Tingkat penyesuaian diri mahasiswa baru : studi deskriptif pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 kelas A semester II, dan implikasinya pada penyusunan usulan topik bimbingan pribadi-sosial - USD Repository

Gratis

0
0
113
3 weeks ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI TINGKAT PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA BARU (Studi Deskriptif pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2013 Kelas A Semester II, dan Implikasinya pada Penyusunan Usulan Topik Bimbingan Pribadi- Sosial) Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Oleh Angela Admajasri Bianita Arigi NIM: 101114077 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO DAN PERSEMBAHAN “Bisoo rumangsa, ojo rumangsa biso.” Angela Admajasri Bianita Arigi “Setiap usaha yang dilakukan dengan niat yang tulus dan diimbangi dengan doa yang terucapkan dengan ikhlas hati maka akan menghasilkan karya yang luar biasa.” Angela Admajasri Bianita Arigi “Laut yang tenang tak akan menghasilkan pelaut yang handal.” Merlin Meriana “Story will change how you look at everything.” Oprah Word “I’m perfect in my imperfections. Happy in my pain. Strong in my weaknesses and Beautiful in my own way because I’m ME.” Oprah Word “Laugh when you can. Apologize when you should. Let go of what you can’t change.” Oprah Word Skripsi ini saya persembahkan kepada: 1. 2. 3. 4. Tuhan Yesus Kristus Program Studi Bimbingan dan Konseling USD Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Orangtuaku tercinta Bapak Yohanes Bosco Chrispantoro dan Ibu Maria Rosa Warsini 5. Adikku Bernadito Lewi Atmaja 6. Orang-orang terkasih Rio, Eli, Febri, Dani, Garda, Rio, Sefin, Binus, Yuven. iv

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI v

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI vi

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK TINGKAT PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA BARU (Studi Deskriptif pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2013 Kelas A Semester II, dan Implikasinya pada Penyusunan Usulan Topik Bimbingan Pribadi- Sosial) Angela Admajasri Bianita Arigi Universitas Sanata Dharma 2014 Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat penyesuaian diri mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Angkatan 2013 Kelas A Semester II. Masalah pertama yang diteliti adalah “Seberapa tinggikah tingkat penyesuaian diri pada mahasiwa Prodi BK USD Yogyakarta angkatan 2013 kelas A semester II?”. Masalah yang kedua adalah “Berdasarkan analisis terhadap butir-butir penyesuaian diri yang teridentifikasi kemunculannya rendah, topik bimbingan pribadi-sosial apakah yang implikatif bagi mahasiswa Prodi BK USD Yogyakarta angkatan 2013 kelas A semester II?”. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi BK USD Yogyakarta angkatan 2013 kelas A semester II, sejumlah 35 mahasiswa. Instrumen penelitian berupa kuesioner penyesuaian diri yang terdiri dari 92 item pernyataan yang dikembangkan berdasarkan teknik penyusunan skala model Likert dengan nilai reliabilitasnya adalah 0,716. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah kategorisasi tingkat penyesuaian diri mahasiswa berdasarkan distribusi normal. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Tingkat penyesuaian diri mahasiswa Prodi BK USD Yogyakarta angkatan 2013 kelas A Semester II yang termasuk dalam kategori sangat tinggi berjumlah 8 mahasiswa (23%), kategori tinggi berjumlah 7 mahasiswa (20%), kategori sedang berjumlah 4 mahasiswa (11%), yang termasuk dalam kategori rendah 10 mahasiswa (29%), dan kategori sangat rendah 6 mahasiswa (17%). (2) Berdasarkan analisis terhadap butir-butir penyesuaian diri, diperoleh 35 butir item yang masuk dalam kategori rendah dan sangat rendah yang digunakan sebagai dasar untuk merumuskan usulan topiktopik bimbingan pribadi-sosial untuk meningkatkan penyesuaian diri mahasiswa Prodi BK USD Yogyakarta angkatan 2013 Kelas A Semester II. vii

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT FRESHMAN ADAPTATION (Descriptive study of the adaptation level of the second semester students of Guidance and counseling study program batch 2013 in class A and its implication on the proposal of personal and social topics.) Angela Admajasri Bianita Arigi Universitas Sanata Dharma 2014 This research aims at ilustrating the adaptation stage of the second semester students of Guidance and counseling study program of Sanata Dharma University Yogyakarta, 2013 in class A. The first problem observed in this study is “how high is the adaptation level of the second semester students from Guidance and Counseling study program of Sanata Dharma University Yogyakarta batch 2013 in class A?”. The second problem of this research is “according to the analysis on self-adaptation point that has been identified as the low appearance, what is the private-social guidance topic that can be implemented for Guidance and Counseling study program of USD Yogyakarta Students?”. This research is a descriptive study. The researcher employs survey method to collect the data. The subjects of this research are 35 class A students of Guidance and counseling study program of USD batch 2013.The research instrument employed in this sudy is the self- adaptation questionnaire which consists of 92 questions that are developed on the basis of Likert Scale model with the reliability value of 0,716. Data analysis technique applied in this study is the categorization of each student’s adaptation level based on normal distribution. The result of this study indicates that: (1) The adaptation level of the second semester students of guidance and counseling Study program of USD batch 2013 in class A is diverse. Eight students (23%) are categorized as having a very high adaptation ability level, seven students (20 %) are categorized as having a high adaptation ability level, four students (11%) are categorized as having a medium adaptation ability level, ten students (29%) are categorized as having a low ability level, and six students (17%) are categorized as having a very low adaptation ability level. (2) Based on the result of the adaptation point analysis, there are 35 points or items that belongs to 8 sub-aspects included in low and very low category that are functioned as the foundation to compose the proposals for self-social guidance topic to increase the adaptation ability level of the second semester students from Guidance and counseling study program of USD Yogyakarta batch 2013 in class A. viii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas perlindungan, pendampingan, dan doa dalam persiapan, pelaksanaan serta penyelesaian penelitian dalam bentuk skripsi ini Penulis menyadari bahwa terselesainya penulisan skripsi ini tidak terlepas dari dukungan, doa, bimbingan, dan bantuan dari banyak pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang tulus dari lubuk hati yang paling dalam kepada: 1. Dr. Gendon Barus, M.Si., sebagai Kepala Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma yang telah memberikan ijin untuk penulisan skripsi ini. 2. Juster Donal Sinaga, M.Pd. dan Dr. Maria Margaretha Sri Hastuti, M.Si., sebagai Dosen Pembimbing yang telah membimbing dengan kesabaran hati dan memberi masukan kepada penulis guna meningkatkan kualitas skripsi ini. 3. Para dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma yang ikut mendukung kelancaran kegiatan perkuliahan saya serta ikut membimbing saya ketika saya sedang dalam kesulitan, secara khusus Bu Hayu, Bu Retno, Bu Set, Bu Indah, Pak Sinurat, dan Pak Budi. 4. Seluruh mahasiswa baru Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun ajaran 2013/ 2014 kelas A atas kesediaannya mengisi kuesioner dalam skripsi ini. ix

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5. Bapak, Ibu dan Adik tercinta Yohanes Bosco Chrispantoro, Maria Rosa Warsini, dan Bernadito Lewi Atmaja atas dukungan, doa, perhatian, kasih serta biaya yang diberikan selama menempuh studi di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ini. 6. Teman-teman BK angkatan 2010 yang telah memberikan dukungan dan motivasi, secara khusus kepada Eli, Febri, Sefin, Binus, Yuven, Rio, Chika, Sinyo, Sandi, dll yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. 7. Sahabat dan teman yang telah memberikan semangat dan bantuan dalam bentuk apapun, terkhusus kepada Rio, Dani, Garda, Sandi, dll yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu masukan, saran, dan kritik terhadap karya ini sangat diperlukan. Akhirnya, penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membaca. x

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL………………………………………………..….… i PERSETUJUAN PEMBIMBING................................................................. ii HALAMAN PENGESAHAN....................................................................... iii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN……………………….… iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA………………………………..… v LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA...… vi ABSTRAK………………………………………………………………… vii ABSTRACT……………………………………………………………..…………. viii KATA PENGANTAR………………………………………………….… ix DAFTAR ISI……………………………………………………………… xi DAFTAR TABEL………………………………………………………… xiv DAFTAR GRAFIK…………………………………….………….……… xv DAFTAR LAMPIRAN…………………………………………………… xvi BAB I PENDAHULUAN………………………………………………… 1 A. Latar Belakang…………………………………………………..... 1 B. Identifikasi Masalah…………………………………………….... 2 C. Batasan Masalah……………………………………………….…. 5 D. Rumusan Masalah………………………………………………... 5 E. Tujuan Penelitian……….…………………………….…….......... xi 6

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI F. Manfaat Penelitian.......................................................................... 6 G. Definisi Operasional....................................................................... 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA…………………………………..……… 8 A. Kajian Teori.......................………………………………..…….… 8 1. Pengertian Penyesuaian Diri………….…………..……….….. 8 2. Aspek Penyesuaian Diri…………………………………......... 10 3. Karakteristik Penyesuaian Diri……………………………….. 12 4. Faktor-Faktor Penyesuaian Diri……………............................. 15 5. Karakteristik Dewasa Awal........................................................ 18 B. Kajian Penelitian Relevan…………………………………............. 22 C. Kerangka Berpikir………………………..….................................. 23 BAB III METODOLOGI PENELITIAN…………………………………. 24 A. Jenis Penelitian………………..........………………….………….. 24 B. Tempat dan Waktu Penelitian…………………………………….. 25 C. Subjek Penelitian………………………………………................. 25 D. Variabel Penelitian………………………………........................... 26 E. Teknik dan Instrumen Penelitian………………………………..... 26 F. Validitas dan Reliabilitas…………….......................................... 31 G. Teknik Analisis Data................................................................ 37 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN……………….… 41 A. Hasil Penelitian……………………………………………………. 41 1. Tingkat Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Kelas A Prodi BK Tahun Ajaran 2013/ 2014 USD……………………………….. 41 2. Mengidentifikasi butir-butir pengukuran penyesuaian diri yang rendah frekuensi kemunculannya pada Mahasiswa xii

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Baru Kelas A Prodi BK Tahun Ajaran 2013/ 2014 USD dalam implikasinya untuk mengusulkan topik-topik bimbingan pribadi-sosial……............................................... 44 B. Pembahasan Hasil Penelitian……………………………...……..... 52 BAB V PENUTUP………………………………………………………… 58 A. Kesimpulan…………………………………………………..…… 58 B. Keterbatasan………………………………………………..…..… 59 C. Saran……………………………………………………………… 60 DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………..… 62 LAMPIRAN................................................................................................ 64 xiii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL 1. Tabel 1 Penentu Skor Tiap Alternatif Jawaba.......…………................. 27 2. Tabel 2 Kisi-kisi Instrumen Penyesuaian Diri Sebelum Uji Coba …..… 28 3. Tabel 3 Kisi-kisi Instrumen Penyesuaian Diri Sesudah Uji Coba.......... 33 4. Tabel 4 Kriteria Guilford........................................................................ 36 5. Tabel 5 Norma Kategorisasi Tingkat Penyesuaian Diri......................... 38 6. Tabel 6 Norma Kategorisasi Tingkat Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Kelas A Prodi BK USD Th. 2013/ 2014................................................. 39 7. Tabel 7 Norma Kategorisasi Skor Butir Instrumen Penyesuaian Diri.... 40 8. Tabel 8 Kategorisasi Tingkat Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Kelas A Prodi BK USD Th. 2013/ 2014 USD........................................ 41 9. Tabel 9 Kategori Skor Item Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Baru Kelas A Prodi BK USD.......................................................................... 44 10. Tabel 10 Item-item pernyataan yang tergolong dalam kategori sangat rendah dan rendah.................................................................................... 45 11. Tabel 11 Topik-topik Bimbingan Pribadi dan Sosial yang Implikatif Dapat Meningkatkan Tingkat Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Kelas A Prodi BK USD Th. 2013/ 2014.................................................. 49 xiv

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GRAFIK 1. Grafik 1. Grafik Tingkat Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Kelas A Prodi BK USD Th. 2013/ 2014............................................................. 42 xv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN 1. Lampiran 1 : Kuesioner Penyesuaian Diri 2. Lampiran 2 : Tabulasi Data Penelitian 3. Lampiran 3 : Hasil Uji Validitas 4. Lampiran 4 : Hasil Uji Reliabilitas xvi

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Bab ini menguraikan mengenai latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan definisi operasional dari istilah-istilah pokok yang digunakan dalam penelitian ini. A. Latar Belakang Masalah Penyesuaian diri merupakan hal yang penting dalam sebuah tahap perkembangan manusia. Pada dasarnya manusia dalam kehidupannya mempunyai tugas untuk menyesuaikan diri dengan keadaan sekitarnya. Penyesuaian diri dimulai sejak manusia lahir di dunia. Hurlcok menjelaskan bahwa ketika bayi, manusia menyesuaikan diri terhadap perubahan temperatur, penyesuaian terhadap makanan, dan penyesuaian terhadap pembuangan. Proses penyesuain diri itulah yang memungkinkan manusia mengalami masalah atau tidak. Jika manusia mampu menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sekitar maka ia akan bertahan hidup, tetapi jika penyesuaian dirinya salah atau gagal, maka kemungkinan ia akan menghadapi masalah besar. Ketika individu mengalami masalah dalam penyesuain diri maka akan mempengaruhi segala aspek dalam tahap-tahap dan pemenuhan tugas-tugas perkembangan selanjutnya. Penyesuaian diri selalu ada di setiap tahap perkembangan manusia, termasuk pada tahap perkembangan dewasa dini/ awal manusia. Pada tahap 1

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 dewasa dini ini manusia memiliki banyak tugas perkembangan, seperti mulai bekerja, memilih pasangan, mulai membina keluarga, mengasuh anak, mengelola rumah tangga, mengambil tanggung jawab sebagai warga negara, dan mencari kelompok sosial yang menyenangkan. Semua tugas-tugas perkembangan ini juga harus dipenuhi sebagai simbol bahwa manusia pada tahap dewasa awal ini mampu menyesuaikan diri dengan tugas-tugas perkembangannya. B. Identifikasi Masalah Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2013 Kelas A Semester II (Mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II) berada dalam tahap perkembangan dewasa awal. Tahap perkembangan ini merupakan periode penyesuaian diri terhadap pola-pola kehidupan baru dan harapan-harapan sosial baru. Selain itu mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II berasal dari berbagai daerah, misalnya dari pulau Sumatra, Kalimantan, Bali, Jawa, dsb. Mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II yang berasal dari berbagai daerah dan umumnya dalam tahap perkembangan dewasa awal akan akan mulai menyesuaikan diri dengan dunia sosial baru, maupun secara akademik. Keberhasilan penyesuaian mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II menjadi penentu apakah mahasiswa ini mampu melanjutkan perkuliahan dengan baik atau tidak.

