Pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan persegi panjang dan persegi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe stad yang dilengkapi dengan alat peraga di kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten.

Gratis

0
2
348
2 years ago
Preview
Full text

HALAMAN PERSEMBAHAN

  Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap HasilBelajar Matematika Siswa Pada Pokok Bahasan Persegi Panjang dan Persegi Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STADyang Dilengkapi Dengan Alat Peraga Di Kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten yang berjumlah 32 siswa.

KATA PENGANTAR

  selaku Guru Matematika Kelas VII SMP PangudiLuhur 1 Klaten yang telah memberikan waktu, tenaga dan pikiran untuk memberikan bimbingan selama proses observasi dan pengambilan datapenelitian berlangsung. Seluruh siswa kelas VII-B dan VII-D yang telah bekerja sama dengan baik dalam pelaksanaan pembuatan skripsi ini.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Belajar merupakan kegiatan dan usaha untuk mencapai perubahan

  Salah satu yang dapat digunakan dalampembelajaran matematika adalah alat peraga contohnya alat peraga papan berpaku digunakan untuk membuat macam-macam bentuk geometri,papan berpetak digunakan untuk menghitung keliling dan luas bangun datar, klinometer digunakan untuk mengukur tinggi (panjang) suatu objekdengan memanfaatkan sudut elevasi dan lain-lain. Saat menyampaikan materi pembelajaran guru lebih sering menggunakanmetode ceramah dan tanya jawab, metode ceramah memang tampak efektif jika diterapkan di kelas VII E karena siswa yang terdapat di kelas VII E adalah siswa unggulan yang memiliki rata-rata nilai tertinggi dari setiap kelas.

C. Batasan Masalah

D. Rumusan Masalah

  Dari identifikasi masalah yang telah diuraikan di atas, agar permasalahan dapat dikaji secara mendalam maka peneliti membahas danmemfokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa dengan menerapkan modelpembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) yang juga dilengkapi dengan alat peraga. Peneliti juga memfokuskan untukpengambilan data pada penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten.

1. Bagaimana keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe

  STAD (Student Team Achievement Division) yang dilengkapi alat peraga dalam pembelajaran matematika di kelas VII-DSMP Pangudi Luhur 1 Klaten? Bagaimana hasil belajar siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten pada pokok bahasan persegi panjang dan persegi?

E. Tujuan Penelitian

  Dari rumusan masalah di atas, tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. bagaimana keterlaksanaan pembelajaranMengetahui matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) yang dilengkapi dengan alat peraga di kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1Klaten, 2.

3. Mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa kelas VII-D

  Mengetahui bagaimana hasil belajar matematika siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten pada pokok bahasan persegi panjang dan persegi, 5. Mengetahui bagaimana pengaruh motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division ) yang dilengkapi alat peraga pada materi persegi panjang dan persegi.

F. Definisi Istilah

  Pembelajaran adalah suatu upaya yang dilakukan pendidik atau guru secara sengaja dengan tujuan menyampaikan ilmupengetahuan, dengan cara mengorganisasikan dan menciptakan sebuah sistem lingkungan belajar dengan berbagai metodesehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar secara lebih optimal. Motivasi Belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada siswa-siswi yang sedang belajar untuk mengadakan perubahantingkah laku (Hamzah B. Uno, 2007 : 23).

8. Hasil Belajar merupakan perubahan tingkah laku (Herman

  Hudoyo, 1988 : 1). Menurut Nana Sudjana (2010), hasil belajar merupakan perubahan tingkah laku siswa yang luasmencangkup bidang kognitif, afektif, maupun psikomotorik.

G. Manfaat Hasil Penelitian 1

  Bagi PenelitiPenelitian ini memberikan pengalaman dan wawasan bagi peneliti sebagai calon guru dalam mempersiapkan alat peraga untuk digunakanpada pembelajaran matematika. Alat peraga dapat membantu guru dalam meningkatkanmotivasi belajar siswa terhadap pembelajaran matematika.

BAB II LANDASAN TEORI A. Belajar dan Mengajar 1. Hakikat Belajar Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) belajar adalah

  Belajar adalah suatu perubahan perilaku yang relatif menetap yang dihasilkan dari pengalaman masa lalu ataupun dari pembelajaran yang bertujuan atau direncanakan. Dari berbagai definisi diatas maka dapat disimpulkan bahwa belajar adalah suatu usaha yang dilakukan seseorang atau individuuntuk mencapai suatu perubahan tingkah laku yang relatif menetap(konstan) meliputi bertambahnya pengetahuan dan keterampilan, kebiasaan, dan sikap.

2. Komponen-komponen Belajar

  Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar Muhibbin Syah dalam Muhammad Irham dan Novan ArdyWiyana (2014 : 126 - 130) menyebutkan bahwa hanya ada dua faktor yang mempengaruhi proses belajar, yaitu: 1)Faktor Internal Faktor internal merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar siswa yang bersumber dari dalam diri siswayang belajar. Faktor-faktor sosialFaktor-faktor sosial adalah faktor manusia, baik manusia yang hadir secara langsung maupun yang tidak hadirtetapi memengaruhi proses belajar dan pembelajaran siswa.

4. Hakikat Mengajar

  Pengetahuan,keterampilan dan sikap tersebut hendaknya relevan dengan tujuan dari pada pembelajaran yang diberikan dan disesuaikan dengan strukturkognitif yang dimiliki siswa. Sama halnya dengan belajar, mengajar pun pada hakikatnya adalah suatu proses, yaitu proses mengatur, mengorganisasi Dapat disimpulkan bahwa mengajar adalah proses interaksi yang terjadi antara guru dan siswa dimana guru mengatur,mengorganisasi, serta membimbing siswa dalam belajar sehingga siswa mampu menguasai pengetahuan, keterampilan dan sikap yangrelevan dengan tujuan pembelajaran yang diajarkan.

B. Model Pembelajaran Kooperatif

  Dari definisi pembelajaran yang sudah dipaparkan dapatdisimpulkan bahwa pembelajaran adalah tindakan sengaja yang dilakukan oleh guru secara terencana dan terarah dengan tujuan agarbelajar terjadi pada diri individu atau siswa. Penggunaan model pembelajaran yang tepat dapat mendorong tumbuhnya rasa senang siswa terhadap pembelajaran,menumbuhkan motivasi dalam belajar dan mengerjakan tugas, memberikan kemudahan bagi siswa untuk memahami pembelajaransehingga memungkinkan siswa mencapai hasil belajar yang lebih baik.

1. Tipe Student Teams Achievement Division (STAD)

  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student TeamAchievement Divisions) Model pembelajaran kooperatif tipe STAD termasuk yang paling sederhana yang menekankan pada aktivitas dan interaksi di antara siswauntuk saling memotivasi dan membantu dalam memahami suatu materi pembelajaran. Tiap siswa dapat memberikankontribusi poin yang maksimal kepada timnya dalam sistem skor ini, tetapi tidak ada siswa yang dapat melakukannya tanpamemberi usaha mereka yang terbaik.

D. Konsep Perkembangan Kognitif Menurut Piaget

  Jean Piaget seorang psikolog Swiss yang dalam penelitiannya meneliti mengenai bagaimana pengetahuan tercipta dan bagaimana anakberpikir serta bagaimana pemikiran anak berkembang. Teori Piaget membagi perkembangan kognisi anak ke dalam beberapa tahap yaknisebagai berikut.

3. Tahap Konkret Operasional (Usia 7-11 tahun)

   Pemikiran anak bisa menangani perubahan benda dan bagaimana perubahan tersebut terjadi Anak bisa membalikkan pemikirannya (punya kemampuan melihat dalam pikirannya bagaimana benda terlihat sebelum dan sesudah perubahan berlangsung) Anak telah melampaui bagaimana benda terlihat di momen tertentu dan mulai memahami bagaimana benda saling berkaitan (misalnya, tahu bahwa angka 2 lebih besar dari 1, tetapi, dalam waktu bersamaan, lebih kecil dari 3) 4. Tahap Formal Operasional / Abstrak Operasional (Usia 11+) Anak mulai memikirkan pemikiran Anak berpikir secara abstrak tanpa butuh benda konkret Anak bisa berhipotesis tentang benda Dari penjabaran di atas Piaget menjelaskan bahwa anak yang berumur 11 tahun ke atas adalah anak-anak yang sudah dapat berpikir secara abstraktanpa butuh benda konkret.

E. Alat Peraga

  Konsep abstrak matematika tersajikan dalam bentuk konkret dan karena itu lebih dapat dipahami dan dimengerti, dan dapatditanamkan pada tingkat-tingkat yang lebih rendah. Piaget mengatakan Dienes menekankan pentingnya siswa belajar dalam lingkungan yang kaya dengan benda-benda konkret yang ada kaitannya dengan konsep-konsep matematika yang sedang dipelajari.

10. Bila mungkin alat peraga dapat berfaedah lipat (banyak)

  Alat Peraga Model Persegi Panjang, Model Persegi, dan PapanBerpetak Ada tiga jenis alat peraga yang digunakan dalam penelitian ini, alat peraga tersebut adalah model persegi panjang, model persegi dan papanberpetak. Model persegi panjang adalah alat peraga matematika yang Y A B A B O X O D C D CGambar 2.1b Blok Persegi panjang Gambar 2.1a Bingkai Model Persegi Panjang Alat peraga model persegi (laboratorium pendidikan matematika,2016:40) terdiri dari: (1) selembar papan triplek berukuran 50 cm × 50 cm, dengan pola persegi bertuliskan ABCD dan sumbu simetrinyabertuliskan X, Y, a, dan b.

