PENGALAMAN FLOW MAHASISWA PENARI HIP-HOP DI YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi

Gratis

0
0
216
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGALAMAN FLOW MAHASISWA PENARI HIP-HOP DI YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi Disusun Oleh: Elfira Bungadatu Ridho 099114111 PROGRAM STUDI PSIKOLOGI JURUSAN PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSETUJUAN PENGALAMAN FLOW MAHASISWA PENARI HIP-HOP DI YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi Oleh : Elfira Bungadatu Ridho NIM : 099114111 Telah disetujui oleh : Pembimbing Skripsi, Dr. Tjipto Susana, M.Si. Tanggal : ii

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PENGESAHAN PENGALAMAN FLOW MAHASISWA PENARI HIP-HOP DI YOGYAKARTA Dipersiapkan dan ditulis oleh: Elfira Bungadatu Ridho 099114111 Telah dipertanggungjawabankan di depan Panitia penguji Pada tanggal 24 Juli 2014 Dan dinyatakan telah memenuhi syarat Susunan Panitia Penguji Nama Lengkap Tanda Tangan Penguji 1 : Dr. Tjipto Susana, M.Si. ……………... Penguji 2 : V. Didik Suryo Hartoko, M.Si. ……………... Penguji 3 : MM. Nimas Eki Suprawati, M.Si., Psi. ……………... Yogyakarta, Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Dekan, Dr. T. Priyo Widiyanto, M.Si. iii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO HIDUP BERDASARKAN KASIH TIDAK ADA KATA MENYERAH TERHADAP KETERBATASAN MANUSIA, TETAPI SELALU BERUSAHA DAN PERTAHANKAN KERENDAHAN HATI MAZMUR DAUD NIKMATI HIDUP DAN MENGUCAP SYUKUR SELALU iv

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN  Ucapan syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yesus Kristus, terima kasih untuk anugrah yang luar biasa, terima kasih Bapa.  Terima kasih papa untuk pengertian dan kesabaran, terima kasih untuk kepercayaan, terima kasih untuk cintamu papa, love u dad. Terima kasih mama, terima kasih untuk setiap nasehat dan didikan, terima kasih untuk mau bertahan sejauh ini, terima kasih menjadi ibu yang luar biasa, love u mom. Terima kasih untuk cintamu mama.  Terima kasih untuk pacarku tercinta :D. Terima kasih selalu berada disampingku dalam setiap keadaan, hahahahaa. Terima kasih telah menjadi seseorang yang selalu siap berdiri untukku, terima kasih untuk setiap cara yang digunakan untuk mendorongku menyelesaikan skripsi ini . Terima kasih karena mencintaiku . Love u (xoxoxo)  Terima kasih untuk Cece ku yang cerewet Maya Ridho… Aku sarjanaaa, yeeii… Terima kasih untuk setiap ceramahmu cece.  Terima kasih untuk Kokoku Aldi Ridho, . Terima kasih untuk setiap uang bulananku koko. Terima kasih karena tidak pernah menuntut aku untuk cepat-cepat selesai :D.  Terima kasih adik-adikku tercinta. Rein Ridho, si gajah duduk. Terima kasih untuk semua perhatianmu, terima kasih Eser Ridho, terima kasih Erlan Ridho, terima kasih Endri Ridho, terima kasih Randy Ridho. Kangen kalian yang buat aku ‘ngebut’ skripsi beberapa bulan ini. v

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI  Terima kasih buat kedua sahabatku yang luar biasa Friska Marthin dan Sumarni Kala’. I love u always. Terima kasih juga buat Nancy dan Yusna.  Terima kasih tim basket INSTIPER :D. ‘King’ Freddy, ‘ulat bulu’ Kevin, ‘kalong’ Along, Irvan maulana, Richy, Rodo, Reiza, Novan, Ko David, Roby, dll yang ga sempat ku sebutin satu-satu.  Terima kasih ‘Vikey’ Vica Nirmala, telah menjadi sahabatku dalam suka dan duka , terima kasih untuk selalu berdiri buatku dan menerimaku apa adanya. Terima kasih untuk setiap tangisan dan tawa kita sebagai official :D. Terima kasih untuk setiap hal konyol dan hal mustahil yang kita lakukan.  Terima kasih anak-anak Kinasih, terima kasih mb Surya Paonganan yang ‘rada-rada’ :D, terima kasih Nani, Ika, Ike dan Tirza. vi

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, Juli 2014 Penulis Elfira Bungadatu Ridho vii

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGALAMAN FLOW PENARI HIP-HOP DI YOGYAKARTA Elfira Bungadatu Ridho ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penari hip-hop mengalami flow experience, bagaimana pengalaman flow experience penari hip-hop, bagaimana pengalaman berlatih menari penari hip-hop, bagaimana pengalaman kuliah penari hip-hop dan apakah flow experience yang menyebabkan penari hip-hop cenderung memilih menari dibandingkan kuliah. Flow experience adalah sebuah pengalaman paling optimal yang membuat seseorang sangat terlibat dalam aktivitas yang dilakukan. Penari hip-hop di Yogyakarta cenderung bersikap tidak peduli pada kuliah yang sedang dijalani dan hanya fokus pada tarian hip-hop. Subjek penelitian adalah 3 penari hip-hop yang masih aktif dalam sebuah tim dance di Yogyakarta, mahasiswa aktif, berusia 24-26 tahun. Metode yang digunakan dalam dalam penelitian ini adalah Fenomenologi dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini adalah ketiga subjek mengalami flow experience saat menari hip-hop dan mengalami kesembilan karakteristik flow. Kesembilan karakteristik flow adalah : Memiliki tujuan yang jelas dalam setiap langkah, Memiliki feedback yang cepat dan jelas, Terdapat keseimbangan antara bakat/kemampuan yang dimiliki dengan tantangan yang ada dalam suatu keadaan, Sebuah keadaan dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran, Gangguan berada diluar kesadaran, Tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan, Kehilangan kesadaran diri, Kehilangan orientasi waktu, dan Aktivitas menjadi autoletic. Proses flow experience pada ketiga subjek dimulai dengan perasaan nervous sebelum memasuki panggung dan bergantung pada faktor penonton, sorakan penonton dan transisi gerakan yang dialami diatas panggung. Ketiga subjek juga mengalami flow experience saat berlatih menari dan tidak mengalami flow experience saat berkuliah. Dalam mengalami flow juga dipengaruhi oleh faktor ketertarikan terhadap suatu aktivitas dan kerelaan untuk mengikuti aktivitas tersebut. Kata kunci:Flow Experience, Penari hip-hop, hip-hop viii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HIP-HOP DANCER’S FLOW EXPERIENCE IN YOGYAKARTA Elfira Bungadatu Ridho ABSTRACT The aim of this study were to determine whether hip-hop dancer in Yogyakarta experience flow, how hip-hop dancer experience flow, how hip-hop dancer practice dance, how hip-hop dancer in collage and whether flow experience make hip-hop dancers are tended to continue to dance than collage. Flow experience is the most optimal experience that makes people too involved into an activity. Hip-hop dancers in Yogyakarta are tend to have no concern in collage but hip-hop dance.. Subject in this study ware 3 hip-hop dancers who are active in a dance team, college student, 24-26 age. The method used in this study is Phenomenology with data collecting technique Interview and Observation. The method used to analyze data with Miles and Huberman model were data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results were all subject had experienced flow while dancing hip-hop and they also experienced the nine characteristics of flow experience. Nine characteristics of flow are: have a clear goal, fast and clear feedback, have a balance of skill and challenge, concentration on the task at hand, The paradox of control, the loss of self-consciousness, transformation of time, activity being autoletic. Subjects also experience flow while practice hip-hop dance and did not experience flow in collage. Process of flow of dancing starts with feeling of nervousness at backstage, it depends on audience, audiences’ shout and cheering and the transition of movement. Experience flow also influenced by activity interest and willingness in doing activity. Keywords: Flow experience, hip-hop dance, hip-hop ix

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan dibawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma Nama : Elfira Bungadatu Ridho Nomor Mahasiswa : 099114111 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul : “PENGALAMAN FLOW MAHASISWA PENARI HIP-HOP DI YOGYAKARTA” Beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan Kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain untuk kepenting akademis tanpa perlu meminta izin pada saya maupun meminta royalti kepada saya selama masih tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 26 Agustus 2014 Yang menyatakan, (Elfira Bungadatu Ridho) x

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan perkenaanNya saya dapat menulis dan menyelesaikan penyusunan skripsi ini dengan baik. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi tugas akhir yang merupakan salah satu syarat kelulusan pada Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharama Yogyakarta. Saya menyadari sepenuhnya bahwa penelitian ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saya akan terus belajar dari setiap masukan dan kritikan yang ada untuk terus memperbaiki dan memperbaharui penelitian ini. Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan, dalam menyelesaikan skripsi ini saya merasa beruntung mendapatkan bantuan dari orang-orang luar biasa sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Oleh karena itu pada kesempatan ini dengan penuh kerendahan hati saya ingin mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. Selaku rektor Univertias Sanata Dharma yang telah mengizinkan saya untuk berkuliah disini. 2. Bapak Dr. A. Priyono Marwan, S.J. Selaku ketua dekan fakultas psikologi. 3. Ibu Dr. Tjipjo Susana Selaku dosen pembimbing skripsi yang dengan penuh kesabaran membimbing saya membuat dan menyelesaikan skripsi ini dengan baik. 4. Bapak Cornelius Siswa Widyatmoko, M.Psi. selaku dosen pembimbing akademik yang telah membimbing saya melewati proses perkuliahan. xi

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5. Bapak Victorius Didik Suryo Hartoko, M.Psi. yang telah memberikan inspirasi dalam memilih topik saat seminar. 6. Kepada setiap dosen dan karyawan di Fakultas Psikologi Sanata Dharma 7. Kedua orang tua saya yang luar biasa. Saya dengan bangga menyebutkan bahwa saya seorang putri yang berbahagia memiliki orang tua seperti mereka, dengan segala kekurangan dan kelebihan. Saya mencintai mama dan papa. Terima kasih untuk setiap cinta kasih. Terima kasih untuk setiap dukungan kalian, terima kasih untuk kepercayaan, terima kasih untuk mau bersabar dan menanti hingga saat ini. Terima kasih untuk uang bulanan yang tidak pernah terlambat. 8. Elardo Syauta, terima kasih untuk cinta dan dukungan yang tidak pernah berhenti. Terima kasih untuk setiap pemaksaan sehingga saya bisa menyelesaikan skripsi ini. 9. Kepada semua pihak yang terlibat. Terima kasih untuk setiap dukungan dan semangat yang kalian berikan. Saya menyadari sepenuhnya penelitian ini masih jauh dari sempurna, dan tidak akan berhasil tanpa orang-orang luar biasa disekitar saya. Kesempurnaan adalah milik Tuhan namun saya akan terus berusaha. Semoga hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi orang-orang yang membutuhkan dan yang membaca. Yogyakarta, Juni 2014 Elfira B. Ridho xii

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ...................................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING ........................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ......................................................................................... iii HALAMAN MOTTO ..................................................................................................... iv HALAMAN PERSEMBAHAN ..................................................................................... v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ........................................................................ vii ABSTRAK ...................................................................................................................... viii ABSTRACT .................................................................................................................... ix LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH .................................... x KATA PENGANTAR .................................................................................................... xi DAFTAR ISI ................................................................................................................... xiii DAFTAR GAMBAR ....................................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................................. xvii BAB I. PENDAHULUAN .............................................................................................. 1 A. Latar Belakang Masalah ....................................................................................... 1 B. Rumusan Masalah ................................................................................................ 8 C. Tujuan Penelitian ................................................................................................. 8 D. Manfaat Penelitian ............................................................................................... 9 1. Manfaat Praktis .............................................................................................. 9 2. Manfaat Teoritis ............................................................................................. 9 BAB II. LANDASAN TEORI ....................................................................................... 10 xiii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI A. Flow Experience (Pengalaman Flow) .................................................................. 10 B. Karakteristik Flow ............................................................................................... 12 C. Faktor yang Mempengaruhi Flow Experience ..................................................... 17 D. Kebosanan (Boredoom) ........................................................................................ 18 E. Kecemasan (Anxiety) ............................................................................................ 18 F. Flow Jangka Panjang (Longitudinal of Flow) ...................................................... 18 G. Hip-hop ................................................................................................................ 19 H. Penari ................................................................................................................... 21 I. Review Literatur .................................................................................................. 21 J. Kerangka Berpikir ................................................................................................ 22 BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ................................................................... 25 A. Desain penelitian .................................................................................................. 25 B. Subjek Penelitian ................................................................................................. 26 C. Tahap-tahap Penelitian ......................................................................................... 27 1. Tahap Persiapan Penelitian ............................................................................ 27 2. Tahap Pelaksanaan Penelitian ........................................................................ 27 D. Teknik Pengumpulan Data ................................................................................... 28 1. Wawancara ..................................................................................................... 28 2. Observasi ......................................................................................................... 29 E. Teknik Analisis Data ............................................................................................ 29 1. Data Reduction ............................................................................................... 29 2. Data Display ................................................................................................... 30 3. Conclusion Drawing/Verification .................................................................. 30 xiv

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI F. Validitas dan Reliabilitas Data ............................................................................. 30 1. Validitas ......................................................................................................... 30 2. Reliabilitas ..................................................................................................... 31 BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ............................................. 34 A. Pelaksanaan Penelitian ......................................................................................... 34 B. Struktur Laporan .................................................................................................. 35 C. Hasil Penelitian .................................................................................................... 36 1. Profil Subjek .................................................................................................. 36 2. Deskripsi Subjek ............................................................................................ 38 D. Kesimpulan .......................................................................................................... 73 E. Pembahasan .......................................................................................................... 79 BAB V. PENUTUP.......................................................................................................... 82 1. Kesimpulan .......................................................................................................... 82 2. Saran .................................................................................................................... 84 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................................... xviii LAMPIRAN..................................................................................................................... 85 xv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 1 Pengalaman flow ....................................................................................... 17 Gambar 2 Deskripsi subjek 1 .................................................................................... 47 Gambar 3 Deskripsi subjek 2 .................................................................................... 58 Gambar 4 Deskripsi subjek 3 .................................................................................... 70 xvi

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Pedoman wawancara ............................................................................. 86 Lampiran 2 Tabel verbatim subjek 1 ........................................................................ 94 Lampiran 3 Tabel verbatim subjek 2 ........................................................................ 132 Lampran 4 Tabel verbatim subjek 3 ......................................................................... 165 xvii

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia adalah salah satu Negara yang terkenal dengan ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke dengan berbagai keunikan upacara adat masing-masing. Pada setiap upacara adat di Indonesia, terdapat beberapa komponen umum yang wajib dipertunjukkan salah satunya adalah tarian. Tarian tradisional yang merupakan lambang atau citra dari sebuah kebudayaan yang merupakan ciri khas dan kebanggaan suku/daerah tersebut. Berdasarkan sejarahnya, menari pada mulanya dilakukan sebagai ritual, untuk memenuhi jiwa alam atau mengiringi bagian upacara tertentu (Smith, 2010: 10). Gerakan yang digunakan dalam ritual merupakan sebuah bentuk pemenuhan alam, ketika alam tidak cukup dicakup dalam kata-kata, maka digunakan gerakan-gerakan yang dianggap mencakupi alam. Tarian adalah sebutan untuk gerakan yang digerakkan saat menari. Saat ini tarian yang dikenal bukan hanya tarian tradisional saja, tetapi kemudian bermunculan genre tarian yang lain. Yang terkenal saat ini adalah hip-hop dan modern dance. Tarian hip-hop dan modern semakin dikenal luas di Indonesia sejak demam K-pop (Korea pop) melanda Indonesia. Dilansir Koran Republika Maraknya konser artis asal Korea Selatan menyebabkan euforia tersendiri bagi remaja Indonesia. Sebut saja ketika konser SM TOWN World Tour III Live in Jakarta yang mendatangkan artis-artis asuhan SM Entertainment seperti Super 1

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 Junior, SHINee, SNSD dan f(x) “Konsumen utama konser artis asal Korea Selatan tersebut adalah remaja. Remaja Indonesia mulai terhipnotis dengan fenomena Korean Wave sejak tahun 2010 lalu. “pada 22 September lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pertunjukan ini berhasil menyedot hampir 40 ribu penonton KPop yang memenuhi kursi dengan harga 500 ribu-2.5 juta rupiah. Harga tiket konser yang tergolong tidak murah tetap laku terjual.” (Demam k-pop dan serbuan artis asal korea). Selain itu fenomena sebuah boyband di Indonesia, semakin memperlebar pengaruh tarian hip-hop pada remaja dan dewasa muda Indonesia. Diawali dari boyband SM*SH pada tahun 2009 hingga sekarang ada sekitar 20 boy/girlband di Indonesia. Boyband adalah sebuah grup vokal yang bernyanyi sambil menari, uniknya perpaduan kedua hal ini malah semakin mempopulerkan tarian hip-hop. Tarian hip-hop ini sebenarnya telah dikenal di Indonesia sejak tahun 2006, saat itu telah dibuat ajang pencarian tim penari terbaik dengan hadiah yang sangat fantastis yang dikenal dengan nama Let’s dance. Acara ini sangat terkenal dan merupakan satu-satunya kompetisi tarian hip-hop yang bergengsi tinggi pada taraf nasional di Indonesia, yang kemudian diikuti XL Pestaphoria competition yang hanya berlangsung satu kali. Namun Let’s dance kemudian tidak berlanjut lagi dan digantikan oleh Gatsby dance Competition pada tahun 2009, namun mengecewakan beberapa pihak sehingga tim penari hip-hop lebih fokus pada kompetisi-kompetisi domestik kota maupun provinsi. Walaupun hanya mengikuti kompetisi domestik ternyata hal tersebut tidak mengurangi jumlah tim penari hip-hop melainkan memperbanyak jumlah tim penari hip-hop. Meningkatnya jumlah tim

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 maupun kelompok penari Hip-hop mengakibatkan kegiatan yang melibatkan penari hip-hop. Popularitas tarian hip-hop tidak hanya dirasakan oleh para pelajar namun lebih banyak memengaruhi mahasiswa/mahasiswi, khususnya yang ada di kota Yogyakarta. Saya juga mengikuti sebuah tim dance sejak semester 2. Tetapi perkembangan hip-hop di Indonesia ternyata memiliki dampak negatif terhadap beberapa mahasiswa. Saya memperhatikan bahwa beberapa anggota dalam tim dance saya tidak mampu membuat tingkatan prioritas. Beberapa anggota tersebut sangat fokus dalam menari, bahkan mengikuti perlombaan maupun “job” menari sampai keluar kota. Hal tersebut mengakibatkan beberapa di antara mereka kehilangan waktu untuk tetap berkuliah dan belajar sehingga sampai saat ini belum menyelesaikan kuliahnya, bahkan masih ada yang merupakan angkatan 2004. Tidak hanya dalam satu 1 tim dance saja tetapi ternyata di beberapa tim dance lain ada anggota yang tidak menyelesaikan kuliahnya namun sangat aktif dalam segala kegiatan menari. Menari hip-hop membutuhkan biaya dan menghabiskan banyak waktu. Sebagai contoh terdapat sebuah pertandingan domestik dengan hadiah utama lima juta rupiah, terdapat 20 tim yang mendaftar untuk mengikuti pertandingan tersebut. Persiapan tim dance untuk pertandingan tersebut minimal 3-4 minggu sebelum waktu bertranding, berlatih di sanggar tari 5-7 hari dalam seminggu, biaya sanggar termurah di Yogyakarta sekitar tiga puluh ribu rupiah. Semua waktu dan biaya tersebut dipertaruhkan untuk kemungkinan 5% menang dan 95% kalah. Dibandingkan

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 jika menyelesaikan kuliah dan bekerja, penari hip-hop mungkin memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan yang baik. Asumsi awal saya hal tersebut dapat terjadi karena pengaruh temanteman terdekat dan lingkungan, yang membuat pola pikir dan gaya hidup yang serupa. Tanpa sadar penari hip-hop meniru atau memodeling perilaku dan tindakan teman sekelompoknya sehingga pengaruh teman sekolompok berperan penting dalam kehidupan penari hip-hop. Hal tersebut sesuai dengan teori yang dikemukakan oleh Albert Bandura (dalam Boree, 2009) yang disebut Pembelajaran Observasional (modeling). Secara sederhana teori ini menjelaskan bagaimana seseorang memiliki perilaku, pola pikir, ataupun gaya hidup yang sama dengan seseorang yang lain. Eksperimen yang dilakukan Bandura adalah memperlihatkan suatu tindakan agresi secara berulang-ulang kepada sekelompok anak, hasilnya sekelompok anak tersebut saat dihadapkan pada situasi yang sama melakukan tindakan agresi yang sama. Dari teori ini penari hip-hop yang tetap fokus menari dan tidak memikirkan hal-hal lain juga melupakan kuliahnya, mungkin memodeling teman sekelompoknya yang juga tidak menyelesaikan dan melupakan kuliahnya. Tetapi setelah saya berada cukup lama dalam sebuah tim dance, saya melihat ternyata beberapa anggota tim penari hip-hop mampu menyelesaikan kuliahnya dan tetap menari hip-hop. Saat sedang sendiri atau tidak bersama anggota tim hip-hop, penari hip-hop tetap berlatih menari dan sangat menikmati setiap waktu yang digunakan.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 Hal tersebut ternyata bertentangan dengan asumsi awal sehingga saya memiliki asumsi akhir, ternyata mungkin bukan pengaruh teman sebaya yang membuat seorang penari bertahan sebagai penari dan melupakan kuliahnya namun mungkin ada sesuatu dalam tarian hip-hop yang membuat penari hip-hop menikmati menari dan tidak bisa terlepas. Sesuatu yang mungkin membuat penari hip-hop tersebut merasakan suatu pengalaman yang luar biasa saat menari sehingga menari hip-hop dirasakan sangat penting bagi mereka. Hal serupa juga dapat terlihat pada penggemar olahraga ekstrim seperti panjat tebing, balap mobil, ekspedisi gunung, dll. Jenis olahraga yang beresiko tinggi dan dapat membuat seseorang kehilangan nyawa. Jika demikian penyebab beberapa orang menyukai olahraga ekstrim tersebut mungkin berada pada tantangannya atau mereka mempunyai skill/bakat tertentu, sehingga tidak mengherankan jika penggemar olahraga ekstrim tersebut rela meninggalkan beberapa hal demi terpenuhinya hasrat untuk berekspedisi maupun mengikuti balap mobil. Faktor penyebab penggemar olahraga ekstrim dan penari hip-hop memiliki kemiripan yaitu menyukai tantangan dan mempunyai skill/bakat. Faktor tersebut juga merupakan salah satu ciri utama dari seseorang yang mengalami flow experience sehingga dapat dikatakan mungkin penari hip-hop mengalami flow experience sehingga tetap menari. Flow experience adalah teori yang dikemukakan oleh Mihaly Csikszentmihalyi (1975) yang bercerita tentang sebuah pengalaman luar biasa yang dirasakan oleh manusia. Flow adalah pengalaman optimal yang

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 dirasakan oleh seseorang. Sesuatu yang membuat sebuah pengalaman memuaskan kesadaran disebut flow (FLOW, Harper & Row,1990). Pengalaman optimal dapat tercapai saat kesempatan bertemu dengan kemampuan untuk beraksi. Karakteristik utama seseorang mengalami flow experience jika jawaban pada pertanyaan “Do you ever get involved in something so deeply that nothing else seems to matter and you lose track of time?” adalah “yes”. (Csikszentmihalyi,1997). Flow experience memiliki kemungkinan untuk dialami oleh siapa pun, bahkan disadari maupun tidak disadari. Sampai saat ini belum ada penelitian secara langsung tentang flow experience pada penari hip-hop di Indonesia. Beberapa penelitian tentang flow experience meneliti tentang efek yang ditimbulkan oleh flow experience pada saat melakukan aktivitas tertentu (Nacke, 2012; Shukla & Parija 2012). Sedangkan beberapa penelitian tentang hip-hop menjabarkan defenisi hip-hop dan sejarah hip-hop, dan hubungan hip-hop dengan aktualisasi diri dan kepuasan hidup (Collins, Sarkisian & Winner, 2008). Flow experience merupakan pengalaman yang dapat membuat hidup menjadi puas dan bahagia, dilansir dari kompasnet sebuah artikel menyatakan flow experience adalah sesuatu yang sederhana namun jarang kita lakukan. (Sering Mengalami Flow Makin Sejahtera, 2010). Sejauh ini penelitian tentang flow experience lebih banyak diteliti di konteks barat, dengan nilai-nilai dan aturan budaya yang dimiliki masyarakat barat. Beberapa peneliti kemudian melakukan penelitian lintas budaya untuk

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 melihat beberapa kelompok ditempat lain. Moneta (dalam buku POSITIVE PSYCHOLOGY The Scientific and Practical Exploration of Human Strengths) menemukan bahwa pelajar etnis Cina di Hongkong tidak mengalami flow experience saat bermain accordion dengan situasi tantangan/skill yang optimal, dimana model Csikzenmihaly (2000) menemukan pelajar mengalami flow saat bermain accordion di populasi barat. Pada pelajar etnis Cina, bukannya mengalami flow, namun level skill bermain accordion yang dimiliki malah meningkat dibandingkan level tantangannya. Pelajar etnis Cina tersebut mengevaluasi tingginya tantangan dalam bermain accordion dengan negatif. Hal tersebut menurut Moneta disebabkan oleh tingginya nilai kehati-hatian yang dimiliki dalam budaya Hongkong. Penelitian lain yang dilakukan Asakawa (2009), yang meneliti tentang orang-orang yang mengalami autoletic dalam kehidupan sehari-hari di Jepang dengan menggunakan model flow Csikzentmialy (2000). Asakawa menemukan bahwa model flow tersebut bisa digunakan dan menghasilkan hasil yang sama dengan masyarakat di barat. Hal tersebut menunjukkan bahwa kebudayaan ternyata memiliki peran menentukan seseorang mengalami atau tidak mengalami flow experience. Oleh karena kebudayaan dan kondisi masyarakat barat belum tentu sesuai dengan kondisi dan kebudayaan masyarakat timur, sehingga hasil penelitian di barat belum tentu sama dengan hasil penelitian di Indonesia.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 Beberapa hal di atas yang kemudian menjadi dasar untuk meneliti tentang flow experience dan penari hip-hop. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif mencari tahu bagaimana penari hip-hop memaknai pengalaman dalam menari dan pengalaman dalam menempuh pendidikan. B. Rumusan Masalah 1. Apakah penari hip-hop di Yogyakarta mengalami flow experience? 2. Bagaimana pengalaman flow experience penari hip-hop? 3. Bagaimana pengalaman berlatih menari penari hip-hop? 4. Bagaimana pengalaman kuliah penari hip-hop? 5. Apakah flow experience yang menyebabkan penari hip-hop di Yogyakarta lebih memilih menari hip-hop dibandingkan kuliah? C. Tujuan Penelitian 1. Mencari tahu apakah penari hip-hop mengalami flow experience. 2. Untuk mengetahui bagaimana pengalaman flow experience penari hiphop. 3. Untuk mengetahui bagaimana pengalaman berlatih menari penari hip-hop 4. Untuk mengetahui pengalaman kuliah penari hip-hop 5. Mengetahui apakah flow experience yang menyebabkan penari hip-hop di Yogyakarta lebih memilih menari hip-hop dibandingkan kuliah.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 D. Manfaat. 1. Manfaat Praktis a) Penelitian ini juga diharapkan dapat membantu penari hip-hop melihat dampak yang diberikan tarian hip-hop dalam kehidupan mereka. 2. Manfaat Teoritis a) Penelitian ini diharapkan dapat mengenalkan flow experience secara sederhana kepada masyarakat Indonesia. b) Dapat memberikan kajian penelitian flow experience di Indonesia.

