Pengembangan perangkat pembelajaran mengacu kurikulum 2013 pada subtema gemar menggambar untuk siswa kelas I Sekolah Dasar.

Gratis

0
1
131
2 years ago
Preview
Full text

HALAMAN PERSEMBAHAN

  Hadapilah itu dengan senyuman, bila merasa sukar dan sulit, tersenyumlah karenasenyuman yang tulus akan mengubah hari yang mendung menjadi terang ABSTRAK PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MENGACU KURIKULUM 2013 PADA SUBTEMA GEMAR MENGGAMBAR UNTUK SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Kori Kristiana Weni GatiUniversitas Sanata Dharma Penelitian dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan perangkat pembelajaran mengacu Kurikulum SD 2013. Prosedur pengembangan yang digunakandalam penelitianmeliputi 5 langkah yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasiahli, (5) revisi desain, hinggamenghasilkan desain produk final berupa perangkat pembelajaran yang mengacuKurikulum 2013 untuk siswa kelas I Sekolah Dasar.

KATA PENGANTAR

  Puji syukur peneliti panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan berkah-Nya, sehingga skripsi yang berjudulPengembangan Perangkat Pembelajaran pada Subtema Gemar Menggambar mengacu Kurikulum SD 2013 untuk Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar dapat penulisselesaikan dengan baik. selaku validator Pakar Kurikulum SD 2013 yang telah memberikan bantuan dalam penelitian ini dengan melakukanvalidasi produk penelitian.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dampak Globalisasi bersifat multidimensional dalam bidang pendidikan pada semua

  Ada tiga sifatpenting pendidikan yang harus diperhatikan pada waktu mengembangkan kurikulum, yaitu pertama pendidikan mengandung nilai dan memberikan pertimbangan nilai yang artinya bahwapendidikan diarahkan sepenunya pada pengembangan pribadi anak agar sesuai dengan nilai- nilai yang diharapkan. Agar semua pemangku kepentingan pendidikan dasar memiliki persepsi yang sama dalam pelaksanakan Kurikulum 2013SD, maka dibutuhkan adanya pedoman pelaksanaan pembelajaran yang bersifat teknis Berdasarkan hasil wawancara di SDN Kalasan 1 pada tanggal 17 Mei 2014 bersama IbuU wali kelas 1, terkait kurikulum 2013.

B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti merumuskan permasalahan sebagai berikut

  Bagaimana prosedur pengembangan perangkat pembelajaran mengacu Kurikulum 2013 pada subtema Gemar Menggambar mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas 1 SekolahDasar? Bagaimana kualitas produk perangkat pembelajaran mengacu Kurikulum 2013 pada subtema Gemar Menggambar mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas 1 SekolahDasar?

2. Untuk mendeskripsikan kualitas produk prosedur perangkat pembelajaran subtema Gemar Menggambar mengacu kurikulum SD 2013 untuk siswa kelas I Sekolah Dasar

D. Manfaat Penelitian

  Bagi guru Penelitian pengembangan ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif perangkat pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran mengacu Kurikulum 2013 padasubtema Gemar Menggambar mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas 1 Sekolah Dasar? Pendidikan karakter berbasis budaya lokal Pendidikan karakter berbasis budaya lokal adalah pengajaran bagi seseorang untuk mengenali dirinya termasuk potensi, keterbatasan, talenta, dan daya yang dimiliki untuk kemudiandikembangkan sehingga mampu mengatasi keterbatasanya dan menjadi orang yang memiliki spirit yang kuat.

F. Spesifikasi Produk 1

  Komponen RPPTH yang disusun lengkap. RPPTH disusun dengan memperhatikan keutuhan perkembangan pribadi siswa (intelektual, keterampilan, dan karakter) yang nampak dalam perumusan indikator dan tujuanpembelajaran.

BAB II LANDASAN TEORI A. Kajian pustaka 1. Kurikulum 2013 Kurikulum merupakan suatu sistem pendidikan yang sifatnya dinamis serta

  Rasional dan Elemen Perubahan Kurikulum SD 2013 Kurikulum menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2013 Pasal 1 Ayat(29) adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi , dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatanpembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Oleh sebab itu tantangan terbesar yang harus dihadapai adalah bagaimana untukmengupayakan agar SDM usia produktif yang melimpah ini dapat ditransformasikan menjadi SDM yang memiliki kompetensi dan keterampilanmelalui pendidikan agar tidak menjadi beban.(Kemendikbud, 2013: 72-73) Tantangan lain yang harus dihadapi adalah tantangan eksternal.

