SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah

Gratis

0
0
114
2 days ago
Preview
Full text

TINDAK TUTUR DALAM WACANA IKLAN MOBIL

  Bapak Marcus Subantoro dan ibu Theresia Sarwi Mulatsih. Motto Di dalam hidup ini, semua ada waktunya.

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Tujuan umum penelitian ini adalah mendeskripsikan tindak tutur yang digunakan dalam iklan mobil di harian Kompas, sedangkan secara rinci inginmendeskripsikan lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang digunakan dalam iklan mobil di media massa harian kompas. Efek yang diharapkan, pembaca bukan sajatertarik tetapi menyakini kalau produk yang diiklankan mempunyai fasilitas dan keunggulan sehingga pembaca ingin membeli dan menggunakannya.

TINDAK TUTUR DALAM WACANA IKLAN MOBIL DI HARIAN KOMPAS BULAN DESEMBER 2010

  Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas SanataDharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, danmempublikasikan di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu minta ijin dari saya maupun memberikan royalty kepada saya selama tetapmencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ni saya buat dengan sebenarnya.

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala kasih karunia, cinta, semangat, serta kesehatan dari padaNya, sehinggapenulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Tindak Tutur dalam Wacana Iklan Mobil di Harian Kompas Bulan Desember 2010. Pd., selaku dosen pembimbing, yang bersedia meluangkan waktu dan pikirannya untuk membimbing danmemberikan saran yang sangat berguna kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam era globalisasi, media massa mempunyai peran yang sangat penting

  Melalui gambar ataufoto dan kata-kata atau teksnya sebuah iklan menghasilkan tanda di dalamnya terkandung signifier (penanda) dan signified (petanda) yang kemudianmembentuk makna denotatif yakni makna ekplisit yang hanya merupakan penyampaian informasi dan makna konotatif yang melibatkan perasaan, emosidan nilai-nilai budaya. Alasanpenulis memilih media cetak sebagai sumber data : (1) media cetak memiliki banyak iklan yang ditampilkan dengan beragam bahasa, (2) media cetakmerupakan salah satu media yang menjadi sumber informasi bagi banyak orang,(3) berdasarkan pengamatan penulis media cetak merupakan salah satu media iklan yang memiliki informasi berupa iklan yang cukup banyak diminati olehbanyak kalangan.

1.2. Rumusan Masalah Masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut

  Definisi Istilah Pada bagian ini dikemukakan batasan istilah-istilah pokok yang digunakan untuk memudahkan pembaca agar mendapatkan gambaran yang jelas tentangmasalah yang akan diteliti. Tindak PerlokusiTuturan yang sering dikeluarkan oleh seseorang yang mempunyai daya pengaruh, atau efek bagi yang mendengarkannya (Putu wijana, 2009:23).

1.5. Manfaat Penelitian

  Bab II berisi landasan teori yang terdiri dari penelitian yang relevan dan teori. Bab III berisi metodologi penelitian yang terdiri dari jenis penelitian, sumber data dan objek penelitian, teknik pengumpulan data, instrumen penelitian, dan teknikanalisis data.

BAB II LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan penelitian yang relevan, landasan teori, dan

  Penelitian yang relevan berisi tinjauan terhadap topik-topik sejenis yang dilakukan penelitian terdahulu. Landasan teori berisi teori-teori yangdigunakan sebagai landasan analisis dalam penelitian ini yang terdiri atas pengertian pragmatik, konteks, tuturan, tindak tutur, jenis tindak tutur, wacana,iklan, bahasa iklan, komunikasi pengiklanan, pilihan kata, dan media iklan cetak.

2.1 Penelitian yang Relevan

  Melalui penelitian ini Sarwoyo (2009) berupaya menjawab dua persoalan yaitu (1) jenis tindak ilokusi apa saja yangterdapat dalam tuturan di surat kabar, (2) penanda apa saja yang terdapat dalam tuturan di surat kabar yang meningkatkan tingkat kesantunan tersebut. Hasilnyasebagai berikut (1) ada empat jenis tindak ilokusi yang muncul dalam tuturan di Penelitian Yoani Juita Sumasari (2010) berjudul Analisis Tindak Tutur dalam Iklan Kosmetik di Televisi.

