Efektivitas pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas di kelas XI SMA Bulan Sabit Kabupaten Flores Timur - USD Repository

Gratis

0
0
206
2 weeks ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI EFEKTIVITAS PEMANFAATAN INTERNET DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PADA MATERI ELASTISITAS DI KELAS XI SMA BULAN SABIT KABUPATEN FLORES TIMUR SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika Disusun Oleh: Maria Gratiana Adelaide Simon 141424021 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2019

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI EFEKTIVITAS PEMANFAATAN INTERNET DALAM PEMBELAJARAN FISIKA PADA MATERI ELASTISITAS DI KELAS XI SMA BULAN SABIT KABUPATEN FLORES TIMUR SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika Disusun Oleh: Maria Gratiana Adelaide Simon 141424021 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2019 i

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI iii

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN Hasil karya ini, dipersembahkan untuk: Tuhan Yesus dan Bunda Maria Orangtua tecinta: Bapak Lasarus Ola Peka Mama Kornelia Perada ola Ketiga adik tersayang: Roberto Doni Tela Simforianus Sili Taka Epifanius Penana Teman-teman Program Studi Pendidikan Fisika 2014 iv

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI v

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vi

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK Simon, M. G. Adelaide. 2018. Efektivitas Pemanfaatan Internet Dalam Pembelajaran Fisika Pada Materi Elastisitas Di Kelas XI SMA Bulan Sabit Kabupaten Flores Timur. Skripsi. Yogyakarta: Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas di kelas XI SMA Bulan Sabit Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Agustus 2018 – 22 September 2018. Sampel penelitian yang digunakan adalah 23 siswa kelas XI IPA 1 dan 23 siswa kelas XI IPA 2. Instrumen yang digunakan adalah tes tertulis berupa pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar siswa dan angket minat belajar untuk mengukur minat belajar siswa. Data hasil belajar siswa dan minat belajar siswa dianalisis menggunakan SPSS, yaitu dengan uji T kelompok independent dan kelompok dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas di kelas XI SMA Bulan Sabit dikatakan efektif. Hal ini diukur dari hasil belajar dan minat belajar siswa. Hasil belajar dan minat belajar siswa kelas eksperimen lebih meningkat daripada hasil belajar dan minat belajar siswa kelas kontrol. Kata kunci: pemanfaatan internet, hasil belajar, minat belajar vii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT Simon, M. G. Adelaide. 2018. The Effectiveness of Using Internet to Learn Elasticity in Physics on grade XI of SMA Bulan Sabit in East Flores. Undergraduate Thesis. Yogyakarta: Physics Education, Departemen of Mathematics and Natural Sciences Education, Faculty of Teacher Training and Education, Sanata Dharma University Yogyakarta. This research is conducted to find out how far the effectiveness of using internet to learn physics when studying the elasticity in grade XI SMA Bulan Sabit in East Flores. This research was held on 27th August- 22nd September 2018. The samples for this research are the students of grade XI IPA 2, 23 students for each group. The instruments for the research are a written test in the form of pretest and posttest to measure the results of the students’ learning outcomes and the form of the students’ interest of learning to measure the interest to study from the students. The data from the results of the students learning outcomes and their interest of learnig were analyzed using SPSS which is a T test of independent and dependent group. The result of this research show that the use of the internet to learn physics when studying the elasticity in grade XI of SMA Bulan Sabit can be state as an effective activity. This conclusion can be measured from the results of the students’ learning outcomes and their interest of learning. The results of the students’ learning outcomes and their interest of learning from the experimen class are higher from the control class. Keywords: Internet using, learning outcome, interest of learning viii

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Efektivitas Pemanfaatan Internet Dalam Pembelajaran Fisika Pada Materi Elastisitas di Kelas XI SMA Bulan Sabit Kabupaten Flores Timur” ini dengan baik dan lancar. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sanata Dharma. Penulis dapat menyelesaikan skripsi ini atas doa, dukungan dan bimbingan dari semua pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada: 1. Tuhan Yang Maha Esa dalam menuntun dan memberi berkat; 2. Bapak Drs. T. Sarkim M, Ed., Ph. D. Selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu dan pikiran untuk membimbing dan mengarahkan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini; 3. Bapak Dr. Yohanes Harsoyo, S.Pd., M.Si., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma; 4. Bapak Drs. Aufridus Atmadi, M. Si. selaku dosen pembimbing akademik angkatan 2014 yang telah membimbing penulis selama belajar di Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Sanata Dharma; ix

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5. Bapak Dr. Ignatius Edi Santosa, M.S. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Fisika dan semua dosen Program Studi Pendidikan Fisika yang telah memberikan bimbingan, ilmu dan pengalaman selama penulis belajar di Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Sanata Dharma; 6. Seluruh karyawan sekretariat JPMIPA dan FKIP yang telah membantu penulis selama belajar di Universitas Sanata Dharma; 7. Bapak Drs. Lukas Tura Boli, selaku Kepala sekolah SMA Bulan Sabit yang telah memberikan izin penelitian; 8. Bapak Nikodemus Bin Bernadus, S.Pd., selaku guru mata pelajaran fisika SMA Bulan Sabit yang telah membantu peneliti selama persiapan samapai selesai penelitian; 9. Siswa kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 SMA Bulan Sabit yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan penelitian; 10. Kedua orangtua saya Bapak Lasarus Ola dan Ibu Kornelia Perada Ola yang telah memberikan motivasih dan cinta tanpa batas; 11. Adik Roberto Doni Tela, Simforianus Sili Taka, Epifanius Penana dan Maria Rosita Barek Benga Sidi yang selalu memberikan semangat; 12. Bapak Ani Ignatius Kia Pati dan Mama Ani Kristina Gita Kiwan yang memberikan motivasi kepada penulis dari awal perkuliahan sampai penyusunan skripsi; 13. Mama Rina, Mama Enik, Mama Hiro, Mama Barek dan Opu Jorge atas semangat dan cinta yang diberikan; x

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI xi

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL................................................................................................ i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ..................................................... ii HALAMAN PENGESAHAN................................................................................ iii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN.................................................... iv HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .............................................v HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA.......................................... vi ABSTRAK ............................................................................................................ vii ABSTRACT ........................................................................................................... viii KATA PENGANTAR ........................................................................................ ...ix DAFTAR ISI ....................................................................................................... ..xii BAB I. PENDAHULUAN .......................................................................................1 A. Latar Belakang ............................................................................................. 1 B. Rumusan Masalah ........................................................................................ 4 C. TujuanPenelitian .......................................................................................... 4 D. ManfaatPenelitian ........................................................................................ 4 BAB II. LANDASAN TEORI ................................................................................6 A. Belajar .......................................................................................................... 6 1. Pengertian Belajar... ................................................................................ 6 2. Ciri-Ciri Belajar.. ..................................................................................... 8 3. Sumber Belajar.. ...................................................................................... 9 B. Efektivitas ................................................................................................... 11 C. Internet ....................................................................................................... 12 1. Pengertian Internet .............................................................................. ..12 2. Tujuan Pemanfaatan Internet ................................................................ 12 3. Pemanfaatan Internet dalam Pembelajaran........................................... 13 D. Peran Guru dalam E-learning ....................................................................... 15 E. Peran Internet Dalam Pembelajaran Fisika ................................................... 16 xii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI F. Hasil Belajar ............................................................................................... 19 G. Minat Belajar .............................................................................................. 22 H. Elastisitas Bahan ........................................................................................ 25 BAB III. METODOLOGI PENELITIAN .............................................................31 A. Desain Penelitian ........................................................................................ 31 B. Populasi Penelitian dan Sampel Penelitian ................................................ 31 1. Populasi Penelitian ............................................................................... 32 2. Sampel Penelitian ................................................................................. 33 C. Tempat dan Waktu Penelitian .................................................................... 33 1. Tempat Penelitian ................................................................................. 33 2. Waktu Penelitian .................................................................................. 33 D. Treatment ................................................................................................... 34 1. Kelompok Eksperimen (menggunakan internet) .................................. 34 2. Kelompok Kontrol (tidak menggunakan internet) ............................... 34 E. Instrumen Proses Belajar............................................................................ 35 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) .......................................... 35 2. Bahan Ajar ............................................................................................ 35 3. Lembar Kerja Siswa (LKS) .................................................................. 35 F. Desain Pembelajaran .................................................................................. 36 1. Kelas Eksperimen ................................................................................. 36 2. Kelas Kontrol ........................................................................................ 38 G. Instrumen Pengumpulan Data .................................................................... 40 1. Tes Tertulis ........................................................................................... 40 2. Angket Minat Belajar Siswa ................................................................. 41 H. Uji Validasi ................................................................................................ 45 I. Teknik Analisis Data .................................................................................. 46 1. Teknik Penskoran ................................................................................. 46 2. Analisis Hasil Belajar ........................................................................... 50 3. Analisis Angket Minat Belajar Siswa ................................................... 52 xiii

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ......................................54 A. Pelaksanaan Penelitian ............................................................................... 54 1. Tahap Sebelum Pelaksanaan Penelitian ............................................... 56 2. Tahap Pelaksanaan Penelitian .............................................................. 58 3. Tahap Setelah Pelaksanaan Penelitian .................................................. 71 B. Data dan Analisis Data ............................................................................... 72 1. Hasil Belajar ......................................................................................... 72 2. Angket Minat Belajar Siswa ................................................................. 77 C. Pembahasan ................................................................................................ 85 1. Hasil Belajar Siswa ............................................................................... 85 2. Minat Belajar Siswa ............................................................................. 87 D. Keterbatasan Penelitian .............................................................................. 89 E. Kendala Penelitian ..................................................................................... 89 BAB V. PENUTUP................................................................................................91 A. Kesimpulan ................................................................................................ 91 B. Saran ........................................................................................................... 92 Daftar Pustaka ........................................................................................................93 LAMPIRAN ...........................................................................................................96 xiv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Tabel 3.1 Tabel 3.2 Tabel 3.3 Tabel 3.4 Tabel 3.5 Tabel 3.6 Tabel 3.7 Tabel 3.8 Tabel 3.9 Tabel 4.1 Tabel 4.2 Tabel 4.3 Tabel 4.4 Tabel 4.5 Tabel 4.6 Tabel 4.7 Tabel 4.8 Tabel 4.9 Tabel 4.10 Tabel 4.11 Tabel 4.12 Tabel 4.13 Tabel 4.14 Modulus Elastisitas Berbagai Zat................................ Pretest dan Posttest Control Group Design................. Desain Pembelajaran Kelas Eksperimen...................... Desain Pembelajaran Kelas Kontrol............................ Kisi-Kisi Soal Pretest dan Posttest.............................. Kisi-Kisi Lembar Angket Minat Belajar Siswa........... Validasi Angket............................................................ Teknik Penskoran untuk Soal Esai............................... Penskoran Butir Angket Minat Belajar Siswa............. Klasifikasi Minat Belajar Siswa................................... Jadwal Pelaksanaan Penelitian di Kelas XI SMA Bulan Sabit................................................................... Jadwal Kegiatan Observasi di Kelas XI IPA 1 dan Kelas XI IPA 2............................................................. Data Nilai Pretest dan Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol........................................................ Hasil Uji T Pretest Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol.................................... Hasil Uji T Posttest Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol.................................... Hasil Uji T Pretest dan Posttest Hasil Belajar Siswa Kelas Kontrol............................................................... Hasil Uji T Pretest dan Posttest Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen........................................................ Data Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen.............. Data Minat Belajar Siswa Kelas Kontrol..................... Hasil Uji T Minat Belajar Awal Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol........................................................ Hasil Uji T Minat Belajar Awal dan Minat Belajar Akhir Kelas Eksperimen.............................................. Hasil Uji T Minat Belajar Awal dan Minat Belajar Akhir Kelas Kontrol..................................................... Hasil Uji T Minat Belajar Akhir Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol........................................................ Klasifikasi Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol........................................................ xv 28 32 36 39 40 42 45 46 52 53 54 57 72 73 75 76 77 78 79 80 81 81 82 84

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Gambar 2.2 Gambar 2.3 Seutas Kawat dengan Luas Penampang A ditarik dengan gaya F.............................................................25 Grafik Tegangan terhadap Regangan.........................27 Grafik Gaya F terhadap Pertambahan Panjang ....29 xvi

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Lampiran 10 Lampiran 11 Lampiran 12 Lampiran 13 Lampiran 14 Lampiran 15 Lampiran 16 Lampiran 17 Lampiran 18 Lampiran 19 Lampiran 20 Lampiran 21 Lampiran 22 Lampiran 23 Surat Permohonan Izin Penelitian.............................. Surat Keterangan Telah Meelaksanakan Penelitian... RPP Kelas Eksperimen............................................... RPP Kelas Kontrol..................................................... Lembar Kerja Siswa (LKS)....................................... Kisi-Kisi Soal Pretest dan Posttest............................ Soal Pretest................................................................ Soal Posttest............................................................... Lembar Angket Minat Belajar Siswa........................ Contoh Hasil LKS..................................................... Lembar Jawaban Pretest............................................ Lembar Jawaban Posttest........................................... Lembar Pretest Angket Minat Belajar Siswa............ Lembar Posttest Angket Minat Belajar Siswa........... Data Pretest Kelas Eksperimen.................................. Data Posttest Kelas Eksperimen................................. Data Pretest Kelas Kontrol........................................ Data Posttest Kelas Kontrol....................................... Data Pretest Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen................................................................. Data Posttest Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen................................................................. Data Pretest Minat Belajar Siswa Kelas Kontrol...... Data Posttest Minat Belajar Siswa Kelas Kontrol..... Dokumentasi............................................................... xvii 97 98 99 105 112 125 139 143 147 149 162 166 170 174 178 179 180 181 182 183 184 185 186

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan teknologi pada era globalisasi bermanfaat bagi pendidikan Indonesia. Pada perkembangan ini, beberapa fasilitas sudah dimiliki oleh siswa baik di rumah maupun di sekolah yang seharusnya sudah bisa mendukung proses belajar siswa. Siswa sudah memiliki handphone (HP), komputer dan lain sebagainya. Kemajuan teknologi seperti penggunaan alat-alat tersebut sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan, namun siswa ataupun guru belum bisa memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal. Ada beberapa sekolah di Indonesia kadangkadang mengalami kekurangan buku, waktu belajar materi di kelas dan bahkan tenaga pendidik. Buku-buku yang diberikan oleh pemerintah ada yang belum bisa menutupi kekurangan, waktu belajar di sekolah yang sudah ditambah jam belajar pun, belum bisa mengejar target materi yang ingin dicapai untuk meningkatkan pemahaman siswa dan ada beberapa sekolah yang satu guru mengajar dua mata pelajaran meskipun mata pelajarannya tersebut tidak sesuai dengan bidangnya. Berdasarkan hal di atas, sekolah bisa mengambil bagian sebagai pengguna yang dapat memanfaatkan perkembangan teknologi yang juga sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan pendidikan, yang terkait dengan informasi dan komunikasi yaitu perkembangan teknologi berupa internet. Perkembangan internet tidak dibatasi oleh ruang dan waktu 1

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 sehingga dengan keberadaan internet, informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dimanapun dan kapanpun selama tersedia jaringan internet. Internet adalah sumber daya informasi yang menjangkau seluruh dunia. Sumber daya informasi tersebut sangat luas dan sangat besar sehingga tidak ada satu orang, satu organisasi, atau satu negara yang dapat menanganinya sendiri (Lani Sidharta, 1996). Dalam dunia pendidikan, internet dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran yang sangat berguna dalam proses pembelajaran. Masalah – masalah yang sering terjadi di dunia pendidikan dapat diatasi dengan mengakses internet. Masalah-masalah tersebut seperti kurangnya buku pelajaran, kurangnya guru, kurangnya waktu belajar di sekolah. Dari tahun ke tahun penggunaan internet berkembang semakin pesat di seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia. Internet sangat membantu dunia pendidikan di Indonesia. Namun, di Indonesia perkembangan internet tidak menyebar merata di semua daerah, sehingga perkembangan pengetahuan siswa juga tidak merata di setiap daerah dalam hal menggunakan internet. Ada beberapa sekolah yang sudah sangat maju dan ada beberapa sekolah yang kurang maju dalam hal menggunakan internet, meskipun di daerah tersebut sudah terdapat jaringan internet. Internet dimanfaatkan oleh siswa sebatas untuk kebutuhan media sosial dan tidak memanfaatkan internet sebagai sumber belajar untuk mengatasi masalah belajarnya. Oleh karena itu, guru sebaiknya mengenalkan internet kepada siswa sebagai sumber belajar siswa, sehingga mampu menambah

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 minat siswa dalam belajar. Berdasarkan kurikulum pendidikan yang berlaku di Indonesia saat ini yaitu Kurikulum 2013, siswa dituntut lebih aktif dalam proses belajar mengajar dan zaman sekarang siswa telah banyak memiliki handphone (HP), laptop atau komputer yang digunakan untuk mengakses internet, maka salah satu cara belajar yang melibatkan siswa lebih aktif adalah dengan memanfaatkan internet. Salah satu mata pelajaran yang dapat memanfaatkan internet adalah mata pelajaran fisika. Mata pelajaran fisika merupakan mata pelajaran yang dianggap sulit oleh siswa. Faktor yang menyebabkan siswa menganggap sulit mata pelajaran fisika dapat ditinjau dari cara mengajar guru yang dianggap oleh siswa kurang menyenangkan, sehingga siswa merasa bosan dengan pembelajaran fisika maka siswa merasa sulit dengan materi fisika. Oleh karena itu, sebagai guru harus mempunyai keahlian dalam menciptakan inovasi belajar yang menyenangkan untuk siswa, sehingga siswa berminat dalam belajar fisika dan proses pembelajaran di kelas lebih efektif maka dapat menunjang siswa memahami materi yang disampaikan guru. Berdasarkan uraian diatas, penulis mengambil judul “Efektivitas Pemanfaatan Internet Dalam Pembelajaran Fisika Pada Materi Elastisitas Di Kelas XI SMA Bulan Sabit Kabupaten Flores Timur”.

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah, dapat dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut: Sejauh mana efektivitas pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas di kelas XI SMA Bulan Sabit? C. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas di kelas XI SMA Bulan Sabit Kabupaten Flores Timur. D. Manfaat Penelitian 1. Bagi siswa Perkembangan teknologi semakin maju, diharapkan siswa tidak lagi pasif dalam pembelajaran. Siswa dapat secara mandiri ataupun kelompok, dapat mencari informasi atau materi pembelajaran dengan memanfaatkan internet baik di kelas maupun di luar kelas. 2. Bagi Guru Penelitian ini dapat dijadikan sebagai suatu referensi bagi guru untuk menerapkan suatu model pembelajaran di kelas. Guru tidak sebatas ceramah, melainkan guru dapat menciptakan, pembelajaran yang

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 menarik dan menyenangkan yaitu salah satunya memanfaatkan internet. Oleh karena itu, siswa secara aktif dapat mengakses materi pembelajaran melalui internet. 3. Bagi Peneliti Penelitian ini merupakan suatu penelitian ilmiah untuk memenuhi tugas akhir peneliti. Selain itu, dengan adanya hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai suatu pengetahuan baru bagi peneliti agar dapat menerapkan pembelajaran di kelas dengan memanfaatkan internet.

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI A. Belajar 1. Pengertian Belajar Belajar ditandai dengan adanya perubahan dalam diri seseorang. Perubahan dalam diri seseorang dari hasil proses belajar meliputi perubahan yang bersifat pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), dan menyangkut sikap (afektif). Proses belajar yang terjadi pada seseorang merupakan suatu yang sangat kompleks dan terjadi sejak bayi hingga orang tersebut meninggal dunia. Oleh karena itu dalam proses pembelajaran dituntut adanya perubahan sebuah kondisi dalam diri organisme yang melakukan aktivitas belajar (Wardoyo, 2013). Menurut Anthony Robbins (dalam Trianto, 2009: 15), mendefinisikan belajar sebagai proses menciptakan hubungan antara sesuatu (pengetahuan) yang sudah dipahami dan sesuatu pengetahuan yang baru. Dari defenisi ini dimensi belajar memuat beberapa unsur, yaitu: (1) penciptaan hubungan, (2) sesuatu hal pengetahuan yang sudah dipahami, dan (3) sesuatu pengetahuan yang baru. Jadi dalam makna belajar, di sini bukan berangkat dari sesuatu yang benar-benar belum diketahui (nol), tetapi merupakan keterkaitan dari dua pengetahuan yang sudah ada dengan pengetahuan baru. 6

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 7 Pandangan Anthony Robbins senada dengan apa yang dikemukakan oleh Jerome Brunner dalam (Romberg & Kaput, 1999 dalam Trianto 2009), bahwa belajar adalah suatu proses aktif di mana siswa membangun (mengkonstruk) pengetahuan baru berdasarkan pada pengalaman/pengetahuan yang sudah dimilikinya. Belajar secara umum diartikan sebagai perubahan pada individu yang terjadi melalui pengalaman, dan bukan karena pertumbuhan atau perkembangan tubuhnya atau karakteristik seseorang sejak lahir. Bahwa antara belajar dan perkembangan sangat erat kaitannya (Trianto, 2009: 16). Proses belajar terjadi melalui banyak cara baik disengaja maupun tidak disengaja dan berlangsung sepanjang waktu dan menuju pada suatu perubahan pada diri pembelajar. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan perilaku tetap berupa pegetahuan, pemahaman, keterampilan, dan kebiasaan yang baru diperoleh individu. Sedangkan pengalaman merupakan interaksi antara individu dengan lingkungan sebagai sumber belajarnya. Jadi, belajar di sini diartikan sebgai proses perubahan perilaku tetap dari belum tahu menjadi tahu, dari tidak paham menjadi paham, dari kurang terampil menjadi lebih terampil, dan dari kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru, serta bermanfaat bagi lingkungan maupun individu itu sendiri.

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 2. Ciri-Ciri Belajar Dari beberapa defenisi yang telah dikemukakan oleh para ahli mengenai belajar nampak adanya beberapa ciri-ciri belajar yaitu: a. Belajar ditandai dengan adanya perubahan tingkah laku (change of behavior). Ini berarti bahwa hasil dari belajar hanya dapat diamati dari tingkah laku yaitu adanya perubahan tingkah laku, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari tidak terampil menjadi terampil, dan lain sebagainya. Tanpa pengamatan dari tingkah laku hasil belajar orang tidak dapat mengetahui ada tidaknya hasil belajar. Karena perubahan hasil belajar hendaknya dinyatakan dalam bentuk yang dapat diamati. b. Perubahan perilaku relatif permanen, ini diartikan bahwa perubahan tingkah laku yang terjadi karena belajar untuk waktu tertentu akan tetap atau tidak berubah-berubah, akan tetapi dilain pihak tingkah laku tersebut tidak akan terpancang seumur hidup. c. Perubahan tingkah laku tidak harus segera dapat diamati pada saat proses belajar sedang berlangsung, perubahan perilaku tersebut bersifat potensial. Artinya hasil belajar tidak selalu serta-merta terlihat segera setelah selesai belajar. Hasil belajar dapat terus berproses setelah kegiatan belajar selesai. d. Perubahan tingkah laku merupakan hasil latihan atau pengalaman. Artinya belajar itu harus dilakukan secara aktif, sengaja, terencana, bukan karena peristiwa yang insendental.

