PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Gratis

0
0
95
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENYESUAIAN DIRI DALAM BELAJAR (Studi Deskriptif Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 dan Implikasinya Terhadap Usulan Topik-topik Bimbingan Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri) Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Prodram Studi Bimbingan dan Konseling Disusun Oleh : F. Yhuvita Kristiasanti 091114001 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENYESUAIAN DIRI DALAM BELAJAR (Studi Deskriptif Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 dan Implikasinya Terhadap Usulan Topik-topik Bimbingan Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri) Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Prodram Studi Bimbingan dan Konseling Disusun Oleh : F. Yhuvita Kristiasanti 091114001 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO DAN PERSEMBAHAN Dimana ada kemauan disitu ada jalan !! Kita tidak perlu merasa gagal, kita tidak perlu merasa putus asa, kita tidak perlu merasa hancur, BERUSAHA dan hanya perlu berkata AKU PASTI BISA !!! Hidup akan lebih berarti jika kita bermanfaat bagi orang lain. Jadilah garam dan terang dunia. Skripsi ini kupersembahkan untuk: x Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan rahmat yang melimpah. x Ayahku Wahyu Jaka Gumantya, ibuku Suyati, adiku Enggar Tyasta Yoga. J, eyang kakung, eyang putrid dan seluruh keluarga besar yang tidak pernah berhenti memberikan dukungan, kasih sayang dan doa. x Bagi sahabat-sahabat yang selalu menemani dalam suka maupun duka serta selalu memberikan dukungan. iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK PENYESUAIAN DIRI DALAM BELAJAR (Studi Deskriptif Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 dan Implikasinya Terhadap Usulan Topik-topik Bimbingan Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri) F. Yhuvita Kristiasanti Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013 serta implikasinya terhadap topik-topik bimbingan peningkatan kemampuan penyesuaian diri. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2012/2013 yang berjumlah 45 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner tingkat penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa yang terdiri dari 68 item dan disusun sendiri oleh peneliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah Penilaian Acuan Patokan (PAP) tipe 1, dengan kualifikasi “selalu”, “sering”, “kadang-kadang”, dan “tidak pernah”. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: 4 orang mahasiswa memiliki tingkat penyesuaian diri dengan kategori “sangat baik” (8%), 12 orang mahasiswa memiliki tingkat penyesuaian diri “baik” (27%), 21 orang mahasiswa memiliki tingkat penyesuaian diri “cukup baik” (47%), 8 orang mahasiswa memiliki tingkat penyesuaian diri “kurang baik” (18%), dan tidak ada yang memiliki tingkat penyesuaian diri “buruk” (0%). Hasil analisis butir item menunjukkan bahwa terdapat 4 item yang termasuk dalam kategori kurang baik yaitu item nomor 2,11,12,56. Berdasarkan hasil analisis tersebut, diusulkan beberapa topik bimbingan untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa. v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT SELF-ADJUSTMENT IN LEARNING (A Descriptive Study On Students of Guidance and Counseling Study Program at Sanata Dharma University in 2012/2013 and Its Implications for the Suggested Topics of Guidance to Improve Self-Adjustment Ability) F. Yhuvita Kristiasanti Sanata Dharma University Yogyakarta, 2014 This study aims to determine the level of self-adjustment in learning of students majoring in guidance and counseling study program at Sanata Dharma University in 2012/2013 and its implications for the suggested topics of guidance to improve self-adjustment ability. This study is a descriptive study. The subject in this study is students of guidance and counseling study program in 2012/2013 which consists of 45 people. The research instrument used is a questionnaire of self-adjustment level in students’ learning which consists of 68 items, compiled by the researcher herself. The data analysis technique used is the Standard Reference Assessment (PAP) type 1, with the qualification of “always”, “often”, “sometimes” and “never”. The results show that there are 4 students (8%) have a self-adjustment level of “very good”, 12 students (27%) have a self adjustment level of “good”, 21 students (47%) have a self-adjustment level of “moderate”, 8 students (18%) have a self-adjustment level of “less good”, and no students (0%) have a self-adjustment level of “bad”. The results of the items analyzed indicate that there are 4 items belong to the poor category. Those items are number 2, 11, 12, and 56. Based on the results of the analysis, the writer proposed some guidance topics in order to improve the self-adjustment ability in learning. vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberi kemudahan, rahmat serta karunia kepada penulis, sehingga dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini dengan baik. Skripsi ini ditulis dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan dari Program Studi Bimbingan dan Konseling, Jurusan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma. Penulisan skripsi ini dapat terselesaikan karena bantuan dan dukungan dari banyak pihak. Untuk itu, pada kesempatan ini penulis menghanturkan ucapan terima kasih kepada : 1. Bapak Rohandi, Ph. D, selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma. 2. Bapak Dr. Gendon Barus, M.Si., selaku Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta serta selaku dosen pembimbing yang telah banyak membimbing, mengarahkan dan memberikan masukan untuk menyelesaikan skripsi ini. 3. Panitia penguji yang memberi kesempatan pada penulis untuk mempertanggungjawabkan skripsi ini. 4. Pak St. Priyatmoko yang membantu menyelesaikan administrasi penulis. 5. Mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013 yang telah membantu untuk mengisi kuesioner penelitian. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6. Ayah, ibu, adik, eyang kakung, eyang putrid dan seluruh keluarga besar yang tidak pernah berhenti memberikan dukungan, kasih sayang dan doa. 7. Sahabat-sahabatku: Ina, Ninda, Irma, Ika, Nanda dan Ayu yang selalu setia menemani disaat suka maupun duka. 8. Teman-teman BK ’09 yang selalu memberikan semangat dan sharing. Terimaksih untuk kalian semua. 9. Teman-teman bimbingan klasikal Rian, Dendy, Prima, Siska, Nanda, Rino, Tomas, Wira, Wulan, Dedi, Purwanto, Sr. Valent, Galih yang membagikan pengalamannya. 10. Sr. Bertha dan Purwanto terimakasih atas sharing bersamanya selama penulisan skrispsi ini. 11. Mbak Tatik, Alex Prasetya dan Rudi Suharno terimakasih banyak atas dukungannya serta dengan setia mendengarkan keluh kesah yang penulis alami dalam penulisan skripsi ini. 12. Ibu dan Bapak kost yang senantiasa menjadi pengganti orang tua selama berada di Yogyakarta serta dukungan dan doa yang selalu diberikan untuk penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 13. Semua pihak yang sudah membantu dalam penulisan skripsi ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu. Penulis menyadari skripsi ini jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan kerendahan hati menerima kritik dan saran yang dapat membangun skripsi ini. Penulis berharap semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah bersangkutan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 20 Januari 2014 Penulis F. Yhuvita Kristiasanti ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma : Nama : F. Yhuvita Kristiasanti No Induk Mahasiswa : 091114001 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: PENYESUAIAN DIRI DALAM BELAJAR (Studi Deskriptif Pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 dan Implikasinya Terhadap Usulan Topik-topik Bimbingan Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri) berserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan hak kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin saya maupun memberikan royalty kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian penyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada Tanggal: 20 Januari 2014 Yang Menyatakan F. Yhuvita Kristiasanti x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI Halama n HALAMAN JUDUL........................................................................ i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ............................ ii HALAMAN PENGESAHAN ......................................................... iii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ............................ iv ABSTRAK ........................................................................................ v ABSTRACT ...................................................................................... vi KATA PENGANTAR...................................................................... vii HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN .................................... ix HALAMAN PERNYATAAN .......................................................... x DAFTAR ISI ..................................................................................... xi DAFTAR TABEL ............................................................................. xiii DAFTAR GRAFIK……………………………………………….. x iv DAFTAR LAMPIRAN .................................................................... xv BAB I PENDAHULUAN ................................................................. 1 A. Latar Belakang Masalah ......................................................... 1 B. Rumusan Masalah ................................................................... 5 C. Tujuan Penelitian .................................................................... 5 D. Manfaat Penelitian .................................................................. 6 E. Definisi Operasional ............................................................... 7 BAB II KAJIAN TEORI ….............................................................. 8 A. Penyesuaian Diri ..................................................................... 8 1. Pengertian Penyesuaian Diri .............................................. 9 2. Aspek-aspek Penyesuaian Diri …………………………… 10 3. Karakteristik Individu yang Memiliki Kemampuan Penyesuaian Diri………………………………………… 15 4. Faktor-faktor Penyesuaian Diri …………………………. 19 B. Hakekat Belajar pada Mahasiswa ………………………….. xi 25

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1. Pengertian Belajar / Kuliah……………………………… 25 2. Prinsip-prinsip Belajar pada Mahasiswa……………….. 26 3. Penyesuaian Diri Mahasiswa dalam Belajar………….... 28 C. Pengertian Bimbingan Penyesuaian Diri Mahasiswa………. 28 D. Fungsi Bimbingan Penyesuaian Diri Mahasiswa…………… 29 BAB III METODOLOGI PENELITIAN ....................................... 31 A. Jenis Penelitian ....................................................................... 31 B. Subjek Penelitian .................................................................... 31 C. Instrumen pengumpulan data ................................................. 33 D. Validitas dan Reliabilitas ........................................................ 36 1. Validitas ……………....................................................... 36 2. Reliabilitas…………….................................................... 40 E. Pengumpulan Data Penelitian................................................. 41 F. Teknik Analisis Data .............................................................. 41 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................. 44 A. Hasil Penelitian ........................................................................ 44 B. Pembahasan ............................................................................. 47 C. UsulanTopik-topik Bimbingan Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri……………………………………………… 51 BAB V PENUTUP ............................................................................. 56 A. Kesimpulan .............................................................................. 56 B. Saran ………………………………………………………… 57 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................... 59 LAMPIRAN ........................................................................................ 60 x ii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1: Populasi dan Sampel Penelitian (Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2012/2013)…………… 33 Tabel 2: Norma Skor Instrumen ………………………….................... 34 Tabel 3: Kisi-kisi Kuisioner Tingkat Penyesuaian Diri Mahasiswa (Uji Coba) …………………………………………………... 35 Tabel 4: Rekapitulasi Hasil Analisis Validitas ………………………. 38 Tabel 5: Kisi-kisi Kuesioner Penyesuaian Diri Mahasiswa (Penelitian) 39 Tabel 6: Kriteria Guildford ………………………………………….. 41 Tabel 7: Penggolongan Kualifikasi Berdasarkan PAP Tipe I………… 43 Tabel 8: Tingkat Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 ……………………………………….. Tabel 9: 44 Penggolongan Skor Item Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013…………… 46 Tabel 10: Aspek-aspek Penyesuaian Diri dan Perolehan Skor Item Terendah…………………………………………………….. xiii 47

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GRAFIK Halaman Grafik 1: Komposisi Tingkat Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013………… x iv 45

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1: Data Uji Coba Kuesioner Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa…………………………………... 62 Lampiran 2: Data Perhitungan Validitas………………………….. 64 Lampiran 3: Data Penelitian Kuesioner Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa…………………………………... Lampiran 4: Kuesioner Penyesuaian Diri dalam 70 Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 (Penelitian)…………………………………………. 72 Lampiran 5: Data Reliabilitas Penelitian………………………….. 76 Lampiran 6: Frekuensi Baik Buruknya Penyesuaian Diri Mahasiswa dalam Belajar………………………….. Lampiran 7: Frekuensi Pengusulan Topik-topik 77 Bimbingan Pengembangan Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa………………………………………….. Lampiran 8: 78 Surat Ijin Penelitian………………………………….. 79 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi uraian tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan batasan istilah. A. Latar Belakang Masalah Di dalam kehidupan, setiap orang dituntut untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana dia tinggal. Penyesuaian diri dialami oleh setiap individu. Ada orang yang mudah dan ada pula yang kesulitan untuk menyesuaikan diri di lingkungan yang baru. Bagi seorang mahasiswa baru, memasuki dunia perkuliahan adalah hal yang sangat menyenangkan, namun sekaligus mendebarkan, penuh dengan tantangan, tekanan bahkan menimbulkan kecemasan. Mereka harus mengenal lingkungan serta cara belajar yang berbeda ketika di Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Perpindahan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ke satuan pendidikan di Perguruan Tinggi merupakan langkah yang sangat berarti bagi seorang remaja, karena dimasa ini merupakan peralihan masa kanak-kanak untuk mulai memasuki masa dewasa, dimana setiap peralihan mengalami gejolak (Hartinah, 2008: 53). Perpindahan lingkungan yang baru ini menuntut 1

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 setiap mahasiswa baru melakukan penyesuaian diri terhadap perubahan yang ada didalamnya. Penyesuaian ini dilakukan supaya mereka dapat diterima dilingkungan tersebut. Hal ini yang dirasakan oleh semua mahasiswa baru Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma. Setiap mahasiswa baru dituntut untuk memiliki penyesuaian diri yang baik. Kekurangmampuan dalam melakukan penyesuaian diri dengan situasi dan tuntutan yang ada menimbulkan tekanan bagi mahasiswa baru yang bersangkutan. Penyesuaian diri bukan merupakan sesuatu yang bersifat absolut atau mutlak, karena tidak ada individu yang dapat menyesuaikan diri dengan sempurna dan tanpa hambatan. Penyesuaian diri bersifat relatif, yang artinya harus dinilai dan dievaluasi sesuai dengan kapasitas individu untuk memenuhi tuntutan terhadap dirinya. Kapasitas ini berbeda-beda tergantung pada kepribadian dan tahap perkembangan individu. Masalah-masalah yang terjadi karena kekurangmampuan mahasiswa baru menyesuaikan diri, salah satunya adalah mengenai perbedaan cara belajar. Pelajar SMA atau SMK biasanya memiliki cara belajar yang lebih pasif dibanding dengan mahasiswa. Hal ini disebabkan oleh cara pembelajaran yang berbeda, hampir semua materi pelajaran di SMA atau SMK diberikan oleh guru. Berbeda dengan perguruan tinggi yang menuntut mahasiswa untuk lebih aktif dalam mempelajari dan memahami materi. Materi yang diberikan oleh dosen biasanya hanya bersifat pengantar, sedangkan pendalaman materi lebih lanjut diserahkan

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 kepada mahasiswa yang bersangkutan. Belum lagi perbedaan paket pelajaran yang diberikan di SMA dengan sistem SKS yang berlaku di perguruan tinggi, yang benar-benar menuntut mahasiswa untuk lebih aktif jika ingin lulus dengan nilai yang memuaskan. Mahasiswa juga dituntut untuk bertanggungjawab dengan tugas-tugas yang dibebankan dan mampu mengatur diri sendiri dengan kebutuhan-kebutuhan di kampus, selain itu mahasiswa juga harus mampu belajar membiasakan diri dengan padatnya jadwal perkuliahan, mampu bekerjasama dengan teman-teman kelompok atau sekelas dan mampu memprioritaskan pekerjaan atau kegiatan yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Masalah penyesuaian diri ini menarik untuk diteliti karena salah satu tugas perkembangan yang harus dikuasai remaja akhir adalah penyesuaian diri dengan kehidupan sehari-hari terutama kehidupan perkuliahan dalam empat aspek yakni; emosional, intelektual, sosial dan tanggung jawab. Apabila tugas perkembangan penyesuaian diri dapat diselesaikan, akan menimbulkan perasaan bahagia, puas dan mendukung tugas perkembangan selanjutnya; dan apabila tidak diselesaikan, akan menimbulkan perasaan kurang puas dan bahagia serta menghambat tugas perkembangan selanjutnya. Mengacu pada keempat aspek diatas maka mahasiswa baru perlu mendapatkan bantuan untuk mempersiapkan dirinya dalam menghadapi kehidupan di dunia perkuliahan terutama dalam hal penyesuaian diri. Bantuan yang diberikan berupa bimbingan peningkatan penyesuaian diri

