PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN

Gratis

2
2
145
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Studi Kasus pada Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Oleh: Leoni Devi NIM: 102214060 PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Studi Kasus pada Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Oleh: Leoni Devi NIM: 102214060 PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKRIPSI PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Studi Kasus pada Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat Oleh: Leoni Devi NIM: 102214060 Telah disetujui oleh: Pembimbing I Dr. H. Herry Maridjo, M.Si. Tanggal 09 Juni 2014 Pembimbing II Drs. Theodorus Sutadi, M.B.A. Tanggal 23 Juni 2014 ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKRIPSI PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Studi Kasus pada Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat Dipersiapkan dan Ditulis Oleh: Leoni Devi NIM : 102214060 Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji Pada tanggal 22 Juli 2014 dan dinyatakan memenuhi syarat Susunan Dewan Penguji Jabatan Nama Lengkap Tanda Tangan Ketua Dra. Diah Utari BR., M.Si. Sekretaris Drs. Theodorus Sutadi, M.B.A. Anggota Dr. H. Herry Maridjo, M.Si. Anggota Drs. Theodorus Sutadi, M.B.A. Anggota Dra. Yuliana Rini Hardanti, M.Si. Yogyakarta, 25 Juli 2014 Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Dekan, Dr. H. Herry Maridjo, M.Si. iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya. (Matius 21:22) Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki. (Mahatma Gandhi) Dream, Believe, and Make it Happen (Agnez Mo) Skripsi ini saya persembahkan kepada Mama dan Papa tersayang atas segala doa, cinta, dan perhatiannya iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI UNIVERSITAS SANATA DHARMA FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN-P ROGRAM STUDI MANAJEMEN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS Saya yang bertanda tangan di bawah ini, dengan ini menyatakan bahwa Skripsi dengan judul: PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Studi Kasus pada Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat dan diajukan untuk diuji pada tanggal 22 Juli 2014 adalah hasil karya saya. Saya juga menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan cara menyalin, atau meniru dalam bentuk rangkaian kalimat atau simbol yang menunjukkan gagasan atau pendapat atau pemikiran dari penulis lain yang saya akui seolah-olah sebagai tulisan saya sendiri, dan atau tidak terdapat bagian atau keseluruhan tulisan yang saya salin, saya tiru, atau saya ambil dari tulisan orang lain tanpa memberikan pengakuan (disebutkan dalam referensi) pada penulis aslinya. Bila di kemudian hari terbukti bahwa saya ternyata melakukan tindakan tersebut, maka saya bersedia menerima sanksi, yaitu skripsi ini digugurkan dan gelar akademik yang saya peroleh (S.E.) dibatalkan serta diproses sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku (UU No 20 Tahun 2003, pasal 25 dan pasal 70). Yogyakarta, 25 Juli 2014 Yang membuat pernyataan, Leoni Devi NIM: 102214060 v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Leoni Devi Nomor Mahasiswa : 102214060 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: “Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Komitmen terhadap Kepuasan Kerja Karyawan” Studi Kasus pada Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat. beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan kepada Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pengkajian data, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya tulis dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal 25 Juli 2014 Yang menyatakan Leoni Devi vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Komitmen terhadap Kepuasan Kerja Karyawan: Studi Kasus pada Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat”. Skripsi ini ditulis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulisan skripsi ini tidak akan berhasil tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Untuk itu, penulis ingin menyampaikan terima kasih yang dalam dan tulus kepada: 1. Tuhan Yesus Kristus, yang selalu menyertai kehidupan penulis melalui berkat dan kuasaNya. 2. Bapak Dr. H. Herry Maridjo, M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma, dan juga selaku dosen pembimbing I yang telah mengarahkan dan membimbing dengan kesungguhan hati selama penulis menyelesaikan skripsi ini. 3. Bapak Dr. Lukas Purwoto, M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Sanata Dharma. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. Bapak Drs. Theodorus Sutadi, MBA., selaku dosen pembimbing II yang juga telah mengarahkan dan membimbing penulis sehingga skripsi ini menjadi lebih sempurna. 5. Segenap dosen yang telah memberikan bekal ilmu kepada penulis, staff sekretariat, karyawan, dan seluruh keluarga Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma, terima kasih sudah membantu penulis dalam mengembangkan diri di Fakultas Ekonomi. 6. Segenap pihak Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat, yang telah memberikan izin kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini serta seluruh responden yang telah membantu penulis dengan mengisi kuesioner guna melengkapi data yang penulis perlukan. 7. Mama, Papa, Gita, Kevin, dan seluruh keluarga besar yang selalu memberikan kasih sayang, doa, dukungan, nasihat, dan memberikan pendampingan sehingga membuat penulis lebih dewasa dalam menyikapi hidup. Terima kasih untuk dorongan yang selalu diberikan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan skripsi ini. 8. Samuel Cahyono Kartawiguna yang selama ini selalu mendampingi dalam penyelesaian skripsi ini, dengan memberikan support, semangat, dan doanya. Makasih untuk semua cinta dan perhatiannya. 9. Sahabat-sahabat dan teman-teman seperjuangan (Thiwi, Isti, Mangara, Melin, Alin, Ike, Indah, Septi, Avila, Frida, Gusti, Satria, Jojo, Edo, Aldi dan khususnya untuk semua Manajemen 2010). Terima kasih untuk doa, semangat, dan kebersamaannya. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10. Keluarga Besar HMJM dan Keluarga Besar Wardjok (Kokoh, Kak kece, Nik, Rio, Bunda, Angki, Pero, Dedes, Rima) terima kasih untuk semua kebersamaan dan pengalaman sangat luar biasa yang sudah dilalui bersama. 11. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini baik secara langsung maupun tidak langsung, yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih banyak kekurangan karena keterbatasan dan pengalaman yang dimiliki penulis. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca guna menyempurnakan skripsi ini. Semoga skripsi ini bermanfaat dan dapat menjadi bahan masukan bagi rekan-rekan dalam menyusun skripsi. Yogyakarta, 25 Juli 2014 Penulis Leoni Devi NIM: 102214060 ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ………………………………………….…………… i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING……………….…………… ii HALAMAN PENGESAHAN………………………………….…………… iii MOTTO DAN PERSEMBAHAN………………………………………… iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS………………….………… v PERNYATAAN PUBLIKASI ………….…………………………………. vi HALAMAN KATA PENGANTAR ……………………………………….. vii HALAMAN DAFTAR ISI ………………………………………………… x HALAMAN DAFTAR TABEL …………………………………………… xiii HALAMAN DAFTAR GAMBAR………………………………………… xiv HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN ……………………………………... xv HALAMAN ABSTRAK…………………………………………………… xvi HALAMAN ABSTRACK…………………………………………………. xvii BAB I PEDAHULUAN…………………………………………………… 1 A. Latar Belakang Masalah …………………………………………... 1 B. Rumusan Masalah …………………………………………………. 4 C. Pembatasan Masalah ………………………………………………. 4 D. Tujuan Penelitian ………………………………………………….. 5 E. Manfaat Penelitian ………………………………………………… 5 F. Sistematika Penulisan ……………………………………………… 6 BAB II KAJIAN PUSTAKA …………………………………………….. 8 A. Landasan Teori ……………………………………………………. 8 B. Penelitian-Penelitian Sebelumnya …...…………………………….. 21 C. Kerangka Konseptual Penelitian.……………………………...…… 23 D. Hipotesis …………………………………………………………… 23 BAB III METODE PENELITIAN ……………………………………….. 25 A. Jenis Penelitian ……………………………………………………. 25 B. Subyek dan Objek Penelitian ……………………………………… 25 C. Waktu dan Lokasi Penelitian ………………………………………. 26 x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI D. Variabel Penelitian ……………………………………………….... 26 E. Definisi Operasional ………………………………………………. 27 F. Pengukuran Variabel ……….………………………………………. 29 G. Populasi dan Sampel………...……………………………………… 32 H. Teknik Pengambilan Sampel ………………………………………. 33 I. Sumber Data………………..………………………………………. 33 J. Teknik Pengumpulan Data…………………………………………. 34 K. Teknik Pengujian Instrumen ……………………………………….. 34 L. Teknik Analisis Data……………………………………………….. 36 M. Uji Asumsi Klasik ………………………………………………….. 37 N. Uji F………………………………………………………………… 40 O. Uji t…………………………………………………………………. 42 P. Koefisiensi Determinasi ……………………………………………. 43 BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ………………………. 44 A. Sejarah Pelayanan Kesehatan St. Carolus ….………………………. 44 B. Pencapaian Keberhasilan…………………………………………… 47 C. Visi dan Misi ……………………………………………………….. 48 D. Falsafah …………………………………………………………….. 49 E. Struktur Organisasi Unit Rawat Jalan ……………………………… 50 F. Tugas Pokok Unit Rawat Jalan …………………………………….. 51 G. Kebijakan Mutu…………………………………………………….. 54 BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN ……………………… 55 A. Karakteristik Responden …………………………………………… 55 B. Analisis Uji Validitas dan Reliabilitas …………………………….. 58 C. Analisis Linier Berganda …………………………………………... 63 D. Uji Asumsi Klasik …………………………………………………. 64 E. Uji F ………………………………………………………………... 68 F. Uji t ………………………………………………………………… 69 G. Koefisien Determinasi ……………………………………………... 70 H. Pembahasan…………………………………………………………. 71 xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB VI KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN …………… 74 A. Kesimpulan ………………………………………………………… 74 B. Saran ……………………………………………………………….. 75 C. Keterbatasan ……………………………………………………….. 76 DAFTAR REFERENSI ……………………………………………………. 77 LAMPIRAN ……………………………………………………………….. 79 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel Judul Halaman V.1 Persentase Responden Berdasarkan Jenis Kelamin……………….. 55 V.2 Persentase Responden Berdasarkan Usia …………………………. 56 V.3 Persentase Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir …………. 57 V.4 Persentase Responden Berdasarkan Masa Kerja ………………….. 57 V.5 Hasil Uji Validitas ……………………………………………….... 59 V.6 Hasil Uji Reliabilitas ……………………………………………… 60 V.7 Hasil Pengukuran Variabel Gaya Kepemimpinan ………………... 60 V.8 Hasil Pengukuran Variabel Lingkungan Kerja ……………….…… 61 V.9 Hasil Pengukuran Variabel Komitmen …………………………… 61 V.10 Hasil Pengukuran Variabel Kepuasan Kerja ……………………... 62 V.11 Hasil Analisis Linier Berganda ……………………………….…… 63 V.12 Hasil Uji Multikolinieritas ……………………………..……..…... 64 V.13 Hasil Uji F …………………………………………………….…… 68 V.14 Hasil Uji t …………………………………………………….……. 69 V.15 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) …………………………….. 71 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar Judul Halaman II.1 Kerangka Konseptual ………………………………….……….. 23 IV.1 Logo Pelayanan Kesehatan St. Carolus ……………….……….. 49 IV.2 Struktur Organisasi …………………………………….………. 50 V.1 Hasil Uji Heteroskedastisitas …………………………….…….. 65 V.2 Histogram Uji Normalitas ……………………………………… 66 V.3 Normal P-P Plot ………………………………………………... 67 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran Judul Halaman Lampiran 1 Surat Izin Penelitian …..……………………………….. 79 Lampiran 2 Kuesioner ……………………………………...………. 81 Lampiran 3 Karakteristik Responden ………………………………. 88 Lampiran 4 Data Hasil Jawaban Kuesioner …….………….………. 91 Lampiran 5 Analisis Persentase ……………………….…………… 100 Lampiran 6 Skala Pengukuran Variabel ……………….…………... 103 Lampiran 7 Uji Validitas ……………………….………….………. 105 Lampiran 8 Uji Reliabilitas …..……………………….…………… 110 Lampiran 9 Uji Asumsi Klasik ………….…………….…………... 115 Lampiran 10 Analisis Linier Berganda ……...….………….………. 118 Lampiran 11 Tabel Korelasi Product Moment ……………………… 120 Lampiran 12 Tabel Distribusi F ….....……………………………….. 122 Lampiran 13 Tabel Distribusi T ……...……………………...………. 125 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Studi Kasus pada Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat Leoni Devi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april 2014 di Pelayanan Kesehatan St. Carolus. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan unit rawat jalan dengan jumlah 55 orang. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 48 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Secara parsial, gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja; sedangkan lingkungan kerja dan komitmen berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACK THE INFLUENCE OF THE LEADERSHIP STYLE, WORK ENVIRONMENT, AND COMMITMENT TOWARDS EMPLOYEES JOB SATISFACTION A Case Study on Outpatient Unit Employees of St. Carolus Healthy Service, Central Jakarta Leoni Devi Sanata Dharma University Yogyakarta 2014 This research aims to find simultaneous and partial influence of leadership style, work environment, and commitment towards employees job satisfaction. The research was carried out at St. Carolus Healthy Service on April 2014. The population of this research are 55 persons on Outpatient Unit Employees. The total sample taken is 48 respondents. The sampling method used is purposive sampling. The data was analyzed using multiple linear regression with the classical assumption test, namely “t” and “F” test. The result of this research indicated that, simultaneously leadership style, work environment, and commitment significantly influenced employee job satisfaction. Partially, leadership style did not significantly influence job satisfaction; whereas work environment and commitment significantly influenced job satisfaction. xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada era globalisasi seperti saat ini, dunia menjadi seakan tanpa batas karena adanya kemajuan dalam bidang teknologi dan informasi. Kondisi tersebut menuntut semua organisasi yang ingin terus bertahan dalam persaingan tersebut harus meningkatkan segala potensi sumber daya yang dimilikinya, terutama sumber daya manusia. Potensi yang dimiliki manusia berupa akal budi, perasaan, kemampuan dan pengetahuan sangat mempengaruhi dan membantu tercapainya tujuan yang ada dalam organisasi. Sumber daya manusia merupakan aset penting perusahaan dalam menentukan kelangsungan hidup suatu perusahaan yang harus dapat dijaga dengan baik. Peran seorang pemimpin sangat penting untuk menentukan efektifitas perusahaan di masa yang akan datang. Gibson et al., 2003 (dalam Anwar dan Wahyuningsih, 2005:46) mendefinisikan kepemimpinan sebagai kemampuan menggunakan pengaruh dan memotivasi individu untuk mencapai tujuan organisasi. Dengan kemampuan yang dimilikinya, seorang pemimpin diharapkan mampu mempengaruhi karyawan untuk meningkatkan hasil kerjanya. Seorang pemimpin harus mempunyai jiwa kepemimpinan, karena pemimpin merupakan sentral dalam perusahaan untuk menjalankan berbagai kegiatan dan tujuan yang telah dirumuskan bersama dalam perusahaan. 1

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 Keefektifan suatu kepemimpinan adalah fungsi dari berbagai aspek situasi kepemimpinan. Para ahli berpendapat bahwa tidak ada tipe kepemimpinan yang paling baik, yang terpenting adalah bagaimana seorang pemimpin dapat menyesuaikan tipe kepemimpinan sesuai dengan situasi yang dihadapinya. Dalam praktiknya, kepemimpinan memegang peran kunci bagi pencapaian tujuan perusahaan sehingga pengembangan model kepemimpinan yang dikaitkan dengan lingkungan kerja perusahaan dan outcome dari waktu ke waktu perlu dilakukan. Untuk menjadikan seorang karyawan dapat bekerja secara optimal, harus didukung dengan kondisi kerja yang baik pula. Dalam perusahaan, setiap karyawan akan didukung oleh modal, tenaga kerja, bahan baku, semangat dan juga lingkungan yang baik. Lingkungan kerja menunjuk pada hal-hal yang berada disekeliling dan melingkupi kerja karyawan di perusahaan. Karyawan akan bekerja dengan optimal jika lingkungan kerja di tempat mereka sesuai dengan yang seharusnya, seperti tata ruang, ventilasi udara, hubungan dengan rekan kerja, dan sebagainya. Kesesuaian lingkungan kerja dalam perusahaan akan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawannya, sehingga mereka akan cenderung puas dalam melakukan pekerjaannya. Mowday, Porter dan Steers 1982 (dalam Trisnaningsih, 2003:199) mengatakan bahwa suatu komitmen organisasional menunjukkan suatu daya dari seseorang dalam mengidentifikasikan keterlibatannya dalam suatu bagian organisasi. Tinggi rendahnya komitmen karyawan akan berpengaruh pada kualitas kerjanya, karena komitmen menimbulkan rasa memiliki terhadap

