Pengembangan perangkat pembelajaran subtema Hewan di Sekitarku mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas satu (I) Sekolah Dasar.

Gratis

0
0
178
2 years ago
Preview
Full text

ABSTRAK PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SUBTEMA HEWAN DI SEKITARKU

  ABSTRAK PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SUBTEMA HEWAN DI SEKITARKUMENGACU KURIKULUM SD 2013 UNTUK SISWA KELAS SATU (1) SEKOLAH DASAR Suzana Monica SariUniversitas Sanata Dharma 2015Penelitian ini adalah penelitian yang menghasilkan satu perangkat pembelajaran mengacu kurikulum SD 2013 yang menggunakan pembelajaran tematik integratif, dengan pedekatansaintifik, sedangkan proses kegiatan pembelajaran yang menekankan pada pendidikan karakter dengan penilaian otentik. Hasil validasi pakar kurikulum 2013 (a) menghasilkan skor rerata 4.00 dengan kategori baik, validasi pakar kurikulum 2013, (b) menghasilkan skor rerata 4.02 dengan kategori baik,guru kelas 1 (a) menghasilkan skor rerata 4.75 dengan kategori sangat baik, dan guru kelas I (b) menghasilkan skor rerata 4.22 dengan kategori sangat baik.

FOR GRADE ONE(1) STUDENTS OF ELEMENTARY SCHOOL

  This study aimed at describing the product development and the quality ofthe learning instruments on the sub-theme hewan di sekitarku to the first elementary school that referred to the the elementary school curriculum 2013. The validation result of the curriculum expert 2013 (a) produced a mean score 4,00 with a good category, the validation of the curriculum expert 2013 (b) produced a mean score of 4.02with a good category, the teacher of grade 1 (a) produced a mean score of 4.75 with a very good category, and the teacher of grade I (b) produced a mean score 4.22 with a very good category.

HALAMAN PERSEMBAHAN

TUHAN YESUS KRISTUS

  Karya ini kupersembahkan untuk : Oleh karena limpahan kasihNya yang tak pernah berhenti mengalir Ayah dan Ibuku tercintaBapak Yohanes Topan dan Ibu Yustina Mulyati yang selalu melimpahkan segala doa, motivasi dan kasihadikku tercinta Margaretha Dwi Lestariyang selalu memberikan dukungan dan semangat Prasetyo Edi Wibowo, S. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk dan memaparkan kualitas perangkat pembelajaran pada subtema hewan di sekitarku untuk kelas 1 SekolahDasar yang mengacu pada kurikulum SD 2013.

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus yang telah memberikan limpahan kasih, rahmat dan berkat-Nya, sehingga skripsi yang berjudul Pengembangan Perangkat Pembelajaran Subtema Hewan di Sekitarku Mengacu Kurikulum 2013 Untuk Siswa Kelas Satu (1) Sekolah Dasar dapat penulis selesaikan dengan baik. Kepala Sekolah, guru dan segenap staf SD Kristen kalam Kudus yang telah mengijinkan untuk melakukan validasi kepada guru kelas 1 disekolah.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang masalah Pendidikan adalah sebuah persoalan yang khas dalam kehidupan manusia. Oleh sebab itu, pendidikan dapat diartikan dari sudut padang yang luas yakni

  Perbaikan-perbaikan yang dilakukan di dunia pendidikan harus secara berkelanjutan, agar sesuai dengan ranah kehidupan yang up to date, hal inimencerminkan sifat dasar kurikulum yang dinamis dan harus menyesuaikan dengan perkembagan jaman dan ilmu pengetahuan. Berdasarkan fakta tersebut, peneliti akan membantu guru tersebut dengan membuat perangkat pembelajaran yang meliputi : Rencana PelaksanaanPembelajaran Tematik Harian (RPPTH) beserta lampirannya yang terdiri dari materi ajar dan LKS, media pembelajaran, Instrumen penilaian yang berupa soaldan kunci jawaban serta tugas dan rubrik penilaian berupa rencana pelaksanaan pembelajaran tematik harian (RPPTH).

2. Untuk mendeskripsikan kualitas produk prosedur perangkat pembelajaran

subtema hewan di sekitarku mengacu kurikulum SD 2013 untuk siswa kelas satu (1) Sekolah Dasar. 6

1.4. Manfaat Penelitian 1

  Bagi mahasiswa Mendapatkan pengalaman membuat dan mengembangkan perangkat pembelajaran subtema hewan di sekitarku yang mengacu pada kurikulum SD2013. Bagi Prodi PGSDSebagai inspirasi untuk pengembangan selanjutnya pada perangkat pembelajaran SD yang mengacu pada kurikulum SD 2013.

