PERBEDAAN KEMAMPUAN MEMAHAMI DAN MENGANALISIS ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN

Gratis

0
0
154
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERBEDAAN KEMAMPUAN MEMAHAMI DAN MENGANALISIS ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh : Diannita Putu Martha 101134086 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERBEDAAN KEMAMPUAN MEMAHAMI DAN MENGANALISIS ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh : Diannita Putu Martha 101134086 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI iii

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya, sehingga dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Karya yang sederhana ini kupersembahkan untuk : Kedua orang tuaku, Bapak Supardi dan Ibu Wijiati Kakakku tercinta Joned Handoko, Dwi Sakti Ratna Dewi, Mba Sul dan Mas Wawan. Keponakanku, Sekar Ariesta dan Askana Sesha Sahabat baikku, Nur Tri Budianta Sahabatku Wredy, Tika, Nia, Berta, dan Mba mabit Serta sekan- rekan seperjuangan almamaterku Yang telah memberikan dukungan, motivasi, inspirasi, dan doa yang senantiasa diberikan pada penulis. iv

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HALAMAN MOTTO “Man Jadda Wa Jada” (Barang siapa yang bersungguh-sungguh maka pasti akan berhasil) Apabila anda berbuat kebaikan pada orang lain, maka anda telah berbuat baik pada diri sendiri (Benyamin Franklin) Kebutuhan besar membutuhkan disiplin yang lebih baik, bukan keluhan yang lebih banyak (Mario Teguh) v

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vi

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK PERBEDAAN KEMAMPUAN MEMAHAMI DAN MENGANALISIS ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN Diannita Putu Martha Universitas Sanata Dharma 2014 Salah satu tujuan kegiatan pembelajaran di sekolah yaitu untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa. Kemampuan berpikir dapat dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran yang menarik dan menggunakan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan yaitu media pembelajaran timeline. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) perbedaan kemampuan memahami atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan, 2) perbedaan kemampuan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental tipe non-equivalent control design dengan populasi penelitiannya adalah seluruh siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan pada tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 60 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas VA sebagai kelompok ekperimen dan kelas VB sebagai kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes tertulis yaitu pretest dan posttest pada kedua kelompok. Data diolah dengan menggunakan program SPSS 16 For Windows dengan menggunakan tiga tahap untuk kedua kelompok yaitu: 1) uji prasyarat, 2) uji kenaikan skor pretest ke posttest, 3) uji perbandingan skor posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan memahami dan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V. Hal ini ditunjukkan dengan harga sig. (2tailed) < 0,05 yaitu 0,010 pada kemampuan memahami dan 0,023 pada kemampuan menganalisis. Sehingga Hnull ditolak dan Hi diterima, Artinya ada perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan memahami dan menganalisis. Kata kunci : Media Pembelajaran, Timeline, Kemampuan Memahami, Kemampuan Menganalisis, Mata Pelajaran IPS. viii

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT THE DIFERENCES BETWEEN UNDERSTAND AND ANALYZE ABILITY TOWARDS THE APLICATION OF LEARNING MEDIA TIMELINE ON SOCIAL SCIENCE SUBJECT OF THE FIFTH GRADE STUDENTS OF SD KANISIUS OF SD KANISIUS SOROWAJAN Diannita Putu Martha Sanata Dharma University 2014 One purpose of learning activity at school is to develop student's thinking ability. The ability of thinking can be improved by applying an attractive learning activity and using learning media. One of learning media that was used in this research is learning media Timeline. The aims of this research is (1) to find out difference use of learning media Timeline towards the ability to understand of the fifth grade students of SD Kanisius Sorowajan and (2) to find out difference use of learning media Timeline towards the ability to analyze of the fifth grade students of SD Kanisius Sorowajan. This research is an experimental research type non-equivalent control design. The population of this research is 60 fifth grade students of SD Kanisius Sorowajan, 2013/2014. The research sample is 30 students of VA as the experimental group and 30 students of VB as the control group. The technique of collecting data is by using written test, pretest and posttest. The statistic data is processed by using SPSS 16 For Windows program. There are three steps taken in analyzing the data, (1) precondition test, (2) examination of promotion rate score from pretest to posttest, and (3) posttest score rate examination. As the conclusion, the result of analysis shows that there is difference use of learning media Timeline towards the ability to understand and analyze of the fifth grade students of SD Kanisius Sorowajan. It is shown by sig value (2-tailed) < 0, 05; 0,010 for the understanding ability and 0,023 for the analyzing ability. So, Hnull is denied and H1 is accepted. In other word, there are significant differences of using learning media Timeline towards the ability to understand and analyze. Keywords: Learning Media, Timeline, Ability to Understand, Ability to Analyze, Social Science Subject. ix

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PRAKATA Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik dan lancar. Skripsi yang berjudul “Perbedaan kemampuan memahami dan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan” sebagai salah satu syarat mendapat gelar sarjana Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dapat terselesaikan. Penulis menyadari bahwa dalam menyelesaikan skripsi ini banyak pihak yang membantu, memberi motivasi, mendukung sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik dan lancar. 2. Rohandi, Ph.D., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 3. G. Ari Nugrahanta, SJ., S.S., BST., M.A., Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 4. Catur Rismiati S.Pd., M.A,. Ed.D. selaku Wakil Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 5. Rusmawan, M.Pd., M.Pd. selaku dosen pembimbing I yang memberikan bimbingan, masukan, kritik, saran, dan motivasi dalam menyelesaikan tugas akhir ini. x

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6. Elisabeth Desiana Mayasari, S.Psi., M.A., selaku dosen pembimbing II yang senantiasa memberikan bimbingan, masukan, kritik, saran, dan motivasi dalam menyelesaikan tugas akhir ini. 7. Suwardi, S.Pd selaku kepala sekolah SD Kanisius Sorowajan. 8. G. Tri Teguh Rahayu, S.Pd dan Vitus Gading Sasongko, S.Pd selaku guru kelas VA dan VB yang sudah bersedia membantu dan memudahkan penulis dalam melakukan penelitian. 9. Anak-anak kelas VA dan VB yang sudah bersedia menjadi subjek penelitian penulis. 10. Seluruh dosen PGSD yang telah berbagi ilmu selama menempuh perkuliahan. 11. Staf sekretariat PGSD yang telah membantu penulis dalam mengurus administrasi. 12. Bapak Supardi dan Ibu Wijiati terimakasih atas segalanya, you are my everything. 13. Kakak Joned Handoko, Dwi Sakti Ratna Dewi, Mba Sul dan Mas Wawan yang selalu mendoakan dan mensupport penulis untuk segera menyelesaikan tugas akhir ini. 14. Keponakanku tercinta Sekar Ariesta dan Askana Sesha, kalian adalah semangatku. 15. Nur Tri Budianta terimakasih atas dampingan, nasehat, perhatian, saran, kritik, kasih sayang dan supportmu. xi

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16. Partnerku tersayang Nia Pamungkas dan Alberta Ratna terimaksih atas dukungan, motivasi dan bantuannya. 17. Irene, Kathrin, Septi, dan Rinda terimakasih atas semua bantuannya. Sukses yaa teman- teman. 18. Sahabat baikku, Wrediningsih, Anom, Awang, Ridho, Andri, Jarwadi dan Nur terimakasih atas perhatian, doa dan semangat yang diberikan pada penulis. 19. Terimakasih buat Tika, Mba Mabit, Mba Luciana, wulan, Itta, Mba Puput, Fika, Amah, Mba Nisa dan Mbak Iyem atas canda tawa selama di kost tercinta “Sivva Botanica”. 20. Teman-teman kelas A PGSD 2010, yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, kalian semua luar biasa dan sukses ya bapak ibu guru. 21. Semua pihak yang tak dapat penulis sebutkan satu persatu, terimakasih atas segala dukungan dan motivasinya. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaan skripsi ini. Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca. Yogyakarta, 10 Juli 2014 Penulis xii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL........................................................................................ i HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PEMBIMBING ................................ ii HALAMAN PENGESAHAN .......................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN ...................................................................... iv HALAMAN MOTTO ...................................................................................... v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .......................................................... vi PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ............................................ vii ABSTRAK ....................................................................................................... viii ABSTRACT ....................................................................................................... ix PRAKATA ....................................................................................................... x DAFTAR ISI .................................................................................................... xiii DAFTAR TABEL ............................................................................................ xvi DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... xvii DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... xviii BAB 1 PENDAHULUAN ............................................................................... 1 A. Latar Belakang ..................................................................................... 1 B. Batasan Masalah................................................................................... 4 C. Rumusan Masalah ................................................................................ 4 D. Tujuan Penelitian ................................................................................. 5 E. Manfaat Penelitian ............................................................................... 6 BAB II LANDASAN TEORI .......................................................................... 7 A. Kajian Pustaka...................................................................................... 7 1. Kemampuan Berpikir ..................................................................... 7 a. Kemampuan Memahami .......................................................... 7 b. Kemampuan Menganalisis ....................................................... 10 2. Media Pembelajaran ....................................................................... 11 a. Pengertian Media Pembelajaran ............................................... 11 b. Fungsi Media Pembelajaran ..................................................... 13 3. Media Pembelajaran Timeline ........................................................ 15 4. Mata Pelajaran IPS SD ................................................................... 16 a. Hakikat Pembelajaran IPS SD ................................................. 16 b. Tujuan IPS ................................................................................ 17 5. Karateristik Siswa SD .................................................................... 18 B. Penelitian yang Relevan ....................................................................... 19 C. Kerangka Berpikir ................................................................................ 22 D. Hipotesis............................................................................................... 23 BAB III METODE PENELITIAN................................................................... 24 A. Desain Penelitian .................................................................................. 24 B. Tempat dan Waktu Penelitian .............................................................. 25 xiii

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 1. Tempat Penelitian........................................................................... 25 2. Waktu Penelitian ............................................................................ 26 C. Populasi dan Sampel Penelitian ........................................................... 26 1. Populasi .......................................................................................... 26 2. Sampel ............................................................................................ 26 D. Variabel Penelitian ............................................................................... 27 1. Variabel bebas ................................................................................ 28 2. Variabel Terikat ............................................................................. 28 E. Definisi Operasional Variabel .............................................................. 28 F. Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data ........................................... 29 1. Teknik Pengumpulan Data ............................................................. 29 2. Instrumen Pengumpulan Data ........................................................ 30 G. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen .............................................. 31 1. Uji Validitas Instrumen .................................................................. 31 2. Uji Reliabilitas Instrumen .............................................................. 35 H. Teknik Analisis Data ............................................................................ 36 1. Uji Prasyarat ................................................................................... 36 a. Uji Normalitas Data ................................................................. 36 b. Uji Homogenitas ...................................................................... 37 2. Uji Statistik .................................................................................... 38 a. Uji kenaikan pretest ke posttest ............................................... 38 b. Uji perbandingan skor posttest ................................................. 39 I. Jadwal Penelitian.................................................................................. 40 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ......................................................... 41 A. Deskripsi Data Penelitian ..................................................................... 41 1. Deskripsi Lokasi Penelitian............................................................ 41 2. Deskripsi Pelaksanaan Pretest ....................................................... 42 3. Deskripsi Pelaksanaan Posttest ...................................................... 42 B. Deskripsi Analisis Data ........................................................................ 43 1. Pretest ............................................................................................ 43 a. Pretest kelompok eksperimen .................................................. 43 b. Pretest kelompok kontrol ......................................................... 44 2. Posttest ........................................................................................... 45 a. Posttest kelompok eksperimen ................................................. 45 b. Posttest kelompok kontrol ....................................................... 46 C. Uji Prasyarat ......................................................................................... 47 1. Uji Normalitas ................................................................................ 47 2. Uji Homogenitas ............................................................................ 48 D. Uji Hipotesis ........................................................................................ 50 1. Uji kenaikan skor pretest ke posttest ............................................. 50 xiv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Perbandingan skor posttest............................................................. 53 E. Pembahasan Hasil Penelitian ............................................................... 54 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ........................................................... 58 A. Kesimpulan .......................................................................................... 58 B. Keterbatasan Penelitian ........................................................................ 59 C. Saran ..................................................................................................... 69 DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 61 LAMPIRAN ..................................................................................................... 64 xv

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1. Kisi-kisi Instrumen Penelitian ............................................................ 31 Tabel 2. Hasil Uji Validitas Soal Pilihan Ganda .............................................. 33 Tabel 3. Hasil Uji Validitas Soal Essay ........................................................... 34 Tabel 4. Rangkuman Item Valid Pilihan Ganda .............................................. 34 Tabel 5. Rangkuman Item Valid Essay ............................................................ 35 Tabel 6. Kriteria Koefisien Reliabilitas ........................................................... 36 Tabel 7. Hasil Uji Reliabilitas ......................................................................... 36 Tabel 8. Jadwal Penelitian................................................................................ 40 Tabel 9. Deskripsi Data Pretest Kemampuan Memahami Kelas Eksperimen .............................................................................. 44 Tabel 10. Deskripsi Data Pretest Kemampuan Menganalisis Kelas Eksperimen .............................................................................. 44 Tabel 11. Deskripsi Data Pretest Kemampuan Memahami Kelas Kontrol ..................................................................................... 44 Tabel 12. Deskripsi Data Pretest Kemampuan Menganalisis Kelas Kontrol ..................................................................................... 45 Tabel 13. Deskripsi Data Posttest Kemampuan Memahami Kelas Eksperimen .............................................................................. 45 Tabel 14. Deskripsi Data Posttest Kemampuan Menganalisis Kelas Eksperimen .............................................................................. 46 Tabel 15. Deskripsi Data Posttest Kemampuan Memahami Kelas Kontrol ..................................................................................... 46 Tabel 16. Deskripsi Data Posttest Kemampuan Menganalisis Kelas Kontrol ..................................................................................... 46 Tabel 17. Rangkuman Hasil Uji Normalitas Kemampuan Memahami ........... 47 Tabel 18. Rangkuman Hasil Uji Normalitas Kemampuan Menganalisis ........ 48 Tabel 19. Rangkuman Hasil Uji Homogenitas Memahami ............................. 49 Tabel 20. Rangkuman Hasil Uji Homogenitas Menganalisis .......................... 50 Tabel 21. Perbandingan Skor Pretest ke Posttest Kemampuan Memahami ......................................................................................... 51 Tabel 22. Perbandingan Skor Pretest ke Posttest Kemampuan Menganalisis ...................................................................................... 52 Tabel 23. Rangkuman Hasil Uji Hipotesis Kemampuan Memahami .............. 54 Tabel 24. Rangkuman Hasil Uji Hipotesis Kemampuan Menganalisis ........... 54 xvi

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Media Pembelajaran Timeline ............................................................. 16 Gambar 2. Literature Map .................................................................................... 21 Gambar 3. Desain Penelitian ................................................................................. 25 Gambar 4. Pemetaan Variabel Penelitian.............................................................. 28 xvii

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Silabus Kelas Eksperimen ..............................................................65 Lampiran 2. RPP Kelas Eksperimen ...................................................................69 Lampiran 3. Silabus Kelas Kontrol .....................................................................82 Lampiran 4. RPP Kelas Kontrol..........................................................................86 Lampiran 5. LKS Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol ....................................99 Lampiran 6. Validasi Instrumen ..........................................................................101 Lampiran 7. Soal Validitas Pilihan Ganda dan Essay .........................................110 Lampiran 8. Hasil Validitas ................................................................................114 Lampiran 9. Hasil Reliabilitas.............................................................................119 Lampiran 10. Data Pretest dan Posttest...............................................................120 Lampiran 11. Hasil Uji Normalitas .....................................................................122 Lampiran 12. Hasil Uji Homogenitas .................................................................126 Lampiran 13. Hasil Uji Kenaikan Skor ...............................................................127 Lampiran 14. Hasil Uji Hipotesis .......................................................................129 Lampiran 15. Gambar Media Pembelajaran Timeline ........................................130 Lampiran 16. Gambar Penelitian Kelas Kontrol .................................................131 Lampiran 17. Gambar Penelitian Kelas Eksperimen ..........................................132 Lampiran 18. Surat Ijin Penelitian ......................................................................133 Lampiran 19. Surat Keterangan Melakukan Penelitian ......................................134 Lampiran 20. Daftar Riwayat Hidup ...................................................................135 xviii

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Bab 1 ini peneliti menjelaskan tentang latar belakang, rumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan penelitian dan manfaat penelitian. A. Latar Belakang Masalah Belajar merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh manusia secara terus menerus dan bertahap sehingga menyebabkan adanya perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya (Sugihartono, 2007:74). Pada umumnya siswa melakukan kegiatan belajar di suatu lembaga pendidikan. Kegiatan pembelajaran di Sekolah hendaknya mampu mengembangkan serta meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Oleh sebab itu, guru sebagai fasilitator harus mampu memfasilitasi siswanya agar dapat belajar secara menyenangkan dan bermakna. Kegiatan pembelajaran yang terjadi berpengaruh terhadap pemahaman dan pencapaian hasil belajar siswa. Di sekolah siswa belajar berbagai macam ilmu pengetahuan seperti matematika, Ilmu pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Indonesia dan lain sebagainya. Salah satu ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). IPS merupakan ilmu pengetahuan yang berisi keterampilan dalam memecahkan masalah yang kompleks (Supardi, 2011:182). IPS mengkaji seperangkat peristiwa, fakta, konsep, dan genaralisasi yang berkaitan dengan isu sosial. 1

