Hubungan antara brand social responsibility [BSR] dengan brand image dan loyalitas konsumen pada produk Aqua Danone.

Gratis

0
0
121
2 years ago
Preview
Full text

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

  Kupersembahkan skripsiku untuk Ayah dan Ibuku tersayang Kedua kakakku, Aida dan Aiti, Adikku, Martin ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA BRAND SOCIAL RESPONSIBILITY(BSR)DENGAN BRAND IMAGE DAN LOYALITAS KONSUMEN PADA PRODUK AQUA DANONE Oleh: JONNIS002214133 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2008Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara Brand Social Responsibility dengan Brand Image dan Loyalitas konsumen pada produk Aqua Danone. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang responden dan populasinya adalah masyarakat di Yogyakarta.

KATA PENGANTAR

  Penulis menyusun skripsi dengan judul Hubungan Antara BrandSocial Responsibility (BSR) Terhadap Brand Image dan Loyalitas Konsumen PadaProduk AQUA DANONE Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat kelulusan untuk memperolehgelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma. Penulisan Skripsi ini juga tidak lepas dari adanya campur tangan pihak lain yang dengan tulus telah membantu dan membimbing penulis sampai penulisan skripsiini dapat terselesaikan.

BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………

  1 A. Latar Belakang Masalah……………………………………………… 1 B.

1. Corporate Social Responsibility …………………………………. 8

  Corporate Social Responsibility a. Definisi ..................................

b. Konteks Tanggungjawab Sosial……………………….……… 10

  Jenis Kemasan dan produk Aqua Danone............................................. Program program Brand Social Responsibilityyang dilakukan perusahaan Aqua Danone.............................................

c. Variabel Loyalitas Konsumen…………………………..…….. 67

2. Hasil Penelitian Hipotesis

  Brand Social Responsibility dengan Brand Image .................... Brand Social Responsibility dengan Loyalitas Konsumen........

BAB VI KESIMPULAN……………………………………………………. 71 A. Kesimpulan…………………………………………………………… 71 B. Saran………………………………………………………………….. 72 C. Keterbatasan………………………………………………………….. 74 DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………….. 75 LAMPIRAN…………………………………………………………………. 77

  DAFTAR TABEL Tabel 5.1 : Uji Validitas Variabel Brand Social Responsibility ........................... Uji Distribusi t variabel X dan Y ..................................................

DAFTAR LAMPIRAN

  91 Lampiran 4 : Uji Hipotesis variabel 1 dan 2……………………………………. 95Lampiran 5 : Analisis Data dari Variabel Brand Social Responsibility , Brand Image dan Loyalitas ……………………………………… 97Lampiran 6 : Harga Kategori Nilai r…………………………………………….

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perusahaan adalah penyedia produk yang masyarakat butuhkan dan

  Contohnya cacat produk perusahaan yang dapatmenyebabkan adanya tuntutan ganti rugi dari masyarakat yang merasa dirugikan, dan perusahaan harus menyelesaikan permasalahan tersebut agar image 2menggunakan program Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu tanggungjawab sosial perusahaan terhadap konsumen saat perusahaan merasabertanggung jawab atas kelalaian produknya yang menyebabkan masalah dan tuntutan dari masyarakat. Dengan program ini,diharapkan konsumen tergerak untuk membeli produk karena dapat sekaligus 4Tetapi dalam pelaksanaannya, belum diketahui secara pasti apakah program Brand Social Responsibility benar-benar efektif dan dapat diterima olehmasyarakat, sehingga program tersebut dapat menguntungkan keduabelah pihak, yaitu pihak konsumen dan pihak perusahaan sendiri.

B. Rumusan Masalah:

  Berdasarkan uraian di atas, permasalahan yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana hubungan Brand Social Responsibility dengan Brand Image produk Aqua Danone?

C. Batasan Masalah

  Obyek yang akan diteliti adalah Brand Social Responsibility, Brand Image dan Loyalitas konsumen. Subyek penelitian adalah pelanggan atau pemakai yang pernah membeli produk Aqua Danone di Jogjakarta.

