Hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan : studi kasus pada karyawan bagian produksi PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta - USD Repository

Gratis

0
1
162
10 months ago
Preview
Full text

  

HUBUNGAN ANTARA KETAHANAN FISIK MENTAL

SPIRITUAL, KEMAMPUAN MENGELOLA STRES

DAN LINGKUNGAN KERJA

DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN

  

Studi Kasus pada Karyawan bagian Produksi

PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar

  

Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen

Universitas Sanata Dharma

Oleh:

Ririn Retnowati

  

NIM: 052214012

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

JURUSAN MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

  

2010

  

i

HUBUNGAN ANTARA KETAHANAN FISIK MENTAL

SPIRITUAL, KEMAMPUAN MENGELOLA STRES

  

DAN LINGKUNGAN KERJA

DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN

Studi Kasus pada Karyawan bagian Produksi

PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta

  

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar

Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen

Universitas Sanata Dharma

  

Oleh:

Ririn Retnowati

NIM: 052214012

  

PROGRAM STUDI MANAJEMEN

JURUSAN MANAJEMEN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2010

  

MOTO

Pelajarilah Ilmu, karena mempelajarinya karena Allah adalah

khasyah, Menuntutnya adalah ibadah, mempelajarinya adalah

  

Tasbih, mencarinya adalah Jihad, Mengajarkannya kepada orang

yang tidak mengetahui adalah Shadaqah, menyerahkan kepada

ahlinya adalah Taqarrub. Ilmu adalah teman dekat dalam

kesendirian dan sahabat dalam kesunyian.

  

(Muadz bin Jabal Radhiyyallahu anhu)

Siapa yang meringankan beban penderitaan seorang mukmin di

dunia, pasti Allah akan meringankan beban penderitaan di akhirat

kelak. Siapa yang memudahkan orang yang dalam keadaan susah,

pasti Allah akan memudahkan urusanya di dunia dan akhirat. Dan

Allah akan selalu menolong hamba-Nya jika hamba tersebut

menolong saudaranya.

  

(H. R. Muslim)

Ilmu itu lebih baik dari pada harta, ilmu menjaga engkau dan

engkau menjaga harta. Ilmu itu menghukum (Hakim) dan harta

terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan tapi ilmu

bertambah apabila dibelanjakan

(Sayidina Ali Bin Abi Thalib)

iv v PESEMBAHAN

  

Skripsi ini kupersembahkan untuk :

Yang Maha Besar Allah S.W.T

Ayahku Sudiharto dan Ibuku Jaryati tercinta

Kakakku Benny dan Adikku Citra tercinta

  

Dhani Eka Nugroho tersayang

Almamaterku tercinta yang telah memberi kesempatan bagiku

untuk berkembang.

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS

  

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak

memuat karya atau bagian karya dari orang lain, kecuali yang telah disebutkan

dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

  Yogyakarta, 30 Januari 2010 Penulis Ririn Retnowati

  

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN

PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

Yang bertandatangan dibawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma :

  Nama : Ririn Retnowati Nomor Mahasiswa : 052214012 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul :

  

HUBUNGAN ANTARA KETAHANAN FISIK MENTAL SPIRITUAL,

KEMAMPUAN MENGELOLA STRES DAN LINGKUNGAN KERJA

DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN Studi Kasus pada karyawan Bagian Produksi PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

  Beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya

memberikan kepada Perpustakaan Sanata Dharma hak untuk menyimpan,

mengalihkan, dalam bentuk media lain, mengelola dalam bentuk pangkalan kata,

mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikanya di internet atau media

lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun

member royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai

penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya.

  Yogyakarta, 30 Januari 2010 Penulis Ririn Retnowati

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah S.W.T, yang telah

melimpahkan berkat dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan

penulisan skripsi ini. Penulis menyusun skripsi dengan judul “ Hubungan antara

Ketahanan Fisik Mental Spritual, Kemampuan Mengelola Stres dan Lingkungan

Kerja dengan Motivasi Kerja Karyawan “. Studi kasus pada Karyawan bagian

Produksi PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

  Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat kelulusan untuk memperoleh

gelar sarjana Ekonomi pada Prodi Studi Manajemen, Jurusan Manajemen,

Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma.

  Penulisan skripsi ini dapat selesai dengan baik berkat bantuan berbagai pihak. Untuk itu penulis ingi mengucapkan terima kasih kepada:

  1. Bapak Drs. Y. P. Supardiyono, M.Si.,Akt.,QIA selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma.

  2. Bapak V. Mardi Widyadmono, S. E., M. B. A., selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Sanata Dharma.

  3. Bapak Dr. Herry Maridjo, M. Si., selaku Dosen Pembimbing I yang telah memberi waktu, bimbingan dan pengarahan demi terselesaikannya penyusunan skripsi ini.

  4. Ibu Josephine Wuri, S.E., M.Si., selaku Dosen Pembimbing II yang telah memberikan waktu, bimbingan dan pengarahan demi terselesaikannya penyusunan skripsi ini.

  

5. Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalaman hidup selama penulis menempuh kuliah.

  

6. Bapak dan Ibu karyawan PT. Adi Satria Abadi (ASA) yang telah

meluangkan waktu sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini.

  7. Ayahku “Sudiharto” dan Ibuku “Jaryati” tercinta yang selalu memberikan semangat, doa, dukungan serta kasih sayang yang tak terhingga dalam kehidupanku.

  8. Kakakku “Benny” dan Adikku “citra” tercinta makasih buat doa, semangat dan perhatiannya.

  

9. Dhani Eka Nugroho tersayang, makasih ya onengku chyng atas semua

dukungan, semangat, doa dan semua yang telah ms berikan buat aku sehingga hidupku lebih berwarna dan bermakna selama ini. Thanks you for loving me…..

  

10. Sepupuku Yesi (centil), Epi, Mei, Andi, tersayang yang selalu iseng

di setiap saat dan setiap waktu.

  11. My best friends Sari, Danik, Dinda……makasih atas doa, semangat, dan makasih atas persahabatan yang indah ini.

  12. Teman-teman KKP Agustus 2009 …Candra (pak ketu), Puput, Etha…tetep semangat ya. Makasih buat pengalaman-pengalaman selama KKP di Sentolo.

  13. Teman-teman seperjuangan Man 05 …Etik, Indah, Wina, Fita, Duwek, Nuning, Windy, Wiwit (betok), Aci, Tangguh, Agung, Riska, Ms Hari, tetep semangat ya

  ,…..makasih buat semuanya.

  

14. Teman-teman kos pringgodani 13, Yohana (yo2), Monic (mo2n),

Okti, mb Dewi, Tina, Mb Gube, Nanda, Lita (Litong), Yopi, makasih buat hari-hari yang indah bersama kalian selama di kos.

  

15. Teman-teman maenku ms Armi, Mz Tomi, Mz Yon, Jeky, Mb Ima,

Mb Dian, makasih dah banyak bantu dikala senang maupun susah.

  

16. Serta semua pihak yang telah membantu dalam penulisan skripsi ini

yang tidak dapat disebutkan satu-persatu.

  Penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari sempurna, masih banyak kekurangan, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca untuk menyempurnakan skripsi ini. Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat dan menjadi bahan masukan bagi rekan-rekan yang sedang menyusun skripsi.

  Yogyakarta, 30 Januari 2010 Penulis Ririn Retnowati

  

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .................................................................................... i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ........................................... ii

HALAMAN PENGESAHAN ....................................................................... iii

HALAMAN MOTTO ................................................................................. iv

HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................... v

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS ....................... vi

HALAMAN PERNYATAAN PUBLIKASI.................................................. vii

HALAMAN KATA PENGANTAR ............................................................. viii

HALAMAN DAFTAR ISI ........................................................................... xi

HALAMAN DAFTAR TABEL ................................................................... xiv

HALAMAN DAFTAR GAMBAR ............................................................... xv

HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN ............................................................ xvi

HALAMAN ABSTRAK ............................................................................... xvii

HALAMAN ABSTRACT ............................................................................ xviii

BAB I PENDAHULUAN .............................................................................

  1 A. Latar Belakang ...............................................................................

  1 B. Rumusan Masalah .......................................................................... .

  4 C. Pembatasan Masalah.........................................................................

  5 D. Tujuan Penelitian .............................................................................

  6 E. Manfaat Penelitian ...........................................................................

  7 F. Sistematika Penulisan .........................................................................

  8 BAB II KAJIAN PUSTAKA .........................................................................

  9 A. Landasan Teori ........................................................... ....................

  9 1. Pengertian Manajemen .............................................................

  9 2. pengertian Manajemen Sumberdaya Manusia ...........................

  11 3. Ketahanan Fisik Mental Spiritual ..............................................

  11 4. Kemampuan Mengelola Stres ...................................................

  13 5. Lingkungan Kerja .....................................................................

  22

  

B. Penelitian Sebelumnya ...................................................................

  31 C. Kerangka Konseptual Penelitian .....................................................

  33 D. Hipotesis ........................................................................................

  33 BAB III METODE PENELITIAN ..............................................................

  36 A. Jenis Penelitian ..............................................................................

  36 B. Subyek dan Obyek Penelitian .........................................................

  36 C. Waktu dan Lokasi Penelitian ..........................................................

  36 D. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ..................................

  37 E. Skala Pengukuran...........................................................................

  38 F. Populasi dan Sampel ......................................................................

  38 G. Teknik Pengambilan Sampel ..........................................................

  39 H. Sumber Data ..................................................................................

  40 I. Teknik Pengumpulan Data .............................................................

  40 J. Teknik Pengujian instrumen ...........................................................

  41 1. Uji validitas ..............................................................................

  41 2. Uji reliabilitas ..........................................................................

  41 K. Teknik Analisis Data ......................................................................

  43 1. Korelasi parsial .......................................................................

  43 2. Analisis korelasi berganda ........................................................

  47 BAB IV GAMBARAN UMUM SUBYEK PENELITIAN ...........................

  50 A. Sejarah Perusahaan ........................................................................

  50 1. Sejarah Berdirinya PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta ................

  50 2. Sejarah Kegiatan ......................................................................

  52 B. Bidang Usaha .................................................................................

  54 1. Sarung Tangan Golf .................................................................

  54 2. Skema Pembuatan Sarung Tangan ............................................

  56 3. Produktivitas ............................................................................

  60 4. Penjualan .................................................................................

  61 5. Sumber Daya Manusia..............................................................

  62 6. Jam Kerja .................................................................................

  66

  

D. Karakteristik Karyawan ..................................................................

  68 BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN ........................................

  72 A. Pengujian Instrument Penelitian ....................................................

  72 1. Uji validitas ..............................................................................

  72 2. Uji reliabilitas ..........................................................................

  74 B. Analisis Deskriptif .........................................................................

  75 C. Uji Hipotesis ..................................................................................

  79 D. Pembahasan ...................................................................................

  84 BAB VI KESIMPULAN SARAN DAN KETERBATASAN .......................

  87 A. Kesimpulan ....................................................................................

  87 B. Saran .............................................................................................

  87 C. Keterbatasan ..................................................................................

  90 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

  

DAFTAR TABEL

Tabel IV.1 Karyawan Berdasarkan Divisi/Bagian pada Juni 2009 ......................

  77 Tabel V.7 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja ..........................................................................................

  82 Tabel V.13Uji Hipotesis 4 ....................................................................................

  81 Tabel V.12Uji Hipotesis 3 ....................................................................................

  80 Tabel V.11Uji Hipotesis 2 ....................................................................................

  78 Tabel V.10Uji Hipotesis 1 ....................................................................................

  78 Tabel V.9 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir ............................................................................

  78 Tabel V.8 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan pendapatan ..........................................................................................

  76 Tabel V.6 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Bagian ......

  68 Tabel IV.2 Karyawan Berdasarkan jenis kelamin dari berbagai bagian, bidang dan unit kerja/bisnis pada juni 2009 ..........................................................

  75 Tabel V.5 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Status .......

  75 Tabel V.4 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ..........

  74 Tabel V.3 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ......................................................................................

  73 Tabel V.2 Uji Reliabilitas Instrument ..................................................................

  71 Tabel V.1 Uji Validitas ........................................................................................

  70 Tabel IV.4 Karyawan Berdasarkan Pendidikan Terakhir di PT Adi Satria Abadi dari berbagai bagian, bidang dan unit kerja/bisnis pada Juni 2009 ............

  69 Tabel IV.3 Karyawan Berdasarkan Usia di PT Adi Satria Abadi dari berbagai bagian, bidang dan unit kerja/bisnis pada juni 2009 ...........................

  83

  

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Kerangka Konsep Penelitian .............................................................

  33 Gambar 4.1 Skema Pembuatan Sarung Tangan ....................................................

  56 Gambar 4.1 Struktur Organisasi ...........................................................................

  67

  

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Selesai Penelitian ....................................................................

  92 Lampiran 2 Kuesioner Penelitian ..........................................................................

  93 Lampiran 3 Print Out Hasil Olah Data Kuesioner Penelitian ...............................

  94 Lampiran 4 Validitas dan Reliabilitas ...................................................................

  95 Lampiran 5 Karakteristik Responden ...................................................................

  96 Lampiran 6 Uji Hipotesis ......................................................................................

  97 Lampiran 7 Tabel-tabel Statistik ...........................................................................

  98

  

DAFTAR TABEL

Tabel IV.1 Karyawan Berdasarkan Divisi/Bagian pada Juni 2009..................... 68

Tabel IV.2 Karyawan Berdasarkan jenis kelamin dari berbagai bagian, bidang dan

unit kerja/bisnis pada juni 2009 ........................................................ 69

Tabel IV.3 Karyawan Berdasarkan Usia di PT Adi Satria Abadi dari berbagai

bagian,bidang dan unit kerja bisnis pada juni 2009 .......................... 70

Tabel IV.4 Karyawan Berdasarkan Pendidikan Terakhir di PT Adi Satria Abadi

dari berbagai bagian, bidang dan unit kerja/bisnis pada Juni 2009.....71

Tabel V.1 Uji Validitas .........................................................................................73

  

Tabel V.2 Uji Reliabilitas Instrument ...................................................................74

Tabel V.3 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin .......................................................................................75

Tabel V.4 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Usia ...........75

  

Tabel V.5 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Status.........76

Tabel V.6 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan Bagian .......77

Tabel V.7 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan

Masa Kerja ..........................................................................................78

Tabe1 V.8 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan

Pendapatan ...........................................................................................78

Tabel V.9 Hasil Perhitungan Karakteristik Responden Berdasarkan

Pendidikan Terakhir .............................................................................78

Tabel V.10 Uji Hipotesis 1....................................................................................80

Tabel V. l 1 Uji Hipotesis 2 ..................................................................................81

Tabel V.12 Uji Hipotesis 3....................................................................................82

Tabel V.13Uji Elipotesis 4 ....................................................................................83

  

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Kerangka Konsep Penelitian .............................................................33Gambar 4.1 Skema Pembuatan Sarung Tangan ....................................................56Gambar 4.1 Struktur Organisasi ...........................................................................67

  

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Selesai Penelitian .....................................................................92

Lampiran 2 Kuesioner Penelitian ..........................................................................93

Lampiran 3 Print Out Hasil Olah Data Kuesioner Penelitian ...............................94

Lampiran 4 Validitas dan Reliabilitas ...................................................................95

Lampiran 5 Karakteristik Responden....................................................................96

Lampiran 6 Uji Hipotesis ......................................................................................97

Lampiran 7 Tabel-tabel Statistik ...........................................................................98

  

ABSTRAK

HUBUNGAN ANTARA KETAHANAN FISIK MENTAL SPIRITUAL,

KEMAMPUAN MENGELOLA STRES DAN LINGKUNGAN KERJA

DENGAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN

  

Studi Kasus pada Karyawan Bagian Produksi PT. Adi Satria Abadi

Yogyakarta

Ririn Retnowati

Universitas Sanata Dharma

  

Yogyakarta

2010

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketahanan fisik

mental spiritual, kemampuan mengelola stres, dan lingkungan kerja dengan motivasi

kerja karyawan baik secara parsial maupun secara simultan pada PT. Adi Satria

Abadi Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus. Dalam

penelitian ini, jumlah sampel sebanyak 130 responden yang ditentukan dengan

menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik

  . Data primer diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data purposive sampling

sekunder diperoleh melalui dokumen perusahaan. Teknik analisis data dilakukan

dengan menggunakan analisis korelasi parsial dan korelasi ganda. Hasil analisis data

menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan baik secara parsial maupun

simultan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres, dan

lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adi

Satria Abadi Yogyakarta.

  

ABSTRACT

THE RELATIONSHIP BETWEEN THE PHYSICAL MENTAL

SPIRITUAL ENDURANCE, STRESS MANAGING ABILITY,

WORK ENVIRONMENT AND

  

THE WORK MOTIVATION OF THE EMPLOYEES

A Case Study on the Production Division Employees of

PT. Adi Satria Abadi

Yogyakarta

  

Ririn Retnowati

Sanata Dharma University

Yogyakarta

2010

  This research was aimed to know the relationship between the physical

mental spiritual endurance, stress managing ability, work environment and the

work motivation, both partially and simultaneously, at PT. Adi Satria Abadi of

Yogyakarta. The writer employed a case study research. In this research, the total

of the sample was 130 respondents which were determined by employing the

Slovin formula. The sampling procedure was a purposive sampling. The primary

data were obtained through questionnaires, whereas the secondary data were

gained from the company document. The data analysis was done by using partial

correlation and double correlation analysis. The result of the data analysis

showed that there was a significant relationship both partially and simultaneously

between the physical mental spiritual endurance, stresses managing ability, work

environment and the work motivation of the Production Division Employees of

PT. Adi Satria Abadi of Yogyakarta.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Manajemen sumber daya manusia adalah penarikan, seleksi,

  pengembangan, pemeliharaan dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai baik tujuan-tujuan individu maupun organisasi (Handoko, 2000:4). Sedangkan menurut Flippo (dalam Handoko, 2000:3) manajemen sumber daya manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat.

  Faktor produksi manusia bukan hanya bekerja secara fisik saja akan tetapi juga bekerja secara fikir. Manajemen sumber daya manusia sangat penting untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan. Motivasi kerja merupakan salah satu alat atasan agar bawahan mau bekerja keras dan bekerja cerdas sesuai yang diharapkan (Usman, 2008:244). Manajer dapat memotivasi bawahannya dengan cara yang bermacam-macam, bawahan perlu dimotivasi karena tidak semua karyawan mau bekerja secara benar, dan biasanya karyawan akan lebih tanggap setelah

  

dimotivasi oleh atasannya. Selain itu motivasi juga merupakan proses

psikis yang mendorong orang untuk melakukan sesuatu (Usman,

2008:245).

  Rutinitas pekerjaan yang begitu banyak sering menimbulkan

kejenuhan bagi karyawan. Untuk itu manajer harus memberikan motivasi

kepada bawahan, manajer atau leader berhadapan dengan dua hal yang

mempengaruhi orang dalam bekerja yaitu kemauan dan kemampuan.

  

Kemauan dapat diatasi dengan memberikan motivasi, sedangkan

kemampuan dapat diatasi dengan mengadakan diklat (Usman, 2008:245).

  

Untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan, ada tiga faktor yang harus

diperhatikan :

a. Ketahanan fisik mental spiritual sebagai ukuran kemampuan

seseorang menguasai kemalangan dari berbagai tantangan yang dihadapinya untuk membuat kehidupannya menjadi lebih berguna sesuai dengan job deskripsinya (Suwarto, 2006:60).

  b. Kemampuan mengelola stres Kemampuan mengelola stres dalam penelitian ini adalah kesanggupan mengatasi dan mengatur diri pada suatu keadaan atau tuntutan yang dikehendaki sehingga pekerjaan tepat dapat diselesaikan dengan baik (dalam Suwarto, 2006:61). Kondisi seperti ini dapat mengganggu pelaksanaan pelaksanaan kerja pegawai dan mempengaruhi motivasi kerja mereka. c. Lingkungan kerja Lingkungan kerja merupakan segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja dan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan, lingkungan kerja yang baik akan sangat mempengaruhi motivasi kerja (Nitisemito, 1996:109). Lingkungan kerja dapat mengurangi gangguan pada orang yang mengalami stres kerja, dan dapat memotivasi karyawan sehingga karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

  Jadi apabila perusahaan mampu meningkatkan motivasi kerja

karyawan, maka perusahaan akan memperoleh keuntungan. Dengan

meningkatnya motivasi kerja maka pekerjaan akan diselesaikan dengan

cepat karena karyawan lebih semangat untuk bekerja dengan baik.

  

Dengan demikian, diharapkan akan cepat mencapai tujuan perusahaan.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas penulis tertarik untuk melakukan

penelitian dengan judul

  “Hubungan antara Ketahanan Fisik Mental

Spiritual, Kemampuan Mengelola Stres dan Lingkungan Kerja

dengan Motivasi Kerja Karyawan” Studi Kasus pada Karyawan Bagian

Produksi PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

B. Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang masalah diatas ditarik rumusan masalah sebagai berikut : a. Apakah ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adi Satria Abadi

  Yogyakarta?

  b. Apakah ada hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta?

  c. Apakah ada hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta? d. Apakah ada hubungan secara simultan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta?

C. Pembatasan Masalah

  Agar penelitian ini lebih terarah dengan tujuanya, maka perlu adanya pembatasan masalah dalam ruang lingkup terhadap masalah yang

akan diteliti. Adapun pembatasan masalah dalam penelitian ini adalah :

  a. Ketahanan fisik mental spiritual dalam penelitian ini adalah ketahanan dalam menghadapi berbagai hambatan dan kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh karyawan bagian produksi PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta. Ketahanan fisik mental spiritual yang dimaksud dalam penelitian adalah ketahanan dalam bekerja (ketekunan), ketahanan dalam menghadapi pesaing (daya saing), dan ketahanan dalam menghadapi kompetisi (tantangan).

  b. Kemampuan mengelola stres adalah kesanggupan mengatasi dan mengatur diri pada suatu keadaan atau tuntutan yang dikehendaki sehingga pekerjaan tetap dapat diselesaikan. Kemampuan mengelola stres yang dimaksud dalam penelitian ini adalah mampu menciptakan suasana kerja kelompok yang baik dan mampu melaksanakan tugas pekerjaan.

  c. Lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja dan dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas- tugas yang dibebankan. Dalam penelitian ini unsur lingkungan kerja yang diteliti ada dua yaitu lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja psikis. d. Motivasi kerja adalah keadaan dari dalam diri manusia untuk mencapai kebutuhan yang memberi kepuasan. Motivasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah tanggung jawab (teori pemeliharaan dari Herzberg) dan prestasi (teori prestasi dari McClelland).

