Analisis luas pengungkapan laporan perusahaan (Corporate Disclosure) melalui internet : studi empiris pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia - USD Repository

Gratis

0
0
111
2 days ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Saudara-saudaraku, Mbak Ten, Mas Edi, Yudha dan Chandra yang sudah menjadi seperti saudara kandungku sendiri selama di Yogyakarta dan saudara-saudaraku yang lain. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, yang secara langsung maupun tidak langsung telah membantu penulis untuk menyelesaikanstudi S.1 di Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Sanata Dharma..

DAFTAR ISI

  Kuantitas dan kualitas Informasi yang Seharusnya Diungkap 13 B. 37 Bank Capital Indonesia Tbk 38 4.

3. Bank Ekonomi Raharja Tbk

  Latar belakang penelitian ini adalah sudah banyak perusahaan yang menggunakaninternet (web perusahaan) sebagai sarana menyampaikan laporan dan perkembangan perusahaan, dengan keberadaan internet semakin mudahinformasi didapat oleh penggunanya, pengguna tidak harus datang ke perusahaan atau ke pengantara untuk mendapatkan informasi yangdibutuhkan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah pengungkapan laporan perusahaan (corporate disclosure) yang dilakukan perusahaan perbankandengan menggunakan internet masih kurang luas (adequate disclosure).

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat

  Saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan internet(web perusahaan) sebagai sarana menyampaikan laporan dan perkembangan perusahaan, dengan keberadaan internet semakin mudahinformasi didapat oleh penggunanya, pengguna tidak harus datang ke perusahaan atau ke pengantara untuk mendapatkan informasi yangdidapatkan. Informasi tersebut dapat membantu investor dalam memprediksi tingkat resiko dan tingkatpengembalian, menilai waktu dan ketidakpastian aliran kas sekarang dan di masa mendatang, serta menilai dan mengawasi kinerja manajemenperusahaan.

B. Tujuan Penelitian

  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui luas pengungkapan laporan perusahaan melalui website pada perusahaan-perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi mengenai luas pengungkapan laporan perusahaan (Corporate Disclosure) melaluiinternet pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI.

BAB II LANDASAN TEORI A. Pengungkapan (disclosure) Informasi 1. Pengertian Pengungkapan Pengungkapan (disclosure) didefinisikan sebagai penyediaan

  Laporan finansial terutama ditujukan pada investor dan lembaga yang mengatur investasi dalam suatu negara, laporannonfinansial ditujukan untuk seluruh pemangku kepentingan(termasuk pula investor). Terakhir, laporan keuangan finansial memiliki interval yang tetap yaitu tahunan dan kuartalan, sementara laporannonfinansial biasanya berupa laporan tahunan atau dua tahunan, bahkan tidak tetap (Almilia, 2009: 35).

2. Fungsi dan Tujuan Pengungkapan

  Secara umum, tujuan pengungkapan adalah menyajikan informasi yang dipandang perlu untuk mencapai tujuan pelaporankeuangan dan untuk melayani berbagai pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda-beda. Karena pasar modal merupakansarana utama pemenuhan dana dari masyarakat, pengungkapan dapat diwajibkan untuk tujuan melindungi (protective), informatif (informative), dan melayani kebutuhan khusus (Suwardjono, 2005: 580).

a. Tujuan Melindungi

  Tujuan melindungi dilandasi oleh gagasan bahwa tidak semua pemakai cukup canggih sehingga pemakai yang awam perludilindungi dengan mengungkapkan informasi yang mereka tidak mungkin memperolehnya atau tidak mungkin mengelolainformasi untuk menangkap substansi ekonomik yang melandasi suatu pos statement keuangan. Mereka yang bisa memengaruhi perusahaan sangat perlu untuk mendapatinformasi yang benar, sehingga pengaruh mereka bisa diarahkan ke tujuan yang tepat.

3) Membantu perusahaan dalam membuat berbagai keputusan

  Sebagaimana yang diungkapkan di atas, adakebutuhan yang semakin tinggi dari investor untuk bisa mengetahui kinerja perusahaan yang sesungguhnya. Perusahaan-perusahaan yang memiliki kinerja sosial dan lingkungan yang tinggi memiliki kemungkinan yang lebihbaik untuk terus berlanjut usahanya, dan para investor tentu lebih berminat untuk menanamkan modalnya padaperusahaan-perusahaan tersebut.