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Kegiatan belajar IPS harusnya dapat menyenangkan dan 2 mampu meningkatkan kemampuan berfikir siswa. Pada dasarnya mata pelajaran IPS adalah salah satu mata pelajaran yang menyenangkan karena menyangkut halhal yang ada disekitar kita maupun mempelajari tentang sejarah masa lalu. Apabila pembelajaran IPS dikemas dengan menarik, maka kemungkinan besar siswa akan menyukai belajar IPS. Siswa akan mampu belajar dengan baik dan mengembangkan kemampuan berfikirnya. Namun saat ini banyak ditemukan siswa-siswa yang cenderung kurang menyukai pelajaran IPS. Hal ini dikarenakan kegiatan belajarnya monoton dan materi ajar yang cakupannya cukup banyak. Hal ini menyebabkan hasil belajar IPS siswa tidak maksimal sehingga mempengaruhi nilai siswa pada pelajaran IPS. Kegiatan pembelajaran IPS di SD Kanisius Sorowajan khususnya kelas V terlihat kurang menyenangkan dibandingkan pelajaran yang lainnnya. Kegiatan pembelajaran cenderung menggunakan strategi yang berpusat pada guru. Guru aktif menjelaskan dan memberikan semua materi ajar pada siswa. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap pemahaman siswa. Siswa cenderung mendengarkan penjelasan guru dan kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dalam kegiatan pembelajaran dan kurang mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari siswa. Siswa menjadi cepat bosan dan kurang termotivasi untuk belajar IPS. Selain itu, dalam pembelajaran IPS siswa diharapkan mampu menghafal banyak materi sehingga dapat menjawab soalsoal yang diberikan oleh guru. Hal ini berdampak pada pemahaman siswa. Siswa cenderung mengingat materi ajar saja tanpa memiliki pemahaman yang

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI maksimal terhadap materi ajar. 3 Ketika siswa diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan khususnya soal yang berupa uraian, siswa cenderung mengalami kesulitan untuk dapat menjawab dengan tepat. Pemahaman yang kurang ini menyebabkan siswa tidak mampu menganalisis soal yang diperolehya sehingga tidak mampu mengungkapkan jawabannya dengan maksimal. Hal ini menunjukkan bahwa siswa kurang menguasi kemampuan kognitif. Seperti yang diungkapkan oleh Krathwohl, Bloom, dan Masia dalam Supratiknya (2012:71) terdapat enam tahapan dimensi proses kognitif diantaranya yaitu kemampuan kognitif memahami dan menganalisis. Menurut Anderson (2010:105) memahami adalah suatu keaadaan dimana siswa mampu menghubungkan pengetahuan yang baru dengan pengetahuan yang sudah dipelajari sebelumnya. Sedangkan menganalisis yaitu suatu keadaan ketika siswa mampu membedakan, mengorganisasi dan mengatribusi informasi yang diperoleh. Kemampuan berfikir memahami dan menganalisis dapat dikembangkan dan dirangsang oleh guru dengan menggunakan bantuan media pembelajaran. Anitah (2010:36) media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan informasi dari sumber informasi kepada penerima informasi. Media pembelajaran dapat membantu serta mempermudah interaksi guru dengan siswa sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan menyenangkan. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mata pelajaran IPS khususnya kelas V semester 2 tentang Proklamasi Kemerdekaan yaitu media pembelajaran timeline. Timeline adalah media pembelajaran yang

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 menggambarkan hubungan antara peristiwa dan waktu yang disajikan dalam sebuah bagan secara kronologis (Sadiman, 2008:37). Timeline dapat mengembangkan pemahaman siswa untuk dapat memahami dan menganalis tentang materi ajar proklamasi kemerdekaan. Ketika siswa memiliki kemampuan kognitif memahami dan menganalisis, maka diharapkan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis tertarik untuk meneliti tentang perbedaan kemampuan memahami dan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. B. Batasan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah tersebut diatas, maka peneliti akan memfokuskan pada usaha meneliti perbedaan kemampuan memahami dan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. C. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apakah ada perbedaan kemampuan memahami atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan? 2. Apakah ada perbedaan kemampuan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan?

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 D. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan memahami atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. 2. Mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. E. Manfaat Penelitian Manfaat yang dapat diambil dari penelitian ini adalah: 1. Manfaat teoritis Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dalam pembelajaran khususnya tentang pengguaan media pembelajaran timeline yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif memahami dan menganalisis pada mata pelajaran IPS. 2. Manfaat praktis : a. Bagi sekolah Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan untuk menambah referensi tentang penggunaan media pembelajaran timeline.

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 b. Bagi guru Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan motivasi guru dalam menggunakan media pembelajaran timeline dalam kegiatan belajar mengajar dikelas. c. Bagi mahasiswa Hasil penelitian diharapkan mampu menambah pengetahuan serta pengalaman dalam menggunakan media timeline pada mata pelajaran IPS.

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI Bab II landasan teori berisi kajian pustaka, kerangka berpikir dan hipotesis. Kajian pustaka membahas teori-teori yang relevan dan beberapa hasil penelitian terdahulu. Selanjutnya dirumuskan kerangka berpikir dan hipotesis yang berisi dugaan sementara dari rumusan masalah penelitian. A. Kajian Pustaka Dalam teori-teori yang relevan ini membahas teori perkembangan anak, kemampuan kognitif memahami dan menganalisis, media pembelajaran secara umum, media pembelajaran timeline dan mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar. Seluruhnya dibahas secara runtut sebagai berikut. 1. Kemampuan Berpikir Dimensi proses kognitif menurut Anderson dan Krathwohl (2010:6) meliputi enam kategori dari level paling rendah sampai yang paling tinggi yaitu mengingat, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Keenam level taksonomi dapat diidentifikasi dari jenis kegiatan yang dilakukan siswa dalam kegiatan belajarnya. Pada penelitian ini akan difokuskan pada dua kemampuan kognitif saja, yaitu kemampuan kognitif memahami dan menganalisis. a. Kemampuan Kognitif Memahami Kemampuan memahami termasuk dalam kemampuan kognitif yang dimiliki siswa setelah kemampuan mengingat. Seorang guru hendaknya berupaya untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam memahami materi ajar. Anderson (2010:105) mengemukakan bahwa 7

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 siswa dikatakan memahami apabila dapat mengkonstruksikan makna dari pesan-pesan pembelajaran yang disampaikan melalui pengajaran, buku ataupun layar komputer. Makna-makna yang dikonstruksikan dapat bersifat lisan, tulis maupun grafis. Ketika siswa memahami, maka siswa mampu menghubungkan atau memadukan pengetahuan baru yang sedang dipelajari dengan skema dan kerangka-kerangka kognitif yang sudah ada. Proses kognitif kategori memahami menurut Anderson dan Krathwohl (2010:105) meliputi beberapa fase yaitu menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, merangkum, menyimpulkan, membandingkan dan menjelaskan. 1) Menafsirkan Menafsirkan yaitu siswa mampu mengubah sebuah informasi baru dari satu bentuk kebentuk yang lainnya. Menafsirkan juga dapat dilakukan dengan mengubah kata-kata jadi kata-kata lain (memparafrasekan), gambar menjadi kata-kata, kata-kata menjadi gambar, kata-kata menjadi angka dan lain sebagainya. 2) Mencontohkan Mencontohkan yaitu siswa mampu memberikan contoh mengenai konsep umum atau prinsip-prinsip umum. Kegiatan mencontohkan berhubungan dengan proses identifikasi ciri-ciri pokok dari konsep atau prinsip umum. Proses kognitif mencontohkan dapat dilihat ketika guru memberikan sebuah konsep atau prinsip pada siswa dan kemudian siswa diminta untuk memilih atau membuat contoh.

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 3) Mengklasifikasikan Mengklasifikasikan yaitu siswa mampu mengetahui bahwa sesuatu (misalnya suatu contoh) termasuk dalam golongan atau kategori tertentu (misalnya, konsep atau prinsip). Proses kognitif mengklasifikasikan, berhubungan dengan proses mendeteksi ciriciri atau pola-pola yang sesuai dengan contoh dan konsep atau prinsip. 4) Merangkum Merangkum yaitu siswa mampu mengemukakan satu kalimat yang mewakili informasi yang diterima atau mengabstrasikan sebuah tema. Proses kognitif merangkum ini melibatkan proses membuat ringkasan informasi. 5) Menyimpulkan Menyimpulkan yaitu siswa mampu menemukan pola dalam sejumlah contoh. Kegiatan menyimpulkan ini terjadi ketika siswa dapat mengabstrasikan sebuah konsep ataupun prinsip yang menjelaskan contoh-contoh tersebut dengan mencermati dan menarik hubungan diantara ciri-ciri tersebut. Proses menyimpulkan berkaitan dengan proses kognitif membandingkan. 6) Membandingkan Membandingkan yaitu siswa mampu mengetahui persamaan dan perbedaan antara dua obyek atau lebih, peristiwa, ide, masalah, situasi dan lain sebagainya. Kegiatan membandingkan meliputi

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 pencarian korespondensi satu-satu antara elemen-elemen dan pola pada suatu obyek, peristiwa, atau ide-ide lain. 7) Menjelaskan Menjelaskan yaitu siswa mampu membuat dan menggunakan model sebab akibat dalam sebuah sistem. Siswa diberikan sebuah gambaran tentang sebuah sistem, mereka menciptakan dan menggunakan model sebab akibat. b. Kemampuan Kognitif Menganalisis Anderson (2010:120) mengemukakan bahwa kemampuan menganalis merupakan proses memecah-mecah materi menjadi bagian-bagian penyusunnya serta menentukan hubungan antar bagian dan hubungan antara bagian-bagian tersebut dengan struktur keseluruhannya. Kegiatan menganalisis merupakan perluasan dari kegiatan memahami serta sebagai pembuka untuk tahapan selanjutnya yaitu mengevaluasi menganalisis atau mencakup mencipta. Proses proses-proses kognitif kognitif kategori membedakan, mengorganisasi dan mengatribusikan. Tujuan pendidikan dalam kegaiatan menganalisis yaitu menentukan potongan-potongan informasi yang penting serta relevan (membedakan), menata potonganpotongan informasi (mengorganisasikan), dan menentukan tujuan atau makna dibalik informasi (mengatribusikan). 1. Membedakan Siswa mampu menentukan informasi penting dan tidak penting, relevan tidak relevan, lalu berfokus pada informasi yang penting.

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 2. Mengorganisasi Mengorganisasi yaitu siswa mampu membangun hubungan yang sistematis dan koheren antar potongan-potongan informasi. Kegiatan pertama yang dilakukan siswa yaitu mengidentifikasi elemen-elemen yang relevan atau penting dan selanjutnya menentukan sebuah struktur yang terbentuk dari elemen-elemen tersebut. Dalam mengorganisasi, siswa diberikan sebuah deskripsi mengenai suatu mengidentifikasi masalah atau hubungan-hubungan situasi, siswa yang sistematis dapat dan koheren diantara elemen-elemen yang relevan. 3. Mengatribusi Mengatribusikan yaitu siswa mampu menentukan sudut pandang, pendapat, nilai atau tujuan dibalik komunikasi. Mengatribusikan melibatkan proses dekonstruksi, yaitu siswa menentukan tujuan pengarang suatu tulisan yang diberikan oleh guru. Sebagai contoh, ketika siswa membca sebuah bacaan mengenai Perang Diponegoro, siswa harus menentukan apakah pengarang atau penulisnya menggunakan sudut pandang Indonesia atau Belanda. 2. Media Pembelajaran a. Pengertian Media Pembelajaran Kata media berasal dari bahasa latin yaitu medium yang berarti perantara atau pengantar. Media merupakan perantara untuk menyampaikan pesan dari pengirim pesan ke penerima pesan. Sadiman (2009:6) mengungkapkan bahwa media adalah segala

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan atau menyalurkan pengetahuan dari guru kepada siswa, sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat siswa dalam belajar. Gagne dalam Sadiman (2009:6) mengungkapkan bahwa media merupakan berbagai jenis komponen yang terdapat di lingkungan siswa yang mampu merangsang siswa untuk belajar Sedangkan menurut Briggs (1970) dalam Sadiman (2009:6) berpendapat bahwa media adalah semua alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Sebagai contohnya yaitu buku, film, kaset, mindmap, dan lain sebagainya. Munadi (2010:7) mengungkapkan bahwa media pembelajaran yaitu “segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif”. Sedangkan menurut Kustandi dan Sutjipto (2011) media pembelajaran adalah semua alat yang dapat membantu berlangsungnya proses belajar mengajar sehingga makna atau pengetahuan dapat tersampaikan dengan jelas. Ketika pengetahuan tersampaikan dengan jelas, maka diharapkan tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan lebih baik. Jadi media pembelajaran merupakan sarana untuk meningkatkan kegiatan proses belajar mengajar. Dari teori diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 sebagai perantara untuk mempermudah siswa dalam memahami pengetahuan yang sedang dipelajarinya, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik. b. Fungsi Media Pembelajaran Hamalik (1986) dalam Kustandi (2011:19) mengungkapkan bahwa penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar dapat membangkitkan motivasi dan minat untuk belajar serta berpengaruh terhadap psikologis siswa. Sedangkan menurut Levie dan Lentz (1982) dalam Kustandi (2011:9) empat fungsi media pembelajaran khususnya media visual, yaitu sebagai berikut : a) Fungsi Atensi Fungsi atensi media visual yaitu berguna untuk menarik serta mengarahkan perhatian siswa agar dapat fokus dan konsentrasi pada materi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang disajikan. b) Fungsi Afektif Fungsi afektif media visual yaitu berguna untuk mengetahui sejauhmana sikap siswa terhadap kegiatan belajar yang sedang dilakukannya. Misalnya ketika siswa menyukai belajar dengan cara membaca teks bergambar mengenai bencana alam. Gambar atau lambang visual ini dapat menggugah emosi dan sikap siswa. c) Fungsi Kognitif Fungsi kognitif media visual yaitu berguna untuk melihat sejauhmana pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 dipelajari. Fungsi kognitif ini terlihat dari temuan-temuan penelitan yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar dapat memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi maupun pesan yang terkandung dalam gambar. d) Fungsi kompensatoris Fungsi kompensatoris media visual yaitu mampu memberikan konteks untuk dapat memahami teks, membantu siswa yang lemah dalam kegiatan membaca serta untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingat kembali. Jadi, media pembelajaran ini berfungsi untuk mengakomodasi siswa yang lemah dan lamban ketika menerima maupun memahami materi pelajaran yang disajikan dengan teks atau disajikan secara verbal. Sedangkan Kemp dan Dayton (1985:28) dalam Kustandi (2011:20) berpendapat bahwa media pembelajaran memiliki tiga fungsi utama yang dapat digunakan untuk perorangan, kelompok kecil maupun kelompok besar, yaitu sebagai memotivasi minat/tindakan, menyajikan informasi dan memberi instruksi. 1) Motivasi, minat/ tindakan Media pembelajaran agar dapat berfungsi sebagai motivator bagi siswa dalam kegiatan belajar, maka media pembelajaran ini dapat direalisasikan dengan teknik drama atau hiburan.

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 2) Menyajikan informasi Media pembelajaran berfungsi untuk menyajikan informasi. Isi dan bentuk informasi dapat disajikan secara umum dan sederhana, misalnya sebagai pengantar, ringkasan laporan, atau pengetahuan latar belakang. Penyajian informasi adalah beragam, dapat berbentuk hiburan, drama, teknik motivasi dan lain sebagainya. 3. Media Pembelajaran Timeline Sadiman (2009:37) mengungkapkan bahwa media pembelajaran timeline adalah media yang menggambarkan hubungan antara peristiwa dan waktu. Pesan-pesan atau materi pembelajaran disajikan dalam sebuah bagan secara kronologis dimana setiap peristiwa disampaikan secara runtut. Berbeda dengan yang diungkapkan oleh Katryn (2011: 186) timeline merupakan media yang dapat membantu siswa untuk memahami konsep-konsep abstrak. Media timeline dapat mempermudah siswa untuk berfikir kritis mengenai suatu peristiwa, tanggal, tahun, tempat secara kronologis. Selanjutnya Obenchain Kathryn juga mengungkapkan bahwa timeline juga bermanfaat untuk mendorong siswa agar lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran timeline yang digunakan oleh peneliti terbuat dari papan kayu yang berukuran 2 x 1 meter dimana pada permukaannya terdapat lubang-lubang yang masing-masing jaraknya adalah 5cm. Lubang-lubang tersebut berfungsi untuk menempelkan gambar dan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi.

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 Gambar 1. Media Pembelajaran Timeline 4. Pembelajaran IPS SD a. Hakikat Pembelajaran IPS SD Ilmu Pengetahuan Sosial yang disingkat IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang terdapat dalam kurikulum sekolah mulai dari tingkat SD/MI/SLB hingaa tingkat menengah yaitu SMP/MTS. IPS merupakan mata pelajaran yang terintegrasi dari mata pelajaran Sejarah, Geografi, Ekonomi serta ilmu-ilmu sosial lainnya (Sapriya, 2009:7). Supardi (2011:182) berpendapat bahwa IPS merupakan ilmu pengetahuan yang menekankan pada keterampilan siswa untuk memecahkan masalah, mulai dari masalah diri sampai pada masalah yang kompleks. Materi kajian IPS merupakan perpaduan dari cabang-cabang ilmu sosial dan terkait dengan masalah-masalah sosial yang selalu berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Supardi (2011:183) berpendapat bahwa materi IPS berupa fakta, konsep dan generalisasi yang saling berkaitan dengan aspek kognitif, afektif, psikomotorik dan nilai-nilai spiritual.