D. Tujuan Penelitian

  Dengan melihat rumusan masalah di atas, maka peneliti mengadakan penelitian dengan tujuan sebagai berikut : a. Untuk mengetahui hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adi Satria

  Abadi Yogyakarta.

  b. Untuk mengetahui hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

  c. Untuk mengetahui hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerta karyawan bagian produksi pada PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

  d. Untuk mengetahui hubungan secara simultan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan bagian produksi pada PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

E. Manfaat Penelitian

  a. Bagi Universitas Sanata Dharma Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi Universitas Sanata Dharma, yaitu memberikan sumbangan yang bermanfaat bagi perpustakaan Universitas Sanata Dharma serta sebagai sumber referensi bagi mahasiswa khususnya dibidang studi Manajemen Sumber Daya Manusia.

  b. Bagi Perusahaan Penulis berharap hasil penelitian ini bisa dijadikan sumber informasi bagi manajer sehubungan dengan hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan.

  c. Bagi Penulis Penulis berharap dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dan menambah wawasan, serta pengalaman dari berbagai masalah yang timbul dari berbagai penelitian.

F. Sistematika Penulisan

BAB I : PENDAHULUAN Berisi tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan. BAB II : KAJIAN PUSTAKA Berisi tentang landasan teori, penelitian sebelumnya, kerangka konseptual penelitian dan hipotesis. BAB III : METODE PENELITIAN Berisi tentang jenis penelitian, subyek dan obyek penelitian,

  waktu dan lokasi penelitian, variabel penelitian dan definisi operasional, populasi dan sampel, teknik pengambilan sampel, sumber data, teknik pengumpulan data, teknik pengujian instrumen, dan teknik analisis data.

  BAB IV : GAMBARAN UMUM SUBYEK PENELITIAN Berisi tentang sejarah perusahaan, bidang usaha, struktur

organisasi, struktur organisasi, dan profil karyawan.

BAB V : ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Berisi tentang gambaran umum penelitian, uji instrumen penelitian, data karakteristik responden, dan pembahasan. BAB VI : KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN Meliputi kesimpulan yang diambil dari penelitian dan saran- saran kepada pihak perushaan yang disertai pernyataan penulis akan keterbatasan penelitian yang dilakukan.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori

1. Pengertian Manajemen

  Menurut Mary Parker Follett (dalam Handoko, 2003:8) manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Dapat diartikan bahwa para manajer mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai tugas yang mungkin diperlukan atau berarti dengan tidak melakukan tugas-tugas itu sendiri.

  Sedangkan menurut Stoner (dalam Handoko, 2003:8) manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Lain halnya dengan definisi dari Luther Gulick (dalam Handoko, 2003:11), manajemen sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama ini lebih bermanfaat bagi manusia. Proses kegiatan-kegiatan manajemen tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut (Handoko, 1995:9): a. Perencanaan

Perencanaan berarti bahwa para manajer memikirkan kegiatan-

kegiatan mereka sebelum dilaksanakan.

  b. Pengorganisasian Pengorganisasian berarti bahwa para manajer mengorganisasikan sumber daya-sumber daya manusia dan material organisasi.

  c. Pengarahan Pengarahan berarti bahwa para manajer mengarahkan, memimpin dan mempengaruhi para bawahan.

  d. Pengawasan Pengawasan berarti para manajer berupaya untuk menjamin bahwa organisasi bergerak kearah tujuan-tujuannya. Ada tiga alasan utama diperlukannya manajemen (Handoko, 2003:6) :

  

a. Untuk mencapai tujuan, manajer dibutuhkan untuk mencapai tujuan

organisasi dan pribadi.

  

b. Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling

bertentangan.

  c. Untuk menjaga efisiensi dan efektivitas.

  2. Pengertian Manajemen Sumberdaya Manusia Sedangkan menurut Flippo (dalam Handoko, 2000:3) manajemen personalia adalah perencanaan pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai tujuan individu, organisasi dan masyarakat. Sedangkan French (dalam Handoko, 2000:4) mendefinisikan manajemen personalia sebagai penarikan seleksi, pengembangan, penggunaan, dan pemeliharaan sumberdaya manusia oleh organisasi.

  Jadi manajemen sumberdaya manusia adalah penarikan, seleksi, pengembangan, pemeliharaan, dan penggunaan sumberdaya manusia untuk mencapai baik tujuan-tujuan individu maupun organisasi. Sedangkan fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia adalah tugas-tugas yang dilakukan oleh MSDM dalam rangka menunjang tugas manajemen (perusahaan) menjalankan roda organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan sebelumnya (Saydam, 2005:31).

  3. Ketahanan Fisik Mental Spiritual Menurut Nelson (dalam Suwarto,2006:60) ketahanan fisik mental spiritual merupakan kemampuan seseorang untuk menguasai kemalangan. Seseorang yang dapat menguasai dan mengatasi kemalangan akan mencapai keberhasilan. Dapat dikatakan bahwa

  

ketahanan fisik mental spiritual sebagai ukuran kemampuan seseorang

menguasai kemalangan dari berbagai tantangan yang dihadapinya untuk

membuat kehidupanya menjadi lebih berguna sesuai dengan job

deskripsinya. Untuk membangun tanggung jawab orang perlu memiliki

tanggung jawab, bagaimana orang mau bertanggung jawab bila tidak

pernah melakukannya dan untuk dapat bertanggung jawab akan lebih

efektif jika dilakukan dengan menggunakan pendekatan belajar sambil

bekerja karena dengan pendekatan ini seseorang akan membangun tiga

aspek karakter sekaligus yaitu pengetahuan, perasaan, dan tindakan,

yang dapat menjamin pemahaman yang mendalam terhadap

tanggungjawab itu sendiri.

  Manusia pada hakekatnya adalah selalu berorientasi pada masa

depan dari masa lalu, yang juga memberi implikasi bahwa manusia akan

selalu diuji dalam mengantisipasi dan mengontrol kejadian masa depan

dengan harapan agar masa depan dapat dipresentasikan dengan lebih

baik. Oleh karena itu manusia harus mempunyai kemampuan untuk

mempresentasikan secara aktif dari pada meresponnya secara pasif.

  

Untuk itu dalam melakukan pekerjaan perlu diperhatikan dan diisi

dengan suatu perjuangan meningkatkan ketahanan fisik mental spiritual

dalam memahami dunia kerja.

  Ketahanan fisik mental spiritual responden adalah ketahanan

dalam menghadapi berbagai hambatan dan kesulitan-kesulitan yang

dihadapi dengan indikator: ketahanan dalam bekerja (ketekunan), ketahanan dalam menghadapi pesaing (daya saing), ketahanan dalam menghadapi kompetisi (tantangan), ketahanan dalam masa depan (perubahan) (Suwarto, 2006:61).

4. Kemampuan Mengelola Stres

  1. Definisi stres Secara sederhana, Anoraga dan Suyati (1995:156) mendefinisikan stres sebagai suatu bentuk tanggapan seseorang, baik secara fisik maupun mental terhadap suatu perubahan lingkungan yang dirasakan mengganggu dan mengakibatkan dirinya terancam. Sedangkan pengertian stres menurut Handoko (dalam Martoyo, 2000:146) sebagai suatu kondisi yang mempengaruhi emosi, proses berfikir dan kondisi seseorang. Selain itu Stres juga merupakan suatu kondisi ketegangan yang mempengarui emosi, proses berfikir dan kondisi seseorang (Handoko, 2000:200). Stres yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungan. Berbagai bentuk kekuatiran dan masalah selalu dihadapi para karyawan, beberapa bentuk kesulitan terjadi diluar pekerjaan, tetapi kesulitan-kesulitan lain berkaitan dengan pekerjaan, sehingga harus menjadi perhatian perusahaan.

  George 1996:252 (dalam Suwarto, 2006:61) mendefinisikan stres sebagai peluang atau ancaman yang dianggap sebagai suatu hal yang penting tetapi kemungkinan tidak dapat dilakukan secara efektif. Stres dapat dialami Karena 2 sebab yaitu : a. Peluang Peluang adalah sesuatu yang mempunyai potensi mendatangkan keuntungan bagi seseorang.

  b. Ancaman

Sesuatu yang mempunyai potensi untuk melukai seseorang.

  2. Sumber stres Kondisi-kondisi yang cenderung menyebabkan stres disebut stressors , ada dua kategori penyebab stres yaitu on-the-job dan off-

  • job. Ada sejumlah kondisi kerja yang sering menyebabkan stres di

  the dalam (on-the-job) bagi karyawan (Handoko, 2000:200) : b. Beban kerja yang berlebihan.

  c. Tekanan atau desakan waktu.

  d. Kualitas supervisi yang jelek.

  e. Iklim politis yang tidak aman.

  

f. Umpan balik tentang pelaksanaan kerja yang tidak memadai.

  g. Wewenang yang tidak mencukupi untuk melaksanakan tanggung jawab.

  h. Kemenduaan peranan (role ambiguiti).

i. Frustrasi.

  j. Konflik antara pribadi dan antara kelompok. k. Perbedaan antara nilai-nilai perusahaan dan karyawan. l. Berbagai bentuk perubahan.

Stres karyawan juga dapat disebabkan masalah-masalah yang terjadi

diluar perusahaan off-the-job : a. Kekuatiran financial.

  b. Masalah-masalah yang bersangkutan dengan anak.

  c. Masalah-masalah phisik.

  d. Masalah-masalah perkawinan.

  e. Perubahan-perubahan yang terjadi ditempat tinggal.

  

f. Masalah-masalah pribadi lainnya, seperti kematian sanak saudara.

  Sujak (1996:80) mengatakan, faktor-faktor yang bersifat pribadi dapat mempengaruhi stres karena ada keterkaitan antara: a. Harga diri yang berlebihan.

  Hal ini sangat mudah terpengaruh oleh situasi yang penuh stres. Karena ada keterkaitan antara harga diri yang berlebihan dengan tingkat kepercayaan diri yang begitu tinggi, maka akan mengarahkan dirinya pada tuntutan perlakuaan yang selalu istimewa pada dirinya, selalu ingin dilayani dan ingin menjadi pusat perhatian orang lain.

  b. Kemampuan dan kebutuhan.

  Pada dasarnya kemampuan, kebutuhan dan tuntutan terhadap tugas pekerjaan mempunyai hubungan yang erat dengan tingkat stres yang dialami. Semakin tinggi terpuaskanya kebutuhan dan secara efektif maka akan semakin berkurang stres yang dialami pegawai yang bersangkutan dalam pekerjaannya sebaliknya bila tingkat kemampuan rendah dan kemampuan menjalankan tugas minimum, cenderung mengantar seseorang kepada situasi stres yang berat.

  c. Karakteristik Kepribadian Pegawai yang cenderung introvert, akan lebih cepat stres pada waktu berhadapan dengan aspek-aspek menyangkut hubungan antara manusia yang menyebabkan konflik, dibanding dengan pegawai yang exstrovert.

3. Kemapuan mengelola stres.

  Menurut Gibson (dalam Suwarto, 2006:61) kemampuan adalah ciri dari sesuatu yang disyaratkan pada diri seseorang untuk melakukan sesuatu yang berhubungan dengan kecakapan mental dan fisik. Dari pengertian diatas dapat dimaksudkan bahwa kemampuan mengelola stress adalah kesanggupan mengatasi dan mengatur diri pada suatu keadaan atau tuntutan yang dikehendaki sehingga pekerjaan tetap dapat diselesaikan dengan baik dengan indikator : mampu menciptakan suasana kerja kelompok yang baik, mampu melaksanakan tugas pekerjaan, mampu menjaga kondisi fisik dan fisiologis yang prima.

  Hersey dan Blanchard (dalam Suwarto, 2006:61) menyatakan bahwa sedikitnya ada tiga kemampuan manajerial yaitu : a. Kemampuan teknis Kemampuan teknis adalah kemampuan untuk menggunakan pengetahuan, metode, teknik dan perlengkapan yang dibutuhkan bagi pelaksanaan tugas khusus yang didapat melalui pengalaman, pendidikan dan pelatihan.

  b. Kemampuan kemanusiaan Kemampuan kemanusiaan adalah kemampuan dan penilaiaan dalam kerja melalui manusia.

  c. Kemampuan konseptual Kemampuan konseptual adalah kemampuan untuk memahami kompleksitas dari seluruh organisasi, dimana seseorang akan cocok melakukan pekerjaannya.

  

Banyak cara untuk mengelola stres : meminimkan efek konsekuensi

jasmani melalui kelegaan sementara; memperkuat kemampuan orang

untuk mengatasi konsekuensi jasmani berdasarkan basis jangka

panjang; mengintepretasikan peristiwa-peristiwa dalam kehidupan

sehingga dapat menyingkirkan konsekuensi mental, emosional, dan

spiritual yang negatif agar dapat hidup panjang dengan damai;

menafsirkan kembali situasi; mengatsi secara langsung masalah-

masalah yang menjadi sumber stres.

  4. Menanggulangi stres Adalah suatu kemungkinan yang sangat mustahil untuk menghapuskan stres sama sekali dari kehidupan manusia. Stres dapat ditanggulangi secara pribadi maupun melalui organisasi.

  Rohi dan Dupe (2004: 234) mengatakan bahwa ada beberapa strategi dalam penanggulangan stres melalui pribadi, yaitu : a. Peningkatan kesadaran diri.

  Suatu pengetahuan tentang bagaimana bersikap wajar pada lingkungan pekerjaan dan lingkungan situasi sosial, serta suatu kemampuan untuk dapat mengenali tanda-tanda adanya ketegangan secara dini merupakan strategi yang akan dapat meningkatkan kesadaran diri terhadap stres yang akan melanda individu.

  b. Latihan fisik.

  Penelitian para pakar medis telah menunjukkan bahwa perubahan fisiologis dan biokimia yang dihasilkan melalui latihan fisik/olahraga berperan psitif untuk mengurangi efek-efek stres. Dengan mengadakan latihan fisik akan dapat mengurangi tekanan-tekanan menggelisahkan, depresi dan rasa mudah murah.

  c. Pengembangan hobi, minat dan persahabatan.

  Situasi kerja yang menuntut produktivitas tinggi akan menuntut konsentrasi fisik, mental, dan pikiran yang tinggi. Jika kondisi tersebut sudah sampai pada titik jenuh, maka akan dapat menimbulkan bahaya rutinitas, mudah lengah, ceroboh, serta pelenturan bobot tanggung jawab yang diakibatkan oleh menurunnya tingkat konsentrasi. Usaha pemulihan kesehatan mental seperti tersebut dapat ditempuh melalui pengembangan hobi, minat, penciptaan situasi yang dapat mempererat persahabatan.

  d. Pengembangan sikap rileks dan mediasi.

  Pengembangan sikap rileks ketika seseorang sedang mengalami stres akan dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi dan menghilangkan stres.

  e. Pengetahuan waktu dan penyelesaiaan konflik.

  Dengan mengatur waktu secara baik, menetapkan prioritas aktifitas, menggunakan pendelegasian sesuai porsinya maka individu akan dapat mengontrol kegiatan-kegiatan yang dilakukan dan dapat pula menghilangkan beberapa sumber stres yang diakibatkan oleh kegagalan pengaturan waktu dalam menghadapi tugas-tugas yang menumpuk.

  f. Perubahan sikap dan perilaku.

  Terkadang perubahan sikap dan perilaku diperlukan dalam menanggulangi stres.

  g. Pengunduran diri.

  Sikap pengunduran diri tepat dilakukan apabila pegawai menghadapi situasi manajemen yang otoriter dengan tuntutan- tuntutan yang tidak realistis atau timbulnya konflik sudah tidak ada jalan keluar.

  Rohi dan Dupe (2004: 235) mengatakan ada beberapa cara menaggulangi stres melalui organisasi, yaitu : a. Penetapan tujuan secara partisipatif.

  Proses partisipasi dalam penetapan tujuan yang menjadi aktivitas organisasi akan dapat mengurangi dan memecahkan konflik serta suatu ketidakpastian.

  b. Ketepatan penyeleksian dan penempatan.

  Prosedur penyeleksian dan penempatan yang tersusun secara sistematis, akan dapat mencegah timbulnya stres yang bersumber dari ketidak seimbangan tuntutan kualitas hasil kerja dengan kemampuan yang dimiliki pegawai.

  c. Pelatihan.

  Ketika para pegawai mengetahui bagaimana mengerjakan pekerjaannya atas dasar kemampuan, ketrampilan dan wawasan kognitif yang diperoleh melalui pelatihan, maka sumber stres yang disebabkan oleh bertanya tuntutan kualitas kerja telah dapat dihilangkan.

  d. Pusat konseling.

  Suatu pusat konseling yang ada dalam suatu organisasi akan dapat menjadikan media sebagai wadah untuk menampung dan menyelesaikan masalah-masalah yang menyebabkan stres bagi pegawai.

  e. Komunikasi terbuka.

  Stres dapat dibatasi bila pegawai mengetahui informasi apa yang sedang akan terjadi terutama yang berkaitan dengan harapan- harapan dari organisasi terhadap perilaku yang diharapkan dan prestasi yang telah dicapai.

  f. Informasi jabatan.

  Suatu analisis jabatan yang antara lain menghasilkan sejumlah informasi sebagai standar evalusi pekerjaan. Bila analisis jabatan dikerjakan dengan baik, maka evaluasi pekerjaan akan dapat terlaksana sesuai dengan standar prestasi kerja yang ada.

  g. Dukungan emosional positif.

  Dukungan emosional seperti simpati, perhatian dan kasih sayang dan kepercayaan yang diberikan oleh orang lain dalam personil lain dalam suatu organisasi akan membantu meningkatkan suasana keharmonisan.

5. Lingkungan Kerja

  1. Pengertian Lingkungan Kerja Lingkungan kerja sebagai suatu lingkungan dimana karyawan tersebut bekerja dan melaksanakan tugas sehari-hari yang meliputi pelayanan perusahaan terhadap karyawan, kondisi kerja karyawan, dan hubungan antara karyawan di dalam perusahaan yang bersangkutan (Ahyari, 1994:24). Sedangkan menurut Nitisemito lingkungan kerja adalah sebagai segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja dan dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan misalnya kebersihan, kebisingan dan lain sebagainya (Nitisemito, 1996:109).

  2. Unsur-unsur Lingkungan Kerja Menurut Nitisemito lingkungan kerja mencakup dua unsur utama, yaitu unsur fisik dan unsur psikis sebagai berikut (Nitisemito, 1996:112): d. Lingkungan Kerja Fisik Lingkungan kerja fisik adalah lingkungan kerja berupa kebendaan yang dapat mempengarui secara langsung maupun tidak langsung dari pekerjaan pada saat bekerja. Termasuk dalam lingkungan fisik adalah penerangan, ketenangan, ventilasi, suhu udara, tata ruang, pewarnaan. e. Lingkungan Kerja Psikis Lingkungan kerja psikis didefinisikan sebagai lingkungan di sekitar lingkungan kerja yang lebih bersifat kejiwaan dan batin yang mempengaruhi kinerja seseorang. Lingkungan kerja psikis dipengarui oleh faktor-faktor seperti hubungan pekerja dengan pemimpin, hubungan dengan rekan kerja, keamanan kerja, kecocokan pekerja dengan pekerjaannya, otonomi dalam merencanakan dan menjalankan pekerjaan.

6. Motivasi Kerja

  Motivasi merupakan keinginan yang terdapat pada seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan atau sesuatu yang menjadi dasar atau alasan seseorang berprilaku. Menurut Bernard dan Gary A. Steiner dalam Machrony (1854:109) motivasi dapat diartikan sebagai keadaan kejiwaan dan sikap mental manusia yang memberikan energi, mendorong kegiatan (moves) dan mengarah atau menyalirkan prilaku kearah mencapai kebutuhan yang member kepuasan atau mengurangi ketidak seimbangan (Siswanto, 2005:119).

  Sedangkan motivasi menurut kerja dapat diartikan sebagai keinginan atau kebutuhan yang melatarbelakangi seseorang sehingga ia terdorong untuk bekerja (Usman, 2008:245). Motivasi juga dapat diartikan sebagai keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melekukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan

  

(Handoko,2003:252). Teori motivasi dapat diklasifikasikan menjadi tiga

kelompok, petunjuk, isi dan proses (Handoko, 2003:255) :

a. Teori-teori petunjuk mengemukakan bagaimana motivasi para karyawan. Teori ini didasarkan atas pengalaman coba-coba.

  

b. Teori-teori isi adalah berkenaan dengan pertanyaan apa penyebab-

penyebab perilaku a tau memusatkan pada pertanyaan “apa” dari motivasi. Teori isi menekankan pentingnya pengertian akan faktor- faktor internal individu tersebut, kebutuhan atau motif, yang menyebabkan mereka memilih kegiatan, cara dan perilaku tertentu untuk memuaskan kebutuhan yang dirasakan. Selain itu ada hubungan-hubungan para karyawan dengan faktor-faktor eksternal (insentif) yang menyarankan, mendorong dan mempengaruhi mereka untuk melaksanakan suatu kegiatan. Faktor eksternal seperti gaji, kondisi kerja, hubungan kerja dan kebiasaan perusahaan tentang kenaikan pangkat, delegasi wewenang dan sebagainya memberikan nilai dan kegunaan untuk mendapatkan prilaku karyawan yang positif dalam usaha pencapaian tujuan organisasi. Termasuk dalam teori isi adalah teori Hirarki Kebutuhan dari Maslow, teori Motivasi- Pemeliharaan dari Herzberg, dan teori Prestasi dari Mc Clelland (Handoko, 2008:256).

  1) Hirarki kebutuhan dari Maslow Menurut Maslow manusia akan didorong untuk memenuhi kebutuhan yang paling kuat sesuai waktu, keadaan dan pengalaman yang bersangkutan mengikuti suatu hirarki. Dalam tingkatan ini kebutuhan pertama yang harus dipenuhi terlebih dahulu adalah kebutuhan fisiologis seperti balas jasa, istirahat dan lain sebagainya. Setelah kebutuhan pertama dipuaskan, kebutuhan yang lebih tinggi berikutnya akan menjadi kebutuhan utama yaitu kebutuhan akan keamanan dan rasa aman. Kebutuhan ketiga akan muncul setelah kebutuhan kedua terpuaskan, proses ini berjalan terus sampai terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri, dimana manajemen dapat memberikan insentif untuk motivasi hubungan kerjasama, kewibawaan pribadi serta rasa tanggung jawab untuk mencapai hasil prestasi yang tinggi dari karyawan.

