Perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi - USD Repository

Gratis

0
0
114
10 months ago
Preview
Full text

  

PERBEDAAN KECEMASAN DALAM PENYUSUNAN

SKRIPSI ANTARA MAHASISWA YANG AKTIF

BERORGANISASI DAN MAHASISWA YANG TIDAK AKTIF

BERORGANISASI

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi

  

Program Studi Psikologi

Disusun oleh :

Valentina Dwita Febriani

  

059114067

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

JURUSAN PSIKOLOGI

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

  Di saat jatuh....ingin segera bangun Di saat berat....ingin tetap kuat Ketakutan menuntun orang pada kemunduran

Keberanian membimbing orang pada kemajuan (NN)

  

Kupersembahkan skripsi ini untuk :

Allah Bapa Yang Maha Kasih & Bunda Maria

yang selalu menyertai tiap langkahku….

(Alm) Bapak Agustinus Tri Antoro & Ibu Yohana Sumiyati

Kakakku Fransiska Ika Septiani & Adikku Andreas Danang Tri Yudanto

dan Sahabat-sahabatku……..

  

PERBEDAAN KECEMASAN DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI ANTARA

MAHASISWA YANG AKTIF BERORGANISASI DAN MAHASISWA

YANG TIDAK AKTIF BERORGANISASI

Valentina Dwita Febriani

  

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecemasan dalam

penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa

yang tidak aktif berorganisasi. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah

ada perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif

berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Subjek dalam

penelitian ini adalah mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang

tidak aktif berorganisasi yang sedang melakukan penyusunan skripsi. Metode

pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan

mengunakan skala Likert. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala

Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi yang dibuat oleh peneliti. Dari data

statistik item dan reliabilitas pada skala Kecemasan, dari 52 item diperoleh 35

item yang lolos seleksi dengan koefisien reliabilitas alpha sebesar 0,912. Untuk

mengetahui ada tidaknya perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara

mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi

digunakan analisis Independent Sample t-test. Dari analisis data penelitian

diperoleh nilai t sebesar -0,141 dengan probabilitas 0,888 (p > 0,05). Hasil ini

menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi

antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif

berorganisasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis tidak terbukti.

Kata kunci: kecemasan dalam penyusunan skripsi, mahasiswa yang aktif

berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi.

  

PERBEDAAN KECEMASAN DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI ANTARA

MAHASISWA YANG AKTIF BERORGANISASI DAN MAHASISWA

YANG TIDAK AKTIF BERORGANISASI

Valentina Dwita Febriani

ABSTRACT

  This research was conducted to find out Anxiety Difference in Doing

Thesis among Students Who Are Active in Organization and Students Who Are

Not Active in Organization. The hypothesis proposed is there is anxiety difference

among students who are active in organization and students who are not active in

organization. The subjects in this research are students who are active in

organization and students who are not active in organization that doing their

thesis. The methodology used in this research is Likert scale. The instrument used

is anxiety scale in doing thesis that is made by researcher. Based on the data

statistic item and reliability on anxiety scale, from 52 items it is resulted on 35

items which pass the selection by alpha reliability of 0,912. To find out if there is

anxiety difference among students who are active in organization and students

who are not active in organization, the researcher used Independent Sample t-test

analysis. The data analysis research resulted of t -0,141 with probability 0,888 (p

> 0, 05). This result showed that there is no anxiety difference among students

who are active in organization and students who are not active in organization. It

is also showed that the hypothesis is not proved.

  

Key word: anxiety in doing thesis, students who are active in organization and

students who are not active in organization.

  

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN

PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma :

Nama : Valentina Dwita Febriani

  Nomor mahasiswa : 059114067

Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan

Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul :

  

PERBEDAAN KECEMASAN DALAM PENYUSUNAN SKRIPSI ANTARA

MAHASISWA YANG AKTIF BERORGANISASI DAN MAHASISWA

YANG TIDAK AKTIF BERORGANISASI

beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan

kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan,

mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan

data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di Internet atau

media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya

maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya

sebagai penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 18 Mei 2010 Yang menyatakan (Valentina Dwita Febriani)

KATA PENGANTAR

  Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas

segala berkat dan perlindungan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi

ini dengan baik. Penulis menyadari bahwa skripsi ini dapat terselesaikan atas

bantuan berbagai pihak, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati, penulis

ingin mengucapkan terima kasih kepada:

  

1. Ibu Christina Siwi Handayani, S.Psi., M.Si., selaku Dekan Fakultas Psikologi

Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  

2. Ibu Aquilina Tanti Arini, S.Psi., M.Si., selaku Dosen Pembimbing Skripsi

atas bimbingan yang telah diberikan selama proses penyusunan skripsi.

  

3. Ibu M.L. Anantasari, S.Psi., M.Psi, selaku Dosen Pembimbing Akademik

yang selalu memberikan dukungan baik selama masa kuliah maupun saat proses penyusunan skripsi.

  

4. Rm. Priyono Marwan S.J. selaku Dosen Pembimbing Akademik yang telah

memberikan dukungan dan masukan selama proses penyusunan skripsi.

  

5. Ibu Y. Titik Kristiyani, M. Psi, selaku dosen penguji skripsi yang telah

memberikan masukan yang bermanfaat untuk skripsi ini.

  

6. Segenap dosen-dosen Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, atas

bimbingan dan segala bekal ilmu pengetahuan yang telah diberikan.

  

7. Mbak Nanik, Mas Gandung & Pak Gie yang telah membantu dalam proses kelancaran administrasi di sekretariat, mas Muji atas kemudahan yang diberikan dalam pelaksanaan praktikum dan selama penulis menjadi asisten, mas Doni, atas segala bantuan dalam proses peminjaman buku.

  

8. Keluargaku tercinta, Bapak, Ibu, Mbak Ika, dan Danang yang selalu

memberikan dukungan, doa dan perhatian.

  

9. Sahabat – sahabatku, Sari dan Matilda yang selalu berbagi kebersamaan

dalam suka dan duka, Silvi, Andien, Alit, Mena atas kebersamaan dan keceriaannya.

  

10. Teman-teman Psikologi angkatan 2005 atas persahabatan dan

kebersamaannya.

  

11. Kepala dan Staf P2TKP, Pak Priyo, Pak Heri, Pak Toni, Mba’ Tia, Mba’

Diana serta teman-teman asisten; Mumun, Beti, Iie, Ucie, Nora, Iin, Alma, Mba’ Indra, Mba’ Wulan, Mba’ Fani, Mba’ Ruri, Mba’ Tinul, Mas Sumar,

Mas Patje atas kepercayaan dan pengalaman kerja yang telah diberikan.

  12. Teman – teman yang telah bersedia mengisi angket penelitian.

  

13. Semua pihak yang tanpa sengaja belum penulis sebut di sini; terima kasih atas

segala bantuan yang telah diberikan.

  Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh

karena itu, penulis sangat berterimakasih atas semua masukan baik yang berupa

saran maupun kritik yang dapat membangun. Akhir kata, penulis berharap semoga

skripsi ini dapat berguna bagi semua pihak.

  Yogyakarta, 17 Mei 2010 Valentina Dwita Febriani

  DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ……….…………………………………………. i

  HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING ….………….. ii HALAMAN PENGESAHAN …………..…………………………….. iii HALAMAN MOTTO …………………………………………………. iv HALAMAN PERSEMBAHAN ………………………………………. v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ………………..………...…… vi ABSTRAK ……………………………………………...……………... vii ABSTRACT ……………………………………………………..…….. viii LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA

  ILMIAH………………………………………………………………... ix KATA PENGANTAR ………………………………………………… x DAFTAR ISI ……………………………………….………………….. xii DAFTAR TABEL ……………………………………………….…….. xv DAFTAR GAMBAR ………………………………………………….. xvi BAB I. PENDAHULUAN ………..…………...……………………….

  1 1. Latar Belakang Masalah ……………………………….….

  1 2. Rumusan Masalah ……………………………...………….

  5

  3. Tujuan Penelitian ………………………………….………

  5 4. Manfaat Penelitian ………………………………………...

  6 BAB II. TINJAUAN PUSTAKA ………………………………..…….

  7 A. Kecemasan….....…………………………………………...

  7 1. Pengertian Kecemasan ……………………………..

  7 2. Jenis-jenis Kecemasan ……………………………..

  9 3. Ciri-ciri Kecemasan ………………………………..

  11 4. Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan …………..

  13 B. Mahasiswa …………………………………………………

  15 C. Skripsi ……………………………………………………..

  16 1. Pengertian Skripsi…………………………………..

  16

  2. Permasalahan dalam Penyusunan Skripsi…………..

  16 D. Kecemasan Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi ………

  17 1. Pengertian Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi...

  17

  2. Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi……………………………...

  17 E. Organisasi………………………………………………….

  19

  1. Pengertian Organisasi………………………………

  19

  2. Unsur-unsur Organisasi ……………………………

  20 3. Fungsi Organisasi…………………………………..

  F. Mahasiswa yang Aktif Berorganisasi ……………………..

  20 G. Mahasiswa yang Tidak Aktif Berorganisasi ………………

  21 H. Perbedaan Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi antara

  22 Mahasiswa yang aktif Berorganisasi dan Mahasiswa yang Tidak Aktif Berorganisasi………………………………….

  I. Hipotesis…………………………………………………...

  25 BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ……………………………..

  27 A. Jenis Penelitian …………………………………………….

  27 B. Identifikasi Variabel …………………………….....………

  27 C. Definisi Operasional ………………………………………

  27 D. Subjek Penelitian ………………………..……...……....…

  29 E. Prosedur Penelitian ……………...……...............................

  30 F. Metode dan Alat Pengumpulan Data ……………………...

  31 G. Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur …………….………...

  32

  1. Validitas ……………………………………………

  32

  2. Reliabilitas …………………………………………

  33 3. Seleksi Item ……………………………………......

  33 H. Metode Analisis Data ……………………………………..

  36

  2. Uji Hipotesis Penelitian ……………………………

  37 BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ……………..

  38 A. Pelaksanaan Penelitian …………………………………….

  38 B. Hasil Penelitian ……………………….…………………...

  38 1. Deskripsi Data Penelitian ……………………………...

  38

  2. Deskripsi Subjek Penelitian ……………………………

  39 3. Uji Asumsi ……………………………………………..

  41 4. Uji Hipotesis …………………………………………...

  42 C. Hasil Tambahan …………………………………...............

  44 D. Pembahasan ………………………………………………..

  46 BAB V. PENUTUP ……………………………………………………

  50 A. Kesimpulan ……………………………………….……….

  50 B. Saran …………………………………………….......…….

  51 DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………….

  52 LAMPIRAN

  

DAFTAR TABEL

Tabel

  Halaman 1. Blue Print Skala Kecemasan …………………………………...

  32

  2. Skala Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi Setelah Uji Coba

  35

  3. Skala Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi Untuk Penelitian

  36

  4. Deskripsi Data Penelitian ………………………………………

  39

  5. Persentase Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ……………

  39

  6. Persentase Responden Berdasarkan Status Keaktifan

  40 Berorganisasi …………………………………………………..

  7. Mean Responden Berdasarkan Kriteria Subjek Penelitian……..

  41 8. Hasil Uji Normalitas …………………………………………...

  42

  9. Hasil Uji Homogenitas …………………………………………

  42 10. Hasil Uji Hipotesis ……………………………………………..

  44 11. Norma Kategorisasi Skor …………………………………........

  44 12. Kategorisasi Skor Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi …….

  45

  DAFTAR GAMBAR

  

1. Gambar 1. Perbedaan Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi antara

Mahasiswa yang Aktif Berorganisasi dan Mahasiswa yang Tidak Aktif Berorganisasi …………………………………………………………….26

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Skripsi merupakan tugas akhir yang cukup berat bagi mahasiswa. Sebagai sebuah syarat kelulusan dari perguruan tinggi, mahasiswa

  diwajibkan menyusun skripsi yang merupakan suatu bentuk tugas akhir berupa karya tulis ilmiah. Tujuan penulisan skripsi adalah agar mahasiswa mampu mengorganisasikan hasil proses belajar dan mengaktualisasikannya melalui tulisan. Namun, dalam proses pengerjaaan skripsi seringkali mahasiswa mengalami berbagai kesulitan dan hambatan.

  Kesulitan yang seringkali dialami mahasiswa dalam menyusun skripsi diantaranya adalah kesulitan mencari judul untuk skripsi, kesulitan mencari literatur dan bahan bacaan, dana yang terbatas, atau takut menemui dosen pembimbing (Mu’tadin, 2002). Hambatan dan kesulitan yang muncul secara tidak terduga membuat mahasiswa merasa cemas saat mengerjakan skripsi. Hal ini sesuai dengan pendapat Marten dan Sharkey (dalam Gunarsa, 1996) dimana kecemasan dapat muncul ketika individu kurang siap dalam menghadapi suatu situasi atau keadaan yang tidak diharapkan.

  Kecemasan adalah suatu keadaan tegangan yang ditimbulkan oleh sebab-sebab dari luar (Freud dalam Supratiknya, 1993). Kecemasan juga diartikan sebagai perasaan tidak nyaman yang biasanya berupa perasaan

  

gelisah, takut, atau khawatir yang merupakan manifestasi dari faktor

psikologis dan fisiologis. Kecemasan biasanya terjadi tanpa stimulus yang

jelas, sehingga kecemasan berbeda dengan rasa takut (fear), sebab takut

muncul karena adanya ancaman yang jelas dari luar. Rasa takut

berhubungan dengan tingkah laku spesifik untuk menghindar dan menjauh

dari stimulus yang tidak menyenangkan, sedangkan kecemasan merupakan

akibat dari ancaman yang tidak jelas, tidak bisa dikontrol dan tidak bisa

dihindari (pembaharuankeluarga.wordpress.com). Kecemasan dalam

penyusunan skripsi yang dialami mahasiswa dapat mengakibatkan proses

pengerjaan skripsi menjadi tidak maksimal bahkan mungkin mahasiswa

tidak dapat menyelesaikan skripsinya sesuai waktu yang ditentukan oleh

universitas.

  Kecemasan mahasiswa saat mengerjakan skripsi selain disebabkan

karena kesulitan dan hambatan yang dialami juga karena adanya batas

masa studi yang semakin ketat. Sebagai contoh, perguruan tinggi

Universitas Airlangga menerapkan batas masa studi untuk program sarjana

yakni selama-lamanya adalah 14 semester (www.unair.ac.id) dan apabila

ketentuan tersebut tidak dapat dipenuhi maka seorang mahasiswa tidak

diperbolehkan melanjutkan studi. Situasi tersebut menuntut mahasiswa

untuk dapat menyelesaikan studinya secepat mungkin atau maksimal

sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi.

Tuntutan yang dihadapi oleh mahasiswa untuk menyelesaikan studi

secepat mungkin dapat mengakibatkan perasaan cemas dalam diri

  

mahasiswa. Standar dan norma yang ada dalam masyarakat yang mungkin

terlalu tinggi bagi individu yang tidak sesuai dengan kemampuan yang

dimilikinya juga dapat menjadi salah satu sumber penyebab kecemasan

(Greist, Martens dan Sharkey dalam Gunarsa, 1996). Adanya hambatan

dan kesulitan dalam mengerjakan skripsi serta tuntutan batasan masa studi

yang harus dipenuhi oleh mahasiswa membuat mahasiswa perlu fokus

selama proses pengerjaan skripsi agar proses pengerjaan skripsi dapat

selesai tepat waktu.

  Perlunya fokus dalam mengerjakan skripsi membuat mahasiswa

dituntut untuk dapat membagi waktu sebaik mungkin sehingga dapat

meluangkan waktu yang lebih banyak untuk pengerjaan skripsi dibanding

untuk kegiatan lain. Ketidakmampuan mahasiswa untuk membagi waktu

dapat menyebabkan pengerjaan skripsi menjadi tertunda dan hal ini dapat

membuat mahasiswa tidak dapat menyelesaikan studinya tepat waktu.

