Pengaruh nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan dan manfaat ekonomi tangible bagi nasabah Bank Sampah `Gemah Ripah` Dusun Badegan Bantul, Yogyakarta - USD Repository

Gratis

0
4
196
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH NILAI JUAL SAMPAH, STATUS PEKERJAAN NASABAH, PARTISIPASI NASABAH TERHADAP SALDO TABUNGAN DAN MANFAAT EKONOMI TANGIBLE BAGI NASABAH BANK SAMPAH “GEMAH RIPAH” DUSUN BADEGAN BANTUL, YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Menempuh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi Oleh: Hariyanto NIM : 101324033 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERSEMBAHAN Alhamdulillah robbil’alamin. Dengan segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rahmat, serta karunia-Nya sehingga skripsi ini dapat selesai di susun. Karya kecil ini ku persembahkan untuk : Kedua Orangtuaku Ayahanda Siswanto dan Ibunda Sari yang selalu memberiku semangat, kasih sayang, dukungan, serta do’a yang tak hentihentinya dihaturkan untuk mendukung penulis dalam menyelesaikan skripsi Kakek Samuel Tegay dan Nenek Rynto, terima kasih atas nasehat, do’a, cinta, kasih sayang, motivasi yang engkau berikan kepada penulis hingga mampu menyelesaikan perkulihan dengan baik Adik-adikku, Lastri Rindiyantika dan Arif Aribimo yang selalu memberikan senyuman keceriaan My Soulmate Hanun Prastiwi yang selalu memberikan motivasi, cinta dan kasih sayang yang luar biasa Para pendidik yang selalu membimbing dan menuntunku dalam menuju kesuksesan Sahabat-sahabatku tercinta PE angkatan 2010 Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Kupersembahkan karya ini untuk almamatrku : Universitas Sanata Dharma iv

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh. (Andrew Jackson) Kebahagiaan itu seperti batu arang, ia diperoleh sebagai produk sampingan dalam proses pembuatan sesuatu. (Aldous Huxley) Yang kalah adalah wujud hukuman atas kegagalan. Pemenang adalah penghargaan atas kesuksesannya. (Bob Gilbert) Kesuksesan terbesar dalam hidup bukanlah karena kita tidak pernah jatuh. Tetapi ketika kita mampu bangkit setiap kali kita terjatuh. (Hariyanto) v

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK PENGARUH NILAI JUAL SAMPAH, STATUS PEKERJAAN NASABAH, PARTISIPASI NASABAH TERHADAP SALDO TABUNGAN DAN MANFAAT EKONOMI TANGIBLE BAGI NASABAH BANK SAMPAH “GEMAH RIPAH” DUSUN BADEGAN BANTUL, YOGYAKARTA Hariyanto Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2014 Penelitian ini bertujuan untuk menguji besarnya pengaruh nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan dan manfaat ekonomi tangible bagi nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksplanatif pada nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul dengan jumlah populasi 547 nasabah. Jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin dan didapat 85 responden yang dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel dengan metode accidental sampling. Pengujian analisis data dengan uji prasyarat normalitas, uji multikoliniearitas, dan uji heteroskedastiditas. Uji hipotesis dilakukan dengan alat analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh positif dan signifikan (sig = 0,013 < α = 0,05) nilai jual sampah terhadap saldo tabungan dengan koefisien beta sebesar 0,263 dan nilai sig sebesar 0,013; (2) ada pengaruh negatif dan signifikan (sig = 0,274 > α = 0,05) status pekerjaan nasabah terhadap saldo tabungan dengan koefisien beta sebesar 0,109 dan nilai sig sebesar 0,274; (3) ada pengaruh positif dan signifikan (sig = 0,005 < α = 0,05) partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan dengan koefisien beta sebesar 0,309 dan nilai sig sebesar 0,005; (4) ada pengaruh positif dan signifikan (sig = 0,014 < α = 0,05) nilai jual sampah terhadap manfaat ekonomi tangible dengan koefisien beta sebesar 0,269 dan nilai sig sebesar 0,014; (5) ada pengaruh negatif dan signifikan (sig = 0,305 > α = 0,05) status pekerjaan nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible dengan koefisien beta sebesar 0,107 dan nilai sig sebesar 0,305; (6) ada pengaruh positif dan signifikan (sig = 0,047 < α = 0,05) nilai jual sampah terhadap manfaat ekonomi tangible dengan koefisien beta sebesar 0,226 dan nilai sig sebesar 0,047. Hasil analisis R2 untuk model 1 sebesar 0,265, dan R2 untuk model 2 sebesar 0,202. viii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT THE INFLUENCE OF SELLING RUBBISH, THE OCCUPATION OF CUSTOMER STATUS, CUSTOMER PARTICIPATION OF SAVINGS BALANCES AND TANGIBLE ECONOMIC BENEFITS FOR THE RUBBISH BANK “GEMAH RIPAH”, BADEGAN BANTUL, YOGYAKARTA Hariyanto Sanata Dharma University Yogyakarta 2014 The aims fo this research are to examine how valuable the price of rubbish, of customer status, customer participation in the balance of savings and tangible economic benefits for the customers of the Rubbish Bank "Gemah Ripah" Badegan in Bantul, Yogyakarta. This study is an explanative research conducted in Rubbish Bank “Gemah Ripah”, Badegan in Bantul. The population of this study were 547 customer. The sampling technique was Slovin‟s formula. The research samples were 85 respondents. The data were collected by questionnaires. The normality tests of the data analysis were performed by appliying prerequisite, test multicoliniearity, and test of heteroscedastiditas. The hypotheses of test was a multiple linear regression analysis. The results of this study show that: (1) there is a positive and significant effect (sig = 0.013 <α = 0.05) of the value of the saving balance of selling rubbish with a beta coefficient: 0.263 and 0.013; (2) there is a negative and significant effect (sig = 0.274> α = 0.05) on the occupation of the balance of savings customers with a beta coefficient: 0.109 and 0.274; (3) there is a positive and significant effect (sig = 0.005 <α = 0.05) customer participation on bank balance with a beta coefficient: 0.309 and 0.005; (4) there is a positive and significant effect (sig = 0.014 <α = 0.05) of the value of selling rubbish is to tangible economic benefits to the beta coefficient: 0.269 and 0.014; (5) there is a negative and significant effect (sig = 0.305> α = 0.05) on the occupation of customer tangible of economic benefits to the beta coefficient: 0.107 and 0.305; (6) there is a positive and significant effect (sig = 0.047 <α = 0.05) of the value of selling rubbish to tangible economic benefits to the beta coefficient: 0.226 and 0.047. The results of the analysis of R2 for model 1 are 0.265, and R2 for model 2 is 0.202. ix

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Alhamdulillah robbil„alamin. Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Pengaruh Nilai Jual Sampah, Status Pekerjaan Sampah, Partisipasi Nasabah Terhadap Saldo Tabungan dan Manfaat Ekonomi Tangible Bagi Nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan, Yogyakarta”. Penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan skripsi ini tidaklah mungkin terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada : 1. Allah SWT atas segala petunjuk dan hidayah-Nya; 2. Bapak Rohandi, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta; 3. Bapak Indra Darmawan, S.E., M.Si. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universtas Sanata Dharma Yogyakarta; 4. Bapak Y.M.V. Mudayen, S.Pd., M.Sc. selaku Dosen Pembimbing I yang dengan sabar, ikhlas dan banyak meluangkan waktu untuk membimbing penulis dalam penyusunan skripsi ini hingga selesai; 5. Bapak Indra Darmawan, S.E., M.Si. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta; sekaligus selaku Dosen Pembimbing II yang telah meluangkan banyak waktu dan memberikan bimbingan, kritik dan saran kepada penulis hingga mampu menyelesaikan skripsi ini; 6. Bapak Dr. Yohanes Harsoyo. selaku Dosen Penguji yang telah banyak meluangkan waktu dalam memberikan bimbingan, kritik, dan saran untuk kesempurnaan skripsi ini; 7. Segenap Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah mendidik dan memberikan banyak ilmu pengetahuan dengan sepenuh hati yang tak akan pernah terlupakan; 8. Ibu Christina Kristiani selaku Tenaga Administrasi Program Studi Pendidikan Ekonomi yang telah banyak membantu penulis selama menjalankan pendidikan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta; 9. Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat yang telah memberikan beasiswa kepada penulis; 10. Bapak Bambang Suwerda, SST., M.Si. selaku Direktur Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul yang telah banyak membantu penulis dalam terlaksananya penelitian; x

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ..................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ................................................................... iii PERSEMBAHAN ..................................................................................... iv MOTTO ..................................................................................................... v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ................................................... vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA . vii ABSTRAK ................................................................................................. viii ABSTRACT ................................................................................................ ix KATA PENGANTAR ............................................................................... x DAFTAR ISI .............................................................................................. xii DAFTAR TABEL ..................................................................................... xv DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................. xvii BAB I PENDAHULUAN .......................................................................... 1 A. Latar Belakang Masalah ............................................................. 1 B. Identifikasi Masalah ................................................................... 5 C. Rumusan Masalah ...................................................................... 6 D. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ............................ 7 E. Tujuan Penelitian ......................................................................... 8 F. Manfaat Penelitian ..................................................................... 9 BAB II TINJAUAN PUSTAKA ............................................................. 10 A. Sampah ...................................................................................... 10 1. Definisi Sampah .................................................................. 10 xii

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2. Jenis-jenis Sampah ...................... ........................................ 10 3. Sumber Sampah ................................................................... 13 4. Berdasarkan Bentuknya ....................................................... . 13 5. Pengelolaan Sampah .............. ............................................. . 14 B. Dampak yang Ditimbulkan Oleh Sampah .................................. 29 C. Kebijakan Pengelolaan Sampah .................................................. 30 D. Ekonomi Hijau (Green Economy) .............................................. 31 1. Pengertian Ekonomi Hijau.............. ..................................... . 31 2. Konsep Ekonomi Hijau.............. .......................................... . 32 E. Manfaat Ekonomi ....................................................................... 36 1. Tangible .............. ................................................................. . 36 2. Intangible .............. ............................................................... . 37 F. Menabung .............. ..................................................................... . 37 1. Pengertian Menabung .............. ............................................ . 37 2. Manfaat Menabung .............. ............................................... . 38 G. Bank ............................................................................................ . 38 1. Pengertian Bank .............. .................................................... . 38 2. Pengertian Bank Sampah .............. ...................................... . 39 H. Hasil Penelitian Sebelumnya .............. ........................................ . 39 I. Kerangka Berpikir dan Hipotesis .............. ................................. . 42 1. Kerangka Berpikir .............. ................................................. . 42 2. Hipotesis .............. ................................................................ . 46 BAB III METODE PENELITIAN ......................................................... 47 A. Jenis Penelitian .......................................................................... 47 B. Tempat dan Waktu Penelitian ................................................... 47 C. Subjek dan Objek Penelitian ...................................................... 48 D. Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel .................. 48 E. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ............................. 49 F. Teknik Pengumpulan Data ......................................................... 52 G. Teknik Analisis Data ................................................................... 52 H. Uji Prasyarat .............. ................................................................. . 54 I. Uji Asumsi Klasik .............. ........................................................ . 55 xiii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV GAMBARAN UMUM ............................................................... 57 A. Bank Sampah “Gemah Ripah” ................................................... 57 B. Pola Mekanisme Bank Sampah “Gemah Ripah” ........................ 60 C. Aspek Kesehatan Lingkungan, dan Perekonomian ..................... 63 D. Gambaran Umum Wilayah Dusun Badegan Bantul.................... 64 E. Kondisi Sosial Ekonomi Dusun Badegan ................................... 66 F. Kondisi Lingkungan Hidup ......................................................... 67 BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN ................................ 69 A. Deskripsi Responden ................................................................... 70 B. Analisis Data Y1 (Saldo Tabungan) ............................................ 73 1. Uji Prasyarat ......................................................................... 73 a. Uji Normalitas Y1 .......................................................... 73 b. Uji Normalitas Y2 .......................................................... 74 2. Uji Asumsi Klasik ................................................................ 75 a. Uji Multikolinieritas ...................................................... 75 b. Uji Heteroskedastisitas .................................................. 76 3. Analisis Regresi Linier Berganda Y1 ................................... 77 4. Pengujian Koefisien Determinasi R Square ......................... 84 C. Analisis Data Y2 (Manfaat Ekonomi Tangible) .......................... 85 1. Uji Asumsi Klasik ................................................................ 85 a. Uji Multikolinieritas ...................................................... 85 b. Uji Heteroskedastisitas .................................................. 86 2. Analisis Regresi Linier Berganda Y2 .................................. 87 3. Pengujian Koefisien Determinasi R Square ......................... 94 D. Pembahasan ................................................................................. 95 BAB VI KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN .............. 103 A. Kesimpulan ................................................................................. 103 B. Keterbatasan ............................................................................... 105 C. Saran ............................................................................................ 106 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 107 xiv

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 3.1. Kisi-kisi Kuesioner Variabel Terikat .............................................. 50 Tabel 3.2. Kisi-kisi Kuesioner Variabel Bebas ................................................ 51 Tabel 4.1. Jumlah RT Berdasarkan Dusun di Kelurahan Bantul ..................... 65 Tabel 4.2. Jumlah Penduduk Menurut RT di Dusun Badegan Bantul ............ 66 Tabel 4.3. Mayoritas Pencarian Warga Dusun Badegan ................................. 67 Tabel 5.1. Karakteristik Responden Berdasarkan Umur ................................. 70 Tabel 5.2. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ................... 71 Tabel 5.3. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan ................. 72 Tabel 5.4. Hasil Uji Normalitas Saldo Nasabah ............................................. 73 Tabel 5.5. Hasil Uji Normalitas Manfaat Ekonomi Tangible ......................... 75 Tabel 5.6. Hasil Uji Multikolinearitas Saldo Tabungan ................................. 76 Tabel 5.7. Hasil Uji Heteroskedastistas Saldo Tabungan ............................... 77 Tabel 5.8. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Saldo Tabungan ............. 78 Tabel 5.9. Tabel R2 untuk Menentukan Besarnya Koefisien Determinan ..... 78 Tabel 5.10. Hasil Uji F (Uji Ketepatan Model) ............................................. 79 xv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 5.11. Hasil Uji Multikolinieritas Manfaat Ekonomi Tangible .............. 85 Tabel 5.12. Hasil Uji Heterokedastistas Manfaat Ekonomi Tangible ............ 86 Tabel 5.11. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Manfaat Ekonomi ........ 88 Tabel 5.12. Tabel R2 untuk Menentukan Besarnya Koefisien Determinan ... 88 Tabel 5.13. Hasil Uji F (Uji Ketepatan Model) ............................................. 88 xvi

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Surat Ijin Penelitian Lampiran 2 Kuesioner Penelitian Lampiran 3 Data Penelitian Lampiran 4 Data Induk Penelitian Lampiran 5 Hasil Olah Data Penelitian Lampiran 6 Tabel Distribusi t Lampiran 7 Tabel Distribusi F Lampiran 8 Tabel Distribusi Z Lampiran 9 Berat Sampah Lampiran 10 Gambaran Bank Sampah “Gemah Ripah” xvii

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan sehari-hari persoalan antara manusia dan sampah tidak dapat dipisahkan. Sampah selalu menjadi isu penting bahkan menjadi fenomena sosial hampir di seluruh lingkungan kota-kota maupun daerah-daerah di Indonesia akibat lajunya pembangunan dan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, gaya hidup masyarakat dari tahun ketahun terus meningkat dan tidak dibarenginya kesadaran terhadap pengelolaan sampah yang masih rendah dikarenakan masyarakat masih beranggapan bahwa sampah merupakan sisa dari sebuah proses yang tidak diinginkan dan tidak mempunyai nilai sehingga harus segera dilenyapkan dari lingkungan mereka tinggal. Bantul merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kepadatan penduduk yang tinggi. Kabupaten Bantul memiliki 17 Kecamatan yaitu Kecamatan Srandakan, Sanden, Kretek, Pundong, Bambanglipuro, Pandak, Bantul, Jetis, Imogiri, Dlingo, Pleret, Piyungan, Banguntapan, Sewon, Kasihan, Pajangan, dan Sedayu. Jumlah penduduk Kabupaten Bantul yaitu 910.572 jiwa. Ada 5 Kecamatan di Bantul yang memiliki kepadatan penduduk tinggi diantaranya Kecamatan Banguntapan 4.218 jiwa/km2, Sawon 3.835 jiwa/km2, Kasihan 3.410 jiwa/km2, Bantul 2.699 jiwa/km2 dan jetis 2.122 jiwa/km2. (BPS Sensus Penduduk 2010). 1

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 BLH Kabupaten Bantul, DIY mencatat rata-rata volume sampah di Bantul pada tahun 2013 mencapai 636,17 ton/hari. Sedangkan sampah yang terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), Piyungan Bantul, DIY mencapai 41,101 ton/hari, sehingga sisanya 595,069 ton atau 93% tidak terangkut setiap harinya. Suwerda (2012:38), menjelaskan bahwa kondisi masalah sampah rumah tangga, sampah yang dihasilkan oleh warga belum dikelola dengan baik. Masyarakat masih beranggapan bahwa sampah tidak mempunyai nilai jual, dan harus segera dilenyapkan dari lingkungan tempat mereka tinggal. Data pengamatan menunjukan bahwa masih rendahnya partisisipasi masyarakat untuk mengolah sampah yang mereka hasilkan setiap harinya, 30% warga membakar sampah mereka hasilkan, 25% warga membuang sampah di sembarang tempat (selokan, sungai, TPA liar), 20% warga menimbun sampah dalam keadaan tercampur, 20% warga (KK) dilayani oleh petugas pengambil sampah dengan membayar retribusi sampah, dan 5% warga dengan cara lain. Menurut Data dari Departemen Pekerjaan Umum dalam buku Suwerda (2012:11), hingga saat ini sebagian besar sumber sampah masih berasal dari sampah rumah tangga 48%, sampah pasar 24%, sampah perkantoran 1%, industri 1%, fasilitas umum 5%, drainase 0%, fasilitas komersial 9%, dan sumber sampah lainya 6%. Kemampuan pemerintah untuk mengelola sampah hanya mencapai 40,09% di perkotaan dan 1.02% di perdesaan. Pertambahan jumlah sampah yang tidak diimbangi dengan pengelolaan yang ramah lingkungan akan menyebabkan terjadinya perusakan dan pencemaran lingkungan. Menurut Kustiah (2005:1), lebih jauh lagi, penanganan sampah yang tidak komprehensif akan berdampak

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 terhadap keadaan sosial dan ekonomi masyarakat yang dimana pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat, misalnya; bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk (kumuh) karena sampah bertebaran dimana-mana. Dalam kaitannya dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam, ekonomi hijau (green economy) harus dapat merubah pola pemanfaatan sumber daya alam yang eksploratif dan berjangka pendek ke pola pemanfaatan sumber daya alam yang berorientasi jangka panjang, mengacu pada 3 (tiga) pilar pembangunan berkelanjutan (pilar ekonomi, pilar sosial dan pilar ekologis), serta bertumpu pada daya dukung dan daya tampung lingkungan. Menurut Soemarwoto (2006:11), pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam pada pilar ekonomi, sosial dan ekologis merupakan syarat penting mewujudkan pembangunan berkelanjutan, sebagaimana disepakati dalam KTT pembangunan berkelanjutan di Johannesburg tahun 2002. Ketiga pilar tersebut harus dijalankan secara terintegrasi dan saling memperkuat satu sama lain. Lahirnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang “Pengelolaan Sampah”, yang kemudian dilengkapi dengan peraturan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2013 tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga merupakan tonggak sejarah perubahan pradigma yang mendasar dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Bantul, DIY yaitu dari pradigma (kumpul, angkut, dan buang) menjadi pengelolaan yang bertumpu pada pengurangan sampah dan penanganan sampah. Kegiatan pengurangan sampah bermakna agar seluruh lapisan masyarakat, baik

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 instansi pemerintahan, pendidikan, pasar/industri, masyarakat melaksanakan kegiatan pembatasan timbunan sampah, melakukan pendauran ulang, dan pemanfaatan kembali sampah atau yang lebih dikenal dengan sebutan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) melalui upaya-upaya cerdas, efisien, dan terprogram. Sistem pengelolaan sampah dengan tabungan sampah pertama kali didirikan tahun 2008 di Kabupaten Bantul, Yogyakarta dengan nama Bank Sampah “Gemah Ripah” yang berbasis masyarakat. Atas prakarsa seorang dosen Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta yang bernama Bambang Suwerda, SST., MSi bersama masyarakat Pedukuhan Badegan, Bantul. Bank Sampah “Gemah Ripah” didirikan sebagai upaya untuk meminimalisir dampak lingkungan yang berada di masyarakat. Sistem yang berjalan dalam Bank Sampah “Gemah Rimpah” layaknya bank konvensional, namun terjadi perbedaan yang cukup unik. Nasabah dalam hal ini adalah anak-anak hingga orang dewasa baik secara individual maupun kelompok, menjadi anggota penabung sampah yang dibuktikan dengan adanya kepemilikan nomor rekening, dan buku tabungan sampah, serta berhak atas hasil tabungan sampah yang dinilai dengan sejumlah uang (Rp). Bank Sampah “Gemah Ripah” menerima sampah jenis anorganik dan spesifik dari seluruh nasabah yakni kertas, plastik, botol, kaleng dan jenis sampah spesifik yakni besi, aki, baja dan lainnya. Untuk setiap 1 kilogram jenis sampah anorganik maupun spesifik dihargai berpariasi tergantung jenisnya dan kategori kualitas sampah itu sendiri. Sedangkan sampah jenis organik, Bank Sampah “Gemah Ripah” tidak menghargai jenis sampah kotor ini, melainkan Bank

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 Sampah “Gemah Ripah” melalui bengkel kerja kesehatan lingkungan “Gemah Ripah” mengajak nasabah mengolahnya menjadi pupuk kompos yang akan digunakan sendiri oleh para nasabah yang kebanyakan berlatar belakang jenis pekerjaan petani dan ibu rumah tangga. Pengelolaan sampah pada Bank Sampah “Gemah Ripah” selain menabung sampah, didalamnya juga ada upaya memberdayakan masyarakat dalam penanganan sampah untuk mereka jadikan produk-produk yang memiliki nilai jual seperti, tas, topi, dompet, souvenir, dan lainnya, hasil penjualan itulah yang akan menambah saldo tabungan nasabah selain hasil tabung sampah kotor yang dapat menyumbang kebutuhan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah”. Dengan melihat tersebut penulis bermaksud mengadakan penelitian dengan judul: ”PENGARUH NILAI JUAL PARTISIPASI SAMPAH, STATUS PEKERJAAN NASABAH TERHADAP SALDO NASABAH, DAN TABUNGAN DAN MANFAAT EKONOMI TANGIBLE BAGI NASABAH BANK SAMPAH “GEMAH RIPAH” DUSUN BADEGAN BANTUL, YOGYAKARTA” B. Identifikasi Masalah Dalam kehidupan sehari-hari persoalan antara manusia dan sampah tidak dapat dipisahkan. Sampah selalu menjadi isu penting bahkan menjadi fenomena sosial hampir diseluruh lingkungan kota-kota maupun daerah-daerah di Indonesia akibat lajunya pembangunan dan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, gaya hidup masyarakat dari tahun ketahun terus meningkat. Kondisi masalah sampah rumah tangga, sampah yang dihasilkan oleh warga belum dikelola dengan

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 baik. Masyarakat masih beranggapan bahwa sampah tidak mempunyai nilai jual, dan harus segera dilenyapkan dari lingkungan tempat mereka tinggal. Data pengamatan menunjukan bahwa masih rendahnya partisisipasi masyarakat untuk mengolah sampah yang mereka hasilkan setiap harinya. 30% warga membakar sampah mereka hasilkan, 25% warga membuang sampah di sembarang tempat (selokan, sungai, TPA liar), 20% warga menimbun sampah dalam keadaan tercampur, 20% warga (KK) dilayani oleh petugas pengambil sampah dengan membayar retribusi sampah, dan 5% warga dengan cara lain. C. Rumusan Masalah 1. Apakah ada pengaruh signifikan nilai jual sampah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul? 2. Apakah ada pengaruh signifikan status pekerjaan nasabah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul? 3. Apakah ada pengaruh signifikan partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul? 4. Apakah ada pengaruh signifikan nilai jual sampah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul? 5. Apakah ada pengaruh signifikan status pekerjaan nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul? 6. Apakah ada pengaruh signifikan partisipasi nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul?