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 mahasiswa. Bimbingan ini dimaksudkan untuk mencegah berkembangnya masalah atau kesulitan pada diri mahasiswa. Pelayanan bimbingan yang diberikan diharapkan dapat memperkecil bahkan mencegah permasalahan yang mungkin muncul dalam diri mahasiswa. Pelayanan bimbingan dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan mengatasi masalah penyesuaian diri. Ada dua alasan yang mendasari penelitian ini. Alasan pertama, di Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta belum pernah ada penelitian mengenai penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa. Oleh karena itu peneliti hendak mengetahui seberapa baik penyesuaian diri mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling pada angkatan 2012/2013, dan hasilnya diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alasan kedua, mahasiswa angkatan 2012/2013 masih terbilang mahasiswa baru yang mengalami perpindahan dari lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sehingga menuntut mahasiswa melakukan penyesuaian diri dalam aspek emosional, tanggung jawab, intelektual dan sosial. Dengan latar belakang seperti yang diuraikan di atas, maka peneliti memberi judul “Penyesuaian Diri dalam Belajar (Studi Deskriptif Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 dan Implikasinya

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 Terhadap Usulan Topik-topik Bimbingan Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri)”. B. Rumusan Masalah Berangkat dari latar belakang diatas dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut: 1. Seberapa baik kemampuan penyesuaian diri dalam belajar di kalangan mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013 ? 2. Berdasarkan analisis butir pengukuran, dalam hal-hal apakah penyesuaian diri mahasiswa terindikasi belum baik yang pantas diusulkan sebagai topik-topik bimbingan peningkatan penyesuaian diri mahasiswa tersebut ? C. Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk: 1. Mengetahui tingkat penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013. 2. Mengidentifikasi butir-butir pengukuran penyesuaian diri yang belum baik untuk diusulkan sebagai topik-topik meningkatkan penyesuaian diri mahasiswa. bimbingan dalam

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoritis Secara teoritis penelitian ini dapat memberikan sumbangan keilmuan bagi keilmuan yang terkait, khususnya dalam bidang Bimbingan dan Konseling sekaligus sebagai bahan telaah bagi penelitian selanjutnya. 2. Manfaat Praktis a. Pihak Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Memperoleh bahan-bahan rekomendatif untuk program peningkatan kemampuan penyesuaian diri dalam belajar bagi mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013. b. Mahasiswa Agar mampu memberikan sumbangan yang berarti bagi mahasiswa serta lebih membahas secara detail tentang tingkat penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013. c. Peneliti Lanjutan Sebagai pengetahuan tambahan dan sebagai bahan acuan untuk peneliti selanjutnya yang berminat meneliti lebih lanjut tentang penyesuaian diri dalam belajar bagi mahasiswa.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 E. Definisi Operasional Variabel Berikut ini dijelaskan beberapa istilah yang digunakan dalam penelitian ini 1. Deskripsi Deskripsi adalah pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata secara jelas dan terinci. 2. Penyesuaian Diri dalam Belajar pada Mahasiswa Penyesuaian diri adalah suatu proses yang menyangkut respon-respon mental dan tingkah laku, yang merupakan usaha individu untuk bereaksi terhadap jenis tuntutan baik dalam diri mahasiswa sendiri dan juga tugas formal yang berhubungan dengan tugas belajar mahasiswa, misalnya tugas kuliah. 3. Bimbingan peningkatan penyesuaian diri dalam belajar bagi mahasiswa. Bimbingan peningkatan penyesuaian diri dalam belajar bagi mahasiswa merupakan proses bantuan yang diberikan kepada mahasiswa untuk membantu mereka menyusun rencana dan keputusan yang tepat dalam kegiatan belajar di program studi maupun di universitas serta membantu mahasiswa dalam masalah-masalah pribadi/sosial yang berhubungan dengan perkuliahan sehingga dapat menyelaraskan diri dengan lingkungan sekitarnya.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN TEORI A. Penyesuaian Diri 1. Pengertian Penyesuaian Diri Schneiders (Yusuf, 2010: 210) mengemukakan bahwa penyesuaian diri merupakan suatu proses yang mencakup responrespon mental dan tingkah laku yang merupakan usaha individu agar berhasil mengatasi kebutuhan, ketegangan, konflik dan frustasi yang dialami didalam dirinya. Usaha individu tersebut bertujuan untuk memperoleh keselarasan dan keharmonisan antar tuntutan dalam diri dengan apa yang diharapkan oleh lingkungan. Schneiders juga mengatakan bahwa orang yang dapat menyesuaikan diri dengan baik adalah orang yang dengan keterbatasan yang ada pada dirinya, belajar untuk bereaksi terhadap dirinya dan lingkungan dengan cara yang matang, bermanfaat, efisien, dan memuaskan, serta dapat menyelesaikan konflik, frustasi, maupun kesulitan-kesulitan pribadi dan sosial tanpa mengalami gangguan tingkah laku. Sundari (2005:39) mengemukakan penyesuaian diri adalah kemampuan individu untuk bereaksi karena tuntutan dalam memenuhi dorongan atau kebutuhan dan mencapai ketenteraman batin dalam hubungannya dengan sekitar. Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Kartono (1980:135), bahwa penyesuaian diri adalah proses diri seseorang yang berusaha 8 mempertahankan, meningkatkan

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 keseimbangan fisiologis, psikologis dan keseimbangan sosial terhadap lingkungan, sehingga memperoleh keharmonisan dalam hidupnya. Ali (2005: 175) menyatakan bahwa penyesuaian diri dapat didefinisikan sebagai suatu proses yang mencakup respon-respon mental dan perilaku yang diperjuangkan individu agar dapat berhasil menghadapi kebutuhan-kebutuhan internal, ketegangan, frustasi, konflik, serta untuk menghasilkan kualitas keselarasan antara tuntutan dari dalam diri individu dengan tuntutan dunia luar atau lingkungan tempat individu berada. Fahmi (Desmita, 2009: 191) mengemukakan bahwa penyesuaian terbentuk sesuai dengan hubungan individu dengan lingkungan sosialnya. Individu dituntut untuk tidak hanya mengubah kelakuannya dalam menghadapi kebutuhan-kebutuhan dirinya dalam dan keadaan lingkungan tempat dia hidup, tetapi juga dituntut untuk menyesuaikan diri terhadap orang lain dan macammacam kegiatan mereka. Dari beberapa pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa definisi dari penyesuaian diri adalah suatu proses yang berjalan terus menerus sepanjang rentan kehidupan manusia, dan merupakan usaha dari diri indvidu untuk dapat menyeimbangkan antara dirinya dengan lingkungan baik dari segi fisik maupun psikis, selain itu juga merupakan suatu kegiatan untuk memenuhi kebutuhan dengan tujuan terciptanya hubungan yang harmonis antara individu dengan lingkungannya. Penyesuaian diri juga dapat diartikan sebagai

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 kemampuan seseorang untuk mereaksi kenyataan-kenyataan, situasi, hubungan-hubungan sosial dalam lingkungan guna memenuhi kebutuhan hidup sesuai dengan nilai-nilai dan norma yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk mengatasi ketegangan, konflik, frustasi dalam diri individu tersebut sehingga individu dapat menyelaraskan diri dengan lingkungan di sekitarnya. 2. Aspek-Aspek Penyesuaian Diri Penyesuaian diri yang baik dapat dilihat dari keempat aspek kepribadian yaitu kematangan emosional, kematangan intelektual, kematangan sosial dan tanggung jawab (Desmita, 2009: 195). 1. Kematangan emosional mencakup : a. Kemantapan suasana kehidupan kebersamaan dengan orang lain. Kemantapan suasana kehidupan bersama dengan orang lain mencakup; percaya pada diri, berani dan mampu menerima kelebihan serta kekurangan, baik yang ada dalam dirinya maupun yang ada pada diri teman-teman. b. Kemampuan untuk santai, gembira dan menyatakan kejengkelan. Kemampuan seseorang untuk bersikap santai, gembira dan menyatakan kejengkelan mencakup; mampu bersikap santai dalam melakukan tugas-tugas, mengerjakan tugas-tugas

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 dengan senang hati tanpa paksaan/dorongan dari orang lain dan mampu mengungkapkan perasaan marah ataupun jengkel terhadap orang lain. c. Sikap dan perasaan terhadap kemampuan dan kenyataan diri sendiri. Sikap dan perasaan terhadap kemampuan dan kenyataan diri sendiri mencakup; menerima diri apa adanya walau memiliki kekurangan atau cacat dan mampu menghadapi kegagalan dengan sikap rasional, dengan berupaya mengatasinya secara lebih baik tanpa menyebabkan stress. 2. Kematangan intelektual mencakup: a. Kemampuan mencapai wawasan diri sendiri Kemampuan mencapai wawasan diri sendiri mencakup; kemampuan mengenal diri sendiri (kondisi fisik), kecerdasan dan bakat atau ketrampilan diri, mengatur sarana belajar, mengatur strategi belajar. b. Kemampuan memahami orang lain dan keragamannya. Kemampuan memahami orang lain dan keragamannya mencakup; kemampuan menghargai memahami sifat serta watak orang lain. pendapat dan

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 c. Kemampuan mengambil keputusan. Kemampuan mengambil keputusan mencakup; memikirkan akibat sebelum mengambil suatu keputusan, mampu memecahkan masalah sendiri dan mencari alternatif pada saat menghadapi masalah. d. Keterbukaan dalam mengenal lingkungan sekolah. Keterbukaan dalam mengenal lingkungan sekolah mencakup; kemampuan mematuhi peraturan yang ada di Universitas dan keterbukaan dalam mengenal lingkungan Universitas. 3. Kematangan sosial mencakup: a. Keterlibatan dalam partisipasi sosial. Keterlibatan dalam partisipasi sosial mencakup; berpartisipasi aktif dalam kegiatan organisasi baik di universitas maupun di fakultas. b. Kesediaan kerja sama. Kesediaan kerja sama mencakup; mampu bekerjasama dengan teman-teman dalam kelompok, menghargai pendapat teman dan berperan aktif dalam mengerjakan tugas kelompok.

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 c. Kemampuan kepemimpinan. Kemampuan kepemimpinan mencakup; kemampuan untuk memimpin diri sendiri. d. Sikap toleransi. Sikap toleransi mencakup; menghormati keyakinan yang dianut oleh teman lain. e. Keakraban dalam pergaulan. Keakraban dalam pergaulan antara lain; mampu menjalin persahabatan dengan semua teman-teman di kelas maupun diluar kelas. Menjalin hubungan yang akrab dengan dosen dan mampu bersikap hormat terhadap semua dosen. 4. Tanggung jawab mencakup: a. Sikap produktif dalam mengembangkan diri. Sikap produktif dalam mengembangkan diri antara lain; mampu menjaga dan memelihara hidup dengan menghindarkan diri dari perbuatan yang merugikan kesehatan dan melakukan kegiatan sesuai kemampuan fisik. b. Melakukan perencanaan dan melaksanakannya secara fleksibel. Melakukan perencanaan dan melaksanakannya secara fleksibel antara lain; mampu mengatur waktu, menyusun

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 jadwal harian dan menjalankannya dengan disiplin, bertanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugas dari universitas maupun prodi. c. Sikap altruisme, empati, bersahabat dalam hubungan interpersonal. Sikap altruisme, empati, bersahabat dalam hubungan interpersonal antara lain; bersikap perduli dan memahami perasaan orang la in serta menjalin persahabatan berdasarkan nilai tertentu. d. Kesadaran akan etika dan hidup jujur. Kesadaran akan etika dan hidup jujur antara lain; bersikap ramah dan menghargai orang lain serta jujur terhadap diri sendiri dan orang lain. e. Melihat perilaku dari segi konsekuensi atas dasar sistem nilai. Melihat perilaku dari segi konsekuensi atas dasar sistem nilai antara lain; membuat keputusan dengan melakukan segala pertimbangan terlebih dahulu dan bersikap sesuai nilai-nilai yang diyakini. f. Kemampuan bertindak independen. Kemampuan bertindak independen antara lain; berperilaku sesuai norma yang ada dan menjalani hidup apa adanya.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 Aspek emosional, intelektual, sosial dan tanggung jawab mempunyai peranan penting dalam proses penyesuaian diri. Orang yang mampu menyesuaiakan diri adalah orang yang berkembang dalam keempat aspek tersebut. 3. Karakteristik Individu yang Memiliki Kemampuan Penyesuaian Diri Berikut ini dipaparkan karakteristik penyesuaian diri yang positif dan penyesuaian diri yang negatif (Hartinah, 2008: 186). a. Penyesuaian Diri Secara Positif Mereka yang tergolong mampu melakukan penyesuaian diri secara positif ditandai hal-hal sebagai berikut: 1) Tidak adanya ketegangan emosional. 2) Tidak menunjukkan adanya mekanisme-mekanisme psikologis. 3) Tidak menunjukkan adanya frustasi pribadi. 4) Memiliki pertimbangan rasional dan pengarahan diri. 5) Mampu dalam belajar. 6) Menghargai pengalaman. 7) Bersikap realistik dan objektif. Berbagai bentuk penyesuaian diri secara positif yang dilakukan oleh individu, antara lain: 1) Penyesuaian dengan menghadapi masalah secara langsung

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 Dalam situasi ini individu secara langsung menghadapi masalahnya dengan segala akibat-akibatnya. Ia melakukan segala tindakan sesuai dengan masalah yang dihadapinya. 2) Penyesuaian diri dengan melakukan eksplorasi (penjelajahan) Dalam situasi ini individu mencari berbagai bahan pengalaman untuk dapat menghadapi dan memecahkan masalahnya. 3) Penyesuaian dengan trial and error atau coba-coba Dalam cara ini individu melakukan segala suatu tindakan coba-coba, dalam arti kalau menguntungkan diteruskan dan kalau gagal tidak diteruskan. Taraf pemikiran kurang begitu berperan dibandingkan cara eksplorasi. 4) Penyesuaian dengan substitusi (mencari pengganti) Jika individu merasa gagal dalam menghadapi masalah, maka ia dapat memperoleh penyesuaian dengan jalan mencari pengganti. 5) Penyesuaian diri dengan menggali kemampuan diri Dalam hal ini individu mencoba menggali kemampuankemampuan khusus dalam dirinya, kemudian dikembangkan sehingga dapat membantu penyesuaian diri. 6) Penyesuaian dengan belajar Dengan belajar, pengetahuan dan menyesuaikan diri. individu akan keterampilan banyak yang dapat memperoleh membantu

