Pengembangan Lembar Kerja Siswa tematik kelas IV SD berbasis Multiple Intelligence - USD Repository

Gratis

0
0
171
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA TEMATIK KELAS IV SD BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Disusun Oleh: Gideon Budi Wicaksono 101134225 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA TEMATIK KELAS IV SD BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Disusun Oleh: Gideon Budi Wicaksono 101134225 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI . HALAMAN PERSEMBAHAN Seiring rahmat Tuhan Yang Maha Esa, karya ini saya persembahkan untuk:  Tuhan Yesus  Bapak Himawan Sudewo dan Ibu Tugiyem yang selalu sabar dan memberikan dukungan dalam bentuk material maupun spiritual  Adikku tersayang, Yosua Priyo Dwi Utomo  Keluarga besar Paradhe (PGSD 2010 kelas D).  Sahabat-sahabatku dari kecil (Febri, Romi, Udin, Bani, Wawan, dll)  Almamater Universitas Sanata Dharma iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN MOTTO  Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku (Filipi 4:13).  Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya (Ibrani 13:15).  Tetap semangat dan jangan menyerah  Jadilah terang ditengah kegelapan  Hari esok adalah masa depan  Perjuangkan apa yang sepantasnya kita perjuangkan iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan dibawah ini,saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Gideon Budi Wicaksono NIM : 101134225 Demi perkembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan karya ilmiah saya yang berjudul : PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA TEMATIK KELAS IV SD BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta izin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Yogyakarta, 23 Juli 2014 Yang menyatakan, Gideon Budi Wicaksono v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya yang saya tulis tidak memuat karya orang lain kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan pada daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 23 Juli 2014 Peneliti, Gideon Budi Wicaksono vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK Wicaksono, Gideon Budi. (2014). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple intelligence. Skripsi: Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma. Kata kunci: Penelitian dan pengembangan, lembar kerja siswa tematik, multiple intelligence Prototipe lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence ini merupakan suatu panduan belajar anak untuk belajar mengenai tema Berbagai Pekerjaan dengan sub tema Jenis-jenis Pekerjaan. Prototipe ini disusun karena terbatasnya perangkat tersebut, maka dari itu dilakukan penelitian yang tujuannya adalah: (1) menghasilkan suatu lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence yang dapat digunakan siswa untuk belajar secara mandiri, (2) menilai kelayakan prototipe lembar kerja siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dari Borg and Gall. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket). Data yang diperoleh merupakan data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) prosedur pengembangan lembar kerja siswa dilakukan dengan langkah-langkah: (a) potensi dan masalah, (b) pengumpulan data, (c) desain produk, (d) validasi desain produk, (e) revisi desain. (2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja siswa layak digunakan untuk uji coba terbatas. Hal ini ditunjukkan oleh: (a) Penilaian dari ketiga validator pada aspek sistematika mendapatkan skor rata-rata 4,3, aspek bahasa mendapatkan skor rata-rata 3,73, aspek tampilan mendapatkan skor rata-rata 4,26, rata-rata dari ketiga aspek ini tergolong dalam kategori baik (b) Penilaian dari ahli lembar kerja siswa mendapatkan skor rata-rata 3,50, termasuk dalam kategori baik, (c) Penilaian dari ahli pembelajaran mendapatkan skor rata-rata 4, termasuk baik (d) penilaian dari guru mendapatkan skor rata-rata 4,80, termasuk dalam kategori sangat baik. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT Wicaksono, Gideon Budi. (2014). Development of Thematic Student Worksheet IV Class SD Based on Multiple intelligence. Thesis: Yogyakarta: Elementary School Teacher Education Study Program of Sanata Dharma University. Keywords: Research and development, thematic student worksheets, multiple intelligence Prototype thematic student worksheet for fourth grade based on multiple intelligence is student’s learning guide to learn about the theme "Berbagai Pekerjaan" with "Jenis-jenis Pekerjaan" sub themes.. This prototype arranged because limited the sets of learning, therefore conducted research which goal is: (1) produce a thematic student worksheet for fourth grade based on multiple intelligence that can be used by to learn independently, (2) assess the feasibility of a prototype student worksheets. This research is the research and development of Borg and Gall. The technique of data collection which used questionnaire. The data obtained is qualitative and quantitative data. The technique of data analysis used descriptive data analysis. The results showed that, (1) the procedure development of thematic student worksheet done by steps:(a) potential and problem, (b) data collection, (c) product design, (d) product design validation, (e) the revised design. (2) the results showed that student worksheet can be used for limited testing. That is shown by : (a) assessment of the three validators on systematic aspects of getting an average score of 4.3, aspects of the language to get an average score of 3.73, the aspect of the display to get an average score of 4.26, the average of these three aspects is classified in good category (2) assessment of expert worksheets student get an average score of 3.50, included in good category, (3) assessment of learning experts have an average score of 4, including good category (4) assessment of teachers earn an average score of 4.80, included in the very good category. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa melimpahkan nikmat serta karunia-Nya, sehingga penyusunan laporan Tugas Akhir Skripsi yang berjudul “Pengembangan Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence” dapat terselesaikan. Penyusunan laporan Tugas Akhir Skripsi ini bertujuan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma. Peneliti menyadari bahwa selesainya skripsi karena adanya bimbingan, bantuan, arahan dan dukungan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung. Maka dalam kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. Rohandi, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan 2. Gregorius Ari Nugrahanta, S.J., S.S., BST., M.A selaku Kaprodi PGSD 3. Emanuela Catur Rismiati, S. Pd., M.A., Ed.D selaku Wakaprodi PGSD 4. Rusmawan, S.Pd., M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Skrispsi I yang telah membimbing dengan penuh kesabaran 5. Dra. Maslichah Asy’ari, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing Skripsi II yang telah membimbing dengan penuh kesabaran 6. Kedua orang tua tercinta, Bapak Himawan Sudewo dan Ibu Tugiyem yang senantiasa memberikan doa, semangat dan kasih sayang yang tak terhingga 7. Adik tercinta, Yosua Priyo Dwi Utomo yang selalu memberikan dukungan ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8. Keluarga besar Paradhe (PGSD 2010 kelas D). 9. Sahabat-sahabatku dari kecil (Febri, Romi, Udin, Bani, Wawan, dll) 10. Teman-teman satu perjuangan payung Risa, Risma, Wahyudi, Yudhi Hermawan 11. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah membantu, mendukung, dan mendoakan penulis dalam menyusun skripsi. Penyusunan laporan Tugas Akhir Skripsi ini diakui masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, tegur, sapa, saran dan kritik dari semua pihak yang sifatnya membangun sangatlah dibutuhkan oleh peneliti demi kesempurnaan laporan ini. Semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca umumnya dan peneliti pada khususnya. Yogyakarta, 23 Juli 2014 Penulis Gideon Budi Wicaksono x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL .................................................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ............................................................ ii HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................................ iii HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................................... iv HALAMAN MOTTO .................................................................................................... v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ........................................................................ vi LEMBAR PERNYATAAN PERSUTUJUAN PUBLIKASI ........................................ vii ABSTRAK ..................................................................................................................... viii ABSTRACT ..................................................................................................................... ix KATA PENGANTAR ................................................................................................... x DAFTAR ISI ................................................................................................................. xii DAFTAR GAMBAR ..................................................................................................... xv DAFTAR TABEL .......................................................................................................... xvii DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................................. xviii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah.......................................................................................... 1 B. Identifikasi Masalah ................................................................................................ 4 C. Pembatasan Masalah ............................................................................................... 4 D. Rumusan Masalah ................................................................................................... 4 E. Tujuan Penelitian .................................................................................................... 5 xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI F. Spesifikasi Produk yang dikembangkan ................................................................. 5 G. Manfaat Penelitian .................................................................................................. 6 H. Definisi Operasional ............................................................................................... 7 I. 7 Asumsi dan Keterbatasan Pengembang .................................................................. BAB II LANDASAN TEORI A. Tinjauan Mengenai Lembar Kerja Siswa ............................................................... 8 1. Pengertian Lembar Kerja Siswa ...................................................................... 8 2. Tujuan Penggunaan Lembar Kerja Siswa ....................................................... 8 3. Manfaat Lembar Kerja Siswa.......................................................................... 9 4. Komponen Lembar Kerja Siswa ..................................................................... 10 B. Pembelajaran Tematik ..................................................................................................... 11 1. Pengertian Pembalajaran Tematik................................................................... 11 2. Landasan Pembelajaran Tematik .................................................................... 12 3. Langkah-langkah Pembelajaran Tematik ........................................................ 13 4. Karakteristik Pembalajaran Tematik ............................................................... 14 5. Kekuatan Pembelajaran Tematik .................................................................... 15 6. Kelemahan Pembelajaran Tematik ................................................................. 16 C. Multiple Intelligence ............................................................................................... 17 1. Pengertian Multiple Intelligence ..................................................................... 17 2. Jenis-jenis Multiple Intelligence ..................................................................... 17 D. Hasil Penelitian yang Relevan ................................................................................ 26 E. Kerangka Berpikir ................................................................................................... 30 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI F. Pertanyaan Penelitian .............................................................................................. 31 BAB III METODE PENELITIAN A. Model Pengembangan ............................................................................................. 32 B. Setting Penelitian .................................................................................................... 33 C. Rancangan Penelitian .............................................................................................. 33 D. Prosedur Pengembangan ......................................................................................... 34 E. Jenis Data ................................................................................................................ 35 F. Instrumen Pengumpulan Data ................................................................................. 35 G. Teknik Analisis Data .............................................................................................. 37 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Prosedur Pengembangan ......................................................................................... 39 B. Uji Kelayakan Modul Pembelajaran ............................................................................. 46 1. Hasil Penilaian Ketiga Validator per Indikator ............................................... 46 2. Hasil Penilaian masing-masing Validator ....................................................... 56 C. Pembahasan ............................................................................................................. 72 BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN A. Kesimpulan ............................................................................................................ 77 B. Keterbatasan Penelitian ........................................................................................... 78 C. Saran ....................................................................................................................... 78 DAFTARPUSTAKA ..................................................................................................... 80 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Peta Literatur ............................................................................................... 29 Gambar 2. Pola Kerangka Berpikir ................................................................................ 31 Gambar 3. Desain Penelitian Pengembangan ................................................................ 32 Gambar 4. Cover ............................................................................................................ 42 Gambar 5. Template ...................................................................................................... 43 Gambar 6. Banners Pembelajaran .................................................................................. 43 Gambar 7. Banners Aktivitas ......................................................................................... 44 Gambar 8. Lebel Multiple Intelligence .......................................................................... 44 Gambar 9. Diagram Batang Hasil Validasi Aspek Sistematika ..................................... 50 Gambar 10. Diagram Batang Hasil Validasi Aspek Bahasa .......................................... 52 Gambar 11. Diagram Batang Hasil Validasi Aspek Tampilan ...................................... 55 Gambar 12. Diagram Hasil Penilaian Validasi Ahli Lembar Kerja Siswa .................... 58 Gambar 13. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 2 ................................ 59 Gambar 14. Tampilan Lembar Kerja sesudah direvisi halaman 2 ................................. 59 Gambar 15. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 3 ................................ 60 Gambar 16. Tampilan Lembar Kerja sesudah direvisi halaman 3 ................................. 60 Gambar 17. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 5 ................................ 61 Gambar 18. Tampilan Lembar Kerja sesudah direvisi halaman 5 ................................. 61 Gambar 19. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 1 ................................ 62 Gambar 20. Tampilan Lembar Kerja sesudah direvisi halaman 1 ................................. 62 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Gambar 21. Diagram Hasil Penilaian Validasi Ahli Pembelajaran ............................... 65 Gambar 22. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi .................................................. 66 Gambar 23. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi .................................................. 66 Gambar 24. Diagram Hasil Penilaian Validasi Guru ..................................................... 69 Gambar 25. Tampilan Sampul sebelum dan seseudah direvisi. ..................................... 70 Gambar 26. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 10 .............................. 71 Gambar 27. Tampilan Lembar Kerja sudah direvisi halaman 10. ................................. 71 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1. Kisi-kisi Instrumen Penelitian .......................................................................... 36 Tabel 2. Konverensi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif Skala Lima ........................... 38 Tabel 3. Kriteria Skor Skala Lima ................................................................................. 38 Tabel 4. Hasil Penilaian Tiga Validator ......................................................................... 47 Tabel 5. Hasil Hasil Penilaian Validasi Ahli Lembar Kerja Siswa ............................... 56 Tabel 6. Hasil Hasil Penilaian Validasi Ahli Pembalajaran ........................................... 63 Tabel 7. Hasil Penilaian Validasi Guru .......................................................................... 67 xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ....................................................................... 82 2. Instrumen Analisis Kebutuhan ................................................................................ 135 3. Instrumen Validasi .................................................................................................. 141 4. Surat Bukti Penelitian ............................................................................................. 150 xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latarbelakang Masalah Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang pendidikan nasional dalam Muzamiroh (2013: 19), kurikulum adalah seperangkat alat pembelajaan sebagai perencanaan mengenai tujuan, isi, bahan pembelajaran, cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai pendidikan tertentu. Kurikulum dijadikan sebagai pedoman seorang guru dalam melaksanakan pembelajaran. Guru sebagai pelaku pembelajaran dikelas sebaiknya berperan dalam pengembangan kurikulum. Setiap guru mengemban tanggung jawab secara aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, penilaian, pengadministrasian, dan perubahan kurikulum. Kurikulum akan menjadi lebih baik jika dikembangkan menurut tingkat kecerdasan seorang anak. Kurikulum 2013 sebagai kurikulum yang sedang digalakan oleh pemerintah pada tingkat SD, SMP maupun SMA. Dalam isinya kurikulum ini mencoba menerapkan cara kerja sains yang dimaksudkan agar siswa dapat belajar mengkonstruksi pengetahuannya sendiri melalui observasi serta studi khasus yang diberikan oleh guru. Kurikulum ini sangat baik karena ingin mengubah paradigma pendidikan konvensional yang biasa dilakukan sebelum-sebelumnya. Kurikulum ini juga mencoba mengintegrasikan beberapa mata pelajaran pokok atau sering disebut pembelajaran tematik yang digunakan dalam pembelajaran dikelas dengan suatu tema dan subtema. Seperti halnya di sekolah dasar yang mulanya pembelajaran tematik hanya dilakukan dikelas bawah, dengan adanya kurikulim 2013 ini mencoba mengintegrasikan berbagai mata pelajaran menjadi satu kesatuan kegiatan pembelajaran. Kurikulum menggunakan pembelajaran tematik dalam pembelajaran akan membuat anak menjadi aktif serta berpikir kritis dengan apa yang dilakukan dalam kegiatan pembelajaran. Dengan kata lain anak akan mengkonstruksi pengetahuannya sendiri, sehingga pengetahuan yang didapat akan bertahan lama dalam long term memory seorang 1

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 anak. Dalam pengembangannya kurikulum sebaiknya tidak hanya mengadopsi satu kecerdasan saja, karena seorang anak memiliki kecerdasan yang bermacam-macam sehingga dapat mewadahi berbagai kecerdasan siswa yang bermacam-macam untuk dikembangkan. Berbicara tentang kurikulum maka tidak bisa dipisahkan dengan perangkat pembelajaran lainnya seperti bahan ajar, lembar kerja siswa, media pembelajaran, serta perangkat penilaiannya karena perangkat-perangkat tersebut saling berhubungan. Jika seorang guru berhasil mengembangkan suatu kurikulum maka guru juga harus mengembangkan perangkat pembelajaran lainnya. Selain bahan ajar, media, perangkat penilaian, tak kalah pentingnya guru mengembangkan lembar kerja siswa yang baik. Lembar kerja siswa sebaiknya mengadopsi beberapa kecerdasan atau berbasis multiple intelligence sehingga dapat memaksimalkan masing-masing kecerdasan yang dimiliki seorang anak dalam kegiatan belajar. Lembar kerja siswa sebaiknya juga memuat langkah-langkah yang harus dilakukan seperti cara kerja sains dalam kurikulum 2013, sehingga anak tidak hanya menggunakan pikiran semata dalam melakukan kegiatan belajar. Dari hal tersebut dapat dikatakan anak akan memaksimalkan kecerdasan yang dipunyai tanpa harus berpikir ekstra keras dengan suatu kecerdasan yang disajikan dalam lembar kerja siswa yang disediakan oleh guru. Kurikulum 2013 mengadopsi pembelajaran dengan cara kerja sains. Cara kerja sains ini merupakan langkah kerja bagi seorang anak untuk mengkonstruksi pengetahuannya. Langkah-langkah yang dimaksudkan meliputi mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan. Hal tersebut senada dengan karakteristik pembelajaran berbasis multiple intelligence dan kurikulum 2013 yaitu mengajak siswa tidak hanya berpikir namun bergerak aktif (kinestetik), mengungkapkan pendapat atau berbahasa (linguistik), matematis serta lainnya. Namun dalam realisasinya kurikulum ini masih mempunyai kekurangan. Saat ini masih banyak dilakukan revisi-revisi terhadap perangkat pembelajaran yang dibuat. Seperti halnya silabus yang disediakan oleh pemerintah masih berupa draft

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 sehingga seorang guru harus melakukan pengembangan silabus sendiri dari silabus yang ada. Bahkan saat ini perangkat pembelajarannya juga masih ada yang belum tersedia, hanya standar isi, silabus, serta bahan ajar saja yang sudah ada. Berdasarkan analisis kebutuhan dilakukan pada enam sekolah dasar, yakni: SD N Kledokan, SD N Baran I, SD N Kerdonmiri I, SD N Gelaran 2, SD N I Socokangsi, SD K Sengkan. Sekolah tersebut belum memiliki perangkat pembelajaran kurikulum 2013. Hal tersebut menuntut guru sebagai pelaku pembelajar harus mengembangkan perangkat pembelajaran sendiri. Namun untuk melakukannya guru juga sepertinya akan mengalami kebingungan karena saat ini masih banyak guru yang belum dapat mendapat pelatihan mengenai kurikulum 2013 sehingga untuk mengembangkan perangkat pembelajaran tematik berbasis multipe intelligence pun akan sulit. Dari analisis kebutuhan yang telah dilakukan terbukti banyak sekolah maupun kepala sekolah dan guru-guru belum mengenal kurikulum 2013 dan pembelajaran berbasis multiple intelligence. Kepala sekolah beserta guru juga belum mendapatkan pelatihan mengenai kurikulum 2013 ataupun pembelajaran berbasis multiple intelligence sehingga hal tersebut menguatkan bahwa kepala sekolah maupun guru akan kesulitan dalam mengembangkan perangkat pembelajaran tematik berbasis multiple intelligence. Dari pernyataan serta pemaparan diatas maka peneliti akan mengembangkan perangkat pembelajaran tematik berbasis multiple intelligence untuk mengatasi masalah-masalah yang ada. Pengembangan ini diharapkan akan mengembangkan beragam kecerdasannya yang dimiliki masing-masing anak melalui lembar kerja siswa tematik berbasis multiple intelligence. Sudah saatnya seorang anak memaksimalkan kecerdasannya masing-masing untuk mencapai tujuan serta cita-citanya sesuai dengan yang diharapkan.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 B. Identifikasi Masalah Dari latar belakang yang ada disimpulkan bahwa 1. Kepala sekolah maupun guru-guru pengajar belum mengikuti pelatihan kurikulum 2013. 2. Kepala sekolah maupun guru belum paham mengenai model pembelajaran berbasis multiple intelligence. 3. Belum ada perangkat pembelajaran yang berupa lembar kerja siswa tematik berbasis multiple intelligence yang sesuai dengan kurikulum 2013. C. Pembatasan Masalah Perangkat pembelajaran dalam konteks ini sangat banyak maka, diberikan pembatasan masalah agar terarah dan tidak menyimpang dari tujuan. Berikut pembatasan masalah dalam penelitian ini : 1. Produk yang dikembangkan adalah lembar kerja siswa tematik untuk siswa kelas 4 SD berbasis multiple intelligence. 2. Lembar kerja siswa ini juga akan dibatasi pada tema Berbagai Pekerjaan dan subtema Jenis-jenis Pekerjaan. D. Rumusan Masalah Dari batasan masalah yang ada maka rumusan masalah yang ada adalah : 1. Bagaimana mengembangkan prototipe lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence dengan tema Berbagai Pekerjaan dengan sub tema Jenis-jenis Pekerjaan? 2. Bagaimana kualitas prototipe lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence dengan tema Berbagai Pekerjaan dengan sub tema Jenis-jenis Pekerjaan?

