HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD PANGUDI LUHUR MUNTILAN SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 20102011

Gratis

0
0
147
10 months ago
Preview
Full text

  

HUBUNGAN MINAT BELAJAR

DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V

SD PANGUDI LUHUR MUNTILAN SEMESTER 2 TAHUN

PELAJARAN 2010/2011 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh : Yoseph Doni Prasetyo NIM : 07 1134 038 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Persembahan Skripsi ini aku persembahkan kepada :

   Tuhan Yesus Kristus

   Bunda Maria

   Kedua Orang Tuaku, Bapak Markus Riyadi & Ibu Antonia Dwi Usmaniyati

   Adikku Valentina Dewi, CB. Fajar Tri Prasetyanto & Thomas Catur Prsetya Adi

   Teman dekatku Hastri Eva Febriantari

   Teman-teman PGSD angkatan 2007

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Motto Belajarlah dari pengalaman hidupmu Ora et labora Junjunglah nilai-nilai kebenaran Kegagalan adalah sukses yang tertunda

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRAK

HUBUNGAN MINAT BELAJAR

DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD PANGUDI

LUHUR MUNTILAN SEMESTER 2

TAHUN PELAJARAN 2010/2011

  Yoseph Doni Prasetyo Universitas Sanata Dharma

  2011 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) minat belajar siswa; (2) prestasi belajar siswa; (3) adakah hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa; (4) seberapa besar sumbangan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

  Penelitian ini dilaksanakan di SD Pangudi Luhur Muntilan, dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 36 siswa. Ada dua variabel dalam penelitian ini yakni variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas yaitu minat belajar siswa dan variabel terikat yaitu prestasi belajar siswa. Alat pengumpul data dengan kuesioner dan dokumentasi rapor. Kuesioner digunakan untuk mengetahui minat belajar siswa sedangkan dokumentasi rapor untuk mengetahui prestasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi serial.

  Hasil penelitian sebagai berikut : (1) minat belajar siswa dibagi menjadi tiga kategori yaitu minat belajar rendah 11,1%, minat belajar sedang 33,3%, dan minat belajar tinggi 55,6%; (2) prestasi belajar dibagi menjadi tiga kelompok yaitu prestasi belajar rendah 36,1%, prestasi belajar sedang 38,9%, dan prestasi belajar tinggi 25%; (3) ada hubungan yang positif dan signifikan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,77 berada pada tingkat korelasi kuat. Signifikan pada taraf signifikansi 1 % dengan nilai korelasi r tb = 0,424 ; (4) sumbangan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa sebesar 77 %.

  Kata Kunci : Minat Belajar, Prestasi Belajar

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ABSTRACT

THE RELATIONSHIP BETWEEN LEARNING INTEREST AND THE

th

  

LEARNING ACHIEVEMENT OF THE 5 GRADE STUDENTS OF

PANGUDI LUHUR MUNTILAN ELEMENTARY SCHOOL IN THE

ACADEMIC YEAR 2010/2011

  Yoseph Doni Prasetyo Universitas Sanata Dharma

  2011 The Purpose of this research was to know (1) the interest of students; (2) the achievement of student, (3) whether there is correlation between the interest of student and the achievement of students or not, and (4) the influence interest students on the students achievement.

  The participants of the research were 36 students from the fifth grade of Pangudi Luhur Muntilan Elementary School in the Academic Year 2010/2011. There were two variable in this research : independent variable and the dependent variable.The independent variable was the interest of students while the dependent variable was the students achievement. The instrument used in the research were questionnaire and students rapport document. The questionnaire was used to measure the interest of students. While the students rapport document was to know the students achievement. The data was analyzed using serial correlation analysis technique.

  The results of research were : (1) learning interest of students is divided into three categories: low interest in learning 11,1%, moderate interest in learning is 33,3%, and high interest in learning 55,6%; (2) student achievement is divided into three categories: low students achievement 36,1%, moderate students achievement 38,1%, and high student achievement 25; (3) the students interest had positive and significant correlation with learning achievement of students with learning V grade elementary school students Pangudi Luhur Muntilan with correlation coefficient value of 0.77 is at the level of strong correlation. Significant at 1% significance level with correlation values r tb = 0.424 (4) the influence of student interest in learning to student achievement was 77%.

  Key Words : learning interest, learning achievement

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur saya ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan dalam penyusunan skripsi yang berjudul

  “Hubungan Minat Belajar Siswa dengan Prestasi

Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan Semester 2 Tahun

Pelaj aran 2010/2011”.

  Skripsi ini disusun dengan tujuan memenuhi salah satu syarat memperolah gelar Sarjana Pendidikan di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Ilmu Pendidikan Fakulktas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma. Dalam penyusunan skripsi ini penulis memperoleh bimbingan, bantuan, dan dorongan dari berbagai pihak, baik secara moriil maupun materiil. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih terutama kepada kepada: 1.

  Rohandi, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma.

  2. Drs. Puji Purnomo, M. Si., selaku Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan, Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Dosen Pembimbing I yang bersedia meluangkan waktu, memberikan bantuan, dukungan, arahan, dorongan dan kritik untuk kesempurnaan skripsi ini.

  3. Drs. J. Sumedi selaku Dosen Pembimbing II yang bersedia meluangkan waktu, memberikan bantuan, dukungan, arahan, dorongan dan kritik untuk kesempurnaan skripsi ini.

  4. Siswa dan siswi kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun ajaran 2010/2011 yang telah bersedia mengisi angket penelitian dengan jujur dan sungguh-sungguh.

  5. Seluruh dosen Prodi PGSD yang telah memberikan dukungan dan bimbingan serta bantuannya selama penulis kuliah.

  6. Pak Hermoyo dan Bu Tri petugas sekretariat PGSD), atas kerjasamanya dalam melayani selama kuliah dan pembuatan surat ijin penelitian.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  7. Kedua orang tuaku Bapak Markus Riyadi dan Ibu Antonia Dwi Usmaniyati yang telah memberikan kasih sayang, doa, dukungan secara moriil maupun materiil.

  8. Adik-adikku Valentina Dewi Prasetyawati, CB Fajar Tri Prasetyanto dan Thomas Catur Prasetyo Adi yang selalu memberi dukungan, bantuan dan semangat

  9. Hastri Eva Febriantari yang selalu mendukung, memberikan cinta kasih dan semangat. Selalu membantuku dan mendoakanku. Tuhan kan menunjukkan jalan terbaik untuk kita.

  10. Bajjagers Community (Penyu, Xdok, Anang, Tyo, Andi, Popo, Isti, Erfi, Dewi, Eva).

  11. Wehea Group ( Yordan, Killi, Ayu, Anang, Dewi, Igna, Baskor, Joko, Vita, Putri, Puji, P Koko, Mas Wisnu, P Erwin, Pak Udin, P Nandar, P Kris, Taufik, Joko,dsb).

  12. Seluruh rekan-rekan PGSD angkatan 2007 yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

  13. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu yang telah banyak membantuku selama penyelesaian skripsi ini.

  Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.

  Yogyakarta, 7 November 2011 Penulis

  Yoseph Doni Prasetyo

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN ................................................................................. ii

HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................... iii

PERSEMBAHAN ..................................................................................................... iv

MOTTO ..................................................................................................................... v

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ............................................. vi

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ............................. vii

ABSTRAK ................................................................................................................. viii

ABSTRACT

  ................................................................................................................ ix

  KATA PENGANTAR ............................................................................................... x

DAFTAR ISI .............................................................................................................. xii

DAFTAR TABEL ..................................................................................................... xv

DAFTAR GAMBAR ................................................................................................. xvi

DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................. xvii

  BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang .......................................................................................... 1 B. Rumusan Masalah ..................................................................................... 4 C. Batasan Istilah ........................................................................................... 4 D. Tujuan Penelitian ...................................................................................... 5 E. Manfaat Penelitian .................................................................................... 6 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Minat 1. Pengertian Minat Belajar .................................................................... 7 2. Ciri-ciri Minat ..................................................................................... 10 3. Aspek-Aspek Minat ............................................................................ 11 4. Macam-Macam Minat ......................................................................... 12 5. Faktor-Faktor Pendorong Minat ......................................................... 13 6. Pentingnya Pengukuran Minat ............................................................ 17

  B.

  Prestasi Belajar 1.

  Pengertian Belajar ............................................................................... 18 2. Ciri-Ciri Belajar .................................................................................. 21 3. Prinsip-Prinsip Belajar ........................................................................ 21 4. Tujuan Belajar ..................................................................................... 22 5. Jenis-Jenis Belajar ............................................................................... 22 6. Pengertian Prestasi Belajar ................................................................. 24 7. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar ......................... 28 C. Hubungan Minat dengan Prestasi Belajar ................................................. 32 D. Hipotesis ................................................................................................... 33

  BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian .......................................................................................... 34 B. Tempat Penelitian ..................................................................................... 34 C. Subyek Penelitian ...................................................................................... 35 D. Waktu Penelitian ....................................................................................... 35 E. Variabel Penelitian .................................................................................... 36 F. Alat Pengumpulan Data ............................................................................ 37 G. Uji Coba Instrumen ................................................................................... 46 H. Teknik Analisis Data ................................................................................. 51 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ......................................................................................... 55 1. Minat Belajar Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan .......................... 55 2. Prestasi Belajar Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan ....................... 60 3. Hubungan Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan ............................................................... 66 4. Sumbangan Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar .......................... 76 B. Pembahasan 1. Minat Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan ............... 78 2. Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan ............ 81 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3. Hubungan Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan ................................................. 84

  BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ......................................................................................... 89 B. Saran ................................................................................................... 90

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 92

LAMPIRAN-LAMPIRAN PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Jadwal Penelitian ........................................................................................ 35Tabel 3.2 Kisi-kisi Instrumen Minat ........................................................................... 39Tabel 3.3 Sebaran Item Kuesioner .............................................................................. 45Tabel 3.4 Pengukuran Skala Likert ............................................................................. 46Tabel 3.5 Tabel Validitas Item Kuesioner Minat Belajar ........................................... 48Tabel 3.6 Klasifikasi Koefisien Korelasi Reliabilitas ................................................. 50Tabel 3.7 Jarak Nilai Minat Tiap Kelompok .............................................................. 52Tabel 3.8 Klasifikasi Koefisien Korelasi Serial ......................................................... 54Tabel 4.1 Skor Minat Belajar Siswa ........................................................................... 56Tabel 4.2 Jarak Nilai Minat Tiap Kelompok .............................................................. 57Tabel 4.3. Kelompok Minat Belajar Tinggi ................................................................ 57Tabel 4.4 Kelompok Minat Belajar Sedang ................................................................ 58Tabel 4.5 Kelompok Minat Belajar Rendah ............................................................... 59Tabel 4.6 Daftar Nilai Raport ..................................................................................... 61Tabel 4.7 Klasifikasi Prestasi Belajar Siswa ............................................................... 62Tabel 4.8 Data Kelompok Prestasi Belajar Siswa ...................................................... 63Tabel 4.9. Skor Minat Belajar dan Prestasi Belajar Siswa ......................................... 68Tabel 4.10 Jumlah Skor Prestasi Belajar Tiap Kelompok .......................................... 70Tabel 4.11 Banyaknya Subyek Tiap Kelompok ......................................................... 71Tabel 4.12 Nilai Ordinat ............................................................................................. 72Tabel 4.13. Tabel Kerja Persiapan Perhitungan Korelasi Serial ................................. 73

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR

Gambar 4.1 Diagram Minat Belajar Siswa ................................................................. 60Gambar 4.2 Diagram Prestasi Belajar Siswa .............................................................. 66

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN

  Lampiran 1. Kuesioner Uji Coba Penelitian ............................................................... 95 Lampiran 2. Tabel Skoring (1,2,3,4) Hasil Uji Coba Kuesioner ................................ 100 Lampiran 3. Tabel Skoring (0,1) Hasil Uji Coba Kuesioner ...................................... 106 Lampiran 4. Tabel Hasil Analisis Uji Validitas Kuesioner ................................................. 109 Lampiran 5. Tabel Validitas Item Kuesioner Minat Belajar ....................................... 111 Lampiaran 6. Tabel Validitas Tiap Indikator dan Sebaran Item Minat Belajar Siswa ........................................................................................................................... 112 Lampiran 7. Hasil Analisis Uji Reliabilitas Kuesioner ............................................... 114 Lampiran 8. Kuesioner Penelitian Minat Belajar........................................................ 116 Lampiran 9. Data Skor Minat Belajar Siswa .............................................................. 120 Lampiran 10. Data Prestasi Belajar Siswa .................................................................. 121 Lampiran 11. Tabel Hubungan Kelompok Minat Belajar dengan Kelompok Prestasi ........................................................................................................................ 123 Lampiran 12. Tabel Ordinat Pada Kurva Normal ....................................................... 125 Lampiran 13. Tabel Nilai-Nilai r Produk Moment-Dari Pearson ............................... 127 Lampiran 14. Surat Izin Penelitian ............................................................................. 128 Lampiran 15. Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian .................................... 129

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sekolah sebagai tempat untuk melaksanakan pendidikan nasional. Pendidikan nasional merupakan salah satu bentuk usaha untuk meningkatkan

  kecerdasan bangsa. Dalam kajian yuridis formal, makna pendidikan, seperti yang tersurat dalam UU nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, diungkapkan sebagai berikut:

  “Pendidikan adalah usaha sadar menyiapkan peserta didik melalui

  kegiatan bimbingan pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya dimasa mendatang ”.

  Seperti yang tertulis di atas, pendidikan adalah sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan kegiatan bimbingan, pengajaran dan atau latihan yang bertujuan sebagai bekal dikehidupan mendatang. Oleh sebab itu pendidikan sangat penting bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

  Sedangkan dalam GBHN 1993 disebutkan bahwa:

  “Pendidikan nasional bertujuan untuk meningkatkan kuailitas manusia Indonesia, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkpribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab dan produktif serta sehat jasmani dan rohani, menumbuhkan jiwa patriotik dan mempertebal rasa cinta tanah air, meningkatkan semangat kebangsaan, dan kesetiakawanan sosial serta kesadaran pada sejarah bangsa dan sikap menghargai jasa para pahlawan, serta berorientasi ke masa depan”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Pendidikan yang sangat menentukan bagi perkembangan siswa adalah pendidikan di tingkat Sekolah Dasar (SD). Pendidikan di SD sangat penting karena sebagai pondasi dari pendidikan selanjutnya. Dalam pendidikan di SD terdapat lima pelajaran pokok yang sangat penting bagi siswa. Tiga dari lima

  pelajaran inti tersebut akan diujikan dalam Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN). Pelajaran yang diajarkan di Sekolah Dasar adalah untuk membekali anak dalam melanjutkan pendidikan selanjutnya. Pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Dasar harus didukung oleh guru sebagai fasilitator dan siswa sebagai subyek di dalamnya. Keduanya merupakan dua unsur dalam pembelajaran yang harus saling berinteraksi dengan baik. Guru sebagai fasilitator harus memberikan fasilitas-fasilitas yang pembelajaran yang bermutu, yakni mampu menguasai materi pelajaran dan memberikan inovasi-inovasi dalam belajar. Sedangkan siswa sebagai subyek harus aktif dalam pembelajaran yang didukung oleh inovasi-inovasi guru dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

  Dalam proses pembelajaran guru dan siswa harus bekerjasama untuk mencapai tujuan pembelajaran. Menurut Gagne, Briggs, dan Wager (1992), pembelajaran adalah serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya proses belajar pada siswa. Instruction is a set of

  events that affect learners in such away that learning is facilitated. (Gagne,

  Briggs, dan Wager, 1992, hal 3). Namun pada kenyataannya guru hanya sebagai moderator saja dan siswa hanya diisi dengan materi-materi pelajaran yang menyebabkan siswa hanya pasif di kelas dan tidak tertarik oleh materi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  yang diajarkan. Guru harus mampu menanamkan sikap senang dan tertarik pada saat memberikan pelajaran di sekolah. Siswa yang mempunyai sikap senang dan tertarik yang berkelanjutan, maka anak tersebut akan mempunyai minat terhadap pelajaran. Jika anak tersebut sangat senang dan tertarik terhadap pelajaran maka minat anak dalam pelajaran itu juga akan tinggi dan sebaliknya.

  Minat merupakan salah satu faktor internal siswa yaitu berasal dari diri siswa sendiri. Menurut Winkel ( 1991 : 533 ) minat adalah kecenderungan yang agak menetap pada seseorang untuk merasa tertarik pada suatu bidang tertentu dan merasa senang berkecimpung dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan bidang itu. Dengan demikian apabila siswa merasa tertarik terhadap bidang yang ia geluti, berarti ia senang terhadap materi yang dipelajarinya. Maka ia akan mudah memahami materi tersebut. Dengan adanya ketertarikan itu maka hasil belajar yang diperoleh pun juga akan memuaskan. Sedangkan bila siswa merasa tidak tertarik, maka ia akan sulit memahami materi yang diajarkan. Hal ini akan akan menghasilkan prestasi belajar yang rendah pula. Seorang siswa dikatakan berminat pada pelajaran apabila ia merasa senang dan tertarik dengan pelajaran dan sebaliknya. Minat belajar siswa akan berhubungan dengan prestasi belajar siswa. Jawaban tentang masalah ini akan ditemukan dalam penelitian hubungan minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa, dalam batasan penelitian yaitu SD Pangudi Luhur Muntilan

  . Oleh karena itu, peneliti mengangkat judul ”

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Hubungan Minat Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan Semester 2 Tahun pelajaran

  2010/2011” B.

   Rumusan Masalah 1.

  Bagaimanakah minat belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011?

  2. Bagaimanakah prestasi belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011? 3. Apakah ada hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran

  2010/2011? 4. Berapa besar sumbangan minat belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran

  2010/2011? C.

   Batasan Istilah 1.

  Belajar : Proses perubahan aktivitas mental yang sadar tujuan, terjadi dalam interaksi aktif dengan lingkungan (keluarga, sekolah) dalam jangka waktu tertentu sehingga diperoleh tingkah laku baru/ penyempurnaan tingkah laku lama yang bersifat menetap.

  2. Prestasi belajar : Kemampuan perolehan siswa berupa pengetahuan yang

  diukur dengan tes buatan guru dan ditunjukkan oleh skor-skor yang diperoleh siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3.

   Minat : Kecenderungan yang agak menetap pada seseorang untuk merasa

  tertarik pada suatu bidang tertentu dan merasa senang berkecimpung dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan bidang itu.

4. Minat belajar: Kecenderungan yang agak menetap pada seseorang untuk

  merasa tertarik pada suatu bidang tertentu dan merasa senang berkecimpung dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan mata pelajaran.

D. Tujuan Penelitian

  Tujuan penelitian ini antara lain untuk : 1.

  Mengetahui bagaimana minat belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011.

2. Mengetahui bagaimana prestasi belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011.

  3. Mengetahui apakah ada hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011.

  4. Mengetahui seberapa besar sumbangan minat belajar siswa dengan prestasil belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  E.

  Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut : 1.