  

Mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam membagi waktu biasanya

karena mereka memiliki kegiatan yang bermanfaat selain skripsi seperti

kegiatan organisasi. Kegiatan organisasi memiliki manfaat bagi mahasiswa

karena melalui kegiatan organisasi mahasiswa dapat mengembangkan

softskill .

  Situasi dunia kerja yang membutuhkan calon tenaga kerja yang

memiliki soft skill menuntut mahasiswa untuk aktif dalam organisasi

sebagai salah satu cara untuk mengembangkan softskill. Hal ini didukung

Penelitian NACE (National Association of Colleges and Employers) pada

  

tahun 2005 yang menyebutkan bahwa pada umumnya pengguna tenaga

kerja membutuhkan keahlian kerja berupa 82% soft skills dan 18% hard

skills (prayudi.staff.uii.ac.id). Dalam kegiatan organisasi, mahasiswa

dituntut untuk mencurahkan perhatiannya pada pelaksanan program kerja

organisasi, menghadapi konflik, serta menyelesaikan permasalahan

organisasi. Beban tugas dalam organisasi yang cukup berat serta manfaat

kegiatan organisasi membuat mahasiswa mencurahkan perhatian yang

cukup banyak untuk kegiatan organisasi. Beban pikiran dan

tanggungjawab yang dirasakan oleh mahasiswa yang aktif dalam kegiatan

organisasi membuat mereka kesulitan dalam hal pengelolaan waktu dan

hal ini merupakan salah satu faktor internal penyebab kecemasan (Subekti,

2005).

  Bagi mahasiswa yang aktif berorganisasi dan sedang menyusun

skripsi memiliki tantangan tersendiri untuk dapat membagi waktu dan

perhatiannya pada skripsi dan kegiatan organisasi. Tuntutan untuk dapat

membagi waktu antara skripsi dan kegiatan organisasi merupakan hal yang

cukup sulit bagi mahasiswa. Kesulitan dalam membagi waktu ini dapat

menimbulkan kecemasan dalam diri mahasiswa. Hal ini didukung oleh

penelitian Aspinwall dan Taylor (1992) bahwa mahasiswa mengalami

kecemasan dan tekanan yang meningkat ketika sejumlah tugas harus

diselesaikan. Bagi mahasiswa yang tidak aktif dalam kegiatan organisasi

dapat lebih fokus dalam mengerjakan skripsi karena mereka tidak

terbebani oleh tanggung jawab lain di luar skripsinya.

  Mahasiswa yang aktif berorganisasi yang menghadapi tuntutan untuk dapat membagi waktu sebaik mungkin dapat mengalami kesulitan untuk membagi waktu antara skripsi dan kegiatan organisasi karena keduanya sama-sama penting bagi mahasiswa. Kesulitan yang dihadapi mahasiswa ini dapat membuat kecemasan mahasiswa yang aktif berorganisasi lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi maka penelitian ini ingin melihat perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi.

  B. Rumusan Masalah Dengan melihat latar belakang masalah yang telah dipaparkan di atas, maka peneliti ingin melihat apakah ada perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi.

  C. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi.

D. Manfaat Penelitian

  1. Manfaat Teoritis Untuk memperluas pandangan mengenai perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi sehingga dapat menjadi bahan informasi dan pertimbangan untuk penelitian selanjutnya.

  2. Manfaat Praktis Dapat memberi masukan bagi mahasiswa untuk lebih memperhatikan faktor keaktifan mahasiswa dalam kegiatan organisasi

terhadap kecemasan mahasiswa dalam penyusunan skripsi.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kecemasan

1. Pengertian Kecemasan

  Pettijohn (1992) mengungkapkan bahwa kecemasan adalah sebuah perasaan yang tidak jelas antara perasaan takut, kuatir dan gelisah akan sesuatu yang tidak jelas. Individu yang sedang mengalami kecemasan biasanya tidak tahu apa yang menyebabkan kecemasan yang mereka alami.

  Kecemasan pada umumnya adalah ketakutan akan sesuatu yang akan terjadi disertai perasaan yang tidak jelas akan adanya suatu bahaya. Kecemasan ini kadang menjadikan panik, gelisah, gugup, gemetar dan sakit kepala. Berbeda dengan takut yang merupakan reaksi nyata akan sesuatu yang tampak, sedangkan kecemasan merupakan reaksi yang tidak jelas akan adanya suatu imajinasi akan bahaya (Kasschau, 1995). Hal ini dapat terjadi karena kekecewaan, ketidakpuasan, tidak aman, atau adanya perasaan bermusuhan dengan orang lain. Kecemasan bersifat tidak jelas atau kabur oleh karena itu kecemasan menjadi sangat subyektif, artinya sesuatu yang menimbulkan kecemasan pada diri seseorang belum tentu dapat menimbulkan kecemasan pada orang lain (Mischel, 1981).

  Menurut Darajat (1996) kecemasan adalah manifestasi dari

berbagai proses memori yang bercampur baur yang terjadi ketika

orang sedang mengalami tekanan, perasaan (frustasi) dan

pertentangan batin (konflik).

  Kecemasan adalah suatu kekhawatiran bahwa sesuatu yang

buruk akan segera terjadi. Kecemasan merupakan respon yang

tepat terhadap ancaman atau perubahan lingkungan, tetapi bisa

menjadi abnormal bila tingkatannya tidak sesuai dengan proporsi

ancaman atau datang tanpa ada penyebabnya (Nevid, Rathus dan

Greene, 2003).

  Kecemasan juga diartikan sebagai keadaan suasana –

perasaan (mood) yang ditandai oleh gejala – gejala jasmaniah

seperti ketegangan fisik dan kekhawatiran tentang masa depan

(American Psychiatric Association, 1994; Barlow, 2002 dalam

Durand dan Barlow, 2006).

  Menurut Maher (Mischel, 1981) sesuatu disebut kecemasan bila memiliki karakteristik sebagai berikut : a. Perasaan yang disadari tentang ketakutan dan bahaya tanpa adanya kemampuan untuk mengidentifikasikan ancaman secara objektif.

  b. Adanya pola keterbangkitan fisiologis dan gangguan tubuh termasuk perubahan fisik dan keluhan yang bermacam- macam. c. Terjadi disorganisasi dalam problem solving dan kontrol kognitif termasuk sulitnya berpikir secara jernih dan melakukan coping. Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa kecemasan adalah perasaan khawatir bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi di masa depan karena ketakutan akan obyek yang tidak jelas, terjadi ketika orang sedang mengalami tekanan, frustasi dan pertentangan batin (konflik) sehingga menimbulkan reaksi fisik serta psikologis tertentu.

2. Jenis-Jenis Kecemasan

  Menurut Freud (dalam Supratiknya, 1993) kecemasan dibagi menjadi 3 jenis, yaitu : a. Kecemasan realitas atau rasa takut akan bahaya-bahaya nyata di dunia luar. Kedua tipe kecemasan lain berasal dari kecemasan realitas ini.

  b. Kecemasan neurotik adalah rasa takut jangan-jangan insting-insting akan lepas dari kendali dan menyebabkan sang pribadi berbuat sesuatu yang bisa membuatnya dihukum. Kecemasan neurotik bukanlah ketakutan terhadap insting-insting itu sendiri melainkan ketakutan terhadap hukuman yang mungkin terjadi jika suatu insting dipuaskan.

c. Kecemasan moral adalah rasa takut terhadap suara hati.

  Orang-orang yang super egonya berkembang dengan baik cenderung merasa bersalah jika mereka melakukan atau bahkan berpikir untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan norma moral dimana mereka dibesarkan. Spielberger (Mischel, 1981) membedakan kecemasan menjadi:

  a. State anxiety Kecemasan yang timbul jika individu dihadapkan pada situasi tertentu yang dianggap mengancam. Intensitas dan kemunculan bentuk kecemasan ini bervariasi antara individu satu dengan yang lain.

  b. Trait anxiety Kecemasan yang timbul sebagai suatu yang menetap pada diri individu. Kecemasan ini berhubungan dengan kepribadian individu yang mengalaminya. Kecemasan dipandang sebagai suatu gejala, yaitu suatu keadaan yang menunjukkan adanya kesukaran dalam mengadakan proses penyesuaian diri.

3. Ciri-Ciri Kecemasan

  

Beberapa ciri kecemasan menurut Nevid et al. (2003) adalah :

  a. Ciri-ciri fisik, meliputi kegelisahan, tangan atau anggota tubuh yang gemetar, sensasi dari pita ketat yang mengikat di sekitar dahi, kekencangan pada pori-pori kulit perut atau dada, banyak berkeringat, telapak tangan yang berkeringat, pening atau pingsan, mulut atau kerongkongan terasa kering, sulit berbicara, sulit bernafas, bernafas pendek, jantung yang berdebar keras atau berdetak kencang, suara yang bergetar, jari-jari atau anggota tubuh yang menjadi dingin, pusing, merasa lemas atau mati rasa, sulit menelan, kerongkongan terasa tersekat, leher atau punggung terasa kaku, sensasi seperti tercekik atau tertahan, tangan yang dingin dan lembab, terdapat gangguan sakit perut atau mual, panas dingin, sering buang air kecil, wajah terasa memerah,

diare, merasa sensitif atau ”mudah marah”

  b. Ciri-ciri behavioral, meliputi perilaku menghindar, perilaku melekat dan dependen, perilaku terguncang c. Ciri-ciri kognitif, meliputi khawatir tentang sesuatu, perasaan terganggu akan ketakutan atau aprehensi terhadap sesuatu yang terjadi di masa depan, keyakinan bahwa sesuatu yang mengerikan akan segera terjadi tanpa ada penjelasan yang jelas, terpaku pada sensasi kebutuhan, merasa terancam oleh orang atau peristiwa yang normalnya hanya sedikit atau tidak mendapat perhatian, ketakutan akan kehilangan kontrol, ketakutan akan ketidakmampuan untuk mengatasi masalah, berpikir bahwa dunia mengalami keruntuhan, berpikir bahwa semuanya tidak lagi bisa dikendalikan, berpikir bahwa semuanya terasa sangat membingungkan tanpa bisa diatasi, khawatir terhadap hal-hal yang sepele, berpikir tentang hal mengganggu yang sama secara berulang-ulang, berpikir bahwa harus bisa kabur dari keramaian, kalau tidak pasti akan pingsan, pikiran terasa bercampur aduk atau kebingungan, tidak mampu menghilangkan pikiran-pikiran terganggu, berpikir akan segera mati, meskipun dokter tidak menemukan sesuatu yang salah secara medis, khawatir akan ditinggal sendirian, sulit berkonsentrasi atau memfokuskan pikiran.

  

Ciri-ciri kecemasan ini akan digunakan sebagai aspek kecemasan

yang meliputi: a. Ciri fisik

  b. Ciri behavioral

  c. Ciri kognitif

4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kecemasan

  Menurut Kretch dan Qrutch (dalam Hartanti dan Dwijanti, 1997) timbulnya kecemasan disebabkan karena kurangnya pengalaman dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang membuat individu kurang siap menghadapi situasi baru.

  Menurut Greist, Martens & Sharkey (dalam Gunarsa, 1996) sebab – sebab individu mengalami kecemasan antara lain: a. Tuntutan sosial yang berlebihan yang belum atau tidak dapat dipenuhi oleh seseorang, dan tuntutan ini dapat merupakan perasaan subjektif dari individu yang mungkin tidak dirasakan oleh orang lain.

  b. Adanya standar keberhasilan yang terlalu tinggi bagi kemampuan yang dimiliki individu sehingga menimbulkan perasaan rendah diri.

c. Individu kurang siap dalam menghadapi suatu situasi atau keadaan yang tidak diharapkan atau diperkirakan olehnya.

  d. Adanya pola pikir dan persepsi yang negatif terhadap situasi atau diri sendiri. Hal ini dapat pula berkaitan dengan kecenderungan individu untuk menilai secara negatif dan

subjektif terhadap hal-hal yang ada di sekitarnya.

  Durand dan Barlow (2006) mengungkapkan bahwa

kecemasan tidak memiliki penyebab berdimensi-tunggal yang

sederhana tetapi berasal dari banyak sumber antara lain:

  a. Kontribusi Biologis Kontribusi-kontribusi kecil dari banyak gen di wilayah- wilayah kromosom yang berbeda secara kolektif membuat seseorang rentan mengalami kecemasan (Kendler dkk, 1995; Lesch dkk, 1996; Plomin dkk, 1997 dalam Durand & Barlow, 2006).

  b. Kontribusi Psikologis Para pakar teori perilaku melihat kecemasan sebagai produk pengkondisian klasik awal, modelling/peniruan, dan bentuk-bentuk belajar lainnya (Bandura, 1986 dalam Durand & Barlow, 2006). Di masa kanak-kanak, seseorang mungkin memperoleh kesadaran bahwa tidak semua kejadian dapat dikontrol (Chorpita dan Barlow, 1998 dalam Durand dan Barlow, 2006). Kontinum untuk persepsi ini bisa bervariasi dari keyakinan penuh atas kemampuan untuk mengontrol semua aspek kehidupan seseorang sampai ketidakpastian yang mendalam tentang diri sendiri dan kemampuan seseorang untuk mengatasi berbagai kejadian yang akan datang (Durand dan Barlow, 2006). c. Kontribusi Sosial Peristiwa yang menimbulkan stres memicu kerentanan seseorang terhadap kecemasan. Tekanan sosial seperti misalnya tekanan untuk menjadi juara di sekolah dapat juga menimbulkan stres yang cukup kuat untuk memicu kecemasan (Durand & Barlow, 2006).

B. Mahasiswa

  Menurut Webster’s New World Dictionary, mahasiswa adalah individu

yang mengalami proses belajar mengajar pada taraf level tertinggi dalam

sebuah instansi pendidikan dengan program kelulusan untuk mencapai gelar

sarjana, doctor atau professor.

  Hurlock (1999) mengungkapkan bahwa masa dewasa dini dimulai

pada usia 18 – 40 tahun. Individu yang berperan sebagai mahasiswa akan

mengalami perkembangan masa dewasa dini yang merupakan periode

penyesuaian diri terhadap pola – pola kehidupan baru dan harapan sosial baru

sehingga mahasiswa dituntut untuk menyesuaikan diri terhadap tuntutan dari

lingkungan yaitu bersikap mandiri, dewasa, berprestasi dan dapat

menyelesaikan tugas-tugas kuliah tepat waktu.

C. Skripsi

  1. Pengertian Skripsi Skripsi adalah suatu bentuk tugas akhir berupa karya tulis ilmiah yang disusun oleh mahasiswa sebagai salah satu syarat untuk mengakhiri program sarjana (S1). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1989), skripsi diartikan sebagai karangan ilmiah yang wajib ditulis mahasiswa sebagai bagian dari persyaratan pendidikan dan akademisnya. Menurut Darmono dan Hasan (2002) skripsi diartikan sebagai karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program sarjana pada akhir masa studinya berdasarkan hasil penelitian atau kajian kepustakaan, atau pengembangan terhadap suatu masalah yang dilakukan secara seksama.

  2. Permasalahan dalam Penyusunan Skripsi Mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi menghadapi berbagai hambatan dan kesulitan. Utama (2000) mengungkapkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi mahasiswa saat mengerjakan skripsi antara lain: (1) kesulitan membagi waktu dan mencurahkan perhatian yang cukup terhadap skripsi karena adanya pekerjaan lain/keluarga (bagi mahasiswa yang bekerja/berkeluarga); (2) masalah kesehatan; (3) terbatasnya dana untuk operasional skripsi (pembelian kertas, rental, dll); (4) hambatan kognitif dan emosi yang cenderung menimbulkan sikap negatif mahasiswa terhadap segala proses pengerjaan skripsi; (5) masalah yang berkaitan dengan skripsi itu sendiri (misalnya, kurang literatur pendukung, dasar teori, kesulitan membuat alat ukur, langkanya subyek

penelitian, permasalahan dengan dosen pembimbing, dll).

