Deskripsi persepsi siswa tentang manfaat layanan bimbingan karier pada siswa kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta t.a 2012/2013 - USD Repository

Gratis

0
1
76
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DESKRIPSI PERSEPSI SISWA TENTANG MANFAAT LAYANAN BIMBINGAN KARIER PADA SISWA KELAS X JURUSAN AKOMODASI PERHOTELAN SMK NEGERI 4 YOGYAKARTA T.A 2012/2013 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Disusun Oleh : Frisca Windarni Putri 091114019 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DESKRIPSI PERSEPSI SISWA TENTANG MANFAAT LAYANAN BIMBINGAN KARIER PADA SISWA KELAS X JURUSAN AKOMODASI PERHOTELAN SMK NEGERI 4 YOGYAKARTA T.A 2012/2013 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Disusun Oleh : Frisca Windarni Putri 091114019 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO DAN PERSEMBAHAN Man Jadda Wajada (‫ )ﺩﺝﻭ ﺟّﺪ ﻥﻡ‬artinya siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkannya. Masa depan sesuatu yang harus diperjuangkan dan setiap perjuangan memerlukan kekuatan. Kekuatanku ada di dalam diriku. Dia yang membenciku adalah motivasi bagiku. Dia yang mencintaiku menjadi inspirasi bagiku. Skripsi ini kupersembahkan untuk: x Allah SWT yang memberikan karunia dan perlindungan pada diriku x Keluarga tercinta: papa, mama dan adik-adikku tercinta (Dimas, Ichsan, Tio dan Rofiq) yang tidak pernah berhenti mendukung dengan doa dan menyayangiku x Bagi sahabat-sahabatku yang menemani suka maupun duka dan selalu memberikan dukungan iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah bersangkutan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 18 Januari 2014 Penulis Frisca Windarni Putri v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma : Nama : Frisca Windarni Putri No Induk Mahasiswa : 091114019 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: DESKRIPSI PERSEPSI SISWA TENTANG MANFAAT LAYANAN BIMBINGAN KARIER PADA SISWA KELAS X JURUSAN AKOMODASI PERHOTELAN SMK NEGERI 4 YOGYAKARTA T.A 2012/2013 berserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan hak kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin saya maupun memberikan royalty kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada Tanggal: 27 Januari 2014 Yang Menyatakan Frisca Windarni Putri vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK DESKRIPSI PERSEPSI SISWA TENTANG MANFAAT LAYANAN BIMBINGAN KARIER PADA SISWA KELAS X JURUSAN AKOMODASI PERHOTELAN SMK NEGERI 4 YOGYAKARTA T.A 2012/ 2013 Frisca Windarni Putri Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa kelas X jurusan Akomodasi Perhotelan dari SMK Negeri 4 Yogyakarta tahun ajaran 2012/ 2013 tentang manfaat layanan bimbingan karier. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah siswa kelas X jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta tahun ajaran 2012/ 2013 yang berjumlah 66 orang dengan menggunakan uji coba terpakai. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakana kuesioner manfaat layanan bimbingan karier yang disusun berdasarkan 6 aspek layanan bimbingan karier menurut (Supriatna, 2009: 46), yaitu (1) memfasilitasi perkembangan pengetahuan dunia kerja, (2) memfasilitasi pengetahuan tentang kelompok pekerjaan yang disukai, (3) memfasilitasi pengetahuan tentang membuat keputusan, (4) memfasilitasi perencanaan karier, (5) memfasilitasi eksplorasi karier, dan (6) membantu siswa dalam membuat komitmen. Teknik analisi data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kurva normal (Azwar, 2007: 108). Manfaat layanan bimbingan karier digolongkan menjadi 5 kualifikasi, yaitu: “sangat bermanfaat”, “bermanfaat”, “cukup bermanfaat”, “tidak bermanfaat”, dan “sangat tidak bermanfaat”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 15 siswa (22,73%) berpendapat bahwa layanan bimbingan karier “sangat bermanfaat”, 47 siswa (71,21%) berpendapat bahwa layanan bimbingan karier “bermanfaat”, 4 siswa (6,06%) berpendapat bahwa layanan bimbingan karier “cukup bermanfaat”, dan tidak ada siswa yang berpendapat bahwa layanan bimbingan karier “tidak bermanfaat” dan “sanngat tidak bermanfaat”. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT DESCRIPTION OF THE STUDENTS’ PERCEPTION ON THE CAREER GUIDANCE BENEFITS OF THE TENTH GRADE STUDENTS MAJORING IN HOTEL MANAGEMENT AT SMK NEGERI 4 YOGYAKARTA IN 2012/2013 ACADEMIC YEAR Frisca Windarni Putri Sanata Dharma University Yogyakarta, 2014 This study aims to obtain the students’ perception on the career guidance benefits of the tenth grade students majoring in hotel management at SMK Negeri 4 Yogyakarta in 2012/2013 academic year. This research is a descriptive study which uses a survey method. The subject is the tenth grade students majoring in hotel management at SMK Negeri 4 Yogyakarta in 2012/2013 academic year that consists of 66 students using in-used test. The data collection in this study is using a questionnaire of the career guidance benefits which is based on six aspects of career guidance service by Surpriatna (2009: 46), namely (1) facilitate the development of knowledge of the working world, (2) facilitate the knowledge of the preferred group of work, (3) facilitate the knowledge about making decisions, (4) facilitate a career planning, (5) facilitate career exploration, and (6) assist students in making commitment. The data analysis technique in this study is using normal curve, which refers to Anwar (2007: 108). The benefits of career guidance service are classified into 5 qualifications, namely: “very useful”, “useful”, “useful enough”, “not useful” and “not very useful”. The result of this study shows that: 15 students (22.73%) believe that career guidance service is very useful, 47 students (71.21 %) believe that career guidance service is useful, 4 students (6.06 %) believe that career guidance service is useful enough, and no students (0%) believe that career guidance service is not useful and not very useful. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah Ta’ala yang telah memberi kemudahan, rahmat serta karunia kepada penulis, sehingga dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini dengan baik. Skripsi ini ditulis dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan dari Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma. Penulisan skripsi ini dapat terselesaikan karena bantuan dan dukungan dari banyak pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini penulis menghanturkan ucapan terima kasih kepada : 1. Bapak Dr. Gendon Barus, M.Si., selaku Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 2. Ibu A. Setyandari, S.Pd., S.Psi., Psi., M.A., selaku dosen pembimbing yang telah banyak membimbing dan mengarahkan serta memberikan masukan untuk menyelesaikan skripsi ini. 3. Panitia penguji yang memberi kesempatan pada penulis untuk mempertanggungjawabkan skripsi ini. 4. Mas Moko yang membantu menyelesaikan administrasi penulis. 5. Keluarga besar SMK Negeri 4 Yogyakarta, Bapak Drs. Sentot Hargiardi sebagai kepala sekolah dan Bapak Ardian Septianto, S.Pd. sebagai koordinator BK yang telah membantu dan memberikan tempat untuk pelaksanaan penelitian. ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6. Siswa kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan yang telah membantu untuk mengisi kuesioner uji coba dan penelitian. 7. Keluarga tercintaku: Papa, Mama dan adik-adik tercintaku (Dimas, Ichsan, Tio dan Rofiq) yang tidak pernah lelah memberi motivasi serta doa yang tulus dalam meyelesaikan skripsi ini. Terimakasih atas doa keluarga. 8. Sahabat-sahabatku: Ina, Ninda, Irma, Yhuvita dan Ayu yang selalu setia menemani disaat suka maupun duka. 9. Teman-teman BK ’09 yang selalu memberikan semangat dan sharing. Terimaksih untuk kalian semua. 10. Irma dan Dini terimaksih atas sharing bersamanya selama mengikuti bimbingan skrispsi ini. 11. Sahabatku yang nan jauh disana Catur Ariyadi terimakasih banyak atas dukungannya serta dengan setia mendengarkan keluh kesah yang penulis alami dalam penulisan skripsi ini. 12. Ibu dan Bapak kost Tunggorono IB yang senantiasa menjadi pengganti orangtuaku selama berada di Yogyakarta serta dukungan dan doa yang selalu diberikan untuk penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 13. Semua pihak yang sudah membantu dalam penulisan skripsi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu. Penulis menyadari skripsi ini jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan kerendahan hati menerima kritik dan saran yang dapat membangun skripsi ini. Penulis berharap semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL .................................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ...................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ................................................................... iii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ...................................... iv HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ............................... v HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ............ vi ABSTRAK .................................................................................................. vii ABSTRACT ............................................................................................... viii KATA PENGANTAR ............................................................................... ix DAFTAR ISI .............................................................................................. xi DAFTAR TABEL ...................................................................................... xiii DAFTAR LAMPIRAN .............................................................................. xiv BAB I PENDAHULUAN .......................................................................... 1 A. Latar Belakang Masalah .................................................................. 1 B. Rumusan Masalah ............................................................................ 4 C. Tujuan Penelitian ............................................................................. 5 D. Manfaat Penelitian ........................................................................... 5 E. Definisi Operasional ........................................................................ 6 BAB II KAJIAN TEOROTIS ................................................................... 7 A. Hakekat Persespsi ............................................................................ 7 1. Pengertian persepsi .................................................................... 7 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi .............................. 9 B. Hakekat Bimbingan Karier .............................................................. 10 C. Program Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 4 Yogyakarta ........................................................... 21 D. Deskripsi Siswa Tentang Manfaat Layanan Bimbingan Karier ...... 26 xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN ................................................ 28 A. Jenis Penelitian ................................................................................ 28 B. Subjek Penelitian ............................................................................. 28 C. Instrumen Penelitian ........................................................................ 29 1. Instrumen pengumpulan data ..................................................... 29 2. Penentuan skor ........................................................................... 30 D. Validitas dan Reliabilitas ................................................................. 31 1. Uji validitas instrumen ............................................................... 31 2. Uji reliabilitas instrumen ........................................................... 34 E. Prosedur Pengumpulan Data ........................................................... 35 1. Tahap persiapan ......................................................................... 35 2. Tahap pengumpulan data .......................................................... 35 F. Teknik Analisis Data ....................................................................... 36 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ......................... 38 A. Hasil Penelitian ................................................................................ 38 B. Pembahasan ..................................................................................... 39 BAB V PENUTUP .................................................................................... 43 A. Kesimpulan ...................................................................................... 43 B. Saran ................................................................................................ 43 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 45 LAMPIRAN ............................................................................................... 47 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1: Rincian Jumlah Siswa Kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta T.A 2012/ 2013.................................. 29 Tabel 2: Kisi-kisi Kuesioner Manfaat Layanan Bimbingan Karier Kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta T.A. 2012/ 2013 ..................................................................................... 30 Tabel 3: Rincian Item Valid dan Tidak Valid dalam Uji Coba ................... 33 Tabel 4: Kriteria Guildfrod .......................................................................... 34 Tabel 5: Kualifikasi Skor Manfaat Layanan Bimbingan Karier ………….. 37 Tabeli6:Hasil Penelitian Persepsi Siswa Tentang Manfaat Layanan Bimbingan Karier Pada Siswa Kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta Tahun Ajaran 2012/ 2013……………………………………………………………… xiii 38