G. Motivasi Belajar

  Dalam pembelajaran kebutuhan fisik ini sangat penting dipenuhi apabila tidak terpenuhi maka kegiatan belajar akanterganggu, seperti rasa lelah karena aktivitas berlebihan akan mempengaruhi proses belajar, kebutuhan sarapan yang kurangdapat membuat siswa kurang konsentrasi belajar, kebutuhan tidur yang kurang akan membuat siswa merasa kantuk dan tidak dapatmengikuti pembelajaran dengan baik. Dalampembelajaran matematika kebutuhan harga diri ini seperti siswa diberikan pujian ketika dapat mengerjakan soal matematikadengan baik, siswa diberikan semangat oleh guru dalam mempelajari suatu pembelajaran, siswa dengan percaya dirimengungkapkan ide atau gagasan yang dimiliki.

5. Kebutuhan mengaktualisasi diri

  Jika seseorang menyebutkan motivasi belajar maka yang dimaksud adalah dorongan seseorang untuk melakukan kegiatan belajar agarmenjadi lebih giat lagi dalam belajarnya sehingga dapat memperoleh hasil belajar yang lebih baik lagi. Motivasibelajar sangatlah penting bagi siswa untuk dapat belajar dengan baik dan tekun sehingga dapat memperoleh hasil belajar yang sangat baik.

H. Hasil Belajar

  Horward Kingsley(dalam Nana Sudjana, 2010) membagi tiga macam hasil belajar, yakni(1) keterampilan dan kebiasaan, (2) pengetahuan dan pengertian, (3) sikap dan cita-cita. Berikut ini penjelasan-penjelasan dari ketika ranah hasil belajar yang di jelaskan oleh Benyamin Bloom (dalam NanaSudjana, 2010) : 1.

2. Ranah Afektif

  Organisasi, yakni pengembangan dari nilai ke dalam satu sistem organisasi, temasuk hubungan satu nilai dengan nilailain, pemantapan, dan prioritas nilai yang sudah e. Karakteristik nilai atau internalisasi nilai, yakni keterpaduan semua sistem nilai yang telah dimilikiseseorang, yang mempengaruhi pola kepribadian dan tingkah lakunya.

3. Ranah Psikomotorik

  Akrab dan mau bergaul, mau berkomunikasi dengan guru dan bertanya atau meminta saran bagaimana mempelajarimata pembelajaran yang diajarkannya. Namun, ketiga hasil belajar yang telah dijelaskan di atas penting untuk diketahui oleh guru agar dapat merumuskan tujuanpengajaran dan menyusun alat-alat penilaian baik melalui tes maupun bukan tes.

I. Persegi panjang dan Persegi 1

  Perhatikan persegi panjang pada gambar 2.5 di , , dan adalah sisi-sisi persegi panjang Garis , , , , ( , , , Sudut ∠ ∠ ∠ ) adalah sudut-sudut persegi panjang. Sisi-sisi yang berhadapan sama panjang Gambar 2.6a Pembuktian Sifat I Persegi panjang Perhatikan gambar 2.6a, jika persegi panjang dibalik menurut garis , persegi panjang itu akan menempati, dan titik bingkainya, sehingga titik akan menempati titikakan menempati titik , ditulis ↔ .

3. Keempat sudut pada persegi panjang sama besar dan siku-siku

  Menyelidiki besar sudut pada persegi panjang, baliklah persegi panjang menurut garis , sehingga dapat menempatibingkainya seperti gambar 2.8a di bawah ini. Pembuktian Sifat III Persegipajang Gambar 2.8a Berdasarkan gambar 2.8a, maka kita peroleh∠ ↔ ∠ = dan .

4. Persegi panjang menempati bingkainya dengan 4 cara

  Peragakanlah gambar di bawah ini :(i) (ii)(iii) (iv) Gambar 2.9 Pembuktian Sifat IV Persegi panjang Keterangan gambar 2.9 adalah sebagai berikut:(i) Tempatkan persegi panjang pada posisi awal.(ii) Dari posisi awal, balikkan persegi panjang menurut garis , ternyata persegi panjang dapat (iii)Dari posisi awal, baliklah persegi panjang menurut garis , ternyata sisi dapat menempati sisi , sehingga persegi panjang tersebut dapat menempati bingkainya secara tepat. (iv)Dari posisi awal, putarlah persegi panjang setengah putaran (180º), ternyata persegi panjangtersebut dapat menempati bingkainya secara tepat, sehingga sisi menempati sisi .

5. Persegi panjang memiliki simetri lipat tingkat dua

Gambar 2.10 Pembuktian Sifat V Persegi panjang Lihat gambar 2.10, persegi panjang dilipat menurut garis sehingga sisi berhimpit di sisi , kemudianpersegi panjang dilipat menurut garis sehingga sisi

6. Persegi panjang memiliki dua simetri putar

  Persegi panjang Gambar 2.11 Keliling persegi panjang = Keliling Persegi panjangJika disebut panjang (p satuan panjang), disebut lebar (l satuan panjang), dan keliling persegi panjang (K satuanpanjang), maka: Rumus Keliling Persegi panjang adalah K = 2p + 2l atau K = 2 (p + l) Luas Persegi panjangLuas bangun adalah banyaknya persegi satuan yang dibutuhkan untuk menutup bangun tersebut (Wono Setya Budi, 2006:105). lebar 2 Jika panjang = p cm, lebar = l cm, dan luas = L cm , maka : Rumus luas setiap persegi panjang adalah : L = p .

2. Persegi a

  Definisi dan Unsur-unsur Persegi Gambar 2.12 Alat Peraga Model Persegi Persegi adalah persegi panjang yang semua sisinya sama panjang. Gambar 2.13 Pembuktian Sifat I Persegi Berdasarkan gambar 2.13 di atas, kita dapat memperoleh bahwa= = = = , , , dan .

2. Sudut-sudut pada persegi dibagi menjadi dua sama besar oleh diagonal-diagonalnya

  Gambar 2.14 Pembuktian Sifat II Persegi Berdasarkan gambar 2.14 di atas, kita peroleh bahwa∠ ↔ , sehingga = dan ,∠ ∠ ∠ ∠ ↔ ∠ sehingga = . ∠ ∠Dengan cara yang sama, baliklah persegi menurut garis , maka akan diperoleh bahwa diagonal membagi dua dansama besar .

3. Diagonal-diagonal persegi saling berpotongan sama panjang membentuk sudut siku-siku

  Gambar 2.15 Pembuktian Sifat III Persegi Berdasarkan gambar 2.15 di atas, gambar tersebut menunjukkan bangun persegi dengan diagonal danberpotongan di titik . Maka diperoleh : (i) , sehingga =∠ ↔ ∠ ∠ ∠ , sehingga =(ii) ∠ ↔ ∠ ∠ ∠, sehingga = (iii)∠ ↔ ∠ ∠ ∠ (iv) , sehingga =∠ ↔ ∠ ∠ ∠ Karena persegi dapat tepat menempati bingkainya kembali, maka dikatakan bahwa = = =∠ ∠ ∠ .

4. Persegi menempati bingkainya dengan delapan cara

  Hasil penelitiannya menunjukkan penggunaan model pembelajarankooperatif tipe STAD dengan bantuan alat peraga ditinjau dari hasil belajar menghasilkan hasil belajar siswa yang tergolong tinggidengan 64% siswa hasil belajar tergolong sangat tinggi (80-100),18% siswa hasil belajar tergolong tinggi (66-79),11% siswa hasil belajar tergolong cukup (56-65), dan 7% siswa hasil belajartergolong rendah (41-55). Motivasi dan minat berpengaruhterhadap hasil belajar terlihat dalam motivasi yaitu memiliki skor tertinggi 98, skor terendah 61, dan rata-rata 79,44 dengan kontribusimotivasi terhadap hasil belajar 16% dengan koefisien korelasi 0,3994 dan persamaan regresi Y = 55.753 + 0, 367 X.

3. Penelitian lain yang ditulikan oleh Puguh Sutiyono, Kamarullah, dan

  Pembelajaran matematika Achievement Divisions) dengan teknik alat peraga dapat membantu guru dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat kepada siswa, melibatkan siswa dalam pembelajaran, menghargai sesama dalamkelompok, dan memotivasi siswa untuk tekun dan giat dalam belajar. Peneliti menduga apabila model pembelajaran kooperatif tipeSTAD berjalan dengan baik maka hasil belajar baik, dan apabila alat peraga matematika dapat digunakan dengan baik maka hasil belajar baik,serta apabila motivasi belajar siswa baik maka dapat berpengaruh terhadap hasil belajar.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif

  Penelitian kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten dalam mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yangdilengkapi dengan alat peraga matematika, selain itu penelitian kualitatif juga digunakan untuk mendeskripsikan hasil wawancara siswa yang memilikiketidaksesuaian antara motivasi belajar siswa dan hasil belajar matematika. Objek Penelitian Obyek penelitian dalam penelitian ini adalah keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dilengkapi dengan alat peraga padapembelajaran matematika di kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten, keterlaksanaan penggunaan alat peraga di kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1Klaten, motivasi belajar siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten, dan hasil belajar siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten.