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 organisasi. Dengan adanya komitmen terhadap organisasinya, karyawan dapat mencapai kepuasan kerja, dimana hal tersebut merupakan cara untuk mencapai keberhasilan organisasi. Kepuasan kerja pada dasarnya merupakan hal yang bersifat individual, artinya tingkat kepuasan kerja masing-masing individu akan berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung pada sistem yang berlaku pada dirinya. Semakin banyak aspek dalam pekerjaannya yang sesuai dengan keinginan individu tersebut, maka semakin tinggi tingkat kepuasan kerja yang dirasakan. Sebaliknya, apabila semakin sedikit aspek yang sesuai dengan keinginan individu tersebut, maka semakin rendah tingkat kepuasan yang dirasakannya. Berdasarkan uraian melakukan penelitian tersebut diatas, maka penulis tertarik untuk dengan judul Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Komitmen terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. Studi kasus pada Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka perumusan permasalahan yang berkaitan dengan penelitian yaitu: 1. Apakah gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan? 2. Apakah gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan? C. Pembatasan Masalah Penulis membatasi beberapa hal pokok yang akan diteliti, agar tidak meluasnya permasalahan yang ada dan penelitian lebih terarah. Adapun pembatasan masalah dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen, dan kepuasan kerja yang dimaksud dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen, dan kepuasan kerja pada karyawan unit rawat jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus. 2. Lingkungan kerja yang dimaksud dalam penelitian ini, meliputi lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik. 3. Komitmen yang dimaksud dalam penelitian ini meliputi komitmen afektif, komitmen berkelanjutan, dan komitmen normatif. 4. Kepuasan kerja yang dimaksud dalam penelitian ini meliputi kepuasan pada pekerjaan itu sendiri, kepuasan pada pembayaran, kepuasan terhadap promosi, kepuasan pada supervisi, dan kepuasan pada rekan kerja.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 D. Tujuan Penelitian Dengan melihat rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara simultan terhadap kepuasan kerja karyawan. 2. Untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara parsial terhadap kepuasan kerja karyawan. E. Manfaat Penelitian 1. Bagi perusahaan Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi perusahaan sebagai bahan evaluasi dan bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan– kebijakan yang berhubungan dengan gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen terhadap kepuasan kerja karyawan. 2. Bagi Universitas Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan referensi tambahan untuk penelitian lebih lanjut dan menambah referensi kepustakaan Universitas Sanata Dharma khususnya dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia. 3. Bagi Penulis Penelitian ini merupakan kesempatan bagi penulis untuk menerapkan disiplin ilmu dan teori – teori yang didapat selama kuliah dalam bentuk praktek khusus, serta untuk mempelajari masalah yang ada dalam perusahaan.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 F. Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini diuraikan tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penelitian. BAB II KAJIAN PUSTAKA Dalam bab ini diuraikan tentang landasan teori yang digunakan untuk melakukan penelitian, antara lain: pengertian manajemen sumber daya manusia, kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen, kepuasan kerja, penelitian-penelitian sebelumnya, kerangka konseptual penelitian, dan hipotesis. BAB III METODE PENELITIAN Dalam bab ini berisi tentang hal-hal yang meliputi: jenis penelitian, subjek dan objek penelitian, waktu dan lokasi penelitian, variabel penelitian, definisi operasional, pengukuran variabel, populasi dan sampel, sumber data, teknik pengumpulan data, teknik pengujian instrumen, dan teknik analisis data. BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN Bab ini menjelaskan mengenai Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat yang meliputi sejarah dan perkembangannya, struktur organisasi, dan uraian deskripsi jabatan karyawan unit rawat jalan.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Bab ini berisi tentang pengolahan data, analisis data, dan pembahasan. BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN Bab keenam merupakan penutup yang mencakup kesimpulan mengenai hasil survei, saran-saran sebagai bahan pertimbangan untuk kemajuan yang diharapkan, serta keterbatasan yang ada dalam penelitian.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen sumber daya manusia (human resources management) adalah pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian balas jasa, dan pengelolaan individu anggota organisasi atau kelompok karyawan (Simamora, 2004:4). Manajemen sumber daya manusia merupakan aktivitasaktivitas yang dilaksanakan agar sumber daya manusia di dalam organisasi dapat digunakan secara efektif guna mencapai berbagai tujuan. Berbagai perkembangan, perubahan, serta ancaman dari kondisi perekonomian, persaingan, serta pertumbuhan ekonomi menuntut perusahaan untuk memberdayakan sumber daya manusia secara lebih efektif. Peran manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan akan semakin penting dalam organisasi. Praktik sumber daya manusia yang baik akan mampu meningkatkan kemampuan dari perusahaan untuk mempertahankan orang – orang terbaik dalam lingkungannya. Praktik sumber daya manusia yang baik juga memotivasi para karyawan untuk meningkatkan kinerjanya dalam perusahaan, serta akan memancing komitmen serta keterlibatan mereka dalam pekerjaan. Kemampuan untuk berkembang dalam organisasi, mengalami pertumbuhan dan peningkatan karir, serta menerima balas jasa yang sepadan 8

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 dengan kinerja dapat memacu kinerja yang cemerlang dan sikap positif terhadap perusahaan (Simamora, 2004:17). 2. Kepemimpinan a. Pengertian Kepemimpinan Ada beberapa definisi mengenai kepemimpinan, diantaranya adalah: 1) Kepemimpinan adalah keseluruhan aktivitas dalam rangka mempengaruhi orang – orang agar mau bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang memang diinginkan bersama (Martoyo, 2000:176) 2) Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi, menggerakkan, dan mengarahkan suatu tindakan pada diri seseorang atau sekelompok orang, untuk mencapai tujuan tertentu pada situasi tertentu (Sujak, 1990:1) 3) Kepemimpinan merupakan kemampuan yang dipunyai seseorang untuk mempengaruhi orang lain agar bekerja mencapai tujuan dan sasaran (Handoko, 2003:294) 4) Kepemimpinan adalah suatu perilaku dengan tujuan tertentu untuk mempengaruhi aktivitas para anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama yang dirancang untuk memberikan manfaat individu dan organisasi, sehingga dalam suatu organisasi kepemimpinan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi (Rivai, Bachtiar, dan Amar, 2013:3)

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 b. Keterampilan dalam Kepemimpinan Menurut R.E. Byrd dan Block (dalam Sujak, 1990:1) keterampilan dalam kepemimpinan terdiri dari lima macam, yaitu: 1) Pemberian Kuasa (Empowerment) Pemberian kuasa adalah pembagian kuasa oleh pemimpin terhadap bawahannya. Sebagai contoh manajer melibatkan bawahannya dalam penetapan tujuan dan pembuatan rencana. 2) Intuisi (Intuition) Intuisi adalah keterlibatan manajer dalam menatap situasi, mengantisipasikan perubahan, mengambil resiko, dan membangun kejujuran. 3) Pemahaman Diri (Self Understanding) Pemahaman diri adalah kemampuan untuk mengenali kekuatan – kekuatan atau hal-hal positif yang ada pada dirinya dan kemampuan dalam menetapkan upaya mengatasi kelemahan yang ada pada dirinya. 4) Pandangan (Vision) Pandangan adalah keterlibatan dirinya dalam mengimajinasi kondisi lingkungan yang berbeda-beda, serta dalam mengimajinasikan suatu kondisi untuk memperbaiki lingkungan organisasi.

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 5) Keselarasan (Congruence Value) Keselarasan adalah kemampuannya dalam mengetahui dan memahami nilai-nilai yang berkembang dalam organisasinya, nilai-nilai yang dimiliki bawahannya, serta dalam memadukan dua nilai tersebut menuju organisasi yang efektif. c. Gaya Kepemimpinan Kinerja kepemimpinan sangat bergantung pada organisasi maupun gaya kepemimpinan. Menurut Supardi dan Anwar (2002:75) gaya kepemimpinan adalah suatu cara pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya. Pemilihan gaya kepemimpinan yang benar disertai dengan motivasi eksternal yang tepat, tujuan perseorang maupun tujuan organisasi akan lebih mudah dicapai. Tipe gaya kepemimpinan (Supardi dan Anwar, 2002:76) : 1) Otokratis Gaya kepemimpinan otokratis adalah kemampuan memepengaruhi orang lain agar bersedia bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan dengan cara segala kegiatan yang akan dilakukan semata-mata diputuskan oleh pemimpin. Pemimpin otokratik adalah seseorang yang memerintah dan menghendaki kepatuhan. Ia memerintah berdasarkan kemampuannya untuk memberikan hadiah serta menjatuhkan hukuman.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 Ciri-ciri gaya kepemimpinan otokratis adalah sebagai berikut: a) Semua penentuan kebijaksanaan dilakukan oleh pemimpin b) Teknik-teknik dan langkah-langkah kegiatan didikte oleh atasan setiap waktu sehingga langkah-langkah yang akan datang selalu tidak pasti untuk tingkat yang luas. c) Pemipin biasanya mendikte tugas kerja bagian dan kerjasama setiap anggota. d) Pemimpin cenderung menjadi “pribadi” dalam pujian dan kecamannya terhadap kerja setiap anggota; mengambil jarak dari partisipasi kelompok aktif kecuali bila menunjukkan keahliannya. 2) Demokratis Gaya kepemimpinan demokratis adalah kemampuan mempengaruhi orang lain agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan cara berbagai kegiatan yang akan dilakukan, ditentukan bersama antara pimpinan dan bawahan. Pemimpin berkonsultasi dengan anak buah untuk merumuskan tindakan keputusan bersama. Ciri-ciri gaya kepemimpinan demokratis adalah sebagai berikut: a) Semua kebijaksanaan terjadi pada kelompok diskusi dan keputusan, dengan dorongan dan bantuan dari pemimpin b) Kegiatan-kegiatan didiskusikan, langkah-langkah umum untuk tujuan kelompok dibuat, dan bila dibutuhkan petunjuk-petunjuk

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 teknis pemimpin menyarankan dua atau lebih alternatif prosedur yang dapat dipilih. c) Para anggota bebas bekerja dengan siapa saja yang mereka pilih dan pembagian tugas ditentukan oleh kelompok. d) Pemimpin adalah obyek atau “fact-minded” dalam pujian dan kecamannya dan mencoba menjadi seorang anggota kelompok biasa dalam jiwa dan semangat tanpa melakukan banyak pekerjaan. 3) Laissez-Faire Gaya kepemimpinan Laissez-Faire mendorong kemampuan anggota untuk mengambil inisiatif. Kurangnya interaksi dan kontrol yang dilakukan oleh pemimpin, sehingga gaya kepemimpinan ini hanya bisa berjalan apabila bawahan memperlihatkan tingkat kompetensi dan keyakinan akan mengejar tujuan dan sasaran cukup tinggi. Dalam gaya kepemimpinan ini, pemimpin sedikit sekali menggunakan kekuasaannya atau sama sekali membiarkan anak buahnya untuk berbuat sesuka hatinya. Ciri-ciri gaya kepemimpinan Laissez-Faire adalah sebagai berikut: a) Kebebasan penuh bagi keputusan kelompok atau individu, dengan pertisipasi minimal dari pemimpin. b) Bahan-bahan yang bermacam-macam disediakan oleh pemimpin yang membuat selalu siap bila dia akan memberikan informasi

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 pada saat ditanya. Dia tidak mengambil bagian dalam diskusi kerja. c) Sama sekali tidak ada partisipasi dari pimpinan dalam penentuan tugas. d) Kadang-kadang memberikan komentar spontan terhadap kegiatan anggota atau pertanyaan dan tidak bermaksud menilai atau mengatur suatu kejadian-kejadian. 3. Lingkungan Kerja a. Pengertian Lingkungan Kerja Semangat dan kegairahan kerja karyawan dalam menjalankan tugas yang dibebankan kepada mereka dipengaruhi banyak faktor, salah satunya adalah faktor lingkungan kerja. Faktor ini sangat penting dan besar pengaruhnya, sehingga perusahaan harus memperhatikan kondisi lingkungan kerja mereka karena akan sangat berpengaruh langsung dengan para karyawan. Lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja dan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam melakukan tugas- tugas yang dibebankan (Nitisemito, 1996:109). b. Lingkungan Kerja Fisik Lingkungan kerja fisik merupakan hal-hal yang ada di sekitar para pekerja yang dapat dirasakan secara fisik melalui indera dan dapat mempengaruhi diri pekerja dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan.

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 Lingkungan kerja fisik dapat dikenali dengan indera oleh para karyawan. Menurut Nitisemito (1996:184), faktor-faktor fisik yang termasuk dalam lingkungan kerja meliputi: 1) Kebersihan Kondisi lingkungan yang bersih akan memberikan kesenangan tersendiri bagi para karyawan. Mereka tidak akan merasa malas dalam bekerja karena lingkungan yang bersih secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. 2) Penerangan Penerangan dalam lingkungan kerja sangat penting untuk diperhatikan. Perusahaan harus memberikan penerangan yang cukup agar tidak mengganggu proses kerja para karyawan. Dengan penerangan yang baik, hasil yang diperoleh dalam bekerja akan semakin optimal. 3) Pertukaran Udara Pertukaran udara di dalam ruangan hendaknya diperhatikan agar suasana bekerja lebih terjaga dan tidak terganggu kesehatannya. Perusahaan harus mengusahakan udara bisa masuk dan keluar dengan lancar, dengan pembuatan ventilasi yang cukup mendukung. 4) Keamanan Perusahaan harus bisa memberikan rasa aman dan perlindungan kepada karyawan dalam bekerja. Dengan adanya jaminan keselamatan

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 kerja, karyawan akan lebih rajin bekerja dan mereka tidak akan merasa takut apabila sesuatu hal menimpa mereka. 5) Peralatan Kerja Peralatan kerja yang dibutuhkan para karyawan harus disediakan perusahaan agar mereka bisa menyelesaikan pekerjaan dengan mudah. Dengan tersedianya peralatan yang dibutuhkan, karyawan akan merasa diberi fasilitas oleh perusahaan demi kelancaran tugas mereka. c. Lingkungan Kerja Non Fisik Lingkungan kerja non fisik adalah sesuatu yang ada disekitar pekerja yang hanya dapat dirasakan secara psikologis, tidak dengan indera dan dapat mempengaruhi pekerja dalam menjalankan tugas-tugas yang dibebankan. Faktor-faktor psikis yang tercakup dalam lingkungan kerja meliputi (Nitisemito, 1996:186): 1) Hubungan dengan Atasan Hubungan yang baik antara karyawan dengan atasan dapat menciptakan kepuasan kerja bagi para karyawan. Kerjasama yang baik antar keduanya juga diperlukan untuk menyelesaikan tugas-tugas perusahaan. Pemimpin perusahaan tidak boleh membedakan antara karyawan yang satu dengan yang lain, semua karyawan harus dihargai dan dihormati sebagaimana mereka menghormati para atasan. Karyawan akan meningkatkan kinerja mereka dan merasa puas dalam pekerjaannya karena diperhatikan oleh perusahaan.