1.5. Definisi Operasional 1

  Kurikulum SD 2013 adalah kurikulum yang terintegrasi dengan menggunakan pendekatan tematik itegratif dan saintifik, dan juga penilaian otentik sebagai alat pelaporan proses dan hasil belajar siswa. Penilaian otentik adalah suatu proses pengumpulan, pelaporan, dan penggunaan informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik dengan menerapkanprinsip-prinsip penilaian, pelaksanaan berkelanjutan, bukti-bukti otentik, akurat, dan konsisten sebagai akuntabilitas publik.

7. Perangkat pembelajaran adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik

Harian (RPPTH) beserta lampirannya yang terdiri dari materi ajar dan LKS, media pembelajaran, Instrumen penilaian yang berupa soal dan kunci jawabanserta tugas dan rubrik penilaian. 8

1.6. Spesifikasi Produk yang dikembangkan 1

  Komponen RPPTH yang disusun lengkap. Terdapat beberapa komponen dalam RPPTH seperti : (1) kompetensi inti, (2) kompetensi dasar dan indikator, (3) tujuan pembelajaran, (4) materi pembelajaran, (5) metode pembelajaran, (6)media, alat dan sumber belajar,(7) langkah-langkah kegiatan pembelajaran, (8) penilaian, dan (9) lampiram-lampiran.

2. RPPTH disusun dengan memperhatikan keutuhan perkembangan pribadi siswa

  (intelektual, keterampilan, sikap sosial, dan sikap spiritual) yang nampak dalam perumusan indikator dan tujuan pembelajaran. Dalam perumusan indikator padasetiap muatan pembelajaran terdapat 4 ranah yang harus diajarkan dalam setiap kegiatan pembelajaran yaitu KI-1 ( sikap spriritual), KI-2 (sikap sosial) , KI-3(pengetahuan), dan KI-4 (keterampilan).

BAB 2 LANDASAN TEORI

2.1. Kajian Pustaka

2.1.1. Kurikulum SD 2013

  Menurut Madjid (2005: 2) kurikulum adalah suatu program yang direncanakan dan dilaksanakan dalam situasi yang nyata di kelas. Kurikulum terintegrasi merupakan kurikulum yang memungkinkan peserta didik secara individu, maupun secara kelompok, aktif menggali dan menemukan konsep dan prinsip-prinsip secara holistik, bermakna dan otentik.

2.1.2. Rasional dan elemen perubahan Kurikulum SD 2013

  Tema pengembangan kurikulum 2013adalah dapat menghasilkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan efektif, melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan (Hidayat, 2013:122). Sejalan dengan itu, (Mulyasa, 2013: 61-63) menjabarkan kesenjangan kurikulum KTSP dengan Kurikulum SD 2013 mealui sebuah tabel yang dapatdilihat pada tabel 2.1 dibawah ini.

KONDISI SAAT INI KONSEP IDEAL A. KOMPETENSI LULUSAN

1 Belum sepenuhnya menekankan 1 Berkarakter mulia pendidikan karakter 2 Belum menghasilkan keterampilan 2 Keterampilan yang relevan sesuai kebutuhan 3 Pengetahuan-pengetahuan lepas 3 Pengetahuan-pengetahuan terkait

B. MATERI PEMBELAJARAN

1 Belum relevan dengan kompetensi 1 Relevan dengan materi yang yang dibutuhkan dibutuhkan 2 Beban belajar terlalu berat 2 Materi esensial 3 Terlalu luas, kurang mendalam 3 Sesuai dengan tingkat perkembangan anak

C. PROSES PEMBELAJARAN

1 Berpusat pada guru 1 Berpusat pada peserta didik 2 Proses pembelajaran berorientasi 2 Sifat pembelajaran yang kontekstual pada pada buku teks 3 Buku teks hanya memuat materi 3 Buku teks memuat materi dan proses bahasan pembelajaran, sistem penilaian sertakompetensi yang diharapkan

D. PENILAIAN

1 Menekankan aspek kognitif 1 Menekankan aspek kognitif, afektif, psikomotorik secara proposional 2 Tes menjadi cara penilaian yang 2 Penilaian tes pada portofolio saling dominan melengkapi

E. PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

1 Memenuhi kompetensi profesi saja 1 Memenuhi kompetensi profesi, pedagogi, sosial, dan personal 2 Fokus pada ukuran kinerja PTK 2 Motivasi mengajar

F. PENGELOLAAN KURIKULUM

  1 Satuan pendidikan mempunyai 1 Pemerintah pusat dan daerah pembebasan dalam pengelolaan memiliki kendali kualitas dalamkurikulum pelaksanaan kurikulum di tingkat satuan pendidikan 2 Masih terdapat kecenderungan 2 Satuan pendidikan mampu menyusun satuan pendidikan menyususn kurikulum dengankurikulum tanpa mempertimbangkan mempertimbangkan kondisi satuan kondisi satuan pendidikan, pendidikan, kebutuhan peserta didik,kebutuhan peserta didik, dan potensi dan potensi daerah daerah. Oleh karena itu dalam Kurikulum SD 2013dilakukan penguatan dalam tata kelola seperti tata kerja guru yang bersifat individual diubah menjadi tata kerja yang bersifat kolaboratif yaitu guru harusmampu bekerjasama satu dengan yang lainnya dalam menciptakan pembelajaran yang baru.

