyakinan memadai tentang pencapaian tujuan dalam efektivitas dan efisiensi operasi, keandalan pelaporan keuangan dankepatuhan terhadap hukum dan peraturan (COSO Framework, 2011). Informasi dan komunikasiInformasi dan komunikasi yang relevan dengan tujuan Komunikasi termasuk memastikan personil yang terlibat dalam sistem pelaporan keuangan memahami bagaimana aktivitas merekaberhubungan dengan pekerjaan orang lain di dalam maupun di luar organisasi.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung. Kesimpulan yang dihasilkan dalam

  penelitian ini hanya berlaku pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung. Tempat PenelitianPenelitian ini dilakukan pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung.

D. Data yang digunakan

  Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. Data PrimerData primer merupakan data yang diperoleh langsung dari orang- orang yang berhubungan langsung dengan proses pemberian kreditmodal kerja pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung melalui wawancara dan jawaban kuisioner tentang pengendalian internpemberian kredit modal kerja pada Bank Rakyat Indonesia CabangTemanggung.

E. Metode Pengumpulan Data

  Wawancara dilakukan secara formal kepada pimpinan dan karyawan-karyawan yang menangani bagian pemberiankredit modal kerja serta kepada beberapa debitur-debitur yang telah mendapatkan kredit modal kerja supaya didapat data tentang jumlahkredit ataupun jaminan yang digunakan dalam perjanjian kredit 2. KueisonerKuesioner merupakan cara pengumpulan data dengan membuat pertanyaan khusus dengan berlandaskan teori pengendalian internyang telah ditetapkan oleh COSO.

F. Teknik Analisis Data

1. Analisis Perbandingan Penerapan Sistem Pengendalian Intern COSO Pada Proses Pemberian Kredit Modal Kerja

  Analisis penerapan sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerja pada Bank Rakyat Indonesia CabangTemanggung dilakukan dengan cara membandingkan sistem pengendalian intern pada praktik pemberian kredit modal kerja padaBank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung dengan teori berdasarkan 5 komponen pengendalian intern yang telah ditetapkanCOSO yaitu lingkungan pengendalian, penaksiran risiko, informasi dan komunikasi, aktifitas pengendalian dan pemantauan. Apabila jawaban “ya” maka dapat diartikan bahwa pengendalian intern pada prosespemberian kredit modal kerja di BRI cabang Temanggung sesuai dengan pengendalian intern yang ditetapkan COSO, tetapi apabila jawaban “tidak”,berarti tidak sesuai dengan sistem pengendalian intern COSO dan perlu dianalisis lebih lanjut dengan melihat keterangan yang ada.

B. Struktur Organisasi BRI Cabang Temanggung

  Dalam pelaksanannya kebanyakan Kantor Cabang BRI memiliki Wakil Pimpinan Cabang (WAPINCA) yang bertugas mewakilitugas Pimpinan Cabang, tetapi BRI Cabang Temanggung tidak memilikiWAPINCA, karena BRI Cabang Temanggung termasuk dalam kantor cabang kelas 4 (terendah) yang tidak perlu adanya WAPINCA, sehinggacukup ditangani oleh PINCA. AO ProgramTugas dan tanggung jawab AO program hampir sama dengan AOUmum AO Program hanya menangani untuk pelayanan kredit program, kredit yang berasal dari pemerintah, Bank Indonesia danluar negeri.

C. Ruang Lingkup Usaha BRI Cabang Temanggung

  Pada dasarnya kegiatan BRI Cabang Temanggung sama dengan kegiatan bank-bank pada umumnya, yaitu menghimpun dana darimasyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut kepada masyarakat. Berikut adalah produk dan jasa yang ditawarkan BRI CabangTemanggung: 1.

