Kemampuan mengelola waktu belajar siswa (studi deskriptif pada siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu tahun ajaran 2015/2016 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar).

Gratis

0
0
101
2 years ago
Preview
Full text

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner Kemampuan Mengelola Waktu Belajar Siswa kelas XI SMA Pangudi LuhurSedayu yang disusun dengan menggunakan skala Likert, dimana skala ini memiliki 4 pilihan jawaban yaitu sangat sesuai, sesuai, tidak sesuai dan sangattidak sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) tidak seorangpun siswa memiliki kemampuan mengelola waktu belajar dalam kategori sangat baik, 5%siswa dalam kategori baik, 90% siswa dalam kategori cukup baik, 5% siswa dalam kategori kurang baik dan tidak seorangpun siswa memiliki kemampuanmengelola waktu belajar dalam kategori tidak baik.

HALAMAN PERSEMBAHAN

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner Kemampuan Mengelola Waktu Belajar Siswa kelas XI SMA Pangudi LuhurSedayu yang disusun dengan menggunakan skala Likert, dimana skala ini memiliki 4 pilihan jawaban yaitu sangat sesuai, sesuai, tidak sesuai dan sangattidak sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) tidak seorangpun siswa memiliki kemampuan mengelola waktu belajar dalam kategori sangat baik, 5%siswa dalam kategori baik, 90% siswa dalam kategori cukup baik, 5% siswa dalam kategori kurang baik dan tidak seorangpun siswa memiliki kemampuanmengelola waktu belajar dalam kategori tidak baik.

KATA PENGANTAR

  Bapak dan ibu dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling yang telah membekali penulis dengan ilmu yang diberikan. Semua pihak yang sudah membantu penulis dalam bentuk doa, semangat, dan motivasi untuk menyelesaikan skripsi yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

DAFTAR GRAFIK

  Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Kemampuan Mengelola Waktu Belajar Siswa Kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016 .............................................................................. Kuesioner Penelitian Kemampuan Mengelola Waktu Belajar Siswa Kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016 .....

BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini dipaparkan mengenai latar belakang masalah

A. Latar Belakang Masalah

  Namun sebaliknya, 4bagi siswa yang sedang diliputi rasa senang atau gembira, maka ia akan melakukan kegiatan yang sudah direncanakan dengan senang dan hal ini akanmemiliki dampak positif bagi dirinya, yakni mereka mampu mengelola waktu mereka dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang dibuatnya. Proses belajar yang dialami oleh siswa berawal dari proses berpikirsiswa, ketika mereka memiliki persepsi yang positif mengenai mengelola waktu maka mereka mampu menggunakan waktu belajar dengan baik danakan membantu siswa untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai.

B. Identifikasi Masalah

  Dampak dan kendala yang dihadapi oleh siswa apabila mereka kurang mampu mengelola waktu belajarnya dengan baik. Berdasarkan hasil capaian skor terhadap butir-butir pengukuran tingkat mengelola waktu belajar yang teridentifikasi rendah, usulan topik-topikbimbingan belajar apa sajakah yang sesuai bagi XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016?

E. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini yaitu:

1. Mendeskripsikan seberapa baik kemampuan siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016 dalam mengelola waktu belajar

  2. Mengidentifikasikan capaian skor item pengukuran mengelola waktu belajar yang teridentifikasi rendah untuk dijadikan usulan topik-topikbimbingan belajar pada siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016.

F. Manfaat Penelitian

Dengan adanya penelitian ini, peneliti berharap muncul beberapa manfaat sebagai berikut:

1. Manfaat Teoritis

Hasil dari penelitian ini menjadi informasi yang akan membantu siswa mengetahui pentingnya mengelola waktu belajar mereka dengan baik,sehingga siswa dapat mencapai kesuksesannya. 9

2. Manfaat Praktis

  Bagi Guru Hasil dari penelitian ini dapat membantu guru dalam mengawasi danmendampingi siswa ketika mereka belum mampu mengelola waktu belajar dengan baik. Bagi Siswa Siswa semakin memiliki kesadaran untuk mengetahui pentingnyamengelola waktu belajar mereka dengan baik, supaya yang mereka cita-citakan dapat terwujud di masa mendatang.

