Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio kadar LDL/HDL pada mahasiswa dan mahasiswi kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository

Gratis

0
0
141
2 days ago
Preview
Full text

HALAMAN PERSEMBAHAN

  115 INTISARI Lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul merupakan teknik antropometri yang sederhana dan murah untuk melihat distribusi lemak dalamtubuh yang dapat menggambarkan kondisi obesitas individu dan ditandai dengan peningkatan rasio LDL/HDL. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif bermakna dengan kekuatan sedang antara lingkar pinggang dengan rasio LDL/HDL (r=0,459;p=0,000) pada pria dan wanita (r=0,455; p=0,000).

BAB I PENGANTAR A. Latar Belakang Antropometri adalah suatu teknik dalam penilaian nutrisi suatu individu

  Penelitian Chehrei, Sadrnia, Keshteli, Daneshmand, and Rezaei (2007) mengenai korelasi dyslipidemia dengan lingkar pinggang tinggi badan, lingkarpinggang, dan BMI pada orang Iran dewasa menunjukkan adanya korelasi positif dan bermakna antara lingkar pinggang dengan profil lipid yang meliputi kolesteroltotal, trigliserida, LDL, HDL, kolesterol total/HDL, dan LDL/HDL. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif (r=0,440 dan p=0,000) antara lingkarpinggang dan rasio LDL/HDL serta(r=0,320 dan p=0,000) pada rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio LDL/HDL.

3. Manfaat

  Penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadaprasio LDL/HDL pada mahasiswa dan mahasiswi kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Pengukuran lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul diharapkan dapat memberikan gambaran awal mengenaipeningkatan rasio LDL/HDL sehingga dapat digunakan untuk deteksi dini adanya risiko penyakit kardiovaskular dengan metode sederhana danmudah.

B. Tujuan Penelitian

BAB II PENELAAHAN PUSTAKA A. Metode Antropometri Antropometri dan karakteristik nutrisi mempunyai hubungan dengan sifat

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio LDL/HDL pada mahasiswa danmahasiswi kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta genetik, lingkungan, kondisi sosial-budaya, gaya hidup, dan status serta fungsi kesehatan. Metode antropometri diangap relatif mudah dan hasilnya yangakurat, sebagai contoh BMI (Body Mass Index), rasio lingkar pinggang panggul(waist to hip ratio), rasio lingkar pinggang dan tinggi badan (waist to height ratio), dan lingkar pinggang (waist circumference).

1. Lingkar pinggang

  Rasio lingkar pinggang panggul Rasio lingkar pinggang panggul merupakan indeks praktis dari distribusi lemak pada jaringan tubuh. Formula dari rasio lingkar pinggang panggulyaitu lingkar pinggang (cm) dibagi dengan lingkar panggul (cm) (Jenkins, 2011).

B. Kolesterol

  Kolesterol adalah suatu substansi lemak yang terdapat di dalam sel tubuh dan berfungsi untuk membawa darah dalam partikel (lipoprotein). Kolesterol yang berlebih akan disimpandi arteri dan akan merangsang pembentukan plak yang dinamakan aterosklerosis.

1. HDL

  Beberapa peneliti beranggapan bahwa HDL cenderung membawa kolesterol menjauh dari arteri dan kembali ke hepar dan peneliti yang lain mempunyaipemikiran bahwa HDL dapat menghilangkan kelebihan kolesterol yang dapat menjadi plak di arteri (AHA, 2012). LDLLow-Density Lipoprotein atau LDL lebih dikenal dengan sebutan kolesterol “jahat” dan mempunyai aksi membentuk plak pada dinding arteri jika konsentrasinya dalam darah berlebih.

C. Obesitas

D. Mahasiswa Kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

  Lingkar pinggang (waist circumference ) dan rasio lingkar pinggang panggul (waist to hip ratio) telah disebutkan dalam berbagai penelitian sebagai metode antropometri dengan hasil yang akurat untuk mendeteksi jumlah dan distribusi lemak dalam tubuh. Penelitian Devi (2011) menunjukkan adanya korelasi yang bermakna antara lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio kadarLDL/HDL pada wanita.