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 b. Tujuan IPS Pada tingkat Sekolah Dasar IPS bertujuan untuk mempersiapkan siswa sebagai warga negara yang mampu menguasai pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah pribadi maupun masalah-masalah sosial yang dijumpai pada kehidupan sehari- hari siswa (Sapriya, 2009:12). IPS SD memiliki peran penting untuk siswa agar siswa mampu menghadapi berbagai macam persoalan kehidupan sosialnya. Sedangkan menurut Supardi (2011:186) Tujuan IPS di Sekolah Dasar yaitu sebagai berikut : 1) Memberi pengetahuan kepada siswa untuk menjadi warga negara yang baik, sadar sebagai makhluk ciptaan Tuhan, sadar akan hak dan kewajiban, bersikap demokaratis dan bertanggung jawab, serta memiliki identitas dan kebanggaan nasional. 2) Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan inkuiri 3) Melatih belajar mandiri dan membangun kebersamaan 4) Mengembangkan kecerdasan, kebiasaan dan keterampilan yang berkaitan dengan kehidupan sosial. 5) Melatih untuk menghayati nilai hidup yang baik dan terpuji. 6) Mengembangkan kesadaran dan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pengajaran IPS di Sekolah Dasar bertujuan untuk membekali siswa agar dapat hidup

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 secara bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan menerapkan nilainilai hidup yang baik dan terpuji. 5. Karakteristik Siswa SD Berikut ini akan dibahas tentang teori perkembangan kognitif anak. Perkembangan kognitif anak menurut Jean Piaget (Crain, 2007:171) dikelompokkan menurut tahapan atau periodenya yaitu meliputi empat periode. Periode pertama yaitu disebut dengan kepandaian sensori motorik (dari lahir sampai usia 2 tahun). Bayi mengorganisasikan skema tindakan fisik mereka seperti menghisap, menggenggam dan memukul untuk menghadapi dunia yang muncul dihadapannya. Periode kedua disebut Praoperasional konkret (anak usia 2-7 tahun). Anak belajar berpikir menggunakan simbol-simbol dan pencitraan batiniah. Pada tahap ini anak masih terlihat tidak sistematis dan tidak logis. Pikiran dititik ini sangat berbeda dengan pikiran orang dewasa. Periode ketiga disebut operasioperasi berpikir konkret (usia 7-11 tahun). Anak terlihat sudah mampu mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis. Namun mereka hanya dapat mengacu pada objek-objek dan aktivitas-aktivitas konkret. Sedangkan periode keempat disebut dengan operasi-operasi berpikir formal (usia 11 tahun – dewasa). Orang muda mengembangkan kemampuan untuk berpikir sistematis menurut rancangan yang murni abstrak dan hipotesis. Dari keempat periode tersebut penelitian ini akan difokuskan pada tahap operasional konkret. Hal ini dikarenakan populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V Sekolah Dasar yang berada pada usia 10 – 11 tahun

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 sehingga termasuk dalam periode tahapan operasional konkret. Pada tahap ini anak sudah dapat melakukan aktivitas batiniah dan skema pengamatan yang diorganisasikan menjadi suatu sistem yang logis. Selain itu anak dapat belajar konsep abstrak dengan memanfaatkan benda-benda nyata yang ada disekitarnya. B. Penelitian yang Relevan Berikut ini beberapa penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan media pembelajaran timeline dan kemampuan berfikir. Penelitian yang membahas tentang penggunaan media bagan garis waktu (Timeline Chart) yang ditulis oleh Mityasari (2013) ini meneliti tentang penggunaan media bagan garis waktu (time line chart) untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas V SD. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan proses pembelajaran yang berlangsung serta hasil belajar siswa. penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan ubyek penelitian yaitu siswa kelas V Sekolah Dasar semester 2 tahun ajaran 2012/2013. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan angket. Observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Instrumen yang digunakan dalam observasi yaitu lembar observasi yang berbentuk ceklis. Selanjutnya untuk mengukur hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran dilakukan tes dengan menggunakan lembar soal. Sedangkan, undtuk mengetahui respon siswa terhadap proses pembelajaran yang berlangsung siswa diberikan lembar kuesioner (angket). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media bagan garis waktu dalam pembelajaran

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 IPS dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, serta mendapatkan respon yang baik dari siswa. Selanjutnya Niko (2013) melakukan penelitian tentang penggunaan media puzzel untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada tema keluarga siswa SD. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji tentang penggunaan media puzzel untuk meningkatkan hasil belajar IPS dengan tema keluarga, mendeskripsikan hasil belajar dengan menggunakan media puzzel, dan untuk mendeskripsikan kendala- kenadala yang ada dan cara mengatasinya dengan menggunakan media puzzel. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini yaitu guru dan semua siswa kelas II SDN Gedongan II Mojokerto tahun pelajaran 2012-2013 sejumlah 45 siswa dengan rincian laki-laki 20 anak dan perempuan 25 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes, dan catatan lapangan. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu berupa data kualitataif (diperoleh dari lembar observasi aktivitas guru dan catatan lapangan) dan data kuantitatif (diperoleh dari penilaian LKS, lembar penilaian). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu media puzzel dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN Gedongan 2 Mojokerto. Krisnayanti, Suarjana dan Arcana (2012) melakukan penelitian tentang pengaruh model pembelajaran Course Review Horay terhadap kemampuan berpikir kritis mata pelajaran IPS siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antara kelompok siswa yang

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 diberi perlakuan dengan menerapkan model pembelajaran Course Review Horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini yaitu Quasi Eksperimen dengan desain non equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Kediri tahun ajaran 2012/2013. Sample ditentukan dengan teknik random sampling hingga diperoleh dua kelas sebagai sample yaitu kelas V SD No 1 Pandak Bandung sebagai kelompok kontrol dan kelas V SD No 2 Pandak bandung sebagai kelompok eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes kemampuan berpikir kritis berupa tes essay. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Berikut ini literatur map: Media Pembelajaran Mityasari (2013) Media pembelajaran Timeline (timeline chart) dan prestasi belajar Kemampuan berpikir Krisnayanti, Suarjana dan Arcana (2012) Model pembelajaran Course Review Horay dan kemampuan berpikir kritis Niko (2013) Media Puzzel dan prestasi belajar Perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan memahami dan menganalisis Gambar 2. Literatur Map dari Penelitian yang relevan

(41) 22 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Beberapa penelitian tentang media pembelajaran seperti timeline chart dan puzzel yang dilakukan sebelumnya menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa. Selain itu penelitian tentang penerapan model pembelajaran Course Review Horay terhadap kemampuan berpikir kritis juga menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan. Penelitian ini akan meneliti tentang perbedaan kemampuan memahami dan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. C. Kerangka Berpikir Kegiatan belajar yang dilakukan siswa hendaknya menyenangkan dan dapat memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kemampuan kognitifnya dengan maksimal. Untuk mengembangkan kemampuan kognitif, guru dapat menggunakan berbagai media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswanya. Media pembelajaran berperan sebagai perantara untuk mempermudah siswa dalam memahami pengetahuan yang dipelajarinya sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan khususnya pada mata pelajaran IPS kelas V semester 2 tentang proklamasi kemerdekaan adalah media timeline. Media pembelajaran timeline merupakan media pembelajaran yang menggambarkan hubungan antara peristiwa dan waktu, dimana materi ajar disajikan dalam sebuah bagan secara kronologis. Penggunaan media timeline dalam pembelajaran dapat mengembangkan kemampuan kognitif memahami dan menganalisis. Memahami yaitu suatu kondisi dimana siswa mampu mengkonstruksi makna dari materi ajar yang disampaikan guru. Sedangkan

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 menganalisis yaitu siswa mampu memecah-mecah materi menjadi bagianbagian penyusunnya serta menentukan hubungan antar bagian dan hubungan antara bagian-bagian tersebut dengan struktur keseluruhannya. Jadi, penggunaan media timeline dapat meningkatkan kemampuan kognitif memahami dan menganalisis siswa dengan baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. D. Hipotesis Adapun hipotesis penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Terdapat perbedaan kemampuan memahami atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. b. Terdapat perbedaan kemampuan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan.

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN Bab III membahas tentang metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan mencakup desain penelitian, populasi dan sampel, variabel penelitian, teknik dan instrumen pengumpulan data, uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. A. Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen jenis quasi experimental design dengan tipe nonequivalent control group design. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang datanya berupa angka-angka yang dianalisis menggunakan statistik untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2011:11). Penggunaan jenis quasi experimental design yaitu karena dalam penelitian ini memiliki kelompok kontrol, tetapi tidak dapat berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel luar yang mempengaruhi pelaksanaan eksperimen (Sugiyono, 2011:116). Penelitian ini termasuk tipe nonequivalent control group design karena pemilihan tiap responden untuk kelompok eksperimen dan kontrol tidak dilakukan secara random. Seperti yang diungkapkan Sugiyono (2011:118) nonequivalent control group design yaitu digunakan apabila peneliti memilih kelompok eksperimen dan kelompok kontrol secara tidak random. Setelah kedua kelompok diperoleh, kemudian masing-masing kelompok diberikan pretest untuk mengetahui keadaan awal sebelum adanya perlakuan. Hasil pretest dari kedua kelompok 24

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 tersebut kemudian dibandingkan. Hasil pretest dikatakan baik jika tidak ada perbedaan yang signifikan antara hasil pretest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Desain penelitian jenis ini dapat digambarkan sebagai berikut: OA X OB --------------OC OD Gambar 3. Desain penelitian (Taniredja, 2011:56) Keterangan : OA : Rerata skor pretest kelompok eksperimen OB : Rerata skor posttest kelompok eksperimen X : Perlakuan (treatment) penggunaan timeline OC : Rerata skor pretest kelompok kontrol OD : Rerata skor posttest kelompok kontrol B. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di SD Kanisius Sorowajan yang beralamatkan di Jl. Sorowajan No.111, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. SD Kanisius Sorowajan letaknya cukup starategis karena letaknya dekat dengan pusat perkotaan. Sekolah ini berada ditengah pemukiman warga dan cukup jauh dari jalan raya sehingga sekolah ini nyaman untuk kegiatan belajar. Lingkungan sekolah tidak hanya digunakan untuk pembelajaran Sekolah Dasar (SD), tetapi juga untuk Taman Kanak-Kanak (TK) sehingga sehingga disebut TK-SD Kanisius Sorowajan.

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 2. Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan selama empat bulan mulai dari bulan Januari hingga April 2014. Selama jangka waktu tersebut peneliti melakukan persiapan soal validitas, perlengkapan media timeline, perangkat pembelajaran, melakukan pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen serta melakukan penelitian. C. Populasi dan Sampel Penelitian 1. Populasi Sugiyono (2011:119) mengemukakan bahwa populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian ditarik kesimpulannya. Kontour (2003:137) juga mengungkapkan bahwa populasi merupakan suatu kumpulan yang menyeluruh dari suatu obyek yang merupakan perhatian peneliti. Obyek penelitian dapat bermacam-macam seperti makhluk hidup, benda-benda, sistem dan prosedur serta fenomena dan lain sebagainya. Sama halnya dengan pendapat Margono (2010:118) populasi merupakan keseluruhan data yang menjadi perhatian peneliti. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V di SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 60 siswa. 2. Sampel Sugiyono (2011:120) mengemukakan bahwa sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Sampel menurut Sukardi (2003:54) adalah sebagian dari jumlah populasi yang dipilih dan

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 dijadikan sebagai sumber data. Sama halnya yang diungkapkan oleh Siregar (2013:56) sampel merupakan suatu prosedur pengambilan data dari sebagian populasi yang dipergunakan untuk menentukan sifat serta ciri yang dikehendaki dari populasi. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik nonrandom. Teknik nonrandom menurut Kariadinata dan Abdurrahman (2012:24) bahwa semua anggota populasi tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi anggota sampel. Sama halnya yang diungkapkan oleh Taniredja dan Mustafidah (2011:3) teknik nonrandom sampling yaitu kondisi dimana tidak semua obyek yang ada pada populasi mempunyai peluang yang sama untuk menjadi sampel. Pengambilan sampel dilakukan bukan berdasar individu, tetapi dilakukan berdasarkan kelompok. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas VA sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa dan kelas VB sebagai kelas kontrol sebanyak 30 siswa. D. Variabel Penelitian Variabel penelitian menurut Sugiyono (2011:64) adalah “suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya”. Sama halnya dengan pendapat yang diungkapkan oleh Siregar (2013:18) variabel adalah konstruk yang sifatnya telah diberi angka atau suatu konsep yang mempunyai berbagai nilai kuantitatif maupun kualitatif yang dapat berubah-ubah nilainya Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel independen dan variabel dependen.

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 1. Variabel bebas (variabel independen) Variabel bebas adalah variabel yang menjadi penyebab timbulnya variabel terikat (Sugiyono, 2011:64). Sama halnya dengan pendapat Siregar (2013:18) bahwa variabel bebas adalah variabel yang menjadi sebab atau yang mempengaruhi suatu variabel lain. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu penggunaan media timeline. 2. Variabel terikat (dependen) Variabel dependen yaitu variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas (Sugiyono, 2011:64). Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu kemampuan memahami dan menganalisis. Variabel Independen Variabel Dependen Kemampuan Memahami Penggunaan media Timeline Kemampuan Menganalisis Gambar 4. Pemetaan Variabel Penelitian E. Definisi Operasional Variabel 1. Penggunaan media pembelajaran timeline menggambarkan hubungan antara peristiwa dan waktu dimana materi pembelajaran disajikan dalam sebuah bagan secara kronologis.

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 2. Kemampuan memahami adalah kemampuan ketika siswa mampu mengkonstruksi suatu makna dari pesan-pesan pembelajaran yang sedang dilakukan. 3. Kemampuan menganalisis adalah kemampuan memecah-mecah materi menjadi bagian-bagian penyusunnya serta menentukan hubungan antar bagian dan hubungan antara bagia-bagian tersebut dengan struktur keseluruhannya. F. Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data 1. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu menggunakan teknik tes. Tes adalah cara atau prosedur yang digunakan dalam pengukuran dan penilaian yang berbentuk pemberian tugas yang berupa pertanyaan-pertanyaan atau perintah-perintah yang harus dijawab oleh siswa sehingga dapat menghasilkan nilai yang melambangkan tingkah laku atau prestasi (Sudijono dalam Taniredja dan Mustafidah, 2011:49). Tes ini digunakan untuk mengukur kondisi awal siswa sebelum memperoleh treatment dan setelah memperoleh treatment pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Tes dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pretest dilakukan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sebelum mendapatkan perlakuan pengajaran. Hasil pretest akan menunjukkan kondisi awal siswa. Setelah peneliti mengetahui kondisi awal siswa, peneliti melakukan pengajaran pada kedua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 mendapatkan pengajaran dengan menggunakan media pembelajaran timeline, sedangkan kelas kontrol mendapatkan pengajaran tanpa menggunakan media pembelajaran timeline. Pengumpulan data selanjutnya yaitu dengan melakukan posttest pada kelas kontrol dan kelas ekperimen. Hasil posttest akan menunjukkan perbedaan pengajaran dengan menggunakan media timeline dan pengajaran tanpa menggunakan media pembelajaran timeline. 2. Instrumen Pengumpulan Data Instrumen penelitian merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yang sedang diamati (Sugiyono, 2012:102). Siregar (2010) juga mengungkapkan bahwa instrumen penelitian merupakan alat yang digunakan untuk memperoleh, mengolah dan menyimpulkan informasi yang diperoleh dari responden. Variabel yang akan diukur oleh peneliti yaitu perbedaan penggunaan media timeline, kemampuan kognitif memahami dan menganalisis. Peneliti mengukur variabel tersebut dengan menggunakan instrumen tes yang berbentuk tes tertulis. Tes ini terdiri dari 20 soal pilihan ganda dan 5 soal essay. Soal essay merupakan soal yang terdiri dari suatu pertanyaan yang menghendaki suatu jawaban yang berupa uraian atau penjelasan yang relatif panjang. Penelitian ini mengacu pada Standar Kompetensi 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan indonesia. Kompetensi Dasar yaitu 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 kemerdekaan. Berikut ini kisi-kisi instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini: Tabel 1. Kisi-kisi instrumen penelitian No 1 Variabel Memahami Aspek Menafsirkan Mencontohkan Mengklasifikasikan Merangkum Menyimpulkan Membandingkan Menjelaskan 2 Menganalisis Membedakan Mengorganisasi Mengatribusi Indikator Menerjemahkan terjadinya proklamasi kemerdekaan Memberikan contoh sikap menghargai jasa para pahlawan Mengelompokkan tokoh bangsa yang termasuk golongan tua dan golongan muda pada proklamasi kemerdekaan Meringkas peristiwa proklamasi Menyimpulkan peristiwa pada proklamasi kemerdekaan Mencocokkan peran tokoh bangsa Indonesia pada peristiwa proklamasi kemerdekaan Menjelaskan peristiwa penting pada proklamasi kemerdekaan Membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan No. Soal 1, 2, 3, 4 5, 6 7, 8, 9, 10, 11 12, 13, 14, 15 Isian 1 16, 17, 18, 19, 20 Isian 2 Isian 3 Isian 4 Isian 5 G. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen 1. Uji Validitas Instrumen Validitas menunjukkan seberapa nyata suatu pengujian mengukur apa yang seharusnya diukur (Jogiyanto, 2010). Sedangkan menurut Masidjo (2007: 242) validitas suatu tes adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengukur sejauh mana tes tersebut dapat mengukur apa yang seharusnya diukur. Jadi validitas berhubungan dengan ketepatan alat ukur yang sesuai dengan kenyataan. Validitas dibagi menjadi tiga