  Bagi guru, penelitian dimaksudkan untuk mengetahui minat belajar siswa dalam lima pelajaran pokok di sekolah.

2. Bagi siswa, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pentingnya minat belajar bagi siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II KAJIAN TEORI A. Minat Belajar 1. Pengertian Minat Belajar Winkel (1986 : 30) mengemukakan minat adalah kecenderungan

  yang menetap dalam subyek untuk merasa tertarik pada bidang atau hal tertentu dan merasa senang berkecimpung dalam bidang itu.

  Whiterington (1952 : 90) berpendapat minat adalah kesadaran seseorang bahwa suatu objek, seseorang, suatu soal atau suatu situasi mengandung sangkut paut dengan dirinya. Menurut Jersild dan Tasch dalam Nurkancana (1983 : 216) minat atau interest adalah yang dipilih secara bebas oleh individu. Sedangkan menurut Doyles Fryer dalam Nurkancana (1983 : 216) minat atau interest adalah gejala psikis yang berkaitan dengan obyek atau aktivitas yang menstimulir perasaan senang pada individu.

  Winkel (1991: 533 ) mengemukakan sehubungan dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan, orang dapat lebih berminat menangani benda-benda mati (things), berurusan dengan orang ( people), atau bergumul dengan data dan ide-ide yang diolah secara mental dan dihubungkan satu sama lain ( data and ideas). Mengutip pendapat Super dalam Bimbingan dan Konseling di institusi pendidikan, minat yang dimiliki seseorang dapat diteliti dengan empat cara, yaitu : (a)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  menyaksikan kegiatan-kegiatan yang suka dilakukan ( manifesed

  interest ), (b) menanyakan secara langsung kegiatan-kegiatan apa dan

  pekerjaan apa yang disukai ( expressed interest), (c) memberikan suatu tes minat dimana orang harus menjawab sejumlah pertanyaan tentang kegiatan apa yang disukai dan kegiatan apa yang tidak disukai (

  inventoried interest ), (d) atau memberikan tes untuk mengetahui

  seberapa jauh pengetahuan seseorang tentang kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan bidang-bidang jabatan ( tested interest). masing-masing cara meneliti minat menyangkut tipe minat tertentu. hasil epnelitian denga empat cara tersebut belum tentu akan jalan, misalnya terdapat pertentangan antara minat yang dinyatakan secara langsung dengan kata- kata sendiri ( expressed interest) dan minat yang terungkap secara tidak langsung dan tes yang menanyakan kesukaan dan ketidaksukaan.

  Menurut Syah ( 1999 : 151 ) minat adalah kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu.

  Mengutip pendapat Reber ( 1991) minat tidak termasuk istilah populer dalam psikologi karena ketergantungannya yang banyak pada faktor- faktor internal lainnya, seperti pemusatan perhatian, keingintahuan, motivasi, dan kebutuhan. Namun terlepas dari masalah populer atu tidak minat seperti yang dipahami dan dipakai oleh orang selama ini dapat mempengaruhi kualitas pencapaian hasil belajar siswa dalam bidang- bidang studi tertentu.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Minat belajar adalah kecenderungan yang agak menetap seseorang untuk merasa tertarik pada mata pelajaran dan merasa senang berkecimpung dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan mata pelajaran. Mencakup perhatian saat pelajaran, bekerja menyelesaikan tugas yang diberikan guru, respon atas pertanyaan guru, sikap siswa.

  Hurlock (1993) dalam http://mathedu-

  unila.blogspot.com/2009/10/pengertian-minat.html diakses tgl 9-7-2011

  menjelaskan bahwa minat adalah sumber motivasi yang mendorong seseorang untuk melakukan apa yang ingin dilakukan ketika bebas memilih. Ketika seseorang menilai bahwa sesuatu akan bermanfaat, maka akan menjadi berminat, kemudian hal tersebut akan mendatangkan kepuasan. Ketika kepuasan menurun maka minatnya juga akan menurun. Sehingga minat tidak bersifat permanen, tetapi minat bersifat sementara atau dapat berubah-ubah.

  Berdasarkan pengertian minat di atas dapat disimpulkan bahwa minat adalah gejala psikologis yang menunjukan bahwa minat adanya pengertian subyek terhadap obyek yang menjadi sasaran karena obyek tersebut menarik perhatian dan menimbulkan perasaan senang sehingga cenderung kepada obyek tersebut. Minat terhadap mata pelajaran yang dimiliki siswa merupakan proses penilaian kognitif dan penilaian afektif siswa yang dinyatakan dalam sikap. Jika seseorang mempunyai sikap yang positif terhadap suatu objek, maka akan menimbulkan sikap yang positif juga pada dirinya yang akan menimbulkan minat.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2.

   Ciri-Ciri Minat

  Ada tujuh ciri minat yang dikemukakan oleh Hurlock (1990:155) dalam http://qym7882.blogspot.com/2009/03/ciri-ciri-minat.html , ciri tersebut adalah sebagai berikut: a. Minat tumbuh bersamaan dengan perkembangan fisik dan mental.

  Minat juga berubah selama terjadi perubahan fisik dan mental, contohnya perubahan minat karena perubahan usia.

  b. Minat tergantung pada persiapan belajar Kesiapan belajar merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya minat. Seseorang tidak akan mempunyai minat sebelum mereka siap secara fisik maupun mental.

  c. Minat bergantung pada kesempatan belajar Minat anak-anak maupun dewasa bergantung pada kesempatan belajar yang ada, sebagian anak kecil lingkungannya terbatas pada rumah, maka minat mereka tumbuh di rumah. Dengan pertumbuhan di lingkungan sosial mereka menjadi tertarik pada minat orang di luar rumah yang mereka kenal.

  d. Perkembangan minat mungkin terbatas Hal ini disebabkan oleh keadaan fisik yang tidak memungkinkan.

  Seseorang yang cacat fisik tidak memiliki minat yang sama pada olah raga seperti teman sebayanya yang normal. Perkembangan minat juga dibatasi oleh pengalaman sosial yang terbatas.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  e. Minat dipengaruhi oleh pengaruh budaya Kemungkinan minat akan lemah jika tidak diberi kesempatan untuk menekuni minat yang dianggap tidak sesuai oleh kelompok budaya mereka.

  f. Minat berbobot emosional Minat berhubungan dengan perasaan, bila suatu objek dihayati sebagai sesuatu yang sangat berharga, maka timbul perasaan senang yang akhirnya diminatinya. Bobot emosional menentukan kekuatan minat tersebut, bobot emosional yang tidak menyenangkan melemahkan minat dan sebaliknya, bobot emosional yang menyenangkan menguatkan minat.

  g. Minat dan egosentris Minat berbobot egosentris jika seseorang terhadap sesuatu baik manusia maupun barang mempunyai kecenderungan untuk memilikinya.

3. Aspek-Aspek Minat

  Hurlock (1978) mengatakan minat merupakan hasil dari pengalaman atau proses belajar. Hurlock mengemukakan bahwa minat memiliki dua aspek yaitu: 1)

  Aspek kognitif Aspek ini didasarkan atas konsep yang dikembangkan seseorang mengenai bidang yang berkaitan dengan minat. Konsep yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  membangun aspek kognitif di dasarkan atas pengalaman dan apa yang dipelajari dari lingkungan.

  2) Aspek afektif

  Aspek afektif ini adalah konsep yang membangun konsep kognitif dan dinyatakan dalam sikap terhadap kegiatan atau objek yang menimbulkan minat. Aspek ini mempunyai peranan yang besar dalam memotivasikan tindakan seseorang.

4. Macam-Macam Minat

  Krapp, Hidi, dan Renninger (Pintrich dan Schunk, 1996) dalam

  

http://mathedu-unila.blogspot.com/2009/10/pengertian-minat.html

diakses tgl 9-7-2011 membagi definisi minat secara umum menjadi tiga,

  yaitu: minat pribadi, minat situasi dan minat dalam ciri psikologi.

  a) Minat pribadi, diartikan sebagai karakteristik kepribadian seseorang yang relatif stabil, yang cendrung menetap pada diri seseorang. Minat pribadi biasanya dapat langsung membawa seseorang pada beberapa aktifitas atau topik yang spesifik. Minat pribadi dapat dilihat ketika seseorang menjadikan sebuah aktivitas atau topik sebagai pilihan untuk hal yang pasti, secara umum menyukai topik atau aktivitas tersebut, menimbulkan kesenangan pribadi serta topik atau aktivitas yang dijalani memiliki arti penting bagi seseorang tersebut.

  b) Minat situasi merupakan minat yang sebagian besar dibangkitkan oleh kondisi lingkungan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  c) Minat dalam ciri psikologi merupakan interaksi dari minat pribadi seseorang dengan ciri-ciri minat lingkungan. Renninger menjelaskan bahwa minat pada definisi ini tidak hanya pada karena seseorang lebih menyukai sebuah aktivitas atau topik, tetapi karena aktivitas atau topik tersebut memiliki nilai yang tinggi dan mengetahui lebih banyak mengenai topik atau aktivitas tersebut.

5. Faktor-Faktor Pendorong Minat

  Ada beberapa faktor yang mempengaruhi timbulnya minat belajar pada diri siswa yaitu: 1)

  Motivasi Menurut D.P. Tampubolon minat merupakan “perpaduan antara keinginan dan kemampuan yang dapat berkembang jika ada motivasi”. Siswa akan termotivasi untuk mencapai hasil yang ia inginkan karena adanya keinginan dan kemampuan yang mendorongnya. Maka dengan motivasi yang besar, maka minat anak terhadap suatu objek akan besar pula.

  2) Belajar

  Belajar adalah suatu cara untuk meningkatkan minat dalam diri siswa. Karena minat pada saat belajar, siswa merasa berhadapan dengan objek yang baru ia pelajari. Jika pada saat belajar siswa merasa tertarik pada hal yang ia pelajari, maka ia akan mengulangnya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kembali. Dengan belajar maka minat dalam diri siswa akan meningkat.

  3) Bahan Pelajaran dan Sikap Guru

  Bahan pelajaran yang akan diajarkan kepada siswa akan mempengaruhi minat siswa. Hal ini akan membangkitkan dan merangsang minat belajar siswa. Namun bahan pelajaran yang kurang disenangi siswa, maka perhatian siswa pun akan rendah. Siswa yang mempunyai minat rendah terhadap bahan pelajaran tertentu, maka anak tersebut akan ketinggalan dalam pelajaran itu. Hal ini menyebabkan prestasi belajarnya akan rendah. Sikap guru pada saat mengajar juga akan mempengaruhi minat anak pada suatu pelajaran.

  Jika sikap guru cenderung bisa mendidik anak dengan baik, maka minat anak cenderung tinggi pada suatu pelajaran dan sebaliknya.

  4) Keluarga

  Selain belajar di sekolah seorang siswa akan lebih banyak belajar di rumahnya. Orang tua adalah orang yang bertanggung jawab pada saat anak di rumah. Untuk itu sangat penting adanya dorongan dan perhatian dari keluarganya. Orang tua yang lebih memperhatikan anaknya akan membuat anak itu lebih berminat untuk belajar. 5)

  Teman Pergaulan Teman pergaulan sangat berpengaruh terhadap minat seseorang.

  Jika ia bergaul dengan teman yang mempunyai minat dalam pelajaran maka ia akan mempunyai minat yang tinggi pula dan sebaliknya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Terlebih jika ia memasuki masa remaja, teman pergaulan lebih mendominasi perkembangan mental dalam diri anak.

  6) Lingkungan

  Crow& Crow berpendapat bahwa “minat dapat diperoleh dari pengalaman mereka dari lingkungan di mana mereka tinggal”. Maka lingkungan sebagai tempat hidup anak akan berpengaruh besar terhadap perkembangan anak.

  7) Cita-cita

  Minat yang ada dalam diri siswa akan berpengaruh terhadap cita- cita yang akan ia capai. Semakin besar cita-cita anak maka minat dalam dirinya akan besar pula untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Anak akan mengejar cita-citanya dengan perjuangan yang keras pula, sehingga ia mampu mengatasi masalah yang ada.

  8) Bakat

  Anak yang memiliki bakat dalam suatu bidang, ia akan mengasah bakat yang ia miliki. Bakat yang ia miliki akan dipelajari terus karena anak merasa senang dan dorongan minatnya tinggi. Karena adanya bakat dan minat yang tinggi, maka anak akan mencapai hasil dari bakatnya itu. 9)

  Hobi Salah satu faktor internal dalam diri siswa yang dapat menimbulkan minat adalah hobi. Hobi adalah suatu kegiatan yang disenangi oleh seseorang. Hal ini berarti hobi adalah perwujudan dari

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  minat anak. Jika siswa mempunyai hobi menggambar maka siswa itu otomatis mempunyai minat menggambar yang tinggi.

  Kartawijaya (1987 : 183-184) mengemukakan berikut adalah faktor-faktor pendorong minat: a.

  Drive determinant adalah dorongan untuk mempertahankan hidup.

  Keinginan yang besar untuk mempertahankan hidup seseorang akan mempengaruhi seberapa besar minat orang terhadap suatu objek.

  Semakin besar dorongan seseorang, maka minat dalam diri seseorang akan semakin besar dan sebaliknya.

  b.

  Dorongan keadaan adalah keadaan yang ditimbulkan oleh dorongan untuk mempertahankan hidup seseorang. Jika seseorang hidup dalam keadaan yang pas-pasan maka dorongan dalam dirinya akan lebih besar, dan sebaliknya.

  c.

  Kegiatan mencapai tujuan. Seseorang yang ingin mencapai tujuan dengan baik maka ia akan mempunyai minat yang besar pula.

  d.

  Tercapainya tujuan oleh individu.

  e.

  Mengendurnya dorongan karena tujuan telah tercapai. Jika seseorang telah mencapai tujuan yang diinginkan, maka dorongan minatnya akan berkurang..

  f.

  Efek mengendurnya dorongan semula karena munculnya dorongan lain yang baru menghendaki pemuasannya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6.

   Pentingnya Pengukuran Minat

  Menurut Nurkancana (1983 : 225) seorang guru perlu mengadakan pengukuran terhadap minat peserta didiknya karena: a.

  Untuk meningkatkan minat siswa Seorang guru harus bisa meningkatkan minat siswa-siswanya karena minat merupakan faktor penting agar proses pembelajaran dapat berlangsung lancar.

  b.

  Memelihara minat yang baru timbul Apabila ada seorang siswa yang memiliki minat rendah pada materi tertentu, seorang guu harus menjaga minat tersebut agar tetap ada. Hal ini dikarenakan minat adalah faktor penting agar pembelajaran dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala. Namun apabila minat tidak ada dalam diri siswa, guru harus bisa menimbulkan minat pada diri siswa.

  c.

  Mencegah timbulnya minat terhadap hal-hal yang tidak baik.

  Sekolah sebagai lembaga pendidkan yang menyiapkan siswa- siswanya untuk menjadi anggota masyarakat yang baik harus mengembangkan aspek-aspek yang menyangkut dengan hal itu. Namun ada kalanya siswa menaruh minat pada hal-hal yang tidak baik yang terdapat di luar sekolah. Maka sekolah melalui guru-guru harus memberantas minat siswa yang tertuju pada hal-hal yang tidak baik dengan metode yang positif. PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI d.

  Sebagai persiapan untuk memberikan bimbingan kepada anak tentang lanjutan studi atau pekerjaan yang cocok baginya.

  Minat seorang siswa perlu diukur untuk mengetahui seberapa besar minat anak pada suatu objek. Jika pengukuran minat sudah dilakukan, maka seorang guru dapat mengetahui minat yang ada dalam diri setiap siswanya. Hal ini sangat penting untuk kelanjutan belajar siswa, karena guru akan mengarahkan bidang yang sesuai dengan minat siswanya.

B. Prestasi Belajar 1. Pengertian Belajar

  Burhan Nurgiyantoro (2009 : 21) berpendapat bahwa belajar adalah sebagai proses pengubahan tingkah laku yang disebabkan adanya interaksi dengan lingkungan. Lingkungan yang dimaksud sangat luas, tetapi terutama yang dimaksudkan disini adalah lingkungan pendidikan yang berupa kegiatan belajar mengajar. Seseorang telah mengalami peristiwa belajar jika ia mengalami perubahan dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak berkompeten dan tidak berkapabilitas menjadi berkompeten dan berkapabilitas, dan dari cara dan sikapnya memandang suatu masalah yang berbeda yang ”mengalami peningkatan kualitas” dari cara sebelum dia belajar.

  Belajar juga sering diartikan sebagai penambahan, perluasan dan pendalaman pengetahuan, nilai dan sikap, srta keterampilan. Secara

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  perubahan yang relatif tetap dalam perilaku individu sebagai hasil dari pengalaman. Gagne (1985) juga menyatakan bahwa belajar adalah suatu perubahan dalam kemampuan yang bertahan lama dan bukan berasal dari proses pertumbuhan. Learning is a change in human disposition or

  capability that persists over a period of time and is not simply ascribable to proces of growth (Gagne, 1985: hal 2). Pengertian ini senada dengan yang

  dikemukakan Bower dan Hilgard (1981), yaitu bahwa belajar mengacu pada perubahan perilaku atau potensi individu sebagai hasil dari pengalaman dan perubahan tersebut tidak disebabkan oleh insting, kematangan atau kelelahan dan kebiasaan. Persisnya dikatakan bahwa:

  Learning refers to the change in a subject’s behavior or behavior potential to a given sit uation brought about by the subject’s repeated experiences in that situation, provided that the behavior change cannot be explained on the basis of the subject’s native response tendencies, maturation or temporary states (such as fatigue, drunkenness, drives, and so on). (Bower

  dan Hilgard, 1981: hal 11).

  Hilgard dan Bower dalam ( Ngalim Purwanto, 1984 : 80 ) berpendapat bahwa belajar berhubungan dengan perubahan tingkah laku seseorang terhadap situasi tertentu yang disebabkan oleh pengalamannya yang berulang-ulang dalam situasi itu, dimana perubahan tingkah laku itu tidak dapat dijelaskan atau dasar kecenderunga respon pembawaan, kematangan atau keadaan

  • – keadaan sesaat seseorang ( misalnya kelelahan, pengaruh obat, dan sebagainya ).

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Winkel (1987:36) berpendapat belajar ialah suatu aktivitas mental/ psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan

  • – pemahaman, ketrampilan dan nilai – sikap. Perubahan itu relatif konstan dan berbekas.

  Menurut Morgan dalam Purwanto (1996 : 84) belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman.

  Menurut Masidjo ( 2008: 11) dalam modul Diagnosis Kesulitan Belajar dan Pembelajaran Remidial, belajar adalah Proses perubahan aktivitas mental yang sadar tujuan, terjadi dalam interaksi aktif dengan lingkungan (keluarga, sekolah) dalam jangka waktu tertentu sehingga diperoleh tingkah laku baru/ penyempurnaan tingkah laku lama yang bersifat menetap.