D. Tujuan Penelitian

  Berkaitan dengan masalah yang telah dirumuskan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui bagaimana hubungan Brand Social Responsibility dengan Brand Image produk Aqua Danone.

E. Manfaat Penelitian

  Secara teoritis Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan informasi mengenai 6Konsumen pada produk Aqua Danone. Selain itu penelitian ini juga dapat digunakan sebagai literatur dalam pelaksanaan penelitian yang relevan dimasayang akan datang.

2. Secara praktis

  Bagi Universitas Sanata Dharma Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dan informasipenelitian bagi mahasiswa yang lain pada waktu yang akan datang dan dapat menambah referensi hasil penelitian, yang nantinya dapat menjadikoleksi perpustakaan Universitas Sanata Dharma. Bagi pihak lain Sebagai tambahan informasi bagi pihak pihak yang berkepentingan, bahanperbandingan dan bahan pembelajaran, juga sebagai masukan untuk penelitian selanjutnya.

F. Sistematika Penulisan

  Bab II Landasan Teori Bab ini mengemukakan secara rinci studi kasus yang berisi tentangteori teori yang akan digunakan sebagai landasan penelitian dan pembahasan masalah. Bab III Metode Penelitian Bab ini menguraikan tentang jenis penelitian waktu penelitian, sample,variabel penelitian, definisi operasional data yang dibutuhkan, teknik pengambilan data dan teknik analisis data.

Bab II Kajian Teori A. Landasan Teori

1. Landasan tentang Corporate Social Responsibility (CSR)

  Dari kedua pendapat di atas yang dimaksud dengan CSR adalah peningkatan kualitas kehidupan yang berarti adanya kemampuan manusiasebagai individu anggota komunitas untuk dapat menanggapi keadaan sosial yang ada, dan dapat menikmati serta memanfaatkan lingkunganhidup termasuk perubahan-perubahan yang ada sekaligus memelihara. Pernyataan ini lebih mengarah padasuatu bentuk keuntungan sosial yang akan diperoleh sebuah perusahaan apabila melakukan kegiatan CSR dengan mengeluarkan modal yang tidaksedikit akan memperoleh keuntungan sosial yang besar yang pada gilirannya akan mendapatkan keuntungan finansial.

2. Brand Social Responsibility (BSR)

  BSRbukan lagi merupakan program yang dijalankan perusahaan saat terjadinya konflik pada lingkungan sosial, tetapi BSR merupakan program yang BSR harus memiliki perencanaan sebelum dilaksanakan dan perencanaan itu meliputi: 1. Fokus pada merek produk dan jasaProgram BSR yang dijalankan haruslah berhubungan dengan merek produk atau jasa perusahaan yang ingin diperkenalkan ataudipromosikan oleh perusahaan.

3. Merek

  15 Tahun 2001 pasal 1 ayat 1(Fandy Tjiptono, 2005:2), merek adalah “Tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dariunsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa”. Salah satu pertimbangan yang dapat dikemukakan adalah reputasi tinggi merek yang baik tentunya tidakjatuh dari langit tetapi dibangun melalui proses yang bahkan tidak jarang memakan waktu ratusan tahun.

4. Brand Image

  Sedangkan menurut Kaplan danNorton dalam Nanik Handayani (2005:26), “Dimensi citra menggambarkan faktor faktor berwujud yang membuat pelanggan tertarik Image sangat penting, karena merupakan identitas yang mengarahkan merek. Brand image atau citra merek mempengaruhi keputusan pembelian yang dilakukan konsumen, Karena nilai-nilai yang terkandung dalam suatu merek berbeda dengan merek lain.

1. Nilai ekuitas merek

  Ekuitas merek dapat menambah ataumengurangi nilai produk bagi konsumen, ekuitas merek juga mempengaruhi rasa percaya diri konsumen dalam mengambilkeputusan pembelian (baik itu karena pengalaman masa lalu dalam menggunakannya maupun kedekatan dengan merek dan anekakarakteristiknya). Negara yang memproduksi juga bisa mempengaruhi citra dari sebuah merek, karena adanyapersepsi konsumen yang tercipta tentang sebuah Negara yang dianggap lebih baik dibanding negara yang lain dalam memproduksi suatuproduk tertentu (Simamora, 2002:87).