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 E. Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah 1. Mengetahui cara mengembangkan prototipe lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelengence dengan tema Berbagai Pekerjaan dengan sub tema Jenisjenis Pekerjaan. 2. Mengatahui kualitas prototipe lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence dengan tema Berbagai Pekerjaan dengan sub tema Jenis-jenis Pekerjaan. F. Spesifikasi Produk yang Dikembangkan Produk yang dikembangkan ini berupa lembar kerja siswa tematik kelas 4 berbasis multiple intelligence. 1. Lembar kerja siswa tematik berdasarkan kurikulum 2013 ini berisi langkah-langkah aktifitas siswa. Selain itu juga berisi latihan-latihan. Sehingga siswa akan aktif dalam melakasanakan kegiatan pembelajaran. 2. Lembar kerja siswa ini dikembangkan dengan pendekatan scientific. 3. Lembar kerja siswa ini berisi materi dengan tema Berbagai Pekerjaan serta sub tema Jenis-jenis Pekerjaan. 4. Lembar kerja siswa tematik ini berbasis multiple intelligence, dalam langkah-langkah aktifitasnya mengembangkan berbagai kecerdasan yang dimiliki seorang anak. Sehingga anak akan diberikan kesempatan mengembangkan sesuai kecerdasannya masing-masing.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 G. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini adalah : 1. Manfaat Praktis Memperoleh fasilitas belajar berupa lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence untuk mendukaung proses pembelajaran. a. Bagi guru Membantu guru dalam menyampaikan materi dengan menggunakan lembar kerja siswa kususnya tema berbagai pekerjaan dengan sub tema jenis-jenis pekerjaab. Menjadikan inspirasi bagi guru tentang bagaimana menyusun lembar kerja siawa tematik kelas IV sekolah dasar berbasis multiple intelligence. b. Bagi siswa Membantu serta memudahkan siswa untuk memehami materi yang diberikan guru mengenai tema berbagai pekerjaan dengan sub tema jenis-jenis pekerjaan. Memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam belajar menggunakan lembar kerja siawa tematik kelas IV sekolah dasar berbasis multiple intelligence. c. Bagi Peneliti Menambah pengetahuan dalam meningkatkan dalam melakukan pembelajaran khususnya pembelajaran kelas IV sekolah dasar tema berbagai pekerjaan dengan sub tema jenis-jenis pekerjaan. 2. Manfaat Teoritis Sebagai pengetahuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence yang sesuai dengan kurikulum 2013.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 H. Definisi Operasional 1. Lembar kerja siswa adalah panduan belajar siswa yang mengakomodasi kecerdasan ganda digunakan meningkatkan pemahaman melalui aktivitas penyelidikan atau pemecahan masalah sehingga indikator pembalajaran dapat tercapai. 2. Pembelajaran tematik adalah model pembelajaran yang menggabung materi-materi dari berbagai mata pelajaran dengan menggunakan tema sehingga membuat pembelajaran menjadi bermakna. 3. Multiple intelligence adalah kecerdasan ganda diantaranya adalah kecerdasan bahasa, kecerdasan logika/matematika, kecerdasan ruang, kecerdasan tubuh, kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan naturalis dan kecerdasan eksistensial. I. Asumsi dan Keterbatasan Pengembangan. 1. Asumsi Pengembangan Pengembangan perangkat pembelajaran tematik berbasis multiple intelligence untuk siswa kelas 4 sekolah dasar ini berupa lembar kerja siswa tematik yang diharapkan dapat mengembangkan beragam kecerdasaan yang dimiliki masing-masing anak. Produk ini dapat diterapkan pada sekolah dasar yang sudah menggunakan kurikulum 2013. 2. Keterbatasan Pengembangan a. Perangkat pembelajaran yang berupa lembar kerja siswa tematik ini terbatas pada siswa kelas 4 SD. b. Perangkat pembelajaran yang berupa lembar kerja siswa tematik ini terbatas pada tema berbagai pekerjaan dengan sub tema jenis-jenis pekerjaan. c. Penelitian ini dilakukan hanya sampai tahap kelima yaitu revisi desain.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI A. Lembar Kerja Siswa 1. Pengertian Lembar Kerja Siswa Menurut Trianto (2009: 222), lembar kerja siswa adalah panduan siswa yang digunakan untuk melakukan aktivitas penyelidikan atau pemecahan masalah. LKS digunakan untuk pengembangan aspek kognitif atau seluruh aspek pembelajaran. Dalam LKS termuat kumpulan kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa untuk memaksimalkan pemahaman sesuai indikator yang akan dicapai. Menurut Depdikbud, 1995 dalam Trianto (2009: 212), lembar kergiatan siswa merupakan lembaran yang berisi pedoman bagi siswa untuk melakukan kegiatan terprogram. Sedangkan menurut Purwo Sutanto dalam skripsi Desi Kisworo (2010: 10), lembar kerja siswa adalah salah satu bentuk bahan ajar cetak yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran berupa materi ajar yang dikemas sedemikian rupa agar siswa dapat mampelajari materi secara mandiri. Dari uraian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa lembar kerja siswa merupakan panduan belajar cetak untuk melakukan kegiatan terprogram yang digunakan meningkatkan pemahaman melalui aktivitas penyelidikan atau pemecahan masalah sehingga indikator pembalajaran dapat tercapai. 2. Tujuan Penggunaan Lembar Kerja Siswa Menurut Esti Windarti (2012: 21) dalam skripsi yang berjudul Efektivitas Penggunaan Lembar Kerja Siswa ditinjau dari Motivasi, Aktivitas dan Perstasi Belajar Siswa di Kelas VIII C SMP N 2 Paliyan Pada Pokok Bahasan Prisma dan Limas, tujuan penggunaan lembar kerja siswa dalam pembelajaran adalah sebagai berikut: 8

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 a. Memberikan motivasi untuk dapat mengasah dan mengembangkan pengetahuan siswa. b. Memberikan info mengenai konsep atau materi ajar yang sulit dijelaskan. c. Memberikan sarana untuk mengembangkan keterampilan anak. d. Mengecek pemahaman yang telah dimiliki siswa pada suatu materi ajar yang disajikan. Berdasarkan pernyataan tujuan penggunaan lembar kerja siswa tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan lembar kerja siswa bermaksud meningkatkan aktifitas siswa dalam pembelajaran serta memberikan motivasi atau menarik perhatian siswa untuk belajar terlebih dahulu, sehingga ketika seorang anak sudah tertarik mengikuti kegiatan belajar mengajar mereka akan fokus terhadap proses pembejaran tersebut. Disamping itu anak diharapkan dapat belajar mengenai konsep suatu materi dengan baik melalui penggunaan lebar kerja siswa. 3. Manfaat Lembar Kerja Siswa Manfaat penggunaan lembar kerja siswa menurut Azhara Arsyad dalam skripsi Esti Windarti (2012:21-22) sebagai salah satu sarana dalam pembelajaran adalah sebagai berikut: a. Memperjelas penyajian pesan dan informasi sehingga proses belajar semakin lancar dan meningkatkan hasil belajar. b. Meningkatkan motivasi siswa, dengan mengarahkan perhatian siswa sehingga memungkinkan siswa belajar sendiri-sendiri sesuai kemampuan dan minatnya. c. Siswa akan mendapatkan pengalaman yang sama mengenai suatu peristiwa dan memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan lingkungan sekitar. d. Membantu siswa dalam mengembangkan dan menerapkan pemahaman yang dimiliki. e. Memberikan ringkasan materi ajar yang telah dipelajari dalam proses belajar mengajar. f. Meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal atau masalah sesuai konsep yang telah dipelajari.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 g. Membantu guru dan siswa dalam melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar. Sedangkan manfaat lembar kerja siswa menurut Boediman Hardjomarsono dalam skripsi Yuana Suparwati (2010: 28-29) adalah sebagai berikut: a. Mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran. b. Meningkatkan kemampuan siswa dalam memehami tugas pembelajaran yang disajikan. c. Menyediakan kegiatan pembelajaran dengan percobaan yang dikerjakan sendiri oleh siswa. d. Mengatasi kesulitan bahan sajian yang tidak tersedia dalam buku pelajaran. e. Membantu siswa mengambangkan konsep f. Membantu siswaa memperoleh catatan tentang materi yang dipelajari melalui kegiatan belajar. g. Melatih siswa dalam menemukan dan mengembangkan keterampilan proses. Dari kedua pernyataan mengenai manfaat penggunaan lembar kerja siswa diatas maka dapat disimpulkan bahwa, betapa pentingnya penggunaan lembar kerja siswa dalam proses pembelajaran karena siswa akan terlibat langsung didalam melaksanakan proses belajar. Siswa akan aktif sendiri untuk membangun pengetahuannya, sehingga apa yang didapatkan melalui proses pembelajaran itu akan bertahan lama didalam pikiran seorang anak. Selain itu siswa dapat mengembangkan keterampilan, membantu mengembangkan konsep serta dapat memberikan motivasi untuk belajar lebih giat. 4. Komponen Lembar Kerja Siswa Menurut Sukayati dalam Esti Windarti (2012: 22), lembar kerja siswa memiliki komponen-komponen yaitu diantaranya :

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 a. Identitas Identitas bisa juga disebut sebagai tanda pengenal. Dalam identitas berisi pokok bahasan, sub pokok bahasan, kelas, semester, dan waktu. Pokok bahasan dalam LKS adalah materi pokok yang dipelajari. Sedangkan sub pokok bahasan lebih khusus karena merupakan bagian dari pokok bahasan. Kelas dan semester merupakan ditingkat mana LKS digunakan. Waktu merupakan alokasi penggunaan LKS. b. Isi Isi dalam lembar kerja siswa dibagi menjadi dua yaitu: 1) Tujuan Dalam tujuan berisi kompetensi belajar yang akan dicapai oleh siswa. 2) Uraian Kegiatan Dalam uraian kegiatan berisi panduan yang diberikan oleh guru kepada siswa. Uraian kegiatan ini disusun dengan kalimat yang jelas dan mudah dipahami oleh siswa. 3) Refleksi Refleksi dalam lembar kerja siswa bisa berupa berdoa diawal pembejararan. Selain itu bisa berupa apa yang dilakukan dan didapatkan selama proses pembelajaran. B. Pembelajaran Tematik 1. Pengertian Pembelajaran Tematik Pembelajaran tematik sebenarnya bagian dari pembelajaran terpadu. Pembelajaran tematik menurut Depdiknas dalam buku Trianto (2009:79) yang berjudul Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik, merupakan model pembelajaran disusun menggunakan tema untuk mengkaitkan mata pelajaran yang ada disekolah yang diharapkan dapat memberikan pengalaman bagi siswa. Menurut Trianto dalam bukunya yang berjudul Mendesain model Pembelajaran Inovatif Progresif (2009:84) pembelajaran tematik merupakan model

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 pembelajaran yang menggabungkan berbagai mata pelajaran dan memadukan berbagai materi dari standar kompetensi dan kompetensi dasar dari masing-masing mata pelajaran. Sedangkan dalam buku Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik Bagi Usia Dini TK/RA & Anak Usia Kelas Awal SD/MI, Trianto (2010: 147) mengatakan pembelajaran tamatik dimaknai sebagai pembelajaran yang dirancang berdasarkan tema-tema tertentu. Dari ketiga pengertian diatas maka dapat dikatakan bahwa pembelajaran tematik merupakan model pembelajaran yang menggabung materi-materi dari berbagai mata pelajaran dengan menggunakan tema-tema tertentu sehingga membuat pembelajaran menjadi bermakna. Pembelajaran tematik ini akan mambuat siswa menjadi aktif dalam membangun sendiri pengetahuannya. Pengetahuan yang dibangun sendiri oleh siswa tentunya akan bertahan lama didalam diri seorang anak tersebut. 2. Landasan Pembalajaran Tematik Trianto (2009: 101-106) dalam buku Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik manyatakan bahwa pembelajaran tematik mempunyai 3 landasan yaitu: a. Landasan Filosofis Landasan filosofis dalam pembelajan tematik dipenaruhi 3 aliran filsafat yaitu: (1) progresivisme, (2) konstruktivisme, dan (3) humanisme. Aliran progresivisme menekankan pada pembentukan kreativitas, pemberian sejumlah kegiatan, suasana yang alamiah, dan memperhatikan pengalaman siswa. Aliran konstruktivisme menekankan pada pengalaman langsung yang dilakukan oleh siswa karena pengetahuan menurut aliran ini bukan sesuatu yang sudah jadi melainkan dibangun melalui proses yang dilakukan oleh siswa. Aliran yang terakhir adalah humanisme. Humanisme memandang seorang anak dari keunikannya, potensi yang dimilikinya, serta motivaasi yang dimiliki.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 b. Landasan Psikologis Landasan ini berkaitan dengan psikologis perkembangan dan psikologi belajar seorang anak. Psikologi perkembangan dimaksudkan agar isi atau materi pembelajaran tematik yang diberikan sesuai dengan tingkat perkembangan anak pada saat itu. Sedangkan psikologi belajar menekankan pada bagaimana pembalejaran tematik diberikan pada siswa dan bagaimana siswa mempelajarinya. c. Landasan Yuridis Dalam implementasinya pembelajaran tematik diperlukan peyung hukum sebagai landasan yuridisnya. Landasan yuridis itu sendiri merupakan landasan hukum dalam pembelajaran tematik. Landasan yuridis tersebut adalah: UUD 1945, UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak; dan UU Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dengan memperhatikan ketiga landasan tersebut maka potensi dan motivasi seorang anak dapat dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik, keunikan dan kekhasannya. 3. Langkah-langkah pembelajaran tematik Dalam Agustina Johan Irsanti (2011: 17-18) Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional menuliskan bahwa untuk melaksanakan pembelajaran tematik langkah-langkah yang harus dilalui adalah sebagai berikut: a. Tahap Perencanaan Tahap ini ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu: pemetaan kompetensi dasar, menetapkan jaringan tema, pengembangan silabus, dan penyusunan perencanaan pembelajaran. Kegiatan yang disusun dalam rencana pelaksanaan pembelajaran diharapkan setiap pergantian dari satu mata pelajaran ke mata pelajaran lain itu mulus atau tidak terasa jika itu sudah ganti mata pelajaran.

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 b. Tahap Pelaksanaan Pada tahap pelaksanaan ini ada tiga hal yang harus dilakukan yaitu: kegiatan awal/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan akhir atau penutup. Dalam pelaksanaannya guru hanya sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa untuk membangun sendiri pengetahuannya. c. Tahap Penilaian Tahap ini merupakan sustu usaha mendapatkan informasi mengenai proses dan hasil belajar siswa dalam kegiatan belajar. Alat penilaian dalam pembelajaran tematik dapat berupa tes dan non tes. 4. Karakteristik Pembalajaran Tematik Menurut Depdiknas dalam Trianto (2010: 162-167) sebagai suatu model pembelajaran, pembelajaran tematik mempunyai beberapa karakteristik sebagai berikut: a. Berpusat pada siswa Dalam pembelajaran tematik siswa ditempatkan sebagai subjek belajar dan guru hanya sebagai falilitator untuk memberikan kemudahan-kemudahan kepada siswa dalam aktivitas belajar. b. Memberikan pengalaman langsung Dalam pembelajaran tematik siswa dihadapkan pada sustu kenyataan yang nantinya digunakan sebagai dasar untuk memehami hal yang abstrak. c. Pemisahan mata pelajaran tidak terlalu jelas Fokus yang dilakukan dalam pembelajaran tematik ditujukan pada tema-tema yang dekat dengan keseharian seorang siswa.

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 d. Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran Dalam pembelajaran tematik ini menyajikan berbagai konsep mata pelajaran untuk membantu siswa menyalesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. e. Bersifat fleksibel Dalam pembelajaran tematik guru dapat mengkaitkan berbagai mata pelajaran bahkan mengkaitkan dengan kehidupan sehari-hari dan keadaan sekolah. f. Menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan. Dalam pembalajaran tematik mengadopsi prinsip belajar PAIKEM yaitu pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Dari pernyataan diatas dapat dilihat bahwa pembelajaran tematik akan membantu siswa untuk memberikan motivasi belajar dengan memberikan pengalaman langsung. Diharapkan siswa akan menjadi anak yang aktif, kreatif dalam pembelajaran pembelajaran yang efektif dan menyenangkan sesuai prinsip belajar PAIKEM yang diadopsi oleh pembelajaran tematik. 5. Kekuatan Pembelajaran Tematik Menurut Trianto (2009;88-89) pembalajaran tematik mempunyai beberapa kekuatan ataupun kelebihan, yaitu: a. Banyak waktu yang tersedia atau dapat dianjutkan sepanjang hari karena mencakup berbagai mata pelajaran sehingga materi tidak dibatasi oleh jam pelajaran. b. Hubungan mata pelajaran dan topik diajarkan secara logis dan alami. c. Mengajarkan siswa untuk belajar berbagai aspek kehidupan. d. Guru dapat membantu siswa melihat masalah, situasi, atau topic dari berbagai sudut pandang. e. Memfokuskan proses belajar daripada hasil belajar. f. Berpusat pada siswa/student centered

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 g. Membantu siswa membangun hubungan antara konsep dan ide, sehingga meningkatkan pemahaman. Dari kelebihan diatas dapat disimpulkan ketika kita menerapkan pembelajaran tematik ini akan mengembangkan keterampilan proses seorang siswa dalam pembelajaran. 6. Kelemahan Pembelajaran Tematik Selain memiliki kelebihan pembelajaran tematik juga mempunyai kelemahan seperti dalam Trianto (2009:90-91) seperti berikut: a. Aspek pendidik Dalam melaksanakan pembelajaran tematik seorang guru harus mempunyai wawasan yang luas dan mempunyai berbagai informasi dari berbagai pengetahuan. Jika guru tidak memiliki hal demikian maka pembelajaran sulit terwujud. b. Aspek peserta didik Siswa harus memiliki kemampuan akademik dan kreatifitas yang baik agar mampu menganalisis, menemukan, dan menghubungkan kosep. Jika kondisi tersebut tidak ada maka pembelajaran tematik sulit terwujud. c. Aspek sarana dan sumber pelajaran Pembelajaran tematik akan terhambat jika tidak ada sarana dan sumber pembelajaran yang bervariatif ataupun tidak ada akses internet. d. Aspek kurikulum Kurikulum harus luwes, dan harus focus dalam pencapaian pemahaman siswa bukan pada target pencapaian materi. Guru harus diberikan kewenangan untuk mengembangkan materi, metode, dan perangkat pembelajaran lainnya.

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 e. Aspek penilaian Guru dalam embelajaran tematik harus melakukan penilaian secara menyeluruh dan berkoordinasi dengan guru lain jika ada meteri yang berasal dari guru yang berbeda. f. Aspek suasana pembelajaran Pembalajaran tematik cenderung mengutamakan salah satu bidang, sehingga terjadi ketimpangan dalam bidang lain. C. Multiple intelligence 1. Pengertian Multiple Intelligence Menurut Howard Gardner multiple intelligence adalah kemampuan untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan produk dalam suatu setting yang bermacam-macam dan dalam situasi nyata (Uno, 2009: 43). Multiple Intelligence sering dikatakan sebagai kecerdasan ganda. Gardner tidak setuju bahwa kecerdasan merpakan sifat yang alami. Sedangkan dalam Sujiono dan Sujiono (2010: 49), Gardner mengatakan kecerdasan jamak adalah penilaian deskriptif seorang individu mengenai bagaimana menggunakan kecerdasannnya untuk memecahkan masalah dan menghasilkan sesuatu. Dari pernyataan-pernyataan diatas maka dapat disimpulkan bahwa kecerdasan majemuk/multiple intelligence adalah kemampuan seseorang mengenai begaimana menggunakan kecerdasannya untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi orang lain dalam suatu situasi yang barmacammacam. 2. Jenis-jenis Multiple Intelligence Gardner menemukan ada sembilan kecerdasan. Kecerdasan tersebut adalah sebagai berikut:

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 a. Kecerdasan Verbal/Lingustik Gardner dalam Paul Suparno (2004: 26), mengatakan bahwa kecerdasan verbal/bahasa merupakan kemampuan menggunakan serta mengolah kata-kata secara efektif baik secara lisan ataupun tertulis. Kecerdasan ini biasanya dimiliki jurnalis dan orang-orang yang bekerja dibidang bahasa. Kecerdasan bahasa menunjukkan dirinya dalam kata-kata, baik tertulis maupun lisan (Jasmine, 2007: 17). Dapat dikatakan bahwa kecerdasan bahasa merupakan kemampuan seseorang yang menunjukkan dirinya melalui kata-kata dengan mengolah katakata tersebut secara lisan maupun tertulis. Orang yang memiliki kemampuan verbal yang tinggi akan berbahasa dengan lancar, baik, dan lengkap. Kebanyakan orang yang belajar dengan mendengar. Seseorang yang mempunyai kemampuan ini mudah dalam mengerti urutan dan arti kata-kata dalam belajar bahasa, selain itu mereka dapat dengan mudah untuk menjelaskan, menceritakan, mengutarakan pemikirannya dan juga biasanya orang tersebut lancar dalam berdebat. Mereka senang membaca, menulis dan berbicara (Jasmine, 2007: 7). Secara umum Gunawan (2003: 107) mengungkap ciri-ciri orang dengan kecerdasan verbal yaitu, mampu membaca dan mengerti apa yang dibaca, mempu mempelajari bahasa asing, serta mempu menulis dan berbicara dengan efektif. Sujiono dan Sujiono (2010: 57) menerangkan, untuk mengembangkan kecerdasan bahasa dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut: 1) Mengajak anak berbicara sejak bayi 2) Membacakan cerita atau dongeng yang bisa dilakukan sebelum tidur 3) Bermain huruf, agar anak mengenali bentuk-bentuk huruf sejak kecil 4) Merangkai cerita melalui gambar 5) Berdiskusi tentang berbagai hal 6) Barmain peran sesuai peristiwa apa yang sudah dialami seorang anak

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 7) Mandengarkan lagu, dan ajak bernyanyi agar anak menyimak setiap liri yang dinyanyikan Jika hal tersebut dilakukan anak akan dapat mengembangkan kemampuan bahasa yang dimilikinya. b. Kecerdasan Logika/Matematika Gardner dalam Paul Suparno (2004: 29), mengatakan kecerdasan matematika merupakan kemampuan mendengar, melihat, serta berpikir yang berkaitan dengan penggunaan angka dan kemampuan memberikan alasan secara efektif. Kemampuan seperti tersebut kebanyakan dimiliki oleh seorang matematikus, saintis, programmer, dan logikus. Sedangkan Amstrong dalam Sujiono dan Sujiono (2010: 58), kecerdasan matematika merupakan kemampuan dalam hal matematika dan logika atau akal sehat. Dapat dikatakan bahwa kecerdasan ini merupakan kemampuan mengolah angka serta berpikir memberikan alasan secara tepat sesuai akal sehat. Orang yang mempunyai kecerdasan matematika mempunyai kepekaan pada pola logika, abstraksi, kategorisasi, dan perhitungan. Orang yang memiliki kecerdasan atau kemampuan ini dapat dengan mudah mempriotitaskan mana yang dikerjakan terlebih dahulu. Ketika menemui masalah orang yang memiliki kecerdasan ini menggunakan abstraksinya untuk melihat suatu persoalan yang luas, sehingga orang tersebut dapat melihat inti dari permasalahannya dan menylesaikannya. Secara umum ciri-ciri orang yang berkecerdasan matematika-logika yaitu (Gunawan, 2003:111), mengenal konsep jumlah, waktu, dan prinsip sebab-akibatnya, mampu menyelesaikan masalah dengan pikiran yang logis, berpikir matematis dan menyukai pelajaran yang berhubungan dengan operasi yang rumit. Sujiono dan Sujiono (2010: 58) menerangkan cara mengembangkan kecerdasan matematika sebagai berikut:

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 1) Menyelesaikan puzzle 2) Mengenalkan geometri dengan cara menunjukkan bangun-bangun datar berwarna 3) Mengenalkan bilangan melalui nyanyian 4) Bermain tebak-tebakan angka 5) Pengenalan pola, menyusun pola 6) Memperbanyak pengalaman berinteraksi dengan konsep matematika Jika hal tersebut dilakukan maka seorang anak akan dapat mengembangkan kecerdasan matematika/logika yang dimilikinya. c. Kecerdasan Visual/Spasial Gardner dalam Paul Suparno (2004: 31), menuliskan kecerdasan visual-spasial atau penglihatan-keruangan merupakan kemampuan untuk melihat dunia visual-spasial secara tepat dan bertindak berdasarkan persepsi tersebut. Kecerdasan ini sering dimiliki oleh para pemburu, arsitek, navigator, dan dekorator. Sedangkan dalam Jasmine (2007: 21) kecerdasan visual-spasial merupakan kemampuan membentuk dan menggunakan model mental. Orang dalam kecerdasan ini sering berpikir dengan menggunakan gambar yang ditampilkan secara video atau film dan lain-lain. Dari pernyataan-pernyataan itu maka dapat disimpulkan bahwa kecerdasan visual-spasial merupakan kemampuan melihat melalui media gambar baik video maupun film dan menuangkan apa yang dilihatnya dalah suatu persepsi yang terlintas melalui media tersebut. Dalam Gunawan (2003: 123) disebutkan ciri-ciri kecerdasan ini yaitu meluputi, belajar dengan cara melihat dan mengamati, suka mencorat-coret atau menggambar, mampu menciptakan representasi visual atau nyata dari sebuah informasi, serta senag belajar grafik, peta, dan diagram. Seseorang yang mempunyai kecerdasan ini dapat dengan mudah melakukan kegaiatan seperti menggmabar, melukis, memahat, menghargai hasil seni, membuat peta dan membaca

