Informasi dan maksud dalam wacana pikiran pembaca pada surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007 - USD Repository

Gratis

0
0
371
3 months ago
Preview
Full text

  

INFORMASI DAN MAKSUD

DALAM WACANA PIKIRAN PEMBACA

PADA SURAT KABAR HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

EDISI BULAN NOVEMBER 2007

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Sastra Indonesia

  

Program Studi Sastra Indonesia

Oleh

Riawan

  

NIM: 034114024

PROGRAM STUDI SASTRA INDONESIA

  

JURUSAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS SASTRA

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

  SKRIPSI

INFORMASI DAN MAKSUD DALAM WACANA PIKIRAN PEMBACA

  PADA SURAT KABAR HARIAN KEDAULATAN RAKYAT EDISI BULAN NOVEMBER 2007 Oleh Riawan NIM: 034114024 Telah disetujui oleh Pembimbing I

  

Dr. I. Praptomo Baryadi, M.Hum. Tanggal, 26 Oktober 2009

Pembimbing II

S.E. Peni Adji, S.S., M.Hum. Tanggal, 26 Oktober 2009

  ii SKRIPSI

  

INFORMASI DAN MAKSUD

DALAM WACANA PIKIRAN PEMBACA

PADA SURAT KABAR HARIAN KEDAULATAN RAKYAT

EDISI BULAN NOVEMBER 2007

  Dipersiapkan dan ditulis oleh: Riawan

  NIM: 034114024 Telah dipertahankan di depan Panitia Penguji pada tanggal, 30 September 2009 dan dinyatakan telah memenuhi syarat

  Susunan Panitia Penguji Nama Lengkap Tanda tangan Ketua : Drs. B. Rahmanto, M.Hum. .....................

  Sekretaris : Drs. Heri Antono, M. Hum. ..................... Anggota : Drs. P. Ari Subagyo, M.Hum. ..................... Anggota : Dr. I. Praptomo Baryadi, M.Hum. ..................... Anggota : S.E. Peni Adji, S.S., M.Hum. …………….

  Yogyakarta, 30 September 2009 Dekan Fakultas Sastra

  Universitas Sanata Dharma (Dr. I. Praptomo Baryadi, M.Hum.)

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

  Today is better than yesterday and tomorrow will be better than today

  Homo proponit, sed Deus disponit (Manusia berencana, Tuhan yang memutuskan) Nil sine magno labore vita dedit mortalibus.

  (Tanpa kerja keras, kehidupan tak memberikan apapun kepada manusia) Quidquid agis, prudenter agas, et respice finem!

  (Apapun yang kau lakukan, lakukanlah dengan bijak dan pertimbangkan

  hasil akhirnya )

  Skripsi ini kupersembahkan untuk: Tuhanku Yesus Kristus berkat pelimpahan Roh Kudus. Kepada kedua orang tuaku terkasih, Ignatius Suparmo dan Catharina

  Sudjarwati dan kedua kakakku yang telah menyemangatiku Margareta Eriyani Widayati dan Markus Retnanto.

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka sebagaimana layaknya karya ilmiah.

  Yogyakarta, 24 Oktober 2009 Penulis Riawan

  

ABSTRAK

Riawan, 2009. Informasi dan Maksud dalam Wacana Pikiran Pembaca pada

Kedaulatan Rakyat Edisi Bulan November 2007.

  Surat Kabar Harian Skripsi. Yogyakarta: Sastra Indonesia. Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma.

  Dalam skripsi ini dibahas wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Ada dua masalah yang dibahas dalam penelitian ini. Pertama, informasi apa sajakah yang terkandung pada wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007? Kedua, maksud apa sajakah yang terkandung pada wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007?

  Penelitian ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu (i) pengumpulan data, (ii) analisis data dan (iii) penyajian hasil analisis data. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode simak. Teknik yang digunakan dalam metode simak ini adalah teknik sadap yaitu dengan menyadap penggunaan bahasa. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan, khususnya metode padan referensial dan pragmatis. Metode padan referensial digunakan untuk menganalisis aneka jenis informasi yang terkandung dalam wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Metode padan pragmatis digunakan untuk menganalisis aneka jenis maksud yang terkandung dalam wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Metode yang digunakan dalam penyajian hasil analisis data adalah metode informal dan metode formal. Metode informal adalah metode penyajian hasil analisis data dengan menggunakan kata-kata biasa, dan metode formal artinya penyajiannya hasil analisis data dengan menggunakan bagan atau diagram.

  Hasil penelitian mengenai wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007 ini adalah sebagai berikut. Pertama, informasi pada wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian

  

Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007 meliputi (1) syawalan, (2)

  kehilangan, (3) penemuan, (4) kecelakaan, (5) reuni, (6) komunitas, (7) keberadaan, (8) lomba, (9) kerusakan, (10) orang sakit, (11) belanja, (12) perpanjangan, (13) pengalaman berkendara, (14) barang terjatuh, (15) donor darah, (16) parkir, (17) penilangan, (18) seminar, (19) pengobatan gratis, (20)

  

software , (21) kondisi, (22) penjualan tanah, (23) perhitungan pulsa, (24)

  mendapat SMS, (25) penitipan, (26) perguruan beladiri, (27) jembatan Srandakan perlu pos pengamanan, (28) perpajakan, (29) anggota asuransi Bumi Putera, (30) pengurusan status kepemilikan hak atas tanah, (31) kenaikan harga sembako,

  (32) membeli flashdisk, (33) membayar angsuran, (34) salah transfer, (35) kekeliruan nomor pengaduan, (36) gambar spanduk yang kurang tepat, (37) siklus penanggalan, (38) pembangunan masjid, (39) umpatan, (40) desain tanggal kedaluarsa, (41) ralat artikel opini, (42) iklan pemasangan telepon, (43) wisataraga UNY batal, (44) mobil yang mengalami musibah, (45) singkatan, (46) penggantian flashdisk, (47) puasa, (48) heritage di Magelang, (49) sertifikat tanah telah selesai diproses, (50) permasalahan pertanahan, (51) asuransi, (52) win-win

  

solution , (53) kasus salah transfer selesai, (54) kasus innovation store, (55)

  penukaran uang, (56) wajib pajak, (57) penyelesaian masalah di Indogrosir, (58) penyelesaian masalah di Karita Muslim Square, (59) mencabut pernyataan, (60) pembuatan kartu kuning, (61) sikap arogan anggota Thunder 125, (62) hujan dua jam, (63) pelatihan, (64) upah minimum propinsi, (65) diklat & recruitment KSR PMI, (66) kasus innovation store, (67) service mobil Honda, (68) kisah pensiunan PNS, (69) pemilu tanpa foto, (70) KTP dipinjam tidak kembali, (71) pembuatan mural, (72) perizinan dipersulit, (73) hal unik saat pertandingan sepakbola, (74) perubahan manajemen lalu lintas, (75) pemanfaatan KTP, (76) keadaan musala, (77) jatuh tempo pembayaran premi, (78) sikap panitia yang kurang peduli, (79) berita dari bumi “sang bumi ruwai jurai”, (80) rakerda LKD, (81) LSM Komptras, (82) mendambakan wanita, (83) kasus pengukuran tanah, (84) permohonan aplikasi, (85) dinas olahraga di DIY, (86) kasus pidana, (87) referendum, (88) ujian nasional, (89) tidak melakukan kerja sama dan (90) peraturan pendirian bangunan.

  Kedua, maksud pada wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian

  

Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007 meliputi (1) mengundang, (2)

  memohon bantuan, (3) memberikan tanggapan, (4) memberikan saran, (5) meminta untuk mengambil, (6) memberikan imbauan, (7) mengucapkan terima kasih, (8) mengutarakan kekecewaan, (9) meminta penjelasan, (10) memberitahukan, (11) mengemukakan pendapat, (12) menanyakan, (13) meminta pertanggungjawaban, (14) mengajak, (15) mengklarifikasi, (16) menyelesaikan masalah, (17) menyatakan kebanggaan, (18) mengkonfirmasi, (19) meminta maaf, (20) memberi bantuan, (21) memohon perhatian, (22) memberikan usul, (23) meminta dukungan dan (24) menyelenggarakan.

  Hubungan antara informasi dan maksud dalam pikiran pembaca begitu jelas dan saling berkaitan, sebab kita sebagai pembaca dapat dengan mudah mengetahui atau mengerti apa maksud yang akan ditekankan oleh penulis hanya dengan membaca isi informasi tersebut. Dalam wacana pikiran pembaca pasti ada informasi yang akan disampaikan oleh penulis dan setiap informasi yang berada di dalam pikiran pembaca pasti ada maksud yang akan ditekankan oleh penulis. Informasi merupakan bagian penting dari setiap wacana pikiran pembaca, karena dengan adanya informasi berarti penyampaian pesan dapat mudah dicerna oleh pembaca. Sebaliknya maksud pada pikiran pembaca merupakan perwakilan dari apa yang dirasakan oleh penulis yang dituangkan melalui tulisan, sehingga pihak- pihak yang dituju dapat mengetahuinya. vii

  

ABSTRACT

Riawan, 2009. Informasi dan Maksud dalam Wacana Pikiran Pembaca pada

Kedaulatan Rakyat Edisi Bulan November 2007.

  Surat Kabar Harian Thesis. Yogyakarta: Department of Indonesian Letter, Faculty of Letters, Sanata Dharma University.

  The object of the study is the reader’s main idea in the dialy newspaper,

  

Kedaulatan Rakyat . There are two main problems. In this thesis, first, the writer

focuses on what kind of information which is including in the reader’s main idea.

  Then the second, the writer tries to find what kind of intentions on it. The discussion in this thesis is made based on the objectives of this study which describe the analysis of reader’s main idea, describe the forms of information based on some theories, and to find out the significant intentions of reader’s main idea.

  This research has three steps first one, the method that was applied to this study is data collecting by using library research since all the data needed were from some references available in the library. The next step is data analysis and the last one is the data analysis result. The method that can be used in data collecting is a careful reading and note technique the writer uses note technique to adapt some language using. Another analysis data method that is used padan method, especially referential padan and pragmatic. Referential padan is used to analysis enormous intentions inside reader’s main idea. In showing the data analysis result, the writer adapts informal method and formal method. Informal method uses some ordinary words, and formal method uses, bagatelle or even diagram.

  Based on the analysis in this study, the writer has found some information regarding the research. (1) The important information are Moslem gathering, (2) lost, (3) found, (4) traffic accident, (5) reunion, (6) vehicle community, (7) location, (8) choir competition, (9) road problem, (10) ill people, (11) shopping, (12) driving license law, (13) driving experience, (14) fallen things, (15) blood donation, (16) parking, (17) punishment, (18) sub urban meeting, (19) free medicine, (20) software, (21) condition, (22) land selling, (23) cellular voucher counting, (24) getting short message service, (25) public service, (26) defense sport center, (27) a security house in Srandakan bridge, (28) taxes, (29) Bumiputera insurance member, (30) land owner status problem, (31) the raising price of food, (32) flashdisc buying, (33) credit payment, (34) wrong transfer, (35) wrong complaint number, (36) misplace of ballyhoo, (37) date time, (38) mosque building making, (39) sarcastic word, (40) expire date design, (41) article remaking, (42) phone using advertisement, (43) the cancelation of UNY tourist, (44) car accident, (45) abbreviation, (46) flashdisc replacement, (47) fasting, (48) heritage building in Magelang, (49) the making process of land letter, (50) land problem, (51) insurance, (52) win-win solution, (53) the end of mistransfer case, (54) innovation store case, (55) exchange currency, (56) tax citizen,

  (57) Indogrosir solving problem, (58) Karita Moslem Square solving problem, (59) releasing the statement, (60) yellow car making, (61) Thunder 125 arrogant user, (62) two hours raining, (63) training, (64) salary for each province, (65) KSR PMI recruitment and workshop, (66) innovation store case, (67) Honda service car, (68) government officer’s story, (69) election without photo, (70) identity card borrowing, (71) graffiti making, (72) difficult permission, (73) a unique action in football, (74) the development of traffic management, (75) identity card aim, (76) mosque condition, (77) incurance expire, (78) unaware committee, (79) Sang Bumi Ruwai Jurai news, (80) LKD territory work meeting, (81) Komptras non government organization, (82) woman adorement, (83) land measurement case, (84) aplication asking, (85) application asking, sport activity in DIY, (86) crime case, (87) referendum, (88) national examination problem, (89) not having contract under building and (90) Building regulation.

  There are also some intentions on reader’s main idea, (1) their intentions are inviting, (2) asking for a help, (3) giving response, (4) giving advice, (5) require for take (6) sharing an opinion, (7) giving gratitude, (8) showing disappointed feeling, (9) asking for clarification or explanation, (10) asking something, (11) suggest for opinion (12) ask about (13) asking for the responsibility, (14) giving the announcement, (15) persuading, (16) solving the problem, (17) telling some real story, (18) confirmation, (19) asking for a apologize, (20) given for assist (21) asking for attention, (22) giving an idea, (23) asking for support and (24) organizing some events.

  The relation between information and the intentions are clearly connecting so that the reader will easily know the intentions from the writer by reading the information content. There is something to be understood by reader by knowing the intention from the information it self. Information is the most important thing from reader’s main idea, while reader’s main idea is the representation of writer’s feeling in the form of writing so that the reader know the felling of this writer too.

  

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN

PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

  Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma Nama : Riawan Nomor Mahasiswa : 034114024

  Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul :

  

”Informasi dan Maksud dalam Wacana Pikiran Pembaca

Pada Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat Edisi Bulan November 2007”

  Dengan ini, saya memberikan kepada Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta izin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis.

  Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal: 24 Oktober 2009 Yang menyatakan, (Riawan) x

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas segala pencurahan roh kudus, rahmat dan berkat karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini disusun untuk memenuhi gelar sarjana S-1, Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  Penulis menyadari bahwa selesainya skripsi ini tidak lepas dari dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan tulus hati dan penuh rasa syukur, penulis mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada:

  1. Bapak Dr. I. Praptomo Baryadi, M.Hum sebagai pembimbing I yang dengan penuh kasih, kesabaran, dan ketulusan hati selalu memberikan dorongan, bimbingan, masukan, dan petunjuk kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

  2. Ibu S.E. Peni Adji, S.S., M.Hum sebagai pembimbing II yang telah membimbing dengan penuh ketelitian, kesabaran dan selalu memberikan masukan, semangat kepada penulis sehingga dalam proses pengerjaan skripsi dapat berjalan dengan baik.

  3. Para dosen Program Studi Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma: Drs. B. Rahmanto, M.Hum, Drs. Yoseph Yapi Taum M.Hum, Drs. P. Ari Subagyo M.Hum, Drs. Hery Antono, M.Hum, Drs. FX.

  Santosa, Dra. Fr. Tjandrasih Adji, M.Hum. Semua pihak yang telah banyak mendukung, membantu, memberikan nasihat selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.

  4. Kedua orangtuaku, Ignatius Suparmo dan Catharina Sudjarwati yang selalu memberikanku kasih sayang, kedamaian, kesabaran, suka cita dan bekal hidup, serta kedua kakakku Margareta Eriyani Widayati dan Markus Retnanto yang selalu memberikanku semangat, kasih sayang dan harapan. Keluarga besar Eyang Wido Sutrisno terima kasih untuk rasa kekeluargaan yang telah terjalin selama ini.

  5. Seluruh teman-teman Sastra Indonesia 2003 terima kasih untuk dukungan, kebersamaan dan rasa kekeluargaannya selama masih berjuang bersama untuk mencapai cita-cita.

  6. Segenap karyawan-karyawati perpustakaan Universitas Sanata Dharma dan staf sekretariat Fakultas Sastra terima kasih karena telah memberikan pelayanan yang baik.

  7. Segenap karyawan redaksi Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat Jl. P. Mangkubumi yang telah ramah mengizinkan penulis masuk di ruang koleksi untuk mencari data yang dibutuhkan.

  8. Semua pihak yang telah membantu dengan segenap tenaga, pikiran dan semangat sampai skripsi ini selesai. xii

  

DAFTAR ISI

Halaman

  HALAMAN JUDUL.................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING........................................... ii HALAMAN PENGESAHAN...................................................................... iii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN.......................................... iv HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA.................................. v ABSTRAK.................................................................................................... vi

  ................................................................................................... viii

  ABSTRACK

  LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI....................... x KATA PENGANTAR.................................................................................. xi DAFTAR ISI................................................................................................ xiii BAB I PENDAHULUAN............................................................................

  1 1.1 Latar Belakang Masalah.............................................................

  1 1.2 Rumusan Masalah......................................................................

  14 1.3 Tujuan Penelitian.......................................................................

  14 1.4 Manfaat Hasil Penelitian............................................................

  15 1.5 Tinjauan Pustaka........................................................................

  15 1.6 Landasan Teori...........................................................................

  20 1.6.1 Wacana........................................................................

  20 1.6.2 Surat Pembaca.............................................................

  22 1.6.3 Pragmatik Bahasa........................................................

  22 1.6.4 Proses Komunikasi dan Informasi...............................

  24 1.6.5 Maksud........................................................................

  27 1.7 Metode Penelitian.......................................................................

  28 1.7.1 Metode Dan Teknik Pengumpulan Data.....................

  28 1.7.2 Metode Dan Teknik Analisis Data..............................

  29 1.7.3 Metode Penyajian Hasil Analisis Data........................

  31 1.8 Sistematika Penyajian.................................................................

  32

  BAB II INFORMASI YANG TERKANDUNG DALAM WACANA PIKIRAN PEMBACA PADA SURAT KABAR HARIAN KEDAULATAN EDISI BULAN NOVEMBER 2007...............................

  33 RAKYAT 2.1 Pengantar..................................................................................

  33 2.2 Informasi Syawalan.................................................................

  34 2.3 Informasi Kehilangan................................................................

  39 2.4 Informasi Penemuan.................................................................

  42 2.5 Informasi Kecelakan................................................................

  46 2.6 Informasi Reuni........................................................................

  51 2.7 Informasi Komunitas................................................................

  55 2.8 Informasi Keberadaan...............................................................

  59 2.9 Informasi Lomba......................................................................

  63 2.10 Informasi Kerusakan..............................................................

  67 2.11 Informasi Orang Sakit............................................................

  70 2.12 Informasi Belanja...................................................................

  73 2.13 Informasi Perpanjangan..........................................................

  76 2.14 Informasi Pengalaman Berkendara.........................................

  79 2.15 Informasi Barang Terjatuh......................................................

  81 2.16 Informasi Donor Darah...........................................................

  83 2.17 Informasi Permasalahan Parkir...............................................

  85 2.18 Informasi Penilangan..............................................................

  87 2.19 Informasi Seminar..................................................................

  90 2.20 Informasi Pengobatan Gratis..................................................

  93 2.21 Informasi Software.................................................................

  95 2.22 Informasi Kondisi...................................................................

  99

  2.23 Informasi Penjualan Tanah.................................................... 103

  2.24 Informasi Perhitungan Pulsa.................................................. 104

  2.25 Informasi Mendapat SMS...................................................... 105

  2.26 Informasi Penitipan................................................................ 106

  2.27 Informasi Perguruan Beladiri................................................. 107

  2.28 Informasi Jembatan Srandakan .............................................. 108

  2.43 Informasi Iklan Pemasangan Telepon Kabel.......................... 131

  2.55 Informasi Kasus Innovation Store.......................................... 149

  2.54 Informasi Kasus Salah Transfer Selesai................................. 147

  2.53 Informasi Win-win Solution................................................... 146

  2.52 Informasi Asuransi.................................................................. 145

  2.51 Informasi Permasalahan Penjualan Tanah.............................. 143

  2.50 Informasi Sertifikat Tanah telah Selesai di Proses................. 142

  2.49 Informasi Heritage di Magelang............................................ 140

  2.48 Informasi Puasa...................................................................... 138

  2.47 Informasi Penggantian Flashdisk........................................... 137

  2.46 Informasi Singkatan................................................................ 136

  2.45 Informasi Mobil yang Mengalami Musibah........................... 134

  2.44 Informasi Wisataraga UNY Batal........................................... 133

  2.42 Informasi Ralat Artikel Opini................................................. 131

  2.29 Informasi Perpajakan.............................................................. 110

  2.41 Informasi Desain Tanggal Kedaluarsa.................................... 129

  2.40 Informasi Umpatan................................................................. 127

  2.39 Informasi Pembangunan Masjid............................................. 126

  2.38 Informasi Siklus Penanggalan................................................ 124

  2.37 Informasi Gambar Spanduk yang Kurang Tepat.................... 122

  2.36 Informasi Kekeliruan Nomor Pengaduan............................... 121

  2.35 Informasi Salah Transfer........................................................ 120

  2.34 Informasi Membayar Angsuran.............................................. 118

  2.33 Informasi Pengalaman Membeli Flashdisk............................ 116

  2.32 Informasi Kenaikan Harga Sembako...................................... 115

  2.31 Informasi Pengurusan Status Kepemilikan Hak Tanah.......... 114

  2.30 Informasi Menjadi Anggota Asuransi Bumi Putera............... 112

  2.56 Informasi Transaksi Penukaran Uang..................................... 150

  2.57 Informasi tentang Wajib Pajak................................................ 152

  2.73 Informasi Perizinan Dipersulit................................................ 175

  2.85 Informasi Permohonan Aplikasi............................................. 195

  2.84 Informasi Kasus Pengukuran Tanah....................................... 193

  2.83 Informasi Mendambakan Wanita........................................... 193

  2.82 Informasi LSM Komptras....................................................... 192

  2.81 Informasi Raperda LKD......................................................... 189

  2.80 Informasi Berita dari Sang Bumi Ruwai Jurai........................ 187

  2.79 Informasi Sikap Panitia Kurang Peduli.................................. 186

  2.78 Informasi Jatuh Tempo Pembayaran Premi............................ 184

  2.77 Informasi Keadaan Musala..................................................... 183

  2.76 Informasi Pemanfaatan KTP................................................... 181

  2.75 Informasi Perubahan Manajemen Lalulintas.......................... 179

  2.74 Informasi Hal Unik Ketika Pertandingan Sepakbola.............. 177

  2.72 Informasi Pembuatan Mural................................................... 173

  2.58 Informasi Penyelesaian Masalah Indogrosir........................... 153

  2.71 Informasi KTP Dipinjam Tidak Kembali............................... 171

  2.70 Informasi Pemilu Tanpa Foto................................................. 170

  2.69 Informasi Pensiunan PNS....................................................... 168

  2.68 Informasi Service Mobil Honda............................................. 167

  2.67 Informasi Kasus Innovation Store.......................................... 166

  2.66 Informasi Diklat dan Recruitment KSR PMI......................... 164

  2.65 Informasi Mengenai Upah Minimum Propinsi....................... 163

  2.64 Informasi Pelatihan Perawatan Jenazah.................................. 161

  2.63 Informasi Hujan Dua Jam....................................................... 159

  2.62 Informasi Sikap Arogan Anggota Thunder 125..................... 157

  2.61 Informasi Pembuatan Kartu Kuning....................................... 156

  2.60 Informasi Mencabut Pernyataan............................................. 155

  2.59 Informasi Penyelesaian Masalah Karita Muslim.................... 154

  2.86 Informasi Dinas Olahraga di DIY........................................... 196

  2.87 Informasi Kasus Pidana.......................................................... 197

  3.8 Maksud Mengucapkan Terima Kasih....................................... 269

  3.19 Maksud Mengkonfirmasi........................................................ 320

  3.18 Maksud Menyatakan Kebanggaan.......................................... 316

  3.17 Maksud Menyelesaikan Masalah............................................ 314

  3.16 Maksud Mengklarifikasi......................................................... 311

  3.15 Maksud Mengajak.................................................................. 307

  3.14 Maksud Meminta Pertanggungjawaban................................. 304

  3.13 Maksud Menanyakan.............................................................. 299

  3.12 Maksud Mengemukakan Pendapat......................................... 291

  3.11 Maksud Memberitahukan....................................................... 287

  3.10 Maksud Meminta Penjelasan.................................................. 280

  3.9 Maksud Mengutarakan Kekecewaan........................................ 273

  3.7 Maksud Memberikan Himbauan.............................................. 263

  2.88 Informasi Referendum............................................................ 198

  3.6 Maksud Permohonan Diambil.................................................. 260

  3.5 Maksud Memberikan Saran...................................................... 254

  3.4 Maksud Memberikan Tanggapan............................................. 245

  3.3 Maksud Memohon Bantuan..................................................... 240

  3.2 Maksud Mengundang............................................................... 236

  3.1 Pengantar.................................................................................. 235

  BAB III MAKSUD YANG TERKANDUNG DALAM WACANA PIKIRAN PEMBACA PADA SURAT KABAR HARIAN KEDAULATAN RAKYAT EDISI BULAN NOVEMBER 2007........................................................................ 235

  2.92 Kesimpulan Berbagai Jenis Informasi dalam Pikiran Pembaca 205

  2.91 Informasi Peraturan Pendirian Bangunan.............................. 202

  2.90 Informasi Tidak Melakukan Kerjasama................................. 201

  2.89 Informasi Mengenai Ujian Nasional....................................... 200

  3.20 Maksud Meminta Maaf........................................................... 321

  3.21 Maksud Memberi Bantuan..................................................... 322

  3.22 Maksud Memohon Perhatian.................................................. 323

  3.23 Maksud Memberikan Usul..................................................... 325

  3.24 Maksud Meminta Dukungan.................................................. 326

  3.25 Maksud Menyelenggarakan.................................................... 327

  3.26 Kesimpulan Berbagai Jenis Maksud dalam Pikiran Pembaca 328

  3.27 Tabel Informasi dan Maksud dalam Pikiran Pembaca........... 343

  BAB IV PENUTUP..................................................................................... 348

  4.1 Kesimpulan................................................................................. 348

  4.2 Saran........................................................................................... 350 DAFTAR PUSTAKA................................................................................... 351 RIWAYAT HIDUP...................................................................................... 353 xviii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

  Dalam skripsi ini penulis membahas penggunaan bahasa sebagai media komunikasi yang diwujudkan secara tertulis dan secara khusus pada surat kabar.

  Sebagai salah satu halaman khusus dalam penerbitan pers, wacana ”pikiran pembaca” memiliki ciri khas yang membedakannya dari rubrik lain, yaitu meliputi ruang atau space yang disediakan bagi pembaca untuk menyalurkan aspirasi atau semacam urun rembug. Bahasa yang digunakan dalam wacana pikiran pembaca begitu lugas maksudnya menyatakan realitas sesuai apa yang dilihat atau dirasakan dan dapat dipakai sebagai fungsi sosial lain, misalnya untuk memuat berita keluarga yang kehilangan anggota/familinya. Hal ini menjadikan pembaca dapat dengan mudah mengetahui atau mengerti bahwa suatu wacana dapat disebut sebagai ”pikiran pembaca”.

  Penulis mengkaji wacana ”pikiran pembaca” yang ada di dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Alasan memilih

  

Kedaulatan Rakyat adalah media massa ini merupakan salah satu surat kabar

  pertama kali dan sekaligus menjadi koran tertua yang berada di Indonesia yang terbit di Yogyakarta mulai tanggal 27 September 1945 (menggantikan surat kabar

  

Sinar Matahari milik fasisme Jepang yang berhasil digulung para pejuang

  kemerdekaan tanggal 11 September 1945) itu, sejak awal telah memplokamirkan diri sebagai surat kabar perjuangan. Media massa ini juga menjadi pionir yang mengobarkan semangat juang bagi rakyat Indonesia pada saat era penjajahan

  Jepang. Pers yang hadir setelah kemerdekaan RI ini pada umumnya mempunyai peranan untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

  Pers di negara ini, saat itu benar-benar berangkat dari perjuangan dan idealisme, jauh dari unsur bisnis. Itulah sebabnya, pers kala itu banyak pula memuat berita- berita perjuangan para pejuang dari berbagai wilayah di tanah air. Salah satu pers di Yogyakarta yang muncul di masa revolusi fisik adalah Kedaulatan Rakyat.

  Koran ini selalu menyajikan berita-berita penting tentang perjuangan sehingga rakyat dapat menyimak situasi yang terjadi saat itu dengan lebih jelas dan akurat dan mempunyai peranan penting yang tak terbantahkan kehadirannya sebagai pencatat sejarah yang otentik. Nama Kedaulatan Rakyat diberikan oleh Sudarisman Purwokusumo dan salah satu pendirinya adalah Samawi, pejuang pers yang berjiwa nasionalis. Sebelum bernama KR, media ini bernama Harian Sinar

  

Matahari , surat kabar yang menjadi kepanjangan tangan pemerintah Jepang saat

  berkuasa di Indonesia. Namun, setelah Jepang takluk kepada Sekutu, media ini direbut dan dipakai untuk menginformasikan segala berita yang berkaitan dengan perjuangan bangsa Indonesia. Fungsi utama koran ini, sebagai jalur melawan segala bentuk penjajahan baik fisik mapun psikis yang dilakukan penjajah dengan cara menuangkan berbagai tulisan yang mengecam kependudukan mereka di tanah air dan sekaligus koran ini menjadi kontrol sosial bagi rakyat Indonesia.

  Kekuatan Kedaulatan Rakyat atau harian lokal tersebut adalah kemampuannya mengangkat masalah-masalah lokal. Selain itu kekhasan penulisan di koran lokal ini membuat loyalitas pembacanya karena media massa ini sebagian besar isi beritanya ditulis dan dibaca oleh masyarakat Yogyakarta. Setiap tulisan yang diterbitkan dalam setiap rubrik dapat menimbulkan efek bagi pembacanya serta memiliki suatu nilai tersendiri yang mendekatkan antara penulis dan pembaca karena sama-sama memiliki latar belakang geografis yang sama. Selain itu, media massa ini terbit setiap hari kecuali hari libur nasional dan media massa ini memuat pikiran pembaca yang menjadi sumber data penelitian. Nama yang dipakai pada halaman pikiran pembaca di Kedaulatan Rakyat juga membedakan dengan nama pikiran pembaca media massa lainnya, misalnya pada surat kabar The Jakarta Post ”Readers Forum”, Republika ”Suara Publika”,

  

Media Indonesia ”Surat Anda”, Bernas Jogja ”Bebas Bicara”, Bisnis Indonesia

”Pembaca Menulis”, dan Kompas ”Surat Pembaca”.

  Rubrik adalah ruangan dalam halaman surat kabar, majalah, media cetak lainnya mengenai suatu aspek (Uchjana, 1988: 316).

  Pada umumnya media massa mempunyai rubrik opini yang ditempatkan di halaman khusus yang disebut halaman opini (opinion page), halaman ini memuat tajuk rencana, artikel, kolom, surat pembaca, karikatur serta pojok. Pada konsep ini halaman opini harus terbebas dari berita maupun foto juga iklan. Akan tetapi ada yang mulai meninggalkan konsep halaman opini. Sering di dapatkan tajuk rencana (editorial), komentar dan ulasan berada di halaman depan surat kabar.

  Malahan ada surat kabar yang menempatkan tajuk rencana berada berdampingan dengan iklan di satu halaman surat kabar. Kadang di halaman ini pula ditempatkan boks redaksi atau pengasuh koran bersangkutan. Halaman opini sebuah koran biasanya bergengsi dan menarik pembaca. (Hutabarat, 1995: 30-42).

  Sedangkan yang dimaksud kolom adalah lajur pada surat kabar atau majalah. Bisa juga berarti tulisan dalam penerbitan pers yang menyoroti suatu masalah tertentu dengan gaya bahasa bebas, bersifat subyektif, biasanya satiris dan komis mengenai politik, ekonomi, sosial, dan lain-lain. Penulisnya disebut kolumnis. (F.X Koesworo, 1994: 104).

  Wacana pada surat kabar begitu vital maksudnya setiap rubrik berita, rubrik opini, rubrik olah raga, rubrik hiburan, rubrik iklan dan seluruh rubrik dari media massa tersebut ditentukan dari wacananya, sehubungan dengan hal itu pada pikiran pembaca pun memiliki wacana. Fungsi wacana pada pikiran pembaca adalah untuk memberitahukan kepada khalayak apa saja informasi yang akan dituangkan oleh penulis dan apa sajakah maksud yang hendak ditekankan oleh penulis. Dari segi isi wacana tersebut pembaca menjadi jelas apa yang akan dituangkan dan ditekankan oleh penulis hanya dengan membaca dan memahaminya.

  Pada surat kabar harian Kedaulatan Rakyat juga memiliki rubrik opini atau halaman opini yang berisikan tajuk rencana, opini, pojok dan pikiran pembaca.

  Bila opini dan pikiran pembaca ditulis oleh pihak luar, maka tajuk rencana dan pojok ditulis oleh kalangan dalam. Oleh karena itu, baik tajuk rencana maupun pojok dianggap tulisan yang mencerminkan sikap pengelola media.

  Perbedaan tajuk rencana dan pojok terletak pada keseriusannya. Tajuk ditulis dengan gaya bahasa resmi, baku dan serius. Di dalamnya harus ada unsur analisis dan pemecahan masalah (jalan keluar). Sementara pojok lebih bersifat sentilan. Bila tajuk cenderung mengajak serius, pojok justru mengajak pembaca tersenyum dan tertawa di hati.

  Baik yang diulas dalam tajuk rencana maupun pojok, sama-sama masalah yang berkembang terakhir. Yaitu masalah mutakhir yang sedang menjadi perhatian masyarakat. Tajuk rencana cenderung mengajak pembacanya merenung dan berpikir. Kesan yang dibawanya dituntut dalam. Sementara, pojok hanya menampilkan kesan sepintas, sehingga bersifat impresif.

  Maka dapat ditarik kesimpulan hal yang membedakan antara rubrik, kolom dan wacana adalah dari segi penempatan ruang. Maksudnya rubrik itu sudah berada di halaman khusus yang disediakan oleh media massa dan rubrik dapat dibagi-bagi menurut jenisnya tergantung berita atau tulisan yang hendak dimuat. Rubrik menurut jenisnya seperti rubrik berita, rubrik opini, rubrik olah raga, rubrik kriminal, rubrik iklan dan sebagaianya. Rubrik opini misalnya terdiri dari tajuk rencana, opini, kolom, pojok dan pikiran pembaca. Sedangkan kolom penempatannya di halaman rubrik, khususnya rubrik opini. Kolom disediakan oleh media massa bagi pembaca yang ingin menuangkan gagasannya mengenai permasalahan tertentu yang sedang aktual. Wacana berada pada setiap rubrik, semisal pada rubrik opini yang terdiri dari tajuk rencana, opini, pojok dan pikiran pembaca. Wacana menurut fungsinya di rubrik opini merupakan bagian yang paling penting yang menjelaskan berbagai macam isi dan muatan pada setiap halaman di rubrik tersebut.

  Alasan pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat ini diteliti sebab pikiran pembaca merupakan gardu aspirasi dalam arti sebagai penyambung lidah suara akar rumput (rakyat) dalam menyampaikan berita apa pun seperti menyangkut keluhan, kritikan, saran atau semacam urun rembug yang menyangkut kepentingan umum, juga bisa merupakan pengaduan. Pada media massa ini hanya pikiran pembaca yang dinilai pantas untuk mewakili masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya, tetapi ada juga halaman lain yang menampung suara rakyat seperti halaman opini, sungguh-sungguh terjadi, suara mahasiswa dan lain sebagainya. Perbedaan antara pikiran pembaca dengan halaman lain seperti halaman opini, sungguh-sungguh terjadi dan suara mahasiswa adalah dari segi isi dan honorarium, pada halaman opini misalnya siapa saja boleh mengemukakan pendapatnya baik kalangan pelajar, mahasiswa, guru, dosen, buruh, PNS, karyawan kantor, pedagang, wiraswasta dan lain-lain. Pada opini isi pendapatnya harus jelas, lugas, aktual, mengena dan bermanfaat bagi audiens, selain itu topiknya juga sudah dipilihkan oleh media massa yang bersangkutan, jadi penulis atau seseorang yang ingin mengirimkan gagasan, pikirannya dalam bentuk tulisan harus mengikuti cara main media tersebut. Pada halaman opini ada sistem seleksi, maksudnya semua opini yang telah masuk ke meja redaksi harus dipilih dan ditentukan kualitas isi gagasannya oleh redaksi yang bersangkutan sehingga tidak semua opini yang dikirimkan oleh penulis dapat dimuat dalam rubrik opini. Bagi opini yang telah dipilih dan diterbitkan oleh redaksi, penulis opini akan mendapatkan honorarium dengan persyaratan yang telah ditentukan oleh media massa tersebut.

  Pada halaman Suara Mahasiswa topik yang diangkat juga sudah ditentukan oleh pihak media massa, jadi isi berita suara mahasiswa atau pendapatnya juga harus berbicara atau menyinggung tentang topik tersebut, lebih dari hal itu penulis pada halaman ini harus mahasiswa bukan dari elemen masyarakat lain dan bagi mahasiswa yang isi gagasannya dipilih serta diterbitkan dalam suara mahasiswa akan mendapatkan honorarium. Inilah sebenarnya yang membedakan pikiran pembaca dengan kolom lain di media massa Kedaulatan

  

Rakyat . Sehubungan dengan itu, maka di samping pembaca dapat mengirimkan

opini dan suara mahasiswa, maka pembaca juga dapat mengirim surat pembaca.

  Hanya saja kalau opini dan suara mahasiswa, disediakan honorarium namun untuk surat pembaca tidak. Tidak semua dari surat pembaca dimuat, artinya surat-surat pribadi yang masuk tetap diseleksi dan penulis memang harus bertanggung jawab terhadap tulisannya. Karena itu penulis harus melampirkan foto copy identitasnya.

  Penggunaan bahasa yang digunakan dalam pikiran pembaca begitu mudah dicerna, dimengerti bagi khalayak pembaca, yang sebagian besar penulisnya atau orang yang menuturkan dalam bentuk tulisan tersebut adalah masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Pikiran pembaca merupakan salah satu media yang dapat menyalurkan aspirasi masyarakat. Pikiran pembaca merupakan realisasi nyata dari fungsi interaksional bahasa. Penulis mengkaji fungsi sosial bahasa karena semakin penting untuk memelihara hubungan sosial dalam masyarakat. Selain itu, isi dari pikiran pembaca itu begitu beragam, tidak hanya berisi keluhan yang ditujukan kepada pihak-pihak tertentu, instansi pemerintah atau swasta, tetapi memuat tentang ucapan terima kasih, meminta bantuan, berita kehilangan, berita penemuan, kekecewaan, memberitahukan kabar dan berbagai informasi lainnya. Melihat hal itu penulis tertarik untuk meneliti wacana pikiran pembaca tersebut. Karena wacana tersebut bermanfaat yaitu memberikan berbagai informasi yang ada dan dapat menangkap maksud apa sajakah yang akan disampaikan oleh penulis.

  Peneliti tertarik untuk meneliti pikiran pembaca edisi bulan November 2007 sebagai sumber data, karena peneliti telah melakukan teknik sampling rambang sederhana yaitu teknik ini memungkinkan setiap populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilah sebagai anggota sampel. Penarikan sampel dilakukan dengan membuat 12 undian selama setahun kemudian diambil salah satu dan hasilnya adalah bulan November 2007.

  Pikiran pembaca adalah rubrik khusus dalam penerbitan pers yang disediakan bagi pembaca untuk mengeluarkan pendapat, komentar, protes, kritik, pujian, simpati tentang sesuatu hal yang menyangkut kepentingan umum.

  Wacana ”pikiran pembaca” merupakan salah satu bentuk komunikasi dalam kehidupan manusia yang penyampaiannya melalui tulisan. Wacana pikiran pembaca adalah salah satu bentuk realisasi fungsi bahasa yaitu memelihara hubungan sosial dalam masyarakat umum. Hubungan yang tersumbat dan mengalami gangguan akan mengakibatkan keadaan yang menyesakkan. Untuk memperbaiki keadaan ini diperlukan suatu sarana yang mampu mengungkapkan masalah-masalah yang menimbulkan gangguan. Melalui bahasa yang digunakan itulah manusia mampu mengungkapkan masalah-masalah yang dialaminya. Selain itu, pada umumnya pikiran pembaca merupakan suatu wadah untuk melakukan forum kontak sosial antara pembaca, tempat berbagi pengalaman antara pembaca yang dipandang bisa menjadi pelajaran bagi pembaca lainnya, fokus utama pandangan pembaca terhadap sesuatu hal atau peristiwa dan tempat untuk menyampaikan pengaduan dan kritik terhadap layanan yang diberikan oleh lembaga pemerintah atau swasta.

  Tersumbatnya hubungan sosial dapat terjadi antara lain disebabkan karena kekecewaan seseorang, pelanggan atau pemakai jasa tertentu akan merasa kesal dengan pelayanan yang tidak memuaskan atau merugikan dirinya sendiri. Pelayanan yang demikian itu dapat menimbulkan rasa kecewa dan tidak puas pada diri pelanggan atau konsumen. Oleh karena itu, diperlukan suatu sarana yang mampu mengungkapkan rasa kecewa dan rasa tidak puas yang dialami pelanggan tersebut yaitu bahasa. Bahasa yang terungkap dari rasa kecewa dan rasa ketidakpuasan akan melahirkan suatu bentuk keluhan pada diri penutur. Berkaitan dengan hal itu, penulis melihat munculnya permasalahan yang menarik yaitu bagaimana seseorang mengungkapkan keluhannya dengan memanfaatkan unsur- unsur kebahasaan pada sebuah massa.

  Dalam penelitian ini, penulis membahas wacana pikiran pembaca yang dimuat di surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007.

  Pemilihan wacana pikiran pembaca dalam surat kabar tersebut disebabkan oleh daya jangkau yang dimiliki penulis. Selain itu, surat kabar tersebut mudah didapat dan memuat pikiran pembaca. Beberapa contoh Pikiran Pembaca pada surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007 yang mengandung informasi dan maksud, sebagai berikut:

  (1) Titipan Kucing “Chelsi” Harap Diambil (a) KEPADA Ibu Devi Setianingrum dengan alamat Bokoharjo,

  Maguwo, Sleman, harap kucingnya dengan nama Chelsi segera diambil, mengingat batas waktu penitipan sudah berakhir sejak tanggal

  20 Oktober 2007. (b) Nomor kontak yang diberikan (0813280768320) ternyata berulang kali tidak dapat kami hubungi, kami dari penitipan hewan “Jogjavet” memberikan batas waktu sampai dengan tanggal 5 November 2007 untuk menghubungi kami di No 085228027253. (c) Apabila sampai batas waktu tersebut tidak ada kejelasan maka dengan berat hati, kucing tersebut di luar tanggung jawab kami. (drh Painem, Keswan Jogjaveteriner, Kedaulatan Rakyat, Jumat, 2 November 2007, Hlm11).

  (2) Motor Tergelincir, Surat Penting Tercecer (a) KEJADIAN ini bermula pada hari Minggu, 28-10-2007, ketika saya dalam perjalanan pulang dari rumah teman. (b) Akibat kondisi jalan yang licin karena hujan, saya beserta motor saya tergelincir di seputaran Monumen Pancasila Sakti.

  (c) Saat itu kondisi yang baru saya alami membuat saya kurang cermat, sehingga dompet saya yang berisi kartu identitas yang penting tercecer dan lupa saya ambil, untuk diketahui saja dompet saya berwarna hitam berisi ATM, SIM, dan KTM beserta STNK.

  (d) Oleh kejadian ini saya sangat mengharapkan sedalam-dalamnya bagi saudara/i yang menemukan dompet dengan kriteria tersebut untuk mengembalikan dompet saya.

  (e) Saya akan menghargai langkah baik saudara, saya akan memberikan imbalan sepantasnya dan tidak memperpanjang masalah. (f) Akhir kata semoga amal baik saudara/i diterima, dan dimudahkan urusan saudara oleh Tuhan. (Nurrahman Aji, Jl Trembesi

  5 CC, Yogyakarta, Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 3 November 2007, Hlm 9). (3) Syawalan Keluarga Besar ISFI DIY

  Assalamu’alikum Wr Wb

  (a) DALAM rangka meningkatkan silaturahmi dan solidaritas antar apoteker se-Daerah Istimewa Yogyakarta maka Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia DIY Yogyakarta (PD ISFI DIY), mengharap kehadiran seluruh Apoteker anggota Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) pada acara Syawalan dan Halal Bi Halal Keluarga Besar ISFI DIY yang Insya Allah akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 10 November 2007, pukul 08.00 WIB, Tempat: Aula Jogja International Hospital Lantai 5, Jalan Lingkar Utara Yogyakarta.

  (b) Untuk konfirmasi kehadiran harap menghubungi sekretariat PD

  ISFI DIY, Apotek UGM Jl Prof Dr Sardjito No 25 Yogyakarta, telp 541564, atau 081392926001 (Tutik), 0810811252647 (Bondan), 081328834919 (Nunut R).

  (c) Demikian, pemberitahuan ini merupakan undangan bagi yang belum menerima.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Nunut Rubiyanto Ssi Apt, Ketua PD ISFI DIY, Pandes RT 03, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Kedaulatan Rakyat , Jumat,

  9 November 2007, Hlm 11). (4) Jalan Kecamatan Berbah Rusak Parah

  (a) SAYA selaku warga masyarakat Berbah, Kalitirto, Sleman sangat prihatin melihat kondisi jalan raya yang sangat rusak, padahal jalan tersebut menghubungkan antara jalan Yogya-Wonosari dari Dusun Jagalan sampai ke pertigaan pabrik “Perwita Karya” Dusun Berbah. (b) Kerusakan sangat parah terjadi di pedukuhan Berbah yang rawan kecelakaan. (c) Kecelakaan terjadi antara sepeda motor karena saling menghindari kubangan ataupun kecelakaan karena jatuh terperosok masuk dalam kubangan tersebut. (d) Apalagi Dusun Berbah adalah dusun kawasan industri wilayah kota kecamatan yang sangat ramai.

  (e) Saya mohon dengan hormat, kepada pihak yang terkait (berwenang) harap memperhatikan jalan tersebut. (Suharyono, Berbah RT 01 RW 01 Kalitirto, Berbah, Sleman DIY. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 14 November 2007, Hlm 11).

  (5) Terima Kasih Pak Polisi (a) SAYA mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memberikan informasi tentang keberadaan STNK saya kemarin (PP KR, 21-11-2007). (b) Baik untuk pihak Kedaulatan

  

Rakyat , Kepolisian setempat, maupun rekan-rekan lain yang perhatian

dan banyak memberi saran kepada saya via telp maupun SMS.

  (c) Akhirnya saya dapat menemukannya kembali STNK saya di Pos Polisi Bunderan UGM kemarin pada tanggal 21 November 2007 sekitar pukul 10.00 pagi. (d) Masalah dapat terselesaikan dengan baik dan lancar.

  (e) Ini merupakan pengalaman berharga untuk kami. (f) Dari masalah ini, hendaknya semua masyarakat lebih berhati-hati lagi dalam berlalu lintas. Terima kasih.

  (Ika Mustika Dewi, Ngadiwinatan Ng I/1131 Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Senin, 26 November 2007, Hlm 11). Contoh (1) sampai dengan (5) mengandung berbagai jenis informasi. Pada contoh (1) mengandung informasi penitipan kucing. Informasi penitipan kucing tampak dalam paragraf satu kalimat (a) KEPADA Ibu Devi Setianingrum dengan

  

alamat Bokoharjo, Maguwo, Sleman, harap kucingnya dengan nama Chelsi

segera diambil, mengingat batas waktu penitipan sudah berakhir sejak tanggal 20

Oktober 2007. Contoh (2) mengandung informasi motor tergelincir. Informasi

  motor tergelincir tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a)

  

KEJADIAN ini bermula pada hari Minggu, 28-10-2007, ketika saya dalam

perjalanan pulang dari rumah teman. Kalimat (b) Akibat kondisi jalan yang licin

karena hujan, saya beserta motor saya tergelincir di seputaran Monumen

Pancasila Sakti. Contoh (3) mengandung informasi syawalan. Informasi syawalan

  tampak dalam paragraf satu kalimat (a) DALAM rangka meningkatkan silaturahmi

  

dan solidaritas antar apoteker se-Daerah Istimewa Yogyakarta maka Pengurus

Daerah Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia DIY Yogyakarta (PD ISFI DIY),

mengharap kehadiran seluruh Apoteker anggota Ikatan Sarjana Farmasi

Indonesia (ISFI) pada acara Syawalan dan Halal Bi Halal Keluarga Besar ISFI

DIY yang Insya Allah akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 10 November

2007, pukul 08.00 WIB, Tempat: Aula Jogja International Hospital Lantai 5,

Jalan Lingkar Utara Yogyakarta. Contoh (4) mengandung informasi jalan

  kecamatan berbah rusak. Informasi jalan kecamatan berbah rusak tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) SAYA selaku warga masyarakat Berbah,

  

Kalitirto, Sleman sangat prihatin melihat kondisi jalan raya yang sangat rusak,

padahal jalan tersebut menghubungkan antara jalan Yogya-Wonosari dari Dusun

  

Jagalan sampai ke pertigaan pabrik “Perwita Karya” Dusun Berbah. Kalimat (b)

Kerusakan sangat parah terjadi di pedukuhan Berbah yang rawan kecelakaan.

  Contoh (5) mengandung informasi menemukan kembali STNK. Informasi menemukan kembali STNK tampak dalam paragraf dua kalimat (c) Akhirnya saya

  

dapat menemukannya kembali STNK saya di Pos Polisi Bunderan UGM kemarin

pada tanggal 21 November 2007 sekitar pukul 10.00 pagi.

  Contoh (1) sampai dengan (5) mengandung berbagai jenis maksud. Pada contoh (1) mengandung maksud permohonan diambil. Maksud permohonan diambil tampak dalam paragraf satu kalimat (a) KEPADA Ibu Devi Setianingrum

  

dengan alamat Bokoharjo, Maguwo, Sleman, harap kucingnya dengan nama

Chelsi segera diambil, mengingat batas waktu penitipan sudah berakhir sejak

tanggal 20 Oktober 2007. Contoh (2) mengandung maksud memohon bantuan.

  Maksud memohon bantuan tampak dalam paragraf tiga kalimat (d) Oleh kejadian

  

ini saya sangat mengharapkan sedalam-dalamnya bagi saudara/I yang

menemukan dompet dengan kriteria tersebut untuk mengembalikan dompet saya.

  Contoh (3) mengandung maksud mengundang. Maksud mengundang tampak dalam paragraf satu kalimat (a) mengharap kehadiran seluruh Apoteker anggota

  

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) pada acara Syawalan dan Halal Bi

Halal Keluarga Besar ISFI DIY yang Insya Allah akan dilaksanakan pada hari

Sabtu, tanggal 10 November 2007, pukul 08.00 WIB, Tempat: Aula Jogja

International Hospital Lantai 5, Jalan Lingkar Utara Yogyakarta. Contoh (4)

  mengandung maksud memohon bantuan. Maksud memohon bantuan tampak dalam paragraf dua kalimat (e) Saya mohon dengan hormat, kepada pihak yang

  

terkait (berwenang) harap memperhatikan jalan tersebut. Contoh (5)

  mengandung maksud mengucapkan terima kasih. Maksud mengucapkan terima kasih tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) SAYA mengucapkan

  

terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu memberikan informasi

tentang keberadaan STNK saya kemarin (PP KR, 21-11-2007). Kalimat (b) Baik

untuk pihak Kedaulatan Rakyat, Kepolisian setempat, maupun rekan-rekan lain

yang perhatian dan banyak memberi saran kepada saya via telp maupun SMS.

  2. Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut:

  1. Informasi apa sajakah yang terkandung pada wacana Pikiran Pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007?

  2. Maksud apa sajakah yang terkandung pada wacana Pikiran Pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007?

  3. Tujuan Penelitian

  1. Menganalis informasi yang terkandung pada wacana Pikiran Pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007?

  2. Menganalisis maksud yang terdapat pada wacana Pikiran Pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007?

  4. Manfaat Penelitian

  Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut, bagi studi linguistik : a. Memberikan sumbangan terhadap studi analisis wacana, khususnya wacana pikiran pembaca dengan menyajikan hasil analisis wacana.

  b. Bagi pembelajaran bahasa Indonesia, hasil penelitian ini dapat menjadi masukan materi pembelajaran bahasa tentang jenis-jenis informasi dan jenis-jenis maksud dalam wacana pikiran pembaca.

  c. Selain itu, hasil penelitian ini menambah wawasan bagi pembaca mengenai salah satu jenis wacana yaitu wacana pikiran pembaca yang merupakan bagian dari surat kabar.

  5. Tinjauan Pustaka

  Sejauh peneliti ketahui bahwa wacana Surat Pembaca di media massa harian, pernah ada yang meneliti yaitu Theophilla Sigit Untari pada tahun 1998 dengan judul “Analisis Wacana Surat Pembaca yang Berisi Keluhan dalam surat kabar harian Kompas: Suatu Tinjauan Pragmatik”. Penelitian ini berfokus pada struktur retoris wacana surat pembaca, praanggapan, tindak tutur, maksim dalam implikatur percakapan dan konteks yang dominan dalam wacana surat pembaca.

  Stuktur retoris wacana surat pembaca surat kabar harian Kompas dibedakan menjadi dua, meliputi struktur lengkap dan struktur tidak lengkap. Struktur wacana lengkap terdiri dari (1) bagian awal (exordium), (2) bagian tubuh atau pemaparan (confirmatio), dan (3) bagian penutup (peroratio). Struktur wacana tidak lengkap terdiri dari (1) bagian awal, serta (2) bagian tubuh. Bagian awal merupakan suatu pengantar yang melukiskan situasi, alasan atau tujuan menulis, latar belakang kejadian, waktu terjadinya peristiwa, dan hal-hal yang menjadi latar belakang masalahnya. Bagian awal ini selalu terdapat pada wacana Surat Pembaca dan merupakan pembukaan menuju pada permasalahan. Sedangkan bagian tubuh merupakan esensi dari wacana Surat Pembaca, oleh karena itu keberadaannya mutlak. Pada bagian ini penutur memaparkan maksud tuturannya. Bagian penutup berfungsi untuk mempertegas maksud penutur berisi antara lain harapan, saran, himbauan, mohon tanggapan, atau kekecewaan kepada pihak yang dikenai tuturan. Meskipun begitu tidak semua wacana Surat Pembaca mengandung bagian penutup ini.

  Dari segi praanggapan, Untari menjelaskan bahwa Praanggapan merupakan pengetahuan bersama (common ground) antara pembicara dan pendengar yang tidak perlu diutarakan. Dalam wacana Surat Pembaca yang dimaksud praanggapan adalah pengetahuan bersama antara penutur dan lawan tutur. Praanggapan dibagi menjadi dua jenis yaitu pertama, praanggapan yang berasal dari wacana itu sendiri atau disebut praanggapan konteks dan kedua, praanggapan yang berasal dari pengetahuan umum atau disebut praanggapan umum (common ground). Praanggapan konteks adalah praanggapan yang didasarkan pada konteks yang terdapat pada wacana. Praanggapan ini dapat dipahami lawan tutur dengan memperhatikan konteks yang terdapat pada wacana.

  Praanggapan pengetahuan umum adalah praanggapan yang berasal dari luar wacana. Praanggapan ini merupakan pengetahuan bersama antara penutur dan lawan tutur. Praanggapan pengetahuan umum ini berdasarkan referennya dibagi menjadi tujuh meliputi; (1) tempat, (2) waktu), (3) istilah, (4) peristiwa atau kejadian, (5) nama benda, (6) sifat, dan (7) persona atau lembaga.

  Dari sudut tindak tutur bahwa tindak tutur adalah kenyataan berbahasa, yang mana pada saat penutur mengujarkan sesuatu, ia sebenarnya melakukan sesuatu kepada penutur. Tindak tutur dalam wacana Surat Pembaca meliputi tindak lokusi, ilokusi dan perlokusi. Tindak lokusi adalah tindak berbicara atau tindak menyatakan sesuatu dengan makna atau kaidahnya, disebut juga the act of

  

saying something . Tindak lokusi dibagi menjadi tiga bagian yaitu (1) bagian awal

  yang berisi latar belakang penutur atau peserta tutur, maksud tuturan, latar belakang permasalahan, waktu atau kejadian berlangsung, atau memperkenalkan objek tertentu yang dibicarakan. Pada bagian awal ini lokusi yang ada merupakan pemberitaan, atau menginformasikan sesuatu. (2) bagian tubuh yang berisi pemaparan dari permasalahan yang sebenarnya. Pemaparan ini disusun berdasarkan fakta yang ada, urutan kejadian serta bukti-bukti yang ada. Tindak lokusi pada bagian tubuh wacana Surat Pembaca untuk memaparkan suatu permasalahan. Tindak lokusi yang terdapat pada bagian tubuh meliputi pemberitaan, menyatakan, menceritakan, mengumumkan, menginformasikan, berpendapat, mempertanyakan dan melapor. (3) bagian penutup wacana Surat Pembaca berisi tentang harapan penutur terutama terhadap pihak-pihak yang terkait. Pada bagian penutup ini penutur menyampaikan harapan, menanyakan, saran, atau permohonan. Tindak Ilokusi (illocutionary act) adalah untuk melakukan sesuatu (the act of doing something). Selain untuk menyatakan sesuatu, tuturan juga dapat digunakan untuk melakukan sesuatu. Tindak ilokusi dibagi menjadi tiga bagian yaitu pertama, bagian awal pada dasarnya merupakan pengantar atau pembuka wacana SP. Pembuka wacana ini berisi latar belakang permasalahan, yang meliputi penutur, lawan tutur, maksud tuturan, waktu, atau objek yang dibicarakan. Kedua, bagian tubuh merupakan bagian yang paling banyak dibandingkan dua bagian lainnya. Penutur memaparkan permasalahannya, bukti-bukti, alasannya atau urutan kejadian yang menjadi topik permasalahan. Ketiga, bagian penutup berisi tentang harapan penutur. Pemaparan yang ada dalam bagian tubuh dirumuskan secara tegas oleh penutur di dalam bagian penutup. Tindak perlokusi adalah tindak tutur yang dilakukan oleh penutur untuk menimbulkan efek bagi lawan tutur dengan mengatakan sesuatu, atau tindak tutur yang pengutaraannya dimaksudkan untuk mempengaruhi lawan tutur. Tindak tutur ini dikatakan juga sebagai the act of affecting someone. Tindak perlokusi dibagi menjadi tiga bagian yaitu bagian awal, tubuh, penutup. Pertama, bagian awal membuat lawan tutur tahu bahwa, membuat lawan tutur melakukan sesuatu, agar lawan tutur memaklumi, menegur, menuntut, mendesak dan mengusulkan. Kedua, bagian tubuh meliputi membuat lawan tutur tahu sesuatu, membuat lawan tutur melakukan sesuatu, menuntut, memohon tanggapan, atau mempermalukan.

  Ketiga, bagian penutup ini kuat karena kebanyakan penutur menggunakan bahasa langsung dan literer. Meliputi memohon, menuntut atau menyarankan.

