EFEKTIVITAS PENGGUNAAN NOPKOR PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum Mill) DENGAN MEDIA CAMPURAN PASIR DAN KOMPOS SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan

Gratis

0
1
113
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN NOPKOR PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum Mill) DENGAN MEDIA CAMPURAN PASIR DAN KOMPOS SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Biologi HERIBERTUS TEOPILUS NIKHOP NIM : 101434042 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN NOPKOR PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum Mill) DENGAN MEDIA CAMPURAN PASIR DAN KOMPOS SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Biologi HERIBERTUS TEOPILUS NIKHOP NIM : 101434042 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Non Scholae, Sed Vitae Discimus “Belajar bukan hanya untuk memperoleh nilai berupa angka-angka, belajar untuk memperoleh nilai-nilai hidup” Karya ini kupersembahkan buat: Kedua Orang tuaku Tercinta Aluwisius Alun dan Lusiana serta adik-adik ku Tercinta Almamaterku Universitas Sanata Dharma dan Sahabatku P.BIOLOGI 2010 iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK EFEKTIVITAS PENGGUNAAN NOPKOR PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Lycopersicon esculentum Mill) DENGAN MEDIA CAMPURAN PASIR DAN KOMPOS Heribertus Teopilus Nikhop 101434042 Universitas Sanata Dharma Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan NOPKOR terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Lycopersicon esculentum Mill). Media tanam yang digunakan dalam penelitian ini adalah campuran pasir dengan kompos dengan perbandingan 1:1. Varietas tomat yang digunakan dalam penelitian ini adalah vaietas bulat. Penelitian ini dilaksanakan di kebun anggur Sanata Dharma Desa Paingan, Maguwoharjo Yogyakarta. Waktu penelitian berlansung selama 3 bulan. Dimulai pada bulan Mei 2014-Juli 2014. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap dengan tiga dosis NOPKOR yaitu 600 ml, 400 ml, dan 200 ml. Dalam penelitian ini dilakukan tujuh kali pengulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah buah dan berat buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis NOPKOR berpengaruh secara signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah dan berat buah, namun tidak berpengaruh terhadap diameter batang tanaman. Pemberian dosis NOPKOR yang baik pada dosis 200 ml. Kata kunci : NOPKOR, Tomat dan Kompos. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT EFEKTIVITY OF THE NOPKOR THE USE OF GROWTH AND PRODUCTION TOMATO PLANT (Lycopersicon esculentum Mill) WITH MEDIA MIXED SAND AND COMPOST Heribertus Teopilus Nikhop 101434042 Sanata Dharma University This studyaims to learn the effectiveness of using NOPKOR on the growt and production of tomato (Lycopersicon Esculentum Mill). Growing media which is used in this study is a mixture of sand with compost that has a ratio 1:1. Tomato varieties used in this study is spherical varieties. This research was implemented in the vineyard of Sanata Dharma University at Paingan, Maguwoharjo Yogyakarta. The time of researching occurredduring the 3 months. Starting in May 2014 up to July 2014. This study used acompletely randomized design in threedoses NOPKOR, those are 600 ml, 400 ml, and 200 ml. In this research have done with seven times repetition. The parameters that are observed included; plant height, stem diameter, number of leaves, fruit number and fruit weight. The results showed that thetre at mentdose NOPKOR significantly affect to plant height, number of leaves, fruit number and fruit weight, but there was no effect on stem diameter of the plant. The good dose of NOPKOR is dose of 200ml. Keywords: NOPKOR, Tomatoes and, Compost. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, kasih dan perlindungannya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini. Skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik dan lancar berkat doa, bimbingan, dorongan, bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak sebagai berikut : 1. Luisa Diana Handoyo, S.Si., M.Si. dosen pembimbing skripsi yang telah memberikan bimbingan, pengarahan, koreksi, dukungan dan motivasi kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan studi dan skripsi dengan lancar. 2. Drs. Antonius Tri Priantoro, M.For.Sc selalu Kaprodi Program Studi Pendidikan Biologi. 3. Bapak dan Ibu Dosen Pendidikan Biologi Dr.Ir. P. Wiriono Priyotamama, S.J., Dra. Maslichah Asy’ari, M.Pd., Drs. Sutardi Sumatodwiatmojo, M.Pd., Ch. Retno Herrani Setyati, M.Biotech., Ika Yuli Listyarini, M.Pd., Lucia Wiwid Wijayanti, M.Si., Ignatius Yulius Kristio Budiasmoro, M.Si., dan seluruh staf Pada Program Pendidikan Biologi Universitas Sanata Dharma. 4. Kepada kedua orang tuaku Aluwisius Alun dan Lusiana, Kepada adik-adik ku Albertus Perute Alek, Margareta Yuliana, Lorensius Odoh, Donatus Aldo, Fulgentius Agato, dan Benediktus Joe yang selalu mendukung dan memberikan motivasi kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan studi dan skripsi dengan lancar. 5. Kepada rekan-rekan seperjuangan Elias Lamanepa, Sisilia Anita Adan, Alexander Tetuko, Adela Natalia Ambon, Cicilia Maria Eta, Fransiska Novita Surya Dewi, Dwi Putri Pasinggi, Krisantus Roparman, Christoforus Febidiputra, Teles, Andri Suhendra, Rolando, Christian Aldo, Kornelius Bedron yang Serta semua rekan-rekan yang tidak dapat disebutkan satu persatu terimakasih atas semmangatnya. ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6. Teman seperjuangan Biologi angkatan 2010 terimakasih atas dukungan dan semangatnya. 7. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Terimakasih telah membantu penulis menyelesaikan skripsi. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih terdapat kekurangan, untuk itu saran, kritik dan masukan sangat diharapkan agar skripsi ini dapat menjadi lebih baik. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis sendiri dan semua pihak, dan masyarakat. Penulis x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .......................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................ iii HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................... iv PERNYATAAN KASLIAN KARYA ........................................................... v PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ........................................ vi ABSTRAK ...................................................................................................... vii ABSTRACT ..................................................................................................... viii KATA PENGANTAR .................................................................................... ix DAFTAR ISI................................................................................................... xi DAFTAR TABEL .......................................................................................... xiii DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... xiv DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................. xv BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1 A. Latar Belakang ................................................................................... 1 B. Rumusan Masalah ............................................................................. 3 C. Batasan Masalah ................................................................................ 3 D. Tujuan Penelitian ............................................................................... 4 E. Manfaat Penelitian ............................................................................. 4 BAB II DASAR TEORI................................................................................. 5 A. Media Tanam ..................................................................................... 5 1. Tanah pasir ................................................................................... 5 2. Kompos ......................................................................................... 6 B. Tomat .................................................................................................. 6 xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1. Deskripsi tomat ............................................................................ 6 2. Syarat tumbuh .............................................................................. 10 3. Hama dan penyakit ...................................................................... 13 C. NOPKOR ............................................................................................ 15 D. Hipotesa .............................................................................................. 20 BAB III METODOLOGI PENELITIAN .................................................... 21 A. Jenis Penelitian ................................................................................... 21 B. Tempat dan Waktu Penelitian .......................................................... 21 C. Desain Penelitian ................................................................................ 21 1. Persiapan media tanam dan bibit tomat .................................... 22 2. Alat dan bahan ............................................................................. 23 3. Pemberian NOPKOR .................................................................. 23 4. Penanaman, perlakuan dan pemeliharaan ................................ 24 5. Instrumen penelitian .................................................................... 24 D. Teknik Pengumpulan Data ............................................................... 24 E. Cara Analisis Data ............................................................................. 26 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ....................................................... 27 A. Hasil ..................................................................................................... 27 1. Pertumbuhan tinggi ..................................................................... 27 2. Pertumbuhan diameter batang ................................................... 29 3. Pertumbuhan jumlah daun ......................................................... 31 4. Berat buah .................................................................................... 33 5. Jumlah buah ................................................................................. 34 B. Pengaruh NOPKOR Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman ..................................................................... 35 C. Aplikasi Penelitian Dalam Proses Pembelajaran ............................ 43 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ......................................................... 44 A. Kesimpulan ......................................................................................... 44 B. Saran ................................................................................................... 44 DAFTAR PUSTAKA .................................................................................... 45 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 3.I. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat ....................... 25 Tabel 4.I. Pertumbuhan Tinggi Tanaman Tomat ................................... 28 Tabel 4.II. Pertumbuhan Diamater Batang Tanaman Tomat .................. 29 Tabel 4.III. Pertumbuhan Jumlah Daun Tanaman Tomat ....................... 31 Tabel 4.IV. Berat Buah tanaman Tomat ..................................................... 33 Tabel V. 34 Jumlah Buah Tanaman Tomat ................................................. xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 4.1. Pertumbuhan tinggi tanaman ......................................... 29 Gambar 4.2. Pertumbuhan diameter batang ....................................... 30 Gambar 4.3. Pertumbuhan jumlah daun tanaman ............................. 32 Gambar 1. Penanaman ....................................................................... 93 Gambar 2. Pertumbuhan .................................................................... 93 Gambar 3. Hama dan penyakit .......................................................... 96 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Data Mentah Pertumbuhan Tinggi Tanaman ...................... 47 Lampiran 2. Data Mentah Pertumbuhan Diameter Batang Tanaman .... 49 Lampiran 3. Data Mentah Pertumbuhan Jumlah Daun ............................ 51 Lampiran 4. Data Mentah Berat dan Jumlah Buah ................................... 53 Lampiran 5. Uji Statistik Pertumbuhan Tinggi Tanaman ........................ 54 Lampiran 6. Uji Statistik Pertumbuhan Diameter Batang Tanaman ...... 56 Lampiran 7. Uji Statistik Pertumbuhan Jumlah Daun .............................. 57 Lampiran 8. Uji Statistik Berat Buah .......................................................... 59 Lampiran 9. Uji Statistik Jumlah Buah....................................................... 61 Lampiran 10. Kelembaban dan pH.............................................................. 63 Lampiran 11. Silabus ..................................................................................... 66 Lampiran 12. RPP ......................................................................................... 72 Lampiran 13. LKS ......................................................................................... 78 Lampiran 14. Lembar Penilaian Sikap Spiritual ....................................... 80 Lampiran 15. Lembar Penilaian Sikap Sosial ............................................. 82 Lampiran 16. Lembar Penilaian Laporan................................................... 86 Lampiran 17. Lembar Penilaian Presentasi ................................................ 88 Lampiran 18. Lembar Penilaian Tinggkat Pengetahuan Siswa ................ 90 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Tomat merupakan tanaman asli Benua Amerika yang tersebar dari Amerika Tengah hingga Amerika Selatan. Tanaman Tomat pertama kali dibudidayakan oleh suku Inca dan Suku Aztec pada tahun 700 SM. Penyebaran Tomat di Indonesia dimulai dari Filipina dan Negara-negara Asia lainnya pada abad ke-18. Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum Mill) merupakan komoditas sayuran yang mengandung vitamin A dan vitamin C cukup tinggi,mempunyai nilai ekonomi tinggi, tomat juga memiliki khasiat untuk mencegah berbagai macam penyakit seperti gangguan pencernaan dan dapat memulihkan fungsi hati. Produksi tomat di Indonesia tahun 2008 13,66 ton/ha, 2009 15,27 ton/ha, 2010 14,58 ton/ha, 2011 16,65 ton/ha, dan 15,75 ton/ha, rata-rata pertumbuhan -5,40 ton/ha. Rendahnya produksi tomat disebabkan oleh kurang nya lahan subur yang dapat ditanami oleh tanaman tomat hingga diperlukan penanganan yang serius (Badan Pusat Statistik Hortikultura, 2012). Pada masa pertumbuhan tanaman tomat, tanaman tomat menghendaki tanah gembur dan kaya humus, serta pH antara 6,0 – 7,0. Tanaman tomat dapat tumbuh dengan temperatur siang hari antara 180-290 C dan pada malam 1

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 hari antara 10º - 20º C. Tanaman tomat memerlukan sinar matahari minimal 8 jam perharinya dengan curah hujan berkisar antara 750-1250 mm per-tahun atau 100-200 per-bulan. Upaya untuk meningkatkan produksi tomat ke depan masih dan akan terus bertumpu pada penggunaan input luar, diantaranya perbaikan kesuburan tanah dan menggunakan media yang lebih efektif dan efisien. Kondisi tanah akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman tomat. Keadaan tanah yang baik akan memberikan hasil pertumbuhan tanaman tomat yang baik pula. Dalam penelitian ini media yang digunakan adalah pasir dicampur kompos dengan perbandingan 1:1 di beri NOPKOR. Pemilihan media tanam tanah pasir campur kompos diharapkan dapat meningkatkan hasi produksi tanaman tomat. Pemberian NOPKOR pada media tanah pasir campur kompos diharapkan memiliki efektifitas yang baik sehingga mampu meningkatkan serapan dan kandungan hara tanaman terutama mikroba yang dapat menyuburkan tanah hingga dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Mikroba ini sangat penting bagi peningkatan pertumbuhan tanaman. Keseimbangan mikroba tanah bisa ditempuh antara lain dengan menggunakan pupuk organik kompos probiotik atau yang disebut Biosol. Pupuk ini dibuat dengan menggunakan biakan kultur jasad renik campuran mikroba tanah NOPKOR PSO (Nitrogen Phosphat Kalium Organism Recovery for Polymer Saline and Oily). Biakan mikroba NOPKOR PSO, bisa diberikan selain dalam bentuk substrat pupuk organik Biosol, juga dalam bentuk pupuk cair sistematik

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 tanah, yang diberikan secara penebaran langsung dengan model pengocoran. Syarat keberhasilan model pengocoran pupuk cair sistematik tanah NOPKOR PSO adalah bahwa di lahan masih tersedia bahan organik, yang akan digunakan sebagai media dan sekaligus sumber pangan. B. Rumusan Masalah Berdasarkan masalah di atas, maka timbulah permasalahan seperti: 1. Bagaimana pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada media campuran tanah pasir dan kompos dengan pemberian NOPKOR PSO? 2. Berapakah dosis NOPKOR PSO yang paling efektif dalam pertumbuhan dan produksi tanaman tomat? C. Batasan Masalah Supaya penelitian ini lebih terarah maka permasalahan dibatasi sebagai berikut: 1. Pertumbuhan tanaman tomat meliputi : tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan produksi tanaman tomat meliputi : berat buah, dan jumlah buah. 2. Pemberian media campuran tanah pasir dan kompos berbanding 1:1. 3. Kompos yang digunakan yaitu kompos padat dari limbah organik.

