PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SEISUKA TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012.

Gratis

0
0
20
2 years ago
Preview
Full text
1 BAB I PENDAHULAN 1.1 Latar Belakang Pembelajaran sains pada dasarnya bertujuan untuk membangun literasi sains siswa. Hal ini sejalan dengan harapan pemerintah dalam PP No. 19 tahun 2005 Standar Nasional Pendidikan Pasal 6 ayat (1), pembelajaran sains memiliki lingkup untuk mengenal, merespon, mengapresiasi dan memahami sains, mengembangkan kebiasaan berpikir ilmiah seperti berpikir kritis dan kreatif, mandiri, dan memiliki sikap positif (Permanasari, 2012). Namun pada kenyataannya berbeda, siswa pada saat sekarang ini tidak mampu menggunakan pengetahuan sains dan pengetahuan kimia pada khususnya untuk mendefenisikan pertanyaan, membuat keputusan yang didasarkan atas fakta dan mengaitkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga ketika guru mengadakan ujian mereka tidak mampu menjawab dan hasil ujiannya pun rendah. Hal tersebut penulis temukan selama menjalankan program pengalaman terpadu (PPLT). Untuk membangun literasi sains pada diri siswa maka diperlukan pendekatan/ strategi yeng bertumpu pada student active learning atau pembelajaran yang berpusat pada siswa, dimana siswa diajak oleh guru untuk belajar secara aktif. Ketika siswa belajar dengan aktif, berarti mereka yang mendominasi aktifitas pembelajaran. Dengan ini mereka secara aktif menggunakan otak, baik untuk menemukan ide pokok dari materi pelajaran, memecahkan persoalan atau mengaplikasikan apa yang baru mereka pelajari kedalam satu persoalan yang ada dalam kehidupan nyata. Dengan balajar aktif ini, siswa diajak untuk turut serta dalam semua proses pembelajaran, tidak hanya mental tetapi juga melibatkan fisik. Dengan cara ini biasanya siswa akan merasakan suasana yang lebih menyenangkan sehingga hasil belajar dapat dimaksimalkan. Menurut Bruner dalam Trianto (2009), menyatakan bahwa berusaha sendiri untuk mencari pemecahan masalah serta pengetahuan yang menyertainya, menghasilkan pengetahuan yang benar-benar bermakna. Suatu konsekuensi logis 2 karena dengan berusaha untuk mencari pemecahan masalah secara mandiri akan memberikan pengalaman konkret, dengan pengalaman tersebut dapat digunakan pula memecahkan masalah-masalah serupa, karena pengalaman itu memberikan makna tersendiri bagi peserta didik. Salah satu strategi pembelajaran yang bertumpu pada pembelajaran aktif adalah inkuiri. Inkuiri dalam bahasa inggris inquiry, berarti pertanyaan, atau pemeriksaan, penyelidikan. Inkuiri sebagai suatu proses umum yang dilakukan manusia untuk mencari atau memahami informasi. Pembelajaran inquiry dirancang untuk mengajak siswa secara langsung kedalam proses ilmiah dalam waktu yang relatif singkat. Hasil penelitian Schlenker dalam Joyce dan Weil dalam Trianto (2009), menunjukkan bahwa latihan inkuiri dapat meningkatkan pemahaman sains, produktif dalam kreatif berfikir dan siswa menjadi terampil dalam memperoleh dan menganalisis informasi. Penelitian yang berkaitan dengan inkuiri ini juga telah dilakukan oleh Ali Mahmudatussa’dah. Hasil penelitian didapatkan bahwa pendekatan inkuiri konstektual berbasis informasi teknologi topik food additive dapat meningkatkan keterampilan berfikir kritis mahasiswa. Peningkatan nilai pretest ke postest dialami oleh semua sampel dengan nilai N-Gain yang berbeda-beda (Mahmudatussa’dah, 2009). Selain itu, penelitian juga telah dilakukan oleh Cahairunnisyah Br Lubis. Dari perhitungan rata-rata gain diperoleh peningkatan hasil belajar siswa sebesar 62,9% pada kelas