2.1.3. Penguatan Pendidikan karakter dan kemampuan berpikir tingkat tinggi

2.1.3.1 Penguatan pendidikan karakter Pendidikan adalah sebuah persoalan yang khas dalam kehidupan manusia

  Oleh sebab itu, pendidikan dapat diartikan dari sudut padang yang luas yakni segala jenis pengalaman kehidupan yang mendorong timbulnya minat belajaruntuk mengetahui dan kemudian bisa mengerjakan sesuatu hal yang telah diketahui. Pendidikan karakter merupakan upaya yang dilakukan untuk mengembangkan karakter yang baik (good character), dan berlandaskankebijakan inti (core virtues) yang secara objektif baik bagi individu maupun dalam masyarakat (Saptono, 2011: 23).

2.1.3.2 Kemampuan berpikir tingkat tinggi

  Pada kurikulum 2013, kegiatan pembelajaran untuk semua jenjang pendidikan, dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan ilmiah, dimana prosespembelajaran harus mencakup tiga ranah/ domain (Bloom dalam Rusman 2013:171-172), yaitu:1) Ranah kognitif yang menekankan pada aspek intelektual dan memiliki jenjang dari yang rendah sampai yang tinggi. 2) Ranah afektif yang menekankan pada sikap, perasaan, emosi, dan karakteristik moral yang diperlukan siswa dalam kehidupan bermasyarakat.

2.1.4. Pendekatan tematik integratif

  Berdasarkan uraian yang telah peneliti jabarkan, dapat di tarik kesimpulan, bahwa pembelajaran kontekstual mendorong siswa untuk lebih mengutamakanpengetahuan dan pengalaman nyata dalam setiap pembelajaran, serta mendorong siswa untuk berpikir tingkat tinggi, menggunakan pendekatan yang berpusat padasiswa atau Student Centered. Suprijono (2011: 80-81) memaparkan bahwa pembelajaran kontekstual memiliki tiga prinsip pokok yaitu: (1) adanya saling ketergantungan antar materisatu dengan lainnya (keterkaitan antar materi), (2) pengenalan keberagaman realitas kehidupan (hal-hal yang dipelajari sangat dekat dan nyata bagi siswa), dan(3) pengaturan diri yang dapat membuat siswa berani mengekspresikan potensi diri yang dimiliki (self control).

2.1.5. Pendekatan saintifik

  Kemdikbud(dalam Majid, 2014: 193) memaparkan bahwa pendekatan saintifik juga sering disebut dengan pendekatan pembelajaran ilmiah, dimana pendekatan saintifikdapat mendorong siswa dalam mencari tahu dari berbagai sumber observasi, bukan diberi tahu. Pendekatan saintifik adalah suatu pendekatan yang mendorong siswa untuk berpikir secara analitis, dimana proses pembelajaran yang dilakukanmelalui pengamatan, penalaran, dan penemuan siswa, dengan memperhatikan kolaborasi dan kerjasama antar siswa dalam sebuah pemecahan masalah.

2.1.6. Penilaian Otentik

2.1.6.1 Pengertian Penilaian Otentik

  Menurut Muller(dalam Nugiyantoro 2011: 23), penilaian otentik merupakan penilaian kinerja yang menuntut siswa unjuk mempraktikkan keterampilan dan kompetensi tertentuyang merupakan penerapan akan pengetahuan yang dimilikinya. Sejalan dengan Jadi penilaian otentik dapat diartikan sebagai penilaian yang mengedepankan penilaian pada kinerja siswa dalam memperagakan keterampilanyang ia miliki, sesuai dengan tingkat kemampuan siswa tersebut.

2.1.6.2 Pengembangan Penilaian Otentik

Pengembangan penilaian menurut Mueller (2008) dalam Nugiyantoro(2011:30) terdapat beberapa langkah yang harus ditempuh, yaitu: (1) penentuan standar; (2) penentuan tugas otentik; (3) pembuatan ktriteria; (4) pembuatanrubrik.