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 Berdasarkan pengalaman peneliti ketika menjadi mahasiswa baru 4 tahun yang lalu tepatnya di tahun 2010, tidak sedikit mahasiswa baru Prodi BK USD tahun 2010 mengalami kesulitan dalam menyesuiakan diri. Kesulitankesulitan tersebut adalah kesulitan menyesuaikan diri dengan cuaca yang ada di Yogyakarta, makanan- minuman dan pakaian yang ada di Yogyakarta, kesulitan menyesuaikan diri dengan adanya rangsangan-rangsangan/ konflik seksual, kesulitan menyesuaikan diri dengan moral dan religiusitas yang ada di Yogyakarta. Selain itu kesulitan menyesuaikan diri dengan keluarga dalam satu tempat tinggal yang sama, kesulitan menyesuaikan diri dengan dinamika yang ada di bangku perkuliahan, dan kesulitan menyesuaikan diri dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggal baru. Kesulitan-kesulitan tersebut disebabkan karena mahasiswa baru dihadapkan dengan keadaan yang baru, dengan lingkungan sosial yang baru dan tuntutan serta pola hidup yang baru. Selain berdasarkan pengalaman peneliti 4 tahun lalu ketika menjadi mahasiswa baru, adapula masalah-masalah penyesuaian diri yang muncul berdasarkan studi dokumentasi terhadap data mahasiswa yang tidak melanjutkan studi di bangku perkuliahan. Berdasarkan data tersebut, penyebab mahasiswa tidak melanjutkan perkuliahan adalah mengundurukan diri, dan terkena ujian sisipan karena nilai tidak mencukupi standard nilai. Masalahmasalah tersebut umum dialami oleh mahasiswa baru.

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 Masalah-masalah yang dialami oleh mahasiswa baru angkatan 2013 kelas A semester II berdasarkan observasi dan wawancara adalah kesulitan menyesuaikan diri dengan jam/ waktu perkuliahan, kesulitan menyesuaikan diri dengan kebiasaan-kebiasaan yang ada di tempat tinggal/ kos/ kontrakan/ asrama, kesulitan menyesuaikan diri dengan teman kos/ kontrakan/ asrama, kesulitan menyesuaikan diri dengan dosen, kesulitan menyesuaikan diri dengan pola hidup baru sebagai anak kos/ kontrakan/ asrama. Adanya berbagai masalah yang dialami mahasiswa dalam menyesuaikan diri tersebut akan menghambat pemenuhan tugas-tugas perkembangan. Hal-hal tersebut menjadi landasan peneliti untuk mengadakan penelitian ini, peneliti ingin mengetahui berapa banyak mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II yang sudah bisa atau malah mengalami hambatan dalam hal penyesuaian diri. Berdasarkan fenomena yang digambarkan di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Deskripsi Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru (Studi Deskriptif pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2013 Kelas A Semester II, dan Implikasinya pada Penyusunan Usulan Topik Bimbingan Pribadi- Sosial)”.

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 C. Batasan Masalah Beradasarkan berbagai masalah-masalah penyesuaian diri yang dialami mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II, dalam penelitian ini peneliti hanya membahas mengenai proses penyesuaian diri mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling dalam hal pribadi (penyesuaian diri fisik- emosional, penyesuaian diri seksual, penyesuaian diri moral- religiusitas) dan sosial (penyesuaian terhadap rumah tangga/ keluarga, penyesuaian terhadap sekolah/ perkuliahan, penyesuaian terhadap masyarakat). Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 kelas A semester II. D. Rumusan Masalah Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: 1. Seberapa tinggi tingkat penyesuaian diri mahasiswa Program Studi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II? 2. Dalam hal-hal apa penyesuaian diri mahasiswa teridentifikasi masih rendah sebagai bahan usulan topik bimbingan pribadi-sosial yang implikatif bagi mahasiswa Program Studi BK USD Yogyakarta angkatan 2013 kelas A semester II?

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 E. Tujuan Penelitian Sejalan dengan rumusan masalah di atas, tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Mendeskripsikan tingkat penyesuaian diri mahasiswa Program Studi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II. 2. Mengidentifikasi butir-butir penyesuaian diri yang rendah frekuensi kemunculannya pada mahasiswa Program Studi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II dalam implikasinya untuk mengusulkan topik-topik bimbingan pribadi-sosial. F. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi: 1. Manfaat Praktis a. Bagi pendidik Hasil penelitian ini dapat menjadi sumber informasi bagi pendidik dalam rangka membantu mahasiswa Program Studi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II dalam menyesuaikan diri dengan diri sendiri, dunia sosial, maupun akademik. b. Bagi peneliti Penelitian ini merupakan bekal bagi peneliti di kemudian hari untuk mendampingi dan memberikan layanan bimbingan dan konseling, baik secara kelompok maupun individual, kepada mahasiswa baru Program Studi BK yang memiliki masalah dalam hal penyesuaian diri.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 2. Manfaat teoritis Penelitian ini dapat memberikan informasi dan sumbangan bagi pengembangan pengetahuan dalam bidang bimbingan dan konseling, khususnya yang berhubungan dengan penyesuaian diri. G. Definisi Operasional 1. Penyesuaian Diri Penyesuaian diri adalah kemampuan mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling USD angkatan 2013 kelas A semester II untuk memenuhi kebutuhan, mengatasi ketegangan, mengatasi konflik dan mengatasi frustrasi yang dialami di dalam dirinya serta memperoleh keselaran dan keharmonisan antar tuntutan dalam diri dengan apa yang diharapkan oleh lingkungan. 2. Mahasiwa program studi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II sebagai masa dewasa awal Mahasiswa program studi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II adalah mahasiswa yang berusia sekitar 18-25 tahun yang sedang menempuh perkuliahan semester awal di program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma. Mereka termasuk dalam tahap perkembangan dewasa awal.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI Bab ini menguraikan mengenai kajian teori, kajian penelitain yang relefan, dan kerangka berpikir. A. Kajian Teori 1. Pengertian Penyesuaian Diri Penyesuaian diri dalam bahasa aslinya dikenal dengan istilah adjustment. Menurut Schneiders (dalam Kanugraha, 2007: 18), penyesuaian diri merupakan proses yang mencakup respon-respon mental dan tingkah laku, yang merupakan usaha individu agar berhasil memenuhi kebutuhan, mengatasi ketegangan, mengatasi konflik dan mengatasi frustrasi yang dialami di dalam dirinya. Usaha individu tersebut bertujuan untuk memperoleh keselaran dan keharmonisan antar tuntutan dalam diri dengan apa yang diharapkan oleh lingkungan. Zainun (2010: 50) mengatakan bahwa penyesuaian diri adalah kemampuan individu untuk menerima dirinya sendiri sehingga tercapai hubungan yang harmonis antara dirinya dengan lingkungan sekitar. Fahmi (dalam Kanugraha, 2007: 18) menjelaskan penyesuaian diri adalah proses dinamis terus-menerus yang bertujuan untuk mengubah perilaku guna mendapatkan hubungan yang lebih serasi antara diri dan lingkungan. Selain itu penyesuaian diri menurut Calhoun dan Acocella (dalam Kanugraha, 2007: 18) adalah interkasi individu yang terus-menerus 8

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 dengan dirinya sendiri, dengan orang lain dan dengan lingkungannya. Vembriarto (2010: 60) mengatakan bahwa penyesuaian diri merupakan proses mengubah perilaku untuk mencapai keharmonisan dalam memenuhi kebutuhan dirinya dan menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungannya. Penyesuaian diri juga berarti kemampuan untuk beradaptasi, kemampuan berafeksi, kehidupan yang seimbang, kemampuan untuk mengambil keuntungan dari pengalaman, toleransi terhadap frustrasi, humor, sikap yang wajar, objektivitas, dan lain-lain Tyson (2010). Hurlock (1999: 278), mengatakan bahwa agar individu dapat menyatu dan diterima dalam kelompok maka individu harus berusaha memperbaiki perilakunya dengan menyesuaikan diri. Selanjutnya Hurlock (1999: 95), merumuskan penyesuaian diri sebagai suatu kemampuan individu untuk diterima dalam kelompok atau lingkungannya. Dapat disimpulkan bahwa definisi penyesuaian diri dalam penelitian ini adalah kemampuan individu untuk memenuhi kebutuhan, mengatasi ketegangan, mengatasi konflik dan mengatasi frustrasi yang dialami di dalam dirinya serta memperoleh keselaran dan keharmonisan antar tuntutan dalam diri dengan apa yang diharapkan oleh lingkungan.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 2. Aspek-aspek Penyesuaian Diri Penyesuaian diri memiliki dua aspek secara umum seperti yang dikemukakan oleh Schneiders (dalam Rahmawaty Parman, 2013: 471). Dua aspek itu yakni, penyesuaian pribadi dan penyesuaian sosial : a. Penyesuaian pribadi Penyesuaian pribadi adalah kemampuan seseorang untuk menerima diri demi terciptanya hubungan yang harmonis antara dirinya dan lingkungan sekitarnya. Penyesuaian diri ini meliputi : 1) Penyesuaian diri fisik dan emosi Penyesuaian diri ini melibatkan respon-respon fisik dan emosional sehingga dalam penyesuaian diri fisik ini kesehatan fisik merupakan pokok untuk pencapaian penyesuaian diri yang sehat. Berkaitan dengan hal ini, ada hal penting berupa edukasi emosi, kematangan emosi, dan kontrol emosi. Contoh, penyesuaian diri terhadap perbedaan suhu/ cuaca, penyesuaian diri terhadap perbedaan makananminuman, dan sebagainya. 2) Penyesuaian diri seksual Penyesuaian diri seksual merupakan kapasitas bereaksi terhadap realitas seksual (impuls-impuls, nafsu, pikiran, konflik-konflik, frustasi perasaan salah, dan perbedaan seks). Contoh, penyesuaian diri terhadap rangsangan-rangsangan dan pikiran-pikiran seksual.

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 3) Penyesuaian diri moral dan religius Dikatakan moralitas dan kapasitas untuk memenuhi moral kehidupan secara efektif dan bermanfaat yang dapat memberikan kontribusi ke dalam kehidupan yang baik dari individu. Contoh, penyesuaian terhadap perbedaan moral yang ada di setiap lingkungan, penyesuaian terhadap perbedaan keyakinan terhadap Tuhan/ religiusitas. b. Penyesuaian sosial Dalam kehidupan di masyarakat terjadi proses saling mempengaruhi satu sama lain yang terus menerus dan silih berganti. Menandakan individu dengan lingkungan saling mempengaruhi dalam aspek psiko-sosial. Penyesuaian diri ini meliputi : 1) Penyesuaian diri terhadap rumah tangga dan keluarga Penyesuaian diri ini menekankan hubungan yang sehat antar-anggota keluarga, otoritas orang tua, kapasitas tanggung jawab berupa pembatasn, dan larangan. Contohnya, penyesuaian diri terhadap warga, kondisi, dan aturan yang ada dalam lingkungan sosial terkecil yaitu dalam 1 tempat tinggal/ rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 2) Penyesuaian diri terhadap sekolah Penyesuaian diri seorang individu ditempat mereka menempuh pendidikan. Contohnya, penyesuaian diri terhadap warga, lingkungan, dan aturan-aturan yang ada di sekolah/ tempat pendidikan/ universitas.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 3) Penyesuaian diri terhadap masyarakat Kehidupan di masyarakat menandakan kapasitas untuk bereaksi secara efektif dan sehat terhadap realitas. Contohnya, penyesuaian diri terhadap warga, kebiasaan, dan aturan yang ada dalam lingkungan sosial tempat tinggal. 3. Karakteristik Penyesuaian Diri Schneiders (dalam Parman, 2013: 470) memberikan kriteria manusia dengan penyesuaian diri yang baik, yaitu sebagai berikut : a. Pengetahuan tentang kekurangan dan kelebihan dirinya. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ada dalam dirinya. b. Objektivitas diri dan penerimaan diri. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang mengetahui keadaan dirinya berdasarkan kenyataan dan yang mampu menerima keadaan diri. c. Kontrol dan perkembangan diri. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang mampu mengontrol diri dan mampu mengembangkan diriya menjadi lebih baik. d. Integrasi pribadi yang baik. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki keseluruhan kepribadian yang baik.

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 e. Adanya tujuan dan arah yang jelas dari perbuatannya. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki tujuan dan arah yang jelas dari setiap perbuatan yang ia lakukan. f. Adanya perspektif, skala nilai, filsafat hidup yang adekuat. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki pandangan, nilai, dan filsafat hidup yang memadai sebagai dasar kehidupannya. g. Mempunyai rasa humor. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki selera humor yang baik, karena manusia yang seperti ini akan tidak mudah panik ketika menemui banyak perubahan. h. Mempunyai rasa tanggung jawab. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki rasa tanggung jawab atas apa yang ia lakukan. i. Menunjukkan kematangan respon. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang mampu merespon tindakan oranglain dengan sesuai/ wajar/ matang. j. Adanya perkembangan kebiasaan yang baik. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki kebiasaan-kebiasaan yang baik.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 k. Adanya adaptabilitas. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki kemampuan beradaptasi dengan lingkungan. l. Bebas dari respon-respon yang simtomatis atau cacat. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki respon-respon yang wajar terhadap suatu stimulus. m. Memiliki kemampuan bekerjasama dan menaruh minat terhadap orang lain . Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang mampu bekerjasama dengan orang lain dan memiliki minat terhadap oranglain. n. Memiliki minat yang besar dalam bekerja dan bermain. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki minat yang besar dalam hal bekerja sekaligus bermain, dalam kata lain minat yang seimbang. o. Adanya kepuasan dalam bekerja dan bermain. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki rasa puas dalam bekerja dan bermain. p. Memiliki orientasi yang adekuat terhadap realitas. Manusia yang mampu menyesuaikan diri dengan baik adalah manusia yang memiliki pandangan yang memadai terhadap kenyataan.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 4. Faktor-faktor Pendukung Penyesuaian Diri Lima faktor yang dapat mempengaruhi proses penyesuaian diri, yaitu Schneiders (dalam Ratih Maura Kanugraha, 2007: 21- 25): a. Kondisi fisik 1) Hereditas dan Konstitusi Fisik Dalam mengidentifikasi pengaruh hereditas terhadap penyesuaian diri, lebih digunakan pendekatan fisik karena hereditas dipandang lebih dekat dan tidak terpisahkan dari mekanisme fisik. 2) Sistem Utama Tubuh Sistem utama tubuh yang berpengaruh terhadap penyesuaian diri adalah sistem syaraf, kelenjar, otot. 3) Kesehatan Fisik Kondisi fisik yang sehat dapat menimbulkan penerimaan diri, percaya diri, harga diri, dan sejenisnya yang akan menjadi kondisi yang sangat menguntungkan bagi proses penyesuaian diri. b. Kepribadian 1) Kemampuan dan kemauan untuk berubah (Modifiability) Penyesuaian diri membutuhkan kecenderungan untuk berubah dalam bentuk kemauan, perilaku sikap, dan karakteristik sejenis lainnya. 2) Pengaturan diri Kemampuan mengatur diri dapat mencegah individu dari keadaan penyimpangan kepribadian, dan dapat mengarahkan diri ke

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 kepribadian normal yang dapat mencapai pengendalian diri dan realisasi diri. 3) Realisasi diri Proses penyesuaian diri dan pencapaian hasilnya secara bertahap sangat erat kaitannya dengan perkembangan kepribadian. 4) Intelegensi Kemampuan pengaturan diri sesungguhnya muncul tergantung pada kualitas dasar yaitu kualitas intelegensi. c. Edukasi/ pendidikan 1) Belajar Pada umumnya respon-respon dan sifat-sifat kepribadian yang diperlukan bagi penyesuaian diri diperoleh individu dari proses belajar. 2) Pengalaman Pengalaman memiliki nilai signifikan terhadap proses penyesuaian diri. Misalnya, pengalaman yang menyehatkan dimana peristiwaperistiwa yang dialami oleh individu adalah persitiwa yang menyenangkan. 3) Latihan Penyesuaian sebagai suatu proses yang komplek yang mencakup didalamnya proses psikologis dan sosiologis maka memerlukan latihan yang sungguh-sungguh agar memperoleh hasil penyesuaian diri yang baik.