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1: Kuesioner Manfaat Pemberian Layanan Bimbingan Karier (Penelitian) ............................................................. 48 Lampiran 2: Hasil Output Uji Coba ........................................................ 52 Lampiran 3: Hasil Perhitungan Item Total Corraletion ......................... 54 Lampiran 4: Data Penelitian Manfaat Layanan Bimbingan Karier ........ 58 Lampiran 5: Surat Ijin Uji Coba dan Penelitian ..................................... 61 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini akan memapaparkan mengenai latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan definisi operasional. A. Latar Belakang Masalah Dalam era pembangunan ini perhatian khusus diberikan pada kualitas tenaga kerja. Sumber daya manusia ini harus dikembangkan untuk mencapai sarana pembangunan sebagai pemikir, perencana, penggerak, pelaksana dan pendukung pembangunan. Pendidikan nasional ditugaskan untuk mengembangkan manusia Indonesia, bukan hanya sebagai tujuan dari pembangunan, tetapi sekaligus sebagai sarana yang memegang kunci sukses atau gagalnya pembangunan itu sendiri. Generasi muda yang sedang menjalani proses perkembangan dengan belajar di institusi pendidikan mempersiapkan diri sebagai tenaga kerja terdidik untuk kelak masuk ke dunia kerja dan memegang jabatan tertentu sesuai dengan kemampuannya. Kemampuan tersebut harus dipupuk melalui usaha-usaha mendampingi perkembangan karir orang muda supaya dia semakin paham akan dirinya sendiri, lingkungan hidupnya serta proses pengambilan keputusan dan semakin mantap mempersiapkan diri dalam hal pengetahuan, keterampilan, sikap serta nilai yang semuanya diperlukan dalam menekuni kariernya. 1

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 Institusi pendidikan merupakan lembaga pendidikan yang mencetak tenaga terampil untuk mempersiapkan diri dalam pengembangan potensi diri untuk memasuki jenjang yang lebih luas dengan pemenuhan kompetensi diberbagai pengembangan. Program pengembangan terhadap faktor-faktor yang berada disekitar siswa perlu dilakukan. Faktor-faktor yang berada disekitar siswa seperti faktor yang berasal dari luar dan dalam diri siswa. Tetapi pembenahan tersebut harus diimbangi dengan usaha pengembangan faktor-faktor pada siswa yang tidak kalah pentingnya seperti kemampuan, minat, bakat, kreatifitas, kepercayaan diri, dan lain-lain yang harus dipupuk sejak dini. Davis (Setiawan, 2001:112) menyatakan bahwa pengembangan faktorfaktor psikologis seharusnya lebih mendapatkan perhatian dibandingkan dengan faktor-faktor lainnya. Selanjutnya dikatakan bahwa dalam situasi belajar dan juga dalam persiapan memasuki dunia kerja kemampuan salah satu faktor psikologis yang penting bagi siswa dalam hal ini menggambarkan bentuk sikap dimana seorang siswa mampu untuk memahami diri dan kemampuannya, menemukan sendiri apa yang dilakukan, menentukan dalam merencanakan masa depan yang dipilih secara dengan masalah yang dihadapi oleh dirinya sendiri dan tidak akan terpengaruh apalagi meminta bantuan kepada orang lain. Bimbingan karier disekolah diharapkan dapat menumbuhkan sikap profesionalisme dalam diri siswa terhadap kemampuan untuk membangun

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 dirinya sendiri serta kemampuan dalam upaya merencanakan masa depan yang akan dijalaninya nanti berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Peranan guru BK di sekolah sangat bermakna untuk dapat membantu siswa dalam menyelesaikan masalah, memberikan bimbingan serta karier untuk masa depannya. Keberhasilan dan kenyamanan dalam suatu karir amat dipengaruhi oleh kemampuan individu memahami dan menilai potensi dasar yang dimilikinya, oleh karena itu setiap siswa perlu dibantu untuk memahami potensi dasar dirinya sehingga menentukan pilihan dan pengambilan keputusan yang sesuai dengan dunia kerja pilihannya. Winkel dan Sri Hastuti (2007:676) siswa sekolah menengah atas dibantu untuk lebih mengenal dunia kerja dan dirinya sendiri dalam kaitan satu sama lain, sejauh mereka cenderung untuk memilih bidang atau golongan jabatan tertentu dan memulai memandang dirinya sebagai calon pemegang jabatan yang harus memiliki konstelasi kualifikasi tertetu; dibantu untuk berelfeksi atas gaya hidup dalam berbagai dimensi yang didambakan bagi dirinya sendiri yang kerap berkaitan dengan nilai-nilai kehidupan yang menjadi pegangan dalam hidup; dibantu untuk menyadari berbagai faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap perkembangan karier serta mengindentifikasikan semua faktor itu dalam pribadinya sendiri, dalam keluarga dan dalam masyarakat; dibantu untuk menghubungkan aneka faktor itu satu sama lain sehingga mampu membuat pilihan karier secara bijaksana dan bertanggung jawab; serta dibantu untuk mengimplementasikan pilihannya dalam suatu rencana persiapan jangka waktu pendek dan panjang.

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 Begitu pentingnya kegiatan layanan bimbingan karier di Sekolah Menengah terutama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menciptakan kemandirian. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membuat siswa untuk siap menjadi tenaga kerja tingkat menengah yang memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan jurusan yang dipilih. Layanan bimbingan karier sangat membantu dalam menentukan karier atau masa depan yang diinginkan siswa. Menurut guru BK SMK Negeri 4 Yogyakarta siswa yang berada di sekolah kejuruan 90% terjun ke dunia kerja dan 10% meneruskan ke perguruan tinggi. Dengan layanan bimbingan karier yang telah diberikan oleh pembimbing atau guru BK siswa diharapkan dapat memiliki kemampuan untuk berlatih dan belajar mengambil sikap serta mengambil keputusan terhadap masa depannya yang lebih baik. Untuk itu dalam penulisan tugas akhir ini penulis mengambil penelitian tentang “Deskripsi Persepsi Siswa Tentang Manfaat Layanan Bimbingan Karier pada Siswa SMK Negeri 4 Yogyakarta Kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan T.A 2012/2013” B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut “Seberapa bermanfaat layanan bimbingan karier menurut persepsi siswa SMK Negeri 4 Yogyakarta kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan T.A 2012/ 2013?’

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 C. Tujuan Penelitian Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah : Untuk mengetahui seberapa bermanfaat layanan bimbingan karier menurut persepsi siswa SMK Negeri 4 Yogyakarta kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan T.A 2012/ 2013. D. Manfaat Penelitian Hasil penelitian diharapkan dapat bermanfaat sebagai berikut : 1. Manfaat Teoritis Menambah pengetahuan khususnya mengenai persepsi siswa SMK Negeri 4 Yogyakarta tentang manfaat layanan bimbingan karier. 2. Manfaat Praktis a. Guru pembimbing Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi guru pembimbing dan bahan informasi dalam meningkatkan layanan bimbingan karier agar bermanfaat bagi siswanya. b. Calon guru pembimbing Hasil penelitian ini diharapkan memberikan informasi bagi calon guru pembimbing dalam mempersiapkan diri lebih baik dalam memberikan layanan, terutama layanan bimbingan karier. c. Peneliti lain Hasil penelitian ini diharapkan membantu peneliti lain sebagai bahan informasi untuk menambah wawasan mengenai layanan bimbingan

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 karier dan menjadikan inspirasi untuk melakukan penelitian lain yang lebih mendalam mengenai manfaat bimbingan karier. E. Definisi Operasional Variabel 1. Persepsi adalah pandangan yang berupa gambaran terhadap suatu objek baik orang, benda, pengalaman, peristiwa, dan hal lainnya yang ditemui disekitarnya sehingga mampu menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan tertentu. 2. Bimbingan karier adalah suatu proses bantuan layanan informasi dan pendekatan terhadap individu atau kelompok individu agar dapat mengenal dan memahami dirinya, serta mengenal dunia kerja untuk menentukan pilihan karier. 3. Persepsi terhadap manfaat layanan bimbingan karier adalah pandangan siswa tentang kegunaan layanan bimbingan karier sepanjang tahun ajaran 2012/ 2013 sebagaimana diungkap dalam butir-butir kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini. 4. Siswa kelas X merupakan para siswa yang terdaftar di kelas X jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta T.A 2012/ 2013. Siswa kelas X jurusan Akomodasi Perhotelan berjumlah 66, yang masing-masing kelasnya berjumlah 33 orang.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN TEORITIS Pada bab ini akan memapaparkan mengenai hakekat persepsi, hakekat bimbingan karier, dan program Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 4 Yogyakarta. A. Hakekat Persepsi 1. Pengertian persepsi Secara umum persepsi dapat diartikan sebagai suatu pandangan atau pengamatan terhadap subyek. Persepsi juga merupakan salah satu fungsi psikis yang terdapat pada tiap diri manusia. Persepsi menurut Matlin dan Solso (Suharnan, 2005:23) adalah suatu proses penggunaan pengetahuan yang telah dimiliki (yang disimpan di dalam ingatan) untuk mendeteksi atau memperoleh dan menginterpretasi stimulus (rangsangan) yang diterima oleh alat indera seperti mata, telinga dan hidung. Menurut Sarwono (2009:86) persepsi berlangsung saat seseorang menerima stimulus dari dunia luar yang ditangkap oleh organ-organ bantunya yang kemudian masuk kedalam otak. Di dalamnya terjadi proses berpikir yang pada akhirnya terwujud dalam sebuah pemahaman. Woodworth dan Marquis (Walgito, 2010:100) mengemukakan persepsi adalah suatu proses yang didahului oleh proses penginderaan, yaitu merupakan proses diterimanya stimulus oleh individu melalui alat indera atau juga disebut 7

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 proses sensoris. Proses penginderaan akan berlangsung setiap saat pada waktu individu menerima stimulus melalui alat indera yang dugunakan untuk menerima stimulus dari luar individu. Alat indera tersebut merupakan alat penghubung antara individu dengan dunia luarnya. Menurut Desmita (2009:118) persepsi adalah suatu proses penggunaan pengetahuan yang telah dimiliki untuk memperoleh dan menginterprestasi stimulus (rangsangan) yang diterima oleh sistem alat indera manusia. Jadi, pada dasarnya persepsi menyangkut hubungan manusia dengan lingkungannya, bagaimana ia mengerti dan menginterprestasikan stimulus yang ada di lungkungannya dengan menggunakan pengetahuan yang dimilikinya. Setelah individu menginderakan objek di lingkungannya, kemudian ia memproses hasil pengindraannya itu, sehingga timbulah makna tentang objek itu. Sedangkan menurut Desiderato (Rahmat, 1985:64) persepsi adalah pengalaman tentang objek, peristiwa, atau hubungan-hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Dari beberapa pendapat di atas dapat dikatakan bahwa persepsi adalah pandangan yang berupa gambaran terhadap suatu objek baik orang, benda, pengalaman, peristiwa, dan hal lainnya yang ditemui disekitarnya sehingga mampu menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan tertentu.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi Persepsi individu mengorganisasikan dan menginterprestasikan stimulus yang diterimanya, sehingga stimulus tersebut mempunyai arti bagi individu yang bersangkutan. Menurut Irwanto, dkk (1988) ada beberapa faktor yang mempengaruhi persepsi, yaitu : a. Perhatian yang selektif Dalam kehidupan manusia setiap saat menerima rangsangan dari lingkungan sekitar. Tetapi hanya beberapa objek bahkan satu yang dapat diterima dan yang lainnya diabaikan. Hal ini menunjukkan bahwa perhatian melibatkan seleksi objek tertentu yang hadir pada saat bersangkutan. Untuk itu individu hanya memusatkan pada rangsangan-rangsangan tertentu saja yang dianggap perlu. b. Ciri-ciri rangsangan Rangsangan yang bergerak akan lebih menarik bagi seseorang yang memperhatiakannya daripada rangsangan yang diam yang tidak dapat menarik perhatian seseorang. Seseorang lebih senang melihat suatu rangsangan yang lebih besar daripada yang kecil. Rangsangan yang lebih mendapat perhatian seseorang adalah yang memiliki latar belakang yang kontras dan intensitas rangsangannya paling kuat. c. Nilai-nilai dan kebutuhan individu Setiap orang memiliki rangsangan yang sama yaitu dalam menentukan atau memenuhi nilai-nilai dan kebutuhan dalam dirinya. Tetapi nilai