F. Hipotesis

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan

  Terdapat korelasi antara lingkar pinggang dan rasio pinggang panggul terhadap rasio kadar LDL/HDL pada mahasiswa dan mahasiswi Kampus IIIUniversitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penelitian cross-sectional adalah suatu rancangan penelitian yang menggali dinamika korelasi variabel-variabel dalam faktor risikodan variabel-variabel yang termasuk faktor efek, diobservasi sekaligus pada waktu yang sama dengan cara pendekatan, observasi, dan pengumpulan data(Notoatmodjo, 2010).

B. Variabel Penelitian

  Variabel bebas : ukuran lingkar pinggang (LP) dan rasio lingkar pinggang panggul (RLPP). Variabel tergantung : rasio kadar LDL/HDL dalam darah.

C. Definisi Operasional

  Subyek penelitian adalah mahasiswa dan mahasiswi yang masih aktif diKampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta baik pria dan wanita yang bersedia untuk diajak bekerja sama dalam penelitian ini, sertamemenuhi kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Pengukuran rasio lingkar pinggang panggul (waist to hip ratio) dilakukan dengan cara membagi nilai lingkar pinggang dengan nilai lingkar panggul.

D. Responden Penelitian

  Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa dan mahasiswi yang berkuliah di Kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang memenuhikriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah total data responden sebanyak 132 data dan dieksklusi sebanyak 3 responden dengan alasan 1 responden pria tidak berpuasa, 1 responden wanita tidak tidur, dan 1responden wanita tidak dapat diukur secara antropometrik sehingga data yang Gambar 1.

E. Lokasi dan Waktu Penelitian

F. Ruang Lingkup Penelitian

  Penelitian ini termasuk dalam penelitian payung mahasiswa FakultasFarmasi Universitas Sanata Dharma yang berjudul “Korelasi ParameterAntropometri terhadap Profil Lipid, Glukosa Darah dan Tekanan Darah pada Mahasiswa dan Mahasiswi Kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta”. Penelitian payung ini mempunyai tujuan untuk melihat dan menganalisa korelasi antara pengukuran antropometri yang terdiri dari Body Mass Index (BMI), lingkarpinggang (LP), rasio lingkar pinggang panggul (RLPP), serta abdominal, suprailiac , dan triceps skinfold thickness terhadap profil lipid, kadar glukosa darah, dan tekanan darah.

H. Instrumen Penelitian

  Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa meteran Butterfly®, leaflet , dan informed consent. Alat yang digunakan untuk mengukur kadar LDL dan HDL dalam darah adalah Architect c System®/ Aeroset System® dengan prinsip enzimatik kolorimetri.

I. Tata Cara Penelitian 1

  Observasi awal Pada observasi awal dilakukan pencarian informasi tentang jumlah mahasiswa dan mahasiswi yang masih aktif di Kampus III Universitas SanataDharma dan diperoleh data sebesar 3.628 orang. Permohonan izin dan kerja sama Permohonan izin untuk penelitian ini dilakukan dengan mengajukan Ethical Clearance kepada Komisi Etik Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

4. Pencarian responden

  Instrumen kesehatan yang divalidasi pada penelitian ini adalah meteran Butterfly® dengan nilai CV sebesar0,21% pada pengukuran lingkar pinggang dan 0% pada pengukuran rasio lingkar pinggang panggul untuk responden pria, sedangkan untuk pengukuran padaresponden wanita dihasilkan CV sebesar 0,25% pada pengukuran lingkar pinggang dan 0% pada pengukuran rasio lingkar pinggang panggul. Pengukuran parameter Parameter yang diukur oleh peneliti adalah lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul, sedangkan pengambilan darah pada responden untukmemeriksa rasio kadar LDL/HDL dilakukan oleh tenaga ahli dari laboratoriumParahita.