G. Definisi Istilah

  Mengelola waktu belajar adalah sebuah proses perencanaan dan mengatur waktu untuk mencapai sasaran yang efektif dan efisien, sehingga semuahal yang akan dilakukan dapat tertata dan teratur serta memiliki rincian yang baik pula. Bimbingan belajar adalah bimbingan yang diberikan untuk menemukan cara belajar yang tepat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki olehindividu tersebut.

BAB II LANDASAN TEORI Dalam bab ini dipaparkan dipaparkan mengenai kemampuan mengelola waktu, remaja dan pengelolaan waktu, dan hakikat bimbingan belajar. A. Kemampuan Mengelola Waktu 1. Pengertian Mengelola Waktu Mengelola waktu merupakan sebuah proses perencanaan dan mengatur

  Yang pertama adalah bahwa hidup manusia saat ini semakin lama memiliki kesibukan yang luarbiasa, dan yang kedua adalah banyaknya tuntutan yang dihadapi seseorang untuk bertanggung jawab akan tugas yang dipercayakan pada dirinya. Pengelolalan waktu belajar yang dilakukanoleh siswa hendaknya direncanakan dengan melihat sasaran yang akan dicapainya, supaya waktu yang dimilikinya dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

2. Aspek-aspek Mengelola Waktu Belajar

  Memberikan ekstra waktu terhadap mata pelajaran yang masih dirasa sukar, akan membantu siswa untuk memahami mata pelajaran tersebutdan membuat siswa lebih menghargai waktu belajarnya dengan baik. Selanjutnya mereka akanmeluangkan waktu mereka sesuai yang tertera dalam jadwal harian yang mereka buat dan akan mempelajari mata pelajaran tersebut sesuai waktu belajarnya.

3. Kategori-kategori Pengelolaan Waktu Belajar

  Apabila kegiatan yang akan dilakukandisesuaikan dengan batas waktu pengerjaan dan prioritas kebutuhan orang lain, maka hal tersebut telah ditentukan oleh sistem yang membuathal tersebut mendesak, sehingga kita tidak melakukan apa yang menjadi prioritas diri sendiri. 2) Penting tetapi tidak mendesak merupakan kategori yang memisahkan antarakegiatan yang efektif dan tidak efektif, dimana memilih mengerjakan sesuatu yang penting namun tidak mendesak, sehingga orang biasanya akan melakukan yangbukan menjadi prioritas dalam dirinya.

4. Pedoman-pedoman dalam Mengelola Waktu Belajar

  Pemahaman siswamengenai cara belajar yang efektif merupakan dasar bagi siswa untuk belajar dengan teratur. Bagi siswa yang sejak dini memiliki keteraturan dalam belajar, maka tidak akan sulit bagi dirinyauntuk mengelola waktu belajarnya dengan efektif pula.

b. Disiplin Belajar Setiap orang pastilah mempunyai cara belajar yang berbeda-beda

  Kedisiplinan dalam belajar ditunjukkan dengansikap yang ditunjukkan oleh siswa dalam menghargai waktu yang ada. Dengan memiliki keteraturan dalambelajar, disiplin belajar dan memiliki konsentrasi, maka siswa akan terbantu untuk menangkap pelajaran yang disampaikan sehingga memudahkan mereka ketikaakan mengelola waktu belajar mereka menjadi lebih efektif dan baik lagi.