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 BAB II LANDASAN TEORI A. Flow Experience Psikologi positif adalah sebuah aliran baru dalam psikologi yang muncul setelah perang dunia II. Psikologi positif mengabaikan konsep pemenuhan individu dan berkembang bersama suatu komunitas. Tujuan dari psikologi positif dalam buku Positive psychology, Positive Prevention, and Positive Therapy (Seligman, 1998) yaitu sebagai pengantara sebuah perubahan dalam psikologi dari hanya keasyikan memperbaiki bagian terburuk dalam hidup dengan membangun kualitas hidup yang terbaik. Untuk menebus ketidakseimbangan yang terjadi, positive psychology harus mengutamakan membangun kekuatan dalam pengobatan dan pencegahan penyakit mental. Bidang psikologi positif dalam level subjektif adalah tentang pengalaman subjektif yang positif antara lain: well-being dan kepuasan (lampau); Flow, Kegembiraan, Kenikmatan sensual, dan Kebahagiaan (saat ini) ; dan Membentuk kesadaran tentang masa depan-optimis, Harapan dan Iman. Brandy M. Dean pada tahun 2009 menyatakan flow sebagai suatu keadaan umum dari pengalaman optimal yang terjadi saat seseorang dengan sepenuhnya terhubung dalam aktivitas dimana dia menemukan kenikmatan. Flow juga digambarkan sebagai seuatu keadaan tidak 10

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 sadarkan diri yang sangat berbeda dengan pengalaman normal yang didapatkan semua orang dari keadaan yang biasa-biasa. Pengalaman flow membangkitkan semangat dan intens namun tidak terlalu bersemangat yang menimbulkan ketidak-nyamanan. Flow juga menuntut keterlibatan penuh namun tidak sampai melebihi kapasitas seorang individu dalam bertindak. Pada dasarnya flow adalah pengalaman terbaik yang dapat dicapai manusia. Pengalaman optimal dapat dicapai melalui kebahagiaan dalam menjalani apapun yang terjadi di lingkungan sekitar. Kebahagiaan yang tidak tergantung pada lingkungan luar, tetapi lebih kepada bagaimana kita menginterpretasikan kebahagiaan itu. Pada dasarnya kebahagiaan bergantung pada setiap hal yang telah kita lakukan dan setiap hal yang kita persiapkan untuk memperoleh kebahagiaan tersebut. Seseorang yang semakin dekat dengan kebahagiaan semakin terbuka untuk setiap variasi pengalaman dan memiliki komitmen yang kuat. Pengalaman optimal adalah suatu perasaan kegembiraan, kenikmatan yang kuat dan menghargai. Hal tersebut tidak datang pada saat beristirahat, pasif, ataupun diterima namun muncul pada saat seseorang mencapai limit dari kemampuannya dalam melakukan hal yang sulit. Amanda O. Latz (2012) menyebutkan bahwa dalam penyelidikan lebih lanjut terhadap hasil penelitian Csikszentmihalyi, Amanda menyadari bahwa flow adalah sesuatu yang dapat diraih dan jauh dari tidak ketidaksengajaan karena flow adalah “sesuatu yang kita buat terjadi”. Amanda memberi contoh dari pengalaman mengajar sebuah komunitas

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 perguruan tinggi. Pada tahun 2006 Amanda merasa kemampuan yang dimiliki berada di bawah tantangan dari pekerjaannya sedangkan pada tahun 2010 kemampuan mengajar yang dimiliki meningkat. Oleh karena itu kecenderungan Amanda terhadap flow lebih mendekati pada tahun 2010 dibandingkan 2006. Hal tersebut disebabkan karena tantangan yang dialami sama, namun kemampuan yang dimiliki Amanda meningkat. Dalam keadaan dimana kemampuan yang rendah bertemu dengan situasi yang menantang maka akan menghasilkan kecemasan. Saat kemampuan yang tinggi bertemu dengan keadaan yang tidak menantang maka akan menghasilkan kebosanan. B. Karakteristik flow experience 1. Memiliki tujuan yang jelas dalam setiap langkah. Berbeda dengan kehidupan kita sehari-hari yang terkadang berjalan dengan apa adanya atau tanpa tujuan, dalam pengalaman flow subjek selalu tahu apa yang harus dilakukan, “always know what needs to be done” (P.111, 1996, Mihaly Csikszentmihalyi). Sebagai contoh, seorang musisi selalu tahu nada apa yang akan dimainkan selanjutnya, pendaki gunung tahu pergerakan seperti apa yang selanjutnya dia lakukan untuk berhasil memanjat dan seorang penari tahu gerakan apa selanjutnya yang akan ditampilkan dalam tariannya. 2. Memiliki feedback yang jelas dan cepat. Kebalikan dari kehidupan kita sehari-hari dalam pengalaman flow kita dapat mengetahui seberapa

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 baik kita dalam melakukan sebuah aktivitas. Contohnya seorang musisi dapat mendengar dengan baik nada yang telah dimainkan benar atau salah, pendaki gunung segera mengetahui bahwa gerakan yang baru saja dilakukan itu benar karena pendaki gunung tersebut tidak jatuh dan penari dapat melihat respon penonton saat menggerakkan tubuhnya. 3. Terdapat keseimbangan antara bakat/kemampuan yang dimiliki dengan tantangan yang ada dalam suatu keadaan. Dalam kehidupan sehari-hari terkadang kesempatan yang datang memiliki tantangan yang lebih tinggi dari kemampuan kita sehingga mengakibatkan timbulnya perasaan cemas dan frustasi. Atau mungkin kita merasa bahwa kemampuan kita jauh lebih tinggi dari tantangan yang diberikan sehingga menimbulkan kebosanan. Dalam pengalamn flow tantangan yang ada dalam kesempatan tersebut berpasangan baik dengan kemampuan yang dimiliki. Contohnya dapat terlihat pada pemain catur, saat menghadapi lawan yang kuat dapat merasakan frustasi dan cemas, namun saat menghadapi lawan yang lemah malah merasakan kebosanan sehingga game yang dapat dinikmati saat pemain berada pada keseimbangan garis antara kecemasan dan kebosanan. 4. Sebuah keadaan dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran. Sebuah keadaan seperti kehidupan sehari-hari dimana pikiran tidak bersatu dengan apa yang sedang dilakukan. Saat seorang siswa sedang mengikuti sebuah pelajaran di kelas dan tampaknya

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 memberikan perhatian kepada gurunya, tetapi sebenarnya dia sedang memikirkan makan siang atau sedang ingin merokok. Seorang ibu yang sedang membersihkan rumah namun sangat khawatir dengan keadaan anaknya. Dalam pengalaman flow, bagaimanapun keadaaannya konsentrasi terfokus pada apa yang sedang dikerjakan. 5. Gangguan berada di luar kesadaran. Elemen lain dari flow adalah kita terjaga/sadar hanya kepada apa yang terjadi di sini dan sekarang. Contohnya seorang musisi yang sedang bermain piano namun sambil mengingat pajak yang akan dibayar dan sekolah anaknya, maka musisi tersebut pasti menekan nada yang salah. Flow adalah hasil dari konsentrasi yang intens pada masa sekarang, yang mana menyadarkan kita bahwa ketakutan yang menyebabkan depresi dan kecemasan dalam kehidupan sehari-hari. 6. Tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan. Dalam flow kita sangat terlibat untuk peduli terhadap kesalahan. Beberapa orang mengatakan bahwa itu adalah perasaan memiliki kontrol, tetapi sebenarnya mengalami flow tidak berada dalam kontrol. Karena jika demikian tidak akan mampu untuk berkonsentrasi penuh, karena perhatian atau fokus akan terbagi antara apa yang dilakukan dan perasaan mengontrol. Alasan mengapa tidak perlu mengkhawatirkan kesalahan dalam flow karena sudah jelas apa yang harus dilakukan dan kemampuan yang dimiliki sangat potensial memadai dengan tantangan.

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 7. Kehilangan kesadaran diri. Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu memperhatikan bagaimana diri kita dalam pandangan orang lain, selalu membangun pertahanan diri dari kurangnya potensi dan kecemasan untuk membangun kesan yang baik. Dalam flow kita terlalu terlibat dalam apa yang sedang dikerjakan daripada memperhatikan proteksi ego. Setelah episode flow telah selesai kita umumnya muncul dengan konsep diri yang kuat, menyadari bahwa kita telah melalui suatu tantangan yang sulit. Kita mungkin dapat merasakan seperti melangkah keluar dari batas ego dan untuk sementara menjadi bagian dari suatu kesatuan yang besar. Contohnya seorang musisi dapat merasakan harmoni dari alam semesta, gerakan penari menjadi satu dengan music dan tim, pembaca novel seperti hidup di dunialain untuk beberapa jam. 8. Kehilangan orientasi waktu. Pada umumnya dalam flow kita melupakan waktu, jam belalu dengan begitu saja seperti beberapa menit. Atau mungkin kebalikannya pemain ski yang melakukan putaran cepat yang hanya berlangsung beberapa detik namun terasa sepuluh kali lebih lama. Dengan kata lain waktu dalam hitungan jam tidak lagi seimbang dengan lamanya waktu dalam pengalaman, perasaan kita terhadap waktu yang dilewati tergantung pada aktivitas yang dilakukan. 9. Aktivitas menjadi autoletic. Apapun keadaan saat ini, kita mulai untuk menikmati apapun yang dihasilkan dalam beberapa pengalaman.

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 Pengalaman menjadi autoletic dimana tidak ada alasan lain uttuk melakukan aktivitas tersebut selain untuk merasakan pengalaman yang diberikan oleh aktivitas tersebut. Sebagian besar aktivitas yang dilakukan dalam hidup adalah exoletic. Kita melakukan aktivitas tersebut karena keharusan dan bukan menikmati. Contohnya pemain biola bermain biola untuk mendapatkan bayaran, dokter bekerja untuk mendapatkan status dan uang. Dalam beberapa alasan, rahasia untuk menjalani hidup yang bahagia adalah dengan belajar mendapatkan flow dalam sebanyak mungkin kegiatan yang memungkinkan untuk dilakukan. Jika pekerjaan dan keluarga berjadi autoletic, maka tidak ada yang terbuang percuma dalam hidup ini, dan apa pun yang dilakukan layak dilakukan untuk diri sendiri. Dalam beberapa jurnal yang lain karakteristik ini disebut sebagai dimensi dari flow. Sedangkan Hoffman dan Nofak (dalam jurnal Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) Volume 1, Nomor 1, Maret 2012) mengatakan bahwa ketika seseorang berada pada kondisi (flow), pikiran dan persepsi yang tidak relevan akan diabaikan, kesadaran diri akan hilang, perasaan akan waktu akan terdistori, dan seseorang akan berada dalam keadaan pikiran yang sangat menyenangkan.

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 Challange ANXIETY BOREDOOM Skill Gambar 1 : Pengalaman flow (Amanda O.Latz, 2012) C. Faktor-faktor yang mempegaruhi flow experience 1. Kemampuan/Bakat (Skill) Kemampuan adalah kesanggupan, kecakapan dan kekuatan (KBBI) yang dimiliki individu dalam melakukan sesuatu. 2. Tantangan (Challenge) Tantangan adalah hal atau objek yang menggugah tekad untuk meningkatkan kemampuan mengatasi masalah (KBBI)

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 D. Kebosanan (Boredoom) Kebosanan adalah pengalaman menjadi terlepas dari dunia dan terperangkap dalam suatu aktivitas yang terlihat tidak ada akhirnya, juga tidak memberika kepuasan saat ini. Teori kebosanan terbagi menjadi 4 grup berbeda (Pshycodynamic Theory, Arousal theory, Attentional Theory, Existential Theory), yang menjelaskan mengapa seseorang yang bosan tidak dapat mencapai kepuasan dalam hubungannya dengan dunia. E. Kecemasan (Anxiety) Kecemasan menurut Freud berkembang dari konflik antara id, ego, dan superego. Kecemasan terbagi menjadi tiga menurut Freud yaitu : kecemasan realita, kecemasan neurotik dan kecemasan moral. Kecemasan realita bersumber dari adanya bahaya yang mengancam dunia nyata, contohnya gempa bumi, tornado, dll. Kecemasan neurotik mempunyai dasar pada masa kecil, dimana seorang anak sering mengalami hukuman yang berlebihan sehingga seiring perkembangannya merasa cemas saat keinginan id terpenuhi. Kecemasan moral merupakan hasil konflik antara id dan superego, berdasar pada ketakutan pada suara hati sendiri. F. Flow jangka panjang (Longitudinal of flow) Dari penelitian yang dilakukan oleh Csikzentmihaly et al pada tahun 1993, menemukan bahwa bagaimana flow dialami berhubungan dengan prestasi yang didapatkan sepanjang waktu (dalam kegiatan

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 akademik, pekerjaan maupun olahraga). Sebagai contoh Csikzentmihaly dan teman-temannya melacak perkembangan talenta yang dimiliki oleh remaja saat di SMA. Peneliti menemukan bahwa komitmen remaja terhadap talenta yang dimiliki pada usia sekitar 17 tahun, dapat diprediksi dengan identifikasi oleh remaja tersebut 4 tahun sebelumnya dengan bersumber dari pengalaman flow. Hal tersebut terlihat sebagimana jumlah dari pengalaman flow dan kecemasan pada waktu pengumpulan data awal. Contoh yang sama juga diberikan oleh Heine (1996) seorang peneliti tentang bakat siswa pada matamatika. Heine menemukan bahwa siswa yang mengalami flow pada tingkat pertama pada kursus matematika, memiliki performa yang lebih baik pada tingkat selanjutnya (mengontrol kemampuan awal dan rata-rata nilai). Mengalami flow tidaklah mudah dilakukan, saat kemampuan atau bakat yang diimiliki lebih tinggi dari tantangan yang ada dalam suatu keadaan yang terbentuk adalah kebosanan. Sebaliknya saat kemampuan atau bakat seseorang lebih rendah dari tantangan yang diberikan oleh suatu situasi yang muncul adalah kecemasan (Gambar 1). G. Hip-hop Hip-hop adalah suatu fenomena kebudayaan yang dikembangkan oleh masyrakat Afrika-Amerika dan latin. Hip-hop meliputi 4 elemen inti, yaitu rapping (MCing : em-ci-ing), DJing (di-je-ing), b-boying (bi-boying) and aerosol art (grafitti). Keempat elemen tersebut dapat bergabung

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 dalam suatu keadaan sosial yang khusus dan dengan latihan yang khusus. Keempat elemen yang bergabung tersebut kemudian menemukan beberapa sisi positif dari hip-hop yang telah memberikan bukti kuat dalam pengaruh yang diberikan pada bidang seni, bahkan menyebrang ke bioskop, tarian, literature, lukisan, puisi, teater, dan bentuk-bentuk ekspresif lainnya yang terhubung dalam komunitas lokal yang berdasar pada organisasi Negara dan agensi anak muda. Rap merupakan kata-kata dan musik yang berada dalam bidang hip-hop, juga mengekspresikan kata-kata lisan dari awal sampai akhir yang berisi pandangan personal maupun sosial. Oleh karena itu hip-hop dan rap tidak bisa lepas dari budaya politik, ideology, dan komunikasi sehingga hip-hop dan rap disebut “culture wars”. Dari beberapa sumber disebutkan bahwa hip-hop tumbuh pertama kali pada tahun 1970’an di kota Bronx, New York. Diperkenalkan oleh Grandmaster Flash dan Furius Five yang berkebangsaan Afro-Amerika. Namun beberapa bukti juga menunjukkan bahwa hip-hop telah ada sejak 1520 di Sedwick Avenue sebuah daerah di New York. Clive Campbell adalah salah seorang yang merelakan 1 lantai rumahnya sebagai tempat berkumpulnya anggota hip-hop. Clive Campbell mengklaim Sedwick Avenue sebagai tempat dimana kami berasal dan tempat dimana kami berkumpul (kami=hip-hop). Pada tahun 1973 muncul seorang DJ yang membawakan lagu-lagu yang di mix dengan bunyi yang aneh yang menimbulkan sebuah sensasi yang luar biasa saat itu. Namun hal tersebut ternyata terasa kurang tanpa MC (rap) sehingga tampillah Melle Mel

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 sebagai rapper (repper) pertama dalam dunia hip-hop. Melle Mel yang merasa bosan dengan peraturan-peraturan pemerintah yang mengekang mengungkapkan kebosanannya dalam rap tersebut (sejarah-hip-hop-diindonesia-versi-indonesia-2). Hal tersebut menjadi salah satu faktor hiphop disebut sebagai budaya jalanan. H. Penari Dalam kamus besar bahasa Indonesia penari adalah orang yg (pekerjaannya) menari; anak tari. I. Review Literatur Flow experience telah diteliti oleh beberapa peneliti sebelumnya demikian juga penelitian tentang hip-hop. Salah satu penelitian tentang flow experience yang bertujuan untuk mengetahui apakah flow experience yang menengahi hubungan antara extraversion-intraversion, locus of control and loneliness, dan depresi dan kepuasan hidup. (Shukla, Parija, 2012). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa extraversion dan internal locus of control memiliki efek negative pada depresi dan online flow experience, dan efek positif pada kepuasan hidup. Berlawanan dengan itu, introversion, external locus of control, dan loneliness memiliki efek positi pada depresi dan online flow experience dan efek negative pada kepuasan hidup.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 Penelitian lain tentang flow experience diteliti pada makna hidup pada lansia oleh Susan A. Myllikangas dan teman-temannya. Hasil penelitian menunjukan peningkatan pemaknaan hidup oleh lansia yang mengalami flow, lansia yang mengalami flow adalah lansia yang diberi tujuan dalam suatu aktivitas. Flow experience biasanya terjadi tidak ketika seseorang sedang bersenang-senang, tetapi ketika seseorang sedang terlibat dalam suatu tugas yang sulit yang memerlukan kemampuan fisik dan mental yang kuat (Jelingghaus, 1995 dalam Santosa, 2012). Beberapa penelitian tentang hip-hop meneliti hubungan kesadaran tinggi dan radikal seks dalam lirik hip-hop (Thomas, 2007), kebenaran budaya yang mengancam dalam lirik hip-hop (Mcleod, 1999) dan lagu hip-hop merepresentasikan kreatifitas orang kulit hitam (Driscoll, 2009). Penelitian tentang penari hip-hop dan efek tarian hip-hop sejauh ini belum menarik perhatian banyak peneliti sehingga sangat sulit untuk menemukan literatur yang sesuai. J. Kerangka Berpikir Flow experience (Csikzentmihaly, 1996) adalah sebuah pengalaman paling optimal yang dapat dialaami oleh sesorang. Saat flow seseorang megalami situasi dimana terdapat keseimbangan antara bakat/skill yang dimiliki dna tantangan yang diberikan oleh suatu aktivitas (O’latz, 2012). Mahasiswa yang menari hip-hop di Yogyakarta memiliki

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 kemampuan/skill untuk berkuliah maupun menari hip-hop. Mahasiswa tersebut juga memiliki tantangan saat berkuliah dan menari hip-hop. Harapannya adalah mahasiswa yang menari hip-hop memiliki keseimbangan dalam menjalani perkuliahan maupun aktivitas menari hiphop. Namun mahasiswa yang menari hip-hop cenderung tidak memperhatikan proses perkuliahan yang sedang dijalani. Seperti yang kita ketahui untuk dapat diterima dalam suatu universitas, dibutuhkan skill untuk melewati tes yang telah disiapkan oleh universitas tersebut. Dengan kata lain mahasiswa yang menari hip-hop memiliki skill untuk menjalani proses perkuliahan. Tantangan yang mungkin dihadapi adalah kebosanan saat belajar. Hal tersebut disebabkan karena mahasiswa telah mengikuti proses belajar dari kecil sampai saat ini. Tarian hip-hop adalah sebuah jenis tarian yang berasal dari luar Indonesia. Mahasiswa yang menari hip-hop di Yogyakarta baru saja mengenal tarian hip-hop selama beberapa tahun belakangan ini. Hal tersebut memberikan tantangan bagi mahasiswa untuk belajar menari dan mengembangkan tarian hip-hop tersebut. Mahasiswa yang menari hip-hop mungkin mengalami flow experience saat menari hip-hop. Hal tersebut dapat terlihat dari banyaknya waktu yang digunakan mahasiswa untuk berlatih menari hip-hop. Pengalaman menari hip-hop terasa menyenangkan bagi mahasiswa sehingga sering mengulang pengalaman tersebut, dan membuat skill menari yang dimiliki berkembang seiring berjalannya waktu.

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 Namun peningkatan skill menari yang dialami oleh penari hiphop ternyata tidak diikuti peningkatan dalam proses perkuliahan. Oleh karena itu muncul pertanyaan, bagaimana pengalaman mahasiswa yang menari hip-hop dalam perkuliahan dan bagaimana pengalaman mahasiswa penari hip-hop saat menari hip-hop?

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Berdasarkan jenis data dan cara pengolahannya, secara umum, penelitian dapat dibedakan atas penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif pada dasarnya dilakukan pada penelitian dengan pengujian hipotesis dan menekankan pada hasil yang didapat. Sedangkan gaya penelitian kualitatif berusaha mengkonstruksi realitas dan memahami maknanya sehingga penelitian kualitatif biasanya sangat memperhatikan proses, peristiwa dan otentisitas. Penelitian kualitatif berkembang mengikuti dalil sebagai proses yang tidak pernah berhenti. Metode kualitatif berkembang dari proses pencarian dan penangkapan makna yang diberikan oleh suatu realitas dan fenomena sosial (Somantri, 2005). Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Fenomenologi adalah salah satu metode dalam penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan situasi yang dialami oleh pribadi dalam kehidupan seharihari, dan menangkap secermat mungkin gejala-gejala yang dialami oleh pribadi dalam konteks terjadinya pengalaman tersebut. (Smith, 2006). Peneliti memilih menggunakan penelitian kualitatif karena tujuan penelitian ini untuk mencari tahu apakah flow experience dialami oleh 25

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 penari hip-hop Yogyakarta. Peneliti menggunakan metode fenomenologi karena penelitian bertujuan juga untuk memahami pemaknaan hip-hop dan flow experience. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan kepercayaan dan kenyamanan dari informan (subjek) untuk mau menceritakan pengalamannya dan apa saja yang dirasakan dalam menari hip-hop. Hal tersebut tidak dapat dicapai dengan hanya menyebarkan skala dan mengisi kuisioner. Peneliti perlu mengobservasi dan menginterpretasi setiap kata dan kalimat dari subjek untuk memenuhi coding yang sudah dibuat agar tercapai tujuan diatas. B. Subjek Penelitian Proses pengambilan subjek dimulai dengan memilah sejumlah tim terbaik yang ada di Yogyakarta berdasarkan jumlah dan kualitas prestasi. Setelah itu peneliti melakukan observasi ketempat latihan dan menonton performasi beberapa tim terpilih, untuk memilih penari terbaik dari setiap tim. Untuk menjadi subjek dalam penelitian ini, penari terbaik dari tiap tim yang akan dipilih adalah mahasiswa maupun mahasiswi, masih mahasiswa aktif (belum pendadaran maupun wisuda), anggota sebuah tim dance hip-hop Yogyakarta dan aktif menari.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 C. Tahap-tahap Penelitian Dalam penelitian ini terdapat 2 tahap penelitian yaitu : 1. Tahap persiapan penelitian Dalam tahapan ini peneliti mempersiapkan pedoman wawancara yang dibuat berdasarkan karakteristik flow yang di integrasikan dengan teori penari hip-hop. Setelah itu peneliti menunjukkan kepada yang lebih ahli dalam hal ini dosen pembimbing, untuk mendapatkan perbaikan dan penyempurnaan. Setelah itu peneliti mempersiapkan diri untuk melakukan wawancara. Setelah itu peneliti mencari subjek yang sesuai dengan kriteria penelitian. Subjek telah diberitahu terlebih dulu mengenai maksud dan tujuan penelitian dengan jelas dan tidak berlebihan. Setelah subjek menyetujui, peneliti membuat janji utnuk waktu dan tempat pelaksanaan. 2. Tahap pelaksanaan penelitian. Dalam pelaksanaan penelitian, peneliti telah membuat janji dengan subjek dan bertemu di tempat yang dijanjikan. Peneliti melaksanakan wawancara dan observasi menggunakan alat perekam yang telah disetujui oleh subjek. Setelah itu peneliti membuat laporan tertulis hasil wawancara dalam bentuk verbatim. Peneliti kemudian menganalisis dan menginterpretasi data hasil wawancara dan observasi dengan cara analisis yang dijabarkan pada akhir bab ini. Selanjutnya

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 peneliti membuat dinamika flow dan penari hip-hop dan membuat kesimpulan. D. Teknik Pengumpulan data Dalam penelitian ini menggunakan 2 teknik pengumpulan data yaitu: 1 Wawancara Wawancara adalah interaksi komunikasi tipe spesial yang dalam beberapa hal terlihat seperti komunikasi biasa, namun wawancara memiliki keistimewaan spesial yang harus dimengerti (Wengraff, 2001). Esterberg (2002;Sugiyono,2013) menyatakan, wawancara adalah pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan ide melalui tanya jawab, sehingga dapat dikonstruksikan makna dalam suatu topik tertentu. Dalam wawancara ini peneliti menggunakan pedoman pertanyaan yang akan dikembangkan dalam jalannya wawancara. Menurut Prof. Dr. Sugiyono (2013) wawancara tersebut disebut wawancara semi terstruktur (semistructure interview) dengan tujuan menemukan permasalahan secara lebih terbuka, dimana pihak yang diajak wawancara diminta pendapat dan ide-idenya.

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 2 Observasi Observasi menurut Nasution (1988; Sugiyono, 2013) adalah dasar dari semua ilmu pengetahuan. Para ilmuan tidak dapat melakukan peneliti tanpa data dan fakta mengenai dunia kenyataan yang diperoleh melalui observasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan observasi tidak terstruktur. Observasi tidak terstruktur adalah salah satu jenis observasi yang belum memiliki fokus yang jelas dan akan berkembang selama kegiatan observasi berlangsung. Observasi dalam hal ini berperan sebagai pelengkap data dan salah satu bagian triangulasi. Perilaku dan sikap yang tampak dalam seluruh proses wawancara akan menjadi fokus observasi yang dilakukan. E. Teknik Analisis Data Analisis data pada penelitian kualitatif dilakukan mengikuti model Miles and Huberman. Dalam analisa ini dilakukan 3 tahap yaitu : data reduction, data display, dan conclusion drawing/verivication. 1. Data Reduction Dalam tahapan ini peneliti merangkum semua data-data yang diperoleh dilapangan dan memfokuskan pada masalah yang akan diteliti. Untuk membantu memfokuskan data peneliti dibantu dengan tujuan yang ingin dicapai.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 2. Data Display Pada tahapan ini, setelah data direduksi maka data tersebut disajikan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan flow chart. 3. Conclusion Drawing/verification Setelah data display dikemukakan dan didukung oleh fakta-fakta maka dapat dijadikan kesimpulan yang kredibel. F. Validitas dan Reliabilitas Data 1. Validitas Validitas dalam penelitian kualitatif disebut kredibilitas yang dapat dicepai melalui beberapa pedoman atau cara-cara seperti : 1 Melakukan pemilihan sampel yang sesuai dengan karakteristik penelitian. 2 Membuat pedoman wawancara berdasarkan sembilan karakteristik flow experience. 3 Menggunakan pertanyaan terbuka dan wawancara mendalam untuk mendapatkan data yang akurat. 4 Memperpanjang keikutsertaan peneliti dalam pengumpulan data di lapangan.

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 5 Melibatkan teman sejawat, dosen pembimbing, dan dosen yang ahli dalam bidang kualitatif untuk berdiskusi, memberikan masukan dan kritik mulai awal kegiatan proses penelitian sampai tersusunnya hasil penelitian. 6 Melacak kesesuaian dan kelengkapan hasil analisis data dengan melihat hasil wawancara yang dilakukan pertama kali dengan hasil wawancara yang dilakukan setelahnya. 2. Reliabilitas Reliabilitas menunjuk pada level konsistensi internal dari alat ukur sepanjang waktu, yang berarti bahwa ketika kita mengadakan tes dua kali hasilnya akan tetap sama (Suparno, 2007). Dalam metode kualitatif untuk menguji reliabilitas dapat dilakukan beberapa cara antara lain : Uji kredibilitas, uji transferability, uji dependability dan uji konfirmability (Prof. Dr. Sugiyono, 2013). a) Uji kredibilitas Uji kredibilitas atau kepercayaan terhadap data hasil penelitian dapat dilakukan dengan tujuh cara yaitu: - Perpanjangan pengamatan, untuk mengecek kelapangan apakah data yang ditemukan sudah benar. kembali

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 - Peningkatan ketekunan dalam penelitian, melakukan pengamatan lebih cermat dan berkesinambungan untuk memeriksa data yang ditemukan sudah benar atau tidak. - Triangulasi, pengecekan data dengan berbagai waktu. Terbagi menjadi berbagai cara dan triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan waktu, - Analisis kasus negatif, mencari tahu apakah masih ada data yang bertentangan dengan hasil penelitian, jika tidakada berarti hasil penelitian tersebut dapat dipercaya - member check, untuk mengetahui seberapa jauh data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemberi data setelah kesimpulan atau hasil penelitian telah didapatkan. b) Uji transferability Merupakan validitas eksternal dalam penelitian kualitatif, hingga mana hasil penelitian dapat diterapkan atau digunakan dalam situasi lain. Oleh sebab itu hasil penelitian harus dapat dimengerti oleh pembaca agar memiliki kemungkinan untuk digunakan. Bila pembaca laporan menmperoleh gambaran yang sedemikian jelasnya “semacam apa” suatu penelitian dapat diberlakukan, maka laporan tersebut memenuhi standar transferabilitas. (Faisal, 1990 dalam Sugiyono 2013).