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 e. Pengalaman atau latihan itu dapat memberi penguatan. Sesuatu yang memperkuat memberikan semangat atau dorongan untuk mengubah tingkah laku. 3. Sumber Belajar Sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk mempelajari bahan dan pengalaman belajar sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai (Sanjaya,W., 2006: 174). Dalam proses penyusunan perencanaan program pembelajaran, guru perlu menetapkan sumber apa yang dapat digunakan oleh siswa agar mereka dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dalam pengajaran tradisional, guru sering hanya menetapkan buku sebagai sumber belajar. Itu pun biasanya terbatas hanya dari salah satu buku tertentu saja. Dalam proses pembelajaran yang dianggap modern sesuai tuntutan standar proses pendidikan dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi, maka sebaiknya guru memanfaatkan sumber-sumber lain selain buku. Hal ini penting, sebab penggunaan salah satu sumber tertentu saja, akan membuat pengetahuan siswa terbatas dari satu sumber yang ditetapkan itu. Beberapa sumber belajar yang bisa dimanfaatkan oleh guru khususnya dalam setting proses pembelajaran di dalam kelas di antaranya adalah:

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 a. Manusia sebagai Sumber Belajar Manusia merupakan sumber utama dalam proses pembelajaran. Dalam usaha pencapaian tujuan pembelajaran, guru dapat memanfaatkannya dalam setting proses belajar mengajar. Misalkan untuk mempelajari undang – undang lalu lintas, guru bisa menggunakan polisi lalu lintas sebagai sumber belajar utama siswa. Demikian juga untuk mempelajari topik-topik yang berhubungan dengan kesehatan, guru dapat memanfaatkan tenaga medis seperti dokter atau perawat kesehatan. Memang pemanfaatan manusia sebagai sumber belajar oleh guru khususnya dalam setting proses belajar mengajar di dalam kelas, masih belum memasyarakat. Selama ini penggunaan manusia sumber baru digunakan di luar kelas, itu pun masih sangat terbatas. Akan tetapi dalam proses pendidikan modern, hal ini perlu dicoba. Sebab, penggunaan manusia sumber secara langsung akan menambah wawasan yang luas, disamping dapat menghindari terjadinya salah persepsi. b. Alat dan Bahan Pengajaran Alat adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk membantu guru; sedangkan bahan pengajaran adalah segala sesuatu yang mengandung pesan yang akan disampaikan kepada siswa. Alat dan bahan biasanya menjadi satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Yang menjadi bahan pelajaran diantaranya, adalah buku-buku, majalah, koran dan bahan cetak lainnya, transportasi yang telah berisi pesan yang

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 akan disampaikan, film slide, foto, gambar, dan lain sebagainya. Sedangkan yang termasuk pada alat adalah seperti overhead projector (OHP) atau alat pewayang pandang (OHP) untuk memproyeksikan transparansi, slide Projector untuk menayangkan film slide, tape, video player memutar kaset audio dan kaset video, dan lain sebagainya. c. Berbagai Aktivitas dan Kegiatan Aktivitas adalah segala perbuatan yang sengaja dirancang oleh guru untuk memfasilitasi kegiatan belajar siswa seperti kegiatan diskusi, demonstrasi, simulasi, melakukan percobaan, dan lain sebagainya. d. Lingkungan atau Setting Lingkungan atau setting adalah segala sesuatu yang dapat memungkinkan siswa belajar. Misalnya, gedung sekolah, perpustakaan, laboratorium, taman, kantin sekolah, dan lain sebagainya. B. Efektivitas Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI) definisi efektivitas adalah sesuatu yang memiliki pengaruh atau akibat yang ditimbulkan, manjur, membawa hasil dan merupakan keberhasilan dari suatu usaha atau tindakan, dalam hal ini efektivitas dapat dilihat dari tercapai tidaknya tujuan instruksional khusus yang dicanangkan lebih banyak tercapai. Ketercapaian dalam penelitian ini dilihat dari hasil

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 belajar siswa yang diukur menggunakan tes tertulis dan minat belajar yang diukur menggunakan kuesioner/angket minat belajar siswa. C. Internet 1. Pengertian Internet Internet adalah sumber daya informasi yang menjangkau seluruh dunia. Sumber daya informasi tersebut sangat luas dan sangat besar sehingga tidak ada satu orang, satu organisasi, atau satu negara yang dapat menanganinya sendiri (Sidharta, L., 1996). Menurut Robin Mason dan Frank Rennie (dalam Lani Sidharta, 1996), internet adalah jaringan kompleks dan cepat meluas bagi komputer yang saling terjalin. Kesepakatan mengenai seperangkat protokol bersama memungkinkan komputer mana pun dalam networks (jaringan) untuk berkomunikasi dengan komputer lain, dengan menggunakan berbagai jenis cara berbeda. Secara skematik, local area network (LAN) untuk organisasi atau area geografis tertentu bergabung bersama dalam jaringan semakin besar untuk memberikan cakupan lebih global. 2. Tujuan Pemanfaatan Internet Menurut Gralla (2007: 86), sejak awal konsentrasi utama internet adalah untuk membuat komunikasi antara orang dengan orang lain yang menggunakan komputer lebih mudah. Dulu, internet dibuat untuk memungkinkan penelitian di perguruan tinggi untuk membagikan

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 pemikiran mereka, kerja, dan sumber. Dalam militer internet pada awalnya digunakan untuk komunikasi diantara mereka tentang perang. Sekarang, setelah dua dekade lahirnya jaringan pertama yang bertumbuh menjadi internet, peran utamanya masih sebagai media komunikasi. Lebih lanjut Gralla (2007: 288) menjelaskan bahwa internet yang awalnya pada militer dan akademik telah berkembang setiap tahun. Internet telah menjadi bagian vital dalam kehidupan sehari-hari yang dimanfaatkan saat bekerja, untuk hiburan, untuk mendapatkan informasi dan untuk belanja. 3. Pemanfaatan Internet dalam Pembelajaran Guru sekarang ini dapat mengajarkan bahan atau materi pelajaran dengan bantuan internet. Siswa diberi tugas untuk mencari bahan dari internet dan juga simulasi yang ada di intrenet. Dengan model ini, siswa lebih aktif, belajar mengerti bahan yang ada di internet, dan menjelaskannya di depan kelas. Tentu model ini hanya dapat dilakukan bila di sekolah ada jaringan internet, atau siswa di rumah mempunyai jaringan internet juga (Suparno, 2013: 120-121). Menurut Suparno (2013: 121) keuntungan penggunaan internet dalam pembelajaran antara lain: a. Siswa dapat mempelajari dari manapun, termasuk di rumahnya. Tidak terbatas pada waktu dan tempat. Maka dari itu, siswa akan cepat menguasai bahan.

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 b. Pelajaran dari guru dapat juga diakses orang atau siswa lain tidak terbatas pada siswanya sendiri. Bahan yang disiapkan guru dapat berdampak luas. c. Bahan – bahan dari internet sering lebih lengkap dan lebih menarik dengan berbagai ilustrasi. d. Siswa aktif dan sungguh mencari. Sadirman (2001: 94) menyatakan bahwa perubahan dan perkembangan yang berlaku dengan cepat, memerlukan penyediaan sumber belajar yang aktual, kaya informasi dan mudah terjangkau. Internet adalah teknologi yang telah memberikan landasan kuat bagi terciptanya lingkungan belajar yang kaya, serta mampu memenuhi pendidikan dan latihan. Internet adalah jaringan dari jaringan, sebagaimana jaringan telepon yang mengkomunikasikan suara, internet mengkomunikasikan data. Internet mengandung kumpulan data dan informasi yang banyak berkaitan dengan berbagai topik. Dalam pencarian item informasi tertentu, informasi dapat dibagi menjadi tiga kategori mudah. 1) Kategori informasi yang sesuai, yaitu lembaran informasi yang memang dikehendaki. 2) Kategori informasi yang memang tidak diperlukan langsung, yang merujuk kepada kumpulan informasi yang tidak ada nilai dan tidak ada kaitan langsung dengan keperluan.

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 3) Informasi yang masih samar-samar, merupakan kumpulan informasi yang perluh diperdebatkan dan dibincangkan sesuai atau sebaliknya. Teknologi internet merupakan jenis media e-education yang dapat menciptakan interaksi dua arah secara online. Media ini digunakan untuk mengembangkan proses belajar mengajar, karena selain bersifat interaktif, media ini terhubung dengan jaringan global dunia, sehingga jangkaun aksesnya tak terbatas. Terdapat 5 kaidah bagaimana para guru dan siswa boleh menggunakan internet bagi menyokong proses pengajaran dan pembelajaran. Kelima kaidah tersebut untuk: 1) Sebagai sumber informasi yang banyak 2) Untuk menyediakan saluran perbincangan 3) Bagi menyokong proyek bersama 4) Sebagai pembekal penerbitan 5) Sebagai peralatan penyelidikan D. Peran Guru dalam E-learning E-learning telah memperkuat dan mempercepat terjadinya pergeseran peran guru. Peran guru dalam e-learning adalah sebagai desainer instruksional, fasilitator dalam interaksi belajar, dan ahli materi. Peran guru yang utama adalah untuk mendorong proses perkembangan kognitif siswa yang dicapai melalui media komputer yang diharapkan

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 memiliki aksebilitas dan adaptabilitas yang tinggi (Seok, 2008). Dalam elearning guru juga dituntut untuk terampil dalam bidang TIK, terutama dalam pembuatan tampilan bahan ajar melalui media. Peran guru sebagai sumber utama informasi dan pengetahuan, menjadi berkurang jauh dalam era e-learning. Berbagai jenis informasi dan pengetahuan tersedia secara gratis dari internet. Guru harus mengadaptasikan perannya dari sumber atau penguasa ilmu menjadi pembimbing siswa dalam memilih dan menyeleksi kegiatan belajar. Peran guru sebagaimana dikemukakan oleh Barajas, Scheuermann dan Kikis (2002) adalah sebagai: siswa, tutor, kolaborator, pengembang materi, peneliti, siswa TIK seumur hidup, dan anggota dari tim pengajar. E. Peran Internet Dalam Pembelajaran Fisika Media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar, pengajar dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau media. Media pembelajaran yang baik harus memenuhi beberapa syarat. Media pembelajaran harus meningkatkan motivasi pembelajar. Penggunaan media mempunyai tujuan memberikan motivasi kepada pembelajar. Selain itu, media juga harus merangsang pembelajar mengingat apa yang sudah dipelajari selain memberikan rangsangan belajar baru. Media yang baik juga akan mengaktifkan pembelajar dalam memberikan tanggapan, umpan

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 balik dan juga mendorong siswa untuk melakukan praktik-praktik dengan benar. Perkembangan internet saat ini telah menjalar dan memasuki setiap dimensi aspek kehidupan manusia. Salah satu peranan yang besar dapat dilihat dalam pengembangan keilmuan dan menjadi sarana utama dalam suatu institusi akademik. Teknologi informasi telah memberikan gambaran kepada kita bagaimana teknologi informasi telah memainkan peranan yang penting dalam suatu komunikasi informasi. Di mana pada tahun 50-an media komunikasi yang dipakai adalah jam, pada tahun 50-an s.d. 70-an media yang dipergunakan adalah surat dan teleks, 70-an s.d. 90-an media yang dipergunakan adalah telepon dan faksimile, dan pada tahun 90-an sampai sekarang, media yang dipergunakan adalah ponsel, komputer, dan internet. Berdasarkan data statistik Indonesia, terlihat bahwa khususnya di Indonesia, terdapat 11,5 juta orang yang melakukan akses internet atau 5,2% dari total penduduk Indonesia. Hal ini memberikan gambaran kepada kita bahwa pertumbuhan pengguna internet di seluruh Indonesia berkembang pesat dan sudah menjadi kebutuhan utama bagi setiap orang. Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa internet memiliki peranan yang sangat penting dalam setiap dimensi kehidupan khususnya pendidikan. Internet memberikan kontribusi yang sangat besar di dalam membantu setiap dimensi yang ada untuk selalu mendapatkan informasi yang up to date. Jaringan internet merupakan salah satu jenis jaringan yang

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 populer dimanfaatkan karena internet merupakan teknologi informasi yang mampu menghubungkan komputer di seluruh dunia sehingga memungkinkan informasi dari berbagai jenis dan bentuk informasi dapat dipakai secara bersama-sama. Demikian juga dalam dunia pendidikan khususnya dalam pembelajaran fisika, berkat adanya jaringan internet, maka dapat membantu dalam mendapat informasi-informasi yang terkini dan sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan hal tersebut, maka ada beberapa keuntungan jika kita menggunakan internet sebagai media dalam pembelajaran fisika, antara lain: 1. Dengan adanya internet dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika yang menyenangkan; 2. Kaidah, hukum dan prinsip fisika yang sulit dapat diatasi dengan beberapa simulasi dan animasi fisika di internet; 3. Internet dapat mengatasi keterbatasan perpustakaan dan media pembelajaran fisika. Pembelajaran fisika dengan media internet ini dapat dilaksanakan baik secara klasikal, kelompok maupun individual. Pembelajaran secara klasikal akan menuntut guru dalam pemilihan materi ajar fisika sehingga dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di kelas lebih efektif dan menarik. Dalam pencarian materi ajar ini dimulai ketika searching dengan internet. Setelah memasukkan kata kunci, muncul beberapa halaman, kemudian pilih halaman yang diinginkan. Jika sesuai dengan materi ajar

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 yang diinginkan maka disimpan dalam bentuk file. Hasil-hasil ini diolah menjadi bahan ajar yang siap untuk ditayangkan dengan komputer dan atau proyektor dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Di bidang pendidikan, internet banyak memunculkan e-learning dan pembelajaran online, di mana belajar tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Selain sebagai sumber belajar yang hampir tidak terbatas, internet juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi antara guru dengan guru maupun guru dengan siswa. F. Hasil Belajar Sudjana (2014: kemampuan-kemampuan pengalaman belajar. 22) yang mendefinisikan dimiliki hasil siswa belajar setelah adalah menerima Selanjutnya Wahidumudi, dkk. (2010: 18) menjelaskan bahwa seorang dapat dikatakan telah berhasil dalam belajar jika ia mampu menunjukkan adanya perubahan dalam dirinya. Hasil belajar merupakan perubahan perilaku siswa akibat belajar (Purwanto, 2013: 34). Perubahan tersebut diupayakan untuk mencapai tujuan pendidikan. Dari ketiga pendapat di atas dapat dikatakan bahwa hasil belajar adalah output yang diperoleh seseorang setelah melakukan proses belajar. Hasil belajar biasanya digunakan sebagai patokan untuk mengetahui seberapa jauh sesorang menguasai materi yang sudah diajarkan. Jadi hasil belajar merupakan pencapaian tujuan dan hasil belajar sebagai produk dari

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 proses belajar. Karena hasil belajar merupakan salah satu tujuan dari pendidikan yang ingin dicapai dalam proses pembelajaran, maka dapat dikatakan bahwa pembelajaran berhasil apabila hasil belajar peserta didik juga berhasil. Salah satu sasaran hasil belajar adalah aspek atau ranah kognitif. Ranah kognitif (cognitive mencakup kegiatan mental (otak). domain) adalah ranah yang Artinya, segala upaya yang menyangkut aktivitas otak termasuk ke dalam ranah kognitif. Oleh karena itu, ranah kognitif berkaitan dengan kemampuan akademis peserta didik yaitu mencakup kegiatan otak (Sudaryono, 2012: 58). Taksonomi Bloom ranah kognitif yang telah direvisi Anderson dan Krathwohl (Majid, 2014: 10) yakni : a. Mengingat (Remember) Mengingat adalah usaha mendapatkan kembali pengetahuan dari ingatan masa lampau yang dimanfaatkan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang kompleks dan konkret. b. Memahami/mengerti (Understand) Memahami/mengerti berkaitan dengan aktivitas mengklasifikasikan (classification) dan membandingkan (comparing). Mengklasifikasikan akan muncul ketika seorang peserta didik berusaha mengenali pengetahuan yang merupakan anggota dari kategori pengetahuan tertentu.

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 c. Menerapkan (Apply) Menerapkan pada proses kognitif memanfaatkan atau mempergunakan suatu prosedur untuk melaksanakan percobaan atau menyelesaikan permasalahan. Mengimplementasikan apabila siswa memilih dan menggunakan prosedur yang belum diketahui. d. Menganalisis (Analysis) Menganalisis merupakan memecahkan masalah suatu permasalahan dan mencari keterkaitan dari tiap-tiap bagian dari permasalahan dan mencari keterkaitan dari tiap-tiap bagian tersebut dapat menimbulkan permasalahan. e. Mengevaluasi (Evaluate) Evaluasi berkaitan dengan proses kognitif memberikan penilaian berdasarkan kriteria dan standar yang sudah ada. Kriteria yang biasanya digunakan adalah kualitas, efektivitas, efisiensi, dan konsistensi. Evaluasi berupa mengecek dan mengkritisi kegagalan suatu produk. f. Menciptakan (Creat) Menciptakan mengarah pada proses kognitif meletakkan unsur-unsur secara bersama-sama untuk membentuk kesatuan yang koheren dan mengarahkan siswa menghasilkan suatu produk baru dengan mengorganisasikan beberapa unsur menjadi bentuk atau pola yang berbeda dengan yang sebelumnya.

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 G. Minat Belajar Kondisi belajar mengajar yang efektif adalah adanya minat dan perhatian siswa dalam belajar. Minat merupakan suatu sifat yang relatif menetap pada diri seseorang. Minat ini besar sekali pengaruhnya terhadap belajar sebab dengan minat seseorang tidak mungkin melakukan sesuatu yang tidak diminatinya. Sebaliknya tanpa minat seseorang tidak mungkin melakukan sesuatu. Misalnya seorang anak menaruh minat terhadap bidang kesenian, maka ia akan berusaha untuk mengetahui lebih banyak tentang kesenian (Muljo Rahardjo, 2012: 8). Keterlibatan siswa dalam belajar erat kaitannya dengan sifat-sifat murid, baik yang bersifat kognitif seperti kecerdasan dan bakat maupun yang bersifat afektif seperti motivasi, rasa percaya. William James (1890) melihat bahwa minat siswa merupakan faktor utama yang menentukan derajat keaktifan belajar siswa. Jadi, efektif merupakan faktor yang menentukan keterlibatan siswa secara aktif dalam belajar. Mengingat pentingnya minat dalam belajar, seorang tokoh pendidikan lain dari Belgia, yakni Ovide Decroly (1871-1932), mendasarkan sistem pendidikannya pada pusat minat yang pada umumnya dimiliki oleh setiap orang, yaitu minat terhadap makanan, perlindungan terhadap iklim (pakaian dan rumah), mempertahankan diri terhadap macam-macam bahaya dan musuh, bekerja sama dalam olahraga. Mursell dalam bukunya succesfull teaching, memberikan suatu klasifikasi yang berguna bagi guru dalam memberikan pelajaran kepada siswa. Ia

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 mengemukakan 22 macam minat yang diantaranya ialah bahwa anak memiliki minat terhadap belajar dan guru sendiri hendaknya berusaha membangkitkan minat anak terhadap belajar. Secara garis besar faktor-faktor yang mempengaruhi minat dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu yang bersumber dari dalam diri (faktor internal) maupun yang berasal dari luar (faktor eksternal). Faktor internal meliputi niat, rajin, motivasi dan perhatian. Sedangkan faktor eksternal meliputi keluarga, guru, fasilitas sekolah dan teman sepergaulan. Menurut Safari (dalam Yosefin, 2016) bahwa untuk mengetahui berapa besar minat belajar siswa, dapat diukur melalui: C.1 Kesukaan Pada umumnya individu yang suka pada sesuatu disebabkan karena adanya minat. Biasanya apa yang paling dia sukai mudah sekali untuk diingat. Sama halnya dengan siswa yang berminat pada suatu mata pelajaran tertentu akan menyukai pelajaran itu. Kesukaan ini tampak dari semangat dan tujuan mengikuti mata pelajaran tersebut. C.2 Kepuasan Sering kali dijumpai beberapa siswa yang merespon dan memberikan reaksi terhadap apa yang disampaikan guru pada saat proses belajar mengajar di kelas. Tanggapan yang diberikan menunjukkan apa yang telah disampaikan guru tersebut menarik perhatiannya atau merasa berhasil dalam pelajaran serta menemukan

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 manfaat dalam proses belajar, sehingga timbul rasa ingin tahu yang besar. C.3 Keterlibatan Keuletan dan kerja keras yang tampak melalui diri siswa menunjukkan bahwa siswa tersebut ada keterlibatannya dalam belajar, di mana siswa selalu lebih giat, berusaha menemukan hal-hal baru yang berkaitan dengan pelajaran. Dengan demikian siswa akan memiliki keinginan atau inisiatif untuk belajar. C.4 Perhatian Semua siswa yang mempunyai minat terhadap mata pelajaran tertentu akan cenderung memberikan perhatian yang besar terhadap pelajaran itu. Melalui perhatiannya yang besar ini, seorang siswa akan mudah memahami inti dari pelajaran tersebut. Perhatian sangat penting dalam mengikuti kegiatan dengan baik dan hal ini akan berpengaruh pula terhadap minat siswa dalam belajar. Untuk mengetahui apakah siswa berminat dalam belajar, dapat dilihat dari beberapa indikator mengenai minat belajar. Indikator ini disusun berdasarkan aspek minat siswa. Aspek mengenai minat siswa yang dimaksud adalah kesukaan, kepuasan, keterlibatan dan perhatian.

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 H. Elastisitas Bahan 1. Sifat Elastisitas Bahan Pegas dan karet adalah contoh benda elastis. Sifat elastis atau elastisitas adalah kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan (dibebaskan). Beberapa benda, seperti tanah liat (lempung), adonan tepung kue, dan lilin mainan (plastisin) tidak kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar dihilangkan. Benda-benda seperti itu disebut benda-benda tak elastis atau benda plastis. a. Tegangan Pada gambar 2.1 seutas kawat dengan luas penampang A mengalami suatu gaya tarik F pada ujung-ujungnya. L 𝐋 F Gambar 2.1 Seutas kawat dengan luas penampang A ditarik dengan gaya F

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 Akibat gaya tarik ini, kawat mengalami tegangan tarik , yang didefenisikan sebagai hasil bagi antara gaya tarik F yang dialami kawat dengan luas penampangnya (A). tegangan = 𝒈𝒂𝒚𝒂 𝒍𝒖𝒂𝒔 atau 𝝈= 𝑭 𝑨 (2-1) Tegangan adalah besaran skalar dan sesuai persamaan (2-1) memiliki satuan Nm-2 atau Pascal (Pa). b. Regangan Perhatikan gambar 2.1 gaya tarik yang dikerjakan pada batang berusaha meregangkan kawat sehingga panjang kawat semula L bertambah panjang sebesar . Regangan (tarik) e didefenisikan sebagai hasil bagi antara pertambahan panjang regangan = Karena 𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒃𝒂𝒉𝒂𝒏 𝒑𝒂𝒏𝒋𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒏𝒋𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒘𝒂𝒍 pertambahan panjang atau e= 𝑳 𝑳𝟎 (2-2) besaran yang sama, maka sesuai persamaan (2-2), regangan e tidak memiliki satuan atau dimensi.