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 D. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel penelitian adalah suatu atribut dari orang atau objek yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya dalam kelompok tersebut Sugiyono (2009:38). Variabel-variabel dan definisi operasional dalam penelitian ini adalah: 1. Nilai Jual Sampah (X1) Nilai jual sampah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah sejumlah uang diperoleh dari sampah yang distorkan nasabah ke Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul, dalam satuan rupiah selama satu bulan. Indikatornya adalah rata-rata nilai jual sampah sampah organik, sampah anorganik, dan sampah spesifik yang disetorkan nasabah dalam waktu satu bulan. 2. Status Pekerjaan Nasabah (X2) Status pekerjaan nasabah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah keadaan atau kedudukan nasabah dalam hubungannya dengan kegiatan/pekerjaan yang dijalaninya sehari-hari. Indikatornya adalah status nasabah yang bekerja dan status nasabah yang tidak bekerja. 3. Partisipasi Nasabah (X3) Partisipasi nasabah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah frekuensi nasabah menabung sampah dan keikutsertaannya dalam mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Indikatornya adalah frekuensi menabung dan partisipasi dalam kegiatan Bank Sampah “Gemah Ripah” dalam satu bulan.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 4. Saldo Tabungan (Y1) Saldo tabungan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah besarnya tabungan akhir nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” pada akhir bulan yang belum diambil ataupun belum dibelanjakan. Indikatornya adalah jumlah saldo akhir tabungan nasabah pada saat penelitian berlangsung diukur dengan satuan rupiah (Rp). 5. Manfaat Ekonomi Tangible (Y2) Manfaat Ekonomi Tangible adalah besarnya tabungan yang secara faktual ditarik nasabah dari Bank Sampah “Gemah Ripah” untuk memenuhi kebutuhan dalam satu bulan. Indikatornya akumulasi uang yang ditarik nasabah dari buku tabungan di Bank Sampah “Gemah Ripah selama satu bulan. E. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah diatas dapat dirumuskan tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu: 1. Untuk mengetahui pengaruh nilai jual sampah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. 2. Untuk mengetahui pengaruh status pekerjaan nasabah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. 3. Untuk mengetahui pengaruh partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. 4. Untuk mengetahui pengaruh nilai jual sampah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 5. Untuk mengetahui pengaruh status pekerjaan nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. 6. Untuk mengetahui pengaruh partisipasi nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. F. Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini adalah: 1. Bagi Masyarakat Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai pentingnya masalah pengelolaan sampah yang memiliki manfaat ekonomi tangible yang dirasakan oleh nasabah setelah adanya Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul, Yogyakarta, sehingga masyarakat lebih tertarik untuk menabung sampah. 2. Bagi Pengembangan Ilmu Pengetahuan Hasil penelitian ini diharapkan mampu mengungkap sistem pengelolaan sampah untuk menambah ilmu pengetahuan. Penelitian ini juga diharapkan dapat digunakan sebagai referensi peneliti selanjutnya. 3. Bagi Pemerintah Hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu masukan bagi pemerintah agar mendukung sepenuhnya dalam pengembangan keberadaan bank-bank sampah diseluruh Indonesia untuk mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Sampah 1. Definisi Sampah Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat. Sementara Apriadji (2002:1), memberikan definisi sampah adalah zat-zat atau benda-benda yang sudah tidak terpakai lagi, baik berupa bahan buangan yang berasal dari rumah tangga maupun pabrik sebagai sisa proses industri. Definisi lain dikatakan Manik (2004:67), bahwa sampah adalah suatu benda yang tidak digunakan atau tidak dikehendaki dan harus dibuang, yang dihasilkan oleh kegiatan manusia. Dari ketiga definisi di atas sampah dapat diidentifikasikan sebagai barang yang tidak dipakai, tidak mempunyai nilai jual atau tidak berharga dan tidak dikehendaki lagi, yang dimana merupakan sisa hasil atau buangan kegiatan sehari-hari manusia sehingga harus segera dilenyapkan dari lingkungan tempat mereka tinggal. 2. Jenis-jenis Sampah Suwerda (2012:11), juga membagi jenis sampah berdasarkan dikelompokan menurut sifatnya menjadi dua, yaitu: a. Sampah organik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan 10

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. Sampah rumah tangga sebagaian besar merupakan bahan organik, misalnya sampah dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah, dan daun. b. Sampah anorganik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non hayati, baik berupa produk sintetik maupun hasil proses teknologi pengolahan bahan tambang, atau sumber daya alam dan tidak dapat diuraikan oleh alam. Misalnya botol, plastik, dan kaleng dan sejenisnya. Jenis sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual kembali untuk dijadikan produk lainnya. Beberapa sampah anorganik yang dapat dijual adalah plastik, botol, kaleng, kaca, kerdus dan kertas koran sejenisnya. Menurut data Dinas Pekerjaan Umum (1986) diacu dalam Kastaman dan Kramadibrata (2007:74), sampah dapat dibagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu: 1) Sampah basah (Garbage), yaitu sampah yang susunannya terdiri atas bahan organik yang mempunyai sifat mudah membusuk jika dibiarkan dalam keadaan basah. Termasuk jenis sampah ini adalah sisa makanan, sayuran, buah-buahan, dedaunan, dan sebagainya. 2) Sampah kering (Rubbish), yaitu sampah yang terdiri atas bahan anorganik yang sebagian besar atau seluruh bagiannya sulit membusuk. Sampah ini dapat dibagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu:

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 a) Sampah kering logam, misalnya; kaleng, pipa besi tua, mur, baud, seng, dan sega jenis logam yang sudah using. b) Sampah kering non logam, yaitu terdiri atas: (1)Sampah kering mudah terbakar (Cobustible Rubbish), misalnya; kertas, karton, kayu bekas, kulit, kain-kain using, dan lain-lain. (2)Sampah kering sulit terbakar (Non Cobustible Rubbish), misalnya; pecahan gelas, botol, kaca, dan lain-lain. (3)Sampah lembut, yaitu sampah yang susunannya terdiri partikelpartikel kecil dan memiliki sifat mudah berterbangan serta membahayakan atau mengganggu pernafasan dan mata. Yang termasuk dalam sampah ini adalah debu dan abu. Apriadji (2002:1), menggolongkan sampah kedalam 4 (empat) kelompok, yaitu meliputi: 1) Human excreta, merupakan bahan buangan yang dikeluarkan dari tubuh manusia, meliputi tinja (feces) dan air kencing (urine). 2) Sewage, merupakan air limbah yang dibuang oleh pabrik maupun rumah tangga. 3) Refuse, merupakan bahan sisa proses produksi atau hasil sampingan kegiatan rumah tangga, refuse inilah yang bisa disebut sebagai sampah. 4) Industrial waste, merupakan bahan-bahan buangan dari sisa proses industri.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 3. Sumber Sampah Suwerda (2012:9), berdasarkan sumbernya sampah dibagi menjadi beberapa sumber, antara lain: a. Sampah rumah tangga b. Sampah dari pertanian c. Sampah sisa bangunan d. Sampah dari perdagangan dan perkantoran e. Sampah dari industri 4. Berdasarkan Bentuknya Sampah adalah bahan baik padat atau cairan yang tidak dipergunakan lagi dan dibuang. Menurut bentuknya sampah dapat dibagi sebagai: a. Sampah padat Sampah padat adalah segala bahan buangan selain sampah cair. Dapat berupa sampah rumah tangga misalnya; sampah dapur, sampah kebun, plastik, metal, gelas. Menurut bahannya sampah ini dikelompokan menjadi sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik merupakan sampah yang berasal dari bahan yang mengandung bahan-bahan organik, seperti sisa-sisa sayuran, hewan, kertas, potongan-potongan kayu dari peralatan rumah tangga, potongan-potongan ranting, rumput. b. Sampah cair Sampah cair adalah bahan cairan yang telah digunakan dan tidak diperlakukan kembali dan dibuang ke tempat pembuangan sampah,

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 misalnya limbah rumah tangga; sampah cair yang dihasilkan dari dapur, kamar mandi, dan tempat cucian. 5. Pengolahan Sampah Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, yang dimaksud dengan pengelolaan sampah adalah kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah. Menurut Apriadji (2002:7), dalam menangani sampah, banyak cara yang dapat dilakukan, seperti berikut: a. Penimbunan tanah (land fill), sampah yang terkumpul dari rumah tangga dan pasar dimanfaatkan untuk menimbun tanah rendah, kemudian diratakan dan dipadatkan hingga ketinggian yang diinginkan. Cara ini yang masih dominan dilakukan di kota-kota Indonesia. b. Penimbunan tanah secara sehat (sanitary land fill), sampah diperlakukan seperti cara land fill, namun setelah mencapai ketinggian yang diinginkan, permukaan atasnya segera ditimbun tanah minimal setebal 60 cm, dibandingkan dengan teknik land fill, teknik ini dapat mengurangi dampak dari timbunan sampah seperti bau tak sedap. c. Pembakaran sampah (incineration) teknik ini memerlukan pengawasan lebih, agar sampah yang dibakar tidak tersisa dan minim asap. d. Penghancuran (pulverization), sampah dihancurkan menjadi potongan kecil sehingga lebih ringkas dan dapat dimanfaatkan untuk menimbun tanah rendah serta dibuang ke laut tanpa menimbulkan pencemaran.

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 e. Pengomposan (composting), sampah kelompok rubbish disisihkan dan garbage dihancurkan sampai lumat agar proses pembusukan sampah (decomposition) oleh mikro organisme berlangsung baik, ditimbun secara teratur dalam hamparan hingga membusuk sempurna, dikeringkan, kemudian digiling dan siap digunakan. f. Makanan ternak (hogfeeding) memanfaatkan garbage. g. Pemanfaatan ulang (recycling), untuk jelas sampah rubbish. Menurut Suwerda (2012:13), pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyarakat saat ini, antara lain: 1. Pengelolaan sampah rumah tangga dengan sistem tradisional a. Pengertian Pengelolaan sampah rumah tangga sistem tradisional adalah sistem pengelolaan sampah yang banyak dilakukan oleh warga terutama pedesaan, dimana sampah dikumpulkan, kemudian dilakukan pembuangan atau pemusnahan. b. Prinsip dasar Sampah-sampah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga, dikumpulkan tanpa dilakukan pemilihan, kemudian dibuang dijugangan (pawuhan). Sampah yang ada dijugangan (pawuhan) kemudian dibakar atau ditimbun. Sampah selain dibuang ke jugangan, juga dibuang ke sungai, selokan, parit, atau saluran irigasi.

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 c. Kajian pengelolaan sampah dengan sistem tradisional 1) Ditinjau dari aspek kesehatan 2) Menyebabkan pencemaran udara akibat pembakaran sampah, sehingga dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Menurut Mohammad (2007) dalam Suwerda (2012:14), pengelolaan sampah dengan pembakaran sampah akan mengakibatkan pencemaran udara. 3) Menyebabkan pencemaran air, akibat penimbunan sampah di dalam tanah (sampah tercampur mengandung B3). Menurut Epa (2005) dalam bukunya Suwerda (2012:14), melaporkan bahwa satu baterai cadmium dapat mencemari 600.000 liter air. Hal ini menunjukkan bahwa sampah yang dibuang di tanah maupun air akan mengakibatkan dampak terjadinya pencemaran tanah dan pencemaran air. 4) Menimbulkan bau tak sedap, akibat pembuangan sampah di tempat terbuka (open dumping). Pembuangan sampah dengan sistem terbuka menyebabkan lingkungan menjadi tidak bersih. Kebersihan merupakan kondisi dimana bebas dari kotoran, termasuk diantaranya bebas dari adanya debu, sampah, dan timbulnya bau. 5) Mengurangi nilai estetika. Keberadaan sampah yang dibuang di sembarang tempat, atau dibuang disungai akan menimbulkan pemandangan yang tidak sedap, dan dapat mengurangi nilai estetika di suatu wilayah.

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 6) Media bagi faktor penyebab penyakit. Timbunan sampah dapat menjadi tempat perkembangbiakan lalat. Keberadaan lalat atau tikus di timbunan sampah akan menjadi media perantara berbagai penyakit, yang dapat membahayakan bagi kesehatan masyarakat. d. Ditinjau dari aspek pendidikan Pembuangan sampah dengan sistem konvensional, secara tidak langsung mendidik anak untuk meniru prilaku orang tua/dewasa, agar setiap sampah yang dihasilkan dari rumah dibuang di sembarang tempat dan dibakar. Kebiasaan ini akan terus berlangsung hingga mereka dewasa, untuk selanjutnya mereka akan mencontohkan prilaku mereka ke generasi berikutnya. Sistem konvensional tidak ada upaya terhadap pendidikan warga untuk memilah sampah. Pengelolaan sampah dengan sistem tradisional atau konvensional dari segi pendidikan bertentangan dengan saran yang disampaikan oleh Murniramli (2008) dalam Suwerda (2012:15), bahwa cara pendidikan anak agar peduli terhadap sampah adalah dengan: 1) Mengajak anak-anak untuk melihat TPS (Tempat Pengumpulan Sampah) terdekat agar mereka melihat gunungan sampah dan beragamnya sampah yang ada disitu. 2) Mengajarkan anak tentang perlunya memisahkan sampah, tidak cukup dengan ceramah dikelas. Melakukan kegiatan praktek dengan menimbun aneka jenis sampah di dalam tanah, dan

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 menunggu beberapa minggu, kemudian memeriksa kondisi sampahnya. Anak-anak akan mengetahui secara langsung sampah mana yang hancur, dan sampah mana yang tidak hancur. 3) Mengajak anak-anak untuk memisahkan sampah, oleh karena itu wajib bagi sekolah untuk mempunyai tempat sampah minimum empat bulan, yaitu kotak sampah basah, sampah plastik, sampah botol, dan kota sampah khusus kertas (kertas koran, kertas buku tulis, kertas print), kemudian mengajak mereka untuk berkelompok membuat prakarya dari sampah kertas, botol atau apa saja yang dapat dimanfaatkan, kalau perlu, mengadakan perlombaan antara kelas. 4) Membiasakan anak-anak untuk peka dan tidak malu memungut sampah yang ada di depannya, dan menegur orang yang membuang sampah sembarangan. Pesankan kepada mereka untuk membawa kantong plastik dari rumah, dan jika mereka berjalan kaki ke sekolah, ajakan untuk menjadi anggota pasukan semut, yang bertugas memunguti sampah di sepanjang jalan yang mereka lalui. e. Ditinjau dari aspek sosial ekonomi Warga tidak mendapatkan manfaat secara ekonomi dari sampah, karena dalam penanganan sampah tidak dilakukan pemilahan. Sampah mereka campur, kemudian dibuang dan atau dibakar. Menurut Walhi (2006) dalam Suwerda (2012:16), pembuangan sampah yang tercampur

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 merusak dan mengurangi nilai dari material yang mungkin masih dapat dimanfaatkan lagi. 2. Pengelolaan sampah rumah tangga dengan sistem “Kumpul-AngkutBuang” a. Pengertian Sistem pengelolaan sampah rumah tangga dengan sistem “Kumpul-Angkut-Buang”, adalah sistem pengelolaan sampah dimana sampah yang dihasilkan dari rumah tangga, dikumpulkan di TPS, kemudian diangkut/diambil petugas, untuk selanjutnya dilakukan pembuangan di TPA sampah menurut Walhi (2006) dalam Suwerda (2012:17). b. Prinsip pengelolaan sampah Sampah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga, tanpa dilakukan pemilahan sampah (tercampur), dimasukan dalam wadah/ember didepan rumah, kemudian oleh petugas pengambil sampah yang umumnya menggunakan gerobak sampah, sampahsampah tersebut dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Sampah-sampah yang sudah terkumpul di TPS, secara berkala diangkut oleh truk pengangkut sampah ke TPA untuk dilakukan pembuangan. Berdasarkan Data Statistik Persampahan Indonesia tahun 2008 menunjukan bahwa jumlah sampah yang di angkut ke TPS/TPA sebesar 116 juta ton/tahun. TPS berupa bangunan permanen 34%, bangunan semi permanen 39%, dan TPS yang berupa kontainer saja 27%.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 Pengangkutan sampah adalah fasilitas transportasi sampah yang hanya melayani pemindahan sampah dari TPS dan/atau pemukiman menuju ke tempat pengelolaan sampah dan/atau TPA. Hampir semua armada truk pengangkut sampah dimiliki pemerintah 97% sedangkan milik swasta hanya 3%. Tempat pemrosesan akhir sampah (TPA) terdapat dihampir semua kota/kabupaten di Indonesia. Berdasarkan Data Statistik Persampahan Indonesia tahun 2008, jumlah TPA yang masih digunakan di Sumatra (57), Jawa (75), Balinusra (11), Kalimantan (19), Sumapapua (17). Suwerda (2012:17). c. Ditinjau dari aspek kesehatan Pengelolaan sampah dengan sistem ini berorientasi pada pengangkutan dan pemindahan sampah, sehingga tidak menangani sampah, akan tetapi dapat menimbulkan permasalahan baru di tempat lain. Beberapa contoh adalah di Bandung, dihadapkan permasalahan timbunan sampah di perkotaan. Bogor dihadapkan masalah TPA Bojong, sehingga warga menolak keberadaan TPA Bojong, karena menimbulkan keluhan bau dan gangguan kesehatan, kualitas udara yang tercemar, kerawanan sosial. Di Jakarta, dihadapkan masalah dengan longsornya TPA Bantar Gebang, yang menimbulkan banyak korban jiwa. Pembuangan sampah yang tercampur dapat merusak dan mengurangi nilai material yang mungkin masih dapat dimanfaatkan dari sampah-sampah tersebut. Bahan-bahan organik dapat mengkontaminasi atau mencemari bahan-bahan yang mungkin masih dapat didaur ulang,

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 dan racun dapat menghancurkan kegunaan dari keduanya. Pemilahaan sampah yang dilakukan di TPA akan membahayakan kesehatan pemulung. Pemulung dalam mencari sampah di lokasi TPA tidak menggunakan alat pelindung diri (ADP) yang memadai, sehingga mereka berpotensi timbulnya gangguan kesehatan karena kontak langsung dengan sampah. Jumlah pemulung di 116 kota/kabupaten di Indonesia sebanyak 14.538 orang pemulung. Data KNLH, (2008) dalam Suwerda (2012:19). d. Ditinjau dari aspek pendidikan Sampah yang dikumpulkan masih tercampur antara sampah organik dan anorganik, sehingga tidak ada upaya edukasi warga untuk memilah sampah. Kepedulian warga dalam mengelola sampah masih rendah, sehingga mereka mau membayar retribusi sampah per bulan dengan harapan sampah yang mereka hasilkan cepat lenyap dari pandangan mereka karena sampah di anggap sangat berbau dan mengotori rumah mereka. e. Ditinjau dari aspek sosial ekonomi Masyarakat tidak dapat manfaat secara ekonomi dari sampah yang mereka hasilkan, karena dalam penanganan sampah tidak dilakukan pemilahan. Sampah mereka campur baik jenis sampah organik maupun sampah anorganik, kemudian diangkut dan dibuang ke

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 TPA sampah. Mereka bahkan mau mengeluarkan uang untuk membayar retribusi sampah. 3. Pengelolaan sampah dengan sistem mandiri dan produktif a. Pengertian Pengelolaan sampah dengan sistem mandiri dan produktif adalah sistem pengelolaan sampah yang melibatkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengelola sampah. Upaya-upaya pengelolaan sampah dengan menggerakkan partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam mengelola sampah telah banyak dilakukan saat ini. Di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa wilayah mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, seperti di Kampung Sukunan Sleman, Perumahan Minomartani, Perumahan Tirtasari, Kampung Jelak Sleman, Metes II Sedayu, dan lain-lain. Sistem ini menekankan kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah yang mereka hasilkan, dan tidak harus selamanya tergantung dari pemerintah. Masyarakat dibiasakan untuk memilah sampah. Hal ini sesuai dengan disampaikan oleh Adnan (2008) dalam Suwerda (2012:20), bahwa kegiatan pemilahan sampah harus dilakukan sedini mungkin pada sumbernya (perumahan, kawasan komersial dan lain-lain). Hal ini merupakan metode yang paling efektif untuk mendapatkan jenis sampah tertentu yang tidak terkontaminasi oleh jenis-jenis sampah jenis lainnya, sehingga akan

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 memudahkan untuk proses daur ulang. Di sisi lain, pemeliharaan sampah di TPA harus dihindari karena beberapa alasan sebagai berikut: menurunkan nilai/kualitas sampah, membahayakan kesehatan manusia (pemulung), dan menyulitkan operasional dan perawatan TPA. Pokok kegiatan dalam upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengelola sampah dengan sistem mandiri dan produktif adalah adanya perubahan perilaku dalam menangani sampah, penyediaan teknologi tepat guna, dan menjaga keberlanjutan program pengelolaan sampah. Mendaur ulang semua sampah dan mengembalikan ke perekonomian masyarakat atau ke alam adalah suatu alternatif yang sangat menjanjikan, baik bagi terwujudnya lingkungan yang bebas dari sampah maupun bagi peningkatan perekonomian masyarakat. Daur ulang sampah juga akan mengurangi tekanan terhadap sember daya alam, dan dapat meminimalisasi jumlah sampah yang ada menurut Gunawan, (2007) dalam Suwerda (2012:21). b. Prinsip dasar Sistem pengelolaan sampah secara mandiri dan produktif menekankan pentingnya memilah dari rumah tangga, yaitu dengan tiga kantong tempat sampah. Setiap rumah tangga memisahkan sampah sesuai jenisnya, seperti sampah plastik, kertas dan kaleng/botol. Plastik sachet minuman, snack dan refill bisa didaur ulang menjadi kerajinan seperti tas, dompet, topi, tempat koran, dan

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 lain-lain, sedangkan sampah organik rumah tangga dimasukkan dalam gentong/drum komposter. Sampah yang sudah menjadi kompos ini dapat dijual. Sampah yang sudah terpilah dari rumah, kemudian dibawa ke drum/tong sampah sesuai jenisnya. Sampah terpilah yang terkumpul di drum/tong sampah tersebut kemudian diangkut petugas dibawa ke TPS. Sampah yang sudah terkumpul di TPS, kemudian disortir, dan dipacking untuk selanjutnya dijual. Hasil penjualan dimanfaatkan untuk biaya operasional dan sisanya masuk kas kampung. c. Kajian pengelolaan sampah dengan sistem mandiri dan produktif 1) Ditinjau dari aspek kesehatan a) Rumah menjadi lebih bersih, sehat, dan bebas dari sampah. b) Mengurangi pembakaran sampah sehingga dapat mengurangi terjadinya pencemaran udara yang bisa menimbulkan gangguan kesehatan. c) Mengurangi pencemaran air, terutama air sumur gali dari sampah-sampah anorganik yang biasanya ditimbun warga. d) Mengurangi resiko gangguan kesehatan pemulung yang ada di TPA. d. Ditinjau dari aspek pendidikan Sampah yang dikumpulkan sudah terpilah antara sampah organik dan anorganik, sehingga dengan sistem ini ada upaya

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 edukasi/pendidikan bagi warga untuk memilah sampah. Kepedulian warga dalam mengelola sampah mulai tumbuh. e. Ditinjau dari aspek sosial ekonomi Warga mendapat manfaat secara ekonomi dari sampah, karena dalam penanganan sampah dilakukan pemilahan. Sampah-sampah yang dapat di daur ulang mereka jadikan produk-produk yang mempunyai nilai jual tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga, dan dapat menambah kas bagi kampung. 4. Pengelolaan sampah dengan tujuan sampah di bank sampah a. Pengertian Bank sampah adalah suatu tempat dimana terjadi kegiatan pelayanan terhadap penabung sampah yang dilakukan oleh teller bank sampah. Ruangan bank sampah dibagi dalam tiga ruang/locker tempat menyimpan sampah yang ditabung, sebelum diambil oleh pengepul/pihak ketiga. Penabungan dalam hal ini adalah seluruh warga baik secara individual maupun kelompok, menjadi anggota penabung sampah yang dibuktikan dengan adanya kepemilikan nomor rekening, dan buku tabungan sampahnya. Teller adalah petugas bank sampah yang bertugas melayani penabung sampah antara lain, menimbang berat sampah, melabeli sampah, mencatat dalam buku induk, dan berkomunikasi dengan pengepul. Pengepul adalah perseorangan dan/atau lembaga yang masuk dalam sistem pengelolaan sampah dengan tabungan sampah dan

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 menilai secara ekonomis setiap sampah yang ditabung oleh warga baik individual maupun komunal. Pengelolaan sampah dengan sistem tabungan sampah di bank sampah, menekankan pentingnya warga memilah sampah seperti yang dikembangkan dalam pengelolaan sampah dengan sistem mandiri dan produktif. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, dimana setiap warga harus memilah sampah yang dihasilkan dari sumbernya. Sampah-sampah yang selama ini dibuang di sembarang tempat atau dibakar warga karena dianggap tidak mempunyai nilai, setelah dipilah kemudian ditabung atau diinvestasikan ke bank sampah. Mekanisme kerja menabung sampah oleh warga hampir sama dengan mekanisme menabung uang di perbankan pada umumnya, dimana setiap penabung sampah mendapat nomor rekening dan buku tabungan sampah. b. Prinsip dasar Mulai dari rumah tangga sebagai awal timbunan, sampah dilakukan pemilihan sesuai dengan jenisnya (kertas, plastik, kaleng/botol). Setelah sampah dipilah dari rumah, kemudian warga membawa sampah ke bank sampah untuk ditabung. Penabung akan dilayani oleh petugas bank sampah yang disebut teller yang berasal dari masyarakat. Secara berkala sampah-sampah yang ditabung akan dibeli oleh pengepul dan pengepul akan memberi nilai ekonomi setiap

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 sampah, yang selanjutnya dikirim ke teller untuk dimasukkan ke buku tabungan sampah masing-masing penabung. Seperti halnya dengan pengelolaan sampah dengan sistem mandiri dan produktif, sistem pengelolaan sampah dengan tabungan sampah di bank sampah, yaitu penabung, petugas/teller, dan pengepul. Pengelolaan sampah dengan bank sampah juga melibatkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengelola sampah. Terdapat tiga komponen utama dalam pengelolaan sampah dengan tabungan sampah di bank sampah, yaitu penabung, petugas/teller, dan pengepul. Pengelolaan sampah dengan bank sampah selain menabung sampah, di dalamnya juga ada upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengurangi sampah yang mereka hasilkan, memanfaatkan sampah, dan melakukan daur ulang sampah seperti kerajinan styrofoam, kerajinan plastik menjadi aneka produk rumah tangga. c. Kajian pengelolaan sampah dengan sistem tabungan sampah di bank sampah 1) Ditinjau dari aspek kesehatan a) Dapat menciptakan rumah menjadi bersih, sehat dan bebas dari sampah. b) Mengurangi kebiasaan pembakaran sampah sehingga dapat mengurangi terjadinya pencemaran menimbulkan gangguan kesehatan. udara yang bisa

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 c) Mengurangi pencemaran air terutama air sumur gali dari sampah-sampah anorganik yang biasanya ditimbun warga. d) Mengurangi resiko gangguan kesehatan pemulung yang ada di TPA. e) Kata Bak sampah, apabila ditambahkan huruf “N” diantara huruf “A” dan huruf “K” maka menjadi bank, maka menjadi bank sampah sehingga secara tidak langsung akan merubah persepsi dari kotor (bak sampah) menjadi persepsi yang bersih (bank sampah). Bank sampah dapat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. 2) Ditinjau dari aspek pendidikan a) Sampah yang dikumpulkan sudah terpilah antara sampah organik dan anorganik, sehingga dengan sistem ini ada upaya edukasi warga untuk memilah sampah, sehingga mereka peduli terhadap lingkungan. b) Menabung sampah dapat membiasakan anak-anak untuk menabung, sehingga mereka memahami betul arti pentingnya menabung ketika mereka beranjak dewasa, mereka belajar memaknai sampah yang mereka hasilkan. 3) Ditinjau dari aspek sosial ekonomi a) Dapat menambah penghasilan keluarga dari tabungan nasabah. b) Dapat mengakrabkan hubungan antar anggota masyarakat.

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 c) Dapat menekan biaya transportasi yang harus dikeluarkan pengepul untuk mencari sampah. d) Menciptakan wirausahawan baru di bidang pembeli sampah (pengepul), karena kehadiran bank sampah di masyarakat akan membutuhkan hadirnya pengepul-pengepul baru disuatu wilayah, sehingga dapat meningkatkan strata perekonomian di masyarakat. Bank sampah akan dapat mengurangi jumlah pemulung yang mencari sampah, dan menambah jumlah pengepul sampah. Dalam jangka panjang warga yang berprofesi pemulung akan beralih menjadi pengepul. B. Dampak Yang Ditimbulkan Oleh Sampah Penanganan sampah yang tidak komprehensif akan berdampak terhadap keadaan sosial dan ekonomi masyarakat yang dimana pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyaraka. Misalnya: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk (kumuh) karena sampah bertebaran dimana-mana. Oleh karena itu sampah menjadi salah satu masalah yang memerlukan penanganan yang tepat, karena jika tidak di tangani dengan baik masalah sampah ini menjadi masalah yang serius dan merugikan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Penanganan sampah dengan baik dapat minimbulkan dampak positif yang menguntungkan bagi masyarakat secara luas, yang dimana keuntungan dari dampak positif sampah, yaitu: 1. Sampah dapat dipakai untuk menimbun tanah. 2. Dapat digunakan untuk pupuk sebagai penyubur tanah dan mempercepat pertumbuhan tanaman 3. Dapat digunkan sebagai pakan ternak 4. Dapat dimanfaatkan kembali setalah didaur ulang 5. Proses pengelolaan sampah dapat membuka lapangan kerja C. Kebijakan Pengolahan Sampah Penyelenggaraan pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga sebagaimana tertuang dalam Pasal 19 di dalam UndangUndang Nomor 18 Tahun 2008 tentang “Pengelolaan Sampah”, yang kemudian dilengkapi dengan peraturan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2013 tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga merupakan tonggak. Menurut Hadisuwito (2007:7), masyarakat dapat menerapkan beberapa cara dalam pengelolaan sampah antara lain: 1. Reduce (mengurangi), masyarakat meminimalisasi barang yang dipergunakan agar tidak banyak sampah yang dihasilkan. 2. Reuse (memakai kembali), masyarakat dapat memilih barang yang dapat dipakai kembali.