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 D. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada media campuran tanah pasir dan kompos dengan pemberian NOPKOR PSO 2. Mengetahui dosis NOPKOR PSO yang paling efektif dalam pertumbuhan dan produksi tanaman tomat E. Manfaat Penelitian 1. Bagi masyarakat atau petani a. Agar masyarakat atau petani dapat mengetahui penggunaan NOPKOR PSO untuk pertumbuhan dan produksi tanaman tomat dengan media campuran tanah pasir dengan kompos 2. Bagi siswa a. Memberi pembelajaran kepada siswa tentang pertumbuhan dan perkembangan tanaman terkait dengan SK dan KD pembelajaran 3. Bagi Peneliti a. Mengetahui dosis NOPKOR PSO yang paling efektif dalam perumbuhan dan produksi tanaman tomat

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Media Tanam 1. Tanah Pasir Pasir seringkali digunakan sebagai media tanam untuk menggantikan fungsi tanah, keunggulan madia tanam pasir adalah kemudahan dalam penggunaan dan dapat meningkatkan aerasi serta drainase media tanam. Pasir memiliki pori-pori makro, mudah basah dan cepat kering oleh proses penguapan. Kohesi dan konsistensi pasir sangat kecil sehingga mudah terkikis oleh air atau angin. Tanah pasir adalah tanah berukuran pasir antara 2,00-0,20 mm atau 2000-200 µm dan sebagian di dominasi oleh fraksi pasir. Tanah pasir banyak mengandung pori-pori makro, sedikit pori-pori sedang dan poripori mikro. Tipe tanah seperti ini sulit untuk menahan air, tetapi mempunyai aerasi dan drainase yang baik. Pada umumnya tanah pasir banyak mengandung mineral primer jenis kwarsa (SiO2) yang tahan terhadap pelapukan dan sedikit mineral sekunder. Mineral kwarsa mempunyai sifat “inert” atau sulit bereaksi dengan senyawa lain dan sukar mengalami pelapukan. Kondisi ini menjadikan tanah pasir merupakan tanah yang tidak subur, kandungan unsur hara rendah dan tidak produktif untuk pertumbuhan tanaman (Hanafiah,2005). 5

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2. 6 Kompos Kompos adalah hasil penguraian, pelapukan, dan pembusukan bahan organik seperti kotoran hewan, daun, dan bahan organik lain. Bahan kompos yang lain adalah batang, daun, akar tanaman, serta segala sesuatu yang dapat hancur (Soeryoko,2011). Kompos adalah zat akhir suatu proses fermentasi tumpukan sampah/serasah tanaman (Sutedtjo,2002). Kompos dibuat dari bahan organik yang berasal dari macammacam sumber. Dengan demikian kompos merupakan sumber bahan organik dan nutrisi tanaman. Kompos mengandung nutrisi yang lengkap untuk tanaman walaupun dalam prosentase yang jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan pupuk sintetis. Kompos tidak hanya memberi makanan pada tanaman, kompos juga berfungsi memberi makanan pada organisme dan mikroorganisme yang hidup di tanah. Kemungkinan bahan dasar kompos mengandung selulose 15-16%, hemiselulose 1030%, lignin 5-30%, protein 5-30%, dan bahan mineral (abu) 3-5% (Sutanto,2002). B. Tomat 1. Deskripsi Tanaman Tomat Tanaman tomat berasal dari daerah Peru dan Ekuador, kemudian tersebar ke seluruh Amerika, terutama ke wilayah yang beriklim tropik. Tanaman tomat jenis Lycopercicon esculentum var. Cerasiforme dianggap sebagai nenek moyang tomat. Kata tomat berasal dari bahasa

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 Aztek, yaitu xitomate atau xitotomate. Tanaman tomat dibawa oleh Christoper Colombus ke dataran Eropa. Penyebaran tomat ke Eropa dan Asia dilakukan oleh orang Spanyol sekitar tahun 1523. Tomat ditanam di Italia pada tahun 1544 dan di inggris pada tahun 1597. Tomat kemudian menyebar ke Jerman, Prancis, dan negara-negara Eropa lainnya. Orang Spanyol juga membewa tomat ke Filipin dan Malaysia timur sesudah tahun 1650. Tanaman tomat di tanam di Indonesia sesudah kedatangan orang Belanda (Fitriani, 2012). Tomat termasuk tanaman sayuran dalam famili Solanaceae. Tanaman tomat banyak di tanam di dataran tinggi, dataran sedang, atau dataran rendah. Dalam botani atau ilmu tumbuh-tumbuhan tanaman tomat diklasifikasikan sebagai berikut: Divisi : Spermatophyta Subdivisi : Angiosspermae Kelas : Dicotyledonae Ordo : Solanales (Tubiflorae) Familia : Solanaceae Genus : Lycopersicon Spesies : Lycopersicon esculentum Mill Tanaman tomat termasuk tanaman semusim yang tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 70 cm-200 cm. Pada waktu masih rendah tanaman tomat dapat berdiri tegak, tetapi setelah tumbuh tinggi dan keluar cabang-cabang yang menyebar, sehingga tidak dapat menahan beratnya

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 oleh sebab itu tanaman ini perlu diberi penopang agar tidak roboh(Agromedia, 2007). Morfilogi tanaman tomat secara umum terdiri atas akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji. a. Akar Tanaman tomat memiliki akar tunggang yang tumbuh menembus ke dalam tanah dan akar serabut yang tumbuh menyebar ke arah samping tetapi dangkal. Berdasarkan perakaran ini, tanaman tomat akan dapat tumbuh baik jika ditanam pada lahan yang gembur (Cahyono, 1998). Kedalaman rata-rata akar tomat adalah 30-40 cm, namun dapat mencapai kedalaman hingga 60-70 cm. Akar tanaman tomat berfungsi untuk menopang berdirinya tanaman serta menyerap air dan unsurhara dari dalam tanah. Oleh karena itu tingkat kesuburan tanah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman dan produksi buah (Agromedia, 2007). b. Batang Batang tanaman tomat berbentuk persegi empat hingga bulat, berbatang lunak tapi cukup kuat, berbulu halus dan diantara bulubulu itu terdapat rambut kelenjar. Batang tanaman tomat berwarna hijau, pada ruas-ruas batang mengalami penebalan, dan pada ruas bagian bawan tumbuh akar-akar pendek (Fitriani,2012).

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 c. Daun Daun tanaman tomat berbentuk oval, bagian tepinya bergerigi dan membentuk celah-celah menyirip agak melengkung ke dalam. Daun berwarna hujau dan merupakan daun majemuk ganjil yang berjumlah 5-7. Panjang daun tomat sekitar 15 cm - 30 cm dan lebar 10 cm – 25 cm dengan panjang tangkai sekitar 3-6 cm. Daun majemuk pada tanaman tomat tumbuh berselang-seling atau tersusun spiral mengelilingi batang tomat (Fitriani,2012). d. Bunga Rangkaian bunga terdiri dari 4 sampai 14 bunga. Rangkaian bunga terletak diantara ruas, cabang, dan ujung batang. Bunga tanaman tomat berukuran becil, berdiameter sekitar 2 cm dan berwarna kuning cerah. Mahkota bunga berjumlah enam, bagian pangkalnya membentuk tabung sepanjang 1 cm, berwarna kuning. Benang sari berjumlah 6, bertangkai pendek dengan kepala sekitar 5 mm, dan berwarna kuning cerah. Benang sari mengelilingi putik bunga. kelopak bonga berjumlah 6 dengan ujung meruncing, dan panjang sekitar 1 cm. letak bunga menggantung (Pracaya,1998). e. Buah Buah tomat memiliki bentuk yang bervariasi tergantung jenisnya. Ukuran buah tomat juga bervariasi, yang paling kecil memiliki berat sekitar 8 gram dan berukuran besar sekitar 180 gram. buah tomat yang masih muda berwarna hijau muda, apabila sudah matang warnanya menjadi merah (Pracaya,1998).

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 Buah tomat yang masih muda memiliki rasa getir dan aromanya tidak enak, sebab masih mengandung zat lycopersicin yang berbentuk lendir. Aroma yang tidak sedap tersebut akan hilang dengan sendirinya pada saat buah memasuki fase pematangan. Rasanya akan berubah menjadi manis agak masam yang menjadi ciri khas dari buah tomat (Pracaya,1998). Daging buah tomat lunak agak keras, berwarna merah apabila sudah matang dan mengandung banyak air. Buah tomat juga memiliki kulit yang sangat tipis dan dapat di kelupas apabila sudah matang. f. Biji Biji tomat berukuran kecil, dengan lebar 2 mm – 4 mm dan panjang 3 mm- 5 mm. Biji berbentuk seperti ginjal, ringan, berbulu, dan berwarna coklat muda (Pracaya, 1998). Biji tomat tersusun berkelompok dan dibatasi oleh daging buah. Biji tomat saling melekat karena adanya lendir pada ruang-ruang tempat biji tersusun (Cahyono, 1998). 2. Syarat Tumbuh a. Keadaan iklim Tanaman tomat dapat tumbuh baik pada waktu musim kemarau dengan pengairan yang cukup. Kekeringan disertai dengan angin kering dapat menyebabkan banyak bunga gugur. Pada musim hujan pertumbuhan tanaman tomat kurang baik karena kelembaban

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 dan suhu yang tinggi akan menimbulkan banyak penyakit (Pracaya,1998). Udara yang sangat dingin dan embun beku dapat menyebabkan tanaman tomat menjadi jelek, bahkan mungkin mati. Pertumbuhan tanaman tomat akan baik bila udara sejuk, suhu pada malam hari antara 100C-200C dan pada siang hari antara 180C-290C. Suhu di bawah 40C menyebabkan pertumbuhan terhambat, sedangkan pada suhu 00C tanaman tomat tidak dapat hidup. Pembentukan buah pada tanaman tomat sangat ditentukan oleh faktor suhu malam hari. Suhu yang terlalu tinggi di malam hari menyebabkan tanaman tomat tidak dapat membentuk bunga sama sekali, sedngkan pada suhu kurang dari 100C tepung sari menjadi lemah tumbuhnya dan banyak tepug sari yang mati, akibatnya hanya sedikit saja yang terjadi pembuahan (Tugiyono,2005). Tanaman tomat memerlukan sinar matahari yang cukup. Kekurangan sinar matahari menyebabkan tanaman tomat mudah terserang penyakit, baik parasit maupun non parasit. Intensitas matahari sangat penting dalam pembentukan vitamin C dan karoten dalam buah tomat. Sinar matahari berintensitas tinggi akan menghasilkan vitamin C dan karoten (provitamin A) yang lebih tinggi (Fitriani,2012). Tanaman tomat pada fase vegetatif memerlukan curah hujan yang cukup. Sebaiknya pada fase generatif memerlukan curah hujan yang sedikit. Curah hujan yang tinggi pada fase pemasakan

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 buah dapat menyebabkan daya tumbuh benih rendah. Curah hujan yang ideal selama pertumbuhan tanaman tomat berkisar antara 7501,250 mm per tahun (Rismunandar, 2001). b. Keadaan tanah Tanaman tomat dapat ditanam disegala jenis tanah, mulai tanah pasir sampai tanah lempung. Akan tetapi, tanah yang ideal adalah tanah lempung berpasir yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik serta unsur hara, dan mudah merembeskan air. Tanah yang tergenang air menyebabkan tanaman menjadi kerdil dan mati (Pracaya, 1998). Jenis tanah berkaitan dengan peredaran dan ketersediaan oksigen didalam tanah. Ketersediaan oksigen penting bagi pernafasan akar yang rentan terhadap kekurangan oksigen. Kadar oksigen yang mencukupi di sekitar akar dapat meningkatkan produksi buah. Oksigen disekitar akar bisa juga meningkatkan penyerapan unsur hara fosfat, kalium, dan besi (Pracaya, 1998). Tanaman tomat tumbuh baik pada tanah ber-pH 6,0-7,0. Namun, tanaman tomat masih toleran pada derajat keasaman tanah di bawah pH 5,5-5. Tanah yang memiliki pH rendah tidak cocok untuk tanaman tomat (Cahyono, 1998).

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3. 13 Hama dan Penyakit a. Nematoda bengkak akar Golongan nematoda yang menyerang akar tanaman tomat adalah Meloidogyne javanica dan Heterodera marioni. Nematoda ini hidup di dalam tanah dan menyerang akar tanaman tomat. Nematoda memiliki bentuk seperti cacing kecil berukuran 2001000 cm. Pada mulut nya berbentuk seperti jarum penghisap berbentuk runcing, gunanya untuk menarik cairan. Nematoda betina berukuran lebih besar dibanding dengan nematoda jantan. Nematoda ini menyababkan akar tanaman tomat menjadi bengkak, akibatnya akar tanaman sulit menggambil air di dalam tanah (Cahyono, 1998). b. Penyakit layu fusarium Penyakit layu fusarium merupakan penyakit tanaman tomat yang disebabkan oleh jamur. Jenis jamur yang menginfeksi adalah jamur Fusarium oxysporum. Penyakit ini banyak lebih cepat berkembangbiak di daerah dataran tinggi. Gejala yang tampak dari infeksi penyakit ini adalah tulang daun pucat, tangkai daun merunduk kemudian layu dan akhirnya mati (Pracaya, 1998). c. Penyakit layu bakteri Penyakit layu bakteri adalah penyakit tanaman tomat yang disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum. Bakteri ini biasanya menyerang tanaman tomat di dataran rendah. Gejala yang tampak pada tanaman yang terserang penyakit ini adalah daun

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 muda pada pucuk tanaman layu, dan daun tua menguning. Bakteri ini menginfeksi jaringan pengangkut pada tanaman tomat (Cahyono, 1998). Ciri-ciri tanaman yang terserang penyakit ini dapat dilihat pada batang tanaman, cabang, dan tangkai daun. Pada bagian batang tanaman yang terserang penyakit ini akan terlihat kehitaman, jika batang tanaman di iris melintag maka akan terlihat berkas pembuluh pengangkut berwarna coklat dan bila di pijat maka akan mengeuarkan cairan berwaarna putih (Cahyono, 1998). d. Penyakit busuk daun Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cendawan Phytopytora infestans. Cendawan ini menginfeksi daun pada semua stadium pertumbuhan tanaman dan menimbulkan gejala bercak hitam kecoklatan. Selanjutnya, daun tampak membusuk dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Infeksi ini dapat terjadi pada tangkai dan batang tanaman. Penyakit busuk daun lebih banyak menyerang tanaman tomat yang berada di dataran tinggi (Fitriani,2012). e. Ulat buah Ulat penggerek buah (Helliothis armigera hubner) merupakan hama perusak buah dengan cara memakan bagian dalamnya. Ciriciri penggerek buah adalah badan nya tertutup oleh banyak kutil dan bulu, warna tubuhnya beranekaragam, ada yang hijau kekuning-kuningan, coklat tua, coklat muda, atau hijau kecoklatan.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 Hama ini umumnya menyerang buah tomat yang masih muda. gejala serangan yang tampak pada buah adalah adanya lubanglubang, kemudian buah membusuk karena infeksi. Hama ulat buah hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1.200 m dpl (Fitriani,2012). C. NOPKOR NOPKOR merupakan biakan mikroba Nitrogen, Kalium dan Phospat. Biakan mikrobia NOPKOR bisa diberikan dalam bentuk substrat pupuk organik biosol atau dalam bentuk pupuk cair sistemik tanah, yang diberikan dengan cara model pengecoran. Syarat keberhasilan pengecoran pupuk cair sistemik tanah NOPKOR adalah bahwa di lahan atau media tanam tersedia bahan organik walaupun hanya sedikit, yang digunakan sebagai media dan sekaligus sumber pangan bagi mikroba NOPKOR. Model pemupukan organik ini bisa disebut sebagai model pemupukan bio organik ditunjukkan untuk proses pengembangan kembali siklus kehidupan mikroba tanah. Indikasi kembalinya siklus kehidupan mikroba tanah adalah tanah menjadi gembur dan subur kembali (Murwono, 2013). Dengan penggunaan pupuk organik alami di atas, keanekaragaman kehidupan dasar jasad renik tanah akan mampu dikembangkan. Proses kesuburan tanah akan mampu dikembalikan. Mata rantai pangan terbentuk kembali (Murwono, 2013). Mikroba yang terdapat didalam NOPKOR adalah mikroba fiksasi Nitrogen dari udara, mikroba fiksasi dan recovery phospat dan kalsium,

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 magnesium, fe-rum dan mikroba fiksasi dan recovery kalium (Murwono, 2013). Nitrogen adalah unsur yang paling berlimpah di atmosfer (78% gas di atmosfer adalah nitrogen). Meskipun demikian, penggunaan nitrogen pada bidang biologis sangatlah terbatas. Nitrogen merupakan unsur yang tidak reaktif (sulit bereaksi dengan unsur lain) sehingga dalam penggunaan nitrogen pada makhluk hidup diperlukan berbagai proses, yaitu diantaranya: fiksasi nitrogen, mineralisasi, nitrifikasi, denitrifikasi (Agustina, 2004). Daur nitrogen adalah transfer nitrogen dari atmosfir ke dalam tanah. Selain air hujan yang membawa sejumlah nitrogen, penambahan nitrogen ke dalam tanah terjadi melalui proses fiksasi nitrogen. Fiksasi nitrogen secara biologis dapat dilakukan oleh bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan polong-polongan, bakteri Azotobacter dan Clostridium. Selain itu ganggang hijau biru dalam air juga memiliki kemampuan memfiksasi nitrogen (Agustina, 2004). Nitrat yang di hasilkan oleh fiksasi biologis digunakan oleh produsen (tumbuhan) diubah menjadi molekul protein.Selanjutnya jika tumbuhan atau hewan mati, makhluk pengurai merombaknya menjadi gas amoniak (NH3) dan garam ammonium yang larut dalam air (NH4+). Proses ini disebut dengan amonifikasi. Bakteri Nitrosomonas mengubah amoniak dan senyawa ammonium menjadi nitrat oleh Nitrobacter. Apabila oksigen dalam tanah terbatas, nitrat dengan cepat ditransformasikan menjadi gas nitrogen atau oksida nitrogen (Agustina, 2004).