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 c. Modulus Elastisitas Gambar 2.2 Grafik tegangan terhadap regangan. Sampai titik A, regangan sebanding dengan tegangan. Diatas batas elastis titik B, kawat logam tidak kembali ke panjang awalnya jika tegangan dihilangkan. Di titik E kawat patah. Perhatikan gambar 2.2 Dalam daerah OA, yaitu daerah di mana grafik berbentuk garis lurus, perbandingan antara tegangan dengan regangan, yaitu ditunjukkan oleh kemiringan garis OA (tan ) adalah konstan. Konstanta ini disebut Modulus Elatisitas. Dengan demikian, modulus elastisitas E suatu bahan didefenisikan sebagai perbandingan antara tegangan dan regangan yang dialami bahan. Modulus elastis = 𝒕𝒆𝒈𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒓𝒆𝒈𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 atau E = 𝝈 𝒆 (2-3) Modulus elastis juga disebut modulus Young (diberi lambang Y) untuk menghargai Thomas Young.

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 adalah Nm-2 atau Pa, Satuan SI untuk tegangan sedangkan regangan e tidak memiliki satuan. Sesuai dengan persamaan (2-3), maka: = Nm-2 atau Pa satuan E = Modulus elastis sejumlah bahan yang umum digunakan dalam keseharian dan teknologi ditunjukkan pada tabel 2.1: Tabel 2.1 Modulus Elastis berbagai Zat Zat Besi Baja Perunggu Aluminium Beton Batu bara Marmer Granit Kayu (pinus) Nilon Tulang muda Modulus elastis E (N/m2) 100 x 109 200 x 109 100 x 109 70 x 109 20 x 109 14 x 109 50 x 109 45 x 109 10 x 109 5 x 109 15 x 109 Jika kita subsitusikan tegangan = = F/A dan regangan ke dalam persamaan (2-3), diperoleh hubungan antara gaya tarik F dengan modulus elastis E. E= 𝐋 𝑭 =𝑬 𝑳 𝑨 = (2-4)

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 d. Hukum Hooke Pengaruh gaya pada seutas kawat dapat menyebabkan pertambahan panjang. di sini perhatian utama pada benda berbentuk spiral yang terbuat dari logam yang disebut pegas. F Pegas 3 Pegas 2 Pegas 1 𝒙 O Gambar 2.3 grafik Gaya F terhadap pertambahan panjang Grafik gaya tarik F terhadap pertambahan panjang akan berbentuk garis lurus melalui titik asal O. Persamaaan garis yang sesuai adalah F = k dengan k sebagai gradien garis. Hasil yang sama akan diperoleh untuk pegas-pegas lainnya hanya gradien knya berbeda. Untuk pegas lebih besar, tetapan k yang spesifik untuk tiap pegas ini kita sebut tetapan gaya. Untuk semua pegas berlaku, F=k 𝒙 (2-5) Persamaan (2-5) dapat dinyatakan dengan kalimat berikut: Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastis pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya tariknya.

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 Pernyataan tersebut dikemukakan pertama kali oleh Robert Hooke, seorang arsitek yang ditugaskan untuk membangun kembali gedung-gedung di London yang mengalami kebakaran pada tahun 1666. Oleh karena itu, pernyataan di atas dikenal sebagai hukum Hooke. Dalam penelitian ini, yang dibahas pada materi elastisitas adalah: 1. Tegangan 2. Regangan 3. Modulus Elastisitas 4. Hukum Hooke Pada penelitian ini, pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas digunakan untuk mencari bahan-bahan belajar, sehingga siswa menjadi aktif dalam belajar. Bahan-bahan belajar tersebut berupa: 1. Video penjelasan materi 2. Video eksperimen 3. Video contoh soal Manfaat internet yang dapat digunakan untuk mencari bahan-bahan belajar tersebut maka, internet dianggap mempunyai manfaat yang khas sehingga penelitian ini menggunakan internet. manfaat khas tersebut antara lain: 1. Menarik 2. Komunikatif 3. Berulang-ulang

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini bersifat kuantitaif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang secara umum menggunakan data-data yang nantinya akan diskor dalam bentuk angka dan model analisisnya menggunakan statistik (Suparno, 2010 :7). Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental yang mempunyai kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen yaitu kelompok kelompok yang menerima treatment dan kelompok kontrol yaitu kelompok yang tidak menerima treatment. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pretest-posstest control grup. Tes tertulis berupa pretest dan posstest diberikan pada kelompok eksprimen dan kelompok kontrol. Pretest diberikan kepada siswa sebelum diberikan treatment dengan tujuan untuk mengetahui pengetahuan awal siswa dan posttest diberikan setelah diberikan treatment dengan tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh treatment terhadap hasil belajar siswa. Sedangkan untuk mengetahui minat siswa digunakan angket. Desain penelitian yang digunakan seperti tabel 3.1: 31

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 Tabel 3.1. Pretest dan posstest control group design Research Group O1 X1 O1’ Control Group O2 X2 O2’ Keterangan: O1 = Pretest kelompok eksperimen X1 = Pembelajaran dengan sumber belajar dari internet O1’ = Posstest kelompok eksperimen O2 = Pretest kelompok kontrol X2 = Pembelajaran dengan ceramah O2’ = Posstest kelompok kontrol B. Populasi Penelitian dan Sampel Penelitian 1. Populasi Penelitian Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: subjek atau objek dengan kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Populasi bisa berupa subjek maupun objek penelitian. Dalam penelitian ada populasi yang tidak dapat diketahui secara pasti jumlahnya dan ada populasi yang dapat diketahui secara pasti jumlahnya (Sangadji dan Sopiah, 2010 :185).

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Bulan Sabit Kabupaten Flores Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur tahun ajaran 2018/2019. 2. Sampel Penelitian Sampel adalah kelompok kecil yang diamati dan merupakan bagian dari populasi sehingga sifat dan karakteristik populasi juga dimiliki oleh sampel. Ferguson (1976) mendefenisikan sampel adalah beberapa bagian kecil atau cuplikan yang ditarik dari populasi (Sedarmayanti dan Syarifudin, 2011 :124). Sampel pada penelitian ini berjumlah 46 siswa kelas XI IPA SMA Bulan Sabit tahun ajaran 2018/2019. C. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan di SMA Bulan Sabit, kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 2. Waktu Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2018.

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 D. Treatment Treatment adalah perlakuan peneliti kepada subjek yang akan diteliti agar nantinya didapatkan data yang diinginkan (Suparno, 2010 :51). Treatment dalam penelitian ini adalah dua kelas yang dibagi menjadi: 1. Kelompok Eksperimen (menggunakan internet) Kelompok eksperimen pada penelitian ini adalah kelas XI IPA 2 SMA Bulan Sabit. Kelompok eksperimen merupakan kelompok yang diberikan treatment menggunakan sumber belajar dari internet pada materi elastisitas dan hukum Hooke. Kelompok eksperimen dibagi menjadi 3-4 siswa dalam satu kelompok kecil. Kelompok kecil ini melakukan diskusi dengan panduan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang sudah diberikan peneliti. Diskusi yang dilakukan dengan panduan sumber belajar dari internet. Setelah itu, siswa menyampaikan hasil belajar kelompok kecilnya kepada kelompok lain dan kelompok lain menanggapi/bertanya pada kelompok yang menyampaikan hasil kerjanya. Kemudian guru menambahkan beberapa hal yang berkaitan dengan materi dengan sumber dari internet. 2. Kelompok Kontrol (tidak menggunakan internet) Kelompok kontrol pada penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 SMA Bulan Sabit. Pada kelompok kontrol, sumber belajar yang digunakan tidak bersumber dari internet. Guru melakukan penjelasan dengan metode ceramah pada materi elastisitas, kemudian siswa mengerjakan latihan soal yang dibagikan oleh guru dengan panduan dari buku.

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 E. Instrumen Proses Belajar 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang digunakan, dibuat untuk menentukan langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan di kelas selama pengambilan data penelitian. 2. Bahan Ajar Pokok bahasan yang diajarkan kepada siswa selama penelitian adalah elastisitas. Bahan ajar disusun sesuai dengan standar kompotensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang berlaku di sekolah. Bahan ajar dapat dilihat pada BAB II. 3. Lembar Kerja Siswa (LKS) Lembar Kerja Siswa (LKS) dibuat sebagai paduan bagi siswa dalam proses pembelajaran berlangsung. LKS dikerjakan oleh siswa secara kelompok. Lembar Kerja Siswa (LKS) hanya diberikan kepada kelas eksperimen yaitu kelas yang diberikan treatment.

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 F. Desain Pembelajaran Berikut ini, desain pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol: 1. Kelas Eksperimen Pembelajaran pada kelas eksperimen dilaksanakan untuk tiga kali pertemuan membahas tentang materi elastisitas. Berikut disajikan tabel desain pembelajaran kelas eksperimen: Tabel 3.2. Desain Pembelajaran Kelas Eksperimen No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pertemuan I Aktivitas Sumber Pengantar Guru Siswa mengakses internet https://www.youtube.com/watc untuk menonton video h?v=8HTGbyo8-zs tentang elastisitas bahan. Siswa mempelajari materi Internet (siswa bebas tegangan dan regangan mengakses link apapun yang secara individu dengan berkaitan dengan tegangan dan panduan pada LKS 1. regangan, baik berupa teks, gambar maupun video). Siswa mendiskusikan http://www.youtube.com/watch video materi tegangan dan /v=UImTLs7OdRY regangan yang diakses di internet secara kelompok dengan panduan pada LKS 2. Siswa memaparkan materi LKS 1 dan LKS 2. tegangan dan regangan yang telah dipelajari. Tanya jawab antara guru Internet, LKS 1, LKS 2 dan dengan siswa maupun guru. siswa dengan siswa. Siswa mengakses internet https://youtu.be/ebzVe7ooi_0 untuk mempelajari contoh https://youtu.be/K3AGb73Ulxc soal materi tegangan dan https://youtu.be/9AENDGkTPa regangan. A Siswa mengerjakan latihan Buku soal.

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 No. 9. 10. No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Aktivitas Sumber Penjelasan materi tegangan Guru dan regangan yang telah dipelajari secara garis besar. Siswa membuat Siswa, LKS 3 kesimpulan tentang materi tegangan dan regangan yang telah dipelajari. Pertemuan II Aktivitas Sumber Pengantar Guru Siswa mengakses internet https://www.youtube.com/watc h?v=IuT76XO_igw untuk menonton video awal tentang modulus elastisitas. Siswa mendiskusikan https://www.youtube.com/watc h?v=gvNHWd_DIS0 video materi modulus elastisitas yang diakses di internet secara kelompok dengan panduan pada LKS 4. Siswa memaparkan materi LKS 4 modulus elastisitas yang telah dipelajari. Tanya jawab antara guru Internet, LKS 4 dan guru. dengan siswa maupun siswa dengan siswa. Siswa mengakses internet https://www.youtube.com/watc untuk mempelajari contoh h?v=DYWML5XDSqA soal materi modulus elastisitas. Siswa mengerjakan latihan Buku soal. Penjelasan materi modulus Guru elastisitas yang telah dipelajari secara garis besar. Siswa bersama guru Siswa, guru membuat kesimpulan materi modulus elastisitas yang telah dipelajari.

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 No. 1. 2. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pertemuan III Aktivitas Sumber Pengantar Guru Siswa mengakses internet https://www.youtube.com/watc untuk menonton video h?v=McNuZ4GIPBc contoh hukum Hooke dalam kehidupan seharihari. Siswa mendiskusikan https://www.youtube.com/watc video materi hukum Hooke h?v=qn9BdQUNZtE&t=17s yang diakses di internet secara kelompok dengan panduan pada LKS 5. Siswa memaparkan materi LKS 5 hukum Hooke yang telah dipelajari. Tanya jawab antara guru Internet, LKS 5 dan guru. dengan siswa maupun siswa dengan siswa. Siswa mengakses internet Internet (siswa dibebaskan untuk mempelajari contoh mengakses alamat link internet soal materi hukum Hooke. yang berkaitan dengan contoh soal hukum Hooke) Siswa mengerjakan latihan Buku soal. Penjelasan materi hukum Guru Hooke yang telah dipelajari secara garis besar. Siswa bersama guru Siswa, guru membuat kesimpulan materi hukum Hooke yang telah dipelajari. 2. Kelas Kontrol Pembelajaran pada kelas kontrol dilaksanakan untuk tiga kali pertemuan membahas tentang materi elastisitas. Berikut disajikan tabel desain pembelajaran kelas kontrol:

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 Tabel 3.3. Desain Pembelajaran Kelas Kontrol No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pertemuan I Aktivitas Sumber Pengantar Guru Siswa memperhatikan Guru penjelasan materi tegangan dan regangan dengan metode ceramah Tanya jawab antara guru Siswa, guru, buku dengan siswa Siswa mempelajari contoh Guru, buku soal Siswa mengerjakan latihan Buku soal Kesimpulan Siswa, guru Pertemuan II Aktivitas Sumber Pengantar Guru Siswa memperhatikan Guru penjelasan materi modulus elastisitas dengan metode ceramah. Tanya jawab antara guru Siswa, guru, buku dengan siswa Siswa mempelajari contoh Guru, buku soal Siswa mengerjakan latihan Buku soal Kesimpulan Siswa, guru Pertemuan III Aktivitas Sumber Pengantar Guru Siswa memperhatikan Guru penjelasan materi hukum Hooke dengan metode ceramah. Tanya jawab antara guru Siswa, guru, buku dengan siswa Siswa mempelajari contoh Guru, buku soal Siswa mengerjakan latihan Buku soal Kesimpulan Siswa, guru

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 G. Instrumen Pengumpulan Data Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati. Secara spesifik semua fenomena ini disebut variabel penelitian (Sugiyono, 2015 :148). Instrumen adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian. Bentuknya dapat berupa tes tertulis, angket, wawancara, dokumentasi dan observasi.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis dan angket/ kuesioner. 1. Soal Tes Tertulis Tes merupakan salah satu alat untuk melakukan pengukuran, yaitu alat untuk mengumpulkan informasi karakteristik suatu objek. Tes tertulis pada penelitian ini berupa tes objektif bentuk pilihan ganda (A, B, C, D, dan E) dalam bentuk pretest (sebelum pembelajaran dimulai) dan posttest (setelah pembelajaran berakhir). Tes objektif adalah bentuk tes yang mengandung kemungkinan jawaban atau respon yang harus dipilih oleh peserta tes (Widoyoko, 2012). Kisi-kisi soal tes tertulis pretest dan posstest seperti pada tabel 3.2: Tabel 3.4. kisi-kisi soal pretest dan posstest Indikator 1. Menjelaskan tegangan dan regangan 2. Menghitung tegangan dan regangan Materi Tegangan 1. Pengertian Tegangan 2. Persamaan Tegangan Bentuk Soal Nomor Soal Pretest Posttest Pilihan Ganda, Essai 1, 2, 3, 4, 11, 12 2, 3, 4, 5, 12, 13

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 Indikator 3. Menghitung modulus elastisitas suatu bahan 4. Menjelaskan tentang hukum Hooke Materi Regangan 1. Pengertian Regangan 2. Persamaan Regangan Modulus Elastisitas 1. Pengertian Modulus Elastisitas 2. Persamaan Modulus Elastisitas Hukum Hooke 1. Bunyi Hukum Hooke 2. Persamaan Hukum Hooke 3. Penerapan Hukum Hooke dalam kehidupan Sehari-hari Bentuk Soal Nomor Soal Pretest Posttest Pilihan Ganda, Essai 5, 6, 7, 11 6,7, 8, 12 Pilihan Ganda, Essai 8, 9, 10, 13, 14, 15 9, 10, 1, 11, 14, 15 2. Angket Minat Belajar Siswa Angket adalah sejumlah pertanyaan tertulis untuk memperoleh informasi dari responden yang ingin diketahui. Dalam penelitian ini, jenis angket yang digunakan adalah angket tertutup yaitu, responden tinggal memilih jawaban yang sudah disiapkan (Suparno, 2010). Berikut tabel 3.5 kisi-kisi lembar angket minat belajar siswa:

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 Tabel 3.5 kisi-kisi lembar angket minat belajar siswa No 1. Aspek Minat Kesukaan Indikator a. Siswa senang belajar fisika. b. c. 2. Kepuasan a. b. c. Pernyataan 1. Saya senang belajar fisika. 2. Saya selalu semangat dalam mengkuti pelajaran fisika Siswa tertarik 3. Saya tertarik belajar belajar fisika fisika dengan dengan mengakses link yang mengakses link diberikan guru. yang diberikan guru. Siswa senang 4. Saya selalu mengakses mengakses internet internet untuk untuk menonton video belajar fisika. pembelajaran fisika. 5. Saya mengakses internet untuk membaca materi pelajaran fisika. Siswa bertanya 1. Saya bertanya kepada kepada guru guru atau teman jika atau teman. ada yang kurang saya pahami dari video atau teks pembelajaran yang diakses dari internet. Siswa terlebih 2. Saya terlebih dahulu dahulu membaca langkah membaca kerja dalam Lembar langkah kerja Kerja Siswa. dalam Lembar Kerja Siswa. Siswa 3. Saya selalu mengoreksi mengoreksi kembali kembali hasil hasil tes sebelum tes sebelum dikumpulkan dikumpulkan. No. Soal 1, 2, 3, 4, 5 6, 7, 8, 9

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 No 3. Aspek Minat Indikator Pernyataan d. Siswa mencari dan membaca dari sumber lain selain yang diberikan oleh guru. Keterlibatan a. Siswa bekerjasama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas. b. Siswa membantu teman kelompok yang kesulitan dalam memahami materi elastisitas. 4. Saya mencari dan membaca materi pelajaran dari sumber lain selain dari situs Web yang diberikan oleh guru. 1. Saya bekerjasama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas. c. Siswa turut serta dalam perumusan dan penyimpulan hasil diskusi kelompok. d. Siswa turut serta dalam menyampaikan pendapat untuk kelompok lain. e. Siswa mencatat hal-hal penting yang diperoleh selama pembelajaran, meskipun tidak disuruh oleh guru 3. Saya selalu turut serta dalam perumusan dan penyimpulan hasil diskusi kelompok 2. Saya membantu teman kelompok yang kesulitan dalam memahami materi elastisitas. 4. Saya selalu turut serta dalam menyampaikan pendapat untuk kelompok lain. 5. Saya selalu mencatat hal-hal penting yang diperoleh selama pembelajaran, meskipun tidak disuruh oleh guru. No. Soal 10, 11, 12, 13, 14

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 44 No 4. Aspek Minat Perhatian Indikator a. Siswa memperhatikan penjelasan yang disampaikan oleh guru. b. Siswa menonton video pembelajaran materi elastisitas yang di akses di internet sampai selesai. c. Siswa memahami materi, setelah menonton video pembelajaran yang di akses di internet. d. Siswa mendengarkan teman yang memaparkan hasil diskusi kelompok. e. Siswa sering memutar ulang video pembelajaran yang ditonton. f. Siswa mengikuti pembelajaran fisika dengan sungguhsungguh. Pernyataan 1. Saya memperhatikan penjelasan yang disampaikan oleh guru. 2. Saya menonton video pembelajaran materi elastisitas yang diakses di internet sampai selesai. 3. Saya memahami materi, setelah menonton video pembelajaran yang di akses di internet. 4. Saya mendengarkan teman yang memaparkan hasil diskusi kelompok. 5. Saya selalu sering memutar ulang video pembelajaran yang ditonton. 6. Saya mengikuti pembelajaran fisika dengan sungguhsungguh. No. Soal 15, 16, 17, 18, 19, 20

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 H. Uji Validasi Menurut Suparno (2010: 67), validitas dapat mengukur atau menentukan apakah suatu tes sungguh mengukur apa yang mau diukur, yaitu apakah sesuai dengan tujuan. Validitas menunjuk pada kesesuain, penuh arti, bergunanya kesimpulan valid bila sesuai dengan tujuan penelitian. Pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan mengadakan tes tertulis berupa pretest dan posstest sedangkan minat belajar dengan menggunakan angket. Dalam penelitian ini, validitas intrumen tes tertulis divalidasi oleh dosen pembimbing, sedangkan angket divalidasi oleh dosen pembimbing dan siswa. Angket divalidasi dengan diuji coba ke 14 orang siswa dan kemudian diolah menggunakan SPSS. Hasil validasi yang didapat setelah diolah menggunakan SPSS adalah sebagai berikut: Tabel 3.6. Validasi Angket Nomor Soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 r hitung r tabel Keterangan 0, 696 0, 500 0,594 0,385 0,798 0,798 0,568 0, 348 0, 585 0, 585 0, 682 0, 458 0, 446 0, 444 0, 798 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 Valid Tidak valid Valid Tidak valid Valid Valid Valid Tidak valid Valid Valid Valid Tidak valid Tidak valid Tidak valid Valid

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 Nomor Soal 16 17 18 19 20 r hitung r tabel Keterangan 0, 639 0, 549 0, 549 0, 798 0, 664 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 0, 532 Valid Valid Tidak valid Valid Valid I. Teknik Analisis Data 1. Teknik Penskoran Dalam penelitian ini jumlah skor seluruhnya adalah 100. Soal pilihan ganda dengan jawaban yang benar diberi skor 1 dan jawaban yang salah diberi skor 0, sehingga skor seluruhnya untuk 10 nomor soal pilihan ganda adalah 10. Sedangkan penskoran soal esai, untuk masingmasing kriteria dapat dilihat pada tabel 3.5 berikut: Tabel 3.7. Teknik penskoran untuk soal esai a. Teknik penskoran untuk soal nomor 11 pretest dan 12 posttest : Menuliskan No. Indikator yang dinilai 1. Siswa dapat menuliskan yang diketahui dengan benar Siswa dapat menuliskan rumus dengan benar 2. A Skor B 1 C 2 2 2 7 Skor Maksimum Penyelesaian Skor No. 1. 2. Indikator yang dinilai Siswa dapat menyelesaikan perhitungan dengan benar Siswa dapat menyelesaikan perhitungan dengan rumus namun ada kesalahan perhitungan A B C 8 6 7 5 4 4