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 jenis yaitu validitas isi, validitas konstruk, dan validitas kriteria (Azwar, 2008: 45). Sugiyono (2012:123) mengungkapkan bahawa Instrumen yang berupa tes harus memenuhi validitas konstrak dan validitas isi, sedangkan untuk instrumen nontest yang digunakan untuk mengukur sikap, cukup menggunakan validitas konstrak. Penelitian ini menggunakan validitas konstrak dan validitas isi. Sugiyono (2012:125) berpendapat bahwa validitas konstruk dapat diperoleh dari pendapat para ahli (expert judgment). Instrumen yang telah disusun dikonsultasikan dengan para ahli sebelum digunakan untuk uji coba. Para ahli memberikan keputusan apakah instrumen dapat digunakan tanpa perbaikan, ada perbaikan atau harus dirombak total. Para ahli dalam hal ini adalah Kepala Sekolah SD Kanisius Sorowajan, dan guru kelas V. Validitas isi adalah derajat apabila sebuah tes mengukur cakupan substansi yang hendak diukur oleh peneliti (Sangadji dan Sopiah, 2010:147). Instrumen pada penelitian ini yaitu menggunakan tes. Sugiyono (2012:129) mengungkapkan bahwa pengujian validitas isi dapat dilakukan dengan membandingkan isi instrumen dengan materi pelajaran yang akan diajarkan. Instrumen soal yang sudah divalidasi oleh para ahli, kemudian diujicobakan kepada siswa kelas VI SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta. Selanjutnya dilakukan analisis data dengan menggunakan program SPSS 16 For Windows. Sebuah item dikatakan valid apabila taraf signifikansinya lebih dari atau sama dengan 0,361. Berikut ini rangkuman hasil uji validitas:

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 Tabel 2. Hasil uji validitas soal pilihan ganda No. Variabel Aspek Soal 1 Person Keputusan Corelation Menafsirkan 0,117 Tidak Valid 2 Menafsirkan 0,498** Valid 3 Menafsirkan 0,033 Tidak Valid 4 Menafsirkan 0,117 Tidak Valid Mencontohkan 0,574** Valid Mencontohkan 0,595** Valid Mengklasifikasikan 0,630** Valid 8 Mengklasifikasikan 0,244 Tidak Valid 9 Mengklasifikasikan 0,045 Tidak Valid 10 Mengklasifikasikan 0,417* Valid 11 Mengklasifikasikan 0,394* Valid Merangkum 0,440* Valid 13 Merangkum 0,033 Tidak Valid 14 Merangkum 0,166 Tidak Valid 15 Merangkum 0,033 Tidak Valid Membandingkan 0,440* Valid 17 Membandingkan 0,451** Valid 18 Membandingkan 0,033 Tidak Valid 19 Membandingkan 0,395* Valid 20 Membandingkan 0,041 Tidak Valid 5 Memahami Memahami 6 7 12 16 Memahami Memahami Memahami Dari 20 item soal yang divalidasi diperoleh 10 soal yang dinyatakan valid. 10 item soal yang dinyatakan valid kemudian dilakukan uji reliabilitas untuk mengetahui taraf keajegan instrumen. Instrumen soal valid ini digunakan sebagai soal pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sedangkan item soal yang dinyatakan tidak valid maka tidak digunakan untuk soal pretest maupun posttest.

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 Tabel 3. Hasil uji validitas soal essay No. Soal 1 2 3 4 5 Variabel Aspek Memahami Memahami Menganalisis Menganalisis Menganalisis Menyimpulkan Menjelaskan Membedakan Mengorganisasi Mengatribusi Person Corelation 0,678** 0,615** 0,655* 0,671** 0,613** Keputusan Valid Valid Valid Valid Valid Dari 5 item soal yang divalidasi menunjukkan bahwa semua item soal dinyatakan valid. 5 item soal valid kemudian dilakukan uji reliabilitas untuk mengetahui taraf keajegan instrumen. Instrumen soal valid ini digunakan sebagai soal pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Penentuan keputusan bahwa item dinyatakan valid yaitu apabila nilai korelasi diatas r tabel 0,361. Jadi apabila taraf signifikansinya >0,361 maka dapat disimpulkan bahwa item tersebut valid, dan <0,361 maka item dinyatakan tidak valid dan harus dibuang atau diperbaiki (Priyatno, 2010:21). Berikut ini rangkuman item valid pilihan ganda dan essay: Tabel 4. Rangkuman hasil item valid soal pilihan ganda No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Nomor item Item 1 Item 5 Item 6 Item 7 Item 10 Item 11 Item 12 Item 16 Item 17 Item 19 Nilai Korelasi 0,498** 0,574** 0,595** 0,630** 0,417* 0,394* 0,440* 0,440* 0,451** 0,395* Nilai r tabel Keputusan Valid Valid Valid Valid Valid Valid N = 33, nilai Valid signifikansi Valid 0,01 0,361 Valid Valid Tabel 4 menunjukkan item soal pilihan ganda yang nilai korelasinya diatas r tabel 0,361 maka dinyatakan valid. Item soal pilihan ganda yang dinyatakan valid ada 10 item soal yaitu item soal nomor 1. 5,

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 6, 7, 10, 11, 12, 16, 17, dan 19. Item valid telah mewakili semua indikator yang telah disusun. Tabel 5. Rangkuman hasil item valid soal essay No Nomor item Nilai Korelasi Nilai t tabel keputusan 1 2 3 4 5 Item 1 essay Item 2 essay Item 3 essay Item 4 essay Item 5 essay 0,678** 0,615** 0,655* 0,671** 0,613** N = 33, nilai Valid signifikansi Valid 0,01 0,361 Valid Valid Valid Tabel 5 menunjukkan item soal essay yang nilai korelasinya diatas r tabel 0,361 maka dinyatakan valid. Item soal essay yang dinyatakan valid ada 5 item soal yaitu item soal nomor 1, 2, 3, 4, dan 5. Item valid telah mewakili semua indikator yang telah disusun. 2. Uji Reliabilitas Instrumen Reliabilitas merupakan ketepatan suatu ukuran atau alat ukur (Sangadji dan Sopiah, 2010:146). Sedangkan menurut Jogiyanto (2010) reliabilitas menunjukkan akuransi dan ketepatan dari sebuah pengukuran. Jadi, suatu hasil pengukuran agar dapat dipercaya maka pengukuran harus dilakukan dengan akurat dan konsisten. Seperti yang diungkapkan oleh Sugiyono (2008) instrumen dikatakan reliabel apabila instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur obyek yang sama, akan menghasilkan data yang sama pula. Sama halnya pendapat Arikunto (2002:154) bahwa reliabilitas suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan dalam mengumpulkan data karena instrumen sudah dinyatakan baik. Uji reliabilitas pada penelitian ini menggunakan program SPSS 16 for Windows dengan uji Alpha Cronbach. Nunnally dalam

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 (Ghozali, 2006:42) bahwa suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha >0,60. Tabel 6. Kriteria Koefisien Reliabilitas (Masidjo, 2006:209) Interval Koefisien Reliabilitas 0,91-1,00 0,71-0,90 0,41-070 0,21-0,40 Negatif-0,20 Kualifikasi Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat rendah Berikut ini rangkuman uji reliabilitas instrumen soal pilihan ganda dan essay diperoleh hasil sebagai berikut: Tabel 7. Hasil uji reliabilitas soal pilihan ganda dan essay Instrumen soal Alpha Cronbach Kategori Soal pilihan ganda 0,695 Cukup Soal essay 0,642 Cukup Berdasarkan tabel 7 menunjukkan harga Alpha Cronbach untuk soal pilihan ganda adalah sebesar 0,695 dan masuk kategori cukup. Sedangkan harga Alpha Cronbach untuk soal essay sebesar 0,642 yang termasuk kategori cukup. Artinya instrumen soal pilihan ganda dan essay dapat digunakan untuk melakukan penelitian karena sudah memenuhi syarat instrumen yang valid dan reliabel. H. Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan program komputer PASW (SPSS) 16 for Windows yang meliputi beberapa langkah, yaitu: 1. Uji Prasyarat a. Uji Normalitas Data Uji normalitas data dilakukan pada semua data pretest dan posttest pada kemampuan memahami dan menganalisis di kelas

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 kontrol dan kelas eksperimen. Uji normalitas ini dimaksudkan untuk menentukan jenis statistik yang akan digunakan. Uji normalitas data yang digunakan yaitu dengan Kolmogorov-Smirnov. Kriteria yang digunakan untuk menentukan data berdistribusi normal atau tidak normal adalah sebagai berikut (Priyatno,2012:136): 1) Jika nilai signifikansi >0,05 maka distribusi data normal. 2) Jika nilai signifikansi <0,05 maka distribusi data tidak normal. Apabila data memiliki distribusi normal maka teknik statistik yang digunakan adalah statistik parametrik yaitu independent sample t-test atau paired t-test (Priyatno,2012:17). Namun apabila data berdisitribusi tidak normal maka teknik statistik yang digunakan adalah non parametrik yaitu Mann-Whitney (Priyatno,2012:141). b. Uji Homogenitas Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui kesamaan variasi atau untuk menguji bahwa data yang diperoleh berasal dari populasi yang homogen sehingga dapat dilakukan uji perbandingan. Uji homogenitas dilakukan dengan cara menganalisis skor pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol. Apabila nilai signifikansi data >0,05 maka dapat dikatakan bahwa varian dari kedua kelompok data adalah sama atau homogen (Prayitno, 2008:31). Syarat atau kriteria untuk menilai perbedaan data yaitu: 1) Jika harga sig. (2-tailed) >0,05, maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan eksperimen. antara Artinya pretest kelompok kelompok kontrol kontrol dan dan kelompok

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 eksperimen memiliki persamaan data yang homogen atau berada dalam kondisi yang sama. 2) Jika harga sig. (2-tailed) <0,05, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Artinya antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen tidak memiliki perbedaan data yang homogen atau berada dalam kondisi yang berbeda. 2. Uji Statistik a. Uji Kenaikan Pretest ke Posttest Uji kenaikan pretest ke posttest ini digunakan untuk memastikan apakah ada kenaikan yang terjadi pada kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan membandingkan hasil skor pretest ke posttest. Uji statistik yang digunakan adalah Paired Sample t-test karena untuk menguji perbedaan rerata dari dua kelompok yang berpasangan, dimana kedua kelompok mengalami perlakuan yang berbeda (Priyatno, 2012:25). Data yang memiliki distribusi normal menggunakan Paired Sample t-test, dan apabila data tidak normal maka menggunakan uji statistik Wilcoxon. Kriteria pengambilan keputusan adalah sebagai berikut: 1) Jika harga sig. (2-tailed) >0,05, maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest ke posttest. Artinya tidak ada kenaikan yang signifikan antara skor pretest ke posttest pada kemampuan memahami dan menganalisis 2) Jika harga sig. (2-tailed) <0,05, maka terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest ke posttest. Artinya ada kenaikan yang

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 signifikan antara skor pretest ke posttest pada kemampuan memahami dan menganalisis. b. Uji perbandingan skor posttest Uji perbandingan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelas eksperimen dan skor posttest kelas kontrol. Analisis data yang digunakan pada uji perbandingan ini yaitu menggunakan analisis statistik uji independent sample t-test dengan tingkat kepercayaan 95%. Kriteria yang digunakan untuk menarik kesimpulan pada uji perbedaan skor posttest adalah sebagai berikut (Priyatno, 2012:23): 1) Jika harga sig. (2-tailed) <0,05, maka HO ditolak dan Hi diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dan posttest kelompok eksperimen. Dengan kata lain ada perbedaan kemampuan memahami atas penggunaan media pembelajaran timeline dan ada perbedaan kemampuan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline. 2) Jika harga sig. (2-tailed) >0,05, maka Ho diterima dan Hi ditolak. Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dan posttest kelompok eksperimen. Dengan kata lain tidak ada perbedaan kemampuan memahami atas penggunaan media pembelajaran timeline dan tidak ada perbedaan kemampuan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline.

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 I. Jadwal Penelitian Penelitian ini dilaksanakan sekitar bulan September 2013 sampai dengan Juni 2014. Berikut ini jadwal penelitiannya: Tabel 8. Jadwal penelitian No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. Kegiatan Penulisan Bab I dan revisi Penulisan Bab II dan Revisi Penulisan Bab III dan Revisi Penyusunan Instrumen Penelitian Pelaksanaan penelitian Pengolahan data Penyusunan Bab IV dan Revisi Penyusunan Bab V, lampiran, dan Revisi Ujian Skripsi Revisi Skripsi dan Pembuatan Artikel Bulan Sep Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr & Mei Juni Juli

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Bab IV ini menguraikan beberapa hal yaitu deskripsi data penelitian, deskripsi analisis data, uji prasyarat, uji hipotesis dan pembahasan hasil penelitian. A. Deskripsi Data Penelitian 1. Deskripsi Lokasi Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dalam satu payung IPS yang di lakukan di SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta. Letak SD Kanisius Sorowajan yaitu di Jl. Sorowajan No.111, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. SD Kanisius Sorowajan memiliki satu kepala sekolah, 17 guru dan 1 penjaga sekolah. Guru di SDK Sorowajan rata – rata merupakan lulusan dari sarjana pendidikan. Keistimewaan yang dimiliki oleh SDK Sorowajan yaitu merupakan SD Adiwiyata dan memiliki kelas pararel dari kelas 1 hingga kelas VI. Penelitian ini meneliti sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas VA dan 30 siswa kelas VB. Kelas VA merupakan kelas eksperimen dan kelas VB merupakan kelas kontrol. Kelas eksperimen merupakan kelas yang memperoleh perlakuan pengajaran dengan menggunakan media timeline sebagi media pembelajaran. Sedangkan kelas kontrol merupakan kelas yang tidak mendapatkan perlakuan pengajaran dengan menggunakan media timeline. 41

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 2. Deskripsi Pelaksanaan Pretest Penelitian dilakukan dengan cara memberikan pretest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pretest merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal siswa pada kelas esperimen dan kelas kontrol sebelum memperoleh perlakukan atau treatment. Instrumen pretest menggunakan soal pilihan ganda sebanyak 10 soal dan 5 soal uraian yang didalamnya memuat dua kemampuan yaitu kemampuan memahami dan kemampuan menganalisis. Instrumen ini digunakan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan memahami dan menganalisis siswa pada mata pelajaran IPS SD kelas V pada materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pelaksanaan pretest yang pertama yaitu di kelas kontrol pada Jum’at, 7 Maret 2014. Waktu yang digunakan untuk pelaksanaan pretest yaitu selama 2 jam pelajaran dan dikerjakan oleh 30 siswa. Sedangkan pelaksanaan pretest kelas eksperimen dilakukan pada Sabtu, 5 April 2014 dengan jumlah siswa 30. Waktu yang dibutuhkan untuk pelasanaan pretest kelas eksperimen sama dengan kelas kontrol yaitu selama 2 jam pelajaran. 3. Deskripsi Pelaksanaan Posttest Setelah memperoleh data pretest, maka selanjutnya peneliti melakukan penelitian untuk memperoleh data posttest. Posttest merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa setelah memperoleh perlakuan atau pengajaran tentang materi Proklamasi Kemerdekaan. Kelas eksperimen mendapatkan perlakukan dengan cara mempelajari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dengan menggunakan

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 media timeline. Sedangkan kelas kontrol mendapatkan perlakuan dengan cara mempelajari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanpa menggunakan media timeline. Setelah kedua kelas mendapatkan perlakuan, maka langkah selanjutnya yaitu pemberian posttest. Instrumen posttest yang digunakan yaitu sama dengan instrumen pretest yaitu menggunakan soal pilihan ganda sebanyak 10 soal dan 5 soal uraian yang didalamnya mengandung dua kemampuan yaitu kemampuan memahami dan menganalisis. Instrumen ini digunakan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan memahami dan menganalisis siswa pada mata pelaaran IPS SD kelas V materi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pelaksanaan posttest yang pertama yaitu di kelas kontrol pada Kamis, 10 April 2014 dengan jumlah siswa 30. selanjutnya pelaksanaan posttest yang kedua dilaksanakan di kelas eksperimen pada Selasa, 22 April 2014 dengan jumlah 30 siswa. Waktu yang dibutuhkan untuk pelaksanaan posttest pada kelas kontrol dan eksperimen adalah sama yaitu selama 2 jam pelajaran. B. Deskripsi Analisis Data 1. Pretest a. Pretest Kelompok Eksperimen Pretest yang dilakukan pada kelompok eksperimen diperoleh nilai maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Data pretest disajikan pada dua tabel yang meliputi kemampuan

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 44 memahami dan menganalisis. Selanjutnya data tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 9. Deskripsi data pretest kemampuan memahami Jumlah Nilai Nilai Mean Standar siswa Maksimal Minimal Deviasi 30 89 28 55,43 13,403 Berdasarkan tabel 9 diketahui bahwa nilai maksimal pada kelas eksperimen kemampuan memahami yaitu 89 dan nilai minimal yaitu sebesar 28 dengan rata-rata 55,45 dan standar deviasi 13,403. Tabel 10. Deskripsi data pretest kemampuan menganalisis Jumlah Nilai Nilai Mean siswa Maksimal Minimal 30 67 25 47,23 Berdasarkan tabel 10 diketahui bahwa nilai Standar Deviasi 12,30274 maksimal pada kelas eksperimen kemampuan menganalisis yaitu 67 dan nilai minimal yaitu sebesar 25 dengan rata-rata 47,23 dan standar deviasi 12,30274 b. Pretest Kelompok Kontrol Pretest yang dilakukan pada kelompok kontrol diperoleh nilai maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Data pretest disajikan pada dua tabel yang meliputi kemampuan memahami dan menganalisis. Selanjutnya data tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 11. Deskripsi data pretest kemampuan memahami Jumlah siswa 30 Nilai Maksimal 78 Nilai Minimal 22 Mean 47,53 Standar Deviasi 13,26061

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 Berdasarkan tabel 11 diketahui bahwa nilai maksimal pada kelas kontrol kemampuan memahami yaitu 78 dan nilai minimal yaitu sebesar 22 dengan rata-rata 46,20 dan standar deviasi 12,97850. Tabel 12. Deskripsi data pretest kemampuan menganalisis Jumlah Nilai Nilai siswa Maksimal Minimal 30 83 17 Mean Standar Deviasi 43,96 18,47549 Berdasarkan tabel 12 diketahui bahwa nilai maksimal pada kelas kontrol kemampuan menganalisis yaitu 83 dan nilai minimal yaitu sebesar 17 dengan rata-rata 43,96 dan standar deviasi 18,47549. 2. Posttest a. Posttest Kelompok Eksperimen Posttest yang dilakukan pada kelompok eksperimen diperoleh nilai maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Data posttest disajikan pada dua tabel yang meliputi kemampuan memahami dan menganalisis. Selanjutnya data tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 13. Deskripsi data posttest kemampuan memahami Jumlah Nilai Nilai siswa Maksimal Minimal 30 100 44 Mean Standar Deviasi 73,70 12,46277 Berdasarkan tabel 13 diketahui bahwa nilai maksimal pada kelas eksperimen kemampuan memahami yaitu 100 dan nilai minimal yaitu sebesar 44 dengan rata-rata 73,70 dan standar deviasi 12,46277.