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 Fiksasi nitrogen adalah proses alam, biologis atau abiotik yang mengubah nitrogen di udara menjadi ammonia (NH3). Mikroorganisme yang memfiksasi nitrogen disebut Diazotrof. Mikroorganisme ini memiliki enzim nitrogenaze yang dapat menggabungkan hidrogen dan nitrogen. Reaksi untuk fiksasi nitrogen biologis ini dapat ditulis sebagai berikut : N2 + 8 H+ + 8 e- → 2 NH3 + H2 Mikro organisme yang melakukan fiksasi nitrogen antara lain : Cyanobacteria, Azotobacteraceae, Rhizobia, Clostridium, dan Frankia. Selain itu ganggang hijau biru juga dapat memfiksasi nitrogen. Beberapa tanaman yang lebih tinggi, dan beberapa hewan (rayap), telah membentuk asosiasi (simbiosis) dengan Diazotrof(Agustina, 2004). Posfat dibutuhkan tanaman dalam jumlah relatif besar, sedikit lebih kecil dibawah N dan K, setara dengan S, Ca dan Mg, unsur P sangat reaktif, di alam ditemukan dalam bentuk gugus fosfat. Sumber posfor dari perombakan bahan organik 20-80% dari total P dalam tanah, kompos dan biosolid, pelarutan mineral P : mineral primer dan sekunder, mineral primer sangat lambat tersedia menjadi sumber jangka panjang.Kebanyakan P diserap dalam bentuk ion anorganik orthofosfat: HPO42- atau H2PO4-. Jumlahnya tergantung pH larutan, pada pH 7,2 jumlahnya setara, HPO42-lebih banyak jika kondisi tanah alkalin, sedangkan H2PO4-lebih banyak jika kondisi tanah masam. Akar juga menyerap beberapa fosfat organik: asam nukleat, fitin, kontribusi terhadap keseluruhan hara P masih kecil (Agustina, 2004). Penyerapan H2PO4- lebih cepat dibanding HPO42-, hal ini terkait dengan muatan divalen dan monovalen. Keseimbangan kation/anion : penyerapan

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 fosfat meningkatkan penyerapan Ca, Mg, K, keseimbangan muatan, pengakutan kooperasi; penyerapan fosfat dapat menghambat penyerapan nitrat dan sulfat, penghambatan kompetisi. pH risosfer: akar melepas HCO3(OH- ). Unsur P di dalam tanah akan mengalami proses alihrupa : mineralisasi, immobilisasi, penjerapan-pelepasan pada permukaan mineral: lempung, oksida Fe dan Al, karbonat, pengendapan-pelarutan mineral sekunder: Ca, Al, Fe fosfat atau pelapukan mineral tanah primer (Agustina, 2004). Kandungan P dalam bahan organik tanah sekitar 1% P organik melepaskan fosfat anorganik yang tersedia bagi tanaman. Ensim fosfatase yang dihasilkan oleh berbagai mikrobia, melepas ion orthofosfat. P organik dalam tanah, hampir 50% berupa fosfat inositol, lemak fosfat (fosfolipid) dan asam nukleat sekitar 10%. Hampir 50% P organik belum dikenali dengan baik. Fofat Inositol merupakan rangkaian ester fosfat : C6H6(OH)6 OH digantikan oleh fosfat, terutama dalam bentukinositol, gugus asam pitat (phytic acid). Inositol hexaphosphate: memiliki 6 gugus fosfat, merupakan hasil aktivitas mikrobia, sisa perombakan (Agustina, 2004). Unsur K dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang besar, yakni terbesar kedua setelah hara N. Pada tanah yang subur kadar K dalam jaringan hampir sama dengan N. K tidak menjadi komponen struktur dalam senyawa organik, tetapi bentuknya semata ionik, K+ berada dalam larutan atau terikat oleh muatan negatif dari permukaan jaringan misalnya: R-COO-K+. Fungsi utama K adalah mengaktifkan enzim-enzim dan menjaga air sel (Agustina, 2004).

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 Enzim yang diaktifkan antara lain: sintesis pati, pembuatan ATP, fotosintesis, reduksi nitrat, translokasi gula ke biji, buah, umbi atau akar. Pengaturan air sel: K+ mengatur potensial air sel dan osmosis, Na+ dapat menggantikan fungsi K+ pada sebagian spesies (Agustina, 2004). Penambahan NOPKOR dilakukan dengan pengecoran lansung dalam pada tanah disekitar tanaman pangan yang sedang di budidayakan. Pemberian dilakukan dengan tujuan agar dapat mengolah sebagian besar bahan organik yang masih ada didalam tanah dan menghasilkan sisa metabolit dalam wujud hara. Pemberian NOPKOR secara pengecoran dilakukan secara periodik, dengan tujuan untuk menambah populasi mikroba tanah. Pengecoran NOPKOR diharapkan mampu menambah populasi mikroba tanah. Pemberian NOPKOR dinilai efektif kalau didalam tanah terjadi siklus kehidupan yang akan menjadi dasar pembentukan hara (Murwono, 2013). Manfaat NOPKOR antara lain : 1. Mampercepat pertumbuhan dan memperkuat akar tanaman 2. Mempercepat pertumbuhan biota, jasad renik tanah, dan keberadaan hara tanah 3. Tanah dan penyubur tanah 4. Dapat berfungsi sebagai pupuk dasar sistemik tanah 5. Menaikkan derajat keasaman tanah menjadi netral secara biologis tanpa penggunaan kapur, karena adanya mikroba fiksasi Kalsium dan Kalium 6. Mencegah timbulnya serangan jamur dan fungi

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7. 20 Menciptakan keseimbangan ekosistem tanah yang baru, sehingga memudahkan tumbuhnya keanekaragaman hayati dan reabilitasi predator alami 8. Meningkatkan tingkat penyerapan air permukaan tanah dan mencegah banjir serta kekeringan (Murwono, 2013). D. Hipotesis Hipotesis dari penelitian ini adalah: 1. Pemberian NOPKOR PSO pada media campuran tanah pasir dengan kompos dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat 2. Dosis yang paling efektif dalam pemberian NOPKOR 600 ml untuk satu tanaman.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Dalam penelitian ini menggunakan tiga jenis variabel, yaitu: 1. Variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol. Variabel bebas meliputi dosis NOPKOR yang diberikan. 2. Variabel terikat yaitu pertumbuhan tanaman tomat meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah buah dan berat buah. 3. Variabel kontrol meliputi jumlah air, suhu, pH tanah, umur bibit, pemeliharaan, penyiraman, dan intensitas cahaya. B. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di kebun anggur Sanata Dharma Desa Paingan, Maguwoharjo Yogyakarta. Waktu penelitian berlansung selama 3 bulan. Dimulai pada bulan Mei 2014-Juli 2014. C. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain CRD (Completely Randomize Design) atau disebut dengan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 kelompok masing-masing 7 ulangan yaitu sebagai berikut: 21

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1. 22 Kelompok pertama yaitu perlakuan 1 (P1) dengan menggunakan media pasir campuran kompos di beri perlakuan 600 ml NOPKOR. 2. Kelompok kedua yaitu perlakuan 2 (P2) dengan menggunakan media pasir campur kompos di beri perlakuan 400 ml NOPKOR. 3. Kelompok ketiga yaitu perlakuan 3 (P3) dengan megunakan media pasir campur kompos diberi perlakuan 200 ml NOPKOR. 4. Kelompok keempat adalah kontrol (K) dengan menggunakan media pasir campur kompos tanpa pemberian NOPKOR. Pemilihan dasar variasi dosis NOPKOR berdasarkan dari hipotesis penelitian dosis yang paling efektif dalam pemberian NOPKOR 600 ml untuk satu tanaman. Pemilihan dasar variasi tersebut berdasarkan keterangan penggunaan NOPKOR yang tertera pada botol NOPKOR. 1. Persiapan media tanam dan bibit tomat Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasir dicampur dengan kompos. Pasir yang digunakan berasal dari toko besi bahan bangunan/kayu UD.Bangunan Artha Yogyakarta. Kompos yang digunakan Jl. Raya Tajem-Sleman berasal dari kampus Sanata Dharma yogyakarta, merupakan kompos tersebut berasal dari sampah organik yaitu daun. Perbandingan pasir dan kompos 1:1 yang dimasukkan kedalam polybag sebanyak 5 kg, dengan diameter polybag 25 cm. Pemilihan media tanam campuran pasir dan kompos dengan perbandingan 1:1 yaitu untuk mengurangi penyerpan air yang terlalu cepat oleh tanah pasir.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 Bibit yang digaunakan adalah bibit tomat dari varietas bulat berumur semaian 3 minggu. Bibit tomat di seleksi dan dipilih yang sama dengan ketentuan tinggi tanaman yaitu 2,5 cm, diameter batang 2,5 mm, jumlah daun 6, bibit sehat, dan terlihat segar berwarna hijau. 2. Alat dan bahan a. Cangkul b. Polybag c. Ember d. Alat siram e. Paranet f. Bambu g. Termometer dan Hygrometer h. Meteran i. Jangka sorong j. Pasir k. NOPKOR l. Tanaman tomat m. Kompos 3. Pemberian NOPKOR NOPKOR terlebih dahulu di encerkan dengan cara 1 tutup botol NOPKOR (20 ml) di encerkan ke dalam 20 liter air.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. 24 Penanaman, perlakuan dan pemeliharaan Semaian bibit tomat yang berumur 3 minggu di tanam/dipindahkan kedalam polybag yang telah disediakan. Pemindahan bibit tomat dilakukan pada sore hari. Setelah bibit di pindah, selama 3 hari bibit hanya disiram dengan air agar tanaman dapat beradaptasi terlebih dahulu. Setelah 3 hari bibit di beri perlakuan dengan disiram dengan NOPKOR. Pemberian NOPKOR dilakukan setiap 6 hari sekali. 5. Instrumen penelitian a. Tinggi tanaman b. Jumlah daun c. Diameter batang d. jumlah buah e. Berat basah buah D. Teknik Pengumpulan Data Data di ambil setiap 5 hari sekali dengan acuan pada parameter pengamatan yaitu, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah buah, dan berat basah buah. Tinggi tanaman diketahui dengan cara mengukur tinggi tanaman sampel dari pangkal batang sampai titik tumbuh batang utama. Jumlah daun di hitung satu – persatu setiap tanaman, serta menghitung jumlah daun yang layu atau mati. Diameter batang di ukur dengan menggunakan jangka sorong. Pengukuran diameter batang dilakukan pada pangkal batang tanaman. Pengukuran Parameter pengamatan (tinggi, diameter

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 batang, dan jumlah daun) tanaman tomat dimulai pada pada tanggal 6 Mei 2014. Pengukuran buah pada tanaman dilakukan pada awal tanaman mulai menghasilkan buah sampai buah matang. Buah yang sudah matang di timbang jika sudah matang. Jumlah buah yang dihasilkan pada setiap tanaman di hitung. Pengumpulan data dilakukan dalam bentuk tabel sebagai berikut: Tabel 3.1 Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat Kelompok No Pengukuran, Tanggal : Tinggi Diameter Jumlah tanaman batang daun P1 1 2 3 4 5 6 7 P2 1 2 3 4 5 6 7 P3 1 2 3 4 5 6 7 K 1 2 3 4 5 6 Jumlah buah Berat buah

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 Kelompok No Pengukuran, Tanggal : Tinggi Diameter Jumlah Jumlah Berat tanaman batang daun buah buah 7 KETERANGAN : P1 = perlakuan 1, P2 = perlakuan 2, P3 = perlakuan 3, K = kontrol E. Cara Analisis Data Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan program SPSS. Syarat untuk melakukan uji anova maka data awal terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. “Uji normalitas untuk mengetahui normalitas distribusi data, jika jumlah data cukup banyak dan penyebarannya tidak 100% normal, maka kesimpulan yang ditarik kemungkinan salah (Irianto,2014). Uji homogenitas adalah perbandingan data yang sejenis. Untuk mengetahui adanya pengaruh secara signifikan antara tiga jenis perlakuan NOPKOR terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat buah, dan jumlah buah tanaman tomat maka dilakukan uji Anova.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji anova bertujuan untuk mengetahui apakah data berbeda secara statistik atau tidak. Syarat untuk melakukan uji anova adalah uji normalitas atau test of normality dan uji homogenitas atau test of homogeneity of variance. Jika dari hasil uji anova menunjukan bahwa data berbeda secara statistik maka dilanjutkan uji duncan. Uji duncan atau juga dikenal Duncan Multile Range Test (DMRT) merupakan uji lanjut dari statistik jika sampel data dari uji anova menunjukan data berbeda secara statistik. Tes of normality adalah uji normalitas yang bertujuan untuk mengetahui apakah data sampel berasal dari populasi yang berdistribusi normal atau tidak. Tes of homogenity of variance bertujuan untuk mengetahui apakah dua data atau lebih, kelompok data sampel memiliki variasi yang homogen atau tidak. Hasil uji normalitas, uji homogenitas, uji anova dan uji Duncan dari sample data yang diperoleh akan dibahas sebagai berikut: 1. Pertumbuhan tinggi tanaman Sampel data yang di peroleh terlebih dahulu di uji normalitas dan homogenitasnya, jika dari hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukan p value (sig) > 0,05 maka H0 tidak ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa variasi pada setiap kelompok data adalah normal dan homogen. Uji normalitas menggunakan tes of normality shapiro-wilk karena sample data kurang dari 50. 27