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 peta, menemukan jalan dalam lingkungan baru, mengerti tiga dimensi, bermain catur ataupun permainan berkaitan dan berhubungan dengan kemampuan mengingat bentuk dan ruang. Untuk mengembangkan kecerdasan ini Sujiono dan Sujiono (2010: 58-59) menguraikan sebagai berikut: 1) Mencorat-coret, dimaksudkan agar anak mampu menmbuat sebuah gambar 2) Menggambar atau melukis 3) Membuat karya kerajinan tangan 4) Mengunjungi berbagai tempat untuk memperkaya pengalaman anak yang dilihat 5) Melakukan permainan melalui media video atau film 6) Mengatur dan merancang. Dengan cara-cara tersebut diharapkan akan dapat memaksimalkan kemampuan akan mengenai visual-spasialnya atau keruangannya. d. Kecerdasan Tubuh/Kinestetik Gardner dalam Paul Suparno (2004: 34), menuliskan kecerdasan kinestetik atau sering disebut dengan kecerdasan olah tubuh merupakan kemampuan dalam menggunakan seluruh tubuh untuk mengungkapkan serta mengekspresikan ide, perasaan, dan fasilitas memakai tangan untuk menghasilkan ataupun mengubah sesuatu. Kecerdasan ini dimiliki oleh aktor, atlet, penari, pemahat, dan ahli bedah. Jasmine (2007: 25) mengatakan kecerdasan badani adalah kemampuan orang untuk memproses informasi melalui sensasi yang dirasakan pada badan mereka. Jadi dapat dikatakan bahwa kecerdasan kinestetik merupakan kemampuan mengolah informasi dengan menggunakan seluruh tubuh. Menurut Gunawan (2003: 128) ciri-ciri dari orang yang memiliki kecerdasan kinestetik ini yaitu, mampu menunjukkan keseimbangan, keindahan, ketahanan dan ketepatan fisik, suka belajar yang nyata seperti permainan, serta menunjukkan kekuatan otot dalam bekerja.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 Untuk mengembankan kecerdasan ini dapat dilakukan dengan kegiatan sebagai berikut (Sujiono dan Sujiono, 2010: 59-60): 1) Menari 2) Bermain peran 3) Latian fisik 4) Berolahraga Dari kegitana tersebut akan sangat menbantu seseorang dalam mengambangkan kecerdasan kinestetiknya. e. Kecerdasan Musikal/Ritmik Gardner dalam Paul Suparno (2004: 36-37), menjelaskan kecerdasan musikal atau sering disebut dengan kecerdasan musik merupakan kemampuan dalam merasakan, membedakan, mengubah sepenuhnya, dan mengekspresikan bentuk-bentuk musik atau suara. Kecerdasan ini meliputi rasa sensitif terhadap ritme, melodi, dan intonasi. Sedangkan Amstrong dalam Sujiono dan Sujiono (2010: 60) berpandapat kecerdasan musikal adalah kemampuan memahami segala bentuk kegiatan musik, dengan cara mempersepsi, membedakan, mengubah, dan mengekspresi. Jadi kecerdasan musikal merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang mengenai segala bentuk kegiatan yang menimbulkan suara. Orang yang mempunyai kemampuan yang tinggi dalam bidang ini akan sangat peka terhadap suara dan musik sehingga dengan mudah orang yang memiliki kecerdasan ini sangat mampu memainkan alat musik, menyanyi, mencipta lagu, menikmati lagu, musik, dan nyanyian atau dengan kata lain dengan mudah orang ini akan lebih cepat dalam mempelajari musik. Gunawan (2003: 120) mengungkapkan ciri-cirinya yaitu, mendengar dan merespon terhadap berbagai jenis suara, mengerti nuansa dan emosi yang terkandung dalam suatu musik, serta mampu bernyanyi dan memainkan alat musik. Untuk mengembangkan

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 kecerdasan tersebut Sujiono dan Sujiono (2010: 60) menguraikan cara-caranya sebagai berikut: 1) Gali anak dengan pertanyaan untuk mengetahui kemampuan yang ada pada dalam dirinya. 2) Bentuk kegiatan-kegiatan yang dapat dimasukkan dalam kecerdasan musikal. 3) Buat penghargaan atas karya-karya yang dihasilkan seorang anak seperti pertunjukan dan lain-lain. 4) Ajak menyanyikan lagu dengan syair sederhana. f. Kecerdasan Interpersonal/Sosial Gardner dalam Paul Suparno (2004: 39), menyatakan kecerdasan interpersonal atau kecerdasan antar-pribadi merupakan kemampuan untuk merasa atau mengerti maksud, motivasi, dan peka terhadap perasaan pada diri orang lain. Kecerdasan ini melibatkan sensitivitas atau kepekaan akan ekspresi wajah, suara, isyarat tubuh, serta kemampuan merespon secara efektif isyarat tersebut. Sedangkan Jasmine (2007: 26) kecerdasan interpersonal adalah kemampuan seseorang berteman dan kesenangan dalam berbagai macam aktivitas sosial. Jadi kecerdasan interpersonal merupakan kemampuan melakukan interaksi dengan orang lain seperti bekerja sama dan peka terhadap orang lain. Seseorang yang memiliki kecerdasan ini dapat dengan mudah bekerjasama dengan orang lain, mudah berkomunikasi dengan orang lain. Orang-orang yang memiliki kecerdasan ini mempunyai pendekatan yang baik dengan orang lain, dengan cara memahami temannya, mengerti penderitaan orang lain, dan mudah berempati. Gunawan (2010: 119-120) mnuliskan ciri-ciri orang dengan kecerdasan interpersonal yaitu, peka terhadap mood, motivasi, dan perasaan orang lain, bekerja sama dalam suatu kelompok, mengamati dan mengerti maksud tersembunyi dari suatu sikap, perilaku, dan cara pandang seseorang. Untuk mengembangkan

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 kecerdasan tersebut, Sujiono dan Sujiono (2010: 61) menguraikan sebagai berikut: (1) mengembangkan dukungan kelompok, (2) menetapkan aturan tingkah laku, (3) memberi kesempatan bertanggung jawab di rumah, (4) bersama-sama menyelesaikan konflik, serta (5) melakukan kegiatan sosial di lingkungan. g. Kecerdasan Intrapersonal/Introspeksi Gardner dalam Paul Suparno (2004: 41), mengatakan kecercadan ini sering disebut dengan kecerdasan dalam-diri merupakan kemampuan yang berkaitan kesadaran diri serta pengetahuan diri sendiri dan kemampuan untuk beradaptasi dengan pengetahuan tersebut. Seseorang yang memiliki kecerdasan ini mempunyai kesadaran tinggi akan ide-idenya, serta mempunyai kemampuan untuk mengambil keputusan sendiri. Sedangkan menurut Jasmine (2007: 27) kecerdasan intrapersonal merupakan kesadaran mendalam akan perasaan batin. Berdasarkan kedua pernyataan tersebut maka dapat dikatakan bahwa kecerdasan intrapersonal adalah kesadaran akan batin untuk mengolah pengetahuannya menjadi sesuatu yang berguna. Orang-orang ini dapat mengatur perasaan dan emosinya sehingga kelihatan sangat tenang. Kebanyakan orang yang mempunyai kecerdasan intrapersonal terlihat pendiam, dan lebih suka bermenung di kelas. Gunawan (2010: 114-115) megemukakan ciri-ciri orang berkemampuan intrapersonal yaitu, mampu menyadari dan mengerti akan emosi dalam diri atau bukan, mampu mengungkapkan dan menyalurkan perasaan dan pikiran, mampu bekerja secara mandiri, serta mampu mengembangkan kemampuan belajar yang berkelanjutan dan meningkatkan diri. Untuk mengembangkan kecerdasan ini Sujiono dan Sujiono (2010: 6162), mengungkapkan beberapa cara yaitu, menciptakan citra diri positif, menciptakan kondisi yang tenang dalam rumah dan sekolah, menuangkan isi hati dalam jurnal pribadi, bercakap

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 mengenai kelebihan, kelemahan dan minat anak, membayangkan diri di masa datang, serta mengajak anak berimajinasi melalui sebuah cerita. h. Kecerdasan Naturalis Gardner dalam Paul Suparno (2004: 42), mengungkapkan kecerdasan naturalis atau kecerdasan kealaman adalah kemampuan membedakan atau mengenali tanaman, binatang, dan bagian lain lingkungan alam. Seseorang yang memiliki kecerdasan kealaman yang tinggi mampu untuk mengenal, mengklasifikasi, dan menggolongkan tanaman-tanaman, binatang, serta alam mini yang ada. Sedangkan dalam Gunawan (2010: 131) kecerdasan naturalis berkembang sebagai kebutuhan untuk mempertahankan hidup di alam bebas. Berdasarkan kedua pernyataan tersebut bisa dikatakan kecerdasan naturalis merupakan kemampuan membedakan maupun mengenali sesuatu untuk dapat bertahan hidup di alam bebas. Ciri-ciri orang berkemampuan adalah sebagai berikut (Gunawan, 2010: 130-131): 1) Suka menjelajah lingkungan alan dan manusia dengan antusiasme. 2) Suka mengamati, mengenali, berinteraksi, atau peduli dengan binatang atau tanaman. 3) Mampu menggolongkan objek sesuai dengan karakteristik objek itu. 4) Mampu mengenali spesies atau kelas dari objek. 5) Suka mempelajari taksonomi tanaman atau hewan. 6) Suka memelihara tanaman atau hewan. Untuk mengembangkan kecerdasan ini Sujiono dan Sujiono (2010: 62) menguraikan cara-cara yang dapat dilakukan yaitu, memberi kesempatan pada anak untuk mengetahui kemampuan yang dimilikinya, menceritakan kondisi terakhir sebagai bayangan atau inspirasi mereka, buat kegiatan yang bisa digunakan untuk kecerdasan naturalis, serta mengajak karya wisata misal ke kebun binatang.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 i. Kecerdasan Eksistensial Gardner dalam Paul Suparno (2004: 43-44) mengungkapkan, kecerdasan eksistensial atau sering disebut dengan kecerdasan keberadaan manusia merupakan kemampuan untuk menjawab masalah-masalah dalam eksistensi atau keberadaan manusia. Zohar dan Marshall (2001: 3-4) mengatakan kecerdasan eksistensial sebagai kecerdasan untuk menghadapi dan memecahkan persoalan makna dan nilai. Makna tersebut maksudnya adalah perilaku dalam hidup manusia. Secara umum kecerdasan ini bisa dikatakan sebagai kecerdasan ketuhanan. Seseorang yang memiliki kecerdasan ini tidak puas bila hanya menerima keadaannya, keberadaannya secara otomatis, tetapi mencoba menyadarinya dan mencari jawaban yang terdalam atau diinginkannya. Kecerdasan ini sangat banyak dimiliki para filsuf, terlebih filsuf eksistensialis yang selalu mempertanyakan dan mencoba menjawab persoalan eksistensi hidup manusia. Dapat disimpulkan bahwa kecerdasan ini berhubungan dengan keberadaan kemampuan untuk berpikir tentang hal-hal yang berhubungan dengan keberadaan, mulai dari tujuan manusia sebagai makhluk alam semesta hingga sifat kehidupan seperti kebahagiaan, tragedi, penderitaan, hidup, mati, dan kemana manusia setelah mati. D. Kajian Penelitian Yang Relevan Penelitian tentang pengembangan lembar kerja siswa yang berkaitan dengan pembelajaran pada dasarnya sudah cukup banyak, baik dalam bentuk skripsi, jurnal, makalah dan penelitian. Dari berbagai tulisan dengan bermacam-macam tema diangkat, mulai dari penelitian pengembangan lembar kerja siswa untuk pembelajaran permutasi berbasis pendekatan kontekstual, pengembangan pembelajaran tematik, serta masih banyak lagi. Namun saat ini belum ada penelitian yang meneliti tentang pengembangan lembar kerja siswa tematik berbasis multiple intelligence yang berkaitan dengan Kurikulum 2013. Oleh karena

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 itu supaya penelitian ini akurat, asli, dan tidak terjadi plagiat dengan penelitian yang lain, maka pencarian kajian pustaka perlu dilakukan guna memenuhi penelitian ini. Penelitian yang dilakukan oleh Devy Retnosari Dewi (2013), Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang yang berjudul “Pengembangan Lembar Kerja Siswa Untuk Pembelajaran Permutasi Dan Kombinasi Dengan Pendekatan Kontekstual Untuk Siswa SMA Kelas X. Dalam penelitian yang dilakukan membahas kelayakan atau tingkat kevalidan lembar kerja siswa yang dikembangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan model Thiagarajan yang terdiri dari empat tahap dan dikenal dengan model 4-D. Hasil dari penelitian yang dilakukan lembar kerja siswa yang dikembangkan dinyatakan valid dengan perhitungan yang berselang 70% - 84% atau 85% - 100% yang merupakan kriteria valid atau sangat valid. Penelitian selanjutnya merupakan jurnal pengembangan pembelajaran tematik yang dikembangkan oleh Sa’dun Akbar, dkk (2009) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang berjudul “Pengembangan Model Pembelajaran Tematik untuk Kelas 1 dan Kelas 2 Sekolah Dasar” berisi kelayakan pembelajaran tematik yang dilakukan pada kelas 1 dan2 sekolah dasar. Metode yang digunakan peneliti adalah menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Hasil yang diperoleh adalah bahwa pada model pembelajaran tematik tema 1 tentang Diri Sendiri kelas 1 SD, validitas model pembelajaran ini ditunjukkan pada pencapaian tingkat validitas ahli sebesar 82%, artinya, menurut ahli model ini valid. Menurut praktisi pembelajaran model ini juga valid, validitasnya mencapai 81%. Hasil analisis gabungan antara validitas dari ahli dengan validitas dari praktisi mencapai nilai rata-rata 81,5%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa menurut ahli dan praktisi pembelajaran, model pembelajaran ini adalah valid. Pada model pembelajaran tematik tema 2 tentang Keluarga pada kelas 1 SD, validitas model pembelajaran ini ditunjukkan pada pencapaian tingkat validitas ahli sebesar 99%. Menurut praktisi pembelajaran model ini juga

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 valid, validitasnya mencapai 94%. Hasil analisis gabungan antara validitas ahli dengan validitas praktisi mencapai nilai rata-rata 96,5%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa menurut ahli dan praktisi pembelajaran model pembelajaran ini adalah valid sehingga dapat digunakan tanpa revisi. Penelitian yang ketiga ini berjudul “Penggunaan Lembar Kerja Siswa dan Pemanfaatan Program Geogebra Pada Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Kesebangunan Kelas IX di SMP Negeri 2 Jetis Bantul”. Penelitian ini disusun oleh Paulina Hani Rusmawati (2013) prodi Pendidikan Matematika jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sanata Dharma. Penelitian ini mampunyai tujuan untuk membuat perangkat pembelajaran yang berupa lembar kerja siswa yang digunakan dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode rancangan dan pengembangan (R&D). Hasil dari penelitian mengatakan bahwa penggunaan lembar kerja siswa memiliki pengaruh yang cukup baik untuk menumbuhkan rasa antusias siswa dalam belajar konsep kesebangunan sehingga tingkat pemahaman siswa menjadi tinggi. Jurnal pendidikan Penerapan Multiple Intelligences dalam Sistem Pembalajaran oleh Handy Susanto (2005: 67-75) ini menyatakan bahwa teori multiple intelligence, mencoba untuk mengubah pandangan kecerdasan seseorang. Teori ini mampu menjembatani proses pengajaran yang membodankan menjadi pembelajaran yang menyenangkan. Siswa dihadapkan pada situasi nyata dalam kehidupan yang dialami sendiri sehingga berkesan. Dalam jurnal ini juga dikatakan multiple intelligence Idapat mengakomodir setiap kebutuhan siswa sesuai keunikannya masing-masing. Dari ketiga penelitian diatas memiliki kesamaan antara variabel-variabel yang ada, diantaranya adalah lembar kerja siswa dan pembelajaran tematik. Namun selain memiliki kesamaan penelitian yang sudah tersebut diatas memiliki perbedaan dengan penelitian ini yaitu penelitian ini mengembangkan perangkat pembelajaran tematik berbasis multiple

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 intelligence sedangkan penelitian yang sudah ada tersebut hanya mengembangkan lembar kerja siswa dan penerapan pembelajaran tematik saja. Mengacu pada penelitian di atas sebagai pedoman dalam membuat penelitian maka peneliti akan mengembangkan penelitian dengan judul “PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA TEMATIK KELAS IV SD BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCE”. Adapun peta literatur dari hasil penelitian yang relevan tersebuat adalah sebagai berikut: Lembar Kerja Siswa Pembelajaran Tematik Rusmawati, Paulinha Hani. 2013. Penggunaan Lembar Kerja Siswa dan Pemanfaatan Program Geogebra Pada Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Kesebangunan Kelas IX di SMP Negeri 2 Jetis Bantul. Akbar, Sa’dun dkk. 2009. Pengembangan Model Pembelajaran Tematik untuk Kelas 1 dan Kelas 2 Sekolah Dasar. Dewi, Devy Retnosari. 2013. Pengembangan Lembar Kerja Siswa Untuk Pembelajaran Permutasi dan Kombinasi Dengan Pendekatan Kontekstual untuk Siswa SMA Kelas XI Multiple Intelligence Susanto, Handy. 2005. Penerapan Multiple Intelligences dalam Sistem Pembelajaran. Pengembangan Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence Gambar 1. Peta Literarur

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 E. Kerangka Berpikir Kurikulum 2013 merupakan kurikulum baru yang menggunakan cara kerja sains dalam melakukan kegiatan pembelajarannya. Pada kuikulum ini mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema. Dengan kata lain kurikulum 2013 menggunakan model pembelajaran tematik. Namun sebagian besar kepala sekolah dan guru belum mengikuti sosialisasi, sehingga mereka belum paham tentang Kurikulum 2013. Ini juga berdampak pada fasilitas pembelajaran seperti, media ICT, media konvensional, lembar kerja siswa, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), silabus, penilaian dan juga modul pembelajaran yang masih terbatas berdasarkan analisis kebutuhan yang telah dilakukan. Menurut Howard Gardner multiple intelligence atau kecerdasan ganda adalah kemampuan untuk memecahkan persoalan atau menemukan solusi serta menghasilkan produk dalam suatu situasi yang bermacam-macam dan dalam situasi nyata (Uno, 2009: 43). Kecerdasan ganda yang dikemukakan Gardner tersebut meliputi kecerdasan matematis-logis, kecerdasan ruang-spasial, kecerdasan kinestik-badani, kecerdasan musik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan lingkungan/naturalis, kecerdasan eksistensial. Salah satu solusi yang diberikan oleh peneliti adalah mengembangkan salah satu perangkat pembelajaran yang berupa lembar kerja siswa berbasis multiple inteligence agar dapat mencapai indikator-indikator atau standar kelulusan Kurikulum 2013 yang sesuai dengan kecerdasan yang dimiliki setiap peserta didik.

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 Kurikulum 2013 Fasilitas pembelajaran terbatas Sebagian besar guru belum paham Lembar Kerja Siswa Tematik Pembelajaran Tematik Multiple Intelligence - Kecerdasan linguistik - Kecerdasan ruang - Kecerdasan music - Kecerdasan kinestetik - Kecerdasan matematis - Kecerdasan intrapersonal - Kecerdasan interpersonal - Kecerdasan eksistensial - Kecerdasan naturalis Pengambangan Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence Gambar 2. Pola Kerangka Berpikir F. Pertanyaan Penelitian 1. Bagaimana langkah-langkah mengembangkan lembar kerja siswa tematik SD yang berbasis multiple intelligence ? 2. Bagaimana kualitas lembar kerja siswa tematik SD berbasis multiple intelligence?

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Model Pengembangan Didalam penelitian ini produk yang dikembangkan adalah lembar kerja siswa tematik kurikulum 2013 berbasis multiple intelligence. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah research and development oleh Borg & Gall dalam Sugiyono (2011 : 298-302). Penelitian ini akan dilakukan sampai pada tahap revisi desain. Hal tersebut karena sudah ada kesepakatan antara dosen pembimbing dan peneliti serta kerterbatasan waktu dan tenaga mengenai hal tersebut. Potensi dan masalah Pengumpulan data Desain produk Validasi desain Research & Development Revisi desain Ujicoba produk Revisi produk Ujicoba pemakaian Revisi produk Produksi masal Gambar 3. Desain Penelitian Pengembangan 32

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R& D) dengan menggunakan model desain oleh Sugiyono. Penelitian ini tidak sampai pada tahap produksi masal namun sampai revisi desain berdasarkan alasan diatas. B. Setting Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penyebaran angket analisis kebutuhan dilakukan pada enam sekolah dasar, yakni: SD N Kledokan, SD N Baran I, SD N Kerdonmiri I, SD N Gelaran 2, SD N I Socokangsi, SD K Sengkan. 2. Waktu Penelitian Penelitian dilakukan dari bulan oktober 2013 sampai juni 2014. C. Rancangan Penelitian Pemilihan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence. Format dalam penelitian mengenai lembar kerja siswa ini adalah sebagai berikut: pembelajaran diawali dengan berdoa bersama, melaksanakan aktivitas-aktivitas yang terdapat pada setiap pembelajarannya. Perancangan awal dalam pengembangan lembar kerja siswa ini meliputi kegiatan a. Merancang peta konsep produk, produk lembar kerja siswa ini berisi tujuan pembelajaran, aktivitas-aktivitas pembelajaran, dan berbasis multiple intelligence. b. Melakukan analisis terhadap kompetensi inti dan kompetensi dasar yang sesuai dengan tema berbagai pekerjaan sub tema jenis-jenis pekerjaan. c. Mengembangkan indikator dan tujuan pembelajaran untuk membuat rencana pelaksanaan pembalajaran.