1. Variabel bebas

   Definisi operasional dari alat peraga adalah skor yang diperoleh siswa setelah melaksanakan kriteria-kriteria yang terdapat di dalam lembar keterlaksanaan penggunaan alat peraga yang akan diisi oleh observer melalui pengamatan siswa di kelas.  Definisi operasional dari motivasi belajar siswa adalah skor yang diperoleh siswa setelah mengisi kuisoner yang telah dirancang khusus oleh peneliti.

2. Variabel Terikat

  Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika pokok bahasan persegi panjang dan persegi dalam pembelajaranmatematika. Definisi operasional dari hasil belajar adalah skor yang diperoleh siswa setelah mengikuti tes hasil belajar matematika yangdirancang peneliti secara khusus.

F. Hipotesis Penelitian Hipotesis yang terdapat dalam penelitian ini dijabarkan sebagai berikut

  Ada pengaruh penggunaan alat peraga matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten. Ada pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten.

G. Instrumen Pengumpulan Data

Dari penjabaran teknik pengumpulan data di atas, peneliti menyusun beberapa instrumen yang akan digunakan di dalam penelitian ini, instrumen-instrumen tersebut antara lain:

1. Lembar pengamatan keterlaksanaan RPP (Rencana Pelaksanaan

  Berikut ini adalah kisi-kisi lembar pengamatan keterlaksanaan alat peraga : Aspek yang diamatiIndikator Tahap-tahapimplementasi modelpembelajaran kooperatif tipeSTAD yang dilengkapi denganalat peraga dalam pembelajaranmatematika 1. Lembar pengamatan ini digunakan untuk melihat bagaimana keterlibatan siswa dalam pembelajaran baik ketika guru menjelaskanmateri menggunakan alat peraga ataupun keterlibatan siswa dalam menggunakan alat peraga pada saat diskusi kelompok.

3. Kebutuhan Kebutuhan kasih sayang 4 butir 4,8,16

  Kebutuhan Kebutuhan penghargaan 4 butir 1,18 9,12 penghargaan yang didapat apabiladiri dapat belajar dengan baik dan keinginan untukmengungkapkan pendapat atau gagasan 5. Kebutuhan Kebutuhan aktualisasi 4 10,14 5,15 Butiraktualisasi diri atau keinginan untuk diri menjadi lebih di dalambelajar matematika Berdasarkan dengan kisi-kisi di atas peneliti menyusun koesioner motivasi belajar yang terlampir (Lampiran A.4).

4. Tes hasil belajar

  Tes hasil belajar berupa tes akhir setelah pembelajaran dilakukan, tes hasil belajar bertujuan untuk mengukur hasil belajar matematika siswakelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten. Tes hasil belajar atau tes akhir dalam penelitian ini terdiri dari 5 soal bentuk uraian yang akandikerjakan oleh siswa secara mandiri.

6. Memahami konsep segiempat dan segitiga serta

  Materi Persegi panjang dan persegi PembelajaranIndikator  Menyebutkan unsur-unsur dan sifat-sifat persegi panjang dan persegi. Menggunakan sifat-sifat untuk memecahkan suatu masalah yang berkaitan dengan persegi panjang dan persegi. Validitas dan Reliabilitas Uji validitas dan reliabilitas dilakukan pada instumen motivasi belajar dan instrumen tes hasil belajar.

1. Uji Validitas Instrumen

  Validitas butirSebelum di validasi butir instrumen motivasi belajar dan instrumen hasil belajar harus di uji cobakan terlebih dahulu kekelas lain yang setara dengan kelas yang akan digunakan dalam penelitian. Instrumen motivasi dan hasil belajar harus di ujivaliditasnya dengan rumus Product Moment Pearson r yaitu: =− .

2. Uji Reliabilitas Instrumen

  = = variansi total 2 = variansi tiap-tiap butir� 2 � 2 Dengan keterangan: −( ) 2 = 2 � 2 −( ) 2 Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui apakah instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data ataudengan kata lain instrumen tersebut sudah baik (Arikunto, 2010: 221). = variansi total= banyak butir pertanyaan 2 = jumlah variansi butir� 2 = reliabilitas instrumen� 11 2 Dengan keterangan : � 2 � 1− =− 1 2 = skor total= banyaknya siswa yang mengikuti tes Tabel 3.5 Interpretasi Tingkat Reliabilitas (Guilford dalam Asep Jihad dan Abdul Haris, 2012:181) Koefisien Reliabilitas Interpretasi0,90 < Sangat Tinggi 11≤ 1,00 Tinggi 0,70 < 11≤ 0,90 0,40 < Cukup 11≤ 0,70 0,20 < Rendah 11≤ 0,40 Sangat Rendah 11≤ 0,20 3.

I. Metode / Teknik Analisis Data

Analisis terhadap data yang diperoleh dapat dilakukan apabila terdapat80% siswa hadir mengikuti proses pembelajaran matematika di kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten.

1. Kelayakan Analisis

  Pelaksanaan penelitian direncanakan untuk dapat diikuti oleh seluruh siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan bantuan alat peraga dikatakan terlaksana dengan baik jika keterlaksanaan ≥ 80%.

3. Analisis data obserasi keterlaksanaan penggunaan alat peraga

  Analisis terhadap data observasi keterlaksanaan penggunaan alat peraga adalah sebagai berikut. a.

32 Siswa b

  Menentukan kriteria keterlibatan siswa dalam menggunakan alat peraga. Data yang sudah diperoleh dari hasil observasi siswa kemudian dianalisis berdasarkan skala Likert dan dideskripsikan sebagai datakelompok dengan pengklasifikasian kriteria seperti berikut (Eko Putro Widoyoko, 2009: 238).

4. Analisis data motivasi belajar a

  Skor Kuesioner Motivasi Belajar Tabel 3.10 Pilihan Pernyataan Skor Pernyataan Fakta Opini Pernyataan Pernyataan Positif Negatif SL (selalu) SS (Sangat Setuju) 5 1 S (sering) S (Setuju) 4 2 KD (kadang- TS (Tidak Setuju) 2 4 kadang)TP (tidak pernah) STS (Sangat Tidak Setuju) 1 5 Jumlah skor maksimal = skor maksimal per pernyataan × jumlah pernyataan = 5 × 40= 200 J umlah skor minimal = skor minimal per pernyataan × jumlah pernyataan = 1 × 40 = 40 b. Menentukan kriteria motivasi belajarData yang sudah diperoleh dari hasil pengisisan kuesioner motivasi belajar siswa kemudian dianalisis berdasarkan skala Likert dandideskripsikan sebagai data kelompok dengan pengklasifikasian kriteria seperti berikut (Eko Putro Widoyoko, 2009: 238).

5. Analisis hasil belajar a

  Menentukan skor hasil belajarTes hasil belajar matematika adalah tes sejauh mana hasil belajar yang siswa peroleh terhadap materi pembelajaran yang sudah diajarkan. Menentukan kriteria hasil belajar Data yang sudah diperoleh dari hasil pengerjaan soal tes hasil belajar siswa kemudian dianalisis berdasarkan skala Likert dan dideskripsikansebagai data kelompok dengan pengklasifikasian kriteria seperti berikut (Eko Putro Widoyoko, 2009: 238).

6. Analisis penghargaan kelompok

  Korelasi penggunaan alat peraga terhadap hasil belajar matematika siswaAnalisis korelasi penggunaan alat peraga terhadap hasil belajar matematika siswa digunakan untuk melihat hubunganantara penggunaan alat peraga (X) dan hasil belajar (Y). Korelasi motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswaAnalisis korelasi motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa digunakan untuk melihat hubungan antaramotivasi (X) dan hasil belajar (Y).

BAB IV ANALISIS DATA A. Kelayakan Analisis Data Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2016 sampai dengan bulan Mei 2016 dilaksanakan di kelas VII-D semester genap SMP Pangudi Luhur 1 Klaten tahun ajaran 2015/2016 yang terletak di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 28 Klaten, Jawa Tengah. Pengambilan data

  Pengambilan data tes hasil belajar (post- test) dan pengisian kuesioner motivasi belajar dilaksanakan pada Jum’at, 27 Mei 2016 dengan jumlah siswa yang mengikuti post-test adalah 32 siswa atau 100% siswa mengikuti post-test. Karena, jumlah siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten yang mengikuti pre-test, post-test dan pengisian kuesioner motivasi belajar lebih dari 80% siswa kelas VII-DSMP Pangudi Luhur 1 Klaten maka data layak untuk dianalisis.

B. Deskripsi Data Penelitian

Setelah data dikumpulkan, peneliti mendeskripsikan data-data tersebut sebagai berikut :

1. Keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) a

  Proses pembelajaran yang diamatiadalah proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dilengkapi denganalat peraga di kelas VII-D semester genap SMP Pangudi Luhur 1Klaten tahun ajaran 2015/2016 pada pokok bahasan persegi panjang dan persegi. Sehingga, keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada pertemuan I menurut III adalah : Observer 12× 100% = 100% � = 12 Rata-rata keterlaksanaan Rencana PelaksanaanPembelajaran (RPP) pada pertemuan I adalah : − �100% + 100% + 100% = 3300% = 3= 100% b)Pertemuan II  Observer I Skor keterlaksanaan yang diperoleh adalah 11.

