Faktor-faktor penyebab lamanya penulisan skripsi oleh mahasiswa : studi kasus mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Akuntasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidkan Universitas Sanata Dharma - USD Repository

Gratis

0
0
150
5 months ago
Preview
Full text

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB LAMANYA PENULISAN

SKRIPSI OLEH MAHASISWA

  

Studi Kasus: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi dan

Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma

  

Disusun oleh :

Yustinus Hadi Rinoto

031324014

  

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI

JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Studi Kasus: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi dan

Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Sanata Dharma

  

SKRIPSI

  Diajukan untuk memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

  Program Studi Pendidikan Ekonomi Disusun oleh:

  

Yustinus Hadi Rinoto

031324014

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI

JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

HALAMAN MOTTO

  

“ Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil!

Karena Bapamu telah berkenan memberikan Kerajaan itu ”

(Lukas 12:32)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Thanks a lot to my Almighty In the name of Father, Son and Holy Spirit Amin

  Skripsi ini penulis persembahkan untuk Bapak, Ibu dan adik-adikku tercinta serta rekan-rekan mahasiswa yang masih berjuang mengerjakan skripsi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ABSTRAK

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB LAMANYA PENULISAN

SKRIPSI OLEH MAHASISWA

  

Yustinus Hadi Rinoto

Pendidikan Ekonomi

Universitas Sanata Dharma

2008

  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) akar masalah internal selama proses penulisan skripsi; 2) akar masalah eksternal selama proses penulisan skrips; 3) cara mngatasi masalah internal selama proses penulisan skripsi; 4) cara mengatasi masalah eksternal selama proses penulisan skripsi; 5) rekomendasi untuk mengatasi masalah internal dan eksternal.

  Penelitian ini merupakan penelitian deskripsitf kualitatif yang dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Ekonom dan Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma terhadap 35 orang mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Akuntansi dan Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sedangkan objek penelitian ini adalah faktor-faktor penyebab lamanya penulisan skripsi baik yang berasal dari dalam (internal) maupun dari luar diri mahasiswa (eksternal). Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner semi terbuka dan wawancara terbuka. Sedangkan untuk keabsahan data, peneliti menggunakan Analisis Domain yang membuat kesimpulan secara umum dari suatu masalah.

  Hasil dari penelitian ini adalah: 1) kurangnya motivasi mahasiswa terhadap skripsi sehingga meyebabkan proses penulisan skripsi menjadi lama; 2) cara pandang mahasiswa yang salah terhadap skripsi sehingga mahasiswa bersikap sangat bergantung (dependensi) pada faktor eksternal seperti dosen, dan perpustakaan; 3) usaha yang dilakukan mahasiswa belum tepat sasaran dalam mengatasi masalah internal; 4) usaha yang dilakukan mahasiswa kurang efektif; 5) rekomendasi untuk masalah internal adalah bersikap berani, bersikap mandiri, berpikir positif, tanamkan rasa tanggung jawab dan dedikasi. Sedangkan untuk masalah eksternal adalah ciptakan hubungan baik antara dosen dan mahasiswa, tumbuhkan minat baca dalam diri mahasiswa, dan optimalkan fasilitas perguruan tinggi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ABSTRACT

FACTORS CAUSING THE DURATION OF WRITING

MINITHESIS OF STUDENTS

  Yustinus Hadi Rinoto Department of Economy

  Sanata Dharma University 2008

  This research aims to describe: 1) the root of internal problems of writing the minithesis; 2) the root of external problems of writing minithesis; 3) how to overcome the internal problem of writing minithesis; 4) how to overcome the external problems of writing minithesis; 5) the recommendation for overcoming both internal and external problems.

  This research is a descriptive qualitative research that was conducted in the Department of Economy and Accounting, Faculty of Education, Sanata Dharma University Yogyakarta. The subjects of this research were 35 students of Accounting and Economy, Faculty of Education, Sanata Dharma University Yogyakarta. The objects of this research were the factors causing the duration of writing minithesis either from internal or external factors of students. The instruments of this research were semi-opened questionnaire and opened questionnaire. In addition for the data validity, the researcher used domain analysis that made general conclusion from a problem.

  The results of this research are: 1) the lack of motivation of students to finish minithesis, which causes the process of writing become longer; 2) wrong students’ perseption to minithesis which makes the students depend on the supervisor and library as external factors; 3) the inappropriate efforts of students in overcoming the internal problem; 4) the students lack of effective efforts; 5) the recommendation for overcoming internal problems are the students should have high self confidence, responsibility and high dedication, positive thinking and should not to be afraid, while the recommendation for overcoming the external problems are the students should create good relationship between lecturer (supervisor) and students, encourage the students themselves to read a lot and make use of university’s facilities as well as possible.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Puji dan syukur penulis haturkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas segala karunia, talenta, berkat, cinta yang telah diberikan selama proses penulisan skripsi ini. Skripsi yang berjudul “Faktor-faktor Penyebab Lamanya Penulisan Skripsi oleh Mahasiswa. Studi kasus: Mahasiswa Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unversitas Sanata Dharma” ini dibuat untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana (S1).

  Skripsi ini dibuat atas bantuan banyak pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada:

  1. Bapak Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D selaku Dekan Fakultas Keguruan fdan Ilmu Pendidikan Unversitas Sanata Dharma

  2. Bapak Yohanes Harsoyo, S.Pd., M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Unversitas Sanata Dharma

  3. Bapak Yohanes Harsoyo, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Program Studi Pendidikan Ekonomi yang telah memberikan dukungan dan bantuan moril untuk menyelesaikan penulisan skripsi ini.

  4. Ibu E. Catur Rismiati, S.Pd., MA. selaku Dosen Pembimbing I yang telah dengan sabar mengajarkan penulis dalam menulis skripsi dan memberikan dukungan moril dan sprituil dalam penulisan skripsi ini. thanx a lot mom...

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  6. Bapak Indra Darmawan, S.E., M.Si selaku Dosen Penguji yang telah berkenan memberikan masukan bagi perkembangan skripsi ini.

  7. Seluruh Dosen Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma yang telah mengajarkan penulis banyak hal selama kuliah hingga proses penulisan skripsi.

  8. Seluruh karyawan dan staf Universitas Sanata Dharma khususnya Sekretariat Pendidikan Ekonomi (mbak Titin) dan Perpustakaan yang telah membantu penulis selama kuliah hingga proses penulisan skripsi.

9. Keluarga penulis, Bapak, Ibu, Erik, Dimas yang telah memberikan dukungan

  penuh baik moril, materiil dan spirituil bagi penulis selama ini. maaf kalo belum bisa balas dengan apa-apa...

  10. Keluarga Pakdhe, Budhe, mas Nanang, mas Heru, mba Watik yang telah memberikan senyuman dan tangisan bagi penulis selama ini. thanx a lot...

  11. Rekan-rekan penulis yaitu, Anang (u r the best!!), Asti, Heri, Wayah, Romo Fredy, Urbanus, Lius (pa kabar lo?), Istadi (ayo bung!!), Bona and the crew (ngenteni opo cah?), Romo Harto (trims untuk doanya), Romo Hiro, Ike, Evi, dll yang telah banyak memberikan cerita indah bagi penulis serta rekan-rekan mahasiswa yang telah bersedia menjadi responden bagi penulis.

  12. Teman-teman Mudika St. Georguis Nyamplung yang memberikan banyak kisah senang dan sedih untuk tetap setia memuji Dia. ayo podho

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  14. Adekku, yang pernah ada dan selalu ada serta telah memberikan dukungan moril, materiil dan spirituil bagi penulis.

  15. Semua pihak yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan skripsi ini dan tidak bisa disebutkan satu per satu.

  Akhirnya, penulis mengucapkan maaf bila tedapat kesalahan dalam penulisan skripsi ini dan penulis berharap agar skripsi ini bermanfaat bagi banyak pihak.

  Penulis Yustinus Hadi Rinoto

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

DAFTAR ISI

  HALAMAN JUDUL.......................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING................................ ii HALAMAN PENGESAHAN............................................................ iii HALAMAN MOTTO…………………............................................ iv HALAMAN PERSEMBAHAN......................................................... v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA............................................. vi ABSTRAK.......................................................................................... vii

  ABSTRACT

  .......................................................................................... viii KATA PENGANTAR........................................................................ ix DAFTAR ISI....................................................................................... xii DAFTAR DIAGRAM......................................................................... xv DAFTAR LAMPIRAN....................................................................... xvii DAFTAR TABEL............................................................................... xviii

  BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah.................................................................

  1 B. Batasan Masalah.............................................................................

  5 C. Rumusan Masalah...........................................................................

  6 D. Tujuan Penelitian.............................................................................

  7

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1. Pendidikan.................................................................................

  9 2. Bimbingan.................................................................................

  11 3. Sebab-sebab Masalah yang Dihadapi Mahasiswa....................

  13 4. Skripsi........................................................................................

  19 5. Kesulitan Mahasiswa dalam Membuat Penelitian.....................

  20 B. Hasil Penelitian yang Relevan ......................................................

  22 C. Kerangka Berpikir..........................................................................

  24 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian...............................................................................

  25 B. Subjek dan Objek Penelitian..........................................................

  25 C. Populasi dan Sampel.......................................................................

  26 D. Metode Pengumpulan Data ............................................................

  26 E. Teknik Analisis Data.......................................................................

  28 F. Teknik Keabsahan Data...................................................................

  29 BAB IV DESKRIPSI, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data.................................................................................

  30 1. Faktor Internal ...........................................................................

  30 2. Faktor Eksternal ........................................................................

  56 B. Analisis Data....................................................................................

  73 1. Akar Masalah Internal...............................................................

  73

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5. Rekomendasi Usaha untuk Mengatasi Kedua Masalah...........

  80 C. Pembahasan....................................................................................

  86 1. Akar Masalah Internal..............................................................

  86 2. Akar Masalah Eksternal...........................................................

  93 3. Cara Mengatasi Masalah Internal.............................................

  98

  4. Cara Mengatasi Masalah Eksternal.......................................... 100

  5. Rekomendasi Usaha untuk Mengatasi Kedua Masalah ........... 101

  BAB V PENUTUP A. Kesimpulan...................................................................................... 107 B. Saran................................................................................................ 109 C. Keterbatasan Penelitian.................................................................... 109 DAFTAR PUSTAKA

  ........................................................................... 111

  

LAMPIRAN .......................................................................................... 113

  DAFTAR DIAGRAM Diagram 1 Prestasi Selama Kuliah…………………………………....

  41 Diagram 15 Perasaan Terhadap Usaha………………………………

  50 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  49 Diagram 25 Pembagian Waktu………………………………………

  49 Diagram 24 Peran Kesibukan……………………………………….

  47 Diagram 23 Kesibukan Lain………………………………………..

  47 Diagram 22 Kesehatan………………………………………………

  46 Diagram 21 Usaha Mengatasi Penyakit……………………………..

  45 Diagram 20 Penyakit yang Dialami…………………………………

  44 Diagram 19 Motivasi………………………………………………..

  43 Diagram 18 Rasa Ingin Tahu……………………………………….

  42 Diagram 17 Motivasi Masuk Program Studi………………………..

  41 Diagram 16 Percaya Diri……………………………………………

  39 Diagram 14 Perasaan Ketika Bimbingan……………………………

  30 Diagram 2 Pendapat Tentang Prestasi………………………………..

  39 Diagram 13 Perbaikan Diri…………………………………………

  38 Diagram 12 Prestasi Teman…………………………………………

  37 Diagram 11 Usaha Kurang Berprestasi……………………………....

  36 Diagram 10 Keuletan………………………………………………....

  35 Diagram 9 Usaha untuk Revisi……………………………………...

  35 Diagram 8 Kesulitan Bimbingan……………………………………..

  34 Diagram 7 Usaha untuk Bimbingan………………………………….

  33 Diagram 6 Usaha untuk Tugas……………………………………….

  32 Diagram 5 Prestasi …………………………………………………...

  31 Diagram 4 Dukungan untuk Prestasi…………………………………

  31 Diagram 3 Usaha Terhadap Prestasi ……..…………………………

  

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  63 Diagram 43 Sikap bila Bermasalah dengan Dosen…………………

  72 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  71 Diagram 54 Perguruan Tinggi ……………………….………………

  71 Diagram 53 Fasilitas ………………………………..………………

  69 Diagram 52 Fasilitas Perpustakaan…………………………………

  69 Diagram 51 Skripsi…………………………………………………

  68 Diagram 50 Usaha bila Kesulitan Literatur ………………………

  68 Diagram 49 Sumber Literatur ………………………………………

  67 Diagram 48 Letak Kesulitan Skripsi ……………….………………

  66 Diagram 47 Frekuensi Mengganti Judul ………………..…………..

  65 Diagram 46 Dosen…………………………………………………..

  64 Diagram 45 Sikap Dosen yang tidak Disukai ………………………

  64 Diagram 44 Sikap Dosen yang Diinginkan…………………………

  Diagram 28 Waktu………………………………………………….

  52 Diagram 29 Cara Mengerjakan Skripsi……………………………..

  62 Diagram 41 Hubungan dengan Dosen………………………………

  61 Diagram 40 Keluarga ………………………………………………

  60 Diagram 39 Kondisi Keluarga………………………………………

  59 Diagram 38 Usaha untuk Mengerjakan……………………………..

  59 Diagram 37 Kondisi Keluarga ……………………………………...

  58 Diagram 36 Peran Orang Tua ………………………………………

  57 Diagram 35 Dana…………………………………………................

  57 Diagram 34 Rata-rata Besar Dana…………………………………..

  56 Diagram 33 Usaha Mencukupi Dana……………………………….

  55 Diagram 32 Sumber Dana…………………………………..............

  54 Diagram 31 Cara Belajar……………………………………………

  53 Diagram 30 Sumber Belajar…………………………………………

  63 Diagram 42 Usaha Mengatur Jadwal Bimbingan…………………...

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR LAMPIRAN

  A. Bagan Analisis Faktor .......................................................... 113

  B. Kuesioner.............................................................................. 124

  C. Hasil Olah Data Kursioner.................................................... 129

  D. Surat Ijin Penelitian................................................................ 130

  DAFTAR TABEL

  Tabel I.1 Kisi-kisi Kuesioner…………………………………… 27

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan alat bagi manusia untuk dapat mengembangkan

  dirinya. Peran pendidikan yang begitu besar telah memberikan gambaran pada manusia untuk mengenal dunia ini. Sejak kecil, manusia sudah dididik untuk dapat belajar mengenal hal-hal kecil dan sederhana sampai akhirnya manusia tumbuh menjadi pribadi dewasa yang utuh. Dewasa ialah dapat bertanggung jawab terhadap diri sendiri, biologis, psikologis, sosiologis (Idris, 1981). Di sini peran penting pendidikan yang membentuk manusia menjadi manusia sempurna baik dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.

  Karena pendidikan adalah proses belajar seumur hidup maka banyak cara yang dilakukan manusia untuk memperoleh pendidikan tersebut misalnya, melalui pendidikan formal, pendidikan non formal dan pendidikan informal. Pendidikan formal adalah pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan yang telah mendapat izin dari pemerintah untuk melaksanakan proses pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi. Pendidikan non formal adalah pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja, tertib, terarah dan berencana di luar kegiatan persekolahan. Sedangkan pendidikan informal adalah pendidikan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2 dapat menjadi masalah bagi pembelajar misalnya masalah-masalah seperti biaya pendidikan yang tinggi, otoritas sekolah sampai masalah penulisan skripsi yang dilakukan oleh mahasiswa. Berbagai masalah inilah yang menyebabkan proses pembelajaran seumur hidup yang menjadi tujuan pendidikan menjadi terhambat.

  Permasalahan-permasalahan ini membutuhkan pemecahan baik segera ataupun tidak.

  Permasalahan di bidang akademik yang sering di hadapi mahasiswa adalah masalah dalam hal penulisan skripsi. Skripsi adalah syarat kelulusan jenjang S1 dan juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan segala ide dan gagasan dalam bentuk tulisan ilmiah. Menurut mahasiswa, penulisan skripsi tidak ditentukan waktunya sehingga membuat mahasiswa menunda-nunda kewajibannya sehingga timbul rasa malas dalam diri mahasiswa ditambah lagi faktor eksternal yang bisa menyebabkan penulisan skripsi tersebut semakin lama. Lamanya penulisan skripsi dapat dilihat dari sisi waktu yaitu lebih dari dua semester sejak mahasiswa tersebut mengambil matakuliah skrpsi (Subekti, 2005).

  Sebagai contoh, mahasiswa angkatan 2000 Pendidikan Ekonomi yang bernama Satoto Purno Setyadi telah menunda penulisan skripsinya selam tiga tahun. Ia telah mengganti judul skripsinya sebanyak dua kali. Judul pertama yang diajukan berfokus pada kompetensi guru. Kesulitan yang dihadapi terlihat pada bab III yaitu Metodologi Penelitian sehingga ia memutuskan untuk menunda

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3 kemudian ia mengajukan judul baru mengenai Analisis Penilaian Konsumen Terhadap Kepuasan, studi kasus di Rumah Sakit Halmahera Bandung.

  Peneliti tertarik pada judul ini karena sebagian besar mahasiswa masih memiliki rasa malas seperti halnya Satoto sehingga semakin menunda-nunda penulisan skripsi yang menjadi tanggung jawabnya dan seolah-olah skripsi dipandang sebagai suatu beban. Keberhasilan pendidikan selain tergantung dari faktor internal yaitu, anak didik itu sendiri, dalam hal ini mahasiswa. Rasa malas yang dimiliki mahasiswa dapat menghambat proses pendidikan. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan timbulnya rasa malas ini yaitu kesulitan menemukan metodologi yang sesuai dengan judul skripsi, keinginan untuk mencari pengalaman dalam bekerja seperti yang dialami oleh Satoto.

  Menurut dokumen akreditasi Prodi PAK dan PE, lama penulisan skripsi selambat-lambatnya adalah satu tahun atau dua semester setelah mahasiswa mengambil mata kuliah skripsi.

  Ada beberapa kesulitan yang dihadapi mahasiswa dalam mengerjakan skripsi (Zamindari (1990) dalam Subekti (2005)) antara lain: kesulitan membagi waktu dan mencurahkan perhatian yang cukup karena adanya pekerjaan lain atau keluarga (bagi mahasiswa yang sudah bekerja atau berkeluarga); masalah kesehatan; terbatasnya dana untuk operasional skripsi (misalnya untuk kertas, rental komputer dan lain-lain); adanya hambatan kognitif dan emosi yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4 (misalnya kurang literatur untuk mendukung dasar teori, kesulitan membuat alat ukur, langkanya subjek penelitian) dan problem dengan dosen pembimbing.

  Keterbatasan kognitif yang dimiliki oleh mahasiswa dapat menjadi sebab lamanya penulisan skripsi tersebut. Hal ini akan berpengaruh pada penentuan judul, mencari literatur yang sesuai, menentukan metodologi penelitian sampai dengan penulisan ide-ide dan gagasan-gagasan yang dapat membuktikan bahwa skripsi tersebut adalah hasil karya mahasiswa sendiri. Mahasiswa yang mengalami keterbatasan kognitif cenderung merasa “minder” pada teman-teman seangkatannya yang telah lebih dulu lulus ataupun adik kelasnya. Contoh lain, kejenuhan mahasiswa terhadap proses penulisan skripsi mendorong mahasiswa tersebut melakukan kegiatan diluar kampus yaitu dengan bekerja. Hal yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah pengalaman yang ingin dicari mahasiswa seperti pengalaman memperoleh penghasilan sendiri, pengalaman memperluas interaksi dan relasi serta pengalaman bekerja yang dianggap sebagai latihan.

