Peran mediasi keputusan pembelian pada pengaruh iklan, promosi penjualan, kualitas produk dan harga terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen

Gratis

4
52
240
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Puji syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Peran Mediasi KeputusanPembelian pada Pengaruh Iklan, Promosi Penjualan, Kualitas Produk dan Harga terhadapKepuasan Konsumen dan Loyalitas Konsumen: Studi Kasus pada Pengguna Kartu PrabayarTelkomsel di Grapari Telkomsel Yogyakarta ”. Teman-teman satu dosen pembimbing, Putri, Panut (yang selalu bersama mengerjakan skripsi ini dan menghadap dosen pembimbing) Vincent, Maximus,Neneng, Olivia, There, Egy, Tituk, Adi, Paul, Rian, Kris, Tia, Tiwi dan Krisna yang memberikan masukan dan saran-saran supaya tugas akhir ini lebih baik.

DAFTAR LAMPIRAN

  2) apakah keputusan pembelian dan kepuasankonsumen memediasi pengaruh iklan, promosi penjualan, kualitas produk dan harga terhadap loyalitas konsumen pada pengguna kartu prabayar Telkomsel di Grapari Telkomsel Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) iklan dan kualitas produk berpengaruh positif terhadap pada keputusan pembelian sedangkan promosi penjualan dan harga tidak berpengaruhpositif terhadap keputusan pembelian, 2) keputusan pembelian dan kepuasan konsumen memediasi pengaruh iklan dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen, sedangkankeputusan pembelian dan kepuasan konsumen tidak memediasi pada pengaruh promosi penjualan dan harga terhadap loyalitas konsumen.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Di era modern ini teknologi informasi dan komunikasi merupakan

  Ada beberapa variabel penting yangdigunakan dalam penelitian ini dan variabel tersebut merupakan strategi pemasaran yang mampu mempengaruhi sikap keputusan pembeliankonsumen terhadap suatu produk, diantaranya; iklan, promosi penjualan, kualitas produk dan harga. Iklan adalah komunikasi non pribadi melalui bermacam-macam media yang dibayar oleh sebuah perusahaan bisnis tertentu untukmempromosikan produk yang ditawarkan sehingga produk tersebut lebih Mereka bisa memberikan tanggapan yang positif tetapi bisa juga memberikan tanggapan yang negatif.

B. Rumusan Masalah

  Apakah kepuasan konsumen berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen? Apakah keputusan pembelian memediasi pengaruh iklan, promosi penjualan, kualitas produk, harga terhadap kepuasan konsumen?

C. Pembatasan Masalah

  Responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah pengguna kartuPrabayar Telkomsel (Simpati, As, Loop) baik kartu paketan data internet maupun kartu yang hanya bisa digunakan untuk SMS dantelepon. Atribut yang diteliti dalam penelitian ini adalah iklan, promosi penjualan, kualitas produk, harga, keputusan pembelian, kepuasankonsumen dan loyalitas konsumen.

D. Tujuan Penelitian

  Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui apakah kepuasan konsumen memediasi pengaruh kualitas produk dan keputusan pembelian terhadap loyalitaskonsumen.

E. Manfaat Penelitian 1

  Bagi pihak pemasaran perusahaanPenelitian ini diharap dapat berguna bagi pelaku pemasaran di perusahaan dalam menganalisis pengaruh iklan, promosi penjualan,kualitas produk dan harga suatu produk terhadap keputusan pembelian, kepuasan dan loyalitas konsumen. Selain itu, hasilpenelitian ini diharap dapat menjadi bahan pertimbangan manajemen perusahaan dalam mengambil keputusan terkait strategi pemasaran,sehingga penerapan strategi pemasaran dapat lebih efektif dan efisien, khususnya pada perusahaan Telkomsel dalam menghadapi persainganbisnis global yang semakin ketat saat ini.

2. Bagi Universitas Sanata Dharma

3. Bagi peneliti

  Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi pihak lain yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut dan sebagaisalah satu bahan bacaan yang dapat menambah wawasan tentang analisis pengaruh iklan, promosi penjualan, kualitas produk dan hargaterhadap keputusan pembelian, kepuasan dan loyalitas konsumen. Penulis dapat menerapkan ilmu-ilmu yang diperoleh selama menempuh kuliah, menambah wawasan dibidang pemasaran danperilaku konsumen yang dapat dijadikan bekal untuk terjun ke dunia kerja nantinya serta dapat membagikan hasil penelitian kepada pihak-pihak yang berkepentingan dikemudian hari.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Pemasaran Menurut American Marketing Association (AMA)

  mendefinisikan bahwa pemasaran adalah suatu fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan, mengomunikasikan, danmemberi nilai kepada pelanggan dan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi danmemangku kepentingannya (dalam Kotler & Keller, 2009:5). Kotler (2000:9) mendefinisikan pemasaran atau marketing adalah “a societal process by which individuals and groups obtain what they need and want through creating, offering, and freely exchanging products and services of value with others ” atau proses sosial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apayang dibutuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.

