PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN DI GRAND PASUNDAN CONVENTION HOTEL BANDUNG : Survey Terhadap Karyawan F & B Departement di GPCH Bandung.

 5  26  49  2017-07-20 02:52:01 Report infringing document

No. Daftar FPIPS : 4269/UN.40.2.5.3/PL/2014

  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh temuan dan menganalisis pengaruh kompensasi terhadap loyalitaskaryawan, lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan dan pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja secara simultan terhadap loyalitas karyawan. Adapun saran yang dikemukakan dalam penelitian iniialah agar hotel lebih memperhitungkan dan menyesuaikan kembali kompensasi yang diberikan sesuai dengan pekerjaan yang dikerjakan dan lebih memperbaikilingkungan kerja baik secara fisik maupun non fisik sehingga loyalitas karyawan meningkat, pendapatan perusahaan pun meningkat.

PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN DI GRAND PASUNDAN CONVENTION HOTEL BANDUNG

  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh temuan dan menganalisis pengaruh kompensasi terhadap loyalitaskaryawan, lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan dan pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja secara simultan terhadap loyalitas karyawan. Adapun saran yang dikemukakan dalam penelitian iniialah agar hotel lebih memperhitungkan dan menyesuaikan kembali kompensasi yang diberikan sesuai dengan pekerjaan yang dikerjakan dan lebih memperbaikilingkungan kerja baik secara fisik maupun non fisik sehingga loyalitas karyawan meningkat, pendapatan perusahaan pun meningkat.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

  Hal ini terlihat dengan dikeluarkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun2009 tentang Kepariwisataan ; Kontruksi pengertian wisata diberikan batasan sebagai : kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompokorang dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari keunikan daya tarik wisata yang dikunjungi dalamjangka waktu sementara. Berikut ini adalah data mengenai jumlah hotel di kotaBandung yaitu sebagai berikut : TABEL 1.1 JUMLAH HOTEL BERBINTANG DI KOTA BANDUNG TAHUN 2009 – 2013 HOTEL BERBINTANG TAHUN TOTAL 1 2 3 4 5 2009 10 15 26 15 6 73 2010 7 16 28 19 6 77 2011 9 18 28 22 7 84 2012 10 22 29 23 9 93 2013 10 25 30 25 9 99 Sumber : BPS dan DISBUDPAR Kota Bandung, 2013 Apabila dilihat dari Tabel 1.1 diatas bahwa industri hotel di Kota Bandung setiap tahunnya mengalami peningkatan.

11 Grand Pasundan Convention

  23 Harris Hotel Hotel 12 Grand Seriti Hotel 24 The papandayan Hotel Sumber : Pengolahan Data Grand Pasundan Convention Hotel Bandung, 2014 Tabel di atas merupakan beberapa hotel berbintang empat di KotaBandung, yang salah satu nya merupakan Grand Pasundan Convention HotelBandung yang akan penulis bahas dalam karya ilmiah ini. Hotel yang memiliki nama Pasundan ini memang inginmenunjukkan nuansa Sunda dengan musik-musik Sunda yang menghiasi hotel ini Bahasan yang akan dibahas adalah mengenai loyalitas sumber daya manusia, khususnya karyawan F & B di Grand Pasundan Convention Hotel.

2. Uang service diberikan di pertengahan bulan untuk staff pegawai

  Donasi kematian diberikan untuk yang bersangkutan, orangtua dan anak berupa uang. Apabila mendapat SP3 dikenakan sanksi pemotongan uang service sebesar 60Selain faktor dari kompensasi, faktor lingkungan kerja pun menjadi alasan untuk membuat karyawan loyal terhadap hotel.

5. Adanya klinik 6

  Adanya hubungan baik antar department dan antar karyawan Cara sehingga masih banyak karyawan yang resign atau keluar dari hotel, selain masalah resign penurunan kerja karyawan pun ditunjukan dengan adanya pekerjayang datang tidak tepat waktu, sehingga kinerja operasional perusahaan juga semakin menurun. Selain kompensasi lingkungan kerja pun berpengaruh besar terhadap loyalitas karyawan, semakin lingkungan kerja terasa aman dan nyaman baik dari segilingkungan fisik maupun lingkungan non fisik akan membuat karyawan lebih loyal terhadap perusahaan atau hotel.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan pada latar belakang, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut ;

1. Bagaimana gambaran kompensasi di Grand Pasundan Convention

2. Bagaimana gambaran lingkungan kerja di Grand Pasundan

  Seberapa besar pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan di Grand Pasundan Convention Hotel Bandung. 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian Bagaimana gambaran loyalitas karyawan di Grand Pasundan loyalitas karyawan di Grand Pasundan Convention Hotel Bandung ?