2.2 Landasan Teori

2.2.1 Pragmatik

  Pragmatik adalah ilmu bahasa yang mempelajari pemakaian bahasa yang dikaitkan dengan konteks pemakaiannya. Batasan pragmatik adalah aturan-aturan pemakaian bahasa mengenai bentuk dan maknayang dikaitkan dengan maksud pembicara, konteks, dan keadaan.

2.2.2 Konteks

  Konteks adalah bagian suatu uraian atau kalimat yang dapat mendukung atau menambah kejelasan makna situasi yang adahubungannya dengan suatu kejadian. Namun, makna suatu kalimat tidak ditentukan oleh satu-satunyatindak tutur seperti yang berlaku dalam kalimat yang sedang diujarkan itu, tetapi selalu dalam prinsip adanya kemungkinan untuk menyatakan secara tepat apayang dimaksud oleh penuturnya.

2.2.5 Jenis Tindak Tutur

  Austin (1962) menyatakan bahwa secara analitis dapat dipisahkan tiga macam tindak tutur yang terjadi secara serentak yaitu (1) tindak lokusi(lacutionary act), (2) tindak ilokusi (illocutionary act), dan (3) tidak perlokusi(perlocutionary act). Implikasi tindak ilokusi terhadap pendengar inilahyang disebut tindak perlokusi, yaitu tindak tutur yang dilakukan untuk mempengaruhi orang lain, menjadikan orang marah, dan menghibur orang.

2.2.6 Jenis Tindak Tutur Ilokusi

2.2.7 Wacana

  Sebagai kesatuan yang abstrak, wacana dibedakan dari teks, tulisan, bacaan, tuturan, atau inskripsi, yang mengacu pada makna yang sama, yaitu wujudkonkret yang terlihat, terbaca, atau terdengar (Kushartanti, dkk 2005: 92). Proses komunikasi yang terjadi antara komunikator dan komunikan adalah komunikator menyampaikanpesan verbal lisan dan komunikan menerima dengan menyimak dan mendengarkan (Tarigan, 1987: 55).

2.2.8 Iklan

  Lebih lanjut Wright (1978) menambahkan bahwa iklanmerupakan proses komunikasi yang mempunyai kekuatan penting sebagai sarana pemasaran, membantu layanan, serta gagasan dan ide-ide melalui saluran tertentudalam bentuk informasi yang bersifat persuasif (via Mulyana, 2007:63-64). Perbedaan antara iklan dengan informasi atau pengumuman biasa terletak pada ragam bahasa, retorika penyampaian, dan daya persuasi yang diciptakan.

2.2.9 Bahasa Iklan Kandungan iklan terdiri dari dua aspek yaitu tampilan visual dan bahasa

  Ada banyak teknikverbal yang digunakan pengiklan untuk mewujudkan tujuan ini dan secara lebih umum, untuk memasukkan produk ke dalam kesadaran sosial. 4) Aliterasi/pengulangan huruf awal : Pengulangan bunyi dalam slogan atau jingle meningkatkan kemungkinan sebuah merek diingat dan dibubuhi olehsifat puitis.5) Ketiadaan bahasa : Beberapa iklan secara strategis menghindari penggunaan bahasa apa pun, dan menimbulkan implikasi yang menyiratkan bahwa produksudah berbicara untuk dirinya sendiri.6) Penghilangan secara sengaja : Hal ini memaksimalkan fakta bahwa pernyataan penuh rahasia dan akan merebut perhatian orang.

2.2.10 Pilihan Kata

  Kata adalah unsur bahasa yang diucapkan atau dituliskan yang merupakan perwujudan kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa(KBBI, 2007: 513). Persyaratanketepatan menyangkut makna, aspek logika kata-kata, kata-kata yang dipilih harus tepat dan secara tepat mengungkapkan apa yang ingi diungkapkan.