2. Manajemen Pemasaran

  Manajemen pemasaran adalah seni dan ilmu pengetahuan tentang cara memilih pasar sasaran dan mendapatkan, memeliharahubungan, dan meningkatkan jumlah pelanggan melalui proses kreasi, menyerahkan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan yang superior(Adisaputro, 2010: 5). Kotler dan Armstrong (2002:14) menyebutkan bahwa manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, danpengendalian atas program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkandengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai sasaran organisasi.

3. Perilaku Konsumen

  Tindakan yang dilakukan oleh konsumen guna mencapai dan memenuhi kebutuhannya baik dalam penggunaan,pengonsumsian, maupun penghabisan barang dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan yang menyusul. Tindakan atau perilaku yang dilakukan konsumen yang dimulai dengan merasakan adanya kebutuhan dan keinginan, kemudianberusaha mendapatkan produk yang diinginkan, mengkonsumsi Berdasarkan pengertian di atas dapat dijabarkan tahap-tahap perilaku konsumen yang meliputi:a.

4. Keputusan Pembelian

  5)Kepribadian dan konsep diri (personality and self- concept), kepribadian adalah ciri-ciri psikologis yang membedakan seseorang yang menyebabkan terjadinya jawaban yang relatif tetap dan bertahan lama terhadaplingkungan. Suatu pendirian menjelaskan evaluasi kognitif yang menguntungkan atau tidak menguntungkan, perasaanemosional, dan kecenderungan tindakan yang mapan dari seseorang terhadap suatu objek atau ide.

5. Kepuasan Konsumen

  Pengertian yang sama tentang kepuasan konsumen adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang timbul karenamembandingkan kinerja yang dipersepsikan produk (atau hasil) terhadap ekspektasi mereka (Kotler dan Keller, 2009:139). Sementara itu ketidakpuasan pelanggan memunculkan sejumlah risiko, seperti boikot atau protes dari lembagakonsumen, intervensi pemerintah, reaksi pesaing dan masuknya Secara umum, kepuasan dapat diartikan sebagai adanya kesamaan antara kinerja produk dan pelayanan yang diterima dengankinerja produk yang diharapkan konsumen.

6. Loyalitas Konsumen

  Pembelian ulang yang terus menerus dari produk dan merek yang sama akan menunjukkan loyalitas konsumen merek atau produk. Loyalitas merek (brand loyalty) diartikan sebagai sikap positif seorang konsumen terhadap suatu merek, konsumenmemiliki keinginan kuat untuk membeli ulang merek yang sama pada saat sekarang maupun masa yang akan datang (Sumarwan,2011:390).

7. Periklanan

  Konsumen yang sudah ada juga dibuat untuk tetap menjaga hubungan dengan produk dan jasa terbaru yang tersedia bagimereka, dengan mengingatkan keberadaan produk secara intensif. Iklan bertujuan untuk membujuk atau mempengaruhi konsumen untuk mencoba danmenambah frekuensi pemakaian agar mereka tetap setia terhadap produk tersebut serta untuk membujuk konsumenpesaing untuk beralih menggunakan produk yang diiklankan.

1) Menciptakan iklan

  Dapat menimbulkan perhatianIklan yang ditayangkan hendaknya dapat menarik perhatian pemirsa, oleh karena itu iklan harus dibuat dengan gambar yangmenarik, tulisan dan kombinasi warna yang serasi dan mencolok, serta kata-kata yang mengandung janji, jaminan, sertamenunjukkan kualitas produk yang diiklankan. MenarikIklan yang diberikan kepada pemirsa harus dapat menimbulkan perasaan ingin tahu dari konsumen untuk mengetahui merekyang diiklankan lebih mendalam, dan biasanya dilakukan dengan menggunakan figur iklan yang terkenal disertai dengan alurcerita yang menarik perhatian.

8. Promosi Penjualan

  Tujuan dari promosi penjualan pada dasarnya adalah untuk menarik pelanggan baru, memberi hadiah atau penghargaan kepadapelanggan, meningkatkan pembelian ulang pelanggan, menghindarkan pelanggan pindah ke pesaing, mempopulerkan merekperusahaan, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan meningkatkan volume penjualan jangka pendek dalam rangka memperluaspembagian pasar dalam jangka panjang (Somad dan Priansa, 2014:246). Setiap perusahaan menggunakan alatpromosi yang berbeda, tergantung dari barang atau produk yang Promosi penjualan digunakan untuk mempengaruhi perhatian konsumen dengan memberikan suatu informasi yang akan membawakonsumen untuk membeli produk tersebut.