  Selain itu, hambatan dalam proses penyusunan skripsi menurut Zamindari (1990) adanya hambatan kognitif dan emosi, misalnya macetnya ide untuk menentukan topik permasalahan, kesulitan merumuskan permasalahan penelitian dalam bentuk suatu karangan ilmiah, cepat merasa malas dan bosan, atau kurang bersemangat dalam mengerjakan aktivitas – aktivitas yang berkaitan dengan skripsi.

D. Kecemasan Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi

  1. Pengertian Kecemasan Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi Kecemasan mahasiswa dalam penyusunan skripsi adalah suatu kondisi dimana mahasiswa merasa khawatir selama proses pengerjaan skripsi sehingga menimbulkan reaksi fisik serta psikologis tertentu.

  2. Faktor – faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi Faktor – faktor yang mempengaruhi kecemasan mahasiswa dalam penyusunan skripsi adalah karena faktor internal dan

  

eksternal. Menurut Subekti (2005) faktor internal diantaranya

adalah ketidakpercayaan diri, pengelolaan waktu yang kurang

baik dan motivasi dalam diri yang kurang. Hambatan dan

kesulitan yang muncul secara tidak terduga dimana mahasiswa

tidak dapat memprediksi situasi selama proses pengerjaan skripsi

juga dapat membuat mahasiswa merasa cemas saat mengerjakan

skripsi. Hal ini sesuai dengan pendapat Marten dan Sharkey

(dalam Gunarsa, 1996) bahwa kecemasan dapat muncul ketika

individu kurang siap dalam menghadapi suatu situasi atau

keadaan yang tidak diharapkan.

  Faktor eksternal diantaranya karena adanya kerjasama yang

kurang baik dengan dosen pembimbing, keterbatasan teori yang

tersedia, kritik dan masukan yang negatif dari teman atau adik

angkatan, tuntutan dari orang tua serta adanya pengaruh

informasi yang negatif dan dana yang kurang memadai (Subekti,

2005). Selain itu, adanya batasan masa studi serta tingkat

kesulitan dalam pengerjaan skripsi itu sendiri membuat

mahasiswa merasa khawatir apakah dapat menyelesaikan

skripsinya sesuai batas waktu yang ditentukan oleh universitas.

  Batasan masa studi yang diterapkan oleh universitas ini

dapat menimbulkan kecemasan karena mahasiswa mengalami

tuntutan sosial yang cukup berat untuk dapat lulus secepat

mungkin. Hal ini senada dengan pendapat Durand dan Barlow

  (2006) bahwa tekanan sosial seperti misalnya tekanan untuk menjadi juara di sekolah dapat menimbulkan stres yang cukup kuat untuk memicu kecemasan. Greist, Martens & Sharkey (dalam Gunarsa, 1996) juga mengungkapkan bahwa individu mengalami kecemasan karena tuntutan sosial yang berlebihan

yang belum atau tidak dapat dipenuhi oleh seseorang.

E. Organisasi

1. Pengertian Organisasi

  Organisasi adalah suatu sistem yang terdiri dari pola aktivitas kerjasama yang dilakukan secara teratur dan berulang- ulang oleh sekelompok orang untuk mencapai suatu tujuan (Indriyo Gitosudarmo, 2000). Schein (dalam Muhammad, 2000) mendefinisikan organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai beberapa tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi melalui hirarki otoritas dan tanggung jawab. Schein juga mengatakan bahwa organisasi mempunyai karakteristik tertentu yaitu mempunyai struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian lain dan tergantung kepada komunikasi manusia untuk mengkoordinir aktivitas dalam organisasi tersebut.

2. Unsur – unsur organisasi

  Unsur – unsur organisasi menurut Indriyo Gitosudarmo (2000), adalah: a. Sistem, organisasi adalah kumpulan dari sub – sub sistem.

  b. Pola aktivitas, didalamnya ada aktivitas – aktivitas yang dilakukan orang yang dilaksanakan secara relatif teratur dan cenderung berulang.

  c. Sekelompok orang, organisasi adalah kumpulan orang-orang.

  d. Tujuan, setiap organisasi didirikan adalah untuk mencapai suatu tujuan.

3. Fungsi Organisasi

  Fungsi organisasi menurut Muhammad (2000), antara lain :

  a. Memenuhi kebutuhan pokok organisasi

  

b. Mengembangkan tugas dan tanggungjawab

  c. Memproduksi barang atau jasa

  d. Mempengaruhi dan dipengaruhi orang

F. Mahasiswa yang Aktif Berorganisasi

  Berdasarkan definisi diatas maka penulis menjabarkan bahwa mahasiswa yang aktif berorganisasi adalah mahasiswa yang selama menjalani studinya dalam hal ini mahasiswa yang sedang menyusun skripsi juga aktif dalam kegiatan organisasi baik di lingkungan kampus maupun lingkungan sosialnya. Keterlibatan mahasiswa dalam organisasi adalah sebagai pengurus maupun anggota organisasi yang diikuti dan selama menjadi bagian dari organisasi, mahasiswa aktif melaksanakan berbagai kegiatan dalam organisasi untuk mewujudkan tujuan organisasi.

  Dalam kegiatan organisasi, mahasiswa memiliki tugas dan tanggungjawab masing-masing yang berfungsi untuk mewujudkan tujuan organisasi. Selain itu, sebuah organisasi terdiri dari banyak individu yang dituntut untuk dapat bekerjasama dalam mewujudkan tujuan organisasi.

  Hal ini terkadang menimbulkan konflik karena perbedaan pendapat dan kepentingan dari masing-masing individu. Di sisi lain, beban tugas dalam organisasi cukup berat dan membutuhkan kemampuan individu untuk dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi serta membagi waktu antara studi dan tugas organisasi.

G. Mahasiswa yang Tidak Aktif Berorganisasi

  Mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi adalah mahasiswa yang saat menjalani studi dalam hal ini mahasiswa yang sedang menyusun skripsi tidak terlibat dalam kegiatan organisasi baik di lingkungan kampus maupun lingkungan sosialnya.

  

H. Perbedaan Kecemasan Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi Antara

Mahasiswa yang Aktif Berorganisasi dan Mahasiswa yang Tidak Aktif Berorganisasi

  Skripsi merupakan tugas akhir yang cukup berat bagi mahasiswa dimana mahasiswa dituntut untuk mampu mengorganisasikan hasil proses belajar dan mengaktualisasikannya melalui tulisan. Dalam mengerjakan skripsi, mahasiswa menghadapi berbagai kesulitan dan hambatan. Utama (2000) mengungkapkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi mahasiswa saat mengerjakan skripsi antara lain: kesulitan membagi waktu dan mencurahkan perhatian yang cukup terhadap skripsi karena adanya pekerjaan lain/keluarga, masalah kesehatan, terbatasnya dana untuk operasional skripsi, hambatan kognitif dan emosi yang cenderung menimbulkan sikap negatif mahasiswa terhadap segala proses pengerjaan skripsi, masalah yang berkaitan dengan skripsi itu sendiri (misalnya, kurang literatur pendukung, dasar teori, kesulitan membuat alat ukur, langkanya subyek penelitian, permasalahan dengan dosen pembimbing, dll).

  Hambatan yang dialami mahasiswa selama proses pengerjaan skripsi menurut Zamindari (1990) adanya hambatan kognitif dan emosi, misalnya macetnya ide untuk menentukan topik permasalahan, kesulitan merumuskan permasalahan penelitian dalam bentuk suatu karangan ilmiah, cepat merasa malas dan bosan, atau kurang bersemangat dalam mengerjakan aktivitas – aktivitas yang berkaitan dengan skripsi. Kesulitan

  

dan hambatan yang muncul selama proses pengerjaan skripsi yang tidak

dapat diprediksi oleh mahasiswa dapat membuat mahasiswa merasa cemas

saat mengerjakan skripsi. Hal ini sesuai dengan pendapat Marten dan

Sharkey (dalam Gunarsa, 1996) dimana kecemasan dapat muncul ketika

individu kurang siap dalam menghadapi suatu situasi atau keadaan yang

tidak diharapkan.

  Kecemasan mahasiswa dalam penyusunan skripsi disamping

karena hambatan dan kesulitan yang dialami, batas masa studi yang

semakin ketat juga dapat menambah kecemasan mahasiswa. Situasi

tersebut menuntut mahasiswa untuk dapat menyelesaikan studinya secepat

mungkin atau maksimal sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan

oleh perguruan tinggi. Tuntutan yang dihadapi oleh mahasiswa untuk

menyelesaikan studi secepat mungkin dapat mengakibatkan perasaan

cemas dalam diri mahasiswa. Standar dan norma yang ada dalam

masyarakat yang mungkin terlalu tinggi bagi individu yang tidak sesuai

dengan kemampuan yang dimilikinya juga dapat menjadi salah satu

sumber penyebab kecemasan (Greist, Martens dan Sharkey dalam

Gunarsa, 1996).

  Adanya hambatan dan kesulitan dalam mengerjakan skripsi serta

tuntutan batasan masa studi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa membuat

mahasiswa perlu fokus selama proses pengerjaan skripsi agar proses

pengerjaan skripsi dapat selesai tepat waktu. Perlunya fokus dalam

mengerjakan skripsi membuat mahasiswa dituntut untuk dapat membagi

  

waktu sebaik mungkin sehingga dapat meluangkan waktu yang lebih

banyak untuk pengerjaan skripsi dibanding untuk kegiatan lain.

  

Ketidakmampuan mahasiswa untuk membagi waktu dapat menyebabkan

pengerjaan skripsi menjadi tertunda dan hal ini dapat membuat mahasiswa

tidak dapat menyelesaikan studinya tepat waktu.

  Mahasiswa yang sedang menyusun skripsi dapat mengalami

kesulitan dalam hal pembagian waktu karena memiliki kegiatan lain

seperti kegiatan organisasi. Kegiatan organisasi memiliki manfaat bagi

mahasiswa karena melalui kegiatan organisasi mahasiswa dapat

mengembangkan softskill. Dalam kegiatan organisasi, mahasiswa dituntut

untuk mencurahkan perhatiannya pada pelaksanaan program kerja

organisasi, menghadapi konflik, serta menyelesaikan permasalahan

organisasi. Beban tugas dalam organisasi yang cukup berat serta adanya

manfaat kegiatan organisasi yang cukup besar membuat mahasiswa

mencurahkan perhatian yang cukup banyak untuk kegiatan organisasi.

  Bagi mahasiswa yang aktif berorganisasi dan sedang menyusun

skripsi memiliki tantangan tersendiri untuk dapat membagi waktu dan

perhatiannya pada skripsi dan kegiatan organisasi. Namun,

ketidakmampuan mahasiswa untuk membagi waktu dapat menyebabkan

mahasiswa tidak dapat fokus mengerjakan skripsi karena perhatiannya

terbagi antara kegiatan organisasi dan pengerjaan skripsi. Bagi mahasiswa

yang tidak aktif dalam kegiatan organisasi akan cenderung dapat lebih

fokus dalam mengerjakan skripsi karena mereka tidak terbebani oleh tanggung jawab lain di luar skripsinya. Kesulitan dalam hal pengelolaan waktu dapat menimbulkan kecemasan yang lebih tinggi pada mahasiswa yang aktif berorganisasi dibandingkan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi dan hal ini merupakan salah satu faktor internal penyebab kecemasan (Subekti, 2005).

  Mahasiswa yang aktif berorganisasi juga memiliki tugas dan tanggung jawab yang lebih banyak dibandingkan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Beban pikiran dan tanggungjawab yang dirasakan oleh mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi dapat membuat mereka lebih cemas dibandingkan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Hal ini didukung oleh penelitian Aspinwall dan Taylor (1992) bahwa mahasiswa mengalami kecemasan dan tekanan yang meningkat ketika sejumlah tugas harus diselesaikan.

I. Hipotesis

  Kecemasan dalam penyusunan skripsi pada mahasiswa yang aktif berorganisasi lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi.

  Permasalahan penyusunan skripsi:

  a. Tingkat kesulitan skripsi: kurang literatur pendukung, kesulitan membuat alat ukur, langkanya subyek penelitian,

  Mahasiswa yang aktif Mahasiswa yang tidak

  b. Hambatan dalam proses berorganisasi memiliki aktif berorganisasi tidak pengerjaan: macetnya ide untuk beban pikiran dan memiliki beban pikiran menentukan topik permasalahan, tanggungjawab lebih dan tanggungjawab lain cepat merasa malas dan bosan, banyak selain skripsi kurang bersemangat dalam mengerjakan aktivitas yang berkaitan dengan skripsi

  

Kurang fokus dalam Batasan masa studi: Dapat lebih fokus dalam

adanya bat mengerjakan skripsi Adanya batasan masa studi mengerjakan skripsi

yang diterapkan oleh universitas

  Kecemasan Rendah Kecemasan Tinggi karena fokus sehingga karena tidak fokus kesulitan dan hambatan sehingga kesulitan dan dapat segera teratasi hambatan tidak segera teratasi Gambar 1. Perbedaan Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi antara Mahasiswa yang Aktif Berorganisasi dan Mahasiswa yang Tidak Aktif Berorganisasi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif. Penelitian ini

  bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dengan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi.

  B. Identifikasi Variabel Penelitian Variabel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah :

  1. Variabel Bebas Variabel bebas dalam penelitian ini adalah status keaktifan mahasiswa dalam kegiatan organisasi. .

  2. Variabel Terikat Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kecemasan mahasiswa dalam penyusunan skripsi.

  C. Definisi Operasional

1. Status Keaktifan Mahasiswa dalam Kegiatan Organisasi

  a. Mahasiswa yang aktif berorganisasi adalah laporan subyek yang menyatakan bahwa mahasiswa menjadi anggota suatu organisasi dan aktif mengikuti kegiatan organisasi. b. Mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi adalah laporan subyek yang menyatakan bahwa mahasiswa tidak sedang menjadi anggota suatu organisasi atau mahasiswa yang menjadi anggota organisasi namun tidak aktif mengikuti kegiatan organisasi.

  2. Kecemasan Mahasiswa dalam Penyusunan Skripsi Kecemasan mahasiswa dalam penyusunan skripsi adalah suatu kondisi dimana mahasiswa merasa khawatir selama proses pengerjaan skripsi. Kondisi ini termanifestasi dalam reaksi fisik, kognitif dan behavioral .

  Tingkat kecemasan dalam penyusunan skripsi akan dilihat dari skor total subjek pada skala kecemasan dalam penyusunan skripsi yang disusun oleh peneliti. Semakin tinggi skor total maka menunjukkan tingkat kecemasan yang tinggi. Makin rendah skor total menunjukkan bahwa tingkat kecemasannya rendah.

  Komponen kecemasan yang digunakan sebagai skala untuk mengukur kecemasan yaitu:

  1. Kognitif yaitu gejala kecemasan yang ada dalam diri seseorang yang bersumber dari pikiran atau persepsi individu yang meliputi khawatir tentang sesuatu, khawatir terhadap hal-hal yang sepele, ketakutan akan kehilangan kontrol, ketakutan akan ketidakmampuan untuk mengatasi masalah, sulit berkonsentrasi atau memfokuskan pikiran.