B. Remaja dan Pengelolaan Waktu Belajar

  Masa remaja sebagai periode tertentu dari kehidupan manusia, dimana merupakan suatu pembentukan konsep yang relatif baru dalam kehidupannya. Remaja atau Adolescence berasal dari kata dalam Bahasa latin yakni Adolescere yang berarti tumbuh menjadi dewasa atau sedang dalam perkembangan menuju tahapdewasa (Desmita, 2007).

1. Perkembangan Remaja

  Perkembangan kognitif menurut teori Piaget yang meninjau dari perspektif, maka pemikiran pada masa remaja telah mencapai tahap pemikiran operasionalformal yakni suatu tahap perkembangan kognitif yang dimulai pada usia 11 atau 12 tahun dan akan terus berlanjut hingga mencapai masa dewasa. Ketika seorang remaja mampu mengelola waktu belajarnya dengan baik, maka segala aktivitas belajar mereka akan berjalan dengan baik dansesuai dengan yang direncanakan.

2. Ciri-ciri Masa Remaja

  Hal ini disebabkan karena akibat yang langsung terhadap sikap dan perilaku yang akan berakibat dalam jangka waktu yang panjang. Masa Remaja sebagai Ambang Masa Dewasa Usia remaja semakin mendekati masa dewasa, dimana usia kematangansemakin membuat mereka gelisah untuk meninggalkan kepercayaan yang sudah lama ada dalam diri mereka dan untuk memberikan kesan bahwamereka sudah hampir dewasa.

3. Tugas Perkembangan Remaja

  Bagi remaja yang aktif dalam kegiatan yang diadakan di sekolah, belum tentu pengelolaan waktu belajar mereka baik dan teratur. Pengelolaan waktu belajar yang telah mereka buat,tidak dapat ditaati karena padatnya kegiatan yang menguras waktu, tenaga dan pikiran mereka untuk melakukannya.

4. Aktivitas Belajar pada Remaja

  Listening activities Merupakan aktivitas yang dilakukan siswa dengan cara mendengarkanuraian materi, dan interaksi yang terjadi di dalam kelas. Mental activities Siswa mampu memberi tanggapan terhadap interaksi yang terjadi, selainitu mengingat pelajaran yang diberikan dan mampu memecahkan soal yang diberikan oleh guru.

5. Pengelolaan Waktu Belajar pada Remaja

  Menurut Bliss (1986), pengelolaan waktu belajar pada remaja merupakan suatu alat ukur yang dijadikan patokan untuk mengontrol segala aktivitas yangdilakukan, baik di sekolah maupun di rumah. Pengelolaan waktu belajar pada siswa dilakukan ketikamereka akan belajar di rumah, karena mereka memiliki waktu yang tetap ketika belajar di sekolah.

C. Bimbingan Belajar

  Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada individu dalam menentukan pilihan hidup mereka. Ketika seseorang sedang mengalami kebingungan dengan permasalahanyang dihadapi, mereka bisa mencari seorang guru Bimbingan dan Konseling atau Konselor untuk membantu mereka menyelesaikan masalahanya.

1. Pengertian Bimbingan Belajar

  25Menurut Winkel (2010), bimbingan belajar merupakan bimbingan yang diberikan untuk menemukan cara belajar yang tepat sesuai dengan kemampuanyang dimiliki oleh individu tersebut. Sehingga dengan diberikannya bimbingan belajar dengan topik mengelola waktu belajar, remaja akan mengetahuibagaimana pengaturan waktu yang baik dan benar untuk belajar.

2. Fungsi Bimbingan Belajar

  Apabila waktu siswa banyak dihabiskan untuk kegiatan yang kurang mendukung untuk belajar, maka akan terbuanglah waktu yangseharusnya mereka gunakan untuk belajar. Melihat fungsi dari bimbingan belajar yang dipaparkan diatas, mulai pemberian orientasi kepada siswa mengenai tujuan dari pendidikan, memberikanpenyadaran kepada siswa mengenai cara belajar yang tepat sehingga siswa mampu menentukan pilihan jurusan di jenjang pendidikan selanjutnya,mengumpulkan data mengenai kemampuan intelektual siswa dan pemberian bantuan bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam menemukan cara belajaryang tepat bagi dirinya.