  Ketersediaan dana bisa menjadi penyebab lamanya penulisan skripsi. Hal ini terjadi pada mahasiswa yang mengalami kesulitan dana untuk rental komputer, memperbanyak dan angket penelitian, mencari data penelitian, sampai mencari sumber penulisan/literatur sebagai landasan teori. Selain itu, penyebab lamanya penulisan skripsi mahasiswa juga disebabkan oleh pola bimbingan dosen. Kesibukan dosen dapat memperlambat proses penyelesaian skripsi karena

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5 skripsi masih merasa kesulitan menemui dosen pembimbing untuk konsultasi. Selain itu, mahasiswa juga membutuhkan motivasi dari dosen pembimbingnya. Di sisi lain, masalah dengan dosen pembimbing juga dapat membuat mahasiswa menjadi takut untuk konsultasi. Sebagai ontoh, peneliti menemukan fenomena ketika melakukan wawancara dengan responden yaitu, salah satu mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi angkatan 2001 yang mengalami kesulitan saat ingin melakukan bimbingan dengan dosen. Responden kurang memiliki kesempatan untuk bertemu dengan dosen pembimbingnya karena keengganan dari dosen tersebut untuk diganggu. Hal ini akan membuat proses penulisan skripsi menjadi tertunda dan semakin lama.

  Dari uraian di atas, peneliti ingin meneliti faktor-faktor yang menyebabkan lamanya penulisan skripsi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

B. Batasan Masalah

  Skripsi adalah hasil karya dari kematangan berpikir mahasiswa untuk menuangkan ide dan gagasannya dalam bentuk tulisan ilmiah. Berbagai persoalan dalam menyelesaikan penulisan skripsi sering dialami oleh mahasiswa. Persoalan-persoalan tersebut tersebut beraal dari dalam (internal) maupun luar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  6 skripsinya. Peneliti memilih faktor internal dan ekternal yang menghambat proses penulisan skripsi karena dari faktor-faktor inilah mahasiswa banyak mengalami kendala dalam menyelesaikan penulisan skripsinya dan menjadi faktor paling penting dan mendesak untuk segera ditemukan solusinya.

  Subjek penelitian disini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah mengambil mata kuliah skripsi dan proses pengerjaannya lebih dari dua semester.

C. Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang di atas rumusan masalah yang diambil adalah :

  1. Apakah akar masalah internal dari lamanya penulisan skripsi oleh mahasiswa?

  2. Apakah akar masalah eksternal dari lamanya penulisan skripsi oleh mahasiswa?

  3. Bagaimana mahasiswa mengatasi masalah internal dalam penulisan skripsi?

  4. Bagaimana mahasiswa mengatasi masalah eksternal dalam penulisan skripsi?

  5. Apakah rekomendasi yang bisa diusahakan untuk mengatasi masalah yang dialami mahasiswa dalam penulisan skripsi?

  Definisi Operasional

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  7

  2. Lamanya penulisan skripsi adalah periode yang dibutuhkan oleh seorang mahasiswa dalam menyelesaikan penulisan skripsi. Dalam hal ini lamanya penulisan skrpsi dibatasi yaitu lebih dari dua semester

  3. Masalah internal adalah sebab-sebab masalah yang berasal dari dalam diri mahasiswa selama proses penulisan skripsi.

  4. Masalah eksternal adalah sebab-sebab masalah yang berasal dari luar diri mahasiswa selama proses penulisan skripsi.

D. Tujuan Penelitian

  Penelitian ini dibuat bertujuan untuk :

  1. Mendeskripsikan akar masalah internal dari lamanya penulisan skripsi oleh mahasiswa.

  2. Mendeskripsikan akar masalah eksternal dari lamanya penulisan skripsi oleh mahasiswa.

  3. Mendeskripsikan cara mahasiswa mengatasi permasalahan internal dalam penulisan skripsi.

  4. Mendeskripsikan cara mahasiswa mengatasi masalah eksternal dalam penulisan skripsi.

  5. Memberian rekomendasi atau solusi yang bisa dilakukan oleh mahasiswa untuk mengatasi masalah dalam penulisan skripsi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  8

E. Manfaat Penelitian

  Manfaat dari penelitian ini adalah :

  1. Bagi Fakultas, memberi tambahan pengetahuan dan informasi tentang faktor- faktor penyebab lamanya penulisan skripsi oleh mahasiswa sehingga dapat mengambil kebijakan mengenai orientasi fakultas bagi mahasiswa.

  2. Bagi Program Studi, memberi tambahan pengetahuan dan informasi dan gambaran tentang faktor-faktor penyebab lamanya penulisan skripsi oleh mahasiswa agar dapat menyikapi permasalahan tersebut.

  3. Bagi staf pengajar, memperoleh informasi dan gambaran tentang faktor- faktor penyebab lamanya penulisan skripsi khususnya di Program Studi Pendidkan Ekonomi dan Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta sehingga dapat merubah pola bimbingan skripsi pada mahasiswa.

  4. Bagi mahasiswa, dapat mengetahui dan belajar dari faktor-faktor yang menyebabkan lamanya penulisan skripsi.

  5. Bagi pembaca, memberi sumbangan informasi dan juga bisa menjadi sumber referensi untuk penelitian selanjutnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teori

1. Pendidikan

  a. Pengertian Pendidikan Pendidikan yang dimilki seseorang selain dapa digunakan untyuk pengembangan dirinya (khususnya intelektual), juga dapat digunakan untuk kepentingan bersama seperti yang dikemukakan oleh John Dewey:

  “Pengertian pendidikan menurut John Dewey (Idris, 1981:9) adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional kearah sesama manusia.” Mendidik bukan pekerjaan mudah bagi seorang pendidik. Akan tetapi, mendidi adalah pekerjaan yang mulia karena mendidik adalah mengajarkan, memberi pengaruh positif bagi seseorang agar dengan potensi yang ia miliki mampumendapatkan apa yang ia cita-citakan.

  Hal ini sama dengan hal yang dikemukakan oleh Ki Hajar Dewantara: “Pengertian mendidik menurut Ki Hajar Dewantora (Idris, 1981:9) adalah menuntun segala kekuatan-kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.”

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  10 1) Pendidikan menuju humanisme ilmiah artinya, menjadikan orang semakin menjunjung tinggi nilai-nilai luhur manusia.

  2) Pendidikan harus mengarah pada kreativitas artinya, pendidikan harus membuat orang menjadi kreatif.

  3) Pendidikan harus berorientasi pada keterlibatan sosial artinya, pendidikan harus mempersiapkan orang untuk hidup berinteraksi dalam masyarakat secara bertanggung jawab. 4) Pendidikan adalah pembentukan manusia sempurna artinya, pendidikan bertugas untuk mengembangkan potensi-potensi individual semaksimal mungkin dalam batas-batas kemampuannya sehingga terbentuk manusia yang pandai, terampil, jujur, yang tahu kadar kemampuannya dan batas-batasnya serta kehormatan diri.

  c. Prinsip-prinsip Pendidikan Menurut Brian A. Wren dalam Sardy (1985:153), prinsip-prinsip pendidikan mempunyai dua masalah pokok yaitu:

  1) Tindakan pengetahuan Pengetahuan dalam arti kesadaran diri. Manusia tidak hanya mengalami konflik-konflik dalam batinnya tetapi dapat menyebut dan menganalisisnya serta bisa memecahkannya. 2) Pendidikan sebagai dialog

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  11

2. Bimbingan

  Bimbingan diperlukan dalam pendidikan karena berbagai masalah yang dialami oleh peserta didik akan mempengarhi proses belajarnya.

  Kemajuan dan keterlambatan proses studi peserta didik tergantung dari bimbingan yang diberikan oleh guru atau dosen sebagai pembimbingnya.

  Oleh karena itu, perlu dikemukakan pentingnya bimbingan itu sendiri. Pengertian Bimbingan menurut Kurikulum 1975 (Gunawan, 1992:40) adalah suatu proses bantuan khusus yang diberikan kepada para siswa dengan memperhatikan kemungkinan-kemungkinan dan kenyataan- kenyataan tentang adanya kesulitan yang dihadapi dalam rangka perkembangannya yang optimal sehingga mereka dapat memahami dan bertindak serta bersikap dengan keadaan dan tuntutan lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.

  Pertumbuhan dan perkembangan individu yang tanpa batas sesuai tuntutan dalam menjalani kehidupannya. Oleh karena itu, bimbingan diperlukan untuk membantu individu dalam merumuskan masalah serta dapat memecahkannya sehingga ia dapat menjalani kehidupannya seperti biasa baik di keluarga, sekolah maupun masyarakat.

  Bimbingan bertujuan agar individu dapat mengatur dan mengolahdirinya sendiri sehingga mampu mengambil keputusan dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  12 (1992:41) yaitu Tujuan bimbingan dapat dirumuskan sebagai proses penemuan diri dan dunianya sehingga dapat memilih, merencanakan, memutuskan, memecahkan masalah, menyesuaikan secara bijaksana dan berkembang sepenuh kemampuan dan kesanggupannya serta dapat mempimpin diri sendiri sehingga individu dapat menikmati kebahagiaan batin yang sedalam-dalamnya dan produktif bagi lingkungannya.

  Jenis-jenis bimbingan menurut Gunawan (1992:41) dapat dibedakan menjadi tiga yaitu : a. Bimbingan Pendidikan

  Bimbingan pendidikan mempunyai kaitan langsung dengan proses belajar mengajar. Bantuan yang diberikan kepada anak dalam bimbingan pendidikan dapat berupa informasi pendidikan, cara belajar yang efektif, pemilihan jurusan, lanjutan sekolah, mengatasi masalah belajar, mengembangkan kemampuan dan kesanggupan secara optimal dalam belajar dan mampu menyesuaikan diri terhadap semua tuntutan sekolah.

  b. Bimbingan Pekerjaan Bimbingan jabatan adalah proses bantuan terhadap seseorang sehingga orang tersebut dapat mengerti dan memahami tentang diri pribadinya dan tentang dunia kerjanya serta mempertemukan keduanya yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  13 c. Bimbingan Pribadi

  Bimbingan pribadi memberikan bantuan pada siswa untuk mengembangkan pribadinya seperti motivasi, persepsi diri, gaya hidup, perkembangan nilai-nilai moral dan sosial dalam diri, kemampuan mengerti dan menerima diri dan orang lain serta membantunya untuk memecahkan masalah-masalah pribadi yang ditemuinya.

3. Sebab-sebab Masalah yang Dihadapi Mahasiswa Hidup manusia di dunia selalu dihadapkan pada banyak persoalan.

  Mahasiswa yang masih dalam proses studinya dihadapkan pula dengan berbagai persoalan baik yang berhubungan dengan studi maupun yang berhubungan dengan penyesuaian hidup baik di keluarga maupun tugas- tugas dan tanggung jawab hidup.

  Beberapa masalah tersebut banyak ditentukan oleh faktor pribadi mahasiswa serta situasi dan kondisi dimana mahasiswa itu berada. Oleh karena itu, Walgito (1982:68) mengklasifikasikan persoalan-persoalan yang dihadapi mahasiswa menjadi dua bagian, yaitu : a. Sebab-sebab yang bersumber dari dalam diri mahasiswa

  1) Faktor intelegensi atau kognitif Intelegensi merupakan faktor yang kadang-kadang menjadi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  14 perguruan tinggi akan mampu melihat seberapa jauh intelegensi seorang mahasiswa dan cocok untuk masuk program studi apa.

  2) Masalah studi atau motif Kebanyakan mahasiswa tidak mempunyai motif yang jelas memasuki perguruan tinggi. Karena motivasi yang tidak jelas dan kurang relevan dengan idealisme perguruan tinggi maka, akhirnya akan menambah beban psikologis dan beban pribadi hal ini juga berpengaruh pada tugas-tugas yang diberikan oleh dosen dan Program Studinya yaitu skripsi (Walgito, 1982:69). Akhirnya, kelulusan pun akan semakin lama karena ada beban moral.

  Motivasi juga berpengaruh pada rasa malas. Rasa malas inilah yang menyebabkan banyak mahasiswa mengerjakan/melakukan hal-hal yang tidak/kurang sesuai dengan jurusan yang ia ambil misalnya banyak main, bekerja sampingan dan lain-lain.

  3) Masalah kesehatan jasmani Pada umumnya jasmani yang kurang sehat, alat-alat indera yang kurang sempurna akan menjadi penghambat dalam belajar.

  Masalah-masalah kesehatan yang sering dialami oleh mahasiswa seperti pendengaran lemah, gangguan penglihatan yang menyebabkan sering pusing dan mengantuk dan sebagainya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  15 sedangkan diluar waktu ujian tidak dimanfaatkan untuk belajar. Jadi ketika masa ujian tiba, banyak mahasiswa merasa kebingungan. Apabila hal ini berlangsung hingga semester tingkat atas, mahasiswa tersebut akan merasa kesulitan dalam penyusunan skripsi karena kebiasaan membaca yang kurang.

  “Cara belajar yang efektif dapat dilihat dari banyak waktu yang digunakan untuk belajar dan mengerjakan tugas-tugas, membuat jadwal belajar yang teratur, belajar dengan membuat catatan singkat sewaktu kuliah.”(Walgito, 1982:76).

  Dari berbagai sebab internal tersebut dapat dirangkum bahwa sebab internal yang dihadapi mahasiswa adalah kognitif, motivasi, kesehatan dan cara belajar. Dalam hubungnnya dengan penulisan skripsi, masalah kognitif berupa prestasi mahasiswa selama kuliah sampai dengan proses penulisan skripsi serta bagaimana mahasiswa menggunakan prestasinya tersebut dalam penulisan skripsi; motivasi dapat berupa pemiihan program studi sewaktu masuk perguruan tinggi, perasaan melihat teman seangkatan atau adik angkatan yang telah lulus lebih dulu; masalah kesehatan merupakan salah satu hal penting untuk melakukan berbagai hal khususnya dalam ini penulisan skripsi; masalah cara belajar berisi pengaturan waktu antara kesibukan lain diluar skripsi, frekuensi bimbingan dengan dosen pembimbing selama

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  16 b. Sebab-sebab yang bersumber dari luar diri mahasiswa

  1) Sebab-sebab yang berasal dari keluarga atau orang tua Faktor orang tua / keluarga memegang peranan cukup penting di dalam menentukan berhasil tidaknya mahasiswa dalam studinya.

  Selain itu, keluarga merupakan tumpuan dari pembentukan pribadi seseorang. Beberapa hal yang akan dibahas mengenai faktor ini adalah :

  a) Cara mendidik orang tua terhadap anak Orang tua yang kurang memperhatikan pendidikan anak- anaknya juga kurang memahami kebutuhan belajar sang anak.

  Kebutuhan-kebutuhan tersebut seperti kebutuhan biologi, kebutuhan psikologi maupun sosial jika tidak diperhatikan akan menghambat proses belajar sang anak.

  b) Keadaan ekonomi keluarga Mahasiswa yang cukup panda akan terhambat proses studinya apabila mengalami kesulitan dalam keuangan. Disinilah peranan orang tua dalam mencukupi kebutuhan belajar anaknya. Adanya beasiswa-beasiswa cukup membantu dalam meringankan beban keuangan keluarga.

  Dalam penelitian ini sumber dana diperoleh dari orang tua atau

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  17 atau balas jasa atas sumbangan seseorang terhadap proses produksi (T. Gilarso, 1991). Pendapatan bisa diperoleh dari pekerjaan pokok ataupun sampingan.

  Pendapatan yang diperoleh digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, dari kebutuhan yang paling penting sampai dengan kebutuhan yang kurang penting. Menurut T. Gilarso (1991), besarnya jumlah pengeluaran yang diperoleh dari jumlah pendapatan tergantung dari berbagai hal antara lain : (1) Besarnya jumlah penghasilan yang masuk. (2) Besarnya keluarga. (3) Tingkat harga kebutuhan hidup. (4) Tingkat pendidikan keluarga. (5) Lingkungan sosial ekonomi keluarga. (6) Kebijaksanaan dalam mengelola dan mengendalikan keuangan keluarga.

  Dalam kaitannya dengan pendidikan, pendapatan yang diperoleh oleh keluarga mempunyai peranan dalam mengusahakan kelancaran pendidikan bagi anak-anaknya atau bagi mahasiswa itu sendiri. Anak tidak akan terganggu masalah pendidikannya apabila biaya pendidikan yang dibutuhkan selalu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  18 memperbanyak angket penelitian sampai dengan skripsi itu disetujui. Dana bisa menjadi penyebab lamanya penulisan skripsi apabila dana yang dibutuhkan kurang sehingga penulisan skripsi pun tertunda.

  2) Sebab-sebab yang berasal dari perguruan tinggi

  a) Fasilitas Kurangnya fasilitas dapat menghambat kelulusan serta kemajuan proses belajar seperti, buku-buku, alat-alat, kasus-kasus untuk praktikum dan sebagainya.

  b) Hubungan antara mahasiswa dengan dosen Dosen berfungsi sebagai pembimbing mahasiswa dalam proses belajar mengajar dan hanya berlangsung di kelas selebihnya tidak sehingga cenderung tercipta hubungan tertutup. Hubungan tertutup akan menciptakan gap antara dosen dengan mahasiswa.

  Hal ini akan berpengaruh pada sifat dingin dosen sehingga bisa menyebabkan problema dengan mahasiswa baik di kelas maupun di luar kelas, baik terhadap satu mahasiswa maupun dengan kelompok mahasiswa.

  c) Waktu dari dosen Banyak kekecewaan mahasiswa timbul dari tidak tersedinya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  19 Dari berbagai masalah eksternal diatas, dapat disimpulkan bahwa sebab eksternal yang dihadapi mahasiswa adalah berasal dari keluarga

  (masalah ekonomi dan kondisi keluarga) dan perguruan tinggi (dosen, fasilitas dan skripsi itu sendiri).

4. Skripsi

  Penyusunan skripsi juga merupakan masalah klasikal yang dihadapi mahasiswa kerana menyangkut hal kelulusan. Skripsi adalah hal penting yang perlu diperhatikan mahasiswa dan berbagai pihak yang secara tidak langsung terlibat dalam penyusunannya. Oleh karena itu, seberapa penting skripsi itu penting bagi mahasiswa akan dibahas lebih lanjut.

  “Skripsi adalah sebuah karya ilmiah yang disusun oleh seorang mahasiswa program Sarjana (program S1) dari hasil-hasil penelitiannya atas dasar analisis data primer dan atau data sekunder.” (Djarwanto, 1987:1)

  Ciri-ciri skripsi : a. Harus ada permasalahan.

  b. Judul skripsi dipilih sendiri oleh mahasiswa atau ditentukan oleh pembimbing.

  c. Didasarkan pada pengamatan lapangan (data primer) dan atau analisis data sekunder.

  d. Harus ada ketertiban metodologi,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  20 h. Harus cermat dalam tata tulis ilmiah. i. Harus ada abstraksinya (kurang lebih 200 kata). j. Diuji di depan panitia. k. Dapat dipublikasikan. l. Merupakan syarat untuk menyelesaikan studi Sarjana (program S1).

  Tugas penyusunan skripsi sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi sarjana tersebut mempunyai tujuan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah secara ilmiah. Selain itu, untuk mengevaluasi ketrampilan metodologi penelitian dari mahasiswa.

  Skripsi merupakan karya mandiri atau penelitian mandiri dari mahasiswa, disusun dalam jangka waktu kurang lebih satu semester, dibawah bimbingan dosen (misalnya dosen golongan III/C keatas) dapat dibantu seorang pembantu pembimbing. Pembimbing disini hanya fasilitator. Panitia penguji mengadaan penelitian dalam hal kemandirian dan cara mempertahankan. Mandiri berarti bahwa perencanaan, pelaksanaan dan penulisan laporan penelitian ada pada diri seorang mahasiswa.

5. Kesulitan Mahasiswa dalam Membuat Penelitian

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  21 konsekuensi logis dari sistem belajar di perguruan tinggi yang monolog sehingga mahasiswa hanya mampu mengandalkan abilitas dosen dan menyebabkan mahasiswa tidak / kurang kreatif dan terampil dalam merumuskan sesuatu dan merancangkan suatu problem (how to solve).