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 7) Penyesuaian dengan inhibisi dan pengendalian diri. Penyesuaian diri akan lebih berhasil jika disertai dengan kemampuan memilih tindakan yang tepat dan pengendalian diri secara tepat pula. Dalam situasi ini individu berusaha memilih tindakan mana yang harus dilakukan, dan tindakan mana yang tidak perlu dilakukan. Cara inilah yang disebut inhibisi. Di samping itu, individu harus mampu mengendalikan dirinya dalam melakukan tindakannya. 8) Penyesuaian dengan perencanaan secara cermat Dalam situasi ini tindakan yang dilakukan merupakan keputusan yang diambil berdasarkan perencanaan yang cermat. Keputusan diambil setelah dipertimbangkan dari berbagi segi, antara lain segi untung dan ruginya. b. Penyesuaian diri negatif ditandai dengan berbagai bentuk tingkah laku yang serba salah, tidak terarah, emosional, sikap yang tidak realistik, agresif, dan sebagainya. Ada tiga bentuk reaksi dalam penyesuaian yang negatif yaitu: 1) Reaksi bertahan (defence reaction) Individu berusaha untuk mempertahankan diri, seolah-olah tidak menghadapi kegagalan. Bentuk khusus reaksi ini antara lain:

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 a) Rasionalisasi, yaitu bertahan dengan mencari-cari alasan untuk membenarkan tindakannya. b) Represi, yaitu berusaha menekan pengalaman yang dirasakan kurang enak kealam tidak sadar. Berusaha untuk melupakan pengalamannya yang kurang menyenangkan. c) Proyeksi, yaitu melempar sebab kegagalan dirinya kepada pihak lain untuk mencari alasan yang dapat diterima. d) Sour grapes (anggur kecut), yaitu dengan memutarbalikkan kenyataan. 2) Reaksi menyerang (aggressive reaction) Reaksi-reaksi menyerang nampak dalam tingkah laku : a) Selalu membenarkan diri sendiri. b) Berkuasa dalam setiap situasi c) Senang mengganggu orang lain d) Menggertak baik dengan ucapan maupun dengan perbuatan. e) Menunjukkkan sikap permusuhan secara terbuka f) Menunjukkan sikap menyerang dan merusak g) Keras kepala h) Bersikap balas dendam i) Memperkosa hak orang lain

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 j) Tindakan yang serampang dan k) Marah secara sadis 3) Reaksi melarikan diri (escape reaction) Reaksi melarikan diri, nampak dalam tingkah laku seperti: a) Berfantasi, yaitu memuaskan keinginan yang tidak tercapai dalam bentuk angan-angan (seolah-olah sudah tercapai) b) Banyak tidur c) Minum-minuman keras d) Bunuh diri e) Menjadi pecandu narkoba f) Regresi yaitu kembali kepada tingkah laku yang tipis pada tingkat perkembangan yang lebih awal, misalnya orang dewasa yang bersikap seperti anak kecil. 4. Faktor-Faktor Penyesuaian Diri Menurut Hartinah (2008:190) ada lima faktor yang mempengaruhi proses penyesuaian diri, diantaranya yaitu: a. Kondisi-kondisi fisik, termasuk di dalamnya keturunan, konstitusi fisik, susunan saraf, kelenjar, dan system otot, kesehatan, penyakit, dan sebagainya. Kondisi jasmani seperti pembawaan dan struktur/konstitusi fisik dan tempramen sebagai disposisi yang diwariskan, aspek

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 perkembangannya secara intrinsik berkaitan erat dengan susunan/konstitusi tubuh. Shekdon mengemukakan bahwa terdapat korelasi yang tinggi antara tipe-tipe bentuk tubuh dan tipe-tipe tempramen. Karena struktur jasmaniah merupakan kondisi primer bagi tingkah laku maka dapat diperkirakan bahwa sistem syaraf, kelenjar dan otot merupakan faktor yang penting bagi penyesuaian diri. Gangguan-gangguan pada sistem syaraf, kelenjar dan otot dapat menimbulkan gejala gangguan mental, tingkah laku, dan kepribadian. Kualitas penyesuaian diri yang baik hanya dapat diperoleh dan dipelihara dalam kondisi kesehatan jasmaniah yang baik pula. b. Perkembangan dan kematangan, khususnya kematangan intelektual, sosial, moral, dan emosional. Sesuai dengan hukum perkembangan, tingkat kematangan yang dicapai berbeda antara individu yang satu dengan lainnya, sehingga pencapaian pola-pola penyesuaian diri berbeda pula secara individual. Dengan kata lain, pola penyesuian diri akan berfariasi sesuai dengan tingkat perkembangan dan kematangan yang dicapainya. Kondisi-kondisi perkembangan mempengaruhi setiap aspek kepribadian seperti : emosional, sosial, tanggung jawab, dan intelektual. Dalam fase tertentu salah satu aspek mungkin lebih penting daripada kematangan sosial, dan

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 kematangan emosional merupakan yang terpenting dalam penyesuaian diri. c. Penentu psikologis, termasuk di dalamnnya pengalaman, belajarnya, pengondisian, penentuan diri (self determination), frustasi, dan konflik. 1) Pengalaman Tidak semua pengalaman mempunyai arti bagi penyesuaian diri. Pengalaman-pengalaman tertentu yang mempunyai arti dalam penyesuaian diri adalah pengalaman yang menyenangkan dan pengalaman traumatik. Pengalaman yang menyenangkan akan menimbulkan proses penyesuaian diri yang baik, dan sebaliknya pengalaman traumatik akan menimbulkan penyesuaian yang kurang baik. 2) Belajar Proses belajar merupakan dasar fundamental dalam proses penyesuaian diri, karena melalui belajar ini akan berkembang pola respon yang akan membentuk kepribadian. Sebagian besar respon dan ciri-ciri kepribadian lebih banyak yang diperoleh dari proses belajar daripada yang diperoleh secara diwariskan dalam proses penyesuaian diri belajar merupakan suatu proses modifikasi tingkah laku sejak fase-fase awal dan berlangsung terus sepanjang hayat dan diperkuat dengan kematangan.

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 3) Determinasi diri Determinasi diri mempunyai peranan penting dalam proses penyesuaian diri karena mempunyai peranan dalam pengendalian arah dan pola penyesuaian diri. Keberhasilan atau kegagalan penyesuaian diri akan banyak ditentukan oleh kemampuan individu dalam mengarahkan dan mengendalikan dirinya, meskipun sebetulnya situasi dan kondisi tidak menguntungkan bagi penyesuaian dirinya. 4) Konflik dan Penyesuaian Tanpa memperhatikan tipe-tipe konflik, mekanisme konflik secara esensial sama yaitu pertentangan antara motif-motif. Efek konflik pada perilaku akan tergantung sebagian pada sifat konflik itu sendiri. Ada beberapa pandangan bahwa semua konflik bersifat mengganggu atau merugikan. Namun, dalam kenyataan ada juga seseorang yang mempunyai banyak konflik tanpa hasil-hasil yang merusak atau merugikan. Sebenarnya beberapa konflik dapat bermanfaat memotivasi seseorang untuk meningkatkan usaha kearah pencapaian tujuan yang menguntungkan secara sosial, atau mungkin sebaliknya ia memecahkan konflik dengan melarikan diri, khususnya lari kedalam gejala-gejala neurotis.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 d. Kondisi lingkungan, khususnya keluarga dan sekolah. Berbagai lingkungan hidup seseorang seperti keluarga dan pola hubungan didalamnya, sekolah, masyarakat, kultur dan agama berpengaruh pada penyesuaian diri. 1) Pengaruh rumah dan keluarga Interaksi sosial yang pertama diperoleh individu adalah dalam keluarga. Kemampuan interaksi sosial ini kemudian akan dikembangkan di masyarakat. 2) Hubungan orang tua dan anak Pola hubungan antara orang tua dengan anak akan mempunyai pengaruh terhadap proses penyesuaian diri anak-anak. Beberapa pola yang mempengaruhi penyesuaian diri antara lain: a) Menerima, yaitu situasi hubungan dimana orang tua menerima anaknya dengan baik. Sikap penerimaan ini dapat menimbulkan suasana hangat dan rasa aman. b) Menghukum dan disiplin yang berlebihan. Disiplin yang ditanamkan orang tua terlalu kaku dan berlebihan sehingga dapat menimbulkan suasana psikologis yang kurang menguntungkan anak. c) Memanjakan dan melindungi anak secara berlebihan, hal ini dapat menimbulkan perasaan tidak aman, cemburu,

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 rendah diri, canggung, dan gejala-gejala salah suai lainnya. d) Penolakan, yaitu pola hubungan dimana orang tua menolak kehadiran anaknya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penolakan orang tua terhadap anak dapat menimbulkan hambatan dalam penyesuaian diri. 3) Hubungan saudara Suasana hubungan kooperatif, saling saudara yang penuh menghormati, penuh persahabatan, kasih sayang, mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk tercapainya penyesuaian yang lebih baik. Sebaliknya suasana permusuhan, perselisihan, iri hati, kebencian dan sebagainya dapat menimbulkan kesulitan dan kegagalan penyesuaian diri. 4) Masyarakat Keadaan lingkungan masyarakat dimana individu berada merupakan kondisi yang menentukan proses dan pola-pola penyesuaian diri. Kondisi ini menunjukkan bahwa gejala tingkah laku yang salah suai bersumber dari masyarakat. Pergaulan yang salah dikalangan remaja dapat mempengaruhi pola penyesuaian diri. 5) Sekolah Sekolah mempunyai peranan sebagai media untuk mempengaruhi kehidupan intelektual, sosial, dan moral para

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 siswa dan mahasiswa. Suasana di sekolah baik sosial maupun psikologis menentukan proses dan pola penyesuaian diri. Disamping itu, hasil pendidikan yang diterima anak disekolah merupakan bekal bagi proses penyesuaian diri di masyarakat. e. Penentu Kultural, termasuk agama. Lingkungan kultural dimana individu berada dan berinteraksi akan menentukan pola penyesuaian diri, misalnya tata cara kehidupan di sekolah, di masjid, gereja dan semancamnya akan mempengaruhi bagaimana seseorang menempatkan diri dan bergaul dengan masyarakat sekitar. Agama memberikan suasana psikologis tertentu yang mengurangi konflik, frustasi, dan ketegangan lainnya. Agama juga memberikan suasana damai dan tenang bagi seseorang. Agama merupakan sumber nilai, kepercayaan dan pola tingkah laku yang akan memberikan tuntutan bagi arti, tujuan dan hidup manusia. B. Hakekat Belajar pada Mahasiswa 1. Pengertian Belajar / Kuliah Menurut Ahmadi dan Supriyono (1991: 121) secara psikologi, belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan di dalam tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Perubahan-perubahan tersebut akan dinyatakan dalam seluruh aspek tingkah laku. Hamalik (2009: 45)

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 juga mengatakan bahwa belajar adalah terjadinya perubahan dari persepsi dan perilaku, termasuk juga perbaikan perilaku, misalnya pemuasan kebutuhan masyarakat dan pribadi secara lebih lengkap. Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa definisi dari belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan oleh para mahasiswa untuk memperoleh tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalaman para mahasiswa sendiri dalam interaksi dengan lingkungan. Belajar dapat diartikan juga sebagai perubahan tingkah laku melalui aktifitas, praktek, dan pengalaman. 2. Prinsip-prinsip Belajar pada Mahasiswa Menurut Sardiman (1986: 26) terdapat beberapa prinsip belajar pada mahasiswa, yaitu: a. Belajar pada hakekatnya menyangkut potensi manusiawi dan kelakukannya. b. Belajar memerlukan proses dan pentahapan serta kematangan diri pada mahasiswa. c. Belajar akan lebih mantap dan efektif, bila didorong dengan motivasi, terutama motivasi dari dalam/ dasar kebutuhan/ kesadaran atau intrinsic motivation, lain halnya belajar karena rasa takut atau dibarengi dengan rasa tertekan dan menderita.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 d. Dalam banyak hal belajar itu merupakan proses pencobaan (dengan kemungkinan berbuat keliru) dan conditioning atau pembiasaan. e. Kemampuan belajar mahasiswa harus diperhitungkan dalam rangka menentukan isi pembelajaran. f. Belajar dapat dilakukan dengan tiga cara: 1) Diajar secara langsung. 2) Kontrol, kontak, penghayatan, pengalaman langsung. 3) Pengenalan atau peniruan g. Belajar melalui praktek atau mengalami secara langsung akan lebih efektif sehingga mampu membina sikap, keterampilan, cara berfikir kritis dan lain-lain, bila dibandingkan dengan belajar hafalan saja. h. Perkembangan pengalaman peserta didik a ka n banyak mempengaruhi kemampuan belajar yang bersangkutan. i. Bahan pelajaran yang bermakna/berarti, lebih mudah dan menarik untuk dipelajari, daripada bahan yang kurang bermakna. j. Informasi tentang kelakuan baik, pengetahuan, kesalahan serta keberhasilan mahasiswa, banyak membantu kelancaran dan gairah belajar. k. Belajar sedapat mungkin diubah ke dalam bentuk aneka ragam tugas, sehingga mahasiswa melakukan dialog dengan dirinya atau mengalaminya sendiri.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 3. Penyesuaian Diri Mahasiswa dalam Belajar Menurut Siswanto (2007:42), penyesuaian diri mahasiswa dapat diartikan sebagai pengaturan kembali ritme hidup. Mahasiswa baru dihadapkan dengan tantangan-tantangan seperti perbedaan cara belajar, perpindahan tempat tinggal, mencari teman baru, relasi dengan orang tua dan keluarga berkurang, pengaturan waktu, dan nilai-nilai hidup. Pendapat lain mengatakan bahwa penyesuaian diri mahasiswa adalah suatu cara agar mahasiswa dapat melakukan penyeimbangan keadaan di lingkungan kampus meliputi segala perubahan yang terjadi baik sikap, tingkah laku, dan perasaan. Dapat disimpulkan bahwa penyesuaian diri dalam belajar adalah suatu proses yang mencakup respon-respon mental dan tingkah laku. Hal ini merupakan usaha individu untuk bereaksi terhadap jenis tuntutan baik dalam diri mahasiswa sendiri dan juga tugas formal yang berhubungan dengan tugas belajar mahasiswa, misalnya tugas kuliah. C. Pengertian Bimbingan Penyesuaian Diri Mahasiswa Menurut Hamalik (2009: 193-194) juga mengemukakan bahwa bimbingan merupakan suatu proses memberi bantuan kepada individu agar individu itu dapat mengenal dirinya dan dapat memecahkan masalahmasalah hidupnya sendiri sehingga ia dapat menikmati hidup dengan bahagia. Stikes & Dorcy (dalam Hamalik, 2009: 193) bimbingan adalah suatu proses untuk menolong individu dan kelompok supaya individu itu

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 dapat menyesuaikan diri dan memecahkan masalah-masalahnya. Definisi ini menekankan pandangan pribadi. Dari beberapa pendapat ahli tersebut dapat disimpulkan bahwa bimbingan penyesuaian diri mahasiswa adalah proses bantuan yang diberikan kepada mahasiswa untuk membantu mereka menyusun rencana dan keputusan yang tepat dalam kegiatan belajar di program studi maupun di universitas. Membantu mahasiswa dalam menyelesaikan masalahmasalah pribadi/sosial yang berhubungan dengan perkuliahan sehingga dapat menyelaraskan diri dengan lingkungan sekitarnya. Menurut Winkel dan Sri Hastuti (2004: 564) tujuan pelayanan bimbingan yaitu supaya orang yang dilayani menjadi mampu mengatur kehidupan sendiri, memiliki pandangan sendiri dan tidak sekedar mengikuti pendapat orang lain, mengambil sikap sendiri, dan berani menanggung sendiri efek serta konsekuensi dari tindakan-tindakannya. D. Fungsi BimbinganPenyesuaian Diri Mahasiswa Fungsi utama dari bimbingan penyesuaian diri mahasiswa dalam belajar adalah membantu mahasiswa dalam masalah-masalah pribadi dan sosial yang berhubungan dengan perkuliahan. Menjadi perantara dari mahasiswa dalam berhubungan dengan para dosen maupun staf karyawan, sehingga mahasiswa dapat menyelaraskan diri dengan lingkungan sekitarnya.