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 2) Hubungan dengan Rekan Kerja Hubungan dengan rekan kerja juga akan mempengaruhi kinerja karyawan dalam perusahaan. Karyawan akan merasa nyaman dalam pekerjaannya apabila mereka dapat bekerjasama dengan rekan kerjanya. Selain itu karyawan juga akan merasa puas karena mereka dapat bekerja dengan tenang, dan pekerjaan akan terasa ringan dengan adanya suasana yang saling mendukung dengan rekan kerja. 4. Komitmen Komitmen organisasional merupakan suatu perpaduan antara sikap dan perilaku. Menurut Robbins dan Judge (2008:100) komitmen organisasional didefinisikan sebagai keadaan di mana seseorang karyawan memihak organisasi tertentu serta tujuan-tujuan dan keinginannya untuk mempertahankan keanggotaan dalam organisasi tersebut. Komitmen organisasional menyangkut tiga sikap yaitu rasa mengidentifikasikan dengan tujuan organisasi, rasa keterlibatan dengan tugas organisasi, dan rasa kesetiaan kepada organisasi (Trisnaningsih, 2003:200). Menurut Bateman dan Strasser, 1984 (dalam Trisnaningsih, 2003:201) beberapa penelitian terdahulu menyatakan bahwa komitmen organisasi berpengaruh langsung terhadap kepuasan kerja. Komitmen karyawan pada organisasi dapat dijadikan salah satu jaminan untuk menjaga kelangsungan organisasi tersebut.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 Tiga dimensi terpisah komitmen organisasional menurut Robbins dan Judge (2008:101) : a. Komitmen afektif (affective commitment) yaitu perasaan emosional untuk organisasi dan keyakinan dalam nilai-nilainya. Seorang karyawan ingin terus bekerja dalam organisasi karena pertimbangan adanya kesesuaian atau kecocokan tujuan-tujuan dan nilai-nilai organisasi dengan dirinya. b. Komitmen berkelanjutan (continuance commitment) yaitu nilai ekonomi yang dirasa dari bertahan dalam suatu organisasi bila dibandingkan dengan meninggalkan organisasi tersebut. Karyawan tetap bekerja untuk organisasi karena adanya kebutuhan dan keinginan pada dirinya, dan tidak akan melakukan usaha-usaha untuk keluar dari organisasi tersebut. Seorang karyawan mungkin berkomitmen kepada seorang pemberi kerja karena ia dibayar tinggi dan merasa bahwa pengunduran diri dari perusahaan akan menghancurkan keluarganya. c. Komitmen normatif (normative commitment) yaitu kewajiban untuk bertahan dalam organisasi untuk alasan-alasan moral atau etis. Keinginan seorang karyawan untuk terus bekerja dalam organisasi karena mereka merasa ada kewajiban untuk tetap berada dalam organisasi, tidak meninggalkan organisasi untuk berpindah ke organisasi lainnya.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 5. Kepuasan Kerja Pada hakikatnya kepuasan kerja bersifat berbeda sesuai dengan sistem nilai yang berlaku pada masing-masing individu yang bersangkutan. Kepuasan kerja mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya dan segala sesuatu yang terjadi dalam lingkungan kerjanya. Kepuasan kerja (job satisfaction) dapat didefinisikan sebagai suatu perasaan positif tentang pekerjaan seseorang karakteristiknya yang (Robbins merupakan dan Judge, hasil dari 2008:99). sebuah Menurut evaluasi Handoko (2008:193), kepuasan kerja adalah keadaan emosional yang menyenangkan atau tidak menyenangkan dengan mana para karyawan memandang pekerjaan mereka. Seseorang dengan tingkat kepuasan kerja yang tinggi memiliki perasaan positif tentang pekerjaannya, sementara seseorang yang tidak puas akan memiliki perasaan yang negatif pada pekerjaannya. Aspek-aspek yang mempengaruhi kepuasan kerja menurut Luthans (1995:114) adalah sebagai berikut: a. Kepuasan pada pekerjaan itu sendiri Pekerjaan yang dilakukan oleh seorang karyawan dapat menghasilkan kepuasan kerja, motivasi intern, prestasi kerja yang tinggi, tingkat kemangkiran yang rendah, dan tingkat labour turn over yang rendah. Seorang karyawan akan merasa puas dengan apabila dalam pekerjaannya dituntut kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaannya dari awal hingga akhir, atau menuntut tanggungjawab dari pekerja .

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 b. Kepuasan pada pembayaran Kepuasan pada pembayaran merupakan hal yang bersifat multidimensional. Hal ini berarti bahwa kepuasan kerja bukan hanya terletak pada gaji atau upah semata, namun karyawan lebih melihat hal itu sebagai suatu refleksi dari pihak perusahaan atas kontribusi yang mereka berikan. Kepuasan terhadap pembayaran dapat dipengaruhi oleh kebijakan perusahaan, khususnya tentang sistem pembayaran yang ditetapkan. c. Kepuasan terhadap promosi Kesempatan untuk dipromosikan merupakan bentuk imbalan yang bentuknya berbeda dengan imbalan lain, yang dapat dilakukan berdasarkan senioritas maupun berdasarkan kinerja. Luthans (1995:121) menambahkan bahwa keinginan untuk dipromosikan sangat terkait dengan keinginan untuk meningkatkan status sosial dan menambah pendapatan. d. Kepuasan pada supervisi Supervisi merupakan hal yang sangat penting sebagai sumber kepuasan kerja. Kepuasan terhadap supervisi berkaitan dengan gaya kepemimpinan supervisi. Gaya kepemimpinan supervisi yang mempengaruhi kepuasan kerja yaitu supervisior yang berorientasi pada karyawan dan supervisior yang mengutamakan partisipasi karyawan. e. Kepuasan pada rekan kerja Rekan kerja bisa menjadi sumber kepuasan yang paling kuat jika anggotanya mempunyai kemiripan dalam nilai-nilai dan perilaku. Nilai

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 perasaan dari suatu kelompok kerja berkaitan erat dengan kepuasan kerja. Rekan kerja akan menjadi sumber kepuasan kerja karyawan bila antar karyawan diberi kesempatan untuk berinteraksi satu sama lain. B. Penelitian-Penelitian Sebelumnya 1. Anwar, Misbahul dan Rr. Sri Handari Wahyuningsih. 2005. “Analisis Ciri Pemimpin, Faktor Situasional dan Kepuasan Kerja,” Utilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis, Vol 13 No 1. Januari, 45-69. Penelitian ini memiliki empat tujuan utama: 1) untuk menganalisis pengaruh ciri pemimpin terhadap kepuasan kerja, dan 2) untuk menganalisis pengaruh moderasi dari faktor situasional pada hubungan antara sifat pemimpin dan kepuasan kerja, dan 3) untuk menganalisis perbedaan ciri pemimpin antara dua jenis organisasi, dan 4) untuk menganalisis perbedaan kepuasan kerja antara dua jenis organisasi. Hasil yang diperoleh dari survei dari 96 mahasiswa Program Pasca Sarjana di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menunjukkan bahwa ciri pemimpin berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Hasil lain dari penelitian ini menunjukkan ciri-ciri pemimpin berpengaruh signifikan moderasi pada hubungan antara ciri pemimpin dan kepuasan kerja, dan ada perbedaan yang signifikan antara ciri pemimpin antara organisasi yang berbeda, dan tidak ada perbedaan antara sifat pemimpin antara dua jenis organisasi.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 2. Trisnaningsih, Sri. 2003. “Pengaruh Komitmen terhadap Kepuasan Kerja Auditor: Motivasi sebagai Variabel Intervening,” Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol 6 No 2. Mei, 199-216. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa dampak komitmen organisasi dan profesionalisme terhadap kepuasan kerja, dan motivasi sebagai variabel intervening. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teori, terutama mengenai sikap akuntan. Selain itu, diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis untuk organisasi, terutama akuntan publik. Analisis jalur yang digunakan untuk menguji hipotesis menggunakan AMOS. Hasilnya menunjukkan bahwa (a) terdapat pengaruh yang signifikan antara komitmen organisasi dan profesional, dan kepuasan kerja, (b) ada pengaruh yang signifikan antara komitmen organisasi dan profesional, dan motivasi, (c) ada pengaruh yang signifikan antara motivasi dan kepuasan kerja, (d) ada pengaruh tidak langsung yang signifikan dari komitmen organisasi dan profesional terhadap kepuasan kerja, melalui motivasi sebagai variabel intervening. Koefisien pengaruh langsung komitmen organisasi dan profesional adalah lebih besar dari pengaruh tidak langsung melalui motivasi, variabel interveningnya. Oleh karena itu, motivasi variabel intervening dapat diabaikan.

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 C. Kerangka Konseptual Penelitian Untuk mempermudah memahami proposal penelitian ini, maka penulis merumuskan kerangka konseptual sebagai berikut : Gaya Kepemimpinan Kepuasan Kerja Lingkungan Kerja Karyawan Komitmen Gambar II.1 Kerangka Konseptual : pengaruh secara bersama- sama : pengaruh secara parsial D. Hipotesis Keterkaitan antara gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan komitmen terhadap kepuasan kerja karyawan akan mempengaruhi tercapai atau tidaknya tujuan perusahaan. Menurut Pace dan Faules (dalam Anwar dan Wahyuningsih, 2005:48) salah satu tujuan kepemimpinan adalah membantu orang untuk menegakkan kembali, mempertahankan, dan meningkatkan motivasi mereka. Maka pemimpin harus bisa memimpin bawahannya dalam mencapai tujuan yang ditetapkan bersama sebagai bentuk keberhasilannya dalam memimpin organisasi. Gaya kepemimpinan dalam organisasi harus disesuaikan dengan kondisi yang

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 dihadapi organisasinya. Dengan adanya kesesuaian tersebut, maka perusahaan akan dapat meningkatkan efektivitas dan kepuasan karyawan dalam perusahaan. Lingkungan kerja sangat berperan bagi karyawan dalam menyelesaikan tugasnya. Apabila lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung kinerja para karyawan, mereka akan melakukan pekerjaan secara optimal sehingga dapat mencapai kepuasan terhadap pekerjaan yang telah mereka lakukan. Komitmen karyawan terhadap organisasi merupakan hubungan yang aktif antara pekerja dan organisasi dimana pekerja tersebut bersedia memberikan sesuatu atas kemauan sendiri untuk tercapainya tujuan organisasi. Apabila seorang karyawan memiliki komitmen yang tinggi terhadap perusahaannya, karyawan akan selalu terlibat aktif dalam perusahaannya. Dengan adanya komitmen, karyawan akan melakukan usaha yang sungguh – sungguh guna kepentingan organisasinya, dengan begitu ia juga akan memperoleh kepuasan tersendiri terhadap kinerjanya dalam perusahaan. Berdasarkan uraian di atas, gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen diduga memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan. Maka dalam penelitian ini dirumusakan hipotesis sebagai berikut: H1: Gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. H2: Gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi pustaka dan studi kasus. Sebagai langkah awal, studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan data sehubungan dengan topik menggunakan buku – buku yang dijadikan sumber referensi memperoleh data landasan teori dan cara menganalisis data. Langkah selanjutnya dengan studi kasus, yaitu pendekatan penelitian dengan cara peneliti meneliti pada subjek tertentu dan kesimpulannya hanya berlaku pada subjek tersebut. B. Subjek dan Objek Penelitian 1. Subjek penelitian Subjek penelitian adalah orang yang menjadi sasaran dalam penelitian dan yang akan memberikan informasi kepada penulis. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan unit rawat jalan pada Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta. 2. Objek penelitian Objek penelitian adalah variabel yang dapat diukur dan akan diteliti oleh penulis. Objek dalam penelitian ini adalah pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen dan kepuasan kerja karyawan. 25

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 C. Waktu dan Lokasi Penelitian 1. Waktu penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2014. 2. Lokasi penelitian Lokasi penelitian adalah Pelayanan Kesehatan St. Carolus. Jalan Salemba Raya 41, Jakarta Pusat 10440. D. Variabel Penelitian 1. Variabel Independen Variabel independen atau variabel bebas adalah variabel yang menjadi sebab timbulnya atau berubahnya variabel dependen (Sugiyono, 2007:3). Variabel independen dalam penelitian ini yaitu gaya kepemimpinan (X 1), lingkungan kerja (X2) dan komitmen (X3). 2. Variabel Dependen Variabel dependen atau variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas (Sugiyono, 2007:3). Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu kepuasan kerja (Y).

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 E. Definisi Operasional 1. Gaya kepemimpinan (X1) Gaya Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi, menggerakkan, dan mengarahkan suatu tindakan pada diri seseorang atau sekelompok orang, untuk mencapai tujuan tertentu pada situasi tertentu. Indikator dalam gaya kepemimpinan adalah: a. Pemimpin melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan b. Kejelasan pemimpin dalam memberi perintah c. Kepercayaan pemimpin kepada karyawan d. Kepedulian pemimpin kepada karyawan e. Pemimpin memberi penghargaan terhadap kemampuan karyawan 2. Lingkungan Kerja (X2) Lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada disekitar para pekerja dan yang dapat mempengaruhi dirinya dalam melakukan tugas- tugas yang dibebankan. Indikator dalam lingkungan kerja adalah: a. Kebersihan b. Penerangan c. Pertukaran udara d. Keamanan e. Peralatan kerja f. Hubungan dengan atasan g. Hubungan dengan sesama rekan kerja

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 3. Komitmen (X3) Komitmen adalah keadaan di mana seseorang karyawan memihak organisasi tertentu serta tujuan-tujuan dan keinginannya untuk mempertahankan keanggotaan dalam organisasi tersebut. Indikator dalam komitmen adalah: a. Arti penting organisasi bagi karyawan b. Kebanggaan karyawan terhadap organisasi c. Kebutuhan karyawan terhadap organisasi d. Kesesuaian tujuan organisasi dengan pribadi karyawan e. Tanggung jawab karyawan terhadap organisasi f. Kesetiaan karyawan pada organisasi 4. Kepuasan Kerja (Y) Kepuasan kerja adalah keadaan emosional yang menyenangkan atau tidak menyenangkan dengan mana para karyawan memandang pekerjaan mereka. Indikator dalam kepuasan kerja adalah: a. Kepuasan pada pekerjaan itu sendiri b. Kepuasan pada pembayaran c. Kepuasan terhadap promosi d. Kepuasan pada supervisi e. Kepuasan pada rekan kerja

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 F. Pengukuran Variabel Skala pengukuran yang digunakan pada kuesioner adalah skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang kejadian atau gejala sosial (Riduwan, 2007:86). Dalam penelitian gejala sosial ini telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti, yang selanjutnya disebut variabel penelitian. Skala pengukuran untuk variabel gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen, dan kepuasan kerja karyawan yaitu: 1. Sangat setuju (SS) diberi skor 5 2. Setuju (S) diberi skor 4 3. Netral (N) diberi skor 3 4. Tidak setuju (TS) diberi skor 2 5. Sangat tidak setuju (STS) diberi skor 1 Untuk mendapatkan skor dari setiap jawaban responden, setiap pernyataan mempunyai 5 (lima) alternatif jawaban berurutan dan berjenjang dari jawaban dengan kategori sangat setuju hingga sangat tidak setuju. 1. Pernyataan tentang gaya kepemimpinan ada 6 item a. Sangat Setuju (SS) = 5 x 6 item = 30 b. Setuju (S) = 4 x 6 item = 24 c. Netral (N) = 3 x 6 item = 18 d. Tidak Setuju (TS) = 2 x 6 item = 12 e. Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 x 6 item = 6

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Dengan demikian nilai terendah dalam kuesioner pernyataan tentang gaya kepemimpinan adalah 6 dan nilai tertinggi adalah 30. Maka dicari interval dari gaya kepemimpinan tersebut dengan rumus Sturges: 𝐶𝑖 = 𝑅𝑎𝑛𝑔𝑒 𝑘 Keterangan: Ci = interval kelas Range = selisih batas atas dan bawah k = banyaknya kelas Interval kelasnya: 𝐶𝑖 = 𝑅𝑎𝑛𝑔𝑒 𝑘 = 30−6 3 = 8. Dengan demikian skala kepemimpinan sebagai berikut: Skor 6 - 13 adalah gaya kepemimpinan Otokratis Skor 14 - 21 adalah gaya kepemimpinan Demokratis Skor 22 – 30 adalah gaya kepemimpinan Laissez Faire 2. Pernyataan tentang lingkungan kerja ada7 item a. Sangat Setuju (SS) = 5 x 7 item = 35 b. Setuju (S) = 4 x 7 item = 28 c. Netral (N) = 3 x 7 item = 21 d. Tidak Setuju (TS) = 2 x 7 item = 14 e. Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 x 7 item = 7 Interval kelasnya: 𝐶𝑖 = 𝑅𝑎𝑛𝑔𝑒 𝑘 lingkungan kerja sebagai berikut: = 35−7 3 = 9,3. Dengan demikian skala