3. Kuntitas dan Kualitas Informasi yang Seharusnya Diungkap

  Sebaliknya, informasi yang tidak jelasmemengaruhi pasar dalam melakukan fungsinya, meningkatkan cost zapital, dan akan berujung pada buruknya proses alokasi Menurut Suwardjono (2005: 581), tingkat memadai adalah tingkat minimum yang harus dipenuhi agar statemen keuangansecara keseluruhan tidak menyesatkan untuk kepentingan pengambilan keputusan yang harus dicapai agar semua pihakmendapat perlakuan atau pelayanan informasional yang sama. Penyedia layanan internet (Internet service provide terhubung ke berbagai backbone ini untuk mengoneksikan para pelanggannya, dan ISP-ISP yang lebih kecil dapat terkoneksi langsung Kedua, layanan online seperti Computer Serve dan AOL terhubung keInternet untuk e-mail, sehingga memungkinkan para pengguna dari berbagai layanan yang berbeda berkomunikasi satu sama lain.

C. Pengungkapan Informasi Melalui Internet

  Feedback yang cepat danefisien kepada konsumen dan tanggapan dari konsumen support sp ecialists memberi beberapa kesempatan untuk menunjukkan perhatian perusahaan pada konsumennya, sehingga teknologi internet membantu bisnis membangun peranan dan loyalitas konsumen. IntegrationPerusahaan yang bekerja menggunakan internet mengintegrasikan aktivitas di luar dengan proses bisnis di dalam perusahaan secara database operasional yang tersimpan pada Server Web Intranet, sehingga pengunjung situs web perusahaan tersebut dalam memperoleh informasi lebih detail, up-to-date, dan dapatdigunakan untuk mendukung aplikasi EC.

D. Laporan Keuangan

  Laporan yang lengkap biasanya meliputi neraca,laporan laba rugi, laporan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara seperti misalnya, sebagai laporan atas kasatau laporan arus dana), catatan dan laporan lain, serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporankeuangan. Pelaporan keuangan oleh suatu perusahaan mampu menyediakan informasi yang bermanfaat untuk membantu investordan kreditor dan pemakai lain dalam usaha untuk mengetahui mengenai jumlah, saat dan ketidakpastian prospek penerimaan kas dimasa datang, yang berasal dari dividen atau bunga dan dari penerimaan penjualan, atau pelunasan sekuritas atau pinjaman(Suwealdiman, 2000: 76).

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi empiris deskriptif pada

  Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2011. Alasan peneliti memilih perusahaan perbankan yang listing di BursaEfek Indonesia sebagai populasi penelitian karena selain diharuskan Terdapat 31 perusahaan perbankan yang listing di Bursa EfekIndonesia tahun 2011, namun hanya terdapat 30 perusahaan perbankan yang memiliki website.

D. Data yang Dicari

  Data yang dicari dalam penelitian ini adalah item-item pengungkapan informasi perusahaan melalui internet (internet disclosure index) sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Loukas Spanos (2006) dengan penambahan item laporan investasi oleh dan distribusi kepada pemilik untuk dua periode pelaporan dan catatan atas laporankeuangan agar kriteria akuntansi dan keuangan sesuai dengan standar yang diisyaratkan oleh BAPEPAM. Mengidentifikasi elemen pelaporan perusahaan melalui internet menurut teori Spanos (2006) dan menambahkan item laporan investasioleh distribusi kepada pemilik untuk dua periode pelaporan dan catatan atas laporan keuangan untuk dua periode pelaporan dalamkriteria informasi akuntansi dan keuangan.

3. Mengetahui tentang luas pengungkapan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode November 2012

  Untuk memudahkan penulis melakukan analisis populasi yang telah ditentukan maka penulis menggunakan tabel 3.1 yang berisi kriteria-kriteria penilaian internet disclosure indeks menurut teori Spanos. Melakukan perhitungan dari item-item kriteria pelaporan yang disajikan oleh perusahaan perbankan dalam website perusahaandengan menggunkan teori Spanos (2006: 8).

6. Mengklasifikasikan ukuran perusahaan berdasarkan market

  Bank ICB Bumi Putera Tbk Bank ICB Bumiputera didirikan pada tanggal 12 Januari 1990 sebagai Bank publik oleh AJB Bumiputera 1912, perusahaan asuransi tertua di Indonesia. Di tahun 2009, dengan visi baru untuk menjadi Bank Ritel terkemuka, Bank Bumiputera, secara resmi berubah nama menjadi Bank ICB Bumiputera dengan logo dan identitas korporasi baru.

