373912563 Skep 347 Terminal Penumpang

Gratis

0
0
50
1 year ago
Preview
Full text

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DITJ EN. PERHUBUNHAN UDARA

  Basuki Rahardjo CES B A B I TERMIN AL P EN U MP AN G Term inal penum pang adalah penghubung utam a antara sistem transportasi darat dan sistem transportasi udara yang bertujuan untuk m enam pung kegiatan-kegiatantransisi antara akses dari darat ke pesawat udara atau sebaliknya ; pem prosesan penum pang datan g, berangkat m aupun transit dan transfer serta pem indahanpenum pang dan bagasi dar i dan ke pesawat udara. Term inal pen um pang harus m am pu m enam pung kegiatan operasional, adm inistrasi dan kom ersial serta harusm em enuhi persyaratan keam anan dan keselam atan operasi penerbangan, disam pin g persyaratan lain yang berkaitan dengan m asalah bangunan.

1. PEN GERTIAN TERMIN AL PEN U MPAN G

  Term inal penum pang adalah penghubung utam a antara sistem transportasi darat dan sistem transportasi udara yang bertujuan untuk m enam pung kegiatan-kegiatantransisi antara akses dari darat ke pesawat udara atau sebaliknya ; pem prosesan penum pang datan g, berangkat m aupun transit dan transfer serta pem indahanpenum pang dan bagasi dar i dan ke pesawat udara. Term inal pen um pang harus m am pu m enam pung kegiatan operasional, adm inistrasi dan kom ersial serta harusm em enuhi persyaratan keam anan dan keselam atan operasi penerbangan, disam pin g persyaratan lain yang berkaitan dengan m asalah bangunan.

a. Fu n gs i Op e ras io n al

  2)Pelayanan Penumpang Yaitu proses pelayanan penum pang pesawat udar a antara lain : layanan tiket, pendaftaran penum pang dan bagasi, m em isahkan bagasi dari penum pang dankem udian m em pertem ukannya kem bali. Fu n gs i Ko m e rs ial Bagian atau ruang tertentu di dalam Term inal Penum pang yang dapat disewakan, antara lain untuk : restoran, toko, ruang pam er, iklan, pos giro, telepon, bank danasuransi, biro wisata dan lain-lain.

c. Fu n gs i Ad m in is tras i

  Yaitu Term inal pen um pang yang diper untukkan bagi penum pang um um dengan pelayanan khusus dan hanya dim anfaatkan pada waktu-waktu tertentu antaralain 1)Terminal Haji Yaitu term inal penum pan g yang diperuntukkan bagi kegiatan pelayanan jem aah haji dan barang bawaannya. Dalam pem prosesan penum pang berangkat, dilakukan oleh petugas di asram a/ karantina haji sesuai den gan persyaratan keselam atan operasi penerbangan pem eriksaan calon haji dan bagasi kabinnya harus dilakukan pem eriksaansekuriti, sedangkan pem eriksaan dokum en dilakukan di term inal penum pang.2) Terminal V I PYaitu term inal penum pan g yang diperuntukkan bagi kegiatan pelayanan tertentu seperti pejabat tinggi n egara dan tam u negara.

1. TATA LETAK TERMIN AL PEN U MPAN G

  Perluasan term inal dilakukan bila terjadi pen ingkatan jum lah penum pang / barang, peningkatan kebutuhan akan fasilitas term inal, kondisi term inalyang sudah tidak m am pu lagi m engakom odasi kegiatan yang ada dan m asih m em ungkinkan untuk m em perluas bangunan term inal yang ada. Dalam perencanaan bentuk bangunan term inal, harus m em perhatikan hal-hal sebagai berikut : Kondisi lahan ; -Kapasitas penum pang ; -Karakteristik penum pang ; - Transportasi darat m enuju dan dari term inal ; -Nilai ekonom is yang hendak dicapai ; -Aspek lainnya yang m em bentuk bangunan term inal.