8. Pengolahan data

  Uji komparatif dilakukan pada responden pria antara rasio kadarLDL/HDL pada kelompok dengan nilai LP<85cm dengan kelompok dengan nilaiLP≥85cm dan antara rasio kadar LDL/HDL pada kelompok dengan nilaiRLPP <0,90 dengan kelompok dengan nilai RLPP≥0,90. Uji komparatif juga dilakukan pada responden wanita antara rasio kadar LDL/HDL pada kelompokdengan nilai LP<80cm denga n kelompok dengan nilai LP≥80cm dan antara rasiokadar LDL/HDL pada kelompok dengan nilai RLPP<0,80 dengan kelompok dengan nilai RLPP≥0,80.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Profil Karakteristik Responden Penelitian Penelitian ini mengikutsertakan 60 mahasiswa dengan usia 17-24 tahun

  HDL 46,7±8,0* 0,200 dan 69 mahasiswi dengan usia 18-22 tahun yang aktif di Kampus III UniversitasSanata Dharma. Data yang didapat kemudian diuji normalitasnya dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan tarafkepercayaan 95%.

1. Usia

  Rerata usia responden pria pada penelitian ini adalah 20 tahun dan nilai SD±1,5 dengan nilai signifikansi(p=0,000) yang menunjukkan bahwa usia responden pria dalam penelitian ini tidak terdistribusi normal. Data lingkar pinggang untuk respondenpria pada penelitian ini menunjukkan rerata sebesar 85,1 cm dan nilai SD±16,5 yang mengindikasikan bahwa rerata lingkar pinggang mahasiswa di kampus IIIUniversitas Sanata Dharma Yogyakarta memasuki range normal karena nilai Gambar 4.

3. Rasio lingkar pinggang panggul

  Data rasio lingkar pinggang panggul diuji dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan taraf kepercayaan 95% dan padaresponden pria menunjukkan rerata sebesar 0,9 dan nilai SD±0,7 sehingga nilai rasio lingkar pinggang panggul mahasiswa kampus III Universitas Sanata Dharmamasuk ke range normal karena nilai rasio lingkar pinggang panggul pria sebesar <0,9 menurut WHO (2008). Histogram Distribusi RLPP Responden PriaRasio lingkar pinggang panggul untuk responden wanita menunjukkan rerata sebesar 0,8 dan nilai SD±0,1 dengan nilai signifikansi (p=0,200) yangmenunjukkan bahwa data rasio lingkar pinggang panggul responden wanita terdistribusi normal.

4. Kadar LDL

  Histogram Distribusi Kadar LDL Responden PriaKadar LDL untuk responden wanita menunjukkan rerata sebesar 111,2 mg/dL dan nilai SD±25,3 dengan nilai signifikansi (p=0,054) yang menunjukkanbahwa data kadar LDL responden wanita terdistribusi normal dan memasuki range kadar LDL yang optimal. Histogram Distribusi Kadar HDL Responden PriaKadar HDL untuk responden wanita menunjukkan rerata sebesar 53,1 mg/dL dan nilai SD±10,3 dengan nilai signifikansi (p=0,018) yang menunjukkanbahwa data kadar HDL responden wanita tidak terdistribusi normal, tetapi rerata kadar HDL responden wanita memasuki range normal.