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 Skor No. Indikator yang dinilai 3. Siswa dapat menuliskan hasil akhir dengan benar beserta satuannya Siswa dapat menuliskan hasil akhir dengan benar tanpa satuan Siswa menuliskan hasil akhir yang salah Siswa tidak menuliskan jawaban Skor Maksimum 4. 5. 6. A B C 4 4 4 2 2 2 1 1 1 0 0 0 12 10 11 b. Teknik penskoran untuk hitungan soal nomor 12 pretest dan 13 posttest: No. 1. 2. Menuliskan Indikator yang dinilai Siswa dapat menuliskan yang diketahui dengan benar Siswa dapat menuliskan rumus dengan benar Skor Maksimum Skor 1 2 3 Penyelesaian No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Indikator yang dinilai Siswa dapat menyelesaikan perhitungan dengan benar Siswa dapat menyelesaikan perhitungan dengan rumus namun ada kesalahan perhitungan Siswa dapat menuliskan hasil akhir dengan benar beserta satuannya Siswa dapat menuliskan hasil akhir dengan benar tanpa satuan Siswa menuliskan hasil akhir yang salah Siswa tidak menuliskan jawaban Skor Maksimum Skor 7 4 3 2 1 0 10

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 c. Teknik penskoran untuk hitungan soal nomor 13 pretest dan 11 posttest: No. 1. 3. Indikator yang dinilai Memberikan contoh penerapan dengan lengkap Hanya memberikan 1 contoh penerapan Memberikan jawaban salah 4. Tidak menjawab soal 2. Skor Maksimum Skor 8 4 1 0 8 d. Teknik penskoran untuk hitungan soal nomor 14 pretest dan 15 posttest: Menuliskan No. 1. 2. Indikator yang dinilai Siswa dapat menuliskan yang diketahui dengan benar Siswa dapat menuliskan rumus dengan benar Skor Maksimum Skor 1 2 3 Penyelesaian No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Indikator yang dinilai Siswa dapat menyelesaikan perhitungan dengan benar Siswa dapat menyelesaikan perhitungan dengan rumus namun ada kesalahan perhitungan Siswa dapat menuliskan hasil akhir dengan benar beserta satuannya Siswa dapat menuliskan hasil akhir dengan benar tanpa satuan Siswa menuliskan hasil akhir yang salah Siswa tidak menuliskan jawaban Skor Maksimum Skor 7 3 4 2 1 0 11

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 e. Teknik penskoran untuk hitungan soal nomor 15 pretest dan 14 posttest: No. 1. 2. Menuliskan Indikator yang dinilai Siswa dapat menuliskan yang diketahui dengan benar Siswa dapat menuliskan rumus dengan benar Skor Maksimum Skor 1 2 3 Penyelesaian No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Indikator yang dinilai Siswa dapat menyelesaikan perhitungan dengan benar Siswa dapat menyelesaikan perhitungan dengan rumus namun ada kesalahan perhitungan Siswa dapat menuliskan hasil akhir dengan benar beserta satuannya Siswa dapat menuliskan hasil akhir dengan benar tanpa satuan Siswa menuliskan hasil akhir yang salah Siswa tidak menuliskan jawaban Skor Maksimum Skor 8 4 4 2 1 0 12

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 2. Analisis Hasil Belajar Data yang dihasilkan dari penelitian ini berupa data kuantitatif, maka dalam analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan cara membandingkan hasil belajar siswa sebelum tindakan (pretest) dengan hasil belajar siswa setelah tindakan (posstest). Untuk mengetahui hasil belajar siswa, maka dianalisis dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Nilai = x 100 (1) Penelitian ini dilakukan untuk 2 kelas yang berbeda dengan treatment yang berbeda, maka peneliti menggunakan Uji T untuk grup independent. Uji T independent ini digunakan untuk membandingkan dua kelompok yang independent. Selain itu, peneliti juga membandingkan hasil pretest dan posttest, maka peneliti menggunakan Uji T untuk grup dependent. Uji T dependent digunakan untuk mengetes dua kelompok yang dependent atau satu kelompok yang dites dua kali (Suparno, 2010 :94). Oleh karena itu, peneliti menganalisis hasil belajar siswa dengan menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solutions) 20.0, dengan menggunakan uji T independen dan uji T dependent sebagai berikut: a. Untuk menguji apakah pretest kelas treatment lebih baik daripada pretest kelas kontrol pada materi elastisitas, digunakan uji T untuk kelompok independent, dengan α = 0.05 dan p = nilai signifikan

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 two tailed. Apabila p < α = 0.05, maka signifikan. Artinya, hasil belajar awal siswa kelas treatment lebih baik dari kelas kontrol. b. Untuk menguji apakah adanya peningkatan hasil belajar siswa untuk kelas yang diberi treatment pada materi elastisitas digunakan uji T untuk kelompok dependent, dengan α = 0.05 dan p = nilai signifikan two tailed. Apabila p < α, maka signifikan. Artinya, pemanfaatan internet dalam pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi elastisitas pada kelas eksperimen. c. Untuk menguji apakah adanya peningkatan hasil belajar siswa untuk kelas kontrol pada materi elastisitas, digunakan uji T untuk kelompok dependent, dengan α = 0.05 dan p = nilai signifikan two tailed. Apabila p < α, maka signifikan. Artinya, ceramah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi elastisitas. d. Untuk mengetahui apakah peningkatan hasil belajar siswa kelas yang diberi treatment lebih baik daripada peningkatan hasil belajar siswa kelas kontrol pada materi elastisitas, digunakan uji T untuk kelompok independent, dengan α = 0.05 dan p = nilai signifikan two tailed. Apabila p < α, maka signifikan. Artinya, adanya perbedaan hasil belajar siswa. Pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas lebih meningkatkan hasil belajar siswa daripada pembelajaran fisika pada materi elastisitas dengan menggunakan metode ceramah.

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 3. Analisis Angket Minat Belajar Siswa a. Skoring Hasil Angket Minat Belajar Siswa Kuesioner yang telah diisi oleh sampel penelitian, kemudian dianalisis dengan diberikan skor. Dalam penelitian ini, angket minat belajar siswa terdiri dari 20 pernyataan, di mana semua pernyataan positif. Untuk setiap pernyataan dilengkapi dengan 4 alternatif jawaban. Tabel 3.8. Penskoran Butir Angket Minat Belajar Siswa Alternatif Jawaban SS S TS STS Bobot Penilaian 4 3 2 1 b. Klasifikasi Tingkat Minat Belajar Siswa Untuk mengetahui besar tingkat minat siswa maka hasil dari penskoran akan diklasifikasikan. Jumlah total item pernyataan adalah 20 item, maka: 1) Skor untuk tiap siswa Skor minimal = 1 x 20 = 20 Skor maksimal = 4 x 20 = 80 Range = 80 – 20 = 60 2) Pembagian Interval Skor kemudian akan diklasifikasikan dalam interval, maka lebar intervalnya adalah 60 : 4 = 15, sehingga skor yang diperoleh diklasifikasikan seperti tabel 3.5:

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 Tabel 3.9. Klasifikasi Minat Belajar Siswa No. Interval Skor Variabel Klasifikasi Minat Belajar Minat Belajar Siswa Siswa 1. 66 – 80 Sangat Berminat 2. 51 – 65 Berminat 3. 36 – 50 Kurang Berminat 4. 20 – 35 Sangat Tidak Berminat Selain itu, untuk mengetahui apakah pemenfaatan internet dalam pembelajaran dan metode ceramah dapat meningkatkan minat belajar siswa, maka digunakan uji T dengan tingkat signifikan 0,05 yaitu: 1) Uji T independent untuk membandingkan angket minat awal kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini untuk mengetahui minat belajar awal kelas eksperimen dan kelas kontrol sama atau berbeda. 2) Uji T dependent untuk membandingkan angket minat awal dan angket minat akhir kelas eksperimen. Hal ini untuk mengetahui apakah pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas dapat meningkatkan minat belajar siswa. 3) Uji T dependent untuk membandingkan angket minat awal dan angket minat akhir kelas kontrol. Hal ini untuk mengetahui apakah metode ceramah dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas dapat meningkatkan minat belajar siswa. 4) Uji T independent untuk membandingkan angket minat akhir kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini untuk mengetahui minat belajar akhir berbeda. kelas eksperimen dan kelas kontrol sama atau

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2018 sampai dengan bulan September 2018. Penelitian dilaksanakan di SMA Bulan Sabit, Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Subjek penelitian yang dipilih untuk melaksanakan penelitian adalah kelas XI IPA khususnya kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen. Pada kelas kontrol digunakan metode ceramah dalam pembelajaran fisika sedangkan pada kelas eksperimen digunakan internet dalam pembelajaran fisika. Jumlah siswa yang dijadikan subjek penelitian adalah 23 siswa kelas kontrol dan 23 siswa kelas eksperimen. Berikut tabel 4.1. jadwal kegiatan penelitian di kelas XI SMA Bulan Sabit: Tabel 4.1. Jadwal Pelaksanaan Penelitian di Kelas XI SMA Bulan Sabit No. 1. Hari/Tanggal Waktu 07.15 – Sabtu, 25 Agustus 10.00 2018 WITA Tempat SMA Bulan Sabit Kegiatan Mengantar surat izin penelitian Observasi Kelas 2. Rabu, 29 Agustus 2018 s/d Jumat, 31 Agustus 2018 07.1513.30 WITA 54 Ruang kelas XI IPA 1 dan ruang kelas XI IPA 2

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 No. 3. Hari/Tanggal Sabtu, 1 September 2018 Waktu 07.2508.45 WITA 09.4011.00 WITA Tempat Ruang kelas XI IPA 1 Ruang kelas XI IPA 2 4. Jumat, 7 September 2018 08.4510.05 WITA Ruang kelas XI IPA 2 5. Rabu, 12 September 2018 11.4013.00 WITA Ruang kelas XI IPA 1 07.2508.45 WITA Ruang kelas XI IPA 2 10.2011.40 WITA Ruang kelas XI IPA 1 6. Kamis, 13 September 2018 7. Jumat, 14 September 2018 08.4510.05 WITA Ruang kelas XI IPA 2 8. Rabu, 19 September 2018 11.4013.00 WITA Ruang kelas XI IPA 1 Kegiatan Pretest dan pengisian angket minat belajar Pretest dan pengisian angket minat belajar Pembelajaran pada materi tegangan dan regangan (LKS 1) menggunakan internet Pembelajaran pada materi tegangan dan regangan dengan metode ceramah Lanjutan materi tegangan dan regangan (LKS 2 dan LKS 3) menggunakan internet Pembelajaran pada materi modulus elastisitas dengan metode ceramah Pembelajaran pada materi modulus elastisitas (LKS 4) menggunakan internet Pembelajaran pada materi hukum Hooke dengan metode ceramah

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 No. 9. 10. Hari/Tanggal Kamis, 20 September 2018 Sabtu, 22 september 2018 Waktu Tempat 07.2508.45 WITA Ruang kelas XI IPA 2 07.2508.45 WITA Ruang kelas XI IPA 2 09.4011.00 WITA Ruang kelas XI IPA 1 Kegiatan Pembelajaran pada materi hukum Hooke (LKS 5) menggunakan internet Posttest dan pengisian angket minat belajar siswa Posttest dan pengisian angket minat belajar siswa Adapun tahap-tahap dalam melaksanakan penelitian, sebagai berikut: 1. Tahap Sebelum Pelaksanaan Penelitian Sebelum melaksanakan penelitian di SMA Bulan Sabit, peneliti mempersiapkan desain pembelajaran di kelas, Lembar Kerja Siswa (LKS) untuk kelas eksperimen, soal-soal pretest, soa-soal posttest dan lembar angket minat belajar siswa. Peneliti juga mempersiapkan surat izin penelitian untuk diantar ke sekolah SMA Bulan Sabit. Surat penelitian tersebut diantar pada hari Sabtu, 25 Agustus 2018, yang diterima langsung oleh kepala sekolah. Pada hari itu juga, sekolah mengizinkan peneliti untuk melakukan penelitian di SMA Bulan Sabit. Kemudian, peneliti bersama-sama guru fisika membicarakan waktu pelaksanaan penelitian. Berdasarkan informasi sebelumnya yang diperoleh oleh peneliti, bahwa peneliti dapat menggunakan laboratorium komputer dan di

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 sekolah tersedia wifi. Namun, pada saat peneliti mengantar surat, diberitahukan oleh pihak sekolah bahwa wifi di sekolah sudah tidak bisa diakses lagi. Sehingga, peneliti diberi waktu hari Senin, 27 Agustus 2018 untuk mencoba mengakses internet di kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 pada saat jam istirahat dan semua berjalan lancar. Kemudian yang dilakukan peneliti sebelum melaksanakan penelitian berdasarkan waktu yang telah disepakati, peneliti terlebih dahulu melakukan observasi kelas sebanyak 2 kali di kelas XI IPA 1 dan 2 kali di kelas XI IPA 2, untuk mengenal siswa dan mengetahui pengetahuan siswa secara garis besar. Selain peneliti mengenal siswa, peneliti juga diberikan kesempatan oleh guru fisika untuk memperkenalkan diri dan memberitahukan tujuan dari penelitian. Berikut tabel 4.2. jadwal observasi kelas: Tabel 4.2. Jadwal Kegiatan Observasi di Kelas XI IPA 1 dan Kelas XI IPA 2 Hari, tanggal Rabu, 29 Agustus 2018 Kamis, 30 Agustus 2018 Jumat, 31 Agustus 2018 Observasi Ke1 1 Jam Ke7, 8 1, 2 2 2 5, 6 3, 4 Tempat Ruang kelas XI IPA 1 Ruang kelas XI IPA 2 Ruang kelas XI IPA 1 Ruang kelas XI IPA 2

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 58 2. Tahap Pelaksanaan Penelitian a. Pelaksanaan Penelitian di Kelas Eksperimen Berdasarkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) kegiatan pembelajaran di kelas eksperimen dapat dilaksanakan selama 3 pertemuan. Namun, pada saat pelaksanaan pembelajaran terjadi, kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 4 pertemuan. 1) Sabtu, 1 September 2018 Penelitian pada hari pertama ini tidak pada saat jam pelajaran fisika. Peneliti diberi waktu oleh pihak sekolah untuk masuk kelas pada jam ke 4-5 saat jam wali kelas. Peneliti masuk kelas dengan memberi salam kepada siswa, lalu menanyakan kesiapan siswa dalam mengikuti pretest dan pengisian angket minat belajar. Kemudian peneliti membagikan lembar soal pretest, lembar jawaban pretest dan lembar angket minat belajar siswa. Setelah selesai membagikan lembar soal, lembar jawaban dan lembar angket, siswa diberi arahan untuk mengisi lembar jawaban angket minat belajar siswa. Siswa diberi waktu mengerjakan soal pretest selama 60 menit dan pengisian lembar angket minat belajar siswa selama 20 menit. Siswa diberitahu bahwa yang telah selesai mengerjakan soal dan mengisi angket minat belajar boleh langsung dikumpulkan dan keluar kelas tanpa mengganggu teman.

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 Pada saat pengerjaan soal pretest berlangsung, ada seorang siswa bertanya terkait jawaban esai dengan nomor acak. Namun, ada beberapa siswa yang tidak mendengar dan bertanya ke temannya sehingga suasana kelas menjadi ribut. Kemudian, peneliti memperjelas petanyaan dan menjawab pertanyaan, sehingga suasana kelas kembali tenang. Siswa yang telah selesai mengerjakan soal dan mengisi angket minat belajar langsung mengumpulkan pekerjaannya dan keluar kelas. Namun, ada sekitar 7 siswa yang belum menyelesaikan pekerjaannya sampai waktu habis, sehingga diberikan waktu tambahan 5 menit. Setelah semua siswa selesai megerjakan soal pretest dan mengisi angket minat, semua siswa dipersilakan masuk kelas kembali, kemudian peneliti menyampaikan kepada siswa untuk tidak lupa membawa handphone (HP) atau laptop pada pertemuan kedua. 2) Jumat, 7 September 2018 Pertemuan kedua dilaksanakan pada jam ke 3-4 di ruang kelas XI IPA 2. Kegiatan belajar mengajar dimulai dengan peneliti memberi salam kepada siswa dan mengecek kehadiran siswa. Setelah selesai mengecek kehadiran siswa, peneliti menyampaikan kepada siswa bahwa topik materi pembelajaran tentang elastisitas dengan sub bab materi tegangan dan

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 60 regangan. Kemudian peneliti membagikan Lembar Kerja Siswa 1 (LKS 1) kepada siswa dan memberikan arahan pengisian LKS. Untuk LKS 1 ini, siswa menyelesaikannya secara individu yang akan dilanjutkan dengan LKS 2 yang dikerjakan secara kelompok dan LKS 3 secara individu. Setelah memberikan arahan tentang pengisian LKS 1, siswa langsung melakukan tugasnya sesuai yang di LKS. Setelah sekitar 5 menit, suasana kelas menjadi ribut karena beberapa siswa yang tidak dapat mengakses internet di dalam ruang kelas. Kemudian, peneliti mengarahkan sebagian siswa untuk keluar kelas tanpa mengganggu kelas lain. Dan siswa yang sudah bisa mengakses internet di dalam ruang kelas tetap berada di dalam kelas. Meskipun sudah berada di luar kelas, masih ada beberapa siswa yang belum bisa mengakses internet, sehingga peneliti meminta siswa yang tidak bisa mengakses internet bergabung dengan teman yang bisa mengakses internet dengan syarat 2 orang siswa dalam satu kelompok. Selama proses pengerjaan LKS, peneliti membimbing siswa meskipun harus keluar masuk kelas. Setelah siswa selesai menyelesaikan tugas pada LKS 1, peneliti langsung bersama siswa membahas hasil yang diperoleh siswa, karena waktu yang dibutuhkan untuk lanjut ke LKS 2 tidak memungkinkan lagi. Dengan demikian, sub materi tegangan dan regangan tidak bisa diselesaikan dan akan

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 dilanjutkan pada pertemuan ketiga. Peneliti menyampaikan kepada siswa untuk tidak lupa membawa HP atau laptop pada pertemuan ketiga. 3) Kamis, 13 September 2018 Pertemuan ketiga dilaksanakan pada jam ke 3-4 di ruang kelas XI IPA 2. Kegiatan pembelajaran dimulai dengan peneliti memberi salam kepada siswa dan mengecek kehadiran siswa. Pada pertemuan ketiga ini, melanjutkan materi tegangan dan regangan yang belum diselesaikan pada pertemuan kedua. Peneliti membagi siswa dalam 6 kelompok yang terdiri dari 3-4 orang siswa dalam satu kelompok. Kemudian, peneliti memberikan arahan pengerjaan LKS 2. Ketika siswa mengakses internet untuk mengerjakan tugas dalam LKS 2, peneliti membimbing siswa dalam pengerjaan LKS 2 tersebut. Selama mengerjakan tugas dalam LKS 2, terlihat antusias siswa dalam menonton video yang diakses di internet. Setelah siswa selesai mengerjakan tugas dalam LKS 2, peneliti memberikan kesempatan kepada kelompok 1 dan 3 untuk menyampaikan hasil diskusi kelompoknya dan kelompok lain menggapi hasil yang dipaparkan oleh kelompok 1 dan kelompok 3. Selama pemaparan hasil yang dikerjakan pada LKS 2, terjadi perbedaan pendapat antara siswa yang menanggapi dan siswa yang memaparkan, sehingga peneliti meluruskannya

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 dengan memberikan penjelasan kepada semua siswa. Setelah itu, peneliti memberikan pertanyaan kepada siswa dan siswa pun langsung menjawabnya. Kemudian, peneliti membagikan LKS 3 kepada siswa dan siswa diminta menyimpulkan tentang materi tegangan dan regangan yang telah dipelajari dengan menuliskannya pada LKS 3. Setelah LKS 3 selesai dikerjakan, siswa diingatkan oleh peneliti untuk tidak lupa membawa handphone atau laptop pada pertemuan keempat. 4) Jumat, 14 September 2018 Pertemuan keempat dilaksanakan di ruang kelas XI IPA 2 pada jam ke 1-2. Kegiatan belajar mengajar dimulai dengan peneliti memberi salam dan mengecek kehadiran siswa. Sub materi pembelajaran pada pertemuan keempat tentang modulus elastisitas. Sebelum mulai menjelaskan tentang modulus elastisitas, peneliti bertanya kepada siswa tentang materi tegangan dan regangan. Setelah itu, peneliti membagi siswa dalam 6 kelompok yang terdiri dari 3-4 orang siswa. Kemudian, peneliti membagikan Lembar Kerja Siswa 4 (LKS 4) kepada siswa. Siswa diberikan arahan oleh peneliti tentang pengerjaan tugas dalam LKS 4. Selama siswa mengerjakan tugas pada LKS 4, peneliti membimbing siswa. Siswa terlihat antusias saat mengerjakan

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 LKS 4. Ada beberapa kelompok yang meminta lembar LKS baru karena terjadi perbedaan pemahaman saat pertama kali menonton video dan ketika video diputar ulang untuk ditonton kedua kalinya. Setelah siswa selesai menyelesaikan LKS 4, siswa diminta untuk memaparkan hasil diskusi kelompok. Peneliti meminta kelompok 2 dan 5 untuk memaparkan hasil yang telah didiskusikan dan kelompok lain menanggapi hasil yang dipaparkan kelompok 2 dan 5. Kemudian, peneliti memberikan penjelasan tambahan pada siswa tentang materi modulus elastisitas dan memberikan link kepada siswa untuk mempelajari contoh soal. Setelah itu, peneliti memberikan kesempatan bertanya kepada siswa dan ada seorang siswa yang bertanya. Setelah selesai kegiatan tanya jawab, peneliti menutup pertemuan keempat dengan menyimpulkan tentang materi modulus elastisitas. 5) Kamis, 20 September 2018 Pertemuan kelima dilaksanakan pada jam ke 3-4 di ruang kelas XI IPA 2. Pembelajaran dimulai dengan memberi salam dan mengecek kehadiran siswa. Pada pertemuan kelima ini sub materi yang dibahas adalah hukum Hooke. Siswa dibagi dalam 6 kelompok yang terdiri dari 3-4 orang siswa dalam satu kelompok. Kemudian, peneliti membagikan

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 LKS 5 kepada siswa. Peneliti menjelaskan cara pengerjaan LKS 5. Peneliti membimbing siswa selama siswa mengerjakan tugas dalam LKS 5. Pada saat pengerjaan LKS, banyak siswa yang bingung dengan cara pengisian data dan bertanya tentang satuannya apakah tetap atau dialihkan ke Satuan Internasional (SI). Kemudian, peneliti menjelaskan kepada siswa dan memberitahukan siswa untuk mengalihkan satuan ke Satuan Internasional (SI). Selain itu, siswa juga terlihat sangat antusias menonton video yang diakses di internet karena siswa belum pernah melakukan praktikum seperti yang ada dalam video. Setelah siswa selesai mengerjakan LKS 5, siswa diminta untuk memaparkan hasil diskusi kelompok. Kelompok yang memaparkan hasil diskusi adalah kelompok 1 dan 4 dan kelompok lain menanggapi pemaparan hasil diskusi kelompok 1 dan 4. Setelah itu, peneliti memberi penjelasan tambahan dan memberikan link contoh soal untuk diakses dan dipelajari oleh siswa. Setelah mempelajari contoh soal, peneliti bersama siswa menyimpulkan pembelajaran tentang hukum Hooke. Kemudian, peneliti bertanya lagi tentang materi tegangan dan regangan serta modulus elastisitas. Setelah itu, peneliti menyampaikan kepada siswa untuk mempersiapkan diri untuk posttest pada pertemuan keenam.