a. Te rp u s at

  Kon sep Pesawat u dara dpt parkir Memu sat/ - Cocok diterapkan HIBRYD di depan term in al atau ter- Men yebar u ntuk ban dara besarpisah dari term in al den gan - Mem erlukan biaya m en ggun akan pen ghu bun g operasion al dan pe-ken daraan un tuk m en gan g- m elih araan yan g lebih ku t penu m pan g dari dan besar.ke pesawat udara. II - 3f B AB III D AS AR-D AS AR P EREN CAN AAN B AN GU N AN TERMIN ALP EN U MP AN G Faktor-faktor yang m em pengaruhi dan m enentukan perencanaan tata ruang term inal penum pang, antara lain : persyaratan keselam atan operasi penerbangan, ketentuan dankebijaksanaan yang m aupun ide-ide dari perancan gnya sendiri.

1. PERSYARATAN KESELAMATAN OPERASI PEN ERB AN GAN

  Dengan dem ikian baik penum pang m aupun barang bawaannya serta setiap oran g dan barang yang m elintas dari sisi darat ke sisi udara harus diperiksa dandijam in tidak akan m em bahayakan penerbangan. Untuk m elaksanakan hal tersebut, perlu m engetahui standard keam anan yang ditetapkan olehpem erintah, yang dapat dipergunakan oleh per encana bandar udara, walaupun persyaratan keam anan yang ditetapkan cukup fleksibel untuk dapat diterapkansesuai dengan keadaan dan jenis operasi dari suatu bandar udara.

a. Ru an gan u m u m

  Yaitu ruan gan yang berfun gsi untuk m enam pung kegiatan um um , baik penum pang, pen gunjung m aupun karyawan bandara. Ru an gan s e m i s te ril Yaitu ruangan yang digunakan untuk pelayanan penum pang seperti proses pendaftaran penum pan g dan bagasi atau check-in ; proses pengam bilan bagasibagi pen um pang datang dan proses penum pang transit atau transfer.

c. Ru an gan s te ril

  J adi dalam m erancang bangunan term inal penum pang harus m em perhatikan faktor keam anan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam keselam atan operasipenerbangan. KON S EP TATA RU AN G B AN GU N AN TERMIN AL Sebagai suatu fasilitas pelayanan um um di bandara, bangunan term inal penum pan g terdiri dari ruang-ruang yang m en am pung kegiatan yang berkaitandengan pem rosesan penum pan g dan barang bawaannya serta ruang-ruang penunjan g kegiatan tersebut yang harus m em enuhi persyaratan keselam atanoperasi penerbangan.

a. S is te m Pe layan an Pe lap o ran ( Ch e ck - in )

Pelayanan pelaporan yang diterapkan didalam term inal penum pang tergantun g dari m etode operasional, struktur rute penerbangan, karakteristik penum pan g

1) S e n tralis as i

  Pelayanan pelaporan penum pang dan bagasi di proses di check-in counter yang terpusat di area keberangkatan. Pengendalian sistem operasi pelayanan dilakukan oleh satu unit kerja, dengan pem bagian counter check-in sebagai berikut :− direncanakan sesuai dengan jumlah airline atau jumlah penerbangan.− atau alternatif lain adalah membebaskan setiap penumpang untuk m elapor pada setiap counter check in yang ada.

a) S p lit Ch e ck - In

  Terdapat lebih dar i satu lokasi check-in counter di dalam term inal, yaitu :Penumpang dan bagasinya dapat melakukan proses pelaporan pada  “central check-in counters”. Atau penumpang dan bagasinya dapat melapor pada counter b ) Gate ch e ck -in Penum pang dan barang bawaannya langsung m elakukan pelaporan pada counter check-in yang terdapat di depan “gat e lounge”.

c) City ch e ck-in

  Sedangkan untuk term inal penum pang yang m em iliki fasillitas transit dan area kom ersial, m aka diasum sikan bahwa 1/ 3 jum lah penum pang akan duduk serta2/ 3 penum pang lainnya berdiri atau berjalan-jalan m em anfaatkan area kom ersial. Pada bandar udara-bandar udara internasional dan dom estik , para penyelenggara bandar udara m em punyai persyaratan yang berhubungandengan faktor pem asaran dengan m enyediakan ruang tunggu khusus yang diperuntukkan bagi pen um pang khusus / Com m ercially Im portant Passengers(CIP).