2.2.11 Media Iklan Cetak

  Media cetak adalah sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas (KBBI, 2007: 726). Media iklan cetak seperti koran adalah lembaran-lembaran kertas bertuliskan kabar (berita) dan sebagainya, terbagi dalam kolom-kolom (8-9 kolom), terbitsetiap hari aau secara periodik (KBBI, 2007: 595).

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN

  Setelah itu peneliti mencatat data-data yang dapat mendukung proses analisis yang akan dilakukan, yang berkaitan dengan iklan-iklan mobil yang dimuat pada media massa tersebut. 3.4 Instrumen Penelitian Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang berbekal teori pragmatik, teori tindak tutur, dan teori periklanan.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini akan dikemukakan deskripsi data dan analisis data tentang iklan

  mobil di Harian Kompas edisi bulan Desember 2010. Adapun masing-masing pembahasan diuraikan sebagai berikut.

4.1 Dekripsi Data

  Merk Mobil Jumlah Iklan 2 Iklan yang terdapat dalam Harian Kompas edisi bulan Desember sebanyak 25 iklan, dari 12 merk mobil yaitu: 1 JUMLAH 25 12. HONDA Data yang dianalisis dalam skripsi ini adalah data tuturan verbal dalam iklan-iklan mobil di media cetak Harian Kompas edisi bulan Desember 2010.

4.2 Hasil Analisis Data

  Dari segi tindak ilokusi, setidaknya ada 2 jenis tindakilokusi yang terkandung dalam bahasa iklan mobil yang ada. Selain itu, dari segi tindak perlokusi secara umum bahasa dalam iklan- iklan mobil ini dimaksudkan agar pembaca terpengaruh dan melaksanakan apayang disarankan penutur (iklan mobil).

4.2.1 Tindak Tutur Lokusi Dalam Iklan Mobil

  Berdasarkan hasil penelitian terhadap 25 iklan mobil yang ada, tindak lokusi yang ada dalam iklan mobil yang terdapat di Harian Kompas Edisi bulan Desember 2010 yakni Iklan yang menginformasikan mengenai fasilitas dan keuntungan secara lengkap untuk meyakinkan pembaca. Apapun musik dan filmkesukaan Anda, kini bisa dinikmati di Nissan Grand Livina yang dilengkapi dengan roof-mounted DVD player, DVD player, dan headrest LCD monitor serta Parrot Multimedia Bluetooth, sistem handsfree yang dapat memutar lagu kesukaan Anda dari iPod, iPhone, dan Mobile Phone.

4.2.1.6 Iklan Mobil Mercedes-Benz

  Hanya dengan DP 12jutaan untukPicanto Cosmo atau DP 15 jutaan untuk Pride Hatchback, Anda berhak memenangkan undian hadiah utama 1 buah PicantoCosmoM / T atau 7 Logam Mulia @ 25 gram (Periode sampai dengan 31 Desember 2010) (Iklan mobil KIA Picanto dan Pride). Hanya dapat melakukan test drive NewPride atau Picanto Cosmo dan melakukan pemesanan pembelian selama periode 25 Oktober - 25 Desember 2010, Anda akanmendapatkan kesempatan menjadi pemenang untuk terbang, menginap, dan nonton gratis sebagai VIP KIA di Australian OpenTennis Championships 2011 di Melbourne selama 4 hari.

4.2.1.12 Iklan Mobil Peugeot

  Lega dan fleksibel,memanjakan penumpang dengan keamanan dan kenyamanan. Bagi Anda di belakang kemudi, kami persembahkan handling, performa, dan inovasi untuk Anda nikmati sensasinya.

4.2.2 Tindak Tutur Ilokusi Dalam Iklan Mobil

  Makna tuturan iklan (43) di atas adalah tuturan“menawarkan sesuatu” apa yang dituturkan oleh pengiklan kepada pembaca yang bermakna suatu penawaran bahwa pengiklanmenawarkan untuk bersiaga selama 24 jam, di Bandung serta Dengan demikian, fungsi tuturan “menawarkan sesuatu” pada iklan (42) dan (43) adalah untuk menawarkan sesuatu hal yangberkaitan dengan pengiklan dan konsumen, agar konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut. Makna tuturan iklan (44) di atas adalah tuturan “menawarkan sesuatu” apa yang dituturkan oleh pengiklan kepada pembaca yangbermakna suatu penawaran bahwa pengiklan menawarkan hanya Dengan demikian, fungsi tuturan “menawarkan sesuatu” pada iklan (44) dan (45) adalah untuk menawarkan sesuatu hal yangberkaitan dengan pengiklan dan konsumen, agar konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut.