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 Skor 7 – 16,2 adalah lingkungan kerja tidak kondusif Skor 16,3 – 25,5 adalah lingkungan kerja sedang Skor 25,6 – 35 adalah lingkungan kerja kondusif 3. Pernyataan tentang komitmen ada 6 item a. Sangat Setuju (SS) = 5 x 6 item = 30 b. Setuju (S) = 4 x 6 item = 24 c. Netral (N) = 3 x 6 item = 18 d. Tidak Setuju (TS) = 2 x 6 item = 12 e. Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 x 6 item = 6 Interval kelasnya: 𝐶𝑖 = komitmen sebagai berikut: �ㅧ𝑎𝑛𝑔𝑒 𝑘 = 30−6 3 = 8. Dengan demikian skala Skor 6 - 13 adalah komitmen rendah Skor 14 - 21 adalah komitmen sedang Skor 22 – 30 adalah komitmen tinggi 4. Pernyataan tentang kepuasan kerja ada 6 item a. Sangat Setuju (SS) = 5 x 6 item = 30 b. Setuju (S) = 4 x 6 item = 24 c. Netral (N) = 3 x 6 item = 18 d. Tidak Setuju (TS) = 2 x 6 item = 12 e. Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 x 6 item = 6 Interval kelasnya: 𝐶𝑖 = 𝑅𝑎𝑛𝑔𝑒 𝑘 kepuasan kerja sebagai berikut: = 30−6 3 = 8. Dengan demikian skala

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 Skor 6 - 13 adalah kepuasan kerja rendah Skor 14 - 21 adalah kepuasan kerja sedang Skor 22 – 30 adalah kepuasan kerja tinggi G. Populasi dan Sampel 1. Populasi Menurut Sugiyono (2007:55) populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: subjek atau objek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dalam penelitian ini, populasi yang diteliti adalah karyawan unit rawat jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus yaitu sebanyak 55 karyawan, yang terdiri dari: a. Administrasi = 24 karyawan b. Perawat = 25 karyawan c. Pekarya = 6 karyawan + Jumlah = 55 karyawan 2. Sampel Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiyono, 2007:56). Berdasarkan rumus Slovin (Umar, 2005:78) jumlah sampel yang ditentukan dalam penelitian ini adalah: n= N 1 + Ne2

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 Keterangan: n = jumlah sampel N = jumlah populasi e = estimasi tingkat kesalahan (5%) Maka perhitungannya: n= 55 1 + 55 x 0,052 n= 55 1 + 0,1375 n = 48,35 Jadi, jumlah sampel adalah sebanyak 48 karyawan. H. Teknik Pengambilan Sampel Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampling purposive, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2007:61). Pertimbangan yang digunakan dalam penentuan sampel adalah karyawan tetap Pelayanan Kesehatan St. Carolus yang telah bekerja minimal selama 1 tahun. I. Sumber Data Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data akan diperoleh dengan menyebarkan kuesioner dan menggunakan dokumen perusahaan. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumber atau

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 subjek yang akan diteliti. Data sekunder adalah data yang diperoleh langsung dari catatan atau dokumen perusahaan. J. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1. Kuesioner Kuesioner merupakan suatu pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden dengan harapan memberikan respon atas daftar pertanyaan tersebut (Umar, 2005:49). 2. Wawancara Wawancara adalah bentuk komunikasi langsung antara peneliti dan responden (Gulo, 2007:119). Wawancara dilakukan oleh pewawancara untuk memperoleh informasi dari terwawancara. 3. Dokumentasi Dokumentasi adalah catatan tertulis tentang berbagai kegiatan atau peristiwa pada waktu yang lalu (Gulo, 2007:123). Pengumpulan data memanfaatkan dokumen yang ada pada perusahaan. K. Teknik Pengujian Instrumen Pengujian instrumen diperlukan untuk mengetahui apakah alat ukur yang digunakan dalam penelitian layak atau tidak. Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan dalam bentuk kuesioner, sehingga perlu dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas.

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 1. Uji Validitas Validitas dalam penelitian dijelaskan sebagai suatu derajat ketepatan alat ukur penelitian tentang isi atau arti sebenarnya yang diukur (Umar, 2005:58). Semakin tinggi validitas suatu alat ukur, semakin tepat alat ukur tersebut mengenai sasaran. Pengujian validitas menggunakan teknik korelasi product moment. Rumus korelasi product moment adalah sebagai berikut: rxy= 𝐧 ∑𝐗𝐘 − ∑𝐗 (∑𝐘) 𝐧∑𝐗 𝟐 Keterangan: rxy − (∑ 𝐗)² {𝐧 ∑𝐲 𝟐 − (∑𝐲)𝟐 : koefisien korelasi product moment n : jumlah responden x : nilai tiap item y :nilai seluruh item Besarnya r dapat dihitung dengan menggunakan taraf signifikasi (α) sebesar 5%. Jika hasil pengukuran menunjukkan r hitung ≥ rtabel maka item tersebut dinyatakan valid, tapi jika rhitung < rtabel maka item tersebut dinyatakan tidak valid. 2. Uji Reliabilitas Reliabilitas adalah derajat ketepatan, ketelitian atau keakuratan yang ditunjukkan oleh instrument pengukuran (Umar, 2005:57). Reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat ukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang. Untuk mengetahui tingkat reliabilitas, dalam penelitian ini

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 menggunakan Cronbach’s Alpha. Adapun rumus Cronbach’s Alpha sebagai berikut: 𝒌 r11 = 𝒌−𝟏 𝟏− ∑ 𝝈𝒃² Keterangan = 𝝈𝙩² r11 : Reliabilitas instrument k : Banyaknya butir pertanyaan atau banyaknya soal ∑σb 2 𝜎𝘵 : Jumlah varian butir : Varian total Dalam pengukuran reliabilitas pada tarif signifikan (α) = 5% , jika reliabilitas kurang dari 0,6 adalah kurang baik, sedangkan 0,7 dapat diterima dan diatas 0,8 adalah baik. L. Teknik Analisis Data Analisis Linier Berganda Analisis linier berganda digunakan untuk mengukur pengaruh variabel bebas yang lebih dari satu variabel terhadap variabel terikat. Dalam penelitian ini, teknik analisis linier berganda digunakan untuk mengukur pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen terhadap kepuasan kerja karyawan. Rumus umum dari regresi linier berganda adalah: Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 Keterangan : Y = kepuasan kerja karyawan a = konstanta regresi b1 = koefisien regresi gaya kepemimpinan b2 = koefisien regresi faktor situasional b3 = koefisien regresi komitmen X1 = gaya kepemimpinan X2 = lingkungan kerja X3 = komitmen M. Uji Asumsi Klasik Regresi linier berganda harus memenuhi asumsi-asumsi yang ditetapkan agar menghasilkan nilai-nilai koefisien sebagai penduga yang tidak bias. Uji asumsi klasik model regresi berganda menurut Sunyoto (2007:89-105): 1. Uji Asumsi Klasik Multikolinieritas Uji multikolinieritas diterapkan untuk analisis regresi berganda yang terdiri atas dua atau lebih variabel bebas (X1, X2, X3, …, Xn), dimana akan di ukur tingkat asosiasi hubungan atau pengaruh antar variabel bebas tersebut melalui besaran koefisien korelasi (r). Dikatakan terjadi multikolinieritas, jika koefisien korelasi antar variabel bebas lebih besar dari 0,60. Dikatakan tidak terjadi multikolinieritas jika koefisien korelasi antar variabel bebas lebih kecil atau sama dengan 0,60 (r ≤ 0,60).

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 Atau dalam menentukan ada tidaknya multikolinieritas dapat digunakan cara lain yaitu dengan: a. Nilai tolerance adalah besarnya tingkat kesalahan yang dibenarkan secara statistik (α). b. Nilai Variance Inflation Factor (VIF) adalah faktor inflasi penyimpangan baku kuadrat. Nilai tolerance (α) dan nilai Variance Inflation Factor (VIF) dapat dicari dengan menggabungkan kedua nilai tersebut sebagai berikut: 1) Besar nilai tolerance (α) : Α = 1 / VIF 2) Besar nilai Variance Inflation Factor (VIF): VIF = 1 / α Variabel bebas mengalami multikolinieritas jika: α hitung < α dan VIF hitung > VIF. Variabel bebas tidak mengalami multikolinieritas jika: α hitung > α dan VIF hitung < VIF. 2. Uji Asumsi Klasik Heteroskedastisitas Dalam persamaan regresi berganda perlu juga diuji mengenai sama atau tidak varians dari residual observasi yang satu dengan observasi yang lain. Jika residualnya mempunyai varians yang sama disebut terjadi homoskedastisitas dan jika variansnya tidak sama atau berbeda disebut terjadi heteroskedastisitas. Persamaan regresi yang baik jika tidak terjadi heteroskedastisitas.

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 Untuk mengetahui permasalahan heteroskedastisitas pada suatu model regresi yang diperoleh dapat dilihat pada plot grafik yang terbentuk dari hubungan antara varibel terikat dengan nilai residualnya. Heteroskedastisitas akan muncul jika terdapat pola tertentu antara keduanya, seperti bergelombang atau menyempit atau melebar antara keduanya. Sampel yang diambil bersifat homoskedastisitas apabila tidak diperoleh pola yang jelas atau titik-titik yang diperoleh menyebar diatas dan dibawah angka pada sumbu y. 3. Uji Asumsi Klasik Normalitas Uji asumsi normalitas akan menguji data variabel bebas (X) dan data variabel terikat (Y) pada persamaan regresi yang dihasilkan. Berdistribusi normal atau berdistribusi tidak normal. Persamaan regresi dikatakan baik jika mempunyai data variabel bebas dan data variabel terikat berdistribusi mendekati normal atau normal sama sekali. Uji asumsi klasik normalitas dapat dilakukan dengan dua cara yaitu: a. Cara Statistik Dalam menguji data variabel bebas dan data variabel terikat berdistribusi normal atau tidak pada cara statistik ini melalui nilai kemiringan kurva (skewness = α3) atau nilai keruncingan kurva (kurtosis = α4) diperbandingkan dengan nilai Z tabel. Dengan ketentuan: 1) Variabel bebas atau terikat berdistribusi normal jika Z hitung (Zα3 atau Zα4) < Z tabel. 2) Variabel bebas atau terikat berdistribusi tidak normal jika Z hitung (Zα3 atau Zα4) > Z tabel.

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 b. Cara Grafik Histogram atau Normal Probability Plots Cara grafik histogram dalam menentukan suatu data berdistribusi normal atau tidak, cukup membandingkan antara data riil atau nyata dengan garis kurva yang terbentuk. Jika data riil terbentuk garis kurva cenderung tidak simetri terhadap mean (U), maka dapat dikatakan data berdistribusi tidak normal atau sebaliknya. Cara normal probability plots lebih handal daripada cara grafik histogram, karena cara ini membandingkan data riil dengan data distribusi normal secara kumulatif.suatu data dikatakan berdistribusi normal jika garis data riil mengikuti garis diagonal. N. Uji F Uji F dimaksudkan untuk menguji model regresi atas pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara bersama – sama terhadap variabel dependen yaitu kepuasan kerja karyawan. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam Uji F yaitu: 1. Menentukan tingkat signifikansi Tingkat signifikansi menggunakan α = 5% (signifikansi 5% atau 0,05 adalah ukuran standar yang sering digunakan dalam penelitian) 2. Menentukan Fhitung dengan menggunakan SPSS atau rumus Fhitung (Priyatno, 2008:81): Fhitung = 𝑹𝟐 / 𝒌 𝟏−𝑹𝟐 (𝒏−𝒌−𝟏)

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 Keterangan: R2 = koefisien determinasi N = jumlah data atau kasus K = jumlah variabel independen 3. Menentukan Ftabel df1 = jumlah variabel-1 dan df2 = n-k-2 Keterangan: n = jumlah sampel k = jumlah variabel independen df = degree of freedom / derajat kebebasan 4. Kriteria pengujian Ho ditolak (Ha diterima) apabila Fhitung ≥ Ftabel Ho diterima (Ha ditolak) apabila Fhitung < Ftabel 5. Menarik kesimpulan Jika Ho ditolak maka gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Jika Ho diterima maka gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 O. Uji t Uji t digunakan untuk menguji apakah suatu variabel bebas berpengaruh atau tidak berpengaruh terhadap variabel tidak bebas. Untuk mengetahui apakah suatu variabel secara parsial berpengaruh nyata atau tidak, digunakan uji-t: 1. Menentukan tingkat signifikansi Tingkat signifikansi menggunakan α = 5% (signifikansi 5% atau 0,05 adalah ukuran standar yang sering digunakan dalam penelitian) 2. Menentukan t hitung dengan menggunakan SPSS atau rumus t hitung (Priyatno, 2008:84): thitung = 𝒓 𝒏−𝒌−𝟐 𝟏−𝒓𝟐 Keterangan: r = koefisien korelasi parsial k = jumlah variabel independen n = jumlah data 3. Menentukan t tabel Tabel distribusi t dicari pada a = 5% : 2 = 2,5% (uji 2 sisi) dengan derajat kebebasan (df) n-k-2 (n adalah jumlah sampel dan k adalah jumlah variabel independen) 4. Kriteria pengujian Ho ditolak (Ha diterima) jika thitung ≥ ttabel Ho diterima (Ha ditolak) jika thitung < ttabel

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 5. Menarik kesimpulan Jika Ho ditolak dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Jika Ho diterima dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara parsial tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. P. Koefisien Determinasi Koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen (gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen) terhadap variabel dependen (kepuasan kerja karyawan). Adapun rumus yang digunakan: R2 = 𝒃𝟏 ∑𝑿𝟏 𝒀+ 𝒃𝟐 ∑𝑿𝟐 𝒀 Keterangan: ∑𝒀𝟐 R2 = koefisien determinasi X = variabel independen B = koefisien regresi Y = variabel dependen (kepuasan kerja karyawan)

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Pelayanan Kesehatan St. Carolus Tergerak oleh karya pelayanan terhadap orang sakit dari para Suster Kongregrasi Cinta Kasih St. Carolus Borromeus (CB) di Maastricht, Belanda, pada tahun 1910, muncullah gagasan dari Mgr. Luypen – Vikaris Apostolik Batavia – untuk mendirikan sebuah rumah sakit di Batavia (sekarang Jakarta). Gagasan dari Mgr. Luypen ini semakin diperkuat oleh dukungan gagasan dari Pastor Sondaal SJ. Sekitar tahun 1912 Pastor Sondaal SJ berlibur ke Nederland, disana beliau sering mengunjungi para Suster CB yang berkarya di Rumah Sakit Westeinde, Den Haag, hingga hatinya ikut tergerak pula untuk mendirikan rumah sakit. Mengetahui bahwa Pastor Sondaal SJ berada di Nederland, maka pada tanggan 11 September 1912 Mgr. Luypen menulis surat kepada Pastor Sondaal agar beliau menghubungi beberapa kongregasi di Nederland supaya bersedia memulai karya kesehatan di Indonesia dengan mendirikan sebuah rumah sakit Katolik. Tanggal 1 Oktober 1913, Pastor Sondaal SJ mendapat persetujuan dari pemimpin “Kongregrasi Suster – Suster Cinta Kasih St. Carolus Borromeus” di Maastricht, yang dituangkan dalam sebuah “Perjanjian Kerja Sama” antara Vikaris Apotolis Batavia dengan Pemimpin Kongregasi CB. Perjanjian Kerja Sama tersebut kemudian disahkan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tanggal 2 Januari 1915. 44

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Disinilah tonggak awal sejarah rumah sakit St. Carolus ini ditanamkan, sekaligus merupakan karya awal dari Kongregasi Suster-Suster Cinta Kasih St. Carolus Borromeus di Indonesia. Dengan demikian, RS St. Carolus merupakan sebagai pemrakarsa untuk mendirikan rumah sakit Katolik pertama di Indonesia. Pada tahun yang sama, tahun 1917 pembangunan gedung untuk rumah sakit telah selesai, namun para Suster CB dari Maastricht yang akan mengelola rumah sakit tersebut belum bisa bertolak ke Indonesia karena Perang Dunia I. Setelah Perang Dunia I usai, pada 7 Oktober 1918, melalui perjalanan yang panjang, maka tibalah kapal “Vondel” di Pelabuhan Tanjung Priok, yang membawa 10 misionaris pertama di Indonesia. Setelah melalui persiapan – persiapan oleh ke 10 Suster CB tersebut, maka pada tanggal 13 Januari 1919 Rumah Sakit St. Carolus diberkati oleh Mgr. Luypen, SJ. Tanggal 21 Januari 1919 RS St. Carolus mulai dibuka pertama kali untuk umum, dan pada tanggal 22 Januari 1919 RS St. Carolus untuk pertama kalinya menerima 4 orang pasien sebagai pasien pertama. Dengan demikian, resmilah RS St. Carolus sebagai Rumah Sakit Katolik pertama di Indonesia, dan tanggal 21 Januari dijadikan Hari Ulang Tahun RS St. Carolus. Di bidang manajemen, juga diadakan perubahan – perubahan seperti Manajemen Karismatik menjadi Manajemen Matriks yang mengandalkan keputusan bersama. Pelayanan keperawatan yang menjadi ujung tombak rumah sakit inipun mulai berkembang ke arah professional, dengan mulai disekolahkannya perawat D3 ke jenjang S1 keperawatan sejak tahun 1985. Di bidang medik mulai banyak dokter spesialis tamu maupun purna waktu (fulltime).

