Full text

(1)

ORANG-ORANG YANG AHLI DALAM KALKULUS DAN

APLIKASI KALKULUS

Untuk Memenuhi Salahsatu Tugas Kalkulus I

Oleh :

CHINTYA HIKMY UTAMY NPM 122151207

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SILIWANGI TASIKMALAYA

(2)

A. Orang-orang yang ahli dalam Kalkulus 1. Johannes Kepler (1571-1630)

Johannes Kepler lahir di Weil, Jerman. Di Universitas Tubingen, ia mempelajari Matematika dan Astronomi. Sumbangan Kepler yang terbesar adalah tiga hukum yang berhubungan dengan gerakan planet, yaitu : (1) Planet-planet bergerak dalam lintasan yang berupa elips-elips dengan matahari pada satu fokusnya, (2) garis dari mataharike planet membentuk luas sama dalam waktu sama, dan (3) kuadrat periode kitaran sebanding dengan pangkat tigadari garis tengah utama. Hukum-hukum ini, yang dihipotesiskan oleh Kepler berdasarkan pengamatan dan kperluan estetika,belakangan diperlihatkan oleh Isaac Newton sebagai akibat dari Hukum Kuadrat Balikan dari tarikan antara dua massa.

2. Maria Gaetana Agnesi (1718-1799)

Maria gaetana Agnesi dilahirkan dalam keluarga Italia kaya dan terpelajar, ia mempunyai ayah seorang matematikawan. Ia menguasai bahasa Latin, Yunani, Yahudi, dan beberapa bahasa modern pada usia 9 tahun. Pada usia 20 tahun, ia memulai karyanya yang terpernting, sebuah buku ajar kalkulus. Untuk masanya, kejelasannya sungguh-sungguh mengagumkan dan merupakan buku ajar kalkulus luas yang pertama sejak karya dini dari I’Hopital. Buku itu memberinya banyak kehormatan, termasuk pengakuan oleh Kaisar Maria Theresa dan Paus Benedict XIV.

Nama Agnesi menguasai suatu tempat dalam kepustakaan matematika melalui satu sumbangan kecil Maria – pembahasannya tentang kurva yang kemudian dikenalsebagai versiera, yang berasal dari bahasa latin vertere, membalik. Sekarang kurva itu dikenal sebagai sihir dari agnesi, karena versiera dalam bahasa Italia berarti

(3)

3. Carl Friedrich Gauss (1777-1855)

Gauss telah disebut matematikawan terbesar sejak Newton dan dikenal di kalangan sebayanya sebagai Pangeran Matematikawan. Satu cerita mengatakan pada usia 10 tahun ia mengacaukan gurunya dengan menjumlahkan bilangan-bilangan bulat 1 sampai 1000 hampir secara seketika. Pada usia 15 tahun,ia mulai menjamu gagasan tentang geometri non-Euclidis; pada usia 18 tahun, ia menciptakan metode kuadrat terkecil; dan pada usia 19 tahun, ia merampungkan suatu pertanyaan yang berumur 2000 tahun dengan membangun sebuah poligon17 sisi dengan memakai penggaris dan kompas.

Gauss menyumbang kepada banyak cabang matematika. Tesis Doktornya tahun 1799 memberikan bukti yang pertama dari Teorema Dasar Aljabar. Karya klasiknya Disquisitiones

(4)

5. Henri Leon Lebesgue (1875-1941)

Henri Lebesgue adalah satu-satunya matematikawan abad ke 21 dalam daftar penyumbang kalkulus. Kita menyertakannya terutama karena ingin menekankan bahwa kalkulus bukan subyek mati; ia masih tetap dikembangkan dan diperluas. Pada tahun 1902, pemuda Perancis cemerlang ini menyelesaikan tesis doktornya berjudul Integral, Panjang dan Luas. Ia membuka pintu ke teori modern tentang pengintegralan dalam dimensi-satu dan dimensi-n, sebuah teori yang dijumpai oleh semua matematikawan professional dalam latihan kesarjanaannya.

6. Joseph-Louis Lagrange (1736-1813)

Langrange lahir di Turin, ia adalah campuran keturunan Italia dan Perancis. Berpaling pada matematika dengan membaca sebuah esei tentang kalkulus, dengan cepat ia menguasai subjek tersebut. Pada usia 19 tahun,ia memulai karyanya, mungkin yang terbesar.

Mecanique analytique, walaupun tidak diterbitkan sampai usianya 52 tahun. Buku ini terlebih-lebih karena ketiadaan diagram-diagram yang lengkap,komposisi terpadu,menyebabkan Hamilton menyebut buku ini sebagai suatu “sajak ilmiah.”

Pada waktu Lagrange mengirim beberapa hasilnya kepada Euler, matematikawan terkenal itu segera mengenali kecemerlangan orang muda tersebut dan menunda menerbitkan beberapa karyanya sendiri yang berkaitan agar Lagrangelah yang dapat menerbitkan pertamakali – sebuah contoh langka sifat tak mementingkan diri sendiri akademis. Selama masa revolusi,ia merupakan favorit dari Maria Antoinette dan kemudian dari Napoleon. Di Paris ia membantu menyempurnakan system metric tentang berat dan ukuran.

7. Sonya Kovalevsky (1850-1891)

(5)

mengambil pelajaran kalkulus formalnya yang pertama pada usia 15 tahun, gurunya tercengang pada kecepatannya, tetapi ia telah mengetahui semua lambang dan beberapa diantara konsep-konsep tersebut.

8. Karl Weierstrass (1815-1897)

Karl Weierstrass merupakan orang pertama yang memberikan definisi persis tentang kekonvergenan dan membuktikan sejumlah pengujian kekonvergenan. Terlahir sebagai warga Jerman, Weierstrass belajar hukum di Universitas Bonn tetapi gagal diperoleh gelar (sebagian karena kelakar minum birnya). Ia memang lulus ujian Negara untuk guru dan untuk selama enam belas tahun mengjar subyek-subyek seperti mengarang dan olahraga tangan. Sementara mempelajari matematika dimalam hari. Dariposisi yang tak dikenal disebuah kota kecil Ia kemudian menghasilkan karya dalam matematika yang dapat dibandingkan yang terbaik di Eropa. Beberapa hasil yang diterbitkannya memberinya undangan untuk lebih dulu mengajar Tekhnikal Institute di Berlin, kemudian di Universitas Berlin menyebar di seluruh dunia matematika.

Weierstrass adalah seorang pemikir metodis yang cermat, ketepatan yang lengkap disemua matematika dan menetapkan pembakuan yang diakui dan ditiru sampai hari ini.

B. Aplikasi Kalkulus

(6)

vektor juga fokus pada bidang vektor, dimana terdapat suatu vektor dalam setiap titik dalam ruang. Contoh dari bidang vektor adalah aliran air di laut dimana dalam setiap titik arah aliran bias berbeda-beda.

Gambar

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Download now (6 pages)
Related subjects : dan orang-orang lain