  Menurut Muhibbin (1995 : 88) belajar adalah kegiatan yang berproses dan merupakan unsur yang sangat fundamental dalam setiap penyelenggaraan jenis dan jenjang pendidikan. Sedangkan menurut Hamalik (2007 : 27) belajar diartikan sebagai modifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengalaman.

  Dari pendapat beberapa ahli dapat disimpulkan bahwa belajar adalah proses mental/psikis yang menghasilkan pengalaman-pengalaman baru sehingga pengalaman baru itu dapat menyempurnakan pengalaman lama, dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak berkompeten dan berkapabilitas menjadi berkompeten dan berkapabilitas.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Ciri-Ciri Belajar

  Dari semua pengertian tentang belajar, sangat jelas bahwa belajar tidak hanya berkenaan dengan jumlah pengetahuan tetapi juga meliputi kemampuan individu. Menurut (Winataputra : 1.9) ciri-ciri belajar adalah : a.

  Belajar harus memungkinkan terjadinya perubahan perilaku pada diri individu. Perubahan bukan hanya pada aspek kognitif namun pada aspek sikap dan nilai serta keterampilan (psikomotorik) b. Perubahan itu harus merupakan buah dari pengalaman. perubahan perilaku yang terjadi karena adanya interaksi antara dirinya dan lingkungan. interaksi ini dapat berupa interaksi fisik dan interaksi psikis.

  c.

  Perubahan tersebut relatif menetap. Perubahan perilaku akibat obat- obatan, minuman keras tidak dapat dikategorikan sebagai perilaku akibat hasil belajar. Perubahan perilaku hasil belajar akan menetap dan permanen.

  3. Prinsip-Prinsip Belajar

  Prinsip-prinsip belajar yang dikemukakan menurut Mustaqim (2001: 69) antara lain sebagai berikut: a.

  Belajar akan berhasil jika disertai kemauan dan tujuan tertentu.

  b.

  Belajar akan lebih berhasil jika disertai berbuat, latihan, dan ulangan.

  c.

  Belajar lebih berhasil jika memberi sukses yang menyenangkan. PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI d.

  Belajar lebih berhasil jika tujuan belajar berhubungan dengan aktivitas belajar itu sendiri atau berhubungan dengan kebutuhan hidupnya.

  e.

  Belajar lebih berhasil jika bahan yang sedang dipelajari, bukan sekedar menghafal fakta.

  f.

  Dalam proses belajar memerlukan bantuan dan bimbingan orang lain.

  g.

  Hasil belajar dibuktikan dengan adanya perubahan dalam diri si pelajar.

  h.

  Ulangan dan latihan perlu akan tetapi harus didahului oleh pemahaman.

4. Tujuan Belajar

  Ada tiga jenis tujuan dari proses belajar menurut Sardiman (1986:27), yaitu: a.

  Untuk mendapatkan pengetahuan b.

  Penanaman konsep dan keterampilan c. Pembentukan sikap 5.

   Jenis-Jenis Belajar

  Berkenaan dengan proses belajar yang terjadi pada diri siswa, Gagne (1985) mengemukakan delapan jenis belajar. Kedelapan jenis belajar tersebut adalah: a.

  Belajar Isyarat (Signal Learning) Belajar melalui isyarat adalah melakukan tindakan atau tidak melakukan sesuatu karena adanya tanda atau isyarat.

  b.

  Belajar Stimulus-Respon (Stimulus-Response Learning)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Belajar stimulus respon terjadi pada diri individu karena ada rangsangan dari luar.

  c.

  Belajar Rangkaian (Chaining Learning) Belajar rangkaian terjadi dari perpaduan berbagai proses stimulus respon (S-R) yang telah dipelajari sebelumnya sehingga melahirkan perilaku yang segera atau spontan seperti konsep merah putih, panas dingin, ibu bapak, kaya miskin dan sebagainya.

  d.

  Belajar Asosiasi Verbal (Verbal Association Learning) Belajar asosiasi verbal terjadi bila individu telah mengetahui sebutan bentuk dan dapat menangkap makna yang bersifat verbal. Miasal perahu seperti itik atau kereta seperti kaki seribu dan sebagainya.

  e.

  Belajar Membedakan (Discrimination Learning) Belajar diskriminasi terjadi bila individu berhadapan dengan benda, suasana, atau pengalaman yang luas dan mencoba membeda-bedakan hal- hal yang jumlahnya banyak itu. Misal membedakan jenis tumbuhan berdasar urat daunnya.

  f.

  Belajar Konsep (Concept Learning) Belajar konsep terjadi bila individu menghadapi berbagai fakta atau data yang kemudian ditafsirkan ke dalam suatu pengertian atau makna yang abstrak. Misalnya, binatang, tumbuhan, dan tumbuhan termasuk makhluk hidup. PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI g.

  Belajar Hukum atau Aturan (Rule Learning) Belajar aturan/hokum terjadi bila individu menggunakan beberapa rangkaian peristiwa atau perangkat data yang terdahulu atau yang diberikan sebelumnya dan menerapkannya atau menarik kesimpulan dari data tersebut menjadi suatu aturan.

  h.

  Belajar Pemecahan Masalah (Problem Solving Learning) Belajar pemecahan masalah terjadi bila individu menggunakan berbagai konsep atau prinsip untuk menjawab suatu pertanyaan, misalnya, mengapa harga bahan bakar minyak naik.

6. Prestasi Belajar

  Prestasi adalah hasil yang telah dicapai seseorang dalam melakukan kegiatan. Menurut Nana (1990 : 22) hasil belajar adalah kemampuan- kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya.

  Menurut Gagne dalam Nurgiyantoro (2009 : 22) mengemukakan bahwa keluaran belajar dapat dibedakan ke dalam lima kategori sebagai berikut : 1.

  Keterampilan Intelektual (Intelectual Skills) Keterampilan intelektual adalah kecakapan yang membuat seseorang berkompeten, yang memungkinkan untuk menanggapi konseptualisasi lingkungannya. Ada empat kategori keterampilan intelektual yaitu;(a) Membedakan (discrimination) , kemampuan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  membedakan benda-benda atau simbol. (b) Konsep (Concepts), kemampuan menggunakan dan mendefinisikan dengan betul konsep- konsep suatu hal. (c) Aturan (Rules), kemampuan untuk memungkinkan siswa untuk berbuat sesuatu dengan menggunakan simbol dan dapat mengikuti aturan itu dalam penampilannya. (d) Aturan tingkat tinggi

  (higher-order rules), merupakan gabungan dari keterampilan sebelumnya untuk memecahkan masalah.

  2. Strategi Kognitif (Cognitive Strategies) Strategi kognitif merupakan kecakapan khusus yang amat penting memungkinkan siswa dapat belajar dan menentukan sesuatu secara sendiri. Strategi kognitif merupakan kemampuan yang mengatur seseorang untuk memilih ”cara”, misalnya belajar bagaimana belajar, yang paling cocok untuk dirinya.

  3. Informasi Verbal (Verbal Information) Informasi verbal adalah hasil belajar yang berupa informasi dan pengetahuan verbal. Informasi dapat dibedakan dalam fakta, nama, prinsip, dan generalisasi.

  4. Keterampilan Motor (Motor Skill) Keterampilan motor adalah keluaran belajar yang berkaitan dengan gerakan otot seperti mengucapkan lafal-lafal bahasa, berdeklamasi, mengetik, dan sebagainya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

5. Sikap (Attitudes)

  Sikap merupakan sejumlah bentuk keluaran belajar tersendiri yang sering dikaitkan dengan nilai-nilai seperti toleransi, suka membaca, mencintai sastra, kesediaan bertanggungjawab, dan sebagainya. Pengaruh sikap terhadap seseorang adalah adanya reaksi positif dan negatif kepada orang lain, benda atau situasi.

  Menurut Gagne dalam Nana Sudjana (1989 : 30) menyebut hasil belajar adalah:

  1. keterampilan intelektual; 2. strategi kognitif; 3. informasi verbal; 4. sikap; dan 5. keterampilan.

  Menurut Bloom dalam Nurgiyantoro (2009 : 24) mengemukakan bahwa keluaran belajar ke dalam tiga kategori atau biasa disebut dengan ”ranah” (terjemahan dari domain), yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik (Ivor Davies, 1976, lewat Burhan Nurgiyantoro,1988:42).

  Ketiga ranah yang kemudian terkenal dengan sebutan taksonomi Bloom.

  Menurut Bloom dalam Arikunto (1990:110) bahwa hasil belajar dibedakan menjadi tiga aspek yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik.

  Menurut Bloom dalam Nana (1990 : 22) ada tiga ranah hasil belajar yaitu: a.

  Ranah Kognitif

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Ranah kognitif berhubungan dengan hasil belajar intelektual yang terdiri dari enam aspek yaitu pengetahuan atau ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi.

  b.

  Ranah Afektif Ranah afektif berhubungan dengan sikap yang terdiri dari lima aspek yaitu penerimaan, jawaban atau reaksi, penilaian, organisasi, dan internalisasi.

  c.

  Ranah Psikomotor Ranah psikomotor berhubungan dengan hasil belajar keterampilan dan kemampuan bertindak yang terdiri dari enam aspek yaitu gerakan refleks, keterampilan gerakan dasar, kemampuan perseptual, keharmonisan atau ketepatan, gerakan keterampilan kompleks, dan gerakan ekspresif dan interpretatif.

  Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dirancang mengikuti prinsip- prinsip belajar-mengajar. Belajar mengajar merupakan kegiatan aktif siswa dalam membangun makna atau pemahaman, sehingga guru perlu memberikan dorongan kepada siswa untuk menggunakan otoritas atau haknya dalam membangun gagasan. Tanggung jawab belajar berada pada diri siswa, tetapi guru bertanggung jawab untuk menciptakan situasi yang mendorong prakarsa, motivasi, dan tanggung jawab siswa untuk belajar sepanjang hayat (Departemen Pendidikan Nasional, 2003).

  Winkel (1996:226) mengemukakan bahwa prestasi belajar merupakan bukti keberhasilan yang telah dicapai oleh seseorang. Maka prestasi belajar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  merupakan hasil maksimum yang dicapai oleh seseorang, setelah melaksanakan usaha-usaha belajar.

  Dari uraian para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar adalah kemampuan yang diperoleh siswa berupa aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik pada mata pelajaran yang diperoleh dalam jangka waktu tertentu dan dapat diukur dengan tes buatan guru serta ditunjukkan oleh skor-skor yang diperoleh siswa. Mencakup objek langsung ( fakta-fakta, keterampilan-keterampilan, konsep-konsep dalam lima pelajaran pokok SD) dan objek tak langsung ( kemampuan berpikir logis, kemampuan memecahkan masasalah. sikap positif terhadap pelajaran).

7. Faktor-faktor yang mempengaruhi Prestasi Belajar

  Menurut Muhibbin (1995 : 132-139) faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu: 1)

  Faktor Internal Faktor internal (faktor dari dalam siswa), yakni keadaan / kondisi jasmani dan rohani siswa. Faktor ini meliputi 2 aspek, yakni: a.

  Aspek fisiologis (yang bersifat jasmaniah) b.

  Aspek psikologis (yang bersifat rohaniah) Faktor-faktor yang termasuk aspek psikologis adalah:

  a.) Intelegensi siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Menurut William dalam Nurkancana (1983 : 172) intelegensi adalah suatu kapasitas yang bersifat umum daripada individu untuk mengadakan penyesuaian terhadap situasi yang baru atau suatu problem yang dihadapi. Prestasi belajar sangat dipengaruhi oleh tingkat intelegensi seseorang. Berarti semakin tinggi tingkat intelegensi seorang siswa maka prestasi belajar yang ia peroleh akan semakin tinggi juga dan sebaliknya semakin rendah tingkat intelegensi maka prestasi belajar yang ia peroleh akan semakin rendah juga.

  Dengan prestasi belajar yang tinggi maka kesempatan meraih sukses akan semakin besar.

  b.) Sikap siswa

  Menurut Muhibbin (1995 : 135) sikap adalah gejala internal yang berdimensi afektif berupa kecenderungan untuk mereaksi atau merespon dengan cara yang relatif tetap terhadap objek orang, barang, dan sebagainya baik secara positif maupun negatif. Dalam melakukan kegiatan belajar, sikap sangat menetukan prestasi belajar siswa. Siswa yang bersikap positif terhadap pelajaran dan guru akan lebih mudah menerima pelajaran. Hal ini akan berpengaruh pada prestasi belajarnya yang tinggi. Sebaliknya jika siswa bersikap negatif terhadap pelajaran dan guru akan kesulitan dalam menerima pelajaran. Hal ini akan berpengaruh pada prestasi belajarnya yang rendah.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  c.) Bakat siswa

  Menurut Crow and Crow dalam Nurkancana (1983 : 200) bakat adalah suatu kualitas yang nampak pada tingkah laku manusia pada suatu lapangan keahlian tertentu seperti musik, seni pengarang, kecakapan dalam matematika, keahlian dalam bidang mesin, atau keahlian-keahlian lainnya. Namun pada dasarnya tidak setiap orang mau mengembangkan bakatnya, sehingga bakatnya tidak tampak dan berkembang. Jika seseorang mau mengembangkan bakat yang ia miliki, maka ia akan berprestasi dengan bakat yang ia miliki.

  d.) Minat siswa

  Menurut Muhibbin (1995 : 136) minat (interest) berarti kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu. Siswa yang memiliki minat yang tinggi terhadap mata pelajaran, maka prestasi belajarnya akan tinggi pula. Hal ini karena anak menyenangi dan merasa tertarik terhadap pelajaran tersebut.

  e.) Motivasi siswa

  Menurut Muhibbin (1995 : 136-137) motivasi adalah keadaan internal yang mendorong untuk berbuat sesuatu. Jenis motivasi ada dua macam yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah hal dan keadaan yang berasal dari dalam diri siswa sendiri yang dapat mendorongnya melakukan tindakan belajar. Motivasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  ekstrinsik adalah hal dan keadaan yang datang dari luar individu siswa yang juga mendorongnya untuk melakukan kegiatan belajar.

  2) Faktor Eksternal

  Menurut Muhibbin (1995 : 132) faktor eksternal (faktor dari luar siswa), yakni kondisi/keadaan lingkungan di sekitar siswa. Faktor-faktor eksternal tersebut antara: a.

  Lingkungan sosial

  • Lingkungan sekolah meliputi guru-guru, para staf administasi, dan teman-teman sekelas
  • Lingkungan masyarakat meliputi masyarakat, tetangga dan teman dalam pergaulan. Lingkungan masyarakat sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa.
  • Lingkungan keluarga meliputi orang tua dan anggota keluarga siswa.

  b.

  Lingkungan non sosial Yang termasuk dalam lingkungan non-sosial meliputi gedung sekolah dan letak geografisnya, tempat tinggal keluarga siswa dan letak geografinya, sarana prasarana, keadaan cuaca dan waktu belajar yang digunakan siswa.

  3) Faktor Pendekatan Belajar

  Menurut Muhibbin (1995 : 139) pendekatan belajar adalah segala cara atau strategi yang digunakan siswa dalam menunjang efektivitas dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  efisiensi proses pembelajaran materi tertentu. Faktor pendekatan belajar sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan proses pembelajaran siswa.

  Menurut Roestiyah ( 1982 : 159 ) faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar, antara lain :

  1. Faktor internal, yaitu faktor yang timbul dari dalam anak itu sendiri, seperti kesehatan, rasa aman, kemampuan, minat dan sebagainya.

  2. Faktor eksternal, yaitu faktor yang datang dari luar diri anak, seperti kebersihan rumah, udara yang panas, lingkungan, dan sebagainya.

C. Hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa.

  Hal atau pelajaran baru yang dipelajari anak akan menimbulkan sikap senang dan tidak tidak senang. Perasaan senang atau tidak senang terhadap hal yang ia pelajari bergantung pada apa yang ia pelajari, apakah yang ia pelajari menarik atau tidak. Jika anak merasa senang terhadap hal yang ia pelajari maka ia akan mempelajarinya scara berkelanjutan dan terus-menerus. Perasaaan senang yang berkelanjutan ini sering disebut dengan minat. Anak yang berminat terhadap sesuatu berarti anak tersebut akan mempelajarinya secara berkelanjutan dengan perasaan senang. Siswa yang berminat pada salah satu pelajaran, berarti siswa tersebut mempunyai semangat atau gairah belajar yang tinggi terhadap pelajaran tersebut. Semangat belajar yang tinggi itu muncul karena adanya ketertarikan yang menetap. Kecenderungan yang menetap pada diri seorang siswa menunjukkan bahwa adanya ketertarikan terhadap bidang atau pengalaman yang sedang dipelajari. Anak yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mempunyai minat belajar yang tinggi, maka anak tersebut diduga akan mendapatkan prestasi belajar yang tinngi pula. Dan sebaliknya, jika anak tersebut mempunyai minat belajar yang rendah, maka anak tersebut diduga mendapatkan prestasi belajar yang rendah pula.

D. Hipotesis

  Hipotesis penelitian ini adalah “ Ada hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011.

  ”

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian yang akan dilaksanakan adalah penelitian deskriptif

  menggunakan metode studi korelasi dengan teknik korelasi Serial. Arief Furchan (1982:415) menyatakan bahwa dalam penelitian deskriptif tidak ada perlakukan yang diberikan atau dikendalikan seperti yang dapat ditemui dalam penelitian eksperimen. Tujuan penelitian ini adalah melukiskan variabel atau kondisi “apa yang ada” dalam suatu situasi.

  Studi korelasi adalah penelitian deskriptif yang digunakan dengan tujuan menetapkan besarnya hubungan antara variabel-variabel. Studi korelasi memungkinkan peneliti memastikan sejauh mana perbedaan di salah satu variabel ada hubungannya dengan perbedaan dalam variabel lain. Besarnya hubungan itu ditetapkan dengan koefisien korelasi (Furchan, 1982:415).

  Teknik korelasi Serial dalam penelitian ini digunakan untuk menguji hipotesis tentang hubungan minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa.

  Hasil penelitian hanya berlaku di SD Pangudi Luhur Muntilan dan tidak berlaku di SD-SD lain.

B. Tempat Penelitian

  Tempat yang digunakan untuk penelitian adalah SD Pangudi Luhur Muntilan, yang beralamat di Jalan Kartini No 4, Muntilan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI C.

   Subyek Penelitian Subyek penelitian adalah siswa yang akan di minta informasinya.

  Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah siswa-siswi kelas

  V SD Pangudi Luhur Muntilan, yang berjumlah 36 siswa dan terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan.

D. Waktu Penelitian

  Penelitian akan dilakukan pada tahun pelajaran 2011/2012, pada awal semester pertama.