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 Dari masa ke masa RS St. Carolus makin berkembang dan melebarkan sayapnya dengan membuka pelayanan bagi masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah ibukota Jakarta, yaitu: BKM Paseban di Jakarta Pusat, BKM Cengkareng di Jakarta Barat, BKM Samadi Klender di Jakarta Timur, BKM Cijantung di Jakarta Timur wilayah selatan, dan BKM Tanjung Priok di Jakarta Utara. Berbagai tantangan dihadapi, sesuai dengan tuntutan jaman dimana saat terjadi perubahan dengan kecepatan tinggi di berbagai bidang, seperti bidang manajemen, dari Manajemen Matriks ke Manajemen Unit yang menekankan fungsi “intrapreneurship” bagi unit atau satuan kerjanya. RS St. Carolus yang telah meningkat prestasinya menjadi Rumah Sakit tipe B ini, hampir semua memiliki spesialisasi pelayanan (termasuk pelayanan jiwa). Pada tahun 1980, nama rumah sakit diubah menjadi Pelayanan Kesehatan St. Carolus (disingkat PK St. Carolus atau PKSC) untuk menggambarkan perhatian dan orientasi yang semakin luas terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 B. Pencapaian Keberhasilan Masa demi masa telah dilalui Pelayanan Kesehatan St. Carolus, hingga memasuki era globalisasi di abad ke-21 ini. Sejarah telah membuktikan berbagai tantangan telah dilalui dengan semangat kebersamaan, dan berbagai kegetiran telah diubah menjadi berkat. PK St. Carolus telah memenuhi berbagai syarat pelayanan baik fisik maupun non fisik. Keramahan dan mutu pelayanannya yang utuh dan terpadu telah menjadi komitmen bersama. Berikut adalah beberapa penghargaan yang telah dicapai PK St. Carolus : 1. 1997: Terakreditasi penuh 5 bidang pelayanan 2. 1997: Mendapat predikat sebagai “RS Sayang Bayi” 3. 2001: Terakreditasi penuh 12 bidang pelayanan 4. 1999-2005: Mendapat penghargaan dari BPLHD (Badan Pengelola Hidup Lingkungan) 5. 2007: Mendapat penghargaan “Wilayah Bebas Asap Rokok” 6. 2007: Terakreditasi penuh 16 bidang pelayanan 7. 2007 dan 2010: Mendapat predikat sebagai”RS Sayang Ibu dan Bayi” 8. 2011: Terakreditasi penuh 16 bidang pelayanan 9. 2012 – sekarang: Proses persiapan akreditasi versi 2012 (JCI like)

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 C. Visi dan Misi Pelayanan Kesehatan St. Carolus 1. Visi Menjadi pelayan kesehatan yang dikenal melayani dengan sentuhan manusiawi, utuh , dan terpadu atas dasar cinta kasih dan terbuka bagi sesama melalui sumber daya manusia yang mampu dan mau bekerja keras dan terus belajar mengembangkan diri. 2. Misi a. Memberikan pelayanan bermutu dengan sikap bela rasa, sabar, rendah hati, hormat terhadap kehidupan dan adil terutama kepada mereka yang paling membutuhkan. b. Memberikan pelayanan kesehatan melalui balkesmas, rawat inap, rawat jalan, pelayanan penunjang dengan memperhatikan aspek fisik, mental, sosial, dan spiritual. c. Menyediakan pelayanan kesehatan bagi warga masyarakat dari semua agama, ras, golongan dan strata sosial serta ekonomi dengan cara subsidi silang. d. Menyediakan saranan dan prasarana untuk meningkatkan kesejahteraan dan pengembangan diri bagi semua yang berkarya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan PK St. Carolus. e. Menciptakan suasana atau iklim kerja yang serasi dan mendukung persaudaraan sejati, rasa memiliki serta disiplin demi kemajuan PK St. Carolus.

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 D. Falsafah Pelayanan Kesehatan St. Carolus Gambar IV.1 Logo Pelayanan Kesehatan St. Carolus 1. Iman, Pengharapan dan Kasih merupakan karunia yang mendasari keyakinan Pelayanan Kesehatan St. Carolus dalam memberdayakan manusia sebagai ciptaan Allah yang mempunyai citra dan martabat yang unik. 2. Setiap orang berhak memperoleh derajat kesehatan yang optimal, dan berkewajiban memelihara serta meningkatkan dengan sebaik-baiknya. 3. Karya kesehatan bukan semata-mata kegiatan teknis tetapi juga merupakan ungkapan komitmen terhadap pengabdian dan cinta kasih sesama.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 E. Struktur Organisasi Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Direktur Utama Direktur Pelayanan Staf Ahli Ka. URJ WaKa URJ Pekarya Administrasi Call Center Poli Anak Poli Utara Poli Selatan Petugas Transaksi Petugas R. M Petugas Kontrol Keuangan Petugas Logistik Administrasi Umum Gambar IV.2 Struktur Organisasi Perawat Ass. Poli Anak Ass. Poli Interne Ass. Poli Jantung Ass. Poli Syaraf Ass. Poli Psikiater Ass. Poli Gigi Ass. Poli Tindakan Ass. Poli Bedah Ass. Poli Kandungan Ass. Poli THT Ass. Poli Mata

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 F. Tugas Pokok Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus 1. Tugas Pokok dan Tanggung Jawab Direktur a. Menyusun rencana strategis unit kerja, program tahunan, RAPB, peraturan, dan kemudian menyampaikan kepada pengurus untuk mendapatkan pengesahan. b. Memimpin manajemen unit kerja dengan komunikasi, koordinasi dan kerjasama dengan semua pihak. c. Memberikan bantuan teknologi dan dukungan lainnya untuk mendukung program peningkatan mutu dan keselamatan pasien. d. Memberikan informasi secara regular tentang peningkatan mutu dan keselamatan pasien kepada seluruh staf dan pasien. e. Melaksanakan tanggung jawab, pengembangan staff, peningkatan kesejahteraan karyawan, dan tugas-tugas lain yang telah ditetapkan. f. Memberikan laporan pertanggungjawaban akhir jabatan disertai dengan audit keuangan kepada pengurus. 2. Tugas dan Tanggung Jawab Kepala Unit Rawat Jalan : a. Menyiapkan bahan rencana dan program bidang keperawatan, pelaksanaan dan pelayanan administrasi dan teknis, fasilitas dan koordinasi, pemantauan dan evaluasi serta pelaporan bidang keperawatan, sumber daya keperawatan serta mengatur dan mengendalikan kegiatan sumber daya keperawatan dan pelayanan keperawatan di semua unit pelayanan. b. Bertanggungjawab langsung kepada Direktur

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 3. Tugas dan Tanggung Jawab Administrasi : a. Memahami daftar praktek dokter di URJ. b. Memahami nama – nama dokter praktek di URJ beserta spesialisasinya. c. Memahami nama – nama dokter tamu maupun dokter purnawaktu yang merawat pasien di PKSC. d. Mengetahui dokter yang sedang menjalani cuti dan mencatatnya pada form pendaftaran praktek dokter. e. Memahami aturan – aturan umum yang berlaku di PKSC dan aturan khusus yang ada di URJ. f. Mengontrol fungsi dan kebersihan pesawat telepon, komputer pendaftaran. g. Melaksanakan Pendaftaran melalui telepon sebagai berikut : 1) Senin s/d Jumat Pk. 07.00 – 20.00 WIB 2) Sabtu Pk. 07.00 - 16.00 WIB h. Menulis Nomor Urut, Nama Pasien, No Rekam Medik dan No Telepon pasien pada komputer pendaftaran sesuai dengan nama , hari praktek dokter yang dituju. i. Perhatikan dokter – dokter yang pada pasien bila tidak jadi membatasi pasien, mohon tegaskan berobat tolong memberitahu dan informasikan kepada petugas. j. Menerapkan tata tertib dan sesuai tanggung jawabnya. ketentuan yang berlaku di PKSC

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 k. Menjaga kerahasian dan keamanan data dan dokumen yang menjadi tanggung jawabnya. l. Membantu menjaga keseimbangan beban kerja tim sehingga tercapai efisiensi. 4. Tugas dan Tanggung Jawab Perawat : a. Menyiapkan dan mengatur kelancaran pelaksanaan pelayanan pasien pada poli praktek dokter. b. Menciptakan hubungan yang harmonis antar Perawat, Dokter, pasien dan keluarga pasien. c. Persiapan kamar atau ruangan praktek dokter dan alat-alat medik atau keperawatan, pastikan semua peralatan dalam kondisi baik dan siap pakai. d. Membantu pasien yang membutuhkan penjelasan dari pesanan dokter. e. Mengatur giliran pasien yang masuk ke kamar periksa. f. Menentukan prioritas pasien yang perlu didahulukan mendapat pelayanan. 5. Fungsi dan Tugas Pekarya a. Menyapu, mengepel dan menjaga kebersihan (lantai,jendela dan fountain) b. Kebersihan Kantor,Kassa RM (termasuk meja dan fountain) c. Mengantar surat-surat,PJPK,Lab d. Membantu dapur, bagi minum untuk karyawan dan dokter e. Mengambil dan mencuci gelas yang sudah dipakai. f. Mengurus lenan (menyediakan alat lenan bersih dan mengurus lenan kotor)

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 g. Mencuci dan mengantar alat – alat (bila diperlukan) h. Mengantar hasil USG dan EEG ke Unit Perawatan i. Mengambil barang-barang medik,obat-obatan,cairan dan mengambil formulir-formulir yang dibutuhkan. G. Kebijakan Mutu 1. Seluruh kegiatan peningkatan mutu dan keselamatan pasien mengacu pada: a. Buku pedoman Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Rumah Sakit (Konsep Dasar dan Prinsip) Departemen Kesehatan RI Dir Jen Yan Medik Tahun 1994 b. Buku Indikator Kinerja Rumah Sakit DepKes Dir Jen Yan Medik Mei 2005 c. Buku Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit (Patient Safety) Depkes RI Edisi 2 Tahun 2008 d. Buku Pedoman Peningkatan Mutu P.K. St. Carolus e. Buku Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien KKP-RS, Buku Pedoman Keselamatan Pasien P.K. St.Carolus. 2. Upaya peningkatan mutu dan keselamatan pasien rumah sakit dikoordinir oleh: a. Tim Manajemen Mutu b. Tim Keselamatan Pasien c. Panitia Pengendali Infeksi d. Tim K3 RS e. Panitia Akreditasi

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Karakteristik Responden Analisis karakteristik responden digunakan untuk memperoleh gambaran tentang responden yang diteliti. Populasi yang diteliti adalah karyawan unit rawat jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta. Jumlah sampel yang diambil 48 responden. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kuesioner yang diberikan, responden digolongkan kedalam beberapa kelompok berdasarkan atas jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir dan masa kerja. 1. Jenis Kelamin Dari hasil jawaban kuesioner yang diberikan oleh responden diperoleh data sebagai berikut: Tabel V.1 Persentase Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Responden Persentase Pria 12 25% Wanita 36 75% Total 48 100% Sumber : Data Primer, Diolah Tahun 2014 Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa mayoritas karyawan unit rawat jalan adalah wanita yaitu sebesar 75% (36 responden), sedangkan karyawan unit rawat jalan pria hanya sebesar 25% (12 responden). 55

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 2. Usia Usia menunjukkan umur mereka pada saat penelitian dilakukan. Dari hasil jawaban kuesioner yang diberikan oleh responden diperoleh data sebagai berikut: Tabel V.2 Persentase Responden Berdasarkan Usia Usia Jumlah Responden Persentase 21 - 30 tahun 14 29,2% 31 - 40 tahun 17 35,4% 41 – 50 tahun 10 20,8% > 50 tahun 7 14,6% Total 48 100% Sumber : Data Primer, Diolah Tahun 2014 Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa jumlah responden paling banyak adalah berusia antara 31-40 tahun sebanyak 17 karyawan (35,4%), diikuti responden dengan usia antara 21-30 tahun sebanyak 14 karyawan (29,2%), lalu responden dengan usia antara 41-50 tahun sebanyak 10 karyawan (20,8%) dan responden dengan usia lebih dari 50 tahun sebanyak 7 karyawan (14,6%).

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 3. Pendidikan Terakhir Dari hasil jawaban kuesioner yang diberikan oleh responden diperoleh data sebagai berikut: Tabel V.3 Persentase Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir PendidikanTerakhir Jumlah Responden Persentase SLTP 5 10,4% SLTA 17 35,4% Diploma 25 52,1% Sarjana 1 2,1% Total 48 100% Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa mayoritas karyawan unit rawat jalan di Pelayanan Kesehatan St. Carolus mempunyai tingkat pendidikan terakhir diploma yaitu 25 karyawan (52,1%), kemudian responden dengan pendidikan terakhir SLTA sebanyak 17 karyawan (35,4%), pendidikan terakhir SLTP sebanyak 5 karyawan (10,4%) dan responden dengan tingkat pendidikan terakhir sarjana sebanyak 1 responden (2,1%). 4. Masa Kerja Dari hasil jawaban kuesioner yang diberikan oleh responden diperoleh data sebagai berikut: Tabel V.4 Persentase Responden Berdasarkan Masa Kerja Masa Kerja Jumlah Responden Persentase 1-5 tahun 11 22,9% 6-10 tahun 8 16,7% > 10 tahun 29 60,4% Total 48 100% Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Tabel diatas menunjukkan bahwa jumlah responden paling banyak adalah responden yang masa kerja > 10 tahun sebanyak 29 karyawan (60,4%), diikuti responden dengan masa kerja antara 1-5 tahun sebanyak 11 karyawan (22,9%), dan responden yang paling sedikit adalah responden dengan masa kerja 6-10 tahun sebanyak 8 karyawan (16,7%). B. Analisis Uji Validitas dan Reliabilitas Uji validitas dan reliabilitas digunakan untuk mengetahui apakah instrumen atau alat peneliti yang digunakan benar-benar mencerminkan variabel atau atribut yang diteliti. 1. Uji Validitas Analisis uji validitas penelitian dilakukan dengan mencari nilai korelasi Product Moment (Pearson) antara masing-masing item dengan skor total, dengan taraf signifikansi (α) = 5% dan derajad kebebasan (dk = n-2), yaitu dk=48-2. Butir pernyataan dikatakan valid jika r hitung lebih besar dari rtabel. Butir pernyataan dikatakan tidak valid apabila r hitung lebih kecil rtabel.

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 Tabel V.5 Hasil Uji Validitas Variabel Gaya Kepemimpinan Lingkungan Kerja Komitmen Kepuasan Kerja Butir 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 rhitung rtabel 0,699 0,695 0,375 0,696 0,606 0,532 0,546 0,744 0,629 0,819 0,828 0,535 0,764 0,474 0,528 0,587 0,662 0,635 0,712 0,684 0,624 0,649 0,871 0,759 0,822 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 0,285 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Tabel V.5 di atas menggambarkan hasil perbandingan r hitung dengan rtabel masing-masing butir pertanyaan pada variabel gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen, dan kepuasan kerja. Hasil analisis menunjukkan koefisien korelasi pada semua butir pernyataan nilainya lebih dari 0,285 maka dapat disimpulkan, hasil uji validitas pada semua butir pernyataan secara keseluruhan data dinyatakan valid.

