Studi Korelasional Mengenai Hubungan Antara Self-Compassion dan Kecerdasan Emosional pada Guru SLB-C di Kota Bandung.

Gratis

2
5
37
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

  Guru SLB-B tersebut menyatakan bahwa pada ABKtunanetra, tunadaksa, dan tunalaras, guru mendidik dan melatih anak yang Tunagrahita adalah istilah yang digunakan untuk menyebut anak yang mempunyai kecerdasan dibawah rata-rata dan ditandai oleh keterbatasanintelegensi dan ketidakcakapan dalam interaksi sosial. Hal ini membuat guru memiliki perspektif yang lebih luas dalam mengajar, sehingga dapat lebih bekerja sama dengan guru lain dalam mendidik anaktunagrahita dan lebih termotivasi untuk tetap bertahan dalam segala hal yang terjadi dalam dunia mengajarnya.

1.4. Kegunaan Penelitian

1.4.1. Kegunaan Teoritis

   Memberikan informasi mengenai hubungan antara derajat Self-Compassion dan derajat kecerdasan emosional dalam Psikologi Pendidikan dan Psikologi Positif.  Memberikan masukan bagi peneliti lain yang berminat melakukan penelitian lanjutan mengenai hubungan antara kedua variabel tersebut.

1.4.2. Kegunaan Praktis

   Memberikan informasi bagi guru SLB-C melalui kepala sekolah untuk kemudian mendapatkan gambaran mengenai kecerdasan emosi dan self-compassion agar mereka dapat lebih mengenal danmelatih kecerdasan emosi dan Self-Compassionnya untuk kesuksesan di mengajar masa depan.  Memberi informasi kepada pihak sekolah mengenai hubungan derajat Self-Compassion dan derajat kecerdasan emosional guru- guru SLB-C.

1.5. Kerangka Pemikiran

  Dalam kondisi lelah pun guru tetap berkonsentrasi mengamati perubahan ekspresi wajah anak dan perubahan perilaku anak untuk Untuk tetap bertahan dalam memenuhi tugas dan tanggung jawab mendidik dan menolong anak tunagrahita juga menangani kesulitan sebagaiguru SLB-C, guru perlu memiliki kemampuan untuk mengasihi dirinya sendiri yang disebut dengan Self-Compassion. Guru SLB-C yang memiliki Self-Compassion tinggi adalah guruSLB-C yang mampu memenuhi ketiga komponen Self-Compassion yaitu guru yang memahami dan menerima diri apa adanya tanpa melakukan kritik yangberlebihan pada dirinya, menyadari bahwa kesulitan yang ia alami juga mungkin dialami oleh guru lain, dan tidak melebih-lebihkan perasaan saatmengalami kegagalan .

1.6. Asumsi Penelitian

   Kecerdasan Emosional yang dimiliki guru SLB-C memiliki peran  Self-Compassion guru SLB-C dapat tergambar melalui 3 komponen yaitu self-kindness, common humanity, dan mindfullness.  Guru SLB-C memiliki derajat Self-Compassion yang berbeda-beda. Self-Compassion yang dimiliki guru SLB-C memiliki peran yang aktif untuk membantu mengelola emosi negatif saat menghadapi kesulitan mengajar anak tunagrahita.

1.7. Hipotesis Penelitian

  H O : Tidak Terdapat hubungan positif antara derajat Self-Compassion dan derajat Kecerdasan Emosional pada guru SLB-C di KotaBandung. Hi : Terdapat hubungan positif antara derajat Self-Compassion dan derajat Kecerdasan Emosional pada guru SLB-C di Kota Bandung.

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

   Guru-guru yang akan bekerja sebagai guru SLB-C diharapkan dapat mengembangkan kemampuan menerima dan memberi pengertian atas kemampuan dan kekurangan diri, menyadari bahwa kesulitan mengajaryang guru akan dialami juga mungkim dialami oleh rekan guru lainnya, dan tidak melebih-lebihkan perasaan saat mengalami kesulitan bahkankegagalan dalam mengajar. Perbedaan kecerdasan emosi pada pria dan wanita yang mempelajari dan yang tidak mempelajari alat musik piano.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara
11
202
129
Hubungan Kecerdasan Emosional Perawat dengan Perilaku Caring Perawat di RSU Kabanjahe
8
70
222
Komunikasi Antar Pribadi Ayah Dan Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak Remaja (Studi Korelasional tentang Pengaruh Komunikasi Antar Pribadi Ayah terhadap Perkembangan Kecerdasan Emosional Anak Remaja di SMA Swasta Al- Ulum, Medan)
0
43
140
Hubungan Antara Komitmen Guru dengan Sikap Guru terhadap Sertifikasi Guru
3
40
151
Pentingnya Kecerdasan Emosional Bagi Perawat
0
19
4
Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa AKBID Sehat Medan Tahun 2014
0
31
73
Hubungan Fungsi Keluarga Terhadap Tingkat Kecerdasan Emosional Para Pelajar di SMP Jaya Suti Abadi Kabupaten Bekasi
7
36
163
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Siswa pada Pelajaran PAI (Penelitian Korelasional pada Siswa Kelas VIII MTs Al-Hidayah Arco Sawangan Depok)
0
7
97
Studi Korelasi antara Iklim Sekolah dan Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar
0
0
65
Kecerdasan Emosional Guru Matematika Sebagai Landasan Kompetensi Guru Profesional
0
0
9
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara
1
2
38
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kecerdasan Emosional 2.1.1 Pengertian Kecerdasan Emosional - Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara
0
0
23
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara
0
0
11
Hubungan Kecerdasan Emosional Ibu dengan Perilaku Memelihara Kesehatan Gigi dan Mulut Serta Indeks Plak Gigi Anak di TK.Y.P Kristen Andreas Medan
0
0
11
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kecerdasan Emosional - Hubungan Kecerdasan Emosional Ibu dengan Perilaku Memelihara Kesehatan Gigi dan Mulut Serta Indeks Plak Gigi Anak di TK.Y.P Kristen Andreas Medan
0
0
9
Show more