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 3. Recycle (mendaur ulang), masyarakat dapat mendaur ulang barang yang sudah tidak terpakai walaupun tidak semua barang dapat di daur ulang. 4. Replane (mengganti), masyarakat dapat mengganti barang sekali pakai dengan barang yang lebih tahan lama serta gunakan barang-barang yang ramah lingkungan. D. Ekonomi Hijau (Green Economy) 1. Pengertian Ekonomi Hijau United Nation Environment Programme (UNEP) memberikan pengertian ekonomi hijau (green economy) sebagai kegiatan perekonomian yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial di satu sisi, tetapi di sisi lain mampu menghilangkan dampak negatif pertumbuhan ekonomi terhadap lingkungan dan kelangkaan sumber daya alam. Menurut Dhewanti (2012:1), meski demikian, sebagai sebuah paradigma pembangunan, ekonomi hijau (green economy) perlu dikedepankan dalam rangka pemerintah melakukan kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam, untuk mencegah kerusakan lingkungan serta pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan. Pengertian ekonomi hijau dapat dirumuskan sebagai kegiatan perekonomian yang tidak merugikan atau merusak lingkungan. Sementara itu, United Nation Environment Programme (UNEP) mengaitkan pengertian ekonomi hijau (green economy) dengan makna

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial, dengan memberikan pengertian bahwa: Greening the economy refers to the process of reconfiguring business and infrastructure to deliver better returns on natural, human and economic capital investments, while at the same time reducing greenhouse gas emissions, extracting and using less natural recources, creating less waste and reducing social disparities. Dengan demikian ekonomi hijau (green economy) merupakan kegiatan ekonomi yang selain dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan akhir kegiatan ekonomi, juga diharapkan memberi dampak tercapainya keadilan, baik keadilan bagi masyarakat maupun lingkungan dan sumber daya alam itu sendiri. Filosofi ekonomi hijau (green economy) adalah adanya keseimbangan antara kesejahteraan ekonomi rakyat dan keadilan sosial dengan tetap mengurangi resiko-resiko kerusakan lingkungan dan ekologi. Dalam hal inilah esensi ekonomi hijau (green economy) sebagai model pembangunan ekonomi yang berbasis pembangunan berkelanjutan. 2. Konsep Ekonomi Hijau Menurut Mumbunan (2012), konsep ekonomi hijau (green economy) menjadi paradigma dalam pembangunan berkelanjutan yang penting dalam menanggulangi dampak perubahan iklim yang terjadi. Pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga pembangunan harus didasarkan pada konsep pembangunan yang

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 berkelanjutan (sustainable development). Ekonomi hijau (green economy) kurang lebih menjadi jawaban dari ekonomi coklat, yaitu kegiatan ekonomi yang memproduksi banyak karbon. Ekonomi coklat merupakan kegiatan ekonomi yang menggunakan energi secara tidak efisien (boros) tetapi secara sosial tidak cukup inklusif, yaitu tidak melibatkan banyak orang dalam proses pengambilan keputusannya. Menurut Kartodihaedjo (2006:7), dalam kaitannya dengan pengelolaan dan pemanfaatan bahan tambang dan mineral batu bara misalnya, kegiatan ekonomi coklat sangat dominan. Selain berdampak buruk pada kualitas lingkungan, munculnya kasus-kasus pertambangan di Freeport atau Newmont menunjukan bahwa secara sosial masih sangat eksklusif, tidak mewujudkan keadilan sosial. Manfaat dari eksploitasi tambang tersebut sebagian besar dinikmati hanya oleh sebagian kecil orang/kelompok dalam bentuk izin atau hak-hak pemanfaatan yang diperolehnya. Padahal dampak negatif dari kegiatan pertambangan tersebut justru ditanggung oleh masyarakat sekitar yang menanggung kerusakan lingkungan. Hal inilah yang ingin diminimalisir/dihindari melalui pembangunan berparadigma ekonomi hijau (green economy). Dalam kaitannya dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam, ekonomi hijau harus dapat merubah pola pemanfaatan sumber daya alam yang eksploratif dan berjangka pendek ke pola pemanfaatan sumber daya alam yang berorientasi jangka panjang, mengacu pada 3 (tiga) pilar pembangunan berkelanjutan (pilar ekonomi, pilar sosial dan pilar

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 ekologis), serta bertumpu pada daya dukung dan daya tampung lingkungan. Menurut Soemarwoto (2006:11), pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam pada pilar ekonomi, sosial dan ekologis merupakan syarat penting mewujudkan pembangunan berkelanjutan, sebagaimana disepakati dalam KTT pembangunan berkelanjutan di Johannesburg tahun 2002. Ketiga pilar tersebut harus dijalankan secara terintegrasi dan saling memperkuat satu sama lain. Menurut Nurlinda (2009:212), implementasinya memang tidak mudah, karena yang sering terjadi adalah justru pertentangan diantara ketiga pilar pembangunan tersebut. Dalam kaitan dengan implementasi ketiga pilar pembangunan berkelanjutan di atas, maka konsep ekonomi hijau (green economy) melengkapinya, bahkan ekonomi hijau menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan. Ekonomi hijau (green economy) menurut Cato (2010:6), mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: a. Suatu ekonomi hijau (green economy) merupakan ekonomi yang berbasis lokal. b. Dalam ekonomi hijau (green economy), orang-orang akan berhubungan satu dengan yang lain lebih dulu dan baru kemudian berdagang. Pasar dipandang sebagai tempat bersosialisasi dan persahabatan yang menyenangkan di mana berita dan pandangan politik dipertukarkan seperti halnya barang dan uang.

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 c. Ekonomi hijau (green economy) sangat mungkin melibatkan distribusi aset dengan menggunakan harta warisan yang ditingkatkan dan pajak capital gain. d. Dalam ekonomi hijau (green economy), pajak kemungkinan digunakan juga secara strategis untuk mempengaruhi kekuasaan dan perilaku bisnis. Dominasi neoliberal dari pembuatan keputusan mengakibatkan pergeseran pajak dari korporasi ke pendapatan dari penduduk swasta. e. Ekonomi hijau (green economy) akan dipandu oleh nilai keberlanjutan dari pada oleh nilai uang. f. Ekonomi hijau (green economy) akan meninggalkan kecanduan pada pertumbuhan ekonomi dan mengarah pada ekonomi steady-state. g. Ekonomi hijau (green economy) akan menjadi ekonomi yang ramah di mana hubungan dan komunitas menjadi pengganti konsumsi dan teknologi. h. Ekonomi hijau (green economy) memberi peran yang lebih luas bagi ekonomi informal dan sistem koperasi dan berbasis komunitas yang saling mendukung. i. Dalam ekonomi hijau (green economy), sistem kesehatan akan fokus pada pengembangan kesehatan yang baik dan penyediaan perawatan primer, berbasis lokal dari pada obat berteknologi tinggi dan perusahaan farmasi yang luas. j. Ekonomi hijau (green economy) akan menggantikan bahan bakar fosil dan sistem pertanian intensif dengan pertanian organik dan berbagai

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 sistem seperti pertanian dengan dukungan komunitas, di mana manusia terhubung lebih dekat dengan sumber pangannya. E. Manfaat Ekonomi 1. Tangible Tangible sendiri dapat diidentifikasi sebagai berikut, yaitu: a. Jelas oleh indera terutama indera peraba b. (Dari terutama aset bisnis) yang memiliki substansi fisik dan nilai moneter intrinsik c. Mampu menjadi dirasakan, terutama mampu ditangani atau disentuh atau dirasakan d. Jelas untuk sentuhan-sentuhan teraba e. Mampu diperlakukan sebagai fakta Manfaat ekonomi tangible yaitu manfaat berwujud yang secara faktual dapat dilihat pergerakannya melalui pendapatan yang diraih serta biaya yang dikeluarkan oleh seseorang/perusahaan atas keuntungan atau dampak yang dapat diukur secara ekonomis Irani dan Love (2001). Dari definisi diatas manfaat ekonomi tangible dapat diidentifikasi melalui manfaat berwujud yang secara faktual dapat dilihat dari saldo yang digunakan untuk menyumbang kebutuhan.

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2. 37 Intangible Intangible sendiri dapat diidentifikasi sebagai berikut, yaitu: a. (Dari terutama aset bisnis) tidak memiliki substansi fisik atau nilai intrinsik produktif b. Tidak mampu yang dirasakan oleh indera terutama indera peraba c. Tidak nyata, tidak mampu disentuh, tidak jelas untuk disentuh, mudah dipahami, tak terlihat d. Sulit untuk dijabarkan atau mengidentifikasi e. Kurang substansi atau realitas, untuk mampu disentuh atau dilihat f. Aset yang dijual meskipun tidak material atau fisik Manfaat ekonomi intangible adalah manfaat yang tidak berwujud atas keuntungan atau dampak yang tidak dapat diukur secara ekonomis Irani dan Love (2001). Inilah yang menjadi sulit untuk dijabarkan atau mengidentifikasi, karena bersifat tidak berwujud, tidak nyata, dan aspekaspek yang sering diabaikan atau tidak terlacak resistensinya seperti peningkatan pelayanan nasabah, peningkatan efisiensi, dan keluesan operasional, peningkatan mutu komunikasi internal dan eksternal dan peningkatan mutu perencanaan bank sampah. F. Menabung 1. Pengertian Menabung Menurut kamus Besar Bahasa Indonesia (2005), menabung yaitu menyimpan uang (dicelengan, pos, bank, dsb). Secara luas menabung

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 dapat diartikan sebagai suatu kegiatan menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk dikumpulkan sebagai cadangan. 2. Manfaat Menabung Adapun manfaat menabung adalah seperti berikut ini: a. Untuk belajar hemat b. Belajar mengatur keuangan c. Belajar berusaha untuk suatu yang di inginkan d. Sebagai antisipasi kala membutuhkan uang e. Agar lebih mandiri G. Bank 1. Pengertian Bank Menurut Undang-Undang Perbankan Nomor 10 Tahun 1998 dan Undang-Undang Perbankan Nomor 3 Tahun 2004 yang menyatakan pengertian bank itu adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Definisi lain dikatakan Suyanto (2001:152), perbankan adalah segala sesuatu yang mencakup tentang bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Adapula pengertian bank dapat diidentifikasikan bahwa bank adalah tempat pelaksanaan kegiatan suatu

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 usaha secara konvensional yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. 2. Pengertian Bank Sampah Sistem yang berjalan dalam pengelolaan bank sampah layaknya bank konvensional yaitu sama-sama menghimpun dana, cuma Bank Sampah “Gemah Ripah” dalam pengumpulan dananya dalam bentuk tabungan sampah, yang berisi hasil pengumpulan sampah yang telah dikelompokkan ke dalam jenis sampah plastik, sampah kertas, sampah botol, sampah mainan campuran, sampah botol, dan sampah lainnya yang telah dinilai dalam rupiah (Rp), kemudian dicatat dalam buku tabungan. Dilihat dari kepemilikannya bank sampah merupakan bank swasta berdasarkan sistem pengelolaannya. Sementara menurut Suwerda (2012:22), bank sampah adalah suatu tempat dimana terjadi kegiatan pelayanan terhadap penabung sampah yang dilakukan oleh teller bank sampah. G. Hasil Penelitian Sebelumnya Berdasarkan Penelitian Kartini (2009), yang berjudul “Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan masyarakat menabung sampah serta dampak keberadaan bank sampah gemah ripah”, menunjukkan: 1. Pola mekanisme yang dijalankan Bank Sampah Gemah Ripah masih sangat sederhana karena mekanisme dibentuk berdasarkan aspirasi masyarakat tanpa bantuan instansi-instansi pemerintah. Bank sampah memiliki dua sistem tabungan sampah yaitu sistem tabungan sampah

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 individual dan komunal untuk jenis sampah anorganik seperti kertas, plastik dan kaleng/botol. Nasabah individual akan menerima sebesar 85% dari hasil sampah yang ditabungkan sedangkan sisanya sebesar 15% akan masuk ke kas bank sampah. Nasabah komunal yaitu setiap RT akan menerima sebesar 30% dari hasil sampah yang ditabungkan warga sedangkan sisanya sebesar 70% akan masuk ke bank sampah. Nasabah individual maupun komunal hanya dapat mengambil saldo tabungan selama 3 bulan sekali. 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan responden untuk menabung sampah yaitu, a) Umur 2540 tahun untuk menabung sampah; b) Jumlah anggota keluarga, dimana semakin banyaknya jumlah anggota keluarga akan meningkatkan peluang responden untuk menabung sampah; c) Jarak rumah ke bank sampah, dimana semakin jauh jarak rumah ke bank sampah akan mengurangi peluang responden untuk menabung sampah; d) Jenis pekerjaan ibu rumah tangga, dimana jenis pekerjaan ibu rumah tangga akan memiliki peluang lebih besar dari pada peluang jenis pekerjaan yang lain; e) Keaktifan dalam organisasi, responden yang aktif dalam berorganisasi akan memiliki peluang lebih besar untuk menabung sampah; dan f) Penyuluhan dari bank sampah, dimana responden yang pernah mendapat penyuluhan akan memiliki peluang lebih besar untuk menabung sampah.

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 3. Bank sampah Gemah Ripah mampu mendatangkan manfaat sosial yaitu menyerap tenaga kerja walaupun sebagian besar masih bersifat sukarela. Berdasarkan persepsi responden, manfaat sosial yang paling banyak dirasakan yaitu memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah yang dirasakan 71 responden dan adanya perbaikan pelayanan sampah yang dirasakan 69 responden. Berdasarkan uji McNemar maka perubahan perilaku yang nyata/signifikan adalah membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah rumah tangga, menyediakan wadah atau tempat sampah khusus di rumah untuk memudahkan pemilahan dan mengurangi aktifitas membakar sampah. Keberadaan bank sampah mampu mendatangkan manfaat ekonomi yang dirasakan oleh 58 responden (67,44%). Selain itu bank sampah juga mendatangkan manfaat positif terhadap lingkungan yang paling banyak dirasakan oleh 76 responden (88,37%) yaitu berkurangnya tumpukan sampah di lingkungan sekitar. Adapun dampak negatif yang dirasakan 9 responden adalah banyaknya pemulung yang ingin mengambil sampah terpilah pada tengah malam sehingga mengancam keamanan lingkungan dusun badegan.

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 H. Kerangka Berpikir dan Hipotesis 1. Kerangka Berpikir a. Pengaruh nilai jual sampah sampah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Menurut para ekonomi, harga, nilai, dan manfaat (utility) merupakan konsep-konsep yang berkaitan. Utility adalah atribut suatu produk yang dapat memuaskan kebutuhan. Nilai adalah ungkapan secara kuantitatif tentang kekuatan barang untuk dapat menarik barang lain dalam pertukaran. Sedangkan sampah adalah barang yang memiliki nilai jual tetapi dalam kenyataan masyarakat masih beranggapan bahwa sampah tidak memiliki nilai jual dan harus segera dilenyapkan dari lingkungan tempat mereka tinggal. Sejak adanya Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul masyarakat sekitar terdorong merubah persepsi lama tentang sampah dari yang awalnya tidak memiliki nilai jual sekarang sampah menjadi benda yang memiliki nilai jual tinggi. Penulis menduga, persepsi itulah yang mendorong motif masyarakat untuk bertindak dari yang awalnya membuang, membakar, menjadi menabung untuk pencapaian tujuan memperoleh profit dari barang yang tidak bernilai pada awalnya. Sehingga dengan perubahan pola perilaku dan cara berpikir masyarakat yang seperti itu akan bisa meningkatkan jumlah saldo tabungan nasabah bank sampah.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 b. Pengaruh status pekerjaan nasabah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Status Pekerjaan nasabah merupakan kegiatan/pekerjaan yang dijalani nasabah setiap hari-harinya. Status pekerjaan nasabah akan memberikan pengaruh positif terhadap saldo tabungan, yang dimana semakin tinggi status pekerjaan nasabah maka secara tidak langsung akan meningkat jumlah konsumsi dan gaya hidup nasabah yang dimana secara tidak langsung mereka menghasilkan berbagai macam jenis sampah setiap harinya yang secara signifikan akan menambah sampah yang akan ditabung yang dimana dengan harapan akan menambah jumlah saldo. c. Pengaruh partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Partisipasi nasabah adalah frekuensi keikutsertaan nasabah dalam menabung sampah dan keikutsertaan kegiatan pengolahan sampah yang diadakan oleh Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Partisipasi nasabah diduga memiliki pengaruh positif terhadap saldo tabungan nasabah karena partisipasi nasabah didasarkan pada motif nasabah untuk mengikuti kegiatan atau tidak. Dengan peningkatan frekuensi nasabah dalam mengikuti kegiatan bank sampah semakin tinggi maka saldo tabungan nasabah juga akan tinggi. Hal ini terjadi karena nasabah yang aktif dalam kegiatan secara tidak langsung mereka

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 juga merasa lebih tertarik dan semangat dalam kegiatan serupa yaitu menabung sampah. d. Pengaruh nilai jual sampah sampah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah”. Apabila sampah itu adalah barang yang selalu dianggap sebagai sumber masalah dan tidak memiliki nilai jual oleh masyarakat dari waktu ke waktu baik dari masyarakat wilayah pedesaan maupun hingga wilayah perkotaan, tapi sejak bedirinya Bank Sampah “Gemah Ripah” nasabah menjual sampah yang mereka hasilkan dan mendapatkan sebuah nilai dari penjualan sampah tersebut. Dari nilai jual sampah tersebut peneliti menduga nilai jual sampah akan memberikan manfaat berwujud yang secara faktual dapat dilihat dari yang digunakan untuk menyumbang kebutuhan bagi para nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. e. Pengaruh status pekerjaan nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Status pekerjaan nasabah berkaitan erat dengan jenis dan jumlah sampah yang dihasilkan setiap harinya. Maka dengan itu peneliti menduga bahwa status pekerjaan nasabah akan berpengaruh dengan manfaat ekonomi tangible, karena status pekerjaan nasabah akan berpengaruh terhadap saldo tabungan. Sehingga semakin besar jumlah saldo tabungan akan bisa nasabah gunakan untuk menyumbang

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 memenuhi kebutuhan sehari-hari yang dimana ini adalah manfaat ekonomi tangible yang dapat dirasakan nasabah. f. Pengaruh partisipasi nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Partisipasi nasabah merupakan frekuensi menabung dan keikutsertaannya dalam kegiatan pengolahan sampah yang diadakan oleh Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Partisipasi nasabah diduga memiliki pengaruh positif terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah, karena semakin banyak frekuensi nasabah dalam menabung sampah artinya semakin banyak juga saldo tabungan nasabah. Maka semakin besar saldo tabungan nasabah akan bisa mereka gunakan atau untuk mereka ambil untuk membantu memenuhi kebutuhan yang bersifat tangible (nyata). Nilai Jual Sampah Saldo Tabungan (X1) (Y1) Status Pekerjaan Nasabah (X2) Partisipasi Nasabah (X3) Manfaat Ekonomi Tangible (Y2)

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 2. Hipotesis Berdasarkan uraian yang dikemukakan sebelumnya, maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut: a. Ada pengaruh signifikan nilai jual sampah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. b. Ada pengaruh signifikan status pekerjaan nasabah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. c. Ada pengaruh signifikan partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. d. Ada pengaruh signifikan nilai jual sampah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. e. Ada pengaruh signifikan status pekerjaan nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. f. Ada pengaruh signifikan partisipasi nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelian eksplanatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk memperoleh keterangan, informasi, dan mengenai hal-hal yang belum diketahui. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh antara nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, dan partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan dan manfaat ekonomi tangible bagi nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul, Yogyakarta. B. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Lokasi penelitian ini dilakukan di Bank Sampah “Gemah Ripah” yang berada di Dusun Badegan, Bantul. Peneliti memilih lokasi ini karena Bank Sampah “Gemah Ripah” dalam waktu yang singkat relatif cepat untuk berkembang (menambah nasabah), menarik warga agar membiasakan tidak membuang sampah sembarangan, dan mengolah barang yang tidak bermanfaat menjadi bermanfaat. 2. Waktu Penelitian Penelitian dilakukan pada bulan April 2014 47

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 C. Subjek dan Objek 1. Subjek : Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan, Bantul 2. Objek : Nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, dan partisipasi nasabah, terhadap saldo tabungan dan manfaat ekonomi tangible. D. Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel 1. Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian Arikunto (2006:130). Populasi dalam penelitian ini adalah 547 nasabah. 2. Sampel Sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut Sugiyono (2008:81). Dalam penelitian ini berdasarkan rumus slovin : Keterangan: ( ) n= sampel N= populasi d= nilai presisi 10% atau sig= 0,1 Dalam penelitian ini jumlah populasi adalah 547 nasabah, maka jumlah sampel yang digunakan adalah : n= 547 : 547 (0,1)2+1 = 547 : 6,47 = 84,544 dan dibulatkan menjadi 85 nasabah

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 3. Teknik Pengambilan Sampel Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yang dilakukan tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. E. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel penelitian adalah suatu atribut dari orang atau objek yang mempunyai variasi antara satu dengan yang lainnya dalam kelompok tersebut Sugiyono, (2009:38), maka variabel-variabel dan definisi operasional dalam penelitian ini adalah: 1. Variabel Terikat Variabel terikat adalah himpunan yang memiliki sejumlah aspek atau unsur yang di dalamya berfungsi menerima atau menyesuaikan diri dengan kondisi lain yang disebut variabel bebas. Ada 2 variabel terikat dari penelitian ini, adalah sebagai berikut : a. Saldo Tabungan (Y1) Saldo tabungan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah besarnya tabungan akhir nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” pada akhir bulan yang belum diambil ataupun belum dibelanjakan. Indikatornya adalah jumlah saldo akhir tabungan nasabah pada saat penelitian berlangsung diukur dengan satuan rupiah (Rp).

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 b. Manfaat Ekonomi Tangible (Y2) Manfaat ekonomi tangible yang dimaksud dalam penelitian ini adalah besarnya tabungan yang secara faktual ditarik nasabah dari Bank Sampah “Gemah Ripah” untuk memenuhi kebutuhan dalam satu bulan. Indikatornya akumulasi uang yang ditarik nasabah dari buku tabungan di Bank Sampah “Gemah Ripah” selama satu bulan. No 1. Variabel Saldo Tabungan Tabel 3.1. Kisi-kisi Kuesioner Variabel Terikat Indikator  Jumlah saldo akhir tabungan nasabah pada saat penelitian berlangsung diukur dengan satuan rupiah (Rp) 2 Manfaat  Akumulasi uang yang ditarik nasabah dari Ekonomi buku tabungan di Bank Sampah “Gemah Tangible Ripah” 2. Variabel Bebas a. Nilai Jual Sampah (X1) Nilai jual sampah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah sejumlah uang diperoleh dari sampah yang disetorkan nasabah ke Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul yang dihitung pada harga yang berlaku dalam satuan rupiah selama satu bulan. Indikatornya adalah rata-rata nilai jual sampah organik, sampah anorganik, dan sampah spesifik yang disetorkan nasabah dalam waktu satu bulan.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 b. Status Pekerjaan Nasabah (X2) Status pekerjaan nasabah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah keadaan atau kedudukan nasabah dalam hubungannya dengan kegiatan/pekerjaan yang dijalaninya sehari-hari. Indikatornya adalah status nasabah yang bekerja dan status nasabah yang tidak bekerja. c. Partisipasi Nasabah (X3) Partisipasi nasabah yang dimaksud dalam penelitian ini adalah frekuensi nasabah menabung sampah dan keikutsertaannya dalam mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Indikatornya adalah frekuensi menabung dan partisipasi dalam kegiatan dalam satu bulan. No 1 Variabel Nilai jual sampah Tabel 3.2. Kisi-kisi Kuesioner Variabel Bebas Indikator  Nilai jual sampah organik dalam waktu satu bulan  Nilai jual sampah anorganik dalam waktu satu bulan  Nilai jual sampah spesifik dalam waktu satu bulan  Rata-rata dari total nilai jual sampah organik, anorganik dan spesifik dalam waktu satu bulan 2 Status  Status nasabah yang bekerja pekerjaan  Status nasabat yang tidak bekerja nasabah 3 Partisipasi  Frekuensi menabung sampah ke bank Nasabah  Frekuensi partisipasi dalam kegiatan bank sampah

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 F. Teknik Pengumpulan Data 1. Kuesioner (Data Primer) Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden baik laporan tentang pribadinya maupun hal-hal yang ia ketahui. Untuk mengumpulkan data menegenai nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah, terhadap saldo tabungan dan manfaat ekonomi tangible. 2. Dokumentasi (Data Sekunder) Data sekunder meliputi daftar nasabah yang sudah tercatat di Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan, Bantul. Data tersebut yang akan digunakan peneliti untuk penelitian. G. Teknik Analisis Data 1. Analisis Deskriptif Untuk membuat generalisasi pada penelitian analisis data terhadap 85 responden yang meliputi item umur, jenis kelamin, nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah, saldo tabungan, dan manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah menggunakan analisis deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menghitung skor rata-rata (Mean) dan standar deviasi untuk item umur, jenis kelamin, nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah, saldo tabungan, dan manfaat ekonomi tangible. Rumus yang digunakan dalam mencari mean dan standar deviasi adalah sebaga berikut, Sugiyono (49:2010):

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI a. Mean= 53 ∑ b. Standar Deviasi √ ∑ ( ) Keterangan: X = rata-rata (Mean) ƩXi = jumlah skor n = jumlah responden Namun dalam penelitian ini, untuk mencari jumlah mean dan standar deviasi dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS.16.0. 2. Teknik Analisis Regresi Berganda Regresi berganda didasarkan pada hubungan fungsional ataupun kausal suatu variabel independen dengan satu variabel dependen. Persamaan umum regresi linier berganda dalam penelitian ini adalah: Y1= a + b1X1+b2X2+b3X3+e Y2= a + b1X1+b2X2+b3X3+e Keterangan: Y1 = Saldo Tabungan Y2= Manfaat Ekonomi Tangible X1 = Nilai Jual Sampah X2 = Status Pekerjaan Nasabah X3 = Partisipasi Nasabah a = Harga Y ketika harga X = 0 (harga konstan)

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 b =Angka arah atau koefisien regresi, yang menunjukkan angka peningkatan ataupun penurunan variabel dependen yang didasarkan pada perubahan variabel independen. Bila (+) arah garis naik, dan bila (-) maka arah garis turun. H. Uji Prasyarat 1. Uji Normalitas Uji asumsi normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal atau tidak. Jika nilai asymtot memiliki signifikansi lebih dari ά=0,05 maka distribusi dikatakan normal, dan jika asymtot memiliki signifikansi lebih kecil dari ά=0,05 berarti distribusi tersebut tidak normal. Dalam penelitian ini uji normalitas dilakukan dengan menggunakan Uji Kolmogorof-Smirnov dengan tingkat kepercayaan 5% atau 0,05. Jika signifikansi ≥ 0,05 maka regresi yang digunakan memiliki data residual yang berdistribusi normal. Rumus Uji Kolmogorof-Smirnov untuk uji normalitas sebagai berikut: D = Maksimum |Fo(X) − Sn(X)| Keterangan: D : Deviasi maksimum Fo(X) : Fungsi distribusi frekuensi kumulatif Sn(X) : Distribusi frekuensi kumulatif yang diobservasi. yang ditemukan.

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 I. Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik bertujuan untuk mendeteksi ada tidaknya pelanggaran dalam regresi berganda. Uji asumsi klasik dapat dilakukan sebagai berikut: 1. Uji Multikolinieritas Multikolonieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Jika variabel independen saling berkorelasi, maka variabel-variabel ini tidak ortogonal. Multikolinieritas juga dapat dilihat dari (1) nilai tolerance dan lawannya, (2) variance inflation factor (VIF). Kedua ukuran ini menunjukkan setiap variabel independen manakah yang dijelaskan oleh variabel independen lainnya. Tolerance mengukur variabilitas variabel independen yang terpilih yang tidak dijelaskan oleh variabel independen lainnya. Adapun Rumus VIF (Variance Inflation Factor) dan tolerance adalah sebagi berikut Ghozali (2006:109): Keterangan: R2x t = Nilai R2 dari hasil estimasi regresi parsial variabel independen n = Jumlah observasi (data) k = Jumlah variabel independen termasuk konstanta.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 2. Uji Heterokedastistas Heterokedastistas adalah suatu keadaan dimana varians dari kesalahan pengganggu tidak konstan untuk suatu variabel bebas. Untuk mendeteksi ada tidaknya masalah heterokedastistas digunakan uji Glejser dengan cara meregresikan antara variabel independen dengan nilai absolut residualnya. Jika signifikansi antara variabel independen dengan nilai absolut residualnya > 0,05 maka tidak terjadi masalah heterokedastistas, tetapi juga < 0,05 maka terjadi masalah heterokedastistas.

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV GAMBARAN UMUM A. Bank Sampah “Gemah Ripah” Bank Sampah “Gemah Ripah” didirikan pada tanggal 5 Juni 2008 yang merupakan subdivisi atau kelompok kerja pengelolaan sampah dari bengkel kerja kesehatan lingkungan. Bank Sampah “Gemah Ripah” merupakan aplikasi gerakan memilah dan memanfaatkan kembali sampah, yang memiliki esensi bahwa masyarakat harus sadar terhadap lingkungan sekitar. Bank sampah memiliki gabungan makna konotasi positif dan negatif. Bank merupakan lembaga yang menangani masalah keuangan termasuk mengatur lalu lintas keuangan (memberi kredit, jasa, dsb) sedangkan sampah adalah sisa atau residu yang harus dibuang dan dilenyapkan. Peranan bank sampah adalah salah satu upaya untuk membenahi dan memperbaiki sistem pengelolaan sampah yang dilakukan warga pedukuhan Badegan Bantul. Pada awalnya konsep yang diusung dianggap aneh oleh warga pedukuhan Badegan Bantul. Hal ini dapat dilihat dari respon warga ketika pengelola melakukan penyuluhan tentang pengelolaan sampah di tiap-tiap RT. Mereka beranggapan bahwa yang namanya menabung tentunya berujud uang dan banknya pun yang sudah familiar di masyarakat seperti Bank BRI, Mandiri, BCA, BNI, BPD dan lain-lain. Bank sampah didirikan karena melihat kebiasaan warga yang masih sering membakar sampah, menimbun sampah dan banyaknya warga Dusun 57

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Badegan yang terserang penyakit demam berdarah (DBD). Oleh karena itu, Bank Sampah “Gemah Ripah” didirikan dengan tujuan sebagai berikut: 1) Mengajak masyarakat untuk memilah sampah mulai dari sumber penghasil sampah, yaitu dari rumah tangga. 2) Menciptakan lingkungan rumah yang bersih dan sehat 3) Menanamkan pentingnya menabung pada masyarakat 4) Menjalin komunikasi antara warga dalam mengelola sampah sehingga dapat tercipta kerukunan antara warga. Manfaat dari bank sampah dapat berupa manfaat langsung dan tidak langsung bagi masyarakat. Manfaat langsung yang dapat dinikmati oleh masyarakat berupa pendapatan dari hasil menabung, menciptakan lingkungan yang sehat dan menciptakan lapangan pekerjaan baru dari hasil pengelolaan sampah bagi masyarakat. Manfaat tidak langsung dari bank sampah yaitu memberi edukasi kepada warga terutama pada anak-anak tentang pentingnya menabung dan pengelolaan sampah sejak dini. Bank sampah dibentuk melalui kesepakatan warga dengan mengutamakan kebersamaan dalam pencapaian tujuannya. Salah satu bentuk pencapaian tujuan tersebut adalah membentuk pengurus yang akan mengelola bank sampah. Pengelola bertugas untuk mengawal keberlangsungan program tabungan nasabah di Bank Sampah “Gemah Ripah” layaknya seperti bankbank konvensional yang sudah ada di tengah masyarakat, susunan tim pengelola Bank Sampah “Gemah Ripah” juga ada Direktur Bank, Teller, Sekretaris dan Accounting, yang mempunyai job discrpition sendiri-sendiri.