  Kelemahan mahasiswa dalam meneliti dapat dilihat dari berbagai aspek yaitu : a. Perencanaan penelitian

  Penelitian sebagai suatu kegiatan yang ingin menguji hipoptesis tertentu terhadap sesuatu permasalahan / gejala, peristiwa yang mempunyai berbagai tujuan. Oleh karena itu, perlu perencanaan yang memuat keseluruhan aktivitas seperti, pengumpulan data, pengolahan data, teknik pengumpulan dan penganalisisan data sampai penyajian hasil penelitian.

  Mahasiswa masih belum mampu merumuskan rencana secara mendetail sehingga kemampuan abstraksinya masih kurang. Selain itu, ketajaman analisa dan wawasan pemikiran yang jauh juga dituntut dalam ber-abstraksi dan merumuskan rencana. Inilah yang tidak didapat dalam siswa kuliah yang bersifat monolog sehingga perkembangan nalarnya kurang.

  b. Pengumpulan data

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  22 jelas. Dalam hal ini mahasiswa hendaknya memahami konsep-konsep sosiologi dan kondisi objektif masyarakat yang akan diteliti. Peneliti harus menyatu dengan objek / masyarakat yang akan diteliti sehingga sifat objektif itu akan terlihat.

  c. Pengolahan data dan penyusunan hasil penelitian Penyusunan bertitik tolak dari pengolahan data yang masuk.

  Pengolahan data mempunyai teknik dan metode yang beragam. Data kualitatif lebih sulit dirumuskan mengingat faktor subjektif peneliti ikut lebur. Sedangkan data kuantitatif lebih cenderung objektivitasnya.

  Kesulitan mahasiswa dapat dilihat dalam mengolah data statistik seperti, mentabulasikan data kuantitatif. Pengolahan data menentukan corak hasil penelitian. Perumusan hasil penelitian amat ditentukan oleh faktor kejelian peneliti dan harus sesuai dengan konsep metodologi ilmu pengetahuan. Dalam mengatasi kesulitan-kesulitan ini mahasiswa tidak terlepas dari campur tangan dosen.

B. Hasil Penelitian yang Relevan

  Masalah klasik yang sering dialami mahasiswa adalah penulisan skripsi. Skripsi adalah salah satu syarat kelulusan untuk jenjang pendidikan S1 dan juga wadah untuk mahasiswa dalam menuangkan seluruh ide dan gagasan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  23 skripsi antara lain: 1) Kesulitan membagi waktu dan mencurahkan perhatian yang cukup karena adanya pekerjaan lain atau keluarga (bagi mahasiswa yang sudah berkeluarga); 2) Masalah kesehatan; 3) Terbatasnya dana untuk operasional skripsi; 4) Hambatan kognitif yang cencerung menimbulkan sikap negatif mahasiswa terhadap segala proses penulisan skripsi; 5) Masalah yang berkaitan dengan materi skripsi itu sendiri (kesulitan literatur, alat ukur, subyek penelitian; 6) Problem dengan dosen pembimbing.

  Penelitian Subekti yang berjudul “Faktor-faktor yang Menyebabkan Kecemasan Dalam Mengerjakan Skripsi Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta” menitikberatkan pada faktor-faktor yang menyebabkan kecemasan dalam mengerjakan skripsi yaitu yang berasal dari internal dan eksternal mahasiswa. Faktor internal berupa kepercayaan diri, motivasi, dan lain-lain. Sedangkan faktor eksternal berupa dukungan sscial, penolakan sosial, kritikan dari orang lain, beban tugas yang terlalu berat, dan hal-hal lain yang bersifat mengancam. Penelitian ini menggunakan metode wawancara terstruktur yaitu dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah kesulitan yang dialami sebagian besar mahasiswa yaitu keterbatasan teori, terbatasnya dana, ketidakpercayaan diri akan hasil, manajemen waktu yang kurang baik, hambatan kognitif (bingung memilih judul, sulit mengungkapkan ide dan gagasan, merumuskan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  24 seangkatan yang lulus lebih dulu, tuntutan orang tua, kerjasama dengan dosen pembimbing yang kurang baik dan adanya revisi dari dosen pembimbing yang terlalu banyak.

C. Kerangka Berpikir

  Skripsi adalah hasil karya mahasiswa dalam menuangkan ide, gagasan serta pengetahuannya dalam bentuk tulisan ilmiah. Karena penulisan skripsi tidak ditentukan waktunya maka, banyak mahasiswa yang menunda-nunda penulisan skripsi. Skripsi dipandang penting bagi mahasiswa karena sebagai syarat kelulusan jenjang S1. Oleh karena itu, mahasiswa harus mampu menyelesaikan skripsinya.

  Berbagai persoalan dalam menyelesaikan skripsi sering dialami oleh mahasiswa. Persoalan-persoalan tersebut bisa berasal dari dalam (internal) maupunluar (eksternal) mahasiswa itu sendiri. Faktor internal dan eksternal dapat menjadi batu sandungan apabila tidak segera diatasi sehingga dapat menimbulkan dorongan rasa malas untuk menunda skripsi lebih lama lagi. Oleh karena itu, untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam menyelesaikan skripsi peneliti melakukan penelitian ini.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu penelitian yang

  diarahkan untuk memberikan gejala-gejala faktor-faktor atau kejadian- kejadian secara sistematis dan akurat mengenai sifat-sifat populasi atau daerah-daerah tertentu (Zuriah, 2006:47). Dalam penelitian deskriptif cenderung tidak perlu mencari atau menerangkan saling hubungan dan menguji hipotesis.

  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.

B. Subjek dan Objek Penelitian

  Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Akuntansi dan Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Sedangkan objek penelitian ini adalah faktor-faktor penyebab lamanya penulisan skripsi baik yang berasal dari dalam (internal) maupun dari luar diri mahasiswa (eksternal).

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  26

  C. Populasi dan Sampel

  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang masih terdaftar di Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan sedang dalam proses pengerjaan skripsi yang lebih dari dua semester. Karakteristik populasi dalam penelitian ini mempunyai kriteria antara lain :

  1. Mahasiswa tersebut masih terdaftar di Program studi Akuntansi dan Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  2. Mahasiswa sudah mengambil mata kuliah skripsi dan proses pengerjaannya lebih dari dua semester.

  Menurut Zuriah (Suharsimi (1995) dalam Zuriah (2006)), jika peneliti memilki beberapa ratus subjek dalam populasi maka, peneliti dapat menentukan lebih kurang 25-30% dari jumlah subjek tersebut. Data mahasiswa tersebut diambil bulan Februari 2008. Jumlah populasi yang sesuai dengan karakteristik yang terdapat di Program Studi Pendidikan Ekonomi dan Pendidikan Akuntansi adalah 25 mahasiswa dari Prodi Pendidikan Ekonomi dan 10 mahasiswa dari Prodi Pendidikan Akuntansi. 35 mahasiswa tersebut akan diambil sebagai sampel.

  D. Metode Pengumpulan Data

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3. Kesehatan 11, 12 1. Sebab-sebab masalah yang berasal dari dalam (internal)

  Sebab-sebab

  b. Kondisi/suasana keluarga 19, 20, 21 22, 23, 24

  a. Ekonomi keluarga (dana)

  1. Keluarga

  16

  b. sumber belajar 13, 14, 15, 17, 18

  a. waktu

  4. Cara belajar

  27 hal yang bersifat umum sampai bersifat khusus. Dalam proses wawancara identitas subjek juga dipertimbangkan kerahasiaannya.

  Wawancara bebas dilakukan agar responden lebih bebas mengungkapkan jawaban baik yang bersifat umum maupun rahasia.

  d. rasa percaya diri 5, 26, 27, 36 6, 7

  c. rasa ingin tahu

  b. perbaikan diri

  a. keuletan

  2. Motivasi

  1. Prestasi 1, 2, 3, 4

  Tabel I.1 Kisi-kisi kuesioner No. Faktor-faktor Penyebab Indikator Item

  Kuesioner semi terbuka adalah bentuk kuesioner yang selain menyediakan jawaban juga meminta jawaban dari responden apabila terdapat jawaban diluar jawaban yang disediakan.

  10 8, 9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  28 Validitas instrumen yang digunakan adalah Validitas Kontruksi

  (contruct validity) dan Validitas Isi (content validity). Untuk menguji Validitas Konstruksi, maka dapat digunakan pendapat dari ahli (judgment expert).

  Dalam hal ini setelah instrumen dikonstruksikan tentang aspek-aspek yang akan diukur dengan berlandaskan teori tertentu maka, selanjutnya dikonsultasikan dengan ahli yang minimal tiga orang (bergelar doktor) sesuai dengan lingkup yang diteliti. Setelah itu, diujicobakan pada populasi yang diambil yaitu sekitar 30 orang. Selanjutnya, data dikorelasikan antar skor item menggunakan bantuan komputer.

  Validitas Isi digunakan untuk mengukur efektifitas pelaksanaan program yang dapat dilakukan dengan membandingkan antara isi instumen dengan isi atau rancangan yang telah ditetapkan. Setelah dikonsultasikan dengan ahli dan diujicobakan, selanjutnya menghitung korelasi antara skor butir instrumen dengan skor total atau dengan mencari pembeda skor tiap item (jawaban tinggi dan jawaban rendah). Jumlah kelompok skor tinggi diambil 27% dan kelompok skor rendah diambil 27% dari sampel uji coba (Sugiyono, 2000:271).

E. Teknik Analisis Data

  Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Domain. Analisis

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  29 Analisis Domain menggunakan lembar kerja dengan memasukkan kategori/simbol/istilah yang tercakup dalam suatu domain kemudian menyatakan pola atau tipa hubungan antar kategori atau simbol tersebut. Hasil dari analisis ini adalah bersifat umum dari kategori atau simbol yang ditentukan kemudian dibuat kesimpulan.

F. Teknik Keabsahan Data

  Teknik keabsahan data dilakukan dengan : 1. Memilih subjek yang mau diajak bekerjasama.

  2. Mencatat bebas hal-hal penting seperti nama responden yang dihasasikan, lama penulisan skripsi, waktu dan tempat wawancara.

  3. Hasil wawancara kemudian diolah dengan menggunakan lember kerja lalu memasukkan semua kategori / istilah / pengertian yang mempunyai hubungan dengan objek penelitian kemudian memberi kesimpulan dari setiap hubungan. Dari hasil pengolahan data tersebut kemudian diberikan kepada subyek penelitian untuk diperbaiki apabila terjadi kekeliruan dan ditambahkan apabila ada yang kurang. Hasil dari crosschek data adalah tidak adanya penambahan data dari hasil yang diperoleh sebelumnya.

  4. Mendokumentasikan kembali proses pengumpulan data dan strategi analisisnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB IV DESKRIPSI, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Responden dalam penelitian ini sebannyak 35 orang. Berdasarkan data yang

  telah diperoleh, peneliti mengklasifikasikan data tersebut menjadi dua yaitu, faktor internal dan faktor eksternal yang menjadi penyebab lamanya penulisan skripsi oleh mahasiswa.

1. Faktor-faktor dari dalam diri mahasiswa (faktor internal)

a. Prestasi

  1) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai prestasi selama kuliah adalah a) 11 % menjawab menurun.

  b) 28 % menjawab terus meningkat.

  c) 61 % menjawab stabil, naik turun, tetap, sedang-sedang saja, rata- rata, lumayan, tidak stabil.

  Diagram 1 Prestasi Selama Kuliah PRESTASI SELAM A KULIAH 11% A 61% 28% C B Rata-rata prestasi mahasiswa yang sedang mengerjakan proses penulisan skripsi adalah stabil, tetap, stagnan. Hal ini menggambarkan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  bahwa prestasi mahasiswa cukup baik selama kuliah meskipun belum memuaskan.

  2) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai pendapat orang lain tentang prestasinya adalah a) 50 % menjawab bangga terhadap anda.

  b) 11 % menjawab kurang peduli.

  c) 39 % menjawab biasa saja, sedikit puas.

  Diagram 2 Pendapat tentang Prestasi 39% PENDAPAT TENTANG PRESTASI M AHASISWA 50% B A 11% C

  Pendapat orang lain mengenai prestasi mahasiswa sebagian besar menjawab bangga terhadap mahasiswa selama kuliah.

  3) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai usaha untuk berprestasi adalah a) 89 % menjawab belajar lebih giat lagi akan banyak hal.

  b) 11 % menjawab menerapkan cara lama dalam belajar.

  c) 0%.

  Diagram 3 Usaha untuk Prestasi USAHA UNTUK BERPRESTASI 11% 0% C B A 89%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Sebagian besar mahasiswa akan lebih giat belajar untuk meningkatkan prestasinya.

  4) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai dukungan prestasi terhadap skripsi adalah a) 67% menjawab lebih memotivasi untuk menyelesaikan skripsi.

  b) 22 % menjawab lebih rajin mencari bahan dan melakukan bimbingan.

  c) 11 % menjawab malas, bisa memberikan kemampuan dalam penulisan skripsi.

  Diagram 4 Dukungan terhadap Prestasi 22% DUKUNGAN TERHADAP SKRIPSI 11% 67% C B A

  Prestasi yang dimiliki mahasiswa akan lebih memotivasi mahasiswa dalam proses penulisan skripsi.

  Dari variabel prestasi dapat disimpulkan bahwa mahasiswa hanya berusaha untuk mengaktualisasikan dirinya terahadap pengakuan dari orang lain.

  Analisis Faktor Lihat lampiran 1.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram 5 Prestasi PRESTASI 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 1 Faktor Internal: Prestasi

  % prestasi selama kuilah: stabil pendapat orang lain: bangga usaha untuk berprestasi: belajar lebih giat dukungan terhadap prestasi: termotivasi

  Prestasi Stabil Bangga Belajar lebih giat Termotivasi untuk selesai

  Aktualisasi diri terhadap pengakuan orang lain

  Prestasi Sintesa

  Dari hasil analisis dan diagram faktor di atas, diperoleh jawaban yang beragam dari item prestasi kuliah, sedangkan item yang kurang mempengaruhi dapat dilihat dari item usaha mahasiswa untuk berprestasi. Item mengenai prestasi selama kuliah berisi jawaban seperti menurun, terus meningkat, stabil, naik turun, tetap, sedang-sedang saja, rata-rata, lumayan, tidak stabil. Hal ini menggambarkan bahwa prestasi sebagian besar mahasiswa adalah stabil dan belum menunjukkan perbedaan yang signifikan pada tiap semesternya. Sedangkan item usaha untuk berprestasi menggambarkan bahwa mahasiswa ingin lebih berprestasi dalam berbagai bidang dan berusaha merubah pola belajar yang lama.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b Motivasi 1). Keuletan

  a) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai usaha yang dilakukan ketika diberi tugas dan diminta untuk menyelesaikannya sesuai dead line adalah (1) 72 % menjawab segera mengerjakannya meski masih lama.

  (2) 22 % menjawab menunda tugas hingga mendekati dead line. (3) 6 % menjawab mencari waktu luang dan dikerjakan dengan santai.

  Diagram 6 Usaha untuk Tugas 22% USAHA UNTUK TUGAS 6%

B

A

72% C

  Berdasarkan data diatas nampak bahwa 72% mahasiswa menjawab akan segera menyelesaikan tugasnya meskipun masih lama.

  b) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai usaha yang dilakukan ketika tidak bertemu dengan dosen untuk bimbingan adalah (1) 66% menjawab menunggu.

  (2) 28% menjawa pulang. (3) 6% menjawab ke perpustakaan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram 7 Usaha untuk Bimbingan 28% USAHA UNTUK BIM BINGAN 6% A 66% C B

  Mahasiswa sabar menunggu dosen ketika akan melakukan bimbingan.

  c) Jawaban yang diberikan mahasiswa tentang kesulitan yang dialami selama bimbingan adalah (1) 61% menjawab kesulitan menemui dosen. (2) 39% menjawab revisi. (3) 0%

  Diagram 8 Kesulitan Bimbingan 39% KESULITAN BIM BINGAN 0% A

61%

C B

  Mahasiswa mengalami kesulitan menemui dosen selama melakukan bimbingan.

  d) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai usaha yang dilakukan apabila menerima revisi yang banyak adalah (1) 17% menjawab menunda skripsi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (3) 22% langsung mengerjakan dan mencari bahan-bahan yang direvisi serta langsung dikonsultasikan agar mendapat jawaban yang benar, mencari bahan, membenahi sampai benar seperti yang diinginkan dosen setelah itu bimbingan lagi.

  Diagram 9 Usaha untuk Revisi 22% USAHA UNTUK REVISI YANG BANYAK 17% A 61% C B

  Dari data di atas terlihat bahwa 61% mahasiswa segera melakukan

  crosscheck bimbingan dengan dosen ketika menerima revisi yang banyak.

  Ketekunan mengerjakan revisi yang banyak dan kesabaran menunggu dosen mahasiswa nampak pada variabel keuletan.

  Analisis Faktor Lihat lampiran2a tentang keuletan.

  Dari keempat item keuletan nampak dalam diagram berikut ini

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram 10 Keuletan KEULETAN 54% 56% 58% 60% 62% 64% 66% 68% 70% 72% 74% 1 Fa ktor Inte rnal: Keuleta n

  % usaha untuk tugas: segera mengerjakan tugas usaha untuk bimbingan: menunggu dosen kesulittan bimbingan: menemui dosen usaha untuk revisis: segera bimbingan dengan dosen Mahasiswa ulet, sabar, tekun Keuletan

  Sintesa Segera bimbingan dengan Dosen Menemui Dosen Menunggu Dosen Segera mengerjakan tugas Keuletan

  Berdasarkan analisis dan diagram faktor diatas nampak item yang sangat berperan dan item yang kurang berperan dalam keuletan. Item yang berperan dalam keuletan adalah item usaha untuk revisi yang jawabannya seperti menunda skripsi, lebih sering bimbingan dengan dosen, langsung mengerjakan dan mencari bahan-bahan yang direvisi serta langsung dikonsultasikan agar mendapat jawban yang benar, mencari bahan dimana-mana, membenahi sampai benar seperti yang diinginkan dosen setelah itu bimbingan lagi. Sedangkan item yang kurang berperan dalam keuletan adalah item kesulitan selama bimbingan, seperti kesulitan menemui dosen dan kesulitan revisi. Mahasiswa akan segera

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dengan dosen. Oleh karena itu, mahasiswa akan sering melakukan bimbingan. Selama melakukan bimbingan, mahasiswa mengalami kesulitan dalam menemui dosen dan lebih memilih menunggu sebagai bentuk keuletan mahasiswa.

  2). Perbaikan Diri

  a) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai sikap apabila kurang berprestasi adalah (1) 72 % menjawab lebih giat belajar untuk menjadi orang yang berprestasi (2) 17 % menjawab acuh tak acuh (3) 11 % menjawab rajin, sebenarnya ingin lebih giat tetapi malas.

  Diagram 11 Usaha Kurang Berprestasi 17% KURANG BERPRESTASI 11% B A 72% C Berdasarkan data diatas, 72% mahasiswa memilih untuk lebih giat belajar apabila merasa kurang berprestasi.

  b) Jawaban yang diberikan mahasiswa tentang sikap apabila mengetahui teman lebih berprestasi adalah (1) 83 % menjawab lebih termotivasi untuk berprestasi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (3) 11% menjawab ikut senang dan memotivasi untuk berprestasi.

  Diagram 12 Prestasi Teman 6% 11% TEM AN BERPRESTASI

B

A

83%

C

Berdasarkan data di atas, 83% mahasiswa memperoleh motivasi dari teman yang lebih berprestasi.

  Mahasiswa melakukan perbaikan diri apabila merasa kurang

dalam prestasi dan dorongan eksternal dari teman.

  Analisis Faktor Lihat lampiran 2b tentang perbaikan diri.

