PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASI DAN MENGANALISIS PADA PELAJARAN IPS KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN

Gratis

0
0
181
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASI DAN MENGANALISIS PADA PELAJARAN IPS KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh : Ni Made Intan Lestari 101134153 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASI DAN MENGANALISIS PADA PELAJARAN IPS KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh : Ni Made Intan Lestari 101134153 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKRIPSI PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASI DAN MENGANALISIS PADA PELAJARAN IPS KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN Oleh: Ni Made Intan Lestari NIM: 101134153 Telah disetujui oleh: Pembimbing I Rusmawan, S.Pd., M.Pd. Tanggal 9 Juni 2014 Pembimbing II Elisabeth Desiana Mayasari, S.Psi., M.A. Tanggal 9 Juni 2014 ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKRIPSI PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN Dipersiapkan dan ditulis oleh: Ni Made Intan Lestari NIM . 101134153 Telah dipertahankan di depan Panitia Penguji pada tanggal 18 Juni 2014 dan dinyatakan memenuhi syarat. Susunan Panitia Penguji Nama Lengkap Tanda tangan Ketua Gregorius Ari Nugrahanta, S.J., S.S., BST., M.A. ………………… Sekretaris Catur Rismiati, S.Pd., M.A., Ed.D. ………………… Anggota Rusmawan, S.Pd., M.Pd. ………………… Anggota Elisabeth Desiana Mayasari, S.Psi., M.A. ………………… Anggota Agnes Herlina Dwi Hadiyanti, S.Si., M.T., M.Sc. ………………… Yogyakarta, 18 Juni 2014 Fakultas Keguran dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Dekan Rohandi, Ph.D. iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Karya ini ku persembahkan kepada : 1. Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria yang senantiasa menyertai dalam kehidupan ini. 2. Almamater Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 3. Almamater Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 4. Bapak / Ibu Dosen Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 5. Rusmawan, M.Pd. dan Desiana Mayasari, S.Psi, MA. yang selalu sabar membimbing kami untuk menyelesaikan karya ini. 6. Seluruh guru dan karyawan TK dan SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta. 7. I Ketut Narsa dan Ni Nyoman Sumiasih yang telah merawat dan membesarkanku. 8. Ni Wayan Utari Manik dan Ni Nyoman Mirah Tirta Ningsih yang selalu memberi semangat dan doa. 9. Matias Sugeng Prihatin dan Gracia Ni Ketut Suparti yang selalu mendukung dengan doa dan tenaga. 10. Philipus Eka Budi Raharjo yang selalu setia mendampingi dan memberikan dukungan baik dengan doa dan tenaga. 11. Seluruh keluarga besar Tangeb, Selabih dan Kemadang yang telah mendukung dengan doa maupun dengan tenaga. 12. Teman – teman seperjuangan angkatan 2010. iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13. Teman – teman satu kelompok payung (Dian, Eka, Nia, Berta, Katrin, Rinda, Moli, Novi dan Nana). 14. Para sahabat yang telah memberi semangat dalam kasih serta doa. v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO Jangan lihat masa lampau dengan penyesalan, jangan pula lihat masa depan dengan ketakutan tapi lihatlah sekitar anda dengan penuh kesadaran. -James ThurberAkulah Gembala Yang Baik. Gembala Yang Baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya. -yohanes 10:11- vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar referensi sebagai layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 18 Juni 2014 Penulis, Ni Made Intan Lestari vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Ni Made Intan Lestari NIM : 101134153 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASI DAN MENGANALISIS PADA PELAJARAN IPS KELAS V KANISIUS SOROWAJAN Dengan demikian saya memberikan kepada Universitas Sanata Dharma untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya: Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 18 Juni 2014 Yang menyatakan Ni Made Intan Lestari viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA TIMELINE TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASI DAN MENGANALISIS PADA PELAJARAN IPS KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN Ni Made Intan Lestari Universitas Sanata Dharma 2014 Latar belakang penelitian ini adalah masih banyaknya pembelajaran di sekolah yang belum menggunakan media. Kemampuan anak yang terasah terbatas pada kemampuan mengingat dan memahami terlebih dalam pelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi pada mata pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan, (2) mengetahui perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan menganalisis pada mata pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan. Jenis penelitian yang digunakan eksperimental tipe non-equivalent control design. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. Subyek penelitian yang digunakan adalah kelas VB sebagai kelompok kontrol dan kelas VA sebagai kelompok eksperimen yang masing-masing kelas berjumlah 30 anak. Teknik pengumpulan data masing-masing kelompok menggunakan pretest dan posttest dengan jumlah soal sebanyak 5 soal esai. Hasil analisis dilakukan melalui tiga tahap yaitu (1) uji homogenitas atau uji perbedaan data skor pretest kelompok kontrol dan eksperimen. (2) uji kenaikan skor pretest ke posttest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. (3) uji pengaruh perlakuan dengan menggunakan nilai posttest kelompok kontrol dan eksperimen. Hasil yang diperoleh diolah dengan menggunakan uji perbedaan atau uji t-test serta dibantu program komputer IBM SPSS 20 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi ditunjukkan dengan sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,012 dan (2) terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan media timeline terhadap kemampuan menganalisis dengan sig. (2tailed) < 0,05 yaitu 0,000 untuk kemampuan menganalisis. Sehingga Hnull ditolak dan Hi diterima dengan kata lain terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi dan perbedaan yang signifikan dalam penggunaan media timeline terhadap kemampuan menganalisis. Kata kunci : Media timeline, kemampuan mengaplikasi, kemampuan menganalisis, mata pelajaran IPS. ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT THE DIFFERENCE OF USING MEDIA TIMELINE ON STUDENTS APPLYING AND ANALYZING ABILITIES IN 5th GRADE OF SOCIAL SCIENCE CLASS OF KANISIUS SOROWAJAN ELEMENTARY SCHOOL Ni Made Intan Lestari Sanata Dharma University 2014 The background of this research were the large amount of classroom’s learning and teaching activities in schools which not including use of any media at all. The development of students potentials is restricted into remembering and understanding abililities, mainly in the Sosial Science course. The aim of this research were (1) to know the difference of using media timeline of applying ability in 5th grade of Social Science’s class of Kanisius Sorowajan Elementary School and (2) to know the difference of using media timeline of analyzing ability in 5th grade of Social Science’s class of Kanisius Sorowajan Elementary School. This research used experimental type non-equivalent control design. The population of this research were 5th grade students of Kanisius Sorowajan Elementary School. The subject of this research was the 5th grade of class B as a control group and the class VA as a group experiment of each to 30 students. Its used pretest and posttest with five essay’s questions. The result analysis conducted through three steps; (1) homogeneity test or test distinction data score pretest the control group and experiment, (2) the increase score pretest to posttest on the control group and experiment group, and (3) test influence treatment by using value posttest the control group and experiment group. The result obtained were processed by using t-test and mixed with used the aid computer program IBM SPSS 20 for windows. The result of analysis showed that (1) there was difference of using media timeline significantly to the analyzing ability that the sig (2-tailed) < 0,05 is 0,012 and (2) there was difference of using media timeline significantly to the applying ability by the sig (2-tailed) < 0,05 is 0,000. So Hnull was rejected and Hi received in other words the get difference of using media timeline significantly to the applying ability and use the media timeline difference significantly to the analyzing ability. Keywords: Media timeline, applying ability, analyzing ability, sosial science. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yesus yang telah melimpahkan kasih dan karuniaNya sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul : Perbedaan atas penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengaplikasi dan menganalisis pada pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan, tepat pada waktunya. Peneliti menyadari bahwa tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak maka skripsi ini tidak dapat selesai tepat pada waktunya. Pada kesempatan ini dengan hati yang tulus peneliti mengucapkan terima kasih kepada: 1. Rohandi Ph.D. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. 2. Gregorius Ari Nugrahanta, SJ.,SS.,BST.,M.A. Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 3. E. Catur Rismiati, S.Pd.,M.A.,Ed.D. Wakil Ketua Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 4. Rusmawan, S.Pd.,M.Pd. pembimbing I yang telah dengan sabar membimbing penelitian ini. 5. Elisabeth Desiana Mayasari, S.Psi.,M.A. pembimbing II yang telah membimbing penelitian ini dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan. 6. Suwardi, S.Pd. kepala sekolah SD Kanisius Sorowajan yang telah memberi ijin untuk melakukan penelitan di SD Kanisius Sorowajan. xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7. Vitus Gading Sasongko, S.Pd. guru mitra SD penelitian yang sudah banyak membantu peneliti sehingga penelitian yang dilakukan berjalan dengan lancar. 8. Tri Teguh Rahayu, S.Pd. guru mitra SD penelitian yang sudah banyak membantu peneliti sehingga penelitian yang dilakukan berjalan dengan lancar. 9. Anak kelas VA dan VB SD Kanisius Sorowajan yang telah bekerjasama dalam penelitian ini sehingga penelitian berjalan dengan lancar. 10. Segenap dosen PGSD S-1, terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. 11. Sekretariat PGSD yang telah membantu proses perijinan penelitian sehingga skripsi ini dapat selesai. 12. Kedua orang tua, I Ketut Narsa dan Ni Nyoman Sumiasih yang telah mendukung dalam segala bentuk motivasi dalam pengerjaan karya ilmiah ini. 13. Kedua saudaraku, Ni Wayan Utari Manik dan Ni Nyoman Mirah Tirtaningsih yang telah mendukung dan memberikan motivasi dan semangat. 14. Keluarga besarku (Mek Ade, Mek Man, Mek Man Cikrak, Pak De) yang telah memberikan motivasi dan semangat. 15. Keluarga besar I Nyoman Sutama yang senantiasa selalu memberikan motivasi dan dukungan. xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16. Philipus Eka Budi Raharjo terima kasih atas segala perhatian, kesabaran, motivasi dan bantuanmu untuk membantuku menyelesaikan skripsi ini. Semua motivasi, saran dan tenaga yang selalu setia menemaniku. 17. Mathias Sugeng Prihatin, Gracia Ni Ketut Suparti dan Aurelia Ekta Forzyanita yang selalu memberikan motivasi dan dukungan untukku untuk segera menyelesaikan skripsi ini. 18. Teman-teman satu kelompok kolaboratif ini (Berta, Eka, Rinda, Katrin, Dian, Nia, Moli, Nana, dan Novi) yang banyak memberikan masukan dan bantuan kepada peneliti dalam melakukan penelitian dan memberikan dukungan dalam mengerjakan karya ilmiah ini. 19. Teman-teman kelas A angkatan 2010 yang selalu saling menyemangati untuk bisa menyelesaikan karya ilmiah ini. Peneliti sadar bahwa karya ilmiah ini belum sempurna karena masih banyak kekurangan. Peneliti berharap karya ilmiah ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa Universitas Sanata Dharma yang akan melakukan penelitian ilmiah. Yogyakarta, 18 Juni 2014 Penulis, Ni Made Intan Lestari xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ........................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................................ ii HALAMAN PENGESAHAN ...........................................................................iii HALAMAN PERSEMBAHAN ....................................................................... iv HALAMAN MOTTO ....................................................................................... vi PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .......................................................... vii PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ...........................................viii ABSTRAK ........................................................................................................ ix ABSTRACT ......................................................................................................... x KATA PENGANTAR ...................................................................................... xi DAFTAR ISI ................................................................................................... xiv DAFTAR TABEL .........................................................................................xviii DAFTAR GAMBAR ...................................................................................... xix DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... xx BAB 1 PENDAHULUAN ................................................................................. 1 1.1 Latar Belakang ................................................................................... 1 1.2 Batasan Masalah ................................................................................ 4 1.3 Rumusan Masalah ............................................................................. 5 1.4 Tujuan Penelitian ............................................................................... 5 1.5 Manfaat Penelitian ............................................................................. 6 BAB 2 LANDASAN TEORI ............................................................................. 8 2.1 Kajian Pustaka ................................................................................... 8 2.1.1 Kemampaun mengaplikasi dan menganalisis .......................... 8 2.1.1.1 Kemampuan mengaplikasi ........................................... 8 2.1.1.2 Kemampuan menganalisis............................................. 9 2.1.2 Media pembelajaran .............................................................. 10 2.1.2.1 Pengertian media pembelajaran .................................. 10 2.1.2.2 Fungsi media pembelajaran ........................................ 10 2.1.3 Media timeline ........................................................................ 11 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2.1.4 Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial ................................. 12 2.1.4.1 Pengertian IPS ............................................................ 12 2.1.4.2 Tujuan IPS .................................................................. 13 2.1.5 Karakteristik Anak Sekolah Dasar ......................................... 13 2.2 Penelitian Yang Relevan ................................................................. 14 2.3 Kerangka Berpikir ........................................................................... 19 2.4 Hipotesis .......................................................................................... 19 BAB 3 METODE PENELITIAN...................................................................... 21 3.1 Desain Penelitian ............................................................................. 21 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian ......................................................... 22 3.3 Populasi dan Sampel ........................................................................ 23 3.4 Variabel Penelitian .......................................................................... 24 3.4.1 Variabel bebas ........................................................................ 24 3.4.2 Variabel terikat ....................................................................... 24 3.5 Definisi Operasional Variabel ......................................................... 25 3.6 Teknik Pengumpulan Data .............................................................. 26 3.7 Instrumen Pengumpulan Data ......................................................... 26 3.8 Uji Validitas dan Reliabilitas ........................................................... 28 3.8.1 Uji validitas ........................................................................... 28 3.8.2 Uji reliabilitas ......................................................................... 30 3.9 Teknik Analisis Data ....................................................................... 31 3.9.1 Uji Prasyarat Analisis ............................................................. 31 3.9.1.1 Uji normalitas ............................................................ 31 3.9.1.2 Uji homogenitas ......................................................... 32 3.9.2 Uji Hipotesis .......................................................................... 33 3.9.2.1 Uji perbedaan ............................................................. 33 3.9.2.2 Uji peningkatan skor posttest ..................................... 33 BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................... 35 4.1 Dekripsi Data Penelitian .................................................................. 35 4.1.1 Deskripsi Lokasi Penelitian .................................................... 35 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4.1.2 Deskripsi Pelaksanaan Pretest ................................................ 36 4.1.2.1 Pretest kelompok kontrol ........................................... 36 4.1.2.2 Pretest kelompok eksperimen .................................... 37 4.1.3 Deskripsi Pelaksanaan Posttest .............................................. 38 4.1.3.1 Posttest kelompok kontrol .......................................... 38 4.1.3.1 Posttest kelompok eksperimen ................................... 38 4.2 Deskripsi Analisis Data ................................................................... 39 4.2.1 Pretest .................................................................................... 39 4.2.1.1 Pretest mengaplikasi kelompok kontrol ..................... 40 4.2.1.2 Pretest mengaplikasi kelompok eksperimen .............. 40 4.2.1.3 Pretest menganalisis kelompok kontrol ..................... 41 4.2.1.4 Pretest menganalisis kelompok eksperimen .............. 42 4.2.2 Posttest ................................................................................... 43 4.2.2.1 Posttest mengaplikasi kelompok kontrol .................. 43 4.2.2.2 Posttest mengaplikasi kelompok eksperimen ............ 44 4.2.2.3 Posttest menganalisis kelompok kontrol .................... 45 4.2.2.4 Postetest menganalisis kelompok eksperimen ........... 46 4.3 Uji Prasyarat .................................................................................... 47 4.3.1 Uji Normalitas ........................................................................ 47 4.3.1.1 Kemampuan mengaplikasi ......................................... 48 4.3.1.2 Kemampuan menganalisis .......................................... 50 4.3.2 Uji Homogenitas .................................................................... 51 4.3.2.1 Kemampuan mengaplikasi ......................................... 50 4.3.2.2 Kemampuan menganalisis .......................................... 53 4.4 Uji Hipotesis .................................................................................... 56 4.4.1 Mengaplikasi .......................................................................... 56 4.4.1.1 Uji kenaikan skor ....................................................... 55 4.4.1.2 Uji peningkatan skor posttest ..................................... 58 4.4.2 Menganalisis ........................................................................... 60 4.4.2.1 Uji kenaikan skor ....................................................... 60 xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4.4.2.2 Uji peningkatan skor posttest ..................................... 63 4.5 Pembahasan Penelitian .................................................................... 65 4.5.1 Kemampuan Mengaplikasi .................................................... 65 4.5.2 Kemampuan Menganalisis ..................................................... 66 BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN ........................................................... 69 5.1 Kesimpulan ...................................................................................... 69 5.2 Keterbatasan Penelitian ................................................................... 70 5.3 Saran ................................................................................................ 70 DAFTAR REFERENSI .................................................................................... 72 xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1. Jadwal pengambilan data ................................................................... 23 Tabel 2. Teknik pengumpulan data .................................................................. 26 Tabel 3. Pengembangan instrumen penelitian ................................................. 27 Tabel 4. Kriteria validasi media dan instrumen ............................................... 28 Tabel 5. Hasil validasi media dan instrument .................................................. 29 Tabel 6. Hasil penghitungan validitas kontruk ................................................ 30 Tabel 7. Kriteria koefisien reliabilitas .............................................................. 30 Tabel 8. Hasil penghitungan reliabilitas .......................................................... 31 Tabel 9. Nilai pretest kontrol ........................................................................... 36 Tabel 10. Nilai pretest eksperimen .................................................................. 37 Tabel 11. Nilai posttest kontrol ........................................................................ 38 Tabel 12. Nilai posttest eksperimen ................................................................. 39 Tabel 13. Skor pretest kemampuan mengaplikasi kelompok kontrol .............. 40 Tabel 14. Skor pretest kemampuan mengaplikasi kelompok eksperimen ....... 41 Tabel 15. Skor pretest kemampuan menganalisis kelompok kontrol .............. 42 Tabel 16. Skor pretest kemampuan menganalisis kelompok eksperimen ....... 43 Tabel 17. Skor posttest kemampuan mengaplikasi kelompok kontrol ............ 44 Tabel 18. Skor posttest kemampuan mengaplikasi kelompok eksperimen ...... 44 Tabel 19. Skor posttest kemampuan menganalisis kelompok kontrol ............. 45 Tabel 20. Skor posttest kemampuan menganalisis kelompok eksperimen ...... 46 Tabel 21. Hasil uji normalitas kemampuan mengaplikasi ............................... 48 Tabel 22. Hasil uji normalitas kemampuan menganalisis ................................ 50 Tabel 23. Perbandingan skor pretest kemampuan mengaplikasi ..................... 53 Tabel 24. Perbandingan skor pretest kemampuan menganalisis .................... 55 Tabel 25. Perbandingan skor pretest dan posttest kemampuan mengaplikasi 57 Tabel 26. Perbandingan skor posttest kemampuan mengaplikasi .................... 59 Tabel 27. Perbandingan skor pretest dan posttest kemampuan menganalisis . 61 Tabel 28. Perbandingan skor posttest kemampuan menganalisis .................... 64 xviii

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Contoh media timeline ................................................................... 12 Gambar 2. Literature map ................................................................................ 18 Gambar 3. Desain penelitian ............................................................................ 22 Gambar 4. Variabel penelitian ......................................................................... 25 Gambar 5. Grafik kemampuan mengaplikasi ................................................... 58 Gambar 6. Grafik kemampuan menganalisis ................................................... 62 xix

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Silabus kelompok eksperimen ..................................................... 75 Lampiran 2. RPP kelompok eksperimen .......................................................... 79 Lampiran 3. Silabus kelompok kontrol ............................................................ 94 Lampiran 4. RPP kelompok kontrol ................................................................ 99 Lampiran 5. LKS kelompok eksperimen dan kontrol .................................... 113 Lampiran 6. Kunci jawaban instrumen .......................................................... 117 Lampiran 7. Validitas instrumen .................................................................... 118 Lampiran 7a. Validitas media, perangkat dan soal ................................... 118 Lampiran 7b. Validitas konstruk ............................................................... 131 - Hasil pekerjaan anak .......................................................... 131 Lampiran 8. Hasil validitas ............................................................................ 133 Lampiran 9. Hasil reliabilitas ......................................................................... 135 Lampiran 10. Hasil deskripsi data kelompok kontrol .................................... 136 Lampiran 11. Hasil deskripsi data kelompok eksperimen ............................. 137 Lampiran 12. Hasil analisis data kelompok kontrol ....................................... 138 Lampiran 13. Hasil analisis data kelompok eksperimen ................................ 139 Lampiran 14. Normalitas kelompok kontrol .................................................. 140 Lampiran 15. Normalitas kelompok eksperimen ........................................... 141 Lampiran 16. Homogenitas kemampuan mengaplikasi ................................. 142 Lampiran 17. Homogenitas kemampuan menganalisis ................................. 143 Lampiran 18. Data SPSS kemampuan mengaplikasi ..................................... 144 Lampiran 19. Data SPSS kemapuan menganalisis ........................................ 146 Lampiran 20. Hasil pretest dan posttest kelompok kontrol ........................... 148 Lampiran 21. Hasil pretest dan posttest kelompok eksperimen .................... 150 Lampiran 22. Surat ijin penelitian dari kampus ............................................. 152 Lampiran 23. Surat ijin telah melakukan penelitian ...................................... 153 Lampiran 24. Foto media timeline ................................................................. 154 Lampiran 25. Foto penelitian kelompok kontrol ........................................... 155 Lampiran 26. Foto penelitian kelompok eksperimen ..................................... 157 xx

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 27. CV (Riwayat Hidup) ................................................................ 159 xxiii