  Dari segi konteks, Untari menjelaskan bahwa konteks komunikasi yang dominan pada wacana Surat Pembaca meliputi partisipan, latar, tujuan, dan jenis wacana. Komunikasi tidak akan pernah berlangsung tanpa peserta komunikasi atau partisipan. Partisipan adalah pelaku-pelaku komunikasi. Partisipan dalam wacana SP dibagi menjadi dua, yaitu partisipan I terdiri dari konsumen suatu produk atau jasa tertentu, warga masyarakat atau mahasiswa. Sedangkan partisipan II atau pihak yang dikenai tuturan adalah pembaca. Latar dalam penelitian Surat Pembaca meliputi (1) tempat wacana SP dimuat dan (2) latar situasi atau terjadinya peristiwa. Wacana Surat Pembaca bertujuan untuk mengungkapkan keluhan yang dialami penutur. Pengungkapan keluhan ini dimaksudkan agar pihak lawan tutur mengetahui dan menanggapi dalam bentuk perubahan yang lebih baik. Jenis wacana dalam wacana Surat Pembaca banyak digunakan bentuk kebahasaan yang bertujuan untuk memberitakan sesuatu kepada pihak lain. Pemberitaan ini dilakukan dengan menggunakan kalimat berita. Kalimat tanya juga digunakan dalam wacana Surat Pembaca selain kalimat permintaan.

  Dari sudut implikatur percakapan dijelaskan bahwa implikatur percakapan merupakan suatu tolok ukur keberhasilan suatu komunikasi ditandai dengan diterima informasi oleh lawan tutur sesuai dengan maksud penutur. Untuk berhasilnya komunikasi dalam teori penggunaan bahasa dikembangkan konsep implikatur. Implikatur mengandung dua prinsip, yaitu pertama, prinsip kerjasama dan kedua, prinsip kesopanan. Prinsip kerjasama meliputi (1) maksim kuantitas (2) maksim kualitas (3) maksim relevansi dan (4) maksim cara. Maksim kuantitas menyarankan pemberian informasi secukupnya. Maksim kualitas menyarankan pemberian maksim yang sebenarnya. Maksim relevansi menyarankan untuk memberikan pernyataan yang mempunyai relevansi dengan masalah atau konteks pembicaraan. Maksim cara menyarankan untuk menyatakan secara jelas, singkat dan memberikan pernyataan yang teratur. Prinsip kesopanan mencakup a. maksim kearifan b. maksim kedermawanan c.maksim pujian d. maksim kerendahan hati e. maksim kesepakatan dan f. maksim simpati.

  Penelitian yang pernah dilakukan oleh Untari tersebut belum mencakup analisis wacana mengenai informasi dan maksud. Dengan demikian dalam penelitian ini dibahas tentang jenis-jenis informasi dan maksud pada wacana Pikiran Pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007.

6. Landasan Teori

  Pada bagian ini dikemukakan konsep-konsep pokok yang digunakan sebagai kerangka berpikir untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Konsep- konsep yang dimaksud meliputi wacana, surat pembaca, informasi dan maksud.

6.1 Pengertian Wacana

  Wacana sering disebut juga discourse. Kata discourse berasal dari bahasa Latin discursus yang berarti lari kian kemari. Kata discursus ini diturunkan dari ‘dis’; dalam arah yang berbeda, dan ‘curere’; lari (Nababan, 1987:23).

  Wacana (discourse) merupakan ‘tuturan beruntun’ yang dihasilkan dari proses komunikasi berkesinambungan antar penutur (Hartman dan Stork, 1976 via Baryadi, 1989:1). Penutur berusaha menyampaikan pesan kepada lawan tutur. Lawan tutur berusaha menangkap pesan yang disampaikan oleh penutur. Reaksi lawan tutur berupa ujaran yang merupakan tanggapan balik terhadap penutur. Arus ujaran yang berkesinambungan ini merupakan wacana.

  Jika ditinjau dari kedudukannya dalam tataran lingual, wacana merupakan tataran yang tertinggi. Hal ini didasarkan pada hierarki satuan-satuan bahasa menurut Tarigan (1987:27). Satuan-satuan bahasa secara linguistik menurut Tarigan mempunyai urutan dari yang terkecil sampai ke yang terbesar yaitu; fonem, morfem, kata, frasa, klausa, kalimat dan wacana. Berkaitan dengan hal itu, Halliday menyebutkan bahwa wacana (teks) sebagai bahasa yang berfungsi. Bahasa yang berfungsi yakni bahasa yang sedang melaksanakan tugas tertentu dalam konteks tertentu, yang berlainan dengan kata-kata atau kalimat-kalimat lepas.

  Pengertian wacana dalam penelitian ini berdasarkan ciri-ciri wacana menurut Baryadi (1989:3). Pertama, wacana merupakan satuan lingual yang dihasilkan oleh tindak tutur yang berkesinambungan. Kedua, wacana itu merupakan satuan lingual yang terlengkap yang utuh. Ketiga, dari sudut posisinya dalam satuan lingual, wacana berada pada tataran lingual tertinggi.

  Dalam penelitian ini akan dianalisis wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Wacana pikiran pembaca ini akan dianalisis informasi dan maksud berdasarkan komponen linguistik.

  6.2 Surat Pembaca

  Surat pembaca adalah rubrik atau halaman khusus dalam penerbitan pers yang disediakan bagi pembaca untuk mengeluarkan pendapat, komentar, protes, kritik, pujian, maupun simpati tentang sesuatu hal. Surat-surat yang dipublikasikan dipilih berdasarkan pertimbangan redaksi penerbitan pers yang bersangkutan. Antara lain harus informatif, menyangkut kepentingan umum dan bila memberi kritik harus konstruktif dan memberi jalan ke luar. Jika menurut pertimbangan redaktur isi surat dianggap membahayakan keselamatan si penulis surat, maka nama dan alamat penulis akan dirahasiakan, biasanya disertai kalimat “nama dan alamat diketahui redaksi”. Meskipun demikian, redaktur juga harus mempertimbangkan permintaan penulis surat untuk tidak dicantumkan jati dirinya. Hal ini dilindungi Kode Etik Jurnalistik tentang sumber berita. Pada praktiknya, penerbitan pers meminta penulis surat agar melampirkan fotokopi KTP/SIM. Surat-surat yang dimuat tidak mendapatkan honorarium (Juanedhie, 1991: 255).

  6.3 Pragmatik Bahasa

  Pragmatik menurut Leech (1933:8) adalah studi tentang makna dalam hubungannya dengan situasi-situasi ujar (speech situations) (1993:8). Leech (Ibid, 1993:8) membagi pragmatik dalam dua sisi yakni (1) pragmalinguistik; yang berhubungan dengan tata bahasa (grammar) dalam pengertian paradigmalinguistik generatif transformasional (Ibid, 1993: 15) dan (2) sosiopragmatik; karena yang dikaji adalah penggunaan bahasa dalam situasi sosial tertentu. Dengan kata lain sosiopragmatik merupakan titik pertemuan antara sosiologi dan pragmatik (Ibid, 1993:16).

  Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pragmatik umum. Leech membatasi pragmatik umum sebagai kajian mengenai kondisi-kondisi umum bagi penggunaan bahasa secara komunikatif, dengan demikian pragmatik umum tidak mencakup kondisi “lokal” yang lebih spesifik. Karena kondisi “lokal” ini merupakan bagian dari bidang sosiopragmatik (1993: 15).

  Definisi Parker tentang pragmatik adalah sebagai berikut:

  Pragmatic is distinct from grammar, which is the study of the internal structure of language. Pragmatic is the study of how

language is used to communicate (parker, 1986:11).

  Berdasarkan definisi di atas, segi penggunaan bahasa menjadi pijakan utama pragmatik, yakni mengenai penggunaannya dalam tuturan dan konteks yang menyertai tuturan tersebut pada waktu digunakan. Konteks dalam hal ini adalah siapa yang mengatakan kepada siapa, tempat dan waktu diujarkannya suatu kalimat, anggapan-anggapan mengenai yang terlibat di dalam tindakan mengutarakan kalimat itu. Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam analisis pragmatik yaitu: (1) suatu satuan lingual (kalimat) dapat dipakai untuk mengungkapkan sejumlah fungsi di dalam komunikasi, dan (2) suatu fungsi komunikatif tertentu dapat diungkapkan dengan sejumlah satuan lingual (Kaswanti, 1990: 5).

  Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa bidang pragmatik adalah bidang di dalam linguistik yang mengkaji maksud ujaran dan fungsi ujaran.

  Maksud ujaran berkaitan dengan tujuan penutur mengutarakan sesuatu tuturan.

  Sedangkan fungsi ujaran berhubungan dengan peran tuturan tersebut dalam komunikasi. Tuturan dalam komunikasi berfungsi untuk mengundang, meminta bantuan, memaafkan, mengeluh, memuji, mengucapkan selamat, turut berduka cita dan sebagainya. Oleh karena prinsip-prinsip pragmatik umum berorientasi pada tujuan atau didasarkan pada motivasi penutur, teori yang menjelaskan prinsip-prinsip tersebut bersifat fungsional. Satuan analisisnya bukan kalimat tetapi tindak ujaran atau tindak tutur (speech act).

  Dalam penelitian ini dikaji maksud ujaran wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Penutur wacana pikiran pembaca mempunyai maksud tertentu dengan ujaran yang diujarkan yaitu menyampaikan apa yang dirasakannya seperti kekecewaan, mengucapkan terima kasih, memberikan saran, memberikan bantuan, memberitahukan, mengajak, menceritakan, menyelesaikan masalah, mengkonfirmasi dan sebagainya.

6.4 Proses Komunikasi dan Informasi

  Komunikasi adalah sarana vital untuk mengerti diri sendiri, untuk mengerti orang lain, untuk memahami apa yang dibutuhkan orang lain, apa pemahaman kita dan apa pemahaman sesama. Dengan komunikasi dapat diterka sejauh mana kita berkehendak dan sejauh sesama kita dapat menjawab. Sejauh mana kita dapat mengerti dan sejauh mana kita dapat dimengerti orang lain. Maka dibuat dan dikembangkan sarana-sarana komunikasi, agar manusia dapat menemukan dirinya sendiri di antara puluhan, ratusan, ribuan, bahkan jutaan sesama di dalam dan di luar kelompoknya (Siahaan dalam Onong, 1985:1-2).

  Proses komunikasi sendiri adalah seperti ini: SIAPA mengatakan? (Komunikator, pengirim atau sumber), APA (Message: pesan, ide dan gagasan), dengan SALURAN mana? (Media, channel dan sarana), KEPADA SIAPA? (Komunikan, penerima, atau alamat), dengan HASIL/DAMPAK apa? (Effect, hasil komunikasi).

  Maka dapat disimpulkan bahwa arti komunikasi adalah: Seni penyampaian informasi (pesan/message, ide, sikap atau gagasan) dari komunikator untuk merubah serta membentuk perilaku komunikan (pola, sikap, pandangan dan pemahamannya) ke pola dan pemahaman yang dikehendaki komunikator. Jadi proses penyampaian informasi itu berdaya guna (berefek) terhadap komunikan maupun komunikator (Siahaan dalam Onong, 1985:4-5).

  Di dalam proses komunikasi ada tiga unsur yang sangat berperan aktif. Pertama, komunikator yang berdiri dan memainkan model atau media komunikasi verbal maupun non-verbal. Kedua, komunikasi (pribadi atau kelompok) adalah pihak yang menerima hubungan dari komunikator. Ketiga, message (pesan) adalah unsur terpenting dan inti dalam interaksi antara komunikator dengan komunikan. Untuk mencapai keberhasilan komunikasi, pesan disampaikan sedemikian rupa, kadangkala dengan menciptakan stimulan (ransangan) sehingga komunikan merasakan respect terhadap message.

  Informasi adalah bahan pokok dalam komunikasi. “Informasi” bukan hanya perihal fakta maupun kebenaran, melainkan lebih luas lagi tentang skop, proses dan penggunaan informasi itu sendiri.

  Rudy Bretz (dalam Onong) pada bukunya A Taxonomy of Communication

  

Media menegaskan bahwa ”Informasi adalah apa yang dipahami”. Sebagai

  contoh: Kalau kita melihat asap atau mencium bau asap, kita langsung menerima informasi bahwa ada sesuatu yang sedang terbakar. Jadi informasi ini langsung dipahami, tidak bertele-tele. Samuel Eilon dalam bukunya Some Notes on

  

Information Processing menjelaskan “informasi itu pernyataan menjelaskan suatu

peristiwa (objek, konsep) untuk lebih mudah memahaminya”. (Onong, 1985: 10).

  Dari beberapa pendapat di atas cukup jelas bahwa informasi itu satu unsur penting dalam komunikasi. Informasi itu dinamis dan dialirkan kepada orang lain.

  Informasi itu harus bergerak, mudah dimengerti, utuh dan bulat. Informasi itu mengingkan suatu respons dari penerimanya (Siahaan dalam Onong, 1985: 29- 30).

  Informasi adalah sesuatu yang berada di luar ujaran yang ditinjau dari segi objeknya atau apa yang dibicarakan (Chaer, 1990: 35 dan Verhaar, 1993: 131).

  Dari batasan tersebut, terdapat dua ciri informasi. Pertama, informasi adalah sesuatu yang luar ujaran. Kedua, informasi itu bersifat objektif. Hal ini berarti informasi mencakup hal-hal yang dibicarakan di luar pembicaraan. Informasi berkaitan dengan tindak tutur lokusi. Tindak tutur lokusi adalah tindak tutur yang berfungsi untuk menginformasikan sesuatu (Wijana, 1996: 18).

  Fungsi informasi pada rubrik pikiran pembaca begitu penting karena dapat mewakili pikiran atau pendapat penulis. Selain itu isi yang tertuang di dalamnya bisa pakai ataupun digunakan untuk referensi khalayak umum. Informasi merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, informasi dapat mewakili pikiran atau apa yang ada di dalam benak seseorang untuk memberitahukan apa yang akan diinginkan dan dilakukannya. Informasi juga membutuhkan orang lain, maksudnya orang lain harus tanggap dan mengerti apa yang diinginkan oleh pihak yang diajak bicara supaya tidak terjadi kesalahpahaman atau misscommunication. Jadi kedua belah pihak harus sama- sama mengerti mengenai apa yang sedang dibicarakan supaya tercapai tujuan sesuai yang diharapkan.

  6. 5 Maksud

  Maksud adalah sesuatu yang berada di luar ujaran yang ditinjau dari segi subjeknya atau orang yang berbicara atau si pemakai bahasa (Chaer, 1990: 35; Verhar, 1993: 131). Dari batasan tersebut, terdapat dua ciri maksud. Pertama, maksud adalah sesuatu yang luar ujaran. Kedua, maksud itu bersifat subyektif.

  Hal ini berarti maksud itu bersifat individual (ditentukan pembicaranya). Maksud berkaitan dengan tindak tutur perlokusi dan ilokusi. Tindak tutur perlokusi adalah tindak tutur yang berfungsi untuk mempengaruhi lawan tutur. Tindak tutur ilokusi adalah tindak tutur yang dipergunakan untuk melakukan sesuatu (Wijana, 1996: 18, 20).

  Maksud berarti rencana, objek yang ingin dicapai atau hasil nyata dari perbuatan. Pengertian maksud jika dihubungkan dengan wacana pikiran pembaca yaitu sesuatu hal yang dikehendaki oleh penulis, isinya berupa makna ataupun amanat yang menyangkut tentang masalah pribadi baik menginformasikan perkara yang berhubungan dengan person , lembaga atau instansi terkait dan ketidakpuasan terhadap sarana-prasarana umum. Maksud penulis juga ingin berbagi pengalaman mengenai kejadian yang pernah dialaminya baik menyenangkan atau yang bersifat menyedihkan supaya orang lain (pembaca) tidak mengalami peristiwa yang sama seperti yang pernah dirasakan oleh penulis tersebut.

7. Metodologi Penelitian

  7.1 Metode Penelitian

  Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian hasil analisis data. Setiap tahap penelitian tersebut dilakukan dengan menggunakan metode tertentu.

  7.2 Metode dan Teknik Pengumpulan Data

  Populasi penelitian ini adalah wacana pikiran pembaca yang terdapat dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat. Media massa ini terbit setiap hari kecuali hari libur nasional. Sampel penelitian ini adalah wacana pikiran pembaca pada surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Untuk kepentingan penelitian ini digunakan sampel penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling rambang sederhana (Random Sampling

  

Technique ). Teknik ini memungkinkan setiap populasi memiliki kesempatan

  untuk dipilih sebagai anggota sampel. Penarikan sampel dilakukan dengan membuat undian sebanyak 12 gulungan untuk semua populasi, kemudian diambil sejumlah yang diperlukan polulasi dalam penelitian sebanyak 1952 . Dari semuanya itu diambil sebanyak 160 (Latunussa, 1988: 95). Jumlah sampel tersebut dipandang cukup mewakili populasi yang ada. Surat kabar harian

  

Kedaulatan Rakyat yang terkumpul selama tahun 2007 sebanyak 350 edisi. Data

  wacana pikiran pembaca yang terkumpul selama bulan November 2007 sejumlah 160 buah.

  Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak. Metode simak adalah metode pengumpulan data dengan menyimak penggunaan bahasa (Sudaryanto, 1993: 133), dalam hal ini menyimak penggunaan bahasa dalam wacana pikiran pembaca. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap.

  Teknik sadap dilakukan dengan menyadap penggunaan bahasa. Teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik catat. Teknik catat dilakukan dengan mencatat data yang diperoleh dari sumber tertulis ke dalam kartu data. Data yang telah terkumpul diklasifikasikan berdasarkan bentuk informasi dan maksud.

7.2.1 Metode dan Teknik Analisis Data

  Data yang telah terklasifikasi dianalisis dengan menggunakan metode padan, khususnya metode padan referensial dan pragmatis. (Sudaryanto, 1993: 15).

  Metode padan adalah metode yang alat penentunya di luar, terlepas, dan tidak menjadi bagian dari bahasa (langue) yang bersangkutan. Metode padan referensial adalah metode padan yang alat penentunya berupa referen bahasa atau apa yang dibicarakan. Metode padan pragmatis adalah metode padan yang alat penentunya berupa mitra wicara (Sudaryanto, 1993: 13). Metode padan referensial digunakan untuk menganalisis aneka jenis informasi yang terkandung dalam wacana pikiran pembaca SKH Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007.

  Referensi adalah hubungan antara kata dengan benda (orang, tumbuhan, sesuatu lainnya) yang dirujuknya. Referensi merupakan perilaku pembicara/penulis. Jadi, yang menentukan referensi suatu tuturan adalah pihak pembicara sendiri (penulis), sebab hanya pihak pembicara yang paling mengetahui hal yang diujarkan dengan hal yang dirujuk oleh ujarannya. Pendengar atau pembaca hanya dapat menerka hal yang dimaksud (direferensikan) oleh pembicara dalam ujarannya itu. Terkaan itu bersifat relatif, bisa benar, bisa pula salah. Dengan kata lain, tugas pendengar atau pembaca dalam memahami ujaran adalah mengidentifikasikan sesuatu atau seseorang yang ditunjuk atau dimaksudkan dalam ujaran tersebut (Mulyana, 2005: 15-16).

  Maksudnya dengan menggunakan metode padan referensial, pembaca (pendengar) dapat dengan mudah mengerti atau mengetahui berbagai jenis informasi yang diungkapkan oleh penulis (pembicara) dalam setiap wacana pikiran pembaca. Hanya dengan membaca data yang ada di dalam wacana dan pembaca juga harus mengerti apa yang dibicarakan oleh penulis (pembicara).

  Metode padan pragmatis digunakan untuk menganalisis aneka jenis maksud yang terkandung dalam pikiran pembaca SKH Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Metode pragmatik umum mengaitkan makna (atau arti gramatikal) suatu tuturan (utterance) dengan daya pragmatik (pragmatic force), (atau daya ilokusi) tuturan tersebut. Bagian dari pragmatik umum ialah pragmalinguistik, suatu bidang yang lebih banyak mengkaji aspek linguistiknya.

  Di sini kita mengkaji sumber-sumber linguistik tertentu yang disediakan oleh suatu bahasa untuk menyampaikan ilokusi-ilokusi tertentu.

  Dalam beberapa literatur pragmatik, khususnya di dalam Searle (1983), lazim penutur dan lawan tutur atau mitra tutur itu dilambangkan dengan huruf kapital S (speaker) yang berarti pembicara atau penutur, dan huruf H (hearer) yang dapat diartikan sebagai pendengar, mitra tutur atau lawan tutur. Jadi penggunaan (S) dan (H) tidak membatasi pragmatik pada bahasa lisan saja. Maksudnya dengan menggunakan metode padan pragmatik, petutur (pembaca dan pendengar) dapat secara jelas mengetahui apa maksud (pesan) yang diungkapkan atau ditekankan oleh penutur (penulis dan pembicara) di dalam bahasa non lisan atau bahasa tulis. Peneliti menggunakan metode padan pragmatik untuk menganalisis jenis maksud dalam wacana pikiran pembaca dengan cara membaca dan memahami data. Selanjutnya mencari makna yang ditekankan di wacana pikiran pembaca, sehingga petutur (pembaca dan pendengar) dapat mengetahui sekaligus mengerti maksud atau apa yang diingingkan oleh penutur (penulis dan pembicara) tersebut.

7.2.2 Metode Penyajian Hasil Analisis Data

  Hasil analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti disajikan dengan dengan menggunakan metode informal dan metode formal. Metode informal adalah metode penyajian hasil analisis data dengan menggunakan kata-kata biasa, dan metode formal artinya penyajian hasil analisis data dengan menggunakan bagan atau diagram (Sudaryanto, 1993: 145).

8. Sistematika Penyajian

  Untuk mempermudah dalam pemahaman tentang penelitian ini, peneliti menyusunnya ke dalam beberapa bab, yaitu bab I merupakan pendahuluan dengan sub-sub bab latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, tinjauan pustaka, landasan teori, metodologi penelitian, dan sistematika penyajian. Bab selanjutnya, yaitu bab II berisi pendiskripsian tentang informasi apa saja yang tertuang di rubrik pikiran pembaca dalam surat kabar harian

  Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007.

  Bab III berisi analisis dan maksud apa saja yang tertuang pada wacana di rubrik pikiran pembaca di dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Bab IV berisi penutup, yang mencakup kesimpulan dan saran. Kesimpulan yang dimaksud adalah kesimpulan tentang informasi apa saja yang tertuang dan maksud apa saja yang tertuang di rubrik pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Sedangkan saran yang dimaksud adalah saran kepada peneliti, wartawan, penulis buku dan masyarakat.

BAB II INFORMASI YANG TERKANDUNG DALAM WACANA PIKIRAN PEMBACA PADA SURAT KABAR HARIAN KEDAULATAN RAKYAT EDISI BULAN NOVEMBER 2007

2.1 Pengantar

  Informasi (information) adalah pesan dari suatu kejadian atau pendapat (Rachmadie, 1985: 29). Informasi adalah data yang telah di proses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata, sehingga dapat dipakai dasar untuk mengambil keputusan, dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang. Dalam pembahasan ini akan dijelaskan secara jauh tentang apa sajakah informasi yang terkandung dalam setiap wacana rubrik pikiran pembaca pada Surat Kabar Harian Kedaulatan

  Rakyat edisi bulan November 2007.

  Pada bab ini diuraikan aneka jenis informasi yang terkandung dalam wacana Pikiran Pembaca pada Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat edisi November 2007. Informasi yang telah diklasifikasikan meliputi syawalan, kehilangan, penemuan, kecelakaan, reuni, komunitas, keberadaan, lomba, kerusakan, orang sakit, belanja, perpanjangan, pengalaman berkendara, barang terjatuh, donor darah, parkir, penilangan, seminar, pengobatan gratis, software, kondisi, penjualan tanah, perhitungan pulsa, penitipan, perguruan beladiri, mendapat SMS, jembatan Srandakan perlu pos pengamanan, perpajakan, anggota asuransi bumiputera, pengurusan status kepemilikan hak atas tanah, kenaikan gambar spanduk yang kurang tepat, siklus penanggalan, pembangunan masjid, umpatan, desain tanggal kedaluarsa, ralat artikel opini, iklan pemasangan telepon, wisatara UNY batal, mobil yang mengalami musibah, singkatan, penggantian

  

flashdisk , puasa, heritage di Magelang, sertifikat tanah telah selesai di proses,

  permasalahan pertanahan, asuransi, win-win solution, kasus salah transfer selesai, kasus innovation store, penukaran uang, wajib pajak, penyelesaian masalah di Indogrosir, penyelesaian masalah di Karita Muslim Square, mencabut pernyataan, pembuatan kartu kuning, sikap arogan anggota Thunder 125, hujan dua jam, pelatihan, mengenai upah minimum propinsi, diklat & recruitment KSR

  PMI, service mobil Honda, kisah pensiunan PNS, pemilu tanpa foto, KTP dipinjam tidak kembali, pembuatan mural, perizinan dipersulit, hal unik saat pertandingan sepakbola, perubahan manajemen lalu lintas, pemanfaatan KTP, keadaan musala, jatuh tempo pembayaran premi, sikap panitia yang kurang peduli, berita dari bumi “sang bumi ruwai jurai”, rakerda LKD, LSM Komptras, mendambakan wanita, kasus pengukuran tanah, permohonan aplikasi, dinas olahraga di DIY, kasus pidana, referendum, mengenai ujian nasional, tidak melakukan kerja sama dan peraturan pendirian bangunan.

2.2 Informasi Syawalan

  Informasi syawalan merupakan kabar atau berita tentang sesuatu acara yang telah dirancang sebelumnya atau mengalami proses dan diikuti oleh peserta baik dari kalangan pelajar, paguyuban, trah, kelompok dan masyarakat pada umumnya. Informasi syawalan juga berkaitan dengan di mana tempatnya,

  (1) Syawalan Akbar Pelajar se-Magelang (a) SEBAGAI upaya untuk mempererat persaudaraan serta meningkatkan motivasi berprestasi di kalangan pelajar, maka Lembaga

  Peduli Remaja Mitra Cendekia Muda bekerja sama dengan Takmir Masjid Agung An-Nuur akan menyelenggarakan acara bertajuk

  

“Syawalan dan Silaturahmi Akbar Pelajar se-Magelang” pada

hari Ahad, 4 November 2007 pukul 08.00-12.00 WIB di Masjid

Agung An-Nuur Kota Mungkid (Samping Kompleks Pemda

Kabupaten Magelang).

  (b) Acara ini sengaja dilaksanakan dalam suasana bulan Syawal (bulan Peningkatan Prestasi), Hari Sumpah Pemuda, dan Hari Pahlawan dengan sebuah maksud agar para pelajar dengan semangat mudanya mau memahami akan peran strategisnya sebagai penerus bangsa dan kemudian berjuang keras (sebagai pejuang 45) untuk mengembalikan citra Indonesia sebagai bangsa besar yang prestatif dan budaya.

  (c) Sebagai pembicara dalam acara tersebut adalah Mas Didik Hermawan (Penulis Buku Remaja dari Solo) serta Drs Ngaderi Budiyono (Kepala Dinas Pendidikan Kab Magelang). (d) Tema yang akan diangkat adalah “Sekolah Gue Emang Beda”. (e) Meskipun peserta tidak dikenai biaya alias gratis, panitia tetap memberikan fasilitas hiburan Nasyid Fatih (Finalis Festival Nasyid Indonesia dari Yogyakarta), atraksi High-impact serta full door prize.

  (f) Pemberitahuan ini sekaligus sebagai undangan terbuka untuk pelajar dan guru SMP-SMA di Magelang. (Ahmad Mutaqqin, Ketua Panitia Syawalan dan Silaturahim Akbar Pelajar se-Magelang Nariban Kidul, Progowati, Mungkid, Magelang. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 1 November 2007, hlm 13).

  (2) Syawalan Warga Salatiga di Yogya

  Assalamu’alikum Wr Wb

  (a) DALAM rangka meningkatkan tali silaturahmi dan membina persabatan diantara warga Salatiga dan sekitarnya, kami Pengurus Pawarsa bermaksud mengadakan syawalan Keluarga Besar Warga

  

Salatiga dan sekitarnya di Yogyakarta, yang Insya Allah akan

diselenggarakan pada hari Selasa, 6 November 2007, pukul 18.30

a.d selesai, bertempat di Rumah Bp Brigjenpol Drs AR Hari

Anwar SH, Jl Adisucipto Km 6,5 Yogyakarta (Rumah Dinas

kapolda DIY/500 meter sebelah timur Carrefour).

  (b) Bentuk acara akan dikemas dalam suasana non formal, santai, hangat, dengan saling tukar pengalaman, saling memberi informasi, agar Pawarsa lebih eksis, bermanfaat bagi anggota, masyarakat, maju dan berkembang.

  (c) Untuk meriahnya acara tersebut, kepada warga Salatiga yang membaca informasi ini, baik yang sudah tercatat sebagai anggota maupun belum, diharap kehadirannya dan mohon bantuan untuk menyebarkan kepada warga Salatiga yang lain. (d) Guna pengaturan tempat dan persiapan konsumsi, mohon konfirmasi per telpon, SMS atau datang langsung ke:

  1. Sekretariat Pawarsa:Yunarina, Jl Pakaryan No 5, Panembahan Yogyakarta, Telp (0274) - 378319, HP: 08122716822.

  2. Harwindra Dwicahya (Yayak), Jl Argolobang N0 5 Yogyakarta, HP: 08122691458.

  3. Sri Kadarinah (Telin), Jl Kaliurang Km 8 Banteng Jaya I No 3, Yogyakarta, Telp (0274) - 883659, HP: 08164263939.

  4. Sonny Aria Saksana (Sonny), Kampung Mujamuju UH 2/864 RT 43 RW 12, Yogyakarta, Telp (0274) - 374047, HP: 0811268354.

  5. Imam Satriadi (Imam), Griya Taman Asri Blok A No 122, Sleman, Yogyakarta, Telp (0274) – 867649, HP: 08122798599.

  (e) Demikian harap maklum, terima kasih untuk perhatian, kehadiran, dan partisipasinya. Informasi ini sekaligus sebagi undangan.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Imam Satriadi, Sekretaris, Paguyuban Warga Salatiga (Pawarsa), di Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (3) Syawalan Sedulur Banyumasan

  Pala mrica bumbu dapur Gawe bakmi dadi sayur Ayu kanca pada kumpul Silaturahmi nyambung sedulur Mangan nanas aja dolanan Ngeduk gayong diwadahi tas Magreh warga Banyumasan pada syawalan Kambi inyong Seruling Mas lan Pakudimas Assalamu’alikum Wr Wb

  (a) SERUAN Eling Banyumas (Seruling Mas) lan Paguyuban Keluarga Dialek Banyumasan (Pakudimas) Yogyakarta, kanggo nyambung tali silaturahmi ngundang kabeh kadang sedulur Dialek Banyumasan (Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Pemalang, Tegal lan Brebes) sing nang Yogyakarta awadene sekupenge nang acara Syawalan Keluarga Besar Dialek

  Banyumasan 1428 H. (b) Acara sing didukung Harian Umum Kedaulatan Rakyat kiye Insya Allah arep dianakna: Dina/tanggal, Ahad 11 November 2007, pukul 09.00 s/d rampung.

  (c) Panggonane: Pendapa Balaikota Yogyakarta, Acara: rupa-

  

rupa budaya lan panganan khas Banyumasan (pokoke maen

pisan), Hikmah syawalan: Kang Ahmad Tohari (Budayawan).

  (d) Kanggo gampangna ngedum uleman apadene wara-wara kiye, mulo inyong njaluk kelodanganing penggalih (wigatine) sing urung olih undangane bisa langsung hubungi sekretariat panitia (Jl Sukaria No 17 Maguwoharjo Telp 0274-4332080) atawa bisa hubungi: (1) Sisi Kulon: Doni Sugiyanto (0274-7012458), (2) Kidhul: Fendi Isnan (085227882200), (3) Tengah: Aziz Khabibi (0274-6609840), (4) Wetan: Agam Falavetto (085227001117), (5) Lor: Isa Lucky (0274- 6619575).

  (e) Agek-agek pada daftar. (f) Pada dijek kabeh sedulure. (g) Jan, pokoke akeh doorprise lang hiburan Banyumasane. (h) Sing urung ngerti ya diwenei ngerti. (i) Kangge kawigaten rika pada, inyong kur bisa matur kesuwun.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Subandi, Sekretaris Panitia Nanggulan RT 14 RW 19, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 8 November 2007, hlm 14).

  (4) Syawalan Keluarga Besar ISFI DIY

  Assalamu’alikum Wr Wb

  (a) DALAM rangka meningkatkan silaturahmi dan solidaritas antar apoteker se-Daerah Istimewa Yogyakarta maka Pengurus Daerah Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia DIY Yogyakarta (PD ISFI DIY),

  

mengharap kehadiran seluruh Apoteker anggota Ikatan Sarjana

Farmasi Indonesia (ISFI) pada acara Syawalan dan Halal Bi Halal

Keluarga Besar ISFI DIY yang Insya Allah akan dilaksanakan

pada hari Sabtu, tanggal 10 November 2007, pukul 08.00 WIB,

Tempat: Aula Jogja International Hospital Lantai 5, Jalan

Lingkar Utara Yogyakarta.

  (b) Untuk konfirmasi kehadiran harap menghubungi sekretariat PD

  ISFI DIY, Apotek UGM Jl Prof Dr Sardjito No 25 Yogyakarta, telp 541564, atau 081392926001 (Tutik), 0810811252647 (Bondan), 081328834919 (Nunut R).

  (c) Demikian, pemberitahuan ini merupakan undangan bagi yang belum menerima.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Nunut Rubiyanto Ssi Apt, Ketua PD ISFI DIY, Pandes RT 03, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Kedaulatan Rakyat , Jumat,

  9 November 2007, hlm 11).

  (5) Syawalan Warga Magetan di Yogya

  (a) KAMI panitia Paguyuban Warga Magetan Yogyakarta (PWMY) mengundang seluruh warga & mahasiswa Magetan yang

  berada di Yogyakarta untuk menghadiri acara syawalan bersama warga Magetan yang akan dilaksanakan pada hari/tanggal: Minggu, 18 November 2007; tempat: Rumah Makan Pring Sewu, Jalan Magelang, Yogyakarta; acara: Syawalan dan Talk Show bersama Bupati Magetan; Kontribusi Gratis. (b) Untuk lebih

  jelasnya Anda dapat menghubungi contact person : Wikan, 085649828825; Sari, 085649511025; Bombay, 0274-7193008. (Paguyuban Warga Magetan di Yogyakarta. Ketua umum: Moch S Basuki SIP Msi, Sekretaris: Drs Yudi Wardana. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 16 November 2007, hlm 11).

  Contoh (1) sampai dengan (5) mengandung informasi syawalan. Pada contoh (1) bagian yang menunjukkan informasi syawalan adalah paragraf satu kalimat (a) yaitu “Syawalan dan Silaturahmi Akbar Pelajar se-Magelang” dan

  

akan dilaksanakan pada hari ahad, 4 November 2007 pukul 08.00-12.00 WIB

bertempat di Masjid Agung An-Nuur Kota Mungkid (Samping Kompleks Pemda

Kabupaten Magelang) . Contoh (2) bagian yang menunjukkan informasi syawalan

  adalah paragraf satu kalimat (a) yaitu syawalan Keluarga Besar Warga Salatiga

  

dan sekitarnya, yang akan dilaksanakan hari Selasa 6 November 2007, pukul

18.30 a.d selesai, bertempat di Rumah Bp Brigjenpol Drs AR Hari Anwar SH, Jl

Adisucipto Km 6,5 Yogyakarta (Rumah Dinas kapolda DIY/500 meter sebelah

  . Contoh (3) bagian yang menunjukkan informasi syawalan

  timur Carrefour)

  adalah paragraf satu kalimat (a dan b) kalimat (a) Syawalan Keluarga Besar

  

Dialek Banyumasan 1428 H . kalimat (b) Acara sing didukung Harian Umum

Kedaulatan Rakyat kiye Insya Allah arep dianakna: Dina/tanggal, Ahad 11

November 2007, pukul 09.00 s/d rampung. Selain itu paragraf dua kalimat (c)

Panggonane: Pendapa Balaikota Yogyakarta, Acara: rupa-rupa budaya lan

panganan khas Banyumasan (pokoke maen pisan), Hikmah syawalan: Kang

Ahmad Tohari (Budayawan). Contoh (4) bagian yang menunjukkan informasi

  syawalan adalah paragraf satu kalimat (a) mengharap kehadiran seluruh Apoteker

  

anggota Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) pada acara Syawalan dan

Halal Bi Halal Keluarga Besar ISFI DIY yang Insya Allah akan dilaksanakan

pada hari Sabtu, tanggal 10 November 2007, pukul 08.00 WIB, Tempat: Aula

  

Jogja International Hospital Lantai 5, Jalan Lingkar Utara Yogyakarta. Contoh

  (5) bagian yang menunjukkan informasi syawalan adalah paragraf satu kalimat (a)

  

mengundang seluruh warga & mahasiswa Magetan yang berada di Yogyakarta

untuk menghadiri acara syawalan bersama warga Magetan yang akan

dilaksanakan pada hari/tanggal: Minggu, 18 November 2007; tempat: Rumah

Makan Pring Sewu, Jalan Magelang, Yogyakarta; acara: Syawalan dan Talk

Show bersama Bupati Magetan; Kontribusi Gratis . Berdasarkan contoh (1)

sampai dengan (5) informasi syawalan ditandai oleh syawalan.

2.3 Informasi Kehilangan

  Informasi kehilangan berhubungan dengan barang atau sesuatu yang hilang, kapan waktu hilangannya, kira-kira pukul berapa dan di mana hilangnya.

  Biasanya orang yang merasa kehilangan menyertakan identitas diri supaya seseorang yang menemukannya dapat mengembalikan.

  (6) STNK Yamaha AB-4243-ST Hilang (a) TELAH hilang sebuah dompet berisi STNK sepeda motor

  Yamaha Vega dengan Nopol AB-4243-ST, SIM A, SIM C, dan sejumlah uang. (b) STNK dan SIM tersebut a.n Martono, d.a Bayuran, Sumberagung, Jetis, Bantul, Yogyakarta.

  (c) Melalui Pikiran Pembaca SKH Kedaulatan Rakyat ini, kami mengharapkan bagi yang menemukan barang dengan ciri-ciri di atas, kiranya dapat mengembalikan kepada kami, atau bisa menghubungi kami melalui telepon (0274) – 7161590 dan tentunya dengan senang hati kami akan memberikan imbalan sepantasnya. (Martono, Bayuran, Sumberagung, Jetis, Bantul, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  Hilang STNK GL Pro B 4064 XF

  (7) (a) TELAH hilang STNK Sepeda Motor GL Pro tahun 1993

  warna hitam nopol B 4064

  XF dengan nomor rangka MHIDE000PPK 018853, nomor mesin DEE 1018714 atas nama Hendra J Purba, Jl H Muriadho RT 07/06 Senen Jakarta Pusat, KTP dan KTM Perguruan Tinggi Janabadra, atas nama Yoseph Dale Masan, Mranggen Kidul Sinduadi Mlati Sleman,

  

Yogyakarta. (b) Barang tersebut hilang pada hari Kamis 25

Oktober 2007 pukul 08.30 WIB di Jalan Magelang Yogyakarta.

  (c) Untuk itu bagi siapa saja yang bisa menemukan barang dengan ciri tersebut di atas bisa menyerahkan kepada Yoseph Dale Masan dan akan diberikan imbalan sepantasnya. (Iswanto, Staf Sekretariat

Redaksi Kedaulatan Rakyat , Jl Mangkubumi 40-44 Yogyakarta.

(Kedaulatan Rakyat, Minggu, 4 November 2007, hlm 10). (8) Kehilangan Dompet dan Tas

  (a) SAAT mengikuti acara Lunch Symposium dalam rangka

  

Dies Natalis Fakultas Kedokteran Gigi UGM yang ke 47 pada hari

Sabtu 3 November 2007 sekitar jam 13.30 WIB, saya kehilangan

Tas Simposium Kit warna hitam. (b) Dalam tas tersebut berisi antara

  lain dompet yang berisi sejumlah uang, KTP, SIM A, STNK mobil, ATM Mandiri, ATM BCA, Kartu Periksa Klinik Gadjah Mada Medical Center (semua atas nama drg M Th Esthi Tjahjanti), dan tas kecil wanita warna biru berisi pula sejumlah uang beserta kunci mobil.

  (c) Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, bagi siapa saja yang menemukan barang tersebut, mohon menghubungi drg Esthi Tjahjanti, di Fakultas Kedokteran Gigi UGM (0274) 5155307, 547667 (bagian Prostodonsi) atau 081328497676.

  (d) Atas segala perhatian dan bantuannnya diucapkan terima kasih. (drg Esti Tjahjanti, Kajor RT 01 RW 01 Nogotirto, Gamping, Sleman.

  Kedaulatan Rakyat , Rabu, 7 November 2007, hlm 11).

  (9) Kehilangan Surat-surat penting (a) TELAH hilang sebuah dompet berisi SIM A, SIM C, KTA

  

Polri, ATM BNI atas nama Sunarko dengan alamat Aspol Polres

Kulonprogo. (b) STNK Suzuki RC an Sumindaryati dengan

alamat Kuwojo Dadirejo RT 04 RW 02 Bagelan Purworejo. (c)

Hilang pada tanggal 6 November 2007 antara jalan Kedungdowo

Mutihan Wates sampai Polres Kulonprogo pukul 19.30 WIB. (d)

  Bagi yang menemukan mohon hubungi Bapak Sunarko dengan no telp 081578881395 atau kantor PJR Induk B Temon akan diberikan imbalan sepantasnya.

  (e) Demikian atas perhatiannya dan bantuannya kami ucapkan terima kasih. (Sunarko PJR, Induk B temon. Kedaulatan Rakyat, Rabu,

  14 November 2007, hlm 11).

  (10) Kehilangan Alat Bantu Dengar (Earphone) (a) PADA hari Kamis tanggal 8 November 2007 anak saya

  telah kehilangan alat Bantu dengar yang sedang tidak dipakai. (b) Kemungkinannya terjatuh di Rumah Sakit Panti Rapih Bangsal Elisabeth atau di Bank Mandiri Bulak Sumur/Sekip.

  (c) Kepada yang menemukan kami akan memberikan hadiah yang sangat pantas dan mohon disampaikan ke Sudagaran HOS Cokroaminoto gang Petung No 4 atau telpon dulu ke 619590 (rumah), 08881969775 (hp). (Drs RB Sunarno, Sudagaran, TR III/ 1089, Yogya.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 16 November 2007, hlm 11).

  Contoh (6) sampai dengan (10) mengandung informasi kehilangan. Pada contoh (6) bagian yang menunjukkan informasi kehilangan adalah paragraf satu kalimat (6a) Telah hilang sebuah dompet berisi STNK sepeda motor Yamaha

  

Vega dengan Nopol AB-4243-ST, SIM A, SIM C, dan sejumlah uang . Contoh (7)

  bagian yang menunjukkan informasi kehilangan adalah paragraf satu kalimat (a dan b) kalimat (a) Telah hilang STNK Sepeda Motor GL Pro tahun 1993 warna

  

hitam nopol B 4064 XF dengan nomor rangka MHIDE000PPK 018853, nomor

mesin DEE 1018714 atas nama Hendra J Purba, Jl H Muriadho RT 07/06 Senen

Jakarta Pusat, KTP dan KTM Perguruan Tinggi Janabadra, atas nama Yoseph

Dale Masan, Mranggen Kidul Sinduadi Mlati Sleman, Yogyakarta dan kalimat (b)

Barang tersebut hilang pada hari Kamis 25 Oktober 2007 pukul 08.30 WIB di

Jalan Magelang Yogyakarta. Contoh (8) bagian yang menunjukkan informasi

  kehilangan adalah paragraf satu kalimat (a) Saat mengikuti acara Lunch

  

Symposium dalam rangka Dies Natalis Fakultas Kedokteran Gigi UGM yang ke

47 pada hari Sabtu 3 November 2007 sekitar jam 13.30 WIB, saya kehilangan Tas

Simposium Kit warna hitam . Contoh (9) bagian yang menunjukkan informasi

  kehilangan adalah paragraf satu kalimat (a, b dan c) kalimat (a) Telah hilang

  

sebuah dompet berisi SIM A, SIM C, KTA Polri, ATM BNI atas nama Sunarko

dengan alamat Aspol Polres Kulonprogo. Kalimat (b) STNK Suzuki RC an

Sumindaryati dengan alamat Kuwojo Dadirejo RT 04 RW 02 Bagelan Purworejo

  dan kalimat (c) Hilang pada tanggal 6 November 2007 antara jalan Kedungdowo

  

Mutihan Wates sampai Polres Kulonprogo pukul 19.30 WIB . Contoh (10) bagian

  yang menunjukkan informasi kehilangan adalah paragraf satu kalimat (a dan b) kalimat (a) Pada hari Kamis tanggal 8 November 2007 anak saya telah

  

kehilangan alat Bantu dengar yang sedang tidak dipakai dan kalimat (b)

Kemungkinannya terjatuh di Rumah Sakit Panti Rapih Bangsal Elisabeth atau di

Bank Mandiri Bulak Sumur/Sekip. Berdasarkan contoh (6) sampai dengan (10)

  informasi kehilangan ditandai oleh kehilangan baik barang, uang dan surat-surat penting.

2.4 Informasi Penemuan

  Informasi penemuan berhubungan dengan apa yang telah ditemukan oleh seseorang baik berupa benda, barang, kapan ditemukan, dimana, waktunya dan biasanya yang menemukan menuliskan bagaimana caranya barang tersebut dapat diambil oleh orang yang merasa kehilangan.

  (11) STNK AB 3140 PD Ditemukan (a) TELAH ditemukan STNK Sepeda Motor Suzuki FD 110

  (Shogun) tahun 2002 warna hitam atas nama Frans Edy Wardana, Semanu Tengah 01/36, Semanu, Gunungkidul. (b) Barang tersebut ditemukan di wilayah Kampung Blunyahrejo, pada hari Rabu 24 Oktober 2007 lebih kurang pukul 18.00 WIB oleh Sdr. Helga Mukti Nalar Se, Blunyahrejo TR II/215 RT 018/RW 005 Karangwaru, Tegalrejo, Yogyakarta.

  (c) Untuk itu bagi pemilik barang dengan ciri tersebut di atas dapat menghubungi nama dan alamat tersebut di atas dengan membawa bukti identitas diri. (Iswanto, Staf Sekretariat Redaksi KR, Jl mangkubumi 40-44 Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 2 November 2007, hlm 11).

  (12) Ditemukan, Perdana Flexy Trendy (0291) 3376317 (a) PADA hari Jumat, 28 September saya beserta anak saya

  

bermaksud pulang ke rumah setelah dari bengkel untuk

keperluan mengganti ban luar motor saya.

  (b) Di tengah perjalanan pulang melewati Jl Jenderal

  

Sudirman, tepatnya di depan Pabrik Gula Rendeng (PG Rendeng)

Kudus, saya menemukan Kartu Perdana (Sim Card) Flexy Trendy

dengan nomor (0291) 3376317 yang masih baru dan segelnya

masih utuh.

  (c) Setelah menepikan motor, saya lalu memungut Kartu Perdana tersebut. Saya menunggu beberapa saat di pinggir jalan raya kalau- kalau ada yang mencari kartu tersebut.

  (d) Setelah saya tunggu sekitar 15 menit ternyata tidak ada yang mencarinya. Akhirnya Kartu Flexi tersebut saya bawa pulang ke rumah.

  (e) Sesampainya di rumah saya berpikir bagaimana caranya agar barang temuan saya bisa saya kembalikan kepada pemiliknya yang berhak atas barang tersebut. (f) Saya khawatir kalau Kartu Flexy yang saya temukan benar-benar dibutuhkan oleh pemiliknya.

  (g) Melalui surat pembaca ini saya berharap agar siapa saja yang merasa kehilangan Kartu Perdana Flexy Trendy dengan nomor (0921) 3376317 dengan nominal Rp 30.000 dan masa berlaku s/d 30 April 2008 bersedia untuk menghubungi saya. (h) Adapun saat ini kartunya masih utuh saya simpan dan segelnya tidak saya buka. (i) Silakan menghubungi saya di nomor HP 081 56598840 atau langsung ke alamat saya: Perum Pemda No 5 RT 3 RW 3 Tumpangkrasak Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

  (j) Demikian saya tunggu kedatangannya, saya mengucapkan banyak terima kasih atas dimuatnya surat saya ini. (k) Semoga bermanfaat dan barokah. (l) Sekian. Terima kasih. (Ady Prasetyo, 08156598840, Perumahan Pemda No 5 RT 3 RW 3 Tumpangkrasak Kecamatan jati, Kabupaten Kudus. Kedaulatan Rakyat, Senin, 5 November 2007, hlm 11).

  (13) Ditemukan: 3 Jam & Pakaian Anak (a) DIBERITAHUKAN kepada masyarakat luas, telah

  

ditemukan: 3 buah jam tangan, 1 set pakaian anak-anak, 1 potong

  (b) Barang tersebut telah tertingal di Pantai Depok (tepatnya

  di kompleks Masjid Nurul Bihaar) Parangtriris, Kretek, Bantul, Yogyakarta, sekitar liburan Idul Fitri 1428 H/2007 M. (c) Semua

  barang masih dirawat petugas takmir masjid. (d) Bagi yang merasa kehilangan silakan hubungi Takmir Masjid Nurul Bihaar di kompleks wisata panti Depok dengan membawa identitas diri. (Bpk Sutono, 081802681579, Dk Samiran RT 01, Parangtritis, Kretek, Bantul, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 8 November 2007, hlm 14).

  (14) Ditemukan Surat-surat Penting Mahasiswi UNY (a) PADA tanggal 12 November 2007 lalu, saya didatangi oleh

  tetangga saya yang menunjukkan beberapa surat-surat penting, seperti STNK, Kartu Mahasiswa, ATM BNI dll. (b) Surat-surat tersebut ditemukan tetangga saya di sekitar Jalan Gandekan, atas nama sdri Endah Widiyanti S, mahasiswi Fak Teknik (Pendidikan Teknik Informatika) UNY. (c) Surat-surat tersebut sekarang ada

  disimpan oleh tetangga saya. (d) Pada tanggal 12 November saya telah menginformasikan via telepon 586168 ke Satpam UNY.

  (e) Kiranya saudari yang merasa kehilangan dapat menghubungi saya dengan membawa surat keterangan dari Dekan/Wali Dekan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

  (f) Bagi teman/rekan mahasiswa yang mengetahui mohon diinformasikan. (g) Jika lebih dari seminggu surat ini tidak diambil maka mohon maaf saya tidak bertanggung jawab atas penyimpanannya. (Hartanto SE, Sie Pemuda RW I Ngupasan, Mahasiswa Fak Hukum Univ Widya Mataram Yogya. Kedaulatan Rakyat , Jumat, 16 November 2007, hlm 11).

  (15) Cincin Emas, Ditemukan (a) SATU setengah bulan yang lalu, sekitar pukul 15.00 WIB,

  saya menemukan sebuah cincin emas, di sekitar Pasar Bendungan, Wates, Kulonprogo DIY. (b) Cincin tersebut sekarang ada di tangan

  saya. (c) Untuk itu bagi yang merasa kehilangan cincin tersebut bisa menghubungi saya di nama dan alamat tersebut di bawah ini dengan membawa bukti kwitansi pembelian maupun identitas diri.

  (d) Apabila dalam jangka satu bulan dari surat ini diterbitkan di SKH KR tidak ada yang mengambilnya, maka barang tersebut akan kami serahkan ke masjid untuk kegiatan pembinaan dan kegiatan ibadah lainnya. (Sri, d/a Depok V Panjatan Kulonprogo, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 22 November 2007, hlm 15).

  Pada contoh (11) sampai dengan (15) mengandung informasi penemuan. b) kalimat (a) TELAH ditemukan STNK Sepeda Motor Suzuki FD 110 (Shogun)

  

tahun 2002 warna hitam atas nama Frans Edy Wardana, Semanu Tengah 01/36,

Semanu, Gunungkidul. Kalimat (b) Barang tersebut ditemukan di wilayah

Kampung Blunyahrejo, pada hari Rabu 24 Oktober 2007 lebih kurang pukul

  

18.00 WIB oleh Sdr. Helga Mukti Nalar Se, Blunyahrejo TR II/215 RT 018/RW

005 Karangwaru, Tegalrejo, Yogyakarta. Contoh (12) informasi penemuan

  tampak dalam paragraf satu kalimat (a) PADA hari Jumat, 28 September saya

  

beserta anak saya bermaksud pulang ke rumah setelah dari bengkel untuk

keperluan mengganti ban luar motor saya. Dan paragraf kedua kalimat (b) Di

tengah perjalanan pulang melewati Jl Jenderal Sudirman, tepatnya di depan

Pabrik Gula Rendeng (PG Rendeng) Kudus, saya menemukan Kartu Perdana

(Sim Card) Flexy Trendy dengan nomor (0291) 3376317 yang masih baru dan

segelnya masih utuh. Contoh (13) informasi penemuan tampak dalam paragraf

  satu kalimat (a) DIBERITAHUKAN kepada masyarakat luas, telah ditemukan: 3

  

buah jam tangan, 1 set pakaian anak-anak, 1 potong kain sarung. Dan paragraf

  dua kalimat (b) Barang tersebut telah tertingal di Pantai Depok (tepatnya di

  

kompleks Masjid Nurul Bihaar) Parangtriris, Kretek, Bantul, Yogyakarta, sekitar

liburan Idul Fitri 1428 H/2007 M. Contoh (14) informasi penemuan tampak

  dalam paragraf satu kalimat (a dan b) kalimat (a) PADA tanggal 12 November

  

2007 lalu, saya didatangi oleh tetangga saya yang menunjukkan beberapa surat-

surat penting, seperti STNK, Kartu Mahasiswa, ATM BNI dll. Kalimat (b) Surat-

surat tersebut ditemukan tetangga saya di sekitar Jalan Gandekan, atas nama sdri

Endah Widiyanti S, mahasiswi Fak Teknik (Pendidikan Teknik Informatika) UNY.

  Contoh (15) informasi penemuan tampak dalam paragraf satu kalimat (a) SATU

  

setengah bulan yang lalu, sekitar pukul 15.00 WIB, saya menemukan sebuah

cincin emas, di sekitar Pasar Bendungan, Wates, Kulonprogo DIY. Berdasarkan

  contoh (11) sampai dengan (15) informasi penemuan ditandai oleh ditemukan seperti barang, kartu perdana dan surat-surat penting.

2.5 Informasi Kecelakaan

  Informasi kecelakaan berhubungan dengan peristiwa atau kejadian yang terjadi di jalan raya, kapan terjadinya, dimana lokasinya, pukul berapa, bagaimana peristiwa tersebut dapat berlangsung dan resiko apa yang harus ditanggung oleh korban kecelakaan itu.

  Motor Tergelincir, Surat Penting Tercecer

  (16) (a) KEJADIAN ini bermula pada hari Minggu, 28-10-2007,

  ketika saya dalam perjalanan pulang dari rumah teman. (b) Akibat kondisi jalan yang licin karena hujan, saya beserta motor

saya tergelincir di seputaran Monumen Pancasila Sakti.

  (c) Saat itu kondisi yang baru saya alami membuat saya

  kurang cermat, sehingga dompet saya yang berisi kartu identitas yang penting tercecer dan lupa saya ambil, untuk diketahui saja dompet saya berwarna hitam berisi ATM, SIM, dan KTM beserta STNK.

  (d) Oleh kejadian ini saya sangat mengharapkan sedalam-dalamnya bagi saudara/I yang menemukan dompet dengan kriteria tersebut untuk mengembalikan dompet saya.

  (e) Saya akan menghargai langkah baik saudara, saya akan memberikan imbalan sepantasnya dan tidak memperpanjang masalah. (f) Akhir kata semoga amal baik saudara/I diterima, dan dimudahkan urusan saudara oleh Tuhan. (Nurrahman Aji, Jl Trembesi

  5 CC, Yogyakarta, Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 3 November 2007, Hlm 9).

  (17) Halo Colt-T AB-9217-TE (a) PADA tanggal 9/11/2007, di selatan Plengkung Gading saya

  

dan teman mengalami kecelakaan. (b) Saya bersama teman

  mengendarai motor dari arah selatan. (c) Pinginnya sore itu putar-putar Bantul. (d) Itupun kecepatan hanya 30-40 km/jam, karena jalan licin dan takut jatuh (waktu itu habis turun hujan).

  (e) Apa yang saya pikirkan menjadi kenyataan. (f) Di depan saya

  

ada mobil Colt-T Nopol AB-9217-TE berjalan searah dengan

motor saya. (g) Tiba-tiba mobil tersebut berhenti mendadak dan

banting stir ke kanan. (h) Saya yang ada di belakangnya tidak

siap, walaupun rem motor sudah saya injak, tapi jarak yang

terlalu dekat, roda depan motor saya kena bumper mobil tersebut,

sampai motor saya rusak parah, saya terseret dan jatuh tertimpa

motor dan teman saya. (i) Sampai orang-orang yang ada di sekitar

tempat kejadian merasa iba dan menolong saya.

  (j) Yang saya sayangkan, sopir mobil yang sudah tahu saya jatuh dan terseret mobilnya tidak mau berhenti malah tancap gas. (k) Saya memohon kepada sopir tersebut mau ngaruhke ke tempat saya. (l) Dan masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan.

  (m) Apa Anda tidak punya hati nurani/rasa belas kasihan sama saya? (n) Saya tidak mau minta ganti rugi kepada Anda, Tapi Cuma yang saya inginkan ucapan minta maaf dari Anda. (o) Kita sama-sama pemakai jalan yang taat pada peraturan lalu lintas. (p) Saya tunggu niat baik Anda. Terima kasih. ( M Ton, d.a Tegal Krapyak Pendowoharjo, Sewon, Bantul, DIY, Telp (0274)-7895257, HP: 081328332720.

  Kedaulatan Rakyat , Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  (18) Nyerempet Motor Langsung Lari (a) TEMAN saya diserempet oleh orang yang memakai sepeda

  

motor warna biru dan membawa keranjang ayam. (b) Hal itu

menyebabkan teman saya jatuh bergulung-gulung di jalan dan

harus memeriksakan diri ke rumah sakit Sardjito. (c) Tetapi

orang yang nyerempet itu langsung lari seenaknya saja.

  (d) Kejadian itu terjadi pada hari Senin, 12 November 2007,

  

sekitar pukul 15.30 WIB, di jalan Parangtritis (sebelah utara

ringroad dekat dealer motor). (e) Bagi anda yang merasa nyerempet

  teman saya harap menghubungi nomor HP: 08175465020. (Antonius Edi Kuswara, Soropadan, Tirtomulyo, Kreyek Bantul, Telp 081804296430. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  (19) Patut Jadi Contoh (a) PADA hari Kamis tanggal 1 November 2007 terjadi

  

senggolan di perempatan Dongkelan Bantul ke barat sedikit. (b)

Waktu itu saya bersama anak berboncengan pulang dari kerja. (c)

Pas di perempatan jalan aman-aman saja. (d) Kemudian ke barat

kurang lebih 50 m dari perempatan, ada seseorang pengendara

sepeda motor membawa keronjot aluminium, menyalip tidak

membunyikan klakson atau memberi tanda-tanda yang lain.