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 6) Sabtu, 22 September 2018 Pada pertemuan keenam dilaksanakan di kelas XI IPA 2 pada jam ke 1-2 menggantikan mata pelajaran biologi. Pertemuan keenam dimulai dengan memberi salam dan mengecek kehadiran siswa. Siswa yang hadir berjumlah 23 orang. Kemudian peneliti menanyakan kesiapan siswa untuk mengikuti posttest dan pengisian angket minat belajar. Siswa diberitahu oleh peneliti bahwa waktu untuk mengerjakan soal posttest 60 menit dan waktu pengisian angket 20 menit. Bagi siswa yang telah selesai mengerjakan soal posttest dan mengisi angket minat belajar, dapat langsung dikumpulkan dan keluar kelas tanpa mengganggu teman kelas dan teman kelas lainnya. Setelah itu, lembar soal posttest, lembar jawaban posttest dan lembar angket minat belajar dibagikan kepada siswa. Siswa mulai mengerjakan soal posttest dan angket minat belajar dalam keadaan tenang. Selama pengerjaan soal posttest dan pengisian angket minat belajar , suasana kelas tetap tenang. Siswa lebih cepat menyelesaikan pengerjaan soal posttest dibandingkan dengan waktu mengerjakan soal pretest. Setelah itu, siswa dipersilakan masuk ke kelas dan peneliti mengucapkan terima kasih kepada siswa karena sudah berpartisipasi dalam kegiatan penelitian.

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 b. Pelaksanaan Penelitian di Kelas Kontrol 1) Sabtu, 1 September 2018 Penelitian pada pertemuan pertama di kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontol dilaksanakan pada jam ke 1-2 menggantikan mata pelajaran TIK. Peneliti memulai dengan memberi salam kepada siswa dan mengecek kehadiran siswa. Setelah selesai mengecek kehadiran siswa, peneliti menyampaikan kegiatan yang dilakukan pada pertemuan pertama. Peneliti menyampaikan bahwa kegiatan pada pertemuan pertama adalah pretest dan pengisian angket minat belajar siswa. Kemudian, peneliti membagikan lembar soal pretest, lembar jawaban pretest dan lembar angket minat belajar siswa, lalu peneliti memberikan arahan pengisian angket minat belajar. Siswa diberitahu bahwa waktu pengerjaan soal pretest 60 menit dan pengisian angket 20 menit. Setelah selesai mengerjakan soal pretest dan mengisi angket minat belajar, langsung dikumpulkan dan keluar kelas tanpa mengganggu teman kelas maupun teman kelas lain yang sedang kegiatan belajar mengajar. Pada awal pengerjaan soal pretest dan pengisian angket, suasana kelas sangat tertib. Setelah beberapa lama, mulai terdengar suara bisik-bisik, ketika peneliti mendekat, siswa mulai diam dan suasana kelas menjadi tenang kembali. Namun,

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 suasana kelas kembali ribut ketika peneliti menyampaikan bahwa waktu pengerjaan tersisa 20 menit dan suasana ribut tersebut kembali ditenangkan oleh peneliti. Ketika beberapa siswa sudah selesai mengerjakan soal pretest dan pengisian angket, siswa yang lain mulai tidak tenang karena merasa waktunya mau selesai. Namun, peneliti memberikan tambahan waktu 5 menit dan siswa kembali mengerjakan soal pretest dan pengisian angket minat belajar. Setelah semua siswa selesai mengerjakan soal pretest dan pengisian angket, siswa diarahkan masuk kembali ke kelas. Kemudian, peneliti menyampaikan bahwa pertemuan berikut dilanjutkan dengan pembelajaran pada materi elastisitas tentang tegangan dan regangan. 2) Rabu, 12 September 2018 Pertemuan kedua di kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dilaksanakan pada jam ke 7-8, dengan pokok bahasan materi elastisitas. Sub materi yang dibahas pada pertemuan kedua ini adalah tegangan dan regangan. Pembelajaran yang dilakukan menggunakan metode ceramah. Di awal pembelajaran dimulai dengan peneliti menyapa siswa, mengecek kehadiran siswa kemudian melanjutkan dengan penjelasan. Siswa memperhatikan penjelasan yang dijelaskan peneliti sambil mencatat hal-hal yang penting. Selama penjelasan siswa juga

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 bertanya pada peneliti, berkaitan dengan materi yang dijelaskan oleh peneliti. Setelah peneliti selesai menjelaskan, peneliti meminta siswa untuk melihat contoh soal yang ada di dalam buku, kemudian peneliti memberikan tambahan contoh soal tentang tegangan dan regangan. Setelah mempelajari contoh soal, siswa mengerjakan latihan soal 2 nomor selama 10 menit. Setelah semua siswa selesai menyelesaikan latihan soal, peneliti meminta 2 orang siswa untuk mengerjakan di papan tulis, kemudian siswa yang lain diminta untuk menyesuaikan dengan hasil yang telah dikerjakan dan ada 2 orang siswa yang hasilnya berbeda dengan yang telah ditulis di papan tulis. Lalu peneliti meminta 2 orang siswa tersebut untuk menjelaskan hasil kerja mereka di papan tulis. Setelah itu, siswa dan peneliti bersama-sama membahas latihan soal tersebut sampai semua siswa memiliki pendapat yang sama. 3) Kamis, 13 September 2018 Pertemuan ketiga di kelas kontrol (XI IPA 1) dilaksanakan pada jam ke 5-6, dengan mempelajari sub materi modulus elastisitas. kegiatan belajar mengajar dimulai dengan memberi salam dan mengecek kehadiran siswa. Sebelum menjelaskan tentang modulus elastisitas, peneliti bertanya kepada siswa tentang tegangan dan regangan.

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 69 Setelah mengulas kembali materi tegangan dan regangan, peneliti melakukan penjelasan dengan menulis di papan tulis tentang modulus elastisitas dan siswa memperhatikan penjelasan peneliti. Selama menjelaskan peneliti sambil bertanya kepada siswa terkait materi dan siswa pun menjawab pertanyaan peneliti. Ketika peneliti selesai menjelaskan, peneliti memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Namun, tidak ada siswa yang mau bertanya. Kemudian peneliti melanjutkan dengan contoh soal. Setelah selesai memberikan contoh soal, peneliti memberikan latihan soal untuk dikerjakan oleh siswa. Setelah siswa selesai mengerjakan latihan soal, siswa diminta untuk menulis hasil yang sudah dikerjakan di papan tulis. Jawaban yang ditulis siswa tersebut sudah benar dan semua siswa mempunyai jawaban yang sama. Peneliti sekali lagi memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Namun, tidak ada siswa yang bertanya. Akhirnya peneliti memberikan soal kepada siswa sebagai pekerjaan rumah (PR). 4) Rabu, 19 September 2018 Pertemuan keempat merupakan pertemuan terkahir dalam pembelajaran yang dilaksanakan pada jam ke 7-8 di ruang kelas XI IPA 1, dengan sub materi yang dibahas pada pertemuan keempat adalah hukum Hooke. Sebelum masuk pada materi

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 hukum Hooke, peneliti dan siswa membahas pekerjaan rumah (PR) siswa tentang Modulus Elastisitas. Kemudian, peneliti menjelaskan tentang materi hukum Hooke di papan tulis dan siswa memperhatikan penjelasan yang disampaikan peneliti. Siswa mencatat hal- hal penting tentang materi hukum Hooke. Setelah selesai penjelasan siswa mempelajari contoh soal yang ada dalam buku. Setelah itu, peneliti memberikan tambahan contoh soal kepada siswa. Setelah selesai mempelajari contoh soal, siswa mengerjakan latihan soal yang diberikan oleh peneliti. Saat siswa sudah selesai mengerjakan latihan soal, siswa menulis hasil yang sudah dikerjakan tersebut di papan tulis. Ada seorang siswa yang mempunyai jawaban yang berbeda dari temantemannya. Peneliti kemudian meminta siswa tersebut menuliskan hasil pekerjaannya di papan tulis. Setelah siswa tersebut selesai menulis, peneliti bersama-sama siswa membahas soal tersebut sehingga siswa mempunyai pendapat yang sama. 5) Sabtu, 22 September 2018 Pada pertemuan keenam dilaksanakan di kelas XI IPA 1 pada jam ke 4-5 menggantikan jam literasi. Pertemuan keenam dimulai dengan memberi salam dan mengecek kehadiran siswa. Siswa yang hadir berjumlah 23 orang. Kemudian peneliti

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 menanyakan kesiapan siswa dalam mengikuti posttest dan pengisian angket minat belajar. Siswa diberitahu oleh peneliti bahwa waktu untuk mengerjakan soal posttest 60 menit dan waktu pengisian angket 20 menit. Bagi siswa yang telah selesai mengerjakan soal posttest dan mengisi angket minat belajar, dapat langsung dikumpulkan dan keluar kelas tanpa mengganggu teman kelas maupun teman kelas lainnya. Setelah itu, lembar soal posttest, lembar jawaban posttest dan lembar angket minat belajar dibagikan kepada siswa. Siswa mulai mengerjakan soal posttest dan angket minat belajar dalam keadaan tenang. Selama pengerjaan soal posttest dan pengisian angket minat belajar , suasana kelas tetap tenang. Meskipun dibeberapa menit terakhir ada beberapa siswa yang gelisah dan ribut karena diberitahu waktu yang tersisa 15 menit. Setelah itu, siswa dipersilakan masuk ke kelas dan peneliti mengucapkan terima kasih kepada siswa karena sudah berpartisipasi dalam kegiatan penelitian. 3. Tahap Setelah Pelaksanaan Penelitian Setelah pengumpulan data berupa pretest, posttest dan pengisian angket minat belajar, peneliti melakukan cek kembali data penelitian untuk mengetahui kelengkapan data. Namun, data-data yang diinginkan peneliti telah terpenuhi. Kemudian peneliti meminta surat

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 72 keterangan telah melaksanakan penelitian dari pihak sekolah, sebagai bukti telah melakukan penelitian di SMA Bulan Sabit. B. Data dan Analisis Data 1. Hasil Belajar Data hasil belajar siswa yang diperoleh dari penelitian ini adalah dari nilai pretest dan posttest siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berikut ini disajikan data penelitian hasil belajar siswa pada tabel 4.3: Tabel 4.3. Data Nilai Pretest dan Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. Kelas Eksperimen (XI IPA 2) Nilai Nilai pretest posttest 10 70 5 94 19 60 9 88 8 99 7 73 13 70 5 58 23 65 13 98 9 67 13 82 14 69 17 83 8 79 15 98 11 77 11 83 6 88 Kelas Kontrol (XI IPA 1) Nilai Nilai pretest posttest 17 69 13 54 27 43 12 40 14 71 16 78 12 20 18 61 26 55 14 62 15 59 12 60 21 95 15 55 18 87 13 67 4 72 10 19 19 69

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 73 No. 20. 21. 22. 23. Mean Kelas Eksperimen (XI IPA 2) Nilai Nilai pretest posttest 6 77 11 79 12 80 15 88 11,30 79,35 Kelas Kontrol (XI IPA 1) Nilai Nilai pretest posttest 18 40 14 38 12 74 17 76 15,52 59,30 Dari data penelitian di atas dapat dianalisis menggunakan SPSS statistics 20.0 yaitu dengan menggunakan uji T, untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pemanfaatan internet terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran elastisitas di kelas XI SMA Bulan Sabit. a. Uji T independent pretest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Uji T independent pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol, untuk mengetahui apakah pretest kelas kelas eksperimen lebih baik daripada pretest kelas kontrol tentang materi elastisitas. Berikut tabel hasil analisis yang diperoleh: Tabel 4.4. Hasil Uji T Pretest Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Pretest Kode 1 2 N Group Statistics Mean Std. Deviation Std. Error Mean 23 11,30 4,577 ,954 23 15,52 4,953 1,033

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 74 Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F Sig. Equal variances assumed Pretest Equal variances not assumed ,006 ,936 t-test for Equality of Means T -2,999 Df Sig. (2tailed) Mean Std. Error Difference Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 44 ,004 -4,217 1,406 -7,051 -2,999 43,728 ,004 -4,217 1,406 -7,052 Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh, mean pretest kelas eksperimen yang berkode 1 = 11,30 dan mean pretest kelas kontrol yang berkode 2 = 15,52; t = -2,999 dan p = ,004 < = 0,05 maka signifikan. Dari hasil tersebut, dapat diketahui adanya perbedaan hasil belajar tentang materi elastisitas pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Artinya, hasil belajar awal siswa kelas kontrol lebih besar daripada hasil belajar awal siswa kelas eksperimen, karena mean pretest siswa kelas kontrol lebih besar daripada mean pretest siswa kelas eksperimen. b. Uji T independent posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Uji T independent posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol, untuk mengetahui apakah ada perbedaan pemahaman akhir siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol tentang materi elastisitas. Berikut tabel hasil analisis yang diperoleh: -1,383

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 Tabel 4.5. Hasil Uji Posttest Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Kode 1 2 Postest N Group Statistics Mean Std. Deviation Std. Error Mean 23 79,35 11,827 2,466 23 59,30 19,236 4,011 Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F Sig. Postest Equal variances assumed Equal variances not assumed 3,525 ,067 t-test for Equality of Means T 4,257 Df Sig. (2tailed) Mean Std. Error Difference Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 44 ,000 20,043 4,709 10,554 29,533 4,257 36,553 ,000 20,043 4,709 10,499 29,588 Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh, nilai ratarata (mean) posttest untuk kelas eksperimen yang diberi kode 1 adalah 79,35 dan nilai rata-rata (mean) posttest kelas kontrol yang diberi kode 2 adalah 59,30 dengan t= 4,257 dan p = ,000 < = 0,05 maka signifikan, yang berarti ada perbedaan pemahaman akhir siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pemanfaatan internet dalam pembelajaran materi elastisitas lebih meningkatkan pemahaman siswa daripada dengan metode ceramah pada kelas kontrol. c. Uji T dependent pretest dan posttest Kelas Kontrol Uji T dependent kelas kontrol digunakan untuk mengetahui apakah ceramah dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang materi elastisitas. Berikut hasil yang diperoleh:

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 Tabel 4.6. Hasil Uji T Pretest dan Posttest Hasil Belajar Siswa Kelas Kontrol Pair 1 Paired Samples Statistics Mean N Std. Deviation Std. Error Mean 15,52 23 4,953 1,033 59,30 23 19,236 4,011 Pretest Posttest Paired Samples Test Paired Differences Mean Pair 1 Pretest – Posttest -43,783 Std. Deviation Std. Error Mean 19,152 3,994 T Df 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -52,065 -35,500 -10,963 22 Berdasarkan hasil analisis data di atas diperoleh mean pretest = 15,52 dan mean posttest = 59,30; t= 10,963 dan p = ,000 < = 0,05 maka signifikan. Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa ceramah dapat meningkatkan hasil belajar siswa tentang materi elastisitas. d. Uji T dependent pretest dan posttest Kelas Eksperimen Uji T dependent kelas eksperimen ini, untuk menguji apakah adanya peningkatan hasil belajar siswa untuk kelas yang diberi treatment yaitu pemanfaatan internet dalam pembelajaran elastisitas digunakan uji T untuk kelompok dependen. Berikut hasil yang diperoleh: Sig. (2tailed) ,000

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 Tabel 4.7. Hasil Uji T Pretest dan Posttest Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen Pair 1 Pretest Posttest Mean Pair 1 Pretest – Posttest Paired Samples Statistics Mean N Std. Deviation Std. Error Mean 11,30 23 4,577 ,954 79,35 23 11,827 2,466 -68,043 Paired Samples Test Paired Differences Std. Std. 95% Confidence Deviation Error Interval of the Mean Difference Lower Upper 13,411 2,796 -73,843 -62,244 T Df -24,332 22 Sig. (2tailed) Berdasarkan hasil perhitungan di atas, diperoleh mean pretest = 11,30 dan mean posttest = 79,35 ; t= -24,332 dan p = ,000 < = 0,05 maka signifikan. Oleh karena itu, diketahui bahwa pemahaman awal siswa tentang materi elastisitas berbeda dengan pemahaman akhir siswa, yang berarti pemanfaatan internet dalam pembelajaran pada materi elastisitas meningkatkan pemahaman siswa. 2. Angket Minat Belajar Untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pemanfaatan internet meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran elastisitas di kelas XI SMA Bulan Sabit, angket dibagikan oleh peneliti kepada siswa kelas eksperimen yang memanfaatkan internet dalam pembelajaran dan kelas kontrol sebelum pembelajaran dimulai dan setelah pembelajaran. Angket yang dibagikan sebelum pembelajaran dimulai untuk mengetahui minat awal siswa dan angket ,000

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 78 yang dibagikan setelah pembelajaran untuk mengetahui minat akhir siswa. Angket yang dibagikan terdiri dari 20 pernyataan positif dengan 4 pilihan jawaban. Sampel yang diteliti berjumlah 46 siswa yang terdiri dari 23 siswa kelas eksperimen (XI IPA 2) dan 23 siswa kelas kontrol (XI IPA 1). Berikut disajikan tabel data minat belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol: Tabel 4.8. Data Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen Kode Siswa A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 A8 A9 A10 A11 A12 A13 A14 A15 A16 A17 A18 A19 A20 A21 A22 A23 Mean Minat Awal 64 63 56 67 69 68 63 60 57 64 57 65 67 66 70 64 72 74 57 64 67 67 61 Kelas Eksperimen (XI IPA 2) Klasifikasi Minat Minat Belajar Akhir awal Berminat 65 Berminat 63 Berminat 61 Sangat Berminat 73 Sangat Berminat 75 Sangat Berminat 70 Berminat 72 Berminat 73 Berminat 69 Berminat 67 Berminat 73 Berminat 71 Sangat Berminat 72 Sangat Berminat 69 Sangat Berminat 72 Berminat 71 Sangat Berminat 73 Sangat Berminat 75 Berminat 68 Berminat 67 Sangat Berminat 65 Sangat Berminat 69 Berminat 69 64,43 Klasifikasi Minat Belajar Akhir Berminat Berminat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat 69,65

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 Tabel 4.9. Data Minat Belajar Siswa Kelas Kontrol Kode Siswa Minat Awal B1 B2 61 48 B3 B4 B5 B6 B7 B8 B9 B10 B11 B12 B13 B14 B15 B16 B17 B18 B19 B20 B21 B22 B23 Mean 75 60 56 73 56 73 63 60 60 56 69 62 68 65 65 69 67 66 60 65 77 Kelas Kontrol (XI IPA 1) Klasifikasi Minat Minat Belajar Akhir awal Berminat 62 Kurang 59 Berminat Sangat Berminat 73 Berminat 80 Berminat 53 Sangat Berminat 62 Berminat 58 Sangat Berminat 71 Berminat 74 Berminat 62 Berminat 65 Berminat 64 Sangat Berminat 67 Berminat 62 Sangat Berminat 59 Berminat 73 Berminat 67 Sangat Berminat 75 Sangat Berminat 72 Sangat Berminat 73 Berminat 56 Berminat 63 Sangat Berminat 71 64,09 Klasifikasi Minat Belajar Akhir Berminat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Berminat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Berminat Berminat Berminat Sangat Berminat Berminat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Sangat Berminat Berminat Berminat Sangat Berminat 66,13 Dari data yang diperoleh pada tabel diatas, dilakukan analisis secara statistik menggunakan SPSS 20 dengan uji T dependent dan uji T independent. Berikut analisis data minat belajar siswa:

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 a. Uji T Minat Belajar Awal Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Tabel 4.10. Hasil Uji T Minat Belajar Awal Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Minat Belajar Awal Kode Eksperimen Kontrol Group Statistics N Mean 23 64,43 23 64,09 Std. Deviation Std. Error Mean 4,841 1,009 6,941 1,447 Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F Sig. Minat Belajar Awal Equal variances assumed Equal variances not assumed 2,656 ,110 t-test for Equality of Means T ,197 Df Sig. (2tailed) Mean Std. Error Difference Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 44 ,845 ,348 1,765 -3,208 3,904 ,197 39,310 ,845 ,348 1,765 -3,220 3,916 Berdasarkan hasil analisis uji T independent pada SPSS diperoleh, mean minat belajar awal kelas eksperimen = 64,43 dan mean minat belajar awal kelas kontrol = 64,09 dengan t = 0,197 dan p = 0,845 > = 0,05 maka tidak signifikan. Hal ini berarti tidak ada perbedaan minat belajar awal kelas eksperimen dan minat belajar awal kelas kontrol. Artinya, minat belajar awal kelas eksperimen dan minat belajar awal kelas kontrol adalah sama.

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 b. Uji T minat belajar awal dan minat belajar akhir kelas eksperimen Tabel 4.11. Hasil Uji T Minat Belajar Awal dan Minat Belajar Akhir Kelas Eksperimen Pair 1 Paired Samples Statistics Mean N Std. Deviation Std. Error Mean 64,43 23 4,841 1,009 69,65 23 3,712 ,774 Minat_Awal Minat_Akhir Paired Samples Test Paired Differences Mean Pair 1 Minat_Awal Minat_Akhir Std. Deviation -5,217 4,582 Std. Error Mean ,955 T df 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -7,199 -3,236 -5,461 22 Sig. (2tailed) ,000 Berdasarkan hasil analisis uji T dependent pada SPSS yang diperoleh diatas, nilai mean minat awal = 64,43 dan nilai mean minat akhir = 69,65 dengan t = -5,461 dan p = 0,000 < = 0,05 maka signifikan. Hal ini berarti ada perbedaan antara minat belajar awal dan minat belajar akhir siswa pada kelas eksperimen. Artinya, pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika materi elastisitas meningkatkan minat belajar siswa pada kelas eksperimen. c. Uji T Minat Belajar Awal Dan Minat Belajar Akhir Kelas Kontrol Tabel 4.12. Hasil Uji T Minat Belajar Awal dan Minat Belajar Akhir Kelas Kontrol Pair 1 Minat_Awal Minat_Akhir Paired Samples Statistics Mean N Std. Deviation Std. Error Mean 64,09 23 6,941 1,447 66,13 23 7,021 1,464

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 Paired Samples Test Paired Differences Mean Pair Minat_Awal 1 Minat_Akhir Std. Deviation Std. Error Mean 7,074 1,475 -2,043 T Df Sig. (2tailed) 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -5,103 1,016 -1,385 22 Berdasarkan hasil analisis uji T dependent pada SPSS diperoleh, mean minat belajar awal = 64,09 dan mean minat belajar akhir = 66,13 dengan t = -1,385 dan p = 0,180 > = 0,05 maka tidak signifikan. Hal ini berarti tidak ada perbedaan minat belajar awal dan minat belajar akhir pada siswa kelas kontrol. Artinya, minat belajar awal dan minat belajar akhir siswa pada kelas kontrol dengan metode ceramah adalah sama. d. Uji T Minat Belajar Akhir Kelas Eksperimen Dan Kelas Kontrol Tabel 4.13. Hasil Uji T Minat Belajar Akhir Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Kode Eksperimen Minat Belajar Akhir Kontrol Group Statistics N Mean 23 69,65 23 66,13 Std. Deviation Std. Error Mean 3,712 ,774 7,021 1,464 ,180

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F Sig. Minat Belajar Akhir Equal variances assumed Equal variances not assumed 12,327 ,001 t-test for Equality of Means T 2,126 Df Sig. (2tailed) Mean Std. Error Difference Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 44 ,039 3,522 1,656 ,184 6,859 2,126 33,409 ,041 3,522 1,656 ,154 6,890 Berdasarkan hasil analisis uji T independent pada SPSS diperoleh, mean minat belajar akhir kelas eksperimen = 69,65 dan mean minat belajar akhir kelas kontrol = 66,13 dengan t = 2,126 dan p = 0,039 dan ,041 < = 0,05 maka signifikan. Hal ini berarti ada perbedaan minat belajar akhir kelas eksperimen dan minat belajar akhir kelas kontrol. Artinya, ada perbedaan minat belajar akhir kelas eksperimen dan minat belajar akhir kelas kontrol. Minat belajar akhir kelas eksperimen lebih besar daripada minat belajar akhir kelas kontrol, karena nilai mean minat belajar akhir siswa kelas eksperimen lebih besar daripada nilai mean minat belajar akhir siswa kelas kontrol. Selain dianalisis dengan menggunakan uji T, data minat belajar siswa juga dikategorikan berdasarkan klasifikasi minat belajar siswa pada pembelajaran fisika materi elastisitas.