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 c) Uji dependability Melakukan audit terhadap keseluruhan proses penelitian data. Dilakukan oleh pembimbing untuk mengecek “jejak aktivitas lapangan” yang dilakukan. d) Uji konfirmability Disebut juga dengan uji objektivitas penelitian. Penelitian dikatakan objektif bila disetujui oleh banyak pihak.

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pelaksanaan Penelitian Pengambilan data penelitian dilaksanakan selama dua minggu, dari tanggal 20 Oktober 2013 – 1 November 2013, dilakukan pada tiga subjek penari hip-hop. Subjek merupakan penari hip-hop yang telah memiliki berbagai prestasi dan masih aktif menari hip-hop sampai saat ini. Pengambilan data menggunakan metode wawancara tidak terstruktur terhadap subjek. Peneliti memilih subjek dari penari hip-hop yang pernah atau sering menjadi juri dalam sebuah kompetisi hip-hop, dengan pemikiran bahwa menjadi juri berarti memiliki kemampuan yang lebih dari penari hip-hop lainnya. Peneliti juga mendengar saran dari penari hiphop dalam menentukan subjek. Peneliti melakukan wawancara disebuah café kecil namun nyaman yang berada di pinggir jalan selokan mataram Yogyakarta. Penerangan dalam café cukup terang dan tidak terlalu ramai, suara kendaraan dari jalan raya tidak terdengar sampai kedalam café.

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 B. Struktur Laporan Penulisan laporan hasil penelitian diawali dengan data hasil observasi yang berupa profil subjek. Profil subjek berisi gambaran diri, kehidupan dan relasi dengan keluarga penari hip-hop. setelah itu dilanjutkan dengan tabel verbatim subjek yang berisi verbatim wawancara, coding dan interpretasi peneliti. Lalu dilanjutkan deskripsi pengalaman subjek, yang pertama adalah deskripsi pengalaman subjek sebagai penari, pengalaman kuliah subjek, proses berlatih menari dan kemudian pengalaman subjek mengalami flow experience. Deskripsi pengalaman subjek sebagai penari dijelaskan dalam bentuk paragraph yang berisi awal mula subjek mengenal tarian hip-hop hingga menjadi seorang penari. Pengalaman kuliah subjek juga dideskripsikan dalam bentuk paragraph yang berisi tentang perasaan dan pandangan subjek terhadap perkuliahan. Proses dalam berlatih menari dideskripsikan dalam bentuk paragraph yang berisi tentang karakteristik flow yang dialami saat latihan, dan bagaimana proses saat subjek berlatih. Setelah itu deskripsi pengalaman flow yang dialami subjek dijelaskan dalam paragraf yang dijelaskan bersama karakteristik flow experience yang dialami subjek.

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 C. Hasil Penelitian 1. Profil Subjek : a. Subjek 1 Subjek adalah mahasiswa akuntansi angkatan 2008 salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di Yogyakarta. Subyek baru mengambil mata kuliah skripsi pada semester dua belas. Subyek sampai saat ini tinggal bersama orang tua di Yogyakarta. Subjek sangat ramah dan mudah tertawa, subjek dengan senang hati menunjukkan bagaimana timnya saat latihan dan memperkenalkan peneliti pada semua anggota tim yang sedang latihan. Subjek sangat bersemangat saat menjawab pertanyaan-pertanyaan peneliti. Relasi subjek dengan keluarnya lumayan baik, subjek berniat menyelesaikan kuliah sebagai rasa tanggung jawab terhadap orang tua. Orang tua subjek tidak mendukung aktivitas menari yang dilakukan subjek sehingga subjek harus mencari uang sendiri untuk menyewa sanggar latihan. b. Subjek 2 Subjek adalah mahasiswa Teknik Informatika salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Subjek telah menempuh perkuliahan selama 10 semester dan telah mengambil mata kuliah skripsi sejak semester 9. Sejak awal kuliah subjek hidup sendiri sampai sekarang. Subjek mudah tertawa, ramah dan easy going.

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 Hal tersebut terlihat dari sikap subjek saat wawancara, sejak awal sampai selesai subjek serius menjawab pertanyaan namun tidak tegang dan sangat menikmati memberiikan jawaban. Relasi subjek dengan orang tuanya kurang baik. Sejak masuk kuliah subjek telah hidup mandiri dan mencari penghasilan sendiri melalui service komputer. Orang tua subjek hanya mengirimkan uang kuliah pada satu tahun pertama setelah itu tidak pernah lagi sampai saat ini. c. Subjek 3 Subjek adalah mahasiswa Teknik Informatika salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Subjek telah menempuh perkuliahan sejak 2004 sampai saat ini, status subjek telah diputihkan sekali pada tahun 2009/2010. Padaawal wawancara subjek cenderung tegang namun mulai rileks saat menjawab pertanyaan. Subjek cenderung mudah tersenyum dan tidak raguragu dalam berbegi informasi mengenai aktivitas menari hip-hop. Ayah subjek seorang dokter dan memiliki hubungan yang kurang baik dengan subjek. Pada tahun 2010 subjek tidak mendapatkan kiriman uang dari orang tuanya selama 3 bulan sebagai hukuman karena tidak fokus berkuliah. Subjek berjanji untuk segera menyelesaikan kuliahnya sehingga kiriman uang kembali mengalir.

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 2. Deskripsi Subjek a. Subjek 1 1) Proses Menjadi Penari Subjek mengenal tarian sejak tahun 2006 yaitu pada masa SMA. Subjek pertama kali menari bergenre modern dance dengan tim extravaganza. Subjek mengenal tarian hiphop dari film “you got serve” dan film itu juga yang menarik minat subjek untuk menari hip-hop. Subjek menari modern dance bersama extravaganza selama 2 tahun, pada tahun 2008 subjek mulai menari hip-hop bersama tim yang dibentuk subjek sendiri “first set up”. Pada awalnya subjek hanya tahu sebatas menari hip-hop, namun pada tahun 2010 subjek baru mulai belajar basic-basic dance hip-hop. Subjek menyesal baru mulai belajar basic hip-hop setelah hampir 2 tahun menari hiphop. Alasan subjek menari hip-hop karena subjek menikmati saat-saat menari hip-hop dan terinspirasi dari film “you got serve”. Subjek telah menari hip-hop selama 5 tahun dan telah mengikuti beberapa kompetisi dan perform dibanyak acara. Salah satu prestasi terbesar subjek adalah saat menjadi wakil Jogjakarta pada even Kratingdaeng dance Competition 2012. Saat mengikuti kompetisi subjek merasa nervous karena subjek meyakini jika merasakan nervous berarti ingin memberikan yang terbaik.

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 Saat ini subjek lebih banyak menghabiskan waktunya mengajar kelas hip-hop dance dan menyelesaikan kuliah. Subjek biasa berlatih saat ada waktu senggang dirumah, subjek biasanya memutar musik dan mulai bergerak freestyle sendiri. Subjek tidak memiliki patokan waktu dalam berlatih namun dalam menyiapkan bahan untuk mengajar biasanya subjek menonton youtube dan berlatih basic-basic hip-hop. Dalam mengajar subjek lebih menekankan pemahaman dan latihan tentang basic dan teknik-teknik dalam hip-hop agar muridmurid subjek tidak mengalami penyesalan yang sama dengan subjek. Pada awalnya subjek memiliki keinginan untuk masuk fakultas Psikologi atau Komunikasi, namun orang tua subjek ingin subjek masuk fakultas akuntansi. Karena subjek berpikir bahwa jenjang karir dalam akuntansi itu jelas subjek mengikuti keinginan orang tua subjek. Namun setelah dijalani subjek ternyata lebih menikmati dalam menari dibandingkan berkuliah, sehingga bagi subjek berkuliah hanya merupakan tanggung jawab kepada orang tua yang harus diselesaikan. Dan subjek hanya akan meninggalkan dunia menari hip-hop saat tidak sanggup lagi menari.

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 Passion subjek untuk tetap menari sampai saat ini adalah “because I love dance, no other reason”. Karena subjek menikmati saat menari hip-hop. 2) Pengalaman Kuliah Subjek tidak mengalami flow experience saat kuliah dan mengalami kebosanan. Subjek tidak memiliki tujuan dalam menjalani kuliah dan cenderung malas berangkat kuliah. Subjek lebih sering telat, ngantuk dan merasa bahwa kuliah terasa sangat lama bahkan sebelum berangkat kuliah. Subjek tidak mengalami flow saat kuliah karena merasa tertekan, hal tersebut disebabkan karena subjek kurang menyukai jurusan yang sedang ditempuh saat ini dan proses perkuliahan dijalani sebagai bentuk tanggung jawab kepada orang tua. Subjek tidak menikmati perkuliahan dan mengalami gangguan dalam kesadaran. Subyek sering membayangkan gerakan dan lagu saat sedang mengikuti kelas. Subjek juga tidak kehilangan orientasi waktu saat berkuliah, subjek sering mengecek waktu saat kuliah. Subjek tidak kehilangan kesadaran diri saat berkuliah, subjek memperhatikan pendapat dosen dan teman perkuliahan tentang penampilannya. Aktivitas berkuliah yang dijalani subjek tidak menjadi autoletic, karena

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 subjek merasakan kewajiban terhadap orang tua yang sudah membayar mahal biaya kuliah. 3) Proses flow experience saat latihan Subjek mengalami flow experience saat menari hiphop. Hal tersebut ditunjukkan oleh karakteristik flow experience menurut Mihaly Csikszentmihalyi yang dialami subjek yaitu : Memiliki tujuan yang jelas dalam setiap langkah, Memiliki feedback yang jelas dan cepat, Terdapat keseimbangan antara bakat/kemampuan yang dimiliki dengan tantangan yang ada dalam suatu keadaan, Sebuah keadaan dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran, Gangguan berada di luar kesadaran, Tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan, Kehilangan kesadaran diri, Kehilangan orientasi waktu, Aktivitas menjadi autoletic. Saat latihan subjek memiliki tujuan yang jelas yaitu memperbaiki gerakan maupun hasil yang telah dilatih pada latihan sebelumnya. Dalam membuat gerakan subjek bertujuan untuk menonjolkan bagian tubuh tertentu dengan sebuah gerakan agar memiliki makna. Subjek mendapatkan feedback yang cepat dan jelas dari koreksi teman-teman setim saat subjek berlatih. Subjek memiliki keseimbangan antara bakat dan tantangan saat latihan. Hal tersebut terlihat dari

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 kemampuan subjek dalam menghadapi kesulitan dalam latihan. Subjek mampu tetap membuat gerakan saat sedang banyak pikiran dengan mencari inspirasi menonton video. Saat berlatih subjek sangat fokus dan kehilangan kesadaran diri, subjek tidak malu untuk menari dihadapan teman-temannya. Saat berlatih subjek tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan dan gangguan berada diluar kesadaran. Subjek tidak terganggu dengan dinamika emosi teman-teman setim subjek, dan tidak peduli saat salah dalam berlatih. Subjek kehilangan orientasi waktu saat berlatih, subjek dapat berlatih sampai tengah malam bahkan menginap. 4) Proses flow experience saat perform diatas panggung Subjek mengalami flow experience saat menari hiphop. Hal tersebut ditunjukkan oleh karakteristik flow experience menurut Mihaly Csikszentmihalyi yang dialami subjek yaitu : Memiliki tujuan yang jelas dalam setiap langkah, Memiliki feedback yang jelas dan cepat, Terdapat keseimbangan antara bakat/kemampuan yang dimiliki dengan tantangan yang ada dalam suatu keadaan, Sebuah keadaan dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran, Gangguan berada di luar kesadaran, Tidak memiliki keraguan

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 terhadap kesalahan, Kehilangan kesadaran diri, Kehilangan orientasi waktu, Aktivitas menjadi autoletic. Subjek memiliki tujuan yang jelas saat menari yaitu saat membuat gerakan dan menari. Saat subjek membuat gerakan, subjek bertujuan untuk menonjolkan bagian tubuh tertentu sedangkan dalam sebuah perform atau pertunjukan subjek bertujuan untuk menghibur penonton, menyenangkan dan berbagi pengalaman dalam menari hip-hop. Saat menari hip-hop subjek mendapatkan feedback yang cepat dan jelas. Subjek dapat mengetahui kualitas tarian yang sedang dibawakan melalui feeling atau perasaan yang dirasakan saat menari. Subjek akan merasa bahwa ada sesuatu yang kurang saat sedang menari kurang bagus, faktor penonton pun sangat berpengaruh pada semangat penari di atas panggung. Karakteristik flow experience selanjutnya adalah skill atau bakat yang dimiliki harus seimbang dengan tantangan yang dimiliki agar tidak terjadi kebosanan maupun stress. Subjek mengalami flow experience, walaupun subjek tidak menjelaskan secara lengkap tentang skill yang dimiliki saat ini, namun subjek menyebutkan bahwa dari skala 1-10 dengan asumsi 1 jelek dan 10 sangat bagus subjek berada di peringkat 7 (di atas rata-rata). Tantangan yang dihadapi adalah variasi

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 gerakan dan pengaruh-pengaruh style dance luar negeri. Subjek terus belajar untuk mendapatkan skill yang dimilki saat ini dan terus belajar untuk mengenal basic-basic dance untuk dapat menghadapi tantangan dalam hip-hop. Saat menari subjek sangat berkonsentrasi dan menekankan pada diri sendiri untuk harus fokus dan selalu fokus saat menari. Subjek tidak memperdulikan pikiran-pikiran lain yang sempat terlintas dan hanya fokus menari. Dalam menari hip-hop subjek berada dalam keadaan dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran sehingga subjek dalam menari mengalami flow experience. Subjek menyadari dengan baik aktivitas yang sedang dilakukan dan tidak menurunkan konsentrasi saat menari dalam keadaaan yang berbeda-beda. Subjek juga tidak mengalami keraguan terhadap kesalahan. Saat kemampuan dan tantangan yang dialami dalam sebuah aktivitas seimbang maka subjek tidak perlu mengkhawatirkan kesalahan yang mungkin terjadi. Dalam melakukan perform subjek sering melakukan kesalahan, namun hal tersebut tidak membuat subjek kehilangan fokus maupun konsentrasi pada tarian yang sedang dilakukan. Saat sementara menari subjek kehilangan kesadaran diri, subjek tidak memperdulikan penilaian orang lain tentang dirinya dan lebih memilih untuk fokus menari. Subjek menjadi

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 lebih “cuek” sehingga dapat menari tanpa beban dan tidak membiarkan penilaian dari orang lain membuat “down”. Subjek fokus pada tujuan menari sehingga tidak menghiraukan penilaian dan pandangan orang lain tentang dirinya. Karakteristik lain dari flow experience adalah kehilangan orientasi waktu, subjek kehilangan orientasi waktu saat menari. Hal tersebut dapat terjadi karena subjek sangat menikmati menari dan tidak memperhatikan hal-hal yang lain. Subjek sangat menikmati saat menari dan tidak menghiraukan keadaan sekitar termasuk waktu yang digunakan. Subjek pernah berlatih selama 4 jam tanpa menyadari bahwa subjek telah menari selama itu. Subjek mengalami flow experience sehingga pengalaman subjek dalam menari tidak lagi dibatasi oleh waktu. Saat menari subjek tidak menari untuk mencari uang maupun mencari popularitas, namun subjek belajar dari setiap pengalaman dan menikmati tarian yang dibawakan sesuai dengan makna tarian yang dibawakan. Hal tersebut terlihat dalam passion subjek dalam menari yaitu “because I love dance, just that no other reason”. Subjek tidak sekedar menari karena hobi namun sangat menikmati tarian tersebut sehingga lebih memprioritaskan menari dibandingkan kuliah selama 5 tahun subjek mengenal hip-hop. Saat ini subjek berusaha

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 menyelesaikan kuliah yang dianggap subjek sebagai tanggung jawab kepada orang tua, namun tetap sambil mengajar tarian hip-hop. Subjek sangat menikmati tarian hip-hop sehingga sulit untuk berfokus pada aktivitas lain. Proses flow experience yang dialami subjek adalah, subjek mempunyai tujuan dan pesan yang ingin disampaikan dalam setiap tarian. Subjek selalu merasa nervous sebelum menari, namun pada even besar nervous subjek juga bertambah. Saat memasuki panggung dan melihat penonton nervous subjek perlahan-lahan menghilang, subjek menganggap panggung tersebut adalah milik subjek dan tim sehingga mereka sangat bersemangat untuk menari. Sorak-sorai dari penonton menambah semangat subjek dalam menari, terlebih ketika transisi antar lagu dan gerakan berjalan mulus dan mendapat apresiasi positif dari penonton membuat subjek semakin bersemangat dan menikmati tarian yang dibawakan.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 Gambar 2 : Deskripsi Subjek 1 A. Pengalaman kuliah (tidak mengalami flow) Subjek tidak memiliki tujuan yang jelas saat berkuliah “Biasa aja sih mbak, terkadang malah malas”, “saya lebih sering telat”, “Masih ngantuk”, “rasanya itu kuliah bakalan lama banget, padahal saya belum berangkat” Subjek tidak menikmati perkuliahan : Merasa tertekan “kan saya juga awalnya ga suka fakultas yang saya jalani sekarang, jadi kuliah itu jadi kewajiban untuk diselesaikan sebagai tanggung jawab sama orang tua.”, “kalo menikmati nggk juga”, “kalo bandingannya sama nari ya saya nggak menikmati didalam kelas” Gangguan berada di dalam kesadaran “Saya malah lebih sering membayangkan gerakan sama lagu kalo pas kuliah” Tidak kehilangan orientasi waktu “Sambil ngeliatin jam, berapa lama lagi sampai waktunya pulang” Tidak kehilangan kesadaran diri “aku ga mau pake kostum dance ke tempat kuliah”, “biar nggk terlalu dibilang banyak gaya sama dosen atau teman-teman kampus” Aktivitas tidak menjadi autoletic “Tapi saya tetap berusaha selesaikan kuliah saya, kasihan orang tua udah bayar mahal-mahal”

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 B. Pengalaman saat berlatih (Mengalami flow) Memiliki tujuan yang jelas saat berlatih menari “pas mau berangkat latihan itu udah bayangin latihan yang kemarin, terus hari ini apa lagi yang mau diperbaikin gitu”, “apa yang kurang, atau siapa yang masih kurang pas gerakannya. Itu nanti jadi bahan latihan”, “kita lebih gerak bagian ini kelihatan misalnya bagian hip dan pinggul ini harus kelihatan” Memiliki feedback yang cepat dan jelas “jadi pas aku buat gerakan ada yang koreksi” Menikmati berlatih menari “Enjoylah. Kalo nggak ngapain saya latihan mbak”, “I love dance itu yang selalu menjadi motivasi saya”, “latihan gabung sama teman-teman ternyata lebih menyenangkan” Kehilangan kesadaran diri saat berlatih “jadi kalo latihan itu ga ada kata malu buat bergerak.” Gangguan berada di luar kesadaran “Bercanda bareng teman-teman, walaupun kadang2 juga berantem, tapi saya sangat menikmati waktu dan proses bersama teman-teman” Tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan “Mau itu salah atau benar yang penting belajar ikutin beat lagu” Memiliki keseimbangan antara bakat dan tantangan “kalo lagi stuck gitu aku biasanya dengar lagu ulang-ulang atau coba nonton video gitu.” Kehilangan orientasi waktu “kita bisa latihan sampe tengah malam bahkan nginap bareng”, Kadang kita sampe ga makan, atau sampe minjam uang buat nyewa sanggar. Tapi kita nggak pernah ngerasa terbeban”

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 C. Proses flow experience saat perform NERVOUS (“nervousnya hanya saat mau naik ke panggung dan masuk panggung” “Tapi hanya sebelum masuk ke panggung”) MELIHAT PENONTON (“Tapi pas lihat penonton, trus dengar teriakan supporter nervousnya langsung hilang, langsung semangat untuk menari” “begitu sampai dipanggung dan melihat penonton, saya menganggap panggung adalah miliki saya dan tim.”) MERASA MEMILIKI PANGGUNG (“begitu sampai dipanggung dan melihat penonton, saya menganggap panggung adalah miliki saya dan tim.”) SORAKAN PENONTON (“trus dengar teriakan supporter nervousnya langsung hilang, langsung semangat untuk menari.” “Saya langsung bersemangat mendengar sorakan penonton”) TRANSISI GERAKAN LANCAR (“begitu lagu dimulai nervous saya mulai hilang. Semangat saya semakin bertambah saat transisi lagu dan gerakan mulus”) FLOW EXPERIENCE

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 b. Subjek 2 1) Proses menjadi penari Subjek mengenal tarian hip-hop sejak SD, karena banyak anak-anak di lingkungan tempat tinggal subjek yang menari hip-hop. Sampai saat ini subjek telah menari selama 910 tahun, subjek mulai berlatih sejak akhir tahun 2003 dan menari dihadapan banyak orang pada tahun 2004 sampai sekarang. Subjek menari hip-hop karena subjek menyukai tarian hip-hop sejak pertama menonton tarian ini, dan sampai sekarang menjadi hobi subjek. Saat pertama belajar menari hiphop subjek belajar secara autodidak karena merasa tidak percaya diri, subjek belajar dari menonton anak-anak yang berlatih dan mencoba meniru gerakan mereka sendirian. Tidak ada riwayat keluarga subjek yang pernah menari hip-hop, subjek adalah generasi pertama dari keluarganya yang menari hip-hop. Saat pertama kali subjek menari dihadapan juri subjek merasa gugup karena subjek merasa kurang percaya diri dihadapan penari yang telah expert dan berpengalaman. Dalam keseharian subjek, subjek lebih banyak mengahabiskan waktunya untuk berlatih menari hip-hop. Secara regular subjek dapat berlatih kurang lebih 2 jam setiap hari, namun saat beraktivitas dan berkuliah subjek tetap berlatih skill dan

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 menciptakan koreografi lewat imajinasi. Pada setiap waktu senggang subjek menggunakan waktu tersebut untuk berlatih menari. Subjek lebih memprioritaskan menari hip-hop dibandingkan pendidikan yang sedang ditempuh, hal tersebut terlihat dari waktu yang digunakan subjek untuk berlatih menari lebih banyak dibandingkan untuk hal lainnya. Salah satu contoh saat subjek sedang mengikuti salah satu perkuliahan di kampus, subjek tidak fokus pada materi perkuliahan tetapi berimajinasi tentang gerakan-gerakan hiphop dan apa yang harus dilakukan untuk membuat koreografi yang bagus. Subjek juga mendahulukan untuk berlatih menari bersama teman-teman setim pada malam hari dan mengerjakan tugas perkuliahan pada pagi hari. Subjek termotivasi untuk terus menari hip-hop sampai saat ini karena subjek merasa memiliki talenta dalam menari dan sunjek menyukai tarian hiphop. Subjek sangat menikmati dalam menari hip-hop dan bercita-cita untuk goes International. 2) Pengalaman kuliah Subjek tidak mengalami flow experience saat kuliah subjek cenderung merasakan kebosanan. Subjek tidak memiliki tujuan yang jelas saat berkuliah, subjek merasa capek dan

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 bosan bahkan sebelum berangkat kuliah. Gangguan berada dalam kesadaran subjek, saat bosan subjek melakukan aktivitas lain seperti menggambar, mendengarkan musik, dll. Tidak terdapat kombinasi antara kesadaran dan tindakan yang dilakukan subjek, saat berkuliah subjek mendengarkan musik dan membayangkan gerakan. Saat dikelas subjek sering menanyakan jam pada temannya, yang menunjukkan subjek tidak kehilangan orientasi waktu. Subjek kurang menikmati berkuliah, bagi subjek kuliah adalah sebuah kewajiban, subjek merasakan banyak tekanan saat berkuliah terutama dari teman kuliah, dosen yang hanya berbicara pada buku dan papan dan ruangan yang remang-remang. 3) Proses flow experience saat latihan Subjek mengalami flow experience saat berlatih menari. Saat latihan subjek memiliki tujuan menyalurkan kreativitas dan menerapkan gerakan dan konsep yang sudah dipikirkan sebelumnya. Subjek mendapatkan feedback dari koreksi teman-teman setim yang sedang latihan. Subjek tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan, bagi subjek kesalahan itu wajar saat latihan. Saat latihan subjek memiliki keseimbangan antara skill dan tantangan yang dihadapi. Saat latihan tim membuat suatu gerakan yang sama dan sebuah

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 formasi yang tepat merupakan tantangan bagi subjek. Untuk mengatasi hal tersebut subjek mengamati anggota timnya saat latihan dan mencari gerakan atau formasi baru yang lebih baik. Saat latihan subjek menyadari sepenuhnya gerakan yang sedang dilakukan. Saat berlatih subjek kehilangan orientasi waktu, subjek dapat berlatih hingga tengah malam dan berjamjam. Aktivitas subjek menjadi autoletic, subjek tidak memikirkan kesehatan tubuhnya namun terus berlatih karena semangat dari diri subjek dan teman-teman subjek. 4) Proses flow experience saat perform Subjek mengalami flow experience saat menari hip-hop. Hal tersebut ditunjukkan oleh karakteristik flow experience menurut Mihaly Csikszentmihalyi yang dialami subjek yaitu : Memiliki tujuan yang jelas dalam setiap langkah, Memiliki feedback yang jelas dan cepat, Terdapat keseimbangan antara bakat/kemampuan yang dimiliki dengan tantangan yang ada dalam suatu keadaan, Sebuah keadaan dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran, Gangguan berada di luar kesadaran, Tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan, Kehilangan kesadaran diri, Kehilangan orientasi waktu, Aktivitas menjadi autoletic.

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 Salah satu karakteristik seseorang mengalami flow experience menurut Mihaly adalah memiliki tujuan yang jelas dalam melakukan sesuatu. Tujuan yang jelas adalah mengetahui apa yang akan dilakukan selanjutnya. Subjek memiliki tujuan yang jelas dalam sebuah perform, subjek bertujuan menari untuk menyampaikan pesan sehingga orang/penonton dapat menangkap makna tarian yang sedang dibawakan dari awal sampai akhir tarian. Karakteristik lain saat seseorang mengalami flow experience adalah memiliki feedback yang jelas dan cepat. Subjek dapat merasakan kualitas tariannya secara langsung saat di atas panggung. Subjek dapat mengetahui sedang menari dengan bagus atau tidak dari musik dan transisi dari lagu ke lagu. Subjek mengetahui bahwa subjek telah menari dengan baik karena melihat reaksi penonton dan feel dari tarian yang dibawakan. Kemampuan yang dimiliki subjek seimbang dengan tantangan yang dihadapai dalam tarian hip-hop. Bagi subjek skill menari hip-hop yang dimiliki subjek masih rata-rata dalam skala 1 sampai 10 subjek berada pada angka 5 dan 6, subjek merasa skill yang dimiliki sudah bagus namun belum ahli. Tantangan dalam menari hip-hop menurut subjek adalah budaya yang berkembang di masyarakat Indonesia yang belum

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 bisa menerima tarian hip-hop. Subjek merasa tantangan untuk membuat sebuah koreografi dalam tarian hip-hop yang mampu memikat hati masyarakat Indonesia dengan keterbatasan skill yang dimiliki subjek. Saat menari subjek memiliki kombinasi tindakan dan kesadaran, yang merupakan karakteristik seseorang mengalami flow experience. Saat menari fokus subjek adalah mendengarkan lagu dan gerakan tarian hip-hop, subjek merasa enjoy di atas panggung dan tidak memikirkan hal lain diluar tarian yang sedang dibawakan. Subjek sangat menyadari gerakan yang dilakukan dan musik apa yang sedang dibunyikan sehingga subjek dapat menikmati tarian tersebut. Subjek tidak memikirkan masalah hidup yang sementara dihadapi saat sedang menari, fokus subjek hanya pada musik dan gerakan tarian. Subjek tidak mengalami gangguan yang berada diluar kesadaran yang merupakan salah satu karakteristik flow experience. Saat subjek fokus pada musik subjek melupakan setiap masalah dan hal lain dan hanya berpikir tentang gerakan, musik dan penonton. Karakteristik lain dari seseorang yang mengalami flow experience adalah tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan. Saat seseorang berbuat kesalahan dalam melakukan sesuatu, kesalahan tersebut tidak mempengaruhi fokus maupun

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 konsentrasi yang dimiliki subjek. Dalam menari hip-hop subjek pernah berbuat salah namun subjek tidak kehilangan fokus dan konsentrasi namun selalu menemukan cara untuk menutupi kesalahan tersebut. Karakteristik lain dari flow experience adalah dalam menari hip-hop subjek tidak kehilangan kesadaran diri. Subjek tidak terpengaruh penilaian maupun pendapat orang lain tentang diri subjek. Bagi subjek jika seseorang layak dihargai maka pasti dihargai demikian juga sebaliknya. Subjek tidak menyadari waktu yang digunakan untuk berlatih maupun saat perform tarian hip-hop. Subjek kehilangan orientasi waktu saat menari, subjek sering berlatih dua sampai tiga jam namun subjek tidak menyadari telah berlatih selama itu. Subjek juga memiliki pengalaman perform saat kompetisi nasional hingga sepuluh menit namun tidak menyadari bahwa subjek telah menari selama itu. Karakteristik lain dari pengalaman flow adalah aktivitas menjadi autoletic. Subjek menari karena subjek menyukai tarian hip-hop, subjek merasa memiliki talenta dan bakat dalam menari hip-hop oleh karena itu subjek ingin mengembangkan bakat tersebut. Aktivitas menari yang dilakukan subjek bukan untuk mencari keuntungan seperti aktivitas lainnya, namun menari hip-hop adalah kebanggan bagi subjek.