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 2. Uji Reliabilitas Pengujian reliabilitas instrumen dilakukan dengan menggunakan teknik Cronbach’s Alpha. Uji signifikansi dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada tabel V.6 berikut ini: Variabel Gaya Kepemimpinan Lingkungankerja Komitmen KepuasanKerja Tabel V.6 Hasil Uji Reliabilitas Cronbach's Alpha 0,644 0,816 0,647 0,821 Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Dari hasil analisis dapat dilihat nilai gaya kepemimpinan sebesar 0,644, lingkungan kerja sebesar 0,816, komitmen sebesar 0,647, kepuasan kerja sebesar 0,821. Karena nilai cronbach’s alpha berada di atas 0,60, maka dapat disimpulkan butir-butir instrumen penelitian tersebut reliabel. 3. Deskripsi tentang hasil pengukuran variabel gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen, dan kepuasan kerja karyawan. a. Gaya Kepemimpinan Tabel V.7 Hasil Pengukuran Variabel Gaya Kepemimpinan Frequency Valid Percent Valid Percent Otokratis demokratis 0 14 0 29.2 0.0 29.2 laissez faire 34 70.8 70.8 Total 48 100.0 100.0 Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 Berdasarkan tabel V.7 diperoleh frekuensi nilai variabel gaya kepemimpinan sebesar 34 atau 70,8% yang menunjukkan bahwa Unit Rawat Jalan PK St. Carolus menggunakan gaya kepemimpinan Laissez faire. b. Lingkungan Kerja Tabel V.8 Hasil Pengukuran Variabel Lingkungan Kerja Frequency Valid Percent Valid Percent Tidak Kondusif Cukup Kondusif 0 5 0.0 10.4 0.0 10.4 Sangat Kondusif 43 89.6 89.6 Total 48 100.0 100.0 Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Berdasarkan tabel V.8 diperoleh frekuensi nilai variabel lingkungan kerja sebesar 43 atau 89,6% yang menunjukkan bahwa Unit Rawat Jalan PK St. Carolus memiliki lingkungan kerja yang sangat kondusif. c. Komitmen Tabel V.9 Hasil Pengukuran Variabel Komitmen Frequency Valid Percent Valid Percent Rendah sedang 0 27 0.0 56.2 0.0 56.2 tinggi 21 43.8 43.8 Total 48 100.0 100.0 Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Berdasarkan tabel V.9 diperoleh frekuensi nilai variabel komitmen sebesar 27 atau 56,2% yang menunjukkan bahwa Unit Rawat Jalan PK St. Carolus memiliki komitmen yang sedang. d. Kepuasan kerja Tabel V.10 Hasil Pengukuran Variabel Kepuasan Kerja Frequency Valid Percent Valid Percent Rendah Sedang 0 21 0.0 43.8 0.0 43.8 Tinggi 27 56.2 56.2 Total 48 100.0 100.0 Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Berdasarkan tabel V.10 diperoleh frekuensi nilai variabel kepuasan kerja sebesar 27 atau 56,2% yang menunjukkan bahwa Unit Rawat Jalan PK St. Carolus memiliki kepuasan kerja yang tinggi.

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 C. Analisis Linier Berganda Analisis linier berganda digunakan untuk menjawab hipotesis apakah gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan komitmen secara simultan dan parsial berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Tabel V.11 Hasil Analisis Linier Berganda Standardized Unstandardized Coefficients Model 1 B (Constant) Coefficients Std. Error -5.013 4.037 Gaya Kepemimpinan .243 .140 Lingkungan Kerja .411 Komitmen .468 Beta T Sig. -1.242 .221 .188 1.737 .089 .138 .364 2.990 .005 .133 .406 3.511 .001 Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Berdasarkan hasil olah data menggunakan SPSS, diperoleh nilai koefisien konstanta sebesar -5,013, koefisien gaya kepemimpinan sebesar 0,243, koefisien lingkungan kerja sebesar 0,411, dan koefisien komitmen sebesar 0,468. Maka persamaan regresi dapat dirumuskan sebagai berikut: Y = -5,013 + 0,243X1 + 0,411X2 + 0,468X3

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 D. Uji Asumsi Klasik 1. Uji Asumsi Klasik Multikolinieritas Tabel V.12 Hasil Uji Multikolinieritas Coefficientsa Collinearity Statistics Model 1 Tolerance VIF Gaya Kepemimpinan .885 1.130 Lingkungan Kerja .702 1.425 Komitmen .775 1.290 Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Uji multikolinieritas dimaksudkan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel bebas/independen. Hasil nilai Variance Inflation Factor (VIF) dengan menggunakan SPSS 16.0 pada tabel di atas, nilai VIF < 10 dan Nilai Tolerance > 0,10 maka dapat disimpulkan bahwa antar variabel bebas tidak terjadi multikolinieritas.

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 2. Uji Asumsi Klasik Heteroskedastisitas Gambar V.1 Hasil Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varian dan residual dari suatu pengamatan ke pengamatan yang lain. Berdasarkan pola gambar Scatterplot terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak dan tidak mempunyai pola yang teratur. Maka dapat disimpulkan variabel bebas di atas tidak terjadi heteroskedastisitas, sehingga dapat digunakan untuk memprediksi kepuasan kerja karyawan berdasarkan masukkan variabel independen gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen.

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 3. Uji Asumsi Klasik Normalitas Gambar V.2 Histogram Uji Normalitas Dengan melihat grafik output dari hasil pengolahan data dapat diketahui bahwa grafik kepuasan kerja mengikuti bentuk distribusi normal dengan bentuk histogram yang hampir sama dengan bentuk distribusi normal, sehingga dapat diartikan bahwa distribusi data kepuasan kerja adalah normal.

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 Gambar V.3 Normal P-P Plot Berdasarkan normal probability plots, garis (titik-titik) mengikuti garis diagonal dan tidak menyimpang jauh dari garis diagonal, sehingga menunjukkan bahwa distribusi kepuasan kerja adalah normal.

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 E. Uji F Uji F dilakukan untuk melihat ada tidaknya pengaruh variabel-variabel bebas (gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen) terhadap variabel terikat (kepuasan kerja) secara simultan. Untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh maka akan dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: Ho : gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan komitmen secara simultan tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Ha : gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan komitmen secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Tabel V.13 Hasil Uji F Model 1 Sum of Squares df Mean Square Regression 340.388 3 123.463 Residual 286.862 44 6.520 Total 627.250 47 F 17.403 Sig. .000a Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Dari Uji ANOVA dengan menggunakan SPSS versi 16.0, berdasarkan tabel di atas didapat Fhitung adalah 17,403. Berdasarkan Tabel F dengan taraf signifikansi (α) = 5% diketahui bahwa T tabel dengan df1 = k-1 = 3-1 = 2 dan df2 = n-k-2 = 48-3-2 = 43 maka Ftabel (df1)(df2) = 3,21. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh Fhitung = 17,403 sedangkan Ftabel = 3,21, maka Fhitung > Ftabel. Hal ini menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan.

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 F. Uji t Uji t dilakukan untuk melihat ada tidaknya pengaruh variabel-variabel bebas (gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen) terhadap variabel terikat (kepuasan kerja) secara parsial. Untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh maka akan dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: Ho : gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan komitmen secara parsial tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Ha : gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan komitmen secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. Tabel V.14 Hasil Uji t Model 1 Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients B (Constant) Std. Error -5.013 4.037 Gaya Kepemimpinan .243 .140 Lingkungan Kerja .411 Komitmen .468 Beta t Sig. -1.242 .221 .188 1.737 .089 .138 .364 2.990 .005 .133 .406 3.511 .001 Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Uji t dilakukan dengan membandingkan nilai t hitung yang diperoleh pada tabel di atas, dengan t tabel dengan taraf signifikansi 0,05 dan derajat kebebasan (df) = n-k-2 = 48-3-2 = 43. Dengan ketentuan tersebut maka diperoleh t tabel sebesar 2,017. Kesimpulan dalam pengujian t hitung adalah sebagai berikut:

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 1. Gaya Kepemimpinan (X1) Berdasarkan tabel V.10 diketahui bahwa nilai t hitung variabel gaya kepemimpinan (X1) sebesar 1,737 lebih kecil dari 2,017 (t hitung < ttabel), maka Ho diterima dan Ha ditolak, artinya gaya kepemimpinan secara parsial tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan. 2. Lingkungan Kerja (X2) Berdasarkan tabel V.10 diketahui bahwa nilai t hitung variabel lingkungan kerja (X2) sebesar 2,990 lebih besar dari 2,017 (t hitung > ttabel), maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya lingkungan kerja secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan 3. Komitmen (X3) Berdasarkan tabel V.10 diketahui bahwa nilai t hitung variabel komitmen (X3) sebesar 3,511 lebih besar dari 2,017 (t hitung > ttabel), maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya komitmen secara parsial berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan G. Koefisien Determinasi Koefisien determinasi (R2) dari hasil regresi berganda menunjukkan seberapa besar variabel dependen (kepuasan kerja) dipengaruhi oleh variabel independen (gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan komitmen). Hasil uji koefisien determinasi (R2) dapat dilihat pada tabel berikut:

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 Tabel V.15 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) Std. Error of the Model 1 R R Square a .737 Adjusted R Square .543 .511 Estimate 2.55335 Sumber : Data Primer, diolah Tahun 2014 Berdasarkan data di atas, diperoleh koefisien determinasi (R2) sebesar 0,543 atau (54,3%). Hal ini menunjukkan bahwa 54,3% kepuasan kerja karyawan unit rawat jalan St. Carolus dipengaruhi oleh variabel gaya kepemimpinan, lingkungan kerja dan komitmen. Sedangkan 45,7% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. H. Pembahasan Berdasarkan hasil olah data di atas, variabel gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara simultan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan yang dibuktikan dengan nilai Fhitung (17,403) > Ftabel (3,21). Hal tersebut berarti gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan komitmen secara bersama-sama mempengaruhi kepuasan kerja Karyawan Unit Rawat Jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan dalam Unit Rawat Jalan PK. St. Carolus adalah gaya kepemimpinan Laissez faire. Namun hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 karyawan. Hal tersebut menjelaskan semakin Laissez faire maupun semakin autokratik gaya kepemimpinan yang diterapkan, tidak akan berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Teori Substitusi Kepemimpinan (Substitutes for Leadership) menjelaskan tentang sebuah model untuk mengidentifikaskan aspek-aspek situasi yang mengurangi pentingnya kepemimpinan bagi para manajer dan para pemimpin formal lainnya. Substitusi kepemimpinan tersebut membuat perilaku pemimpin itu tidak perlu berlebihan, dan memastikan agar para bawahan memahami peran mereka dengan jelas, memiliki pengetahuan mengenai tugas pekerjaannya, dan mencapai kepuasan dengan pekerjaan mereka. Dalam melaksanakan tugas, perusahaan membutuhkan SOP (Standar Operasional Prosedur) sebagai pedoman dalam melakukan suatu proses pekerjaan. SOP berfungsi untuk memperlancar dan mengarahkan karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya agar mereka mengetahui apa yang harus mereka lakukan dalam mencapai kepuasan kerjanya. Hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif, yang artinya semakin kondusif lingkungan kerja maka semakin tinggi kepuasan kerja karyawan dan sebaliknya semakin tidak kondusif lingkungan kerja maka semakin rendah kepuasan kerja karyawan. Lingkungan kerja yang diukur dalam penelitian menunjukkan Unit Rawat Jalan PK. St. Carolus memiliki lingkungan kerja yang sangat kondusif. Sehingga semakin lingkungan tempat bekerja benar-benar dirasakan menyenangkan, lingkungan kerja tidak membahayakan keselamatan karyawan, hubungan antar atasan dan

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 rekan kerja dapat berjalan baik, maka kepuasan kerja karyawan PK. St. Carolus akan semakin meningkat. Hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa komitmen berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Komitmen yang diukur dalam penelitian menunjukkan Unit Rawat Jalan PK. St. Carolus memiliki komitmen sedang. Hal ini menjelaskan bahwa untuk lebih meningkatkan kepuasan kerja karyawan Unit Rawat Jalan PK. St. Carolus maka perusahaan perlu meningkatkan arti penting tempat karyawan bekerja bagi dirinya sendiri, karyawan merasa bangga membicarakan pekerjaannya dengan orang lain, karyawan akan merasa bersalah bila meninggalkan organisasi dan karyawan mempunyai tanggung jawab terhadap pekerjaan yang mereka lakukan. Komitmen karyawan dalam suatu organisasi dapat dijadikan salah satu jaminan untuk menjaga kelangsungan organisasi tersebut.

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari 48 sampel karyawan unit rawat jalan Pelayanan Kesehatan St. Carolus, yang telah dijelaskan dalam analisis data yang terdapat dalam bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Karakteristik responden didominasi oleh karyawan jenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 36 responden (75%), usia yang mendominasi antara 31-40 tahun sebanyak 17 responden (35,4%), pendidikan terakhir yang mendominasi adalah diploma sebanyak 25 responden (52,1%), dan masa kerja yang mendominasi adalah lebih dari 10 tahun yaitu sebayak 29 responden (60,4%). 2. Hasil uji F menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan (X1), lingkungan kerja (X2), dan komitmen (X3) secara simultan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan, dimana Fhitung sebesar 17,403 dengan tingkat signifikansi 0,05. 3. Gaya kepemimpinan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Hal itu dibuktikan dengan menggunakan uji t dimana t hitung sebesar 1,737 lebih kecil dari t tabel 2,017. 74

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 4. Hasil uji t menunjukkan bahwa lingkungan kerja (X2), dan komitmen (X3) secara parsial berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Hal itu ditunjukkan dengan t hitung lingkungan kerja sebesar 3,056, dan komitmen sebesar 4,091. B. Saran Berdasarkan hasil kesimpulan yang telah disebutkan di atas, maka disampaikan beberapa saran sebagai berikut: 1. Bagi perusahaan Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Maka Pelayanan Kesehatan St. Carolus disarankan untuk tetap meningkatkan kondisi lingkungan kerja seperti: kebersihan dalam lingkungan kerja, penerangan yang baik, tersedianya peralatan kerja, keamanan dalam lingkungan kerja, serta hubungan antara karyawan dengan atasan dan sesama karyawan dengan baik. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa komitmen berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Maka Pelayanan Kesehatan St. Carolus disarankan untuk tetap meningkatkan komitmen dalam organisasi seperti: rasa bangga karyawan dengan organisasi, tanggung jawab karyawan terhadap organisasi, kebutuhan karyawan terhadap organisasi, dan arti penting organisasi bagi pribadi karyawan.

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 2. Bagi peneliti selanjutnya Pada penelitian ini diketahui bahwa hasil uji R2 pada variabel gaya kepemimpinan (X1), lingkungan kerja (X2), dan komitmen (X3) adalah sebesar 0,543 atau (54,3%) sedangkan 45,7% dipengaruhi oleh variabel lain. maka peneliti selanjutnya sebaiknya menambahkan atau meneliti variabel lain yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. C. Keterbatasan 1. Penelitian yang dilakukan oleh penulis ini bersifat studi kasus sehingga hasil dari penelitian ini hanya berlaku bagi Pelayanan Kesehatan St. Carolus Jakarta Pusat. 2. Variabel yang diteliti adalah gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, komitmen. Peneliti menyadari masih ada variabel lain yang diduga mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. 3. Penyebaran kuesioner hanya dilakukan di Pelayanan Kesehatan St. Carolus bagian unit rawat jalan, sehingga tidak dapat mewakili seluruh karyawan rumah sakit.