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 84 Tabel 4.14 Klasifikasi Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Klasifikasi Minat Belajar Sangat Berminat Berminat Kurang Berminat Sangat Tidak Berminat Jumlah Minat Belajar Awal Minat Belajar Akhir Jumlah Siswa Jumlah Siswa Kelas Kelas Kelas Kelas Eksperimen Kontrol Eksperimen Kontrol 10 9 19 12 13 13 4 11 0 1 0 0 0 0 0 0 23 23 23 23 Berdasarkan tabel 4.14 diatas, dapat dilihat bahwa siswa kelas eksperimen yang sangat berminat dengan pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas sebelum pembelajaran berjumlah 10 orang, yang kemudian setelah pembelajaran, meningkat menjadi 19 orang dan siswa yang berminat sebelum pembelajaran berjumlah 13 orang berkurang menjadi 4 orang. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa pada kelas eksperimen dari yang sebelumnya berminat menjadi sangat berminat. Sedangkan siswa kelas kontrol yang sangat berminat dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas sebelum pembelajaran berjumlah 9 orang, yang kemudian meningkat menjadi 12 orang setelah pembelajaran. Sedangkan siswa yang berminat sebelum pembelajaran berjumlah 13 orang berkurang menjadi 11 orang dan siswa yang kurang berminat sebelum pembelajaran berjumlah 1 orang menjadi tidak ada siswa yang kurang berminat setelah pembelajaran. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa pada kelas kontrol. Namun,

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 siswa kelas kontrol yang sangat berminat setelah pembelajaran lebih sedikit apabila dibandingkan dengan siswa kelas eksperimen yang sangat berminat. Siswa kelas kontrol yang sangat berminat setelah pembelajaran berjumlah 12 orang, sedangkan siswa kelas eksperimen yang sangat berminat berjumlah 19 orang, sehingga dapat dikatakan bahwa pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika lebih meningkatkan minat belajar siswa dibandingkan dengan ceramah. C. Pembahasan Pada penelitian ini, data yang diperoleh berupa data kuantitatif. Data kuantitatif yang diperoleh berupa data pretest dan posttest yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas pemanfaatan internet terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas sedangkan data angket minat belajar siswa digunakan untuk mengetahui sejauh man efektivitas pemanfaatan internet meningkatkan minat belajar siswa dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas. Data yang diperoleh dari pretest, posttest dan angket minat belajar siswa dianalisis secara statistik dengan SPSS 20 menggunakan uji T independent dan uji T dependent. 1. Hasil Belajar Siswa Berdasarkan uji T dependent kelas eksperimen dan kelas kontrol sama-sama menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang ditunjukkan dari hasil pengujian SPSS yang signifikan. Meningkatnya

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 hasil belajar dari kedua kelas membuktikan bahwa siswa telah mengerti tentang materi elastisitas yang telah diajarkan oleh peneliti. Selain menggunakan uji T dependent, data-data pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol juga dianalisis menggunakan uji T independent,dan menunjukkan hasil yang signifikan. Artinya, adanya perbedaan hasil belajar siswa tentang materi elastisitas pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Karena mean pretest kelas kontrol = 15, 52 lebih besar daripada mean pretest kelas eksperimen = 11, 30 maka dapat dikatakan bahwa hasil belajar awal siswa kelas kontrol lebih besar daripada siswa kelas eksperimen. Sedangkan uji T independent posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan hasil yang siginfikan. Artinya, adanya perbedaan hasil belajar pada materi elastisitas antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Karena mean posttest kelas eksperimen = 79,35 lebih besar daripada mean posttest kelas kontrol = 59,30 maka dapat dikatakan bahwa pemanfaatan internet dalam pembelajaran pada materi elastisitas pada kelas eksperimen lebih meningkatkan hasil belajar siswa daripada metode ceramah pada kelas kontrol, meskipun hasil belajar awal siswa kelas kontrol lebih tinggi. Dari hasil analisis data dapat diketahui bahwa, pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas memiliki pengaruh atau akibat yang ditimbulkan terhadap hasil belajar siswa. Pemanfaatan internet dalam belajar dapat mengatasi keterbatasan

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 perpustakaan dan media pembelajaran fisika. Siswa dapat memanfaatkan internet untuk mencari apa saja yang berkaitan dengan materi elastisitas sehingga siswa tidak hanya mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru. Oleh karena itu, guru tidak lagi berperan sebagai sumber atau penguasa ilmu tetapi guru berperan sebagai pembimbing siswa dalam memilih hal-hal yang ingin dipelajari. Selain itu, siswa bisa mempelajari materi elastisitas kapan saja dan di mana saja dengan memanfaatkan internet yang membuat siswa menjadi aktif dalam belajar. 2. Minat Belajar Siswa Selain untuk mengetahui pemanfaatan internet terhadap hasil belajar, penelitian ini juga untuk mengetahui pemanfaatan internet terhadap peningkatan minat belajar siswa. Berdasarkan uji T dependent pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa ada hasil yang signifikan antara minat belajar awal dan minat belajar akhir. Artinya, pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas meningkatkan minat belajar siswa. Sedangkan pada kelas kontrol, menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Artinya, minat belajar awal dan minat belajar akhir pada kelas kontrol sama. Selain uji T dependent, minat belajar siswa dianalisis juga menggunakan uji T independent. Dari uji T independent minat awal kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan hasil yang tidak signifikan dengan mean minat belajar awal kelas eksperimen 64,43 dan

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88 mean minat belajar awal kelas kontrol 64,09. Hal ini berarti minat belajar awal pada kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sama. Sedangkan minat belajar akhir pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, menunjukkan hasil yang signifikan. Hal ini berarti ada perbedaan minat belajar akhir antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada pembelajaran fisika materi elastisitas. Minat belajar akhir pada kelas eksperimen lebih besar daripada minat belajar akhir pada kelas kontrol, karena mean minat belajar akhir kelas eksperimen = 69,65 lebih besar daripada mean minat belajar akhir kelas kontrol = 66,13. Pada penelitian ini, minat siswa diukur melalui kesukaan, kepuasan, keterlibatan dan perhatian. Keempat tolok ukur tersebut dimuat dalam 20 pernyataan positif angket minat belajar siswa. Sesuai hasil analisis dapat dikatakan bahwa pemanfaatan internet dalam pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar siswa daripada metode ceramah. Keadaan awal pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yang dilihat dari kemampuan awal siswa dan ketertiban siswa seharusnya sama. Namun, berdasarkan penelitian, keadaan awal pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda. Pada kelas eksperimen hanya terpenuhi syarat ketertiban sedangkan pada kelas kontrol hanya terpenuhi kemampuan awal yang lebih tinggi. Dengan demikian dapat dilihat lagi pada minat belajar siswa, bahwa minat awal kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sama. Setelah adanya proses

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 pembelajaran minat belajar siswa kelas eksperimen meningkat dan minat belajar kelas kontrol tidak meningkat. Hal ini juga dipengaruhi oleh penggunaan LKS. LKS hanya digunakan pada kelas eksperimen sedangkan pada kelas kontrol tidak menggunakan LKS. Pada penelitian ini, lebih banyak digunakan sumber dari internet berupa video. Kelebihan internet berupa video adalah sumber sangat bervariasi, dapat diulang dan menarik minat siswa. D. Keterbatasan Penelitian 1. Keadaan awal pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda. Pada kelas eksperimen hanya terpenuhi syarat ketertiban sedangkan pada kelas kontrol hanya terpenuhi kemampuan awal yang lebih tinggi. 2. Lembar Kerja Siswa (LKS) hanya digunakan oleh kelas eksperimen sedangkan kelas kontrol tidak menggunakan LKS E. Kendala Penelitian 1. Sebelum penelitian dimulai, peneliti mencari informasi tentang laboratorium komputer dan wifi di sekolah, dan memperoleh informasi bahwa laboratorium komputer beserta seluruh perangkat komputer dan wifi di sekolah baik untuk digunakan. Namun, saat penelitian sudah hampir tiba, kekuatan sinyal wifi di sekolah sangat tidak bagus, sehingga siswa diminta untuk membawa handphone atau laptop ke sekolah.

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 90 2. Ketika Peneliti bersama siswa mencoba jaringan internet di kelas sebelum penelitian, berjalan lancar. Namun, pada saat pembelajaran pertemuan pertama, hanya beberapa siswa yang handphone atau laptopnya bisa mengakses internet, sehingga sebagian siswa diarahkan untuk mengakses internet di luar kelas dan beberapa siswa membentuk kelompok, sehingga belajar menjadi tidak efektif.

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan data dan analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika pada materi elastisitas di kelas XI SMA Bulan Sabit dikatakan efektif. Hal ini diukur dari hasil belajar dan minat belajar siswa. Hasil belajar siswa kelas eksperimen meningkat dari 15,52 menjadi 79,53 sedangkan hasil belajar siswa kelas kontrol meningkat dari 11,30 menjadi 59,30; dan minat belajar siswa kelas eksperimen pada minat belajar awal 64,43 menjadi 69,65 pada minat belajar akhir, sedangkan minat belajar kelas kontrol pada minat belajar awal 64,09 menjadi 66,13 pada minat belajar akhir. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa, hasil belajar dan minat belajar siswa pada kelas eksperimen lebih meningkat daripada hasil belajar dan minat belajar siswa kelas kontrol. Saat pembelajaran memanfaatkan internet, guru bertugas untuk memberikan arahan kepada siswa. 91

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 92 B. Saran Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran diantaranya yaitu: 1. Dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa pemanfaatan internet dalam pembelajaran fisika dikatakan efektif terhadap hasil belajar dan minat belajar fisika pada materi elastisitas, sehingga disarankan bagi guru mata pelajaran fisika untuk memanfaatkan internet dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan yang lainnya. 2. Pada penelitian selanjutnya, diharapkan menambahkan data kualitatif seperti wawancara untuk mengetahui lebih dalam hasil belajar dan minat belajar siswa terhadap pembelajaran fisika.

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Abdul, Majid. 2014. Penilaian Autentik Proses dan Hasil Belajar. Bandung: Rosdakarya Arnanto, G. C., & Triyono. M. B. 2014. Keefektifan Pembelajaran Berbantuan Internet di SMK Se-kota Yogyakarta Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan, Pendidikan Vokasi., 3, Vol 4, 323 Daryanto dan Muljo Raharjo. 2012. Model Pembelajaran inovatif. Yogyakarta: Gava Media Gulo, Yosefin Sulistyawantic Gulo. 2016. Minat Siswa SMA Kelas XI-IPA terhadap Mata Pelajaran Fisika di Kabupaten Nias Barat. Skripsi. FKIP. Pendidikan Fisika. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Hera, Mariana Letek. 2018. Pengaruh Penggunaan Simulasi Komputer PHET terhadap Minat dan Pemahaman Belajar Siswa pada Materi Hukum Boyle di Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pandawai. Skripsi. FKIP. Pendidikan Fisika. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Kanginan, Marthen. 2002. Fisika untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga Kanginan, Marthen. 2010. Physics 2A for Senior High School Grade XI 1st semester. Jakarta: Erlangga Khairani, Makmun. 2013. Psikologi Belajar. Yogyakarta: Aswaja Pressindo 93

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 94 Larasati, Rahayu. 2017. Kesiapan Siswa SMA Kelas XI IPA di Kabupaten Sleman Terhadap Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar Fisika. skripsi. FKIP. Pendidikan Fisika. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Mason, Robin dan Frank Rennie. 2010. Elearning: Paduan Lengkap Memahami Dunia Internet Digital. Yogyakarta: Baca Mamang Sangadji, Etta dan Sopiah. 2010. Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Yogyakarta: CV Andi Offset Nana, Sudjana. 2014. Penilaian Proses Hasil Belajar Mengajar Cetakan Kedelapan belas. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Purwanto. 2013. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Rinaldy, Fransiskus Billyardus. 2016. Pemanfaatan Internet oleh Siswa SMA Negeri Kelas XI Jurusan IPA di Kota Yogyakarta. Skripsi. FKIP. Pendidikan Fisika. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group Sapdari, Laurensia Dara Asri. 2018. Pengaruh Penerapan Pembelajaran Kooperatif dengan Metode Concept Maping terhadap Minat Belajar Siswa Kelas VIII SMP Anugrah Pada Materi Pemantulan Cahaya. Skripsi. FKIP. Pendidikan Fisika. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 95 Sedarmayanti dan Syarifudin Hidayat. 2011. Metodologi Penelitian. Bandung: CV Mandar Maju Sidarhata, Lani. 1996. Internet Informasi Bebas Hambatan. Jakarta: PT Elex Media Komputindo Gramedia Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta Suparno Paul. 2011. Pengantar Statistika untuk Pendidikan dan Psikologi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Surabaya: Kencana Prenada Media Group Wardoyo, Sigit Mangun. 2013. Pembelajaran Berbasis Riset. Jakarta: Akademia Permata Yupita, Fransiska. 2016. Kesiapan Guru Fisika SMA Kelas XI IPA di Kabupaten Sleman dalam Memanfaatkan Internet sebagai Sumber Belajar Fisika di Sekolah. Skripsi. FKIP. Pendidikan Fisika. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 96 LAMPIRAN

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 1: Surat Permohonan Izin Penelitian 97

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 2: Surat Keterangan Telah Melaksanakan Penelitian 98

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 3: RPP Kelas Eksperimen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Nama Sekolah : SMA Bulan Sabit Kelas / Semester : XI / I Program : IPA Mata Pelajaran : Fisika Materi Pokok : Elastisitas Jumlah Pertemuan :4 pertemuan Alokasi waktu :8 45 menit A. Standar Kompetensi Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik B. Kompotensi Dasar 1.3. Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan C. Indikator Pencapaian 1. Menjelaskan tegangan dan regangan 2. Menghitung tegangan dan regangan 3. Menghitung modulus elastisitas suatu bahan 4. Menjelaskan tentang hukum Hooke D. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa mampu menjelaskan tegangan dan regangan 2. Siswa mampu menghitung tegangan dan regangan 3. Siswa mampu menghitung modulus elastisitas suatu bahan 4. Siswa mampu menjelaskan tentang hukum Hooke 99

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI E. Materi 1. Tegangan 2. Regangan 3. Modulus Elastisitas 4. Hukum Hooke F. Metode Pembelajaran Metode: ceramah G. Sumber Belajar  Internet  Lembar Kerja Siswa (LKS) H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama (2 45 menit) No 1. Kegiatan Pembelajaran Pretest 2. Persiapan awal Materi Elastisitas - Pengertian elastisitas - Ilustrasi - elastisitas - Bahan elastisitas - 3. 4. Siswa mengakses internet dengan link yang diberikan oleh guru pada Laptop/komputer/Hp masing-masing, kemudian mengerjakan tugas pada Lembar Kerja Siswa 1 (LKS 1) yang dibagikan oleh guru. Siswa dibagikan dalam beberapa kelompok, kemudian mengerjakan tugas pada LKS 2. - dalam kehidupan sehari-hari Bahan Plastis Pengertian tegangan Persamaan tegangan Pengertian regangan Persamaan regangan Sumber Belajar Lembar soal pretest https://www.youtube.c 5 menit om/watch?v=8HTGby o8-zs  LKS 1  Internet (siswa bebas mengakses link apapun yang berkaitan dengan tegangan dan regangan, baik berupa teks, gambar maupun video).  http://www.youtub e.com/watch/v=UI mTLs7OdRY 100 Alokasi Waktu 40 menit 10 menit

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5. 6. 7. 8. 9. 10. Tiga orang Siswa menyampaikan hasil kerja di depan kelas secara lisan maupun tulisan. Tanggapan dan tanya jawab Siswa mengakses link yang diberikan untuk melihat dan memahami contoh soal. Siswa mengerjakan latihan soal. Siswa membuat kesimpulan tentang materi tegangan dan regangan yang telah dipelajari. Penutup Menentukan tegangan dan regangan, jika diketahui luas penampang (A), gaya (F), panjang awal (L0) dan pertambahan panjang (L). Menentukan tegangan dan regangan, jika diketahui modulus elastisitas (E), panjang awal (L0) dan diameter (D). Tegangan dan regangan Lembar jawaban siswa di LKS 1 dan LKS 2 10 menit Internet, LKS 1, LKS 2 dan guru. 5 menit  https://youtu.be/eb zVe7ooi_0 10 menit  https://youtu.be/K3 AGb73Ulxc  https://youtu.be/9A ENDGkTPaA Buku 5 menit LKS 3 5 menit Guru Pertemuan Kedua (2 45 menit) No. 1. 2. Rincian Pembelajaran Persiapan awal Siswa dibagi menjadi 8 kelompok yang terdiri dari 3-4 siswa. Materi - Pengertian modulus elastis - Contoh modulus elastisitas benda 101 Sumber Belajar Alokasi (Alamat Link) Waktu https://www.youtube.c 10 menit om/watch?v=IuT76X O_igw Guru

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Siswa mengakses internet dengan panduan pada Lembar Kerja Siswa 4 (LKS 4). Siswa menyampaikan hasil diskusi kelompok di depan kelas baik secara lisan maupun tulisan. Tanggapan dan tanya jawab - Pengertian modulus elastisitas - Persamaan modulus elastisitas 6. Siswa mengakses internet untuk mempelajari contoh soal materi modulus elastisitas. 7. Siswa mengerjakan latihan soal. Kesimpulan Penutup Menentukan modulus elastisitas (E), jika diketahui luas penampang (A), gaya (F), panjang awal (L0) dan pertambahan panjang (L). Modulus Elastisitas 4. 5. 8. 9.  Lembar Kerja Siswa 4 (LKS 4)  https://www.youtu be.com/watch?v=g vNHWd_DIS0 Lembar jawaban siswa yang ada di LKS 4 30 menit Internet, LKS 4 dan guru. 5 menit 10 menit https://www.youtube.c 15 menit om/watch?v=DYWM L5XDSqA Buku 15 menit Siswa dan guru Guru 5 menit Pertemuan Ketiga (2 45 menit) No. 1. Desain Pembelajaran Persiapan awal Materi - Contoh hukum Hooke dalam kehidupan sehari-hari 2. 3. Siswa dibagi menjadi 8 kelompok yang terdiri dari 3-4 siswa Lembar Kerja Siswa 5 (LKS 5) dibagikan kepada siswa. Sumber Belajar Alokasi (Alamat Link) Waktu https://www.youtube.c 10 menit om/watch?v=McNuZ4 GIPBc Guru Guru 102 5 menit

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4. Siswa mengakses Percobaan hukum internet dengan alamat Hooke link (video materi hukum Hooke) yang sudah ada pada Lembar Kerja Siswa 5 (LKS 5).  https://www.youtu be.com/watch?v=q n9BdQUNZtE&t= 17s 5. Siswa menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan video yang ditonton dengan panduan pada Lembar Kerja Siswa 5 (LKS 5). Siswa menyampaikan hasil kerja kelompok di depan kelas. Tanggapan dan pertanyaan dari kelompok lain. Lembar Kerja Siswa 5 (LKS 5) 6. 7. 8. Siswa mengakses internet untuk mempelajari contoh soal materi hukum Hooke. 8. Siswa mengerjakan latihan soal. Kesimpulan Penutup 9. 10. Lembar jawaban siswa yang ada di LKS 5 Internet, LKS 5 dan guru. Menentukan konstanta pegas (k), jika diketahui massa (m) dan pertambahan panjang . hukum Hooke Siswa dan guru Guru 1. Salam. 2. Siswa memipin doa. 3. Guru mengecek kehadiran siswa dan memeriksa kesiapan siswa dalam mengikuti posttest dan mengisi angket minat belajar. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya sebelum posttest dan pengisian angket minat belajar dimulai. 103 10 menit 10 menit Internet (siswa 10 menit dibebaskan mengakses alamat link internet yang berkaitan dengan contoh soal hukum Hooke) Buku 10 menit Pertemuan Keempat (2 45 menit) No. Rincian Pembelajaran 4. 30 menit Alokasi Waktu 5 menit 5 menit

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5. Siswa diberi kesempatan untuk melihat catatan 5 menit. 6. Guru memberikan arahan dalam mengerjakan soal 75 menit posttest dan pengisian angket minat belajar siswa. 7. 8. Siswa mengerjakan soal posttest dan mengisi angket minat belajar. Siswa diminta untuk menulis kesan dan pesan selama 10 menit mengikuti pembelajaran. 9. 10. Doa. Guru menutup pembelajaran dengan memberi salam. I. Penilaian No. 1 2 Aspek yang dinilai Hasil belajar Minat belajar siswa Instrument Penelitian Test tertulis (pretest dan posttest) Angket Yogyakarta, Agustus 2018 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Fisika Peneliti Nikodemus Bin Bernadus, S.Pd Maria Gratiana Adelaide Simon NIP: - NIM: 141424021 104

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 4: RPP Kelas Kontrol Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Nama Sekolah : SMA Bulan Sabit Kelas / Semester : XI / I Program : IPA Mata Pelajaran : Fisika Materi Pokok : Elastisitas Jumlah Pertemuan :4 pertemuan Alokasi waktu :8 45 menit A. Standar Kompetensi Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik B. Kompotensi Dasar 1.3. Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan C. Indikator Pencapaian 1. Menjelaskan tegangan dan regangan 2. Menghitung tegangan dan regangan 3. Menghitung modulus elastisitas suatu bahan 4. Menjelaskan tentang hukum Hooke D. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa mampu menjelaskan tegangan dan regangan 2. Siswa mampu menghitung tegangan dan regangan 3. Siswa mampu menghitung modulus elastisitas suatu bahan 4. Siswa mampu menjelaskan tentang hukum Hooke 105