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 D. Prosedur Pengembangan Metode penelitian dan pengembangan atau research and development adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektivan produk tersebut. Jadi penelitian dan pengembangan bersifat longitudinal (bertahap), sehingga metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Sugiyono, 2011 : 289). Adapun alur penelitian pengembangan meliputi langkah-langkah: 1. Potensi Masalah Keberadaan kurikulum 2013 sebagai kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran dalam dunia pendidikan khususnya sekolah dasar mengakibatkan terbatasnya perangkat pembelajaran yang berupa lembar kerja siswa atau bahkan tidak ada satupun lembar kerja siswa yang isinya mengacu kurikulum 2013. Hal tersebutlah yang menyebabkan peneliti mengembangkan lembar kerja siswa untuk pembelajaran kurikulum 2013. Setelah analisis dibuat RPP. Selain itu keberagaman kecerdasan setiap orang yang berbeda-beda membuat kecerdasan yang dimilikinya tidak terwadahi dalam lembar kerja siswa yang sudah ada terdahulu, hal inilah yang menyebabkan peneliti mengembangkan lembar kerja siswa tematik kurikulum 2013 berbasis multiple intelligence yang diharapkan dengan adanya lembar kerja siswa tersebut setiap kecerdasan anak yang berbeda-beda dapat terwadahi dan terfasilitasi ketika melakukan kegiatan belajar mengajar. 2. Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket ke enam sekolah dasar. Dari angket yang disebarkan, kemudian dianalisis. Analisis angket dilakukan dengan menghitung hasil dari keenam responden. 3. Desain Produk Produk berupa lembar kerja siswa ini dibuat setelah mendapatkan solusi dari analisis kebutuhan yang dilakukan dibeberapa sekolah dasar. Langkah yang dilakukan antaranya,

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 menganalisis kurikulum 2013, pengumpulan materi maupun gambar-gambar. Pembuatan desain sendiri menggunakan beberapa program software berupa Microsoft Word, Corel Draw X3 dan Adobe Photoshop PS5. Komponen dalam lembar kerja siswa ini yaitu tujuan pembelajaran, aktivitas-aktivitas pembelajaran, dan label kegiatan berbasis multiple intelligence. 4. Validasi Desain Validasi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan lembar kerja siswa yang dibuat. Validasi dilakukan oleh tiga validator yaitu dua dosen PGSD USD dan satu guru sekolah dasar kelas 4 SD. Dengan melakukan validasi tersebut diharapkan dapat diketahui kelemahan dan kelebihan sebagai dasar melakukan revisi lembar kerja siswa. 5. Revisi Desain Revisi dilakukan setelah lembar kerja siswa tematik nernasis multiple Intelligence selesai divalidasi. Dari hasil validasi tersebut akan diberikan saran atau kritik sebagai dasar untuk melakukan revisi. E. Jenis Data Data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai validator. Data berupa data kuantitatif dan data kualitaitf yang merupakan hasil penilaian kualitas lembar kerja siswa yang dikembangkan serta masukan sebagai dasar untuk melakukan revisi. Data kuantitatif berupa angka atau skor digunakan untuk mengukur kualitas produk. Data kualitatif berupa saran dan kritik untuk melakukan perbaikan produk. F. Instrumen Pengumpulan Data Ada dua hal utama yang mempengaruhi kualitas data hasil penelitian, yaitu kualitas instrumen penelitian penelitian dan kualitas pengumpulan data (Sugiyono, 2011: 137).

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 Pengumpulan data dapat dilakukan dalam dalam berbagai setting, berbagai sumber, dan berbagai cara. Bila dilihat dari segi cara atau teknik pengumpulan data, maka teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan interview (wawancara), kuesioner (angket), observasi (pengamatan), dan gabungan ketiganya. Teknik atau cara pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner (angket). Kuesioner (angket) merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya (Sugiyono, 2011: 142). Teknik pengumpulan data kuesioner (angket) merupakan teknik pengumpulan data yang efisien jika peneliti tahu secara pasti variabel yang akan diukur dan harapan dari responden. Instrumen angket yang digunakan dalam penelitian ini ditujukan untuk menilai kelayakan lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence. Berikut kisi-kisi dari instrument validasi : 1. Instrumen Uji kelayakan lembar validasi Tabel 1. Kisi-Kisi Instrumen No Aspek I Isi yang disajikan Indikator LKS disajikan secara sistematis Merupakan kegitatan dan tugas yang esensial Masalah yang diangkat sesuai dengan tingkat kognisi siswa LKS menunjukkan karakteristik pembelajaran berbasis multiple intelligence. Kegiatan dalam LKS sesuai dengan lingkungan siswa (kontekstual) Proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) dan menunjukkan pengembangan kecerdasan yang beragam. Kegiatan mempunyai tujuan yang jelas Kegiatan yang disajikan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa LKS mampu meningkatkan kreativitas siswa LKS menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tingkat tinggi

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 LKS memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik II Bahasa Penggunaan bahasa sesuai EYD Bahasa yang digunakan sesuai dengan kognisi siswa Bahasa yang digunakan komunikatif Petunjuk yang digunakan jelas Kalimat yang digunakan jelas, tidak menafsirkan makna ganda III Tampilan Keajekan ukuran huruf yang digunakan Keajekan bentuk atau jenis huruf Kejelasan gambar yang disajikan Kemenarikan gambar pada cover Kesesuaian tata letak gambar dan tulisan pada sampul Kemenararikan tampilan halaman yang disajikan Ketepatan pemilihan ukuran dan jenis huruf Ketepatan ukuran gambar Ketepatan penempatan gambar Ketepatan jarak: baris, alinea, dan karakter pada teks atau kalimat Ketepatan penempatan kolom atau tabel pada LKS G. Teknik Analisis Data Data dalam penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif. 1. Data Kualitatif Merupakan data yang berupa komentar yaitu saran atau kritik oleh ahli atau validator. Data dianalisis sebagai dasar untuk melakukan perbaikan dan mengetahui kelemahan atau kelebihan produk yang dikembangkan. 2. Data Kuantitatif Merupakan data berupa skor dari instrumen validasi yang telah diisi oleh validator. Skala penilaian terhadap instrumen penelitian yang dikembangkan yaitu sangat baik (5), baik (4), cukup baik (3), kurang baik (2), tidak baik (1). Menurut Sukardjo (2008: 101), skor yang sudah didapat kemudian dikonversikan menjadi data kualitatif skala lima sebagai berikut :

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 Tabel 2. Konverensi Data Kuantitatif ke Data Kualitatif Skala Lima Interval Kategori Sangat Baik X > + 1,80 Sbi + 0,60 Sbi < X ≤ + 1, 80 Sbi Baik − 0,60 Sbi < X ≤ + 0, 60 Sbi Cukup baik – 1,80 Sbi < X ≤ − 0, 60 Sbi Kurang baik X ≤ − 1, 80 Sbi Sangat kurang baik Keterangan : Rerata ideal ( ) : (skor maksimal ideal + skor minimal ideal) Simpangan baku ideal : (skor maksimal ideal − skor minimal ideal) X : Skor Aktual Berikut ini konversi data kuantitatif menjadi data kualitatif skala lima yaitu sebagai berikut. Tabel 3. Kriteria Skor Skala Lima Interval Skor Kriteria X > 4,21 Sangat Baik 3,40 < X ≤4,21 Baik 2,60 < X≤3,40 Cukup Baik 1,79 < X ≤2,60 Kurang Baik X ≤1,79 Sangat Kurang Baik

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Prosedur Pengembangan Pengembangan prototipe Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence dikembangkan dengan beberapa tahapan. Sesuai dengan model pengembangan Borg and Gall yang tercantum dalam Sugiyono (2011:298), melalui 5 tahapan yaitu : 1. Potensi dan Masalah Keberadaan kurikulum 2013 sebagai kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran dalam dunia pendidikan khususnya sekolah dasar mengakibatkan terbatasnya perangkat pembelajaran yang berupa lembar kerja siswa atau bahkan tidak ada satupun lembar kerja siswa yang isinya mengacu kurikulum 2013. Hal tersebutlah yang menyebabkan peneliti mengembangkan lembar kerja siswa untuk pembelajaran kurikulum 2013. Selain itu keberagaman kecerdasan setiap orang yang berbeda-beda membuat kecerdasan yang dimilikinya tidak terwadahi dalam lembar kerja siswa yang sudah ada terdahulu. Berdadarkan masalah tersebut maka timbul potensi untuk mengembangkan lembar kerja siswa tematik berbasis multiple intelligence berdasarkan kurikulum 2013. Diharapkan dengan adanya lembar kerja siswa tersebut setiap kecerdasan anak yang berbeda-beda dapat terwadahi dan terfasilitasi ketika melakukan kegiatan belajar mengajar. 2. Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket ke enam sekolah dasar. Dari angket yang disebarkan, kemudian dianalisis. Analisis angket dilakukan dengan menghitung hasil dari keenam responden. Dari hasil analisis diperoleh ada diantaranya 3 kepala sekolah yang telah mengikuti pelatihan tentang kurikulum 2013 dan 3 diantaranya belum mengikuti pelatihan. Selain itu 5 sekolah, semua gurunya belum mengiikuti pelatihan kurikulum 2013 39

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 dan hanya 1 sekolah yang sudah mengikutkan gurunya yaitu guru kelas 1 dan 4 untuk mengikuti pelatihan kurikulum 2013. Dari enam responden yang diberikan angket beik kepala sekolah maupun guru juga belum memahami model pembelajaran berbasis multiple intelligence bahkan ke enam sekolah tersebut belum memiliki perangkat pembelajaran kurikulum 2013 yang berupa silabus, RPP, bahan ajar, media yang mengakomodasi pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 berbasis multiple intelligence. Dari enam responden yang diberikan angket ada dientaranya 1 sekolah yang sudah memiliki lembar kerja siswa tematik berdasarkan kurikulum 2013 berbasis multiple intelligence dan 5diantaranya belum memiliki. Terkait media berbasis ICT semua responden belum memilikinya. Selain itu juga keenam responden belum meliliki perangkat penilaian tematik berdasarkan kurikulum 2013 berbasis multiple intelligence. Berdasarkan hasil pengumpulan diatas terbukti bahwa kebanyakan belum ada kepala sekolah maupun guru yang mengikuti pelatihan kurikulum 2013 serta belum mengerti mengenai pembelajaran berbasis multiple intelligence, akibatnya perangkat yang sesuai dengan kurikulum 2013 maupun berbasis multiple intelligence belum ada. 3. Desain Produk Desain lembar kerja siswa dikerjakan setelah melakukan analisis kebutuhan dan didapatkan solusi. Dalam melakukan desain lembar kerja siswa dilakukan beberapa tahapan yaitu menganalisis kurikulum 2013 serta pengumpulan meteri. Dalam melakukan analisis kurikulum 2013 peneliti mencatat materi pembelajaran serta mengumpulkan kompetensi dasar yang berkaitan dengan tema jenis-jenis pekerjaan. Peneliti lalu membuat rencana pelaksanaan pembelajaran tematik dengan mengintegrasikan kompetensi-kompetensi dasar yang sudah dikumpulkan dan mengembangkan indikator serta tujuan pembelajaran sesuai dengan format kurikulum 2013. Kegiatan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran disesuaikan dengan langkah kerja sains dan karakteristik pembalajaran multiple intelligence.

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 Selanjutnya dilakukan penyusunan dan pengumpulan materi serta gambar-gambar yang akan dicantumkan dalam lembar kerja siswa dengan menyesusikan antara tujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang dibuat selama lima hari. Gambar-gambar yang digunakan mencari diinternet, gambar yang digunakan disesuaikan dengan kegiatan yang dilakukan anak yang diharapkan menarik rasa ingin tahu anak. Setelah itu dilakukan pembuatan lembar kerja yang sesuai dengan materi atau sub tema jenis-jenis pekerjaan. Lembar kerja juga disesuaikan dengan tujuan dan kegiatan pembelajaran serta kecerdasan yang tercantum dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Aktivitas-aktivitas dalam lembar kerja siswa kemudian dilabeli dengan kecerdasan yang sesuai dengan kegiatan pembelajaran dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Pembuatan lembar kerja dilakukan dengan menggunakan menggunakan program software Microsoft Word. Pemilihan program ini dimaksudkan untuk memudahkan penyusunan lembar kerja siswa yang dibuat. Program tersebut digunakan karena bisa melakukan pengetikan serta mengmasukkan gambar, membuat tabel serta shape bangun dua dimensi ataupun tiga dimensi. Caranya adalah dengan memilih menu yang sudah tersedia dalam Microsoft Word yaitu insert – table untuk membuat tabel, insert – shapes untuk membuat bangun dua dimensi, tiga dimensi maupun callouts serta stars and banners. Pembuatan cover, template, dan banner dalam lembar kerja siswa dibuat menggunakan software Corel Draw X3 serta Adobe Photoshop PS5. Program Adobe Photoshop PS5 digunakan untuk memotong gambar yang akan digunakan sebagai cover. Program Corel Draw X3 digunakan untuk mendesain seperti apa cover dan template dibuat. Caranya adalah pertama dengan mengatur kertas yang digunakan menjadi potrait A4, kemudian import gambar yang digunakan, tata semua unsur yag akan digunakan. Berikut hasil cover, template dan banner yang sudah jadi.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 Gambar 4. Cover Gambar 4. diatas merupakan halaman sampul dari lembar kerja siswa yang dikembangkan. Gambar tersebut dibuat menggunakan program Corel Draw X3 serta Adobe Photoshop PS5. Adobe Photoshop PS5 digunakan untuk memotong gambar utama pada sampul. Sedangkan Corel Draw X3 digunakan untuk merangkai gambar-gambar yang dibutuhkan dalam pembuatan sampul.

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 Gambar 5. Template Gambar 6. merupakan gambar template yang digunakan dalam lembar kerja siswa. Gambar tersebut dibuat dengan menggunakan program Corel Draw X3. Template ini diletakkan pada setiap halaman dari aktivitas pertama. Template dibuat berwarna dimaksudkan untuk menarik perhatian siswa melakukan proses pembelajaran. Gambar 6. Banners Pembelajaran

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 Gambar 6. diatas merupakan gambar banner pembelajaran. Gamber tersebut dibuat menggunakan program Corel Draw X3. Banner ini diletakkan pada awal pembelajaran, letaknya dipojok kanan atas. Gambar 7. Banners Aktivitas Pembelajaran Banner diatas merupakan tempat untuk menulis aktivitas yang akan dibuat. Penulisan aktivitas ditulis pada kolom putih yang kosong. Maksud dari banner ini memberikan nomor aktivitas dalam prosees pembelajaran. Gambar 8. Label Multiple Intelligence Gambar diatas merupakan label yang diberikan pada setiap kegiatannya. Gunanya mengetahui bahwa kegiatan yang akan dilakukan mengembangkan kecerdasan yang mana. Komponen dalam Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence ini meliputi tujuan pembelajaran disetiap awal pembelajaran per hari, aktivitasaktivitas pembelajaran yang berupa lembar kerja untuk tempat mengerjakan dan label multiple intelligence pada setiap aktivitas. Tujuan pembelajaran berisi kumpulan tujuan-

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 tujuan dari gabungan mata pelajaran yang digabungkan. Tujuan ini digunakan sebagai patokan yang harus dicapai anak pada hari itu. Aktivitas pembelajaran ini berisi kegiatankegiatan yang membuat siswa menjadi aktif. Kegiatan diawali dengan berdoa dilanjutkan aktivitas yang terdapat dalam buku lembar kerja. Label multiple intelligence ini merupakan tanda dari kegiatan atau aktivitas dalam lembar kerja siswa. Setiap kegiatan yang ada dilabeli sesuai dengan kecerdasan yang akan dikembangkan. 4. Validasi Desain Validasi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan lembar kerja siswa yang dibuat. Validasi dilakukan oleh tiga validator yaitu dua dosen PGSD USD dan satu guru sekolah dasar kelas 4. Dengan melakukan validasi tersebut diharapkan dapat diketahui kelemahan dan kelebihan sebagai dasar melakukan revisi lembar kerja siswa. Aspek yang divalidasi meliputi aspek sistematika, tampilan dan bahasa. Aspek sistematika merupakan aspek yang meliputi kesesuaian isi yang disajikan dalam Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence dengan kegiatan pembalajaran yang ada dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Item dalam aspek ini meliputi lembar kerja siswa disajikan secara sistematis, merupakan kegitatan dan tugas yang esensial, masalah yang diangkat dalam lembar kerja siswa sesuai dengan tingkat kognisi siswa, lembar kerja siswa menunjukkan karakteristik pembelajaran berbasis multiple intellegence, kegiatan dalam LKS sesuai dengan lingkungan siswa (kontekstual), proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) dan menunjukkan pengembangan kecerdasan yang beragam, kegiatan dalam lembar kerja siswa mempunyai tujuan yang jelas, kegiatan yang disajikan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa, lembar kerja siswa mampu meningkatkan kreativitas siswa, menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 rendah sampai tingkat tinggi, serta lembar kerja siswa memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik. Aspek bahasa merupakan hal yang berkaitan dengan penulisan dan penggunaan bahasa dalam Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence. Item dalam aspek bahasa ini meliputi penggunaan bahasa sesuai EYD, bahasa yang digunakan sesuai dengan kognisi siswa, komunikatif, petunjuk yang digunakan jelas, kalimat yang digunakan jelas, serta tidak menafsirkan makna ganda. Aspek tampilan merupakan kenampakan atau desain produk yang dikembangkan. Item dalam aspek tempilan ini meliputi keajekan ukuran huruf, bentuk atau jenis huruf yang digunakan, kejelasan gambar yang disajikan, kemenarikan gambar pada cover dan tampilan halaman yang disajikan, kesesuaian tata letak gambar dan tulisan pada sampul, ketepatan pemilihan ukuran dan jenis huruf, ukuran gambar, penempatan gambar, jarak (baris, alinea, dan karakter pada teks atau kalimat), dan ketepatan penempatan kolom atau tabel pada lembar kerja siswa. 5. Revisi Desain Revisi dilakukan setelah lembar kerja siswa tematik nernasis multiple Intelligence selesai divalidasi. Dari hasil validasi tersebut akan diberikan saran atau kritik sebagai dasar untuk melakukan revisi. B. Uji Kelayakan Lembar Kerja Siswa Validasi ini memaparkan hasil penilaian dari ahli lembar kerja siswa, ahli pembelajaran, dan guru sekolah dasar. 1. Hasil Penilaian Ketiga Validator per Item pada Setiap Aspek Berikut ini merupakan hasil penilaian tiga validator per item pada seiap aspek.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 Tebel 4. Hasil Penilaian Tiga Validator No Aspek Validator 1 2 3 I. SISTEMATIKA 1. LKS disajikan secara sistematis 4 4 5 2. Merupakan kegitatan dan tugas 4 4 5 yang esensial 3. Masalah yang diangkat sesuai 4 4 5 dengan tingkat kognisi siswa 4. LKS menunjukkan karakteristik 4 4 5 pembelajaran berbasis multiple intellegence. 5. Kegiatan dalam LKS sesuai 5 4 5 dengan lingkungan siswa (kontekstual) 6. Proses pembelajaran sesuai 4 4 4 dengan langkah-langkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) dan menunjukkan pengembangan kecerdasan yang beragam. 7. Kegiatan mempunyai tujuan yang 4 4 5 jelas 8. Kegiatan yang disajikan dapat 4 4 5 menumbuhkan rasa ingin tahu siswa 9. LKS mampu meningkatkan 4 4 5 kreativitas siswa 10. LKS menuntut siswa untuk 4 4 5 mampu berpikir tingkat rendah sampai tingkat tinggi 11. LKS memfasilitasi siswa untuk 3 4 5 mempraktikkan karakter yang baik Jumlah Skor secara keseluruhan 44 44 54 Skor Total 142 Rata-rata 4,30 II. BAHASA 1. Penggunaan bahasa sesuai EYD 2 4 4 2. Bahasa yang digunakan sesuai 4 4 5 dengan kognisi siswa 3. Bahasa yang digunakan 3 4 5 komunikatif 4. Petunjuk yang digunakan jelas 2 4 4 5. Kalimat yang digunakan jelas, 2 4 5 tidak menafsirkan makna ganda Ratarata 4,33 4,33 4,33 4,33 4,66 4 4,33 4,33 4,33 4,33 4 47,3 3,33 4,33 4 3,33 3,66

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 Jumlah Skor secara keseluruhan 13 Skor Total Rata-rata III. TAMPILAN 1. Keajekan ukuran huruf yang 5 digunakan 2. Keajekan bentuk atau jenis huruf 5 3. Kejelasan gambar yang disajikan 5 4. Kemenarikan gambar pada cover 4 5. Kesesuaian tata letak gambar dan 2 tulisan pada sampul 6. Kemenarikan tampilan halaman 4 yang disajikan 7. Ketepatan pemilihan ukuran dan 5 jenis huruf 8. Ketepatan ukuran gambar 4 9. Ketepatan penempatan gambar 4 10. Ketepatan jarak: baris, alinea, dan 2 karakter pada teks atau kalimat 11. Ketepatan penempatan kolom atau 3 tabel pada LKS Jumlah Skor secara keseluruhan 43 Skor Total Rata-rata 20 23 56 3,73 18,65 4 5 4,66 4 4 4 4 5 5 5 4 4,66 4,66 4,33 3,33 4 5 4,33 4 5 4,66 4 4 4 5 5 5 4,33 4,33 3,66 4 5 4 44 54 141 4,27 46,95 Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa hasil penilaian validasi lembar kerja siswa ditinjau dari berbagai aspek a. Aspek Sistematika Dalam aspek ini terdapat sebelas item diantaranya sebagai berikut: 1) Lembar kerja siswa disajikan secara sistematis, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 2) Merupakan kegitatan dan tugas yang esensial, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik.

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 3) Masalah yang diangkat sesuai dengan tingkat kognisi siswa, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 4) LKS menunjukkan karakteristik pembelajaran berbasis multiple intellegence, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 5) Kegiatan dalam LKS sesuai dengan lingkungan siswa, item ini mendapatkan skor ratarata 4,66. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 6) Proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pendekatan sains dan menunjukkan pengembangan kecerdasan yang beragam, item ini mendapatkan skor rata-rata 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori baik. 7) Kegiatan mempunyai tujuan yang jelas, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 8) Kegiatan yang disajikan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 9) LKS mampu meningkatkan kreativitas siswa, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 10) LKS menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tingkat tinggi, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 11) LKS memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik, item ini mendapatkan skor rata-rata 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori baik. Skor rata-rata Skor Rata-rata Data Hasil Validasi Aspek Sistematika 5 4.5 4 3.5 3 2.5 2 1.5 1 0.5 0 4.66 4.33 4.33 4.33 4.33 4.33 4.33 4.33 4.33 4 4 0 Item Aspek Sistematika LKS sistematis Kegiatan yang esensial Masalah sesuai kognisi siswa Berbasis multiple intelligence Sesuai dengan lingkungan siswa Sesuai pendekatan sains Mempunyai tujuan jelas Menumbuhkan rasa ingin tahu Meningkatkan kreativitas Menuntut berpikir dari rendah-tinggi Memfasilitasi siswa Gambar 9. Diagram Batang Hasil Validasi Aspek Sistematika Dari gambar 9. menunjukkan bahwa skor rata-rata tertinggi adalah 4,66 yaitu pada item nomer 5 yaitu kegiatan dalam LKS sesuai dengan lingkungan siswa. Sedangkan skor rata-rata

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 terendah adalah 4 yaitu pada item proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pendekatan sains dan menunjukkan pengembangan kecerdasan yang beragam dan LKS memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik. Secara keseluruhan dari ketiga validator aspek sistematika ini mendapatkan skor ratarata 4,30. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori sangat baik. b. Aspek Bahasa Dalam aspek ini terdapat lima item diantaranya sebagai berikut: 1) Penggunaan bahasa sesuai EYD, item ini mendapatkan skor rata-rata 3,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori cukup baik. 2) Bahasa yang digunakan sesuai dengan kognisi siswa, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 3) Bahasa yang digunakan komunikatif, item ini mendapatkan skor rata-rata 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori baik. 4) Petunjuk yang digunakan jelas, item ini mendapatkan skor rata-rata 3,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori cukup baik. 5) Kalimat yang digunakan jelas tidak menafsirkan makna ganda, item ini mendapatkan skor rata-rata 3,66. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori baik.