9. Kualitas Produk

  Kotler dan Armstrong (2008:272) mendefinisikan produk sebagai berikut; produk adalah semua hal yang dapat ditawarkan pada Jadi dapat disimpulkan bahwa produk dalam pengertian umum adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatperhatian, dibeli, dipergunakan atau dikonsumsi dan dapat memuaskan keinginan dan kebutuhan. Kotler dan Armstrong (2008, 345) mendefinisikan harga secara lengkap yaitu: sejumlah uang yang ditagihkan, atas suatu produk ataujasa atau jumlah dan nilai yang ditukarkan pada pelanggan untuk memperoleh manfaat yang memiliki atau menggunakan suatu produkatau jasa.

3. Cross elasticity nol (elastisitas yang nol), yaitu kedua macam produk tidak saling berhubungan

  Market skiming pricingJika ada sekelompok pembeli yang bersedia membayar dengan harga yang tinggi terhadap produk yang ditawarkan makaperusahaan akan menetapkan harga yang tinggi walaupun kemudian harga tersebut akan turun, syaratnya adalah:1) Pembeli cukup2) Perubahan daya distribusi lebih kecil dari perubahan pendapatan. 2) Penetapan harga dimulai dengan menganalisis kebutuhan konsumen dan persepsi nilai mereka, dan harga ditetapkanuntuk menjamin nilai anggapan konsumen.3) Penetapan harga berdasarkan nilai harus menemukan nilai- nilai yang pembeli berikan untuk penawaran kompetitifoleh konsumen yang beragam, seperti rasa, atmosfer, percakapan, desain, warna, dan lain-lain.

d) Meluncurkan merek petarung berharga murah

B. Penelitian Sebelumnya

  Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan dan atribut produk memiliki dampak yang signifikan terhadap keputusan pembelian, sementara word of mouthtidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain mouth, iklan, atribut produk (independent variable) keputusan pembelian, kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen (dependent variable), sedangkan penelitian ini menggunakan tujuh variabel yaitu iklan, promosi penjualan, kualitas produk, harga (independent variable) keputusan pembelian, kepuasan konsumen, dan loyalitas konsumen (dependent variable) serta menjadikan kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi.

C. Kerangka Konseptual Penelitian

  Dari uraian tersebut dapat digambarkan secara sistematis peran mediasi keputusan pembelian pada pengaruh iklan, promosi penjualan,kualitas produk dan harga terhadap kepuasan dan loyalitas konsumen Gambar II.1 Kerangka Konseptual Penelitian D. 3 = Kualitas produk berpengaruh positif terhadap keputusan H pembelianKonsumen lebih sering membeli produk dengan merek yang terkenal karena merasa lebih nyaman dengan hal-hal yang sudahdikenal, adanya asumsi bahwa merek terkenal lebih dapat diandalkan, selalu tersedia dan mudah dicari, dan memiliki kualitasyang tidak diragukan, sehingga merek yang lebih dikenal lebih sering dipilih konsumen.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah

  Penelitiankuantitatif adalah penelitian dengan mengumpulkan data yang berupa angka atau data berupa kata-kata atau kalimat yang dikonversi menjadidata berbentuk angka (Nanang, 2014:20). Penelitian survei merupakan penelitian yang mengambil sampel dari populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan datayang pokok (Singarimbun, 1989:3).

B. Subjek dan Objek Penelitian 1

Subjek penelitianSubjek penelitian yang diteliti adalah konsumen pengguna kartu prabayar Telkomsel (Simpati, As, Loop) yang datang ke Grapari

2. Objek penelitian

  Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah provider telekomunikasi yaitu kartu prabayar Telkomsel (Simpati, As, Loop). Peneliti akan meneliti peran mediasi keputusan pembelian pada pengaruh iklan, promosi penjualan, kualitas produk dan hargaterhadap kepuasan dan loyalitas konsumen.

C. Waktu dan Lokasi Penelitian 1

  Lokasi PenelitianLokasi penelitian ini dilakukan di Grapari Telkomsel Jl. Pemilihan lokasi penelitian di Grapari Telkomsel merupakan salah satu Pusat Telkomsel di Yogyakarta yang mewakilipopulasi pengguna kartu Telkomsel di Yogyakarta.

2. Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2017

D. Variabel Penelitian 1. Identifikasi Variabel a

  Variabel Terikat (Dependent Variable)Variabel terikat adalah faktor-faktor yang diobservasi dan diukur untuk menentukan adanya variabel bebas, yaitu faktoryang muncul, atau tidak muncul atau berubah sesuai dengan yang diperkenalkan oleh peneliti. Variabel ini dianggap sebagai variabel yang dapat menjelaskan keterkaitan variabel bebas dan variabelterikat tetapi dapat dipertanggungjawabkan, mungkin karena tidak diperhitungkan, tidak dapat diidentifikasi atau tidak dapatdiukur.