A. KOMPETENSI LULUSAN

  MATERI PEMBELAJARAN 1 Belum relevan dengan 1 Relevan dengan materi yang kompetensi yang dibutuhkan dibutuhkan 2 Beban belajar terlalu berat 2 Materi esensial 3 Terlalu luas, kurang mendalam 3 Sesuai dengan tingkat perkembangan anak C. PROSES PEMBELAJARAN 1 Berpusat pada guru 1 Berpusat pada peserta didik 2 Proses pembelajaran 2 Sifat pembelajaran yang berorientasi pada pada buku kontekstualteks 3 Buku teks hanya memuat 3 Buku teks memuat materi dan materi bahasan proses pembelajaran, sistempenilaian serta kompetensi yang diharapkan D.

b. Penguatan Pendidikan Karakter

  Pendidikan karakter merupakan salah satu pondasi yang harus ditanamkan kepada anak sejak kecil agar anak tumbuh dan berkembang menjadi anak yangmempuyai karakter dan nilai-nilai kemanusiaan. Dari beberapa pengertian dan pendapat diatas maka disimpulkan bahwa pendidikan karakrer adalah strategiyang dirancang oleh guru dan juga pihak sekolah untuk menanamkan proses pembelajaran yang berpusat pada penanaman karakter dan membentukakhlak,watak atau kepribadian peserta didik yang bersifat keagamaan.

c. Pendekatan Tematik Integratif

  Kurikulum 2013 merupakan suatu proses perubahan yang terjadi dalam Dari beberapa pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa, pendekatan tematik Integratif adalah pembelajaran yang menggunakan tema dalammengaitkan beberapa materi ajar sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna pada siswa. Tema yang akan menjadi penggerak pada mata pelajaran yang lain.

1) Prinsip-prinsip Pendekatan Tematik Integratif

Pembelajaran tematik integratif memiliki prinsip-prinsip yang berkenaan yaitu 1) memiliki suatu tema yang aktual, dekat dengan peserta didik dan adadalam kehidupan sehari-hari, 2) pemilihan materi pada beberapa muatan pelajaran yang saling terkait, 3) tidak boleh bertentangan dengan tujuan kurikulum yangberlaku tetapi harus mendukung pencapaian tujuan yang telah ditentukan pada kurikulum, 4) materi pelajaran dapat dikaitkan dalam tema denganmempertimbangkan karakteristik peserta didik sebagai minat, kemampuan, Sedangkan menurut Menurut Daryanto, (2014:86) terdapat 2 prinsip dalam pembelajaran tematik yaitu a) prinsip dalam penggalian tema dan prinsip dalampelaksanaan pembelajaran tematik integratif. Prinsip dalam penggalian tema antara lain yaitu tema tidak terlalu luas sehingga memudahkan untukmenggabungkan mata pelajaran, bermakna yaitu dapat dijadikan pengalaman peserta didik untuk belajar selanjutnya, sesuai dengan tingkat perkembanganpeserta didik, dapat menunjukkan sebagian besar dari minat peserta didik, mempertimbangkan peristiwa yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, sesuaidengan kurikulum dan harapan masyarakat, mempertimbangkan ketersediaan sumber belajar. Jadi dalam prinsip pelaksanaan pembelajaran tematik integratifguru tidak berperan sebagai peran utama yang mendominasi proses pembelajaran, tetapi memberikan tanggung jawab terhadap individu dan kelompok yang jelasdan mempertimbangkan kerja sama dalam kelompok, guru bersikap akomodatif terhadap ide yang timbul dalam proses pembelajaran yang tidak terduga, danmemberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan penilaian diri disamping penilaian lain. 2). Ciri-Ciri Pendekatan Tematik Integratif Pembelajaran tematik integratif juga memiliki ciri-ciri yaitu 1) berpusat pada peserta didik, 2) memberikan pengalaman secara langsung kepada peserta didik,3) pemisahan antar muatan pelajaran tidak terlihat dengan jelas, 4) memberikan

d. Pendekatan Saintifik

  Pendekatan saintifik merupakan proses pembelajaran yang memandu siswa untuk memecahkan masalah melalui kegiatanperencanaan yang matang dalam pengumpulan data yang cermat untuk menghasilkan sebuah kesimpulan. Ada empat hal pokok berkaitan dengan teori belajar Bruner yang pertama, individu hanya belajar dan Berdasarkan pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik adalah suatu proses pembelajaran yang merangsang kemampuan siswauntuk berproses dan berinteraksi dengan dunianya untuk memecahkan masalah sesuai dengan kebutuhannya.