eksperimen dan 45,7% pada kelas kontrol. Dengan demikian, hasil belajar siswa yang diberikan perlakuan pembelajaran inkuiri berbasis praktikum lebih besar dibandingkan dengan konvensional (Lubis, 20011). Metode yang dapat digunakan untuk mendukung keberhasilan strategi pembelajaran inkuiri adalah metode demonstrasi. Metode demonstrasi adalah metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan pada siswa tentang suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya maupun sekedar tiruan (Suyanti, 2010). Hasil penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Ali dan MI Hidayatul Mubtaddin menunjukkan peningkatan pembelajaran sebesar 61,18% pada siklus 3 pertama dan pada siklus dua menghasilkan peningkatan pembelajaran sebesar 90,90%. Dengan demikian metode demonstrasi secara signifikan dapat meningkatkan proses pembelajaran (Ali, 2010). Menurut Zainuddin dan Lailan (2007), bahwa sistem koloid merupakan salah satu topik dalam pembelajaran kimia yang berisi tentang konsep, dimana di satu sisi mempunyai konsep abstrak dan disisi lain aplikasinya mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga materi koloid dapat disajikan dengan memperagakan dan mempertunjukkan pada siswa tentang suatu proses. Misalnya untuk membedakan antara larutan, suspensi dan koloid maka guru bisa melakukan demonstrasi di depan kelas. Berdasarkan uraian diatas maka penulis berkeinginan untuk mengadakan penelitian tentang “Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri dengan metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Koloid Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Seisuka Tahun Pembelajaran 2011/2012”. 4 1.2 Ruang Lingkup Hasil belajar siswa dipengaruhi oleh pembelajaran aktif (active learning) yang memungkinkan terjadinya kegiatan belajar mengajar yang kondusif. Salah satu pembelajaran yang bertumpu pada pembelajaran aktif adalah inkuiri. Strategi pembelajaran inkuiri dengan metode demonstrasi adalah strategi yang cocok digunakan dalam pengajaran kimia pada pokok bahasan koloid. 1.3 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain : 1. Apakah ada pengaruh strategi pembelajaran inkuiri dengan metode demonstrasi terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan koloid kelas XI IPA SMA Negeri 1 Seisuka Tahun Pembelajaran 2012/2013? 2. Bagaimana peningkatan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri dengan metode demonstrasi pada pokok bahasan koloid kelas XI IPA SMA Negeri 1 Seisuka Tahun Pembelajaran 2012/2013? 1.4 Batasan Masalah Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri dengan metode demonstrasi pada pokok bahasan koloid meliputi sistem koloid (mengelompokkan koloid, suspensi kasar dan larutan sejati berdasarkan sistem dispersi), sifat-sifat koloid (efek tyndall, koagulasi dan adsorpsi), dan cara pembuatan koloid (dengan cara dispersi) di kelas XI IPA SMA Negeri 1 Seisuka Tahun Pembelajaran 2012/2013. 5 1.5 Tujuan penelitian Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1. Pengaruh strategi pembelajaran inkuiri dengan metode demonstrasi terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan koloid kelas XI IPA SMA Negeri 1 Seisuka Tahun Pembelajaran 2012/2013. 2. Peningkatan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri dengan metode demonstrasi pada pokok bahasan koloid kelas XI IPA SMA Negeri 1 Seisuka Tahun Pembelajaran 2012/2013. 1.6. Manfaat Penelitian Adapun manfaat penelitian ini adalah: 1. Sebagai bahan masukan bagi guru dan mahasiswa jalur pendidikan untuk dapat memilih strategi pembelajaran yang tepat untuk nantinya melaksanakan pengajaran di sekolah 2. Siswa mendapat pengalaman belajar yang baru dengan diterapkannya strategi pembelajaran inkuiri dengan metode demonstrasi. 