Deskripsi tingkat kemandirian belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2013 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan klasikal - USD Repository

Gratis

0
0
112
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DESKRIPSI TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA ANGKATAN 2013 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK – TOPIK BIMBINGAN KLASIKAL Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Disusun oleh: Anna Dyah Rystukharina 091114028 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DESKRIPSI TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA ANGKATAN 2013 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK – TOPIK BIMBINGAN KLASIKAL Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Disusun oleh: Anna Dyah Rystukharina 091114028 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN “Hati si pemalas penuh keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan. (Amsal 13:4)” “Setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan mudah bila dikerjakan tanpa keengganan” “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11)” Karya ini saya persembahkan kepada: Bapak Dwi Prijanto dan Ibu M. Mundi Lestari Saudara dan Sahabatku Keluarga besar program studi BK USD iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang ditulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 18 Juni 2014 Penulis Anna Dyah Rystukharina v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Anna Dyah Rystukharina Nomor Mahasiswa : 091114028 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah yang berjudul: DESKRIPSI TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA TAHUN ANGKATAN 2013 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK – TOPIK BIMBINGAN KLASIKAL Beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 18 Juni 1014 Yang menyatakan Anna Dyah Rystukharina vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK DESKRIPSI TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING ANGKATAN 2013 UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK – TOPIK BIMBINGAN KLASIKAL Anna Dyah Rystukharina Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2013 dan implikasinya terhadap topik-topik bimbingan klasikal. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode survei.Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester II Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2013. Jumlah subjek penelitian adalah 74 mahasiswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kemandirian belajar mahasiswa yang disusun berdasarkan 3 aspek kemandirian belajar menurut Davis (dalam Nurhayati, 2011), yaitu (1) kemandirian belajar dalam aspek pengetahuan, (2) kemandirian dalam aspek sikap, (3) kemandirian dalam aspek ketrampilan. Pengukuran validitas dan reliabilitas menggunakan program SPSS16.0 for Window. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada Azwar (2007: 108). Tingkat kemandirian belajar digolongkan menjadi 5 kualifikasi, yaitu: “sangat tinggi”, “tinggi”, “sedang”, “rendah”, dan “sangat rendah”. Hasil penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa: 22 mahasiswa (29,7%) memiliki tingkat kemandirian belajar “sangat tinggi”, 48 mahasiswa (64,9%) memiliki tingkat kemandirian belajar “tinggi”, dan 4 mahasiswa (5,4%) memiliki tingkat kemandirian belajar “sedang”. Tidak ada mahasiswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar mahasiswa yang rendah dan sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disusunlah topik-topik bimbingan klasikal untuk mengembangkan serta meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2013. Topik-topik bimbingan yang dipilih lebih bersifat pengembangan. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT DESCRIPTION OF INDEPENDENT LEARNING LEVEL AMONG YEAR 2013 STUDENTS OF GUIDANCE AND COUNSELING STUDY PROGRAM SANATA DHARMA UNIVERSITY YOGYAKARTA AND THE IMPLICATION TOWARDS PROPOSED CLASSICAL COUNSELING TOPIC Anna Dyah Rystukharina Sanata Dharma University Yogyakarta 2014 This research is intended to describe the level of independent learning level among year 2013 students of Guidance and Counseling Study Program Sanata Dharma University Yogyakarta and the implications towards proposed classical counseling topic. This research used descriptive survey method. The subjects of this research are 74 students from second semester of Guidance and Counseling Study Program Sanata Dharma University Yogyakarta. The data is collected using independent learning questionnaire based on three aspects of Davis classification (Nurhayati, 2011), aimed at 3 aspects of independent learning; (1) independence in knowledge, (2) independence in behavior, (3) independence in skill. The validity and reliability is measured using SPSS16.0 program fro Windows. The data is analyzed based on Anwar (2007:108). The level of classifications are “Very High”, “High”, “Medium”, “Low”, and “Very Low”. The result showed that 22 students (29,7%) have a very high degree of independent learning, 48 students (64,9%) have a high degree of independent learning, and 4 students (5,4%) have a medium degree of independent learning, while no students (0%) have a low and very low degree of independent learning. Based on the result, a set of proposed classical counseling topic is compiled in order to improve and develop the level of independent learning level among year 2013 students of Guidance and Counseling Study Program Sanata Dharma University Yogyakarta. The topics chosen are more developmental in nature. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia yang melimpah yang telah diberikan, sehingga penulisan skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik sebagai tugas akhir syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana. Disadari bahwa penelitian ini tidak dapat selesai tanpa bantuan orang lain. Oleh karena itu, pada kesempatan ini peneliti mengucapkan banyak terimakasih kepada: 1. Bapak Dr. Gendon Barus, M.Si, selaku Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma, yang telah memberikan ijin untuk melakukan penelitian di Program Studi Bimbingan dan Konseling. 2. Ibu Dra. M.J. Retno Priyani, M.Si., selaku dosen pembimbing yang telah membimbing dengan begitu sabar selama proses penulisan skripsi ini. Terimakasih atas motivasi, dukungan dan banyak pelajaran berharga yang telah diberikan selama proses penulisan skripsi. 3. Bapak Al. Purwoko Sunu, A.Ma., selaku kepala bagian perpustakaan Sanata Dharma unit kampus III paingan yang telah memberikan ijin untuk melakukan uji coba penelitian di lingkungan perpustakaan. 4. Mahasiswa pengunjung perpustakaan Universitas Sanata Dharma unit kampus III Paingan yang telang bersedia mengisi kuesioner uji coba penelitian. 5. Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2013 yang telah meluangkan waktu dan bersedia mengisi kuesioner dengan baik. ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6. Kedua orangtua, Bapak Dwi Prijanto dan Ibu M. Mundi Lestari yang selalu memberikan cinta, kasih sayang, semangat, motivasi, dan tidak pernah tanpa henti menberikan doa kepada penulis untuk segera menyelesaikan skripsi dengan baik. 7. Kedua saudaraku, Ayu Lestiyani dan Wahyu Kurniawan Aji yang telah memberikan dukungan dalam penulisan skripsi. 8. Sahabat – sahabatku, Vita, Siska, Sinta, Nasa, Prima, Tika, Lilyn, Nayla, Tyas, dan Edyta yang telah mendukung dan memberikan motivasi selama proses penulisan skripsi. 9. Tika dan Nasa, yang dengan sabar membantu untuk saling belajar menginput dan mengolah data penelitian, serta meminjamkan referensi buku yang mendukung dalam penulisan skripsi. 10. Edyta Widi, yang menemani dan membantu mencari referensi buku yang mendukung proses penulisan skripsi. 11. Teman-teman mitra perpustakaan Universitas Sanata Dharma: Ester Yanti, Agung, Hani, Odil, Rea, Keket, Fandra, Yoha, Lana, Remma, Nia, Nisa, dan Iwan yang telah mendukung dan membatu dalam proses penulisan skripsi. 12. Keluarga besar Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2009. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Disadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Walau demikian peneliti berharap skripsi ini bermanfaat bagi yang membaca. Penulis xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL.................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING........................................... ii HALAMAN PENGESAHAN..................................................................... iii MOTTO DAN PERSEMBAHAN............................................................... iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA....................................................... v LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS..................................... vi ABSTRAK.................................................................................................... vii ABSTRAC..................................................................................................... viii KATA PENGANTAR.................................................................................. ix DAFTAR ISI................................................................................................ xii DAFTAR TABEL........................................................................................ xv DAFTAR GAMBAR.................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN................................................................................ xvii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah.................................................................. 1 B. Rumusan Masalah............................................................................ 5 C. Tujuan Penelitian............................................................................. 5 D. Manfaat Penelitian........................................................................... 5 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI E. Definisi Operasional....................................................................... 6 BAB II LANDASAN TEORI A. Kemandirian Belajar 1. Pengertian kemandirian belajar............................................ 8 2. Karakteristik pembelajar mandiri………………................. 12 3. Karakteristik kemandirian belajar........................................ 13 4. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian belajar….. 14 5. Aspek-aspek kemandirian belajar......................................... 15 B. Masa Dewasa Dini 1. Pengertian masa dewasa dini…………………................... 19 2. Ciri-ciri masa dewasa dini………….................................... 20 3. Masa dewasa dini berhubungan dengan kemandirian belajar……………………………………………………... 22 C. Bimbingan Klasikal Pengertian Bimbingan Klasikal……………………………… 22 D. Bimbingan yang Meningkatkan Kemandirian Belajar……………. 25 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian............................................................................... 26 B. Subjek……………………............................................................. 26 C. Instrumen Penelitian……………………………………………… 27 1. Kisi-kisi item….................................................................... 27 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2. Penentuan skor..................................................................... 29 D. Uji Coba alat 1. Validitas kuesioner............................................................... 29 2. Reliabilitas kuesioner.......................................................... 33 E. Prosedur Pengumpulan Data 1. Persiapan dan pelaksanaan.................................................. 36 2. Pengumpulan data............................................................... 37 F. Teknik Analisis Data....................................................................... 38 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi tingkat kemandirian belajar………….................. 44 2. Hasil skor tiap item tingkat kemandirian belajar.................. 46 B. Pembahasan Hasil Penelitian 1. Deskripsi tingkat kemandirian belajar mahasiswa……….. 50 2. Item-item deskripsi tingkat kemandirian belajar mahasiswa…………………………………………………. C. Usulan Topik-Topik Bimbingan Belajar............................ 53 59 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan....................................................................................... 62 B. Saran................................................................................................. 62 DAFTAR PUSTAKA................................................................................... 64 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1 Kisi-Kisi Kuesioner Uji Coba Deskripsi Tingkat Kemandirian 28 Belajar…………………………………………………………….. Tabel 2 Rincian Daftar Subyek Uji Coba Penelitian Mahasiswa 30 Pengunjung Perpustakaan……………………………………......... Tabel 3 Rincian daftar Subyek Penelitian Mahasiswa Bimbingan dan 31 Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.......................... Tabel 4 Item-Item yang Valid dan Tidak Valid.......................................... 32 Tabel 5 Kriteria Guilford.............................................................................. 34 Tabel 6 Kuesioner Penelitian tentang Deskripsi Tingkat Kemandirian 35 Belajar…………............................................................................... Tabel 7 Norma Kategorisasi Karakter Subyek Penelitian........................... 39 Tabel 8 Kategorisasi Tingkat Kemandirian Belajar…………...................... 40 Tabel 9 Kategorisasi Skor Item Tingkat Kemandirian Belajar…………...... 41 Tabel 10 KategorisasiItem Tingkat Kemandirian Belajar.............................. 43 Tabel 11 KategorisasiDeskripsi Tingkat Kemandirian Belajar…………...... 44 Tabel 12 Kategorisasi Skor Item Tingkat Kemandirian Belajar...................... 46 Tabel 13 Item Sedang dan Rendah Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar.. 49 Tabel 14 Usulan Topik-Topik Bimbingan belajar……................................... 59 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1 Histogram Tingkat Kemandirian Belajar................................... Gambar 2 Histogram Skor Item Tingkat Kemandirian Belajar................... 47 xvi 45

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Surat Izin Permohonan Penelitian.......................................... 65 Lampiran 2 Kuesioner Uji coba Tingkat Kemandirian Belajar…………. 66 Lampiran 3 Kuesioner Penelitian Tingkat Kemandirian Belajar.............. 72 Lampiran 4 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Tingkat Kemandirian 77 Belajar.................................................................................... Lampiran 5 Tabulasi Data Uji Coba Tingkat Kemandirian Belajar……. Lampiran 6 Tabulasi Data Penelitian Tingkat Kemandirian Belajar……. 87 xvii 83

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan masalah, dan manfaat penelitian. A. Latar Belakang Masalah Kemandirian mencakup seluruh aspek kehidupan, kemandirian merupakan aspek yang perlu dikembangkan. Beberapa macam kemandirian yaitu kemandirian dalam berperilaku, kemandirian dalam belajar, dan kemandirian lain yang diperlukan oleh individu. Contoh kemandirian dalam melaksanakan tugas adalah anak mampu mandi sendiri bila waktunya mandi tanpa disuruh, anak mampu membersihkan kamar sendiri setelah bangun tidur, dan contoh kemandirian dalam belajar anak mampu mengerjakan tugasnya sendiri tanpa meminta bantuan orang lain. Penelitian ini hanya dibatasi pada kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini diberikan kepada mahasiswa semester II (dua) atau angkatan 2013 karena mahasiswa semester II adalah mahasiswa paling muda dalam tahun akademik 2013/2014. Mahasiswa angkatan 2013 adalah mahasiswa yang baru saja berpindah dari dunia sekolah ke dunia perkuliahan. Manusia dapat belajar secara mandiri maupun bersama orang lain. Proses belajar pada manusia terjadi seumur hidup. Sejak kecil orangtua sudah menuntun anak 1

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 untuk belajar. Pada usia 4 atau 5 tahun orangtua sudah mulai menitipkan anak-anaknya di sekolah-sekolah yang di percayainya, untuk mengikuti proses belajar mengajar di sekolah bersama guru dan teman-teman mereka. Pada jaman sekarang sering terlihat orangtua yang memaksakan anak-anaknya untuk les supaya anak terus belajar bersama guru. Pada waktu individu berada pada jenjang sekolah banyak orangtua yang jarang memberi kesempatan untuk anak belajar sendiri, sehingga anak yang sudah menginjak usia remaja sebaiknya mulai dibiarkan untuk belajar secara mandiri. Mahasiswa harus mulai dapat mandiri dalam belajar karena pada saat memasuki dunia perkuliahan seorang mahasiswa tidak selalu didampingi pada saat menjalani kegiatan perkuliahan, tidak seperti pada saat seorang siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar disekolah. Mahasiswa memiliki kewajiban untuk belajar baik belajar di saat jam perkuliahan ataupun diluar jam perkuliahan, bersama dengan dosen ataupun belajar dirumah secara mandiri. Di universitas, mahasiswa dapat belajar didampingi oleh dosen, tetapi ada saatnya mahasiswa harus belajar secara mandiri yang dapat dilakukan dirumah atau di asrama mahasiswa dituntut untuk belajar sendiri, belajar secara mandiri karena dirumah atau di asrama tidak ada dosen yang dapat membantu belajar seperti saat mahasiswa melakukan kegiatan perkuliahan. Dalam kegiatan perkuliahan seorang mahasiswa dituntut untuk menerapkan kemandirian belajar. Kemandirian belajar perlu dilakukan oleh mahasiswa dikarenakan terkadang dosen hanya