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 Adapun susunan pengelola Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul Yogyakarta Tahun 2014 adalah sebagai berikut: 1. Direktur : Bambang Suwerda, SST., M.Si 2. Accounting : Ayu Widyawati 3. Sekretaris : Freddy Bimo Leksono 4. Teller : Zuanah, Tyas Wijayanti, Hesti Wijayanti, Mufiroh, Basori, Ponirah, Yoga Hermawan, Sri Hartini, Nur Sahid Persentase susunan pengelola lebih besar dari unsur pemuda dan pemudi, dengan pertimbangan agar terdapat keberlangsungan program dari sistem tabungan sampah di Bank Sampah “Gemah Ripah”. Diharapkan dengan memberdayakan unsur pemuda dan pemudi akan dapat meneruskan program pengelolaan sampah dengan tabungan sampah di Bank Sampah “Gemah Ripah” yang telah dirintis. Adapun point utama job description dari masing-masing pengelola adalah sebagai berikut: 1. Direktur : Mengkoordinasi kegiatan yang ada di Bank Sampah “Gemah Ripah”. 2. Sekretaris : Bertanggung jawab atas kegiatan sistem administrasi yang ada di Bank Sampah “Gemah Ripah”. 3. Accounting : Bertanggung jawab terhadap keuangan yang ada di Bank Sampah “Gemah Ripah”.

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 4. Teller : Bertanggung jawab dalam melayani kegiatan menabung di Bank Sampah “Gemah Ripah” bagi para penabung (individual maupun komunal). B. Pola Mekanisme Bank Sampah “Gemah Ripah” Pola mekanisme Bank Sampah “Gemah Ripah” masih sangat sederhana karena mekanisme dibentuk berdasarkan aspirasi masyarakat dengan tidak adanya campur tangannya dari instansi-instansi pemerintah. Dana awal untuk mendirikan bank sampah hanya berasal dari sumbangan yang diberikan oleh warga. Tempat operasional yang dipakai saat ini, masih menumpang di rumah salah satu warga yang sudah tidak terpakai lagi akibat bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Bantul pada pertengahan tahun 2006. Bank Sampah “Gemah Ripah” membuka pelayanan tabungan sampah dari hari senin sampai sabtu pada pukul 09.00 s.d 16.00. Setelah dilakukan beberapa kali evaluasi, Bank Sampah “Gemah Ripah” melakukan perubahan waktu pelayanan dari sebelumnya satu minggu sebanyak tiga kali setiap hari senin, rabu, dan jum’at pada pukul 15.30 s.d 18.00. Bank Sampah “Gemah Ripah” memiliki dua sistem tabungan sampah yaitu tabungan sampah individual dan komunal. Tabungan sampah individual adalah tabungan sampah dimana warga yang menjadi nasabah harus membawa sampah yang akan ditabung langsung ke Bank Sampah “Gemah Ripah”, sampah tersebut harus dipilah dalam beberapa kelompok, seperti kelompok kertas, plastik, botol, kaleng, dan lain-lainnya. Sedangkan tabungan sampah komunal adalah tabungan sampah, dengan ciri warga yang menjadi nasabah harus menyediakan

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 tempat sampah atau penabung dapat menabung ditiap RT masing-masing agar petugas dari Bank Sampah “Gemah Ripah” dengan mudah mengambilnya. Dan setiap kelompok harus menyediakan tiga tong sampah terpilah. Waktu menabung dalam sistem ini tidak dibatasi, akan tetapi warga dapat setiap saat menabung di TPS tiap RT/RW. Saat ini Bank Sampah “Gemah Ripah” memiliki 547 nasabah individual dan komunal dengan tenaga pelayanan nasabah perharinya dua sampai empat orang tiap harinya. Petugas akan mencatat (administrasi) dalam buku tabungan, menimbang sampah, memilah sampah. Nasabah akan mendapat buku dan tertera nama serta nomor rekening nasabah yang harus dibawa setiap kali menabung. Nasabah dapat mengambil uang hasil tabungan tiap tiga bulan sekali (tabungan berjangka). Pengiriman sampah yang sudah terpilah dari bank sampah ke pihak ketiga secara berkala oleh tim pengelola atau diambil oleh pengepul (tergantung kesepakatan), tidak harus menunggu sampah sampai penuh/banyak dengan berbagai pertimbangan pengelola. Pihak ketiga akan membeli setiap sampah yang ditabung, dan memasukan besarnya nominal rupiah setiap sampah dari masing-masing penabung ke dalam buku induk tabungan yang dikirimkan oleh pengelola bank sampah (pendapatan kotor). Pihak ketiga mengirim kembali buku induk tabungan ke pengelola bank sampah, dan mengelola kemudian memasukan nilai rupiah dari setiap sampah yang ditabung oleh penabung dalam buku tabungan (sesuai nomor rekening) setelah dipotong 15% (sesuai kesepakatan penabung dan pengelola) sebagai pendapatan bersih bagi penabung.

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Tabungan sampah secara komunal secara teknis tidak jauh berbeda dengan pelayanan tabungan sampah secara individual. Tabungan sampah komunal secara teknis mencakup penabung sampah, tempat menabung, petugas pengambil sampah, koordinasi dengan pengepul. Penabung sampah komunal dapat menabung ditiap RT masing-masing, organisai, atau kelompok. Waktu menabung dalam sistem ini, waktu menabung tidak di batasi, akan tetapi warga dapat setiap saat menabung di TPS tiap RT. Petugas pengambil sampah berasal dari masyarakat dengan memberdayakan tukang becak yang setiap minggunya digaji sebesar Rp 20.000,- dengan tiga kali ritasi. Uang untuk menggaji berasal dari hasil penjualan sampah yang ditabung secara komunal. Petugas juga telah dilengkapi dengan standar alat pelindung diri (APD), seperti sarung tangan, sepatu, wear pack, topi, dan lain-lain. Petugas membawa sampah dari tiap RT/kelompok menuju ke bank sampah. Hingga saat ini jumlah nasabah komunal mencapai 54 komunal. Penabung secara komunal (POKMAS), dapat mengambil uang hasil tabungan tiap tiga bulan sekali (tabungan berjangka). Pengiriman sampah yang sudah terpilah dari bank sampah ke pihak ketiga secara berkala oleh tim pengelola atau diambil oleh pengepul (tergantung kesepakatan), tidak harus menunggu sampah sampai penuh/banyak dengan berbagai pertimbangan pengelola. Pihak ketiga akan membeli setiap sampah yang ditabung, dan memasukan besarnya nominal rupiah setiap sampah dari masing-masing penabung ke dalam buku induk tabungan yang dikirimkan oleh pengelola bank sampah (pendapatan kotor). Pihak ketiga mengirim kembali buku induk tabungan ke pengelola bank sampah, dan mengelola kemudian

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 memasukan nilai rupiah dari setiap sampah yang ditabung oleh penabung dalam buku tabungan (sesuai nomor rekening) setelah dipotong 30% (sesuai kesepakatan penabung dan pengelola) sebagai pendapatan bersih dan pendapatan kas RT/kelompok. C. Aspek Kesehatan Lingkungan, Pendidikan, dan Perekonomian Warga Badegan Setelah Adanya Bank Sampah Berdasarkan data grafik berat sampah yang di tabung nasabah pada bulan februari dan bulan maret 2014. Sampah yang sering yang ditabung oleh nasabah individu maupun komunal cukup banyak sampah kertas yang diwakili sampah duplek dengan berat (111.585 Kg), pada bulan februari dan pada bulan maret meningkat mencapai (162.03 Kg), dan urutan nomor dua yang sering di tabung oleh nasabah individu maupun komunal adalah sampah plastik yang di wakili sampah owol dengan berat (72.54 Kg), pada bulan februari dan pada bulan maret meningkat mencapai (99.01 Kg). Hal ini dapat menjadi gambaran bahwa sampah yang selama ini dibuang atau dibakar warga, ternyata dapat ditabung menghasilkan nilai rupiah dan produk kerajinan yang mahal. Sistem pengelolaan sampah dengan tabungan sampah di Bank Sampah “Gemah Ripah” mempunyai nilai pendidikan yang tinggi bagi anak-anak di Dusun Badegan. Anak-anak akan memahami bahwa menabung itu penting meski dalam bentuk sampah. Anak kalau ingin menabung uang pada umumnya harus minta uang dan menjadi beban orang tuanya, tetapi anak-anak disini dituntut menabung dengan sampah yang meraka

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 hasilkan sendiri sehari-hari, bank sampah mengajak anak-anak untuk menjadi peduli dan tanggung jawab terhadap kondisi rumah tempat tinggal mereka. Hal inilah yang mendorong warga tertarik untuk menjadi anggota/nasabah penabung dengan sebagian besar dengan mengatasnamakan anak mereka ada juga menggunakan nama mereka sendiri. Manfaat lain dengan adanya bank sampah adalah mendidik warga untuk tidak membakar dan membuang sampah secara sembarangan. Sistem pengelolaan sampah dengan bank sampah menekankan pula kegiatan komposting dan mendaur ulang sampah plastik menjadi produk olahan yang memiliki harga dan dapat dijual untuk meningkatkan pendapatan bagi warga, karena tidak semua jenis sampah plastik langsung dijual ke pengepul. Setiap sampah plastik yang ditabung warga dan masih dapat didaur ulang maka oleh teller langsung dihargai, dan akan dibeli oleh kelompok pengrajin “Gemah Ripah”, melakukan kreasi daur ulang sampak plastik menjadi produk-produk yang mempunyai nilai jual tinggi seperti tas, dompet, topi, dompet dan lainlainnya. D. Gambaran Umum Wilayah Dusun Badegan Bantul Kabupaten Bantul merupakan salah satu dari 5 (lima) daerah kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten Bantul terdiri dari 17 kecamatan yang terbagi menjadi 75 desa/kelurahan dan 933 pedukuhan/dusun, salah satunya Kelurahan Bantul dengan luas wilayah

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 Kelurahan Bantul sebesar 524 Ha dan memiliki 12 pedukuhan yang terdiri dari 93 RT dengan perincian seperti berikut. Tabel 4.1. Jumlah RT Berdasarkan Dusun di Kelurahan Bantul Tahun 2014 No. Pendukuhan Jumlah RT No. Pedukuhan Jumlah RT 1 Karanggayam 8 7 Badegan 13 2 Gandekan 7 8 Bantul Warung 8 3 Babadan 6 9 Kurahan 6 4 Serayu 8 10 Nyangkringan 4 5 Kersen 6 11 Geblak 7 6 Bejen 10 12 Grujungan 10 Sumber: Laporan Kelurahan Bantul, Kabupaten Bantul. Yogyakarta Dusun Badegan merupakan salah satu dusun yang ada di Kelurahan Bantul. Luas wilayah Dusun Badegan sekitar 829.237 m2 dan memiliki 12 RT. Sebagian besar peruntukan tanah di dusun ini digunakan untuk pemukiman penduduk dan sebagian kecil untuk sektor pertanian sebesar 147.755 m2 dan sisanya digunakan untuk fasilitas umum. Wilayah Dusun Badegan berbatasan dengan empat pedukuhan, seperti yang tertera berikut: a. Sebelah Utara berbatasan dengan Pedukuhan Nyangkringan Bantul. b. Sebelah Timur berbatasan dengan Pedukuhan Bejen Bantul. c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Pedukuhan Karanggayam Bantul. d. Sebelah Barat berbatasan dengan Pedukuhan Kurahan Bantul dan Pedukuhan Bantul Karang Ringinharjo Dusun Badegan terletak di 0 Km Kota Bantul. Hal tersebut menjadikan Dusun Badegan termasuk sebagai salah satu jantung kota Kabupaten Bantul. Aksesibilitas Dusun Badegan tergolong baik. Pertama, karena letaknya yang strategis, yakni di pinggir jalan raya Kota Bantul yang dilalui angkutan umum

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 seperti mini bus sampai angkutan perkotaan. Kedua, Dusun Badegan relatif dekat dengan faselitas umum penting, seperti: (1). Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul, (2). Kepolisian Resort Bantul, (3). SPBU Bantul, (4). Pengadilan Agama, (5). Pasar Bantul, (6). Mulia Toserba, (7). Tempat Pemakaman Umum. E. Kondisi Sosial Ekonomi Dusun Badegan Jumlah penduduk Dusun Badegan sampai bulan Maret 2014 adalah 1779 jiwa, dimana terdiri dari 448 kepala keluarga. Komposisi jenis kelamin terdiri dari 902 laki-laki (50,7%) dan 887 perempuan (49,3%). Tabel 4.2. Jumlah Penduduk Menurut RT dan Jenis Kelamin di Dusun Badegan Bantul Tahun 2014 Jenis Kelamin Persentase Laki No RT LakiPerempuan Jumlah Perempuan Jumlah Laki Laki 1 01 43 43 86 50 50 4,83 2 02 52 46 98 53,10 46,90 5,50 3 03 95 85 180 52,70 47,30 10,11 4 04 52 49 101 51,48 48,52 5,67 5 05 87 71 158 55,06 44,94 8,88 6 06 41 62 103 39,80 60,20 5,78 7 07 125 126 251 49,80 50,20 14,10 8 08 30 29 59 50,84 49,16 3,31 9 09 93 88 181 51,38 48,62 10,17 10 10 106 102 208 50,96 49,04 11,69 11 11 71 64 135 52,59 47,41 7,58 12 12 107 112 219 48,85 51,15 12,31 Jumlah 902 877 1779 50,70 49,30 100 Sumber: Buku Data Kependudukan Dusun Badegan bulan Maret 2014 Mayoritas warga Dusun Badegan berpendidikan hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yaitu sebanyak 576 orang. Warga yang berpendidikan

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 hingga D3/S1 sebanyak 236 orang dan hanya 3 orang yang lulus S2/S3. Mayoritas mata pencaharian warga Dusun Badegan adalah wiraswasta dan buruh kasar. Tabel 4.3. Mayoritas Pencarian Warga Dusun Badegan dan Jumlahnya Tahun 2014 Mata Pencarian Jumlah PNS 129 Swasta 208 Buruh Kasar 228 TNI/Polri 47 Wiraswasta 278 Pedagang 3 Total 893 Sumber: Buku Data Kependudukan Dusun Badegan Bulan Maret 2014 Mayoritas warga Dusun Badegan beragama Islam yaitu sebanyak 1.709 orang (96,1%). Sisanya agama Khatolik sebanyak 48 orang (2,7%) dan Kristen sebanyak 22 orang (1,23%). Warga Dusun Badegan tidak ada yang menganut agama Hindu dan Budha. F. Kondisi Lingkungan Hidup Menurut Dinas Pekerjaan Umum dalam spesifikasi lokasi di perkotaan, jumlah sampah yang dihasilkan di Dusun Badegan sebesar 1.948,005 m3/tahun. Komposisi sampah sebesar 60% untuk sampah anorganik dan 40% untuk sampah organik. Hal ini dikarenakan karakteristik masyarakat Dusun Badegan termasuk masyarakat perkotaan. Sampah yang terdapat di Dusun Badegan mayoritas berasal dari rumah tangga atau sampah demostik yaitu sebesat 1.168.803 m3/tahun, sisanya merupakan sampah organik yang berasal dari tanaman sebesar 779,202 m3/tahun. Sampah yang ada tergolong sebagai limbah

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 padat domestik, yakni bahan sisa proses produksi atau hasi sampingan kegiatan rumah tangga, sampah tersebut dipisahkan lagi menjadi tidak mudah lapuk, seperti sampah plastik kemasan atau botol minuman dan sampah mudah lapuk seperti sisa sayuran atau daun-daun yang gugur. Pemerintah daerah menyediakan sarana dan prasarana kebersihan untuk Dusun Badegan. Sarana kebersihan antara lain dalam bentuk tempat sampah, gerobak, petugas kebersihan dan lahan pembuangan sampah. Selain itu, Bank Sampah “Gemah Ripah” di bawah naungan Bengkel Kerja Kesehatan Lingkungan menerima layanan tabungan sampah dan juga menyediakan sarana kebersihan seperti tiga tempat sampah terpilah yang diletakkan di setiap RT. Saat ini sarana dan prasarana yang di sediakan pemerintah sudah tidak aktif lagi, hal ini dikarenakan meningkatnya pengelolaan lingkungan yang dilakukan sendiri oleh warga melalui Bank Sampah “Gemah Ripah”.

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2014 dengan objek penelitian nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan dan manfaat ekonomi tangible. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Kuesioner disebarkan sebanyak 85 eksemplar kepada 85 nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Kuesioner tersebut bisa dikatakan representatif 100%. Berdasarkan jawaban 85 responden, semua pertanyaan diisi semua secara lengkap. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh nilai jual sampah (X1), status pekerjaan nasabah (X2), dan partisipasi nasabah (X3) terhadap saldo tabungan (Y1), serta untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh nilai jual sampah (X1), status pekerjaan nasabah (X2), dan partisipasi nasabah (X3) terhadap manfaat ekonomi tangible (Y2). Berdasarkan kuesioner yang diisi oleh responden dapat dilakukan analisis kuantitatif yang terdiri dari karakteristik responden yang meliputi usia, jenis kelamin, dan pekerjaan pokok, serta analisis kuantitatif yang terdiri dari uji prasyarat, uji asumsi klasik, dan uji analisis regresi linier berganda. 69

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 A. Deskripsi Responden Berdasarkan kuesioner yang disebar, diperoleh data mengenai beberapa karakteristik yaitu umur, jenis kelamin, jenis pekerjaan. 1. Deskripsi Data tentang Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Tabel 5.1. Karakteristik Responden Berdasarkan Umur Umur Frekuensi Persen (%) Kurang dari 11 Tahun 4 4.7 11-20 Tahun 24 28.2 21-30 Tahun 14 16.5 31-40 Tahun 15 17.6 41-50 Tahun 25 29.4 Lebih dari 50 Tahun 3 3.5 Total 85 100.0 Sumber: Data Primer, 2014 Berdasarkan tabel di atas, sebagian responden berumur antara 4150 tahun yang berjumlah 25 responden atau setara dengan 29,4% dari total keseluruhan responden. Namun jumlah responden yang berumur 1120 tahun pun banyak, yaitu berjumlah 24 responden atau setara dengan 28,2% dari total keseluruhan responden. Melihat penjabaran tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden berada dalam umur yang produktif, namun terdapat beberapa responden yang dibawah umur produktif/usia sekolah dengan alasan anak-anak merupakan sasaran utama Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul untuk dijadikan nasabah dan sekaligus dididik untuk menabung sampah agar anak-anak memahami bahwa menabung itu penting, dan peduli lingkungan.

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 2. Deskripsi tentang Jenis Kelamin Responden Tabel 5.2. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Frekuensi Persen (%) Perempuan 49 57.6 Laki-Laki 36 42.4 Total 85 100.0 Sumber: Data Primer, 2014 Berdasarkan tabel di atas, jumlah nasabah perempuan lebih banyak dibanding dengan jumlah nasabah laki-laki. Jumlah nasabah yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 49 atau setara dengan 57,6% dari total seluruh nasabah. Sedangkan sisanya yang berjumlah 36 atau setara dengan 42,4% adalah nasabah yang berjenis kelamin laki-laki. Terdapat kemungkinan bahwa keterampilan dan ketelatenan perempuan lebih mendominasi untuk menunjang program dari Bank Sampah “Gemah Ripah”.

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 3. Deskripsi tentang Jenis Pekerjaan Responden Tabel 5.3. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan Jenis Pekerjaan Frekuensi Persen (%) Mahasiswa 2 2.4 Pelajar 27 31.8 IRT 13 15.3 Guru 6 7.1 Swasta 5 5.9 Petani 5 5.9 PNS 6 7.1 Padagang 5 5.9 Buruh 2 2.4 Wirausaha 2 2.4 Wiraswasta 6 7.1 Dosen 3 3.5 Salon 1 1.2 Perajin 2 2.4 Total 85 100.0 Sumber: Data Primer, 2014 Berdasarkan tabel di atas mengenai jenis pekerjaan responden menyatakan bahwa sebagian besar responden adalah pelajar. Responden yang masih menyandang sebagai pelajar sebanyak 27 responden atau sebesar 31,8% dari total responden. Hal tersebut menggambarkan bahwa Bank Sampah “Gemah Ripah” diminati banyak pelajar karena pelajar tidak memiliki uang tetapi pelajar punya yang lain yaitu mereka punya sampah yang mereka hasilkan sehari-hari, inilah yang mendorong pelajar untuk menjadi nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah”.

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 B. Analisis Data Y1 (Saldo Tabungan) 1. Pengujian Prasyarat a. Uji Normalitas Y1 (Saldo Tabungan) Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal atau tidak. Jika nilai asymtot memiliki, dan jika nilai asymtot memiliki signifikan lebih dari α=0,05 berarti distribusi tersebut tidak normal. Dalam penelitian ini, uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji Kolmogorov-smirnov dengan tingkat kepercayaan 5% atau 0,05. Jika signifikansi > 0,05 maka regresi yang berdistribusi normal. Output dari hasil olah data menggunakan SPSS 16.0 adalah sebagai berikut: Tabel 5.4. Hasil Uji Normalitas Saldo Tabungan (Y1) One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 85 Normal Parametersa,b Mean 188,8095 Std, Deviation 120,30559 Most Extreme Absolute ,226 Differences Positive ,226 Negative -,131 Kolmogorov-Smirnov Z 1,319 Asymp, Sig, (2-tailed) ,062 Sumber: Data diolah 2014 Dari output di atas, dapat diketahui bahwa nilai signifikansi Asymp. Sig (2-tailed) saldo tabungan sebesar 0,062 > signifikansi 0,05. Dan Z hitung menunjukkan angka 1,319 < Z tabel 1,960. Dari

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa residual berdistribusi normal. b. Uji Normalitas Y2 (Manfaat Ekonomi Tangible) Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal atau tidak. Jika nilai asymtot memiliki signifikansi lebih dari α=0,05 maka distribusi dapat dikatakan normal, dan jika nilai asymtot memiliki signifikansi lebih kecil dari α=0,05 berarti distribusi tersebut tidak normal. Dalam penelitian ini, uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji kolmogorof-smirnov dengan tingkat kepercayaan 5% atau 0,05. Jika signifikansi > 0,05 maka regresi yang digunakan memiliki data residual yang berdistribusi normal. Output dari hasil olah data menggunakan SPSS 16.0 adalah sebagai berikut:

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 Tabel 5.5 Hasil Uji Normalitas Manfaat Ekonomi Tangible (Y2) One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual 85 N Normal Parametersa,b Mean ,0000000 Std, Deviation Most Extreme Differences Absolute 63696,9327005 6 ,098 Positive Negative ,098 -,059 ,903 Kolmogorov-Smirnov Z Asymp, Sig, (2-tailed) ,388 Sumber: Data diolah, 2014 Dari output di atas, dapat diketahui bahwa nilai signifikansi Asymp. Sig (2-tailed) manfaat ekonomi tangible sebesar 0,388 > signifikansi 0,05. Dan Z hitung menunjukkan angka 0,903 < Z tabel 1,960. Dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa residual berdistribusi normal. 2. Pengujian Asumsi Klasik a. Uji Multikolinieritas Multikolinieritas merupakan suatu perselingkuhan atau hubungan antara variabel bebas yang satu dengan yang lain. Dalam hal ini variabel bebas yang satu dengan yang lain. Dalam hal ini variabel tersebut disebut variabel yang bersifat tidak orthogonal. Variabel yang bersifat tidak orthogonal tersebut merupakan variabel

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 bebas yang korelasinya tidak sama dengan nol. Dengan program SPSS 16.0, diadakan analisis collinerity statistics. Dasar analisis yang digunakan yaitu jika tolerance lebih dari 0,1 dan VIF kurang dari 10 maka tidak terjadi masalah multikolinieritas. Hasil output dari uji multikolinieritas sebagai berikut: Tabel 5.6. Hasil Uji Multikolinearitas Saldo Tabungan (Y1) Coefficientsa Collinearity Statistics Model Tolerance VIF 1 Nilai Jual Sampah .849 1.178 Status Pekerjaan .916 1.090 Partisipasi Nasabah .788 1.269 Sumber: Data diolah, 2014 Berdasarkan output di atas, dapat diketahui bahwa nilai tolerance dari ketiga variabel yaitu: nilai jual sampah (0,849), status pekerjaan nasabah (0,916), dan partisipasi nasabah (0,788) lebih besar dari 0,1. Sedangkan nilai VIF dalam ketiga variabel tersebut kurang dari 10. VIF dari ketiga variabel yaitu: nilai jual sampah (1,178), status pekerjaan nasabah (1,090), dan partisipasi nasabah (1,269). Nilai VIF < 10 sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terjadi masalah multikolinearitas. b. Uji Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas adalah suatu keadaan dimana varians dari kesalahan pengganggu tidak konstan untuk suatu variabel bebas. Untuk mendeteksi ada tidaknya masalah heteroskedastisitas digunakan uji Glejser dengan cara meregresikan antara variabel independent

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 dengan nilai absolute residualnya > 0,05 maka tidak terjadi masalah heteroskedastisitas, tetapi jika < 0,05 maka terjadi masalah heteroskedastisitas. Hasil output adalah sebagai berikut: Tabel 5.7. Hasil Uji Heteroskedastistas Saldo Tabungan (Y1) Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std, Error Beta T 1 (Constant) -12291,082 33805,277 -,364 Nilai jual 6,698 10,610 ,075 ,631 Pekerjaan 23771,484 13665,762 ,199 1,739 Partisipasi -977,038 3340,636 -,036 -,292 Sumber : Data diolah, 2014 Sig, ,717 ,530 ,086 ,771 Berdasarkan tabel di atas, signifikan (p-value) dari ketiga variabel yaitu: nilai jual sampah (0,530), status pekerjaan nasabah (0,086), dan partisipasi nasabah (0,771). Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa nilai signifikan (p-value) > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi tidak terjadi masalah heteroskedastisitas. 3. Analisis Regresi Linier Berganda (Y1) Analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yaitu nilai jual sampah (X1), status pekerjaan nasabah (X2), dan partisipasi nasabah (X3), terhadap variabel terikat saldo tabungan (Y1) nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Adapun bentuk persamaannya adalah sebagai berikut: Y1= β0 + β1X1 + β2X2 + β3X3 + e

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 Keterangan: Y1 = Saldo Tabungan X1 = Nilai jual sampah X2 = Status pekerjaan nasabah X3 = Partisipasi nasabah a = Konstanta b = Koefsien regresi e = Variabel pengganggu Bedasarkan perhitungan menggunakan SPSS 16.0 diperoleh hasil seperti di bawah ini : Tabel 5.8. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Saldo Tabungan (Y1) Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std, Error Beta T Sig, 1 (Constant) -90145,606 41287,026 -2,183 ,032 nilai jual 32,987 12,987 ,263 2,540 ,013 Pekerjaan 18237,349 16564,791 ,109 1,101 ,274 Partisipasi 11702,230 4066,193 ,309 2,878 ,005 Sumber: Data diolah, 2014 Tabel 5.9. Tabel R2 untuk Menentukan Besarnya Koefisien Determinasi Model Summary Adjusted R Model R R Square Square Std, Error of the Estimate a 1 ,515 ,238 73146,66963 ,265 Sumber: Data diolah, 2014

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel 5.10. Hasil Uji F (Uji Ketepatan Model) ANOVAb Sum of Model Squares df Mean Square 1 Regression 1,562E11 3 5,207E10 Residual 4,334E11 81 5,350E9 Total 5,896E11 84 Sumber: Data diolah, 2014 F 9,731 79 Sig, ,000a Dari tabel di atas maka secara matematik bentuk persamaan regresinya dapat di tuliskan sebagai berikut: Y1= -90145,606 + 32,987 X1 + 18237,349 X2 + 11702,230 X3 Persamaan di atas menunjukan pengaruh masing-masing variabel bebas (X1, X2, X3) terhadap variabel bebas (Y1). Adapun arti masingmasing kofisien regresi di atas adalah sebagai berikut: Konstanta tersebut diatas artinya apabila tidak ada pengaruh dari variabel bebas (nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah sampah, partisipasi nasabah) maka rata-rata besarnya saldo tabungan nasabah sebesar -90145,606. β1 = 32,987 Artinya apabila nilai jual sampah (X1) bertambah 1 satuan, maka akan menyebabkan rata-rata besarnya saldo nasabah sebesar = 32,987 dengan anggapan variabel bebas lainnya tetap (ceteris paribus). Dalam hal ini jika nilai jual sampah semakin tinggi maka saldo tabungan nasabah untuk menabung sampah semakin meningkat. β2 = 18237,349 artinya apabila status pekerjaan nasabah (X2) meningkat sebesar 1 satuan maka akan menyebabkan rata-rata besarnya

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 saldo tabungan nasabah naik sebesar = 18237,349 dengan anggapan variabel bebas lainnya tetap (ceteris paribus). Dalam hal ini status pekerjaan nasabah semakin tinggi maka saldo tabungan nasabah semakin meningkat. β3 = 11702,230 artinya apabila partisipasi nasabah (X3) meningkat sebesar 1 satuan maka akan menyebabkan rata-rata besarnya saldo tabungan nasabah naik sebesar = 11702,230 dengan anggapan variabel bebas lainnya tetap (ceteris paribus). Dalam hal ini jika partisipasi nasabah semakin tinggi maka saldo tabungan nasabah semakin meningkat. a. Pengujian secara simultan (Uji Model) Uji model digunakan untuk menguji apakah model variabel X1, X2, X3 (nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah) dapat digunakan untuk mengukur Y1 (saldo tabungan). Adapun langkah-langkah uji hipotesis dengan uji F sebagai berikut: 1) Menentukan hipotesis Ho : β1 ; β2 ; β3 ; = 0 Artinya variabel X1, X2, X3 (nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah) tidak dapat digunakan untuk mengukur variabel Y1 (saldo tabungan).