3. Sebagai sumbangan pikiran dalam dunia pendidikan guna kemajuan pembelajaran pada umumnya dan pembelajaran kimia pada khususnya. 6 1.7 Defenisi Operasional Defenisi operasional yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Strategi pembelajaran inkuiri merupakan kegiatan pembelajaran dimana siswa ikut serta, atau terlibat, dalam mengajukan pertanyaan-pertanyaan, mencari informasi, dan melakukan penyelidikan. 2. Hasil belajar adalah nilai yang diperoleh siswa melalui tes pelajaran kimia pada pokok bahasan koloid 3. Metode demonstrasi adalah metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan pada siswa tentang suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya maupun sekedar tiruan. PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SEISUKA TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012 Oleh: Nur Anisyah NIM. 081244310016 Program Studi Pendidikan Kimia SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI MEDAN MEDAN 2012 iii PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN KOLOID KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SEISUKA TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012 Nur Anisyah NIM. 081244310016 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajar dengan Strategi Pembelajaran Inkuiri Menggunakan Metode Demonstrasi lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang diajar dengan Strategi Pembelajaran Inkuiri tanpa Metode Demonstrasi dan untuk mengetahui persen peningkatan hasil belajar siswa yang diberikan pengajaran dengan Strategi Pembelajaran Inkuiri Menggunakan Metode Demonstrasi pada pokok bahasan Koloid di SMA Negeri 1 Seisuka. Sampel penelitian sebanyak dua kelas, yaitu kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Kelas eksperimen 1 diberi perlakuan Pembelajaran Inkuiri menggunakan metode Demonstrasi, sedangkan kelas eksperimen 2 diberi perlakuan pembelajaran Inkuiri tanpa metode Demonstrasi. Penelitian ini menggunakan instrument test yang telah diujicobakan dan telah valid. Data hasil belajar siswa diuji normalitas dan homogenitasnya, hasil yang didapat kedua kelompok sampel homogen dan berdistribusi normal. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t-test uji dua pihak dan diperoleh thitung = 2.489 sedangkan ttabel = 1.999 untuk α = 0.05 dan db = 62. Dengan demikian thitung > ttabel, maka Ha diterima yakni ada pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan Strategi pembelajaran inkuiri dengan metode demonstrasi dan pengajaran menggunakan Strategi pembelajaran inkuiri tanpa metode demonstrasi pada pokok bahasan koloid. Peningkatan hasil belajar siswa dihitung dengan bentuk gain ternormalisasi dan didapatkan persen keberhasilan belajar siswa pada kelas eksperimen 1 sebesar 50.54 % sedangkan persen keberhasilan belajar siswa kelas kontrol sebesar 40.93%. Dengan melihat keberhasilan belajar dengan menggunakan Strategi Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Demonstrasi pada pokok bahasan Koloid, maka diharapkan Strategi Pembelajaran Inkuiri dengan Metode Demonstrasi ini dapat diaplikasikan dalam pembelajaran kimia. x DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1.a. RPP Kelas Eksperimen 1 46 Lampiran 1.a.1. LKS Kelas Eksperimen 1 Pertemuan 1 61 Lampiran 1.a.2. Pertanyaan untuk Membantu Merumuskan Hipotesis 63 Lampiran 1.a.2.1. Hipotesis yang diharapkan 64 Lampiran 1.a.3. LKS Kelas Eksperimen 1 Pertemuan 2 65 Lampiran 