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 Bagi subjek proses untuk dapat menikmati tarian hiphop adalah masalah waktu dan pengalaman. Saat pertama kali menari subjek masih terlalu kaku sehingga tidak dapat menikmati tarian karena sibuk menghapal gerakan. Namun seiring berjalannya waktu subjek semakin mahir dan semakin menikmati tarian yang dibawakan. Pada sebuah kompetisi tertentu yang memiliki babak penyisihan dan final, subjek dapat menikmati tarian dengan sangat baik saat babak penyisihan namun sangat gugup pada saat final. Subjek merasa nervous saat menghadapi kompetisi final, saat mendengarkan lagu yang memiliki gerakan yang baru dan perubahan gerakan subjek masih merasa gugup. Namun saat subjek mendengar sorakan penonton walaupun sedikit, subjek menjadi bersemangat sehingga dapat membuat satu gedung bersorak dan subjek sangat menikmati tarian tersebut.

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Gambar 3 : Deskripsi subjek 2 A. Pengalaman kuliah (Tidak mengalami flow) Tidak menikmati perkuliahan “kewajiban yang harus diselesaikan, harus dilakukan. Bukan sesuatu yang berasal dari hati”, “Kalau dance kan lahir dari hati pribadi, enjoy” Tidak memiliki tujuan dalam kuliah “Udah ngerasa capeknya duluan, udah ngerasa bakalan lama, dan udah ngerasa sangat-sangat bosan” Gangguan berada di dalam kesadaran, tidak memiliki kombinasi antara tindakan dan kesadaran “Suasana kelasnya redup-redup bikin ngantuk. Karena saking bosannya saya lebih banyak menggambar di buku, mikirin gerakan bahkan terkadang dengarin lagu pake headset atau berlama-lama di kamar mandi” Subjek tidak kehilangan orientasi waktu “berlama-lama di kamar mandi. Kadang sering sekali menanyakan jam sama teman”

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 B. Pengalaman berlatih (Mengalami flow) Memiliki tujuan yang jelas saat berlatih “Bisa salurkan kreativitas. Jadi udah pikirin gerakan yang dilatih sebelumnya, gerakan yang akan dilatih nanti dan konsep yang akan digunakan” Memiliki feedback yang cepat dan jelas “Terus kalau dilatihan selalu ada kesampatan untuk saling mengoreksi, saling berbagi” Tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan “dan tidak ada kata tidak untuk kesalahan, kesalahan malah bisa dibuat disitu dan semua orang bisa koreksi” Memiliki keseimbangan antara bakat dan tantangan “latihan tim agak sedikit lebih rumit. Namun itu yang membuat saya semakin tertantang untuk membuat sesuatu yang baru”,” Pas lagi latihan ternyata ada beberapa hal yang ga match dengan lagu maupun konsepnya”, ” dirubah disesuain dengan teman yang akan dibawakan. Kalau setelah dibuat ternyata gerakannya diluar tema yang akan dibawakan ya terpaksa dirubah”, “Dengan cara mereka dance dilihatin, kalo ada yang nggak sesuai dengan beat dihilangin atau diubah” Subjek kehilangan orientasi waktu “Bahkan latihannya bisa sampe 3.5 jam sampe jam 12 tengah malam” Aktivitas menjadi autoletic “Walaupun sampe disana dengan tangan yang sakit, tapi rasa sakitnya saat latihan itu seolaholah terlupakan”

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Proses flow experience saat perform NERVOUS (“final tingkat kegugupannya lebih tinggi, nervousnya lebih tinggi.”, “waktu mulai lagu ya masih nervous, masih kelihatan banget nervousnya”) MELIHAT PENONTON (“Tapi begitu ada melihat penonton”) SORAKAN PENONTON FLOW EXPERIENCE (“dan mendengar tepuk tangan penonton, sorakan ada walaupun nggak banyak, itu benar-benar memicu semangat sampai bisa enjoy”, “Seiring perjalanan sorakan penonton itu merupakan penting”, sorakan membuat poin “Tanpa itu bisa tarian menjadi garing”

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 c. Subjek 3 1) Proses menjadi penari Subjek pertama kali melihat tarian hip-hop pada tahun 2007 melalui situs jejaring social youtube. Sampai saat ini subjek telah menari hip-hop selama kurang lebih 6 tahun. Pada awal menari subjek adalah seorang penari gereja, penari latar pada saat ibadah kemudian diajak seorang teman subjek untuk berlatih menari hip-hop. Subjek bertahan menari hip-hop karena subjek menyukai tarian hip-hop, subjek menyukai gerakan, lagu, beat yang cepat dan dalam menari hip-hop dapat mengekspresikan perasaan. Dalam sejarah keluarga subjek belum ada yang pernah menari hip-hop, subjek adalah orang pertama yang memilih profesi sebagai penari. Sampai saat ini subjek telah mengikuti berbagai kompetisi menari, domestic maupun luar pulau. Kompetisi terjauh yang pernah diikuti subjek adalah XL Pestaphoria tingkat nasional yang berlokasi di Palembang, namun kompetisi terbesar yang pernah diikuti subjek adalah event let’s dance goes to Japan pada tahun 2006. Saat menari dihadapan juri dan penonton subjek merasa nervous/grogi, namun subjek berusaha untuk professional dan memberiikan yang terbaik. Untuk dapat memeberikan yang terbaik subjek berusaha untuk menganggap panggung itu

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 adalah milik subjek sendiri dan melakukan seperti saat latihan saat tidak ada juri maupun penonton. Subjek berlatih menari hip-hop hampir tiap hari saat ada waktu luang, namun untuk rutin bersama kelompok subjek, subjek berlatih 3 kali seminggu. Subjek tidak menyebutkan tingkatan prioritas dalam berkuliah maupun menari namun dilihat dari waktu yang digunakan untuk berlatih menari subjek lebih memprioritaskan menari hip-hop dibandingkan berkuliah. subjek Passion dalam menari adalah untuk menunjukkan kepada masyarakat di luar Indonesia bahwa anak bangsa juga bisa berkreasi dan penari hip-hop hebat bias berasal dari Indonesia. Oleh karena itu subjek terus mengasah skill yang dimiliki dan terus menari sampai saat ini. Dari kecil subjek menyukai komputer oleh karena itu saat memilih jurusan dalam berkuliah subjek memilih jurusan TI. Menurut subjek apa yang disukai itulah yang dijalani, seperti contoh dalam memilih jurusan subjek memilih berdasarkan hal yang disukai dari kecil walaupun sampai saat ini subjek belum menyelesaikan kuliahnya. 2) Pengalaman kuliah Subjek tidak mengalami flow experience saat berkuliah dan cenderung merasakan kecemasan. Subjek tidak

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 memiliki tujuan yang jelas saat berkuliah, subjek malas berangkat kuliah dan jarang mengikuti perkuliahan. Subjek tidak memiliki kombinasi antara tindakan dan kesadaran saat berkuliah. Didalam kelas subjek memakai headset mendengarkan lagu dan membayangkan gerakan. Subjek memiliki gangguan berada di dalam kesadaran, saat berkuliah merasa mengantuk dan tidak memperhatikan perkuliahan. Saat berkuliah subyek merasa ngantuk karena kuliah terasa sangat lama, hal tersebut menunjukkan subjek tidak kehilangan orientasi waktu. Aktivitas perkuliahan tidak menjadi autoletic bagi subjek, subjek kuliah untuk mendapatkan nilai bagus dan menyelesaikan kuliah. Subjek tidak menikmati saat berkuliah karena kurang menyukai tekanan dalam perkuliahan. Mata kuliah yang sulit dan cara dosen mengajar membuat subjek tidak menikmati perkuliahan. 3) Proses flow experience saat latihan Subjek mengalami flow experience saat berlati menari hip-hop. Subjek memiliki tujuan yang jelas saat berlatih, subjek bertujuan mempraktekkan gerakan atau formasi yang telah dibayangkan sebelumnya. Saat membuat gerakan subjek mendapatkan feedback yang cepat dan jelas dari diri sendiri dan dari teman setim. Saat berlatih gangguan berada diluar

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 kesadaran, subjek tetap berlatih membuat gerakan walaupun melakukan beberapa kesalahan. Subjek juga tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan, saat melakukan kesalahan subjek tidak berhenti membuat gerakan. Subjek dapat berlatih hingga tengah malam bahkan sampai menginap di basecamp saat berlatih menari dan membuat lagu. Hal tersebut menunjukkan subjek kehilangan orientasi waktu. Tantangan yang dialami subjek saat latihan adalah menyatukan banyak pendapat dan menyamakan gerakan, subjek mampu mengatasi masalah tersebut dengan memberikan kesempatan kepada setiap anggota untuk mengemukakan pendapatnya. Untuk menyamakan gerakan subjek dan teman setim berlatih didepan cermin dan subjek berdiri didepan mereka untuk memperagakan gerakan. 4) Proses flow experience saat perform Subjek mengalami flow experience saat menari hiphop. Hal tersebut ditunjukkan oleh karakteristik flow experience menurut Mihaly Csikszentmihalyi yang dialami subjek yaitu : Memiliki tujuan yang jelas dalam setiap langkah, Memiliki feedback yang jelas dan cepat, Terdapat keseimbangan antara bakat/kemampuan yang dimiliki dengan tantangan yang ada dalam suatu keadaan, Sebuah keadaan

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran, gangguan berada di luar kesadaran, tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan, kehilangan kesadaran diri, kehilangan orientasi waktu, aktivitas menjadi autoletic. Salah satu karakteristik seseorang mengalami flow experience adalah memiliki tujuan yang jelas dalam melakukan sesuatu. Subjek memiliki tujuan yang jelas dalam membuat gerakan dan dalam sebuah performance. Dalam membuat gerakan subjek bertujuan membuat gerakan yang sesuai dengan tema dan lagu yang akan digunakan. Subjek menginginkan setiap gerakan yang dibuat dapat dinikmati oleh penonton, oleh karena itu sebelum gerakan tersebut ditampilkan subjek harus dapat menikmati gerakan tersebut. Dalam setiap performance subjek bertujuan untuk membuat penonton dapat merasakan perasaan yang subjek rasakan saat menari. Penting bagi subjek mengetahui bahwa penonton ikut merasakan perasaan yang dirasakan subjek saat menari agar dapat diakui. Saat sementara menari subjek dapat merasakan kualitas tarian yang ditampilkan. Hal tersebut dapat terlihat dari reaksi penonton, jika penonton memberiikan reaksi positif subjek dapat menari lebih rileks dan bersemangat. Selain itu subjek juga mendapatkan feedback dari teman subjek yang menonton tarian subjek. Subjek mendapatkan feedback yang

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 cepat dan jelas sehingga subjek dapat segera mengetahui seberapa baik subjek dalam menari. Salah satu karakteristik seseorang mengalami flow experience adalah mendapatkan feedback yang cepat dan jelas. Skill atau kemampuan menari yang dimiliki subjek saat ini berada diurutan ke 6 dari skala 1-10 jika dibandingkan dengan penari professional dari luar negeri. Bagi subjek skill yang dimiliki saat ini belum cukup sehingga subjek selalu belajar dan mengasah skill yang dimiliki. Subjek melihat bahwa tantangan dalam menari hip-hop saat ini terletak pada kreativitas yang harus terus ditingkatkan karena semakin banyaknya jumlah penari hip-hop dari hari ke hari. Skill yang dimiliki subjek saat ini mampu mengimbangi tantangan yang dihadapi dalam tarian hip-hop. Karakteristik lain dari seseorang mengalami flow experience adalah terdapat keseimbangan antara skill dan tantangan/kesulitan yang dihadapi dalam melakukan sesuatu, hal tersebut memungkinkan seseorang tidak mengalami kebosanan karena skill yang dimiliki lebih tinggi dari tantangan maupun mengalami stress karena tantangan yang dihadapi lebih tinggi dari skill yang dimiliki. Karakteristik lain dari flow experience memiliki keadaan dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran. Hal tersebut terjadi saat seseorang benar-benar

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 menyadari hal apa yang sedang dilakukan dan berkonsentrasi penuh pada hal tersebut. Hal tersebut terlihat pada konsentrasi subjek saat berada di atas panggung. Subjek fokus untuk mendengarkan lagu, gerakan dan kepada penonton sehingga subjek benar-benar menikmati saat menari. Dalam flow experience seseorang harus fokus saat melakukan sesuatu dan tidak memiliki gangguan diluar kesadaran. Gangguan-gangguan yang mungkin terjadi tidak terpikirkan dan diingat saat melakukan sesuatu yang mengalami flow experience. Saat menari hip-hop subjek belajar untuk professional dan melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan. Subjek tidak pernah membawa masalah yang sedang dihadapi keatas panggung, setiap masalah ditinggalkan subjek saat akan menari sehingga masalah-masalah tersebut tidak mengganggu tarian yang sedang dibawakan subjek. Subjek tidak mengalami keraguan terhadap kesalahan yang merupakan salah satu karakteristik seseorang mengalami flow experience. Subjek pernah melakukan kesalahan saat menari di atas panggung, namun kesalahan tersebut tidak mempengaruhi konsentrasi maupun fokus subjek di atas panggung. Saat melakukan kesalahan subjek selalu berusaha untuk melakukan gerakan apa aja yang penting jangan diam dan “blank”.

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 Karakteristik lain dari seseorang mengalami flow experience adalah tidak kehilangan kesadaran diri. Subjek tidak kehilangan kesadaran diri saat menari hip-hop. Bagi subjek memikirkan bagaimana pandangan orang lain terhadap dirinya itu berada diurutan terakhir, saat menari subjek hanya fokus pada lagu, gerakan, penonton dan menikmati tarian tersebut. Subjek tidak pernah mau memikirkan bagaimana image subjek saat menari dihadapan orang lain. Karakteristik lain seseorang yang mengalami flow experience yaitu kehilangan orientasi waktu saat melakukan suatu aktivitas. Saat perform umumnya seorang penari hip-hop menari hanya 4-5 menit, namun saat menari di Palembang subjek pernah menari sampai 10 menit pada sebuah kompetisi dan tidak menyadari bahwa subjek telah menari selama 10 menit. Saat latihan subjek sering berlatih maupun membuat sebuah koreo hingga 4 jam dan tidak menyadari bahwa waktu telah berlalu selama 4 jam. Subjek mengalami flow experience saat pertama mendengarkan musik dipanggung. Pada awalnya subjek merasa nervous saat melihat penonton, namun subjek berusaha membuat suatu “dunia” pribadi yang menyingkirkan penonton dan hanya subjek dan panggung. Saat subjek mendengar musik subjek mulai bergerak sesuai irama dan semakin menikmati

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 tarian yang dibawakan, subjek dapat mengikuti setiap transisi gerakan pada lagu dengan mulus. Hal tersebut membawa subjek menikmati tarian yang sedang dibawakan dan tidak memikirkan hal lain selain tarian yang sedang dibawakan.

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 Gambar 4 : Deskripsi subjek 3 A. Pengalaman kuliah (tidak mengalami flow) Subjek tidak memiliki tujuan yang jelas saat kuliah “Biasanya sih malas ya, tapi aku udah lama ga kuliah”, “aku lebih suka nari”, “Kalo kuliahpun aku ngantuk” Subjek tidak memiliki kombinasi antara tindakan dan kesadaran “Kalo kuliahpun aku ngantuk, kalo ngantuk ya pasang headset, dengerin lagu sambil bayangin gerakan” Subjek memiliki gangguan berada didalam kesadaran “Kalo kuliahpun aku ngantuk, kalo ngantuk ya pasang headset, dengerin lagu sambil bayangin gerakan” Subjek tidak kehilangan orientasi waktu “Kuliah itu bosan sekali. Dan lama sampai bikin ngantuk.” Aktivitas tidak menjadi autoletic “kalo kuliah kita harus dapat nilai yang baik supaya bisa selesai” Subjek merasakan tekanan saat berkuliah “Karena aku kurang suka tekanannya”, “nggak ada yang menyenangkan seperti menari waktu aku kuliah”, “Jadi mata kuliahnya juga susah buat aku ngerti”

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 B. Pengalaman berlatih menari (Mengalami flow) Subjek memiliki tujuan yang jelas saat berlatih menari “kalo mau berangkat latihan udah bisa dibayangin nanti pas latihan mau ngapain aja”, “saya tuh kalo dikos bayangin gerakan atau formasi, jadi kalo mau berangkat itu semangat buat bisa dipraktekkan” Subjek memiliki feedback yang cepat dan jelas “kalo ada yang kurang biasanya teman-teman tambahin”, “kurang pas sama beat lagu biasanya aku bisa tau sendiri dari feeling, biasanya juga teman-teman yang bilangin” Subjek memiliki gangguan diluar kesadaran “Walaupun masih salah atau kurang pas tapi aku nggk mau nyerah” Subjek tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan “Walaupun masih salah atau kurang pas tapi aku nggk mau nyerah. Aku tetap latihan sampai gerakan yang aku buat itu jadi” Terdapat keseimbangan antara kemampuan dan tantangan “namanya juga banyak orang, satuin pendapat itu susah. Apalagi kalo ada yang ngotot”, “Terus bikin gerakan yang sama itu juga susah”, “biasanya saya kumpulin anak-anaknya, kita ngomong baik-baik, jelaskan alasan kenapa pilih gerakan itu, atau lagu itu Baru kita latihan lagi setelah dapat satu suara”, “Kalau gerakan, biasanya saya didepan mereka berdiri di depan cermin, biar mereka bisa lihat dan contoh” Subjek kehilangan orientasi waktu “Aku beberapa hari sering nginap disana juga. Kalo kita latihan atau buat lagu kan udah ga terbatas sama waktu, bisa dikerjain semalaman dan dikerjain rame-rame gitu”

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 Proses flow experience saat perform NERVOUS MENGHILANGKAN PENONTON (“Sebenarnya pertama sih grogi, yang pasti sih grogi, tapi kita harus professional ”, “saat masuk ke panggung dan berdiri dihadapan orang banyak, aku merasa nervous banget.”) (“Tapi aku berusaha mengatakan kepada diriku sendiri bahwa penonton itu tidak nyata baru aku mulai merasa rileks.”) MERASA MEMILIKI PANGGUNG TRANSISI GERAKAN LANCAR (“Jadi saat sudah diatas panggung kita harus anggap kalau panggungitu milik kita sendiri”, “ga ada orang yang lihat, jadi kita lakukan seperti apa adanya yang kita akukan saat latihan.”) (“Saat mendengar musik pertama kali dan mulai menari, masuk sesuai kode lagu aku udah melupakan penonton.”) FLOW EXPERIENCE

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 D. Kesimpulan Ketiga subjek mengalami flow experience saat menari hip-hop dan mengalami semua karakteristik seseorang mengalami flow experience menurut Mihaly Csikszentmihalyi. Ketiga subjek mengetahui dengan jelas tujuan saat menari hip-hop, walaupun masing-masing subjek memiliki tujuan yang berbeda saat menari dan membuat gerakan. Subjek 1 menari membuat gerakan dengan tujuan menonjolkan beberapa anggota tubuh tertentu, yang mungkin dapat memberiikan penekanan khusus pada tarian yang sedang dibawakan. Dalam sebuah perform subjek 1 menari dihadapan penonton untuk menghibur maupun menyenangkan penonton dan berbagi pengalaman dalam menari hip-hop. Subjek 2 memiliki cara yang agak berbeda dalam membuat suatu gerakan tarian, subjek berimajinasi untuk membuat sebuah gerakan. Subjek 2 membuat gerakan dengan menggunakan imajinasi, agar tarian yang dipentaskan dapat mempunyai pesan yang dapat dipahami oleh penonton. Subjek 2 bertujuan untuk menyampaikan pesan dalam setiap tarian hip-hop yang dipentaskan, sehingga penonton dapat menangkap makna gerakan tarian yang dibawakan dari awal sampai akhir. Subjek 3 membuat gerakan berdasarkan tema tarian yang akan dibawakan dan lagu yang digunakan. Subjek 3 bertujuan membuat tarian yang dapat dinikmati oleh penonton sehingga penonton dapat merasakan “feeling” yang dirasakan oleh subjek 3 saat sedang menari. Ketiga subjek memiliki tujuan yang sama saat

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 pentas yaitu menarik untuk menarik perhatian penonton yang menyaksikan tarian tersebut. Dua dari tiga subjek dapat mengetahui kualitas tarian yang sedang dipentaskan lewat “feel” atau perasaan yang dirasakan saat menari. Dua dari tiga subjek merasa ada sesuatu yang kurang sesuai antara lagu dan tarian saat sedang menari kurang bagus, sehingga terasa kurang santai dan menikmati. Subjek 3 mendapatkan feedback dari teman yang sedang menonton tarian subjek. Ketiga subjek juga dapat mengetahui kualitas tarian yang dibawakan secara cepat melalui respon dan antusias dari penonton. Ketiga subjek memiliki keseimbangan antara skill yang dimiliki dengan tantangan dalam tarian hip-hop yang mereka hadapi. Hal tersebut membuat subjek terus merasa tertantang untuk tetap berkreasi dalam tarian hip-hop sehingga tidak menimbulkan stress maupun kebosanan. Ketiga subjek memiliki tantangan yang berbeda, namun skill yang dimiliki relative sama. Ketiga subjek memiliki kemampuan yang berbeda dalam menghadapi tantangan dalam tarian hip-hop. Subjek 1 terus belajar untuk mengembangkan dan mengenal basic hip-hop yang telah dipelajari, untuk menghadapi berbagai macam variasi dan pengaruh style dari luar negeri. Tantangan yang dihadapi subjek 2 adalah kurangnya penerimaan dari masyarakat Indonesia terhadap tarian hip-hop. Menghadapi tantangan tersebut subjek selalu berusaha untuk membuat sebuah koreografi yang mampu memikat hati masyarakat Indonesia. Subjek 3 selalu berusaha

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 untuk terus mengasah skill yang dimiliki untuk dapat bersaing dalam kreativitas dengan penari hip-hop lainnya yang semakin bertambah banyak. Ketiga subjek memiliki kombinasi antara tindakan dan kesadaran. Ketiga subjek sangat fokus saat menari di atas panggung sehingga dapat menikmati tarian yang sedang dibawakan. Dua dari tiga subjek fokus pada lagu, gerakan dan respon penonton terhadap tarian yang dibawakan. Dua dari tiga subjek tidak memperdulikan pikiran-pikiran lain yang muncul saat sedang menari dan hanya fokus pada tarian yang sedang dibawakan. Subjek 3 selalu meninggalkan masalah-masalah yang dimiliki dibawah panggung sehingga dapat menikmati tarian yang dibawakan. Ketiga subjek tidak mengalami gangguan diluar kesadaran. Ketiga subjek tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan yang mungkin dilakukan saat sementara menari. Ketiga subjek pernah berbuat kesalahan saat sedang menari namun hal tersebut tidak membuat fokus ketiga subjek teralihkan. Dua dari tiga saat berbuat salah terus bergerak dan tidak berhenti menari. Ketiga subjek kehilangan kesadaran diri saat menari hip-hop. ketiga subjek tidak memikirkan pendapat orang lain maupun teman-teman terhadap diri mereka saat melihat mereka menari hip-hop. Subjek 1 memilih untuk cuek dan tidak membiarkan penilaian dari orang lain membuat semangat subjek menjadi “down”. Subjek 1 memfokuskan perhatian untuk sampai pada tujuan yang ingin dicapai. Subjek 2 memiliki

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 pandangan bahwa jika seseorang layak dihargai maka pasti dihargai, subjek tidak peduli pendapat orang lain dan hanya fokus pada tarian yang sedang dibawakan. Bagi subjek 3 memikirkan pandangan orang lain terhadap dirinya berada diurutan terakhir, subjek memfokuskan pada musik, gerakan dan penonton. Ketiga subjek kehilangan orientasi waktu saat sedang menari hiphop. ketiga subjek dapat berlatih menari hingga dua sampai empat jam namun tidak menyadari waktu telah berlalu selama itu. Dua dari tiga subjek memiliki pengalaman menari dihadapan penonton dan juri hingga sepuluh menit dan tidak menyadari waktu tersebut, secara umum sebuah tim menari dihadapan penonton maksimal lima menit. Menari hip-hop menjadi autoletic bagi ketiga subjek. Ketiga subjek menari hip-hop bukan untuk mencari popularitas maupun uang, namun menari hip-hop adalah aktivitas yang dinikmati oleh ketiga subjek dan tidak tergantikan. Hal tersebut terlihat dari passion subjek 1 dalam menari hip-hop, subjek manari karena mencintai tarian hip-hop dan tidak ada alasan lainnya. Bagi subjek 2 tarian hip-hop adalah talenta dan bakat yang harus selalu dikembangkan. Bagi subjek 3 menjadi penari hip-hop adalah kebanggaan, sehingga subjek tidak mau kalah dari penari hip-hop luar negeri. Terdapat 3 pola berbeda yang dialami subjek pada proses flow experience saat menari hip-hop. Ketiga subjek merasa nervous saat akan memasuki panggung, dua dari tiga subjek merasa tenang saat melihat

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 penonton dan mendengar sorakan penonton. Hal tersebut yang memberi semangat kepada subjek sehingga subjek mengalami flow experience. Subjek yang melihat penonton merasa memiliki panggung sehingga menambah semangat subjek, sorakan penonton dan transisi gerakan yang lancar membuat subjek merasakan flow experience saat menari di atas panggung. Pola terakhir yaitu subjek menghilangkan penonton dan merasa memiliki panggung membuat subjek bersemangat. Subjek juga mengalami transisi gerakan yang lancar yang mempercepat subjek mengalami flow experience. Ketiga subjek juga mengalami flow experience saat berlatih menari hip-hop. Hal tersebut terlihat dari karakteristik flow experience yang dialami subjek saat berlatih menari. Ketiga subjek memiliki tujuan yang jelas saat berlatih menari, hal tersebut terlihat dari tujuan yang dimiliki subjek sebelum berangkat berlatih. Ketiga subjek mendapatkan feedback yang cepat dan jelas dari teman-teman tim subjek dan dari feeling subjek sendiri. Terdapat keseimbangan antara kemampuan yang dimiliki subjek dengan tantangan yang ada. Subjek 1 menghadapi kesulitan membuat gerakan saat sedang banyak pikiran, namun hal tersebut dapat diatasi oleh subjek 1 dengan mencari inspirasi lewat menonton video. Tantangan yang dihadapi oleh subjek 2 adalah membuat formasi yang tepat untuk gerakan dan tim, tantangan ini dihadapi subjek dengan fokus mengamati tim saat membuat gerakan, sehingga subjek memiliki inspirasi. Subjek 3 menghadapi kesulitan saat semua anggota tim

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 beradu pendapat tentang gerakan yang akan digunakan, subjek mengatasinya dengan membuat rapat sebelum latihan untuk memberikan kebebasan kepada setiap anggota menjelaskan alasan memilih sebuah gerakan. Ketiga subjek sangat fokus dan kehilangan orientasi waktu saat berlatih sehingga dapat berlatih sampai berjam-jam. Proses berlatih menari ketiga subjek diawali dengan warming up (peregangan badan) setelah itu diikuti oleh mendengarkan lagu, membuat gerakan maupun berlatih bersama tim. Setelah latihan gerakan selesai ketiga subjek berlatih membuat formasi dan berlatih bersama tim. Ketiga subjek tidak mengalami flow saat kuliah. Ketiga subjek tidak memiliki tujuan yang jelas dalam kuliah. Subjek cenderung merasa bosan dan malas saat proses perkuliahan, bagi subjek kuliah merupakan formalitas status sebagai mahasiswa. Ketiga subjek mengalami gangguan didalam kesadaran, saat kuliah subjek lebih banyak membayangkan gerakan tarian daripada memperhatikan kuliah. Ketiga subjek juga tidak kehilangan orientasi waktu saat berkuliah. Subjek 3 cenderung merasakan kecemasan saat berkuliah. Subjek 3 merasa kuliah adalah sebuah beban yang memberikan tekanan, mata kuliah yang sulit dan dosen yang menerangkan sulit dipahami.