  2. Fisik yaitu gejala kecemasan yang ditandai dengan adanya ketidaknormalan pada kondisi tubuh seseorang yang meliputi banyak berkeringat, anggota tubuh yang menjadi dingin, pusing, sulit berbicara, suara yang bergetar, leher atau punggung terasa

kaku, sensasi seperti tercekik, gangguan sakit perut.

  3. Behavioral/perilaku yaitu gejala kecemasan yang ditandai dengan adanya ketidaknormalan pada perilaku seseorang yang meliputi perilaku menghindar, perilaku melekat dan dependen dan perilaku gelisah.

D. Subjek Penelitian

  Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah :

  1. Mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi dan mahasiswa yang tidak aktif dalam kegiatan organisasi. Pengertian organisasi disini adalah organisasi tetap yang telah berdiri minimal dua tahun, melakukan pertemuan rutin, memiliki visi dan misi organisasi, program kerja organisasi, anggaran, pengurus dan keanggotaan yang jelas.

  2. Mahasiswa yang berasal dari universitas yang memberlakukan batasan masa studi. Alasan peneliti menentukan kriteria subjek penelitian ini adalah adanya batas masa studi yang diterapkan oleh universitas membuat mahasiswa akan menghadapi tuntutan untuk dapat lulus sesegera mungkin sehingga hal ini dapat menimbulkan kecemasan dalam diri mahasiswa.

  3. Mahasiswa yang sedang menjalani proses penyusunan skripsi minimal selama satu semester. Alasan peneliti dalam menentukan kriteria ini adalah karena mahasiswa yang sedang menjalani proses penyusunan skripsi minimal selama satu semester sudah mengalami bagaimana tingkat kesulitan dan hambatan yang dihadapi selama proses penyusunan skripsi.

E. Prosedur Penelitian

  Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Membuat alat ukur kecemasan yaitu, skala kecemasan menghadapi penyelesaian tugas akhir

  2. Menentukan subjek penelitian yang sesuai dengan kriteria

  3. Melakukan uji coba (try out) skala kecemasan

  4. Melakukan penelitian

  5. Menganalisis hasil penelitian

  

6. Menarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis data

F. Metode dan Alat Pengumpulan Data

  Metode yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah skala, yaitu skala kecemasan menghadapi penyelesaian skripsi. Skala ini menggunakan metode Summated Rating yang merupakan penskalaan model Likert. Model penskalaan ini merupakan metode penskalaan pernyataan sikap yang menggunakan distribusi respon sebagai dasar penentuan nilai skalanya (Gable dalam Azwar, 2000 : 139).

  Untuk melakukan penskalaan dengan metode ini, sejumlah pernyataan sikap telah ditulis berdasarkan kaidah penulisan pernyataan dan didasarkan pada rancangan skala yang telah ditetapkan. Responden akan diminta untuk menyatakan kesesuaian atau ketidaksesuaiannya terhadap isi pernyataan dalam empat macam kategori jawaban, yaitu ”sangat tidak sesuai” (STS), ”tidak sesuai” (TS), ”sesuai” (S), dan ”sangat sesuai” (SS).

  Skala kecemasan terdiri dari dua rumusan pernyataan yaitu, favorable dan unfavorable. Pernyataan favorable adalah kalimat yang berisi pernyataan yang mendukung atribut yang hendak diukur. Sedangkan pernyataan unfavorable adalah kalimat yang berisi pernyataan tidak mendukung terhadap atribut yang hendak diukur.

  Dalam pemberian skor, jawaban yang diberikan oleh individu yang mempunyai sikap positif harus diberi bobot atau nilai yang lebih tinggi daripada jawaban yang diberikan oleh responden yang mempunyai sikap negatif.

  Berikut ini adalah blue print skala kecemasan dalam penyusunan skripsi:

Tabel 1

Blue Print Skala Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi

  

Komponen Favorabel Unfavorabel Total Total (%)

Kognitif 1, 5, 12, 16, 23, 26, 8, 14, 22, 31, 38,

  19

  36 27, 34, 41, 47, 52 40, 43, 49 Fisik 3, 7, 10, 17, 21, 29, 11, 19, 39, 30, 35,

  15

  29 32, 37, 45

  50 Behavioral 4, 9, 13, 20, 25, 28, 2, 6, 15, 18, 24,

  18

  35 36, 44, 48 33, 42, 46, 51 Total

  29

  23 52 100

G. Validitas, Reliabilitas dan Seleksi Item Alat Ukur

1. Validitas

  Validitas yang digunakan oleh peneliti adalah validitas isi yang menunjuk pada sejauh mana item-item dalam alat ukur mencakup keseluruhan kawasan isi objek yang hendak diukur yang akan diperoleh melalui analisis rasional dan professional judgment (Azwar, 1999: 28). Analisis ini dilakukan dengan cara analisis rasional dan professional judgement yang dilakukan oleh peneliti bersama dosen pembimbing selama proses bimbingan skripsi.

  2. Reliabilitas Reliabilitas (keajegan, konsistensi, kestabilan) pada dasarnya menunjukkan pada konsep sejauh mana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya (Azwar, 1999). Analisa reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan teknik koefisien Alpha dari Cronbach dalam program SPSS 16 for Windows Evaluation. Butir-butir yang diukutsertakan dalam uji reliabilitas hanyalah butir-butir yang lolos dalam konsistensi internal. Reliabilitas dinyatakan oleh koefisien reliabilitas (r xx ’) yang angkanya berkisar dari 0,00 – 1,00. Semakin tinggi koefisien reliabilitasnya, berarti semakin tinggi pula tingkat kepercayaan hasil pengukuran alat tersebut bagi kelompok subjek yang diteliti.

  3. Seleksi Item Seleksi item dilakukan untuk melihat kesesuaian fungsi item dengan fungsi skala dalam mengungkap perbedaan individual

  (Azwar, 1999 : 64). Pengujian data diskriminasi item menghendaki dilakukannya komputasi koefisien korelasi antara distribusi skor item dengan suatu kriteria yang relevan, yaitu distribusi skor skala itu sendiri. Komputasi ini akan menghasilkan koefisien korelasi item total (r ix ) yang dikenal dengan sebutan Parameter Daya Beda Item (Azwar, 1999 : 58). Penghitungan koefisien korelasi item total menggunakan program SPSS 16 for Windows Evaluation.

  Besarnya koefisien korelasi item total bergerak dari 0

sampai dengan 1 dengan tanda positif atau negatif. Semakin baik

daya diskriminasi item maka koefisien korelasinya semakin

mendekati angka 1. Koefisien yang mendekati angka 0 atau yang

memiliki tanda negatif mengindikasikan daya diskriminasi yang

tidak baik. Biasa digunakan batasan r ix lebih besar atau sama

dengan 0,30 yang artinya bahwa semua item yang mencapai

koefisien korelasi minimal 0,30 daya perbedaannya dianggap

memuaskan.

  Pelaksanaan uji coba alat ukur penelitian dilakukan pada

tanggal 23 – 26 November 2009 pada 50 orang mahasiswa dari

berbagai universitas di Yogyakarta yang sedang melakukan

penyusunan skripsi baik mahasiswa yang aktif berorganisasi

maupun mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi.

  Hasil seleksi item tahap pertama menghasilkan daya beda

item antara – 0,006 sampai dengan 0,675 dengan tingkat keandalan

sebesar 0,902.

  Tahap selanjutnya yaitu memilih item yang memiliki r ix

lebih besar atau sama dengan 0,30. Berdasarkan analisis korelasi

item total tersebut tidak semua item dalam skala kecemasan dapat

digunakan dalam pengambilan data. Terdapat 15 item yang gugur

dalam seleksi tersebut yaitu item nomor 1, 2, 4, 8, 12, 15, 17, 20,

22, 24, 31, 33, 34, 35, dan 36.

  Kemudian dilakukan lagi pengujian tahap kedua terhadap 37 item yang lolos. Hasil seleksi item pada tahap kedua menghasilkan daya beda item antara 0,248 sampai dengan 0,704 dengan tingkat keandalan sebesar 0, 912 sehingga terdapat 2 item yang gugur yaitu item nomor 19 dan 47.

  Setelah itu, pengujian dilakukan kembali terhadap 35 item yang lolos seleksi. Hasil seleksi item menghasilkan daya beda item antara 0,309 sampai dengan 0,721 sehingga 35 item tersebut sudah termasuk memiliki daya beda item yang baik.

  

Tabel 2

Skala Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi Setelah Uji Coba

Komponen Favorabel Unfavorabel Total Total

(%)

  Kognitif 5,16,23,26,27,41,52 14,38,40,43,49

  12

  34 Fisik 3,7,10,21,29,32,37,45 11,39,30,50

  12

  34 Behavioral 9,13,25,28,44,48 6,18,42, 46, 51

  11

  32 Total

  21

  14 35 100 Item-item yang lolos seleksi tersebut kemudian diacak sehingga distribusi item yang dilakukan dalam pengambilan data sesungguhnya menjadi tampak seperti dalam tabel 3 berikut:

Tabel 3

  

Skala Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi untuk Penelitian

Komponen Favorabel Unfavorabel Total Total (%)

  Kognitif 2,10,14,16,17,26,37 9,23,25,28,29

  12

  34 Fisik 1,4,6,13,19,21,22,31 7,24,20,35

  12

  34 Behavioral 5,8,15,18,30,34 3,11,28,32,36

  11

  32 Total

  21

  14 35 100

H. Metode Analisis Data

1. Pengujian terhadap Asumsi Data

a. Uji Normalitas Data

  Pengujian normalitas menggunakan teknik kolmogorov-smirnov test yang dipandang sebagai suatu uji yang umum atau serba guna karena dapat digunakan untuk menentukan suatu distribusi sebaran suatu sample (Santoso, 2003 : 129). Nilai signifikansi atau nilai probabilitas < 0,05, distribusi adalah tidak normal. Nilai signifikansi atau nilai probabilitas > 0,05; distribusi adalah normal atau simetris (Santoso, 2003 : 168).

b. Uji Homogenitas Sampel

  Pengujian homogenitas sampel menggunakan teknik Levene. Nilai signifikansi atau nilai probabilitas kurang dari 0,05 (p<0,05); data berasal dari populasi-populasi yang memiliki varians tidak sama. Nilai signifikansi atau nilai probabilitas lebih besar dari 0,05 (p>0,05); data berasal dari populasi-populasi yang mempunyai varians sama (Santoso, 2003 : 169).

2. Uji Hipotesis Penelitian

  Untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini digunakan uji t (t-test independent sample ) yaitu suatu cara untuk membandingkan dua kelompok subjek dengan mencari perbedaan mean antara sifat keadaan atau tingkah laku dalam dua kelompok tersebut (Hadi, 1991). Program

yang dipakai untuk analisis adalah program SPSS 16 Windows Evaluation.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pelaksanaan Penelitian Pelaksanaan penelitian dilakukan pada tanggal 21 Desember 2009

  sampai dengan tanggal 10 Januari 2010. Skala kecemasan diberikan pada mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Yogyakarta dimana universitasnya memberlakukan batas masa studi. Subjek penelitian terdiri dari 150 mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, 75 mahasiswa yang aktif berorganisasi dan 75 mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi.

B. Hasil Penelitian

1. Deskripsi Data Penelitian

  Analisis penelitian secara deskriptif untuk mengetahui deskripsi secara umum dari setiap variabel penelitian. Dilakukan pembandingan secara deskripsi antara keadaan hipotetik (yang dimungkinkan terjadi) dan keadaan empirik (yang didapatkan dalam data pada penelitian ini). Deskripsi data dari variabel kecemasan dalam penyusunan skripsi dapat dilihat pada tabel 4 di bawah ini:

  Tabel 4 Deskripsi Data Penelitian Variabel Skor Hipotetik Skor Empirik

  X X Mean SD

  X X Mean SD min max min max Kecemasan dalam Penyusunan

  35 140 87,5 17,5 35 114 74,14 Skripsi 12,10

2. Deskripsi Subjek Penelitian

  Analisis persentase dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui karakteristik responden yang menjadi subjek dalam penelitian ini. Berikut ini disajikan data responden yang menjadi subjek dalam penelitian ini:

a. Persentase Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

  Tabel 5

Persentase Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jenis kelamin Frekuensi Persentase

  Laki-laki 56 37 % Perempuan 94 63 % Total 150 100 %

  Berdasarkan hasil analisis persentase terhadap karakteristik jenis kelamin seperti yang tersaji di atas menunjukkan bahwa mayoritas responden yang menjadi subjek dalam penelitian ini berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 94 orang atau 63 % dan responden laki-laki sebanyak 56 orang atau 37 %.

  

b. Persentase Responden Berdasarkan Status Keaktifan

Beroganisasi Tabel 6 Persentase Responden Berdasarkan Status Keaktifan Beorganisasi

  Status Frekuensi Persentase Aktif Berorganisasi 75 50 % Tidak Aktif Berorganisasi

  75 50 % Total 150 100 % Berdasarkan hasil analisis persentase terhadap karakteristik status keaktifan dalam organisasi seperti yang disajikan di atas menunjukkan bahwa 75 orang responden atau 50 % aktif dalam kegiatan organisasi dan 75 orang atau 50 % tidak aktif dalam kegiatan organisasi.

c. Mean Responden Berdasarkan Kriteria Subjek Penelitian

  Tabel 7

Mean Responden Berdasarkan Kriteria Subjek Penelitian

Mean Karakteristik Subjek Mahasiswa yang Aktif Mahasiswa yang Tidak Berorganisasi Aktif Berorganisasi

  Lamanya Pengerjaan 1,77 1,50 Batas masa studi 12,23 12,88 Masa studi yang dijalani 8,30 8,92

  • Lamanya menjadi anggota 2,05 organisasi

3. Uji Asumsi

a. Uji Normalitas

  Sebelum melakukan uji-t, peneliti melakukan uji normalitas untuk mengetahui apakah distribusi data penelitian mengikuti distribusi normal atau tidak. Uji normalitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji One-Sample Kolmogorov Smirnov . Hasil uji normalitas yang telah dilakukan menghasilkan koefisien Kolmogorov-Smirnov Z (K-SZ) sebesar 0,787 dengan p sebesar 0,565. Hal ini berarti bahwa distribusi data penelitian mengikuti distribusi normal karena nilai p > 0,05. Rangkuman hasil uji normalitas dapat dlihat pada tabel 8 di bawah ini, sedangkan hasil uji normalitas selengkapnya

  

Tabel 8

Hasil Uji Normalitas

Variabel Nilai K-SZ p>0,05 Keterangan

  

Kecemasan dalam Penyusunan 0,787 0,565 Normal

Skripsi

b. Uji Homogenitas

  Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah

sampel penelitian memiliki varians yang sama. Jika p > 0,05

berarti sampel penelitian mempunyai varians yang sama.

Sebaliknya, jika p < 0,05 maka sample penelitian mempunyai

varians yang berbeda. Dari hasil analisis, didapatkan nilai

signifikansi sebesar 0,098 yang berarti bahwa sampel penelitian

mempunyai varians yang sama. Rangkuman hasil uji

homogenitas dapat dlihat pada tabel 9 di bawah ini, sedangkan

hasil uji hipotesis selengkapnya dapat dilihat di lampiran 5.

  Tabel 9 Hasil Uji Homogenitas Levene Df1 Df2 Sig. Statistic 2.779

  1 148 .098

4. Uji Hipotesis

  

Untuk menguji hipotesis penelitian ini yaitu ada perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi dimana mahasiswa yang aktif berorganisasi memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Independent Sample t- test, program SPSS versi 16.0 for windows.

  Ho : tidak ada perbedaan kecemasan dalam menghadapi penyelesaian skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi Ha : ada perbedaan kecemasan dalam menghadapi penyelesaian skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi, mahasiswa yang aktif berorganisasi memiliki kecemasan yang lebih tinggi daripada mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi.