2. Keterlaksanaan Penggunaan Alat Peraga a

  Berikut ini data pengamatan keterlaksanaan alat peraga yang dilihat darikeaktifan siswa yang sudah di rekap dan dijumlahkan : Tabel 4.4 Penggunaan Alat Peraga Oleh Siswa 5. Siswa 29 121 124 126 126 497 124,3 7 Median 123,9 Interkuartil 2,6 Mean 123,2 Standar Deviasi 1,9Skor Terendah 119 Skor Tertinggi 126 Modus 122 Jangkauan Tabel 4.5 Statistik Penggunaan Alat Peraga Oleh Siswa StatistikSetelah diperoleh data mentah pada tabel 4.4, maka dapat diukur pemusatan data dan penyebarannya.

IIII IIII 122,7 121,5 123,9

9 15 123,5 – 124,9 IIII IIII I 123,2 123 125,4 11 26 125 IIII I 125,7 124,5 126,9 6 32 Histogram 4.1 Penggunaan Alat Peraga × 100% = 34,375% Sangat Tinggi = Sangat Rendah RendahSedang TinggiSangat Tinggi B an yak n ya Si sw aTitik tengah interval penggunaan alat peraga 12119,7 121,2 122,7 123,2 125,7 10 8 6 4 2 × 100% = 18,75%Jadi, dapat disimpulkan bahwa siswa di kelas tersebut memiliki keterlibatan dalam penggunaan alat peraga dengan kriteria tinggiyaitu sebesar 34,375%. 32 6 32 Berdasarkan histogram di atas, diperoleh penggunaan alat peraga oleh siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten adalah 3siswa kriteria sangat rendah, 3 siswa kriteria rendah, 9 siswa kriteria sedang, 11 siswa kriteria tinggi, dan 6 siswa kriteria sangattinggi, dengan presentase penggunaan alat peraga sebagai berikut : 11 × 100% = 28,125% Tinggi = 32 9 × 100% = 9,375% Sedang = 32 3 × 100% = 9,375% Rendah = 32 3  Sangat Rendah = X Y

3. Motivasi Belajar Siswa a

  Kuesioner telah di uji coba dan telah disetujui oleh dosen pembimbing untukdiujikan ke kelas penelitian yaitu kelas VII-D SMP PangudiLuhur 1 Klaten. Kuesioner motivasi belajar terdiri atas 40 pernyataan, yakni 20 pertanyaan fakta dan 20 pernyataan opini,dengan masing-masing 4 pilihan jawaban.

IIII IIII II 139,2 130,9 147,5

12 23 IIII I 154,9 146,6 163,2 6 29 III 170,6 162,3 178,9 3 32 Histogram 4.2 Motivasi Belajar MatematikaY 14 12 10iswa S Sangat Rendah 8a y Rendahakn 6y Sedangan B 4 Tinggi Sangat Tinggi 2 X 107,8 123,5 139,2 154,9 170,6Titik Tengah Interval Motivasi Belajar Berdasarkan histogram di atas, diperoleh motivasi belajar matematika siswa kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klatenadalah 5 siswa memiliki kriteria sangat rendah, 6 siswa memiliki kriteria rendah, 12 siswa memiliki kriteria sedang, 6 siswamemiliki kriteria tinggi dan 3 siswa memiliki kriteria sangat tinggi, dengan presentase motivasi belajar sebagai berikut : 5 × 100% = 15,625% Sangat Rendah = 32 6 × 100% = 18,75% Rendah = 32 12 × 100% = 37,5% Sedang = 32 6 × 100% = 18,75% Tinggi = 32 3

4. Hasil Belajar Matematika a

  5 9 5 95 Siswa 32 30 20 20 15 10 36 Siswa 31 5 20 20 40 Siswa 26 20 10 20 20 20 5 91 Siswa 21 30 20 20 11 96 Siswa 20 95 Siswa 22 30 20 20 20 6 99 Siswa 19 30 20 20 30 10 5 6 10 10 10 5 81 Siswa 25 30 20 15 10 54 Siswa 24 4 5 20 10 10 9 64 Siswa 23 20 20 10 hampir sama, sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata itu bermakna. Sedangkan, perhitungan di atas tampak bahwa ketigapenyebaran data hampir sama, sehingga dapat disimpulkan bahwa penyebarannya bermakna.

C. Inferensi

  Untuk mengetahui besar kecilnya variabel bebas (penggunaan alat peraga dan motivasi) terhadap variabel terikat (hasil belajar matematika)diperluka uji korelasi dan regresi linier, dengan syarat untuk menggunakan uji korelasi dan regresi linier adalah uji normalitas. Uji normalitas penggunaan alat peraga dilihat dari keaktifan siswa= data berdistribusi normal  H 1 = data tidak berdistribusi normal  H  α = 0,05 tabel = 0,23424  D ditolak jika D hitung > D tabel H  Hasil perhitungan : D = 0,1664 Karena D hitung = 0,1664 < Dtabel 0,23424 maka H diterima.

2. Korelasi a

  Berikut ini adalahuji korelasi antara penggunaan alat peraga dengan hasil belajar matematika siswa : : tidak ada hubungan antara penggunaan alat peraga H dengan hasil belajar matematika. Berikut ini adalah uji korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar matematika siswa :: tidak ada hubungan antara motivasi belajar dengan  H hasil belajar matematika.

3. Regresi Linier a

  −= 2 Penggunaan alat peraga dan hasil belajar matematikaDari hasil perhitungan korelasi antara penggunaan alat peraga dan hasil belajar diperoleh r = 0,005 sehingga r Pembahasan a. Motivasi belajar matematika dan hasil belajar matematikaDari hasil perhitungan korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar matematika diperoleh r = 0,246 sehingga r 2 =0,0605 atau 6,05% atau 6%.

D. Wawancara

  Sebelum melakukan wawancara peneliti mengelompokan siswa sesuai dengan kriteria motivasi belajar dan kriteria hasil belajar masing-masingsiswa. Lima kriteria motivasi dan hasil belajar yaitu sangat tinggi (ST), tinggi (T), sedang (S), rendah (R), dan sangat rendah (SR) penelitikelompokkan menjadi dua kriteria yaitu tinggi (T) dan rendah (R).

1. Siswa 7 adalah siswa yang motivasi belajarnya rendah tetapi hasil belajarnya tinggi

  Apakah buku yang digunakan Iya, hanya buku yang ada dari untuk belajar hanya buku dari sekolah mbak, dan tidak pernahsekolah atau menggunakan buku mencari-cari dari internet.lain atau mencari materi dari internet? Kamu seneng tidak belajar dengan Senang mbak, pembelajaran Terlihat pada hasil wawancara di atas siswa akan belajar apabila disuruh atau ada PR yang diberikan oleh guru.

2. Siswa 15 adalah siswa yang motivasi belajarnya rendah tetapi hasil belajarnya tinggi

  Apakah buku yang digunakan Buku dari sekolah mbak.untuk belajar hanya buku dari sekolah atau menggunakan bukulain atau mencari materi dari internet? Siswa tidak terlalu menyukai matematika karena matematika susah, dan dia juga tidak berani bertanya kepada guru apabilamenemukan soal yang sulit ataupun materi yang belum paham karena malu.

3. Siswa 9 adalah siswa yang motivasi belajarnya rendah tetapi hasil belajarnya tinggi

  Jaranginternet, kalau ada materi yang tidak paham palingan nanya keguru atau temen, antara nanya ke guru dan ke temen seimbang lah Kalo belajar di rumah karena disuruh atau kemauan sendiri? Dari hasil wawancara di atas menunjukkan bahwa siswa tidak menyenangi matematika karena matematika itu sulit, siswa jugaberanggapan bahwa dirinya tidak bakat matematika.

4. Siswa 16 adalah siswa yang motivasi belajarnya rendah tetapi hasil belajarnya tinggi

  Jika ada soal yang sulit kamu lebih milih buat menyerah atau cobalagi? Apakah buku yang digunakan untuk belajar hanya buku darisekolah atau menggunakan buku lain atau mencari materi dariinternet?

5. Siswa 30 adalah siswa yang motivasi belajarnya tinggi tetapi hasil belajarnya rendah

  Apakah buku yang digunakan Kadang-kadang cari di internetuntuk belajar hanya buku dari mbak.sekolah atau menggunakan buku lain atau mencari materi dariinternet? Kamu seneng tidak belajar dengan Senang, alat peraga lebihalat peraga?

6. Siswa 8 adalah siswa yang motivasi belajarnya tinggi tetapi hasil belajarnya rendah

  Fakta yang didapatkan melalui wawancara dengan siswa yang memiliki motivasi rendah hasil belajar tinggi adalah :Siswa tidak menyenangi matematika dan menganggap Siswa cenderung menyerah ketika menghadapi soal yang Siswa jarang mengulangi materi pembelajaran yang sudah Sumber yang dipelajari hanya buku dari sekolah, tidak Siswa lebih cenderung belajar karena kemauan diri sendiri. Fakta yang didapatkan melalui wawancara dengan siswa yang memiliki motivasi tinggi hasil belajar rendah adalah : Ada siswa yang menyenangi matematika karena Ada siswa yang tidak menyerah ketika mengerjakan soal Siswa cenderung jarang mengulangi pembelajaran yang Ada siswa yang hanya menggunakan sumber belajar dari Siswa mau belajar apabila di suruh.