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 4) Determinasi diri Sesungguhnya individu itu sendiri harus mampu menentukan dirinya sendiri untuk melakukan proses penyesuaian diri. d. Lingkungan 1) Lingkungan keluarga Unsur-unsur yang ada dalam keluarga seperti interaksi, karakteristik keluarga berpengaruh terhadap penyesuaian diri individu. 2) Lingkungan sekolah Sekolah dipandang sebagai media yang sangat berguna untuk mempengaruhi kehidupan dan perkembangan intelektual sosial , nilainilai, sikap, dan moral individu. 3) Lingkungan masyarakat Nilai-nilai, sikap, aturan-aturan, masyarakat akan berpengaruh agama, moral, dan perilaku terhadap proses perkembangan penyesuaian diri. e. Agama dan budaya Agama berkaitan erat dengan budaya. Keduanya memberikan sumbangan nilai-nilai, keyakinan, tujuan, serta kestabilan, dan keseimbangan hidup individu.

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 5. Karakteristik Dewasa Awal a. Pengertian Dewasa Awal Istilah adult atau dewasa awal berasal dari bentuk lampau kata adultus yang berarti telah tumbuh menjadi kekuatan atau ukuran yang sempurna atau telah menjadi dewasa. Hurlock (1980), mengatakan bahwa masa dewasa awal dimulai pada umur 18th sampai umur 25th, saat perubahan fisik dan psikologis yang menyertai berkurangnya kemampuan reproduktif. Dewasa awal adalah individu yang berada pada rentang usia 18-25th di mana terjadi perubahan fisik dan psikologis pada diri individu yang disertai berkurangnya kemampuan reproduktif, merupakan masa di mana individu tidak lagi harus bergantung secara ekonomis, sosiologis, maupun psikologis pada orangtuanya, serta masa untuk bekerja, terlibat dalam hubungan masyarakat, dan menjalin hubungan dengan lawan jenis. b. Tugas Perkembangan Dewasa Awal Hurlock (1980), membagi tugas perkembangan pada individu dewasa awal, antara lain: 1) Mulai bekerja Manusia yang ada dalam tahap dewasa awal harus mulai bekerja untuk belajar mengekplorasi kemampuan dan mengelola uang.

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 2) Memilih pasangan Manusia yang ada dalam tahap dewasa awal harus mulai memilih pasangan hidup guna mencari partner yang bisa dijadikan teman berbagi dalam suka maupun duka. 3) Mulai membina keluarga Manusia yang ada dalam tahap dewasa awal harus mulai membina keluarga karena dengan membina keluarga manusia dewasa awal akan belajar banyak hal. 4) Mengasuh anak Manusia yanga ada dalam tahap dewasa awal harus mulai belajar mengasuh anak karena masa dewasa awal ini juga masa yang cukup matang bagi manusia untuk menjadi orangtua. 5) Mengelola rumah tangga Manusia yang ada dalam tahap dewasa awal harus mulai belajar mengelola rumah tangga, agar kemampuan manusia dewasa awal menjadi orang tua lebih terasah lagi. 6) Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara Manusia yang ada dalam tahap dewasa awal harus mulai mengambil tanggung jawab sebagai warga negara karena manusia dewasa awal dianggap sudah cukup ikut ambil bagian bagi kemajuan sebuah negara.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 7) Mencari kelompok sosial yang menyenangkan Manusia yang ada dalam tahap dewasa awal harus mulai mencari kelompok sosial yang menyenangkan guna memberikan efek dan dampak positif bagi mereka. c. Ciri-ciri Masa Dewasa Awal Hurlock (1980), menjelaskan masa dewasa awal sebagai 1) masa pengaturan Masa pengaturan karena pada masa ini manusia dibatasi oleh banyak aturan, misalnya aturan perkuliahan, aturan pekerjaan, dan aturan sosial. 2) usia reproduktif Pada masa ini manusia dipandang sebagai manusia yang mempunyai usia produktif, dimasa ini banyak hal yang bisa dilakukan dan aktivitas yang dilakukan pasti akan menghasilkan. Misalnya kuliah/ studi, bekerja, bermain, dan masih banyak kegiatan lagi yang bisa dilakukan sesuai dengan minat dan hobi masing-masing. 3) masa bermasalah Banyaknya aturan yang mengelilingi dan banyaknya kegiatan/ aktivitas yang dilakukan di tahap perkembangan ini maka masa dewasa awal dikatakan masa bermasalah. Semakin banyak aturan dan semakin banyak kegiatan masa kecenderungan makin banyak masalah akan lebih besar.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 4) masa ketegangan emosional Adanya banyak masalah yang ada dalam tahap perkembangan ini otomatis memunculkan ketegangan emosional yang lebih lagi, maka tahap dewasa awal ini bisa dikatakan pula sebagai masa ketegangan emosional. 5) masa keterasingan sosial Melihat dari masa produktif dan banyaknya kegiatan yang bisa dilakukan dala tahap perkembangan ini, maka kemungkinan besar manusia yang ada dalam tahap ini akan mengalami masa keterasingan sosial karena manusia akan lebih sering berkerja atau berkegiatan secara mandiri. 6) masa komitmen Pada masa dewasa awal ini manusia dituntut untuk bisa membuat komitmen bagi kelangsungan hidupnya. Komitmen yang dibuat bisa dalam hal pekerjaan, pasangan hidup, arah hidup, dan masih banyak lagi. 7) masa ketergantungan Masa ketergantungan adalah bagi mereka yang sudah memiliki keluarga. Apa yang dia lakukan pasti akan memikirkan anggota keluarganya, misalnya suami/ istri dan anaknya. 8) masa perubahan nilai

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 Masa perubahan nilai ini karena adanya perubahan dari masa remaja menuju masa dewasa, otomatis nilai-nilai yang dijadikan pedoman hidup akan berubah. 9) masa penyesuaian diri dengan cara hidup Masa dewasa awal ini merupakan masa penyesuaian diri dengan cara hidup. Maksudnya, ketika manusia sudah menikah maka ia mau tidak mau harus menyesuaikan diri dengan cara hidup pasangannya juga. 10) masa kreatif Masa dewasa awal ini adalah masa kreatif dimana manusia dituntut untuk lebih pandai membuat peluang agar bisa memperoleh lebih banyak keuntungan (pengalaman, penghasilan). B. Kajian Penelitian yang Relevan Penyesuaian diri berlangsung seumur hidup, setiap tahap perkembangan terjadi proses penyesuaian diri. Setiap masa perkembangan memiliki gambaran tingkat penyesuaian diri. Dalam penelitiannya, Rifluswaluyo (2011) menemukan bahwa tingkat penyesuaian diri siswa SMP N 3 Comal Pemalang meningkat setelah adanya kegiatan bimbingan pribadi yang diberikan pada mereka. Demikian juga hasil penelitian yang dilakukan oleh Fani Kumalasari (2012) menemukan bahwa dukungan sosial memberikan pengaruh terhadap tingkat penyesuaian diri pada remaja di Panti Asuhan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penyesuaian diri dapat ditingkatkan dengan cara bimbingan pribadi yang diberikan dengan tepat dari

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 para ahli dalam bidang bimbingan. Selain itu, dukungan sosial dari orangorang disekitar juga mempengaruhi keberhasilan penyesuaian diri seseorang. C. Kerangka Berpikir Masalah-masalah yang dialami mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 semester II berdasarkan wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti adalah kesulitan menyesuaikan diri dengan jam/ waktu perkuliahan, kesulitan menyesuaikan diri dengan kebiasaan-kebiasaan yang ada di tempat tinggal/ kos/ kontrakan/ asrama, kesulitan menyesuaikan diri dengan teman kos/ kontrakan/ asrama, kesulitan menyesuaikan diri dengan dosen, kesulitan menyesuaikan diri dengan pola hidup baru sebagai anak kos/ kontrakan/ asrama. Dari adanya berbagai masalah tersebut, peneliti ingin mengetahui tingkat keberhasilan mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling USD angkatan 2013 kelas A semester II dalam hal penyesuaian diri. Aspek-aspek dalam penyesuaian diri yang ingin peneliti ketahui tingkat keberhasilannya adalah dalam aspek pribadi yang meliputi penyesuaian diri fisik dan emosi (sedih, marah, kecewa, bahagia, dsb), penyesuaian seksual, penyesuaian diri moral dan religius. Sedangkan aspek sosial meliputi penyesuaian terhadap rumah kos dan keluarga/ teman kos), penyesuaian diri terhadap kuliah, penyesuaian diri terhadap masyarakat/ lingkungan tempat tinggal dari mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling USD angkatan 2013 kelas A semester II.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODELOGI PENELITIAN Bab ini berisi uraian tentang jenis penelitian, tempat dan waktu penelitian, subjek penelitian, variabel penelitian, teknik dan instrumen penelitian, dan teknik analisis data yang digunakan. A. Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan dalam skripsi ini tergolong dalam metode penelitian level of explanation yaitu deskriptif. Penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan fenomenafenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Fenomena itu bisa berupa bentuk, aktivitas, karakteristik, perubahan, hubungan, kesamaan, dan perbedaan antara fenomena yang satu dengan fenomena lainnya (Sukmadinata, 2006: 72). Penelitian deskriptif juga dimaksudkan untuk menggambarkan proses dan tingkat keberhasilan penyesuaian diri pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 kelas A semester II Universitas Sanata Dharma. Penggambaran proses dan tingkat keberhasilan penyesuaian diri mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 kelas A semester II ini mendetail. 24 secara

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 B. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada hari tanggal 3 April 2014. Penelitian ini dilakukan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 yang berada di semester II kelas A sebagai subjek penelitiannya. C. Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester II kelas A Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2013. Alasan memilih mahasiswa semester II kelas A dari program studi BK Universitas Sanata Dharma karena mahasiswa program studi BK angkatan 2013 kelas A merupakan mahasiswa semester II program studi BK yang tergolong dalam tahap perkembangan dewasa tahap awal dengan usia rata-rata 18-25 tahun. Selain itu hasil dari penelitian ini berupa topik bimbingan pribadi- sosial, dimana topik-topik ini bisa digunakan untuk membimbing mahasiswa baru yang masih dalam masa dewasa awal. Karena berdasarkan kajian penelitian yang relevan, bimbingan dan dukungan sosial ikut ambil bagian dalam keberhasilan proses penyesuaian diri manusia. Dalam penelitian ini melibatkan semua subjek penelitian yang berada di kelas A semester II maka penelitian ini termasuk dalam penelitian populasi. Penelitian yang melibatkan semua subjek.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 D. Variabel Penelitian Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek, atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2010: 61). Variabel penelitian dalam penelitian ini adalah tunggal, yaitu tentang penyesuaian diri pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2013 kelas A semester II Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penyesuaian diri yang dimaksud adalah penyesuaian diri pribadi dan sosial mahasiswa. Penyesuaian pribadi meliputi penyesuaian diri fisik dan emosi (sedih, marah, kecewa, bahagia, dsb), penyesuaian seksual, penyesuaian diri moral dan religius. Penyesuaian sosial meliputi penyesuaian terhadap rumah kos dan keluarga/ teman kos), penyesuaian diri terhadap kuliah, penyesuaian diri terhadap masyarakat/ lingkungan tempat tinggal. E. Teknik dan Instrumen Penelitian Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik kuesioner (angket). Kuisioner merupakan teknik penggumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau penyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya (Sugiyono, 2010: 199). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner persepsi mahasiswa terhadap kemampuan penyesuaian dirinya. Kuesioner yang disusun peneliti mengacu pada prinsip-prinsip skala Likert. Skala Likert digunakan untuk

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 2011: 134). Pernyataan yang terdapat dalam Instrumen Penyesuaian Diri ini terdiri dari pernyataan positif atau favourable dan pernyataan negatif atau unfavourable. Pernyataan positif atau favorable merupakan konsep perilaku yang sesuai atau mendukung variabel yang diukur. Sedangkan pernyataan negatif atau unfavorable yaitu konsep perilaku yang tidak mendukung variabel yang diukur. Instrumen penelitian ini menyediakan 4 alternatif jawaban yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). Norma skoring yang dikenakan terhadap pengolahan data yang dihasilkan instrumen ini ditentukan sebagai berikut: Tabel 1. Penentuan skor tiap alternatif jawaban. Alternatif jawaban NO 1. 2. Pernyataan Favorabel Unfavorabel S (Sangat Sesuai) 4 1 S (Sesuai) 3 2 KS (Kurang Sesuai) 2 3 TS (Tidak Sesuai) 1 4 Setelah alat pengumpulan data yaitu kuisioner Penyesuaian Diri sudah selesai, peneliti mengadakan uji coba alat (kuisioner) untuk mengetahui reliabilitas. Melalui uji coba tersebut dapat diketahui releabilitas dari alat (kuisioner) yang telah dibuat. Uji coba kuesioner dalam penelitian ini dilakukan pada tanggal 3 April 2014. Jumlah subjek yang hadir dalam uji coba kuesioner ini adalah 35 mahasiswa, sedangkan 5 mahasiswa tidak hadir. Adapun kisi-kisi instrumen sebelum di uji coba terdapat pada tabel 2.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 2. Kisi-kisi Instrumen Penyesuaian Diri Sebelum Diuji Coba ASPEK Penyesuaian pribadi Kemampuan seseorang untuk menerima diri demi terciptanya hubungan yang harmonis antara dirinya dan lingkungan sekitarnya. JLH ITEM FAVO UNFAVO Penyesuaian diri fisik dan emosi (sedih, 1) Mampu menyesuaiakan dengan suhu Yogyakarta. 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 58, 59,60,61,62,63, marah, kecewa, bahagia, dsb) 64,65,66 SUB ASPEK INDIKATOR 2) Penyesuaian terhadap makanan dan minuman. 3) Penyesuaian terhadap pakaian. Penyesuaian seksual. 1) Mampu mengenal dan mengelola rangsangan11,12,13,14,15,16,17, 67, 68,69,70, rangsangan dan pikiran-pikiran seksualitas18 71,72,73,74, (rangsangan, nafsu dan pikiran. Misalnya: melihat 75 video, foto. 2) Mampu mengolah konflik-konflik seksualitas jika dihadapkan dengan realitas seksualitas. Penyesuaian diri moral dan religius. 1) Penyesuaian terhadap moral. 19,20,21,22,23,24,25, 76,77,78,79,800,81,82,83 26,27 28