2. Definisi Variabel

  Kualitas produk adalah segalasesuatu yang memiliki nilai di pasar sasaran (target market) dimana kemampuannya memberikan manfaat dan kepuasantermasuk dalam hal ini adalah benda, jasa, organisasi, tempat, orang dan ide. Loyalitas KonsumenLoyalitas merek (brand loyalty) diartikan sebagai sikap positif seorang konsumen terhadap suatu merek, konsumen memilikikeinginan kuat untuk membeli ulang merek yang sama pada saat sekarang maupun masa yang akan datang (Sumarwan, 2011:390).

3. Skala Pengukuran

  Definisi Operasional Definisi operasional variabel adalah upaya menerjemahkan sebuah konsep variabel ke dalam instrumen pengukuran yang digunakan dalampenelitian ini adalah: Tabel III.2Definisi variabel dan indikator penelitian Kegiatan pemasaran yang memberikan nilai tambah atau insentif kepada tenaga penjualan, distributor, ataukonsumen yang diharapkan dapat meningkatkan penjualan (Morissan, 2010: 25). KepuasanKonsumen(Y )Sikap positif seorang konsumen terhadap suatu merek, konsumen memiliki keinginan kuat untuk membeliulang merek yang sama pada saat sekarang maupun masa yang akan datang (Sumarwan, 2011:390).

F. Populasi dan Sampel 1

  PopulasiMenurut Sumarni dan Wahyuni (2006:69), populasi merupakan keseluruhan objek yang diteliti dan terdiri atas sejumlah individu, baikyang terbatas maupun yang tidak terbatas. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pengguna kartu prabayar Telkomsel (Simpati,As, Loop) paketan data maupun kartu biasa di Yogyakarta.

2. Sampel

  Sampel adalah bagian populasi yang digunakan untuk memperkirakan karakteristik populasi (Sumarni dan Wahyuni,2006:70). Sampel sebanyak 100 orang tersebut telah memenuhi syarat penggunaan teknik analisis Partial Least Square(PLS) dan sudah dapat mewakili populasi dalam penelitian ini.

G. Teknik Pengambilan Sampel

  Teknik ini dipilih karena peneliti memiliki pertimbangan sendiri, dengan cara sengaja memilih anggota populasi yangdianggap dapat memberikan informasi, dimana responden yang dipilih memiliki syarat dan ketentuan:a. Responden telah menggunakan kartu prabayar Telkomsel lebih dari setengah tahun (yang jumlahnya tidak diketahui), karena respondendianggap lebih mengenal produk Telkomsel dan dapat menjawab pertanyaan sekitar kartu prabayar Telkomsel.

H. Sumber Data

  Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer adalah data yang diperoleh dengan survei lapanganyang menggunakan semua metode pengumpulan data orisinal (Kuncoro,2013: 148).

I. Teknik Pengumpulan Data

  Hal tersebutdilakukan untuk mengetahui ketepatan dan kecermatan alat ukurnya dalam melakukan fungsinya untuk memberikan hasil ukur yang sesuai dengantingkat valid dan reliabelnya sehingga pada akhirnya didapat kesimpulan yang tidak keliru dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya terjadi. Olehkarena itu kebenaran atau ketepatan data akan menentukan kualitas dari suatu penelitian, sedangkan data yang tepat dan benar sangat tergantungdari instrumen yang digunakan.

1. Uji Validitas

2. Uji Reliabilitas

  Validitas adalah pengukuran yang menunjukkan tingkat ketepatan(kesahihan) ukuran suatu instrumen terhadap konsep yang diteliti Relibilitas adalah data untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. PLSadalah salah satu metode statistika SEM berbasis varian yang didesain untuk menyelesaikan regresi berganda ketika terjadi permasalahan spesifikpada data, seperti ukuran sampel penelitian kecil, adanya data yang hilang (missing values), dan multikolinearitas (Abdillah dan Hartono, 2015:161).

7. Membuat Hipotesis a

  H a : Promosi penjualan memiliki pengaruh yang positif terhadap H H a : Kualitas produk memiliki pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian. O : Keputusan pembelian tidak memediasi pengaruh iklan,H promosi penjualan, kualitas produk, harga terhadap kepuasan H a : Keputusan pembelian memediasi pengaruh iklan, promosi penjualan, kualitas produk, harga terhadap kepuasan konsumen.i.