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 Tabel 14. Deskripsi data posttest kemampuan menganalisis Jumlah Nilai Nilai siswa Maksimal Minimal 30 83 33 Mean Standar Deviasi 64,46 13,67538 Berdasarkan tabel 14 diketahui bahwa nilai maksimal pada kelas eksperimen kemampuan menganalisis yaitu 83 dan nilai minimal yaitu sebesar 33 dengan rata-rata 64,46 dan standar deviasi 13,67538. b. Posttest Kelompok Kontrol Posttest yang dilakukan pada kelompok kontrol diperoleh nilai maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Data posttest disajikan pada dua tabel yang meliputi kemampuan memahami dan menganalisis. Selanjutnya data tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 15. Deskripsi data posttest kemampuan memahami Jumlah Nilai Nilai siswa Maksimal Minimal 30 89 44 Mean Standar Deviasi 65,56 12,62096 Berdasarkan tabel 15 diketahui bahwa nilai maksimal pada kelas kontrol kemampuan memahami yaitu 89 dan nilai minimal yaitu sebesar 44 dengan rata-rata 65dan standar deviasi 12,78469. Tabel 16. Deskripsi data posttest kemampuan menganalisis Jumlah Nilai Nilai siswa Maksimal Minimal 30 92 25 Mean Standar Deviasi 55,66 15,45033 Berdasarkan tabel 16 diketahui bahwa nilai maksimal pada kelas kontrol kemampuan menganalisis yaitu 92 dan nilai minimal yaitu sebesar 25 dengan rata-rata 55,66 dan standar deviasi 15,45033.

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 C. Uji Prasyarat 1. Uji Normalitas Uji normalitas diujikan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data yang diperoleh dari nilai pretest dan posttest dari kelas kontrol dan kelas eksperimen dianalisis dengan uji normalitas. Uji normalitas ini menggunakan One Kolmogorov-Smirnov Test dengan program komputer SPSS 16 for Windows. Kriteria yang digunakan pada uji normalitas ini yaitu sebagai berikut: 1. Jika signifikansi >0,05 maka data berdistribusi normal. 2. Jika signifikansi <0,05 maka data berdistribusi tidak normal. Berikut ini disajikan rangkuman data hasil uji normalitas untuk kemampuan memahami dan menganalisis. Tabel 17. Rangkuman hasil uji normalitas kemampuan memahami Variabel Kolmogorov Smirnov Z 0,640 Keterangan 0,888 Normal Pretest kelompok eksperimen Posttest kelompok eksperimen Pretest kelompok kontrol Posttest kelompok control Hasil analisis statistik pada tabel Normal 0,941 Normal 0,885 Normal 17 menunjukkan bahwa pretest dan posttest kelas eksperimen maupun kelas kontrol pada kemampuan memahami memiliki distribusi normal karena nilai signifikansinya >0,05. Hasil pretest kelas eksperimen yaitu 0,640 dan posttest kelas eksperimen 0,888. Sedangkan hasil pretest kelas kontrol yaitu 0,941 dan posttest kelas kontrol yaitu 0,885.

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 Tabel 18. Rangkuman hasil uji normalitas kemampuan menganalisis Variabel Kolmogorov Smirnov Z 0,720 Keterangan Pretest kelompok eksperimen Posttest kelompok 1,315 eksperimen Pretest kelompok kontrol 0,760 Posttest kelompok 1,160 control Hasil analisis statistik pada tabel 18 menunjukkan Normal Normal Normal Normal bahwa pretest dan posttest kelas eksperimen maupun kelas kontrol pada kemampuan menganalisis memiliki distribusi normal karena nilai signifikansinya di atas 0,05. Hasil pretest kelas eksperimen yaitu 0,720 dan posttest kelas eksperimen 1,315. Sedangkan hasil pretest kelas kontrol yaitu 0,760 dan posttest kelas kontrol yaitu 1,160. Berdasarkan tabel 17 dan 18 tentang hasil uji normalitas variabel pada kemampuan memahami dan menganalisis memiliki nilai signifikansi diatas 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal sehingga dapat dilakukan uji homogenitas sebagai uji prasyarat selanjutnya. 2. Uji Homogenitas Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui kesamaan variasi atau untuk menguji bahwa data yang diperoleh berasal dari populasi yang homogen. Berikut ini adalah kriteria pengambilan keputusan: 1. Jika harga sig (2-tailed) <0,05 maka Ho ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sehingga dapat dilakukan analisis

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 perbandingan antara selisih skor dari pretest ke posttest dari kedua kelompok. 2. Jika harga sig (2-tailed) >0,05 maka Ho diterima dan Hi ditolak artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, sehingga dapat digunakan analisis perbandingan skor posttest dari kedua kelompok. Analisis data dilakukan dengan tingkat kepercayaan 95%. Hipotesis nol (HO) adalah tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sedangkan hipotesis sementara (Hi) adalah ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Rangkuman hasil uji homogenitas adalah sebagai berikut: Tabel 19. Rangkuman hasil uji homogenitas memahami Variabel Hasil Signifikansi Pretest kelompok 0,823 eksperimen dan kontrol kemampuan memahami Keterangan Tidak ada perbedaan Hasil uji homogenitas pada tabel 19 menunjukkan bahwa harga signifikansi pada pretest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kemampuan memahami adalah di atas 0,05 yaitu 0,823 maka Ho ditolak dan Hi diterima. Artinya yaitu tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen (homogen) sehingga dapat digunakan analisis perbandingan skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 Tabel 20. Rangkuman hasil uji homogenitas menganalisis Variabel Hasil Signifikansi Pretest kelompok 0,072 eksperimen dan kontrol kemampuan menganalisis Keterangan Tidak ada perbedaan Hasil uji homogenitas pada tabel 20 menunjukkan bahwa harga signifikansi pada pretest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kemampuan memahami adalah di atas 0,05 yaitu 0,072 maka Ho ditolak dan Hi diterima. Artinya yaitu tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen (homogen) sehingga dapat digunakan analisis perbandingan skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. D. Uji Hipotesis 1. Uji Kenaikan Skor Pretest ke Posttest Uji kenaikan skor dilakukan untuk melihat ada atau tidaknya kenaikan skor pretest ke posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Uji perbandingan kenaikan ini berhubungan dengan uji normalitas dimana harga sig. (2-tailed) pada kelas kontrol dan eksperimen > 0,05 sehingga data memiliki distribusi data yang normal. Statistik data yang digunakan untuk data normal adalah statistik parametrik paired t-test dengan tingkat kepercayaan 95%. Analisis data pada kedua kelompok menggunakan hipotesis sebagai berikut: 1. Hnull : Tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Artinya tidak ada kenaikan yang signifikan antara skor pretest ke posttest.

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 2. Hi : Ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Artinya ada kenaikan yang signifikan antara skor pretest ke posttest. Berikut ini kriteria pengambilan keputusan untuk uji kenaikan skor pretest ke posttest: 1. Jika harga sig. (2-tailed) < 0,05, maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest 2. Jika harga sig. (2-tailed) >0,05, maka Hnull diterima dan Hi ditolak. Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan kata lain tidak ada kenaikan yang signifikan antara pretest dan posttest. Hasil analisis data perbandingan pretest ke posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 21. Perbandingan skor pretest ke posttest kemampuan memahami No 1 2 Kelompok Test % Signifikansi Keputusan Pretest Posttest Peningkatan Eksperimen 55,43 73,70 32,96 % 0,000 Berbeda Kontrol 47,53 65,57 37,95 % 0,000 Berbeda Berdasarkan tabel 21, harga sig. (2-tailed) kelas eksperimen pada kemampuan memahami adalah 0,000 atau <0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttes dengan presentase 32,96%. Sedangkan harga sig. (2-tailed) kelas kontrol pada kemampuan memahami

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 adalah 0,000 atau <0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttes dengan presentase 37,95%. Kedua kelompok mengalami kenaikan antara skor pretest ke posttest pada kemampuan memahami, namun presentase peningkatan skor kelas kontrol lebih tinggi dibandingkan peningkatan skor kelas eksperimen. Tabel 22. Perbandingan skor pretest ke posttest kemampuan menganalisis No 1 2 Kelompok Test % Signifikansi Keputusan Pretest Posttest Peningkatan Eksperimen 47,23 64,47 36,50 % 0,000 Berbeda Kontrol 43,97 55,67 26,60 % 0,001 Berbeda Berdasarkan tabel 22, harga sig. (2-tailed) kelas eksperimen kemampuan menganalisis adalah 0,000 atau <0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest dengan presentase 36,50%. Sedangkan harga sig. (2-tailed) kelas kontrol pada kemampuan menganalisis adalah 0,001 atau <0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest dengan presentase 26,60%. Kedua kelompok mengalami kenaikan skor pretest ke posttest pada kemampuan menganalisis, namun presentase kenaikan skor kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kenaikan skor kelas kontrol.

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 2. Perbandingan Skor Posttest Uji hipotesis bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara hasil posttest kelompok kontrol dan posttest kelompok eksperimen pada kemampuan memahami dan menganalisis. Analisis data yang digunakan yaitu parametrik independent sample t-test. Berikut ini adalah hipotesisnya: 1. Hnull : tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. 2. Hi : ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompol kontrol dan eksperimen. Berikut ini adalah kriteria penarikan kesimpulan : 1. Jika harga sig (2-tailed) <0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol kemampuan memahami dan menganalisis dengan kelompok eksperimen kemampuan memahami dan menganalisis. Artinya ada perbedaan yang signifikan atas penggunaan media pembelajaran timeline pada kemampuan memahami dan menganalisis. 2. Jika harga sig (2-tailed) >0,05 maka maka Hnull diterima dan Hi ditolak. Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol kemampuan memahami dan menganalisis dengan skor posttest kelompok eksperimen kemampuan memahami dan menganalisis. Artinya tidak ada perbedaan yang signifikan atas penggunaan media pembelajaran memahami dan menganalisis. timeline pada kemampuan

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 Tabel 23. Rangkuman hasil uji hipotesis kemampuan memahami Variabel Hasil Signifikansi Posttest kelompok eksperimen dan kontrol kemampuan menganalisis 0,015 Keterangan ada perbedaan Hasil uji hipotesis pada tabel 23 menunjukkan bahwa harga signifikansi pada kemampuan memahami adalah dibawah 0,05 yaitu 0,015. Maka Ho ditolak dan Hi diterima artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kontrol pada kemampuan menganalisis. Maka terdapat perbedaan yang signifikan atas penggunaan media pembelajaran timeline pada kemampuan memahami Tabel 24. Rangkuman hasil uji hipotesis kemampuan menganalisis Variabel Hasil Signifikansi Posttest kelompok 0,023 eksperimen dan kontrol kemampuan menganalisis Keterangan ada perbedaan Hasil uji hipotesis pada tabel 24 menunjukkan bahwa harga signifikansi pada kemampuan memahami adalah dibawah 0,05 yaitu 0,023. Maka Ho ditolak dan Hi diterima artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kontrol pada kemampuan menganalisis. Maka terdapat perbedaan yang signifikan atas penggunaan media pembelajaran timeline pada kemampuan menganalisis. E. Pembahasan Hasil Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang analisis datanya menggunakan program komputer SPSS 16 for Windows yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu: 1) uji normalitas pretest dan posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen pada kemampuan memahami dan menganalisis. 2) Uji homogenitas skor pretest kelas eksperimen dan kelas kontrol pada

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 kemampuan memahami dan menganalisis. 3) Uji hipotesis yang meliputi uji kenaikan skor dan uji perbedaan perlakuan. Tahap pertama adalah melakukan uji normalitas untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal karena sig (2tailed) >0,05 yaitu pada kelas eksperimen kemampuan memahami skor pretest sebesar 0,640 dan skor posttest sebesar 0,888. Sedangkan skor pretest kemampuan menganalisis yaitu 0,720 dan skor posttest 1,315. Selanjutnya skor pretest dan posttest kemampuan memahami pada kelas kontrol yaitu pretest 0,941 dan posttest 0,885. Sedangkan skor pretest kemampuan menganalisis sebesar 0,760 dan posttest sebesar 1,160. Langkah kedua yaitu melakukan uji homogenitas untuk mengetahui data yang diperoleh berasal dari populasi yang homogen. Homogenitas diperoleh dari skor pretest dari kemampuan memahami dan menganalisis. Dari kedua kemampuan tersebut menunjukkan bahwa berada pada kondisi yang sama karena sig (2-tailed) >0,05 yaitu pada kemampuan memahami sebesar 0,823 dan kemampuan menganalisis adalah 0,072. Langkah ketiga yaitu melakukan uji hipotesis. Uji hipotesis dilakukan dengan dua cara yaitu pertama uji kenaikan skor pretest ke posttest dari masing – masing kelompok diperoleh data bahwa kemampuan memahami dan menganalisis pada kelas eksperimen dan kelas kontrol ada kenaikan yang signifikan antara skor pretest ke posttest karena sig (2-tailed) < 0,05. Hal ini dapat dilihat dari nilai sig (2-tailed) kemampuan memahami pada kelas eksperimen yaitu 0,000 dan kelas kontrol 0,000 dengan presentase peningkatan kelas eksperimen 32,96% dan kelas kontrol 37,95%. Presentase

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan memahami kelas kontrol lebih tinggi dibandingkan kelas eksperimen. Sedangkan nilai sig (2-tailed)pada kemampuan menganalisis kelas eksperimenn yaitu 0,000 dan kelas kontrol 0,001 dengan presentase peningkatan kelas eksperimen 36,50% dan kelas kontrol 26,60%. Presentase kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan menganalisis kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Langkah selanjutnya, peneliti melakukan uji perbedaan antara skor posttest kemampuan memahami dan menganalisis pada kedua kelas. Hasilnya yaitu pada kemampuan memahami harga signifikansi <0,05 yaitu 0,015 sehingga Ho ditolak dan Hi diterima artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kontrol pada kemampuan memahami. Sedangkan signifikansi pada kemampuan menganalisis yaitu <0,05 yaitu 0,023 sehingga Ho ditolak dan Hi diterima artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kontrol pada kemampuan menganalisis. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan memahami atas penggunaan media pembelajaran timeline dan terdapat perbedaan kemampuan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline. Hasil penelitian ini relevan dengan penelitian terdahulu yang diteliti oleh Mityasari (2013) tentang media bagan garis waktu (timeline chart) yang hasilnya menunjukkan bahwa media bagan garis waktu dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, serta mendapatkan respon yang bail dari siswa. Selain relevan dengan hasil penelitian dari Mityasari, penelitian ini juga relevan dengan

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Niko (2013) tentang penggunaan media puzzel untuk meningkatkan hasil belajar IPS. Selain media pembelajaran, penggunaan model pembelajaran juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa seperti pada penelitian yang dilakukan oleh Krisnayanti, Suarjana dan Arcana (2012). Sama halnya dengan yang diungkapkan oleh Munadi (2010) bahwa media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab V diuraikan kesimpulan dan saran. Bagian kesimpulan menunjukkan hasil penelitian yang menajawab hipotesis penelitian. Selanjutnya bagian saran berisi saran umum A. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi proklamasi kemerdekaan Indonesia dengan menggunakan media pembelajaran timeline dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan memahami pada kelompok yang menggunakan media pembelajaran timeline dan kelompok yang tidak menggunakan media pembelajaran timeline. Perbedaan ini dapat dilihat dari hasil signifikansi <0,05 yaitu 0,015, Maka terdapat perbedaan kemampuan memahami atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. 2. Ada perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan menganalisis pada kelompok yang menggunakan media pembelajaran timeline dan kelompok yang tidak menggunakan media pembelajaran timeline. Perbedaan ini dapat dilihat dari hasil signifikansi <0,05 yaitu 0,023, maka terdapat perbedaan kemampuan menganalisis atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. 58

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 B. Keterbatasan Berikut ini akan dijelaskan beberapa keterbatasan yang dialami peneliti saat melakukan penelitian: 1. Perlakuan terhadap kelompok kontrol Kelas kontrol mendapatkan pembahasan ulang pada materi ajar yang dilakukan oleh guru kelas sebelum dilaksanakannya posttest, sehingga berpengaruh terhadap hasil kenaikan skor pretest ke posttest. Hal ini terjadi dikarenakan peneliti tidak memiliki otoritas sepenuhnya pada kelas kontrol. 2. Media pembelajaran timeline yang digunakan ukurannya kurang panjang serta tempelan gambar dan peristiwa berwarna hitam putih sehingga kurang menarik 3. Beberapa siswa masih terlihat bingung saat menggunakan media timeline secara langsung. C. Saran Berdasarkan kesimpulan di atas, saran yang diberikan bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian menggunakan media pembelajaran timeline adalah sebagai berikut: 1. Sebelum melakukan penelitian, hendaknya peneliti meminta ijin pada guru kelas agar tidak memberikan pembahasan materi ajar yang akan digunakan sebagai penelitian. 2. Media pembelajaran timeline dapat dibuat dengan ukuran yang lebih besar sehingga cukup untuk menempelkan peristiwa penting yang cukup

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 60 panjang. Selain itu gambar yang hendak ditempel dapat diprint warna sehingga lebih menarik bagi siswa. 3. Peneliti memotivasi dan mensosialisasikan dengan baik cara menggunakan media timeline, sehingga siswa tidak mengalami kebingungan saat menggunakannya.