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ASPEK SUB ASPEK INDIKATOR FAVO JLH ITEM UNFAVO Moral (baik-buruk) mahasiswa dg moral di lingkungan baik. 2) Penyesuaian secara religius Penyesuaian sosial Penyesuaian terhadap rumah kos dan Dalam kehidupan di masyarakat keluarga/ teman kos.) terjadi proses saling mempengaruhi satu sama lain yang terus menerus dan silih berganti. Menandakan individu dengan lingkungan saling mempengaruhi dalam aspek psikososial. 1) Penyesuaian terhadap keluarga/ teman kos, kontrakan, asrama. 28,29,30,31,32,33, 34,35,36,37 84,85,86,87,88,89, 90,91,92,93,94 2) Penyesuaian terhadap kondisi rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 3) Penyesuaian terhadap aturan/ tata tertib rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. Penyesuaian diri terhadap kuliah. 1) Penyesuaian terhadap warga kampus (teman, dosen, karyawan). 38,38,40,41,42,43,44, 93,94,95,96,97,98, 45,46,47 99,10,101,102 29

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ASPEK SUB ASPEK INDIKATOR FAVO JLH ITEM UNFAVO 2) Penyesuaian terhadap gedung perkuliahan. 3) Penyesuaian terhadap aturan-aturan kampus/ perkuliahan. Penyesuaian diri terhadap masyarakat/ lingkungan tempat tinggal. 1) Penyesuaian terhadap aturan-aturan dalam masyarakat. 48,49,50,51,52,53,54, 103,104,105,106,107, 55,56,57 108,109,110,111,112 2) Penyesuaian terhadap kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat. 3) Penyesuaian terhadap warga masyarakat. 30

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 F. Validitas dan Reabilitas Validitas adalah taraf sampai di mana suatu alat ukur, mengukur apa yang seharusnya diukur (Masidjo, 1995:242). Validitas menurut Azwar (2005:5) yaitu sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya. Validitas isi merupakan validitas yang diestimasi lewat pengujian terhadap isi tes dengan analisa rasional atau lewat professional judgement (Azwar 2004:45). Menurut Furchan (2004:296) validitas isi tidak dapat dinyatakan dengan angka namun pengesahannya berdasarkan pertimbangan yang diberikan oleh sejumlah ahli (ExpertJudgement). Kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pertimbangan para ahli (Expert judgment) dan peneliti meminta bantuan kepada Juster Donal Sinaga, M.Pd. dan Dr. Maria Margaretha Sri Hastuti, M.Si. Para ahli mencermati kesesuaian antara aspek dengan indikator, indikator dengan item, dan kelayakan dari masing-masing item favorable dan unfavorable. Hasil konsultasi dan telaah yang dilakukan oleh ahli dilengkapi dengan pengujian empirik dengan cara mengkorelasikan skor-skor setiap item instrumen terhadap skor-skor total aspek dengan teknik korelasi Spearman's rho menggunakan aplikasi program komputer SPSS for Window. Rumus korelasi Spearman's rho adalah sebagai berikut :

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 Keterangan : Keputusan ditetapkan dengan nilai koefisien korelasi item dengan total item yang minimal sama dengan 0,30 (Azwar, 2007:103) maka dikatakan valid. Apabila terdapat item yang memiliki nilai koefisien di bawah 0,30 maka item tersebut memiliki konsistensi internal rendah dan dinyatakan gugur. Pada tanggal 3 April 2014 dilakukan uji coba terhadap instrumen (uji empirik) kepada mahasiswa baru program studi BK USD 2013 kelas A yang berjumlah (N) 35 siswa. Dari hasil pemeriksaan konsistensi butir terhadap total, diperoleh 19 butir item yang gugur dari 111 butir item, sehingga terdapat 92 item yang dinyatakan valid. Kisi- kisi instrumen setelah dilakukan validitas isi terdapat pada tabel 3.

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 3. Kisi-kisi Instrumen Penyesuaian Diri Setelah Diuji Coba ASPEK SUB ASPEK INDIKATOR Penyesuaian pribadi Penyesuaian diri fisik dan emosi 1) Mampu menyesuaiakan dengan suhu Kemampuan seseorang untuk menerima (sedih, marah, kecewa, bahagia, dsb) Yogyakarta. diri demi terciptanya hubungan yang harmonis antara dirinya dan lingkungan sekitarnya. 2) Penyesuaian terhadap makanan dan minuman. FAVO 1,2,3,7 JLH ITEM UNFAVO 4,5,6,52,53,54,58,59 3) Penyesuaian terhadap pakaian. Penyesuaian seksual. 1) Mampu mengenal dan mengelola 12,13,14,55,56 rangsangan-rangsangan dan pikiran-pikiran seksualitas- (rangsangan, nafsu dan pikiran. Misalnya: melihat video, foto. 8,9,10,11,57,58,59,60 2) Mampu mengolah konflik-konflik seksualitas jika dihadapkan dengan realitas seksualitas. 33

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ASPEK SUB ASPEK Penyesuaian diri moral dan religius. INDIKATOR 1) Penyesuaian terhadap moral. FAVO JLH ITEM UNFAVO 20,21,22,23,61,62,63 15,16,17,18,19,64,65,6 6 Moral (baik-buruk) mahasiswa dg moral di lingkungan baik. 2) Penyesuaian secara religius. Penyesuaian sosial Penyesuaian terhadap rumah kos dan 1) Penyesuaian terhadap keluarga/ teman kos, Dalam kehidupan di masyarakat terjadi keluarga/ teman kos.) kontrakan, asrama. proses saling mempengaruhi satu sama lain yang terus menerus dan silih berganti. Menandakan individu dengan lingkungan saling mempengaruhi dalam aspek psiko-sosial. 2) Penyesuaian terhadap kondisi rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 28,29,67,68,69,73 24,25,26,27,30,31 3) Penyesuaian terhadap aturan/ tata tertib rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. Penyesuaian diri terhadap kuliah. 1) Penyesuaian terhadap warga kampus (teman, 32,33,34,35,39,40,41, 36,37,38,74,75,76,77,7 34

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ASPEK SUB ASPEK INDIKATOR dosen, karyawan). FAVO 78 JLH ITEM UNFAVO 9,80,81 2) Penyesuaian terhadap gedung perkuliahan. 3) Penyesuaian terhadap aturan-aturan kampus/ perkuliahan. Penyesuaian diri terhadap masyarakat/ lingkungan tempat tinggal. 1) Penyesuaian terhadap aturan-aturan dalam masyarakat. 45,46,47,82,83,84,88, 42,43,44,48,49,50,51,8 89,90,91 5,86,87 2) Penyesuaian terhadap kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat. 3) Penyesuaian terhadap warga masyarakat. 35

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 Reliabilitas artinya adalah tingkat kepercayaan hasil pengukuran (Azwar, 2007). Pengukuran yang mempunyai reliabilitas tinggi yaitu yang mampu memberikan hasil ukur yang terpercaya, disebut sebagai reliabel (Azwar, 2007:176). Menurut Azwar (2011:4) konsep reliabilitas dalam arti reliabilitas alat ukur erat berkaitan dengan masalah eror pengukuran (error of measurement), sedangkan konsep reliabilitas dalam arti reliabilitas hasil ukur erat berkaitan dengan eror dalam pengambilan sampel (sampling error) yang mengacu pada inkonsistensi hasil ukur apabila pengukuran dilakukan ulang pada kelompok indivisu yang berbeda. Perhitungan indeks reliabilitas kuesioner penelitian ini menggunakan pendekatan koefisien Alpha Cronbach (α). Adapun rumus koefisien reliabilitas Alpha Cronbach (α) adalah sebagai berikut: α = 2[1- Sx 2 + Si 2 Sx 2 ] Keterangan rumus : S12 dan S22 : varians skor belahan 1 dan varians skor belahan 2 Sx2 : varians skor skala Hasil perhitungan indeks reliabilitas dikonsultasikan dengan kriteria Guilford (Masidjo, 1995: 209). Tabel 4. Kriteria Guilford No 1 2 3 4 5 Koefisien Korelasi 0,91 – 1,00 0,71 – 0,90 0,41 – 0,70 0,21 – 0,40 negatif – 0,20 Kualifikasi Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 Dari hasil uji coba empirik kepada mahasiswa Prodi BK angkatan 2013 kelas A semester II USD Yogyakarta pada tanggal 3 April 2014 dengan jumlah subjek (N) 35 mahasiswa, diperoleh perhitungan koefisien reliabilitas Alpha Cronbach sebesar 0.716. Berdasarkan peninjauan terhadap hasil perhitungan koefisien reliabilitas pada kriteria Guilford, dapat disimpulkan bahwa koefisien reliabilitas instrumen masuk dalam kriteria tinggi. G. Teknik Analisis Data Sugiyono (2010: 207) mengatakan bahwa analisis data merupakan kegiatan mengelompokkan data berdasarkan variabel dan jenis responden, mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data tiap variabel yang diteliti, serta melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah. Berikut merupakan langkah-langkah teknik analisis data yang ditempuh dalam penelitian ini: 1. Menentukan skor dan pengolahan data Penentuan skor pada item kuesioner dilakukan dengan cara memberikan nilai dari angka 1 sampai 4 berdasarkan norma skoring yang berlaku dengan melihat sifat pernyataan favorable atau unfavorable, selanjutnya memasukkannya ke dalam tabulasi data dan menghitung total jumlah skor subjek serta jumlah skor item. Tahap selanjutnya adalah menganalisis data secara statistik menggunakan program aplikasi SPSS.

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 2. Menentukan kategori Pengkategorian tingkat penyesuaian diri mahasiswa Prodi BK angkatan 2013 kelas A semester II USD disusun berdasarkan model distribusi normal. Tujuan kategorisasi ini adalah menempatkan individu ke dalam kelompok-kelompok yang terpisah secara berjenjang menurut suatu kontinum berdasarkan atribut yang diukur (Azwar, 2009: 106 ). Kontinum jenjang pada penelitian ini adalah dari sangat rendah sampai dengan sangat tinggi. Norma kategorisasi disusun berdasar pada norma kategorisasi yang disusun oleh Azwar (2009:108) yang mengelompokkan tingkat penyesuaian diri mahasiswa Prodi BK angkatan 2013 kelas A semester II USD ke dalam lima kategori: sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi dengan norma kategorisasi sebagai berikut: Tabel 5. Norma Kategorisasi tingkat penyesuaian diri Norma/Kriteria Skor X≤ µ -1,5σ µ - 1,5 σ
(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 Skor minimum empiris : Skor terendah yang diperoleh subjek penelitian berdasarkan data nyata lapangan Standar deviasi (σ / sd) : Luas jarak rentangan yang dibagi dalam 6 satuan deviasi sebaran µ (mean empiris) : Rata-rata empiris skor maksimum dan minimum Kategori di atas diterapkan sebagai patokan dalam pengelompokan tinggi rendah tingkat penyesuaian diri mahasiswa Prodi BK angkatan 2013 kelas A semester II dengan jumlah subjek= 35, diperoleh unsur perhitungan capaian skor subjek sebagai berikut: Skor maksimum empiris : 354 Skor minimum empiris : 254 Luas jarak : 100 Standar deviasi (σ / sd) : 100 : 6 = 16, 67 µ (mean empiris) : (354+254): 2 = 304 Hasil perhitungan analisis data skor subjek disajikan dalam norma kategorisasi tingkat penyesuaian diri mahasiswa Prodi BK angkatan 2013 kelas A semester II USD sebagai berikut. Tabel 6. Kategorisasi Tingkat penyesuaian diri mahasiswa Prodi BK angatan 2013 kelas A semester II USD Norma/Kriteria Skor X≤ µ -1,5σ µ - 1,5 σ 329 Kategori Sangat Rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 Berdasarkan norma kategori pada tabel 6, ditetapkan pengelompokan tinggi rendah skor butir penyesuaian diri pada mahasiswa program studi bimbingan dan konseling angkatan 2013 kelas A semester II USD dengan jumlah item 112, diperoleh unsur perhitungan skor item sebagai berikut: Skor maksimum empiris : 142 Skor minimum empiris : 88 Luas Jarak : 54 Standar deviasi (σ / sd) :9 µ (mean empiris) : 115 Hasil perhitungan analisis data skor butir/item penyesuaian diri disajikan dalam norma kategorisasi sebagai berikut: Tabel 7. Kategorisasi Skor Butir Instrumen Penyesuaian Diri Norma Skor Rentang Skor Kategori X≤ µ -1,5σ <101 Sangat Rendah µ - 1,5 σ 128 Sangat Tinggi

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini memuat hasil penelitian dan pembahasan. Penyajian hasil penelitian didasarkan pada rumusan masalah atau pertanyaan-pertanyaan penelitian. A. Hasil Penelitian 1. Tingkat Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Baru Program Studi Bimbingan dan Konseling Tahun Ajaran 2013/ 2014 USD Tujuan pertama penelitian ini adalah mendeskripsikan tingkat penyesuaian diri mahasiswa baru Prodi BK USD tahun ajaran 2013/ 2014. Berdasarkan analisis data tingkat penyesuaian diri mahasiswa baru Prodi BK USD tahun ajaran 2013/ 2014 tampak pada tabel 8 dan dalam grafik 1. Tabel 8. Kategorisasi Tingkat Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Program Studi Bimbingan dan Konseling Tahun Ajaran 2013/ 2014 Universitas Sanata Dharma Rentang Skor Kategori <279 Sangat Rendah 279-295 Rendah 296-311 Sedang 312-328 Tinggi >329 Sangat Tinggi TOTAL 41 Frekuensi 6 10 4 7 8 35 Presentase 17% 29% 11% 20% 23% 100%

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 Dalam perspektif grafis, komposisi dan sebaran subjek berdasarkan tingkat penyesuaian diri-nya tergambar sebagai berikut: 35 30 25 20 15 10 5 0 Sangat Rendah Rendah Sedang Tinggi Sangat Tinggi Grafik 1. Grafik Tingkat Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Program Studi Bimbingan dan Konseling Tahun Ajaran 2013/ 2014 Universitas Sanata Dharma *keterangan Horisontal Vertikal : Presentase : Kategori Berdasarkan tabel dan grafik tampak bahwa (a) terdapat 6 mahasiswa (17%) yang masuk dalam kategori penyesuaian diri sangat rendah artinya mahasiswa yang ada dalam kategori ini menemukan banyak kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan pola kehidupan baru, tuntutan baru, dan harapan sosial baru sehingga membuat penyesuaian diri mereka sangat terhambat. (b) Terdapat 10 mahasiswa (29%) yang masuk dalam kategori penyesuaian diri