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 Ha : β1 ; β2 ; β3 ; ≠ 0 Artinya variabel X1, X2, X3 (nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah) dapat digunakan untuk mengukur variabel Y1 (saldo tabungan). a) Dengan menggunakan taraf signifikansi (α) = 0,05; derajat kebebasan (df) = (k);(n-k-1) = (3);(85-3-1) = (3), (81) maka diperoleh F tabel = 2,72 b) Kreteria pengujian Ho diterima apabila: F hitung ≤ 2,72 Ho ditolak apabila: F hitung ≥ 2,72 Hasil perhitungan SPSS 16.0 diperoleh F hitung = 9,731 c) Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistik di atas dapat diketahui bahwa nilai F hitung > F tabel (9,731 > 2,72) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti nilai jual sampah (X1), status pekerjaan nasabah (X2), dan partisipasi nasabah (X3) secara simultan ada pengaruh yang signifikan terhadap saldo tabungan nasabah (Y1). b. Pengujian Koefisien Regresi Secara Parsial (Uji t) Pengujian ini digunakan untuk menguji koefisien regresi secara parsial/individu yaitu pengujian secara terpisah antara masing-masing variabel bebas nilai jual sampah (X1), status pekerjaan nasabah (X2),

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 dan partisipasi nasabah (X3) secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap saldo tabungan nasabah (Y1). 1) Pengujian terhadap parameter β1 (nilai jual sampah) a) Menentukan hipotesis Ho : β1 = 0 artinya nilai jual sampah tidak berpengaruh signifikan terhadap saldo tabungan nasabah. Ha : β1 ≠ 0 artinya nilai jual sampah berpengaruh signifikan terhadap slado tabungan nasabah. b) Dengan menggunakan taraf signifikan (α) = 0,05 derajat kebebasan (df) = (n-k-1) = (85-3-1) = 81 dan pengujian dua sisi maka diperoleh t tabel = 1,9883 c) Kriteria pengujian: Ho diterima apabila: t hitung ≤ 1,9883 Ho ditolak apabila: t hitung ≥ 1,9883 Hasil perhitungan SPSS 16.0 diperoleh t hitung = 2,540 d) Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistik di atas dapat diketahui bahwa nilai t hitung > t tabel (0,136 > 2,540) sehingga Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti nilai jual sampah (X1) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap saldo tabungan (Y1).

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 2) Pengujian terhadap parameter β2 (status pekerjaan nasabah) a) Menentukan hipotesis Ho : β1 = 0 artinya status pekerjaan nasabah tidak berpengaruh signifikan terhadap saldo tabungan. Ha : β1 ≠ 0 artinya status pekerjaan nasabah berpengaruh signifikan terhadap saldo tabungan. b) Dengan menggunakan taraf signifikan (α) = 0,05 derajat kebebasan (df) = (n-k-1) = (85-3-1) = 81 dan pengujian dua sisi maka diperoleh t tabel = 1,9883 c) Kriteria pengujian: Ho diterima apabila: t hitung ≤ 1,9883 Ho ditolak apabila: t hitung ≥ 1,9883 Hasil perhitungan SPSS 16.0 diperoleh t hitung = 1,101 d) Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistik di atas dapat diketahui bahwa nilai t hitung < t tabel (1,101 < 1,9883) sehingga Ha ditolak dan H0 diterima yang berarti status pekerjaan nasabah (X2) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap saldo tabungan (Y1). 3) Pengujian terhadap parameter β3 (partisipasi nasabah) a) Menentukan hipotesis Ho : β1 = 0 artinya partisipasi nasabah tidak berpengaruh signifikan terhadap saldo tabungan.

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 Ha : β1 ≠ 0 artinya partisipasi nasabah berpengaruh signifikan terhadap saldo tabungan. b) Dengan menggunakan taraf signifikan (α) = 0,05 derajat kebebasan (df) = (n-k-1) = (85-3-1) = 81 dan pengujian dua sisi maka diperoleh t tabel = 1,9883 c) Kriteria pengujian: Ho diterima apabila: t hitung ≤ 1,9883 Ho ditolak apabila: t hitung ≥ 1,9883 Hasil perhitungan SPSS 16.0 diperoleh t hitung = 2,878 d) Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistik di atas dapat diketahui bahwa nilai t hitung > t tabel (2,878 > 1,9883) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti partisipasi nasabah (X3) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap motivasi nasabah untuk menabung sampah (Y1) sehingga apabila partisipasi nasabah naik maka saldo tabungan nasabah untuk menabung sampah juga akan semakin besar. 4. Pengujian Koefisien Determinasi R Square Untuk mengukur ketepatan suatu garis regresi terhadap hasil observasi digunakan R Square. R Square menunjukkan besarnya pengaruh dari variabel X1, X2, dan X3 secara simultan dapat menjelaskan variabel Y1 dari perhitungan nilai koefisien determinasi R

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 Square sebesar 0,265 artinya 26,5% saldo tabungan (Y1) dapat dijelaskan oleh nilai jual sampah (X1), status pekerjaan nasabah (X2) dan partisipasi nasabah (X3) sedangkan sisanya 73,5%. C. Analisis Data Y2 (Manfaat Ekonomi Tangible) 1. Penguian Asumsi Klasik a. Uji Multikolinieritas Multikolinieritas merupakan suatu perselingkuhan atau hubungan antara variabel bebas yang satu dengan yang lain. Dalam hal ini variabel bebas yang satu dengan yang lain. Dalam hal ini variabel tersebut disebut variabel yang bersifat tidak orthogonal. Variabel yang bersifat tidak orthogonal tersebut merupakan variabel bebas yang korelasinya tidak sama dengan nol. Dengan program SPSS 16.0 diadakan analisis collinerity statistics. Dasar analisis yang digunakan yaitu jika tolerance lebih dari 0,1 dan VIF kurang dari 10 maka tidak terjadi masalah multikolinieritas. Hasil output dari uji multikolinieritas sebagai berikut: Tabel 5.11. Hasil Uji Multikolinieritas Manfaat Ekonomi Tangible (Y2) Collinearity Statistics Model Tolerance VIF 1 Nilai Jual .849 1.178 Sampah Status Pekerjaan .918 1.090 Nasabah Partisipasi .788 1.269 Nasabah Sumber: Data diolah, 2014

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 Berdasarkan output di atas, dapat diketahui bahwa nilai tolerance dari ketiga variabel yaitu: nilai jual sampah (0,849), status pekerjaan nasabah (0,918), dan partisipasi nasabah (0,788) lebih besar dari 0,1. Sedangkan nilai VIF dalam ketiga variabel tersebut kurang dari 10. VIF dari ketiga variabel yaitu: nilai jual sampah (1,178), status pekerjaan nasabah (1,090), dan partisipasi nasabah (1,269). Maka dapat dikatakan nilai VIF < 10 sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi tidak terjadi masalah multikolinearitas. b. Uji Heteroskedastistas Heteroskedastisitas adalah suatu keadaan dimana varians dari kesalahan pengganggu tidak konstan untuk suatu variabel bebas. Untuk mendeteksi ada tidaknya masalah heteroskedastisitas digunakan uji Glejser dengan cara meregresikan antara variabel independent dengan nilai absolute residualnya > 0,05 maka tidak terjadi masalah heteroskedastisitas, tetapi jika < 0,05 maka terjadi masalah heteroskedastisitas. Hasil output adalah sebagai berikut: Tabel 5.12. Hasil Uji Heterokedastistas Manfaat Ekonomi Tangible (Y2) Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std, Error Beta T Sig, 1 (Constant) 23907,630 20372,711 1,174 ,244 nilai jual 1,454 6,394 ,027 ,227 ,821 Pekerjaan 11979,069 8235,656 ,166 1,455 ,150 Partisipasi 1325,215 2013,231 ,081 ,658 ,512 Sumber: Data diolah, 2014

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 Berdasarkan tabel di atas, signifikan (p-value) dari ketiga variabel yaitu: nilai jual sampah (0,821), status pekerjaan nasabah (0,150), dan partisipasi nasabah (0,512). Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa nilai signifikan (p-value) > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam model regresi tidak terjadi masalah heteroskedastisitas. 2. Analisis Regresi Linier Berganda (Y2) Analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas yaitu nilai jual sampah (X1), status pekerjaan nasabah (X2), dan partisipasi nasabah (X3), terhadap variabel terikat manfaat ekonomi tangible (Y2) yang diperoleh nasabah. Adapun bentuk persamaannya adalah sebagai berikut: Y1= β0 + β1X1 + β2X2 + β3X3 + e Keterangan: Y2 = Manfaat ekonomi tangible X1 = Nilai jual sampah X2 = Status pekerjaan nasabah X3 = Partisipasi nasabah a = Konstanta b = Koefsien regresi e = Variabel pengganggu Bedasarkan perhitungan menggunakan SPSS 16.0 diperoleh hasil seperti di bawah ini :

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 Tabel 5.13. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Manfaat Ekonomi Tangible (Y2) Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std, Error Beta t Sig, 1 (Constant) 3956,341 36612,947 ,108 ,914 nilai jual 28,786 11,517 ,269 2,499 ,014 Pekerjaan 15148,946 14689,502 ,107 1,031 ,305 Partisipasi 7281,130 3605,862 ,226 2,019 ,047 Sumber: Data diolah, 2014 Tabel 5.14. Tabel R2 untuk menentukan Besarnya Koefisien Determinasi Model Summary Adjusted R Model R R Square Square Std, Error of the Estimate a 1 ,450 ,202 ,173 64865,78125 Sumber: Data diolah, 2014 Tabel 5.15 Hasil Uji F (Uji Ketepatan Model) ANOVAb Sum of Model Squares df Mean Square 1 Regression 8,633E10 3 2,878E10 Residual 3,408E11 81 4,208E9 Total 4,271E11 84 Sumber: Data diolah, 2014 F 6,839 Sig, ,000a Dari tabel di atas maka secara matematik bentuk persamaan regresinya dapat di tuliskan sebagai berikut: Y2= 3956,341 + 28,786 X1 + 15148,946 X2 + 7281,130 X3 Persamaan diatas menunjukan pengaruh masing-masing variabel bebas (X1, X2, X3) terhadap variabel Bebas (Y2). Adapun arti masingmasing kofisien regresi di atas adalah sebagai berikut:

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 Konstanta tersebut di atas artinya apabila tidak ada pengaruh dari variabel bebas (nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah) maka rata-rata besarnya manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah adalah sebesar 3956,341. β1 = 28,786 artinya apabila nilai jual sampah (X1) bertambah 1 satuan, maka akan menyebabkan rata-rata besarnya manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah naik sebesar = 15148,946 dengan anggapan variabel bebas lainnya tetap (ceteris paribus). Dalam hal ini jika nilai jual sampah semakin tinggi maka manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah semakin meningkat. β2 = 15148,946 artinya apabila status pekerjaan nasabah (X2) bertambah sebesar 1 satuan maka akan menyebabkan rata-rata besarnya manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah naik sebesar = 15148,946 dengan anggapan variabel bebas lainnya tetap (ceteris paribus). Dalam hal ini jika status pekerjaan nasabah sampah semakin tinggi maka manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah semakin meningkat. β3 = 7281,130 artinya partisipasi nasabah (X3) bertambah sebesar 1 satuan maka akan menyebabkan rata-rata besarnya manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah naik sebesar = 7281,130 dengan anggapan variabel bebas lainnya tetap (ceteris paribus). Dalam hal ini jika partisipasi nasabah semakin tinggi maka manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah semakin meningkat.

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 a. Pengujian Secara Simultan (Uji Model) Uji F digunakan untuk menguji apakah model variabel X1, X2, X3 (nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah) dapat digunakan untuk mengukur Y2 (manfaat ekonomi tangible). Adapun langkah-langkah uji hipotesis dengan uji F sebagai berikut: 1) Menentukan hipotesis H0 : β1 ; β2 ; β3 ; = 0 Artinya variabel X1, X2, X3 (nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah) tidak dapat digunakan untuk mengukur variabel Y2 (manfaat ekonomi tangible). Ha : β1 ; β2 ; β3 ; ≠ 0 Artinya variabel X1, X2, X3 (nilai jual sampah, status pekerjaan nasabah, partisipasi nasabah) dapat digunakan untuk mengukur variabel Y2 (manfaat ekonomi tangible). 2) Dengan menggunakan taraf signifikansi (α) = 0,05; derajat kebebasan (df) = (k);(n-k-1) = (3);(85-3-1) = (3), (81) maka diperoleh F tabel = 2,72 3) Kriteria pengujian H0 diterima apabila: F hitung ≤ 2,72 H0 ditolak apabila: F hitung ≥ 2,72 Hasil perhitungan SPSS 16.0 diperoleh F hitung = 6,839

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 4) Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistik di atas dapat diketahui bahwa nilai F hitung > F tabel (6,839 > 2,72) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti nilai jual sampah (X1), status pekerjaan nasabah (X2), dan partisipasi nasabah (X3) secara simultan ada pengaruh yang signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah (Y2). b. Pengujian Koefisien Regresi Secara Parsial (Uji t) Pengujian ini digunakan untuk menguji koefisien regresi secara parsial/individu yaitu pengujian secara terpisah antara masing-masing variabel bebas nilai jual sampah (X1), status pekerjaan nasabah (X2), dan partisipasi nasabah (X3) secara simultan ada pengaruh yang signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah (Y2). 1) Pengujian terhadap parameter β1 (nilai jual sampah) a) Menentukan hipotesis H0 : β1 = 0 artinya nilai jual sampah tidak berpengaruh signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah. Ha : β1 ≠ 0 artinya nilai jual sampah berpengaruh signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah.

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 b) Dengan menggunakan taraf signifikan (α) = 0,05 derajat kebebasan (df) = (n-k-1) = (85-3-1) = 81 dan pengujian dua sisi maka diperoleh t tabel = 1,9883 c) Kriteria pengujian: H0 diterima apabila: t hitung ≤ 1,9883 H0 ditolak apabila: t hitung ≥ 1,9883 Hasil perhitungan SPSS 16.0 diperoleh t hitung = 2,499 d) Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistik di atas dapat diketahui bahwa nilai t hitung > t tabel (2,499 > 1,9883) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti nilai jual sampah (X1) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah (Y2) sehingga apabila nilai jual sampah naik maka manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” tidak ikut naik. 2) Pengujian terhadap parameter β2 (status pekerjaan nasabah) a) Menentukan hipotesis H0 : β2 = 0 artinya status pekerjaan nasabah tidak berpengaruh signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible. Ha : β2 ≠ 0 artinya nilai status pekerjaan nasabah berpengaruh signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible.

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 b) Dengan menggunakan taraf signifikan (α) = 0,05 derajat kebebasan (df) = (n-k-1) = (85-3-1) = 81 dan pengujian dua sisi maka diperoleh t tabel = 1,9883 c) Kriteria pengujian: H0 diterima apabila: t hitung ≤ 1,9883 H0 ditolak apabila: t hitung ≥ 1,9883 Hasil perhitungan SPSS 16.0 diperoleh t hitung = 1,031 d) Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistik di atas dapat diketahui bahwa nilai t hitung < t tabel (1,031 < 1,9883) sehingga H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti status pekerjaan nasabah (X2) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah (Y2) sehingga apabila status pekerjaan nasabah naik maka manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah tidak ikut naik. 3) Pengujian terhadap parameter β3 (partisipasi nasabah) a) Menentukan hipotesis Ho : β1 = 0 artinya partisipasi nasabah tidak berpengaruh signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible. Ha : β1 ≠ 0 artinya partisipasi nasabah berpengaruh signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible.

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 b) Dengan menggunakan taraf signifikan (α) = 0,05 derajat kebebasan (df) = (n-k-1) = (85-3-1) = 81 dan pengujian dua sisi maka diperoleh t tabel = 1,9883 c) Kriteria pengujian: H0 diterima apabila: t hitung ≤ 1,9883 H0 ditolak apabila: t hitung ≥ 1,9883 Hasil perhitungan SPSS 16.0 diperoleh t hitung = 2,019 d) Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistik di atas dapat diketahui bahwa nilai t hitung > t tabel (2,019 > 1,9883) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti partisipasi nasabah (X3) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah (Y2) sehingga apabila partisipasi nasabah naik maka manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah tidak ikut naik. 3. Pengujian Koefisien Determinasi R Square Untuk mengukur ketepatan suatu garis regresi terhadap hasil observasi digunakan analisis R square. R square menunjukkan besarnya pengaruh dari variabel X1, X2, dan X3 secara bersama-sama dapat menjelaskan variabel Y2 dari perhitungan nilai koefisien determinasi R square sebesar 0,202 artinya 20,2% manfaat ekonomi tangible yang dirasakan nasabah dapat dijelaskan oleh nilai jual sampah (X1) status

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 pekerjaan nasabah (X2) dan partisipasi nasabah (X3) sedangkan sisanya sebesar 79,8 dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam variabel penelitian ini. D. Pembahasan 1. Pengaruh Nilai Jual Sampah terhadap Saldo Tabungan Nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul Hasil pengujian hipotesis pertama mengenai pengaruh nilai jual sampah terhadap saldo tabungan nasabah menunjukkan bahwa nilai jual sampah ada pengaruh signifikan terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Kesimpulan tersebut didukung oleh hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0.013 lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu Ha diterima dan H0 ditolak. Melihat hasil analisis deskripsi di atas yang menyatakan bahwa nilai jual sampah berpengaruh secara signifikan terhadap saldo tabungan. Dari hasil kuesioner dengan responden diketahui bahwa nilai jual sampah merupakan salah satu daya tarik nasabah untuk menabung sampah. Nilai jual merupakan sejumlah uang yang diterima nasabah dari rata-rata penjualan sampah kotor maupun sampah-sampah yang sudah diolah menjadi produk-produk dalam jangka waktu yang relatif pendek untuk dapat menambah saldo tabungan. Kegiatan pengelolaan sampah dapat memunculkan suatu budaya peduli lingkungan dengan membuat produk-

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 produk berguna dari sampah. Semakin banyak jumlah sampah yang ditabung dan produk olahan nasabah yang terjual maka nilai jual yang diperoleh nasabah semakin besar sehingga dapat menambah jumlah saldo tabungan nasabah, yang dimana nantinya dapat digunakan dilain waktu oleh nasabah setelah tiga bulan menjadi nasabah aktif. 2. Pengaruh Status Pekerjaan Nasabah terhadap Saldo Tabungan Nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul Hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh status pekerjaan nasabah terhadap saldo tabungan menunjukkan bahwa status pekerjaan nasabah tidak ada pengaruh secara signifikan terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Kesimpulan tersebut didukung oleh hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0.274 lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu H0 diterima dan Ha ditolak. Melihat hasil analisis deskripsi di atas yang menyatakan bahwa status pekerjaan nasabah tidak ada pengaruh signifikan terhadap saldo tabungan nasabah, menurut hasil kuesioner dengan responden diketahui bahwa sejumlah nasabah disibukan dengan pekerjaan sehari-hari yang dijalaninya. Status pekerjaan nasabah sehari-hari yang dijalani dikelompokan menjadi dua yaitu yang bekerja dan yang tidak bekerja. Hal ini didukung oleh hasil penelitian yang menyatakan bahwa responden paling besar adalah pelajar (tidak bekerja) yang mencapai 27

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 responden atau 31,8% dan ibu rumah tangga (tidak bekerja) yang mencapai 13 responden atau 15,3%. Jumlah tersebut lebih sedikit apabila dibandingkan dengan pekerjaan lain dari agregatif pekerjaan responden yang mencapai 60 atau 52,9%. Dari pengakuan responden mereka tidak memiliki banyak waktu untuk mengolah kembali sampah yang mereka hasilkan untuk menjadi suatu produk yang memiliki nilai guna. Sebagian dari responden menyatakan tidak mengikuti program pengolahan yang dibina oleh Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul karena kesibukan atas kegiatan/pekerjaan yang dijalani sehari-hari. 3. Pengaruh Partisipasi Nasabah terhadap Saldo Tabungan Nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul Hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan nasabah menunjukkan bahwa partisipasi nasabah ada pengaruh secara signifikan terhadap saldo tabungan nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul. Kesimpulan tersebut didukung oleh hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0.005 lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu Ha diterima dan H0 ditolak. Melihat hasil analisis deskripsi di atas yang menyatakan bahwa partisipasi ada pengaruh secara signifikan terhadap saldo tabungan nasabah. Dari hasil kuesioner dengan responden diketahui bahwa

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 sebagian besar responden disaat memiliki waktu luang atau dihari libur mereka dapat mengikuti kegiatan yang dimana nasabah menabung sampah dan keikutsertaannya dalam mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Bank Sampah “Gemah Ripah”, melalui aktivitas pengolahan sampah dan menabung sampah. Sejumlah responden dengan status pekerjaan yang tidak bekerja, misalnya pelajar, ibu rumah tangga, dan lainnya lebih berminat untuk ikut berpartisipasi dalam pengolahan sampah di Bank Sampah “Gemah Ripah”, dan jenis setatus pekerjaan lain seperti guru, wirasuasta, dan lainnya lebih berminat mengikuti pengelolaan bank sampah diwaktu hari-hari libur. Selain untuk mendapatkan keterampilan dengan mengikuti kegiatan pengolahan sampah di Bank Sampah “Gemah Ripah” mereka juga bisa mendapatkan sejumlah uang untuk menambah saldo tabungan yang berasal dari hasil penjualan produk kerajinan yang dihasilkannya seperti pupuk hasil komposting, tas, gantingan kunci, topi, dompet. 4. Pengaruh Nilai Jual Sampah terhadap Manfaat Ekonomi Tangible Nasabah setelah Menabung Sampah di Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul Hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh nilai jual sampah terhadap manfaat ekonomi tangible menunjukkan bahwa nilai jual ada pengaruh secara signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible. Kesimpulan tersebut didukung oleh hasil perhitungan statistik yang

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0.014 lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu Ha diterima dan H0 ditolak. Melihat hasil analisis deskripsi di atas yang menyatakan bahwa nilai jual sampah ada pengaruh secara signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible. Dari hasil koesioner dengan responden diketahui bahwa nilai jual merupakan sejumlah uang yang diterima/diperoleh nasabah dari rata-rata penjualan sampah kotor maupun sampah-sampah yang sudah diolah menjadi produk-produk dalam jangka waktu yang relatif pendek untuk dapat menambah saldo tabungan, yang dimana semakin besarnya jumlah saldo tabungan dari nilai jual yang bersangkutan dapat menggunakannya sewaktu-waktu mereka perlukan. Hasil nilai jual sampah tersebut dapat diambil untuk menyumbang kebutuhan pribadi maupun mereka gunakan untuk membeli produk Bank Sampah “Gemah Ripah”, seperti membeli pulsa pakai sampah (BPPS) dan lainnya. 5. Pengaruh Status Pekerjaan Nasabah terhadap Manfaat Ekonomi Tangible Nasabah setelah menabung sampah di Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul Hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh status pekerjaan nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible menunjukkan bahwa status pekerjaan nasabah tidak ada pengaruh secara signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible. Kesimpulan tersebut didukung oleh hasil perhitungan

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 statistik yang menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0.305 lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu H0 diterima dan Ha ditolak. Melihat hasil dari analisis deskripsi di atas yang menyatakan bahwa status pekerjaan nasabah tidak ada pengaruh secara signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible. Dari hasil kuesioner terhadap responden diketahui bahwa hal ini disebabkan karena sejumlah nasabah disibukan dengan pekerjaan sehari-hari yang dijalaninya. Status pekerjaan nasabah sehari-hari yang dijalani dikelompokan menjadi dua yaitu yang bekerja dan yang tidak bekerja. Kususnya bagi nasabah yang memiliki pekerjaan tetap seperti guru, wirasuasta, dan lainnya maka hasil dari pekerjaan pribadinya itulah yang dirasakan sebagai manfaat ekonomi tangible untuk menyumbang kebutuhan pribadi maupun mereka gunakan seharihari, bukan dari hasil tabungan maupun dari mengikuti program pengolahan sampah yang dibina oleh Bank Sampah “Gemah Ripah”, karena menurut responden mereka hanya memiliki sedikit waktu luang untuk mengelola sampah yang mereka hasilkan sehari-hari karena kesibukan atas pekerjaan yang dijalani sehari-hari dengan alasan tersebut responden mengaku lebih suka menabung sampah kotor ke Bank Sampah “Gemah Ripah”.

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 6. Pengaruh Partisipasi Nasabah terhadap Manfaat Ekonomi Tangible Nasabah setelah Menabung Sampah di Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul Hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh partisipasi nasabah terhadap manfaat ekonomi tangible menunjukkan bahwa partisipasi nasabah ada pengaruh secara signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible. Kesimpulan tersebut didukung oleh hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0.047 lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu Ha diterima dan H0 ditolak. Melihat hasil dari analisis deskripsi di atas yang menyatakan bahwa partisipasi nasabah ada pengaruh secara signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible. Dari hasil kuesioner dengan responden diketahui, bahwa partisipasi nasabah berpengaruh positif terhadap manfaat ekonomi tangible. Menurut sebagian besar responden disaat memiliki waktu luang atau dihari libur mereka dapat mengikuti kegiatan yang dimana nasabah menabung sampah dan keikutsertaannya dalam mengikuti kegiatan yang diadakan oleh Bank Sampah “Gemah Ripah”, melalui aktivitas pengolahan sampah dan menabung sampah. Sejumlah responden dengan status pekerjaan yang tidak bekerja, misalnya pelajar, ibu rumah tangga, dan lainnya lebih berminat untuk ikut berpartisipasi dalam pengolahan sampah di Bank Sampah “Gemah Ripah”, dan jenis setatus pekerjaan lain seperti guru, wirasuasta, dan lainnya lebih berminat mengikuti pengelolaan bank sampah diwaktu hari-hari libur. Semakin berpartisipasi

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102 maka nasabah semakin besar pula hasil sejumlah uang yang akan didapatkan nasabah untuk menambah saldo tabungan yang berasal dari hasil penjualan produk kerajinan yang dihasilkannya. Sehingga dari hasil terkumpul yang berbentuk saldo yang semakin besar dapat digunakan untuk menyumbang kebutuhan pribadi ataupun untuk membeli produk Bank Sampah “Gemah Ripah” seperti beli pulsa pakai sampah (BPPS) maupun untuk menyumbang kebutuhan pribadi.