1.a.4. Pertanyaan untuk Membantu Merumuskan Hipotesis 69 Lampiran 1.a.4.1. Hipotesis yang diharapkan 69 Lampiran 1.a.5. LKS Kelas Eksperimen 1 Pertemuan 3 71 Lampiran 1.a.6. Pertanyaan untuk Membantu Merumuskan Hipotesis 73 Lampiran 1.a.6.1. Hipotesis yang diharapkan 73 Lampiran 1.a.1.1. Jawaban LKS kelas eksperimen 1 pertemuan 1 74 Lampiran 1.a.3.1. Jawaban LKS kelas eksperimen 1 pertemuan 2 76 Lampiran 1.a.5.1. Jawaban LKS kelas eksperimen 1 pertemuan 3 79 Lampiran 1.b. RPP Kelas Eksperimen 2 81 Lampiran 1.b.1. LKS Kelas Eksperimen 2 Pertemuan 1 94 Lampiran 1.b.2. Pertanyaan untuk Membantu Merumuskan Hipotesis 96 Lampiran 1.b.2.1. Hipotesis yang diharapkan 96 Lampiran 1.b.3. LKS Kelas Eksperimen 2 Pertemuan 2 97 Lampiran 1.b.4. Pertanyaan untuk Membantu Merumuskan Hipotesis 101 Lampiran 1.b.4.1. Hipotesis yang diharapkan 101 Lampiran 1.b.5. LKS Kelas Eksperimen 2 Pertemuan 3 102 Lampiran 1.b.6. Pertanyaan untuk Membantu Merumuskan Hipotesis 104 Lampiran 1.b.6.1. Hipotesis yang diharapkan 104 Lampiran 1.b.1.1 Jawaban LKS kelas eksperimen 2 pertemuan 1 105 Lampiran 1.b.3.1 Jawaban LKS kelas eksperimen 2 pertemuan 2 106 Lampiran 1.b.5.1 Jawaban LKS kelas eksperimen 2 pertemuan 3 108 xi Lampiran 2.a Kisi-Kisi Instrumen Tes (sebelum divalidasi) 109 Lampiran 2.b Kisi-Kisi Instrumen Tes (sesudah divalidasi) 123 Lampiran 3.a Instrumen Tes (sebelum divalidasi) 133 Lampiran 3.b Instrumen Tes (sesudah divalidasi) 142 Lampiran 4.a Kunci Jawaban (sebelum divalidasi) 147 Lampiran 4.b Kunci Jawaban (sesudah divalidasi) 148 Lampiran 5. Tabel Persiapan Menghitung Validitas Tes 149 Lampiran 6. Perhitungan Validitas Tes 150 Lampiran 7. Perhitungan Reliabilitas Tes 152 Lampiran 8. Perhitungan Tingkat Kesukaran Tes 153 Lampiran 9. Perhitungan Daya Beda Tes 155 Lampiran 10. Rekapitulasi instrumen tes 157 Lampiran 11. Tabulasi data Nilai Siswa Kelompok Eksperimen 159 Lampiran 12. Perhitungan , S, S2 Nilai Pre-Test Dan Post-Test 160 Lampiran 13. Perhitungan Uji Normalitas 161 Lampiran 14. Perhitungan Uji Homogenitas 165 Lampiran 15. Tabulasi Gain Kelas Eksperimen 1 dan II 167 Lampiran 16. Perhitungan Uji Normalitas data gain tes 169 Lampiran 17. Perhitungan Homogenitas data gain tes 171 Lampiran 18. Perhitungan Uji Hipotesis 172 Lampiran 19. Perhitungan Persentase Peningkatan Hasil Belajar 174 Lampiran 20. Perhitungan efektivitas Strategi Pembelajaran 175 Lampiran 21. Tabel Nilai-Nilai r Product Moment 176 Lampiran 22. Tabel Nilai-Nilai Chi Kuadrat 177 Lampiran 23. Tabel Nilai-Nilai Untuk Distribusi F 178 Lampiran 24. Tabel Nilai-Nilai Distribusi t 181 Lampiran 25. Jadwal Kegiatan Penelitian 182 Lampiran 26. Dokumentasi Penelitian 183 i ix DAFTAR TABEL Halaman Tabel 2.1. Perbandingan Sifat Sistem Dispersi Suspensi, Koloid, Larutan 16 Tabel 2.2 Jenis-jenis koloid 17 Tabel 3.1. Rancangan Penelitian 25 Tabel 4.1 Hasil perolehan rata-rata Pretes dan Postes 35 Tabel 4.2. Uji normalitas data pretes, postes dan gain 36 Tabel 4.3 Uji homogenitas sampel 37 Tabel 4.4. Hasil Uji Hipotesis 38 Tabel 5.1 Data Hasil Penelitian 159 Tabel 5.2 Penolong Untuk Pengujian Normalitas Data 161 Tabel 5.3 Penolong Untuk Pengujian Normalitas Data 162 Tabel 5.4 Penolong Untuk Pengujian Normalitas Data 163 Tabel 5.5 Penolong Untuk Pengujian Normalitas Data 164 Tabel 5.6 Penolong Untuk Pengujian Normalitas Gain kelas eksperimen 1 169 Tabel 5.7 Penolong Untuk Pengujian Normalitas Gain kelas eksperimen 2 170 vi DAFTAR ISI Lembaran Pengesahan Riwayat Hidup Abstrak Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Daftar Tabel Daftar Lampiran BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah 1.2. Ruang Lingkup Masalah 1.3. Rumusan Masalah 1.4. Batasan Masalah 1.5. Tujuan Penelitian 1.6. Manfaat Penelitian 1.7. Defenisi Operasional Halaman i ii iii iv vi viii ix x 1 1 4 4 4 5 5 6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kerangka Teoritis 2.1.1. Hakekat Pembelajaran Kimia 2.1.2. Hasil Belajar Kimia 2.1.3. Strategi Pembelajaran 2.1.4. Pengertian Inkuiri 2.1.5. Strategi Pembelajaran Inkuiri 2.1.6. Kelebihan dan Kelemahan Strategi Pembelajaran Inkuiri 2.1.7. Metode Demonstrasi 2.1.8. Kelebihan dan Kelemahan Metode Demonstrasi 2.2. Koloid 2.3. Kerangka Konseptual 2.4. Hipotesis Penelitian 7 7 8 8 9 9 12 12 13 14 20 21 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian 3.2. Populasi dan Sampel 3.2.1. Populasi 3.2.2. Sampel 3.3. Variabel Penelitian 23 23 23 23 23 23 vii 3.5. Instrumen Penelitian 3.6. Jenis dan Rancangan Penelitian 3.7. Prosedur Pelaksanaan Penelitian 3.8. Uji Coba Instrumen 3.9. Tehnik Analisis Data 24 25 27 28 31 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Data Instrumen Penelitian 4.1.2. Deskripsi Data Hasil Penelitian 4.2. Analisis Data Hasil Penelitian 4.2.1. Uji Normalitas 4.2.2. Uji Homogenitas 4.2.3. Pengujian Hipotesis 4.3. Pembahasan 34 34 35 35 36 37 37 38 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan 5.2. Saran 43 43 DAFTAR PUSTAKA 44 viii DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1. Sifat koloid yaitu efek tyndall Gambar 3.1. Diagram Alur Desain Penelitian Halaman 18 26 iv KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, atas segala rahmat dan hidayahNya yang memberikan kesehatan dan hikmat penulis sehingga penelitian ini dapat diselesaikan dengan baik. Skripsi ini berjudul “Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri dengan metode Demonstrasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Koloid Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Seisuka Tahun Pembelajaran 2011/2012”, disusun untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unimed. Pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada Ibu Dra.Hj. Gulmah Sugiharti, M.Pd, selaku dosen pembimbing skripsi yang telah banyak memberikan bimbingan dan saran-saran kepada penulis. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak . Drs. Jasmidi, M.Si, Bapak Drs. Jamalum Purba, M.Si, dan Bapak Dr. Mahmud, M.Sc, selaku dosen penguji yang telah banyak memberikan masukan dan saran-saran dalam penyusunan skripsi ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ibu Dra. Nurmalis, M.Si selaku Dosen Pembimbing Akademik dan seluruh Dosen beserta staff pegawai Jurusan Kimia FMIPA UNIMED. Terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Seisuka yang telah memberikan izin penelitian, Bapak dan Ibu Guru di SMA Negeri 1 Seisuka yang telah banyak membantu penulis selama penelitian. Teristimewa saya sampaikan terima kasih kepada orang tua, terutama Ibunda ku tercinta Almarhumah Nurhayani dan ayahanda yang telah mencucurkan segala keringat dan tidak pernah lelah selalu memanjatkan do’a demi selesainya studi penulis, adekku Novita Sari, Nurul huda, dan sahabatku Ismunayati Nasution, Alfi Syahriah, Rofiqoh Batubara, kak Yani, kak winda buat semua nasehatnya yang tidak pernah saya lupakan dan Buk Nining Suryani, Bujing Nana sekeluarga, Bujing Ida, Bujing Anum, Lang iwan serta untuk semua keluargaku di deras. Tidak lupa kepada B’Ahmad Sufi buat semua dukungan dan bantuannya, buat teman seperjuanganku Jam’an Fahmi dan buat teman – teman sekelas di kim Dik’ B 08, dan teman satu kos, Mega Lestari, Kak widia, Zenny, Meika Terapulina dan