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab 1 ini akan membahas beberapa bagian yaitu latar belakang masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian dan manfaat dari penelitian ini. 1.1 Latar Belakang Pendidikan di Indonesia sekarang ini masih menggunakan kurikulum tahun 2006 dimana nama kurikulum tersebut adalah KTSP atau yang disebut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Dalam kurikulum ini mata pelajaran yang diajarkan untuk kelas atas masih terpisah–pisah dan masing menyangkut tentang bidang studi. Salah satunya adalah Ilmu Pengetahuan Sosial atau yang sering disingkat dengan IPS. Ilmu Sosial adalah ilmu yang mempelajari perilaku serta aktivitas manusia dalam kehidupan bersama, dan mempelajari hubungan manusia, dengan manusia serta manusia dengan lingkungannya (Supardi, 2011: 21). Aktivitas anak dalam lingkungan membuat anak memperoleh pengalaman dalam berbagai hal, dimana salah satunya adalah pengalaman untuk belajar dan menerima pelajaran serta pembelajaran. Pembelajaran di sekolah mampu untuk membantu pengembangan pengetahuan anak dan proses kognitif. Proses kognitif anak juga terlihat dalam perkembangan anak selama mengikuti pembelajaran di sekolah. Pembelajaran yang baik dapat dibantu dengan menggunakan media-media sesuai dengan indikator yang ingin 1

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 dicapai oleh guru. Media dalam pembelajaran sekiranya dapat mengembangkan proses kognitif anak. Bloom menyatakan bahwa proses kognitif anak memiliki beberapa kategori yang terdiri dari mengingat, memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta (Anderson dan Krathwohl, 2010: 99-128). Kemampuan mengaplikasi menurut Bloom merupakan proses kognitif yang melibatkan penggunaan prosedur-prosedur tertentu untuk mengerjakan soal latihan atau menyelesaikan masalah selain itu mengaplikasi berkaitan erat dengan pengaetahuan prosedural anak (Anderson dan Krathwohl, 2010: 116). Kemampuan menganalisis dimana Bloom menyatakan bahwa menganalisis melibatkan proses memecah-mecah materi menjadi bagian-bagian kecil dan menentukan kembali hubungan antar bagian satu dengan bagian yang lain serta seluruh strukturnya (Anderson dan Krathwohl, 2010: 120). Pada kenyataannya pengajaran yang diajarkan oleh guru masih terbatas pada proses kemampuan mengingat dan memahami. Berdasarkan refleksi peneliti, di kelas khususnya SD Kanisius Sorowajan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kemampuan anak terbatas pada kemampuan mengingat dan memahami. Empat tahap lain belum digunakan dalam pembelajaran. Banyak anak yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritisnya terutama mengaplikasi dan menganalisis. Pada mata pelajaran lain yaitu Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dimana anak diminta oleh guru mengklasifikasi jenis paruh burung anak kurang mampu menjawabnya dengan benar. Anak tidak mampu mengurutkan bagaimana proses tumbuhan membuat buat makanan atau fotosintesis. Kemampuan kognitif anak khususnya tahap mengaplikasi dan menganalisis untuk kelas V sulit untuk

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 dikembangkan, dikarenakan materi yang semakin sulit dan kemampuan anak yang kurang merata di kelasnya. Adanya kebingungan dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk menggunakan media yang dapat membantu serta mengembangkan proses kognitif anak terutama dalam mengklasifikasi dan mengurutkan kejadian. Anak untuk dapat dibantu dalam mengembangkan proses kognitifnya guru harus benar-benar berusaha memberikan pengajaran yang menarik dan inovatif. Salah satunya dengan menggunakan media, selain itu untuk dapat mengembangkan proses kognitif anak. Media bermanfaat untuk memperlancar interaksi antara guru dengan anak sehingga pembelajaran akan menjadi efektif dan efisien dalam pembelajaran (Solihatin dan Raharjo, 2007: 23). Salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran dengan mengunakan media timeline atau yang sering disebut dengan garis waktu. Media timeline diharapkan memiliki perbedaan pada kemampuan kognitif anak terutama mengaplikasikan dan menganalisis materi yang diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline pada pelajaran IPS terhadap kemampuan mengaplikasi dan menganalisis kelas V di SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014. Peneliti menerapkan media ini dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial yang menggunakan standar kompetensi no 2 yaitu tentang menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Khususnya dalam kompetensi dasar no 3 yaitu menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan (Widyaningtyas dan Sarwiyanto, 2009: 202). Penelitian ini menggunakan media timeline dikarenakan media ini memiliki kelebihan untuk membuat anak dapat berpikir serta membantu

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 pikiran, perhatian, perasaan, dan minat sehingga pembelajaran menjadi terkesan (Mityasari dan Suprayitno. 2013: 3). Penelitian ini dibatasi pada perbedaan penggunaan timeline terhadap kemampuan mengalikasi dan menganalisis anak kelas V SD Kanisius Sorowajan. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental design. 1.2 Pembatasan Masalah Pembelajaran yang diajarkan di sekolah tentang Ilmu Pengetahuan Sosial khususnya dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia, anak mengalami kesulitan untuk mengetahui dan mendalami materi yang disampaikan. Anak mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan kognitifnya terutama mengaplikasi dan menganalisis hal-hal penting dalam pembelajaran. Media timeline digunakan untuk mengetahui bagaimana perbedaan yang ditimbulkan terlebih untuk kemampuan berpikir anak dalam mengaplikasi dan menganalisis materi tentang Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Materi tersebut sesuai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk kelas V, Standar Kompetensi 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan Kompetensi Inti 2.3. Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan (Widyaningtyas dan Sarwiyanto, 2009: 202-206).

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 1.3 Rumusan Masalah Berdasarkan keterangan di atas maka peneliti dapat merumuskan beberapa masalah. Rumusan masalahnya sebagai berikut: 1.3.1 Apakah terdapat perbedaan yang signifikan atas penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengaplikasi pada pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan? 1.3.2 Apakah terdapat perbedaan yang signifikan atas penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan menganalisis pada pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan? 1.4 Tujuan Penelitian 1.4.1 Mengetahui perbedaan atas penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi pada pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan. 1.4.2 Mengetahui perbedaan atas penggunaan media timeline terhadap kemampuan menganalisis pada pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 1.5 Manfaat Manfaat hasil penilitian ini terdiri dari 2 manfaat yaitu : 1.5.1 Manfaat teoritis Penelitian ini diharapkan dapat membantu memberikan sumbangan ide untuk pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial terutama dalam materi proklamasi kemerdekaan Indonesia. 1.5.2 Manfaat praktis 1.5.2.1 Bagi anak Manfaat penelitian ini untuk anak adalah dapat belajar dengan menggunakan media yang menarik yaitu timeline untuk mempelajari materi tentang sejarah khususnya tentang proklamasi kemerdekaan dan menambah pengalaman mereka dalam melakukan pembelajaran. 1.5.2.2 Bagi guru Manfaat yang diperoleh guru dengan adanya penelitan ini adalah guru dapat memahami proses perkembangan kognitif peserta didiknya sehingga guru menjadi paham bahwa proses kognitif anak tidak hanya mengingat dan memahami. Guru juga dapat menambah referensi baru tentang bagaimana cara mengajarkan materi tentang sejarah agar menarik salah satunya dengan menggunakan timeline. 1.5.2.3 Bagi sekolah Manfaat penelitian ini untuk sekolah adalah untuk menambah referensi tentang media yang digunakan serta dari media tersebut dapat mengembangkan proses kognitif anak di seluruh bagiannya.

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 1.5.2.4 Bagi Peneliti Dari penelitian ini, peneliti mendapatkan manfaat yaitu peneliti dapat mengetahui bagaimana perbedaan atas penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi dan menganalisis anak pada pelajaran IPS kelas V sekolah dasar dan khususnya di SD Kanisius Sorowajan.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB 2 LANDASAN TEORI Bab ini akan membahas kajian teori, penelitian yang terdahulu atau relevan, kerangka berpikir, dan hipotesis. Kajian teori merupakan teori yang berkaitan degan media pembelajaran, media timeline, kemampuan mengaplikasi, kemampuan menganalisis, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, dan karakteristik anak sekolah dasar. Penelitian yang terdahulu berkaitan dengan penelitian tentang berpikir kritis, kemampuan mengaplikasi, kemampuan menganalisis dan media timeline. Kerangka berpikir berisikan rumusan atau landasan berpikir dari umum ke khusus. Hipotesis berisi dugaan sementara tentang jawaban suatu rumusan masalah. 2.1 Kajian Pustaka 2.1.1 Kemampuan mengaplikasi dan mengalisis Menurut Anderson dan Krathwohl (2010: 107-118) proses kognitif anak dapat dibagi menjadi enam bagian yang terdiri dari: mengingat, memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Dalam hal ini peneliti hanya befokus pada mengaplikasi dan menganalisis. 2.1.1.1 Kemampuan mengaplikasi Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008: 81) mengaplikasi adalah suatu cara yang digunakan untuk menerapkan ilmu yang telah ada atau yang telah dimiliki oleh seseorang. Mengaplikasi melibatkan penggunaan prosedur yang dapat mengajak anak untuk melakukan latihan dengan menggunakan soal-soal yang diberikan oleh guru. Apabila masalah yang diberikan oleh guru kurang familiar bagi anak, anak 8

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 harus mampu menentukan pengetahuan apa yang akan digunakan. Mengaplikasi memiliki dua kategori yang terdiri dari mengeksekusi dan mengimplementasikan. Mengeksekusi dimana anak diminta untuk menerapkan prosedur dalam mengatasi masalah yang ditemukan dalam pembelajaran, sehingga anak dapat menemukan solusi atau cara untuk pemecahan masalah. Mengimplementasikan merupakan saat berlangsungnya anak untuk memilih dan menggunakann sebuah prosedur untuk menyelesaikan tugas yang tidak pernah diketahui atau tidak familiar untuk anak-anak (Anderson, 2010: 116-118). Kemampuan mengaplikasi dibagi menjadi dua bagian yaitu mengeksekusi dan mengimplementasi dimana kedua bagian tersebut mengajak anak untuk melatih diri dalam mengaplikasi pengetahuan yang telah dimiliki pada kehidupan nyata. 2.1.1.2 Kemampuan menganalisis Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008: 58) menganalisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya. Menganalisis merupakan kemauan yang melibatkan proses memecah-mecahkan materi yang diberikan menjadi bagian-bagian kecil untuk menentukan bagaimana hubungan antara setiap bagiannya. Kategori yang dimiliki oleh kemampuan menganalisis adalah membedakan, mengorganisasi, dan mengatribusikan. Membedakan melibatkan proses memilah-milah bagian-bagian yang relevan atau penting dari sebuah struktur, mengorganisasi merupakan proses kognitif yang melibatkan proses mengidentifikasi elemen-elemen komunikasi atau situasi dan proses mengenali bagaimana elemen yang ada membentuk sebuah struktur yang sesuai dengan yang diinginkan, mengatribusikan merupakan proses dimana dalam hal

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 ini anak mampu menyampaikan pendapat, pandangan, nilai dan tujuan dibalik komunikasi (Anderson, 2010: 120-124). Menganalisis dibagi menjadi tiga bagian yaitu membedakan, mengorganisasi dan mengatribusi. Tiga bagian tersebut mengajak anak untuk menghubungkan setiap bagian dengan bagian lainnya. 2.1.2 Media Pembelajaran 2.1.2.1 Pengertian media pembelajaran Webster Dictonary (dalam Anitah, 2010: 4) pengertian media pembelajaran adalah segala sesuatu yang terletak ditengah dalam bentuk jenjang atau alat apa saja yang digunakan untuk menjadi perantara dari dua pihak atau lebih (Anitah, 2010: 4). Gerlach dan Ely (dalam Anitah, 2010: 4) menyatakan bahwa media merupakan grafik, fotografi, elektronik, atau alat-alat mekanik untuk menyajikan, memproses, dan menjelaskan informasi lisan atau visual. Disimpulkan bahwa media pembelajaran merupakan sebuah sarana yang digunakan untuk menunjang pembelajaran sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik. 2.1.2.2 Fungsi media pembelajaran Media pembelajaran memiliki fungsi sebagai sumber belajar. Fungsi-fungsi tersebut (Munadi, 2010: 37-43) terdiri dari empat fungsi utama yaitu: 1) fungsi media pembelajaran sebagai sumber belajar, dimana media digunakan sebagai penyalur, penyampai, penghubung, dan sebagai sumber selain diri seseorang. 2) fungsi sematik merupakan kemampuan media dalam menambah perbendeharaan kata yang dimiliki oleh anak didik, sehingga anak memiliki kosa kata yang belum dimiliki bahkan yang belum mereka pernah dengar. 3) fungsi manipulatif dimana dengan menggunakan

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 media maka pembelajaran tidak hanya terbatas oleh ruang dan waktu serta tidak terbatas dengan keterbatasan inderawi, inderawi ini adalah panca indera manusia. 4) fungsi psikologis dimana dalam fungsi ini terdiri dari lima bagian. Lima bagian tersebut terdiri dari (1) fungsi atensi media yaitu dapat meningkatkan perhatian anak dalam menerima materi yang disampaikan oleh guru. (2) fungsi afektif dimana media dapat menggugah perasaan, emosi, dan tingkat penerimaan atau penolakan dari anak didik. (3) fungsi kognitif yaitu media pembelajaran akan memperoleh dan menggunakan bentuk-bentuk yang sesuai dengan objek-objek yang dihadapi, baik objek itu berupa orang, benda, atau kejadia. (4) fungsi imajinatif yang memiliki arti media dapat meningkatkan dan mengembangkan imajinasi anak, yang terakhir adalah fungsi media untuk dapat mendorong untuk melakukan kegiatan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik, ini merupakan fungsi media yaitu media motivasi. 2.1.3 Media Timeline Media timeline merupakan media yang berupa susunan garis-garis yang menekankan kepada suatu perkembangan atau proses berdasarkan urutan waktu terjadinya dan fungsi menyalurkan pesan kepada penerima yang bertujuan untuk membantu pikiran, perhatian, perasaan, dan minat sehingga pembelajaran menjadi terkesan (Mityasari dan Suprayitno, 2013: 3). Media timeline merupakan media yang menggambarkan hubungan antara peristiwa dan waktu. Pesan-pesan tersebut disajikan dalam bagan secara kronologis (Sadiman dan Arief, 2009: 37). Kesamaan pengertian dari kedua pendapat adalah media timeline merupakan media yang menggunakan garis dan waktu terjadinya suatu peristiwa.

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 Gambar 1. Contoh media timeline 2.1.4 Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial 2.1.4.1 Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial Ilmu pengetahuan sosial merupakan sebuah ilmu yang menekankan pada keterampilan peserta didik. Dimana peserta didik dapat memecahkan masalah mulai dari diri sendiri hingga ke masalah yang lebih rumit dan dibantu dengan nalar serta interaksi anak dalam lingkungan. Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan perpaduan dari berbagai bidang ilmu sosial dan humaniora, sehingga Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sering disebut dengan IPS terpadu. Materi yang diajarkan dalam Ilmu Pengetahuan Sosial terkait dengan masalah-masalah sosial kemasyarakatan, teknologi dan dunia global. Jenis materi Ilmu Pengetahuan Sosial dapat berisi tentang fakta, konsep dan generalisasi, dimana Ilmu Pengetahuan Sosial terkait dengan aspek kognitif, afektif, psikomotorik dan spiritual (Supardi, 2011: 182-183).

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 Ilmu pengetahuan sosial dapat disimpulkan perpaduan berbagai bidang sosial yang lebih menekankan pada keterampilan peserta didik dan terkait masalah-masalah sosial kemasyarakatan. 2.1.4.2 Tujuan Ilmu Pengetahuan Sosial Tujuan Ilmu pengetahuan Sosial menurut Numan Somantri dalam Supardi (2011: 184) adalah menekankan tumbuhnya nilai kewarganegaraan, moral, ideologi negara dan agama, dan menekankan pada isi dan metode berpikir ilmuwan. Tujuan lain dari Ilmu Pengetahuan Sosial untuk mendidik dan memberi bekal kemampuan dasar kepada anak untuk mengembangkan dirinya sesuai dengan bakat dan kemampuan serta lingkungannya (Solihatin dan Raharjo, 2007: 15). Lingkungan mengajak anak melatih kemandirian dalam belajar yaitu anak diajak untuk membangun kebersamaan, melalui program pembelajaran yang inovatif, anak diajak mengembangkan kecerdasan, kebiasaan dan keterampilan anak dalam hal sosial, mengembangkan kesadaran anak akan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya (Supardi, 2011: 185) Dapat disimpulkan bahwa tujuan ilmu pengetahuan sosial yaitu mendidik dan memberikan bekal kemampuan dasar kepada anak dalam mengembangkan dirinya agar mampu menekankan tumbuhnya nilai moral serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. 2.1.5 Karakteristik anak sekolah dasar Teori perkembangan kognitif menurut Piaget anak memiliki empat periode (Crain, 2007: 171) diantaranya tahap pertama disebut juga dengan kepandaian sensori-motorik dengan usia anak dari lahir hingga berusia 2 tahun, tahap dua adalah

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 pikiran pra-operasioanal dimana anak memiliki usia 2-7 tahun, tahap ketiga adalah operasi-operasi berpikir konkret anak didalam tahap ini memili usia 7-11 tahun dan tahap terakhir adalah periode operasi-operasi berpikir formal dimana anak berada pada usia 11 tahun hingga dewasa. Menurut Piaget anak kelas V SD yang berumur 11-12 tahun termasuk dalam tahap combined secondary circural reactions dimana dalam hal ini anak sudah mampu menguasai sistem respon dan mengkombinasikan tindakan dengan tindakan yang telah diperoleh sebelumnya untuk mendapatkan sesuatu (Desmita, 2007: 104105). Piaget juga menyatakan bahwa dalam perkembangan kognitif anak dapat dibagi menjadi beberapa bagaian. Untuk anak kelas 5 SD yang berusia 11-12 tahun anak berada dalam subtahap periode operasi konkrit dimana dalam masa ini penalaran anak tidak lagi bersifat impresif dan telah bersifat operasional. Anak telah mampu berpikir runtut dan logis. Anak juga telah memliki kemampuan secara kualitatif dalam masa ini yang terdiri dari kombinasi, reversibilitas, asosiasi, identitas,konversi, dan urutan (Husdarta dan Nurlan. 2010: 178). Dapat disimpulkan bahwa anak kelas V termasuk dalam tahap operasi berpikir konkret, dimana anak dalam kegiatan pembelajaran harus menggunakan sebuah benda konkret untuk membantu menerima pembelajaran dengan baik. 2.2 Penelitian Yang Relevan 2.2.1 Penelitian tentang berpikir kritis Balfas (2008) yang meneliti tentang mengembangkan kemampuan literasi dan berpikir kritis anak melalui pembelajaran sastra berbasis konteks. Penelitian ini

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 dilakukan karena menurut hasil penelitian Direktorat Dikmenum 1996-1997 bahwa pembelajaran di sekolah menengah cenderung terfokus pada buku dan tidak terkait dengan kehidupan sehari-hari. Dimana hal tersebut membuat motivasi belajar anak sulit ditumbuhkan dan pola belajar anak cenderung menghafal dan mekanistik. Peneliti menerapkan metode kontekstual untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Hal tersebut digunakan oleh peneliti, karena menurut peneliti pembelajaran kontekstual telah dipengaruhi oleh nuansa paradigma pendidikan yang modern dan mengubah beberapa prinsip pembelajaran. Penelitian ini mengajak anak yang mengalami kesulitan untuk memahami konsep akademik yang diajarkan guru dan mengakibatkan motivasi dan pola anak sulit untuk ditumbuhkan. Tujuan dari penelitian ini untuk belajar menerapkan pengalaman hasil belajar ke dalam penggunaan dan kebutuhan praktis. Kelemahan penelitian ini adalah peneliti tidak mencantumkan siapa yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini dinyatakan bahwa berpikir anak akan berkembang jika menggunakan hal-hal nyata atau kontekstual. 2.2.2 Penelitian tentang kemampuan mengaplikasi Putro (2013) yang meneliti kemampuan anak SMP dalam mengaplikasi nilainilai luhur yang di peroleh dari cerita tokoh wayang sumantri dan kumbakarna dalam bermain peran. Penelitian ini menggunakan tokoh wayang sumantri dan kumbakarna karena sifat keprajuritannya yang total mengabdikan hidup dan perjuangannya digarisnya masing-masing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan naskah cerita tokoh wayang sumantri dan kumbakarna dan kemampuan anak dalam bermain peran. Hasil yang diperoleh adalah