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 menjelaskan materi secara ringkas sehingga mahasiswa harus memiliki strategi dalam setiap mengikuti kegiatan perkuliahan. Apabila mahasiswa memiliki kemandirian belajar maka dapat mengikuti materi yang diberikan oleh dosen dengan baik. Nilai yang didapat dalam dunia perkuliahan dinamakan Indeks Prestasi (IP), indeks prestasi atau IP adalah perolehan hasil akhir mahasiswa selama menempuh pendidikan. Seorang agar mahasiswa mendapatkan indeks prestasi yang memuaskan, harus tekun belajar. Proses belajar dapat dilakukan dengan cara bersama saat di kelas dengan dosen maupun belajar dirumah atau di asrama dengan jadwal yang telah mereka buat sendiri. Dengan ketekunan mahasiswa dalam belajar maka akan diperoleh hasil yang memuaskan baik pada saat mahasiswa mengerjakan tugas maupun mengerjakan tes-tes ujian yang diberikan oleh dosen. Kemandirian seharusnya dibina sejak kecil, karena jika kemandirian baru dibiasakan sesudah anak besar maka kemandirian itu tidak utuh. Begitu juga dengan kemandirian belajar, jika orangtua sudah membiasakan anak untuk belajar mandiri sejak kecil maka anak akan terbiasa belajar mandiri tanpa bergantung dengan orang lain, tetapi jika kemandirian belajar itu baru diberikan oleh orangtua saat anak menginjak remaja maka kemandirian belajar itu tidak akan utuh, tidak utuh disini dalam arti seseorang tidak percaya diri jika belajar sendiri ataupun mengerjakan tugasnya sendiri.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 Melihat kejadian-kejadian dalam perkuliahan, banyak di temukan fenomena mahasiswa masih belum dapat belajar secara mandiri. Hal ini dikarenakan terkadang mahasiswa hanya mengandalkan pengetahuan yang mereka peroleh dari dosen saat kegiatan perkuliahan. Beberapa contoh perilaku yang terlihat seperti mahasiswa yang belajar karena ada tugas atau belajar karena akan ada ujian, dan ada juga mahasiswa terkadang masih menggunakan “sistem kebut semalam” untuk belajar. Sistem kebut semalam adalah di mana pada esok hari akan berlangsung ujian atau harus mengumpulkan suatu tugas, maka mahasiswa tersebut sedang melakukan belajar atau sedang mengerjakan tugas pada malam hari sebelum esok hari dilaksanakan ujian atau mengumpulkan tugas. Fenomena lain yaitu ketika mahasiswa terkadang terlihat mencontek jawaban teman pada saat ujian dan mengerjakan tugas. Hal tersebut dapat terjadi karena mahasiswa tersebut merasa tidak percaya dengan kemampuannya dan mahasiswa tersebut saat di rumah atau di asrama tidak belajar lagi, mahasiswa hanya belajar saat kegiatan perkuliahan bersama dengan dosen. Mahasiswa tidak percaya terhadap kemampuannya karena mahasiswa tersebut kurang memiliki kemauan untuk belajar sendiri ataupun mengulagi materi yang diberikan dosen di kelas untuk dipelajari kembali dirumah atau asrama. Berdasarkan fenomena yang digambarkan di atas menarik untuk melakukan penelitian lebih mendalam tentang “Deskripsi tingkat kemandirian

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2013 dan implikasinya terhadap topiktopik bimbingan klasikal”. B. Rumusan Masalah 1. Bagaimanakah tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2013? 2. Topik-topik bimbingan apa sajakah yang sesuai bagi mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2013? C. Tujuan Penelitian 1. Mendeskripsikan tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2013. 2. Merumuskan topik-topik bimbingan klasikal kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2013. D. Manfaat Penelitian Penelitian yang dilakukan kiranya bermanfaat untuk: 1. Bagi Mahasiswa Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada mahasiswa tentang seberapa tinggi tinggi tingkat kemandirian belajarnya,

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 sehingga mahasiswa dapat lebih mengatur belajarnya, dan mahasiswa dapat meningkatkan prestasinya. 2. Bagi Dosen dan Program Studi Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan dosen pembimbing sebagai masukan dalam mendidik mahasiswa, agar mahasiswa dapat menerapkan dan lebih memahami tentang kemandirian dalam belajar dan dapat lebih menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. 3. Bagi Program Studi Hasil penelitian ini diharapkan sebagai masukan untuk meningkatkan dan mempertahankan kemandirian belajar mahasiswa dengan dapat dilakukannya atau diadakannya kegiatan yang dapat menarik mahasiswa untuk mempertahankan dan meningkatkan kemandiriannya dalam belajar. 4. Bagi Penulis Hasil penelitian ini bagi peneliti dapat menambah pengetahuan dan wawasan peneliti dalam bidang kemandirian belajar mahasiswa, dan peneliti dapat melihat keadaan sebenarnya yang berhubungan dengan kemandirian belajar. E. Definisi Operasional 1. Kemandirian belajar adalah kemampuan seseorang dalam mengatur kegiatan belajarnya, bertanggung jawab terhadap proses maupun kegiatan belajarnya.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2. 7 Topik-topik bimbingan kemandirian belajar adalah topik-topik yang akan menbantu meningkatkan dan mempertahankan kemandirian belajar seorang mahasiswa.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA Bab ini berisi tentang kemandirian belajar yang membahas tentang pengertian kemandirian belajar; aspek-aspek kemandirian belajar; dan faktor-faktor kemandirian belajar, masa dewasa dini yang membahas tentang pengertian masa dewasa dini; ciri masa dewasa dini; dan masa dewasa dini yang berhubungan dengan kemandirian belajar, bimbingan klasikal, dan bimbingan klasikal yang berpengaruh kepada kemandirian belajar. A. Kemandirian Belajar 1. Pengertian Kemandirian Belajar Kemandirian belajar seseorang akan semakin meningkat seiring dengan pertambahan usianya. Pada saat seseorang masih duduk di bangku TK, SD, SMP, dan SMA seseorang masih di dampingi dalam belajarnya, siswa masih di dampingi oleh guru. Saat seseorang duduk di bangku TK dan SD siswa masih selalu di dampingi oleh guru kelas, saat SMP dan SMA siswa sudah tidak mulai lagi selalu didampingi oleh guru kelas, tetapi mulai didampingi oleh guru mata pelajaran. Guru mata pelajaran tidak masuk ke kelas setiap hari, dari guru mata pelajaran siswa mulai belajar mandiri karena sudah sering dilaksanakan kegiatan presentasi yang siswa harus mencari bahan sendiri. 8

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 Pada saat memasuki dunia perkuliahan seorang mahasiswa harus mulai mandiri dalam belajar. Mereka mulai harus belajar mencari bahan pelajaran sendiri, karena terkadang dosen hanya menjelaskan sepintas, maka mahasiswa harus mencari tambahan bahan sendiri atau mempelajari kembali jika dia belum memahami tentang apa yang di jelaskan oleh dosen pada saat kegiatan perkuliahan. Good (Slameto, 2002: 6) menyatakan bahwa “kemandirian belajar dapat diartikan sebagai belajar yang dilakukan dengan sedikit atau tanpa bantuan dari pihak luar sama sekali. Kemandirian belajar tidak sama dengan otodidak. Kemandirian belajar bukan berarti belajar seorang diri, tetapi belajar dengan inisiatif sendiri, dengan ataupun tanpa bantuan orang lain yang relevan untuk membuat keputusan penting dalam menemukan kebutuhan belajarnya. (Nurhayati 2011: 60) Mujiman berpendapat tentang kemandirian belajar adalah: Kemandirian belajar adalah kegiatan belajar aktif yang didorong oleh niat atau motif untuk menguasai suatu kompetensi guna mengatasi suatu masalah, dibangun dengan bekal pengetahuan atau kompetensi yang dimiliki, baik dalam menetapkan waktu belajar, tempat belajar, irama belajar, tempo belajar, cara belajar maupun evaluasi belajar yang dilakukan oleh pembelajar sendiri”. Dalam pengertian ini, kemandirian belajar sebagai usaha pembelajar untuk melakukan kegiatan belajar yang didasari oleh niat untuk menguasai suatu kompetensi tertentu. (dalam Nurhayati, 2011: 61) Menurut Kozma, Belle dan William (dalam Nurhayati, 2011: 61), “kemandirian belajar merupakan bentuk belajar yang memberikan kesempatan kepada pembelajar untuk menentukan tujuan, sumber dan kegiatan belajar sesuai dengan kebutuhan sendiri. Dalam proses belajar,

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 pembelajar dapat berpartisipasi secara aktif menentukan apa yang akan dipelajari dan bagaimana cara mempelajarinya”. Miarso berpendapat bahwa: Kemandirian belajar adalah pengaturan program belajar yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingga setiap pembelajar dapat memilih atau menentukan bahan dan kemajuan belajar sendiri. Kemandirian belajar diartikan sebagai aktivitas yang berlangsung lebih didorong oleh kemauan, pilihan, dan tanggung jawab sendiri dari pembelajar. Konsep kemandirian belajar bertumpu pada prinsip bahwa induvidu yang belajar akan sampai kepada perolehan hasil belajar. (Nurhayati, 2011: 61) Wedmeyer menjelaskan kemandirian belajar adalah: Kemandirian belajar adalah cara belajar yang memberikan kebebasan, tanggung jawab dan kewenangan yang lebih besar kepada pembelajar dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan belajarnya. (dalam Nurhayati, 2011: 61) Knowles (dalam Nurhayati, 2011: 57) berpendapat bahwa adapun makna kemandirian belajar dapat mengacu kepada beberapa istilah, antara lain: “independent learning, self directed learning, autonomus learning, self instruction, self accsess, self study, self education, out-of-class learning, self-planned learning”. Beberapa pendapat yang populer menjelaskan bahwa kemandirian belajar sebagai kemampuan diri mengambil tanggung jawab belajarnya. Kemandirian belajar juga diartikan sebagai relasi psikologis pembelajaran dengan proses dan materi pembelajaran. Kemandirian belajar juga didefinisikan sebagai suatu situasi di mana pembelajar bertanggung jawab penuh mengambil keputusan dan menerapkannya (Nurhayati, 2011: 58).

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 Pengertian kemandirian belajar menurut Hoshi adalah: “Dalam kemandirian belajar siswa bertanggung jawab atas pembuatan keputusan yang berkaitan dengan proses belajarnya, dan memiliki kemampuan untuk melaksanakan keputusan-keputusan tersebut. Kemandirian memerlukan kemauan untuk bertindak secara mandiri, tidak tergantung, digabung dengan kemampuan untuk melaksanakan keputusan-keputusan sendiri. Kemampuan ini tergantung pada pengembangan berbagai strategi komunikasi, belajar, kreativitas, kerja mandiri, penciptaan konteks belajar pribadi, dan ekspresi berbagai makna pribadi”. (Slameto, 2002:7) Dari berbagai pengertian kemandirian belajar diatas dapat disimpulkan bahwa, kemandirian belajar adalah kemampuan mahasiswa dalam belajar yang didasarkan pada rasa tanggung jawab, percaya diri, inisiatif, dan motivasi sendiri dengan atau tanpa bantuan orang lain yang relevan untuk menguasai kompetensi tertentu, baik dalam aspek pengetahuan, keetrampilan, maupun sikap yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah belajar. Dalam dunia perkuliahan terdapat istilah SKS, SKS adalah Sistem Kredit Semester. Setiap 1 SKS mengandung: (1) 50 menit kegiatan perkuliahan yaitu tatap muka antara dosen dan mahasiswa secara terjadwal, (2) 60 kegiatan yang direncanakan oleh dosen tetapi tidak terjadwal, seperti tugas kelompok dan tugas individu, (3) 60 tugas mandiri yaitu kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa sendiri. Dilihat dari SKS tersebut maka mahasiswa seharusnya dapat mandiri dalam belajar karena terdapat 60 menit tugas terstruktur dan 60 tugas mandiri.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 Dengan Sistem Kredit Semester (SKS) diharapkan mahasiswa telah dapat mandiri dalam belajar karena proses belajar mahasiswa harus dilaksanakan secara aktif, aktif dalam hal ini adalah mahasiswa tidak hanya mengikuti kegiatan tatap muka dengan dosen pada saat perkuliahan tetapi juga harus melaksanakan kegiatan tersruktur dan kegiatan mandiri agar dapat menyelesaikan perkuliahan dengan hasil yang memuaskan. 2. Karakteristik Pembelajar Mandiri Menurut Himestra (dalam Nurhayati, 2011: 70) karakteristik pembelajar yang mandiri, yaitu: a. Hubungan antara guru atau dosen dengan pembelajar tetap ada, bukan hubungan ketergantungan, b. Mengetahui kapan harus minta tolong dan membutuhkan hantuan, c. Mengetahui kepada siapa dan dari mana memperoleh bantuan, d. Mengetahui kapan perlu mempergunakan media belajar, e. Mengetahui cara menggunakan media, f. Mengetahui berbagai strategi belajar yang efektif. Karakteristik pembelajar madiri, pembelajar mandiri adalah individu yang memiliki kemandirian dalam belajar. Dari karakteristik pembelajar mandiri dapat disimpulkan individu yang mandiri dalam belajar adalah individu yang mengetahui tentang berbagai strategi belajar dan dapat memilih stategi belajar yang tepat untuk individu tersebut. Individu yang mandiri dalam belajar tidak semata-mata belajar sendiri tanpa meminta

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 bantuan kepada orang lain, tetapi ada waktunya individu bertanya kepada orang lain jika tidak mengerti tentang suatu hal dan invividu tersebut mengetahui ia harus bertanya kepada siapa pada saat ia tidak mengerti suatu hal. Individu yang mandiri dalam belajar dapat mencari informasi ataupun tanbahan informasi sendiri tentang suatu materi yang belum dia pahami, dan dapat menggunakan media belajar dengan efisien. 3. Karakteristik Kemandirian Belajar Menurut Hiemstra (dalam Nurhayati, 2011: 69), ada beberapa karakteristik kemandirian belajar, yaitu: a. Setiap pembelajar berusaha meningkatkan tanggung jawab untuk mengambil berbagai keputusan dalam usaha belajarnya, b. Kemandirian belajar dipandang sebagai suatu sifat yang sudah ada pada setiap orang dan situasi pembelajaran, c. Kemandirian belajar bukan berarti memisahkan diri dengan orang lain dalam pembelajaran, d. Dengan kemandirian belajar, pembelajar dapat dapat mentransfer hasil belajarnya yang berupa pengetahuan dan ketrampilan ke dalam situasi yang lain, e. Pembelajar dapat melibatkan berbagai sumber daya dan aktivitas, seperti: membaca sendiri, belajar kelompok, latihan-latihan, dialog elektronik, dan kegiatan korespondensi,