  Pengujian hipotesis berdasarkan nilai probabilitas: Jika p > 0,05 maka Ho diterima.

  Jika p < 0,05 maka Ho ditolak.

Nilai t = -0,141 dengan probabilitas 0,444. Karena p > 0,05, maka Ho

diterima dan Ha ditolak. Hal ini berarti bahwa tidak ada perbedaan

kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif

berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Rangkuman

hasil uji hipotesis dapat dilihat pada tabel 10 di bawah ini, sedangkan hasil

uji hipotesis selengkapnya dapat dilihat di lampiran 6.

  Tabel 10 Uji Hipotesis Std. Error

Status N Mean Std. Deviation Mean t hitung p

total

  1 75 74.0000 13.30413 1.53623 -.141 .888

  2 75 74.2800 10.85228 1.25311 -.141 .888

C. Hasil Tambahan

  Dari data penelitian dapat dilakukan pengelompokan data tingkat kecemasan dalam beberapa kelompok skor kecemasan, yaitu dengan menetapkan kriteria kategorisasi sebagai berikut: Tabel 11

  Norma Kategorisasi Skor

Skor Kategorisasi

  

X Sangat Rendah

≤ (µ−1,5σ) (µ

  Rendah −1,5σ) < X ≤ (µ−0,5σ) (µ

  Sedang −0,5σ) < X ≤ (µ+0,5σ) (µ+0,5 Tinggi σ) < X ≤ (µ+1,5σ)

  (µ+1,5 Sangat Tinggi σ) < X Skala kecemasan terdiri dari 35 item dengan skor jawaban 1,2,3,4. Skor tertinggi teoritik adalah 4 X 35 = 140 dan skor terendah teoritik adalah 1 X 35 = 35. Mean teoritik (µ) sebesar 0,5 (140 + 35) = 87,5 dan SD t ( σ) sebesar 1/6 X (140 – 35) = 17,5. Berdasarkan mean teoritik dan standar deviasi teoritik ini maka

dapat ditentukan klasifikasi dengan 5 kategori berdasarkan norma sebagai

berikut: Tabel 12

  Kategorisasi Skor Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi Skor Kategorisasi

  X Sangat Rendah ≤ 61,25 61,25 < X Rendah ≤ 78,75 78,75 < X Sedang ≤ 96,25

  96,25 < X Tinggi ≤ 113,75

113,75 < X Sangat Tinggi

Berdasarkan nilai mean yaitu mahasiswa yang aktif berorganisasi

sebesar 74 dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi sebesar 74, 28

maka dari tabel dapat diketahui bahwa tingkat kecemasan baik kelompok

mahasiswa yang aktif berorganisasi maupun mahasiswa yang tidak aktif

berorganisasi termasuk dalam kategori rendah.

D. Pembahasan

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Dari hasil penelitian diperoleh nilai t sebesar -0,117 dan probabilitas sebesar 0,444 yang berarti bahwa tidak ada perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi yang signifikan antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Oleh karena itu, hipotesis yang menyatakan bahwa kecemasan dalam penyusunan skripsi pada mahasiswa yang aktif berorganisasi lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi tidak terbukti.

  Dalam hipotesis sebelumnya, diasumsikan bahwa kecemasan dalam penyusunan skripsi pada mahasiswa yang aktif berorganisasi lebih tinggi dibandingkan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi yang signifikan antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh batas masa studi yang masih cukup lama yang memungkinkan mahasiswa masih dapat mengerjakan skripsi selama beberapa semester. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata lamanya pengerjaan skripsi yaitu selama 1,77 semester sedangkan masa studi yang sudah dijalani rata-rata selama 8,30 semester dengan batasan masa studi rata-rata selama 12,23 semester. Meskipun sudah menempuh proses penyusunan

  

skripsi selama 1,77 semester yang diasumsikan bahwa mahasiswa sudah

merasa cemas dimungkinkan masih adanya waktu yang cukup panjang

yaitu selama 2,16 semester dapat membuat mahasiswa merasa kurang

cemas dalam proses penyusunan skripsi.

  Rata-rata lamanya menjadi anggota organisasi yaitu selama 2,05

tahun dapat membuat mahasiswa yang aktif berorganisasi memiliki soft

skill dalam hal pembagian waktu dan menghadapi situasi sulit sehingga hal

ini membuat mereka dapat lebih tenang dan tidak cemas dalam

menghadapi kesulitan-kesulitan saat pengerjaan skripsi. Hal ini didukung

oleh Kretch dan Qrutch (dalam Hartanti dan Dwijanti, 1997) bahwa

timbulnya kecemasan disebabkan karena kurangnya pengalaman dalam

menghadapi berbagai kemungkinan yang membuat individu kurang siap

menghadapi situasi baru.

  Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan

kecemasan dalam penyusunan skripsi yang signifikan antara mahasiswa

yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi juga

didukung oleh hasil analisis tambahan kategorisasi yang menunjukkan

bahwa kecemasan dalam penyusunan skripsi pada mahasiswa yang aktif

berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi tergolong

rendah.

  Kecemasan yang dialami mahasiswa dalam penyusunan skripsi

juga dipengaruhi oleh berbagai faktor yang dalam penelitian ini tidak

dikontrol oleh peneliti. Faktor-faktor tersebut antara lain menurut Subekti

  

(2005) adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya

adalah ketidakpercayaan diri dan motivasi dalam diri yang kurang. Hal ini

sesuai pendapat Durand dan Barlow (2006) bahwa adanya ketidakpastian

yang mendalam tentang diri sendiri dan kemampuan seseorang untuk

mengatasi berbagai kejadian yang akan datang juga membuat mahasiswa

merasa tidak yakin mampu mengatasi hambatan yang ada sehingga hal ini

dapat menimbulkan kecemasan dalam diri mahasiswa. Faktor eksternal

yang mempengaruhi kecemasan dalam penyusunan skripsi adalah adanya

kerjasama yang kurang baik dengan dosen pembimbing, keterbatasan teori

yang tersedia, kritik dan masukan yang negatif dari teman atau adik

angkatan, tuntutan dari orang tua serta adanya pengaruh informasi yang

negatif dan dana yang kurang memadai.

  Dari beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kecemasan

tersebut, masing-masing individu memiliki pribadi yang berbeda yang

dapat mempengaruhi cara pandang atau persepsi yang berbeda pula.

Kontinum untuk persepsi ini bisa bervariasi dari keyakinan penuh atas

kemampuan untuk mengontrol semua aspek kehidupan seseorang sampai

ketidakpastian yang mendalam tentang diri sendiri dan kemampuan

seseorang untuk mengatasi berbagai kejadian yang akan datang (Durand

dan Barlow, 2006). Hal ini dapat membuat individu memiliki persepsi

yang berbeda terhadap proses pengerjaan skripsi yang memiliki tingkat

kesulitan cukup tinggi sehingga hal ini juga dapat mempengaruhi

kecemasan mahasiswa dalam proses pengerjaan skripsi.

  Adanya keterbatasan peneliti dalam melakukan kontrol terhadap

subyek penelitian bahwa terdapat faktor-faktor lain yang dapat

mempengaruhi kecemasan mahasiswa dalam penyusunan skripsi. Faktor-

faktor tersebut antara lain seperti reputasi fakultas dimana setiap fakultas

memiliki reputasi yang berbeda terhadap waktu kelulusan mahasiswa dan

hal ini dapat mempengaruhi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kecemasan

  dalam penyusunan skripsi yang signifikan antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi. Hal ini berdasarkan analisis data yang diperoleh yaitu nilai t sebesar -0,141 dengan probabilitas 0,888 (p > 0,05).

  Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis tidak terbukti. Dari data tambahan diperoleh hasil bahwa tingkat kecemasan baik kelompok mahasiswa yang aktif berorganisasi maupun mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi termasuk dalam kategori rendah. Hal ini diperoleh berdasarkan nilai mean kecemasan dalam penyusunan skripsi yaitu mahasiswa yang aktif berorganisasi sebesar 74 dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi sebesar 74, 28.

B. Saran

  Berdasarkan hasil penelitian yang telah dicapai, peneliti mengajukan

beberapa saran yang berkaitan dengan manfaat dari penelitian, antara lain :

  1. Bagi mahasiswa yang sedang menempuh proses penyusunan skripsi Tidak adanya perbedaan kecemasan dalam penyusunan skripsi antara mahasiswa yang aktif berorganisasi dan mahasiswa yang tidak aktif berorganisasi, maka mahasiswa tetap memiliki kesempatan untuk aktif dalam kegiatan organisasi asalkan dapat membagi waktu dan perhatian antara skripsi dan kegiatan organisasi sebaik mungkin sehingga mahasiswa mampu mengatasi kecemasan dalam proses penyusunan skripsi. 2.. Bagi peneliti selanjutnya Dapat melakukan penelitian yang berkaitan dengan faktor- faktor lain yang dapat mempengaruhi kecemasan dalam penyusunan skripsi yang dalam penelitian ini belum dikontrol oleh peneliti. Faktor-faktor tersebut antara lain adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internal diantaranya adalah ketidakpercayaan diri dan motivasi dalam diri yang kurang. Faktor eksternal adalah adanya kerjasama yang kurang baik dengan dosen pembimbing, keterbatasan teori yang tersedia, kritik dan masukan yang negatif dari teman atau adik angkatan, tuntutan dari orang tua serta adanya pengaruh informasi yang negatif dan dana yang kurang memadai.

DAFTAR PUSTAKA

  

Aspinwall, L. G. and Taylor, S. E. (1992). Modelling Cognitive Adaptation: A

Longitudinal Investigation of the Impact of Individual Differences and Coping on College Adjusment and Performance. Journal of Personality and Social Psychology . Vol 63.6 hal. 989 – 1003.

  Azwar, Saifuddin. (1999a). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, Saifuddin. (2000b). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar.

  Darajat, Z. (1996). Kesehatan Mental. Jakarta: Gunung Agung.

Darmono & Hasan, A. M., (2002). Menyelesaikan Skripsi dalam Satu Semester .

  Jakarta: Grasindo. Depdikbud. (1989). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Durand, V. Mark & Barlow, David H. (2006). Intisari Psikologi Abnormal (buku

I). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

  

Fasich. (2009). Peraturan Rektor Universitas Airlangga. Dipungut 24 Februari

2009, dari www.unair.ac.id.

Gitosudarmo, Indriyo; Sudita, Nyoman I. (2000). Perilaku Keorganisasian (Edisi

Pertama). Yogyakarta: BPFE.

Gunarsa, (1996). Psikologi Olahraga: Teori dan Praktek. Jakarta: PT Gramedia.

Hadi, Sutrisno. (1991). Analisis Butir Untuk Instrumen. Yogyakarta: Penerbit

Andi.

Hartanti dan Dwijanti, J. E. (1997). Hubungan Antara Konsep Diri dan

  Kecemasan Menghadapi Masa Depan dengan Penyesuaian Sosial Anak- anak Madura . Anima Vol.XII. no.46.

  

Hurlock, Elizabeth B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan

Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi Ketujuh). Jakarta: Erlangga.

Kasschau, A. R. (1995). Understanding Psychology. New York: MacGraw-Hill.

  Matlin, Margaret W. (1998). Cognition. 4 th edition. New York: Harcourt Brace College Publishers. Muhammad, Arini. (2000). Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Mu’tadin, Z. (2002). Kesulitan Menulis Skripsi. Dipungut 24 Februari 2009, dari

www.e-psikologi.com. th

Nevid, J. S., Rathus, S. A, & Greene, B. (2003). Psikologi Abnormal 5 ed .

  Jakarta: Erlangga. rd

  

Pettijohn, T. F. (1992). Psychology, A Concise Introduction, 3 ed. The Dushkin

Publishing Group, Inc. Prayudi. (2008). Softskill dan S3D. Dipungut

  11 Maret 2009, dari prayudi.staff.uii.ac.id.

Sahara. (2009). Perbedaan Kecemasan (Anxiety) dengan Ketakutan (Fear).

  

Dipungut 20 Juni 2009, dari Pembaharuankeluarga.wordpress.com.

Santoso, S. (2003). SPSS Versi 10: Mengolah Data Statistik Secara Profesional.

  Jakarta: PT. Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia.

Subekti, Puspasari. (2005). Faktor-faktor yang Menyebabkan Kecemasan dalam

Mengerjakan Skripsi pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas

  Sanata Dharma. Skripsi (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma.

Supratiknya, A. (1993). Psikologi Kepribadian I: Teori-teori Psikodinamik

(Klinis) . Yogyakarta: Kanisius.

Utama, Johanes Seno Aditya. (2000). Faktor-faktor Psikologis yang

Mempengaruhi Proses Penulisan Skripsi . Skripsi (tidak diterbitkan).

  Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.

  

Webster’s New World Dictionary : of the American language. (1970). The world

publishing company. New York: Second college edition.

  

Zamindari, Vanda. (1990). Hubungan antara Efikasi Diri dengan Problem

Focused Coping Menghadapi Masalah Skripsi . Skripsi (tidak diterbitkan).

  Yogyakarta: Fakultas Psikologi UGM.

  LAMPIRAN

1. Skala Uji Coba Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi

  Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma

  Angket

penelitian

  

Pengantar

Sehubungan dengan penelitian tugas akhir yang tengah saya buat,

perkenankanlah saya memohon bantuan Anda untuk mengisi angket berikut ini.

Angket berikut berisi pernyataan-pernyataan yang menggambarkan situasi saat

menghadapi penyelesaian skripsi.

  Hasil dari angket ini nantinya akan dipergunakan untuk kepentingan

akademik. Untuk itu, seturut kaidah ilmiah, saya menjamin kerahasiaan segala hal

yang menyangkut informasi diri Anda dan jawaban-jawaban Anda. Oleh

karenanya, saya berharap Anda memberikan jawaban yang sesuai dengan

kenyataan yang Anda alami.

  Akhir kata, saya mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian dan kerja sama Anda.

  Hormat saya, Valentina Dwita Febriani Mahasiswi Fakultas Psikologi USD Yogyakarta

  Identitas Diri

  1. Apakah universitas Anda memberlakukan batasan masa studi?

  a. Ya

  b. Tidak  Jika Anda menjawab YA, berapa tahun batasan masa studi yang diberlakukan? .........tahun  Jika Anda menjawab TIDAK, silahkan melanjutkan ke pertanyaan no.2

  2. Apakah saat ini Anda sedang menjadi anggota suatu organisasi?

  a. Ya

  b. Tidak  Jika Anda menjawab YA, silahkan menjawab pertanyaan no. 3 dan seterusnya  Jika Anda menjawab TIDAK, silahkan langsung mengisi angket di lembar selanjutnya

  

3. Apa nama organisasi yang Anda ikuti saat ini?

.............................................................................................

  

4. Sudah berapa lama Anda menjadi anggota organisasi ini?

............................................................................................

  

5. Seberapa aktifkah Anda dalam mengikuti pertemuan dan melaksanakan

program kerja organisasi? a. Aktif

  b. Tidak aktif Usia : ........th Jenis kelamin : L/P Tahun angkatan : ............ Lama pengerjaan skripsi: ...... smstr

  

Petunjuk

Angket ini berisi sejumlah pernyataan yang berhubungan dengan situasi

yang Anda alami selama proses pengerjaan skripsi. Untuk itu, Anda diminta untuk

memberi tanda (X) pada huruf pilihan jawaban dalam Daftar Pernyataan yang

akan disajikan dalam halaman selanjutnya. Pilihan jawaban tersebut hendaknya

adalah yang paling sesuai atau mendekati dengan situasi yang Anda alami.