STRUKTUR ORGANISASI BRI CABANG TEMANGGUNG

41     PINCA  (Pelaksana  Kredit ) OPERATION OFFICER KOORD. ADK(Analisa dan Penyidikan) AO  UMUM (Pembahas  Kredit) AO  TAPSUN AO  PROGRAM  FUNDING  OFFFICER   OPK  KUM  OPK  TAPSUN KAS  DJS/JBL   DJS  DEVISA  KLIRINGMAN ARTOMIL  SUPERVISOR  TELLER TELLER  KLIRNG PAYMENT   POINT  ENTRY  DATA KASIR   UTANGSEKRETARIS PERSONALIA

UPN ADM

  LOGISTIK  SOPIR   PRAMUBAKTI  SATPAM   KOOR.   AKULAPLAPORAN   VERIFIKATUR  OPERATOR  

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Perbandingan Penerapan Sistem Pengendalian Intern COSO Pada Proses Pemberian Kredit Modal Kerja Pengendalian intern dalam suatu prosedur pemberian kredit modal

  Dalam penelitian ini, peneliti membandingkan sistempengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerja yang dilakukan oleh BRI Cabang Temanggung dengan komponen pengendalianintern yang telah ditetapkan COSO yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi,pemantauan. Berdasarkan informasi yang telah diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner pada bagian-bagian yang berhubungan langsungdengan proses pemberian kredit modal kerja, pelaksanaan pengendalian kredit dapat diuraikan sebagai berikut: Tabel 5.1 Rangkuman Analisis Pelaksanaan Pengendalian Intern Pada Proses Pemberian Kredit Modal Kerja Berdasarkan Pengendalian Intern COSO Pada Komponen Lingkungan Pengendalian.

b. Penilaian Risiko

  Penilaian risiko sistem Sesuai yang baru informasi yang barudilakukan dengan membuatperbandingan biaya dikeluarkan,kelebihan dan kelemahan sebelumadanya sistem informasi yang barudengan efek yang akan terjadi di masadepan apabila menerapkan sistem Sesuai / Teori COSO Praktik Pengendalian Tidak Keteranganyang Dilakukan BRI Sesuai 3. Penilaian risiko Sesuai teknologi barudilakukan dengan melihat kinerjateknologi lama(kelemahan apa saja yang terjadi)kemudian meramalkan efekyang akan terjadi di masa depanapabila menerapkanpembaharuan atau pemakaianteknologi yang baru sertakecepatan adaptasi karyawan terhadappemakaian atau pembaharuanteknologi baru tersebut.

c. Aktivitas Pengendalian

  Kelemahan yang dimiliki BRI Cabang Temanggung adalahpelaksana kredit yang juga merangkap tugas sebagai pembahas kredit dan penyidikan serta analisa kredit. Berdasarkan pengendalian intern yang ditetapkanCOSO, seharusnya pelaksana kredit harus terpisah dari pembahas kredit dan juga pelaksana kredit harus terpisah dari penyidikan serta analisa kredit.

d. Informasi dan Komunikasi

  SesuaiSesuaiSesuaiSesuaiSesuai BRI Cabang Temanggung telah menerapkan komponen ke-4 pengendalian intern yang ditetapkan COSO yaitu informasi dan komunikasi dengan adanyasurat permohonan kredit, surat keputusan kredit, dokumen perjanjian kredit, bukti e. Pemantauan Tabel 5.5 Rangkuman Analisis Pelaksanaan Pengendalian Intern Pada Proses Pemberian Kredit Modal Kerja Berdasarkan Pengendalian Intern COSO Pada Komponen Pemantauan Sesuai /Teori COSO Praktik Pengendalian yang Tidak Keterangan Dilakukan BRI Sesuai 1.

B. Analisis Uji Keefektifan Sistem Pengendalian Intern COSO pada Proses Pemberian Kredit Modal Kerja

  Dengan menggunakan metode ini dapat diketahui apakah sistem pengendalian kredit intern COSO dalamproses pemberian kredit modal kerja sudah dilaksanakan dengan efektif sehingga dapat tercapai tujuan yang telah ditetapkan yaitu proses pemberian kredit modalkerja yang efektif. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 60 sampel kuesioner dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian intern COSO pada proses pemberiankredit modal kerja yang telah diterapkan oleh BRI Cabang Temanggung pada proses pemberian kredit modal kerja belum efektif.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan terhadap proses pemberian