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 dan kebutuhan yang berbeda inilah yang menimbulkan persepsi berbeda pada setiap diri seseorang. d. Pengalaman terdahulu Pengalaman-pengalaman terdahulu sangat mempengaruhi seseorang dalam mempersepsi dunianya. Hal ini menunjukkan bahwa rangsangan seseorang terhadap hal baru turut dipengaruhi oleh rangsangan atau pengalaman terdahulu yang pernah dilaluinya. B. Hakekat Bimbingan Karier 1. Pengertian bimbingan Menurut Nurihsan (2011: 6) bimbingan merupakan suatu proses yang berkesinambungan, bukan kegiatan yang seketika atau kebetulan. Bimbingan merupakan serangkaian tahapan kegiatan yang sistematis dan berencana yang terarah kepada pencapaian tujuan. Menurut Dewa Ketut (2002 : 19) bimbingan adalah suatu proses bantuan kepada individu yang dilakukan secara berkesinambunngan supaya individu tersebut dapat memahami dirinya sendiri, sehingga mampu mengarahkan dirinya sendiri dan bertindak wajar sesuai dengan tuntutan dan keadaan disekitarnya. Bimbingan membantu individu mencapai perkembangan diri secara optimal sebagai makhluk sosial. Dari berbagai pengertian tentang bimbingan yang telah dikemukakan diatas, dapat disimpulkan bahwa bimbingan merupakan proses pemberian bantuan kepada seseorang atau sekelompok orang secara terus menerus

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 dan sistematis oleh guru pembimbing agar individu atau sekelompok individu tersebut menjadi pribadi yang mandiri dan mencapai pengembangan diri secara optimal sebagai makhluk sosial. 2. Pengertian bimbingan karier Bimbingan karier menurut Winkel dan Sri Hastuti (2007:114) adalah bantuan dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi dunia kerja dalam memilih lapangan kerja atau jabatan/ profesi tertentu serta membekali diri supaya siap memangku jabatan itu dan dapat menyesuaikan diri dengan berbagai tuntuan dari lapangan pekerjaan yang dimasuki. Bimbingan karier juga dapat dipakai sebagai sarana pemenuhan kebutuhan perkembangan peserta didik yang harus dilihat sebagai bagian integral dari program pendidikan yang diintegrasikan dalam setiap pengalaman belajar bidang studi. Menurut Nurihsan (2011: 16) bimbingan karier yaitu untuk membantu individu dalam perencanaan, pengembangan, dan penyelesaian masalah-masalah karier, seperti pemahaman terhadap jabatan dan tugastugas kerja, pemahaman kondisi dan kemampuan diri, penyesuaian pekerjaan, dan penyelesaian masalah-masalah karier yang dihadapi. Sedangkan menurut Nurihsan dan Sudianto (2005:13) bimbingan karier sebagai upaya membantu peserta didik, agar dapat mengenal dan memahami dirinya, mengenal dunia kerjanya, mengembangkan masa depan sesuai dengan bentuk kehidupan yang diharapkannya, mampu menentukan dan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 jawab atas keputusan yang diambilnya sehingga peserta didik mampu mewujudkan dirinya secara bermakna. Dari pengertian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa bimbingan karier adalah suatu proses bantuan layanan informasi dan pendekatan terhadap individu atau kelompok individu agar dapat mengenal dan memahami dirinya, mengenal dunia kerja untuk menentukan pilihan karier yang paling tepat atau sesuai dengan keadaan dirinya. 3. Faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karier Menurut Winkel dan Sri Hastuti (2007:647) faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karier adalah : a. Faktor internal 1) Nilai-nilai kehidupan Nilai hidup memegang peran penting dalam keseluruhan perilaku seseorang dan mempengaruhi seluruh harapan dalam bidang pekerjaan yang ditekuni dan dipilih. 2) Taraf intelegensi Kemampuan berpikir untuk menentukan pilihan karier yang sesuai dengan potensi yang dimiliki seseorang. Taraf intelegensi sangat berpengaruh pada seseorang karena seseorang mampu berpikir secara matang ketika memilih karier yang akan diambilnya. 3) Bakat khusus Kemampuan yang menonjol pada diri seseorang disuatu bidang kognitif, keterampilan atau kesenian. Bakat khusus tersebut dapat

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 menjadi bekal yang memungkinkan untuk memasuki berbagai bidang pekerjaan tertentu. 4) Minat Kecendrungan yang menetap pada seseorang untuk merasa tertarik pada suatu bidang tertentu dan merasa senang berkecimpungan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan bidang itu. 5) Sifat-sifat Pada umumnya diakui bahwa orang tertentu akan kurang cocok untuk memegang suatu jabatan karena sifat-sifatnya yang mempersulit tuntutan jabatan tertentu. 6) Pengetahuan Dalam menentukan karier seseorang harus memiliki informasi yang akurat, sehingga orang tersebutlebih yakin dalam mengambil suatu pilihan karier yang sesuai dengan dirinya. 7) Keadaan jasmani Merupakan ciri fisik yang dimiliki seseorang. Untuk pekerjaanpekerjaan tertentu berlaku berbagai persyaratan yang menyangkut ciri-ciri fisik dari jenis pekerjaan yang ada, seperti tinggi badan, ketajaman penglihatan dan pendengaran, jenis kelamin, dan lainlain.

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 b. Faktor eksternal 1) Lingkuangan sosial budaya Lingkungan sekitar yang memiliki pengaruh besar terhadap pandangan berupa suatu gambaran yang mencangkup baik dan tidaknya suatu pekerjaan. 2) Pendidikan sekolah Staf pengajar memberi fasilitas berupa informasi-informasi karier kepada siswa agar siswa memiliki gambaran tentang karier yang akan dipilih. 3) Pergaulan dengan teman Beraneka pandang dan variasi harapan tentang masa depan yang terungkap dalam pergaulan sehari-hari. Pandangan dan harapan yang bernada optimis akan meninggalkan kesan dalam hati yang jauh berbeda dengan kesan yang timbul bila terdengan keluhankeluhan. 4) Sosial ekonomi keluarga Hal ini mempengaruhi harapan orang tua mereka terhadap pandangan serta sikap terentu kepada anaknya dalam pendidikan dan pekerjaan. Siswa sebagai generasi muda harus belajar menentukan sikapnya sendiri terhadap harapan dan pandangan masa depannya. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam perencanaan karier terkait dengan faktor-faktor yang mendorong siswa untuk menentukan karier yang diinginkan. Dengan demikian dapat

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 digolongkan secara garis besar bahwa perencanaan karier dipengaruhi oleh faktor-faktor dari dalam dan luar diri siswa atau individu yang bersangkutan. 4. Aspek-aspek layanan bimbingan karier Karier-karier tertentu berkaitan erat dengan latar belakang pendidikan. Oleh sebab itu, bimbingan karier di sekolah harus sudah dikembangkan. Namun pengembangan layanan bimbingan karier di sekolah tentu disesuaikan dengan tingkatan lembaga pendidikan yang bersangkutan. Artinya layanan bimbingan karier di SD tentu tidak sama dengan di SMP, begitu juga di SMA/ SMK. Dalam masyarakat modern seperti sekarang, dikenal banyak variasi dan ragam jenis karier. Realitas itu menuntut kemampuan membuat pilihan karier-karier tertentu yang sesuai dengan tingkat pendidikan, kemampuan dan karakteristik keperibadian yang bersangkutan. Beberapa aspek layanan karier (Supriatna, 2009:46) yang perlu diperhatikan di sekolah adalah: a. Memfasilitasi perkembangan pengetahuan dunia kerja. Pengetahuan tentang dunia kerja adalah segala informasi tentang dunia kerja. Hal itu penting dilakukan agar siswa mengalami kemudahan dalam memiliki informasi berbagai hal tentang pekerjaan, baik yang diminati maupun tidak diminati. Tujuan proses ini adalah agar siswa memiliki wawasan yang jelas dan luas tentang berbagai pekerjaan.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 b. Memfasilitasi pengatahuan tentang kelompok pekerjaan yang lebih disukai. Jika dalam mengembangkan pengetahuan tentang informasi dunia kerja konselor atau guru memberi kemudahan kepada siswa untuk memiliki informasi umum tentang berbagai pekerjaan baik yang diminati maupun tidak, dalam mengembangkan pengetahuan tentang kelompok pekerjaan yang lebih disukai konselor atau guru memberi kemudahan kepada siswa untuk memiliki pengetahuan tentang pekerjaan tertentu yang diminatinya. Mungkin hanya satu pekerjaan yang ia minati atau mungkin beberapa pekerjaan. Ini penting dilakukan agar siswa mengalami kemudahan memiliki informasi berbagai hal penting tentang pekerjaan yang diminatinya. Tujuan mendasar dari proses ini adalah agar siswa memiliki wawasan yang jelas dan spesifik tentang pekerjaan yang ia minati. c. Memfasilitasi pengetahuan tentang membuat keputusan. Pembuatan Memfasilitasi keputusan berarti pengembangan proses penentuan pengetahuan tentang pilihan. membuat keputusan berarti proses bantuan untuk memudahkan siswa menentukan pilihan, yang dalam konteks ini adalah pilihan karier. Ini penting bagi siswa agar keputusan-keputusan hidup selama menjadi siswa dapat mendasari keputusan karier masa depannya. Tujuan upaya ini adalah agar mereka dapat menentukan keputusan kariernya dengan tepat ketika masuk dunia kerja untuk berkarier.

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 d. Memfasilitasi perencanaan karier Perencanaan karier adalah aktivitas siswa yang mengarah pada keputusan karier masa depan. Aktivitas perencanaan karier sangat penting bagi siswa terutama untuk membangun sikap siswa dalam menempuh karier masa depan. Tujuan utamanya adalah siswa memiliki sikap positif terhadap karier masa depan terutama bidang karier yang diminatinya. e. Memfasilitasi Eksplorasi Karier Eksplorasi karier adalah aktivitas siswa untuk memanfaatkan orangtua, guru, konselor, ahli dalam karier, buku-buku, atau sumber lain yang relevan sebagai sumber informasi karier. Pentingnya eksplorasi karier seperti ini adalah agar siswa mampu memanfaatkan berbagai sumber informasi karier sehingga ia memiliki informasi karier yang lengkap. f. Membantu siswa dalam membuat komitmen. Komitmen untuk memilih karier yang realistis, yakni pemilihan karier yang mempertimbangkan kondisi objektif karakteristik diri sendiri, kesempatan dan tuntutan lingkungan. Tujuan utama membuat komitmen adalah agar siswa mampu menentukan pilihan karier masa depan secara realistis. 5. Tujuan layanan bimbingan karier Secara rinci, (Walgito, 2010 : 203) tujuan dari bimbingan karier merupakan usaha untuk mengetahui dan memahami diri, memahami apa

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 yang ada dan persyaratan apa yang dituntut untuk pekerjaan itu. Selanjutnya, siswa dapat memadukan apa yang dituntut oleh suatu pekerjaan atau karier dengan kemampuan atau potensi yang ada dalam dirinya. Apabila terdapat hambatan-hambatan maka hambatan apa yang sekiranya ada dan bagaimana cara mengatasinya. Dengan mengatsi hambatan yang mungkin ada, berarti salah satu masalah telah dapat diatasinya. Menurut Tohirin (2007: 134) tujuan bimbingan karier adalah agar siswa memperoleh informasi tentang karier atau profesi tertentu, pemahan tentang karier atau pekerjaan tertentu secara benar, mampu merencanakan dan membuat pilihan-pilihan karier tertentu kelak setelah selesai pendidikan, mampu menyesuaikan diri dengan karier yang akan dipilihnya kelak, dan mampu mengembangkan karier setelah selesai dari pendidikannya. Sedangkan, menurut Supriatna (2009:2) tujuan bimbingan karier adalah untuk memahami dan menilai dirinya, terutama potensi dasar (bakat, minat, sikap, kecakapan dan cita-cita) yang terkait dengan dunia kerja yang akan dimasukinya kelak. Keberhasilan atau kenyamanan dalam suatu karier amat dipengaruhi oleh kemampuan individu memahami dan menilai potensi dasar yang dimilikinya. Oleh karena itu, maka setiap siswa perlu dibantu untuk memahami potensi dasar dirinya, sehingga menentukan pilihan atau mengambil keputusan yang sesuai dengan dunia kerja pilihannya itu. Merencanakan masa depan, yaitu merancang kehidupan secara rasional untuk memperoleh peran-peran yang sesuai dengan minat kemampuan dan kondisi kehidupan sosial-ekonomi.