  Dari kedua item perbaikan diri nampak dalam diagram berikut ini Diagram 13 Perbaikan Diri 80% 82% 84% 78% PERBAIKAN DIRI berprestasi: lebih jika kurang

  76% giat belajar % 66% 68% 70% 72% 74%

1

memotivasi berprestasi: lebih jika teman

  Faktor Internal: Perbaikan Diri

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lebih giat belajar Segera memperbaiki

  Sintesa diri dari dorongan Perbaikan diri

  Perbaikan teman diri

  Lebih memotivasi Berdasarkan analisis faktor di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat kesamaan jawaban antara dua item tentang sikap yang akan diambil apabila kurang berprestasi dan melihat temannya lebih berprestasi. Akan tetapi, item yang lebih berperan dalam variabel perbaikan diri adalah sikap mahasiswa apabila kurang berprestsi. Jawaban atas sikap mengenai mahasiswa kurang berprestasi adalah lebih giat belajar untuk menjadi berprestasi, bersikap acuh tak acuh, rajin, ingin lebih giat tetapi malas. Sedangkan untuk sikap melihat teman lebih berprestasi adalah termotivasi untuk berperstasi, acuh tak acuh, ikut senang dan memotivasi untuk berprestasi. Analisis ini menggambarkan bahwa sebagian besar mahasiswa ingin lebih menginstropeksi diri sejauh mana prestasinya selama ini. Hal ini juga didorong oleh faktor dari luar seperti prestasi teman yang lebih memotivasi untuk berprestasi (motivasi eksternal).

  3). Rasa Percaya Diri

  a) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai perasaan ketika

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (2) 45% menjawab takut. (3) 22 % menjawab grogi, persiapan lebih baik, biasa.

  Diagram 14 Perasaan ketika Bimbingan

PERASAAN KETIKA BIM BINGAN

  22% 33% A B C

  45% Mahasiswa memiliki rasa percaya diri yang kurang karena ada rasa takut.

  b) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai perasaan terhadap usaha yang telah dilakukan adalah 1). 72 % menjawab merasa puas 2). 6 % menjawab kecewa 3). 22 % menjawab kurang puas, sedikit puas, tidak pernah puas karena ingin lebih baik, biasa saja.

  Diagram 15 Perasaan terhadap Usaha PERASAAN TERHADAP USAHA 22% A 6% 72% C B Berdasarkan data di atas 72% mahasiswa merasa puas dengan hasil

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa mahasiswa memiliki rasa percaya diri yang kurang dan merasa cukup puas dengan hasil yang telah dicapai.

  Analisis faktor Lihat lampiran 2c tentang rasa percaya diri.

  Dari kedua item percaya dirinampak dalam diagram berikut ini 80% 70% Diagram 16 Percaya Diri PERCAYA DIRI 40% 50% 60% bim bingan: takut peras aan ketika

  % 30% 10% 20% 0% Faktor Internal: Percaya Diri 1 us aha s endiri: puas peras aan terhadap

  Merasa takut Kurang percaya diri

  Sintesa & merasa cukup

  Percaya diri Percaya puas dengan hasil diri

  Merasa puas Berdasarkan analisis faktor diatas dapat disimpulkan bahwa dua item tersebut sama-sama mempengaruhi variable rasa percaya diri. Rasa percaya diri sebagian besar mahasiswa yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  percaya diri mahasiswa yang kurang mempengaruhi tampak pada item usaha yang telah dilakukan seperti merasa puas, kecewa, kurang puas, sedikit puas, tidak pernah puas karena ingin lebih baik, biasa saja.

  4). Rasa Ingin Tahu

  Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai motivasi yang mendorong masuk program studi ini adalah 1). 78 % menjawab ingin menjadi ahli di bidang yang dipilih. 2). 11 % menjawab ikut-ikutan teman. 3). 11 % menjawab tidak tahu, disuruh orang tua.

  Diagram 17 Motivasi Masuk Program Studi M OTIVASI M ASUK PRODI

  11% 11% A B C

  78% Keinginan menjadi ahli di bidang yang dipilih menjadi tujuan mahasiswa selama kuliah.

  Mahasiswa memiliki rasa ingin tahu yang jelas untuk masuk program studi karena ingin menjadi ahli dibidang yang diambil.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Analisis faktor Lihat lampiran 2d tentang rasa ingin tahu.

  Dari item rasa ingin tahu nampak dalam diagram berikut ini

  Diagram 18 Rasa Ingin Tahu

RASA INGIN TAHU

0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% % 1 Faktor Internal: Rasa Ingin Tahu motivasi masuk program studi: menjadi ahli di bidangnya

  Ingin menjadi ahli Sintesa Motivasi di prodi jelas Rasa ingin tahu

  Rasa ingin tahu Berdasarkan analisis dan diagram faktor diatas disimpulkan bahwa motivasi mahasiswa masuk program studi adalah ingin menjadi ahli di bidang yang dipilihnya. Mahasiswa memiliki rasa ingin tahu cukup besar terhadap program studi yang dipilihnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Rangkuman Diagram 19 Motivasi

  

MOTIVASI

usaha jika teman motivasi usaha jika kurang usaha perasaan trhdp 100% utk berprestasi kesulitan masuk prodi utk utk tgs berprestasi usaha sendiri

  80% bimb bimb perasaan revisi 60% ketika bimb

  % 40% 20%

  0% keuletan perbaikan diri percaya diri rasa ingin tahu Faktor Internal: Motivasi

  Segera mengerjakan tugas Menunggu Dosen Mahasiswa Mahasiswa kurang Keuletan ulet, sabar, percaya diri dalam tekun Menemui Dosen menghadapi tantangan. Keuletan

  Segera bimbingan dengan Dosen terjadi karena sifat Lebih giat belajar dependensi pada Segera memperbaiki

  Sintesa dosen yang memberi diri dari dorongan Motivasi Perbaikan diri arahan sehingga teman Motivasi

  Lebih memotivasi mahasiswa cenderung untuk menunggu, Merasa takut mahasiswa kurang Kurang percaya diri berani mengeluarkan & merasa cukup puas

  Percaya diri ide & gagasan baru dengan hasil

  Merasa puas untuk skripsinya

Ingin menjadi Motivasi di prodi

  Rasa ingin tahu

ahli jelas

  Berdasarkan diagram di atas nampak bahwa item perbaikan diri terlihat menonjol yaitu sebesar 83% mahasiswa menunjukan perbaikan diri ketika melihat teman lebih berprestasi. Sedangkan item yang kurang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  rasa percaya diri yang kurang. Perbaikan diri mahasiswa juga didukung oleh rasa ingin tahu mahasiswa yang cukup besar untuk menjadi ahli dibidang yang ditekuninya 78% serta keuletan dalam mengerjakan tugas yang diberikan 72%. Akan tetapi, mahasiswa merasa cukup puas dengan apa yang telah dikerjakannya 45% sehingga tidak nampak daya juang untuk hasil yang lebih besar.

  c Kesehatan

  1) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai gannguan kesehatan yang dialami selama kuliah adalah a) 83 % menjawab penyakit ringan seperti sakit kepala,flu, dsb.

  b) 0 % menjawab gangguan kesehatan c) 17 % menjawab stress, malas, tidak sakit.

  Diagram 20 Penyakit yang Dialami PENYAKIT YANG DIALAM I 83% 0% 17% A B C

  Mahasiswa sering mengalami penyakit berkala seperti batuk, sakit kepala, dsb yang mudah diatasi.

  2) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai usaha untuk mengatasi gangguan kesehatan adalah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b) 55 % menjawab menunda skripsi untuk sementara waktu.

  c) 6 % menjawab banyak istirahat tanpa melupakan skripsi.

  Diagram 21 Usaha Mengatasi Penyakit USAHA M ENGATASI

  39% 55% 6% A

  B C Berdasarkan data di atas 55% mahasiswa memilih menunda penulisan skripsi sebagai usaha untuk mengatasi penyakit yang dialami.

  Mahasiswa bersikap untuk memafkan dirinya sendiri (excuse) hingga menunda penulisan skripsi. Mahasiswa kurang memiliki daya juang untuk segera menyelesaikan skripsinya.

  Analisis faktor Lihat lampiran3 tentang kesehatan.

  Dari item kesehatan nampak dalam diagram berikut ini Diagram 22 Kesehatan

KESEHATAN

  10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% % penyakit yang dialami: penyakit berkala usaha mengatasi penyakit: menunda skripsi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Mudah :”excuse” / Penyakit berkala memaafkan diri yang dialami

  Sintesa karena masalah Kesehatan

  Kesehatan sepele sehingga kurang daya juang

  Menunda skripsi Analisis dan diagram faktor di atas menggambarkan bahwa ganguan kesehatan yang dialami mahasiswa selama kuliah adalah penyakit berkala seperti flu, sakit kepala, dsb (83%). Selain itu, 17% mahasiswa mengalami stress dan rasa malas. Sedangkan usaha yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi gangguan kesehatan adalah terus menyelesaikan skripsi, menunda skripsi untuk sementara waktu, banyak istirahat tanpa melupakan skripsi.

  d Cara Belajar 1). Waktu

  a) Jawaban yang diberikan mengenai kesibukan diluar kampus adalah (1) 22% menjawab bekerja (2) 28% menjawab mengurus keluarga (3) 50% menjawab di rumah bantu orang tua, main, ikut organisasi, tidak mempunyai kesibukan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram 23 Kesibukan Lain KESIBUKAN LAIN 22% A 50% 28% C B

  Berdasarkan data diatas 50% aktivitas mahasiswa adalah aktivitas yang kurang mendukung proses penulisan skripsi dan kurang penting untuk dilakukan.

  b) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai peran kesibukan terhadap penulisan skripsi adalah (1) 33% menjawab menambah dana untuk opersional skripsi (2) 39% menjawab mencari pengalaman.

  (3) 28% menjawab lebih memotivasi dalam penulisan skripsi, persiapan setelah lulus kuliah, tidak menambah apa-apa.

  Diagram 24 Peran Kesibukan 28% PERAN KESIBUKAN 33% A 39% C B Sebesar 39% mahasiswa melakukan aktifitas adalah untuk mencari pengalaman bukan untuk mendukung penulisan skripsi.

  c) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai pembagian waktu adalah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (2) 83% menjawab memiliki jadwal khusus untuk mengerjakan skripsi dan bimbingan.

  (3) 17% menjawab mencari waktu luang, tidak bisa membagi waktu, tidak memiliki jadwal.

  Diagram 25 Pembagian Waktu 17% 0% PEM BAGIAN WAKTU

83%

B A C Sebesar 83% mahasiswa memiliki jadwal khusus dalam melakukan aktifitasnya seperti melakukan bimbingan dan mengerjakan skripsi.

  d) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai cara belajar selama kuliah hingga proses penulisan skripsi adalah (1) 72% menjawab ke perpustakaan mencari bahan kuliah/skripsi. (2) 11% menjawab membaca untuk kuliah besok. (3) 17% menjawab tidak belajar, belajar saat berlangsungnya kuliah, belajar dan ke perpustakaan untuk mencari bahan kuliah.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram 26 Cara Belajar

CARA BELJAR

  17% A 11% B

  C 72%

  Berdasarkan data diatas 72% mahasiswa pergi ke perpustakaan untuk mencari bahan kuliah dan skripsi.

  e) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai frekuensi bimbingan adalah (1) 22% menjawab satu kali. (2) 45% menjawab dua kali. (3) 33% menjawab sesering mungkin, tiga kali, tidak tentu, dua sampai tiga kali.

  Diagram 27 Frekuensi Bimbingan FREKUENSI BIM BINGAN 22% 33% A 45% C B

  Mahasiswa melakukan bimbingan sebanyak dua kali dalam seminggu.

  Mahasiswa melakukan aktifitas yang kurang relevan dengan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  berarti untuk kemajuan skripsinya. Pembagian waktu yang dibuat menunjukkan sikap ketidakdisiplinan mahasiswa pada jadwal sehingga mahasiswa menunjukkan sifat memaafkan diri (excuse) pada aktifitas yang berhubungan dengan penulisan skripsi seperti ke perpustakaan mencari referensi, bimbingan dua kali dalam seminggu.

  Analisis faktor Lihat lampiran.4a tentang waktu.

  Dari kelima item waktu nampak dalam diagram berikut ini

  Diagram 28 WAKTU 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 1 Fa ktor Inte rna l: W a ktu

  % kesibukan lain: membantu orang tua, main, dll peran kesibukan: mencari pengalaman pembagian waktu: memiliki jadwal khusus cara belajar: ke perpustakaan frekuensi bimbingan: dua kali

  Waktu Sintesa

  Pergi ke perpustakaan Memiliki jadwal khusus Mencari pengalaman Kesibukan diluar skripsi

  Waktu Tidak disiplin dengan jadwal → pekerjaan yang kurang relevan dengan skripsi, mencari pengalaman, “Excuse”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Analisis faktor di atas menggambarkan jawaban yang beragam dan merata untuk variabel cara belajar dilihat dari sisi waktu. Item yang mempengaruhi variabel waktu yaitu frekuensi bimbingan. Sedangkan item yang kurang mempengaruhi yaitu, item pembagian waktu. Pada item pembagian waktu mahasiswa menjawab memiliki jadwal khusus, mencari waktu luang, tidak bisa membagi waktu, tidak memiliki jadwal.

  2). Sumber Belajar

  Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai cara mengerjakan skripsi adalah a) 78% menjawab bertanya pada teman.

  b) 11% menjawab bertanya pada dosen lain.

  c) 11% menjawab bertanya pada dosen dan teman, mencari referensi lain.

  Diagram 29 Cara Mengerjakan Skripsi CARA M ENGERJAKAN SKRIPSI 11% 11% A 78% C B

  Sebesar 78% mahasiswa menjawab lebih suka bertanya pada teman

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Mahasiswa memiliki sifat ketergantungan (dependensi) pada teman selama proses penulisan skripsi.

  Analisis faktor Lihat lampiran 4b tentang sumber belajar.

  Dari item sumber belajar nampak dalam diagram berikut ini

  Diagram 30 Sumber Belajar

CARA BELAJAR

  0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 1 Faktor Internal: Cara Belajar % cara mengerjakan skripsi: bertanya pada teman

  Bertanya pada teman Sintesa Dependensi pada teman Sumber belajar

  Sumber belajar Sebesar 78% mahasiswa memilih bertanya pada teman untuk membantu proses penulisan skripsi selain dari dosen lain atau mencari referensi lain. Hal ini menggambarkan bahwa bertanya pada teman merasa tenang, tidak ada perasaaan takut atau apapun yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Akan tetapi, bertanya pada teman bukan cara yang utama untuk menyelesaikan skripsi kecuali melalui dosen.

  Rangkuman Diagram 31 Cara belajar

CARA BELAJAR

  kesibukan lain cara mengerjakan skripsi peran kesibukan pembagian waktu cara

belajar frekuensi

bimb

  0% 50% 100% waktu sumber belajar

  Faktor Internal: Cara Belajar % Waktu Kesibukan diluar skripsi

  Mencari pengalaman Tidak disiplin dengan jadwal → pekerjaan yang kurang relevan dengan skripsi, mencari pengalaman, “Excuse”.

  Cara belajar Sintesa Cara Belajar

  Dependensi pada teman Bertanya pada teman

  Sumber belajar Dua kali seminggu bimbingan Pergi ke perpustakaan Memiliki jadwal khusus

  Cara belajar tidak disiplin, dependensi pada teman

  Berdasarkan diagram diatas nampak bahwa item yang berperan adalah item waktu yaitu sebesar 83% mahasiswa memiliki jadwal khusus selama kuliah samapai dengan proses penulisan skripsi. Sedangkan item yang kurang berperan juga nampak dalam item waktu yaitu sebeasr 39%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

2. Faktor-faktor yang berasal dari luar diri mahasiswa (faktor eksternal). a Keluarga 1). Ekonomi Keluarga (dana)

  a) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai sumber dana untuk skripsi adalah (1) 94% menjawab berasal dari orang tua. (2) 6% menjawab bekerja sendiri. (3) 0%

  Diagram 32 Sumber Dana

SUM BER DANA

  6%0% A B C

  

94%

Semua dana untuk operasional skripsi berasal dari orang tua.

  b) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai usaha untuk mencukupi kebutuhan dana adalah (1) 17% menjawab pinjam (teman, bank, dll). (2) 44% menjawab mencari beasiswa. (3) 39% menjawab mengajar les privat, minta orang tua atau kakak.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram 33 Usaha Mencukupi Dana

USAHA M ENCUKUPI DANA

  17% A 39% B

  C 44%

Tambahan dana diperoleh mahasiswa dari beasiswa.

  c) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai rata-rata besar dana yang dibutuhkan opeasional skripsi adalah (1) 44% menjawab Rp 200.000 (2) 39% menjawab Rp 300.000 (3) 17% menjawab tidak tentu, lebih dari Rp 100.000, tidak tahu.

  Diagram 34 Rata-rata Besar Dana

RATA-RATA BESAR DANA

  17% A 44% B

  C 39% Rata-rata besar dana yang dibutuhkan ahasiswa untuk operasional skripsi sebesar Rp 200.000.

  Selama proses penulisan skripsi, mahasiswa tidak merasa kesulitan dalam pemenuhan dana. Kemudahan ini juga didukung

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Analisis Faktor Lihat lampiran.5a tentang ekonomi keluarga (dana).

  Dari ketiga item dana diatas dapat digambarkan seperti berikut 100% Diagram 35 Dana DANA 60% 80% usaha mengatasi dana: orang tua sumber dana: berasl dari

  % 40% 20% 0% Fa ktor Ekste rna l: Da na 1 mencari beasiswa rata-rata besar dana: Rp 200.000

  Berasal dari orang tua Tidak kesulitan

  Ekonomi keluarga Sintesa dana, besar dana Mencari beasiswa

  (Dana) operasional skripsi

  Dana Rata-rata besar dana relatif kecil Rp. 200.000

  Berdasarkan analisis faktor di atas, item yang mempengaruhi variebel dana adalah rata-rata besar dana yang dibutuhkan untuk operasional skripsi. Jumlah dana tersebut seperti Rp 200.000, Rp 300.000, lebih dari Rp 100.000, tidak tentu, tidak tahu. Sedangkan item yang kurang mempengaruhi adalah item sumber dana. Sebagian besar mahasiswa menjawab orang tua sebagai sumber dana selain

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  a) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai peran orang tua adalah (1) 39% menjawab terlalu menuntut untuk segera menyelesaikan. (2) 61% menjawab memberi motivasi. (3) 0%

  Diagram 36 Peran Orang tua PERAN ORANG TUA 0% A 61% 39% C B

  Orang tua memberi motivasi bagi mahasiswa dalam mengerjakan skripsi.

  b) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai kondisi keluarga adalah (1) 78% menjawab sangat kondusif/mendukung. (2) 11% menjawab kurang peduli (3) 11% m3njawab rumah ramai karena terletak di pinggir jalan, biasa saja.

  Diagram 37 Kondisi Keluarga 11% A 11% KONDISI KELUARGA 78% C B

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kondisi lingkungan keluarga yang kondusif membantu mahasiswa dalam proses penulisan skripsi.

  c) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai usaha apabila kondisi keluarga yang kurang mendukung adalah (1) 78% menjawab memilih mengerjakan malam hari (2) 11% menjawab pindah tempat tinggal untuk sementara waktu.

  (3) 11% menjawab kamar ditutup rapat sambil mendengarkan musik, belajar di perpustakaan/tempat sepi.

  Diagram 38 Usaha Mengerjakan Skrisi USAHA M ENGERJAKAN

  11%

11% A

B C

  78% Mahasiswa lebih memilih mengerjakan skripsi malam hari selama proses penulisan skripsi.

  Dukungan keluarga sangat membant mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. Akan tetapi, mahasiswa kurang dapat memanfaatkan dukungan tersebut.