2.2. Model Pengembangan Perangkat Pembelajaran

  Berikut akan disajikan bagan model desain pembelajaran dalam Morrison (2011: 12) Gambar 2.2 Bagan Desain Model pengembangan Perangkat Pembelajaran oleh Kemp dalam Morrison (2011: 12) Tujuan dalam siklus ini adalah untuk mengidentifkasi adanya kesenjangan antara tujuan menuru kurikulum dengan fakta yang terjadi dilapangan. Jika menurut Kemp,dkk (1994: 58) analisis tugas adalah kumpulan prosedur untuk menentukan isi suatu pembelajaran, itu akan berbeda menurut pendapatNur (2002: 3) yang menyatakan bahwa analisis tugas adalah alat yang digunakan guru untuk mengidentifikasi bagaimana tercapainya sebuahpembelajaran.

4) Merumuskan Indikator (Instructional Objectives)

  RPPTH merupakan rencana atau rancangan kegiatan yang menggambarkan prosedur danpengorganisasian pembelajaran untuk mencapai suatu kompetensi dasar yang telah dijabarkan dalam silabus, serta perangkat pembelajaran tematik integratifyang disusun sesuai dengan standar Kurikulum SD 2013. 14) Perencanaan (Planning) Pengaturan rancangan usaha berbeda pada tingkatan komleksitas dan jumlah dari perencanaan dan pengaturan yang diperlukan untuk sebuah pengaturanproyek pembelajaran yang ditentukan oleh jangkauan dari proyek pembelajaran tersebut.

2.2.1. Perangkat Pembelajaran yang Dikembangkan

  Komponen silabus umumnya harus mencakup beberapa unsur diantaranya: tujuan pembelajaran, sasaran-sasaran mata pelajaran, keterampilan yang akandikembangkan, urutan topik-topik yang akan diajarkan, aktivitas dan sumber- sumber belajar, dan juga berbagai teknik evaluasi yang digunakan. Daftar pustaka ini memuat urutan buku-buku yang peneliti gunakan dalam pembuatan seperangkat pembelajaran yang disusun berdasarkan urutan abjad dari A Daftar pustaka yang digunakan tidak hanya buku akan tetapi berasal dari teks, artikel, skripsi, dan sumber lain yang mendukung.

2.3. Penelitian yang Relevan

  Penelitian ketiga yang membahas tentang penilaian otentik yang digunakan untuk mencakup pemilihan bahan ajar dan model pembelajaran.menurut Abidin, penilaian otentik memadukan pembelajaran melalui pengreasian aktivitas belajar yang dilakukan siswa. Jika dalam penelitiansebelumnya penilaian otentik digunakan untuk menilai kemampuan membaca dan karakter siswa saja, maka peneliti akan mengembangkan penelitian tersebut Berdasarkan ketiga penelitian di atas, maka peneliti akan membuat pengembangan perangkat pembelajaran yang mengacu kurikulum SD 2013 untuksiswa kelas 1 pada subtema hewan disekitarku, dengan menekankan pada pendidikan karakter dan penilaian otentik.

2.4. Kerangka Berpikir

  Kurikulum 2013 adalah kurikulum penyempurna dari KTSP (Kurikulum TingkatSatuan Pendidikan), yang diusahakan oleh pemerintah untuk mempersiapkan Berdasarkan alasan di atas, peneliti berusaha untuk mengembangkan sebuah perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 untuksekolah dasar kelas 1. Perangkat pembelajaran yang dibuatoleh peneliti yaitu subtema hewan dan tumbuhan disekitarku dengan menggunakan pendekatan tematik terpadu (integratif) dan pendekatan saintifikmenjadi pedoman dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

1. Komponen RPPTH yang disusun lengkap 2

  RPPTH disusun dengan memperhatikan keutuhanperkembangan pribadi siswa (intelektual, keterampilan, sikap sosial, dan sikap spiritual) yang terdapat padaperumusan indikator dan tujuan pembelajaran 3. Dalam RPPTH siswa yang dituntut aktif denganpenerapan pendekatan saintifik 5.

2.5. Pertanyaan Penelitian

  Bagaimana kualitas perangkat pembelajaran subtema hewan di sekitarku mengacu kurikulum SD 2013 untuk siswa kelas satu (1) Sekolah Dasar menurut pakar kurikulum 2013? Bagaimana kualitas perangkat pembelajaran subtema hewan di sekitarku mengacu kurikulum SD 2013 untuk siswa kelas satu (1) Sekolah Dasarmenurut Guru SD kelas I?

BAB 3 Metode Penelitian

3.1 Jenis Penelitian

  Pengumpulan dataDari penelitian yang menunjukkan adanya potensi masalah dilapangan, maka selanjutnya perlu dikumpulkan berbagai informasi faktual yang digunakansebagai bahan untuk perencanaan produk tertentu yang diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Dalam bidangpendidikan, produk-produk yang dihasilkan melalui penelitian R&D diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pendidikan, yaitu lulusan yang jumlahnyabanyak, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan.