  2) Teori motivasi pemeliharaan dari Herzberg Para karyawan baru cenderung memusatkan perhatiannya pada pemuasan tingkat kebutuhan lebih rendah dalam pekerjaan pertama mereka, terutama keamanan. Tetapi setelah hal itu terpuaskan mereka akan terbiasa memenuhi tingkatan-tingkatan kebutuhan yang lebih tinggi, seperti kebutuhan intensif, kreativitas dan tanggung jawab.

  3) Teori prestasi dari McClelland David McClelland dan para peneliti lainnya mengemukakan bahwa ada korelasi positif antara kebutuhan berprestasi dengan prestasi dan suksespelaksanaan. Motivasi seorang pengusaha tidak semata-mata ingin mencapai keuntungan demi keuntungan itu sendiri, tetapi dia mempunyai keinginan yang kuat untuk berprestasi. Keuntungan (laba) hanyalah suatu ukuran sederhana

yang menunjukkan seberapa baik pekerjaan telah dilakukan.

c. Teori-teori proses berkenaan dengan bagaimana perilaku dimulai dan dilaksanakan atau menjelaskan aspek “bagaimana” dari motivasi.

  Termasuk dalam teori proses adalah teori pengharapan, pembentukan perilaku, teori Porter-Lawler dan teori keadilan (Handoko, 2008:263).

  1) Teori Pengharapan Konsep ini berhubungan dengan motivasi dimana individu diperkirakan akan menjadi pelaksana dengan prestasi tinggi bila mereka melihat suatu kemungkinan tinggi bahwa usaha-usaha mereka akan mengarahkan kehasil-hasil yang menguntungkan, bahwa hasil-hasil tersebut akan menjadi pada keadaan keseimbangan penarik efektif bagi mereka. 2) Pembentukan Perilaku B.F. Skinner mengemukakan pendekatan lain terhadap motivasi yang mempengaruhi dan merubah perilaku kerja yaitu teori pembentukan perilaku (operant conditioning), atau sering disebut

  

dengan istilah-istilah lain seperti behavior modifi cation, positive

reinforecemet , dan Skinnerian conditioning. Pendekatan ini

didasarkan terutama atas hukum pengaruh (law of effect), yang

menyatakan bahwa perilaku yang diikuti dengan konsekuensi-

konsekuensi pemuasan cenderung diulang, sedangkan perilaku

yang diikuti konsekuensi-konsekuensi hukuman cenderung tidak

diulang. Jadi perilaku (tanggapan) individu terhadap suatu situasi

atau kejadian (stimulus) adalah penyebab konsekuensi tertentu.

  

Bila konsekuensi itu positif individu akan memberikan tanggapan

sama terhadap situasi yang sama, tetapi bila konsekuensi tidak

menyenangkan individu akan cenderung merubah perilakunya

untuk menghindarkan dari konsekuensi tersebut. Ada empat

teknik yang dapat digunakan manajer untuk mengubah perilaku

bawahan :

a) penguatan positif, bisa penguat primer seperti minuman atau

makanan yang memuaskan kebutuhan-kebutuhan biologis, ataupun penguatan sekunder seperti penghargaan berwujud hadiah, promosi dan uang.

  

b) penguatan negatif, dimana individu akan mempelajari perilaku

yang membawa konsekuensi tidak menyenangkan dan kemudian menghindari perilaku tersebut dimasa mendatang (avoidance learning).

  c) pemadaman, dilakukan dengan peniadaan penguatan. d) hukuman, melalui mana manajer mencoba untuk mengubah perilaku bawahan yang tidak tepat dengan pemberian konsekuensi-konsekuensi negatif. 3) Teori Porter-lawler Model Porter-Lawler adalah teori pengharapan dari motivasi dengan versi orientasi masa mendatang, dan juga menekankan antisipasi tanggapan-tanggapan atau hasil-hasil.

  Model pengharapan ini menyajikan sejumlah implikasi bagi manajer tentang bagaimana seharusnya memotivasi bawahan dan juga implikasi bagi organisasi. Seperti yang di utarakan oleh Nadler dan Lawler, implikasi-implikasi model tersebut bagi manajer mencakup:

  a) Pemberian penghargaan yang sesuai dengan kebutuhan bawahan.

  b) Penentuan prestasi yang diinginkan.

  c) Pembuatan tingkat prestasi yang dapat dicapai.

  d) Penghubungan penghargaan dengan prestasi.

  e) Penganalisaan faktor-faktor yang bersifat berlawanan dengan efektifitas penghargaan.

  f) Penentuan penghargaan yang mencakup atau memadai.

  4) Teori Keadilan Teori ini mengemukakan bahwa orang akan selalu cenderung membandingkan antara:

a) Masukan-masukan yang mereka berikan pada pekerjaannya dalam bentuk pendidikan, pengalaman, latihan dan usaha.

  b) Hasil-hasil (penghargaan-penghargaan) yang mereka terima, seperti juga mereka membandingkan balas jasa yang diterima karyawan lain dengan yang diterima dirinya untuk pekerjaan yang sama.

  

Motivasi seseorang akan ditentukan oleh stimulusnya. Stimulus yang

dimaksud merupakan mesin penggerak motivasi seseorang sehingga

menimbulkan pengaruh prilaku orang yang bersangkutan. Motivasi

seseorang menurut Sagir biasanya meliputi hal-hal sebagai berikut ( dalam Siswanto, 2005:122):

  1. Kinerja (Achievement) Seseorang yang memiliki keinginan berprestasi sebagai suatu kebutuhan (needs) dapat mendorongnya mencapai sasaran.

  2. Penghargaan (Recognition) Penghargaan, pengakuan (recognition) atas suatu kinerja yang telah dicapai oleh seseorang merupakan stimulus yang kuat. Pengakuan atas suatu kinerja akan memberikan kepuasan batin yang lebih tinggi dari pada penghargaan dalam bentuk materi atau hadiah.

  3. Tantangan (challenge) Adanya tantangan yang dihadapi merupakan stimulus kuat bagi manusia untuk mengatasinya. Sasaran yang tidak menantang atau dengan mudah dapat dicapai biasanya tidak mampu menjadi stimulus, bahkan cenderung menjadi kegiatan rutin. Tantangan demi tantangan biasanya akan menumbuhkan kegairahan untuk mengatasinya.

  4. Tanggung jawab (Responsibility) Adanya rasa ikut serta memiliki akan menimbulkan motivasi untuk turut merasa bertanggung jawab.

  5. Pengembangan (Development) Pengembangan kemampuan seseorang baik dari pengalaman kerja atau kesempatan untuk maju dapat menjadi stimulus kuat bagi karyawan untuk bekerja lebih giat atau lebih bergairah.

  6. Keterlibatan (Involvement) Rasa ikut terlibat atau involved dalam suatu proses pengambilan keputusan atau dalam betuk kotak saran dari karyawan, yang menjadi masukan untuk manajemen perusahaan merupakan stimulus yang cukup kuat untuk karyawan.

  7. Kesempatan(Opportunity) Kesempatan untuk maju dalam bentuk jenjang karier yang terbuka dari tingkat bawahan sampai tingkat manajemen puncak merupakan stimulus yang cukup kuat bagi karyawan.

B. Penelitian Sebelumnya

  FX Suwarto. 2006. Hubungan antara Ketahanan Fisik Mental Spiritual, Kemampuan Mengelola Stres serta Tingkat Kepercayaan diri dengan Motivasi Kerja Karyawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta kepercayaan diri dengan motivasi kerja karyawan front office di Hotel berbintang tiga, empat, dan lima di Kabupaten Yogya, Solo dan Semarang, selain itu juga untuk mengetahui hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta kepercayaan diri secara bersama-sama dengan motivasi kerja karyawan front office. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta kepercayaan diri dengan motivasi kerja karyawan front office, dan apakah terdapat hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta kepercayaan diri secara bersama-sama dengan motivasi kerja karyawan front office. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja, terdapat hubungan positif antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja, terdapat hubungan positif antara kepercayaan diri dengan motivasi kerja karyawan, terdapat hubungan positif antara ketahanan fisik mental spiritual dan kemampuan mengelola stres serta tingkat kepercayaan diri secara bersama-sama dengan motivasi kerja.

  

Populasi dalam penelitian ini adalah 21 hotel berbintang tiga, empat dan

lima yang beroperasi di Kabupaten Yogya, Solo, dan Semarang. Responden

dalam penelitian ini berjumlah 63 responden yang terdiri dari tingkatan

manajer puncak (Direksi), manajer tengah (House keeping), manajer bawah

(Food and beverage). Penelitian ini tidak dilakukan pengambilan sampel.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini bersumber pada data

sekunder dan primer, alat analisis dalam penelitian ini adalah analisis

korelasi. Uji asumsi yang dilakukan dengan uji normalitas sebaran dan uji

linieritas hubungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat

hubungan secara positif antara ketahanan fisik mental spiritual dengan

motivasi kerja. Terdapat hubungan secara positif antara kemampuan

mengelola stres dengan motivasi kerja. Terdapat hubungan secara positif

antara tingkat kepercayaan diri dengan motivasi kerja. Terdapat hubungan

secara positif antara ketahanan fisik mental spiritual dan kemampuan

mengelola stres serta tingkat kepercayaan diri secara bersama-sama dengan

motivasi kerja.

C. Kerangka Konseptual Penelitian

  Untuk memudahkan pemahaman proposal penelitian ini maka penulis mengungkapkan kerangka konseptual sebagai berikut: Ketahanan fisik mental spiritual Motivasi kerja Kemampuan mengelola stres Lingkungan kerja

Gambar 2.1 Kerangka Konsep Penelitian D.

   Hipotesis Menurut Keith Davis (dalam Suwarto, 2006:62) motivasi merupakan suatu hal yang sangat komplek. Motivasi melibatkan perasaan, pikiran dan pengalaman-pengalaman masa lalu yang dirasakan oleh orang-orang di dalam organisasi. Motivasi sebagai penggerak seseorang untuk melakukan sesuatu karena orang tersebut memang ingin melakukannya. Orang akan bertindak karena merasa bahwa mereka memang harus bertindak. Namun apabila mereka termotivasi maka mereka akan melakukan hal-hal yang positif saja karena kemungkinan hal-hal yang positif tersebut akan memuaskan kebutuhannya. Untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan dibutuhkan ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja yang baik. Kondisi ketahanan fisik mental spiritual

  

dan motivasi kerja, apabila motivasi kerja seseorang lemah, maka orang

tersebut dapat bertingkah laku anti sosial. Namun apabila motivasi kerja

seseorang terlalu kuat, maka orang tersebut dapat mengubur keasliannya dan

akan berusaha keras untuk memenuhi dan melakukan hal-hal yang benar.

  

Jadi apabila motivasi seseorang begitu kuat, maka mereka akan mampu

untuk mengendalikan stres yang dimilikinya sehingga dapat meraih

kesuksesan dalam bekerja. Selain itu lingkungan kerja juga sangat,

mempengaruhi motivasi kerja karyawan. Jika keadaan lingkungan kerja

tidak nyaman maka karyawan akan merasa tidak nyaman berada di tempat

kerja tersebut sehingga pekerjaan menjadi berantakan, namun jika

lingkungan kerja terasa nyaman maka karyawan akan merasa senang berada

di sana dan dapat termotivasi untuk lebih semangat menyelesaikan

pekerjaannya.

  Berdasarkan uraian di atas, diduga bahwa ketahanan fisik mental

spiritual, kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja berhubungan

dengan motivasi kerja karyawan. Maka dalam penelitian ini dirumuskan

hipotesis sebagai berikut:

  

H1: Ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi

kerja karyawan.

  

H2: Ada hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi

kerja karyawan.

  

H3: Ada hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja

karyawan.

  

H4: Ada hubungan secara simultan antara ketahanan fisik mental spiritual,

kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan.

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus, yaitu pendekatan

  penelitian dengan cara peneliti meneliti pada subyek tertentu dan kesimpulannya hanya berlaku pada subyek itu B. Subyek dan Obyek Penelitian

  Subyek dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi pada PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta, sedangkan obyek dari penelitian ini adalah ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja dan motivasi kerja karyawan.

  C. Waktu dan Lokasi Penelitian

  1. Lokasi dalam penelitian ini adalah PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta, Ds. Sidokerto, RT. 03 / RW. 01 Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta 55571, Indonesia.

2. Waktu penelitian dalam penelitian ini adalah dari bulan Mei sampai dengan Juni 2009.

D. Variabel penelitian dan Definisi operasional

  Variabel dalam penelitian ini adalah:

  a. Ketahanan fisik mental spiritual Ketahanan fisik mental spiritual adalah ketahanan dalam menghadapi berbagai hambatan atau kesulitan-kesulitan yang dihadapi karyawan.

  b. Kemampuan mengelola stres Kemampuan mengelola stres adalah kemampuan dimana seseorang dapat mengatasi masalah-masalah yang dihadapinya baik dari dalam dirinya maupun dari luar dirinya.

  c. Lingkungan kerja Lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja dan dapat mempengaruhi dirinya dalam menyelesaikan pekerjaanya tersebut secara psikis maupun fisik.

  d. Motivasi kerja Motivasi kerja adalah penggerak seseorang untuk melakukan sesuatu karena orang tersebut memang ingin melakukanya.

E. Skala Pengukuran

  Pengukuran variabel dengan menggunakan skala Likert didesain untuk menilai sejauh mana subyek setuju atau tidak setuju dengan pernyataan yang diajukan, yaitu dengan memberikan skala pada masing-masing point jawaban sebagai berikut (Sumarni & Salamah, 2005:60): 1. SS merupakan jawaban sangat setuju diberi skor 5.

  2. S merupakan jawaban setuju diberi skor 4.

  3. KS merupakan jawaban kurang setuju diberi skor 3.

  4. TS merupakan jawaban tidak setuju diberi skor 2.

  5. STS merupakan jawaban sangat tidak setuju diberi skor 1.

F. Populasi dan Sampel

  1. Populasi mengacu pada keseluruhan kelompok orang, kejadian atau hal minat yang ingin peneliti investigasi (Sekaran, 2006;121).

  Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan bagian produksi PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

  2. Sampel adalah sebagian dari populasi, sampel terdiri atas sejumlah anggota yang dipilih dari populasi (Sekaran, 2006:123).

  Berdasarkan rumus Slovin (Prasetyo, 2008:173-138) jumlah sampel yang ditentukan dalam penelitian ini adalah sebanyak :

  n = 129,27 atau 130 Keterangan : n = besaran sampel. N = besaran populasi. e = nilai kritis (batasan ketelitian). Jadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 130 orang responden.

G. Teknik Pengambilan Sampel

  Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non random sampling dengan purposive sampling.

  Teknik non random sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberikan peluang atau kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel (Sugiyono, 2008:66). Purposive sampling , yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2001:78). Pertimbangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan tetap bagian

produksi PT Adi Satria Abadi yang berpendidikan minimal SLTA.

H. Sumber Data

  Dalam penelitian ini data bersumber pada data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang berasal dari sumber yang asli dan dikumpulkan secara khusus untuk menjawab pertanyaan penelitian (Cooper dan William, 1996:256). Data sekunder adalah studi yang dilakukan oleh pihak lain untuk sasaran mereka sendiri (Cooper dan William, 1996:256).

I. Teknik Pengumpulan Data

  Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah :

  1. Dokumentasi Meneliti dokumen yaitu memperoleh data dari apa yang telah tersedia di perusahaan.

  2. Kuesioner Kuesioner yaitu teknik pengumpulan yang dilakukan data dengan cara memberikan daftar pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden mengenai hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan.

  J. Teknik Pengujian Instrumen

  1. Analisis Validitas Validitas adalah ketepatan atau kecermatan suatu instrument dalam mengukur apa yang ingin diukur (Priyatno, 2009:16). Validitas digunakan untuk mengetahui sejauh mana ketepatan, kesesuaian dan kecocokan, suatu alat untuk mengukur apa yang hendak diukur. Uji validitas dilakukan dengan mengukur korelasi antar variabel atau item dengan skor total variabel. Pengukuran ini menggunakan teknik korelasi product moment (Umar, 2005:133): Keterangan : : Koefisien korelasi tiap item (r hitung) r

  : Jumlah skor X ∑XXY : Jumlah hasil kali antara X dan Y n : Banyaknya responden

  : Jumlah skor Y

  2. Analisis Reliabilitas Reliabilitas adalah tingkat kemampuan suatu instrumen pengukur dapat menghasilkan data yang konsisten dan bebas dari kesalahan (Indriantoro, 1999:257). Reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang.

  Untuk menguji koefisien reliabilitas butir kuesioner dalam penelitian ini digunakan rumus reliabilitas menurut Arikunto (2002) (dalam Priyatno 2009: 25) dengan metode Alpha sebagai berikut:

  2 k b r

  1

  11

  2 k

  1

  1 keterangan : = reliabilitas instrumen r

  11 k = banyaknya butir pertanyaan

  2 = jumlah varian butir b

  2 = varian total

1 Menurut Sekaran (dalam Priyatno,2009:26), reliabilitas kurang

  dari 0,6 adalah kurang baik sedangkan 0,7 dapat diterima dan diatas 0,8 adalah baik.

  K. Teknik Analisis Data Untuk mendapatkan hasil penelitian yang rasional dan dapat dipertanggung jawabkan maka dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Korelasi Parsial Korelasi parsial adalah mengukur hubungan atau asosiasi antara salah satu variabel bebas (X1, X2, X3,….., Xn) dengan variabel terikat Y (Sunyoto, 2007:65). Korelasi parsial digunakan untuk menguji hipotesis hubungan antara dua variabel atau lebih, bila terdapat variabel yang dikendalikan (Sugiyono, 2009:213).

  Untuk menguji apakah ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja secara parsial berhubungan dengan motivasi kerja maka digunakan analisis korelasi parsial (Sunyoto, 2007:65) : Keterangan : = koefisien kolerasi antara X dan Y

  

X = nilai dari suatu variabel independen

Y = nilai dari suatu variabel dependen

n = banyaknya obyek yang diuji coba

Taraf nyata

  α : 5% Menurut Sugiyono 2007 (dalam Priyatno, 2009:54)

pedoman untuk memberikan interpretasi koefisien korelasi

sebagai berikut: 0,00

  • – 0,199 = sangat rendah 0,20
  • – 0,399 = rendah 0,40
  • – 0,599 = sedang 0,60
  • – 0,799 = kuat 0,80
  • – 1,000 = sangat kuat Uji signifikansi analisis kolerasi parsial

    Langkah-langkah uji t adalah sebagai berikut (Priyatno, 2009:64):

  a. Menentukan Ho dan Ha 1) Ho : Tidak ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan.

  Ha : Ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan.

2) Menghitung nilai t dengan menggunakan rumus:

  tabel Taraf nyata 5%, df = n - 3 3) Menghitung nilai t hitung dengan menggunakan rumus : Keterangan : r = koefisien korelasi n = Jumlah data

  4) kesimpulan

Ho diterima bila : -ta / 2tabel < t hitung <ta /2tabel ; p>0,05

Keadaan ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan. Ho ditolak bila : -t <-ta atau t >ta ; p<0,05 hitung /2tabel hitung /2tabel

  Keadaan ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan.

  b. Menentukan Ho dan Ha 1) Ho : Tidak ada hubungan antara kemampuan mengelola

stres dengan motivasi kerja karyawan.

  Ha : Ada hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan.

  2) Menghitung nilai t tabel dengan menggunakan rumus: Taraf nyata 5%, df = n - 3 3) Menghitung nilai t hitung dengan menggunakan rumus: Keterangan : r = koefisien korelasi n = Jumlah data

  4) kesimpulan

Ho diterima bila : -ta / 2tabel < t hitung <ta /2tabel ; p>0,05

Keadaan ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan. Ho ditolak bila : -t <-ta atau t >ta ; p<0,05 hitung /2tabel hitung /2tabel

  Keadaan ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan.

  c. Menentukan Ho dan Ha 1) Ho : Tidak ada hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan.

  Ha : Ada hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan.

  2) Menghitung nilai t tabel dengan menggunakan rumus: Taraf nyata 5%, df = n

  • – 3

    3) Menghitung nilai t hitung dengan menggunakan rumus: Keterangan : r = koefisien korelasi n = Jumlah data

  4) kesimpulan Ho diterima bila : -ta / 2tabel < t hitung <ta /2tabel ; p>0,05 Keadaan ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan.

  Ho ditolak bila : -t hitung <-ta /2tabel atau t hitung >ta /2tabel ; p<0,05 Keadaan ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan.

  2. Analisis Kolerasi Berganda Korelasi berganda merupakan alat untuk mengukur hubungan atau tingkat asosiasi antara variabel- variabel bebas (X1, X2, X3,…., Xn) terhadap variabel terikat (Y) secara simultan (Sunyoto, 2007:69). Untuk menguji apakah ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja secara simultan berhubungan dengan motivasi kerja karyawan maka digunakan analisis kolerasi berganda. Rumus analisis kolerasi berganda yang digunakan adalah sebagai berikut (Sunyoto, 2007:69):

  Keterangan : R = Korelasi ganda

= koefisian regresi antara dengan Y

= koefisien regresi antara dengan Y

= koefisien regresi antara X dengan Y Y = nilai dari suatu variabel dependen

  X = nilai dari variabel independen Taraf nyata a = 5% Uji signifikan analisis kolerasi berganda

Langkah-langkah uji F adalah sebagai berikut (Priyatno, 2009:

82):

  a. Menentukan Ho dan Ha Ho : Ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja secara simultan tidak mempunyai hubungan dengan motivasi kerja karyawan.

  Ha : Ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja secara simultan mempunyai hubungan dengan motivasi kerja karyawan.

  b. Menghitung nilai F hitung dengan menggunakan rumus :

  Keterangan :

2 R = koefisien determinasi

  k = jumlah variabel independen n = jumlah sampel c. Membandingkan nilai F hitung dengan F tabel Ho diterima bila F <F ; probabilitas (p) > 0,05 hitung tabel

  Ho ditolak bila F hitung >F tabel ; probabilitas (p) <0,05

d. Kesimpulan Ho diterima.

  Keadaan ini menunjukkan bahwa ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja secara simultan tidak ada hubungan dengan motivasi kerja karyawan.