E. Keterbatasan Peneliti

Berikut ini adalah keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki peneliti selama penelitian berlangsung, yaitu :

1. Tidak semua indikator yang dituliskan dalam Rencana

  Peneliti menggunakan kelas yang cukup besar yaitu terdiri dari 32 siswa dan memakai kelas yang terkenal lebih gaduh dibandingkankelas yang lain. Peneliti memilih siswa yang diwawancarai secara acak, sesuai dengandugaan peneliti mengenai hasil belajar dan motivasi belajar siswa yang dilihat dari pengamatan selama pembelajaran dan hasil pre- test, hasil diskusi kelompok, dan hasil kuis.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan analisis data serta pembahasannya tentang

  Hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika pokok bahasan persegi panjang dan persegi menggunakan modelpembelajaran kooperatif tipe STAD yang dilengkapi dengan alat peraga adalah tergolong tinggi dengan persentase sebesar34,375%. Pembelajaran matematika pada pokok bahasan persegi panjang dan persegi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipeSTAD yang dilengkapi dengan alat peraga di kelas VII-D semester genap SMP Pangudi Luhur 1 Klaten tahun ajaran 2015/2016memberikan pengaruh positif terhadap hasil pre-test, kuis 1 dan kuis 2.

7. Motivasi belajar matematika siswa kelas VII-D semester genap

  SMP Pangudi Luhur 1 Klaten berkorelasi rendah terhadap hasil belajar matematika siswa dengan r = 0,246. Dengan kata lain tidakada korelasi antara motivasi belajar matematika siswa kelas VII-D dengan hasil belajar siswa karena r = 0,246 < r tabel = 0,349.

B. Saran

  Dalam melakukan penelitian hendaknya setiap instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian dipersiapkan dengan baik dan matangtermasuk langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan harus sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yangtelah disusun sebelumnya dengan sebaik-baiknya, hal ini bertujuan agar penelitian dapat berjalan dengan lancar. Penelitian ini dapat dilakukan di kelas lain di sekolah yang sama ataupun di sekolah yang lain, untuk melihat motivasi belajar danhasil belajar yang dimiliki oleh siswa serta untuk melihat apakah ada pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika.

DAFTAR PUSTAKA

  Matematika Konsep dan Aplikasinya Untuk Kelas VII SMP dan MTs. Psikologi Perkembangan Peserta Didik : Panduan bagi Orang Tua dan Guru dalam Memahami Psikologi Anak Usia SD, SMP, dan SMA.

2 Bantul Tahun Pembelajaran 011/01. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma

   Siswa mampu mengikuti pembelajaran matematika dengan disiplin dan bertanggung jawab. Siswa peduli dan mampu bekerjasama dalam kelompok belajar, serta mampu menyelesaikan tugas-tugas kelompok dengan baik. Siswa tekun dalam belajar dan mengerjakan soal-soal yang diberikan. Siswa mampu menggunakan alat peraga yang disediakan.  Siswa mampu mengikuti pembelajaran matematika dengan disiplin dan bertanggung jawab. Siswa peduli dan mampu bekerjasama dalam kelompok belajar, serta mampu menyelesaikan tugas-tugas kelompok dengan baik. Siswa tekun dalam belajar dan mengerjakan soal-soal yang diberikan. Siswa mampu menggunakan alat peraga yang disediakan.

B. Materi Pembelajaran

Materi pembelajaran dalam pembelajaran ini adalah materi segiempat dengan pokok bahasan persegi panjang dan persegi, dengan sub pokokbahasan sbb.

1. Pengertian persegi panjang 2

  Keliling dan luas persegi panjang 8. Model Pembelajaran Model yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah model pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) tipe STAD (Student Teams Achievement Division).

D. Langkah-langkah Pembelajaran

  3 menitRefleksi dan kesimpulan Guru dan siswa menyimpulkan tentang Tanya jawab b.2 menit Penutupdan Guru mengingatkan siswa agar siswa mandiriGuru menyampaikan materi yang akan Pertemuan III (2 x 40 menit) AlokasiNo Kegiatan Keterangan Waktu 1 Pendahuluan15 menit a. 30 menitElaborasi Siswa duduk dalam kelompok yang sudah Guru menjelaskan materi keliling dan luas Guru membagikan bahan diskusi Guru membagikan alat peraga papan Ceramah membantu siswa dalam mengerjakandan diskusi bahan diskusi.kelompok b.20 menit EksplorasiSiswa bekerjasama dalam kelompok Siswa menggunakan alat peraga sebagai Guru berperan sebagai fasilitator yang c.

E. Alat dan Sumber Belajar

  Keliling = 4s 55 cm = 4 (5y)55 cm = 20y = 55 20 = 2,75 P Q R5y cm 5 Sebuah panggung berbentuk seperti di bawahini.seluruh bagian panggung tersebut akan di tutup olehkarpet berbentuk persegi dengan panjang sisi 2 m. = 25ℎ 3=5 m 15 15 m 15 m 30 Total Skor / Skor Maksimal 100 100� � = �� � � 5 5 5 5 5 5 Jadi, Karpet yang dibutuhkan untuk menutup panggung itu adalah 25 buah.

c. Konfirmasi

  Guru membahas hasil diskusi 3 Kegiatan PenutupGuru dan siswa menyimpulkan Guru mengingatkan siswa agar Guru menyampaikan materi yang LEMBAR PENGAMATAN KETERLAKSANAAN RPP (Pertemuan Ketiga)Tanda Tangan : Hari / Tanggal : ................................................................... Konfirmasi Guru dan siswa bersama-sama 3 Kegiatan PenutupGuru dan siswa menyimpulkan Guru mengingatkan siswa untuk Guru menyampaikan materi LEMBAR PENGAMATAN KETERLAKSANAAN RPP (Pertemuan Keempat) Hari / Tanggal : ...................................................................

LEMBAR PENGAMATAN KETERLAKSANAAN ALAT PERAGA

  Berilah tanda cek (√) kepada siswa yang tidak memenuhi kriteria pada kolom yang sudah tersedia. Berilah tanda cek (√) kepada siswa yang tidak memenuhi kriteria pada kolom yang sudah tersedia.

TANDA TANGAN

  Berilah tanda centang (√) pada kolom pilihan yang sesuai dengan keadaan diri anda yang sesungguhnya. Jawablah pernyataan-pernyataan tersebut dengan jujur dan tanpa ada pengaruh dari orang lain.

1 Saya tidak peduli terhadap pembelajaran matematika

2 Saya sudah masuk kelas sebelum bel tanda masuk berbunyi Saya tidak bersemangat sekolah apabila ada pembelajaran3 matematika Saya mengikuti proses pembelajaran matematika dengan 4 sungguh-sungguhSaya mempelajari terlebih dahulu materi yang akan diajarkan 5 oleh guru matematikaSaya malas bertanya atau mengeluarkan pendapat saat 6 pembelajaran matematika 7 Saya tidak peduli dengan ada atau tidaknya PR matematika Saya membaca buku matematika hanya ketika saya akan8 ulangan Saya senang mengerjakan soal-soal matematika yang diberikan 9 oleh guru

10 Saya membiarkan teman lain menyontek pekerjaan saya

No Pernyataan SL S KD TPSaya mencatat materi matematika yang tidak ada di LKS 12 (Lembar Kegiatan Siswa) 13 Saya tidak semangat belajar matematika Saya mengobrol di dalam kelas ketika pembelajaran14 matematika Saya tidak yakin dengan jawaban soal matematika yang saya 15 kerjakan 16 Saya mencoba mengerjakan soal matematika yang sulit 17 Saya senang apabila jam pembelajaran matematika kosong 18 Saya rajin berlatih soal-soal matematika Dengan senang hati, saya menuliskan hasil pekerjaan saya di19 depan kelas Orang tua saya membelikan saya buku matematika untuk 20 membantu saya belajar matematikaOPINI Pilihan Jawaban No PernyataanSS S TS STS Saya selalu bersedia maju ke depan kelas apabila disuruh 1 menjelaskan hasil jawaban saya di depan kelasMenurut saya, matematika adalah pembelajaran yang 2 menyenangkan 3 Pertanyaan dari guru akan saya jawab 4 Orang tua mengingatkan saya untuk belajar 5 Saya tidak perlu mengikuti les matematika di luar jam sekolah 6 Sarapan pagi membuat saya fokus belajar 7 Saya senang belajar matematika apabila kelas tenang Saya senang membantu teman saya yang bertanya tentang8 pembelajaran matematika Saya mau mengerjakan soal-soal matematika hanya bila saya 9 mendapatkan hadiah setelah mengerjakannya 10 Saya sangat tekun dalam belajar matematika 11 Suasana kelas selalu tenang saat pembelajaran matematika 12 Orang tua saya tidak tahu bahwa saya ada ulangan matematika Saya tidak bersemangat mengerjakan PR matematika karena13 guru memberikan soal yang sulit Saya senang mengerjakan soal-soal matematika yang sulit 14 karena menantang bagi saya 15 Pembelajaran matematika yang sudah lewat, tidak saya ulangi Lampiran A.5SOAL PRE-TEST / TES AWAL Lengkapi dan jawablah soal-soal berikut dengan teliti dan benar.