4.2.2.10 Iklan Mobil Mazda

  Sesuai dengan teori Searle (1990: 357-363), tindak ilokusi komisif adalah tindak tutur yang mendorong penutur melalukansesuatu, misalnya bersumpah, berjanji, menyusulkan, menawarkan. Makna tuturan iklan (48) di atas adalah tuturan“menawarkan sesuatu” apa yang dituturkan oleh pengiklan kepada pembaca yang bermakna suatu penawaran bahwa pengiklanmenawarkan harga mulai dari 179 jt (OTR Jakarta).

4.2.2.11 Iklan Mobil Hyundai

  Dapatkan hadiah langsung setiap pembelian Hyundai i10 & i20 (Jangka waktu angsuran 3 tahun “menawarkan sesuatu” pada iklan (49) adalah untuk menawarkan sesuatu hal yang berkaitan dengan pengiklan dan konsumen, agarkonsumen tertarik untuk membeli produk tersebut. Oleh karena itu, tuturan (50) termasuk dalam tindak tutur ilokusi komisif “menawarkansesuatu” karena dalam tuturan berisi suatu penawaran yang dituturkan oleh pengiklan yang menawarkan bagi konsumen untuk Dengan demikian, fungsi tuturan “menawarkan sesuatu” pada iklan (50) adalah untuk menawarkan sesuatu hal yang berkaitandengan pengiklan dan konsumen, agar konsumen tertarik untuk membeli produk tersebut.

4.2.3 Tindak Tutur Perlokusi Dalam Iklan Mobil

  Tindak tutur perlokusi adalah tuturan yang sering dikeluarkan oleh seseorang yang mempunyai daya pengaruh, atau efek bagi yangmendengarkannya (Putu wijana, 2009:23). Secara umum efek yang diharapkan dari iklan-iklan mobil adalah pembaca terpengaruh dan melaksanakan apa yang disarankan penutur(iklan mobil) mengenai fasilitas dan keuntungan secara lengkap untuk meyakinkan pembaca.

4.2.3.1 Iklan Mobil Honda (51) Aktivitas liburan jadi lebih praktis dengan fitur-fitur otomatis

  Padacontoh (67) efek yang diharapkan dengan penutur memaparkan bahwa Mercedes-Benz sudah lebih dari 20 tahun menemaniliburan di penghujung tahun, dan bersiaga selama 24 jam dengan menghubungi nomor 5000 50, dengan hal ini pembaca semakinyakin untuk membeli produk tersebut. Pada contoh (68) efek yang diharapkan pembaca tertarik dengan membeli KIA Pada contoh (69) efek yang diharapkan pembaca tertarik dengan membeli KIA, karena dengan membeli produk tersebutpembaca akan mendapatkan kesempatan menjadi pemenang untuk terbang, menginap, dan nonton gratis sebagai VIP KIA di Autraliaopen Tennis Championships 2011 di Melbourne selama 4 hari, dengan adanya penawaran yang menarik ini, maka pembaca akantertarik untuk membeli produk tersebut.

4.3 Pembahasan

  Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan tindak tutur dalam iklan mobil pada media massa, baik lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Dari 25 iklanyang dianalisis diketahui bahwa dari tindak tuturnya semua mengandung lokusi, ilokusi, dan perlokusi.

4.3.1 Tindak Lokusi

  Sesuai dengan tujuan iklan yang mempromosikan barang atau jasa kepada pembaca (konsumen), secara umum menginformasikan kepadapembaca tentang adanya fasilitas dan keunggulan secara lengkap untuk menyakinkan pembaca. Tuturan (75) ingin menginformasikan kepada pembaca bahwa System-DVD AVX with Touch Screen dan Audio & Multi Information Display Steering Switches, New 2 DIN AVX withTouch Screen & iPod Compatible (audio & Video), Steering Switches Control, Air Conditioning System, dan Ceiling AirConditioning sehingga memberikan kenyamanan kepada pembaca dan melengkapi kebutuhan pembaca dalam setiap tantangan.

