Hubungan Jumlah Sel Limfosit CD4+ dan CD8+ dengan Gambaran Klinis Kondiloma Akuminata

Gratis

0
2
2
2 years ago
Preview
Full text

  

Hubungan Jumlah Sel Limfosit T CD4 dan CD8 dengan Gambaran Klinis Kondiloma

Akuminata

  Indah Atmasari, Richard Hutapea, Kristina Nadeak Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin

  Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara RSUP Haji Adam Malik Medan- Indonesia

  ABSTRAK

Latar belakang: Kondiloma akuminata atau kutil kelamin merupakan penyakit infeksi menular

  seksual yang disebabkan oleh HPV. Respon imun seluler sangat berperan dalam mengeliminasi sel yang terinfeksi HPV. Terjadi peningkatan infeksi HPV pada pasien-pasien imunosupresi dan infeksi persisten yang mengindikasikan pentingnya imunitas seluler yang diperankan oleh sel

  • limfosit T CD4 dan CD8 .

  

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan jumlah sel T CD4 dan CD8 dengan gambaran klinis

kondiloma akuminata.

  Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan potong

  Bahan dan metode:

  lintang terhadap 31 orang pasien kondiloma akuminata di Divisi Infeksi Menular Seksual SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUP. H. Adam Malik Medan. Diagnosis kondiloma

  • akuminata ditegakkan dari anamnesis dan pemeriksaan fisik/ venereologis. Jumlah sel T CD4
  • dan CD8 dihitung dengan alat Flouresence-activates cell sorter (FACS).
  • Pada penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah sel T CD4 dengan

  Hasil:

  ukuran lesi kondiloma akuminata (r= -0,394, p= 0,028), namun tidak terdapat hubungan yang

  • signifikan antara jumlah sel T CD4 dengan jumlah lesi (r= -0,299, p= 0,103) dan bentuk lesi kondiloma akuminata (p= 0,692). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah sel T
  • CD8 dengan ukuran lesi (r= -0,394, p= 0,028), jumlah lesi (r= 0,010, p= 0,958) dan bentuk lesi kondiloma akuminata (p= 0,066).
  • Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah sel T CD4 dengan ukuran lesi

    kondiloma akuminata.

  Kata kunci: kondiloma akuminata, imunitas seluler, limfosit T CD4 , CD8

  

Correlation Between CD4 CD8 T-Lymphocyte Counts and Clinical Manifestations of

Condyloma Acuminata

  Indah Atmasari, Richard Hutapea, Kristina Nadeak Department of Dermatovenereology

  Faculty of Medicine, Universitas Sumatera Utara Haji Adam Malik General Hospital Medan - Indonesia

  ABSTRACT

Background: Condyloma acuminata or genital wart is a sexually transmitted infection caused by

  HPV. Cellular immune response plays a key role in eliminating the HPV-infected cells. High rates of HPV infection in immunosuppressed patients and persistent infections indicate the

  • importance of cell-mediated immunity, played by CD4 and CD8 T-lymphocytes.

  To determine the correlation between CD4 CD8 T-lymphocyte counts and clinical

  Objective: manifestations of condyloma acuminata.

Materials and Methods: An analytical cross-sectional study towards 31 patients with

  condyloma acuminata in the Division of Sexually Transmitted Infections, Department of Dermatovenereology, Haji Adam Malik General Hospital Medan. The diagnosis of condyloma acuminata was performed based on history taking and physical/venereological examination.

  CD4 and CD8 T-lymphocyte counts were calculated with Fluorescence-Activated Cell Sorting (FACS).

  • The results obtained showed a statistically significant correlation between CD4 T-

  Results:

  lymphocyte counts and the lesion size of condyloma acuminata (r= -0,394, p= 0,028). Neither the number of lesions (r= -0,299, p= 0,103) nor the clinical forms (p= 0,692) were significantly

  • correlated with CD4 T-lymphocyte counts. However, no statistically significant correlation
  • between CD8 T-lymphocyte counts and the size of lesions (r= -0,394, p= 0,028), the number of lesions (r= 0,010, p= 0,958) and the clinical forms of condyloma acuminata (p= 0,066).
  • Conclusion: There is a significant correlation between CD4 T-lymphocyte counts and the size

    of lesion condyloma acuminata. Keywords: condyloma acuminata, cellular immunity, CD4+, CD8+, T lymphocyte

Dokumen baru