1.3.1 Tujuan Penelitian

1.3.2 Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian berkenaan dengan manfaat dari hasil penelitian. Ada tiga kegunaan yaitu :

1. Secara teoritis untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya Manajemen Sumber Daya Manusia

  Untuk memberikan sumbangsih pemikiran atau menambah informasi bagi karyawan dan perkembangan ilmu manajemen sumber dayamanusia. Agar perusahaan atau hotel tidak mengalami kerugian atau penurunankualitas.

BAB II I METODE PENELITIAN

3.1 Objek dan Subjek Penelitian

3.1.1 Objek Penelitian Penelitian ini dilakukan di Grand Pasundan Convention Hotel Bandung

  Dan yang menjadi variabel dependent (terikat) dalam penelitian ini yaitu loyalitas karyawan yang terdiri dari kompensasi dan lingkungan kerja. Berdasarkan dengan objek penelitian tersebut, maka akan dianalisis mengenai pengaruh kompensasi yang terdiri dari elemen uang tunai dan tunjangankesejahteraan , lingkungan kerja yang terdiri dari lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non-fisik terhadap loyalitas karyawan F&B di Grand PasundanConvention Hotel Bandung.

3.1.2 Subjek Penelitian

  Subjek dari penelitian ini adalah akomodasi yang berupa Hotel yang berada di Kota Bandung yaitu Grand Pasundan Convention Hotel Bandung. Respondendari penelitian ini ialah Sumber Daya Manusia atau Karyawan Hotel.

3.2 Metode Penelitian

  Sedangkan menurut Mashuri (2008:45) pengertian metode verifikatif adalah metode untuk menguji kebenaran, memeriksa benar tidaknya apabiladijelaskan untuk menguji suatu cara dengan atau tanpa perbaikan yang telah dilaksanakan di tempat lain dengan mengatasi masalah yang serupa dengankehidupan. Menurut Ker Linger dalam Sugiyono (2008:85) bahwaMetode survey adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data yang diambil darisampel yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian- kejadian relative, distribusi, dan hubungan-hubungan antar variablesosiologis maupun psikologis.

3.3 Definisi Operasional Variabel

  Variabel yang dikaji dan dianalisis dalam penelitian ini meliputi: variabel bebas, kompensasi (X 1 ) dan lingkungan kerja (X 2 ). Menurut Ulber Silalahi (2009:201) : Operasionalisasi variabel merupakan kegiatan mengurai variabel menjadi sejumlah variabeloperasional atau variabel empiris (indikator, item) yang menunjuk langsung pada hal-hal yang dapat diamati atau diukur.

1. Financial

  Kondisi non- Hubungan bahan yang fisik kerja Ordinal kerja antardihadapi, rekan kerjalingkungan Hubungan sekitar di manaOrdinal kerja dengania bekerja, atasan ataumetode kerjanya bawahanbaik perorangan maupun kelompok” 3 Loyalitas Mangkunegara 1. Gaya Ordinal Menghargai Karyawan (Y) (2005:117), Kepemimpinan bawahanOrdinal “Loyalitas Sikap yang adalah tegasdukungan yang Sikap yang diberikan olehOrdinal ramahseseorang peserta dalamperusahaannya 2.

3.4 Populasi dan Sampel

  Menurut Sugiyono(2010:61) populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek atau subjek yang menjadi kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh penelitiuntuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Berdasarkan rumus di atas, maka dapat dihitung jumlah populasi (N), yaitu sebagai berikut:Jadi jumlah sampel minimal yang diteliti yakni sebanyak 53 sampel, maka dalam penelitian ini ukuran sampelnya adalah 53 responden dari karyawan F&B di Grand Pasundan Convention Hotel Bandung.

3.5 Teknik dan Alat Pengumpulan Data

  Metode observasi pun dibagi menjadi dua,yaitu : : Menanyakan secara langsung pada Partisipasi : Memperhatikan dan meneliti sendiri Non Partisipasi Wawancara Wawancara adalah salah satu dari alat pengumpulan data, yang menggali dengan pertanyaan baik dengan paduan wawancara maupunkuisioner. Alat ini dipergunakan untuk memperoleh jwaban tentang apa saja hal-hal yang akan diketahui sehubungan dengan suatu hal,bagaimana yang disarankan, tentang pengalaman, apa yang diingat, pilihan sikap, hal-hal yang menjadi dasar atau alasan dan lainsebagainya.