4.3.2 Tindak Ilokusi

  Dalam tindak ilokusi didapatkan suatu daya atau kekuatan (force) yang mewajibkan si penutur untuk melakukan suatu tindakan tertentu. Namun hasil yang di analisis peneliti atas dua piluh lima iklan, tenyata tidak semua tindak tutur ilokusioner ini di pakai dalam iklan mobil.

a. Asertif Atau Representatif

  Oleh karena itu,tuturan iklan (78) termasuk ilokusi asertif “menyarankan” karena Makna tuturan iklan (79) di atas adalah tuturan“menyarankan” yang dituturkan oleh pengiklan kepada pembaca yang bermakna sutu pernyataan bahwa saatnya liburan, saatnyamemulai pertualanga bersama New Honda CR-V yang dilengkapi fitur Double Deck Cargo yang kokoh namun ringan dan sangatfleksibel. Oleh karena itu, tuturan (82) termasuk dalam tindak tutur ilokusi komisif“menawarkan sesuatu” karena dalam tuturan tersebut berisi suatu penawaran yang dituturkan oleh pengiklan yang menawarkanServis gratis sampai dengan 30.000 KM, Cicilan bunga 0%, suku cadangnya ada di mana-mana (Periode promo Desember 2010),sehingga pembaca tertarik untuk membeli produk tersebut.

4.3.3 Tindak Perlokusi

  Secara umum efek yang diharapkan dari iklan-iklan mobil ini adalah menarik perhatian (attention) pembaca, pembaca tertarik (interest),pembaca terdorong keinginan (desire) untuk semakin mengenal produk yang ditawarkan, pembaca yakin dengan produk yang ada (conviction),dan pembaca terdorong melakukan pembelian atau menggunakan produk yang diiklankan (Agustrijanto, 2002:39). (87) Dapatkan penawaran bunga rendah mulai dari 0% /DP ringan dan garansi selama 3 tahun atau 100.000 KM, serta bebasbiaya perawatan sampai 40.000 KM atau 2 tahun.(88) Bunga rendah mulai 0% (periode 22 Desember 2010-31 Desember2011).

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

  Di tinjau dari tindak perlokusinya, iklan-iklan mobil yang dianalisis ingin memberikan efek pada pembaca berupa menarik perhatian (attention),penonton lalu tertarik (interest) dengan produk yang diiklankan, mempunyai keinginan (desire) untuk mengenal produk tersebut, yakindengan produk (conviction), dan bertindak menggunakan atau membeli produk yang ditawarkan (action). Efek yang diharapkan adalah pembacatertarik dan meyakini produk yang diiklankan sehingga tergerak untuk membeli dan menggunakannya.

5.2 Saran

  Untuk Praktisi Periklanan Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan tuturan dalam iklan mobil cukup efektif untuk menarik perhatian pembaca, membuat pembacatertarik dan yakin akan produk sehingga ingin menggunakannya. Di sarankan kepada praktisi agar lebih selektif memilih tuturan yang ingindipakai karena harus mampu menarik perhatian dan meyakinkan pembaca akan produk yang di iklankan.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (114 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Akuntansi
0
0
147
PEMBELAJAR BIPA LEVEL INTERMEDIATE DI PURI ILP YOGYAKARTA TAHUN 2007 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
137
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan daerah
0
0
167
BENTUK DAN MAKNA REGISTER OLAHRAGA ARUNG JERAM Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
144
Diajukan unt uk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
181
Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
225
Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
185
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Akuntansi
0
0
190
PEMANFAATAN DAYA BAHASA PADA DIKSI PIDATO POLITIK SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
204
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) Program Studi Pendidikan Fisika
0
0
90
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Sejarah
0
0
135
Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
187
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
180
NILAI MORAL PADA CERITA RAKYAT DARI JAWA TENGAH SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
168
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
0
0
114
Show more