3.2 Prosedur Pengembangan

  3.2.2 Pengumpulan Data Dari hasil wawancara, peneliti mendapatkan data yang faktual tentang kesulitan yang dihadapi oleh seorang guru dalam merencanakan sebuahpembelajaran, yang harus dikembangkan sesuai dengan kurikulum SD 2013. Desain produk dimulai denganmenentukan tema pembelajaran, kemudian memilih subtema yang akan 3.2.4 Validasi Desain Setelah desain produk selesai dibuat, peneliti membawa hasil desain produk tersebut kepada 2 orang guru Sekolah Dasar kelas 1 dan 2 orang pakarkurikulum yang nantinya dapat memvalidasi hasil desain produk yang telah dibuat.

3.3 Jadwal pelaksanaan penelitian

  Berikut adalah pelaksanaan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran: 9 Analisis data validasi ahli Peneliti menggunakan validasi pakar (expert judgment) terhadap desain produk yang berupa pengembangan perangkat pembelajaran mengacu KurikulumSD 2013. Validasi produk ini bertujuan untuk memperoleh kritik dan saran yangbersifat membangun bagi perangkat pembelajaran yang dibuat.

3.4 Validasi Ahli Kurikulum SD 2013

3.5 Validasi Guru SD Kelas 1 Pelaksana Kurikulum SD 2013

  Validasi produk ini bertujuan untuk memperoleh kritik dan saran bagiperangkat pembelajaran yang dibuat. Kritik dan saran tersebut untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan produk yang akan dikembangkan sebagai perbaikanterhadap pengembangan perangkat pembelajaran.

3.6 Instrumen Penelitian

  Lembar kuisioner berisi pernyataan yang disusun berdasarkan indikator perangkat pembelajaran yang baik untukmelakukan validasi perangkat pembelajaran yang dibuat oleh peneliti. Tabel 3.3 Kriteria Skor Skala Lima Interval Skor Kriteria4,22 Sangat Baik 3,41 - 4,21 Baik 2,61 - 3,40 Cukup1,78 - 2,60 Kurang 1,00 - 1,79 Sangat Kurang Hasil dari penghitungan skor masing-masing validasi yang dilakukan akan dicari rerata skor perolehannya kemudian dapat dikonversikan dari data kuantitatifke data kualitatif dalam kategori tertentu seperti yang tertera pada tabel kriteria skor skala lima.

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Analisis Kebutuhan Analisis kebutuhan dilaksanakan sebagai langkah awal dalam pelaksanaan

  Selain itu, wawancara juga bertujuan untuk mengetahui kendala yang terjadi di lapangan berkaitan dengan perangkat pembelajaran. Oleh sebab itu, perangkatpembelajaran dikembangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan yang di harapkan dalam Kurikulum SD 2013 yang sedang berlaku di Indonesia.

4.1.1 Hasil wawancara Analisis Kebutuhan

  RPP yang disusun setiap hari, dengan rincian RPP yang begiturumit, dan waktu yang terbatas. Pada saat pertanyaan butir keduabelas peneliti ajukan, guru menyatakan bahwa beliau masih sangat membutuhkan seperangkat pembelajaran yang lengkap danutuh (RPP, penilaian, dan LKS) yang mengacu pada kurikulum 2013.

4.1.2 Pembahasan Hasil Wawancara Analisis Kebutuhan

  Guru masih mengalami banyak kesulitan berkaitan dengan persiapan pembelajaran yang berkaitan dengan perangkatpembelajaran maupun pada saat pelaksanaan pembelajaran didalam kelas yang sesuai dengan tuntutan kurikulum SD 2013. Kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran masih sangat berbatas pada penilaian siswa secara mendalam, karena penilaian otentikmenuntut guru untuk menilai siswa satu persatu, dengan segala karakteristik siswa yang berbeda dalam satu kelas yang beliau ampu.

4.2 Deskripsi Produk awal

  Komponen silabus umumnya harus mencakup beberapa unsur diantaranya: tujuan pembelajaran, sasaran-sasaran mata pelajaran, keterampilan yang akandikembangkan, urutan topik-topik yang akan diajarkan, aktivitas dan sumber- sumber belajar, dan juga berbagai teknik evaluasi yang digunakan. Daftar pustaka ini memuat urutan buku-buku yang peneliti gunakan dalam pembuatan seperangkat pembelajaran yang disusun berdasarkan urutan abjad dari A Daftar pustaka yang digunakan tidak hanya buku akan tetapi berasal dari teks, artikel, skripsi, dan sumber lain yang mendukung.

4.3 Data Uji Coba dan Revisi Produk

  Produk awal yang telah disusun sedemikian rupa dalam bentuk RencanaPelaksanaan Pembelajaran Tematik Harian (RPPTH), Lembar penilaian, dan LKS kemudian diberikan kepada teman sejawat untuk direvisi apabila ada kesalahan,baik itu kesalahan dalam penulisan ataupun kesalahan dalam pemilihan kalimat. Selanjutnya, desain produk awal direvisi, yang kemudian diberikan kepada dua pakar Kurikulum dan dua guru Kelas I Sekolah Dasar untuk divalidasi.