  (e) Dengan tidak terasa kami terjatuh terserempet keronjot

  

yang kiri mengenai stang kanan. (f) Kemudian yang terjadi penabrak

  kami tidak lari, bahkan menolong kami ke pinggiran jalan sampai sadar. (g) Dan setelah omong punya omong, dia sanggup mengganti motor yang rusak dan sekaligus mengobati yang luka.

  (h) Alhamdullilah dengan waktu yang ditentukan dia mengganti segala kerusakan dan pengobatannya sekalian. (i) Peristiwa semacam ini mudah-mudahan dapat menjadikan contoh dari pengendara, baik itu sepeda motor atau pun mobil yang lain, tidak lari dari tanggung jawab bagi si pelaku itu sendiri.

  (j) Terima kasih kepada mas Riyanto dari Gunungkidul yang baik hati. (M Rafiudin, Mantrijeron MJ III/896 Yogyakarta. (Kedaulatan

  Rakyat , Senin, 19 November 2007, hlm 12).

  (20) Inikah Kinerja RSUD Wonosari? (a) TANGGAL 15 Agustus 2007 sekitar pukul 20.30, anak saya

  

(pembonceng) mengalami tabrakan dengan dump truck di

Piyaman, Wonosari. (b) Oleh temannya dan penduduk sekitar lokasi

  kecelakaan, anak saya dibawa ke RSUD Wonosari. (c) Saya dan istri segera ke sana setelah mendapat informasi. (d) Saat itu kondisi anak saya tidak sadar, lecet-lecet di betis dan jari kaki kanan, darah keluar dari mulut dan hidung, gigi patah satu dan terkatup (ngancing-Jw), kejang-kejang, napas tersengal, sebentar-sebentar berhenti. (e) Ada 3 perawat, yang 2 menjahit jari kaki, yang satunya mengeluarkan darah dengan selang kecil dari sisi luar gigi, kiri dan kanan. (f) Seorang dokter perempuan saya lihat mondar-mandir. (g) Melihat kondisi anak saya dan tindakan medis dari dokter dan perawat seperti itu, spontan saya buka paksa mulutnya, dan saya minta diganjal (dengan pipa karet), darah menyembur dari mulut. (h) Hidung yang tersumbat darah kental, saya sedot dengan mulut saya. (i) Saat napas berhenti, mulutnya saya sedot darahnya dan saya tiup (layaknya napas buatan). (j) Terjadi dialog singkat antara saya dan perawat:

  “Gimana kondisi sebenarnya anak saya?”—“Terjadi gegar otak berat, luka dalam pendarahan hebat dan kritis, sudah tidak bisa (vonis dokter)”.

  “Mau dirujuk ke mana?”—“Semua rumah sakit besar di Yogya tidak ada kamar kosong”.

  “Saya tidak butuh kamar, tapi perawatan dokter! Mau di teras atau di halaman. Tolong, mana ambulans?”—“Ada pak, tapi sopirnya sudah pulang.”

  “Ya ditelepon dong!”—“ Kami tidak ada pulsa!” Teman saya bilang : “pake telepon saya, nggak usah bayar!” (k) Dialog konyol itu saya hentikan setelah datang ambulans yang habis ngedrop pasien dari Klaten. (l) Dalam perjalanan tanpa pengawalan perawat apalagi dokter, ternyata oksigen habis (sebelum berangkat, saya pinjam tidak boleh). (m) Alat penyedot darah, tidak berfungsi. (n) Kembali saya sedot (sosrop-Jw) darah anak saya secara

  

manual. (o) Walaupun rujukan ke RSI Klaten, dengan pertimbangan

  jarak dan kondisi pasien yang banyak mengeluarkan darah, ambulans saya minta antarkan ke RS PR Yogya. (p) Dari Scan kepala dan rontgent, terlihat pasien gegar otak (ada darah dalam otak), patah tulang selangka kiri dan rongga dada penuh darah sehingga menghambat pernapasan. (q) Dada dan atau tenggorokan harus dilubangi untuk memasukkan selang penyedot darah di rongga dada. (r) Pukul 02.00 WIB pernapasan anak saya stabil. (s) Dalam sujud syukur saya menangis lega. (t) Ternyata Allah masih memberi kepercayaan pada saya sekeluarga untuk momong anak saya, walau harus 19 hari tergeletak di RS dan 4 hari koma.(u) Yang sedikit mengganjal di hati saya :

  1. Hanya seperti itukah kinerja RSUD Wonosari?

  2. Harus secepat itukah dokter memberi keputusan diagnosis tanpa

  

rontgent (gegar otak berat, luka dalam, perdarahan hebat, kritis dan

sudah tidak bisa! )?

  3. Kenapa permasalahan pertama yang mestinya diprioritaskan ditangani dokter (pernapasan), kok malah memerintahkan mengukur dan menjahit jari kaki?

  4. Kenapa rujukan mesti ke Klaten, sedangkan Yogya lebih dekat dan RS tertentu memiliki dokter dan peralatan lebih komplet?

  5. Bagaimana nasib pasien-pasien seperti anak saya, seandainya kualitas penangannanya hanya seperti itu?

  6. Apakah sudah benar secara prosedur apabila pengiriman pasien dengan kondisi seperti anak saya (baca: kritis) tanpa pengawalan perawat?

  7. Bisakah Bapak Bupati memberikan sedikit perhatian? (v) Terima kasih yang sebesar-besarnya saya haturkan kepada:

  1. Sopir ambulans yang sudah mengantarkan anak saya ke RS PR sesuai permintaan saya, walau tidak sesuai rujukan dokter.

  2. Tim dokter dan perawat RS PR yang begitu sigap dan penuh kasih merawat anak saya.

  3. Om Lorent di NTT, Om Aris di Bandung, Om Trisna di Jakarta, Om Yono dan ustadnya di Prambanan dan semua pihak yang dengan tulus mendoakan demi kesembuhan anak saya.

  (w) Semoga pertanyaan-pertanyaan saya di atas mendapat jawaban dan tindakan positif, agar memberi hasil yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat banyak dan pegawai RSUD Wonosari. (Agus Murwanto Hadi, Ngepus RT 10/03, Bunder, Patuk, Gunung kidul, Yogyakarta 55862. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (16) sampai dengan (20) mengandung informasi kecelakaan. Pada contoh (16) Informasi kecelakaan ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) KEJADIAN ini bermula pada hari Minggu, 28-10-2007, ketika

  

saya dalam perjalanan pulang dari rumah teman. Kalimat (b) Akibat kondisi

jalan yang licin karena hujan, saya beserta motor saya tergelincir di seputaran

Monumen Pancasila Sakti. Paragraf dua kalimat (c) Saat itu kondisi yang baru

saya alami membuat saya kurang cermat, sehingga dompet saya yang berisi kartu

identitas yang penting tercecer dan lupa saya ambil, untuk diketahui saja dompet

saya berwarna hitam berisi ATM, SIM, dan KTM beserta STNK. Contoh (17)

  Informasi kecelakaan ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a) PADA tanggal

9/11/2007, di selatan Plengkung Gading saya dan teman mengalami kecelakaan.

  Paragraf dua kalimat (f, g, h) kalimat (f) Di depan saya ada mobil Colt-T Nopol

  

AB-9217-TE berjalan searah dengan motor saya. Kalimat (g) Tiba-tiba mobil

tersebut berhenti mendadak dan banting stir ke kanan. Dan kalimat (h) Saya yang

ada di belakangnya tidak siap, walaupun rem motor sudah saya injak, tapi jarak

yang terlalu dekat, roda depan motor saya kena bumper mobil tersebut, sampai

motor saya rusak parah, saya terseret dan jatuh tertimpa motor dan teman saya.

  Contoh (18) informasi kecelakaan ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b,

  

warna biru dan membawa keranjang ayam. Kalimat (b) Hal itu menyebabkan

teman saya jatuh bergulung-gulung di jalan dan harus memeriksakan diri ke

rumah sakit Sardjito . Kalimat (c) Tetapi orang yang nyerempet itu langsung lari

seenaknya saja. Paragraf dua kalimat (d) Kejadian itu terjadi pada hari Senin, 12

November 2007, sekitar pukul 15.30 WIB, di jalan Parangtritis (sebelah utara

ringroad dekat dealer motor). Contoh (19) informasi kecelakaan dapat

  ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b, c, d) kalimat (a) PADA hari

  

Kamis tanggal 1 November 2007 terjadi senggolan di perempatan Dongkelan

Bantul ke barat sedikit. Kalimat (b) Waktu itu saya bersama anak berboncengan

pulang dari kerja. Kalimat (c) Pas di perempatan jalan aman-aman saja. Kalimat

  (d) Kemudian ke barat kurang lebih 50 m dari perempatan, ada seseorang

  

pengendara sepeda motor membawa keronjot aluminium, menyalip tidak

membunyikan klakson atau memberi tanda-tanda yang lain. Paragraf dua kalimat

  (e) Dengan tidak terasa kami terjatuh terserempet keronjot yang kiri mengenai

  

stang kanan. Contoh (20) mengandung informasi kecelakaan. Informasi

  kecelakaan tampak dalam paragraf satu kalimat (a) TANGGAL 15 Agustus 2007

  

sekitar pukul 20.30, anak saya (pembonceng) mengalami tabrakan dengan dump

truck di Piyaman, Wonosari. Berdasarkan contoh (16) sampai dengan (20)

  informasi kecelakaan ditandai oleh tergelincir, kecelakaan, diserempet, terjatuh terserempet dan tabrakan.

2.6 Informasi Reuni

  Informasi reuni berhubungan dengan acara yang telah disepakati bersama dimana tempatnya, kapan akan dilaksanakan serta mencantumkan syarat-syarat yang telah ditentukan.

  (21) Temu Alumni Menwa Pasopati UNY (a) KOMANDAN dan staf Menwa Pasopati UNY (IKIP)

  mengundang seluruh alumni Menwa Pasopati (Yon 2 IKIP) dalam temu alumni pada Minggu 11 November 2007 pukul 09.00 rangka WIB. (b) Tempat: Kediaman Bapak Wuryanto Yudha XIV (Srumbung Magelang).

  (c) Untuk itu dimohon kehadiran seluruh alumni Menwa UNY/IKIP dalam acara tersebut di atas. (d) Kepada yang belum menerima undangan, pengumuman ini dianggap sebagai undangan. (e) Untuk informasi/konfirmasi kehadiran menghubungi Sdr Jangkung HP 081 328481100 atau Satmenwa Pasopati UNY (0274) 586168 psw 294. terima kasih. (Sudarmanto, Juban RT 02 RW 32, Tridadi, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Senin, 5 November 2007, hlm 11).

  (22) Reuni Alumni SMA MUHI 1975

  Assalamu’alaikum Wr Wb

  (a) KELUARGA Besar Alumni SMA Muhammadiyah 1

  Yogyakarta Angkatan 1975 mengundang rekan-rekan alumni di seluruh Nusantara untuk berpartisipasi dan menghadiri reuni 2007 yang insya Allah diselenggarakan pada 21-22 Desember 2007, bertepatan dengan tasyrik Hari Raya Idul Adha 1428 H.

  (b) Reuni 2007 yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1428 H ini diisi dengan kegiatan utama menghimpun dan menyalurkan hewan kurban ke daerah-daerah yang membutuhkan di DIY dan sekitarnya. (c) Panitia Reuni dan Kurban 2007 merencanakan hewan kurban tersebut dihimpun dari alumni SMA Muhi’75 Yogyakarta.

  (d) Partisipasi reuni dan kurban dapat dikirim ke 1. Enggarwati No Rek 137.000.95.640 Bank Mandiri, 2. Anom Wijoyobroto No Rek 1691357371 BCA. Acara reuni 2007 dan informasi selengkapnya dapat diperoleh di Sekretariat Panitia Reuni dan Kurban 2007 telepon 0274-7470945 HP 0811250510.

  (e) Semoga dengan reuni 2007 ini meningkatkan amal ibadah kita semua dan selalu berada dalam ridloNya. Amin. (f) Terima kasih, sampai jumpa di reuni 2007.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb (Anom Wijoyobroto, Sekretaris Panitia Reuni dan Kurban 2007. Kedaulatan Rakyat , Senin, 19 November 2007, hlm 12).

  (23) Bosa’80 Tahun Baruan di Kaliurang (a) YUK ikut, ikut, ikut…! (b) Ada 25-an teman-temanmu lho,

  

yang lagi getol menyiapkan tahun baruan. (c) Temu kangen,

kumpul-kumpul lagi di Kaliurang tanggal 31/12/07 – 1/1/08.

  (d) Dor, dar, der, dot, doot pasti seru! (e) Di penghujung tahun 2007 kita kembali berkumpul, biasa ngobrol sana-sini, and ditambah menu khusus PIYA-PIYE, yang pasti heboh, apa itu?Nah, makanya datang yaa!

  (f) Boleh juga bawa keluarga lho! (g) Misoa, istri, anak, cucu, cicit, teteh, and Ngatini – juga boleh, yo yo yo… (h) Kita dukung, kita sengkuyung, kita respon acara kita bersama ini – pokoknya kita bikin Hot hot hot, but dijamin no drug, no porno, no kolesterol and no asam urat – semalaman tetap ber-roso-roso ria – berKaraoke, berpoco-poco, berkembang api dan dooot, doooot AN ama konco-konco lawas – yang 22 tahun lalu berpisah, ‘tuk melanjutkan perziarahan dewek-dewek, katanya sih mengembangkan diri, Ya to!, he he…!

  (i) Pak TOM si jago lari akan hadir juga lho, but kita-kita ndak perlu takut bakalan disuruh lari keliling kampus Bosa/Kridosono 3 x, ha ha….

  (j) Temanmu Sentot, Inmar, Ismu, Ika, Tyas, Gun, Nur, Cepot, Yayuk, Endar, Yudi, Ajar, Sulis, Koh Han, Kinting, Ririn, Hesti, Vivi, Dani, Edi dan tentu masih banyak lagi terus pada getol nyiapin, itu looh… makanya kamu-kamu ditunggu dan kontak kami donk di: Ririn-SMA Bosa Jl Wardani 2 Yogyakarta 55224, Telp (0274) 515359, 517800, Sentot 0817461299, (0274) 452262 dan Bambang Cepot 0817263522, atau datang langsung di acara itu, kami tunggu.

  (Albertus Agus Triyogo, Jl Purwanggan 41Yogya. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 20 November 2007, hlm11). (24) Reuni Akbar SMA Teladan!

  (a) SEKOLAH kita telah berusia 50 tahun, maka saat yang paling menggembirakan adalah saat kita mengungkapkan kenangan lama, kala kita menikmati tarian pucuk-pucuk cemara ditiup angin, dan rindangnya pohon-pohon waru di Kampus Pakuncen. (b) Tak terasa terjalinlah persahabatan yang akrab, manis, mengesankan bahkan … cinta, terpaut dalam kenangan.

  (c) Nah … kapan kita ungkap lagi? Hanya satu jawaban pasti. Di saat kumpul-kumpul ex teladan sinambi merayakan tahun emas.

  (d) Karenanya kami mengharapkan kehadiran Anda sekalian

berkumpul dalam suasana gayeng-gayengan pelepas rindu dalam

Reuni Akbar semua alumni angkatan.

  (e) Hari Sabtu tanggal 22 Desember 2007 pukul 10.00 pagi di

  11.00 siang di tempat yang sama, dalam acara: Musyawarah Besar Keluarga Alumni teladan Yogyakarta.

  (f) Untuk itu kami mengharapkan kepada teman-teman alumni/angkatan 60-an supaya hadir dan kepada Koordinator masing- masing alumni/angkatan untuk menginventarisir serta mengundang/menyebarluaskan informasi ini.

  (g) Makasih nggih… jangan sampai nggak datang. Nggak ada loe, nggak gayeng. (Hadiwarno, Telp (0274) 371724, 081802691766, Panitia Reuni Akbar Teladan Koordinator Alumni/Angkatan 60-an.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 29 November 2007, hlm 14).

  (25) Reuni SMU Piri 1 Yogya Angkatan 2003

  Assalamu’alaikum Wr Wb

  (a) KAMI segenap Panitia Reuni SMU Piri 1 Yogyakarta

  mengundang rekan-rekan untuk menghadiri acara tersebut di atas yang Insya Allah akan dilaksanakan pada: hari/tanggal: Ahad, 2 Desember 2007, tempat: SMU PIRI 1 Yogyakarta, pukul: 09.00 – selesai. (b) Bagi rekan-rekan yang mengetahui undangan ini, kami berharap dapat menginformasikan kepada rekan-rekan yang lain.

  (c) Kehadiran dan partisipasi teman-teman sangat kami tunggu. (d) Untuk informasi lebih lanjut hubungi (0274) 6531444/9137285/ 08190460666.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb (Dian Nugroho, Nyutran, Jl Tohpati MG II/1682, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat , Kamis, 29 November 2007, hlm 14).

  Pada contoh (21) sampai dengan (25) mengandung informasi reuni. Pada contoh (21) informasi reuni ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) KOMANDAN dan staf Menwa Pasopati UNY (IKIP) mengundang

  

seluruh alumni Menwa Pasopati (Yon 2 IKIP) dalam rangka temu alumni pada

Minggu 11 November 2007 pukul 09.00 WIB. Kalimat (b) Tempat: Kediaman

Bapak Wuryanto Yudha XIV (Srumbung Magelang). Contoh (22) informasi reuni

  tampak dalam paragraf satu kalimat (a) KELUARGA Besar Alumni SMA

  

Muhammadiyah 1 Yogyakarta Angkatan 1975 mengundang rekan-rekan alumni di

seluruh nusantara untuk berpartisipasi dan menghadiri reuni 2007 yang insya

  

Allah diselenggarakan pada 21-22 Desember 2007, bertepatan dengan tasyrik

Hari Raya Idul Adha 1428 H. Contoh (23) mengandung informasi reuni.

  Informasi reuni ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b, c) kalimat (a)

  

YUK ikut, ikut, ikut…! Kalimat (b) Ada 25-an teman-temanmu lho, yang lagi getol

menyiapkan tahun baruan. Kalimat (c) Temu kangen, kumpul-kumpul lagi di

Kaliurang tanggal 31/12/07 – 1/1/08. Contoh (24) informasi reuni ditunjukkan

  melalui paragraf tiga kalimat (d) Karenanya kami mengharapkan kehadiran Anda

  

sekalian berkumpul dalam suasana gayeng-gayengan pelepas rindu dalam Reuni

Akbar semua alumni angkatan. Dan paragraf keempat kalimat (e) Hari Sabtu

tanggal 22 Desember 2007 pukul 10.00 pagi di SMA 1 Teladan serta Minggu,

tanggal 23 Desember 2007 pukul 11.00 siang di tempat yang sama, dalam acara:

Musyawarah Besar Keluarga Alumni teladan Yogyakarta. Contoh (25) informasi

  reuni ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a) KAMI segenap Panitia Reuni

  

SMU Piri 1 Yogyakarta mengundang rekan-rekan untuk menghadiri acara

tersebut di atas yang Insya Allah akan dilaksanakan pada: hari/tanggal: Ahad, 2

Desember 2007, tempat: SMU PIRI 1 Yogyakarta, pukul: 09.00 – selesai.

  Berdasarkan contoh (21) sampai dengan (25) informasi reuni ditandai oleh temu alumni, reuni tahun baruan dan temu kangen, Reuni Akbar dan Reuni SMU Piri 1.

2.7 Informasi Komunitas

  Informasi mengenai komunitas berhubungan dengan event khusus yang dilaksanakan oleh kelompok atau team kendaraan dengan jumlah anggota yang cukup banyak dengan melibatkan juga masyarakat pecinta otomotif. Selain itu komunitas juga untuk menyebut anggota yang melibatkan diri ke dalam wadah yang berbasis pada urusan kemanusiaan.

  (26) Ucapan Terima Kasih Corona Indonesia Club Yogyakarta

  Assalamu’alikum Wr Wb CORONA Indonesia Club Yogyakarta (CICY)

  (a)

  mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu/mas/mbak, yang telah berkenan datang di acara syawalan dan gathering CICY di Goeboeg Resto, sehingga berjalan lancar dan sukses. (b) Perlu diketahui bahwa yang mengikuti acara, datang dengan mobil berbagai tipe dari Corona 2000, Twincam sampai Absolute.

  (c) Apabila dalam acara kemarin masih banyak kekurangan, kami mohon maaf sebesar-besarnya, semoga di acara-acara selanjutnya bisa lebih baik, sehingga komunitas ini juga dapat lebih bermanfaat.

  (d) Dan bagi yang berminat bergabung, atau bahkan ikut kegiatan CICY, silakan kontak ke sekretariat. Terima kasih.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Budi Suarnano, Humas, Corona Indonesia Club Yogyakarta, Jl KS Tubun No 36, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  (27) J-SMC Club Suzuki Spin 125 di Yogya (a) HAI bikers di manapun saudara berada… (b) Maksud kita pengurus Jogja Spin Matic Club (J-SMC)

  adalah mengajak pemilik sekaligus pecinta motor Suzuki Spin 125 untuk dapat bergabung bersama kita. (c) Syaratnya hanya punya motor Spin all series, umur tidak terbatas, single atau berkeluarga, wanita atau pria semua boleh gabung asalkan punya Spin dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan. (d) Bila berminat langsung datang saja!

  (e) Hari Sabtu/malam Minggu, pukul 22.00 WIB, di Jl Jenderal

  Sudirman/barat McDonald/Jembatan Gondolayu dan hari Rabu, pukul 18.30 WIB, di depan Shooter Billiard, Jl Urip Sumoharjo, serta hari Minggu/ Sunday Morning, pukul 07.00 WIB, di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada.

  (f) Sekian dari kami, bila memiliki minat untuk bergabung bersama kita, kami tunggu pada jam-jam kumpul di atas. (g) Kami tunggu!

  contact person : Karsono/C-ker (HP:081802732433) dan Gilang (HP:

  08179444702). Terima kasih. (Karsono Wibowo, Karangwuni B-11 RT 002 RW 001, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat , Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  (28) Jogjakarta Jangkrik Club (JJC) News (a) DENGAN hormat, kami mengundang temen-temen pemilik

  

dan penggemar Suzuki Jimny Jangkrik (LJ-80 produksi 1978-

1983) untuk menghadiri acara “JJC Family Gathering 2007”

pada: hari/tanggal: Minggu, 18 November 2007; pukul: 09.00 WIB

tepat; tempat; Pelataran Candi Prambanan Yogyakarta; kegiatan:

Syawalan, wisata keluarga, sapa teman baru, bursa onderdil dan

konsultasi dengan pakar Jangkrik. (b) Demikian undangan ini, atas

  perhatian dan partisipasinya kami sampaikan terima kasih. (c) Bravo Jangkrik Mania. (Mas Bagus (0816688715), Ketua kang Subari Sofyan (081578531920). Kedaulatan Rakyat, Jumat, 16 November 2007, hlm 11).

  (29) Info Komunitas Honda Kharisma (a) KEPADA seluruh Pembaca Kedaulatan Rakyat yang budiman. (b) Melalui rubrik Pikiran Pembaca ini saya berharap mendapatkan bantuan. (c) Mohon informasi tentang club/komunitas

  

pemakai/pengendara motor Honda Kharisma. (d) Informasi dapat

  disampaikan melalui sms:085646261151 (Atik). (e) Sebelum dan sesudahnya diucapkan terima kasih. (Atik, Kuningan, Jl Asti F-9, CTT, Depok, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 27 November 2007, hlm 11).

  (30) Manfaat Donor Darah 24 Jam (a) KAMI ucapkan terima kasih pertama kepada koran Kedaulatan

  

Rakyat yang telah memuat tulisan saya di Pikiran Pembaca Kamis, 22-

  11-2007 tentang Donor Darah 24 Jam. (b) Yang kedua kepada semua pembaca Koran Kedaulatan Rakyat yang dengan sukarela sms, telepon dan kirim email pada saya ingin bergabung menjadi pendonor sukarela.

  (c) Alhamdullilah juga kemarin, Ahad, 25-11-2007 ada sms dari paman pasien, bahwa keponakannya minta donor darah O. (d) Pasien bernama Yupenti 2,5 tahun sakit jantung bocor sejak lahir, peserta askeskin berasal dari Wonosobo, sudah satu minggu dirawat di ruang Matahari bangsal anak RS Sardjito. (e) Permintaan donor sebanyak 13 kantong untuk operasi hari kamis, 29-11-2007. (f) Saya sudah memberikan nama relawan donor darah O untuk dihubungi.

  (g) Sementara ini sms yang sudah masuk ke saya untuk

  

bergabung dalam komunitas donor darah 24 jam berdasarkan

golongan darah A ada 15 orang, golongan darah B: 27 orang,

golongan darah AB: 2 orang dan golongan darah O: 18 orang. (h)

  Mohon maaf kepada yang sms kepada saya tidak bisa semua terbatas, tapi Insya Allah sms yang masuk sudah saya daftar dalam komunitas donor darah 24 jam.

  (i) Semoga amal baik Bapak dan Ibu yang dengan sukarela mendonorkan darahnya mendapatkan pahala yang berlimpah. (j) Bagi yang belum sms untuk donor darah bisa menyusul dikirim ke 081328078956 Tuwarji (Mas Ajie). (k) Semoga kerja sama ini dapat terus berjalan. (l) Dan untuk staf Redaksi semua diberi pahala juga yang telah menyebarkan berita-berita yang bermanfaat bagi masyarakat banyak dan pahala yang berlipat ganda. (Tuwarji/Mas Ajie d/a Pogungrejo 421 Rt 14/51, Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 29 November 2007, hlm 14).

  Pada contoh (26) sampai dengan (30) mengandung informasi mengenai komunitas. Pada contoh (26) informasi mengenai komunitas tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) CORONA Indonesia Club Yogyakarta

  

(CICY) mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu/mas/mbak, yang telah

berkenan datang di acara syawalan dan gathering CICY di Goeboeg Resto,

sehingga berjalan lancar dan sukses. Kalimat (b) Perlu diketahui bahwa yang

mengikuti acara, datang dengan mobil berbagai tipe dari Corona 2000, Twincam

sampai Absolute. Contoh (27) informasi mengenai komunitas tampak dalam

  paragraf satu kalimat (b, c, d) kalimat (b) Maksud kita pengurus Jogja Spin Matic

  

Club (J-SMC) adalah mengajak pemilik sekaligus pecinta motor Suzuki Spin 125

untuk dapat bergabung bersama kita. Kalimat (c) Syaratnya hanya punya motor

Spin all series, umur tidak terbatas, single atau berkeluarga, wanita atau pria

semua boleh gabung asalkan punya Spin dan menjunjung tinggi nilai

persaudaraan. Kalimat (d) Bila berminat langsung datang saja! Paragraf dua

  kalimat (e) Hari Sabtu/malam Minggu, pukul 22.00 WIB, di Jl Jenderal

  

Sudirman/barat McDonald/Jembatan Gondolayu dan hari Rabu, pukul 18.30

  

Morning, pukul 07.00 WIB, di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada.

  Contoh (28) informasi tentang komunitas ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a) DENGAN hormat, kami mengundang temen-temen pemilik dan

  

penggemar Suzuki Jimny Jangkrik (LJ-80 produksi 1978-1983) untuk menghadiri

acara “JJC Family Gathering 2007” pada: hari/tanggal: Minggu, 18 November

2007; pukul: 09.00 WIB tepat; tempat; Pelataran Candi Prambanan Yogyakarta;

kegiatan: Syawalan, wisata keluarga, sapa teman baru, bursa onderdil dan

konsultasi dengan pakar Jangkrik. Contoh (29) informasi mengenai komunitas

  tampak dalam paragraf satu kalimat (c) Mohon informasi tentang club/komunitas

  

pemakai/pengendara motor Honda Kharisma. Contoh (30) informasi komunitas

  tampak dalam paragraf tiga kalimat (g) Sementara ini sms yang sudah masuk ke

  

saya untuk bergabung dalam komunitas donor darah 24 jam berdasarkan

golongan darah A ada 15 orang, golongan darah B: 27 orang, golongan darah

AB: 2 orang dan golongan darah O: 18 orang. Berdasarkan contoh (26) sampai

  dengan (30) informasi komunitas ditandai oleh berjalan lancar dan sukses, untuk dapat bergabung bersama, penggemar Suzuki Jimny Jangkrik, club/komunitas pemakai/pengendara motor Honda Kharisma dan bergabung dalam komunitas donor darah 24 jam.

2.8 Informasi Keberadaan

  Informasi keberadaan berhubungan dengan keberadaan tempat (fasilitas umum) yang fungsinya begitu penting untuk masyarakat selain itu informasi keberadaan juga untuk mengetahui letak keberadaan seseorang yang

  (31) Musala di Plaza Ambarrukmo

  SALAM

  (a) sejahtera, kami selaku Manajemen Plaza Ambarrukmo mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bp Agung Haris Setiawan SE SH atas masukan yang telah diberikan kepada pihak Plaza Ambarrukmo, terkait keberadaan musala.

  (b) Perlu kami informasikan bahwa musala yang dimiliki oleh

  

Plaza Ambarrukmo, masing-masing terletak di area Basement sisi

timur yang berukuran cukup besar, Ground Floor, Lantai 1, dan

Lantai 3 sisi timur.

  (c) Demikian tanggapan Manajemen Plaza Ambarrukmo. Kami senantiasa terbuka menerima masukan dari pengunjung. Terima kasih. (Manajemen Office Lt 3, Plaza Ambarrukmo, Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 3 November 2007, hlm 9).

  (32) Tolong, Bimbing Koperasi Kami (a) DI Pedukuhan Onggopatran Srimulyo, Piyungan, Bantul,

  

telah berkembang “Koperasi Amanah” yang bergerak di bidang

simpan pinjam. (b) Karena keterbatasan pengetahuan tentang

  koperasi maka pengelolaan administrasinya dilakukan semampunya. (c) Jauh dari administrasi koperasi yang baik dan benar.

  (d) Pada kesempatan ini, saya mengharap bantuan pihak lain baik pribadi/LSM/Dinas terkait guna memberikan bimbingan berkoperasi kepada kami. (e) Saya yakin di kemudian hari “Koperasi Amanah” akan menjadi koperasi yang besar dan mandiri. Terima kasih. (Hendri Mustofa, Ketua “Koperasi Amanah”, d.a Onggopatran, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 10 November 2007, hlm 13).

  (33) Di mana Syaifullah? (a) PADA tahun 1990-an penulis pernah bersahabat dengan

  Syaifullah dan Zainal Arifin. (b) Saat itu penulis kuliah di Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Gadjah Mada, sedangkan Syaifullah dan Zainal Arifin kuliah di Fakultas Filsafat UGM. (c) Salah satu hal yang penulis ketahui dari Syaifullah adalah kesukaannya mendengarkan radio dengan alasan untuk menghibur diri.

  (d) Karena, menurutnya ada salah satu hadis Rasulullah Muhammad SAW yang menyebutkan,’hiburlah hatimu setiap waktu’.

  (e) Pada kurun tahun tersebut kami juga pernah merintis sebuah lembaga atau organisasi nirlaba dengan nama Lembaga Masyarakat Informasi Peranserta. (f) Selama beraktivitas, kami sempat bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh publik, seperti Sri Bintang Pamungkas dan Sutan Takdir Alisyahbana. (g) Kami juga pernah menyelenggarakan acara seminar kebudayaan bersama Sutan Takdir Alisyahbana dan beberapa narasumber lainnya.

  (h) Selang beberapa tahun kemudian, disebabkan oleh kesibukan kami masing-masing, kami pun mundur dari aktivitas hingga tiada kabar lagi. (i) Namun, belum lama ini penulis berhasil menyambung silaturahmi dengan Zainal Arifin yang saat ini berdomisili di Kediri, Jawa Timur. (j) Bahkan, Zainal Arifin juga telah mengaktifkan kembali lembaga tersebut sejak 2001.

  (k) Pada kesempatan ini penulis bermaksud menyambung

  

silaturahmi dengan Syaifullah. (l) Sayang, pengetahuan penulis

tentang alamat rumahnya sangat minim. (m) Penulis hanya

mengetahui alamat rumah Syaifullah di kawasan Piyungan,

Bantul. (n) Karenanya, diantara pembaca ada yang mengetahuinya,

  sudilah kiranya memberitahukan. (o) Atau syukur Syaifullah yang saat ini berkaca mata minus, membaca surat ini. (p) Besar harapan penulis akan terjalinnya kembali silaturahmi diantara kita. (R Toto Sugiharto, Alumnus Fakultas Sastra UGM, Bausasran DN III/932 Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Selasa, 13 November 2007, hlm 3).

  (34) Anda Peduli pada Koperasi Kami Siap Memberi Bimbingan (a) MENANGGAPI surat Sdr Hendri Mustofa Ketua Pra

  

Koperasi Amanah, Onggopatran, Srimulyo, Piyungan, Bantul

pada Pikiran Pembaca harian Kedaulatan Rakyat tanggal 10

November 2007, kami selaku Kepala Dinas Perindustrian

Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul, mengucapkan

banyak terima kasih kepada Saudara atas kepeduliannya

terhadap Perkoperasian di Kabupaten Bantul.

  (b) Untuk itu kami siap melakukan bimbingan untuk pengembangan kepada Pra Koperasi yang saudara pimpin. (c) Silakan datang ke Subdin Koperasi Dinas Perindustrian,

  Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul Jl Prof Dr Soepomo SH Bantul, Telp (0274) 367407. (Drs Yahya, NIP 070012001, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Pemkab Bantul.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 15 November 2007, hlm 13).

  (35) Koperasi Amanah Berterima Kasih (a) MENINDAK LANJUTI tulisan saya yang dimuat pada

  

rubrik Pikiran Pembaca KR tanggal 10 November 2007, saya

selaku ketua Koperasi “Amanah” mengucapkan terima kasih

yang sebesar-besarnya kepada:

  

1. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten

Bantul.

  2. Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Bantul.

  4. Bapak Dadang, BPR Arum Mandiri.

  5. Bapak Imam Asnawi di Yogyakarta.

  (b)Dan siapa saja yang telah menghubungi saya baik secara: pribadi/LSM/Instansi, guna memberikan bimbingan berkoperasi yang baik dan benar. Semoga budi baik Bapak/Ibu mandapat pahala dari Allah SWT. Amin. (Hendri Mustofa, Onggopatran, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Kedaulatan Rakyat, Senin, 19 November 2007, hlm 12).

  Pada contoh (31) sampai dengan (35) mengandung informasi keberadaan. Pada contoh (31) informasi keberadaan tampak dalam paragraf dua kalimat (b)

  

Perlu kami informasikan bahwa musala yang dimiliki oleh Plaza Ambarrukmo,

masing-masing terletak di area Basement sisi timur yang berukuran cukup besar,

Ground Floor, Lantai 1, dan Lantai 3 sisi timur. Contoh (32) informasi

  keberadaan tampak dalam paragraf pertama kalimat (a) DI Pedukuhan

  

Onggopatran Srimulyo, Piyungan, Bantul, telah berkembang “Koperasi Amanah”

yang bergerak di bidang simpan pinjam. Contoh (33) informasi keberadaan

  tampak dalam paragraf empat kalimat (k, l, m) kalimat (k) Pada kesempatan ini

  

penulis bermaksud menyambung silaturahmi dengan Syaifullah. Kalimat (l)

Sayang, pengetahuan penulis tentang alamat rumahnya sangat minim. Kalimat

  (m) Penulis hanya mengetahui alamat rumah Syaifullah di kawasan Piyungan,

  

Bantul. Contoh (34) informasi keberadaan terdapat pada paragraf satu kalimat (a)

MENANGGAPI surat Sdr Hendri Mustofa Ketua Pra Koperasi Amanah,

Onggopatran, Srimulyo, Piyungan, Bantul pada Pikiran Pembaca harian

Kedaulatan Rakyat tanggal 10 November 2007, kami selaku Kepala Dinas

Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul, mengucapkan

banyak terima kasih kepada Saudara atas kepeduliannya terhadap Perkoperasian

  

bimbingan untuk pengembangan kepada Pra Koperasi yang saudara pimpin.

  Contoh (35) informasi keberadaan tampak pada paragraf satu kalimat (a)

  

MENINDAK LANJUTI tulisan saya yang dimuat pada rubrik Pikiran Pembaca

KR tanggal 10 November 2007, saya selaku ketua Koperasi “Amanah”

mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: 1. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul.

  2. Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Bantul.

  3. Bapak Sofyan HM dari Koperasi Setia Kawan.

  4. Bapak Dadang, BPR Arum Mandiri.

  5. Bapak Imam Asnawi di Yogyakarta

  Berdasarkan contoh (31) sampai dengan (35) informasi keberadaan ditandai oleh di Pedukuhan, terletak, alamat rumahnya dan Koperasi Amanah.

2.9 Informasi Lomba

  Informasi lomba berhubungan dengan berbagai macam kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh instansi, lembaga dengan syarat, waktu dan tempat yang telah ditentukan oleh panitia.

  (36) Panitia dan Juri Tidak Profesional (a) PADA acara final lomba Paduan Suara antar Sekolah

  Dasar se-DIY yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata DIY pada tanggal 28 Oktober 2007 di MMTC, juri telah melakukan kesalahan penilaian di mana tidak sesuai dengan tata tertib yang ditentukan.

  (b) Juara I (satu) pada lomba tersebut menyanyikan lagu pilihan yang tidak ada/yang bukan termasuk lagu pilihan yang telah ditentukan. (c) Kami sebagai penonton sangat kecewa dengan hasil keputusan juri. (d) Memang keputusan juri tidak dapat diganggu gugat, melaksanakan tata tertib panitia, apakah itu pantas disebut professional??? (e) Kami mohon penjelasan dari perwakilan panitia supaya kami sebagai penonton dan peserta tidak kecewa. Kami mengharapkan para juri dan panitia supaya lebih teliti dalam menilai sesuai dengan ketentuan/tata tertib yang ada. (SW, Yogya, Identitas Penulis diketahui Redaksi. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 8 November 2007, hlm 14). (37) Klarifikasi Lomba Paduan Suara SD se-DIY

  (a) MENANGGAPI Surat Pikiran Pembaca Kedaulatan Rakyat

  

(KR) 8 November 2007 tentang Panitia dan Juri Tidak Profesional

dalam pelaksanaan Final Lomba Paduan Suara antar SD se-DIY

yang diadakan di MMTC tanggal 28 Oktober 2007, kami perlu

jelaskan bahwa pelaksana lomba tersebut bukan Badan

Pariwisata Daerah (Baparda) DIY tetapi dilaksanakan oleh

Yayasan Widya Budaya Yogyakarta.

  (b) Dalam pelaksanaan final lomba tersebut, Kepala Baparda DIY hadir untuk mewakili dan membacakan sambutan Gubernur DIY. (c) Persoalan yang menyangkut ketentuan/tata tertib peserta lomba, susunan panitia dan penentuan juara bagi peserta, silakan ditanyakan pada panitia penyelenggara.

  (d) Demikian kami sampaikan atas perhatian saudara kami ucapkan banyak terima kasih. (Humas Baparda DIY, Jl Malioboro 56, Yogya.

  Kedaulatan Rakyat , Senin, 12 November 2007, hlm 11).

  (38) Tanggapan Lomba Paduan Suara Mars Pariwisata Indonesia (a) MENANGGAPI Pikiran Pembaca di SKH Kedaulatan

  

Rakyat hari Kamis, 8 November 2007 yang ditulis oleh SW tentang

Lomba Paduan Suara “Mars Pariwisata Indonesia”, maka Panitia

Lomba menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

  (b) 1. Penyelenggara Lomba Paduan Suara “Mars Pariwisata

  

Indonesia” bukan Dinas Pariwisata Propinsi DIY (Baparda DIY),

tetapi Yayasan Widya Budaya Yogyakarta bekerja sama dengan

Pemerintah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

  (c) 2. Mengenai lagu pilihan dolanan anak, setiap peserta bebas

  

memilih lagu sesuai keinginannya. (d) Hal ini berdasarkan

kesepakatan bersama antar koordinator grup paduan suara yang

masuk final serta disetujui oleh ketua seksi lomba.

  (e) Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, kami ucapkan terima kasih atas masukannya. (Widi Utaminingsih, Ketua Penanggung Jawab Yayasan Widya Budaya. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 15 November 2007, hlm 13).

  (39) Konfirmasi Lomba Matematika Tingkat Nasional (a) SAYA mendengar bahwa babak penyisihan KMP IV

  (Kompetisi Matematika Pasiad IV) pelaksanaannya dimajukan pada awal Desember ini. (b) Pertanyaan saya:

  1. Pada tanggal berapakah babak penyisihan KMP

  IV diselenggarakan?

  2. Untuk Prop. DIY di manakah tempat pendaftaran dan pelaksanaan babak penyisihan KMP IV?

  (c) Mengenai hal ini saya mohon jawaban dari pihak panitia penyelenggara KMP IV wilayah DIY. (d) Atas jawaban dan konfirmasinya saya ucapkan terima kasih. (Huda Khoirun Nahar, Jl Kaliurang Km 5.6 Sleman DIY. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13).

  (40) Kompetisi Matematika Pasiad IV (KMP IV) (a) SAUDARA Huda, anda benar bahwa babak penyisihan

  Kompetisi Matematika Pasiad IV (KMP IV) untuk tingkat SD dan SMP kami ajukan pelaksanaannya pada: hari/tanggal Sabtu 01 Desember 2007 pukul 13.00-16.00 WIB, tempat pendaftaran dan pelaksanaannya babak penyisihan SMP 5 Yogyakarta, Jl Wardani No 1 Yogyakarta, Telp (0274) 512169, Contact person Ibu Sriwidiati (081 5600299).

  (b) Demikian jawaban dari kami mohon maaf kalau ada pemberitahuan yang belum jelas dari panitia. (Eko Adityo Ananto, Panitia KMP IV, Jl Lompobtang 32, Candisari, Semarang. Kedaulatan Rakyat , Sabtu, 24 November 2007, hlm 17).

  Pada contoh (36) sampai dengan (40) mengandung informasi lomba. Pada contoh (36) informasi lomba tampak dalam paragraf satu kalimat (a) PADA acara

  

final lomba Paduan Suara antar Sekolah Dasar se-DIY yang diselenggarakan

oleh Dinas Pariwisata DIY pada tanggal 28 Oktober 2007 di MMTC, juri telah

melakukan kesalahan penilaian di mana tidak sesuai dengan tata tertib yang

ditentukan. Contoh (37) informasi lomba tampak dalam paragraf satu kalimat (a)

MENANGGAPI Surat Pikiran Pembaca Kedaulatan Rakyat (KR) 8 November

2007 tentang Panitia dan Juri Tidak Profesional dalam pelaksanaan Final Lomba

  

2007, kami perlu jelaskan bahwa pelaksana lomba tersebut bukan Badan

Pariwisata Daerah (Baparda) DIY tetapi dilaksanakan oleh Yayasan Widya

Budaya Yogyakarta. Contoh (38) informasi lomba tampak dalam paragraf satu

  kalimat (a) MENANGGAPI Pikiran Pembaca di SKH Kedaulatan Rakyat hari

  

Kamis, 8 November 2007 yang ditulis oleh SW tentang Lomba Paduan Suara

“Mars Pariwisata Indonesia”, maka Panitia Lomba menyampaikan hal-hal

sebagai berikut: paragraf dua kalimat (b) 1. Penyelenggara Lomba Paduan Suara

“Mars Pariwisata Indonesia” bukan Dinas Pariwisata Propinsi DIY (Baparda

DIY), tetapi Yayasan Widya Budaya Yogyakarta bekerja sama dengan Pemerintah

Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Paragraf tiga kalimat (c, d) kalimat (c) 2.

  

Mengenai lagu pilihan dolanan anak, setiap peserta bebas memilih lagu sesuai

keinginannya. Kalimat (d) Hal ini berdasarkan kesepakatan bersama antar

koordinator grup paduan suara yang masuk final serta disetujui oleh ketua seksi

lomba. Contoh (39) informasi lomba ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a)

SAYA mendengar bahwa babak penyisihan KMP IV (Kompetisi Matematika

Pasiad IV) pelaksanaannya dimajukan pada awal Desember ini . Paragraf dua

  kalimat (b) Pertanyaan saya:

  1. Pada tanggal berapakah babak penyisihan KMP IV diselenggarakan?

  2. Untuk Prop. DIY di manakah tempat pendaftaran dan pelaksanaan babak penyisihan KMP IV?

  Contoh (40) informasi lomba tampak pada paragraf satu kalimat (a) SAUDARA

  

Huda, anda benar bahwa babak penyisihan Kompetisi Matematika Pasiad IV

(KMP IV) untuk tingkat SD dan SMP kami ajukan pelaksanaannya pada:

  

pendaftaran dan pelaksanaannya babak penyisihan SMP 5 Yogyakarta, Jl

Wardani No 1 Yogyakarta, Telp (0274) 512169, Contact person Ibu Sriwidiati

(081 5600299). Berdasarkan contoh (36) sampai dengan (40) informasi lomba

ditandai oleh lomba dan kompetisi.

2.10 Informasi Kerusakan

  Informasi kerusakan berhubungan dengan kerusakan sarana atau fasilitas umum seperti jalan raya dan saluran air (bendungan) sehingga mengganggu berbagai pihak yang menggunakannya.

  (41) Prihatin Jalan Aspal di Grojogan (a) KETIKA saya pulang mudik lebaran tahun 2007 di tempat

  kelahiran saya, yaitu Grojogan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, saya dikejutkan dengan kondisi jalan yang masuk di dusun kami.

  (b) Betapa tidak, jalan sepenting itu bagi transportasi menuju

  jalan Imogiri Timur keadaannya rusak parah. (c) Tidak hanya aspalnya mengelupas, tapi sudah berlubang-lubang dengan batu yang berserakan. (d) Persis seperti sungai yang tidak berair.

  (e) Tentu kondisi ini di samping tidak nyaman dilewati pengguna jalan, juga akan semakin parah menjelang musim hujan untuk tahun ini. (f) Perlu dimengerti dan pahami bahwa jalan di Grojogan ini ternyata sangat potensial dilihat dari berbagai segi. (g) Ternyata sudah banyak perumahan yang dibangun di sekitar dusun Grojogan. (h) Bahkan jalan ini juga digunakan anak-anak SMP untuk pulang dan berangkat sekolah. (i) Sungguh sangat ironis kalau pemerintah kabupaten melupakan jalan tersebut. (j) Anehnya ketika saya jalan- jalan di daerah lain Bantul ternyata jalan yang tidak strategis malah sudah diaspal.

  (k) Oleh sebab itu melalui Pikiran Pembaca ini kami sangat-sangat minta perhatiannya kepada pihak yang berkompeten untuk segera memperbaiki jalan tersebut, sehingga diharapkan mampu mengangkat

  perekonomian wilayah Bantul pada umumnya dan dusun Grojogan, Tamanan pada khususnya. (l) Terima kasih kepada KR yang sudah memuat uneg-uneg saya ini . (DR Drs Subiyakto MP APU Jl Sulfat

  Agung V/26 Perum Purwantoro, Malang, Jawa Timur. Kedaulatan Rakyat , Kamis, 8 November 2007, hlm 15).

  (42) Bendungan Ambleg Mohon Diperbaiki (a) TERIMA KASIH Bapak Sri Sultan Hamengku Buwono X yang telah mengemukakan bahwa Pemda punya uang tak tersangka untuk penanggulangan bencana alam. (b) Dan saya yakin dengan dana itu Bangunan Bendungan Kali Opak yang ambleg (turun ke bawah kurang lebih 4 meter) karena gempa tahun lalu akan jadi diperbaiki.

  (c) Kerusakan sayap atas kanan (sebelah barat) bangunan

induk bendungan di dusun Jebresan & Tanjungtirto desa Kalitirto

Kecamatan Berbah Sleman itu pernah akan diperbaiki awal

musim kemarau tahun ini, namun tidak jadi dan bahan berupa

batu kali yang sudah dipersiapkan di sebelah barat bendungan

diambil kembali oleh truk-truk yang mengangkut.

  (d) Bangunan yang ambleg itu memang belum menggangu

  

fungsi bendungan yang bisa mengairi ratusan Ha sawah di sebelah

timur sungai Opak sampai di wilayah Kecamatan Piyungan. (e)

Akan tetapi apabila didiamkan genangan air bendungan yang

sudah menjorok ke barat lebih dari 10 meter dari bangunan

tebing penahan air yang rusak, lambat laun akan mengikis tanah

pereng, dan kemungkinan apabila ada dorongan air yang kuat

bendungan akan bocor lewat barat bangunan induk bendungan.

  (f) Sebagai warga yang tidak ingin melihat bencana tanah longsor di pinggir sungai Opak dusun Jebresan & Tanjungtirto mengharapkan kepada pejabat yang berkompeten untuk segera melakukan survei dan bertindak proaktif, lebih baik mengobati dari pada kedodoran setelah terjadi tanah longsor.

  (g) Pencegahan tanah longsor di kompleks bendungan itu sekaligus penghematan dana dari pada memperbaiki setelah terjadi kerusakan yang lebih parah. (h) Memang kalau digarap sekarang bukan proyek yang besar, tapi saya yakin banyak yang setuju dengan penghematan dana melalui tindakan pencegahan.

  (i) Terima kasih kepada pejabat Pemerintah yang segera peduli atas tulisan ini. (Sumardjo, Warga yang bermukim di sebelah barat Bendungan Kali Opak Dusun Jebresan & Tanjungtirto, Kalitirto, Berbah, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 13 November 2007, hlm 3).

  Jalan Kecamatan Berbah Rusak Parah

  (43) (a) SAYA selaku warga masyarakat Berbah, Kalitirto, Sleman

  

sangat prihatin melihat kondisi jalan raya yang sangat rusak,

padahal jalan tersebut menghubungkan antara jalan Yogya-

Wonosari dari Dusun Jagalan sampai ke pertigaan pabrik

“Perwita Karya” Dusun Berbah. (b) Kerusakan sangat parah

terjadi di pedukuhan Berbah yang rawan kecelakaan. (c) kubangan ataupun kecelakaan karena jatuh terperosok masuk dalam kubangan tersebut. (d) Apalagi Dusun Berbah adalah dusun kawasan industri wilayah kota kecamatan yang sangat ramai.

  (e) Saya mohon dengan hormat, kepada pihak yang terkait (berwenang) harap memperhatikan jalan tersebut. (Suharyono, Berbah RT 01 RW 01 Kalitirto, Berbah, Sleman DIY. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 14 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (41) sampai dengan (43) mengandung informasi kerusakan. Pada contoh (41) informasi kerusakan tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b, c,

  d) kalimat (a) KETIKA saya pulang mudik lebaran tahun 2007 di tempat

  

kelahiran saya, yaitu Grojogan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, saya dikejutkan

dengan kondisi jalan yang masuk di dusun kami. Kalimat (b) Betapa tidak, jalan

sepenting itu bagi transportasi menuju jalan Imogiri Timur keadaannya rusak

parah. Kalimat (c) Tidak hanya aspalnya mengelupas, tapi sudah berlubang-

lubang dengan batu yang berserakan. Kalimat (d) Persis seperti sungai yang

tidak berair. Contoh (42) informasi kerusakan terdapat pada paragraf dua kalimat

  (c) Kerusakan sayap atas kanan (sebelah barat) bangunan induk bendungan di

  

dusun Jebresan & Tanjungtirto desa Kalitirto Kecamatan Berbah Sleman itu

pernah akan diperbaiki awal musim kemarau tahun ini, namun tidak jadi dan

bahan berupa batu kali yang sudah dipersiapkan di sebelah barat bendungan

diambil kembali oleh truk-truk yang mengangkut. Paragraf tiga kalimat (d, e)

  kalimat (d) Bangunan yang ambleg itu memang belum menggangu fungsi

  

bendungan yang bisa mengairi ratusan Ha sawah di sebelah timur sungai Opak

sampai di wilayah Kecamatan Piyungan. Kalimat (e) Akan tetapi apabila

didiamkan genangan air bendungan yang sudah menjorok ke barat lebih dari 10

meter dari bangunan tebing penahan air yang rusak, lambat laun akan mengikis

  

tanah pereng, dan kemungkinan apabila ada dorongan air yang kuat bendungan

akan bocor lewat barat bangunan induk bendungan. Contoh (43) informasi

  kerusakan dapat ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) SAYA

  

selaku warga masyarakat Berbah, Kalitirto, Sleman sangat prihatin melihat

kondisi jalan raya yang sangat rusak, padahal jalan tersebut menghubungkan

antara jalan Yogya-Wonosari dari Dusun Jagalan sampai ke pertigaan pabrik

“Perwita Karya” Dusun Berbah . Kalimat (b) Kerusakan sangat parah terjadi di

pedukuhan Berbah yang rawan kecelakaan. Berdasarkan contoh (41) sampai

  dengan (43) informasi kerusakan ditandai oleh kerusakan baik jalan dan bendungan.

2.11 Informasi Orang Sakit

  Informasi orang sakit berhubungan dengan seseorang yang sedang jatuh sakit karena penyakit yang telah diderita selama tahunan dan karena kondisi tubuh yang kurang sehat.

  (44) Mengetuk Hati Pemilik Golongan Darah O Resus Negatif (a) KAKAK saya sedang sakit keras (jantung). (b) Sekarang

  beliau sedang dirawat di RS Wirosaban Yogyakarta dan kondisi beliau sekarang ini sangat membutuhkan tambahan darah.

  (c) Bagi siapa saja yang mempunyai golongan O Resus Negatif, sudilah kiranya untuk mendonorkan darahnya untuk kakak saya, karena golongan darah tersebut termasuk golongan darah yang sangat langka dan saya sudah berusaha untuk mencarinya ke mana-mana tetapi belum dapat. (d) Maka melalui Pikiran Pembaca, saya mengetuk hati dari pembaca setia Kedaulatan Rakyat untuk mendapatkan golongan darah O Resus Negatif tersebut. (e) Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi saya. Subardi AMA, Nganyang RT 02, Sitimulyo, Piyungan, Bantul DIY. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 16 November 2007, hlm 11).

  (45) Kritik untuk Jogja International Hospital (a) TANGGAl 16 November 2007 pukul 02.00 WIB dini hari

  

anak saya sakit panas umur 1,5 tahun, tentunya sebagai orang tua

kami cukup panik karena menangis dan rewel, kemudian saya

  memutuskan untuk telepon operator call 44635353 dan diterima operator perempuan, kemudian saya menanyakan “Apakah besok pagi (tanggal 17 November 2007) ada dokter anak yang praktik?” kemudian dijawab “Ada Pak” pukul 08.00 WIB.

  (b) Tanggal 17 November 2007 pukul 08.00 WIB kami berangkat ke JIH. (c) Karena rumah kami relatif dekat +/- 10 menit kami sudah sampai ke JIH.

  (d) Di counter pelayanan istri saya menanyakan apakah ada yang praktik untuk dokter anak, petugas menjawab, “Maaf Ibu, Dokter X sudah cuti agak lama” tentu kami kecewa, karena operator yang tugas tadi malam tidak menjelaskan kalau Dokter X sedang cuti.

  (e) Kami pulang dengan sangat kecewa karena Rumah Sakit yang saya cintai dan banggakan tidak melayani dengan baik. (f) Anak kami sudah menjadi pelanggan JIH dengan No 00001138.

  (h) Dengan surat pembaca ini kami mohon manajemen JIH lebih memperhatikan kekosongan praktik Dokter Anak. (Drs Annas Yanuar M, 085868297888, Gg Endro, No 10 A Mrican, Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Rabu, 21 November 2007, hlm 11).

  (46) Kritik dan Saran untuk RS PKU Muhammadiyah

  

Yogyakarta

  (a) PADA hari Kamis (8/11/2007) pukul 09.10 saya kontrol di

  

ruang bedah RS PKU Muhammadiyah Yogya dengan harapan

mendapatkan perawatan pada jahitan luka-luka di tangan saya.

  (b) Tapi setelah saya masuk kamar periksa, sangat kecewanya saya terhadap pelayanan disana. (c) 1. Begitu saya masuk, dokter hanya bilang pada saya satu minggu lagi kesini/ kontrol. Terus dokter keluar dan menyuruh 2 perawat mengganti perban dan kassa pembalut luka saya. (d) 2. Dua orang perawat tersebut cuma mengganti perban saja tanpa dikasih setetes obatpun, bahkan perban yang diberikan tidak berkualitas, karena sampai rumah sudah lepas. (e) 3. Berapa ongkos yang saya keluarkan untuk selembar perban? Begitu saya diberi nota, saya sangat terkejut. (f) Ternyata harga selembar perban di RS PKU Muhammadiyah Yogya Rp. 80.000. (g) Yang ingin saya tanyakan ke Manajemen RS PKU Muhammadiyah Yogya:

  1. Begitu mahalkah harga 1 lembar perban?

  2. Apa setiap pasien kontrol hanya cukup diganti perban saja tanpa

  3. Apakah antara dokter, perawat dan pembuat nota tidak ada koordinasi? Kok asal gebug dengan harga yang tidak sesuai dengan perawatan dan bahan/obat yang di berikan? (h) Akhirnya saya putuskan untuk melepas jahitan di Puskesmas saja.

  (i) Itulah kekecewaan saya terhadap pelayanan ruang bedah RS PKU Muhammadiyah Yogya. (j) Untuk itu saya mohon kepada pihak yang RS PKU untuk meninjau dan memperbaiki kinerja paramedis dan manajemennya untuk masa depan RS PKU sendiri agar tetap dipercaya oleh pasien-pasien kerena semakin banyak RS menjamur/berdiri di mana-mana dan berkualitas, sehingga di kemudian hari tidak ada pasien yang menjadi korban berikutnya.

  (k) Terima kasih dan mohon maaf apabila kritik dari pasien kaum bawah ini tidak berkenan bagi pihak RS PKU Muhammadiyah Yogya. (l) Harapan saya, semoga RS PKU untuk kedepannya lebih bagus dan dapat dipercaya pasien-pasien yang membutuhkan perawatan kesehatan. (Suhardal, d.a Kaliputih RT 45, Pendowoharjo, Sewon, Bantul 55185. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (44) sampai dengan (46) mengandung informasi orang sakit. Pada contoh (44) informasi orang sakit dapat ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) KAKAK saya sedang sakit keras (jantung). (b) Sekarang

  

beliau sedang dirawat di RS Wirosaban Yogyakarta dan kondisi beliau sekarang

ini sangat membutuhkan tambahan darah. Contoh (45) informasi orang sakit

  dapat ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a) TANGGAl 16 November 2007

  

pukul 02.00 WIB dini hari anak saya sakit panas umur 1,5 tahun, tentunya

sebagai orang tua kami cukup panik karena menangis dan rewel. Contoh (46)

  informasi orang sakit dapat ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a) PADA

  

hari Kamis (8/11/2007) pukul 09.10 saya kontrol di ruang bedah RS PKU

Muhammadiyah Yogya dengan harapan mendapatkan perawatan pada jahitan

luka-luka di tangan saya. Berdasarkan contoh (44) sampai dengan (46) informasi

  orang sakit ditandai oleh seseorang yang sedang mengalami sakit baik dewasa dan

2.12 Informasi Belanja

  Informasi belanja berhubungan dengan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang di swalayan atau toko tertentu dengan harapan memperoleh barang sesuai yang dikehendaki.