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 Berikut adalah sampel data yang diperoleh dari pengamatan tinggi tanaman: Tabel 4.1. Pertumbuhan tinggi tanaman tomat Kelompok Pertumbuhan tinggi tanaman (cm) Total Ratarata 1 2 3 4 5 6 7 P1 42,7 57,9 55,6 56 49,2 61,5 27,6 350,5 50 P2 53,1 56,2 51,3 32,8 59,7 35,9 46,1 335 P3 62,2 65,7 52,3 74,9 73,4 58,6 53,6 440,7 62,9 K 54,1 53,1 55,1 45,1 52,6 51 60,2 371,8 53,1 47,8 KETERANGAN : P1 = perlakuan 1, P2 = perlakuan 2, P3 = perlakuan 3, K = kontrol Dari hasil uji normalitas diperoleh p value (sig) seluruh kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 5. Maka H0 tidak ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa data diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas diperoleh p value (sig)setiap kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 5 maka H0 tidak ditolak, sehingga kesimpulannya bahwa variasi pada seluruh kelompok data adalah homogen. Sampel data kemudian di uji anova, jika p value (sig) < 0,05 maka dapat dikatakan signifikan. Dari hasil uji anova untuk pertumbuhan tinggi tanaman diperoleh p value (sig) = .026 < 0,05, Hasil uji anova dapat dilihat pada lampiran 5. Hasil tersebut menunjukan ada perbedaan secara signifikan pada pertumbuhan tinggi tanaman pada ketiga perlakuan. Hasil uji anova menunjukan bahwa ada perbedaan dari dosis NOPKOR yang diberikan maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil uji

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 Duncan menunjukan P1, P2, dan K tidak berbeda nyata sedangkan P3 berbeda nyata. Dari grafik pertumbuhan tinggi tanaman tomat menunjukan bahwa P3 memiliki grafik pertumbuhan yang baik. Berikut adalah grafik pertumbuhan tinggi tanaman tomat: 140 120 100 P1 80 P2 60 P3 40 K 20 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Gambar 4.1. Pertumbuhan tinggi tanaman ket: P1 = perlakuan 1, P2 = perlakuan 2, P3 = perlakuan 3, K = kontrol 2. Diameter batang Berikut adalah rata-rata hasil penelitian mengenai pertumbuhan diameter batang tanaman tomat: Tabel 4.II. Pertumbuhan diameter batang tanaman tomat Kelompok Diameter batang tanaman (mm) Total Ratarata 1 2 3 4 5 6 7 P1 10,3 9,9 9,9 10,4 9,4 8,5 8,8 67,2 9,6 P2 9,9 11,3 9,2 9,5 8,7 8,4 9,2 66,2 9,4 P3 9,4 9,9 9,9 10,8 10,3 9,6 8,9 68,8 9,8 K 9,3 9 8,8 8,4 9 9,3 8,1 61,9 8,8 KETERANGAN : P1 = perlakuan 1, P2 = perlakuan 2, P3 = perlakuan 3, K = kontrol Dari hasil uji normalitas diperoleh p value (sig) kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 6. Maka H0 tidak ditolak, sehingga

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 dapat disimpulkan bahwa data diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas diperoleh p value (sig) setiap kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 6 sehingga kesimpulannya maka H0 tidak ditolak, bahwa variasi pada setiap kelompok data adalah homogen. Sampel data kemudian di uji anova untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari pemberian dosis NOPKOR terhadap pertumbuhan diameter batang tanaman tomat. Dari hasil uji anova untuk pertumbuhan diameter batang tanaman tomat diperoleh p value (sig) = .103 > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 6, maka dapat disimpulkan bahwa tidak signifikan atau tidak ada perbedaan dari diameter batang tanaman. Dosis NOPKOR tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan diameter batang tanaman tomat. Berikut adalah grafik pertumbuhan jumlah daun tanaman tomat: 16 14 12 10 P1 8 P2 6 P3 4 K 2 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Gambar 4.2. Grafik pertumbuhan diameter batang tanaman tomat ket: P1 = perlakuan 1, P2 = perlakuan 2, P3 = perlakuan 3, K = kontrol

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 Dilihat dari grafik pertumbuhan diameter batang tanaman tomat tidak jauh berbeda antara kelompok P1, P2, P3, dan K. Hal tersebut disebabkan selisih pertumbuhan diameter batang tanaman tomat antara kelompok tidak jauh berbeda. 3. Jumlah daun berikut adalah rata-rata hasil penelitian mengenai pertumbuhan jumlah daun tanaman tomat: Tabel 4.III. Pertumbuhan jumlah daun tanaman tomat Kelompok Jumlah daun tanaman (helai) Total Ratarata 1 2 3 4 5 6 7 P1 126,7 130,2 135,5 136,6 115,3 127,4 70,8 842,6 120,4 P2 170 133,1 144,1 82,4 127,7 80,8 85,7 823,8 117,7 P3 158,2 172,5 140,5 197,9 201,6 165,1 133,5 1169,3 167 K 149,9 144,3 141,4 98,8 142,6 138,3 102,2 917,6 131 KETERANGAN : P1 = perlakuan 1, P2 = perlakuan 2, P3 = perlakuan 3, K = kontrol Dari hasil uji normalitas diperoleh p value (sig) kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 7. Maka H0 tidak ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa data diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas diperoleh p value (sig) setiap kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 7 maka H0 tidak ditolak, sehingga kesimpulannya bahwa variasi pada setiap kelompok data adalah homogen. Sampel data kemudian di uji anova untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari pemberian dosis NOPKOR terhadap pertumbuhan jumlah daun tanaman tomat. jika p value (sig) < 0,05 maka dapat dikatakan signifikan. Dari hasil uji anova untuk pertumbuhan

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 jumlah daun tanaman tomat diperoleh p value (sig) = .008 < 0,05 dapat dilihat pada lampiran 7, maka dapat disimpulkan bahwa signifikan atau ada perbedaan pada pertumbuhan jumlah daun, itu berarti ada pengaruh dosis NOPKOR terhadap pertumbuhan jumlah daun tanaman tomat. Dari hasil uji anova menujukan bahwa ada perbedaan dari dosis NOPKOR yang diberikan maka dilanjutkan dengan uji duncan. Hasil uji Duncan menujukan bahwa pada perlakuan P1,P2,dan K tidak berbeda nyata, Sedangkan pada P3 menunjukkan hasil yang berbeda nyata. Dari grafik pertumbuhan jumlah daun tomat menunjukan bahwa P3 memiliki grafik pertumbuhan yang baik. Berikut adalah grafik pertumbuhan jumlah daun tanaman tomat: 400 350 300 250 P1 200 P2 150 P3 100 K 50 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Gambar 4.3. Pertumbuhan jumlah daun tanaman ket: P1 = perlakuan 1, P2 = perlakuan 2, P3 = perlakuan 3, K = kontrol

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. 33 Berat buah Berikut adalah rata-rata hasil penelitian mengenai berat buah tanamn tomat: Tabel 4.IV. Berat buah tanaman tomat Kelompok Berat tanaman tomat (gr) Total Ratarata 1 2 3 4 5 6 7 P1 105 180 170 210 140 245 70 1120 160 P2 130,6 106,7 100,9 102,7 96,7 140,6 67,8 746 106,6 P3 224 236 202,7 285,2 252,5 204,7 203,7 1608,8 229,8 K 200 232,8 194 116,4 188 155,2 171,6 1258 179,7 KETERANGAN : P1 = perlakuan 1, P2 = perlakuan 2, P3 = perlakuan 3, K = kontrol Dari hasil uji normalitas diperoleh p value (sig) setiap kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 8. Maka H0 tidak ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa data diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas diperoleh p value (sig) setiap kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 8 maka H0 tidak ditolak, sehingga kesimpulannya bahwa variasi pada setiap kelompok data adalah homogen. Sampel data kemudian di uji anova untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari pemberian dosis NOPKOR terhadap berat buah tanaman tomat. Jika p value (sig) < 0,05 maka dapat dikatakan signifikan. Dari hasil uji anova untuk pertumbuhan jumlah buah tanaman tomat diperoleh p value (sig) = .000 < 0,05 lampiran 8, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan dari berat buah itu berarti ada pengaruh dosis NOPKOR terhadap berat buah tanaman tomat.

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 Hasil uji anova menunjukan bahwa ada perbedaan dari dosis NOPKOR yang diberikan maka dilanjutkan dengan uji duncan. Hasil uji Duncan didapatkan hasil bahwa pada perlakuan P1, P2, dan K menunjukan Hasil berbeda tidak nyata, Sedangkan pada P3 menunjukan hasil yang berbeda nyata, dapat dilihat pada lampiran 8. 5. Jumlah buah Berikut adalah rata-rata hasil penelitian mengenai jumlah buah tanaman tomat: Tabel 4.V. Jumlah buah tanaman tomat Kelompok Jumlah buah tanaman Total Ratarata 1 2 3 4 5 6 7 P1 3 5 5 6 4 7 2 32 4,6 P2 4 3 3 3 3 4 2 22 3,1 P3 6 6 5 7 6 5 5 40 5,7 K 5 4 6 3 5 4 6 33 4,7 KETERANGAN : P1 = perlakuan 1, P2 = perlakuan 2, P3 = perlakuan 3, K = kontrol Dari hasil uji normalitas diperoleh p value (sig) setiap kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 10. Maka H0 tidak ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa data diambil dari populasi yang berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas diperoleh p value (sig) setiap kelompok data > 0,05 dapat dilihat pada lampiran 9, maka H0 tidak ditolak, sehingga kesimpulannya bahwa variasi pada setiap kelompok data adalah homogen. Sample data kemudian di uji anova untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari pemberian dosis NOPKOR terhadap

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI jumlah 35 buah tanaman tomat. Jika p value (sig) < 0,05 maka dapat dikatakan signifikan. Dari hasil uji anova untuk jumlah buah tanaman tomat diperoleh p value (sig) = .003 < 0,05 lampiran 9, maka dapat disimpulkan bahwa signifikan atau ada perbedaan dari jumlah buah itu berarti ada pengaruh dosis NOPKOR terhadap jumlah buah tanaman tomat. Dari hasil uji anova menunjukan bahwa ada perbedaan dari dosis NOPKOR yang diberikan maka dilanjutkan dengan uji duncan. Dari uji Duncan didapatkan hasil bahwa pada perlakuan P1, P2 dan K menunjukan hasil berbeda tidak nyata. Sedangkan pada P3 menunjukan hasil yang berbeda nyata. Hal ini berarti dosis yang baik untuk perlakuan terhadap jumlah buah tanaman tomat yaitu P3 (200 ml), dapat dilihat pada lampiran lampiran 9. B. Pengaruh NOPKOR terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat Dari data pengamatan dan analisis secara statistik maka diperoleh bahwa perlakuan dosis NOPKOR berpengaruh nyata bagi pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah, dan berat buah . Perlakuan dosis NOPKOR tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan diameter batang tanaman tomat. Dari hasil rerata pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah, dan berat buah tanaman tomat diperoleh hasil bahwa perlakuan NOPKOR memberikan hasil tertinggi pada dosis P3 (200 ml). Dari grafik pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun menunjukan

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 bahwa P3 memiliki pertumbuhan yang baik, sedangkan P1 dan P2 pertumbuhannya dibawah K. Pemberian NOPKOR membantu tanaman tomat dalam penggemburan media tanah, penyuburan tanah, mempercepat pertumbuhan biota dan jasad renik tanah, serta keberadaan unsur hara. Pertumbuhan tanaman tomat memiliki rata-rata pertumbuhan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tanaman tomat tanpa perlakuan NOPKOR (media pasir campur kompos) yaitu kelompok 3 dengan dosis NOPKOR 200 ml. NOPKOR merupakan biakan mikroba yang dapat memfiksasi nitrogen, kalium, dan phosfor. Kegunaan NOPKOR adalah untuk meningkatkan kadar unsur hara di dalam tanah. Tanaman tumbuh dan berkembang memerlukan unsur hara mikro dan makro. Unsur hara makro yang dibutuhkan tanaman meliputi nitrogen, kaliun dan phosfor (Murwono,2013). Pemberian NOPKOR membantu mikroba dalam media tanam memfiksasi Nitrogen (N), phosfor (P), dan kalium(K). Unsur hara makro N, P dan K sangat dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang besar. Nitrogen, unsur hara makro yang dibutuhkan dalam jumlah besar, merupakan peyusun asam amino, protein, dan asam nukleat (Loveless, 1999). Phosfor berhubungan dengan metabolisme biokimia yang menyimpan energi dan kemudian memindahkannya kedalam sel-sel hidup. Phosfor berfungsi meransang pertumbuhan akar, bunga dan pemasakan buah. Kalium berfungsi untuk memperkut bagian kayu tanaman dan meningkatkan kualitas buah (Wiryanata, 2005).

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 Media campuran pasir dan kompos mengandung unsur hara mikro dan makro yang dibutuhkan tanaman. Menurut Yuwono (2005) kompos yang sudah jadi dan siap digunakan mengandung sebagian besar dari tiga golongan unsur hara antara lain: unsur hara makro primer yaitu unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah banyak seperti, Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Unsur hara makro sekunder yaitu unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil, seperti Sulfur (S), Kalsium (Ca), dan Magnesium (Mg) dan unsur hara mikro yaitu unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit seperti, Besi (Fe), Tembaga (Cu), Seng (Zn), Klor (Cl), Boron (B), Mangan (Mn), dan molibdenim (Mo). Kompos dengan sumber bahan sampah organik yang berasal dari daun dan ranting tanaman memiliki kualitas kompos yang baik. Bahan organik tersebut akan mengandung nutrisi ( NPK, MgSCa dan mikro elemen) (Yulipryanto, 2010). Unsur hara tersebut sangat dibutuhkan tanaman dalam peroses pertumbuhan dan perkembangan. Media yang digunakan dalam penelitian ini adalah pasir dengan campuran kompos maka peneliti berasumsi bahwa pemberian NOPKOR 600 ml dan 400 ml sangat berlebihan. Ketersedian unsur hara bagi tanaman harus lengkap jenisnya dan juga perlu tersedia seimbang. Tampak dari perbedaan pertumbuhan tanaman tomat yang diberi 200 ml NOPKOR. Pertumbuhan tanaman tomat yang diberi 600 ml dan 400 ml lebih rendah dibanding dengan tanaman tomat yang diberi 200 ml NOPKOR. Pada penelitian ini membuktikan bahwa pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat yang paling baik terlihat pada kadar pemberian NOPKOR sebanyak 200 ml. Ketersediaan unsur hara yang dibutuhkan tanaman tomat

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 untuk tumbuh dan berkembang pada kelompok P3 sangat seimbang hingga membuat pertumbuhan dan perkembangn tanaman toman menjadi lebih baik. Keseimbangan unsur hara di dalam tanah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua proses yang berjalan sejajar dan berdampingan.Pertumbuhan merupakan proses pertambahan ukuran yang tidak dapat kembali ke asal (irreversibel), yang meliputi pertambahan volume dam pertambahan massa. Selain disebabkan pertambahan ukuran sel, pertumbuhan juga terjadi karena pertambahan jumlah sel. Sedangkan Perkembangan adalah proses menuju tercapainya kedewasaan, pada tumbuhan perkembangan ditandai dengan munculnya bunga atau buah. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman terdiri dari dua fase yaitu fase vegetatif dan fase produktif atau fase generatif. Dalam penelitian ini tampak bahwa Fase vegetatif dan fase produktif kelompok P3 lebih cepat dibanding dengan yang lain. Dalam waktu satu bulan fase produktif pada kelompok P3 sudah terlihat yaitu ditandai dengan terbentuknya kuncup-kuncup bunga pada tanaman tomat. Tanaman tomat mulai ditanam ke polybag pada tanggal 29 April 2014, kuncup-kuncup bunga pada Kelompok P3 mulai terlihat tanggal 26 Mei 2014 kemudian bunga mulai mekar pada tanggal 31 Mei dan berbuah pada tanggal 5 Juni 2014. Fase vegetatif merupakan proses petumbuhan yang terjadi pada akar, daun, dan batang. Ada tiga proses penting yang terjada pada vase vegetatif yaitu pembelahan sel, perpanjangan sel, dan diferensiasi sel. Fase prodiktif merupakan proses pertumbuhan yang terjadi dalam hasil produksi tanaman.