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 kemampuan anak menemukan nilai-nilai luhur dalam bacaan dengan baik dan kelompok sumantri lebih berhasil, karena bahasanya relatif lugas, pendek dan lingkungan keluarga. Wayang yang merupakan cerita Jawa yang didalamnya mengandung nilai-nilai luhur yang perlu diajarkan kepada anak di sekolah. Penelitian ini membuat anak mampu mengaplikasi jika bahasa yang digunakan lugas dan mudah dipahami serta dengan menggunakan beberapa alat pengantara atau media. 2.2.3 Penelitian tentang kemampuan menganalisis Daro’aeni, Yamtinah dan Nurhayati (2013) yang meneliti tentang pengaruh kemampuan memahami bacaan, kemampuan memori, dan kemampuan analisis terhadap prestasi belajar anak pada materi pokok koloid kelas XI semester genap SMA Negeri 1 Ngemplak tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi positif yang signifikan antara beberapa variabel dengan prestasi belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelas XI IPA SMA N 1 Ngemplak tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 95 orang. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah tes, baik dari variabel bebas dan variabel terikat. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terdapat korelasi positif yang signifikan antara kemampuan memahami bacaan dengan prestasi belajar, terdapat korelasi positif yang signifikan antara kemampuan memori dengan prestai belajar, terdapat korelasi positif yang signifikan antara kemampuan analisis dengan prestasi pembelajaran, dan terdapat korelasi positif dan signifikan antara kemampuan memahami bacaan. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa prestasi yang di miliki anak juga dipengaruhi oleh kemampuan menganalisis.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 2.2.4 Penelitian tentang media timeline Mityasari dan Suprayitno (2013) yang meneliti tentang penggunaan media bagan garis waktu (timeline chart) untuk meningkatkan hasil belajar anak dalam pembelajaran IPS kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, dimana dalam penelitian ini menggunakan dua siklus. Tahap-tahap dalam penelitian ini meliputi: yang pertama tahap persiapan, tahap pelaksanaan, yang ketiga tahap observasi atau pengamatan dan tahap terakhir adalah refleksi. Sampel yang digunakan adalah anak kelas V SD dan diambil dari 20 anak sekolah dasar dan menggunakan pembelajaran IPS terutama tentang perjuangan para tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan media bagan garis waktu dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar anak. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa media timeline dapat meningkatkan aktivitas yang dilakukan anak dalam kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan hasil belajar. Beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya, diperoleh bahwa hasil penelitiannya adalah peningkatan hasil belajar anak dengan menggunakan beberapa media termasuk media timeline. Berdasarkan penelitan tersebut belum ada yang meneliti pengaruh penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi dan menganalisis pada anak sekolah dasar. Hal tersebut memperkuat peneliti menggunakan media timeline dalam proses kognitif mengaplikasi dan menganalisis di sekolah dasar dan melihat penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi serta menganalisis. Penelitian yang sudah pernah dilakukan dan menjadi sebuah literature map seperti bagan dibawah ini.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 Kemampuan Mengaplikasi dan Menganalisis Penggunaan Timeline Balfas (2008) Mityasari dan Suprayitno (2013) Media Timeline Chart dan Hasil Belajar Kemampuan literasi dan berpikir kritis Putro (2013) Mengaplikasi dan bermain peran Daro’eni, Yamtinah dan Nurhayati (2013) Kemampuan memahami, memori, analisis dan prestasi Yang akan diteliti: Media Timeline – kemampuan Mengaplikasi dan menganalisis Gambar 2. Literature map

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 2.3 Kerangka Berpikir Pelaksanaan pembelajaran di kelas, menggunakan media timeline yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan membuat anak didik menjadi bersemangat dalam belajar. Banyaknya media yang dapat membantu guru dalam menyampaikan pembelajaran salah satunya dengan menggunakan media timelie. Media timeline ini digunakan untuk dapat membantu anak memahami materi yang diajarkan guru khususnya tentang proklamasi kemerdekaan Indonesia. Apabila dalam pembelajaran kurang menggunakan media nantinya akan berpengaruh pula terhadap kemampuan anak dalam belajar. Kemampuan anak tidak hanya dalam belajar saja yang akan terpengaruh, melainkan kemampuan berpikir anak juga akan mendapat kendala. Anak dapat mengembangkan berbagai kemampuan berpikir mereka bila dibantu dengan menggunakan media terlebih lagi dalam kemampuan mengaplikasi dan menganalisis . Kemampuan mengaplikasi mengajak anak untuk mengklasifikasikan hal-hal yang termasuk dalam kejadian proklamasi kemerdekaan Indonesia. Menganalisis dimana anak diminta untuk mengurutkan tanggal atau tahun kejadian pada saat proklamasi kemerdekaan Indonesia. Pemilihan media timeline ini dapat membantu anak untuk meningkatkan kemampuan mengaplikasi dan menganalisis dalam pembelajaran IPS. 2.4 Hipotesis 2.4.1 Penggunaan media pembelajaran timeline berbeda secara signifikan terhadap kemampuan mengaplikasi pada pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 2.4.2 Penggunaan media pembelajaran timeline berbeda secara signifikan terhadap kemampuan menganalisis pada pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB 3 METODE PENELITIAN Pada bab 3 ini akan dibahas metode yang digunakan dalam penelitian ini. pembahasan bab ini berisi tentang definisi operasional, desain penelitian, tempat dan waktu penelitian, populasi dan sampel, variabel penelitian, teknik pengumpulan data dan instrumen pengumpulan data. 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen (Sugiyono, 2008:72) penggunaan metode ini dikarenakan dalam penelitian eksperimen kelompok kontrol sangat sulit untuk dikontrol secara penuh. Penelitian ini menggunakan tipe nonequivalent control group design, karena dalam penelitian ini kelas kontrol dan eksperimen tidak dilakukan secara random. Penelitian ini mengunakan pretest dan posttest untuk memperoleh data dari kelompok kontrol dan kelompok eksperimen (Sugiyono, 2008: 79). Peneliti memberikan treatment untuk kelompok eksperimen sedangkan kontrol tidak diberikan perlakuan. Kemudian peneliti melalukan posttest kepada kedua kelompok untuk melihat hasil yang diperoleh oleh masing-masing kelompok. Peneliti juga ingin mengetahui bagaimana perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi dan menganalisis pada pelajaran IPS kelas V. Desain yang digunakan seperti gambar dibawah ini (Sugiyono, 2008: 79): 21

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 O1 X O3 O2 O4 Gambar 3. Desain Penelitian Keterangan: O1 : Rerata skor pretest kelompok eksperimen O2 : Rerata skor posttest kelompok eksperimen X : Perlakuan penggunaan media timeline O3 : Rerata skor pretest kelompok kontrol O4 : Rerata skor posttest kelompok kontrol 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian Lokasi yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah di SD Kanisius Sorowajan yang yang berada di Kabupaten Bantul. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2013/2014 pada bulan Maret dan April tahun 2014. Untuk mengetahui lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 1.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 Tabel 1. Jadwal Pengambilan Data Kelompok Kegiatan Pretest Kontrol Kelas VB Pembelajaran proklamasi kemerdekaan Pembelajaran peranan kemerdekaan Posttest Pretest Eksperimen Kelas VA Pembelajaran proklamasi kemerdekaan Pembelajaran peranan kemerdekaan Posttest Alokasi Waktu 2 x 40 menit tentang 2 x 40 menit Hari, Tanggal Jumat, 7 Maret 2014 Kamis, 20 Maret 2014 tentang 2 x 40 menit tokoh Kamis, 27 Maret 2014 2 x 40 menit Kamis, 10 April 2014 Sabtu, 5 April 2014 Jumat, 11 April 2014 2 x 40 menit tentang 2 x 40 menit tentang 2 x 40 menit tokoh Rabu, 16 April 2014 2 x 40 menit Selasa, 22 April 2014 3.3 Populasi dan Sampel Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian diambil kesimpulannya (Sugiyono, 2008 : 80). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelas V di SD Kanisius Sorowajan dikarenakan materi yang diajarkan tentang sejarah dan materi tersebut diperoleh di kelas V. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 60 anak. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono, 2008: 81). Sampel yang digunakan peneliti dalam penelitian adalah anak

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 kelas VA dan VB. Penelitian ini menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen dan kelas kontrol dipilih dengan menggunakan tidak random. Kelas yang digunakan sebagai kelas kontrol adalah kelas VB yang memiliki jumlah sebanyak 30 anak. Kelas VA yang digunakan sebagai kelas eksperimen, Kelas ini juga memiliki jumlah sebanyak 30 anak. Kelas VA dan VB digunakan sebagai sampel dikarenakan dalam penelitian eksperimen harus menggunakan kelas kontrol dan eksperimen sehingga kedua kelas ini dijadikan populasi sekaligus sampel. 3.4 Variabel Penelitian 3.4.1 Variabel bebas Variabel bebas adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (Sugiyono, 2008: 39). Variabel bebas ini disebut juga dengan independen variabel. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan media timeline yang dilambangkan dengan X. Pengunaan media timeline ini digunakan sebagai variabel bebas karena penggunaan media ini dapat menimbulkan perubahan bagi kemampuan berpikir anak khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis. 3.4.2 Variabel terikat Variabel terikat adalah merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas (Sugiyono, 2008: 39). Variabel terikat disebut juga dengan dependen variabel. Variabel terikat dalam penelitian ini terdiri dari 2 variabel yaitu variabel pertama atau Y1 adalah kemampuan mengaplikasi dimana kemampuan ini akan timbul setelah mendapat pengaruh dari penggunaan media

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 timeline dan variabel yang kedua atau Y2 adalah kemampuan menganalisis dimana kemempuan ini juga akan timbul setelah mendapat pengaruh dari penggunaan media timeline. Kemampuan mengaplikasi Penggunaan media timeline Kemampuan menganalisis Gambar 4. Variabel penelitian 3.5 Definisi Operasional Variabel 3.5.1 Penggunaan media timeline adalah media yang digunakan untuk urutan suatu peristiwa dalam menggambarkan kejadian tertentu dimana media ini berbentuk persegi panjang yang berisi beberapa buah lubang digunakan untuk mengurutkan peristiwa, tokoh dan suatu kejadian. 3.5.2 Kemampuan mengaplikasi adalah kemampuan yang dimiliki anak yang menggunakan prosedur tertentu untuk dapat diaplikasikan oleh anak dan melakukan latihan dengan menggunakan soal-soal yang diberikan. 3.5.3 Kemampuan menganalisis adalah kemampuan yang dimiliki oleh anak dalam melakukan proses memecah-mecahkan materi yang diberikan menjadi bagian-bagian kecil untuk menentukan bagaimana hubungan antara setiap bagiannya.

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 3.6 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes. Tes adalah prosedur yang disusun dan harus dijawab dengan mengisi jawaban pada lembar jawaban (Azwar, 2012: 3). Tes tertulis ini digunakan untuk memperoleh data dari kemampuan mengaplikasi dan menganalisis. Teknik yang digunakan berupa pretest dan posttest yang diberikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Tabel 2. Teknik pengumpulan data No 1. Kelompok Eksperimen 2. Kontrol Variabel Kemampuan mengaplikasi Kemampuan menganalisis Data Skor pretest Skor posttest Skor pretest Skor posttest Pengumpulan Skor pretest Skor posttest Skor pretest Skor posttest 3.7 Instrumen Pengumpulan Data Instrumen merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengukur dan mengetahui hasil dari data yang kita peroleh (Sugiyono, 2008: 102). Instrumen yang akan digunakan dalam penelitian yaitu dengan soal esai. Peneliti menggunakan soal esai karena soal esai memiliki kelebihan yaitu soal esai dapat digunakan untuk menilai proses berpikir yang melibatkan aktivitas kognitif tingkat tinggi, tidak hanya mengingat atau memahami fakta atau konsep saja (Nurgiyanto, 2001: 72). Penggunaan soal ini akan dapat membantu peneliti untuk melihat kemampuan berpikir anak terutama dalam mengaplikasi dan menganalisis. Peneliti mengkhususkan untuk menguji kemampuan anak dalam tahap mengaplikasi dan menganalisis tentang pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tentang menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan.

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 Peneliti menggunakan pengembangan instrumen dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas lima semester kedua tahun ajaran 2013-2014 dalam Standar Kompetensi 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan sedangkan Kompetensi Dasar yang digunakan adalah 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Pengembangan instrumen yang digunakan sebagai berikut: Tabel 3. Pengembangan instrumen penelitian No Variabel Aspek 1. Mengaplikasi Mengeksekusi Mengimplementasikan 2. Menganalisis Membedakan Mengorganisasi Mengatribusi Indikator No Soal 3.1 Melaksanakan cara 1 untuk menghargai jasa dan penaran tokoh dalam mempoklamasikan kemerdekaan. 3.2 Menggunakan cara 5 tertentu untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 4.1 Membandingkan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 4.2 Memadukan peranan 3 tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 4.3 Menarik kesimpulan 4 dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan.

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 3.8 Uji Validitas dan Reliabilitas 3.8.1 Uji validitas Validitas suatu tes adalah taraf untuk mengukur sampai di mana suatu tes dapat mengukur apa yang seharusnya diukur (Masidjo, 2007:242). Menurut Azwar (2009: 45) validitas dibagi menjadi tiga jenis, yaitu validitas isi, validitas konstruk, dan validitas kriteria. Dalam penelitian ini menggunakan validitas isi dan validitas konstruk. Validitas isi yang digunakan untuk mengetahui butir soal yang di buat sudah sesuai dengan keadaan anak untuk lebih jelasnya dapat di lihat pada lampiran 6a halaman 117. Validitas konstruk dilakukan pada perangkat pembelajaran dan media yang digunakan dalam penelitian ini sudah sesuai dengan kondisi kelas. Validitas konstruk ini menggunakan cara expert judgement. Kriteria penilaian yang digunakan sebagai berikut: Tabel 4. Kriteria penilaian No 1. 2. 3. 4. Rentang Nilai 80-100 60-79 40-59 0-39 Kategori Sangat Baik Baik Cukup Kurang Expert judgement yang dilakukan terhadap perangkat pembelajaran diperoleh hasil 82,26 yang termasuk ke dalam kategori sangat baik. Hasil dari media timeline yang akan digunakan adalah 92,86 dan 89,29 keduanya termasuk kategori sangat baik. Hasil yang diperoleh dari validitas isi yang dilakukan menyatakan perangkat pembelajaran dan media yang digunakan sudah layak digunakan dalam penelitian.

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 Untuk mengetahui lebih jelas hasil validasi terhadap media dan perangkat pembelajaran yang diperoleh dapat dilihat pada tabel 5. Tabel 5. Hasil validasi media dan perangkat pembelajaran No 1. 2. Validasi Media Perangkat pembelajaran Nilai I 92,86 82,26 Nilai II 89,29 - Kategori Sangat baik Sangat baik Validitas konstruk digunakan pula untuk mengetahui isi soal yang digunakan sudah sesuai dengan kemampuan anak khususnya kelas V. Soal-soal yang digunakan dalam validitas kontruk diujicobakan kepada kelas VIA yang berjumlah 33 anak di SD Kanisius Sorowajan. Diujicobakan di kelas VIA dikarenakan anak kelas VI sudah memperoleh materi tentang menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Validitas konstruk ini diolah dengan menggunakan rumus Product Moment dan menggunakan bantuan IBM SPSS 20 for windows untuk mempermudah penghitungan soal yang valid dan tidak, sehingga dapat digunakan dalam pengambilan atau pengumpulan data. Metode pengambilan keputusan untuk uji validitas adalah jika sig. (2-tailed) > 0,05 maka soal yang digunakan dinyatakan tidak valid dan jika sig.(2-tailed) < 0,05 maka soal yang digunakan dinyatakan valid. Hasil penghitungan validitas konstruk tersebut sebagai berikut:

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Tabel 6. Hasil penghitungan validitas konstruk No soal 1 2 3 4 5 Variabel Mengaplikasi Menganalisis Menganalisis Menganalisis Mengaplikasi Pearson Correlation 0,694** 0,748** 0,589** 0,737** 0,595** Sig. (2-tailed) Keputusan 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan tabel 6 dari lima soal yang diberikan kepada anak diperoleh hasil sig. (2-tailed) dari masing-masing soal < 0,05 yaitu 0,000 dimana soal yang digunakan termasuk dalam kriteria valid (Priyatno, 2012: 104). 3.8.2 Uji reliabilitas Setelah uji validitas, untuk lebih memperkuat soal yang akan digunakan dalam melakukan pretest dan posttest soal kembali diuji dengan menggunakan uji reliabilitas. Uji reliabilitas ini menggunakan bantuan program IBM SPSS 20 for windows untuk mempermudah dalam penghitungan reliabilitasnya. Pengujian reliabilitas, menggunakan uji Cronbach’s Alpha karena tes yang digunakan tidak benar atau salah melainkan menggunakan rentang nilai (Siregar, 2012: 89). Nunnally (dalam Ghozali, 2007: 42) yang menyatakan bahwa suatu konstruk disebut reliabel jika sesuai dengan harga Cronbach’s Alpha > 0,60. Kriteria untuk reliabilitas dapat menggunakan kriteria koefisien reliabilitas sebagai berikut (Masidjo, 2007: 141): Tabel 7. Kriteria Koefisien Reliabilitas Koefisien Korelasi 0,91 - 1,00 0,71 – 0,90 0,41 – 0,70 0,21 – 0,40 Negatif – 0,20 Kualifikasi Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat rendah

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 Dari hasil uji reliabilitas diperoleh hasil sebagai berikut: Tabel 8. Hasil penghitungan reliabilitas SD Kanisius Cronbach’s Alpha Sorowajan Kelas VIA 0.691 Kriteria Cukup Nunnally (dalam Ghozali, 2009: 46) menyatakan bahwa suatu konstruk disebut reliabel atau memiliki jika memenuhi harga Cronbach’s Alpha > 0,60. Hasil dari tabel 6 menunjukkan bahwa harga Cronbach’s Alpha untuk instrumen yang digunakan adalah 0,691 yang masuk kedalam kategori cukup. Instrumen yang dibuat dapat digunakan karena memenuhi syarat instrumen yang valid dan reliabel. 3.9 Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dengan 2 langkah yang terdiri dari uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Uji hipotesis digunakan untuk melihat pengaruh yang diperoleh dari penggunaan media timeline. 3.9.1 Uji Prasyarat 3.9.1.1 Uji normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui data yang digunakan berada pada kurva yang normal. Uji normalitas ini menggunakan teknik Kolmogorov Smirnov (Kasmadi dan Sunariah, 2013: 117). Kriteria yang digunakan untuk menentukan data tersebut normal atau tidak adalah sebagai berikut (Priyatno, 2012: 136).

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 Jika sig. (2-tailed) > 0,05, maka data yang digunakan termasuk distribusi data normal sedangkan jika sig. (2-tailed) < 0,05, maka data yang digunakan termasuk distribusi data tidak normal. Jika distribusi normal teknik statistik yang digunakan adalah statistik parametrik yaitu independent samples t-test (Priyatno, 2012: 17). Jika data tidak normal teknik statistik yang digunakan yaitu non parametrik dalam hal ini adalah Mann-Whitney atau Wilcoxon (Priyatno, 2012: 141). Setelah semua data yang diujikan termasuk distribusi normal, data kemudian dapat diuji dengan menggunakan uji statistik. 3.9.1.2 Uji homogenitas Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui kedua data yang digunakan memiliki dasar yang sama sehingga dapat dilakukan pembandingan. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan hasil pretest yang diberikan kepada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diawal pembelajaran. Uji statistik yang digunakan yaitu independent sample t-test. Uji yang digunakan yaitu Levene’s Test untuk mengetahui varian data yang sama atau berbeda (Priyatno, 2012: 22). Kriteria untuk menguji persamaan tersebut adalah sebagai berikut (Priyatno, 2012:37): Jika sig. (2-tailed) > 0,05, maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang artinya kedua kelompok memiliki persamaan data atau homogen. Jika sig. (2-tailed) < 0,05, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang artinya kedua kelompok tidak memiliki persamaan atau tidak homogen.

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 3.9.2 Uji Hipotesis 3.9.2.2 Uji perbedaan Uji perbedaan pretest ke posttest digunakan untuk memastikan adanya kenaikan yang terjadi dalam kelompok kontrol dan eksperimen dengan membandingkan hasil skor pretest dan posttest. Uji statistik yang digunakan paired sample t-test. Kriteria yang digunakan untuk uji pembeda adalah (Priyatno, 2012:31). Jika sig. (2-tailed) > 0,05, maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan skor posttest, dalam hal ini artinya tidak adanya kenaikan yang signifikan yang terjadi antara pretest ke posttest. Jika sig. (2-tailed) < 0,05, maka adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan skor posttest, dalam hal ini artinya adanya kenaikan yang signifikan yang terjadi antara pretest ke posttest. 3.9.2.2 Uji perbandingan skor posttest Uji perlakuan dilakukan untuk memastikan adanya perbedaan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Uji statistik yang digunakan adalah independent sample t-test. Kriteria yang digunakan untuk uji perbandingan skor posttest ini yaitu (Priyatno, 2012:24) : Jika sig. (2-tailed) > 0,05 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara posttest di kelompok eksperimen serta di kelompok kontrol yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan atas penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi dan menganalisis. Jika sig. (2-tailed) < 0,05 terdapat perbedaan yang signifikan antara posttest di kelompok eksperimen serta di kelompok kontrol yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan atas penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi dan menganalisis.

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 Cara yang kedua cukup fleksibel jika digunakan untuk menguji perbedaan penggunaan media timeline tanpa memperhitungkan perbedaan anak yang ada di kelompok kontrol maupun di kelompok eksperimen.