1. Tujuan dan keunggulan pembelajaran dengan pendekatan saintifik

  b) untuk membentuk kemampuan siswa dalam menyelesaikan suatu masalah secara sistematik. e) untuk melatih siswa dalam mengomunikasikan ide-ide, khususnya dalam menulis artikel ilmiah.

e. Penilaian Otentik

  Penilaian otentik (authentic assessment) adalah suatu proses pengumpulan, pelaporan dan pengumpulan informasi tentang proses hasil belajar siswa dengan menerapkan prinsip penilaian yang berkelanjutan dengan pengambilan bukti-bukti otentik yang akurat,dankonsisten sebagai akuntabilitas publik. Jon Muller dalam Majid, (2014:238) penilaian otentik merupakan suatu bentuk penilaian yang meminta para siswanya untuk menampilkan tugaspada situasi yang sesungguhnya, dan mendemonstrasikan dengan esensial yang bermakna 4.

2. Model Pengembangan Perangkat Pembelajaran Menurut Kemp

  Analisis tugas tidak lain dengan analisis isi pelajaran, analisis konsep, analisis pemrosesan informasi, dan analisis proseduralyang digunakan untuk memudahkan pemahaman atau penugasan tentang tugas belajar dan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPPTH) dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Silabus dibuat setelah menentukan kompetensi dasar dan indikator serta tujuan pembelajaranpada setiap muatan pelajaran (Akbar, 2013: 7-10).2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Harian (RPPTH) Dalam Kurikulum SD 2013, RPPTH disusun dalam satu pembelajaran harian dengan memadukan beberapa muatan pelajaranyang terikat pada tema tertentu dan sering disebut dengan RencanaPelaksanaan Pembelajaran Tematik Harian (RPPTH).

B. Penelitian yang Relevan

  Penelitian pengembanagan perangkat pembelajaran yang mengacu Kurikulum 2013 merupakan hal yang baru sehingga sedikit yang dapat digunakan sebagaisumber penelitian yang relevan. Berdasarkan tiga paparan diatas yang pernah dilakukan oleh peneliti bahwa Sedangkan penilaian yang akan digunakan yaitu penilaian otentik yang berfungsi untuk menilai aktifitas belajar siswa yang alami dan sesungguh-sungguhnyasesuai dengan kenyataan proses belajar siswa.

C. Kerangka Pikir

  otentik dengan mengguakan modelKemp dan proses Analisis Kebutuhan penelitian R&Dmodel Borg and Guru masih membutuhkan contoh perangkatGall yang mengacu pembelajaran yang baik mengacu Kurikulum SDKurikulum SD 2013. Pendekatantematik integratif dan pendekatan saintifik merupakan ciri utama dalam pembelajaran pada Kurikulum 2013 khususnya pada perangkat pembelajaran yangdikembangkan oleh peneliti.

D. Pertanyaan Penelitian

  Bagaimana langkah-langkah penelitian pengembangan perangkat pembelajaran subtema Gemar Menggambar mengacu Kurikulum 2013untuk siswa kelas I Sekolah Dasar? Bagaimana kualitas perangkat pembelajaran subtema Gemar Menggambar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas I Sekolah Dasar?

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan

  Menurut Sugiyono,(2013: 297) metode penelitian dan pengembangan (R&D) merupakan penelitian yang dapat digunakan untuk menghasilkan suatu produk tertentu,serta dapat menguji kelayakan dan keefektifan produk yang dihasilkan tersebut. Untuk dapat menghasilkan suatu produk yang baik perlu dilakukanpenelitian yang bersifat analisis kebutuhan dan menguji kelayakan serta keefektifan produk tersebut agar dapat digunakan pada masyarakat luas.

B. Prosedur Pengembangan

  Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan yang menghasilkan desain perangkat pembelajaran yang berupa silabus, RPPTHbeserta penilaian dan lembar kerja siswa. Prosedur pengembangan tersebut yaitu 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi ahli, 5) revisi desainsampai menghasilkan produk perangkat pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum SD 2013 untuk Kelas I pada subtema Gemar Menggambar.