  Analisis faktor

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram 39 Kondisi Keluarga

KONDISI KELUARGA

  0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 1 Faktor Eksternal: Kondisi Keluarga % peran orang tua: memotivasi kondisi keluarga: kondusuf usaha mengerjakan skripsi: mengerjakan mlam hari

  Kondisi keluarga Sintesa Kondisi keluarga kondusif

  Memotivasi Kondisi keluarga Mengerjakan malam hari Lingkungan keluarga yang kondusif

  Item yang paling mempengaruhi variabel kondisi keluarga adalah item usaha mengerjakan. Usaha-usaha yang dilakukan mahasiswa berupa mengerjakan pada malam hari, pindah tempat tinggal untuk sementara waktu, menutup kamar sambil mendengarkan musik, belajar di perpustakaan/tempat sepi. Sedangkan item yang kurang mempengaruhi adalah item peran orang tua yaitu berupa sikap orang tua yang terlalu menuntut untuk segera menyelesaikan skripsi dan sikap orang tua yang memberi motivasi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Rangkuman

  Dari variabel keluarga dapat digambarkan seperti berikut

  Diagram 40 Keluarga KELUARGA sumber dana peran ortu ush mengatasi dana kondisi keluarga

bsr

dana

ush mengerjakan skripsi

  0% 50% 100% dana kondisi keluarga

  Faktor Eksternal: Keluarga % Tidak kesulitan dana, besar dana operasional skripsi relatif kecil

  Rata-rata besar dana Rp. 200.000 Mencari beasiswa Dana

  Keluarga Sintesa Keluarga Kondusif

  Memotivasi Mengerjakan malam hari Kondisi keluarga

  Lingkungan keluarga yang kondusif / mendukung

  Berasal dari orang tua Keluarga memberikan dukungan positif untuk menyelesaikan skripsi

  Keluarga memberikan dukungan positif kepada mahasiswa melalui dana (94%) dan penciptaan kondisi keluarga yang kondusif (78%). Akan tetapi terdapat item yang kurang berperan yaitu usaha dana mahasiswa melalui beasiswa (44%).

  b Perguruan Tinggi 1). Dosen

  a) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai hubungan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (1) 6% menjawab mempunyai masalah (2) 77% menjawab dosen memberi motivasi.

  (3) 17% menjawab biasa saja, baik-baik saja.

  Diagram 41 Hubungan dengan Dosen HUBUNGAN DOSEN DENGAN 17% 6% M AHASISWA C B A 77%

  Dosen selalu memotivasi mahasiswa sebagai wujud hubungan yang baik.

  b) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai usaha mengatur jadwal bimbingan adalah (1) 45% menjawab setiap satu minggu sekali bimbingan. (2) 33% menjawab membuat janji dengan dosen jauh-jauh hari (3) 22% menjawab setiap satu minggu dua kali bimbingan, melihat jadwal dosen yang kosong, tergantung kemauan.

  Diagram 42Usaha Mengatur Jadwal Bimbingan

USAHA M ENGATUR JADWAL

BIM BINGAN

33% 22% 45% C B A Setiap satu kali seminggu mahasiswa melakukan bimbingan.

  c) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai sikap apabila

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (1) 83% menjawab tetap melakukan bimbingan dengan dosen tersebut.

  (2) 6% menjawab menunda skripri hingga waktu yang lama. (3) 11% menjawab minta maaf dan melakukan bimbingan kembali.

  Diagram 43 Sikap bila Bermasalah dengan Dosen SIKAP BILA BERM ASALAH DENGAN DOSEN 6% A 11% 83% B C

  Mahasiswa akan tetap melakukan bimbingan dengan dosen pembimbingnya meski terjadi masalah.

  d) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai sikap dosen yang paling diinginkan adalah (1) 67% menjawab memberi motivasi. (2) 22% menjawab santai. (3) 11% menjawab membantu segala kesulitan, memberi motivasi dan santai.

  Diagram 44 Sikap Dosen yang Diingikan SIKAP DOSEN YANG DIINGINKAN 11% A 22% B

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Memberi motivasi adalah sikap yang diingikan mahasiswa dari dosen pembimbingnya meski kadang dosen diharapkan dapat membantu kesulitan mahasiswa khususnya dalam bidang akademik.

  e) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai sikap dosen yang paling tidak disukai adalah (1) 0% menjawab kurang santai (2) 89% menjawab kesibukan dosen.

  (3) 11% menjawab pelupa, pemarah, moody.

  Diagram 45 Sikap Dosen yang tidak Disukai

SIKAP DOSEN YANG TIDAK DISUKAI

  11% 0% A B C

  89% Mahasiswa kurang menyukai dosen yang sibuk sehingga tidak ada waktu untuk bimbingan.

  Dukungan positif dosen membuat mahasiswa menjadi memiliki sfat ketergantungan (dependensi) pada dosen. Hal ini juga ditambah dengan usaha yang kurang efektif yang dilakukan mahasiswa sehingga menumbuhkan rasa malas.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Analisis faktor Lihat lampiran 6a Dosen.

  Dari kelima item dosen dapat digambarkan seperti berikut

  Diagram 46 Dosen 100% 80% 60% DOSEN sekali bimbingan usaha mengatur jadwal memotivasi hubungan denan dosen: bimbingan: satu minggu sikap bila bermasalah

  % 20% 40% 0% 1 sikap dosen yang melakukan bimbingan dengan dosen: tetap diinginkan: memotivasi Faktor Ekste rnal: Dose n dosen disukai: kesibukan sikap dosen yang tidak

  Dosen memotivasi Satu minggu sekali bimbingan

  Dosen

  Sintesa Tetap melakukan Dependensi bimbingan bila bermasalah mahasiswa pada

  Dosen dosen Memotivasi Kesibukan dosen Item yang mempengaruhi variabel dosen yaitu item usaha.

  Usaha yang dilakukan mahasiswa dalam mengatur jadwal bimbingan seperti setiap satu minggu sekali bimbingan, membuat janji dengan dosen jauh-jauh hari, setiap satu minggu sekali dua kali bimbingan, melihat jadwal kosong dosen, tergantung kemauan. Sedangkan item yang kurang mempengaruhi variabel dosen adalah item sikap

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mahasiswa adalah tetap melakukan bimbingan dengan dosen tersebut, menunda skripsi untuk sementara waktu, minta maaf dan melakukan bimbingan kembali.

  2). Skripsi

  a) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai frekuensi mengganti judul adalah (1) 39% menjawab satu kali. (2) 22% menjawab dua kali. (3) 39% menjawab tiga kali, belum pernah.

  Diagram 47 Frekuensi Mengganti Judul 39% 39% FREKUENSI M ENGGANTI JUDUL A 22% C B Sebagian besar mahasiswa mengganti judulnya sebanyak satu kali, tiga kali bahkan ada mahasiswa yang belum pernah mengganti judul skripsinya.

  b) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai letak kesulitan skripsi adalah (1) 22% menjawab bab II

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram 48 Letak Kesulitan Skripsi 33% A LETAK KESULITAN SKRIPSI 22% 45% C B Letak kesulitan mahasiswa dalam mengerjakan skripsi sebagian besar pada bab III.

  c) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai sumber literatur adalah (1) 78% menjawab perpustakaan. (2) 6% menjawab dosen. (3) 17% menjawab internet.

  Diagram 49 Sumber Literatur 17% SUM BER LITERATUR A 6% 77% C B

  Sebagian besar mahasiswa memperoleh literaturnya dari perpustakaan.

  d) Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai usaha mengatasi kesulitan literatur adalah (1) 83% menjawab bertanya pada dosen pembimbing.

  (3) 17% menjawab mencari di tempat lain, bertanya pada teman, perpustakaan.

  Diagram 50 Usaha Kesulitan Literatur USAHA KESULITAN LITERATUR

83%

0% 17% A B C

  Mahasiswa akan bertanya pada dosen pembimbing bila mengalami kesulitan literatur.

  Mahasiswa masih memiliki sifat dependensi pada dosen dan perpustakaan dan kurang kreatif dalam mengatasi berbagai masalah selama proses enuilsan skripsi.

  Analisis faktor Lihat lampiran 6b Skripsi.

  

Dari keempat item skripsi dapat digambarkan sebagai berikut

Diagram 51 Skripsi

  SKRIPSI 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90%

  % frekuensi mengganti judul: satu kali letak lesulitan skripsi: BAB III sumber literatur: perpustakaan usaha kesulitan literatur: bertanya pada dosen PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Satu kali ganti judul Kesulitan pada Bab III Dependensi pada

  Sintesa dosen dan Skripsi

  Skripsi Perpustakaan perpustakaan Bertanya pada dosen

  Analisis faktor diatas menggambarkan item yang mempengaruhi variabel skripsi adalah item letak kesulitan skripsi. Hal ini dapat dilihat dari jawaban yang diberikan seperti kesulitan pada

  bab II, bab III, bab II dan III, bab IV dan V, proposal. Sedangkan item yang kurang mempengaruhi adalah item frekuensi mengganti judul. Jawaban yang diberikan mahasiswa adalah mereka mengganti judul sebanyak satu kali, dua kali, tiga kali dan ada yang belum pernah mengganti judul.

  3). Fasilitas

  Jawaban yang diberikan mahasiswa mengenai fasilitas perpustakaan adalah 1). 17% menjawab semua ada. 2). 61% menjawab beberapa. 3). 20% menjawab belum cukup lengkap.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Diagram 52 Fasilitas Perpustakaan 22% FASILITAS PERPUSTAKAAN 17% 61% B A C

  Perpustakaan hanya menyediakan beberapa literatur untuk penulisan skripsi sebagian besar mahasiswa.

  Hal ini hanya alasan mahasiswa untuk memaafkan diri (excuse) sehingga mahasiswa kurang memiliki daya juang/semangat dalam mencari literatur.

  Analisis faktor Lihat lampiran 6c Fasilitas.

  Dari item fasilitas dapat digambarkan sebagai berikut

  Diagram 53 Fasilitas 50% 60% 70% FASILITAS 40% fasilitas

  % 10% 20% 30% 0% 1 beberapa buku perpustakaan: Faktor Eksternal: Fasilitas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Literatur yang dicari mahasiswa di perpustakaan belum mencukupi kebutuhan mahasiswa akan literatur. Beberapa buku yang dicari ada di perpustakaan akan tetapi masih banyak buku yang sulit didapat di perpustakaan seperti yang dibutuhkan mahasiswa.

  Rangkuman

  Dari variabel Perguruan Tinggi dapat digambarkan sebagai berikut

  Diagram 54 Perguruan Tinggi Perguruan Tinggi skp bl skp dosen ush brmslh dgn yg tdk hub. dosen sumber kesulitan dosen disukai fasilitas 100% frekuensi dngn mhs skp dosen literatur literatur ush mengatur letak perpustakaan yg diinginkan mengganti jdwl bimb kesulitan judul 50%

  0%

dosen skripsi fasilitas

Dosen memotivasi Satu minggu sekali bimbingan

  Dependensi Tetap bimbingan dengan Dosen mahasiswa pada Dukungan dosen dosen positif dari

  Memotivasi perguruan Kesibukan dosen tinggi. Sifat Sintesa dependensi Perguruan

  Satu kali ganti judul Perguruan mahasiswa Tinggi pada dosen dan Dependensi pada Tinggi

  Kesulitan pada Bab III dosen dan perpustakaan Skripsi Perpustakaan perpustakaan masih ada.

  Bertanya pada dosen

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Pada variabel perguruan tinggi, item yang berperan adalah kesibukan dosen (89%), sedangkan item yang kurang berperan adalah frekuensi mengganti judul yaitu sebanyak satu kali (39%). Kesulitan mahasiswa menemui dosen menandakan bahwa mahasiswa sangat membutuhkan dosen dalam proses penulisan skripsi akhirnya, mahasiswa menyalahkan dosen bila penulisan skripsi tidak lancar. Frekuensi mengganti judul tidak menjadi sebab lamanya penulisan skripsi karena mahasiswa tidak ingin melihat kesalahan pada skripsinya.

B. Analisis Data

  Peneliti menggunakan Analisis Domain dalam menganalisis dan mendeskripsikan data. Analisis Domain adalah analisis yang digunakan untuk memperoleh gambaran yang bersifat umum terhadap fokus yang diteliti. Analisis ini menyatakan hubungan antar setiap kategori yang terdapat dalam domain.

  Domain dalam penelitian ini adalah faktor internal dan faktor eksternal yang menjadi sebab lamanya penulisan skripsi oleh mahasiswa.

1. Akar Masalah Internal

  Faktor internal berisi empat variabel yaitu prestasi, motivasi, kesehatan, dan cara belajar. Faktor internal menggambarkan bahwa prestasi seorang mahasiswa bukan merupakan suatu yang diperoleh sejak lahir akan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  berprestasi sebagai bentuk perolehan pengakuan dari orang lain. Mahasiswa akan belajar lebih giat dan berprestasi apabila ada yang mendorong, mengingatkan, memberi perhatian atas usahanya.

  Mahasiswa yang memiiki cara belajar yang baik selama kuliah hingga proses penulisan skripsi akan memotivasi mahasiswa untuk berprestasi.

  Penelitian ini membuktikan bahwa cara belajar mahasiswa adalah menunggu arahan dari dosen dan bukan dari keaktifan dan kreatifitas mahasiswa.

  Keuletan dan ketekunan mahasiswa terjadi karena dorongan motivasi eksternal yaitu dosen sehingga banyak mahasiswa menunggu dosen untuk mengarahkan materi. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya ketergantungan (dependensi).

  Untuk masalah kesehatan, penyakit yang dialami mahasiswa adalah penyakit ringan yang biasa diderita oleh banyak orang. Mahasiswa memandang kesehatan sebagai salah satu cara “excuse” atau memaafkan diri sendiri karena sakit sehingga mahasiswa lebih sering menunda penulisan skripsi. Dari variabel cara belajar dapat dilihat bahwa cara belajar yang dilakukan mahasiswa lebih cenderung dependensi sehingga tidak ada motivasi internal untuk berkembang

  Jadi, kesimpulan dari masalah internal yang dapat diambil adalah cara pandang mahasiswa yang keliru terhadap skripsi sehingga mahasiswa kurang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  sendiri melainkan untuk kepentingan orang lain dan dengan memanfaatkan orang lain. Kepentingan orang lain maksudnya agar mahasiswa mendapat penghargaan/pengakuan dari orang lain sehingga orang lain bangga akan dirinya. Mahasiswa memanfaatkan orang lain maksudnya sifat dependensi pada teman dan dosen yang cenderung menguntungkan mahasiswa.

2. Akar Masalah Eksternal Faktor eksternal lebih difokuskan pada keluarga dan perguruan tinggi.

  Dua faktor inilah yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi proses penulisan skripsi. Keberhasilan mahasiswa dalam kuliah sebagian besar dipengaruhi oleh kehidupannya di kampus seperti proses belajar, hubungan dengan dosen dan teman, relasi dengan orang lain, dll.

  Pada variabel dana dapat disimpulkan bahwa mahasiswa tidak membutuhkan biaya yang besar untuk operasional penulisan skripsi dan sebagian besar dana berasal dari orang tua. Hal ini menggambarkan bahwa orang tua masih mampu membiayai kebutuhan dana mahasiswa selama proses penulisan skripsi meskipun tanpa harus mencari beasiswa sebagai tambahan dana.

  Variabel keluarga sangat memberikan dukungan positif terhadap proses

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  diberikan juga sangat membantu untuk lebih semangat mengerjakan skripsi. Akan tetapi, di sisi lain mahasiswa kurang menggunakan kesempatan yang diberikan oleh orang tua dengan baik dan cenderung untuk melakukan kegiatan yang kurang relevan dengan skripsi.

  Dependensi mahasiswa pada dosen masih terlihat pada faktor eksternal. Dukungan positif seperti motivasi, kesediaan waktu untuk bimbingan yang diberikan dosen membuat mahasiswa ketergantungan pada dosen sehingga yang terjadi bukan konfirmasi pengetahuan baru tetapi lebih pada trnsformasi pengetahuan baru karena dosen masih menjadi pusat dalam proses penulisan skripsi bukan mahasiswa itu sendiri. Sifat dependensi juga terlihat pada perpustakaan. Sebagian besar mahasiswa mendapatkan literatur dari perpustakaan dan mahasiswa menjadi kurang kreatif dalam mencari sumber literatur lain selain dari perpustakaan ketika literatur yang dicari tidak terdapat di perpustakaan.

  Kesimpulan dari faktor eksternal adalah dukungan positif (motivasi) yang diberikan oleh keluarga dan dosen kurang mampu dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan proses penulisan skripsi. Di dalam keluarga, mahasiswa kurang mampu memanfaatkan waktu dan lebih pada melakukan kegiatan yang tidak mendukung skripsi. Mahasiswa juga masih memiliki sifat dependensi pada dosen dan perpustakaan dalam proses penulisan skripsi. Hal

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

3. Cara Mengatasi Masalah Internal Mahasiswa mengalami berbagai masalah selama proses penulisan skripsi.

  Untuk masalah internal, mahasiswa mengatasinya dengan cara yang sesuai dengan kemampuannya. Mahasiswa mengatasi masalah prestasi dengan lebih giat belajar. Hal ini menggambarkan ketekunan mahasiswa untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi. Ketekunan mahasiswa juga nampak pada item keuletan yaitu mengerjakan tugas sebelum dead line, menunggu dosen untuk bimbingan, dan lebih sering bimbingan bila menerima revisi yang banyak.

  Selain itu, ketekunan mahasiswa juga nampak pada itemperbaikan diri yaitu maahasiswa lebih giat belajar apabila melihat teman yng lebih berprestasi.

  Sedangkan pada item percaya diri, mahasiswa merasa puas dengan hasil yang dicapainya terhadap apapun yang dilakukannya.

  Pada variabel kesehatan, mahasiswa kurang memiliki daya juang terhadap hal yang menjadi tanggung jawabnya yaitu skripsi. Hal ini nampak pada usaha mahasiswa yang menunda skripsi apabila mengalami gangguan kesehatan meskipun penyakit yang dialami adalah penyakit ringan seperti salit kepala, flu, batuk, dsb yang mudah diatasi. Dari item waktu mahasiswa memiliki jadwal khusus dalam melakukan kegiatan sehari-hari seperti, bimbingan skripsi dan aktivitas di luar kampus lainnya. Selain itu mahasiswa juga pergi ke perpustakaan untuk mencari bahan referensi skripsi. Akan tetapi, berbagai

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  untuk mencari pengalaman seperti membantu orang tua, ikut organisasim dan bermain. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak disiplin pada jadwal yang telah dibuatnya. Pada item sumber belajar, mahasiswa lebih bertanya pada teman untuk membantu proses penulisan skripsi. Hal ini menunjukkan dependensi mahasiswa pada teman karena mahasiswa kurang memiliki ide dan gagasan dalam penulisan skripsinya.

  Kesimpulan yang dapat diambil dari usaha mahasiswa mengatasi masalah internal adalah usaha mahasiswa kurang efektif dan belum tepat sasaran pada masalah yang dihadapinya. Buktinya adalah mahasiswa tidak disipilin pada jadwal, dependensi pada teman. Mahasiswa merasa puas bila mampu mengerjakan skripsi sesuai dengan kehendak dosen. Ketekunan mahasiswa berasal dari dorongan eksternal seperti teman sehingga usaha yang dilakukan mahasiswa adalah untuk mendapat pengakuan/penghargaan dari teman dan orang lain.

4. Cara Mengatasi Masalah Eksternal

  Usaha yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi masalah eksternal dapat dilihat dari variabel dana, kondisi keluarga, dosen dan skripsi.