8. Pengujian Hipotesis

  Dalam penelitian ini ada kemungkinan mengambil keputusan yang salah sebesar 5% dan kemungkinan mengambilkeputusan yang benar sebesar 95%. Berikut ini yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yaitu:a.

b. P-value > 0,05 (α = 5%), Ho diterima, Ha ditolak

  Keterangan: P-value : probability value (nilai probabilitas atau nilai peluang) atau nilai yang menunjukkan peluang sebuah data untukdigeneralisasikan dalam populasi yaitu keputusan yang salah sebesar 5% dan kemungkinan mengambil keputusan yang benar 95%. Hal ini merupakan salah satu inovasi Telkomsel dalam mengintegrasikan sistem Operator Telkomsel disebut-sebut memiliki jangkauan jaringan terbesar di Indonesia, dimana menyediakan jangkauan jaringan yang mencapai lebih dari 95% dari jumlah penduduk Indonesia dan di klaimbahwa Telkomsel merupakan satu-satunya operator di Indonesia yang mencakup seluruh dunia, propinsi dan kabupaten, baik kecamatan yangada di Sumatera, Jawa maupun Bali.

B. Visi dan Misi Perusahaan

  Visi dan misi bagi sebuah perusahaan bisa dikatakan sebagai pedoman dan tujuan. Tanpa adanya visi dan misi sebuah perusahaan tidakakan bertahan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan oleh perusahaan tersebut.

2. MISI

Memberikan layanan dan solusi mobile digital yang melebihi ekspektasi pelanggan, memberikan nilai tambah kepadapara stakeholders, dan mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa.

C. Manajemen Pemasaran 1. Produk kartu Telkomsel a. Kartu Hallo

  Diposisikan sebagai pascabayar yang merek pilihan antara profesional dan perusahaan segmen pelanggan. Kartu Hallomemiliki sute yang tak tertandingi layanan mobile penuh dan hak eksekutif.

2. Strategi Pemasaran

  Sebagai pemimpin pasar Telkomsel berusaha merebut peluang dan terus menangkap pertumbuhan yang kuat di broadband danpasar layanan pasar digital. Mempertahankan posisi merek terkemuka dari Telkomsel, produk dan solusi untuk memastikan bahwa Telkomsel masih merupakanproduk pilihan di masing-masing segmen: prabayar, pascabayar atau layanan data .

3. Bauran Pemasaran PT Telkomsel

  Product PT Telkomsel Seluler Tbk senantiasa mengeluarkan produk yang bermutu tinggi dan memberikan kemudahan kepadakonsumen seperti produk simpati flash memberikan kemudahan b. 3)Telkomsel dapat memberlakukan tarif berbeda pada lokasi dan waktu tertentu sesuai dengan kebijakan dan tarif Telkomsel.4) Tarif dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan tarif kebijakan yang akan diinformasikan melalui websitewww.

D. Budaya Perusahaan PT. Telkomsel

  Great Innovation Great innovation, orang yang tepat disertai dengan strategi yang hebat (great people with great strategy) hanya bisa bermuara pada hasil yang nyata jika dikerjakan (action) ataudiimplementasikan dan sekaligus dikontrol. Tanpa praktek perilaku pemenang yang selalu menekankan tindakan konkrit Seluruh karyawan Telkomsel wajib menerapkan budaya perusahaan dengan menjadi great people dan menerapkan great strategy, dan untukmewujudkan hasil yang nyata dan bermanfaat bagi perusahaan, insanTelkomsel mengedepankan inovasi sebagai wujud dari aplikasi praktis dari ide dan konsep yang dapat diterima oleh pasar.

E. Manajemen Sumber Daya Manusia 1

  Seluruh karyawan diharapkan jujur dan etis, termasuk dalam penanganan benturan kepentingan antara hubungan pribadi danprofesional, baik yang nyata maupun yang diduga dapat menimbulkan benturan kepentingan, mematuhi ketentuan internal perusahaan, undang-undang dan peraturan yang berlaku serta menjalankan prosedur dan pengendalian intern untuk menjamin integritas proses laporan keuanganperusahaan dan kepatuhan hukum. Oleh karenanya, karyawan wajib untuk menyediakaninformasi yang lengkap dan benar mengenai produk dan jasa yang disediakan perusahaan untuk mencegah adanya interpretasi yangmenyesatkan.

G. Manajemen Keuangan

  AkuntabilitasManajemen dan staf dari semua tingkatan juga diharuskan untuk mengembangkan akuntabilitas tinggi dalam setiap tindakan yangdiambil dan dalam menjaga hubungan yang bermanfaat dengan para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya serta dalammenjaga kepatuhan terhadap peraturan. Telkomsel menggunakan kebebasan sebagai sebuah organisasi dengan integritas yang tinggi dengan memastikan bahwa semua manajemenbebas dari konflik kepentingan dan / atau pengaruh pihak lain.