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 DAFTAR PUSTAKA Anderson, Lorain dan David R Krathwohl. 2010. Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Assesmen. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Arikunto, Suharsimi. 2006. Evaluasi Program Pendidikan, Pedoman Teoritis Praktis Bagi Mahasiswa dan Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Anitah, Sri. 2010. Media Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka. Azwar, Saifuddin. 2008. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Crain William. 2007. Teori Perkembangan: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Ghozali Imam. 2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Jogiyanto. (2010). Metodologi penelitian bisnis salah kaprah dan pengalamanpengalaman. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta. Kariadinata, Rahayu. 2012. Dasar-dasar Statistika Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia. Kustandi, Cecep & Sutjipto, B,.2011. Media Pembelajaran: Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia. Krisnayanti, Suarjana dan Arcana, N. 2013. Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas V SD di Gugus V Kecamatan Kediri. (online) http://teqip.com/wp-content/uploads/2013/11/47-53.pdf diakses tanggal 20 Oktober 2013 Kontour, Ronny. 2003. Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi dan Tesis. Jakarta: PPM. Margono, S. 2010. Metodologi Penelitian Pendidikan: Komponen MKDK. Jakarta: Rineka Cipta. Masidjo, Ign. 2007. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius. Mityasari, D. Y. (2013). Penggunaan Media Bagan Garis Waktu (Timeline Chart) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPS kelas

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 V SD. Jurnal PGSD Volume 01 Nomor 02 , 0-216. (http://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitianpgsd/article/view/2953) diakses tanggal 17 Oktober 2013. Munadi, Yuhdi. 2010. Media Pembelajaran: Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Gaung Persada Press. Niko, A.E (2013). Penggunaan Media Puzzel untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS dengan Tema Keluarga pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal PGSD Volume 01 Nomor 02 ,0-216. Obenchain, Kathryn M. 2011. Fifty Social Studies Strategies for K-8 Classrooms. Pearson: New Jersey Priyatno, Duwi. 2012. Belajar Praktis Analisis Parametrik dan Non Parametrik dengan SPSS. Yogyakarta: Gava Media. Priyatno, Duwi. 2012. Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data Penelitian dengan SPSS dan Tanya Jawab Ujian Pendadaran. Yogyakarta: Gava Media. Sadiman, Arief S.,dkk.2009. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Pers. Sapriya. 2009. Pendidikan IPS. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sangadji Etta M dan Sopiah. 2010. Metodologi Penelitian Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Yogyakarta: Andi Offset. Siregar, Syofian. 2013. Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara. Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara. Supardi. 2011. Dasar-dasar Ilmu Sosial. Yogyakarta: Ombak. Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta. Sugihartono, dkk. 2007. Psikologi Pendidikan.Yogyakarta: UNY Press. Supratiknya, A. 2012. Penilaian Hasil Belajar dan Teknik Nontes. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Taniredja, T dan Mustafidah. 2011. Penelitian Kuantitatif (sebuah pengantar). Bandung: Alfabeta. 63

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 64

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 LAMPIRAN 1 SILABUS PEMBELAJARAN Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : IPS Kelas /Semester : V (lima)/2 (dua) Alokasi Waktu : 4 x 35 Menit Standar Kompetensi :2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Indikator Pencapaian Kompetensi Materi Pokok dan Uraian Materi Gagasan Kegiatan Pembelajaran Jenis Tagihan Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Alokasi Waktu Sumber dan Media Belajar Kompetensi Dasar : 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Competence 1. Menerjemahkan nama dan peristiwaperistiwa sekitar proklamasi 2. Memberikan contoh tokoh – tokoh pahlawan proklamasi Materi Pokok: Pertemuan pertama :. Proklamasi a. Siswa dan guru bertanya Kemerdekaan jawab mengenai makna yang terkandung dalam lagu “Hari Merdeka” b. Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 5 orang siswa. c. Siswa bersama guru 1. Tes 2. Non tes Soal Pilihan ganda / uraian terlampir 4 x 40 Widyaningt menit (2 x yas. 2011. pertemuan) Ayo belajar ilmu Pengetahua n Sosial. Yogyakarta : Kanisius. Media Pembelajar an Timeline. Ringkasan

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Mengelompokka melakukan tanya jawab n tokoh bangsa tentang Proklamasi yang termasuk Kemerdekan golongan tua dan d. Siswa membaca bacaan golongan muda tentang Proklamasi pada proklamasi Kemerdekaan kemerdekaan 4. Meringkas e. Siswa dalam kelompok diminta berdiskusi dan peristiwa mencatat tentang peristiwa proklamasi – peristiwa penting yang 5. Menyimpulkan terjadinya proklamasi 6. Mencocokkan terjadi pada masa proklamasi kemerdekaan f. Guru menjelaskan peristiwa yang terjadi pada peristiwa dan masa proklamasi tanggal terjadinya kemerdekaan dengan peristiwa menggunakan media proklamasi timeline 7. Menjelaskan peristiwa penting g. Siswa menyimpulkan terjadinya proklamasi 66 n materi.

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI pada proklamasi kemerdekaan 8. Membandingkan peranan tokoh kemerdekaan h. Siswa mengerjakan LKS i. Siswa bersama guru membahas pekerjaan siswa dalam memproklamasik an kemerdekaan 9. Memadukan Pertemuan kedua : a. Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap peranan tokoh kelompok beranggotakan 5 dalam orang memproklamasik b. Siswa bersama kelompok an kemerdekaan menganalisis 3 tokoh 10. Menarik pahlawan proklamasi yang kesimpulan dari pembagiannya dilakukan peranan tokoh secara acak oleh guru dalam c. Siswa bersama kelompok memproklamasika membandingkan 3 peranan n kemerdekaan tokoh proklamasi dalam Conscience memproklamasikan 1. Mengemukakan kemerdekaan 67

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI pendapat dengan d. Siswa bersama kelompok tegas mengenai mempresentasikan peristiwa yang kesimpulan peranan tokoh terjadi pada proklamasi dalam proklamasi memproklamasikan kemerdekaan kemerdekaan Compassion e. Setelah memperhatikan 1.Meneladani presentasi dari setiap semangat juang kelompok siswa pahlawan proklamasi bekerjasama untuk mengelompokkan tokoh yang termasuk golongan tua dan golongan muda pada proklamasi kemerdekaan. 68

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 69 LAMPIRAN 2 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : IPS Kelas / Program :V Semester : 2 (dua) Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 pertemuan) A. Standar Kompetensi 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan indonesia. B. Kompetensi dasar 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. C. Indikator a. Competence 2.3.1 Menerjemahkan nama dan peristiwa – peristiwa sekitar proklamasi. 2.3.2 Memberikan contoh tokoh – tokoh pahlawan proklamasi. 2.3.3 Mengelompokkan tokoh bangsa yang termasuk golongan tua dan golongan muda pada proklamasi kemerdekaan. 2.3.4 Meringkas peristiwa proklamasi. 2.3.5 Menyimpulkan terjadinya proklamasi. 2.3.6 mencocokkan peristiwa dan tanggal terjadinya peristiwa proklamasi. 2.3.7 Menjelaskan peristiwa penting pada proklamasi kemerdekaan. 2.3.8 Membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.9 Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.10 Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan.

(89) 70 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI b. Conscience 2.3.11 Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan. c. Compassion 2.3.12 Meneladani semangat juang pahlawan proklamasi. D. Tujuan pembelajaran a. Competence 2.3.1 Siswa mampu menerjemahkan 2 nama dan peristiwa – peristiwa sekitar proklamasi melalui membaca buku. 2.3.2 Siswa mampu memberikan contoh tokoh – tokoh pahlawan proklamasi minimal 3 tokoh tanpa membaca buku. 2.3.3 Siswa mampu mengelompokkan tokoh bangsa yang termasuk golongan tua dan golongan muda pada proklamasi kemerdekaan. 2.3.4 Siswa mampu meringkas peristiwa proklamasi melalui membaca buku. 2.3.5 Siswa mampu menyimpulkan terjadinya proklamasi tanpa membaca buku. 2.3.6 Siswa mampu mencocokkan 3 peristiwa dan tanggal terjadinya peristiwa proklamasi. 2.3.7 Siswa mampu menjelaskan 2 peristiwa penting pada proklamasi kemerdekaan melalui membaca timeline. 2.3.8 Siswa mampu membandingkan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan melalui membaca timeline. 2.3.9 Siswa mampu memadukan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.10 Siswa mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. b. Conscience 2.3.11 Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan.

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 c. Compassion 2.3.12 Siswa mampu meneladani semangat juang pahlawan proklamasi dengan rajin belajar. E. Materi ajar Proklamasi Kemerdekaan F. Pendekatan, Model, dan Metode pembelajaran a. Pendekatan pembelajaran Pendekatan Pedagogi Reflektif (PPR) b. Model pembelajaran Model Pembelajaran Kooperative Learning c. Metode pembelajaran Ceramah bervariasi, diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan G. Langkah – Langkah Pembelajaran Pertemuan pertama 15 menit 1. Kegiatan Awal (Konteks) a. Salam Pembuka , ucapan salam kepada siswa. b. Guru dan siswa berdoa bersama c. Presensi siswa d. Apersepsi 1. Siswa bertanya jawab dengan guru tentang apa yang siswa ketahui mengenai Proklamasi Kemerdekaan. 2. Siswa mengerjakan soal pre test secara individu. e. Orientasi Siswa dijelaskan pembelajaran langkah-langkah terkait dan manfaat kegiatan dan tujuan penggunaan media pembelajaran Timeline. f. Motivasi Guru mengajak siswa bernyanyi “ Hari Merdeka” Tujuh belas Agustus tahun empat lima Itulah hari kemerdekaan kita

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 72 Hari merdeka nusa dan bangsa Hari lahirnya bangsa Indonesia Merdeka Sekali merdeka tetap merdeka Selama hayat masih dikandung badan Kita tetap setia, tetap sedia mempertahankan Indonesia Kita tetap setya tetap sedia membela Negara Indonesia 2. Kegiatan Inti (Pengalaman) a. Siswa dan guru bertanya jawab mengenai makna yang terkandung dalam lagu “Hari Merdeka”. b. Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 5 orang siswa. c. Siswa bersama guru melakukan tanya jawab tentang proklamasi kemerdekaan. d. Siswa membaca bacaan tentang proklamasi kemerdekaan e. Siswa dalam kelompok diminta berdiskusi dan mencatat tentang peristiwa – peristiwa penting yang terjadi pada masa proklamasi kemerdekaan. f. Guru menjelaskan peristiwa yang terjadi pada masa proklamasi kemerdekaan dengan menggunakan media timeline. g. Siswa menyimpulkan terjadinya proklamasi kemerdekaan. h. Siswa mengerjakan LKS. i. Siswa bersama guru membahas pekerjaan siswa. Refleksi Siswa membuat refleksi atas pembelajaran yang telah dilalui a. Bagaimana perasaan kalian selama mengikuti pembelajaran? b. Apa kesulitan yang kalian temui? c. Bagaimana kalian menyelesaikan kesulitan yang kalian temui? Aksi Siswa merencanakan tindakan yang akan dilaksanakan untuk menghargai 40 menit

(92) 73 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI jasa-jasa para pahlawan. Mengapa memilih tindakan tersebut? 15 menit 3. Kegiatan Akhir Kesimpulan a. Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa. b. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami. c. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil belajar. Tindak lanjut b. Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari materi selanjutnya yaitu tentang tokoh – tokoh penting pada proklamasi kemerdekaan. c. Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”. d. Siswa mengucapkan salam. Pertemuan Kedua 10 menit 1. Kegiatan Awal a. Salam Pembuka , ucapan salam kepada siswa. b. Guru dan siswa berdoa bersama. c. Presensi siswa. d. Apersepsi Siswa bersama guru melakukan tanya jawab tentang pahlawan yang diketahui siswa. Selanjutnya guru mengajukan pertanyaan tentang pahlawan proklamasi. e. Orientasi Siswa dijelaskan langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran pada hari ini yaitu mengenai tokoh – tokoh penting pada proklamasi kemerdekaan. f. Motivasi

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Guru mengajak siswa untuk bernyanyi “Dari Sabang Sampai Merauke” Dari sabang sampai merauke Berjajar pulau-pulau Sambung menyambung menjadi satu Itulah Indonesia Indonesia tanah airku, aku berjanji padamu Menjunjung tanah airku Tanah airku Indonesia 40 menit 2. Kegiatan Inti a. Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompok beranggotakan 5 orang. b. Siswa bersama kelompok menganalisis 3 tokoh pahlawan proklamasi yang pembagiannya dilakukan secara acak oleh guru. c. Siswa bersama kelompok membandingkan 3 peranan tokoh proklamasi dalam memproklamasikan kemerdekaan. d. Siswa bersama peranan tokoh kelompok mempresentasikan proklamasi dalam kesimpulan memproklamasikan kemerdekaan. e. Setelah memperhatikan presentasi dari setiap kelompok siswa bersama kelompok mengelompokkan tokoh yang termasuk golongan tua dan golongan muda pada proklamasi kemerdekaan. Refleksi Siswa membuat refleksi atas pembelajaran yang telah dilalui a. Bagaimana perasaan kalian selama mengikuti pembelajaran? b. Apa kesulitan yang kalian temui? 74

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 c. Bagaimana kalian menyelesaikan kesulitan yang kalian temui? Aksi Siswa merencanakan tindakan yang akan dilaksanakan untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan. Mengapa memilih tindakan tersebut? 3. Kegiatan Akhir 20 menit Kesimpulan a. Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa. b. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami. c. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil belajar. Evaluasi a. Setiap siswa diberikan lembar evaluasi atau tes tertulis yang dikerjakan secara individu. Tindak lanjut a. Guru memberikan hadiah sebagai rewards kepada kelompok yang mendapatkan skor terbaik. b. Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari materi selanjutnya yaitu tentang mempertahankan kemerdekaan. c. Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”. d. Siswa mengucapkan salam. H. Alat/ Bahan dan Sumber Belajar 1. Media Timeline 2. Materi Pembelajaran 3. Susilaningsih, Endang. Linda S. Limbong. 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial 5. Klaten : Cempaka Putih. 4. Widyaningtyas. 2011. Ayo belajar ilmu Pengetahuan Sosial. Yogyakarta: Kanisius.