Adapun pilihan jawaban yang disediakan adalah sebagai berikut: SS Jika pernyataan tersebut sangat sesuai dengan situasi yang Anda alami S Jika pernyataan tersebut sesuai dengan situasi yang Anda alami TS Jika pernyataan tersebut tidak sesuai dengan situasi yang Anda alami

STS Jika pernyataan tersebut sangat tidak sesuai dengan situasi yang Anda

alami

  

« Selamat Mengerjakan »

  

Daftar Pernyataan

N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Saya sering merasa khawatir jika gagal menyelesaikan skripsi 1. sesuai target yang telah saya tetapkan Saya menghindari terlibat dalam 2. kegiatan lain agar dapat fokus mengerjakan skripsi Setiap berkonsultasi dengan dosen

  3. pembimbing, tangan saya berkeringat karena merasa gelisah Ketika malas mengerjakan skripsi, 4. saya melakukan kegiatan lain Sepertinya akan ada hambatan yang saya alami sehingga 5. membuat pengerjaan skripsi saya menjadi tertunda Ketika saya menemui kesulitan dalam mengerjakan skripsi, saya

  6. segera menemui dosen pembimbing untuk bertanya Badan saya langsung berkeringat 7. ketika orang tua menanyakan tentang perkembangan skripsi Saya optimis bahwa saya pasti

  8. bisa menyelesaikan skripsi dengan baik Ketika ke kampus, saya berusaha 9. menghindari bertemu dengan dosen pembimbing N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Kepala saya terasa pusing ketika 10. memikirkan skripsi yang tak kunjung selesai

  Saya merasa tenang ketika 11. bertemu dengan dosen pembimbing Saya ragu apakah dapat

  12. menyelesaikan skripsi seperti teman-teman yang lain Saya berusaha menghindari bertemu dengan teman yang

  13. sudah lulus karena khawatir jika ditanya kapan saya akan lulus Bagi saya, hambatan yang saya 14. hadapi dalam mengerjakan skripsi merupakan sebuah tantangan Ketika ada teman yang sudah menyelesaikan skripsi, saya 15. terpacu untuk segera menyelesaikan skripsi saya Ketika bertemu teman, saya khawatir jika pembicaraan akan

  16. mengarah ke hal yang berkaitan dengan skripsi Saya sering merasa pusing ketika 17. harus mencari bahan skripsi Saya terbiasa mencari bahan

  18. skripsi sendirian di perpustakaan Kondisi fisik saya tetap sehat walaupun menghadapi banyak 19. hambatan dalam mengerjakan skripsi N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Saya selalu mengajak teman 20. ketika mencari bahan atau referensi skripsi di perpustakaan

  Rasanya sulit sekali untuk berbicara ketika menanyakan

  21. tentang skripsi pada dosen pembimbing Saya ingin bertemu dengan 22. teman-teman seangkatan karena bisa berdiskusi tentang skripsi Kegagalan dalam menyelesaikan

  23. skripsi sering mengganggu pikiran saya Saya berusaha menyelesaikan kesulitan yang saya hadapi dalam

  24. mengerjakan skripsi secara mandiri Saya ragu mengungkapkan pendapat saat bimbingan dengan

  25. dosen karena khawatir pendapat saya akan dinilai salah Saya dapat menjawab dengan lancar ketika ada seorang teman

  26. yang menanyakan tentang perkembangan skripsi saya Saya ragu dapat menghadapi kesulitan-kesulitan dalam

  27. pengerjaan skripsi dengan kemampuan yang saya miliki Saya menanti kedatangan dosen pembimbing sambil berjalan

  28. mondar-mandir di depan ruangannya N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Baru memikirkan skripsi saja, 29. leher atau punggung saya langsung terasa tegang

  Saya merasa rileks saat 30. mendiskusikan tentang skripsi bersama teman-teman Saya yakin dapat mengatasi kesulitan dalam proses 31. pengerjaan skripsi dengan kemampuan yang saya miliki Suara saya bergetar setiap kali 32. menjawab pertanyaan dari dosen Saya berani mengungkapkan pendapat pada dosen pembimbing 33. walaupun belum tahu apakah pendapat saya benar atau salah Ketika menghadapi kesulitan dalam mengerjakan skripsi, saya

  34. selalu membutuhkan orang lain untuk membantu menyelesaikannya Selama proses pengerjaan skripsi,

  35. kondisi pencernaan saya tetap normal Tanpa saya sadari banyak potongan kertas berserakan di

  36. sekitar saya karena selama bimbingan dengan dosen saya meremas-remas kertas tersebut Perut saya tiba-tiba mual ketika

  37. ada teman yang membahas tentang skripsi N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Saya yakin mampu mengatasi 38. sendiri setiap hambatan yang saya alami dalam mengerjakan skripsi

  Saya merasa sendirian dan ditinggalkan teman ketika tahu

  39. bahwa teman-teman seangkatan sudah banyak yang lulus Walaupun teman-teman sudah banyak yang lulus, saya optimis

  40. dapat menyelesaikan skripsi dengan baik seperti mereka Saya merasa cemas jika dosen 41. pembimbing membiarkan saya mengerjakan skripsi sendirian Saya duduk dengan santai ketika

  42. menunggu waktu bimbingan dengan dosen Selama ini, saya selalu fokus 43. dalam mengerjakan skripsi Saat sedang membaca bahan skripsi, tanpa sengaja saya sering 44. menjatuhkan barang-barang yang ada di meja Setiap akan berkonsultasi dengan 45. dosen pembimbing, saya menjadi lebih sering buang air kecil Saya tetap tenang ketika

  46. menunggu dosen pembimbing yang tak kunjung datang Ketika sedang mengerjakan 47. skripsi, saya sering memikirkan hal-hal lain di luar skripsi N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Perilaku saya menjadi seperti 48. orang kebingungan ketika memikirkan skripsi

  Saya dapat berkonsentrasi dengan 49. baik terhadap hal-hal lain selama proses pengerjaan skripsi Perut saya baik-baik saja saat

  50. orang tua menyuruh saya untuk segera menyelesaikan skripsi Meskipun saya kesulitan mencari 51. bahan skripsi di perpustakaan, perilaku saya tetap terkendali Konsentrasi saya menurun

  52. semenjak saya mulai mengerjakan skripsi

2. Contoh Distribusi Skor Uji Coba

  2

  1

  3

  8

  3

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  7

  2

  2

  2

  1

  2

  1

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  10

  1

  2

  3

  1

  2

  1

  1

  9

  1

  2

  6

  11

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  1

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  5

  2

  2

  3

  3

  1

  2

  3

  4

  2

  2

  2

  3

  4

  1

  1

  2

  18

  2

  1

  3

  1

  3

  3

  3

  17

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  20

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  1

  2

  2

  19

  2

  1

  2

  1

  2

  2

  13

  3

  2

  4

  1

  1

  2

  1

  12

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  4

  16

  15

  1

  2

  4

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  14

  1

  3

  subjek status JK item1 item2 item3 item4 item5

  1

  2

  1

  8

  4

  3

  3

  3

  4

  1

  4

  7

  2

  4

  2

  3

  2

  1

  2

  3

  6

  3

  3

  3

  3

  1

  1

  10

  2

  2

  1

  3

  2

  2

  1

  9

  2

  4

  1

  2

  3

  1

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  1

  1

  3

  4

  3

  1

  3

  3

  1

  1

  5

  4

  2

  2

  3

  3

  2

  1

  4

  2

  3

  2

  3

  11

  3 subjek item6 item7 item8 item9 item10 item11 item12

  3

  1

  1

  18

  4

  4

  2

  1

  1

  3

  1

  17

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  1

  1

  2

  1

  2

  3

  2

  1

  1

  20

  3

  3

  2

  4

  3

  2

  1

  19

  2

  1

  16

  1

  2

  1

  13

  4

  4

  3

  2

  4

  1

  3

  12

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  1

  3

  1

  3

  4

  2

  4

  4

  2

  1

  15

  4

  1

  2

  2

  4

  2

  1

  14

  1

  3

  1 subjek item13 item14 item15 item16 item17 item18 item19

  1

  3

  2

  2

  8

  2

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  7

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  10

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  9

  3

  2

  6

  11

  2

  1

  2

  3

  1

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  1

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  1

  3

  2

  2

  2

  5

  2

  1

  1

  4

  2

  1

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  18

  4

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  17

  2

  3

  1

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  20

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  19

  2

  3

  16

  1

  2

  2

  2

  13

  1

  3

  2

  1

  3

  3

  3

  12

  1

  1

  2

  3

  3

  1

  2

  4

  2

  2

  1

  4

  3

  3

  4

  15

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  1

  14

  3

  2

  1

  2

  2

  1

  8

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  1

  7

  3

  2

  2

  2

  4

  2

  2

  1

  6

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  10

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  9

  1

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  1

  3

  2

  1

  2

  1

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  5

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  4

  3

  1

  2

  11

  3 subjek item20 item21 item22 item23 item24 item25 item26

  1

  2

  1

  18

  1

  1

  2

  4

  2

  2

  3

  17

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  20

  2

  1

  2

  1

  1

  2

  1

  19

  1

  2

  16

  1

  2

  2

  13

  2

  3

  3

  1

  1

  1

  1

  12

  2

  2

  3

  1

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  1

  3

  3

  1

  1

  2

  15

  2

  4

  3

  3

  1

  2

  1

  14

  3

  2

  2 subjek item27 item28 item29 item30 item31 item32 item33

  1

  2

  3

  1

  8

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  7

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  10

  3

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  9

  1

  3

  6

  11

  1

  4

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  5

  4

  2

  2

  2

  2

  4

  2

  4

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  18

  2

  3

  1

  3

  3

  2

  2

  17

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  1

  3

  4

  2

  20

  2

  2

  2

  1

  1

  3

  3

  19

  2

  3

  16

  1

  1

  3

  3

  13

  2

  2

  2

  1

  3

  2

  1

  12

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  3

  1

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  2

  15

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  14

  2

  2

  1

  3

  2

  1

  8

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  7

  2

  2

  2

  1

  1

  3

  1

  2

  6

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  10

  2

  1

  2

  1

  2

  1

  1

  9

  3

  2

  2

  3

  2

  1

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  3

  3

  5

  2

  2

  1

  2

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  2

  11

  3 subjek item34 item35 item36 item37 item38 item39 item40

  2

  3

  2

  18

  2

  2

  1

  3

  3

  2

  2

  17

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  1

  3

  3

  2

  20

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  19

  2

  2

  16

  2

  4

  2

  13

  4

  1

  2

  3

  1

  3

  2

  12

  2

  2

  2

  2

  1

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  1

  3

  4

  3

  3

  15

  1

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  14

  3

  2

  2 subjek item41 item42 item43 item44 item45 item46 item47

  1

  2

  4

  2

  3

  3

  1

  3

  5

  3

  3

  2

  2

  3

  6

  2

  2

  2

  8

  9

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  7

  2

  4

  2

  3

  2

  2

  19

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  20

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  4 subjek item48 item49 item50 item51 item52

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  1

  2

  18

  4

  4

  16

  2

  3

  3

  2

  3

  17

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  1

  2

  1

  20

  2

  2

  2

  2

  2

  19

  2

  2

  2

  3

  4

  1

  3

  2

  10

  2

  3

  2

  2

  3

  11

  3

  2

  2

  2

  2

  12

  2

  15

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  14

  2

  1

  2

  2

  2

  13

  1

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  4

  4

  6

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  7

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  1

  1

  9

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  8

  3

  2

  2

  2

  1

  3

  2

  3

  1

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  5

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  4

  3

  2

  2

  3

  4

  1

  1

  2

  2

  1

  1

  3

  3

  15

  4

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  16

  2

  4

  2

  1

  2

  2

  18

  3

  3

  1

  3

  2

  3

  3

  17

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  1

  2

  11

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  10

  2

  12

  14

  2

  3

  2

  1

  2

  2

  2

  13

  4

  3

  1

  1

  1

  2

  2

  1

  

3. Analisis Data Skala Uji Coba Kecemasan dalam Penyusunan

Skripsi Seleksi Item (r ix ≥ 0,3) Tahap I Scale : ALL VARIABLES Case Processing Summary

  N % Valid

  50

  96.2 Excluded a

  2

  3.8 Cases Total 52 100.0

  a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

  Reliability Statistics

  Cronbach's Alpha N of Items .902

  52 Item Statistics Mean Std. Deviation N item1 2.9800 .86873

  50 item2 2.5600 .81215 50 item3 2.0800 .69517 50 item4 3.2200 .67883 50 item5 2.7200 .88156 50 item6 2.1600 .79179 50 item7 1.9000 .73540 50 item8 1.7600 .55549 50 item9 2.0800 .82906 50 item10 2.7000 .73540

  50 item12 2.0600 .71171

  50 item13 1.9400 .68243 50 item14 2.1200 .65900 50 item15 1.8600 .78272 50 item16 2.2000 .80812 50 item17 2.5200 .81416 50 item18 1.9200 .60068 50 item19 2.1800 .74751 50 item20 2.2200 .73651 50 item21 2.3000 .70711 50 item22 2.1400 .67036 50 item23 2.6800 .71257 50 item24 1.9400 .65184 50 item25 2.0800 .56569 50 item26 2.1400 .80837 50 item27 2.2000 .63888 50 item28 2.3600 .80204 50 item29 2.0600 .79308 50 item30 2.0800 .69517 50 item31 1.9600 .63760 50 item32 2.0600 .61974 50 item33 2.2000 .69985 50 item34 2.4800 .73512 50 item35 2.4600 .90824 50 item36 1.7200 .78350 50 item37 1.8400 .73845 50 item38 2.2000 .69985 50 item39 2.2000 .75593 50 item40 1.8400 .68094 50 item41 2.5400 .73429 50 item42 2.1200 .62727 50 item43 2.7600 .74396

  50 item45 1.9600 .66884

  50 item46 2.2200 .73651 50 item47 2.8600 .67036 50 item48 2.3600 .69282 50 item49 2.4000 .63888 50 item50 2.2000 .78246 50 item51 2.0200 .58867 50 item52 2.3400 .71742

  item9 113.7200 222.451 .441 .899 item10 113.1000 223.765 .442 .899 item11 113.7800 226.951 .380 .900

  item18 113.8800 227.047 .366 .900 item19 113.6200 226.281 .320 .900

  item17 113.2800 226.165 .295 .901

  item16 113.6000 220.490 .537 .898

  item15 113.9400 228.915 .191 .902

  item13 113.8600 224.776 .430 .899 item14 113.6800 225.487 .410 .899

  item12 113.7400 230.768 .128 .902

  item8 114.0400 229.100 .275 .901

  50 Item-Total Statistics Scale Mean if Item

  item5 113.0800 224.932 .315 .901 item6 113.6400 221.419 .509 .898 item7 113.9000 220.908 .576 .897

  item4 112.5800 235.432 -.089 .905

  item3 113.7200 224.818 .419 .899

  item1 112.8200 228.722 .174 .903 item2 113.2400 233.533 -.006 .905

  Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted

  Item Deleted Corrected Item-

  Deleted Scale Variance if

  item20 113.5800 230.167 .149 .902

  item22 113.6600 228.760 .238 .901

  item23 113.1200 223.740 .459 .899

  item24 113.8600 231.266 .119 .902

  item25 113.7200 227.512 .364 .900 item26 113.6600 224.474 .368 .900 item27 113.6000 222.776 .569 .898 item28 113.4400 224.986 .350 .900 item29 113.7400 220.319 .556 .897 item30 113.7200 222.940 .511 .898

  item31 113.8400 228.382 .273 .901

  item32 113.7400 223.788 .532 .898

  item33 113.6000 227.265 .298 .901 item34 113.3200 229.773 .167 .902 item35 113.3400 226.025 .263 .901 item36 114.0800 227.585 .247 .901

  item37 113.9600 220.937 .572 .897 item38 113.6000 226.939 .314 .900 item39 113.6000 223.388 .446 .899 item40 113.9600 226.039 .368 .900 item41 113.2600 223.992 .433 .899 item42 113.6800 224.753 .473 .899 item43 113.0400 224.407 .407 .899 item44 113.9200 225.993 .365 .900 item45 113.8400 224.586 .449 .899 item46 113.5800 224.575 .404 .899 item47 112.9400 227.527 .300 .901 item48 113.4400 222.211 .550 .898 item49 113.4000 223.388 .536 .898 item50 113.6000 217.837 .675 .896 item51 113.7800 225.196 .481 .899 item52 113.4600 221.764 .550 .898