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab 4 ini berisi hasil penelitian penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi dan penggunaan media timeline terhadap kemampuan menganalisis. 4.1 Deskripsi Data Penelitian 4.1.1 Deskripsi lokasi penelitian Penelitian dilaksanakan di SD kanisius Sorowajan. Sekolah ini terletak di Desa Sorowajan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Sekolah ini adalah sekolah yang bernaung di bawah Yayasan Kanisius. SD Kanisius Sorowajan memiliki 12 guru kelas, 2 guru olahraga, seorang guru komputer dan 3 karyawan. Sekolah ini juga memiliki guru ekstrakurikuler yang terdiri dari 11 ekstra. Ektra tersebut terdiri dari biola, karawitan, matematika dasar, tari, ansambel musik, karatedo, komputer, melukis, membatik, komposter, dan paduan suara. Guru di sekolah ini terdiri dari 2 guru PNS, 4 guru honor dan 4 pegawai honor. Beberapa guru lain adalah guru tetap yayasan. Guru yang mengajar di SD Kanisius Sorowajan memiliki pendidikan terakhir adalah S1 namun ada beberapa guru D2 yang tahun ini menyelesaikan S1nya. Anak yang bersekolah di SD Kanisius Sorowajan ini berjumlah 339 anak dengan jumlah anak yang akan digunakan dalam peneltian adalah 60 anak, dari 60 tersebut dibagi menjadi dua kelompok besar 35

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelas VA digunakan sebagai kelas eksperimen dimana kelas VA memiliki jumlah anak sebanyak 30 dan kelas VB digunakan kelas kontrol yang memiliki anak sebanyak 30. Penelitian ini menggunakan kelas V dari SD Kanisius Sorowajan. Penelitian ini menggunakan media timeline sebagai pembanding dalam mengukur kemampuan mengaplikasi dan kemampuan menganalisis anak. Media timeline yang digunakan terbuat dari kayu yang dibuat berbentuk persegi panjang yang berisi lubanglubang kecil untuk mengisi garis timeline dengan tanggal, peristiwa serta tokoh dalam kejadian yang pernah terjadi. 4.1.2 Deskripsi pelaksanaan pretest kelompok kontrol dan eksperimen 4.1.2.1 Pretest kelompok kontrol Pretest diberikan kepada kelompok kontrol untuk mengetahui pengetahuan awal yang dimiliki tentang materi persiapan dan mempertahankan kemerdekaan. Soal ini diberikan di awal sebelum adanya perlakuan yang diberikan. Hasil pretest yang diperoleh oleh kelompok kontrol dapat dilihat pada tabel 9. Tabel 9. Nilai pretest kontrol No. Kelompok Kemampuan 1. Kontrol Mengaplikasi Menganalisis Jumlah skor 2483 980 Rerata 82.77 32.67 Data tabel 9 diperoleh dari pelaksanaan pretest pada mata pelajaran IPS tentang persiapan dan mempertahankan kemerdekaan. Pretest ini dilakukan tanggal 7 Maret

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 2014 di kelas VB. Kelas VB ini terdiri dari 30 anak. Anak diberikan 5 buah soal esai yang diantaranya terdiri dari 2 soal mengaplikasi dan 3 soal menganalisis. Nilai retara dari masing-masing kemampuan yang diperoleh oleh anak sebelum diberikan perlakuan adalah 82,77 untuk kemampuan mengaplikasi dan 32.67 menganalisis. 4.1.2.2 Pretest kelompok eksperimen Pretest diberikan kepada kelompok eksperimen untuk mengetahui pengetahuan awal yang dimiliki tentang materi persiapan dan mempertahankan kemerdekaan. Soal ini diberikan diawal sebelum adanya perlakuan yang diberikan. Hasil pretest yang diperoleh oleh kelompok eksperimen dapat dilihat pada tabel 10. Tabel 10. Nilai pretest eksperimen No. Kelompok Kemampuan 1. Mengaplikasi Menganalisis Eksperimen Jumlah skor 2268 1413 Rerata 75.60 47.10 Data tabel 10 diperoleh dari pelaksanaan pretest pada mata pelajaran IPS tentang persiapan dan mempertahankan kemerdekaan. Pretest ini dilakukan tanggal 5 April 2014 di kelas VA. Kelas VA ini terdiri dari 30 anak. Anak tersebut diberi 5 buah soal esai yang diantaranya terdiri dari 2 soal mengaplikasi dan 3 soal menganalisis. Nilai retara dari masing-masing kemampuan yang diperoleh oleh anak sebelum diberikan perlakuan adalah 75.6 untuk kemampuan mengaplikasi dan 47.1 menganalisis.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 4.1.3 Deskripsi pelaksanaan posttest kelompok kontrol dan eksperimen 4.1.3.1 Posttest kelompok kontrol Posttest diberikan kepada kelompok kontrol untuk mengetahui pengetahuan awal yang dimiliki tentang materi persiapan dan mempertahankan kemerdekaan. Soal ini diberikan diawal sebelum adanya perlakuan yang diberikan. Hasil pretest yang diperoleh oleh kelompok kontrol dapat dilihat pada tabel 11. Tabel 11. Nilai posttest kontrol No. Kelompok Kemampuan 1. Mengaplikasi Menganalisis Kontrol Jumlah skor 2307 1339 Rerata 76,90 44.63 Data tabel 11 diperoleh dari pelaksanaan posttest pada mata pelajaran IPS tentang persiapan dan mempertahankan kemerdekaan. Posttest ini dilakukan tanggal 10 April 2014 di kelas VB. Kelas VB ini terdiri dari 30 anak. Anak diberikan 5 buah soal esai yang diantaranya terdiri dari 2 soal mengaplikasi dan 3 soal menganalisis. Nilai retara dari masing-masing kemampuan yang diperoleh oleh anak setelah diberikan perlakuan adalah 76,90 untuk kemampuan mengaplikasi dan 44,63 menganalisis. 4.1.3.2 Posttest kelompok eksperimen Posttest diberikan kepada kelompok eksperimen untuk mengetahui pengetahuan awal yang dimiliki tentang materi persiapan dan mempertahankan kemerdekaan. Soal ini diberikan diawal sebelum adanya perlakuan yang diberikan. Hasil posttest yang diperoleh oleh kelompok eksperimen dapat dilihat pada tabel 12.

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 Tabel 12. Nilai posttest eksperimen No. Kelompok Kemampuan 1. Mengaplikasi Menganalisis Eksperimen Jumlah skor 2595 2018 Rerata 86,50 67,27 Data tabel 12 diperoleh dari pelaksanaan posttest pada mata pelajaran IPS tentang persiapan dan mempertahankan kemerdekaan. Posttest ini dilakukan tanggal 22 April 2014 di kelas VA. Kelas VA ini terdiri dari 30 anak. Anak tersebut diberi 5 buah soal esai yang diantaranya terdiri dari 2 soal mengaplikasi dan 3 soal menganalisis. Nilai retara dari masing-masing kemampuan yang diperoleh oleh anak setelah diberikan perlakuan adalah 86,50 untuk kemampuan mengaplikasi dan 67,27 menganalisis. 4.2 Deskripsi Analisis Data 4.2.1 Pretest Penelitian eksperimen yang dilakukan dengan memberikan pretest untuk melihat pengetahuan anak sebelum adanya perlakuan yang diberikan oleh peneliti kepada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Pretest yang diberikan juga untuk mengukur kemampuan berpikir khususnya mengaplikasi dan menganalisis. Kemampuan mengaplikasi yang diberikan berisi 2 soal dan untuk kemampuan menganalisis berisi 3 soal. Soal-soal yang diberikan adalah soal esai. Hasil yang diperoleh kemudian dilihat nilai maksimum, nilai minimum, rerata, standar deviasi dan median atau nilai tengah dari hasil yang diperoleh. Semua hasil pretest dari kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dapat dijabarkan sebagai berikut.

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 4.2.1.1 Pretest kemampuan mengaplikasi kelompok kontrol Pretest yang diberikan kepada anak kemudian dinilai dan dipilih berdasarkan kemampuan yang akan dilihat khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis serta berdasarkan kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kemampuan mengaplikasi yang diperoleh dari kelompok kontrol sebagai berikut yang dapat dilihat pada tabel 13. Tabel 13. Skor kemampuan mengaplikasi kelompok kontrol Kemampuan N Pretest Mengaplikasi 30 Nilai Min 38 Nilai Max 100 Mean Median 82,77 88 Standar Deviasi 16,156 Skor total 2483 Berdasarkan tabel 13, diketahui nilai minimum, nilai maksimum, mean, median, standar deviasi, dan skor total yang diperoleh oleh anak kelas VB yang berjumlah 30 dalam kemampuan mengaplikasi. Nilai minimum atau nilai terendah yang diperoleh adalah 38 sedangkan nilai maksimum atau nilai tertinggi yang diperoleh adalah 100. Rerata hasil pretest kelompok kontrol pada kemampuan mengaplikasi adalah 82,77. Nilai tengah dari hasil yang diperoleh kelompok kontrol adalah 88. Standar deviasi yang diperoleh adalah 16,156. Hasil yang diperoleh secara kesuluruhan yaitu 2483. 4.2.1.2 Pretest kemampuan mengaplikasi kelompok eksperimen Pretest yang diberikan kepada anak kemudian dinilai dan dipilah berdasarkan kemampuan yang akan dilihat khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis serta berdasarkan kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kemampuan

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 mengaplikasi yang diperoleh dari kelompok eksperimen sebagai berikut yang dapat dilihat pada tabel 14. Tabel 14. Skor kemampuan mengaplikasi kelompok eksperimen Kemampuan N Pretest Mengaplikasi 30 Nilai Min 25 Nilai Max 100 Mean Median 75,60 75 Standar Deviasi 22,068 Skor total 2268 Berdasarkan tabel 14, diketahui nilai minimum, nilai maksimum, mean, median, standar deviasi, dan skor total yang diperoleh oleh anak kelas VA yang berjumlah 30 dalam kemampuan mengaplikasi. Nilai minimum atau nilai terendah yang diperoleh adalah 25 sedangkan nilai maksimum atau nilai tertinggi yang diperoleh adalah 100. Rerata hasil pretest kelompok eksperimen pada kemampuan mengaplikasi adalah 75,60. Nilai tengah dari hasil yang diperoleh kelompok eksperimen adalah 75. Standar Deviasi yang diperoleh adalah 22,068. Hasil yang diperoleh secara kesuluruhan yaitu 2268. 4.2.1.3 Pretest kemampuan menganalisis kelompok kontrol Pretest yang diberikan kepada anak kemudian dinilai dan dipilah berdasarkan kemampuan yang akan dilihat khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis serta berdasarkan kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kemampuan menganalisis yang diperoleh dari kelompok kontrol sebagai berikut yang dapat dilihat pada tabel 15.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 Tabel 15. Skor kemampuan menganalisis kelompok kontrol Kemampuan N Pretest Menganalisis 30 Nilai Min 8 Nilai Max 67 Mean Median 32,67 33 Standar Deviasi 15,055 Skor total 980 Berdasarkan tabel 15, diketahui nilai minimum, nilai maksimum, mean, median, standar deviasi, dan skor total yang diperoleh oleh anak kelas VB yang berjumlah 30 dalam kemampuan menganalisis. Nilai minimum atau nilai terendah yang diperoleh adalah 8 sedangkan nilai maksimum atau nilai tertinggi yang diperoleh adalah 67. Rerata hasil pretest kelompok kontrol pada kemampuan menganalisis adalah 32,67. Nilai tengah dari hasil yang diperoleh kelompok kontrol adalah 33. Derajat kebebasan yang diperoleh adalah 15,055, dimana derajat kebebasan memiliki arti ukuran tingkat pencarian selisih nilai dari setiap anggota. Hasil yang diperoleh secara kesuluruhan yaitu 980. 4.2.1.4 Pretest kemampuan menganalisis kelompok eksperimen Pretest yang diberikan kepada anak kemudian dinilai dan dipilah berdasarkan kemampuan yang akan dilihat khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis serta berdasarkan kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kemampuan menganalisis yang diperoleh dari kelompok eksperimen sebagai berikut yang dapat dilihat pada tabel 16.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 Tabel 16. Skor kemampuan menganalisis kelompok eksperimen Kemampuan N Pretest Menganalisis 30 Nilai Min 25 Nilai Max 83 Mean Median 47,10 46 Standar Deviasi 15,332 Skor total 1413 Berdasarkan tabel 16 diketahui nilai minimum, nilai maksimum, mean, median, standar deviasi, dan skor total yang diperoleh oleh anak kelas VA yang berjumlah 30 dalam kemampuan menganalisis. Nilai minimum atau nilai terendah yang diperoleh adalah 25 sedangkan nilai maksimum atau nilai tertinggi yang diperoleh adalah 83. Rerata hasil pretest kelompok eksperimen pada kemampuan menganalisis adalah 47,10. Nilai tengah dari hasil yang diperoleh kelompok eksperimen adalah 46. Standar deviasi yang diperoleh adalah 15,332. Hasil yang diperoleh secara kesuluruhan yaitu 1413. 4.2.2 Posttest 4.2.2.1 Posttest kemampuan mengaplikasi kelompok kontrol Posttest yang diberikan kepada anak kemudian dinilai dan dipilah berdasarkan kemampuan yang akan dilihat khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis serta berdasarkan kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kemampuan mengaplikasi yang diperoleh dari kelompok kontrol sebagai berikut yang dapat dilihat pada tabel 17.

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 Tabel 17. Skor kemampuan mengaplikasi kelompok kontrol Kemampuan N Posttest Mengaplikasi 30 Nilai Min 50 Nilai Max 100 Mean Median 76,90 75 Standar Deviasi 15,683 Skor total 2307 Berdasarkan tabel 17, diketahui nilai minimum, nilai maksimum, mean, median, standar deviasi, dan skor total yang diperoleh oleh anak kelas VB yang berjumlah 30 dalam kemampuan mengaplikasi. Nilai minimum atau nilai terendah yang diperoleh adalah 50 sedangkan nilai maksimum atau nilai tertinggi yang diperoleh adalah 100. Rerata hasil posttest kelompok kontrol pada kemampuan mengaplikasi adalah 76,90. Nilai tengah dari hasil yang diperoleh kelompok kontrol adalah 75. Standar deviasi yang diperoleh adalah 15,683. Hasil yang diperoleh secara kesuluruhan yaitu 2307. 4.2.2.2 Posttest kemampuan mengaplikasi kelompok eksperimen Posttest yang diberikan kepada anak kemudian dinilai dan dipilah berdasarkan kemampuan yang akan dilihat khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis serta berdasarkan kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kemampuan mengaplikasi yang diperoleh dari kelompok eksperimen sebagai berikut yang dapat dilihat pada tabel 18.

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Tabel 18. Skor kemampuan mengaplikasi kelompok eksperimen Kemampuan N Prosttest Mengaplikasi 30 Nilai Min 63 Nilai Max 100 Mean Median 86,50 88 Standar Deviasi 12,754 Skor total 2595 Berdasarkan tabel 18, diketahui nilai minimum, nilai maksimum, mean, median, standar deviasi, dan skor total yang diperoleh oleh anak kelas VA yang berjumlah 30 dalam kemampuan mengaplikasi. Nilai minimum atau nilai terendah yang diperoleh adalah 63 sedangkan nilai maksimum atau nilai tertinggi yang diperoleh adalah 100. Rerata hasil posttest kelompok eksperimen pada kemampuan mengaplikasi adalah 86,50. Nilai tengah dari hasil yang diperoleh kelompok eksperimen adalah 88. Standar deviasi yang diperoleh adalah 12,754. Hasil yang diperoleh secara kesuluruhan yaitu 2595. 4.2.2.3 Posttest kemampuan menganalisis kelompok kontrol Posttest yang diberikan kepada anak kemudian dinilai dan dipilah berdasarkan kemampuan yang akan dilihat khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis serta berdasarkan kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kemampuan menganalisis yang diperoleh dari kelompok kontrol sebagai berikut yang dapat dilihat pada tabel 19.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 Tabel 19. Skor kemampuan menganalisis kelompok kontrol Kemampuan N Posttest Menganalisis 30 Nilai Min 25 Nilai Max 83 Mean Median 44,63 42 Standar Deviasi 17,781 Skor total 1339 Berdasarkan tabel 19, diketahui nilai minimum, nilai maksimum, mean, median, standar deviasi, dan skor total yang diperoleh oleh anak kelas VB yang berjumlah 30 dalam kemampuan menganalisis. Nilai minimum atau nilai terendah yang diperoleh adalah 25 sedangkan nilai maksimum atau nilai tertinggi yang diperoleh adalah 83. Rerata hasil posttest kelompok kontrol pada kemampuan menganalisis adalah 44,63. Nilai tengah dari hasil yang diperoleh kelompok kontrol adalah 42. Standar deviasi yang diperoleh adalah 17,781. Hasil yang diperoleh secara kesuluruhan yaitu 1339. 4.2.2.4 Posttest kemampuan menganalisis kelompok eksperimen Posttest yang diberikan kepada anak kemudian dinilai dan dipilah berdasarkan kemampuan yang akan dilihat khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis serta berdasarkan kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kemampuan menganalisis yang diperoleh dari kelompok eksperimen sebagai berikut yang dapat dilihat pada tabel 20.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 Tabel 20. Skor kemampuan menganalisis kelompok eksperimen Kemampuan N Posttest Menganalisis 30 Nilai Min 33 Nilai Max 100 Mean Median 67,27 71 Standar Deviasi 17,150 Skor total 2018 Berdasarkan tabel 20, diketahui nilai minimum, nilai maksimum, mean, median, standar deviasi, dan skor total yang diperoleh oleh anak kelas VA yang berjumlah 30 dalam kemampuan menganalisis. Nilai minimum atau nilai terendah yang diperoleh adalah 33 sedangkan nilai maksimum atau nilai tertinggi yang diperoleh adalah 100. Rerata hasil posttest kelompok eksperimen pada kemampuan menganalisis adalah 67,27. Nilai tengah dari hasil yang diperoleh kelompok kontrol adalah 71. Standar deviasi yang diperoleh adalah 17,150. Hasil yang diperoleh secara kesuluruhan yaitu 2018. 4.3 Uji Prasyarat 4.3.1 Uji normalitas Uji normalitas dilakukan dikelas kontrol dan kelas eksperimen. Uji normalitas ini dilakukan untuk melihat nilai yang diperoleh kelompok kontrol dan kelompok eksperimen baik dari pretest dan posttest. Hasil yang diperoleh juga digunakan untuk mengetahui nilai yang diperoleh memiliki distribusi yang normal atau tidak..Uji normalitas ini diuji dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov yang dibantu dengan menggunakan program komputer IBM SPSS 20 for windows. Uji normalitas

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 digunakan sebagai syarat untuk menguji hipotesis, selanjutnya dalam analisis data dan uji normalitas ini dilihat berdasarkan syarat atau kriteria sebagai berikut: Jika sig (2-tailed) > 0,05 maka data yang digunakan termasuk distribusi data normal dan jika sig (2-tailed) < 0,05 maka data yang digunakan termasuk distribusi data tidak normal. Uji normalitas dilakukan pula pada setiap kemampuan yang digunakan dalam penelitian. Kemampuan tersebut terdiri dari kemampuan mengaplikasi dan kemampuan menganalisis. Data yang diperoleh dari masing-masing kemampuan sebagai berikut. 4.3.1.1 Kemampuan Mengaplikasi Pada kemampuan mengaplikasi diperoleh data uji normalitas dimana untuk mengetahui data tersebut normal atau tidak dibantu dengan menggunakan program komputer. Program komputer tersebut adalah IBM SPSS 20 for windows. Data yang diperoleh seperti tabel 21. Tabel 21. Hasil uji normalitas kemampuan mengaplikasi No. 1. 2. 3. 4. Aspek KolmogorovSmirnov Rerata skor pretest 1,243 kelompok kontrol Rerata skor posttest 1,061 kelompok kontrol Rerata skor pretest 1,036 kelompok eksperimen Rerata skor posttest 1,352 kelompok eksperimen Nilai Signifikansi 0.091 Keterangan 0,210 Normal 0,223 Normal 0,052 Normal Normal

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 Berdasarkan tabel 21, hasil Kolmogorov-Smirnov pada kedua kelompok yaitu kontrol dan eksperimen berdistribusi normal. Hasil nilai Kolmogorov-Smirnov yang diperoleh pretest kelompok kontrol yaitu 1,243 dimana hasil tersebut lebih dari 0,05 yang berarti pretest kelompok kontrol berdistribusi normal. Nilai signifikansi yang diperoleh dari pretest kelompok kontrol adalah 0,091. Hasil harga sig (2-tailed) > 005 yang berarti data berdistribusi normal. Hasil nilai Kolmogorov-Smirnov yang diperoleh posttest kelompok kontrol yaitu 1,061 dimana hasil tersebut lebih dari 0,05 yang berarti posttest kelompok kontrol berdistribusi normal. Nilai signifikansi yang diperoleh dari posttest kelompok kontrol adalah 0,210. Hasil harga sig (2-tailed) > 0,05 yang berarti data berdistribusi normal. Hasil nilai Kolmogorov-Smirnov yang diperoleh pretest kelompok eksperimen yaitu 1,036 dimana hasil tersebut lebih dari 0,05 yang berarti pretest kelompok eksperimen berdistribusi normal. Nilai signifikansi yang diperoleh dari pretest kelompok kontrol adalah 0,223. Hasil harga sig (2-tailed) > 0,05 yang berarti data berdistribusi normal. Hasil nilai Kolmogorov-Smirnov yang diperoleh posttest kelompok eksperimen yaitu 1,352 dimana hasil tersebut lebih dari 0,05 yang berarti posttest kelompok eksperimen berdistribusi normal. Nilai signifikansi yang diperoleh dari posttest kelompok eksperimen adalah 0,052. Hasil harga sig (2-tailed) > 0,05 yang berarti data berdistribusi normal. Kedua kemampuan yaitu mengaplikasi dan menganalisis baik dari kelompok kontrol dan eksperimen berdistribusi normal. Analisis selanjutnya yaitu hipotesis, dimana dalam hal ini statistik yang digunakan adalah parametrik t-test.