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 f. Peran aktif guru/dosen masih dimungkinkan, seperti dialog dengan pembelajar, pencarian sumber, pengevaluasi hasil, dan memberi gagasan-gagasan kreatif. 4. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemandirian Belajar Menurut Hasan Basri (1994: 54) “kemandirian belajar siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor yang terdapat didalam dirinya sendiri (faktor endogen) dan faktor-faktor yang terdapat diluar dirinya (faktor eksogen)”. a. Faktor endogen (internal) Faktor endogen (internal) adalah semua pengaruh yang bersumber dari dalam dirinya sendiri, seperti keadaan keturunan dan konstitusi tubuhnya sejak dilahirkan dengan segala perlengkapan yang melekat padanya. Segala sesuatu yang dibawa sejak lahir adalah merupakan bekal dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan individu selanjutnya. Bermacam-macam sifat dasar dari ayah dan ibu mungkin akan didapatkan di dalam diri seseorang, seperti bakat, dan potensi intelektual yang akan berpengaruh pada kemandirian belajarnya.. b. Faktor eksogen (eksternal) Faktor eksogen atau eksternal adalah semua keadaan atau pengaruh yang berasal dari luar dirinya, sering pula dinamakan dengan faktor lingkungan. Lingkungan kehidupan yang dihadapi individu sangat mempengaruhi perkembangan kepribadian seseorang, baik dalam segi

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 negatif maupun positif. Lingkungan keluarga dan masyarakat yang baik terutama dalam bidang nilai dan kebiasaan-kebiasaan hidup akan membentuk kepribadian, termasuk pula dalam hal kemandirian belajarnya. Dari kedua faktor yang mempengaruhi kemandiran belajar dapat disimpulkan bahwa individu yang memiliki kemandirian dalam belajar memiliki dorongan dan semangat yang berasal dari dirinya sendiri untuk mandiri dalam belajar dan keluarga maupun lingkungan disekitar mendukung induvidu untuk mandiri dalam belajar. Individu yang memiliki kemandirian belajar yang berasal dari dalam dirinya adalah individu yang memiliki hasrat untuk bersaing yang timbul dari dalam dirinya, memiliki sikap yang bertanggung jawab dengan kegiatan belajarnya, memiliki kepercayaan diri akan belajarnya baik dalam kepercayaan diri saat mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen, dan mampu mengambil keputusan dalam belajarnya. Individu yang memiliki kemandirian belajar yang berasal dari luar dirinya adalah individu yang mendapatkan dukungan dari orang-orang yang berada di sekitar mereka seperti: orangtua, sodara, tema-temannya, ataupun orang-orang yang berada di sekitarnya. 5. Aspek-Aspek Kemandirian Belajar Menurut Davis (dalam Nurhayati, 2011, hal 74), kemandirian belajar mencakup tiga aspek yaitu : kemandirian belajar dalam aspek

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 pengetahuan, kemandirian dalam aspek sikap, kemandirian dalam aspek ketrampilan. a. Indikator mahasiswa yang memiliki kemandirian dalam aspek pengetahuan antara lain bila mereka mengetahui dan memahami disiplin akademik, termasuk sanksinya, baik sanksi administratif dan sanksi moral yang dipahami dapat merugikan dirinya. Mahasiswa yang kurang cerdas kognisinya, cenderung kurang mengindahkan kedisiplinanya. Mahasiswa pengetahuan akan ketrampilan tertentu dengan mengetahui yang kemandirian dan penting memahami bagi dalam aspek dasar-dasar kehidupan dan pembelajarannya, misalnya mereka tahu dan paham strategi mengikuti pelajaran kelas secara efektif, teknik membaca, atau presentasi. Disamping itu mahasiswa dengan kemandirian dalam pengetahuan akan tahu dan paham pentingnya menjalin hubungan antar sesama yang berguna untuk mengembangkan kemampuannya, mereka juga tahu dan paham hubungan seperti apa yang perlu dijalin sesama atau dengan orang lain yang relevan. Dengan demikian, mahasiswa yang mandiri tidak berarti mereka mengisolisir diri dari pergaulan sosial, tetapi mereka dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial, dapat bersosial, dan dapat memetik manfaat dari hubungan sosial untuk pengembangan dirinya, dan yang tidak kalah pentingnya bahwa mahasiswa dengan

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 kemandirian yang memadai tahu nilai kemandirian, seperti prinsipprinsipnya, urgensinya, dan implikasi dari kemandirian terhadap kemajuan belajarnya atau kehidupannya secara luas. b. Kemandirian mahasiswa juga dapat dilihat dari aspek sikap, untuk mengembangkan kemandirian dalam sikap, mahasiswa dapat dilatih oleh dosen atau pembimbing dengan latihan motivasi dan latihan meluaskan kemampuan mereka dalam mencapai suatu tujuan yang diharapkan. Kemandirian mahasiswa juga dapat terlihat dalam aspek sikap dengan indikator seperti ini: mereka mampu bersikap mandiri dan profesional dalam memahami sifat kemandirian, mereka juga bersikap mandiri dan profesional dalam berkomitmen terhadap kemandirian yang ditunjukan dengan motivasi yang tinggi untuk mencapai tujuan tanpa merugikan orang lain, pantang menyerah sebelum berusaha, percaya diri terhadap kemampuan sendiri, dan memiliki keyakinan bahwa usahanya yang maksimal akan dapat mencapai tujuan dan cita-citanya. Indikator lainnya adalah mereka juga mampu bersikap mandiri dan profesional dalam melakukan sesuatu secara mandiri di mana pun dan kapan pun, termasuk mereka tahu kapan saatnya memerlukan bantuan orang lain, dan kapan saatnya dapat membantu orang lain. c. Kemandirian mahasiswa juga dapat dilihat dari aspek ketrampilan, mahasiswa dapat dilatih oleh dosen atau pembimbing dengan latihan

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 menyelesaikan suatu tugas dalam waktu yang telah ditentukan, kemudian dilihat bagaimana mereka melakukan prosedurnya, dan bagaimana hasilnya. Mahasiswa yang mandiri dapat dilihat indikatornya dalam aspek ketrampilan seperti: mereka terampil melakukan prosedur-prosedur akademik yang harus dilalui untuk menyelesaikan suatu tugas belajar, dan mereka juga dapat mengikuti prosedur-prosedur itu tanpa hambatan berarti. Indikator lainnya yang dapat terlihat adalah mereka terampil bergaul dengan orang lain secara sukses, dapat diterima oleh orang lain, tidak merugikan orang lain dan dapat memetik manfaat dari pergaulan tersebut. Tiga aspek dalam kemandirian belajar memiliki batasan masingmasing pada setiap aspek. Aspek kemandirian belajar dalam aspek pengetahuan memiliki batasan pada kemandirian yang berasal dari pikirannya, dalam aspek pengetahuan merupakan kemandirian yang berkaitan dengan pengelolaan dan pemahaman diri., dan aspek kemandirian dalam aspek sikap memiliki batasan pada kemandirian dalam aspek keterampilan pelaksanaannya kemandirian belajarnya. Contohnya, waktu belajar, tempat belajar, sumber belajar. Aspek kemandirian dalam aspek ketrampilan memiliki batasan pada kemandirian dalam aspek sikap merupakan kemandirian yang menuntut siswa untuk mempunyai sikap-sikap yang mendukung sebagai siswa yang mandiri.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 Aspek-aspek kemandirian belajar tersebut yang akan digunakan sebagai aspek dalam pembuatan indicator dan pembuatan kuesioner tentang tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2013. Setiap aspek akan dijabarkan dalam indikator dan item-item berupa pernyataan. B. Tahap Masa Dewasa Dini 1. Pengertian Tahap Masa Dewasa Dini Karena subyek penelitian adalah mahasiswa, mahasiswa masih tergolong dalam masa dewasa dini. Masa dewasa, yaitu periode yang paling panjang dalam kehidupan, umumnya dibagi atas tiga periode taitu: a. Masa dewasa dini, dari umur 18 tahun hingga kurang lebih 40 tahun, saat peruban-perubahan fisik dan psikologis yang menyertai berkurangnya kemampuan produktif. b. Masa dewasa pertengahan atau “setengah umur”, dari kira-kira usia 40 tahun hingga kurang lebih usia 60 tahun. c. Masa dewasa akhir atau “usia lanjut”, dari usia 60 tahun hingga meninggal dunia. (Hurlock, 1991: 246) Menurut Hurlock (1991: 272) “masa dewasa dini adalah masa pencarian kemantapan dan masa produktif yaitu suatu masa yang penuh dengan masalah dan ketegangan emosional, periode isolasi sosial, periode

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 komitmen dan masa ketergantungan, perubahan nilai-nilai, kreativitas, dan penyesuaian diri diri pada pola hidup yang baru”. Masa dewasa dini adalah masa perubahan dari remaja ke dewasa, masa dewasa dini adalah masa dimana individu harus banyak merubah sikap-sikapnya pada masa remaja yang tidak sesuai lagi jika dibawa ke masa dewasa dini. 2. Ciri-Ciri Masa Dewasa Dini Menurut Hurlock (Jahja, 2011: 246) masa dewasa awal atau masa dewasa dini adalah masa pencarian kemantapan dan masa reproduktif yaitu suatu masa yang penuh dengan masalah dan ketergantungan emosional, periode isolasi sosial, periode komitmen dan masa ketergantungan, perubahan nilai-nilai, kreativitas dan penyesuaian diri pada pola hidup yang baru. Kisaran usia antara 21 sampai 40 tahun. Hurlock (1991 : 246) juga menjelaskan masa dewasa dini merupakan periode penyesuaian diri terhadap pola-pola kehidupan baru dan harapanharapan sosial baru. Periode ini sangat sulit sebab sejauh ini sebagian besar anak mempunyai orangtua, guru, teman atau orang-orang lain yang bersedia menolong mereka mengadakan penyesuaian diri. Sekarang, sebagai orang dewasa, mereka diharapkan mengadakan penyesuaian diri secara mandiri.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 a. Masa dewasa dini sebagai masa perubahan nilai Banyak nilai masa kanak-kanak dan remaja berubah karena pengalaman dan hubungan sosial yang lebih luas dengan orang-orang yang berbeda usia dan karena nilai-nilai itu kini dilihat dari kaca mata orang dewasa. Orang dewasa yang tadinya menganggap sekolah itu suatu kewajiban yang tidak berguna, kini sadar akan nilai pendidikan sebagai batu loncatan untuk meraih keberhasilan sosial, karier dan kepuasan pribadi. Akibat dari nilai-nilai yang berubah seperti itu, banyak orang dewasa yang semula putus sekolah atau Universitas memutuskan untuk belajar kembali menyelesaikan pendidikan mereka. Banyak yang merasakan kegiatan belajar sebagai perangsang semangat mereka, sehingga mereka terus mengikuti berbagai kursus setelah mereka tamat sekolah lanjutan atas maupun perguruan tinggi. b. Masa dewasa dini sebagai masa kreatif Orang muda banyak yang bangga karena lain dari yang umum dan tidak menganggap hal ini sebagai suatu tanda kekurangan, tidak seperti anak atau remaja yang selalu ingin sama dengan teman sebayanya baik dalam berpakaian, gaya bahasa dan tingkah laku karena mereka takut dianggap inferior. Hal ini disebabkan karena sebagai orang yang telah dewasa ia tidak terikat lagi oleh ketentuan

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 dan aturan orangtua maupun guru-gurunya. Lepas dari belenggu ikatan ini mereka bebas untuk berbuat apa yang mereka inginkan. Bentuk kreatifitas yang akan terlihat sesudah ia dewasa akan tergantung pada minat dan kemampuan individual, kesempatan untuk mewujudkan keinginan dan kegiatan-kegiatan yang memberikan kepuasan sebesar-sebesarnya. Ada yang menyalurkan kreatifitasnya ini melalui hobi, ada yang menyalurkan melalui pekerjaan yang memungkinkan ekspresi kreativitas. 3. Masa Dewasa Dini Berhubungan Dengan Kemandirian Belajar Kemandirian belajar, dalam proses belajar individu terkadang harus dituntut untuk belajar secara mandiri, mengulangi apa yang telah diajarkan pada saat kegiatan perkuliahan agar apa yang telah diajarkan oleh dosen yang di jelaskan secara cepat karena keterbatasan waktu untuk bertatap muka dengan dosen tidak dilupakan oleh individu. Mahasiswa dikatakan telah mampu mandiri dalam belajar apabila mahasiswa telah melakukan tugas belajarnya tanpa bergantung dengan orang lain, dapat mengatur waktu belajarnya sendiri, serta mahasiswa dapat menggunakan atau memilih stategi belajar apa yang cocok untuk mereka gunakan karena setiap individu memiliki cara belajarnya masing-masing. C. Bimbingan Klasikal Menurut (Winkel, 1997: 519) “bimbingan klasikal merupakan sarana untuk menunjang perkembangan optimal masing-masing siswa, yang

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 diharapkan dapat mengambil manfaat dari pengalaman pendidikan bagi dirinya sendiri. Pelayanan bimbingan klasikal diaksanakan dengan mengadakan sejumlah kegiatan bimbingan. Kegiatan-kegiatan dilaksanakan sejalan dengan program yang telah direncankan dan disepakati bersama oleh pihak-pihak terkait”. Winkel dan Hastuti (2004: 565-566) mengatakan bahwa bimbingan klasikal bermanfaat bagi tenaga bimbingan dan juga bagi individu. Manfaat bimbingan klasikal bagi tenaga bimbingan adalah: 1. Mendapat kesempatan dapat berkontak langsung dengan para individu sekaligus mengenal banyak siswa. 2. Kegiatan yang dilakukan dalam kelompok sangat menghemat waktu dan tenaga dalam meberikan informasi yang diperlukan. 3. Memperluas ruang geraknya, lebih-lebih jika tenaga pembimbingnya hanya satu atau dua orang. Sedangkan manfaat bimbingan klasikal bagi individu antara lain: a. Menjadi lebih sadar akan tantangan yang dihadapi sehingga mereka memutuskan untuk berwawancara dengan konselor. Dalam hal ini individu berani diajak untuk tebuka kepada konselor, karena ia sadar ia membutuhkan informasi lebih lanjut dalam upaya agar dirinya mampu menghadapi masalah yang sedang ia hadapi.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 b. Mampu menerima diri sendiri. Dari kegiatan klasikal ini individu menyadari bahwa dia bangga memiliki dirinya karena ketika dia memandang teman-teman yang ada di kelas semua berbeda mulai dari bentuk tubuh, rambut, warna kulit, sifat semuanya berbeda sehingga ia sadar bahwa dirinya memiliki keunikan dan kelebihan sendiri yang tidak dimiliki oleh teman-temannya. c. individu mendapat kesempatan belajar untuk menerima dan mengkritik orang lain, serta menghargai pendapat dan saran dari pihak lain dengan rendah hati. d. individu menjadi lebih menerima jika temannya yang memberi pandangan atau pendapat dari pada jika pandangan hanya diberikan oleh seorang konselor. Dalam kegiatan ini individu diberi kesempatan untuk memberi nasehat kepada temannya, karena terkadang individu lebih nyaman berbicara dengan teman seusianya dibandingkan dengan konselor yang usianya jauh lebih dewasa dari dirinya. e. individu tertolong untuk mengatasi masalah yang dirasa sulit untuk dibicarakan secara langsung dengan konselor karena merasa malu dan bersifat tertutup. Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa bimbingan klasikal yang dilakukan di dalam kelas pada saat kegiatan akademik dapat membantu individu menyelesaikan permasalahannya, membantu individu berfikir kegiatan sehari-hari dalam kegiatan belajar yang dilakukan sudah