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI E. Materi 5. Tegangan 6. Regangan 7. Modulus Elastisitas 8. Hukum Hooke F. Metode Pembelajaran Metode: ceramah G. Sumber Belajar  Kanginan, Marthen. 2002. Fisika untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga  Kanginan, Marthen. 2010. Physics 2A for Senior High School Grade XI 1st semester. Jakarta: Erlangga H. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama (2 45 menit) Rincian Kegiatan Waktu 45 menit Pendahuluan 1. Guru dan siswa saling memberi salam. 2. Siswa memimpin doa. 3. Guru mengecek kehadiran siswa. 4. Siswa diberitahu bahwa sebelum pembelajaran dimulai, siswa terlebih dahulu mengikuti pretest dan mengisi angket minat belajar. 5. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam mengikuti pretest dan mengisi angket minat belajar. 6. Pretest. 7. Guru menyampaikan topik dan sub topik pembelajaran. 106

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8. Guru memberikan pertanyaan terkait elatisitas dalam kehidupan sehari-hari. 40 menit Kegiatan Inti 9. Siswa mengamati peristiwa sehari-hari tentang tegangan dan regangan seperti: “bagaimana bila karet ditarik kemudian dilepas?” 10. Guru menggambarkan peristiwa tersebut di papan tulis. 11. Guru menanyakan kepada siswa terkait gambar tersebut. 12. Guru menjelaskan materi tegangan dan regangan dengan metode ceramah. 13. Guru memberikan contoh soal tentang tegangan dan regangan. 14. Siswa mengerjakan latihan soal. 15. Siswa menulis hasil yang diperoleh di papan tulis. 16. Guru bersama siswa mengkoreksi latihan soal yang telah dikerjakan siswa. 5 menit Penutup 17. Guru menyimpulkan materi tegangan dan regangan yang telah dipelajari 18. Siswa ditugaskan untuk mempelajari materi modulus elastisitas 19. Doa 20. Guru menutup pelajaran dengan memberi salam kepada siswa 107

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Pertemuan Kedua (2 45 menit) Rincian Kegiatan Waktu 10 menit Pendahuluan 1. Salam. 2. Siswa memimpin doa . 3. Guru mengecek kehadiran siswa dan memeriksa kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran. 4. Guru bertanya kepada siswa tentang materi tegangan dan regangan untuk mengingatkan siswa. 5. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari 65 menit Kegiatan Inti 6. Siswa mengamati benda-benda yang ada di dalam kelas dan sekitarnya. 7. Guru menanyakan kaitan benda tersebut dengan modulus elastisitas. 8. Guru menjelaskan tentang modulus elastisitas, modulus elastisitas berbagai zat dengan ceramah. 9. Guru memberikan contoh soal. 10. Siswa mengerjakan latihan soal. 11. Siswa diminta untuk mengerjakan latihan soal di papan tulis. 12. Guru bersama siswa mengkoreksi latihan soal tersebut. 15 menit Penutup 13. Guru dan siswa menyimpulkan materi modulus elastisitas yang telah dipelajari secara bersama-sama. 14. Siswa ditugaskan untuk mempelajari materi hukum Hooke. 15. Doa 16. Salam 108

(127) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Pertemuan Ketiga (2 45 menit) Rincian Kegiatan Waktu 10 menit Pendahuluan 1. Salam. 2. Siswa memimpin doa. 3. Guru mengecek kehadiran siswa. 4. Guru memeriksa kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran 5. Guru bertanya untuk mengetahui pemahaman siswa pada materi sebelumnya 6. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari 65 menit Kegiatan Inti 7. Siswa mengamati pegas yang di sediakan oleh guru. 8. Guru memberikan beberapa pertanyaan untuk mengetahui pemahaman siswa tentang hukum Hooke. 9. Guru memberikan penjelasan dengan ceramah. 10. Guru memberikan contoh soal. 11. Siswa mengerjakan latihan soal. 12. Siswa diminta untuk mengerjakan latihan soal di papan tulis. 13. Guru bersama siswa mengkoreksi latihan soal tersebut. 15 menit Penutup 14. Guru menyimpulkan materi hukum Hooke dengan bertanya-jawab dengan siswa. 15. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang materi elastisitas. 109

(128) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16. Siswa ditugaskan untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti posttest dan mengisi angket minat belajar pada pertemuan selanjutnya. 17. Doa 18. Guru mengakhiri pelajaran dengan memberi salam kepada siswa Pertemuan Keempat (2 45 menit) Rincian Kegiatan Waktu 5 menit Pendahuluan 1. Salam. 2. Siswa memipin doa. 3. Guru mengecek kehadiran siswa dan memeriksa kesiapan siswa dalam mengikuti posttest dan mengisi angket minat belajar. 4. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya sebelum posttest dan pengisian angket minat belajar dimulai. 75 menit Kegiatan Inti 5. Siswa diberi kesempatan melihat catatan 5 menit. 6. Guru memberikan arahan dalam mengerjakan soal posttest dan pengisian angket minat belajar siswa. 7. Siswa mengerjakan soal posttest dan mengisi angket minat belajar. 10 menit Penutup 8. Siswa diminta untuk menulis kesan dan pesan selama mengikuti pembelajaran. 9. Doa. 10. Guru menutup pembelajaran dengan memberi salam. 110

(129) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI I. Penilaian No. 1 2 Aspek yang dinilai Hasil belajar Minat belajar siswa Instrument Penelitian Test tertulis (pretest dan posttest) Angket Yogyakarta, Agustus 2018 Mengetahui, Guru Mata Pelajaran Fisika Peneliti Nikodemus Bin Bernadus, S.Pd Maria Gratiana Adelaide Simon NIP: - NIM: 141424021 111

(130) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 5: Lembar Kerja Siswa (LKS) Lembar Kerja Siswa 1 (LKS 1) Nama Siswa/ No Absen : Kelas : Semester : Elastisitas: Tegangan dan Regangan A. Tujuan 1. Siswa dapat menjelaskan tegangan dan regangan 2. Siswa dapat menghitung tegangan dan regangan B. Alat dan Bahan 1. Laptop/ komputer/ Hp 2. Video Pembelajaran (Internet) 3. Buku 4. Pulpen C. Prosedur Percobaan Berikut petunjuk melakukan tugas pada Lembar Kerja untuk menjawab pertanyaan bagian D: 1. Nyalahkan Laptop/ komputer/ Hp. 2. Buka halaman WEB dan akses link tentang elastisitas yang mencakup tegangan dan regangan. 3. Nonton video pada link yang sudah diakses tentang tegangan dan regangan. 4. Setelah selesai menonton, baca pertanyaan pada bagian D, kemudian tulislah jawaban pertanyaan pada bagian yang sudah di sediakan. 5. Video bisa ditonton ulang ketika masih bingunng. 112

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI D. Pertanyaan 1. Apa yang dimaksudkan dengan benda elastis dan benda plastis? Sebutkan dengan contohnya!  Benda elastis adalah: Contoh benda elastis:  Benda plastis adalah: Contoh benda plastis: 2. Apa itu tegangan dan regangan? Tegangan adalah: Regangan adalah: 113

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Seutas kawat dengan luas penampang 2 mm2 ditarik dengan gaya sebesar 140 Newton. Berapakah tegangan kawat tersebut? 4. Sebuah tali yang memiliki diameter 0,004 meter dengan panjang 4 cm. Tali tersebut ditarik sehingga mengalami pertambahan panjang 200 m. Tentukan regangan tali tersebut! 114

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lembar Kerja Siswa 2 (LKS 2) Nama Siswa/ No Absen: 1. .........../.......... 2. .........../.......... 3. .........../.......... 4. .........../.......... Kelas : Semester : Elastisitas: Tegangan dan Regangan A. Tujuan 1. Siswa dapat menjelaskan tegangan dan regangan 2. Siswa dapat menghitung tegangan dan regangan B. Alat dan Bahan 1. Laptop/ komputer atau Hp 2. Video Pembelajaran (Internet) 3. Buku 4. Pulpen C. Prosedur Percobaan Berikut petunjuk melakukan tugas pada Lembar Kerja untuk menjawab pertanyaan bagian D: 1. Nyalahkan Laptop/ komputer atau Hp. 2. Buka halaman WEB dan akses link berikut ini: https://www.youtube.com/watch?v=UImTLs7OdRY 3. Nonton video pada link yang sudah diakses tentang tegangan dan regangan. 4. Setelah selesai menonton, baca pertanyaan pada bagian D, kemudian tulislah jawaban pertanyaan pada bagian yang sudah di sediakan. 5. Video bisa ditonton ulang ketika masih bingunng. 115

(134) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI D. Pertanyaan 1. Apa yang dimaksudkan dengan benda elastis dan benda plastis? Sebutkan dengan contohnya!  Benda elastis adalah: Contoh benda elastis:  Benda plastis adalah: Contoh benda plastis: 2. Apa itu tegangan dan regangan? Tegangan adalah: Regangan adalah: 116

(135) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Seutas kawat berdiameter 2 mm ditarik dengan gaya sebesar 120 Newton. Berapakah tegangan kawat tersebut? 4. Sebuah tali yang memiliki diameter 0,004 meter dengan panjang 4 cm. Tali tersebut ditarik sehingga mengalami pertambahan panjang 200 m. Tentukan regangan tali tersebut! 117

(136) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lembar Kerja Siswa 3 (LKS 3) Nama Siswa/ No Absen : Kelas : Semester : Elastisitas: Tegangan dan Regangan A. Tujuan 1. Siswa dapat menjelaskan tegangan dan regangan 2. Siswa dapat menghitung tegangan dan regangan B. Alat dan Bahan 1. Lembar Kerja Siswa 1 (LKS 1) 2. Lembar Kerja Siswa 2 (LKS 2) 3. Buku 4. Pulpen C. Pertanyaan Buatlah kesimpulan dari materi yang telah dipelajari! 118

(137) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lembar Kerja Siswa 4 (LKS 4) Nama Siswa/ No Absen: Kelas : 1. ................/.... 2. ................/.... Semester : 3. ................/.... 4. ................/.... Modulus Elastisitas A. Tujuan Siswa dapat menghitung modulus elastisitas suatu bahan B. Alat dan Bahan 1. Laptop/komputer/ HP 2. Video Pembelajaran (internet) 3. Buku 4. Pulpen C. Prosedur Percobaan Berikut petunjuk untuk melakukan kerja pada Lembar Kerja: 1. Buka halaman WEB, kemudian akses link berikut ini: https://www.youtube.com/watch?v=gvNHWd_DIS0 2. Nonton video pada link yang sudah diakses tentang modulus elastisitas. 3. Setelah selesai menonton, baca pertanyaan pada bagian D, kemudian tulislah jawaban pertanyaan pada bagian yang sudah di sediakan. 4. Video bisa di nonton ulang, ketika masih bingung. D. Pertanyaan 1. Apa yang dimaksudkan modulus young atau modulus elastisitas? Modulus young atau modulus elastisitas adalah: 119

(138) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Sebuah bahan elastis dengan panjang 10 cm dan luas penampangnya 2 mm². Kemudian ditarik dengan gaya 2 Newton sehingga panjang bahan elastis tersebut bertambah 2 cm. Tentukan modulus elastisitas bahan tersebut! 120

(139) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Seorang siswa menarik sebuah kawat yang panjang mula- mula 20 cm, kemudian diukur tegangannya sebesar 4000 N/m² dan pertambahan panjang kawat tersebut ketika ditarik adalah sebesar 0,01 m. Berapakah modulus elastisitas kawat tersebut? 4. Buatlah kesimpulan dari yang sudah dipelajari tentang modulus elastisitas! 121

(140) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lembar Kerja Siswa 5 (LKS 5) Nama Siswa/ No Absen: 5. ................/.... 6. ................/.... 7. ................/.... 8. ................/.... Kelas : Semester : A. Tujuan 1. Siswa dapat menjelaskan tentang hukum Hooke 2. Siswa dapat menghitung besarnya gaya yang bekerja pada sebuah pegas 3. Siswa dapat menentukan konstanta pegas yang digunakan B. Alat danBahan 1. Laptop atau Hp 2. Video Pembelajaran (Internet) 3. Buku 4. Pulpen C. Prosedur Percobaan Perhatikan petunjuk berikut untuk melakukan tugas pada lembar kerja untuk menjawab pertanyaan bagian E: 1. Siapkan alat tulis untuk mencatat data. 2. Buka halaman WEB dan akses link berikut ini : https://www.youtube.com/watch?v=qn9BdQUNZtE&t=17s 3. Nonton video sambil mencatat hal-hal penting seperti data. 4. Data dicatat pada tabel yang sudah disediakan. D. Data No. Massa Beban (kg) Panjang Awal Pegas L0 (m) Panjang Akhir Pegas L (m) 122 Pertambahan Panjang Pegas = (m) Gaya (N) Konstanta Pegas (N/m)

(141) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI E. Analisis Data 123

(142) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI F. Kesimpulan 124

(143) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 6: Kisi-Kisi Soal Pretest dan Posttest Kisi-Kisi Soal Pretest dan Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol Nama Sekolah : SMA Bulan Sabit Mata Pelajaran : Fisika Kelas/ semester: XI/ I Indikator Materi 1. Menjelaskan Tegangan dan tegangan dan Regangan regangan a. Tegangan 2. Menghitung 1. Pengertian tegangan dan tegangan regangan 2. Persamaan tegangan b. Regangan 1. Pengertian Regangan 2. Persamaan Regangan Nomor Soal Soal 1. Yang dimaksudkan dengan tegangan adalah.... A. Perbandingan gaya F dengan luas penampang A B. Perbandingan pertambahan panjang L dengan panjang benda mula-mula L0 C. Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan D. Perbandingan antara tegangan denga regangan E. Perbandingan luas penampang A dengan gaya F 125 Kunci Jawaban Tegangan adalah perbandingan gaya F dengan luas penampang A. Secara matematis ditulis: tegangan = atau jawaban: A = Pretes t Postest 1 2

(144) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Seutas kawat dengan luas penampang 0,2 Diketahui: A = 0,2 m2 F =4N m2 ditarik oleh seorang siswa yang mempunyai gaya sebesar 4N. Berapakah Ditanya : ..........? tegangan kawat tersebut? Jawab : A. 0,05 N/m2 = B. 0,8 N/m2 C. 2 N/m2 D. 8 N/m2 = E. 20 N/m2 = 20 N/m2 jawaban: E adalah 3. Perbandingan pertambahan panjang L Regangan dengan panjang benda mula-mula L Perbandingan pertambahan panjang L dengan panjang adalah.... benda mula-mula L0. Secara A. Tegangan matematis dituliskan: B. Regangan C. Modulus Elastisitas e= D. Hukum Hooke E. Elastisitas jawaban: B 126 2 3 3 4

(145) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4. Sebuah tali dengan panjang mula-mulanya 10 m memiliki diameter 0,004 m. Tali tersebut kemudian ditarik oleh Arni dengan gaya sebesar 2 N dan panjangnya menjadi 10,5 m. Regangan tali adalah.... A. 0,09 B. 0,06 C. 0,05 D. 0,5 E. 0,2 Diketahui: L0 = 10 m D = 0,004 m F =2N L1 = 10,5 m = L1 – L0 = 10,5 – 10 = 0,5 m Ditanya: e .....? Jawab: e= e= e = 0,5 10-1 e = 0,05 Jawaban: C 127 4 5

(146) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Menghitung modulus elastisitas suatu bahan Modulus Elastisitas 1. Pengertian Modulus Elastisitas 2. Persamaan Modulus Elastisitas 5. Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan (dibebaskan) adalah.... A. Tegangan B. Regangan C. Modulus Elastisitas D. Hukum Hooke E. Elastisitas 6. Seutas tali yang ditarik, memiliki tegangan 400 N/m2 dan regangannya 2,5. Berapakah modulus elastisitas kawat tersebut? A. 100 N/m2 B. 120 N/m2 C. 140 N/m2 D. 160 N/m2 E. 180 N/m2 Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan (dibebaskan) adalah elastisitas. jawaban: E Diketahui: = 400 N/m2 e = 2,5 Ditanya: E.....? Jawab: E = E = E = 160 Jawaban: D 128 5 6 6 7

(147) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 7. Sepotong kawat dengan luas penampang 2 mm2 dan panjang 100 cm ditarik dengan gaya sebesar 80N. Kawat tersebut bertambah panjang 1 cm. Modulus elastisitas kawat tersebut adalah.... A. 2,5 X 10-11 N/m2 B. 4 X 10-9 N/m2 C. 4 X 10-5 N/m2 D. 4 X 109 N/m2 E. 2,5 X 1011 N/m2 Diketahui: A = 2 mm2 = 2 L = 100 cm F = 80 N = 1 cm Ditanya: E....? Jawab:  = = = 40 N/m2 =4 N/m2 e = e= e = 0,01 = 1 129 10-6 m2 E = E = 7 8

(148) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI E=4 4. Menjelaskan tentang hukum Hooke Hukum Hooke 1. Bunyi Hukum Hooke 2. Persamaan Hukum Hooke 3. Penerapan Hukum Hooke dalam kehidupan seharihari 8. Bunyi dari hukum Hooke adalah.... A. Jika gaya tarik tidak melampui batas elastisitas pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya tariknya. B. Jika gaya tarik tidak melampui batas elastisitas pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding terbalik dengan gaya tariknya. C. Perbandingan antara tegangan dan regangan yang dialami bahan D. Perbandingan pertambahan panjang L dengan panjang benda mula-mula L0 E. Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan 9. Grafik di bawah ini, menunjukkan hubungan antara perubahan beban ( dengan perubahan panjang ( . Grafik manakah yang menunjukkan nilai konstanta elastisitas terbesar ... Jawaban: D Bunyi hukum Hooke: “Jika gaya tarik tidak melampui batas elastisitas pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya tariknya” 9 9 10 Jawaban: A Persamaan hukum Hooke: F=k A. Diketahui: F =1N =8m Ditanya: k....? 130 8

(149) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI A. Jawab: k= k= k = 0,125 N/m B. Diketahui: F =8N =3m B. Ditanya: k....? Jawab: k= k= k = 2,67 N/m C. C. Diketahui: F =6N =6m Ditanya: k....? Jawab: k= 131

(150) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI D. k= k = 1 N/m D. Diketahui: F =3N =5m Ditanya: k....? Jawab: E. k= k= k = 0,6 N/m E. Diketahui: F =2N =4m Ditanya: k....? Jawab: k= k= k = 0,5 N/m Jawaban: B 132

(151) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10. Pada percobaan menentukan konstanta pegas, suatu pegas digantungkan pada beban dan pada ujung bawah pegas digantungkan beban. Diperoleh data untuk beban yang digantung 80 gram, 100 gram, dan 120 gram, perubahan panjang pegas berturut-turut 4 cm; 5,5 cm; dan 6,1 cm. Konstanta pegas tersebut adalah.... (g=10 m/s2) A. 18,18 N/m B. 19,23 N/m C. 19,28 N/m D. 19,67 N/m E. 20 N/m Diketahui: m1 = 80 gram = 8 10-2 kg m2 = 100 gram = 1 10-1 kg m3 = 120 gram = 12 10-2 kg = 4 cm = 4 10-2 m 10-2 m 2 = 5,5 cm = 5,5 10-2 m 3 = 6,1 cm = 6,1 2 g = 10 m/s 1 Ditanya: k.....? k1 = = k1 = k1 = k1 = 20 N/m k2 = k2 = k2 = k2 = 133 = 10 1

(152) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI k2 = 18,18 N/m k3 = = k3 = k3 = k3 = 19,67 N/m Jadi, ̅= ̅= ̅ = 19,28 N/m 5. Menjelaskan Tegangan, tegangan dan dan regangan Elastisitas. 6. Menghitung tegangan dan regangan 7. Menghitung modulus elastisitas suatu bahan regangan modulus 11. Sepotong kawat homogen panjangnya 100 cm dan luas penampangnya 2 m2. Ketika ditarik dengan gaya sebesar 100 N, panjangnya menjadi 102 cm. Tentukanlah : a. Tegangan kawat b. Regangan kawat c. Modulus elastisitas kawat Jawaban: C Diketahui: = 100 cm = 102 cm = 102 cm – 100 cm = 2 cm A = 2 m2 F = 100 N Ditanya: a. = .......? b. = .......? 134 11 12

(153) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI c. = .......? Jawab: a. Tegangan = = = 50 N/m2 b. Regangan e = e= e = 0,02 = 1 c. Modulus Elastisitas E = E = E = 25 E = 2.500 135

(154) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12. Sebuah balok yang terbuat dari baja Diketahui: memilki modulus elastisitas 200 109 E = 200 109 N/m2 mengalami regangan sebesar 1,5. e = 1,5 Tentukan tegangan balok tersebut! Ditanya: = ........? 12 13 13 11 Jawab: E = =E e = (200 109 N/m2) (1,5) = 300 109 N/m2 = 300 109 N/m2 13. Sebutkan 2 contoh penerapan hukum Sebutkan 2 contoh penerapan Hooke dalam kehidupan sehari-hari! hukum Hooke dalam kehidupan sehari-hari: 1. Spring bed 2. Sok motor/ fer motor 136

(155) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8. Menjelaskan tentang hukum Hooke Hukum Hooke 14. Grafik di bawah ini menunjukkan Diketahui: hubungan antara gaya (F) dengan F = 20 N pertambahan panjang pegas ( . = 4 cm = 4 14 15 15 14 -2 10 m Ditanya: k = ......? (N) 20 Jawab: F=k k= (cm) 0 4 Dari grafik di atas, tentukanlah konstanta pegas! 15. Sebuah beban yang bermassa 40 kg digantungkan pada pada ujung sebuah pegas. Pegas tersebut bertambah panjang 10 cm. Tentuksan konstanta pegas! (g = 10 m/s2). k= k= 5 k = 500 N/m Diketahui: m = 40 kg = 10 cm = 0,1 m= 1 10-1 m g = 10 m/s2 Ditanya: k = ......? Jawab: k= 137 102 N/m

(156) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI k= k= k= k = 4000 N/m 138

(157) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 7: Soal Pretest SOAL PRETEST KELAS XI IPA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar, dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada lembar jawaban ujian! 1. Yang dimaksudkan dengan tegangan adalah.... A. Perbandingan gaya F dengan luas penampang A B. Perbandingan pertambahan panjang L dengan panjang benda mulamula L0 C. Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan D. Perbandingan antara tegangan dengan regangan E. Perbandingan luas penampang A dengan gaya F 2. Seutas kawat dengan luas penampang 0,2 m2 ditarik oleh seorang siswa yang mempunyai gaya sebesar 4N. Berapakah tegangan kawat tersebut? A. 0,05 N/m2 B. 0,8 N/m2 C. 2 N/m2 D. 8 N/m2 E. 20 N/m2 3. Perbandingan pertambahan panjang L dengan panjang benda mula-mula L adalah.... A. Tegangan B. Regangan C. Modulus Elastisitas D. Hukum Hooke E. Elastisitas 4. Sebuah tali dengan panjang mula-mulanya 10 m memiliki diameter 0,004 m. Tali tersebut kemudian ditarik oleh Arni dengan gaya sebesar 2 N dan panjangnya menjadi 10,5 m. Regangan tali adalah.... A. 0,09 B. 0,06 C. 0,05 D. 0,5 E. 0,2 139