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 I. Penilaian Indikator Pencapaian Jenis Bentuk Contoh Instrumen / Kompetensi Penilaian Penilaian Soal Competence 1. Menerjemahkan nama Tes tertulis Pilihan Tokoh yang dan peristiwa – peristiwa ganda, sekitar proklamasi uraian/ essay Jepang menyerah 2. Memberikan contoh mendengar berita pada Sekutu dan tokoh – tokoh pahlawan mendesak Soekarno proklamasi dan Hatta 3. Mengelompokkan tokoh memproklamasikan bangsa yang termasuk kemerdekaan golongan tua dan adalah…. golongan muda pada a. Drs. Mohammad proklamasi kemerdekaan 4. Meringkas peristiwa proklamasi 5. Menyimpulkan terjadinya proklamasi Hatta b. Ahmad Soebardjo c. Sutan Sjahrir d. Soekarno 6. mencocokkan peristiwa dan tanggal terjadinya Dalam rangka peristiwa proklamasi persiapan 7. Menjelaskan peristiwa proklamasi penting pada proklamasi kemerdekaan kemerdekaan Indonesia terjadi 8. Membandingkan peranan peristiwa tokoh dalam Rengasdengklok. memproklamasikan Jelaskan peristiwa kemerdekaan tersebut ! 9. Memadukan peranan

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan 10. Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Non Tes Rubrik Conscience penilaian 1. Siswa mampu sikap Terlampir mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan setelah membaca buku Compassion 1. Siswa mampu meneladani semangat juang para tokoh proklamasi kemerdekaan Rubrik Non tes pengamatan Terlampir 77

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 78 LAMPIRAN A. Penilaian Competence  Pilihan ganda Nilai = Jumlah skor yang benar x 2 2  Uraian Indikator Pencapaian Nama Siswa Menyimpulkan Menjelaskan Membandingkan Memadukan peranan Menarik kesimpulan terjadinya peristiwa penting peranan tokoh dalam tokoh dalam dari peranan tokoh Proklamasi pada proklamasi memproklamasikan memproklamasikan dalam kemerdekaan kemerdekaan kemerdekaan memproklamasikan kemerdekaan 1 1. 2. 3. 4. 5. 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 Keterangan : a. Menyimpulkan terjadinya Proklamasi. Nilai 4 : menjabarkan peristiwa secara sistematis, jelas, menyebutkan tokoh proklamasi terkait beserta peranannya. Nilai 3 : jika 1 indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 2 : jika 2 indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 1 : jika 3 indikator dari nilai 4 tidak tampak. b. Menjelaskan peristiwa penting pada proklamasi kemerdekaan. Nilai 4 : menjabarkan peristiwa secara runtut, jelas, mudah dipahami. Nilai 3 : jika 1 indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 2 : jika 2 indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 1 : jika 3 indikator dari nilai 4 tidak tampak. c. Membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika siswa mampu membandingkan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 3 : jika siswa mampu membandingkan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 2 : jika siswa mampu membandingkan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 1 : jika siswa mampu membandingkan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan namun kurang tepat. d. Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Nilai 4 : jika siswa mampu memadukan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 3 : jika siswa mampu memadukan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 2 : jika siswa mampu memadukan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 1 : jika siswa mampu memadukan 1 peranan tokoh dalam memproklamsikan kemerdekaan namun kurang tepat.

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI e. Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam 80 memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika siswa mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh dengan benar, sesuai, tepat dan menarik. Nilai 3 : jika siswa mampu memenuhi 3 indikator dengan baik. Nilai 2 : jika siswa mampu memenuhi 2 indikator dengan baik. Nilai 1 : jika siswa mampu mememuhi 1 indikator dengan baik. B. Penilaian Conscience  Non Tes Indikator Pencapaian Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang No. Nama Siswa Total Nilai terjadi pada proklamasi kemerdekaan 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. Keterangan: Nilai 4 = Jika siswa mampu mengungkapkan pendapat dengan jelas, tepat, tidak bertele-tele, dan mudah dipahami. Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai Akhir = x 100 = …….

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 C. Penilaian Compassion Indikator : Meneladani semangat juang pahlawan proklamasi. No Nama Siswa Aspek yang diamati Terlibat aktif Mendengarkan Siswa selama proses penjelasan mampu pembelajaran guru dengan mengharg seksama ai orang lain Total Aktif dalam mengajukan pendapatnya 1. 2. 3. 4. 5. Keterangan: Skor 4: Jika siswa terlibat aktif, mendengarkan penjelasan guru, menghargai orang lain, dan aktif mengajukan pendapat. Skor 3: Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak. Skor 2: Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak. Skor 1: Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak. .......,....................2014 Mengetahui, Praktikan Diannita Putu Martha Nim: 101134086

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 LAMPIRAN 3 SILABUS PEMBELAJARAN Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : IPS Kelas /Semester : V (lima)/2 (dua) Alokasi Waktu : 4 x 35 Menit Standar Kompetensi : 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia Indikator Pencapaian Kompetensi Materi Pokok dan Uraian Materi Gagasan Kegiatan Pembelajaran Jenis Tagihan Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Alokasi Waktu Sumber dan Media Belajar Kompetensi Dasar : 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Competence 1. Menerjemahkan Materi Pokok: Pertemuan pertama :. Proklamasi a. Siswa dan guru bertanya nama dan peristiwa – Kemerdekaan jawab mengenai makna peristiwa sekitar yang terkandung dalam lagu proklamasi. “Hari Merdeka”. 2. Memberikan contoh Soal Pilihan ganda / uraian Terlam pir 4 x 40 Widyaningty menit (2 x as. 2011. Ayo pertemuan) belajar ilmu Pengetahuan Sosial. Yogyakarta: Kanisius. b. Siswa dibagi dalam tokoh – tokoh kelompok yang setiap pahlawan kelompoknya proklamasi. beranggotakan 5 orang 3. Mengelompokkan Tes Non tes siswa. Ringkasan materi.

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI tokoh bangsa yang c. Siswa bersama guru termasuk golongan melakukan tanya jawab tua dan golongan tentang Proklamasi muda pada Kemerdekan. proklamasi kemerdekaan. 4. Meringkas peristiwa proklamasi. 5. Menyimpulkan terjadinya proklamasi. 6. mencocokkan d. Siswa membaca bacaan tentang Proklamasi Kemerdekaan. e. Siswa bersama kelompok menyimpulkan terjadinya proklamasi kemerdekaan. f. Siswa dalam kelompok diminta berdiskusi dan peristiwa dan mencatat tentang peristiwa – tanggal terjadinya peristiwa penting yang peristiwa terjadi pada masa proklamasi. proklamasi. 7. Menjelaskan g. Siswa dalam kelompok peristiwa penting menyampaikan hasil pada proklamasi diskusi. kemerdekaan. 83

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8. Membandingkan peranan tokoh dalam Pertemuan kedua : a. Siswa dibagi dalam memproklamasikan kelompok yang setiap kemerdekaan. kelompok beranggotakan 5 9. Memadukan peranan tokoh dalam orang. b. Siswa bersama kelompok memproklamasikan menganalisis 3 tokoh kemerdekaan. pahlawan proklamasi yang 10. Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam pembagiannya dilakukan secara acak oleh guru. c. Siswa bersama kelompok memproklamasikan membandingkan 3 peranan kemerdekaan. tokoh proklamasi dalam Conscience memproklamasikan 1. Mengemukakan kemerdekaan. pendapat dengan d. Siswa bersama kelompok tegas mengenai mempresentasikan peristiwa yang kesimpulan peranan tokoh terjadi pada proklamasi dalam proklamasi memproklamasikan 84

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI kemerdekaan Compassion 1. Meneladani kemerdekaan. e. Setelah memperhatikan presentasi dari setiap semangat juang kelompok siswa bersama pahlawan proklamasi kelompok mengelompokkan tokoh yang termasuk golongan tua dan golongan muda pada proklamasi kemerdekaan. f. Siswa mengelompokkan tokoh yang termasuk golongan tua dan golongan muda dengan menempelkan gambar tokoh pada buku pekerjaan yang disertai dengan penjelasan peran tokoh. g. Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok 85

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 LAMPIRAN 4 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : IPS Kelas / Program :V Semester : 2 (dua) Alokasi Waktu : 4 x 40 menit ( 2 pertemuan) A. Standar Kompetensi 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan indonesia. B. Kompetensi dasar 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. C. Indikator a. Competence 2.3.1 Menerjemahkan nama dan peristiwa – peristiwa sekitar proklamasi. 2.3.2 Memberikan contoh tokoh – tokoh pahlawan proklamasi. 2.3.3 Mengelompokkan tokoh bangsa yang termasuk golongan tua dan golongan muda pada proklamasi kemerdekaan. 2.3.4 Meringkas peristiwa proklamasi. 2.3.5 Menyimpulkan terjadinya proklamasi. 2.3.6 mencocokkan peristiwa dan tanggal terjadinya peristiwa proklamasi. 2.3.7 Menjelaskan peristiwa penting pada proklamasi kemerdekaan. 2.3.8 Membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.9 Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.10 Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan.

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 b. Conscience 2.3.11 Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan. c. Compassion 2.3.12 Meneladani semangat juang pahlawan proklamasi. D. Tujuan pembelajaran a. Competence 2.3.1 Siswa mampu menerjemahkan 2 nama dan peristiwa – peristiwa sekitar proklamasi melalui membaca buku. 2.3.2 Siswa mampu memberikan contoh tokoh – tokoh pahlawan proklamasi minimal 3 tokoh tanpa membaca buku. 2.3.3 Siswa mampu mengelompokkan tokoh bangsa yang termasuk golongan tua dan golongan muda pada proklamasi kemerdekaan. 2.3.4 Siswa mampu meringkas peristiwa proklamasi melalui membaca buku. 2.3.5 Siswa mampu menyimpulkan terjadinya proklamasi tanpa membaca buku. 2.3.6 Siswa mampu mencocokkan 3 peristiwa dan tanggal terjadinya peristiwa proklamasi. 2.3.7 Siswa mampu menjelaskan 2 peristiwa penting pada proklamasi kemerdekaan melalui kerja kelompok. 2.3.8 Siswa mampu membandingkan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.9 Siswa mampu memadukan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 2.3.10 Siswa mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. b. Conscience 2.3.11 Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan. c. Compassion

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88 2.3.12 Siswa mampu meneladani semangat juang pahlawan proklamasi dengan rajin belajar. E. Materi ajar Proklamasi Kemerdekaan F. Pendekatan, Model, dan Metode pembelajaran a. Pendekatan pembelajaran Pendekatan Pedagogi Reflektif (PPR) b. Model pembelajaran Model Pembelajaran Cooperative Learning c. Metode pembelajaran Ceramah bervariasi, diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan. G. Langkah – Langkah Pembelajaran Pertemuan pertama 15 menit 1. Kegiatan Awal (Konteks) a. Salam Pembuka , ucapan salam kepada siswa. b. Guru dan siswa berdoa bersama. c. Presensi siswa. d. Apersepsi 1. Siswa bertanya jawab dengan guru tentang apa yang siswa ketahui mengenai Proklamasi Kemerdekaan. 2. Siswa mengerjakan soal pretest secara individu. e. Orientasi Siswa dijelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran terkait. f. Motivasi Guru mengajak siswa bernyanyi “ Hari Merdeka” Tujuh belas Agustus tahun empat lima Itulah hari kemerdekaan kita Hari merdeka nusa dan bangsa Hari lahirnya bangsa Indonesia Merdeka dan tujuan

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 Sekali merdeka tetap merdeka Selama hayat masih dikandung badan Kita tetap setia, tetap sedia mempertahankan Indonesia Kita tetap setya tetap sedia membela Negara Indonesia 40 menit 2. Kegiatan Inti (Pengalaman) a. Siswa dan guru bertanya jawab mengenai makna yang terkandung dalam lagu “Hari Merdeka”. b. Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 5 orang siswa. c. Siswa bersama guru melakukan tanya jawab tentang Proklamasi Kemerdekan. d. Siswa membaca bacaan tentang Proklamasi Kemerdekaan. e. Siswa bersama kelompok menyimpulkan terjadinya proklamasi kemerdekaan. f. Siswa dalam kelompok diminta berdiskusi dan mencatat tentang peristiwa – peristiwa penting yang terjadi pada masa proklamasi. g. Siswa dalam kelompok menyampaikan hasil diskusi. Refleksi Siswa membuat refleksi atas pembelajaran yang telah dilalui. a. Bagaimana perasaan kalian selama mengikuti pembelajaran? b. Apa kesulitan yang kalian temui? c. Bagaimana kalian menyelesaikan kesulitan yang kalian temui? Aksi Siswa merencanakan tindakan yang akan dilaksanakan untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan. Mengapa memilih tindakan tersebut? 3. Kegiatan Akhir Kesimpulan a. Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa. 15 menit

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 90 b. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami. c. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil belajar. Tindak lanjut a. Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari materi selanjutnya yaitu tentang tokoh – tokoh penting pada proklamasi kemerdekaan. b. Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”. c. Siswa mengucapkan salam. Pertemuan Kedua 10 menit 1. Kegiatan Awal a. Salam Pembuka , ucapan salam kepada siswa. b. Guru dan siswa berdoa bersama. c. Presensi siswa. d. Apersepsi Siswa bersama guru melakukan tanya jawab tentang pahlawan yang diketahui siswa. Selanjutnya guru mengajukan pertanyaan tentang pahlawan proklamasi. e. Orientasi Siswa dijelaskan langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran pada hari ini yaitu mengenai tokoh – tokoh penting pada proklamasi kemerdekaan. f. Motivasi Guru mengajak siswa untuk bernyanyi “Dari Sabang Sampai Merauke” Dari sabang sampai merauke Berjajar pulau-pulau Sambung menyambung menjadi satu

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 91 Itulah Indonesia Indonesia tanah airku, aku berjanji padamu Menjunjung tanah airku Tanah airku Indonesia 40 menit 2. Kegiatan Inti a. Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompok beranggotakan 5 orang. b. Siswa bersama kelompok menganalisis 3 tokoh pahlawan proklamasi yang pembagiannya dilakukan secara acak oleh guru. c. Siswa bersama kelompok membandingkan 3 peranan tokoh proklamasi dalam memproklamasikan kemerdekaan. d. Siswa bersama kelompok mempresentasikan kesimpulan peranan tokoh proklamasi dalam memproklamasikan kemerdekaan. e. Setelah memperhatikan presentasi dari setiap kelompok siswa bersama kelompok mengelompokkan tokoh yang termasuk golongan tua dan golongan muda pada proklamasi kemerdekaan. f. Siswa mengelompokkan tokoh yang termasuk golongan tua dan golongan muda dengan menempelkan gambar tokoh pada buku pekerjaan yang disertai dengan penjelasan peran tokoh. g. Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok. Refleksi Siswa membuat refleksi atas pembelajaran yang telah dilalui. a. Bagaimana perasaan kalian selama mengikuti pembelajaran? b. Apa kesulitan yang kalian temui? c. Bagaimana kalian menyelesaikan kesulitan yang kalian temui? Aksi Siswa merencanakan tindakan yang akan dilaksanakan untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan. Mengapa memilih tindakan tersebut? 3. Kegiatan Akhir Kesimpulan 20 menit

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 92 a. Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa. b. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dipahami. c. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil belajar. Evaluasi a. Setiap siswa diberikan lembar evaluasi atau tes tertulis yang dikerjakan secara individu. Tindak lanjut a. Guru memberikan hadiah sebagai rewards kepada kelompok yang mendapatkan skor terbaik. b. Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari materi selanjutnya yaitu tentang mempertahankan kemerdekaan. c. Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”. d. Siswa mengucapkan salam. H. Alat/ Bahan dan Sumber Belajar Materi Pembelajaran I. Penilaian Indikator Pencapaian Jenis Bentuk Contoh Instrumen Kompetensi Penilaian Penilaian / Soal Competence 1. Menerjemahkan nama dan peristiwa – peristiwa sekitar proklamasi. 2. Memberikan contoh Tes tertulis Uraian/essay, Tokoh yang pilihan ganda mendengar berita Jepang menyerah pada Sekutu dan tokoh – tokoh pahlawan mendesak proklamasi. Soekarno dan Hatta 3. Mengelompokkan tokoh memproklamasikan

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI bangsa yang termasuk kemerdekaan golongan tua dan adalah…. golongan muda pada a. Drs. proklamasi Mohammad kemerdekaan. Hatta 93 b. Ahmad 4. Meringkas peristiwa proklamasi. Soebardjo 5. Menyimpulkan c. Sutan Sjahrir d. Soekarno terjadinya proklamasi. 6. Mencocokkan peristiwa dan tanggal terjadinya Dalam rangka peristiwa proklamasi. persiapan 7. Menjelaskan peristiwa proklamasi penting pada proklamasi kemerdekaan kemerdekaan. Indonesia terjadi 8. Membandingkan peristiwa Rengas peranan tokoh dalam dengklok. Jelaskan memproklamasikan peristiwa tersebut ! kemerdekaan. 9. Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. 10. Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Conscience 1. Siswa mampu mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai Non Tes Rubrik penilaian sikap Terlampir

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan setelah membaca buku. Compassion 1. Siswa mampu meneladani semangat juang para tokoh Proklamasi Kemerdekaan. Non tes Rubrik pengamatan Terlampir 94

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 95 LAMPIRAN I. Penilaian Competence  Pilihan ganda Nilai = Jumlah skor yang benar x 2 2  Uraian Indikator Pencapaian Nama Menyimpulkan Menjelaskan Membandingkan Memadukan peranan Menarik kesimpulan terjadinya peristiwa peranan tokoh dalam tokoh dalam dari peranan tokoh Proklamasi penting pada memproklamasikan memproklamasikan dalam proklamasi kemerdekaan kemerdekaan memproklamasikan Siswa kemerdekaan 1 1. 2. 3. 4. 5. 2 3 4 1 2 3 kemerdekaan 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 96 Keterangan : a. Menyimpulkan terjadinya Proklamasi. Nilai 4 : menjabarkan peristiwa secara sistematis, jelas, menyebutkan tokoh proklamasi terkait beserta peranannya. Nilai 3 : jika 1 indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 2 : jika 2 indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 1 : jika 3 indikator dari nilai 4 tidak tampak. b. Menjelaskan peristiwa penting pada proklamasi kemerdekaan. Nilai 4 : menjabarkan peristiwa secara runtut, jelas, mudah dipahami. Nilai 3 : jika 1 indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 2 : jika 2 indikator dari nilai 4 tidak tampak. Nilai 1 : jika 3 indikator dari nilai 4 tidak tampak. c. Membandingkan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika siswa mampu membandingkan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 3 : jika siswa mampu membandingkan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 2 : jika siswa mampu membandingkan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 1 : jika siswa mampu membandingkan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan namun kurang tepat. d. Memadukan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Nilai 4 : jika siswa mampu memadukan 3 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 3 : jika siswa mampu memadukan 2 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 2 : jika siswa mampu memadukan 1 peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan dengan tepat. Nilai 1 : jika siswa mampu memadukan 1 peranan tokoh dalam memproklamsikan kemerdekaan namun kurang tepat.