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 4.3.1.2 Kemampuan Menganalisis Pada kemampuan menganalisis diperoleh data uji normalitas dimana untuk mengetahui data tersebut normal atau tidak dibantu dengan menggunakan program komputer. Program komputer tersebut adalah IBM SPSS 20 for windows. Data yang diperoleh seperti tabel 22. Tabel 22. Hasil uji normalitas kemampuan menganalisis No. 1. 2. 3. 4. Aspek KolmogorovSmirnov Rerata skor pretest 1,047 kelompok kontrol Rerata skor posttest 0,969 kelompok kontrol Rerata skor pretest 0,846 kelompok eksperimen Rerata skor posttest 0,953 kelompok eksperimen Nilai Signifikansi 0.223 Keterangan 0,305 Normal 0,471 Normal 0,324 Normal Normal Berdasarkan tabel 22, hasil Kolmogorov-Smirnov pada kedua kelompok yaitu kontrol dan eksperimen berdistribusi normal. Hasil nilai Kolmogorov-Smirnov yang diperoleh pretest kelompok kontrol yaitu 1,047 dimana hasil tersebut lebih dari 0,05 yang berarti pretest kelompok kontrol berdistribusi normal. Nilai signifikansi yang diperoleh dari pretest kelompok kontrol adalah 0,223. Hasil harga sig (2-tailed) > 005 yang berarti data berdistribusi normal. Hasil nilai Kolmogorov-Smirnov yang diperoleh posttest kelompok kontrol yaitu 0,969 dimana hasil tersebut lebih dari 0,05 yang berarti posttest kelompok kontrol berdistribusi normal. Nilai signifikansi yang diperoleh dari posttest kelompok kontrol adalah 0,305. Hasil harga sig (2-tailed) > 0,05 yang berarti data berdistribusi normal.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Hasil nilai Kolmogorov-Smirnov yang diperoleh pretest kelompok eksperimen yaitu 0,846 dimana hasil tersebut lebih dari 0,05 yang berarti pretest kelompok eksperimen berdistribusi normal. Nilai signifikansi yang diperoleh dari pretest kelompok kontrol adalah 0,471. Hasil harga sig (2-tailed) > 0,05 yang berarti data berdistribusi normal. Hasil nilai Kolmogorov-Smirnov yang diperoleh posttest kelompok eksperimen yaitu 0,953 dimana hasil tersebut lebih dari 0,05 yang berarti posttest kelompok eksperimen berdistribusi normal. Nilai signifikansi yang diperoleh dari posttest kelompok eksperimen adalah 0,324. Hasil harga sig (2-tailed) > 005 yang berarti data berdistribusi normal. Kedua kemampuan yaitu mengaplikasi dan menganalisis baik dari kelompok kontrol dan eksperimen berdistribusi normal. Analisis selanjutnya yaitu hipotesis, dimana dalam hal ini statistik yang digunakan adalah parametrik t-test. 4.3.2 Uji homogenitas Uji homogenitas ini dilakukan untuk melihat samanya titik pijak dari nilai yang diperoleh. Hasil yang digunakan adalah hasil pretest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kemampuan yang dilihat adalah dua kemampuan yaitu kemampuan mengaplikasi dan menganalisis. Perbandingan nilai pretest yang diperoleh sebagai berikut. 4.3.2.1 Kemampuan Mengaplikasi Uji homogenitas ini dilakukan dengan menggunakan data pretest dari setiap kelompok dan setiap kemampuan. Uji homogenitas ini diuji dengan bantuan program komputer IBM SPSS 20 for windows dengan analisis statistik independent sample ttest.

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 Uji homogenitas ini dilakukan untuk melihat perbedaan nilai yang dihasilkan dari pretest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Selain itu, dengan hasil tersebut digunakan untuk melihat bahwa kedua kelompok yang digunakan dalam penlitian memiliki kemampuan yang sama dan berada dalam titik pijak yang sama. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95% dan menggunakan analisis sebagai berikut. Hnull : tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok kontrol dan skor pretest kelompok eksperimen. Dimana hal berarti tidak ada perbedaan yang signifikan yang terjadi pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hi : ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok kontrol dan skor pretest kelompok eksperimen. Diamana hal tersebut berarti, ada perbedan yang signifikan yang terjadi pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kriteria yang digunakan sebagai berikut. Jika sig (2-tailed) < 0,05, Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok kontrol dengan skor pretest kelompok eksperimen. Dengan kata lain ada perbedaan yang signifikan yang terjadi antara pretest kelompok kontrol dengan pretest kelompok eksperimen. Jika sig (2-tailed) > 0,05, Hnull diterima dan Hi ditolak. Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok kontrol dan skor pretest kelompok eksperimen. Dengan kata lain tidak ada perbedaan yang signifikan yang terjadi antara pretest kelompok kontrol dengan pretest kelompok eksperimen.

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 Hasil analisis data perbandingan pretest antara kelompok kontrol dengan pretest kelompok eksperimen pada kemampuan mengaplikasi dapat dilihat pada tabel 23. Tabel 23. Perbandingan skor pretest kemampuan mengaplikasi Hasil pretest Signifikansi Kelompok kontrol dan kelompok 0,214 eksperimen Keterangan Tidak berbeda Dari tabel 23 yaitu perbandingan skor pretest antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen kemampuan mengaplikasi menyatakan bahwa sig (2-tailed) > 0,05 dimana hasil signifikansi kemampuan mengaplikasi adalah 0,214. Artinya dari nilai signifikansi tersebut bahwa Hnull diterima dan Hi ditolak. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok kontrol dan skor pretest kelompok eksperimen atau dengan kata lain kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen memiliki data yang sama dan kedua kelompok tersebut berada dalam titik pijak yang sama. 4.3.2.2 Kemampuan menganalisis Uji homogenitas ini dilakukan dengan menggunakan data pretest dari setiap kelompok dan setiap kemampuan. Uji homogenitas ini diuji dengan bantuan program komputer IBM SPSS 20 for windows dengan analisis statistik independent sample ttest. Uji homogenitas ini dilakukan untuk melihat perbedaan nilai yang dihasilkan dari pretest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Selain itu, dengan hasil

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 tersebut digunakan untuk melihat bahwa kedua kelompok yang digunakan dalam penlitian memiliki kemampuan yang sama dan berada dalam titik pijak yang sama. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95% dan menggunakan analisis sebagai berikut. Hnull : tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok kontrol dan skor pretest kelompok eksperimen. Dimana hal berarti tidak ada perbedaan yang signifikan yang terjadi pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hi : ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok kontrol dan skor pretest kelompok eksperimen. Diamana hal tersebut berarti, ada perbedan yang signifikan yang terjadi pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kriteria yang digunakan sebagai berikut. Jika sig (2-tailed) < 0,05, Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok kontrol dengan skor pretest kelompok eksperimen. Dengan kata lain ada perbedaan yang signifikan yang terjadi antara pretest kelompok kontrol dengan pretest kelompok eksperimen. Jika sig (2-tailed) > 0,05, Hnull diterima dan Hi ditolak. Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok kontrol dan skor pretest kelompok eksperimen. Dengan kata lain tidak ada perbedaan yang signifikan yang terjadi antara pretest kelompok kontrol dengan pretest kelompok eksperimen.

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Hasil analisis data perbandingan pretest antara kelompok kontrol dengan pretest kelompok eksperimen pada kemampuan menganalisis dapat dilihat pada tabel 24. Tabel 24. Perbandingan skor pretest kemampuan menganalisis Hasil pretest Signifikansi Kelompok kontrol dan kelompok 0,560 eksperimen Keterangan Tidak berbeda Dari tabel 24 yaitu perbandingan skor pretest antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen kemampuan menganalisis menyatakan bahwa sig (2-tailed) > 0,05 dimana hasil signifikansi kemampuan menganalisis adalah 0,560. Artinya dari nilai signifikansi tersebut bahwa Hnull diterima dan Hi ditolak. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan anatara skor pretest kelompok kontrol dan skor pretest kelompok eksperimen atau dengan kata lain kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen memiliki data yang sama dan kedua kelompok tersebut berada dalam titik pijak yang sama. 4.4 Uji Hipotesis Setelah data diuji prasyarat yaitu dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Data yang sudah lolos uji prasyarat kemudian di uji kembali dengan uji hipotesis. Dimana dalam uji hipotesis ini diuji dengan uji kenaikan pretest ke posttest dan uji peningkatan skor posttest dengan menggunakan nilai posttest dari setiap kemampuan.

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 4.4.1 Mengaplikasi 4.4.1.1 Uji kenaikan skor pretest ke posttest Setelah melihat perbandingan data skor pretest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Dilanjutkan dengan melakukan uji kenaikan skor pretest ke posttest dari kelompok kontrol dan eksperimen. Uji kenaikan ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan atau kenaikan yang diperoleh dari hasil pretest ke posttest. Data yang digunakan adalah data yang sudah diuji normalitasnya dengan harga sig. (2-tailed) > 0,05 dengan anlisis statistik yang digunakan adalah paired sample t-test dengan tingkat kepercayaan 95% serta menggunakan anilisis data sebagai berikut. Hnull : tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest dengan posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Oleh karena itu, tidak ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara skor pretest ke posttest. Hi : ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest dengan posttest kelompok kontrol dan kelas eksperimen. Oleh karena itu, ada kenaikan yang signifikan yang terjadi anata skor pretest ke posttest. Dengan kriteria yang digunakan sebagai berikut. Jika sig. (2-tailed) < 0,05 Hnull ditolak dan Hi diterima, dimana ada perbedaan yang signifikan antara pretest dengan posttest. Berarti ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara skor pretest ke posttest. Jika sig. (2-tailed) > 0,05 Hnull diterima dan Hi ditolak, dimana tidak ada perbedaan yang signifikan anatara pretest dengan posttest. Berarti tidak ada kenaikan yang signifikan antara skor pretest ke posttest.

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 Analisis data perbandingan pretest ke posttest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen pada kemampuan mengaplikasi diperoleh hasil sebagai berikut seperti pada tabel 25. Tabel 25. Perbandingan skor pretest dan posttest kemampuan mengaplikasi No. Kelompok 1. Kontrol Pretest 82,77 2. Eksperimen 75,60 Tes Postest 76,90 86,50 % Peningkatan -7,09% Sig. Keputusan 0,098 14,42 % 0,021 Tidak ada perbedaan Ada perbedaan Berdasarkan tabel 25, peningkatan yang dialami oleh kelompok kontrol sebesar -7,09% dengan sig. (2-tailed) pada kelompok kontrol sebesar 0,098 dimana hasil tersebut > 0,05 dan Hnull diterima dan Hi ditolak. Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan anatara pretest dengan posttest atau dapat diartikan bahwa tidak ada kenaikan yang signifikan antara pretest dengan posttest. Kelompok eksperimen mengalami peningkatan 14,42% dengan memperoleh sig. (2-tailed) sebesar 0,021 dimana hasil tersebut < 0,05 dan Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest dengan posttest atau dapat diartikan bahwa ada kenaikan yang signifikan antara pretest dengan posttest. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar 5.

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Mengaplikasi 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 83 76 87 77 kontrol eksperimen pretest posttest Gambar 5. Grafik kemampuan mengaplikasi Berdasarkan gambar 5 skor pretest yang diperoleh oleh kelompok kontrol 83 dan skor posttest yang diperoleh adalah 77, dimana dalam hal ini nilai dari kelompok kontrol mengalami penurunan. Skor pretest eksperimen adalah 76 dan skor posttest kelompok eksperimen 87, dimana dalam hal ini nilai dari kelompok eksperimen mengalami peningkatan. 4.4.1.2 Uji peningkatan skor posttest Uji peningkatan skor posttest menggunakan nilai posttest dari kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Uji peningkatan ini digunakan untuk melihat perbedaan yang terjadi pada nilai posttest dari kedua kelompok. Analisis yang digunakan untuk mengetahui peningkatan skor posttest adalah analisis parametrik hal tersebut karena data posttest termasuk kedalam data yang berdistribusi normal dan homogen. Analisis parametrik yang digunakan yaitu independent sample t-test dengan menggunakan

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 taraf siginifikansi 5% atau tingkat kepercayaan 95% dan analisis yang digunakan sebagai berikut. Hnull : Tidak ada perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Dimana penggunaan media timeline tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan mengaplikasi. Hi : Ada perbedaaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Dimana penggunaan media timeline berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan mengaplikasi. Dengan kriteria yang digunakan sebagai berikut. Jika sig. (2-tailed) < 0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Dimana ada perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Artinya terdapat perbedaan penggunaan media timeline secara signifikan terhadap kemampuan mengaplikasi. Jika sig. (2-tailed) > 0,05 maka Hnull diterima dan Hi ditolak. Dimana tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Artinya terdapat perbedaan penggunaan media timeline secara signifikan terhadap kemampuan mengaplikasi Analisis statistik yang diperoleh posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dapat dilihat pada tabel 26. Tabel 26. Perbandingan posttest kemampuan mengaplikasi Posttest Kelompok kontrol Kelompok eksperimen Mean 76,90 86,50 Signifikansi 0,012 Keterangan Ada perbedaan

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Berdasarkan tabel 26 menunjukkan rerata posttest yang diperoleh oleh kelompok kontrol adalah 76,90 sedangkan pada kelompok eksperimen adalah 86,50. Rerata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Bersadarkan signifikansi yang diperoleh kelompok kontrol dan kelompok eksperimen adalah 0,012. Hasil yang diperoleh yaitu sig. (2-tailed) < 0,05 yang menyatakan bahwa Hnull ditolak dan Hi diterima. Dengan kata lain ada perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Artinya terdapat perbedaan penggunaan media timeline secara signifikan terhadap kemampuan mengaplikasi. 4.4.2 Menganalisis 4.4.2.1 Uji kenaikan skor pretest ke posttest Setelah melihat perbandingan data skor pretest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Dilanjutkan dengan melakukan uji kenaikan skor pretest ke posttest dari kelompok kontrol dan eksperimen. Uji kenaikan ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan atau kenaikan yang diperoleh dari hasil pretest ke posttest. Data yang digunakan adalah data yang sudah diuji normalitasnya dengan sig. (2-tailed) > 0,05 dengan anlisis statistik yang digunakan adalah paired sample t-test dengan tingkat kepercayaan 95% serta menggunakan anilisis data sebagai berikut. Hnull : tidak ada perbedaan yang signifikan anatara skor pretest dengan posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Oleh karena itu,

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 tidak ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara skor pretest ke posttest. Hi : ada perbedaan yang signifikan anatara skor pretest dengan posttest kelompok kontrol dan kelas eksperimen. Oleh karena itu, ada kenaikan yang signifikan yang terjadi anata skor pretest ke posttest. Dengan kriteria yang digunakan sebagai berikut. Jika sig. (2-tailed) < 0,05 Hnull ditolak dan Hi diterima, dimana ada perbedaan yang signifikan antara pretest dengan posttest. Berarti ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara skor pretest ke posttest. Jika sig. (2-tailed) > 0,05 Hnull diterima dan Hi ditolak , dimana tidak ada perbedaan yang signifikan antara pretest dengan posttest. Berarti tidak ada kenaikan yang signifikan anatara skor pretest ke posttest. Analisis data perbandingan pretest ke posttest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen pada kemampuan menganalisis diperoleh hasil sebagai berikut seperti pada tabel 27. Tabel 27. Perbandingan skor pretest dan posttest kemampuan menganalisis No. Kelompok 1. Kontrol Pretest 32,67 2. Eksperimen 47,10 Tes Postest 44,63 67,27 % Peningkatan 36,61% Sig. Keputusan 0,000 42,82% 0,000 Ada perbedaan Ada perbedaan Berdasarkan tabel 27, kelompok kontrol mengalami peningkatan sebesar 36,61% dengan sig. (2-tailed) pada kelompok kontrol sebesar 0,000 dimana hasil tersebut < 0,05 dan Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 signifikan anatara pretest dengan posttest atau dapat diartikan bahwa ada kenaikan yang signifikan anatara pretest dengan posttest. Kelompok eksperimen memperoleh peningkatan sebesar 42,82% dengan sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dimana hasil tersebut < 0,05 dan Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest dengan posttest atau dapat diartikan bahwa ada kenaikan yang signifikan antara pretest dengan posttest. Kelompok kontrol dan kelompok eksperimen sama-sama mengalami peningkatan secara signifikan, namun peningkatan yang dialami oleh kelompok kontrol lebih sedikit dibandingkan kelompok eksperimen. Hal tersebut dikarenakan pada kelompok eksperimen menggunakan media timeline yang dapat membantu anak mengembangkan kemampuannnya. Kelas kontrol peningkatan yang dialami lebih sedikit dikarenakan kelas kontrol tidak menggunakan media timeline dan tidak menggunakan pembelajaran yang inovatif serta masih menggunakan pembelajaran yang tradisional yaitu ceramah. Menganalisis 100 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 67 47 45 eksperimen 33 pretest kontrol posttest Gambar 6. Grafik kemampuan menganalisis

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Berdasarkan gambar 6 skor pretest yang diperoleh oleh kelompok kontrol 33 dan skor posttest yang diperoleh adalah 45, dimana dalam hal ini nilai dari kelompok kontrol mengalami peningkatan. Skor pretest eksperimen adalah 47 dan skor posttest kelompok eksperimen 67, dimana dalam hal ini nilai dari kelompok eksperimen mengalami peningkatan. Kedua kelompok sama-sama mengalami peningkatan, namun peningkatan yang dialami oleh kelompok eksperimen lebih signifikan. 4.4.2.2 Uji peningkatan skor posttest Uji peningkatan skor posttest menggunakan nilai posttest dari kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Uji peningkatan ini digunakan untuk melihat perbedaan yang terjadi pada nilai posttest dari kedua kelompok. Analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh perlakuan adalah analisis parametrik hal tersebut karena data posttest termasuk kedalam data yang berdistribusi normal dan homogen. Analisis parametrik yang digunakan yaitu independent sample t-test dengan menggunakan taraf siginifikansi 5% atau tingkat kepercayaan 95% dan analisis yang digunakan sebagai berikut. Hnull : Tidak ada perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Dimana tidak terdapat perbedaan penggunaan media timeline secara signifikan terhadap kemampuan menganalisis. Hi : Ada perbedaaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Dimana ada perbedaan penggunaan media timeline secara signifikan terhadap kemampuan menganalisis. Dengan kriteria yang digunakan sebagai berikut.

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 Jika sig. (2-tailed) < 0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Dimana terdapat perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Artinya terdapat perbedaan media timeline secara signifikan terhadap kemampuan menganalisis. Jika sig. (2-tailed) > 0,05 maka Hnull diterima dan Hi ditolak. Dimana tidak ada perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Artinya terdapat perbedaan penggunaan media timeline secara signifikan terhadap kemampuan menganalisis. Analisis statistik yang diperoleh posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dapat dilihat pada tabel 28. Tabel 28. Perbandingan posttest kemampuan menganalisis Posttest Kelompok kontrol Kelompok eksperimen Mean 44,63 67,27 Signifikansi 0,000 Keterangan Ada perbedaan Berdasarkan tabel 28 menunjukkan rerata posttest yang diperoleh oleh kelompok kontrol adalah 44,63 sedangkan pada kelompok eksperimen adalah 67,27. Rerata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Berdasarkan signifikansi yang diperoleh kelompok kontrol dan kelompok eksperimen adalah 0,000. Hasil yang diperoleh yaitu harga sig. (2-tailed) < 0,05 yang menyatakan bahwa Hnull ditolak dan Hi diterima. Dengan kata lain ada perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Artinya terdapat perbedaan penggunaan media timeline secara signifikan terhadap kemampuan menganalisis.

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 4.5 Pembahasan Penelitian 4.5.1 Kemampuan Mengaplikasi Penilitian yang dilakukan diperoleh hasil analisis data menggunakan bantuan program IBM SPSS 20 for windows. Analisis data menggunakan tiga tahap yaitu uji uji homogenitas, uji kenaikan dari pretest ke posttest masing-masing kelompok, dan terakhir adalah uji pengaruh perlakuan atau uji skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Pada tahap pertama data diuji dengan homogenitas dengan menggunakan skor pretest dari kelompok kontrol dan eksperimen. Hasil yang ditunjukkan bahwa kedua kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen berada pada titik pijak yang sama atau homogen. Hal tersebut dikarenakan sig. (2-tailed) > 0,05 dimana hasilnya adalah 0,214. Tahap kedua ialah melakukan uji kenaikan skor pretest ke posttest pada kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Hasil yang diperoleh oleh kelompok kontrol menunjukkan tidak adanya peningkatan yang signifikan dari skor pretest ke posttest. Hal tersebut ditunjukkan dengan sig. (2-tailed) > 0,05 dimana hasil yang diperoleh adalah 0,098. Dengan kata lain peningkatan yang dialami oleh kelompok kontrol sebesar -7,09%. Kelompok eksperimen menunjukkan hasil yang berbeda, pada kelompok eksperimen menujukkan adanya peningkatan yang signifikan dari skor pretest ke skor posttest. Hal tersebut ditunjukkan dengan sig. (2-tailed) < 0,05 dimana hasil yang diperoleh oleh kelompok eksperimen sebesar 0,021. Dengan kata lain peningkatan yang dialami oleh kelompok eksperimen sebesar 14,42%.