6. Rasio kadar LDL/HDL

  Perbandingan Rerata Kadar LDL Responden Pria pada LP<90cm dan LP≥90cmLP<90cm LP≥90cm p(n=43) (n=17) Kadar LDL 107,4+26,9 128,4+26,2 0,849 Data ini mendukung penelitian Mishra, Sharma, Chandrasekhar, Suresh,Prasad, and Kondam (2012) dalam penelitiannya pada 60 responden pria berusia18-56 tahun yang menunjukkan adanya perbedaan tidak bermakna antara responden dengan LP<90cm dan LP≥90cm (p>0,01). Perbandingan Rerata Kadar HDL Responden Pria pada LP<90cm danLP≥90cm LP<90cmLP≥90cm Profil Lemakp (n=43) (n=17)Kadar HDL 48,0+8,4 43,2+5,8 0,252 Hasil dari perbandingan lingkar pinggang dengan kadar HDL ini didukung oleh hasil penelitian Lai and Ng (2004) pada 746 responden berusia 19-87 tahun menunjukkan adanya perbedaan yang tidak bermakna antara LP<90cm dan LP≥90cm.

C. Perbandingan Rerata Kadar LDL, HDL, dan Rasio LDL/HDL Responden Pria pada RLPP<0,90 dan RLPP≥0,90

  Nilai signifikansi yang diperoleh dari uji t (p=0,260) yangberarti terdapat perbedaan yang tidak bermakna antara kelompok RLPP<0,90 dan kelompok RLP P≥0,90 Rerata dan nilai signifikansi kadar LDL dapat dilihat pada tabel XII. (2012) pada 60 responden pria berusia 18-56 tahun yang menunjukkan perbedaan tidakbermakna antara RLPP<0,90 dan RLPP≥0,90 (p>0,01) yang berarti perbedaan rasio lingkar pinggang panggul pada batas normal dan batas atas tidakmempengaruhi peningkatan atau penurunan kadar LDL.

2. Perbandingan rerata HDL responden pria pada RLPP<0,90 dan RLP P≥0,90

  Hasil uji normalitas ini menunjukkan adanya distribusi normal dari kelompok RLPP<0,90 dan datayang tidak terdistribusi normal dari kelompok RLPP≥0,90 sehingga uji selanjutnya adalah uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan kadar HDLpada kedua kelompok tersebut. Ditunjukkan bahwa terdapatperbedaan yang bermakna pada RLPP<0,90 dan RLPP≥0,90 (p<0,01) yang berartiperbedaan antara nilai rasio lingkar pinggang panggul akan mempengaruhi rerata kadar HDL.

3. Perbandingan rerata rasio kadar LDL/HDL responden pria pada RLPP<0,90 dan RLP P≥0,90

  Perbandingan Rerata Rasio Kadar LDL/HDL Responden Pria pada RLPP<0,90 dan RLPP≥0,90RLPP<0,90 RLPP≥0,90Profil Lemakp (n=40) (n=20)Rasio LDL/HDL 2,2+0,7 3,1+0,8 0,312 Berdasarkan data yang didapat, sebanyak 20 pria mempunyai nilai rasio lingkar pinggang panggul lebih dari 0,90. Salah satu data menunjukkan responden pria dengan nilai rasio lingkar pinggang panggul terbesar memilikirasio LDL/HDL sebesar 4,8 yang masuk ke dalam kategori rendah-sedang.

D. Perbandingan Rerata Kadar LDL, HDL, dan Rasio LDL/HDL Responden Wanita pada LP<80cm dan LP≥80cm

  Perbandingan rerata LDL responden wanita pada LP<80cm dan LP≥80cm Dalam penelitian ini, data lingkar pinggang responden wanita dikategorikan menjadi 2 kelompok dan dilakukan uji normalitas Saphiro-Wilkdengan perolehan nilai signifikansi (p=0,395) pada LP<80cm dan (p=0,459) untukLP≥80cm. Perbandingan Rerata Kadar LDL Responden Wanita pada LP<80cm dan LP≥80cmProfil Lemak LP<80cm p LP≥80cm(n=50) (n=19) Kadar LDL 107,5+22,6 120,9+29,8 0,334 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya penurunan maupun peningkatan nilai lingkar pinggang, tidak akan mempengaruhi kadar LDL.