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI e. Menarik kesimpulan dari peranan tokoh dalam 97 memproklamasikan kemerdekaan. Nilai 4 : jika siswa mampu menarik kesimpulan dari peranan tokoh dengan benar, sesuai, tepat dan menarik. Nilai 3 : jika siswa mampu memenuhi 3 indikator dengan baik. Nilai 2 : jika siswa mampu memenuhi 2 indikator dengan baik. Nilai 1 : jika siswa mampu mememuhi 1 indikator dengan baik. B. Penilaian Conscience  Non Tes No. Nama Siswa Indikator Pencapaian Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan 1 2 3 Total Nilai 4 1. 2. 3. 4. 5. Keterangan: Nilai 4 = Jika siswa mampu mengungkapkan pendapat dengan jelas, tepat, tidak berteletele, dan mudah dipahami. Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai Akhir = x 100 = …….

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 98 C. Penilaian Compassion Indikator : Meneladani semangat juang pahlawan proklamasi No Nama Siswa Aspek yang diamati Terlibat aktif Mendengarkan Siswa selama proses penjelasan mampu pembelajaran guru dengan mengharg seksama ai orang lain Total Aktif dalam mengajukan pendapatnya 1. 2. 3. 4. 5. Keterangan: Skor 4: Jika siswa terlibat aktif, mendengarkan penjelasan guru, menghargai orang lain, dan aktif mengajukan pendapat. Skor 3: Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak. Skor 2: Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak. Skor 1: Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak. .......,.................................2014 Mengetahui, Praktikan Diannita Putu Martha

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 5 Nama : Kelas : No : LEMBAR KERJA SISWA 1 Kerjakan soal dibawah ini dengan benar ! 1. Gambar dibawah ini merupakan peristiwa penting yang terjadi pada masa proklamasi. Coba ceritakan apa yang kamu ketahui tentang gambar tersebut ! Nama : Kelas : No : 99

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 100 LEMBAR KERJA SISWA 2 Kerjakan soal berikut ini dengan benar ! 2. Amatilah tokoh pahlawan proklamasi berikut ini. kemudian jelaskan peranannya pada proklamasi kemerdekaan Indonesia No Tokoh Proklamasi Peranan 1 Ir. Soekarno 2 Drs. Muhammad Hatta 3 Achmad Soebardjo 4 Sukarni 5 Latif Hendraningrat

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 6 101

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 102

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 103

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 104

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 105

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 106

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 107

(127) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 108

(128) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 109

(129) LAMPIRAN 7 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 110

(130) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 111

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 112

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 113

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL VALIDITAS SOAL PILIHAN GANDA LAMPIRAN 8 Nama Charel Aksioma Andreas Evan Sella Bagus Christy Ajeng Komang Devi Dani Delga Ando Genta Imanuel Rhesa Jonathan Khaleb Kinanthi Sandi Indra Lukas Vani Dewi Calista 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 114 2 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 5 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 0 1 6 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 7 1 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 0 8 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 Nomor Soal 9 10 11 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 12 13 14 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 15 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 16 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 17 1 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 18 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 19 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 20 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 Total 13 12 13 13 14 12 16 15 17 12 10 15 15 12 15 10 18 12 14 13 18 15 12 13 15

(134) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Monica Thomas Satria Iven Roselina Clara Nelson gemalla 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 115 0 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 1 13 13 13 15 16 17 10 7

(135) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL VALIDITAS SOAL ESSAY No. Absn 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Nama Charel Aksioma Andreas Evan Sella Bagus Christy Ajeng Komang Devi Dani Delga Ando Genta Imanuel Rhesa Jonathan Khaleb Kinanthi Sandi Indra Lukas Vani Dewi Calista Monica Thomas Satria Iven Roselina Clara Nelson gemala 1 2 3 2 4 3 4 3 3 3 3 2 2 3 3 1 2 2 3 2 3 2 4 3 3 1 3 3 3 4 2 3 2 2 88 Nomor Soal 2 3 3 2 3 1 3 4 4 3 3 2 4 1 4 3 3 3 4 4 2 1 3 2 1 3 3 2 3 3 2 2 3 3 4 1 2 3 2 0 4 2 4 1 3 3 2 0 2 1 0 2 3 1 3 0 3 3 3 2 3 1 4 2 2 1 2 0 94 62 4 2 2 4 3 2 3 1 3 4 1 3 3 3 3 1 2 1 1 3 2 0 3 2 3 0 2 2 3 3 3 3 2 2 75 5 3 2 3 2 2 3 4 2 2 3 1 2 4 4 1 3 3 4 3 4 0 3 2 2 2 2 2 3 3 3 2 2 1 82 Total 12 11 16 16 12 15 15 14 17 10 11 11 15 16 7 13 11 13 10 15 7 16 9 11 5 11 10 15 15 12 14 9 7 401 116

(136) 117 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI OUTPUT SPSS SOAL PILIHAN GANDA Total Total s1 s2 s3 s4 s5 s6 s7 s8 s9 s10 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 1 33 .117 .518 33 ** .498 .003 33 a . . 33 .117 .518 33 ** .574 .000 33 ** .595 .000 33 ** .630 .000 33 .244 .172 33 .045 .804 33 * .417 .016 33 Total total S11 S12 S13 S14 S15 S16 S17 S18 S19 S20 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 1 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N .440 .010 33 a . . 33 .166 .356 33 a . . 33 * .440 .010 33 ** .451 .008 33 a . . 33 * .395 .023 33 .041 .820 33 33 * .394 .023 33 *

(137) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 118 OUTPUT SPSS SOAL ESSAY Correlations Total Total Pearson Correlation soal1 1 .678 Sig. (2-tailed) N soal1 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N soal2 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N soal3 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N soal4 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N soal5 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N soal2 ** soal3 .615 ** soal4 .655 ** soal5 .671 ** .613 ** .000 .000 .000 .000 .000 33 33 33 33 33 33 ** 1 ** .129 .399 .004 .473 .022 .050 33 33 33 33 33 ** 1 .187 .243 .151 .298 .173 .400 .678 .000 33 .615 ** .485 .485 * .345 * .000 .004 33 33 33 33 33 33 ** .129 .187 1 .329 .309 .000 .473 .298 .062 .080 33 33 33 33 33 33 * .243 .329 1 .180 .000 .022 .173 .062 33 33 33 33 33 33 * .151 .309 .180 1 .000 .050 .400 .080 .317 33 33 33 33 33 .655 .671 .613 ** ** .399 .345 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). .317 33

(138) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 9 Hasil Reliabilitas Soal Pilihan Ganda Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Cronbach's Standardized Alpha Items .695 N of Items .703 10 Hasil Reliabilitas Soal Essay Reliability Statistics Cronbach's Alpha Based on Cronbach's Standardized Alpha Items .642 N of Items .655 5 119

(139) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 10 No.Absn 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 RATARATA Kelas Eksperimen Memahami menganalisis pretest posttest pretest posttest 44 67 42 33 56 72 67 75 67 89 42 42 44 67 50 58 50 67 58 67 39 72 50 75 61 89 67 75 67 78 50 83 61 89 58 75 56 83 58 67 50 72 42 67 56 78 33 75 61 72 58 67 89 100 42 67 56 67 33 58 39 61 50 67 78 83 58 67 50 72 42 58 61 83 42 50 67 72 33 75 44 67 33 67 67 89 50 83 39 50 50 50 28 50 25 50 61 78 33 33 33 44 67 50 72 72 67 67 61 67 50 75 56 83 42 83 50 78 25 75 55,43 73,70 47,23 64,47 120

(140) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI No.Absn Kelas Kontrol 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 RATA-RATA Memahami Menganalisis pretest posttest pretest posttest 33 44 17 67 33 50 33 42 22 67 33 25 44 56 50 58 44 56 50 67 78 89 83 92 67 78 50 75 39 56 33 67 56 61 50 58 67 72 50 42 33 50 50 50 50 56 58 75 39 72 50 42 50 56 25 42 67 83 75 67 44 44 67 42 44 72 42 58 61 67 25 50 28 56 17 42 44 72 67 42 44 61 17 42 61 83 75 75 44 72 42 58 56 89 58 83 50 78 42 58 39 72 17 42 56 50 42 42 39 72 17 42 61 61 42 67 33 72 42 58 47,53 65,57 43,97 55,67 121

(141) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 11 HASIL UJI NORMALITAS  Uji Normalitas Kemampuan Memahami 1. Pretest memahami kelas eksperimen One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pre_eks_memah ami N 30 Normal Parameters a Mean 55.43 Std. Deviation Most Extreme Differences 13.403 Absolute .117 Positive .106 Negative -.117 Kolmogorov-Smirnov Z .640 Asymp. Sig. (2-tailed) .807 a. Test distribution is Normal. 2. Posttest memahami kelas eksperimen One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test post_memahami N Normal Parameters 30 a Mean Std. Deviation Most Extreme Differences 73.7000 12.46277 Absolute .162 Positive .121 Negative -.162 Kolmogorov-Smirnov Z .888 Asymp. Sig. (2-tailed) .410 a. Test distribution is Normal. 122

(142) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Pretest memahami kelas kontrol One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pre_memahami_ kontrol N 30 Normal Parameters a Mean 47.5333 Std. Deviation Most Extreme Differences 13.26061 Absolute .172 Positive .172 Negative -.078 Kolmogorov-Smirnov Z .941 Asymp. Sig. (2-tailed) .339 a. Test distribution is Normal. 4. Posttest memahami kelas kontrol One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test post_memahami N Normal Parameters 30 a Mean Std. Deviation Most Extreme Differences 65.5667 12.62096 Absolute .162 Positive .142 Negative -.162 Kolmogorov-Smirnov Z .885 Asymp. Sig. (2-tailed) .414 a. Test distribution is Normal. 123

(143) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI  Uji Normalitas Kemampuan Menganalisis 1. Pretest kemampuan menganalisis kelas eksperimen One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pre_menganalisi s N 30 Normal Parameters a Mean 47.2333 Std. Deviation Most Extreme Differences 12.30274 Absolute .131 Positive .131 Negative -.122 Kolmogorov-Smirnov Z .720 Asymp. Sig. (2-tailed) .678 a. Test distribution is Normal. 2. Posttest kemampuan menganalisis kelas eksperimen One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test post_menganalis is N Normal Parameters 30 a Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. 64.4667 13.67538 Absolute .240 Positive .121 Negative -.240 1.315 .063 124

(144) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Pretest kemampuan menganalisis kelas kontrol One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pre_menganalisi s N 30 Normal Parameters a Mean 43.9667 Std. Deviation Most Extreme Differences 18.47549 Absolute .139 Positive .139 Negative -.124 Kolmogorov-Smirnov Z .760 Asymp. Sig. (2-tailed) .611 a. Test distribution is Normal. 4. Posttest kemampuan menganalisis kelas kontrol One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test post_menganalis is N Normal Parameters 30 a Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. 55.6667 15.45033 Absolute .212 Positive .212 Negative -.155 1.160 .136 125

(145) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 126 LAMPIRAN 12 HASIL UJI HOMOGENITAS 1. Uji homogenitas kemampuan memahami Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F nilai Equal variances assumed Sig. .051 t-test for Equality of Means t .823 Equal variances not assumed df Sig. (2-tailed) Mean Difference Std. Error Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 2.295 58 .025 7.900 3.442 1.010 14.790 2.295 57.993 .025 7.900 3.442 1.010 14.790 2. Uji homogenitas kemampuan menganalisis Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F NILAI Equal variances assumed Equal variances not assumed Sig. 3.360 t-test for Equality of Means T .072 df Sig. (2-tailed) Mean Difference Std. Error Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper .806 58 .423 3.26667 4.05258 -4.84545 11.37878 .806 50.492 .424 3.26667 4.05258 -4.87121 11.40454

(146) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 127 LAMPIRAN 13 HASIL UJI KENAIKAN SKOR 1. Uji kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan memahami kelas eksperimen Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 post_memahami_ek sp pre_memahami_eks 1.82667E1 Std. Deviation 8.29180 Std. Error Mean 1.51387 Lower 15.17046 Upper 21.36288 t df 12.066 Sig. (2-tailed) 29 .000 2. Uji kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan memahami kelas kontrol Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 post_memahami_ko ntrol pre_memahami_kon trol 18.033 Std. Deviation 12.875 Std. Error Mean 2.351 Lower 13.226 Upper 22.841 t df 7.672 Sig. (2-tailed) 29 .000

(147) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 128 3. Uji kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan menganalisis kelas eksperimen Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 post_menganalisis_eks - pre_menganalisis_eks 1.72333E1 Std. Deviation 16.26013 Std. Error Mean Lower 2.96868 11.16170 Upper t 23.30497 df 5.805 Sig. (2-tailed) 29 .000 4. Uji kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan menganalisis kelas kontrol Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 post_menganalisis_kont rol pre_menganalisis_kontr ol 1.17000E1 Std. Deviation 16.85261 Std. Error Mean 3.07685 Lower 5.40713 Upper 17.99287 t df 3.803 Sig. (2-tailed) 29 .001

(148) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 129 LAMPIRAN 14 UJI HIPOTESIS 1. Uji hipotesis kemampuan memahami Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F nilai Equal variances assumed Sig. .876 t-test for Equality of Means t .353 Equal variances not assumed df Sig. (2-tailed) Mean Difference Std. Error Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 2.336 58 .023 8.80000 3.76709 1.25935 16.34065 2.336 57.157 .023 8.80000 3.76709 1.25698 16.34302 2. Uji hipotesis kemampuan menganalisis Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F Nilai Equal variances assumed Equal variances not assumed Sig. .469 t-test for Equality of Means t .496 df Sig. (2-tailed) Mean Difference Std. Error Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper 2.512 58 .015 8.133 3.238 1.651 14.616 2.512 57.991 .015 8.133 3.238 1.651 14.616

(149) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 15 FOTO MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE 130

(150) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 16 FOTO PENELITIAN KELAS KONTROL 131

(151) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 17 FOTO PENELITIAN KELAS EKSPERIMEN 132

(152) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 18 133

(153) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 19 134

(154) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 135 LAMPIRAN 20 DAFTAR RIWAYAT HIDUP Diannita Putu Martha merupakan anak ketiga dari pasangan Supardi dan Wijiati yang memiliki dua saudara kandung yaitu Joned Handoko dan Dwi Sakti Ratna Dewi. Lahir di Klaten, 17 April 1992. Pendidikan awal yaitu Taman KanakKanak (TK) Pertiwi Gentan pada tahun 1997-1998. Kemudian melanjutkan pendidikan di tingkat Sekolah Dasar Gentan 1 pada tahun 1998-2004. Setelah lulus dari Sekolah Dasar, penulis melanjutkan ke jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Gantiwarno pada tahun 2004-2007. Pada tahun 2007-2010 penulis melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Gantiwarno. Setelah lulus SMA, penulis melanjutkan pendidikan di Universitas Sanata Dharma pada tahun 2010 pada jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Selama menempuh pendidikan, penulis mengikuti beberapa organisasi salah satunya yaitu menjadi panitia parade gamelan anak se DIY, Jateng tahun 2012 dan menajadi panitia Mendongeng antar mahasiswa PGSD tingkat Universitas se-Yogyakarta-Jawa Tengah.

(155)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PENGGUNAAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS V SD NEGERI NO.040474 TIGASERANGKAI.
0
1
2
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA SD KELAS I.
0
4
16
PENGGUNAAN MEDIA MONOPOLI UNTUK MENIGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI GUNUNGSARI
0
0
25
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK CERITA RAKYAT SISWA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN PADA TAHUN AJARAN 20102011
0
1
148
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN TAHUN PELAJARAN 20102011
0
0
184
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SENGKAN
0
0
111
DESKRIPSI KEMAMPUAN REFLEKTIF SISWA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN DAN SD KANISIUS EKSPERIMENTAL MANGUNAN
0
1
158
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SENGKAN
0
0
99
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS WIROBRAJAN
0
0
155
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASIKAN DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SOROWAJAN
0
0
129
PENGARUH PENGGUNAAN METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat Memperoleh gelar sarjana pendidikan Program studi pendidikan
0
0
171
PENGARUH PENGGUNAAN METODE INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN YOGYAKARTA SKRIPSI
0
1
154
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI
0
0
161
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI
0
0
160
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN
0
0
144
Show more