5. Loyalitas Konsumen

  Pelanggan yang loyal adalah pelanggan yang melakukan pembelian ulang dari penyedia produk dalam merek yang sama, dan jugamerekomendasikan produk tersebut kepada orang lain. Loyalitas merek menurut Mowen dan Inor (1998) dalam Purwani dan Dharmmesta (2002) , mempunyai arti : “Kondisi dimana konsumenmempunyai sikap positif terhadap merek, mempunyai komitmen pada merek tersebut, dan bermaksud meneruskan pembeliannya dimasamendatang.” Menurut Ben Mc Conneld dan Jackie Huba yang dikutip olehHermawan Kartajaya, yang menjadi buku pedoman pemikiran loyalitas era empat.

1. Faktor eksternal

  BudayaBudaya adalah kompleks nilai, gagasan, sikap, dan simbol lain yang bermakna yang melayani manusia untuk berkomunikasi,membuat tafsiran dan mengevaluasi sebagai anggota masyarakat. Kelas SosialKelas sosial merupakan pengelompokkan orang yang relatif permanen dan homogen dalam masyarakat, yang memungkinkankelompok orang untuk dibandingkan dengan kelompok lain dan status kelas sosial kerap menghasilkan bentuk bentuk perilakukonsumen yang berbeda.

2. Faktor pribadi

  Sumber daya konsumenKonsumen memiliki tiga sumber daya utama yang digunakan dalam proses pertukaran dan melalui proses ini pemasarmemberikan barang dan jasa. SikapSikap atau attitude sebagai suatu elevansi menyeluruh yang memungkinkan orang berespons dengan cara menguntungkan atautidak menguntungkan secara konsisten berkenaan dengan obyek atau alternatif yang diberikan.

e. Kepribadian dan gaya hidup

  Kepribadian diartikan sebagai respons yang konsisten terhadap stimulasi lingkungan. Gaya hidup adalah pola dimanaorang hidup dan menghabiskan waktu serta uang.

3. Faktor psikologis

a. Pemrosesan informasi

b. Proses belajar Perilaku konsumen adalah perilaku yang dipelajari

  Konsumen akan berupaya mencoba produk tersebut dari informasi yang didapat salah satunya dari iklan, informasi tersebut akandiproses oleh konsumen dan apabila produk tersebut sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya maka akan terjadi pengulanganpembelian oleh konsumen, dan akhirnya akan menggunakan produk tersebut. Pelanggan sekarang membutuhkan sebuah alasan (meaning) yang lebih tinggidaripada sekadar kelebihan fungsional dan emosional semata.

B. Hipotesis Penelitian

1. Hubungan Brand Social Responsibility dengan Brand Image pada produk

  Dengan demikian ada hubungan positif antara Brand Social Responsibility dengan Brand Image pada produk Aqua Danone. Hubungan Brand Social Responsibility dengan Loyalitas Konsumen pada produk Aqua DanoneDalam penelitian ini dapat diasumsikan bahwa semakin sering perusahaan melakukan program Brand Social Responsibility, konsumenakan semakin loyal (setia) kepada suatu produk.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. JENIS PENELITIAN Dilihat dari tujuannya, penelitian ini merupakan penelitian terapan

  Selain itu, ditinjau dari timbulnya variabel, penelitian ini merupakan penelitian Ex-post Facto, yaitu penelitian yang dilakukan atas peristiwa yang terjadi untuk menemukan variabel tertentu dengan variabel lainnya tanpa adanya manipulasi langsung terhadap variabel variabelnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, sebab data yang disajikan berhubungan dengan angka dan analisisyang digunakan adalah analisis statistik.