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 Pada kelompok kontrol diperoleh signifikasi yang lebih tinggi yang berarti skor yang diperoleh kelompok kontrol tidak mengalami peningkatan hal tersebut dikarenakan pada saat pembelajaran kelompok kontrol tidak menggunakan media timeline dan masih menggunakan model pembelajaran tradisional yaitu ceramah. Tidak digunakan media timeline di kelas kontrol membuat anak kurang aktif dan tidak bisa terlibat langsung dalam pembelajaran khususnya dalam materi proklamasi kemerdekaan. Kelompok eksperimen memperoleh signifikansi yang lebih kecil yang berarti skor yang diperoleh oleh kelompok eksperimen mengalami peningkatan. Hal tersebut dikarenakan kelompok eksperimen menggunakan media timeline dan menggunakan model pembelajaran yang lebih modern. Penggunaan media timeline mengajak anak terlibat langsung dan aktif dalam mengikuti pembelajaran khususnya materi proklamasi kemerdekaan (Munadi, 2010: 37-46). Tahap yang terakhir adalah melakukan uji peningkatan skor posttest dengan menggunakan skor posttest kelompok kontrol dan eksperimen. Uji peningkatan skor posttest dilakukan untuk mengetahui perbedaan yang dialami oleh kedua kelompok setelah diberi perlakuan dengan menggunakan media timeline. Hasil posttest yang diperoleh oleh kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen menunjukkan sig. (2tailed) < 0,05 dimana hasil yang diperoleh sebesar 0,012. Hasil yang diperoleh tersebut menyatakan bahwa Hnull ditolak dan Hi diterima. Berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada skor posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. 4.5.2 Kemampuan Menganalisis Penilitian yang dilakukan diperoleh hasil analisis data menggunakan bantuan program IBM SPSS 20 for windows. Analisis data menggunakan tiga tahap yaitu uji

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 uji homogenitas, uji kenaikan dari pretest ke posttest masing-masing kelompok, dan terakhir adalah uji pengaruh perlakuan atau uji skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Pada tahap pertama data diuji dengan menguji homogenitas dengan menggunakan skor pretest dari kelompok kontrol dan eksperimen. Hasil yang ditunjukkan bahwa kedua kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen berada pada titik pijak yang sama atau homogen. Hal tersebut dikarenakan sig. (2-tailed) > 0,05 dimana hasilnya adalah 0,560. Tahap kedua ialah melakukan uji kenaikan skor pretest ke posttest pada kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen. Hasil yang diperoleh oleh kelompok kontrol menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari skor pretest ke posttest. Hal tersebut ditunjukkan dengan sig. (2-tailed) > 0,05 dimana hasil yang diperoleh adalah 0,000. Peningkatan yang dialami oleh kelompok kontrol sebesar 36,61%. Kelompok eksperimen menunjukkan hasil yang sama, pada kelompok eksperimen menujukkan adanya peningkatan yang signifikan dari skor pretest ke skor posttest. Hal tersebut ditunjukkan dengan sig. (2-tailed) > 0,05 dimana hasil yang diperoleh oleh kelompok eksperimen sebesar 0,000. Peningkatan yang dialami oleh kelompok eksperimen sebesar 42,82%. Kelompok kontrol dan kelompok eksperimen mengunjukkan sig. (2-tailed) yang sama yakni < 0,05. Pada kedua kelompok samasama mengalami peningkatan. Dari kedua peningkatan tersebut kelompok kontrol mengalami peningkatan 36,61% sedangkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan 42,82%.

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 Tahap terakhir adalah melakukan uji peningkatan skor posttest dengan menggunakan skor posttest kelompok kontrol dan eksperimen. Uji peningkatan skor posttest dilakukan untuk mengetahui perbedaan yang dialami oleh kedua kelompok setelah diberi perlakuan dengan menggunakan media timeline. Hasil posttest yang diperoleh oleh kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen menunjukkan sig. (2tailed) < 0,05 dimana hasil yang diperoleh sebesar 0,000. Hasil yang diperoleh tersebut menyatakan bahwa Hnull ditolak dan Hi diterima. Berarti terdapat perbedaan yang signifikan pada skor posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen.

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB 5 PENUTUP Pada bab 5 ini berisi tentang kesimpulan tentang penelitian yang dilakukan tentang pengaruh penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi dan menganalisis. Peneliti dalam bab ini tidak lupa memberikan saran yang dapat digunakan untuk penelitian berikutnya serta kelemahan yang dilakukan dalam penelitian ini. 5.1 Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap anak kelas V SD Kanisius Sorowajan tahun ajaran 2013/2014 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi proklamasi kemerdekaan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 5.1.1 Penggunaan media timeline secara signifikan berbeda terhadap kemampuan mengaplikasi pada mata pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan. Hal ini dapat dilihat pada nilai signifikansi yang diperoleh dengan perbandingan skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen adalah 0,012 atau dengan kata lain sig. (2tailed) < 0,05. Dari nilai tersebut maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen atau ada perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengaplikasi. 69

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 5.1.2 Penggunaan media timeline secara signifikan berbeda terhadap kemampuan menganalisis pada mata pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan. Hal ini dapat dilihat pada nilai signifikansi yang diperoleh dengan perbandingan skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen adalah 0,000 atau dengan kata lain sig. (2tailed) < 0,05. Dari nilai tersebut maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen atau ada perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan menganalisis. 5.2 Keterbatasan Penelitian Beberapa keterbatasan dalam penelitian ini yaitu: 5.2.1 Waktu pemberian pretest ke posttest dari kelompok kontrol ke kelompok eksperimen terlalu lama, sehingga ditakutkan anak memberikan informasi kepada kelas yang belum melaksanakan kegiatan pembelajaran. 5.2.2 Tingkat reliabilitas yang diperoleh dan dalam penelitian ini dan yang digunakan dalam penelitian ini termasuk ke dalam kategori cukup. 5.3 Saran Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyampaikan beberapa saran untuk penelitian berikutnya:

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 5.2.1 Saran Umum Penggunaan media timeline dapat diterapkan dikegiatan pembelajaran khususnya pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Media timeline dapat digunakan untuk menggambarkan urutan sebuah peristiwa. Penggunaan media timeline bisa digunakan untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak khususnya kemampuan mengaplikasi dan menganalisis. 5.2.2 Saran Bagi Penelitian Selanjutnya 5.2.2.1 Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian yang sejenis dan menggunakan berbagai kemampuan anak untuk lebih mendalam lagi. 5.2.2.2 Perlunya penelitian yang berhubungan dengan media timeline lagi agar penelitian media timeline menjadi lebih lebih menarik lagi. 5.2.2.3 Bagi peneliti selanjutnya dapat mengatur jadwal pemberian pretest dan posttest dari kelompok kontrol ke eksperimen tidak terlalu lama, sehingga anak tidak dapat memberitahukan kepada kelompok yang belum mengalami pretest dan posttest. 5.2.2.4 Reliabilitas instrumen dapat ditingkatkan agar penelitian yang dilakukan menjadi lebih baik lagi.

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 DAFTAR REFERENSI Anderson, Lorin dan David R. Krathwohl. (2010). Kerangka Landasan Untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asessmen. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Anitah, S. (2010). Media Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka. Azwar, S. (2009). Reliabilitas dan validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Azwar,S. (2012). Tes Prestasi Fungsi dan Pengembangan Pengkuran Prestasi Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Balfas. (2008). “Mengembangkan Kemampuan Literasi dan Berpikir Kritis Anak melalui Pemelajaran Sastra Berbasis Konteks”, Jurnal Linguistika, Vol 15, hal 154-163. Crain, W. (2007). Teori Perkembangan Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Daro’aeni, Yamtinah dan Nurhayati. (2013). “Pengaruh Kemampuan Memamhami Bacaam, Kemampuan Memori, dan Kemampuan Analisis Terhadap Prestasi Belajar Anak Pada Materi Pokok Koloid Kelas XI Semester Genap SMA Negeri 1 Ngemplak Tahun Ajaran 2012/2013”. Jurnal Pendidikan, Vol 2, hal 139-145. Depdiknas. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: Gramedia Desmita. (2007). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 Gozali, I. (2009). Aplikasi analisis multivariatet dengan program SPSS. Semarang : Universitas Diponegoro. Husdarta, J.S. & Nurlan K. (2010). Pertumbuhan dan perkembangan peserta didik. Bandung: Alfabeta. Kasmadi dan Sunariah. (2013). Panduan Modern Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta Masidjo, I. (2007). Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Anak di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius. Mityasari dan Suprayitno. (2013). “Penggunaan Media Bagan Garis Waktu (Timeline Chart) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Anak Dalam Pembelajaran IPS Kelas VSD”. JPGSD, Vol 01, hal 1-9. Munadi, Y. (2010). Media Pembelajaran: Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta. Nurgiyanto, B. (2001). Penilaian dalam bahasa dan sastra. Yogyakarta: BPFE. Priyatno, D. (2012). Belajar Praktis Analisis Parametrik dan Non Parametrik dengan SPSS. Yogyakarta: Gava Media. Putro. (2013). “Kemampuan Anak SMP Dalam Mengaplikasikan Nilai-Nilai Luhur Yang Diperoleh Dari Cerita Tokoh Wayang Ayng Sumatri Dan Kumbakarna Dalam Bermain Peran”. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Vol 2, hal 54-62. Sadiman, A. (2009). Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Grafindo Persada. Siregar,S. (2012). Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara.

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 Solihatin, Etin dan Raharjo. (2007). Cooperative Learning Analisis Model Pembelajaran IPS. Jakarta: Bumi Aksara. Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuanttatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Supardi. (2011). Dasar-dasar Ilmu Sosial. Yogyakarta: Penerbit Ombak. Supratiknya,A. (2012). Penilaian Hasil Belajar Dengan Teknik Nontes. Yogyakarta: Penerbit Universitas Sanata Dharma. Widyaningtyas dan Sarwiyanto. (2009). Ayo Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 5 SD. Yogyakarta: Penerbit Kanisus. Yulius, O. (2010). Kompas IT kreatif SPSS 18: Smarter & faster mengerjakan statistika. Yogyakarta: Panser Pustaka.

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 1 SILABUS PEMBELAJARAN EKSPERIMEN Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester : V / 2 Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (4JP) Standar Kompetensi : 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia Indikator Pencapaian Materi Gagasan Penilaian Alokasi Sumber Kompetensi Pokok dan Kegiatan Waktu dan Jenis Bentuk Contoh Uraian Pembelajaran Media Tagihan Instrumen Instrumen Materi Belajar Kompetensi Dasar : 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Competence 1. Menentukan cara untuk menghargai jasa dan penaran tokoh dalam mempoklamasika n kemerdekaan. 2. Menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasik an kemerdekaan. 3. Membandingkan peranan tokoh Menghargai jasa dan peranan tokoh proklamsi kemerdekaan . Pertemuan Pertama a. Guru memberikan lembar pretest. b. Anak membaca bacaan yang diberikan. c. Anak dan guru bertanya jawab tentang bacaan. d. Anak diberikan contoh untuk Portofolio Uraian Sebutkan 5 cara menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia! 4 x 40 menit Sumber : Widya ningtyas. 2011. Ayo belajar ilmu Pengeta huan Sosial. Yogyakart a: Kanisius. Alat : LKS Lembar post test 75 75

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI dalam memproklamasik an kemerdekaan. 4. Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasik an kemerdekaan. 5. Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasik an kemerdekaan. Conscience 1. Berani menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan. 2. Tepat dalam membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasik an kemerdekaan. 3. Tepat dalam menarik kesimpulan dari menggunakan media garis waktu. e. Anak dibagi kedalam kelompok. f. Anak mendapatkan LKS. g. Anak diminta diskusi untuk mengisi garis waktu di depan kelas. h. Anak dan guru menarik kesimpulan. i. Anak diberikan tugas. j. Doa penutup. Pertemuan Kedua a. Anak membaca materi selanjutnya. b. Anak bertanya jawab tentang bacaan yang telah dibaca. c. Anak Non Tes Skala Sikap Terlampir Non Tes Rubrik Pengamata n 76

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI peranan tokoh proklamasi kemerdekaan. Compassion 1. Mendemonstrasik an cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan. 2. Menyampaikan perbandingan peran tokoh dalam memproklamasik an kemerdekaan. 3. Terlibat langsung dalam menarik kesimpulan dari peranan tokoh. d. e. f. g. h. i. j. k. kembali diingitkan menggunaka n media garis waktu. Anak dibagi kedalam kelompok. Anak mengerjakan LKS. Anak menyampaik an hasil diskusi. Anak mengisi garis waktu Anak dan guru menarik kesimpulan. Anak dan guru bertanya jawab tentang hal yang kurang dipahami. Anak mendapat lembar posttest. Anak diberi tugas (PR). Terlampir 77

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI l. Doa penutup. Yogyakarta, 16 Januari 2014 Mengetahui Guru Kelas Vitus Gad Kepala Sekolah Suwardi, S.Pd. 78

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 Lampiran 2 RENCANA PELAKASANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS EKSPERIMEN Satuan Pendidikan : SD Kanisius Sorowajan Kelas : VA Semester :2 Mata Pelajaran / Tema : Ilmu Pengetahua Sosial Alokasi Waktu : 4 x 40 menit ( 4 JP) A. Standar Kompetensi 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. B. Kompetensi Dasar 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan . C. Indikator Pencapaian Kompetensi 2.3.1 Competence 1. Menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2. Menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 3. Membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 4. Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 5. Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.2 Conscience 1. Berani menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan.

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 2. Tepat dalam membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 3. Tepat dalam menarik kesimpulan dari peranan tokoh proklamasi kemerdekaan. 2.3.3 Compassion 1. Mendemonstrasikan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan. 2. Menyampaikan perbandingan peran tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 3. Terlibat langsung dalam menarik kesimpulan dari peranan tokoh. D. Tujuan Pembelajaran 2.3.1 Competence 1. Melalui diskusi anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 cara. 2. Melalui diskusi anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 cara yang telah dirumuskan. 3. Melalui membaca anak mampu membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 tokoh. 4. Melalui diskusi anak mampu memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 tokoh. 5. Melalui diskusi anak mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh minimal dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.2 Conscience 1. Melalui percobaan anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan minimal dengan berani. 2. Melalui diskusi anak mampu membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal dengan tepat. 3. Melalui diskusi anak mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh proklamasi kemerdekaan dengan tepat.

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 2.3.3 Compassion 1. Melalui diskusi anak mampu mendemonstrasikan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan minimal 3 cara. 2. Melalui presentasi anak mampu menyampaikan perbandingan peran tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 tokoh. 3. Melalui disusi anak mampu terlibat langsung dalam menarik kesimpulan minimal dari peranan tokoh. E. Materi Ajar - Mengharai jasa pahlawan dalam memproklamasikan kemerdekaan. - Peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. F. Metode Pengajaran Model Pembelajaran - Pembelajaran Pedagogi Reflektif (PPR) Metode - Diskusi - Tanya jawab - Presentasi - Demonstrasi G. Nilai Kemanusian - Kerjasama - Disiplin dan mandiri - Tanggungjawab - Percaya diri H. Kegiatan Pembelajaran Hari pertama 1. Kegiatan awal Konteks a. Salam pembuka. b. Doa pembukaan. c. Absensi. d. Presensi.

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 - Anak diajak untuk bertanya jawab tentang pahlawan yang telah berjasa pada proklamasi kemerdekaan. - Siapa yang tahu pahlawan yang ada di Indonesia siapa saja? - Siapa saja pahlawan yang berjasa selama proklamasi kemerdekaan? e. Orientasi - Anak diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan tujuan yang ingin dicapai. f. Motivasi - Anak diajak bernyanyi tentang lagu nasional tentang 17 Agustus. 2. Kegiatan inti Pengalaman - Anak mengerakan soal pretest. - Anak membaca bacaan yang dibawa oleh guru tentang proklamasi kemerdekaan dengan disiplin. - Anak dan guru bertanya jawab tentang bacaan yang dibawa oleh guru. - Anak diberi contoh menggunakan media garis waktu. - Anak dibagi kedalam kelompok, setiap kelompok berisi 5 - 6 orang. - Anak diberi lembar LKS. - Anak mengerjakan LKS dengan jujur. - Anak menyampaikan hasil diskusi dengan berani dan percaya diri. - Anak diminta mengisi garis waktu yang ada di depan kelas dengan tepat. - Anak dan guru menarik kesimpulan tentang peranan dan tokoh yang ada dalam bacaan dengan tepat. - Anak dan guru bertanya jawab tentang hal yang kurang dipahami. - Anak dan guru menyimpulkan pembelajaran bersama. Refleksi - Anak melakukan refleksi tentang pembelajaran yang telah dilakukan. 1. Bagaimana cara menghargai jasa pahlawan? 2. Apakah kalian ingin menjadi seorang pahlawan? 3. Mengapa kalian ingin menjadi seorang pahlawan? Aksi - Anak diajak untuk menghargai jasa pahlawan yang telah gugur.

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 - Anak diajak untuk menghormati teman-teman, guru dan seluruh warga sekolah. 3. Kegiatan penutup - Anak diberi tugas untuk mempelajari materi selanjutnya tentang peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. - Doa penutup. - Salam penutup. Hari kedua 1. Kegiatan awal Konteks a. Salam pembuka. b. Doa pembukaan. c. Presensi. d. Apersepsi. - Anak diajak untuk bertanya jawab tentang pahlawan yang telah berjasa pada proklamasi kemerdekaan. - Siapa tokoh yang paling kalian ingat? - Kenapa kalian mengingat pahlawan tersebut? e. Orientasi - Anak diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan tujuan yang ingin dicapai. f. Motivasi - Anak diajak bernyanyi tentang lagu nasional tentang Maju Tak Gentar. 2. Kegiatan inti Pengalaman - Anak membaca materi selanjutnya tentang peranan tokoh. - Anak dan guru bertanya jawab tentang bacaan yang telah di baca. - Anak kembali diingatkan cara menggunakan garis waktu. - Anak dibagi kedalam kelompok, setiap kelompok berisi 5 - 6 orang. - Anak diberi lembar LKS. - Anak mengerjakan LKS dengan jujur. - Anak menyampaikan hasil diskusi dengan berani dan percaya diri.

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 - Anak diminta mengisi garis waktu yang ada di depan kelas dengan tepat. - Anak dan guru menarik kesimpulan tentang peranan dan tokoh yang ada dalam bacaan dengan tepat. - Anak dan guru bertanya jawab tentang hal yang kurang dipahami. - Anak dan guru menyimpulkan pembelajaran bersama. Refleksi - Anak melakukan refleksi tentang pembelajaran yang dilakukan. 1. Apa saja yang telah kalian pelajari hari ini? 2. Bagaimana cara menumbuhkan semangat nasionalisme kalian? 3. Apakah dengan menumbuhkan nasionalisme kita dapat membuat perubahan? Aksi - Anak diajak untuk menumbuhkan nasionalisme. 3. Kegiatan penutup - Anak diberi lembar posttest. - Anak diberi tugas untuk mempelajari materi selanjutnya tentang peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. I. - Doa penutup. - Salam penutup. Refleksi Competence - Apakah anak sudah mampu untuk menentukan cara dalam menghargai jasa pahlawan ? - Apakah anak sudah mampu untuk membandingkan dan memadukan peranan para tokoh? - Apabila anak belum mampu apa yang akan dilakukan? Conscience - Apakah anak sudah menyiapkan cara tertentu untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan ? - Apakah anak sudah mampu menyiapkan perbandingan dan memadukan peranan tokoh? - Apabila anak belum menyiapkan apakah yang akan anak lakukan? Compassion

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 - Apakah anak mampu mendemonstrasikan dan mempresentasikan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi kemerdekaan? - Apabila anak belum mampu mendemonstrasikan dan mempresentasikan apa yang akan anak lakukan? J. Aksi Competence - Anak mampu untuk menentukan cara menghargai jasa pahlawan. - Anak mampu membandingkan dan memadukan peranan para tokoh. Conscience - Anak mampu menyiapkan cara untuk menghargai jasa pahlawan. - Anak mampu menyiapkan perbandingan dan memadukan peranan tokoh. Compassion - Anak dapat mendemonstarikan cara untuk menghargai jasa pahlawan. - Anak dapat mempresentasikan hasil perbandngan dan memadukan peranan tokoh. K. Kecakapan Hidup 1. Kecakapan personal - Disiplin. - Tepat. - Berani. - Jujur. - Percaya diri. 2. Kecakapan berpikir - Menghafal. - Menyelesaikan soal. 3. Kecakapan sosial - Membudayakan sikap disiplin. - Membudayakan sikap jujur. - Membudayakan sikap menghargai. 4. Kecakapan spesifik - Mengusai pengetahuan.