  Ho ditolak. Keadaan ini menunjukkan bahwa ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres serta lingkungan kerja secara simultan ada hubungan dengan motivasi kerja karyawan.

  

BAB IV

GAMBARAN UMUM SUBYEK PENELITIAN A. Sejarah Perusahaan

  1. Sejarah Berdirinya PT. Adi Satria Abadi PT. Adi Satria Abadi adalah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan kulit. Sasarannya adalah kulit khusus untuk bahan pembuatan sarung tangan golf, maksudnya mengolah kulit mentah sampai menjadi kulit yang siap untuk dibuat sarung tangan.

  Bahan bakunya dari kulit domba dan kambing yang sudah dihilangkan bulunya, sudah dalam keadaan diasamkan atau di pickle.

  Perusahaan ini pada awal didirikan dengan nama PT. Adi Surya Abadi, tetapi pada waktu diajukan untuk pengesahan ke Departemen Kehakiman, nama tersebut sudah ada yang memakai, sedangkan menurut aturan tidak boleh ada nama yang sama, maka disarankan untuk menggunakan nama yang lain. Kemudian namanya kita rubah menjadi PT. Adi Satria Abadi dengan nama ini bisa disyahkan oleh Departeman Kehakiman. Sehingga nama yang resmi adalah PT. Adi Satria Abadi.

  Surat pengesahan ini setelah kami terima kemudian kami simpan, sampai kami lupa masih selalu menggunakan nama PT. Adi Surya Abadi.

  

Pada waktu kami akan memperpanjang perijinan (ijin HO, SIUP, dll),

  

kami lihat akte dan kami baru ingat bahwa selama 5 tahun kami

menggunakan nama yang salah, maka mulai april tahun 2000, kami baru

mulai menggunakan nama yang benar, yaitu PT. Adi Satria Abadi. PT. Adi Satria Abadi didirikan oleh : a. Bp. Subiyono, Bsc.

  b. Bp. Diyono Hs, Bsc.

  c. Ibu M. Difalik Tontowiyah Dengan modal awal Rp 100.000.000,- dan ijin : a. Akte pendirian nomor : ASA 77.26 juli 1994

  b. Izin Ho nomor : 503 / 4739 / 1994

  c. Izin SIUP nomor : 1.77

  • – 94 / 1202 / PB / II / 1995 PT. ASA mempunyai Visi dan Misi sebagai berikut : Visi : mendirikan perusahaan kecil tetapi sehat. Misi sebagai berikut : a. Mengembangkan kemampuan tekhnologi perkulitan.

  b. Menjaga kualitas dengan menggunakn moto : “ KEPUASAN PELANGGAN ADALAH BUDAYA KAMI “

c. Menerapkan prinsip karyawan adalah partner kerja bukan asset

perusahaan.

  

Dalam hal hubungan dengan perusahaan lain yang sejenis, kita punya

prinsip mereka adalah teman kerja dan bukan merupakan pesaing atau

musuh perusahaan. Sehingga kita berusaha mencari teman sebanyak- banyaknya dan menghindari musuh sejauh-jauhnya, dengan kata lain teman seribu masih kurang, musuh satu sudah terlalu banyak.

  Pertama kali berdiri belum mempunyai lokasi sendiri, dan untuk sementara menyewa gedung milik Departeman Perindustrian yang berlokasi di komplek L.I.K Maguwoharjo.

  2. Sejarah Kegiatan Dari mulai didirikan sampai dengan bulan desember 1994 merupakan masa-masa persiapan untuk : a. Menghubungi supplier kulit mentah untuk mendapatkan bahan baku.

  b. Menghubungi supplier obat-obat untuk mencari obat-obatan, bahan pembantu.

  c. Mencari pabrik-pabrik yang kurang aktif untuk diajak kerjasama dibidang proses.

  Dalam hubungan kami dengan suplier, pemilik pabrik, dan lain- lain kami menghendaki untuk selamanya, maka hubungan itu pada prinsipnya harus saling menguntungkan antara kedua belah pihak supaya hubungan menjadi kekal, menjadi pelanggan yang baik.

  Untuk tempat proses pada awalnya kerja sama dengan CV Bengawan Solo yang beralamat di Pucang Sawit, Jebres, Solo yang kebetulan pabrik ini masih punya sisa kapasitas. Kemudian tahun 1996 mulai menjalin kerjasama dengan PT. Bromosakti yang beralamatkan Jl.

  Lowanu no. 62 Yogyakarta. Mulai pertengahan tahun 1996 juga menumpang proses CV Sinar Obor yang beralatkan di Jl. Numbak Anyar

  

Yogyakarta. Mulai tahun 1997 mulai menjalin kerjasama dengan CV

Sinar Surya di Tempura Magelang. Sedangkan kerjasama dengan CV

Bengawan Solo sudah diputus, begitu juga dengan CV Sinar Obor,

kerjasama tidak continue atau hanya bersifat insidental.

  Dalam tahun 1997 kami mulai merasakan adanya kulit-kulit yang

sobek karena proses maupun yang terlalu banyak kutu hingga menjadi

afkir jumlahnya cukup banyak, dan sulit untuk dijual. Maka kemudian

muncul ide untuk mendirikan pabrik sarung tangan yang sasarannya

untuk memanfaatkan kulit-kulit seperti tersebut diatas supaya bisa dijual.

Sehingga pabrik sarung tangan ini sifatnya sebagai pelengkap pabrik kulit

yang memprodukasi kulit bahan sarung tangan.

  Kemudian mulailah kami merekrut karyawan untuk diajari /

dilatih menjahit. Pada awalnya kami ambil untuk kira-kira 1 (satu) team ±

30 orang, kami latih sampai bisa jalan ± 3 bulan, kemudian kami

merekrut lagi kurang lebih sama dengan yang dulu, dilatih ± 3 bulan,

merekrut lagi sehingga kami mempunyai 3 team penjahit sarung tangan.

Sampai 3 bulan karyawan baru bisa menjahit, tapi ketrampilan belum bisa

memenuhi target untuk bisa memenuhi target makan waktu 6 bulan

  • sampai satu tahun. Target umumnya satu team sehari memproduksi 600

    700 pasang sarung tangan. Di sini perusahaan mungkin baru mencapai

    BEP.

  Untuk melatih potong lebih mudah, tapi personil yang

menghasilkan rendement yang baik perlu pengamatan yang jeli dan cukup lama karena rendement sangat tinggi artinya. Untuk tipe sarung tangan normal (semua dari kulit) rendement antara 1,05

  • – 1,1 (artinya 1 pieces sarung tangan menggunakan 1,05 – 1,1 SF kulit).

  Kegiatan pabrik sarung tangan tetap berada di komplek L.I.K, sampai tahun 2005 bisa membeli tanah di daerah Kalasan. Kemudian dibangun pabrik sampai dengan akhir tahun 2006. Mulai awal mei 2007 sarung tangan pindah di lokasi baru daerah Kalasan, tepatnya Desa Sidokerto Purwomartani Kalasan.

B. Bidang Usaha

  1. Sarung Tangan golf (Golf Glover) Fungsi sarung tangan untuk melindungi tangan supaya tidak langsung kontak dengan stik yang kasar, karena pegangan harus keras supaya stik tidak muntir (geser ke kiri, ke kanan ataupun lepas). Jadi antara sarung tangan dan stik harus seret (tidak licin).

  Supaya enak dipakai sarung tangan harus pas (tepat) dengan besarnya tangan. Supaya tidak mengganggu feeling, maka ketebalan mengarah ketipis tapi kekuatan harus terjaga, maka sifat harus kuat dan tipis. Kulit-kulit yang bisa mengarah syarat kuat dan tipis adalah kulit yang size kecil (antara 3

  • – 5,5 SF), biasanya kulit dengan size seperti itu dibuat tipis masih kuat. Makin besar biasanya kulit makin tebal, dibuat tipis akan tidak kuat. Ketebalan untuk bahan sarung tangan golf paling cocok antara 0,45 – 0,55 mm.
Size sarung tangan ada dua sistem :

  

a. Sistem panjang, yaitu diukur dari ujung jari tengah sampai pangkal

sarung tangan sehingga muncul size 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26 (cm). size ini dipakai untuk orang-orang Asia, yang bentuk tanganya pendek, gemuk. Size 19 -21 / 22 biasanya untuk wanita, 22

  • – 26 untuk pria.

b. Sistem lebar yaitu diukur besarnya telapak tangan. Sistem ini dipakai untuk orang-orang Barat (Amerika dan Eropa).

  Ada 3 kelompok yaitu : 1) Ladies : LS, LN, LL.

  2) Regular : RS, RM, RL, R XL, R XXL (Men kelompok kecil).

  3) Cadet : CS, CM, CL, C XL, C XXL (men kelompok besar).

2. Skema Pembuatan Sarung Tangan

  BAHAN BAKU (KULIT/SYNTETIC) SLEKSI BAHAN BAKU

  

Gd. BAHAN BAKU Gd.BAHAN PEMBANTU

Gambar. Skema Pembuatan Sarung tangan

  (MATERIAL)

  • Benang - Karet - Pita - Lekra - Volcro
  • Kancing - Logo - Variasi POTONG ARADACHI POTONG PRESS
  • Machi - Omo - Ibu jari
  • Velcro - Pita - Patch JAHIT-PSP
  • Sambung Omo - Sambung Machi - Pasang Velcro - Pasang Karet - Pasang Ibu Jari
  • Pasang Machi - Lipat omo
  • Lipat ibu jari
  • Pasang kancing
  • Pasang pita
  • Balik omo FINISHING : - seleksi
  • Setrika - Final (Seleksi Jahitan) PACKING
Keterangan :

  a. Bahan Baku Bahan baku PT Adi Satria Abadi yang paling pokok adalah kulit, meskipun kadang ada order yang dikombinasikan dengan bahan sintetis. Karena perusahaan sarung tangan ini sasarannya memanfaatkan kulit-kulit yang afkir, maka order sarung tangan yang kita layani adalah sarung tangan yang low grade. Bahan baku yang diterima diseleksi terlebih dahulu untuk melihat apakah warna, ketebalan, kualitas sudah sesuai atau tidak.

  Bahan yang sudah diseleksi, kemudian dipotong ardachi yaitu seperti OMO (telapak tangan) sesuai dengan sizenya. Dalam proses pemotongan perlu diperhatikan mengenai rendement posisi cacat kulit. Kemoloran kulit sangat penting, kalau kulit masih molor kemudian dipotong maka size sarung tangan akan kurang cocok (terlalu besar).

  b. Bahan Pembantu Beberapa bahan pembantu yang digunakan antara lain benang, karet, pita, lekra, Velcro, kancing, logo, dan beberapa variasi. Beberapa bahan pembantu perlu dipotong dulu. Pemotongan ini juga harus hati- hati, harus dipaskan dengan rendement yang tepat, sehingga hasilnya akan lebih efisien. Dari gudang bahan pembatu/material mengeluarkan untuk suatu order disesuaikan indeks rendement, kemudian dipotong press atau langsung di bagian jahitan.

c. Potong Press Potong press adalah pemotongan dengan menggunakan mesin press.

  Jadi memotong kulit 4-5 lembar sekaligus dengan menggunakan pisau berbentuk pola besi kemudian kita press dengan mesin. Macam- macam pola untuk memotong sesuai dengan kebutuhan antara lain, pola omo, machi, ibu jari, velco, pita, patch atau penguat dan bentuk- bentuk variasi yang lain. Setelah dipotong press selesai perlu dikontrol/cek terlebih dahulu apabila mungkin ada lembaran- lembaran yang tidak pas atau kendor, karena pola-pola itu pun punya size sendiri.

  d. P.S.P Setelah potong press selesai, hasil potongan diserahkan ke bagian P.S.P (persiapan produksi) untuk mencocokkan pasangan-pasangan potong kulit yang sudah di press, potong material, logo, kancing, karet, dan variasi-variasi lain, sehingga komplit tiap set sarung tangan. Dalam proses P.S.P ini harus hati-hati sesuai sizenya masing- masing, disini membutuhkan ketelitian cara mengatur material misal, untuk size 22, omo size 22, 1 bidang sejumlah 25 potong, maka ibu jari, machi juga harus untuk size 22 sejumlah yang sama, begitu juga

missal karet, logo, Velcro, juga masing-masing bendel sejumlah 25. e. Jahit Dari P.S.P masuk kebagian jahit. Setiap bagian sarung tangan ada memiliki penjahit-penjahit khusus antara lain : Sambung machi sendiri.

  Sambung omo sendiri. Pasang fantasi / variasi jahit sendiri. Pasang karet jahit sendiri (mesin zig-zag). Pasang ibu jari jahit sendiri (mesin jarum dua). Pasang machi jahit sendiri. Lipat ibu jari jahit sendiri. Lipat omo jahit sendiri. Pasang kancing jahit sendiri. Pasang pita jahit sendiri (mesin jahit khusus).

  f. Finishing Setelah selesai dijahit, supaya penampilan rapi dan menarik sarung tangan perlu disetrika terlebih dahulu, atau dapat disebut ironing . Alat yang kita gunakan adalah plat kuningan atau alumunium (yang cepat panas) dipotong sebentuk jari, kemudian disusun (dirangkai) sehingga membentuk jari-jari telapak tangan,

sehingga jari-jarinya bisa masuk ke sarung tangan sesuai ukurannya.

  Untuk menjaga kualitas bisa dipertanggungjawabkan, selesai ironing lalu diseleksi lagi terutama jahitan karena setelah sarung kurang kuat akan kelihatan, jadi perlu ada seleksi final. Sarung tangan yang sudah lolos seleksi final masuk ke pengerjaan packing. Tiap satu pieces sarung tangan dimasukkan kedalan kantung palstik kemudian masuk ke dalam ampop khusus, artinya masing-masing style/merk punya motif amplop sendiri-sendiri sesuai permintaan pembeli.

  Kemudian masuk ke dalam inner box, dalam satu inner book diisi 10 spieces sarung tangan.

  3. Produktivitas PT. Adi Satria Abadi belum punya merk dagang sendiri, oleh karena itu barang-barang hasil produksi 100% tergantung dari pemesan, sehingga misal belum ada order perusahaan tidak bisa membuat stock.

  Karena itu pula perusahaan menjalin hubungan yang baik dengan perusahaan sarung tangan yang lain sehingga kalau kita kehabisan order, dan perusahaan lain kelebihan order bisa saling bekerjasama.

  Kapasitas terpasang 40.000 pcs - 50.000 pcs sarung tangan setiap bulanya. Kalau kebetulan style nya mudah dapat berkapasitas tinggi, kalau style sulit dapat berkapasitas rendah. Pesanan menurut pengalaman musim, biasanya setengah tahun pertama order banyak, tetapi setengah tahun kedua mengalami penurunan. Produk kita mulai tahun : 1998 dalam satu tahun ± 350.000 pcs sarung tangan.

  1999 dalam satu tahun ± 375.000 pcs sarung tangan. 2000 dalam satu tahun ± 400.000 pcs sarung tangan. 2001 dalam satu tahun ± 400.000 pcs sarung tangan. 2002 dalam satu tahun ± 350.000 pcs sarung tangan. 2003 sampai dengan bulan april ± 350.000 pcs sarung tangan. 2004 dalam satu tahun Jenis-jenis sarung tangan yang kita produksi :

  Sarung tangan GOLF Sarung tangan DRESS Sarung tangan DRIVER Sarung tangan HORSE RIDING Sarung tangan BATHING

  4. Penjualan Produk PT. Adi Satria Abadi sasaran utamanya untuk exspor 100%, direct maupun indirect. Tetapi kadang ada beberapa instansi untuk kebutuhan insidentil misal untuk Give atau Event competisi, dll dengan jumlah yang cukup, bisa kita tangani juga. Untuk ekspor kadang perusahaan melakukan penjualan melalui agent, tapi ada juga yang kita ekspor langsung pada pedagang besar.

  Negara yang melakukan pembelian antara lain Jepang, Korea, Hongkong, Amerika, Philipina. Sistem pembayaran ada yang T/T ada yang sistem L/C. penjualan yang lewat agent menggunakan sistem komisi.

  5. Sumber Daya Manusia (SDM) Perusahaan lebih senang kalau mendapatkan tenaga kerja yang tinggalnya atau rumahnya dekat dengan lokasi perusahaan, dengan mempertimbangkan transportasi lebih mudah, resiko perjalanan semakin kecil, kalaupun ada over time akan lebih kecil resikonya. Masalah pendidikan perusahaan mempertimbangkan sasaran yang akan dikerjakan. Untuk bagian administrasi, diperlukan pendidikan khusus, untuk operator kerja fisik ketrampilan yang lebih di utamakan. Dasar moral adalah prioritas utama, kalaupun pandai, trampil, tetapi kalau moral tidak mendukung lebih baik mencari yang lain. Jadi penerimaan tenaga kerja tetap pakai seleksi/test, ketrampilan cukup kita latih sendiri.

  Umur yang produktif antara 18

  • – 25 tahun, kecuali mempunyai ketrampilan atau kemampuan yang khusus kita sangat membutuhkan. Tenaga kerja pada dasarnya kita anggap partner kerja, karena sebenarnya antara perusahaan dan tenaga kerja saling membutuhkan, sehingga harus saling menservice dan saling menguntungkan. Dengan perusahaan memberikan dasar pemikiran/semboyan “ KEPUASAN PELANGGAN ADALAH BUDAYA KAMI “.
Pelanggan diartikan dalam arti luas yaitu semua hubungan yang

menghendaki continue, hubungan yang berkelanjutan disebut sebagai

pelanggan jadi harus memuaskan partnernya. Disitu akan muncul

kegotong royongan dalam bekerja termasuk juga antara karyawan dan

perusahaan. Perusahaan memperhatikan kebutuhan karyawan, karyawan

melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya. Sampai karyawan

memiliki perasaan ikut berpartisipasi atau ambil bagian. Realisasi

perhatian perusahaan terhadap karyawan terbentuk fasilitas yang

didapatkan oleh karyawan antara lain : 1. Upah karyawan yang sudah resmi (lepas training) minimal UMR.

2. Setelah kerja satu tahun lebih ada :

a. Tunjangan produksi yang nominalnya dipengaruhi oleh prestasi kerja.

  b. Premi hadir, hanya yang punya kehadiran cukup baik dapat premi

hadir. Contohnya, full satu bulan hadir dapat Rp 25.000,-

Alpha 1x potong Rp 7.000,- 2x potong Rp 14.000,-

  3x tidak dapat premi hadir

  c. Bonus kehadiran : satu bulan full tanpa ijin satu jam pun dapat bonus Rp 5000,-. Kalau ada ijin biarpun cuma 1 jam atau ada terlambat datang biarpun 5 menit tidak dapat bonus.

3. Pakaian seragam 1 stel dalam 1 tahun (bagi yang sudah kerja satu tahun).

  4. Pelindung hujan 1 tahun sekali.

  5. Punya hak cuti bagi karyawan yang sudah kerja satu tahun lebih.

  

6. Cuti hamil bagi karyawan yang sedang hamil (yang sudah kerja satu

tahun lebih).

  7. Cuti khusus (tidak termasuk cuti tahunan) bagi karyawan apabila : a. Melaksanakan pernikahan karyawan sendiri 3 (tiga) Hari.

  b. Mengkhitankan atau membabtis anak karyawan 2 (dua) Hari.

  c. Istri karyawan / karyawati melahirkan 2 (dua) Hari.

  d. Menikahkan anak 2 (dua) Hari.

  e. Suami/ istri/orang tua/mertua karyawan/ atau anggota keluarga dalam satu rumah meninggal 2 (dua) Hari.

  

8. Apabila keluarga karyawan ada yang meninggal, pihak perusahaan

akan memberikan uang duka atau bantuan penguburan untuk : a. Bapak/Ibu kandung/Mertua Rp 150.000,-

  b. Suami/Isrti/Anak karyawan Rp 300.000,-

  c. Karyawan/karyawati sendiri Rp 750.000,-

  

9. Apabila karyawan/karyawati menikah (yang sudah kerja minimal 2

tahun) mendapat bantuan Rp 100.000,-.

  

10. Khusus karyawati yang pada waktu haid sakit bias diberikan hak cuti.

  

11. Karyawati yang mengalami gugur kandungan diberi hak cuti 1½

bulan.

  12. Mendapat THR tiap Hari Raya Idul Fitri.

  

13. Karyawati/istri karyawan melahirkan mendapat bantuan Rp 150.000,-

sampai dengan anak kedua bagi karyawan/karyawati sudah bekerja satu tahun lebih.

  

14. Apabila karyawan/karyawati sakit sampai rawat inap mandapat

bantuan 60% dari ongkos maximal Rp 2.000.000,-.

  

15. Bagi karyawan yang tepat ulang tahunnya diberikan surat ucapan

selamat ulang tahun dikirim ke rumah, sedang pada hari Sabtu, pada Minggu yang bersangkutan diberi hadiah ulang tahun dan mendapat salam selamat ulang tahun dari teman-teman selesai senam.

  16. Hari Sabtu jam 07.00

  • – 09.00 waktu untuk olah raga bersama satu bulan sekali diselingi untuk pendidikan rohani/pengajian.

  

17. Selain uang makan yang masuk dalam struktur gaji, karyawan

mendapat makanan yang berwujud makanan seharga Rp 1.750,- (sewaktu-waktu bisa ditinjau tergantung situasi dan kondisi).

  18. Minum secukupnya, minum susu 3 x dalam 1 Minggu.

  

19. Semua karyawan masuk jamsostek JKK 0,89%, JKT 3,7%, JKM

0,3%.

  

20. Disediakan dokter perusahaan 2 x seminggu (pemeriksaan gratis, obat

dibantu 75% maximal Rp 7.500,-).

  

Jumlah tenaga kerja ±230 orang yang terdiri dari karyawan kontrak dan

karyawan tetap. Jumlah ini sering berubah-ubah karena sering ada yang

keluar masuk baru.

  6. Jam Kerja Jumlah jam kerja dalam 1 minggu 40 jam, kita atur dalam 6 hari kerja. Senin jam 07.30 istirahat jam 12.00

  • – Kamis – 15.30 – 12.30 Jumat jam 07.30
  • – 15.30 istirahat jam 11.45 – 12.45

  07.00

  09.00

  • – 12.00 jam dimanfaatkan untuk olah raga, karena itu untuk kegiatan kita bersama (antara karyawan-karyawan dan perusahaan), tidak masuk dalam perhitungan jam kerja.
  • – Sabtu jam 09.00

  Pekerjaan yang over time pada dasarnya tergantung situasi pekerjaan, jadi kerja lembur tidak bisa dipastikan/diatur. Pengupahan kerja lembur mengikuti aturan yang berlaku. Supaya kedisiplinan tetap terjaga jam 07.25 karyawan diharuskan sudah berada ditempat kerja, siap untuk bekerja.