1. Potensi dan Masalah

  Wawancara ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya fakta dan masalah yang terjadi di lapanganmenyangkut pemahaman pengembangan perangkat pembelajaran yang digunakan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran, sehinggapengembangan perangkat pembelajaran sesuai dengan Kurikulum 2013 untuk siswa kelas I Sekolah Dasar. Desain awal dilakukan dengan menentukan tema,setelah memilih tema kemudian memilih kompetensi inti dan kompetensi Berdasarkan RPP maka dapat dibuat kerangka urutan isi untuk membuat strategi pembelajaran yang akan digunakan, lalu dilanjutkan denganmembuat kegiatan belajar harian sesuai dengan RPP.

4. Validasi Desain

5. Revisi Desain

  Validasi Ahli Kurikulum SD 2013 Untuk mendapatkan hasil yang baik maka dalam penelitian ini, peneliti membutuhkan 4 (empat) validator ahli kurikulum 2013 yangkompeten yaitu terdiri dari dua dosen, dan dua guru kelas 1 sekolah dasar. Instrumen Penelitian Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yang berupa daftar pertanyaan wawancara dan kuesioner dengan mengadaptasi dari IPKG 1yang diterbitkan pemerintah mengacu Kurikulum SD 2013.

A. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

  Pemilihan Media/ Alat Bantu Pembelajaran 1 2 3 4 5 sesuai dengan materi yang dibahas. Kesesuaian bahan ajar dengan indikator dan 1 2 3 4 5 tujuan yang ingin dicapai.

5. Bahan Ajar dapat memicu munculnya 1 2 3 4 5 kreativitas siswa

  Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini berupa wawancara dan kuisioner. Teknik pengumpulan data yang berupa kuisioner bertujuan untuk memvalidasi danmembantu peneliti dalam melakukan revisi pada perangkat pembelajaran.

F. Teknik Analisis Data Data yang digunakan oleh peneliti berupa data kualitatif dan kuantitatif

  Data kualitatifData Kualitatif ini diperoleh dari komentar yang dikemukakan oleh guru kelas 1 SD Negeri Kalasan 1 Yogyakarta dan pakar Kurikulum SD 2013. Langkah awal yang dilakukan yaitu menghitung rata-rata dari hasil intrumen yang dinilai dengan rumus sebagai berikut:Skala penilaian terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu sangat baik (5), baik (4), cukup baik (3), kurang baik (2), sangat kurang baik (1).

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Kebutuhan Langkah awal dalam melakukan penelitian pengembangan perangkat

  Wawancara ini untuk mengetahui dan mengidentifikasi adanya fakta dan masalah yang terjadi dilapangan yang berkaitan dengan ketersediaanperangkat pembelajaran yang digunakan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sehingga perangkat pembelajaran dikembangkan dandisusun seperti yang diharapkan dalam Kurikulum 2013.

1. Hasil Wawancara

  Aspek afektif dan spiritualdapat disisipkan pada KI 3 dan KI 4, sehingga menjadi penilaian sikap yang yang juga ditulis dalam indikator dan muncul dalam pada tujuanpembelajaran. Guru memberikan jawaban bahwa merekamengalami kesulitan dalam bahan ajar yang kurang jelas, alat peraga yang belum tersedia dan membutuhkan dana yang cukup banyak untuk setiappembelajaran karena harus menfotokopi lembar kerja siswa atau menyediakan alat tulis pewarna dan lain sebagaunya.

2. Pembahasan Hasil Wawancara Analisis Kebutuhan

  Guru juga memyampaikanbahwa dalam membuat indikator dan tujuan pembelajaran guru tidak mengembangkan sendiri sesuai dengan pengetahuan dan tingkatkebutuhan pesrta didik tetapi guru mengunakan yang sudah ada sesuai dengan buku dan hanya memperhatikan rambu-rambu yang telahdiberikan. Kesulitan yang dialami oleh guruberkaitan dengan perangkat pembelajaran, media pembelajaran dan penilaian otentik yang diharapkan agar mendapatkan perhatian daripemerintah untuk memberikan pelatian atau sosialisasi.

B. Desain Produk Awal

  Lembar kerja siswa yang dikembangkan pada penelitian ini adalah lembar kerja siswa untuk kelas 1 SD yang mengacu pada tematikintegratif Kurikulum 2013. Lembar kerja siswa berisi materi pokok yang dapat dipahami siswa dengan baik serta sesuai dengan kompetensi dantujuan yang telah ditentukan.