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 tepat atau belum, dan dapat memotivasi individu yang satu kepada individu yang lain. Dengan bimbingan klasikal dapat membantu individu dalam menyesuaikan diri kepada lingkungannya. Akan tetapi dalam bimbingan klasikal terdapat beberapa kekurangan, kekurangan utama yaitu kontak secara pribadi antar konselor dan masingmasing pribadi individu terbatas dan kurang mendalam, sehingga sulit untuk mengetahui lebih mendalam apakah pembelajaran yang diberikan sudah mencapai sasaran, selain itu individu sulit diajak berefleksi lebih mendalam, dan individu dalam kegiatan bimbingan klasikal terkadang malu dengan teman-temannya jika menanyakan hal yang pribadi mengenai dirinya.. D. Bimbingan untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Bimbingan klasikal dalam bidang belajar menurut Winkel dan Hastuti (2004: 115) adalah bimbingan dalam hal menemukan cara belajar yang tepat, dalam memilih program studi yang sesuai, dan dalam mengatasi kesukaran yang timbul berkaitan dengan tuntutan-tuntutan belajar di suatu institusi pendidikan. Topik-topik bimbingan klasikal belajar untuk meningkatkan dan mempertahankan kemandirian belajar mahasiswa adalah topik-topik yang termasuk dalam faktor-faktor pendukung kemandirian belajar yaitu faktor intern dan faktor ekstern yaitu: kepercayaan diri dalam belajar, tanggung jawab, mampu mengambil keputusan, dan menjalin relasi yang baik dengan orang lain.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini berisi tentang metedologi penelitian yang membahas tentang jenis penelitian, subjek penelitian, instrument penelitian, uji coba alat penelitian, prosedur pengumpulan data, dan teknik analisis data. A. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode survei. Furchan (2005: 415-418) menjelaskan penelitian deskriptif dengan metode survei merupakan penelitian dengan pengumpulan data yang relatif terbatas dari kasus-kasus yang relatif besar jumlahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik subjek yang diteliti secara tepat. Sifat deskriptif dalam penelitian ini adalah gambaran tentang tingkat kemandirian belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2013. B. Subjek Penelitian Subjek penelitian adalah orang-orang yang terlibat dalam penelitian sebagai sumber pemberi informasi yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester II program Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2013. 26

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 C. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian digunakan untuk mengukur nilai variabel yang diteliti. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab (Sugiyono, 2010: 199). Kuesioner ini disusun oleh peneliti. Jenis kuesioner yang digunakan adalah kuesioner tertutup. Kuesioner bentuk tertutup berisi pertanyaan-pertanyaan yang disertai dengan pilihan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut (Furchan, 2005 : 260). Kuesioner yang disusun oleh peneliti memuat aspek-aspek deskripsi tingkat kemandirian belajar menurut Menurut Davis (dalam Nurhayati, 2011: 74) yaitu: kemandirian belajar dalam aspek pengetahuan, kemandirian dalam aspek sikap, kemandirian dalam aspek ketrampilan. Indikator dan item yang terkandung dalam aspek-aspek tersebut disesuaikan dengan kemampuan dan perkembangan mahasiswa semester II. 1. Kisi-kisi item Kisi-kisi item berdasarkan aspek-aspek tingkat kemandirian belajar mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma tahun akademik 2013/2014 , yang digunakan sebagai angket uji coba item dapat dilihat pada tabel 1 pada halaman 28.

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 1 Kisi-Kisi Kuesioner Uji Coba Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar No 1. 2. 3. Aspek Indikator Memahami disiplin akademik Memahami strategi belajar Menjalin relasi dengan orang Kemandirian lain yang dapat dalam aspek mengembangkan kemampuan pengetahuan akademik Menyesuaikan diri dengan lingkungan Memiliki pemikiran untuk masa depan Motivasi Pantang menyerah Percaya diri Tanggung jawab Kemandirian dalam aspek sikap Memiliki keyakinan diri Disiplin diri Memiliki rasa ingin tahu Inisiatif Memiliki strategi belajar Memanfaatkan berbagai sumber belajar Kemandirian Mengatur tempat belajar dalam aspek Memiliki bahan ajar untuk keterampilan belajar Memiliki kedisiplinan dalam belajar JUMLAH ITEM TOTAL No Item Unfavo Favorable rable 1, 7 4 10, 13, 22, 16, 19 25 28, 31, 37 34 40, 58 43, 46, 49 55, 52 2 8, 11 17 20, 26 35 38 50, 53 53, 59 3, 9 12 5 15 23 29, 32 41 47 56 6 54, 15, 45, 60 18, 57 21 24, 27, 30, 33 36 39, 48, 51 42 37 23 60 28

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 2. Penentuan skor Kuesioner terdiri atas dua bagian, yaitu bagian pertama data mahasiswa, kata pengantar dan petunjuk pengisian. Bagian kedua yaitu memuat isi pernyataan kuesioner yang terdiri dari butir pernyataan positif (Favorable) dan butir pernyataan negatif (Unfavorable). Skoring yang dilakukan untuk jawaban tiap butir kuesioner yaitu : Sangat Setuju (SS) diberi skor 4, Setuju (S) diberi skor 3, Kurang Setuju (KS) diberi skor 2, Tidak Setuju (TS) diberi skor 1 untuk jawaban Favorable dan begitu sebaliknya untuk jawaban unfavorable. D. Uji Coba Alat 1. Validitas Pada tanggal 17 – 18 Maret 2014, diuji cobakan pada mahasiswa Universitas Sanata Dharma yang mengunjungi perpustakaan Kampus II unit Paingan. Jumlah mahasiswa yang mengisi kuesioner adalah 35 mahasiswa. Uji validitas mengunakan mahasiswa yang mengunjungi perpustakaan Universitas Sanata Dharma jumlah responden 35 mahasiswa, sedangkan untuk penelitian menggunakan 2 kelas dengan jumlah responden 74 mahasiswa. Berikut ini adalah rincian daftar mahasiswa sebagai subjek penelitian yang dapat dilihat pada tabel 2 pada halaman 30. .

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Tabel 3 Rincian Daftar Subjek Penelitian Mahasiswa Angkatan 2013 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Kelas A B Jumlah 39 35 Peneliti selanjutnya menggunakan bantuan program komputer Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 16.0 for Window untuk pemeriksaan koefisiensi korelasi dalam uji coba.Perhitungan statistika yang digunakan adalah dengan cara mengkorelasikan skor-skor item terhadap skor-skor aspek melalui pendekatan analisis korelasi Pearson Product Moment. Formula; rXY = N  XY   X  Y  N  X 2    X  N  Y 2   Y  2 2  Keterangan : rXY = korelasi skor-skor total kuesioner dan total butir-butir N = jumlah subyek X = skor sub total kuesioner Y = skor total butir-butir kuesioner

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 XY = hasil perkalian antara skor X dan skor Y Pada penelitian ini, peneliti menggunakan taraf signifikasi 1 % dengan jumlah responden 35 sehingga item dinyatakan valid jika koefisien korelasi ≥ 0,30. Sedangkan, jika koefisien korelasinya < 0,30, maka item yang bersangkutan tidak valid. Berdasarkan perhitungan statistik yang telah dilakukan oleh peneliti, diperoleh 46 item yang valid dan 14 item yang tidak valid. Jumlah item-item yang valid dan tidak valid terdapat pada tabel 4 pada halaman 32.

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 Tabel 4 Jumlah Item-Item yang Valid dan Tidak Valid No 1. 2. 3. Aspek Indikator Memahami disiplin akademik Memahami strategi belajar Menjalin relasi dengan Kemandirian dalam orang lain yang dapat aspek pengetahuan mengembangkan kemampuan akademik Menyesuaikan diri dengan lingkungan Memiliki pemikiran untuk masa depan Motivasi Pantang menyerah Percaya diri Kemandirian dalam Tanggung jawab aspek sikap Memiliki keyakinan diri Disiplin diri Memiliki rasa ingin tahu Inisiatif Memiliki strategi belajar Memanfaatkan berbagai sumber belajar Kemandirian dalam Mengatur tempat belajar aspek keterampilan Memiliki bahan ajar untuk belajar Memiliki kedisiplinan dalam belajar JUMLAH ITEM TOTAL Catatan: kode *) adalah item yang tidak valid No Item Unfavo Favorable rable 1, 7 4 10*, 13, 22, 25 28, 31, 37 16, 19* 40, 58 43, 46, 49 55*, 52 2 8, 11 17* 20*, 26 35* 38 50*, 44 53, 59* 3, 9 12* 18, 57 24, 27, 30, 36 5* 14 23 29, 32 41 47 56 6 54, 15, 45*, 60 21 33 39, 48, 51* 42* 37 23 34* 60

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 2. Reliabilitas kuesioner Pengujian reliabilitas pada penelitian ini menggunakan pendekatan koefisien Alpha Cronbach (α). Penggunaan teknik analisis Alpha Cronbach ini didasarkan atas pertimbangan penghitungan reliabilitas skala diperoleh lewat penyajian satu bentuk skala yang dikenakan hanya sekali saja pada sekelompok responden atau single trial administration (Azwar, 2011: 87). Rumus koefisien reliabilitas alpha adalah: α = 2[1- Sx 2 + Si 2 Sx 2 ] Keterangan rumus : S12 dan S22 : varians skor belahan 1 dan varians skor belahan 2 Sx2 : varians skor skala Berdasarkan hasil data uji coba yang telah dihitung melalui program komputer Statistical Product and Service Solutions (SPSS) 16.0 for Window, diperoleh perhitungan reliabilitas seluruh instrumen dengan menggunakan rumus koefisien alpha (α), yaitu 0,907. Hasil perhitungan dikonsultasikan ke kriteria Guilford (Masidjo, 1995: 209). Kriteria Guilford dapat dilihat pada tabel 5 pada halaman 34.

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 Tabel 5 Kriteria Guilford Koefisien Korelasi Kualifikasi 0,91 -1,00 Sangat Tinggi 0, 71 – 0,90 Tinggi 0,41 – 0,70 Cukup Tinggi 1,21 – 0,40 Rendah Negatif -0,20 Sangat Rendah Berdasarkan perhitungan di atas disimpulkan bahwa koefisien reliabilitas kuesiner termasuk kualifikasi tinggi. Setelah dilakukan uji validitas dan reliabilitas, diperoleh item-item yang digunakan dalam penelitian tentang deskripsi tingkat kemandirian belajar yang dapat dilihat pada tabel 6 pada halaman 35.

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 Tabel 6 Kuesioner Penelitian Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar No Item No Aspek Indikator Favo 1. 2. 3. Memahami disiplin akademik Memahami strategi belajar Menjalin relasi dengan orang lain yang dapat Kemandirian dalam mengembangkan aspek pengetahuan kemampuan akademik Menyesuaikan diri dengan lingkungan Memiliki pemikiran untuk masa depan Motivasi Pantang menyerah Percaya diri Kemandirian dalam Tanggung jawab aspek sikap Memiliki keyakinan diri Disiplin diri Memiliki rasa ingin tahu Inisiatif Memiliki strategi belajar Memanfaatkan berbagai sumber belajar Kemandirian dalam Mengatur tempat belajar aspek keterampilan Memiliki bahan ajar untuk belajar Memiliki kedisiplinan dalam belajar JUMLAH ITEM TOTAL Unfavo 1, 7 4 13, 22, 25 28, 31, 37 16 - 40, 58 43, 46, 49 52 2 8, 11 26 38 55 53 3, 9 2 15 23 29, 32 41 47 56 6 54, 15, 60 18, 57 24, 27, 30, 36 39, 48 21 33 29 17 - 46

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 E. Prosedur Pengumpulan Data Berikut ini adalah tahap-tahap yang ditempuh dalam pengumpulan data: 1. Persiapan dan pelaksanaan a. Mempelajari buku-buku tentang kemandirian belajar dan dewasa dini b. Menyusun kuesioner tentang deskripsi tingkat kemandirian belajar dengan mengikuti beberapa langkah, yaitu: 1) Menetapakan dan mendefinisikan variabel penelitian, yaitu tingkat kemandirian belajar . 2) Menjabarkan variabel penelitian ke dalam aspek-aspek dan indikator-indikatornya. 3) Menyusun item-item pernyataan sesuai dengan aspek dan indikator yang sudah dibuat. 4) Menghubungi dan bertemu dengan kepala bagian perpustakaan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta untuk meminta ijin mengadakan uji coba alat penelitian di dalam lingkungan perpustakaan. 5) Melaksanakan uji coba penelitian di perpustakaan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta unit III Kampus Paingan pada tanggal 17 – 18 Maret 2014. Pengumpulan dan pengolahan data uji coba. Pada saat berlangsungnya uji coba penelitian di perpustakaan Sanata Dharma Yogyakarta unit III Kampus Paingan:

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 a. Subjek pada uji coba penelitian adalah mahasiswa dari berbagai program studi dan berbagai jurusan yang mengunjungi perpustakaan Sanata Dharma Yogyakarta unit III kampus Paingan. b. Uji coba penelitian dilaksanakan pada tanggal 17 dan 18 Maret 2014, setiap subjek memerlukan waktu sekitar 10 menit untuk mengisi kuesioner. c. Tidak ada subjek yang menanyakan tentang kebingungannya mengenai item-tem dalam kuesioner. 6) Merevisi angket kuesioner dan mengkonsultasikan kepada dosen pembimbing. 2. Pengumpulan data Kuesioner yang telah diujicobakan dan angket telah direvisi kemudian dipergunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Pengumpulan data dilaksanakan 1 April 2014 pukul 10.00 – 10.30 WIB. Jumlah mahasiswa yang menjadi subjek penelitian sesungguhnya sebanyak 77 mahasiswa. Namun, pada saat penelitian terdapat 3 mahasiswa yang tidak dapat mengikuti pengisian kuesioner karena tidak hadir pada saat Ujian Tengah Semester. Penyebaran kuesioner dan pengawasan pengisian kuesioner dilakukan oleh peneliti dan dibantu oleh 3 orang teman. Sebelum peneliti melakukan penyebaran kuesioner peneliti terlebih dahulu

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 meminta ijin kepada dosen pengampu dan pengawas ujian tengah semester pada hari selasa 1 April 2014. F. Teknik Analisis Data Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memberikan keadaan yang sebenarnya mengenai tingkat kemandirian belajar mahasiswa semester II program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma tahun akademik 2013/2014. Langkah-langkah yang digunakan dalam melakukan analisis data adalah sebagai berikut: a. Peneliti menentukan skor pada setiap alternatif pilihan jawaban, skoring untukpernyataan positif adalah: sangat sesuai = 4, sesuai = 3, tidak sesuai = 2, sangat tidak sesuai = 1 dan untuk pernyataan negatif adalah sebaliknya adalah: sangat sesuai = 1, sesuai = 2, tidak sesuai = 3, sangat tidak sesuai = 4. b. Membuat tabulasi data dan menghitung skor masing-masing responden dengan menggunakan bantuan Microsoft office excel 2010 yang kemudian dioleh menggunakan bantuan Statistical Product and Service (SPSS) guna menentukan validitas dan reliabitas. c. Menentukan kategorisasi tingkat kemandirian belajar yang mengacu pada pedoman Azwar (2011: 108) dengan lima jenjang kategori yaitu, sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Norma kategorisasi yang digunakan dapat dilihat di tabel 7 pada halaman 39.