semua teman – teman yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Terima kasih juga disampaikan kepada seluruh keluarga yang selalu mendukung dan mendoakan penulis. v Penulis menyadari masih banyak kelemahan dalam penulisan skripsi ini baik dari isi maupun tata bahasa. Untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca demi sempurnanya skripsi ini.Akhir kata, penulis berharap kiranya isi skripsi ini bermanfaat dalam memperkaya khasanah ilmu pendidikan. Medan, Juli 2012 Penulis, Nur Anisyah NIM 081244310016 43 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan yaitu : 1. Hasil analisa terhadap rumusan hipotesis menyatakan bahwa Ada pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri menggunakan metode Demonstrasi terhadap hasil belajar siswa pada pada pokok Bahasan koloid di kelas XI SMA N 1 Seisuka Tahun Pembelajaran 2011/2012. 2. Rata-rata peningkatan hasil belajar kimia siswa yang diajar dengan Strategi Pembelajaran Inkuiri menggunakan metode Demonstrasi sebesar 0,5054 sehingga diperoleh persentase peningkatan hasil belajar siswa kelas eksperimen 1 ini sebesar 50,54 %. 5.2. Saran Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan yeng telah dikemukakan di atas maka penulis menyarankan hal-hal berikut : 1. Bagi guru dan calon guru, menerapkan Strategi Pembelajaran Inkuiri menggunakan metode Demonstrasi sehingga mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar kimia siswa, khususnya mata pelajaran kimia. 2. Bagi mahasiswa dan peneliti lain yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut mengenai Strategi Pembelajaran Inkuiri menggunakan metode Demonstrasi dengan pokok bahasan dan sekolah yang berbeda Selain itu, harus memperhatikan kelemahan-kelemahan dalam menerapkan Strategi dan metode dalam pembelajaran ini. 44 DAFTAR PUSTAKA Ali, M dan Hidayatul, MI., (2010), Penerapan Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fikih kelas V di MINU KH. Mukmin Sidoarjo Tahun Pelajaran 2009/2010, Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Agama Islam,Vol 01 halaman 77-86. Arikunto, S., (2009), Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Bumi Aksara, Jakarta. Harahap, M., (2011), Perbedaan Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri dengan Konvensional pada materi pokok Laju Reaksi di Kelas XI IPA SMA Swasta Muhammadiyah 1 Medan T.A. 2011/2012, Skripsi, FMIPA, UNIMED, Medan. Kabel, R., (2009), Pengertian Inkuiri, http://rayapkabel.wordpress.com/2009/03/28/model-pembelajaran-inkuiri/ (diakses tanggal 20 April 2012). Kamboja, A., (2010), Strategi Pembelajaran Inkuiri, http://amierkamboja88.wordpress.com/2010/04/23/strategi-pembelajaraninkuiri/ (diakses tanggal 20 April 2012). Kwidodo, (2012), Hakikat Pembelajaran http://pendidikankhatulistiwa.blogspot.com/2012/01/hakikatpembelajaran-kimia.html (diakses tanggal 8 maret 2012). Kimia, Lubis, C., (2011), Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Berbasis Praktikum Terhadap Hasil Belajar kelas XI pada Pokok Bahasan Termokimia, Skripsi, FMIPA, UNIMED, Medan. Mahmudatussa’dah, A., (2009), Pendekatan Inkuiri-Konstektual Berbasis Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis Mahasiswa, Jurnal INVOTEC, Vol VII No. 2 halaman 115-130. Manullang, J., (2012), Pengaruh Pendekatan Konstektual dengan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa, Skripsi, FMIPA, UNIMED, Medan. Muchtar, Z dan Siregar, L., (2007), Efektivitas Kombinasi Media Dalam Peningkatan Hasil belajar kimia Siswa MAN Pada Pembelajaran Sistem koloid, Jurnal Pendidikan matematika dan sains, Vol 2 halaman 103-109. Partana , C dan Wiyarsih, A ., (2009), Mari Belajar Kimia untuk SMA XI IPA, Pusat Perbukuan Depdiknas, Jakarta. 