B. TEMPAT DAN WAKTU PENELITIAN

  Variabel dalam penelitian ini meliputi variabelterikat yang terdiri dari Brand Social Responsibility (X) sedangkan variabel 1 2 bebasnya adalah Brand Image (Y ) dan loyalitas konsumen (Y ) E. Jenis dan Sumber Data Data yang diperoleh adalah jenis data kuantitatif, yang merupakan data berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan.

1. Metode pengumpulan data

  AngketAngket dalam penelitian ini digunakan sebagai pengumpul data primer, yaitu Brand Social Responsibility, Brand Image dan Loyalitaskonsumen 2. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angkettertutup, yaitu angket yang telah dilengkapi dengan alternatif jawaban sehingga responden tinggal memilih salah satu jawaban yang telahdisediakan.

G. Populasi Dan Sampel

Sumber data dalam penelitian ini yang merupakan populasi penelitian adalah konsumen baik konsumen yang pernah memakai produk Aqua ataupun Untuk menentukan jumlah sampel menggunakan rumus N n = 2

1 Ne )

  (Bilson Simamora, 2002:37)Keterangan: n = Jumlah SampelN = Ukuran Populasi e = persen kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan sampel yangmasih dapat ditolerir Populasi yang akan diteliti adalah penduduk jogjakarta dengan jumlah populasi sebesar 3.360.345 orang. Dari perhitungan tersebut ditemukan bahwa jumlah sampel yang dibutuhkan sebesar 100 orang responden (dengan pembulatan sampel).

H. Uji Validitas dan Reliabilitas

1. Uji Validitas

Uji validitas butir soal dilakukan untuk melakukan kepastian N XY X Y − ¦ ( ¦ )( ¦ )r = xy 2 2 2 2 N X − X N Y − Y¦ ( ¦ ) ¦ ( ¦ ) { } { } (Sugiyono, 2004:182)Keterangan : r : koefisien korelasi X dan Yxy N : jumlah subyek XY : Jumlah nilai X dan Y¦ X : jumlah nilai X¦ Y : jumlah nilai Y¦ Kriteria pengujian butir soal dikatakan valid atau sahih apabila koefisien korelasi (r hitung) berharga positif dan sama atau lebih besar darir tabel yang taraf signifikansinya 5%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semua indikator Brand Social Responsibility, Brand Image danLoyalitas Konsumen terwakili.

2. Uji reliabilitas

  Setelah dilakukan uji validitas dan didapatkan butir butir pertanyaan atau pernyataan yang valid, selanjutnya terhadap butir butirtersebut rumus diuji keandalannya yaitu dengan menggunakan uji reliabilitas dengan menggunakan Alpha Cronbach. Dengan ketentuan harga r hitung variabel Brand Image dan Loyalitas Konsumen harus lebih besar dari r tabel sehingga dapat dikatakan reliabel.

3. Kategorisasi Variabel

  Dari hasil perhitungan didapat 3kategorisasi dalam penilaian interval per variabel seperti dibawah ini Antara 10 sampai 23,3 = BurukAntara 23,4 sampai 36,5 = SedangAntara 36,6 sampai 50 = BaikPengkategorian dapat dilakukan setelah rata rata nilai (mean) variabel Brand Social Responsibility, Brand Image dan Loyalitaskonsumen ditemukan I. Teknik ini digunakanuntuk menguji hipotesis pertama, apakah ada hubungan antara Brand Social 1 Responsibility (X)dengan Brand Image (Y ), dan juga digunakan untukmenguji hipotesis kedua, apakah ada hubungan antara Brand Social 2 Responsibility (X) dengan Loyalitas Konsumen (Y ).

BAB IV PROFIL PERUSAHAAN A. Profil Perusahaan Aqua Danone PT AQUA Golden Mississippi didirikan pada tahun 1973 oleh Bapak Tirto Utomo, sebagai produsen pelopor air minum dalam kemasan di Indonesia. Pabrik pertama didirikan di Bekasi. Setelah beroperasi selama lebih dari 30 tahun, kini AQUA memiliki 14 pabrik di seluruh Indonesia. Kegiatan fisik perusahaan dimulai pada bulan Agustus 1973, ditandai dengan pembangunan pabrik di kawasan Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat. Percobaan produksi dilaksanakan pada bulan Agustus1974 dan produk

  Dengan berbagai upaya dan kerja keras, AQUA mulai dikenal masyarakat, sehingga penjualan dapat ditingkatkan dan akhirnya titik impas berhasildicapai pada tahun 1978. AQUA telah menetapkan kebijakan baru yang strategis untuk menggunakan investasinya demi mendorong kondisimasyarakat setempat yang lebih positif.