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 Dengan demikian, tujuan bimbingan karier di sekolah agar siswa mampu memahami, merencanakan, memilih, menyesuaikan diri, dan mengembangkan karier-karier tertentu setelah mereka tamat dari pendidikan yang mereka tempuh. 6. Fungsi layanan bimbingan karier Fungsi layanan bimbingan karier (Walgito, 2010 : 203-204), menjelaskan bahwa fungsi layanan bimbingan karier adalah sebagai berikut : a. Para siswa di tingkat sekolah menengah pada akhir semester 2 perlu menjalani pemilihan progran studi atau penjurusan. Maka dari itu siswa perlu adanya bimbingan karier agar siswa mampu menentukan pilihan yang diminati oleh siswa. b. Kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua siswa yang tamat dari sekolah menengah akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Siswa yang akan langsung terjun ke dunia kerja tentu memerlukan bimbingan karier ini agar siswa dapat bekerja dengan senang dan baik. c. Siswa sekolah menengah merupakan angkatan kerja yang potensial. Merekalah yang akan menentukan bagaimana keadaan negara yang akan datang. Mereka merupakan sumber daya manusia dalam pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan persiapan yang sebaikbaiknya untuk menghadapi masa depan, serta menyaiapkan dengan baik pekerjaan-pekerjaan atau jabatan-jabatan yang sesuai dengan

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 potensi yang ada pada diri mereka. Untuk mempersiapkan hal terbeut, diperlukan bimbingan karier. d. Pada kenyataannya, para siswa sekolah menengah sedang berada dalam masa remaja yang merupakan masa pilihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Pada umumnya, mereka belum dapat mandiri sehingga masih memerlukan bantuan dari oarang lain untuk menuju kemandirian. Sehubung dengan itu, mereka memerlukan bimbingan, termasuk bimbingan karier untuk menyiapkan kemandirian dalam hal pekerjaan. 7. Manfaat layanan bimbingan karier Dilard (1985:79) menjelaskan beberpa manfaat yang diperoleh jika siswa mampu merencanakan kariernya, yaitu sebagai berikut : a. Pengetahuan/ pemahaman tentang diri sendiri akan lebih meningkat. Layanan bimbingan karier membantu siswa untuk lebih mengenal tentang potensi atau kemampuan yang dimiliki oleh setiap siswa. Sehingga siswa mempunyai kemantapan untuk mengambil keputusan karier sesuai dengan potensi atau kemampuan yang dimiliki siswa. b. Mengetahui berbagai macam dunia kerja. Membantu siswa mengenal berbagai macam bidang pekerjaan, sehingga siswa mempunyai pengetahuan luas tentang dunia pekerjaan apa saja yang diminatinya.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 c. Dapat membuat keputusan secara efektif. Membantu siswa dalam menentukan keputusan karier yang akan diambilnya kelak tanpa ada rasa ragu. d. Memperoleh informasi yang terarah mengenai karier yang tersedia. Memberi bantuan informasi kepada siswa tentang persyaratan atau tuntutan apa yang diperlukan dalam karier tertentu. Sehingga siswa memiliki kesiapan dalam memasuki pekerjaan yang diminatinya. e. Dapat memanfaatkan kesempatan karier yang sesuai dengan kemampuannya. Memperoleh pengetahuan tentang karier yang diminatinya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Dengan demikian secara garis besar manfaat layanan bimbingan karier adalah membantu siswa untuk memahami dirinya sendiri atas kemampuan yang dimilikinya serta membantu siswa untuk memperoleh informasi seputar karier, sehingga siswa mampu menentukan pilihannya dan membuat keputusan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. C. Program Bimbingan dan Konseling di SMK Negeri 4 Yogyakarta SMK Negeri 4 Yogyakarta mempunyai program bimbingan konseling yang menggunakan acuan IMS (Indentifikasi Masalah Siswa). Dalam IMS terdapat beberapa 4 program bidang bimbingan, yaitu bimbingan pribadi, bimbingan sosial, bimbingan belajar, dan bimbingan karier. Guru Bimbingan dan Konseling yang ada disekolah memberikan semua 4 bidang bimbingan

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 tersebut kepada seluruh siswa. Mengingat siswa SMK Negeri 4 Yogyakarta merupakan masa remaja yang sangat berarti bagi perkembangan kepribadian siswa. Oleh karena itu, ke empat layanan bimbingan harus diberikan secara intensif oleh guru BK di sekolah. SMK Negeri 4 Yogyakarta merupakan sekolah kejuruan dimana siswasiswanya dibekali banyak tentang karier atau pekerjaan sesuai dengan jurusan yang diambil oleh siswa. Dalam penelitian ini peneliti tidak meneliti pada semua bidang bimbingan yang diberikan pada siswa di SMK Negeri 4 Yogyakarta. Peneliti hanya meneliti tentang manfaat layanan bimbingan, terutama layanan bimbingan karier yang diberikan oleh guru BK di sekolah. 1. Bimbingan karier di SMK Negeri 4 Yogyakarta Layanan bimbingan karier di SMK Negeri 4 Yogyakarta dikembangkan dari tugas-tugas perkembangan sebagai kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa SMK Negeri 4 Yogyakarta yang tengah memasuki masa remaja. Materi layanan bimbingan karier bukan seperti materi pembelajaran yang harus disampaikan oleh guru kepada siswa, melainkan berupa deskripsi tentang ruang lingkup dunia kerja. Materi-materi layanan bimbingan karier yang dapat dikembangkan dan sejalan dengan tugas perkembangan (IMS) serta aspek-aspek layanan bimbingan karier (Supriatna, 2009:46) terhadap siswa kelas X SMK Negeri 4 Yogyakarta, antara lain sebagai berikut : a. Orientasi tentang pekerjaan yang berkaitan dengan kesehatan yang mendukung cita-cita siswa.

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 b. Informasi tentang cara memilih kegiatan ekstra kurikuler dan kursus yang cocok sesuai dengan karier yang diminati. c. Informasi tentang berbagai jenis pekerjaan yang memiliki prospek bagus di masa depan. d. Informasi tentang cara menyusun persyaratan melamar pekerjaan. e. Informasi tentang pendidikan lanjutan, seperti memasuki sekolah yang lebih tinggi atau informasi tentang perguruan tinggi. f. Berlatih untuk menentukan keputusan karier dengan tepat. g. Berlatih memiliki kemampuan untuk tertarik dan berminat pada sekolah lanjutan yang diminati oleh siswa. h. Pengaruh perubahan fisik dan psikis terhadap pengembangan persiapan karier, cara-cara mengembangkan kondisi fisik dan psikis yang sehat untuk pengembangan karier, praktik cara-cara mengembangkan kondisi fisik dan psikis yang sehat untuk pengembangan karier. i. Pengaruh kemampuan, bakat dan minat terhadap karier. Indentifikasi pengaruh kemampuan, bakat dan minat sendiri terhadap pilihan karier; indentifikasi arah kecenderungan karier sendiri sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minat; identifikasi apresiasi berbagai jenis karier termasuk karier dalam bidang seni tanpa terlalu terkait pada kemampuan, bakat, dan minat sendiri. j. Kehidupan karier sesuai dengan gambaran tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi. Cara-cara mewujudkan sikap

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 dasar dalam pengembangan karier untuk kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi serta penerapannya. k. Penerapan sistem etika dan nilai dalam pekerjaan dan pengembangan karier. 2. Tujuan layanan bimbingan karier di SMK Negeri 4 Yogyakarta Tujuan layanan bimbingan karier di SMK Negeri 4 Yogyakarta secara umum adalah mempersiapkan peserta didik agar mampu menentukan dan memantapkan karier yang akan dipilih sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, karena siswa-siswi di SMK Negeri 4 Yogyakarta 90% mereka akan terjun ke dunia kerja dan 10% meneruskan di perguruan tinggi. Adapun secara khusus, tujuan karier di SMK Negeri 4 Yogyakarta adalah untuk membantu atau memfasilitasi perkembangan individu (siswa) agar memiliki kemampuan-kemampuan sebagai berikut : a. Memahami potensi yang dimilikinya sesuai dengan jurusan yang diambil. Potensi yang dikembangkan seperti: bakat, minat, cita-cita yang diinginkannya, serta mengarahkan kegiatan-kegiatan yang relevan sesuai dengan jurusan yang diambil dan diminatinya. b. Membantu siswa agar memiliki sikap positif dalam dunia kerja. Sikap positif artinya siswa mampu bekerja apapun tanpa harus ada rasa rendah hati dan bertanggungjawab atas suatu pekerjaan yang akan diambil tanpa melanggar norma apapun. Pekerjaan yang diambil itulah, mampu berguna bagi diri sendiri dan lingkungannya.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 c. Memahami jenis-jenis pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk mengembangkan karier dalam bidang pekerjaan tertentu. Melalui pengetahuan dan pemahaman tersebut individu terdorong untuk membentuk identitas karier dengan cara mengenali ciri-ciri pekerjaan, persyaratan yang dituntut, lingkungan pekerjaan, prospek kerja, dan kesejahteraan kerja yang ada. d. Menemukan dan dapat mengatasi hambatan-hambatan yang disebabkan oleh faktor diri dan lingkungannya. e. Merencanakan masa depan baik, yaitu merancang kehidupan secara rasional untuk memperoleh peran-peran yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan kondisi kehidupan sosial-ekonomi. 3. Kegiatan layanan bimbingan karier yang mendukung di SMK Negeri 4 Yogyakarta a. Menyelenggarakan bursa kerja Bursa kerja merupakan salah satu kegiatan pemberian informasi tentang peluang karier. Pada kegiatan ini siswa diberi informasi berbagai peluang kerja dari berbagai bidang pekerjaan termasuk informasi tentang persyaratan dan tuntutan kerja, serta cara melamar atau memasukinya. Staf pengajar yang berda di sekolah berupaya mengumpulkan berbagai jenis informasi pekerjaan sesuai dengan jurusan yang ada di sekolah.