  Sebelum mulai kerja karyawan dengan serentak berdoa bersama- sama sesuai dengan keyakinan masing-masing dan dilanjutkan mengucapkan motto/slogan “KEPUASAN PELANGGAN ADALAH KEBUDAYAAN

  KAMI” agar karyawan selalu ingat motto perusahaan. Dengan tidak mengurangi produktivitas, karyawan diperbolehkan menukarkan hari libur tapi harus serentak semuanya.

  67 C. Struktur Organisasi PT. Adi Satria Abad

  68

D. Karakteristik karyawan

  PT. Adi Satria Abadi dalam menjalankan usahanya didukung oleh 207 karyawan tetap dari beberapa bagian, bidang dan unit kerja/bisnis.

  Seluruh karyawan PT Adi Satria Abadi saat ini terdiri dari karyawan tetap dan karyawan kontrak.

  1. Bagian Produksi Divisi atau bagian karyawan PT Adi Satria Abadi cukup bervariasi, data selengkapnya bisa dilihat pada Tabel IV.1 berikut ini: Tabel IV.1

karyawan Bagian Produksi pada Juni 2009

Divisi/Bagian Jumlah karyawan

  Asisten manager

  3 produksi Cuality control

  4 Administrasi produksi

  12 Kepala bagian

  3 Pembantu umum

  3 Sarung tangan 1

  26 Sarung tangan 2

  27 Sarung tangan 3

  26 Fantasi

  4 Sampel

  3 Inspeck

  3 Teknik

  2 Material

  3 Packing

  3 Potong

  21 Gudang kulit

  2 Potong CMT

  30 Seleksi

  16 Berdasarkan tabel IV.1 menunjukkan bahwa mayoritas karyawan berada

pada bagian potong CMT sebanyak 30 karyawan, bagian ini mempunyai karyawan yang paling banyak karena pada bagian potong CMT ini sangat memerlukan tenaga, kesabaran dan kelitian.

  Selain itu sarung tangan 1, 2, dan 3 juga mempunyai karyawan yang banyak, karena pada bagian sarung tangan ini sangat memerlukan ketelitian dan ketekunan, sehingga kalau dikerjakan oleh banyak orang akan lebih mudah dan hasilnya lebih teliti.

  2. Jenis Kelamin Berdasarkan jenis kelamin, mayoritas responden adalah wanita, yaitu sebanyak 130 orang. Sedangkan responden laki-laki hanya sebanyak 61 orang.

  

Tabel IV.2

Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin pada Juni 2009. Jenis kelamin Jumlah karyawan Laki-laki

  61 Perempuan 130 Berdasarkan tabel IV.2 mayoritas karyawan berjenis kelamin perempuan sebanyak 130 karyawan, karena didalam perusahaan sarung tangan ini banyak memerlukan ketelitian dan ketekunan dan bagian yang paling banyak adalah menjahit, dan di bagian menjahit lebih di utamakan tenaga kerja perempuan. dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 61 karyawan,

karena banyak pekerjaan yang lebih memerlukan keahlian perempuan.

  3. Usia Karyawan

Karyawan PT Adi Satria Abadi memiliki rentang usia yang

bervariasi. Data selengkapnya bisa dilihat pada Tabel IV.3 berikut ini:

Tabel IV.3

  Karyawan Berdasarkan Usia pada Juni 2009.

  Usia karyawan Jumlah karyawan 20-24 tahun 19 25-29 tahun 84 30-34 tahun 52 35-39 tahun 28 40-44 tahun

  5 45-60 tahun

  3 Berdasarkan tabel IV.3 mayoritas karyawan menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia antara 25-29 tahun yaitu sebanyak 84 orang, pada usia ini karyawan akan bekerja lebih produktif, lebih muda dan cekatan dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan kepada mereka. Karena pekerjaan di perusahaan ini banyak memerlukan ketelitian dan ketekunan maka usia yang masih produktif lebih diutamakan.

  4. Pendidikan Terakhir Responden memiliki tingkat pendidikan terakhir yang sangat bervariasi, mulai dari tingkat SD hingga jenjang S1. Data selengkapnya dapat dilihat pada Tabel IV.4 berikut ini:

  Tabel IV.4 Karyawan Berdasarkan Pendidikan Terakhir pada Juni 2009. Pendidikan Terakhir Jumlah Karyawan SD 7 orang

  SMP 16 orang SMU 150 orang D3 12 orang S1 6 orang

  Berdasarkan Tabel

  IV.4 terlihat bahwa mayoritas responden

berpendidikan SMU sebanyak 150 orang, karena kebanyakan karyawan

tidak dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang biayanya

relatif mahal maka dari itu kebayakan karyawan lebih memilih untuk

bekerja dan mencari uang dari pada melanjutkan ke perguruan tinggi.

Karyawan yang paling sedikit didominasi pendidikan S1 baru berjumlah

6 orang karena karyawan lebih banyak bekerja dibagian produksi, gelar

sarjana S1 kebanyakan diperlukan pada bagia seperti Asisten Manajer,

staff kantor, cuality control dll.

BAB V ANALISIS DATA Bagian ini menjelaskan tentang analisis data hasil penelitian lapangan. Sebelum masuk pada bagian analisis data terlebih dahulu dilakukan uji validitas

  

dan uji reliabilitas untuk mengetahui apakah alat ukur penelitian yang digunakan

tersebut valid dan reliabel atau tidak. Setelah dilakukan uji validitas dan uji

reliabilitas, langkah selanjutnya adalah dilakukan analisis deskriptif berdasarkan

karakteristik responden. Analisis ini dimaksudkan untuk menggambarkan data

identitas responden sebagaimana adanya berdasarkan usia, jenis kelamin, bagian,

lama bekerja, pendapatan, status pernikahan dan masa kerja serta pendidikan

terakhir. Langkah terakhir adalah melakukan analisis data dan pembahasan.

Analisis data dilakukan dengan menggunakan korelasi parsial dan korelasi ganda.

A. Teknik Pengujian Instrumen

  1. Uji validitas Uji validitas dalam penelitian ini dilakukan guna mengetahui apakah pertanyaan penelitian yang dibuat dalam angket penelitian tersebut valid atau tidak. Jika pertanyaan itu valid, maka pertanyaan itu bisa digunakan dan sebaliknya jika pertanyaan itu tidak valid, maka pertanyaan itu tidak dapat digunakan. Untuk mengetahui uji validitas data, dilakukan dengan menggunakan SPSS.

  Tabel V.1 Uji Validitas Data Variabel Item r-hitung r-tabel Keterangan ketahanan fisik mental spiritual

  1

  • 0,318 0,176 Tidak Valid

  2 0,818 0,176 Valid 3 -0,303 0,176 Tidak Valid 4 0,790 0,176 Valid 5 0,862 0,176 Valid 6 0,819 0,176 Valid

  Kemampuan mengelola stres 1 -0,098 0,176 Tidak Valid 2 0,593 0,176 Valid 3 0,796 0,176 Valid 4 0,694 0,176 Valid 5 0,746 0,176 Valid 6 0,665 0,176 Valid

  Lingkungan kerja 1 0,903 0,176 Valid 2 0,920 0,176 Valid 3 0,946 0,176 Valid 4 0,879 0,176 Valid 5 0,800 0,176 Valid 6 0,780 0,176 Valid 7 0,914 0,176 Valid 8 0,912 0,176 Valid 9 0,910 0,176 Valid

  10 0,908 0,176 Valid 11 0,881 0,176 Valid 12 0,826 0,176 Valid Motivasi kerja

  1 0,955 0,176 Valid 2 0,970 0,176 Valid 3 0,946 0,176 Valid 4 0,979 0,176 Valid 5 0,956 0,176 Valid

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009

  

Berdasarkan tabel V.1 diatas, hasil perbandingan r-hitung dengan r-tabel

secara keseluruhan dari variabel ketahanan fisik mental spiritual,

kemampuan mengelola stres, lingkungan kerja dan motivasi kerja

memperlihatkan nilai r-hitung lebih besar dari r-tabel sehingga hasil uji

dinyatakan seluruh item pada keempat variabel tersebut valid kecuali item

  1 dan 3 pada variabel ketahanan fisik mental spiritual dan item 1 pada variabel kemampuan mengelola stres dinyatakan tidak valid sebab nilai r- hitung lebih kecil dari r-tabel. Item yang valid diikutkan dalam analisis selanjutnya dan item-item yang tidak valid tersebut harus dibuang dan tidak diikutkan dalam analisis selanjutnya.

  2. Uji reliabilitas Uji reliabilitas dilakukan guna mengetahui apakah variabel yang merupakan gabungan dari pernyataan yang ada dinyatakan reliabel atau tidak. Uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan SPSS.

  Tabel V.2 Uji Reliabilitas Instrumen Cronbach's Rule of Variabel Alpha Thumb Keterangan

  Ketahanan fisik mental spiritual 0,921 0,6 Reliabel Kemampuan mengelola stres 0,899 0,6 Reliabel Lingkungan kerja 0,977 0,6 Reliabel Motivasi kerja 0,986 0,6 Reliabel

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009

  Berdasarkan tabel V.2, dapat dijelaskan bahwa hasil pengolahan dengan SPSS setelah dilakukan perbandingan cronbach alpha dengan rule of thumb , menunjukkan variabel ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres, lingkungan kerja dan motivasi kerja mempunyai nilai cronbach alpha lebih besar dari rule of thumb 0,6. oleh karena itu, hasil uji reliabilitas seluruh variabel dinyatakan reliabel.

B. Analisis Deskriptif

  Analisis deskriptif menggambarkan data penelitian sebagaimana adanya tanpa bermaksud untuk mengambil suatu kesimpulan tertentu dari hasil penelitian. Berdasarkan karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin, usia, bagian, pendapatan, dan masa kerja. Analisis deskriptif

memperlihatkan nilai total dan nilai presentase hasil jawaban responden.

  1. Analisis deskriptif responden berdasarkan jenis kelamin

Tabel V.3

Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

  Frequency Percent Valid laki-laki 42 32,3 Perempuan 88 67,7 Total

  130 100,0

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009

  Dari tabel V.3 diatas diperlihatkan bahwa responden yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 42 atau 32% orang sedangkan responden yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 88 atau 68% orang. Hasil tersebut memperlihatkan responden lebih dominan berjenis kelamin perempuan.

  2. Analisis deskriptif responden berdasarkan usia

Tabel V.4

Karakteristik Responden Berdasarkan Usia

  Frequency Percent Valid 20-30 tahun 65 50,0 31-40 tahun 55 42,3 41-50 tahun 10 7,7 Total

  130 100,0

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009

  Berdasarkan tabel V.4 dapat digambarkan bahwa sebanyak 65 atau 50% responden berusia antara 20-30 tahun, sebanyak 55 atau 42% responden berusia antara 31-40 tahun dan sebanyak 10 atau 8% responden berusia antara 41-50 tahun. Hasil tersebut menunjukkan responden mayoritas berusia antara 20-30 tahun.

  3. Analisis deskriptif responden berdasarkan status pernikahan Tabel V.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Status

  Frequency Percent Valid belum menikah 5 3,8 Menikah

  125 96,2 Total 130 100,0

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009

  Hasil perhitungan sebagaimana dijelaskan pada tabel V.5, diperoleh bahwa sebanyak 125 atau 96% responden sudah menikah dan sebanyak 5 atau 4% responden belum menikah. Dari data tersebut terlihat mayoritas responden sudah menikah.

  4. Analisis deskriptif responden berdasarkan bagian Tabel V.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Bagian

  Frequency Percent Valid Fantasi 4 3,1

  G. kulit 2 1,5 G. material 4 2,3 Inspeck

  3 2,3 Packing 5 3,8 Potong

  15 11,5 potong CMT 23 17,7 Sampel

  3 2,3 Seleksi 17 12,3 ST

  52

  40 Teknik 2 0,8 Total 130 100,0

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009

  Hasil perhitungan sebagaimana dijelaskan pada tabel V.6 diperlihatkan bahwa sebanyak 52 atau 40% responden bekerja pada bagian ST (sarung tangan), sebanyak 17 atau 13% responden bekerja pada bagian seleksi, sebanyak 23 atau 18% responden berada pada bagian potong CMT, sebanyak 15 atau 12% responden bekerja pada posisi potong, sebanyak 5 atau 4% responden bekerja pada posisi packing, sebanyak 4 atau 3% responden bekerja sebagai fantasi, sebanyak 4 atau 3% responden bekerja pada bagian gudang material, sebanyak 3 atau 2% responden bekerja pada bagian sampel, sebanyak 3 atau 2% responden bekerja pada bagian inspeck , sebanyak 2 atau 2% responden bekerja sebagai tenaga teknik dan sebanyak 2 atau 2% responden bekerja sebagai tenaga gudang kulit. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden bekerja pada bagian ST (sarung tangan).

  5. Analisis deskriptif responden berdasarkan masa kerja Tabel V.7 Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja

  Frequency Percent Valid > 5 tahun 115 88,5 3 - 5 tahun

  15 10,0 Total 130 100,0

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009

  Hasil perhitungan sebagaimana dijelaskan dalam tabel V.7, diterangkan bahwa sebanyak 115 atau 88% responden bekerja lebih dari 5 tahun dan sebanyak 15 atau 12% responden bekerja antara 3-5 tahun. Hasil tersebut

menunjukkan bahwa mayoritas responden bekerja lebih dari 5 tahun.

  6. Analisis deskriptif respondent berdasarkan pendapatan Tabel V.8 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendapatan

  Frequency Percent Valid 500.000 - 1.000.000 130 100,0

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009

  Hasil perhitungan sebagaimana dijelaskan pada tabel V.8, diperoleh bahwa secara keseluruhan responden mempunyai pendapatan antara 500.000 sampai 1.000.000.

  7. Analisis deskriptif responden berdasarkan pendidikan terakhir Tabel V.9 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir

  Frequency Percent Valid D3 11 8,5 SLTA

  119 91,5 Total 130 100,0

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009

  Hasil pehitungan sebagaimana dijelaskan pada tabel V.9, diperlihatkan bahwa sebanyak 119 atau 92% responden mempunyai pendidikan terakhir SMU sedangkan sebanyak 11 atau 8% responden mempunyai pendidikan

D3. Dari data tersebut mayoritas responden berpendidikan SLTA.

C. Uji hipotesis

  Uji hipotesis dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan penelitian sebagaimana dijelaskan dalam rumusan masalah. Mengacu pada hipotesis yang ada, uji hipotesis dibagi menjadi 4 uji yaitu uji hipotesis 1 tentang apakah ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan, uji hipotesis 2 menguji apakah ada hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan, uji hipotesis 3 menguji apakah ada hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan dan uji hipotesis 4 menguji apakah ada hubungan secara simultan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan. Uji hipotesis 1 sampai uji hipotesis 3 dihitung dengan menggunakan korelasi parsial sedangkan uji hipotesis 4 dihitung dengan menggunakan korelasi ganda.

  1. Uji hipotesis 1 Uji hipotesis 1 menjelaskan ada atau tidaknya hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan. Hasil uji hipotesis dijelaskan dalam tabel dibawah ini.

  Tabel V.10 Uji Hipotesis 1 r t-hitung t-tabel Keterangan ketahanan fisik mental spiritual (X1)- -0,776 -4,099 -1,984 Ho ditolak Motivasi kerja (Y)

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009 Langkah-langkah pengujian adalah sebagai berikut.

  a. Menentukan Ho dan Ha Ho: Tidak ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan. Ha: Ada hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan.

  b. Hasil uji Hasil perbandingan menunjukkan t-hitung (-4,099) < t-tabel (-1,984) sehingga hasil uji dinyatakan Ho ditolak. Keadaan ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan. Nilai (r) pada variabel ketahanan fisik mental spiritual sebesar -0,776 mendekati -1 yang berarti bahwa hubungan antara dua variabel kuat.

  2. Uji hipotesis 2 Uji hipotesis 2 menjelaskan ada atau tidaknya hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan. Hasil uji hipotesis dijelaskan dalam tabel dibawah ini.

  Tabel V.11 Uji Hipotesis 2 r t-hitung t-tabel Keterangan Kemampuan mengelola stres (X2)-motivasi kerja 0,804 2,053 1,984 Ho ditolak (Y)

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009 Langkah-langkah pengujian adalah sebagai berikut.

  a. Menentukan Ho dan Ha Ho: Tidak ada hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan. Ha: Ada hubungan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan.

  b. Hasil uji Hasil perbandingan menunjukkan t-hitung (2,053) > t-tabel (1,984) dan hasil uji dinyatakan Ho ditolak. Keadaan ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan. Nilai (r) pada variabel kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan sebesar 0,804 mendekati 1 yang berarti bahwa hubungan antara dua variabel sangat kuat.

  3. Uji hipotesis 3 Uji hipotesis 3 menjelaskan ada atau tidaknya hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan. Hasil uji hipotesis dijelaskan dalam tabel dibawah ini.

  Tabel V.12 Uji Hipotesis 3 r t-hitung t-tabel Keterangan Lingkungan kerja (X3)- motivasi kerja (Y) 0,922 11,388 1,984 Ho ditolak

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009 Langkah-langkah pengujian adalah sebagai berikut.

  a. Menentukan Ho dan Ha Ho: Tidak ada hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan. Ha: Ada hubungan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan.

  b. Hasil uji Hasil perbandingan menunjukkan t-hitung (11,388) > t-tabel (1,984) sehingga hasil uji dinyatakan Ho ditolak. Keadaan ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan. Nilai (r) pada variabel lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan sebesar 0,922 mendekati 1 yang berarti bahwa hubungan antara dua variabel sangat kuat.

  4. Uji hipotesis 4 Uji hipotesis 4 menjelaskan ada atau tidaknya hubungan secara simultan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan. Hasil uji hipotesis dijelaskan dalam tabel dibawah ini.

  Tabel V.13 Uji Hipotesis 4 R F-hitung F-tabel Keterangan Ketahanan fisik mental spiritual (X1), Kemampuan mengelola

  0,935 294,248 2,70 Ho ditolak stress (X2), Lingkungan kerja (X3)-motivasi kerja (Y)

  Sumber: Data Primer, Diolah Tahun 2009 Langkah-langkah pengujian adalah sebagai berikut.

  a. Menentukan Ho dan Ha Ho: Ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja tidak mempunyai hubungan secara simultan dengan motivasi kerja karyawan.

  Ha: Ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja mempunyai hubungan secara simultan dengan motivasi kerja karyawan.

  b. Hasil uji Hasil perbandingan menunjukkan F-hitung (294,248) > F-tabel (2,70) sehingga hasil uji dinyatakan Ho ditolak. Keadaan ini menunjukkan bahwa ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja secara simultan mempunyai hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja karyawan. Nilai (R) pada variabel ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja secara simultan dengan motivasi kerja karyawan sebesar 0,935 mendekati 1 yang berarti bahwa hubungan antar variabel tersebut secara simultan memiliki hubungan yang sangat kuat.

D. Pembahasan

  Hasil uji hipotesis 1 menyatakan bahwa nilai t-hitung (-4,099) lebih kecil dari t-tabel (-1,984) dan nilai p (0,000) < (0,05) sehingga hasil uji dinyatakan Ho ditolak . Dari perhitungan tersebut hipotesis 1 menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan. Hasil perhitungan nilai (r) sebesar -0,776 mendekati

  • 1 yang berarti bahwa ketahanan fisik mental spiritual mempunyai hubungan yang kuat dengan motivasi kerja karyawan dan sebaliknya jika nilai (r) lebih mendekati 0 berarti hubungan antara ketahanan fisik mental spiritual dengan motivasi kerja karyawan semakin lemah. Hasil perhitungan nilai (r) menunjukkan nilai negatif hal ini menandakan bahwa apabila ketahanan fisik mental spiritual meningkat maka motivasi kerja karyawan akan menurun dan sebaliknya jika ketahanan fisik mental spiritual menurun maka motivasi kerja karyawan akan meningkat. Hal ini terjadi karena banyak responden yang tidak setuju bila mereka bekerja tapi hubungan mereka dengan teman kerja kurang baik, selain itu responden sangat tidak setuju apabila harus lembur setiap hari. Responden juga tidak setuju jika harus mengikuti perintah atasannya yang tidak sesuai dengan keyakinannya, responden sangat tidak setuju apabila tempat kerja kurang nyaman.

  Hasil uji hipotesis 2 menyatakan bahwa nilai t-hitung (2,053) lebih

besar dari t-tabel (1,984) dan nilai p (0,000) < (0,05) sehingga hasil uji

menyatakan Ho ditolak. Dari perhitungan tersebut hipotesis 2 menunjukkan

bahwa ada hubungan yang signifikan antara kemampuan mengelola stres

dengan motivasi kerja karyawan. Hasil perhitungan nilai (r) sebesar 0,804

mendekati 1 yang berarti bahwa kemampuan mengelola stres mempunyai

hubungan yang sangat kuat dengan motivasi kerja karyawan dan sebaliknya.

Nilai (r) menunjukkan nilai positif hal ini menandakan bahwa apabila

kemampuan mengelola stres meningkat maka motivasi kerja karyawan akan

meningkat dan sebaliknya jika kemampuan mengelola stres menurun maka

motivasi kerja karyawan akan menurun. Hal ini dilihat dari banyaknya

responden yang dapat mengerjakan pekerjaan tepat waktu walaupun

pekerjaan sangat banyak, selain itu konflik antar pribadi atau kelompok tidak

membuat responden tidak nyaman dalam bekerja.

  Hasil uji hipotesis 3 menyatakan bahwa nilai t-hitung (11,388) lebih

besar dari t-tabel (1,984) dan nilai p (0,000) < (0,05) sehingga hasil uji

menyatakan Ho ditolak. Dari perhitungan hipotesis 3 menunjukkan bahwa

ada hubungan yang signifikan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja

karyawan. Hasil perhitungan nilai (r) sebesar 0,922 mendekati 1 yang berarti

bahwa lingkungan kerja mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan

motivasi kerja karyawan dan sebaliknya. Nilai (r) menunjukkan nilai positif

hal ini menandakan bahwa apabila lingkungan kerja meningkat maka

motivasi kerja karyawan akan meningkat dan sebaliknya jika lingkungan

  

kerja menurun maka motivasi kerja karyawan akan menurun. Hal ini dapat

dilihat dari hubungan antara responden dan atasan selalu berjalan dengan

baik, selain itu responden setuju jika penerangan dan cahaya diruang kerja

mereka cukup memadai untuk dapat bekerja dengan baik.