Tabel 3.1 Jadwal Penelitian Tahun 2010 2011 Bulan Bulan

  No. Kegiatan

  Nove De Ja F Mar Apr Mei Juni Juli Agustus S Oktobe Nove De nua ebr eptembe se se il ua mber mber et mber mber ri ri r r

  1. Pemilihan judul dan

  

  penyusunan

  KK N di

  proposal

   Kal

  2. Konsultasi Bab I,

   iman

  II, dan III

  3. Bimbingan dengan

  

√ √ √ √

ta n

  dosen pembimbing

  4. Penyusunan

  

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kuesioner

  5. Uji Coba Kuesioner

  

  6. Perhitungan Taraf

  

  Validitas dan Reliabilitas Soal

  7. Pengumpulan Data

  

  Penelitian

  8. Analisis Data

  

  9. Pembahasan

  

  10. Ujian Skripsi

  

  11. Revisi Skripsi

  

  12. Pengumpulan

  

  Skripsi E.

   Variabel Penelitian

  Variabel adalah objek peneliti atau apa yang menjadi titik perhatian dari suatu penelitian (Arikunto, 1993:91). Variabel dalam penelitian ini sebagai berikut: 1.

  Variabel Bebas (X) (Independent Variabel) Variabel bebas adalah variabel yang jika berubah akan mempengaruhi variabel lainnya. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu minat belajar.

  Minat belajar adalah kecenderungan yang agak menetap seseorang untuk merasa tertarik pada pelajaran dan merasa senang berkecimpung dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pelajaran, sikap pada pelajaran, terciptanya konsentrasi pada saat pelajaran, mencegah gangguan dari luar, memperkuat melekatnya pelajaran dalam ingatan siswa, bekerja menyelesaikan tugas yang diberikan guru, respon atas pertanyaan guru.

2. Variabel Terikat (Y) (Dependent Variabel) Variabel terikat adalah variabel yang nilainya akan \diramalkan.

  Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu prestasi belajar. Prestasi belajar adalah kemampuan perolehan siswa berupa pengetahuan pelajaran yang diukur dengan tes buatan guru dan ditunjukkan oleh skor-skor yang diperoleh siswa. Mencakup nilai rata-rata lima pelajaran inti di SD, yaitu: Pendidikan Kewarganegaraan (Pkn) , Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

F. Alat Pengumpul Data

  Sebenarnya banyak sekali jenis instrumen penelitian yang dapat digunakan sebagai alat pengumpul data atau informasi karena memang banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengumpulkan suatu informasi (Anggoro, 2010 : 5.4). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah :

1. Kuesioner

  Menurut Burhan Nurgiyantoro, kuesioner merupakan serangkaian (daftar) pertanyaan tertulis yang ditujukan kepada siswa (dalam penelitian: responden) mengenai masalah-masalah tertentu, yang bertujuan untuk mendapatkan tanggapan siswa (responden tersebut).

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Menurut Suharsimi Arikunto, kuesioner merupakan sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden. Tujuannya adalah untuk mengetahui pendapat, ide dan gagasan dari responden. Kuesioner yang dipakai dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup Kuesioner tertutup adalah kuesioner yang sudah disediakan jawabannya sehingga responden tinggal memilih (Arikunto, 2006:152).

  Dalam penelitian ini, kuesioner dalam bentuk tertutup karena sudah tersedia jawaban-jawaban yang berupa pernyataan-pernyataan yang berbeda. Peneliti menggunakan 40 butir pernyataan yang harus dijawab oleh responden. Pernyataan terdiri atas 34 item positif dan 6 item negatif.

  Kuesioner dalam penelitian ini mengacu pada kerangka milik Florentina Rina Budi (2005). Dalam penelitian tersebut kisi-kisi kuesioner sudah mewakili dalam pengukuran minat belajar siswa dan sudah lengkap dan jelas. Selain itu, juga sudah sejalan dengan kajian pustaka yang ada. Namun dalam penyusunan item soal, peneliti memodifikasi pernyataan dan mengembangkannya sesuai dengan kerangka kuesioner. Modifikasi ini dilakukan untuk menyesuaikan setiap item pernyataan yang sesuai untuk siswa SD. Adapun bentuk modifikasi dari item pernyataan dapat dilihat pada tabel 3.2 di bawah ini. Berikut ini adalah kisi-kisi instrumen minat belajar:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Tabel 3.2 Kisi-kisi penyusunan Instrumen Minat Belajar

  No Indikator Item positif Item negatif

  1 Sikap pada merasa

   Saya sudah berada di  Saya pelajaran dalam kelas pada saat guru kesulitan dengan Matematika, memasuki ruang kelas pelajaran

  Bahasa memperhatikan  Saya Indonesia, PKn,

  Matematika, Bahasa setiap penjelasan guru

  IPA dan IPS ketika guru mengajar di Indonesia, PKn, IPA kelas ** ) dan IPS merasa senang

   Saya mengikuti pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS **) pelajaran  Sebelum Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS dimulai, saya selalu mempersiapkan buku matematika selalu ingin

   Saya mendapatkan nilai yang terbaik Bahasa

   Matematika, Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS adalah pelajaran yang mudah dan mengasyikkan Bahasa

   Matematika, Indonesia, PKn, IPA dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  IPS adalah pelajaran yang berguna dalam kehidupan sehari-hari

  2 Terciptanya konsentrasi pada pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS  Saya konsentrasi mengikuti pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS karena ingin memperoleh nilai yang baik **)

   Saya tidak pernah mengantuk saat mengikuti pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS  Saya lebih suka ijin keluar kelas saat pelajaran  Saya lebih suka berbicara dengan teman sebangku saya saat pelajaran  Saya tidak bisa konsentrasi dengan pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS ketika pelajaran tersebut diajarkan pada jam terakhir

  3 Mencegah gangguan perhatian dari luar kelas

   Ketika guru berada di luar kelas, saya tetap akan belajar dengan baik **)  Saya selalu memperhatiakan hal- hal di luar kelas **)

  4 Memperkuat melekatnya  Saya merasa senang bila di beri pertanyaan oleh

   Saya baru belajar Matematika, Bahasa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  bahan pelajaran guru Indonesia, PKn, IPA dalam ingatan dan IPS ketika ada  Saya akan memberikan siswa ulangan usul bila guru saat menjelaskan terlalu cepat

   Apabila penjelasan guru ada yang keliru, saya akan memberikan koreksi **)  Saya berusaha untuk mengerjakan tugas Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS karena ingin memperoleh nilai yang baik

   Saya selalu siap bila ditunjuk untuk maju ke depan oleh guru  Saya selalu menyimak penjelasan guru dengan serius  Saya selalu belajar serius bila akan ulangan Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS tidak pernah  Saya membolos setiap ada pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

   Setelah sampai di rumah, saya akan mengulangi hal- hal yang penting dalam pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS **)  Saya selalu membuat catatan khusus untuk hal- hal yang penting dalam pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS **  Saya belajar Matematika,

  Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan

  IPS untuk mempelajari materi yang akan dipelajari keesokan harinya

   Saat ulangan Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS , saya mengerjakan sendiri bukan hasil dari mencontek jawaban teman

  • )

   Apabila saya mengalami kesulitan pada saat pelajaran saya pasti bertanya pada guru  Apabila saya mengalami

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kesulitan saya saat pelajaran anda pasti bertanya pada teman **)

   Saya merasa senang bila bisa membantu kesulitan teman saat pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS  Saya selalu membuat catatan / rumus-rumus untuk memudahkan belajar Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS menambah  Untuk pengetahuan Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS , saya sering ikut les  Saya selalu membeli buku

  Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS untuk memperluas pengetahuan saya  Saya selalu meminjam buku Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS di perpustakaan

  5 Mengurangi  Saya lebih senang belajar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kebosanan Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS dari internet  Saya lebih tertarik jika pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan

  IPS menggunakan media yang menarik senang belajar

   Saya Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS dengan latihan soal- soal membentuk

   Saya kelompok belajar dengan teman sekelas untuk menyelesaikan tugas-tugas Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS **)  Saya membuat catatan dan rumus-rumus sendiri untuk memudahkan menghafalkan belajar Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS

  • ** ) Item yang dimodifikasi dari Florentina Rina Budi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Dari kisi-kisi minat belajar di atas, peneliti mengembangkan ke dalam sebaran item kuesioner sebagai berikut:

Tabel 3.3 Sebaran Item Kuesioner

  No item soal No Indikator Minat Belajar Item positif Item negatif

  1 1,2,3,4,6,7,8

  5 Sikap pada pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  2 Terciptanya konsentrasi pada 12,13 9,10,11 pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  3 Mencegah gangguan

  14

  15 perhatian dari luar kelas

  4 Memperkuat melekatnya 16,17,18,19,20,21,2

  27 bahan pelajaran dalam 2,23,24,25,26,28,29, ingatan siswa 30,31,32,33,34,35 5 36,37,38,39,40

  Mengurangi kebosanan

  Jumlah item

  34

  6 Dalam melakukan pengukuran terhadap minat belajar, untuk mengetahui gagasan, ide dan pendapat siswa digunakan Skala Likert.

  Skala Likert yang digunakan yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju, dan tidak setuju. Adapun pengukurannya sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Tabel 3.4 Pengukuran Skala Likert

  Skor Alternatif Jawaban Positif Negatif

  Sangat setuju

  4

  1 Setuju

  3

  2 Kurang setuju

  2

  3 Tidak setuju

  1

  4 2.

  Dokumentasi (pengumpulan data-data sekunder) Data sekunder yang berupa nilai akademik siswa, yakni nilai rapor siswa kelas V semester 2.

G. Uji Coba Instrumen Penelitian

  Uji coba instrumen penelitian dilakukan sebelum kuesioner diberikan kepada responden. Tujuannya adalah untuk menghindari pernyataan- pernyatan yang kurang jelas maksudnya, menghilangkan kata-kata yang sulit untuk dipahami, dan mempertimbangkan pengurangan atau penambahan butir/item.

  Instrumen ditentukan oleh tingkat kesahihan dan keterandalan. Uji coba instrumen ini dimaksudkan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Pelaksanaan analisis uji coba validitas penelitian ini diberikan kepada 31 siswa kelas VI di SD Kanisius Blongkeng yang beralamat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 1.

  Pengujian Validitas Validitas adalah suatu taraf sampai di mana suatu tes mampu mengukur apa yang seharusnya diukur (Masidjo, 1995:242). Azwar

  (2009:5) menjelaskan bahwa suatu tes atau instrumen pengukur dapat dikatakan mempunyai validitas yang tinggi apabila alat ukur tersebut menjalankan fungsi ukurnya, atau memberikan hasil ukur yang sesuai maksud dilakukannya pengukuran tersebut. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan validitas butir dengan rumus:

  ∑

  =

  (∑ ²) (∑ ²)

  Keterangan: = Koefisien korelasi

  ∑ = Jumlah perkalian antara skor butir dengan skor total ∑ ² = Jumlah kuadrat skor butir ∑ ² = Jumlah kuadrat skor total Sedangkan penghitungannya memakai program SPSS statistics 18.00 for Windows .

  Dalam penelitian ini, item dinyatakan valid apabila taraf signifikansinya lebih besar atau sama dengan 0,30 ( ≥ 0,30). Dari hasil penghitungan, item yang dinyatakan valid akan digunakan untuk penelitian di kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan. Adapun langkah- langkah pengujiannya sebagai berikut: a.

  Memasukkan data skor yang diperoleh siswa ke dalam data uji coba PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI b.

  Menghitung skor total yang diperoleh setiap siswa dengan bantuan Microsoft Office Excel 2007.

  c.

  Mentabulasikan data tersebut kedalam tabel uji coba pada program SPSS statistics 18.00 for Windows.

  d.

  Menguji validitas dengan langkah : analyze - correlate – bivariate – memindahkan semua item ke kolom variables - beri tanda cek pada kotak dengan pilihan Pearson dan Two Tailend pada kolom Test of

  Significance - klik Ok Setelah dilakukan penghitungan, terdapat 34 item yang valid.

  Untuk mengetahui hasil analisis uji coba kuesioner minat belajar , dapat dilihat pada “Tabel Hasil Analisis Uji Validitas Kuesioner Minat Belajar

  Siswa Kelas VI SD Kanisius Blongkeng Tahun pelajaran 2011/2012 ”

  (lampiran 4). Sebagai instrumen penelitian, peneliti akan menggunakan soal yang harus dijawab para siswa. Dengan demikian, peneliti akan menggunakan item pernyataan yang valid dan tidak merevisi item yang tidak valid karena semua indikator sudah ada dalam item sebaran. Adapun sebaran dari hasil penghitungan validitas item dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel 3.5 Tabel Validitas Item Kuesioner Minat Belajar Jumlah Soal Keterangan Tidak No. Indikator Jumlah Valid (+) (-) Valid

  Sikap pada pelajaran

  7

  1

  8

  7

  1 1.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  18

  Taraf reliabilitas suatu tes dinyatakan dalam suatu koefisien yang disebut koefisien reliabilitas atau r tt . Koefisien reliabilitas dinyatakan dalam suatu bilangan koefisien antara -1,00 sampai dengan 1,00 yang

  Pengujian reliabilitas Reliabilitas adalah taraf sampai di mana suatu tes mampu menunjukkan konsistensi hasil pengukurannya yang diperlihatkan dalam taraf ketetapan dan ketelitian hasil (Masidjo, 1995:209). Lebih lanjut Kountur (2003:156) menjelaskan bahwa suatu instrumen penelitian disebut reliabel apabila instrumen tersebut konsisten dalam memberikan penilaian atas apa yang diukur.

  6 2.

  34

  40

  6

  34

  2 Total Item

  3

  5

  5

  2 5. Mengurangi kebosanan

  Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan

  IPS 2. Terciptanya konsentrasi pada pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  1

  19

  1 4. Memperkuat melekatnya bahan pelajaran dalam ingatan siswa

  1

  2

  1

  1

  Mencegah gangguan perhatian dari luar kelas

  5 3.

  5

  3

  2

  IPA dan IPS

  20

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dapat dilihat pada tabel 3.6. Adapun tabel klasifikasi koefisien korelasi reliabilitas suatu tes menurut Masidjo (1995:209) adalah sebagai berikut:

Tabel 3.6 Klasifikasi Koefisien Korelasi Reliabilitas Koefisien Korelasi Kualifikasi

  ±0,91 Sangat tinggi

  • – ±1,00 ±0,71 Tinggi – ±0,90

  ±0,41 Cukup

  • – ±0,70 ±0,21 Rendah – ±0,40

  Sangat rendah

  • – ±0,20 Dalam penelitian ini, untuk menguji reliabilitas menggunakan teknik belah dua (Split
  • – half method). Hasil dari suatu tes dibelah menjadi dua bagian yaitu bagian pertama yang berasal dari item-item bernomor gasal, dan bagian kedua berasal dari item-item bernomor genap. Hasil dari dua belahan tersebut kemudian dikorelasikan dengan menggunakan teknik korelasi Product-Moment dari Pearson (Masidjo, 1995:218). Adapun rumus untuk menghitung reliabilitas yaitu sebagai berikut:

  ∑ − ∑ (∑ ) =

  2

  2

  2

  }{ { ∑ − ∑ ∑ − (∑ )²}

  Keterangan: : Koefisien korelasi product moment

  N : jumlah responden  X : jumlah skor pada belahan ganjil  Y : Jumlah skor pada belahan genap XY : jumlah perkalian antara skor butir/item dengan skor total

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Y² : jumlah kuadrat pada belahan genap Taraf reliabilitas satu tes diperoleh dengan menggunakan koefisien korelasi dari Spearman Brown yang merupakan koreksi dari koefisien korelasi product moment. Rumus koefisien korelasi Spearman Brown adalah sebagai berikut (Masidjo,1995:219):

  2 × = 1 +

  Keterangan: r tt : koefisien reliabilitas r : koefisien gasal-genap

  gg

  r bb : koefisien belahan I dan II Setelah dilakukan penghitungan, diperoleh hasil koefisian sebesar 0,92 dan termasuk dalam klasifikasi sangat tinggi. Adapun penghitungannya dapat dilihat di lampiran 9 (Hasil Analisis Uji Reliabilitas Kuesioner Minat Belajar Siswa Kelas VI SD Kanisius Blongkeng Tahun pelajaran 2011/2012).

H. Teknik Analisis Data

  Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi serial. Dalam teknik ini, akan dikelompokkan ke dalam tiga kategori yaitu siswa yang mempunyai minat belajar tinggi, sedang dan rendah. Ketiga kategori tersebut kemudian dikorelasikan dengan prestasi belajar siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Analisis data korelasi serial menurut Arikunto (1991:214) dapat dirumuskan sebagai berikut:

  M       r t

   rser 2

       r t

  SD tot  

   P

     

  Keterangan: r ser : koefisien korelasi serial : ordinat yang lebih rendah

  r t : ordinat yang lebih tinggi

  M : mean SD tot : standar deviasi total P : proporsi individu dalam golongan Dengan melihat rumus di atas, maka yang diperlukan adalah ordinat yang lebih rendah, ordinat yang lebih tinggi, mean, standar deviasi total dan proporsi individu dalam golongan. Adapun langkah-langkah dalam menghitung yaitu sebagai berikut (Arikunto, 1989:215):

  1. Mendaftar nilai hasil belajar ke dalam 3 kelompok, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Adapun rentangnya sebagai berikut:

Tabel 3.7 Jarak Nilai Minat Tiap Kelompok Kelompok Minat Jarak Nilai Minat

  Tinggi 102

  • – 136 Sedang

  68

  • – 101 Rendah

  34

  • – 67 2.

  Menentukan proporsi individu dalam kelompok.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3.

  ).

  k

  Menghitung banyaknya subyek setiap kelompok motivasi belajar (n

  n k

  P

  Rumus:

  N

  Keterangan: P = proporsi n k = banyaknya subyek dalam kelompok N = banyak subyek seluruhnya 4. Menghitung nilai rata-rata (mean) tiap kelompok.

  5. Menentukan ordinat, yaitu ordinat yang lebih rendah dan ordinat yang lebih tinggi. Istilah ordinat yang lebih rendah dan ordinat yang lebih tinggi merupakan keterangan dari tinggi ordinat untuk batas antara dua kelompok dalam kurva normal.

6. Membuat tabel kerja.

  Tabel kerja digunakan untuk menghitung korelasi serialnya.

  7. Mencari standar deviasi total. Dapat dihitung dengan rumus standar deviasi yaitu: 2

  1 2 SN

  X

  X    

  N

  Keterangan: S = deviasi standar N = jumlah siswa

  = skor total siswa ∑X

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8.