2. Bank Capital Indonesia Tbk

  Ketiga segmen ini merupakan pilar bisnis BankBukopin, dengan pelayanan secara konvensional maupun syariah, yang didukung oleh sistem pengelolaan dana yang optimal, keandalan teknologiinformasi, kompetensi sumber daya manusia dan praktek tata kelola perusahaan yang baik. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berdiri sejak 5 Juli 1946,BNI merupakan bank pertama yang didirikan dan dimiliki oleh PemerintahIndonesia.

7. Bank Nusantara Parahyangan Tbk

  PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (Bank BNP) berkedudukan di Bandung, Bank BNP semula didirikan dengan nama PT Bank PasarKarya Parahyangan yang berorientasi bisnis pada usaha ritel, kemudian pada bulan Juli 1989 ditingkatkan statusnya menjadi Bank UmumNasional dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan jasa perbankannya lebih luas dan dapat membidik sektor ekonomi yang lebihbesar lagi, sekaligus berganti nama menjadi PT Bank NusantaraParahyangan. (BTMU) melalui akuisisi saham sebanyak 75,41% saham Bank BNP, dimana ACOM menguasai 55,41% dan BTMU menguasai 20% dariseluruh saham yang telah dikeluarkan Bank BNP, sehingga dengan Selanjutnya per 31 Desember 2011, komposisi saham ini menjadi 75,51% saham dimana ACOM menguasai 60,31% dan BTMU menguasai 15.20%dari seluruh saham.

8. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

  Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Berdiri dengan namaPostpaar Bank pada tahun 1897, di tahun 1942-1945 berubah nama menjadi Chokin Kyoku dan berubah nama menjadi Bank TabunganNegara tahun 1963. Salah satu perusahaan milik Belanda yang berkedudukan Pada tanggal 29 November 2007 maka nama perseroan berubah menjadiPT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten dengan sebutan(call name) Bank Jabar Banten.

14. Bank Kesawan Tbk

  Bank Mandiri (Persero) Tbk Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998, sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintahIndonesia. Bank Bumi Arta Tbk Bank Bumi Arta yang semula bernama Bank Bumi Arta Indonesia didirikan di Jakarta pada tanggal 3 Maret 1967.

17. Bank CIMB Niaga Tbk

  Bank Pemata Tbk Permata Bank dibentuk sebagai hasil merger dari 5 bank di bawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), yakni PTBank Bali Tbk, PT Bank Universal Tbk, PT Bank Prima Express, PT BankArtamedia, dan PT Bank Patriot pada tahun 2002. Pada tahun 1984, kepemilikan Bank diambil aliholeh Keluarga Chugani yang menumbuhkembangkan bank ini sehingga pada tanggal 2 September 1989, Bank Swadesi secara resmi beroperasimenjadi Bank Umum dengan nama PT Bank Swadesi.

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN 1. Analisis Data Penulis ingin mengetahui luas pengungkapan informasi keuangan

  dan nonkeuangan dengan menggunakan internet dari perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Daftar populasi perusahaan perbankan dapat dilihat pada tabel 5.2 yangmenjelaskan mengenai kode saham perusahaan yang terdaftar di BursaEfek Indonesia, nama bank populasi, dan alamat website yang dimiliki perusahaan populasi.

C) Pertanggungajawaban Sosial Perusahaan dan Informasi Sumber Daya Manusia (15%)

  Menurut data yang terdapat dalam tabel 5.3 dalam kategori mengenai corporate governance tidak ada perusahaan perbankan yang mengungkapkan informasi mengenai kompensasi untuk manajemendan direktur, dan hanya Bank NISP OCBC Tbk yang mengungkapkan informasi mengenai komite audit dalam website perusahaannya. Menurut hasil perhitungan dalam tabel 5.9, nilai indeks yang tertinggi untuk kategori technological adventages and user supportdiperoleh Bank Central Asia Tbk, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Bank Danamon Indonesia Tbk,Bank Mandiri (Persero) Tbk, Bank CIMB Niaga Tbk, Bank InternasionalIndonesia Tbk, Bank NISP OCBC Tbk perusahaan-perusahaan tersebut memenuhi 5 item dari 7 item yang diteliti.