  Hasil hipotesis 4 menyatakan bahwa F hitung (294,248) > F tabel

(2,70) dan nilai p (0,000) < (0,05) sehingga hasil uji menyatakan Ho ditolak.

  

Dari perhitungan hipotesis 4 menunjukkan bahwa ketahanan fisik mental

spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja secara simultan

mempunyai hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja karyawan. Hasil

perhitungan nilai (R) sebesar 0,935 mendekati 1 yang berarti bahwa

ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan

kerja secara simultan mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan

motivasi kerja karyawan dan sebaliknya. Nilai (R) menunjukkan nilai positif

hal ini menunjukkan bahwa apabila ketahanan fisik mental spiritual,

kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja secara simultan meningkat

maka motivasi kerja karyawan akan meningkat dan sebaliknya jika apabila

ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan

kerja menurun maka motivasi kerja akan menurun.

  87

BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN PENELITIAN A. Kesimpulan Dari hasil analisis dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Ada hubungan yang signifikan antara ketahanan fisik mental spiritual

dengan motivasi kerja karyawan PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

  2. Ada hubungan yang signifikan antara kemampuan mengelola stres dengan motivasi kerja karyawan PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

  3. Ada hubungan yang signifikan antara lingkungan kerja dengan motivasi kerja karyawan PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

  4. Ada hubungan yang signifikan antara ketahanan fisik mental spiritual, kemampuan mengelola stres dan lingkungan kerja secara simultan dengan motivasi kerja karyawan PT. Adi Satria Abadi Yogyakarta.

B. Saran

  Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka penulis dapat memberikan saran kepada perusahaan untuk menjadi pertimbangan dan masukan untuk kemajuan dan perkembangan perusahaan. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa ketahanan fisik mental spiritual ada hubungan negatif yang signifikan dengan motivasi kerja karyawan tetapi yang seharusnya terjadi ketahanan fisik mental spiritual berhubungan positif dengan motivasi kerja karyawan. Karena sebagian besar karyawan bagian produksi

  88

adalah perempuan sehingga mereka harus membagi waktu tidak hanya untuk

perusahaan tetapi juga untuk keluarga. Oleh karena itu sebaiknya perusahaan

lebih memperhatikan apa yang diinginkan karyawan, misalkan dengan

mengurangi jam lembur karena hal ini akan dapat meningkatkan motivasi

kerja karyawan. Kemampuan mengelola stres ada hubungan positif dengan

motivasi kerja karyawan. Karena ada hubungan positif maka penulis

memberikan saran agar karyawan di bagian produksi tidak mudah mengalami

stres sebaiknya karyawan melakukan latihan fisik seperti olah raga, karena hal

ini dapat mengurangi tekanan-tekanan mengelisahkan, dan depresi. Selain itu

pengembangan hobi minat dan persahabatan dapat menaggulangi stres seperti

misalnya outbound. Selain itu, lingkungan kerja ada hubungan positif dengan

motivasi kerja karyawan. Ada hubungan positif berarti lingkungan kerja yang

ada sekarang ada hubungan dengan motivasi kerja karywan. Oleh karena itu

sebaiknya perusahaan harus lebih meningkatkan lingkungan kerja yang sudah

ada misalnya ventilasi harus lebih diperbaiki, pemilihan warna rungan yang

dapat lebih memberikan semangat bekerja bagi karyawan, selain itu hubungan

antara atasan dan bawahan maupun dengan rekan kerja harus lebih

diperhatikan.

  89

C. Keterbatasan

  Keterbatasan dalam penelitian ini meliputi:

  1. Faktor studi kasus Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus sehingga hasil yang diperoleh hanya dapat menyimpulkan pada kondisi perusahaan yang dijadikan obyek dan sulit untuk melakukan generalisasi hasil penelitian yang lebih luas sebab kondisi masing-masing perusahaan berbeda-beda.

  2. Faktor responden Keterbatasan responden dalam memahami pertanyaan serta keseriusan responden dalam menjawab pertanyaan dengan kejujuran merupakan kendala bagi tingkat akurasi jawaban sehingga kadang jawaban yang diberikan tidak dalam keadaan yang sebenarnya.

  3. Faktor peneliti Keterbatasan peneliti dalam kemampuan dan pengalaman penelitian karena peneliti masih dalam tahap belajar dan baru pertama kali mengadakan penelitian sehingga, peneliti tidak dapat mengungkapkan semua fakta yang ada dalam penelitian ini dengan tepat. Kesimpulan yang diambil hanya sebatas pada data yang diperoleh.

  90 DAFTAR PUSTAKA

Ahyari, Agus. 1994. Manajemen Perencanaan dan Sistem Produksi. Yogyakarta.

  BPFE.

Anoraga, Pandji & Sri Suyati 1995. Psikologi Industri dan Sosial, cetakan pertama.

  Jakarta: Pustaka Jaya.

Cooper, R. dan William Emroy, C. 1996. (terj. Ellen Gunawan dan Imam

Nurmawan). Metode Penelitian Bisnis Jilid 1. Edisi 5. Jakarta: Erlangga.

  Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Yogyakarta: BPFE. Handoko, T. Hani. 2008. Manajemen. Yogyakarta : BPFE.

……...................2000. Manajemen Personalia dan Manajemen Sumberdaya

Manusia . Yogyakarta: BPFE.

  

Indriantoro, Nur & Bambang Supomo. 1999. Metodologi Penelitian Bisnis.

  Yogyakarta: BPFE.

Martoyo, Susilo. 2000. Manajemen Sumberdaya Manusia. Edisi Keempat.

  Yogyakarta: BPFE. Nitisemito, Alex. S. 1996. Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia. ……………………1994. Manajemen Personalia. Jakarta: Ghalia Indonesia.

  

Prasetyo, Bambang & Lina Miftahul Jannah. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif

Teori dan Aplikasi . Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Priyatno, Dwi. 2009. Mandiri Belajar SPSS. Yogyakarta: Mediakom.

Rohi, Beatjeax Mariaon & Frenky Dupe. 2004. “Kiat Manajer dalam Mengelola

  Stres ”. Jurnal Bisnis dan Usaha, edisi april 2004, No 2, No 8, 230-273.

  

Saydam, Gouzali. 2005. Manajemen Sumberdaya Manusia. Jakarta: Kresna Prima

Persada.

Sekaran, Uma. 2006. Metodologi Penelitian untuk Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.

  

90

  91 Siswanto, H. B. 2005. Pengantar Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara. Sugiyono. 2008. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. …………. 2001. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta. …………. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Sujak, Abi. 1996. Kepemimpinan Manajemen dan Eksistensinya dalam Perilaku

  Organisasi . Jakarta : Rajawali

Sumarni, Murti & Salamah Wahyuni. 2005. Metodologi penelitian bisnis.

  Yogyakarta: Andi Offset.

Sunyoto. 2007. Analisis Regresi dan Korelasi Bivariant. Yogyakarta: Amara Books.

Suwarto, FX. 2006. “Hubungan antara Ketahanan Fisik Mental Spiritual,

  

Kemampuan Mengelola Stres serta Tingkat Kepercayaan Diri

”. Jurnal Ekonomi Perusahaan. IBII

  Usman, Husaini. 2008. Manajemen. Yogyakarta: Bumi Aksara.

Umar, Husein. 2005. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta : PT.

  Raja Grafindo Persada.

  

Surat Selesai Penelitian

92 Lampiran 1

  

Kuesioner Penelitian

93 Lampiran 2

  KUESIONER KUESIONER Lamp : 1 berkas Yogyakarta, Mei 2009 Petunjuk pengisian.

  Hal : Kuesioner Penelitian Jawablah titik-titik dibawah ini dan berikan tanda silang (X) pada pilihan jawaban yang sesuai dengan keadaan Anda

  Kepada: sebenarnya. Yth. Seluruh Karyawan Bagian

  Nama : …………………..(jika bersedia) Produksi PT. Adi Satria Abadi

  Usia : ………………tahun

  Yogyakarta Seksi/ Divisi/ bagian :………………….

  Jenis kelamin : a. Pria Dengan hormat, b. wanita

  Dengan ini saya : Status : a. menikah

  Nama : Ririn Retnowati b. tidak/ belum menikah

  Nim : 052214012 Pendidikan terakhir : a. SD

  Mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ekonomi Universitas Sanata

  b. SLTP Dharma Yogyakarta yang sedang menyusun skripsi. c. SLTA

  Dalam penyusunan skripsi ini saya mohon bantuan

  d. D1 (diploma) Bapak/Ibu/Saudara untuk memberi tanggapan terhadap pernyataan-

  e. D2 (diploma) pernyataan yang sesuai dalam kuesioner ini guna memperoleh data f. D3 (diploma) yang dibutuhkan. Semua tanggapan yang saudara berikan akan g. S1 (sarjana) saya gunakan untuk kepentingan penulisan skripsi dan akan saya h.Lain nya,……………(sebutkan) jaga kerahasiannya. Untuk itu saya mengharapkan kesediaan Masa kerja :Pilih salah satu dengan saudara untuk membantu dengan cara menjawab kuesioner ini memberikan tanda silang (X) dengan keadaan yang sebenarnya. a. Kurang dari 3 tahun

  Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kesediaan

  b. 3 tahun – 5 tahun anda yang telah meluangkan waktu untuk menjawab kuesioner ini.

  c. Lebih dari 5 tahun Pendapatan perbulan : Pilih salah satu dengan memberikan tanda silang (X)

  Hormat saya a. < Rp 500.000,-

  b. Rp 500.000,- Rp 1.000.000

  c. > Rp 1.000.000,- Ririn Retnowati

  Lembar di isi oleh karyawan

  6. Walaupun tempat kerja Anda kurang nyaman Anda semakin giat dalam bekerja. Petunjuk pengisian :

  SS S KS TS STS Berilah tanda silang (X) pada alternatif jawaban yang tersedia yang paling sesuai dengan keadaan sebenarnya yang Bapak/ Ibu/ Sdr/ Sdri alami selama bekerja di perusahaan ini. Untuk diketahui, bahwa

  Variabel Kemampuan Mengelola Stres

  tidak ada pilian jawaban yang menyatakan benar atau salah. Maka,

  7. Anda merasa senang melakukan pekerjaan, walaupun seluruh pertanyaan berikut ini dijawab dengan seluruh ketentuan sebenarnya beban kerja Anda berlebihan. yang ada. Dengan keterangan:

  SS S KS TS STS SS = sangat setuju KS = kurang setuju S = setuju TS = tidak setuju STS = sangat tidak setuju

  8. Pekerjaan Anda sangat banyak namun Anda selalu dapat mengerjakan tepat waktu.

  Variabel Ketahanan Fisik Mental Spiritual

  SS S KS TS STS

  1. Anda dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik dalam waktu yang ditentukan.

  9. Konflik antar pribadi atau kelompok tidak membuat Anda SS S KS TS STS merasa tidak nyaman dalam bekerja.

  SS S KS TS STS

  2. Anda selalu merasa senang dalam bekerja walaupun hubungan Anda dengan teman kerja kurang menyenangkan.

  10. Berbagai bentuk perubahan ditempat kerja Anda tidak SS S KS TS STS membuat Anda tidak nyaman untuk menyelesaian pekerjaan.

  SS S KS TS STS

  3. Anda selalu merasa senang dengan teman Anda walupun teman sekerja Anda adalah pesaing anda.

  11. Anda selalu merasa senang walaupun atasan Anda SS S KS TS STS memberi batas waktu yang sedikit dalam menyelesaikan pekerjaan.

  4. Anda selalu merasa senang walaupun Anda harus lembur setiap SS S KS TS STS hari.

  SS S KS TS STS

  12. Anda tidak pernah merasa frustasi walaupun pekerjaan yang Anda lakukan mengalami kegagalan.

  SS S KS TS STS

  5. Anda selalu mengikuti perintah atasan Anda walaupun sebenarnya Anda kurang menyetujuinya.

  SS S KS TS STS

  Variabel Lingkungan Kerja

  13. Hubungan Anda dengan atasan selalu berjalan dengan baik.

  SS S KS TS STS

  29. Anda selalu tampak senang dalam bekerja walaupun sebenarnya Anda sedang banyak masalah.

  SS S KS TS STS

  28. Anda selalu datang tepat waktu walaupun sebenarnya Anda dalam keadaan kurang sehat.

  SS S KS TS STS

  27. Jika terjadi permasalahan antara Anda dan karyawan lain tidak mempengaruhi Anda dalam bekerja.

  SS S KS TS STS

  26. Anda selalu berusaha menyelesaikan pekerjaan dengan baik walaupun sebenarnya Anda kurang menguasai pekerjaan itu.

  SS S KS TS STS

  25. Anda selalu berusaha menyelesaikan pekerjaan dengan baik walaupun dalam keadaan kurang baik.

  Variabel Motivasi Kerja

  SS S KS TS STS

  24. Tingkat kebisingan di tempat kerja Anda tidak mengganggu Anda dalam bekerja.

  SS S KS TS STS

  23. Anda dapat bergerak dengan leluasa didalam ruang kerja Anda.

  21. Ventilasi yang ada cukup memadai sehingga sirkulasi udara didalam ruang kerja Anda cukup baik SS S KS TS STS 22. Pemilihan warna di dalam ruang kerja Anda cukup baik.

  SS S KS TS STS

  SS S KS TS STS

  20. Suhu udara diruang kerja Anda tidak terlalu panas sehingga anda merasa nyaman dalam bekerja.

  SS S KS TS STS

  19. Penerangan dan cahaya diruang kerja Anda cukup memadai untuk dapat bekerja dengan baik.

  SS S KS TS STS

  18. Dalam melaksanakan pekerjaan Anda merasa terbantu dengan adanya tim kerja.

  SS S KS TS STS

  17. Anda meminta pendapat rekan kerja Anda atas pekerjaan yang diberikan kepada Anda jika Anda merasa ragu dan kurang percaya diri untuk mengerjakanya.

  SS S KS TS STS

  16. Atasan Anda meminta pendapat dan pandangan Anda atas kebijaksanaan perusahaan.

  SS S KS TS STS

  15. Selama Anda bekerja atasan Anda menanyakan kesulitan dan keluhan Anda atas pekerjaan yang diberikan.

  SS S KS TS STS

  14. Atasan Anda memberikan dukungan dan bimbingan dan arahan kepada Anda atas pekerjaan yang diberikan.

  SS S KS TS STS

  

Print Out Olah Data dan Kuesioner Penelitian

94 Lampiran 3

  jenis kelamin usia bagian status masa kerja pendapatan

  38 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 44 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  38 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  29 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 37 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  35 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 32 fantasi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  36 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  40 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  29 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  39 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  perempuan 29 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 30 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  33 G.material menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 24 potong belum menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 44 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 36 tehknik menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki

  43 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  29 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 30 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  45 G. material menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  35 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki

  28 ST 2 menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 29 packing menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 34 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  28 G. material menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 31 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 36 packing menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 29 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 24 potong belum menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 37 packing menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 29 packing menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 36 packing menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 29 potong CMT menikag > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 34 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 35 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 G. material menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 35 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 28 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  36 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 34 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 34 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  36 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 27 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  39 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  26 ST3 menikah 3 -5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuahn

  28 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  25 ST3 menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  27 ST3 menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  31 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 30 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 27 fantasi menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 39 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 23 sampel menikah 3 - 5 tahun 500.000- 1.000.000 laki-laki 34 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 37 fantasi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  35 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  36 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 35 tekhnik menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  28 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  32 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 28 fantasi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 36 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 44 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 43 inspeck menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 33 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  35 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  24 ST3 menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 43 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 31 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 28 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 30 inspeck menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 28 potong menikah 3-5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 29 inspeck menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 28 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  29 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  28 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 29 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 30 sampel menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 23 potong CMT belum menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  39 G. kulit menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  29 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki

  29 ST1 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  38 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 37 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 30 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 29 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 33 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 30 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  23 ST2 belum menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 34 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 34 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 30 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 29 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 32 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 26 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 30 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  24 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  27 ST2 menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  23 ST2 belum menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  39 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  41 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  33 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  33 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  29 ST3 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  34 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 47 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 40 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 28 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 28 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 32 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 37 sampel menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  45 G. kulit menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 31 seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  27 ST2 menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki

  35 Seleksi menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 40 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan 24 seleksi menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  30 ST2 menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 perempuan

  24 ST1 menikah 3 - 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 35 potong menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000 laki-laki 35 potong CMT menikah > 5 tahun 500.000 - 1.000.000

  

pendidikan terakhir

  SLTA D3 SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA D3 SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA D3 SLTA SLTA D3 SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA

  SLTA D3 SLTA SLTA SLTA SLTA D3 SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA D3 SLTA D3 SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA D3 SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA

  SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA D3 SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA D3 SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA SLTA

  2

  4

  1

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  1

  1

  1

  4

  1

  4

  4

  1.3

  1

  1

  2

  1

  5

  5

  5

  1

  1

  1.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  1

  1

  1

  5

  1.0

  5

  5

  1.0

  1

  1

  1

  1

  5

  5

  5

  5

  5

  1

  5

  4

  1

  1

  3

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  3

  1

  4

  4

  4

  4.3

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  1

  1.0

  1

  1

  1

  1

  4

  4

  4

  4

  1.5

  1

  2

  2

  5

  5

  5

  5

  5

  1.3

  1

  1

  2

  1

  5

  5

  5

  2

  1

  2

  4

  5

  5

  5

  2.3

  5

  1

  2

  1

  4

  4

  5

  1

  3.8

  4

  5

  3

  3

  5

  5

  5

  5

  1.3

  5

  2

  1

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  1

  1

  1

  5

  5

  5

  1

  1.0

  1

  1

  1

  1

  5

  5

  5

  5

  1.3

  1

  1

  1

  3.3

  5

  5

  5

  5

  5

  3.8

  5

  5

  4

  1

  4

  5

  4

  5

  3.3

  4

  5

  2

  2

  5

  5

  5

  5

  2

  4

  2

  5

  5

  5

  5

  5

  1.3

  1

  1

  2

  1

  5

  5

  1

  5

  1.3

  1

  1

  2

  1

  5

  5

  5

  5

  2.8

  4

  4.0

  4

  2

  1.0

  1

  1

  1

  1

  2

  4

  2

  4

  2.3

  2

  5

  4

  1

  4

  3

  3

  3

  4.0

  4

  4

  4

  5

  5

  2

  1

  1.0

  1

  1

  1

  1

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  5

  1

  1

  5

  5

  5

  5

  2.0

  1

  1

  1

  5

  4

  2

  5

  4.0

  3

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  11

  10

  9

  8

  ketahanan f

  6

  5

  4

  4

  2

  3.8

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  3.8

  4

  5

  2

  5

  5

  4

  1

  4

  4

  2

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  1

  1

  3.5

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  1

  1

  1

  5

  4

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4.8

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  3.5

  4

  4

  4

  2

  4

  4

  5

  5

  5

  1

  1

  1

  1

  1

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  1

  5

  1

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  1

  1

  1

  1.0

  5

  1.3

  1

  2

  1

  1

  1

  4

  5

  5

  4

  1.5

  2

  2

  5

  1

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  1

  1

  1

  5

  5

  5

  3

  2

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3.3

  4

  4

  4

  1

  4

  4

  4

  3

  4

  3.8

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  3.5

  4

  4

  2

  4

  4

  3.3

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  1

  3

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4.3

  4

  5

  4

  4

  3

  4

  5

  3.3

  5

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  5

  2

  4

  4

  4

  4

  3

  5

  4

  4

  4

  5

  4

  3.3

  4

  4

  2

  3

  4

  4

  4

  1

  3.8

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  3.5

  4

  2

  5

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4.3

  4

  5

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  2.8

  4

  4

  1

  4.3

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  4

  3.8

  4

  4

  3

  4

  5

  5

  5

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  3.0

  4

  4

  1

  3

  4

  5

  4

  4

  3.8

  4

  4

  3

  4

  4

  5

  4

  4

  3.3

  4

  3.5

  1

  4

  3.0

  2

  5

  2

  3

  3

  4

  4

  4

  4.0

  5

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  4

  5

  4

  5

  4

  3.8

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  3.8

  5

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  5

  4.0

  4

  5

  3

  4

  3

  5

  4

  3.0

  5

  4.3

  5

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  1

  5

  5

  5

  1

  5

  5

  5

  5

  2.0

  1

  1

  5

  5

  5

  2.8

  5

  1.0

  1

  1

  1

  1

  5

  5

  5

  5

  4

  1

  4

  2

  1

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  1

  1

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  1

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  3.0

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  1

  2

  4

  5

  5

  4

  3.8

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  3

  4

  2.8

  4

  3.5

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.5

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  3

  1

  2

  1

  5

  5

  5

  5

  1.0

  1

  2

  1

  1

  5

  5

  5

  5

  1.5

  2

  1.8

  2

  4

  1.0

  1

  1

  1

  1

  4

  5

  5

  4

  1.8

  2

  2

  2

  1

  4

  5

  4

  2

  1

  5

  5

  5

  1.8

  2

  2

  2

  1

  4

  4

  5

  4

  2.5

  2

  2

  2

  4

  4

  4

  5

  5

  1

  2

  5

  5

  5

  5

  1.3

  1

  1

  1

  1

  5

  5

  5

  5

  1.3

  1

  2

  1

  5

  5

  4

  5

  2.0

  1

  2

  1

  4

  5

  5

  5

  5

  1.8

  2

  2

  1

  2

  5

  5

  5

  5

  5

  1.3

  4

  5

  5

  5

  3.8

  4

  5

  2

  4

  5

  5

  4

  4

  3.0

  2

  4

  2

  4

  5

  1

  5

  1

  4

  5

  5

  2.3

  4

  2

  2

  5

  4

  5

  5

  5

  2.0

  2

  2

  2

  2

  4

  3

  1

  2

  1

  2

  4

  4

  4

  5

  2.8

  4

  5

  1

  4

  4

  5

  5

  4

  3.5

  2

  4

  3.8

  2

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  3.5

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  1

  4

  4

  5

  4

  2.5

  4

  4

  1

  4

  4

  4

  5

  4

  3.5

  4

  4

  2

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  5

  4

  3

  4

  4

  4

  3.5

  4

  5

  3

  4

  3.8

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  3.8

  4.0

  4

  5

  3

  3

  4

  4

  4

  5

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  4

  3.5

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  2.8

  4

  3

  4

  3

  4

  4

  5

  4

  4

  5

  1

  1

  5

  5

  5

  5

  4.0

  4

  4

  4

  3.0

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  2

  2

  4

  4

  4

  4

  3.5

  4

  4

  4

  4

  4

  3.5

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  5

  4

  2.5

  4

  4

  1

  1

  4

  5

  4

  12

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.4

  2

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  5.0

  5

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  4

  5.0

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4.2

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  4.8

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  5

  kemampuan

  4

  5

  5

  5

  5.0

  5

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  5

  2.8

  2

  4

  4

  5

  2

  3

  4

  4

  3.2

  5

  5

  2

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  3

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  3.6

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  19

  18

  17

  16

  15

  14

  13

  4

  4

  4

  3

  5

  4

  4

  4

  2.4

  2

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  3.8

  3

  2

  4

  4

  2

  3

  3

  4

  3.6

  5

  5

  4

  5.0

  4

  3.8

  3

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  3

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  4

  4

  5

  3.6

  4

  3.6

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  5

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.2

  1

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.6

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  5

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.4

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  5

  5

  3.8

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  5

  4

  4.6

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  5

  5

  4.2

  5

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4.2

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  5.0

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  5

  3.8

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  5

  4

  5

  4

  4

  5

  4

  3.8

  4

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  5

  4.0

  4

  4

  5

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4.2

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  5

  4

  4.0

  4

  3.8

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.6

  5

  4

  5

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4.4

  5

  4

  4

  5

  5

  4

  4

  5

  5

  4.0

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  3

  4

  4

  4

  5

  3.8

  2

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.4

  4

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  4

  5

  5

  5

  5

  4.4

  2

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  2

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.4

  5

  5

  4

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  2

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.2

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  3.8

  2

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.6

  5

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.6

  3

  5

  4.4

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  3.8

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  3.8

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.8

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4

  5

  4

  4

  4

  3.8

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  3

  4

  4

  4

  4

  4.2

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  5

  20

  4

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  5

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5.0

  5

  5

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  4.2

  4

  5

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4.1

  3

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  5

  5.0

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.5

  4

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  4.1

  5

  3

  5

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.9

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  4

  4

  21

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  4.1

  4

  4

  5

  4

  4

  2

  4

  4

  3.6

  4

  3

  4

  2

  5.0

  5

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  5

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  27

  26

  25

  lingkungan ker

  24

  23

  22

  4

  3

  4

  4

  3.6

  4

  4

  4

  2

  2

  3

  4

  4

  3.4

  2

  4

  3

  3

  4

  5

  4

  5

  3.1

  4

  2

  4

  1

  5.0

  5

  4

  5

  4

  3

  4

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  4

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  3.8

  5

  4

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  4.1

  3

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.9

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4.1

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.1

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.9

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4.1

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.1

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  4

  4.3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.9

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.9

  3

  4

  3

  5

  4

  2

  4

  2

  3

  4

  4

  4

  4

  4.1

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.3

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  4

  4.4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.3

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  3.9

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.6

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.2

  4

  4

  4

  4.3

  4

  4

  4

  4

  4.3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.9

  3

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  5

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  4.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  4