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 7 Norma Kategorisasi Karakter Subjek Penelitian Perhitungan Skor Keterangan µ+ 1.5σ < X Sangat Tinggi µ + 0.5 σ < X ≤ µ+ 1.5σ Tinggi µ - 0.5 σ < X ≤ µ + 0.5 σ Sedang µ- 1.5σ < X ≤ µ - 0.5 σ Rendah X ≤ µ- 1.5σ Sangat Rendah Keteraketerangan: X maksimum skor tertinggi yang diperoleh subjek teoritik : penelitian dalam skala X minimum teoritik : skor terendah yang diperoleh subjek penelitian dalam skala σ (standar deviasi) : Luas jarak rentang yang dibagi dalam 6 satuan deviasi sebaran. µ (mean teoritik) : Rata-rata teoritis dari skor maksimum dan minimum. 39

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 d. Mencari patokan yang akan digunakan dengan mencari X maksimal teoritik dan X minimum teoritik, standar devisiasi dan mean teoritik. Perhitungan dalam penggolongan norma kategorisasi di sesuaikan dengan item penelitian yang berjulam 46 butir item. Dari 46 item dapat diperoleh hasil sebagai berikut: X maksimum teoritik : 4 x 46 = 184 X minimum teoritik : 1 x 46 = 46 Luas jarak (Range) : 184 - 46 = 138 σ (standar deviasi) : 138 : 6 = 23 µ (mean teoritik) : (184 + 46) : 2 = 115 Setelah melakukan perhitungan maka akan diperoleh kategori skala. Kategori skala dapat dilihat pada table 8 dibawah ini: Tabel 8 Kategorisasi Tingkat Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Tahun Akademik 2013/2014 Perhitungan Skor Rerata Skor Keterangan µ+ 1.5σ < X X >150 Sangat Tinggi µ + 0.5 σ < X ≤ µ+ 1.5σ 127< X ≤ 150 Tinggi µ - 0.5 σ < X ≤ µ + 0.5 σ 103< X ≤ 127 Sedang µ- 1.5σ < X ≤ µ - 0.5 σ 80< X ≤ 103 Rendah X ≤ µ- 1.5σ X ≤ 80 Sangat Rendah

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 Data setiap subjek penelitian dikelompokkan berdasarkan skor total yang diperoleh ke dalam kategori di atas yaitu sangat tingi; tinggi; sedang; rendah; dan sangat rendah, sehingga dapat dihitung jumlah dan persentasenya dalam kategori deskripsi tingkat kemandirian belajar. e. Kategorisasi skor tiap item dalam skala Peneliti juga mengkatogarisasikan item menggunakan skala. Hal ini dilakukan untuk mengetahui item mana yang sudah baik dan yang kurang baik. Norma kategorisasi skor item kemandirian belajar berpedoman pada Azwar (2011: 108) dengan lima jenjang kategori yaitu, sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Norma kategorisasi yang digunakan dapat dilihat pada tabel 9. Tabel 9 Norma Kategorisasi Skor Item Kemandirian Belajar Perhitungan Skor Keterangan µ+ 1.5σ < X Sangat Tinggi µ + 0.5 σ < X ≤ µ+ 1.5σ Tinggi µ - 0.5 σ < X ≤ µ + 0.5 σ Sedang µ- 1.5σ < X ≤ µ - 0.5 σ Rendah X ≤ µ- 1.5σ Sangat Rendah Keterangan: X maksimum teoritik : skor tertinggi yang diperoleh subjek

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 penelitian dalam skala X minimum teoritik : skor terendah yang diperoleh subjek penelitian dalam skala σ (standar deviasi) : Luas jarak rentang yang dibagi dalam 6 satuan deviasi sebaran. µ (mean teoritik) : Rata-rata teoritis dari skor maksimum dan minimum. f. Mencari tinggi rendahnya skor item-item dengan menggunakan N = 74. Adapun perhitungannya adalah sebagai berikut: X maksimum teoritik : 74 x 4 = 296 X minimum teoritik : 74 x 1 = 74 Luas jarak (Range) : 296 - 74 = 222 σ (standar deviasi) : 222 : 6 = 37 µ (mean teoritik) : (296 + 74) : 2 = 185 Setelah melakukan perhitungan maka akan diperoleh kategori skala item. Kategori skala item dapat dilihat pada tabel 10 dihalaman 43. .

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 Tabel 10 Kategorisasi Item Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Tahun Akademik 2013/2014 Perhitungan Skor Rerata Skor Keterangan µ+ 1.5σ < X X >241 Sangat Tinggi µ + 0.5 σ < X ≤ µ+ 1.5σ 204< X ≤ 241 Tinggi µ - 0.5 σ < X ≤ µ + 0.5 σ 166< X ≤ 204 Sedang µ- 1.5σ < X ≤ µ - 0.5 σ 129< X ≤ 166 Rendah X ≤ µ- 1.5σ X ≤ 129 Sangat Rendah g. Setelah mengetahui hasil perhitungan seperti tabel di atas, langkah selajutnya yang dilakukan oleh peneliti adalah memasukan item-item tersebut ke dalam kategorinya berdasarkan skor masing-masing item. Selanjutnya, dari pengelompokan maka akan terlihat item mana yang baik dan yang kurang baik.

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini berisi uraian mengenai hasil penelitian tentang kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2013 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan pembahasan hasil penelitian. A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi tingkat kemandirian belajar Berdasarkan datayang terkumpul dan dioalah dengan menggunakan kriteria Azwar (2011: 107-108) dapat diketahui tingkat kemandirian belajar mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 Universitas Sanata Dharma dapat dilihat pada tabel 11 di bawah ini. Tabel 11 KategoriDeskripsi Tingkat Kemandirian Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Tahun Akademik 2013/2014 Formula Kriteria Rerata Skor Frekuensi Presentase Kategori (%) µ+ 1.5σ < X X >150 22 29,7 % Sangat Tinggi µ + 0.5 σ < X ≤ µ+ 1.5σ 127< X ≤ 150 48 64, 9 % Tinggi µ - 0.5 σ < X ≤ µ + 0.5 σ 103< X ≤ 127 4 5,4 % Sedang µ- 1.5σ < X ≤ µ - 0.5 σ 80< X ≤ 103 0% Rendah X ≤ µ- 1.5σ X ≤ 80 0% Sangat Rendah 44

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Kategorisasi tentang tingkat kemandirian belajar dapat dibuat dalam histogram dapat dilihat sebagai berikut: Gambar 1 Histogram Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar 50 45 40 35 30 25 20 15 10 5 0 Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Kategori Sangat Rendah Berdasarkan tabel 11 dan gambar 1, terlihat bahwa: a. Terdapat 22mahasiswa atau (29,7%) mahasiswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar yang sangat tinggi. b. Terdapat 48mahasiswa atau (64,9%) mahasiswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar yang tinggi c. Terdapat 4mahasiswa atau (5,4%) mahasiswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar yang sedang. d. Terdapat 0mahasiswa atau (0%) mahasiswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar yang rendah.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 e. Terdapat 0 mahasiswa atau (0%) mahasiswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar yang sangat rendah. 2. Hasil Skor Tiap Item Tingkat Kemandirian Belajar Berdasarkan data yang terkumpul dan dioalah dengan menggunakan kriteria Azwar (2011: 107-108)didapat skor-skor item yang termasuk dalam kategori sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah.Pengukuran item ini berguna untuk melihat mana saja item yang sudah baik dan yang kurang baik.Hasil kategorisasi item dapat dilihat di tabel 12 di bawah ini. Tabel 12 KategoriSkor Item Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Tahun Akademik 2013/2014 Formula Kriteria Rerata Skor Frekuensi Presentase Kategori (%) µ+ 1.5σ < X X >241 17 37 % Sangat Tinggi µ + 0.5 σ < X ≤ µ+ 1.5σ 204< X ≤ 241 22 47, 9 % Tinggi µ - 0.5 σ < X ≤ µ + 0.5 σ 166< X ≤ 204 6 13 % Sedang µ- 1.5σ < X ≤ µ - 0.5 σ 129< X ≤ 166 1 2,1 % Rendah X ≤ µ- 1.5σ X ≤ 129 0% Sangat Rendah

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 Gambar 2 Histogram Skor Item Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar 25 20 15 Kategori 10 5 0 Sangat Tinggi Tinggi Sedang RendahSangat Rendah Kategori Berdasarkan tabel 12 dan gambar 2, terlihat bahwa: a. Terdapat 17item atau (36,9%) skor item tingkat kemandirian belajar yang sangat tinggi. b. Terdapat 22item atau (47,9%) skor item tingkat kemandirian belajar yang tinggi c. Terdapat 6item atau (13%) skor item tingkat kemandirian belajar yang sedang. d. Terdapat 1item atau (2,1%) skor item tingkat kemandirian belajar yang rendah. e. Terdapat 0 atau (0%) skor item tingkat kemandirian belajar yang sangat rendah.

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 Secara keseluruhan menunjukan bahwa ketercapaian semua aspek kemandirian belajar dalam penelitian ini termasuk dalam kategori tinggi. Penghitungan skor di atas terlihat bahwa terdapat 6 butir item atau 13% termasuk dalam kategori sedang dan terdapat 1 butir item atau 2,1% termasuk dalam kategori rendah. Butir-butir tersebut dapat dilihat pada tabel 13 pada halaman 49.

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 Tabel 13 Item-item Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2013 Aspek Indikator No. Item Hasil Item Kemandirian Memahami strategi 28 Saya belajar sesuka 168 dalam aspek dalam belajar hati saya pengetahuan Menjalin relasi 30 Saya tetap belajar 122 dengan orang lain meskipun temanyang dapat teman saya tidak mengembangkan belajar kemampuan akademik 3 Saya membatalkan 157 Menyesuaikan diri belajar saya jika dengan lingkungan keadaan disekitar tidak mendukung 14 Saya tetap belajar 199 meskipun suasana disekitar lebih menarik untuk tidak belajar (acara TV menarik) Memiliki keyakinan 31 Saya ragu dapat 190 Kemandirian diri memahami materi dalam aspek yang dijelaskan oleh sikap dosen dan dapat mengulanginya sendiri di kost atau dirumah Kemandirian Memanfaatkan 27 Saya menggunakan 182 dalam aspek berbagai sumber internet hanya untuk keterampilan belajar mencari hiburan semata Memiliki 36 Saya memiliki 197 kedisiplinan dalam jadwal belajar untuk belajar setiap hari Item-item di atas yang tergolong sedang dan rendah akan digunakan sebagai dasar pembuatan usulan topik-topik bimbingan belajar.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 B. Pembahasan Hasil Penelitian 1. Deskripsi tingkat kemandirian belajar mahasiswa Sebelum menjelaskan lebih lanjut tentang pembahasan, ada yang perlu diungkapkan terlebih dahulu sehubungan dengan keterbatasan yang masih terkandung dalam instrument penelitian ini.Pertama, kuesioner yang digunakan dalam penelitian bersifat tertutup yang kemungkinan memiliki kelemahan yaitu membatasi mahasiswa dalam menanggapi pernyataan yang terdapat dalam kuesioner.Kedua, hal-hal yang dialami dan dirasakan oleh mahasiswa dalam kemandirian belajar tidak seluruhnya terungkap dalam kuesioner ini.Ketiga, hasil penelitian ini bukanlah hasil yang tetap karena kemandirian belajar mahasiswa dapat berubah seiring dengan berjalannya waktu. Selanjutnya akan dijelaskan lebih lanjut mengenai hasil penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta adalah sebagai berikut: a. 22 mahasiswa (29,7%) mahasiswa memiliki tingkat kemandirian yang sangat tinggi, b. 48 mahasiswa (64,9%) mahasiswa memiliki tingkat kemandirian belajar yang tinggi, c. 4 mahasiswa (5,4%) mahasiswa memiliki tingkat kemandirian yang sedang.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Pada penelitian ini tidak terdapat mahasiswa yang memiliki tingkat kemandirian belajar rendah dan sangat rendah. Faktor yang mungkin melatarbelakangi mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, memiliki hasil tingkat kemandirian belajar seperti yang dipaparkan diatas adalah : Dari hasil pengamatan di lingkungan kampus dan dari mahasiswa, mahasiswa yang memiliki minat tinggi dalam melakukan aktivitas belajar akan membantu mahasiswa untuk mencapai hasil belajar yang baik. Kemampuan kemandirian belajar mahasiswa sudah lebih matang dari pada kemandirian belajar siswa sekolah pada jenjang sebelumnya (SD, SMP, dan SMA).Mahasiswa telah dituntut untuk memandirikan dirinya dalam kegiatan belajar karena tidak jarang pada saat kegiatan perkuliahan banyak dosen yang hanya menjelaskan suatu materi secara singkat atau ringkas, hal tersebut dilakukan oleh dosen karena banyak materi yang harus dijelaskan oleh dosen tetapi dosen hanya memiliki waktu yang singkat dalam satu semester. Keadaan tersebut mengajarkan atau mendidik mahasiswa dalam kemandirian belajar karena, mahasiswa harus mendalami lebih lanjut tentang apa yang dijelaskan oleh dosen pada saat kegiatan perkuliahan secara mandiri.