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Menurut Ahmadi dan Supriyono (1991: 112) terdapat empat fungsi bimbingan, antara lain: 1. Preservatif yaitu memelihara dan membina suasana dan situasi yang baik dan tetap diusahakan terus bagi lancarnya belajar mengajar. 2. Preventif yaitu pencegahan sebelum terjadi masalah. 3. Kuratif yaitu mengusahakan “penyembuhan” pembetulan dalam mengatasi masalah. 4. Rehabilitasi yaitu mengadakan tindak lanjut secara penempatan sesudah diadakan treatment yang memadahi. Hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan bimbingan penyesuaian diri mahasiswa adalah mengenai prosedur universitas, program studi dan masalahnya, misalnya seperti bagaimana memakai fasilitas universitas seperti perpustakaan, laboratorium, serta hubungan dengan dosen, staf karyawan dan teman sebaya.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN Bab ini berisi uraian tentang jenis penelitian, subyek penelitian, instrument pengumpulan data, validitas dan reliabilitas, prosedur pengumpulan data, dan analisis data. A. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Menurut Faisal (1995: 20) penelitian deskriptif dimaksudkan untuk eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial dengan jalan mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti. Menurut Masidjo (1995: 245), penelitian deskriptif dirancang untuk memperoleh informasi tentang status suatu gejala pada saat penelitian itu dilakukan. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2012/2013. B. Subjek Penelitian Subyek penelitian adalah para mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2012/2013 yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 86 mahasiswa. 31

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 Menurut Sugiyono (2008: 118) sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi, oleh sebab itu penelitian ini disebut penelitian sampling. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling yaitu pengambilan anggota sampel dari populasi yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu (Sugiyono, 2008: 120), dalam hal ini digunakan teknik undian. Sampel acak sederhana atau simple random sampling ialah pengambilan sampel yang diambil dengan cara acak, serampangan, tidak pandang bulu/ tidak pilih kasih, obyektif sehingga seluruh elemen populasi mempunyai kesempatan untuk menjadi sampel penelitian (Tukiran & Hidayati, 2011: 35). Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013, berjumlah 45 mahasiswa, yang terdiri dari dua kelas yaitu A dan B. Alasan pemilihan sampel adalah diantara mahasiswa terjadi hubungan yang homogen, mereka memiliki kesamaan suku, bahasa dan ras, sehingga posisi sampel berada acak dalam populasinya.

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 Tabel 1 Populasi dari Sampel Penelitian (Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2012/2013) Kelas Jumlah Jumlah Populasi Sampel A 43 23 B 43 22 Ada 2 alasan pemilihan subjek penelitian ini. Pertama, mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2012/2013 sedang dalam proses penyesuaian diri dengan lingkungan yang baru. Kedua, ingin mengetahui sejauh mana tingkat penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2012/2013. C. Instrumen Pengumpulan Data Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, yakni serangkaian atau daftar pertanyaan yang disusun secara sistematis untuk diisi oleh responden (Bungin: 2005). Jenis kuisioner adalah kuesioner tertutup. Dalam kuesioner ini mahasiswa mengisi dengan memberikan tanda centang (). Kuesioner terdiri dari dua bagian, yaitu bagian pertama kata pengantar dan petunjuk pengisian. Bagian kedua yaitu isi pernyataan kuesioner yang terdiri dari butir pernyataan positif (Favorable) dan butir pernyataan negatif (Unfavorable). Skoring yang dilakukan untuk jawaban tiap butir kuesioner yaitu: Selalu (SL) diberi skor 4, Sering (S) diberi skor 3, Kadang-kadang (KK) diberi skor 2, dan Tidak Pernah (TP) diberi skor

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 1 untuk jawaban Favorable dan begitu sebalikanya untuk jawaban Unfavorable. Skor untuk jawaban pertanyaan dapat dilihat pada tabel 2: Tabel 2 Norma Skor Instrumen No Respon 1 2 3 4 Selalu (SL) Sering (S) Kadang-kadang (KK) Tidak Pernah Favorable 4 3 2 1 Skor Unfavorable 1 2 3 4

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 Tabel 3 Kisi-kisi Kuisioner Tingkat Penyesuaian Diri Mahasiswa (Uji Coba) No 1. 2. 3. Aspek Kematangan Emosional Kematangan intelektual Kematangan Sosial Indikator 1.1 Kemantapan suasana kehidupan bersama orang lain 1.2 Kemampuan untuk santai, gembira, dan menyatakan kejengkelan. 1.3 Sikap dan perasaan terhadap kemampuan dan kenyataan diri sendiri. 2.1 Kemampuan mencapai wawasan diri sendiri. 2.2 Kemampuan memahami orang lain dan keragaman-nya. 2.3 Kemampuan mengambil keputusan. 2.4 Keterbukaan dalam mengenal lingkungan Universitas. 3.1 Keterlibatan dalam partisipasi sosial. 3.2 Kesediaan kerjasama 3.3 Kemampuan kepemimpinan 3.4 Sikap toleransi 3.5 Keakraban dalam pergaulan 4. Total Tanggung jawab 4.1 Sikap produktif dalam mengembangkan diri 4.2 Melakukan perencanaan dan melaksanakannya secara fleksibel 4.3 Sikap altruisme, empati, bersahabat dalam hubungan interpersonal. 4.4 Kesadaran akan etika dan hidup jujur 4.5 Melihat perilaku dari segi konsekuensi atas dasar sistem nilai. 4.6 Kemampuan bertindak endependen. Favorable 1, 2, 3, 4 Un-Favorable 5, 6, 7 8, 9, 10 11, 12, 13, 68 14, 15 16, 17 18, 19, 20 , 21, 22 28, 29 23, 24 , 25, 26, 27 30, 31 32, 33, 34 35, 36 37, 38 39 40, 41 42 43, 44, 45, 46, 47 50, 51 53 54, 55, 56, 58, 57 62, 63 48, 49 65, 66, 67 52 59, 60, 61 64 69 70, 71, 72 73,74, 75 76, 77 78 79, 80 51 29

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 D. Validitas dan Reliabilitas 1. Validitas Validitas berasal dari kata validity yang berarti ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya (Azwar, 2009: 5). Item kuesioner disusun berdasarkan empat aspek penyesuaian diri yaitu emosional, intelektual, sosial, dan tanggung jawab. Jenis validitas yang digunakan adalah validitas isi. Validitas isi adalah validitas yang diestimasi lewat pengujian terhadap isi tes dengan analisis rasional. Isi tidak hanya menunjukkan bahwa tes tersebut harus komprehensif isinya akan tetapi harus pula memuat isi yang relevan dan tidak keluar dari batasan tujuan ukur (Azwar, 2009: 45). Validitas isi tidak dapat dinyatakan dalam bentuk angka namun pada pengesahan yang berdasarkan pertimbangan yang bisa diberikan sejumlah ahli (Furchan, 2007: 296). Dalam pelaksanaannya peneliti meminta pendapat ahli yaitu Dr. Gendon Barus, M.Si selaku dosen pembimbing. Proses pembuatan kuesioner dimulai dengan menyusun kisi-kisi berdasarkan aspekaspek penyesuaian diri, indikator, sub indikator, hingga penyusunan item-item kuesioner. Kemudian kuesioner diberikan pada ahli yaitu Dr. Gendon Barus, M.Si untuk mengoreksi validitas setiap item dan hubungannya dengan indikator, aspek-aspek, serta kesesuaian kalimat pada tiap item. Setelah dikoreksi kuesioner dikembalikan dengan beberapa catatan mengenai penggunaan kata dan kalimat pada

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 beberapa item, Selanjutnya dilakukan uji coba instrumen secara empirik. Uji validitas empirik menunjuk pada pengertian bahwa estimasi validitas termasuk dinyatakan oleh suatu angka atau koefisien, atau yang analisisnya dilakukan terhadap data yang diperoleh secara empirik, yaitu dari skor sekelompok subjek yang dikenakan tes tersebut. Teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis item-item tersebut adalah teknik korelasi Pearson Product Moment. 𝑟𝑥𝑦= � {𝑁∑ Keterangan : 𝑋2 𝑁 ∑ 𝑋𝑌−(∑ 𝑋)( ∑ 𝑌) − (∑𝑋)2 }{𝑁∑𝑌 2 − (∑𝑌)2 } 𝑟𝑥𝑦 = koefesiensi korelasi antara x dan y N = jumlah subyek X = skor item tertentu yang akan diuji validitasnya Y = skor total aspek item yang diuji validitasnya Biasanya syarat minimum untuk dianggap memenuhi syarat adalah jika r ≥ 0,3 (Sugiyono, 2008: 188-189). Bila nilai korelasi dibawah 0,30 maka dapat disimpulkan bahwa butir instrumen tersebut tidak valid, sehingga harus diperbaiki atau dibuang (Sugiyono, 2008:179). Proses perhitungan validitas dilakukan dengan cara memberi skor pada setiap item dan mentabulasi data. Tahap pelaksanaannya menggunakan program komputer SPSS 15. Ada 80 item kuesioner

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 yang diujicobakan. Dari hasil perhitungan validitas untuk instrumen didapat 68 item yang valid dan 12 item yang gugur. Hasil perhitungan tersebut dapat dilihat pada lampiran 1. Rekapitulasi perhitungan taraf validitas dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 4 Rekapitulasi Hasil Analisis Validitas Aspek Emosional Intelektual Sosial Tanggung Jawab Jumlah Jumlah item sebelum uji coba 17 22 22 19 80 Jumlah Item yang Gugur Jumlah Item yang Valid 1 4 3 4 12 16 18 19 15 68 Setelah uji coba, maka struktur kisi-kisi Kuesioner Penyesuaian Diri dalam Belajar adalah sebagai berikut:

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 Tabel 5 Kisi-kisi Kuesioner Penyesuaian Diri Mahasiswa (Penelitian) N o 1. 2. 3. 4. Aspek Indikator Kematangan Emosional 1.1 Kemantapan suasana kehidupan bersama orang lain 1.2 Kemampuan untuk santai, gembira, dan menyatakan kejengkelan. 1.3 Sikap dan perasaan terhadap kemampuan dan kenyataan diri sendiri. 2.1 Kemampuan mencapai wawasan diri sendiri. 2.2 Kemampuan memahami orang lain dan keragaman-nya. 2.3 Kemampuan mengambil keputusan. 2.4 Keterbukaan dalam mengenal lingkungan Universitas. 3.1 Keterlibatan dalam partisipasi sosial. 3.2 Kesediaan kerjasama 3.3 Kemampuan kepemimpinan 3.4 Sikap toleransi 3.5 Keakraban dalam pergaulan 4.1 Sikap produktif dalam mengembangkan diri 1, 2, 3, 4 5, 6, 7 8, 9, 10 12, 13, 68 14, 15 16, 17 18, 19, 20, 21, 22 23, 24, 25, 26, 27 30, 31 32, 34 35 37, 38 39 41 42 43, 44, 45, 46, 47 51 53 54, 56, 58, 57 48, 49 52 4.2 Melakukan perencanaan dan melaksanakannya secara fleksibel 4.3 Sikap altruisme, empati, bersahabat dalam hubungan interpersonal. 4.4 Kesadaran akan etika dan hidup jujur 4.5 Melihat perilaku dari segi konsekuensi atas dasar sistem nilai. 4.6 Kemampuan bertindak endependen. 65, 66, 67 Kematangan intelektual Kematangan Sosial Tanggung jawab Total Favorable Un-Favorable 59, 60,61 64 70, 71, 72 73,74, 75 76, 77 79, 80 43 25

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 2. Reliabilitas Reliabilitas merupakan penerjemahan dari kata reliability yang mempunyai asal kata rely dan ability (Azwar, 2009: 4). Reliabilitas adalah derajat konsistensi instrumen yang bersangkutan (Arifin, 2011: 248). Pengujian reliabilitas pada instrumen menggunakan reliabilitas internal consistency, yaitu pengujian reliabilitas dilakukan dengan cara mencobakan instrumen sekali saja kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan SPSS. Reliabilitas ini mengukur sejauh mana pengukuran itu dapat memberikan hasil yang relatif sama, selama aspek yang diukur dalam diri subyek memang belum berubah, atau sejauhmana hasil pengukuran dapat dipercaya. Kata kunci untuk syarat kualifikasi suatu instrument pengukuran adalah konsistensi, keajegan atau tidak berubah-ubah. Tingkat reliabilitas instrumen diungkapkan dengan koefisien alpha (α). Untuk menghitung indeks reliabilitas kuesioner digunakan SPSS (Statistic Programme for Social Science) versi 15.0. Rumus koefisien alpha (α) adalah sebagai berikut : Keterangan : 𝛼 = 2[1 − 𝑆12 +𝑆22 ] 𝑆𝑥 2 𝑆12 dan 𝑆22 = Varians skor 1 dan varians skor belahan 2 𝑆𝑥 2 = Varians skor skala

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 Dari hasil perhitungan koefisien reliabilitasseluruh instrumen dengan menggunakan rumus koefisien alpha (α), diperoleh indeks 0,931. Hasil perhitungan dikonsultasikan ke kriteria Guildford (Masidjo, 1995: 209) seperti yang disajikan dalam tabel 6. Tabel 6 Kriteria Guildford Koefisien Korelasi Kualifikasi 0,91 – 1,00 Sangat Tinggi 0,71 – 0,90 Tinggi 0,41 – 0,70 Cukup Tinggi 1,21 – 0,40 Rendah Negatif – 0,20 Sangat Rendah Berdasarkan kriteria Guildford dapat disimpulkan bahwa koefisien reliabilitas kuesioner sangat tinggi. Hasil perhitungan reliabilitas dapat dilihat pada lampiran 5. E. Pengumpulan Data Penelitian Pengumpulan data penelitian dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2013. Pelaksanaan pengumpulan data berlangsung dalam satu hari. Penyebaran dan pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sendiri. F. Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif kategorial dengan penelitian acuan patokan tipe I (PAP tipe I). Langkah-langkah teknik analisi data yang dilakukan adalah sebagai berikut:

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 1. Setiap item diberi skor sesuai dengan norma scoring yang sudah tersedia yaitu untuk item favorable; Selalu (SL) diberi skor 4, Sering (S) diberi skor 3, Kadang-kadang (KK) diberi skor 2 dan Tidak Pernah (TP) diberi skor 1. Sedangkan item unfavorable; Selalu (SL) diberi skor 1, Sering (S) diberi skor 2, Kadang-kadang (KK) diberi skor 3 dan Tidak Pernah (TP) diberi skor 4. 2. Membuat tabulasi data dan menghitung frekuensi setiap nilai berdasarkan skor setiap item. 3. Menghitung jumlah skor dari masing-masing subjek. Skor yang diperoleh tersebut dapat memberikan petunjuk tingkat kemampuan penyesuaian diri setiap subyek. 4. Menghitung jumlah skor tiap item sehingga yang diperoleh dapat menjadi petunjuk bahwa item-item tertentu ditemukan skor-skor rendah yang menjadi indikator adanya aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam peningkatan penyesuaian diri sekaligus menjadi bahan untuk usulan topik-topik bimbingan kelompok. 5. Menghitung presentase pada tiap frekuensi (banyaknya subjek) dengan cara membagi banyaknya subjek pada tiap frekuensi dengan banyaknya subjek seluruhnya (N) dikalikan 100. 6. Menentukan peringkat masing-masing aspek nilai dan tingkat kualifikasi berdasarkan PAP tipe I. Penelitian acuan patokan adalah suatu penilaian yang memperbandingkan skor real dengan skor yang seharusnya dicapai oleh mahasiswa (Masidjo, 1995). PAP tipe 1

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 menetapkan bahwa untuk mendapatkan kualifikasi yang cukup tinggi, subjek minimal harus mendapat skor 65% dari skor ideal/skor total. Kriteria PAP tipe 1 dapat dilihat pada tabel 6. Tabel 7 Penggolongan Kualifikasi Berdasarkan PAP Tipe I Kriteria 90% - 100% Klasifikasi Sangat Tinggi 80% - 89% Tinggi 65% - 79% Cukup 55% - 64 % Rendah Dibawah 55% Sangat Rendah Makna Kemampuan penyesuaian diri sangat baik Kemampuan penyesuaian diri baik Kemampuan penyesuaian diri cukup baik Kemampuan penyesuaian diri kurang baik Kemampuan penyesuaian diri buruk

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini berisi uraian tentang hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. A. Hasil Penelitian Deskripsi tingkat penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013 merupakan jawaban masalah penelitian yaitu “Seberapa baik kemampuan penyesuaian diri dalam belajar dikalangan mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013 ?”. Berdasarkan perolehan skor dari setiap subjek diperoleh gambaran tingkat capai skor kemampuan penyesuaian diri mahasiswa sebagai berikut : Tabel 8 Tingkat Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 Tingkat kualifikasi 90% - 100% Rentang skor 153-169 Frekuensi Kualifikasi Persentase 4 Sangat baik 8% 80% - 89% 137-152 12 B a ik 27% 65% - 79% 121-136 21 Cukup baik 47% 55% - 64 % 104-120 8 Kurang baik 18% Dibawah 55% 0-104 0 Buruk 0% Total 45 44 100%

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Adapun untuk mendapat gambaran yang lebih jelas mengenai hasil di atas, dapat dilihat dalam grafik berikut ini : 50% 45% 40% 35% 30% 25% 20% 15% 10% 5% 0% 47% 27% 18% 8% 0% Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik Buruk Grafik 1 : Komposisi Tingkat Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 Berdasarkan tabel tingkat penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar (47%) mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2012/2013 memiliki tingkat penyesuaian diri cukup baik. Sisanya telah memiliki kemampuan penyesuaian diri dengan kategori sangat baik dan baik, namun masih terdapat 18 % mahasiswa yang termasuk kategori kurang baik dalam penyesuian diri. Dari data hasil penelitian yang telah diolah menggunakan acuan patokan tipe I (PAP tipe I) dapat diketahui penggolongan total item yang termasuk dalam lima kategori yaitu sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik, buruk. Untuk menentukan topik-topik bimbingan peningkatan kemampuan penyesuaian diri

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 dalam belajar mahasiswa digunakan item yang memiliki kategori kurang baik, seperti yang disajikan pada tabel 9. Tabel 9 Penggolongan Skor Item Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 Rentang skor 0-92 Frekuensi Kualifikasi Persentase Nomor Item 0 Buruk 0% - 92-110 4 Kurang baik 5% 2,11,12,56 111-129 14 Cukup baik 21% 130-148 33 B a ik 49% 149-167 17 Sangat baik 25% Total 68 1,6,10,14,21,22,29, 30,35,41,48,50,54, 55 5,7,8,9,15,16,17,19 ,20,23,24,25,26,27, 28,31,33,34,36,37, 38,40,42,43,45,51, 52,53,57,58,59,62, 65 3,4,13,18,32,39,44, 46,47,49,60,61,63, 64,66,67,68 100% Dari tabel 9 tampak bahwa total skor item mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 adalah 17 nomer item (25%) dengan kategori sangat baik, 33 nomer item (49%) dengan kategori baik, 14 nomer item (21%) cukup baik, 4 nomor item (5%) kurang baik, dan tidak ada nomer item yang memiliki tingkat total skor dengan kategori buruk. Pengusulan topik-topik bimbingan peningkatan penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa diambil dari total skor item yang memiliki kategori

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 kurang baik. Terdapat 4 nomor item rendah yaitu 2, 11, 12, 56. Pada tabel 10 akan dibahas item-item yang memiliki skor rendah. Tabel 10 Aspek-aspek Penyesuaian Diri dan Perolehan Skor Item Terendah No 1 Aspek-aspek Emosional Skor No Item Item 110 2 Pernyataan Item Saya berani mengungkapkan pendapat di depan umum 92 11 Saya berusaha untuk mengerjakan tugas walaupun sebenarnya saya malas. 108 12 Saya brusaha memendam kejengkelan terhadap teman karena takut menyakiti perasaannya. 2 Tanggung Jawab 107 56 Saya membuat jadwal harian dan menjalankannya dengan disiplin. B. Pembahasan Sesuai dengan hasil penelitian yang tercantum pada tabel 8, menunjukkan bahwa ada 4 orang (8%) yang memiliki tingkat penyesuaian diri “sangat baik”. Jumlah ini merupakan jumlah yang sangat sedikit dibanding dengan jumlah mahasiswa yang dijadikan responden karena tidak ada setengah dari responden. Hal ini membuktikan bahwa penyesuaian diri bukanlah hal yang mudah dan sesuai pendapat Ali (2005: 175) yang mengatakan bahwa penyesuaian diri adalah suatu proses yang diperjuangkan individu agar dapat

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 berhasil menghadapi kebutuhan-kebutuhan internal, ketegangan, frustasi, konflik, serta untuk menghasilkan kualitas keselarasan antara tuntutan dari dalam diri individu dengan tuntutan dunia luar atau lingkungan tempat individu berada. Sebanyak 12 orang (27%) dari jumlah mahasiswa yang diteliti memiliki tingkat penyesuaian diri dengan kategori “baik”. Jumlah ini pun merupakan jumlah yang sedikit dibanding dengan mahasiswa yang dijadikan responden. Menurut Baum (Desmita, 2009: 193) tingkah laku penyesuaian diri diawali dengan stress, yaitu suatu keadaan dimana lingkungan mengancam atau membahayakan kebenaran atau kesejahteraan atau kenyamanan diri seseorang. Tingkat kematangan seseorang juga mempengaruhi penyesauaian diri khususnya kematangan emosional, intelektual, sosial, moral. Tingkat kematangan mahasiswa satu dengan yang lain berbeda-beda, sehingga ada yang mampu melakukan penyesuaian diri dengan baik, ada juga yang kurang mampu. Sebagian besar dari mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013 memiliki tingkat kemampuan penyesuaian diri “cukup baik ” sebanyak 21 orang (47%). Sekali lagi hasil tersebut menunjukkan perlu ditingkatkanya proses penyesuaian diri mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013. Hal ini disebabkan karena para mahasiswa angkatan 2012/2013 masih terbilang mahasiswa baru yang mengalami perpindahan lingkungan, yaitu dari lingkungan Sekolah Menengah Atas

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 (SMA) kedalam lingkungan Perguruan Tinggi, sehingga menuntut mahasiswa untuk menyesuaikan diri terutama dalam kaitannya dengan belajar. Selain itu, faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri adalah kondisi fisik, kepribadian, keluarga, pendidikan, agama, dan budaya. Hasil ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan latar belakang yang dimiliki oleh setiap mahasiswa sehingga tingkat kemampuan penyesuaian diri juga berbeda. Mahasiswa yang memiliki kemampuan penyesuaian diri dengan kategori “kurang baik” berjumlah 8 orang (18%). Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa tersebut belum mampu menyesuaikan diri berdasarkan aspek emosional, intelektual, sosial, dan tanggung jawab. Pencapaian hasil dari aspek-aspek penyesuaian diri perlu diperhatikan yaitu aspek emosional dan aspek tanggung jawab. Kedua aspek tersebut perlu diperhatikan karena ada beberapa item dari masing-masing aspek tersebut memiliki skor terendah. Aspek yang pertama adalah emosional. Pencapaian skor terendah pada aspek ini berkaitan dengan kecenderungan mahasiswa yang kurang berani mengungkapkan pendapat didepan umum, malas untuk mengerjakan tugas kuliah, dan belum mampu bersikap asertif dalam pergaulan dengan teman sebaya. Penyebab belum berkembangnya seseorang dalam hal emosional disebabkan oleh beberapa hal seperti kondisi fisik. Kekurangan fisik seseorang atau cacat dan tidak ideal menyebabkan seseorang minder, tidak percaya diri dan tidak mampu menerima kekurangan diri. Latar belakang keluarga juga sangat mempengaruhi emosional seseorang, seperti kehidupan

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 keluarga yang terlalu memberikan perlindungan kepada anak sehingga tidak mendapat kebebasan untuk mengekspresikan diri. Upaya yang dapat dilakukan agar hambatan tersebut dapat teratasi adalah dengan menciptakan iklim yang baik dalam keluarga dan teman sebaya. Salah satu cara adalah dengan meningkatkan interaksi dan komunikasi dengan keluarga dan teman sebaya, saling memberi dan menerima, saling menghargai, bekerjasama, mempererat tali persaudaraan dan persahabatan. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri pada tiap individu sehingga dapat mengungkapkan emosi dengan baik, serta mampu menerima diri apa adanya. Aspek yang kedua adalah tanggung jawab. Pencapaian skor paling rendah pada aspek tanggung jawab dikaitkan dengan kecenderungan mahasiswa belum mampu membuat jadwal kegiatan sehari-hari, sehingga kurang memiliki kedisiplinan. Rendahnya tanggung jawab biasanya dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan masyarakat dimana individu tinggal. Setiap individu memperoleh nilai-nilai tanggung jawab dari lingkungannya, terutama lingkungan keluarga, karena keluarga menjadi dasar untuk melatih tanggung jawab. Lingkungan masyarakat dimana individu tinggal dan lingkungan sekolah juga sangat mempengaruhi tingkat tanggung jawabnya. Hal ini karena lingkungan masyarakat dan lingkungan sekolah merupakan tempat dimana individu tinggal dan berinteraksi dengan orang lain. Perkembangan tanggung jawab yang baik akan memberntuk sikap individu untuk disiplin, tertib dan bermoral.

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Bertolak dari hasil kesimpulan berdasarkan skor dari kuesioner para mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013 yang terurai diatas, maka diusulkan aspekaspek penyesuaian diri yang perlu mendapat perhatian. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti juga mengusulkan beberapa topik-topik bimbingan untuk meningkatkan penyesuaian diri mahasiswa. C. Usulan Topik-Topik Bimbingan Peningkatan Kemampuan Penyesuaian Diri 1. Latar Belakang Topik-topik Bimbingan Topik-topik bimbingan ini disusun berdasarkan hasil analisis butir item penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 yang memiliki skor terendah dan berada pada kategori kurang baik. Pelaksanaan topik-topik bimbingan dapat dilakukan pada pelatihan pengembangan diri mahasiswa yang berkaitan dengan penyesuaian diri dalam belajar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan penyesuaian diri para mahasiswa baik secara pribadi maupun sosial demi mencapai diri yang optimal dan harmonis terutama dibidang belajar.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 2. Tujuan Pembuatan Topik Bimbingan Tujuan pembuatan topik bimbingan yaitu: a. Meningkatkan penyesuaiandiri dalam belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013. b. Meningkatkan kemampuan penyesuaian diri dari setiap aspek-aspek penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013yang memperoleh skor rendah yakni aspek emosional dan tanggung jawab. 3. Usulan Topik-topik Bimbingan Berdasarkan latar belakang dan tujuan maka diusulkan topik-topik bimbingan yang diharapkan dapat membantu mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2012/2013 untuk meningkatkan penyesuaian dirinya. Topik-topik bimbingan dibuat dengan sederhana dan dalam pelaksanaan dapat disesuaikan dengan situasi dan waktu yang tepat. Usulan topik-topik ini terbuka untuk disempurnakan dan dirubah sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Topik-topik bimbingan ini dibuat berdasarkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan item yang memiliki skor terendah. Topik-topik berikut disusun berdasarkan setiap aspek yang mendapatkan skor terendah.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 a. Aspek Emosional Pernyataan item yang memiliki skor terendah : (2) Saya berani mengungkapkan pendapat di depan umum. Usulan topik : Jadilah Proaktif ! Tujuan : a) Mahasiswa dapat membedakan perilaku proaktif dan reaktif serta memahami penyebab dan konsekuensinya bagi keberhasilan hidup. b) Mahasiswa memiliki rencana untuk mengembangkan sikap proaktif. Metode : Ceramah, diskusi kelompok, sharing, latihan kepemimpinan. Evaluasi : Apa makna yang kamu dapatkan dari topik tersebut ? Sumber : Sinurat, R.H.Dj. 2009. Kumpulan Handout Praktikum BK Karier. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Covey, Stephen. R. 2001. The 7 Habits of Highly Effective Teens. Jakarta: Binarupa Aksara. Schultz, Duane. 1991. Psikologi Pertumbuhan Model model Kepribadian Sehat. Yogyakarta: Kanisius. Pernyataan item yang memiliki skor terendah : (11) Saya berusaha untuk mengerjakan tugas walaupun sebenarnya saya malas. Usulan topik : Disiplin Diri Tujuan : Mahasiswa dapat menyadari dan memahami betapa pentingnya disiplin diri dalam perkembangan dirinya.

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 Metode : Ceramah, diskusi kelompok, sharing, permainan. Evaluasi : Makna apa yang kamu dapatkan dari topik tersebut ? Sumber : Covey, Stephen. R. 2001. The 7 Habits of Highly EffectiveTeens. Jakarta: Binarupa Aksara. Schultz, Duane. 1991. Psikologi Pertumbuhan Model model Kepribadian Sehat. Yogyakarta: Kanisius. Pernyataan item yang memiliki skor terendah : (12) Saya brusaha memendam kejengkelan terhadap teman karena takut menyakiti perasaannya. Usulan topik : Bersikap Asertif Tujuan : Mahasiswa mengetahui cara bersikap lebih asertif dan dapat menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode : Ceramah, diskusi kelompok, sharing, permainan. Evaluasi : Apa makna yang dapat kamu ambil dari kegiatan ini ? Sumber : Sinurat, R.H.Dj. 1999. Reader Komunikasi Antar Pribadi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Llyod, Sam R.1991. Mengembangkan Perilaku Asertif yang Positif: Teknik-teknik Praktisuntuk Keberhasilan Pribadi. Jakarta: Binarupa Aksara. b. Aspek Tanggung Jawab Pernyataan item yang memiliki skor terendah :(56) Saya membuat jadwal harian dan menjalankannya dengan disiplin.