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 Fase produktif terjadi pada pembentukan dan perkembangan kuncup-kuncup bunga hingga menghasilkan buah. Kecepatan fase vegetatif tanaman terutama dalam proses pembelahan sel akan berpengaruh terhadap fase produktif. Semakin cepat proses pembelahan sel maka proses pematangan sel akan semakin cepat pula (dalam fase produktif)(Sutrian, 1992) . Unsur hara yang diperlukan tanaman adalah Karbon (C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Sulfur (S), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Seng (Zn), Besi (Fe), Mangan (Mn), Tembaga (Cu), Molibden (Mo), Boron (B), Klor (Cl), Natrium (Na), Kobal (Co), dan Silikon (Si). Ketersediaan unsur hara yang lengkap akan membantu tanaman untuk tumbuh dan bekembang dengan baik. kelengkapan unsurhara berpengaruh pada metabolisme sel di dalam tubuh tumbuhan (Agustina, 2004). Nitrogen yang merupakan unsur hara makro essential yang memiliki lambang N, nomor atom dari 7 dan massa atom 14,00674 u. Elemental nitrogen tidak berwarna, tidak berbau, tawar dan kebanyakan lembam diatomik gas pada kondisi standar, merupakan 78% dari volume atmosfer bumi (Rao, 1986). Peran penting Nitrogen bagi tanaman ialah untuk merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan, terutama batang, cabang, dan daun. Nitrogen juga berperan dalam hal pembentukan hijau daun, yang penting dalam proses fotosintesis. Nitrogen dapat membentuk protein, lemak, dan berbagai persenyawaan organik yang lain. Nitrogen merupakan bagian dari protein, bagian penting konstituen dari protoplasma, enzim, agen katalis biologis yang mempercepat proses kehidupan. Nitrogen juga hadir sebagai

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 bagian dari nukleoprotein, asam amino, amina, asam gula, polipeptida dan senyawa organik dalam tumbuhan. Dalam rangka untuk menyiapkan makanan untuk tanaman, tanaman diperlukan klorofil, energi sinar matahari untuk membentuk karbohidrat dan lemak dari C air dan senyawa nitrogen (Rao, 1986). Siklus nitrogen mempunyai peranan penting terhadap sifat fisiolgis tanaman, nitrogen digunakan untuk menghasilkan sejumlah kompleks organik molekul seperti asam amino, protein, dan asam nukleat. Asam amino berfungsi sebagai bahan dasar pembentukan protein yang selanjutnya akan digunakan untuk pertumbuhan tanaman (Rao, 1986). Pada tanaman – tanaman yang tumbuh aktif dengan cepat nitrat yang terabsopsi oleh akar tanaman akan terangkut dengan cepat ke daun mengikuti alur transpirasi. Tanaman menyerap air dan hara anorganik maupun organik atau dalam hal ini senyawa nitrogen dari dalam tanah melalui sistem perakaran. Zat-zat tersebut biasanya ditranslokasikan ke atas melalui pembuluh kayu pada batang dan terus ke ikatan vaskuler tangkai daun dan tulang daun, dari sinilah zat-zat tersebut masuk ke dalam sel-sel daun. Senyawa nitrogen dan sebagian air tersebut digunakan oleh daun dan sel-sel sekitarnya untuk mensintesis berbagai zat tanaman, tetapi sebagian besar air tersebut mengalami evaporasi dari sel-sel daun ke ruang interseluler dan dari sinilah terdifusi ke atmosfer melalui stomata pada daun (Rao, 1986). Phosfor merupakan unsur hara yang diserap dalam bentuk ion H2PO4, HPO4 dan PO4. Diantara ke-3 ion ini yang lebih mudah diserap adalah ion H2PO4 karena bermuatan satu ( valensi satu ) sehingga tanaman hanya

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 membutuhkan sedikit energi untuk menyerapnya esensialitas dari unsur ini adalah: 1. Membentuk dalam penyusunan senyawa ATP yaitu senyawa berenergi tinggi yang dihasilkan dalam proses respirasi siklus kreb sehingga tanaman dapat melakukan semua aktifitas biokimianya seperti pembungaan, pembentukan sel, transpirasi, transportasi dan fotosintesis secara absorbsi. 2. Membentuk senyawa fitin ( Ca-Mg-inositol-6P) yang terdapat dalam biji tepatnya dalam endosperm untuk proses perkecambahan. 3. Membentuk DNA dan RNA untuk pembentukan inti sel DNA Nukleotida Adenin, Guanin Deoxsiribosa, Timin fosfat, Sitosin dan RNA nukleotida Adenin, Guanin Ribosafosfat, Timin, dan Urasil. 4. Membentuk senyawa fosfolipid yang berfungsi dalam mengatur masuk keluarnya (permeabilitas) zat-zat makanan didalam sel dan merupakan bahan dasar dari bagian sel (Agustina, 2004). Setiap mahkluk hidup pasti membutuhkan nutrien sebagai sumber energi pertumbuhan, demikian pula halnya dengan tanaman. Untuk dapat hidup dan berkebang secara baik setiap harinya tanaman membutuhkan bahan nutrsi berupa unsur hara yang dapat dikonsumsi. Setiap jenis unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, tentunya memiliki fungsi, kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman unsur hara yang dibutuhkan harus seimbang, jika

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 unsur hara berlebihan atau kurang dapat memberikan dampak yang tidak baik bagi pertumbuhan tanaman. Kelebihan unsur hara dapat menyebabkan tanaman menjadi layu, batang tanaman menjadi lemas, dan tanaman lebih mudah terserang penyakit. Kelebihan unsur hara N, P dan K akan menghambat penyerapan unsurhara yang lain seperti menghambat penyerapan unsur hara mikro yaitu fe, Cu, Zn, Ca, dan Mg. Jika unsur hara mikro terhambat maka akan menyebabkan tanaman menjadi lemah, pertumbuhan daun menjadi keriting, bunga mudah rontok sehingga hasil nya tidak maksimal. Pemberian NOPKOR tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan diameter batang tanaman, hal ini dikarenakan selisih pertumbuhan tinggi tanaman tidak jauh berbeda. Akan tetapi dari grafik pertumbuhan tanaman dapat dilihat bahwa pertumbuhan diameter tanaman yang diberi perlakuan NOPKOR 200 ml lebih tinggi dibanding yang lain. Selain kelebihan unsur hara faktor lain yang berpengaruh perhadap Pertumbuhan dan produksi tanaman tomat adalah iklim, kualitas bibit tanaman, dan serangan hama pada tanaman. Penelitian ini dilakukan selama tiga bulan, yaitu bulan Mei 2014 sampai dengan bulan Juli 2014. Adanya pemanasan global yang menyebabkan iklim menjadi tidak menentu mengakibatkan musim kemarau dan musim penghujan kurang dapat diprediksi. Ketidaktentuan musim ini menyebabkan tanaman tomat menjadi riskan mengalami serangan hama dan serangan penyakit.

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 Bibit yang digunakan dalam penelitian ini merupakan bibit tomat dari varietas bulat. Tomat varietas bulat merupakan varitas lokal Indonesia. Tomat varietas bulat rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Jenis hama yang menyerang tanaman tomat ketika penelitian adalah busuk daun, kapang atau jamur, busuk batang, layu bakteri, ulat daun dan ulat buah. Cara penanggulangan serangan hama dan penyakit busuk daun, kapang atau jamur, busuk batang dan layu bakteri adalah dengan memisahkan tanaman yang terserang ke tempat lain kemudian di bakar, agar penyakit pada tanaman tidak menyerang tanaman lain. Cara penanggulangan ketika tanaman tomat terserang ulat buah dan ulat daun adalah dengan cara manual yaitu mematikan ulat secara lansung. C. Aplikasi Penelitian Dalam Proses Pembelajaran Hasil penelitian ini dapat menjadi pengetahuan baru bagi masyarakat. aplikasi di dunia pendidikan terkait dengan pembelajaran penelitian ini dapat dimasukkan kedalam materi pembelajaran pertumbuhan dan perkembanngan. Pada materi pertumbuhan dan perkembangan para siswa SMA dapat mengamati dan mengumpulkan data pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang diterapkan dalam penelitian ini. Contoh Rancangan Pelaksanaan Pembelajara (RPP) dan silabus pada materi pertumbuhan dan perkembangan tanaman dengan K.D: 2.1, K.D: 3.1, K.d: 4.1. Silabus terlampir pada lampiran 11 dan RPP terlampir dalam lampiran 12.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian, pengamatan dan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa: 1. Pemberian NOPKOR dapat mempengaruhi pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah, dan berat buah tanaman tomat. 2. Dosis yang paling efektif terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat adalah dengan pemberian dosis NOPKOR sebanyak 200 ml. B. Saran 1. Waktu penelitian tepat serta tempat penelitian sebaiknya di lahan bebas. 2. Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang dosis NOPKOR yang paling optimal untuk pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. 3. Perlu dilakukan penelitian lanjutan terhadap NOPKOR yaitu tentang jenis biakan mikroba yang terdapat pada NOPKOR. 44

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Agromedia, Redaksi. 2007. Panduan Lengkap Budidaya Tomat. Agromedia. Jakarta Agustina, Lily. 2004. Dasar Nutrisi Tanaman. Rineka cipta. Jakarta Badan Pusat Statistik. 2012. Luas Panen Rata-rata Hasil dan Produksi Tanaman Hortikultura. Cahyono, Bambang. 1998. Tomat. Kanisius. Yogyakarta Fitriani, Emi. 2012. Budidaya Tomat. Pustaka Baru Press. Yogyakarta Hanafian, Kemas Ali. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah.Raja Grafindo Persada. Jakarta. Soeryoko, Hery. 2011. Kompos. Lily Publisher. Yogyakarta Yulipriyanto, Hieronymus. Biologi Tanah dan Strategi Pengelolaanya. 2010. Grahana Ilmu. Yogyakarta. Iriyanto. 2004. Statistik : Konsep Dasar dan Aplikasinya. Penanda Group Media. Jakarta Loveles. 1999. Prinsip-prinsip Biologi tumbuhan untuk daerah tropik. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Murwono, Djoko. 2013. Sistem Organik Rasional dalam Budidaya Pangan dengan Model Mixed Farming. Universitas Sanata Dharma. Yogyakarta Pracaya. 1998. Bertanam Tomat. Kanisius. Yogyakarta Rismunandar. 2001. Tanaman Tomat. Sinar Baru Algensindo. Bandung Rao, Subba. 1994. Mikroorganisme Tanah dan Pertumbuhan Tanaman. Universitas Indonesia press. Jakarta Sutedjo. 1999. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta Sutrian, Yayan. 1992. Pengantar Anatomi Tumbuh-tumbuhan Sel dan Jaringan. PT Rineka Cipta. Jakarta Tugiyono. 2001. Bertanam Tomat.Penebar Swadaya.Jakarta. Wiryanata. 2001. Bertanam Tomat. Agromedia Pustaka. Jakarta 45

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Yuwono, Dipo. 2005. Kompos. Penebar Swadaya. Jakarta. 46

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 Lampiran 1 Pertumbuhan tinggi tanaman NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 NO 1 2 3 4 5 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 1 10,5 17 22 33 44,5 54 59 60 63 64 1 12 18 24 34 47 60 70 85 90 91 1 13 18 24 39,5 55 2 13 19 23,5 34 45 57 72 95 103 117 Perlakuan 1 3 4 11 15 16 20 21 27 33,5 39 46 51 61 65 75 78 85 85 97 89 110 91 5 14 17 23,5 33,5 45 52 66 75 79 87 6 13,5 19 24 33 48 62 74 95 115 131 7 12 18 21 23 25 30 33 37 38 39 2 14 20 24 34 46 58 72 87 95 112 Perlakuan 2 3 4 12 15 17 21 23,5 28 31 31,5 46 23 57 36 71 42 80 43 83 44 92 45 5 14 18 24,5 32 48 61 72 95 106 126 6 13,5 20 25 28 32 39 45 47 52 57 7 13 18 23 34 46 47 59 69 71 81 2 13 20 26 39,5 54 Perlakuan 3 3 4 13 16 17 24 24,5 35 34 49 46 65 5 16 22 33 46 63 6 16 19 28 41 54 7 14 20 26 37 47

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI NO 6 7 8 9 10 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Tanggal 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 1 67 80 93 114 118 1 13 18 26 38 43 53 66 81 96 107 2 69 86 100 117 132 2 13 15 23 35 40 55 65 83 93 115 48 3 61 72 80 84 91 Perlakuan 3 4 82 93 114 128 143 5 78 94 109 128 145 6 64 76 83 97 108 7 57 70 77 87 101 3 14,7 19 26 39 53 63 72 80 88 96 Kontrol 4 13 15 18 24 35 51 62 79 80 80 5 13 18 25 35 50 64 76 80 80 85 6 13 18 20 28 42 60 69 78 90 92 7 13 19 23 39 54 62 83 90 104 115

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 Lampiran 2 Data mentah pertumbuhan diameter batang NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 NO 1 2 3 4 5 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 1 3,3 5 6 9 12,2 12,2 13 13,9 14,1 14,4 1 3,3 4,9 5,5 11 11,4 11,9 12 12,2 12,9 13,9 1 3,2 4,6 5,3 10 10,9 2 3,5 4 5 9 11,3 11,9 12,4 13,3 13,7 15,1 2 3,3 5 6 9 12,9 13,4 13,9 14,1 16,9 19 2 3,6 5,2 5,9 9,6 11,9 3 3 4,9 5,3 11 11,3 11,4 12 12,9 13,5 13,9 P1 4 3,6 5 5,8 10 12,8 12,8 12,8 12,8 13,9 14,7 5 3 4,2 5,5 10 11,9 11,9 11,9 11,9 11,9 12,3 6 3,5 4,5 5 8 9,9 9,9 10 10,4 11,2 12,6 7 3,4 4,5 5,5 10 10,2 10,8 10,8 10,9 11,1 11,5 3 3 4,7 6 10 10,8 10,9 11 11,1 12,1 12,6 P2 4 3,4 5 6 10 10,4 11,8 12 12,1 12,1 12,3 5 3,3 4,3 6 8 9,2 9,2 10,7 11,8 11,9 12,4 6 3,5 4,3 5 8 9,1 10,6 10,6 10,7 11,1 11,6 7 2,9 4 5,2 9 9,9 10,3 11,2 12,8 13,1 13,9 3 3,1 5 6,2 10,2 10,2 P3 4 3,9 5,6 6,6 11,4 11,8 5 3,8 5,5 6 11 11,3 6 3,5 4,9 5,5 10 10,8 7 3,4 4,6 5,3 9,6 9,8