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 Kemampuan mahasiswa dalam kemandirian belajar berguna untuk mendapatkan nilai atau hasil yang memuaskan pada akhir mahasiswa duduk di dunia perkuliahan.Indeks prestasi yang yang di peroleh mahasiswa pada masa perkuliahan berguna untuk melamar pekerjaan.Dengan mahasiswa mandiri dalam belajar maka mahasiswa tersebut sudah melaksanakan tanggung jawab belajarnya dengan baik untuk mendapatkan hasil akhir yang memuaskan. Mahasiswa yang telah memiliki inisiatif dalam melaksanakan belajarnya maka akan terus menerus berusaha untuk meningkatkan kemampuannya baik dalam ketrampilan, pengetahuan, maupun wawasannya. Kemampuan mahasiswa dalam kemandirian belajar yaitu adanya niat yang muncul dari dalam diri seorang mahasiswa untuk belajar dan memperkaya dirinya dengan pengetahuan-pengetahuan yang ada ataupun yang belum begitu mereka mengerti.Materi yang dipelajari mahasiswa dalam dunia perkuliahan dapat digunakan pada saat mereka memasuki dunia kerja. Awal kegiatan dalam setiap semester mahasiswa menyusun jadwal kegiatan mata kuliah, jumlah mata kuliah yang dapat diambil oleh mahasiswa adalah sesuai dengan hasil Indeks Prestasi (IP) yang diperoleh dari kegiatan perkuliahan semester sebelumnya.Mahasiswa dapat mengambil SKS dalam jumlah banyak (maksimal) jika seorang mahasiswa mendapatkan hasil Indeks Prestasi yang memuaskan, jumlah SKS yang

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 dapat ditempuh oleh mahasiswa berdasarkan hasil Indeks Prestasi yang di dapatkan. Dengan adanya SKS yang harus ditempuh dan dicapai oleh seorang mahasiswa akan menjadikan mahasiswa mandiri akan belajar, karena jika mahasiswa tidak belajar diluar kegiatan perkuliahan atau pada saat tatap muka dengan dosen maka mahasiswa tidak memiliki pengertahuan yang lebih. Dalam penelitian ini dilakukan pada saat mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2013 menjalani ujian tengah semester, mahasiswa mengisi kuesioner dalam keadaan sebenarnya karena pada saat pengisian kuesioner mahasiswa sedang giat belajar dan mengerjakan tugas secara individu ataupun kelompok untuk mendapatkan hasil yang memuaskan pada ujian tengah semester. 2. Item-item tingkat kemampuan kemandirian belajar Berdasarkan hasil penelitian item tingkat kemandirian belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling tahun akademik 2013/2014 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, terdapat 17 atau 36,9% item yang termasuk dalam kategori sangat tinggi, 22 atau 47,9% item yang termasuk dalam kategori tinggi, 6 atau (13%) item yang termasuk dalam kategori sedang, dan 1 atau (2,1%) item yang termasuk dalam kategori rendah. Item – item yang termasuk dalam kategori sangat tinggi dan tinggi dapat diartikan bahawa kemampuan tersebut telah dimiliki oleh mahasiswa

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 dengan baik. Beberapa contoh kemampuan tersebut adalah: mahasiswa memiliki semangat yang ada dalam diri untuk belajar, mahasiswa nyaman jika belajar ditempat yang mendukung untuk belajarnya, mahasiswa belajar karena keinginan sendiri, mahasiswa memiliki cita-cita mendapatkan IPK yang memuaskan. Item-item yang berada dalam kategori rendah adalah item terendah dalam penelitian ini. Item yang terendah yaitu, “saya membatalkan belajar saya jika keadaan disekitar saya tidak mendukung”. Rendahnya item ini diindikasikan bahwa mahasiswa mengetahui situasi yang mendung belajarnya ataupun situasi yang tidak mendukung belajarnya. Mahasiswa lebih memilih untuk belajar pada saat keadaan atau situasi mendukung belajarnya. Mahasiswa menyadari bahwa pada saat keadaan disekitar tidak mendukung kegiatan belajar makan apa yang sedang dipelajari tidak dapat dimengerti atau dipelajari dengan baik, dan apa bila mahasiswa belajar pada keadaan atau situasi yang mendukung kegiatan belajar maka proses belajarnya akan lebih serius dan apa yang sedang dipelajari dapat dimengerti dengan baik.Maka diperlukan dikungan dari orang-orang di sekitar untuk mendukung kegiatan belajar mahasiswa. Item-item yang berada dalam kategori sedang adalah item termasuk rendah dalam penelitian ini. Item yang sedang adalah pertama, “saya belajar sesuka hati saya” dan item kedua yang berbunyi, “saya memiliki jadwal belajar untuk setiap hari”. Rendahnya item ini diindikasikan bahwa

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 mahasiswa memiliki jadwal belajar yang telah disusun. Mahasiswa belajar sesuai dengan jadwal belajar yang telah disusun, jadwal belajar yang telah disusun tidak selalu adalah jadwal belajar harian. Mahasiswa tidak belajar sesuka hati itu mungkin karenakan mahasiswa sudah memiliki jadwal belajarnya, dan mentaati jadwal belajarnya. Perilaku ini dapat diatasi dengan cara individu memiliki jadwal yang telah disusun sendiri dan individu dapat mentaatinya, jika individu tidak dapat belajar sesuai jadwal belajarnya karena ada suatu acara maka individu dapat mengganti kegiatan belajarnya pada saat individu tidak ada kegiatan. Individu harus memiliki tanggung jawab yang baik dalam kegiatan belajarnya, karena keberhasilan individu dalam belajarnya didasari oleh memiliki tanggung jawab terhadap kegiatan belajarnya baik kegiatan belajar yang dilakukan dengan pendampingan dosen maupun kegiatan belajar yang dilakukan secara mandiri.. Ketiga item yang berbunyi, “saya tetap belajar meskipun suasana disekitar lebih menarik untuk tidak belajar (acara TV menarik)”.Item keempat berbunyi, “saya tetap belajar meskipun teman-teman saya tidak belajar”.Rendahnya item ini diindikasikan bahwa mahasiswa belum memiliki niat penuh dari dalam diri untuk belajar. Mahasiswa akan lebih memperdulikan susana yang menarik disekitarnya dan akan meninggalkan kegiatan belajarnya dan mahasiswa mudah terpengaruh dengan temantemannya. Perilaku ini, kemudian mengindikasikan bahwa individu belum

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 memiliki niat penuh dalam kegiatan belajarnya. Perilaku tersebut dapat terjadi jika pada saat individu belajar sambil melihat televisi atau pada saat individu belajar ada orang lain yang sedang menonton televisi. Perilaku ini dapat diatasi dengan cara adanya keyakinan individu dalam pengambilan keputusan, karena dengan pengambilan keputusan yang seuai dengan tanggung jawabnya akan membuat mahasiswa belajar meskipun keadaan disekitarnya lebih menarik. Pengambilan keputusan dalam belajar itu sangat penting, karena mahasiswa harus mengambil keputusan yang paling tepat untuk belajar agar berhasil mendapatkan hasil yang memuaskan dari belajarnya. Kelima item berbunyi, “saya ragu dapat memahami materi yang dijelaskan oleh dosen dan dapat mengulanginya sendiri di kost atau dirumah”. Rendahnya item ini diindikasikan bahwa mahasiswa belum memiliki keyakinan diri yang baik, mahasiswa telah memiliki pemikiran negatif yang dapat menyebabkan apa yang dipikirkan itu dapat terjadi. Perilaku ini dapat diatasi dengan cara individu harus memiliki kepercayaan dalam dirinya bahwa individu dapat memahami maupun mempelajari kembali apa yang diajarkan oleh dosen pada saat kegiatan perkuliahan.Kepercayaan mahasiswa kepada dirinya terhadap belajar sangatlah penting, karena dengan mahasiswa memiliki kepercayaan diri dalam belajarnya maka mahasiswa tersebut memiliki keyakinan bahwa mahasiswa tersebut dapat belajar sendiri dengan kemampuannya.

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 Keenam item yang berbunyi, “saya menggunakan internet hanya untuk mencari hiburan semata”. Rendahnya item ini diindikasikan bahwa mahasiswa menggunakan internet tidak hanya untuk mencari hiburan saja melainkan juga untuk mencari materi yang mendukung belajarnya dan yang dapat menambah pengetahuannya mengenai suatu materi. Perilaku ini dapat diatasi dengan cara adanya pelatihan atau pemberitahuan kepada mahasiswa tentang sumber belajar yaitu situs-situs jurnal online yang dapat di akses dengan gratis dan dapat menambah informasi yang didapat mahasiswa yang berhubungan dengan materi perkuliahan. Berdasarkan hasil penelitian, item-item yang tergolong sedang dan rendah ini mengindikasikan bahwa mahasiswa semester II program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta perlu ditingkatkan dan dikembangkan kembali.Mahasiswa memerlukan bantuan dan bimbingan dari dosen untuk meningkatkan kemandirian belajar. C. Usulan Topik Bimbingan Belajar Melihat dari hasil analisis skor item-item kuesioner yang menunjukan bahwa terdapat mahasiswa yang masuk dalam kategori kemandirian belajar sedang. Maka peran orangtua, dosen, dan teman sebaya sangat berpengaruh terhadap proses perkembangan kemandirian belajar. Dalam pembahasan ini juga memuat implikasi hasil penelitian terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar bagi mahasiswa semester II program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Yogyakarta.Topik-topik yang diusulkan berikut ini berdasarkan pada analisis butir-butir item instrument kemandirian belajar, dan berdasarkan kebutuhan mahasiswa pada materi-materi yang mampu digunakan untuk membantu mahasiswa dalam meningkatkan dan mengembangkan kemandirian belajar.

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 14 Usulan Topik-Topik Bimbingan Belajar Berdasarkan Kategori Item Terendah Tentang Deskripsi Tingkat Kemandirian Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Tahun Akademik 2013/2014 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta No Item Topik Tujuan Bimbingan Materi Metode Sumber Pustaka 1. 2. Saya belajar sesuka Tanggung Jawab hati saya Saya memiliki jadwal belajar untuk setiap hari Mahasiswa dapat bertanggung jawab dengan kegiatan belajarnya sendiri 1. Pengertian tanggung jawab 2. Belajar membuat jadwal belajar sesuai dengan kegiatannya 1. Tanya jawab 2. Ceramah 3. Diskusi Elias, Maurice J. 2000. Cara-cara efektif mengasuh anak dengan EQ :Mengapa Penting Membina Disiplin Diri, Tanggung Jawab, dan Kesehatan Emosional AnakAnakPpada Masa Kini. Bandung: Kaifa Damyati. Belajar 59 2009. dan

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta 3. 4. Saya tetap belajar meskipun temanteman saya tidak belajar Saya membatalkan belajar saya jika keadaan disekitar tidak mendukung 5. Saya tetap belajar meskipun suasana disekitar lebih menarik untuk tidak belajar (acara TV menarik) 6. Saya ragu dapat memahami materi yang dijelaskan oleh dosen dan dapat mengulanginya sendiri di kost atau dirumah Mengambil keputusan dalam belajar Mahasiswa mampu mengambil keputusan dalam belajarnya, keputusan mana yang lebih penting dilakukan dan keputusan mana yang tidak penting dilakukan, yang dapat mendukung dan mengganggu proses belajarnya Percaya diri Mahasiswa memiliki kepercayaan diri bahwa dia mampu memahami apa yang telah diajarkan oleh dosen dan mahasiswa percaya akan kemampuannya 1. Pengertian mengambil keputusan 2. Manfaat mengambil keputusan 1. Pengertian percaya diri 2. Manfaat percaya diri dalam kemandirian belajar 1. Tanya jawab 2. Ceramah 3. Diskusi 1. Tanya jawab 2. Ceramah 3. Diskusi Barus, Gendon & Sri Hastuti. 2011. Kumpulan Modul Pengembangan Diri. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Supranto, Johannes. 1991. Teknik Pengambilan Keputusan. Jakarta: Rineka Cipta 1. Tanya jawab 2. Ceramah 3. Diskusi Angelis, Barbara. 2003. Percaya Diri Sumber Sukses dan Kemandirian. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 Davies, P. 2004. Meningkatkan Rasa Percaya Diri. Yogyakarta: Torrent Books. Hakim, Thursan. 2005. Mengatasi Rasa tidak Percaya Diri. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 7. Saya menggunakan internet hanya untuk mencari hiburan semata Memilih sumber belajar Mahasiswa mampu belajar dengan menggunakan berbagai sumber belajar yang paling sesuai dengannya ataupun yang mendukung belajarnya 1. Menggunakan buku sebagai sumber belajar 2. Menggunakan media elektronik untuk mencari referensi bahan belajar 1. Tanya jawab 2. Ceramah 3. Diskusi Priyo, Eko Utomo. Melesatkan Prestasi Akademik dengan Internet. Bandung: Yrama Widya

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini membahas mengenai kesimpulan hasil penelitian dan saran-saran untuk berbagai pihak. A. Kesimpulan Kesimpulan berdasarkan penelitian dan pembahasan hasil penelitian adalah: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa angkatan 2013 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta sudah memiliki kemandirian belajar yang baik dan kemandirian belajar mahasiswa dapat di kembangkan maupun di pertahankan. Kemandirian belajar sebagai mahasiswa angkatan 2013 program studi Bimbingan dan Konseling universitas Sanata Dharma Yogyakarta termasuk dalam kategori tinggi karena 64,9% atau sebanyak 48 dari 78 mahasiswa. B. Saran 1. Bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling Program studi Bimbingan dan Konseling sudah memiliki mahasiswa yang baik dalam kemandirian belajar. Pemberian semangat dari dosen untuk kemandirian belajar mahasiswa itu sangat baik, karena dengan 62

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 dosen memberikan perhatian kepada mahasiswa tentang belajarnya maka akan membuat mahasiswa lebih semangat untuk belajar. Sebelum dimulainya proses perkuliahan untuk membahas suatu materi ada baiknya jika dosen mempersilahkan mahasiswa untuk mempresentasikan secara singkat tentang materi yang akan dipelajari pada hari ini, dengan cara itu akan membuat mahasiswa belajar pada malam harinya. 2. Peneliti Lain a. Peneliti lain dapat mengembangkan penelitian ini dengan memperkaya teori-teori yang lain yang belum ada dalam penelitian. b. Peneliti lain yang ingin melakukan penelitian serupa ada baiknya menambahkan kuesioner yang bersifat terbuka agar responden dapat leluasa menjawab dan memiliki variasi jawaban.