1. Tuliskan nama bangun segi empat di bawah ini!

  Persegi ABCD memiliki empat sudut yang . yang berpotongan tegak lurus di titik .

KUNCI JAWABAN 1

Gambar bangun Nama bangun Gambar bangun Nama bangunTrapesium (1) Jajargenjang (1) Belah ketupat Persegi (1) panjang (1) Jajar genjang Trapesium (1) (1) Layang-layang Persegi (1) panjang (1) Belah ketupat Persegi (1) (1) 2. Persegi ABCD memiliki empat sudut yang Sama Besar (1) D C yaitu = °∠ = °∠ = °∠ O = ° (2)∠ A B Persegi ABCD memiliki dua diagonal yaitu AC dan DB yang berpotongan tegak lurus di titik O (2)= = = = ° (3) ∠ ∠ ∠ ∠ Lampiran A.6 SOAL POST-TEST / TES HASIL BELAJAR Kisi-Kisi Soal Post-Test atau Tes Akhir Kompetensi Dasar Indikator 6.2 Mengidentifikasi sifat-sifat Menyebutkan unsur-unsur dan sifat-sifat persegi panjang dan persegi persegi panjang dan persegiMenggunakan sifat-sifat untuk memecahkan suatu masalah yang berkaitan denganpersegi panjang dan persegi 6.3 Menghitung keliling dan luas Menentukan keliling dan luas persegi bangun segi empat serta panjangmenggunakannya dalam Menentukan keliling dan luas persegi pemecahan masalah Pengetahuan Pemahaman Penerapan Jumlah C

1 C

  2 C 3 Mudah 2 2 (50%) Sedang 1 1 2 (40%) Sulit 1 1 (10%) Jumlah 2 1 2 5 Post-TestKerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan teliti dan mandiri! 15 m seluruh bagian panggung tersebut akan di tutup oleh karpet berbentuk persegidengan panjang sisi 2 m.

KUNCI JAWABAN POST-TEST 1

  Panjang DC = Panjang ABPanjang DC = 10 cm (Skor: 2) − 35° = 55° ∠= 90° (Skor: 2)Besar  ∠ (Skor: 2)90º =  =∠ c. R Q Keliling = 4s 55 cm = 4 (5y)  (Skor: 5)55 cm = 20y 55 O P5y cm = = 2,75 (Skor: 5) 20 Sisi = 5y = 5 (2,75) = 13,75 cm (Skor: 5) 2 Luas = s × s = 13,75 × 13,75 = 189,0625 cm .

2 Luas sawah Pak Bona = 45 m Panjang sawah Pak Bona = 5 m

  2(Skor: 3) Luas Bangun 3= p × l= 10 × 4= 40 cm 2(Skor: 3) = 5 × 5= 25 cm (Skor: 3)Luas Bangun 2 = s × s 2 (Skor: 10)Luas Bangun 1 = p × l Keliling persegi panjang = 2p + 2l = 2 ( p + l ) 56 = 2(4 + ) (Skor: 1)56 = 8 + 2 (Skor: 1) 2 = 56 = 10 + 10 + 4 + 5 + 5 + 4 + 1 + 9= 48 Keliling suatu bangun datar adalah jumlah semua panjang sisi-sisinya, sehinggaKeliling = p1 + p2 + p3 + p4 + p5 + p6 + p7 + p8 =√81 = 9 (Skor: 10) 3. Luas persegi = s × s 81 = 2 = 24 (Skor: 1)Luas persegi panjang = p x l = 24 x 4 = 96 cm 2 48 − 8 (Skor: 1) 2 = 48 (Skor: 1)= 4 cm Lampiran A.9 LEMBAR DISKUSI KELOMPOK Lembar Diskusi Kelompok Bagian 1 Topik : Unsur-unsur dan sifat-sifat pada persegi panjangKelas/Semester : VII-D / DuaIndikator : - menyebutkan unsur-unsur yang terdapat pada persegi panjang.

2 Pada persegi KLMN terdapat sifat bahwa diagonal LN

  − 2 = 170697Dari Perhitungan di atas menggunakan rumus = 544 2 = 436Y 2 20 X = 340 2 19 X X 2 1 X X = 394 2 5 X = 586 2 4 = 388 2 2 3 X = 415 2 2 X = 406 2 6 = 550 12 = 595 X = 559 2 11 X = 394 2 10 X 2 X 9 X = 493 2 8 X = 613 2 7 = 0,4006 : Valid10 = 0,6642 : Valid15 = 0,4852 : Valid20 = 0,6841 : ValidDari perhitungan di atas diperoleh 17 instrumen valid, dan 3 instrumen tidak valid. 74 Jumlah 217 366 325 575 435 1918 4 Y X = 22690 3 Y X = 26545 X = 14285 1 30 X 20 15 4 5 32 40 5 20 5 4 = 36340 5 Y 31 = 5075 = 134760Hasil Validitas rX1Y 0,6939022 ValidrX2Y 0,7757662 Valid rX3Y 0,5416422 ValidrX4Y 0,4341487 Valid rX5Y 0,8527535 Valid 2 = 11325Y 2 5 X = 11275 2 4 X 2 = 34900 3 X = 5968 2 2 X = 1643 2 1 X 6 20 30 100 2 55 20 7 26 54 5 20 20 4 5 25 5 20 5 20 20 5 24 2 Sehingga diperoleh : − 2 2 .

2 Y

Lampiran B.4

UJI RELIABILITAS POST-TEST 1

  Variansi Butir : 2 ( 2 ) − 2 =� ( (217 )22 )2 2 1643 − −31 = = = 5,36 1  �( (366 )2 312 )25968 − −31 2 = = = 55,68 � 2 312 325 2 25075 − −31 2 = = = 55,44 3  �( (575 )2 312 )211275 − −31 2 = = = 29,47 4  �( (435 )2 312 )211325 − −31 2 = = = 169,12 � 5 31 2 = 315,07� 3. Reliabilitas Instrumen 2 �= 11 2 − 1 1 − � 31 315,07= 1 11 − = 0,5107 31 618,75− 1 Dari perhitungan di atas didapatkan = 0,5107 maka instrumen tersebut 11 reliabel dengan interpretasi cukup.

2. UJI NORMALITAS MOTIVASI BELAJAR

1 = data tidak berdistribusi normal 1 1 0,03125 -2,07 0,0192 0,01205 0,0192109 1 11 0,34375 -0,39 0,3483 0,00455 0,0358 1 10 0,3125 -0,55 0,2912 0,0213 0,00995131 1 9 0,28125 -0,60 0,2743 0,00695 0,0243128 1 8 0,25 -0,71 0,2389 0,0111 0,02015127 1 7 0,21875 -0,77 0,2206 0,00185 0,0331125 1 6 0,1875 -1,04 0,1492 0,0383 0,00705124 1 5 0,15625 -1,36 0,0869 0,06935 0,0381119 2 4 0,125 -1,42 0,0778 0,0472 0,0153113 1 2 0,0625 -1,58 0,0571 0,0054 0,02585112 − � (� )|100  α = 0,05 D | (� − ) � )− � (� )| � ) � (� )| (  H = data berdistribusi normal H  Uji normalitas data kuesioner motivasi belajar matematika siswa, (n =32) tabel > D hitung  H ditolak jika D tabel = 0,23424 �( 133 1 12 0,375 -0,28 0,3897 0,0147 0,04595134 2 14 0,4375 -0,22 0,4129 0,0246 0,0379138 1 15 0,46875 -0,01 0,4960 0,02725 0,0585139 1 16 0,5 0,05 0,5199 0,0199 0,05115140 2 18 0,5625 0,10 0,5398 0,0227 0,0398142 1 19 0,59375 0,21 0,5832 0,01055 0,0207143 1 20 0,625 0,26 0,6026 0,0224 0,00885145 1 21 0,65625 0,37 0,6443 0,01195 0,0193146 1 22 0,6875 0,43 0,6664 0,0211 0,01015147 1 23 0,71875 0,48 0,6844 0,03435 0,0031151 2 25 0,78125 0,70 0,7580 0,02325 0,03925153 1 26 0,8125 0,81 0,7910 0,0215 0,00975156 1 27 0,84375 0,97 0,8340 0,00975 0,0215158 2 29 0,90625 1,08 0,8599 0,04635 0,01615166 1 30 0,9375 1,51 0,9345 0,003 0,02825169 1 31 0,96875 1,68 0,9535 0,01525 0,016177 1 32 1 2,11 0,9826 0,0174 0,01385Rata-rata ( ) = 138,125Standar Deviasi (SD) = 18,41414D hitung = 0,06935Karena D < D = 0,23424 maka H diterima. Sehingga, data hitung tabel o motivasi belajar matematika berdistribusi normal.