C. Data Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD dan Revisi Produk

  Berdasarkan hasil validari dengan guru tersebut, Ibu K memberikan Skor rata- rata 3,75 dengan kategori “baik” dan perangkat pembelajaran dapat “sangat baik” dan perangkat pembelajaran dapat dinyatakan layak untuk digunakan/ uji coba lapaangan dengan revisi seuai saran. Selain itu saran juga diberikan pada perumusan tujuan agartujuan yang dirumuskan dapat tercapai dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan, pada pengunaan ukur huruf yaitu bagaimanamengunakan huruf yang tepat untuk siswa kelas satu yang sesuai dengan tarap kemampuannya.

E. Kesesuaian Bahan Ajar

  1 Kesesuaian bahan ajar dengan indikator dan tujuanyang ingin dicapai Bahasa Indonesia belum adaMenambah bahasaIndonesia agar sesuai indikator dan tujuanyang ingin dicapai F. Kajian Produk Akhir dan Pembahasan Produk akhir diperoleh dari saran perbaikan yang diperoleh kedua validator Pakar Kurikulum SD 2013 dan guru kelas 1 SD pelaksanaKurikulum SD 2013.

1. Kajian Produk Akhir

  Kompetensi dasar dan indikator disusun dengan urutan kompetensi yang Keempat tujuan pembelajaran disusun berdasarkan kompetensi dasar dan menggunakan kata kerja yang operasioanl sehingga dapat diukur dan diamati. Pada setiap akhir pembelajaran juga terdapat kerjasama orangtua yang berupa kegiatan yang dilakukan siswa dirumah denganorang tua yang berupa kegiatan kegiatan yang dilakukan siswa dirumah denga bantuan orang tua.

2. Pembahasan

  Berdasarkan muatan perangkat pembelajaran dan hasil validasi oleh dua orang dosen pakar Kurikulum SD serta dua orang guru SD Kelas 1pelaksana Kurikulum SD 2013 diperoleh hasil bahwa perangkat pembelajaran terseb ut masuk dalam kategori “Baik” dengan skor retara yaitu 3,98. Rekapitulasi Validasi Pakar Kurikulum SD 2013 dan Guru SD Kelas 1 Pelaksana Kurikulum SD 2013 No.

BAB V PENUTUP Bab ini memaparkan kesimpulan, keterbatasan penelitian dan saran. A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan

  Pengembangan perangkat pembelajaran yang mengacu Kurikulum SD 2013 dilakukan langkah modifikasi antara model pengembangan perangkat pembelajaran Kemp dan prosedur penelitian R&D modelBorg dan Gall. Pengembangan yang dilakukan meliputi lima langkah pengembangan yaitu 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3)desian produk, 4) validasi ahli, 5) revisi desain, sampai dihasilkan desain produk akhir yang berupa perangkat pembelajaran mengacu KurikulumSD 2013 subtema Gemar Menggambar untuk siswa kelas I Sekolah Dasar.

B. Keterbatasan Penelitian

  Perangkat pembelajaran yang dikembangkan pada penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang dapat dipaparkan sebagai berikut: 1. Tidak dilaksanakan uji coba lapangan pada perangkat pembelajaran yang dikembangkan karena keterbatasan waktu 3.

C. Saran

  Saran yang dapat diberikan kepada peneliti yang akan mengembangkan perangkat pembelajaran yang mengacu Kurikulum SD2013 selanjutnya adalah sebagai berikut: 1. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan alangkah baiknya dilakukan uji coba lapangan sesuai dengan waktu yang telahdialokasikan.

3. Menggunakan sumber yang lebih banyak pada lembar kerja siswa agar materi lebih berbobot

  7 Sejauh mana pemahaman Guru menjelaskan bahwa dalam setiapBapak/Ibu terkait dengan pembelajaran ada pendidikan karakter penguatan pendidikan karakter sehingga setiap hari siswa diajarkan 8 Sejauh mana pemahaman Ada delapanbelas pilar karakter yangBapak/Ibu terkait dengan jenis- dikembangkan oleh Kementrian dan jenis karakter yang akan Kebudayaan Nasional. Pengembangan perangkat pembelajaran tersebut dilakukan karena masih banyak guru yang membutuhkan contoh perangkat pembelajaran yang baik mengacuKurikulum SD 2013.

Dokumen baru

Download (131 Halaman)
Gratis

Tags