4.3.1 Data Validasi Pakar Kurikulum SD 2013 dan Revisi Produk

  Pakar Kurikulum SD 2013 yang menjadi validator produk yang pertama adalah W, produk yang divalidasi sebanyak satu kali pada tanggal 3 Desember2014. Aspek yang dinilai dari perangkat pembelajaran adalah RencanaPelaksanaan Pembelajaran Tematik Harian (RPPTH), Lembar Penilaian, dan LKS adalah 1) identitas Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Harian (RPPTH),2)perumusan indikator, 3)perumusan tujuan pembelajaran, 4)pemilihan materi ajar, 5)pemilihan sumber ajar, 6)pemilihan media belajar, 7)metode pembelajaran,8)skenario pembelajaran, 9)penilaian, 10)LKS, 11)bahasa.

4.3.2 Data Validasi Guru SD Kelas I yang Sudah Melaksanakan Kurikulum SD 2013 dan Revisi Produk

  Pada setiap aspek diberikan komentar dan saran antara lain aspek: 6) pemilihan media belajar : saranyang diberikan oleh guru validator adalah akan lebih baik jika dalam pembelajaran ditambahkan video, 8) skenario pembelajaran : perlu dipertajampada bagian motivasi, 10) LKS : perlu disesuaikan jenis dan ukuran hurufnya dengan siswa kelas I. Komentar berupa masukan untuk perbaikan dari kedua guru kelas I beserta revisinya dijabarkan dalam tabel di bawah ini : Tabel 4.2 Komentar Guru Kelas I SD dan Revisi No.

4.4 Kajian Produk Akhir dan Pembahasan

  Produk yang telah divalidasi oleh peneliti selanjutnya direvisi untuk memperoleh produk dengan hasil yang lebih baik dan layak uji di lapangan. Kegiatan revisimenghasilkan produk akhir berupa Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Harian (RPPTH), Materi ajar, Instrumen penilaian, dan Lembar KerjaSiswa (LKS) yang dikemas dalam bentuk buku teks yang mengacu Kurikulum SD 2013 untuk kelas 1 semester 1 subtema 2 Hewan disekitarku.

4.4.1 Kajian Produk akhir

  Berikut ini peneliti akan memaparkan kajian produk akhir berupa perangkat pembelajaran yang mengacu Kurikulum SD 2013 sebagai berikut: Setelah mengalami perbaikan, Rencana Pelaksanaan PembelajaranTematik Harian (RPPTH) terdapat beberapa perubahan bedasarkan komentar dan saran dari pakar kurikulum dan guru guna memperbaiki kekurangan-kekurangandari komponen yang belum baik. Kelima, tujuan pembelajaran pada LKS disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada RPP.

4.4.2 Pembahasan

  Berdasarkan pembuatan produk yang dilakukan oleh peneliti dan validasi oleh pakar Kurikulum SD 2013 serta dua guru kelas I Sekolah Dasar, diperolehhasil bahwa perangkat pembelajaran yang telah dibuat masuk dalam kategori “sangat baik” dengan skor rerata akhir 4,29. (9) Skenario pembelajaransudah menampilkan kegiatan yang jelas dan menampilkan kegiatan inti sesuai dengan pendekatan saintifik, seperti yang dijelaskan oleh Sudarwan (dalamMajid, 2014: 193) ciri-ciri dari pendekatan saintifik adalah menonjolkan dimensi pengamatan, penalaran, penemuan, pengabsahan, dan penjelasantentang suatu kebenaran.

BAB 5 PENUTUP Bab ini akan memaparkan (1) kesimpulan, (2) Keterbatasan penelitian serta (3) saran

5.1 Kesimpulan

  Pengembangan tersebut meliputi sepuluh langkah pengembangan, akan tetapi penelitian yang dilakukan hanya berhenti padalangkah ke 5 yaitu (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi ahli, (5) revisi desain, hingga dihasilkan desainproduk final berupa perangkat pembelajaran yang mengacu Kurikulum SD 2013 subtema Hewan di Sekitarku untuk siswa kelas I Sekolah Dasar. 5.1.2 Berdasarkan hasil penelitian pengembangan yang telah di validasi, antara lain validasi pakar kurikulum 2013 (a) menghasilkan skor rerata 4.00dengan kategori baik; validasi pakar kurikulum 2013 (b) menghasilkan skor rerata 4.02 dengan kategori baik; guru kelas 1 (a) menghasilkan skorrerata 4.75 dengan kategori sangat baik; dan guru kelas I (b) menghasilkan skor rerata 4.22 dengan kategori sangat baik.