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 DAFTAR REFERENSI Anwar, Misbahul dan Sri Handari Wahyuningsih. “Analisis Ciri Pemimpin, Faktor Situasional dan Kepuasan Kerja,” Utilitas Jurnal Manajemen dan Bisnis, Vol 13 No 1. Januari, 45-69. Gulo, W. 2007. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Gramedia. Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Yogyakarta: BPFE. ----------------------- 2008. Manajemen. Yogyakarta: BPFE. Ivancevich, Robert Konopaske dan Michael M. Matteson. 2007. Perilaku dan Manajemen Organisasi. Edisi ketujuh. Jilid 2. Jakarta Erlangga. Luthans, Fred. 1995. Organizational Behavior. New York: McGrow-Hill. Martoyo, Susilo. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi 4. Yogyakarta: BPFE. Nitisemito, Alex S. 1996. Manajemen Personalia. Edisi Revisi. Jakarta: Ghalia Indonesia. Priyatno, Dwi. 2009. Mandiri Belajar SPSS untuk Data dan Uji Statistik. Jakarta: Mediakom. Riduwan. 2007. Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta. Rivai, Bachtiar dan Amar. 2013. Pemimpin dan Kepemimpinan dalam Organisasi. Jakarta: RajaGrafindo Persada. Robbins, Stephen P. dan Timothy A. Judge. 2008. Perilaku Organisasi: Organizational Behavior. Edisi 12. Jakarta: Salemba Empat. Simamora, Henry. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi III. Yogyakarta: STIE YKPN. Sugiyono. 2007. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. Sujak, Abi. 1990. Kepemimpinan Manajer: Eksistensinya dalam Perilaku Organisasi. Edisi 1. Jakarta: CVR Rajawali. Sunyoto, Danang. 2007. Analisis Regresi dan Korelasi Bivariat. Yogyakarta: Amara Books.

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 Supardi dan Syaiful Anwar. 2002. Dasar – Dasar Perilaku Organisasi. Yogyakarta: UII Press. Trisnaningsih, Sri. “Pengaruh Komitmen terhadap Kepuasan Kerja Auditor: Motivasi sebagai Variabel Intervening,” Jurnal Riset Akuntansi Indonsia, Vol 6 No 2. Mei, 199-216. Umar, Husein. 2005. Metodologi Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 LAMPIRAN 1 SURAT IZIN PENELITIAN PELAYANAN KESEHATAN ST. CAROLUS

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 lampiran

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 LAMPIRAN 2 LEMBAR KUESIONER

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 KUESIONER Yogyakarta, 12 April 2014 Hal Lamp. : Kuesioner Penelitian : 1 berkas Kepada Yth. Karyawan RS Sint Carolus Dengan hormat, Dengan ini saya Nama : Leoni Devi NIM : 102214060 Adalah mahasiswa dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi yang saat ini sedang menyusun skripsi dengan judul Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Komitmen terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. Untuk keberhasilan penelitian ini, saya mohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk mengisi daftar pernyataan yang ada sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Isi dari kuesioner ini hanya digunakan untuk kepentingan penulisan skripsi, tidak berpengaruh pada pekerjaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari dan akan saya jaga kerahasiaannya. Atas kesediaan dan bantuan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari dalam pengisian kuesioner ini, saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, Leoni Devi

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 A. Identitas Responden Berilah tanggapan dengan mengisi titik-titik atau memberikan tanda silang (x) pada salah satu jawaban yang sesuai dengan keadaan Anda. 1. Nama : …………………………….... (bila bersedia) 2. Usia : .......... tahun. 3. Jenis kelamin : □ Pria □ Wanita 4. Pendidikan terakhir : □ SLTP □ SLTA □ Diploma 5. Masa Kerja : □1-5 tahun □>10 tahun □ Sarjana □Lain-lain: ….. □6-10 tahun □Lain-lain: …..

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 2. Pemimpin menentukan dengan jelas hal-hal yang harus B. Kuesioner Berilah tanda silang (x) pada salah satu alternatif jawaban yang Saudara anggap penting sesuai dengan keadaan dilakukan oleh karyawan. SS S N TS STS Saudara sebenarnya. Kriteria jawaban sebagai berikut : 3. Pemimpin tidak banyak ikut campur dalam masalah SS : Sangat Setuju pekerjaan S : Setuju karyawan. N : Netral SS TS : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju dan mempercayakan S N semua TS kepada STS 4. Pemimpin memberikan teguran apabila karyawan tidak mematuhi aturan kerja. 1. Pemimpin meminta pendapat karyawan dalam SS S N TS STS pengambilan keputusan sehubungan dengan tugastugas yang harus dikerjakan karyawan. SS S N TS STS 5. Pemimpin bersikap peduli kepada karyawan apabila mereka mengeluhkan mengenai hal-hal tentang TS STS pekerjaan. SS S N

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 6. Pemimpin memberikan pujian kepada karyawan atas pekerjaan yang dilakukan dengan baik. SS 7. Karyawan S dapat N dengan TS mudah mengganggu kelancaran dalam bekerja. STS menggunakan peralatan kerja yang disediakan perusahaan untuk menjalankan semua pekerjaan. SS S N 10. Ventilasi (pertukaran udara) sudah baik, sehingga tidak SS 11. Lingkungan tempat N bekerja TS membuat STS karyawan merasa aman dan terjamin keselamatannya. SS TS S S N TS STS STS 12. Hubungan karyawan dan atasan sudah terjalin dengan 8. Penerangan di tempat kerja sudah baik sehingga tidak mengganggu karyawan saat bekerja. SS S N baik. SS TS 9. Lingkungan tempat bekerja bersih sehingga tidak mengganggu kesehatan. S TS TS STS STS saling membantu saat ada yang mengalami kesulitan dalam bekerja. SS N N STS 13. Rekan kerja SS S S N TS STS

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 14. Organisasi tempat Saudara bekerja sekarang ini mempunyai arti penting bagi pribadi Saudara. SS S N TS saat ini adalah tanggung jawab terhadap organisasi. STS 15. Saudara merasa bangga membicarakan pekerjaan Saudara dengan orang lain. SS S 18. Alasan utama terus bekerja di tempat Saudara kerja SS S N TS STS 19. Saudara merasa bersalah meninggalkan organisasi tempat Saudara bekerja saat ini apabila mendapat N TS STS tawaran pekerjaan yang lebih baik. SS S N TS STS 16. Sebagian besar kebutuhan hidup Saudara akan terganggu bila memutuskan untuk meninggalkan organisasi di tempat Saudara bekerja sekarang ini. SS S N TS STS 20. Saudara merasa puas dengan pekerjaan saat ini, sehingga tidak ingin berpindah ke jenis pekerjaan lainnya. SS 17. Tujuan dalam organisasi memiliki kesesuaian dengan nilai-nilai yang ada dalam pribadi Saudara. SS S N TS STS S N TS STS

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 21. Saudara merasa mendapatkan 25. Saudara merasa puas terhadap peran rekan kerja penghargaan dari pimpinan karena prestasi yang Saudara dalam mendorong kesuksesan pekerjaan Saudara capai. Saudara. SS puas S apabila N TS STS 22. Saudara merasa puas dengan nilai gaji yang sesuai dengan usaha, kemampuan dan ketrampilan Saudara. SS S N TS STS 23. Saudara merasa puas dengan kesempatan atau peluang yang diberikan perusahaan untuk meningkatkan karir Saudara. SS 24. Saudara S puas dengan N TS STS arahan, bimbingan, dan pembinaan atasan terhadap Saudara. SS S N TS STS SS S N TS STS

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 LAMPIRAN 3 KARAKTERISTIK RESPONDEN

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 1 JENIS KELAMIN pria 41-50 tahun PENDIDIKAN TERAKHIR diploma MASA KERJA > 10 tahun 2 wanita > 50 tahun SLTA > 10 tahun 3 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun 4 wanita 31-40 tahun SLTA > 10 tahun 5 pria 41-50 tahun diploma > 10 tahun 6 wanita 31-40 tahun diploma > 10 tahun 7 wanita 31-40 tahun diploma > 10 tahun 8 wanita > 50 tahun SLTA > 10 tahun 9 pria > 50 tahun SLTP > 10 tahun 10 wanita 21-30 tahun SLTA > 10 tahun 11 pria 41-50 tahun SLTP > 10 tahun 12 wanita 31-40 tahun SLTA > 10 tahun 13 pria 31-40 tahun SLTA > 10 tahun 14 wanita > 50 tahun SLTP > 10 tahun 15 wanita 31-40 tahun SLTP > 10 tahun 16 wanita 31-40 tahun SLTA > 10 tahun 17 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun 18 wanita > 50 tahun sarjana > 10 tahun 19 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun 20 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun 21 wanita 41-50 tahun diploma > 10 tahun 22 wanita 41-50 tahun SLTP > 10 tahun 23 wanita 41-50 tahun diploma > 10 tahun 24 pria 41-50 tahun diploma > 10 tahun 25 wanita 41-50 tahun diploma > 10 tahun 26 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun 27 wanita 31-40 tahun diploma > 10 tahun 28 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun 29 wanita 31-40 tahun SLTA > 10 tahun 30 pria 41-50 tahun SLTA 6-10 tahun 31 wanita 41-50 tahun SLTA > 10 tahun RESPONDEN USIA

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 32 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun 33 wanita > 50 tahun SLTA > 10 tahun 34 pria 31-40 tahun SLTA > 10 tahun 35 pria 31-40 tahun SLTA 6-10 tahun 36 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun 37 pria 31-40 tahun SLTA 1-5 tahun 38 wanita 21-30 tahun SLTA 6-10 tahun 39 wanita 31-40 tahun SLTA 6-10 tahun 40 pria 31-40 tahun diploma > 10 tahun 41 wanita > 50 tahun SLTA > 10 tahun 42 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun 43 wanita 21-30 tahun diploma 6-10 tahun 44 wanita 21-30 tahun diploma 6-10 tahun 45 wanita 31-40 tahun diploma > 10 tahun 46 wanita 31-40 tahun diploma 6-10 tahun 47 pria 31-40 tahun diploma 6-10 tahun 48 wanita 21-30 tahun diploma 1-5 tahun

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 LAMPIRAN 4 DATA HASIL JAWABAN KUESIONER 48 RESPONDEN

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 Gaya Kepemimpinan (X1) Responden GK1 GK2 GK3 GK4 GK5 GK6 TOTAL GK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 3 2 5 2 4 4 4 2 4 3 5 4 3 3 2 4 4 3 5 4 4 3 4 4 5 3 5 4 3 3 5 4 5 4 3 4 4 3 5 5 4 3 4 5 2 2 4 5 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 2 4 4 4 4 3 2 3 2 3 3 4 2 2 2 4 4 2 5 3 2 3 3 2 4 4 3 3 3 4 4 2 4 3 3 3 2 4 2 3 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 3 2 5 4 4 4 4 4 3 5 4 3 3 3 4 4 4 2 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 5 5 5 4 4 4 5 4 4 4 5 5 4 2 4 4 5 5 5 5 4 3 5 4 5 4 2 5 4 5 4 4 2 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 5 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 25 22 23 22 28 23 25 22 20 22 24 21 20 30 21 19 23 24 19 21 24 26 21 18 23 22 23 24 17 24 23 23 18 22 21 26 22

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 TOTAL RATA-RATA 3 4 5 5 5 4 5 4 5 5 3 185 3.364 4 5 4 4 4 5 5 4 4 5 3 187 3.4 4 2 3 2 4 4 5 4 4 4 5 4 3 5 4 3 2 5 4 4 3 5 5 4 4 4 5 4 3 4 4 4 3 3 5 3 4 4 5 4 3 3 3 3 149 183 205 184 2.709 3.327 3.727 3.345 18 26 26 24 24 26 27 23 23 27 18 1093 19.87

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 Lingkungan Kerja (X2) Responden LK1 LK2 LK3 LK4 LK5 LK6 LK7 TOTAL LK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 5 5 4 4 3 5 4 4 4 4 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 5 4 4 4 5 5 4 4 5 5 4 5 5 4 3 5 4 5 4 4 3 4 4 3 5 4 4 4 3 4 5 4 3 4 4 4 5 5 5 4 5 5 5 4 4 5 5 5 5 5 4 5 4 4 4 4 4 5 4 3 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 4 4 5 5 4 5 5 4 3 4 4 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 5 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 3 4 5 5 4 5 5 5 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 5 4 3 4 4 5 3 2 5 3 4 3 4 5 4 4 3 4 3 4 4 4 3 4 5 4 5 4 2 4 4 4 5 4 4 4 3 5 5 4 4 5 5 3 4 5 3 3 4 4 5 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 27 28 34 28 25 28 29 28 34 32 29 28 29 35 33 26 28 33 35 28 31 34 27 25 29 28 33 28 28 25 28 27 26 29 28 27 28

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 TOTAL RATA-RATA 3 2 3 3 3 4 2 4 4 4 4 4 5 4 5 4 5 5 5 5 5 4 4 5 5 4 2 3 4 4 5 5 5 4 5 4 3 5 4 4 4 4 3 3 5 4 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 5 4 3 3 5 5 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 195 196 207 205 201 186 193 3.545 3.564 3.764 3.727 3.655 3.382 3.509 20 29 34 27 32 28 30 28 27 29 21 1383 25.15

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 Komitmen (X3) Responden KO1 KO2 KO3 KO4 KO5 KO6 TOTAL KO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 4 3 5 4 3 4 5 4 5 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 3 4 4 3 4 2 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 4 5 4 4 3 4 5 3 4 2 3 3 5 4 4 4 4 5 3 4 2 4 4 4 2 3 2 4 4 3 4 3 4 4 4 3 3 3 2 3 5 4 4 4 5 4 2 4 3 5 5 4 2 5 5 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 3 3 5 4 4 2 2 2 3 3 3 3 4 4 2 4 2 4 4 4 3 5 4 4 2 5 5 3 3 5 5 5 4 4 4 4 4 3 4 5 4 4 4 5 4 3 2 5 4 3 4 2 4 2 4 4 4 2 5 4 4 4 4 5 4 3 5 3 3 2 4 4 4 4 3 4 2 3 4 4 3 4 3 2 4 3 2 3 2 4 2 2 2 3 2 5 4 3 2 2 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 4 2 4 2 3 4 4 3 3 19 17 24 21 21 22 19 25 19 22 18 22 17 30 26 23 18 25 29 19 20 24 21 22 20 22 23 22 24 18 21 21 21 24 22 20 19

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 TOTAL RATA-RATA 3 4 5 3 4 4 4 4 4 5 3 187 3.4 4 4 4 2 2 3 3 4 3 3 2 2 2 4 2 4 4 4 2 2 4 4 4 4 4 4 5 3 3 3 4 5 5 4 3 4 4 2 3 3 2 3 1 3 2 5 5 5 4 4 3 3 3 3 3 173 175 179 167 146 3.145 3.182 3.255 3.036 2.655 19 20 17 19 24 22 25 20 15 28 18 1027 18.67

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 Kepuasan Kerja (Y) Responden KK1 KK2 KK3 KK4 KK5 KK6 TOTAL KK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 3 3 5 3 4 4 4 4 3 5 4 3 2 5 4 3 4 5 5 2 4 5 3 5 4 4 4 4 3 3 2 3 3 3 4 3 4 4 4 5 4 4 4 5 3 4 5 4 4 3 5 5 4 4 5 5 4 4 4 4 5 5 4 5 5 5 5 4 5 4 4 4 5 4 3 2 3 4 1 4 3 3 1 2 4 3 2 5 4 3 4 2 5 2 4 2 3 3 2 4 4 4 3 2 4 2 3 2 4 4 3 3 2 4 4 4 4 4 3 4 5 4 3 2 5 5 3 4 4 5 2 2 4 3 3 3 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 3 4 4 5 4 4 3 5 5 3 4 5 5 2 3 4 3 3 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 2 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 5 5 3 4 5 5 2 4 4 3 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 21 17 25 23 22 24 22 21 20 26 24 20 16 30 28 19 24 26 30 14 21 23 19 23 21 24 26 25 22 21 22 21 21 21 24 23 21

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 3 4 2 3 2 2 4 4 3 4 4 4 4 5 4 5 4 4 3 3 2 1 3 3 4 5 4 5 5 5 3 4 3 3 3 3 3 5 5 5 5 5 3 4 3 3 4 4 5 3 5 4 3 4 4 5 5 4 4 4 3 3 3 3 3 3 TOTAL 175 206 152 173 186 182 RATA-RATA 3.182 3.745 2.764 3.145 3.382 3.309 16 23 26 15 28 19 28 21 24 26 18 1074 19.53

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 LAMPIRAN 5 ANALISIS PERSENTASE

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 LAMPIRAN 6 SKALA PENGUKURAN VARIABEL