3. Kuisioner

  Kuisioner adalah suatu teknik pengumpulan data atau informasi yang dioperasionalisasikan ke dalam bentuk item atau pertanyaanyang memungkinkan analisis mempelajari sikap-sikap, keyakinan, perilaku dan karakteristik. Kuisioner dalam penelitian inimenggunakan Skala Likert dengan pemberian bobot sebagai berikut : Sangat setuju/Baik (SS/SB) = 5Baik/Setuju (B/S) = 4Sedang (S) = 3 Kurang Setuju/Baik (KS/KB) = 2Tidak Setuju/Baikn (TS/TB) = 1Skala likert Suatu Skala psikometrik yang umum digunakan dalam kuisioner, dan merupakan skala yang paling banyak digunakandalam riset berupa survey.

4. Studi Pustaka (Library Research)

  Menurut Ulber Silalahi (2009:289 dan 291) : Data primer adalah suatuobjek atau dokumen original- material mentah dari perilaku yang disebut „first-hand information’. Data sekunder merupakan data yang dikumpulkan dari tangan kedua atau dari sumber-sumber lain yang telah tersedia sebelum penelitian dilakukan.

3.6 Teknik Analisis Data

  Analisis data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Kegiatan dari analisis data adalah mengelompokkandata berdasarkan variabel dan jenis responden, mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data tiap variabel yang diteliti,melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah, dan melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan (Sugiyono, 2009:207).

3.6.1 Hasil Uji Validitas

  Maka dari ituinstrument pengumpulan data yang dikatakan baik harus memenuhi dua Sugiyono (2010:121), “instrument yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data (mengukur itu valid)”. Dalam uji validitas digunakan metode koefisien korelasi product moment dengan rumus :n ( XY ) X ) ( Yr =2222 (Sugiyono, 2008:231)n X X N Y Y r = Indeks korelasi antara variabel X dan Y, dua variabel yang dikolerasi.

3.6.2 Hasil Uji Realibilitas

  Dalam pandangan positivistik, suatu data dinyatakan reliabel apabila duaatau lebih peneliti dalam objek yang sama menghasilkan data yang sama atau peneliti sama dalam waktu berbeda menghasilkan data yang sama, atausekelompok data bila dipecah menjadi dua menunjukan data yang tidak berbeda. Maka dapat disimpulkan instrument tersebut reliable dan dapat digunakan untuk penelitian., perhitungan reliabilitas kuisioner dilakukandengan menggunakan program SPSS 18 for windows.

3.6.3 Uji Asumsi Klasik

  Uji asumsi klasik penting dilakukan untuk menghasilkan estimator yanglinier tidak bisa dengan varian yang minimum (Best Linier Unbiased Estimator =BLUE), yang berarti model regresi tidak mengandung masalah. Tidak ada ketentuan yang pasti tentang urutan uji yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

a) Uji Normalitas

  ” Uji statistik yang digunakan untuk uji normalitas data dalam penelitian ini adalah uji normalitas atau sampel Kolmogorov-Smirnov. Uji heteroskedastisitas dilakukan dengan menggunakan uji Glejser, yang dilakukan dengan meregresikan nilai absolut residual yang diperolehdari model regresi sebagai variabel dependen terhadap semua variabel independen dalam model regresi.

d) Uji Autokorelasi

  Hal ini karena observasi-observasi pada data time series mengikuti urutan alamiahantarwaktu sehingga observasi-observasi secara berturut-turut mengandung interkorelasi, khususnya jika rentang waktu diantaraobservasi yang berurutan adalah rentang waktu yang pendek, seperti hari, minggi atau bulan. Uji asumsi autokorelasi digunakan untuk mengetahuiada atau tidaknya penyimpangan asumsi klasik autokorelasi yaitu korelasi yang terjadi antara residual pada satu pengamatan dengan pengamatan lainpada model regresi (Gujarati :2012).

e) Uji Linearitas

  Uji linearitas dilakukan untuk mengetahui apakah dua variabel mempunyai hubungan yang linear secara signifikan atau tidak. Data yangbaik seharusnya terdapat hubungan linear antara variabel X dan Y.

3.6.4 Analisis Regresi Berganda

  Dampak dari penggunaan analisis regresi dapat digunakan untuk memutuskan apakah naik dan menurunkan variabel dependen dapat dilakukanmelalui menaikan dan menurunkan keadaan variabel independen atau untuk meningkatkan keadaan variabel dependen dapat dilakukan dengen meningkatkanvariabel independen dan sebaliknya, Sugiyono (2007:204). Berdasarkan data itu peneliti harus menemukan persamaan regresi linear sederhana melalui perhitungan sebagai berikut: Y = a + b 1 X 1 + b 2 X 2 Keterangan: Y = Subjek / nilai dalam variabel dependen yang diprediksi a = Nilai Y bila X = 0 (harga kosntan)b = Angka arah atau koefisien regresi yang menunjukan angka peningkatan ataupun penurunan variabel dependen yangdidasarkan pada variabel independen.