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Usulan topik : Cerdas menentukan prioritas Tujuan : Mahasiswa mampu memahami pentingnya menentukan prioritas dalam hidup. Metode : Ceramah, sharing dalam kelompok, permainan. Evaluasi : Apa makna yang kamu dapatkan dari topik tersebut ? Sumber : Cowan, Chris. 2009. Sukses Bukanlah Sebuah Kebetulan. Rumpun. Schultz, Duane. 1991. Psikologi Pertumbuhan Model model Kepribadian Sehat. Yogyakarta: Kanisius. Sinurat, R.H.Dj. 2009. Kumpulan Handout Praktikum BK Karier. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V PENUTUP Bab ini memuat kesimpulan dan saran. Bagian kesimpulan memuat kesimpulan hasil penelitian dan bagian saran memuat saran-saran untuk pihak program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma serta peneliti lain. A. Kesimpulan 1. Sebagian besar (47%) mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2012/2013 memiliki tingkat penyesuaian diri cukup baik. Sisanya telah memiliki kemampuan penyesuaian diri dengan kategori sangat baik dan baik, namun masih terdapat 18% mahasiswa yang termasuk kategori kurang baik dalam penyesuian diri. 2. Setelah melakukan analisis item menggunakan acuan patokan tipe I (PAP tipe I) teridentifikasi bahwa sebagian besar butir item penyesuaian diri berada pada kategori baik yaitu sebanyak 49%. Sisanya berada pada kategori sangat baik, cukup baik. Mengacu pada skor item penyesuaian diri yang memiliki kategori kurang baik, diusulkan topik-topik bimbingan yang sesuai untuk meningkatkan penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa. 56

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 1. Saran Berdasarkan hasil penelitian mengenai penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012/2013, maka peneliti memberikan tiga saran sebagai berikut : 1. Pihak Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Pihak program studi dapat menggunakan bahan-bahan yang telah direkomendasikan oleh peneliti yaitu berupa topik-topik bimbingan yang dapat digunakan dalam pelatihan peningkatan kemampuan penyesuaian diri yang sangat penting bagi mahasiswa, karena hasil penelitian menunjukkan rendahnya point dari beberapa item dalam aspek dan moral. 2. Mahasiswa Diharapkan dapat memberikan pembahasan secara lebih detail mengenai tingkat penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma. 3. Peneliti lain a. Bagi yang ingin melakukan penelitian dengan topik yang sama dapat melakukan penelitian dengan lebih mendalam mengenai penyesuaian diri mahasiswa agar memperoleh gambaran yang lebih komprehensif yang dapat memberikan inspirasi mengenai upaya peningkatan penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa.

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 b. Peneliti lain yang ingin mengadakan penelitian yang sejenis, hendaknya menambah aspek-aspek penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa yang sekiranya sesuai dengan subjek penelitian dan tugas perkembangannya.

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Adi, Kuntoro, dkk . 2010. Modul PPKM I. Yogyakarta:Universitas Sanata Dharma. Ahmadi, Abu & Widodo Supriyono. 1991. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Ali, M. 2005. Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara. Arifin, Z. 2011. Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya. Azwar, Z. 2009. Validitas dan Reliabilitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Bungin, B. 2005.Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana. Covey, Stephen. R. 2001. The 7 Habits of Highly EffectiveTeens. Jakarta: Binarupa Aksara. Cowan, Chris. 2009. Sukses Bukanlah Sebuah Kebetulan.Rumpun. Desmita. 2009. Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT Rosdakarya. Faisal, S. 1995. Format-format Penelitian Sosial. Jakarta: Rajawali Pers. Furchan, A. 2007. Pengantar Penelitian dalam Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hamalik, Oemar. 2009. Psikologi Belajar dan mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo Offset. Hartinah, Sitti. 2008. Pengembangan Peserta Didik. Bandung: PT Refika Aditama. Kartono. 1980. Teori Kepribadian. Bandung: Alumni. Lyod, Sam R.1991. Mengembangkan Perilaku Asertif yang Positif: Teknik-teknik Praktisuntuk Keberhasilan Pribadi. Jakarta:Binarupa Aksara. Masidjo, Ign. 1995. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius. 59

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Sardiman, A. M. 2008. Interaksi Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rajawali Grafindo Persada. Schultz, Duane. 1991. Psikologi Pertumbuhan Model-model Kepribadian Sehat. Yogyakarta: Kanisius. Sinurat, R.H.Dj. 1999. Reader Komunikasi AntarPribadi. Yogyakarta: UniversitasSanata Dharma. Sinurat, R.H.Dj. 2009. Kumpulan Handout Praktikum BK Karier. Yogyakarta:Universitas Sanata Dharma. Siswanto. 2007. Kesehatan Mental Konsep, Cakupan, dan Perkembangannya. Yogyakarta : Andi. Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta. Sundari. S. 2005. Kesehatan Mental dalam Kehidupan. Jakarta: Rineka Cipta. Taniran, Tukiran & Hidayati Mustafidah. 2011. Penelitian Kuantitatif. Alfabeta: Bandung. Winkel dan Sri Hastuti. 2004. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi. Yusuf, S. 2010. Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya. Yusuf dan Nurishan.(2010). Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 LAMPIRAN

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 1 Data Uji Coba Kuesioner Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa mahasiswa/item 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 1 2 3 2 2 2 4 4 2 2 4 3 3 2 4 3 2 4 4 2 3 3 4 2 3 3 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 3 4 2 2 2 1 3 2 2 3 2 2 2 3 3 2 2 4 3 3 2 3 2 2 4 3 2 3 2 3 3 2 2 2 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 2 4 4 4 3 4 4 4 3 3 3 4 3 4 4 4 3 3 2 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 2 4 4 4 3 4 4 4 4 1 4 3 4 2 3 4 2 4 4 4 3 4 4 1 3 3 1 4 2 3 4 5 3 3 3 2 2 2 4 3 4 2 4 4 3 4 2 2 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 2 3 2 3 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 4 3 6 3 3 2 3 3 3 3 2 2 1 4 2 2 3 1 3 4 3 3 3 3 4 3 2 1 3 3 3 1 3 2 3 2 2 2 2 2 2 3 3 3 2 2 2 3 7 3 3 3 3 4 3 4 2 4 2 4 4 3 4 3 3 4 4 3 2 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 2 2 3 4 2 3 3 2 3 3 3 3 8 2 3 3 2 3 2 4 3 4 4 4 3 3 4 2 4 4 3 4 4 4 2 1 3 3 3 3 4 3 3 3 2 2 2 2 2 2 4 2 2 2 3 2 3 3 9 10 11 12 13 14 15 4 3 4 4 2 3 2 3 3 3 3 3 4 3 2 2 3 2 2 4 3 4 3 1 1 3 4 2 3 3 4 2 3 4 3 2 2 3 3 3 4 2 4 4 3 3 2 4 4 3 2 2 2 2 4 3 4 2 3 2 3 4 4 3 3 2 2 2 4 3 3 2 3 3 4 3 3 4 4 1 3 1 4 3 2 2 3 3 2 2 2 3 2 3 2 2 4 4 2 2 1 2 1 3 2 2 1 2 1 2 4 2 4 3 3 2 4 4 3 3 2 3 2 3 4 2 4 2 3 1 3 2 3 4 4 2 3 4 4 4 4 4 2 2 2 4 3 4 2 2 2 3 4 4 4 3 4 1 2 4 1 3 1 3 1 1 4 3 2 1 3 1 1 4 4 3 3 2 1 1 4 4 3 1 1 1 1 4 3 4 2 3 1 3 4 2 3 2 2 3 1 4 2 2 2 3 2 3 4 3 3 2 4 1 3 3 3 2 2 3 4 3 2 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 2 2 4 2 2 1 3 3 4 3 4 1 2 4 3 3 3 2 3 3 3 2 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 2 2 2 2 3 2 3 2 2 3 2 2 2 3 2 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 2 2 3 2 1 3 2 3 3 4 3 3 4 4 3 16 17 18 19 20 3 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 4 4 3 2 3 4 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 2 3 2 3 4 4 3 3 4 4 1 1 3 3 4 4 4 4 2 4 4 3 4 4 4 3 3 2 2 3 4 3 3 4 3 3 2 3 4 3 3 3 4 2 2 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 3 3 3 4 3 2 3 4 4 2 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 2 2 4 3 4 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 2 3 4 2 3 2 2 2 2 4 3 2 2 2 3 4 3 4 4 4 2 2 2 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 4 3 2 3 2 3 3 3 4 4 3 2 3 3 2 3 3 3 3 2 3 2 3 4 3 4 2 21 22 23 24 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 4 4 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 4 4 2 2 3 3 3 3 4 3 2 1 3 3 2 2 3 3 3 4 2 3 1 3 3 2 2 2 4 4 4 4 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 4 4 2 4 3 2 2 2 2 2 3 3 3 2 3 2 4 3 2 4 3 4 3 4 2 3 3 3 2 2 3 4 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 3 1 3 3 2 2 2 2 3 3 1 2 4 3 3 3 3 2 3 3 2 2 3 3 4 3 3 3 4 4 2 3 2 1 4 4 3 2 2 2 2 2 2 1 3 3 3 4 25 3 3 3 4 3 3 2 2 4 2 4 4 2 3 2 3 4 3 2 3 3 4 4 3 4 3 2 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 2 3 2 2 3 2 4 26 3 4 3 3 4 3 4 3 4 1 4 1 1 3 3 4 3 3 2 4 4 4 4 2 3 3 4 4 4 3 4 3 3 2 4 4 4 2 3 4 2 2 3 2 4 27 28 29 30 31 3 2 2 3 3 3 3 2 4 4 3 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 3 3 2 2 3 4 1 1 2 2 4 3 2 1 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 1 4 3 2 2 3 3 3 4 3 3 4 4 4 2 3 4 4 3 3 4 4 4 1 4 3 3 2 4 3 3 2 3 3 3 4 4 4 1 3 3 4 4 3 3 3 2 2 3 3 4 4 4 4 4 2 4 3 4 3 3 3 3 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 4 3 3 2 4 3 3 3 2 4 4 4 3 2 4 4 3 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 2 2 2 4 3 3 4 3 4 2 2 4 3 4 1 3 3 3 3 3 1 4 4 2 1 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 1 2 3 3 3 4 4 3 2 2 2 2 3 4 2 4 3 3 3 3 4 3 32 33 34 35 2 4 4 3 3 2 3 3 3 3 3 4 2 2 3 2 1 2 2 4 2 2 2 3 4 4 4 3 2 3 2 3 2 3 3 3 4 4 4 1 3 2 3 3 4 4 3 3 3 3 2 3 4 3 4 4 3 3 2 1 2 4 2 2 4 2 3 4 2 3 3 4 2 3 2 3 4 3 3 3 4 2 2 4 2 2 3 3 4 4 4 4 2 3 2 2 4 2 2 3 3 2 3 3 3 2 4 4 2 2 3 3 2 4 2 3 2 3 2 4 2 3 2 3 4 2 3 4 2 2 2 3 3 2 2 3 4 4 3 4 2 4 4 3 2 3 4 3 2 2 2 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 1 4 4 1 2 3 2 3 2 3 4 3 4 2 3 4 36 3 3 3 2 4 3 3 3 1 1 2 2 3 3 3 3 2 3 2 1 2 4 3 3 3 3 1 2 3 3 2 3 2 2 4 2 4 2 3 2 2 3 4 3 2 37 38 3 3 3 3 3 2 4 4 4 4 4 3 4 4 3 2 4 4 4 3 2 1 4 4 2 3 4 3 2 3 4 2 4 4 3 2 4 4 4 4 4 2 2 4 4 4 3 4 2 2 2 2 4 3 2 4 4 4 3 2 4 3 4 4 3 2 3 2 4 2 4 3 4 3 4 3 3 3 4 4 3 2 2 4 3 4 4 3 2 3 39 3 3 3 4 2 3 4 3 4 3 2 4 2 3 3 3 3 3 4 2 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 3 4 4 3 1 3 4 2 3 3 1 1 2 3 3 62 40 41 3 3 1 2 2 2 4 4 4 1 3 3 3 2 2 2 2 2 3 4 2 3 4 4 3 3 1 4 3 2 1 1 4 4 3 3 2 3 2 2 1 1 2 2 4 4 4 2 2 2 2 2 2 4 2 4 2 2 1 3 2 2 2 1 2 2 3 3 2 2 2 1 1 2 3 3 2 3 2 4 4 3 2 2 3 1 2 2 3 2 42 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 2 4 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 3 4 3 4 3 2 3 2 3 3 2 3 4 3 4 43 3 3 3 2 2 2 4 3 3 3 4 3 2 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 2 3 4 3 2 4 2 4 3 2 3 2 2 4 3 4 3 3 2 2 3 44 4 3 3 2 2 3 4 3 4 3 3 3 2 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 2 3 3 3 4 3 3 3 2 3 4 3 4 2 4 2 3 2 3 3 45 4 3 4 2 2 3 4 3 4 4 2 4 2 4 4 4 4 3 2 4 4 4 4 4 3 2 4 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 4 2 3 3 4 3 46 47 48 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 2 2 3 3 2 3 4 2 3 3 2 3 3 4 3 4 3 1 1 2 2 4 3 3 3 3 3 4 4 3 4 1 4 4 2 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 3 3 2 2 3 4 4 3 3 3 4 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 4 4 3 2 3 4 3 4 2 4 3 4 3 3 3 3 3 2 4 3 4 4 2 3 2 1 2 3 3 4 2 3 2 2 3 4 4 3 1 1 3 3 3 2 2 2 2 3 2 3 3 3 4 49 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 1 3 2 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 4 1 3 4 3 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 2 3 4 50 51 52 53 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 3 4 3 3 2 3 2 3 3 4 2 3 3 4 3 4 4 4 2 4 3 4 2 4 4 4 4 4 1 4 2 4 1 3 3 4 4 4 2 3 2 3 2 4 3 4 2 3 1 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 2 3 3 4 4 4 3 4 1 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 1 3 1 4 3 3 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 2 2 4 4 2 4 3 4 2 3 4 4 3 3 3 4 1 4 4 4 3 4 3 3 2 4 4 4 1 3 4 4 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 1 4 3 3 4 3 4 4 4 4 3 3 2 3 2 2 1 1 2 2 1 2 1 4 4 4 2 4 4 4 54 4 3 3 2 4 4 4 3 4 3 2 3 2 4 4 2 4 3 3 4 4 4 4 3 3 2 3 3 3 4 3 3 3 4 4 2 3 4 3 4 3 4 4 4 4