B. Perkembangan Perusahaan

  TIRTA INVESTAMA sebagai induk yang mengayomi unit-unit produksi AQUA yang tersebardiseluruh Indonesia dan sekarang menjadi lebih dikenal sebagai AQUA Group, dengan total jumlah karyawan lebih dari 7.400 orang. Pemimpin PasarHasil survei dari sebuah badan riset internasional Zenith International, mengesahkan bahwa merek AMDK AQUA dari Indonesia adalah merek AMDK terbesar di wilayah Asia – Timur Tengah – Pasifik dengan total penjualan sebesar 1,040 juta liter ditahun 1998 dan sekitar1,190 juta liter ditahun 1999 dan dengan demikian diakui sebgai AMDK nomor dua di dunia setelah merek EVIAN.

13. Peluncuran logo baru AQUA (2004)

  AQUA meluncurkan varian baru AQUA Splash of Fruit, jenis air dalam kemasan yang diberi esens rasa buah strawberry dan orange-mango. Peluncuran produk ini memperkuat posisi AQUA sebagai produsen minuman.

C. Jenis Kemasan dan produk Aqua Danone

Saat ini produk AQUA terdiri dari beraneka kemasan dan ukuran, baik kemasan sekali pakai (disposable) maupun kemasan ulang-alik (returnable). Aqua juga memproduksi beberapa produk lain yang juga bersangkutan dengan air minum, diantaranya:

1. Kemasan Plastik

  Program yang sama saat ini dilaksanakan diBekasi, Jawa Barat, berupa bantuan 15.000 AQUA dan pada saat yang bersamaan telah dikirimkan sebanyak 50.000 AQUA keYogyakarta, juga 360.000 ke Jawa Tengah.. Desember 2004AQUA Danone besama Kebon Raya Bogor dan Taman Buah Mekarsari menyelenggarakan “Hari Anak Danone”, yang melibatkan lebih dari 20 SD dan SMP di Sukabumi dan Mambal.

h. Program satu untuk sepuluh 2007

  Aqua memperkenalkan satu untuk sepuluh yang merupakan program Aqua untuk Anak Indonesia (AuAI). Satu untuk sepuluhadalah inisiatif sosial Aqua yang terutama ditujukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan anak-anak melaluipengadaan air bersih dan penyuluhan hidup sehat.

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini penulis telah menganalisis data yang telah terkumpul. Data

  Sesuai dengan permasalahan dan perumusan model yang sudah dikemukakan, serta kepentingan pengujian hipotesis, maka teknik analisis datayang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Sedangkan kuantitatif merupakan analisis yang mengacu padaperhitungan data penelitian yang berupa angka –angka yang di analisis dengan bantuan komputer melalui program SPSS 12.0 Sebelum dilakukan analisis terhadap data penelitian terlebih dahulu dilakukan pengujian kualitas data yaitu dengan uji validitas dan reliabilitas agarkesimpulan yang diperoleh tidak menimbulkan hasil yang bias.