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB VI KESIMPULAN, KETERBATASAN, DAN SARAN Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : A. Kesimpulan Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Nilai jual sampah (X1) dan partisipasi nasabah (X3) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap saldo tabungan nasabah. Hal ini dapat dibuktikan dari: a. Nilai jual sampah (X1) dengan nilai sig. 0,013 < 0,05 ada pengaruh positif dan signifikan terhadap saldo tabungan (Y1) dengan koefisien beta 0,263 dan nilai sig sebesar 0,13. Partisipasi nasabah (X3) dengan nilai sig. 0,005 < 0,05 ada pengaruh positif dan signifikan terhadap saldo tabungan (Y1) dengan koefisien beta sebesar 0,309 dan nilai sig sebesar 0,005. Nilai jual sampah (X1) merupakan variabel bebas yang memiliki pengaruh paling besar terhadap saldo tabungan. Hal ini disebabkan karena semakin banyak jumlah sampah yang ditabung dan produk olahan nasabah yang terjual maka nilai jual yang diperoleh nasabah semakin besar sehingga dapat menambah jumlah saldo tabungan nasabah. b. Status pekerjaan nasabah (X2) dengan nilai sig. 0,274 > 0,05 ada pengaruh negative dan signifikan terhadap saldo tabungan dengan 103

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104 koefisien beta sebesar 0,109 dan nilai sig sebesar 0,274. Hal ini disebabkan karena menurut hasil kuesioner dengan responden diketahui bahwa sejumlah nasabah disibukan dengan pekerjaan sehari-hari yang dijalaninya. 2. Nilai jual sampah (X1) dan partisipasi nasabah (X3) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible (Y2). Hal ini dapat dibuktikan dari: a. Nilai jual sampah (X1) dengan nilai sig. 0,014 < 0,05 ada pengaruh signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible (Y2) dengan koefisien beta sebesar 0,269 dan nilai sig sebesar 0,014. Partisipasi nasabah (X3) dengan nilai sig. 0,047 < 0,05 ada pengaruh signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible (Y2) dengan koefisien beta sebesar 0,226 dan nilai sig sebesar 0,047. Partisipasi nasabah (X3) merupakan variabel bebas yang memiliki pengaruh paling besar terhadap manfaat ekonomi tangible. Hal ini disebabkan karena semakin berpartisipasi maka nasabah semakin besar pula hasil sejumlah uang yang akan didapatkan nasabah untuk menambah saldo tabungan yang berasal dari hasil penjualan produk kerajinan yang dihasilkannya. Sehingga hasilnya dapat digunakan untuk menyumbang kebutuhan sehari-hari. b. Status pekerjaan nasabah (X2) dengan nilai sig. 0,305 > 0,05 ada pengaruh negatif dan signifikan terhadap manfaat ekonomi tangible (Y2) dengan koefisien beta sebesar 0,107 dan nilai sig sebesar 0,305.. Hal ini disebabkan karena bagi nasabah yang memiliki pekerjaan tetap

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 seperti guru, wirasuasta, dan lainnya maka hasil dari pekerjaan pribadinya itulah yang dirasakan sebagai manfaat ekonomi tangible dalam menyumbang sebagian besar kebutuhan pribadi maupun mereka gunakan sehari-hari, bukan dari hasil tabungan sampah atau mengikuti programnya. B. Keterbatasan Penulis menyadari bahwa dalam melakukan penelitian ini masih banyak memenuhi hambatan, kekurangan dan kelemahan yang disebabkan oleh adanya berbagai faktor keterbatasan antara lain: 1. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan membagikan kuesioner secara accidental sampling kepada responden, sehingga terdapat responden yang merupakan nasabah baru atau kurang sesuai dengan kriteria peneliti terhadap variabel. 2. Banyak responden yang terburu-buru dalam mengisi kuesioner dan hanya menjawab dengan perkiraan sendiri, karena sebagian responden tidak mencatat digunakan untuk apa saja hasil dari menabung sampah dan hasil penjualan produk-produk yang diolahnya dalam waktu satu bulan sehingga hasilnya kurang maksimal. 3. Sebagaian besar responden adalah anak-anak sekolah sehingga dalam mengisi kuesioner masih memerlukan bimbingan dari peneliti atas maksud dari pertanyaan.

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 C. Saran 1. Bagi peneliti berikutnya diharapkan tidak menggunakan kembali teknik pengambilan sample dengan metode accidental sampling, karena hasil temuan kemungkinan hasilnya kurang maksimal. Peneliti menyarankan agar peneliti selanjutnya menggunakan teknik wawancara dalam pengumpulan data primer. 2. Bagi peneliti berikutnya disarankan untuk menggunakan variabel nilai tambah untuk melihat harga jual produk-produk kerajinan yang dolah oleh nasabah.

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup. 2013. Pegertian Bank Sampah. Bandung Cato, M.S., Green Economics: An Introduction to Theory, Policy and Practice, earthscan, London, 2009, dalam Sudarsono Soedomo, Ekonomi Hijau: Pendekatan Sosial, Kultural dan Teknologi, makalah pada Diskusi “Konsep Ekonomi Hijau/Pembangunan Ekonomi yang Berkelanjutan untuk Indonesia, Jakarta 14 Juli 2010 Dhewanthi Laksmi, Kebijakan Instrumen Ekonomi Lingkungan Hidup: Asuransi bagi Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Makalah pada Seminar Nasional “Peran Asuransi Lingkungan dalam Pemberian Ganti Kerugian bagi Masyarakat dan Pemulihan Lingkungan, Fakultas Hukum Unpad, Bandung, 13 September 2012 Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 16.0. Semarang: Badan Peneribit Universitas Diponegoro Irani, Z. dan Love, P.E.D. 2001.“The Propagation Of Technology Management Axonomies For Evaluating Investment In Information Systems”. Jurnal of Management Information System. Vol.17.pp.161-177. Penerbit: Emerald Group Kartini, 2009. Bogor:“Faktor-Faktor Yang Mempengaruh Keputusan Masyarakat Menabung Sampah serta Keberadaan Bank Sampah Gemah Ripah”. Skripsi. Fakultas Ekonomi Institut Pertanian Bogor Kartodihaedjo Hariadi dan Hira Jhamtani (penyunting), Politik Lingkungan dan kekuasaan di Indonesia, Equinox Publishing Indonesia-Ford Foundation, Jakarta, 2006 107

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 Kementrian Lingkungan Hidup RI. 2011. Bank Sampah dengan 3R: Membangun Lingkungan dan Ekonomi Kerakyatan Kustiah, Tuti. 2005. “Kajian Kebijakan Pengelolaan Sanitasi Berbasis Masyarakat, Pusat Pemeliharaan dan Pengembangan Pemukiman”.Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pekerjaan Umum. Bandung Manik, Karden Eddy Sontang. 2004. Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta: Djambatan Manfaat Menabung.Diakses dari: http//www.misykat.dpudt-jogja.org/tanggal 27 Februari 2014 Mumbunan Sonny, Ekonomi Hijau dan Pemerintahan www.perspektifbaru.com, diunduh 18 September 2014. Bersih, Nurlinda Ida, Prinsip-prinsip Pembaruan RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2009 Hukum, Agraria: Perspektif Peraturan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2013. Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah sejenis sampah rumah tangga Persen Sampah di Bantul Tidak Terangkut. Diakses http://jogja.antaranews.com/ tanggal 25 Februari 2014 melalui: Soemarwoto Otto, Pembangunan Berkelanjutan antar Konsep dan Realitas, Ceramah umum ulang tahun Otto Soemarwoto ke-80 di Universitas Padjadjaran, Bandung, 20 Februari 2006 Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: CV Alfabeta Sugiyono. 2010. Statistika Untuk Penelitian. Bandung: CV ALfabeta

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 Suwerda, Bambang. 2012. Bank Sampah (Kajian Teori dan Penerapan). Yogyakarta, CV Rihama-Rohima Suyanto Thomas. 2001. Dasar-Dasar Perkreditan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Syafrudin, CES, Ir. MT, 2004.“Model Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (Kajian Awal Untuk Kasus Kota Semarang), Pengelolaan Sampah Perkotaan secara terpadu”. Makalah. Program Magister Ilmu Lingkungan UNDIP Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008. Tentang Pengelolaan Sampah Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998. Tentang Perbankan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2004. Tentang Bank Indonesia

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 1 SURAT IJIN PENELITIAN

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 2 KUESIONER PENELITIAN

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH NILAI JUAL SAMPAH, STATUS PEKERJAAN SAMPAH, TABUNGAN PARTISIPASI DAN NASABAH MANFAAT TERHADAP EKONOMI TANGIBLE SALDO BAGI NASABAH BANK SAMPAH “GEMAH RIPAH” DUSUN BADEGAN BANTUL, YOGYAKARTA Dengan hormat, Saya sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP, Universitas Sanata Dharma bermaksud akan mengadakan kegiatan penelitian. Topik penelitian yang saya gunakan adalah “ Pengaruh Nilai Jual Sampah, Status Pekerjaan Sampah, Partisipasi Nasabah terhadap Saldo Tabungan dan Manfaat Ekonomi Tangible Bagi Nasabah Bank Sampah “Gemah Ripah” Dusun Badegan Bantul, Yogyakarta”. Penelitian ini merupakan kegiatan ilmiah dalam rangka penyusunan skripsi. Sehubungan dengan hal tersebut, saya mohon kesediaan Bapak/Ibu menjadi responden. Saya berharap Bapak/Ibu berkenan untuk menjawab keseluruhan pertanyaan dan pernyataan sesuai dengan keadaan sesungguhnya. Sejalan dengan etika penelitian, penelitian ini tidak akan merugikan Bapak/Ibu. Penelitian ini pun tidak ada kaitannya dengan pihak pemerintah dan pihak manapun. Penelitian digunakan hanya semata-mata sebagai pembuatan tugas akhir (skripsi). Demikian permohonan saya, atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, saya mengucapkan banyak terima kasih. Yogyakarta, April 2014 Hormat saya, Hariyanto Peneliti

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI INSTRUMEN PENELITIAN PENGARUH NILAI JUAL SAMPAH, STATUS PEKERJAAN SAMPAH, PARTISIPASI NASABAH TERHADAP SALDO TABUNGAN DAN MANFAAT EKONOMI TANGIBLE BAGI NASABAH BANK SAMPAH “GEMAH RIPAH” DUSUN BADEGAN BANTUL, YOGYAKARTA A. Objek Penelitian Pengaruh nilai jual sampah, status pekerjaan sampah, partisipasi nasabah terhadap saldo tabungan dan manfaat ekonomi tangible bagi nasabah: B. Identitas Responden Nama : Umur : Jenis Kelamin : Jenis Pekerjaan : C. Daftar Pertanyaan Nilai Jual Sampah 1. Berapa nilai jual sampah organik yang diperoleh setiap bulan? 2. Berapa nilai jual sampah anorganik yang diperoleh setiap bulan? 3. Berapa nilai jual sampah spesifik yang diperoleh setiap bulan? 4. Berapa rata-rata perolehan hasil penjualan sampah organik, anorganik, dan spesifik selama satu bulan?

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Status Pekerjaan Nasabah 1. Apa kegiatan pokok anda sehari-hari? 2. Anda termasuk dalam kategori pekerja atau bukan pekerja? 3. Apa pekerjaan anda? Partisipasi Nasabah 1. Berapa kali frekuensi anda menabung sampah selama satu bulan? 2. Berapa kali anda mengikuti partisipasi pertemua atau kegiatan bank sampah “Gemah Ripah” selama satu bulan? Saldo Nasabah 1. Berapa jumlah saldo akhir tabungan anda saat ini? Manfaat Ekonomi Tangible 1. Berapa (Rp) peningkatan laba hasil penjualan sampah yang anda peroleh perbulan? 2. Berapa (Rp) jumlah saldo tabungan atas penjualan sampah yang anda gunakan untuk menyumbang kebutuhan dan untuk membeli produk dari bank sampah?

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 3 DATA PENELITIAN

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI REKAPAN HASIL TABUNGAN INDIVIDU SAMPAI DENGAN AKHIR MARET 2014 DI BANK SAMPAH "GEMAH RIPAH" BADEGAN NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 NAMA Rida, Nisa, Rizky Agus Sugiantoro/ Anna Eko Widiatmoko Gusfanda Surya Taruna Nur Sahid Ismiyati FX Karyadi Ayu Andica P M. Imam Suhadi Panut S/ Muftahurohmah Frasitania Vitatun Fadilah Setiyani Suratman Rio Rosyid Freddy Bimo Leksono Ardita Gita Yani Sumardiyanto Endang Aji Khotijah Triyanti Dyah Widyasari Niken Damayanti Candra Basuki Budi Priyono/ Dinde Prastowo Hartono Galuh Ari Sutrisno Ibu Kemin Ardian Erna Nia/ Singgih Afifah Azizul Akbar Bpk. Yabun Herlina P Senodiharjo Lutfi Anisa Syafarani Kayla Sayadi/ Vicky Santi Irfan Estu Prasetyo M NO REK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 43 44 ALAMAT Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 05 Bantul Badegan RT 05 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 06 Bantul Badegan RT 08 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Gedong Kuning Kadilobo, Pakem, Sleman Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 06 Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 10 Bantul

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 Devi Al-Irsyadiah Yudha Imel Ana Ibu Surip Ibu Sigit Muryanto Rahmi Purnomo Djirohi/ Marsydah Edi/ Warto Agus Polsek Arif / Ramadhan Chelsea/ Alia Latansena W Tika Ponirah/ Alim/ Nasir/ Andewi Indra Computer Ibu Suranto Ibu Dewi Haryanto Ibu Mujiyati Rahmadhiya Zalfa Nirza Ulfa Zulfi Safarudin Poppy Bagus Putra Ibu Sri Rahayu Ibu Rusmiyati Ibu Tini Ibu Sunarno Dimas Haris Fatimah Azizah Kelik Sulistiyani Ibu Warsean Rita Febri Agus Arliyanto Parji Heru Purnomo Tikawati Anjaswarin Bowie Putra Bayu M Rahma Sahnia Uthie Alvin Amrie Sumiyati Rifta Bpk. Haryono 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 61 62 64 65 66 67 68 69 70 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 S2 Kehutanan UGM Badegan RT 12 Bantul Keweden Trirenggo Bantul Pedak Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 12 Bantul Bejen Bantul Badegan RT 07 Bantul Badegan RT 03 Bantul Badegan RT 12 Bantul Polsek Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 12 Bantul Bantul Krajan Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 08 Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 06 Bantul Badegan RT 03 Bantul Mandingan Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 04 Bantul Badegan RT 09 Bantul Ringinharjo Bantul Mandingan Bantul Mandingan Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 08 Bantul Keruhan Bantul Badegan RT 10 Bantul Bogoran Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 09 Bantul Badegan RT 06 Bantul Badegan RT 08 Bantul Perum Niten Permai Bantul PAUD Mekarsari Bantul Badegan RT 07 Bantul Badegan RT 08 Bantul Mushola Daarul Hidayah SD Bantul Timur Bogoran Bantul

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 Bpk. Suyatno Agung Dzurriyah Sunarti Aya Sofie A Deni/ Nur Harmanto Novi Tunem Ponijah Zulfan Shodiq Aminah Luthfi Kurnia Mala Muji Miftakhul Jannah/Mita Basori Puput Rio (B. Timur) Siti (Penjual Sate) Dea SM Sutarjo Elang Tiara Ardiyanti Ibu Ita Ibu Paijan Parindra/drg. Sri Iswandari Dra. Sumaysaroh Fitri Maya Siti Mukaromah Tukijan Nur Dayati Rohmah Nur Khalimah Annisa Ubaidilla Sri (Guru PAUD) Era Mirna Nina Kardina Agus Chabib Reni Febri Anggraini Subarjo Widha Eka Budi Purnami R. Sundari Ekta Dzaki Findha Carera 97 98 99 100 101 105 106 108 109 110 111 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 Poltekes Jurusan Kesling Badegan RT 10 Bantul Mushola Daarul Hidayah Giwangan Ponggolan Bantul Badegan RT 12 Bantul Bantul Timur Bantul Badegan RT 07 Bantul Modiste Sahabat Bantul Karanggayam Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 11 Bantul Bantul Timur Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 11 Bantul Bantul Timur Bantul Karanganom Bantul Jl. Ireda Yogyakarta Badegan RT 08 Bantul Karasan Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 12 Bantul Kantor PA Bantul Sewon Bantul Karanggayam Bantul Taman Karanggayam Gemahan Ringinharjo Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 12 Bantul Bejen Bantul Banguntapan Bantul Badegan RT 05 Bantul Karanggayam Bantul Kauman Pandak Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 08 Bantul Badegan RT 11 Bantul Bantul Karanggondang Bantul Tingas Bambangliporo Bantul Karanggayam Bantul Karanganom Bantul Asrama Polri Bantul Karanggayam Bantul

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 Maulida Pardiman/Supardiman Sista Nur Rizki Wiwit Prinawati Ferdian Ika Setya Asti Redarias Vesti Ningsih Slemat Widodo Martini Ani Amanah Aulia Andini Sigit Menik NK Zulita Arsa Arista Dr. Waisul M. Ibnu M Shafa Zahirah Listya Amara Windu Murahwanto Najwa Istiyanur Iwan Sobri Intan Lestari Budi Lestari Nurul Debori Kadina Sari Muryani Devika Sunaryo Widya Cahya Nadia Adwagol Afifah Zadith Putri Nur Hidayah Anggraeni Pamungkasih Rini Murtiningsih Rosa Veny Plasmaningsih Esna Nurvi Firman Uminingsih Aminah Icha Premisima Jumairah Eva Rosita Yeni Kusuma Alia Nuraini Umi Muslikhah Kholid 153 154 155 156 158 159 160 161 162 163 164 165 166 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 207 208 209 Karanggayam Bantul Badegan RT 11 Bantul Karanggayam Bantul Fak. Sosiatri UGM Yogyakarta Karanggayam Bantul Ngimbang Sewon Bantul Badegan RT 05 Bantul Kadirojo Bantul Badegan RT 07 Bantul Miri Wetan Bantul Sakulan Bakalan TPQ Daarul Hidayah Taman Karanggayam Bantul Klembon Bantul Badegan RT 11 Bantul Bejen Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 05 Bantul Badegan RT 07 Bantul Badegan RT 10 Bantul Jamasba Bantul Karanggayam Bantul Badegan RT 07 Bantul Badegan RT 07 Bantul Badegan RT 11 Bantul Karanggayam Bantul Mandingan Bantul Badegan RT 04 Bantul Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 08 Bantul TPQ Karanggayam Bolon Bantul Karangmojo Bantul Krebet Bantul Gedriyan Bantul Bambanglipuro Bantul Pandak Bantul Bantul Warung Bantul Badegan RT 05 Bantul Ngimbang Sewon Bantul Bejen Bantul Badegan RT 12 Bantul Perum Niten Permai Bantul Badegan RT 06 Bantul Rumah Dinas Sanden Badegan RT 11 Bantul Manding Dawang Bantul Bejen Bantul

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 Jaelani Surya, Yuda, Gelis Dinda Wulandari Erma Rahma Rizky Siti Alfiah Widodo/ Dzaky Nur Fitriyani Egha AP Nur Afifah Affan Muhammad Aziz Saputra Hanifah Dian Rosita Clara Andrian Sulasmiyati Amalia Sumiyati Farid Alfianto Osa Eko Moko Syiyamjiah Amel Hanifah Mariyati Sulistriningsih Isnan Sobari Ibu Sutimah Wahyuni Jazimah Warno Widodo Deni Bahrudin Ginarto Pingkan Sekar Langit Putri Hervianti Cici G. Rimu Dicky Budi Setiawan Dita Ayu S Sani Waji Dewi Slamet Wahyuningsih Didik Tia Zuanah 210 212 213 214 215 216 217 218 219 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 240 241 242 243 244 245 246 247 249 250 254 257 259 260 261 262 263 264 266 267 268 Badegan RT 08 Bantul Badegan RT 05 Bantul Badegan RT 07 Bantul Badegan RT 07 Bantul Bakulan Bantul Gose Bantul Sanggrahan Ringinharjo Bantul Badegan RT 06 Bantul Badegan RT 02 Bantul Kresen Bantul Kresen Bantul Karanggayam Bantul Surowijayan Bantul Siten Sumbermulyo Bambanglipuro Siten Sumbermulyo Bambanglipuro Badegan RT 10 Bantul Jetis Bantul Badegan RT 04 Bantul Karanggayam Bantul Badegan RT 07 Bantul Bambanglipuro Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 06 Bantul UII Yogyakarta Badegan RT 07 Bantul Prantiwetan Sanden Bantul Sanden Bantul Ngimbang Sewon Bantul Kweni Sewon Bantul Bantul Timuur Trirenggo Cepoko Bantul Gatak Bantul Bantul Timur Bantul Badegan RT 11 Bantul Gatak Bantul Bakalan Bantul Badegan RT 06 Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 10 Bantul Gandon RT 08 Sumuran Palbapang Kalakijo Pajangan Bantul Plemantung Bantul Plemantung Bantul Bantul Warung Bantul Jomblang Bantul Plemantung Bantul SD Mangunan Sleman Ngabean Triharjo Pandak Bantul

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 Zulfa Fairus 269 Lani Ambarwati 270 Uli 271 Nur Fitriani 272 Pur 273 Wakhid 274 Apri 275 Muji Rahayu 276 Sri K 277 Verika Rifdania 278 Tyas Wijayani 279 Ibu Mustofa 280 Wido Utomo 283 Ibu Tugimin 284 Ibu Imah 285 Ibu Siti 286 Liswinanti 287 Ibu Tri Rahayu 290 Jonni Arisandi 291 Mei Wahyu 292 Reta 293 Nur Cholis 294 MM Suparjiyah 295 Sri Rahayu 297 Doni/Angga Susilo Wono S 299 Listani 300 Ibu Yuni 301 Nurfitriyani/Ratna 304 Mardiyono 305 Rofiq 306 Ibu Yeti 308 Ibu Nunuk 309 Titah 310 Prihantono 311 Redjo hadi P 312 Endang Budiyati 313 Rolly Purwanti 315 Mutiara Nisa 316 Malika Niken Apsari 317 Suharto 318 Anwar Noviyanto/Dodo 319 Ulya 320 Ibu Ris 321 Darmorejo 322 Fenti Listiani 323 Vera 324 Umar 326 Dyotaretha Zahra Kaolika (Deta)327 Badegan RT 04 Bantul Gempolan Kulon Bantul Bantul Badegan RT 06 Bantul Bantul Bantul Pundong Bantul Beji Sumberagung Jetis Miri Wetan Bantul Gunturan Triharjo Pandak Bantul Gedung NU Bantul Badegan RT 12 Bantul Jomblang Bantul Klembon Bantul Niten Bantul Srandakan Bantul Kadekrowo Bantul SMAN 1 Jetis Bantul Badegan RT 08 Bantul Jl. Gatot Kaca Yogyakarta Gatak Bantul Karanggondang Bantul SMKN 1 Bantul Melikan Lor Bantul Plemantung Bantul TK Al Bayan Sanden Bantul Badegan RT 05 Bantul Karanggayam Bantul Pokoh Palbapang Bantul Klembon Bantul Klembon Bantul Badegan RT 09 Bantul Gedongan Sabrangkali Bantul Badegan RT 12 Bantul Tukangan DN II/701 Tegal Panggung Asrama Polri Bantul Jl. Bali Seturan Galur Nomporejo Tanubayan Badegan RT 07 Bantul Pedak Tribaru Taman KR Badegan RT 12 Bantul Gumuk Ringinharjo Ngimbang Pendowoharjo Badegan RT 12 Bantul Karanganom Bantul

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 Dariman/Daliman 328 Anik Mardiana 329 Agus Widodo 330 Ibu Alex 331 Dwi Arini 332 Arifah 333 Ummi Purwati 334 Bpk. Aldi Dinkes 335 Berto 336 Ibu Anjar Wahyu Retno 337 Dara Yuanti 338 Ibu Tito 339 Eko Sulistyawati 340 Utari 341 Eva 343 Ibu Tari/Utari 344 Ibu Sudarmi 349 Heruwati Ardiningsih (Ninik) 350 Asani 351 M. Ikhsan 352 Siddiq Agung S 353 Eva Agustina 354 Ibu Rajiman 355 Nida AL-Muyasaroh 357 Erri Nurmaitawati 358 Bpk. Fanani/Ibu Yeti 360 Ibu Nurhidayati 361 Herdono Noor Irwansyah 363 Siti/Whafa 364 Murwat, S.IP 365 Diaz 366 Muhammad Riyadi 367 Silvia Puspitasari 368 Zubaidi 369 Sandra 371 Ari 372 Antonius Bono Aji Wibowo 373 Widi Astuti 374 Wahyu Ari Astuti. SP 375 Krisna Yudha Pratama 376 Aji Yudalaga Hiplarana 377 Asmi 378 Ibnu Trisnawan/Helmi Widiarti 380 Suwarti 381 Muhammad Sigid Purnomo 382 Toeti Hari Pratiwi 383 Sudarti 385 Annisa Agnur 386 Jomblang Paltapang Bantul Badegan RT 09 Bantul Cepor RT 02 Perum Kasongan Permai Jl. Tamansiswo Nyutran MG 2 Jl. Kaliurang Km 20 Mandingan Bantul Dinkes Bantul Badegan RT 09 Bantul Sedayu Argomulyo Kemusuk Kidul Kembang Putihan Pajangan Bantul Melikan Kidul Bantul Bogoran Bantul Kretek Kuwiran Tajeman Bantul Kalakijo Niten Permai Bantul Sraten Jl. Bantul Km. 09 Dusun Bakalan Perum Puri Taman Indah Banguntapan Srigading Sanden Melika Kidul RT 05 Bantul Berjo RT 04 Godean Jomblang Palbapang Bantul Badegan RT 12 Bantul Mandingan RT 04 Ringinharjo Bantul UII Fakultas Ekonomi Yogyakarta Jomblang Palbapang Bantul DolikanDk. Geblak RT 07 Bantul TV One Bantul Warung RT 03 Gondangan Tirtomulyo Kretek Bantul Badegan RT 08 Bantul Ringinharjo Bantul Nogosari Jebugan Serayu RT 06 Bantul Kadireso Triwidadi Pajangan Bantul Dawang RT 02 Manding Sabdodadi RT 01 RW X Babadan Bantul Perum Pendowo Asri Blok I RT 08 Blawong Basen KG III/236 Kota Gede YK Sanden Murtigading Bantul Cepor Kidul RT 04 Bolon Palbapang Salakan RT 02/04 Bangunharjo Sewon Wonorejo Gadingsari Sanden Jebugan RT 04 Bantul