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  5

  5.0

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5.0

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.9

  3

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3.8

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.1

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.9

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  3.9

  4

  4

  3.9

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.0

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  28

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  5

  5

  4

  5

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  29

  3

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.2

  5

  4

  3.4

  4

  4

  5

  3.8

  motivasi kerja

  4

  4

  3.6

  4

  4

  4

  4

  4

  4.4

  4

  4

  3.8

  4

  5

  5

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.8

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4.4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3.8

  4

  4

  4

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  5

  5

  4

  5

  4

  5

  4.8

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4.4

  4

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  5

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4.6

  

Validitas dan Rentabilitas

95 Lampiran 4

  Correlations Correlations ketahan an fisik mental spiritual

  1

  

2

  3

  4

  5 6 (X1)

  1 Pearson - - - - ,455(** Correlation 1 ,309(** ,393(** ,426(** ,470(** -,318(**) )

  ) ) ) ) Sig. (2-tailed) . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130

  2 Pearson - - ,486(** ,645(** ,562(** Correlation ,309(** 1 ,253(** ,818(**) ) ) )

  ) ) Sig. (2-tailed) ,000 . ,004 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130

  3 Pearson - - - - ,455(** Correlation ,253(** 1 ,234(** ,602(** ,600(** -,303(**) )

  ) ) ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,004 . ,008 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130

  4 Pearson - - ,486(** ,616(** ,602(** Correlation ,393(** ,234(** 1 ,790(**) ) ) )

  ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,008 . ,000 ,000 ,000 N

  130 130 130 130 130 130 130

  5 Pearson - - ,645(** ,616(** ,816(** Correlation ,426(** ,602(** 1 ,862(**) ) ) )

  ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130

  6 Pearson - - ,562(** ,602(** ,816(** Correlation ,470(** ,600(** 1 ,819(**) ) ) )

  ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 N 130 130 130 130 130 130 130

  • ketahanan fisik Pearson ,818(** ,790(** ,862(** ,819(** mental spiritual Correlation ,318(** ,303(**

  1 ) ) ) ) (X1) ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 .

  N 130 130 130 130 130 130 130

  • Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  1

  Correlations Correlations kemampu an mengelola

  1

  2

  3

  4

  5 6 stres

  1 Pearson - - - - - Correlation 1 ,591(** ,447(** ,537(** ,528(** ,285(** -,098 ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) . ,000 ,000 ,000 ,000 ,001 ,265 N 130 130 130 130 130 130 130

  2 Pearson - ,627(** ,637(** ,619(** ,377(** Correlation ,591(** 1 ,593(**) ) ) ) )

  ) Sig. (2-tailed) ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N

  130 130 130 130 130 130 130

  3 Pearson - ,627(** ,790(** ,788(** ,423(** Correlation ,447(** 1 ,796(**) ) ) ) )

  ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 N

  130 130 130 130 130 130 130

  4 Pearson - ,637(** ,790(** ,760(** ,328(** Correlation ,537(** 1 ,694(**) ) ) ) )

  ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 N

  130 130 130 130 130 130 130

  • 5 Pearson ,619(** ,788(** ,760(** ,421(** Correlation ,528(**

  1 ,746(**) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed)

  ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130

  • 6 Pearson ,377(** ,423(** ,328(** ,421(** Correlation ,285(**

  1 ,665(**) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed)

  ,001 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 kemampuan Pearson ,593(** ,796(** ,694(** ,746(** ,665(**

  • ,098

  1 mengelola Correlation ) ) ) ) ) stres Sig. (2-tailed) ,265 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 .

  N 130 130 130 130 130 130 130

  • Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  2

  Correlations Correlations lingkun gan

  1

  2

  3

  4

  

5

  6

  7

  8

  9

  10

  11 12 kerja

  1 Pearson ,942(** ,831(** ,726(** ,766(** ,691(** ,806(** ,789(** ,740(** ,811(** ,775(** ,727(**

  1 ,903(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  2 Pearson ,942(** ,856(** ,802(** ,712(** ,697(** ,829(** ,811(** ,801(** ,806(** ,772(** ,739(**

  1 ,920(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  3 Pearson ,831(** ,856(** ,918(** ,757(** ,729(** ,820(** ,827(** ,883(** ,845(** ,814(** ,729(**

  1 ,946(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  4 Pearson ,726(** ,802(** ,918(** ,629(** ,672(** ,773(** ,710(** ,837(** ,752(** ,789(** ,678(**

  1 ,879(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  5 Pearson ,766(** ,712(** ,757(** ,629(** ,758(** ,711(** ,697(** ,625(** ,644(** ,657(** ,593(**

  1 ,800(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  6 Pearson ,691(** ,697(** ,729(** ,672(** ,758(** ,658(** ,699(** ,638(** ,619(** ,680(** ,514(**

  1 ,780(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  7 Pearson ,806(** ,829(** ,820(** ,773(** ,711(** ,658(** ,871(** ,890(** ,769(** ,809(** ,719(** 1 ,914(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  8 Pearson ,789(** ,811(** ,827(** ,710(** ,697(** ,699(** ,871(** ,837(** ,868(** ,748(** ,774(** 1 ,912(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  9 Pearson ,740(** ,801(** ,883(** ,837(** ,625(** ,638(** ,890(** ,837(** ,806(** ,842(** ,680(** 1 ,910(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  10 Pearson ,811(** ,806(** ,845(** ,752(** ,644(** ,619(** ,769(** ,868(** ,806(** ,787(** ,855(** 1 ,908(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  11 Pearson ,775(** ,772(** ,814(** ,789(** ,657(** ,680(** ,809(** ,748(** ,842(** ,787(** ,643(** 1 ,881(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  12 Pearson ,727(** ,739(** ,729(** ,678(** ,593(** ,514(** ,719(** ,774(** ,680(** ,855(** ,643(** 1 ,826(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 lingkungan Pearson ,903(** ,920(** ,946(** ,879(** ,800(** ,780(** ,914(** ,912(** ,910(** ,908(** ,881(** ,826(**

  1

kerja Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 ** Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  3

  Correlations Correlations motivasi

  1

  

2

  3

  4 5 kerja

  1 Pearson 1 ,896(**) ,864(**) ,940(**) ,893(**) ,955(**) Correlation Sig. (2-tailed)

  . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  2 Pearson ,896(**) 1 ,903(**) ,925(**) ,939(**) ,970(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  3 Pearson ,864(**) ,903(**) 1 ,916(**) ,849(**) ,946(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  4 Pearson ,940(**) ,925(**) ,916(**) 1 ,924(**) ,979(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  5 Pearson ,893(**) ,939(**) ,849(**) ,924(**) 1 ,956(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 N 130 130 130 130 130 130 motivasi kerja Pearson ,955(**) ,970(**) ,946(**) ,979(**) ,956(**)

  1 Correlation Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . N 130 130 130 130 130 130

  • Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  4

  Correlations Correlations ketahanan fisik mental spiritual

  1

  2

  3 4 (X1)

  1 Pearson Correlation 1 ,486(**) ,645(**) ,562(**) ,799(**) Sig. (2-tailed) . ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130

  2 Pearson Correlation ,486(**) 1 ,616(**) ,602(**) ,780(**) Sig. (2-tailed)

  ,000 . ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130

  3 Pearson Correlation ,645(**) ,616(**) 1 ,816(**) ,919(**) Sig. (2-tailed)

  ,000 ,000 . ,000 ,000 N 130 130 130 130 130

  4 Pearson Correlation ,562(**) ,602(**) ,816(**) 1 ,885(**) Sig. (2-tailed)

  ,000 ,000 ,000 . ,000 N 130 130 130 130 130 ketahanan fisik Pearson Correlation

  ,799(**) ,780(**) ,919(**) ,885(**)

  1 mental spiritual (X1) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 . N 130 130 130 130 130

  • Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  Reliability Case Processing Summary

N %

Cases Valid

  130 100,0 Excluded( ,0

  a) Total 130 100,0 a Listwise deletion based on all variables in the procedure.

  Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

  ,921

  5

  Correlations Correlations kemampua n mengelola

  1

  2

  3

  4 5 stres

  1 Pearson 1 ,627(**) ,637(**) ,619(**) ,377(**) ,779(**) Correlation Sig. (2-tailed)

  . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  2 Pearson ,627(**) 1 ,790(**) ,788(**) ,423(**) ,876(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  3 Pearson ,637(**) ,790(**) 1 ,760(**) ,328(**) ,836(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  4 Pearson ,619(**) ,788(**) ,760(**) 1 ,421(**) ,875(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  5 Pearson ,377(**) ,423(**) ,328(**) ,421(**) 1 ,687(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 N 130 130 130 130 130 130 kemampuan Pearson ,779(**) ,876(**) ,836(**) ,875(**) ,687(**)

  1 mengelola Correlation stres Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 .

  N 130 130 130 130 130 130

  • Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  Reliability Case Processing Summary N % Cases Valid

  130 100,0 Excluded ,0 (a)

  Total 130 100,0

a Listwise deletion based on all variables in the procedure.

  

Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

  ,899

  6

  Correlations Correlations lingkung

  1

  2

  3

  4

  5

  6

  7

  8

  9

  10

  11 12 an kerja

  1 Pearson ,942(** ,831(** ,726(** ,766(** ,691(** ,806(** ,789(** ,740(** ,811(** ,775(** ,727(**

  1 ,903(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  2 Pearson ,942(** ,856(** ,802(** ,712(** ,697(** ,829(** ,811(** ,801(** ,806(** ,772(** ,739(**

  1 ,920(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  3 Pearson ,831(** ,856(** ,918(** ,757(** ,729(** ,820(** ,827(** ,883(** ,845(** ,814(** ,729(**

  1 ,946(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  4 Pearson ,726(** ,802(** ,918(** ,629(** ,672(** ,773(** ,710(** ,837(** ,752(** ,789(** ,678(**

  1 ,879(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  5 Pearson ,766(** ,712(** ,757(** ,629(** ,758(** ,711(** ,697(** ,625(** ,644(** ,657(** ,593(**

  

1

,800(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  6 Pearson ,691(** ,697(** ,729(** ,672(** ,758(** ,658(** ,699(** ,638(** ,619(** ,680(** ,514(**

  1 ,780(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) )

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  7 Pearson ,806(** ,829(** ,820(** ,773(** ,711(** ,658(** ,871(** ,890(** ,769(** ,809(** ,719(** 1 ,914(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed)

  ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  8 Pearson ,789(** ,811(** ,827(** ,710(** ,697(** ,699(** ,871(** ,837(** ,868(** ,748(** ,774(** 1 ,912(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed)

  ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  9 Pearson ,740(** ,801(** ,883(** ,837(** ,625(** ,638(** ,890(** ,837(** ,806(** ,842(** ,680(** 1 ,910(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed)

  ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  10 Pearson ,811(** ,806(** ,845(** ,752(** ,644(** ,619(** ,769(** ,868(** ,806(** ,787(** ,855(** 1 ,908(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed)

  ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  11 Pearson ,775(** ,772(** ,814(** ,789(** ,657(** ,680(** ,809(** ,748(** ,842(** ,787(** ,643(** 1 ,881(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed)

  ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  12 Pearson ,727(** ,739(** ,729(** ,678(** ,593(** ,514(** ,719(** ,774(** ,680(** ,855(** ,643(** 1 ,826(**) Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed)

  ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 lingkungan Pearson ,903(** ,920(** ,946(** ,879(** ,800(** ,780(** ,914(** ,912(** ,910(** ,908(** ,881(** ,826(**

  1 kerja Correlation ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) ) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . N 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130 130

  • Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  Reliability Case Processing Summary N % Cases Valid

  130 100,0 Excluded ,0 (a)

  Total 130 100,0

a Listwise deletion based on all variables in the procedure.

  Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

  ,977

13 Correlations

  Correlations motivasi

  1

  

2

  3

  4 5 kerja

  1 Pearson 1 ,896(**) ,864(**) ,940(**) ,893(**) ,955(**) Correlation Sig. (2-tailed)

  . ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  2 Pearson ,896(**) 1 ,903(**) ,925(**) ,939(**) ,970(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 . ,000 ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  3 Pearson ,864(**) ,903(**) 1 ,916(**) ,849(**) ,946(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 . ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  4 Pearson

,940(**) ,925(**) ,916(**)

1 ,924(**) ,979(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 . ,000 ,000 N 130 130 130 130 130 130

  5 Pearson ,893(**) ,939(**) ,849(**) ,924(**) 1 ,956(**) Correlation

  Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 . ,000 N 130 130 130 130 130 130 motivasi kerja Pearson ,955(**) ,970(**) ,946(**) ,979(**) ,956(**)

  1 Correlation Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 ,000 ,000 . N 130 130 130 130 130 130

  • Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  Reliability Case Processing Summary N % Cases Valid

  130 100,0 Excluded( ,0

  a) Total 130 100,0

a Listwise deletion based on all variables in the procedure.

  Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items

  ,986

  6

  

Karakteristik Responden

96 Lampiran 5

  

Uji Hipotesis

97 Lampiran 6

  Correlations Correlations

ketahanan

fisik mental

spiritual (X1)

kemampuan mengelola stres lingkungan kerja motivasi kerja ketahanan fisik mental spiritual (X1)

  Pearson Correlation 1 -,674(**) -,736(**) -,776(**) Sig. (2-tailed) . ,000 ,000 ,000 N 130 130 130 130 kemampuan mengelola stres

  Pearson Correlation

  • ,674(**) 1 ,815(**) ,804(**) Sig. (2-tailed) ,000 . ,000 ,000 N 130 130 130 130 lingkungan kerja Pearson Correlation -,736(**) ,815(**)

  1 ,922(**) Sig. (2-tailed) ,000 ,000 . ,000 N

  130 130 130 130 motivasi kerja Pearson Correlation

  • ,776(**) ,804(**) ,922(**)

  1 Sig. (2-tailed) ,000 ,000 ,000 . N 130 130 130 130

  • Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  Descriptives Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation ketahanan fisik mental spiritual (X1) 130 1,0 4,8 2,808 1,1683 kemampuan mengelola stres

  130 2,4 5,0 4,314 ,5375 lingkungan kerja 130 3,1 5,0 4,419 ,5074 motivasi kerja 130 3,4 5,0 4,408 ,4996 Valid N (listwise) 130

  Regression Variables Entered/Removed(b) Model Variables

  Entered Variables Removed Method

  1 lingkungan kerja, ketahanan fisik mental spiritual . Enter

  (X1), kemampuan mengelola stres(a) a All requested variables entered. b Dependent Variable: motivasi kerja

  Model Summary Adjusted R Std. Error of Model R R Square Square the Estimate

  1 ,935(a) ,875 ,872 ,1786

a Predictors: (Constant), lingkungan kerja, ketahanan fisik mental spiritual (X1), kemampuan mengelola stres

  ANOVA(b) Sum of Model Squares df Mean Square F Sig.

  1 Regressio 28,171 3 9,390 294,248 ,000(a) n

  Residual 4,021 126 ,032 Total 32,192 129

a Predictors: (Constant), lingkungan kerja, ketahanan fisik mental spiritual (X1), kemampuan mengelola stres

b Dependent Variable: motivasi kerja

  

Coefficients(a)

Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients

  Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) 1,197 ,255 4,690 ,000 ketahanan fisik mental -,083 ,020 -,194 -4,099 ,000 spiritual (X1) kemampuan mengelola ,106 ,051 ,114 2,053 ,042 stres lingkungan ,676 ,059 ,687 11,388 ,000 kerja a Dependent Variable: motivasi kerja

  

Tabel-tabel Statistik

98 Lampiran 7

  Lampiran 7. Tabel Nilai-nilai r Product Moment, Distribusi t dan F

  

PERCENTAGE POINTS OF THE T DISTRIBUTION

Tail Probabilities One Tail 0.10 0.05 0.025 0.01 0.005 0.001 0.0005 Two Tails 0.20 0.10 0.05 0.02 0.01 0.002 0.001 -------+---------------------------------------------------------+----- D 1 | 3.078 6.314 12.71 31.82 63.66 318.3 637 | 1 E 2 | 1.886 2.920 4.303 6.965 9.925 22.330 31.6 | 2 G 3 | 1.638 2.353 3.182 4.541 5.841 10.210 12.92 | 3 R 4 | 1.533 2.132 2.776 3.747 4.604 7.173 8.610 | 4 E 5 | 1.476 2.015 2.571 3.365 4.032 5.893 6.869 | 5 E 6 | 1.440 1.943 2.447 3.143 3.707 5.208 5.959 | 6 S 7 | 1.415 1.895 2.365 2.998 3.499 4.785 5.408 | 7 8 | 1.397 1.860 2.306 2.896 3.355 4.501 5.041 | 8 O 9 | 1.383 1.833 2.262 2.821 3.250 4.297 4.781 | 9 F 10 | 1.372 1.812 2.228 2.764 3.169 4.144 4.587 | 10 11 | 1.363 1.796 2.201 2.718 3.106 4.025 4.437 | 11 F 12 | 1.356 1.782 2.179 2.681 3.055 3.930 4.318 | 12 R 13 | 1.350 1.771 2.160 2.650 3.012 3.852 4.221 | 13 E 14 | 1.345 1.761 2.145 2.624 2.977 3.787 4.140 | 14 E 15 | 1.341 1.753 2.131 2.602 2.947 3.733 4.073 | 15 D 16 | 1.337 1.746 2.120 2.583 2.921 3.686 4.015 | 16 O 17 | 1.333 1.740 2.110 2.567 2.898 3.646 3.965 | 17 M 18 | 1.330 1.734 2.101 2.552 2.878 3.610 3.922 | 18 19 | 1.328 1.729 2.093 2.539 2.861 3.579 3.883 | 19 20 | 1.325 1.725 2.086 2.528 2.845 3.552 3.850 | 20 21 | 1.323 1.721 2.080 2.518 2.831 3.527 3.819 | 21 22 | 1.321 1.717 2.074 2.508 2.819 3.505 3.792 | 22 23 | 1.319 1.714 2.069 2.500 2.807 3.485 3.768 | 23 24 | 1.318 1.711 2.064 2.492 2.797 3.467 3.745 | 24 25 | 1.316 1.708 2.060 2.485 2.787 3.450 3.725 | 25 26 | 1.315 1.706 2.056 2.479 2.779 3.435 3.707 | 26 27 | 1.314 1.703 2.052 2.473 2.771 3.421 3.690 | 27 28 | 1.313 1.701 2.048 2.467 2.763 3.408 3.674 | 28 29 | 1.311 1.699 2.045 2.462 2.756 3.396 3.659 | 29 30 | 1.310 1.697 2.042 2.457 2.750 3.385 3.646 | 30 32 | 1.309 1.694 2.037 2.449 2.738 3.365 3.622 | 32 34 | 1.307 1.691 2.032 2.441 2.728 3.348 3.601 | 34 36 | 1.306 1.688 2.028 2.434 2.719 3.333 3.582 | 36 38 | 1.304 1.686 2.024 2.429 2.712 3.319 3.566 | 38 40 | 1.303 1.684 2.021 2.423 2.704 3.307 3.551 | 40 42 | 1.302 1.682 2.018 2.418 2.698 3.296 3.538 | 42 44 | 1.301 1.680 2.015 2.414 2.692 3.286 3.526 | 44 46 | 1.300 1.679 2.013 2.410 2.687 3.277 3.515 | 46 48 | 1.299 1.677 2.011 2.407 2.682 3.269 3.505 | 48 50 | 1.299 1.676 2.009 2.403 2.678 3.261 3.496 | 50 55 | 1.297 1.673 2.004 2.396 2.668 3.245 3.476 | 55 60 | 1.296 1.671 2.000 2.390 2.660 3.232 3.460 | 60 65 | 1.295 1.669 1.997 2.385 2.654 3.220 3.447 | 65 70 | 1.294 1.667 1.994 2.381 2.648 3.211 3.435 | 70 80 | 1.292 1.664 1.990 2.374 2.639 3.195 3.416 | 80 100 | 1.290 1.660 1.984 2.364 2.626 3.174 3.390 | 100 150 | 1.287 1.655 1.976 2.351 2.609 3.145 3.357 | 150 200 | 1.286 1.653 1.972 2.345 2.601 3.131 3.340 | 200 -------+---------------------------------------------------------+----- Two Tails 0.20 0.10 0.05 0.02 0.01 0.002 0.001 One Tail 0.10 0.05 0.025 0.01 0.005 0.001 0.0005 Tail Probabilities

  This table was calculated by APL programs written by The format of the table is adapted from a table constructed by Drake Bradley, Department of Psychology, Bates College, Lewiston- Ashburn, Maine, U.S.A.