2. Mencari koefisien regresi a dan b dengan rumus yang dikemukakan

(Sugiyono, 2007:206)Nilai a dan b pada persamaan regresi linear dapat dihitung dengan rumus: 2( Y )( X ) ( X )( XY ) a 2 2n X ( X ) Atau: Y = a + b 2n ( XY ) ( X )( Y ) b 1 X 1 + b 2 X 2 2n X ( Yi ) Besarnya kontribusi dari X terhadap naik turunnya Y dihitung 2 dengan suatu koefisien yang disebut koefisien determinasi (r ), dimana: b n XiYi ( Xi )( Yi ) 2( r ) 2 2n Yi ( Yi ) Untuk mengetahui sumbangan sebuah variabek bebas terhadap variasi(naik/turunnya) variabel terikat maka digunakan koefisien determinasi (KD) dengan rumus:

2 KD = r x 100%

  Data penelitian yang telah berskala interval selanjutnya akan ditentukan pasangan data variabel independendengan variabel dependepen serta akan ditentukan persamaan yang berlaku untuk pasangan-pasangan tersebut. Rumus t student yaitu:Sumber: Ridwan (2006:137)Keterangan: t = Distribusi studentr = Koefisien korelasi product moment n = Banyaknya dataKriteria penerimaan atau penolakan sub hipotesis utama pada penelitian ini dapat ditulis sebagai berikut:Ho : p=0, artinya tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Kompensasi (X 1 ) dan lingkungan kerja (X 2 ) terhadap loyalitas karyawan (Y).

3.6.5 Uji Hipotesis

Pengujian hipotesis bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh dari kompensasi dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan. Hipotesisyang diajukan dalam penelitian ini adalah : Ho : Tidak terdapat pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan Ha : Terdapat pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan

3.6.5.1 Pengujian Model Fit Uji F

Uji F digunakan untuk pengujian signifikasi terhadap koefisien korelasi ganda (Sugiyono, 2010 :234). Uji F merupakan pengujian signifikasi secarasimultan atau bersama-sama untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu kompensasi (X 1 ) dan Lingkungan kerja (X 2 ) terhadap variabel dependen yaitu loyalitas karyawan (Y), rumusnya adalah sebagai berikut :(Sugiyono, 2010:235) Keterangan :F = nilai FR = Koefisien korelasi ganda n = Jumlah anggota sampel Selanjutnya nilai f hitung kemudian dibandingkan dengan nilai F tabel kriteria pengambilan keputusan untuk hipotesis yang diajukan adalah :Apabila F hitung > F tabel maka H o ditolak dan H a diterimaApabila F hitung < F tabel maka H o diterima dan H a ditolak

3.6.5.2 Pengujian Hipotesis secara parsial Uji t

  Uji t digunakan untuk pengujian signifikasi koefisien korelasi (Sugiyono,2010:230). Uji t merupakan pengujian secara parsial untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap loyalitas karyawan dan pengaruh lingkungan kerja terhadaployalitas karyawan., rumusnya adalah sebagaiberikut: (Sugiyono, 2010 :230)Keterangan : t = nitai tr = nilai koefisien korelasi n = jumlah sampelselanjutnya t hitung kemudian dibandingkan dengan nilai t tabel.

BAB V Kesimpulan dan Saran

5.1 Kesimpulan

  Berdasarkan kajian pustaka yang diambil berupa uraian teori-teori, hasil penyebaran kuisioner, serta perhitungan korelasi dan regresi linear berganda yangdilakukan untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan di Grand Pasundan Convention Hotel Bandung makadidapatkan kesimpulan sebagai berikut : 1. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data yang dilakukan mengenai kompensasi di Grand Pasundan Convention Hotel Bandung yang terdiri dari sub variabel yang terdiri dari pembayaran pokok,pembayaran prestasi, pembayaran intensif, proteksi, komisi luar jam, fasilitas dan pengakuan karya.

5.2 Saran

  Berdasarkan hasil tanggapan reponden mengenai penelitian ini dapat dilihat bahwa hotel harus lebih memperhatikan karyawan baik dari segikompensasi yang diterima karyawan dan lingkungan kerja yang karyawan dapatkan. Penelitian selanjutnya bisa menggunakan teori-teori dari ahlilain untuk meneliti dan mengetahui pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap loyalitas untuk mendapatkan hasil yang berbeda dan hasilyang lebih baik dari penelitian ini.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait
Tags

PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERH..

Gratis

Feedback