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 b. Menyelenggarakan career days (hari karier) Hari karier atau yang lebih dikenal dengan career days merupakan salah satu kegiatan pemberian informasi tentang peluang karier. Pada kegiatan ini ditatangkan narasumber dari berbagai bidang karier atau perusahaan. Mereka membuka stand untuk memperkenalkan berbagai jenis pekerjaan sesuai dengan jurusan masing-masing siswa. Tujuannya agar siswa mampu menggali peluang karier yang mungkin akan diambilnya kelak. c. Kunjungan karier Kunjungan karier merupakan salah satu kegiatan untuk membuka peluang dan mengeksplorasi bidang karier tertentu secara lebih mendalam. Guru pembimbing menentukan lembaga yang akan dikunjungi terutama sesuai dengan bidang karier yang ditekuni atau yang diharapkan siswa. Tujuannya agar siswa mampu mendapatkan kesempatan untuk mengekplorasikan berbagai peluang kerja yang mungkin dapat dicapainya melalui tanya jawab atau wawancara dengan personel di lembaga yang dikunjungi. D. Persepsi Siswa Tentang Manfaat Pelayanan Bimbingan Karier Setiap siswa memiliki persepsi berbeda-beda terhadap manfaat layanan bimbingan karier. Perbedaan persepsi siswa tentang manfaat layanan bimbingan karier dipengaruhi oleh pengalaman siswa yang mengkuti kegiatan layanan bimbingan karier yang diberikan oleh guru BK di sekolah.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 Hasil wawancara peneliti dengan beberapa siswa kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan memiliki persepsi yang berbeda setelah mengikuti layanan bimbingan karier yang diberikan oleh guru BK di sekolah. Beberapa contohnya : (1) siswa menjadi tahu tujuan dari pemberian layanan bimbingan karier yang diberikan guru BK di sekolah. Guru BK memberikan materi sesuai dengan kebutuhan siswa di bidang karier; (2) siswa sadar akan besarnya manfaat bimbingan karier, karena adanya bimbingan karier siswa mampu memiliki informasi yang cukup bagi karier atau pekerjaan yang diminatinya kelak; (3) siswa memiliki kesan bahwa guru dalam menyampaikan materi bimbingan cukup baik, sehingga siswa mampu mengikuti kegiatan bimbingan karier dengan baik dan mampu menuntukan pilihan karier yang diminatinya; (4) siswa memiliki kesan bahwa dengan adanya layanan bimbingan karier, siswa mampu mengatasi kesulitan dalam memilih karier dan mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya sesuai dengan minat karier yang diinginkannya. Dari pendapat beberapa siswa tersebut berkaitan dengan manfaat layanan bimbingan karier yaitu membantu siswa dalam menentukan pilihannya, mambantu siswa memperoleh informasi seputar karier, dan membuat keputusan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini berisi uraian tentang jenis penelitian, subyek penelitian, instrumen penelitian, validitas dan reabilitas instrumen, prosedur pengumpulan data, dan teknik analisis data. A. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian di bidang pendidikan khususnya bidang bimbingan dan konseling di sekolah. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Menurut Kountur (2003: 105), penelitian deskriptif dirancang untuk memberikan gambaran atau uraian atas suatu keadaan sejelas mungkin tanpa ada perlakuan terhadap objek yang diteliti. Peneliti menggunakan penelitian deskriptif karena peneliti ingin memperoleh gambaran mengenai persepsi siswa tentang manfaat pelayanan bimbingan karier pada siswa SMK Negeri 4 Yogyakarta kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan. B. Subjek Penelitian Pada penelitian ini, subjek yang diteliti adalah semua siswa Jurusan Akomodasi Perhotelan kelas X. Jadi penelitian ini termasuk penelitian populasi karena semua anggota populasi menjadi subjek penelitian, tidak ada sempel. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 66 siswa. Menurut Arikunto 28

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 (2002: 108) populasi diartikan sebagai keseluruhan subjek penelitian. Perincian subjek penelitian tertera pada tabel 1. Tabel 1 Rincian Jumlah Siswa Kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta Tahun Ajaran 2012/ 2013 No. Kelas Jumlah Siswa 1. X Akomodasi Perhotelan 1 33 2. X Akomodasi Perhotelan 2 33 TOTAL 66 C. Instrumen Penelitian 1. Instrumen pengumpulan data Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner, yang disusun sendiri oleh peneliti. Peneliti terlebih dahulu membuat kisikisi dengan menentukan aspek, indikator dari manfaat pelayanan bimbingan karier. Kemudian peneliti membuat sejumlah item pertanyaan berdasarkan masing-masing indikator setiap aspek. Kuesioner dengan metode skala likert ini akan diberikan kepada siswa, dimana keadaan kuesioner skala likert bersifat tertutup dan disertai pula dengan pilihan jawaban. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang mengunakan model skala likert dengan 4 pilihan jawaban, yaitu: Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), dan Sangat tidak Setuju (STS). Adapun kisi-kisi instrument manfaat pemberian layanan bimbingan karier pada tabel 2.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Tabel 2 Kisi-kisi Kuesioner Manfaat Layanan Bimbingan Karier Kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta Tahun Ajaran 2012/ 2013 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Aspek Layanan Indikator Bimbingan Karier Memfasilitasi Memiliki wawasan perkembangan yang jelas dan luas pengetahuan dunia kerja tentang berbagai pekerjaan Memfasilitasi Memiliki wawasan pengetahuan tentang yang jelas dan kelompok pekerjaan spesifik tentang yang disukai pekerjaan yang diminati Memfasilitasi Menentukan pengetahuan tentang keputusan karier membuat keputusan dengan tepat ketika masuk dunia kerja Memfasilitasi Memiliki sikap perencanaan karier positif terhadap karier masa depan yang diminati Memfasilitasi eksplorasi Memanfaatkan karier berbagai sumber informasi karier Membantu siswa dalam Mampu menentukan membuat keputusan pilihan karier masa depan secara realistis No. Item 1, 2, 3, 4, 5 6, 7, 8, 9, 10 11, 12, 13, 14, 15 16, 17, 18, 19, 20 21, 22, 23, 24, 25 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32 2. Penentuan skor Sementara untuk penentuan skoring item kuesioner dilakukan sebagai berikut: skor untuk jawaban Sangat Setuju (SS) = 4, Setuju (S) = 3, Tidak Setuju (TS)= 2, Sangat Tidak Setuju (STS) = 1.

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 D. Validitas dan Reliabilitas Instrumen Kuesioner ini diujicobakan terlebih dahulu, agar kualitas kuesioner dapat diandalkan, dengan kata lain agar kuesioner valid dan reliabel. 1. Uji validitas instrumen Uji Validitas dilakukan untuk mengetahui tingkat validitas instrumen. Menurut Kountour (2005: 152) instrumen dikatakan valid apabila instrumen tersebut dapat mengukur apa yang seharusnya diukur dan mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. Uji validitas dan reliabilitas diperlukan dalam penelitian ilmiah yang merupakan dasar untuk mempercayai bahwa instrumen tersebut benar-benar layak digunakan dalam penelitian. Dalam penelitian ini, validitas ini diperoleh dengan cara meminta judgement ahli dari guru BK SMK Negeri 4 Yogyakarta yaitu Bapak Ardian Septianto, S.Pd. Setelah mendapat tanggapan dari guru BK yang bersangkutan, kuesioner diuji cobakan pada sebagian siswa kelas X Jurusan Busana 1 SMK Negeri 4 Yogyakarta. Uji coba dilakukan pada hari Rabu, tanggal 12 Juni 2013. Jumlah siswa yang mengisi kuesioner adalah 33 siswa. Analisa yang digunakan dalam uji validitas dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan korelasi produk moment sesuai dengan pendapat Pearson (Arikunto, 2006: 170) pada setiap butir alat ukur dengan skor total yang merupakan jumlah tiap skor butir dan kemudian dibantu dengan SPSS guna pengelompokkan data.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 Teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis item-item tersebut adalah teknik korelasi Pearson Product-Moment. N ¦ XY  (¦ X )(¦ Y ) rxy [ N ¦ X 2  (¦ X ) 2 ][ N ¦ Y 2  (¦ Y ) 2 ] Keterangan : rxy = Korelasi antar variable X dan Y X = Variabel bebas (independent variabel) Y = Variabel terikat (dependen variabel) = Kwadrat dari X = Kwuadrat dari Y N = Jumlah siswa Pengujian validitas dilakukan dengan program SPSS (Statistic Programme for Sosial Science) versi 16.0. Perhitungan dengan SPSS menggunakan patokan 0,250. Jika koefisien korelasinya ≥ 0,250 maka item yang bersangkutan dinyatakan valid. Sedangkan, jika koefisien korelasinya < 0,250 maka item yang bersangkutan dinyatakan tidak valid. Dari 48 item yang diujicobakan, perhitungan statistik diperoleh 26 item yang valid dan 22 yang tidak valid. Item yang tidak valid sebagian ada yang dihilangkan dan sebagian dipertahankan. Item yang dipertahankan direvisi terlebih dahuli agar cukup banyak item untuk mengungkap manfaat dari layanan bimbingan karier. Perincian item yang valid dan tidak valid dapat dilihat pada tebel 3. Sedangkan data tabulasi hasil uji coba dapat dilihat pada lampiran 2.

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 Tabel 3 Rincian Item Valid dan Tidak Valid dalam Uji Coba Penelitian No. Aspek-aspek Bimbingan Karier 1. Memfasilitasi Perkembangan Pengetahuan Dunia Kerja. Indikator Item Valid Item Gugur Revisi Tidak direvisi 1 2, 5, 8 Memiliki wawasan yang jelas dan luas tentang berbagai pekerjaan. Memfasilitasi Memiliki Pengetahuan tentang wawasan yang Kelompok Pekerjaan jelas dan apesifik yang Lebih Disukai. tentang pekerjaan yang diminati. 3, 4, 6, 7 9, 10, 11, 12, 14 13, 15, 16 Memfasilitasi Menentukan Pengetahuan tentang keputusan karier Membuat Keputusan dengan tepat ketika masuk dunia kerja. 17, 18, 19, 23, 24 20, 21, 22 4. Memfasilitasi Perencanaan Karier Memiliki sikap positif terhadap karier masa depan yang diminati. 28, 32 27, 29, 30 25, 26, 31 5. Memfasilitasi Eksplorasi Karier Memanfaatkan berbagai sumber informasi karier. 33, 34, 37 35, 38 36, 39, 40 6. Membantu siswa dalam membuat keputusan Mampu menentukan pilihan karier masa depan secara realitis. 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47 2. 3. Total Item 48 22 26 Jumlah Item Revisi 6 Jumlah Keseluruhan Total Item Penelitian 32

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 2. Uji reliabilitas instrumen Uji realibilitas dilakukan untuk mengetahui sejauh mana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya. Menurut Azwar (2012: 7) reliabilitas adalah sejauhmana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya. Tingkat reliabilitas instrumen diungkapkan dengn koefisien alpha (α). Untuk menghitung indeks reliabilitas kuesioner manfaat layanan bimbingan karier digunakan SPSS (Statistic Programme for Social Science) versi 16.0. Rumus koefisien alpha (α) adalah sebagai berikut : Keterangan : dan = Varians skor 1 dan varians skor belahan 2 = Varians skor skala Perhitungan reliabilitas skala manfaat layanan bimbingan karier kelas X jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta dengan menggunakan teknik analisis alpha Cronbach menghasilkan angka α = 0,807. Hasil perhitungan dikonsultasikan ke kriteria Guildford (Masidjo, 1995: 243) seperti yang disajikan dalam tabel 4. Tabel 4 Kriteria Guildford Koefisien Korelasi 0,91 – 1,00 0,71 – 0,90 0,41 – 0,70 1,21 – 0,40 0,00 – 0,20 Kualifikasi Sangat Tinggi Tinggi Cukup Tinggi Rendah Sangat Rendah

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 Angka α = 0,807 tersebut menunjukkan bahwa skala manfaat layanan bimbingan karier tersebut reliabilitasnya tinggi. Dengan demikian, skala manfaat layanan bimbingan karier tersebut masih dapat diandalkan. E. Prosedur Pengumpulan Data 1. Tahap persiapan Dalam rangka tahap persiapan, yang dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut: a. Menghubungi kepala sekolah dan guru BK SMK Negeri 4 Yogyakarta untuk meminta ijin mengadakan penelitian di sekolah tersebut. b. Mempersiapkan kuesioner sebagai alat pengumpul data penelitian. c. Mendatangi kantor Dinas Perizinan Kota Yogyakarta dan Kantor Gubernur Kota Yogyakarta untuk meminta surat izin melakukan penelitian di SMK Negeri 4 Yogyakarta. d. Menentukan hari dan tanggal yang telah disepakati oleh guru pembimbing dan peneliti untuk mengambil data penelitian. 2. Tahap pengumpulan data Kuesioner yang te la h diujicobakan dipergunakan untuk mengumpulkan data penelitian. Pengumpulan data penelitian dilakukan pada semua siswa kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta yang berjumlah 66 siswa. Pengumpulan data penelitian menggunakan jam kosong yang dibantu oleh guru BK. Penelitian

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 18 Juni 2013 di SMK Negeri 4 Yogyakarta sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama. F. Teknik Analisis Data Teknik analisis data dilakukan berdasarkan norma yang berupa rentangan skor skala lima. Skala tersebut dirumuskan berdasarkan mean dan standar deviasi. Skala manfaat layanan bimbingan karier terdiri atas 32 item yang masing-masing itemnya diberi skor yang berkisar mulai dari 1, 2, 3, 4. Dengan demikian, skor terkecil yang mungkin diperoleh 32 (1x32) dan skor terbesar adalah 128 (4x32). Maka rentangan skor skala sebesar 96 (128-32) itu dibagi dalam enam satuan deviasi standar (σ) sehingga diperoleh 96/6= 16. Dan mean teoritisnya (µ) adalah (128+32)/2=80 µ + 1,5 σ < X Kategori Sangat Tinggi µ + 0,5 σ < X ≤ µ + 1,5 σ Kategori Tinggi µ - 0,5 σ < X ≤ µ + 0,5 σ Kategori Sedang µ - 1,5 σ < X ≤ µ - 0,5 σ Kategori Rendah X ≤ µ - 1,5 σ Kategori Sangat Rendah (Azwar, 2008: 108) Keterangan : Xitem maksimum teoritk : skor tertinggi yang mungkin dicapai item dalam skala. Xitem minimun teoritik : skor terendah yang mungkin dicapai item dalam skala. σ (item teoritik) : Standard deviasi, yaitu luas jarak rentangan yang dibagi dalam satuan deviasi sebaran.