  Mahasiswa mencari tambahan dana melalui beasiswa. Usaha ini baik untuk dilakukan akan tetapi kurang berpengaruih pada variabel dana karena orang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  operasional skripsi. Orang tua mahasiswa juga berperan dalam menciptakan kondisi yang kondusif di dalam keluarga selama mahasiswa menyelesaikan penilisan skripsi. Akan tetapi kondisi ini kurang dimanfaatkan mahasiswa dalam menulis skripsi. Mahasiswa memilih mengerjakan malam hari karena sering melakukan kegiatan di siang hari yang kurang relefan dengan skripsi.

  Pada variabel dosen, usaha yang dilakukan mahasiswa adalah melakukan bimbingan satu minggu sekali dan tetap bimbingan dengan doasen bila terjadi masalah dengan dosen pembimbing. Hal ini menunjukkan ketekunan mahasiswa untuk mempertahankan skripsi karena mahasiswa tidak menginginkan proses penulisan skrpsi dari awal yang akan membuang-buang waktu, pikiran, tenaga, dana, dsb. tetapi di sisi lain mahasiswa kurang berani mengambil resiko bila memang perlu untuk dilakukan. Pada variabel skripsi, dependensi mahasiswa nampak pada dosen dan operpustakaan. Mahasiswa beertanya pada dosen bila mengalamni kesulitan literature. Di sisi lain, sumber literatur mahasiswa perpustakaan. Dependensi tidak hanya terjadi pada masalah internal tetapi juga pada masalah eksternal dan mahasiswa tidak mengubah sifat tersebut menjadi bentuk usaha yang memperbaharui mahasiswa untuk lebih kreatif dan berani. Dependensi menjadi sifat yang “mendarahdaging” bagi mahasiswa sehingga bila tidak dikurangi/dihilangkan, mahasiswa tidak akan berkembang.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  usaha yang dilakukan kurang efektif dan kurang tepat sasaran pada pokok permasalahan. Cara lama maksudnya adalah membuang-buang waktu, dependensi pada dosen. Usaha ini sama dengan usaha mengatasi masalah internal.

5. Rekomendasi untuk Mengatasi Kedua Masalah Tersebut

  Rekomendasi bertujuan untuk membantu mengatasi/meminimalkan masalah internal dan masalah eksternal yang dihadapi mahasiswa.

  Rekomendasi untuk masalah internal adalah membentuk mahasiswa baru melalui diri mahasiswa sendiri yaitu dengan menciptakan motivasi khususnya aspek rasa percaya diri. Rasa percaya diri dapat dibentuk melalui proses berpikir positif terhadap segala masalah, menumbuhkan sikap mandiri, memiliki sikap berani, serta memiliki tanggung jawab dan dedikasi terhadap segala masalah dan tidak meninggalkan masalah tersebut.

  Rekomendasi untuk masalah eksternal adalah menciptakan hubungan yang baik antara mahasiswa dengan dosen agar tidak tercipta gap, menumbuhkan minat baca dalam diri mahasiswa untuk mengurangi sifat dependensi mahasiswa pada dosen dan perpustakaan, dan mengotimalkan fasilitas perguruan tinggi sebaik mungkin seperti perpustakaan, workstation, lab komputer untuk meminimalkan dana, waktu dan tenaga mahasiswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  81

DIAGRAM RANGKUMAN

  

RANGKUMAN

100% 90%

  80% Series1 70% Series2 60%

  50% Series3 40% Series4 30% Series5 20%

  10% 0% prestasi keuletan perbaikan percaya rasa ingin kesehatan waktu sumber dana kondisi dosen skripsi fasilitas diri diri tahu belajar keluarga

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  82

AKAR MASALAH INTERNAL

  Stabil Aktualisasi diri Bangga terhadap

  Sintesa Prestasi pengakuan orang Prestasi

  Belajar lebih giat lain Termotivasi untuk selesai Segera mengerjakan tugas

  Menunggu Dosen Mahasiswa ulet, sabar, Keuletan

  Mahasiswa kurang tekun Menemui Dosen percaya diri dalam menghadapi

  Segera bimbingan dengan Dosen tantangan, keuletan terjadi karena sifat Lebih giat belajar dependensi pada

  Segera memperbaiki Sintesa dosen yang memberi diri dari dorongan

  Motivasi Perbaikan diri arahan sehingga teman Motivasi

  Lebih memotivasi mahasiswa cenderung untuk menunggu, Merasa takut mahasiswa kurang Kurang percaya diri berani mengeluarkan & merasa cukup puas

  Percaya diri FAKTOR ide & gagasan baru dengan hasil

  Merasa puas

  INTERNAL untuk sekripsinya Ingin menjadi Motivasi di prodi

  Rasa ingin tahu ahli jelas Mudah :”excuse” / Penyakit ringan yang memaafkan diri dialami

  Sintesa karena masalah sepele Kesehatan sehingga kurang daya Kesehatan juang Menunda skripsi

  Kesibukan diluar skripsi Tidak disiplin dengan Mencari pengalaman

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  83

AKAR MASALAH EKSTERNAL FAKTOR EKSTERNAL

  Perguruan Tinggi Kesibukan dosen Dosen memotivasi Satu minggu sekali bimbingan Tetap bimbingan dengan dosen Memotivasi

  Dosen Kesulitan pada Bab III Perpustakaan Satu kali ganti judul Bertanya pada dosen Skripsi

  Beberapa literature ada Fasilitas Keluarga

  Kondusif Memotivasi Mengerjakan malam hari Kondisi keluarga Berasal dari orang tua

  Dana Mencari beasiswa Rata-rata besar dana Rp. 200.000

  Tidak kesulitan dana, besar dana operasional skripsi relatif kecil

  Lingkungan keluarga yang kondusif / mendukung

  Keluarga memberikan dukungan positif untuk menyelesaikan skripsi

  Dukungan positif dari perguruan tinggi. Sifat dependensi mahasiswa pada dosen dan perpustakaan masih ada.

  “Excuse” karena alasan eksternal yaitu perpustakaan Dependensi pada

dosen dan

perpustakaan

  Dependensi mahasiswa pada dosen Perguruan

  Tinggi Sintesa Keluarga Sintesa

  Keluarga & perguruan tinggi sama-sama memberikan dukungan positif pada proses penulisan skripsi mahasiswa. Akan tetapi, mahasiswa kurang memanfaatkan kesempatan-kesempatan cenderung dependensi pada dosen dan perpustakaan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  84 CARA MENGATASI MASALAH INTERNAL

  Prestasi Lebih giat belajar Mahasiswa tekun Segera mengerjakan Mahasiswa

  Keuletan Menunggu Dosen tekun, sabar, ulet.

  Lebih sering bimbingan belajar bila ada revisi

  USAHA

  Usaha yang

  INTERNAL Motivasi

  dilakukan mahasiswa kurang efektif. Buktinya : tidak disiplin dengan

  Perbaikan Lebih giat Mahasiswa jadwal, dependensi diri belajar pada teman. tekun

  Kepuasan mahasiswa terlihat dari mampu

Percaya Merasa Cepat puas

mengerjakan revisi dengan hasil diri puas sesuai dengan keinginan dosen

  Menunda Mahasiswa kurang Kesehatan memiliki daya juang skripsi

  Memiliki jadwal Mahasiswa sering khusus melakukan kegiatan

  Waktu yang kurang mendukung skripsi

  Ke perpustakaan Cara Belajar Sumber Tanya pada Dependensi belajar teman pada teman

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  85 CARA MENGATASI MASALAH EKSTERNAL

  Keluarga

Bertanya pada

dosen

  Dependensi pada dosen Skripsi Perguruan Tinggi

  Tambahan dana kurang Beasiswa

  Dana Kondisi Kondusif keluarga kurang dimanfaatkan

  Kondisi keluarga Mengerjakan malam h i Dosen

  Mahasiswa tekun Tetap bimbingan dengan dosen

Seminggu sekali

bimbingan

  Sumber literature yaitu Dependensi pada perpustakaan

  Usaha eksternal yang dilakukan kurang efektif dan tidak tepat pada pokok

  USAHA EKSTERNAL

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

C. Pembahasan

1. Akar Masalah Internal

  Masalah internal yang dimiliki mahasiswa selama proses penulisan skripsi cukup beragam. Akan tetapi, dalam penelitian ini lebih difokuskan pada empat hal yaitu prestasi, motivasi, kesehatan dan cara belajar. Prestasi menggambarkan prestasi mahasiswa selama kuliah dan peran prestasi dalam proses penulisan skripsi. Motivasi mahasiswa dapat dilihat dalam hal keuletan, perbaikan diri, rasa percaya diri, dan rasa ingin tahu. Kesehatan juga menjadi salah satu sebab lamanya penulisan skripsi. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui gangguan kesehatan apa yang dialami mahasiswa selama proses penulisan skripsi. Cara belajar mahasisawa juga menjadi fokus peneliti dalam penelitian ini. Hal itu dilihat dari dua hal yaitu, waktu dan cara belajar.

  Berdasarkan analisis data variabel prestasi, peneliti merangkum bahwa prestasi yang dimiliki mahasiswa selama kuliah adalah bentuk aktualisasi diri untuk mendapat pengakuan dari orang lain. Hal ini dapat dilihat dari pendapat orang lain yang menyatakan kebanggan pada mahasiswa (50%) meskipun prestasi sebagian besar mahasiswa selama kuliah terlihat tetap, stagnan, stabil (61%) dan kurang menunjukkan peningkatan yang signifikan. Mahasiswa akan belajar lebih giat apabila

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  penulisan skripsi adalah lebih memotivasi mahasiswa untuk segera menyelesaikannya (67%). Motivasi ini diperoleh dari pengakuan orang lain terhadap prestasi mahasiswa serta motivasi eksternal yang berasal dari teman yang lebih berprestasi dan bukan dari dalam diri mahasiswa.

  Aktualisasi diri adalah bentuk sikap mahasiswa yang menunjukkan memuaskan harapan orang lain bukan inisiatif dari mahasiswa sendiri.

  Beberapa bukti diatas menunjukkan bahwa mahasiswa melakukan itu semua hanya untuk mendapat pengakuan dari orang lain.

  Alasan mahasiswa melakukan hal tersebut agar mahasiswa mendapat kepercayaan dari teman, keluarga dan orang-orang terdekatnya sehingga mahasiswa merasa dihargai. Mahasiswa yang memiliki prestasi di bawah rata-rata akan merasa diasingkan oleh teman-temannya dan kurang mendapat kepercayaan untuk melakuan sesuatu yang lebih besar misalnya, menjabat sebagai ketua atau jabatan lain yang penting di sebuah organisasi. Keluarga menilai orang yang berprestasi adalah orang yang dapat dipercaya. Hal inilah yang mendorong mahasiswa untuk berprestasi.

  Mahasiswa memiliki tujuan untuk mendapat penghargaan dan kurang mempelajari proses mencapai prestasi tersebut. Hal ini adalah bentuk aktalisasi diri mahasiswa terhadap penghargaan dan pengakuan dari orang lain. Menurut Maslow, “aktualisasi diri adalah motivasi untuk

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  fisiologis, keamanan, cinta dan rasa memiliki, harga diri dan aktualisasi diri (Gunawan; 1992, 512). Mahasiswa mencoba untuk mengaktualisasikan dirinya akan tetapi tidak tepat sasaran karena belum memperoleh pengahargaan diri. Oleh karena itu, mahasiswa mencoba memperoleh penghargaan diri melalui prestasi.

  Sebagian besar mahasiswa menunjukkan sifat ulet, sabar dan tekun. Hal ini ditunjukkan dari sikap mahasiswa yang segera mengerjakan tugas meskipun masih jauh dari dead line (72%), kesabaran menunggu dosen untuk bimbingan (66%) meskipun kesulitan menemui dosen menjadi salah satu kendala mahasiswa selama bimbingan (61%) serta lebih sering melakukan bimbingan apabila mendapat revisi yang banyak (61%).

  Ketekunan dan keuletan mahasiswa nampak pada tugas yang dikerjakan mahasiswa sebelum dead line dan lebih sering melakukan bimbingan ketika meneriam revisi yang banyak. Sedangkan kesabaran mahasiswa nampak pada saat menunggu dosen dan kesulitan menemui dosen.

  Perbaikan diri juga ditunjukkan mahasiswa ketika mengalami penurunan prestasi sehingga ia akan belajar lebih giat lagi untuk meningkatkan prestasinya (72%). Faktor eksternal dari teman yang lebih berprestasi juga memberi motivasi untuk lebih berprestasi (83%). Kedua item ini menunjukkan bahwa mahasiswa akan segera melakukan perbaikan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Variabel rasa percaya diri menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa masih merasa takut ketika akan melakukan bimbingan dengan dosen (45%) serta cepat merasa puas dengan hasil yang telah dicapainya (72%). Peneliti menyimpulkan bahwa mahasiswa masih kurang memilki rasa percaya diri dalam melakukan banyak hal khususnya ketika akan bimbingan dan selalu merasa cukup dengan hasil yang telah dicapainya. Mahasiswa kurang memiliki rasa percaya diri karena persiapan yang kurang matang dari mahasiswa ketika akan bimbingan sehingga ketika ditanya oleh dosen mengenai skripsinya mahasiswa tidak mampu menjawab.mahasiswa menganggap dosen sebagai sosok yang menakutkan, kurang ramahdan kurang santai sehingga mahasiswa menjaga jarak dengan dosen. Bimbingan pun akan menjadi sia-sia bila mahasiswa tidak memiliki rasa percaya diri.

  Rasa ingin tahu mahasiswa akan program studi yang diambil menjadi tujuan utama mahasiswa untuk menjadi ahli di bidang yang diambil (78%). Peneliti menyimpulkan bahwa mahasiswa memiliki motivasi yang jelas untuk masuk di program studi yang diambilnya sehingga mahasiswa akan belajar lebih giat dan tekun melalui teman, dosen dan perpustakaan yang menjadi sumber belajar.

  Keempat variabel motivasi diatas menggambarkan bahwa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  yang sibuk dengan urusannya. Mahasiswa juga kurang memiliki ide dan gagasan dalam penulisan skripsinya sehingga yang terjadi adalah kecenderungan mahasiswa untuk sabar menunggu dosen memberi instruksi untuk skripsinya. Mahasiswa merasa puas ketika instruksi dalam hal ini revisi yang diberikan dosen sudah dilakukan dengan baik. Hal ini disebabkan adanya gap antara mahasiswa dengan dosen sehingga mahasiswa menjaga jarak dengan dosen. Jarak inilah yang membuat mahasiswa merasa sungkan, segan dan takut untuk berkomunikasi dengan dosen sehingga mahasiswa lebih menuruti instruksi dari dosen untuk penulisan skripsinya.

  Dalam hal kesehatan, sebagian besar mahasiswa mengalami penyakit ringan (83%) yang mudah disembuhkan selama kuliah hingga proses penulisan skripsi. Usaha yang dilakukan mahasiswa adalah menunda pengerjaan skripsi untuk sementara (55%). Hal ini menjadi bukti bahwa nahasiswa kurang memiliki daya juang dan cenderung kalah dengan hal-hal sepele sehingga hal yang dianggap penting menjadi kurang diperhatikan. Ini juga menjadi bentuk dari sikap mahasiswa yang memaafkan dirinya (excuse) karena keadaan yang menimpa dirinya sehingga mahasiswa cederung untuk lebih mengalah. Mahasiswa memelakukan excuse dikarenakan oleh sikap hidup mahasiswa yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  not okay – you are okay; I am not okay – you are not okay. Sikap hidup

  mahasiswa dalam hal ini masuk dalam kategori “I am not okay – you are

  not okay yaitu sikap hidup seseoranmg yang menyerah saja, tidak

  mempunyai harapan dan membiarkan dirinya dibawa oleh pasang surut kehidupan.” Sikap hidup ini berdampak buruk bagi mahasiswa khususnya dalam proses penulisan skripsi karena mahasiswa tidak memiliki daya juang untuk mengejar cita-cita dan cenderung mengikuti arus kehidupan seperti menunda skripsi karena sakit.

  Pada variabel cara belajar akan waktu, mahasiswa memiliki kesibukan yang kurang mendukung dalam proses penulisan skripsi seperti membantu orang tua, ikut organisasi, dll (50%) meskipun tujuannya adalah untuk mencari pengalaman (39%). Mahasiswa memiliki jadwal khusus dalam melakukan aktifitasnya (83%) misalnya melakukan bimbingan dua kali semingu (45%) dan pergi ke perpustakaan untuk mencari bahan kuliah/literature skripsi (72%). Selain perpustakaan, mahasiswa juga bertanya pada teman yang dijadikan sebagai sumber belajar dalam mengerjakan skripsi (78%). Dari hasil ini peneliti menyimpulkan bahwa mahasiswa cenderung tidak disiplin dengan jadwal yang telah dibuatnya. Buktinya adalah mahasiswa lebih memilih sibuk dengan aktifitas yang tidak relevan dengan skripsi meskipun bimbingan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  skripsi dari ide dan gagasan mahasiswa. Dalam hal ini mahasiswa cenderung untuk memaafkan dirinya (excuse) karena kesibukan yang tidak penting. Mahasiswa juga masih cenderung bersikap dependensi /ketergantungan pada teman yang dijadikan sebagai sumber belajar sehingga mahasiswa terlihat kurang kreatif. Mahasiswa memiliki sikap dependensi pada teman, dosen serta perpustakaan karena mahasiswa belum memiliki intelegensi yang baik. “Intelegensi adalah keahlian memecahkan masalah dan kemampuan untuk beradaptasi pada dan belajar dari pengalaman hidup sehari-hari.” (Gunawan; 1992, 134). Intelegensi mahasiswa belum napak dalam memecahkann masalah yaitu skripsi yang dikerjakannya, beradaptasi pada kesulitan-kesulitan selama proses penulisan skripsi serta belajar dari teman yang dijadikan sumber belajar. Mahasiswa menggantungkan skripsinya pada teman dan tidak mampu mengeluarkan ide-ide dan gagasan sehingga proses belajar dari teman menjadi sia-sia.

  Berdasarkan kesimpulan dari setiap variabel, peneliti dapat menyimpulkan bahwa akar masalah internal mahasiswa dalam proses penulisan skripsi adalah kurangnya motivasi dalam diri mahasiswa sehingga mahasiswa tidak memiliki kertikatan pada skripsi atau dengan kata lain, mahasiswa tidak memiliki dedikasi akan pentingnya skripsi yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dari orang lain untuk dirinya seperti halnya prestasi. Berbagai hal yang dilakukan mahasiswa sebagian besar adalah kesibukan yang tidak mendukung penulisan skripsi dan mahasiswa menjadikannya sebagai bentuk “excuse” bagi dirinya sendiri seperti halnya kesehatan. Sifat ketergantungan (dependensi) dalam diri mahasiswa juga masih terlihat saat mahasiswa selalu membutuhkan orang lain seperti dosen dan teman dalam mengerjakan skripsi atau dengan kata lain, mahasiswa menjadikan orang lain alat untuk membantu mengerjakan skripsi. Hal in ditengarai karena faktor motivasi ekstrinsik yang lebih besar daripada motivasi intrinsik dalam diri mahasiswa. Motivasi ekstrinsik adalah melakukan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang lain (cara untuk mencapai tujuan). Sedangkan motivasi intrinsik adalah motivasi internal unntuk melakukan sesuatu demi sesuatu itu sendiri (tujuan itu sendiri) (Gunawan; 1992, 514).

  Motivasi ekstrinsik mahasiswa terlihat pada dependensi mahasiswa terhadap dosen dan teman. Hal ini berakibat pada kegiatan-kegiatan mahasiswa yang kurang relevan dengan skripsi seperti menunda skripsi karena sakit, mencari pengalaman dari kegiatan yang dilakukan, tidak disiplin pada jadwal.

2. Akar Masalah Eksternal

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  perguruan tinggi dibagi menjadi tiga hal yaitu, dosen, skripsi itu sendiri, dan fasilitas.

  Pada variabel dana, sumber dana mahasiswa selama proses penulisan skripsi berasal dari orang tua (94%). Dana inipun masih ditambah dengan usaha mahasiswa mencari beasiswa (44%). Rata-rata dana yang dibutuhna untuk operasional skripsi sebesar Rp 200.000 (44%).