  (47) Kecewa Indogrosir (a) HARI Minggu (28/10/2007) pukul 11.00 WIB saya belanja

  di Indogrosir membeli susu SGM kebetulan harga di situ ada promo tertulis “berlaku tgl 26-28 Oktober 2007 max pembelian 6 pcs untuk SGM 300 gr dengan harga Rp 13.9xx”, saya pikir lumayan juga potongannya mungkin untuk menghabiskan stok

kemasan lama karena sekarang sudah ada kemasan baru.

  (b) Sesampainya di kasir, harga yang katanya lagi promo ternyata di struk pembelian tercetak Rp 15.750 saya komplain ke kasir 2 (saya tidak catat namanya) kemudian kasir menanyakan ke EDP katanya memang benar harganya segitu. (c) Saya minta tolong Mbaknya untuk cek di rak counter susu yang ada tulisan promo yang saya maksud.

  (d) Setelah sekian lama menunggu, dengan enaknya Mbaknya bilang kalau promo tersebut hanya berlaku untu member. (e) Saya bilang, tulisan khusus member-nya mana Mbak? Kok tidak tertera di situ? Mbaknya bilang “Nggak tahu ya!”

  (f) Waduh pelayanan macam apa nih kok jawabnya nggak tahu. (g) Harga tidak seberapa tapi nunggu konfirmasi yang ternyata mengecewakan itu cukup lama. (i) Tolong dong, untuk ke depannya Indogrosir kalau membuat tulisan promo yang jelas jadi tidak mengecewakan konsumen. (j) Demikian kami sampaikan, terima kasih. (F Retriana Mantika AS, Jl Mayjen Sutoyo 16, Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Sabtu, 10 November 2007, hlm 13).

  (48) Innovation Store, Menyesatkan (a) KEJADIAN ini semoga tidak dialami oleh orang lain. (b) Pada

  tanggal 30 Juni 2007, saya ke toko Ramai di counter Innovation Store (IS) saya melihat produk Zenith Grow, saat itu dilayani Mas Roby dkk. (c) Dengan semangat, petugas counter tersebut meyakinkan bahwa dengan memakai produk Zenith Grow (peninggi badan) pasti berhasil. (d) Saat itu Mas Roby memberikan anjuran-anjuran (yang dituliskan di brosur) dan karena tertarik dengan janji-janji yang diutarakan petugas counter, maka akhirnya saya membelinya untuk anak saya seharga sekitar Rp 600 ribu.

  (e) Setelah menggunakan produk Zenith Grow, sesuai anjuran petugas serta petunjuk yang ada di produk tersebut, ternyata hasilnya tidak kami rasakan sama sekali, sehingga pada 29 Juli 2007, saya bersama anak datang ke IS untuk menanyakan kenapa tidak ada hasilnya (anak saya tidak tambah tinggi). (f) Oleh petugas saat itu, kami disarankan membeli sekali lagi dengan harga yang sama disertai terapi tiduran dengan badan ditarik-tarik.

  (g) Waktu itu sempat pula kami tanyakan kenapa badan anak saya mesti ditarik-tarik (di iklannya saja Si Ulfa bilang tidak perlu di tarik- tarik). (h) Jawaban petugas singkat “Biar cepat berhasil.” (i) Akhirnya dengan penuh harap kami ikuti saja anjuran tersebut. (j) (Terapi ditarik-tarik kadang kami lakukan di cabang IS di Ambarrukmo Plaza/Amplaz).

  (k) Setelah produk kedua habis dan ditambah dengan terapi ditarik- tarik, ternyata yang kami peroleh bukan rasa bahagia karena bertambah tinggi, namun lagi-lagi sebuah kekecewaan. (l) Tinggi badan anak, tidak kunjung bertambah. (m) Saat itu, langsung saya tanyakan ke IS di Amplaz, kami ditemui Mbak Sri dan Mas Heru. (n) Ternyata saran dari mereka, kami diminta untuk terapi ditarik-tarik ditambah sebulan lagi tanpa harus mengonsumsi produk Zenith Grow, saat itu sebetulnya kami sudah ragu akan produk ini, tetapi kami sabarkan sebulan mengikuti saran tersebut.

  (o) Alhasil setelah dua bulan badan ditarik-tarik, tetap tidak ada hasilnya sehingga kami datangi kembali counter di Ramai (17/10/2007) untuk menanyakan janji-janji yang ditawarkan oleh IS dan ditemui Mas Roby, jawaban yang diberikan justru membuang permasalahan tersebut dengan mengatakan jika permasalahan tersebut telah diurusi oleh cabang Amplaz.

  (p) Setelah diombang-ambingkan oleh ucapan dari petugas IS baik di toko Ramai maupun Amplaz, ternyata semua hanya produk yang menyesatkan saja, tidak ada hasil seperti yang diiklankan selama ini, sehingga dengan kejadian seperti saya alami, maka sebaiknya:

  1. Bagi masyarakat luas sebaiknya berhati-hati, jangan percaya produk semacam ini karena kebenarannya perlu dipertanyakan.

  2. Kepada Yayasan Lembaga Konsumen dan Lembaga Ombudsmen swasta sekiranya bisa memantau akan produk-produk yang hanya menawarkan ‘bualan’ saja sehingga masyarakat tidak dirugikan.

  3. Untuk Managemen IS, bagaimana Anda bertangungjawab dengan kejadian yang saya alami, sebab jelas-jelas saya dirugikan. (q) Demikian semoga Anda tidak mengalaminya. (Yayuk Kartika

  Brata, Keyongan Lor RT.01, Sabdodadi, Bantul, DIY. Kedaulatan Rakyat , Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  (49) Kecewa Toko Karita Jl Simanjutak (a) HARI Sabtu 10 November 2007 antara pukul 11.00-12.00

  WIB, kami belanja busana muslim sebanyak 7 potong di Toko Karita untuk persiapan sekadar tali kasih para calon jamaah haji di lingkungan kami yang akan berangkat 2007. (b) Setelah kami

  bayar di kasir, kami sangat kecewa karena yang tadinya pelayan bilang bisa dibungkuskan seperti kado dan kertas kado juga tersedia di sebelah ruang kasir, tapi ternyata pelayan di kasir bilang bahwa tidak bisa dengan alasan tidak ada petugasnya. (c) Padahal kami sangat terbatas waktunya dalam menyiapkan hal tersebut, sehingga kami sangat kecewa.

  (d) Mudah-mudahan kejadian ini tidak menimpa kepada para pelanggan Karita yang lain. (e) Ternyata performance toko yang besar dan aduhai tidak diimbangi dengan pelayanan yang baik. (Suroso, ME Jl Monjali 155 Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 14 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (47) sampai dengan (49) mengandung informasi belanja. Pada contoh (47) informasi belanja tampak dalam paragraf satu kalimat (a) HARI

  

Minggu (28/10/2007) pukul 11.00 WIB saya belanja di Indogrosir membeli susu

SGM kebetulan harga di situ ada promo tertulis “berlaku tgl 26-28 Oktober 2007

max pembelian 6 pcs untuk SGM 300 gr dengan harga Rp 13.9xx”, saya pikir

lumayan juga potongannya mungkin untuk menghabiskan stok kemasan lama

karena sekarang sudah ada kemasan baru. Contoh (48) informasi berbelanja

  tampak dalam paragraf satu kalimat (b, c, d) kalimat (b) Pada tanggal 30 Juni

  

2007, saya ke toko Ramai di counter Innovation Store (IS) saya melihat produk

Zenith Grow, saat itu dilayani Mas Roby dkk. (c) Dengan semangat, petugas

counter tersebut meyakinkan bahwa dengan memakai produk Zenith Grow

(peninggi badan) pasti berhasil. (d) Saat itu Mas Roby memberikan anjuran-

anjuran (yang dituliskan di brosur) dan karena tertarik dengan janji-janji yang

diutarakan petugas counter, maka akhirnya saya membelinya untuk anak saya

  

seharga sekitar Rp 600 ribu. Contoh (49) informasi berbelanja tampak dalam

  paragraf satu kalimat (a) HARI Sabtu 10 November 2007 antara pukul 11.00-

  

12.00 WIB, kami belanja busana muslim sebanyak 7 potong di Toko Karita untuk

persiapan sekadar tali kasih para calon jamaah haji di lingkungan kami yang

akan berangkat 2007. Berdasarkan contoh (47) sampai dengan (49) informasi

belanja ditandai oleh kegiatan berbelanja di Swalayan dan Toko.

2.13 Informasi Perpanjangan

  Informasi perpanjangan berhubungan dengan proses pengurusan surat jalan (baik SIM dan STNK) yang telah ditentukan oleh instansi terkait supaya memenuhi syarat sebagai pengguna jalan yang mematuhi tata tertib yang sudah ditentukan.

  (50) Masukan untuk Kantor Samsat Sleman (a) TANPA mengurangi rasa hormat atas pelayanannya selama ini, kami ingin menyampaikan masukan kepada kantor Samsat Kab,

  Sleman: (b) 1. Barangkali sudah saatnya dicari solusi terbaik untuk mengurangi berjubelnya para pengguna layanan Kantor Samsat selama ini misalnya: dengan membagi Kab Sleman menjadi dua daerah layanan, Sleman Barat dan Timur atau solusi apapun yang tepat.

  (c) 2. Tanggal 24 Oktober 2007 ketika kami membayarkan

  perpanjangan STNK kendaraan bermotor adik kami (berlaku s/d

21 Oktober 2007) kami merasa heran ternyata dikenai denda. (d)

  Padahal tanggal 18 Oktober 2007 kami telah datang untuk membayar tetapi kantor masih tutup karena cuti bersama lebaran. (e) Melalui pengumuman yang ditempel saat itu, bagi mereka yang masa berlakunya STNK s/d tanggal 21 Oktober 2007 bisa memperpanjang hingga tanggal 25 Oktober 2007.

  (f) Pemahaman kami, denda tidak diberlakukan karena hal ini bukan merupakan kesalahan kami. (g) Tetapi ternyata denda tetap diberlakukan (copy bukti terlampir).

  (h) Untuk itu kiranya hal ini tidak akan terjadi dikemudian hari, untuk mendapatkan perhatian sebagaimana mestinya. Terima kasih. (Sasangka Rh, Jl Cantel GK IV/338, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Senin, 12 November 2007, hlm 11).

  (51) Memang Hebat Polisi Kita

  Pembaca KR yang kritis dan bijak,

  (a) BARANGKALI saya termasuk amat sangat terlalu ketinggalan zaman, sehingga melihat kemajuan teknologi dan layanan yang meningkat di kalangan polisi lalu lintas (Poltas) kita lantas terheran- heran dan terkagum-kagum. (b) Akan tetapi kalau pengalaman yang ‘menakjubkan’ ini tidak saya ceritakan kepada pembaca KR, jangan- jangan masih ada yang menilai negatif kepada polisi negeri sendiri, meskipun yang negatif-negatif ini sebenarnya hanya dilakukan segelintir anggota polisi. (c) Akibatnya sisi baik atau sisi positifnya tidak kelihatan dan sering dilupakan, dianggap wajar-wajar saja dan dituding memang itu menjadi tugas polisi sebagai pengayom masyarakat.

  (d) Jumat (9/11) sekitar pukul 09.30 saya datang ke Kantor

  

Poltabes Kota Yogya di Ngupasan untuk mengurus perpanjangan

SIM A saya yang habis masa berlakunya. (e) Saya bertanya kepada

  salah satu Poltas yang kebetulan berdiri di pintu gerbang, dijawab langsung dengan ramah dan ditunjukkan cara dan urutan pengurusnya. (f) Saya ke loket I, tetapi diminta memfotokopi dahulu KTP dan SIM A masing-masing rangkap dua.

  (g) Setelah itu, sambil membawa fotokopi yang dimaksud, saya menuju ke ruang pemeriksaan kesehatan. (h) Sambil membawa hasil pemeriksaan kesehatan, saya menuju loket pertama tadi. (i) Memang ada layanan sedikit ‘ketus’ (agak sombong, berwajah meremehkan) dari petugas di balik loket, namun sebagai orangtua, saya anggap menjadi romantika layanan publik. (j) Di loket itu saya menerima blanko dan diminta mengisinya.

  (k) Setelah selesai saya isi, saya bawa ke loket di bagian dalam, dicek sebentar, kemudian diminta menunggu untuk giliran di foto. (l) Sungguh tidak lama, hanya sekitar lima menit saya dipanggil lagi untuk cap ibu jari tangan kiri dan kanan, adegan berikutnya saya di foto. (m) Hanya menunggu sekitar 16 menit, saya dipanggil lagi untuk menerima SIM A baru berlaku hingga tahun 2012.

  (n) Sungguh hebat, saya sangat kagum karenanya. (o) Dan dua ibu jari tangan saya sama sekali tidak ada bekas tinta cap. (p) Tentu saja untuk setiap loket saya keluar biaya, ada yang pakai kuitansi ada yang tidak, hanya sekitar Rp. 80 ribu.

  (q) Itulah pengalaman baru saya mengurus sendiri perpanjangan SIM di kantor polisi. (r) Barangkali saya memang termasuk ndesa

  

katro (ndesa banget) seperti di-guyon-kan Tukul Arwana dalam acara modern yang ada di Poltabes Kota Yogya. (t) Apabila hal itu bisa dilakukan di kecamatan-kecamatan ketika melayani pembuatan KTP bagi warganya, wah modern dong kita. (u) Pak polisi, terima kasih banyak. (FX Koesworo (70 tahun, KTP seumur hidup), Pemred Majalah ‘Kerabat’ alamat di Jakarta (mondar-mandir Yogya-Jakarta).

  

Kedaulatan Rakyat , Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  Tertarik Perpanjangan SIM Keliling

  (52) (a) MEMBACA berita KR hari Minggu Wage, tanggal 18

  November 2007, hal 2 kolom 3 s/d 5, dengan judul “Perpanjangn Lebih Simpel dan Cepat” yaitu Program Layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling yang diselenggarakan oleh Sat Lantas Poltabes Yogyakarta dan Dit Lantas Polda DIY, kami sebagai

  warga kota Yogyakarta sangat tertarik dan mohon penjelasan lebih lengkap dari Bp AKP Bambang Sukmo Wibowo, sebagai berikut: (b) 1. Apakah pelayanan Perpanjangan SIM keliling dilaksanakan di setiap Polsektabes Kota Yogyakarta? (c) 2. Apakah ada jadwalnya kegiatan tersebut untuk seluruh

  Polsektabes Kota Yogyakarta, dan dilakukan secara berkala? (d) 3. Kapan program layanan SIM keliling diadakan di

  Polsektabes Umbulharjo? (e) Terima kasih atas jawabannya, salut dan bangga kepada Poltabes Yogyakarta yang melayani masyarakat langsung ke bawah.

  (Ir Djoko Sutono, Warungboto UH 4/1082, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 27 November 2007, hlm 11). Pada contoh (50) sampai dengan (52) mengandung informasi perpanjangan. Pada contoh (50) informasi perpanjangan tampak dalam paragraf dua kalimat (c) 2. Tanggal 24 Oktober 2007 ketika kami membayarkan

  

perpanjangan STNK kendaraan bermotor adik kami (berlaku s/d 21 Oktober

2007) kami merasa heran ternyata dikenai denda. Contoh (51) informasi

  perpanjangan tampak dalam paragraf dua kalimat (d) Jumat (9/11) sekitar pukul

  

09.30 saya datang ke Kantor Poltabes Kota Yogya di Ngupasan untuk mengurus

perpanjangan SIM A saya yang habis masa berlakunya. Contoh (52) informasi

  perpanjangan tampak dalam paragraf satu kalimat (a) MEMBACA berita KR hari

  

“Perpanjangn Lebih Simpel dan Cepat” yaitu Program Layanan Surat Izin

Mengemudi (SIM) keliling yang diselenggarakan oleh Sat Lantas Poltabes

Yogyakarta dan Dit Lantas Polda DIY . Berdasarkan contoh (50) sampai dengan

(52) informasi perpanjangan ditandai oleh membayarkan dan mengurus.

2.14 Informasi Pengalaman Berkendara

  Informasi pengalaman berkendara berhubungan dengan pengalaman seseorang yang dialaminya ketika dia sedang menaiki kendaraan di jalan raya.

  (53) Aku Bangga Sebagai Kawula Yogya (a) “MULAILAH dengan kata tolong bila menyuruh pembantu”.

  (b) Itulah pitutur dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada putra-putri beliau yang diungkapkan dalam acara Kick Andy di Metro TV 1 Juni 2007 malam bertajuk “Blak-blakan dengan Sultan

  (c) Saya sebagai generasi keempat asli kawula Yogya merasa bangga dengan budaya tatakrama yang sangat halus dan penuh etika. (d) Orang Yogya sangat pantang menggunakan istilah yang secara terminologis melarang, memerintah secara langsung dengan artikulasi

  bentakan .

  (e) Misalnya kalau anak kecil duduk di atas bantal, dengan nada lembut orang tua akan mengatakan: “Jangan nak nanti kamu wudunen (bisulan)”, juga kalau seorang anak perempuan ABG duduk di ambang pintu teguran orangtua: “Jangan nanti jauh jodoh”.

  (f) Padahal yang dimaksud perilaku semacam itu dari sudut pandang tatakrama Yogya sangat tidak sopan. (g) Jika wong Yogya mulai bicara atau bertanya kepada seseorang selalu dimulai dengan ungkapan: “Nyuwun sewu”.

  (h) Sayang budaya adiluhung ini sudah terkontaminasi adat budaya dari luar yang sangat cengkah dengan budaya Yogya. (i) Tanggal 22 Desember 2006 dengan kendaraan mobil yang

  dikemudikan oleh cucu, saya bernostalgia napak tilas masa kecil saya menelusuri jalan di Panembahan Kidul (nJeron Beteng). (j) Tiba-tiba seorang bapak setengah baya dengan lambaian tangan minta supaya kami berhenti. (k) Begitu kaca dibuka dengan tegur sapa sangat santun dan bersahabat berucap: “Nak tolong ya, pelan-pelan disini banyak anak-anak” dan setelah saya minta maaf masih disambut ungkapan simpatik: “Monggo selamat

  (l) Sangat berbeda dengan kejadian yang dialami oleh anak saya pada tanggal 18 Oktober 2007 sekitar pukul 19.12 WIB. (m) Ketika itu dia dengan mobil (sudah biasa) lewat Gang Galunggung (tepi barat lapangan sepak bola Kentungan). (n) Mungkin dianggap terlalu kencang dia dihentikan oleh empat orang lelaki dan ditegur dengan nada amarah/bentakan yang jauh dari perilaku santun apalagi bersahabat. (FS Hartono, Purwosari RT/RW 04/59, Sinduadi, Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 9 November 2007, hlm 11).

  (54) Sangat Terpuji dan Langka (a) ITULAH pendapat saya berkait pengalaman mengesankan

  (6/11/2007) pukul 22.14 WIB. (b) Waktu itu dengan mobil saya lewat Gang Sindoro (pinggir utara lapangan sepak bola Kentungan) menuju Jl Kaliurang. (c) Ketika sampai di mulut gang ternyata terhalang palang besi (portal) yang sudah tertutup.

  (d) Baru saja saya mau turun dari mobil untuk membukanya, seorang pemuda yang berjalan di depan menolong membukanya. (e) Secara naluriah saya ingin menyampaikan ungkapan terima kasih, tetapi gagal karena si anak muda berjalan cepat dan berbelok arah berlawanan dengan saya di kegelapan malam.

  (f) Menurut saya, ini juga salah satu contoh ciri khas budi pekerti

  kawula Yogya sebagaimana kisah pengalaman saya di Panembahan Kidul (Kecamatan Kraton) dalam kolom Pikiran Pembaca (9/11/2007).

  (g) Terima kasih anak muda dan salut untuk Anda yang tidak terkontaminasi budaya luar yang dalam banyak hal murang tata dan jauh tepa selira. (FS Hartono, Purwosari RT 04 RW 59, Sinduadi, Yogyakarta, HP: 081392984444. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (53) sampai dengan (54) mengandung informasi pengalaman berkendara. Pada contoh (53) informasi pengalaman berkendara tampak dalam paragraf enam kalimat (i, j, k) kalimat (i) Tanggal 22 Desember 2006 dengan

  

kendaraan mobil yang dikemudikan oleh cucu, saya bernostalgia napak tilas

masa kecil saya menelusuri jalan di Panembahan Kidul (nJeron Beteng). Kalimat

  (j) Tiba-tiba seorang bapak setengah baya dengan lambaian tangan minta supaya

  

kami berhenti. Kalimat (k) Begitu kaca dibuka dengan tegur sapa sangat santun

  

dan setelah saya minta maaf masih disambut ungkapan simpatik: “Monggo

selamat jalan”. Contoh (54) informasi pengalaman berkendara tampak dalam

  paragraf satu kalimat (a, b, c) kalimat (a) ITULAH pendapat saya berkait

  

pengalaman mengesankan (6/11/2007) pukul 22.14 WIB. Kalimat (b) Waktu itu

dengan mobil saya lewat Gang Sindoro (pinggir utara lapangan sepak bola

Kentungan) menuju Jl Kaliurang. Kalimat (c) Ketika sampai di mulut gang

ternyata terhalang palang besi (portal) yang sudah tertutup. Paragraf dua kalimat

  (d) Baru saja saya mau turun dari mobil untuk membukanya, seorang pemuda

  

yang berjalan di depan menolong membukanya. Berdasarkan contoh (53) sampai

  dengan (54) informasi pengalaman berkendara ditandai oleh tegur sapa sangat santun dan menolong membukanya.

2.15 Informasi Barang Terjatuh

  Informasi barang terjatuh berkaitan dengan sesuatu barang atau benda yang secara tidak sengaja terjatuh dan pemiliknya tidak tahu, jatuhnya dimana, kapan terjadinya, pukul berapa, namun barang tersebut oleh pemilik dapat dikenali ciri-cirinya dan apa saja isinya.

  (55) Dompet Terjatuh (a) PADA hari Selasa, 20 November 2007, sekitar pukul 06.30-

  07.00 WIB saat itu saya akan mengikuti Ujian Tes CPNS. (b) Dalam perjalanan menuju tempat tes saya melewati Jalan Gambiran, Jalan Kusumanegara, Jalan Timoho. (c) Dompet saya diperkirakan jatuh sekitar jalan tersebut. (d) Dompet tersebut berwarna Hitam, berisi sejumlah uang, STNK motor Yamaha Vega R dengan No.pol AA 2634 KM a/n Hery Nuroso, d/a Gang Kepodang No 506 Gombong Kebumen, serta KTP, ATM BRI, SIM C a/n Herlin Anggita Mipur Kinasih.

  (e) Dengan kerendahan hati bagi siapa saja yang menemukan Gambiran UH V/241 Yogyakarta, dan akan kami beri imbalan sepantasnya.

  (f) Demikian atas segala kebaikan dan bantuannya saya ucapkan banyak terima kasih. (Herlin Anggita MK, Gambiran UH V/241 Yogyakarta. (Kedaulatan Rakyat, Kamis, 22 November 2007, hlm 15). (56) Kalung Emas Putih Terjatuh

  (a) PADA hari Senin, 19 November 2007, kalung istri saya

  terjatuh. (b) Ciri-ciri: kalung puntir, kombinasi antara emas putih dan kuning, berbandul kecil dengan mata satu.

  (c) Kalung tersebut adalah satu-satunya kenangan dari almarhum ibu yang kalau dinilai dengan rupiah tidak seberapa tapi nilai sejarahnya yang tidak ternilai.

  (d) Kami sudah menyanyakan ke orang pintar, dan moga-moga jauh dari suudzon, lewat kepintarannya itu, kami diberitahu rupa, nama dan di mana kami bisa menemui orang yang menemukan kalung istri saya tersebut. (e) Tapi karena hal tersebut tanpa bukti nyata, maka lewat pikiran pembaca KR ini, dengan kerendahan hati mengetuk nurani si penemu kalung tersebut untuk menghubungi saya. (f) Karena mungkin si penemu kalung tersebut juga ingin mengembalikan tapi belum tahu siapa yang punya. (g) Insya Allah ada imbalan secukupnya.

  (h) Demikian atas segala kebaikan dan bantuannya saya ucapkan terima kasih. (E Purwanto, Ngabean RT 04, Triharjo, Pandak, Bantul, DIY. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 27 November 2007, hlm 11). Pada contoh (55) sampai dengan (56) mengandung informasi barang atau benda terjatuh. Pada contoh (55) informasi barang terjatuh tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b, c dan d) kalimat (a) PADA hari Selasa, 20 November 2007,

sekitar pukul 06.30-07.00 WIB saat itu saya akan mengikuti Ujian Tes CPNS.

  Kalimat (b) Dalam perjalanan menuju tempat tes saya melewati Jalan Gambiran,

  

Jalan Kusumanegara, Jalan Timoho. Kalimat (c) Dompet saya diperkirakan jatuh

sekitar jalan tersebut. Dan kalimat (d) Dompet tersebut berwarna Hitam, berisi

sejumlah uang, STNK motor Yamaha Vega R dengan No.pol AA 2634 KM a/n

Hery Nuroso, d/a Gang Kepodang No 506 Gombong Kebumen, serta KTP, ATM

BRI, SIM C a/n Herlin Anggita Mipur Kinasih. Contoh (56) informasi barang terjatuh tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) PADA hari Senin,

  

19 November 2007, kalung istri saya terjatuh. Kalimat (b) Ciri-ciri: kalung

puntir, kombinasi antara emas putih dan kuning, berbandul kecil dengan mata

satu. Berdasarkan contoh (55) sampai dengan (56) informasi barang terjatuh

ditandai oleh jatuhnya barang baik dompet dan kalung.

2.16 Informasi Kegiatan Donor Darah

  Informasi kegiatan donor darah berkaitan dengan kegiatan donor darah yang dilakukan oleh instansi terkait guna menggalang berbagai golongan darah sesuai yang pasien miliki untuk tujuan kemanusiaan.

  (57) Donor Darah Rutin di RS Happy Land (a) RS Happy Land Medical Center bekerja sama dengan PMI

  Donor Darah Rutin pada Cabang Yogyakarta akan mengadakan hari Sabtu, 17 November 2007 pukul 09.00 s/d 12.00 WIB. (b) Bertempat di Poliklinik RS Happy Land Medical Center (Lantai Dasar Gedung Belakang) Jl Ipda Tut Harsono No 53 (Timoho) Yogyakarta. (c) Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi customer service RS Happy Land Medical Center, Telp 0274-550060.

  (Widiastuti, Staf Marketing. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 15 November 2007, hlm 13).

  Donor Darah Siap 24 Jam

  (58) (a) SAYA merasakan betapa sulitnya mencari sukarelawan donor darah pada saat dibutuhkan baik pagi, siang, maupun tengah malam berhubung permintaan darah segera bagi pasien. (b) Berhubung saya tinggal di dekat RS Sardjito dan saat ini menjadi donor darah sukarela, sering ada telepon atau SMS yang masuk ke handphone saya minta donor darah segera untuk diambil. (c) Tapi karena golongan darah saya O, tidak bisa memenuhi semua permintaan kadang ada juga yang minta golongan darah lain.

  (d) Saya mengetuk hati dan mengajak Bapak/Ibu/Sdr/Sdri

  yang siap donor darah 24 jam dan bisa kita hubungi sewaktu- waktu untuk bergabung dengan saya. (e) Sumbangan darah yang

  pasien maupun pihak keluarga pasien mereka akan sangat bahagia dan bersuka cita dengan sumbangan darah yang Anda berikan tersebut.

  (f) Untuk itu saya memohon kepada Bapak/Ibu/Sdr/Sdri

  kesediaannya untuk kita hubungi sewaktu-waktu bila ada pasien yang membutuhkan donor darah. (g) Bapak/Ibu/Sdr/Sdri cukup SMS ke HP saya: Tuwarji (Mas Ajie) 081 328078956 D/A:Pogungrejo 421 RT 14 RW 51, Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY 55284.

  (h) Atas kesediaannya Bapak/Ibu/Sdr/Sdri untuk kita hubungi 24 jam saya mengucapkan banyak terima kasih. (i) Semoga Allah SWT membalas amal baik Bapak/Ibu/Sdr/Sdri sekeluarga dengan balasan yang berlipat ganda. (j) Dalam QS Al An’nam (6): 160 Allah SWT berfirman yang artinya (Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya…). (k) Amal baik Bapak/Ibu/Sdr/Sdri akan diganti Allah SWT sepuluh kali lipat.

  (l) Dan Insya Allah semua urusan kita akan dipermudah oleh Allah SWT karena kita sudah menolong sesama. (m) Insya Allah balasan dunia dan akhirat akan kita terima. (n) Mari kita berlomba-lomba dalam berbuat amal kebaikan baik buat diri kita, keluarga kita dan kepada masyarakat kita. (o) Karena kalau kita tidak pernah menolong orang lain kita pun tidak akan pernah ditolong sebaliknya kalau kita peduli atau suka menolong orang lain pertolongan itu akan sering kita dapatkan dari arah yang tidak kita sangka-sangka. (p) Inilah rahasia Allah SWT buat hamba-hamba-Nya. (Tuwarji /Mas Ajie, 08132878956, d.a Pogungrejo 421 RT 14 RW 51, Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 22 November 2007, hlm 14).

  Pada contoh (57) sampai dengan (58) mengandung informasi tentang donor darah. Pada contoh (57) informasi tentang donor darah ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) RS Happy Land Medical Center bekerja

  

sama dengan PMI Cabang Yogyakarta akan mengadakan Donor Darah Rutin

pada hari Sabtu, 17 November 2007 pukul 09.00 s/d 12.00 WIB. Kalimat (b)

Bertempat di Poliklinik RS Happy Land Medical Center (Lantai Dasar Gedung

Belakang) Jl Ipda Tut Harsono No 53 (Timoho) Yogyakarta. Contoh (58)

  informasi tentang donor darah ditunjukkan melalui paragraf dua kalimat (d, e)

  

donor darah 24 jam dan bisa kita hubungi sewaktu-waktu untuk bergabung

dengan saya. Kalimat (e) Sumbangan darah yang Bapak/Ibu/Sdr/Sdri berikan

akan sangat berarti dan berguna bagi pasien maupun pihak keluarga pasien

mereka akan sangat bahagia dan bersuka cita dengan sumbangan darah yang

Anda berikan tersebut. Paragraf tiga kalimat (f, g) kalimat (f) Untuk itu saya

memohon kepada Bapak/Ibu/Sdr/Sdri kesediaannya untuk kita hubungi sewaktu-

waktu bila ada pasien yang membutuhkan donor darah. Kalimat (g)

Bapak/Ibu/Sdr/Sdri cukup SMS ke HP saya: Tuwarji (Mas Ajie) 081 328078956

D/A:Pogungrejo 421 RT 14 RW 51, Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY 55284.

  Berdasarkan contoh (57) sampai dengan (58) informasi donor darah ditandai oleh kegiatan donor darah di Rumah Sakit dan di tempat seseorang.

2.17 Informasi Permasalahan Parkir

  Informasi permasalahan parkir berkaitan dengan tata pengaturan dan penataan kendaraan bermotor yang dirasa sudah cukup mengganggu pengguna kendaraan yang lain.

  Parkir Mahasiswa UII Tamansiswa Bikin Macet Jalan

  (59) (a) SAYA adalah orangtua siswa yang selalu mempergunakan

  Jalan Mahasiswa untuk mengantar-jemput anak ke sekolah. (b) Saya mempergunakan Jalan Tamansiswa setiap pagi & siang. (c) Tetapi sejak tahun ajaran baru ini saya mulai terganggu adanya UII di Jalan Tamansiswa. (d) Permasalahannya dengan adanya UII

  Tamansiswa, jalan utama yang seharusnya untuk kendaraan lewat sekarang menjadi lahan parkir mobil mahasiswa, apalagi mereka memarkir kendaraannya di kanan-kiri badan jalan (tidak hanya satu sisi jalan), sehingga bisa dibayangkan bagaimana macetnya Jalan Tamansiswa setiap hari.

  (e) Apabila pihak universitas tidak memiliki lapangan parkir mengganggu kepentingan umum dengan cara menata parkir mobil dengan benar (gunakan satu sisi & kendaraan agak naik ke trotoar). Terima kasih (Juni Kurniawaty, Perum Winong, Kotagede, Yogya.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 16 November 2007, hlm 11).

  (60) Masalah Parkir di Yogya (a) MAKIN bertambahnya banyaknya kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, menimbulkan masalah parkir di Yogya. (b) Tidak semua tempat umum menyediakan tempat parkir,

  sehingga untuk parkir menempati fasilitas umum yang seharusnya untuk pejalan kaki.

  (c) Pembangunan mall baru, biasanya sudah dilengkapi lahan

  parkir untuk kendaraan roda empat meskipun kadang-kadang tidak mencukupi. (d) Untuk kendaraan roda dua hanya menempati fasilitas umum trotoar. (e) Sekolah-sekolah tidak ada yang menyediakan lahan parkir untuk pengantar dan penjemput, sehingga hanya menempati badan jalan di mana hal ini sangat mengganggu arus lalu lintas pada jam-jam tertentu.

  (f) Lihat di Jl Malioboro dan Jl Solo, dimana parkir menempati lahan yang seharusnya untuk pejalan kaki. (g) Dalam pengembangan suatu kantor, sebaiknya dipikirkan tempat parkir untuk karyawan dan tamu-tamunya. (h) Hal ini sukar dilaksanakan karena terbatasnya lahan, sedangkan kantor perlu pengembangan. (i) Akhirnya untuk parkir dipergunakan fasilitas umum/jalan sekiranya di mana hal ini sangat mengganggu.

  (j) Ke depan, mungkin masalah parkir di Yogya akan makin ruwet karena makin bertambah banyaknya kendaraan. (k) Hal ini perlu pemikiran Pemda dan dicari solusinya. Terima kasih. (Drs Abdul Rachman, Bumijo Kulon Jt I/1100, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Senin, 19 November 2007, hlm12).

  Pada contoh (59) sampai dengan (60) mengandung informasi permasalahan parkir. Pada contoh (59) informasi permasalahan parkir tampak pada paragraf satu kalimat (d) Permasalahannya dengan adanya UII Tamansiswa,

  

jalan utama yang seharusnya untuk kendaraan lewat sekarang menjadi lahan

parkir mobil mahasiswa, apalagi mereka memarkir kendaraannya di kanan-kiri

badan jalan (tidak hanya satu sisi jalan), sehingga bisa dibayangkan bagaimana

macetnya Jalan Tamansiswa setiap hari. Contoh (60) informasi permasalahan parkir tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) MAKIN

  

bertambahnya banyaknya kendaraan bermotor roda dua dan roda empat,

menimbulkan masalah parkir di Yogya. Kalimat (b) Tidak semua tempat umum

menyediakan tempat parkir, sehingga untuk parkir menempati fasilitas umum

yang seharusnya untuk pejalan kaki. Paragraf dua kalimat (c, d, e) kalimat (c)

Pembangunan mall baru, biasanya sudah dilengkapi lahan parkir untuk

kendaraan roda empat meskipun kadang-kadang tidak mencukupi. Kalimat (d)

Untuk kendaraan roda dua hanya menempati fasilitas umum trotoar. Kalimat (e)

Sekolah-sekolah tidak ada yang menyediakan lahan parkir untuk pengantar dan

penjemput, sehingga hanya menempati badan jalan di mana hal ini sangat

mengganggu arus lalu lintas pada jam-jam tertentu. Berdasarkan contoh (59)

  sampai dengan (60) informasi permasalahan parkir ditandai oleh sekarang menjadi dan tidak semua.

2.18 Informasi Penilangan

  Informasi penilangan berhubungan dengan proses penilangan yang dilakukan oleh pihak kepolisian kepada pengguna motor, baik oknum polisi yang dengan sengaja menilang tanpa mengetahui penyebab kesalahan pengguna motor atau pun kesalahan pengemudinya sendiri yang kurang mematuhi peraturan lalu- lintas.

  (61) Kembalikan STNK Saya, Pak Polisi (a) PADA hari Kamis tanggal 15 November 2007, sekitar pukul

  16.30. (b) Mama saya mengendarai Motor Jupiter Z warna hitam orange dengan plat nomor AB 3573 US milik saya. (c) Saat itu

  

Yogyakarta dan perjalanan pulang melewati Jalan Monjali tiba-

tiba ditilang oleh seorang Polisi yang tidak jelas namanya hingga

sekarang. (d) Saat mama berhenti, kemudian diminta STNK saya

atas nama Ika Mustika Dewi, Jl Ngadiwinatan NG I/1131

Yogyakarta 55261. (e) Mama disuruh mengikuti bapak polisi tersebut

  ke pos. (f) setelah diikuti tiba-tiba sampai tengah jalan Polisi tersebut ngebut dan menghilang jejaknya. (g) Yang saya sesalkan hingga saat ini adalah kenapa bapak Polisi tidak langsung memberikan surat tilang kepada mama saya saat kejadian itu.

  (h) Saat ini saya sebagai pemilik motor sangat kesusahan untuk melacak keberadaan STNK saya. (i) Mohon dengan sangat, bapak Polisi yang membawa STNK saya ini menghubungi sata Ika Mustika Dewi di nomor

  081802688762/(0274) 9121140/(0274) 513448. Terima kasih. (Ika Mustika Dewi, Jl Ngadiwinatan NG I/1131, Yogya. Kedaulatan Rakyat , Rabu, 21 November 2007, hlm 11).

  Surat Terbuka Buat Kapolres Klaten

  (62) (a) BAHWA saudara saya, pada tanggal 7 November 2007,

  

terkena tilang di wilayah hukum Polres Klaten, dengan No Tilang

22773975 C dengan melanggar pasal 59 (2) 61 (2) atas nama

Suprapto, alamat: Ngingas Kidul, Bareng Lor, Klaten Utara. Yang

menilang petugas Polisi Lantas bernama: R Nugroho, pangkat

Bripda.

  (b) Bahwa yang ditilang barang bukti yaitu STNK Sepeda

  

Motor Yamaha Nopol R 2268 T. (c) Tetapi di dalam surat tilang

  tersebut disebutkan untuk datang ke Pengadilan Negeri Klaten pada tanggal 30 November 2007, saya datang ke Polres Klaten untuk mengurus tilang tersebut di ruangan pengurusan tilang, tetapi sampai di sana saya sangat terkejut dan heran ternyata STNK tersebut atau tilang tersebut belum ada di Polres sementara dari tangggal 7 November 2007, STNK tersebut belum diserahkan ke Polres sementara jarak dari tanggal tilang sekarang sudah dua minggu. Dari jawaban yang piket waktu itu katanya menunggu buku tilang tersebut habis, baru dilaporkan ke Polres.

  (d) Yang jadi pertanyaan saya adalah:

  1. Kena apa begitu lama R Nugroho membawa STNK tersebut tidak dilaporkan sudah sebegitu lama?

  2. Apa benar harus habis dulu buku tilang yang dibawa R Nugroho tersebut baru dilaporkan, kalau dalam satu bulan tidak habis bagaimana? Apakah masyarakat harus menunggu sampai habis buku tilang tersebut baru bisa mengambil atau sidang?

  3. Bahwa apa tidak terlalu lama, membuat tanggal 7 November 2007 baru bisa sidang tanggal 30 November 2007?

  4. Bahwa saya saja mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Klaten tidak sampai satu bulan mendapat surat panggilan untuk bersidang kena apa untuk sidang tilang saja sampai begitu lama?

  5. Maka adanya hal-hal di atas tersebut kami mohon kepada Bapak Kapolres agar dapat meninjau kembali aturan-aturan tersebut agar tidak terlalu lama dan menyusahkan masyarakat. Di daerah lain yang saya ketahui dalam satu minggu saja sudah bisa mengambil atau sidang.

  (e) Demikian surat saya atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. (Amaluddin M Siagian SH, Perum Sleman Permai II Blok B

  10, Pangukan, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 27 November 2007, hlm 11). Pada contoh (61) sampai dengan (62) mengandung informasi penilangan. Pada contoh (61) informasi penilangan dapat ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b, c, d) kalimat (a) PADA hari Kamis tanggal 15 November 2007,

  

sekitar pukul 16.30. Kalimat (b) Mama saya mengendarai Motor Jupiter Z warna

hitam orange dengan plat nomor AB 3573 US milik saya. Kalimat (c) Saat itu

mama pulang menjemput adik saya di Kanisius Deresan Yogyakarta dan

perjalanan pulang melewati Jalan Monjali tiba-tiba ditilang oleh seorang Polisi

yang tidak jelas namanya hingga sekarang. Kalimat (d) Saat mama berhenti,

kemudian diminta STNK saya atas nama Ika Mustika Dewi, Jl Ngadiwinatan NG

I/1131 Yogyakarta 55261. Contoh (62) informasi penilangan dapat ditunjukkan

  melalui paragraf satu kalimat (a) BAHWA saudara saya, pada tanggal 7

  

November 2007, terkena tilang di wilayah hukum Polres Klaten, dengan No

Tilang 22773975 C dengan melanggar pasal 59 (2) 61 (2) atas nama Suprapto,

alamat: Ngingas Kidul, Bareng Lor, Klaten Utara. Yang menilang petugas Polisi

Lantas bernama: R Nugroho, pangkat Bripda. Paragraf dua kalimat (b) Bahwa

yang ditilang barang bukti yaitu STNK Sepeda Motor Yamaha Nopol R 2268 T.

  Berdasarkan contoh (61) sampai dengan (62) informasi penilangan ditandai oleh tiba-tiba dan terkena.

2.19 Informasi Seminar

  Informasi seminar berhubungan dengan kegiatan acara seminar yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dengan tujuan untuk mengenalkan program terbaru yang akan dicanangkan dan diterapkan.

  (63) Undangan Pelatihan Guru PAI

  Assalamu’alaikum Wr Wb

  (a) DENGAN ini kami sampaikan bahwa MGMP PAI SMA-

  SMK Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan Mapemda Islam Depag Kabupaten Gunungkidul akan menyelenggarakan seminar tentang Sertifikasi dan Peningkatan Profesionalisme GPAI dan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). (b) Untuk

  itu kami mengundang saudara yang namanya masuk dalam daftar peserta (nominator sertifikasi) di bawah ini untuk hadir pada hari

  Rabu-Kamis, 28-29 November 2007, pukul 07.30 – 14.00, bertempat di SMKN I Wonosari, Ruang B2 (lantai 2), nara sumber Prof Dr Sutrisno MA (Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga) dan Drs Muhammad Nurrachmat Wirjosutedjo

M Hum (Instruktur Action Research Tingkat Propinsi).

  (c) Adapun nama-nama peserta yang masuk dalam daftar nominasi yaitu: Paino SAg (SMAN 1 Karangmojo), Supardi SAg MA (SMAN 1 Wonosari), Dra Hj Sudarmi (SMAN 1 Wonosari), Wardhifah SpdI (SMAN 1 Wonosari), Ahmad Zarqoni SAg (SMAN 1 Karangmojo), Suparno (SMAN 1 Panggang), Hj Siti Nur Hayati SAg (SMAN 1 Playen), Sahlan SAg (SMAN 1 Semin), Drs M Satuni (SMAN 1 Semin), Drs Ja’far Abd Syakur (SMA Pemb 2 Karangmojo), Dra Umi Jazaiyatun (SMAN 1 Karangmojo), Ngatijah SpdI (SMKN 3 Wonosari), Sarwono SAg (SMK 45 Wonosari), Kasmi SpdI (SMK Muh Patuk), Arifin SAg (SMAN 1 Rongkop), Dra Siti Rahayu (SMKN 2 Wonosari), Harun Suyanto SAg (SMKN 1 Wonosari), Drs Sumarwan (SMKN 1 Wonosari), Sujadi AMa (SMK Muh Tepus), Taslim Hidajat BA (SMK Muh Ponjong), Tukino (SMK Muh Karangmojo), Ali Sodikin Sutanto SAg (SMK Muh 1 Playen), Murtini SAg (SMK Tamansiswa Playen), Dwi Astuti Ari Siswandari SPdI (SMKN 1 Saptosari), Sugiyanto SAg (SMK Ma’arif Wonosari), Fauzi Ansori Soleh SPdI (SMK Daarul Qur’an), Ali Ihsan SAg (SMK Al- Panut Marwanto SPdI (SMKN 1 Gedangan), Alim Bintoro SAg (SMK Muh Semin), Lilik Isdayati SAg (SMKN 3 Wonosari), Ibrahim Umar (SMK Muh 2 Playen), Dra Hj Siti Marfu’ah (SMK YAPPI Wonosari), Zuni Pawestri SAg (SMAN 1 Semanu).

  (d) Sehubungan dengan hal tersebut saudara dimohon untuk mempersiapkan dan membawa hal-hal sebagai berikut:

  1. Membuat satu judul untuk proposal Penelitian Tindakan Kelas. Contoh: Peningkatan Kualitas Pembelajaran PAI Melalui Model

  Pembelajaran Portofolio di Kelas XI IPA SMAN 1 Rongkop Gunungkidul.

  2. Membawa buku-buku referensi yang relevan dengan judul proposal sebagai bahan menyusun kajian pustaka/landasan teori. (e) Demikianlah undangan ini kami sampaikan, atas kehadirannya diucapkan terima kasih. (f) Dan untuk SKH Kedaulatan Rakyat tercinta, kami ucapkan terima kasih atas bantuannya dalam menjembatani kendala geografis yang kami alami dengan membuat undangan ini.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Arifin SAg, Sekretaris MGMP PAI SMA-SMK Kabupaten Gunungkidul. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 28 November 2007, hlm 11). (64) Science Seminar Tingkatkan Gairah Sains Yogyakarta

  (a) UNTUK meningkatkan kegairahan sains di Yogyakarta

  

khususnya dan di Indonesia pada umumnya maka Sekolah Budya

Wacana bekerja sama dengan PT Kuark International yang

menerbitkan Komik Sains Kuark yang merupakan inovasi baru

pembelajaran sains dalam bentuk komik, akan menyelenggarakan

Seminar Sains untuk guru-guru, orang tua dan pengamat

pendidikan di Gedung LPP, Jl Urip Sumoharjo No 100

Yogyakarta dengan kontribusi peserta Rp 40.000 (empat puluh

ribu rupiah). Acara ini akan dilaksanakan pada pukul 08.00 –

  

10.30 WIB dengan mengambil tema “Sains itu Gampang dan

Menyenangkan”. (b) Seminar ini akan disampaikan oleh Prof

Yohanes Surya PhD. (c) Beliau adalah seorang fisikawan, peneliti

  dan pendidik, ketua Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) dan pembuka jalan bagi Indonesia untuk meraih Nobel tahun 2020. (d) Setelah acara tersebut di tempat yang sama, Gedung LPP, Jl Urip Sumoharjo No 100 Yogyakarta pada pukul 10.30 – 12.00 khusus untuk para siswa SD, SMP, dan SMA akan diselenggarakan Jumpa Idola Indonesia bersama Prof Yohanes Surya PhD dengan kontribusi peserta seharga Rp 15.000 (lima belas ribu rupiah).

  (e) Kegiatan Seminar Sains dan Jumpa Idola Indonesia ini diharapkan akan membawa nuansa baru bagi peningkatan kegairahan pembelajaran sains di Yogyakarta pada khususnya dan di Indonesia dan menumbuhkan para siswa untuk menyenangi sains karena sains itu gampang dan menyenangkan. (g) Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Sekolah Budya Wacana dan PT Kuark International. (h) Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, hubungi Jeffry Setiawan (085 643 283777) atau datang langsung ke Sekretariat Panitia, Kampus I (TK-SD) Budya Wacana Yogyakarta di Jl Cik Di Tiro GK V/248 Yogyakarta, Telp (0274) 515633. (Jeffry Setiawan SPd, Kepala Sekolah SD Budya Wacana 2.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 30 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (63) sampai dengan (64) mengandung informasi seminar. Pada contoh (63) informasi seminar tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) DENGAN ini kami sampaikan bahwa MGMP PAI SMA-SMK

  

Kabupaten Gunungkidul bekerjasama dengan Mapemda Islam Depag Kabupaten

Gunungkidul akan menyelenggarakan seminar tentang Sertifikasi dan

Peningkatan Profesionalisme GPAI dan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas

(PTK). Dan kalimat (b) Untuk itu kami mengundang saudara yang namanya

masuk dalam daftar peserta (nominator sertifikasi) di bawah ini untuk hadir pada

hari Rabu-Kamis, 28-29 November 2007, pukul 07.30 – 14.00, bertempat di

SMKN I Wonosari, Ruang B2 (lantai 2), nara sumber Prof Dr Sutrisno MA

(Dekan Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga) dan Drs Muhammad

Nurrachmat Wirjosutedjo M Hum (Instruktur Action Research Tingkat Propinsi).

  Contoh (64) informasi seminar tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b, d) kalimat (a) UNTUK meningkatkan kegairahan sains di Yogyakarta khususnya dan

  

di Indonesia pada umumnya maka Sekolah Budya Wacana bekerja sama dengan

PT Kuark International yang menerbitkan Komik Sains Kuark yang merupakan

inovasi baru pembelajaran sains dalam bentuk komik, akan menyelenggarakan

Seminar Sains untuk guru-guru, orang tua dan pengamat pendidikan di Gedung

  

LPP, Jl Urip Sumoharjo No 100 Yogyakarta dengan kontribusi peserta Rp 40.000

(empat puluh ribu rupiah). Acara ini akan dilaksanakan pada pukul 08.00 – 10.30

WIB dengan mengambil tema “Sains itu Gampang dan Menyenangkan”. Kalimat

  (b) Seminar ini akan disampaikan oleh Prof Yohanes Surya PhD. Berdasarkan contoh (63) sampai dengan (64) informasi seminar ditandai oleh menyelenggarakan.

2.20 Informasi Pengobatan Gratis

  Informasi pengobatan gratis berkaitan dengan kegiatan pengobatan yang dilakukan oleh lembaga, pihak terkait secara cuma-cuma bagi masyarakat.

  (65) HUT PPS Panca Daya Diperingati dengan Pengobatan (a) ULANG tahun ke-18 PPS Panca Daya akan diperingati hari

  Minggu tanggal 11 November 2007, pukul 12.00 WIB – selesai bertempat di kantor BPPO nDalem Ngadinatan Alun-alun Kidul Yogyakarta, dengan berbagai kegiatan. (b) Di samping pembangkitan 150 anggota yang telah berhak, juga dilaksanakan kegiatan sosial berupa pengobatan untuk umum, latihan bersama antarcabang, sekaligus dimanfaatkan untuk silaturahmi dan syawalan segenap anggota.

  (c) Untuk itu bagi angota baru dan lama yang belum menerima undangan, mohon pengumuman ini dianggap sebagai undangan. (d) Bagi yang akan hadir diharap menghubungi ketua PPS Panca Daya Cab Kota Muchamad Suhud SH di Ngadisuryan KT I/126 Yogyakarta telp (0274) 370490/08156862866 atau Drs Haryanto di Jl Kaliurang telp 081 5799 8116, selambat-lambatnya hari Kamis, 8 November 2007.

  (e) Dengan dilaksanakan pembangkitan, PPS Panca Daya membuka kembali pendaftaran anggota baru angkatan ke-10 periode November 2007 – Januari 2008 di sekretariat atau di tempat latihan, kantor BPPO nDalem Ngadiwinatan Alun-alun Kidul tiap hari Minggu pukul 15.30 – 17.30 WIB. (Muchamad Suhud SH, Ngadisuryan KT I/126 Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 8 November 2007, hlm14).

  (66) Bakti Sosial Pengobatan Gratis Yayasan Waskita Reiki

  Yogyakarta

  (a) YAYASAN Waskita Reiki Yogyakarta Minggu (18/11)

  mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai mengundang masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya yang membutuhkan pengobatan secara gratis untuk hadir dalam acara Bakti Sosial Pengobatan Gratis untuk Umum bersama Yayasan Waskita Reiki Yogyakarta (YWRY) di Hotel Sahid Raya Yogya Jl Babarsari Sleman Yogyakarta.

  (b) Acara yang diselenggarakan Yayasan Waskita Reiki Yogyakarta ini selain Pengobatan Gratis juga diadakan Pembinaan Praktisi, Seminar Reiki, Meditasi Bersama serta Lokakarya. (c) Diharapkan para praktisi untuk hadir dalam acara ini sehingga masyarakat umum yang menghendaki pengobatan bisa terealisasi semua.

  (d) Yayasan Waskita Reiki yang merupakan salah satu lembaga penyembuhan yang sudah dikenal masyarakat umum ini tentunya akan memberikan pelayanan pada seluruh lapisan masyarakat selain itu lembaga yang berkomitmen penuh pada kesehatan ini senantiasa akan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan penyembuhan, untuk itu diharapkan warga Yogya dan sekitarnya yang ingin mendapatkan pelayanan penyembuhan yang maksimal diharapkan hadir lebih awal, karena langsung akan ditangani oleh praktisi yang sudah berpengalaman.

  (e) Informasi hubungi Sekretariat/Klinik I Blimbingsari CT IV/37 Yogyakarta. (Arinto Agus Dwi Raharjo Spsi Nugroho Bawono Adi (Odi), Koordinator Waskita Reiki Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (65) sampai dengan (66) mengandung informasi pengobatan gratis. Pada contoh (65) informasi pengobatan gratis tampak dalam paragraf satu kalimat (a) kalimat (a) ULANG tahun ke-18 PPS Panca Daya akan diperingati

  

hari Minggu tanggal 11 November 2007, pukul 12.00 WIB – selesai bertempat di

kantor BPPO nDalem Ngadinatan Alun-alun Kidul Yogyakarta, dengan berbagai

kegiatan. Paragraf dua kalimat (b) Di samping pembangkitan 150 anggota yang

telah berhak, juga dilaksanakan kegiatan sosial berupa pengobatan untuk umum,

latihan bersama antarcabang, sekaligus dimanfaatkan untuk silaturahmi dan

  

syawalan segenap anggota. Contoh (66) informasi pengobatan gratis tampak

  dalam paragraf satu kalimat (a) YAYASAN Waskita Reiki Yogyakarta Minggu

  

(18/11) mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai mengundang masyarakat

Yogyakarta dan sekitarnya yang membutuhkan pengobatan secara gratis untuk

hadir dalam acara Bakti Sosial Pengobatan Gratis untuk Umum bersama

Yayasan Waskita Reiki Yogyakarta (YWRY) di Hotel Sahid Raya Yogya Jl

Babarsari Sleman Yogyakarta. Berdasarkan contoh (65) sampai dengan (66)

informasi pengobatan gratis ditandai oleh pengobatan untuk umum secara gratis.

  Software

2.21 Informasi

  Informasi software berkaitan dengan penggunaan perangkat-perangkat lunak baik yang di dapat secara tidak resmi di pasaran maupun di dapat dengan cara resmi atau melalui supplier.

  (67) Tanggapan ‘Wujudkan Be Legal’ Jual-Gunakan Software (a) MENANGGAPI berita yang dimuat KR (Rabu, 31/10/2007), saya sebagai salah satu aktivis pengguna Linux dan perangkat lunak

  Open Source ingin mengungkapkan beberapa keberatan atas

  pertanyaan Bapak Hadi Santono sebagai Ketua Apkomindo DIY yang dikutip oleh KR. Beberapa pernyataan tersebut adalah sebagai berikut: (b) 1. Karena sifatnya yang non-komersial, sehingga terkesan dikembangkan ‘seadanya’, dan terhambat oleh keterbatasan dana dan pengembangan masih terbatas pada hobi saja.

  (c) 2. Tanggapan saya: pengembang open source tidak selalu

  identik dengan proyek hobi dan karena itu mengembangkan piranti lunak secara seadanya. (d) Banyak bukti yang menunjukkan bahwa piranti lunak open source memiliki kualitas yang jauh lebih baik dibandingkan dengan piranti lunak proprietary. (e) Salah satu contoh yang dapat diberikan adalah web server Apache (open source) yang jauh lebih banyak digunakan web server IIS produk Microsoftc (sumber netcraft.com). dari pada

  (f) Bahasa pemrograman web PHP jauh lebih populer

  

berjalan di atas web server Apache yang dilengkapi dengan skrip

PHP. (h) Tentunya KR tidak mau situs resminya dijalankan di atas

piranti lunak yang berkembang seadanya, bukan?

  (i) 2. Di lapangan, para pengguna (user) banyak menghadapi kendala, tetapi tidak tahu kemana harus meminta dukungan teknis karena memang tidak ada.

  (j) Tanggapan saya: Linux dan piranti open source justru

  

memiliki pendukung yang paling banyak di dunia. (k) Hampir di

Linux yang siap memberikan setiap kota besar ada komunitas

dukungan teknis, di samping itu kini telah banyak media dan

perusahaan yang khusus bergerak di bidang Linux. Silakan lihat

www.linux.or.id . (l) Dari sisi sebaliknya, apakah benar pengguna

  piranti lunak proprietary yang membeli secara resmi tidak mendapatkan kesulitan untuk meminta dukungan teknis?Apakah pengguna Microsoft di Yogya dapat dengan mudah mendapatkan dukungan teknis, sementara tidak ada kantor cabang Microsoft di Yogya?

  (m) 3. Tidak tersedia driver yang cocok, program yang sudah usang, maupun perkembangan hardware yang sedemikian cepat tidak dapat diimbangi oleh program open source.

  (n) Tanggapan saya: Linux dan piranti lunak open source justru

  

merupakan piranti lunak yang paling cepat dan up to date

perkembangannya. Masalah driver, hampir semua perangkat

Linux, termasuk WiFi, printer, keras model baru dapat dikenal di dan VGA Card yang notabene paling cepat perkembangannya.

Sementara itu banyak program yang dapat menyaingi bahkan

menggantikan program-program aplikasi proprietary, seperti

Firefox yang dapat menggantikan IE dan OpenOffice yang dapat

menggantikan Microsoft Office. (o) Jadi program-program di

Linux sama sekali tidak bisa dibilang usang.

  (p) Demikianlah sedikit uneg-uneg dan tanggapan saya, semoga ini dapat meluruskan kembali stereotype yang salah mengenai piranti lunak open source.