A. Pengujian Instrument Penelitian

Sebelum diadakan penelitian lebih lanjut, terlebih dahulu dilakukan pengujian instrument penelitian untuk mengetahui kevaliditasannya sebagaialat ukur dalam penelitian. Seperti dikemukakan dalam bab III, bahwa penelitian dilakukan melalui dua tahap, dimana tahap pertama bertujuan untuk

1. Pengujian Instrumen penelitian Variabel Brand Social Responsibility

Berdasarkan penelitian dapat dilakukan perhitungan sebagai berikut

a. Pengujian Instrumen Validitas (Sugiyono, 2004:182)

  −¦ 2 2 2 X XY n rxy =Hasil perhitungan uji validitas ini disebut valid jika r hitung menunjukkan angka yang lebih besar dari r tabel dengan tarafsignifikansi 5% yaitu 0,320. ( )( ) ( )( ) ¦¦ ¦ ¦− Tabel 5.1 Uji Validitas Variabel Brand Social Responsibility Item r Hitung r Tabel Status 1 0,633 0,320 Valid2 0,427 Idem Valid 3 0,746 Idem Valid4 0.488 Idem Valid 5 0.553 Idem Valid6 0.335 Idem Valid 7 0.381 Idem Valid8 0.624 Idem Valid 9 0.570 Idem Valid 10 0.702 Idem ValidSumber : Data Primer Diolah X X n Y ( )( ) { } ¦ ¦− Selain pengujian validitas, perlu dilakukan perhitungan untuk pengujian reliabilitas.

a. Pengujian Instrumen Validitas

  =(Sugiyono, 2004:182) −¦ ¦¦ ¦ ¦ ¦− ¦− X XY n rxy X X n Y 2 2 2 Selain pengujian validitas, perlu dilakukan perhitungan untuk pengujian reliabilitas. Hal ini dapat diartikan bahwa instrumen penelitian untuk variabel Brand Image adalah reliabel.

3. Pengujian Instrumen penelitian Variabel Loyalitas Konsumen

  Pengujian Instrumen Validitas n ¦ XY − ¦ X ¦ Y( )( )r = xy 2 2 2 2n ¦ X ¦ X n ¦ Y ¦ Y − ( ) − ( ) { ( ) ( ) } (Sugiyono, 2004:182)Hasil perhitungan uji validitas ini disebut valid jika r hitung menunjukkan angka yang lebih besar dari r tabel dengan tarafsignifikansi 5% yaitu 0,320. Maka pengujian reliabilitasnya adalah sebagai berikut : »¼º «¬ª ¦ −»¼º «¬ª −= t bk krn 2 2 1 1 δδ (Suharsimi Arikunto 2002:171)Berdasarkan hasil perhitungan uji reliabilitas tersebut diperoleh r hitung untuk variabel Loyalitas Konsumen sebesar 0,884 yangmenunjukkan angka ini lebih besar dari r tabel dengan taraf signifikansi 5% yaitu 0,320.

B. Analisis Profil Konsumen

Dari kuesioner yang telah disebarkan kepada 100 orang responden pengguna produk Aqua Danone di Yogyakarta, maka didapat data sebagaiberikut

1. Kelompok profil berdasarkan jenis kelamin

  Kelompok profil berdasarkan pekerjaanDari tabel 5.5 dapat dilihat bahwa jumlah responden yang terbanyak berasal dari kalangan mahasiswa sejumlah 82 orang, setelah itudiikuti oleh responden yang bekerja sebagai wiraswasta sejumlah 10 orang, pekerjaan lain lain sebesar 7 orang, dan pegawai negeri sipilsebesar 1 orang. Kelompok profil berdasarkan jumlah penghasilan sebulanDari tabel 5.6 dapat dilihat bahwa jumlah pendapatan perbulan terbanyak adalah pada jumlah pendapatan Rp 500.000,- - Rp 1.000.000,-sebanyak 57 responden (57%), yang diikuti oleh pendapatan perbulan Rp100.000,- - Rp 500.000,- sebanyak 30 responden (30%), dan terakhir, responden dengan pendapatan per bulan > Rp 1.000.000,- sebanyak 13orang (13%).

4. Kategorisasi variabel

  Dari hasil penelitian variabel Brand Social Responsibility, Brand Image dan Loyalitas konsumen (Lampiran 3) setelah ditemukan rata rata nilai (mean) per variabel, dilakukan pengkategorian tiap variabel untuk mengetahui arti nilai dari variabel yang bersangkutan. Dari hasilpengkategorian ditemukan data sebagai berikut Variabel Brand Social Responsibility memiliki nilai rata rata sebesar 41,39.