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 Skor rata-rata Skor Rata-rata Data Hasil Validasi Aspek Bahasa 5 4.5 4 3.5 3 2.5 2 1.5 1 0.5 0 4.33 4 3.33 3.66 3.33 Bahasa sesuai EYD Bahasa sesuai kognisi Bahasa komunikatif Petunjuk jelas Tidak menafsirkan makna ganda Item Aspek Bahasa Bahasa sesuai EYD Bahasa sesuai kognisi Bahasa komunikatif Petunjuk jelas2 Tidak menafsirkan makna ganda Gambar 10. Diagram Batang Hasil Validasi Aspek Bahasa Dari gambar 10. menunjukkan bahwa skor rata-rata tertinggi adalah 4,33 yaitu pada item nomer 2 yaitu kegiatan bahasa yang digunakan sesuai dengan kognisi siswa. Sedangkan skor rata-rata terendah adalah 3,33 yaitu pada item petunjuk yang digunakan jelas dan penggunaan bahasa sesuai EYD. Secara keseluruhan dari ketiga validator aspek bahasa ini mendapatkan skor rata-rata 3,73. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik.

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 c. Aspek Tampilan Dalam aspek ini terdapat sebelas item diantaranya sebagai berikut: 1) Keajekan ukuran huruf yang digunakan, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,66. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 2) Keajekan bentuk atau jenis huruf, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,66. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 3) Kejelasan gambar yang disajikan, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,66. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 4) Kemenarikan gambar pada cover, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 5) Kesesuaian tata letak gambar dan tulisan pada sampul, item ini mendapatkan skor ratarata 3,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori cukup baik. 6) Kemenarikan tampilan halaman yang disajikan, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 7) Ketepatan pemilihan ukuran dan jenis huruf, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,66. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik.

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 8) Ketepatan ukuran gambar, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 9) Ketepatan penempatan gambar, item ini mendapatkan skor rata-rata 4,33. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. 10) Ketepatan jarak: baris, alinea, dan karakter pada teks atau kalimat, item ini mendapatkan skor rata-rata 3,66. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori baik. 11) Ketepatan penempatan kolom atau tabel pada LKS, item ini mendapatkan skor rata-rata 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item tersebut termasuk dalam kategori baik.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Skor Rata-rata Data Hasil Validasi Aspek Tampilan 5 4.66 4.66 4.66 4.66 4.33 4.5 4.33 4.33 4.33 4 4 3.66 3.33 Skor Rata-rata 3.5 3 2.5 2 1.5 1 0.5 0 0 Item Aspek Tampilan Keajekan ukuran huruf Keajekan bentuk atau jenis huruf Kejelasan gambar Kemenarikan gambar pada cover Kesesuaian letak gambar dan tulisan sampul Kemenarikan tampilan halaman Ketepatan pemilihan ukuran dan jenis huruf Ketepatan ukuran gambar Ketepatan penempatan gambar Ketepatan jarak Penampatan kolom & tabel Gambar 11. Diagram Batang Hasil Validasi Aspek Tampilan Dari gambar 11. menunjukkan bahwa skor rata-rata tertinggi adalah 4,66 yaitu pada item nomer 1, 2, 3, 7 yaitu keajekan ukuran huruf yang digunakan, bentuk atau jenis huruf, kejelasan gambar yang disajikan, dan ketepatan pemilihan ukuran dan jenis huruf. Sedangkan

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 skor rata-rata terendah adalah 3,33 pada item nomer 5 yaitu kesesuaian tata letak gambar dan tulisan pada sampul. Secara keseluruhan dari ketiga validator aspek bahasa ini mendapatkan skor rata-rata 4,27. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori sangat baik. 2. Hasil Penilaian Masing-masing Validator a. Ahli Lembar Kerja Siswa Validasi ini memaparkan skor yang diperoleh dari angket setiap validator. Setelah validasi dilakukan, didapatkan beberapa perbaikan agar lembar kerja siswa dapat digunakan. Berikut data validator 1: Tabel 5. Hasil Penilaian Validasi Ahli Lembar Kerja Siswa NO ASPEK YANG DI NILAI I ISI YANG DISAJIKAN 1. LKS disajikan secara sistematis 2. Merupakan kegitatan dan tugas yang esensial 3. Masalah yang diangkat sesuai dengan tingkat kognisi siswa 4. LKS menunjukkan karakteristik pembelajaran berbasis multiple intelligence. 5. Kegiatan dalam LKS sesuai dengan lingkungan siswa (kontekstual) 6. Proses pembelajaran sesuai dengan langkahlangkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) dan menunjukkan pengembangan kecerdasan yang beragam. 7. Kegiatan mempunyai tujuan yang jelas 8. Kegiatan yang disajikan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa 9. LKS mampu meningkatkan kreativitas siswa 10. LKS menuntut siswa untuk mampu berpikir 1 SKALA 2 3 4 5 - - - √ √ √ - - - - √ - - - - - √ - - - √ - - - - √ √ - - - - √ √ -

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 III tingkat rendah sampai tingkat tinggi 11. LKS memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik Jumlah Frekuensi Jumlah Skor Skor Total Rata-rata II. BAHASA 1. Penggunaan bahasa sesuai EYD 2. Bahasa yang digunakan sesuai dengan kognisi siswa 3. Bahasa yang digunakan komunikatif 4. Petunjuk yang digunakan jelas 5. Kalimat yang digunakan jelas, tidak menafsirkan makna ganda Jumlah Frekuensi Jumlah Skor Skor Total Rata-rata Tampilan 1. Keajekan ukuran huruf yang digunakan 2. Keajekan bentuk atau jenis huruf 3. Kejelasan gambar yang disajikan 4. Kemenarikan gambar pada cover 5. Kesesuaian tata letak gambar dan tulisan pada sampul 6. Kemenararikan tampilan halaman yang disajikan 7. Ketepatan pemilihan ukuran dan jenis huruf 8. Ketepatan ukuran gambar 9. Ketepatan penempatan gambar 10. Ketepatan jarak: baris, alinea, dan karakter pada teks atau kalimat 11. Ketepatan penempatan kolom atau tabel pada LKS Jumlah Frekuensi Jumlah Skor Skor Total Rata-rata - √ - - 1 3 44 4 9 36 1 5 - - √ - - √ - - √ √ √ - - - 3 6 1 3 13 2,60 1 4 - √ - √ √ √ - - - √ - - √ - √ √ - √ - - - √ - - - √ - - 2 4 1 4 3 16 43 3,90 4 20 Dari data tabel diatas dapat diliha bahwa hasil penilaian dari validator 1 ditinjau dari : 1) Aspek sistematika mendapatkan rata-rata 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan. 2) Aspek bahasa mendapatkan rata-rata 2,6. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori cukup baik sehingga layak diuji cobakan. 3) Aspek tampilan mendapatkan rata-rata 3,9. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan. Skor Rata-rata Hasil Validasi Ahli Lembar Kerja Siswa 4.5 4 3.9 4 Skor Rata-rata 3.5 3 2.6 2.5 Sistematika 2 Bahasa 1.5 Tampilan 1 0.5 0 Sistematika Bahasa Tampilan Aspek Penilaian Gambar 12. Diagram Hasil Penilaian Validasi Ahli Lembar Kerja Siswa Secara keseluruhan, rata-rata dari ketiga aspek tersebut adalah 3,50. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101), maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan. Selain data kuantitatif didapatkan juga data kualitatif ya berupa saran, yaitu : secara umum isi aktivitas sudah memenuhi tujuan pembelajaran yang tertulis dia awal

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 aktivitas, pemilihan gambar dan aktivitas cocok dengan tema/judul serta layak digunakan, akan tapi ada beberapa bagian yang harus diperbaiki seperti : a) Validator 1 yaitu ahli kembar kerja siswa memberikan saran untuk revisi terhadap aspek bahasa untuk memperhatikan kata sambung, kata depan di-, ke-, dsb. Selain itu untuk memperbaiki kekurangan huruf dan ketepatan pemilihan kata. Berikut hasil revisi yang dilakukan peneliti. Berikut adalah screenshot atau foto lembar kerja siswa sebelum direvisi dan sesudah direvisi. Gambar 13. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 2 Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang belum direvisi. Kata yang diberi lingkaran sebelumnya penulisan kata depannya disambung. Gambar 14. Tampilan Lembar Kerja sesudah direvisi halaman 2 Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang sudah direvisi. Kata “di sepanjang” sudah ditulis dengan benar dengan memisahkan di dan sepanjang.

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Gambar 15. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 3 Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang belum direvisi. Pemilihan kata dalam membuat kalimat tidak tepat. Gambar 16. Tampilan Lembar Kerja sesudah direvisi halaman 3 Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang sudah direvisi. Pemilihan kata dalam membuat kalimat sudah tepat. b) Validator juga memberikan saran untuk direvisi terhadap aspek ruang untuk memperhatikan pemberian tempat pengisian lokasi jawaban.

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 Berikut hasil revisi yang dilakukan peneliti. Berikut adalah screenshot atau foto lembar kerja siswa sebelum direvisi dan sesudah direvisi. Gambar 17. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 5 Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang belum direvisi. Pemberian ruang menjawab sangat sempit. Gambar 18. Tampilan Lembar Kerja sesudah direvisi halaman 5 Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang sudah direvisi. Pemberian ruang menjawab sudah diperlebar.

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 c) Validator juga memberikan saran agar direvisi mengenai tampilan, karena ada beberapa bagian sampul terpotong, apa hanya cenderung warna biru Berikut hasil revisi yang dilakukan peneliti. Berikut adalah screenshot atau foto lembar kerja siswa sebelum direvisi dan sesudah direvisi. Gambar 19. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 1 Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang belum direvisi. Template tampak terpotong dan menjadi warna putih. Gambar 20. Tampilan Lembar Kerja sesudah direvisi halaman 1 Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang sudah direvisi. Template dirubah menjadi warna putih seluruhnya.

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 b. Ahli Pembelajaran Validasi ini memaparkan skor yang diperoleh dari angket setiap validator. Setelah validasi dilakukan, didapatkan beberapa perbaikan agar lembar kerja siswa dapat digunakan. Berikut data validator 2: Tabel 6. Hasil Penilaian Validasi Ahli Pembelajaran NO ASPEK YANG DI NILAI I ISI YANG DISAJIKAN 1. LKS disajikan secara sistematis 2. Merupakan kegitatan dan tugas yang esensial 3. Masalah yang diangkat sesuai dengan tingkat kognisi siswa 4. LKS menunjukkan karakteristik pembelajaran berbasis multiple intelligence. 5. Kegiatan dalam LKS sesuai dengan lingkungan siswa (kontekstual) 6. Proses pembelajaran sesuai dengan langkahlangkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) dan menunjukkan pengembangan kecerdasan yang beragam. 7. Kegiatan mempunyai tujuan yang jelas 8. Kegiatan yang disajikan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa 9. LKS mampu meningkatkan kreativitas siswa 10. LKS menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tingkat tinggi 11. LKS memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik Jumlah Frekuensi Jumlah Skor Skor Total Rata-rata II. BAHASA 1. Penggunaan bahasa sesuai EYD 2. Bahasa yang digunakan sesuai dengan kognisi siswa 3. Bahasa yang digunakan komunikatif 4. Petunjuk yang digunakan jelas 5. Kalimat yang digunakan jelas, tidak menafsirkan makna ganda Jumlah Frekuensi SKALA 3 4 5 - √ √ √ - - - √ - - - - √ - - - - √ - - - - √ √ - - - - √ √ - - - - √ - 1 2 - - - 11 44 44 4 - - - √ √ - - - - √ √ √ - 4

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 Jumlah Skor Skor Total Rata-rata III Tampilan 1. Keajekan ukuran huruf yang digunakan 2. Keajekan bentuk atau jenis huruf 3. Kejelasan gambar yang disajikan 4. Kemenarikan gambar pada cover 5. Kesesuaian tata letak gambar dan tulisan pada sampul 6. Kemenararikan tampilan halaman yang disajikan 7. Ketepatan pemilihan ukuran dan jenis huruf 8. Ketepatan ukuran gambar 9. Ketepatan penempatan gambar 10. Ketepatan jarak: baris, alinea, dan karakter pada teks atau kalimat 11. Ketepatan penempatan kolom atau tabel pada LKS Jumlah Frekuensi Jumlah Skor Skor Total Rata-rata 20 20 4 - - - √ √ √ √ √ - - - - √ - - - - √ √ √ √ - - - - √ - 11 44 44 4 Dari data tabel diatas dapat diliha bahwa hasil penilaian dari validator 2 ditinjau dari : 1) Aspek sistematika mendapatkan rata-rata 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan. 2) Aspek bahasa mendapatkan rata-rata 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan. 3) Aspek tampilan mendapatkan rata-rata 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan.

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 Skor Rata-rata Hasil Validasi Ahli Pembelajaran 4.5 4 4 4 4 Skor rata-rata 3.5 3 2.5 Sistematika 2 Bahasa 1.5 Tampilan 1 0.5 0 Sistematika Bahasa Tamilan Aspek Penilaian Gambar 21. Diagram Hasil Penilaian Validasi Ahli Pembelajaran Secara keseluruhan, rata-rata dari ketiga aspek tersebut adalah 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101), maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan. Selain data kuantitatif didapatkan juga data kulaitatif ya berupa saran, yaitu : secara umum lembar kerja sudah baik, tetapi ada kata yang tidak sesuai EYD yaitu kata multiple intelligence, di lembar kerja siswa tertulis multiple intellegence. Berikut hasil revisi yang dilakukan peneliti. Berikut adalah screenshot atau foto lembar kerja siswa sebelum direvisi dan sesudah direvisi.

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 Gambar 22. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman ii Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang belum direvisi. Tulisan yang diberi lingkaran merah tersebut salah. Gambar 23. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman ii Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang sudah direvisi. Tulisan multiple intelligence sudah benar.

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 c. Guru Validasi ini memaparkan skor yang diperoleh dari angket setiap validator. Setelah validasi dilakukan, didapatkan beberapa perbaikan agar lembar kerja siswa dapat digunakan. Berikut data validator 3: Tabel 7. Hasil Penilaian Validasi Guru NO ASPEK YANG DI NILAI I ISI YANG DISAJIKAN 1. LKS disajikan secara sistematis 2. Merupakan kegitatan dan tugas yang esensial 3. Masalah yang diangkat sesuai dengan tingkat kognisi siswa 4. LKS menunjukkan karakteristik pembelajaran berbasis multiple intelligence. 5. Kegiatan dalam LKS sesuai dengan lingkungan siswa (kontekstual) 6. Proses pembelajaran sesuai dengan langkahlangkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) dan menunjukkan pengembangan kecerdasan yang beragam. 7. Kegiatan mempunyai tujuan yang jelas 8. Kegiatan yang disajikan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa 9. LKS mampu meningkatkan kreativitas siswa 10. LKS menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tingkat tinggi 11. LKS memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik Jumlah Frekuensi Jumlah Skor Skor Total Rata-rata Persentase II. BAHASA 1. Penggunaan bahasa sesuai EYD 2. Bahasa yang digunakan sesuai dengan kognisi siswa 3. Bahasa yang digunakan komunikatif 4. Petunjuk yang digunakan jelas 5. Kalimat yang digunakan jelas, tidak menafsirkan makna ganda SKALA 3 4 1 2 5 - - - - √ √ √ - - - - √ - - - - √ - - - √ - - - - - √ √ - - - - √ √ - - - - √ 1 4 10 50 54 4,90 98% - - - √ - √ - - - √ - √ √

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 III Jumlah Frekuensi Jumlah Skor Skor Total Rata-rata Persentase Tampilan 1. Keajekan ukuran huruf yang digunakan 2. Keajekan bentuk atau jenis huruf 3. Kejelasan gambar yang disajikan 4. Kemenarikan gambar pada cover 5. Kesesuaian tata letak gambar dan tulisan pada sampul 6. Kemenararikan tampilan halaman yang disajikan 7. Ketepatan pemilihan ukuran dan jenis huruf 8. Ketepatan ukuran gambar 9. Ketepatan penempatan gambar 10. Ketepatan jarak: baris, alinea, dan karakter pada teks atau kalimat 11. Ketepatan penempatan kolom atau tabel pada LKS Jumlah Frekuensi Jumlah Skor Skor Total Rata-rata 2 8 3 15 √ √ √ √ - 23 4,60 92% - - - √ - - - - √ - - - - √ √ √ √ - - - - √ 1 4 10 50 54 4,90 Dari data tabel diatas dapat diliha bahwa hasil penilaian dari validator 3 ditinjau dari : 1. Aspek sistematika mendapatkan rata-rata 4,90. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori sangat baik sehingga layak diuji cobakan. 2. Aspek bahasa mendapatkan rata-rata 4,60. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori sangat baik sehingga layak diuji cobakan. 3. Aspek tampilan mendapatkan rata-rata 4,90. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori sangat baik sehingga layak diuji cobakan. Skor Rata-rata Hasil Validasi Guru 4.95 4.9 4.9 4.9 Skor Rata-rata 4.85 4.8 4.75 Sistematika 4.7 4.65 Bahasa 4.6 4.6 Tampilan 4.55 4.5 4.45 Sistematika Bahasa Tampilan Aspek Penilaian Gambar 24. Diagram Hasil Penilaian Validasi Guru Secara keseluruhan, rata-rata dari ketiga aspek tersebut adalah 4,80. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101), maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori sangat baik sehingga layak diuji cobakan. Selain data kuantitatif didapatkan juga data kulaitatif ya berupa saran, yaitu : secara keseluruhan lembar kerja siswa sudah baik, namun ada beberapah hal yang harus diperhatikan dalam penulisan “Lembar Kerja Siswa” pada cover sebaikna miring atau tidak. Selain itu juga diminta untuk membuat perintah lebih jelas. Berikut hasil revisi yang dilakukan peneliti. Berikut adalah screenshot atau foto lembar kerja siswa sebelum direvisi dan sesudah direvisi.

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 Gambar 25. Tampilan Sampul sebelum dan seseudah direvisi. Gambar diatas tidak direvisi karena sudah dirasa sesuai. Hal tersebut juga disebabkan saran dari validator ahli pembelajaran yang mengatakan sudah bagus seperti itu.

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 Gambar 26. Tampilan Lembar Kerja sebelum direvisi halaman 10 Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang belum direvisi. Perintah yang ditulis kurang jelas. Gambar 27. Tampilan Lembar Kerja sudah direvisi halaman 10. Gambar diatas merupakan lembar kerja siswa yang sudah direvisi. Perintah yang ditulis sudah jelas dengan menyebutkan jumlah kata yang harus dicari.

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 C. Pembahasan Produk yang didapat dari penelitian ini adalah prototipe LKS Tematik Kurikulum 2013 Berbasis Multiple Intelligence. Lembar kerja siswa merupakan panduan belajar siswa untuk melakukan kegiatan terprogram yang digunakan meningkatkan pemahaman melalui aktivitas penyelidikan atau pemecahan masalah sehingga indikator pembalajaran dapat tercapai. Tujuan penggunaan lembar kerja siswa ini adalah sebagai sarana pemberi motivasi dalam mengambangkan pengetahuan dan keterampilan serta memberikan info mengenai materi ajar. Selain itu untuk mengecek pemahaman setelah mendapatkan materi yang diberikan. Penilaian kelayakan proptotipe lembar kerja siswa tematik dalam validasi ahli pada penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen penilaiannya. Skala yang digunakan dalam angket tersebut menggunakan skala lima menurut Sukardjo (2008:101). Skala penilaian yang dikembangkan yaitu (5) sangat baik, (4) baik, (3) cukup baik, (2) kurang baik, (1) tidak baik. Dari skor yang didapat dikonversikan menjadi data kualitatif skala lima menurut Sukardjo (2008: 101). Kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008:101) adalah interval skor X > 4,21 berarti sangat baik, 3,40 < X ≤4,21 berarti baik, 2,60 < X≤3,40 berarti cukup baik, 1,79 < X ≤2,60 berarti kurang baik, dan X ≤1,79 berarti sangat kurang baik. Hasil penilaian dari ketiga validator per item pada aspek sistematika yang meliputi item lembar kerja siswa disajikan secara sistematis, merupakan kegitatan dan tugas yang esensial, masalah yang diangkat sesuai dengan tingkat kognisi siswa, LKS menunjukkan karakteristik pembelajaran berbasis multiple intellegence, kegiatan mempunyai tujuan yang jelas, kegiatan yang disajikan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu siswa, LKS mampu meningkatkan kreativitas siswa, dan LKS menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tingkat tinggi mendapatkan masing-masing skor rata-rata 4,33, sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan item proses pembelajaran sesuai dengan

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 langkah-langkah pendekatan sains dan menunjukkan pengembangan kecerdasan yang beragam dan LKS memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik masingmasing mendapatkan skor rata-rata 4 sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori baik. Untuk item kegiatan dalam LKS sesuai dengan lingkungan siswa, mendapatkan skor rata-rata 4,66, sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. Secara keseluruhan dari ketiga validator aspek sistematika ini mendapatkan skor rata-rata 4,30. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas lembar kerja siswa termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil penilaian dari ketiga validator per item pada aspek bahasa yang meliputi item penggunaan bahasa sesuai EYD dan item petunjuk yang digunakan jelas masing-masing mendapatkan skor rata-rata 3,33, sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori cukup baik. Untuk item bahasa yang digunakan sesuai dengan kognisi siswa mendapatkan skor rata-rata 4,33, sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan untuk item bahasa yang digunakan komunikatif mendapatkan skor rata-rata 4 dan untuk item kelimat yang digunakan jelas atau tidak menafsirkan makna ganda mendapatkan skor rata-rata 3,66, sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori baik. Secara keseluruhan dari kegita validator lembar kerja siswa dalam aspek bahasa ini mendapatkan skor rata-rata 3,73. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas lembar kerja siswa termasuk dalam kategori baik.