  (q) Kami juga mengundang masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai event-event tentang Linux dan piranti open source agar pemahaman tentang Linux makin bertambah dan dengan demikian mempermudah proses migrasi ke open source.(Yahya Kurniawan ST, Penulis Buku Komputer, Jl Gatotkaca 16A Wirobrajan, Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  (68) Tanggapan Terhadap Sdr Yahya Kurniawan ST (a) SEBELUMNYA kami mengucapkan terima kasih kepada Sdr

  Yahya Kurniawan ST. (b) Pernyataan kami kepada rekan-rekan pers sebagaimana yang dimuat pada KR (Rabu, 31/10/2007) merupakan

  (c) Perlu kami klarifikasikan bahwa kami tidak menyebutkan nama/merk/person tertentu (kami sama sekali tidak menyebut nama

  Linux atau Microsoft) dalam pernyataan kami. (d) Secara umum kami software yaitu non komersial hanya membedakan adanya 2 jenis dan komersial. (e) Kami tidak menyebutkan bahwa komersial itu = Microsoft dan non komersial = Linux, karena Linux juga ada yang diharuskan untuk membayar alias tidak gratis.

  (f) Sedangkan untuk masalah dukungan teknis maupun masalah

  driver , kami mengutarakan realita yang selama ini dihadapi anggota

  Apkomindo DPD DIY (kami tidak pernah menyebutkan bahwa software tertentu, misalnya Linux tidak tersedia dukungan teknis).

  (g) Mungkin permasalahan ini dikarenakan kendala kepada implementasi open source terutama ‘budaya’ piracy yang sudah terlalu memudahkan masyarakat untuk mendapatkan software komersil secara ‘gratis’. (h) Hal-hal yang diungkapkan oleh Sdr Yahya Kurniawan

  ST memang benar, yaitu secara teknis memang beberapa software open source menyediakan kebutuhan driver maupun update software, akan tetapi dalam pengimplementasiannya tidak semudah yang dibayangkan karena terbentur kendala-kendala teknis termasuk ‘budaya’ itu sendiri. (i) Untuk memasyarakatkan open source perlu adanya dukungan dari semua pihak dan usaha yang berkesinambungan. (j) Apkomindo DPD DIY sangat mendukung hal ini.

  (k) Perlu kami sampaikan bahwa Apkomindo DPD DIY sangat menghargai karya cipta, dalam hal ini program komputer, dan dalam perannya sebagai asosiasi, Apkomindo DPD DIY bersikap netral/tidak berpihak kepada siapapun apalagi terhadap pemegang merk tertentu. (l) Apkomindo DPD DIY tidak membela pihak/pemegang merk tertentu dengan menjatuhkan pihak lainnya. (m) Imbauan ‘Be Legal’ dari Apkomindo DPD DIY jangan ditafsirkan sebagai upaya Apkomindo DPD DIY untuk membela software tertentu. (n) Justru Apkomindo DPD DIY sangat mendukung upaya-upaya pengembangan software yang murah dan terjangkau untuk masyarakat.

  (o) Mengambil kesempatan ini, kami mengajak Sdr Yahya Kurniawan ST maupun masyarakat lainnya untuk ikut berpartisipasi bersama-sama mengembangkan software yang terjangkau oleh masyarakat. (p) Betapa pun, jika dalam pernyataan kami menimbulkan salah interpretasi, kami mohon maaf. (q) Sekali lagi terima kasih atas tanggapan dan masukan dari Bapak. (Hadi Santono ST MT, Ketua Apkomindo DIY. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 28 November 2007, Hal 11).

  Pada contoh (67) sampai dengan (68) mengandung informasi software. Pada contoh (67) informasi software tampak dalam paragraf dua kalimat (c, d, e, f, g, h) kalimat (c) pengembang open source tidak selalu identik dengan proyek

  

hobi dan karena itu mengembangkan piranti lunak secara seadanya. Kalimat (d)

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa piranti lunak open source memiliki

kualitas yang jauh lebih baik dibandingkan dengan piranti lunak proprietary.

  Kalimat (e) Salah satu contoh yang dapat diberikan adalah web server Apache

  

(open source) yang jauh lebih banyak digunakan dari pada web server IIS produk

Microsoftc (sumber netcraft.com). Kalimat (f) Bahasa pemrograman web PHP

jauh lebih populer dibandingkan ASP. Kalimat (g) Bahkan situs resmi KR

(kr.co.id) juga berjalan di atas web server Apache yang dilengkapi dengan skrip

PHP. Kalimat (h) Tentunya KR tidak mau situs resminya dijalankan di atas

piranti lunak yang berkembang seadanya, bukan? Paragraf tiga kalimat (n, o)

  kalimat (n) Linux dan piranti lunak open source justru merupakan piranti lunak

  

yang paling cepat dan up to date perkembangannya. Masalah driver, hampir

semua perangkat keras model baru dapat dikenal di Linux, termasuk WiFi,

printer, dan VGA Card yang notabene paling cepat perkembangannya. Sementara

itu banyak program yang dapat menyaingi bahkan menggantikan program-

program aplikasi proprietary, seperti Firefox yang dapat menggantikan IE dan

OpenOffice yang dapat menggantikan Microsoft Office. Kalimat (o) Jadi

program-program di Linux sama sekali tidak bisa dibilang usang. Contoh (68)

  informasi software tampak pada paragraf dua kalimat (d, e) kalimat (d) Secara

  

umum kami hanya membedakan adanya 2 jenis software yaitu non komersial dan

komersial. Kalimat (e) Kami tidak menyebutkan bahwa komersial itu = Microsoft

dan non komersial = Linux, karena Linux juga ada yang diharuskan untuk

  

membayar alias tidak gratis. Paragraf empat kalimat (h, i, j) kalimat (h) Hal-hal

yang diungkapkan oleh Sdr Yahya Kurniawan ST memang benar, yaitu secara

teknis memang beberapa software open source menyediakan kebutuhan driver

maupun update software, akan tetapi dalam pengimplementasiannya tidak

semudah yang dibayangkan karena terbentur kendala-kendala teknis termasuk

‘budaya’ itu sendiri. Kalimat (i) Untuk memasyarakatkan open source perlu

adanya dukungan dari semua pihak dan usaha yang berkesinambungan. Kalimat

  (j) Apkomindo DPD DIY sangat mendukung hal ini. Berdasarkan contoh (67) sampai dengan (68) informasi software ditandai oleh penggunaan software.

2.22 Informasi Kondisi

  Informasi kondisi berkaitan dengan kondisi atau keadaan di mana tempat untuk melaksanakan ujian tidak nyaman dan tidak sesuai aturan. Selain itu, informasi kondisi juga berkaitan dengan tempat untuk melakukan aktifitas shalat juga kurang nyaman, kurang bersih dan pengap.

  (69) Kecewa Perekrutan CPNS Dephut 2007 (a) SEBAGAIMANA diumumkan di situs Departemen

  Kehutanan/Dephut (www.dephut.go.id), pendaftaran CPNS untuk wilayah Yogyakarta dilaksanakan di Kantor BP DAS Opak Progo Serayu di Jl Gedongkuning No 172 A Yogyakarta, pada tanggal 30, 31 Oktober dan 1 November 2007. (b) Sangat disayangkan, tidak ada

  loket khusus untuk pembagian nomor pendaftaran menyebabkan para pelamar berdesakan berebut nomor sehingga mengakibatkan pintu kaca kantor tersebut pecah.

  (c) Di samping itu, pembagian nomor pendaftaran tidak tertib

  (ada yang melalui pintu depan atau pintu belakang, ada pula seorang pegawai yang sedang lewat di depan kami) menyebabkan kami seperti dipermainkan. (d) Setelah kami mendapat nomor pendaftaran masih harus antre sampai malam guna melakukan

  

registrasi, di dalam masih antre kembali sampai mendapatkan

nomor Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU).

  (e) Lebih mengecewakan lagi pada saat pelaksanaan Ujian Tulis CPNS Dephut yang dilaksanakan 7 November 2007. (f) 1. Pelasanaan ujian tulis (Utul) dipindah ke GOR UNY,

  

dengan alasan pelamar sangat banyak (sekitar 4.000 an). (g)

Menurut saya GOR kurang layak sebagai tempat ujian, ditambah

lagi nomor kartu ujian di sini diabaikan (tempat duduk hanya

didasarkan pada latar belakang pendidikan), sehingga para

peserta duduk semaunya. (h) Pemandangan ini terkesan seperti try

out SPMB bukan Ujian Tulis Perekrutan CPNS.

  (i) 2. Molornya waktu ujian membuat kami kurang nyaman (menurut jadwal pukul 09.00, tetapi dimulai pukul 10.30. (j) 3. Utul dilakukan 2 sesi, namun pada Utul sesi kedua,

  

panitia mengumumkan bahwa jumlah soal ujian untuk S1 Teknik

Informatika tidak mencukupi (menurut panitia kesalahan dalam

hal pengiriman dari pusat). (k) Panitia menawarkan 2 opsi. (l)

Opsi I: “Soal akan difotokopi terlebih dahulu oleh panitia” (lantas

apa gunanya ada tulisan “Sangat Rahasia” di berkas soal apabila

panitia harus mengkopi ulang berkas?). (m) Opsi II: “Bagi yang

tidak mendapatkan soal, bisa menggunakan soal bersama dengan

peserta yang ada di sampingnya,” Ini merupakan fenomena yang

nyleneh dan sangat tidak lazim dilakukan oleh institusi manapun.

  (n) 4. Tidak adanya waktu istirahat bagi peserta menyebabkan

  

para peserta menjadi kebingungan untuk makan siang, apalagi

salat Duhur (bagi muslimin/muslimah) karena ujian akan

dilanjutkan kembali sampai pukul 14.45.

  (o) 5. Kurangnya persiapan penerangan, padahal pada saat

  

ujian kedua, di luar hujan sangat deras sehingga menyebabkan

ruangan GOR menjadi gelap.

  (p) Sebenarnya, hal ini tidak akan terjadi bilamana para panitia telah mengantisipasi sebelumnya hal-hal buruk yang mungkin terjadi. (q) Saya berharap, kejadian ini tidak terulang lagi di kemudian hari, sehingga perekrutan CPNS tidak terkesan seperti ‘formalitas’ belaka.

  (r) Dalam dua bulan ke depan masih banyak perekrutan CPNS di berbagai departemen/lembaga negara dengan munculnya rekrutmen CPNS di berbagai situs internet. (s) Semoga rekrutmen CPNS selanjutnya benar-benar transparan, fair dan bebas KKN. (Nurdiana Sulistyowati SE. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  (70) Musala di Plaza Ambarrukmo Salam sejahtera, (a) MENANGGAPI masalah musala di Plaza Ambarrukmo

  mananya, melainkan benar tidak Pak Agung? (b) Saya juga malu, plaza sebesar itu musalanya kotor, pengap dan becek. (c) Saya juga malu waktu temen saya dari Jakarta datang dan minta salat “Musala kok kaya gini?” di Plaza Ambarrukmo, dia bilang begini: Saya mau berkata apa karena di Jakarta dan kota besar lainnya, musala nggak seperti itu.

  (d) Di Jakarta misalnya Plaza Semanggi, Plaza Senayan dan plaza/mal-mal lainnya, itu kesadaran pemilik sangat bagus dan saya akui itu. (e) Mereka membuat musala yang sangat nyaman, bersih dan rapi. (f) Sehingga orang-orang yang ingin ke plaza benar-benar dibuat nyaman.

  (g) Gambarannya musala di Plaza Senayan dan Semanggi: 1. Tempat salat antara laki-laki dan perempuan dibuat terpisah; 2. Ketika masuk musala, ada customer service-nya; 3. Di customer service-nya ada peminjaman rukuh gratis dan bersih; 4. Selalu ada cleaning service -nya, jadi selalu bersih (becek sedikit langsung dipel); 5.

  Tempat wudu dan kamar mandi sangat modern dan bersih; 6. Selesai salat tersedia kaca besar untuk berhias (wanita); 7. Musala didesain sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang praktis dan bersih.

  (h) Intinya, saya merasa terharu ketika melihat musala-musala itu di Jakarta. (i) Ya ini kan Cuma saran saja. Kalau Anda merasa tidak yakin silakan studi banding! (j) Terakhir pertanyaan saya, Apakah manajemen tidak malu punya musala seperti itu? (Farradina Husna Sofiana, Kauman GM I/271, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 20 November 2007, hlm 12).

  Pada contoh (69) sampai dengan (70) mengandung informasi kondisi. Pada contoh (69) informasi kondisi ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (b)

  

Sangat disayangkan, tidak ada loket khusus untuk pembagian nomor pendaftaran

menyebabkan para pelamar berdesakan berebut nomor sehingga mengakibatkan

pintu kaca kantor tersebut pecah . Paragraf dua kalimat (c, d) kalimat (c) Di

samping itu, pembagian nomor pendaftaran tidak tertib (ada yang melalui pintu

depan atau pintu belakang, ada pula seorang pegawai yang sedang lewat di

depan kami) menyebabkan kami seperti dipermainkan. Kalimat (d) Setelah kami

mendapat nomor pendaftaran masih harus antre sampai malam guna melakukan

registrasi, di dalam masih antre kembali sampai mendapatkan nomor Kartu

  

Tanda Peserta Ujian (KTPU). Paragraf tiga kalimat (e) Lebih mengecewakan lagi

pada saat pelaksanaan Ujian Tulis CPNS Dephut yang dilaksanakan 7 November

2007 . Paragraf empat kalimat (f, g, h) kalimat (f) 1. Pelasanaan ujian tulis (Utul)

dipindah ke GOR UNY, dengan alasan pelamar sangat banyak (sekitar 4.000 an).

  Kalimat (g) Menurut saya GOR kurang layak sebagai tempat ujian, ditambah lagi

  

nomor kartu ujian di sini diabaikan (tempat duduk hanya didasarkan pada latar

belakang pendidikan), sehingga para peserta duduk semaunya. (h) Pemandangan

ini terkesan seperti try out SPMB bukan Ujian Tulis Perekrutan CPNS. Paragraf

  lima kalimat (i) 2. Molornya waktu ujian membuat kami kurang nyaman (menurut

  

jadwal pukul 09.00, tetapi dimulai pukul 10.30. Paragraf enam kalimat (j, k, l, m)

  kalimat (j) 3. Utul dilakukan 2 sesi, namun pada Utul sesi kedua, panitia

  

mengumumkan bahwa jumlah soal ujian untuk S1 Teknik Informatika tidak

mencukupi (menurut panitia kesalahan dalam hal pengiriman dari pusat).

  Kalimat (k) Panitia menawarkan 2 opsi. Kalimat (l) Opsi I: “Soal akan difotokopi

  

terlebih dahulu oleh panitia” (lantas apa gunanya ada tulisan “Sangat Rahasia”

di berkas soal apabila panitia harus mengkopi ulang berkas?). Kalimat (m) Opsi

  

II: “Bagi yang tidak mendapatkan soal, bisa menggunakan soal bersama dengan

peserta yang ada di sampingnya,” Ini merupakan fenomena yang nyleneh dan

sangat tidak lazim dilakukan oleh institusi manapun. Paragraf tujuh kalimat (n) 4.

Tidak adanya waktu istirahat bagi peserta menyebabkan para peserta menjadi

kebingungan untuk makan siang, apalagi salat Duhur (bagi muslimin/muslimah)

karena ujian akan dilanjutkan kembali sampai pukul 14.45. Paragraf delapan

  kalimat (o) 5. Kurangnya persiapan penerangan, padahal pada saat ujian kedua,

  

di luar hujan sangat deras sehingga menyebabkan ruangan GOR menjadi gelap.

  Contoh (70) informasi kondisi tampak pada paragraf satu kalimat (a, b, c) kalimat (a) MENANGGAPI masalah musala di Plaza Ambarrukmo yang dimaksud Bapak

  

Agung Haris itu bukan tertetak di mananya, melainkan benar tidak Pak Agung?

  Kalimat (b) Saya juga malu, plaza sebesar itu musalanya kotor, pengap dan

  

becek. Kalimat (c) Saya juga malu waktu temen saya dari Jakarta datang dan

minta salat di Plaza Ambarrukmo, dia bilang begini: “Musala kok kaya gini?”

Saya mau berkata apa karena di Jakarta dan kota besar lainnya, musala nggak

seperti itu. Berdasarkan contoh (69) sampai dengan (70) informasi kondisi

  ditandai oleh kondisi baik perekrutan PNS dan keadaan musala.

2.23 Informasi Penjualan Tanah

  Informasi penjualan tanah berkaitan dengan proses penjual tanah yang dilakukan oleh seseorang kepada pembeli dengan syarat yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

  (71) Hallo, BPPN Sleman (a) 1. SAYA sebagai warga Trihanggo, Gamping, Sleman,

  menjual tanah seluas 1.020 m2, kemudian pembeli menyertifikatkan

  tanah tersebut ke BPN Sleman, setelah sertifikat jadi tertulis 1.334 m2 dan saya atas nama penjual tanah belum pernah dimintai tanda tangan atau dihubungi sebagai saksi batas tanah yang disertifikatkan tersebut. (b) Yang saya tanyakan apakah sertifikat tersebut sah? Kalau sah saya kan kehilangan tanah 314 m2.

  (c) 2. Apakah sertifikat tersebut bisa dibetulkan, kalau bisa bagaimana caranya? (d) 3. Saya sudah pernah memasukkan surat pengaduan ke BPN

  Sleman pada tahun 2005 sampai sekarang belum selesai. (Subagyo, Ngawen RT 05 RW 12, Trihanggo, Gamping, Sleman, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 1 November 2007, hlm 13). Pada contoh (71) mengandung informasi penjualan dalam hal ini sebidang tanah. Informasi penjualan tanah tampak dalam paragraf satu kalimat (a) 1. SAYA

  sebagai warga Trihanggo, Gamping, Sleman, menjual tanah seluas 1.020 m2.

  Berdasarkan contoh (71) informasi penjualan tanah ditandai oleh menjual tanah.

2.24 Informasi Perhitungan Pulsa

  Informasi perhitungan pulsa berkaitan dengan perhitungan berapa tarif pulsa telepon rumah, bagaimana caranya supaya tidak kena tambahan biaya dan langkah apa saja yang harus dilakukan pemakai.

  (72) Tanggapan Telkom tentang Perhitungan Pulsa Telepon

  Rumah

  (a) MENANGGAPI permintaan penjelasan perhitungan pulsa telepon rumah dari Bp Suryono, Jl Timoho II/11 RT 02 RW 01 Muja- muju, Yogya, berikut tanggapan Telkom.

  (b) Menjadi hak para pengguna fasilitas Telepon untuk mendapatkan kejelasan mengenai rekening bulanan yang dibayarnya, untuk itu sejak awal PT Telkom melayani klaim pulsa dengan maksud agar para pelanggan mendapatkan informasi yang jelas disertai data yang mendukung.

  (c) 1. Sentral Telkom tidak melakukan charge sebelum lawan bicara mengangkatnya, sedangkan di wartel yang materingnya tidak sinkron dengan sentral maka setelah terdengar announcer kemungkinan memunculkan charge. (d) Apabila nomor yang dipanggil mengaktifkan mail box silakan hubungi 147 atau Plasa Telkom terdekat. (e) Pertanyaan seputar informasi tarif juga dapat ditanyakan di sana, karena jenis layanan kami beragam dan tidak bijak kami panjang lebarkan pada kesempatan ini.

  (f) 2. Nada sambung pribadi akan berubah menjadi single flexi apabila sudah berakhir masa berlaku lagu pilihan lama. (g) Nada sambung akan kembali ituti flexi tone sudah dinonaktifkan. (h) Lagu pilihan pelanggan akan berubah menjadi jingle flexi apabila dicombokan ke daerah lain bersamaan berubahnya nomor flexi sementara tersebut (maksimal 3 hari).

  (i) 3. Pada teknologi CDMA, coverage akan mengecil bila pendudukan memadat, sehingga ada kemungkinan call bisa terputus, area bts tersebut. (j) Hal ini semakin dimungkinkan bila banyak terjadi perpindahan pengguna telepon pada bts tersebut.

  (k) 4. Informasi yang diperoleh pelanggan telepon rumah dari

  panggilan 108, 109, 147, 103 dikenakan pulsa lokal. (l) Pemakaian pulsa telepon rumah baru bertambah apabila telah terbangun hubungan dengan lawan bicara walaupun hanya satu detik. (m) Perilaku kebanyakan pemanggil untuk menutup call setelah mendengar mailbox akan memunculkan tagihan 1 atau 2 detik dan tertagih sebagai lokal.

  (n) PT Telkom lebih mengutamakan kepuasan pelanggan sehingga Plasa Telkom siap menerima dan menjelaskan claim terhadap pemakaian yang telah dibayarkan, atau memberikan penjelasan detail mengenai produk dan pentarifannya seperti yang Bapak inginkan. (Iyun Rahayu Kosasih, Manager Customer Care Kendatel Yk.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 1 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (72) mengandung informasi tentang perhitungan pulsa telepon rumah. Informasi tentang perhitungan pulsa telepon rumah tampak dalam paragraf enam kalimat (k, l, m) kalimat (k) 4. Informasi yang diperoleh pelanggan

  

telepon rumah dari panggilan 108, 109, 147, 103 dikenakan pulsa lokal . Kalimat

  (l) Pemakaian pulsa telepon rumah baru bertambah apabila telah terbangun

  

hubungan dengan lawan bicara walaupun hanya satu detik. Kalimat (m) Perilaku

kebanyakan pemanggil untuk menutup call setelah mendengar mailbox akan

memunculkan tagihan 1 atau 2 detik dan tertagih sebagai lokal. Berdasarkan

contoh (72) informasi perhitungan pulsa ditandai oleh pemakaian.

2.25 Informasi Mendapat SMS dari Bank Danamon

  Informasi mendapat sms dari Bank Danamon berhubungan dengan seseorang nasabah yang mendapat sms yang berisi informasi mengenai kurangnya dokumen atas perhomonan yang diajukan.

  (73) Kecewa Pelayanan Kartu Kredit Bank Danamon (a) SAYA dapat Short Massage Service (SMS) dari Bank

  Danamon, tulisannya begini: Kurangnya beberapa dana/dokumen atas aplikasi kartu kredit yang diajukan mohon dapat menghubungi Card Center BDI di No 021- 34358888 untuk proses lebih lanjut (Sender Bank Danamon, 18:06, 22 Oktober 2007).

  (b) Esok harinya pukul 12.00 WIB tanggal 23 November 2007 saya telepon ke Card Center BDI diterima oleh Operator (tapi saya lupa namanya). (c) Setelah ditanya”Apa yang bisa dibantu?”, saya bicara kalau dapat SMS, dst. (d) Kemudian, oleh operator ternyata kurangnya adalah fotokopy kartu kredit dari Bank lain.

  (e) Kemudian tanggal 25 Oktober 2007 pukul 20.00 WIB saya fax kekurangan dokumen, esok harinya tanggal 26 Oktober 2007 saya telepon operator BDI, kemudian saya jelaskan tentang maksud dan tujuan saya bahwa saya tadi fax kekurangan dokumen, kemudian di cek ternyata jawaban operator kartu kredit sudah ditutup oleh Team Analisis atas permintaan saya padahal saya belum pernah kontak Team Analisis BDI, dan kartu kredit tersebut baru belum pernah digunakan.

  (f) Demikian kekecewaan ini saya sampaikan. (Annas Yanuar M, Gejayan, Gg Endro No 10 A Mrican, Yogyakarta, Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 3 November 2007, hlm 9).

  Pada contoh (73) mengandung informasi mendapat SMS dari Bank Danamon. Informasi mendapat SMS dari Bank Danamon tampak dalam paragraf satu kalimat (a) SAYA dapat Short Massage Service (SMS) dari Bank Danamon,

  

tulisannya begini: Kurangnya beberapa dana/dokumen atas aplikasi kartu kredit

yang diajukan mohon dapat menghubungi Card Center BDI di No 021- 34358888

untuk proses lebih lanjut (Sender Bank Danamon, 18:06, 22 Oktober 2007).

  Berdasarkan contoh (73) informasi mendapat SMS ditandai oleh saya dapat.

2.26 Informasi Penitipan

  Informasi penitipan berkaitan dengan penitipan barang atau hewan, dalam hal ini hewan berupa seekor kucing dan diberikan batas waktu pengambilan

  (74) Titipan Kucing “Chelsi” Harap Diambil (a)

  KEPADA Ibu Devi Setianingrum dengan alamat Bokoharjo, Maguwo, Sleman, harap kucingnya dengan nama Chelsi segera diambil, mengingat batas waktu penitipan sudah berakhir sejak tanggal 20 Oktober 2007. (b) Nomor kontak yang diberikan (0813280768320) ternyata berulang kali tidak dapat kami hubungi, kami dari penitipan hewan “Jogjavet” memberikan batas waktu sampai dengan tanggal 5 November 2007 untuk menghubungi kami di No 085228027253. (c) Apabila sampai batas

  waktu tersebut tidak ada kejelasan maka dengan berat hati, kucing tersebut di luar tanggung jawab kami. (drh Painem, Keswan Jogjaveteriner, Kedaulatan Rakyat, Jumat, 2 November 2007, hlm 11). Pada contoh (74) mengandung informasi tentang batas penitipan kucing telah berakhir. Informasi tentang penitipan kucing telah berakhir tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) KEPADA Ibu Devi Setianingrum dengan

  

alamat Bokoharjo, Maguwo, Sleman, harap kucingnya dengan nama Chelsi

segera diambil, mengingat batas waktu penitipan sudah berakhir sejak tanggal 20

Oktober 2007. Kalimat (b) Nomor kontak yang diberikan (0813280768320)

ternyata berulang kali tidak dapat kami hubungi, kami dari penitipan hewan

“Jogjavet” memberikan batas waktu sampai dengan tanggal 5 November 2007

untuk menghubungi kami di No 085228027253. Berdasarkan contoh (74)

  informasi penitipan ditandai oleh sudah berakhir.

2.27 Informasi Perguruan Beladiri

  Informasi perguruan beladiri berkaitan dengan perkumpulan orang yang sama-sama satu prinsip atau yang bergerak dalam satu misi untuk sepakat menggeluti bidang beladiri.

  (75) Alamat PSB Cakra Menggala (a) SAYA pernah melihat acara Jogja Sport di Jogja TV yang

  mengulas perguruan beladiri Cakra Menggala dan saya tertarik

  untuk bergabung tapi saya belum sempat mencatat alamatnya, untuk itu bagi para pembaca atau angota/pengurus dari PSB Cakra Menggala mohon telp/SMS di No 08523469838 alamat dari perguruan tersebut. (b) Terima kasih. (M Rifqul Azis, Jl Wonosari Km 10 Yogyakarta, Kedaulatan Rakyat , Jumat, 2 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (75) mengandung informasi tentang perguruan beladiri PSB Cakra Menggala. Informasi tentang perguruan beladiri PSB Cakra Menggala tampak dalam paragraf satu kalimat (a) SAYA pernah melihat acara Jogja Sport di

  

Jogja TV yang mengulas perguruan beladiri Cakra Menggala . Berdasarkan

contoh (75) informasi perguruan beladiri ditandai oleh mengulas.

2.28 Informasi Jembatan Srandakan

  Informasi jembatan Srandakan berhubungan dengan tempat dimana jembatan, memerlukan fasilitas atau layanan yang berguna demi menunjang keamanan dan kenyamanan ketika masyarakat yang menggunakan jembatan tersebut.

  (76) Jembatan Srandakan Perlu Pos Pengamanan (a) SETELAH

  33 titik lampu di sepanjang jembatan Srandakan direalisir, saya rasa kurang lengkaplah untuk antisipasi adanya gangguan keamanan jika tidak dilengkapi adanya sarana Pos Pengamanan yang diletakkan di tengah jembatan di bagian sisinya. (b) Lebih-lebih pemakaian jalan bagi orang-orang perempuan selalu was-was. (c) Pemakai jalan bagi orang laki-laki saja, di waktu pemakai jalan tidak banyak selalu was-was khawatir apabila di tengah jembatan ada halangan, lebih-lebih di waktu malam dan musim hujan nanti.

  (d) Selain adanya Petugas Pengamanan di Pos tersebut untuk

  antisipasi gangguan keamanan juga petugas pengamanan di pos tersebut sekaligus untuk memantau besar kecilnya aliran sungai

  Progo. (e) Apabila aliran sungai Progo bertambah deras keruh dan besar, berarti akan terjadi banjir.

  (f) Sebelum terlanjur banjir petugas pengamanan di pos bisa

  komunikasi kepada pihak yang perlu berjaga-jaga untuk persiapan menyingkir menjauhi sungai.

  (g) Oleh karena hal tersebut di atas, saya mohon kepada instansi terkait untuk merealisasi adanya pos pengamanan, menempatkan petugasnya serta mengatur jadwal tugasnya. (h) Dan membentuk jaringan di sebelah selatan/ujung barat/ujung timur jembatan/untuk dapat menerima informasi jika akan terjadi sesuatu atau telah terjadi sesuatu. (i) Sehingga sebelum dan setelah terjadi sesuatu mudah untuk mengatasinya.

  (j) Demikian imbauan dari saya, terima kasih dan mohon maaf apabila kurang berkenan. (Nasro, Krandohan RT 04, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 3 November 2007, hlm 9). Pada contoh (76) mengandung informasi tentang jembatan Srandakan. Informasi tentang jembatan Srandakan tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b,

  c) (a) SETELAH 33 titik lampu di sepanjang jembatan Srandakan direalisir, saya

  

rasa kurang lengkaplah untuk antisipasi adanya gangguan keamanan jika tidak

dilengkapi adanya sarana Pos Pengamanan yang diletakkan di tengah jembatan

di bagian sisinya . Kalimat (b) Lebih-lebih pemakaian jalan bagi orang-orang

perempuan selalu was-was . Kalimat (c) Pemakai jalan bagi orang laki-laki saja,

di waktu pemakai jalan tidak banyak selalu was-was khawatir apabila di tengah

jembatan ada halangan, lebih-lebih di waktu malam dan musim hujan nanti.

  Paragraf dua kalimat (d, e) Kalimat (d) Selain adanya Petugas Pengamanan di

  

Pos tersebut untuk antisipasi gangguan keamanan juga petugas pengamanan di

pos tersebut sekaligus untuk memantau besar kecilnya aliran sungai Progo.

  Kalimat (e) Apabila aliran sungai Progo bertambah deras keruh dan besar,

  

berarti akan terjadi banjir. Dan paragraf tiga kalimat (f) Sebelum terlanjur banjir

petugas pengamanan di pos bisa komunikasi kepada pihak yang perlu berjaga-

  

jaga untuk persiapan menyingkir menjauhi sungai. Berdasarkan contoh (76)

informasi jembatan Srandakan ditandai oleh direalisir.

2.29 Informasi Perpajakan

  Informasi perpajakan berhubungan dengan hal pajak atau sesuatu yang harus dibayarkan oleh wajib pajak yang bersangkutan. Dalam hal ini para pengusaha, pemilik perusahaan, pejabat negara dan masyarakat.

  (77) Merespons Panel Perpajakan (a) DI koran Kedaulatan Rakyat ini (22/10/2007), dalam ruang iklan akan diselenggarakan diskusi panel perpajakan dengan tema

  “Menyongsong Berlakunya UU 029/2007 tentang Ketentuan Umum Perpajakan dan Pemahaman Fungsi dan Tugas Intelijen dan Penyelidikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)”. (b) Secara institusi dalam periode terakhir ini tampaknya DJP secara sungguh-sungguh dan intensif mengadakan reformasi hukum perpajakan dan pelayanan pajak kepada masyarakat.

  (c) Namun demikian kiranya layak ditanyakan pula berkaitan

  dengan aturan pokok terbaru di atas di antaranya sejauh mana kewajiban bagi fiskus/DJP apakah ada semacam keadilan perlakuan antara wajib pajak dengan fiskus dalam arti bagi fiskus yang nakal (curang) juga ditindak dengan tegas dan diumumkan kepada publik. (d) Kemudian berkaitan dengan materi UU No 9/1994 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan terutama pasal 34 ayat 1 dan 3 yang intinya antara lain, bahwa “Setiap pejabat dilarang memberitahukan kepada pihak lain yang tidak berhak segala sesuatu yang diketahui…..” dst dan ayat 3 “Untuk kepentingan negara, Menteri Keuangan berwenang memberi izin tertulis kepada pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat 1…. Dst”.

  (e) Selanjutnya apabila materi pokok di atas dihadapkan dengan

  pasal 9 huruf b UU No 15/2006 tentang BPK (wewenang BPK) yang bunyi selengkapnya: Dalam melaksanakan tugasnya, BPK berwenang meminta keterangan dan/atau dokumen yang wajib diberikan oleh setiap orang, unit organisasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga daerah lainnya, Bank Indonesia, Badan Usaha Milik Negara, Badan Layanan Umum, Badan Usaha Milik Daerah dan lembaga atau badan lain yang mengelola keuangan negara. (f) Dan kemudian pasal 31 ayat 1 BPK dan/atau pemeriksa menjalankan pemeriksaan secara

  (g) Pertanyaannya antara lain adalah: Apakah ketentuan di atas tidak saling berbenturan ataukah saling mengisi? (h) Sebab selama dekade ini kinerja BPK seolah terbentur pada ketentuan tersebut yang notabene sama-sama mengamankan rahasia jabatan dalam suatu tugas pemeriksaan. (i) Tetapi realitas di lapangan dalam pemeriksaan wajib pajak tertentu dan atau konfirmasi kepada kantor pelayanan pajak di daerah tidak sederhana. (j) Jadi selama dekade ini DJP terkesan tidak terbuka terhadap auditor/tugas negara atau pula semacam monopoli pemeriksaan terhadap wajib pajak berkaitan dengan materi pokok pajak yaitu dari proses SPT, sampai dengan penetapan pajak final.

  (k) Kemudian hal lain yang relatif penting adalah: sejauh mana fungsi dan tanggung jawab pihak intelijen perpajakan dalam memantau di wilayah pelabuhan laut/kepabeanan yang cenderung setiap saat terjadi barang ilegal/pemalsuan dokumen dan sebagainya yang merugikan negara/mengacaukan perekonomian pada umumnya.

  (l) Dan yang terakhir kiranya pantas ditanyakan pula berkaitan dengan pengenaan pajak bagi pejabat negara, kenapa pihak legislatif daerah (DPRD) hanya dalam urusan pajak (pemotongan pajak), anggota DPRD disebut sebagai pejabat negara, apakah tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi karena bentuknya Surat Keputusan Dirjen Pajak/Surat Edaran? (Setjono Widjojo, Ketua RT 04/02. Malangan, Sentolo, Kulonprogo, DIY. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (77) mengandung informasi tentang perpajakan. Informasi tentang perpajakan ditunjukkan melalui paragraf dua kalimat (c, d) kalimat (c)

  

Namun demikian kiranya layak ditanyakan pula berkaitan dengan aturan pokok

terbaru di atas di antaranya sejauh mana kewajiban bagi fiskus/DJP apakah ada

semacam keadilan perlakuan antara wajib pajak dengan fiskus dalam arti bagi

fiskus yang nakal (curang) juga ditindak dengan tegas dan diumumkan kepada

publik. Kalimat (d) Kemudian berkaitan dengan materi UU No 9/1994 tentang

Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan terutama pasal 34 ayat 1 dan 3 yang

intinya antara lain, bahwa “Setiap pejabat dilarang memberitahukan kepada

pihak lain yang tidak berhak segala sesuatu yang diketahui…..” dst dan ayat 3

“Untuk kepentingan negara, Menteri Keuangan berwenang memberi izin tertulis

  

kepada pejabat sebagaimana dimaksud pada ayat 1…. Dst”. Berdasarkan contoh

(77) informasi perpajakan ditandai oleh kewajiban.

2.30 Informasi menjadi Anggota Asuransi Bumiputera

  Informasi menjadi anggota Asuransi Bumiputera berhubungan dengan ikut sertanya atau telah menjadi bagian dari asuransi tersebut selama kurun waktu yang sudah di tempuh.

  (78) Klaim Asuransi Bumiputera 1912 Mengecewakan (a) PERKENALKAN nama saya Novita Sis Yuli Prasetyowati.

  (b) Saya dan suami (Agustinus Supriyanto) sudah bergabung dengan Asuransi Bumiputera 1912 selama 7 tahun, sejak suami saya bertugas di Padang, Sumatera Barat, tahun 2000 dengan nomor polis 2000044353 (a.n Agustinus Supriyanto) dan 2000044354 (a.n saya Novita Sis Yuli Prasetyowati).

  (c) Saya dan suami ikut asuransi beasiswa untuk 2 anak saya, masing-masing satu nama.

  (d) Akan tetapi saya merasa diperlakukan tidak adil sewaktu mengajukan klaim di Kantor Bumiputera Cabang Muntilan, Jawa Tengah ketika suami saya meninggal dunia.

  (e) Ceritanya begini: Pada hari Sabtu (5/5/2007), seperti biasa tiap triwulan petugas Bumiputera Cabang Muntilan namanya Mbak Rubiyanti datang ke rumah saya di Pantog Wetan, Kalibawang, Kulonprogo, DIY, untuk menagih pembayaran premi 2 nomor polis, yaitu saya dan suami. (f) Saya pun dengan senang hati membayar premi untuk 2 nomor polis tersebut, yaitu sebesar Rp 284.440 dan Rp 222.300. (g) Hal ini saya lakukan tiap triwulan, saya membayar untuk 2 premi sekaligus dan sudah berlangsung selama 7 tahun sejak masih di Padang.

  (h) Ternyata hal yang tidak kami inginkan terjadi pada kami, yaitu suami saya (Agustinus Supriyanto pemegang polis nomor 2000044353) meninggal dunia secara mendadak karena serangan jantung di RS UKI Cawang, Jakarta Timur, pada hari Senin (7/5/2007) pukul 19.50 WIB. (i) Lalu saya mengajukan klaim ke Bumiputera Cabang Muntilan dengan semua syarat yang sudah ditentukan.

  (j) Setelah berjalan kurang lebih 1,5 bulan, pihak Bumiputera Cabang Muntilan mengatakan bahwa pembayaran premi terakhir suami saya bermasalah. Saya belum tahu dimana masalahnya. (k) Padahal saya sudah membayar premi ke petugas asuransi Bumiputera Cabang Muntilan (Mbak Rubiyanti) 2 hari sebelum suami saya dengan baik, karena saya tidak merasa telat membayar premi. (m) Beberapa hari kemudian Mbak Rubiyanti datang lagi ke rumah saya. (n) Beliau meminta saya untuk membuat surat pernyataan bermeterai Rp 3.000 (fotokopi tulisan tangannya saya lampirkan sebagi bukti).

  (o) Saya tidak tahu apa maksud Mbak Rubiyanti supaya saya membuat surat pernyataan seperti ini. (p) Katanya sih biar klaimnya bisa cair dengan normal (artinya bisa 100%).

  (q) Karena tidak ada kejelasan, akhirnya saya dengan diantar adik ipar saya, datang ke kantor Bumiputera 1912 Cabang Muntilan untuk menanyakan kejelasan klaim saya. (r) Pihak Bumiputera 1912 Cabang Muntilan mengatakan bahwa klaim saya tidak bisa cair 100%, yaitu cuma 66,3% saja (bukti pembayaran klaim terlampir) dan anehnya lagi uang pembayaran premi suami saya (dengan nomor polis 2000044353) yang sebesar Rp 284.440 dikembalikan ke saya. (fotokopi terlampir).

  (s) Ini yang membuat saya tidak habis mengerti. (t) Kan pembayaran dilakukan bersama-sama untuk 2 nomor polis, tetapi kenapa yang satu diterima, sedangkan yang satu lagi dikembalikan? (u) Ada apa dengan Bumiputera 1912 Cabang Muntilan? (v) Apa penyebabnya premi saya tidak disetorkan ke pusat? Inilah yang menjadi pertanyaan besar bagi saya, kenapa klaim saya tidak bisa cair 100%.

  (w) Untuk itu saya mohon penjelasan dari bapak/ibu pimpinan Bumiputera 1912 di mana pun berada di seluruh wilayah Indonesia atau siapapun yang peduli dengan kasus yang saya alami ini. (x) Kenapa kok klaim saya tidak bisa cair 100% yang seharusnya sebesar Rp 10 juta? (y) Dalam hal ini saya sangat dirugikan sekali. Sebab akan berakibat pada pembayaran beasiswa anak saya pada 1 Maret 2008, 1 Maret 2011 dan 1 Maret 2014 yang akan datang yang semuanya hanya akan mendapat 66,3% juga.

  (z) Saya hanya seorang ibu rumah tangga yang tidak bekerja yang punya tanggungan 3 anak yang masih kecil-kecil. Jadi uang klaim asuransi itu sangatlah berarti bagi saya untuk masa depan sekolah anak-anak saya. Mohon dibukakan hati nurani bapak/ibu pimpinan Asuransi Bumiputera 1912.

  Atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih. Novita Sis Yuli Prasetyowati, Pantog Wetan, Banjaroya, Kalibawang, Kulonprogo, DIY. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (78) mengandung informasi menjadi anggota Asuransi Bumiputera. Informasi menjadi anggota Asuransi Bumiputera tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) PERKENALKAN nama saya Novita Sis

  

bergabung dengan Asuransi Bumiputera 1912 selama 7 tahun, sejak suami saya

bertugas di Padang, Sumatera Barat, tahun 2000 dengan nomor polis

2000044353 (a.n Agustinus Supriyanto) dan 2000044354 (a.n saya Novita Sis

Yuli Prasetyowati). Paragraf dua kalimat (c) Saya dan suami ikut asuransi

beasiswa untuk 2 anak saya, masing-masing satu nama. Berdasarkan contoh (78)

informasi anggota Asuransi Bumiputera ditandai oleh sudah bergabung.

2.31 Informasi Pengurusan Status Kepemilikan Hak atas Tanah

  Informasi pengurusan status kepemilikan hak atas tanah berkaitan dengan proses kepengurusan sertifikat tanah yang selama dimasukkan ke BPN belum ada kejelasan kapan sertifikat tersebut selesai pengerjaannya.

  (79) Semoga Pelayanan BPN Makin Baik (a) PADA hari Jumat (19/10/2007) saya membaca Pikiran

  Pembaca ‘Pelayanan Kantor Pertanahan Kota Yogya’. (b) Di bulan yang baik ini semoga tekad Bapak Kepala Kantor Pertanahan Kota dan segenap jajarannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dapat terlaksana dengan baik.

  (c) Kebetulan, pada 16 Agustus 2007 saya sedang dan mulai

  melakukan pengurusan ‘penurunan status kepemilikan hak atas tanah’. (d) Dulu saya dilayani cukup kooperatif oleh Ibu Kepala Seksi dengan ditunjukkan buku panduan waktu pelayanan dan dikatakan syarat-syarat sudah lengkap.

  (e) Ketika saya menghubungi BPN Kota beberapa waktu lalu telah turun SK, namun belum terbit sertifikat.

  (f) Mohon kiranya BPN Kota dapat membantu saya agar dapat segera selesai. (g) Sekian, terima kasih dan saya doakan semoga BPN dapat selalu menjaga dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (Hartanto Mhum, Eks Pemuda Pelopor Nasional, Anggota KNIP Kota.

  Kedaulatan Rakyat , Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (79) mengandung informasi pengurusan status kepemilikan hak atas tanah. Informasi pengurusan status kepemilikan hak atas tanah tampak

  

saya sedang dan mulai melakukan pengurusan ‘penurunan status kepemilikan hak

atas tanah’. Kalimat (d) Dulu saya dilayani cukup kooperatif oleh Ibu Kepala

Seksi dengan ditunjukkan buku panduan waktu pelayanan dan dikatakan syarat-

syarat sudah lengkap. Berdasarkan contoh (79) informasi pengurusan status

  kepemilikan hak atas tanah ditandai oleh melakukan pengurusan.

2.32 Informasi Kenaikan Harga Sembako

  Informasi kenaikan harga sembako bersangkutan dengan harga sembako yang telah mengalami kenaikan, bahkan dampak dari harga yang melonjak membuat rakyat menengah ke bawah harus pandai-pandai mengatur kebutuhan sehari-hari.

  Mencermati Harga Sembako

  (80) (a) HARGA sembako sekarang ini terus melonjak naik. (b)

  Contohnya bawang merah Rp 4 ribu/kg saat ini menjadi Rp 6 ribu/kg. (c) Harga telur juga naik dari Rp 9 ribu/kg menjadi Rp 9.800 ribu/kg, harga tepung dari Rp 5.800/kg menjadi Rp 6.500/kg dan harga gula Jawa Rp 9 ribu/kg menjadi Rp 9.500/kg, harga cabe juga naik dari Rp 10 ribu/kg kini menjadi Rp 11.500/kg. (d) Selain itu harga-harga lainnya juga merembet naik, dampak di masyarakat sangat berpengaruh dari kenaikan tersebut contoh kue, gorengan/jajanan, masakan kaki lima, maupun kelas restoran.

  (e) Bagi golongan the have, kenaikan harga kebutuhan pokok mungkin tidak membuat pusing. (f) Namun, golongan kurang mampu tentu akan menjerit karena harga barang merangkak naik dari hari ke hari sehingga dari segala sektor juga terkena imbasnya. (g) Penyebabnya biasanya dipicu oleh kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan naik tahun mendatang sehingga dari sektor ekonomi mengalami dampak yang signifikan contohnya harga sembako yang merembet naik.

  (h) Dari informasi yang beredar sejauh pengakuan pedagang pasar, memang ada faktor kebiasaan dari pedagang maupun produsen untuk meraih keuntungan jika ingin mendapatkan harga lebih rendah, mereka

  (i) Begitu banyak kebijakan pemerintah yang sudah ditetapkan, tetapi tidak bisa dilaksanakan di lapangan. (j) Memang di akui, tidak banyak pilihan langkah-langkah yang bisa dilakukan pemerintah, bahwa dunia pasar begitu menentukan.

  (k) Jadi solusinya pemerintah harus membuat kebijakan yang royal di mana sektor ekonomi yang sekarang ini yang menjadi momok mencekik kehidupan masyarakat supaya dapat diimbangi pada pemerataan lapangan pekerjaan yang tinggi, sehingga diimbangi antara faktor ekonomi dan gaji. (Aryakurniawan, NIM:06331066, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UII Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (80) mengandung informasi tentang mencermati kenaikan harga sembako. Informasi tentang mencermati kenaikan harga sembako ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b, c, d) Kalimat (a) HARGA

  

sembako sekarang ini terus melonjak naik. Kalimat (b) Contohnya bawang merah

Rp 4 ribu/kg saat ini menjadi Rp 6 ribu/kg. Kalimat (c) Harga telur juga naik dari

Rp 9 ribu/kg menjadi Rp 9.800 ribu/kg, harga tepung dari Rp 5.800/kg menjadi

Rp 6.500/kg dan harga gula Jawa Rp 9 ribu/kg menjadi Rp 9.500/kg, harga cabe

juga naik dari Rp 10 ribu/kg kini menjadi Rp 11.500/kg . Kalimat (d) Selain itu

harga-harga lainnya juga merembet naik, dampak di masyarakat sangat

berpengaruh dari kenaikan tersebut contoh kue, gorengan/jajanan, masakan kaki

lima, maupun kelas restoran. Berdasarkan contoh (80) informasi kenaikan harga

  sembako ditandai oleh terus melonjak naik.

2.33 Informasi Pengalaman Membeli Flasdisk

  Informasi pengalaman membeli flashdisk berhubungan dengan pengalaman seseorang mahasiswa yang membeli alat untuk menyimpan file (flashdisk) tetapi barang yang dibelinya tersebut tidak sesuai dengan yang

  (81) Pengalaman Beli Flashdisk di Simura (a) PADA hari Jumat (26/10/2007) saya membeli flashdisk

  Imation berkapasitas 1 Gb seharga Rp 115 ribu di toko bermerk Simura d.a Jl Gejayan No 28 Yogyakarta (bersebelahan dengan swalayan Vikita). (b) Saya tertarik dengan produk tersebut karena memiliki fasilitas password dengan harapan data akan aman-aman saja.

  (c) Setelah transaksi, toko hanya memberi garansi 3 bulan

  sedangkan di kemasan tertulis 5 tahun, tapi saya pikir pasti semua akan baik-baik saja. (d) Tiga hari kemudian saya menggunakan flashdisk tersebut dan mengaktifkan layanan password tetapi tidak disangka kapasitas flashdisk berkurang drastis menjadi 3,85 Mb dan tidak bisa untuk menyimpan data dengan kata lain flashdisk tersebut telah rusak.

  (e) Pada hari Selasa (30/10/2007) saya komplain ke toko Simura dan menjelaskan permasalahannya. (f) Tetapi bukan penggantian produk dan pernyataan maaf yang saya dapat, tapi pelayanan toko justru menanyakan nota pembelian nota pembelian produk padahal ketika transaksi tidak ada anjuran untuk menyimpan nota tersebut berisiko tinggi untuk rusak, kemudian pelayan tersebut berkilah lagi dengan mengatakan bahwa saya bisa saja membelinya dari tempat lain.

  (g) Tapi mengapa hal ini dibebankan pada konsumen tapi tidak ada antisipasi dari toko jikalau konsumennya akan komplain karena tidak semua orang memiliki kebiasaan menyimpan nota pembelian.

  (h) Keesokan harinya, saya kembali dengan membawa nota yang diminta. (i) Saya berharap agar memperoleh penggantian barang karena saya sangat membutuhkannya saat ini. (j) Tapi sekali lagi bukan penggantian barang atau permintaan maaf yang saya dapat, tapi saya harus menunggu minimal sampai 3 bulan untuk memperoleh keputusan mengenai kasus ini (diganti atau tidaknya). (k) Artinya, saya harus menunda semua pekerjaan saya selama 3 bulan. (l) Siapa yang mau? (m) Dan itupun belum pasti akan diganti.

  (n) Saya menduga bahwa bukan saya seorang yang menjadi korban dari flashdisk rusak tersebut. (o) Saya menganjurkan kepada pembaca agar berhati-hati ketika akan membeli flashdisk terutama di toko Simura agar tidak mengalami kerugian seperti saya. (p) Saya minta tolong kepada pihak yang berwenang agar menyikapi masalah tersebut. (q) Saya mohon kepada KR agar bisa memuat surat ini agar tidak ada korban lagi seperti saya. (Hari Widadi, NIM 014214101, Mahasiswa Sastra Inggris, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat , Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (81) mengandung informasi membeli flashdisk di simura. satu kalimat (a, b) kalimat PADA hari Jumat (26/10/2007) saya membeli flashdisk

  

bermerk Imation berkapasitas 1 Gb seharga Rp 115 ribu di toko Simura d.a Jl

Gejayan No 28 Yogyakarta (bersebelahan dengan swalayan Vikita). Kalimat (b)

Saya tertarik dengan produk tersebut karena memiliki fasilitas password dengan

harapan data akan aman-aman saja. Paragraf dua kalimat (c, d) Kalimat (c)

Setelah transaksi, toko hanya memberi garansi 3 bulan sedangkan di kemasan

tertulis 5 tahun, tapi saya pikir pasti semua akan baik-baik saja. Kalimat (d) Tiga

hari kemudian saya menggunakan flashdisk tersebut dan mengaktifkan layanan

password tetapi tidak disangka kapasitas flashdisk berkurang drastis menjadi

3,85 Mb dan tidak bisa untuk menyimpan data dengan kata lain flashdisk tersebut

telah rusak. Berdasarkan contoh (81) informasi membeli flashdisk ditandai oleh

  saya membeli.

2.34 Informasi Membayar Angsuran

  Informasi membayar angsuran berkaitan dengan proses pembayaran angsuran yang dilakukan oleh konsumen kepada penyedia jasa leasing tertentu sebab pihak dealer penjualan sepeda motor tersebut menyuruh konsumen mengurusnya di sana.

  (82) Hati-hati Menggunakan Jasa FIF (a) PADA tanggal 17 Oktober 2007, kami datang ke ABC

  Motor Kalasan bermaksud membayar angsuran terakhir dan mengambil BPKB, karena selama ini pembayaran kami lakukan di sana mengingat jaraknya cukup dekat dari rumah kami. (b) Oleh petugasnya kami disuruh langsung ke kantor FIF Jl Cokroaminoto Yogyakarta. (c) Setelah mengantri selama setengah

  jam di bagian kasir, kami disuruh ketemu dengan Pak Sigit bagian AR. (d) Alangkah terkejutnya kami ketika ditanya, “Mbak, dibayar sebesar Rp 536.182. (e) Ketika kami meminta agar pihak FIF melakukan cross-check ke ABC Motor Kalasan, Pak Sigit menolak dengan dalih bahwa ini adalah kepentingan kami bukan kepentingan FIF. (f) Dia hanya memberikan selembar kertas rincian angsuran dan denda, kemudian menyuruh kami mengurus sendiri masalah ini di ABC Motor Kalasan (fotokopi terlampir).

  (g) Kemudian lembar rincian tersebut kami cross-check dengan semua kuitansi pembayaran selama ini, yang ternyata banyak sekali kejanggalan. (h) Seperti misalnya angsuran ke-19 kami bayar tanggal

  10 Mei 2007, baru masuk di FIF pada 22 Mei 2007. (i) Angsuran ke- 22 kami bayar 14 Agustus 2007, baru masuk FIF 24 Agustus 2007 dan masih banyak lagi (fotokopi kuitansi terlampir).

  (j) Tentu saja hal ini kami pertanyakan ke ABC Motor Kalasan yang dijawab bahwa ini adalah kesalahan petugas dari FIF, dan menjanjikan akan mempertemukan kami. (k) Pagi harinya (18/19/2007) pukul 08.48 saya mendapat sms dari Danang bagian Call FIF (081328356601), yang mengatakan bahwa masalah denda masalah ini sudah selesai dan saya bisa menemui Pak Sigit Bagian AR FIF. (l) Siangnya saya ke FIF untuk ketemu dengan Pak Sigit tersebut yang kemudian hanya mencocokkan tanggal-tanggal pada kuitansi saya, dan menyuruh saya tanda tangan di selembar kertas yang tidak jelas juga gunanya untuk apa. (m) Dan menganggap masalah ini selesai dengan menghapus denda masalah ini selesai dengan menghapus denda sejumlah Rp 536.182 tersebut.

  (n) Kejadian tersebut sangat mengecewakan kami sebagai customer, bahwa tidak ada permintaan maaf sedikitpun apalagi penjelasan dari pihak FIF yang sebenarnya mengakui bahwa kesalahan ini adalah dari pihak mereka, bahkan pemberitahuan penyelesaian masalah pun hanya disampaikan per SMS. (o) Yang kedua standar pelayanan FIF pun sangat mengecewakan dibandingkan dengan penyedia leasing lainnya (kami menggunakan jasa mereka pada saat yang sama), yaitu 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo kami diingatkan per SMS dan denda akan ditagihkan pada saat pembayaran angsuran.

  (p) Oleh karena itu kami mengimbau seluruh masyarakat pengguna jasa FIF ataupun yang berniat menggunakan jasa FIF, agar berhati-hati dalam menggunakan jasa FIF. (q) Teliti betul kuitansi pembayaran Anda dan jangan buru-buru membayar ketika ada tagihan denda yang tidak masuk akal. (r) Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi pada orang lain. Terima kasih. (Mirawati, Keniten RT 06 RW 02, Taman martini, Kalasan, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 4 November 2007, hlm 10). Pada contoh (82) mengandung informasi membayar angsuran. Informasi membayar angsuran tampak pada paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) PADA

  

tanggal 17 Oktober 2007, kami datang ke ABC Motor Kalasan bermaksud

membayar angsuran terakhir dan mengambil BPKB, karena selama ini

pembayaran kami lakukan di sana mengingat jaraknya cukup dekat dari rumah

kami. Kalimat (b) Oleh petugasnya kami disuruh langsung ke kantor FIF Jl

Cokroaminoto Yogyakarta. Berdasarkan contoh (82) informasi membayar

angsuran ditandai oleh membayar angsuran terakhir.

2.35 Informasi Salah Transfer

  Informasi salah transfer berhubungan dengan seseorang nasabah yang telah melakukan transfer uang dan tidak sengaja memencet no.rek ke salah satu nasabah lain karena tergesa-gesa sehingga transfer tersebut masuk ke no.rek. nasabah lain.

  (83) Salah Transfer ke Rek Bank BCA an Bp Muhari No Rek 445-

  0821531

  (a) PADA hari Rabu, tanggal 31 Oktober pukul 14.07 (2 siang)

  saya bermaksud melakukan transfer sejumlah uang sebesar Rp 7.500.000 ke istri saya karena kebutuhan yang sangat penting. (b) Saya melakukan transfer dengan kartu ATM Bank Mega melalui

ATM Bank BCA di Jakarta ke Rekening BCA istri saya.

  (c) Dari sinilah kesalahan terjadi. (d) Karena keburu-buru

  saya salah memasukkan nomor rekening istri saya tanpa melihat nama penerima di Mesin ATM BCA. (e) Uang yang seharusnya saya transfer ke rek istri saya BCA KPC Katamso Yogya dengan Nomor: 445-0812531, yang kemungkinan adalah nasabah BCA Katamso Yogya.

  (f) Segera saya berusaha untuk menyelesaikan masalah ini di Call Center Bank Mega dan BCA dengan harapan transfer tersebut bisa dibatalkan. (g) Ternyata karena peraturan kerahasiaan nasabah, bank tidak bisa membantu saya menyelesaikan masalah tersebut.

  (h) Saya sudah mencoba minta tolong teman saya di Yogya untuk menanyakan ke customer service BCA KCP Katamso Yogya karena kode nomor 445 … kemungkinan adalah milik BCA KCP Katamso Yogya tetapi karena kode etik serta kerahasiaan nasabah, hal tersebut tidak banyak membantu.

  (i) Ikhtiar saya terakhir melalui Surat Pembaca Kedaulatan Rakyat ini saya hanya bisa memohon ketulusan dan kelapangan hati Bapak Muhari (di manapun Bapak berada) nasabah Bank BCA dengan No Rek: 445-0821531 untuk bisa mengembalikan uang tersebut dengan mentransfer kembali ke rekening saya atau menghubungi saya (Toto) di No HP 0811934694 atau Arie di No Flexi 0274-7801019 karena uang tersebut sangat berarti buat kami.

  (j) Atas bantuan dan kerja samanya kami ucapkan banyak terima kasih. (THN, Yogya, Nama dan alamat pada Redaksi. Kedaulatan

  Rakyat , Senin, 5 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (83) mengandung informasi salah transfer. Informasi salah transfer ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) PADA hari

  

Rabu, tanggal 31 Oktober pukul 14.07 (2 siang) saya bermaksud melakukan

transfer sejumlah uang sebesar Rp 7.500.000 ke istri saya karena kebutuhan yang

sangat penting. Kalimat (b) Saya melakukan transfer dengan kartu ATM Bank

Mega melalui ATM Bank BCA di Jakarta ke Rekening BCA istri saya. Paragraf

  kedua kalimat (c, d, e) kalimat Dari sinilah kesalahan terjadi. Kalimat (d) Karena

  

keburu-buru saya salah memasukkan nomor rekening istri saya tanpa melihat

nama penerima di Mesin ATM BCA. Dan kalimat (e) Uang yang seharusnya saya

transfer ke rek istri saya BCA KPC Katamso Yogya dengan Nomor: 445-0812531,

yang kemungkinan adalah nasabah BCA Katamso Yogya. Berdasarkan contoh

  (83) informasi salah transfer ditandai oleh karena keburu-buru.