5.2 Keterbatasan Pengembangan

  Peneliti menyadari bahwa penelitian yang telah dilaksanakan tidaklah sempurna, produk yang peneliti kembangkan mempunyai beberapaketerbatasan yang dapat dipaparkan sebagai berikut: 5.2.1 Wawancara untuk survei kebutuhan hanya dilakukan satu kali dengan seorang guru kelas I Sekolah Dasar saja, sehingga data yangdidapatkan terbatas. 5.2.2 Karena Borg dan Gall menyarankan agar penelitian dilakukan dalam skala kecil, maka penelitian hanya berhenti pada langkah ke 5 dari10 langkah pengembangan dari Borg dan Gall.

5.3 Saran

Saran untuk peneliti selanjutnya yang akan mengembangkan produk perangkat pembelajaran yang mengacu Kurikulum SD 2013 adalah sebagaiberikut: 5.3.1 Wawancara sebaiknya dilakukan beberapa kali kepada beberapa guru kelas I SD dengan SD yang berbeda sehingga lebih banyak

5.3.2 Sebaiknya penelitian pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan 10 langkah, sesuai dengan teori Borg dan Gall

DAFTAR PUSTAKA

  9 Kesulitan-kesulitan apa yang RPP yang disusun setiap hari, denganBapak/Ibu alami dalam rincian RPP yang begitu rumit, dan mengembangkan perangkat waktu yang terbatas.pembelajaran mengacuKurikulum SD 2013? 13 Saran apa yang dapat Bapak/Ibu Berharap bahwa dalam 1 kelas, berikan terkait dengan setidaknya ada 2 pengampu, agarpenyusunan perangkat penilaian terasa lebih mudah.pembelajaran yang mengacu pada Kurikulum SD 2013?

2. Pakar kurikulum 2013 (b)

Hasil Validasi Guru Kelas I 1. Guru kelas I (a)

2. Guru kelas I (b)

  buku, lalu menentukan benda yang dilihat Subtema 1 : Benda Hidup dan Benda Tak Hidup di Sekitarku Mata Pelajaran Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Menyebutkan apa saja ada di buku dan luar kelas dengan saksama sehinggadata yang dihasilkan dapat mewakili benda hidup danbenda tak hidup. Mengemukakan kembali dengan kalimat sendiri danmemeahkan masalah yang berkaitan dengan penjumlahandan pengurangan terkait dengan aktivitas sehari-hariserta memeriksa kebenarannya pertanyaan tentang ciri dengan kata tanya sesuai teks deskriptif dan gambaryang ada pada buku Menjawab pertanyaan 113Mata Pelajaran Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajarlebih pendek) Menjawab pertanyaan yang ada pada buku.

1.1 Menerima, menjalankan

  114Mata Pelajaran Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajardan menghargai ajaran agama yang dianutnya elengkapi deret bilangan sesuaipola yang ditentukanj. 4.2 Membuat karya seni ekspresi denganmemanfaatkan berbagai teknik cetak sederhana menggunakanbahan alam 3.4 Mengamati berbagai bahan, alat serta fungsinyadalam membuat prakarya 3.2 Mengenal pola irama lagu bervariasi menggunakan alatmusic ritmis kerajinan cetakan bendahidup dari kertasKoran Kecil” Membuat 3.1 Mengenal cara dan hasil karya seni ekspresiMenyanyikan lagu “ Bintang MengurutkanSBdP n gerakan melempar,menangkap bola dan larimenyamping l.

4.4 Membentuk karya seni

  2.3 Menunjukkan perilaku disiplin, tanggung jawab dankepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni 2.2 Menunjukkan rasa ingin tahu untuk mengenal alam dilingkungan sekitar sebagai sumber ide dalam berkaryaseni 4.14 Membuat karya kerajinan dari bahan alam hasil limbahdi lingkungan rumah melalui kegiatan melipat,menggunting, dan menempel dan membuat Mengurutkan etakan benda hidup denganbahan lunak dan kertaskoran bekas q. 4.7 Mempraktikkan berbagai bentuk permainan pengenalan121 Mata MateriAlokasi Sumber Kompetensi Dasar Kegiatan Pembelajaran Penilaian Pelajaran Pembelajaran Waktu Belajarair 2.4 Menunjukkan kemauan bekerja sama dalammelakukan berbagai aktivitas fisik 2.5 Toleransi dan mau berbagi dengan teman laindalam penggunaan peralatan dan kesempatan 1.1 Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dankemampuannya sebagai anugrah Tuhan.