3. UJI NORMALITAS HASIL BELAJAR MATEMATIKA

   Taraf Signifikasi (α) = 0,05 r tabel = 0,361 H ditolak jika r hitung > r tabel Tabel Uji Statistik Penggunaan Alat Peraga dan Hasil Belajar Siswa Penggunaan Alat Peraga (X) Hasil Belajar (Y) X 2 X. Y Siswa 1 80 15006,25 6400 9800 122 86 14884 7396 10492 Siswa 2 120 73 14400 5329 8760 Siswa 3 125,5 96 15750,25 9216 12048 Siswa 4 122,5 86 15700,09 7396 10775,8 Siswa 14 125,7 =( ) 124 71 15376 5041 8804 Siswa 29 124,3 94 15450,49 8836 11684,2 Siswa 30 123,8 36 15326,44 1296 4456,8 Siswa 31 122,3 95 14957,29 9025 11618,5 Siswa 32 120,5 19 14520,25 361 2289,5 Jumlah 3942,3 2403 485788,7 195317 296048,9 − ( )( ) 122 86 14884 7396 10492 2 − ( ) 2 2 − ( ) 2 = 32.

2. Korelasi antara Motivasi Belajar Matematika dengan Hasil Belajar Matematika

  Siswa 5142 86 20164 7396 12212 Siswa 12140 68 19600 4624 9520 Siswa 11140 69 19600 4761 9660 Siswa 10119 82 14161 6724 9758 Siswa 9124 95 15376 9025 11780 Siswa 8139 19 19321 361 2641 Siswa 7112 57 12544 3249 6384 Siswa 6127 76 16129 5776 9652  H : tidak ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar matematika. H 1 Siswa 3153 96 23409 9216 14688 Siswa 2131 73 17161 5329 9563 2 X. Y Siswa 1134 86 17956 7396 11524 2 Y X Tabel Uji Statistik Motivasi Belajar dan Hasil Belajar SiswaMotivasi Belajar (X) Hasil Belajar (Y) = 0,361 H ditolak jika r hitung > r tabel : ada hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar matematika siswa. Taraf Signifikasi (α) = 0,05 r tabel Siswa 4134 80 17956 6400 10720 Siswa 13147 86 21609 7396 12642 = 32.

4. Pertemuan IV (Rabu, 25 Mei 2016)

Tabel Data Keterlaksanaan Alat Peraga Pertemuan IVHari/Tanggal Rabu, 24 Mei 2016 Jumlah skorSiswa ke- Observer 1 Observer 2 Observer 3 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 6 71 6 6 5 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 124 2 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 1233 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 126 4 5 4 6 6 6 6 6 5 4 6 6 6 6 6 5 4 6 6 6 6 6 1175 6 6 5 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 122 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 1267 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 123 8 5 6 5 6 6 6 6 5 6 5 6 6 6 6 5 6 5 6 6 6 6 1209 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 123 10 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 12611 6 6 4 6 4 6 6 6 6 4 6 4 6 6 6 6 4 6 4 6 6 114 12 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 12613 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 123 14 Tidak Masuk - 15 Tidak Masuk - 16 6 5 6 6 6 6 6 6 6 6 5 6 5 6 6 6 6 6 6 6 6 12317 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 125 18 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 6 4 6 12319 5 4 4 6 6 6 6 5 4 4 6 6 6 6 5 4 4 6 6 6 6 111 20 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 6 4 6 6 12321 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 123 22 Tidak Masuk - 24 5 6 6 5 6 6 6 5 6 6 5 4 6 6 5 6 6 5 4 6 6 116 25 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 12326 5 5 6 6 6 5 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 121 27 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 5 6 6 6 6 5 6 5 6 6 6 12128 6 6 5 6 6 6 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 123 29 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 12630 6 4 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 124 31 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 12632 6 6 6 6 6 5 6 6 5 6 6 6 6 6 6 5 6 6 6 6 6 123 Lampiran B.9DATA PENGISIAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII-D SMP PANGUDI LUHUR 1 KLATEN 2 1 1 1 1 54 16 4 2 4 2 1 4 5 1 2 2 2 5 4 2 2 2 1 1 1 4 49 17 5 5 4 2 1 5 4 1 2 4 2 5 4 4 4 2 1 2 2 1 60 18 5 4 5 4 2 4 4 2 5 4 2 1 4 5 2 2 1 2 66 13 5 5 5 4 2 4 5 5 2 5 2 4 4 4 4 2 5 2 2 73 14 5 5 4 5 2 4 5 4 4 5 4 4 4 5 2 4 4 2 2 2 2 74 15 4 5 4 2 1 5 4 4 1 4 2 1 4 2 2 5 4 4 5 2 4 2 83 22 4 5 5 4 2 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 2 2 5 2 5 78 23 4 2 4 2 2 4 4 4 2 4 2 2 4 4 4 2 4 2 2 2 4 5 5 2 2 4 2 2 1 68 19 5 5 5 5 2 4 5 4 2 4 4 4 5 4 2 2 1 2 5 2 69 20 5 5 5 5 2 5 5 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 2 4 5 85 21 5 5 5 4 2 5 5 4 4 4 4 4 SiswaSkor kuesioner motivasi : fakta Total 5 4 67 4 4 5 4 2 2 5 4 1 5 2 2 2 4 4 1 4 1 2 5 5 64 5 4 5 4 4 2 4 4 4 2 4 5 2 4 4 2 4 1 2 2 1 67 6 4 2 4 2 2 4 4 2 2 4 2 2 4 4 2 4 5 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 4 5 4 2 1 4 4 4 2 4 2 4 4 4 4 4 2 2 1 4 65 2 4 2 4 2 2 4 4 2 2 4 2 4 4 4 4 2 4 2 2 2 58 3 5 2 4 2 2 5 5 2 2 4 2 5 5 4 2 4 2 4 61 11 4 5 4 4 2 4 4 4 2 4 2 1 61 10 5 5 4 2 4 2 4 4 2 4 2 1 4 4 4 2 4 2 1 1 2 4 5 4 4 4 1 2 2 1 2 64 12 5 2 4 4 2 4 4 2 4 4 2 5 5 2 4 2 44 8 5 1 4 2 2 2 5 4 2 5 2 2 59 7 4 1 4 1 1 2 2 4 2 5 2 1 4 2 1 1 2 2 1 2 2 2 1 5 4 4 4 4 2 2 1 61 9 4 4 4 2 2 4 4 4 4 2 4 2 4 2 60 24 4 2 5 4 1 4 5 4 2 4 2 2 5 4 4 2 5 2 4 2 67 25 4 5 4 2 2 1 5 4 2 4 2 4 4 4 1 2 1 2 1 1 55 26 4 2 5 2 2 2 4 4 2 4 4 2 5 4 4 4 1 2 1 5 63 27 5 5 5 2 2 4 5 5 2 5 5 5 4 4 4 2 5 2 2 2 75 28 4 4 4 2 2 4 4 4 2 4 2 2 4 4 4 4 4 2 2 2 64 29 4 4 4 2 2 4 5 4 2 4 2 5 4 4 5 4 4 2 2 2 69 30 5 5 2 2 2 4 5 4 2 2 2 2 2 4 4 2 4 2 4 4 63 31 4 4 5 4 5 4 5 5 4 4 4 4 5 4 4 4 5 1 2 5 82 32 4 5 4 2 4 4 2 4 5 4 2 4 4 4 4 1 4 2 2 1 66 Skor kuesioner motivasi : Opini SiswaTotal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 204 4 2 5 4 2 5 4 4 4 2 4 5 4 4 2 2 4 2 2 69 1 2 4 2 4 4 4 5 5 4 5 4 2 4 4 2 4 2 5 5 4 73 3 4 4 4 5 1 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 5 1 4 5 5 86 4 5 2 5 4 5 5 4 5 5 4 1 5 1 1 4 2 1 4 5 2 70 4 4 4 5 4 5 5 5 5 4 2 2 4 4 4 2 1 2 5 4 75 5 4 2 4 5 4 2 4 2 2 2 4 4 4 4 2 4 2 5 4 4 68 6 7 2 4 4 5 4 5 4 4 5 2 2 2 4 4 4 1 2 2 4 4 68 8 4 4 2 5 4 5 5 4 4 2 5 5 4 4 4 4 2 5 2 4 78 9 2 4 4 4 4 5 0 5 5 4 2 4 2 2 4 2 2 2 2 4 63 2 2 2 5 4 5 4 4 4 2 2 4 2 2 2 2 4 2 2 2 58 10 4 4 5 2 5 5 4 4 4 1 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 76 11 4 2 4 5 5 4 5 4 4 4 5 2 2 4 2 4 2 4 4 4 74 12 13 4 4 4 5 2 2 4 4 4 2 2 5 4 4 4 4 4 4 4 4 74 14 4 5 4 2 4 2 5 2 5 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 4 82 2 2 2 5 2 4 4 4 2 2 2 4 5 1 4 2 1 4 2 1 55 15 2 2 4 4 2 5 4 2 4 2 1 1 2 2 2 1 5 2 2 2 51 16 4 4 4 4 4 2 5 4 4 2 1 1 4 4 2 4 1 4 5 2 65 17 18 4 5 5 5 1 5 4 4 5 4 5 5 5 4 4 65 20 2 4 4 2 4 5 2 5 2 64 2 29 4 5 4 4 2 4 5 5 4 4 1 4 4 2 4 2 2 28 2 2 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 75 27 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 5 83 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 84 32 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 5 2 4 5 4 1 4 4 5 74 30 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 82 31 4 5 4 5 5 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 4 5 2 5 5 4 86 22 4 4 4 2 4 5 5 4 4 2 2 5 1 4 4 4 2 4 4 4 73 4 5 2 4 5 5 5 5 4 5 4 4 5 4 5 92 21 5 4 5 2 4 5 5 5 5 4 5 4 5 23 2 2 2 5 5 2 4 2 2 1 4 1 2 2 2 5 4 5 4 2 4 2 2 2 5 1 2 2 4 84 4 2 57 26 2 4 2 5 5 5 4 4 4 2 4 4 25 4 4 53 2 2 4 2 2 4 2 2 24 4 4 4 5 4 5 5 4 5 5 4 5 4 4 4 4 2 4 4 80 Lampiran B.10 KRITERIA MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA 1. Interval kriteria motivasi belajar Data mentah yang diperoleh dideskripsikan sebagai data kelompok, yaitu sebagai berikut :Skor tertinggi adalah 177Skor terendah adalah 100