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 µ (item teoritik) : mean teoritik, yaitu rata-rata teoritis dari Xitem maksimum dan Xitem minimum. Tabel 5 Kualifikasi Skor Manfaat Layanan Bimbingan Karier RENTANGAN PATOKAN µ + 1,5 σ < X 104 < X 80+1,5.16 < X 80+24 < X µ + 0,5 σ < X ≤ µ + 1,5 σ 88 < X ≤ 88 80+0,5.16 < X ≤ 80+1,5.16 80+8 < X ≤ 80+24 µ - 0,5 σ < X ≤ µ + 0,5 σ 72 < X ≤ 88 80-0.5.16 < X ≤ 80+ 0,5.16 80-8 < X ≤ 80+8 µ - 1,5 σ < X ≤ µ - 0,5 σ 56 < X ≤ 72 80-1,5.16 < X < 80-0,5.16 80-24 < X ≤ 80-8 X ≤ µ - 1,5 σ X ≤ 56 X ≤ 80 – 1,5.16 X ≤ 80 – 24 Tahap-tahap analisis data dapat dilihat sebagai berikut : KUALIFIKASI Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah 1. Peneliti memberi skor jawaban berdasarkan sifat item. 2. Peneliti memasukkan skor jawaban ke dalam tabel dan menghitung skor masing-masing responden. 3. Peneliti melakukan perhitungan untuk melihat skor-skor yang termasuk pada kualifikasi sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah berdasarkan rentangan skor yang telah dibuat oleh peneliti.

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini menjelaskan hasil penelitian mengenai “Deskripsi Persepsi Siswa tentang Manfaat Layanan Bimbangan Karier pada Siswa Kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta Tahun Ajaran 2012/ 2013”. A. Hasil Penelitian Uraian berikut ini merupakan hasil pengolahan data manfaat layanan bimbingan karier pada siswa kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta tahun ajaran 2012/ 2013 berdasarkan rentang skor skala lima (tabel 5). Hasil penelitian ini menjelaskan tentang jumlah siswa yang memiliki persepsi tentang manfaat layanan bimbingan karier sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah, dan sangat rendah. Hasilnya disajikan dalam tabel berikut : Tabel 6 Manfaat Layanan Bimbingan Karier Menurut Persepsi Siswa Kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta T.A 2012/ 2013 Rentang Skor 104 < X 88 - 104 72 - 88 56 - 72 ≤ 56 Jumlah Subjek 15 47 4 0 0 Persentase (%) 22,73 % 71,21 % 6,06 % 0% 0% Total 66 100 % 38 Manfaat Layanan Bimbingan Karier Sangat Bermanfaat Bermanfaat Cukup Bermanfaat Tidak Bermanfaat Sangat Tidak Bermanfaat

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 B. Pembahasan Tabel 7 menunjukkan bahwa terdapat 15 siswa (22,73 %) yang memiliki kualifikasi manfaat layanan bimbingan karier “sangat bermanfaat”. 47 siswa (71,21%) memiliki kualifikasi manfaat layanan bimbingan karier “bermanfaat”. 4 siswa (6,06%) memiliki kualifikasi manfaat layanan bimbingan karier “cukup bermanfaat”. Tidak terdapat siswa yang memiliki kualifikasi manfaat layanan bimbingan karier “tidak bermanfaat” dan “sangat tidak bermanfaat”. Kategori “sangat bermanfaat” dan “bermanfaat” dianggap telah mencapai tingkat yang diidealkan. Sedangkan kategori “tidak bermanfaat” dan “sangat tidak bermanfaat” dianggap belum mencapai tingkat yang diidealkan. Untuk membatasi pembahasan sekaligus menghindari pengulangan yang tidak perlu, maka pembahasan kategori “sangat bermanfaat” dan “bermanfaat” disatukan dan pembahasan kategori “tidak bermanfaat” dan “sangat tidak bermanfaat” disatukan. Hasil penelitian menunjukkan 93,94% (62 orang) mempunyai persepsi bermanfaat tentang manfaat layanan bimbingan karier. Kategori bermanfaat ini sejalan dengan program bimbingan yang dimiliki sekolah melalui acuan IMS (Indentifikasi Masalah Siswa). Siswa yang memiliki persepsi bermanfaat, karena berkaitan dengan kebutuhan siswa serta berkaitan dengan aspek-aspek layanan bimbingan karier (Supriatna, 2009: 46) . Pertama, orientasi tentang pekerjaan atau studi lanjut yang akan diambil. Siswa terlatih untuk memilih pekerjaan atau studi lanjut yang diminati, serta

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 mampu mengetahui berbagai jenis persyaratan dan tuntutan apa saja yang dibutuhkan dalam pekerjaan atau studi lanjut tersebut. Kedua, informasi tentang berbagai pekerjaan dan studi lanjut yang akan diambil. Siswa mendapatkan berbagai informasi tentang jenis-jenis pekerjaan yang memiliki prospek yang baik bagi dirinya sesuai dengan pekerjaan yang diminatinya. Selain itu, siswa juga mendapat berbagai informasi tentang pendidikan lanjutan, sehingga siswa mampu memilih pendidikan lanjutan mana yang lebih baik. Siswa juga mendapatkan informasi tentang strategi unutuk memasuki pendidikan lanjut yang diminatinya. Ketiga, informasi tentang kegiatan yang dapat menunjang pekerjaan atau studi lanjut yang diminatinya. Siswa mendapatkan informasi dalam menunjang pekerjaan atau studi lanjut yang diinginkannya, seperti: siswa memdapat masukan untuk mengikuti kegiatan eksktrakulikuler dan mengikuti kursus belajar sesuai dengan pekerjaan atau studi lanjut yang diinginkannya. Keempat, mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki secara positif. Siswa mendapatkan berbagai informasi dalam mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimilikinya, seperti: kemampuan menyalurkan bakat yang mengarah pada karier tertentu, menyalurkan hobi sesuai dengan karier yang diinginkan, dan menghilangkan kebiasaan-kebiasaan kurang baik yang mampu menghambat kariernya kelak. Kelima, pemahaman tentang kelebihan dan kekurangan dalam diri yang berkaitan dengan masa depannya. Siswa mendapatkan pemahaman bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Dengan kelebihan dan

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 kekurangan inilah siswa mampu menentukan pekerjaan atau studi lanjut yang sesuai dengan diri siswa tersebut. Keenam, kemantapan dalam memutuskan sesuatu yang diinginkannya termasuk dalam menentukan pekerjaan atau studi lanjut. Siswa mampu mengambil keputusan tentang pekerjaan atau studi lanjut yang akan diambilnya sesuai dengan kemampuan dan cita-cita yang dimiliki. Selain itu bermanfaatnya persepsi siswa terhadap layanan bimbingan karier juga dapat disebabkan oleh tiga faktor yang diambil secara umum. Pertama, minat dari diri siswa. Kecendrungan yang menetap pada diri siswa untuk merasa tertarik pada suatu bidang tertentu dan merasa senang berkecimpungan dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan bidang tersebut termasuk dalam menentukan kariernya. Kedua, bakat khusus. Bakat khusus merupakan kemampuan yang dimiliki siswa untuk mencapai prestasi-prestasi yang ada didalam diri siswa dan untuk memegang suatu peranan tertentu. Dunia kerja juga membutuhkan bakat-bakat khusus untuk memegang suatu jabatan tertentu. Layanan bimbingan karier mampu membantu siswa untuk mengetahui potensi atau bakat yang ada didalam diri siswa sehingga siswa mampu mengembangkannya dan memperoleh jabatan tertentu dikariernya kelak. Ketiga, pengetahuan siswa. Informasi yang dimiliki siswa sangat bermanfaat untuk siswa dalam menentukan kariernya, sehingga siswa harus memiliki informasi tentang bidang-bidang pekerjaan dan tentang diri sendiri (minat dan sifat kepribadian).

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 Sebagian siswa memiliki persepsi bahwa layanan bimbingan karier “cukup bermanfaat” 6,06% (4 orang) kemungkinan disebabkan oleh rendahnya motivasi pemilihan jurusan. Artinya dikarenakan siswa kelas X adalah siswa yang baru lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP) belum jelas melihat kemantapan karier yang akan diambilnya dan menganggap pemilihan karier yang akan diambil belum terlalu bermanfaat bagi diri siswa.

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab ini peneliti akan memaparkan kesimpulan dan saran untuk berbagai pihak. Bagian kesimpulan memuat kesimpulan dari hasil penelitian. Bagian saran memuat saran untuk pihak sekolah dan peneliti lain. A. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat ditarik berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan adalah sebagian besar siswa SMK Negeri 4 Yogyakarta kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan tahun ajaran 2012/ 2013 berpendapat bahwa layanan bimbingan karier yang diberikan di sekolah bermanfaat. B. Saran Berikut ini dikemukakan saran bagi beberapa pihak : 1. Pihak Sekolah SMK Negeri 4 Yogyakarta Mengingat bimbingan karier memiliki peran yang sangat penting terhadap kemampuan siswa dalam merencanakan masa depan, maka hendaknya berusaha untuk lebih meningkatkan keefektifitasannya dari tahun ke tahun dengan memperbarui kelengkapan fasilitas ruang bimbingan dan informasi karier setiap tahunnya. 43

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 2. Bagi guru pembimbing Guru pembimbing untuk lebih mengoptimalkan program kegiatan layanan bimbingan karier disekolah dengan menambahkan materi dan memberi motivasi kepada siswa agar terlibat aktif dalam pelaksanaan layanan bimbingan karier. Sehingga siswa mampu merasakan manfaat layanan bimbingan termasuk layanan bimbingan karier yang diberikan oleh guru pembimbing. 3. Peneliti lain a. Dalam membuat instrumen hendaknya item-item pernyataan sesuai dengan indikator dari setiap aspek-aspek layanan bimbingan karier serta sesuai dengan tujuan layanan bimbingan karier yang diberikan sekolah oleh guru pembimbing. Pernyataan yang dibuat hendaknya menggunakan kalimat yang sederhana sehingga lebih mudah dipahami oleh responden. b. Apabila ada peneliti menggunakan alat ukur ini sebaiknya kuesioner ini perlu dilakukan uji coba kembali. c. Kesimpulan ini hanya berlaku untuk siswa kelas X Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 4 Yogyakarta tahun ajaran 2012/ 2013 saja bukan untuk secara umum.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Arikunto, S. 2002. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatam Praktek. Jakarta: Rineka Cipta. Azwar, S. 2008. Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Azwar, S. 2007. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Desmita. 2009. Panduan Bagi Orang Tua dan Guru dalam Memahami Psikologi Anak Usia SD, SMP, dan SMA. Bandung: Rosda Dewa Ketut, Sukardi. 2002. Pengantar Pelaksana Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta. Dillard, J.M. 1985. Life Long Career Planning. Charles E. Merrill Publishing. Irwanto,dkk (1988). Psikologi Umum. Jakarta: Gramedia. Kountur, Ronny. 2003. Metode Penelitian.Jakarta: CV. Teruna Grafica. Masidjo, Ign. (1995). Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta : Kanisius. Nurihsan, A.Juntika. 2011. Bimbingan & Konseling dalam Berbagai Latar Belakang Kehidupan. Bandung: Rosda Nurihsan, A. Juntika & Akur Sudianto. 2005. Manajemen & Konseling di SMA Kurikulum 2004. Jakarta: Gramedia Rahmat, Jalaluddin, 1985. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Karya Sarwono, Sarlito.W. 2009. Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: Rajawali Pers. 45

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 Setiawan, Conny. 2001. Psikologi Krier. Jakarta: Rineka Cipta. Suharnan. 2005. Psikologi Kognitif. Surabaya. Srikandi. Suharsimi Arikunto. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Supriatna, Mamat. 2009. Layanan Bimbingan Karier di Sekolah Menengah. Bandung: Departemen Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia. Tohirin, M.Pd., 2007. Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah. Jakarta: Pt. Rajagrafindo Persada. Walgito, Bimo. 2010. Bimbingan & Konseling (Studi &Karier). Yogyakarta: Andi. Winkel, W.S, & M.M Sri Hastuti. 2007. Bimbingan dan Konseling di Institut Pendidikan, Yogyakarta: Media Abadi. Yusuf.L.N, Syamsu. 2010. Landasan Bimbingan & Konseling. Bandung: Rosda.