c. Ru an g Ke d atan gan d an Pe n gam b ilan B agas i

  Ada beberapa konsep sistem term inal yang m em erlukansistem yang sangat otom atis dan m ahal, tetapi juga ada yang hanya m em erlukan ban berjalan yang m urah dan sederhana. Pem eriksaan-pem eriksaan m elalui Im igrasi, bea cukai dan karantina di bandar udara adalah terhadap : − Barang-barang bawaan atau kiriman dengan penerbangan internasional, baik berupa barang bawaan m aupun kargo,− Para penumpang penerbangan internasional yang datang dan berangkat,− Binatang-binatang hidup atau mati, tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan yang diangkut dengan penerbangan internasional.

1) Kan to r Im igras i

  Dekat dengan areal sirkulasi penum pang un tuk kemudahan pem antauan dan pem eriksaan serta kem udahan hubungandengan fasilitas lain. c) Konsep Penyediaan fasilitas untuk kegiatan pem eriksaan dan karantina.

1) Ke giatan Mas kap ai Pe n e rb an gan / Air Lin e s

  Kegunaan utam a sistem petunjuk inform asi bandar udara ini adalah untuk m em perm udah pergerakan pada daerah um um m elalui jalan atau koridordengan m enggunakan sistem yang m udah dim engerti yang m engandun g petunjuk, inforrm asi , peraturan, dan pesan identifikasi. Inform asi yang terdapat pada papan tersebut juga harus dapat dim engerti baik oleh orang sering bepergian m aupun tidak.4) Fas ilitas u n tu k Pe n u m p an g Para penum pang cenderung in gin m enikm ati fasilitas belanja dim ana m ereka dapat m elihat-lihat dan berbelanja apabila m em punyai cukup waktu sebelumnaik pesawat ( boarding ).

1. Ars ite ktu r

  Dalam m enjalankan fungsinya sebagai penghubung antar m oda, bangunan term inal penum pang harus dapat m em perlihatkan perannya sebagai bangunan um um , yangpenam pilan bangunannya m enggam barkan falsafah dan karakter Bangunan Term inal Penum pang. Karakter suatu bangunan terjadi karena bentuk bangunan, bahan bangunan yang dipakai, keberadaan / kondisi bangunan sekelilingnya dan landscaping sekitarnya.

a. D ari s u d u t p an d an g lu ar b an gu n an :

  Penarik dan pendorong otom atik untuk pesawat yang akan sandar ataupun yang akan tinggal sandar dari tem patnya parkir, untukpersiapan m enyalakan m esinnya dengan peralatan yang tersem bunyi di dalam apron.− Lantai basem ent untuk m enyim pan peralatan bongkar/ m uat pesawat.− Peralatan pengarah pendaratan otom atis, yang t erlihat jelas oleh pilot pesawat. Falsafah dari term inal penum pang dilihat dari sisi luar adalah agar dapat m em beri kesan-kesan :− Dapat m em punyai ident itas term inal penum pang suatu daerah/ negara, karena term inal penum pang adalah “gate” / pintu gerbang suatudaerah/ negara.

1) Mo d e rn

  Untuk bangunan term inal penum pang, dari bidan g-bidang tam pak yang m enghadap ke sisi udara diharapkan penum pang dapat m elihat kegiatanapron/ pesawat, m aka bagian bangunan pada sisi ini banyak terdiri dar i bahan kaca tinted tam pered m inim al 12 m m , sehingga kesan tertutuptetapi transparant terlihat dom inan sekali. Perencanaan struktur bangunan term inal penum pang dipen garuhi oleh ketersediaan jen is bahan bangunan pada suatu daerah / lokasi, sert akem udahan dalam m em peroleh dan m endatangkan m aterial atau bahan bangunan dari daerah sekitar.− Faktor cuaca, iklim , dan kem ungkinan adanya get aran / gem pa.