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 rendah artinya mahasiswa yang ada dalam kategori ini menemukan kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan pola kehidupan baru, tuntutan baru, dan harapan sosial baru sehingga membuat penyesuaian diri mereka cukup mengalami hambatan. (c) Terdapat 4 mahasiswa (11%) yang masuk dalam kategori penyesuaian diri sedang artinya mahasiswa yang ada dalam kategori ini cukup mampu menyesuaikan diri dengan pola kehidupan baru, tuntutan baru, dan harapan sosial baru. (d) Terdapat 7 mahasiswa (20%) yang masuk dalam kategori penyesuaian diri tinggi artinya mahasiswa yang ada dalam kategori ini sudah mampu menyesuaikan diri dengan pola kehidupan baru, tuntutan baru, dan harapan sosial baru. (e) Terdapat 8 mahasiswa (23%) yang masuk dalam kategori penyesuaian diri sangat tinggi artinya mahasiswa yang ada dalam kategori ini sangat mampu menyesuaikan diri dengan pola kehidupan baru, tuntutan baru, dan harapan sosial baru. Dari grafik tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar mahasiswa baru program studi Bimbingan dan Konseling Tahun Ajaran 2013/ 2014 memiliki penyesuaian diri dalam kategori sedang hingga sangat tinggi (54%) dan sisanya teridentifikasi memiliki penyesuaian diri pada tingga rendah hingga sangat rendah.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 2. Butir-butir pengukuran penyesuaian diri yang teridentifikasi rendah frekuensi kemunculan yang menunjukkan bahwa butir item-item tersebut bisa dijadikan sebagai topik bimbingan pribadi- sosial. Pada penelitian ini, peneliti juga menganalisis skor dari masing-masing butir instrumen. Adapun hasil analisis item tampak pada tabel 9. Tabel 9. Kategori Skor Item Penyesuaian Diri pada Mahasiswa Baru Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Rentang Kategori No Item Skor <101 Sangat 1,2,3,4,5,9,14,27,40,41,60,55,73,86,89 Rendah 102-110 Rendah 111-119 Sedang 120-128 Tinggi >128 Sangat Tinggi Jumlah 15 6,10,11,12,13,15.25,59,70,28,29,30,52,56,57,64,67, 90,91,99, 7,8,16,18,19,21,23,58,72,75,76,78,80,81, 31,33,36,37,38,42,48,50,51,53,54,61,74,87,88, 94,96,97,98,100,111 20 17,24,62,63,65,66,68,69,71,77,82,83,32,34,35,39, 43,44,45,46,47,85,92,93,95,101,102,103,104,105 106,108,109,110,112 20,79,84 35 Total Data yang terdapat dalam tabel di atas menunjukkan bahwa item dengan skor yang berada dalam kategori sangat tinggi berjumlah 3 item, item dengan skor yang berada dalam kategori tinggi berjumlah 35 item, item dengan skor yang berada dalam kategori sedang berjumlah 35 item, 35 3 112

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 item dengan skor yang berada dalam kategori rendah 20, dan item dengan skor yang berada dalam kategori sangat rendah 15. Dari pengelompokan item-item berdasarkan kategori tersebut, item-item yang teridentifikasi dalam kategori rendah hingga sangat rendah sebanyak 35 item dijadikan dasar untuk merumuskan usulan topik-topik bimbingan pribadi-sosial. Khususnya dalam upaya peningkatan penyesuaian diri mahasiswa baru Prodi BK USD. Item-item yang masuk dalam kategori rendah dan sangat rendah, diuraikan pada tabel di bawah ini. Tabel 10. Item-item Pernyataan yang Tergolong dalam Kategori Sangat Rendah dan Rendah No. 1. Aspek Penyesuaian Pribadi Sub Aspek Penyesuaian diri fisik dan emosi 2. 3. 4. 5. 6. 7. Penyesuaian sosial 8. 9. Penyesuaian pribadi Penyesuaian diri terhadap kuliah. Penyesuaian seksual No dan pernyataan item 1. Suhu udara di Yogyakarta membuat saya bersemangat dalam belajar. 2. Saya kerasan tinggal di Yogyakarta karena suhunya cocok dengan tubuh saya. 3. Suhu udara di Yogyakarta membuat saya nyaman menjalankan semua aktivitas. 4. Tubuh saya cocok dengan makanan khas Yogyakarta yang identik dengan rasa manis. 5. Tubuh saya cocok dengan minuman khas Yogyakarta yang identik dengan manis. 9. Saya suka membeli kaos oblong khas Yogyakarta. 40. Saya akrab dengan dosendosen saya. 41. Saya akrab dengan karyawan kampus. 73. Selama kuliah saya berteman hanya dengan Skor 97 Rank 6 100 9 101 10 95 4 101 10 96 5 97 6 87 1 98 7

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 10. 14. 11. Penyesuaian diri moral dan religius. 27. 12. Penyesuaian diri fisik dan emosi Penyesuaian diri terhadap masyarakat/ lingkungan tempat tinggal. Penyesuaian terhadap rumah kos dan keluarga/ teman kos.) 60. 13. Penyesuaian Sosial 14. 15. 16. Penyesuaian pribadi Penyesuaian diri fisik dan emosi 17. 18. 19. 20. Penyesuaian seksual. 55. teman-teman lakilaki/perempuan. Saya bersikap wajar ketika melihat teman-teman lawan jenis memakai pakaian seksi ketika berada di kampus/ rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. Saya menyempatkan diri membaca buku rohani untuk membangun spritualitas saya. Suhu udara Yogyakarta membuat saya sering sakitsakitan. Saya nyaman ketika bersama warga masyarakat. 86. Saya jarang berbincangbincang dengan temanteman di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 89. Saya susah tidur di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama karena suasanya yang kurang nyaman. 6. Saya bisa menikmati makanan dan minuman khas Yogyakarta yang identik dengan rasa manis. 10. Saya suka dengan pakaianpakaian model tradisional Yogyakarta yang diperjualbelikan 11. Ketika saya berada dikamar/ kos/ asrama/ kontrakan dan keadaan sepi, biasanya saya melakukan aktivitas yang bermanfaat. 12. Ketika melihat gambar, film, dan bacaan yang porno saya terangsang tetapi mampu mengendalikan perasaan tersebut. 13. Saya bersikap wajar ketika berkunjung ke kerumah/ 101 10 93 3 88 2 100 9 99 8 98 7 105 13 103 12 102 11 102 11 107 15

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 21. 22. Penyesuaian diri moral dan religius. 23. Penyesuaian diri fisik dan emosi Penyesuaian seksual. 24. 25. Penyesuaian sosial 26. Penyesuaian terhadap rumah kos dan keluarga/ teman kos.) 27. 28. Penyesuaian diri terhadap masyarakat/ lingkungan tempat tinggal. 29. 30. 31. 32. Penyesuaian pribadi Penyesuaian diri fisik dan emosi Penyesuaian seksual kost/ asrama/ kontrakan teman lawan jenis. 15. Dimalam hari sebelum tidur saya dapat mengendalikan diri terhadap godaan untuk menghayalkan teman-teman lawan jenis yang menurut saya menarik. 25. Dalam melakukan suatu hal saya selalu mempertimbangkan dosa 59. Saya sering rindu kampung saya karena udaranya yang cocok dengan tubuh saya. 70. Saya terangsang melihat teman-teman lawan jenis yang berpakaian seksi ketika berada di kampus, rumah/ kost/ kontrakan/ asrama. 28. Saya akrab dengan semua orang di kost/ kontrakan/ asrama. 29. Saya betah berada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama dengan segala situasinya. 30. Saya sering menghabiskan waktu bersama orang-orang di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 52. Saya nyaman dengan kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat di lingkungan tempat tinggal saya. 56. Saya senang berelasi dengan warga masyarakat. 57. Saya menemukan banyak manfaat dari relasi saya dengan warga masyarakat. 64. Saya malu menggunakan pakaian yang bermotif batik khas Yogyakarta. 67. Ketika saya berada dikamar/ kos/ asrama/ kontrakan dan keadaan sepi, saya sering melihat foto, video, dan bacaan 103 12 102 11 103 12 106 14 110 17 105 13 103 12 109 16 102 11 110 17 105 13 109 16

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 33. 34. 35. Penyesuaian sosial Penyesuaian terhadap rumah kos dan keluarga/ teman kos.) Penyesuaian diri terhadap kuliah. porno. 90. Saya sering main ke tempat teman karena saya tidak betah di kos/ asrama/kontrakan. 91. Saya sering melanggaran aturan-aturan yang ada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 99. Saya menggerutu dengan keadaan kampus saya 107 15 106 14 103 12 Berdasarkan butir-butir item yang terindikasi kemunculannya rendah dan sangat rendah dalam aspek penyesuaian pribadi dan penyesuaian sosial. Topik-topik bimbingan pribadi-sosial yang implikatif dapat diusulkan untuk meningkatkan penyesuaian diri mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 11. Topik-Topik Bimbingan Pribadi Sosial yang Implikatif Dapat Meningkatkan Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Prodi BK USD Tahun Ajaran 2013/ 2014 Sub Aspek Item Topik Tujuan Waktu Bidang Bimbinga n Metode Suhu udara di Yogyakarta membuat saya bersemangat dalam belajar. Saya kerasan tinggal di Yogyakarta karena suhunya cocok dengan tubuh saya. Suhu udara di Yogyakarta membuat saya nyaman menjalankan semua aktivitas. Penyesuaian diri fisik dan emosi Suhu udara Yogyakarta membuat saya sering sakitsakitan. Saya kuat, saya hebat. Saya bisa menikmati makanan dan minuman khas Yogyakarta yang identik dengan rasa manis. Mampu menyesuaikan fisik dan emosi dalam segala keadaan dan kondisi. 2 JP Pribadi 2 JP PribadiSosial Eksperensial learning, sharing, refleksi Saya suka dengan pakaian-pakaian model tradisional Yogyakarta yang diperjual-belikan Penyesuaian seksual Saya sering rindu kampung saya karena udaranya yang cocok dengan tubuh saya. Saya malu menggunakan pakaian yang bermotif batik khas Yogyakarta. Selama kuliah saya berteman hanya dengan temanteman laki-laki/perempuan. Saya bersikap wajar ketika melihat teman-teman lawan jenis memakai pakaian seksi ketika berada di kampus/ Kamu dan aku berharga. Mampu menyesuaikan diri dengan adanya perbedaan seksual. Eksperensial learning, sharing, refleksi 49

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. Ketika saya berada dikamar/ kos/ asrama/ kontrakan dan keadaan sepi, biasanya saya melakukan aktivitas yang bermanfaat. Ketika melihat gambar, film, dan bacaan yang porno saya terangsang tetapi mampu mengendalikan perasaan tersebut. Saya bersikap wajar ketika berkunjung ke kerumah/ kost/ asrama/ kontrakan teman lawan jenis. Dimalam hari sebelum tidur saya dapat mengendalikan diri terhadap godaan untuk menghayalkan temanteman lawan jenis yang menurut saya menarik. Saya terangsang melihat teman-teman lawan jenis yang berpakaian seksi ketika berada di kampus, rumah/ kost/ kontrakan/ asrama. Ketika saya berada dikamar/ kos/ asrama/ kontrakan dan keadaan sepi, saya sering melihat foto, video, dan bacaan porno. Saya menyempatkan diri membaca buku rohani untuk membangun spritualitas saya. Penyesuaian diri moral dan religius. Penyesuaian diri terhadap kuliah. Penyesuaian diri terhadap masyarakat/ lingkungan Dalam melakukan suatu hal saya selalu mempertimbangkan dosa Saya akrab dengan dosen-dosen saya. Saya akrab dengan karyawan kampus. Saya menggerutu dengan keadaan kampus saya Saya nyaman ketika bersama warga masyarakat. Saya nyaman dengan kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat di lingkungan tempat tinggal saya. Saya senang berelasi dengan warga masyarakat. Mampu menyesuaikan moral dan religius dalam segala keadaan dan kondisi. 2 JP Pribadi Saya beruntung. Mampu menyesuaikan diri dengan keadaan dan kondisi perkuliahan. 2 JP Sosial Saya makhluk sosial. Mampu menyesuaikan diri dengan masyarakat dan lingkungan tempat tinggal. Bersyukur kepada Tuhan. 2 JP Sosial Melihat video (2 penari yang masing-masing memiliki cacat tubuh), sharing, refleksi Sharing, refleksi Eksperensial Learning, Sharing, Refleksi 50

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI tempat tinggal. Penyesuaian terhadap rumah kos dan keluarga/ teman kos.) Saya menemukan banyak manfaat dari relasi saya dengan warga masyarakat. Saya jarang berbincang-bincang dengan teman-teman di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. Saya susah tidur di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama karena suasanya yang kurang nyaman. Saya akrab dengan semua orang di kost/ kontrakan/ asrama. Saya betah berada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama dengan segala situasinya. Saya sering menghabiskan waktu bersama orang-orang di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. Saya sering main ke tempat teman karena saya tidak betah di kos/ asrama/kontrakan. Saya sering melanggaran aturan-aturan yang ada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. Rumahku istanaku. Mampu menyesuaikan diri dengan keadaan dan kondisi tempat tinggal (rumah/ kos/ asrama/ kontrakan) 2 JP Sosial Sharing, refleksi. 51

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 B. Pembahasan Hasil Penelitian Berdasarkan data hasil penelitian, observasi dan wawancara tampak perilaku mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II memiliki penyesuaian diri yang cukup tinggi. Hasil tersebut dilihat dari presentase mahasiswa yang berada dalam ketegori sedang hingga sangat tinggi lebih banyak dibandingkan mahasiswa yang berada dalam kategori rendah hingga sangat rendah. Hasil dari penelitian yang mencakup hasil pengolahan data, hasil observasi dan wawancara seturut dengan pendapat Schneiders mengenai penyesuaian diri. Keberhasilan mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II dalam menyesuaikan diri dengan pola-pola kehidupan baru serta tuntutantuntutan sosial baru merupakan proses yang mencakup respon-respon mental dan tingkah laku. Respon mental dan tingkah laku yang dimaksud oleh Schneiders berupa usaha/ kemampuan mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan, mengatasi ketegangan, mengatasi konflik dan mengatasi frustrasi yang dialami. Misalnya, mampu memenuhi kebutuhan untuk makananminuman dan pakaian, mampu tetap tenang ketika berada jauh dari orang tua, mampu mengatasi konflik yang ada ketika berelasi dengan oranglain, dan mampu mencari hiburan agar tidak terlalu stress karena banyaknya kegiatan dan tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 Keberhasilan mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II dalam menyesuaikan diri seturut dengan pendapat Schneiders mengenai diri faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyesuaian adalah sebagai berikut. Pertama, keberhasilan mahasiswa menyesuaikan diri dengan pola kehidupan dan tuntutan sosial baru dipengaruhi oleh kondisi fisik. Kondisi fisik yang baik akan mempermudah mahasiswa dalam menyesuaikan diri, dan kondisi fisik yang kurang baik akan hambatan mahasiswa dalam menyesuaikan diri dengan pola kehidupan dan tuntutan sosial baru. Contohnya, mahasiswa memiliki sistem imun tubuh yang lemah, maka ketika mahasiswa baru berada di Yogykarta yang cuacanya berbeda dari tempat asalnya maka mahasiswa ini akan rentan mengalami gangguan kesehatan. Ketika mahasiswa mengalami gangguan kesehatan maka proses penyesuaian diripun akan terhambat. Kedua, kepribadian mahasiswa juga akan mempengaruhi tingkat keberhasilan mahasiswa tersebut dalam menyesuaikan diri. Kepribadian mahasiswa yang baik akan mempermudah mahasiswa dalam menyesuaikan diri sedangkan mahasiswa kurang memiliki kepribadian baik akan mengalami hambatan dalam menyesuaikan diri dengan pola kehidupan dan tuntutan sosial baru. Contohnya, mahasiswa baru yang hidup di kos bersama berbagai macam orang yang memiliki latar belakang berbeda. Mahasiswa yang ramah, suka menolong, dan bisa bekerjasama