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 Hasil penilaian dari ketiga validator per item pada aspek tampilan yang meliputi item keajekan ukuran huruf yang digunakan, keajekan bentuk atau jenis huruf, kejelasan gambar yang disajikan, dan ketepatan pemilihan ukuran dan jenis huruf masing-masing mendapatkan skor rata-rata 4,66, sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. Untuk item kemenarikan gambar pada cover, kemenarikan tampilan halaman yang disajikan, ketepatan penempatan gambar dan ketepatan ukuran gambar masing-masing mendapatkan skor rata-rata 4,33, sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan untuk item ketepatan penempatan kolom atau tabel pada LKS mendapatkan skor rata-rata 4, item ketepatan jarak (baris, alinea, dan karakter pada teks atau kalimat) mendapat skor rata-rata 3,66, sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori baik. Item yang terakhir yaitu kesesuaian tata letak gambar dan tulisan pada sampul mendapatkan skor ratarata 3,33, sehingga berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka item pada lembar kerja siswa tersebut termasuk dalam kategori cukup baik. Secara keseluruhan dari ketiga validator lembar kerja siswa dalam aspek tampilan ini mendapatkan skor rata-rata 4,27. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) maka kualitas lembar kerja siswa termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil penilaian validator 1 yaitu ahli lembar kerja siswa mendapatkan skor rata-rata 3,50. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101), maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan. Selain data kuantitatif didapatkan juga data kulaitatif ya berupa saran, yaitu perlu diperhatikan kata sambung, kata depan di-, ke-, dsb, perbaiki kekurangan huruf dan ketepatan pemilihan kata, perhatikan pemberian tempat pengisian

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 lokasi jawaban, ada beberapa bagian sampul terpotong, dan apa hanya cenderung warna biru. Revisi yang dilakukan adalah memperbaiki penulisan kata depan, memperlebar tempat untuk menjawab. Hasil penilaian validator 2 yaitu ahli pembelajaran mendapatkan skor rata-rata 4. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101), maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan. Selain data kuantitatif didapatkan juga data kulaitatif ya berupa saran, yaitu secara umum lembar kerja sudah baik, tetapi ada kata yang tidak sesuai EYD yaitu kata multiple intelligence, di lembar kerja siswa tertulis multiple intellegence. Revisi yang dilakukan adalah dengan mengganti kata “multiple intellegence” dengan “multiple intelligence”. Hasil penilaian validator 3 yaitu ahli lapangan mendapatkan skor rata-rata 4,80. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101), maka kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori sangat baik sehingga layak diuji cobakan. Selain data kuantitatif didapatkan juga data kulaitatif ya berupa saran, yaitu secara keseluruhan lembar kerja siswa sudah baik, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan “Lembar Kerja Siswa” pada cover sebaiknya miring atau tidak. Selain itu juga diminta untuk membuat perintah lebih jelas. revisi tidak dilakukan karena dari validator 1 yaitu ahli lembar kerja siswa memberikan komentar bagus akan judul pada sampul hanya saja latar belakan pada tulisan sampul ditaruh panling depan dapa layer sampul. Hasil penilaian ketiga validator ditinjau dari aspek sistematika mendapatka skor rata-rata 4,30, ditinjau dari aspek bahasa mendapatkan skor rata-rata 3,73 dan ditinjau dari aspek tampilan mendapatkan skor rata-rata 4,26 sehingga dari ketiga aspek itu didapatkan skor ratarata 4,09. Berdasarkan skor rata-rata pencapaian tersebut, maka kualitas Lembar Kerja Siswa

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak digunakan. Melihat hasil tersebut, maka berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101) kualitas Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence termasuk dalam kategori baik sehingga layak diuji cobakan.

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1. Pengembangan prototipe lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multipe intelligence menggunakan langkah-langkah sebagai berikut (1) potensi dan masalah diperoleh dikeranakan pergantian kurikulum dari KTSP menjadi kurikulum 2013 serta terbatasnya perangkat pembelajaran berupa lembar kerja siswa tematik (2) pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket kepada enam sekolah dasar selanjutnya dilakukan analisis (3) desain produk dalam tahap ini dilakukan dengan menganalisis kurikulum 2013, mencatat materi pembelajaran serta mengumpulkan kompetensi dasar yang berkaitan dengan tema jenis-jenis pekerjaan, membuat rencana pelaksanaan pembelajaran tematik dengan mengintegrasikan kompetensi-kompetensi dasar yang sudah dikumpulkan dan mengembangkan indikator serta tujuan pembelajaran sesuai dengan format kurikulum 2013, melabeli kegiatan rencana pelaksanaan pembelajaran dengan kecerdasan yang dikembangkan, pembuatan lembar kerja siswa dengan menyesuaikan kegiatan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran dan melabeli aktivitasaktivitas yang dibuat dengan kecerdasan yang tertera pada rencana pelaksannan pembelajaran, mendesain cover, template, banner dengan Microsoft Word, Corel Draw X3 dan Adobe Photosop PS5. Komponen lembar kerja berisi tujuan pembelajaran, aktivitas, dan label multiple intelligence (4) validasi dilakukan oleh tiga ahli, ahli lembar 77

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 kerja siswa, ahli pembelajaran, ahli lapangan (5) revisi desain dilakukan sesuai saran dan kritik yang diberikan validator. 2. Kualitas prototipe Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence dengan tema Berbagai Pekerjaan dan sub tema Jenis-jenis Pekerjaan adalah baik sehingga dapat diuji cobakan. Hal ini tampak dari hasil penilaian ketiga validator ditinjau dari aspek sistematika mendapatkan skor rata-rata 4,30, aspek bahasa mendapatkan skor rata-rata 3,73 dan aspek tampilan mendapatkan skor rata-rata 4,26 sehingga hasil skor rata-rata akhir 4,09. Berdasarkan kriteria skor skala lima menurut Sukardjo (2008: 101), maka lembar kerja siswa dapat digunakan untuk uji coba terbatas. B. Keterbatasan Penelitian Proses pelaksanaan penelitian Pengembangan Lembar Kerja Siswa Tematik Kelas IV SD Berbasis Multiple Intelligence mempunyai beberapa keterbatasan, antara lain: 1. Pengembangan penelitian ini berupa prototipe lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence. 2. Penelitian ini terbatas pada kelas IV SD bertema berbagai pekerjaan dengan sub tema jenis-jenis pekerjaan. 3. Analisis kebutuhan dilakukan kurang mendalam. C. Saran Bagi peneliti selanjutnya yang akan mengembangkan lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence, berikut saran yang dapat diberikan:

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 1. Bagi peneliti lain Melakukan uji coba terbatas di sekolah dasar yang sudah menerapkan kurikulum 2013, karena penelitian ini baru sampai tahap uji validasi atau lebih tepatnya sampai tahap kelima yaitu revisi desain. 2. Bagi guru Guru diharapkan memperhatikan kecerdasan yang dimiliki siswa, sehingga mampu menjadi fasilitator dengan menggunakan lembar kerja siswa tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence.

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 DAFTAR PUSTAKA Akbar, Sa’dun dkk. 2009. Pengembangan Model Pembelajaran Tematik untuk Kelas 1 dan Kelas 2 Sekolah Dasar. Jurnal. Malang: UNM. Dewi, Devy Retnosari. 2013. Pengembangan Lembar Kerja Siswa Untuk Pembelajaran Permutasi dan Kombinasi Dengan Pendekatan Kontekstual untuk Siswa SMA Kelas XI. Artikal Ilmiah. Malang: UNM. Gunawan, Adi W. 2003. Born to be a Genius. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Irsanti, Agustina Johan. 2011. Penerapan Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR) dalam Competence, Concience, dan Compassion (3C) Peserta Didik Kelas IIIA SD Kanisius Demangan Baru I Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi. Yogyakarta: USD. Jasmine, Julia. 2007. Mengajar Berbasis Multiple Intelligences. Jakarta: Nuansa. Kisworo, Desi. 2010. Pengaruh Metode Kooperatif Tipe THINK-PAIR-SHARE Menggunakan Lembar Lerja Siswa (LKS) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Di SMA Pangudi Luhur Sedayu Kelas X. Skripsi. Yogyakarta : USD Muzamiroh, Mida Latifatul. 2013. Kupas Tuntas Kurikulum 2013. Jakarta: Kata Pena Rusmawati, Paulinha Hani. 2013. Penggunaan Lembar Kerja Siswa dan Pemanfaatan Program Geogebra Pada Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Kesebangunan Kelas IX di SMP Negeri 2 Jetis Bantul. Skripsi. Yogyakarta: USD. Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sujiono, Yuliani Nurani; Sujiono, Bambang. 2010. Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak. Jakarta: PT Indeks. Sukardjo. 2008. Kumpulan Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Prodi Teknologi Pembelajaran, PPS UNY. Suparno, Paul. 2004. Teori Intelegensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius.

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 Suparwati, Yuana. 2010. Peningkatan Keterlibatan Siswa Dengan Media LKS Dalam Pembalajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Kanisius Kalasan Yogyakarta Semester Genap Tahun Pelajaran 2009/2010. Skripsi. Yogyakarta: USD Susanto, Handy. 2005. Penerapan Multiple Intelligences dalam Sistem Pembelajaran. BPK Penabur. No.04/Th.IV/Juli 2005. Trianto. 2009. Mendesain model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana. Trianto. 2009. Mengembangkan Model Pembelajaran Tematik. Jakarta: Prestasi Pustaka. Trianto. 2010. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik Bagi Usia Dini TK/RA & Anak Usia Kelas Awal SD/MI. Jakarta: Kencana. Uno. 2009. Menelola Kecerdasan Dalam Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara. Windarti, Esti. 2012. Evektifitas Penggunaan Lembar Kerja Siswa ditinjau dari Motivasi, Aktivitas dan Perstasi Belajar Siswa di Kelas VIII C SMP N 2 Paliyan Pada Pokok Bahasan Prisma dan Limas. Skripsi. Yogyakarta: USD

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Nama Satuan Pendidikan : SD Negeri Kledokan 1 Kelas/Semester : IV/1 Tema/Subtema : Berbagai Pekerjaan/Jenis-jenis Pekerjaan Mata pelajaran terkait : IPS, IPA, dan Bahasa Indonesia Pertemuan : Pertama Alokasi waktu : 6 x 35menit A. Kompetensi Inti : 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak bermain dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator : 1. IPS Kompetensi Dasar 1.2 Menjalankan ajaran agama dalam berfikir dan berperilaku sebagai penduduk Indonesia dengan mempertimbangkan kelembagaan sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam masyarakat 1.3 Menerima karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya 2.3 Menunjukkan perilaku santun, toleransi, dan peduli dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 3.3 Memahami manusia dalam hubungannya dengan kondisi goegrafis disekitarnya. 4.3 Menceritakan manusia dalam hubungannya dngan lingkungan geografis tempat tinggalnya. Indikator 2.3.1 Menunjukkan perilaku kerjasama, bertanggung jawab, menghargai pendapat orang lain dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman melalui diskusi 3.3.1 Menjelaskan jenis-jenis pekerjaan serta hubungannya dengan kondisi geografis. 3.3.2 Menjelaskan proses pembuatan batik ikat celup secara sederhana. 4.3.1 Menceritakan tentang hasil bacaan mengenai proses pembuatan batik ikat celup. 2. IPA Kompetensi Dasar 1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi 3.7 Mendiskripsikan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat 4.7 Menyajikan laporan hasil pengamatan tentang teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta kemudahan yang diperoleh oleh masyarakat dengan memanfaatkan teknologi tersebut Indikator

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 3.7.1 Menjelaskan hubungan teknologi pembuatan batik ikat celup dengan jenis pekerjaan yang sesuai. 4.7.1 Membuat laporan hasil pengamatan tentang jenis-jenis pekerjaan sesuai dengan perkembangan teknologi pembuatan batik ikat celup. 3. Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar 1.2 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan YME atas keberadaan lingkungan dan sumber daya alam, alat teknologi modern dan tradisional, perkembangan teknologi, sosial, serta permasalahan social 2.4 Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia 3.4 Menggali informasi dari teks cerita pertualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku 4.4 Menyajikan teks cerita pertualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam secara mandiri dalam teks bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku Indikator 3.4.1 Mengidentifikasi informasi dari teks cerita. 4.4.1 Membuat cerita petualangan mengenai lingkungan dan sumber daya alam yang ada di sekitar. C. Tujuan Pembelajaran 1. IPS 2.3.1 Setelah melakukan diskusi, siswa mampu menunjukkan masingmasing minimal 3 perilaku kerjasama, bertanggung jawab, menghargai pendapat orang lain dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman 3.3.1 Siswa mampu menjelaskan minimal 3 jenis pekerjaan serta

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 hubungannya dengan kondisi geografis setelah melakukan kegiatan diskusi 3.3.2 Setelah melakukan diskusi, siswa mampu menjelaskan proses pembuatan batik ikat celup secara sederhana maksimal selama 5 menit 4.3.1 Setelah mengkaji isi bacaan tentang pembutan batik ikat celup, siswa mampu menceritakan minimal 3 hasil bacaan mengenai proses pembuatan batik ikat celup 2. IPA 3.7.1 Setelah melakukan kegiatan diskusi, siswa mampu menjelaskan minimal 3 hubungan teknologi pembuatan batik ikat celup dengan jenis pekerjaan yang sesuai 4.7.1 Setelah melakukan kegiatan diskusi, siswa mampu membuat sebuah laporan hasil pengamatan tentang jenis-jenis pekerjaan sesuai dengan perkembangan teknologi pembuatan batik ikat celup 3. Bahasa Indonesia 3.4.1 Setelah membaca dan mengkaji isi teks cerita, siswa mampu mengidentifikasi minimal 3 informasi dari teks cerita 4.4.1 Setelah membaca contoh teks cerita, siswa mampu membuat sebuah cerita petualangan mengenai lingkungan dan sumber daya alam yang ada di sekitar D. Materi Pembelajaran a. IPS : jenis-jenis pekerjaan hubungannya dengan keadaan geografisnya. b. IPA : sumber daya alam hubungannya dengan jenis pekerjaan. c. Bahasa Indonesia: mengolah informasi dari teks cerita E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran  Pendekatan : scientific tematik integrated dan Multiple Intelligence

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86  Metode : tanya jawab, penugasan, diskusi, observasi, kerja kelompok, dan ceramah F. Media/Alat/Sumber Pembelajaran 1. Media : media ICT dan media konvensional berupa miniatur relief permukaan bumi (dataran rendah, dataran tinggi, dan perairan) 2. Alat :- 3. Sumber : kondisi lingkungan, berbagai jenis pekerjaan di lingkungan masyarakat dan modul pembelajaran G. Langkah-langkah Pembelajaran Jenis Kegiatan Kecerdasan yang terkait Alokasi Waktu Penggalan 1 70 menit Pendahuluan 1. Salam 2. Doa a. Sebelum berdoa, guru mengajak siswa bernyanyi lagu “Mana Jari” dan berdoa bersama. Mana jari, mana jari. Di sini, di sini. Apa kabar kamu, baik baik saja. Bertemu, dilipat, berdoa. 3. Presensi a. Guru melakukan presensi dengan mengajak siswa untuk menyanyikan lagu “Apa kabar”. Selamat pagi dik…apa kabar? Baik. Selamat pagi dik…apa kabar? Baik. Selamat pagi dik..selamat pagi dik..selamat pagi semua apa kabar? Baik Kecerdasan eksistensial* Kecerdasan musikal

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 4. Apersepsi a. Siswa bersama guru Kecerdasan musikal menyanyikan nama-nama pekerjaan (dengan nada balonku ada lima) 5. Orientasi a. Guru menjelaskan kegiatan dan tujuan pembelajaran. 6. Motivasi a. Guru mengajak siswa untuk menyanyikan lagu tentang namanama pekerjaan. Guru mengaitkan lagu dengan materi yang akan dipelajari oleh siswa. Inti 1. Siswa dibagi menjadi lima kelompok 2. Guru meminta siswa untuk membuka modul pembelajaran Kecerdasan ruang Kecerdasan linguistik mengenai alat dan bahan serta pembuatan batik ikat celup. 3. Guru bertanya kepada siswa sambil mengarahkan siswa untuk mempelajari berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan pembuatan batik ikat celup tersebut. 4. Guru menunjukkan media ICT Kecerdasan ruang kepada siswa tentang berbagai Kecerdasan musikal macam pekerjaan yang berhubungan Kecerdasan linguistik dengan produksi batik untuk menambah wawasan siswa. 5. Guru membagikan LKS pada setiap

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 kelompok. 6. Guru menjelaskan bagian LKS yang harus dikerjakan oleh siswa. 7. Siswa diajak jalan-jalan di Kecerdasan linguistic*, lingkungan sekolah untuk kecerdasan kinestetik, mengamati dan mencatat jenis-jenis kecerdasan interpersonal, pekerjaan serta sumber daya alam kecerdasan naturalis*, yang ada disekitar didalam LKS kecerdasan ruang* (aktivitas 1). 8. Setelah kegiatan jalan-jalannya usai, siswa diminta untuk kembali ke kelas dan guru mengecek hasil kerja siswa. Penutup 1. Guru mengajak siswa untuk merangkum materi yang telah Kecerdasan linguistik mereka pelajari bersama . Penggalan 2 70 menit Pendahuluan 1. Apersepsi a. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan siswa, guru meminta salah satu siswa untuk menyebutkan langkah-langkah dalam pembuatan batik ikat celup. 2. Orientasi a. Guru menyampaikan materi, kegiatan dan tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa. Kecerdasan linguistik

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 3. Motivasi a. Guru mengajak siswa untuk Kecerdasan musikal menyanyikan kembali lagu tentang nama-nama pekerjaan. Inti 1. Guru menyuruh siswa membuka modul pembelajaran mengenai Kecerdasan ruang Kecerdasan linguistik pembuatan batik. 2. Guru meminta siswa untuk membaca Kecerdasan linguistic*, teks cerita tentang pembuatan batik kecerdasan interpersonal, ikat celup dan menemukan bahanbahan yang digunakan untuk membuat batik ikat celup, langkahlangkah dalam pembuatan batik ikat celup, dan jenis-jenis pekerjaan yang terkait dengan pembuatan batik ikat celup. (aktivitas 2) 3. Guru menyuruh siswa untuk menjawab pertanyaan pada modul. 4. Guru menyuruh siswa untuk Kecerdasan linguistik, Kecerdasan interpersonal Kecerdasan interpersonal membaca modul bagian teknologi Kecerdasan lingustik sederhana dan teknologi modern Kecerdasan ruang tentang pembuatan batik. 5. Siswa di minta untuk mengamati Kecerdasan ruang berbagai teknologi sederhana dan Kecerdasan musikal teknologi modern yang terdapat Kecerdasan linguistik dalam media ICT untuk membantu Kecerdasan matematis-logis siswa memahami materi. 6. Siswa mengerjakan LKS aktivitas 3 yaitu menuliskan tekologi apa saja yang terdapat dalam video Kecerdasan ruang* Kecerdasan linguistik*

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 7. Guru bersama dengan siswa membahas hasil kerja siswa. Penutup 1. Guru mengajak siswa untuk Kecerdasan linguistic merangkum materi pelajaran yang telah mereka pelajari bersama. Penggalan 3 70 menit Pendahuluan 1. Apersepsi a. Guru bertanya kepada siswa mengenai jenis-jenis pekerjaan Kecerdasan linguistik Kecerdasan naturalis yang telah ditemukan oleh siswa saat kegiatan observasi di lingkungan sekolah. b. Setelah siswa menjawab pertanyaan dari guru, guru bertanya kembali tentang kondisi geografis seperti apa yang cocok untuk jenis pekerjaan yang telah disebutkan oleh siswa. 2. Orientasi a. Guru menyampaikan materi pelajaran dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai oleh siswa. 3. Motivasi a. Guru mengajak siswa untuk Kecerdasan musikal menyanyikan lagu “naik-naik ke puncak gunung” b. Guru mengaitkan lagu dengan materi yang akan dipelajari Kecerdasan ruang-visual

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 Inti 1. Guru menyuruh siswa untuk melakukan aktivitas 4 pada LKS yaitu membuka modul pada gambar Kecerdasan interpersonal*, peta geografis (dataran rendah, Kecerdasan matematis- dataran tinggi, dan perairan). logis. 2. Berdasarkan gambar tersebut, setiap kelompok diminta untuk mengamati dan mendiskusikan hasil pengamatan hubungan sumber daya alam dengan Kecerdasan linguistik, jenis pekerjaan yang sesuai dan Kecerdasan ruang-visual kondisi geografis. Kecerdasan naturalis 3. Guru menunjukkan media konvensional kepada siswa berupa miniatur relief muka bumi (dataran rendah, dataran tinggi, dan perairan) Kecerdasan linguistik untuk membantu memperjelas gambar pada modul. 4. Setiap kelompok menuliskan hasil Kecerdasan interpersonal diskusinya. 5. Siswa mengerjakan LKS aktivitas 5 Kecerdasan linguistik 6. Guru bersama dengan siswa mengoreksi hasil kerja siswa. Penutup 1. Guru bersama dengan siswa Kecerdasan intrapersonal menyimpulkan materi pelajaran yang telah dipelajari dari awal hingga akhir pelajaran. 2. Guru memberikan soal evaluasi 3. Guru mengajak siswa untuk merefleksikan kegiatan Kecerdasan intrapersonal

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 pembelajaran yang telah mereka laksanakan 4. Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi selanjutnya yang akan dipelajari besok pagi 5. Doa penutup dan salam Kecerdasan eksistensial H. Penilaian 1. Prosedur a. Proses b. Post-test 2. Jenis a. Tes b. Non Tes 3. Teknik a. Tes b. Kinerja c. Produk 4. Instrumen a. Soal + kunci jawaban b. Tugas + rubrik penilaian 5. Pedoman Skoring ………..,………………….2013 Mengetahui, Kepala Sekolah Guru NIP……………………… NIP………………………

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SD N Kledokan I Kelas/ Semester : IV Tema/sub Tema : Berbagai Pekerjaan/Jenis-jenis pekerjaan Mata Pelajaran terkait : IPA, Bahasa Indonesia, Matematika, PPKn Pembelajaran ke :2 Alokasi Waktu : 6x35 menit A. Kompetensi Inti 1. Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator 1. IPS Kompetensi Dasar 1.2 Menjalankan ajaran agama dalam berfikir dan berperilaku sebagai penduduk Indonesia dengan mempertimbangkan kelembagaan sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam masyarakat 1.3 Menerima karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya 2.3 Menunjukkan perilaku santun, toleransi, dan peduli dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya 3.1 Mengenal manusia, aspek keruangan, konektivitas antar ruang, perubahan

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 dan keberlanjutan dalam waktu, sosial, ekonomi, dan pendidikan 4.1 Menceritakan tentang hasil becaan mengenai pengertian ruang, konektivitas antarruang, perubahan, dan keberlanjutan dalam waktu, sosial, ekonomi, dan pendidikan dalam lingkup masyarakat di sekitarnya. Indikator 3.1.1 Menyebutkan jenis pekerjaan dan hubungannya dengan barang yang dihasilkan 3.1.2 Mengelompokkan jenis-jenis pekerjaan berdasarkan benda yang dihasilkan 4.1.1 Menceritakan manfaat barang atau jasa yang dihasilkan oleh suatu jenis pekerjaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat 2. Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar 1.2 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan YME atas keberadaan lingkungan dan sumber daya alam, alat teknologi modern dan tradisional, perkembangan teknologi, sosial, serta permasalahan social 2.4 Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia 3.4 Menggali informasi dari teks cerita pertualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku 4.4 Menyajikan teks cerita pertualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam secara mandiri dalam teks bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku Indikator 3.4.2 Membaca dalam hati sebuah cerita yang berjudul “Pak Kadir” 3.4.3 Menemukan unsur-unsur cerita dari teks cerita “Pak Kadir” 4.4.2 Menuliskan hasil kerja dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. 3. Matematika