1. Bahasa Indonesia

  124No Muatan Pelajaran Kompetensi Dasar Materi PembelajaranKegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber belajar dan pancaindra, wujud dan sifat benda, serta peristiwa siang danmalam secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulisyang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantupemahaman.hewan buas dan hewanjinak. 4.3 Mengemukakan kembali dengan kalimat sendiri dan memecahkanmasalah yang berkaitan dengan penjumlahan dan penguranganterkait dengan aktivitas sehari- hari serta memeriksakebenarannya Materi Kegiatan Sumber MuatanAlokasi Kompetensi Dasar Penilaian No PelajaranPembelajaran Pembelajaran Waktu belajar 4.8 Mengelompokkan teman sekelas telah dibuat berdasarkan tinggi badannya.

3. SBdP

Menyanyika bervariasi menggunakan alat n lagumusik ritmis. “kucingku

3.4 Mengamati berbagai bahan, alat belang tiga”

  serta fungsinya dalam membuat  prakarya.wayang. Membuat 4.7 Menyanyikan lagu anak-anak dan berlatih memahami isi lagu.

4. PPKn

   yang berlaku dalam kehidupan dalam sehari-hari di rumah dan sekolah memelihara tertib Tata 4.2 Melaksanakan tata tertib di rumah hewan.dan sekolah  tata tertib. Mematuhi 2.2 Menunjukkan perilaku patuh pada tata tertib dan aturan yang berlakudalam kehidupan seharihari di 128 Materi Kegiatan Sumber MuatanAlokasi Kompetensi Dasar Penilaian No PelajaranPembelajaran Pembelajaran Waktu belajar rumah dan sekolah.

5. PJOK

  Menirukan gerak dasar dominan statis cara bergerak (bertumpu dengan tangan dan hewan.  lengan depan/belakang / samping, Penjumlahan bergantung, sikap kapal terbang, dan dan berdiri dengan salah satu pengurangankaki), serta pola gerak dominan bersusun dinamis (menolak, mengayun, kebawah.melayang di udara, berputar, dan mendarat) dalam aktivitas senam. Materi PembelajaranKegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber belajar 3.2 Mengenal tata tertib dan aturanyang berlaku dalam kehidupansehari-hari di rumah dan sekolah 1.1 Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dankemampuannya sebagai anugerah Tuhan yang tidak ternilai.

1.2 Mengajukan pertanyaan

Menerima kepada guru apabila di bukukebersamaan ada yang kurang jelasdalam keberagaman Mengumpulkan Informasi sebagai anugerah Mendengarkan penjelasan Tuhan Yang guru tentang pengenalanMaha Esa di tanaman.lingkungan rumah Membahas tentang tanaman dan sekolah sebagai bagian dari bendahidup. Melakukan kegiatan tanya Bahasa

3.1 Teks jawab tentang contoh-

  2.2 Memiliki rasa ingin tahu danketertarikan pada matematika yangterbentuk melalui pengalamanbelajar 4.10 Membaca dan mendeskripsikandata pokok yang ditampilkan padagrafik konkrit dan piktograf tanaman yang dapat diolah Berdiskusi tentang bagian buku siswa tentang makanan yang berasal daritanaman dan yang bukan berasal dari tanaman. Mengurutkan gambar yang yang dibutuhkan oleh tanaman untuk dapat hidupdengan baik.

3.1 Cara dan hasil

  Berdiskusi dan kemudian karya seniMengenal cara menuliskan manfaatekspresi dan hasil karyapentingnya aturan dalam seni ekspresipermainan dan akibat yang Ekspresi 4.2dapat timbul jika tidak patuh dengan Membuat karya pada aturan.mengolah seni ekspresigaris, warna dengan dan bentuk Mengomunikasikan memanfaatkan Menyampaikan hasil bernyanyi berbagai teknik wawancara di depan teman-cetak sederhana temannya.menggunakan 140 141 Mengerjakan latihan di buku siswa. Berbagi informasi mengenai 2.2 Menunjukkan rasa ingin tahuuntuk mengenal alam dilingkungan sekitar sebagaisumber ide dalam berkarya seni 2.1 Menunjukkan rasa percaya diriuntuk berlatih mengekspresikandiri dalam mengolah karyaseni 4.7 Menyanyikan lagu anak-anakdan berlatih memahami isilagu langsung aturan dan cara Mempraktikkan secara apa saja yang ia lakukan saat memelihara an bentuk dan ciri-ciri pohon buah yang merekaketahui.

BIODATA PENULIS

  Pada tahun 2011, peneliti melanjutkan studi ke perguruan tinggi swasta yang ada di kota pendidikan, Yogyakarta danterdaftar sebagai mahasiswi Universitas Sanata DharmaYogyakarta pada Falkutas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar terhitung sejak tahun 2011. Peneliti mengakhiri studi di perguruantinggi dengan menulis skripsi yang berjudul “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Subtema 2Hewan di Sekitarku Mengacu Kurikulum 2013 untuk Siswa kelas satu (I) Sekolah Dasar ”.

Dokumen baru

Tags