  Data ini menggambarkan bahwa mahasiswa tidak terlalu kesulitan dana dalam proses penulisan skripsi dan dana yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Pemanfaatan dana yang efisien dan efektif membantu mahasiswa dalam menyelesaikan proses penulisan skripsi.

  Sedangkan pada variabel kondisi keluarga, keluarga memberikan dukungan motivasi positif untuk membantu mahasiswa mengerjakan skripsinya. Buktinya adalah orang tua selalu memberi motivasi bagi mahasiswa (61%) dan menciptakan suasana yang kondusif di dalam rumah (78%) agar mahasiswa dapat mengerjakan skripsi dengan tenang akan tetapi, mahasiswa lebih memilih mengerjan skripsi pada malam hari (78%) sehingga kurang dapat memanfaatkan waktu luang dengan baik. Hal in dapat dilihat dari kegiata mahasiswa yang menghabiskan waktunya dengan kegiatan yang kurang penting dan tidak eleven dengan skripsi sehingga proses penulisan pun manjadi lama.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mampu memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan oleh keluarga. Hal in disebabkan oleh ketidakdisiplinan mahasiswa pada jadwal. Kesempatan tersebut disia-siakan oleh mahasiswa dengan melakukan keiatan yang kurang mendukung skripsi seperti yang dilakukan oleh Asti Vitaningrum, salah satu mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi angkatan 2003. Ia menghabiskan waktunya dengan membantu usaha orang tuanya yaitu berjualan soto di rumahnya.

  Sedangkan pada variabel perguruan tinggi, hubungan dosen dengan mahasiswa lebih bersifat memotivasi (77%). Sikap inilah yang memicu mahasiswa untuk melakukan bimbingan seminggu sekali (45%). Mahasiswa akan tetap akan bimbingan dengan dosennya meskipun ada masalah (83%). Sikap dosen yang disuka oleh mahasiswa adalah dosen yang memberi memotivasi (67%) dan bersedia membantu kesulitan mahasiswa khususnya dalam hal akademik, sedangkan sikap yang tidak disuka dari dosen adalah kesibukan dosen (89%) sehingga tidak memiliki waktu untuk bimbingan. Hasil ini masih terkait dengan akar masalah internal yaitu mahasiswa masih memiliki sifat ketergantungan (dependensi) pada dosen dan akan mengalami kesuilitan apabila tidak menemui dosen misalnya, bila terjadi masalah dengan dosen pembimbing atau ketika dosen sibuk dan pergi ke luar kota.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dialami mahasiswa khususnya pada bab III (45%). Sumber belajar mahasiswa sebagian besar diperoleh dari perpustakaan (78%) meskipun kadang masih bertanya pada dosen apabila mengalami mengalami kesulitan literatur (83%). Berdasarkan data ini, peneliti menyimpulkan mahasiswa juga masih bersikap ketergantungan pada perpustakaan dan dosen. Hal inilah yang membuat mahasiswa juga kurang kreatif dalam menuangkan ide dan gagasan untuk skripsinya sehingga sering terjadi pergantian judul dan letak kesulitan pada bagian yang sama. Proses belajar mahasiswa berpengaruh pada proses penulisan skripsi. Mahasiswa belajar dengan tujuan untuk mencapai nilai yang baik sehingga dapat lulus dalam matakuiah tersebut. Berbagai cara dilakukan untuk memperoleh nilai salah satunya dengan dependensi pada teman/mencontek. Sikap inilah yang membuat mahasiswa kurang memahami proses belajar dan lebih memilih hasil secara instant sehingga berpengaruh pada penuliasn skripsi yang lebih emnitikberatkan pada kemampuan personal mahasiswa. Mahasiswa yang sering mengganti judul menandakan bahwa mahasiswa tersebut kurang mampu mengembangkan intelegensinya.

  Pada variabel fasilitas, menurut mahasiswa perpustakan hanya menyediakan beberapa literatur (61%) yang dibutuhkan oleh mahasiswa untuk dijadikan sebagai acuan dalam proses penulisan skripsi. Hal ini

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mahasiswa yang kurang sehingga mahasiswa kurang memperoleh pengetahuan lebih jauh mengenai topik yang dibahasnya. Cara belajar yang lama masih diterapkan oleh mahasiswa selama kuliah yaitu mempersiapkan diri ketika akan menempuh ujian/tes saja. Akbatnya, mahasiswa kurang kreatif untuk mencari referensi yang sesuai dengan topik dan memilih menyerah pada keadaan.

  Dari kelima kesimpulan di atas, peneliti menyimpulkan akar masalah eksternal yang dialami mahasiswa adalah cara pandang mahasiswa terhadap faktor eksternal yang salah. Faktor eksternal tersebut adalah perguruan tinggi. Perguruan tinggi hanya dijadikan alat oleh mahasiswa untuk membantu menyelesaikan proses penulisan skripsi. Keberhasilan skripsi tergantung dari faktor perguruan tinggi. Sikap ketergantungan yang nampak dalam diri mahasiswa selama proses penulisan skripsi yaitu pada dosen dan perpustakaan sehingga membuat mahasiswa menjadi kurang aktif dan kreatif. Mahasiswa juga tidak mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh keluarga dan perguruan tinggi seperti dana, kondisi keluarga yang kondusif, motivasi dari orang tua dan dosen. Kurang mampunya mahasiswa memanfaatkan kesempatan membuat mahasiswa merasa memiliki kebebasan karena tidak terbebani.

  Kebebasan inilah yang membuat semakin lamanya proses penulisan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  yang melimpahkan kesukaran-kesukarannya pada orang lain dan menyalahkan orang lain.”

3. Cara Mengatasi Masalah Internal

  Usaha yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi masalah prestasi adalah dengan lebih giat belajar atau dengan kata lain, mahasiswa ingin lebih tekun pada proses belajar supaya dapat lebih berprestasi. Ketekunan ini didorong oloeh pendapat orang lain terhadap prestasi yang diraih mahasiswa sehingga memotivasi untuk lebih berprestasi.

  Ketekunan juga dapat dilihat pada masalah keuletan dan perbaikan diri, mahasiswa juga mencoba untuk lebih tekun belajar. Hal itu dilihat dari usaha mahasiswa untuk segera mengerjakan tugas jauh-jauh hari sebelum dead line, lebih sering melakukan bimbingan dengan dosen apabila menerima revisi banyak serta kesabaran mahasiswa untuk menunggu dosen. Sedangkan dari variabel rasa percaya diri, mahasiswa cepat merasa puas terhadap apapun yang telah dilakukan. Jadi dapat disimpulkan bahwa usaha yang dilakukan mahasiswa masih ada dorongan dari faktor eksternal bukan berasal dari dalam diri mahasiswa sendiri. Hal in disebabkan oleh rasa percaya diri mahasiswa yang kurang dimilii mahsisa untuk melakukan hal baru. Akibatnya, mahasiswa lebih percaya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  ringan seperti batuk, flu, dll. Usaha yang dilakukan ini menandakan kelemahan mahasiswa/kurang daya juang dalam menghadapi tantangan sehingga mahasiswa lebih memilih untuk memaafkan dirinya karena hal sepele/kurang penting.

  Usaha yang dilakukan mahasiswa pada variabel cara belajar adalah dengan membuat jadwal khusus dan pergi ke perpustakaan untuk menambah bahan kuliah/skripsi. Usaha ini menjadi kurang efektif untuk dilakukan apabila mahasiswa juga kurang disiplin dalam menjalankan jadwal yang telah dibuatnya dan akan menjadi sia-sia serta tidak menambah apa-apa bagi kemajuan pengetahuan mahasiswa.

  Untuk menambah pengetahuannya, mahasiswa memperoleh sumber belajar dengan lebih sering bertanya pada teman dan dosen. Usaha ini lebih menunjukkan bahwa kurang kreatifnya mahasiswa dalam mengerjakan skripsi karena menggantungkan sumber belajarnya pada teman dan dosen. Sikap ini menimbulkan rasa malas pada mahasiswa sehingga proses penulisan skripsipun semakin lama.

  Dari beberapa kesimpulan diatas dapat diambil kesimpulan besar yaitu, usaha yang dilakukan mahasiswa belum menunjukkan perubahan yang signifikan dalam mengatasi masalah internal khususnya bagi kemajuan proses penulisan skripsi. Mahasiswa belum mengerti akar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  menjadi perhatian mahasiswa dalam mengatasi masalah internal. Mahasiswa lebih cenderung untuk “memperalat” orang lain dalam proses penulisan skripsi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri pada mahasiswa sehingga mahasiswa merasa tidak mampu mengerjakan dan lebih butuh bantuan orang lain. Menurut Thursan “kepercayaan diri adalah suatu keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya. Keyakinan tersebut membuat seseorang merasa mampu mencapai berbagai tujuan dalam hidupnya” (Thursan, 2002: 6).

4. Cara Mengatasi Masalah Eksternal

  Usaha yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi masalah eksternal dilihat dari variabel dana, kondisi keluarga, dosen dan skripsi.

  Pada variabel dana, mahasiswa mencoba menambah dana melalui beasiswa. Beasiswa ini menjadi kurang efektif bila tidak digunakan untuk kemajuan proses penulisan skripsi.

  Kondisi keluarga yang kondusif telah membantu mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya. Penulisan skripsi pada mlam hari tidak lagi menjadi efektif bila di dalam keluarga sudah tercipta lingkungan yang kondusif. Mahasiswa banyak mengahabiskan waktunya dengan kegiatan- kegiatan yang penting sehingga waktu yang ada menjadi sia-sia.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  skripsi tidak ada sehingga bimbingan seminggu sekali tidak lagi menjadi efektif dilakukan. Keadaan ini akan membuat proses penulisan skripsi menjadi lama. Literatur tidak hanya didapat dari perpustkaan/rekomendasi dari dosen melainkan juga bisa berasal dari teman, internet atau perpustakaan lain. Kreatifitas mahasiswa tidak hanya dibutuhkan dalam mencari literatur tetapi juga pemunculan ide-ide dan gagasan untuk penulisan skripsi.

  Kesimpulan yang dapat diambil dari usaha mahasiswa mengatasi masalah eksternal adalah kurang efektif dan masalah tersebut dapat muncul lagi karena mahasiswa belum menemukan cara yang tepat untuk mengatasi masalah khususnya pada akar masalah eksternal yaitu perguruan tinggi. Ketergantungan mahasiswa pada dosen masih menjadi kendala dalam mengatasi masalah eksternal. Hal ini ditengarai karena adanya gap antara mahasiswa dengan dosen. “Hubungan antara mahasiswa denga dosen dapat menciptakan gap” (Walgito, 1982:78). Akibatnya, mahasiswa mengikuti aturan-aturan dan instruksi dosen untuk mendapat nilai baik demi kelulusan bukan untuk memahami poses belajar dari bimbingan yang dilakukan.

5. Rekomendasi Usaha untuk Mengatasi Masalah Internal dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  memberikan rekomndasi usaha untuk mengatasi masalah internal dan eksternal yang dialami mahasiswa selama proses penulisan skripsi.

  Pokok masalahnya adalah motivasi internal. Motivasi internal yang menjadi fokus adalah rasa percaya diri. “Rasa percaya diri adalah keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya. Keyakinan tersebut membuat seseorang mampu mencapai tujuan dalam hidupnya.” (Thursan, 2002: 6). Rasa percaya diri erat kaitannya dengan konsep diri. Konsep diri adalah keseluruhan pandangan/perasaan seseorang tentang dirinya sendiri (Sinurat, 1993:1). Orang yang konsep dirinya positif merasa senang akan dirinya dan merasa yakin bahwa dia mampu menghadapi berbagai situasi yang dijumpainya dalam pergaulan hidup (Taylor 1979 dalam Sinurat, 1993:3). Jadi, rasa percaya diri umumnya mampu dibentuk oleh seseorang dalam hal ini mahasiswa.

  Mahasiswa yang memiliki konsep diri yang positif juga memiliki determinasi diri dan pilihan personal yang baik pula sehingga ia mengerti apa yang akan ia lakukan untuk saat ini dan yang akan datang contoh, ia akan selalu menjadi berprestasi tanpa harus melihat teman yang lebih berprestasi. Ia akan selalu mempunyai daya juang dalam menghadapi segala hambatan contoh, mahasiswa tidak akan mengeluh bahkan menunda proses penulisan skripsi hingga waktu yang lama karena

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1. Bersikap selalu memilki keberanian.

  Sikap ini perlu ditumbuhkan maasiswa bila ingin melakukan bimbingan hingga pada saat ujian skripsi. Sikap ini hendaknya juga ditunjukkan selama proses kuliah misalnya, berani bertanya, mengemukakan pendapat sehingga dengan adanya sikap berani mahasiswa akan terus membentuk dirinya sebagai orang yang memiliki rasa percaya diri. Sikap berani juga membantu dalam proses pemecahan masalah sehari-hari dalam hal ini penulisan skripsi. Ide-ide dan gagasan muncul dari sikap berani mahasiswa mengemukakan pendapat sehingga tidak terlalu menuruti instruksi dari dosen.

  2. Bersikap mandiri.

  Mahasiswa yang memilki sifat mandiri tidak selalu bergantung pada siapapun atau apapun dalam hal ini ketergantungan mahasiswa pada teman, dosen dan perpustakaan. Ia akan berusaha sesuai kemampuannya dan akan meminta bantuan apabila sulit untuk dilakukan. Skripsi adalah tugas mandiri. Oleh sebab itu, ide dan gagasan mahasiswa sangat dibutuhkan dalam proses penulisan skripsi.

  Hal ini juga sebagai bukti sejauh mana kematangan berpikir mahasiswa terhadap masalah yang dihadapinya dan membutuhkan pemecahan. Hal ini dapat dilakukan misalnya dengan merubah cara

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3. Berpikir positif (positive thinking) Mahasiswa yang selalu berpikir positif akan melihat segala sesuatu yang akan dilakukan mungkin terlaksana. Mahasiswa akan selalu melihat sisi baik dari setiap kegiatan yang akan dan telah dilakukan sehingga ia selalu merasa yakin dalam melaksanakannya. Berpikir positif juga mampu merubah cara pandang mahasiswa terhadap skripsi. Skripsi dibuat oleh mahasiswa dan untuk kemajuan mahasiswa bukan untuk kepentingan orang lain contoh pengakuan prestasi dari orang lain. Mahasiswa harus menumbuhkan rasa percaya diri terhadap apa yang akan dilakukan dan tekun dalam pelaksanaannya tanpa memikirkan hasil yang akan dicapai tetapi lebih berfokus pada proses. Mahasiswa melakukan bimbingan untuk mendapat pengetahuan baru bukan untuk mempercepat penulisan skripsi, tidak mudah menyerah dan tidak mengeluh selama bimbingan sudah menunjukkan pikiran positif yang baik. Orang yang memiliki rasa percaya diri yang baik juga memiliki konsep diri yang baika pula. Konsep diri inilah yang membentuk positive thinking.

  4. Tanamkan rasa tanggung jawab dan dedikasi pada setiap pekerjaan yang dilakukan. Skripsi tidak akan selesai apabila mahasiswa tidak memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap skripsi untuk

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  “Tanggung jawab adalah kemampuan untuk memenuhi kebutuhan- kebutuhan psikologis yang mendasar yaitu kebutuhan untuk dicintai dan mencintai serta kebutuhan menghayati dirinya sebgai orang yang berharga dan berguna tetapi dengan cara tidak merampas hak orang lain untuk memenuhi kebutuhan mereka” (Winkel; 1991, 388).

  Sebagai contoh, tugas-tugas kuliah yang sifatnya personal bila dilakukan dengan ketekunan serta mencoba tidak bergantung pada orang lain hasilnya akan memuaskan mahasiswa. Mulai dari pemilihan topik, pemilihan artikel, pemilihan teori yang sesuai serta mencoba menganalisisnya sudah menjadi awal mahasiswa memiliki tanggung jawab dan dedikasi terhadap tugas tersebut

  Sedangkan akar masalah eksternal adalah cara pandang mahasiswa terhadap faktor eksternal yang salah. Skripsi yang baik tidak diihat dari cepat lambatnya proses penulisannya. Akan tetapi, lebih pada kualitas/isi dari skripsi tersebut sehingga bermanfaat bagi bagi banyak orang. Oleh karena itu, dosen pun menginginkan skripsi yang baik dengan melihat kemampuan peneliti.

  Beberapa rekomendasi mengatasi masalah eksternal adalah

  1. Ciptakan hubungan yang baik antara dosen dengan mahasiswa agar tidak tercipta gap. Hubungan yang baik dapat dilakukan dengan menjalin komunikasi dua arah. Dosen memulai hubungan ini dengan bersikap ramah, santai sehingga dapat diterima oleh mahasiswa. Pada

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dalam bidang akademik dan non akademik yang dialami mahasiswa terbantu karena hubungan ini.

  2. Tumbuhkan minat baca dalam diri mahasiswa untuk membantu mencari literatur yang sesuai topik sehingga mengurangi dependensi pada dosen dan teman serta mendukung dalam pemunculan ide dan gagasan, khususnya dalam penulisan skripsi.

  3. Optimalkan fasilitas perguruan tinggi sebaik mungkin seperti perpustakaan, workstation, lab komputer untuk membantu proses penulisan skripsi sehingga mampu meminimalkan dana, waktu, tenaga.

  Penundaan revisi yang lama akan membuat mahasiswa menjadi malas untuk melanjutkan proses penulisan skripsi. Rasa percaya diri yang baik akan sangat membantu dalam mengatasi akar masalah eksternal yang dialami selama proses penulisan skripsi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari kelima rumusan masalah di atas

  adalah:

  1. Untuk masalah internal, kesimpulan yang dapat diambil adalah kurangnya motivasi pada mahasiswa sehingga menyebabkan cara pandang mahasiswa yang berbeda pada skripsi yaitu mahasiswa mengerjakan skripsi untuk mendapat pengakuan/penghargaan dari orang lain. Hal ini juga menyebabkan sifat dependensi mahasiswa pada teman dan dosen, ketidakdisiplinan pada jadwal serta sikap mudah menyerah pada keadaan yang terjadi.

  2. Pada akar masalah eksternal, kesimpulan yang diambil adalah cara pandang yang berbeda dari mahasiswa terhadap perguruan tinggi. Sikap yang dilakukan mahasiswa adalah “memanfaatkan” perguruan tinggi untuk membantu proses penulisan skripsi dan bila perguruan tinggi tidak dapat membantu mahasiswa, mahasiswa akan bersikap preventif yaitu dengan menyalahkan perguruan tinggi yang menjadi sebab kegagalan penulisan skripsi.

  3. Kesimpulan dari usaha mahasiswa mengatasi masalah internal adalah cara mengatasi masalah yang kurang tepat sasaran yaitu motivasi mahasiswa itu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  menyelesaikan masalahnya yaitu sifat dependensi paa teman dan dosen, menyerah pada keadaan dan membiarkan ikut arus kehidupan.

  4. Untuk cara mengatasi masalah eksternal, kesimpulan yang diambil adalah usaha yang kurang tepat sasaran dan kurang efektif seperti pada masalah internal. Sifat dependensi pada perguruan tinggi belum dapat dihilangkan oleh mahasiswa. Hal ini disebabkan oleh gap antara mahasiswa dengan dosen sehingga mahasiswa memiliki sifat takut pada dosen.