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 DAFTAR PUSTAKA Azwar. 2003. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar _______2011. Penyusunan Skala Psikologis.Yogyakarta: Pustaka Pelajar Basri, H. 1994. Remaja Berkualitas: Problematika dan Solusinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Furchan, A. 2005. Pengantar Penelitian dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Hurlock, E.B. 1991. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi 5). Jakarta: Erlangga Jahja, Yundrik. 2011.Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana Nurhayati, Eti. 2011. Bimbingan Konseling Dan Psikoterapi Inovatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan – Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta. Slameto. 2002. Kemandirian Belajar Dalam Hubungan Dengan Prestasi Siswa SMU Unggulan. Salatiga: UKSW _______2002. Kemandirian Belajar Dan Prestasi Siswa SMA Unggulan. Salatiga: UKSW _______. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta Winkel, W.S. 1997. Bimbingan dan Konseling Di Institusi Pendidikan. Jakarta: Grasindo Winkel, W.S, & M.M. Sri Hastuti. 2004. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi Winkel, W.S, & M.M. Sri Hastuti. 2006. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN

(84) PLAGIAT TINDAKAN TIDAK TERPUJI UNIVER$ITAS SANATA PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DHARMA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDTT(AN Mrican Tromol Pos 29, Yogyakarta 55002 Telp (0274) 513301, 51s352, Fax. (027a) s62383 TELEGRAM: SADHAR YOCYA Rek. Ciro : CIMB Niaga No.287.01.00272.00.5 dan 081.01.24169.00.7 Mandiri No. 137.00.0421493.4 SURAT KETERANGAN No. 038/SKL-B[
(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 Lampiran 2 KUESIONER PENELITIAN Disusun oleh : Anna Dyah RystuKharina 091114028

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 Pengantar Pada kesempatan ini, peneliti memohon kesediaan anda untuk mengisi kuesioner ini. Kuesioner ini dimaksudkan untuk mengetahui keadaan anda saat ini. Anda sangat diharapkan bersedia mengisi kuesioner ini dengan jujur sesuai dengan keadaan atau pengalaman yang anda alami saat ini. Jawaban anda tidak akan mempengaruhi nilai akademik anda. Atas kesediaan dan bantuan anda, peneliti mengucapkan terimakasih. Petunjuk : 1. Tuliskan terlebih dahulu: a. Nama : ________________________ b. NIM : ________________________ c. Tanggal pengisian kuesioner ini : ________________________ 2. Bacalah setiap pernyataan berikut ini dengan teliti. Tentukan seberapa sesuai anda dengan maksud masing-masing pernyataan berikut ini dengan cara memberikan tanda cek (√)pada kolom alternatif jawaban yang anda anggap paling sesuai dengan keadaan atau pengalaman anda saat ini. Alternatif jawaban adalah: SS : Sangat Sesuai S : Sesuai KS : Kurang Sesuai TS : Tidak Sesuai 3. Setelah selesai mengerjakan, periksalah kembali jawaban anda. Pastikan tidak ada satu nomor pun yang terlewatkan. SELAMAT MENGERJAKAN.... Terimakasih... ☺

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 Alternatif Jawaban: SS : Sangat Sesuai KS : Kurang Sesuai S : Sesuai TS : Tidak Sesuai No Pernyataan Alternatif Jawaban SS 1. Saya menyelesaikan tugas tepat waktu 2. Saya memiliki semangat yang ada dalam diri saya untuk belajar dengan tekun 3. Saya memiliki cara belajar sendiri 4. Apabila ada tugas dari dosen saya sering terlambat dalam mengumpulkan tugas 5. Saya pesimis jika saya mendapatkan nilai jelek 6. Saya tidak mempelajari kembali materi telah diajarkan oleh dosen 7. Saya mengetahui sanksi apa yang akan saya dapat jika saya terlambat mengumpulkan tugas 8. Saya berusaha dengan sungguh-sunggung dalam menyelesaikan tugas 9. Saya mempelajari materi yang saya anggap penting 10. Saya mempelajari materi yang belum saya pahami pada saat kuliah 11. Saya tetap berusaha meski saya menemukan kesulitan dalam belajar 12. Saya belajar dari berbagai sumber (contoh : internet, dan e-book) 13. Saya proaktif memudahkan saya belajar S KS TS

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 No Pernyataan 16. Saya belajar sesuka hati saya 17. Saya puas dengan hasil yang saya kerjakan 18. Saya menata tempat belajar agar saya dapat belajar dengan nyaman 19. Saya belajar menjelang berlangsungnya ujian tengah semester atau ujian akhir semester 20. Saya bertanggung jawab dengan tugas yang saya kerjakan 21. Saya kesulitan mencari tempat belajar 22. Saya selalu belajar setiap ada kesempatan 23. Saya tidak peduli dengan tugas kuliah yang saya kerjakan 24. Saya memiliki buku yang mendukung dalam mempelajari suatu mata kuliah 25. Saya sering mencari tambahan materi untuk lebih memahami suatu materi 26. Saya tetap berusaha belajar dengan rajin meski sebelumnya hasil ujian yang saya dapatkan kurang memuaskan 27. Saya menggunakan internet untuk mencari bahan materi 28. Saya bertanya kepada orang lain jika saya tidak mengerti terhadap suatu materi 29. Saya ragu dengan tugas yang saya kerjakan 30. Saya membeli buku, atau fotocopy bahan kuliah karena saya ingin lebih memahami suatu mata kuliah Alternatif Jawaban SS S KS TS

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 No 33. Pernyataan Saya tidak meminjam materi kuliah jika materi yang saya miliki tidak lengkap 34. Saya lebih memilih belajar sendiri meskipun saya menghadapi kesulitan dalam memahami suatu materi 35. Saya yakin, saya dapat mengatasi hambatan yang saya hadapi dalam kegiatan belajar 36. Saya meminjam materi kuliah kepada teman jika materi yang saya miliki kurang lengkap 37. Saya bertanya dengan teman saya yang lebih pandai jika saya tidak mengerti tentang suatu materi 38. Saya mengumpulkan tugas terlambat 39. Saya memiliki jadwal belajar untuk setiap hari 40. Saya tetap belajar meskipun teman-teman kost saya tidak belajar 41. Saya memiliki komitmen dalam diri untuk tekun belajar 42. Saya belajar jika ada tugas untuk esok hari 43. Saya membatalkan belajar saya jika keadaan disekitar saya tidak mendukung 44. Saya mencari tahu sendiri jika saya tidak mengerti suatu materi 45. Saya menggunakan internet untuk mencari hiburan semata Alternatif Jawaban SS S KS TS

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 No 48. Pernyataan Saya mentaati jadwal belajar yang sudah saya buat 49. Saya belajar untuk masa depan saya 50. Saya ingin tahu lebih jauh tentang apa yang dijelaskan oleh dosen 51. Saya belajar sesuai jadwal kuliah esok hari 52. Saya acuh dengan nilai yang saya dapat dari hasil belajar 53. Saya belajar karena keinginan saya sendiri 54. Saya belajar dari satu buku saja 55. Saya belajar hanya karena belajar adalah kewajiban saya 56. Saya lebih suka nongkrong dari pada belajar 57. Saya nyaman belajar di tempat yang mendukung suasana belajar saya 58. Saya tetap belajar meskipun suasana disekitar lebih menarik untuk tidak belajar (acara TV menarik) 59. Saya mendukung teman yang ingin belajar 60. Saya malas catatan materi kuliah dengan harapan bisa memfotocopy catatan milik teman Alternatif Jawaban SS S KS TS

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 Lampiran 3 KUESIONER PENELITIAN Disusun oleh : Anna Dyah RystuKharina 091114028

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 Pengantar Pada kesempatan ini, peneliti memohon kesediaan anda untuk mengisi kuesioner ini. Kuesioner ini dimaksudkan untuk mengetahui keadaan anda saat ini. Anda sangat diharapkan bersedia mengisi kuesioner ini dengan jujur sesuai dengan keadaan atau pengalaman yang anda alami saat ini. Jawaban anda tidak akan mempengaruhi nilai akademik anda. Atas kesediaan dan bantuan anda, peneliti mengucapkan terimakasih. Petunjuk : 1. Tuliskan terlebih dahulu: a. NIM : ________________________ b. Tanggal pengisian kuesioner ini : ________________________ 2. Bacalah setiap pernyataan berikut ini dengan teliti. Tentukan seberapa sesuai anda dengan maksud masing-masing pernyataan berikut ini dengan cara memberikan tanda cek (√)pada kolom alternatif jawaban yang anda anggap paling sesuai dengan keadaan atau pengalaman anda saat ini. Alternatif jawaban adalah: SS : Sangat Sesuai S : Sesuai KS : Kurang Sesuai TS : Tidak Sesuai 3. Setelah selesai mengerjakan, periksalah kembali jawaban anda. Pastikan tidak ada satu nomor pun yang terlewatkan. SELAMAT MENGERJAKAN.... Terimakasih... ☺

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 Alternatif Jawaban: SS : Sangat Sesuai KS : Kurang Sesuai S : Sesuai TS : Tidak Sesuai No Pernyataan Alternatif Jawaban SS 1. Saya tetap belajar meskipun teman-teman kost saya tidak belajar 2. Saya memiliki komitmen dalam diri untuk tekun belajar 3. Saya membatalkan belajar saya jika keadaan disekitar saya tidak mendukung 4. Saya mencari tahu sendiri jika saya tidak mengerti suatu materi 5. Saya memiliki cita-cita mendapatkan IPK yang memuaskan 6. Jika saya menemukan kesulitan dalam belajar saya tidak mencari solusi 7. Saya mentaati jadwal belajar yang sudah saya buat 8. Saya belajar untuk masa depan saya 9. Saya acuh dengan nilai yang saya dapat dari hasil belajar 10. Saya belajar karena keinginan saya sendiri 11. Saya belajar dari satu buku saja 12. Saya lebih suka nongkrong dari pada belajar 13. Saya nyaman belajar di tempat yang mendukung suasana belajar saya S KS TS

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 No Pernyataan 16. Saya menyelesaikan tugas tepat waktu 17. Saya memiliki semangat yang ada dalam diri saya untuk belajar dengan tekun 18. Saya memiliki cara belajar sendiri 19. Apabila ada tugas dari dosen saya sering terlambat dalam mengumpulkan tugas 20. Saya tidak mempelajari kembali materi telah diajarkan oleh dosen 21. Saya mengetahui sanksi apa yang akan saya dapat jika saya terlambat mengumpulkan tugas 22. Saya berusaha dengan sungguh-sunggung dalam menyelesaikan tugas 23. Saya mempelajari materi yang saya anggap penting 24. Saya tetap berusaha meski saya menemukan kesulitan dalam belajar 25. Sikap proaktif memudahkan saya belajar 26. Saya ragu-ragu dengan tugas yang saya kerjakan 27. Saya menggunakan internet untuk mencari hiburan semata 28. Saya belajar sesuka hati saya 29. Saya membeli buku, atau fotocopy bahan kuliah karena saya ingin lebih memahami suatu mata kuliah 30. Saya tetap belajar meskipun teman-teman saya tidak belajar Alternatif Jawaban SS S KS TS

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 No 33. Pernyataan Saya meminjam materi kuliah kepada teman jika materi yang saya miliki kurang lengkap 34. Saya bertanya dengan teman saya yang lebih pandai jika saya tidak mengerti tentang suatu materi 35. Saya mengumpulkan tugas terlambat 36. Saya memiliki jadwal belajar untuk setiap hari 37. Saya menata tempat belajar agar saya dapat belajar dengan nyaman 38. Saya kesulitan mencari tempat belajar 39. Saya selalu belajar setiap ada kesempatan 40. Saya tidak peduli dengan tugas kuliah yang saya kerjakan 41. Saya memiliki buku yang mendukung dalam mempelajari suatu mata kuliah 42. Saya sering mencari tambahan materi untuk lebih memahami suatu materi 43. Saya tetap berusaha belajar dengan rajin meski sebelumnya hasil ujian yang saya dapatkan kurang memuaskan 44. Saya menggunakan internet untuk mencari bahan materi 45. Saya bertanya kepada orang lain jika saya tidak mengerti terhadap suatu materi 46. Saya kurang yakin dengan tugas yang saya kerjakan Alternatif Jawaban SS S KS TS

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 4 Realibilitas Hasil Penelitian Case Processing Summary N Cases Valid a Excluded Total % 35 100.0 0 .0 35 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha .907 N of Items 60 77

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VALIDITAS HASIL OLAH DATA UJI COBA PEARSON NO ITEM PARAMETER 1 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 2 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 3 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 4 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 5 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 6 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 7 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 8 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 9 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 10 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) HASIL HITUNG 0,278 0,106 35 0,322 0,59 35 0,400 0,017 35 0,474 0,004 35 0,209 0,227 35 0,694 0,00 35 0,293 0,087 35 0,500 0,002 35 0,385 0,022 35 0,137 0,434 KEPUTUSAN VALID VALID VALID VALID GUGUR VALID VALID VALID VALID GUGUR 78

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation 35 0,545 0,001 35 0,180 0,301 35 0,341 0,045 35 0,671 0,000 35 0,621 0,000 35 0,423 0,011 35 0,020 0,910 35 0,533 0,001 35 0,128 0,463 35 0,247 0,153 35 0,669 0,000 35 0,428 0,010 35 0,394 0,019 35 0,539 VALID GUGUR VALID VALID VALID VALID GUGUR VALID GUGUR GUGUR VALID VALID VALID VALID 79

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 0,001 35 0,577 0,000 35 0,471 0,004 35 0,270 0,116 35 0,438 0,009 35 0,725 0,000 35 0,475 0,004 35 0,605 0,000 35 0,360 0,034 35 0,469 0,004 35 0,152 0,383 35 0,172 0,324 35 0,443 0,008 35 0,394 0,019 35 VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID VALID GUGUR GUGUR VALID VALID 80

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) 0,514 0,002 35 0,465 0,005 35 0,431 0,010 35 0,481 0,003 35 0,201 0,247 35 0,303 0,077 35 0,311 0,069 35 0,246 0,152 35 0,311 0,069 35 0,682 0,000 35 0,334 0,050 35 0,587 0,000 35 0,154 0,378 35 0,075 0,670 VALID VALID VALID VALID GUGUR VALID VALID GUGUR VALID VALID VALID VALID GUGUR GUGUR 81

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 53 54 55 56 57 58 59 60 N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 35 0,481 0,003 35 0,371 0,028 35 0,349 0,040 35 0,145 0,407 35 0,520 0,001 35 0,381 0,024 35 0,438 0,009 35 0,221 0,203 35 0,504 0,002 35 VALID VALID VALID GUGUR VALID VALID VALID GUGUR VALID 82

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 5 HASIL UJI COBA KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 3 3 4 4 3 2 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 4 3 3 3 3 2 3 2 3 4 3 3 4 2 3 3 3 2 3 3 4 4 3 4 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 2 4 3 2 4 4 3 4 4 4 3 5 3 3 2 3 2 3 2 2 4 2 1 3 2 3 1 2 3 4 3 2 6 3 3 2 4 2 4 3 2 4 1 2 3 2 3 4 3 2 3 3 2 7 3 3 4 3 4 4 4 4 3 4 3 3 2 3 3 3 4 3 3 3 8 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 4 3 3 3 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 4 3 3 4 3 3 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 4 3 3 2 3 3 1 1 3 4 2 4 4 2 4 3 3 3 3 3 4 4 3 4 1 2 4 3 4 3 2 3 3 1 2 1 4 2 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 3 3 3 2 3 2 3 0 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 2 4 4 2 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 2 3 2 2 4 3 1 1 2 3 2 2 3 1 2 3 2 3 2 3 3 2 1 3 2 1 3 3 2 3 3 4 3 3 3 1 2 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 2 3 2 3 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2 4 3 4 4 3 4 3 0 2 4 4 3 4 4 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 2 4 3 2 4 2 3 1 2 3 3 2 3 4 1 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 2 1 3 3 2 4 3 3 3 4 3 3 0 2 3 2 3 4 2 3 3 3 23 24 25 26 27 28 29 3 4 4 4 4 3 3 4 2 2 2 3 4 3 4 3 3 3 3 4 2 4 4 4 4 4 4 4 2 3 2 3 3 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 4 4 1 4 3 2 3 2 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 4 4 4 4 1 3 4 3 3 3 3 3 4 3 4 4 2 4 2 4 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 83 30 4 4 3 3 2 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 3 3 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 4 4 0 3 3 4 4 3 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 1 2 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 2 3 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 3 3 2 3 4 2 2 3 3 3 3 3 2 3 1 3 4 2 3 4 3 2 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 2 3 4 3 2 3 3 4 3 2 2 3 3 3 3 3 2 4 2 1 4 3 4 3 1 2 2 2 2 2 1 2 4 1 3 2 2 2 3 1 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 3 2 2 2 3 4 3 3 4 4 4 3 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 3 2 1 3 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 4 2 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 3 3 3 2 2 1 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 4 3 2 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 4 2 3 4 2 3 3 3 3 2 3 3 3 4 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 2 3 4 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 2 4 3 3 2 3 3 4 3 4 3 3 4 3 2 3 3 84 2 2 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 2 4