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 L. Sumber Belajar dan Alat / Bahan Sumber - Waliman, Rizal, Sobirin dan Dalimuthe. 2007. Pengetahuan Sosial untuk SD dan MI Kelas V. Jakarta : Widya Utama. Hal 128 – 138. Alat - Lembar LKS - Lembar evaluasi (terlampir) Media pembelajaran - Time line atau garis waktu M. Penilaian Hasil Belajar Competence (Tes) - Tertulis : Isian (terlampir) Conscience (Non tes) - Non tes : skala sikap (terlampir) Compassion (Non tes ) - Non tes : rubrik penilaian kinerja (terlampir) Yogyakarta, 16 Januari 2014 Mengetahui ,

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 LAMPIRAN Lembar Penilaian  Competence * skor setiap soal 4 Jawablah soal dibawah ini dengan jawaban yang benar! 1. Sebutkan 5 cara menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia! …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………. 2. Tanggal 7 Agustus 1945 adalah peristiwa pembentukan PPKI dan tanggal 1 maret 1945 adalah pembentukan BPUPKI. Apa kesamaan peristiwa yang terjadi pada tanggal tersebut? …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… 3. Tuliskan peristiwa apa saja yang dialami bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 pukul 03.00-10.00 WIB dan kesamaan dari peristiwa-peristiwa tersebut! …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… 4. Lahir di Surabaya pada tanggal 6 juni 1901. Ia menyelesaikan kuliahnya di Institut Teknologi Bandung pada usia 25 tahun. Ia aktif dalam pergerakan politik untuk memperjuangkan kemerdkaan Indonesia. Siapa tokoh yang diceritakan dalam cerita tersebut? Apa kontribusi untuk bangsa Indonesia? …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… 5. Bagaimana cara untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan berikan 3 contohnya! …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 Indikator Pencapaian No Menentukan Menggunakan Membandingkan Memadukan peranan Menarik cara untuk cara yang telah peranan tokoh tokoh dalam kesimpulan dari menghargai jasa ditentukan untuk dalam memproklamasikan peranan tokoh dan penaran menghargai jasa memproklamasika kemerdekaan. Nama Anak tokoh dalam dalam dan peranan tokoh n kemerdekaan. memproklamasika mempoklamasik dalam n kemerdekaan. an memproklamasika kemerdekaan. n kemerdekaan. 1 2 3 4 1 2 3 4 Total nilai 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. 88

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 Indikator 1 : Menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam mempoklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi kemerdekaan minimal 3 dengan benar Nilai 3 : jika anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi kemerdekaan minimal 2 dengan benar Nilai 2 : jika anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamsi kemerdekaan minimal 1 dengan benar Nilai 1 : jika anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamsi kemerdekaan minimal 1 namun salah Indikator 2 : Menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi minimal 3 cara tokoh dengan benar Nilai 3 : jika anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi minimal 2 cara tokoh dengan benar Nilai 2 : jika anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi minimal 1 cara tokoh dengan benar Nilai 1 : jika anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi minimal 1 cara tokoh namun kurang tepat Indikator 3: Membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu membandingkan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 3 : jika anak mampu membandingkan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 2 : jika anak mampu membandingkan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat 89

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 Nilai 1 : jika anak mampu membandingkan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan namun kurang tepat Indikator 4: Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu memadukan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 3 : jika anak mampu memadukan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 2 : jika anak mampu memadukan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 1 : jika anak mampu memadukan 1 peranan tokoh dalam memproklamsikan kemerdekaan namun kurang tepat Indikator 5 : Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh dengan benar, sesuai, tepat dan menarik Nilai 3 : jika anak mampu memenuhi 3 indikator dengan baik Nilai 2 : jika anak mampu memenuhi 2 indikator dengan baik Nilai 1 : jika anak mampu mememuhi 1 indikator dengan baik  Conscience Indikator Pencapaian No. Nama Anak Berani menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan 1 2 3 4 Tepat dalam membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan 1 2 3 Total Nilai Tepat dalam menarik kesimpulan dari peranan tokoh proklamasi kemerdekaan 4 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. 90

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 Keterangan : Indikator : Berani menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : jika anak mampu menggunakan 3 buah cara yang telah ditentukan dengan berani Nilai 3 : jika anak mampu menggunakan 2 buah cara yang telah ditentukan dengan berani Nilai 2 : jika anak mampu menggunakan 1 buah cara yang telah ditentukan dengan berani Nilai 1 : jika anak mampu menggunakan 1 buah cara yang telah ditentukan dengan kurang berani Indikator : Tepat dalam membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Nilai 4 : jika anak mampu membandingkan peranan tokoh dengan tepat, percaya diri, tidak bertele-tele dan tegas Nilai 3 : 3 indikator tercapai dengan baik Nilai 2: 2 indikator tercapai dengan baik Nilai 1: 1 indikator tercapai dengan baik Indikator : Tepat dalam menarik kesimpulan dari peranan tokoh proklamasi kemerdekaan Nilai 4: jika anak mengemukakan pendapat dengan tegas, tidak bertele-tele, berani dan percaya diri Nilai 3 : 3 indikator tercapai dengan baik Nilai 2: 2 indikator tercapai dengan baik Nilai 1: 1 indikator tercapai dengan baik Nilai Akhir = x 100 91

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92  Compassion Rubrik penilaian kinerja No 1. Kegiatan 1 Mendemonstrasikan cara menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi 2. Mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamasi 3. Diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Keterangan : 2 3 a. Mendemonstrasikan cara menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh prolamasi 3 : Anak mendemonstrasikan cara untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi dengan baik dan benar 2 : Anak mendemonstrasikan cara untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi dengan baik dan kurang benar 1 : Anak mendemonstrasikan cara untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi dengan kurang baik dan kurang benar b. Mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamasi 3 : Anak mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamasi dengan baik dan tepat 2 : Anak mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamasi dengan baik namun kurang tepat 1 : Anak mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamsi dengan kurang baik dan kurang tepat c. Diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan 3 : Anak diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan semangat dan tepat 92

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 2 : Anak diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan kurang semangat dan kurang tepat 1 : Anak diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tidak semangat dan tidak tepat Nilai Akhir = x 100 93

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 SILABUS PEMBELAJARAN KONTROL Lampiran 3 Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester :V/2 Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (4JP) Standar Kompetensi : 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia Indikator Materi Gagasan Pencapaian Pokok dan Kegiatan Kompetensi Uraian Pembelajaran Penilaian Jenis Tagihan Bentuk Contoh Instrumen Instrumen Alokasi Sumber Waktu dan Media Materi Belajar Kompetensi Dasar : 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Menghargai Pertemuan jasa dan Pertama cara untuk peranan a. Guru menghargai jasa tokoh memberikan jasa dan 2011. Ayo dan penaran proklamsi lembar peranan tokoh belajar tokoh dalam kemerdekaan pretest. dalam ilmu mempoklamasi . proklamasi Pengeta Competence 1. Menentukan b. Anak Sebutkan 5 Portofolio Uraian Sumber : cara 4 x 40 Widya menghargai menit ningtyas. kan membaca kemerdekaan huan kemerdekaan. bacaan yang Indonesia! Sosial. 94

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 2. Menggunakan cara yang telah diberikan. Yogyakart c. Anak dan a: ditentukan guru untuk bertanya menghargai jasa jawab Alat : dan peranan tentang LKS tokoh dalam bacaan. Lembar d. Anak dibagi post test memproklamasi kan kedalam kemerdekaan. kelompok. 3. Membandingka e. Anak n peranan tokoh mendapatka dalam n LKS. memproklamasi f. Anak dan kan guru kemerdekaan. menarik 4. Memadukan peranan tokoh kesimpulan. g. Anak dalam diberikan memproklamasi tugas. kan kemerdekaan. Kanisius. h. Doa Non Tes Skala Sikap Terlampir penutup. 5. Menarik 95

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 kesimpulan dari Pertemuan peranan tokoh Kedua dalam a. Anak memproklamasi membaca kan materi kemerdekaan. selanjutnya b. Anak Conscience 1. Berani menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan. 2. Tepat dalam membandingka n peranan tokoh bertanya jawab tentang bacaan yang telah dibaca. c. Anak dibagi kedalam kelompok. d. Anak Rubrik Non Tes Pengamatan Terlampir mengerjaka n LKS. e. Anak dalam menyampai memproklamasi kan hasil 96

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 kan kemerdekaan. diskusi. f. guru 3. Tepat dalam menarik menarik kesimpulan kesimpulan dari peranan tokoh proklamasi Anak dan . g. Anak dan guru kemerdekaan. bertanya jawab Compassion tentang hal 1. Mendemonstras ikan cara yang yang telah ditentukan kurang untuk dipahami. menghargai jasa h. Anak pahlawan dan mendapat peranan tokoh lembar proklamasi posttest. kemerdekaan. i. Anak diberi tugas (PR). 2. Menyampaikan perbandingan j. Doa penutup. peran tokoh 97

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 dalam memproklamasi kan kemerdekaan. 3. Terlibat langsung dalam menarik kesimpulan dari peranan tokoh. Yogyakarta, 16 Januari 2014 Mengetahui 98

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 Lampiran 4 RENCANA PELAKASANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS EKSPERIMEN Satuan Pendidikan : SD Kanisius Sorowajan Kelas : VB Semester :2 Mata Pelajaran / Tema : Ilmu Pengetahua Sosial Alokasi Waktu : 4 x 40 menit ( 4 JP) A. Standar Kompetensi 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. B. Kompetensi Dasar 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan . C. Indikator Pencapaian Kompetensi 2.3.1 Competence 1. Menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2. Menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 3. Membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 4. Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 5. Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan.

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 2.3.2 Conscience 1. Berani menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan. 2. Tepat dalam membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 3. Tepat dalam menarik kesimpulan dari peranan tokoh proklamasi kemerdekaan. 2.3.3 Compassion 1. Mendemonstrasikan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan. 2. Menyampaikan perbandingan peran tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 3. Terlibat langsung dalam menarik kesimpulan dari peranan tokoh. D. Tujuan Pembelajaran 2.3.1 Competence 1. Melalui diskusi anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 cara. 2. Melalui diskusi anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 cara yang telah dirumuskan. 3. Melalui membaca anak mampu membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 tokoh. 4. Melalui diskusi anak mampu memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 tokoh. 5. Melalui diskusi anak mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh minimal dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.2 Conscience 1. Melalui percobaan anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan minimal dengan berani. 2. Melalui diskusi anak mampu membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal dengan tepat.

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 3. Melalui diskusi anak mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh proklamasi kemerdekaan dengan tepat. 2.3.3 Compassion 1. Melalui diskusi anak mampu mendemonstrasikan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan minimal 3 cara. 2. Melalui presentasi anak mampu menyampaikan perbandingan peran tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 tokoh. 3. Melalui disusi anak mampu terlibat langsung dalam menarik kesimpulan minimal dari peranan tokoh. E. Materi Ajar - Mengharai jasa pahlawan dalam memproklamasikan kemerdekaan. - Peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. F. Metode Pengajaran Model Pembelajaran - Pembelajaran Pedagogi Reflektif (PPR) Metode - Diskusi - Tanya jawab - Presentasi - Demonstrasi G. Nilai Kemanusian - Kerjasama - Disiplin dan mandiri - Tanggungjawab - Percaya diri H. Kegiatan Pembelajaran Hari pertama 1. Kegiatan awal Konteks a. Salam pembuka. b. Doa pembukaan.

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102 c. Absensi. d. Presensi. - Anak diajak untuk bertanya jawab tentang pahlawan yang telah berjasa pada proklamasi kemerdekaan. - Siapa yang tahu pahlawan yang ada di Indonesia siapa saja? - Siapa saja pahlawan yang berjasa selama proklamasi kemerdekaan? e. Orientasi - Anak diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan tujuan yang ingin dicapai. f. Motivasi - Anak diajak bernyanyi tentang lagu nasional tentang 17 Agustus. 2. Kegiatan inti Pengalaman - Anak membaca bacaan yang dibawa oleh guru tentang proklamasi kemerdekaan dengan disiplin. - Anak dan guru bertanya jawab tentang bacaan yang dibawa oleh guru. - Anak dibagi kedalam kelompok, setiap kelompok berisi 5 - 6 orang. - Anak diberi lembar LKS. - Anak mengerjakan LKS dengan jujur. - Anak menyampaikan hasil diskusi dengan berani dan percaya diri. - Anak dan guru menarik kesimpulan tentang peranan dan tokoh yang ada dalam bacaan dengan tepat. - Anak dan guru bertanya jawab tentang hal yang kurang dipahami. - Anak dan guru menyimpulkan pembelajaran bersama. Refleksi - Anak melakukan refleksi tentang pembelajaran yang telah dilakukan. 4. Bagaimana cara menghargai jasa pahlawan? 5. Apakah kalian ingin menjadi seorang pahlawan? 6. Mengapa kalian ingin menjadi seorang pahlawan? Aksi - Anak diajak untuk menghargai jasa pahlawan yang telah gugur. - Anak diajak untuk menghormati teman-teman, guru dan seluruh warga sekolah.

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 3. Kegiatan penutup - Anak diberi tugas untuk mempelajari materi selanjutnya tentang peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. - Doa penutup. - Salam penutup. Hari kedua 1. Kegiatan awal Konteks a. Salam pembuka. b. Doa pembukaan. c. Presensi. d. Apersepsi. - Anak diajak untuk bertanya jawab tentang pahlawan yang telah berjasa pada proklamasi kemerdekaan. - Siapa tokoh yang paling kalian ingat? - Kenapa kalian mengingat pahlawan tersebut? e. Orientasi - Anak diberi penjelasan tentang materi yang akan dipelajari dan tujuan yang ingin dicapai. f. Motivasi - Anak diajak bernyanyi tentang lagu nasional tentang Maju Tak Gentar. 2. Kegiatan inti Pengalaman - Anak membaca materi selanjutnya tentang peranan tokoh. - Anak dan guru bertanya jawab tentang bacaan yang telah di baca. - Anak dibagi kedalam kelompok, setiap kelompok berisi 5 - 6 orang. - Anak diberi lembar LKS. - Anak mengerjakan LKS dengan jujur. - Anak menyampaikan hasil diskusi dengan berani dan percaya diri. - Anak dan guru menarik kesimpulan tentang peranan dan tokoh yang ada dalam bacaan dengan tepat. - Anak dan guru bertanya jawab tentang hal yang kurang dipahami.

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104 - Anak dan guru menyimpulkan pembelajaran bersama. Refleksi - Anak melakukan refleksi tentang pembelajaran yang dilakukan. 4. Apa saja yang telah kalian pelajari hari ini? 5. Bagaimana cara menumbuhkan semangat nasionalisme kalian? 6. Apakah dengan menumbuhkan nasionalisme kita dapat membuat perubahan? Aksi - Anak diajak untuk menumbuhkan nasionalisme. 3. Kegiatan penutup - Anak diberi lembar posttest. - Anak diberi tugas untuk mempelajari materi selanjutnya tentang peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. I. - Doa penutup. - Salam penutup. Refleksi Competence - Apakah anak sudah mampu untuk menentukan cara dalam menghargai jasa pahlawan ? - Apakah anak sudah mampu untuk membandingkan dan memadukan peranan para tokoh? - Apabila anak belum mampu apa yang akan dilakukan? Conscience - Apakah anak sudah menyiapkan cara tertentu untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan ? - Apakah anak sudah mampu menyiapkan perbandingan dan memadukan peranan tokoh? - Apabila anak belum menyiapkan apakah yang akan anak lakukan? Compassion - Apakah anak mampu mendemonstrasikan dan mempresentasikan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi kemerdekaan?

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 - Apabila anak belum mampu mendemonstrasikan dan mempresentasikan apa yang akan anak lakukan? J. Aksi Competence - Anak mampu untuk menentukan cara menghargai jasa pahlawan. - Anak mampu membandingkan dan memadukan peranan para tokoh. Conscience - Anak mampu menyiapkan cara untuk menghargai jasa pahlawan. - Anak mampu menyiapkan perbandingan dan memadukan peranan tokoh. Compassion - Anak dapat mendemonstarikan cara untuk menghargai jasa pahlawan. - Anak dapat mempresentasikan hasil perbandngan dan memadukan peranan tokoh. K. Kecakapan Hidup 1. Kecakapan personal - Disiplin. - Tepat. - Berani. - Jujur. - Percaya diri. 2. Kecakapan berpikir - Menghafal. - Menyelesaikan soal. 3. Kecakapan sosial - Membudayakan sikap disiplin. - Membudayakan sikap jujur. - Membudayakan sikap menghargai. 4. Kecakapan spesifik - Mengusai pengetahuan L. Sumber Belajar dan Alat / Bahan Sumber - Waliman, Rizal, Sobirin dan Dalimuthe. 2007. Pengetahuan Sosial untuk SD dan MI Kelas V. Jakarta : Widya Utama. Hal 128 – 138.

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 Alat - Lembar LKS - Lembar evaluasi (terlampir) Media pembelajaran - Gambar M. Penilaian Hasil Belajar Competence (Tes) - Tertulis : Isian (terlampir) Conscience (Non tes) - Non tes : skala sikap (terlampir) Compassion (Non tes ) - Non tes : rubrik penilaian kinerja (terlampir) Yogyakarta, 16 Januari 2014 Mengetahui , Guru Kelas V G Tri Teguh Rahayu, S.Pd

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 107 LAMPIRAN Lembar Penilaian  Competence * skor setiap soal 4 Jawablah soal dibawah ini dengan jawaban yang benar! 1. Sebutkan 5 cara menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia! …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… 2. Tanggal 7 Agustus 1945 adalah peristiwa pembentukan PPKI dan tanggal 1 maret 1945 adalah pembentukan BPUPKI. Apa kesamaan peristiwa yang terjadi pada tanggal tersebut? …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… 3. Tuliskan peristiwa apa saja yang dialami bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 pukul 03.00-10.00 WIB dan kesamaan dari peristiwa-peristiwa tersebut! …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… 4. Lahir di Surabaya pada tanggal 6 juni 1901. Ia menyelesaikan kuliahnya di Institut Teknologi Bandung pada usia 25 tahun. Ia aktif dalam pergerakan politik untuk memperjuangkan kemerdkaan Indonesia. Siapa tokoh yang diceritakan dalam cerita tersebut? Apa kontribusi untuk bangsa Indonesia? …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… 5. Bagaimana cara untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan berikan 3 contohnya! …………………………………………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 No Nama Anak Menentukan cara untuk menghargai jasa dan penaran tokoh dalam mempoklamasik an kemerdekaan. Menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasika n kemerdekaan. 1 1 2 3 4 2 3 4 Indikator Pencapaian Membandingkan Memadukan peranan tokoh peranan tokoh dalam dalam memproklamasikan memproklamasikan kemerdekaan. kemerdekaan. 1 2 3 4 1 2 3 4 Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasika Total n kemerdekaan. nilai 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. Indikator 1 : Menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam mempoklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi kemerdekaan minimal 3 dengan benar Nilai 3 : jika anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi kemerdekaan minimal 2 dengan benar Nilai 2 : jika anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamsi kemerdekaan minimal 1 dengan benar Nilai 1 : jika anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamsi kemerdekaan minimal 1 namun salah 108

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 Indikator 2 : Menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi minimal 3 cara tokoh dengan benar Nilai 3 : jika anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi minimal 2 cara tokoh dengan benar Nilai 2 : jika anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi minimal 1 cara tokoh dengan benar Nilai 1 : jika anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam proklamasi minimal 1 cara tokoh namun kurang tepat Indikator 3: Membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu membandingkan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 3 : jika anak mampu membandingkan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 2 : jika anak mampu membandingkan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 1 : jika anak mampu membandingkan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan namun kurang tepat Indikator 4: Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu memadukan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 3 : jika anak mampu memadukan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 2 : jika anak mampu memadukan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat Nilai 1 : jika anak mampu memadukan 1 peranan tokoh dalam memproklamsikan kemerdekaan namun kurang tepat Indikator 5 : Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika anak mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh dengan benar, sesuai, tepat dan menarik 109

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 110 Nilai 3 : jika anak mampu memenuhi 3 indikator dengan baik Nilai 2 : jika anak mampu memenuhi 2 indikator dengan baik Nilai 1 : jika anak mampu mememuhi 1 indikator dengan baik  Conscience Indikator Pencapaian No. Nama Anak Total Nilai Berani menggunakan Tepat dalam Tepat dalam menarik cara yang telah membandingkan kesimpulan dari ditentukan untuk peranan tokoh dalam peranan tokoh menghargai jasa dan memproklamasikan proklamasi peranan tokoh kemerdekaan kemerdekaan proklamasi kemerdekaan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. Keterangan : Indikator : Berani menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : jika anak mampu menggunakan 3 buah cara yang telah ditentukan dengan berani Nilai 3 : jika anak mampu menggunakan 2 buah cara yang telah ditentukan dengan berani Nilai 2 : jika anak mampu menggunakan 1 buah cara yang telah ditentukan dengan berani 110

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 111 Nilai 1 : jika anak mampu menggunakan 1 buah cara yang telah ditentukan dengan kurang berani Indikator : Tepat dalam membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Nilai 4 : jika anak mampu membandingkan peranan tokoh dengan tepat, percaya diri, tidak bertele-tele dan tegas Nilai 3 : 3 indikator tercapai dengan baik Nilai 2: 2 indikator tercapai dengan baik Nilai 1: 1 indikator tercapai dengan baik Indikator : Tepat dalam menarik kesimpulan dari peranan tokoh proklamasi kemerdekaan Nilai 4: jika anak mengemukakan pendapat dengan tegas, tidak bertele-tele, berani dan percaya diri Nilai 3 : 3 indikator tercapai dengan baik Nilai 2: 2 indikator tercapai dengan baik Nilai 1: 1 indikator tercapai dengan baik Nilai Akhir =  x 100 Compassion Rubrik penilaian kinerja No 1. 2. 3. Kegiatan 1 Mendemonstrasikan cara menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi Mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamasi Diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan 2 3 111