  Scale Statistics

  Mean Variance Std. Deviation N of Items 1.1580E2 234.041 15.29839

  52 Tahap II

  Scale : ALL VARIABLES Case Processing Summary

  N % Valid

  50

  96.2 Excluded a

  2

  3.8 Cases Total 52 100.0

  a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

  Reliability Statistics

  Cronbach's Alpha N of Items .912

  37 Item Statistics Mean Std. Deviation N item3 2.0800 .69517

  50 item5 2.7200 .88156 50 item6 2.1600 .79179 50 item7 1.9000 .73540 50 item9 2.0800 .82906 50 item10 2.7000 .73540 50 item11 2.0200 .58867 50 item13 1.9400 .68243

  50 item16 2.2000 .80812

  50 item18 1.9200 .60068 50 item19 2.1800 .74751 50 item21 2.3000 .70711 50 item23 2.6800 .71257 50 item25 2.0800 .56569 50 item26 2.1400 .80837 50 item27 2.2000 .63888 50 item28 2.3600 .80204 50 item29 2.0600 .79308 50 item30 2.0800 .69517 50 item32 2.0600 .61974 50 item37 1.8400 .73845 50 item38 2.2000 .69985 50 item39 2.2000 .75593 50 item40 1.8400 .68094 50 item41 2.5400 .73429 50 item42 2.1200 .62727 50 item43 2.7600 .74396 50 item44 1.8800 .68928 50 item45 1.9600 .66884 50 item46 2.2200 .73651 50 item47 2.8600 .67036 50 item48 2.3600 .69282 50 item49 2.4000 .63888 50 item50 2.2000 .78246 50 item51 2.0200 .58867 50 item52 2.3400 .71742

  50

  Item-Total Statistics

  Scale Mean if Item Deleted

  Scale Variance if Item Deleted

  Corrected Item- Total Correlation

  Cronbach's Alpha if Item Deleted item3 79.6400 159.419 .410 .910 item5 79.0000 159.347 .314 .912 item6 79.5600 156.047 .527 .909 item7 79.8200 155.783 .587 .908 item9 79.6400 156.807 .463 .910 item10 79.0200 158.428 .439 .910 item11 79.7000 161.724 .336 .911 item13 79.7800 159.277 .427 .910 item14 79.6000 159.673 .420 .910 item16 79.5200 155.479 .544 .908 item18 79.8000 161.796 .324 .911

  item19 79.5400 161.356 .273 .912

  item21 79.4200 159.106 .420 .910 item23 79.0400 158.039 .478 .909 item25 79.6400 162.153 .321 .911 item26 79.5800 159.065 .362 .911 item27 79.5200 157.438 .577 .908 item28 79.3600 159.215 .358 .911 item29 79.6600 155.535 .553 .908 item30 79.6400 156.929 .556 .908 item32 79.6600 157.902 .566 .908 item37 79.8800 155.455 .603 .908 item38 79.5200 161.234 .303 .912 item39 79.5200 157.602 .471 .909 item40 79.8800 159.944 .389 .910 item41 79.1800 159.375 .388 .910 item42 79.6000 159.673 .444 .910 item43 78.9600 158.937 .406 .910 item44 79.8400 160.178 .370 .911 item46 79.5000 158.949 .410 .910

  item47 78.8600 162.409 .248 .912

  item48 79.3600 157.092 .549 .908 item49 79.3200 157.896 .548 .909 item50 79.5200 152.867 .704 .906 item51 79.7000 159.929 .459 .910 item52 79.3800 156.608 .556 .908

  Scale Statistics

  Mean Variance Std. Deviation N of Items 81.7200 167.104 12.92686

  37 Tahap III

  Scale: ALL VARIABLES Case Processing Summary

  N % Cases Valid a

  50

  96.2 Excluded

  2

  3.8 Total 52 100.0

  a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.

  Reliability Statistics

  Cronbach's Alpha N of Items .912

  35

  Item Statistics

  Mean Std. Deviation N item3 2.0800 .69517 50 item5 2.7200 .88156 50 item6 2.1600 .79179 50 item7 1.9000 .73540 50 item9 2.0800 .82906 50 item10 2.7000 .73540 50 item11 2.0200 .58867 50 item13 1.9400 .68243 50 item14 2.1200 .65900 50 item16 2.2000 .80812 50 item18 1.9200 .60068 50 item21 2.3000 .70711 50 item23 2.6800 .71257 50 item25 2.0800 .56569 50 item26 2.1400 .80837 50 item27 2.2000 .63888 50 item28 2.3600 .80204 50 item29 2.0600 .79308 50 item30 2.0800 .69517 50 item32 2.0600 .61974 50 item37 1.8400 .73845 50 item38 2.2000 .69985 50 item39 2.2000 .75593 50 item40 1.8400 .68094 50 item41 2.5400 .73429 50 item42 2.1200 .62727 50 item43 2.7600 .74396 50 item44 1.8800 .68928 50 item45 1.9600 .66884 50 item46 2.2200 .73651

  50 item49 2.4000 .63888

  50 item50 2.2000 .78246 50 item51 2.0200 .58867 50 item52 2.3400 .71742

  50 Item-Total Statistics Scale Mean if Item

  Deleted Scale Variance if

  Item Deleted Corrected Item-

  Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted item3 74.6000 149.551 .407 .911 item5 73.9600 149.304 .319 .913 item6 74.5200 145.928 .544 .909 item7 74.7800 145.889 .593 .908 item9 74.6000 146.857 .468 .910 item10 73.9800 148.510 .441 .910 item11 74.6600 151.698 .339 .912 item13 74.7400 149.217 .436 .910 item14 74.5600 149.149 .458 .910 item16 74.4800 145.602 .549 .909 item18 74.7600 151.819 .323 .912 item21 74.3800 149.342 .412 .911 item23 74.0000 148.327 .468 .910 item25 74.6000 152.245 .315 .912 item26 74.5400 149.519 .343 .912 item27 74.4800 147.561 .579 .909 item28 74.3200 149.487 .348 .912 item29 74.6200 145.547 .563 .909 item30 74.6000 146.857 .571 .909 item32 74.6200 147.955 .572 .909 item37 74.8400 145.362 .621 .908 item38 74.4800 151.153 .309 .912 item39 74.4800 147.724 .471 .910 item40 74.8400 149.933 .393 .911 item41 74.1400 149.715 .373 .911 item42 74.5600 149.884 .435 .910 item43 73.9200 149.340 .388 .911 item44 74.8000 150.571 .349 .912 item45 74.7200 148.696 .479 .910 item46 74.4600 149.519 .383 .911 item48 74.3200 147.283 .547 .909 item49 74.2800 147.920 .555 .909 item50 74.4800 142.867 .721 .906 item51 74.6600 150.270 .439 .910 item52 74.3400 146.800 .555 .909

  Scale Statistics

  Mean Variance Std. Deviation N of Items 76.6800 156.957 12.52824

  35

4. Skala Penelitian Kecemasan dalam Penyusunan Skripsi

  Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma

  Angket

penelitian

  

Pengantar

Sehubungan dengan penelitian tugas akhir yang tengah saya buat, saya

memohon bantuan Anda untuk mengisi angket berikut ini. Angket berikut berisi

pernyataan-pernyataan yang menggambarkan situasi saat menghadapi

penyelesaian skripsi.

  Hasil dari angket ini nantinya akan dipergunakan untuk kepentingan

akademik. Untuk itu, seturut kaidah ilmiah, saya menjamin kerahasiaan segala hal

yang menyangkut informasi diri Anda dan jawaban-jawaban Anda. Oleh

karenanya, saya berharap Anda memberikan jawaban yang sesuai dengan

kenyataan yang Anda alami.

  Akhir kata, saya mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian dan kerja sama Anda.

  Hormat saya, Valentina Dwita Febriani Mahasiswi Fakultas Psikologi USD Yogyakarta

  Identitas Diri Usia : ........th Jenis kelamin : L/P Tahun angkatan : ............ Lama pengerjaan skripsi: ...... smstr

  1. Apakah universitas Anda memberlakukan batasan masa studi?

  a. Ya

  b. Tidak  Jika Anda menjawab YA, berapa tahun batasan masa studi yang diberlakukan? .........tahun  Jika Anda menjawab TIDAK, silahkan melanjutkan ke pertanyaan no.2

  2. Apakah saat ini Anda sedang menjadi anggota suatu organisasi?

  a. Ya

  b. Tidak

  • Jika Anda menjawab YA, silahkan menjawab pertanyaan no. 3 dan seterusnya
  • Jika Anda menjawab TIDAK, silahkan langsung mengisi angket di lembar selanjutnya

  

3. Apa nama organisasi yang Anda ikuti saat ini?

.............................................................................................

  

4. Sudah berapa lama Anda menjadi anggota organisasi ini?

............................................................................................

  

5. Seberapa aktifkah Anda dalam mengikuti pertemuan dan melaksanakan

program kerja organisasi? a. Aktif

  b. Tidak aktif

  

Petunjuk

Angket ini berisi sejumlah pernyataan yang berhubungan dengan situasi

yang Anda alami selama proses pengerjaan skripsi. Untuk itu, pada setiap

pernyataan, berilah tanda silang (X) pada huruf pilihan jawaban Anda. Pilihan

jawaban tersebut hendaknya adalah yang paling sesuai atau mendekati dengan

situasi yang Anda alami. Adapun pilihan jawaban yang disediakan adalah sebagai

berikut: SS

  Jika pernyataan tersebut Sangat Sesuai dengan situasi yang Anda alami S Jika pernyataan tersebut Sesuai dengan situasi yang Anda alami TS Jika pernyataan tersebut Tidak Sesuai dengan situasi yang Anda alami

STS Jika pernyataan tersebut Sangat Tidak Sesuai dengan situasi yang Anda

alami Contoh :

  N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Saya sering merasa khawatir saat 1.

  X memikirkan skripsi saya

  

Daftar Pernyataan

N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Setiap berkonsultasi dengan

  1. dosen pembimbing, tangan saya berkeringat karena merasa gelisah Saya khawatir tidak dapat 2. menyelesaikan skripsi saya Ketika saya menemui kesulitan dalam mengerjakan skripsi, saya 3. segera menemui dosen pembimbing untuk bertanya Badan saya langsung berkeringat 4. ketika orang tua menanyakan tentang perkembangan skripsi Ketika ke kampus, saya berusaha

  5. menghindari bertemu dengan dosen pembimbing Kepala saya terasa pusing ketika 6. memikirkan skripsi yang tak kunjung selesai Saya merasa tenang ketika

  7. bertemu dengan dosen pembimbing Saya berusaha menghindari bertemu dengan teman yang

  8. sudah lulus karena khawatir ditanya kapan saya akan lulus Bagi saya, hambatan yang saya 9. hadapi dalam mengerjakan skripsi merupakan sebuah tantangan Ketika bertemu teman, saya khawatir jika pembicaraan akan 10. mengarah ke hal yang berkaitan dengan skripsi Saya tetap merasa nyaman 11. meskipun harus mencari bahan skripsi sendirian di perpustakaan N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Rasanya sulit sekali untuk 12. berbicara ketika bimbingan dengan dosen pembimbing

  Kegagalan dalam menyelesaikan 13. skripsi sering mengganggu pikiran saya Saya ragu mengungkapkan pendapat saat bimbingan dengan 14. dosen karena khawatir pendapat saya akan dinilai salah Saya merasa sendirian dan ditinggalkan teman ketika tahu

  15. bahwa teman-teman seangkatan sudah banyak yang lulus Saya ragu dapat menghadapi kesulitan-kesulitan dalam

  16. pengerjaan skripsi dengan kemampuan yang saya miliki Saya menanti kedatangan dosen pembimbing sambil berjalan

  17. mondar-mandir di depan ruangannya Baru memikirkan skripsi saja, 18. leher atau punggung saya langsung terasa tegang Saya merasa rileks saat

  19. mendiskusikan tentang skripsi bersama teman-teman Suara saya bergetar setiap kali 20. menjawab pertanyaan dari dosen Perut saya tiba-tiba mual ketika

  21. ada teman yang membahas tentang skripsi Saya yakin mampu mengatasi 22. sendiri setiap hambatan yang saya alami dalam mengerjakan skripsi N O . P ERNYATAAN SS S TS STS Saya dapat menjawab dengan lancar ketika ada seorang teman 23. yang menanyakan tentang perkembangan skripsi saya Walaupun teman-teman sudah banyak yang lulus, saya optimis

  24. dapat menyelesaikan skripsi dengan baik seperti mereka Saya merasa cemas jika dosen 25. pembimbing membiarkan saya mengerjakan skripsi sendirian Saya duduk dengan santai ketika

  26. menunggu waktu bimbingan dengan dosen Selama ini, saya selalu fokus 27. dalam mengerjakan skripsi Saat sedang membaca bahan skripsi, tanpa sengaja saya sering 28. menjatuhkan barang-barang yang ada di meja Setiap akan berkonsultasi dengan 29. dosen pembimbing, saya menjadi lebih sering buang air kecil Saya tetap tenang ketika

  30. menunggu dosen pembimbing yang tak kunjung dating Perilaku saya menjadi seperti 31. orang kebingungan ketika memikirkan skripsi Saya dapat berkonsentrasi dengan

  32. baik terhadap hal-hal lain selama proses pengerjaan skripsi Perut saya baik-baik saja saat 33. orang tua menyuruh saya untuk segera menyelesaikan skripsi Meskipun saya kesulitan mencari

  34. bahan skripsi di perpustakaan, perilaku saya tetap terkendali Konsentrasi saya menurun 35. semenjak saya mulai mengerjakan skripsi

5. Contoh Distribusi Skor Penelitian

  83

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  1

  2

  4

  1

  1

  3

  1

  2

  82

  84

  1

  2

  2

  1

  1

  1

  2

  86

  2

  2

  2

  1

  2

  1

  2

  85

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  78

  3

  79

  2

  4

  3

  2

  2

  77

  1

  2

  2

  3

  3

  2

  1

  2

  81

  2

  2

  2

  2

  1

  1

  2

  80

  2

  1

  4

  1

  1

  1

  3

  4

  2

  2

  2

  94

  3

  3

  2

  2

  1

  1

  2

  93

  2

  3

  3

  1

  2

  1

  2

  2

  96

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  2

  95

  1

  2

  92

  87

  2

  2

  89

  3

  2

  2

  3

  4

  2

  2

  88

  1

  2

  1

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  91

  2

  2

  1

  3

  4

  2

  2

  90

  2

  2

  1

  subjek status JK item1 item2 item3 item4 item5

  1

  2

  2

  1

  8

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  1

  7

  4

  4

  2

  3

  4

  2

  2

  1

  10

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  1

  2

  2

  2

  1

  1

  9

  2

  2

  6

  1

  1

  1

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  4

  3

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  2

  1

  5

  1

  3

  3

  1

  1

  1

  1

  4

  2

  2

  11

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  1

  1

  18

  1

  3

  1

  4

  2

  2

  1

  17

  2

  2

  1

  19

  1

  1

  2

  2

  76

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  2

  2

  2

  1

  3

  2

  1

  1

  13

  1

  1

  3

  3

  1

  1

  1

  12

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  1

  1

  16

  1

  2

  1

  3

  1

  1

  14

  15

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  1

  1 subjek item6 item7 item8 item9 item10 item11 item12

  1

  83

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  82

  84

  3

  2

  2

  2

  1

  2

  3

  86

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  85

  1

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  78

  2

  79

  2

  2

  3

  2

  3

  77

  1

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  81

  2

  2

  2

  2

  1

  3

  2

  80

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  2

  1

  2

  1

  94

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  1

  93

  3

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  92

  1

  3

  2

  2

  3

  1

  3

  96

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  95

  4

  4

  3

  3

  87

  3

  89

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  88

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  1

  2

  1

  2

  2

  91

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  90

  2

  2

  2

  4

  2

  3

  3

  2

  2

  8

  1

  3

  2

  1

  3

  2

  2

  7

  3

  2

  4

  2

  4

  2

  2

  3

  10

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  9

  2

  2

  6

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  4

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  1

  1

  2

  1

  2

  1

  2

  1

  4

  1

  5

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  4

  1

  11

  2

  1

  1

  1

  2

  1

  2

  2

  18

  2

  2

  3

  4

  1

  2

  4

  17

  2

  2

  2

  19

  1

  1

  4

  1

  76

  2

  1

  2

  2

  1

  2

  2

  20

  2

  1

  2

  2

  2

  1

  2

  1

  2

  2

  1

  2

  2

  4

  13

  2

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  12

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  1

  1

  2

  16

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  14

  15

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  4 subjek item13 item14 item15 item16 item17 item18 item19