45 Permanasari, A., (2012), Wahana potensial untuk membelajarkan soft skill dan karakter, http://anna-permanasari.staf.upi.edu/files/2012/01/MakalahPembelajaran-Sains-untuk-Membangun-Soft-Skill-dan-Karakter.pdf (diakses tanggal 6 Februari 2012). Permana, I., (2009), Memahami Kimia SMA/ MA 2 Kelas XI semester 1 dan 2 Program Ilmu Pengetahuan Alam, Pusat Perbukuan Depdiknas, Jakarta. Purba, M., (2006), Kimia untuk SMA Kelas XI, Penerbit erlangga, Jakarta. Sanjaya, W., (2011), Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Kencana, Jakarta. Sihombing, P., (2012), Pengaruh Metode Inkuiri dan Diskusi Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Kimia Siswa SMA di Kelas XI IPA T.A.2011/2012, Skripsi, FMIPA, UNIMED, Medan. Silitonga, P.M., (2011), Statistika, FMIPA UNIMED, Medan. Sudjana, (2002), Metoda Statistika, PT. Tarsito, Bandung. Sugiono, (2007), Statistika untuk Penelitian, Penerbit Alfabeta, Bandung. Suyanti, R., (2010), Srategi Pembelajaran Kimia, Graha Ilmu, Yogyakarta. Trianto, (2009), Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, Konsep, landasan dan Satuan Pendidikan (KTSP), Kencana, Jakarta. Tonga, O., (2011), Pengertian Hasil Belajar, http://orgenestonga blogspot.com/2011/03/pengertian-hasil-belajar.html (diakses tanggal 06 maret 2012). Zaini, H., Munthe, B dan Aryani S., (2005), Strategi Pembelajaran Aktif, CTSD, Yogyakarta. Wahyuni, S dan Suryana, D., (2002), Panduan Praktikum Terpilih Kimia SMA untuk Kelas XI, Erlangga, Jakarta. Wena, M., (2008), Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer, Bumi Aksara, Jakarta.

Dokumen baru

Download (20 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

PENGARUH MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA POKOK BAHASAN VIRUS KELAS X IPA SMA NEGERI 4 PASURUAN
0
3
25
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA MENGGUNAKAN METODE INKUIRI SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SUKARAME II TELUKBETUNG BARAT BANDAR LAMPUNG TAHUN AJARAN 2011-2012
0
6
54
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA MELALUI METODE DEMONSTRASI KELAS IV SD NEGERI 2 REJOSARI TAHUN PELAJARAN 2012/2013
0
4
42
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP
2
39
56
PENGARUH METODE BELAJAR RESITASI TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS X IPA SMA NEGERI 1 KOTAAGUNG TAHUN PELAJARAN 2013-2014
0
8
68
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 NATAR TAHUN AJARAN 2013/2014
2
15
92
PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA SMP
0
0
11
HUBUNGAN MOTIVASI DAN SELF EFFICACY DENGAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI PADA POKOK BAHASAN KOLOID
0
0
16
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN PADA POKOK BAHASAN KARYA BERTEKNOLOGI SEDERHANA PADA SISWA KELAS IVA SDN 010 BAYUR SAMARINDA UTARA TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017
0
0
6
PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS III SD
0
0
7
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD
0
0
9
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN CARD SORT TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KOLOID
0
0
8
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI KELAS XI IPA SMA MUHAMMADIYAH 1 KETAPANG
0
0
6
EFEKTIVITAS STRATEGI PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA SUB MATERI TEORI HIBRIDISASI KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 SUNGAI RAYA
0
1
6
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KOLOID
0
0
8
Show more