C. Analisis Kuantitatif

Untuk menganalisis data dan pengujian hipotesis dalam penelitian ini digunakan teknik analisis data untuk menjawab pengujian hipotesis pertamadan kedua, yaitu teknik analisis Pearson Product Moment.

1. Pengujian Hipotesis pertama

  Hipotesis pertama menyatakan “ada hubungan antara Brand Social Resposibility dengan Brand Image produk Aqua Danone”. Dalam pengambilan kesimpulan ini dapat , 05 ; 98 diperjelas lagi dengan gambar 5.1 sebagai berikut: Gambar 5.1 Uji Distribusi t variabel X dan Y 1 Berdasarkan gambar distribusi f diatas menunjukkan bahwa thitung lebih besar daripada t yang nilainya (10,123>1,658) maka Ha diterima 1 Dengan demikian hipotesis pertama dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa “ada hubungan antara Brand Social Resposibility dengan Brand Image produk Aqua Danone”diterima.

2. Pengujian Hipotesis kedua

  Dengan koefisien tunggal sebesar 0.373 makadapat diartikan bahwa besarnya hubungan antara variabel Brand Social Responsibility dengan Loyalitas konsumen berada dalam kriteria yang rendah karena berada pada range 0,200 – 0,399 (Sugiyono, 2004 :183), ini menunjukkan bahwa hubungan antara variabel Brand Social Responsibility(X) dengan Loyalitas konsumen ( Y ) adalah rendah. Dalam pengambilan kesimpulan ini dapat , 05 ; 98 diperjelas lagi dengan gambar 5.2 sebagai berikut: Gambar 5.2 Uji Distribusi t variabel X dan Y 2 hitung lebih besar daripada t yang nilainya (3,981>1,658) maka Ha diterima tabel dan menolak Ho.

D. Pembahasan Hasil Penelitian

1. Dari hasil penelitian kuesoiner didapatkan data sebagai berikut

a. Variabel Brand Social Responsibility memiliki hasil rata-rata sebesar

  Dari butir pertanyaan tentang Brand Social Responsibility didapat data bahwa konsumen Aqua Danone jarang melihat produsen Aqua Danonemelakukan program Brand social Responsibility secara langsung, tetapi di satu sisi, konsumen Aqua Danone juga sangat mendukungprogram Aqua Danone yang melakukan pengadaan air bersih (program 1 liter Aqua untuk 10 liter air bersih). Variabel Brand Image memiliki hasil rata rata sebesar 3,921 (lampiran5), yang mengindikasikan bahwa konsumen berada pada tingkat setuju bahwa Aqua Danone memiliki Brand Image yang baik dimatamasyarakat.

2. Dari pengujian hipotesis diperoleh data sebagai berikut

a. Hubungan Brand Social Responsibility dengan Brand Image produk

  Hubungan antar variabel juga dapat disebutkan sebagai hubungan yang positif, karena nilai korelasi yang didapatadalah nilai yang positif (0,715) Dapat disimpulkan bahwa program Brand Social Responsibility berhubungan kuat dengan Brand Image produk Aqua Danone, dandengan program Brand Social Responsibility yang sering dilakukan bagian marketing Aqua Danone, produk Aqua Danone akan memiliki Brand Image yang semakin kuat di mata pengguna Aqua Danone. Hubungan antar variabel juga dapat disebutkan sebagai hubungan yang positif, karenanilai korelasi yang didapat adalah nilai yang positif (0,373) Dapat disimpulkan bahwa program Brand Social Responsibility berhubungan rendah dengan Loyalitas konsumen produk AquaDanone.

BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN A. KESIMPULAN Berdasarkan uraian dalam analisis kualitatif yang terdapat pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut

  Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Brand Social Responsibility dengan Brand Image produk Aqua Danone. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Brand Social Responsibility dengan Loyalitas konsumen pemakai produk Aqua Danone.