  Sistem pengendalian intern COSODalam praktiknya, sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerja di BRI Cabang Temanggung sebagianbesar dalam komponen lingkungan pengendalian, penilaian risiko, informasi dan komunikasi, pemantauan sudah sesuai denganpengendalian intern yang ditetapkan COSO, kecuali dalam hal komponen aktivitas pengendalian. Dari hasil pemeriksaan sampel kuisioner juga diketahui bahwa terdapat responden yang menjawab 100% ”YA” pada atribut aktivitaspengendalian, responden ini merupakan responden atau karyawan baru yang tidak mengetahui bahwa ternyata telah terdapat sebuahpenyimpangan pada unsur aktivitas pengendalian yang dilakukan selama ini oleh BRI Cabang Temanggung.

B. Keterbatasan

C. Saran

  Kesimpulan yang diambil dari hasil analisis dan pembahasan berasumsi bahwa data mengenai proses pemberian kredit modal kerja dan Sistem pengendalian intern yang diterapkan pada proses pemberian kredit modal kerja di BRI Cabang Temanggung terdapat ketidaksesuaiandengan pengendalian intern yang ditetapkan COSO. Peneliti menyarankan sebaiknya sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modalkerja pada BRI Cabang Temanggung mengikuti dan menyesuaikan dengan prinsip-prinsip pengendalian intern yang ditetapkan COSO.

DAFTAR PUSTAKA

  Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Bank dan Lembaga Keuangan Lain.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis Pengawasan Pemberian Kredit Modal Kerja Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (PERSERO) Unit Berastagi
15
126
83
Prosedur Pemberian Kredit pada PT.BPR Syari’ah Bank Gebu Prima Medan
0
20
67
Pengawasan Kredit Modal Kerja Suatu Studi Kasus Pada Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Binjai
1
32
108
Sistem Pengawasan Intern Terhadap Pemberian Kredit pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Lubuk Pakam
0
22
70
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS PEMBERIAN KREDIT (STUDI KASUS PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA UNIT SUMBERPUCUNG MALANG)
6
43
21
EVALUASI TERHADAP SISTEM PENGENDALIANINTERNAL PADA PROSES PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA (StudiKasuspada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk – Kantor CabangMadiun)
0
3
17
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN ATAS PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT MIKRO STUDI KASUS PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), TBK., BANK BRI KANTOR WILAYAH SEMARANG.
0
4
19
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMBERIAN KREDIT (Studi Kasus Pada PD BPR Bank Pasar Kabupaten Boyolali)
10
69
121
EVALUASI TERHADAP SISTEM PENGENDALIAN INTERN PADA PROSES PEMBERIAN KREDIT MIKRO Evaluasi Terhadap Sistem Pengendalian Intern Pada Proses Pemberian Kredit Mikro ( Studi Empiris Pada PT. Bank Mandiri (PERSERO) tbk. Cabang Slamet Riyadi Surakarta ).
0
1
14
PENDAHULUAN Evaluasi Terhadap Sistem Pengendalian Intern Pada Proses Pemberian Kredit Mikro ( Studi Empiris Pada PT. Bank Mandiri (PERSERO) tbk. Cabang Slamet Riyadi Surakarta ).
0
2
7
EVALUASI TERHADAP SISTEM PENGENDALIAN INTERN PADA PROSES PEMBERIAN KREDIT MIKRO Evaluasi Terhadap Sistem Pengendalian Intern Pada Proses Pemberian Kredit Mikro ( Studi Empiris Pada PT. Bank Mandiri (PERSERO) tbk. Cabang Slamet Riyadi Surakarta ).
0
2
15
Evaluasi sistem pengendalian intern pada proses pemberian kredit modal kerja : studi kasus pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Temanggung.
0
0
96
Evaluasi sistem pengendalian intern dalam pemberian kredit : studi kasus pada PT Bank Rakyat Indonesia [Persero] unit Kalibawang.
0
0
138
EVALUASI PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA CABANG MAGETAN.
0
0
14
EVALUASI EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP SISTEM PEMBERIAN KREDIT Studi Kasus pada Bank BRI Cabang Sorong
0
0
130
Show more