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dipaparkan karakteristik responden, analisis data dan

  Kuesioner“Peran Mediasi Keputusan Pembelian pada Pengaruh Iklan, Promosi Penjualan,Kualitas Produk dan Harga terhadap Kepuasan dan Loyalitas Konsumen ” ini dibagikan mulai tanggal 14 Maret 2017 di Grapari Telkomsel jalan Trikora no. Data kuantitatif pada variabeliklan, promosi penjualan, kualitas produk, harga, keputusan pembelian, kepuasan dan loyalitas meliputi uji instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas) yang diperolehdari uji outer model (convergent validity, discriminant validity, average variance 2extracted, composite reliability), uji hipotesis (inner model) yang meliputi R untuk variabel laten endogen dan p-value untuk menguji signifikansi.

A. Karakteristik Responden

  Pada sub bab ini karakteristik responden yang digunakan untuk mengukur gambaran tentang responden yang diteliti kemudian dilakukan perhitunganmenggunakan statistik deskriptif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini pengguna produkTelkomsel lebih banyak diminati oleh perempuan daripada laki-laki walaupun perbedaan persentasenya tidak terlalu jauh, artinya bahwaproduk Telkomsel diminati laki-laki maupun perempuan, dan Telkomsel memiliki peluang yang besar pada segmentasi pasar berdasarkan jeniskelamin.

3. Kartu prabayar Telkomsel (kartu biasa) yang digunakan responden

  Dengan demikian, dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa jenis kartu prabayar (kartu biasa)Telkomsel simpati lebih banyak digunakan dibanding jenis kartuTelkomsel yang lain, hal ini dapat diketahui bahwa produk Telkomsel kartu simpati merupakan produk kartu prabayar yang duluan diluncurkansehingga kartu simpati lebih dikenal oleh pelanggan daripada produk Telkomsel yang lain. Dengan demikian dapat diketahui bahwa dalam penelitian ini responden lebih banyakmenggunakan paketan data simpati dari pada jenis paketan data kartuTelkomsel yang lain.

B. Analisis Deskriptif 1

  IklanKuesioner pada variabel iklan menggunakan skala data berbasis 1-5, dimana 1 menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentang iklan kartuprabayar Telkomsel sangat rendah, sedangkan skala 5 menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentang iklan kartu prabayar Telkomsel sangat tinggi. Skala data tersebut adalah sebagai berikut:Tabel V.6 Tabel Skala Data IklanSkala Data Kelas Kategori 1 1,00 - 1,79 Sangat tidak menarik 2 1,80 - 2,59 Tidak menarik 3 2,60 - 3,39 Cukup menarik4 3,40 - 4,19 Menarik 5 4,20 - 5,00 Sangat menarik Sumber : Hasil Pengolahan Data Primer, 2017Dengan menggunakan kategori yang tersaji pada tabel V.6 tabel skala data iklan, rata-rata skor persepsi konsumen terhadap iklan (lampiran II) adalah sebesar 3,58 yang masuk kategori tinggi.

2. Promosi penjualan

Kuesioner pada variabel promosi penjualan menggunakan skala data1-5, dimana 1 menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentang promosi kartu prabayar Telkomsel sangat rendah, sedangkan skala 5 menunjukkan Tabel V.7Tabel Skala Data Promosi Penjualan Skala Data Kelas Kategori 1 1,00 - 1,79 Sangat tidak menarik2 1,80 - 2,59 Tidak menarik 3 2,60 - 3,39 Cukup menarik4 3,40 - 4,19 Menarik 5 4,20 - 5,00 Sangat menarik Sumber : Hasil Pengolahan Data Primer, 2017Dengan menggunakan kategori yang tersaji pada tabel V.7 tabel skala data promosi penjualan, rata-rata skor persepsi konsumen terhadappromosi penjualan (lampiran II) adalah sebesar 3,13 yang masuk kategori cukup. Konsumen berpendapat bahwa promosi penjualan kartu prabayarTelkomsel cukup menarik.

3. Kualitas produk

  Kuesioner pada variabel kualitas produk menggunakan skala data 1-5, dimana 1 menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentang kualitas kartu prabayar Telkomsel sangat rendah, sedangkan skala 5 menunjukkan bahwapersepsi konsumen tentang kualitas produk kartu prabayar Telkomsel sangat tinggi. Skala datatersebut adalah sebagai berikut: Tabel V.9Tabel Skala Data Harga Skala Data Kelas Kategori 1 1,00 - 1,79 Sangat rendah2 1,80 - 2,59 Rendah 3 2,60 - 3,39 Cukup4 3,40 - 4,19 Tinggi 5 4,20 - 5,00 Sangat tinggi Sumber : Hasil Pengolahan Data Primer, 2017Dengan menggunakan kategori yang tersaji pada tabel V.9 tabel skala data harga, rata-rata skor persepsi karyawan terhadap harga kartuprabayar Telkomsel (lampiran III) adalah sebesar 2,69 yang masuk kategori cukup.

