1278 337 3017 1 10 20180308

 0  0  18  2019-01-02 22:51:12 Report infringing document

Jurnal Valuta Vol 1 No 2, Oktober 2015, 215-232

  Penulis menggunakan teori Davit Aaker (1996;8) yang mengatakan bahwa Ekuitas merek adalah sekumpulan aset (dan liabilities) yang terkait dengan namamerek dan simbol, sehingga dapat menambah nilai yang ada dalam produk atau jasa tertentu. Dalam dunia bisnissepeda motor, saat ini didominasai dengan 3 Dengan memiliki ekuitas yang kuat dan kerja keras manajemen untukmemperkenalkan dan mengelolah merek tersebut dapat diukur dengan seberapa besarperusahaan lain bersedia membayar untuk merek yang bersangkutan.

Email : nurman07@soc.uir.ac.id

  Penulis menggunakan teori Davit Aaker (1996;8) yang mengatakan bahwa Ekuitas merek adalah sekumpulan aset (dan liabilities) yang terkait dengan namamerek dan simbol, sehingga dapat menambah nilai yang ada dalam produk atau jasa tertentu. Dalam dunia bisnissepeda motor, saat ini didominasai dengan 3 Dengan memiliki ekuitas yang kuat dan kerja keras manajemen untukmemperkenalkan dan mengelolah merek tersebut dapat diukur dengan seberapa besarperusahaan lain bersedia membayar untuk merek yang bersangkutan.

Skuter” di Indonesia, sejak diluncurkan pertama kali pada 2008 dan konsisten

  Berikut adalahperbandingan harga sepeda motor HondaBeAt dengan beberapa pesaingnya: body yang lebih ramping serta disertai Honda BeAt mempunyai desain dan 700.875 unit, Honda Scoopy sebesar140.623 unit, Honda Spacy sebesar 13.682 unit, serta motor skutik premium HondaPCX yang terjual 900 unit. Selainitu, kesuksesan penjualan Honda BeAt FI disusul oleh Honda Vario series yang terjual Semakin tingginya peminat metik sekarang ini didukung oleh adanya pihakketiga, seperti lesing yang membantu masyarakat dalam membeli sepeda motorkhususnya Honda BeAt secara kredit, dengan hanya mengeluarkan DP (uangmuka) sekitar Rp 2.800.000,00 dan angsuran sekitar Rp 571.000,00 dalam jangka waktutiga tahun sepeda motor sudah menjadi milik sendiri.

Global Jaya Perkasa Pekanbaru” Rumusan Masalah

  Berdasarkan Uraian diatas maka penulis mengajukan masalah pokok dalampenelitiannya yaitu : Bagaimana Ekuitas dengan judul “Analisis Ekuitas Merek (Brand Equity) Honda BeAt Pada PT. Dan tinggi atau rendahnya ekuitas merek ini ditentukan olehsejauh mana konsumen (Amir, 2005;148) : a.

Merek (Brand Equity) Sepeda Motor Honda BeAt di Pekanbaru”. Tujuan Penelitian

  “brand” yang terbentuk di benak pelanggan Dan berbagai nilai lainnya seperti legalisasi yang dimiliki (paten / Sejalan dengan perumusan masalah diatas, maka penelitian ini bertujuan:Untukmengetahui dan menjelaskan ekuitas merek sepeda motor Honda BeAt pada PT. Untuk mengetahui ekuitas merek pada produk-produk yang dimiliki olehsetiap perusahaan diperlukan aset-aset yang membentuk ekuitas merek (brand equity),sehingga perusahan dapat menyesuaikan aktivitas pemasaran yang dilakukan melalui Menurut Aaker (1996;8) Ekuitas merek adalah sekumpulan aset (danliabilities) yang terkait dengan nama merek dan simbol, sehingga dapat menambah nilaiyang ada dalam produk atau jasa tertentu.

Sasaran/standar yang jelas. Saran kualitas harus jelas dan tidak terlalu

  Global Jaya perkasa tak hingga dan dengan keterbatasanwaktu dalam penelitian, maka dalam penelitian ini sampel yang digunakanpeneliti adalah sebanyak 30 orang, dengan pertimbangan menurut Roscoe (1982;253)ukuran sampel yang layak dalam penelitian adalah 30-500 orang (dalam Sugiono,2009;129) maka peneliti menetapkan sampel sebanyak 30 orang. Untuk item penilaian kedua yaituMengenal logo Honda BeAt, untuk jawaban atau tanggapan dari responden kategorimengenal logo Honda BeAt adalah sebanyak9, alasan dari responden yang mengenal yaitu dikarenakan logo semua produk Hondapada dasarnya adalah sama yaitu: gambar sebelah sayap burung, dimana logo Hondaini sangat mudah di ingat.

Angket / Kuisioner. Dalam hal ini penulis menyebarkan angket

  Untuk item penilaian yang ketiga yaitu mengenal motto Honda BeAt, untukjawaban atau tanggapan dari responden kategori penilaian baikatau mengenal adalahsebanyak 9 orang responden, alasan dari responden yang menjawab mengenal yaitudikarenakan mereka sering membaca serta mendengar motto Honda BeAt dari iklandiberbagai media seperti: televisi, radio, koran serta majalah. Untuk penilaian cukup baik atau cukup mengenal adalah sebanyak5 orang responden, alasan dari responden yangmenjawab cukup mengenal tersebut yaitu dikarenakan responden mengenal adanyasepeda motor metic Honda BeAt dari iklan di televisi dan pameran.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1. Kesadaran

  Indikator yang ketiga yaitu yang terdiri dari lima item yang dinilai yaitutentang Asosiasi merek (Brand Asociation), yang terdiri dari mengetahui perbedaanHonda BeAt dengan merek lain, mengetahui ciri-ciri utama Honda BeAt, membeli Honda Analisis Ekuitas Merek (Brand Equity) Honda Beat Pada PT. Untuk item penilaian yang ketiga yaitu tanggapan baik membeli Honda BeAt,untuk jawaban atau tanggapan dari responden kategori penilaian baikatau baikadalah sebanyak 19 orang responden, alasan dari responden yang menjawab baik yaitudikarenakan dengan berbagai keunggulan dan kualitas Honda BeAt yang telah terbuktimereka merasa baik.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2017-06-12

1278 337 3017 1 10 20180308

Gratis

Feedback