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 Nikita Dika Melinda Murdinem/Murdiwiyono Rika Andriastuti Sumirah Indriyani Sri Murcahyati Sri Pujiastuti Endang Retnowati Muhiniati/Mudjiniati Dinda Annisa Nada Tajyuan Qarirul Mustaqim Hafidz Florince S Rie Kasahara Bedhu PS Tsabita Tsani Gita Syahada Maria Magdalena Ariyani L Deviana Wulandari Drs. H. Sulendra Silviana Fadlilah (Eva) Thalita Syasya Ngadiyem Dea SitaY/Ahmad Mukhid Ulin/Sulis/Nasya/Haya Ibu Rusnani Ajian Yuda Pratopo Lastri Lia Nunik Nuraini/Avril Maia PA Erna Susanti/Akbar Surya P Idea Laundry Dewi I.H Ummul Hasanah Sintia Anggita D Vialinda Dewi F Ajeng Qonitah F Ayu Wiranti/Fadli Fepy Laili Handayani Tutik M/Akmal Faiz Ismail Ibu Siti Wahtini Isna Arifatun Tri Slamsih Zero Putra Kanigaro Fransiska Rosa N Sartini/ BP. Sareh Aditya Dwi Arsandi 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 398 399 401 402 404 405 406 408 411 412 413 414 417 418 420 421 422 423 424 425 426 427 428 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 445 446 Glahahan Caturharjo Pandak Cangkring RT 06 Sumberagung Jetis Gedangan Panjangrejo Pundong Bayuran Sumber Agung Jetis Bantul Perumahan Kasongan Permai Bantul Karang RT 03 Ringinharjo Mandingan Ringinharjo Bantul Gedongan RT 01 Trirenggo Bantul Kradenan Girirejo Imogiri Grujugan RT 07 Bantul Monggangan Kadirejo Palbapang Demakan Gadingsari Sanden Bantul Neco Bergan Wijirejo Pandak Bantul Bandung Pendowoharjo Sewon Badegan RT 12 Bantul Neco RT 05 Sabdodadi Bantul Ngampilan NG I/379 Yogyakarta Cangkring Mulyodadi Bambanglipuro Badegan RT 12 Bantul Jl. Suronata 23 Yogyakarta Jl. Urip Sumoharjo Bantul/ RT 12 Krangean Sorobayan Gadingsari Bogeran RT 02 Trirenggo Bantul Badegan RT 12 Bantul Gedriyan RT 02 Bantul Sumberagung Jetis Bantul Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 08 Bantul Derman Sumbermulyo Srigit Mulyodadi Bambanglipuro Bejen Bantul Badegan RT 07 Bantul Kentolan Lor Guwosari Pajangan Nyangkringan Bantul Badegan RT 07 Bantul Badegan RT 07 Bantul Selo Jetis Sendangsari Pajangan Nglembu Panjangrejo Pundong Samalo Patalan Jetis Bantul Pondok Pesantren AN-Nur Badegan RT 10 Bantul Badegan RT 08 Bantul Bejen RT 04 Bantul Badegan RT 07 Bantul Pepe RT 01 Badegan Bantul Garen Pandeyan Boyolali

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 Annisa Isti Nugraheni 447 Irkham Susetyo 449 M.E Sylvia Christyanti 450 Ellida Priastuti 451 Rizky Rahmawati W 452 Sudarniyati 453 Kholas Yunitri 454 Rondiyah 455 Rangga Dipura 456 Fara Annisa Haqmi 457 Musyhenah 458 Justina Intan 459 Semi Juriah 460 Rahmawati 461 M. Sunardjo 466 Yusuf Neor (SMA Sanden) 467 Aprilianto Satria Pratama 469 Arwan 470 Lukiyana Dwi Anggraini 471 Tri Wahyuni 472 Sael 474 Kartika 475 Yono 476 Aries Farma Bantul/Puji 477 Yulki 478 Nurul 479 Arif Dwi Kurniawan (Mbk Ari) 480 Dewi N 481 Tukirah 482 Suci 483 Ali Masturi 484 Tina 485 Widodo 486 Jingga/Mala 487 Arifin 488 Sumiyati 489 Rini Khusnawati 490 Anisa 491 MR. Ole 492 Tugiman 493 Riyadi 494 Desi Yuli. S 495 Uci 496 Ari 497 Dwi Yantini 498 Anggun/Angga 499 Totok 500 Bu Ning 501 Dk. Sukun Patalan Jetis Bantul Bogoran RT 01 Trirenggo Bantul Tegalsari Sewon Bantul Kasihan Tamantirto Kasihan Bantul Jamprit RT 05 Panjangrejo Pundong Bracan Srigading Sanden Bantul Manggung Sumberagung Jetis Bantul Karanggayam Bantul Nglarang Mulyodadi Bambanglipuro Bakalan RT 05 Pendowoharjo Sewon RT 05 Jebugan Bantul Jl. Ahmad Yani 42 Bantul Pajangan Sendangsari Pajangan Bantul Jogohan Canden Jetis Badegan RT 10 Bantul Sanden Murtigading Bantul Perum GKPN No. 5 Ponggalan YK Badegan RT 11 Bantul Bakulan Wetan Patalan Jetis Bantul Suryodiningratan Mantrijeron YK Jebugan Bantul Jebugan Bantul Karanggayam Bantul Jl. RA Kartini No. 1 Trirenggo Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 03 Bantul Badegan RT 11 Bantul Badegan RT 08 Bantul SMP 3 Pandak Kadirojo RT 09 Bejen Bantul PKU Bantul Karanggayam Bantul Badegan RT 07 Bantul Sumberbatikan Bayuran Sumber Agung Jetis Bantul Wonoroto Gadingsari Sanden RT 04 Karanggayam Blabak Triwidadi Pajangan Bantul Lendak Galur Kulon Progo Ngimbang Sumberagung Jetis Bantul Bergan Wijirejo Pandak Bantul RT 04 Bejen Jl. Samas Srigading MAN Gandekan Bantul

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 Sumiyem Bagas Kanugrahan Endra Fiki Esti Murjimah Rahmiatun Alisa Anindya Dara Lilik Hendrarini Haryanti Herly Astuti Lia Iswanto Supriyadi Wagiyem Zamara Herly Wuryani Aulia Wulan Rahmadhani Mardiyati Chelsia Oktavina Ima Suryani Supiyati Sutris Taat Eni Endang Ninik Iswahyuni Dwi Suratmini Sri Nining Subakti Sekar Arum Andi Setiyono Yanti Teguh Vellina P.H Akhsan Martini Ayu Widyawati Tri Isni M Bagas M. Rizky Nana Sri Endang N Dwi Pujiastuti Denok Sitoresmi Sri Utami Zulfia Listyani Maratul Ulya Sri Rahayu Mutiara Eka Putri 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 539 540 541 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 Masahan RT 03 Trirenggo Bantul Cepor Kidul Jetak Mredo RT 01 Bantul Badegan RT 12 Bantul Tegal Keloran Kasihan Jebugan RT 03 Bantul Sabrangkali Srayu RT 07 Bantul Jebugan RT 03 Bantul Poltekes Jurusan Kesling Poltekes Jurusan Kesling Pajenan Wijirejo Pandak Bantul Patangpuluhan Gandekan Guwosari Korowelang Caturharjo Pandak Bantul Gunturan Triharjo Pandak Bantul Karanggayam Bantul Bergan Wijirejo Pandak Bantul Serayu Bantul Bergan Wijirejo Pandak Bantul Cepit Bantul PP Bantul Koripan I RT. 01 Dlingo Bantul Karanggayam Bantul Sewon Bantul Mantrijenon Asrama Polri Bantul Guwosari Blok 12 Pajangan Klabakan RT. 02 Kadisan Gilangharjo Pandak Kumendoman Mantrijeron RT.24 Galur Kulon Progo Jl. Karangmiri 17 Giwangan Mandingan Bantul Kagrokan RT. 01 Trirenggo Saman, Bantul Jaten, Bantul Badegan RT. 12 Bantul Badegan RT. 11 Bantul Rendeng Wetan RT. 01 Sewon Bantul Badegan RT. 12 Bantul Badegan RT. 01 Jl. HOS Cokroaminoto Bogotan Baru Barongan, Sumberaguna Jetis Gedongan, Trirenggo Bantul Jl. K.H Wahid Hasyim Gose Bantul Guwosari Blok 12 Pajangan Bakulan Wetan Serayu

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 Ani Setyarini Kairul Nanjar Mufiroh Zeni Purwaningrum Nisa Ibu Mujiyem Agung Budi Prasetya Ade Putra Faris Muhammad Marsudisih Sri Ani Mamik S Fransiskus Freddy 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 566 567 Bergan, Pandak Wijirejo, Pandak, Bantul Pengok PJKA Kresen Bantul Badegan RT. 12 Karasan, Palbapang, Bantul Cebangan,Imogiri, Bantul Bejen, Bantul Cengkehan, Wukirsari, Imogiri, Bantul Depok Bantul Pepe DK Bogoran Trirenggo Bantul Perum Pendowoharjo Guntur Gini Poncosari Mandingan Ringinharjo

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAPORAN HASIL TABUNGAN INSTANSI SAMPAI DENGAN AKHIR MARET 2014 DI BANK SAMPAH "GEMAH RIPAH" BANTUL No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 NAMA Bengkel Kesling PA Bantul SMAN 1 Bantul TK Pembina TK ABA Madiputra SD Bantul Timur SMK Muh. Bejen Badko TKA-TPA TPQ Daarul Hidayah SMAN 1 Jetis MI Giriloyo PP Darul Falah Stube Hemat LPPS Sinode Pemuda Destan Pemuda Bebekan Fak. Psikologi UBAYA TK AI Bayan RS Nur Hidayah PAUD Mekarsari Ponpes AN Nuur Mitra Du'afa UNRIYO PLN SD Mangunan Sleman Al-Mudtama PAC NU Bantul SMA 1 Kasihan SDN 1 Bantul PAUD Assolihah Dasawisma Banguntapan BBC RSKIA Ummi Khasanah SDN Juara Semarang BLH Gresik Ponpes Ibnu Abbas NO REK 0.00 59 60 102 103 104 112 140 167 168 169 170 171 185 205 206 211 220 239 248 251 252 253 258 265 281 282 288 289 296 302 307 314 342 345 346 ALAMAT Badegan RT 12 Bantul Badegan RT 12 Bantul Sumuran Palbapang Bantul Manding Bantul Gedriyan Bantul Bantul Timur Bantul Bejen Bantul Kabupaten Bantul Karanggayam Bantul Jetis Bantul Imogiri Bantul Bejen Bantul Yogyakarta Semarang Jawa Tengah Bambanglipuro Bantul Bambanglipuro Bantul Surabaya Jawa Timur Teruman Bantul Jl. Imogiri Timur Jetis Bantul Badegan Bantul Ngrukem Bantul Jl. Basuki Rahman, Kurahan Bantul Depok Yogyakarta Badegan RT 11 Bantul Mangunan Sleman IPNU-IPPNU Bantul Bantul Kasihan Bantul Bantul Klembon Trirenggo Bantul Gedongan Baru Banguntapan Bantul Imogiri Bantul Jl. Pemuda Gandekan Bantul Semarang Gresik Jawa Timur Klaten

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 TK Ar-Raihan SD Kanisius SMA 2 Bantul KPPL Taman Hati INSPIRO Kos Aisyah TK Bopkri Pelangi Bantul SD Bakalan SMP N 1 Bantul Karangtaruna Mersan Dusun Mangir Tengah RT 01 Sanden Dawis 3 (Novi Kurniawati) TPA Ratnaningsih SD IT Kotagede TK Primagama RT 01 Bergan BUMA SOSIAL 2 356 370 373 379 384 397 407 410 415 429 448 462 465 468 521 538 542 565 Mandingan Bantul Badegan RT 02 Bantul Badegan Bantul Kepek Timbulharjo Sewon Bantul Jangkang Gilangharjo Pandak Bantul Komplek Polri A2 No 47 Gowok Yk Jl.Mgr.Sugiyopranoto No.169 Blkng GKJ Bakalan Pendowoharjo Sewon Bantul Bantul Mresan Donotirto Kretek Ds. Mangir Tengah Sendangsari Pajangan RT 01 Sanden Perumnas Bumi Guwosari blok 7 Panjangan Badengan Bantul Kotagede Yogyakarta Badegan RT 01 Bergan SMAN 1 Pleret Bantul

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 4 DATA INDUK PENELITIAN

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Hasil Rekap Data No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 Nilai Jual Sampah (X1) 4716.67 2183.33 2733.33 2323.33 1850 3716.67 2733.33 2133.33 2383.33 3333.33 4750 3000 3333.33 3733.33 2016.67 2866.67 1666.67 3783.33 1716.67 1900 2633.33 3233.33 3033.33 2400 2783.33 3200 3300 2600 2316.67 2716.67 2883.33 3200 2916.67 1816.67 2466.67 1766.67 3733.33 Status Pekerjaan Nasabah (X2) 1 1 1 2 1 1 1 1 2 1 2 2 2 2 1 1 1 2 2 2 1 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1 2 1 1 1 2 Partisipasi Nasabah (X3) Saldo Tabungan (Y1) 5 3 5 5 6 3 7 3 5 10 12 1 5 6 2 1 4 4 2 4 1 4 2 5 3 1 1 2 3 4 2 1 3 1 3 2 3 55725 28141 150000 42081 31629 104300 112182 17500 21867 150297 169616 21750 153946 35427 47108 34320 40508 129773 47895 53520 58368 20917 45700 59509 15470 42356 17390 26761 33703 94195 96578 66150 26563 26799 109375 34421 93559 Manfaat Ekonomi Tangible (Y2) 80000 90000 50000 100000 70000 40000 260000 100000 180000 280000 230000 50000 80000 120000 270000 50000 200000 120000 80000 120000 50000 150000 130000 250000 170000 60000 100000 250000 150000 180000 100000 80000 240000 70000 100000 50000 170000

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 Nilai Jual Sampah (X1) 4300 2700 3066.67 2500 3300 3383.33 2550 2583.33 1933.33 1966.67 3583.33 3333.33 2416.67 3233.33 2766.67 2966.67 3600 2666.67 2450 2900 2133.33 2550 1583.33 2550 3733.33 2450 3450 3533.33 3366.67 3183.33 2966.67 2800 3000 2333.33 2150 2283.33 3033.33 2000 3083.33 Status Pekerjaan Nasabah (X2) 1 2 1 1 1 1 1 2 1 2 1 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 2 2 2 1 2 2 2 2 1 1 1 2 Partisipasi Nasabah (X3) Saldo Tabungan (Y1) 2 3 1 2 2 3 1 5 3 1 1 3 4 4 1 2 2 1 1 7 3 3 1 1 3 5 2 10 5 6 3 4 6 3 5 1 1 4 8 34414 52755 19559 13514 147000 44053 16876 121995 17400 17500 29018 69915 53310 49000 70436 13300 19796 82573 152237 186829 184996 104478 26996 26020 90765 65292 24892 100500 22062 120085 41299 94615 42971 104849 115944 18359 25822 127900 709491 Manfaat Ekonomi Tangible (Y2) 150000 200000 70000 140000 80000 200000 70000 120000 270000 90000 180000 80000 120000 150000 90000 230000 260000 90000 70000 180000 130000 75000 110000 50000 80000 50000 100000 360000 100000 170000 280000 60000 120000 150000 50000 90000 60000 180000 220000

(153) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 77 78 79 80 81 82 83 84 85 Nilai Jual Sampah (X1) 2966.67 3400 3400 3133.33 2950 2700 3900 4000 3366.67 Status Pekerjaan Nasabah (X2) 2 2 1 2 2 2 1 2 2 Partisipasi Nasabah (X3) Saldo Tabungan (Y1) 3 5 4 4 2 2 5 6 3 88442 45963 111645 120948 12750 44153 15543 80388 34434 Manfaat Ekonomi Tangible (Y2) 125000 180000 210000 100000 80000 120000 230000 160000 70000

(154) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KARAKTERISTIK RESPONDEN NO NAMA UMUR JENIS KELAMIN 1 Cici 23 P 2 G. Rimu Dicky Budi S 17 L 3 Hesti Wijayanti 37 P 4 Muji Rahayu 48 P 5 Zuaroh 38 P 6 Sri Murcahyati 37 P 7 Florince. S. 12 P 8 Mei Wahyu 39 P 9 Mardiyono 49 L 10 Ahmad Mukhid 18 L 11 Yabun 48 L 12 Sudarti 42 P 13 Wahyu ari astuti 29 P 14 Widi Astuti 34 P 15 Silvia Puspitasari 14 P 16 Antonius Bono Aji W 16 L 17 Luthfi Anisa Syafarani 17 P 18 Ginarto 30 L 19 Bahrudin 49 L 20 Warno Widodo 42 L 21 Jashimah 50 P 22 Berto 43 L 23 Agus Widodo 38 L 24 Iswanto 35 L 25 Budi Priyono 42 L 26 Candra 16 L 27 Warsean 48 P 28 Hartono 51 L 29 Kemin 49 L 30 Indra 45 L 31 Dwi Haryanto 27 L 32 Tika 16 P 33 Sayadi 40 L 34 Arif 22 L 35 Tiara 15 P 36 Puput 13 P 37 Amrie 37 L 38 Zulita Arsa Arista 12 P 39 Slamet Widodo 42 L 40 Ika Setya 14 P 41 Nur Afifah 11 P 42 Rosa 12 P 43 Umi Muslikhati 30 P 44 Esna Nurfi 14 P 45 Suharto 58 L 46 Rolly Purwanti 34 P PEKERJAAN Mahasiswi Pelajar IRT Guru IRT IRT Pelajar IRT Petani Pelajar Pekerja Pemda Swasta Swasta Guru Pelajar Pelajar Pelajar Swasta Petani Petani IRT Pedagang Guru Buruh Wirausaha Pelajar IRT Petani Pedagang Swasta Swasta Pelajar Wiraswasta Mahasiswa Pelajar Pelajar Pekerja Pemda Pelajar Petani Pelajar Pelajar Pelajar IRT Pelajar Wiraswasta IRT

(155) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 Titah Rofiq Parindra Andriyanti Agung BP Rahma Sahnia Rusmiyati Ulfa Tri Isni M Suryani Supriyati Rahmawati Tini Isnan Sobari Muhammad Azis S Vera Rahmadiya Zalfa Ernania Ardian Anjar Wahyu Retno Tari Ayu Widyawati Haruwati Ardiningsih Sidiq Agung S Rajiman Nurhidayti Nurwat S.IP. Imel Sutinah Ulin/Sulis/Nasya/Haya Bambang Triyanti Ayu Andika P Gusfananda Surya T Agus Sugiantoro Fedly Bimo Laksono FX Karyadi Afifah Uzizul Akbar Nur Sahid Eko Widyatmoko 35 13 46 15 17 16 50 30 39 46 21 47 45 12 13 10 20 8 44 43 23 33 22 36 29 45 9 46 13 44 32 25 10 45 26 45 12 60 26 P L L P L P P P P P P P L L P P P L P P P P L P P P P P P L P P L L L L P L L Guru Pelajar Pekerja Pemda Pelajar Pelajar Pelajar IRT IRT Wiraswasta Guru Pedagang Wirausaha Pekerja Pemda Pelajar Pelajar Pelajar IRT Pelajar Dosen Dosen Wiraswasta IRT Buruh Guru Pedagang Pekerja Pemda Pelajar IRT Pelajar Dosen Pedagang Salon Pelajar Wiraswasta Wiraswasta Pekerja Pemda Pelajar Perajin Perajin

(156) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VARIABEL NILAI JUAL (X1) NILAI JUAL SAMPAH NO NAMA ORGANIK ANORGANIK SPESIFIK 1 Cici 4200 4950 5000 2 G. Rimu Dicky Budi S 3100 1250 2200 3 Hesti Wijayanti 1700 1700 4800 4 Muji Rahayu 2300 1070 3600 5 Zuaroh 1100 2250 2200 6 Sri Murcahyati 4400 4150 2600 7 Florince. S. 3200 1800 3200 8 Mei Wahyu 1200 3500 1700 9 Mardiyono 1100 2450 3600 10 Ahmad Mukhid 2700 2300 5000 11 Yabun 2250 3100 2000 12 Sudarti 1400 3200 4400 13 Wahyu ari astuti 3600 1400 5000 14 Widi Astuti 2800 3600 4800 15 Silvia Puspitasari 1600 2050 2400 16 Antonius Bono Aji W 2200 3800 2600 17 Luthfi Anisa Syafarani 1600 1600 1800 18 Ginarto 3400 3850 4100 19 Bahrudin 1200 1150 2800 20 Warno Widodo 1900 1900 1900 21 Jashimah 2800 1500 3600 22 Berto 4100 1300 4300 23 Agus Widodo 1100 3200 4800 24 Iswanto 3200 1500 2500 25 Budi Priyono 1900 2650 3800 26 Candra 2100 2900 4600 27 Warsean 3400 2100 4400 28 Hartono 2700 1800 3300 29 Kemin 1250 2300 3400 30 Indra 2300 1750 4100 31 Dwi Haryanto 1700 2450 4500 32 Tika 3300 2900 3400 33 Sayadi 2750 3300 2700 34 Arif 1800 2350 1300 35 Tiara 1200 3600 2600 36 Puput 1200 1700 2400 37 Amrie 3700 4600 2900 38 Zulita Arsa Arista 5800 3300 3800 39 Slamet Widodo 2500 1400 4200 40 Ika Setya 3200 3800 2200 41 Nur Afifah 1100 1600 4800 42 Rosa 4400 3800 1700 43 Umi Muslikhati 3100 3550 3500 44 Esna Nurfi 3250 2600 1800 45 Suharto 2600 2450 2700 Rata-Rata 4716.67 2183.33 2733.33 2323.33 1850 3716.67 2733.33 2133.33 2383.33 3333.33 4750 3000 3333.33 3733.33 2016.67 2866.67 1666.67 3783.33 1716.67 1900 2633.33 3233.33 3033.33 2400 2783.33 3200 3300 2600 2316.67 2716.67 2883.33 3200 2916.67 1816.67 2466.67 1766.67 3733.33 4300 2700 3066.67 2500 3300 3383.33 2550 2583.33

(157) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 Rolly Purwanti Titah Rofiq Parindra Andriyanti Agung BP Rahma Sahnia Rusmiyati Ulfa Tri Isni M Suryani Supriyati Rahmawati Tini Isnan Sobari Muhammad Azis S Vera Rahmadiya Zalfa Ernania Ardian Anjar Wahyu Retno Tari Ayu Widyawati Haruwati Ardiningsih Sidiq Agung S Rajiman Nurhidayti Nurwat S.IP. Imel Sutinah Ulin/Sulis/Nasya/Haya Bambang Triyanti Ayu Andika P Gusfananda Surya T Agus Sugiantoro Fedly Bimo Laksono FX Karyadi Afifah Uzizul Akbar Nur Sahid Eko Widyatmoko 1000 2400 3400 2200 1200 3100 1900 3600 3500 3900 1900 1800 2700 2300 1600 4300 4700 5200 4500 2700 1900 2100 1400 2500 2800 1200 2300 1500 3100 2600 1900 2700 3600 1800 2700 3500 4100 3700 4900 2800 1300 1200 3150 3700 1750 2800 2300 1800 2300 1700 1250 2300 1400 1150 1250 1250 1500 4850 1550 3500 3300 2450 2900 4100 1700 2600 2550 1550 3200 1700 2750 4100 2700 3600 4000 1250 1800 3600 3600 3900 3500 2300 4200 4100 4300 3800 4100 3500 5000 2400 4200 4600 2300 4200 1900 2100 5000 4200 4300 4400 4900 5000 4600 1800 4500 3200 1600 3800 2800 1700 4600 2100 3900 4800 2700 4100 2200 4400 3500 3400 1933.33 1966.67 3583.33 3333.33 2416.67 3233.33 2766.67 2966.67 3600 2666.67 2450 2900 2133.33 2550 1583.33 2550 3733.33 2450 3450 3533.33 3366.67 3183.33 2966.67 2800 3000 2333.33 2150 2283.33 3033.33 2000 3083.33 2966.67 3400 3400 3133.33 2950 2700 3900 4000 3366.67

(158) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VARIABEL STATUS PEKERJAAN (X2) NAMA NO 1 Cici 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 STATUS PEKERJAAN NASABAH Mahasiswi G. Rimu Dicky Budi S Pelajar Hesti Wijayanti IRT Muji Rahayu Guru Zuaroh IRT Sri Murcahyati IRT Florince. S. Pelajar Mei Wahyu IRT Mardiyono Petani Ahmad Mukhid Pelajar Yabun Pekerja Pemda Sudarti Swasta Wahyu ari astuti Swasta Widi Astuti Guru Silvia Puspitasari Pelajar Antonius Bono Aji W Pelajar Luthfi Anisa Syafarani Pelajar Ginarto Swasta Bahrudin Petani Warno Widodo Petani Jashimah IRT Berto Pedagang Agus Widodo Guru Iswanto Buruh Budi Priyono Wirausaha Candra Pelajar Warsean IRT Hartono Petani Kemin Pedagang Indra Swasta Dwi Haryanto Swasta Tika Pelajar Sayadi Wiraswasta Arif Mahasiswa Tiara Pelajar Puput Pelajar Amrie Pekerja Pemda Zulita Arsa Arista Pelajar Slamet Widodo Petani Ika Setya Pelajar Nur Afifah Pelajar Rosa Pelajar Umi Muslikhati IRT Esna Nurfi Pelajar Suharto Wiraswasta KETERANGAN 1 1 1 2 1 1 1 1 2 1 2 2 2 2 1 1 1 2 2 2 1 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 1 2 1 1 1 2 1 2 1 1 1 1 1 2

(159) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 Rolly Purwanti IRT Guru Rofiq Pelajar Parindra Pekerja Pemda Andriyanti Pelajar Agung BP Pelajar Rahma Sahnia Pelajar Rusmiyati IRT Ulfa IRT Tri Isni M Wiraswasta Suryani Supriyati Guru Rahmawati Pedagang Tini Wirausaha Isnan Sobari Pekerja Pemda Muhammad Azis S Pelajar Vera Pelajar Rahmadiya Zalfa Pelajar Ernania IRT Ardian Pelajar Anjar Wahyu Retno Dosen Tari Dosen Ayu Widyawati Wiraswasta Haruwati Ardiningsih IRT Sidiq Agung S Buruh Rajiman Guru Nurhidayti Pedagang Nurwat S.IP. Pekerja Pemda Imel Pelajar Sutinah IRT Ulin/Sulis/Nasya/Haya Pelajar Bambang Dosen Triyanti Pedagang Ayu Andika P Salon Gusfananda Surya T Pelajar Agus Sugiantoro Wiraswasta Fedly Bimo Laksono Wiraswasta FX Karyadi Pekerja Pemda Afifah Uzizul Akbar Pelajar Nur Sahid Perajin Eko Widyatmoko Perajin 47 Titah 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 Keterangan : 1 2 Tidak Bekerja Bekerja 1 2 1 2 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 2 2 2 1 2 2 2 2 1 1 1 2 2 2 1 2 2 2 1 2 2

(160) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 VARIABEL PARTISIPASI NASABAH (X3) FREKUENSI PARTISIPASI NAMA JUMLAH MENABUNG NASABAH Cici 5 3 2 G. Rimu Dicky Budi S 3 3 0 Hesti Wijayanti 5 4 1 Muji Rahayu 5 2 3 Zuaroh 6 2 4 Sri Murcahyati 3 3 0 7 Florince. S. 4 3 Mei Wahyu 3 3 0 Mardiyono 5 2 3 Ahmad Mukhid 10 6 4 Yabun 12 9 3 1 Sudarti 1 0 Wahyu ari astuti 5 3 2 Widi Astuti 6 6 0 Silvia Puspitasari 2 2 0 Antonius Bono Aji W 1 1 0 4 Luthfi Anisa Syafarani 2 2 Ginarto 4 3 1 Bahrudin 2 2 0 Warno Widodo 4 4 0 Jashimah 1 1 0 4 Berto 2 2 Agus Widodo 2 1 1 5 Iswanto 4 1 Budi Priyono 3 2 1 Candra 1 1 0 Warsean 1 1 0 Hartono 2 1 1 3 Kemin 3 0 Indra 4 3 1 Dwi Haryanto 2 2 0 Tika 1 1 0 Sayadi 3 2 1 1 Arif 1 0 Tiara 3 3 0 Puput 2 2 0 3 Amrie 2 1 Zulita Arsa Arista 2 2 0 Slamet Widodo 3 1 2 Ika Setya 1 1 0 Nur Afifah 2 2 0 2 Rosa 2 0 3 Umi Muslikhati 2 1 1 Esna Nurfi 1 0 5 Suharto 3 2

(161) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 Rolly Purwanti Titah Rofiq Parindra Andriyanti Agung BP Rahma Sahnia Rusmiyati Ulfa Tri Isni M Suryani Supriyati Rahmawati Tini Isnan Sobari Muhammad Azis S Vera Rahmadiya Zalfa Ernania Ardian Anjar Wahyu Retno Tari Ayu Widyawati Haruwati Ardiningsih Sidiq Agung S Rajiman Nurhidayti Nurwat S.IP. Imel Sutinah Ulin/Sulis/Nasya/Haya Bambang Triyanti Ayu Andika P Gusfananda Surya T Agus Sugiantoro Fedly Bimo Laksono FX Karyadi Afifah Uzizul Akbar Nur Sahid Eko Widyatmoko 1 1 1 2 4 4 1 1 1 1 1 5 3 3 1 1 1 3 2 6 2 2 2 3 2 2 3 1 1 4 4 1 4 4 3 2 1 4 2 2 2 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 2 0 0 0 0 2 2 0 4 3 4 1 1 4 1 2 0 0 0 4 2 1 0 1 0 1 1 4 1 3 1 1 3 4 4 1 2 2 1 1 7 3 3 1 1 3 5 2 10 5 6 3 4 6 3 5 1 1 4 8 3 5 4 4 2 2 5 6 3