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 LAMPIRAN

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 Lampiran 1 Lampiran Penelitian KUESIONER MANFAAT PEMBERIAN LAYANAN BIMBINGAN KARIER Assalamualaikum.Wr.Wb Pada kesempatan ini saya meminta bantuan adik-adik untuk mengisi kuesioner tentang manfaat pemberian layanan bimbingan karier. Adapun maksud dari pemberian kuesioner ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang pengalaman adik-adik dalam mengikuti layanan bimbingan karier di sekolah. Informasi yang diberikan adik-adik dalam menjawab kuesioner ini, akan diolah serta hasilnya akan digunakan untuk mengembangkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Kuesioner ini tidak mempengaruhi nilai adik-adik di sekolah karena semata-mata untuk keperluan studi ilmiah. Tidak ada pilihan jawaban yang salah. Namun ada baiknya setiap jawaban diisi dengan jujur sesuai dengan pengalaman adik-adik. Atas kerjasama dan bantuan adik-adik, saya ucapkan terima kasih. Petunjuk a. Bacalah dengan teliti setiap pernyataan-pernyataan, kemudian jawablah pernyataan yang paling sesuai dengan hati nurani adik-adik. Adapun pilihan jawaban tersebut adalah sebagai berikut : SS : Sangat Setuju S : Setuju TS : Tidak Setuju ST S : Sangat Tidak Setuju b. Berilah tanda cheklist (—) pada kolom pilihan jawaban yang paling sesuai dengan adik-adik rasakan. Contoh No . Pilihan Jawaban Pernyataan SS S TS STS Manfaat yang saya rasakan dari pemberian layanan bimbingan karier 1. Saya mampu menentukan pilihan dan cita-cita — sendiri. Keterangan : Pada contoh pernyataan di atas pilihan S (setuju) yang diberi tanda cheklist (—) karena pernyataan tersebut paling sesuai. c. Jawablah semua pernyataan dan telitilah kembali jawaban adik-adik sebelum dikumpulkan!

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49  Selamat Mengerjakan  Untuk mengisi kuesioner ini adik-adik cukup menulis identitas diri dibawah ini : Umur : KUESIONER No . Pernyataan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Pilihan Jawaban SS S TS STS Manfaat yang saya rasakan dari pemberian layanan bimbingan karier Saya semakin paham dengan pilihan pekerjaan yang kemungkinan nanti saya tekuni dalam hidup saya. Saya mampu menentukan bakat dan minat yang sesuai dengan kemampuan saya. Saya mampu mengetahui persyaratan yang dibutuhkan untuk memasuki sebuah pekerjaan. Saya mampu mengandalkan dorongan hati ketika mengambil keputusan yang tepat. Saya mampu mengambil keputusan pekerjaan berbekal dari pengetahuan saya tentang dunia kerja. Manfaat yang saya rasakan dari pemberian layanan bimbingan karier SS S TS STS Saya dapat mengetahui berbagai jenis pekerjaan yang saya sukai. Saya mampu mengetahui tuntutan dan kewajiban kerja yang saya minati. Saya mampu mengetahui sarana dan prasarana yang dibutuhkan dari pekerjaan yang saya minati. Saya mampu memiliki wawasan yang luas tentang dunia kerja. Saya mampu menyadari kelebihan yang saya miliki terhadap pekerjaan yang diinginkan. Manfaat yang saya rasakan dari pemberian layanan bimbingan karier SS S TS STS Saya mampu mengetahui tentang cara membuat keputusan pekerjaan yang akan saya ambil. Saya mampu menentukan keputusan pekerjaan yang akan saya ambil sesuai dengan bakat yang dimiliki. Saya mampu mengetahui langkah-langkah membuat

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. keputusan pekerjaan yang akan saya ambil. Saya mampu menggunakan pengetahuan yang saya miliki untuk membuat keputusan pekerjaan yang akan saya ambil. Saya mampu bertanggungjawab atas keputusan pekerjaan yang saya ambil. Manfaat yang saya rasakan dari pemberian layanan bimbingan karier SS S TS Saya mampu membuat perencaan tentang pekerjaan yang akan saya tekuni setelah lulus nanti. Saya menjadi tahu bahwa setiap bidang pekerjaan memiliki kekhasan masing-masing. Saya mampu mengetahui bagaimana cara memperoleh pekerjaan yang saya inginkan. Saya semakin memiliki kesadaran terhadap jurusan yang sedang saya tekuni di sekolah saat ini. Saya semakin bersemangat mengikuti kursus diluar sekolah untuk menunjang karier saya. Manfaat yang saya rasakan dari pemberian layanan bimbingan karier SS S TS Saya menjadi tahu cara mencari informasi terbaru tentang pekerjaan yang saya minati. Saya bersemangat untuk mengumpulkan informasi tentang jenis pekerjaan yang saya inginkan nanti. Saya dapat menentukan pilihan jabatan dengan berdasar pada informasi yang dapat di percaya. Saya menjadi semakin paham tentang berbagai jenis pekerjaan dari beberapa informasi yang saya dapatkan. Saya menjadi tahu berbagai informasi yang ada disekitar saya terkait dengan bidang pekerjaan yang saya akan tekuni. Manfaat yang saya rasakan dari pemberian layanan bimbingan karier SS S TS Saya mampu mengembangkan kelebihan yang saya miliki untuk menunjang pekerjaan saya nantinya. Saya mampu menjadikan kekurangan dalam diri untuk memotivasi pekerjaan yang akan saya pilih. Saya mampu mengetahui keterampilan yang saya miliki untuk mendukung pilihan pekerjaan saya 50 STS STS STS

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29. 30. 31. 32. 51 nantinya. Saya dapat menggunakan kesempatan yang ada dengan baik untuk menentukan pekerjaan yang saya inginkan. Manfaat yang saya rasakan dari pemberian layanan bimbingan karier SS S TS Saya mampu mengetahui kesempatan-kesempatan pekerjaan yang saya pilih. Saya mampu mengenal dengan pilihan pekerjaan yang saya pilih. Saya dapat menyadari keputusan pekerjaan yang akan saya ambil nantinya.  Terimakasih  STS

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 2 Hasil Output Uji Coba Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items ,8 0 7 ,7 9 4 48 Item-TotStatistics VAR00001 Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Squared Multiple Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted 143,48 58,320 ,0 4 0 . ,8 1 0 VAR00002 143,64 57,426 ,2 1 2 . ,8 0 5 VAR00003 143,76 55,752 ,3 3 5 . ,8 0 2 VAR00004 143,94 56,996 ,2 6 7 . ,8 0 4 VAR00005 143,70 58,405 ,0 4 1 . ,8 0 9 VAR00006 143,70 55,780 ,3 3 9 . ,8 0 1 VAR00007 143,76 57,377 ,2 5 5 . ,8 0 4 VAR00008 143,79 59,547 -, 1 7 0 . ,8 1 2 VAR00009 143,85 56,383 ,2 7 4 . ,8 0 3 VAR00010 143,85 55,945 ,3 8 4 . ,8 0 1 VAR00011 143,88 56,485 ,3 3 7 . ,8 0 2 VAR00012 144,12 52,922 ,6 5 5 . ,7 9 0 VAR00013 143,58 58,002 ,0 9 8 . ,8 0 8 VAR00014 143,82 54,903 ,4 9 8 . ,7 9 7 VAR00015 143,64 56,739 ,2 2 9 . ,8 0 5 VAR00016 143,88 57,235 ,1 3 4 . ,8 0 8 VAR00017 144,06 54,309 ,4 1 9 . ,7 9 8 VAR00018 143,91 54,398 ,4 8 1 . ,7 9 7 VAR00019 143,97 55,905 ,3 0 9 . ,8 0 2 VAR00020 143,73 59,330 -,128 . ,8 1 1 VAR00021 143,61 59,371 -, 1 0 2 . ,8 1 4 VAR00022 143,79 58,422 ,0 7 0 . ,8 0 8 VAR00023 143,58 55,877 ,3 6 1 . ,8 0 1 VAR00024 143,67 56,979 ,2 5 0 . ,8 0 4 VAR00025 143,70 57,530 ,1 2 2 . ,8 0 8 VAR00026 143,52 57,508 ,1 5 8 . ,8 0 7 VAR00027 143,82 56,591 ,2 0 4 . ,8 0 6 VAR00028 144,03 54,093 ,6 3 3 . ,7 9 3 52

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VAR00029 143,85 57,633 ,0 9 7 . ,8 0 9 VAR00030 143,76 57,314 ,0 9 7 . ,8 1 1 143,24 56,752 ,2 4 3 . ,8 0 4 VAR00032 144,18 54,591 ,3 3 7 . ,8 0 1 VAR00033 143,91 56,023 ,3 2 6 . ,8 0 2 VAR00034 143,70 54,405 ,4 6 1 . ,7 9 7 VAR00035 143,88 57,922 ,0 5 9 . ,8 1 1 VAR00036 143,76 58,377 ,0 6 4 . ,8 0 8 VAR00037 143,85 56,820 ,3 1 4 . ,8 0 3 VAR00038 143,64 57,801 ,0 9 5 . ,8 0 9 VAR00039 143,82 58,966 -, 0 4 6 . ,8 1 0 VAR00040 143,70 57,405 ,2 0 1 . ,8 0 5 VAR00041 143,70 55,655 ,3 5 5 . ,8 0 1 VAR00042 143,39 54,684 ,4 6 3 . ,7 9 7 VAR00043 143,79 55,235 ,4 2 3 . ,7 9 9 VAR00044 143,76 56,752 ,3 7 5 . ,8 0 2 VAR00045 143,85 52,195 ,6 7 8 . ,7 8 8 VAR00046 143,76 56,564 ,3 2 5 . ,8 0 2 VAR00047 143,76 56,377 ,3 5 4 . ,8 0 2 VAR00048 143,45 59,006 -, 0 5 5 . ,8 1 4 VAR00031 53