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 55 56 57 58 4 3 3 2 2 3 3 3 3 2 4 2 4 2 2 2 4 3 4 2 3 2 4 2 4 3 4 4 2 2 3 3 4 2 4 3 4 4 4 4 2 4 2 2 3 3 4 2 2 2 2 2 3 3 4 4 4 4 3 4 4 2 4 2 1 4 4 4 1 2 3 3 3 4 4 4 4 3 4 3 1 3 4 2 1 2 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 2 2 1 4 2 2 2 3 3 4 2 2 3 4 4 4 2 4 2 1 2 4 2 3 2 3 2 3 2 4 4 3 2 3 2 1 2 4 2 4 1 4 1 4 2 4 3 4 1 4 2 4 4 3 2 2 2 3 2 4 4 4 4 2 2 2 2 2 2 2 4 2 2 3 3 4 3 4 2 3 3 4 3 59 60 1 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 4 3 2 1 3 2 2 2 3 2 3 3 3 4 1 4 4 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 1 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 2 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 2 1 3 1 4 4 3 2 4 3 1 1 2 3 1 2 1 3 4 3 4 4 61 62 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 4 1 2 2 3 4 2 4 3 3 3 3 2 3 4 3 2 3 3 4 4 2 3 3 4 4 4 2 3 4 3 4 4 4 3 4 1 4 3 2 4 4 4 4 3 4 3 2 3 4 4 2 3 4 3 4 1 4 3 3 3 4 1 3 3 2 3 2 2 3 3 4 3 4 2 4 4 3 63 4 2 3 4 2 3 4 3 2 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 2 4 2 2 4 4 3 3 2 2 1 1 3 2 4 3 3 2 4 4 3 4 64 65 1 4 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 4 3 2 2 3 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 4 3 3 4 2 3 4 3 2 4 2 4 4 2 2 2 2 3 2 2 3 4 2 4 2 3 3 3 2 2 2 2 3 1 2 1 4 3 3 2 3 3 3 3 2 3 2 2 2 1 1 1 1 3 3 4 3 66 67 4 4 2 3 2 3 2 3 2 4 2 3 3 4 3 3 1 3 4 4 3 2 3 3 2 3 2 4 2 3 1 4 4 4 3 2 2 4 4 4 1 2 2 4 4 4 2 3 3 3 2 2 2 4 2 3 2 4 1 4 1 3 2 2 3 3 2 4 3 4 2 1 3 2 3 4 2 2 2 4 2 3 2 2 2 2 3 4 3 3 68 3 3 3 3 3 3 4 2 3 1 1 3 3 4 2 2 4 3 4 4 4 3 4 2 3 1 3 4 3 4 4 4 3 3 3 1 3 2 3 3 3 2 1 2 4 69 3 3 3 2 3 3 2 2 3 1 1 1 2 3 2 3 4 3 3 4 3 4 2 1 2 3 3 3 4 4 3 3 3 4 1 3 2 2 4 3 2 4 3 3 4 70 3 2 2 2 2 3 4 3 4 4 3 3 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 2 3 2 2 3 3 2 4 3 3 4 2 4 3 1 2 4 3 71 4 3 4 3 3 3 4 3 4 4 2 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 4 3 4 2 4 2 4 4 72 73 74 75 76 77 78 79 80 ∑ 4 1 4 4 4 4 3 4 4 245 3 3 3 3 3 4 3 3 3 237 4 3 4 3 3 4 4 4 4 230 2 3 4 1 2 2 3 3 2 218 3 3 4 4 4 4 4 4 4 238 3 3 4 3 2 3 3 3 4 229 4 3 4 4 4 4 3 4 4 284 3 3 3 3 3 2 3 3 4 211 4 4 4 4 4 3 1 4 4 251 4 4 4 4 4 4 1 4 4 234 1 2 2 2 3 3 3 3 4 221 3 4 3 2 3 4 1 4 4 255 2 3 2 2 3 3 3 3 4 197 4 4 4 4 4 4 3 4 3 268 3 3 4 2 2 3 1 2 4 218 4 4 4 4 2 4 3 4 4 230 4 4 4 4 4 4 3 4 4 292 3 3 4 4 4 3 3 3 4 246 4 4 4 4 2 4 3 3 4 241 4 4 4 4 4 4 3 4 4 275 4 3 4 4 3 4 3 4 4 247 4 4 4 4 4 4 3 2 4 254 4 4 4 4 4 4 4 4 4 294 4 4 4 4 3 4 1 4 4 231 3 3 3 3 3 2 3 4 4 222 4 2 3 4 2 3 3 4 4 213 4 3 4 4 4 3 4 4 4 251 2 4 4 3 3 4 3 3 4 252 4 4 4 2 2 4 1 4 4 236 4 4 4 4 2 3 3 2 4 243 3 3 4 4 4 4 3 4 3 229 4 2 4 4 4 4 2 4 4 245 4 3 3 3 2 3 3 2 4 223 4 4 4 4 2 4 1 4 4 219 4 4 4 4 2 3 4 4 4 224 4 3 2 4 2 4 3 2 2 219 3 4 3 3 3 3 4 3 3 234 4 4 4 3 4 4 1 4 4 225 3 3 3 3 3 3 4 3 3 213 4 4 4 4 2 4 3 4 4 252 2 1 1 4 4 4 3 3 3 194 4 3 3 3 4 3 4 3 2 210 3 2 2 3 4 1 3 2 4 191 3 4 4 4 2 3 4 4 4 230 3 3 4 4 4 3 4 3 3 263

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 2 64 DATA PERHITUNGAN VALIDITAS Item-Total Statistics Apek Emosional NOMOR PARAMETER IT E M 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N HASIL HITUNG .514(**) .0 0 0 45 .562(**) .0 0 0 45 .379(*) .0 1 0 45 .439(**) .0 0 3 45 .527(**) .0 0 0 45 .604(**) .0 0 0 45 .594(**) .0 0 0 45 .374(*) .0 1 1 45 .659(**) .0 0 0 45 .323(*) .0 3 0 45 .2 3 3 .1 2 4 45 .308(*) .0 4 0 45 .407(**) .0 0 6 45 KESIMPULAN Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 2 65 14 15 16 17 Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N .538(**) .0 0 0 45 .326(*) .0 2 9 45 .564(**) .0 0 0 45 .532(**) .0 0 0 45 Valid Valid Valid Valid Aspek Intelektual NOMOR PARAMETER IT E M 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient HASIL HITUNG .539(**) .0 0 0 45 .610(**) .0 0 0 45 .335(*) .0 2 5 45 .383(**) .0 0 9 45 .473(**) .0 0 1 45 .339(*) .0 2 3 45 .411(**) .0 0 5 45 .434(**) .0 0 3 45 .592(**) .0 0 0 45 .565(**) .0 0 0 45 .2 2 3 KESIMPULAN Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 2 66 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N .1 4 1 45 .2 1 6 .1 5 4 45 .345(*) .0 2 0 45 .494(**) .0 0 1 45 .474(**) .0 0 1 45 .0 7 1 .6 4 2 45 .456(**) .0 0 2 45 .544(**) .0 0 0 45 -.053 .7 2 9 45 .365(*) .0 1 4 45 .308(*) .0 4 0 45 .342(*) .0 2 1 45 Tidak Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Aspek Sosial NOMOR PARAMETER IT E M 40 41 42 Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) HASIL HITUNG .1 0 2 .5 0 3 45 .364(*) .0 1 4 45 .407(**) .0 0 5 KESIMPULAN Tidak Valid Valid Valid

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 2 67 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient 45 .585(**) .0 0 0 45 .573(**) .0 0 0 45 .589(**) .0 0 0 45 .584(**) .0 0 0 45 .484(**) .0 0 1 45 .570(**) .0 0 0 45 .506(**) .0 0 0 45 .2 4 2 .1 1 0 45 .455(**) .0 0 2 45 .522(**) .0 0 0 45 .638(**) .0 0 0 45 .456(**) .0 0 2 45 .1 2 7 .4 0 6 45 .593(**) .0 0 0 45 .619(**) .0 0 0 45 .540(**) .0 0 0 45 .456(**) Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 2 68 60 61 Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N .0 0 2 45 .427(**) .0 0 3 45 .612(**) .0 0 0 45 Valid Valid Aspek Tanggung Jawab NOMOR PARAMETER IT E M 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) HASIL HITUNG .1 5 5 .3 1 0 45 .2 6 9 .0 7 4 45 .412(**) .0 0 5 45 .436(**) .0 0 3 45 .303(*) .0 4 3 45 .718(**) .0 0 0 45 .519(**) .0 0 0 45 .2 5 8 .0 8 7 45 .554(**) .0 0 0 45 .756(**) .0 0 0 45 .540(**) .0 0 0 45 .568(**) .0 0 0 KESIMPULAN Tidak Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid Valid Valid

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 2 69 74 75 76 77 78 79 80 N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N Correlation Coefficient Sig. (2-tailed) N 45 .721(**) .0 0 0 45 .553(**) .0 0 0 45 .326(*) .0 2 9 45 .512(**) .0 0 0 45 .0 8 8 .5 6 3 45 .499(**) .0 0 0 45 .315(*) .0 3 5 45 Valid Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Valid

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Data penelitian Kuesioner Penyesuaian Diri dalam Belajar Mahasiswa mahasiswa/item 70 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 1 2 2 3 3 3 3 3 2 4 3 4 2 3 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 2 4 4 3 4 3 3 2 1 3 3 1 4 4 4 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 4 2 3 2 3 3 2 2 2 2 4 3 3 3 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 3 2 3 2 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 2 4 2 3 3 3 3 3 2 3 4 2 2 4 4 2 3 3 2 4 3 1 3 4 2 3 4 4 3 2 4 3 3 3 4 3 2 2 3 2 3 2 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 3 3 3 2 3 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 5 2 2 4 4 2 3 4 3 3 3 2 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 1 2 4 4 4 2 1 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 4 4 3 4 2 4 4 3 2 2 2 4 6 4 3 4 4 2 3 3 2 2 2 3 3 4 2 3 4 4 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 4 4 2 4 2 3 3 3 2 2 2 3 7 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 2 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 2 3 4 4 4 4 2 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 8 2 2 4 4 3 2 2 3 3 2 2 2 4 3 2 3 2 3 4 2 2 2 3 2 3 3 2 2 2 2 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 4 3 2 3 3 3 3 2 2 2 3 3 9 2 2 4 4 4 2 4 4 4 2 2 3 4 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 4 3 1 2 2 3 3 4 4 4 2 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 2 4 3 4 3 3 3 2 1 3 10 4 4 3 4 2 1 2 4 3 3 2 2 4 3 1 1 3 3 4 4 4 2 2 2 1 2 2 1 4 4 1 4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 1 2 4 1 4 3 4 4 4 2 1 2 4 3 4 4 11 3 3 3 3 4 4 4 4 3 2 3 4 3 3 4 4 4 2 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 2 1 2 3 3 4 3 2 1 2 2 1 4 1 3 2 4 2 2 3 2 3 3 3 3 2 12 3 3 4 4 4 2 4 3 4 4 3 1 4 3 4 3 4 4 4 4 3 2 1 4 1 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 4 2 2 2 3 4 3 3 3 13 2 2 3 4 3 2 3 3 2 2 3 2 2 2 3 3 2 2 3 3 3 2 2 2 1 1 2 2 3 2 3 2 3 2 3 3 2 2 2 3 3 3 2 3 2 3 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 3 14 4 3 4 4 4 3 4 4 3 2 2 2 4 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 3 4 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 3 3 2 4 15 3 2 4 2 2 1 3 2 2 2 2 1 3 2 3 2 3 4 3 2 3 1 3 2 3 3 4 2 3 2 1 2 3 3 2 4 4 4 4 4 1 4 3 3 1 4 4 4 3 4 3 4 2 3 2 2 3 16 2 2 4 4 2 3 3 4 2 1 1 2 4 2 3 3 4 2 2 3 2 2 2 3 4 3 3 3 2 2 2 4 2 3 1 2 3 3 4 4 2 3 3 4 3 4 2 2 4 2 1 4 3 3 2 1 4 17 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 1 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 18 4 3 4 4 3 3 4 3 3 2 2 3 4 2 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 3 2 3 3 4 3 3 3 3 3 2 19 2 2 2 3 3 3 3 4 4 2 1 3 2 3 3 4 3 3 3 2 2 2 3 2 2 3 3 3 2 2 3 4 4 4 3 4 3 3 2 3 3 4 3 3 3 4 3 4 4 4 3 4 4 4 2 2 4 20 3 3 4 4 3 3 2 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 1 3 4 3 3 4 4 2 2 3 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 3 4 4 4 3 4 4 4 21 3 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 2 4 3 3 3 4 4 3 2 3 3 3 3 4 3 3 3 4 2 4 4 2 3 1 3 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 3 4 2 3 4 3 3 2 1 2 22 4 3 4 4 3 4 4 2 4 2 2 3 4 4 4 3 4 4 4 2 2 3 3 4 4 3 3 3 2 3 3 2 4 4 2 3 4 4 4 2 2 3 3 4 4 4 4 2 4 4 4 1 3 4 2 2 4 23 2 3 4 4 4 3 4 1 4 3 1 2 4 1 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 24 3 2 4 1 3 2 4 3 3 1 1 1 4 3 3 4 4 4 3 3 2 2 2 3 2 2 4 3 2 2 2 3 4 4 2 3 4 4 4 3 3 4 3 3 1 4 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 25 3 2 3 4 3 1 3 3 2 1 1 1 4 4 3 3 3 4 3 2 2 3 3 4 3 3 4 4 4 2 3 2 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 2 2 1 3 3 1 2 2 3 3 26 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 1 1 4 4 2 3 4 4 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 2 2 2 2 2 1 4 3 4 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 27 2 2 4 4 3 3 3 3 3 1 1 1 4 3 3 3 3 4 3 4 3 2 4 2 4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 4 3 3 4 2 4 4 4 2 3 2 4 28 4 3 4 2 4 3 4 4 4 2 1 3 4 2 4 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 3 4 3 2 3 3 2 4 3 4 4 3 3 3 3 4 4 4 2 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 2 2 3 29 2 2 4 3 2 1 4 3 3 2 3 1 4 2 4 3 3 4 2 2 3 3 3 3 4 3 4 4 2 2 3 4 4 3 2 4 2 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 2 4 2 3 2 3 4 2 2 4 30 2 2 4 4 3 3 4 3 2 2 2 3 4 3 2 4 3 4 3 2 2 3 4 4 3 4 4 4 2 2 4 3 2 4 3 4 4 4 3 4 3 4 2 3 4 4 4 2 4 2 4 4 3 3 3 1 4 31 2 2 2 2 2 2 3 3 3 2 1 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 3 3 3 2 2 3 4 3 3 2 3 2 3 3 2 4 3 3 3 3 4 3 2 3 2 3 3 3 3 2 1 3 32 2 3 4 4 3 3 3 2 2 2 4 3 2 2 3 4 3 4 2 3 2 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 4 4 1 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 3 2 4 4 4 3 4 2 2 2 2 33 2 2 4 4 3 2 3 2 2 3 2 3 3 3 3 4 2 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3 4 2 2 3 3 2 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 34 2 2 4 4 2 2 2 2 3 3 2 3 2 2 2 2 2 4 3 3 1 3 3 4 2 2 4 3 3 2 3 3 2 3 3 4 2 2 3 2 4 3 3 4 4 4 4 2 4 2 3 4 3 1 2 2 4 35 2 2 3 3 2 2 2 2 2 4 2 1 3 3 2 2 2 3 4 2 2 2 2 4 4 3 4 2 4 3 4 4 2 1 2 3 3 3 4 4 4 2 3 3 4 4 4 1 4 1 2 1 1 1 4 3 4 36 3 3 4 4 2 2 3 2 4 3 1 2 4 3 3 4 4 4 2 3 3 1 2 3 4 2 4 1 2 4 3 4 3 3 1 2 2 4 3 3 2 1 2 3 3 3 2 2 4 3 3 1 3 3 3 2 1 37 2 2 4 4 2 2 4 2 3 3 3 3 3 2 2 2 4 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 2 4 3 4 3 4 2 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 1 4 2 4 4 3 2 3 3 2 38 3 3 4 1 2 2 2 4 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 1 2 1 2 2 2 4 3 2 3 2 4 4 4 4 2 3 2 3 1 4 4 4 3 2 3 2 1 3 3 3 4 39 3 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 3 4 3 3 2 3 2 4 3 3 3 2 2 2 40 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 2 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 1 1 3 3 2 2 4 41 2 2 3 1 3 3 2 2 2 2 2 3 3 3 2 3 2 3 3 4 4 2 3 2 2 3 1 2 2 3 2 3 2 1 3 2 3 2 2 1 1 3 3 3 2 3 3 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 42 2 3 4 4 3 2 3 3 2 2 2 2 2 2 3 4 4 3 2 2 1 4 4 2 2 3 4 4 1 4 1 2 4 1 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 1 1 4 2 2 4 1 2 3 1 1 2 2 43 2 2 3 2 3 2 3 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 3 2 2 2 3 3 3 2 2 2 2 3 3 4 2 1 4 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 4 2 3 3 1 3 3 1 1 2 2 44 1 2 4 3 4 2 3 3 2 3 1 3 2 3 3 3 2 3 2 2 2 2 1 2 2 3 4 3 2 4 3 4 3 3 2 3 2 3 4 3 2 3 3 4 4 4 4 3 4 2 4 3 2 3 3 3 4 45 3 2 4 4 3 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 3 4 2 3 3 3 4 4 4 3 4 3 4 3 4 2 3 3 2 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 3 3 3 jml 119 110 166 151 131 114 144 130 132 112 65% 77.4 72 108 98 85.2 74.1 94 85 86 73 92 108 154 124 136 145 141 155 135 131 60 70 100 81 88 94.3 92 101 88 85.2 123 119 130 137 141 132 141 134 120 127 136 150 138 135 113 145 138 141 150 137 125 133 130 156 138 80 77 85 89.1 92 85.8 92 87 78 83 88 98 89.7 87.8 73 94.3 90 92 98 89 81 86.5 84.5 101 90 166 150 117 108 97.5 76 155 121 137 134 133 101 79 89.1 87 86 123 115 107 143 80 75 70 93