  Menghitung korelasi serial (dalam hal ini disebut korelasi triserial, karena ada 3 kategori, yaitu tinggi, sedang, dan rendah) adalah dengan menggunakan rumus yang ada:

  ∑[ 0 ] − 0 r = ser

  2

  • – 0 SDtot ∑ P Dalam penelitian ini koefisien korelasi serial mengacu pada klasifikasi

  Sugiyono (2001 : 183), yang dapat dilihat dalam tabel berikut:

Tabel 3.8 Klasifikasi Tiap Koefisien Korelasi

  

No Koefisien Korelasi Klasifikasi

  0,00 0,19

  • – 1 Sangat rendah

  ±

  ± ±

  • – 2 0,20 0,39 Rendah

  ± ±

  • – 3 0,40 0,59 Sedang

  ± ±

  • – 4 0,60 0,79 Kuat

  ± ±

  • – 5 0,80 1,0 Sangat Kuat

  Sedangkan untuk mengetahui seberapa besar sumbangan minat belajar terhadap prestasi belajar siswa dapat dirumuskan sebagai berikut: KP = r ser x 100% Keterangan : KP : Koefisien Penentu r ser : Koefisien Korelasi Serial

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. HASIL PENELITIAN Penelitian hubungan antara minat belajar dengan prestasi belajar siswa

  ini mengambil data dari siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan. Jumlah siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan ada 39 siswa, namun karena ada 3 siswa yang tidak masuk maka penelitian dilakukan dengan jumlah 36 siswa. Penelitian dilakukan pada hari Jumat, tanggal 5 Agustus 2011 pukul 08.00-

  08.30. Penelitian dengan dibantu satu teman, untuk membantu membagi kuesioner.

  Pada awal masuk kelas para siswa sudah siap di tempat duduknya masing-masing. Peneliti menyampaikan maksud dan tujuan dengan bantuan arahan dari kepala sekolah. Peneliti membagikan kuesioner dengan dibantu teman, kemudian membacakan cara mengisi kuesioner.tersebut. Setelah para siswa memahami, mereka mulai mengisi kuesioner. Para siswa terlihat sangant serius, namun ada beberapa siswa yang rebut sendiri. Setelah selesai mereka mengumpulkan dengan tertib dan kembali ke tempat duduk masing- masing.

1. Minat Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan

  Setelah melakukan penelitian, peneliti mendapatkan kembali sejumlah 36 kuesioner dan mendapatkan data tentang minat belajar siswa SD Pangudi Luhur Muntilan. Berikut ini adalah data yang diperoleh :

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  27 V27

  20 V20 121

  21 V21 107

  22 V22

  58

  23 V23

  67

  24 V24

  96

  25 V25

  89

  26 V26 117

  94

  18 V18 109

  28 V28 116

  29 V29 103

  30 V30 124

  31 V31 117

  32 V32 130

  33 V33 105

  34 V34

  85

  35 V35

  99

  36 V36 111

  19 V19 115

Tabel 4.1 Skor Minat Belajar

  No Kode Siswa Skor Minat

  8 V8 105

  1 V1

  90

  2 V2

  87

  3 V3

  66

  4 V4 114

  5 V5 123

  6 V6

  91

  7 V7 106

  9 V9 114

  16 V16 110

  10 V10

  89

  11 V11

  98

  12 V12

  97

  13 V13

  62

  14 V14 107

  15 V15

  99

  17 V17 133

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  9 V19 115

  Tinggi 102-136 Sedang 68-101 Rendah 34-67

  19 V8 105

Kelompok Minat Jarak Nilai Minat

  18 V33 105

  17 V7 106

  16 V14 107

  15 V21 107

  14 V18 109

  13 V16 110

  12 V36 111

  11 V4 114

  10 V9 114

  Berdasarkan data di atas, peneliti mengelompokkan minat belajar siswa menjadi tiga kelompok, sebagai berikut :

Tabel 4.2 Jarak Nilai Minat Tiap Kelompok a.

  7 V26 117

  6 V31 117

  5 V20 121

  4 V5 123

  3 V30 124

  2 V32 130

  1 V17 133

  Skor Minat

  No Kode Siswa

Tabel 4.3 Kelompok Minat Belajar Tinggi

  4.1 siswa yang mempunyai minat tinggi adalah :

  Kelompok Minat Tinggi (102-136) Siswa yang mempunyai minat belajar tinggi adalah siswa yang mempunyai skor minat antara 102-136. Berdasarkan tabel

  8 V28 116

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  9 V12

  6 V6

  91

  7 V27

  94

  8 V24

  96

  97

  5 V1

  10 V11

  98

  11 V15

  99

  12 V35

  99 Berdasarkan tabel di atas, terdapat 12 siswa yang mempunyai minat belajar yang sedang. Persentase siswa yang berada pada kelompok ini adalah:

  90

  Berdasarkan tabel di atas, terdapat 20 siswa yang mempunyai minat belajar yang tinggi. Persentase siswa yang berada pada kelompok ini adalah: % =

  jumlah siswa dalam kelompok jumlah siswa seluruhnya

  No Kode Siswa

  x 100% % =

  20

  36

  x 100% = 55,6% b. Kelompok Minat Sedang (68-101)

  Siswa yang mempunyai minat belajar sedang adalah siswa yang mempunyai skor minat antara 68-101. Berdasarkan table 4.1 siswa yang mempunyai minat sedang adalah :

Tabel 4.4 Kelompok Minat Belajar Sedang

  Skor Minat

  4 V10

  1 V34

  85

  2 V2

  87

  3 V25

  89

  89

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3 V3

  36 x 100% = 11,1% Berdasarkan penghitungan di atas diperoleh hasil persentase minat belajar kelompok tinggi 55,6%, minat belajar

  4

  x 100% % =

  jumlah siswa dalam kelompok jumlah siswa seluruhnya

  % =

  67 Berdasarkan tabel di atas, terdapat 4 siswa yang mempunyai minat belajar yang rendah. Persentase siswa yang berada pada kelompok ini adalah:

  4 V23

  66

  % = jumlah siswa dalam kelompok jumlah siswa seluruhnya x 100%

  % =

  2 V13

  58

  1 V22

  Skor Minat

  No Kode Siswa

Tabel 4.5 Kelompok Minat Belajar Rendah

  Siswa yang mempunyai minat rendah sedang adalah siswa yang mempunyai skor minat antara 34-67. Berdasarkan table 4.1 siswa yang mempunyai minat sedang adalah :

  36 x 100% = 33,3% c. Kelompok Minat Rendah (34-67)

  12

  62

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  rendah 11,1%. Berikut ini adalah persentase minat belajar yang digambarkan dalam diagram :

Gambar 4.1 Diagram Minat Belajar Siswa Diagram Minat Belajar Siswa

  11,1 Minat Belajar Rendah 33,3 55,6

  Minat Belajar Sedang Minat Belajar Tinggi

2. Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan

  Prestasi belajar adalah hasil yang diperoleh siswa berupa skor-skor atau nilai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Prestasi belajar dengan mengambil nilai-nilai dari raport siswa kelas V semester 2 SD Pangudi Luhur Muntilan. Adapun yang di ambil adalah nilai raport lima untuk

  pelajaran inti SD, yaitu ; PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan IPS. Nilai-nilai dari ke lima mata pelajaran tersebut dirata-rata, berikut adalah daftar nilai raport siswa kelas V semester 2 SD Pangudi Luhur Muntilan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  80

  70 70 69,0

  24 V24

  70

  75

  60

  70 70 69,0

  25 V25

  75

  65

  75

  70 70 72,0

  26 V26

  90

  90

  90

  90 85 89,0

  27 V27

  78

  80

  60

  70

  75 72 75,0

  75 75 76,0

  19 V19

  77

  83

  70

  75 75 76,0

  20 V20

  75

  85

  70

  21 V21

  23 V23

  77

  85

  75

  80 75 78,4

  22 V22

  75

  78

  60

  70 70 70,6

  70

  28 V28

  90

  75 75 75,0

  75

  80

  65

  76 75 74,2

  34 V34

  75

  82

  68

  35 V35

  85 85 84,8

  73

  75

  60

  70 70 69,6

  36 V36

  75

  80

  80

  80 75 78,0

  33 V33

  85

  90

  85

  90

  90

  85 85 88,0

  29 V29

  78

  80

  80

  80 77 79,0

  30 V30

  90

  89

  85

  85 85 86,0

  31 V31

  80

  88

  80

  80 80 81,6

  32 V32

  80

  85 85 87,0

Tabel 4.6 Daftar Nilai Raport

  No Kode

  80

  5 V5

  83

  88

  80

  75 75 80,2

  6 V6

  80

  89

  80 75 80,8

  80

  7 V7

  89

  90

  85

  85 80 85,8

  8 V8

  85

  90

  80

  80 75 80,0

  85

  9 V9

  2 V2

  Siswa Nilai Rata-rata

  Pkn Bhs.Indo Matematika

  IPA

  IPS

  1 V1

  76

  78

  60

  70 70 70,8

  75

  80

  77

  60

  70 70 70,4

  3 V3

  70

  75

  60

  70 70 69,0

  4 V4

  85 80 84,0

  84

  87

  16 V16

  85

  85

  85 85 84,0

  15 V15

  81

  86

  80

  80 80 81,4

  77

  14 V14

  85

  80

  80 80 80,4

  17 V17

  75

  88

  70

  75 72 76,0

  18 V18

  80

  70 70 74,8

  88

  90

  80

  80 80 82,4

  10 V10

  70

  80

  60

  70 70 70,0

  11 V11

  89

  85

  70

  85 85 86,8

  12 V12

  80

  85

  70

  75 73 76,6

  13 V13

  80

  84

  90

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Berdasarkan data di atas prestasi belajar di dapatkan dari nilai rata- rata 5 mata pelajaran. Nilai rata-rata terendah adalah 69,0 sedangkan nilai rata-rata tertinggi adalah 89,0.

  Nilai rata-rata tersebut kemudian dikategorikan menjadi tiga, yaitu prestasi belajar tinggi, sedang dan rendah. untuk menentukan kategorinya adalah dengan mengurangi nilai tertinggi dan nilai terendah, dan hasilnya dibagi 3 yaitu 89,0 dan 69,0. Selisih nilainya adalah 20,0 dibagi 3 hasilnya adalah 6,6.

  Klasifikasi rata-rata nilai rata-rata siswa dalam kategori prestasi rendah dan tinggi dapat dilihat dalam table berikut :

Tabel 4.7 Klasifikasi Prestasi Belajar Siswa

  

No. Prestasi Belajar Kategori

1.

  69 Rendah

  • – 75 2.

  76 Sedang

  • – 82 3.

  83 Tinggi

  • – 89

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  85

  75

  80

  80

  80 75 390

  78.0 6,084.0 Sedang

  19 V21

  77

  75

  76.6 5,867.6 Sedang

  80 75 392

  78.4 6,146.6 Sedang

  20 V29

  78

  80

  80

  80 77 395

  79.0 6,241.0 Sedang

  18 V36

  75 73 383

  80

  76.0 5,776.0 Sedang

  75 72 380

  76.0 5,776.0 Sedang

  15 V19

  77

  83

  70

  75 75 380

  16 V20

  70

  75

  85

  70

  75 75 380

  76.0 5,776.0 Sedang

  17 V12

  80

  85

  21 V4

  85

  88

  80

  86

  80

  80 80 407

  81.4 6,626.0 Sedang

  26 V31

  80

  88

  80 80 408

  25 V15

  81.6 6,658.6 Sedang

  27 V9

  84

  88

  80

  80 80 412

  82.4 6,789.8 Sedang

  

Prestasi Belajar Tinggi

  81

  80.8 6,528.6 Sedang

  80

  23 V16

  80 75 400

  80.0 6,400.0 Sedang

  22 V5

  83

  88

  80

  75 75 401

  80.2 6,432.0 Sedang

  77

  80 75 404

  85

  80

  80 80 402

  80.4 6,464.2 Sedang

  24 V6

  80

  89

  80

  70

  Tabel 4.8.

Data Prestasi Belajar Siswa Kelas VB SD Pangudi Luhur

Muntilan

  NO KODE MATA PELAJARAN JML NILAI RATA - RATA (X) (

  80

  73

  75

  60

  70 70 348

  69.6 4,844.2 Rendah

  5 V10

  70

  60

  69.0 4,761.0 Rendah

  70 70 350

  70.0 4,900.0 Rendah

  6 V2

  75

  77

  60

  70 70 352

  70.4 4,956.2 Rendah

  4 V35

  70 70 345

  75

  69.0 4,761.0 Rendah

   X

  2 ) Kualifi kasi PKN BI MTK IPA IPS

Prestasi Belajar Rendah

  1 V3

  70

  75

  60

  70 70 345

  2 V23

  60

  70

  75

  60

  70 70 345

  69.0 4,761.0 Rendah

  3 V24

  70

  75

  7 V22

  78

  14 V17

  70

  84

  70

  70 70 374

  74.8 5,595.0 Rendah

  12 V27

  78

  80

  75 72 375

  11 V13

  75.0 5,625.0 Rendah

  13 V34

  75

  82

  68

  75 75 375

  75.0 5,625.0 Rendah

  

Prestasi Belajar Sedang

  80

  74.2 5,505.6 Rendah

  60

  9 V25

  70 70 353

  70.6 4,984.4 Rendah

  8 V1

  76

  78

  60

  70 70 354

  70.8 5,012.6 Rendah

  75

  76 75 371

  80

  65

  70 70 360

  72.0 5,184.0 Rendah

  10 V33

  75

  80

  65

  75

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  35 V28

  85 85 434

  86.8 7,534.2 Tinggi

  34 V18

  87

  90

  90

  85 85 437

  87.4 7,638.8 Tinggi

  90

  % = jumlah siswa dalam setiap kelompok jumlah siswa seluruhnya x 100

  90

  90

  85 85 440

  88.0 7,744.0 Tinggi

  36 V26

  90

  90

  90

  90 85 445 89.0 7,921.0 Tinggi

  85

  Setelah diklasifikasikan menjadi kelompok siswa dengan prestasi belajar rendah dan tinggi, lalu dihitung persentase siswa pada setiap kategori dengan menggunakan rumus berikut.

  89

  89

  Siswa yang mempunyai prestasi belajar tinggi adalah siswa dengan rata-rata nilai rata-rata 83- 89. Berdasarkan table 4.8 siswa yang termasuk dalam prestasi belajar tinggi adalah 10 siswa.

  Adapun presentase jumlah siswa dengan prestasi tinggi sebagai berikut : Persentase =

  9

  36

  x 100% = 25% b.

   Kelompok Prestasi Belajar Sedang (76-82)

  Siswa yang mempunyai prestasi belajar sedang adalah siswa dengan rata-rata nilai rata-rata 76-82. Berdasarkan table 4.8 siswa yang termasuk dalam prestasi belajar tinggi adalah 14 siswa.

  31 V7

  90

  33 V11

  85

  85 80 429

  85.8 7,361.6 Tinggi

  32 V30

  85

  90

  85

  85 85 430

  86.0 7,396.0 Tinggi

  90

a. Kelompok Prestasi Belajar Tinggi ( 83-89)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Adapun presentase jumlah siswa dengan prestasi tinggi sebagai berikut :

  14 Persentase = x 100% = 38,9%

  36 c.

   Kelompok Prestasi Belajar Rendah ( 69-75)

  Siswa yang mempunyai prestasi belajar sedang adalah siswa dengan rata-rata nilai rata-rata 69-75. Berdasarkan table 4.8 siswa yang termasuk dalam prestasi belajar tinggi adalah 13 siswa.

  Adapun presentase jumlah siswa dengan prestasi tinggi sebagai berikut :

  13 Persentase = x 100% = 36,1%

  36 Berdasarkan hasil penghitungan prestasi belajar di atas, siswa yang

  mempunyai prestasi belajar tinggi dengan presentase 25%, siswa dengan prestasi belajar sedang 38,9% dan siswa dengan prestasi belajar rendah dengan presentase 36,1%. Persentase prestasi belajar siswa dapat dilihat dalam diagram berikut: PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Gambar 4.2.

  Diagram Prestasi Belajar Siswa

Diagram Prestasi Belajar Siswa

  25 36,1 Prestasi Belajar Tinggi Prestasi Belajar Sedang Prestasi Belajar Rendah 38,9

3. Hubungan Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas V Semester 2 SD Pangudi Luhur Muntilan.

a. Hipotesis

  Untuk mengetahui signifikansi hubungan dalam penelitian ini, maka hasil perhitungan koefisien korelasi serial (r hitung ) akan dibandingkan dengan koefisien korelasi tabel (r tabel ) pada tabel Nilai- nilai r Product Moment dari Pearson (lampiran 13). Dalam penelitian ini ada dua hipotesis yang dikemukakan yaitu hipotesis nol dan hipotesis statistik. Hal ini dimaksudkan agar dapat mengetahui apakah hipotesis yang dikemukakan dapat diterima atau tidak sekaligus mengetahui bagaimana hubungan antara minat belajar siswa terhadap

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  prestasi belajar siswa. Adapun kedua hipotesis tersebut sebagai berikut: 1)

  Hipotesis nol (H )

  Tidak ada hubungan yang signifikan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011. 2)

  Hipotesis statistik (Ha) Terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011.

  Penjelasannya adalah sebagai berikut. H dapat diterima apabila koefisien korelasi serial (r hitung ) lebih kecil dari koefisien korelasi tabel (r

  tabel

  ). Sebaliknya, H ditolak apabila koefisien korelasi serial (r hitung ) lebih besar koefisien korelasi tabel (r tabel ).

  Dengan kata lain, Ha dapat diterima jika r hitung > r tabel, dan Ha ditolak jika r

  hitung

  < r

  tabel .

b. Hasil Pengujian Hipotesis

  Untuk mencari hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan peneliti menggunakan rumus korelasi serial. Rumus tersebut juga dapat digunakan untuk membuktikan hipotesis nol. Proses perhitungannnya melalui langkah-langkah berikut ini. 1)

  Tabel minat belajar dan prestasi belajar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  7 V25

  97 76,6 Sedang 5867,6

  13 V12

  12 V24 96 69,0 Sedang 4,761.0

  11 V27 94 75,0 Sedang 5,625.0

  91 80,8 Sedang 6528,8

  10 V6

  9 V1 90 70,8 Sedang 5,012.6

  8 V10 89 70,0 Sedang 4,900.0

  89 72,0 Sedang 5184,0

  Sebelum mencari hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa, sebelumnya membuat tabel skor minat belajar dengan prestasi belajar.

Tabel 4.9 Skor Minat Belajar dan Prestasi Belajar Kelas V Semester 2 SD Pangudi Luhur Muntilan No Kode Siswa Skor Minat Prestasi Belajar (x) Klasifikasi

  87 70,4 Sedang

  6 V2

  5 V34 85 75,0 Sedang 5,625.0

  Minat Belajar Sedang

  4 V23 67 69,0 Rendah 4,761.0

  3 V3 66 69,0 Rendah 4,761.0

  2 V13 62 74,8 Rendah 5,595.0

  1 V22 58 70,6 Rendah 4,984.4

  2 Minat Belajar Rendah

  X

  4956,2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  25 V36 111 78,0 Tinggi 6,084.0

  34 V30 124 86,0 Tinggi 7,396.0

  33 V5 123 80,2 Tinggi 6,432.0

  32 V20 121 76,0 Tinggi 5,776.0

  31 V31 117 81,6 Tinggi 6,658.6

  89,0 Tinggi 7921,0

  30 V26 117

  88,0 Tinggi 7744,0

  29 V28 116

  28 V19 115 76,0 Tinggi 5,776.0

  27 V9 114 82,4 Tinggi 6,789.8

  26 V4 114 80,0 Tinggi 6,400.0

  14 V11

  98 86,8 Sedang 7534,2

  23 V18 109 87,4 Tinggi 7,638.8

  22 V21 107 78,4 Tinggi 6,146.6

  21 V14 107 84,0 Tinggi 7,056.0

  20 V7 106 85,8 Tinggi 7,361.6

  19 V33 105 74,2 Tinggi 5,505.6

  18 V8 105 84,0 Tinggi 7,056.0

  17 V29 103 79,0 Tinggi 6241,0

  Minat Belajar Tinggi

  99 69,6 Sedang 4844,2

  16 V35

  99 81,4 Sedang 6626,0

  15 V15

  24 V16 110 80,4 Tinggi 6,464.2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5,776.0

  36 V17 133 76,0 Tinggi Dari tabel 4.9 di atas dapat kita ketahui jumlah skor prestasi setiap kategori. Kita dapat melihat jumlah skor prestasi masing- masing kategori minat belajar dalam tabel di bawah ini.