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 112 Keterangan : d. Mendemonstrasikan cara menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh prolamasi 3 : Anak mendemonstrasikan cara untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi dengan baik dan benar 2 : Anak mendemonstrasikan cara untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi dengan baik dan kurang benar 1 : Anak mendemonstrasikan cara untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi dengan kurang baik dan kurang benar e. Mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamasi 3 : Anak mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamasi dengan baik dan tepat 2 : Anak mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamasi dengan baik namun kurang tepat 1 : Anak mempresentasikan hasil kesimpulan dan membandingkan peran tokoh proklamsi dengan kurang baik dan kurang tepat f. Diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan 3 : Anak diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan semangat dan tepat 2 : Anak diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan kurang semangat dan kurang tepat 1 : Anak diskusi dalam memadukan dan menarik kesimpulan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tidak semangat dan tidak tepat Nilai Akhir = x 100 112

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 113 Lampiran 5 Lembar Kerja Anak (LKS) A. Tujuan Pembelajaran 2.3.1 Competence 1. Melalui diskusi anak mampu menentukan cara untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 cara. 2. Melalui diskusi anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 cara yang telah dirumuskan. 3. Melalui membaca anak mampu membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 tokoh. 4. Melalui diskusi anak mampu memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 tokoh. 5. Melalui diskusi anak mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh minimal dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.2 Conscience 1. Melalui percobaan anak mampu menggunakan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan minimal dengan berani. 2. Melalui diskusi anak mampu membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal dengan tepat. 3. Melalui diskusi anak mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh proklamasi kemerdekaan dengan tepat. 113

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 114 2.3.3 Compassion 1. Melalui diskusi anak mampu mendemonstrasikan cara yang telah ditentukan untuk menghargai jasa pahlawan dan peranan tokoh proklamasi kemerdekaan minimal 3 cara. 2. Melalui presentasi anak mampu menyampaikan perbandingan peran tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan minimal 3 tokoh. 3. Melalui disusi anak mampu terlibat langsung dalam menarik kesimpulan minimal dari peranan tokoh. B. Petunjuk Pembelajaran 1. Anak berkumpul dalam kelompok yang telah dibagi oleh guru 2. Anak mendapatkan materi bacaan 3. Anak membaca bacaan yang diberikan 4. Anak mengisi Lembar Kerja Anak secara berkelompok 5. Anak memprsentasikan hasil diskusi yang telah dilakukan 6. Anak mengisi papan garis waktu sesuai dengan waktu dan kejadian yang telah disiapkan 114

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 115 C. Kegiatan Pembelajaran Kegiatan 1 Ceritakanlah peristiwa yang terjadi pada gambar secara singkat! 115

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 116 Kegiatan 2 1. Bandingkanlah peranan tokoh sesuai tahun kejadian dari bacaan yang dibaca! 2. Padukanlah tokoh dan peristiwa yang terjadi dari bacaan! 3. Buatlah sebuah kalimat untuk menyimpulkan bacaan yang dibaca! 116

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 117 KUNCI JAWABAN Lampiran 6 1. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 7 September 1944 adalah janji kemerdekaan Indonesia Peristiwa yang terjadi pada tanggal 7 Agustus 1945 adalah pembentukan PPKI Hal yang telah dilakukan untuk meneladani jasa para pahlawan yaitu mencintai tanah air, mengamalkan pancasila, membantu sesama, belajar dengan giat dan lain sebagainya. 2. 7 Agustus 1945 adalah pembentukan PPKI sedangkan 11 Maret 1945 adalah pembentukan BPUPKI Kesamaan : pembentukan organisasi, sama – sama untuk memajukan bangsa Indonesia, dan sama – sama untuk merumuskan dasar Negara. Tokoh yang ikut berperan dikedua kejadian tersebut adalah Soekarno. Perbedaan : tanggal 7 adalah pembentukan PPKI sedangakan 11 pembentukan BPUPKI, Soekarno di PPKI menjadi ketua sedangkan di BPUKI Soekarno adalah penyumang ide untuk dasar Negara, Ketua PPKI adalah Soekarno dan ketua BPUPKI adalah Radiman Wedyodiningrat. 3. 17 Agustus 1945 pukul 03.00 adalah pembuatan teks proklamasi, sedangkan pukul 10.00 pembacaan teks proklamasi di rumah Soekarno Jalan Pegangsahan Timur. Kesamaan : Soekarno adalah tokoh yang terdapat pada kejadian tersebut, sama – sama untuk memajukan Indonesia, dan sama – sama memperjuangkan bangsa Indonesia. 4. Ir. Soekarno 5. Dengan belajar, mengenang jasa pahlawan, menghafalkan pancasila, mencintai produk buatan Indonesia dan lain – lain

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 118 Lampiran 7a VALIDITAS MEDIA, PERANGKAT PEMBELAJARAN DAN SOAL MEDIA

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 119

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 120

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 121

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 122 Rentang nilai yang digunakan untuk menentukan hasil media ini yaitu: 80-100 : Sangat Baik 60-79 : Baik 40-59 : Cukup 0-39 : Kurang Hasil yang diperoleh dari validasi media yang diberikan oleh bapak kepala sekolah adalah 92,86 termasuk sangat baik dan yang diberikan oleh guru kelas sebesar 89,29 termasuk sangat baik. Oleh karena itu media timeline dapat digunakan dalam penelitian dan siap untuk digunakan.

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 123 PERANGKAT PEMBELAJARAN

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 124

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 125

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 126 Rentang nilai yang digunakan untuk menentukan hasil media ini yaitu: 80-100 : Sangat Baik 60-79 : Baik 40-59 : Cukup 0-39 : Kurang Hasil yang diperoleh dari validasi perangkat pembelajaran yang divalidasi oleh bapak kepala sekolah SD Kanisius Sorowajan yaitu Suwardi, S.Pd. hasil yng diperoeh adalah 82,26 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Perangkat pembelajaran yang sudah dinilai dapat digunakan dalam penelitian dikarenakan sudah termasuk dalam kategori yang baik.

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 127 SOAL

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 128

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 129

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 130 Rentang nilai yang digunakan untuk menentukan hasil media ini yaitu: 80-100 : Sangat Baik 60-79 : Baik 40-59 : Cukup 0-39 : Kurang Hasil yang diperoleh dari validasi instrumen soal yang akan digunakan untuk pretest dan posttest. Validasi dilakukan oleh guru kelas V dan diperoleh hasil sebesar 88 dan termasuk kedalam kategori sangat baik. Soal yang digunakan kemudian sudah layak untuk digunakan dalam penelitian.

(153) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 131 Lampiran 7b VALIDITAS KONSTRUK

(154) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 132

(155) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 133 Lampiran 8 No Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Ando Aksioma Andre Anton Tata Bagus Dita Christy Ajeng Komang Charel Dani Delga Genta Yuda Rnesa Arkanta Khaleb Kinanthi Sandi Lonard Mia Lukas Vani Melvana Monic Thomas Satria Iven Roselina Nelson Gemalla Eka HASIL VALIDITAS 1 No Soal 2 3 4 Jumlah 5 Skor 4 2 3 4 2 4 2 2 4 4 3 2 1 3 3 3 3 4 3 1 3 1 4 2 2 3 3 3 2 4 4 1 2 1 1 4 2 1 1 0 1 3 4 2 1 3 1 0 1 2 4 0 0 3 0 2 1 0 0 0 1 3 1 0 0 1 3 2 2 2 3 2 0 2 2 3 1 1 1 1 0 1 2 4 3 2 0 0 1 0 0 2 2 2 2 2 2 1 0 3 3 3 4 3 4 3 2 4 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 2 2 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 4 2 4 2 2 3 3 4 4 4 2 2 4 3 4 2 4 4 4 4 4 2 4 3 2 4 3 4 4 2 2 2 3 15 10 16 14 11 14 8 11 17 19 11 9 12 11 9 10 14 19 13 11 12 5 15 9 6 12 11 13 14 12 11 7 8

(156) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 134 Correlations Total Pearson Correlation total Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson item2 Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson item3 Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson item4 Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation item5 1 Sig. (2-tailed) N item1 item1 Sig. (2-tailed) N item2 .694 ** item3 .748 ** item4 .589 ** item5 .737 ** .595 ** .000 .000 .000 .000 .000 33 33 33 33 33 33 ** 1 .331 .180 .060 .317 .008 .018 .694 .000 .451 ** .408 * 33 33 33 33 33 33 ** .331 1 .410 * .319 .277 .000 .060 .018 .071 .119 33 33 33 33 33 33 ** .180 .410 * 1 .268 .113 .000 .317 .018 .131 .532 33 33 33 33 33 33 ** .319 .268 1 .000 .008 .071 .131 33 33 33 33 * .277 .113 .000 .018 .119 .532 .005 33 33 33 33 33 .748 .589 .737 .595 ** ** .451 .408 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). .480 ** .005 33 33 ** 1 .480 33

(157) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 135 HASIL RELIABILITAS Lampiran 9 Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items Based on Standardized Items .691 .705 5

(158) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 136 Lampiran 10 HASIL DESKRIPSI DATA KELOMPOK KONTROL Kontrol Pretest Posttest Mengaplikasi Menganalisis Mengaplikasi Menganalisis 63 8 75 25 75 25 75 25 38 8 63 25 100 42 88 50 63 42 88 42 100 67 100 83 88 25 75 58 63 25 63 25 100 33 75 42 100 42 88 58 100 42 75 33 100 42 100 66 88 33 88 42 88 33 88 50 88 58 88 83 100 33 88 33 63 25 88 42 75 17 63 42 75 25 100 33 63 25 50 33 88 33 75 50 88 58 50 67 88 33 75 33 88 58 50 83 100 33 50 50 75 33 63 50 100 33 88 33 75 8 63 25 63 33 75 33 88 8 100 25 2483 980 2307 1339 82.77 32.67 76.90 44.63

(159) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 137 Lampiran 11 HASIL DESKRIPSI DATA KELOMPOK EKSPERIMEN Eksperimen Pretest Posttest Mengaplikasi Menganalisis Mengaplikasi Menganalisis 25 33 75 33 100 58 88 67 75 58 75 33 38 42 63 58 75 50 100 67 75 33 88 92 75 50 100 75 100 33 63 100 100 50 100 75 100 50 88 67 75 33 88 75 63 33 100 92 63 58 88 75 88 58 100 75 100 33 100 75 50 42 75 50 88 83 88 75 100 58 100 83 100 25 88 50 63 42 63 58 75 50 88 42 88 83 88 92 100 42 63 67 50 33 100 50 88 42 75 42 88 58 75 75 75 75 100 75 75 50 88 58 38 33 88 67 38 25 100 75 2268 1413 2595 2018 75.6 47.1 86.50 67.27

(160) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 138 Lampiran 12 HASIL ANALISIS DATA KELOMPOK KONTROL Statistics Pretestmengapli pretestmengana Posttestmengap posttestmengan kasi Valid lisis likasi alisis 30 30 30 30 0 0 0 0 Mean 82.77 32.67 76.90 44.63 Std. Error of Mean 2.950 2.749 2.863 3.246 Median 88.00 33.00 75.00 42.00 a 33 88 33 16.156 15.055 15.683 17.781 261.013 226.644 245.955 316.171 Range 62 59 50 58 Minimum 38 8 50 25 Maximum 100 67 100 83 2483 980 2307 1339 N Missing Mode Std. Deviation Variance Sum 88 a. Multiple modes exist. The smallest value is shown

(161) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 139 Lampiran 13 HASIL ANALISIS DATA KELOMPOK EKSPERIMEN Statistics Pretestmengapli pretestmengana Posttestmengap posttestmengan kasi Valid lisis likasi alisis 30 30 30 30 0 0 0 0 Mean 75.60 47.10 86.50 67.27 Std. Error of Mean 4.029 2.799 2.329 3.131 Median 75.00 46.00 88.00 71.00 a 33 88 75 22.068 15.332 12.754 17.150 487.007 235.059 162.672 294.133 Range 75 58 37 67 Minimum 25 25 63 33 Maximum 100 83 100 100 2268 1413 2595 2018 N Missing Mode Std. Deviation Variance Sum 75 a. Multiple modes exist. The smallest value is shown

(162) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 140 NORMALITAS KELOMPOK KONTROL Lampiran 14 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pretestmengaplikasi N Normal Parameters a,b Most Extreme Differences Pretestmenganalisis postmengaplikasi postmenganalisis 30 30 30 30 82.77 32.67 76.90 44.63 16.156 15.055 15.683 17.781 Absolute .227 .191 .194 .177 Positive .143 .191 .115 .177 Negative -.227 -.142 -.194 -.135 1.243 1.047 1.061 .969 .091 .223 .210 .305 Mean Std. Deviation Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. 140

(163) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 141 NORMALITAS KELOMPOK EKSPERIMEN Lampiran 15 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pretestmengaplikasi N Normal Parameters a,b Most Extreme Differences pretestmenganalisis posttestmengaplikasi pretestmenganalisi 30 30 30 30 75.60 47.10 86.50 67.27 22.068 15.332 12.754 17.150 Absolute .189 .154 .247 .174 Positive .134 .154 .145 .159 Negative -.189 -.112 -.247 -.174 1.036 .846 1.352 .953 .233 .471 .052 .324 Mean Std. Deviation Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data. 141

(164) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 142 HOMOGENITAS KEMAMPUAN MENGAPLIKASI Lampiran 16 Group Statistics group N Mean Std. Deviation Std. Error Mean kontrol 30 82.77 16.156 2.950 eksperiman 30 75.60 22.068 4.029 mengaplikasi Independent Samples Test Levene's Test for t-test for Equality of Means Equality of Variances F Sig. T Df Sig. (2- Mean Std. Error 95% Confidence Interval of the tailed) Difference Difference Difference Lower Upper Equal variances 1.576 .214 1.435 58 .157 7.167 4.993 -2.829 17.162 1.435 53.149 .157 7.167 4.993 -2.848 17.181 assumed mengaplikasi Equal variances not assumed 142

(165) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 143 HOMOGEITAS KEMAMPUAN MENGANALISIS Lampiran 17 Group Statistics group N Mean Std. Deviation Std. Error Mean kontrol 30 32.6667 15.05469 2.74860 eksperiman 30 47.1000 15.33162 2.79916 menganalisis Independent Samples Test Levene's Test for t-test for Equality of Means Equality of Variances F Sig. T Df Sig. (2- Mean Std. Error 95% Confidence Interval of the tailed) Difference Difference Difference Lower Upper Equal variances .344 .560 -3.679 58 .001 -14.43333 3.92302 -22.28611 -6.58056 -3.679 57.981 .001 -14.43333 3.92302 -22.28616 -6.58050 assumed menganalisis Equal variances not assumed 143

(166) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 144 ANALISIS DATA SPPS KEMAMPUAN MENGAPLIKASI Lampiran 18 UJI KENAIKAN PRETEST Paired Samples Statistics Mean N Std. Deviation Std. Error Mean posteksperimen 86.50 30 12.754 2.329 preeksperimen 75.60 30 22.068 4.029 postkontrol 76.90 30 15.683 2.863 prekontrol 82.77 30 16.156 2.950 Pair 1 Pair 2 Paired Samples Test Paired Differences Mean T Std. Std. Error 95% Confidence Interval Deviation Mean of the Difference Lower Pair 1 Pair 2 posteksperimen preeksperimen postkontrol - prekontrol df Sig. (2-tailed) Upper 10.900 24.373 4.450 1.799 20.001 2.450 29 .021 -5.867 18.774 3.428 -12.877 1.144 -1.712 29 .098 144

(167) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 145 UJI PENGARUH PERLAKUAN Group Statistics group N Mean Std. Deviation Std. Error Mean kontrol 30 76.90 15.683 2.863 eksperimen 30 86.50 12.754 2.329 mengaplikasi Independent Samples Test Levene's Test t-test for Equality of Means for Equality of Variances F Sig. T Df Sig. (2- Mean Std. Error 95% Confidence Interval of the tailed) Difference Difference Difference Lower Equal variances assumed 1.66 8 .202 -2.601 Upper 58 .012 -9.600 3.691 -16.988 -2.212 -2.601 55.687 .012 -9.600 3.691 -16.994 -2.206 mengaplikasi Equal variances not assumed 145

(168) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 146 ANALISIS DATA SPPS KEMAMPUAN MENGANALISIS Lampiran 19 UJI KENAIKAN PRETEST Paired Samples Statistics Mean N Std. Deviation Std. Error Mean posteksperimen 67.27 30 17.150 3.131 preeksperimen 47.10 30 15.332 2.799 postkontrol 44.63 30 17.781 3.246 prekontrol 32.67 30 15.055 2.749 Pair 1 Pair 2 Paired Samples Test Paired Differences Mean T Std. Std. Error 95% Confidence Interval Deviation Mean of the Difference Lower Pair 1 Pair 2 posteksperimen preeksperimen postkontrol - prekontrol df Sig. (2-tailed) Upper 20.167 21.049 3.843 12.307 28.026 5.248 29 .000 11.967 9.953 1.817 8.250 15.683 6.585 29 .000 146

(169) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 147 UJI PENGARUH PERLAKUAN Group Statistics group N Mean Std. Deviation Std. Error Mean kontrol 30 44.63 17.781 3.246 eksperimen 30 67.27 17.150 3.131 menganalisis Independent Samples Test Levene's Test t-test for Equality of Means for Equality of Variances F Sig. T Df Sig. (2- Mean Std. Error 95% Confidence Interval of tailed) Difference Difference the Difference Lower Upper Equal variances .094 .761 -5.018 58 .000 -22.633 4.510 -31.662 -13.605 -5.018 57.924 .000 -22.633 4.510 -31.662 -13.605 assumed menganalisis Equal variances not assumed 147

(170) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 148 Lampiran 20 HASIL PRETEST DAN POSTTEST KONTROL PRETEST 148

(171) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 149 PROSTTEST 149

(172) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 150 Lampiran 21 HASIL PRETEST DAN POSTTEST EKSPERIMEN PRETEST PROSTTEST 150

(173) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 151 POSTTEST 151

(174) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 152 Lampiran 22 SURAT IJIN PENELITIAN DARI KAMPUS

(175) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 153 Lampiran 23 SURAT IJIN TELAH MELAKUKAN PENELITIAN

(176) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 154 Lampiran 24 FOTO MEDIA TIMELINE

(177) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 155 Lampiran 25 FOTO KEGIATAN PENELITIAN KELAS KONTROL Menjawab soal pretest Kegiatan pembelajaran kelas kontrol

(178) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 156 Kegiatan pembelajaran kelas kontrol Menjawab soal posttest

(179) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 157 Lampiran 26 FOTO KEGIATAN PENELITIAN KELAS EKSPERIMEN Persiapan untuk menjawab soal pretest Siswa mencoba menggunakan media timeline

(180) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 158 Kegiatan penggunaan media timeline Persiapan menjawab soal pottest

(181) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 159 Lampiran 27 CV (RIWAYAT HIDUP) Ni Made Intan Lestari merupakan anak kedua dari pasangan I Ketut Narsa dan Ni Nyoman Sumiasih. Lahir di Denpasar, 5 Juni 1992. Pendidikan awal dimulai di TK Kumara Santhi Sanur tahun 1997-1998. Dilanjutkan ke jenjang pendidikan Sekolah Dasar Negeri 8 Sanur pada tahun 1998-2004. Dilanjutkan ke jenjang pendidikan Sekolah Mengenah Pertama di SMP Wisata Sanur tahun 2004-2007. Tahun 2007-2010 penulis melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas di SMA Dwijendra Denpasar. Kemudian menempuh pendidikan di Universitas Sanata Dharma pada tahun 2010. Selama menempuh pendidikan sudah banyak kegiatan organisasi yang telah diikuti oleh penulis, anatara lain saat SMP peneliti menjadi ketua OSIS di sekolah dan pernah menjadi juara 2 LKBB tingkat Kota. Saat SMA penulis menjadi anggota pramuka Saka Bhayangkara Polda Bali. Di perguruan tinggi banyak kegiatan dan organisasi yang sudah diikuti, anatara lain menjadi ketua acara parade gamelan anak se-DIY dan Jateng tahun 2012, serta menjadi anggota panitia seminar workshop internasional UNA.

(182)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK CERITA RAKYAT SISWA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN PADA TAHUN AJARAN 20102011
0
1
148
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN TAHUN PELAJARAN 20102011
0
0
184
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASIKAN DAN MENCIPTA PADA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS WIROBRAJAN
0
0
138
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SENGKAN
0
0
111
DESKRIPSI KEMAMPUAN REFLEKTIF SISWA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN DAN SD KANISIUS EKSPERIMENTAL MANGUNAN
0
1
158
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SENGKAN
0
0
99
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS WIROBRAJAN
0
0
155
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASIKAN DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SOROWAJAN
0
0
129
PENGARUH PENGGUNAAN METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat Memperoleh gelar sarjana pendidikan Program studi pendidikan
0
0
171
PENGARUH PENGGUNAAN METODE INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN YOGYAKARTA SKRIPSI
0
1
154
IMPLEMENTASI PARADIGMA PEDAGOGI REFLEKTIF DALAM PEMBELAJARAN SISWA KELAS IVB SD KANISIUS SOROWAJAN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2010 2011 SKRIPSI
0
0
116
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI
0
0
161
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI
0
0
160
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN
0
0
144
PERBEDAAN KEMAMPUAN MEMAHAMI DAN MENGANALISIS ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN
0
0
154
Show more