B. SARAN

  Setelah menganalisis data variabel Brand Social Responsibility, Brand Image dan Loyalitas Konsumen, maka pihak manajemen pemasaran Aqua Danone dapat memperhatikan hal-hal berikut ini untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam menjaga kelangsungan hidup perusahaan, yaitu perlunyadilakukan peninjauan ulang terhadap program-program Brand Social Responsibility yang dilakukan oleh Aqua Danone. Manajer pemasaran Aqua Danone dapatmemperbaiki lagi image mereknya, misalnya dengan melakukan demo perbandingan antara merek Aqua Danone dengan merek air minum dalamkemasan lain yang juga beredar dipasaran, juga mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa produk Aqua Danone sangat aman untuk dikonsumsikarena tidak menggunakan bahan pengawet dalam produknya.

C. KETERBATASAN

  Penelitian ini bersifat studi kasus sehingga hasil penelitiaan ini hanya berlaku bagi produk Aqua Danone dan tidak berlaku atau digeneralisasikan bagi produk yang lain. Bagi perusahaan, apabila ingin memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai pertimbangan dalam penyelesaian masalah yang berkaitan denganpemasaran, sebaiknya memperhatikan keterbatasan ini.

DAFTAR PUSTAKA

  Pengaruh Merek, Kualitas produk dan Harga terhadap Loyalitas Konsumen Produk Oli Top 1 di bengkel Suzuki medan Jaya Mataram, Kodya Yogyakarta. (2002) “Perilaku Beralih Merek KonsumenDalam Pembelian Produk Otomotif” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh diferensiasi produk terhadap brand image Nokia Nseries pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat USU
0
46
91
Analisis pengaruh promosi, kualitas produk dan brand image motor matic Honda terhadap keputusan pembelian serta dampaknya pada loyalitas pelanggan; studi kasus pengguna sepeda motor matic Honda di Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan
1
25
132
Analisis pengaruh penetapan harga, promosi pemasaran dan brand image terhadap keputusan pembelian dan loyalitas konsumen: studi kasus pada sebagian masyarakat Bintaro Jaya
0
3
230
Pengaruh Brand awareness, brand assosiation, perceived quality, dan brani image terhadap loyalitas konsumen sepeda motor honda : studi kasus pada mahasiswa uin syarif hidayatullah jakarta
0
9
112
Pengaruh harga (price), trust in brand, dan brand image terhadap brand loyality (studi kasus pada konsemen motor honda di kota Tangerang)
0
7
167
Analisis pengaruh penggunaan tagline dan persepsi konsumen dalam pembentukan brand awareness suatu produk : studi kasus pada iklan coca cola
13
56
123
Analisi pengaruh celebrity endorser, brand image,dan persepsi konsumen terhadap keputusan produk sabun lux :studi kasus mahasiswa uin syarif hidayatullah
0
7
122
Analisis pengaruh event sponsorship dan persepsi konsumen dalam membentuk brand image produk PT. astra honda motor (AHM); studi kasus pada konsumen sepeda motor honda di wilayah Karang Mulya Ciledug
2
40
120
Hubungan antara sikap dan keputusan membeli produk merek lokal pada konsumen
0
3
108
Analisis perbandingan brand awareness, brand association, perceived quality dan brand loyalty produk kamera DSLR merek canon dan nikon: studi kasus pada unit kegiatan mahasiswa fotografi di Jakarta
7
13
174
Hubungan antara citra merek al-azhar dengan loyalitas konsumen di sd al-azhar 15 pamulang
0
32
0
Pengaruh brand image dan reference group terhadap keputusan pembelian dan dampaknya terhadap loyalitas pelanggan anderoid sphygmomanometer merek ABN : (survey di PT.Abadinusa Usaha Semesta Bandung)
5
26
118
Pengaruh brand trust dan lokasi terhadap keputusan konsumen menginap pada Hotel Horison di Bandung
0
36
94
Pengaruh faktor brand image harga dan pengembangan produk terhadap perilaku konsumen dalam keputusan pemilihan pembelian produk motor sport
0
3
1
anilisis brand equiry produk pembalut wanita studi kasus pada ma
0
12
230
Show more