Tabel 4.10 Jumlah Skor Prestasi Belajar Setiap Kelompok Jumlah Skor Prestasi No. Kelompok Minat Belajar

  1 Rendah 283,4

  2 Sedang 897,4

  3 Tinggi 1631,2 2)

  Untuk mengetahui hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa di kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011 dapat menggunakan rumus korelasi serial. Korelasi serial dapat dirumuskan sebagai berikut:

  [ 0 − 0 ] r =

  ser

  2

  • – 0 SDtot ]

  [ P

  Keterangan : r ser : koefisien korelasi serial

  r : ordinat yang lebih rendah

  : ordinat yang lebih tinggi

  t

  M : mean

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  SD tot : standar deviasi total P : proporsi individu dalam golongan

  3) Langkah-langkah yang ditempuh dalam mencari hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa adalah sebagai berikut.

  a) Langkah Pertama

  Langkah pertama adalah mengelompokkan siswa ke dalam kelompok siswa Minat belajar rendah (R), Minat belajar sedang (S), dan Minat belajar tinggi (T). Untuk pengelompokan siswa dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

  

Tabel 4.11.

Banyaknya subyek dalam kelompok No. Urut Jumlah Siswa dalam Kelompok Siswa Siswa Kelompok (N k )

  Kelompok Siswa Minat 1-4

  4 Rendah (R) Kelompok Siswa Minat

  5-16

  12 Sedang (S) Kelompok Siswa Minat

  17-36

  20 Tinggi (T)

  Jumlah Siswa (N)

  36

  b) Langkah Kedua

  Langkah kedua adalah menghitung proporsi siswa (P) dalam tiap kelompok.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  P =

4 P (R) = = 0,11

  36

  12 P (S) = = 0,33

  36

  20 P (T) = = 0,56

  36

  c) Langkah Ketiga

  Langkah ketiga adalah menghitung mean (M) dari setiap kelompok siswa.

  M = 283,4

  M (R) = = 70,85

  4 897,4

  M (S) = = 74,78

  12 1631 ,2

  M (T) = = 81,56

  20

  d) Langkah Keempat

  Langkah keempat adalah mencari ordinat yang dapat dilihat pada tabel ordinat (lampiran 12).

Tabel 4.12 Nilai ordinat Kelompok P Ordinat

  Rendah 0,11 0,18804 Tinggi 0,56 0,39442

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  e) Langkah Kelima

  Langkah kelima adalah menghitung standar deviasi total (SD ).

  tot

  Diketahui: N = 36

  2

  = 220.979,9 ∑X ∑X = 2.812 Perhitungannya:

  1

  2

  2 SD = tot

  N X − ( X)

  N

  1

  2

  = 36 x 220.979,9 − (2.812)

  36

  1

  = 7.955.277,12 − 7.907.344

  36

  1

  = 47.933,12

  36

  1

  = x 218,94

  36

  = 6,08 Setelah semua yang dibutuhkan dalam menghitung korelasi serial sudah didapatkan, data dimasukkan ke dalam tabel persiapan perhitungan korelasi serial.

Tabel 4.13 Tabel Kerja Persiapan Perhitungan Korelasi Serial

  2 Kelompo n k P (0 r t ) (0 r t ) M (0 r t ) . M – 0 – 0 ( – 0

  • – )

  k

  Minat 4 0,11 - 0, 18804 0,0354 0,3218 70,85 -13,323 Rendah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  0,18804 Minat 12 0,33 - 0,20638 0,0426 0,1291 74,78 -15,433 Sedang 0,39442 (S)

  32,169 Minat 20 0,56 0,39442 0,1556 0,2779 81,56 Tinggi (T) Jumlah 36 1,00 0,7288 3,413

  Setelah semua data dimasukkan ke dalam tabel persiapan perhitungan korelasi, selanjutnya menghitung besarnya korelasi yang terjadi antara Minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun pelajaran 2010/2011 dengan menggunakan rumus sebagai berikut. Diketahui:

  = 3,413 ∑[(0r – 0t) (M)] SDtot = 6,08

  (0 )² − 0

  = 0,7288 Penyelesaiannya:

  [ 0 − 0 ] r =

  ser

  2

  • – 0 SDtot ]

  [ P

  3,413

  =

  6,08 0,7288

3,413

  =

  

4,431

  = 0,77

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Dari hasil perhitungan di atas dapat diketahui bahwa hubungan antara Minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun pelajaran 2010/2011 sebesar 0,77. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh Sugiyono (2001 : 183), maka koefisien korelasi tersebut berada pada tingkat korelasi tinggi (0,60

  • – 0,79). Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: 1)

  Terdapat hubungan yang positif antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa pada kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun ajaran 2010/2011 dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,77 yang berada pada tingkat korelasi kuat. 2)

  Hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa adalah positif. Hal ini berarti semakin kuat Minat belajar siswa, maka prestasi belajar yang diraih akan semakin tinggi. Sebaliknya, semakin rendah Minat belajar yang ada pada siswa maka prestasi belajar yang diraih pun akan semakin rendah.

  Dengan demikian Minat belajar siswa dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa.

  3) Koefisien korelasi sebesar 0,77 dapat menunjukkan hubungan yang signifikan. Hal tersebut dapat diketahui pada taraf signifikan 1% dengan N = 36, diperoleh r tabel sebesar 0,424

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (lihat lampiran 13). Oleh karena itu, hubungan antara Minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011 adalah positif dan signifikan pada taraf 1%.

  4) Untuk pengujian hipotesis dalam penelitian ini sesuai dengan ketetapan yang telah dituliskan yang mengungkapkan bahwa

  H diterima jika r hitung < r tabel sedangkan H ditolak jika r hitung > r . Dalam penelitian ini diketahui bahwa r = 0,77

  tabel hitung sedangkan r tabel = 0,424. Karena r hitung > r tabel , maka H ditolak.

  Jika H ditolak, maka Ha diterima. Sehingga hasil penelitian tentang hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan semester 2 tahun pelajaran 2010/2011 menyatakan bahwa Ha diterima.

  Dengan demikian, hipotesis yang diajukan yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara Minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun pelajaran 2010/2011 diterima (terbukti).

4. Sumbangan Minat Belajar terhadap Prestasi Belajar

  Besarnya sumbangan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun pelajaran 2010/2011 dapat diketehui menggunakan perhitungan sebagai berikut. Diketahui:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  r ser = 0,77 Penyelesaiannya: KP = r x 100%

  ser

  = 0,77 x 100% = 77%

  Dari perhitungan di atas dapat diketahui besarnya sumbangan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun pelajaran 2010/2011 sebesar 77%. Sumbangan minat sebesar 77% dalam pencapaian prestasi belajar siswa, berarti minat belajar memberikan pengaruh yang tinggi terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. Minat belajar yang tinggi pada siswa, sangat penting karena dapat pula meningkatkan prestasi belajar yang diraih siswa. Hal ini dikarenakan faktor yang mempengaruhi pencapaian prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan sebesar 77% berasal dari faktor minat belajar, sedangkan sisanya yaitu sebesar 23% berasal dari faktor lain.

  Guru sebagai pengajar dapat meningkatkan cara mengajar yang membuat siswa menjadi lebih antusias, selain itu membimbing dan mengarahkan siswanya agar minat belajar yang ada pada siswa dapat meningkat. Peningkatan minat belajar ini akan mempengaruhi peningkatan prestasi belajar yang diperoleh siswa. Namun perlu diketahui bahwa minat belajar dan prestasi belajar pada setiap siswa itu berbeda-beda. Ada siswa yang memiliki minat belajar rendah namun

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  prestasi belajarnya tinggi. Ada pula siswa yang memiliki minat belajar yang tinggi namun prestasi belajarnya rendah. Hal ini karena ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi prestasi belajar selain minat belajar.

B. Pembahasan Hasil Penelitian 1. Minat Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan

  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun pelajaran 2010/2011. Pengukuran minat belajar yang ada pada siswa-siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan, dilakukan menggunakan angket/kuesioner sebagai alat ukur/instrumen minat ini. Setelah peneliti melakukan penelitian, peneliti mendapatkan skor-skor minat. Skor minat siswa dikelompokkan menjadi tiga kategori/kelompok yaitu kategori minat belajar rendah dengan rentang skor antara 34 -67, kategori minat belajar sedang dengan rentang skor antara 68 - 101, dan kategori minat belajar tinggi dengan rentang skor antara 102 - 136.

a. Minat Belajar Rendah

  Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di SD Pangudi Luhur Muntilan dapat diketahui bahwa ada 4 siswa yang masuk ke dalam kategori minat belajar rendah. Persentase siswa dengan minat rendah adalah 11,1%. Dapat dilihat bahwa skor terendah yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  diperoleh seorang siswa dalam kategori ini adalah 58 dan skor tertinggi nya 67. Ada beberapa alasan yang menyebabkan rendahnya minat belajar yang ada pada sejumlah siswa, yaitu: 1.

  Anak kurang mempunyai ketertarikan pada pelajaran, salah satu aspek yang mempengaruhi minat adalah aspek afektif, apabila sikap anak terhadap pelajaran kurang senang, maka anak akan merasa acuh terhadap pelajaran.Hal ini juga tampak pada saat menjawab kuesioner.

  2. Sikap anak yang tidak tertarik terhadap cara mengajar guru dan bahan pelajaran, apabila siswa merasa tidak senang dengan cara mengajar guru dan bahan pelajaran maka anak akan bosan dan tidak ada keterarikan yang yang menimbulkan minat pada siswa.

3. Lingkungan sosial siswa yang kurang mendukung akan meningkatnya minat pada siswa.

  4. Cita-cita siswa yang tidak tinggi (siswa kurang ada perjuangan terhadap rintangan yang ada)

b. Minat Belajar Sedang

  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, terdapat 12 siswa yang masuk ke dalam kategori minat belajar sedang. Persentase siswa dengan minat sedang adalah 33,3%. Dengan rentang skor minat antara 68 - 101. Pada kategori ini, skor terendah yang diperoleh siswa adalah 85 dan skor tertingginya adalah 99.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Minat belajar sedang berarti pada saat menjawab kuesioner siswa berada pada kategori sedang, tidak tinggi dan tidak rendah. Ada beberapa alas an yang menyebabkan minat belajar siswa sedang, yaitu: 1.

  Motivasi siswa yang sedang untuk mendapatkan hasil yang ingin dicapai, karena minat merupakan perpaduan antara keinginan dan kemampuanyang dapat berkembang jika ada motivasi.

  2. Teman pergaulan yang mempunyai minat sedang-sedang saja. Hal ini akan mempengaruhi siswa yang menjadi teman pergaulan, karena mereka identik dengan kesamaan minat.

  3. Bakat siswa dalam materi pelajaran, jika bakat siswa dalam pelajaran sedang-sedang saja maka siswa pun akan memiliki minat belajar yang sedang- sedang pula.

c. Minat Belajar Tinggi

  Berdasarkan hasil penelitian terdapat 20 siswa yang memiliki minat belajar tinggi. Persentase siswa dengan minat belajar tinggi adalah 55,6%. Dengan rentang skor minat antara 102 - 136. Skor minat terendah yang diperoleh siswa pada kategori ini adalah 103 dan skor tertingginya adalah 133.

  Minat belajar dikatakan tinggi apabila siswa menjawab kuesioner yang masuk dalam kategori minat tinggi. Hal ini berarti sikap siswa dalam pelajaran tinggi, siswa mampu menciptakan konsentrasi saat pelajaran, siswa mampu mencegah gangguan yang PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI datang dari luar kelas, siswa mampu mengikuti pelajaran dengan baik.

  Siswa dalam kriteria tinggi karena aspek dan faktor yang mempengaruhi minat belajarnyua tinggi juga. Siswa yang mempunyai minat belajar tinggi karena mereka memiliki dorongan yang kuat dalam belajar agar memperoleh prestasi yang tinggi pula.

2. Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan

  Dalam penelitian ini, untuk mengukur prestasi belajar siswa kelas V di SD Pangudi Luhur Muntilan, peneliti menggunakan nilai rapor siswa semester 2. Peneliti merata-rata nilai lima mata pelajaran di SD yaitu Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, dan PKn. Nilai rata-rata kelima mata pelajaran itu yang disebut nilai prestasi belajar.

  Prestasi belajar siswa dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu prestasi belajar rendah, prestasi belajar sedang dan prestasi belajar tinggi.

  Siswa yang mempunyai prestasi belajar yang berbeda- beda kategori mempuyai sebab dan alasan yang berbeda dan sendiri-sendiri. Dalam penelitian di SD Pangudi Luhur Muntilan, peneliti mempunyai dugaan- dugaan penyebab tentang prestasi belajar siswa. Berikut ini adalah dugaan- dugaan penyebab prestasi belajar siswa.

a. Prestasi Belajar Rendah

  Dari hasil penelitian terdapat 13 siswa yang masuk dalam kelompok prestasi belajar rendah. Persentase siswa dengan prestasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  belajar rendah adalah 36,1%. Nilai prestasi belajar yang terendah pada kelompok ini adalah 69 sedangkan nilai prestasi belajar yang tertinggi adalah 75. Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan prestasi belajar dalam kategori rendah.

  1. Intelegensi siswa yang rendah, hal ini sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Siswa dengan intelegensi rendah sulit dalam menerima materi yang diberikan guru.

  2. Minat belajar siswa yang rendah juga berpengaruh terhadap prestasi belajarnya. Hal ini dapat dilihat pada saat saya melakukan penelitian dengan melakukan pengamatan.

  3. Guru kurang memperhatikan perkembangan belajar siswa, seperti tidak memberikan bimbingan baik secara kelompok maupun individu.

4. Sikap siswa terhadap guru dan pelajaran yang rendah. Hal ini menyebabkan prestasinya rendah pula karena sikap siswa negatif.

b. Prestasi Belajar Sedang

  Dari hasil penelitian siswa yang masuk dalam kelompok prestasi belajar rendah ada 14 siswa. Persentase siswa dengan prestasi belajar sedang adalah 38,9. Nilai prestasi belajar yang terendah pada kelompok ini adalah 76 sedangkan nilai prestasi belajar yang tertinggi adalah 82,4. Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan prestasi belajar dalam kategori sedang.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1. Intelegensi siswa yang sedang, hal ini sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Siswa dengan intelegensi sedang akan biasa- biasa saja dalam pencapaian prestasi belajarnya.

  2. Minat belajar siswa yang sedang juga berpengaruh terhadap prestasi belajarnya. Hal ini dapat dilihat pada saat saya melakukan penelitian dengan melakukan pengamatan.

  3. Guru kurang memperhatikan perkembangan belajar siswa, seperti tidak memberikan bimbingan baik secara kelompok maupun individu.

4. Sikap siswa terhadap guru dan pelajaran yang sedang. Hal ini menyebabkan prestasinya sedang pula.

  5. Lingkungan sosial, yaitu lingkungan keluarga. Ada 2 anak kembar dalam kelas V ini yaitu Jacquelin Doranggi dan Josefien Dorangi, mereka dalam satu keluarga yang sama dan dalam kategori prestasi belajar yang sama pula.

c. Prestasi Belajar Tinggi

  Dari hasil penelitian siswa yang masuk dalam kelompok prestasi belajar tinggi berjumlah 9 siswa. Persentase siswa dengan prestasi belajar tinggi adalah 25%. Nilai prestasi yang terendah pada kelompok ini adalah 84,0 dan nilai prestasi yang tertinggi adalah 89.

  Berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan prestasi belajar tinggi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 1.

  Intelegensi siswa yang tinggio hal ini sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Siswa dengan intelegensi tinggi mudah dalam menerima materi yang diberikan guru.

  2. Minat belajar siswa yang tinggi juga berpengaruh terhadap prestasi belajarnya. Hal ini dapat dilihat pada saat saya melakukan penelitian dengan melakukan pengamatan.

  3. Sikap siswa terhadap guru dan pelajaran yang tinggi. Hal ini menyebabkan prestasinya tinggi pula karena sikap siswa positif.

  4. Keadaan sekolah yang bagus, dengan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan pembelajaran siswa.

  5. Lingkungan sosial (keluarga), berdasarkan pengamatan kebanyakan siswa berasal dari beberapa desa atau kecamatan yang berbeda. Hal ini adalah bentuk kepedulian keluarga (orang tua) akan pentingnya prestasi anaknya.

3. Hubungan Antara Minat Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan

  Berdasarkan hasil perhitungan, dapat diketahui bahwa hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan termasuk dalam tingkat hubungan kuat dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,77.

  Dari hasil penelitian dapat diketahui skor minat belajar dan nilai prestasi belajar yang diperoleh siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Skor minat belajar siswa dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu: kelompok minat belajar rendah, kelompok minat belajar sedang, dan kelompok minat belajar tinggi. Prestasi belajar siswa juga dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu: kelompok prestasi belajar rendah, kelompok prestasi belajar sedang dan kelompok prestasi belajar tinggi. Kemudian akan diketahui hubungan minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa. Hubungan antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan dapat dilihat dalam tabel hubungan antar kelompok minat belajar dengan antar kelompok prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan yang ada pada lampiran

  Berdasarkan tabel pada lampiran 11 dapat dijelaskan sebagai berikut.

a. Minat Belajar Rendah dan Prestasi Belajar Rendah

  Siswa yang mempunyai minat belajar rendah dan prestasi belajar rendah ada 4 siswa. Seperti yang sudah dipaparkan pada bab sebelumnya, jika minat belajar siswa rendah maka prestasi belajarnya akan rendah pula. Hal ini dikarenakan siswa tidak memiliki sikap yang positif dalam mengikuti pelajaran. Siswa tersebut cenderung tidak tertarik dan senang terhadap pelajaran. Siswa yang mempunyai minat belajar rendah akan merasa bosan dan tidak sungguh-sungguh saat mengikuti pelajaran. Hal inilah yang menyebabkan materi yang diajarkan guru tidak dapat diterima dengan baik, sehingga prestasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  belajarnya akan rendah juga. Siswa dengan prestasi belajar rendah disebabkan karena tingkat intelegensi siswa yang rendah.

  b. Minat Belajar Sedang dan Prestasi Belajar Rendah

  Siswa yang mempunyai minat belajar rendah dan prestasi belajar rendah ada 8 siswa. Seperti yang sudah dipaparkan pada bab sebelumnya, jika minat belajar siswa sedang maka prestasi belajarnya akan rendah atau tidak maksimal. Ini dikarenakan siswa kurang memiliki sikap yang positif baik pada guru maupun pelajaran, dan tidak sungguh-sungguh dalam mengikuti pelajaran. Hal inilah yang menyebabkan materi yang diajarkan guru kurang dapat diterima dengan baik, sehingga prestasi belajarnya akan rendah juga. Siswa dengan prestasi belajar rendah disebabkan karena tingkat intelegensi siswa yang rendah.

  c. Minat Belajar Tinggi dan Prestasi Belajar Rendah

  Siswa yang mempunyai minat belajar tinggi dan prestasi belajarnya rendah ada 1 siswa. Menurut hasil pengamatan siswa tersebut sangat antusias dan bersungguh-sungguh saat pelajaran. Namun siswa tersebut sering mengikuti lomba seni untuk perwakilan sekolahnya, hal ini menyebabkan siswa tersebut kurang maksimal dalam mengikuti pelajaran. Hal ini juga disebabkan oleh faktor intelegensinya. PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI d.