a. Pe n ge lo m p o kan p e ralatan te rm in al

Peralatan term inal dapat dikategorikan dalam 3 kelom pok, yaitu :1) Me kan ikal Sem ua peralatan yang berkaitan den gan m esin sebagai sistem penggeraknya, yaitu:− Sistem tata udara ( air conditionin g )− Sistem transportasi vertikal ( eskalator, elevator / lift )− Sistem plum bing− Sistem pem adam kebakaran− Sistem transportasi barang ( conveyor belt ) −Sistem tim bang bagasi Ram bu petunjuk bangunan term inal penum pang− − Adanya sistem tata cahaya yang optim al. −Ketersediaan sistem kom unikasi, seperti telepon, faxim ili, telex dan lain-lain, Adanya sistem penerangan, baik sound system m aupun audio visual untuk keperluan inform asi jadwal kedatangan dankeberangkatan pesawat, panggilan terhadap penum pang serta untuk hiburan bagi pen um pang dan pengun jun g, Pem asangan ram bu petunjuk yang m em beri kejelasan bagi par a pengun jung/ pen um pang m engenai situasi di term inal− Eskalator dan elevator yang m em udahkan pergerakan antar lantai− Adanya sistem tata udara yang m enyejukkan ruangan− Faktor kem udahan dan kenyam anan dalam bangunan term inal penum pang sangat m em pengaruhi kelancaran pem rosesan penum pangdalam suatu bandar udara, seperti :− Fungsi um um dari peralatan didalam bangun an term inal penum pang adalah : b . Fu n gs i p e ralatan te rm in al Papan iklan Karya seni daerah− −Sistem garbarata ( ram pway passenger, avio bridge ) Peralatan furniture− Sem ua peralatan yang tidak berkaitan dengan m asalah m esin ataupun listrik sebagai kom ponen pendukungnya, seperti :− Building Autom ation System3) N o n Me kan ikal d an Ele ktrikal Sistem fire alarm− Sistem kom unikasi− Sistem tata suara− Sistem instalasi listrik dan penerangan− Sem ua peralatan yang berkaitan dengan listrik sebagai sistem penggeraknya, seperti :− Ele ktrikal 2)

1) Pe ralatan s e b agai p e n u n jan g ke m u d ah an d an ke n yam an an

  Untuk perencanaan peralatan non m ekanikal elektrikal, seperti− furniture unt uk m em enuhi kebutuhan pelayanan penum pang dankegiatan operasional di ban gunan term inal penum pang, m aka perencanaannya dapat dilakukan dengan m em ilih produk yangsesuai dan telah beredar di pasaran atau m em buat desain furn itur e tersendiri berdasarkan pertim bangan ukuran ruang, standar dergonom is, pem akaian bahan dan tuntutan desain seperti bentuk dan estetika. Pengguna fasilitas kom ersial di dalam bangunan term inal penum pang ini dapat dibagi dalam 8 kelom pok, yaitu : Penum pang pesawat, yang m erupakan kelom pok penting yang m em anfaatkan− fasilitas kom ersial ini untuk m em beli keperluan perjalanan m ereka, sepertisurat kabar, m ajalah, buku, rokok dan lain-lain .

1. TIN GKAT PELAYAN AN TERMIN AL PEN UMPAN G

  Pertokoan yang baik, yang tidak m engganggu aliran penum pang dari area− check in m enuju pintu m asuk pesawat, dan dapat m em beri pem asukan pendapatan bagi penyelenggara Bandar Udara yang diharapkan dapat m em bantu m enurunkan besaran tarif pelayanan bagi perusahaan angkutanudara. Faktor yang m em pengaruhi b e s a r a n b a n g u n a n t e r m in a l p e n u m p a n g ini antara lain adalah : − Un tuk m en gh itun g lu as ban gu n an term in al penu mpan g secara lebih detail dapat m en ggun akan Daftar perh itu n gan Kebu tuh an Ru an g yan g dapat dilih at pada tabel V- 3 Tabel V - 1 :STANDAR LUAS TERMINAL PENUMPANG DOMESTIK 1.