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 akan lebih mudah menyesuaikan diri dibandingkan dengan mahasiswa suka hidup menyendiri. Ketiga, latar belakang pendidikan mahasiswa juga mempengaruhi tingkat keberhasilan mahasiswa dalam menyesuaikan diri. Pendidikan dalam hal ini tidak hanya pendidikan formal di sekolah tetapi termasuk pendidikan non- formal yang bisa didapat dari keluarga atau lingkungan sosial. Contohnya, mahasiswa yang biasa terdidik mandiri dalam mengerjakan tugas akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan tugastugas yang diberikan oleh dosen. Mahasiswa ini akan dengan mandiri mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang diberikan sebagai bentuk tanggung jawab. Sedangkan mahasiswa yang tidak terbiasa mandiri dalam mengerjakan tugas akan mengalami hambatan dalam hal pemenuhan tugas-tugas perkuliahan karena ia selalu bergantung oleh bantuan orang lain. Keempat, keberhasilan mahasiswa menyesuaikanan diri dipengaruhi pula oleh lingkungan sekitar. Lingkungan yang bisa mempengaruhi tingkat keberhasilan mahasiswa dalam menyesuaikan diri adalah lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat. Contohnya, mahasiswa yang hidup di lingkungan orang-orang yang memiliki karakteristik yang mau belajar, siap berubah menjadi lebih baik, dan memiliki determinasi diri yang baik akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan segala perubahan yang terjadi. Sedangkan mahasiswa yang

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 hidup di lingkungan orang-orang pemalas dan tidak punya semangat hidup akan mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri. Beberapa uraian menjelaskan bahwa banyak hal yang bisa mempengaruhi tingkat keberhasilan mahasiswa dalam menyesuaikan diri. Penjelasan tersebut diatas sesuai dengan pendapat Schneiders (1984) mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyesuaian diri dan sesuai dengan hasil obervasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti. Kondisi fisik, kepribadian, pendidikan, dan lingkungan yang melatarbelakangi mahasiswa mempengaruhi tingkat keberhasilan penyesuaian diri dengan segala perubahan yang terjadi. Melihat latar belakang tahap perkembangan dari para mahasiswa baru yang rata-rata berada dalam tahap perkembangan dewasa awal yang memiliki karakteristik seperti yang dijelaskan oleh Hurlock (1980) yaitu tidak lagi bergantung secara ekonomis, sosiologis, maupun psikologis pada orangtuanya. Selain itu Hurlock (1980) juga menyampaikan bahwa dalam tahap dewasa awal ini manusia/ mahasiswa dituntut untuk bekerja, terlibat dalam hubungan masyarakat, dan menjalin hubungan dengan lawan jenis. Karakteristik ini juga erat hubungannya dengan tugas-tugas perkembangan yang disampaikan pula oleh Hurlock (1980), dimana tugastugas perkembangan tersebut harus dipenuhi mahasiswa agar mahasiswa dapat dikatakan sebagai mahasiswa yang tumbuh dan berkembang.

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Dalam setiap tahap perkembangan manusia/ mahasiswa dituntut mampu menyesuaiakan diri dengan adanya perubahan pola hidup dan tuntutan sosial baru. Ketika mahasiwa mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan tersebut otomatis tugas-tugas perkembangan mahasiswapun akan terpenuhi. (1) Perubahan pola hidup yang awalnya sangat bergantung dengan orang tua kini menjadi lebih mandiri, karena kebanyakan mahasiswa hidup indekos yang menuntut mereka melakukan apapun secara mandiri. (2) Tuntutan sosial yang mengharuskan mahasiswa baru menjalin relasi dengan orang lain termasuk dengan lawan jenis demi kelancaran proses perkuliahan. Kemampuan mahasiswa baru berelasi dengan oranglain juga salah satu bukti bahwa mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan adanya tuntutan-tuntutan baru di dunia sosial yang semakin luas. Mahasiswa baru yang mampu menyesuaikan diri dengan segala perubahan dan tuntutan sosial di setiap tahap perkembangannya otomatis mampu melalui tahap perkembangan tersebut dengan baik. Sehingga bisa dikatakan mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II mampu melalui proses dan tahap perkembangan dengan baik maka mahasiswa Prodi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II mampu bertahan hidup dan berkembang sebagai pribadi yang utuh. Mahasiswa yang bisa dikatakan sebagai pribadi utuh ialah mahasiwa yang mampu bertahan dalam segala macam perubahan yang terjadi, mahasiswa yang mampu memenuhi tuntutan yang ada dalam setiap tahap kehidupan entah

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 tuntutan sosial ataupun akademik, mahasiswa yang mampu memenuhi segala kebutuhan diri sendiri, mahasiswa yang mampu mengatasi ketegangan, mahasiswa yang mampu mengatasi konflik yang terjadi, dan mahasiswa yang mampu mengelola frustrasi dengan baik, sesuai dengan pendapat Schneiders. Sedangkan mahasiswa yang belum mampu menyesuaikan diri dengan segala perubahan yang terjadi otomatis akan mengalami hambatan dalam pemenuhan tugas-tugas perkembangan di masa dewasa awal. Kesulitan tersebut akan mempengaruhi proses kehidupan mahasiswa baru ditahap selanjutnya. Misalnya, mahasiswa yang belum bisa menyesuaikan diri dengan keadaan fisik di Yogyakarta dengan suhu yang berbeda, makanan- minuman yang berbeda akan merasa tidak betah berada lamalama di Yogyakarta. Rasa ingin kembali ke kampung halaman ini akan menghambat tugas-tugas perkembangan lainnya, seperti tuntutan untuk bekerja, tuntutan untuk terlibat dalam hubungan masyarakat, dan tuntutan menjalin hubungan dengan lawan jenis.

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V PENUTUP Pada bab ini disajikan kesimpulan, keterbatasan penelitian, dan saran-saran. Kesimpulan yang disajikan dalam bagian ini berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan. Bagian keterbatasan menyajikan kesulitan yang dialami peneliti serta pengalaman selama menyelesaikan penulisan skripsi. Bagian kesimpulan memaparkan kesimpulan akhir dari penelitian. Saran yang diberikan dalam penelitian ini didasarkan pada hasil penelitian yang ditujukan kepada pihak yang terkait dan usulan untuk peneliti lain. A. Kesimpulan Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian adalah: 1. Sebagian besar (54%) mahasiswa program studi BK USD angkatan 2013 memiliki penyesuaian diri cukup baik. Mahasiswa- mahasiswa ini masuk dalam kategori penyesuaian diri sedang hingga sangat tinggi. Mahasiswa yang berada dalam kategori penyesuaian diri sedang hingga sangat tinggi ini berarti memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan, mampu mengatasi ketegangan, mampu mengatasi konflik, dan mampu mengatasi frustrasi yang terjadi dalam diri. Sedangkan 46% dari jumlah mahasiswa tersebut memiliki penyesuaian diri kurang. Mahasiswa- mahasiswa ini masuk dalam kategori penyesuaian diri rendah hingga sangat rendah. 58

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 Mahasiswa yang berada dalam kategori penyesuaian diri rendah hingga sangat rendah berarti belum mampu memenuhi kebutuhan, belum mampu mengatasi ketegangan, belum mampu mengatasi konflik, dan belum mampu mengatasi frustrasi yang terjadi dalam diri. 2. Teridentifikasi 35 butir item penyesuaian diri yang masuk dalam kategori rendah dan sangat rendah. Ketigapuluh lima butir item penyesuaian diri yang masuk dalam kategori rendah dan sangat rendah digunakan sebagai dasar untuk merumuskan usulan topik-topik bimbingan pribadi-sosial yang implikatif untuk meningkatkan penyesuaian diri mahasiswa program studi BK USD angkatan 2013 kelas A semester II. Topik-topik bimbingan tersebut ialah “Saya Kuat Saya Hebat”, “Kamu dan Aku Berharga”, “Bersyukur Kepada Tuhan”, “Saya Beruntung”, “Saya Makhluk Sosial”, “Rumahku Istanaku”. B. Keterbatasan 1. Peneliti menyadari bahwa kuesioner penyesuaian diri yang disusun masih jauh dari sempurna, misalnya dalam bahasa penulisan yang kadang sulit untuk dipahami sehingga diperlukan pengulangan dalam membacanya, selain itu ada beberapa makna yang tumpang tindih antar 1 item dengan item yang lain. 2. Ada kemungkinan subjek penelitian sudah pernah mengisi kuesionerkuisioner semacam ini, dikarekan subjek penelitian banyak dijadikan subjek di penelitian di penelitian ilmiah lain. Pengalaman pernah mengisi

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 kuisioner semacam ini membuat subjek kurang serius dalam menyelesaikannya. 3. Metodologi dalam penelitian ini dirasakan sangat terbatas karena hanya menggunakan pengukuran menggunakan angket atau kuesioner. Selain itu peneliti juga melakukan obervasi dan wawancara namun hanya beberapa kali saja dikarenakan keterbatasan waktu, tempat, dan kesempatan untuk bertemu karena masing-masing subjek maupun peneliti memiliki kesibukan yang berbeda-beda. Keterbatasan lain adalah kurang melibatkan sumber informasi dari dosen-dosen Prodi BK USD. C. Saran Berikut ini dikemukakan saran-saran bagi pihak-pihak yang terkait sesuai dengan hasil penelitian. 1. Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Berdasarkan hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa ada beberapa mahasiswa yang memiliki penyesuaian diri yang rendah hingga sangat rendah, akan menjadi lebih baik apabila Ketua Program Studi BK USD berkenan menyusun program-program kegiatan yang dapat membantu meningkatkan serta mengembangkan penyesuaian diri mahasiswa baru program studi BK USD. Program kegiatan yang baik untuk rutin diadakan antara lain: dialog prodi, kuliah umum, dan kegiatan yang mengembangkan kemampuan mahasiswa (pentas seni, kegiatan bakti

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 sosial, HMPS) serta segalam macam kegiatan yang melibatkan mahasiswa untuk aktif. 2. Dosen Program Studi BK USD Para dosen program studi BK USD alangkah baiknya apabila memberikan dukungan untuk meningkatkan atau mengembangkan penyesuaian diri mahasiswa baru program studi BK USD. Hal tersebut dapat dilakukan dengan memberikan motivasi dan bimbingan kepada mahasiswa untuk terlibat aktif di kampus maupun luar kampus, motivasi dan bimbingan bagi mahasiswa yang memiliki penyesuaian diri rendah dan sangat rendah, serta memberikan bimbingan sekaligus reward kepada mahasiswa yang memiliki kemajuan dalam menjalankan tugas-tugas yang sederhana yang berhasil dijalankan. 3. Peneliti lain a. Peneliti lain alangkah baiknya memperkaya teori-teori yang berkaitan dengan penyesuaian diri melalui buku-buku, jurnal, contoh tesis, contoh skripsi yang berkaitan karena informasi di luar sumber tersebut sangat terbatas. b. Meninjau kuesioner dengan teliti terutama dalam penggunaan bahasa sehingga mudah dipahami oleh mahasiswa subjek peneliti. c. Melakukan trianggulasi dengan menggunakan teknik observasi serta wawancara untuk menguatkan hasil penelitian.

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Agustiani, DR. Hendriati. 2006. Psikologi Perkembangan. Bandung: Refika Aditama. Ali, Mohammad. 2004. Psikologi Remaja. Jakarta: Bumi Aksara. Azwar, Saifudin. 1986. ReliabilitasdanValiditas Ed. 1. Yogakarta: Liberty. Azwar, Saifudin. 2009. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Fahmi, Mustafa. 1987. Penyesuaian Diri Pengertian dan Peranannya. Bandung: Bulan Bintang. Hurlock, Elizabeth. 1999. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga. ----------------------. 1991. Perkembangan Anak Ed. 6. Jakarta: Erlangga. -----------------------. 1980. Psikologi Perkembangan Ed. 5. Jakarta: Erlangga. Hubur, A. & Runyon, R. 1984. Pschology of Adjusment. Homewood, JL: The Dorsey Press. Kanugraha, Ratih Maura. 2007. Hubungan Antara Penyesuaian Diri dengan Kecenderungan Baby Blues Syndrome Pada Ibu Melahirkan, Skripsi, tidak diterbitkan, UIN, Malang. Kumalasari, Fani. 2012. Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Penyesuaian Diri Remaja Di Panti Asuhan, Skripsi, tidak diterbitkan, UMK, Kudus. Masidjo, I. 1995. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius. Murphy, Richard W. 1988. Status dan Penyesuaian Diri. Jakarta: Tira Pustaka. Oktriantyi, Elisabeth. 2010. “Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Penyesuaian Diri Siswa...”. Jurnal Psiko- Edukasi Vol. Vol. 8 No. 1. Ocktora, Anastasia. 2010. “Penyesuaian Sosial Peserta Didik...”. Jurnal Psiko-edukasi Vol. 8 No. 2. 62

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Prasetyawati, Wuri. 2003. Penyusunan Alat Ukur Penyesuaian Diri Akademis Bagi Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Tugas Akhir, tidak diterbitkan, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Depok. Parman, Rahmawaty. 2013. “Penyesuaian Diri Laki-laki dan Perempuan Dengan Mengendalikan Variabel Sense Of Humor”. Jurnal Online Psikologi Vol. 01. No. 02. Rifruswaluyo, Arif. 2011. Pengaruh Bimbingan Pribadi Terhadap Penyesuaian Diri Siswa Kelas VII SMP N 3 Comal Pemalang Tahun Ajaran 2010/ 2011, Skripsi, tidak diterbitkan, IKIP, Semarang. Schneiders, A.A. 1984. Personal Adjustmen and Mental Healt. New York: Rinehart, and Winston. Semiun, Yustinus. 2006. Kesehatan Mental Ed. 1. Yogyakarta: Kanisius. Sunarto & Hartono ,B. Agung. 2002. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rineka Cipta. Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta. -----------. 2011. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta Sukmadinata, Nana Syaodih. 2006. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosda Karya. Suryabrata, S. 2003. Metodologi Penelitian. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 LAMPIRAN