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 E. Pembahasan Flow experience adalah teori yang dikemukakan oleh Mihayli Czkmihayli pada tahun 1970 berisi tentang pengalaman optimal yang dialami oleh manusia. Pengalaman tersebut bisa terjadi dalam berbagai aktivitas yang dinikmati dan memberikan pengalaman luar biasa. Dalam penelitian ini peneliti menemukan bahwa dalam menari hip-hop seorang penari sangat menikmati tarian yang dibawakan sehingga tidak memperdulikan keadaan disekelilingnya, penari hip-hop hanya memikirkan tarian yang sedang dibawakan, musik yang mengiringi dan transisi antar gerakan. Aktivitas menari hip-hop menjadi aktivitas yang autoletic bagi penari hip-hop, penari hip-hop tidak peduli pada keuntungan, pandangan orang lain dan apakah menari menghasikan uang atau tidak. Penari hip-hop hanya terfokus pada tarian yang sedang dibawakan. Penari hip-hop mengalami flow experience saat perform menari hip-hop dan berlatih menari hip-hop. Proses mengalami flow experience pada penari hip-hop saat perform dimulai dari perasaan nervous saat akan naik ke panggung. Hal pertama yang dilakukan untuk menghilangkan nervous adalah faktor penonton, ada yang menghilangkan penonton ada yang melihat penonton. Panggung menjadi batu loncatan subjek mengalami flow experience, subjek mengerasa memiliki panggung dan mendengarkan sorakan penonton. Transisi gerakan yang lancar membuat subjek mengalami flow experience. Saat latihan ketiga subjek mengalami

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 flow experience. Ketiga subjek memiliki pola yang berbeda saat latihan, namun semuanya memiliki karakteristik flow experience. Bagi subjek saat latihan berarti mempersiapkan sebuah show/pertunjukan, hal tersebut memerlukan konsentrasi, fokus dan kemampuan yang sesuai dengan tantangan yang ada. Saat berlatih bersama tim, subjek juga sangat menikmati dinamika emosi dan pemikiran yang terjadi dengan anggota tim. Penari hip-hop cenderung lebih memilih untuk menari hip-hop dibandingkan berkuliah ataupun menyelesaikan kuliah yang sedang ditempuh saat ini. Penari hip-hop tidak merasakan kenikmatan yang sama antara menari hip-hop dan berkuliah. Dua dari tiga subjek cenderung merasakan kecemasan saat berkuliah, kedua subjek merasa kuliah tersebut menjadi beban dan kewajiban yang harus diselesaikan. Subjek 1 merasa bosan saat kuliah, subjek merasa perkuliahan sangat membosankan dan membuat ngantuk. Oleh karena itu subjek cenderung tidak memiliki ketertarikan untuk menyelesaikan perkuliahan yang sedang dijalani, dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu dan konsentrasi pada tarian hiphop. Dalam perkuliahan juga terdapat tantangan dan skill yang dimiliki mahasiswa. Untuk masuk dalam sebuah universitas, dibutuhkan kemampuan untuk melewati tes yang digunakan universitas dalam menyeleksi calon mahasiswa. Setelah itu disetiap semester terdapat tantangan yang berbeda-beda yang menjadikan perkuliahan memiliki

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 kerumitan. Hal yang sama dimiliki oleh mahasiswa yang menari hip-hop saat menari hip-hop, mereka memiliki skill dan tantangan saat menari. Namun ternyata subjek hanya mangalami flow experience saat menari hiphop dan tidak mengalami flow experience saat berkuliah. Oleh karena itu hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengalami flow experience bukan hanya membutuhkan skill dan tantangan namun juga membutuhkan ketertarikan yang besar terhadap suatu aktivitas dan kerelaan untuk melakukan aktivitas tersebut. Hal tersebut berarti tidak adanya paksaan, kewajiban dan keharusan untuk melakukan suatu aktivitas, namun berasal dari keinginan pribadi atau dari hati masing-masing individu. Bagi subjek perkuliahan merupakan kewajiban dan tanggung jawab yang harus diselesaikan, sehingga subjek tidak mengalami flow experience saat kuliah. Subjek mengalami flow experience saat menari hip-hop karena subjek sangat tertarik untuk menari dan menari adalah keinginan subjek yang berasal dari hati. Penelitian ini mampu memberikan jawaban mengapa penari hiphop tetap menari hip-hop walaupun hal tersebut seolah-olah tidak memiliki keuntungan, dan mengabaikan beberapa hal yang penting seperti kuliah. Flow experience menjadi bukti konsentrasi yang terfokus seperti menari hip-hop. Penari memfokuskan perhatian dan konsentrasi pada tarian yang dibawakan karena menikmati tarian tersebut, dan mengalami pengalaman yang optimal saat menari hip-hop.

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Penari hip-hop di Yogyakarta mengalami flow experience saat sedang menari hip-hop dan tidak mengalami kenikmatan yang sama saat berkuliah. Hal tersebut yang mungkin menjadi faktor penyebab penari hip-hop lebih memilih untuk menari dibandingkan menyelesaikan kuliah. Proses mengalami flow experience saat menari hip-hop diawali dengan nervous, pada penari yang memiliki kepercayaan diri tinggi semangat menari bertambah saat melihat penonton dan mendengar sorakan penonton. Namun ada juga yang setelah melihat penonton semangatnya bertambah saat merasa memiliki panggung dan transisi gerkaan lancar, sehingga mengalami flow experience. Pada penari yang kepercayaan diri kurang, berusaha untuk menghilangkan penonton dan merasa memiliki panggung untuk menambah semangat. Transisi gerakan berjalan lancar yang mempercepat mengalami flow experience saat diatas panggung. Sedangkan saat berkuliah subjek merasakan kebosanan dan kecemasan. Hal tersebut terjadi karena lingkungan, sistem perkuliahan dan kemampuan subjek dalam belajar tidak seimbang dengan tantangan yang ada. Hal tersebut menyebabkan subjek lebih banyak menghabiskan waktu untuk menari dan berlatih menari hip-hop. 82

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 Untuk mengalami flow experience dibutuhkan keseimbangan antara dua fator, yaitu skill yang dimiliki dan tantangan dalam suatu aktivitas. Kedua faktor tersebut dialami subjek saat berkuliah dan menari hip-hop. Namun subjek hanya mengalami flow experience saat berlatih menari hip-hop dan perfom. Subjek tidak mengalami flow experience saat berkuliah. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa untuk dapat mengalami flow experience terdapat faktor lain yang mempengaruhi yaitu, ketertarikan terhadap aktivitas dan kerelaan untuk mengikuti aktivitas tersebut. Dalam flow experience terdapat sembilan karakteristik yang disebutkan Mihayli, namun ternyata untuk mengalami flow experience tidak harus mengalami kesembilan karaketeristik tersebut. Karakteristik tersebut menjadi acuan untuk melihat apakah pengalaman yang dialami oleh penari hip-hop adalah flow experience. Kesembilan karakteristik tersebut adalah : Memiliki tujuan yang jelas dalam setiap langkah, Memiliki feedback yang cepat dan jelas, Terdapat keseimbangan antara bakat/kemampuan yang dimiliki dengan tantangan yang ada dalam suatu keadaan, Sebuah keadaan dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran, Gangguan berada diluar kesadaran, Tidak memiliki keraguan terhadap kesalahan, Kehilangan kesadaran diri, Kehilangan orientasi waktu, dan Aktivitas menjadi autoletic.

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 B. Saran Setelah melakukan penelitian dan melihat hasil yang didapatkan, maka peneliti menyarankan : 1. Bagi penari hip-hop, peneliti menyarankan akan lebih baik jika mengambil jurusan perkuliahan sesuai dengan minat dan ketertarikan yang dimiliki oleh penari tersebut. Sebagai contoh Institut Seni Indonesia yang ada di Yogyakarta, maupun jurusan yang berada di universitas lain yang dapat mendukung minat dan bakat penari. 2. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat meneliti lebih lanjut apakah flow experience yang dialami oleh mahasiswa yang menari hip-hop berpengaruh terhadap gaya hidup penari, dan apakah masih ada faktor-faktor lain selain yang disebutkan diatas yang mempengaruhi individu dalam mengalami flow?

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Andri. P, Yenny, Dewi. (2007). Teori Kecemasan Berdasarkan Psikoanalisis Klasik dan Berbagai Mekanisme Pertahanan terhadap Kecemasan. Azakawa, Kiyosih. (2009). Fow Experience, Culture, and Well-Being: How DO Autoletic Japanese Collage Students Feel, Behave, and Think in Their Daily Lives?. Berk, Ronald, A. (2008). Music and Music Technology in Collage Teaching: Classical to Hip-hop across the Curriculum. International Journal of Technology in Teaching and Learning, 4(1), 45-67. Baron, Sean. (2012, 22nd March). Cognitive Flow : The Psychology of Great Game Design. Coviello, Emanuele. Chan, Antoni, B. & Lanckriet, Gert. (2011). Time Series Models for Semantic Music Annotation. IEEE Transaction on Audio, Speech, and Language. Collins, Amy, Love. & Sarkisian, Natalia. & Winner, Allen. (2008). Flow and Happiness in Later Life: An Investigation into the Role of Daily and Weekly Flow Experiences. xviii

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI xix Compton, William, C. (2005). Introduction to Positive Psychology. Vicki Knight. Csikszentmihalhy, Mihaly. (1996). Creativity : Flow and The Discover of Discovery and Invention - 1st ed. Library of Congeress Cataloging-inPublication Data. Csikszentmihalhy, Mihaly. (2012). Finding Flow (Reviews the book ‘Finding Flow’ by Mihaly Csikszentmihalhy, published on July 1997). Csikszentmihalhy, Mihaly. & Harper and Row. (1990). Flow : The Psychology of Optimal Experience. Dean, Brandy, M. (2009). Optimal Experience in Relationships, Activities, and Beyond:Connecting Flow with Self-Expansion. Drisscoll, Kevin, Edward. (2009). Stepping Your Game Up : Technical Innovation Among Young People of Color in Hip-hop. Eisenberger, Robert., Jones, Jason, R., Stinglhamber, Florence., Shanock, Linda. & Randall, Amanda, T. (2005). Flow experiences at work: For high need achievers alone?. Journal of Organizational Behaviour. 26, 755-775.

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI xx Forman, Murray. (2010). Conscious Hip-hop, Change and Obama Era. Heo, Jinmoo., Lee, Youngkhill., Padersen, Paul, M. & McCormick, Bryan, P. (2010). Flow Experience in the Daily Lives of Older Adults: An Analysis of the Interaction Between Flow, Individual Differences, Serious Leisure, Location, and Social Context. Kamus Besar Bahasa Indonesia. (http://kbbi.web.id/). Larson, Bruce, A. & Oregon, Evelyn. Flow and Sports: Gender Differences between Mens and Womens Soccer. Latz, Amanda, O. (2012, July). Flow in the Community College Classroom?: an Autoethnographic Exploration. International Journal for the Scholarshipof Teaching and Learning, vol 6, no 2. Lyon, Lindsay. (2009, 24 Juni). Positive Psychology: Power of Positive Thinking is Psychology’s Latest Focus diunduh 25 April 2013 (http://health.usnews.com/health-news/family-health/brain-and behavior/articles/2009/06/24/positive-psychology-power-of-positivethinking-is-psychologys-latest-focus.) dari

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI xxi Mcleod, Kembrew. (1999). Authenticity Within Hip-hop and Other Cultures Threatened with Assimilation. Journal of Communication. Autumm. Mcwhorter, John, H. (). How Hip-hop Holds Blacks Backs. Murray, Forman. (2010). 03Conscious Hip-Hop, Change, and the Obama Era. Myllikangas, Susan, A., Gosselink, Carol, A. Foose, Alice, A. & Gaede, Diane, B. (2002). Meaningful Activity in Older Adults: Being in Flow. World Leisure, No. 3. Nacke, Lennart, E. (2012). Flow in Games: Proposing of Flow Experience Model. Nishimurariko, Milkytzu. (2012, 10 November). Demam K Pop dan Serbuan Artis Asal Korea Diunduh 15 Februari 2013 dari (http://www.republika.co.id/berita/rol-to-campus/lspr/12/11/10/md931udemam-k-pop-dan-serbuan-artis-asal-korea.) Novak, Thomas, P. & Hoffman, Donna, L. (1997). Measuring the Flow Expereince Among Web Users. Latz, Amanda, O. (2012). Flow in the Community College Classroom?: An Autoethnographic Exploration.

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI xxii Peterson, Christopher., Park, Nansook. & Seligman, Martin, E.P. (2006, January). Greater strengths of character and recovery from illness. The Journal of Positive Psychology; 1 (1) : 17-26. Romero, Pablo. Petitmengin, Claire. Is a second person elicitation method suitable to study flow?. Santoso, Paulus, Insap. (2012). Model Konseptual Pemanfaatan teori flow dalam e-learning. Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI), Vol 1, No. 1. Seligman, Martin, E.P. (1998). Positive Psychology, Positive Prevention, and Positive Therapy. Seligman, Martin, E.P. & Csikszentmihalyi, Mihaly. (2000). Positive Psychology (an Introduction). American Psychologist Association, Vol 55, No. 1, 5-14. Shukla, Asmita. & Parija, Soma. (2012). Impact of Personality and Loneliness on Life: Role of Online Flow Experiences.

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI xxiii Simmons, Joseph, P., Nelson, Leif, D. & Simonsohn, Uri. (2011). False-Positive Psychology: Undisclosed Flexibility in Data Collection and Analysis Allows Presenting Anything as Significant. SAGE publications. Siregar, Leonard. (2002). Antropologi Dan Konsep Kebudayaan, Vol 1, No.1. Smith, Jonathan, A. & Osborn, Mike. (). Psikologi Kualitatif : Petunjuk Praktis untuk Metode Penelitian. Snyder, C, R. Lopez, Shane, J. Pedrotti, Jennifer, Teramoto. (2011). POSITIVE PSYCHOLOGY The Scientific and Practical Exploration of Human Strengths. SAGE Publications, inc. 2nd edition. Somantri, Gumilar, Rusliwa. (2012). MEMAHAMI METODE KUALITATIF. Wengraf, Tom. (2001). Qualitative Research Interviewing. Nacke, Lennart, E. (2012). Flow in Games: Proposing a Flow Experience Model. Takari, Muhammad. Deliana, Frida. Naiborhu, Fadlin, Torang. Netriroza, Arifni. & Dewi, Heristina. (2008). Masyarakat Kesenian di Indonesia, cetakan pertama. Medan : Penerbit Studia Cultura, Fakultas Sastra, Universitas Sumatra Utara.

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI xxiv Thomas, Greg. (2007). Queens of Consciousness & Sex-Radicalism in Hip-hop: On Erykah Badu & The Notorius K.I.M. The Journal of Pan African Studies, vol. 1, no. 7. Yilmaz, Funda, Gunay. (2008, August 9th ). Exploring Themes in Multicultural Counseling Movement Through the Perspective of Flow Theory. Thesis Master of Science, Alabama.

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 Lampiran 1 Pedoman Wawancara

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 TEMA PERTANYAAN TUJUAN KETERANGAN PERTANYAAN Kamu mengenal tarian hip- Mengetahui apa yang hop sejak kapan, dari mana? menjadi awal ketertarikan untuk menari hip-hop Awal mula Bagaimana kamu bisa menari Untuk mengetahui hip-hop? mengapa menari hipRapport hop mengenal hip-hop Apakah ada keluargamu Untuk mengetahui sebelumnya yang menjadi riwayat keluarga penari? Perasaan saat menari hip-hop Sudah berapa lama kamu Untuk mengetahui lama menari hip-hop? menari hip-hop Bagaimana perasaanmu saat Untuk mengetahui Sebagai data menari di depan penonton dan perasaan saat tambahan untuk juri? kemampuan menarinya melihat di uji/dinilai pengalaman flow(Berkaitan dengan flow) yaitu keseimbangan antara bakat dan

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 kemampuan dan pengalaman autoletic. Seberapa sering kamu berlatih Untuk mengetahui Sebagai data menari? berapa banyak waktu tambahan untuk yang digunakan untuk mengetahui berlatih seberapa besar tantangan yang dirasakan dan seberapa besar skill yang ditingkatkan. (Berkaitan dengan Waktu yang digunakan untuk flowyaitu menari hip-hop keseimbangan antara skill dan tantangan) Bagaimana kamu membagi Untuk mengetahui Sebagai data waktumu dalam menari dan tingkatan prioritas tambahan untuk berkuliah? kegiatan berdasarkan melihat seberapa komposisi waktu besar harapan subyek terhadap tarian.

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 Tidak berhubungan dengan flow, tetapi penting ditanyakan untuk mengetahui apakah flow mempengaruhi penundaan/prioritas pada tugas lain. Apa yang menjadi motivasimu Untuk mengetahui Sebagai data untuk terus menari dan tetap dorongan/passion dalam tambahan untuk menari samapi saat ini? menari melihat flow experience yaitu pengalaman autoletic Mengapa kamu memilih Untuk melihat alasan Untuk mengetahui fakultas/jurusan yang kamu berkuliah apakah mengalami jalani sekarang? pengalaman Apakah kamu memiliki Untuk mengetahui autoletic saat rencana untuk menyelesaikan apakah subyek berkuliah. kuliahmu? memikirkan rencana Untuk mengetahui untuk menyelesaikan apakah flow kuliah mempengaruhi Untuk mengetahui penundaan/prioritas Kegiatan akademik Bagaimana perasaanmu saat

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 hendak berangkat kuliah? tujuan dalam berkuliah, apakah menikmati kuliah daan prosesnya Pengalaman berlatih menari Pengalaman Flow Kira-kira menurutmu kenapa Untuk mengetahui kamu kurang bisa menikmati pengalaman kuliah kuliah? subjek. Gimana perasaanmu saat Untuk mengetahui hendak berangkat berlatih tujuan dalam berlatih menari? menari Kira-kira menurutmu apa Untuk mengetahui yang menyebabkan kamu pengalaman berlatih menikmati berlatih menari? menari subjek Dalam melakukan gerakan Untuk mencari tahu tarian apakah kamu selalu apakah subyek memiliki tahu gerakan apa yang akan tujuan yang jelas dalam kamu lakukan setelah gerakan setiap gerakan tari/ tersebut? Agar gerakan dalam sebuah tersebut menjadi bagus pertunjukan yang Setiap latihan atau melakukan dilakukan perform apakah kamu memilki tujuan tertentu? Bisa dijelaskan? Saat kamu sedang menari, Apakah ada feedback pada tugas lain.

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 ditengah-tengah tarian, apakah langsung atau tidak kamu merasa tarian kamu bagus atau buruk? Dari mana kamu mengetahui kalau tarian kamu itu bagus atau buruk? Menurutmu bagaimana Untuk mengetahui skill/kemampuan menari yang apakah subyek memiliki kamu miliki saat ini? terdapat keseimbangan antara bakat/kemampuan yang dimiliki dengan tantangan yang ada dalam suatu keadaan. Saat mengikuti pertandingan Menurutmu tantangan hip-hop Untuk mengetahui saat ini itu seperti apa? apakah subyek memiliki terdapat keseimbangan antara bakat/kemampuan yang dimiliki dengan tantangan yang ada

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 dalam suatu keadaan. Bagaimana menurutmu Mencari tahu apakah konsentrasimu saat menari? subyek memiliki sebuah keadaan dimana terdapat kombinasi antara tindakan dan kesadaran Ketika kamu sedang menari, Mencari tahu apakah dan kamu sedang memiliki subyek mengalami persoalan, sejauh persoalan mana gangguan berada diluar tersebut kesadaran. berpengaruh pada tarianmu? Apakah disaatmenari Mencari tahu apakah pernahkahkamu kesalahan melakukan subyek tidak memiliki ditengah-tengah keraguan terhadap tarian? kesalahan. Apa yang kamu lakukan saat kamu menyadari melakukan kamu kesalahan ditengah-tengah tarian? Dalam menari, keadaan kamu memilikirkan sedang Mencari tahu apakah masih subyek kehilangan bagaimana kesadaran diri.

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 pendapat/pandangan tentang dirimu? org Contoh : image Apakah kamu mempunyai Mencari tahu apakah pengalaman menari berjam- subyek kehilangan jam tanpa menyadari bahwa orientasi waktu. kamu telah menari berjamjam?

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 Lampiran 2 Verbatim Subjek 1

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 Subjek 1 Inisial : SA Usia : 25 tahun Tim : First Set Up No. 1 Pertanyaan Tujuan Jawaban Siang kak, Lagi sibuk skripsi aja sih ini gimana kabar? sama sibuk ngelatih dance. Coding Ini kakak lagi sibuk apa nih kak? Oh, kakak kenal Mengetahui apa Sebenarnya kalau hip-hopnya Awal ketertarikan hip-hop itu yang menjadi sendiri, belajarnya dan menari hip-hop : sejak kapan sih? awal ketertarikan kenalnya mulai 2008 ya, - untuk menari hip- karena sebelum itu kan dari film “you got hop 2006 sampe 2008 akhir saya serve” belajarnya modern dance. - Dari menonton Karena hip-hop Jadi hip-hopnya tuh. Jadi memiliki lebih kalau ada tim hip-hop jaman banyak dulu saya masih modern tantangan dance, masuk 2008 baru masuk tim hip-hop. Cuma

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 benar-benar belajar tahu basicnya itu tahun 2010, tahun 2010 itu benar-benar baru nyari caranya ngedance hip-hop yang benar kayak gimana Terus kakak Dari film, jaman masih “You bisa tahu tarian got serve”. Ya dari film-film hip-hop dari dance itu tahu hip-hop. Terus mana? mulai nyari-nyari, pertama sih karena, pokoknya waktu itu nyalurin bakat dulu deh, dapatnya tim modern dance, ya udah ngikut aja gitu. Cuma makin kesini kok pengen cari sesuatu yang menantang, kan kalo modern dance kan menurutku e tidak terlalu banyak teknik, tapi kalo di hip-hop kan kita harus punya basic, foundation yang kuat, seperti

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 itu. Jadi makin …. Sama hiphop jadi makin nyari basicnya seperti apa, terus nyari inspirasi-inspirasi yang bisa dijadikan pedoman. 2 Jadi hip-hop itu Saya rasa seperti itu, soalnya Setelah menari hip- lebih menantang dari pertama kali saya hop subjek merasa buat kakak ngedance lebih berkembang skill dancenya lebih dibandingkan sih pada saat saya nariin berkembang. modern dance? tarian hip-hop. Dulu kan kakak Untuk Pertama sih, ini jujur ya, jadi Alasan menari hip- kenal dance dari mengetahui pertama aku tuh nggak suka hop : film, kok kakak mengapa menari nari sebenarnya, saya Cuma - bisa menari itu hip-hop senang lihat kalau ada orang hanya suka ngedance, menikmati mereka menikmati nari, Cuma ga ada kepikiran orang menari aja kalau pengen jadi penari. tetapi tidak suka Suatu ketika saya lihat film menari kenapa kak? “you got serve” terus hanya - Pada awalnya Suka menari sebatas suka. Terus kapan itu sejak menonton pas jaman SMA itu. Sekolah film “you got

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 serve” itu ngadain kayak lomba antar kelas gitu, terus saya - Tidak sengaja diajakin sama teman saya waktu SMA dilatih privat. Waktu itu diajakin menari masih sama X-vagansa (ex- walaupun masih tim modern dance subjek), modern dance tau? Iya sama itu. Saya belajar dari tahun 2006 sampai 2008. 2008 akhir saya mulai belajar hip-hop tapi masih dibawahnya Xvagansa itu, kemudian makin kesini 2009, Oktoberlah baru mulai bentuk tim sendiri first set up (tim hip-hop subjek sampai saat ini) itu, dan kita murni benar-benar bawain street, campuranlah, street itu ndak cuma hip-hop aja. Jadi yah istilahnya memotivasi diri sendirilah mau jadi apa. 3 Berarti dari Untuk tahun 2008 nih mengetahui lama 5,5 lima tahun. Lama menari hiphop 5 tahun.