15 Bank Mandiri 0,67

  Perusahaan perbankan yang nilai kapitalisasi pasarnya kecil (small capital) ada 9 perusahaan perbankan atau 30% yaitu, Bank ICB Bumi Putra Tbk, Bank Capital Indonesia Tbk, Bank Nusantara ParahyanganTbk, Bank Bumi Arta Tbk, Bank Swadesi Tbk, Bank VictoriaInternasional Tbk, Bank Artha Internasional Tbk, Bank Windu Kentjana Internasional Tbk, dan Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk. Perusahaan yang memiliki kapitalisasi besar (15 perusahaan), 4 perusahaan atau 26,67% melakukan pengungkapan wajar (fair disclosure)dan 11 perusahaan atau 73,33% melakukan pengungkapan cukup(adequate disclosure).

2. Pembahasan

  Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Almilia, (2008), Raharjo, (2012) dan Prasetya dan Irwandi,(2012) yang menunjukan jika nilai size perusahaan meningkat maka akan berdampak pada kenaikan indeks Internet Financial and Sustainability Reporting (IFSR) yang berfungsi untuk mengukur pengungkapan sukarela yang dilakukan oleh perusahaan. Alasan yang mendasari hasil penelitian adalah perusahaan besar yang memiliki sistem informasi pelaporan yang lebih baik cenderungmemiliki sumberdaya untuk menghasilkan lebih banyak informasi dan biaya untuk menghasilkan informasi tersebut lebih rendah dibandingkandengan perusahaan yang memiliki keterbatasan dalam sistem informasi pelaporan.

BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data, perusahaan perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia tidak mengungkapkan semua item-item informasi

  Hal ini menandakan tidak semua perusahaan perbankan yang diteliti mengungkapkan item-item informasi akuntansi dan keuangan dalam website perusahaan, padahal informasi akuntansi dan keuangan merupakan informasi yang sangat penting bagi investor dan kreditor untuk mengambil keputusan. Alasan yang mendasari hasil penelitian adalahperusahaan besar yang memiliki sistem informasi pelaporan yang lebih baik cenderung memiliki sumberdaya untuk menghasilkan lebih banyakinformasi dan biaya untuk menghasilkan informasi tersebut lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki keterbatasan dalam sisteminformasi pelaporan.

DAFTAR PUSTAKA

  Analisis Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Pengungkapan Laporan Keuangan Perusahaan Jasa Transportasi, Perdagangan dan Manufaktur yang Tercatat di Bursa EfekJakarta . Analisis Hubungan Ukuran Perusahaan, Struktur Modal dan Jenis Industri dengan Disclosure Informasi Keuangan Melalui Internet oleh Perusahaan-perusahaan yang Listing di Bursa Efek Jakarta.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (111 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan (Studi empiris pada perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
1
9
144
Pengaruh pengungkapan corporate social responsibility terhadap profitabilitas perusahaan. studi empiris pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2012.
2
15
109
Pengaruh profitabilitas, kebijakan dividen, dan pengungkapan tanggung jawab sosial terhadap nilai perusahaan : studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2009-2012.
0
0
133
Analisis luas pengungkapan laporan perusahaan (Corporate Disclosure) melalui internet : studi empiris pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
0
1
113
Faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam laporan tahunan perusahaan : studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (periode 2008-2012).
0
0
84
Pengaruh kinerja keuangan perusahaan terhadap perubahan harga saham : studi empiris pada perusahaan Manufaktur go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia - USD Repository
0
0
102
Pengaruh struktur kepemilikan saham terhadap nilai perusahaan : studi empiris pada perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia - USD Repository
0
1
100
Pengaruh struktur modal, likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap luas pengungkapan sukarela laporan tahunan : studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2006 - USD Repository
0
0
129
Evaluasi pengungkapan informasi keuangan dan informasi non keuangan perusahaan melalui internet : studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia - USD Repository
0
0
115
Pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas dan profile perusahaan terhadap pengungkapan corporate social responsibility : studi empiris pada perusahaan go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2006 - USD Repository
0
0
129
Manajemen laba sebelum Initial Public Offering (IPO) : studi empiris pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia - USD Repository
0
0
99
Pengaruh karakteristik perusahaan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial sesudah UU PT No. 40 tahun 2007 : studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2007 - USD Repository
0
0
113
Analisis perbandingan kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah akuisisi : studi empiris pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2002-2005 - USD Repository
0
0
123
Pengaruh pengungkapan informasi pertanggungjawaban sosial (corporate social reponsibility) terhadap nilai perusahaan : studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2006-2009 - USD Repository
0
0
165
Faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam laporan tahunan perusahaan : studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (periode 2008-2012) - USD Repository
0
0
82
Show more