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 Lampiran 3 Hasil Perhitungan Item Total Corraletion No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. Pernyataan Manfaat layanan Bimbingan Karier Saya mampu menentukan pilihan dan cita-cita sendiri. Saya mampu mengetahui berbagai bidang pekerjaan sesuai dengan jurusan saya. Saya mampu menentukan bakat dan minat yang sesuai dengan kemampuan saya. Saya mengetahui persyaratan yang dibutuhkan untuk memasuki sebuah pekerjaan. Saya mengetahui tugas dan kewajiban pekerjaan yang saya minati. Saya mengandalkan dorongan hati ketika mengambil keputusan yang tepat. Saya mengambil keputusan karier berbekal dari pengetahuan saya tentang dunia kerja. Saya mampu mempertimbangkan keputusan karier tentang dunia kerja yang saya inginkan. Saya mengetahui berbagai jenis pekerjaan yang saya sukai. Saya mengetahui tuntutan dan kewajiban kerja yang saya minati. Saya mengetahui sarana dan prasarana yang dibutuhkan dari pekerjaan yang saya minati. Saya memiliki wawasan yang luas tentang dunia kerja. Saya mampu menyadari kekurangan yang saya miliki terhadap pekerjaan yang diinginkan. Corralated Item Keputusan ,0 4 0 Tidak Valid ,2 1 2 Tidak Valid ,3 3 5 Valid ,2 6 7 Valid ,0 4 1 Tidak Valid ,3 3 9 Valid ,2 5 5 Valid - ,1 7 0 Tidak Valid ,2 7 4 Valid ,3 8 4 Valid ,3 3 7 Valid ,6 5 5 Valid ,0 9 8 Tidak Valid

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. Saya mampu menyadari kelebihan yang saya miliki terhadap pekerjaan yang diinginkan. Saya memiliki alasan untuk memilih pekerjaan sendiri. Saya mengetahui resiko-resiko yang mungkin muncul dari pekerjaan yang saya minati. Saya mampu mengetahui tentang cara membuat keputusan karier. Saya mampu menentukan keputusan pekerjaan yang akan saya ambil sesuai dengan bakat yang dimiliki. Saya mampu mengetahui langkah-langkah membuat keputusan karier yang akan saya ambil. Saya memiliki pandangan atas keputusan karier yang akan saya ambil. Saya termotivasi untuk menentukan kepetusan karier dari orang yang berhasil dalam kariernya. Saya mampu memantapkan keputusan untuk masa depan karier saya. Saya menggunakan pengetahuan yang saya miliki untuk membuat keputusan karier. Saya bertanggungjawab atas keputusan karier yang saya ambil. Saya mempelajari informasi tentang karier di sekolah. Saya mampu berpikir positif dengan keputusan karier yang saya ambil. ,4 9 8 Valid ,2 2 9 Tidak Valid ,1 3 4 Tidak Valid ,4 1 9 Valid ,4 8 1 Valid ,3 0 9 Valid - ,1 2 8 Tidak Valid - ,1 0 2 Tidak Valid ,0 7 0 Tidak Valid ,3 6 1 Valid ,2 5 0 Valid ,1 2 2 Tidak Valid ,1 5 8 Tidak Valid

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. Ketika saya mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan, saya berdiskusi dengan guru pembimbing/ orang yang lebih berpengalaman dalam karier. Saya mengetahui bagaimana cara memperoleh karier/ pekerjaan yang saya inginkan. Saya memasuki jurusan sesuai dengan karier yang saya inginkan. Saya mengikuti kegiatan ekstra kurikuler untuk mengasah bakat saya. Saya berusaha memperoleh nilai baik untuk karier saya kedepanya. Saya mengikuti kursus diluar sekolah untuk menunjang karier saya. Saya selalu mencari informasi terbaru tentang karier yang saya minati. Saya mengumpulkan sumber informasi yang saya peroleh untuk karier saya nantinya. Saya menggunakan informasi untuk menentukan keputusan karier yang saya akan ambil. Saya memanfaatkan sumber informasi yang diperoleh untuk karier yang saya inginkan. Saya mengetahui jelas berbagai karier yang saya inginkan dari beberapa informasi yang saya dapatkan. Saya tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Saya yakin dengan keputusan yang saya ambil dari informasi yang saya dapat. ,2 0 4 Tidak Valid ,6 3 3 Valid ,0 9 7 Tidak Valid ,0 9 7 Tidak Valid ,2 4 3 Tidak Valid ,3 3 7 Valid ,3 2 6 Valid ,4 6 1 Valid ,0 5 9 Tidak Valid ,0 6 4 Tidak Valid ,3 1 4 Valid ,0 9 5 Tidak Valid - ,0 4 6 Tidak Valid

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. Berbekal dari informasi yang saya dapat, saya mampu mempertimbangkan keputusan karier yang akan saya ambil. Saya mampu mengembangkan kelebihan yang saya miliki untuk menunjang karier saya nantinya. Saya menjadikan kekurangan dalam diri untuk memotivasi karier yang saya pilih. Saya mengetahui keterampilan yang saya miliki untuk mendukung pilihan karier masa depan. Saya menggunakan kesempatan yang ada dengan baik untuk menentukan karier yang saya inginkan. Saya mampu mengetahui kesempatan-kesempatan karier yang saya pilih. Saya mampu mengenal dengan pilihan karier yang saya pilih. Saya sadar dengan keputusan karier yang akan saya ambil nantinya. Sebelum saya mengambil keputusan karier yang saya inginkkan, saya mempertimbangkan dengan matang-matang. ,2 0 1 Tidak Valid ,3 5 5 Valid ,4 6 3 Valid ,4 2 3 Valid ,3 7 5 Valid ,6 7 8 Valid ,3 2 5 Valid ,3 5 4 Valid - ,0 5 5 Tidak Valid

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Lampiran 4 Siswa/ Item 1 2 1 4 2 3 3 Data Penelitian Manfat Layanan Bimbingan Karier 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 4 3 4 3 2 4 4 4 2 2 3 4 4 4 4 3 4 2 2 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 2 5 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 6 4 3 3 2 3 3 3 3 3 3 7 3 4 4 3 4 3 3 3 4 8 2 3 2 4 4 4 3 3 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 4 117 ST 3 4 2 4 2 4 4 3 3 2 2 3 4 4 4 3 3 3 4 96 T 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 111 ST 3 2 4 4 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 2 2 3 4 3 2 93 T 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 103 T 4 3 4 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 3 98 T 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 4 4 2 1 2 3 3 100 T 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 96 T 9 3 3 3 3 3 3 2 3 1 3 1 3 2 3 3 1 2 3 1 2 2 1 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 80 S 10 4 3 2 1 2 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 98 T 11 4 4 4 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 3 4 4 3 4 4 2 3 3 3 4 4 4 4 3 4 3 4 112 ST 12 4 4 3 3 3 2 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 101 T 13 4 3 2 3 4 3 4 2 3 3 3 3 2 3 4 3 2 3 4 2 3 3 3 3 2 4 3 3 3 4 3 2 96 T 14 4 3 2 3 1 3 4 3 4 3 3 3 2 2 4 3 3 2 3 4 3 2 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 97 T 15 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 97 T 16 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 96 T 17 4 3 3 4 4 4 3 3 3 2 3 3 3 3 4 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 98 T 18 3 2 2 3 3 4 2 3 4 2 2 2 2 3 3 3 4 3 3 2 4 4 3 4 3 2 4 3 4 2 3 2 93 T 19 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 92 T 20 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 103 T 21 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 101 T 22 4 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 3 3 109 ST

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 23 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 99 T 24 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 3 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 94 T 25 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 4 3 2 1 98 T 26 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 97 T 27 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 97 T 28 3 2 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 94 T 29 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 94 T 30 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 96 T 31 3 3 3 4 4 3 3 4 2 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 3 109 ST 32 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 2 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 113 ST 33 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 109 ST 34 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 94 T 35 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 4 3 3 4 3 4 4 3 117 ST 36 3 3 2 3 4 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 3 2 3 4 4 3 3 3 2 3 4 103 T 37 4 3 2 4 3 4 4 3 3 3 4 3 3 4 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 101 T 38 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 106 ST 39 4 3 3 4 3 3 3 2 4 3 3 3 3 4 3 2 4 3 3 2 3 3 3 4 3 3 3 2 4 3 3 4 100 T 40 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 115 ST 41 4 4 4 4 2 4 4 4 4 2 4 4 3 3 4 2 4 3 2 3 4 3 3 2 1 4 4 3 1 4 4 4 105 ST 42 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 93 T 43 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 89 T 44 2 2 2 3 2 3 2 4 3 3 2 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 2 4 3 1 4 3 3 2 4 3 4 94 T 45 3 2 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 102 T 46 3 2 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 93 T 47 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 93 T 48 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 1 2 2 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 2 3 3 2 1 80 S

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 49 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 4 3 102 T 50 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 104 ST 51 3 3 2 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 3 4 3 4 3 3 104 ST 52 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 97 T 53 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 101 T 54 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 93 T 55 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 97 T 56 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 93 T 57 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 97 T 58 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 97 T 59 4 3 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 102 T 60 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 4 3 4 4 107 ST 61 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 104 ST 62 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 97 T 63 3 4 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 100 T 64 3 3 2 3 3 3 2 1 3 4 3 2 3 3 2 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 1 3 85 S 65 4 4 3 3 2 3 3 4 2 1 3 3 4 2 1 3 3 4 3 1 3 3 2 4 2 3 2 4 3 3 3 2 90 T 66 3 2 3 3 3 4 3 2 2 3 3 3 2 2 1 3 2 3 2 3 2 3 2 2 2 1 3 2 3 2 3 2 79 S

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 5 61

(77)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Persepsi siswa tentang peran guru bimbingan konseling dalam pencapaian tujuan bimbingan karier siswa kelas XII SMA Budya Wacana tahun 2014/2015.
0
0
104
Kematangan karier siswa SMK Marsudiluhur 1 Yogyakarta : studi deskriptif tingkat kematangan karier pada siswa kelas XII SMK Marsudiluhur 1 Yogyakarta tahun ajaran 2015/2016 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan karier.
0
1
139
Persepsi siswa tentang kebermanfaatan layanan bimbingan karier dalam perencanaan karier (studi deskriptif pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sedayu tahun ajaran 2014/2015.
0
1
89
Deskripsi aktualisasi diri siswa kelas XI Jurusan Busana SMK Negeri 4 Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan klasikal.
0
1
99
Deskripsi persepsi siswa tentang manfaat pelayanan bimbingan belajar pada siswa kelas XI SMA Stella Duce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013.
0
0
84
Deskripsi sikap siswa kelas XI SMA Stella Duce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012 terhadap layanan bimbingan klasikal.
0
0
100
Deskripsi tingkat penerimaan diri siswa populer dan terisolir pada kelas VIII SMP Negeri 4 Gamping Yogyakarta tahun pelajaran 2012/2013 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan klasikal.
0
0
120
Deskripsi persepsi siswa kelas VIII SMP Stella Duce I Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013 terhadap manfaat ragam media bimbingan dan implikasinya pada pembuatan media bimbingan.
0
3
154
Deskripsi aktualisasi diri siswa kelas XI Jurusan Busana SMK Negeri 4 Yogyakarta tahun ajaran 2012 2013 dan implikasinya terhadap usulan topik topik bimbingan klasikal
0
0
97
Deskripsi persepsi siswa tentang manfaat pelayanan bimbingan belajar pada siswa kelas XI SMA Stella Duce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2012 2013
0
0
82
Persepsi siswa Kelas XII SMA Pangudi Luhur Yogyakarta tahun ajaran 2008/2009 tentang manfaat pelayanan bimbingan klasikal - USD Repository
0
0
108
Persepsi siswa kelas X SMA BOPKRI I Yogyakarta tahun ajaran 2010/2011 tentang manfaat layanan bimbingan di sekolah - USD Repository
0
0
104
Deskripsi sikap siswa kelas XI SMA Stella Duce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012 terhadap layanan bimbingan klasikal - USD Repository
0
0
98
Peningkatan motivasi siswa dalam mengikuti layanan bimbingan klasikal melalui penggunaan media audio visual pada siswa kelas X A TKJ (Teknik Komputer Jaringan) Di SMK Negeri 2 Depok tahun ajaran 2012/2013 - USD Repository
0
0
175
Deskripsi masalah-masalah yang dialami oleh siswa kelas VIII SMP Negeri I Sendawar tahun ajaran 2012/2013 dan implikasinya terhadap usulan topik bimbingan klasikal - USD Repository
0
1
106
Show more