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 kak, berarti menari hip-hop udah… 3.. 4 tahun? Udah 5 tahun. Yah, kalau perform sih ya… Berarti kakak seringlah sering perform dong kak? Pertandingan Iya, ho’o. ho’o juga udah seringkan kak? Perasaannya Untuk Perasaan saat kakak saat mengetahui Biasan yaitu orang terpacu kemampuan menari menari didepan perasaan saat karena lingkungan ya, kalau diuji atau dinilai : penonton atau kemampuan misalnya lombanya itu - Nervous juri itu gimana menarinya di auranya biasa, maka pada - Perasaan subjek kak? uji/dinilai saat itu ya aku nggak terlalu dipengaruhi tagang gitu, tapi kalau oleh suasana/ lombanya gede dan benar- atmosphere benar itu mengharuskan kita pertandingan. do the best banget, nah itu Semakin besar

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 baru nervous, cuman aku suatu even pada dasarnya sih orangnya nervousnya nervous ya aku ya jadi mau semakin besar lombanya sekecil apapun juga. : (int) tetap aja nervous, tapi mungkin nggak terlalu sebesar kalau lombanya itu lomba gede gitu. - Subjek berpikir Oh berarti Ada, pasti ada. Kan katanya nervous itu nervousnya itu kalau orang nervous itu berarti pengen pasti ada? berarti dia pengen menampilkan menampilkan yang terbaik, yang terbaik. katanya sih seperti itu. 4 Seberapa sering Untuk Ga ada patokan sih, gitu, tapi Waktu yang sih kakak mengetahui kalau misalnya di rumah digunakan untuk berlatih menari? berapa banyak nganggur ya latihan sendiri, berlatih menari hip- waktu yang freestyle-freestyle sendiri di hop : digunakan untuk rumah, cuman sekarang - Ga ada patokan. berlatih karena udah lebih sering - Waktu nganggur ngajar sih jadi ya lebih sering dipake latihan, ngajar. Kalau misalnya pas nyalain music ada waktu luang dirumah dan freesyle

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 gitu pas lagi nggak ngapa- sendiri ngapain biasanya nyetel musik freestyle sendiri. Oh gitu, berarti Ga ada, soalnya kalau dirasa - Dalam latihan ga ada patokan kita cukup, ya udah cukup, tidak ada berapa jam gitu? kan yang tahu batasnya kita patokan waktu, sendiri. namun berdasarkan batas kemampuan tubuh. : (int) 5 Kalau masalah Untuk Jadi pas masih aktif itu susah Tingkatan prioritas pembagian mengetahui yah, jujur kuliahnya juga lebih fokus ke waktu kakak tingkatan prioritas keteteran juga. Karena dance : antara kuliah kegiatan namanya orang baru - dan latihan berdasarkan semangat karena suatu hal kuliahnya ngedanceitu komposisi waktu tuh kan pasti dia pengen keteteran, kakak ngaturnya benar-benar total disitu, pengen total gimana? cuman kan ada tipikal orang dalam menari. yang mungkin mb elsa tahu - Pas aktif dance Subjek tidak ya, ada tipikal orang yang bisa berjalan bisa jalan empat-empatnya dengan 3

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102 sekaligus, ada yang bisa jalan kegiatan tiga-tiganya sekaligus, ada sekaligus. Saat yang bisa jalan dua-duanya sedang sekaligus. Cuma kan saya menyelesaikan disini dihadapkan tiga faktor skripsi dan ya, yang pertama kuliah, mengulang ngajar (hip-hop), sama first beberapa mata set up itu sendiri. Itu saya kuliah, subjek nggak bisa jadi saya tetap membagi sebenarnya Cuma bisa fokus waktu untuk di dua hal aja mb, jadi mengajar hip- akhirnya saya sementara off hop. Walaupun di first set up ini, sementara tim subjek sekarang saya sibuknya sedang off ngajar sama kuliah aja dulu. subjek tidak bisa Jadi fokus saya kuliah itukan meniggalkan karena tinggal ngulang jadi dunia hip-hop ga terlalu padat kayak untuk biasanya jadi kuliah Cuma menyelesaikan sampe siang itupun cuman 1 kuliahnya. : (int) mata kuliah 2 mata kuliah gitu, sorenya longgar jadi misalnya ga ada jadwal

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 ngajar ya kalau nggak biasa freestyle ya udah istirahatlah. Kalau persiapan Biasanya sering lihat buat bahan youtube, inspirasi. Cuma kita subjek dalam ngajarnya itu kan kalau jadi pengajar kita mengajar, biasanya kakak kan dituntut untuk bisa jadi menonton gimana? nggak cuman jago dalam youtube, cari gerakan aja tapi pengetahuan inspirasi, juga, basic-basic apa yang perbanyak sering dipake. Yang jelas sih pengetahuan yang paling mendasar sih tentang basic. kalau aku ngajar kelas - - Persiapan Dalam mengajar apalagi masih baru sih, aku subjek lebih lebih menekankan ke basic, menekankan gerakan basic seperti apa pada teknik dan terus basicnya sendiri seperti basic agar apa, tekniknya seperti apa. murid-muridnya Karena orang kalau mau tidak mengalami belajar hip-hop tuh ga bisa penyesalan yang ngasal. Soalnya kalau sama seperti awalnya salah, suatu saat subjek dan mereka bakal ngulang lagi harus

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104 dari awal. Akupun dulu mengulang dari kayak gitu, jadi aku asal awal lagi belajar, begitu tahu basicnya, nantinya. (int) wah harus ngulang lagi dari awal. 6 Jadi tetap untuk Iya tetap latihan dulu gitu, persiapan cuma biasanya kalau ga subjek tetap ngajarnya kakak sempat, sebelum kelas itu berlatih untuk tetap belajar kadang berapa menit buat- mempersiapkan dulu? buat materi. bahan mengajar. - Dalam mengajar Dulu kakak Untuk melihat Sebenarnya gini, dulu aku Alasan berkuliah : milih alasan berkuliah tuh kalau ga masuk psikologi - Dulu pengen jurusannya pengennya kominukasi, masuk psikologi kakak kenapa? duaitu. Cuma karena kan kita atau komunikasi terkadang pengennya ini, - Orang tua yang orang tua ga ngijinin kan. pengen saya Nah waktu itu tuh orang tua masuk pengennya saya masuk akuntansi. akuntansi. Terus pengennya, - Walaupun ya udah biar gampanglah jurusan dalam kerjaannya, akuntansi banyak kuliah kan jenjang karirnya itu merupakan

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 banyak, Cuma kan kita ga pilihan orang pernah tahu kedepannya kita tua, subjek juga tuh mau jadi apa, mau seperti merasa jenjang apa, dan akhirnya bisa seperti karir dalam sekarang bisa berjun ke dunia bidang dance, malah lebih banyak akuntansi lebih ngajarnya. Menurutku sih jelas sehingga akuntansiku sekarang yang mau menjalani tak jalani di fakultas ini, kuliahnya. kuliah tuh cuma formalitas - Setelah dijalani kita punya tanggung jawab subjek lebih ke orang tua diselesaiin. Tapi aktif dalam kan mau nggak mau kan dunia dance, dance kan pekerjaan yang bahkan saat ini terbatas sama umur dan subjek lebih waktu ya. Kita ga mungkin fokus mengajar selamanya ngedance. Jadi dance kalau misalnya nanti dibandingkan memang harus off dari dunia menyelesaikan dance dan harus benar-benar kuliah. fokus kerja ya udah itu kan. - Bagi subjek kuliah saat ini hanya sebatas

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 formalitas dan tanggung jawab terhadap orang tua. - Subjek akan meninggalkan dunia dance saat umur sudah tidak mendukung untuk terus menari. : (int) 7 Terus kakak Untuk Eh semester ini Cuma sampe Rencana subjek punya rencana mengetahui januari awal, menyelesaikan ndak buat apakah subyek kulian: selesain memikirkan Hanya sampai kuliahnya itu rencana untuk januari awal tahun masih harus menyelesaikan depan. berapa lama? kuliah (sambil tertawa) Oh berarti udah Iya harus ada target, soalnya ada target? kalau nggak nanti molor-

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 107 molor terus kan kita harus Harus punya target. punya target. (sambil tertawa). Nanti….nanti….nanti ga terkejar soalnya. 8 Apa sih yang Untuk Because I love dancing, just Dorongan/ passion menjadi mengetahui that no other reason. Yak menari : motivasi atau dorongan/passion saya hanya senang ngedance. Because I love passionnya dalam menari dancing, just that kakak untuk no other reason. terus menari - sampai saat ini? 9 Subjek menari karena senang. Hanya suka Iya melakukan sesuatu yang kak? kamu sukai tanpa ada subjek adalah tekanan kan enak, daripada kegiatan tanpa kita harus melakukan sesuatu tekanan yang yang nggak kita suka kan ga enak untuk enak. dilakukan. : (int) - Menari bagi Kalau misalnya Untuk mencari Manusia kan selalu terbatas MPD. Ada hal-hal kakak bikin tahu apakah sama pikiran ya, pas kita yang tidak dapat gerakan, atau subyek memiliki udah benar-benar udah dilakukan : (Int) lagi latihan, tujuan yang jelas mentok, aduh mau ngapain

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 kakak selalu dalam setiap nih, habis ini gerakan apa? tahu gerakan gerakan tari/ itu pasti ada. Kalau udah di apa yang akan dalam sebuah titik-titik kayak gitu kita kakak lakukan pertunjukan yang harus refreshing, harus kasi selanjutnya dilakukan jeda, biar otak kita ga penuh, ndak? ibaratnya kayak kita makanlah, kita makan udah full ga mungkin kan kita makan terus, kita kasi jeda. Ya sama kayak gitu, otak kita pun pas dipake mikir sesuatu gerakan atau mau mencari inspirasi baru, ga bisa langsung kita hantam, harus istirahat juga. Kalau misalnya Iya biasanya kalau, oh aku Tujuan dalam kakak bikin bikin gerakan seperti ini. Ini membuat suatu gerakan tertentu aku bikin supaya kita lebih gerakan jelas untuk itu kakak punya gerak bagian ini kelihatan menonjolkan bagian tujuan ndak misalnya bagian hip dan tubuh tertentu dan dalam membuat pinggul ini harus kelihatan. untuk melatih gerakan itu? Gerak itu, jadi pas kalian anggota badan

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 gerakin seperti ini ada tetentu. maksudnya dari setiap gerakan itu buat ngelatih apa dan apa. 10 Kalau misalnya Untuk mencari Eh, tujuannya sih yang Memiliki tujuan dalam setiap tahu apakah pertama pengen sharing apa yang jelas dalam perform seperti subyek memiliki yang kita dapat, kita belajar melakukan sebuah itu kakak punya tujuan yang jelas makanya kita terus perform tarian. tujuan ndak? dalam setiap didepan orang banyak. Sama Setiap perform gerakan tari/ kita juga pengen menghibur bertujuan untuk dalam sebuah gitu loh, Istilahnya gini kalau menghibur dan pertunjukan yang misalnya kita dalam suatu sharing. dilakukan performance kita bisa menghibur orang lain dan orang itu menikmati berarti Dalam setiap pesan dari tarian yang kita perform subyek bikin itu bisa tersampaikan memiliki tujuan ke mereka gitu. Tapi kalau untuk misalkan penontonnya diam menyenangkan atau gimana, ya mungkin orang lain dan kadang sih mikirnya wah memberikan tarian gagal ini belum bisa yang bisa dinikmati istilahnya belum bisa oleh penonton

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 110 mengerti sepenuhnya.Yah seperti tarian itu mungkin orang tahunya cuma dinikmati oleh dia ngedance, nggak banyak penari. : (int) orang yang bisa baca oh ini ngedance itu maksudnya seperti apa. 11 Apakah disetiap Untuk mencari Setiap tarian pasti memiliki Subjek memiliki tarian yang tahu bagaimana tema dan pesan yang tujuan atau pesan dipentaskan proses flow disampaikan berbeda-beda. yang ingin kakak selalu experience Jadi setiap tarian yang saya disampaikan pada memilki tujuan dialami subjek bawakan memiliki tujuan dan setiap tarian yang dalam menari? pesan yang ingin dibawakan. disampaikan. 12 Kalau dalam Apakah ada Kerasa ya, soalnya kita Subjek menari feedback ngedance itu moody. Moody mendapatkan ditengah-tengah langsung atau itu maksudnya pas moodnya feedback langsung : tarian, kakak tidak lagi bagus kita bisa menari - Tergantung bisa tahu nggak dengan bagus cuma ya lagi bagus atau namanya kita professional - Pasti terasa lagi nggak nggak cuma kita bad mood - Terasa kurang bagus? atau bagaimana kita maksimal seenaknya, cuma kan kita walaupun sudah harus semangat, cuma memberikan mood

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 111 semangat-semangatnya orang yang terbaik. tu kalau misalkan dia lagi ada - Terasa ada yang problem atau masalah itu kurang gitu bisa berpengaruh di performance, jadi aku pun Saat menari subjek merasa aduh performku lagi dapat merasakan ga bagus nih itu mungkin kualitas tarian yang pertama kecapean atau sedang dibawakabn memang lagi ada masalah. melalui perasaan Tapi mungkin pasti setiap atau mood : (int) orang ngerasa, mb Elsa pun yang biasa menari kayak gitu kan, aduh aku udah jor-joran nih, tapi kok aku kayak Saat sedang menari nggak total banget narinya, di atas panggung udah maksimalnya seperti terasa ada yang itu. kurang. Kalau misalnya Yah itukan biasa kalau diatas kakak lagi panggung kan kerasa aduh sementara ini kok kurang gimana gitu, perform seperti terasa kok pasti diatas itu, ini masih panggung.

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 112 dalam sementara menari loh kak, kakak bisa nggak tau kalo misalnya “wah aku lagi jelek nih narinya atau aku lagi bagus nih” 13 Kakak bisa tahu Apakah ada Feeling, kita kan punya Saat sedang menari itu kira-kira dari feedback feeling. Kita juga kan harus subjek mendapatkan mana kak? langsung atau punya perasaan ya kalau Feedback dari tidak misalnya kita udah diatas feeling atau panggung nih aku ngerasa ni perasaan. aku udah gerak jor-joran tapi kok aku rasanya kok ga bisa Subjek merasasudah total gitu. Seperti itulah, melakukan usaha diatas panggung pun bisa yang maksimal ngerasain seperti itu saat tetapi tetap terasa menari. ada yang kurang : (int)

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 113 Kalau menurut Berpengaruh banget. Respon penonton kakak faktor Entertain itukan istilahnya berpengaruh penonton itu nyawanya itu dari diri sendiri terhadap semangat berpengeruh sama penonton. Jadi penari yang sedang ndak sih buat istilahnya kalau penontonnya menari : (int). kita yang semangat ngasih feedbacknya menari diatas postitif pasti berpengaruh panggung? sama performancenya kita pas diatas panggung. Kalau menurut saya seperti itu. 14 Kalau menurut Untuk (tertawa) Kalau masalah skill Skill yang dimiliki kakak skill atau mengetahui yang bisa menilai orang yah. menurut subjek : kemampuan apakah subyek Saya bisanya ya belajar dan Kurang bisa menilai kakak menari memiliki terdapat terus belajar, apa yang saya diri sendiri, bisanya saat ini tuh keseimbangan daptkan bisa saya sharingkan terus belajar dan seperti apa? antara ke yang mau belajar. Jadi membagi ilmu. bakat/kemampuan istilahnya kita kalau menjadi yang dimiliki dancer itu, ini mungkin Kira-kira berada dengan tantangan bukan hanya saya yang ditingkatan 7. yang ada dalam bilang ya tapi mungkin

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 114 suatu keadaan. senior saya yang lain juga Skill bagi subjek Saat mengikuti pernah bilang, jangan pernah diperoleh dari pertandingan pelit dengan masalah belajar dan berbagi. sharing, kalau ada orang Saat mendapatkan yang mau belajar ya bener- suatu pelajaran atau bener kita kasi tahu yang kemampuan tertentu bener itu seperti apa, jangan selalu berbagi setengah-setengah kalau kita dengan orang yang mau sharing, jadi total. membutuhkan :(int). Kalau misalnya Ini susah pertanyaannya. Eh mungkin brapa ya? 1 sampai 10 yah? diantara penari Hmm..beneran susah ini. 7 Jogjalah kak lah. dari skala 1 sampai 10, kakak ngerasa skill kakak ada di urutan keberapa? 15 Menurut kakak Untuk Hmm, gimana caranya Tantangan hip-hop : sendiri mengetahui menciptakan variasi variasi - tantangan hip- apakah subyek gerakan baru, jadi nggak Menciptakan variasi gerakan

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 115 hop saat ini memiliki terdapat monoton. Sebenarnya kan baru yang nggak seperti apa? keseimbangan hip-hop itu sendiri kan pasti monoton. antara ada gerakan-gerakan basic - bakat/kemampuan ya. Gerakan basiknya seperti Mengembangkan basic yang dimiliki gerakan kayak base-base, dengan tantangan rebound, whoop, terus tarian yang yang ada dalam macam-macamkan ada bagus dalam suatu keadaan. dolphin. Itu tuh apa namanya style yang Saat mengikuti itu tuh basic dasarnya. Terus berbeda-beda. pertandingan biasanya orang-orang ngembangin itu, berkembang, berkembang, berkembang. Cuma kan makin kesini kan, kita kan didominasi banyak, bukan hanya dari 1 sisi saja, banyak ada dari Europe, ada dari Jepang, dari LA, New York itu udah beda-beda stylenya. Kalau misalnya kita bisa mengcreatedan manag emenjadi sesuatu performance yang bagus - - Menciptakan Mengikuti perkembangan.

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 116 berarti kita istilahnya udah berhasillah. Ooh berarti Iya, sama apa yang tantangannya itu berkembang sekarang dan lebih ke variasi kita harus bisa ngikutin ya ibaratnya fashionlah. Kita kan ga mungkin kayak gitu stag. Subjek memiliki keseimbangan antara bakat dan tantangan : Subjek mengatakan memiliki bakat yang bernilai 7, dengan asumsi semakin mendekati 1 semakin jelek dan mendekati 10

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 117 semakin bagus. Sujek menilai bakat yang dimilki berada diatas rata-rata sehingga dapat mengatasi tantangan yang muncul. Tantangan seperti variasi gerakan dihadapi subjek dengan skill basic yang diperoleh dari belajar : (int) 16 Menurut kakak, Mencari tahu Maksudnya gimana? Subjek memiliki konsentrasi apakah subyek keadaan dimana kakak saat memiliki sebuah terdapat kombinasi menari itu keadaan dimana antara tindakan dan seperti apa? terdapat kesadaran : kombinasi antara Udah fokus, harus fokus Harus fokus, kalau Jadi saat sedang tindakan dan kalau nggak kita nggak bakal nggak kita nggak menari kakak kesadaran total. Harus fokus, sebisa bakal total. ngerasa mungkin harus fokus. konsentrasinya Mungkin beberapa ada yang

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 118 kakak itu udah melintas ga taulah baru mikir full cuma fokus apa, cuma kalau saya udah ke menari atau ngajar atau saya perform itu kakak masih saya harus meyakinkan diri, memikirkan hal- harus fokus, fokus, fokus. hal lain? 17 Kalau misalnya Mencari tahu Gini ya, aku tuh termasuk Subjek tidak kakak lagi apakah subyek tipe orang pemikir jadi ya mengalami punya persoalan mengalami masalah gitu aku bakalan gangguan diluar atau lagi punya gangguan berada kebawa gitu loh, cuma ga tau kesadaran : masalah diluar kesadaran. ya kenapa pas ada persoalan - Tipe pemikir, seberapa jauh ketika aku ngedance tuh namun saat sih masalah itu untuk sesaat persoalan itu menari untuk mempengaruhi hilang ga dipikirin gitu. Jadi sesaat persoalan kakak istilahnya kalau pada saat itu hilang. dipanggung? aku menari nggak - berpengaruh bangetlah. Saat menari persoalan itu nggak Berati saat menari itu Nggaklah, kita harus rileks persoalan ga saat ngedance, jangan sampe dipikirkan sama kita ngedance karena sekali? tekanan. Kan kita dance, dance itukan buat kita enjoy. berpengaruh. - Menari tanpa tekanan.

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 119 Gitu kalau aku. 18 Kakak pernah Mencari tahu Sering (tertawa). Lupa gitu nggak bikin apakah subyek ya iya. salah mungkin tidak memiliki saat perform? keraguan terhadap kesalahan. 19 Terus reaksinya Mencari tahu Improve, biasanya kalau Subjek tidak kakak pas kakak apakah subyek langsung ingat gerakannya ya memiliki keraguan sadar aduh aku tidak memiliki langsung lanjut. salah nih, kaka keraguan terhadap bikin apa? kesalahan. terhadap kesalahan : - Kalau salah langsung lanjut Langsung Jangan sampailah orang tahu lanjut? Berarti kalau kita salah, kecuali nggak kalau udah bener-bener fatal kepengeruh yah anggap aja bonus. Improve gerakan. dong kak? 20 Kalau misalnya Mencari tahu Nggak, udah cuek saya kalau Dalam menari kakak lagi nari apakah subyek diatas panggung. Karena kita subjek fokus pada diatas panggung kehilangan menari untuk menghiburkan, tujuan : (int) kakak masih kesadaran diri kita mau menunjukkan mikir nggak sesuatu yang kita dapat ke Subjek kehilangan gimana penonton, jadi mau penilaian kesadaran diri :

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 120 pandangan orang lain ke saya yah, I - orang lain don’t care. Udah ga peduli. kalau diatas terhdap diri Yah jangan sampe persepsi panggung. kakak? orang terhadap kita buat kita Mungkin orang jadi down. - Udah cuek saya Menari untuk menghibur, lainberpikir penilaian orang jelek tentang lain ke saya I kakak, atau don’t care. mungkin kakak - Jangan sampai orangnya seperti persepsi orang ini, kakak masih membuat down. mikir nggak? Subjek tidak peduli pendapat/pandangan orang lain terhadap dirinya saat menari. 21 Kakak punya Mencari tahu Pernah ya pasti, apalagi lagi Subjek kehilangan pengalaman, apakah subyek mau lomba gede itu nggak orientasi waktu : yang mungkin kehilangan terasa itu. Dulu pernah waktu Pernah latihan dari pas lagi latihan orientasi waktu. latihan buat even jam 7 sampai jam kratingdaeng di Jakarta 11 malam (4 jam) yang kakak

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 121 menari berjam- itu,kita latihan dari jam jam, tapi nggak setengah 7 sampe jam 11 Kalau sudah sadari wah malam, itu nggak terasa semangat subjek ternyata udah 4 karena kita gerak terus aja, tidak memikirkan jam, udah 3 jam soalnya kita semangat. Kan kondisi fisik saat gitu? orang kalau udah semangat latihan : (int) pasti dia nggak mikir, cuma efeknya keesokan harinya atau beberapa jam setelahnya itu pasti fisiknya drop, kan capek. Kalau even Waktu jadi wakil jogja itu Prestasi terbesar yang sangat deh, di kratingdaeng 2012, subjek adalah special mungkin itu maksudnya prestasi menjadi wakil Jogja buat kakak terbesar yang selama saya pada dance sampe saat ini? ngedance prestasi terbesar competition yang Dalam menari. yang saya capai. Yah kita disponsori oleh nggak tau kedepan mungkin kratingdaeng pada ada prestasi-prestasi lain, tahun 2012. pengennya sih ngukir prestasi terus kan. Itu sih menurut Subjek memiliki saya yang paling berkesan itu rencana untuk terus

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 122 22 yang kratingdaeng itu yang berkreasi dan tahun 2012. mengukir prestasi. Masih ada Pertama sih pasti bisa nggak mungkin represent Indonesia impian-impian dipanggung Internasional ya, dihip-hop yang pengennya sih kalau dekat- kakak belum dekat ini pengen coba capai, tapi Singapura. Cuma kan hidup kakak ingin ini kan harus punya tujuan untuk sampai ya, ngedance tujuannya apa. kesana? Nggak mungkin kan ah, aku cuma pengen ngedance aja deh, nanti kalau udah ada kerja udah berhenti. Rasanya tuh apa yang kitakerjakan bertahun-tahun. Kita ukir cari nama, belajar ini belajar itu tuh kayak sia-sia gitu loh. Eh kecuali kita udah punya target, oh ini udah tercapai, yah kita mau terserah habis itu mau ngapain, mau kerja atau mau lanjut didance.

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 123 Seperti itu. Kalau impian sih selama masih bisa berkarya ya berkarya. Kalau aku kayak gitu. 23 Apakah Untuk mencari (Berpikir sejenak) Subjek merasa sepanjang tarian tahu bagaimana Sebenarnya tidak juga, nervous saat akan mas masih proses flow nervousnya hanya saat mau naik ke panggung, naik ke panggung dan masuk namun mulai hilang panggung. Tapi pas lihat saat melihat penonton, trus dengar penonton dan teriakan supporter mendengar teriakan nervousnya langsung hilang, supporter. merasa nervous? experience dialami subjek langsung semangat untuk menari. Dan memberikan yang terbaik. 24 Kakak merasa Untuk mencari Pada dasarnya saya orang Subjek pada nervous setiap tahu bagaimana yang mudah nervous sih dasarnya mudah tarian yang akan proses flow sebenarnya, tapi untuk nervous, namun dibawakan atau experience kompetisi atau even besar pada even yang pada dialami subjek yang lawannya juga bagus- besar nervous even/situasi bagus itu nervousnya double- subjek bertambah. tertentu saja? double. Tapi hanya sebelum Saat naik ke masuk ke panggung, begitu panggung dan

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 124 sampai dipanggung dan melihat penonton melihat penonton, saya nervous subjek menganggap panggung perlahan-lahan adalah miliki saya dan tim. menghilang. Saya langsung bersemangat Transisi musik dan mendengar sorakan gerakan yang mulus penonton, begitu lagu menambah dimulai nervous saya mulai semangat subjek hilang. Semangat saya dalam menari. Dan semakin bertambah saat semakin transisi lagu dan gerakan bersemangat karena mulus dan mendapat sorakan sorakan penonton. dari penonton. Saya semakin menikmati tarian yang saya bawakan 25 Hai kak, kak pas Hmm.. Pasti ada ya. lagi latihan Kalo pas latihan itu agak sama perform lebih santai tapi lebih ribet. itu ada bedanya hehehe. Soalnya harus mikir nggk kak? gerakan, ngajarin ank yang Latihan lebih santai lain dan ngatur formasi juga. Sedangkan kalo perform itu Perform udah fix

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 125 semuanya udah fix tinggal tinggal nari diperformin. Kalau mau Perasaannya? Hmm… ya berangkat exciting gitu. Kita kan biasa latihan biasanya latihan sampe tiap hari, jadi gerakan atau perasaan kakak pas mau berangkat latihan itu latihan yang gimana? udah bayangin latihan yang dilakukan kemarin, terus hari ini apa sebelumnya. lagi yang mau diperbaikin gitu. Jadi pas di jalan itu saya sambil bayangin gerakan dan dengar lagu gitu mbak. Jadi sebelum Iya, jadi saya juga biasa ingat latihan gitu gerakan dirumah, apa yang kakak udah kurang, atau siapa yang punya tujuan masih kurang pas buat latihan gerakannya. Itu nanti jadi nanti gitu kak? bahan latihan. Kakak merasa Enjoylah. Kalo nggak enjoy nggak ngapain saya latihan mbak, waktu latihan hahhahaha.. I love dance itu Memiliki tujuan : - Memperbaiki

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 126 kak? yang selalu menjadi motivasi saya. Kira-kira kakak Yah karena saya suka nari merasa enjoy mbak. saat latihan itu karena apa kak? Ada faktor- Pada dasarnya saya emang Memiliki feedback faktor lain suka banget nari mbak. Terus yang cepat dan nggak kak? pas latihan gabung sama jelas: Mungkin pas di teman-teman ternyata lebih - tempat latihan menyenangkan, istilahnya teman-teman gitu kak? Yang ketemu teman yang sehobi satu tim. bisa bikin kakak gitu mbak. Kalo ngomongin menikmati dance bisa nyambung, jadi tarian? pas aku buat gerakan ada yang koreksi, saling berbagi pengalaman gitu. Selain faktor Bercanda bareng teman- taman-teman, teman, walaupun kadang2 ada faktor lain juga berantem, tapi saya Koreksi dari

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 127 lagi nggak yang sangat menikmati waktu dan Kehilangan buat kakak proses bersama teman-teman. kesadaran diri : ngerasa enjoy Saat dengarin lagu ditempat Nggak malu untuk saat latihan latihan itu rasanya selalu bergerak. bareng gitu? pengen gerak, jadi kalo latihan itu ga ada kata malu Gangguan berada di buat bergerak. Mau itu salah luar kesadaran: atau benar yang penting Tidak terganggu belajar ikutin beat lagu. Kalo dengan dinamika udah lumayan emosi teman-teman berpengalaman bisa bikin setim. gerakan sendiri. Aku juga bangga kalo gerakan saya Tidak memiliki digunakan. Rasanya tidak keraguan terhadap dapat diungkapkan dengan kesalahan: kata-kata. Tidak peduli saat Kalo Sulitnya itu biasanya pas salah dalam berlatih kesulitannya buat gerakan, buat gerakan gimana kak itu kan ga mudah mbak, jadi Memiliki kalo lagi stuck gitu aku keseimbangan biasanya dengar lagu ulang- antara bakat dan ulang atau coba nonton video tantangan : gitu. Saat kesulitan

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 128 membuat gerakan Kakak ada Kalo latihan umumnya saya subjek mengatasi pengalaman gitu sangat menikmati mbak, dengan nggak kak Cuma kalo latihan habis- mendengarkan lagu waktu kakak habisan itu pas kalo mau ada berulang-ulang dan sangat pertandingan, kita bisa menonton video. menikmati latihan sampe tengah malam latihan sama bahkan nginap bareng kalo Kehilangan teman-teman? masih banyak yang harus orientasi waktu: diperbaikin. Kadang kita Latihan sampe sampe ga makan, atau sampe tengah malam minjam uang buat nyewa bahkan nginap. sanggar. Tapi kita nggak pernah ngerasa terbeban. Soalnya kita semua pada suka dance. Kalau proses Hmm, yah seperti biasa kakak pas mbak. Hehe.. latihan itu Jadi mulai itu pasti harus biasanya gimana warming up dulu, yang kak? Dari awal simple aja, tapi dibikin bener- sampai selesai? bener. Terus latihan sama

(153) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 129 tim, kadang biasa sambil bercanda kadang bisa serius banget. Tapi itulah mbak dinamika latihan tuh yang bikin asyik. Terus kita dengerin lagu, kalo gerakannya udah jadi kita latih formasi dan menyamakan gerakan. Ooh gitu kak, Pengalaman kuliah ya, kalau apanya yang mau diceritain pengalaman nih mbak, hahahaha kuliah kakak, bisa di certain nggak kak? Kalo mau Biasa aja sih mbak, Tidak memiliki berangkat kuliah terkadang malah malas, tujuan dalam kuliah: perasaannya hahaha. Biasa anak muda - kakak itu mbak. Kalo kuliah pagi tuh gimana? rasanya malas banget, saya lebih sering telat. Malas berangkat kuliah - Lebih sering telat

(154) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 130 - Ngantuk - Kuliah akan Kira-kira apa Hmm… apa ya? Masih yang bikin ngantuk mbak, rasanya itu kakak malas kuliah bakalan lama banget, berangkat kuliah padahal saya belum kak? berangkat. Seperti tekanan Yah, bisa dibilang gitu mbak, Merasa tertekan : gitu ya kak? kan saya juga awalnya ga - Atau gimana suka fakultas yang saya jurusan yang kak? jalani sekarang, jadi kuliah diambil itu jadi kewajiban untuk terasa lama - Tidak menyukai Kuliah sebagai diselesaikan sebagai kewajiban dan tanggung jawab sama orang tanggung jawab tua. Kalo dalam Tergantung sih mbak, tapi Tidak menikmati kelas pas kuliah kalo menikmati nggk juga, kuliah. gitu kakak kalo bandingannya sama nari menikmati ya saya nggak menikmati Gangguan berada nggak kak? didalam kelas. Saya malah dalam kesadaran : lebih sering membayangkan Membayangkan gerakan sama lagu kalo pas gerakan tarian saat

(155) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 131 kuliah. Sambil ngeliatin jam, kuliah berapa lama lagi sampai waktunya pulang. Tapi saya Tidak kehilangan tetap berusaha selesaikan orientasi waktu : kuliah saya, kasihan orang Sering mengecek tua udah bayar mahal-mahal. waktu yang dijalani. Aktivitas tidak Kakak pernah Hahahhaaa. Sering mbak. menjadi autoletic: bolos nggk kak? Jadi kalo lagi ngantuk - Kuliah dijalani banget, atau ada sebagai pertandingan dance yang tanggung jawab penting saya sering bolos. terhadap orang Kalo misalnya pulang tua yang udah pertandingan terus ada kuliah bayar mahal. saya juga bolos, aku ga mau pake kostum dance ke tempat kuliah. Tidak kehilangan kesadaran diri: Loh kenapa Yah jaga aja, biar nggk Memperhatikan kak? terlalu dibilang banyak gaya pakaian yang sama dosen atau teman- digunakan ke teman kampus. kampus.