  1

  83

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  1

  2

  2

  2

  1

  1

  2

  4

  82

  84

  2

  2

  2

  1

  1

  2

  2

  86

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  85

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  78

  3

  79

  3

  2

  4

  3

  4

  77

  4

  2

  1

  3

  2

  3

  3

  3

  81

  2

  2

  2

  2

  1

  3

  2

  80

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  2

  1

  3

  3

  94

  2

  3

  3

  4

  4

  3

  2

  93

  1

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  92

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  96

  3

  2

  2

  1

  1

  1

  3

  95

  2

  2

  4

  1

  87

  2

  89

  1

  3

  2

  3

  4

  2

  88

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  1

  2

  2

  1

  2

  1

  3

  1

  3

  3

  91

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  90

  2

  2

  2

  1

  1

  4

  2

  2

  2

  8

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  7

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  1

  3

  10

  3

  1

  1

  1

  1

  3

  2

  3

  2

  1

  3

  2

  1

  2

  1

  9

  2

  3

  6

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  2

  1

  1

  5

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  2

  4

  1

  1

  11

  2

  1

  3

  1

  2

  3

  2

  2

  18

  2

  2

  2

  3

  4

  3

  3

  17

  2

  2

  1

  19

  2

  2

  1

  1

  76

  1

  1

  2

  2

  2

  3

  3

  20

  1

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  3

  4

  13

  1

  4

  3

  2

  3

  3

  4

  12

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  16

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14

  15

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  3 subjek item20 item21 item22 item23 item24 item25 item26

  1

  83

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  3

  3

  1

  3

  82

  84

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  86

  3

  1

  2

  2

  1

  1

  2

  85

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  1

  2

  3

  2

  2

  78

  3

  79

  3

  2

  3

  2

  2

  77

  4

  2

  1

  3

  3

  3

  2

  2

  81

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  80

  1

  3

  1

  2

  4

  1

  2

  4

  3

  2

  94

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  93

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  92

  1

  3

  1

  1

  1

  3

  3

  96

  1

  3

  1

  1

  1

  3

  1

  95

  2

  3

  3

  2

  87

  3

  89

  3

  3

  3

  2

  1

  2

  88

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  4

  2

  3

  2

  4

  1

  2

  91

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  90

  2

  2

  2

  1

  4

  2

  2

  2

  2

  8

  3

  3

  3

  3

  2

  1

  2

  7

  1

  4

  2

  2

  2

  1

  1

  3

  10

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  9

  1

  4

  6

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  1

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  1

  2

  2

  1

  2

  1

  1

  4

  1

  1

  5

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  2

  4

  11

  2

  4

  3

  1

  2

  3

  1

  2

  18

  2

  1

  2

  3

  3

  2

  2

  17

  2

  4

  3

  19

  2

  2

  1

  1

  76

  1

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  20

  1

  3

  1

  2

  3

  1

  2

  1

  3

  1

  2

  2

  2

  3

  13

  2

  2

  2

  4

  2

  2

  3

  12

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  16

  1

  4

  1

  2

  1

  2

  14

  15

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2 subjek item27 item28 item29 item30 item31

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  83

  3

  2

  2

  2

  2

  84

  2

  2

  2

  2

  2

  85

  1

  3

  2

  2

  2

  86

  2

  3

  82

  2

  1

  79

  77

  3

  2

  3

  2

  3

  78

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  80

  3

  2

  2

  2

  2

  81

  3

  2

  1

  2

  1

  2

  2

  1

  2

  3

  93

  2

  2

  4

  2

  2

  94

  2

  2

  92

  2

  2

  95

  1

  1

  1

  1

  1

  96

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  87

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  88

  2

  4

  4

  2

  2

  89

  2

  1

  2

  2

  2

  90

  2

  2

  3

  2

  2

  91

  3

  3

  1

  4

  1

  2

  2

  4

  3

  2

  7

  2

  2

  4

  3

  2

  8

  2

  2

  2

  2

  2

  9

  2

  3

  2

  2

  3

  10

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  6

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  1

  1

  2

  2

  2

  3

  1

  1

  1

  1

  3

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  5

  3

  2

  2

  1

  11

  2

  4

  2

  2

  17

  3

  2

  2

  2

  4

  18

  2

  2

  1

  1

  19

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  20

  1

  1

  2

  1

  2

  76

  4

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  12

  2

  2

  1

  1

  2

  13

  2

  2

  2

  2

  3

  14

  3

  3

  2

  2

  2

  15

  2

  2

  2

  2

  3

  16

  1 subjek item32 item33 item34 item35 total

  1

  2

  3

  2

  3

  78

  83

  3

  2

  2

  3

  86

  84

  2

  2

  82

  2

  72

  85

  2

  2

  2

  2

  71

  86

  2

  2

  2

  3

  84

  64

  1

  3

  2

  2

  2

  93

  78

  2

  2

  2

  2

  73

  79

  1

  3

  2

  1

  51

  80

  2

  2

  2

  2

  76

  81

  3

  2

  3

  3

  87

  75

  2

  2

  3

  80

  93

  4

  2

  2

  2

  91

  94

  2

  3

  3

  2

  72

  95

  4

  1

  1

  1

  47

  96

  3

  2

  3

  2

  2

  92

  2

  2

  3

  2

  2

  69

  88

  3

  3

  3

  3

  93

  89

  2

  2

  75

  2

  71

  90

  2

  2

  2

  2

  80

  91

  3

  1

  3

  4

  77

  1

  3

  64

  2 4 100

  7

  3

  2

  2

  2

  79

  8

  2

  2

  1

  2

  9

  4

  2

  2

  2

  2

  71

  10

  1

  1

  2

  1

  62

  11

  1

  6

  2

  1

  3

  2

  3

  88

  2

  2

  2

  2

  2

  66

  3

  1

  1

  55

  1

  63

  4

  1

  1

  1

  1

  38

  5

  2

  1

  1

  2

  3

  2

  4

  19

  17

  3

  2

  3

  2

  87

  18

  3

  2

  2

  1

  64

  2

  2

  1

  1

  2

  60

  20

  1

  1

  1

  3

  54

  76

  1

  4

  69

  2

  3

  83

  77

  12

  1

  2

  2

  1

  65

  13

  4

  2

  2

  2

  14

  2

  3

  2

  2

  2

  80

  15

  2

  3

  2

  2

  56

  16

  2

  84

  6. Analisis Data Uji Normalitas NPar Tests One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  total N a 150 Normal Parameters Mean 74.1400

  Std. Deviation 1.21003E1 Most Extreme Differences Absolute .064

  Positive .044 Negative -.064

  Kolmogorov-Smirnov Z .787 Asymp. Sig. (2-tailed) .565 a. Test distribution is Normal.

  7. Analisis Data Uji Homogenitas Oneway Test of Homogeneity of Variances

  Total Levene Statistic df1 df2 Sig.

  2.779 1 148 .098

  ANOVA

  Total Sum of Squares Df Mean Square F Sig. Between Groups 2.940 1 2.940 .020 .888 Within Groups 21813.120 148 147.386 Total 21816.060 149

8. Analisis Data Uji Hipotesis T-Test Group Statistics

  Status N Mean Std. Deviation Std. Error Mean total 1 75 74.0000 13.30413 1.53623

  2 75 74.2800 10.85228 1.25311

  

Independent Samples Test

  Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means

  95% Confidence Interval of the

  Difference Sig. (2- Mean Std. Error

  F Sig. t df tailed) Difference Difference Lower Upper total Equal variances 2.779 .098 -.141 148 .888 -.28000 1.98250 -4.19766 3.63766 assumed Equal variances

  • .141 142.257 .888 -.28000 1.98250 -4.19896 3.63896 not assumed

9. Karakteristik Subjek Lamanya Pengerjaan Skripsi Batas Masa Studi Masa Studi yang Sudah Dijalani Lamanya Menjadi Anggota Organisasi Aktif Tidak Aktif Aktif Tidak Aktif Aktif Tidak Aktif

  1

  2

  10

  16

  9

  9

  3

  2

  1

  8

  10

  7

  9

  1

  1

  2

  12

  14

  7

  7

  1

  1

  2

  8

  10

  7

  9

  1

  2

  2

  3

  11

  14

  10

  10

  9

  9

  1

  2

  1

  8

  16

  7

  7

  2

  2

  1

  14

  7

  7

  9

  1

  2

  1

  8

  10

  7

  13

  2

  1

  1

  10

  14

  8

  7

  2

  7

  9

  3

  1

  1

  8

  14

  7

  9

  4

  2

  2

  12

  14

  7

  14

  2

  2

  1

  14

  14

  9

  9

  2

  1

  2

  14

  14

  7

  9

  7

  8

  9 0,5

  1

  3

  1

  10

  14

  9

  9

  1

  4

  2

  10

  14

  11

  9

  2

  2

  2

  14

  16

  7

  9

  2

  1

  2

  10

  14

  7

  9

  1

  2

  14

  2

  1

  1

  1

  2

  14

  14

  9

  11

  3

  2

  1

  14

  14

  9

  7

  1

  7

  4

  14

  14

  7

  9

  1

  2

  1

  14

  14

  7

  13

  4

  2

  5

  7

  14

  1

  1

  10

  8

  7

  7 1,5

  2

  1

  14

  14

  9

  7

  2

  3

  16

  14

  14

  11

  7

  2

  4

  1

  14

  14

  11

  7

  1

  1

  1

  14

  2

  14

  1

  9

  9

  2

  2

  1

  14

  10

  9

  9

  3

  2

  1

  14

  10

  9

  10

  5

  1

  2

  10

  16

  11

  13

  4

  1

  2

  14

  10

  9

  7

  9

  14

  7

  9

  13

  3

  1

  4

  14

  14

  9

  11

  3

  1

  2

  10

  14

  7

  1

  4

  1

  2

  14

  14

  7

  9

  1

  2

  2

  14

  10

  9

  9 1,5

  2

  1

  Lamanya Pengerjaan Skripsi Batas Masa Studi Masa Studi yang Sudah Dijalani Lamanya Menjadi Anggota Organisasi

Aktif Tidak Aktif Aktif Tidak

Aktif

  9

  1

  1

  14

  14

  7

  9

  2

  1

  1

  14

  14

  7

  2

  7

  1

  1

  14

  10

  7

  9

  1

  2

  1

  14

  14

  9

  7

  1

  9

  2

  14

  11

  9

  4

  2

  1

  14

  10

  9

  11

  2

  1

  1

  10

  14

  7

  9

  2

  1

  1

  14

  14

  7

  9

  2

  2

  1

  14

  1

  2

  10

  9

  4

  1

  1

  14

  12

  7

  7

  4

  2

  2

  14

  14

  9

  9

  2

  1

  1

  10

  14

  7

  7

  2

  2

  1

  10

  14

  9

  9

  10

  14

  2

  10

  9

  9

  1

  4

  2

  14

  14

  11

  11

  2

  2

  14

  14

  8

  9

  9

  2

  2

  2

  14

  10

  9

  11

  3

  2

  2

  14

  1

  Aktif Tidak Aktif

  2

  14

  14

  7

  9

  2

  2

  2

  10

  10

  9

  9

  1

  2

  1

  14

  10

  9

  7

  1

  1

  1

  10

  14

  9

  9

  1

  3

  1

  3

  14

  9

  4

  3

  1

  14

  14

  9

  9

  2

  2

  1

  10

  14

  7

  9

  2

  1

  1

  10

  14

  9

  11

  2

  1

  2

  10

  14

  7

  1

  14

  3

  1

  1

  14

  14

  9

  7

  3

  2

  2

  14

  16

  9

  9

  1

  2

  2

  8

  10

  7

  9

  1

  1

  2

  10

  14

  7

  9

  4

  2

  7

  11

  10

  11

  5

  2

  1

  12

  10

  9

  11

  2

  2

  1

  10

  9

  7

  9

  2

  2

  1

  14

  14

  9

  9

  2

  1

  1

  14

  14

  9 ∑=154 ∑ = 133 ∑ = 113 ∑ = 922 ∑ = 966 ∑=623 ∑ = 669 µ=2,05 1,77 1,50 12,23 12,88 8,30 8,92

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Perbedaan aspek yang mempengaruhi minat berorganisasi antara kepribadian tipe A dengan tipe B anggota komunitas mahasiswa Universitas Islam Negeri Jakarta
17
110
86
Prestasi belajar mahasiswa yang berwirausaha dan mahasiswa yang tidak berwirausaha (studi komparasi pada mahasiswa pendidikan ekonomi fkip uns Angkatan tahun 2005)
0
3
98
Perbedaan Self Regulated Learning Strategies pada mahasiswa yang mengikuti UKM dan tidak mengikuti UKM.
0
0
101
Analisis perilaku penundaan (procrastination) penyusunan skripsi pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi.
0
0
143
Perbedaan tingkat kecemasan sosial mahasiswa semester I asal Yogyakarta dengan mahasiswa yang berasal dari luar Yogyakarta.
1
1
96
Analisis perilaku penundaan (procrastination) penyusunan skripsi pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi
0
5
141
Penglibatan mahasiswa secara aktif dalam (1)
0
0
6
Perbedaan tingkat kecemasan antara mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Katolik Widya Mandala yang tinggal bersama orangtua dan yang tidak tinggal bersama orangtua - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository
0
0
16
Perbedaan tingkat asertivitas antara mahasiswa Batak Toba yang ada di Yogyakarta dengan mahasiswa Batak Toba yang ada di Medan - USD Repository
0
0
101
Hubungan antara perilaku asertif dan kecemasan presentasi proposal penelitian skripsi pada mahasiswa - USD Repository
0
0
134
Studi deskriptif motivasi berorganisasi pada mahasiswa Universitas Sanata Dharma - USD Repository
0
0
133
Hubungan antara adversity quotient dan stres pada mahasiswa yang bekerja - USD Repository
0
0
119
Efikasi diri pada mahasiswa psikologi Universitas Sanata Dharma yang sedang mengerjakan skripsi - USD Repository
0
0
103
Hubungan antara pola pikir negatif dan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa Psikologi USD - USD Repository
0
0
127
Perbedaan tingkat stress antara perempuan yang mengikuti hatha yoga dan yang tidak mengikuti hatha yoga - USD Repository
0
2
91
Show more