5. Keputusan pembelian

  Kuesioner pada variabel keputusan pembelian menggunakan skala data 1-5, dimana 1 menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentangkeputusan pembelian kartu prabayar Telkomsel sangat rendah, sedangkan skala 5 menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentang keputusanpembelian kartu prabayar Telkomsel sangat tinggi. Konsumen berpendapat bahwaharga kartu prabayar Telkomsel tinggi.

6. Kepuasan konsumen

  Kuesioner pada variabel kepuasan konsumen menggunakan skala data1-5, dimana 1 menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentang kepuasan terhadap kartu prabayar Telkomsel sangat rendah, sedangkan skala 5menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentang kepuasan terhadap kartu prabayar Telkomsel sangat tinggi. Konsumen berpendapat bahwakepuasan konsumen terhadap kartu prabayar Telkomsel cukup tinggi.

7. Loyalitas konsumen

  Kuesioner pada variabel loyalitas menggunakan skala data 1-5, dimana 1 menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentang loyalitasterhadap kartu prabayar Telkomsel sangat rendah, sedangkan skala 5 menunjukkan bahwa persepsi konsumen tentang loyalitas terhadap kartuprabayar Telkomsel sangat tinggi. Konsumen berpendapat bahwatingkat loyalitas menggunakan kartu prabayar Telkomsel sudah tinggi.

C. Pengujian Instrumen

  Kuesioner yang sudah dinilai baik disebarkan kepada responden yakni pengunjung grapari Telkomsel dan peneliti memastikan responden yang bisadan layak mengisi kuesioner tersebut adalah responden yang menggunakan produk Telkomsel baik kartu biasa maupun kartu paketan data dan lebih darisetengah tahun (>6 bulan). Kemudian hasilkuesioner tersebut diolah dengan menggunakan WarpPLS 5.0.

1. Pengujian Model Pengukuran (Outer Model)

  Namun untuk indikator dengan loading 0,40 Hal senada diungkapkan oleh Abdillah dan Hartono(2015:206), jika skor loading antara 0,5 Output Combined Loading and Cross-loading Uji selanjutnya, dengan menghilangkan indikator dengan outer loading yang memiliki nilai di bawah 0,70 yang nantinya akan dilihat dampaknya terhadap nilai AVE. Berikut tabel nilai composite reliability dan cronbach’s alpha: Tabel V.18 Output laten variable coefficients untuk composite reliability dan cronbach’s alpha Sumber : Data diolah oleh peneliti dengan WarpPLS 5.0Dari tabel V.18 dapat diketahui bahwa ketujuh konstruk memiliki nilai composite reliability di atas 0,70 (>0,70) dengan nilaitertinggi 0,930 yakni variabel laten keputusan pembelian dan nilai terendah 0,874 yakni konstruk kualitas produk.

2 Nilai R (koefisien determinasi) digunakan untuk mengukur

  tingkat variasi perubahan variabel independen terhadap variabel 2 dependen. Semakin tinggi nilai R berarti semakin baik model prediksi dari model penelitian yang diajukan.

2 Nilai R untuk variabel kepuasan konsumen adalah sebesar 0,51

2 Sementara, nilai R untuk variabel loyalitas konsumen adalah sebesar

  Hasil estimasi indirect effectkualitas produk terhadap keputusan pembelian sebesar0,44 dan signifikan pada p<0,01, keputusan pembelian terhadap kepuasan konsumen sebesar 0,25 dan signifikanpada p<0,01, kualitas produk terhadap kepuasan konsumen sebesar 0,43 dan signifikan pada nilai p<0,01. Hasil estimasi indirect effectkualitas produk terhadap kepuasan konsumen sebesar0,48 dan signifikan pada p<0,01, kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen sebesar 0,22 dan signifikanpada p=0,01, kualitas produk terhadap loyalitas konsumen sebesar 0,10 dan nilai p = 0,14 (menjadi tidaksignifikan).

3. Hubungan Antarvariabel Secara Komprehensif

  Hal ini didukungpada hasil pengujian langsung antara iklan terhadap loyalitas value = 0,02, sementara hasil pengujian tidak langsung dengan memasukkan variabel mediasi (keputusan pembelian dan kepuasan konsumen), nilai pengaruh langsung antara iklanterhadap loyalitas konsumen turun dari 0,20 menjadi 0,17 dan signifikan pada nilai p-value = 0,04. Maka, dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian dan kepuasan konsumen tidak berperan sebagai mediator antara kualitas produk terhadap loyalitas konsumen 3)Kualitas produk terhadap loyalitas Hasil estimasi pengaruh tidak langsung (indirect effect) jalur kualitas produk Harga terhadap loyalitasHasil estimasi pengaruh tidak langsung (indirect effect) jalur harga value = 0,30.