3. Strategi Bimbingan Belajar

  Untuk mengurangi terjadinya kendala yang dialami oleh siswa, hendaknya dalam bidang bimbinganbelajar diperlukan strategi bimbingan supaya dapat dilakukan baik bagi tenaga pengajar maupun siswa. Apabila siswa masih memiliki kekurangan, hendaknyadiberikan bimbingan untuk meningkatkan kemampuan yang ada dalam diri siswa.

4. Bimbingan Belajar bagi Pengelolaan Waktu Belajar pada Siswa SMA

  Bimbingan belajar akan membantu siswa untuk mengelola waktu mereka dengan lebik baik, yakni dengan topik bimbingan yang ada kemudian siswamelaksanakan yang diminta ketika diberi materi bimbingan pengelolaan waktu belajar. Sedangkan bagi siswa yang memiliki kemampuan mengelola waktu belajar cukup atau tidak baikbisa mengembangkan kemampuan mereka untuk mengelola waktu belajar melalui topik-topik bimbingan yang diberikan oleh guru pembimbing.

BAB II I METODE PENELITIAN Dalam bab ini dipaparkan jenis penelitian, subjek penelitian, teknik

  Sifatdeskriptif dalam penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan mengelola waktu belajar siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur SedayuTahun Ajaran 2015/2016. 30Tabel 1 Subjek Penelitian No Kelas Jumlah Siswa 1 XI IPA 1 25 2 XI IPA 2 26 3 XI IPS 1 32 4 XI IPS 2 32 Total Siswa 115 Subjek uji coba kuesioner penelitian sebanyak 26 siswa yang diambildari kelas XI IPA 2.

C. Teknik Pengumpulan Data

  Dari pernyataan yang ada, responden diminta untuk memilih salah satu alternatif jawaban dengan cara memberi tanda centang (√) sesuai denganjawaban yang dipilihnya, kemudian jawaban tersebut diakumulasikan untuk mengungkap tingkat kemampuan mengelola waktu belajar siswa kelas XISMA Pangudi Luhur Sedayu. Semakin tinggi skor yang diperolah, maka siswa tersebut memiliki pengelolaan waktu belajar dengan baik sedangkansemakin rendah skor yang di dapat maka siswa tersebut kurang memiliki pengelolaan waktu yang baik untuk belajarnya.

D. Validitas dan Reliabilitas Kuesioner

  Secara mendasar validitas menggambarkan tingkat instrumen yang bersangkutan mampu mengukur apa yang yang akan diukur. Reliabilitasmerupakan suatu pengukuran yang mampu menghasilkan data yang memiliki tingkat reliabilitas tinggi disebut sebagai pengukuran yang reliabel ( reliable)(Azwar, 2012).

2 S x

  ] α = 2[1-Keterangan: 2 2 : S dan S Varians skor belahan 1 dan varians skor belahan 2. Hasil perhitungan indeks reliabilitas dirumuskan menggunakan kriteria Guilford yang terdapat pada tabel 4.

5 Negatif Sangat Rendah

  38Berdasarkan hasil uji coba bagi siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu dengan jumlah subjek 26 siswa, maka di peroleh perhitunganmenggunakan teknik Alpha Cronbach sebesar 0,884. Tabel tersebut berisikan mengenai jumlah itemyang digunakan untuk melakukan penelitian bagi siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016.

E. Prosedur Pengumpulan Data

  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan guna mencarivaliditas dan reliabilitas kuesioner, selain itu tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik siswa Kelas XI dalam mengelola waktubelajarnya. Subjek yang dijadikan ujicoba penelitian dilakukan di kelas XI IPA 2 yang berjumlah 26 siswa, sedangkan subjek pengumpulan data penelitian ini dilakukandi kelas XI IPA 1, XI IPS 1 dan XI IPS 2 yang berjumlah 89 siswa.