   Minat Belajar Rendah dan Prestasi Belajar Sedang

  Dari hasil penelitian yang dilakukan, tidak ada siswa yang mempunyai minat belajar rendah dan prestasi belajar sedang.

  e. Minat Belajar Sedang dan Prestasi Belajar Sedang

  Siswa yang mempunyai minat belajar sedang dan prestasi belajar sedang ada 3 siswa. Seperti yang sudah dipaparkan pada bab sebelumnya, jika minat belajar siswa sedang maka prestasi belajarnya akan tidak maksimal. Ini dikarenakan siswa kurang memiliki sikap yang positif baik pada guru maupun pelajaran, dan tidak sungguh- sungguh dalam mengikuti pelajaran. Guru perlu meningkatkan minat belajar siswa agar prestasi belajar akan maksimal.

  f. Minat Belajar Tinggi dan Prestasi Belajar Sedang

  Siswa yang mempunyai minat belajar tinggi dan prestasi belajar sedang ada 11 siswa. Hal ini disebabkan karena intelegensi siswa yang tidak tinggi.

  g. Minat Belajar Rendah dan Prestasi Belajar Tinggi

  Dari hasil penelitian yang dilakukan, tidak ada siswa yang mempunyai minat belajar rendah dan prestasi belajar tinggi. PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI h.

   Minat Belajar Sedang dan Prestasi Belajar Tinggi

  Siswa yang mempunyai minat belajar sedang dan prestasi belajarnya tinggi ada 1 siswa. Seperti yang dipaparkan dalam bab sebelumnya, prestasi belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor. faktor yang mempengaruhi prestasi belajar selain minat adalah intelegensi siswa, lingkungan, keluarga, dan sikap siswa. Meskipun minat belajar sedang tetapi didukung oleh faktor-0faktor tersebut maka siswa tersebut mampu mendapatkan prestasi belajar yang maksimal/tinggi.

i. Minat Belajar Tinggi dan Prestasi Belajar Tinggi

  Siswa yang mempunyai minat belajar tinggi dan prestasi belajarnya tinggi ada 8 siswa. Seperti yang dipaparkan dalam bab sebelumnya, minat belajar adalah kecenderungan yang menetap pada diri anak akan suatu hal yang baru. Hal ini berarti siswa dengan minat yang tinggi akan mampu mendapatkan tujuan belajarnya yakni prestasi belajar yang tinggi. Dalam penelitian ini terbukti minat belajar mempunyai pengaruh sebesar 77% terhadap prestasi belajar siswa. Sedangkan yang lainnya didukung oleh beberapa faktor, yaitu: intelegensi, sikap siswa, keluarga dan lingkungan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. KESIMPULAN Dari hasil penelitian yang telah dilakukan tentang hubungan antara

  minat belajar dan prestasi belajar siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun pelajaran 2010/2011 maka dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Minat belajar siswa dengan rentang skor 34 sampai 136, yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu minat belajar rendah, minat belajar sedang dan minat belajar tinggi. Siswa dengan minat belajar rendah berjumlah 4 siswa (11,1%), siswa dengan minat belajar sedang berjumlah 12 siswa (33,3%) dan siswa dengan minat belajar tinggi berjumlah 20 siswa (55,6%).

  2. Prestasi belajar siswa dengan rentang nilai 69 sampai 89, dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu prestasi belajar rendah, prestasi belajar sedang, dan prestasi belajar tinggi. Siswa dengan prestasi belajar rendah berjumlah 13 siswa (36,1%), siswa dengan prestasi belajar sedang berjumlah 14 siswa (38,9%), dan siswa dengan prestasi belajar tinggi berjumlah 9 siswa (25%).

  3. Minat belajar mempunyai hubungan yang positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun pelajaran 2011/2012. Dari hasil analisis nilai koefisien korelasi sebesar 0,77 pada taraf signifikan 1% dengan nilai korelasi r = 0,424 menunjukkan

  tb

  hubungan yang kuat antara minat belajar siswa dengan prestasi belajar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4.

  Sumbangan minat belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun pelajaran 2011/2012 sebesar 77%.

  Sumbangan yang diberikan tinggi sehingga minat belaajr sangat berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa minat belajar memberikan sumbangan yang besar terhadap prestasi belajar siswa.

B. SARAN

  Saran yang diberikan penulis dalam kesempatan ini adalah sebagai berikut: Dalam penelitian ini minat belajar mempunyai hubungan yang positif terhadap prestasi belajar siswa kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan tahun

  pelajaran 2011/2012. Selain itu minat belajar yang tinggi memberikan sumbangan terhadap pencapaian prestasi belajar yang tinggi pula. Dalam kegiatan pembelajaran di kelas sebaiknya guru menciptakan suasana yang dapat menarik dan membuat siswa senang. Dengan demikian siswa akan serius dalam mengikuti pelajaran. Siswa yang mengikuti pelajaran dengan serius dan bersungguh-sungguh diharapkan mampu meningkatkan prestasi belajar siswa.

  Siswa juga harus menjaga konsentrasi saat kegiatan pembelajaran sedang berlangsung. Dengan demikian mereka akan fokus terhadap apa yang disampaikan oleh guru. Baik konsentrasi dari gangguan teman maupun dari kegiatan yangberlangsung di luar kelas. Dengan demikian minat dalam diri

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  setiap siswa akan tumbuh. Guru juga harus memberikan pengarahan dan bimbingan pada para siswa untuk meningkatkan minat belajar siswa. PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR PUSTAKA

  Alwi, Hasan, dkk. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Anggoro, Toha, dkk. 2010. Metode Penelitian. Jakarta: Universitas Terbuka. Arikunto, Suharsimi. 1991. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik.

  Jakarta: Rineka Cipta. Arikunto, Suharsimi. 2006. Dasar- Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : PT

  Bumi Aksara Azwar, Saifuddin. 2008. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

  Bower, G.H & Hilgard, E.R. 1981. Theories of Learning. Englewood Diffs, N.J: Prentice Hall.

  Depdikbud RI. 1989. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1989tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdikbud. Djamarah, S. B, dan Aswan Zain. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. Era, Cicilia Kumala. 2009. Hubungan Minat Belajar Siswa dan Lingkungan

  Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa: Studi Kasus pada Siswa

  Skripsi. Yogyakarta: Pendidikan Akuntansi Kelas III SMA N 2 Klaten. Universitas Sanata Dharma.

  Fontana.,. D. 1981. Psychology for Teacher. London. A. Wheaton. Furchan, H. Arief. 1982. Pengantar Penelitian Dalam Pendidikan.

  Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Gagne, R.M. 1985. The Condition of Learning and Theory of Instruction.

  Orlando: Holt, Rinehart, and Winston. Gagne, R.M., Briggs, L.J., & Wager, W.W. 1992. Principles of Instructional Design. Orlando: Holt, Rinehart, and Winston.

  Hamalik, Oemar.2007.Proses Belajar Mengajar.Jakarta:PT Bumi Aksara. PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Kartawidjaja, Soewardi.1987. Perguruan dan Hasil Evaluasi Belajar.

  Bandung:Sinar Baru. Kountur, Ronny. 2003. Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi dan Tesis.

  Jakarta: PPM. Margono. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan: Komponen MKDK.

  Jakarta: Rineka Cipta. Masidjo, Ignasius. 2008. Modul Mata Kuliah Diagnosis Kesulitan Belajar. Masidjo. Ignasius. 1995. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa Di Sekolah. Yogyakarta : Kanisius.

  MPR-RI. 1993. Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Jakarta, digandakan oleh Departemen Penerangan RI.

  Muhibbin, Syah.1995. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung:Remaja Rosdakarya. Muhibin, Syah. 1999. Psikologi Belajar. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada. Mustaqim. 2001. Psikologi Pendidikan. Semarang: Pustaka Pelajar. Nurgiyantoro, Burhan. 2009. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra.

  Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta. Nurkancana, Wayan.1983. Evaluasi Pendidikan. Surabaya:Usaha Nasional. Purwanto, Ngalim. 1984. Psikologi Pendidikan. Bandung : Remaja Karya. Rina, Florentina Budi Prastiwi. 2005. Hubungan Antara Minat Belajar

  Akuntansi, kedisiplinan Belajar Siswa, dan Persepsi Siswa Terhadap Profesionalisme Guru Akuntansi dengan Prestasi Belajar Akuntansi: Studi Kasus pada SMA N 1 Semin, Gunungkidul . Skripsi Yogyakarta: Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma.

  Roestiyah. 1982. Masalah - Masalah Imu Keguruan. Jakarta: PT Bina Aksara. Sardiman. 1986. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: CV Rajawali.

  Sudijono, Anas. 1995. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press. PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Sudjana, Nana. 1989. Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekolah.

  Bandung: Sinar Baru Sudjana, Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

  Sugiyono. 2001. Metode Penelitian Bisnis. Bandung : Alfabeta. Wahyuni, Epi. 2004. Hubungan antara Aktivitas Belajar di Dalam Kelas,

  Aktivitas Belajar di Luar Jam Sekolah, dan Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Akuntansi: Studi Kasus SMKN I Bantul. Skripsi.

  Yogyakarta: Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma. Whiterington. 1983. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Universitas Winataputra, Udin., dkk. 2008. Teori belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka.

  Winkel,W.S. 1986 .Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar .Jakarta: Gramedia. Winkel. 1987. Psikologi Pengajaran. Jakarta: Gramedia.

  

http://belajarpsikologi.com/pengertian-minat/diakses tanggal 9 Juli 2011 : pukul

  18.30

  

http://mathedu-unila.blogspot.com/2009/10/pengertian-minat.html diakses tgl

9-7-2011 pukul 18:39

http://qym7882.blogspot.com/2009/03/ciri-ciri-minat.html diakses tanggal 9

  Juli 2011 pukul 18.50

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  95

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 1

Kuesioner Penelitian Minat Belajar

  Petunjuk pengisian

  1. Isilah terlebih dahulu kolom identitas di bawah ini!

  2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini sesuai dengan keadaan anda yang sebenarnya dengan memberi tanda ( √ ) pada kolom yang telah disediakan.

  a. Identitas Nama :………………....... Jenis Kelamin : ………………….. Kelas : ………………….. No urut : …………………...

  b. Pertanyaan kuesioner Keterangan alternatif jawaban SS = Sangat Setuju S = Setuju KS = Kurang setuju TS = Tidak setuju

  No Pertanyaan SS S KS TS

  Saya sudah berada di dalam kelas pada saat guru

  1 memasuki ruang kelas Saya memperhatikan setiap penjelasan guru ketika

  2 guru mengajar di kelas.

  96

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Saya merasa senang mengikuti pelajaran

  3 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Sebelum pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia,

  4 PKn, IPA dan IPS dimulai, saya selalu mempersiapkan buku pelajaran Saya merasa kesulitan dengan pelajaran

  5 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  6 Saya selalu ingin mendapatkan nilai yang terbaik Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  7 adalah pelajaran yang mudah dan mengasyikkan Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS 8 adalah pelajaran yang berguna dalam kehidupan sehari-hari

  9 Saya lebih suka ijin keluar kelas saat pelajaran Saya lebih suka berbicara dengan teman sebangku

  10 saya saat pelajaran Saya tidak bisa konsentrasi dengan pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  11 ketika pelajaran tersebut diajarkan pada jam terakhir Saya konsentrasi mengikuti pelajaran Matematika,

  12 Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS karena ingin memperoleh nilai yang baik Saya tidak pernah mengantuk saat mengikuti 13 pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS Ketika guru berada di luar kelas, saya tetap akan

  14 belajar dengan baik

  15 Saya selalu memperhatikan hal-hal di luar kelas

  16 Saya merasa senang bila di beri pertanyaan oleh

  97

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  guru Saya akan memberikan usul bila guru saat

  17 menjelaskan terlalu cepat Apabila penjelasan guru ada yang keliru, saya

  18 akan memberikan koreksi Saya berusaha untuk mengerjakan tugas

  19 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS karena ingin memperoleh nilai yang baik Saya selalu siap bila ditunjuk untuk maju ke depan

  20 oleh guru Saya selalu menyimak penjelasan guru dengan

  21 serius Saya selalu belajar serius bila akan ulangan

  22 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Saya tidak pernah membolos setiap ada pelajaran

  23 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Setelah sampai di rumah, saya akan mengulangi 24 hal-hal yang penting dalam pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Saya selalu membuat catatan khusus untuk hal-hal 25 yang penting dalam pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Saya belajar Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  26 IPA dan IPS untuk mempelajari materi yang akan dipelajari keesokan harinya.

  Saya baru belajar Matematika, Bahasa Indonesia,

  27 PKn, IPA dan IPS ketika ada ulangan Saat ulangan Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  28 IPA dan IPS, saya mengerjakan sendiri bukan hasil dari mencontek jawaban teman

  98

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Apabila saya mengalami kesulitan pada saat

  29 pelajaran saya pasti bertanya pada guru Apabila saya mengalami kesulitan pada saat

  30 pelajaran saya pasti bertanya pada teman Saya merasa senang bila bisa membantu kesulitan 31 teman saat pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Saya selalu membuat catatan / rumus-rumus untuk 32 memudahkan belajar Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Untuk menambah pengetahuan Matematika,

  33 Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS, saya sering ikut les Saya selalu membeli buku Matematika, Bahasa

  34 Indonesia, PKn, IPA dan IPS untuk memperluas pengetahuan saya Saya selalu meminjam buku Matematika, Bahasa

  35 Indonesia, PKn, IPA dan IPS di perpustakaan Saya lebih senang belajar Matematika, Bahasa

  36 Indonesia, PKn, IPA dan IPS dari internet Saya lebih tertarik jika pelajaran Matematika,

  37 Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan

  IPS menggunakan media yang menarik Saya senang belajar Matematika, Bahasa

  38 Indonesia, PKn, IPA dan IPS dengan latihan soal- soal Saya membentuk kelompok belajar dengan teman 39 sekelas untuk menyelesaikan tugas-tugas Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  40 Saya membuat catatan dan rumus-rumus sendiri

  99

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  untuk memudahkan menghafalkan belajar Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  100

  3

  19

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  18

  18

  4

  4

  3

  4

  4

  19

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  20

  4

  20

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  15

  15

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  17

  17

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  16

  16

  4

  4

  4

  21

  14

  3

  26

  26

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  25

  25

  2

  3

  2

  2

  4

  4

  2

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  27

  27

  3

  4

  4

  2

  3

  4

  3

  3

  2

  1

  21

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  22

  22

  4

  4

  4

  2

  2

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  1

  2

  1

  2

  2

  24

  24

  3

  1

  3

  1

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  23

  23

  4

  14

  3

  Lampiran 2

Tabel Skoring (1,2,3,4) Hasil Uji Coba

Kuesioner Minat Belajar Siswa

  4

  2

  2

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  4

  2

  2

  5

  4

  2

  6

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  2

  6

  4

  4

  2

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  10

  4

  4

  3

  4

  3

  1

  1

  12 Kode Siswa

  11

  9

  3

  8

  7

  6

  5

  4

  3

  2

  1

  

Kelas VI SD Kanisius Blongkeng Tahun pelajaran 2010/2011

No Item

  4

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  3

  4

  4

  2

  1

  4

  4

  4

  3

  2

  4

  2

  4

  2

  2

  4

  3

  4

  2

  4

  3

  4

  12

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  11

  11

  3

  4

  4

  4

  4

  12

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  13

  4

  13

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  2

  7

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  8

  8

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  4

  3

  4

  7

  3

  4

  1

  4

  4

  3

  3

  10

  10

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  9

  9

  4

  4

  4 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  101

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  28

  28

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  29

  29

  2

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  4

  30

  30

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  31

  31

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  1

  2

  3

  2

  2 Jumlah 104 109 111 106 93 114 102 97 106 108 103 111

  102

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  4

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  2

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  1

  4

  3

  4

  2

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  2

  2

  1

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  1

  2

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  4

  2

  4

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  2

  1

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  4

  2

  3

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  4

  2

  3

  1

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  13

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  2

  3

  4

  2

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  2

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  2

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  27

  26

  25

  24

  23

  22

  21

  

20

  19

  14 15 16 17 18

  2

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  2

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  2

  2

  1

  4

  4

  4

  2

  4

  4

  2

  4

  1

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  1

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  1

  4

  4

  4

  4

  1

  1

  4

  4

  4

  1

  2 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  103

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3

  1

  3

  3

  2

  2

  4

  3

  2

  3

  1

  3

  2

  3

  2

  

96 102 111 96 86 92 118 98 109 110 95 104 104 104 94

  104

  3

  3

  4

  3

  2

  4

  3

  4

  2

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  2

  2

  4

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  4

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  1

  3

  4

  2

  3

  4

  2

  4

  4

  1

  2

  3

  4

  3

  4

  4

  2

  4

  1

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  2

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  3

  4

  2

  2

  4

  4

  4

  4

  2

  3

  3

  4

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  3

  2

  4

  4

  3

  4

  4

  2

  1

  1

  4

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  2

  3

  2

  4

  4

  4

  28

  4

  2

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  2

  3

  3

  4

  1

  1

  4

  3

  4

  4

  4

  1

  4

  4

  2

  3

  4

  3

  2

  4

  3

  2

  4

  2

  4

  3

  4

  3

  4

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  1

  4

  4

  3

  2

  4

  4

  40

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  39

  2

  38

  37

  36

  

35

  34

  33

  32

  31

  30

  29

  2

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  2

  4

  4

  3

  4

  1

  4

  2

  4

  4

  2

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  1

  4

  4

  4

  2

  4

  3

  3

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  1

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  4

  3

  3

  2

  3

  1

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  4

  3

  1

  1

  4

  3

  2

  4

  2

  3

  2

  2

  4

  4

  2

  2

  3

  3

  4

  4

  4

  2

  3

  1

  3

  4

  4

  2

  4

  4

  3

  2

  3

  1

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  105

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  1

  94 100 75 90 111 101 90

  