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI NO 6 7 8 9 10 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Tanggal 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 1 10,9 11,4 11,8 12,1 13,4 1 3,4 4,7 5 8,8 10,1 11 11,6 12,1 12,6 13,5 2 11,9 12 12,1 12,8 13,7 2 3,1 4,3 5 8,6 10,9 10,9 11 11,8 12,1 12,4 50 3 10,9 12,6 13,7 13,9 13,9 P3 4 12,9 12,9 12,9 14,7 14,9 5 11,7 11,9 12,2 14,1 15,7 6 10,9 11,4 12,8 12,9 12,9 7 9,9 10,3 11,7 11,8 12,5 3 3,1 4,3 5,7 9 9,2 9,9 10,2 11,9 12,4 12,8 Kontrol 4 3,1 4 5,3 7,4 8,5 9,7 10,3 11 12,2 13 5 3,3 4,9 5,5 7,1 9,4 10 11,1 12,5 13,2 13,8 6 3,3 4,6 5,3 7,6 9 12,6 12,7 12,8 12,8 12,8 7 3,2 4,6 5,5 6,5 7,2 8,8 9,4 11,4 12 12,4

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Lampiran 3 Pertumbuhan Jumlah daun tanaman tomat NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 NO 1 2 3 4 5 6 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 1 16 31 53 76 140 183 181 184 195 208 1 16 35 49 73 147 178 271 286 305 340 1 18 34 52 80 131 179 3 22 32 49 70 137 154 191 212 235 253 Perlakuan 1 6 8 18 15 36 26 52 44 82 78 126 115 167 154 190 166 207 173 230 185 258 197 9 20 40 49 65 107 155 172 208 218 240 10 14 28 39 40 54 79 79 118 125 132 2 17 37 54 70 125 167 185 208 225 243 3 16 35 44 70 127 163 218 230 257 281 Perlakuan 2 4 5 18 16 39 29 66 47 59 65 85 128 90 146 96 187 107 194 122 203 142 232 6 18 32 50 64 67 93 103 118 128 135 7 15 26 38 58 110 115 121 121 123 130 2 14 31 55 79 135 168 Perlakuan 3 3 4 5 18 22 21 39 45 41 53 79 61 71 134 142 138 160 169 183 210 209 6 17 41 68 105 141 158 7 15 32 47 92 116 156 2 19 37 41 65 110 177 190 206 215 242

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI NO 7 8 9 10 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 Tanggal 05/06/2014 10/06/2014 15/06/2014 20/06/2014 1 229 266 288 305 2 213 309 335 386 3 193 277 202 231 Tanggal 06/05/2014 11/05/2014 16/05/2014 21/05/2014 26/05/2014 31/05/2014 05/06/2014 10/06/2014 1 18 39 61 124 87 145 150 262 2 14 35 37 85 123 156 190 225 3 17 34 56 130 75 140 145 249 Perlakuan 3 4 5 215 215 339 356 372 384 403 418 Kontrol 4 12 27 37 54 68 93 115 154 5 14 32 55 93 115 147 180 238 52 6 194 278 301 348 7 178 201 225 273 6 14 23 36 84 115 143 158 258 7 16 34 53 82 125 133 157 184

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 4 Berat buah jumlah buah tanaman tomat ulangan 1 2 3 4 5 6 7 P1 Perlakuan P3 P2 3 5 5 6 4 7 2 4 3 3 3 3 4 2 Kp 6 6 5 7 6 5 5 Kn 5 4 6 3 5 4 6 Jumlah buah tanaman tomat ulangan 1 2 3 4 5 6 7 1 105 180 170 210 140 245 70 2 130,6 106,7 100,9 102,7 96,7 140,6 67,8 Perlakuan 3 244,5 236,5 202,75 285,25 252,5 204,75 203,75 4 200 232,8 194 116,4 188 155,2 171,6 5 53

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 Lampiran 5 UJI STATISTIK UNTUK PERTMBUHAN TINGGI TANAMAN TOMAT 1. Uji Normalitas Tests of Normality a Kolmogorov-Smirnov Statistic Tinggi_tanaman Df .156 Shapiro-Wilk Sig. 28 .078 Statistic df .951 Sig. 28 .214 a. Lilliefors Significance Correction 2. Uji Homogenitas Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic Tinggi_tanaman Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean df1 df2 Sig. 2.018 3 24 .138 .922 3 24 .445 .922 3 15.181 .454 1.920 3 24 .153 3. Uji Anova ANOVA Tinggi_tanaman Sum of Squares Between Groups df Mean Square 930.664 3 310.221 Within Groups 2028.301 24 84.513 Total 2958.965 27 F 3.671 Sig. .026

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. Uji Duncan Tinggi_tanaman Duncan Subset for alpha = 0.05 Perlaku an N 1 2 P2 7 47.857 P1 7 50.050 K 7 53.080 P3 7 Sig. 53.080 62.936 .326 .056 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. 55

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Lampiran 6 UJI STATISTIK UNTUK PERTUMBUHAN DIAMETER BATANGTANAMAN TOMAT 1. Uji Normalitas Tests of Normality a Kolmogorov-Smirnov Statistic Diameter Df .085 Shapiro-Wilk Sig. 28 Statistic .200 * df .977 Sig. 28 .782 a. Lilliefors Significance Correction *. This is a lower bound of the true significance. 2. Uji Homogenitas Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic Diameter_batang df1 df2 Sig. Based on Mean .757 3 24 .529 Based on Median .443 3 24 .725 .443 3 16.955 .726 .717 3 24 .551 Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean 3. Uji Anova ANOVA Diameter_batang Sum of Squares Between Groups df Mean Square 3.496 3 1.165 Within Groups 12.181 24 .508 Total 15.677 27 F 2.296 Sig. .103

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 Lampiran 7 UJI STATISTIK PERTUMBUHAN JUMLAH DAUN TANAMAN TOMAT 1. Uji Normalitas Tests of Normality a Kolmogorov-Smirnov Statistic Jumlah_daun df .160 Shapiro-Wilk Sig. 28 Statistic .064 df Sig. .959 28 .332 a. Lilliefors Significance Correction 2. Uji Homogenitas Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic Jumlah_daun df1 df2 Sig. Based on Mean 1.498 3 24 .240 Based on Median 1.031 3 24 .396 1.031 3 22.900 .397 1.580 3 24 .220 Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean 3. Uji Anova ANOVA Jumlah_daun Sum of Squares df Mean Square Between Groups 10868.790 3 3622.930 Within Groups 17346.557 24 722.773 Total 28215.347 27 F 5.013 Sig. .008

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. Uji Duncan Jumlah_daun Duncan Subset for alpha = 0.05 Perlaku an N 1 2 P2 7 117.686 P1 7 120.357 K 7 131.071 P3 7 Sig. 167.043 .389 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. 58

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 Lampiran 8 UJI STATISTIK BERAT BUAH TANAMAN TOMAT 1. Uji Normalitas Tests of Normality a Kolmogorov-Smirnov Statistic Berat_buah Df .105 Shapiro-Wilk Sig. 28 Statistic .200 * df .964 Sig. 28 .423 a. Lilliefors Significance Correction *. This is a lower bound of the true significance. 2. Uji Homogenitas Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic Berat_buah df1 df2 Sig. Based on Mean 2.334 3 24 .099 Based on Median 1.752 3 24 .183 1.752 3 16.690 .195 2.315 3 24 .101 Mean Square F Sig. Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean 3. Uji Anova ANOVA Berat_buah Sum of Squares df Between Groups 57178.714 3 19059.571 Within Groups 39134.340 24 1630.597 Total 96313.054 27 11.689 .000

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. Uji Duncan Berat_buah Duncan Subset for alpha = 0.05 Perlaku an N 1 2 3 P2 7 P1 7 160.000 K 7 179.714 P3 7 Sig. 106.571 232.857 1.000 .370 1.000 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. 60

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 Lampiran 9 UJI STATISTIK JUMLAH BUAH TANAMAN TOMAT 1. Uji Normalitas Tests of Normality a Kolmogorov-Smirnov Statistic Jumlah_buah df .163 Shapiro-Wilk Sig. 28 Statistic .054 Df .936 Sig. 28 .085 a. Lilliefors Significance Correction 2. Uji Homogenitas Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic Jumlah_buah df1 df2 Sig. Based on Mean 2.773 3 24 .063 Based on Median 1.750 3 24 .184 1.750 3 16.302 .196 2.723 3 24 .067 Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean 3. Uji Anova ANOVA Jumlah_buah Sum of Squares df Mean Square Between Groups 23.536 3 7.845 Within Groups 31.429 24 1.310 Total 54.964 27 F 5.991 Sig. .003

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. Uji Duncan Jumlah_buah Duncan Subset for alpha = 0.05 Perlaku an N 1 2 P2 7 P1 7 4.571 K 7 4.714 P3 7 5.714 Sig. 3.143 1.000 .089 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. 62

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Lampiran 10 Hasil Pengukuran Kelembapan dan pH Kelompok 1 perlakuan 600 ml NOPKOR No Tanggal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Ratarata 06/05/14 11/05/14 16/05/14 21/05/14 26/05/14 31/05/14 05/06/14 10/06/14 15/06/14 20/06/14 25/06/14 30/06/14 05/07/14 10/07/14 15/07/14 20/07/14 Ph 1 7 7 7 6,5 7 7 7 7 6,5 6,5 7 7 7 6,5 7 6,5 6,8 2 7 7 6,5 6,5 6,5 7 7 7 6,5 7 7 6,5 6,5 7 6,5 6,5 6,7 3 7 7 7 7 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 7 7 7 7 6,5 6,5 7 6,8 4 6,5 7 6,5 7 6,5 7 7 6,5 7 7 7 7 6,5 6,5 6,5 7 6,8 5 6,5 6,5 7 7 6,5 7 6,5 7 7 7 7 6,5 6,5 7 6,5 7 6,8 6 7 6,5 7 6,5 7 7 7 6,5 7 7 6,5 6,5 7 7 7 6,5 6,8 7 6,5 7 7 7 6,5 6,5 7 7 7 7 6,5 7 6,5 6,5 7 7 6,8 5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 7 7 6 6,5 7 6,5 7 7 6,5 7 7 7 7 7 6,5 6,5 6,5 7 7 7 Kelembaban Tanah % 1 2 3 4 5 50 60 60 80 50,5 60 70 70 90 70 60 60 70 60 90 60 70 60 90 50 50 60 70 80 70 80 80 90 80 90 90 80 70 80 90 50 60 60 50 80 80 60 70 60 80 80 90 70 80 90 80 70 70 60 50 80 60 60 70 70 70 50 70 60 60 60 60 70 70 50 70 60 70 80 60 70 70 80 60 70 68 66 69 71 70 6 90 90 80 80 60 80 90 60 60 80 70 80 70 70 80 70 69 7 80 90 80 70 90 90 80 80 70 90 60 60 50 50 60 60 72 6 70 60 70 80 60 90 80 70 7 70 60 50 60 70 90 90 70 Suhu 0 C 28 28 28 28 28 26 26 28 27 26 29 29 27 28 29 29 Kelompok 2 perlakuan 400 ml No Tanggal pH 1 6,5 7 7 7 7 6,5 6,5 6,5 2 6,5 6,5 7 7 7 7 7 6,5 3 6,5 7 6,5 7 7 7 7 6,5 4 7 7 6,5 6,5 7 7 7 6,5 1 2 3 4 5 6 7 8 06/05/14 11/05/14 16/05/14 21/05/14 26/05/14 31/05/14 05/06/14 10/06/14 9 10 15/06/14 6,5 6,5 6,5 7 20/06/14 6,5 7 6,5 7 6,5 7 7 7 Kelembaban Tanah % 1 2 3 4 5 70 50 70 70 80 60 60 70 60 80 70 60 70 50 70 70 70 80 60 70 50 60 60 70 80 90 80 80 80 90 90 70 80 90 80 80 50 90 60 60 ,5 6,5 90 70 90 70 60 6 80 80 70 70 70 Suhu 0 C 28 28 28 28 28 26 26 28 70 60 27 80 90 26

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Tanggal 11 12 13 14 15 16 Ratarata 25/06/14 30/06/14 05/07/14 10/07/14 15/07/14 20/07/14 pH 1 6,5 7 6,5 6,5 6,5 7 6,4 2 6,5 6,5 6,5 7 6,5 6,5 5,7 3 6,5 6 7 7 6,5 7 6,7 4 6,5 6 6,5 6,5 6,5 6,5 6,7 64 5 7 7 6,5 7 7 6,5 6,7 6 7 7 7 7 7 7 6,9 7 6 6,5 6,5 7 6,5 6,5 6,6 Kelembaban Tanah % 1 2 3 4 5 70 60 50 70 60 60 70 70 70 50 70 60 60 70 50 70 70 50 60 60 60 70 70 70 60 60 60 70 70 70 71 65 71 68 68 6 60 60 70 70 70 80 71 7 70 60 70 60 50 60 67 Suhu 0 C 29 29 27 28 29 29 5 6,5 7 6,5 6,5 7 7 7 6 7 6,5 6,5 7 6 7 7 6,5 6,7 6 6,5 7 7 7 7 6 7 6,5 7 6,5 7 7 6 6,5 7 7 6,7 7 6,5 6,5 7 7 6,5 7 6,5 7 7 7 7 6,5 6,5 7 6,5 7 6,8 Kelembaban Tanah % 1 2 3 4 5 70 50 70 70 70 60 60 70 70 60 70 60 70 70 50 70 70 80 60 60 60 70 60 70 70 80 80 80 80 70 80 80 70 80 90 70 60 70 60 70 80 70 80 70 70 80 90 70 80 90 70 80 70 70 70 60 70 70 50 70 50 70 60 60 70 70 80 70 60 70 70 70 70 70 80 70 70 80 80 70 69 71 71 69 70 6 80 80 70 70 80 80 80 60 50 80 80 70 70 60 70 70 72 7 60 60 50 70 70 80 90 60 80 90 70 80 50 60 60 70 69 Kelembaban Tanah % 1 2 3 4 5 70 50 70 60 70 60 60 70 50 60 Suhu 6 7 0C 60 60 28 70 60 28 Kelompok 3 perlakuan 200 ml No Tanggal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Ratarata 06/05/14 11/05/14 16/05/14 21/05/14 26/05/14 31/05/14 05/06/14 10/06/14 15/06/14 20/06/14 25/06/14 30/06/14 05/07/14 10/07/14 15/07/14 20/07/14 pH 1 7 7 6,5 6,5 6,5 7 6,5 6,5 7 7 7 7 6 6 6 6 6,2 2 7 7 7 7 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 7 7 7 7 6,5 6,5 6 6,7 3 6,5 7 7 6,5 6,5 6,5 7 7 6,5 6,5 6 6 6 6,5 7 6,5 6,6 4 6,5 6,5 6,5 7 7 7 7 7 7 7 6,5 6,5 6 7 7 7 6,8 Suhu 0 C 28 28 28 28 28 26 26 28 27 26 29 29 27 28 29 29 Kontrol No 1 2 Tanggal pH 1 2 3 4 5 06/05/14 7 6 6 6,5 7 11/05/14 7 6,5 6,5 6,5 7 6 7 7 7 6,5 6