2.36 Informasi Kekeliruan Nomor Pengaduan

  Informasi kekeliruan nomor pengaduan berkaitan dengan kekeliruan pemasangan nomor pengaduan Polda DIY yang di tulis di media massa.

  (84) Nomor Pengaduan Polda DIY (a) MEMBACA pernyataan Kapolda DIY di SKH Kedaulatan Rakyat hari Jumat Kliwon, 5 Oktober 2007, halaman 7, kolom 6 dan 7. (b) Dengan judul Kapolda: “Polisi Nakal, Laporkan ke Saya”. (c)

  Saya sudah beberapa kali mencoba menghubungi via telepon sesuai yang tertulis dalam mass media tersebut dengan nomor: 0811356651, 24 jam stand by. (d) Tetapi nomor tersebut milik perorangan atas nama Sdr Dodi, domisili di Banyuwangi bukan nomor pengaduan ke Polda DIY.

  (e) Padahal nomor tersebut sangat penting dan sangat bermanfaat bagi masyarakat pencari keadilan di wilayah Polda DIY. (f) Mengingat begitu pentingnya nomor pos pengaduan ini, maka saya mohon penjelasan dari Bapak Kapolda DIY. (Sasmito A, d/a Meces RT 04 RW 12, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Senin, 5 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (84) mengandung informasi kekeliruan nomor pengaduan Polda DIY. Informasi kekeliruan nomor pengaduan Polda DIY ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (c, d) kalimat (c) Saya sudah beberapa kali

  

mencoba menghubungi via telepon sesuai yang tertulis dalam mass media

tersebut dengan nomor: 0811356651, 24 jam stand by. Kalimat (d) Tetapi nomor

tersebut milik perorangan atas nama Sdr Dodi, domisili di Banyuwangi bukan

nomor pengaduan ke Polda DIY. Berdasarkan contoh (84) informasi kekeliruan

  nomor pengaduan ditandai oleh bukan nomor .

  2.37 Informasi Gambar Spanduk yang Kurang Tepat

  Informasi gambar spanduk yang kurang tepat berkaitan dengan gambar atau simbol yang dipakai dalam mengucapkan hari raya keagamaan dirasa tidak sesuai dengan momentnya.

  Saran Spanduk Klaten

  (85) (a) KAMI selaku warga Kabupaten Klaten bangga dan respek atas yang dipimpin oleh beliau Bp Sunarno SE, selaku kepala daerah sekaligus pelaksana otonomi pemerintahan daerah.

  (b) Akan tetapi pembangunan dapat berjalan lebih efektif, maksimal dan tepat sasaran bila media yang digunakan tepat, termasuk pula media komunikasi terhadap publik yang berupa spanduk, baliho, billboard, dll.

  (c) Ada sedikit miskomunikasi yang sangat disayangkan. (d) Dalam upaya penyampaian ucapan Selamat Idul Fitri 1428, dimana latar belakang gambar (background) berkesan Slengek’an, mestinya gambar yang digunakan paling tidak sedikit agak resmi.

  (e) Karena beliau mengatasnamakan kepala daerah beserta

  X jajarannya (seperti yang tertulis pada baliho 5 10 meter) yang di tempatkan di depan RS Tegalyoso dan Kecamatan Prambanan. (f) Apalagi media ini tujuannya untuk mengucapkan Selamat Idul Fitri yang moment ini cukup berarti bagi sebagian besar masyarakat kita, yang mayoritas beragama Islam. (g) Ya, kenapa tidak memakai ilustrasi background yang memakai peci, serta kedua telapak tangan yang menyatu (ngapurancang: Jawa).

  (h) Kesannya agak sedikit agamis, tidak seperti yang

  terpampang di baliho malah dadah-dadah, pakai pakaian seperti kethoprak, saya rasa kurang pas. (i) Tentunya dalam hal ini menjadi

  perhatian serius Kantor Kehumasan dan Informasi Pemkab Klaten, agar lebih korektif dalam hal penyampaian media komunikasi public, karena image beliau tentu akan turut terbawa. (j) Bravo kepada Bp Sunarno SE dan Minal Aidin Wal Faidin mohon maaf lahir dan batin, dan selamat membangun Kota Klaten. (Suparyono, Karangwetan RT

  02 RW 04, Gergunung, Klaten Utara, Klaten, Jateng. Kedaulatan Rakyat , Selasa, 6 November 2007, hlm 11). Pada contoh (85) mengandung informasi gambar spanduk di Klaten yang kurang tepat. Informasi gambar spanduk di Klaten yang kurang tepat tampak dalam paragraf empat kalimat (e, f, g, h) kalimat (e) Karena beliau

  

mengatasnamakan kepala daerah beserta jajarannya (seperti yang tertulis pada

  X

baliho 5 10 meter) yang di tempatkan di depan RS Tegalyoso dan Kecamatan

Prambanan. Kalimat (f) Apalagi media ini tujuannya untuk mengucapkan

Selamat Idul Fitri yang moment ini cukup berarti bagi sebagian besar masyarakat

kita, yang mayoritas beragama Islam. Kalimat (g) Ya, kenapa tidak memakai

  

menyatu (ngapurancang: Jawa). (h) Kesannya agak sedikit agamis, tidak seperti

yang terpampang di baliho malah dadah-dadah, pakai pakaian seperti kethoprak,

saya rasa kurang pas. Berdasarkan contoh (85) informasi gambar spanduk di

yang kurang tepat ditandai oleh berkesan Slengek’an.

2.38 Informasi Siklus Penanggalan

  Informasi siklus penanggalan berhubungan dengan perhitungan tanggal, weton, wuku, shio yang menggunakan komputer sebagai sarananya.

  (86) Tanggapan Tentang Siklus Penanggalan (a) MENANGGAPI Pikiran Pembaca KR, yang ditulis oleh Bapak

  Parman Subekti, Jl Tongkol 10/02, Minomartani, Sleman, Yogya yang dimuat hari Senin Wage (7 Mei 2007) tentang rekayasa kalender abadi yang telah Bapak buat, menurut pendapat Bapak bahwa tiap 2000 tahun Kalender Masehi terjadi daur ulang atau mengalami siklus. (b) Dalam naskah tersebut ditulis bahwa tanggal 1 Jan 01 M = 1 Jan 2001 M (Senin Pahing), 1 Jan 01 M = 1 Jan 2007 M (Senin Pon), dan 1 Jan 100 M = 1 Jan 2100 M (Jumat Legi).

  (c) Kalau boleh saya menanggapi, bahwa kebetulan saya juga

  memiliki software komputer tentang Kalender Abadi dari tahun

  01 M s/d tahun 9999 M dan satu software lain tentang Kalender Abadi yang telah saya kolaborasi dengan Penanggalan Jawa, Shio, Wuku, Weton, dll. (d) Menurut pendapat dan penghitungan saya bahwa: 1 Jan 01 M (Sabtu Kliwon = 1 Jan tahun 24, 63, 102, 141, dst, 1955, 1994, 2033, dst, juga jatuh (Sabtu Kliwon), 1 Jan 07 M (Sabtu Legi), 1 Jan 100 M (Rabu Wage) = 1 Jan tahun 139, 178, dst, 1992, 2031, dst (Rabu Wage), 1 Jan 2001 M (Senin Pahing) = 1 Jan tahun 31, 70, dst, 1962, 2024 dst (Senin Pahing), 1 Jan 2007 M (Senin Pon) = 1 Jan tahun 14, 53, dst, 1954, 1968, dst (Senin Pon),

  1 Jan 2100 M (Jumat Legi) = 1 Jan tahun 6, 45, dst, 1999, 2038, dst (Jumat Legi).

  (e) Berdasarkan uraian di atas, saya kurang setuju dengan pendapat Bapak, bahwa Kalender Masehi akan mengalami daur ulang/siklus tiap 2.000 tahun, setelah saya cek dengan 2 buah Software Kalender Abadi yang saya miliki, ternyata Kalender Masehi bisa mengalami proses pengulangan/siklus hanya dalam hitungan puluhan tahun saja.

  (f) Software yang saya miliki juga dapat menghitung dengan akurat penanggalan untuk peringatan 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1 tahun, 2

  (g) Kalender Abadi ini juga memuat tentang fenomena Kalender Masehi tahun 1582 pada bulan Oktober, terjadi penanggalan tanggal 4 Oktober 1582 langsung meloncat ke 15 Oktober 1582. (h) Jadi 5 Oktober 1582 s/d 14 Oktober 1582 tidak pernah ada dalam Kalender Masehi tersebut, hal ini seusai dengan tulisan/buku-buku literature asing.

  (i) Dengan Kalender Abadi ini, kita juga dapat menemukan bahwa ternyata tahun Kabisat (bulan Februari 1 s/d 29) belum tentu terjadi 4 tahun sekali atau tahun yang habis dibagi 4 terbukti bahwa untuk tahun 1700, 1800, 1900, 2100, 2200, 2300, 2500, 2600, 2700, 2900 … dst, adalah bukan tahun kabisat.

  (j) Kalender Masehi untuk tahun-tahun tertentu juga ternyata bisa dipakai lagi karena sama persis untuk hari dan tanggalnya, misal kalender tahun …, 1883, 1906, 1945, 1984, 2007, 2046 … jatuh hari dan pasarannya sama misal 17 Agustus 1945 Jumat Legi = 17 Agustus 2007 Jumat Legi.

  (k) Demikian pendapat saya, semoga bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita semua. (Lilik Suryono, Pemerhati Metafisika & Budaya Jawa, RT 02/RW 01, Muja-Muju UH Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 6 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (86) mengandung informasi tentang siklus penanggalan. Informasi tentang siklus penanggalan tampak pada paragraf dua kalimat (c, d) kalimat (c) Kalau boleh saya menanggapi, bahwa kebetulan saya juga memiliki

  

software komputer tentang Kalender Abadi dari tahun 01 M s/d tahun 9999 M

dan satu software lain tentang Kalender Abadi yang telah saya kolaborasi dengan

Penanggalan Jawa, Shio, Wuku, Weton, dll. Kalimat (d) Menurut pendapat dan

penghitungan saya bahwa: 1 Jan 01 M (Sabtu Kliwon = 1 Jan tahun 24, 63, 102,

141, dst, 1955, 1994, 2033, dst, juga jatuh (Sabtu Kliwon), 1 Jan 07 M (Sabtu

Legi), 1 Jan 100 M (Rabu Wage) = 1 Jan tahun 139, 178, dst, 1992, 2031, dst

(Rabu Wage), 1 Jan 2001 M (Senin Pahing) = 1 Jan tahun 31, 70, dst, 1962, 2024

dst (Senin Pahing), 1 Jan 2007 M (Senin Pon) = 1 Jan tahun 14, 53, dst, 1954,

1968, dst (Senin Pon), 1 Jan 2100 M (Jumat Legi) = 1 Jan tahun 6, 45, dst, 1999,

  

2038, dst (Jumat Legi). Berdasarkan contoh (86) informasi tentang siklus

penanggalan ditandai oleh kalender abadi.

2.39 Informasi Pembangunan Masjid

  Informasi pembangunan masjid berkaitan dengan pembangunan sebuah tempat ibadah yang masih belum maksimal atau belum selesai dikarenakan kekurangan dana dan bahan baku.

  (87) Pembangunan Masjid Tersendat Mohon Bantuan

  Assalamu’alaikum Wr Wb

  (a) KAMI panitia rekonstruksi Masjid Nurul Huda, Dusun

  Pelemantung, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, mengetuk hati Bapak/Ibu umat Islam di manapun berada untuk berkenan menyisihkan rezeki untuk diinfakkan pada rekonstruksi masjid kami tersebut.

  (b) Perlu kami sampaikan pada Bapak/Ibu umat Islam

  sekalian, bahwa masjid tersebut di saat gempa bumi 27 Mei 2006, rata dengan tanah, namun karena masjid merupakan tempat yang vital bagi umat Islam sehingga masjid tersebut segera direkonstruksi walaupun secara tertatih-tatih yang sampai saat ini baru mencapai 50 %.

  (c) Hal ini terjadi karena kekurangmampuan masyarakat yang juga mengalami kerusakan rumahnya. (d) Dari latar belakang tersebut sekali lagi kami mengetuk hati Bapak/Ibu sekalian untuk berkenan meringankan beban kami, dengan menginfakkan sebagian rezeki Bapak/Ibu sekalian.

  (e) Bantuan dapat berbentuk material, uang dan lain-lain, yang dapat disampaikan secara langsung maupun via pos, maupun rekening kami. (f) Adapun alamat kami: Ketua Panitia: Ngadimin, No KTP: 340210.030468.002, Nomor Rekening BNI 46 Cab Yogyakarta: 0101425259, Dusun Pelematung, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta 55782.

  (g) Demikian permohonan kami, kemudian kami ucapkan terima kasih, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan pahala yang berlipat. Amin.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Ngadimin, Pamong Desa Dusun Pelematung, Selopamioro, Imogiri, Bantul, DIY. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 6 November 2007, hlm 11). Pada contoh (87) mengandung informasi tentang pembangunan masjid yang tersendat. Informasi tentang pembangunan masjid yang tersendat tampak dalam paragraf satu kalimat (a) KAMI panitia rekonstruksi Masjid Nurul Huda,

  

Dusun Pelemantung, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul,

mengetuk hati Bapak/Ibu umat Islam di manapun berada untuk berkenan

menyisihkan rezeki untuk diinfakkan pada rekonstruksi masjid kami tersebut.

  Paragraf kedua kalimat (b) Perlu kami sampaikan pada Bapak/Ibu umat Islam

  

sekalian, bahwa masjid tersebut di saat gempa bumi 27 Mei 2006, rata dengan

tanah, namun karena masjid merupakan tempat yang vital bagi umat Islam

sehingga masjid tersebut segera direkonstruksi walaupun secara tertatih-tatih

yang sampai saat ini baru mencapai 50 %. Berdasarkan contoh (87) informasi

  pembangunan masjid ditandai oleh rekonstruksi.

2.40 Informasi Umpatan

  Informasi umpatan berkaitan dengan luapan kekesalan yang diungkapkan oleh seseorang kepada orang lain dalam bentuk ucapan yang kasar atau tidak enak di dengar kuping.

  (88) “Anjing” di Terminal Yogya (a) 1 PADA Hari Minggu (Hari kedua Lebaran), tanggal 14

  Oktober 2007, pukul 20.00 WIB, saya berdua bersama anak saya turun di Terminal Giwangan Yogyakarta setelah naik Bis AKAP jurusan Surabaya-Yogyakarta, dengan maksud untuk transit bermalam dan berwisata di Yogyakarta, sebelum meneruskan perjalanan ke Bandung.

  b. 2. Di pintu keluar terminal banyak orang berseragam kuning yang menawarkan jasa ojek maupun taksi.

  c. 3. Berhubung saya ingin menikmati perjalanan malam dengan santai sambil bernostalgia menyusuri jalanan di Yogyakarta setelah 13 d. 4. Sambil berjalan kaki mencari becak, tawaran beberapa

  orang berseragam yang terus membuntuti kemana pun saya melangkahkan kaki sejak dari pintu keluar Terminal Giwangan untuk menggunakan jasa angkutan ojek maupun taksi saya tolak dengan mengatakan “Enggak, Enggak, Enggak”.

  e. 5. “Anjing” (Asu dalam bahasa Jawa), begitu salah seorang

  dari mereka yang berusia antara 30-35 tahun berteriak sangat

keras saat kaki saya sampai Traffict Light depan terminal.

  f. 6. Saya sangat terkejut mendengarnya, lirik lagu Katon Bagaskara yang menyatakan “masih seperti dulu, tiap sudut menyapaku bersahabat ternyata hanya ada dalam lagu, dalam kehidupan nyata sangatlah bertolak belakang, tidak bersahabat, hina dan sangat memalukan.

  g. 7. Karena bukan lawan yang layak untuk dilayani, maka saya putuskan untuk membiarkan saja orang tersebut sambil meneruskan berjalan kaki, sampai akhirnya saya menemukan becak yang mengantarkan saya ke sebuah hotel di Jalan Malioboro.

  h. 8. Dalam perjalanan ke Bandung, saya masih terngiang teriakan Anjing dari orang di terminal Giwangan Yogyakarta tersebut dan betapa sakit hati ini mengingatnya, kalau kejadian tersebut menimpa keluarga Sultan ataupun Keluarga Sunan, betapa hinanya dikatakan Anjing. i. 9. Saya mohon perhatian kepada Pemerintah Daerah Istimewa

  Yogyakarta, terlebih dinas pariwisata-nya maupun pengelola Terminal Giwangan untuk membina dan memperingatkan para pekerja di Terminal Giwangan Yogyakarta, agar menjaga tata krama, sopan santun, khususnya kepada para tamu maupun para wisatawan yang datang, karena kehadiran mereka sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat Yogyakarta pada umumnya dan para pekerja Terminal tersebut pada khususnya, sebab kalau tidak dijaga, banyak dosa yang akan dilakukan dengan cara menyakiti harkat, martabat dan kehormatan para tamu yang pada akhirnya akan mendatangkan bencana alam berikutnya yang lebih dasyat daya hancurnya baik gempa maupun letusan Gunung Merapi yang akan menimpa dan menelen korban orang-orang Terminal Giwangan tersebut. j. Demikian atas perhatiannya diucapkan terima kasih. (Sumargono, Jl Nilen 1/14 Bandung 40265 Jawa Barat. Kedaulatan Rakyat , Rabu, 7 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (88) mengandung informasi umpatan. Informasi umpatan tampak pada paragraf satu kalimat (a) 1 PADA Hari Minggu (Hari kedua

  

Lebaran), tanggal 14 Oktober 2007, pukul 20.00 WIB, saya berdua bersama anak

  

Surabaya-Yogyakarta, dengan maksud untuk transit bermalam dan berwisata di

Yogyakarta, sebelum meneruskan perjalanan ke Bandung. Paragraf empat kalimat

  (d) 4. Sambil berjalan kaki mencari becak, tawaran beberapa orang berseragam

  

yang terus membuntuti kemanapun saya melangkahkan kaki sejak dari pintu

keluar Terminal Giwangan untuk menggunakan jasa angkutan ojek maupun taksi

saya tolak dengan mengatakan “Enggak, Enggak, Enggak”. Paragraf lima

  kalimat (e) 5. “Anjing” (Asu dalam bahasa Jawa), begitu salah seorang dari

  

mereka yang berusia antara 30-35 tahun berteriak sangat keras saat kaki saya

sampai Traffict Light depan terminal. Berdasarkan contoh (88) informasi umpatan

  ditandai oleh saya tolak.

2.41 Informasi Desain Tanggal Kedaluarsa

  Informasi tentang desain tanggal kedaluarsa berkaitan dengan penulisan tanggal, bulan dan tahun yang tidak jelas atau bahkan tidak ada pada suatu produk makanan dan minuman sehingga dapat membahayakan orang yang mengkonsumsinya.

  (89) Desain Tanggal Kedaluwarsa/Expire Date (a) EXPIRE date atau tanggal kedaluwarsa suatu produk

  konsumsi makin menjadi heboh di masa hari raya. (b) Sebagai konsumen, dalam belanja keseharian saya sering kesulitan menemukan tulisan tanggal kedaluwarsa. (c) Ini karena informasi penting itu ditulis: 1. Di tempat yang tersembunyi atau tidak mudah dilacak mata, 2. Tinta tidak jelas, tipis, terhapus, mblobor (maaf bahasa Jawa), 3. Tidak distempel pada kolom exp date yang sudah ada, malah di tempat lain yang kadang bertumpuk di

tulisan-tulisan lain di label sehingga tidak mudah dibaca.

  (d) Informasi tanggal kedaluwarsa suatu produk itu sangat penting karena produk itu sangat penting karena produk makanan dan minuman menggunakan bahan-bahan yang bisa menimbulkan jamur, dimudahkan untuk membaca tanggal kedaluwarsa. (f) Ini akan membantu juga pegawai toko untuk melakukan pengecekan stok dengan lebih baik sehingga lebih memuaskan juga konsumen.

  (g) Saya rasa perlu pembaruan cara mengecap tanggal kedaluwarsa:

  1. Tanggal kedaluwarsa dimasukkan dalam desain kemasan, menjadi kesatuan informasi yang menarik melengkapi informasi lain yang mencakup nama produk, pabrik, gambar, kandungan nutrisi, dll.

  2. Tinta cap berkualitas bagus sehingga melekat dengan kemasan dan tidak mudah terhapus.

  3. Bila tulisan tanggal kedaluwarsa hanya mungkin/mau dituliskan di sudut bawah kemasan atau tempat lain yang tidak strategis untuk mata, kiranya dituliskan dengan jelas.

  (h) Pendeknya, mohon diusahakan informasi yang penting ini disebarkan pada konsumen dengan mudah dan jelas mengingat umur dan tingkat pendidikan konsumen yang tidak seragam. (i) Expire

  date /tanggal kedaluwarsa demi kesehatan dan kepercayaan masyarakat

  terhadap toko dan produsen. (Magdalena Capricornia, Jl Andalas No 44, RT 05 RW 05, Klaten Tengah, Klaten, Jateng. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 8 November 2007, hlm 15).

  Pada contoh (89) mengandung informasi desain tanggal kedaluwarsa. Informasi desain tanggal kedaluwarsa tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b, c) kalimat (a) ) EXPIRE date atau tanggal kedaluwarsa suatu produk konsumsi

  

makin menjadi heboh di masa hari raya. Kalimat (b) Sebagai konsumen, dalam

belanja keseharian saya sering kesulitan menemukan tulisan tanggal

kedaluwarsa. Kalimat (c) Ini karena informasi penting itu ditulis: 1. Di tempat

yang tersembunyi atau tidak mudah dilacak mata, 2. Tinta tidak jelas, tipis,

terhapus, mblobor (maaf bahasa Jawa), 3. Tidak distempel pada kolom exp date

yang sudah ada, malah di tempat lain yang kadang bertumpuk di tulisan-tulisan

lain di label sehingga tidak mudah dibaca. Berdasarkan contoh (89) informasi

desain tanggal kedaluwarsa ditandai oleh kesulitan menemukan.

  2.42 Informasi Ralat Artikel Opini

  Informasi ralat artikel opini berkaitan dengan kesalahan kata dalam penulisan yang seharusnya tidak ada pada kalimat tersebut.

  (90) Ralat: “Di Sleman” Tidak Ada (a) ARTIKEL Opini saya berjudul “Mahalnya Bea/Pajak

  Pengalihan Hak Tanah” yang dimuat di Kedaulatan Rakyat edisi Rabu, 7 November 2007 halaman 12 terdapat kesalahan dalam naskah saya. (b) Pada kolom 3 baris ke-8 dan 9 tertulis kata “(di Sleman)”. Yang benar adalah, kata “(di Sleman)” itu harusnya tidak ada. (c) Dengan ini kesalahan tersebut sudah saya ralat. (R Murjiyanto

  SH MKn, Sidorejo RT 06, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 9 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (90) mengadung informasi tentang ralat artikel opini. Informasi tentang ralat artikel opini tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) ARTIKEL Opini saya berjudul “Mahalnya Bea/Pajak Pengalihan Hak

  

Tanah” yang dimuat di Kedaulatan Rakyat edisi Rabu, 7 November 2007

halaman 12 terdapat kesalahan dalam naskah saya . Kalimat (b) Pada kolom 3

baris ke-8 dan 9 tertulis kata “(di Sleman)”. Yang benar adalah, kata “(di

Sleman)” itu harusnya tidak ada. Berdasarkan contoh (90) informasi ralat artikel

  opini ditandai oleh yang benar.

  2.43 Informasi Iklan Pemasangan Telepon PT Telkom

  Informasi iklan pemasangan telepon kabel berhubungan dengan kegiatan pengiklan dalam menampilkan suatu iklan pemasangan telepon, yang dirasa dapat menarik lebih banyak pelanggan namun kenyataannya iklan tersebut tidak sesuai dengan isinya.

  (91) Iklan Pemasangan Telepon Kabel PT Telkom (a) DALAM rangka peringatan kemerdekaan RI tahun 2007

  ini PT Telkom memberikan kesempatan pemasangan sambungan telepon rumah untuk wilayah beberapa kota di Jawa Tengah dan DIY. (b) Informasi tersebut diiklankan di KR (saya lupa tanggal dan bulannya). (c) Kalau tidak salah pemasangan sambungan telepon rumah melalui paket HUT RI ini berlangsung dari tanggal

20 Agustus sampai bulan Oktober 2007. (d) Satu motto yang ditulis dalam iklan PT Telkom tersebut kurang lebih mengatakan “bukanlah rumah bila di dalamnya tidak ada telepon”. (e) Bahwa sebuah rumah sangat dekat dengan informasi global saat ini dan masa depan: internet.

  (f) Semula saya sangat senang dengan kesempatan pemasangan telepon kabel seperti iklan Telkom. (g) Dengan anugerah HUT RI tahun ini saya merasa akan terdaftar rumah saya sebagai sebuah rumah versi pengiklan. (h) Tetapi saya harus gigit jari, ternyata jawaban pihak Telkom membuat saya kecewa, yaitu tidak ada jaringan di sekitar rumah saya. (i) Sebelum muncul jawaban lisan tersebut memang sempat saya dengar kalau untuk pemasangan ke rumah saya butuh 2 tiang telepon. (j) Tetapi jawaban akhir adalah tidak ada jaringan, dan tidak ada kepastian kapan akan ada jaringan.

  (k) Selama ini saya membayangkan bahwa PT Telkom adalah sebuah perusahaan besar yang bonafide dan sangat profesional. (l) Karena itu iklan PT Telkom sangat saya percaya apalagi dalam rangka HUT RI 2007, tidak mungkin sembarangan iklan atau gombal. (m) Namun, nyatanya jawaban untuk ‘calon rumah’ saya adalah “tidak ada jaringan”, atau menunggu jaringan yang sudah tidak aktif dan akan dicabut). (n) Dengan jawaban tersebut, dimanakah letak kebesaran dan profesionalitas PT Telkom sebagai perusahaan besar. (o) Bukankah semboyannya jelas, Committed 2 U? (p) Sebagai informasi saja, rumah saya berjarak 10 meter dari tiang telepon dan tetangga satu pagar memiliki sambungan telepon rumah. (q) Benarkah tidak ada jaringan untuk “calon rumah” saya? (r) Jika memang tidak ada jaringan, untuk apa iklan dimuat di media massa. (s) Lalu bagaimana pertanggungjawaban dari sebuah iklan.

  (t) Sampai saat ini saya masih berharap ada kesempatan bagi saya untuk mendapatkan apa yang diiklankan. (u) Jika tidak, ya sudah, memang salah saya koq begitu bodoh dan percaya saja pada sebuah iklan meski dari sebuah PT besar di negeri ini. MK, email:

  Muhkamsun@yahoo.co.id . Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 10 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (91) mengandung informasi iklan pemasangan telepon kabel paragraf satu kalimat (a) DALAM rangka peringatan kemerdekaan RI tahun 2007

  

ini PT Telkom memberikan kesempatan pemasangan sambungan telepon rumah

untuk wilayah beberapa kota di Jawa Tengah dan DIY. Kalimat (b) Informasi

tersebut diiklankan di KR (saya lupa tanggal dan bulannya). Kalimat (c) Kalau

tidak salah pemasangan sambungan telepon rumah melalui paket HUT RI ini

berlangsung dari tanggal 20 Agustus sampai bulan Oktober 2007. Kalimat (d)

Satu motto yang ditulis dalam iklan PT Telkom tersebut kurang lebih mengatakan

“bukanlah rumah bila di dalamnya tidak ada telepon”. Kalimat (e) Bahwa

sebuah rumah sangat dekat dengan informasi global saat ini dan masa depan:

internet. Berdasarkan contoh (91) informasi iklan pemasangan telepon kabel PT

Telkom ditandai oleh dalam rangka.

2.44 Informasi Wisataraga UNY Batal

  Informasi wisataraga UNY batal berkaitan dengan kegiatan yang telah diagendakan dalam suatu komunitas, namun karena cuaca hal itu tidak jadi dilaksanakan atau batal.

  Wisataraga UNY Batal

  (92) (a) PANITIA Lebaran Wisataraga Komunikasi Senam Minggu

  Pagi UNY mengumumkan bahwa besok hari Minggu (11/11) tidak jadi wisataraga di Kaliurang karena cuaca. (b) Kepada

  anggota/peserta senam mohon maaf dan harap maklum, apabila tidak hujan hari Minggu (11/11) tetap diadakan senam pagi seperti biasa.

  (c) Demikian pengumuman ini semoga bermanfaat. Terima kasih. (Suryadi, Ketua Senam Minggu Pagi UNY. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 10 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (92) mengandung informasi mengenai wisataraga UNY batal.

  (a) PANITIA Lebaran Wisataraga Komunikasi Senam Minggu Pagi UNY

  

mengumumkan bahwa besok hari Minggu (11/11) tidak jadi wisataraga di

Kaliurang karena cuaca. Berdasarkan contoh (92) informasi mengenai wisataraga

  UNY batal ditandai oleh tidak jadi.

2.45 Informasi Mobil yang Mengalami Musibah

  Informasi tentang mobil yang mengalami musibah berkaitan dengan kejadian atau peristiwa yang menyebabkan kendaraan tersebut mengalami kebakaran pada salah satu bagian.

  (93) Mohon Saran: Klaim Asuransi Sinar Mas Ditolak (a) PADA 31 Oktober 2007, sekitar pukul 21.00 WIB, mobil

  istri saya mengalami musibah, tiba-tiba terbakar pada bagian lampu depan bagian bawah, entah mungkin terjadi hubungan arus pendek atau mengapa, saya tidak begitu paham, karena memang mendadak langsung terbakar hingga menjalar ke bumper, lampu atas dan gril depan.

  (b) Dengan kejadian ini saya melaporkan/klaim kepada asuransi yang menjadi penanggung kerusakan mobil tersebut. (c) Saya selaku nasabah/konsumen tadinya sudah merasa aman karena merasa sudah ikut asuransi yang dalam hal ini masuk kategori all risk. (d) Namun setelah saya klaim, saya sedikit terkejut dan terus bertanya dan memikirkan kenapa sampai hal yang saya alami tersebut tidak masuk dalam peng-cover-an klaim asuransi allrisk di mana salah satu bab dalam pasal polis tertulis sebagai berikut:

  (e) Bab I tentang Risiko yang Dijamin, Pasal 1 Kerugian atau Kerusakan Kendaraan Bermotor.

  1. Kerugian atau kerusakan kendaraan bermotor di pertanggungkan yang disebabkan oleh:

  1.1. Tabrakan, benturan, tergelincir dari jalan termasuk juga akibat dari kesalahan material, konstruksi, cacat sendiri atau sebab-sebab lainnya dari kendaraan bermotor bersangkutan;

  1.2. Perbuatan jahat orang lain;

  1.3. Pencurian, termasuk pencurian yang didahului atau disertai atau diikuti dengan kekerasan ataupun ancaman dengan kekerasan kepada orang dan/atau kendaraan bermotor yang dipertanggungkan perlengkapan kendaraan bermotor yang dipertanggungkan dalam polis ini.

  1.4. Kebakaran, termasuk kebakaran benda atau kendaraan bermotor lain yang berdekatan atau tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang dipertanggungkan, atau karena air dan/atau alat-alat lain yang dipergunakan untuk menahan atau memadamkan kebakaran; demikian juga karena dimusnahkannya seluruh atau sebagian kendaraan bermotor yang dipertanggungkan atas perintah yang berwenang dalam upaya pencegahan menjalarnya kebakaran itu; 1.5. Sambaran petir.

  (f) Dengan kejadian ini pun, saya sebenarnya sudah dijelaskan dengan berbagai macam alasan, tapi masih sulit untuk saya terima, dimana salah satu penjelasan yang saya tangkap pada saat ini yakni kebakaran tidak disebabkan karena benturan atau kecelakaan. (g) Apa iya karena alasan tersebut memang asuransi tidak bisa meng-cover klaim saya sebagai orang awam yang kurang mengerti bagaimana tentang asuransi kendaraan bermotor?

  (h) Dan yang menjadi pedoman saya untuk mengklaim adalah salah satu bab yang tercantum pada polis asuransi tersebut, dalam hal ini PT Asuransi Sinar Mas, yang pada akhirnya saya harus memperbaiki sendiri dan klaim saya hanya diterima untuk proses pengecatan saja itupun karena bagian lain dari bumper mobil, ada yang tergores karena memang saya juga melaporkan hal tersebut (2/11/2007).

  (i) Saya mohon jikalau ada orang yang paham betul seluk-beluk asuransi sudilah menjelaskan kepada saya khususnya dan masyarakat pada umumnya yang menggunakan jasa asuransi, karena juga pasti akan sangat bermanfaat. (j) Hal ini akan menjadi pengalaman yang berharga, dan juga saya imbau untuk pengguna jasa asuransi lebih berhati-hati dan perhatikan betul secara detail apa sebab akibat dari menggunakan jasa asuransi. (k) Semoga saja Tuhan meridoi dan memberi jalan kepada saya untuk beralih menggunakan jasa asuransi yang lebih bonafit. (Relung Asmara, Polri Balapan, Jl Sekardjiwan 24 Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (93) mengandung informasi tentang mobil yang mengalami musibah. Informasi tentang mobil yang mengalami musibah ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a) PADA 31 Oktober 2007, sekitar pukul 21.00 WIB, mobil

  

istri saya mengalami musibah, tiba-tiba terbakar pada bagian lampu depan

  

tidak begitu paham, karena memang mendadak langsung terbakar hingga

menjalar ke bumper, lampu atas dan gril depan. Berdasarkan contoh (93)

  informasi tentang mobil yang mengalami musibah ditandai oleh tiba-tiba terbakar.

2.46 Informasi Singkatan

  Informasi singkatan berkaitan dengan berbagai macam singkatan yang perlu diganti karena banyak menggunakan singkatan yang sama namun artinya berbeda.

  (94) Usul Agar Singkatan Tidak Rancu (a) SAYA punya usul singkatan diubah agar tidak rancu, sbb:

  PBB: Pajak Bumi dan Bangunan diubah Pajak Tanah dan Bangunan (PTB) agar tidak rancu Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB); KKN: Kuliah Kerja Nyata diubah Kuliah Kerja Lapangan (KKL) agar tidak rancu Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN); BPD: Badan Permusyawaratan Desa diubah Lembaga Permusyawaratan Desa (LPD) agar tidak rancu dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD); TPA: Taman Pendidikan Alquran diubah Taman Pendidikan Quran (TPQ) agar tidak rancu dengan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA); TPI: Televisi Pendidikan Indonesia diubah TVPI agar tidak rancu dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

  (b) Dan masih banyak lagi singkatan yang rancu, kecuali tidak disingkat. (c) Demikianlah usul saya agar yang bersangkutan ada perhatian dan masyarakat tidak bingung memahaminya. (Drs Sukarman Hs, Kujon Lor, RT 017 RW 008, Kranggang, Galur, Kulonprogo, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (94) mengandung informasi tentang singkatan. Informasi tentang singkatan tampak dalam paragraf satu kalimat (a) SAYA punya usul

  

singkatan diubah agar tidak rancu, sbb: PBB: Pajak Bumi dan Bangunan diubah

Pajak Tanah dan Bangunan (PTB) agar tidak rancu Perserikatan Bangsa Bangsa

(PBB); KKN: Kuliah Kerja Nyata diubah Kuliah Kerja Lapangan (KKL) agar

  

tidak rancu Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN); BPD: Badan

Permusyawaratan Desa diubah Lembaga Permusyawaratan Desa (LPD) agar

tidak rancu dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD); TPA: Taman Pendidikan

Alquran diubah Taman Pendidikan Quran (TPQ) agar tidak rancu dengan

Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA); TPI: Televisi Pendidikan Indonesia

diubah TVPI agar tidak rancu dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

  Berdasarkan contoh (94) informasi tentang singkatan ditandai oleh punya usul.

2.47 Informasi Penggantian Flashdisk

  Informasi penggantian flashdisk berkaitan dengan penggantian flashdisk baru oleh pemilik toko kepada konsumennya, karena flashdisk yang pernah di belinya di toko tersebut rusak.

  (95) Permasalahan Flashdisk Simura Selesai (a) PADA hari Senin (5/11/2007), bos toko Simura yang

  berlokasi di Jl Gejayan telah datang menemui saya secara langsung dan menyelesaikan permasalahan flashdisk rusak yang saya komplain. (b) Saya diberi flashdisk pengganti dan bisa melanjutkan tugas saya kembali.

  (c) Saya harap ini bisa menjadi pelajaran bagi produsen dan agen/toko yang menjual alat-alat elektronik agar dapat menjelaskan secara jelas aturan main yang berlaku ketika membeli produk dan dapat memberikan pelayanan memuaskan bagi konsumen. (d) Dan kepada para konsumen agar menanyakan lebih mendetail para produk yang dibeli agar tidak menyesal setelah membeli.

  (e) Saya juga berterima kasih kepada redaksi Skh Kedaulatan

  Rakyat yang telah membantu saya menyelesaikan permasalahan

  tersebut. (Hari Widadi, Mahasiswa Universitas Sanata Dharma (Sastra Inggris), Mrican Tromolpos 29 Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (95) mengandung informasi penggantian flashdisk. Informasi penggantian flashdisk tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) PADA

  

hari Senin (5/11/2007), bos toko Simura yang berlokasi di Jl Gejayan telah

datang menemui saya secara langsung dan menyelesaikan permasalahan

flashdisk rusak yang saya komplain. Kalimat (b) Saya diberi flashdisk pengganti

dan bisa melanjutkan tugas saya kembali. Berdasarkan contoh (95) informasi

  penggantian flashdisk ditandai oleh telah datang dan diberi.

2.48 Informasi Puasa

  Informasi puasa berkaitan dengan kegiatan puasa yang harus dijalani selama 6 hari selepas menjalankan kewajiban puasa ramadan satu bulan penuh.

  Pertanyaan Mengenai Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

  (96)

  Assalamu’alikum Wr Wb

  (a) SETELAH menjalankan kewajiban puasa Ramadan satu

  bulan penuh, tidak sedikit di antara umat Islam yang menambah lagi dengan berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal yang disebut juga sebagai ‘puasa enam’ dan dipandang sebagai amalan sunat yang mempunyai nilai sangat tinggi dalam agama.

  (b) Karena ingin mengetahui lebih banyak mengenai puasa ini,

  maka saya mencoba mencari keterangan-keterangan yang berkaitan dengan puasa ini dari beberapa kitab/buku antara lain “Terjemah & Tafsir Alquran” (Bachtiar Surin), Fiqh Islam (H Sulaiman Rasjid), Pedoman Puasa (Prof TM Hasbi As Shiddieqy), terjemahan Riadhus Shalihin Jilik I dan II (Salim Bahreisy), Mutiara Hadits Shahih Bukhari (Maftuh Ihnan) dan 1.100 Hadits Terpilih (Dr Muhammad Faiz Almath). (c) Namun, dari apa yang telah saya baca dari buku-buku ini saya merasa belum memperoleh keterangan yang jelas dan meyakinkan tentang puasa enam ini. (d) Sebaliknya, justru telah memunculkan pertanyaan yang

  cukup mendasar, yaitu: “Betulkah puasa 6 hari di bulan Syawal ini merupakan amalan sunat?” (e) Pertanyaan ini muncul karena:

  1. Saya tidak/belum menemukan satu ayat pun dalam Alquran yang menjelaskan atau berkaitan dengan puasa enam ini.

  2. Juga tidak/belum saya temukan hadis yang menyebutkan bahwa Rasulullah Muhammad SAW mengamalkan puasa enam ini.

  3. Imam Malik Ibn Anas (pembangun madzhab Maliki) juga pernah mengatakan: “Saya tidak pernah melihat seseorang dari ahli

  4. satu-satu keterangan yang saya temukan yang menjadi dasar pengamalan puasa enam ini adalah hadis yang berbunyi (artinya): “Barang siapa puasa di bulan Ramadan kemudian ia puasa pula 6 hari di bulan Syawal, adalah seperti puasa sepanjang masa.” (f) Hadis ini umumnya dipandang sebagai ‘anjuran’ untuk mengamalkan puasa enam. (g) Padahal menurut saya bunyi kalimat hadis tersebut bukan bersifat anjuran apalagi perintah, melainkan hanya bersifat pemberitahuan/penegasan (yang mungkin juga untuk mengingatkan) bahwa apabila puasa Ramadan ditambah puasa lagi 6 hari di bulan Syawal adalah sama dengan ‘puasa sepanjang masa’. (h) Oleh karena menjadikan sama dengan puasa sepanjang masa, maka kiranya cukup logis apabila ada yang menafsirkan bahwa puasa enam ini termasuk amalan yang tidak boleh dijalankan, sebab ada hadis yang menyatakan: “Tidak dianggap berpuasa orang yang berpuasa sepanjang masa.”

  (i) Menyadari bahwa saya termasuk orang awam di bidang pengetahuan agama (Islam), maka melalui rubrik Pikiran Pembaca KR ini saya sangat mengharapkan ada diantara ahli-ahli agama Islam atau siapa saja yang merasa mengerti dan kebetulan membaca tulisan ini dapat memberikan penjelasan (klarifikasi) berkaitan dengan pertanyaan mengenai puasa 6 hari di bulan Syawal seperti tersebut di atas.

  Demikian, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

  

Billahittaufiq wal hidayah wassalamu’alaikum Wr Wb.

  (Sugito Med, Sanggrahan UH I/601, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta.

  

Kedaulatan Rakyat , Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (96) mengandung informasi tentang puasa. Informasi tentang puasa tampak pada paragraf satu kalimat (a) SETELAH menjalankan kewajiban

  

puasa Ramadan satu bulan penuh, tidak sedikit di antara umat Islam yang

menambah lagi dengan berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal yang disebut

juga sebagai ‘puasa enam’ dan dipandang sebagai amalan sunat yang

mempunyai nilai sangat tinggi dalam agama. Paragraf dua kalimat (b, c) kalimat

  (b) Karena ingin mengetahui lebih banyak mengenai puasa ini, maka saya

  

mencoba mencari keterangan-keterangan yang berkaitan dengan puasa ini dari

beberapa kitab/buku antara lain “Terjemah & Tafsir Alquran” (Bachtiar Surin),

Fiqh Islam (H Sulaiman Rasjid), Pedoman Puasa (Prof TM Hasbi As Shiddieqy),

  

terjemahan Riadhus Shalihin Jilik I dan II (Salim Bahreisy), Mutiara Hadits

Shahih Bukhari (Maftuh Ihnan) dan 1.100 Hadits Terpilih (Dr Muhammad Faiz

Almath). Kalimat (c) Namun, dari apa yang telah saya baca dari buku-buku ini

saya merasa belum memperoleh keterangan yang jelas dan meyakinkan tentang

puasa enam ini. Berdasarkan contoh (96) informasi puasa ditandai oleh setelah

menjalankan.

  Heritage di Magelang

2.49 Informasi

  Informasi Heritage di Magelang berhubungan dengan kondisi peninggalan pemukiman kota tua dan cagar budaya yang saat ini terus mengalami kerusakan karena ulah manusia yang tidak bisa menjaga maupun melestarikannya.

  (97) Terancam, Kawasan Heritage di Magelang (a) SEBAGAIMANA halnya seperti Semarang, Solo dan

  Yogyakarta, Magelang mempunyai beberapa peninggalan pemukiman

  Old Town atau kota tua. (b) Ada kawasan Ngasem di sekitar Jalan

  Sriwijaya yang bercirikan perpaduan antara gaya Eropa dan Cina, kawasan Kauman yang penghuninya campuran etnis Jawa, Arab, kawasan Diponegoro yang membentang dari Eks Karesidenan Kedu hingga Jeksaan dan beberapa kawasan heritage/cagar budaya seperti gereja, masjid, menara air hingga saluran air/plengkung.

  (c) Ironisnya kini kondisi beberapa bangunan tersebut tak terpelihara dengan baik terutama yang menjadi milik masyarakat.

  (d) Bahkan parahnya dengan “atas nama” pembangunan malah harus dirobohkan diganti dengan kawasan bisnis. (e) Sebagai misal beberapa rumah kuna di selatan Alun-alun di Jalan Tentara Pelajar menjadi ruko/rukan, atau bahkan menjadi pom bensin di perempatan Jeksaan/Diponegaran. (f) Yang ironisnya lagi plengkung yang ada di kawasan Kemirirejo telah di “make up” sedemikian rupa menjadi tempelan batu-batu alam. (g) Yang menurut informasi dari kantor Pariwisata dan kebudayaan dan Bapeko bangunan tersebut bukan termasuk cagar budaya. (h) Padahal 2 bangunan serupa yang ada di Badaan dan samping SMK N 3 dan dibangun tahun 1920 sejaman dengan Menara Air di Alun-alun yang dibangun oleh Thomas Karsten telah termasuk

  (i) Kalau melihat kota-kota di dunia memperlakukan cagar budaya/Heritage, mestinya warga dan pemerintah kota tertantang untuk melakukan hal yang sama, yakni merestorasi dan mempreservasi apa yang telah ada. (j) Sejalan dengan Kota Magelang menjadi Kota Jasa, kepedulian pesona kawasan Heritage adalah tanggung jawab kita bersama. (k) Pengembangan wisata sejarah dengan “menjual” pesona Old Town menjadikannya sebagai objek wisata yang cukup penting.

  (l) Oleh karena tersebut di atas kami mengajak kepada pembaca yang mempunyai kepedulian dan kecintaan terhadap upaya pelestarian cagar budaya/Heritage di Magelang, untuk bersama-sama merintis upaya pendirian Magelang Heritage Society. (m) Kepada Indonesia Heritage Society, Ambarawa Heritage Society, Semarang Heritage Society, Solo Heritage Society dan lain-lain, mohon kiranya kami diberi informasi mengenai perkembangan dunia heritage maupun organisasi saudara.

  Terima kasih. (Bagus Priyana, Dukuh I RT 004 RW 003, Kel. Magelang, Magelang Utara, Magelang. Kedaulatan Rakyat, Senin, 12 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (97) mengandung informasi kawasan heritage di Magelang terancam hilang. Informasi kawasan heritage di Magelang terancam hilang ditunjukkan melalui paragraf dua kalimat (c, d, e, f, g, h) kalimat (c) Ironisnya

  

kini kondisi beberapa bangunan tersebut tak terpelihara dengan baik terutama

yang menjadi milik masyarakat. Kalimat (d) Bahkan parahnya dengan “atas

nama” pembangunan malah harus dirobohkan diganti dengan kawasan bisnis.

  Kalimat (e) Sebagai misal beberapa rumah kuna di selatan Alun-alun di Jalan

  

Tentara Pelajar menjadi ruko/rukan, atau bahkan menjadi pom bensin di

perempatan Jeksaan/Diponegaran. Kalimat (f) Yang ironisnya lagi plengkung

yang ada di kawasan Kemirirejo telah di “make up” sedemikian rupa menjadi

tempelan batu-batu alam. Kalimat (g) Yang menurut informasi dari kantor

Pariwisata dan kebudayaan dan Bapeko bangunan tersebut bukan termasuk

cagar budaya. Kalimat (h) Padahal 2 bangunan serupa yang ada di Badaan dan

  

Alun-alun yang dibangun oleh Thomas Karsten telah termasuk cagar budaya.

Sungguh ironis memang. Berdasarkan contoh (97) informasi heritage di Magelang

terancam hilang ditandai oleh ironisnya kini.

2.50 Informasi Sertifikat Tanah telah Selesai di Proses

  Informasi sertifikat tanah telah selesai di proses berhubungan dengan sertifikat tanah yang pernah diurus di kantor Pertanahan Kota Yogya telah selesai pengerjaannya, sehingga pemilik dapat mengambilnya.

  (98) Tanggapan Kantor Pertanahan Kota Yogya (a) MENANGGAPI Pikiran Pembaca yang dimuat di harian KR tanggal 4 November 2007 yang ditulis oleh Sdr Hartanto MHum, dengan ini kami sampaikan tanggapan sebagai berikut:

  (b) 1. Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada kami dalam upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

  (c) 2. Bahwa permohonan sertifikat yang diajukan oleh Sdr

  Hartanto SH Mhum dengan Bukti Pendaftaran No 08995/2007 tanggal 24 Oktober 2007 telah selesai di proses dan telah diambil oleh yang bersangkutan pada tanggal 2 November 2007. (d) Atas

  perhatiannya diucapkan terima kasih. (Triyono SH, NIP 750003016, Kepala Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Senin, 12 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (98) mengandung informasi sertifikat tanah telah selesai di proses. Informasi sertifikat tanah telah selesai di proses tampak dalam paragraf tiga kalimat (c) 2. Bahwa permohonan sertifikat yang diajukan oleh Sdr Hartanto

  

SH Mhum dengan Bukti Pendaftaran No 08995/2007 tanggal 24 Oktober 2007

telah selesai di proses dan telah diambil oleh yang bersangkutan pada tanggal 2

November 2007. Berdasarkan contoh (98) informasi sertifikat tanah telah selesai

di proses ditandai oleh telah selesai dan telah diambil.

2.51 Informasi Permasalahan Penjualan Tanah

  Informasi permasalahan penjualan tanah berhubungan dengan bagaimana proses tanah setelah di jual kepada pihak pembeli.

  (99) Tanggapan Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman (a) SEHUBUNGAN adanya permasalahan pertanahan yang disampaikan oleh Sdr Subagyo, Ngawen RT 05 RW 12, Trihanggo,

  Gamping, Sleman sebagaimana dimuat dalam Pikiran Pembaca Surat Kabar Kedaulatan Rakyat yang terbit pada Kamis, 1 November 2007, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

  (b) 1. Bahwa dengan telah dijualnya tanah yang Sdr Subagyo

  miliki, maka hubungan hukum antara tanah dengan Sdr Subagyo (penjual) telah beralih kepada pembeli sehingga segala hak dan kewajiban atas tersebut sepenuhnya beralih kepada pembeli terhitung sejak terjadinya transaksi jual beli tersebut. (c) Demikian halnya dalam pengurusan sertifikat yang diajukan oleh pihak pembeli tidak perlu lagi mengikutsertakan penjual (Sdr Subagyo/bekas pemilik tanah), dan oleh Kantor Pertanahan dilakukan pengukuran terhadap patok batas bidang tanah yang telah dipasang dan dimintakan tanda tangan dari para pemilik bidang tanah yang berbatasan. (d) Pengukuran yang dilakukan adalah untuk mengukur batas bidang tanah bukan luas tanah. (e) Tanah saudara dalam Letter C seluas 1.020 m2 (bisa 1.334 m2 seperti yang saudara tulis), sementara batas fisik bidang tanah tersebut tidak berubah. (f) Sertifikat yang telah diterbitkan adalah sah dan berlaku sebagai tanda bukti pemilikan tanah yang sah sampai ada pembuktian sebaliknya.

  (g) 2. Jika dalam sertifikat terdapat kesalahan data, seperti

  kesalahan teknis pengukuran dan pemetaannya dapat dibetulkan dengan cara mengajukan permohonan pembetulan sertifikat tanah oleh subjek hak yang tersebut dalam sertifikat tanah.

  (h) 3. Untuk kepentingan penyelesaian permasalahan yang Sdr Subagyo sampaikan, kami dengan senang hati menerima kehadiran Sdr Subagyo di Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, Jl Dr Radjimin, Triharjo, Sleman, telp 0274-869501/869502, fax 869144 pada hari dan jam kerja (Senin s/d Jumat, pukul 07.30 s/d 16.00 WIB).

  (i) Demikian untuk diketahui dan atas konfirmasi/saran yang telah disampaikan, diucapkan terima kasih. (Kiswanto, NIP 010184562, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 13 November 2007, hlm 3). Pada contoh (99) mengandung informasi permasalahan penjualan tanah. Informasi permasalahan penjualan tanah tampak pada paragraf dua kalimat (b, c,

  d, e, f) kalimat (b) 1. Bahwa dengan telah dijualnya tanah yang Sdr Subagyo

  

miliki, maka hubungan hukum antara tanah dengan Sdr Subagyo (penjual) telah

beralih kepada pembeli sehingga segala hak dan kewajiban atas tersebut

sepenuhnya beralih kepada pembeli terhitung sejak terjadinya transaksi jual beli

tersebut. Kalimat (c) Demikian halnya dalam pengurusan sertifikat yang diajukan

oleh pihak pembeli tidak perlu lagi mengikutsertakan penjual (Sdr Subagyo/bekas

pemilik tanah), dan oleh Kantor Pertanahan dilakukan pengukuran terhadap

patok batas bidang tanah yang telah dipasang dan dimintakan tanda tangan dari

para pemilik bidang tanah yang berbatasan. Kalimat (d) Pengukuran yang

dilakukan adalah untuk mengukur batas bidang tanah bukan luas tanah. Kalimat

  (e) Tanah saudara dalam Letter C seluas 1.020 m2 (bisa 1.334 m2 seperti yang

saudara tulis), sementara batas fisik bidang tanah tersebut tidak berubah.

  Kalimat (f) Sertifikat yang telah diterbitkan adalah sah dan berlaku sebagai

tanda bukti pemilikan tanah yang sah sampai ada pembuktian sebaliknya.

  Kalimat (g) 2. Jika dalam sertifikat terdapat kesalahan data, seperti kesalahan

  

teknis pengukuran dan pemetaannya dapat dibetulkan dengan cara mengajukan

permohonan pembetulan sertifikat tanah oleh subjek hak yang tersebut dalam

sertifikat tanah. Berdasarkan contoh (99) informasi permasalahan penjualan tanah

ditandai oleh bahwa dengan.

2.52 Informasi Asuransi

  Informasi asuransi bersangkutan dengan kasus asuransi yang menimpa seseorang dan ditindak lanjuti dengan cara membagi pendapatnya atau bagaimana mencari solusinya.

  (100) “Saran Untuk Ibu Novita Yuli Prasetyowati” (a) BENCANA alam yang terjadi di Indonesia dan masalah sosial yang banyak bergolak menimbulkan pertumbuhan dan kesadaran masyarakat akan perlunya asuransi, sehingga bisnis asuransi tumbuh, namun etika bisnis dalam bidang asuransi haruslah sangat dijunjung tinggi, karena berbagai prosedur/perjanjian baku di dalam asuransi yang seringkali berpihak pada perusahaan asuransi.

  (b) Menyumbang saran Pikiran Pembaca Ibu Novita tentang

  Klaim Asuransi Bumiputera 1912 (KR 4 November 2007), secara kronologis yang ibu ceritakan menunjukkan bahwa ibu dalam posisi benar, namun tidak ada salahnya ditelaah lebih dalam, saat ibu membayar pada tanggal 5 Mei 2007 jatuh pada hari Sabtu, bagaimana peraturan/kesepakatan jika pembayaran jatuh pada hari Sabtu dan apa isi surat pernyataan yang ibu tanda tangani.

  (c) Jika ibu berkeinginan mendapat kepastian hukum, tidak ada salahnya ibu menghubungi/berkonsultasi kepada Lembaga Ombudsman Daerah (LOD)/Lembaga Ombudsman Swasta (LOS) yang ada di daerah ibu, ataupun ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), mengingat asuransi termasuk jual beli jasa dan diatur dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen. (Hartanto SE, Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Widya Mataram Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Rabu, 14 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (100) mengandung informasi tentang asuransi. Informasi tentang asuransi tampak dalam paragraf dua kalimat (b) Menyumbang saran

  

Pikiran Pembaca Ibu Novita tentang Klaim Asuransi Bumiputera 1912 (KR 4

November 2007), secara kronologis yang ibu ceritakan menunjukkan bahwa ibu

dalam posisi benar, namun tidak ada salahnya ditelaah lebih dalam, saat ibu

membayar pada tanggal 5 Mei 2007 jatuh pada hari Sabtu, bagaimana

peraturan/kesepakatan jika pembayaran jatuh pada hari Sabtu dan apa isi surat

  

pernyataan yang ibu tanda tangani. Berdasarkan contoh (100) informasi tentang

asuransi ditandai oleh klaim asuransi.

2.53 Informasi Win-win Solution

  Informasi win-win solution berhubungan dengan proses penyelesaian masalah yang dilakukan oleh kedua belah pihak terhadap seseorang dengan cara menjelaskan letak permasalahan sebenarnya.

  (101) Win-win Solution dengan FIF (a) SEBAGAI tindak lanjut dari tulisan “Hati-hati Menggunakan

  Jasa FIF ” perlu saya sampaikan bahwa tulisan tersebut tidak

  bermaksud untuk mendiskreditkan FIF sebagai sebuah instansi dan mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai kinerja FIF.

  (b) Pada hari Minggu, 4 November 2007. (c) Pada hari itu juga

  sekitar pukul 09.30 WIB, Ibu Hana selaku pemilik ABC Motor, menghubungi saya. (d) Beliau menyatakan sangat menyesalkan kejadian yang terjadi pada saya dan mewakili seluruh staf ABC Motor, beliau meminta maaf atas kejadian tersebut.

  (e) Kemudian pada hari Selasa tanggal 6 November 2007, dari

  pihak FIF datang ke rumah saya, namun karena tidak bertemu dengan saya, maka baru keesokan harinya (Rabu 7 November 2007 sekitar pukul

09.30 WIB) kami bisa bertemu dan membicarakan permasalahan yang telah terjadi. (f) Ibu Lencana Fitri selaku Branch Manager FIF Yogyakarta, menjelaskan kepada saya tentang kronologis dan detail kejadian yang

  menyebabkan permasalahan yang menimpa saya tersebut. (g) Beliau juga meminta maaf secara pribadi dan atas nama FIF.

  (h) Dengan adanya pertemuan tersebut maka permasalahan

  miscommunication yang terjadi di antara saya dengan FIF telah selesai secara baik setelah adanya penyampaian maaf dari kedua belah pihak.

  (i) Dengan adanya penjelasan dari pihak FIF tersebut bisa disimpulkan bahwa semua permasalahan yang menyangkut hubungan antara konsumen dan penyedia jasa layanan dalam hal ini leasing bisa diselesaikan melalui pembicaraan secara baik-baik dengan dicapainya kesepakatan win-win solution bagi kedua belah pihak.

  (j) Saya sangat menghargai penyelesaian dari pihak FIF dan ABC Motor tersebut sebagai sebuah wujud tanggung jawab, perhatian dan kepedulian FIF kepada saya dan keluarga selaku konsumen yang jasa FIF. Terima kasih. (Mirawati, Keniten RT 06 RW 02, Taman Martani, Kalasan, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 14 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (101) mengandung informasi win-win solution. Informasi

  

win-win solution tampak pada paragraf dua kalimat (b, c, d) kalimat (b) Pada hari

Minggu, 4 November 2007. Kalimat (c) Pada hari itu juga sekitar pukul 09.30

WIB, Ibu Hana selaku pemilik ABC Motor, menghubungi saya. Kalimat (d) Beliau

menyatakan sangat menyesalkan kejadian yang terjadi pada saya dan mewakili

seluruh staf ABC Motor, beliau meminta maaf atas kejadian tersebut. Paragraf

  tiga kalimat (e, f, g) kalimat (e) Kemudian pada hari Selasa tanggal 6 November

  

2007, dari pihak FIF datang ke rumah saya, namun karena tidak bertemu dengan

saya, maka baru keesokan harinya (Rabu 7 November 2007 sekitar pukul 09.30

WIB) kami bisa bertemu dan membicarakan permasalahan yang telah terjadi.