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 Kompetensi Dasar 2.6 Menunjukkan perilaku peduli dengan cara memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain untuk membuat benda-benda berbentuk kubus dan balok bangun berdasarkan jaring-jaring bangun ruang yang ditemukan 3.9 Memahami luas segitiga, persegi panjang dan persegi 4.10 Mengembangkan dan membuat berbagai pola numerik dan geometris Indikator 3.9.1 Menjelaskan pengertian luas 3.9.2 Menentukan luas segitiga, persegi panjang, dan persegi 4.10.1 Menyusun pola geometris 4. PPKn Kompetensi Dasar 1.2 Menghargai kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugrah Tuhan YME di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat sekitar 2.2 Menunjukkan perilaku sesuai dengan hak dan kewajiban sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari di rumah sekolah dan masyarakat sekitar 3.2 Memahami hak dan kewajiban sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat. 4.2 Melaksanakan kewajiban sebagai warga di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat Indikator 3.2.1 Menjelaskan pengertian kewajiban 3.2.2 Menyebutkan contoh kewajiban sebagai pekerja di masyarakat 3.2.3 Menganalisis manfaat menjalankan kewajiban bermasyarakat 4.2.1 Melaksanakan kewajiban di sekolah sebagai pelajar C. Tujuan Pembelajaran dalam kehidupan

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 1. IPS 3.1.1 Siswa mampu menyebutkan minimal 3 jenis pekerjaan dan hubungannya dengan barang yang dihasilkan setelah mengamati gambar dan diskusi. 3.1.2 Setelah melakukan kegiatan diskusi, siswa mampu mengelompokkan minimal 3 jenis-jenis pekerjaan berdasarkan beda yang dihasilkan 4.1.1 Setelah menganalisa gambar dan diskusi, siswa mampu menceritakan manfaat barang atau jasa yang dihasilkan oleh suatu jenis pekerjaan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat 2. Bahasa Indonesia 3.4.2 Siswa mampu membaca dalam hati sebuah cerita yang berjudul “Pak Kadir” secara utuh. 3.4.3 Setelah membaca teks cerita “Pak Kadir”, siswa mampu menemukan minimal 3 unsur cerita 4.4.2 Setelah berdiskusi dalam kelompok, siswa mampu menuliskan sebuah karya dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. 3. Matematika 3.9.1 Setelah diskusi, siswa mampu menjelaskan pengertian luas 3.9.2 Setelah bekerja dalam kelompok, siswa mampu menentukan luas masing-masing sebuah segitiga, persegi panjang, dan persegi 4.10.1 Setelah bekerja dalam kelompok, siswa mampu menyusun sebuah pola geometri 4. PPKn 3.2.1 Setelah membaca teks cerita, siswa mampu menjelaskan pengertian kewajiban 3.2.2 Setelah membaca cteks cerita “Pak Kadir”, siswa mampu

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 menyebutkan minimal 3 contoh kewajiban sebagai pekerja di masyarakat 3.2.3 Siswa mampu menganalisis manfaat menjalankan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat setelah membaca teks cerita dan berdiskusi dengan kelompok 4.2.1 Setelah membaca teks cerita dan menganalisa, siswa mampu melaksanakan minimal 3 kewajiban di sekolah sebagai pelajar D. Materi Pembelajaran 1. IPS : hubungan antara jenis pekerjaan dan benda yang dihasilkan 2. Bahasa Indonesia : menentukan unsur-unsur cerita 3. Matematika : luas bangun datar dengan satuan tidak baku 4. PKn : manfaat bekerja dan sikap-sikap yang harus dimiliki pekerja E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan Pembelajaran : scientific tematik integrated dan Multiple Intelligences Metode Pembelajaran : tanya jawab, diskusi, penugasan, dan ceramah F. Media/Alat/Sumber Pembelajaran Media : media ICT dan media konvensional berupa papan flanel tentang hak dan kewajiban Alat : kertas lipat, kursi, alat-alat ukur tidak baku (tali, jengkal, langkah kaki, depa) Sumber : lingkungan sekitar dan modul pembelajaran G. Langkah-langkah Pembelajaran Jenis Kegiatan Jenis kecerdasan yang Alokasi terkait Waktu Penggalan 1 70 Pendahuluan menit 1. Salam, doa pembuka, dan presensi 2. Apersepsi Kecerdasan eksistensial

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 a. Guru bertanya mengenai mereka kepada siswa Kecerdasan linguistik materi yang telah pelajari pada hari sebelumnya. 3. Orientasi b. Guru menjelaskan kepada siswa mengenai materi yang dipelajari dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai siswa. 4. Motivasi a. Guru mengajak siswa untuk Kecerdasan musikal bernyayi bersama dengan lagu yang berjudul “Paman Datang” b. Guru mengaitkan lagu dengan Kecerdasan ruang materi pembelajaran. Inti 1. Guru meminta siswa masuk ke dalam Kecerdasan interpersonal kelompoknya. 2. Siswa diberikan LKS untuk melakukan kegiatan selama sehari 3. Siswa diminta melakukan aktivitas 1 Kecerdasan linguistik* pada LKS untuk mengamati dan Kecerdasan ruang-visual mendiskusikan gambar jenis-jenis * pekerjaan hubungannya dengan benda yang dihasilkan, baik barang maupun jasa yang terdapat dalam media ICT (misal: jika gambar yang diamati adalah petani, maka benda yang dihasilkan adalah barang berupa beras atau jika yang diamati adalah dokter, maka benda yang dihasilkan adalah

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 jasa berupa jasa mengobati orang sakit, dll). 4. Siswa mengerjakan latihan pada modul pembelajaran. Jenis Benda Keterangan Kecerdasan linguistic pekerjaan yang dihasilkan Petani Barang Beras Dokter Jasa Mengobati orang sakit 5. Siswa melakukan aktivitas 2 dan 3 pada LKS Penutup 1. Melalui kegiatan tanya jawab, guru bersama dengan siswa merangkum pelajaran yang telah mereka pelajari bersama tentang jenis-jenis pekerjaan Kecerdasan linguistik*, dan hubungannya dengan benda yang kecerdasan kinestetik*, kecerdasan matematis- dihasilkan logis* Penggalan 2 70 Pendahuluan menit 1. Apersepsi a. Guru bertanya sekilas kepada Kecerdasan linguistik siswa tentang pekerjaan dan jenis-jenis hubungannya dengan benda yang dihasilkan. 2. Orientasi a. Guru menyampaikan materi, kegiatan pembelajaran yang akan selanjutnya mereka lakukan.

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 3. Motivasi a. Guru mengajak siswa untuk tepuk Kecerdasan kinestetik Kecerdasan linguistik “Tenang” Tepuk tenang Xxx bila aku xxx belajar xxx maka aku xxx harus tenang 1234 tenang Guru menjelaskan manfaat tepuk “Tenang” supaya anak-anak tenang saat pelajaran. Inti 1. Setelah dapat membedakan jenis Kecerdasan linguistik pekerjaan dan hubungannya dengan benda yang dihasilkan, selanjutnya secara individu siswa diminta untuk membaca sebuah cerita yang berjudul “Pak Mono”. 2. Guru memberikan penjelasan mengenai alat ukur baku dan alat ukur tidak baku dan cara mengukur benda Kecerdasan kinestetik Kecerdasan logis- dengan alat ukur tidak baku. 3. Siswa mengerjakan LKS aktivitas 4 matematis 4. Berdasarkan penjelasan dari guru, siswa diminta melakukan aktivitas 5 pada LKS yaitu mengukur luas Kecerdasan linguistik*, permukaan meja menggunakan alat kecerdasan matematis ukur tidak baku yang telah ditentukan logis* oleh guru. 5. Siswa melakukan aktivitas Kecerdasan kinestetik* pengukuran sesuai dengan petunjuk yang ada di modul. 6. Siswa melakukan aktivitas 6 pada

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 LKS dan menuliskan hasil aktivitasnya pada tabel yang tersedia dalam LKS dan modul pembelajaran. Kecerdasan kinestetik 7. Siswa diminta untuk membaca cerita “Pak Mono” 8. Setelah membaca siswa di minta untuk melengkapai tabel pada LKS Kecerdasan matematis aktivitas 7 dan menjawab pertanyaan logis* yang terdapat dalam modul untuk Kecerdasan mengidentifikasi unsur instrinsik interpersonal* cerita pada modul. Kecerdasan linguistic Penutup 1. Guru memberikan penguatan terhadap Kecerdasan linguistic* aktivitas yang sudah dilakukan siswa Kecerdasan interpersonal* tadi mengenai luas permukaan. Penggalan 3 70 Pendahuluan menit 1. Apersepsi a. Guru bertanya kepada siswa Kecerdasan linguistik mengenai pekerjaan yang ada di toko Toserba 2. Orientasi a. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa pada kegiatan pembelajaran selanjutnya. 3. Motivasi a. Guru mengajak siswa untuk tepuk Kecerdasan kinestetik kembali. Inti 1. Siswa membaca cerita mengenai “Pak Kecerdasan linguistik

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102 Kadir”. 2. Guru menjelaskan mengenai hak dan Kecerdasan linguistik kewajiban menggunakan Kecerdasan ruang dengan media konvensional papan flanel hak Kecerdasan kinestetik dan kewajiban. 3. Siswa melakukan aktivitas 8 yang Kecerdasan linguistik* terdapat pada LKS 4. Siswa mengerjakan tugas yang ada Kecerdasan linguistik* pada modul dan LKS aktivitas 9 mengenai hak dan kewajiban. 5. Siswa menjawab pertanyaan Kecerdasan kinestetik mengenai cerita Pak Mono dan Pak Kecerdasan linguistik Kadir yang terdapat pada modul pembelajaran. Penutup 1. Guru bersama dengan menyimpulkan materi siswa Kecerdasan linguistik yang telah mereka pelajari selama pertemuan kedua. 2. Guru memberikan soal evaluasi. 3. Guru mengajak siswa untuk Kecerdasan intrapersonal merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah mereka laksanakan. 4. Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi selanjutnya yang akan dipelajari besok pagi 5. Doa penutup dan salam. H. Penilaian 1. Prosedur Kecerdasan eksistensial

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 a. Proses b. Post-test 2. Jenis a. Tes b. Nontes 3. Teknik a. Tes b. Kinerja c. Produk 4. Instrumen a. Soal + kunci jawaban b. Tugas + rubrik penilaian 5. Pedoman skoring ………..,………………….2013 Mengetahui, Kepala Sekolah Guru NIP……………………… NIP……………………… RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104 Satuan Pendidikan : SD N Kledokan I Kelas/Semester : IV/1 Tema/Subtema : Berbagai jenis Pekerjaan/Jenis-jenis Pekerjaan Pembelajaran ke :3 Alokasi Waktu : 6x35 menit A. Kompetensi Inti 1. Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator 1. PJOK Kompetensi Dasar 1.1 Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai anugerah Tuhan yang tidak ternilai 1.2 Tumbuhnya kesadaran bahwa tubuh harus dipelihara dan dibina, sebagai wujud syukur kepada sang Pencipta 2.1 Menunjukkan disiplin, kersama, toleransi, belajar menerima kekalahan dan kemenangan, sportif dan tanggungjawab, serta menghargai perbedaan 2.2 Menunjukkan perilaku santun kepada teman, guru dan lingkungan sekolah selama pembelajaran penjas 3.2 Memahami pengaruh aktivitas fisik dan istirahat terhadap

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 pertumbuhan dan perkembangan tubuh 4.2 Mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam permainan bola kecil yang dilandasi konsep gerak dalam berbagai permainan dan atau olahraga tradisional bola kecil Indikator 3.2.1 Menjelaskan pengaruh aktivitas fisik dan istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh 4.2.1 Mempraktikkan servis pada permainan bulu tangkis yang dilandasi oleh pola gerak dasar lokomotor dan nonlokomotor 2. Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar 1.2 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan Yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan dan sumber daya alam, alat teknologi modern dan tradisional, perkembangan teknologi, sosial serta permasalahan sosial. 2.4 Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia 3.3 Menggali informasi dari teks dialog tentang jenis-jenis usaha dan pekerjaan serta kegiatan ekonomi dan koperasi dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku 4.4 Menyajikan teks cerita petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam secara mandiri dalam teks bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku Indikator 3.3.1 Mengidentifikasi isi teks dialog tentang jenis-jenis pekerjaan 3.3.2 Membedakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung 4.4.3 Menceritakan kembali secara lisan isi teks dialog tentang jenis-jenis

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 pekerjaan dengan menggunakan kalimat tidak langsung 4.4.4 Membuat teks dialog 3. PPKn Kompetensi Dasar 1.2 Mengahargai kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat sekitar 2.3 Menunjukkan perilaku sesuai dengan hak dan kewajiban sesuai dengan hak dan kewajiban sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari di rumah sekolah dan masyarakat sekitar 3.2 Memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah, dan masyarakat 4.2 Melaksanakan kewajiban sebagai warga negara di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat Indikator 3.2.4 Menjelaskan kewajiban sebagai seorang pekerja dalam kehidupan sehari-hari 4.2.2 Mendemonstrasikan contoh kewajiban sebagai seorang pekerja dalam kehidupan sehari-hari 4. Matematika Kompetensi Dasar 2.6 Menunjukkan perilaku peduli dengan cara memanfaatkan barangbarang bekas yang ada di sekitar rumah sekolah atau tempat bermain untuk membuat benda-benda yang berbentuk kubus dan balok bangun berdasarkan jaring-jaring bangun ruang yang ditemukan. 3.9 Memahami luas segitiga, persegi panjang, dan persegi 3.10 Menentukan hubungan antara satuan dan atribut pengukuran termasuk luas dan keliling persegi panjang

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 107 4.10 Mengembangkan dan membuat berbagai pola numerik dan geometris Indikator 3.9.3 Menghitung luas segitiga, persegi panjang, dan persegi 3.10.1 Mengidentifikasi hubungan antara satuan dan atribut pengukuran termasuk luas dan keliling persegi panjang 4.10.2 Menggambar berbagai pola numerik dan geometris C. Tujuan Pembelajaran 1. PJOK 3.2.1 Setelah mempraktikkan gerak servis pada permainan bulutangkis, siswa mampu menjelaskan minimal 3 pengaruh aktivitas fisik dan istirahat terhadap pertumbuhan dan perkembangan tubuh 4.2.1 Dengan mengamati contoh, siswa mampu mempraktikkan salah satu jenis servis pada permainan bulu tangkis yang dilandasi oleh pola gerak dasar lokomotor dan nonlokomotor 2. Bahasa Indonesia 3.3.1 Setelah membaca teks dialog, siswa mampu mengidentifikasi minimal 3 isi teks dialog tentang jenis-jenis pekerjaan 3.3.2 Setelah membaca teks dialog, siswa mampu membedakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung 4.4.3 Setelah membaca teks dialog, siswa mampu menceritakan kembali secara lisan isi teks dialog tentang jenis-jenis pekerjaan dengan menggunakan kalimat tidak langsung 4.4.4 Setelah mengamati contoh teks dialog, siswa mampu membuat teks dialog 3. PPKn 3.2.4 Dengan mengamati gambar, siswa mampu menjelaskan minimal 3 kewajiban sebagai seorang pekerja dalam kehidupan sehari-hari.

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 4.2.2 Setelah berdiskusi dengan kelompok, siswa mampu mendemonstrasikan salah satu contoh kewajiban sebagai seorang pekerja dalam kehidupan sehari-hari 4. Matematika 3.9.3 Setelah mengamati gambar, siswa mampu menghitung luas dan keliling minimal 3 bangun datar. 3.10.1 Setelah berdiskusi dalam kelompok, siswa mampu mengidentifikasi hubungan antara satuan dan atribut pengukuran termasuk luas dan keliling persegi panjang 4.10.2 Setelah berdiskusi, siswa mampu menggambar berbagai pola numerik dan geometris D. Materi Pembelajaran 1. PJOK : permainan bulu tangkis 2. Bahasa Indonesia : kalimat langsung dan kalimat tidak langsung 3. PPKn : kewajiban sebagai pekerja di masyarakat 4. Matematika : luas dan keliling bangun datar dengan satuan tidak baku E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan Pembelajaran : scientific tematik integrated dan Multiple Intelligences 2. Metode Pembelajaran : tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, penugasan, ceramah F. Media/Alat/Sumber Pembelajaran 1. Media : media konvensional berupa aneka bangun datar dan papan flanel tentang hak dan kewajiban, serta media ICT 2. Alat : raket dan kok, dan alat pengukur tidak baku 3. Sumber : lingkungan sekitar dan modul pembelajaran G. Langkah-langkah Pembelajaran Jenis Kegiatan Kecerdasan yang Terkait Alokasi Waktu

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 Penggalan 1 70 Pendahuluan menit 1. Salam, doa pembuka, dan presensi Kecerdasan musikal 2. Apersepsi a. Guru bertanya kepada siswa mengenai materi pelajaran yang telah mereka pelajari pada pertemuan pertama dan kedua. 3. Orientasi a. Guru menjelaskan kepada siswa mengenai materi pelajaran, tujuan belajar dan kegiatan yang akan Kecerdasan interpersonal dilakukan oleh siswa pada pertemuan Kecerdasan kinestetik ketiga. Kecerdasan ruang 4. Motivasi a. Guru mengajak siswa untuk Kecerdasan musikal Kecerdasan linguistik menyanyikan lagu yang berjudul “Naik Delman” b. Guru mengaitkan lagu dengan materi Kecerdasan linguistik pelajaran. Inti 1. Guru mengingatkan siswa untuk duduk secara berkelompok sesuai kelompok yang Kecerdasan interpersonal telah dibentuk sebelumnya. 2. Siswa membaca teknik-teknik bulutangkis dan memperagakannya di dalam kelas. Kecerdasan linguistik 3. Guru menunjukkan media ICT untuk membantu siswa memperagakan teknikteknik bulu tangkis sesuai bacaan yang terdapat pada modul. 4. Guru membagikan LKS Kecerdasan linguistic

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 110 5. Siswa membaca bacaan berikutnya yang terdapat dalam modul mengenai wawancara Senandung Nacita dengan Kecerdasan interpersonal* Taufik Hidayat. Kecerdasan linguistik* 6. Siswa mendemonstrasikan percakapan tersebut dengan teman sebangkunya. 7. Siswa melakukan aktivitas 2 pada LKS 8. Setelah itu, siswa mengerjakan tugas yang Kecerdasan kinestetik terdapat pada modul mengenai perbedaan Kecerdasan linguistik teks wawancara dengan teks cerita Santi. Kecerdasan interpersonal* Kecerdasan linguistik* Penutup 1. Guru bertanya jawab dengan siswa mengenai teknik-teknik bermain bulutangkis. 2. Guru memberi penguatan mengenai kalimat langsung dan tidak langsung. Penggalan 2 70 Pendahuluan menit 1. Apersepsi a. Guru memberi penguatan mengenai teknik-teknik bermain bulutangkis. 2. Orientasi a. Guru menyampaikan materi pelajaran, tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilaksanakan siswa. 3. Motivasi a. Guru mengajak siswa melakukan senam “COCONUT” untuk Kecerdasan kinestetik Kecerdasan musikal membangkitkan semangat belajarnya Inti 1. Semua siswa diajak keluar kelas untuk Kecerdasan kinestetik

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 111 melakukan pemanasan. 2. Siswa diajak bermain bulutangkis dengan mempraktikkan teknik-teknik yang sudah Kecerdasan kinestetik dipelajari tadi. 3. Semua siswa mendapatkan kesempatan untuk bermain bulutangkis. Kecerdasan kinestetik 4. Siswa kembali kedalam kelas dan mengerjakan aktivitas 4 pada LKS Penutup Kecerdasan ruang* 1. Guru bertanya jawab mengenai permainan Kecerdasan kinestetik* bulutangkis yang telah dilakukan. Penggalan 3 70 Pendahuluan menit 1. Apersepsi a. Guru menceritakan sedikit mengenai permainan bulutangkis yang telah mereka lakukan. 2. Orientasi a. Guru menyampaikan materi pelajaran, tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilaksanakan siswa. 3. Motivasi a. Guru mengajak siswa bernyanyi lagu Kecerdasan musikal berjudul Bulutangkis untuk membangkitkan semangat belajarnya. Inti 1. Siswa membuka modul pembelajaran dan Kecerdasan linguistik mengerjakan tugas beraksi (setelah Kecerdasan interpersonal berolahraga) Kecerdasan linguistik 2. Siswa mencari teman untuk diwawancarai, Kecerdasan linguistik* begitu sebaliknya.