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Ratarata Tanggal 16/05/14 21/05/14 26/05/14 31/05/14 05/06/14 10/06/14 15/06/14 20/06/14 25/06/14 30/06/14 05/07/14 10/07/14 15/07/14 20/07/14 pH 1 6 6 6 7 6 6 6 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 6,5 7 6,4 2 6,5 7 7 7 6,5 6,5 6 7 7 6,5 7 7 7 6,5 6,7 3 7 6 6 7 6,5 7 7 7 6,5 6 6 7 6,5 6 6,5 4 6 6,5 6,5 6,5 6,5 7 7 7 7 7 7 6,5 6,5 6 6,6 5 6 6,5 7 6 6,5 6,5 7 7 7 7 7 6,5 7 6,5 6,7 6 6 6 6 7 7 7 6,5 7 6,5 6,5 7 7 6,5 7 6,6 7 7 7 6,5 6 6,5 7 6 7 7 6,5 6 7 6 6,5 6,6 Kelembaban Tanah % 1 2 3 4 5 70 60 70 70 70 70 70 80 70 60 80 70 50 60 70 90 80 80 80 80 70 80 90 80 80 60 70 60 60 70 70 70 50 70 80 90 70 90 80 90 60 70 60 60 70 70 80 70 60 70 70 70 80 50 60 70 60 80 70 70 70 50 70 70 70 70 60 60 70 60 71 67 71 66 70 65 6 60 70 80 90 90 70 80 80 60 50 60 60 70 70 70 7 70 70 80 80 90 50 70 80 70 70 70 70 80 50 70 Suhu 0 C 28 28 28 26 26 28 27 26 29 29 27 28 29 29

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI lampiran 11 SILABUS Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : BIOLOGI Kelas/Pembelajaran : XII/IPA Semester : GASAL Kompetensi Inti : KI. 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang di anutnya KI. 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraktif secara efektif dengan lingkungan sosial dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia KI. 3 Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural berdasarkan ras ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajin yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah KI. 4 Mengolah, menelar dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, menggurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membeca, menghitung, menggambar, dan mengarang) dengan 66

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI mengembangkan diri yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan Kompetensi Dasar Materi Pokok 1.1 Mengagumi dan 1. pertumbuhan dan memahami keteraturan Perkembangan dan kompleksitas ciptaan  Faktor luar dan Tuhan tentang prosesfaktor dalam pada proses yang terjadi pada pertumbuhan tubuh mahluk hidup di tingkat seluler dan menjaga keteraturan tersebut sebagai tindakan pengamalan menurut agama yang dianutnya 2.1 Berperilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, objektif, jujur, teliti, cermat, tekun, hatihati, bertanggung jawab, terbuka, kritis, kreatif, inovatif dan peduli lingkungan) dalam Pembelajaran 1. Pertumbuhan dan Perkembangan 1. Konsep Pertumbuhan dan Perkembangan Mengamati :  Mengamati pertumbuhan pada tumbuhan  membaca teks pertumbuhan pada perumbuhan Menanya:  Siswa di stimulir untuk membuat pertanyaan yang menuntut berpikir kritis tentang konsep pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup dan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Tugas •- 5 minggu x 4 jp Buku biologi sma Observasi •Portofolio •Tes  Konsep pertumbuha n dan perkembang an Artikel makalah dan laporan hasil penelitian 67

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Kompetensi Dasar melakukan percobaan dan berdiskusi 3.1 Mendeskripsikan proses pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup serta faktor-faktor yang mempengaruhinya dan penentukan topik penelitiannya 3.2 Merancang penelitian uji pengaruh luar terhadap pertumbuhan pada tanaman 4.1 Merancang desain penelitian pengaruh luar terhadap pertumbuhan tanaman melalui diskusi kelompok dan mempresentasikan hasil diskusi kelompok 4.2 Melaksanakan Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Mengumpulkan Data (Eksperimen/Eksplorasi) :  Menggali informasi tentang Konsep pertumbuhan dan perkembangan Mahluk hidup melalui tayangan Video.  Diskusi tentang konsep pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.  Diskusi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. Mengasosiasikan :  Membaca dan menganalisis grafik pertumbuhan dari KMS untuk mendapatkan konsep pertumbuhan dan perkembangan.  Menarik kesimpulan tentang konsep pertumbuhan dan perkembangan serta faktorfaktor yang mempengaruhinya dan mempresentasikan menggunakan berbagai media. 68

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Kompetensi Dasar penelitian pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tanaman dan mempresentasikan hasilnya sebagai laporan Materi Pokok Pembelajaran Mengkomunikasikan :  Presentasi hasil kajian dan diskusi tentang konsep pertumbuhan dan perkembangan. 2. Merencanakan dan Melakukan Percobaan tentang Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan Mengamati :  Mengkaji hasil kerja ilmiah (contoh kerja ilmiah).  Bagaimana langkah-langkah melakukan percobaan menurut kerja ilmiah dari hasil diskusi dan mengkaji contoh karya ilmiah dari berbagai sumber. Menanya :  Memberikan pertanyaan tentang langkah-langkah Eksperimen dan penyusunan laporan hasil eksperimen. Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar Tugas •Observasi  Kerja Ilmiah, sikap ilmiah dan keselamata n kerja Portofolio  Laporan Percobaan Test  Membuat outline perencanaa n percobaan  Pemahaman tentang 69

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Mengumpulkan Data (Eksperimen/Ekplorasi):  Mendiskusikan rancangan dan usullan penelitian tentang faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan pada tumbuhan  Melaksanakan Eksperimen sesuai dengan ususlan yang disusun dan sudah disepakati setiap kelompok.  Melakukan pengamatan eksperimen, mencatat data. hasil percobaan dan kesimpulan  Pemahaman tentang halhal yang harus dilakukan dalam melakukan percobaan  Pemahaman tentang faktor lura dan faktor dalam terhadap pertumbuha n Mengasosiasikan :  Mengolah data hasil eksperimen.  Menjawab permasalahan.  Menyimpulkan hasil pengamatan.  Menarik kesimpulan dari hasil diskusi mengenai usulan penelitian. Alokasi Waktu Sumber Belajar Mengkomunikasikan :  Menyusun Usulan Penelitian tentang faktor luar yang 70

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran  Penilaian Alokasi Waktu Sumber Belajar mempengaruhi pertumbuhan. tanaman dalam bentuk laporan tertulis. Melaporkan hasil eksperimen secara lisan (presentasi) dan tertulis tertulis. 71

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 Lampiran 12 RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA Mata Pelajaran : IPA BIOLOGI Kelas : XII Alokasi Waktu : 4 x 45 menit A. Kompetensi Inti KI. 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang di anutnya. KI. 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraktif secara efektif dengan lingkungan sosial dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. KI. 3 Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural berdasarkan ras ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajin yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. KI. 4 Mengolah, menelar dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, menggurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membeca, menghitung, menggambar, dan mengarang) dengan mengembangkan diri yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. B. Kompetensi Dasar 1.1 Mengagumi dan memahami keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang proses-proses yang terjadi pada tubuh mahluk hidup di tingkat seluler dan menjaga keteraturan tersebut sebagai tindakan pengamalan menurut agama yang dianutnya 2.1 Berperilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, objektif, jujur, teliti, cermat, tekun, hati-hati, bertanggung jawab, terbuka, kritis, kreatif,

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3.1 3.2 4.2 73 inovatif dan peduli lingkungan) dalam melakukan percobaan dan berdiskusi. Mendeskripsikan proses pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Merancang penelitian uji pengaruh luar terhadap pertumbuhan pada tanaman. Melaksanakan penelitian pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tanaman, membuat laporan dan mempersentasikan hasilnya di depan kelas. C. Indikator 1.1.1 Siswa menunjukkan sikap mengagumi dan memahami keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang proses-proses yang terjadi pada tubuh mahluk hidup di tingkat seluler dan menjaga keteraturan tersebut sebagai tindakan pengamalan menurut agama yang dianutnya. 2.1.1 Siswa jujur, dan disiplin dalam proses belajar dan melaporkan hasil pengamatan. 2.1.2 Bekerjasama dalam melakukan pengamatan dan percobaan baik dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas 2.1.3 Siswa santun, dan bertanggung jawab dalam berargumentasi dan mengajukan pertanyaan dalam kegiatan presentasi 3.1.1 Siswa mampu mendeskripsikan perkembangan tanaman proses 3.1.2 Siswa mampu menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertmbuhan dan perkembangan tanaman 3.2.3 Siswa mampu merancang penelitian uji pengaruh luar terhadap pertumbuhan pada tanaman. 4.2.1 Melaksanakan penelitian pertumbuhan tanaman. 4.2.2 Siswa mampu membuat laporan dan penelitian di depan kelas. pengaruh pertumbuhan faktor luar dan terhadap mempresentasikan hasil D. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa menunjukkan sikap mengagumi dan memahami keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang proses-proses yang terjadi pada

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 74 tubuh mahluk hidup di tingkat seluler dan menjaga keteraturan tersebut sebagai tindakan pengamalan menurut agama yang dianutnya. Siswa dapat menunjukan sikap jujur, dan disiplin dalam proses belajar dan melaporkan hasil pengamatan. Siswa dapat menunjukkan sikap bekerjasama dalam melakukan pengamatan dan percobaan baik dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas Siswa santun, dan bertanggung jawab dalam berargumentasi dan mengajukan pertanyaan dalam kegiatan presentasi Siswa mampu mendeskripsikan proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman Siswa mampu menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertmbuhan dan perkembangan tanaman Siswa mampu merancang penelitian uji pengaruh luar terhadap pertumbuhan pada tanaman. Melaksanakan penelitian pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tanaman. Siswa mampu membuet laporan dan mempresentasikan hasil penelitian di depan kelas. E. Materi Pembelajaran Pertumbuhan dan Perkembangan Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman F. Model dan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran : Pembelajaran Kooperatif Metode Pembelajaran : Diskusi, Eksperimen, Persentasi, Ceramah G. Kegiatan Pembelajaran 1. Pertemuan I Kegiatan/Waktu Pendahuluan Fase  Menyiapkan kondisi belajar Kegiatan guru dan siswa 1. Menyampaikan salam dan mengecek kehadiran siswa

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Kegiatan/Waktu Inti Penutup 75 Fase Kegiatan guru dan siswa bertanya  Melakukan dan 2. Guru kepada siswa menyampaikan : a. Apa yang Apresepsi, Tujuan, dimaksud dan Motivasi dengan eksperimen 3. Menyampaikan tujuan pembelajaran 4. Membagi siswa dalam kelompok 5. Menjelaskan  Mengamati percobaan eksperimen 6. Memberikan  Menanya pertanyaan tentang langkah-langkah eksperimen 7. Membagi tugas  Mengumpulkan eksperimen data kedalam kelompok siswa 8. siswa melakukan eksperimen tahap pertama (menanam biji kacang hijau) 9. Guru dan siswa  Mengasosiasi menarik kesimpulan awal dari hasil kegiatan  Rangkuman 10. Membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran 11. Mengajak siswa merefleksikan hasil belajar 12. Menyiapkan materi yang akan disampaikan pada

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Kegiatan/Waktu 2. Pertemuan II Kegiatan/Waktu Pendahuluan Fase Fase  Menyiapkan kondisi belajar  Melakukan dan menyampaikan : Apresepsi, Tujuan, dan Motivasi Inti  Mengkomunikasikan hasil penelitian  Evaluasi Penutup  Rangkuman 76 Kegiatan guru dan siswa pertemuan yang akan datang 13. Mengingatkan siswa untuk melanjutkan penelitian Kegiatan guru dan siswa 1. Menyampaikan salam dan mengecek kehadiran siswa 2. Menyampaikan tujuan pembelajaran 3. Membagi undian persentasi kepada setiap kelompok 4. Siswa mempersentasikan hasil penelitian 5. Siswa tanya jawab kepada kelompok yang persentasi 6. Guru menjelaskan dan membetulkan pernyataan yang belum benar 7. Memberikan pos test 8. Membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran 9. Mengajak siswa merefleksikan hasil pembelajaran 10. Menyampaikan materi yang akan

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Kegiatan/Waktu Fase 77 Kegiatan guru dan siswa dilakukan pada pertemuan selanjutnya H. Sumber Belajar 1. Buku Biologi SMA kelas XII 2. Artikel makalah dan laporan hasil penelitian I. Penilaian 1. Jenis/ Teknik penilaian a. Tes tertulis b. Lembar penilaian sikap c. Lembar penilaian kerja d. Lembar penilaian hasil laporan e. Lembar penilaian presentasi 2. Penilaian produk a. instrumen penilaian sikap sosial b. Instrumen penilaian keterampilan percobaan c. instrumen penilaian diskusi

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 Lampiran 13 Lembar Kerja Siswa Judul : Percobaan Eksperimen Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman A. Tujuan 1. Mengetahui pertumbuhan dan perkembangan tanaman 2. Menganalisis hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman 3. Siswa menunjukan sikap berperilaku ilmiah, teliti, tekun, sesuai dengan data dan fakta, tanggung jawab, peduli dalam melakukan eksperimen. 4. Siswa dapat membuat laporan secara tertulis dengan menggunakan tatacara penulisan ilmiah yang benar dari hasil eksperimen. B. Rumusan masalah 1. Sebutkan prosesterjadinya perumbuhan tanaman? 2. Faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman? 3. Apa perbedaan pertumbuhan tanaman di tempat terang dan teduh? C. Alat dan Bahan 1. Polybag 10 buah 2. 10 biji kacang hijau 3. Penggaris 4. Air hangat 5. Tanah D. Langkah Kerja 1. Mangambil 10 biji kacang hijau dengan kondisi baik 2. Merendam biji kacang hijau dengan air hangat selama setengah jam 3. Memberi label pada polybag 1-10 4. Mengisi tanah pada setiap polybag 5. Menanam biji kacang hijau pada polybag yang telah di isi tanah

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 6. Meletakan polybag 1-5 ke tempat yang terang/terkena sinsr matahari dan polybag 6-10 di tempat yang teduh/tidak terkena sinar matahari 7. Menyiram setiap Polybag dengan air, Volume air yang digunakan untuk menyiram harus sama 8. Mengamati dan mengukur tinggi pertumbuhan kecambah kacang hijau setiap hari selama 7 hari 9. Menulis hasil pengukuran dan memasukan hasil pengamatan dalam table Tabel hasil pengamatan: tanaman di tempat terang Polybag Hari Ke1 2 3 4 5 6 7 1 2 3 4 5 Ratarata Tabel hasil pengamatan: tanaman di tempat teduh Polybag Hari Ke1 2 3 4 5 6 7 6 7 8 9 10 Ratarata