1 Sehingga =

177 + 100 = 138,5 ≈ 139 2 1= 177 − 100 = 12,8 ≈ 13 6 Maka diperolehlah kriteria motivasi belajar siswa kelas VII-D sebagai berikut: Sangat Rendah (SR) X ≤ 115,6Rendah (R) 115,6 < X ≤ 131,2 Sedang (S) 131,2 < X ≤ 146,8Tinggi (T) 146,8 < X ≤ 162,4 Sangat Tinggi (ST) X > 162,4

2. Interval kriteria hasil belajar

1 Sehingga = (99 + 9) = 59

Data mentah yang diperoleh dideskripsikan sebagai data kelompok, yaitu sebagai berikut :Nilai maksimum adalah 99Nilai minimum adalah 19 2 1= 99 − 19 = 13,3 6 Maka diperolehlah kriteria hasil belajar siswa kelas VII-D sebagai berikut: Sangat Rendah (SR) X ≤ 35 Sedang (S) 51 < X ≤ 67Tinggi (T) 67 < X ≤ 83Sangat Tinggi (ST) X > 83 3. Siswa 18 133 Sedang Siswa 14 156 Tinggi 69 Sedang Siswa 15 109 Sangat Rendah 69 Sedang Siswa 16 100 Sangat Rendah 79 Tinggi Siswa 17 125 Rendah 99 Sangat Tinggi 99 Sangat Tinggi Siswa 13 147 Tinggi Siswa 19 158 Tinggi 96 Sangat Tinggi Siswa 20 177 Sangat Tinggi 91 Sangat Tinggi Siswa 21 169 Sangat Tinggi 95 Sangat Tinggi Siswa 22 151 Tinggi 64 Sedang Siswa 23 113 Sangat Rendah 86 Tinggi 68 Sedang Tabel Kriteria Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas VII-D SMP Pangudi Luhur 1 Klaten Siswa Motivasi Kriteria Hasil Belajar KriteriaSiswa 1 134 Sedang Siswa 6 127 Rendah 86 Tinggi Siswa 2 131 Rendah 73 Tinggi Siswa 3 153 Tinggi 96 Sangat Tinggi Siswa 4 134 Sedang 80 Tinggi Siswa 5 142 Sedang 86 Tinggi 76 Tinggi Siswa 12 140 Sedang Siswa 7 112 Sangat Rendah 57 Sedang Siswa 8 139 Sedang 19 Sangat Rendah Siswa 9 124 Rendah 95 Sangat Tinggi Siswa 10 119 Rendah 82 Tinggi Siswa 11 140 Sedang 69 Sedang 54 Sedang Siswa 24 151 Tinggi 71 Tinggi Siswa 32 146 Sedang 95 Sangat Tinggi Siswa 31 166 Sangat Tinggi 36 Rendah Siswa 30 145 Sedang 94 Sangat Tinggi Siswa 29 143 Sedang 128 Rendah 81 Tinggi Siswa 28 86 Tinggi Siswa 27 158 Tinggi 93 Sangat Tinggi Siswa 26 138 Sedang 40 Rendah Siswa 25 112 Sangat Rendah 19 Sangat Rendah Lampiran C.1 CONTOH PENGISIAN LEMBAR KETERLAKSANAAN RPP Lampiran C.2CONTOH PENGISIAN LEMBAR KETERLAKSANAAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA Lampiran C.3 CONTOH PENGISIAN LEMBAR MOTIVASI BELAJAR SISWA Lampiran C.4 CONTOH HASIL PENGERJAAN PRE-TEST Lampiran C.5 CONTOH HASIL PENGERJAAN POST-TEST Lampiran C.6 CONTOH HASIL PENGERJAAN KUIS 1 Lampiran C.7 CONTOH HASIL PENGERJAAN KUIS 2 Lampiran C.8 CONTOH HASIL PENGERJAAN LEMBAR DISKUSI Lampiran C.9 FOTO ALAT PERAGA 1. Alat peraga yang digunakan guru Alat Peraga Blok PersegiAlat Peraga Blok Persegi Panjang Alat Peraga Papan Berpetak dan Kartu PersegiPersegi dan Bingkainya

2. Alat peraga yang digunakan siswa

  Persegi Panjang dan Bingkainya Lampiran C.10 FOTO-FOTO PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Uji Coba Pertama Kuesioner Motivasi Belajar 2.

4. Pertemuan 1 5. Pertemuan 2

Siswa mengerjakan pre-test Siswa menggunakan alat peraga dan mendengarkan penjelasan guruSiswa berdiskusi dalam kelompok Siswa mempresentasikan hasil diskusi Guru menjelaskan materi menggunakan alat peragaSiswa berdiskusi dalam kelompok Siswa mempresentasikan hasil diskusi

6. Pertemuan 3 7. Pertemuan 4

Guru menjelaskan materi pembelajaran Guru membagikan alat peragaSiswa berdiskusi dalam kelompok Presentasi kelompok Guru menjelaskan materi Siswa berdiskusi dalam kelompokPresentasi kelompok

8. Pertemuan 5

Siswa mengerjakan tes hasil belajar (post-test)Siswa mengisi kuesioner motivasi belajar Penghargaan kelompok dan pemberian hadiah Lampiran C.11 SURAT IZIN PENELITIAN Lampiran C.12 SURAT KETERANGAN SUDAH PENELITIAN

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Perbandingan antara model pembelajaran cooperative learning tipe stad dengan pembelajaran konvensional dalam rangka meningkatkan hasil belajar PAI (eksperimen kelas XI SMA Negeri 3 Tangerang)
2
14
159
Meningkatkan prestasi, aktivitas dan motivasi belajar siswa kelas Siswa Kelas VII SMP N 3 satu Atap Grobogan Tahun Pelajaran 2010 2011 pada Pokok Bahasan Persegi dan Persegi Panjang Melalui Model Pembelajaran
0
6
79
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI MENGHITUNG LUAS PERSEGI DAN Peningkatan Motivasi Belajar Dalam Pembelajaran Matematika Materi Menghitung Luas Persegi Dan Persegi Panjang Dengan Menggunakan Permainan Kartu Pada Siswa Kela
0
2
17
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN STRATEGI INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG (PTK Pembelajaran Matematika Kelas VII Semester 2 SMP Muhammadiyah 7 Surak
0
0
8
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE PLANTED QUESTIONS DENGAN BANTUAN ALAT PERAGA PADA MATERI PERSEGI PANJANG DAN PERSEGI (PTK pada siswa kelas VII semester 2 SMP N 2 Banyudono ).
0
1
7
PENDAHULUAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE DENGAN MENGGUNAKAN SUPERITEM UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA POKOK BAHASAN PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG (PTK Pada Siswa Kelas VII Semester Genap SMP N 5 KLATE
0
1
5
PENDAHULUAN EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DAN TUTOR SEBAYA DITINJAU DARI HASIL BELAJAR PADA POKOK BAHASAN PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG (Pada Siswa Kelas VII SMP AL ISLAM 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2010/2011).
0
0
7
EKSPEMODEL Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan Model Arias Berbasis Lks Pada Pokok Bahasan Persegi Panjang, Persegi, Dan Jajar Genjang Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Siswa Di SMP Negeri I Grogol.
0
0
17
PENDAHULUAN Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan Model Arias Berbasis Lks Pada Pokok Bahasan Persegi Panjang, Persegi, Dan Jajar Genjang Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Siswa Di SMP Negeri I Grogol.
0
0
8
EKSPEMODEL Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan Model Arias Berbasis Lks Pada Pokok Bahasan Persegi Panjang, Persegi, Dan Jajar Genjang Ditinjau Dari Aktivitas Belajar Siswa Di SMP Negeri I Grogol.
0
0
26
Pengaruh sikap belajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika pada pokok bahasan keliling dan luas persegi panjang dan persegi menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas VII S SMP Pangudi L
0
12
260
Hubungan motivasi belajar dan sikap belajar terhadap hasil belajar matematika pokok bahasan belah ketupat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) pada siswa kelas VIIB SMP Pangudi Luhur Moyudan tahun ajaran 2015
0
0
206
Hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) di kelas VIII C SMP Pangudi Luhur 1 Yogyakarta.
0
4
256
Efektivitas pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dan Lembar Kerja Siswa (LKS) terhadap hasil belajar Matematika pada pokok bahasan persegi panjang dan persegi pada siswa kelas VIID SMP Bopk
0
1
216
Keefektifan pembelajaran matematika dengan pendekatan realistik yang dipadu dengan pembelajaran kooperatif Tipe Jigsaw II pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta pada pokok bahasan persegi panjang dan persegi - USD Repository
0
11
366
Show more