  95% Points For The F Distribution Page 1 Numerator Degrees of Freedom * 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 * 1 161 199 216 225 230 234 237 239 241 242 1 2 18.5 19.0 19.2 19.2 19.3 19.3 19.4 19.4 19.4 19.4 2 D 3 10.1 9.55 9.28 9.12 9.01 8.94 8.89 8.85 8.81 8.79 3 e 4 7.71 6.94 6.59 6.39 6.26 6.16 6.09 6.04 6.00 5.96 4 n 5 6.61 5.79 5.41 5.19 5.05 4.95 4.88 4.82 4.77 4.74 5 o m 6 5.99 5.14 4.76 4.53 4.39 4.28 4.21 4.15 4.10 4.06 6 i 7 5.59 4.74 4.35 4.12 3.97 3.87 3.79 3.73 3.68 3.64 7 n 8 5.32 4.46 4.07 3.84 3.69 3.58 3.50 3.44 3.39 3.35 8 a 9 5.12 4.26 3.86 3.63 3.48 3.37 3.29 3.23 3.18 3.14 9 t 10 4.96 4.10 3.71 3.48 3.33 3.22 3.14 3.07 3.02 2.98 10 o r 11 4.84 3.98 3.59 3.36 3.20 3.09 3.01 2.95 2.90 2.85 11 12 4.75 3.89 3.49 3.26 3.11 3.00 2.91 2.85 2.80 2.75 12 D 13 4.67 3.81 3.41 3.18 3.03 2.92 2.83 2.77 2.71 2.67 13 e 14 4.60 3.74 3.34 3.11 2.96 2.85 2.76 2.70 2.65 2.60 14 g 15 4.54 3.68 3.29 3.06 2.90 2.79 2.71 2.64 2.59 2.54 15 r e 16 4.49 3.63 3.24 3.01 2.85 2.74 2.66 2.59 2.54 2.49 16 e 17 4.45 3.59 3.20 2.96 2.81 2.70 2.61 2.55 2.49 2.45 17 s 18 4.41 3.55 3.16 2.93 2.77 2.66 2.58 2.51 2.46 2.41 18 19 4.38 3.52 3.13 2.90 2.74 2.63 2.54 2.48 2.42 2.38 19 o 20 4.35 3.49 3.10 2.87 2.71 2.60 2.51 2.45 2.39 2.35 20 f 21 4.32 3.47 3.07 2.84 2.68 2.57 2.49 2.42 2.37 2.32 21 F 22 4.30 3.44 3.05 2.82 2.66 2.55 2.46 2.40 2.34 2.30 22 r 23 4.28 3.42 3.03 2.80 2.64 2.53 2.44 2.37 2.32 2.27 23 e 24 4.26 3.40 3.01 2.78 2.62 2.51 2.42 2.36 2.30 2.25 24 e 25 4.24 3.39 2.99 2.76 2.60 2.49 2.40 2.34 2.28 2.24 25 d o 26 4.23 3.37 2.98 2.74 2.59 2.47 2.39 2.32 2.27 2.22 26 m 27 4.21 3.35 2.96 2.73 2.57 2.46 2.37 2.31 2.25 2.20 27 28 4.20 3.34 2.95 2.71 2.56 2.45 2.36 2.29 2.24 2.19 28 29 4.18 3.33 2.93 2.70 2.55 2.43 2.35 2.28 2.22 2.18 29 30 4.17 3.32 2.92 2.69 2.53 2.42 2.33 2.27 2.21 2.16 30 35 4.12 3.27 2.87 2.64 2.49 2.37 2.29 2.22 2.16 2.11 35 40 4.08 3.23 2.84 2.61 2.45 2.34 2.25 2.18 2.12 2.08 40 50 4.03 3.18 2.79 2.56 2.40 2.29 2.20 2.13 2.07 2.03 50 60 4.00 3.15 2.76 2.53 2.37 2.25 2.17 2.10 2.04 1.99 60 70 3.98 3.13 2.74 2.50 2.35 2.23 2.14 2.07 2.02 1.97 70 80 3.96 3.11 2.72 2.49 2.33 2.21 2.13 2.06 2.00 1.95 80 100 3.94 3.09 2.70 2.46 2.31 2.19 2.10 2.03 1.97 1.93 100 150 3.90 3.06 2.66 2.43 2.27 2.16 2.07 2.00 1.94 1.89 150 300 3.87 3.03 2.63 2.40 2.24 2.13 2.04 1.97 1.91 1.86 300 1000 3.85 3.00 2.61 2.38 2.22 2.11 2.02 1.95 1.89 1.84 1000 * 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 *

  This table was calculated by APL programs written by The format of the table is adapted from a table constructed by Drake Bradley, Department of Psychology, Bates College, Lewiston- Ashburn, Maine, U.S.A.

  95% Points for the F Distribution -- page 2 Numerator Degrees of Freedom * 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 * D 1 243 244 245 245 246 246 247 247 248 248 1 e 2 19.4 19.4 19.4 19.4 19.4 19.4 19.4 19.4 19.4 19.4 2 n 3 8.76 8.74 8.73 8.71 8.70 8.69 8.68 8.67 8.67 8.66 3 o 4 5.94 5.91 5.89 5.87 5.86 5.84 5.83 5.82 5.81 5.80 4 m 5 4.70 4.68 4.66 4.64 4.62 4.60 4.59 4.58 4.57 4.56 5 i n 6 4.03 4.00 3.98 3.96 3.94 3.92 3.91 3.90 3.88 3.87 6 a 7 3.60 3.57 3.55 3.53 3.51 3.49 3.48 3.47 3.46 3.44 7 t 8 3.31 3.28 3.26 3.24 3.22 3.20 3.19 3.17 3.16 3.15 8 o 9 3.10 3.07 3.05 3.03 3.01 2.99 2.97 2.96 2.95 2.94 9 r 10 2.94 2.91 2.89 2.86 2.85 2.83 2.81 2.80 2.79 2.77 10 D 11 2.82 2.79 2.76 2.74 2.72 2.70 2.69 2.67 2.66 2.65 11 e 12 2.72 2.69 2.66 2.64 2.62 2.60 2.58 2.57 2.56 2.54 12 g 13 2.63 2.60 2.58 2.55 2.53 2.51 2.50 2.48 2.47 2.46 13 r 14 2.57 2.53 2.51 2.48 2.46 2.44 2.43 2.41 2.40 2.39 14 e 15 2.51 2.48 2.45 2.42 2.40 2.38 2.37 2.35 2.34 2.33 15 e s 16 2.46 2.42 2.40 2.37 2.35 2.33 2.32 2.30 2.29 2.28 16 17 2.41 2.38 2.35 2.33 2.31 2.29 2.27 2.26 2.24 2.23 17 o 18 2.37 2.34 2.31 2.29 2.27 2.25 2.23 2.22 2.20 2.19 18 f 19 2.34 2.31 2.28 2.26 2.23 2.21 2.20 2.18 2.17 2.16 19 20 2.31 2.28 2.25 2.22 2.20 2.18 2.17 2.15 2.14 2.12 20 F r 21 2.28 2.25 2.22 2.20 2.18 2.16 2.14 2.12 2.11 2.10 21 e 22 2.26 2.23 2.20 2.17 2.15 2.13 2.11 2.10 2.08 2.07 22 e 23 2.24 2.20 2.18 2.15 2.13 2.11 2.09 2.08 2.06 2.05 23 d 24 2.22 2.18 2.15 2.13 2.11 2.09 2.07 2.05 2.04 2.03 24 o 25 2.20 2.16 2.14 2.11 2.09 2.07 2.05 2.04 2.02 2.01 25 m 26 2.18 2.15 2.12 2.09 2.07 2.05 2.03 2.02 2.00 1.99 26 27 2.17 2.13 2.10 2.08 2.06 2.04 2.02 2.00 1.99 1.97 27 28 2.15 2.12 2.09 2.06 2.04 2.02 2.00 1.99 1.97 1.96 28 29 2.14 2.10 2.08 2.05 2.03 2.01 1.99 1.97 1.96 1.94 29 30 2.13 2.09 2.06 2.04 2.01 1.99 1.98 1.96 1.95 1.93 30 35 2.07 2.04 2.01 1.99 1.96 1.94 1.92 1.91 1.89 1.88 35 40 2.04 2.00 1.97 1.95 1.92 1.90 1.89 1.87 1.85 1.84 40 50 1.99 1.95 1.92 1.89 1.87 1.85 1.83 1.81 1.80 1.78 50 60 1.95 1.92 1.89 1.86 1.84 1.82 1.80 1.78 1.76 1.75 60 70 1.93 1.89 1.86 1.84 1.81 1.79 1.77 1.75 1.74 1.72 70 80 1.91 1.88 1.84 1.82 1.79 1.77 1.75 1.73 1.72 1.70 80 100 1.89 1.85 1.82 1.79 1.77 1.75 1.73 1.71 1.69 1.68 100 150 1.85 1.82 1.79 1.76 1.73 1.71 1.69 1.67 1.66 1.64 150 300 1.82 1.78 1.75 1.72 1.70 1.68 1.66 1.64 1.62 1.61 300 1000 1.80 1.76 1.73 1.70 1.68 1.65 1.63 1.61 1.60 1.58 1000 * 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 *

  This table was calculated by APL programs written by The format of the table is adapted from a table constructed by Drake Bradley, Department of Psychology, Bates College, Lewiston- Ashburn, Maine, U.S.A.

  95% Points for the F Distribution -- page 3 Numerator Degrees of Freedom * 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 * 1 248 249 249 249 249 249 250 250 250 250 1 D 2 19.4 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 2 e 3 8.65 8.65 8.64 8.64 8.63 8.63 8.63 8.62 8.62 8.62 3 n 4 5.79 5.79 5.78 5.77 5.77 5.76 5.76 5.75 5.75 5.75 4 o 5 4.55 4.54 4.53 4.53 4.52 4.52 4.51 4.50 4.50 4.50 5 m i 6 3.86 3.86 3.85 3.84 3.83 3.83 3.82 3.82 3.81 3.81 6 n 7 3.43 3.43 3.42 3.41 3.40 3.40 3.39 3.39 3.38 3.38 7 a 8 3.14 3.13 3.12 3.12 3.11 3.10 3.10 3.09 3.08 3.08 8 t 9 2.93 2.92 2.91 2.90 2.89 2.89 2.88 2.87 2.87 2.86 9 o 10 2.76 2.75 2.75 2.74 2.73 2.72 2.72 2.71 2.70 2.70 10 r 11 2.64 2.63 2.62 2.61 2.60 2.59 2.59 2.58 2.58 2.57 11 D 12 2.53 2.52 2.51 2.51 2.50 2.49 2.48 2.48 2.47 2.47 12 e 13 2.45 2.44 2.43 2.42 2.41 2.41 2.40 2.39 2.39 2.38 13 g 14 2.38 2.37 2.36 2.35 2.34 2.33 2.33 2.32 2.31 2.31 14 r 15 2.32 2.31 2.30 2.29 2.28 2.27 2.27 2.26 2.25 2.25 15 e e 16 2.26 2.25 2.24 2.24 2.23 2.22 2.21 2.21 2.20 2.19 16 s 17 2.22 2.21 2.20 2.19 2.18 2.17 2.17 2.16 2.15 2.15 17 18 2.18 2.17 2.16 2.15 2.14 2.13 2.13 2.12 2.11 2.11 18 o 19 2.14 2.13 2.12 2.11 2.11 2.10 2.09 2.08 2.08 2.07 19 f 20 2.11 2.10 2.09 2.08 2.07 2.07 2.06 2.05 2.05 2.04 20 F 21 2.08 2.07 2.06 2.05 2.05 2.04 2.03 2.02 2.02 2.01 21 r 22 2.06 2.05 2.04 2.03 2.02 2.01 2.00 2.00 1.99 1.98 22 e 23 2.04 2.02 2.01 2.01 2.00 1.99 1.98 1.97 1.97 1.96 23 e 24 2.01 2.00 1.99 1.98 1.97 1.97 1.96 1.95 1.95 1.94 24 d 25 2.00 1.98 1.97 1.96 1.96 1.95 1.94 1.93 1.93 1.92 25 o m 26 1.98 1.97 1.96 1.95 1.94 1.93 1.92 1.91 1.91 1.90 26 27 1.96 1.95 1.94 1.93 1.92 1.91 1.90 1.90 1.89 1.88 27 28 1.95 1.93 1.92 1.91 1.91 1.90 1.89 1.88 1.88 1.87 28 29 1.93 1.92 1.91 1.90 1.89 1.88 1.88 1.87 1.86 1.85 29 30 1.92 1.91 1.90 1.89 1.88 1.87 1.86 1.85 1.85 1.84 30 35 1.87 1.85 1.84 1.83 1.82 1.82 1.81 1.80 1.79 1.79 35 40 1.83 1.81 1.80 1.79 1.78 1.77 1.77 1.76 1.75 1.74 40 50 1.77 1.76 1.75 1.74 1.73 1.72 1.71 1.70 1.69 1.69 50 60 1.73 1.72 1.71 1.70 1.69 1.68 1.67 1.66 1.66 1.65 60 70 1.71 1.70 1.68 1.67 1.66 1.65 1.65 1.64 1.63 1.62 70 80 1.69 1.68 1.67 1.65 1.64 1.63 1.63 1.62 1.61 1.60 80 100 1.66 1.65 1.64 1.63 1.62 1.61 1.60 1.59 1.58 1.57 100 150 1.63 1.61 1.60 1.59 1.58 1.57 1.56 1.55 1.54 1.54 150 300 1.59 1.58 1.57 1.55 1.54 1.53 1.52 1.51 1.51 1.50 300 1000 1.57 1.55 1.54 1.53 1.52 1.51 1.50 1.49 1.48 1.47 1000 * 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 *

  This table was calculated by APL programs written by The format of the table is adapted from a table constructed by Drake Bradley, Department of Psychology, Bates College, Lewiston- Ashburn, Maine, U.S.A.

  95% Points for the F Distribution -- page 4 Numerator Degrees of Freedom * 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 * 1 250 250 250 251 251 251 251 251 251 251 1 D 2 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 19.5 2 e 3 8.61 8.61 8.61 8.61 8.60 8.60 8.60 8.60 8.60 8.59 3 n 4 5.74 5.74 5.74 5.73 5.73 5.73 5.72 5.72 5.72 5.72 4 o 5 4.49 4.49 4.48 4.48 4.48 4.47 4.47 4.47 4.47 4.46 5 m i 6 3.80 3.80 3.80 3.79 3.79 3.79 3.78 3.78 3.78 3.77 6 n 7 3.37 3.37 3.36 3.36 3.36 3.35 3.35 3.35 3.34 3.34 7 a 8 3.07 3.07 3.07 3.06 3.06 3.06 3.05 3.05 3.05 3.04 8 t 9 2.86 2.85 2.85 2.85 2.84 2.84 2.84 2.83 2.83 2.83 9 o 10 2.69 2.69 2.69 2.68 2.68 2.67 2.67 2.67 2.66 2.66 10 r 11 2.57 2.56 2.56 2.55 2.55 2.54 2.54 2.54 2.53 2.53 11 D 12 2.46 2.46 2.45 2.45 2.44 2.44 2.44 2.43 2.43 2.43 12 e 13 2.38 2.37 2.37 2.36 2.36 2.35 2.35 2.35 2.34 2.34 13 g 14 2.30 2.30 2.29 2.29 2.28 2.28 2.28 2.27 2.27 2.27 14 r 15 2.24 2.24 2.23 2.23 2.22 2.22 2.21 2.21 2.21 2.20 15 e e 16 2.19 2.18 2.18 2.17 2.17 2.17 2.16 2.16 2.15 2.15 16 s 17 2.14 2.14 2.13 2.13 2.12 2.12 2.11 2.11 2.11 2.10 17 18 2.10 2.10 2.09 2.09 2.08 2.08 2.07 2.07 2.07 2.06 18 o 19 2.07 2.06 2.06 2.05 2.05 2.04 2.04 2.03 2.03 2.03 19 f 20 2.03 2.03 2.02 2.02 2.01 2.01 2.01 2.00 2.00 1.99 20 F 21 2.00 2.00 1.99 1.99 1.98 1.98 1.98 1.97 1.97 1.96 21 r 22 1.98 1.97 1.97 1.96 1.96 1.95 1.95 1.95 1.94 1.94 22 e 23 1.95 1.95 1.94 1.94 1.93 1.93 1.93 1.92 1.92 1.91 23 e 24 1.93 1.93 1.92 1.92 1.91 1.91 1.90 1.90 1.90 1.89 24 d 25 1.91 1.91 1.90 1.90 1.89 1.89 1.88 1.88 1.88 1.87 25 o m 26 1.89 1.89 1.88 1.88 1.87 1.87 1.87 1.86 1.86 1.85 26 27 1.88 1.87 1.87 1.86 1.86 1.85 1.85 1.84 1.84 1.84 27 28 1.86 1.86 1.85 1.85 1.84 1.84 1.83 1.83 1.82 1.82 28 29 1.85 1.84 1.84 1.83 1.83 1.82 1.82 1.81 1.81 1.81 29 30 1.83 1.83 1.82 1.82 1.81 1.81 1.80 1.80 1.80 1.79 30 35 1.78 1.77 1.77 1.76 1.76 1.75 1.75 1.74 1.74 1.74 35 40 1.74 1.73 1.73 1.72 1.72 1.71 1.71 1.70 1.70 1.69 40 50 1.68 1.67 1.67 1.66 1.66 1.65 1.65 1.64 1.64 1.63 50 60 1.64 1.64 1.63 1.62 1.62 1.61 1.61 1.60 1.60 1.59 60 70 1.62 1.61 1.60 1.60 1.59 1.59 1.58 1.58 1.57 1.57 70 80 1.59 1.59 1.58 1.58 1.57 1.56 1.56 1.55 1.55 1.54 80 100 1.57 1.56 1.55 1.55 1.54 1.54 1.53 1.52 1.52 1.52 100 150 1.53 1.52 1.51 1.51 1.50 1.50 1.49 1.49 1.48 1.48 150 300 1.49 1.48 1.48 1.47 1.46 1.46 1.45 1.45 1.44 1.43 300 1000 1.46 1.46 1.45 1.44 1.43 1.43 1.42 1.42 1.41 1.41 1000 * 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 *

  This table was calculated by APL programs written by The format of the table is adapted from a table constructed by Drake Bradley, Department of Psychology, Bates College, Lewiston- Ashburn, Maine, U.S.A.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Hubungan motivasi kerja dengan prestasi kerja karyawan bagian produksi pada PT. East West Seed Indonesia di Jember
0
3
82
Analisis kepuasan kerja dan hubungannya dengan motivasi kerja karyawan bagian produksi
0
8
10
Hubungan antara kondisi lingkungan fisik pekerjaan dengan stres kerja pada karyawan di perusahaan tambang.
0
8
170
Pengaruh persepsi karyawan pada lingkungan kerja fisik dan non fisik terhadap semangat kerja studi kasus pada karyawan SP Aluminium Yogyakarta.
0
0
137
Hubungan antara motivasi kerja karyawan dan disiplin kerja karyawan dengan produktivitas kerja karyawan: studi kasus pada karyawan pabrik gula Madukismo `PT Madubaru` Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.
3
33
162
Pengaruh tingkat pendidikan, masa kerja dan persepsi karyawan tentang lingkungan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan : studi kasus karyawan bagian produksi PT Nirmala Tirta Putra.
0
12
146
Hubungan antara motivasi kerja karyawan dan disiplin kerja karyawan dengan produktivitas kerja karyawan.
2
4
156
Hubungan antara stres kerja dan kepuasan kerja dengan komitmen afektif karyawan terhadap organisasi : studi kasus pada karyawan tetap administratif Universitas Sanata Dharma.
1
1
161
Hubungan antara motivasi kerja, tingkat pendidikan dan lingkungan kerja karyawan dengan produktivitas kerja karyawan bagian produksi : studi kasus CV. Inoe Handycraft.
0
0
157
Hubungan karakteristik individu dan kepuasan kerja dengan tingkat absensi karyawan : studi kasus bagian produksi PT. Wonda Tex Yogyakarta 1995.
0
0
142
Hubungan antara semangat kerja dengan produktivitas kerja karyawan : Studi kasus karyawan bagian produksi perusahaan kertas P.N. Blabak Magelang Jawa Tengah.
0
1
143
Hubungan antara kepuasan kerja dengan loyalitas karyawan : studi kasus terhadap karyawan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
98
Hubungan lingkungan kerja, motivasi kerja dan produktivitas kerja karyawan : studi kasus pada karyawan Departemen Produksi khususnya pada bagian pelintingan rokok PT Djitoe Indonesian Tobacco Coy jl. L. U. Adi Sucipto no. 51 Surakarta - USD Repository
0
0
168
Hubungan pelaksanaan program kesejahteraan dengan motivasi kerja karyawan : studi kasus pada karyawan bagian pemasaran penerbit-percetakan Kanisius Yogyakarta - USD Repository
0
0
158
Pengaruh kompensasi dan sikap kerja terhadap produktivitas karyawan : studi kasus pada karyawan bagian produksi PT. Deltomed Laboratories Wonogiri tahun ajaran 2009/2010 - USD Repository
0
0
140
Show more