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 112 3. Dari wawancara tersebut siswa Kecerdasan linguistik menceritakan kembali hasil wawancaranya dengan bahasanya sendiri. 4. Guru menjelaskan mengenai luas dan keliling lemari Santi. 5. Guru menunjukan media konvensional Kecerdasan matematislogis Kecerdasan ruang berupa aneka bangun datar yang berkaitan Kecerdasan matematis- dengan olahraga bulutangkis. logis 6. Dengan penjelasan tersebut, siswa melakukan tantangan yang ada dimodul. 7. Siswa melakukan aktivitas 6 pada LKS Kecerdasan matematislogis Kecerdasan intrapersonal* Kecerdasan matematis Penutup logis* 6. Guru bersama dengan siswa menyimpulkan materi pelajaran yang telah Kecerdasan linguistik dipelajari dari awal hingga akhir pelajaran. 7. Guru memberikan soal evaluasi 8. Guru mengajak siswa untuk merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah mereka laksanakan 9. Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi selanjutnya yang akan dipelajari besok pagi 10. Doa penutup dan salam H. Penilaian 1. Prosedur a. Proses b. Post-test 2. Jenis a. Tes Kecerdasan eksistensial

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 113 b. Nontes 3. Teknik a. Tes b. Kinerja c. Produk 4. Instrumen a. Soal + kunci jawaban b. Tugas + rubrik penilaian 5. Pedoman skoring ………..,………………….2013 Mengetahui, Kepala Sekolah Guru NIP……………………… NIP………………………

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 114 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Nama Satuan Pendidikan : SD Negeri Kledokan 1 Kelas/Semester : IV/1 Tema/Subtema : Berbagai Pekerjaan/Jenis-jenis Pekerjaan Mata pelajaran terkait : IPS, Bahasa Indonesia, IPA, dan SBdP Pertemuan : Keempat Alokasi waktu : 6 x 35menit I. Kompetensi Inti : 5. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. 6. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru. 7. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 8. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak bermain dan berakhlak mulia. J. Kompetensi Dasar dan Indikator 1. IPS Kompetensi Dasar 1.2 Menjalankan ajaran agama dalam berfikir dan berperilaku sebagai penduduk Indonesia dengan mempertimbangkan kelembagaan sosial, budaya, ekonomi, dan politik dalam masyarakat. 1.3 Menerima karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya 2.3 Menunjukkan perilaku santun, toleran dan peduli dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sabaya 3.1 Mengenal manusia, aspek keruangan, konektivitas antar ruang,

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 115 perubahan dan keberlanjutan dalam waktu, sosial, ekonomi, dan pendidikan 4.1 Menceritakan tentang hasil bacaan mengenai pengertian ruang, konektivitas antar ruang, perubahan, dan keberlanjutan dalam waktu, sosial, ekonomi, dan pendidikan dalam lingkup masyarakat dan sekitarnya Indikator 3.1.1 Menjelaskan berbagai sumber daya alam dan hubungannya dengan jenis-jenis pekerjaan 4.1.2 Membedakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan tak dapat diperbaharui 2. Bahasa Indonesia Kompetensi Dasar 1.2 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan limgkungan dan sumber daya alam, alat teknologi modern dan tradisional, perkembangan teknologi, sosial, serta permasalahan social 2.4 Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia 3.4 Menggali informasi dari teks cerita petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku 4.4 Menyajikan teks cerita petualangan tentang lingkungan dan sumber daya lam secara mandiri dalam teks bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku Indikator 3.4.4 Menemukan informasi dari teks cerita tentang sumber daya alam 4.4.5 Mengarang cerita tentang lingkungan sekitar dan sumber daya alam. 3. IPA

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 116 Kompetensi Dasar 1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati;bertanggung jawab; terbuka; dan peduli; lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi 3.7 Mendeskripsikan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat 4.7 Menyajikan laporan hasil pengamatan tentang teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta kemudahan yang diperoleh oleh masyarakat dengan memanfaatkan teknologi tersebut. Indikator 3.7.2 Menjalaskan hubungan antara SDA dengan kondisi lingkungan tempat hidup masyarakat 4.7.2 Membuat tabel berbagai jenis teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta kemudahan yang diperoleh masyarakat dengan pemanfaatan teknologi. 4. SBdP Kompetensi Dasar 1.1 Mengagumi ciri khas keindahan karya seni dan karya kreatif masingmasing daerah sebagai anugerah Tuhan 2.2 Menunjukkan rasa ingin tahu dalam mengamati alam di lingkungan sekitar untuk mendapatkan ide dalam berkarya seni 3.2 Mengenal gambar alam benda, dan kolase 4.1 Menggambar alam berdasarkan pengamatan keindahan alam Indikator

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 117 3.2.1 Mengenal gambar sumber daya alam dan kolase 4.1.1 Menggambarkan salah satu sumber daya alam sesuai dengan instruksi yang diberikan K. Tujuan Pembelajaran 1. IPS 3.1.1 Setelah membaca teks tentang sumber daya alam, siswa mampu menjelaskan minimal 3 sumber daya alam dan hubungannya dengan jenis-jenis pekerjaan 4.1.2 Setelah berdiskusi, siswa mampu membedakan minimal 3 sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan tak dapat diperbaharui 2. Bahasa Indonesia 3.4.1 Setelah membaca teks tentang sumber daya alam, siswa mampu menemukan minimal 3 informasi dari teks cerita tentang sumber daya alam (bambu, kayu, dan logam) 3.4.4 Setelah membaca contoh teks cerita tentang sumber daya alam, siswa mampu mengarang minimal 2 paragraf cerita tentang lingkungan sekitar dan sumber daya alam 3. IPA 3.7.2 Setelah membaca teks cerita tentang sumber daya alam, siswa mampu menjalaskan minimal 3 hubungan antara SDA dengan kondisi lingkungan tempat hidup masyarakat 4.7.2 Setelah berdiskusi dengan teman, siswa mampu membuat sebuah tabel dengan menyebutkan minimal 3 jenis teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari serta kemudahan yang diperoleh masyarakat dengan pemanfaatan teknologi. 4. SBdP

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 118 3.2.1 Setelah berdiskusi, siswa mampu mengenal minimal 3 gambar sumber daya alam dan kolase 4.1.1 Setelah mengamati gambar dan diskusi, siswa mampu menggambarkan salah satu sumber daya alam sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh guru L. Materi Pembelajaran 1. IPS : hubungan berbagai SDA dengan jenis pekerjaannya 2. Bahasa Indonesia : SDA dengan jenis pekerjaan dilungkungan 3. IPA : informasi dalam teks cerita 4. SBdP : kolase M. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan pembelajaran : scientific tematik integrated dan Multiple Intelligences 2. Metode pembelajaran : diskusi, tanya jawab, kerja kelompok, penugasan, ceramah N. Media/Alat/sumber Pembelajaran 1. Media : media konvensional berupa flash card, kolase dan media ICT 2. Alat : pensil warna 3. Sumber : kondosi lingkungan sekitar siswa dan modul pembelajaran O. Langkah-langkah Pembelajaran Jenis Kegiatan Kecerdasan yang terkait Alokasi waktu

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 119 Penggalan 1 70 Pendahuluan menit 1. Salam pembuka, doa, dan presensi Kecerdasan eksistensial 2. Apersepsi a. Guru meminta siswa untuk Kecerdasan ruang mengamati benda yang berada di dalam kelas dan bertanya sumber daya alam apa yang digunakan dalam pembuatan benda tersebut. 3. Orientasi a. Guru menyampaikan materi, tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh siswa 4. Motivasi a. Guru dan siswa bernyanyi Kecerdasan musikal bersama Inti 1. Siswa masuk dalam kelompoknya Kecerdasan interpersonal masing-masing. 2. Guru memberikan penjelasan mengenai aktivitas yang akan dilakukan serta memberikan LKS. 3. Guru menyuruh siswa melakukan Kecerdasan interpersonal* aktivitas 1 pada LKS untuk Kecerdasan visual menuliskan nama benda, bahan dasar Kecerdasan linguistik* yang digunakan, dan jenis pekerjaan yang terkait sesuai modul pembelajaran. 4. Selanjutnya, guru menyuruh siswa melakukan aktivitas 2 pada LKS Kecerdasan lingustik* Kecerdasan interpersonal*

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 120 untuk mengerjakan tugas berikutnya pada modul, yaitu wawancara kepada teman satu kelompok mengenai pekerjaan orang tua, tugas, hasil pekerjaan dan bahan dasar yang digunakan untuk menghasilkan suatu benda tersebut. 5. Guru bersama siswa membahas hasil kerja siswa. 6. Guru menunjukkan media Kecerdasan ruang konvensional berupa flash card Kecerdasan matematis- berbagai macam pekerjaan dan logis menggunakannya untuk bermain bersama Penutup 1. Guru mengajak siswa untuk Kecerdasan linguistic merangkum materi yang telah mereka pelajari Penggalan 2 70 Pendahuluan menit 1. Apersepsi a. Guru bertanya kepada siswa Kecerdasan linguistik tentang sumber daya alam yang Kecerdasan naturalis ada lingkungan sekitar Kecerdasan ruang 2. Orientasi a. Guru menyampaikan materi, tujuan pembelajaran dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh siswa. 3. Motivasi a. Guru megajak siswa untuk Kecerdasan musikal

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 121 menyanyikan lagu “lihat kebunku” Inti 1. Guru menyuruh siswa melakukan aktivitas 3 pada LKS untuk membaca Kecerdasan linguistik Kecerdasan interpersonal* bacaan mengenai Sumber Daya Alam. 2. Siswa menjawab pertanyaan yang ada pada modul. 3. Siswa mengerjakan aktivitas 4 pada LKS untuk melengkapi kalimat. 4. Guru menunjukkan media ICT tentang sumber daya alam dan Kecerdasan linguistik* Kecerdasan ruang Kecerdasan naturalis* Kecerdasan musikal manfaatnya. 5. Guru bersama dengan siswa bertanya jawab mengenai media ICT tersebut. Kecerdasan ruang Kecerdasan kinestetik Kecerdasan linguistik Kecerdasan naturalis 6. Guru mengajak siswa untuk keluar kelas dengan membawa kertas Kecerdasan ruang Kecerdasan linguistik gambar dan pensil warna. 7. Siswa mengamati sumber daya alam Kecerdasan interpersonal* dan manfaatnya sebagai bahan untuk Kecerdasan lingkungan* mengerjakan tugas yang ada dimodul Kecerdasan linguistik* dan mengisi tabel aktivitas 5 pada LKS. 8. Siswa diminta untuk menggambar Kecerdasan ruang sumber daya alam dan teknologi di Kecerdasan linguistik* lingkungan sekolah pada modul dan Kecerdasan kinestetik* membuat cerita minimal 2 paragraf pada aktivitas 6 di LKS. Cerita yang

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 122 dibuat di dasarkan pada gambar yyang digambarkan pada modul. 9. Guru menunjuk beberapa siswa untuk Kecerdasan linguistic maju menampilkan gambarnya dan membacakan pendapatnya mengenai sumber daya alam tersebut. 10. Siswa diminta mengerjakan aktivitas 8 pada LKS. Penutup 1. Guru mengajak siswa merangkum materi pembelajaran yang telah mereka pelajari Penggalan 3 70 Pendahuluan menit 1. Apersepsi a. Guru bertanya kepada siswa Kecerdasan linguistik mengenai gambar yang telah dibuat. b. Guru bertanya kepada siswa tentang kolase. 2. Orientasi a. Guru menjelaskan materi, tujuan dan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa. Kecerdasan musikal 3. Motivasi a. Guru mengajak siswa menyanyikan lagu “disini senang” Kecerdasan linguistik Inti 1. Guru memberikan penjelasan Kecerdasan ruang mengenai kolase dengan menunjukkan media konvensional Kecerdasan ruang*

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 123 berupa kolase. 2. Siswa mengerjakan aktivitas 9 pada LKS 3. Setelah paham tentang apa itu gambar Kecerdasan kinestetik kolase, siswa diminta untuk membuat Kecerdasan ruang gambar pemandangan alam atau sumber daya alam untuk nantinya dibuat kolase dengan biji-bijian yang telah disediakan oleh guru. Penutup 11. Guru bersama dengan siswa Kecerdasan linguistik menyimpulkan materi pelajaran yang telah dipelajari dari awal hingga akhir pelajaran. 12. Guru memberikan soal evaluasi 13. Guru mengajak siswa untuk Kecerdasan intrapersonal merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah mereka laksanakan 14. Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi selanjutnya yang akan dipelajari besok pagi 15. Doa penutup dan salam P. Penilaian 1. Prosedur c. Proses d. Post-test 2. Jenis c. Tes d. Non Tes 3. Teknik Kecerdasan eksistensial

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 124 d. Tes e. Kinerja f. Produk 4. Instrumen c. Soal + kunci jawaban d. Tugas + rubrik penilaian 5. Pedoman Skoring ………..,………………….2013 Mengetahui, Kepala Sekolah Guru NIP……………………… NIP………………………

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 125 Rencana Pelakasanaan Pendidikan Satuan Pendidikan : SD N Kledokan I Kelas/Semester : IV/1 Tema/sub tema : Berbagai Pekerjaan/Jenis-jenis Pekerjaan Pembelajaran ke : Lima Alokasi waktu : 5x35menit A. Kompetensi Inti 1. Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga. 3. Memahami pengetahuan factual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, dan membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, maklhuk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan factual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator 1. IPS 1.2 Menjelaskan ajaran agama dalam berpikir dan berperilaku sebagai penduduk Indonesia dengan mempertimbangkan kelembagaan social, budaya, ekonomi, dan politik dalam masyarakat. 1.3 Menerima karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya 2.3 Menunjukkan perilaku santun, toleransi dan peduli dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya 3.5 Memahami manusia dalam dinamika interaksi dengan lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi. 4.5 Menceritakan manusia dalam dinamika interaksi dengan lingkungan

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 126 alam, sosial, budaya, dan ekonomi Indikator 3.5.1 Menjelaskan hubungan timbal balik antara manusia dalam proses distribusi baju atau kain batik. 4.5.1 Membuat langkah-langkah pendistribusian baju atau kain batik dalam bentuk mind map 4.5.2 Melakukan permainan monopoli “multijob” 2. Bahasa Indonesia 1.2 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan YME atas keberadaan lingkungan dan sumber daya alam, alat teknologi modern dan tradisional, perkembangan teknologi, sosial, serta permasalahan sosial 2.4 Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sumber dya alam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia 3.3 Menggali informasi dari teks dialog tentang jenis-jenis usaha dan pekerjaan serta kegiatan ekonomi dan koperasi dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku 4.3 Mengolah dan menyajikan teks dialog tentang jenis-jenis usaha dan pekerjaan serta kegiatan ekonomi dan koperasi secara mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku Indikator 3.3.1 Mengidentifikasi jenis kalimat dalam teks dialog tentang pendistribusian baju atau kain batik 4.3.1 Membedakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung 3. Matematika 2.6 Menunjukkan perilaku peduli dengan cara memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah, sekolah, atau tempat bermain untuk

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 127 membuat benda-benda berbentuk kubus dan balok bangun ruang yang ditemukan 3.9 Memahami luas segitiga, persegi panjang, dan persegi 3.10 Menentukan hubungan antara satuan dan atribut pengukuran termasuk luas dan keliling persegi panjang 4.10 Mengembangkan dan membuat berbagai pola numeric dan geometris Indikator 3.9.1 Menghitung luas suatu bangun datar (persegi, segitiga, dan persegi panjang) 3.10.1 Menggunakan alat ukur baku untuk menghitung luas suatu bangun datar (persegi, segitiga, dan persegi panjang) 4.10.1 Membuat berbagai bentuk bangun datar dengan menggunakan kardus bekas C. Tujuan Pembelajaran 1. IPS 3.5.1 Setelah melakukan wawancara, siswa mampu menjelaskan minimal 3 hubungan timbal balik antara manusia dalam proses distribusi baju atau kain batik. 4.5.1 Setelah berdiskusi, siswa mampu membuat sebuah mind map tentang langkah-langkah pembuatan baju atau kain batik 4.5.2 Setelah berdiskusi, siswa mampu melakukan satu permaianan monopoli “multijob” 2. Bahasa Indonesia 3.3.1 Setelah membaca teks dialog, siswa mampu mengidentifikasi dua jenis kalimat dalam teks dialog tentang pendistribusian baju atau kain batik 4.3.1 Setelah membaca teks dialog, siswa mampu membedakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. 3. Matematika

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 128 3.9.1 Setelah bereksplorasi, siswa mampu menghitung luas suatu bangun datar (persegi, segitiga, dan persegi panjang) 3.10.1 Setelah bereksplorasi, siswa mampu menggunakan minimal 2 alat ukur baku untuk menghitung luas suatu bangun datar (persegi, segitiga, dan persegi panjang) 4.10.1 Setelah bereksplorasi dan dan menganalis masalah, siswa mampu membuat minimal 5 ukuran bangun datar yang disusun menjadi sebuah benda yang menarik D. Materi Pembelajaran 1. IPS : hubungan timbal balik manusia dengan proses distribusi suatu barang atau benda 2. Bahasa Indonesia : kalimat langsung dan kalimat tidak langsung 3. Matematika : aplikasi konsep luas dan keliling persegi panjang E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan Pembelajaran : scientifik tematik integrated dan Multiple Intelligences 2. Metode Pembelajaran : demonstrasi, diskusi, tanya jawab, kerja kelompok, penugasan, dan ceramah F. Media/Alat/Sumber Pembelajaran 1. Media : monopoli “multijob”, teks dialog, dan gambar 2. Alat : papan permainan monopoli 3. Sumber : lingkungan kelas dan modul pembelajaran G. Langkah-langkah Pembelajaran Jenis Kegiatan Kecerdasan yang terkait Alokasi Waktu Penggalan 1 70 menit Pendahuluan 1. Salam, doa pembuka, dan presensi Kecerdasan eksistensial 2. Apersepsi Kecerdasan linguistik Guru bertanya kepada siswa mengenai

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 129 apa itu distribusi. 3. Orientasi Guru menyampaikan materi, tujuan pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan. 4. Motivasi Kecerdasan musikal Guru mengajak siswa menyanyikan lagu yang berjudul “Dari Sabang sampai Merauke”. Guru mengaitkan lagu dengan materi yang akan pelajari oleh siswa. Inti 1. Guru meminta siswa untuk duduk bersama dengan kelompok masing- Kecerdasan interpersonal masing. 2. Siswa membaca bacaan mengenai kegiatan ekonomi. 3. Guru memberikan penguatan mengenai distribusi. 4. Siswa mengerjakan tugas yang ada di modul mengenai distribusi baju atau Kecerdasan linguistik Kecerdasan ruang kain batik. 5. Siswa diberikan LKS untuk hari itu 6. Siswa melakukan aktivitas 1, membuat Kecerdasan daftar pertanyaan wawancara mengenai interpersonal* distribusi dan mengubah kalimat Kecerdasan linguistik* langsung menjadi tak langsung serta mambuat kesimpulan diLKS. 7. Siswa berlanjut mengerjakan tugas Kecerdasan linguistik yang ada dimodul lagi. 8. Siswa mengerjakan LKS aktivitas 2 Kecerdasan linguistik*

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 130 9. Guru menunjuk beberapa siswa untuk membacakan hasil pekerjaannya di Kecerdasan kinestetik* Kecerdasan ruang * depan kelas. Penutup 1. Guru mengajak siswa merangkum materi pembelajaran yang telah mereka pelajari Penggalan 2 70 menit Pendahuluan 1. Apersepsi Kecerdasan linguistik Guru bertanya kepada siswa mengenai apa itu luas dan keliling 2. Orientasi Guru menyampaikan materi, tujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan oleh siswa. 3. Motivasi Guru Kecerdasan musikal mengajak siswa untuk menyanyikan lagu “Persegi Panjang” dengan memegang bahu temannya dan berkeliling ruangan kelas Guru mengaitkan lagu dengan materi yang akan dipelajari oleh siswa Inti 1. Guru meminta siswa untuk mengamati Kecerdasan ruang benda-benda yang berada di ruangan kelas yang berbentuk persegi panjang. 2. Guru meminta salah satu siswa untuk Kecerdasan matematismemilih alat ukur dan salah satu benda logis berbentuk persegi panjang yang berada Kecerdasan kinestetik

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 131 di ruangan kelas serta menghitung luas dan keliling dari benda tersebut. 3. Guru mendemonstasikan kembali cara mengukur dan cara menghitung luas dan keliling benda tersebut. 4. Setelah mendapatkan penguatan dari Kecerdasan ruang guru mengenai luas dan keliling, siswa Kecerdasan matematismengamati gambar yang ada dimodul logis dan menjawab pertanyaannya. 5. Siswa megerjakan aktivitas 3 pada LKS Kecerdasan interpersonal* bersama kelompok 6. Siswa membaca aktivitas selanjutnya Kecerdasan matematis yang ada dimodul dan menjawab logis* pertanyaan. 7. Guru meminta siswa melakukan Kecerdasan matematis- aktivitas 4, membuat berbagai ukuran logis persegi panjang dengan kardus bekas Kecerdasan ruang* dan menyusun serta menempelkannya Kecerdasan kinetetik* pada kertas yang telah tersedia menjadi benda yang menarik. Penutup 1. Guru mengajak siswa merangkum Kecerdasan linguistik materi pembelajaran yang telah mereka pelajari Penggalan 3 35 menit Pendahuluan 1. Apersepsi Guru bertanya kepada siswa mengenai jenis-jenis pekerjaan, tempat bekerjanya dimana, apa benda yang dihasilkan dan bagaimana kondisi Kecerdasan linguistik

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 132 geografis lingkungannya 2. Orientasi Guru menyampaikan kegiatan yang akan dilaksanakan siswa. 3. Motivasi Guru mengajak siswa untuk Kecerdasan musikal, menyanyikan lagu “pil banana” dengan kecerdasan kinestetik menggerakan badan sesuai dengan syair lagu. Inti 1. Setiap kelompok diminta untuk mengirimkan 4 orang anggota kelompok untuk bermain monopoli. 2. Siswa menyimak penjelasan dari guru Kecerdasan tentang cara memainkan permainan intrapersonal monopoli “multijob” 3. Siswa bermain permainan monopoli “multijob’ Kecerdasan linguistik, kecerdasan matematis- logis, kecerdasan ruang visual, kecerdasan kinestetik*, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan naturalis 4. Permainan dilakukan secara bergantian sehingga semua siswa dalam kelas terlibat dalam permainan. Penutup 16. Guru bersama dengan siswa menyimpulkan materi pelajaran yang Kecerdasan linguistik

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 133 telah dipelajari dari awal hingga akhir pelajaran. 17. Guru memberikan soal evaluasi 18. Guru mengajak siswa untuk merefleksikan kegiatan pembelajaran Kecerdasan intrapersonal yang telah mereka laksanakan 19. Guru mengingatkan siswa kembali untuk menempelkan semua hasil pekerjaannya dalam album ceria 20. Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi yang telah dipelajari selama satu minggu dan mempersiapkan diri untuk mengerjakan evaluasi esok hari. 21. Doa penutup dan salam H. Penilaian 6. Prosedur e. Proses f. Post-test 7. Jenis e. Tes f. Non Tes 8. Teknik g. Tes h. Kinerja i. Produk 9. Instrumen e. Soal + kunci jawaban f. Tugas + rubrik penilaian 10. Pedoman Skoring Kecerdasan eksistensial

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 134 ………..,………………….2013 Mengetahui, Kepala Sekolah Guru NIP……………………… NIP………………………

(153) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 135

(154) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 136

(155) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 137

(156) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 138

(157) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 139

(158) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 140

(159) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 141

(160) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 142

(161) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 143

(162) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 144

(163) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 145

(164) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 146

(165) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 147

(166) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 148

(167) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 149

(168) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 150

(169) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 151

(170) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 152

(171) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 153

(172)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengembangan Lembar Kerja Siswa berbasis keterampilan proses sains pada konsep larutan penyangga
1
3
126
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) IPA berbasis pendekatan saintifik untuk siswa kelas IV SD materi Sifat-Sifat Cahaya.
3
14
164
Pengembangan media pembelajaran tematik kelas IV SD berbasis ICT dan multiple intelligences untuk kurikulum 2013.
0
2
174
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) IPA berbasis pendekatan saintifik untuk siswa kelas IV SD materi Sifat Sifat Cahaya
0
2
162
Lembar Kerja Mat SD Kelas IV 2016
0
5
4
Pembelajaran Multiple Intelligence
0
0
8
Pengembangan Lembar Kerja Siswa LKS Deng
0
0
5
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis
0
0
15
Pengembangan Lembar Kerja Siswa LKS Bagi
0
1
5
Pengembangan instrumen penilaian PKn yang digunakan dalam model pembelajaran berbasis masalah untuk siswa kelas IV semester 2 SD N Ungaran II Yogyakarta - USD Repository
0
1
198
Pengembangan bahan ajar PKn yang digunakan dalam model pembelajaran berbasis masalah untuk siswa kelas IV SD N Ungaran II Yogyakarta - USD Repository
0
1
219
Pengembangan multimedia interaktif dengan pendekatan pekamatik pada mata pelajaran IPS kelas IV SD - USD Repository
0
0
238
Pengembangan instrumen penilaian tematik kelas IV SD berbasis multiple intelligence - USD Repository
0
0
293
Pengembangan media konvensional tematik kelas IV berbasis multiple intelligence - USD Repository
0
0
209
Pengembangan modul pembelajaran tematik kelas IV berbasis multipe intelligence - USD Repository
0
0
172
Show more