2. Perbandingan rerata HDL responden wanita pada LP<80cm dan LP≥80cm

  Data lingkar pinggang responden wanita dikategorikan menjadi 2 kelompok dan dilakukan uji normalitas Saphiro-Wilk yang kemudian diperolehnilai signifikansi sebesar (p=0,141) pada LP<80cm dan (p=0,349) untukLP≥80cm. Perbandingan Rerata Kadar HDL Responden Wanita pada LP<80cm dan LP≥80cmLP<80cm LP≥80cmProfil Lemakp (n=50) (n=19)Kadar HDL 56,0+9,8 45,5+7,4 0,051 and Ng (2004) pada 746 responden berusia 19-87 tahun yang juga menunjukkan adanya perbedaan tidak bermakna antara dua kelompok tersebut dengan kadarHDL disertai nilai siginifikansi (p>0,01).

3. Perbandingan rerata rasio LDL/HDL responden wanita pada LP<80cm dan LP≥80cm

  Dalam penelitian ini, data lingkar pinggang responden wanita dikategorikan menjadi 2 kelompok dan dilakukan uji normalitas Saphiro-Wilkyang kemudian diperoleh nilai signifikansi sebesar (p=0,010) pada LP<80cm dan(p=0,427) untuk L P≥80cm. Perbandingan Rerata Rasio Kadar LDL/HDL Responden Wanita pada LP<80cm dan LP≥80cmLP<80cm LP≥80cmProfil Lemakp (n=50) (n=19) LP<80cm dan kelompok LP≥80cm terhadap kadar LDL/HDL dengan nilai signifikansi (p=0,031).

E. Perbandingan Rerata Kadar LDL, HDL, dan Rasio LDL/HDL Responden Wanita pada RLPP<0,85 dan RLPP≥0,85

  Nilai signifikansi yang diperoleh dari uji tersebut (p=0,322) yang berarti terdapatperbedaan yang tidak bermakna antara kelompok RLPP<0,85 dan kelompok RLPP≥0,85 Rerata dan nilai signifikansi kadar HDL dapat dilihat pada tabel XIX. Perbandingan Rerata Rasio Kadar LDL/HDL Responden Wanita padaRLPP<0,85 dan RLP P≥0,85RLPP<0,85 RLPP≥0,85Profil Lemak P(n=52) (n=17) Rasio LDL/HDL 2,1+0,6 2,4+0,8 0,400 Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan tidak bermakna antara RLPP<0,85 dengan RLPP≥0,85 terhadap rasio kadar LDL/HDL dengan nilai signifikansi (p=0,400).

F. Korelasi Lingkar Pinggang dan Rasio Lingkar Pinggang Panggul terhadap Kadar LDL, Kadar HDL, dan Rasio Kadar LDL/HDL pada Responden Pria

  Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap LDL pada responden pria Pada uji korelasi Spearman diperoleh hasil korelasi positif sedang antara lingkar pinggang dengan kadar LDL. Pada uji korelasi Spearman antara rasio lingkar pinggang panggul dengan LDL menghasilkan koefisien korelasi (r=0,368) yang berarti adanyakorelasi positif lemah serta nilai signifikansi (p=0,004) yang menunjukkan adanya korelasi yang bermakna antara rasio lingkar pinggang panggul dengan kadar LDL.

2. Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap HDL pada responden pria

  Korelasi Lingkar Pinggang dan Rasio Lingkar Pinggang Panggul terhadap Kadar LDL, Kadar HDL, dan Rasio Kadar LDL/HDL padaResponden Wanita Penelitian korelasi pada responden wanita ini menggunakan uji korelasi Spearman dan dilakukan antara lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul dengan LDL, HDL, dan rasio LDL/HDL. (2009) yang bernilai (r=0,11), halini dapat dikarenakan jumlah responden yang digunakan pada kedua penelitian ini Pada uji korelasi Spearman antara rasio lingkar pinggang panggul dengan kadar LDL menghasilkan koefisien korelasi (r=0,165) yang berarti adanyakorelasi positif sangat lemah serta nilai signifikansi (p=0,177) yang menunjukkan adanya korelasi yang tidak bermakna antara dua variabel tadi.

2. Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap kadar HDL pada responden wanita

  (2007) pada 313 responden pria dan 382 responden wanita berusia diatas 18 Uji korelasi Spearman yang dilakukan antara rasio lingkar pinggang panggul dengan kadar HDL menunjukkan nilai koefisien korelasi (r=-0,227) yangmempunyai arti adanya korelasi negatif lemah, yaitu semakin besar nilai HDL akan semakin kecil nilai rasio lingkar pinggang panggul. Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio kadar LDL/HDL pada responden wanita Uji korelasi Spearman antara lingkar pinggang dan rasio LDL/HDL menunjukkan adanya korelasi positif tingkat sedang pada koefisien korelasi(r=0,455) dengan nilai signifikansi (p=0,000) yang artinya ada korelasi yang bermakna antara kedua variabel.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Lingkar pinggang mempunyai korelasi positif bermakna terhadap rasio

B. Saran

  Rasio lingkar pinggang panggul mempunyai korelasi positif bermakna terhadap rasio kadar LDL/HDL dengan kekuatan sedang padamahasiswa (r=0,475; p=0,000) dan dengan kekuatan lemah pada mahasiswi (r=0,285; p=0,018) kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penelitian korelasi selanjutnya diharapkan menggunakan jumlah sampel dengan perbandingan lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul yangsama antara kategori normal dan tidak normal dalam analisis komparatif.

DAFTAR PUSTAKA

  Soeharto, I., 2002, Kolesterol dan Lemak Jahat Kolesterol dan Lemak Baik dan Proses Terjadinya Serangan Jantung dan Stroke , PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Validasi Instrumen PengukuranResponden Pria Lingkar Pinggang Mean SD CVLingkar Panggul Rasio Lingkar Pinggang Panggul Mean SD CV 71,371,26 0,15 0,21% 78,3 0,910,91 0% 71,2 78,2 0,9171,5 78,3 0,9171,1 78,1 0,9171,2 78,1 0,91 Responden Wanita Lingkar Pinggang Mean SD CVLingkar Panggul Rasio Lingkar Pinggang Panggul Mean SD CV 71,571,26 0,18 0,25% 78,2 0,910,91 0% 71,3 78,4 0,9171,0 78,3 0,9171,2 78,4 0,9171,3 78,3 0,91 Lampiran 8.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (141 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio lipid pada staf wanita dewasa sehat di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
4
7
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio lipid pada staf pria dewasa sehat di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
4
129
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap tekanan darah pada mahasiswa dan mahasiswi Kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
1
5
174
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio kadar LDL/HDL pada mahasiswa dan mahasiswi kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
0
143
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang-panggul terhadap kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa dan mahasiswi di kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
1
124
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap kadar trigliserida pada mahasiswa dan mahasiswi di Kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
0
108
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio kadar kolesterol total/HDL pada mahasiswa dan mahasiswi Kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
0
160
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio lipid pada staf pria dewasa sehat di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
0
0
127
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap tekanan darah pada mahasiswa dan mahasiswi Kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
1
2
172
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang-panggul terhadap rasio LDL/HDL - USD Repository
0
0
105
Korelasi pengukuran lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul dengan kadar HS-CRP dalam darah pada staf wanita di Universitas Sanata Dharma - USD Repository
0
0
87
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang-panggul terhadap kadar kolesterol total/HDL pada staf wanita Universitas Sanata Dharma - USD Repository
0
0
112
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap rasio kadar kolesterol total/HDL pada mahasiswa dan mahasiswi Kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
158
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang panggul terhadap kadar trigliserida pada mahasiswa dan mahasiswi di Kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
106
Korelasi lingkar pinggang dan rasio lingkar pinggang-panggul terhadap kadar glukosa darah puasa pada mahasiswa dan mahasiswi di kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
122
Show more