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KUESIONER PENYESUAIAN DIRI (SELF ADJUSTMENT) DisusunOleh Angela Admajasri Bianita Arigi (NIM:101114077) Dibawah Bimbingan Tim Peneliti Payung “Program Pemantapan Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Berbasis Bimbingan Dan Konseling Kelompok Rational Emotive Behavior Therapy (REBT)” Program StudiBimbingandanKonseling UniversitasSanata Dharma Yogyakarta 2014

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KUESIONER A. Identitas NIM Umur Daerah Asal JalurMasuk BK Tanggal pengisian : ……….........………………………..............….. : ……….........………………………..............….. : ………………………….…………...............….. : O Prestasi OKerjasama ORegulerGelombang 1 ORegulerGelombang 2 ORegulerGelombang 3 ORegulerGelombang 4 : ……/…………/2014 B. Kata pengantar Para mahasiswa Prodi BK Angkatan 2013, Pada kesempatan ini kami meminta kerelaan dan kesediaan Anda untuk mengisi kuesioner ini. Kuesioner ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat penyesuaian diri Anda. Dengan demikian kami sangat mengharapkan Anda mengisi kuesioner ini dengan teliti, jujur, dan sesuai dengan diri dan pengalaman Anda. Atas kesedian Anda kami mengucapkan terimakasih. C. Petunjuk Pengisian Di bawah ini ada sejumlah pernyataan tentang penyesuaian diri. Bacalah masingmasing pernyataan dengan teliti. Berikanlah tanda centang (√) pada kolom yang telah disediakan sesuai dengan pengalaman Anda. Alternatif jawaban yang ada adalah sebagai berikut: 1. Sangat Sesuai (SS) = Hal ini sangat sesuai dengan diri Anda dan pengalaman Anda dalam kehidupan sehari-hari. 2. Sesuai (S) = Hal ini sesuai dengan diri Anda dan pengalaman Anda dalam kehidupan sehari-hari. 3. Kurang Sesuai (KS) = Hal ini kurang sesuai dengan diri Anda dan pengalaman Anda dalam kehidupan sehari-hari. 4. Tidak Sesuai (TS) = Hal ini tidak sesuai dengan diri Anda dan pengalaman Anda dalam kehidupan sehari-hari. Langkah-langkah mengisi kuisoner ini secara praktis adalah sebagi berikut: 1. Baca dan pahamilah setiap pernyataan dalam kuisoner ini! 2. Jawablah setiap pernyataan dengan jujur dan teliti sesuai dengan diri Anda! 3. Berilah tanda centang pada salah satu kolom yang telah disediakan!

(83) 1 Suhu udara di Yogyakarta membuat saya bersemangat dalam belajar. 2 Saya kerasan tinggal di Yogyakarta karena suhunya cocok dengan tubuh saya. 3 Suhu udara di Yogyakarta membuat saya nyaman menjalankan semua aktivitas. 4 Tubuh saya cocok dengan makanan khas Yogyakarta yang identik dengan rasa manis. 5 Tubuh saya cocok dengan minuman khas Yogyakarta yang identik dengan manis. 6 Saya bisa menikmati makanan dan minuman khas Yogyakarta yang identik dengan rasa manis. 7 Saya percaya diri menggunakan pakaian yang bermotif batik khas Yogyakarta. 8 Saya mudah mendapatkan model baju yang sesuai dengan selera saya di Yogyakarta. 9 Saya suka membeli kaos oblong khas Yogyakarta. 10 Saya suka dengan pakaian-pakaian model tradisional Yogyakarta yang diperjual-belikan 11 Ketika saya berada dikamar/ kos/ asrama/ kontrakan dan keadaan sepi, biasanya saya melakukan aktivitas yang bermanfaat. 12 Ketika melihat gambar, film, dan bacaan yang porno saya terangsang tetapi mampu mengendalikan perasaan tersebut. 13 Saya bersikap wajar ketika berkunjung ke kerumah/ kost/ asrama/ kontrakan teman lawan Tidak Sesuai (TS) Kurang Sesuai(KS) Pernyataan Sesuai (S) No Sangat Sesui (SS) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(84) jenis. 14 Saya bersikap wajar ketika melihat teman-teman lawan jenis memakai pakaian seksi di kampus/ rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 15 Dimalam hari sebelum tidur saya dapat mengendalikan diri terhadap godaan untuk menghayalkan teman-teman lawan jenis yang menurut saya menarik. 16 Saya nyaman bekerja kelompok dengan temanteman lawan jenis. 17 Selam kuliah saya berteman dengan semua orang, entah laki-laki atau perempuan. 18 Saya bisa berbagi pengalaman pribadi dengan teman lawan jenis. 19 Saya taat pada aturan bertamu ketika berkunjung kerumah/ kos/ kontrakan/ asrama teman beda jenis dan diterima dikamar. 20 Saya mengerjakan tugas-tugas perkuliahan secara jujur dan mandiri. 21 Saya berbicara dengan sopan kepada orang lain. 22 Saya belajar cara bersikap dan bertutur sesuai dengan budaya setempat. 23 Meski pun jauh dari keluarga, saya selalu mengawali setiap kegiatan dengan berdoa. 24 Saya selalu menyempatkan diri untuk beribadah sesuai dengan agama yang saya anut. Tidak Sesuai (TS) Kurang Sesuai(KS) Pernyataan Sesuai (S) No Sangat Sesui (SS) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(85) 25 Dalam melakukan suatu hal saya selalu mempertimbangkan dosa. 26 Saya mempunyai jam doa pribadi. 27 Saya menyempatkan diri membaca buku rohani untuk membangun spritualitas saya. 28 Saya akrab dengan semua orang di kost/ kontrakan/ asrama. 29 Saya betah berada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama dengan segala situasinya. 30 Saya sering menghabiskan waktu bersama orangorang di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 31 Saya sayang dengan orang-orang rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 32 Saya senang berada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama karena keadaannya yang bersih. 33 Saya betah berada di rumah/ kos/ asrama.kontrakan/ asrama karena suasananya yang nyaman. 34 Saya berusaha menata kamar saya agar nyaman untuk ditempati. 35 Saya mematuhi aturan-aturan yang ada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 36 Saya merasa aturan yang ada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama bermanfaat baik bagi saya. 37 Saya nyaman dengan adanya aturan-aturan di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. Tidak Sesuai (TS) Kurang Sesuai(KS) Pernyataan Sesuai (S) No Sangat Sesui (SS) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(86) 38 Saya berteman dengan semua teman kampus saya. 39 Saya senang bisa mengenal dengan teman kampus yang berbeda suku dari saya. 40 Saya akrab dengan dosen-dosen saya. 41 Saya akrab dengan karyawan kampus. 42 Saya senang dengan kebersihan gedung kampus. 43 Saya nyaman berada di kampus karena lingkungannya yang sejuk. 44 Saya menerima keadaan kampus saya apa adanya. 45 Saya mematuhi aturan-aturan yang ada di kampus. 46 Saya merasa aturan-aturan yang ada di kampus bermanfaat baik bagi saya. 47 Saya nyaman dengan adanya aturan-aturan di kampus. 48 Saya mematuhi aturan-aturan yang ada di lingkungan masyarakat saya tinggal. 49 Saya merasa aturan-aturan yang ada di lingkungan masyarakat saya tinggal. 50 Saya nyaman dengan adanya aturan-aturan di lingkungan masyarakat saya tinggal. 51 Saya bisa mengikuti kebiasaan-kebiasaan masyarakat di lingkungan tempat tinggal saya. Tidak Sesuai (TS) Kurang Sesuai(KS) Pernyataan Sesuai (S) No Sangat Sesui (SS) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(87) Saya nyaman dengan kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat di lingkungan tempat tinggal saya. 53 Saya merasa kebiasaan-kebiasaan di masyarakat tempat saya tinggal bermanfaat bagi perkembangan pribadi saya. 54 Saya akrab dengan warga masyarakat disekitar saya. 55 Saya nyaman ketika bersama warga masyarakat. 56 Saya senang berelasi dengan warga masyarakat. 57 Saya menemukan banyak manfaat dari relasi saya dengan warga masyarakat. 58 Saya sering tidak nyaman belajar baik d kost/asrama, maupun di kampus karena suhu udara Yogyakarta. 59 Saya sering rindu kampung saya karena udaranya yang cocok dengan tubuh saya. 60 Suhu udara Yogyakarta membuat saya sering sakit-sakitan. 61 Saya mengalami alergi (seperti mual-mual/ diare/ sakit perut, dsb) setelah memakan makanan khas Yogyakarta yang identik dengan rasa manis. 62 Saya mengalami alergi (mual-mual/ diare/ sakit perut, dsb.) setelah meminum minuman khas Yogyakarta yang identik dengan rasa manis. 63 Saya lebih memilih makan yang bukan khas Yogyakarta apabila makan di warung. Tidak Sesuai (TS) 52 Kurang Sesuai(KS) Pernyataan Sesuai (S) No Sangat Sesui (SS) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(88) 64 Saya malu menggunakan pakaian yang bermotif batik khas Yogyakarta. 65 Jika membeli pakaian, saya lebih memilih memesan di kota lain daripada beli di Yogyakarta karena modelnya tidak ada yang saya sukai. 66 Saya lebih suka membeli kaos oblong branded daripada kaos oblong khas Yogyakarta. 67 Ketika saya berada dikamar/ kos/ asrama/ kontrakan dan keadaan sepi, saya sering melihat foto, video, dan bacaan porno. 68 Saya sulit mengendalikan rangsangan seksual saya ketika melihat gambar, film, dan bacaan yang porno. 69 Saya sering pergi kerumah/ kos/ asrama/ kontrakan teman lawan jenis saya agar bisa melihat dan berbicara dengan mereka. 70 Saya terangsang melihat teman-teman lawan jenis yang berpakaian seksi ketika berada di kampus, rumah/ kost/ kontrakan/ asrama. 71 Dimalam hari sebelum tidur saya sering membayangkan wajah teman-teman lawan jenis saya, yang menurut saya menarik. 72 Saya risih berada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama teman lawan jenis. 73 Selam kuliah saya berteman hanya dengan teman-teman laki-laki/perempuan. 74 Saya kaku ketika beraktivitas dengan teman lawan jenis. Tidak Sesuai (TS) Kurang Sesuai(KS) Pernyataan Sesuai (S) No Sangat Sesui (SS) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(89) Saya tertutup terhadap teman-teman lawan jenis. 76 Kadang-kadang saya berkunjung melebihi jam kunjung ke rumah/ kos/ kontrakan/ asrama teman beda jenis yang diterima dikamar. 77 Saya mengerjakan tugas-tugas perkuliahan dengan cara copy paste 78 Saya tidak mempedulikan orang lain yang sedang membutuhkan pertolongan. 79 Saya lebih memilih tinggal di kost-kostan/ kontrakan/ asrama campur (laki-laki dan perempuan/ heterogen). 80 Saya sering tidur-tiduran bersama teman lawan jenis di kos/kontrakan/ asrama. 81 Saya jarang sekali mengingat Yang Kuasa dalam setiap aktivitas saya. 82 Saya sering lupa melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang saya anut. 83 Saya bebas melakukan apapun dalam hidup saya tanpa mempertimbangkan dosa. 84 Saya hanya dekat dengan beberapa teman di kos/ kontrakan/ asrama. 85 Saya lebih banyak menghabiskan waktu di luar daripadan di rumah/ kost/ kontrakan/ asrama. 86 Saya jarang berbincang-bincang dengan temanteman di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. Tidak Sesuai (TS) 75 Kurang Sesuai(KS) Pernyataan Sesuai (S) No Sangat Sesui (SS) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(90) 87 Saya merasa bosan dengan orang-orang di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 88 Kondisi lingkungan rumah/kost/kontrakan/asrama yang kotor membuat saya tidak nyaman. 89 Saya susah tidur di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama karena suasanya yang kurang nyaman. 90 Saya sering main ke tempat teman karena saya tidak betah di kos/ asrama/kontrakan. 91 Saya sering melanggaran aturan-aturan yang ada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 92 Saya tidak senang dengan aturan-aturan yang ada di rumah/ kos/ kontrakan/ asrama. 93 Saya kurang akrab dengan teman-teman kampus saya. 94 Saya takut dengan dosen-dosen saya. 95 Saya tidak mengenal staf secretariat Prodi saya. 96 Saya berteman dengan mahasiswa yang satu suku dengan saya. 97 Saya tidak pernah keliling kampus untuk mengenal kampus saya. 98 Saya tidak hafal nama-nama gedung dan ruangan di kampus saya. 99 Saya menggerutu dengan keadaan kampus saya. 100 Saya sering melanggaran aturan-aturan yang di kampus. Tidak Sesuai (TS) Kurang Sesuai(KS) Pernyataan Sesuai (S) No Sangat Sesui (SS) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(91) 101 Saya tidak senang dengan aturan-aturan yang ada di kampus. 103 Saya tertekan dengan adanya aturan-aturan di kampus. 104 Saya sering melanggaran aturan-aturan yang di lingkungan masyarakat saya tinggal. 105 Saya tidak senang dengan aturan-aturan yang ada di lingkungan masyarakat saya tinggal. 106 Saya tertekan dengan adanya aturan-aturan di lingkungan masyarakat saya tinggal. 107 108 Saya sulit mengikuti kebiasaan-kebiasaan masyarakat di lingkungan tempat tinggal saya. 109 Saya terganggu dengan kebiasaan-kebiasaan di lingkungan masyarakat saya tinggal. 110 Saya berpikir tidak perlu untuk memahami kebiasaan-kebiasaan di masyarakat tempat saya tinggal. 111 Saya sulit mengakrabkan diri dengan warga masyarakat sekitar saya. 112 Saya tertekan ketika sedang bersama warga masyarakat. Tidak Sesuai (TS) Kurang Sesuai(KS) Pernyataan Sesuai (S) No Sangat Sesui (SS) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1 2 3 4 5 6 7 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20 21 22 23 26 27 28 29 30 31 32 34 35 36 37 38 39 40 jlh 1 2 3 1 2 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 4 4 3 2 2 2 2 2 3 4 4 3 3 3 2 3 3 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 97 100 101 4 5 6 7 8 4 5 6 7 8 2 3 3 2 1 2 3 2 4 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 2 4 3 1 1 2 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 2 2 3 4 4 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 4 2 3 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 4 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 2 3 3 2 3 3 3 4 4 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 1 3 1 3 3 95 101 105 115 113 9 10 11 12 13 14 15 16 9 10 11 12 13 14 15 16 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 1 2 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 4 4 4 4 4 4 2 4 2 4 4 4 4 2 3 2 2 3 4 4 3 2 3 3 3 3 2 1 4 4 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 2 2 4 3 3 4 2 2 2 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 1 4 3 3 2 1 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 2 4 4 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 4 4 3 3 2 3 2 3 1 1 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 3 2 2 2 1 3 3 3 3 96 103 102 102 107 101 103 111