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 Lampiran 14 Lembar Penilaian Sikap Spiritual Petunjuk Pengisian: Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik. Berilah tanda cek (√) pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut: 4= 3= 2= 1= selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan. sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan. kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan. tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan. Nama Peserta Didik Kelas Tanggal Pengamatan Materi Pokok indikator 1.1.1 No : ............................ : ............................ : ............................ : ............................ : ............................ Siswa menunjukkan sikap mengagumi dan memahami keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang proses-proses yang terjadi pada tubuh mahluk hidup di tingkat seluler dan menjaga keteraturan tersebut sebagai tindakan pengamalan menurut agama yang dianutnya. Aspek pengamatan Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/presentasi Mengungkapkan kekaguman secara lisan maupun 4 tulisan terhadap Tuhan saat melihat kebesaran Tuhan Merasakan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat 5 mempelajari ilmu pengetahuan Jumlah skor 1 2 3 Petunjuk Penskoran: Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4. Perhitungan skor akhir menggunakan rumus: Skor Diperoleh x 4 = Skor Akhir Skor Maksimal Skor

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 Sesuai Permendikbud No 81A Tahun 2013, Peserta Didik memperoleh nilai adalah: Sangat Baik : apabila memperoleh skor : 3,33 < skor ≤ 4,00 Baik : apabila memperoleh skor : 2,33 < skor ≤ 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor : 1,33 < skor ≤ 2,33 Kurang : apabila memperoleh skor : skor ≤ 1,33

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 Lampiran 15 Lembar Penilaian Sikap Sosial Mata Pelajaran : IPA Biologi Kelas/semester : XII/I Indikator : 3.1.1 Siswa jujur, dan disiplin dalam proses belajar dan melaporkan hasil pengamatan. 2.1.2 Bekerjasama dalam melakukan pengamatan dan percobaan baik dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas 2.1.3 Siswa santun, dan bertanggung jawab dalam berargumentasi dan mengajukan pertanyaan dalam kegiatan presentasi Penilaian sikap dan perilaku siswa dalam melakukan penelitian No Nama siswa Aspek yang dinilai 3 4 Total 1 2 5 1 2 3 4 5 6 7 Keterangan: 1 = jujur, 2 = disiplin, 3 = bekerjasama, 4 = santun, 5 = bertanggung jawab

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 Rubik penilaian Jujur Skor 3 2 1 Disiplin Skor 3 2 1 Keterangan Tidak nyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan/tugas, tidak melakukan plagiat (mengambil/menyalin karya orang lain tanpa menyebutkan sumber) dalam mengerjakan setiap tugas, mengungkapkan perasaan terhadap sesuatu apa adanya, melaporkan data atau informasi apa adanya dan mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki. Terkadang nyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan/tugas, terkadang melakukan plagiat (mengambil/menyalin karya orang lain tanpa menyebutkan sumber) dalam mengerjakan setiap tugas, terkadang mengungkapkan perasaan terhadap sesuatu apa adanya, terkadang melaporkan data atau informasi apa adanya dan terkadang mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki. Nyontek dalam mengerjakan ujian/ulangan/tugas, melakukan plagiat (mengambil/menyalin karya orang lain tanpa menyebutkan sumber) dalam mengerjakan setiap tugas, tidak mengungkapkan perasaan terhadap sesuatu apa adanya, tidak melaporkan data atau informasi apa adanya dan tidak mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki. Keterangan Masuk kelas tepat waktu, mengumpulkan tugas tepat waktu, memakai seragam sesuai tata tertib, mengerjakan tugas yang diberikan, tertib dalam mengikuti pembelajaran, mengikuti praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan, membawa buku tulis sesuai mata pelajaran, dan membawa buku teks mata pelajaran. Terkadang masuk kelas tidak tepat waktu, terkadang mengumpulkan tugas tidak tepat waktu, terkadang tidak memakai seragam sesuai tata tertib, terkadang tidak mengerjakan tugas yang diberikan, terkadang tidak tertib dalam mengikuti pembelajaran, terkadang tidak mengikuti praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan, terkadang tidak membawa buku tulis sesuai mata pelajaran, dan terkadang tidak membawa buku teks mata pelajaran. Masuk kelas tidak pernah tepat waktu, mengumpulkan tugas tidak tepat waktu, memakai seragam tidak pernah sesuai tata tertib, Mengerjakan tugas yang diberikan, tidak pernah tertib dalam mengikuti pembelajaran, tidak pernah mengikuti praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan, tidak pernah membawa buku tulis sesuai mata pelajaran, dan tidak pernah membawa buku teks mata pelajaran.

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Bekerjasama Skor 3 2 1 Santun Skor 3 84 Keterangan Aktif dalam kerja kelompok, suka menolong teman/orang lain, kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan. Terkadang aktif dalam kerja kelompok, terkadang suka menolong teman/orang lain, dan terkadang bersedia melakukan tugas sesuai kesepakatan. Tidak pernah aktif dalam kerja kelompok, tidak suka menolong teman/orang lain, tidak bersedia melakukan tugas sesuai kesepakatan. Keterangan Menghormati orang yang lebih tua, mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain, menggunakan bahasa santun saat menyampaikan pendapat, menggunakan bahasa santun saat mengkritik pendapat teman, bersikap 3S (salam, senyum, sapa) saat bertemu orang lain. Terkadang menghormati orang yang lebih tua, terkadang 2 mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain, terkadang menggunakan bahasa santun tidak saat menyampaikan pendapat, terkadang tidak menggunakan bahasa santun saat mengkritik pendapat teman, dan terkadang tisak bersikap 3S (salam, senyum, sapa) saat bertemu orang lain. Tidak pernah menghormati orang yang lebih tua, tidak pernah 1 mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain, tidak pernah menggunakan bahasa santun saat menyampaikan pendapat, dan tidak pernah menggunakan bahasa santun saat mengkritik pendapat teman, Bersikap 3S (salam, senyum, sapa) saat bertemu orang lain.. Bertanggung jawab Skor Keterangan Melaksanakan tugas individu dengan baik, menerima resiko dari 3 tindakan yang dilakukan, tidak menuduh orang lain tanpa bukti yang akurat, mengembalikan barang yang dipinjam, dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan. Terkadang melaksanakan tugas individu dengan tidak baik, 2 terkadang tidak menerima resiko dari tindakan yang dilakukan, terkadang menuduh orang lain tanpa bukti yang akurat, terkadang tidak mengembalikan barang yang dipinjam, dan terkadang tidak meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan. Tidak pernah melaksanakan tugas individu dengan baik, tidak 1 mau menerima resiko dari tindakan yang dilakukan, selalu menuduh orang lain tanpa bukti yang akurat, tidak pernah mengembalikan barang yang dipinjam, dan tidak pernah meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan.

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Penilaian: a. Nilai = 85

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 Lampiran 16 Lembar Penilaian Laporan Mata Pelajaran : IPA Biologi Kelas/semester : XII/I Indikator : No 1 2 3.1.1 Siswa mampu mendeskripsikan perkembangan tanaman 3.1.2 Siswa mampu menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertmbuhan dan perkembangan tanaman 3.2.3 Siswa mampu merancang penelitian uji pengaruh luar terhadap pertumbuhan pada tanaman. 4.2.1 Melaksanakan penelitian pertumbuhan tanaman. 4.2.2 Siswa mampu membuat laporan dan penelitian di depan kelas. Kelompok proses pengaruh pertumbuhan faktor luar dan terhadap mempresentasikan hasil Penilaian laporan ekperimen/penelitian Aspek penilaian Jumlah Nilai total siswa Isi laporan Tata tulis Kelengkapan data

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 Rubik Penilaian Isi laporan 95-100 70-95 40-64 Tata tulis 95-100 70-95 40-69 Kelengkapan data 95-100 70-95 40-69 Isi laporan sangat lengkap sesuai dengan kaidah keilmuan. Isi laporan kurang lengkap ada beberapa yang tidak sesuai dengan kaidah keilmuan. Isi laporan tidak sesuai dengan kaidah keilmuan. Menggunakan penulisan dan bahasa yang baku sesuai dengan EYD dalam penulisan laporan. Menggunakan penulisan dan bahasa yang kurang baku dan kurang sesuai dengan EYD dalam penulisan laporan. Tidak menggunakan penulisan dan bahasa yang baku dan tidak sesuai dengan EYD dalam penulisan laporan. Data dalam penelitian lengkap Data dalam penelitian kurang lengkap Data dalam penelitian tidak ada Penilaian: a. jumlah total = skor isi laporan + skor tata tulis + skor kelengkapan data b. Nilai siswa =

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 Lampiran 17 Lembar Penilaian Persentasi Mata Pelajaran : IPA Biologi Kelas/semester : XII/I Indikator : 4.2.1 Melaksanakan penelitian pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan tanaman, membuat laporan dan mempresentasikan hasilnya di depan kelas. Penilaian persentasi siswa No Kelompok Kekompakan Aspek penilaian Bahasa Menjawab yang pertanyaan digunakan Penampilan Jumlah total Nilai siswa 1 2 Rubik Penilaian Kekompakan 6 3 1 Bahasa yang digunakan 6 3 1 Kemampuan menjawab pertanyaan 6 3 1 Kelompok kompak dalam menyampaikan presentasi (semua anggota kelompok). Kelompok kurang Kompak dalam menyampaikan presentasi (beberapa dari anggota). Kelompok tidak kompak dalam menyampaikan presentasi (satu orang dalam kelompok). Tutur kata jelas, dan bahasa yang digunakan sopan dalam menyampaikan presentasi. Tutur kata kurang jelas dan kurang dimengerti, dan bahasa yang digunakan dalam menyampaikan presentasi kurang sopan. Tutur kata tidak jelas, dan bahasa yang digunakan dalam menyampaikan presentasi tidak sopan. Semua anggota kelompok dapat menjawab pertanyaan yang diberikan. Anggota kelompok tidak dapat menjawab beberapa pertanyaan yang. diberikan Anggota kelompok tidak menjawab pertanyaan yang diberikan

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Penampilan 6 3 1 Penampilan PowerPoint (PPT) dalam presentasi menarik, sopan, dan kreatif. Penampilan PowerPoint (PPT) dalam presentasi kurang menarik, kurang sopan, dan kurang kreatif. Penampilan PowerPoint (PPT) dalam presentasi tidak menarik, tidak sopan, dan tidak kreatif. Penilaian: a. jumlah total = skor kompak + skor bahasa yang digunakan + skor menjawab pertanyaan + skor tampilan penyampaian b. Nilai = 89

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 Lampiran 18 Lembar Penilaian Tingkat Pengetahuan Siswa terhadap Pembelajaran Mata Pelajaran : IPA Biologi Kelas/semester : XII/I Kisi- kisi soal : 3.1 Mendeskripsikan proses pertumbuhan dan perkembangan mahluk hidup serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Menciptakan Mengevaluasi 3,5 Menganalisis 1, 4 Menerapkan Memahami Indikator Mengingat Nomor soal 2 Soal 1. Sebutkan hal-hal yang dicantumkan dalam metode penelitian? 2. Perhatikan informasi berikut ini! Buah durian merupakan buah musiman yang dapat dijumpai pada musim tertentu. Namun untuk kebutuhan komersial, diperlukan buah durian pada waktu yang bukan musimnya. Hormon giberelin dapat memicu pembungaan sebelum waktunya. Oleh karena itu, pada suatu percobaan dilakukan penyemprotan hormon giberelin pada tanaman durian. Rumusan masalah yang tepat untuk percobaan tersebut adalah? 3. Bila kacang hijau direndam dalam air selama 2 jam, lalu dipindahkan dalam wadah tertutup. Beberapa hari kemudian biji mengalami perkecambahan. Apa fungsi air pada perkecambahan biji tersebut? 4. Apa yang dimaksud dengan pertumbuhan dan perkembangan? 5. Sebutkan dan jelaskan 3 faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup?

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 Jawaban 1. Judul, Tujuan, Rumusan masalah, Alat dan Bahan, Waktu dan Tempat, Cara kerja, Data, Hasil dan Pembahasan, dan Kesimpulan. 2. Apakah hormon giberelin dapat mempercepat pembungaan tanaman durian? 3. Merangsang metabolisme embrio dalam biji untuk tumbuh. 4. Pertumbuhan merupakan perubahan yang terjadi pada ukuran dan jumlah populasi sel pada tanaman, Perkembangan merupakan diferensiasi sel 5. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan: a. Nutrisi : Makhluk hidup memerlukan nutrisi untuk dapat bertahan hidup, termasuk juga tanaman. Tanaman yang kekurangan nutrisi akan mengalami diferensiasi kekurangan nutrisi yang menyebabkan tanaman tidak tumbuh dan berkembang dengan maksimal. b. Cahaya : Cahaya diperlukan tanaman untuk berfotosintesis, tanpa cahaya tanaman tidak akan tumbuh dan berkembangan dengan baik. c. Air : Air merupakan faktor yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dn perkembangan. Kekurangan dan kelebihan air dapat menyebabkan keliainan pada pertumbuhan dan perkambangan. d. Suhu : Tanaman memerlukan suhu yang sesuai dengan karakteristik pertumbuhan nya, jika tidak sesuai maka pertumbuhan dan perkembangan tanaman akan terhambat. Penilaian Tes No Nama Siswa Butir Soal 1 2 3 4 5 Jumlah Nilai skor siswa Skor 1 2 Rubik Penilaian Soal 1 2 Skor 16-20 11-15 5-10 1 0 16-20 11-15 Menjawab dan jawaban sangat tepat Menjawab dan jawaban tepat Menjawab tetapi kurang tepat Menjawab tetapi tidak benar Tidak menjawab sama sekali Menjawab dan jawaban sangat tepat Menjawab dan jawaban tepat

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Soal 3 4 5 Skor 5-10 1 0 16-20 11-15 5-10 1 0 16-20 11-15 5-10 1 0 16-20 11-15 5-10 1 0 Penilaian : a. Jumlah skor = Nilai siswa Menjawab tetapi kurang tepat Menjawab tetapi tidak benar Tidak menjawab sama sekali Menjawab dan jawaban sangat tepat Menjawab dan jawaban tepat Menjawab tetapi kurang tepat Menjawab tetapi tidak benar Tidak menjawab sama sekali Menjawab dan jawaban sangat tepat Menjawab dan jawaban tepat Menjawab tetapi kurang tepat Menjawab tetapi tidak benar Tidak menjawab sama sekali Menjawab dan jawaban sangat tepat Menjawab dan jawaban tepat Menjawab tetapi kurang tepat Menjawab tetapi tidak benar Tidak menjawab sama sekali 92

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI GAMBAR 1. Penanaman 2. Pertumbuhan 93

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI a. bunga b. buah 94

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3. Hama dan Penyakit a. ulat 95

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI b. layu c. jamur 96

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI d. busuk batang 97

(114)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
1
26
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
14
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
0
0
16
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Akuntansi
0
0
147
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Sejarah
0
0
224
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Sejarah
0
0
114
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Sejarah
0
0
205
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi
0
0
217
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Akuntansi
0
0
190
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Program Studi Pendidikan Fisika
0
0
90
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi
0
0
130
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Sejarah
0
0
135
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika
0
0
273
Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika
0
0
218
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika
1
3
237
Show more