4. Ringkasan Hasil Pengujian Hipotesis

  Peran mediasi keputusan pembelian dan kepuasan konsumen pada pengaruh iklan terhadap loyalitas konsumenHasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan sebuah produk yang menarik dapat menjadi komunikasi pemasaran yang positifkarena iklan dinilai dapat membujuk calon konsumen untuk membeli sebuah produk. Selain itu, iklan berperan sebagai media yang dapat Hasil penelitian ini sependapat dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Sonia Dea Adesta (2015) yang menemukan bahwaiklan merupakan salah satu faktor yang memainkan peranan penting dalam mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukanpembelian.

BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bagian

  Kualitas produk memiliki pengaruh yang positif terhadap kepuasan konsumen pada kartu prabayar Telkomsel di Yogyakarta. Kepuasan konsumen memiliki pengaruh yang positif terhadap loyalitas konsumen pada kartu prabayar Telkomsel di Yogyakarta.

B. Saran

  Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan penelitian ini, penulis mengajukan beberapa saran yang dapat dipergunakan sebagai bahanpertimbangan dalam meningkatkan kualitas iklan dan kualitas produk yang dilakukan oleh perusahaan. Terkait IklanSebagaimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan memiliki pengaruh yang positif terhadap keputusan pembelian,serta keputusan pembelian dan kepuasan konsumen memediasi pengaruh iklan terhadap loyalitas konsumen maka diharapkanpihak pemasar kartu prabayar Telkomsel tetap mempertahankan Karena dengan iklan yang menarik akan mengundang perhatian konsumen kemudian tertarik membeli produk.

2. Bagi Peneliti selanjutnya

  Bagi peneliti selanjutnya, peneliti dapat menguji kembali model dalam penelitian ini dengan mengembangkan subjek penelitian. Penelitiselanjutnya bisa melakukan penelitian pada para konsumen yang menggunakan kartu pascabayar Telkomsel agar hasil penelitian lebihluas.

C. Keterbatasan

DAFTAR PUSTAKA

  Dalam penelitian ini terdapat jumlah item pertanyaan yang harus dijawab responden sehingga kemungkinan responden merasa jenuhmembaca setiap pernyataan koesioner dan memberikan jawaban yang kurang sesuai dengan kenyataan yang dialami responden. “Pengaruh Word of Mouth, Iklan dan Atribut Produk terhadap Keputusan Pembelian dan Loyalitas Konsumen (Studi Kasus pada K onsumen Magnum White Chocolate)”,Jurnal Manajemen Teknologi.

Dokumen baru

Download (240 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Keanekaragaman Makrofauna Tanah Daerah Pertanian Apel Semi Organik dan Pertanian Apel Non Organik Kecamatan Bumiaji Kota Batu sebagai Bahan Ajar Biologi SMA
24
212
36
FREKUENSI KEMUNCULAN TOKOH KARAKTER ANTAGONIS DAN PROTAGONIS PADA SINETRON (Analisis Isi Pada Sinetron Munajah Cinta di RCTI dan Sinetron Cinta Fitri di SCTV)
27
206
2
FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI
10
146
3
SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis)
33
231
2
Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)
136
605
18
DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim"
130
603
21
Representasi Nasionalisme Melalui Karya Fotografi (Analisis Semiotik pada Buku "Ketika Indonesia Dipertanyakan")
53
301
50
KONSTRUKSI MEDIA TENTANG KETERLIBATAN POLITISI PARTAI DEMOKRAT ANAS URBANINGRUM PADA KASUS KORUPSI PROYEK PEMBANGUNAN KOMPLEK OLAHRAGA DI BUKIT HAMBALANG (Analisis Wacana Koran Harian Pagi Surya edisi 9-12, 16, 18 dan 23 Februari 2013 )
64
457
20
PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)
105
426
24
Pencerahan dan Pemberdayaan (Enlightening & Empowering)
0
53
2
KEABSAHAN STATUS PERNIKAHAN SUAMI ATAU ISTRI YANG MURTAD (Studi Komparatif Ulama Klasik dan Kontemporer)
4
94
24
GANGGUAN PICA(Studi Tentang Etiologi dan Kondisi Psikologis)
3
69
2
Efek Hipokolesterolemik dan Hipoglikemik Patigarut Butirat
2
93
12
DAMPAK INVESTASI ASET TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP INOVASI DENGAN LINGKUNGAN INDUSTRI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2006-2012)
11
125
22
Diskriminasi Daun Gandarusa (Justicia gendarrusa Burm.f.) Asal Surabaya, Jember dan Mojokerto Menggunakan Metode Elektroforesis
0
58
6
Show more