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 18 19 20 21 22 17 18 19 20 21 22 3 3 3 33 3 3 4 3 3 3 3 4 3 2 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 2 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 4 2 2 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 2 3 4 4 4 3 3 4 122 114 115 142 116 117 23 24 25 26 23 24 25 26 4 4 3 4 4 4 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 2 3 4 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 2 4 4 4 4 1 4 4 3 3 4 3 3 3 4 3 2 3 4 3 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 2 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 2 2 4 3 4 3 4 4 4 3 4 3 3 2 4 3 3 2 4 120 102 100 27 28 29 27 58 59 4 4 3 3 3 3 4 3 2 3 4 3 4 4 3 4 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 2 3 4 2 4 2 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 4 2 2 4 4 4 4 4 2 3 3 2 4 2 2 3 3 3 2 4 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 2 3 4 3 3 2 3 4 2 2 3 3 3 3 3 3 2 4 2 3 4 3 3 4 93 112 103 30 31 32 33 34 60 61 62 63 64 4 3 4 4 4 2 3 3 3 2 2 2 3 3 2 1 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 4 4 4 2 4 4 4 4 1 3 4 4 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 4 4 1 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 2 4 4 4 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 4 4 4 3 2 3 3 3 2 3 4 4 4 3 1 4 4 4 3 2 3 3 3 3 3 4 4 4 2 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 1 2 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 2 4 4 4 2 2 3 3 3 4 2 4 4 4 1 88 113 124 125 105

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 36 37 38 39 40 41 42 65 66 67 68 69 70 71 72 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 2 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 2 3 2 4 4 4 4 3 3 3 2 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 3 3 2 2 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 1 1 3 1 1 1 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 2 4 3 3 3 3 3 2 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 2 4 2 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 4 4 2 4 3 4 4 3 4 4 3 4 3 4 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 4 4 3 4 2 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 3 3 3 3 2 3 3 1 4 4 4 4 4 126 125 109 120 125 106 125 116 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 2 4 3 4 4 3 4 4 4 3 2 3 3 3 4 3 3 3 3 4 1 4 3 1 4 2 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 3 3 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 2 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 3 4 3 3 4 3 1 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 1 2 4 4 4 1 1 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 1 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 2 3 3 2 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 2 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 4 2 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 2 3 4 2 4 4 4 4 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 4 4 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 4 3 4 2 3 3 3 4 3 4 4 3 4 2 4 4 4 3 3 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 2 4 4 4 4 3 4 4 4 4 98 115 116 118 127 118 129 116 118 128

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 83 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 2 3 4 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 127 54 aspek 1 202 163 165 176 192 179 156 157 162 172 159 150 164 183 163 187 182 153 172 162 186 164 184 165 151 181 172 179 156 167 169 179 174 163 166 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 3 2 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 2 3 3 2 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 2 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 2 2 4 4 4 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 4 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 2 4 3 2 3 3 2 2 3 3 3 2 3 3 1 3 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 3 2 4 4 3 2 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 110 105 103 117 121 117 123 120 119 112 118 126 67 40 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2 3 3 4 2 3 3 2 3 2 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 97 68 69 41 42 3 4 2 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 4 4 4 1 3 3 4 3 3 2 3 3 3 2 4 2 3 3 4 2 4 2 3 2 3 2 3 3 4 3 3 2 4 2 3 2 4 2 3 2 4 3 3 87 117

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 43 44 45 46 47 48 50 51 52 53 54 55 56 57 84 85 3 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 4 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 2 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 2 2 2 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 2 2 2 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 4 4 4 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 2 2 2 4 2 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 2 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 124 125 121 124 123 119 116 117 109 111 115 100 102 110 131 120 86 87 86 87 4 4 2 3 4 4 2 4 4 4 4 4 3 3 1 2 3 3 4 4 1 4 3 4 2 3 3 4 4 4 4 4 4 4 2 2 4 3 3 4 2 4 2 2 2 3 2 2 2 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 2 4 4 4 99 117

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 88 3 2 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 2 4 4 4 2 4 2 3 4 3 3 3 3 3 4 3 4 4 119 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 2 3 4 4 4 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 3 1 4 4 4 4 4 2 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 1 2 3 3 4 1 2 4 3 4 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 4 3 4 4 4 4 3 3 2 3 3 4 3 2 4 4 4 3 4 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 1 2 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 2 4 3 4 4 4 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 1 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 2 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 2 2 4 4 4 4 4 2 4 2 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 2 4 3 3 4 4 4 2 2 3 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 2 3 4 4 4 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 3 3 3 4 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 1 3 4 4 4 3 3 3 2 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 1 2 1 2 4 4 4 4 4 3 3 1 4 3 4 4 3 2 4 3 3 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 98 107 106 121 121 116 122 117 111 119 103 119 125 122 126 125 125

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 107 108 109 110 111 112 106 108 109 110 111 112 Aspek 2 4 4 4 4 4 4 206 3 3 3 4 3 4 173 4 4 4 4 4 4 207 4 4 4 4 4 4 220 4 4 4 4 4 4 209 4 4 4 4 4 4 213 3 3 3 3 3 3 170 4 4 4 4 4 4 177 3 3 3 3 3 3 169 3 3 3 3 3 3 187 3 3 4 4 4 4 182 3 3 3 3 3 3 172 3 3 3 4 3 3 172 3 3 4 3 3 3 190 4 4 4 4 4 4 224 4 4 4 4 4 4 210 4 4 4 4 3 4 215 3 3 3 3 3 3 156 4 4 4 4 4 4 207 3 3 3 4 4 4 179 4 3 3 4 4 3 200 3 3 3 3 3 3 170 4 3 3 3 3 4 198 4 4 4 4 2 4 173 3 3 3 3 3 3 159 4 4 4 4 4 4 183 3 3 3 3 3 3 173 3 2 3 3 3 3 179 3 3 3 3 3 4 176 4 4 4 4 4 4 209 3 4 4 4 3 3 177 4 4 4 4 4 4 196 4 4 4 4 2 3 186 3 3 3 3 3 4 183 4 4 4 3 3 4 215 123 121 124 126 118 126

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HASIL KOMPUTASI UJI VALIDITAS ITEM-TOTAL INSTRUMEN PENELITIAN Correlations Spearman's rho No. Item Parameter Uji VAR00001 Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N VAR00002 VAR00003 VAR00004 VAR00005 VAR00006 VAR00007 VAR00008 VAR00009 VAR00010 VAR00011 VAR00012 VAR00013 VAR00014 VAR00015 VAR00016 VAR00017 Hasil Hitung VAR00054 0.46478129 0.004907943 35 0.48124712 0.003425352 35 0.388398186 0.021127507 35 -0.004035045 0.981646485 35 -0.026710359 0.878943449 35 0.220421224 0.203235106 35 0.443180399 0.007667938 35 0.083878539 0.631898766 35 0.0842126 0.630537272 35 0.016163743 0.926571714 35 0.387125043 0.021590888 35 0.074562629 0.670332532 35 0.249252719 0.148753306 35 0.332119477 0.051269537 35 0.117598323 0.501077879 35 0.378488505 0.024962 35 0.48716093 0.002997261 35 Keputusan Valid Valid Valid Unvalid Unvalid Unvalid Valid Unvalid Unvalid Unvalid Valid Unvalid Unvalid Valid Unvalid Valid Valid

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VAR00018 VAR00019 VAR00020 VAR00021 VAR00022 VAR00023 VAR00024 VAR00025 VAR00026 VAR00027 VAR00028 VAR00029 VAR00030 VAR00031 VAR00032 VAR00033 VAR00034 VAR00035 VAR00036 Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) 0.490186418 0.002796827 35 0.598856567 0.000144336 35 0.605157532 0.00011753 35 0.585279036 0.000221528 35 0.244547951 0.156826815 35 0.45491405 0.006038626 35 0.566381788 0.000390014 35 0.374023794 0.026868277 35 0.188686454 0.277686496 35 0.337000932 0.047742385 35 0.307707242 0.072141934 35 0.389838359 0.020613319 35 0.407182248 0.015195738 35 0.273310566 0.112146188 35 0.429086521 0.010108497 35 0.411914027 0.013945181 35 0.06569832 0.707685482 35 0.369863114 0.02875108 35 0.286051408 0.095741724 Valid Valid Valid Valid Unvalid Valid Valid Valid Unvalid Valid Valid Valid Valid Unvalid Valid Valid Unvalid Valid Unvalid

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VAR00037 VAR00038 VAR00039 VAR00040 VAR00041 VAR00042 VAR00043 VAR00044 VAR00045 VAR00046 VAR00047 VAR00048 VAR00049 VAR00050 VAR00051 VAR00052 VAR00053 N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N 35 0.191908154 0.26941281 35 0.5788772 0.000269358 35 0.480566365 0.003477879 35 0.335199028 0.049021 35 0.301430749 0.078456586 35 0.430913263 0.009759062 35 0.048923936 0.780173155 35 0.21974981 0.204649844 35 0.400485919 0.017125347 35 0.442636145 0.007751841 35 0.468382464 0.004543428 35 0.31846648 0.062247964 35 0.624043258 6.18129E-05 35 0.360746943 0.033256392 35 0.358731101 0.034326599 35 0.402609432 0.016492416 35 0.430608001 0.009816731 35 Unvalid Valid Valid Valid Valid Valid Unvalid Unvalid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Correlations Spearman's rho VAR00055 Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) VAR00112 0.315899764 Valid 0.064504934

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VAR00056 VAR00057 VAR00058 VAR00059 VAR00060 VAR00061 VAR00062 VAR00063 VAR00064 VAR00065 VAR00066 VAR00067 VAR00068 VAR00069 VAR00070 VAR00071 VAR00072 VAR00073 VAR00074 N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient 35 0.435516387 0.008923738 35 0.354612458 0.036600446 35 0.574343741 0.000308602 35 0.594172059 0.00016769 35 0.714098312 1.45734E-06 35 0.620323995 7.0383E-05 35 0.659157742 1.66245E-05 35 0.699321499 2.9566E-06 35 0.800759784 0.000001 35 0.422226984 0.011517032 35 0.621298026 6.80409E-05 35 0.098148148 0.574850878 35 0.149383239 0.391727991 35 0.417550178 0.012569727 35 0.485953257 0.003080688 35 0.519381418 0.001387298 35 0.642254012 3.19302E-05 35 0.684881491 5.67391E-06 35 0.759117948 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Unvalid Unvalid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VAR00075 VAR00076 VAR00077 VAR00078 VAR00079 VAR00080 VAR00081 VAR00082 VAR00083 VAR00084 VAR00085 VAR00086 VAR00087 VAR00088 VAR00089 VAR00090 VAR00091 VAR00092 Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N 0.000001 35 0.814911829 0.000001 35 0.713541551 1.49789E-06 35 0.71269672 1.56139E-06 35 0.588663559 0.000199445 35 0.626472431 5.67359E-05 35 0.44875074 0.006852874 35 0.425938231 0.010735663 35 0.31333219 0.066826596 35 0.410911526 0.014202636 35 0.349332565 0.039692791 35 0.460750437 0.005345596 35 0.53932368 0.000828167 35 0.589216691 0.00019603 35 0.603284697 0.000124987 35 0.446066733 0.007235829 35 0.662034667 1.48164E-05 35 0.427134399 0.010493599 35 0.712804543 1.55315E-06 35 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VAR00093 VAR00094 VAR00095 VAR00096 VAR00097 VAR00098 VAR00099 VAR00100 VAR00101 VAR00102 VAR00103 VAR00104 VAR00105 VAR00106 VAR00107 VAR00108 VAR00109 VAR00110 VAR00111 Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) 0.800368755 0.000001 35 0.442300701 0.007803942 35 0.332870603 0.050713655 35 0.619448243 7.25506E-05 35 0.374046247 0.026858399 35 0.439162635 0.00830601 35 0.402115155 0.016637962 35 0.531871884 0.00100797 35 0.769532261 0.000001 35 0.758129781 0.000001 35 0.71377029 1.48111E-06 35 0.689432249 4.63874E-06 35 0.738064399 0.000001 35 0.753452889 0.000001 35 0.642210143 3.19827E-05 35 0.6678305 1.1705E-05 35 0.473920354 0.00402851 35 0.554983371 0.00053981 35 0.601069718 0.000134353 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI N 35 unvalid valid 19 91

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI patokan No 1 2 3 4 5 Koefisien Korelasi 0,91 – 1,00 0,71 – 0,90 0,41 – 0,70 0,21 – 0,40 negatif – 0,20 Kualifikasi Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah semua item Reliability Statistics Cronbach's N of Items Alpha .716 2 tinggi item valid Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .722 2 tinggi

(114)

Dokumen baru

Download (113 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Tanggung jawab mahasiswa (studi deskriptif tanggung Jawab dari mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling angkatan 2014 Universitas Sanata Dharma dan implikasinya pada usulan topik-topik peningkatan tanggung jawab mahasiswa Program Studi Bimbingan Da
1
3
100
Self awareness dan implikasinya pada usulan topik program pengembangan diri (Studi Deskriptif pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2014 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta).
33
154
87
Tingkat kematangan karier mahasiswa (studi deskriptif pada mahasiswa prodi bimbingan dan konseling angkatan 2014/2015 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan karier).
0
1
2
Tingkat kesiapan hidup perkawinan ditinjau dari kematangan psikologis mahasiswa berpacaran dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan pribadi-sosial (studi deskriptif pada mahasiswa berpacaran angkatan 2013 program studi Bimbingan dan Konselin
0
0
95
Konsep diri mahasiswa : studi deskriptif pada mahasiawa angkatan 2015/2016 program studi bimbingan dan konseling Universitas Sanata Dharma dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan.
0
3
120
Motivasi belajar pada mahasiswa : studi deskriptif tingkat motivasi belajar pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2013/2014 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan akademik.
0
1
79
Kecerdasan emosi mahasiswa baru : studi deskriptif pada mahasiswa semester II kelas A angkatan 2013 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 dan implikasinya pada usulan topik-topik bimbingan pribad
0
0
132
Self awareness dan implikasinya pada usulan topik program pengembangan diri (Studi Deskriptif pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2014 Universitas Sanata Dharma Yogyakart
1
1
85
Tingkat kecerdasan emosi mahasiswa angkatan 2015 program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan implikasinya terhadap usulan topik topik kegiatan pengembangan diri
0
0
90
Kecerdasan emosi mahasiswa baru studi deskriptif pada mahasiswa semester II kelas A angkatan 2013 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun ajaran 20132014
0
1
130
Tingkat kejenuhan belajar mahasiswa (studi deskriptif pada mahasiswa angkatan 2013 program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
3
15
97
Deskripsi tingkat prokrastinasi akademik dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar : studi deskriptif pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, angkatan 2013, semester 2 - USD Reposito
0
0
109
Deskripsi tingkat resiliensi terhadap stres dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan kelompok : studi deskriptif pada mahasiswa angkatan 2013, semester 2 kelas A program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahu
0
0
150
Self-efficacy mahasiswa dalam mengerjakan skripsi dan implikasinya terhadap upaya peningkatan self-efficacy : studi deskriptif pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2010 - USD Repository
0
0
78
Tingkat kematangan emosi : studi deskriptif pada mahasiswa baru Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun akademik 2013/2014 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik program bimbingan untuk mengembangkan kematang
0
0
121
Show more