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 3 3 4 4 1 4 4 4 4 4 68 4 210 ∑ 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 210 3 2 4 4 3 4 3 3 4 4 4 198 3 2 3 2 3 4 1 2 2 3 2 187 3 2 3 3 3 4 4 4 4 4 4 206 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 199 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 250 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 185 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 225 1 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 204 1 3 2 1 2 2 2 3 3 3 4 194 3 3 4 3 4 3 2 3 4 4 4 225 3 2 2 2 3 2 2 3 3 3 4 167 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 238 2 4 4 3 3 4 2 2 3 2 4 188 2 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 194 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 260 3 4 4 3 3 4 4 4 3 3 4 216 4 4 4 4 4 4 4 2 4 3 4 211 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 243 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 221 3 4 4 4 4 4 4 4 4 2 4 225 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 253 2 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 202 3 4 3 3 3 3 3 3 2 4 4 191 1 3 2 4 2 3 4 2 3 4 4 183 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 221 4 2 4 2 4 4 3 3 4 3 4 224 3 3 4 4 4 4 2 2 4 4 4 205 4 2 4 4 4 4 4 2 3 2 4 217 4 2 4 3 3 4 4 4 4 4 3 197 4 3 4 4 2 4 4 4 4 4 4 219 3 3 4 4 3 3 3 2 3 2 4 193 3 2 4 4 4 4 4 2 4 4 4 197 3 4 4 4 4 4 4 2 3 4 4 194 1 3 2 4 3 2 4 2 4 2 2 184 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 202 2 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 194 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 182 3 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 220 3 3 2 2 1 1 4 4 4 3 3 165 2 1 4 4 3 3 3 4 3 3 2 175 1 2 2 3 2 2 3 4 1 2 4 160 2 4 4 3 4 4 4 2 3 4 4 199 3 4 3 3 4 4 4 3 3 3 230 4 130 85 140 160 155 147 160 155 91 104 101 96 104 101 140 155 154 167 9263 91 101 100 109 6021

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 4 72 KUESIONER PENYESUAIAN DIRI DALAM BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SANATA DHARMA ANGKATAN 2012/2013 (Penelitian) A. Pengantar Para mahasiswa yang terkasih, kuesioner ini dibuat dan disebarkan dengan tujuan mengumpulkan informasi dari anda berkaitan dengan penyesuaian diri dalam belajar mahasiswa. Kuesioner ini terdiri dari 80 item/pertanyaan. Jawaban yang anda berikan tidak akan mempengaruhi nilai mata kuliah anda. Jawaban anda akan diolah dan hasilnya akan digunakan untuk pengembangan Prodi Bimbingan dan Konseling. Terimakasih atas kesediaan anda dalam mengisi kuesioner ini. B. Petunjuk Pengisian 1. Bacalah setiap butir-butir pertanyaan dibawah ini dengan cermat 2. Isilah sesuai dengan keadaan diri anda 3. Berilah tanda centang () pada lembar jawaban yang disediakan SL : Selalu KK : Kadang-kadang S : Sering TP : Tidak Pernah

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 4 73 SL : Selalu S : Sering KK : Kadang-kadang TP : Tidak Pernah No Pernyataan 1. Saya percaya diri saat tampil di depan kelas 2. Saya berani mengungkapkan pendapat di depan umum 3. Saya menerima kekurangan fisik yang saya miliki. 4. Saya bangga dengan diri sendiri. 5. Saya merasa minder saat tampil di depan kelas. 6. Saya lebih banyak menyimpan pendapat daripada mengungkapkannya. 7. Kekurangan fisik yang saya miliki membuat saya tidak percaya diri. 8. Saya mampu bersikap santai dalam mengerjakan tugas. 9. Saya mengerjakan tugas dengan senang hati. 10. Saya mampu mengungkapkan perasaan marah ataupun jengkel terhadap teman dengan tepat tanpa menyakiti perasaannya. 11. Saya berusaha untuk mengerjakan tugas walaupun sebenarnya saya malas. 12. Saya brusaha memendam kejengkelan terhadap teman karena takut menyakiti perasaannya. 13. Saya dapat menerima keadaan diri saya. 14. Saya mampu menghadapi kegagalan dengan lapang dada. 15. Kekurangan yang ada pada diri saya membuat saya kurang percaya diri. 16. Kegagalan yang saya alami membuat saya patah semangat. 17. Saya bersemangat dalam mengikuti perkuliahan. 18. Saya merasa senang karena kegiatan belajar saya ditunjang dengan kondisi fisik dan kesehatan yang baik. 19. Saya mengetahui bakat dan ketrampilan diri, serta mengembangkannya. 20. Saya mampu mengatur sarana yang memadai untuk menunjang kegiatan belajar. S 21. aya mampu mengatur strategi belajar dengan tepat yang menunjang kelancaran studi. 22. Ketika hendak mengikuti perkuliahan saya merasa lelah, jemu dan mengantuk sehingga tidak dapat mengikuti perkuliahan dengan baik. SL S KK T P

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 4 74 SL : Selalu S : Sering KK : Kadang-kadang TP : Tidak Pernah 23. Saya mengalami kesulitan untuk mempersiapkan kondisi fisik dan psikis sehingga saat mengikuti perkuliahan menjadi kurang bersemangat. 24. Saya belum memahami bakat yang saya miliki. 25. Karena masalah ekonomi saya kurang mampu menyediakan sarana belajar yang memadai untuk menunjang kegiatan belajar. 26. Saya kurang mampu mengatur strategi belajar karena kegiatan yang terlalu padat. 27. Saya kurang mampu menghargai pendapat teman. 28 Saya kurang mampu memahami sifat teman sekelas. 29. Saya mampu memikirkan akibat sebelum mengambil keputusan. 30. Saya mampu mencari alternatif pemecahan masalah, sehingga dapat terselesaikan dengan baik. 31. Saya mengambil keputusan tanpa memikirkan akibat yang akan terjadi. 32. Saya mematuhi peraturan yang diberlakukan oleh pihak Universitas maupun Prodi. 33. Saya memiliki kemauan yang tinggi untuk mengenal lingkungan Universitas. 34. Menurut saya peraturan yang diberlakukan oleh Universitas dan Prodi terlalu memberatkan mahasiswa. 35. Saya aktif mengikuti kegiatan organisasi di Prodi. 36. Saya kurang memiliki minat untuk mengikuti kegiatan organisasi di Universitas maupun di Prodi. 37. Saya mampu menyumbangkan ide dan pendapat disaat mengerjakan tugas kelompok. 38. Saya mampu bekerjasama dengan teman-teman dalam sebuah kelompok. 39. Saya mampu menghargai pendapat teman-teman. 40. Saya mampu berperan aktif dalam mengerjakan tugas kelompok. 41. Saya mampu mengambil manfaat dari semua hal yang dibahas dalam belajar kelompok. 42. Saya kurang mampu memberikan sumbangan ide kepada teman saat mengerjakan tugas kelompok. 43. Saya kesulitan mengambil manfaat dari semua yang dibahas dalam belajar kelompok. 44. Saya melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawab sendiri.

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 4 75 SL : Selalu S : Sering KK : Kadang-kadang TP : Tidak Pernah 45. Saya merasa tidak perlu membuat jadwal kegiatan. 46. Saya mampu menghormati keyakinan yang dianut oleh teman lain. 47. Saya mampu menjalin persahabatan dengan semua teman di kelas maupun di luar kelas. 48. Saya mampu menjalin hubungan yang akrab dengan dosen. 49. Saya mampu bersikap hormat pada semua dosen. 50. Saya memiliki keberanian untuk bertanya pada dosen ketika mengalami kesulitan pada mata kuliah tertentu. 51. Saya hanya mau bersahabat dengan teman yang membuat saya nyaman. 52. Saya segan untuk menjalin hubungan yang akrab dengan dosen. 53. Saya malas bertanya pada dosen ketika mengalami kesulitan belajar. 54. Saya tetap bekerja walaupun badan terasa lelah dan akhirnya mudah terserang penyakit. 55. Saya memiliki kemampuan untuk mengatur waktu. 56. Saya membuat jadwal harian dan menjalankannya dengan disiplin. 57. Saya menjalankan tugas dari universitas maupun prodi dengan penuh tanggung jawab. 58. Saya malas mengerjakan tugas mata kuliah yang terlalu banyak. 59. Saya memahami keadaan teman yang sedang mengalami kesulitan dan berusaha membantunya. 60. Saya meyakini pentingnya menghargai perasaan teman. 61. Saya menjalin persahabatan atas dasar kejujuran dan kesetiaan. 62. Saya bersikap ramah dengan semua teman. 63. Saya menghormati orang yang lebih tua. 64. Saya meyakini bahwa berbohong akan merugikan diri sendiri dan orang lain. 65. Saya mampu membuat keputusan dengan melakukan segala pertimbangan terlebih dahulu. 66. Saya bersikap sesuai dengan nilai-nilai yang saya yakini. 67. Saya mampu berperilaku sesuai norma yang ada di masyarakat. 68. Saya mampu menjalani hidup apa adanya.

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 5 DATA RELIABILITAS PENELITIAN Case Processing Summary N % Case Valid 45 100.0 s Excluded(a) 0 .0 Total 45 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's N of Alpha Items .9 3 1 68 76

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 6 FREKUENSI BAIK BURUKNYA PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA DALAM BELAJAR Kurang Baik Cukup Baik Baik Sangat Baik 104.00 107.00 109.00 114.00 118.00 119.00 120.00 122.00 124.00 125.00 126.00 128.00 129.00 131.00 133.00 134.00 136.00 140.00 141.00 142.00 143.00 144.00 146.00 150.00 152.00 158.00 163.00 164.00 169.00 Total Frequency 1 1 1 1 1 1 2 2 1 1 4 2 3 2 2 1 3 1 1 1 1 2 4 1 1 1 1 1 1 45 Percent 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 4.4 4.4 2.2 2.2 8.9 4.4 6.7 4.4 4.4 2.2 6.7 2.2 2.2 2.2 2.2 4.4 8.9 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 100.0 Valid Percent 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 4.4 4.4 2.2 2.2 8.9 4.4 6.7 4.4 4.4 2.2 6.7 2.2 2.2 2.2 2.2 4.4 8.9 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 2.2 100.0 Cumulative Percent 2.2 4.4 6.7 8.9 11.1 13.3 17.8 22.2 24.4 26.7 35.6 40.0 46.7 51.1 55.6 57.8 64.4 66.7 68.9 71.1 73.3 77.8 86.7 88.9 91.1 93.3 95.6 97.8 100.0 77

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 7 78 FREKUENSI PENGUSULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN PENGEMBANGAN PENYESUAIAN DIRI DALAM BELAJAR MAHASISWA Kurang Baik Cukup Baik Baik Sangat Baik 92 107 108 110 112 113 114 115 117 119 120 121 123 124 125 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 140 141 143 144 145 148 150 151 154 155 156 160 166 167 Total Frequency 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 2 1 1 1 4 2 2 2 2 2 2 3 3 2 4 1 1 2 1 3 1 2 5 1 2 2 1 68 Percent 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 2.9 1.5 1.5 2.9 1.5 1.5 1.5 5.9 2.9 2.9 2.9 2.9 2.9 2.9 4.4 4.4 2.9 5.9 1.5 1.5 2.9 1.5 4.4 1.5 2.9 7.4 1.5 2.9 2.9 1.5 100.0 Valid Percent 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 2.9 1.5 1.5 2.9 1.5 1.5 1.5 5.9 2.9 2.9 2.9 2.9 2.9 2.9 4.4 4.4 2.9 5.9 1.5 1.5 2.9 1.5 4.4 1.5 2.9 7.4 1.5 2.9 2.9 1.5 100.0 Cumulative Percent 1.5 2.9 4.4 5.9 7.4 8.8 10.3 11.8 13.2 16.2 17.6 19.1 22.1 23.5 25.0 26.5 32.4 35.3 38.2 41.2 44.1 47.1 50.0 54.4 58.8 61.8 67.6 69.1 70.6 73.5 75.0 79.4 80.9 83.8 91.2 92.6 95.6 98.5 100.0

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 8 79

(96)

Dokumen baru