KEBERADAAN PEDAGANG DI TAMAN WISATA ALAM CIMANGGU BERDASARKAN TANGGAPAN PENGELOLA DAN WISATAWAN.

Gratis

0
1
36
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pariwisata sedang digalakkan oleh pemerintah dan merupakan andalan

  Parapedagang ada yang memasuki area kolam renang, area pondokan yang sebenarnya adalah area yang dilarang dimasuki pedagang karena dikhawatirkan dapatmengganggu kenyamanan wisatawan dan merusak keindahan Taman WisataAlam Cimanggu. Upaya yang dilakukan pengelola Taman Wisata AlamCimanggu untuk menertibkan pedagang dengan membuat papan larangan dan himbauan agar para pedagang selain mencari keuntungan, dapat berpartisipasiaktif menjaga ketertiban, kebersihan dan memberikan pelayanan yang baik untuk kenyamanan wisatawan di Taman Wisata Alam Cimanggu, namun usaha tersebuttidak berdampak bagi seluruh pedagang, beberapa pedagang masih ada saja yang sulit diatur.

D. Manfaat Penelitian

  Bagi peneliti, menambah wawasan mengenai pelayanan dan pemberdayaan pedagang di suatu kawasan daya tarik wisata dan melihat sejauh mana keberhasilan program yang diterapkan kepada pedagang. Bagi Taman Wisata Alam Cimanggu, dapat membantu pihak pengelola dalam memberdayakan pedagang dan mengembangkan Taman Wisata AlamCimanggu menjadi daya tarik wisata yang memberikan kenyamanan kepada wisatawan, menciptakan lingkungan yang bersih sehingga dapat menarikperhatian wisatawan lebih banyak di masa yang akan datang dengan bantuan pedagang.

3. Bagi Pembaca, dapat membantu memberikan wawasan mengenai pelayanaan dan pemberdayaan pedagang di suatu kawasan daya tarik wisata

E. Struktur Organisasi Skripsi

  Untuk memudahkan membaca urutan penulisan laporan ini, penulis mencoba menyusunnya secara sistemastis sebagai berikut: BAB II KAJIAN PUSTAKA Berisikan berbagai teori-teori yang berkaitan dengan topik bahasan penulis yang dikemukakan oleh beberapa ahli dari berbagai referensi yang kemudian menjadilandasan bagi penulis untuk menulis tugas akhir. BAB III METODE PENELITIAN Berisikan lokasi penelitian, metode penelitian, definisi operasional, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, alat yang digunakan untuk mengambil data,dan teknik analisis data.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di Taman Wisata Alam Cimanggu yang

B. Metode Penelitian

  Penelitian deskriptif dapat dimulai mencari permasalahan yang ada di lapangan yang menjadi objekpenelitian yang kemudian merumuskan permasalahan tersebut, menentukan maksud dan tujuan dari penelitian, melakukan studi literatur dari beberapareferensi yang menjadi landasan penulisan laporan, menentukan metode penelitian, menganalisis data dan membuat laporan penelitian. MenurutSugiyono (2012:14) bahwa "analisis kuantitatif adalah suatu penelitian yang berlandaskan filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi dan sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan".

C. Definisi Operasional

  Populasi dan Sampel Menurut Sugiyono (2012:117 ), “Populasi adalah wilayah generalisasiyang terdiri dari ; objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karateristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari, dan kemudian ditarik suatu kesimpulan”. Sampling yang digunakan untuk pengelola dan wisatawan adalah teknik sampling insidental yaitu penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapasaja yang secara kebetulan/insidental bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagaisumber data (Sugiyono, 2012:124).

E. Instrumen Penelitian

  Menurut Suharsimi Arikunto (2010:203), "Instrumen Penelitian adalah adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pengerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik, dalam arti lebihcermat, lengkap dan sistematis sehingga lebih mudah diolah". Untuk bisa menetapkan indikator-indikator dari setiap variabel yang diteliti, maka diperlukanwawasan yang luas dan mendalam tentang variabel yang diteliti, dan teori-teori yang mendukungnya.

F. Uji Validitas dan Reliabilitas

  Instrumen yang reliabel berarti instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama, akanmenghasilkan data yang sama". Sekumpulan pertanyaan untuk mengukur suatu variabel dikatakan reliabel dan berhasil mengukur variabel yang kita ukur jika koefisienreliabilitasnya lebih besar atau sama dengan 0,700 (Kaplan & Saccuzo, 1993:135).

1. Uji Validitas Instrumen Pelayanan Prima

  Sementara menurut Sugiyono (2012:183), "reliabilitas merupakan suatu ukuran yang menunjukan bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data karena instrumen tersebut sudah baik". Oleh karena itu, digunakan uji reliabilitas yang gunanya untuk mengetahui ketepatan nilai kuesioner, artinya instrumen penelitian bila diujikan pada kelompok yang samawalaupun pada waktu yang berbeda hasilnya akan sama.

G. Alat dan Teknik Pengumpulan Data

  Dalam penelitian kualitas data menjadi penentu kualitas penelitian, untuk itulah diperlukan teknik pengumpulan data dengan tujuan memperoleh fakta yangdiperlukan guna mencapai tujuan penelitian yang telah dirumuskan. Data primer adalah informasi yang diperoleh dari sumber primer, yakni yang asli, informasi dari tangan pertama atau responden.