11 November 2015

  Teknik Analisis DataAnalisis data bertujuan untuk memberikan deskripsi mengenai subjek peneltian berdasarkan data dari variabel yang diperoleh dari kelompok subjekyang diteliti dan tidak dimaksudkan untuk pengujian hipotesis (Azwar, 2012). Menentukan skor dan pengolahan data Penentuan skor pada item kuesioner dilakukan dengan memberikannilai dari angka 1 sampai 4 berdasarkan norma skoring yang berlaku dengan melihat sifat pernyataan favorable atau unfavorable.

XI IPS 2

i. Melakukan analisis data penelitian yang telah terkumpul

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini dipaparkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai

A. Hasil Penelitian 1. Kemampuan Mengelola Waktu Belajar Siswa

  Norma kategorisasi yang digunakan unuk mengelompokkan baik atau kurang baik kemampuan siswa XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran2015/2016 dalam mengelola waktu belajarnya. Dari hasil penelitian tersebut, peneliti dapat menyimpulkan bahwa pengelolaan waktu belajar siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu TahunAjaran 2015/2016 termasuk dalam kategori cukup baik.

10 Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik Tidak Baik

2. Analisis Butir

  Grafik 1 Kemampuan Mengelola Waktu Belajar SiswaKelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016 Penggolongan item-item kemampuan siswa XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016 dalam mengelola waktu belajarnya untukmelihat tinggi atau rendahnya skor pada setiap item pernyataan yang dipaparkan. Item yang tergolongdalam kategori rendah berada pada aspek Melaksanakan apa yang sudah dijadwalkan dalam urutan mata pelajaran yang telah dibuat, dan merupakanbagian dari indikator memiliki keteraturan dalam melakukan jadwal kegiatan harian yang sudah direncanakan.

10 Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Grafik 2 Hasil Skor Rata-rata Perhitungan Butir Item Kemampuan Mengelola Waktu Belajar Siswa Kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016

B. Pembahasan

  Hasil penelitian mengenai kemampuan mengelola waktu belajar siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun Ajaran 2015/2016 menunjukkan bahwa sebanyak 4 siswa (5%) memiliki kemampuan mengelola waktu belajar yang baik,72 siswa (90%) memiliki kemampuan mengelola waktu belajar cukup baik, dan 4 siswa (5%) memiliki mengelola waktu belajar kurang baik. Bahkan mereka yang berada dalam kategori ini jarang membuat jadwal kegiatan untuk mengatur kegiatan yang akan dilakukannya, tidak memilikipengelolaan waktu yang baik untuk belajar dan melakukan kegiatan yang lainnya.

C. Usulan Topik-topik Bimbingan

  Kemampuan mengelola waktu belajar siswa berdasarkan butir-butir item yang teridentifikasi rendah yaitu dalamaspek memiliki keteraturan dalam melakukan jadwal kegiatan harian yang sudah direncanakan. Sehingga siswa mampumemahami dengan hal yang belum tercapai dalam dirinya untuk dikembangkan dengan lebih baik dan berpatokan pada pengelolaan waktu belajar yang ada.

BAB V PENUTUP Dalam bab ini dipaparkan kesimpulan dari hasil penelitian dan saran terhadap kegiatan bimbingan belajar di sekolah. A. Kesimpulan Beberapa kesimpulan berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan

  Sebagian besar (90%) siswa kelas XI SMA Pangudi Luhur Sedayu Tahun ajaran 2015/2016 berada pada kategori baikdalam mengelola waktu belajarnya. Siswa yang berada pada kategori baik dan kurang baik dalam mengelola waktu belajarcapaian skor yang diperoleh sebesar 5%.