(156) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 132 Lampiran 3 Verbatim Subjek2

(157) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 133 Subjek 2 No. 1 Inisial Subjek : ES Usia : 24 tahun Nama tim : TMT Pertanyaan Tujuan Jawaban Mas kenal hip- Mengetahui apa hop sejak yang menjadi untuk menari hip- kapan? awal ketertarikan hop : untuk menari hip- - Kira-kira kapan hop ya? Sudah lama mb. Coding Awal ketertarikan Subjek Kalau kenalnya ya, dari kecil mengenal hip- udah kenal. Dari SD (sekolah hop dari SD dasar) - Subjek mengenal hip- Bisa kenal hip- Karena dilingkungan itu hop karena di hop itu dari banyak anak-anak dance. lingkungan mana? banyak anakanak ngedance Kalau Untuk Menari sendiri udah mulai Lama menari hip- menarinya, mas mengetahui lama dari 2003/2004 hop : udah menari menari hip-hop - 9-10 tahun berapa lama? 2 Kenapa masnya Untuk Ya suka, hoby. Alasan menari hip-

(158) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 134 bisa menari hip- mengetahui hop: hop? mengapa menari - Subjek menari hip-hop karena hip-hop subjek Sukanya itu dari Dari pertama kali lihat orang menyukai mana? menari, pertama kali lihat tarian hip-hop orang latihan. - Hip-hop telah menjadi hobby Tapi kok, Yak arena ga ada yang latih, menarinya baru belajar sendiri subjek. Subjek menyukai 2003/2004? tarian hip-hop sejak pertama kali Belajarnya dari Lihat-lihat orang terus coba melihat orang lain mana dulu? buat sendiri, tapi kan belum berlatih menari, PD (percaya diri) namun subjek merasa tidak percaya diri karena tidak memiliki pelatih dan hanya mengikuti gerakan hip-hop yang ditonton dan

(159) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 135 dicoba sendiri. (int) 3 Sebelumnya ada Untuk Kalau dari keluarga nggak Tidak ada riwayat keluarga yang mengetahui ada, memang saya suka. keluarga yang pernah menari riwayat keluarga menari hip-hop. hip-hop? 4 Pertama kali 2004, yak 2004/2005 Perasaan saat tampil didepan kemampuan umum kapan menarinya mas? diuji/dinilai : - Itu tampil hanya Didepan umum, pentas. Subjek merasa Nervous saat didepan umum kemampuan atau didepan juri menarinya juga? diuji/dinilai. 2005, let’s dance. Kalau di depan juri? Perasaannya Untuk Nervous, karena mereka lebih Subjek merasa mas pas tampil mengetahui ahli dibandingkan kita, nervous saat didepan juri itu perasaan saat mereka pengalamannya udah perform dihadapan kayak gimana? kemampuan segudang kita yang baru-baru juri karena subjek

(160) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 136 menarinya di mulai. Yah pasti nervouslah. uji/dinilai merasa kemampuan dan pengalaman yang dimiliki belum sebanyak yang dimiliki juri. (int) 5 Emang masnya Untuk 2 jam sehari. Waktu yang itu seberapa mengetahui digunakan untuk sering sih berapa banyak berlatih menari berlatih menari? waktu yang hip-hop : digunakan untuk - Subjek berlatih kira-kira 2 jam berlatih Rutin? Yah, pastilah kalau dihitung- sehari. Tidak Maksudnya hitung iya. Sambil jalan pun terbatas pada setiap hari senin itu bisa dihitung latihan juga. tempat dan sampai minggu (sambil jalan berlatih skill) waktu, saat ada 2 jam sehari? kesempatan untuk berlatih (misalnya saat jalan) subjek akan memanfaatkan

(161) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 137 waktu tersebut. (int) 6 Terus mas bagi Untuk Yah pergunakan waktu yang Tingkatan prioritas waktunya mengetahui ada, tetap kuliah. Sambil berdasarkan gimana antara tingkatan prioritas kuliah pun bisa tetap latihan. komposisi waktu : kuliah dan kegiatan - menari? berdasarkan memprioritaska komposisi waktu n latihan hip- Subjek lebih Oh gitu? Bisa Yah sambil dikelas bayangin hop dijelaskan gerakannya kayak gini, terus dibandingkan mungkin cara divisualisasikan kepikiran. kuliah. Hal latihan sambil tersebut terlihat berkuliah itu dari cara subjek gimana? menggunaka waktu kuliah Oh, terus kalau Ya malam. untuk latihan yang membayangkan badan gerak dan gerakan- segala macam gerakan hip- itu kapan? hop. Malam hari juga Terus kalau ada Ya latihan dulu baru kerja digunakan tugas-tugas tugas. Tugas itu dikerjain untuk menari

(162) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 138 gitu? pagi. hip-hop setelah mengerjakan tugas.. 7 Apa sih yang Untuk Ya karena saya suka. Karena Motivasi dalam menjadi mengetahui saya suka, pengen kembangin menari : motivasi masnya dorongan/passion talenta dan kebetulan memang - Karena suka untuk terus saya berbakat disitu. - Subjek ingin dalam menari menari sampai mengembang- saat ini? kan talenta - Itu yang Iya, gimana ya? Ya itu aja memotivasi suka, karena sesuatu yang masnya? disukai. Subjek merasa berbakat - Subjek ingin dance goes International Apakah ada International, dance goes pencapaian- International. Subjek termotivasi pencapaianyang dalam menari ingin dicapai karena subjek dalam menari menyukai tarian mungkin? hip-hop dan merasa memiliki talenta serta bakat dalam tarian hip-

(163) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 139 hop. Sehingga subjek dapat menikmati tarian hip-hop. Subjek terus berlatih menari agar dapat mengatasi tantangan hip-hop dan goes International. 8 Kenapa dulu Untuk melihat Saran orang tua, saran teman Alasan berkuliah : mas pilih alasan berkuliah kali ya. - Karena saran jurusan yang orang tua dan mas jalani saat teman ini? - Menurut orang tua dan teman- Kok bisa? Yaah karena menurut mereka teman, subjek saya berbakat dibidang itu berbakat di TI jadi, ambil jurusan itu. Subek lebih Waktu itu mas 50:50, soalnya saya juga menikmati menari terima aja saran waktu itu hobinya arsitek, dibandingkan

(164) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 140 mereka atau keterima di arsitek tapi berkuliah. Hal bagaimana?` keinginan orang lebih banyak tersebut diperkuat ke IT, orang tua juga lebih dengan alasan banyak ke situ, teman-teman subjek berkuliah juga lebih support kesitu jadi dan mengambil ya udah disitu aja. jurusan yang tidak berasal dari Tapi mas Tidak seperti menari. Tidak keinginan subjek menikmati seperti dance. 50:50 lah. tetapi dari saran dikuliah? orang tua dan teman-teman subjek, dan bukan merupakan hoby subjek. (int) 9 Terus mas Untuk Yah secepatnya. Tujuan berkuliah : punya rencana mengetahui ndak untuk apakah subyek tahun lagi selesaiin memikirkan selesai. kuliahnya rencana untuk mungkin, atau menyelesaikan Subjek terlihat gimana? kuliah kurang peduli - Setengah kapan akan Udah punya Yah setengah tahunlah menyelesaikan

(165) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 141 rencana kuliahnya. Hal secepatnya itu tersbut terlihat dari kira-kira? jawaban subjek yang belum pasti kapan akan menyelesaikan kuliahnya. (int) 10 Lanjut ni, dalam Untuk mencari Maksudnya dalam perform Subjek tidak melakukan tahu apakah atau dalam persiapan koreo? memiliki tujuan tarian apakah subjek memiliki yang jelas dalam mas selalu tahu tujuan yang jelas setiap gerakan tari gerakan apa dalam setiap yang dilakukan yang akan mas gerakan tari/ namun tidak lakukan setelah dalam sebuah memiliki kesulitan suatu gerakan pertunjukan yang dalam membuat agar tariannya dilakukan gerakan : - menjadi bagus? Dalam membuat Perform, tarian, Yah bisa. Itukan tingkat gerakan tiba- persiapan koreo visualisasinya kita, tingkat tiba bisa juga. daya khayalnya kita. Jadi terpikirkan bisalah pasti bisa. gerakan lain dan langsung

(166) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 142 Bisa dijelaskan Jadi dalam latihan, contohnya dilakukan. atau mungkin buat satu gerakan, dan tiba- digambarkan tiba ada pikiran muncul yang Subjek membuat kayak gimana? sepertinya bagus kalo kayak gerakan dengan gini, nah bisa. Tiba-tiba menggunakan muncul kayak gitu terus daya khayal. dicoba dan ternyata lebih bagus, ya udah dipake yang itu. 11 Emang dalam Untuk mencari Oh iya dong, Subjek memiliki melakukan tahu apakah tujuan yang jelas latihan atau subjek memiliki dalam setiap perform tertentu tujuan yang jelas perform : mas punya dalam setiap - tujuan ndak? gerakan tari/ menyampaikan dalam sebuah pesan Kira-kira pertunjukan yang Eee, berikan pesan. Jadi pesan tujuannya itu dilakukan dari tarian yang kami bawa, menangkap baik itu temanya dan sebagai- makna tarian bagainya biar orang bisa yang sedang nangkap. Oh contohnya gini, dibawakan. seperti apa? - Menari untuk Orang bisa misnya kita pengen angkat tentang kemanusiaan, nah kita Penonton dapat

(167) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 143 pengen orang tangkap tentang mengerti makna kemanusiaan itu apa. Atau dan pesan dari kita juga bisa contohin tarian yang tentang motor. Nah kita dibawakan sejak pengen dari awal orang ngerti awal tarian sampai sampe akhir sampe ke intinya. akhir tarian. Iya Oh, jadi untuk menyampaikan pesan? 12 Disaat mas Apakah ada Iya bisa. Ada feedback sedang menari, feedback langsung : ditengah-tengah langsung atau - Bisa dirasain menari. Mas tidak - Kalau sedang bisa merasakan jelek seperti ndak kalau ada yang tariannya ini lagi kurang. bagus atau lagi Subjek dapat jelek? mengetahui Bisanya itu Eh, bisa aja ngerasa. Kalau kualitas dirinya kayak gimana? saya jelek ya, kayak ngerasa saat menari diatas ada yang kurang. Jadi panggung.

(168) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 144 contohnya kayak masakan kayak bumbunya waktu dijadikan nari sama aja kayak makan jadi sambil nari kita ngerasain jadi, wah ini bumbunya kayak ada yang kurang, kurang apa gitu, jadi kayak makanan. 13 Bisaanya mas Apakah ada Bisaanya dari musiknya Ada feedback tau dari mana feedback mungkin sama gerakannya langsung : kalau tariannya langsung atau mungkin agak sedikit-sedikit - lagi bagus? Tapi tidak miss. Gerakan sama musik gerakan agak masih ditengah- atau mungkin transisi dari sedikit miss tengah menari. lagu ke lagu. Itu bisa jadi (tidak sama) pengaruh. Jadi moodnya bisa - Musik sama Transisi dari sampe kesini buat tarik lagu ke lagu audience, malah jadi kurang pas. nanggung, nah bisaanya perasaan-perasaan seperti itu Saat menari subjek muncul. mendapat

(169) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 145 feedback dari Jadi transisinya Yah bisaanya sih kurang pas. kurang pas gitu? musik dan gerakan yang terasa agak kurang pas. Kalau buat Wah perannya besar sekali. Karena kurang orang yang Kalau ga ada penonton kayak pas, mood saat sedang di atas sayur kurang bumbu. Jadi menari menjadi panggung kalau nari tanpa ada orang kurang baik sebenarnya gitu. Kita ngerasa kayak sehingga tidak peran penonton nggak ada sesuatu yang bisa lepas saat menari. itu seperti apa kita show up. Ga ada sesuatu Penonton sih? yang kita bisa tunjukin ke memberikan alas orang lihat, ini loh tariannya an bagi subjek ini loh temanya, ini loh untuk menari di apanya. Jadi kita nggak bisa panggung, tanpa membuat orang terapresiasi penonton nggak dengan apa yang kita ada yang bisa di tampilkan show up sehingga tarian bisa terasa hambar. : (int) 14 Menurut mas Untuk Yah rata-ratalah mbak, Bakat yang

(170) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 146 sendiri skill atau mengetahui dimiliki : kemampuan mas apakah subjek - Rata-rata saat ini itu memiliki terdapat - 5 dan 6 seperti apa? keseimbangan antara Subjek merasa skill Rata-rata itu bakat/kemampuan Yah mau dibilang bagus iya, yang dimiliki saat bisa dijelaskan? yang dimiliki mau dibilang nggak juga ini hampir sama dengan tantangan nggak, tapi bukan ahli. dengan skill yang ada dalam kebanyakan openari hip-hop Oh, kalau suatu keadaan. misalnya saya Saat mengikuti lainnya. Bisa berikan skala pertandingan dibilang bagus Yahh 5 dan 6 lah. namun bukan ahli. dari 1 sampe 10 mas itu dimana? 15 Kalau menurut Untuk Hmmm, culture. Yah nggak Tantangan yang mas tantangan mengetahui semua orang bisa terima. Nah dihadapi : hip-hop saat ini apakah subjek itu yang harus bisa bagaimana - itu apa sih? memiliki terdapat hip-hop itu sendiri bisa buat semua orang keseimbangan semua kalangan terima. Nah bisa menerima antara itupekerjaan besar, tantangan hip-hop bakat/kemampuan hip-hop. Karena hip-hop - Culture, nggak Membuat hip- yang dimiliki cenderung kan hanya hop bisa dengan tantangan kalangan tertentu yang mau diterima

(171) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 147 yang ada dalam menerima. disemua suatu keadaan. kalangan Menurut mas Saat mengikuti Yah lebih dewasa dalam Keseimbangan apa yang bisa pertandingan membuat sebuah koreo, jadi antara bakat dan mas lakukan lebih masukin banyak unsur, tantangan : dalam banyak, yah sesuai dengan - menghadapi kebutuhannyalah dengan dalam tantangan perkembangan jaman. Jadi membuat seperti itu? mungkin bisa masukin unsur koreo budaya yang dihip- - Lebih dewasa Sesuaikan hopkan,nah bisa seperti itu dengan dan bisa buat orang lebih kebutuhan dan enjoy, jadi hip-hop bukan hip- perkembangan hop yang kebarat-baratan tapi jaman kita buat hip-hop yang Indonesiastyle. - Membuat hiphop dengan Indonesia style bukan hip-hop kebaratbaratan Walaupun subjek merasa skill yang

(172) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 148 dimiliki hanya rata-rata namun subjek mampu mengatasi tantangan yang muncul dalam pertandingan dan memenangkan pertandingan. : (int) 16 Kalau menurut Mencari tahu Maksudnya dipanggung atau, Subjek memiliki mas konsentrasi apakah subjek lagi show atau lagi? kombinasi antara mas dalam memiliki sebuah tindakan dan menari itu keadaan dimana kesadaran : bagaimana? terdapat - Lebih fokus kombinasi antara - Fokus dengar Bisa saat show tindakan dan Kalau saat show bisaanya lagu dan bisa saat latihan, kesadaran pasti lebih fokus dan bisaanya gerakan atau kita lebih fokus dengar lagu, bisadipisahkan lebih fokus dengan gerakan, konsentrasi saat jadi fokusnya pastinya Cuma show itu itu, ga ada fokus yang lain, - Ga ada fokus yang lain. - Enjoy diatas panggung

(173) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 149 bagaimana. jadi kalau fokusnya udah gerakan sama lagu ya pasti Saat sedang enjoy, kalau sudah diatas menari diatas panggung itu pasti enjoy. panggung subjek benar-benar Jadi mas benar- Iya, iya menyadari bahwa benar menyadari subjek sedang apa yang mas menari dan sedang lakukan? menikmati tarian tersebut. : (int) 17 Kalau misalnya Mencari tahu Mungkin awal pengaruh, tapi Subjek tidak mas sedang apakah subjek begitu sudah dipanggung mengalami menari dan mas mengalami bisaanya sih itu ga ngaruh. gangguan yang punya masalah, gangguan berada Karena fokusnya udah ke berada diluar seberapa jauh diluar kesadaran. musik dan karena memang itu kesadaran : masalah itu sesuatu yang disukai, jadi Tidak terpengaruh mempengaruhi masalahnya sepertinya oleh apapun saat tarian yang mas dilupain. Mungkin setelah diatas panggung : sedang nari baru masalahnya diingat - bawakan? lagi, tapi selama nari musik dan masalahnya nggak dipikirkan. sesuatu yang Fokus udah ke disukai jadi Oh berarti Iya, nggak terlalu masalah

(174) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 150 masalahnya berpengaruh. nggak terlalu dilupakan - berpengaruh? 18 Masalah tidak berpengaruh. Pernah nggak Mencari tahu mas ditengah- apakah subjek tengah menari tidak memiliki melakukan keraguan terhadap kesalahan? kesalahan. Oh pernah. Pernah berbuat salah. Ditengah-tengah tarian Pernah? pernah. 19 Responnya mas Mencari tahu Itu yang dibilang kreativitas, Subjek tidak pas sadar apakah subjek jadi waktu buat salah, memiliki keraguan melakukan tidak memiliki mungkin karena udah sering terhadap kesalahan kesalahan keraguan terhadap kali ya, jadi ada aja yang bisa : ditengah-tengah kesalahan. - dibuat untuk nutupin. Jadi Saat menari itu kayak bisa ketutup. Bahkan orang melakukan gimana? bilang orang nggak tahu kalau kesalahan ada salah. Dari komentar orang, aja yang orang banyak nggak tahu ddapat kalau salah, padahal kerasa dilakukan banget salahnya. subjek untuk nutupin

(175) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 151 Berarti nggak Iya, mungkin karena udah terpengaruh ya sering. sama tariannya? kesalahan itu. - Tidak berpengaruh pada performance Walaupun subjek pernah melakukan kesalahan saat perform, hal tersebut tidak mempengaruhi subjek dalam menari. Subjek dapat berkreasi untuk menutupi kesalahan sehingga beberapa orang bahkan tidak menyadari kalau subjek berbuat salah. 20 Dalam keadaan Mencari tahu Oh, nggak. Kalau kita lakukan Subjek tidak

(176) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 152 sedang menari, apakah subjek hal yang kita sukai, kita nggak kehilangan mas masih kehilangan terlalu peduli apa yang orang kesadaran diri : memikirkan kesadaran diri lain bilang. Kalau misalnya - Kalau nggak kita layak dihargai pasti orang melakukan apa bagaimana lain hargai, kalau kita yang kita sukai pendapat orang memang nggak layak yah kita tidak peduli lain terhadap nggak layak dihargai. Kalau apa orang lain diri mas? kita bagus pasti dapat bilang. apresiasi, kalau nggak bagus - Subjek tidak perduli ya nggak diapresiasi. terhadap pendapat orang lain. Bagi subjek kalau layak dihargai pasti dihargai dan sebaliknya. 21 Mas pernah Mencari tahu nggak punya apakah subjek kehilangan pengalaman kehilangan orientasi waktu : menari berjam- orientasi waktu. - jam, tapi nggak Pernah. Subjek pernah Selama menari itu mungkin

(177) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 153 nyadar kalau yang paling udah menari lama tapi berjam-jam. nggak terasa capek. Contohnya XL pestaphoria Palembang. mungkin? - Latihannya ngeri (Porsi latihan berat Kok bisa? Yah itu selama menari dan sangat mungkin itu yang paling disiplin : lama, tapi nggak ngerasa Inquiry) tapi capek. Yah ada beberapa sih, nggak terasa tapi itu yang paling berkesan. udah 2 sampai 3 jam latihan. Kalau lagi Oh banyak. Kalau latihan itu latihan ada banyak banget, apalagi waktu pengalaman latihan untuk 1 abadnya nggak seperti Muhammadiah, itu latihannya itu? ngeri itu, tapi nggak kerasa benar-benar nggak kerasa wuih udah 2 jam 3 jam aja latihan. 22 Apakah disetiap Untuk mencari Oh iya pasti memiliki tarian yang tahu bagaimana tujuanlah

(178) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 154 dipentaskan mas proses flow selalu memilki experience tujuan dalam dialami subjek menari? Pasti di setiap Iya pasti even atau pentas itu memiliki tujuan? 23 Mas menikmati Untuk mencari Yaah, kalau dibilang Proses mengalami setiap tarian tahu bagaimana menikmati sampai sekarang flow berbicara yang mas proses flow menikmati, tapi awal-awal tentang skill yang pentaskan atau experience pertama kali selama menari ya dimiliki. Proses bawakan? Atau dialami subjek nggak menikmati karena daripertama mungkin ada disibukkan dengan berlatih hingga saat dimana mas menghapal. Jadi gerakan itu dapat menikmati merasa sangat dibuat dengan menghapal jadi suatu tarian. nervous atau kesannya pun kayak robot tapi mungkin pada makin hari makin kesini Subjek merasa awalnya kurang makin menikmati. Tapi nervous saat

(179) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 155 begitu memang ada momen-momen menghadapi menikmati tertentu yang dimana nari kompetisi final, dirinya sendiri mungkin ada faktor-faktor saat mendengarkan tapi kemudian “X”nya. Jadi entah mungkin lagu yang memiliki bisa menikmati gerakannya belum benar- gerakan yang baru tarian itu pada benar dihapal, terus benar- dan perubahan akhirnya? benar gerakan baru dan itu gerakan subjek benar-benar penentuan juara masih merasa mungkin, ada babak gugup. Namun saat penyisihan dan masuk ke subjek mendengar finalnya. Selama penyisihan sorakan penonton narinya enjoy, tapi waktu di walaupun sedikit, final tingkat kegugupannya subjek menjadi lebih tinggi, nervousnya lebih bersemangat tinggi. Ditambah nggak punya sehingga dapat pendukung. Nah waktu membuat satu pertama kali masuk tarian, gedung bersorak. namanya gerakannya masih baru, ada perubahan gaya, waktu mulai lagu ya masih nervous, masih kelihatan banget nervousnya. Tapi begitu ada melihat penonton

(180) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 156 dan mendengar tepuk tangan penonton, ada sorakan walaupun nggak banyak, itu benar-benar memicu semangat sampai bisa enjoy hingga akhirnya bisa membuat satu ruangan yang tadinya hanya sedikit yang tepuk tangan bisa membuat satu ruangan tepuk tangan. Bisa diselesaikan dengan cukup baik. Mission accomplish. Oh, jadi dari yang benar- Ya, point penting. Tapi itu benar nggak bisa juga seiring perjalanan. menikmati, Seiring perjalanan sorakan maksudnya penonton itu merupakan poin nervousnya penting. Momen-momen tingkat tinggi penting seperti final, sampai kompetisi internasional. Itu kemudian benar-benar momen krusial dengar lagu, dan dimana sorakan penonton itu

(181) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 157 sorakan sangat-sangat membantu. Kita penonton itu layak dan tidaknya itu kan merupakan point dari sorakan penonton. Tanpa penting sorakan itu bisa membuat bagaimana mas tarian menjadi garing bisa menikmati tarian itu? 24 Mas, kira-kira ada perbedaan Ada perbedaan nggk sih pas lagi latihan dan perform? Ada bedanya? Iya, ada bedanya. Bedanya itu kalo latihan lebih enjoy, lebih menikmati. Sesuatu yang kita buat dengan perasaan enjoy, tidak ada perasaan takut, tidak ada tekanan. Kira-kira Senang, Karena mau latihan Memiliki tujuan gimana atau lagi. Bisa ketemu anak-anak yang jelas :

(182) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 158 bagaimana dance lagi. Bisa salurkan - Salurkan perasaan mas kreativitas. Jadi udah pikirin saat mau gerakan yang dilatih berangkat sebelumnya, gerakan yang gerakan dan latihan menari? akan dilatih nanti dan konsep konsep yang yang akan digunakan gitu telah mbak. Saking dipikirkan bersemangatnya sampai- sebelumnya. kreativitas - Menerapkan sampai tidak terlalu memperhatikan hal-hal yang lain. Kira-kira Ya karena senang Memiliki feedback menurut mas mendengarkan musik, senang yang cepat dan apa yang mendengarkan beatnya. jelas: menyebabkan Semua orang pasti suka musik - mas menikmati tapi kalo aku suka melakukan berlatih menari? gerakan dengan musik Saling mengoreksi - Saling berbagi tersebut. Terus kalau dilatihan selalu ada kesampatan untuk Tidak memiliki saling mengoreksi, saling keraguan terhadap berbagi dan tidak ada kata kesalahan: tidak untuk kesalahan, - Tidak masalah

(183) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 159 kesalahan malah bisa dibuat untuk disitu dan semua orang bisa melakukakan koreksi. Bahkan karakterku kesalahan. yang tidak baikpun bisa ditegur sama teman-teman disitu. Jadi bukan hanya gerakan yang bagus namun karakter saya juga makin bagus. Ada nggak sih Kalo pas latihan sendiri sih ga Memiliki tantangan saat terlalu banyak tantangan. keseimbangan latihan, atau Kalo latihan tim agak sedikit antara bakat dan kesulitan saat lebih rumit. Namun itu yang tantangan dalam latihan? membuat saya semakin latihan : tertantang untuk membuat - Subjek mampu sesuatu yang baru. Pas lagi mengatasi latihan ternyata ada beberapa beberapa hal hal yang ga match dengan yang kurang lagu maupun konsepnya. match dengan Formasinya mungkin, atau konsep dengan ada gerakan yang ga bisa mengobservasi sama dibuat supaya bisa tim saat

(184) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 160 sama. latihan dan mengubah atau Ya dirubah disesuain dengan menghilang- teman yang akan dibawakan. kan bagian- Kalau setelah dibuat ternyata bagian yang gerakannya diluar tema yang kurang sesuai Terus cara mas akan dibawakan ya terpaksa untuk membuat dirubah. Dengan cara mereka gerakan yang dance dilihatin, kalo ada yang sama atau nggak sesuai dengan beat mengatasi dihilangin atau diubah. masalah tersebut gimana mas? Pengalaman yang paling Kehilangan berkesan itu pas latihan di orientasi waktu : Solo buat perform disana. - Berlatih Dalam perjalanan itu sempat sampai tengah Ada pengalaman jatuh dari motor, sampe malam di kota nggak yang disana telat tapi begitu lihat tetangga. paling berkesan semangat anak-anak jadi saat berlatih semangat buat latihan. menari? Bahkan latihannya bisa sampe Aktivitas menjadi 3.5 jam sampe jam 12 tengah autoletic : malam. Walaupun sampe - Berlatih dance

(185) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 161 disana dengan tangan yang sampai ke kota sakit, tapi rasa sakitnya saat Solo latihan itu seolah-olah terlupakan. - Rasa sakit karena jatuh dari motor seolah terlupakan. Oh. Kalo Yaaah , begitulah.. pengalaman kuliah mas gimana? Hehehee.. Pengalaman mas sehari-hari saat berkuliah itu gimana mas? Heheheee, Hahaaa, yaah ada enaknya begitulahnya itu ada nggk enaknya. Tapi lebih bisa dijelaskan? banyak nggak enaknya. Yah, jadi. Beda ya kalo dance itu kita benar-benar menikmati

(186) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 162 tapi kalau kuliah tuh sepertinya bebannya besar banget gitu loh. Mungkin dari tuntutan keluarga dan lingkungan. Jadi mas merasa Beban sih nggk tapi seperti Tidak menikmati kalau kuliah itu kewajiban yang harus kuliah: adalah semacam diselesaikan, harus dilakukan. - beban seperti Bukan sesuatu yang berasal itu? dari hati. Lebih ke sesuatu Sebuah kewajiban - Bukan sesuatu yang hukumnya wajib untuk yang berasal dilakukan. Kalau dance kan dari hati lahir dari hati pribadi, enjoy. Ini sesuatu yang nggak saya sukain. Tidak memiliki Gimana perasaan mas Udah ngerasa capeknya tujuan saat kuliah : kalau mau duluan, udah ngerasa bakalan - berangkat lama, dan udah ngerasa capek sebelum kuliah? sangat-sangat bosan. kuliah - Kalau menurut Sudah merasa Sudah merasa bosan sebelum

(187) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 163 mas apa yang Kalau buat saya sih cara berangkat menyebabkan ngajar dosennya yang kurang kuliah. mas merasa enak, kebanyakan textbook. bosan atau Suasana kelasnya redup-redup Gangguan berada kurang bikin ngantuk. di dalam menikmati saat Karena saking bosannya saya kesadaran : berkuliah lebih banyak menggambar di - Saat bosan buku, mikirin gerakan bahkan subjek terkadang dengarin lagu pake menggambar, headset atau berlama-lama di mendengarkan kamar mandi. Kadang sering lagu, sekali menanyakan jam sama memikirkan teman. gerakan dan berlama-lama ke kamar mandi. Subjek tidak memilki kombinasi antara tindakan dan kesadaran.