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lanjutan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 3 2 4 4 3 4 4 3 2 3 3 3 2 3 2 4 4 2 4 4 3 4 4 3 3 2 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 1 2 3 1 3 4 1 4 3 3 3 4 3 4 3 2 2 1 4 3 4 4 2 3 4 2 2 3 2 4 3 2 3 3 3 3 4 2 3 3 4 4 4 3 4 4 4 2 4 3 4 3 2 4 4 4 2 4 3 2 4 3 4 2 2 2 3 3 2 3 4 3 1 3 2 2 2 2 2 4 3 1 2 3 1 3 2 3 4 4 2 4 2 4 4 4 4 4 4 3 4 2 4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 2 3 3 2 2 2 2 3 4 2 3 3 3 4 3 3 3 2 3 4 4 4 4 4 4 3 2 3 3 3 2 2 4 4 2 4 2 2 4 2 3 3 3 2 4 3 3 3 3 4 2 3 3 2 2 2 4 4 4 2 3 3 3 4 2 4 3 2 2 2 3 2 4 4 3 2 2 2 3 2 3 1 4 2 3 3 3 2 4 3 2 1 3 3 4 2 3 4 4 4 1 3 2 2 1 2 2 4 3 1 3 2 1 4 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 4 2 2 3 3 1 2 1 4 4 2 4 3 3 3 3 4 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 2 3 2 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 4 3 2 2 4 3 2 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 2 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 4 4 4 3 4 3 1 4 4 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 2 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 2 2 2 2 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 4 2 3 3 3 3 2 4 3 4 4 3 2 2 2 2 4 4 4 4 2 4 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 2 4 4 3 2 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 2 2 3 4 3 3 3 3 4 1 3 2 3 2 2 3 3 4 2 2 4 2 2 3 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 2 2 2 2 2 3 3 4 4 2 4 2 3 4 4 3 3 2 4 4 2 3 4 4 4 1 1 2 2 2 4 4 4 4 2 4 3 1 3 4 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 2 3 3 2 2 3 2 4 4 3 4 4 3 4 2 3 3 56 57 58 59 60 Total 3 3 3 4 3 191 3 4 3 4 4 187 2 4 3 4 4 179 4 4 2 4 4 205 3 4 4 3 3 160 4 4 4 4 4 223 3 4 2 3 4 177 3 3 2 2 4 182 4 3 3 3 4 186 2 4 3 3 1 151 4 4 1 3 4 164 2 3 2 3 1 175 3 3 2 3 1 159 3 4 3 4 4 181 4 3 3 0 4 194 2 3 3 4 3 174 2 3 3 4 2 178 2 3 2 3 2 180 3 3 3 3 3 177 3 3 3 4 3 168 3 3 2 4 2 168 1 3 3 3 4 174 3 4 3 4 4 185 2 4 2 3 3 181 85

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 3 3 3 3 3 4 3 2 2 2 4 3 4 3 3 3 4 4 3 2 3 3 4 4 3 4 3 4 4 4 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 2 4 3 4 3 3 3 2 3 3 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 2 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 2 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 4 1 2 2 2 2 1 2 2 2 3 2 2 1 2 3 2 1 3 1 2 2 2 3 3 3 3 2 3 4 3 2 3 3 4 3 2 4 0 4 3 1 2 2 2 3 4 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 3 3 4 3 3 3 2 3 2 3 2 2 2 2 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 2 2 2 2 3 3 3 4 2 4 2 2 3 3 4 3 4 3 3 4 3 2 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 4 3 2 3 3 3 2 4 4 2 3 4 3 3 3 4 3 1 3 3 2 3 3 4 2 3 4 3 4 4 3 2 3 2 4 4 3 4 3 4 4 4 3 3 4 3 2 3 4 3 4 3 2 2 2 4 3 4 2 4 3 4 4 4 3 3 4 86 4 4 3 4 3 3 4 1 3 3 4 197 190 175 196 176 201 208 175 151 201 202

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 Lampiran 6 HASIL PENELITIAN DESKRIPSI TINGKAT KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA ANGKATAN 2013 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK – TOPIK BIMBINGAN KLASIKAL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 1 3 3 3 2 2 3 3 4 2 3 3 3 2 3 4 2 2 3 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 2 2 2 2 1 2 2 2 2 2 2 1 2 3 2 2 4 2 3 3 4 2 2 2 4 3 3 2 3 1 3 3 3 5 3 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 6 3 3 4 3 4 3 3 4 3 4 3 2 3 3 4 4 7 3 3 2 3 2 3 2 4 2 3 3 3 2 2 3 4 8 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 3 4 2 3 3 4 9 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 3 4 10 3 4 3 3 4 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 4 11 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 12 3 2 4 2 3 2 2 4 2 3 3 3 2 3 4 2 13 3 4 3 3 4 4 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 14 3 3 2 3 2 3 3 4 2 3 2 3 2 2 3 2 15 3 3 3 4 4 3 4 4 3 2 3 3 3 3 4 3 16 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 4 17 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 2 3 4 4 18 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 19 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 20 3 2 4 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 21 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 2 4 3 3 3 4 22 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 4 3 3 3 4 23 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 2 3 3 24 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 25 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 26 3 2 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 3 2 3 4 2 3 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 4 3 2 3 4 3 2 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 4 2 1 2 3 2 2 2 2 1 3 4 1 2 2 2 3 2 2 2 3 2 2 3 3 3 3 0 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 2 4 3 3 3 4 3 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 2 3 4 2 3 3 3 2 3 3 2 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 2 3 4 4 3 3 3 4 3 3 4 4 2 3 4 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 4 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 2 3 4 3 3 3 4 4 3 3 4 3 2 3 0 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 3 0 3 3 3 2 3 4 1 3 3 2 3 4 3 2 4 3 2 3 3 3 4 4 4 4 3 3 2 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 4 3 3 4 4 3 3 3 4 3 4 4 3 2 4 4 2 3 2 2 3 3 2 3 3 3 2 3 2 2 2 3 2 3 3 2 2 2 3 4 3 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 0 0 3 3 4 3 3 4 4 4 3 3 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 2 4 4 4 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 2 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 3 4 4 3 2 3 3 3 2 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 2 2 4 3 3 3 4 4 2 3 4 3 2 3 4 2 3 4 3 3 2 2 3 3 4 3 2 3 4 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 3 2 4 3 3 3 4 4 3 3 4 2 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 4 3 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 2 3 2 2 3 2 2 2 3 1 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 2 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 2 4 3 3 4 4 2 4 3 3 2 1 3 3 3 4 4 3 3 2 3 2 3 3 3 3 4 3 2 2 3 2 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 3 4 4 3 2 4 3 4 4 3 4 3 3 1 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 4 2 4 4 3 3 3 2 4 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 2 4 2 4 4 3 3 3 3 4 4 2 3 2 3 4 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 0 4 4 3 4 4 4 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 4 2 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 2 2 3 4 3 4 4 4 3 4 2 4 3 3 4 3 2 4 3 4 4 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 2 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 3 4 0 4 3 4 3 4 4 3 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 4 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 2 3 1 3 3 4 3 3 4 4 3 3 1 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 1 3 4 2 3 4 4 2 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 3 4 3 3 4 4 4 3 4 2 4 3 4 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 2 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 4 2 3 3 3 2 2 2

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 69 4 4 2 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 70 4 3 2 2 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 71 3 3 2 4 4 3 2 3 2 2 2 1 2 2 1 4 3 4 4 2 2 3 3 3 3 1 72 3 3 2 4 4 3 3 4 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 73 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 4 2 3 4 3 74 3 3 1 4 4 3 2 4 4 4 2 3 4 2 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 Total 227 235 157 215 275 251 207 273 261 243 219 219 257 199 247 228 242 251 251 221 236 254 238 238 233 207

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 Lanjutan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 27 3 2 3 1 3 2 1 2 3 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 28 3 2 3 1 1 2 2 3 2 3 2 1 2 2 4 2 2 2 1 4 2 2 3 2 29 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3 30 3 3 2 2 3 2 3 4 2 3 3 3 2 3 3 4 3 2 4 0 2 3 3 3 31 3 3 3 3 3 3 2 1 3 2 2 2 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 2 3 32 3 3 3 3 4 3 4 4 3 4 3 3 2 4 4 4 3 4 3 4 3 4 2 3 33 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 4 2 3 3 3 3 4 2 4 3 4 4 3 34 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 2 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 35 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 1 3 4 3 4 36 3 3 2 2 2 3 2 4 2 3 2 3 2 2 3 3 2 2 3 4 2 2 2 2 37 3 3 3 3 2 4 3 4 2 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 4 3 4 2 3 38 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 2 3 4 4 3 2 3 3 3 3 2 4 39 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 40 3 3 4 4 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 3 4 4 4 3 3 41 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 2 42 3 3 3 3 2 2 2 3 2 3 3 3 2 3 3 4 3 3 4 3 3 2 3 3 43 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 2 3 3 4 3 4 4 4 3 3 4 3 44 3 3 3 4 2 3 4 3 3 4 3 2 3 3 3 4 3 4 4 4 3 3 3 3 45 3 3 3 4 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 46 3 2 4 3 4 3 4 3 2 2 3 2 3 3 3 4 2 3 3 3 4 3 2 3 Jumlah 135 137 142 135 140 137 139 165 121 147 128 140 113 134 148 156 136 148 146 159 131 148 134 128

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 3 3 3 3 2 2 3 2 3 2 2 3 4 2 2 3 2 1 2 2 2 2 3 4 3 4 3 1 2 2 3 2 2 2 2 3 3 3 4 3 3 2 2 3 2 3 1 2 2 3 3 1 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 3 4 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2 2 4 2 4 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 4 2 3 3 3 2 3 4 3 3 4 3 3 2 2 4 4 3 4 3 3 2 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 3 4 4 4 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 1 2 4 3 4 2 4 3 4 2 3 4 3 2 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 1 4 4 3 4 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 2 3 4 3 4 3 4 3 3 3 2 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 4 3 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 4 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 2 3 2 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 1 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 4 3 4 2 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 2 4 4 3 3 4 3 4 3 4 3 2 3 3 3 138 166 127 130 160 149 152 127 144 161 146 142 154 149 140 133 151 150 152 142 164 132 159 153 152 151

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 51 4 2 3 2 2 2 52 3 1 4 4 2 2 53 2 2 3 3 2 3 54 2 3 4 3 2 2 55 3 3 3 2 2 3 56 2 3 3 3 3 3 57 4 3 4 3 3 2 58 4 2 4 3 2 4 59 2 3 4 4 3 2 60 2 2 3 3 2 3 61 3 2 3 4 3 4 62 1 2 3 3 2 1 63 2 2 4 3 2 4 64 4 3 3 3 3 3 65 3 2 4 3 2 3 66 4 2 3 3 2 3 67 1 2 3 3 3 4 68 2 2 3 3 2 2 69 4 3 4 3 3 3 70 3 2 3 3 3 3 71 1 1 2 2 3 2 72 3 2 3 3 2 3 73 3 3 3 3 3 4 74 1 1 3 3 2 4 Total 182 168 242 212 190 235 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 4 3 2 3 3 4 243 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 4 2 4 3 2 3 4 4 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 249 250 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 1 3 1 4 1 3 3 3 3 4 3 3 3 0 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 2 2 3 3 2 3 3 4 3 2 3 3 4 4 4 3 3 3 4 3 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 4 3 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 4 3 2 4 3 3 4 4 4 3 3 2 2 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 4 3 0 3 4 3 4 4 4 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2 2 2 3 2 2 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 4 3 2 4 4 4 4 197 226 232 208 256 216 219 240 240 246 230 142 134 131 137 134 133 154 162 160 133 161 129 156 144 143 141 141 118 164 136 113 133 149 146

(113)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Tingkat kecerdasan emosi mahasiswa angkatan 2015 program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan implikasinya terhadap usulan topik-topik kegiatan pengembangan diri.
0
0
92
Tingkat kejenuhan belajar mahasiswa (studi deskriptif pada mahasiswa angkatan 2013 program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
1
99
Deskripsi tingkat perkembangan moral mahasiswa angkatan 2012 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun akademik 2014/2015 menurut teori Kohlberg dan implikasinya terhadap usulan usaha-usaha untuk meningkatkan perkemb
0
0
2
Persefsi mahasiswa terhadap perilaku asertifnya : studi deskriftif pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan tahun 2014 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan pribadi sosial.
0
2
99
Konsep diri mahasiswa : studi deskriptif pada mahasiawa angkatan 2015/2016 program studi bimbingan dan konseling Universitas Sanata Dharma dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan.
0
3
120
Motivasi belajar pada mahasiswa : studi deskriptif tingkat motivasi belajar pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2013/2014 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan akademik.
0
1
79
Deskripsi tingkat kesiapan mahasiswa menghadapi pernikahan (studi deskriptif pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2012 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan implikasinya pada usulan topik-topik bimbingan persiapan berkeluarga).
0
0
84
Gaya belajar mahasiswa angkatan 2013 Program Studi Bimbingan Dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun akademik 2013/2014 dan implikasinya pada usulan topik-topik bimbingan belajar.
0
2
87
Kecerdasan emosi mahasiswa baru : studi deskriptif pada mahasiswa semester II kelas A angkatan 2013 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 dan implikasinya pada usulan topik-topik bimbingan pribad
0
0
132
Tingkat kecerdasan emosi mahasiswa angkatan 2015 program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan implikasinya terhadap usulan topik topik kegiatan pengembangan diri
0
0
90
Tingkat kejenuhan belajar mahasiswa (studi deskriptif pada mahasiswa angkatan 2013 program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
4
17
97
Deskripsi tingkat kematangan karier mahasiswa semester VIII program studi bimbingan dan konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun akademik 2006/2007 - USD Repository
0
0
121
Deskripsi motivasi belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan tahun 2010 - USD Repository
0
0
92
Deskripsi tingkat prokrastinasi akademik dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar : studi deskriptif pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, angkatan 2013, semester 2 - USD Reposito
0
0
109
Deskripsi tingkat resiliensi terhadap stres dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan kelompok : studi deskriptif pada mahasiswa angkatan 2013, semester 2 kelas A program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahu
0
0
150
Show more