B. Keterbatasan Penelitian

  Karena awalnya siswa berada pada kebingungan untuk mengelola waktu belejar mereka, namun setelah dilakukan penelitian hasilyang diperoleh siswa berada pada kategori cukup baik dalam mengelola 57waktu belajar. Hal ini bisa terjadi karena siswa kurang jujur dalam mengisi kuesioner yang diberikan.

C. Saran

  Dengan 58harapan setelah siswa menyadari kemampuan yang ada dalam dirinya, apabila terdapat pada kategori kurang baik dan cukupbaik dalam pengelolaan waktu belajarnya, maka siswa tersebut mengubah cara belajarnya dengan memperhatikan waktu yangada untuk melaksanakan kegiatan belajar tersebut. Peneliti Lain Peneliti lain yang hendak meneliti dengan topik yangsama, hendaknya membekali diri dengan teori-teori yang menguatkan dalam mengelola waktu dan pada instrumenpenelitian yang akan dibuat sebagai alat penelitian.

DAFTAR PUSTAKA

  Cara Belajar yang Efisien. Cara Belajar yang Efisien.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Hubungan Pelayanan Jasa Bimbingan Belajar Dengan Motivasi Berprestasi Siswa (Studi kasus terhadap siswa kelas 3 SMA bimbingan belajar Ganesha Operation (GO) Medan)
7
118
101
Analisa pengaruh hasil belajar matematika terhadap kemampuan menyelesaikan soal-soal fisika: Studi pengaruh hasil belajar pokok bahasan getaran pada siswa kelas 2 semester III di SLTP Negeri 3 Jember tahun ajaran 2002/200
0
13
80
Hubungan pemberian biasiswa terhadap peningkatan hasil belajar mata pelajaran biologi siswa kelas II SLTP Negeri se Kabupaten Bondowoso tahun ajaran 2000/2001
0
4
61
Identifikasi kesalahan konsep fisika tentang suhu dan kalor (Studi deskriptif pada siswa kelas I5 cawu III SMU Negeri Rambipuji Jember tahun ajaran 2000/2001
0
6
55
pengaruh model pembelajaran webbed terhadap keterampilan menulis karangan pada siswa kelas IV SDIT Al-Mubarak Jakarta pusat tahun ajaran 2014/2015
2
21
258
Pengaruh bimbingan dan konseling terhadap motivasi belajar siswa SMP Babus Salam Cimone-Tangerang
0
17
79
Persepsi siswa tentang kemampuan guru dalam mengelola kelas dan hubungannya dengan prestasi belajar siswa kelas I MTsN 3 Pondok Pinang
0
3
97
Pengaruh Hypermedia terhadap hasil belajar fisika siswa kelas XI pada Konsep Hukum Gravitasi Newton
1
3
214
Hubungan hasil belajar fiqh terhadap konsistensi pelaksanaan shalat lima waktu siswa kelas v11 MTA al-Ahliyah Cikampek
8
58
71
Pengaruh media audio-visual (video) terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada konsep elastisitas
3
20
8
Pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar mata pelajaran bahasa dan sastra indonesia pada siswa kelas IX MTS Izzatul Islam Tajurhalang, Bogor Tahun ajaran 2014/2015
0
9
112
Pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan abstraksi siswa di kelas VII SMPN 01 Kalidawir Tulungagung tahun ajaran 20172018
0
0
6
Hubungan motivasi belajar dan gaya belajar siswa dengan prestasi belajar matematika siswa mts Islamiyah Medan tahun ajaran 2017/2018 - Repository UIN Sumatera Utara
2
15
150
Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal uraian terstruktur pokok bahasan teori kinetik gas pada kelas XI semester II MAN Model Palangka Raya tahun ajaran 2014/2015 - Digital Library IAIN Palangka Raya
0
0
22
Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan hasil belajar siswa melalui pokok bahasan pesawat sederhana di SMP Negeri-4 kelas VIII semester II Palangka Raya tahun ajaran 2015/2016 - Digital Library IAIN Palangka Raya
1
1
185
Show more