(188) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 164 Subjek tidak kehilangan orientasi waktu: - Subjek sering menanyakan jam pada temannya.

(189) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 165 Lampiran 4 Verbatim Subjek 3

(190) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 166 Subjek 3 No. 1 Inisial Subjek : HG Usia : 26 tahun Nama Tim dance : Street Evolution Crew Pertanyaan Tujuan Jawaban Coding Kakak pertama Mengetahui apa Aku kenal tarian hip-hop Awal ketertarikan kali kenal hip- yang menjadi sejak tahun 2007. terhadap hip-hop : hopsejak kapan awal ketertarikan sih? untuk menari hip- 2007, melalui youtube hop Lama menari hip-hop: Berarti 5 ya Untuk kak? 5 tahun ya mengetahui lama Iya, 5 tahun menari hip-hop 5 tahun Subjek pertama kali mengenal tarian hip- Kakak kenal Aku sih pertamanya hop dari youtube pada tarian hip-hop kenalnya melalui, dari tahun 2007. Pada dari mana? youtube sih kenalnya hip- awalnya subjek adalah hop. seorang penari gereja Awalnya aku penari yang kemudian belajar gereja, terus ada temanku menari hip-hop dari yang, dia bisa nge-dance temannya.

(191) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 167 hip-hop, diajarin, ya udah mulai dari situ. 2 Kakak bisa Untuk Mungkin karena suka kali Mengapa menari hip- manari hip-hop mengetahui ya. hop : karena suka kenapa? mengapa menari Subjek menyukai tarian hip-hop hip-hop dari gerakan Suka? Suka dengan gerakannya, dan lagunya. Beat yang suka dengan lagunya. cepat dan gerakan yang dapat mengespresikan perasaan. (: inquiry) 3 Sebelumnya ada Untuk Belum, baru aku aja sih. Riwayat keluarga : keluarga kakak mengetahui tidak ada yang menari yang pernah riwayat keluarga hip-hop. jadi penari? Subjek tertarik menari hip-hop bukan karena warisan gen keluarga namun karena suka menari dan mau berlatih.

(192) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 168 4 Kakak selama Aku selama ini sudah Subjek tidak hanya ini sudah pernah menari yah, di mengikuti kompetisi pernah menari bermacam-macam domestik di dimana aja kak? kompetisi. Bukan hanya Yogyakarta namun didalam kota Jogja, tapi telah keluar kota sudah ke Jakarta, sudah bahkan keluar pulau. nari ke Palembang, nari ke Kalimantan. Ya salah satu kompetisi terbesar yang aku pernah ikut yaitu let’s Perasaan saat dance goes to Japan. kemampuan menarinya diuji : Grogi Bagaimana Untuk Sebenarnya pertama sih perasaannya mengetahui grogi, yang pasti sih grogi, Yang dilakukan : kakak waktu perasaan saat tapi kita harus Menganggap panggung kakak manari di kemampuan professional sebenarnya. milik sendiri, lakukan hadapan menarinya di Jadi saat sudah diatas seperti yang dilatihan. penonton, atau uji/dinilai panggung kita harus mungkin juri anggap kalau panggungitu Dalam setiap kompetisi yang dimana milik kita sendiri, ga ada yang diikuti subjek, gerakannya orang yang lihat, jadi kita subjek pada awalnya kakak sedang lakukan seperti apa adanya merasa grogi, namun dinilai? yang kita akukan saat karena banyaknya

(193) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 169 latihan. pengalaman mengikuti kompetisi subjek belajar untuk professional dalam menari. Subjek berusaha untuk tampil tanpa tekanan dan menari seperti saat latihan. Tanpa penonton. : (int) 5 Apakah Tidak, tidak selalu merasa Subjek merasa nervous sepanjang tarian tahu bagaimana nervous, aku.. saat masuk saat melihat penonton mas masih proses flow ke panggung dan berdiri namun menjadi rileks merasa experience dihadapan orang banyak, begitu mendengar lagu nervous? dialami subjek aku merasa nervous dan mulai bergerak. banget. Tapi aku berusaha Subjek perlahan-lahan mengatakan kepada diriku menikmati tarian yang sendiri bahwa penonton sedang dibawakan saat itu tidak nyata baru aku menari sesuai kode mulai merasa rileks. Saat dalam lagu dan menari mendengar musik pertama dengan mulus. Subjek kali dan mulai menari, tidak memikirkan hal (inquiry) Untuk mencari

(194) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 170 masuk sesuai kode lagu lain selain tarian yang aku udah melupakan dibawakan. penonton. Aku hanya mengetahui aku sedang menari. Aku tidak berpikir tentang apapun selain tarian yang sedang ku bawakan. 6 Mas merasa Untuk mencari Mungkin karena udah Nervous saat even yang nervous setiap tahu bagaimana sering menari jadi aku tidak biasa. akan menari proses flow merasa nervous banget atau pada experience ituu pas saat even skala even/situasi dialami subjek nasional ataupun even tertentu saja? yang masuk TV, Atau even yang “wah” hehehehee 7 Seberapa sering Untuk Bisa setiap hari. Waktu yang digunakan

(195) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 171 sih kakak mengetahui untuk berlatih menari : berlatih menari? berapa banyak - waktu yang Setiap hari? Setiap hari saat memiliki waktu digunakan untuk Setiap hari, kalau ada berlatih waktu yang free, mungkin setengah jam, nah itu bisa luang. - Rutin3 kali seminggu. aku pake. Kalau satu hari Subjek memiliki mungkin ada Kalo untuk rutinnya sih jadwal rutin berlatih berapa kali sebenarnya satu minggu menari 3 kali seminggu latihan, atau tiga kali. namun disetiap ada satu minggu ada waktu luang subjek berapa kali selalu menggunakan latihan. waktu tersebut untuk berlatih. Bagi subjek Tapi kalau ada setiap waktu luang waktu luang Iya kalau untuk pribadi, adalah waktu untuik tetap dipakai personal ya kalau ada latihan. buat latihan? waktu luang pasti dipake untuk latihan. 8 Terus gimana Untuk Sebenarnya sih tergantung Prioritas kegiatan : caranya kakak mengetahui pribadi kita masing- Tidak terjawab. membagi waktu tingkatan prioritas masing, ya kan. Kita harus

(196) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 172 antara menari kegiatan pintar-pintar bagi waktu dan berkuliah? berdasarkan biar bisa selesaikan kuliah komposisi waktu dengan baik. Kita juga bisa jadi professional dalam menari. 9 Apa yang Untuk Motivasiku sih Passion dalam menari: menjadi mengetahui sebenarnya, pengen - motivasi kakak dorongan/passion nunjukin bahwa kalau orang untuk tetap dalam menari sebenarnya bukan hanya Indonesia juga bisa menari sampai di luar negeri aja yang bisa menari hip-hop. saat ini? nari. Tapi kita orang - Pengen nunjukin Pengen nunjukin Indonesia pun bisa seperti kalau orang mereka, dan aku pengen Indonesia ga kalah nunjukin bahwa orang dari orang luar Indonesia ga kalah dengan negeri. orang luar negeri. Jadi Subjek terus berlatih sebagai diriku sendiri, aku dan mengasah skillnya ngelatih diriku, aku untuk menjadi bukti ngelatih tarianku,untuk itu kepada dunia bahwa mungkin suatu saat bisa go penari hip-hop yang Internasional. hebat juga bias berasal dari Indonesia bukan hanya dari luar negeri.

(197) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 173 10 Kenapa kakak Untuk melihat Kalau masalah kuliah ini, Alasan untuk memilih jurusan alasan berkuliah aku dulu karena suka berkuliah: atau fakultas komputer sebenarnya. - yang kakak Dulu suka komputer jalani sekarang? - Karena suka jadi harus kuliah Iya dulu suka komputer, Suka? komputer. dulu suka main komputer. Mungkin gara-gara itu ya, Subjek merasa harus karena aku suka komputer, kuliah komputer karena jadi aku harus kuliah subjek menyukai komputer, jurusan komputer. Namun komputer. sampai saat ini subjek belum menyelesaikan kuliahnya. 11 Dalam Untuk mencari Iya, tau. Subjek memiliki tujuan melakukan tahu apakah Jadi itu tergantung yang jelas dalam setiap gerakan tarian, subjek memiliki gerakan apa yang akan gerakan tarian : kakak tau ga tujuan yang jelas kita bawain diatas - sih, gerakan apa dalam setiap panggung. Misalkan yang akan gerakan tari/ disuatu pertandingan, jadi kakak lakukan dalam sebuah kita harus benar-benar setelah sati pertunjukan yang buat suatu tarian yang Gerakan dibuat sesuai lagu - Menikmati lagu dan gerakan

(198) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 174 gerakan 12 dilakukan beda, gerakan yang beda Subjek membuat tersebut. Jadi yang sesuai dengan lagu. gerakan sesuai dengan ada satu Kalau kita sudah bisa kebutuhan tema tarian gerakan yang nikmati lagu dengan yang akan dibawakan kakak lakukan, gerakan tersebut, pasti dan disesuaikan dengan kakak saat orang yang nonton pun lagu. melakukan bisa menikmati. Sebelum menampilkan gerakan ini, Jadi kita harus menikmati didepan umum subjek kakak tau nggak dulu, tariannya kita sama menikmati dulu tarian gerakan lagunya kita.Kalau kita tersebut. Jika subjek selanjutnya itu sudah bisa nikmati, kita telah menikmati, apa atau kayak senang dengarnya, kita penonton pun dapat gimana? Biar senang lihatnya,pasti menikmati tarian gerakan nya orang yang nonton pun tersebut. menjadi bagus senang lihatnya. Dalam setiap Untuk mencari Sebenarnya sih, punya Tujuan dalam setiap tarian atau tahu apakah tujuan. Jadi saya pengen tarian : dalam setiap subjek memiliki orang rasain apa yang saya - Saya pengen orang perform kakak tujuan yang jelas rasain melalui tarianku. rasain apa yang punya tujuan dalam setiap saya rasain melalui ndak dalam gerakan tari/ tarianku. setiap perform dalam sebuah itu? pertunjukan yang Dalam setiap tarian,

(199) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 175 dilakukan subjek ingin orang lain dapat merasakan apa yang dirasakan oleh subjek saat menari. Subjek ingin diakui sebagai seorang penari. : (int) 13 Apakah disetiap Untuk mencari Ya pasti, setiap tarian Subjek memiliki tujuan tarian yang tahu bagaimana memiliki tema dan cerita dalam setiap tarian dipentaskan proses flow yang berbeda-beda yang dibawakan mas selalu experience yang memilki tujuan dialami subjek dalam menari? (Inquiry) 14 Saat kakak Apakah ada Sebenarnya bisa sih, bisa. Ada feedback langsung sedang menari feedback Mungkin tergantung dari : atau mungkin langsung atau mood. Mungkin kalau saat - Tergantung mood. ditengah-tengah tidak itu moodnya lagi jelek ya - Kalau moodnyalagi latihan menari, kita juga bawainnya jelek. jelek bawainnya kakak bisa Jadi itu tergantung setiap juga jelek. merasakan ga orang sih, pribadi masing- kalo tariannya masing. Kalau bagi aku, Subjek tahu kapan kakak lagi aku ga mau terlihat jelek subjek sedang menari

(200) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 176 bagus, atau lagi saat perform. Aku kurang bagus dan jelek? berusaha sebaik mungkin kapan menari bagus. untuk berikan yang Subjek punya prinsip terbaik. Tapi ada orang tidak ingin terlihat juga mungkin tergantung jelek saat perform moodnya, jadi mungkin sehingga selalu dia lagi bertengkar sama memberikan yang pacarnya lagi ada masalah, terbaik. Bagi subjek pasti bawain tariannya mood sangat juga pasti ga maksimal. berpengaruh terhadap kualitas tarian saat menari di atas panggung. Subjek cenderung memiliki kebutuhan achievement yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari keinginan subjek untuk selalu memberikan yang terbaik. 15 Kalau tariannya Apakah ada Biasanya kalau kita lagi Feedbacktidaklangsung

(201) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 177 lagi bagus atau perform, kita sendiri : lagi jelek, kakak langsung atau biasanya ga sadar ya, - taunya dari kadang itu nge-flow begitu mengetahui dari mana? Kalau aja, mengalir. Tapi kadang teman yang nonton misalnya lagi taunya mungkin dari : “Eh tadi ditengah-tengah teman yang nonton. Ada digerakan ini kamu lagi menari loh orang-orang yang bilang bagus banget, tapi kak. “eh tadi di gerakan ini gerakan-gerakan kamu bagus banget, tapi terakhir kamu agak gerakan-gerakan terakhir menurun.” feedback tidak Subjek dapat kamu agak menurun”. Kadang, kebanyakan ada Feedback langsung : masukan-masukan dari - Saat penonton orang yang nonton kita, memberikan reaksi nah mereka yang biasanya positifdapat kasi masukan, gitu. memberi pengaruh Kalau lagi pada performance ditengah-tengah diatas panggung menari nih kak, Nah itu penting sekali dan juga menjadi respon yang namanya penonton, feedback bahwa penonton itu jadi kalau saat kita tarian yang maknanya perform dan mereka dibawakan bagus. seperti apa buat nyorakin, mereka senang Hal tersebut

(202) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 178 kita yang mereka tepuk tangan, nah memberikan sedang menari? itu membawa suatu suntikan semangat penyemangat buat kita baru bagi penari yang perform diatas yang sedang panggung. Jadi kita menari. perform pun, lebih lepas, lebih yang santai, lebih senang, lebih panas. Jadinya powernya juga lebih kelihatan, …… juga lebih kelihatan. 16 Menurut kakak Untuk Skill, mungkin masih Keseimbangan antara sendiri, skill mengetahui harus banyak belajar lagi. bakat dan tantangan: atau apakah subjek Karena banyak orang yang - Masih perlu belajar kemampuan memiliki terdapat sekarang di luar negeri, - Berada ditingkatan menari kakak keseimbangan kemampuannya udah saat ini kayak antara lebih. udah yang gimana? bakat/kemampuan dibandingkan dengan kita 6 Subjek membuat yang dimiliki disini masih 50 persen 100 standar untuk menilai dengan tantangan persen lah. Jadi masih skill yang dimiliki yang ada dalam perlu diasah lagi skillnya. beradasarkan skill suatu keadaan. Masih perlu banyak penari luar negeri. : belajar lagi. (int)

(203) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 179 Kalau misalnya Aku sih masih merasa kakak dikasi sendiri masih di tingkatan suatu skala dari 6 lah. 1 sampai 10, skillnya kakak itu berada ditingkatan mana? 17 Kalau menurut Untuk Tantangan hip-hop untuk Keseimbangan antara kakak ni mengetahui yang menari? Kalau bakat dan tantangan: tantangan hip- apakah subjek sekarang kita lebih - hop saat ini tuh memiliki terdapat memikirkan, karena seperti apa? keseimbangan sekarang penari udah antara banyak, dancer tuh udah Penari hip-hop udah banyak - Kreativitas, siapa yang membuat bakat/kemampuan banyak, hip-hopitu udah tarian paling unik yang dimiliki banyak. Nah jadi kalau dan beda saat dengan tantangan macam kita lagi di suatu menari. yang ada dalam pertandingan, suatu keadaan. tantangannya tuh lebih ke Keseimbangan antara kreativitas sebenarnya. bakat dan tantangan : Jadi siapa yang paling Subjek memiliki skill beda, siapa yang paling yang berada diatas

(204) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 180 unik saat menari. Saat rata-rata. Subjek juga membuat suatu koreografi, terus belajar dari luar nah itu tantangannya negeri untuk mengasah sebenarnya. kemampuannya sehingga dapat Jadi lebih ke Kreativitas lagi bagaimana membuat koreografi kreativitas mau mengolah tarian yang unik, beda dan bagaimana tersebut. kreatif. mengolahnya ya? 18 Kalau menurut Mencari tahu Kalau konsentrasi saya Keadaan dimana kakak, apakah subjek saat menari itu lebih fokus terdapat kombinasi konsentrasinya memiliki sebuah ke lagunya, lebih fokus ke antara tindakan dan kakak pada keadaan dimana gerakannya, sama lebih kesadaran.: waktu sedang terdapat nyantai sebenarnya. Fokus - menari itu kombinasi antara lagu, fokus gerakan, seperti apa? tindakan dan nyantai, sama fokus ke - Santai kesadaran penonton. - Fokus ke penonton. Fokus ke lagu fokus ke gerakan Saat menari subjek benar-benar berkonsentrasi pada setiap gerakan, lagu

(205) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 181 dan penonton sehingga subjek dapat santai dan menikmati tarian yang sedang dibawakan. : (int) 19 Kalau kakak Mencari tahu Kalau bagi saya sih, kalau Gangguan diluar lagi sementara apakah subjek macam untuk seorang kesadaran : menari nih, mengalami dancer, seorang dancer Tidak memiliki kayak tadi gangguan berada yang professional, kita ga gangguan diluar kakak udah kasi diluar kesadaran. bisa bawa masalah itu kesadaran. contoh. Kakak diatas panggung. Karena - sedang punya kita pengen terlihat fun, bawa masalah ke persoalan atau kita pengen orang yang atas panggung punya masalah, lihat kita juga senang, seberapa jauh orang yang nonton kita masalah ditinggalin masalah itu juga semangat. Jadi dulu, berikan yang mempengaruhi macam kalau aku sih professional, tariannya pribadiku aku ga mau berikan yang kakak, saat bawa masalah itu diatas terbaik. kakak panggung. Masalah itu aku sementara tinggalin dulu, aku kasi Saat sedang menari di menari? yang professional, aku atas panggung subjek - Subjek tidak bisa Bagi subjek kasi yang terbaik. Tapi ada tidak memikirkan hal

(206) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 182 20 orang juga yang kebawa lain atau berkonsentrasi dengan masalah kayak pada hal lain yang gitu, kadang seperti yang dapat menyebabkan aku katakan tadi, mood ga tarian yang dibawakan mood, tergantung dari menajdi kurang bagus. orangnya sih sebenarnya. : (int) Kalau misalnya Mencari tahu Kesalahan itu sering, Tidak memiliki ditengah-tengah apakah subjek sering, sering dilakukan. keraguanterhadap menari, kakak tidak memiliki pernah ndak keraguan terhadap melakukan kesalahan. kesalahan. kesalahan. 21 Responnya Mencari tahu Saat aku salah ya aku terus Tidak memiliki kakak saat apakah subjek gerak. Jadi jangan berhenti keraguanterhadap kakak sadar tidak memiliki disitu. Ga boleh blank, ga keraguan terhadap boleh bingung, ya terus kesalahan. kesalahan. - Saat melakukan gerak. Apa yang kamu kesalahan terus bisa gerak ya udah gerak. bergerak jangan Yang penting jangan berhenti. sampai diam aja. - Apapun yang bisa kamu gerakin ya gerakyang penting jangan sampai

(207) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 183 diam. 22 Masih pada saat Mencari tahu Kalau aku sih, saat lagi Tidak kehilangan sedang menari apakah subjek perform sih, kadang kesadaran diri. nih kak, kakak kehilangan nggak. Nggak sih, jadi - masih kesadaran diri. kalau itu jadi urutan ke Itu berada di urutan keseratus mungkin. memikirkan seratus mungkin. Jadi aku pandangan kalau aku menari aku ga aku nggak mikir orang lain mikir apa-apa, jadi seperti apa-apa, fokussama terhadap diri yang aku bilang tadi aku gerakan, lagu dan kakak? fokus sama gerakanku, penonton. Mungkin apa fokus sama lagu dan fokus yang orang lain sama penonton aja. Jadi ga orang lihat imageku pikirkan tentang mau mikir yang, oh ini aku sekarang gimana, kakak waktu nari nih, supaya orang pandangan orang kakak sedang lihat imageku bagus kayak lain sama aku menari, kakak gimana, atau mungkin saat gimana. masih mikir ini orang lihat, seperti itu pandangannya sama aku nggak? kayak gimana, aku ga mau - - Saat aku menari Ga mau mikir mikir kayak gitu sebenarnya, kalau pribadiku sendiri. 23 Kakak pernah Mencari tahu Punya, tapi bukan berjam- Kehilangan orientasi

(208) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 184 ndak punya apakah subjek jam sih sebenarnya. Jadi pengalaman kehilangan kadang dance tuh biasanya - Kadang perform yang kakak nari orientasi waktu. paling maksimal yuh 5 dance di panggung berjam-jam, menit, 6 menit. Tapi berkisar 5-6 menit. tapi kakak pernah di Palembang, itu Tetapi waktu di nggak waktu itu narinya sampai Palembang menyadari sekitar 10 menit,nah itu ga performsampai 10 kalau kakak sadar sebenarnya. menit nggak sadar. udah menari waktu : - berjam-jam. Asyik gerak, asyik bikin koreo ga Iya, perform. Itu perform ya? sadar udah 2 jam, 3 jam 4 jam. Latihan, nah kalau latihan Kalau mungkin sih kadang nggak, nggak latihan mungkin sadar juga, jadi kadang kak? kayak , oh kita udah nari, latihan selama 4 jam nih, kok ga sadar kayak gitu. Kadang saat latihan itu rasa ga sadar itu ada. Karena asyik gerak, asyik bikin koreo, jadi ga sadar kalau udah 2 jam, 3 jam,

(209) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 185 udah 4 jam. 24 Sore kak. Kak Ya beda, pasti beda. Kalo kalau latihan aku pas pertandingan itu sama waktu ga boleh buat salah, kalau perform itu pas latihan masih bisa buat rasanya beda salah dan diperbaiki dan nggk kak? lebih fun saat latihan. Lebih fun saat latihan Banyak bercandanya juga, lebih banyak waktu juga kan. Oh, kalau pas Ya.. banyak. Hahahaa. latihan gitu biasanya apa- Biasanya buat gerakan apa aja yng gitu, latihan tim, samain dilakukan kak? gerakan. Banyaklah Kakak Iya pasti. Menari itukan Menikmati saat berlatih menikmati nggk menikmati gerakan dan menari saat latihan lagu. gitu?

(210) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 186 Pas mau Bersemangat, iya Memiliki tujuan saat berangkat semangat gitu, kalo mau berlatih menari : latihan berangkat latihan udah - perasaannya bisa dibayangin nanti pas gerakan atau kakak gimana? latihan mau ngapain aja, formasi yang jadi saya tuh kalo dikos sebelumnya bayangin gerakan atau dibayangkan formasi, jadi kalo mau berangkat itu semangat - Mempraktekkan Bersemangat saat berangkat latihan. buat bisa dipraktekkan. Oh berarti Hmm.. apa ya? Aku ga kakak pernah mikir sampe kesitu, bersemangat bgt ya aku senang banget nari ya kalo mau dan aku merasa aku punya latihan, Kira- skill untuk menari. Aku kira menurut suka buat gerakan dan kakak apa yang dengar lagu. Jadi pas menyebabkan latihan itu aku suka banget kakak buat gerakan macam- menikmati macam, kalo ada yang berlatih menari? kurang biasanya teman- Feedback yang cepat teman tambahin. Atau dan jelas :

(211) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 187 kurang pas sama beat lagu - biasanya aku bisa tau sendiri dari feeling, Koreksi dari teman-teman - Mengetahui lewat biasanya juga teman- feel lagu dan teman yang bilangin. gerakan. Kalo pas lagi Ya seneng aja tetep. Gangguan diluar coba-coba buat Walaupun masih salah kesadaran : gerakan, kakak atau kurang pas tapi aku Tetap berlatih ngerasa gimana nggk mau nyerah. Aku membuat gerakan kak? Kan tetap latihan sampai walaupun melakukan gerakannya gerakan yang aku buat itu kesalahan. belum jadi. jadi. Tidak memiliki Ada Kalo pas latihan sih keraguan terhadap pengalaman banyak. Kita kan punya kesalahan : latihan nggak basecamp, kita ada nyewa Kesalahan tidak kak yang kakak rumah buat dijadiin membuat subjek bener-bener basecamp. Kalo kita ga berhenti membuat nikmatin latihan disanggar ya gerakan. berlatih menari. latihan disitu. Aku beberapa hari sering Kehilangan orientasi nginap disana juga. Kalo waktu :

(212) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 188 kita latihan atau buat lagu - Latihan sampai kan udah ga terbatas sama tengah malam dan waktu, bisa dikerjain menginap semalaman dan dikerjain rame-rame gitu. - Tinggal di basecamp selama beberapa hari. Proses Oooh, biasanya aku mulai latihannya itu dengan pemanasan kakak biasanya badan, biasa biar nggak gimana kak? gampang cidera. Terus Dari mulai dengar lagu, pelajari beat latihan sampai musik, buat gerakan yang selesai latihan masuk di beatnya, atau gitu kak? bisa cari inspirasi lewat video, buat gerakan yang menonjolkan skill. Baru latihan rame-rame, bentuk formasi, dll. Kesulitan atau Ada, namanya juga Subjek menghadapi tantangan yang banyak orang, satuin tantangan menyatukan kakak hadapi pendapat itu susah. pendapat penari setim

(213) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 189 saat latihan ada Apalagi kalo ada yang dan menyamakan nggk kak? ngotot. Terus bikin gerakan gerakan yang sama itu juga susah. Subjek menyatukan pendapat dengan Cara kakak membicarakan sebuah ngatasi Yaah biasanya saya gerakan sebelum kesulitan itu kumpulin anak-anaknya, latihan dan gimana kak? kita ngomong baik-baik, menyamakan gerakan jelaskan alasan kenapa dengan berlatih pilih gerakan itu, atau lagu didepan cermin itu. Baru kita latihan lagi setelah dapat satu suara. Kalau gerakan, biasanya saya didepan mereka berdiri di depan cermin, biar mereka bisa lihat dan contoh. Oh, gitu ya Hahahaaa, apa ya? kak? Btw kalo Pengalaman kuliah, ya ke pengalaman kampus terus kuliah. Gitu

(214) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 190 kuliah nih kak, aja. ada yang bisa diceritain nggk? Kalau mau Biasanya sih malas ya, Tidak memiliki tujuan berangkat tapi aku udah lama ga dalam kuliah: kuliah gitu kuliah. Hahaha.. aku lebih - Malas kuliah perasaannya suka nari. Kalo kuliahpun - Sudah lama nggak kakak gimana? aku ngantuk, kalo ngantuk ya pasang headset, kuliah - Lebih suka menari dengerin lagu sambil bayangin gerakan. Gangguan berada di dalam kesadaran : Hehee, kakak Hmm… kalau menikmati menikmati nggak juga, aku malas saat berkuliah dan kuliah nggk? belajar. Hahahahahaa. memilih untuk - Subjek mengantuk mendengarkan Kira-kira Karena aku kurang suka lagu dan menurut kakak tekanannya, soalnya kan membayangkan apa yang kalo kuliah kita harus gerakan menyebabkan dapat nilai yang baik kakak nggak supaya bisa selesai. Terus Tidak terdapat menikmati nggak ada yang kombinasi antara

(215) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 191 kuliah? menyenangkan seperti tindakan dan menari waktu aku kuliah. kesadaran : Kuliah itu bosan sekali. - Subjek memasang Dan lama sampai bikin headset ngantuk. mendengarkan lagu dan Kakak udah Udah, tapi dosennya kalo membayangkan belajar biar menjelaskan juga kurang gerakan. dapat nilai yang aku ngerti. Jadi mata baik? kuliahnya juga susah buat Subjek tidak aku ngerti. kehilangan orientasi waktu : - Kuliah terasa lama sampai membuat subjek mengantuk Subjek merasakan tekanan saat berkuliah: - Mata kuliah sulit untuk dimengerti Aktivitas tidak menjadi autoletic : - Kuliah untuk

(216) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 192 mendapatkan nilai yang baik agar dapat selesai.

(217)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
165
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
144
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
2
125
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
92
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
2
181
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
145
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
148
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
1
249
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
92
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
1
187
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
105
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
148
SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
89
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
101
SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi
0
0
159
Show more