  Kalimat (f) Ibu Lencana Fitri selaku Branch Manager FIF Yogyakarta,

  

menjelaskan kepada saya tentang kronologis dan detail kejadian yang

menyebabkan permasalahan yang menimpa saya tersebut. Kalimat (g) Beliau

juga meminta maaf secara pribadi dan atas nama FIF. Berdasarkan contoh (101)

informasi win-win solution ditandai oleh pertemuan dan meminta maaf.

2.54 Informasi Kasus Salah Transfer Selesai

  Informasi kasus salah transfer selesai berkaitan dengan penyelesaian masalah salah transfer yang pernah terjadi dan uang tersebut dikembalikan dengan cara metransfer balik ke nomor rekening yang semula.

  (102) Ucapan Terima Kasih: Salah Transfer Selesai

  dengan Surat Pembaca Kedaulatan

  (a) SEHUBUNGAN

  Rakyat pada hari Senin, tanggal 5 November 2007 dengan judul “Salah Transfer ke Rek Bank BCA an. Bp Muhari No Rek 445- 0821531” dan dengan telah terselesaikannya masalah tersebut, kami, penulis bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan jalan keluar yang terbaik.

  (b) Secara khusus kami sampaikan ucapan terima kasih yang

  sebesar-besarnya kepada Bpk Muhari pemilik rekening tersebut di manapun berada atas ketulusan dan keikhlasan hati, sehingga semua dapat terselesaikan dengan baik.

  (c) Pada kesempatan ini pula kami menghaturkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan masalah tersebut yaitu: 1. Pimpinan Redaksi dan Staf Harian Kedaulatan Rakyat, 2. Pimpinan & Staf Bank Mega KCP Gatot Subroto Jakarta, 3. Pimpinan & Staf Bank BCA KCP Katamso Yogyakarta, 4. Semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu.

  (d) Kami sadar akan segala kekurangan, semoga hal ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi kami dan bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut, amin. (Tato Harjo Nusantoro/Ari SP, Jl Brigjen Katamso 214 Yogya. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 15 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (102) mengandung informasi kasus salah transfer selesai. Informasi kasus salah transfer selesai tampak dalam paragraf satu kalimat (a)

  

SEHUBUNGAN dengan Surat Pembaca Kedaulatan Rakyat pada hari Senin,

tanggal 5 November 2007 dengan judul “Salah Transfer ke Rek Bank BCA an. Bp

Muhari No Rek 445-0821531” dan dengan telah terselesaikannya masalah

tersebut, kami, penulis bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan jalan

keluar yang terbaik. Berdasarkan contoh (102) informasi kasus salah transfer

selesai ditandai oleh kami sampaikan, atas ketulusan dan keikhlasan hati.

2.55 Informasi Kasus Innovation Store

  Informasi kasus innovation store bersangkutan dengan kasus yang pernah menimpa seseorang yang telah menggunakan salah satu produk dari

  innovation store .

  (103) Tanggapan LBH K & K Tentang Kasus Innovation Store (a) MENANGGAPI tulisan dari konsumen yang bernama Yayuk

  Kartika Brata, beralamat di Kayongan Lor RT 01, Sabdodadi, Bantul DIY yang dimuat pada “Pikiran Pembaca” SKH Kedaulatan Rakyat tanggal 11 November 2007, sebelumnya kami selaku Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) LBH Konsumen dan Kesehatan di Yogyakarta turut prihatin atas kejadian yang menimpa Ibu Yayuk, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada ibu di mana ibu telah ikut mengingatkan kepada para konsumen lainnya untuk berhati-hati agar kejadian serupa tidak menimpa mereka.

  (b) Kami selaku LBH Konsumen dan Kesehatan yang bergerak dalam perlindungan konsumen merasa terpanggil untuk menanggapi keluhan dalam surat pembaca tersebut, dan untuk itu kami perlu mengajak kepada seluruh elemen masyarakat selaku konsumen untuk saling bahu-membahu dalam menegakkan Undang-undang Perlindungan Konsumen yaitu dengan tukar pengalaman antar sesama konsumen yang akan dapat memberikan pengetahuan kepada konsumen yang lainnya supaya berhati-hati dan tidak segan-segan menggunakan hak hukumnya selaku konsumen.

  (c) Mengenai kasus yang telah menimpa Ibu Yayuk tersebut

  perlu kita sampaikan bahwa di dalam Undang-undang perlindungan konsumen telah diatur pada pasal 8 ayat (1) huruf f yang menyebutkan bahwa “Pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau jasa yang tidak sesuai dengan janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi penjualan barang dan/atau jasa tersebut. (d) Bagi pelaku usaha yang melanggar terhadap pasal tersebut diancam dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah). (e) Atas dasar ini “ Innovation Store” (Penjual alat-alat olahraga yang ada di Family Ramai Mall) dapat dituntut secara pidana.

  (f) Demikian tanggapan dari kami, kemudian jika ibu masih memerlukan bantuan kami lebih lanjut, silakan datang ke kantor kami di LBH Konsumen dan Kesehatan, Jl Gedongkuning 46 Yogyakarta. (Suwarno SE SH, LBH Konsumen dan Kesehatan, Jl Gedongkuning

  46 Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 15 November 2007, hlm 13). Pada contoh (103) mengandung informasi mengenai kasus innovation

  

store . Informasi mengenai kasus innovation store ditunjukkan melalui paragraf

  tiga kalimat (c, d, e) kalimat (c) Mengenai kasus yang telah menimpa Ibu Yayuk

  

tersebut perlu kita sampaikan bahwa di dalam Undang-undang perlindungan

konsumen telah diatur pada pasal 8 ayat (1) huruf f yang menyebutkan bahwa

“Pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau jasa yang tidak sesuai dengan

janji yang dinyatakan dalam label, etiket, keterangan, iklan atau promosi

penjualan barang dan/atau jasa tersebut. Kalimat (d) Bagi pelaku usaha yang

melanggar terhadap pasal tersebut diancam dengan ancaman pidana penjara

paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp

2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah). Kalimat (e) Atas dasar ini “Innovation

Store” (Penjual alat-alat olahraga yang ada di Family Ramai Mall) dapat

dituntut secara pidana. Berdasarkan contoh (103) informasi mengenai kasus

innovation store ditandai oleh mengenai kasus.

2.56 Informasi Transaksi Penukaran Uang

  Informasi transaksi penukaran uang berhubungan dengan kegiatan menukarkan sejumlah uang (dari dolar AS ke rupiah) di suatu instansi tertentu.

  (104) Salut kepada PT Barumun Abadi (a) PADA hari Senin tanggal 5 November 2007 sekitar pukul

  09.00 WIB saya menukarkan uang dari dolar AS ke rupiah. (b) Oleh karena tergesa-gesa, saya salah menyebut jumlah dolar AS yang akan saya tukarkan. (c) Sampai di kantor saya baru teringat bahwa jumlah dolar AS yang saya sebutkan di money changer tadi

  salah pula. (d) Saya kemudian menelepon PT Barumun Abadi untuk

  menanyakan apakah ada uang dolar AS tersiasa di sana karena penukaran untuk saya masih kurang 110 dolar AS. (e) Via telepon saya katakan kalau tidak tertinggal di sana ya sudah tidak apa-apa, mungkin saya kurang beramal shaleh. (f) Namun jika tertinggal saya menanyakan apakah masih bisa diurus karena saya sudah meninggalkan counter. (g) Yang menerima telepon waktu itu Mas Parjana dan dengan sopan dan ramah beliau menjawab kalau tertinggal bisa diurus setelah semua transaksi berakhir pada sore hari.

  (h) Sampai di rumah saya kembali menelepon PT Barumun Abadi untuk menanyakan telepon waktu itu Mas Widodo dan dengan santun serta familiar dijawab tidak perlu. (i) Beliau mengatakan sore harinya akan menelepon saya untuk konfirmasi mengenai hal tersebut. (j) Ternyata pada sore harinya Mas Widodo menelepon saya dan menyatakan bahwa hasil perhitungan setelah transaksi berakhir tersisa dana 110 dolar AS dan kata beliau dana itu adalah dana saya dan beliau mempersilakan saya untuk mengambilnya keesokan harinya.

  (k) Terima kasih ya Allah, terima kasih Mas Parjana dan Mas Widodo, terima kasih PT Barumun Abadi. Khusus kepada PT Barumun Abadi saya sangat salut karena tanggung jawab anda.

  Semoga sukses untuk anda. (Sri Rum Giyarsih, Dosen Fakultas Geografi UGM. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 16 November 2007, hlm11).

  Pada contoh (104) mengandung informasi melakukan transaksi penukaran uang. Informasi melakukan penukaran uang tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b, c) kalimat (a) PADA hari Senin tanggal 5 November 2007 sekitar pukul

  

09.00 WIB saya menukarkan uang dari dolar AS ke rupiah. Kalimat (b) Oleh

karena tergesa-gesa, saya salah menyebut jumlah dolar AS yang akan saya

tukarkan. Kalimat (c) Sampai di kantor saya baru teringat bahwa jumlah dolar

AS yang saya sebutkan di money changer tadi salah, sehingga saya memperoleh

jumlah penukaran rupiah yang salah pula. Berdasarkan contoh (104) informasi

melakukan transaksi penukaran uang ditandai oleh saya menukarkan.

2.57 Informasi tentang Wajib Pajak

  Informasi tentang wajib pajak berkaitan dengan kewajiban seseorang wajib pajak dalam menaati peraturan atau memperhatikan masa berlakunya STNK.

  (105) Tanggapan Kantor Samsat Sleman (a) SEHUBUNGAN dengan tulisan saudara Sasangka RH, Jl

  Cantel GK IV/338 Yogyakarta, tentang Masukan untuk Kantor Samsat Sleman, KR (12/11), maka kami tanggapi sebagai berikut:

  (b) 1. Untuk meluapnya wajib pajak maka kami membangun

  Kantor Pelayanan Pajak Pembantu di LIK Maguwoharjo, Depok, Sleman.

  (c) 2. Berulangkali diumumkan bahwa setelah Resi untuk

  membayar diterima, wajib pajak agar mengoreksi kebenarannya, sehingga tidak terjadi kesalahan seperti yang saudara alami, namun demikian kami juga memahami karena pada tanggal tersebut wajib pajak jumlahnya terlalu banyak melebihi kapasitas yang ada sehingga banyak wajib pajak yang tidak mendengar panggilan atau pengumuman yang disampaikan oleh petugas.

  (d) 3. Kami memohon saudara untuk datang ke KPPD/SAMSAT Sleman untuk mengklarifikasi kebenaran pengaduan Saudara karena pengaduan yang saudara tulis di Pikiran Pembaca tidak di dukung dengan data yang komplit sehingga kami tidak bisa mengecek kebenarannya.

  (e) Demikian, atas perhatiannya diucapkan terima kasih. (R Agus Supriyanto SH Mhum, NIP 490024760, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sleman. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (105) mengandung informasi tentang wajib pajak. Informasi tentang wajib pajak tampak pada paragraf dua kalimat (b, c) kalimat (b) 1. Untuk

  

meluapnya wajib pajak maka kami membangun Kantor Pelayanan Pajak

Pembantu di LIK Maguwoharjo, Depok, Sleman. Kalimat (c) 2. Berulangkali

diumumkan bahwa setelah Resi untuk membayar diterima, wajib pajak agar

mengoreksi kebenarannya, sehingga tidak terjadi kesalahan seperti yang saudara

  

pajak jumlahnya terlalu banyak melebihi kapasitas yang ada sehingga banyak

wajib pajak yang tidak mendengar panggilan atau pengumuman yang

disampaikan oleh petugas. Berdasarkan contoh (105) informasi tentang wajib

pajak ditandai oleh kami membangun dan agar mengoreksi.

2.58 Informasi Penyelesaian Masalah di Indogrosir

  Informasi penyelesaian masalah di Indogrosir berhubungan dengan cara penyelesaian masalah yang pernah terjadi antara pihak Indogrosir dengan salah satu konsumen dengan jalan pihak Indogrosir menjelaskan dan meminta maaf secara pribadi.

  (106) Terima Kasih Indogrosir (a) SEHUBUNGAN dengan dimuatnya atas kekecewaan saya

  terhadap Indogrosir yang dimuat di pikiran pembaca harian Kedaulatan Rakyat pada hari Sabtu, 10 November 2007, maka pada hari Rabu, 14 November 2007, Bp Sutimo selaku Store Jr Manager mewakili management Indogrosir menjelaskan bahwa sebenarnya itu memang ada promo dan atas kekeliruannya management telah meminta maaf karena murni human error.

  (b) Dengan telah difollow-up-nya masalah ini dengan baik oleh pihak Indogrosir dengan demikian maka masalah ini saya anggap sudah selesai. (c) Demikian saya sampaikan, terima kasih. (F Retriana Mantika AS, Jl Mayjen Sutoyo 16 Yogya. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (106) mengandung informasi penyelesaian masalah Indogrosir. Informasi penyelesaian masalah Indogrosir dapat ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a) SEHUBUNGAN dengan dimuatnya atas kekecewaan

  

saya terhadap Indogrosir yang dimuat di pikiran pembaca harian Kedaulatan

Rakyat pada hari Sabtu, 10 November 2007, maka pada hari Rabu, 14 November

2007, Bp Sutimo selaku Store Jr Manager mewakili management Indogrosir

  

menjelaskan bahwa sebenarnya itu memang ada promo dan atas kekeliruannya

management telah meminta maaf karena murni human error. Berdasarkan contoh

  (106) informasi penyelesaian masalah Indogrosir ditandai oleh menjelaskan dan meminta maaf.

2.59 Informasi Penyelesaian Masalah di Karita Muslim Square

  Informasi penyelesaian masalah di Karita Muslim Square berhubungan dengan cara penyelesaian masalah yang pernah terjadi antara pihak Karita Muslim Square dengan salah satu konsumen dengan jalan pihak Karita Muslim Square menjelaskan dan meminta maaf secara pribadi.

  (107) Tanggapan Karita Muslim Square (a) MENANGGAPI tulisan Sdr Suroso ME yang beralamat di

  Jl Monjali 155 Yogyakarta yang dimuat di rubrik Surat Pembaca SKH

  Kedaulatan Rakyat (14/11/07) mengenai kekecewaan terhadap

  pelayanan Toko Karita, maka kami dari manajemen Karita Muslim Square menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan komplain tersebut:

  (b) (1) Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas

  kejadian yang dialami oleh Sdr Suroso karena tidak mendapatkan pelayanan yang kurang maksimal pada saat berbelanja di toko kami.

  (c) (2) Kami mengucapkan terima kasih atas masukan Sdr

  Suroso, yang mana dengan adanya kejadian tersebut menjadi kami kian terpacu untuk terus meningkatkan pelayanan Karita di semua aspek dan lini, yang di dukung oleh SDM yang bekerja secara professional sehingga kami dapat mewujudkan komitmen kami terhadap kepuasan pelanggan.

  (d) Mudah-mudahan dengan kejadian tersebut kami dapat membenahi diri untuk lebih baik lagi sehingga kejadian yang serupa tidak terjadi kembali pada waktu yang akan datang. Terima kasih atas perhatiannya. (Karina Triasari SE Mkes, Store Manager Karita Moslem Square, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13). Pada contoh (107) mengandung informasi penyelesaian masalah di Karita Muslim Square. Informasi penyelesaian masalah di Karita Muslim Square tampak pada paragraf dua kalimat (b, c) kalimat (b) (1) Kami mohon maaf yang sebesar-

  

besarnya atas kejadian yang dialami oleh Sdr Suroso karena tidak mendapatkan

pelayanan yang kurang maksimal pada saat berbelanja di toko kami. Kalimat (c)

(2) Kami mengucapkan terima kasih atas masukan Sdr Suroso, yang mana

dengan adanya kejadian tersebut menjadi kami kian terpacu untuk terus

meningkatkan pelayanan Karita di semua aspek dan lini, yang di dukung oleh

SDM yang bekerja secara professional sehingga kami dapat mewujudkan

komitmen kami terhadap kepuasan pelanggan. Berdasarkan contoh (107)

  informasi penyelesaian masalah di Karita Muslim Square ditandai oleh kami mohon maaf dan dapat membenahi diri.

2.60 Informasi Mencabut Pernyataan

  Informasi mencabut pernyataan berhubungan dengan seseorang yang mencabut tulisannya kembali yang pernah ditulisnya pada media massa karena pernyataannya tidak benar.

  (108) Klarifikasi “Klaim Asuransi Bumiputra 1912” (a) SEHUBUNGAN dengan dimuatnya surat saya pada kolom

  ‘Pikiran Pembaca’ KR tanggal 4 November 2007 lalu dengan judul “Klaim Asuransi Bumiputra 1912 Mengecewakan”, setelah dilakukan cross check dan klarifikasi dengan pihak Asuransi Bumiputra 1912, dengan ini saya mencabut semua pernyataan yang pernah saya tulis dalam surat tersebut. (b) Saya menganggap bahwa surat tidak pernah ada. (c) Karena semua permasalahan sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan semua sudah saya anggap selesai.

  (d) Saya mohon maaf apabila ada pihak-pihak yang kurang kelalaian saya saja. (f) Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. (Novita Sis Yuli Prasetyowati, Pantog Wetan, Banjaroya, Kalibawang, Kulonprogo, DIY. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (108) mengandung informasi mencabut pernyataan. Informasi mencabut pernyataan tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b, c) kalimat (a)

  

SEHUBUNGAN dengan dimuatnya surat saya pada kolom ‘Pikiran Pembaca’ KR

tanggal 4 November 2007 lalu dengan judul “Klaim Asuransi Bumiputra 1912

Mengecewakan”, setelah dilakukan cross check dan klarifikasi dengan pihak

Asuransi Bumiputra 1912, dengan ini saya mencabut semua pernyataan yang

pernah saya tulis dalam surat tersebut. Kalimat (b) Saya menganggap bahwa

surat tidak pernah ada. Kalimat (c) Karena semua permasalahan sudah

diselesaikan secara kekeluargaan dan semua sudah saya anggap selesai.

  Berdasarkan contoh (108) informasi mencabut pernyataan ditandai oleh saya mencabut.

2.61 Informasi Pembuatan Kartu Kuning

  Informasi pembuatan kartu kuning berkaitan dengan proses pembuatan kartu kuning di Depnaker Sleman.

  (109) Saran untuk Depnaker Sleman (a) SAYA sangat salut dengan pelayanan yang ada sekarang di

  Depnaker Sleman terutama dalam pelayanan pembuatan kartu kuning. (b) Gedungnya luas, nyaman dan tidak berdesak-desakan seperti di gedung yang lama, pelayanannya pun sangat cepat.

  Namun masih ada beberapa hal yang mungkin masih membuat kecewa para pencari kartu kuning, meskipun ini sangat simple tapi juga perlu diperhatikan oleh pihak terkait: (c) 1. Syarat-syarat untuk pencari kartu kuning hendaknya dibuat ditambah dengan aturan untuk pencari kartu kuning yang lama (sudah 3x perpanjangan) misalnya : Kepada pencari kartu kuning yang sudah pernah membuat kartu kuning (melakukan perpanjangan 3x) dimohon membawa kartu yang lama disertai foto 3x4 sebanyak 1 lembar. Sehingga tidak membingungkan. (d) 2. Petugas pelayanan terutama siswa-siswa yang sedang PKL (termasuk satpam yang membantu) seyogianya diberikan pengarahan tentang customer satisfaction yang sesuai dengan SOP yang ada termasuk cara penjelasan dan penyampaian pengisian kartu sehingga tidak terkesan ‘ketus’ dan asal-asalan.

  (e) 3. Pihak Depnaker hendaknya membuat database pencari kartu kuning yang sudah terdaftar secara komputerisasi dan ditempatkan di petugas pelayanan, sehingga bagi para pencari kartu kuning (perpanjangan) yang tidak membawa kartu lama dapat dilayani dengan baik tanpa harus pulang kembali mengambil kartu lama (kasihan bagi para pencari kartu kuning yang tinggal di Sleman bagian paling barat dan paling timur). (f) Semoga dengan sedikit saran ini dapat meningkatkan pelayanan di Depnaker Sleman. ( Dwi Purwanto, Kregan VII RT06 RW 16, Sendangagung, Minggir, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (109) mengandung informasi tentang pembuatan kartu kuning. Informasi tentang pembuatan kartu kuning tampak pada paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) SAYA sangat salut dengan pelayanan yang ada

  

sekarang di Depnaker Sleman terutama dalam pelayanan pembuatan kartu

kuning. Kalimat (b) Gedungnya luas, nyaman dan tidak berdesak-desakan seperti

di gedung yang lama, pelayanannya pun sangat cepat. Berdasarkan contoh (109)

informasi tentang pembuatan kartu kuning ditandai oleh pelayanan.

2.62 Informasi Sikap Arogan Anggota Thunder 125

  Informasi sikap arogan anggota Thunder 125 berkaitan dengan sikap kurang terpuji salah seorang dari anggota thunder 125 yang tidak menghargai pengguna jalan lain.

  (110) Halo Klub Thunder 125 Yogya

  Assalamu’alaikum Wr Wb

  Salam hormat (a) SEBELUMNYA saya memperkenalkan diri. (b) Saya Ardhi, anggota klub motor keluarga besar Rat Bike Indonesia ‘chapter’

  Medan yang sedang bertamu di Yogyakarta. (c) Saya tertarik isi Skh Kedaulatan Rakyat, setelah saya membaca milik teman. (d) Dan tidak terduga saya mengalami kejadian unik di Yogyakarta ini oleh anggota klub Thunder 125 ‘chapter’ Yogya. (e) Mungkin ini cara yang terbaik untuk memperbaiki nama klub motor di Indonesia melalui surat pembaca KR yang saya nilai tepat sesuai isinya yang berbobot.

  (f) Tanggal 9 Oktober 2007, tepat di bulan yang penuh berkah

  

(bulan puasa) saya hampir saja ditendang waktu naik motor

teman selagi jalan-jalan sore menikmati Yogyakarta oleh anggota

Klub Thunder 125 ‘chapter’ Yogyakarta di jalan (karena saya

tamu dari luar dan tidak tahu nama jalan tempat kejadian yang

saya alami), dan saya berhenti, juga anggota klub itu berhenti

memanggil saya dengan kasar, saya pun datang menghampiri

malah seperti nada membentak (mungkin capek dan emosi)

mengatakan “Mau apa?” ya saya jawab “Ada apa bos?”

  (g) Anda seharusnya mikir yang salah tuh Anda, saya baru berhenti di tikungan nunggu sepi kendaraan karena saya mau menyebrang dan Anda yang melaju dan mau menendang saya, kok bukannya minta maaf malah marah.

  (h) Apa begitu sikap biker klub Thunder 125 ‘chapter’Yogyakarta?Chapter-chapter lainnya tidak bersikap seperti Anda, Tolong dong anggotanya di training lagi oleh ketuanya. (i) Percuma Anda banyak PIN, emblem, penghargaan, baik itu safety

  

ridding atau apapun, tapi mempunyai sikap dan mental yang anarkis

  dan arogan dijalan! (j) Tolong dong, jangan mempermalukan klub

  

biker Indonesia di mata masyarakat, terutama nama klub biker Anda

  sendiri. (k) Buat seluruh klub biker Yogyakarta, tolong jaga nama baik klub Anda.

  (l) Ya, mungkin Anda belum merasakan seperti saya. (m) Mudah- mudahan waktu Anda touring tidak mengalami kejadian seperti saya di daerah lain. (n) Allah SWT Maha Tau dan Maha Membalas sikap Anda.

  (o) Salam dan hormat saya anggota klub bikers, keluarga besar Rat

  

Biker Indonesia chapter Medan. Salam Biker. Wassalamu’alaikum Wr

Wb (Ardhi, Anggota Keluarga Besar Rat Biker Indonesia Chapter Medan . Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10). Pada contoh (110) mengandung informasi tentang sikap arogan anggota klub thunder 125. Informasi tentang sikap arogan anggota klub thunder 125 tampak pada paragraf dua kalimat (f) Tanggal 9 Oktober 2007, tepat di bulan

  

yang penuh berkah (bulan puasa) saya hampir saja ditendang waktu naik motor

teman selagi jalan-jalan sore menikmati Yogyakarta oleh anggota Klub Thunder

125 ‘chapter’ Yogyakarta di jalan (karena saya tamu dari luar dan tidak tahu

nama jalan tempat kejadian yang saya alami), dan saya berhenti, juga anggota

klub itu berhenti memanggil saya dengan kasar, saya pun datang menghampiri

malah seperti nada membentak (mungkin capek dan emosi) mengatakan “Mau

apa?” ya saya jawab “Ada apa bos?” Berdasarkan contoh (110) informasi

  tentang sikap arogan anggota klub thunder 125 ditandai oleh hampir saja ditendang.

2.63 Informasi Hujan 2 Jam

  Informasi hujan 2 jam berhubungan dengan kejadian yang menimpa warga klitren lor karena hujan yang begitu deras dan lama sehingga mengakibatkan volume air meningkat dan membanjiri rumah-rumah penduduk.

  (111) Hujan 2 Jam, Banjir 1M, Lebih 50 Rumah Terendam (a) PADA Selasa Wage (13/11/2007) gambar atau foto daerah kami tepatnya di Klitren Lor GK III RT04 RW 01 menghiasi halaman depan di SKH Kedaulatan Rakyat. (b) Ada kebanggan tersendiri daerah di mana kami tinggal, diliput dan masuk menjadi berita utama. (c) Namun di balik sedikit rasa kebanggaan, ada kesedihan ketika

  Senin (12/11/2007) Pukul 14.30 air hujan dengan deras masuk ke rumah kami. (d) Ini bukan kejadian yang pertama, waktu itu permukaan air hujan benar-benar sudah melewati ambang atas gejlig (penahan air, terbuat dari papan) yang jauh hari telah kami

  persiapkan. (e) Juga ada kekhawatiran peristiwa ini akan terulang lagi, mengingat musim hujan masih akan lama.

  (f) Kontur daerah kami adalah yang paling rendah dibandingkan daerah sekitarnya. Sisi timur daerah Masjid Nurul Huda lebih tinggi 1- 2 m. (g) Sisi barat ada sungai dari lembah UGM yang permukaan airnya kalau hujan lebih tinggi 1 m dari permukaan jalan. (h) Sisi utara daerah SD Langensari sama ketinggian tanahnya.

  (i) Yang menjadi permasalahannya adalah, ketika air hujan

  menumpuk dan menggenangi daerah kami, air hujan tidak bisa di alirkan ke sungai terdekat. (j) Karena pada saat bersamaan, gejlig gorong-gorong saluran air hujan ke sungai ditutup. (k) Karena kalau tidak ditutup justru air sungailah yang akan mengalir deras ke pemukiman kami.

  (l) Akibatnya, volume air hujan dari daerah sekitar yang

  menumpuk di daerah kami, semakin lama semakin banyak dan permukaanya semakin tinggi. (m) Sehingga 2 jam hujan, tinggi permukaan air hujan dari permukaan jalan mencapai 1 m, sekitar 50 rumah kemasukan air. (n) Banyak warga dan mahasiswa tidak

  sempat menyelamatkan buku, barang elektronik, tempat tidur, kendaraan dan harta lainya.

  (o) Kami telah berupaya bersama swadaya masyarakat membuat gorong-gorong, sumur peresapan air hujan, meninggikan jalan, membuang sampah pada tempatnya dan lain-lain. (p) Tapi semuanya belum optimal. (q) Kepada Dinas terkait, mohon perhatian dan bantuan riilnya, atau kepada para akademisi dari universitas se-DIY dari berbagai macam ilmu teknik sipil, arsitektur, geografi dan lain-lain ini adalah tantangan bagi kita semua atau kepada relawan dan dermawan bisa membantu memberikan solusi. (r) Misalnya dalam waktu dekat segera membantu 1 atau 2 unit mesin diesel bahan bakar bensin yang bisa dioperasikan ketika hujan datang, untuk mengurangi volume air hujan yang menggenang untuk dialirkan kesungai. (s) Atau barangkali ada ide atau usulan-usulan yang bisa memecahkan permasalahan ini.

  (t) Atas partisipasinya, kami mengucapkan banyak terima kasih. Semoga amal kita diterimaNya. Amin. (Bejo Suyanto, Klitren Lor GK III/103 Yogyakarta 55222, Telp (0274)-542830/ HP: 0818465522.

  

Kedaulatan Rakyat , Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (111) mengandung informasi hujan 2 jam. Informasi hujan 2 jam tampak pada paragraf satu kalimat (c, d, e) kalimat (c) senin (12/11/2007)

  

Pukul 14.30 air hujan dengan deras masuk kerumah kami. Kalimat (d) Ini bukan

kejadian yang pertama, waktu itu permukaan air hujan benar-benar sudah

  

telah kami persiapkan. Kalimat (e) Juga ada kekhawatiran peristiwa ini akan

terulang lagi, mengingat musim hujan masih akan lama. Paragraf tiga kalimat (i,

  j, k) kalimat (i) Yang menjadi permasalahannya adalah, ketika air hujan

  

menumpuk dan menggenangi daerah kami, air hujan tidak bisa di alirkan ke

sungai terdekat. Kalimat (j) Karena pada saat bersamaan, gejlig gorong-gorong

saluran air hujan ke sungai ditutup. Kalimat (k) Karena kalau tidak ditutup justru

air sungailah yang akan mengalir deras ke pemukiman kami. Paragraf empat

  kalimat (l, m) kalimat (l) Akibatnya, volume air hujan dari daerah sekitar yang

  

menumpuk di daerah kami, semakin lama semakin banyak dan permukaanya

semakin tinggi. Kalimat (m) Sehingga 2 jam hujan, tinggi permukaan air hujan

dari permukaan jalan mencapai 1 m, sekitar 50 rumah kemasukan air.

  Berdasarkan contoh (111) informasi hujan 2 jam ditandai oleh air hujan dengan deras.

2.64 Informasi Pelatihan Perawatan Jenazah

  Informasi pelatihan perawatan jenazah berkaitan dengan kegiatan pelatihan perawatan jenazah oleh forum komunikasi aktivis masjid yang akan dilaksanakan dibeberapa tempat.

  (112) Undangan Pelatihan Perawatan Jenazah (a) FORUM Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) Yogyakarta

  mengundang para aktivis masjid, ataupun Saudara Muslim untuk mengikuti Pelatihan Perawatan Jenazah dan Kajian Ilmiah ‘Malam Pertama di Alam Kubur’.

  (b) Acara ini akan dilaksanakan di beberapa tempat di wilayah Yogya.

1. Yogya Kota, bertempat di Masjid Diponegoro (Kompleks

  2. Wilayah Sleman, bertempat di Masjid Al Izzah Kelurahan Seyegan Sleman, Ahad, 18 November 2007 (CP: 08562876789).

  3. Yogya Utara, bertempat di Masjid Al Mukmin Manggung Caturtunggal Depok, Sleman, Ahad 18 November 2007(CP: 0818265306).

  4. Bantul, bertempat di Masjid Al Izza Krapakan Trimurti Srandakan Bantul, Ahad 18 November 2007 (CP: 7837965).

  (c) Acara ini di mulai pukul 08.00-12.00 WIB, khusus putra biaya kontribusi Rp 10.000. (d) Terselenggara atas kerja sama dengan Yayasan Bunga Selasih, PKU Muhammadiyah Yogya, PKU Muhammadiyah di Bantul. Pemateri: Bpk. Wasis Ridho SAg (Staf PKU Yogya), Bp’umar Sa’id SAg (Staf PKUK Muhammadiyah Yogya), Bpk Drs HIN Mufti Abu Yazid (Staf Yayasan Bunga Selasih) dan lain-lain. (e) Demikian undangan ini, kami sampaikan, atas perhatiannya diucapkan Jazzakumulloh Khoiran Katsiro. (Atas nama panitia, Asrofi SAg (Ketua), Teguh Susila ( Sekretaris)). Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (112) mengandung informasi pelatihan perawatan jenazah. Informasi perawatan jenazah tampak pada paragraf satu kalimat (a) FORUM

  

Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) Yogyakarta mengundang para aktivis masjid,

ataupun Saudara Muslim untuk mengikuti Pelatihan Perawatan Jenazah dan

Kajian Ilmiah ‘Malam Pertama di Alam Kubur’. Paragraf dua kalimat (b) Acara

ini akan dilaksanakan di beberapa tempat di wilayah Yogya.

  1. Yogya Kota, bertempat di Masjid Diponegoro (Kompleks Balaikota), Ahad, 18 November 2007 (CP: 7875260).

  2. Wilayah Sleman, bertempat di Masjid Al Izzah Kelurahan Seyegan Sleman, Ahad, 18 November 2007 (CP: 08562876789).

  

3. Yogya Utara, bertempat di Masjid Al Mukmin Manggung Caturtunggal

Depok, Sleman, Ahad 18 November 2007(CP: 0818265306).

  4. Bantul, bertempat di Masjid Al Izza Krapakan Trimurti Srandakan Bantul,

  Acara ini di mulai pukul 08.00-12.00 WIB, khusus putra biaya kontribusi Rp 10.000. Berdasarkan contoh (112) informasi pelatihan perawatan

  jenazah ditandai oleh untuk mengikuti.

2.65 Informasi Mengenai Upah Minimum Propinsi

  Informasi mengenai UMP berkaitan dengan upah para pegawai yang begitu minim sehingga untuk hidup layak pun dirasa begitu sulit.

  (113) UMP di Bawah KHL (a) BERIKUT tanggapan Menggenjot UMP untuk

  Menyejahterakan Pekerja, Kedaulatan Rakyat Senin Pon 12 November 2007.

  (b) Menyikapi usulan Upah Minimum Propinsi (UMP) baik

  yang diusulkan Dewan Pengupahan Rp 572.500,00 maupun versi Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) Rp 666.000, yang masing- masing itu tetap di bawah Kehidupan Hidup Layak (KHL) dari versi Dewan Pengupahan (Rp 687.132) maupun versi Aliansi Buruh Yogyakarta (Rp 740.000). (c) Badan Pusat Statistik (BPS) DIY pada tahun 2006 ideal rata-rata upah berdasarkan KHL pada tahun 2007 Rp 726.416

  (d) Ada pertanyaan yang sangat mendasar bagi kaum buruh, mengapa Upah Minimum Propinsi (UMP) yang diusulkan itu di bawah

  Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ?

  (e) Bukankah Kebutuhan Hidup Layak itu makan, minum, pakaian dan lain-lain yang layak? (f) Hanya sebatas layak. (g) Bagaimana kalau layak itu dibandingkan dengan cukup? (h) Bukankah itu jauh dari cukup? (i) Apakah itu sudah suatu hukum alam bahwa anak seorang buruh tidak lebih baik dari buruh. (j) Bagaimana tidak kalau untuk makan saja kita masih tawar-menawar? (k) Lalu bagaimana pendidikan bagi putra-putri buruh? (l) Adakah yang berpikir bagaimana anak para buruh di 20 tahun yang akan datang?

  (m) Pepatah mengatakan kemiskinan sangat dekat dengan kebodohan, kebodohan sangat dekat dengan kemaksiatan. (n) Semoga tulisan ini menjadikan renungan bagi kita semua. (Aminato, Serikat Pekerja Mandiri, Jl Cantel 5 B, Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Senin, 19 November 2007, hlm 12). Pada contoh (113) mengandung informasi mengenai UMP. Informasi mengenai UMP tampak pada paragraf dua kalimat (b) Menyikapi usulan Upah

  

Minimum Propinsi (UMP) baik yang diusulkan Dewan Pengupahan Rp

572.500,00 maupun versi Aliansi Buruh Yogyakarta (ABY) Rp 666.000, yang

masing-masing itu tetap di bawah Kehidupan Hidup Layak (KHL) dari versi

Dewan Pengupahan (Rp 687.132) maupun versi Aliansi Buruh Yogyakarta (Rp

740.000). (c) Badan Pusat Statistik (BPS) DIY pada tahun 2006 ideal rata-rata

upah berdasarkan KHL pada tahun 2007 Rp 726.416. Berdasarkan contoh (113)

  informasi mengenai UMP ditandai oleh menyikapi usulan.

2.66 Informasi Diklat & Recruitment KSR PMI

  Informasi diklat dan recruitment KSR PMI bersangkutan dengan program PMI yang mencari peserta baru guna menjalankan misi kemanusiaan dan membantu sesama.

  Diklat & Recruitment KSR PMI

  (114) (a) KORPS Sukarela Palang Merah Indonesia adalah suatu satuan dalam tubuh PMI sebagai ujung tombak gerakan Palang Merah

  Indonesia. (b) Tugas utama KSR PMI menjalankan misi kemanusiaan serta menyosialisasikan nilai-nilai kemanusiaan kepada masyarakat luas. (c) Dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut dibekali dengan kemampuan khusus melalui pendidikan dan pelatihan.

  (d) Dalam rangka pengembangan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, PMI Cabang Bantul bermaksud menyelenggarakan Diklat dan Recruitment anggota baru KSR. (e) Selain sebagai sarana

  capacity building organisasi, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai

  sarana pembinaan dan pemberdayaan pemuda-pemudi di Kabupaten Bantul, Diklat dan Recruitment KSR PMI Cabang Bantul ini

  dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu: Diklat Ruangan, Diklat Lapangan dan Magang.

  (f) Pendaftaran Diklat telah dibuka pada tanggal 1 November

  dan akan berakhir 23 Novembert 2007, pendaftaran dapat

  Jenderal Soedirman No 1, Kompleks Dwi Windu, Bantul sebelah timur lapangan Dwi Windu Bantul.

  (g) Sebagai syarat pendaftaran yaitu: 1. Mengisi formulir pendaftaran di PMI Cabang Bantul, 2.

  Mengisi surat pernyataan sanggup menjalankan tugas sebagai anggota KSR PMI Cabang Bantul, di tempat pendaftaran, 3. Menyerahkan fotokopi ijazah minimal SMU/sederajat sebanyak 2 lembar, 4. Menyerahkan fotokopi identitas yang masih berlaku sebanyak 2 lembar, 5. Mengumpulkan pas foto 2 x 3 dan 3 x 4 masing-masing 2 lembar, 6. Berusia antara 19 s/d 35 tahun.

  (h) Demi sukses dan tercapainya tujuan diklat tersebut, kepada para pembaca setia Kedaulatan Rakyat melalui surat pembaca ini kami mengajak untuk berpartisipasi dan mendaftarkan bergabung mengikuti diklat penerimaan anggota baru KSR PMI Cabang Bantul.

  (i) Untuk informasi lanjut hubungi: PMI Cabang Bantul (0274) 367987, Bambang Topo Broto (0274) 9176061/08564364317, Himawan 0818260738, Wasono 081802607546. (Wasono, Panitia Diklat, Tonayan 04/08, Kebonagung, Imogiri, Bantul, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Selasa, 20 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (114) mengandung informasi diklat dan recruitment KSR PMI. Informasi diklat dan recruitment KSR PMI dapat ditunjukkan melalui paragraf dua kalimat (e) Diklat dan Recruitment KSR PMI Cabang Bantul ini

  

dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu: Diklat Ruangan, Diklat Lapangan dan

Magang. Paragraf tiga kalimat (f) Pendaftaran Diklat telah dibuka pada tanggal 1

November dan akan berakhir 23 Novembert 2007, pendaftaran dapat dilayani

setiap hari jam kerja di Markas PMI Cabang Bantul, Jl Jenderal Soedirman No 1,

Kompleks Dwi Windu, Bantul sebelah timur lapangan Dwi Windu Bantul.

  Paragraf empat kalimat (g) Sebagai syarat pendaftaran yaitu:

  1. Mengisi formulir pendaftaran di PMI Cabang Bantul, 2. Mengisi surat

pernyataan sanggup menjalankan tugas sebagai anggota KSR PMI Cabang

Bantul, di tempat pendaftaran, 3. Menyerahkan fotokopi ijazah minimal

SMU/sederajat sebanyak 2 lembar, 4. Menyerahkan fotokopi identitas yang masih

  

berlaku sebanyak 2 lembar, 5. Mengumpulkan pas foto 2 x 3 dan 3 x 4 masing-

masing 2 lembar, 6. Berusia antara 19 s/d 35 tahun. Berdasarkan contoh (114)

  informasi diklat dan recruitment KSR PMI ditandai oleh pengembangan kualitas dan kuantitas.

2.67 Informasi mengenai Kasus Innovation Store

  Informasi mengenai kasus innovation store berkaitan dengan kasus yang pernah dialami oleh seseorang dan ada lembaga yang memberikan saran yang baik kepada korban pengguna produk tersebut.

  Tanggapan Lembaga Konsumen Yogyakarta

  (115) (a) MENANGGAPI kasus yang menimpa ibu Yayuk Kartika

  Brata terkait produk Zenith Grow, sebagaimana yang ditulisnya di dalam Pikiran Pembaca KR tertanggal 11 November 2007 berjudul “Innovation Store, Menyesatkan”. (b) Kami dari Lembaga

  Konsumen Yogyakarta (d/h YLKI Yogyakarta) dengan ini menyampaikan tanggapan sebagai berikut: (c) 1. Hak Ibu Yayuk sebagai konsumen sebagaimana yang diamanahkan dalam pasal 4 UU No 8/1999 tentang Perlindungan

  Konsumen (UUPK) yaitu hak memperoleh informasi yang benar, jelas dan jujur, telah dilanggar. (d) Karena nyata-nyata informasi yang diberikan oleh produk tersebut maupun (apalagi) oleh pihak salesnya tidak benar atau bahkan menyesatkan.

  (e) 2. Berdasarkan kejadian yang diutarakan oleh ibu Yayuk maka terlihat jelas bahwa pelaku usaha telah melanggar pasal 8 ayat (1) butir d. UUPK pasal tersebut berbunyi “Pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak sesuai kondisi, jaminan, keistimewaan atau keterangan barang dan/atau jasa tersebut”.

  (f) 3. Selain itu pelaku usaha juga dilarang menawarkan sesuatu janji yang belum pasti (pasal 9 ayat (1) butir k UUPK). (g) Atas dasar tersebut dan karena Ibu sudah nyata-nyata dirugikan, maka kami menyarankan Ibu untuk meminta pertanggungjawaban langsung kepada pihak Innovation Store di mana Ibu membeli produk tersebut. (h) Sebagaimana yang menjadi hak Ibu sebagai konsumen, yaitu hak mendapat kompensasi ganti rugi dan/atau penggantian karena produk yang dibeli tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan maka Ibu bisa mengadukan kasus tersebut kepada kami atau Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Yogyakarta atau ke Lembaga Konsumen lainnya.

  (j) Demikian tanggapan dari kami, terima kasih. (Dwi Priyono SH, Bidang Pengaduan Lembaga Konsumen Yogyakarta, Kantor: Jl Sukonandi II No 4 A Yogya. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 21 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (115) mengandung informasi mengenai kasus innovation

  

store . Informasi mengenai kasus innovation store tampak pada paragraf satu

  kalimat (a) MENANGGAPI kasus yang menimpa ibu Yayuk Kartika Brata terkait

  

produk Zenith Grow, sebagaimana yang ditulisnya di dalam Pikiran Pembaca KR

tertanggal 11 November 2007 berjudul “Innovation Store, Menyesatkan”.

  Berdasarkan contoh (115) informasi mengenai kasus innovation store ditandai oleh kasus Innovation Store.

2.68 Informasi Service Mobil Honda

  Informasi service mobil honda bersangkutan dengan seseorang yang menyervicekan mobil hondanya di suatu tempat.

  (116) Service Mobil Honda (a) PADA hari Sabtu, 10 November 2007 pukul 09.00 WIB. (b)

  Saya membawa mobil CRC 2007 dengan maksud untuk service berkala di Honda Anugerah Jl LU Adisucipto Yogya mobil tersebut pembelian di Kota Magelang (dealer Honda).

  (c) Buku service sudah dicap bengkel dan service ditolak

  dengan alasan bukan pembelian Honda Anugerah Yogya, kata bagian Service, pihak dealer belum ada kerja sama dengan dealer Magelang.

  (d) Kemudian saya disuruh ke Honda Tugu untuk service tersebut dan dilayani dengan baik dan memuaskan. (e) Saya sangat kecewa dengan sikap Honda Anugerah, dan bukankah pembelian mobil baru mendapatkan perlakuan service yang sama di semua dealer?

  (f) Kepada manajer Honda Tugu saya mengucapkan banyak terima lain. Terima kasih. (S, Bantul, Nama dan alamat lengkap ada di Redaksi. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 21 November 2007, hlm 11). Pada contoh (116) mengandung informasi service mobil Honda. Informasi service mobil Honda ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a)

  

PADA hari Sabtu, 10 November 2007 pukul 09.00 WIB . Kalimat (b) Saya

membawa mobil CRC 2007 dengan maksud untuk service berkala di Honda

Anugerah Jl LU Adisucipto Yogya mobil tersebut pembelian di Kota Magelang

(dealer Honda). Paragraf dua kalimat (c) Buku service sudah dicap bengkel dan

service ditolak dengan alasan bukan pembelian Honda Anugerah Yogya, kata

bagian Service, pihak dealer belum ada kerja sama dengan dealer Magelang.

  Paragraf tiga kalimat (d) Kemudian saya disuruh ke Honda Tugu untuk service

  

tersebut dan dilayani dengan baik dan memuaskan. Berdasarkan contoh (116)

informasi service mobil Honda ditandai oleh saya membawa.

2.69 Informasi Pensiunan PNS

  Informasi pensiunan PNS berkaitan dengan nasib para pensiunan PNS jika setelah pensiun dari tempat kerjanya. Hendaknya jika ada pesangon dari pemerintah jangan digunakan untuk berfoya-foya.

  (117) Pensiunan “Menang Lotre” (a) MEREKA-MEREKA yang banyak makan asam garam menjadi Pegawai Negeri Sipil diperkirakan berjumlah jutaan. (b)

  Bersebutan pula tidak bekerja namun menerima uang tunjangan bulanan. (c) Manajemen uang pensiun bulanan tanpa ada sumber lain, memerlukan kiat ekstra ketat. (d) Tak boros, hidup sederhana, ke mana-mana sering jalan kaki dan naik sepeda bekas sekalian berolahraga.

  (e) Alkisah tanpa hujan tanpa angin, oleh yang berwenang,

  para pensiunan PNS diberi dana penuh tanpa menerima

  Ibarat menerima uang lotre. (h) Terbayang, dana di tangan akan dipergunakan “macam-macam”. (i) Seperti beli mobil, tempat tinggal baru, makan rutin berlauk sate kambing, ayam goreng, piknik ke tempat-tempat rekreasi yang seumur hidup belum pernah dikunjungi, misalnya. (j) Di benak tak terpikirkan bahwa gaya hidup dari “uang lotre” ini paling lama hanya bertahan beberapa tahun, sesudah gigit jari. (k) Dapat menjadi beban ‘lingkungan’ atau bahkan rumah jompo pihak berwenang tanpa mampu bayar sepeserpun.

  (l) Bila kisah “uang lotre” ini benar, seyogianya yang berwenang ekstra hati-hati karena menyangkut ‘nasib’ jutaan pensiunan yang berbeda ‘kondisi sosial ekonominya’ satu sama lain. (m) Salah satu alternatif. (n) Para pengambil keputusan, apapun jabatannya, mengedepankan pertimbangan seolah-olah mereka telah berstatus pensiunan PNS, serba pas-pasan atau kekurangan. (o) Serta saldo bank yang seringkali dalam batas minimum. (p) Belum lagi menyangkut pensiunan TNI/Polri yang mungkin tertangani dengan kebijakan lain yang diharapkan tak diskriminatif di mata hati para pensiunan PNS. Semoga. (Drs Sungkowo Sokawera, Jl Rancamanyar I No 17, Bandung, Jawa Barat. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 22 November 2007, hlm 14).

  Pada contoh (117) mengandung informasi tentang pensiunan PNS. Informasi pensiunan PNS tampak dalam paragraf dua kalimat (e, f, g, h, i, j, k) kalimat (e) Alkisah tanpa hujan tanpa angin, oleh yang berwenang, para

  

pensiunan PNS diberi dana penuh tanpa menerima tunjangan bulanan lagi.

  Kalimat (f) Sebut saja tigaratus juta rupiah. Kalimat (g) Ibarat menerima uang

  

lotre. Kalimat (h) Terbayang, dana di tangan akan dipergunakan “macam-

macam”. Kalimat (i) Seperti beli mobil, tempat tinggal baru, makan rutin berlauk

sate kambing, ayam goreng, piknik ke tempat-tempat rekreasi yang seumur hidup

belum pernah dikunjungi, misalnya. Kalimat (j) Di benak tak terpikirkan bahwa

gaya hidup dari “uang lotre” ini paling lama hanya bertahan beberapa tahun,

sesudah gigit jari. Kalimat (k) Dapat menjadi beban ‘lingkungan’ atau bahkan

  

rumah jompo pihak berwenang tanpa mampu bayar sepeserpun. Berdasarkan

contoh (117) informasi tentang pensiunan PNS ditandai oleh alkisah .

2.70 Informasi Pemilu Tanpa Foto

  Informasi pemilu tanpa foto bersangkutan dengan para kandidat peserta pemilu mengganti prosedur dengan cara mengganti foto dengan namanya dan itu tidak dapat diterapkan pada masa kini karena tingkat pengetahuan SDM di Indonesia tidak semuanya sama.

  (118) Wacana Pemilu Tanpa Foto

  MENYIMAK berita di Kedaulatan Rakyat tentang

  (a)

  ketersinggungan Wapres saat dikatakan penduduk Indonesia masih banyak yang buta huruf, sehingga wacana Pemilu harus mencoblos foto yang menurut Wapres diganti dengan “nama saja” menurut saya hal yang tidak mungkin untuk sementara ini/Pemilu esok.

  (b) Dikatakan Wapres bahwa 5% penduduk Indonesia buta

  

huruf kenapa dipermasalahkan dan dianggap semuanya?

  (c) Menurut saya jika penduduk Indonesia 5% buta huruf,

  maka Pemilu kemungkinan akurasinya berkurang 5%, tapi harus ketambahan beberapa % yang golput (sengaja dan tidak sengaja).

  (d) Belum lagi faktor pendidikan dan pengetahuan umum yang

  dapat mengakibatkan para calon pemilih/rakyat tidak mengenal

nama-nama calon legislatif bahkan Capres/Cawapresnya.

(e) Berdasarkan pertimbangan di atas maka saya menyimpulkan bahwa efisiensi yang akan dilakukan Wapres benar dan patut kita dukung tapi mengganti foto dengan nama dalam kartu suara sebaiknya ditunda hingga tingkat pendidikan dan kesadaran politik rakyat Indonesia diinterpretasikan sampai di tataran yang mendukung. (Andi Arih Putra, Mahasiswa Fakultas

  Hukum Universitas Widya Mataram Yogya, Jl Batikan Baru Gg I/844, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 22 November 2007, hlm 14). Pada contoh (118) mengandung informasi pemilu tanpa foto. Informasi pemilu tanpa foto tampak pada paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a)

  

MENYIMAK berita di Kedaulatan Rakyat tentang ketersinggungan Wapres saat

  

dikatakan penduduk Indonesia masih banyak yang buta huruf, sehingga wacana

Pemilu harus mencoblos foto yang menurut Wapres diganti dengan “nama saja”

menurut saya hal yang tidak mungkin untuk sementara ini/Pemilu esok. Kalimat

  (b) Dikatakan Wapres bahwa 5% penduduk Indonesia buta huruf kenapa

  

dipermasalahkan dan dianggap semuanya? Paragraf dua kalimat (c, d) kalimat (c)

Menurut saya jika penduduk Indonesia 5% buta huruf, maka Pemilu kemungkinan

akurasinya berkurang 5%, tapi harus ketambahan beberapa % yang golput

(sengaja dan tidak sengaja). Kalimat (d) Belum lagi faktor pendidikan dan

pengetahuan umum yang dapat mengakibatkan para calon pemilih/rakyat tidak

mengenal nama-nama calon legislatif bahkan Capres/Cawapresnya. Paragraf tiga

  kalimat (e) Berdasarkan pertimbangan di atas maka saya menyimpulkan bahwa

  

efisiensi yang akan dilakukan Wapres benar dan patut kita dukung tapi mengganti

foto dengan nama dalam kartu suara sebaiknya ditunda hingga tingkat

pendidikan dan kesadaran politik rakyat Indonesia diinterpretasikan sampai di

tataran yang mendukung. Berdasarkan contoh (118) informasi pemilu tanpa foto

  ditandai oleh diganti dengan “nama saja”.

2.71 Informasi KTP Dipinjam Tidak Kembali

  Informasi KTP dipinjam tidak kembali berkaitan dengan peminjaman KTP oleh seseorang guna dipakai untuk memperpanjang STNK namun akhirnya tidak dikembalikan.

  KTP Dipinjam Tidak Kembali

  (119) (a) PADA tanggal 10 November 2007 datang seorang lelaki

  Beliau mempunyai keperluan untuk meminjam KTP saya a.n Sri Soehartini d/a Jl Doplang RT 01/RW 02 Purworejo.

  (c) KTP tersebut dipinjam untuk keperluan perpanjangan

  STNK sepeda motor FIZ R dengan Nopol AA 4746 AC yang sudah saya jual pada tahun 2005. (d) Pada waktu meminjam KTP tersebut beliau membawa bukti kendaraan yang pernah saya jual itu. (e) Dan beliau berjanji untuk segera mengembalikan namun sampai sekarang KTP saya belum dikembalikan.

  (f) Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan saya mengimbau kepada pembaca yang budiman apabila ada yang menggunakan KTP tersebut untuk segala keperluan mohon untuk tidak usah dilayani karena itu di luar tanggung jawab saya. (g) Demikian surat pembaca ini saya buat sekian dan terima kasih. (Sri Soehartini, Jl Doplang RT 01/RW 02, Purworejo, Jawa Tengah. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 22 November 2007, hlm 14).

  Pada contoh (119) mengandung informasi KTP dipinjam tidak kembali. Informasi KTP dipinjam tidak kembali tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) PADA tanggal 10 November 2007 datang seorang lelaki mengaku

  

sebagai penjual krupuk datang ke rumah saya. Kalimat (b) Beliau mempunyai

keperluan untuk meminjam KTP saya a.n Sri Soehartini d/a Jl Doplang RT 01/RW

  

02 Purworejo. Paragraf dua kalimat (c, d, e) kalimat (c) KTP tersebut dipinjam

untuk keperluan perpanjangan STNK sepeda motor FIZ R dengan Nopol AA 4746

AC yang sudah saya jual pada tahun 2005. Kalimat (d) Pada waktu meminjam

KTP tersebut beliau membawa bukti kendaraan yang pernah saya jual itu.

  Kalimat (e) Dan beliau berjanji untuk segera mengembalikan namun sampai

  

sekarang KTP saya belum dikembalikan. Berdasarkan contoh (119) informasi

KTP dipinjam tidak kembali ditandai oleh belum dikembalikan.

2.72 Informasi Pembuatan Mural

  Informasi pembuatan mural berkaitan dengan pembuatan mural yang dilakukan oleh perupa guna mengurangi coret-coretan liar yang tidak sedap dilihat dan mengotori keindahan lingkungan.

  (120) Pembuatan Mural Sesuai Muatan Budaya Lokal (a) GRAFFITTI di luar negeri adalah merupakan hasil seni yang diakui keberadaannya karena selain indah, juga mempercantik lingkungan. (b) Kebalikannnya dengan Indonesia utamanya kota-kota besar seperti halnya Kota Yogyakarta, bukannya keindahan yang di dapat melainkan kekotoran serta kejorokan. (c) Khususnya membuat pusing para pemilik tembok maupun pintu toko yang pagi hari dibersihkan, lantas pada malam harinya tumbuh kembali coretan- coretan serupa.

  (d) Dengan adanya kegiatan para perupa pembuat mural,

  sedikit banyaknya dapat sebagai aksi mengurangi kegiatan tangan-tangan setan yang mencoba mencari jati diri melalui hal- hal negatif, yang implikasinya merusak kebersihan dan keindahan lingkungan.

  (e) Tapi sungguh disayangkan, ada beberapa perupa yang

  mengabaikan nilai atau estetika sebuah lingkungan. (f) Seperti yang telah diperbuat pada tembok sebelah Barat Jl Ki Mangunsarkoro Selatan persisnya beberapa meter ke arah Selatan dari Klub Kebugaran Ade Rai. (g) Belum sepenuhnya hasil mural, karena tak lebih atau sama saja dengan hasil coretan anak genk. (h) Tanpa tema, konsep, pesan, maupun visi misi yang jelas. (i) Selain tidak bermakna juga tidak bermanfaat bagi orang awam sekalipun.

  (j) Sebagai perbandingan contoh mural pada tembok pagar

  sekolah SMP Muhammadiyah IV, yang juga sama lokasinya di Jl Ki Mangunsarkoro arah Utara. (k) Konsep, tema, pesan, visi misinya jelas yaitu dunia pendidikan dan membangunnya dengan mengajak anak-anak kita untuk bersekolah menuntut ilmu. (l) Bahkan tidak hanya itu, dalam mural tersebut tersirat slogan atau pesan: “Mbolos no, sekolah yes!”.

  (m) Dan terhadap tembok non sekolah seperti yang saya permasalahkan di atas, bisa saja misalnya mengambil tema kesehatan dengan menampilkan adegan berupa bersih-bersih lingkungan atau memberantas sarang nyamuk dsb. (n) Masih banyak tema-tema yang lebih bermanfaat dan kondusif.

  (o) Artinya, disesuaikan dengan kondisi dan karakter dari

  itu berada di kawasan Kauman, sangat cocok mengambil tema religius. (q) Saya bukannya bermaksud menggurui, tapi alangkah sejuknya pembuatan mural itu sesuai muatan budaya lokal.

  (r) Kiranya pihak Pemkot dan Dinas Kebudayaan Kota segera cawe-cawe dalam konteks mempertahankan citra Kota Yogyakarta sebagai Kota Budaya. (s) Dan tidak ada salahnya memberikan sebuah solusi, misalnya dengan menyediakan tempat khusus disediakan bagi anak-anak geng/remaja pada titik-titik tertentu, sebagai sarana kegiatan coret-mencoret. (t) Bila sudah penuh, diganti dengan yang baru. (u) Bukannya melegalkan tangan-tangan setan, tapi minimal ada sarana untuk itu. (v) Toh pelakunya anak-anak seusia SMP dan SMU, yang kalau sudah menginjak dewasa akan berhenti dengan sendirinya. (w) Meskipun selalu terjadi regenerasi, tapi melarangnyapun belum ada regulasinya secara hukum.