(162) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VARIABEL SALDO TABUNGAN (Y1) NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 NAMA SALDO TABUNGAN Cici G. Rimu Dicky Budi S Hesti Wijayanti Muji Rahayu Zuaroh Sri Murcahyati Florince. S. Mei Wahyu Mardiyono Ahmad Mukhid Yabun Sudarti Wahyu ari astuti Widi Astuti Silvia Puspitasari Antonius Bono Aji W Luthfi Anisa Syafarani Ginarto Bahrudin Warno Widodo Jashimah Berto Agus Widodo Iswanto Budi Priyono Candra Warsean Hartono Kemin Indra Dwi Haryanto Tika Sayadi Arif Tiara Puput Amrie Zulita Arsa Arista Slamet Widodo Ika Setya Nur Afifah 55725 28141 150000 42081 31629 104300 112182 17500 21867 150297 169616 21750 153946 35427 47108 34320 40508 129773 47895 53520 58368 20917 45700 59509 15470 42356 17390 26761 33703 94195 96578 66150 26563 26799 109375 34421 93559 34414 52755 19559 13514

(163) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 Rosa Umi Muslikhati Esna Nurfi Suharto Rolly Purwanti Titah Rofiq Parindra Andriyanti Agung BP Rahma Sahnia Rusmiyati Ulfa Tri Isni M Suryani Supriyati Rahmawati Tini Isnan Sobari Muhammad Azis S Vera Rahmadiya Zalfa Ernania Ardian Anjar Wahyu Retno Tari Ayu Widyawati Haruwati Ardiningsih Sidiq Agung S Rajiman Nurhidayti Nurwat S.IP. Imel Sutinah Ulin/Sulis/Nasya/Haya Bambang Triyanti Ayu Andika P Gusfananda Surya T Agus Sugiantoro Fedly Bimo Laksono FX Karyadi Afifah Uzizul Akbar Nur Sahid Eko Widyatmoko 147000 44053 16876 121995 17400 17500 29018 69915 53310 49000 70436 13300 19796 82573 152237 186829 184996 104478 26996 26020 90765 65292 24892 100500 22062 120085 41299 94615 42971 104849 115944 18359 25822 127900 709491 88442 45963 111645 120948 12750 44153 15543 80388 34434

(164) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI VARIABELMANFAAT EKONOMI TANGIBLE (Y2) NO NAMA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 Cici G. Rimu Dicky Budi S Hesti Wijayanti Muji Rahayu Zuaroh Sri Murcahyati Florince. S. Mei Wahyu Mardiyono Ahmad Mukhid Yabun Sudarti Wahyu ari astuti Widi Astuti Silvia Puspitasari Antonius Bono Aji W Luthfi Anisa Syafarani Ginarto Bahrudin Warno Widodo Jashimah Berto Agus Widodo Iswanto Budi Priyono Candra Warsean Hartono Kemin Indra Dwi Haryanto Tika Sayadi Arif Tiara Puput Amrie Zulita Arsa Arista Slamet Widodo Ika Setya Nur Afifah Rosa Umi Muslikhati Esna Nurfi Suharto MENYUMBANG KEBUTUHAN 80000 90000 50000 100000 70000 40000 260000 100000 180000 70000 230000 50000 80000 120000 270000 50000 200000 120000 80000 120000 50000 150000 130000 250000 170000 60000 100000 250000 150000 180000 100000 80000 240000 70000 100000 50000 170000 150000 200000 70000 140000 80000 200000 70000 120000

(165) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 Rolly Purwanti Titah Rofiq Parindra Andriyanti Agung BP Rahma Sahnia Rusmiyati Ulfa Tri Isni M Suryani Supriyati Rahmawati Tini Isnan Sobari Muhammad Azis S Vera Rahmadiya Zalfa Ernania Ardian Anjar Wahyu Retno Tari Ayu Widyawati Haruwati Ardiningsih Sidiq Agung S Rajiman Nurhidayti Nurwat S.IP. Imel Sutinah Ulin/Sulis/Nasya/Haya Bambang Triyanti Ayu Andika P Gusfananda Surya T Agus Sugiantoro Fedly Bimo Laksono FX Karyadi Afifah Uzizul Akbar Nur Sahid Eko Widyatmoko 270000 360000 180000 80000 120000 150000 90000 230000 260000 90000 70000 180000 130000 75000 110000 50000 80000 50000 100000 90000 100000 170000 280000 60000 120000 150000 50000 90000 60000 180000 220000 125000 180000 210000 100000 80000 120000 230000 160000 280000

(166) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 5 HASIL OLAH DATA PENELITIAN

(167) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Statistik Deskriptif Descriptives N nilai jual partisipasi saldo manfaat Valid N (listwise) 85 85 85 85 85 Descriptive Statistics Minimum Maximum 1583,33 4750,00 1,00 12,00 12750,00 709491,00 40000,00 360000,00 Mean Std, Deviation 2871,4506 667,02032 3,4235 2,21132 72099,7765 83778,63436 134352,9412 71309,13684 Frequencies Statistics Pekerjaan N Valid Missing 85 0 Pekerjaan Frequency Valid Bekerja 42 tidak bekerja 43 Total 85 Percent Valid Percent 49,4 49,4 50,6 50,6 100,0 100,0 Cumulative Percent 49,4 100,0

(168) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PEKERJAAN Valid Mahasiswa Pelajar IRT Guru Swasta Petani PNS Pedagang Buruh Wirausaha Wiraswasta Dosen Salon Perajin Total Frequency 2 27 13 6 5 5 6 5 2 2 6 3 1 2 85 Percent Valid Percent 2.4 2.4 31.8 31.8 15.3 15.3 7.1 7.1 5.9 5.9 5.9 5.9 7.1 7.1 5.9 5.9 2.4 2.4 2.4 2.4 7.1 7.1 3.5 3.5 1.2 1.2 2.4 2.4 100.0 100.0 Cumulative Percent 2.4 34.1 49.4 56.5 62.4 68.2 75.3 81.2 83.5 85.9 92.9 96.5 97.6 100.0

(169) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Hasil Uji Normalitas Y1 = Saldo Tabungan NPar Tests One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandar dized Residual N 85 a,b Normal Parameters Mean 188,8095 Std, Deviation 120,30559 Most Extreme Absolute ,226 Differences Positive ,226 Negative -,131 Kolmogorov-Smirnov Z 1,319 Asymp, Sig, (2-tailed) ,062 a, Test distribution is Normal, b, Calculated from data, Hasil Uji Multikolinieritas Y1 = Saldo Tabungan Regression b Variables Entered/Removed Variables Variables Model Entered Removed Method 1 partisipasi, , Enter pekerjaan, nilai jual a, All requested variables entered, b, Dependent Variable: saldo a Coefficients Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std, Error Beta 1 (Constant) - 41287,026 90145,606 nilai jual 32,987 12,987 ,263 pekerjaan 18237,349 16564,791 ,109 partisipasi 11702,230 4066,193 ,309 a, Dependent Variable: saldo t -2,183 Sig, ,032 2,540 1,101 2,878 ,013 ,274 ,005 Collinearity Statistics Tolerance VIF ,849 ,918 ,788 1,178 1,090 1,269

(170) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Hasil Uji Heteroskedastisitas Y1 = Saldo Tabungan Regression b Variables Entered/Removed Variables Variables Model Entered Removed Method 1 partisipasi, , Enter pekerjaan, nilai jual a, All requested variables entered, b, Dependent Variable: AbsRes11 Model Summary Adjusted R Std, Error of the Model R R Square Square Estimate a 1 ,209 ,044 ,008 59758,84012 a, Predictors: (Constant), partisipasi, pekerjaan, nilai jual b Model 1 Regression Residual Total Sum of Squares 1,300E10 2,857E11 ANOVA df 3 80 2,987E11 83 Mean Square 4,334E9 3,571E9 F 1,214 Sig, a ,310 t -,364 Sig, ,717 ,631 1,739 -,292 ,530 ,086 ,771 a, Predictors: (Constant), partisipasi, pekerjaan, nilai jual b, Dependent Variable: AbsRes11 Coefficients Model 1 (Constant) nilai jual pekerjaan partisipasi Unstandardized Coefficients B Std, Error -12291,082 33805,277 6,698 23771,484 -977,038 10,610 13665,762 3340,636 a Standardized Coefficients Beta ,075 ,199 -,036

(171) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Hasil Uji Regresi Hasil Uji Regresi Y1 = Saldo Tabungan Regression b Variables Entered/Removed Variables Variables Model Entered Removed Method 1 partisipasi, , Enter pekerjaan, nilai jual a, All requested variables entered, b, Dependent Variable: saldo Model Summary Adjusted R Std, Error of the Model R R Square Square Estimate a ,265 1 ,515 ,238 73146,66963 a, Predictors: (Constant), partisipasi, pekerjaan, nilai jual b Model 1 Regression Residual Total Sum of Squares 1,562E11 4,334E11 5,896E11 ANOVA df Mean Square 5,207E10 5,350E9 3 81 F 9,731 Sig, a ,000 t -2,183 Sig, ,032 2,540 1,101 2,878 ,013 ,274 ,005 84 a, Predictors: (Constant), partisipasi, pekerjaan, nilai jual b, Dependent Variable: saldo Coefficients Model 1 (Constant) Unstandardized Coefficients B Std, Error -90145,606 41287,026 nilai jual 32,987 Pekerjaan 18237,349 Partisipasi 11702,230 a, Dependent Variable: saldo 12,987 16564,791 4066,193 a Standardized Coefficients Beta ,263 ,109 ,309

(172) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Hasil Uji Normalitas Y2= Manfaat Ekonomi NPar Tests One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test N a,b Normal Parameters Most Extreme Differences Unstandardized Residual 85 ,0000000 63696,93270056 ,098 ,098 -,059 ,903 ,388 Mean Std, Deviation Absolute Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp, Sig, (2-tailed) a, Test distribution is Normal, b, Calculated from data, Hasil Uji Multikolinieritas Y2= Manfaat Ekonomi Regression b Variables Entered/Removed Variables Variables Model Entered Removed Method 1 partisipasi, , Enter pekerjaan, nilai jual a, All requested variables entered, b, Dependent Variable: manfaat a Model 1 (Constant) Coefficients Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients B Std, Error Beta 3956,341 36612,947 nilai jual 28,786 11,517 pekerjaan 15148,946 14689,502 partisipasi 7281,130 3605,862 a, Dependent Variable: manfaat ,269 ,107 ,226 t ,108 Sig, ,914 2,499 1,031 2,019 ,014 ,305 ,047 Collinearity Statistics Tolerance VIF ,849 ,918 ,788 1,178 1,090 1,269

(173) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Hasil Uji Heteroskedastisitas Y2= Manfaat Ekonomi Regression b Variables Entered/Removed Variables Variables Model Entered Removed Method 1 partisipasi, , Enter pekerjaan, nilai jual a, All requested variables entered, b, Dependent Variable: AbsRes21 Model Summary Adjusted R Std, Error of the Model R R Square Square Estimate a 1 ,214 ,046 ,010 36013,59630 a, Predictors: (Constant), partisipasi, pekerjaan, nilai jual b Model 1 Regression Residual Total ANOVA Sum of Squares df 4,976E9 3 1,038E11 80 1,087E11 Mean Square 1,659E9 1,297E9 F 1,279 Sig, a ,287 t 1,174 Sig, ,244 ,227 1,455 ,658 ,821 ,150 ,512 83 a, Predictors: (Constant), partisipasi, pekerjaan, nilai jual b, Dependent Variable: AbsRes21 Coefficients Model 1 (Constant) Unstandardized Coefficients B Std, Error 23907,630 20372,711 nilai jual 1,454 pekerjaan 11979,069 partisipasi 1325,215 a, Dependent Variable: AbsRes21 6,394 8235,656 2013,231 a Standardized Coefficients Beta ,027 ,166 ,081

(174) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Hasil Uji Regresi Y2= Manfaat Ekonomi Regression b Variables Entered/Removed Variables Variables Model Entered Removed Method 1 partisipasi, , Enter pekerjaan, nilai jual a, All requested variables entered, b, Dependent Variable: manfaat Model Summary Adjusted R Std, Error of the Model R R Square Square Estimate a 1 ,450 ,202 ,173 64865,78125 a, Predictors: (Constant), partisipasi, pekerjaan, nilai jual b ANOVA Model 1 Regression Residual Total Sum of Squares 8,633E10 3,408E11 4,271E11 df Mean Square 2,878E10 4,208E9 3 81 F 6,839 Sig, a ,000 t ,108 Sig, ,914 2,499 1,031 2,019 ,014 ,305 ,047 84 a, Predictors: (Constant), partisipasi, pekerjaan, nilai jual b, Dependent Variable: manfaat Coefficients Model 1 (Constant) Unstandardized Coefficients B Std, Error 3956,341 36612,947 nilai jual 28,786 pekerjaan 15148,946 partisipasi 7281,130 a, Dependent Variable: manfaat 11,517 14689,502 3605,862 a Standardized Coefficients Beta ,269 ,107 ,226

(175) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 6 TABEL DISTRIBUSI t

(176) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI \ i TAEEL II NII..AI.NIISI DAI.AM DISTRIBUSI t 0.50 dk 0,25 1,000 0,816 0,765 a mtuk uji duafihak (two uit tcst) 0.r0 0.05 020 cuntuk uji saAu fihak("* t"l "-0 0,925 0.r0 t9 tros o02 0.01 63,657 0.u)5 12,7M 0.01 31,821 ,303 6,965 9,y25 3,r92 454t 5,841 2,776 3,747. 3,365 3,143 4604 4,ff 2 4 0J4l r533 6,314 2,924 2,353 2,132 5 a:727 0,718 1,476 e0l5 2,571 1,440 1,415 1,397 1,383 1,943 1,895 1,860 2,&7 2,365 23A6 2,W8 2,896 I;833 2,262 2,821 3250 r,372 r,8t2 2.?28 2,7& 1,363 1,796 2aot 2,718 1356 r,782 2,681. 1,350 1,345 1,341 1,337 1,771 2,179 2,1@ 2,145 3,169 3,106 3,055 I 2 3 6 7 oJl 8 0,7M 9 l0 ll t2 l3 t4 l5 16 t7 t8 l9 .24 2l 22 23 .24 25 26 n I 0,703 0,700 0,697 0,695 0,6y2 0,691 0,690 0,689 0,688 0,688 0,687 0s87 0s86 0,686 0,685 0,685 0,684 0,684 3,07E 1,886 1,638 tJ53 2,131 2,ff2 1,7# 1,1& 2,120 3fiiz Lvtl 2,947 2,y21 1,328 r32s t;!2s a086 1,323 1,321' 1,721 2,080 2,0i14 2"508 1,319 1,318 1,714 1,316 1,708 1,706 1,703 .2,A52 2,479 2,473 1,701 2,O*8 2,61 2,A5 2,M2 2,462 ?-756 2.457 ?-423 uu 1,330 60 a,6/,9 120 a,ffn r296 t289 2,110 2,101 ?-0,,3 1,717 1,3I3 l,3l I 1,699 1,697 1,310 1,303 l;6&4 1,671 1,658 1,645 1,282 ' --312 2Jl8 2,w 2,w l,7ll 1,315 30 40 0,€14 2,624 1,734 1,129 r333 1,3.14 a 2,650 3,355 2583 2567 2,5s2 L539 2528 0,684 0,6€3 0,683 0,683 0,681 28 29 t36t 3:Igt 1,49 2500 L492 2fi' 2,W ?,456 t 2,921 2,(Xlo t980 1,960 - L39A e358 ?,326 2,898 ?-gl8 2,#l 2,U5 2,831 2,819 ?-w7 2?vt L787 2179 Lnt Ll63 L7s0 2,ffi 2,617 L576

(177) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 7 TABEL DISTRIBUSI F

(178) .'& @' nt E ER Eb EEE E'dR rtci \ioi ct s: $oi N ct 6 Fi NF o- N- PLAGIAT MERUPAKAN MERUPAKAN TINDAKAN TINDAKAN TIDAK TIDAK TERPUJI TERPUJI PLAGIAT o@ o q? o F {o g 8E Fs I :. sE o Nr E' oo'g d ct ;- b: Nq 3E oiai @ N d lr o 3 o ot ot $B$-eE3sffi € t* E @ F :.33 gp su *;.-'.$ F6 o 6 &-3 Y f F z f o E.H- " S 33. g g. H.; 5.5. 6 o '@- o.\ J z .! J > H."8.F$ NO @ @ o- ix}s loJ= F6 ON NO o ts 6 di ts J 3 o ts o{ E= .'> gG Gll .9,.9, N 66 oo a_.q ot 6 OF oo o oi ct c t a d F df o qt 383 N6 dd fi.

(179) ffiiF$EFF$5*Fi35 ffig*s$8.$F*i*iff'F:' E$E'$FI'i*'ifi {$-j-.EEEETET*.i* P* !* E* PLAGIAT MERUPAKAN MERUPAKAN TINDAKAN TINDAKAN TIDAK TIDAK TERPUJI TERPUJI PLAGIAT ffiEn!:'Eil$EREx ffiEn.En'lt'3:!fi':'x' ffit H-*- H-[ Rt' E'R' E'H' I'R' ].n E' :.* 3 .---SEEETEEE 39 3g- iH' n'R 5R Fi* H.r s.5 59Be8-Et8. ci Nst No NN N 6N 6 6 { 6i ci oi r-.N NO E N dN N NN ffi:-flH:HiRSHiR-1 os- e2 NO A ; qt NO ot F ct ni NN CIN ffi.sR-qRg$gR*f,**; F 33 RS n$ i'S {- 6. sltl bo 6iat t--- s.<' qlv N nF sici ots sict E8 8 EE 38 st ct si Ft .'i si F g$ H$ d dd b N Ft dd E 9 : 9 9 } P 9 R 6 N R'* 384 R' 8 R

(180) t3 @F 6O 6O OO 6o 6o 66 66 b@ *F {F tF ?F +6 +d 6d @"-" NO @.o. O@ @.o-
(181) r 5-E- s"E- {E s-8 8-8t Eg. $.6. EE B.b. r.6.5.3. EF.3.F. €_E $.q B.E PLAGIAT MERUPAKAN MERUPAKAN TINDAKAN TINDAKAN TIDAK TIDAK TERPUJI TERPUJI PLAGIAT EE e.F. +.F. 8.8- 6. o E8_ FN R.e. Qh. N-S.9.&. P.9. E E- 9_R. +.3- E.E_ $.8_ E E E- 3. S_ 6. R. E p- i- N. g- 3.E_ S_R- FN 6_S. FN o 5 E t E il t Joj.j; J,j,jJ q=. N.q.R:. E FN FN FN eN r.r. FN R_R. F.S_ FN FN .88. -N s.a 8.5.89. E€. EE ES_ FN -N FN FN FN FN 'N 8_ 9-I- 5-F 9 E- "j::,:J F p.e. N.9. E'.E E 8. FN FN FN E-R. FN FN t. 5.6. e- E E_5. qS_ r.8. FN--FN"FF 8.h.3.8. S.S. R.R. FN FN FN EC_ JJ p.$ F.l FN.-N r 8.q:-R, FN .N FN E_E_ 8_6_ FN Fq FN FN FN B-E- 3-3_ S-E_ FN FN FN gR 5B E3 BE 3N 6i.\t iic\t.\ioi,j6t,j.\i e8t FN t_q FN 8.S_ -N 5-E FN F.N A8_ B. BE-5- E- N.E- q8. E_ 5- FN FN Fd F F B&_ p.R. p. FN Fd F N pd 6-64- FN Fd 8_B- tS_ FN F E- -N EE;E S8 89 EE -di;d -'oi.--N',j6i 8_ $FN ts 5 ; ot tR 5F 8F 8Ec\i 58ag t8 E3 83 36 .f d of ii J ci i 6t si J .\j c\ic\i .\i.,i c{'6f q\t.,i F.a- s-8. NN FN ER ,j j b-E_ o-o. o-o_ 0.6. o_n- 6-l_ o_t_ ata- o_o- o-6iFN S. E s.t 8.{. S. +. hE fiS 85 R.*. E8. b.5. E8. E-E_ 8_S- 85- F_R. E N ;6i;6i;oi {S.9.& r.& qE &$. qS. S.3_ S.6. Et- EE 8.t EE EE F &8. R.S_ =.9- qN c,t 'j :.5. s-8. p-9. t-R- 5-RNN NN NN NN NN KS &8 RB r\ist.\tat 6nat 8-R_ 8-ENO NN 8-E- 5dN d 98 18 9S:9- Ss 9S I Et c,tat c0oi cfc,t oioi oi" 6td 6i6i . SS S6 gE ER 8R RF t d S oi F: R: R8 S8 5 g ciat oici siqi.\ict oict dst i\i..,t 6tst dst.\tat a'o' flr8 6E E8 gE 6ict oi ct oi at c\t rt 9o \-. Nl 9o \': ql lq ta. Ns Nt \9. Nt 36at $5 9$ 55 gE tS .\t.'t .\i ct .n .'t c\t ct N' ct Ai O€ @-ol O{ 0-o_ FF 6O NO FO O 6 o_@_ a-a-,0-6_ o^ F\oNo No ao Nct No (\Io di d 3-E-:_E- r_S.:-E 8.8 E-p_ 8-p- t-F- o! os oN on EE E3 T5 EE fts dr; ('tFj.'td B',S c\i d ot 9t ol9i gE (t$ 8E oa 18 ER ER EE qtEt SI56 stct atat ctd ctat rtd iF 8ER8E$ERSE I E ( q S dt 8 386 T at

(182) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 8 TABEL DISTRIBUSI Z

(183) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI TABEL I NILAI Z dari luas di bawah Kurva Normal Baku α 0 0.00 0.001 0.002 0.003 0.004 0.005 0.006 0.007 0.008 0.009 3.090 2.874 2.748 2.652 2.576 2.512 2.457 2.409 2.366 0.01 2.326 2.290 2.257 2.226 2.197 2.170 2.144 2.120 2.097 2.075 0.02 2.054 2.034 2.014 1.995 1.977 1.960 1.943 1.927 1.911 1.896 0.03 1.881 1.866 1.852 1.838 1.825 1.812 1.799 1.787 1.774 1.762 0.04 1.751 1.739 1.728 1.717 1.706 1.695 1.685 1.675 1.665 1.655 0.05 1.645 1.635 1.626 1.616 1.607 1.598 1.589 1.580 1.572 1.563 0.06 1.555 1.546 1.538 1.530 1.522 1.514 1.506 1.499 1.491 1.483 0.07 1.476 1.468 1.461 1.454 1.447 1.440 1.433 1.426 1.419 1.412 0.08 1.405 1.398 1.392 1.385 1.379 1.372 1.366 1.359 1.353 1.347 0.09 1.341 1.335 1.329 1.323 1.317 1.311 1.305 1.299 1.293 1.287 0.10 1.282 1.276 1.270 1.265 1.259 1.254 1.248 1.243 1.237 1.232

(184) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 9 BERAT SAMPAH

(185) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Berat Sampah Bulan Februari 2014 Bank Sampah "Gemah Ripah" Jenis Sampah Duplek Owol DR Kresek PP Kerasan PPC Kardus Ember warna Kaleng arsip buram koran orzon (biji) tas&sandal mantel seng gelas aqua beling bodong niumsari (biji) ember putih sak semen buku Besi A ban motor dalam ban luar ban sepeda dalam PPS baja besi b Total Berat (Kg) 111.585 72.54 33.49 5.46 3.66 20.02 4.89 55.13 44.165 10.14 22.08 5.99 33.57 88 11.25 1.74 1.4 6.88 3.62 18.53 15 1.16 0.16 11.6 0.28 21 22 11 6.5 1.03 2.45 646.32

(186) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Grafik Berat Sampah di Bank Sampah "Gemah Ripah" Badegan Bantul Februari 2014 120 100 80 60 40 20 0 1 Duplek Owol DR Kresek PP Kerasan PPC Kardus Ember warna Kaleng arsip buram koran orzon (biji) tas&sandal mantel seng gelas aqua beling bodong niumsari (biji) ember putih sak semen buku Besi A ban motor dalam ban luar ban sepeda dalam PPS baja besi b

(187) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Berat Sampah Bulan Maret 2014 Bank Sampah "Gemah Ripah" Jenis Sampah Berat (Kg) owol 99.1 duplek 162.03 DR 57.48 kerasan 24.87 tas/sepatu/sandal 69.79 kresek 29.34 pp 26.21 ember p 2.69 kaleng 23.36 arsip 66.02 kardus 106.57 ember w 46.81 allum 3.45 buku 23.65 ppc 22.67 bodong 20.165 orzon(biji) 79 niumsari(biji) 32 gelas aqua 5.12 besi B 3 koran 45.76 botol kaca 74.31 sak semen 6.58 bagor(biji) 7 lampu 5.5 helm 2.32 besi A 0.18 beling 18.01 bir bintang (biji) 1 kabin 2.23 pps 0.16 bagor rusak 0.3 wajan 1.6 mantol 2.69 Total 1070.965

(188) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Grafik Berat Sampah di Bank Sampah "Gemah Ripah" Maret 2014 180 owol duplek 160 DR 140 kerasan 120 tas/sepatu/sa ndal kresek 100 pp ember p 80 60 kaleng arsip kardus 40 20 ember w allum buku 0

(189) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 10 GAMBARAN BANK SAMPAH “GEMAH RIPAH”

(190) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Gambar: Profil Bank Sampah “Gemah Ripah”

(191) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Gambar: Tempat Komposting Bank Sampah “Gemah Ripah”

(192) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Gambar: Pak Bambang Swerda dengan beberapa karyawan Bank Sampah “Gemah Ripah”

(193) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Gambar: Nasabah Bank Sampah saat mengisi kuesioner peneliti dan menabung sampah

(194) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Gambar: Pembinaan daur ulang dan Hasil Produk

(195) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(196) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Gambar: Pembinaan dan pelatihan daur ulang kepada anak-anak Dusun Badegan

(197)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh pelayanan Bank syariah mandiri cabang tasikmalaya terhadap minat nasabah pada produk tabungan mabrur
5
70
101
Pengaruh imbalan bagi hasil terhadap simpanan nasabah Deposito Mudhorobah pada Bank Syariah Bukopin
0
9
67
Pengaruh strategi princing produk tabungan permata optima terhadap pertumbuhan jumlah nasabah di Permata Bank Syariah
3
15
75
Analisa keragaman perilaku nasabah Bank Syariah dan Konvensional menggunakan percobaan ekonomi
0
7
89
Pengaruh karakteristik Bank, pengetahuan nasabah, pelayanan dan kepercayaan pada Bank, serta objek fisik Bank terhadap keputusan nasabah menabung di Bank Syariah
0
12
122
Persepsi dan Motif menjadi nasabah Bank Konvesional bagi nasabah Muslim.
0
0
14
Pengaruh Customer Shariah Relationship Marketing terhadap nilai nasabah dan keunggulan produk dalam meningkatkan kesejahteraan dan loyalitas nasabah di Bank Syariah Mandiri Kantor Kas Ponpes Attanwir Bojonegoro.
0
0
129
Strategi pemasaran dalam meningkatkan jumlah nasabah tabungan btn junior pada pt. Bank tabungan negara cabang surabaya - Perbanas Institutional Repository
0
0
15
Pengaruh kepercayaan terhadap loyalitas nasabah di mediasi oleh kepuasan nasabah (studi pada nasabah tabungan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. KC Surabaya Niaga) - UWKS - Library
0
0
15
Analisis sikap nasabah terhadap fasilitas layanan debit card : studi kasus terhadap nasabah Bank Mandiri Yogyakarta - USD Repository
0
0
115
Analisis sikap nasabah terhadap fasilitas layanan debit card : studi kasus terhadap nasabah Bank Mandiri Yogyakarta - USD Repository
0
0
115
Pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah Bank Mandiri : studi kasus pada mahasiswa Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
106
Pengaruh nilai nasabah dan citra merek terhadap kepuasan dan loyalitas nasabah dalam menggunakan jasa pelayanan perbankan : studi kasus pada PT Bank BNI (Persero) Tbk. Cabang UGM Yogyakarta - USD Repository
0
0
166
Pengaruh bauran pemasaran terhadap loyalitas nasabah dalam menggunakan jasa pelayanan PT. Bank Kalbar - USD Repository
0
0
151
Pengaruh persepsi atas citra perusahaan terhadap loyalitas nasabah - USD Repository
0
0
134
Show more