1. Data Primer

  Kuesioner yang digunakan untuk pemberdayaan adalahkuesioner terbuka dan untuk pelayanan kuesioner tertutup, dimana responden diminta menjawab pertanyaan dan menjawab dengan memilih dari sejumlahalternatif. Terkait dengan ini, cara yang dilakukan dengan pengambilan foto dan di Taman Wisata Alam Cimanggu.

2. Data Sekunder

  Data sekunder adalah informasi yang diperoleh tidak secara langsung dari responden tetapi pada bukti-bukti penelitian baik yang sudah dipublikasikanmaupun yang belum dipublikasikan. Beberapa data sekunder yang didapat seperti brosur, data kunjungan wisatawam, dan profil perusahaan.

H. Analisis Data

  Dengan kata lain, statistik deskriptif adalah statistik yang mempunyaitugas mengorganisasi dan menganalisa data angka, agar dapat memberikan gambaran secara teratur, ringkas dan jelas, mengenai suatu gejala, peristiwa ataukeadaan, sehingga dapat ditarik pengertian atau makna tertentu yang dalam dibantu dengan program microsoft excel for windows 2010 dan SPSS 20 for windows. Berdasarkan skor yang telahditetapkan maka untuk contoh perhitungan digunakan indikator pertama dari variabel pelayanan prima yaitu kemampuan (ability) mengenai kemampuanpedagang dalam menjaga hubungan baik dengan wisatawan sebagai berikut:Jumlah skor untuk menjawab SS = 26 x 5 = 130Jumlah skor untuk menjawab S = 74 x 4 = 269 Jumlah skor ideal (kriterium) untuk seluruh item 426:100= 4,26.

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan judul, " Keberadaan Pedagang di Taman Wisata Alam Cimanggu Berdasarkan Tanggapan Pengelola dan Wisatawan", maka penulis mencoba menarik

  Hal tersebut dapat dilihat dari masing-masing indikator pelayanan prima yaitu kemampuan (ability), sikap(attitude), penampilan (appearance), perhatian (attention), tindakan (action), dan tanggung jawab (accountability), dari masing-masing indikator pengelolamemberikan tanggapan cukup baik. Kemudian yangkelima penilaian terhadap tindakan (action), wisatawan memberikan penilaian baik yang menyatakan pedagang dapat melayani dengan tepat waktu dan selalumengucapkan terimam kasih di akhir pelayanan.

B. Rekomendasi

  Untuk memberikan kesan kawasan yang tertata rapi dan bersih, pengelola dapat menyediakan alat peraga untuk berjualan yang dapat disewakankepada pedagang. Jika diperlukan untuk mengembangkan sumber daya manusia para pedagang dikemudian hari dapat melakukan sosialisasi melalui pelatihan terhadap pedagang dengan mengirimkan ahli-ahli sehingga pedagang lebih aktif,kreatif dan memiliki pengetahuan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk kehidupannya sendiri, daya tarik wisata, dan daerahnya.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

ANALISIS KUALITAS AIR SEGARA ANAKAN TAMAN NASIONAL ALAS PURWO BERDASARKAN KEBERADAAN MAKROINVERTEBRATA BENTIK
0
4
14
PENDUGAAN KARBON TERSIMPAN DI ATAS PERMUKAAN TANAH DI BLOK PERLINDUNGAN TAMAN WISATA ALAM GUNUNG BAUNG PASURUAN - JAWA TIMUR.
0
3
2
STRATEGI KONSERVASI KUPU-KUPU DI TAMAN WISATA ALAM BANTIMURUNG KECAMATAN BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS SULAWESI SELATAN
0
30
1
KEANEKARAGAMAN KUPU-KUPU PADA MUSIM KEMARAU (Juni-Juli 2005) DI TAMAN WISATA ALAM BANTIMURUNG KEC. BANTIMURUNG KAB. MAROS SULAWESI SELATAN
0
9
1
KONSERVASI SATWA LIAR SECARA EX-SITU DI TAMAN SATWA DAN WISATA BUMI KEDATON
0
6
41
KONSERVASI SATWA DI TAMAN SATWA DAN WISATA BUMI KEDATON
0
3
3
KONSERVASI SATWA DI TAMAN SATWA DAN WISATA BUMI KEDATON
0
9
3
ANALISIS PENGEMBANGAN OBYEK WISATA ALAM DI RESORT BALIK BUKIT PEKON KUBU PERAHU TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN
2
25
62
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN KUNJUNGAN WISATA DI TAMAN WISATA LEMBAH HIJAU DI BANDAR LAMPUNG
10
44
54
PENGARUH VEGETASI DALAM MEREDAM TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS JALAN RAYA DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM (TWA) PUNTI KAYU PALEMBANG
0
0
10
KONTRIBUSI TAMAN WISATA ALAM BANTIMURUNG TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN MAROS
0
0
10
ANALISIS ATRAKSI WISATA DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG TANGKUBAN PERAHU
1
1
21
RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS PERBAIKAN SARPRAS WISATA ALAM DI TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU MENGGUNAKAN METODE SAW
0
0
6
ANALISIS DAMPAK KEBERADAAN BIRO PERJALANAN WISATA ILEGAL PADA BIRO PERJALANAN WISATA RESMI DI KOTA SURABAYA
0
0
9
PENILAIAN DAN PENGEMBANGAN POTENSI OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA ALAM DI TAMAN WISATA ALAM (TWA) SIBOLANGIT
0
5
14
Show more