  5. Rekomendasi untuk kedua masalah tersebut dibagi menjadi dua yaitu masalah internal dan masalah eksternal. Rekomendasi untuk masalah internal adalah menciptakan mahasiswa yang baru melalui diri mahasiswa sendiri yaitu dengan menciptakan keberanian; bersikap mandiri; berpikir positif; serta menanamkan rasa tanggung jawab dan dedikasi untuk setiap masalah yang dihadapi dan tidak meninggalkan masalah tersebut. Sedangkan rekomendasi untuk masalah eksternal adalah menciptakan hubungan yang baik dengan dosen agar tidak terciopta gap; menumbuhkan minat baca dalam diri mahasiswa untuk mengurangi sifat dependensi pada dosen; mengoptimalkan fasilitas perguruan tinggi sebaik mungkin seperti perpustakaan, workstation, lab komputer untuk membantu mahasiswa meminimalkan waktu, dana, tenaga.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  B. Saran

  Beberapa saran yang dapat diberikan peneliti adalah:

  1. Untuk mahasiswa secara general, tumbuhkan minat baca, sikap berani dan mandiri agar tidak muncul sifat dependensi dalam proses penulisan skripsi.

  Selain itu, sikap disiplin pada jadwal yang telah dibuat juga membantu memperlancar penulisan skripsi.

  2. Untuk dosen, pendekatan personal hendaknya dilakukan oleh dosen sehingga hubungan mahasiswa dengan dosen tidak ada gap. Hal ini dilakukan supaya dosen lebih memahami mahasiswanya dengan baik. Jika hal ini tercipta maka, mahasiswa tidak akan takut bila akan melakukan bimbingan. Bimbingan dilakukan atas dasar kebutuhan akan pengetahuan untuk skripsi mahasiswa bukan kewajiban.

  3. Untuk program studi, memperlancar proses penulisan skripsi mahasiswa misalnya dengan memberitahu jadwal dosen pembimbing yang tidak tertulis.

  4. Untuk peneliti selanjutnya, menitikberatkan pada pokok masalah yang lebih variatif dan lebih fokus pada mahasiswa yang diteliti sehingga nampak lebih mendalam.

  C. Keterbatasan Penelitian

  Peneliti mengalami keterbatasan dalam melakukan penelitian ini yaitu:

  1. Peneliti menemukan responden yang sesuai dengan karakteristik yang diinginkan karena informasi yang kurang jelas tentang responden.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Peneliti menemukan kesulitan pada teknik keabsahan data yang digunakan karena teknik tersebut jarang/belum pernah digunakan oleh peneliti sebelumnya.

  3. Literatur yang digunakan sebagian besar berasal dari Bimbingan Konseling dan Psikologi. Literatur tersebut jarang digunakan peneliti semasa kuliah sehingga peneliti kesulitan mencarinya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

DAFTAR PUSTAKA

Djarwanto. 1987. Petunjuk Teknis Penyusunan Skripsi. Yogyakarta : BPFE.

  Gunawan. 1992. Pengantar Bimbingan dan Konseling Buku Panduan Mahasiswa.

  Jakarta : Gramedia Pustaka Utama. Idris. 1981. Dasar-dasar Kependidikan. Bandung : Angkasa. Karim. 1985. Mahasiswa Cendekiawan dan Masa Depan. Bandung : Alumni. Kartono. 1985. Bimbingan Belajar di SMA dan Perguruan Tinggi. Jakarta : CV.

  Rajawali. Nasution. 1982. Didaktik Asas-asas Mengajar. Bandung : Jemmars. Sardy. 1985. Pendidikan Manusia. Bandung : Alumni. Sinurat, 1993. Konsep Diri dan Pengembangannya. Handout Program Studi

  Bimbingan Konseling Universits Sanata Dharma Subekti, Puspasari. 2005. Faktor-faktor yang Menyebabkan Kecemasan dalam

  Mengerjakan Skripsi Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Skripsi (Tidak diterbitkan). Yogyakarta :

  Fakultas Psikologi Sanata Dharma. Sugiyono. 2000. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: CV. Alfabeta. Winkel. 1991. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: Gramedia.

  Walgito. 1982. Bimbingan dan Konseling di Perguruan Tinggi. Yogyakarta : Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologsi UGM. Zuriah. 2006. Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan Teori Aplikasi.

  Jakarta : Bumi Aksara.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PRESTASI

  Sedikit puas

  Malas Malas

  Lebih memotivasi untuk menyelesaikan Skripsi

  Lebih rajin mencari bahan & melakukan bimbingan

  Bisa memberikan kemampuan dalam penulisan Skripsi

  Usaha Dukungan prestasi terhadap Skripsi

  112

1. Prestasi

  Belajar lebih giat akan banyak hal Bangga terhadap anda

  Pendapat orang lain Menerapkan cara lama dalam belajar

  Sedang saja Lumayan

  Stabil Tetap

  Rata-rata Naik turun

  Menurun Terus meningkat

  Prestasi selama Kuliah

  Kurang peduli Biasa saja

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  113

  2a. Keuletan

  Kesulitan revisi Kesulitan bertemu Dosen

  Kesulitan dalam bimbingan Lagsung mengerjakan dan langsung dikonsultasikan

  Lebih sering bimbingan Menunda skripsi

  Membenahi sampai benar, setelah itu bimbingan lagi

  Usaha bila revisi banyak

  KEULETAN

  Usaha ketika tidak bertemu dosen Ke perpustakaan

  Menunggu Usaha untuk

  dead line

  Segera mengerjakan meski masih lama

  Mencari waktu luang untuk mengerjakan

  Menunda tugas hingga dead line Pulang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  114

  2b. Perbaikan diri

  Lebih giat belajar untuk Acuh tak Sebenarnya ingin Rajin menjadi berprestasi acuh tapi malas

  Sikap bila kurang berprestasi

PERBAIKAN DIRI

  Sikap bila teman lebih berprestasi Lebih Acuh tak Ikut senang & memotivasi acuh memotivasi untuk berprestasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  115

  2c.Rasa percaya diri

  Puas Tenang

  Kecewa Takut

  Perasaan atas usaha RASA Perasaan ketika yang dilakukan PERCAYA DIRI bimbingan Sedikit puas

  Grogi Tidak pernah

  Persiapan puas, ingin lebih baik lebih baik

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  116

  2d. Rasa ingin tahu

RASA INGIN TAHU

  Motivasi masuk program studi Disuruh orang tua

  Tidak tahu Ikut-ikutan teman

  Ingin menjadi ahli

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  117

3. Kesehatan

  Malas stress Tidak sakit Penyakit berkala Gangguan kesehatan yang dialami

  KESEHATAN

  Usaha bila sakit Banyak istirahat tanpa melupakan Skripsi

  Menunda Skripsi untuk sementara Terus menyelesaikan

  Skripsi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Ke perpustakaan Membaca untuk kuliah

  Skripsi Persiapan setelah lulus kuliah

  Mencari pengalaman Lebih memotivasi dalam penulisan

  Menambah dana untuk Skripsi

  Tidak menambah apa-apa

  Tidak ada pembagian waktu Pembagian waktu

  Mencari waktu luang Tidak bisa membagi waktu

  Mempunyai jadwal Bekerja separuh waktu

  Cara belajar Belajar saat kuliah

  118

  4a. Waktu

  Sesering mungkin Tidak tentu

  Dua kali Satu kali

  WAKTU

  Kesibukan

  Ikut Organisasi Tidak mempunyai kesibukan

  Mengurus keluarga Di rumah membantu orang

  Dua sampai tiga kali Bekerja

  Peran kesibukan terhadap Skripsi Tiga kali

  Frekuensi bimbingan Tidak belajar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  119

  4b. Sumber belajar SUMBER BELAJAR

  Mencari Bertanya pada Bertanya pada Bertanya pada dosen referensi lain teman dosen lain lain dan teman

  5a. Ekonomi keluarga (dana)

  Tidak tahu Rp. 200.000

  Orang tua

EKONOMI KELUARGA

  Rata-rata Sumber Rp. 300.000

  (DANA)

  Besar Dana dana Bekerja sendiri

  Lebih dari Tidak tentu

  Rp. 300.000 Usaha untuk mencukupi

  Meminta orang tua Beasiswa Mengajar les privat Pinjam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  120

  5b. Kondisi keluarga

  Mengerjakan malam hari Menuntut

  Belajar di perpustakaan / tempat sepi

  KONDISI

  Peran Usaha

  KELUARGA

  orang tua Pindah tempat tinggal

  Memotivasi Kamar ditutup

  Keadaan keluarga rapat sambil mendengarkan musik

  Biasa saja kondusif Kurang peduli Rumah di pinggir jalan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  121

  6a. Dosen

  Mempunyai masalah Tergantung Tiap 1 minggu

  Memotivasi kemauan 1 x bimbingan Hubungan dengan Dosen

  Tiap 1 minggu Biasa-biasa Membuat janji 2 x bimbingan saja

  Melihat jadwal Usaha

  Baik-baik saja Dosen

  Membantu

  DOSEN

  segala kesulitan Memotivasi dan Sikap yang

  Sikap yang tidak Kurang santai santai diinginkan disukai

  Santai Memotivasi Kesibukan

  Moody Pelupa

  Pemarah Dosen

  Sikap bila bermasalah dengan Dosen Tetap melakukan bimbingan dengan

  Meminta maaf & Menunda Skripsi dosen tersebut bimbingan kembali untuk waktu lama

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  122

  6b. Skripsi

  Usaha mengatasi masalah literatur Perpustakaan

  Bertanya pada Dosen & teman

  Bertanya pada Dosen

  Pembimbing Mengganti judul

  Mencari di tempat lain

  SKRIPSI

  Internet Dosen

  Perpustakaan Sumber literatur

  Belum pernah Tiga kali

  Dua kali Satu kali

  Frekuensi mengganti judul

  Bab 4 & 5 Bab 2 Proposal Bab 3 Bab 2 & 3 Letak kesulitan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  123 Tidak menyediakan

  Fasilitas

  Semua ada Beberapa Belum lengkap

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  124

  

Kuesioner

  Tema : Faktor-faktor yang Menyebabkan Lamanya Penulisan Skripsi Oleh Mahasiswa. Nama : Angkatan :

  1. Bagaimana prestasi anda selama kuliah ?

  a. Menurun c. ..............

  b. terus meningkat

  2. Bagaimana pendapat orang lain (teman/dosen/orang trua) terhadap prestasi anda selama kuliah? a. bangga terhadap anda c. ..........

  b. kurang peduli

  3. Bagaimana usaha anda untuk dapat terus berprestasi?

  a. belajar lebih giat lagi akan banyak hal

  b. menerapkan cara lama dalam belajar

  4. Sejauh mana prestasi anda mendukung anda dalam penulisan skripsi ?

  a. lebih memotivasi untuk menyelesaikan skripsi

  b. lebih rajin mencari bahan dan melakukan bimbingan c. .............

  5. Apa yang akan anda lakukan bila anda diberi tugas dan diminta untuk menyelesaikannya sesuai date line? a. Segera mengerjakannya meskipun masih lama

  b. Menunda-nunda tugas yang diberikan hingga mendekati date line c. .............

  6. Bagaimana sikap anda apabila anda seorang mahasiswa yang kurang berprestasi? a. Lebih giat belajar untuk menjadi orang yang berprestasi

  b. Bersikap acuh tak acuh c. ..................

  7. Bagaimana sikap anda bila mengetahui teman anda lebih berprestasi daripada anda? a. Termotivasi untuk lebih berprestasi daripada dia

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  125

  9. Bagaimana perasaan anda terhadap apa saja yang telah anda lakukan dan hasilkan? a. merasa puas

  b. kecewa c. ...........

  10. Motivasi apa yang mendorong anda masuk program studi ini ?

  a. Ingin menjadi ahli di bidang yang anda pilih

  b. Ikut-ikutan teman c. .............

  11. Gangguan kesehatan apa yang anda alami selama kuliah hingga proses penulisan skripsi? a. Penyakit ringan seperti sakit kepala, flu, dsb.

  b. Gangguan mental c. .............

  12. Apa yang anda lakukan apabila mengalami gangguan kesehatan selama proses penulisan skripsi? a. Terus menyelesaikan penulisan skripsi

  b. menunda penulisan skripsi untuk sementara c. ..................

  13. Apa kesibukan anda di luar kampus ?

  a. bekerja

  b. mengurus keluarga c. ...............

  14. Apa peran kesibukan anda terhadap proses penulisan skripsi anda ?

  a. Menambah dana untuk operasional skripsi anda

  b. Mencari pengalaman c. ...............

  15. Bagaimana anda membagi waktu antara kesibukan anda dengan proses penulisan skripsi anda ? a. bekerja separuh waktu

  b. memiliki jadwal khusus untuk mengerjakan skripsi dan bimbingan c. ...............

  16. Bagaimana cara anda mengerjakan skripsi selain konsultasi dengan dosen

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  126

  17. Bagaimana cara belajar anda selama kuliah hingga proses penulisan skripsi ? a. ke perpustakaan untuk mencari bahan kuliah / skripsi

  b. membaca untuk kuliah besok c. ................

  18. Berapa kali anda dalam satu minggu melakukan bimbingan dengan dosen pembimbing anda? a. satu kali c. ............

  b. dua kali

  19. Darimana sumber dana untuk skripsi anda berasal ?

  a. Orang tua c. ...........

  b. Bekerja sendiri

  20. Bagaimana usaha anda mencukupi kebutuhan dana anda untuk operasional skirpsi ? a. Pinjam (teman, bank, dll.) c. .................

  b. mencari beasiswa

  21. Berapa rata-rata besar dana yang anda butuhkan untuk operasional skripsi anda setiap bulannya ? a. Rp 200.000 c. ................

  b. Rp 300.000

  22. Bagaimana peran orang tua anda selama proses penulisan skripsi ?

  a. terlalu menuntut untuk segera diselesaikan

  b. memberi motivasi c. ................

  23. Bagaimana kondisi / suasana keluarga atau tempat kost selama anda menyelesaikan skripsi ? a. sangat membantu/kondusif c. ..................

  b. kurang peduli

  24. Apa yang anda lakukan apabila kndisi keluarga/tempat kost anda kurang mendukung anda dalam menyusun skripsi? a. memilih untuk mengerjakan malam hari

  b. memilih pindah tempat tinggal untuk sementara waktu c. ..................

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  127

  26. Apa yang anda lakukan apabila anda tidak bertemu dengan dosen untuk melakukan bimbingan? a. menunggu c. ...........

  b. pulang

  27. Kesulitan apa yang sering anda alami selama melakukan bimbingan?

  a. kesulitan menemui dosen

  b. kesulitan revisi c. ..........

  28. Bagaimana anda mengatur jadwal bimbingan dengan dosen pembimbing anda ? a. setiap satu minggu sekali melakukan bimbingan

  b. membuat janji dengan dosen pembimbing jauh-jauh hari c. ..............

  29. Bagaimana sikap anda apabila anda memilki masalah dengan dosen pembimbing anda? a. tetap melakukan bimbingan pada dosen tersebut

  b. menunda skripsi hingga waktu yang lama c. ........

  30. Bagaimana sikap dosen pembimbing yang paling anda inginkan ?

  a. memberi motivasi c. ...............

  b. santai

  31. Apa hal yang paling anda tidak suka dari dosen dosen pembimbing anda ?

  a. kurang santai c. ...........

  b. kesibukan dosen

  32. Berapa kali anda mengganti judul skripsi anda? a. satu kali c. ............

  b. dua kali

  33. Pada bagian apa letak kesulitan selama proses penulisan skripsi anda anda? a. bab

  II c. ........

  b. bab

  III

  34. Darimana sumber literatur untuk skripsi anda ?

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  128

  35. Bagaimana anda mengatasi kesulitan dalam hal literatur / teori ?

  a. bertanya pada dosen pembimbing anda

  b. mengganti judul c. .................

  36. Apa yang anda lakukan apabila terdapat banyak revisi yang anda terima selama proses penulisan skripsi ? a. menunda skripsi

  b. lebih sering melakukan bimbingan dengan dosen c. ...............

  37. Apakah perpustakaan menyediakan semua literatur yang anda cari ?

  a. semua ada c. ..........

  b. beberapa Telah dibaca oleh ahli sebagai standar Validitas Konstruksi: Tanggal Tanda tangan 1. E. Catur Rismiati S. Pd, MA. ............. ....................

  2. Yohanes Maria Vianey Mudayen S. Pd ............. ....................

  3. Yohanes Harsoyo S. Pd, M. Si ............. ....................

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  129

HASIL OLAH DATA

  Jawaban A Jawaban B Jawaban C No Jml responden

  % Jml

  Responden %

  Jml Responden

  % Total 1 2 11 5 28 11 61

  18 2 9 50 2 11 7 39 18 3 16 89 2 11 - - 18 4 12 67 4 22 2 11 18 5 13 72 4 22 1 6 18 6 13 72 3 17 2 11 18 7 15 83 1 6 2 11 18 8 6 33 8 45 4 22 18 9 13 72 1 6 4 22 18 10 14 78 2 11 2 11 18 11 15 83 - - 3 17 18 12 7 39 10 55 1 6 18 13 4 22 5 28 9 50 18 14 6 33 7 39 5 28 18 15 - - 15 83 3 17 18 16 14 78 2 11 2 11 18 17 13 72 2 11 3 17 18 18 4 22 8 45 6 33 18 19 17 94 1 6 - - 18

  20 3 17 8 44 7 39

  18 21 8 44 7 39 3 17 18 22 7 39 11 61 - - 18 23 14 78 2 11 2 11 18 24 14 78 2 11 2 11 18 25 1 6 14 77 3 17 18 26 12 66 5 28 1 6 18 27 11 61 7 39 - - 18

  28 8 45 6 33 4 22

  18 29 15 83 1 6 2 11 18 30 12 67 4 22 2 11 18 31 - - 16 89 2 11 18 32 7 39 4 22 7 39 18 33 4 22 8 45 6 33

  18 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Hubungan kecerdasan emosional dan gaya belajar dengan prestasi belajar mahasiswa ; studi kasus mahasiswa program studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Akuntansi angkatan 2015, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata
0
0
2
Analisis tingkat literasi keuangan mahasiswa studi kasus mahasiswa S1 Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
0
2
Pengaruh pemahaman tentang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), intensitas sosialisasi dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terhadap minat mahasiswa mengikuti PKM : studi kasus mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma : stu
0
0
182
Studi kuantitatif deskriptif tentang sikap mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma terhadap pendidikan karakter.
0
0
166
Persepsi mahasiswa terhadap program pendidikan profesi guru ditinjau dari jenis kelamin, program studi dan prestasi belajar akademik : studi kasus mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
5
189
Pengaruh status sosial ekonomi orang tua dan konsep diri mahasiswa terhadap minat berwirausaha bimbingan belajar : studi kasus mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma.
0
0
145
Hubungan pengajaran mikro dan program pengalaman lapangan di sekolah dengan minat mahasiswa FKIP menjadi guru : studi kasus mahasiswa Universitas Sanata Dharma Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan angkatan 2005.
0
0
135
Hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap status sosial guru dan prestasi belajar dengan minat mahasiswa menjadi guru : studi kasus pada mahasiswa Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2006.
0
0
159
Faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam memilih program studi di perguruan tinggi : studi kasus pada mahasiswa angkatan 2004 dan 2005, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan USD Yogyakarta.
1
4
207
Faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan profesi guru : studi kasus pada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
1
11
155
Hubungan antara jenis pekerjaan orang tua dan prestasi belajar dengan minat berwirausaha mahasiswa : studi kasus mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi angkatan 2003-2004 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
0
3
109
Pengaruh karakteristik konsumen terhadap pembelian produk imitasi : studi kasus terhadap mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma - USD Repository
0
0
123
Kepuasan mahasiswa pendidikan ekonomi terhadap kualitas layanan dosen : studi kasus mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma angkatan 2002-2006 - USD Repository
0
0
119
Pengaruh motivasi berprestasi dan jenis pekerjaan yang diminati terhadap prestasi akademik mahasiswa : studi kasus mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun angkatan 2004 - USD Repository
0
0
143
Hubungan antara jenis pekerjaan orang tua dan prestasi belajar dengan minat berwirausaha mahasiswa : studi kasus mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi angkatan 2003-2004 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
107
Show more