(158) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5. Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan (dibebaskan) adalah.... A. Tegangan B. Regangan C. Modulus Elastisitas D. Hukum Hooke E. Elastisitas 6. Seutas tali yang ditarik, memiliki tegangan 400 N/m2 dan regangannya 2,5. Berapakah modulus elastisitas kawat tersebut? A. 100 N/m2 B. 120 N/m2 C. 140 N/m2 D. 160 N/m2 E. 180 N/m2 7. Sepotong kawat dengan luas penampang 2 mm2 dan panjang 100 cm ditarik dengan gaya sebesar 80N. Kawat tersebut bertambah panjang 1 cm. Modulus elastisitas kawat tersebut adalah.... A. 2,5 10-11 N/m2 B. 4 10-9 N/m2 C. 4 10-5 N/m2 D. 4 109 N/m2 E. 2,5 1011 N/m2 8. Bunyi dari hukum Hooke adalah.... A. Jika gaya tarik tidak melampui batas elastisitas pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya tariknya. B. Jika gaya tarik tidak melampui batas elastisitas pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding terbalik dengan gaya tariknya. C. Perbandingan antara tegangan dan regangan yang dialami bahan D. Perbandingan pertambahan panjang L dengan panjang benda mulamula L0 E. Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan 140

(159) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9. Grafik di bawah ini, menunjukkan hubungan antara perubahan beban ( dengan perubahan panjang ( . Grafik manakah yang menunjukkan nilai konstanta elastisitas terbesar .... 10. Pada percobaan menentukan konstanta pegas, suatu pegas digantungkan pada beban dan pada ujung bawah pegas digantungkan beban. Diperoleh data untuk digantungkan beban. Diperoleh data untuk beban yang digantung 80 gram, 100 gram, dan 120 gram, perubahan panjang pegas berturut-turut 4 cm; 5,5 cm; dan 6,1 cm. Konstanta pegas tersebut adalah.... (g=10 m/s2) A. 18,18 N/m B. 19,23 N/m C. 19,28 N/m D. 19,67 N/m E. 20 N/m 141

(160) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI B. Esai 11. Sepotong kawat homogen panjangnya 100 cm dan luas penampangnya 2 m2. Ketika ditarik dengan gaya sebesar 100 N, panjangnya menjadi 102 cm. Tentukanlah: a. Tegangan kawat b. Regangan kawat c. Modulus elastisitas kawat 12. Sebuah balok yang terbuat dari baja memilki modulus elastisitas 200 109 mengalami regangan sebesar 1,5. Tentukan tegangan balok tersebut! 13. Sebutkan 2 contoh penerapan hukum Hooke dalam kehidupan sehari-hari! 14. Grafik di bawah ini menunjukkan hubungan antara gaya (F) dengan pertambahan panjang pegas ( . Dari grafik di atas, tentukanlah konstanta pegas! 15. Sebuah beban yang bermassa 40 kg digantungkan pada pada ujung sebuah pegas. Pegas tersebut bertambah panjang 10 cm. Tentuksan konstanta pegas! (g = 10 m/s2)! *Selamat mengerjakan, semoga sukses*  142

(161) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 8: Soal Posttest SOAL POSTTEST KELAS XI IPA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar, dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, D atau E pada lembar jawaban ujian! 1. Pada percobaan menentukan konstanta pegas, suatu pegas digantungkan pada beban dan pada ujung bawah pegas digantungkan beban. Diperoleh data untuk digantungkan beban. Diperoleh data untuk beban yang digantung 80 gram, 100 gram, dan 120 gram, perubahan panjang pegas berturut-turut 4 cm; 5,5 cm; dan 6,1 cm. Konstanta pegas tersebut adalah.... (g=10 m/s2) A. 18,18 N/m B. 19,23 N/m C. 19,28 N/m D. 19,67 N/m E. 20 N/m 2. Yang dimaksudkan dengan tegangan adalah.... A. Perbandingan gaya F dengan luas penampang A B. Perbandingan pertambahan panjang L dengan panjang benda mulamula L0 C. Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan D. Perbandingan antara tegangan dengan regangan E. Perbandingan luas penampang A dengan gaya F 3. Seutas kawat dengan luas penampang 0,2 m2 ditarik oleh seorang siswa yang mempunyai gaya sebesar 4N. Berapakah tegangan kawat tersebut? A. 0,05 N/m2 B. 0,8 N/m2 C. 2 N/m2 D. 8 N/m2 E. 20 N/m2 4. Perbandingan pertambahan panjang L dengan panjang benda mula-mula L adalah.... A. Tegangan B. Regangan C. Modulus Elastisitas D. Hukum Hooke 143

(162) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5. 6. 7. 8. E. Elastisitas Sebuah tali dengan panjang mula-mulanya 10 m memiliki diameter 0,004 m. Tali tersebut kemudian ditarik oleh Arni dengan gaya sebesar 2 N dan panjangnya menjadi 10,5 m. Tegangan dan regangan tali tersebut berturutturut adalah.... A. 0,09 B. 0,06 C. 0,05 D. 0,5 E. 0,2 Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan (dibebaskan) adalah.... A. Tegangan B. Regangan C. Modulus Elastisitas D. Hukum Hooke E. Elastisitas Seutas tali yang ditarik, memiliki tegangan 400 N/m2 dan regangannya 2,5. Berapakah modulus elastisitas kawat tersebut? A. 100 N/m2 B. 120 N/m2 C. 140 N/m2 D. 160 N/m2 E. 180 N/m2 Sepotong kawat dengan luas penampang 2 mm2 dan panjang 100 cm ditarik dengan gaya sebesar 80N. Kawat tersebut bertambah panjang 1 cm. Modulus elastisitas kawat tersebut adalah.... A. 2,5 10-11 N/m2 B. 4 10-9 N/m2 C. 4 10-5 N/m2 D. 4 109 N/m2 E. 2,5 1011 N/m2 9. Bunyi dari hukum Hooke adalah.... A. Jika gaya tarik tidak melampui batas elastisitas pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya tariknya. B. Jika gaya tarik tidak melampui batas elastisitas pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding terbalik dengan gaya tariknya. 144

(163) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI C. Perbandingan antara tegangan dan regangan yang dialami bahan D. Perbandingan pertambahan panjang L dengan panjang benda mulamula L0 E. Kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu dihilangkan 10. Grafik di bawah ini, menunjukkan hubungan antara perubahan beban ( dengan perubahan panjang ( . Grafik manakah yang menunjukkan nilai konstanta elastisitas terbesar .... B. Esai 11. Sebutkan 2 contoh penerapan hukum Hooke dalam kehidupan sehari-hari! 12. Sepotong kawat homogen panjangnya 100 cm dan luas penampangnya 2 m2. Ketika ditarik dengan gaya sebesar 100 N, panjangnya menjadi 102 cm. Tentukanlah: a. Tegangan kawat b. Regangan kawat c. Modulus elastisitas kawat 13. Sebuah balok yang terbuat dari baja memilki modulus elastisitas 200 109, mengalami regangan sebesar 1,5. Tentukan tegangan balok tersebut! 145

(164) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14. Sebuah beban yang bermassa 40 kg digantungkan pada pada ujung sebuah pegas. Pegas tersebut bertambah panjang 10 cm. Tentuksan konstanta pegas! (g = 10 m/s2)! 15. Grafik di bawah ini menunjukkan hubungan antara gaya (F) dengan pertambahan panjang pegas ( . Dari grafik di atas, tentukanlah konstanta pegas! *Selamat mengerjakan, semoga sukses*  146

(165) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 9: Lembar Angket Minat Belajar Siswa Angket Minat Belajar Siswa Nama Siswa : No. Absen : Sekolah/ Kelas : Hari/tanggal : Petunjuk: 1. Isilah identitas anda pada tempat yang telah disediakan di atas! 2. Bacalah dengan saksama pernyataan sebelum anda memberikan jawaban! 3. Berilah tanda centang ( ) pada jawaban yang sesuai, jangan ada yang terlewati: SS = Sangat Setuju S = Setuju TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju 4. Isilah dengan benar dan jelas sesuai dengan keadaan anda sebenarnya! 5. Hasil yang anda isi tidak mempengaruhi nilai anda. Terima kasih atas kesediaan anda menjawab seluruh pernyataan ini. *Selamat mengerjakan, semoga sukses*  147

(166) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Angket Minat Belajar Siswa No. Pernyataan 1. Saya senang belajar fisika 2. Saya selalu semangat dalam mengkuti pelajaran fisika 3. Saya tertarik belajar fisika dengan mengakses link yang diberikan guru 4. Saya selalu mengakses internet untuk menonton video pembelajaran fisika 5. Saya mengakses internet untuk membaca materi pelajaran fisika 6. Saya bertanya kepada guru atau teman jika ada yang kurang saya pahami dari video atau teks pembelajaran yang diakses dari internet 7. Saya terlebih dahulu membaca langkah kerja dalam Lembar Kerja Siswa 8. Saya selalu mengoreksi kembali hasil tes sebelum dikumpulkan 9. Saya mencari dan membaca materi pelajaran dari sumber lain selain dari situs Web yang diberikan oleh guru 10. Saya bekerjasama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas 11. Saya membantu teman kelompok yang kesulitan dalam memahami materi elastisitas 12. Saya selalu turut serta dalam perumusan dan penyimpulan hasil diskusi kelompok 13. Saya selalu turut serta dalam menyampaikan pendapat untuk kelompok lain 14. Saya selalu mencatat hal-hal penting yang diperoleh selama pembelajaran, meskipun tidak disuruh oleh guru 15. Saya memperhatikan penjelasan yang disampaikan oleh guru 16. Saya menonton video pembelajaran materi elastisitas yang diakses di internet sampai selesai 17. Saya memahami materi, setelah menonton video pembelajaran yang di akses di internet 18. Saya selalu sering memutar ulang video pembelajaran yang ditonton 19. Saya mendengarkan teman yang memaparkan hasil diskusi kelompok 20. Saya mengikuti pembelajaran fisika dengan sungguh-sungguh 148 SS S TS STS

(167) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 10: Contoh Hasil LKS 149

(168) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 150

(169) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 151

(170) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 152

(171) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 153

(172) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 154

(173) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 155

(174) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 156

(175) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 157

(176) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 158

(177) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 159

(178) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 160

(179) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 161

(180) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 11: Lembar Jawaban Pretest 1. Kelas Eksperimen 162

(181) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 163

(182) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Kelas Kontrol 164

(183) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 165

(184) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 12: Lembar Jawaban Posttest 1. Kelas Eksperimen 166

(185) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 167

(186) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Kelas Kontrol 168

(187) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 169

(188) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 13: Lembar Pretest Angket Minat Belajar Siswa 1. Kelas Eksperimen 170

(189) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 171

(190) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Kelas Kontrol 172

(191) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 173

(192) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 14: Lembar Posttest Angket Minat Belajar Siswa 1. Kelas Eksperimen 174

(193) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 175

(194) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Kelas Kontrol 176

(195) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 177

(196) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 15: Data Pretest Kelas Eksperimen Tabel Data Pretest Kelas Eksperimen Kode Siswa A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 A8 A9 A10 A11 A12 A13 A14 A15 A16 A17 A18 A19 A20 A21 A22 A23 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 3 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 5 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 6 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 Nomor Soal 7 8 9 10 0 1 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 178 11 0 0 3 1 1 0 4 0 3 8 0 0 2 0 0 8 0 0 0 0 4 1 8 12 0 0 1 0 0 2 0 0 2 0 0 0 0 2 2 0 2 2 2 0 2 0 0 13 4 0 8 4 4 1 0 0 8 0 4 8 8 8 1 1 8 8 0 4 1 4 0 14 0 0 6 2 2 0 6 0 6 0 0 2 2 0 0 0 0 0 0 2 1 2 1 15 0 2 1 0 0 0 1 2 2 0 0 0 0 3 3 0 0 0 0 0 2 0 2 Jumlah 10 5 19 9 8 7 13 5 23 13 9 13 14 17 8 15 11 11 6 6 11 12 15

(197) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 16: Data Posttest Kelas Eksperimen Tabel Data Posttest Kelas Eksperimen Kode Siswa A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 A8 A9 A10 A11 A12 A13 A14 A15 A16 A17 A18 A19 A20 A21 A22 A23 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 0 1 1 1 0 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 1 1 6 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 7 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 Nomor Soal 8 9 10 0 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 179 11 8 8 8 8 8 8 1 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 12 38 37 20 30 40 40 37 9 21 40 29 32 31 34 33 40 31 40 40 30 30 30 40 13 4 13 4 13 13 2 4 4 11 13 13 4 4 5 4 13 12 3 13 2 4 4 13 14 5 15 15 15 15 12 5 15 5 13 5 15 7 15 15 13 7 13 15 15 15 15 15 15 6 12 5 14 14 4 14 13 12 14 3 14 12 14 12 15 12 12 4 14 14 14 4 Jumlah 70 94 60 88 99 73 70 58 65 98 67 82 69 83 79 98 77 83 88 77 79 80 88

(198) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 17: Data Pretest Kelas Kontrol Tabel Data Pretest Kelas Kontrol Kode Siswa B1 B2 B3 B4 B5 B6 B7 B8 B9 B10 B11 B12 B13 B14 B15 B16 B17 B18 B19 B20 B21 B22 B23 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 4 0 1 1 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 5 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 6 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 Nomor Soal 8 9 10 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 180 11 4 0 3 0 4 4 4 4 12 4 4 1 4 8 4 3 2 0 4 4 4 4 4 12 1 0 2 2 1 2 1 2 4 2 2 1 2 1 2 2 0 2 2 1 2 1 2 13 8 8 8 4 4 4 1 4 2 0 4 4 4 1 8 1 1 1 4 8 1 4 8 14 1 0 6 1 2 3 3 3 1 2 2 1 6 1 1 2 1 1 3 1 3 1 1 15 2 0 6 2 1 1 1 2 1 2 2 2 2 1 2 4 0 2 2 2 2 2 1 Jumlah 17 13 27 12 14 16 12 18 26 14 15 12 21 15 18 13 4 10 19 18 14 12 17

(199) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 18: Data Posttest Kelas Kontrol Tabel Data Posttest Kelas Kontrol Kode Siswa B1 B2 B3 B4 B5 B6 B7 B8 B9 B10 B11 B12 B13 B14 B15 B16 B17 B18 B19 B20 B21 B22 B23 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 2 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 6 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 7 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 8 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 Nomor Soal 9 10 11 1 1 8 1 0 8 1 1 8 1 0 8 1 0 8 1 0 8 1 0 1 1 0 8 1 0 1 1 1 8 1 1 8 1 0 8 1 0 8 1 0 8 1 0 8 0 0 4 1 1 8 1 0 8 1 1 8 1 1 8 0 0 8 0 1 8 1 0 8 181 12 39 24 16 24 39 40 4 31 27 31 30 38 40 33 40 39 39 0 36 14 12 28 40 13 4 3 4 0 7 4 2 4 3 4 2 4 12 0 4 3 2 4 4 2 2 1 13 14 4 13 2 3 4 15 4 12 13 7 7 3 15 3 15 14 5 4 2 7 7 15 4 15 5 0 6 0 6 5 6 0 5 3 4 4 14 4 14 3 12 0 12 3 5 14 5 Jumlah 69 54 43 40 71 78 20 61 55 62 59 60 95 55 87 67 72 19 69 40 38 74 76

(200) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 19: Data Pretest Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen Tabel Data Pretest Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen Kode Siswa A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 A8 A9 A10 A11 A12 A13 A14 A15 A16 A17 A18 A19 A20 A21 A22 A23 1 3 3 3 3 4 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 4 2 2 3 4 3 3 2 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 2 3 4 2 2 5 4 2 2 3 4 3 2 3 2 2 2 3 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 2 6 4 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 4 3 3 4 2 4 4 2 3 4 4 4 7 2 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 8 3 4 3 4 3 4 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 4 2 3 4 4 4 9 2 4 2 3 3 3 2 3 2 3 2 3 4 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 10 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 2 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 2 Nomor Angket 11 12 13 3 4 3 3 4 3 3 2 3 4 3 3 4 3 4 3 4 3 4 4 4 3 3 2 3 3 3 4 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 182 14 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 15 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 16 3 2 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 4 3 3 3 4 4 2 4 3 3 3 17 2 2 2 3 3 4 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 18 2 2 2 3 3 3 2 3 2 2 3 3 4 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 19 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 20 4 4 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 3 4 4 4 4 3 3 3 3 3 Jumlah 64 63 56 67 69 68 63 60 57 64 57 65 67 66 70 64 72 74 57 64 67 67 61

(201) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 20: Data Posttest Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen Tabel Data Posttest Minat Belajar Siswa Kelas Eksperimen Kode Siswa A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 A8 A9 A10 A11 A12 A13 A14 A15 A16 A17 A18 A19 A20 A21 A22 A23 1 3 4 4 3 4 3 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 2 4 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 3 4 4 3 3 2 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 5 2 3 2 4 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 6 4 3 3 4 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 3 4 4 4 7 4 3 3 4 4 4 4 3 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 8 4 4 3 3 4 3 3 4 2 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 4 4 3 4 9 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 3 10 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 11 2 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 Nomor Angket 12 13 3 1 2 2 2 2 3 3 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 4 4 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 183 14 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 15 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 16 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 17 3 3 3 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 3 3 4 18 4 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 4 19 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 4 20 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 Jumlah 65 63 61 73 75 70 72 73 69 67 73 71 72 69 72 71 73 75 68 67 65 69 69

(202) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 21: Data Pretest Minat Belajar Siswa Kelas Kontrol Tabel Data Pretest Minat Belajar Siswa Kelas Kontrol Kode Siswa B1 B2 B3 B4 B5 B6 B7 B8 B9 B10 B11 B12 B13 B14 B15 B16 B17 B18 B19 B20 B21 B22 B23 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 2 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 4 4 3 3 4 4 2 3 3 2 3 3 3 3 2 4 3 3 2 4 3 4 2 3 3 3 4 3 2 3 3 2 3 2 4 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 3 3 2 3 4 5 2 2 4 3 3 4 3 4 4 3 3 2 3 3 3 3 2 4 3 2 2 3 4 6 3 1 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 3 4 3 4 3 2 4 7 4 4 4 4 3 4 3 3 3 2 3 3 4 4 4 4 4 4 3 2 3 3 4 8 3 3 4 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 9 3 1 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 2 3 4 3 3 4 4 3 3 10 3 2 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 Nomor Angket 11 12 13 3 3 3 2 2 2 4 4 4 3 3 3 2 2 3 4 4 4 1 2 2 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 4 184 14 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 15 3 3 4 2 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 16 3 1 4 3 2 3 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 1 3 4 17 3 1 4 3 2 4 3 3 2 3 3 2 3 3 3 2 2 4 3 4 2 3 4 18 3 2 4 3 2 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 4 4 3 4 19 3 4 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 2 3 4 20 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 Jumlah 61 48 75 60 56 73 56 73 63 60 60 56 69 62 68 65 65 69 67 66 60 65 77

(203) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 22: Data Posttest Minat Belajar Siswa Kelas Kontrol Tabel Data Posttest Minat Belajar Siswa Kelas Kontrol Kode Siswa B1 B2 B3 B4 B5 B6 B7 B8 B9 B10 B11 B12 B13 B14 B15 B16 B17 B18 B19 B20 B21 B22 B23 1 4 3 3 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 2 3 3 4 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 5 3 3 4 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 6 3 1 4 4 2 3 1 3 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 3 2 2 3 7 3 4 4 4 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 8 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 4 2 3 4 9 3 3 4 4 2 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 10 2 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 Nomor Angket 11 12 13 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 3 2 3 3 3 4 4 4 185 14 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 15 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 16 3 3 3 4 2 3 2 4 4 2 3 2 4 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 17 3 3 4 4 2 3 3 2 4 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 18 3 3 4 4 2 3 3 4 4 2 3 4 3 3 2 3 2 4 3 4 3 3 3 19 3 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 20 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 Jumlah 62 59 73 80 53 62 58 71 74 62 65 64 67 62 59 73 67 75 72 73 56 63 71

(204) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 23: Dokumentasi 1. Kelas Eksperimen 186

(205) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 187

(206) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Kelas Kontrol 188

(207)

Dokumen baru

Download (206 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Kesiapan siswa SMA kelas XI IPA di Kabupaten Sleman terhadap pemanfaatan internet sebagai sumber belajar fisika.
0
3
160
Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika materi limit kelas XI IPA di SMA Negeri 1 Samigaluh
0
12
353
Kesiapan siswa SMA kelas XI IPA di Kabupaten Sleman terhadap pemanfaatan internet sebagai sumber belajar fisika
0
1
158
Efektivitas pembelajaran fisika dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk siswa kelas X SMA PGRI 1 Temanggung pada materi GLBB.
0
5
180
Efektivitas pemanfaatan web log (Blog) sebagai media pembelajaran pada materi limit fungsi di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 6 Yogyakarta tahun ajaran 2016 2017
34
356
265
Kemampuan siswa SMA kelas XI IPA dalam bidang fisika di tujuh SMA Kabupaten Sleman
0
0
141
Pemanfaatan komputer oleh guru fisika dalam pembelajaran fisika di SMA Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta [sebuah survei pada tahun 2008] - USD Repository
0
0
190
Pembelajaran matematika dengan model pembelajaran ``matematisasi berjenjang`` pada materi permutasi kelas XI IPA SMA Stella Duce 2 Yogyakarta - USD Repository
0
0
228
Identifikasi pengetahuan guru fisika tentang siswanya pada 2 SMA di Yogyakarta sebagaimana terungkap melalui aktivitas guru dalam pembelajaran - USD Repository
0
0
260
Representasi materi pembelajaran oleh dua orang guru fisika pada dua SMA di Yogyakarta - USD Repository
0
0
252
Efektivitas penggunaan media power point pada pembelajaran materi komposisi fungsi dan invers fungsi di kelas XI IPA SMA Stella Duce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012 - USD Repository
0
0
217
Pemanfaatan model pembelajaran kooperatif tipe Number Heads Together pada pembelajaran materi peluang di kelas XI IPS 1 SMA Pangudi Luhur Sedayu tahun ajaran 2012/2013 - USD Repository
0
0
240
Pengetahuan guru fisika tentang strategi mengajar dalam pembelajaran fisika yang dimiliki oleh 3 orang guru fisika SMA di Yogyakarta - USD Repository
0
0
380
Peningkatan hasil belajar dan minat siswa dalam pembelajaran fisika menggunakan model pembelajaran inkuiri dengan metode demonstrasi pada pokok bahasan momentum dan impuls di kelas XI IPA SMA Pangudi Luhur Yogyakarta - USD Repository
0
0
250
Pengetahuan guru fisika tentang representasi materi fisika dalam pembelajaran fisika yang dimiliki oleh 3 orang guru fisika SMA di Yogyakarta - USD Repository
0
0
274
Show more