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 LAMPIRAN 7 UJI VALIDITAS

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 Gaya Kepemimpinan (X1)

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 107 Lingkungan Kerja (X2)

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 Komitmen (X3)

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 Kepuasan Kerja (Y)

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 110 LAMPIRAN 8 UJI RELIABILITAS

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 111 Gaya Kepemimpinan (X1)

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 112 Lingkungan Kerja (X2)

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 113 Komitmen (X3)

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 114 Kepuasan Kerja (Y)

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 115 LAMPIRAN 9 UJI ASUMSI KLASIK

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 116 Uji Asumsi Klasik Multikolinearitas Uji Asumsi Klasik Heteroskedastisitas

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 117 Uji Asumsi Klasik Normalitas

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 118 LAMPIRAN 10 ANALISIS LINIER BERGANDA

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 119

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 120 LAMPIRAN 11 TABEL KORELASI PRODUCT MOMENT (r) Tabel r Product Moment

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 121 Pada Sig.0,05 (Two Tail) N 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 r 0.997 0.95 0.878 0.811 0.754 0.707 0.666 0.632 0.602 0.576 0.553 0.532 0.514 0.497 0.482 0.468 0.456 0.444 0.433 0.423 0.413 0.404 0.396 0.388 0.381 0.374 0.367 0.361 0.355 0.349 0.344 0.339 0.334 0.329 0.325 0.32 0.316 0.312 0.308 0.304 N 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 r 0.301 0.297 0.294 0.291 0.288 0.285 0.282 0.279 0.276 0.273 0.271 0.268 0.266 0.263 0.261 0.259 0.256 0.254 0.252 0.25 0.248 0.246 0.244 0.242 0.24 0.239 0.237 0.235 0.234 0.232 0.23 0.229 0.227 0.226 0.224 0.223 0.221 0.22 0.219 0.217 N 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 R 0.216 0.215 0.213 0.212 0.211 0.21 0.208 0.207 0.206 0.205 0.204 0.203 0.202 0.201 0.2 0.199 0.198 0.197 0.196 0.195 0.194 0.193 0.192 0.191 0.19 0.189 0.188 0.187 0.187 0.186 0.185 0.184 0.183 0.182 0.182 0.181 0.18 0.179 0.179 0.178 N 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 r 0.177 0.176 0.176 0.175 0.174 0.174 0.173 0.172 0.172 0.171 0.17 0.17 0.169 0.168 0.168 0.167 0.167 0.166 0.165 0.165 0.164 0.164 0.163 0.163 0.162 0.161 0.161 0.16 0.16 0.159 0.159 0.158 0.158 0.157 0.157 0.156 0.156 0.155 0.155 0.154 N 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 r 0.154 0.153 0.153 0.152 0.152 0.151 0.151 0.151 0.15 0.15 0.149 0.149 0.148 0.148 0.148 0.147 0.147 0.146 0.146 0.146 0.145 0.145 0.144 0.144 0.144 0.143 0.143 0.142 0.142 0.142 0.141 0.141 0.141 0.14 0.14 0.139 0.139 0.139 0.138 0.138 N 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 r 0.138 0.137 0.137 0.137 0.136 0.136 0.136 0.135 0.135 0.135 0.134 0.134 0.134 0.134 0.133 0.133 0.133 0.132 0.132 0.132 0.131 0.131 0.131 0.131 0.13 0.13 0.13 0.129 0.129 0.129 0.129 0.128 0.128 0.128 0.127 0.127 0.127 0.127 0.126 0.126

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 122 LAMPIRAN 12 TABEL DISTRIBUSI F

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 123 df untuk penyebut (N2) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 df untuk pembilang (N1) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 161 199 216 225 230 234 237 239 241 242 243 244 245 245 246 18.51 10.13 19.00 9.55 19.16 9.28 19.25 9.12 19.30 9.01 19.33 8.94 19.35 8.89 19.37 8.85 19.38 8.81 19.40 8.79 19.40 8.76 19.41 8.74 19.42 8.73 19.42 8.71 19.43 8.70 7.71 6.61 5.99 5.59 5.32 5.12 4.96 4.84 4.75 4.67 4.60 4.54 4.49 4.45 4.41 4.38 4.35 4.32 4.30 4.28 4.26 4.24 4.23 4.21 4.20 4.18 6.94 5.79 5.14 4.74 4.46 4.26 4.10 3.98 3.89 3.81 3.74 3.68 3.63 3.59 3.55 3.52 3.49 3.47 3.44 3.42 3.40 3.39 3.37 3.35 3.34 3.33 6.59 5.41 4.76 4.35 4.07 3.86 3.71 3.59 3.49 3.41 3.34 3.29 3.24 3.20 3.16 3.13 3.10 3.07 3.05 3.03 3.01 2.99 2.98 2.96 2.95 2.93 6.39 5.19 4.53 4.12 3.84 3.63 3.48 3.36 3.26 3.18 3.11 3.06 3.01 2.96 2.93 2.90 2.87 2.84 2.82 2.80 2.78 2.76 2.74 2.73 2.71 2.70 6.26 5.05 4.39 3.97 3.69 3.48 3.33 3.20 3.11 3.03 2.96 2.90 2.85 2.81 2.77 2.74 2.71 2.68 2.66 2.64 2.62 2.60 2.59 2.57 2.56 2.55 6.16 4.95 4.28 3.87 3.58 3.37 3.22 3.09 3.00 2.92 2.85 2.79 2.74 2.70 2.66 2.63 2.60 2.57 2.55 2.53 2.51 2.49 2.47 2.46 2.45 2.43 6.09 4.88 4.21 3.79 3.50 3.29 3.14 3.01 2.91 2.83 2.76 2.71 2.66 2.61 2.58 2.54 2.51 2.49 2.46 2.44 2.42 2.40 2.39 2.37 2.36 2.35 6.04 4.82 4.15 3.73 3.44 3.23 3.07 2.95 2.85 2.77 2.70 2.64 2.59 2.55 2.51 2.48 2.45 2.42 2.40 2.37 2.36 2.34 2.32 2.31 2.29 2.28 6.00 4.77 4.10 3.68 3.39 3.18 3.02 2.90 2.80 2.71 2.65 2.59 2.54 2.49 2.46 2.42 2.39 2.37 2.34 2.32 2.30 2.28 2.27 2.25 2.24 2.22 5.96 4.74 4.06 3.64 3.35 3.14 2.98 2.85 2.75 2.67 2.60 2.54 2.49 2.45 2.41 2.38 2.35 2.32 2.30 2.27 2.25 2.24 2.22 2.20 2.19 2.18 5.94 4.70 4.03 3.60 3.31 3.10 2.94 2.82 2.72 2.63 2.57 2.51 2.46 2.41 2.37 2.34 2.31 2.28 2.26 2.24 2.22 2.20 2.18 2.17 2.15 2.14 5.91 4.68 4.00 3.57 3.28 3.07 2.91 2.79 2.69 2.60 2.53 2.48 2.42 2.38 2.34 2.31 2.28 2.25 2.23 2.20 2.18 2.16 2.15 2.13 2.12 2.10 5.89 4.66 3.98 3.55 3.26 3.05 2.89 2.76 2.66 2.58 2.51 2.45 2.40 2.35 2.31 2.28 2.25 2.22 2.20 2.18 2.15 2.14 2.12 2.10 2.09 2.08 5.87 4.64 3.96 3.53 3.24 3.03 2.86 2.74 2.64 2.55 2.48 2.42 2.37 2.33 2.29 2.26 2.22 2.20 2.17 2.15 2.13 2.11 2.09 2.08 2.06 2.05 5.86 4.62 3.94 3.51 3.22 3.01 2.85 2.72 2.62 2.53 2.46 2.40 2.35 2.31 2.27 2.23 2.20 2.18 2.15 2.13 2.11 2.09 2.07 2.06 2.04 2.03

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 124 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 4.17 4.16 4.15 4.14 4.13 4.12 4.11 4.11 4.10 4.09 4.08 4.08 4.07 4.07 4.06 4.06 4.05 4.05 4.04 4.04 4.03 3.32 3.30 3.29 3.28 3.28 3.27 3.26 3.25 3.24 3.24 3.23 3.23 3.22 3.21 3.21 3.20 3.20 3.20 3.19 3.19 3.18 2.92 2.91 2.90 2.89 2.88 2.87 2.87 2.86 2.85 2.85 2.84 2.83 2.83 2.82 2.82 2.81 2.81 2.80 2.80 2.79 2.79 2.69 2.68 2.67 2.66 2.65 2.64 2.63 2.63 2.62 2.61 2.61 2.60 2.59 2.59 2.58 2.58 2.57 2.57 2.57 2.56 2.56 2.53 2.52 2.51 2.50 2.49 2.49 2.48 2.47 2.46 2.46 2.45 2.44 2.44 2.43 2.43 2.42 2.42 2.41 2.41 2.40 2.40 2.42 2.41 2.40 2.39 2.38 2.37 2.36 2.36 2.35 2.34 2.34 2.33 2.32 2.32 2.31 2.31 2.30 2.30 2.29 2.29 2.29 2.33 2.32 2.31 2.30 2.29 2.29 2.28 2.27 2.26 2.26 2.25 2.24 2.24 2.23 2.23 2.22 2.22 2.21 2.21 2.20 2.20 2.27 2.25 2.24 2.23 2.23 2.22 2.21 2.20 2.19 2.19 2.18 2.17 2.17 2.16 2.16 2.15 2.15 2.14 2.14 2.13 2.13 2.21 2.20 2.19 2.18 2.17 2.16 2.15 2.14 2.14 2.13 2.12 2.12 2.11 2.11 2.10 2.10 2.09 2.09 2.08 2.08 2.07 2.16 2.15 2.14 2.13 2.12 2.11 2.11 2.10 2.09 2.08 2.08 2.07 2.06 2.06 2.05 2.05 2.04 2.04 2.03 2.03 2.03 2.13 2.11 2.10 2.09 2.08 2.07 2.07 2.06 2.05 2.04 2.04 2.03 2.03 2.02 2.01 2.01 2.00 2.00 1.99 1.99 1.99 2.09 2.08 2.07 2.06 2.05 2.04 2.03 2.02 2.02 2.01 2.00 2.00 1.99 1.99 1.98 1.97 1.97 1.96 1.96 1.96 1.95 2.06 2.05 2.04 2.03 2.02 2.01 2.00 2.00 1.99 1.98 1.97 1.97 1.96 1.96 1.95 1.94 1.94 1.93 1.93 1.93 1.92 2.04 2.03 2.01 2.00 1.99 1.99 1.98 1.97 1.96 1.95 1.95 1.94 1.94 1.93 1.92 1.92 1.91 1.91 1.90 1.90 1.89 2.01 2.00 1.99 1.98 1.97 1.96 1.95 1.95 1.94 1.93 1.92 1.92 1.91 1.91 1.90 1.89 1.89 1.88 1.88 1.88 1.87

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 125 LAMPIRAN 13 TABEL DISTRIBUSI T

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 126 d.f. dua sisi satu sisi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 20% 10% 3.078 1.886 1.638 1.533 1.476 1.440 1.415 1.397 1.383 1.372 1.363 1.356 1.350 1.345 1.341 1.337 1.333 1.330 1.328 1.325 1.323 1.321 1.319 1.318 1.316 1.315 1.314 1.313 1.311 1.310 1.309 1.309 1.308 1.307 1.306 1.306 1.305 1.304 10% 5% 6.314 2.920 2.353 2.132 2.015 1.943 1.895 1.860 1.833 1.812 1.796 1.782 1.771 1.761 1.753 1.746 1.740 1.734 1.729 1.725 1.721 1.717 1.714 1.711 1.708 1.706 1.703 1.701 1.699 1.697 1.696 1.694 1.692 1.691 1.690 1.688 1.687 1.686 TINGKAT SIGNIFIKANSI 5% 2% 1% 0.2% 2.5% 1% 0.5% 0.1% 12.706 31.821 63.657 318.309 4.303 6.965 9.925 22.327 3.182 4.541 5.841 10.215 2.776 3.747 4.604 7.173 2.571 3.365 4.032 5.893 2.447 3.143 3.707 5.208 2.365 2.998 3.499 4.785 2.306 2.896 3.355 4.501 2.262 2.821 3.250 4.297 2.228 2.764 3.169 4.144 2.201 2.718 3.106 4.025 2.179 2.681 3.055 3.930 2.160 2.650 3.012 3.852 2.145 2.624 2.977 3.787 2.131 2.602 2.947 3.733 2.120 2.583 2.921 3.686 2.110 2.567 2.898 3.646 2.101 2.552 2.878 3.610 2.093 2.539 2.861 3.579 2.086 2.528 2.845 3.552 2.080 2.518 2.831 3.527 2.074 2.508 2.819 3.505 2.069 2.500 2.807 3.485 2.064 2.492 2.797 3.467 2.060 2.485 2.787 3.450 2.056 2.479 2.779 3.435 2.052 2.473 2.771 3.421 2.048 2.467 2.763 3.408 2.045 2.462 2.756 3.396 2.042 2.457 2.750 3.385 2.040 2.453 2.744 3.375 2.037 2.449 2.738 3.365 2.035 2.445 2.733 3.356 2.032 2.441 2.728 3.348 2.030 2.438 2.724 3.340 2.028 2.434 2.719 3.333 2.026 2.431 2.715 3.326 2.024 2.429 2.712 3.319 0.1% 0.05% 636.619 31.599 12.924 8.610 6.869 5.959 5.408 5.041 4.781 4.587 4.437 4.318 4.221 4.140 4.073 4.015 3.965 3.922 3.883 3.850 3.819 3.792 3.768 3.745 3.725 3.707 3.690 3.674 3.659 3.646 3.633 3.622 3.611 3.601 3.591 3.582 3.574 3.566

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 127 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 1.304 1.303 1.303 1.302 1.302 1.301 1.301 1.300 1.300 1.299 1.299 1.299 1.685 1.684 1.683 1.682 1.681 1.680 1.679 1.679 1.678 1.677 1.677 1.676 2.023 2.021 2.020 2.018 2.017 2.015 2.014 2.013 2.012 2.011 2.010 2.009 2.426 2.423 2.421 2.418 2.416 2.414 2.412 2.410 2.408 2.407 2.405 2.403 2.708 2.704 2.701 2.698 2.695 2.692 2.690 2.687 2.685 2.682 2.680 2.678 3.313 3.307 3.301 3.296 3.291 3.286 3.281 3.277 3.273 3.269 3.265 3.261 3.558 3.551 3.544 3.538 3.532 3.526 3.520 3.515 3.510 3.505 3.500 3.496

(146)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PENGARUH KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN KOMPETENSI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI JATENG.
1
7
15
PENGARUH KEPEMIMPINAN, DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA, PELATIHAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN CV RAJAWALI PERKASA FURNITURE PATI.
0
4
13
DAMPAK KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA, DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN BANK JATENG SEMARANG.
0
3
16
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DAN KARYAWAN PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DAN KARYAWAN PADA YAYASAN TRI ASIH JAKARTA.
0
3
15
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN CV.TRILOKAJAYA GARMENT DI KABUPATEN SUKOHARJO.
0
1
16
PENGARUH MOTIVASI, KOMITMEN ORGANISASI, DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PENGARUH MOTIVASI, KOMITMEN ORGANISASI, DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. ANUGERAH TERANG ABADI GASINDO.
0
1
12
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN MA’HAD ABU BAKAR ASH SHIDDIQ UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA.
0
1
10
PENGARUH ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PENGARUH ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN BATIK BROTOSENO DI SRAGE.
0
0
12
PENDAHULUAN PENGARUH ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN BATIK BROTOSENO DI SRAGE.
0
0
6
PENGARUH KEPUASAN KERJA KARYAWAN TERHADAP KOMITMEN KARYAWAN DI LINGKUNGAN UPN.
0
0
1
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PD.KEBERSIHAN KOTA BANDUNG
0
0
1
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PD.KEBERSIHAN KOTA BANDUNG
0
0
4
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, STRES KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
0
0
11
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN RUMAH SAKIT AISYIYAH KUDUS
0
1
12
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, INSENTIF DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI PT MANDALA FINANCE CABANG BANGKA
0
0
21
Show more