2. Kapasitas Gate untuk penggunaan khusus

  J ika 10 gate pada contoh ditentukan untuk penggunaan khusus pada 3 klas pesawat diuraikan sebagai berikut :Klas pesawat Kelom pok Gate J um lah gate Mix / cam puran Rata-rata waktu (%) pelayanan 1 A 1 10 20 2 B 2 30 40 3 C 7 60 60 J ika pengaruh dari cam puran diabaikan, kapasitas dari kelom pok gate A akan berbanding terbalik dengan waktu pelayanan. Kelom pok Gate Kebu tuh an Kapasitas (pesawat/ jam ) (pesawat/ jam ) A 0 ,10 x 13 = 1,3 3,0 x 1 = 3,0B 0 ,30 x 13 = 3,9 1,5 x 2 = 3,0C 0 ,60 x 13 = 7,8 1,0 x 7 = 7,0 Kapasitas dari sistem gate adalah ;  G i C = mini   ×T M  i i   1  = 0 ,5 pesawat/ m enit =C  1 20 × , 10   atau 30 pesawat/ jamC2 = 10 danC3 = 11,67 pesawat/ jam Dengan dem ikian kapasitas tersebut (C) = 10 pesawat/ jam .

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

STUDI ANALISA RUTE ANGKUTAN KOTA BATU (Rencana Operasional Terminal Baru Kota Batu)
0
14
1
ANALISA KINERJA RUAS JALAN UTAMA DAMPAK OPERASIONAL ANGKUTAN UMUM PENUMPANG (AUP)(Rencana Operasional Terminal Baru Kota Batu)
1
37
2
EVALUASI TINGKAT PELAYANAN SIMPANG TAK BERSINYAL (Studi Kasus Pada Simpang Jalan Raya Tlogomas Akses Keluar Masuk Terminal Landungsari Kota Malang)
0
65
2
STUDI EVALUASI DAMPAK OPERASIONAL JALAN LINGKAR TERHADAP PENDAPATAN TERMINAL (Studi Kasus Terminal Kota Pandaan Kabupaten Pasuruan)
1
23
2
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Realisasi Penerimaan Retribusi Terminal Penumpang di Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010-2014 (Factors That Influence Realization Acceptance Retribution of Passengger Terminal In Banyuwangi 2010-2014)
0
8
5
Identifikasi Kondisi Sanitasi Terminal Tawang alun Kabupaten Jember (Identification Sanitation In Tawang alun Terminal, Jember)
0
7
7
Penyesuaian Diri Wanita Pekerja Pada Bidang Pekerjaan yang Didominasi Laki-Laki: Studi Kasus Pada Tiga Orang Wanita yang Berprofesi Sebagai Kondektur Bis Di Terminal Kp. Rambutan
0
19
88
Pengaruh pendapatan masyarakat terhadap prilaku konsumsi sepeda motor pasca tsunami dalam perspektif ekonomi islam : Studi di Desa Lambaro Skep Aceh
0
34
99
Redesain Terminal Bis Leuwipanjang : perilaku penumpang terminal bis
0
4
1
Pengembangan Sistem Diskless Di PT. Pnny Ekspress Suksetama Dengan Menggunakan Linux Terminal Service Project (LTSP)
1
16
64
Pengaruh Sistem Kegiatan Serta Keberadaan Terminal Bayangan Terhadap Kinerja Jalan Raden Intan Kota Bandar Lampung
0
14
1
Tingkat Pelayanan Terminal Makale, Kabupaten Tana Toraja Berdasarkan Persepsi dan Preferensi Penumpang Angkutan Umum, Sopir Angkutan Umum, dan Pengelola Terminal
8
51
199
Perancangan Desain Cover CD Label CD Profile Dan Kemasan CD Band SHB 347
1
16
14
Pencarian rute terpendek dengan menggunakan algoritma Fyold Warshall untuk taksi dengan rute Terminal Leuwi Panjang - Dipati Ukur
7
49
150
Pengaruh Stress Kerja terhadap kinerja Karyawan pada Divisi Usaha Terminal PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Panjang
2
7
49
Show more