93

  70

  80

  97

  96

  93

  106

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  1

  21

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20

  20

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  21

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  22

  22

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17

  17

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  16

  16

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  19

  19

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  18

  18

  1

  1

  1

  1

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  29

  29

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  28

  1

  1

  1

  1

  1 Jumlah 26 27 29 27 26 29 26 25 25 27 26 28 25

  1

  1

  1

  1

  31

  31

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  30

  30

  1

  28

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  26

  25

  25

  1

  1

  1

  24

  24

  1

  1

  1

  1

  26

  1

  27

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  27

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  6

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  5

  5

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  8

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  7

  7

  1

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8 9 10 11 12 13 Kode Siswa

  7

  6

  5

  4

  3

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  3

  3

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  Lampiran 3 Tabel Skoring (0,1) Hasil Uji Coba Kuesioner Minat Belajar Siswa Kelas VI SD Kanisius Blongkeng Tahun pelajaran 2011/2012 No Item

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14

  1

  13

  13

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14

  1

  1

  15

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  15

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  10

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  9

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  12

  12

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11

  11

  1

  1

  1

  1

  1

  107

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  26 31 25 20 24 29 29 28 26 24 30 27 29 23 22

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  108

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  30

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  38

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  38

  1

  31

  1

  1

  1

  32

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  37

  1

  1

  1

  9

  1

  1

  33

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  37

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  38

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  33

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  34

  1

  1

  1

  29

  21 23 994

  25

  16

  9

  23

  21

  26

  21

  30

  14

  27

  17

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  35

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  38

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  38

  1

  1

  31

  31

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  31

  1

  1

  1

  1

  1

  34

  1

  1

  33

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  40 Jumlah

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  39

  1

  38

  37

  36

  35

  34

  33

  32

  33

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  26

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  29

  36

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  36

  1

  1

  1

  1

  36

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  37

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  32

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  35

  1

  1

  37

  1

  31

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  109

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 4 Tabel Hasil Analisis Uji Validitas Kuesioner Minat Belajar Siswa Kelas VI SD Kanisius Blongkeng Tahun pelajaran 2011/2012 No.Item r xy Status

  1 0,532 Valid 2 0,879 Valid 3 0,687 Valid 4 0,699 Valid 5 0,156 Tidak valid 6 0,687 Valid 7 0,708 Valid 8 0,703 Valid 9 0,682 Valid 10 0,377 Valid 11 0,438 Valid 12 0,587 Valid 13 0,354 Valid 14 0,767 Valid

  15 A Tidak valid 16 0,485 Valid 17 0,448 Valid 18 0,479 Valid 19 0,459 Valid 20 0,512 Valid 21 0,587 Valid 22 0,567 Valid 23 0,345 Valid 24 0,563 Valid 25 0,789 Valid 26 0,828 Valid 27 0,636 Valid 28 0,405 Valid 29 0,184 Tidak valid 30 0,261 Tidak valid 31 0,551 Valid 32 0,828 Valid 33 0,696 Valid 34 0,578 Valid 35 0,557 Valid 36 0,166 Tidak valid

  110 38 0,157 Tidak valid 39 0,523 Valid 40 0,557 Valid

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  111

  5

  19

  1

  20

  18

  2 5.

  Mengurangi kebosanan

  5

  1 4.

  3

  2 Total Item

  34

  6

  40

  34

  Memperkuat melekatnya bahan pelajaran dalam ingatan siswa

  1

  Lampiran 5

Tabel Validitas Item Kuesioner Minat Belajar

No. Indikator

  1 2. Terciptanya konsentrasi pada pelajaran matematika

  Jumlah Soal Jumla h Keterangan (+) (-) Valid Tidak Valid 1.

  Perhatian pada pelajaran matematika

  7

  1

  8

  7

  2

  2

  3

  5

  5 3.

  Mencegah gangguan perhatian dari luar kelas

  1

  1

  6 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  112

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 6

Tabel Validitas Tiap Indikator dan Sebaran Item Minat Belajar Siswa

No Indikator No. item valid r xy Soal Total (+) (-)

  1 Perhatian pada pelajaran matematika 1 0,532

  √ 7 dari 8 2 0,879

  √ 3 0,687 √ 4 0,699 √ 6 0,687 √ 7 0,708 √ 8 0,703 √

  2 Terciptanya konsentrasi pada pelajaran matematika 9 0,682

  √ 5 dari 5 10 0,377

  √ 11 0,438 √ 12 0,587

  √ 13 0,354 √

  3 Mencegah gangguan perhatian dari luar kelas 14 0,767

  √ 1 dari 2

  4 Memperkuat melekatnya bahan pelajaran dalam ingatan siswa 16 0,485

  √ 18 dari 20 17 0,448

  √ 18 0,479 √ 19 0,459 √ 20 0,512 √

  113 21 0,587

  √ 22 0,567 √ 23 0,345 √ 24 0,563 √ 25 0,789 √ 26 0,828 √ 27 0,636

  √ 28 0,405 √ 31 0,551 √ 32 0,828 √ 33 0,696 √ 34 0,578 √ 35 0,557 √

  5 Mengurangi kebosanan 37 0,432 √ 3 dari 5

  39 0,523 √ 40 0,557 √

  Total item

  30

  4 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  114

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 7 Hasil Analisis Uji Reliabilitas Kuesioner Minat Belajar Siswa

Kelas VI SD Kanisius Blongkeng

Tahun pelajaran 2011/2012

  B erdasarkan “Tabel Persiapan Perhitungan Reliabilitas Soal Uji Coba Kuesioner Minat Belajar Siswa Kelas VI SD Kanisius Blongkeng Tahun pelajaran 2011/2012

  ” (lampiran 3), diperoleh data sebagai berikut: : 500

  ∑X : 494

  ∑Y ∑XY : 8365

  2

  : 8520 ∑X

  2

  : 8344 ∑Y N : 31 Hasil perhitungan koefisien reliabilitas kuesioner minat belajar siswa kelas yaitu sebagai berikut:

  ∑ −(∑ )(∑ ) =

  2

  2

  2

  2 } {N∑Y

  ∑X − (∑X) − (∑Y) { 31 × 8365 − 500 494 }

  =

  2

  2 } (31 × 8520)− (500) {(31 × 8344)− (494)

  259315 − 247000 =

  264120 −250000 {258664 −244036 } 12315 =

  14120 × 14528 12315 =

  205135360 12315 =

  14322 ,547

  115

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  = 2 × 1+

  = 2 × 0,8598331 1+ 0,8598331

  = 1,7196662 1,8598331

  = 0,92 Jadi, hasil perhitungan koefisien reliabilitas kuesioner minat belajar siswa kelas VI SD Kanisius Blongkeng tahun pelajaran 2011/2012 termasuk dalam klasifikasi sangat tinggi.

  116

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 8 Kuesioner Penelitian Minat Belajar

  Petunjuk pengisian 1.

  Isilah terlebih dahulu kolom identitas di bawah ini! 2. Jawablah pertanyaan –pertanyaan di bawah ini sesuai dengan keadaan anda yang sebenarnya dengan memberi tanda ( √ ) pada kolom yang telah disediakan.

  a. Identitas Nama :………………....... Jenis Kelamin : ………………….. Kelas : ………………….. No urut : …………………...

  b. Pertanyaan kuesioner Keterangan alternatif jawaban SS = Sangat Setuju S = Setuju KS = Kurang setuju TS = Tidak setuju

  

No Pertanyaan SS S KS TS

  Saya sudah berada di dalam kelas pada saat guru

  1 memasuki ruang kelas Saya memperhatikan setiap penjelasan guru

  2 ketika guru mengajar di kelas.

  Saya merasa senang mengikuti pelajaran

  3 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Sebelum pelajaran Matematika, Bahasa

  4 Indonesia, PKn, IPA dan IPS dimulai, saya selalu mempersiapkan buku pelajaran

  5 Saya selalu ingin mendapatkan nilai yang terbaik

  6 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  117

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  adalah pelajaran yang mudah dan mengasyikkan Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS 7 adalah pelajaran yang berguna dalam kehidupan sehari-hari

  8 Saya lebih suka ijin keluar kelas saat pelajaran Saya lebih suka berbicara dengan teman

  9 sebangku saya saat pelajaran Saya tidak bisa konsentrasi dengan pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  10 ketika pelajaran tersebut diajarkan pada jam terakhir Saya konsentrasi mengikuti pelajaran

  11 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS karena ingin memperoleh nilai yang baik Saya tidak pernah mengantuk saat mengikuti 12 pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan IPS Ketika guru berada di luar kelas, saya tetap akan

  13 belajar dengan baik Saya merasa senang bila di beri pertanyaan oleh

  14 guru Saya akan memberikan usul bila guru saat

  15 menjelaskan terlalu cepat Apabila penjelasan guru ada yang keliru, saya

  16 akan memberikan koreksi Saya berusaha untuk mengerjakan tugas

  17 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS karena ingin memperoleh nilai yang baik Saya selalu siap bila ditunjuk untuk maju ke

  18 depan oleh guru

  118

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Saya selalu menyimak penjelasan guru dengan

  19 serius Saya selalu belajar serius bila akan ulangan

  20 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Saya tidak pernah membolos setiap ada pelajaran

  21 Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Setelah sampai di rumah, saya akan mengulangi 22 hal-hal yang penting dalam pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Saya selalu membuat catatan khusus untuk hal- 23 hal yang penting dalam pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Saya belajar Matematika, Bahasa Indonesia, PKn,

  24 IPA dan IPS untuk mempelajari materi yang akan dipelajari keesokan harinya.

  Saya baru belajar Matematika, Bahasa Indonesia,

  25 PKn, IPA dan IPS ketika ada ulangan Saat ulangan Matematika, Bahasa Indonesia,

  26 PKn, IPA dan IPS, saya mengerjakan sendiri bukan hasil dari mencontek jawaban teman Saya merasa senang bila bisa membantu kesulitan 27 teman saat pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Saya selalu membuat catatan / rumus-rumus 28 untuk memudahkan belajar Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Untuk menambah pengetahuan Matematika,

  29 Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS, saya sering ikut les

  30 Saya selalu membeli buku Matematika, Bahasa

  119

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Indonesia, PKn, IPA dan IPS untuk memperluas pengetahuan saya Saya selalu meminjam buku Matematika, Bahasa

  31 Indonesia, PKn, IPA dan IPS di perpustakaan Saya lebih tertarik jika pelajaran Matematika,

  32 Bahasa Indonesia, PKn,

  IPA dan

  IPS menggunakan media yang menarik Saya membentuk kelompok belajar dengan teman 33 sekelas untuk menyelesaikan tugas-tugas

  Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS Saya membuat catatan dan rumus-rumus sendiri 34 untuk memudahkan menghafalkan belajar

  Matematika, Bahasa Indonesia, PKn, IPA dan IPS

  120

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1 Bregitta Trias Julia

  27 A Shinta Kartika V27

  20 Andreas Kevin Widi V20 121

  21 Kurniawan Dwi V21 107

  22 S Lucky K V22

  58

  23 Mey Syara Dilla V23

  67

  24 Eduardo Putranta V24

  96

  25 M Risna Pradita V25

  89

  26 Maria Rosa P V26 117

  94

  18 C Eri Yanto V18 109

  28 Marselinus Sona V28 116

  29 Marselino Tri V29 103

  30 Valentine Verin V30 124

  31 Robertus Belarminus V31 117

  32 C Yunita DN V32 130

  33 Jaqueline Doranggi V33 105

  34 Josefien Doranggi V34

  85

  35 Heribertus Argana V35

  99

  36 Vincent L V36 111

  Jumlah 3654

  19 Bartolomeus Galang V19 115

  17 Emaniarti V17 133

  V1

  7 Robertus Bagaskara V7 106

  90

  2 N Febianto

  V2

  87

  3 Bonaventura Wahyu

  V3

  66

  4 A Ridho Agustio V4 114

  5 Stevanus Agustian V5 123

  6 Aprillia

  V6

  91

  8 Bernadeta Banowati V8 105

  Lampiran 9 Data Skor Minat Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan No Nama Siswa Kode Siswa Skor Minat

  9 Anselmus Bayu V9 114

  10 Cellintyo Udya V10

  89

  11 Robertus Danu V11

  98

  12 Antonius David V12

  97

  13 YB David R V13

  62

  14 Nicolaus Tavelic V14 107

  15 Yohanes Dimas V15

  99

  16 Elisabeth Elvira V16 110

  121

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  IPA IPS

  85

  85

  80

  14 Nicolaus Tavelic D V14

  70 70 374 74,8

  70

  84

  80

  13 YB David R V13

  75 73 383 76,6

  70

  80

  85 85 420 84,0

  12 Antonius David K V12

  85 85 434 86,8

  85

  90

  89

  11 Robertus Danu P V11

  70 70 350 70,0

  60

  80

  70

  85

  15 Yohanes Dimas M V15

  80 80 412 82,4

  75 72 380 76,0

  75 75 380 76,0

  70

  83

  77

  19 Bartolomeus G V19

  85 85 437 87,0

  90

  90

  87

  18 C Eri Yanto V18

  70

  81

  88

  75

  17 Emaniarti V17

  80 80 402 80,4

  80

  85

  77

  16 Elisabeth Elvira V16

  80 80 407 81,4

  80

  86

  10 Cellintyo Udya A V10

  80

  1 Bregitta Trias Julia

  V3

  80 75 400 80,0

  80

  85

  80

  V4

  4 A Ridho Agustio

  70 70 345 69,0

  60

  75

  70

  3 Bonaventura W

  V5

  70 70 352 70,4

  60

  77

  75

  V2

  2 N Febianto

  70 70 354 70,8

  60

  78

  76

  V1

  5 Stevanus Agustian

  83

  Lampiran 10 Daftar Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan No Nama Siswa Kode Siswa Nilai Total Nilai Rata- Pkn B rata Indo Mate- matika

  85

  84

  V9

  9 Anselmus Bayu S

  85 80 420 84,0

  80

  90

  85

  V8

  8 Bernadeta B

  85 80 429 85,8

  90

  88

  89

  V7

  7 Robertus Bagaskara

  80 75 404 80,8

  80

  89

  80

  V6

  6 Aprillia

  75 75 401 80,2

  80

  88

  122

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  75

  80

  85 85 424 84,8

  85

  89

  80

  32 C Yunita DN V32

  80 80 408 81,6

  80

  88

  31 Robertus B V31

  75

  85 85 430 86,0

  85

  90

  85

  30 Valentine Verin D V30

  80 77 395 79,0

  80

  80

  33 Jaqueline Doranggi V33

  80

  29 Marselino Tri H V29

  60

  14.060 2.812

  Jumlah

  80 75 390 78,0

  80

  80

  75

  36 Vincent L V36

  70 70 348 69,6

  75

  65

  73

  35 Heribertus Argana V35

  75 75 375 75,0

  68

  82

  75

  34 Josefien Doranggi V34

  76 75 371 74,2

  78

  85 85 440 88,0

  85

  78

  24 Eduardo Putranta S V24

  70 70 345 69,0

  60

  75

  70

  23 Mey Syara Dilla V23

  70 70 353 70,6

  60

  75

  75

  22 S Lucky K V22

  80 75 392 78,4

  75

  85

  77

  21 Kurniawan Dwi P V21

  75 75 380 76,0

  70

  70

  60

  20 Andreas Kevin W V20

  90 85 445 89,0

  90

  90

  28 Marselinus Sona L V28

  75 72 375 75,0

  70

  80

  78

  27 A Shinta Kartika V27

  90

  70 70 345 69,0

  90

  90

  26 Maria Rosa P V26

  70 70 360 72,0

  65

  80

  75

  25 M Risna Pradita V25

  90

  123

  99

  17 V29 103

  86.8

  69.6 Jumlah 571.8 238.8

  99

  16 V35

  81.4

  15 V15

  18 V8 105

  86.8

  98

  14 V11

  76.6

  97

  13 V12

  69.0

  79.0

  84.0

  12 V24

  87.4

  27 V9 114

  80.0

  26 V4 114

  78.0

  25 V36 111

  80.4

  24 V16 110

  23 V18 109

  19 V33 105

  78.4

  22 V21 107

  84.0

  21 V14 107

  85.8

  20 V7 106

  74.2

  96

  75.0

  Lampiran 11 Tabel Hubungan Antar Kelompok Minat Belajar dengan Antar Kelompok Prestasi Belajar Siswa Kelas V SD Pangudi Luhur Muntilan Tahun pelajaran 2010/2011 No. Kelompok Kode siswa Skor Minat Prestasi Belajar Rendah Sedang Tinggi

  3 V3

  5

  283.4

  69.0 Jumlah

  67

  4 V23

  69.0

  66

  74.8

  V34

  62

  2 V13

  70.6

  58

  V22

  rendah

  1

  sedang

  85

  94

  70.0

  11 V27

  80.8

  91

  10 V6

  70.8

  90

  9 V1

  89

  75.0

  8 V10

  72.0

  89

  7 V35

  70.4

  87

  6 V2

  82.4 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  124

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  88.0

  34 V30 124

  74.2 868.0 689.0

  76.0 Jumlah

  36 V17 133

  84.8

  35 V32 130

  86.0

  80.2

  30 V26 117

  29 V28 116

  76.0

  32 V20 121

  81.6

  31 V31 117

  89.0

  33 V5 123

  125

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 12

  126

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  127

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 13

  128

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 14

  129

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 15

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

HUBUNGAN ANTARA LINGKUNGAN BELAJAR DAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMAN 1 BELALAU TAHUN PELAJARAN 2012-2013
0
7
42
HUBUNGAN ANTARA HASIL BELAJAR AQIDAH AKHLAQ DENGAN PERILAKU SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH GUNUNGPRING MUNTILAN
0
4
91
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 085115 SIBOLGA.
0
2
25
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN FASILITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMAN 3 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2013/2014.
0
0
12
HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD SE GUGUS III SEYEGAN SLEMAN TAHUN AJARAN 2014/ 2015.
0
0
128
HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD SE-GUGUS WONOKERTO TURI SLEMAN TAHUN AJARAN 2014/2015.
1
1
109
HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD -
1
11
97
UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI METODE RESITASI SISWA KELAS V SD NEGERI 2 GEBANGSARI KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2012/2013
0
0
8
TINGKAT KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP PANGUDI LUHUR 2 YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 20082009 SKRIPSI
0
1
96
HUBUNGAN MINAT BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI 4 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 20102011 SKRIPSI
0
0
172
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MENGGUNAKAN METODE EKSPERIMEN DALAM MATA PELAJARAN IPA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA SISWA KELAS V SD KANISIUS KLEPU SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 20102011 SKRIPSI
0
1
129
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD KRISTEN KALAM KUDUS TAHUN PELAJARAN 20102011
0
0
175
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR DENGAN TEKNIK PEMBELAJARAN MIND MAP MATA PELAJARAN PKn BAGI SISWA KELAS IV SD KANISIUS KADIROJO SLEMAN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 20102011
0
0
227
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN TAHUN PELAJARAN 20102011
0
0
184
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD SISWA KELAS V SD PANGUDI LUHUR I YOGYAKARTA SEMESTER I TAHUN AJARAN 2010 2011 SKRIPSI
0
0
166
Show more