  (x) Monggo dipikirkan bersama-sama, mereka juga toh sebagai generasi penerus bangsa. (Darmawan Irianto, Gunungketur PA II/446, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 22 November 2007, hlm 15). Pada contoh (120) mengandung informasi mengenai pembuatan mural. Informasi mengenai pembuatan mural tampak pada paragraf dua kalimat (d)

  

Dengan adanya kegiatan para perupa pembuat mural, sedikit banyaknya dapat

sebagai aksi mengurangi kegiatan tangan-tangan setan yang mencoba mencari

jati diri melalui hal-hal negatif, yang implikasinya merusak kebersihan dan

keindahan lingkungan. Paragraf tiga kalimat (e, f, g, h, i) Kalimat (e) Tapi

sungguh disayangkan, ada beberapa perupa yang mengabaikan nilai atau estetika

sebuah lingkungan. Kalimat (f) Seperti yang telah diperbuat pada tembok sebelah

Barat Jl Ki Mangunsarkoro Selatan persisnya beberapa meter ke arah Selatan

dari Klub Kebugaran Ade Rai. Kalimat (g) Belum sepenuhnya hasil mural,

karena tak lebih atau sama saja dengan hasil coretan anak genk. Kalimat (h)

Tanpa tema, konsep, pesan, maupun visi misi yang jelas. Kalimat (i) Selain tidak

bermakna juga tidak bermanfaat bagi orang awam sekalipun. Paragraf empat

  kalimat (j, k, l) kalimat (j) Sebagai perbandingan contoh mural pada tembok

  

pagar sekolah SMP Muhammadiyah IV, yang juga sama lokasinya di Jl Ki

Mangunsarkoro arah Utara. Kalimat (k) Konsep, tema, pesan, visi misinya jelas

yaitu dunia pendidikan dan membangunnya dengan mengajak anak-anak kita

untuk bersekolah menuntut ilmu. Kalimat (l) Bahkan tidak hanya itu, dalam mural

tersebut tersirat slogan atau pesan: “Mbolos no, sekolah yes!”. Paragraf lima

  kalimat (o, p, q) kalimat (o) Artinya, disesuaikan dengan kondisi dan karakter

  

dari setiap lingkungan atau perkampungan yang ada. Kalimat (p) Misal tembok

itu berada di kawasan Kauman, sangat cocok mengambil tema religius. Kalimat

  (q) Saya bukannya bermaksud menggurui, tapi alangkah sejuknya pembuatan

  

mural itu sesuai muatan budaya lokal. Berdasarkan contoh (120) informasi

mengenai pembuatan mural ditandai oleh perupa pembuat.

2.73 Informasi Perizinan Dipersulit

  Informasi perizinan dipersulit berkaitan dengan perizinan pengeringan tanah yang dirasa dipersulit prosesnya oleh pihak Pemda Sleman.

  (121) Pelayanan Terpadu yang Tidak Terpadu (a) TANGGAL

29 Agustus 2007 kami mengajukan Permohonan Izin Perubahan Penggunaan Tanah (=pengeringan) sawah a.n istri saya untuk mendirikan rumah di Jl Kabupaten, Kecamatan Gamping, kepada Unit Pelayanan Terpadu Perizinan Satu Atap Pemda Sleman. (b) Ketika itu petugas (Ibu Pariyah) menyatakan bahwa peninjauan lokasi akan dilakukan bulan Oktober 2007 sesuai jadwal untuk Kecamatan Gamping, Sleman.

  (c) Ketika saya tanya apakah dimungkinkan untuk maju atau dipercepat, dijawab tidak mungkin, sebab jadwalnya padat.

  (d) Selepas Idul Fitri, 18 Oktober 2007 saya coba menanyakan

  berkas saya. (e) Oleh Ibu Pariyah disarankan bertanya ke Badan Pengendalian Pertanahan Daerah (BPPD) Sleman. (f) Ternyata, oleh petugas dinyatakan bahwa jatah pengecekan untuk Gamping sudah selesai bulan September 2007, sebab diajukan. (g) Tanah

  ada jawaban, padahal istri saya tidak merasa pernah di kontak oleh BPPD Sleman. (h) Ketika itu petugas yang bersangkutan

menyatakan jika ada kesempatan segera akan ditinjau.

  (i) Tanggal 19 November 2007 saya pertanyakan lagi ke BPPD

  Sleman dan memperoleh jawaban akan ditinjau tahun 2008 belum dijadwalkan. (j) Jawaban para petugas sebab beberapa kali dikontak HP istri saya tidak ada jawaban, padahal istri saya tidak pernah merasa dikontak oleh petugas BPPD.

  (k) Ada apa di balik kerumitan permohonan izin itu? (l) Memohon kepada pihak lain untuk mengubah tanah milik sendiri saja sebenarnya sudah sesuatu yang aneh kalau bukan gila. (m) Tak apalah, kami ingin menjadi warga negara yang taat hukum tapi mengapa dipersulit? (n) Seingat saya, tahun 1996 yang lalu ketika mengurus IMB di Bantul tidak perlu menunggu seminggu semuanya selesai dengan biaya yang amat ringan. (o) Mengapa di Sleman berbeda? (p) Mengapa jadwal peninjauan hanya setiap hari Selasa? (q) Mengapa ketika BPPD mengubah jadwal tidak menginformasikan ke bagian Unit Pelayanan Terpadu? (r) Lantas apa arti kata terpadu itu kalau masing-masing pihak berjalan semau gue? (s) Atau mau ngajak padu (istilah Jawa = berkelahi).

  (t) Kepada Pemda Sleman, mohon BPPD direformasi agar fungsi pelayanan masyarakat bisa dioptimalkan. (u) Saya hanya berharap semoga sulitnya permohonan izin itu bukan suatu trik untuk menggiring pemohon agar menyiapkan “uang pelicin”. (v) Profesionalisme, kejujuran, dan loyalitas harus dikedepankan.

  (w) Ketika keluhan ini saya ungkapkan kepada teman-teman saya, ternyata mereka justru menyarankan untuk langsung saja bangun sebab Pemda Sleman bagian pertanahan punya motto “Kalau Bisa Dipersulit Mengapa Dipermudah”? (Abdul Rivai Harapan BE, Karangjati RT 04, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 23 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (121) mengandung informasi mengenai permohonan izin pengeringan tanah dipersulit. Informasi mengenai permohonan izin pengeringan tanah dipersulit tampak pada paragraf satu kalimat (a, b, c) kalimat (a) TANGGAL

  

29 Agustus 2007 kami mengajukan Permohonan Izin Perubahan Penggunaan

Tanah (=pengeringan) sawah a.n istri saya untuk mendirikan rumah di Jl

Kabupaten, Kecamatan Gamping, kepada Unit Pelayanan Terpadu Perizinan

Satu Atap Pemda Sleman. Kalimat (b) Ketika itu petugas (Ibu Pariyah)

  

menyatakan bahwa peninjauan lokasi akan dilakukan bulan Oktober 2007 sesuai

jadwal untuk Kecamatan Gamping, Sleman. Kalimat (c) Ketika saya tanya

apakah dimungkinkan untuk maju atau dipercepat, dijawab tidak mungkin, sebab

jadwalnya padat. Paragraf dua kalimat (d, e, f, g, h) kalimat (d) Selepas Idul Fitri,

  

18 Oktober 2007 saya coba menanyakan berkas saya. Kalimat (e) Oleh Ibu

Pariyah disarankan bertanya ke Badan Pengendalian Pertanahan Daerah

(BPPD) Sleman. Kalimat (f) Ternyata, oleh petugas dinyatakan bahwa jatah

pengecekan untuk Gamping sudah selesai bulan September 2007, sebab diajukan.

  Kalimat (g) Tanah istri saya tidak ditinjau sebab ketika dikontak ke nomor HP

  

tidak ada jawaban, padahal istri saya tidak merasa pernah di kontak oleh BPPD

Sleman. Kalimat (h) Ketika itu petugas yang bersangkutan menyatakan jika ada

kesempatan segera akan ditinjau. Paragraf tiga kalimat (i, j) kalimat (i) Tanggal

  

19 November 2007 saya pertanyakan lagi ke BPPD Sleman dan memperoleh

jawaban akan ditinjau tahun 2008 belum dijadwalkan. Kalimat (j) Jawaban para

petugas sebab beberapa kali dikontak HP istri saya tidak ada jawaban, padahal

istri saya tidak pernah merasa dikontak oleh petugas BPPD. Berdasarkan contoh

  (121) informasi mengenai permohonan izin pengeringan tanah dipersulit ditandai oleh tidak mungkin.

2.74 Informasi Hal Unik saat Pertandingan Sepakbola

  Informasi hal unik saat pertandingan sepakbola berkaitan dengan kejadian unik dan sungguh-sungguh terjadi yaitu salah seorang turis harus memanjat pagar lorong pintu masuk dan merangkak ke atas.

  (122) Masukan untuk Panpel Pertandingan PSS Sleman (a) PADA saat pertandingan ujicoba antara PSS Sleman

  melawan PSIM Yogya yang baru-baru ini ada hal unik yang menarik diperhatikan. (b) Saat itu seorang turis asing yang ikut menyaksikan harus susah payah memanjat pagar lorong pintu masuk dan merangkak ke atas untuk bisa duduk di tempat kosong di tribun sebelah atas bagian utara.

  (c) Permasalahannya, adalah bukan berarti di stadion itu tidak

  tersedia tangga atau jalan untuk lalu lintas penonton, akan tetapi tangga atau jalan tersebut telah diduduki penonton, sehingga tak jarang banyak penonton terganggu dengan penonton lain yang mondar-mandir mencari tempat duduk karena tidak menggunakan jalan yang semestinya. (d) Hal ini tentu saja berbeda kondisinya jika kita melihat stadion saat terjadi pertandingan di liga-liga Eropa.

  (e) Di liga Inggris misalnya yang sering kita lihat lewat tayangan televisi, di sana tanpa harus dijaga ketat penonton bisa tertib untuk tidak menempati tangga atau jalan yang digunakan untuk lalu lintas penonton lain sehingga lalu lintas penonton dapat lebih nyaman.

  (f) Alangkah indahnya jika stadion megah Maguwoharjo kebanggaan masyarakat Sleman yang sudah selevel stadion di Eropa diikuti pula oleh mentalitas dan budaya tertib yang selevel pula dengan yang terjadi di stadion-stadion di Eropa. (g) Oleh karena itu masukan ini semoga dapat dipikirkan dan diperhatikan oleh panpel, petugas keamanan, Slemania maupun penontonnya sendiri agar budaya sepakbola kita tidak tertinggal jauh dengan sepakbola di negara-negara maju. (Eko Budi S, Pecinta Sepakbola dan Mahasiswa di FT UNY, Jl Magelang Km 18, Tempel RT 03 RW 06, Lumbungrejo, Tempel, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 23 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (122) mengandung informasi hal unik saat pertandingan sepakbola. Informasi hal unik saat pertandingan sepakbola tampak pada paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) PADA saat pertandingan ujicoba antara PSS

  

Sleman melawan PSIM Yogya yang baru-baru ini ada hal unik yang menarik

diperhatikan. Kalimat (b) Saat itu seorang turis asing yang ikut menyaksikan

harus susah payah memanjat pagar lorong pintu masuk dan merangkak ke atas

untuk bisa duduk di tempat kosong di tribun sebelah atas bagian utara. Paragraf dua kalimat (c, d) kalimat (c) Permasalahannya, adalah bukan berarti di stadion

  

itu tidak tersedia tangga atau jalan untuk lalu lintas penonton, akan tetapi tangga

atau jalan tersebut telah diduduki penonton, sehingga tak jarang banyak

penonton terganggu dengan penonton lain yang mondar-mandir mencari tempat

duduk karena tidak menggunakan jalan yang semestinya. Kalimat (d) Hal ini

tentu saja berbeda kondisinya jika kita melihat stadion saat terjadi pertandingan

di liga-liga Eropa. Berdasarkan contoh (122) informasi hal unik saat pertandingan

  sepakbola ditandai oleh memanjat pagar.

2.75 Informasi Perubahan Managemen Lalu lintas

  Informasi perubahan managemen lalu lintas berkaitan dengan perubahan sistem satu arah menjadi sistem dua arah yang diterapkan pada Jl Pemuda Klaten dan Jl Urip Sumoharjo Yogya.

  (123) Manajemen Lalu Lintas Jl Pemuda Klaten dan Jl Urip

  SumoharjoYogya

  (a) PADA saat terjadi perubahan Manajemen Lalu Lintas (Traffic Management atau TM) dari Sistem Satu Arah (SSA) menjadi Sistem Dua Arah (SDA), memang membutuhkan familiarisasi atau pengenalan oleh para pengguna lalu lintas di jalan pada ruas jalan yang diterapkan kedua sistem tersebut. (b) Hal tersebut juga sangat dibantu, manakala Pengelola SSA maupun SDA melengkapinya dengan bentuk rekayasa lalu lintas (Traffic Engineering atau TE), antara TM dan TE sinkron dan sinergis, sehingga aspek keselamatan dan kenyamanan LLAJR terjamin.

  (c) Pencermatan penulis adalah untuk:

1. Ujung Barat jalan Pemuda Klaten Diperlukan adanya rambu lalu lintas Larangan dan Panah Petunjuk (Arah yang diwajibkan). atau Marka Jalan Antisipasi, atau Devider (pembatas jalur/lajur), yang menunjukkan terjadinya perubahan dari SSA arah timur ke barat, menjadi SDA timur ke barat dan barat ke ke timur pada titik ruas jalan tersebut, sehingga lalu lintas dari arah timur yang sampai di titik

  tidak menggunakan sisi kanan lagi, karena di seberang baratnya sudah digunakan untuk lalu lintas dari arah barat ke timur. (d) 2. Ujung Timur Jalan Urip Sumoharjo Yogya Diperlukan adanya Rambu lalu lintas Larangan dan panah petunjuk (arah yang diwajibkan), atau Marka Jalan Antisipasi, atau Devider (pembatas jalan/lajur), yang menunjukkan terjadinya perubahan dari SSA arah timur ke barat, menjadi SDA timur ke barat dan barat ke timur pada ruas jalan tersebut, sehingga lalu lintas dari arah timur yang sampai di titik perubahan tersebut, sudah mengantisipasi sebelumnya untuk tidak menggunakan sisi kanan lagi, karena di seberang baratnya sudah digunakan untuk lalu lintas dari arah barat ke timur. (e) Alternatif lain tetapi prioritas adalah dengan mengubah programming Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), atau Penerapan SSA adalah 24 jam Jalan Urip Sumoharjo seperti Jalan Pangeran Mangkubumi-Malioboro- A Yani.

  (f) Ucapan terima kasih atas perhatian yang serius dari pengelola LLAJR di kedua wilayah tersebut. (Ir HR Widiastjarjo, Samirono Baru

  19 Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 23 November 2007, hlm 11). Pada contoh (123) mengandung informasi perubahan Manajemen Lalu

  Lintas. Informasi perubahan Manajemen Lalu Lintas tampak pada paragraf dua kalimat (c) Pencermatan penulis adalah untuk: 1. Ujung Barat jalan Pemuda

  

Klaten Diperlukan adanya rambu lalu lintas Larangan dan Panah Petunjuk (Arah

yang diwajibkan). atau Marka Jalan Antisipasi, atau Devider (pembatas

jalur/lajur), yang menunjukkan terjadinya perubahan dari SSA arah timur ke

barat, menjadi SDA timur ke barat dan barat ke ke timur pada titik ruas jalan

tersebut, sehingga lalu lintas dari arah timur yang sampai di titik perubahan

tersebut, sudah mengantisipasi sebelumnya untuk tidak menggunakan sisi kanan

lagi, karena di seberang baratnya sudah digunakan untuk lalu lintas dari arah

barat ke timur. Paragraf tiga kalimat (d, e) kalimat (d) 2. Ujung Timur Jalan Urip

Sumoharjo Yogya Diperlukan adanya Rambu lalu lintas Larangan dan panah

  

(pembatas jalan/lajur), yang menunjukkan terjadinya perubahan dari SSA arah

timur ke barat, menjadi SDA timur ke barat dan barat ke timur pada ruas jalan

tersebut, sehingga lalu lintas dari arah timur yang sampai di titik perubahan

tersebut, sudah mengantisipasi sebelumnya untuk tidak menggunakan sisi kanan

lagi, karena di seberang baratnya sudah digunakan untuk lalu lintas dari arah

barat ke timur. Kalimat (e) Alternatif lain tetapi prioritas adalah dengan

mengubah programming Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), atau

Penerapan SSA adalah 24 jam Jalan Urip Sumoharjo seperti Jalan Pangeran

Mangkubumi-Malioboro-A Yani. Berdasarkan contoh (123) informasi perubahan

Manajemen Lalu Lintas ditandai oleh saat terjadi.

2.76 Informasi Pemanfaatan KTP

  Informasi pemanfaatan KTP bersangkutan dengan seseorang yang sengaja menggunakan KTP temuan tersebut untuk memfitnah orang yang sama identitasnya di KTP.

  (124) Tanggapan Service Honda (a) BERKAITAN dengan dimuatnya di Harian Kedaulatan

  Rakyat di kolom Pikiran Pembaca Rabu, 21 November 2007 tentang service mobil Honda oleh seseorang yang mengaku bernama S, di Bantul Yogyakarta, setelah dikonfirmasikan kepada saya oleh staf Honda Anugerah, bahwa nama inisial S adalah Sujiyah yang tidak lain adalah saya sendiri, maka saya pun tercengang bagaimana seorang penjual makanan kecil di Sleman mempunyai mobil CRV tahun 2007 dan menyervicekan mobil Hondanya pada Honda Anugerah Yogyakarta yang kemudian katanya ditolak. (b) Padahal kami tidak pernah mempunyai mobil apapun apalagi merk Honda CRV tahun 2007.

  (c) Sungguh tega orang yang telah memanfaatkan KTP saya

  yang sudah hilang selama 1 tahun lebih untuk melakukan fitnah

kepada diri saya maupun Honda Anugerah Yogyakarta.

  (d) Saya sebagai orang kecil hanya bisa berdoa semoga orang yang telah melakukan fitnah ini terbuka hatinya dan mendapatkan ampunan dari Allah SWT. (e) Dan bagi Honda Anugerah Yogyakarta yang dicatut namanya, saya doakan semoga diberikan kesabaran atas musibah ini. (Sujiyah, Kebokuning/Dk Kebokuning RT/RW 043, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Sabtu, 24 November 2007, hlm 17).

  Pada contoh (124) mengandung informasi pemanfaatan KTP. Informasi pemanfaatan KTP tampak pada paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a)

  

BERKAITAN dengan dimuatnya di Harian Kedaulatan Rakyat di kolom Pikiran

Pembaca Rabu, 21 November 2007 tentang service mobil Honda oleh seseorang

yang mengaku bernama S, di Bantul Yogyakarta, setelah dikonfirmasikan kepada

saya oleh staf Honda Anugerah, bahwa nama inisial S adalah Sujiyah yang tidak

lain adalah saya sendiri, maka saya pun tercengang bagaimana seorang penjual

makanan kecil di Sleman mempunyai mobil CRV tahun 2007 dan menyervicekan

mobil Hondanya pada Honda Anugerah Yogyakarta yang kemudian katanya

ditolak. Kalimat (b) Padahal kami tidak pernah mempunyai mobil apapun apalagi

merk Honda CRV tahun 2007. Paragraf dua kalimat (c) Sungguh tega orang yang

telah memanfaatkan KTP saya yang sudah hilang selama 1 tahun lebih untuk

melakukan fitnah kepada diri saya maupun Honda Anugerah Yogyakarta.

  Berdasarkan contoh (124) informasi pemanfaatan KTP ditandai oleh telah memanfaatkan dan melakukan fitnah.

2.77 Informasi Keadaan Musala

  Informasi keadaan musala berkaitan dengan kondisi musala yang berada di Plaza Ambarrukmo agar lebih ditingkatkan kembali kenyamanannya, kebersihannya.

  (125) Tanggapan Musala Plaza Ambarrukmo (a) MENANGGAPI masukan dari Ibu Farradina Husna Sofiana yang dimuat pada rubrik surat pembaca SKH Kedaulatan Rakyat

  (20/11/2007) perihal Musala di Plaza Ambarrukmo, kami atas nama Manajemen Plaza Ambarrukmo mengucapkan terima kasih.

  (b) Masukan itu sangat berharga, dan wujud perhatian yang

  besar dari Ibu, agar ke depan musala-musala yang berada di lingkungan Plaza Ambarrukmo, baik yang berada di Basement, Ground Floor, Lantai 1 dan Lantai 3 dapat terus ditingkatkan

kenyamanannya, kebersihannya, maupun kerapiannya.

  (c) Kritik maupun saran dari Ibu, tentu akan mendorong kami

  untuk lebih berbenah diri, karena Manajemen Plaza Ambarrukmo, berupaya selain menyediakan fasilitas-fasilitas plaza berstandar modern juga menyediakan tempat ibadah berupa musala yang bersih, rapi dan memberikan kenyamanan para pengunjung dalam menjalankan ibadahnya.

  (d) Sekali lagi, terima kasih. (Manajemen Office lt 3 Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 24 November 2007, hlm 17).

  Pada contoh (125) mengandung informasi keadaan musala. Informasi keadaan musala tampak pada paragraf dua kalimat (b) agar ke depan musala-

  

musala yang berada di lingkungan Plaza Ambarrukmo, baik yang berada di

Basement, Ground Floor, Lantai 1 dan Lantai 3 dapat terus ditingkatkan

kenyamanannya, kebersihannya, maupun kerapiannya. Paragraf tiga kalimat (c)

juga menyediakan tempat ibadah berupa musala yang bersih, rapi dan

memberikan kenyamanan para pengunjung dalam menjalankan ibadahnya.

  Berdasarkan contoh (125) informasi keadaan musala ditandai oleh agar ke depan.

2.78 Informasi Jatuh Tempo Pembayaran Premi

  Informasi jatuh tempo pembayaran premi berkaitan dengan batas akhir tanggal pembayaran premi Asuransi Bumiputera, yang dalam kenyataannya pembayaran dilakukan setelah batas akhir periode.

  (126) Penjelasan Bumiputera (a) KLARIFIKASI yang telah ditulis oleh Ibu Novita Sis Yuli

  Prasetyowati istri Agustinus Supriyanto (tertanggung) di kolom Pikiran Pembaca Kedaulatan Rakyat tanggal 17 November 2007 perlu kami jelaskan sebagai berikut:

  (b)

1. Jatuh tempo pembayaran premi an Agustinus Supriyanto nomor polis 2000044353 adalah tanggal 1 Maret 2007, berdasarkan syarat umum polis pasal 6 ayat 1 dijelaskan bahwa

   Untuk membayar premi lanjutan diberi masa leluasa tiga puluh hari terhitung mulai tanggal jatuh temponya atau satu bulan kalender jika mulai asuransinya tanggal satu, maka berakhirnya masa leluasa pembayaran premi adalah tanggal 31 Maret 2007, tetapi sampai dengan Bapak Agustinus Supriyanto meninggal dunia pada tanggal 7 Mei 2007 premi belum dibayarkan, baru pada tanggal 8 Mei 2007 setelah tertanggung meninggal dunia premi dibayar oleh Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati, dengan demikian premi sudah melewati 1 bulan 7 hari dari masa leluasa ( grade period) yang seharusnya dibayar tanggal 1 s.d 31 Maret 2007.

  (c)

2. Berdasarkan kondisi tersebut, Bumiputera telah membayarkan klaim sesuai dengan ketentuan yaitu sebesar Uang Pertanggungan Bebas Premi dan sudah diterima oleh Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati, sedangkan premi valuta 1 Maret 2007 s.d 31 Mei 2007 yang disetor pada tanggal 8 Mei 2007 dikembalikan oleh Bumiputera karena dibayarkan setelah tertangung meninggal dunia sehingga tak bisa diterima sebagai pembayaran premi, adapun premi an. Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati no polis 2000044354 diterima oleh Bumiputera sebagai setoran pemulihan otomatis sehubungan tertanggung masih hidup.

  (d) 3. Dengan demikian keterangan yang telah ditulis di Pikiran Pembaca Kedaulatan Rakyat tanggal 4 November 2007 oleh Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati yang menyatakan bahwa premi dibayar tanggal 5 Mei 2007 sebelum Bapak Agustinus Supriyanto meninggal adalah tidak benar, namun demikian Bumiputera bisa menerima permohonan maaf Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati yang ditulis pada tanggal 17 November 2007 di harian ini dan sudah dinyatakan selesai.

  (e) Kepada seluruh pembaca kami sampaikan terima kasih atas perhatiannya.

  (f) Demikian penjelasan ini agar menjadi maklum. (Drs Suliadi MM, Kepala Wilayah AJB Bumiputera 1912 Kantor Wilayah Asper Yogyakarta, Jl Jenderal Sudirman 28-30. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 24 November 2007, hlm 17).

  Pada contoh (126) mengandung informasi jatuh tempo pembayaran premi. Informasi jatuh tempo pembayaran premi tampak pada paragraf dua kalimat (b) 1.

  

Jatuh tempo pembayaran premi an Agustinus Supriyanto nomor polis

2000044353 adalah tanggal 1 Maret 2007, berdasarkan syarat umum polis pasal

6 ayat 1 dijelaskan bahwa “Untuk membayar premi lanjutan diberi masa leluasa

tiga puluh hari terhitung mulai tanggal jatuh temponya atau satu bulan kalender

jika mulai asuransinya tanggal satu, maka berakhirnya masa leluasa pembayaran

premi adalah tanggal 31 Maret 2007, tetapi sampai dengan Bapak Agustinus

Supriyanto meninggal dunia pada tanggal 7 Mei 2007 premi belum dibayarkan,

baru pada tanggal 8 Mei 2007 setelah tertanggung meninggal dunia premi

dibayar oleh Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati, dengan demikian premi sudah

melewati 1 bulan 7 hari dari masa leluasa (grade period) yang seharusnya

dibayar tanggal 1 s.d 31 Maret 2007. Paragraf tiga kalimat (c) 2. Berdasarkan

kondisi tersebut, Bumiputera telah membayarkan klaim sesuai dengan ketentuan

yaitu sebesar Uang Pertanggungan Bebas Premi dan sudah diterima oleh Ibu

Novita Sis Yuli Prasetyowati, sedangkan premi valuta 1 Maret 2007 s.d 31 Mei

2007 yang disetor pada tanggal 8 Mei 2007 dikembalikan oleh Bumiputera

karena dibayarkan setelah tertangung meninggal dunia sehingga tak bisa

diterima sebagai pembayaran premi, adapun premi an. Ibu Novita Sis Yuli

  

pemulihan otomatis sehubungan tertanggung masih hidup. Berdasarkan contoh

(126) informasi jatuh tempo pembayaran premi ditandai oleh adalah tanggal.

2.79 Informasi Sikap Panitia yang Kurang Peduli

  Informasi sikap panitia yang kurang peduli berkaitan dengan sikap panitia festival yang kurang tanggap terhadap apa yang dirasakan oleh peserta karena panitia tidak segera memberikan hadiah kepada peserta yang menang.

  (127) Apa Kabar Festival Dagelan Mataram (a) KAMI salut dan bangga kepada pihak penyelenggara Festival

  Dagelan Mataram beberapa waktu lalu dalam rangka HUT Kota Yogya di Plaza SO 1 Maret. (b) Ternyata di tengah kehidupan masyarakat yang sudah modern masih ada pihak yang mau memikirkan kelestarian budaya. (c) Dari segi fasilitas peserta sudah cukup bagus, dan ruang transit, pakai clip on, lighting, panggung yang besar, bahkan disediakan seperangkat gamelan. (d) Nah, untuk yang ini kami acungi jempol.

  (e) Cuma ini agak mengerutkan dahi karena tampak publikasi

  kurang maksimal. (f) Kebetulan kami adalah salah satu peserta Festival Dagelan Mataram HUT Kota Yogya yang mewakili Kecamatan Mantrijeron. (g) Dari sekian banyak festival yang kita ikuti memang kemarin adalah yang terbaik dari penyelenggaraan, tapi sekaligus yang teraneh juga. (h) Kebetulan kami dapat juara 2 tapi kok sampai hari ini nggak ada kabarnya ya? (i) Dulu pada waktu pengumuman panitia mengatakan piala akan diserahkan tanggal 9 November, tapi sampai hari ini kok nggak ada kabarnya? (j) Kami mohon dari pihak penyelenggara ada yang

  menanggapi uneg-uneg kami yang mungkin juga dirasakan peserta lain. (Team Kalepo Humor, Contact Person JP Smith 0274-6570370.

  Kedaulatan Rakyat , Sabtu, 24 November 2007, hlm 17).

  Pada contoh (127) mengandung informasi sikap panitia yang kurang peduli. Informasi sikap panitia yang kurang peduli tampak dalam paragraf dua kalimat (e, f, g, h, i) kalimat (e) Cuma ini agak mengerutkan dahi karena tampak

  

publikasi kurang maksimal. Kalimat (f) Kebetulan kami adalah salah satu peserta

  

Festival Dagelan Mataram HUT Kota Yogya yang mewakili Kecamatan

Mantrijeron. Kalimat (g) Dari sekian banyak festival yang kita ikuti memang

kemarin adalah yang terbaik dari penyelenggaraan, tapi sekaligus yang teraneh

juga. Kalimat (h) Kebetulan kami dapat juara 2 tapi kok sampai hari ini nggak

ada kabarnya ya? Kalimat (i) Dulu pada waktu pengumuman panitia mengatakan

piala akan diserahkan tanggal 9 November, tapi sampai hari ini kok nggak ada

kabarnya? Berdasarkan contoh (127) informasi sikap panitia yang kurang peduli

ditandai oleh nggak ada kabarnya ya.

2.80 Informasi Berita dari Bumi “Sang Bumi Ruwai Jurai”

  Informasi berita dari Bumi “Sang Bumi Ruwai Jurai” berhubungan dengan berita atau informasi terbaru yang terjadi di Lampung selama beberapa tahun terakhir, untuk itu perlu diberitahuan karena sebagian penduduk Lampung berada di Yogya.

  (128)

  Berita dari “Sang Bumi Ruwai Jurai”

  (a) KEPADA kakanda-kakanda, ayunda-ayunda dari Lampung yang telah menetap di Yogyakarta dan sahabat-sahabat pelajar dan Mahasiswa Lampung yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya, ada beberapa informasi yang akan kami sampaikan dari bumi “Sang Bumi

  Ruwai Jurai ”.

  (b) Pertama, di Kabupaten Tulang Bawang telah diadakan

  proses Pilkada pada tanggal 6 November 2007 lalu, dengan bupati terpilih lima tahun ke depan 2007-2012 yaitu Bapak Abdurrahman Sarbini dan wakil Cak Agus.

  (c) Kedua, masih di tanggal yang sama 6 November 2007,

  Kabupaten Lampung Barat juga mengadakan Pesta Demokrasi dengan terpilihnya Bapak Mukhlis Basri selaku Bupati Lampung Barat dan Wakil Bapak Dimyati Amin periode lima tahun mendatang 2007-2012.

  (d) Ketiga, di penghujung akhir tahun 2008 nanti, Propinsi

  Lampung akan menggelar Pesta Demokrasi akbar berupa jabatan nomor satu di Propinsi Lampung masih di bawah kepemimpinan beliau Bapak Drs Sjachroedin ZP SH atau yang lebih akrab kita sapa dengan Kiay Oedin. (f) Apakah Kiay Oedin masih menjabat sebagai gubernur lagi pada periode mendatang atau sebaliknya. (g) Selaku warga masyarakat Lampung, mari kita bersama- sama berdoa semoga proses menjelang maupun sesudah Pilkada mendatang berjalan dengan tertib, lancar, hendaknya persaingan dalam taraf yang wajar, elegan, santun, jauh dari anarkisme dan money

  politics.

  (h) Dan terakhir, 3 Oktober 2007 lalu, di Selat Sunda tepatnya

  di Pulau Sangiang menjadi saksi bersejarah telah ditandatangani Memorandum of Agreement (MoA) antara Gubernur Lampung Drs Sjachroedin ZP SH dengan Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah tentang akan direalisasikannya Jembatan Selat Sunda (JSS). (i) Pembangunan JSS akan dimulai pada tahun 2012 dan berakhir 2025, yang diperkirakan akan menelan biaya 95 triliun.

  (j) Dan jika JSS ini terwujud kelak, maka Indonesia akan masuk dalam tinta emas sejarah dunia karena memiliki jembatan terpanjng di dunia 29 km, setelah jembatan Messina 3,3 km dan Akashi Kaikyo Jepang 1.991 m. (k) Bukan sekedar akses transportasi yang mudah dan cepat antar dua pulau (Sumatera dan Jawa) proyeksi ke depan lebih dari itu dapat meningkatkan pertumbuhan laju ekonomi, peningkatan semua potensi sumber daya alam, dan lain-lain. (l) JSS is Asian High Way.

  (m) Sedikit informasi yang kami sampaikan ini semoga membawa pencerahan atau penyadaran setidaknya bahwa kita masih memiliki kampung halaman di mana dulu kita dibesarkan. (n) Kita selaku putra- putri daerah Lampung yang sedang menuntut ilmu dan pengalaman di Yogya hendaknya jangan melupakan daerah, masih banyak potensi- potensi yang belum tergarap secara maksimal. (o) Mari sejak sekarang, kita membangun Lampung lewat Yogyakarta. (p) Demimu Lampungku, Padamu Bhaktiku, Untuk Indonesiaku. Tabik (Akhmad Syarief Kurniawan, Santri Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogya, asal Kauman Kotagajah Lampung Tengah. (Kedaulatan Rakyat , Sabtu,

  24 November 2007, hlm 15). Pada contoh (128) mengandung informasi tentang berita dari bumi “Sang

  Bumi Ruwai Jurai”. Informasi tentang berita dari bumi “Sang Bumi Ruwai Jurai” tampak dalam paragraf dua kalimat (b) Pertama, di Kabupaten Tulang Bawang

  

telah diadakan proses Pilkada pada tanggal 6 November 2007 lalu, dengan

bupati terpilih lima tahun ke depan 2007-2012 yaitu Bapak Abdurrahman Sarbini

  

dan wakil Cak Agus. Paragraf tiga kalimat (c) Kedua, masih di tanggal yang sama

  

6 November 2007, Kabupaten Lampung Barat juga mengadakan Pesta Demokrasi

dengan terpilihnya Bapak Mukhlis Basri selaku Bupati Lampung Barat dan Wakil

Bapak Dimyati Amin periode lima tahun mendatang 2007-2012. Paragraf empat

  kalimat (d) Ketiga, di penghujung akhir tahun 2008 nanti, Propinsi Lampung

  

akan menggelar Pesta Demokrasi akbar berupa pemilihan bubernur periode

2008-2013. Paragraf lima kalimat (h, i) kalimat (h) Dan terakhir, 3 Oktober 2007

lalu, di Selat Sunda tepatnya di Pulau Sangiang menjadi saksi bersejarah telah

ditandatangani Memorandum of Agreement (MoA) antara Gubernur Lampung

Drs Sjachroedin ZP SH dengan Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah tentang

akan direalisasikannya Jembatan Selat Sunda (JSS). Kalimat (i) Pembangunan

JSS akan dimulai pada tahun 2012 dan berakhir 2025, yang diperkirakan akan

menelan biaya 95 triliun. Berdasarkan contoh (128) informasi tentang berita dari

  bumi “Sang Bumi Ruwai Jurai”ditandai oleh akan kami sampaikan.

2.81 Informasi Raperda LKD

  Informasi Raperda LKD bersangkutan dengan kerja perangkat desa dalam instansi pemerintahan.

  (129) Menanggapi Raperda LKD Kulonprogo (a) SECARA konkret judul di atas dapat berbunyi ‘Mencoba ikut menanggapi Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kulonprogo

  No…tahun 2007 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD)’.

  (b) Pertama: Secara umum Raperda tersebut tampaknya

  cukup aspiratif, responsif atas perkembangan sosial, ekonomi, dan politik, disamping substansi otonomi daerah/desa/pedukuhan (otonomi yang seluas-luasnya) paling tidak sejak UU No22/99 dan terakhir UU No 32/204 tentang Pemerintahan Daerah beserta

  (c) Kedua: Apakah materi Raperda ini secara konsep dari

  eksekutif atau sebagian dari legislative sebagai fungsi legislasi?

  (d) Ketiga: Konsep Raperda (materi tertentu) asli ataukah

  

mengadopsi dari daerah lain (kabupaten). (e) Sebab sebagian

materi juga mirip-mirip/implisit dengan Perda BPD. (f) Dan

kiranya proses Raperda ini berapa total biayanya yang

dialokasikan pada APBD, dalam arti untuk eksekutif berapa dan

legislative berapa?

  (g) Keempat: Melihat konsideran mengingat, apakah perlu dimuat UU No 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Sebab dalam materi pokok pasal 3 (1), misalnya berbunyi: “Keuangan Negara di kelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan (terkait pasal 14 huruf e Raperda) antara lain menyangkut APBN. (h) Dan pasal 10 ayat 9 berbunyi: “sebelum melaksanakan tugas pengurus mengucapkan sumpah/janji dan di lantik oleh kepala desa”. (i) Sebagai usulan kiranya sumpah/janji tidak perlu tetapi berupa pernyataan tertentu yang cukup mengikat. (j) Sebab LKD bukan setara pejabat Negara, pejabat daerah dan PNS, tetapi berupa prinsip partisipasi dan kepercayaan masyarakat (menjunjung nilai-nilai sosial dan agama serta etika lainya).

  (k) Kelima : Penulisan nama/istilah Jogjakarta, setelah ada perubahan ejaan baru dan Perda tentang nama Daerah Istimewa Yogyakarta seyogianya secara konsisten (dokumen resmi pemerintah) sebab selama ini tampak penulisan produk hukum baik Perda maupun Perdes, tidak konsisten dan lainnya yaitu, misalnya kata/istilah meteriil seyogianya material, spirituil seyogianya spiritual, provinsi seharusnya propinsi, insidentil seyogianya insidental dan bhakti seyogianya bakti.

  (l) Keenam: Menyimak materi Raperda di atas, secara umum relative mirip-mirip Perda No. 6 tahun 2007 tentang BPD, sehingga dapat berkesan BPD ‘tandingan’ hanya LKD tidak memiliki wewenang antara lain legislasi, tetapi relative membantu tugas BPD.

  (m) Ketujuh: Antara kewajiban dan hak (pasal 8 dan 9) terutama hak LKD (RT dan RW, misalnya) tidak tampak (tersirat dan tersurat) yaitu:”….dapat mendapat honor/insentif tertentu sesuai dengan kemampuan keuangan desa”.

  (n) Kedelapan: Pasal 12 dalam penjelasannya, kiranya perlu dimuat materi (penjelasan) “Pemerintah desa yaitu kepala desa/perangkat desa dengan BPD sebagai unsur penyelenggara pemerintah desa. (o) Selain itu kiranya juga perlu dimunculkan LKD dapat bekerja sama/bermitra dengan lembaga/institusi lainya, misalnya perguruan tinggi, koperasi dan institusi lain yang berkompeten dalam bidangnya.

  (p) Kiranya sekian dahulu tanggapan secara awam dan tanggapan aspirasi) agar relative cepat dapat ditanggapi balik sebagaimana mestinya, dalam arti tidak mengesampingkan anjuran Bapak Bupati dan Ketua DPRD Kulonprogo (yang dimuat KR, 19/11/2007).

  (q) Kiranya perlu diketahui bahwa pembentukan lembaga/institusi seperti RT dan RW, sudah terbesit/konsep pemikiran saya (semacam aspirasi) untuk ditingkatkan (usulan) status hukumnya dalam bentuk Perdes. (r) Sebab secara de yure selama ini RT dan RW statusnya

  ngambang tetapi di akui ditingkat nasional, misalnya dalam pembuatan

  KTP dan surat-surat lain dari instansi pemerintah dan swasta serta ditingkat lokal/lingkungan cukup dihargai dan penting keberadaannya

  (de facto).

  (s) Demikian selintas tanggapan ini, semoga ada manfaatnya. (Setijono Widjojo, warga Pedukuhan Malanan RT 04/02, Sentolo, Kulonprogo, DIY. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (129) mengandung informasi Raperda LKD. Informasi Raperda LKD tampak dalam paragraf dua kalimat (b, c, d, e) kalimat (b) Pertama:

  

Secara umum Raperda tersebut tampaknya cukup aspiratif, responsif atas

perkembangan sosial, ekonomi, dan politik, disamping substansi otonomi

daerah/desa/pedukuhan (otonomi yang seluas-luasnya) paling tidak sejak UU

No22/99 dan terakhir UU No 32/204 tentang Pemerintahan Daerah beserta

perubahan yang terakhir. (c) Kedua: Apakah materi Raperda ini secara konsep

dari eksekutif atau sebagian dari legislative sebagai fungsi legislasi? (d) Ketiga:

Konsep Raperda (materi tertentu) asli ataukah mengadopsi dari daerah lain

(kabupaten). (e) Sebab sebagian materi juga mirip-mirip/implisit dengan Perda

BPD. Berdasarkan contoh (129) informasi Raperda LKD ditandai oleh

tampaknya.

2.82 Informasi LSM Komptras

  Informasi LSM Komptras berhubungan dengan pemberitahuan dari LSM Komptras untuk berhati-hati dan waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan anggota dari kami karena banyak yang melakukan pemerasan.

  (130) Pemberitahuan dan Imbauan (a) BERDASARKAN surat dari DPP LSM Komptras Pusat di

  Jakarta No I/Komptras/XI/07 yang ditunjukan kepada LSM Komptras di seluruh Indonesia, disinyalir adanya oknum yang melakukan investigasi ke sekolah-sekolah dan melakukan pemerasan yang mengatasnamakan LSM Komptras.

  (b) Maka dari itu, kami dari LSM Komptras wilayah DIY

  mengimbau semua pihak, terutama sekolah-sekolah untuk waspada dan berhati-hati dengan adanya oknum tersebut, karena dari Komptras sendiri tidak membenarkan dan mengharamkan anggotanya melakukan pemerasan, dan mau menerima uang sogokan, suap dan lain-lain.

  (c) Kepada semua pihak apabila menemukan orang yang mengaku anggota kami dan melakukan pemerasan, mohon segera melaporkan ke pihak berwajib. (d) Atas perhatian dan kerja samanya yang baik, kami ucapkan terima kasih. (Heri Kriswanto SAg, Komite Pemantau Transparansi dan Akuntabilitas Sekolah (Komptras) Wilayah DIY.

  

Kedaulatan Rakyat , Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (130) mengandung informasi LSM Komptras. Informasi LSM Komptras tampak dalam paragraf dua kalimat (b) Maka dari itu, kami dari LSM

  

Komptras wilayah DIY mengimbau semua pihak, terutama sekolah-sekolah untuk

waspada dan berhati-hati dengan adanya oknum tersebut, karena dari Komptras

sendiri tidak membenarkan dan mengharamkan anggotanya melakukan

pemerasan, dan mau menerima uang sogokan, suap dan lain-lain. Berdasarkan

  contoh (130) informasi LSM Komptras ditandai oleh mengimbau semua pihak.

  2.83 Informasi Mendambakan Wanita

  Informasi mendambakan wanita berkaitan dengan seorang pria yang mencari pasangan hidup dengan spesifikasi menurut apa yang dia inginkan.

  (131) Mendambakan Wanita (a) SAYA pria (29 tahun), suku Jawa, Katolik, TB 170 cm, BB 72

  Kg, karyawan perusahaan swasta di Yogya, pendidikan terakhir S1, latar belakang sama seperti orang kebanyakan. (b) Mengajak Anda (wanita), untuk membuka hati, berkenalan, dan apabila ada kecocokan diharapkan bisa diajak berhubungan serius ke jenjang berikutnya.

  (c) Mendambakan wanita (25-33 tahun), Katolik, bekerja,

  diharapkan suku Jawa, adaptif, komunikatif, humoris dan postur ideal. (d) Bila Anda (wanita) punya keinginan seperti saya, hubungi HP: 085878417167. (e) Saya mempunyai niat baik, serius, tanggung jawab dan saya juga mengharapkan respons yang sama pula.

  Terima kasih. (BW, Yogyakarta (Identitas lengkap penulis ada diredaksi ).

  

Kedaulatan Rakyat , Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (131) mengandung informasi seorang pria mendambakan wanita. Informasi seorang pria mendambakan wanita tampak dalam paragraf dua kalimat (c, d) kalimat (c) Mendambakan wanita (25-33 tahun), Katolik, bekerja,

  

diharapkan suku Jawa, adaptif, komunikatif, humoris dan postur ideal. Kalimat

  (d) Bila Anda (wanita) punya keinginan seperti saya, hubungi HP:

  

085878417167. Berdasarkan contoh (131) informasi seorang pria mendambakan

wanita ditandai oleh mendambakan wanita.

  2.84 Informasi Kasus Pengukuran Tanah

  Informasi kasus pengukuran tanah berkaitan dengan kasus yang belum selesai antara pihak penjual dan pihak BPN Sleman karena pihak penjual belum dapat menerima keputusan pihak BPN.

  (132) Halo BPN Sleman (a) TERIMA KASIH atas tanggapannya. (b) Berhubung keluarga saya, hari Kamis, 15 November 2007, menghadap petugas BPN kurang puas maka lewat Pikiran Pembaca KR ini saya ingin mengajukan pertanyaan:

  (c) 1. Jika berkas yang masuk BPN merugikan keluarga saya, siapa yang berhak mengajukan revisi berkas, apakah pihak yang dirugikan ataukah pejabat kelurahan? (d) 2. Apabila tidak diajak menentukan batas, apa itu bisa disebut syah? (e) 3. Keluarga saya kehilangan tanah 611m, padahal sudah jelas siapa yang menyerobot, sebagian ada pada gambar situasi nomor 267/1987. Apakah bisa direvisi?

  (f) 4. Sertifikat kelebihan kurang lebih 30% dari pembelian apa itu wajar? Beli 1020 m terbit 1334 m. Coba buka gambar situasi nomor 267/1987 tertanggal 12 Januari 1987. (g) Di situ nama ayah saya tidak sesuai dengan KTP, pada saksi batas. (h) 5. Apa BPN tidak bisa membantu rakyat yang minim pengetahuan tentang hukum Pertanahan, yang dirugikan dan tertindas?

  (i) 6. Apa betul tidak mengukur luas, tetapi ukur bidang? Dalam masalah ini keluarga saya yang dirugikan atas jual beli luas tanah. (j) Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. (Subagyo, Ngawen RT 05 RW 12, Trihanggo, Gamping, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Senin, 26 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (132) mengandung informasi mengenai kasus pengukuran tanah. Informasi mengenai kasus pengukuran tanah tampak pada paragraf dua kalimat (c, d, e) kalimat (c) 1. Jika berkas yang masuk BPN merugikan keluarga

  

saya, siapa yang berhak mengajukan revisi berkas, apakah pihak yang dirugikan

ataukah pejabat kelurahan? kalimat (d) 2. Apabila tidak diajak menentukan

batas, apa itu bisa disebut syah? kalimat (e) 3. Keluarga saya kehilangan tanah

611m, padahal sudah jelas siapa yang menyerobot, sebagian ada pada gambar

situasi nomor 267/1987. Apakah bisa direvisi? Berdasarkan contoh (132)

2.85 Informasi Permohonan Aplikasi

  Informasi permohonan aplikasi berhubungan dengan permintaan salah satu dari nasabahnya untuk menggunakan fasilitas yang disediakan oleh Bank Danamon tetapi pihak Danamon sedang memprosesnya.

  (133) Tanggapan Bank Danamon (a) SEHUBUNGAN dengan keluhan di Kedaulatan Rakyat (3/11) perihal “Kecewa pelayanan Kartu Kredit Bank Danamon” yang disampaikan oleh Bapak Annas Yanuar Muttaqien, bersama ini dapat

  kami jelaskan bahwa berdasarkan catatan kami Bapak Annas Yanuar Muttaqien telah mengajukan 2 permohonan aplikasi kartu kredit Danamon melalui program Instant Card dan My Own Card Plus. (b) Untuk permohonan Instant Card karena satu dan lain hal, aplikasi tersebut tidak dapat kami setujui, sedangkan

  My Own Card Plus saat ini permohonan aplikasi untuk program masih dalam proses dikarenakan masih adanya kekurangan dokumen.

  (c) Pada saat Bapak Annas Yanuar Muttaqien menghubungi kami, beliau menanyakan status pengajuan aplikasi program Instant Card, dimana petugas kami telah menginformasikan sesuai yang beliau ajukan, sedangkan SMS yang Bapak Annas Yanuar Muttaqien terima berkaitan dengan pengajuan aplikasi My Own Card Plus.

  (d) Kami telah menghubungi Bapak Annas Yanuar Muttaqien guna menjelaskan hal tersebut di atas serta mengingatkan untuk segera mengirimkan dokumen yang diperlukan.

  (e) Bapak Annas Yanuar Muttaqien dapat menerima penjelasan yang diberikan. (f) Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih. (Muhammad Nasrul, Customer Service Head PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Kantor Pusat, Jakarta, Danamon Card Center.

  Kedaulatan Rakyat , Senin, 26 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (133) mengandung informasi permohonan aplikasi. Informasi permohonan aplikasi tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a)

  

bersama ini dapat kami jelaskan bahwa berdasarkan catatan kami Bapak Annas

Yanuar Muttaqien telah mengajukan 2 permohonan aplikasi kartu kredit

  

Untuk permohonan Instant Card karena satu dan lain hal, aplikasi tersebut tidak

dapat kami setujui, sedangkan permohonan aplikasi untuk program My Own

Card Plus saat ini masih dalam proses dikarenakan masih adanya kekurangan

dokumen. Berdasarkan contoh (133) informasi permohonan aplikasi ditandai oleh

  permohonan.

2.86 Informasi Dinas Olahraga di DIY

  Informasi dinas olahraga di DIY bersangkutan dengan pembentukan dinas olahraga di Yogya karena selama ini di Yogya belum terbentuk dinas olahraga.

  (134) Menyoal Dinas Olahraga di DIY (a) 1. KEDAULATAN RAKYAT tanggal 15 November 2007

  memuat berita tentang Pemprop DIY sedang mempersiapkan Pembentukan Kelembagaan Dinas dengan DPRD Propinsi DIY. (b) Tiga belas dinas diusulkan Pemprop DIY, tetapi nama Dinas Olahraga belum termasuk yang diusulkan.

  (c) 2. Undang Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem

  Keolahragaan Nasional, menyebutkan tentang Dinas Olahraga di daerah.

  (d) 3. Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2007 sebagai pelaksana UU Nomor 3 Tahun 2005. (e) 4. Program Kerja KONI DIY Tahun 2007 sebagai hasil

  Rapat Paripurna Propinsi KONI DIY tahun 2007 dalam Bidang Organisasi memprogramkan mengharap Gubernur Propinsi DIY dan Bupati/Walikota se-Prop DIY segera membentuk Dinas Olahraga.

  (f) Membaca berita Kedaulatan Rakyat tersebut, penulis beranggapan keempat point di atas belum terpublikasi secara baik. (g) Mohon dukungan semua pihak tentang Dinas Olahraga, khususnya kepada Pemprop DIY, DPRD Propinsi DIY dan KONI DIY. (Drg Wuryanto, Sekum Pengprop PERCASI DIY, Jl Jalak No 8, Cepoko Indah, Piyungan, Bantul, DIY. Kedaulatan Rakyat, Senin, 26 November 2007, hlm 11). Pada contoh (134) mengandung informasi mengenai dinas olah raga di DIY. Informasi mengenai dinas olah raga di DIY tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) 1. KEDAULATAN RAKYAT tanggal 15 November 2007

  

memuat berita tentang Pemprop DIY sedang mempersiapkan Pembentukan

Kelembagaan Dinas dengan DPRD Propinsi DIY. Kalimat (b) Tiga belas dinas

diusulkan Pemprop DIY, tetapi nama Dinas Olahraga belum termasuk yang

diusulkan. Paragraf dua kalimat (c, e) kalimat (c) 2. Undang Undang Nomor 3

  tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, menyebutkan tentang Dinas Olahraga di daerah. Kalimat (e) 4. Program Kerja KONI DIY Tahun 2007 sebagai hasil Rapat Paripurna Propinsi KONI DIY tahun 2007 dalam Bidang Organisasi memprogramkan mengharap Gubernur Propinsi DIY dan Bupati/Walikota se- Prop DIY segera membentuk Dinas Olahraga. Berdasarkan contoh (134) informasi mengenai dinas olah raga di DIY ditandai oleh sedang mempersiapkan.

2.87 Informasi Kasus Pidana

  Informasi kasus pidana berhubungan dengan kasus pidana yang tidak segera di proses di Polres Sleman padahal kasus tersebut sudah dilaporkan oleh pelapor.

  (135) Penanganan Laporan di Polres Sleman (a) SAYA punya kasus pidana dan telah saya laporkan ke

  Polres Sleman Polda DIY dengan tanda bukti Laporan Polisi No Pol: LP/333/VII/2005/SPK tanggal 29 Agustus 2005.(b) Yang ditangani oleh penyidik Bripka Prihardiyanto.

  (c) Baik pelapor, saksi-saksi telah diperiksa semua sehingga

  tidak ada hambatan. (d) Tetapi, sampai sekarang belum ada kejelasan/kepastian hukum, dilanjutkan tidak, dihentikan juga tidak, dan membuat saya bingung. (e) Penyidik berkata di

  serta segera melimpahkan ke kejaksaan. (f) Kenyataannya sampai sekarang belum ada kejelasan atau tindak lanjut.

  (g) Dan saya adalah anak anggota PP Polri dengan nomor KTA: 395/PP Pol/Slm/VII/2000 mendapat perlakuan diskriminatik, apalagi yang lainnya. (h) Maka dengan ini saya mohon penjelasan dan kepastian hukum. (i) Mohon tanggapan dari Bapak Kapolres Sleman. (Sasmito Ari Wibowo, d/a Meces RT 04 RW 12 Umbulmartani, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat , Selasa,

  27 November 2007, hlm 11). Pada contoh (135) mengandung informasi kasus pidana. Informasi kasus pidana tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) SAYA punya kasus

  

pidana dan telah saya laporkan ke Polres Sleman Polda DIY dengan tanda bukti

Laporan Polisi No Pol: LP/333/VII/2005/SPK tanggal 29 Agustus 2005. Kalimat

  (b) Yang ditangani oleh penyidik Bripka Prihardiyanto. Paragraf dua kalimat (c,

  d, e, f) kalimat (c) Baik pelapor, saksi-saksi telah diperiksa semua sehingga tidak

  

ada hambatan. Kalimat (d) Tetapi, sampai sekarang belum ada

kejelasan/kepastian hukum, dilanjutkan tidak, dihentikan juga tidak, dan membuat

saya bingung. Kalimat (e) Penyidik berkata di hadapan saya bahwa dia tidak mau

ambil risiko, mau profesional serta segera melimpahkan ke kejaksaan. Kalimat (f)

Kenyataannya sampai sekarang belum ada kejelasan atau tindak lanjut.

  Berdasarkan contoh (135) informasi kasus pidana ditandai oleh punya kasus pidana.

2.88 Informasi Referendum

  Informasi referendum bersangkutan dengan apa yang dirasakan oleh DIY karena pusat (pemerintah) tidak segera mensahkan undang-undang keistimewaan DIY.

  (136) Referendum?! (a) MASIH mending cuma mengadakan referendum daripada

  membentuk Gerakan DIY Merdeka (GDM) untuk mempertahankan eksistensi keistimewaan DIY. (b) Kenapa? Karena situasi Ngayogyakarta Hadiningrat bak seperti sedang dalam keadaan ‘perang’ (perang batin) menghadapi Pusat, yang senantiasa ragu (baca: leda-lede) bahkan cenderung mengulur waktu untuk penyelesaian Undang Undang Keistimewaan DIY.

  (c) Perang batin itu sudah dimulai atau justru puncaknya ketika Sri Sultan HB X menyatakan, “Tidak lagi bersedia” menjadi gubernur. (d) Ketidaksediaan Ngarsa Dalem untuk mencalonkan (lagi) sebagai gubernur sebagai langkah cultural dan spiritual yang bermakna ‘protes/kecewa’ terhadap Pusat itu, telah kami ungkap pada tulisan ‘Sultan (Tetap) Number One’ pasca Pernyataan Historis 7 April 2007.

  (e) Kalau pemerintah Pusat aspiratif, tentu sudah merasakan

  kegundahan dan getar keinginan rakyat DIY itu, yang tanpa harus direferendumpun, sudah dapat ditebak, seluruh rakyat DIY menghendaki segera disahkannya RUUK-DIY, serta Sultanku Gubernurku dan Paku Alamku Wakil Gubernurku.

  (f) Sama-sama bertahta Untuk Rakyat, demi NKRI, Persatuan dan Kesatuan Bangsa, serta kemakmuran Indonesia yang ber-Pancasila, apa beda nuansa kepemimpinan HB-IX dengan HB-X? (g) Ketika dulu ketidakbeneran itu oleh HB-IX dijawab dengan ‘diam’ dan langkah itu ternyata keliru karena kemiskinan dan kebodohan tetap merajalela, maka HB-X bagaimanapun pahitnya harus berani mengatakan bahwa yang benar itu benar, dan yang salah itu salah!

  (h) Oleh karena itu, mungkin solusi terbaik bagi presiden apabila sampai suksesi 2008 RUUK-DIY belum dapat disahkan, tanpa ragu Pak SBY harus berani mengeluarkan Kepres Penetapan Gubernur DIY. (i) Atau akan terulang lagi peristiwa masa lalu, sebelum resmi dilantik Mendagri Jenderal Syarwan Hamid, kedahuluan Pak Tukimin (tukang becak) yang atas nama rakyat DIY ‘melantik’ Sri Sultan HB X sebagi gubernur?

  (j) Kalau begitu, apabila referendum jadi digelar, tambahkan

  pernyataan ‘Setujukah Anda, apabila Pusat tetap ragu dan gagal mengesahkan RUUK-DIY sebelum suksesi 2008, kita minta mBah Maridjan atas nama rakyat DIY melantik Sri Sultan HB X sebagai Sumangga. Gubernur DIY 2008-2013?

  (Drs Totok Sudarwoto, Griya Arga Permai W-11, Kwarasan, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 29 November 2007, hlm 14). Pada contoh (136) mengandung informasi referendum. Informasi referendum tampak pada paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) MASIH mending

  

cuma mengadakan referendum daripada membentuk Gerakan DIY Merdeka

(GDM) untuk mempertahankan eksistensi keistimewaan DIY. Kalimat (b)

Kenapa? Karena situasi Ngayogyakarta Hadiningrat bak seperti sedang dalam

keadaan ‘perang’ (perang batin) menghadapi Pusat, yang senantiasa ragu (baca:

leda-lede) bahkan cenderung mengulur waktu untuk penyelesaian Undang

Undang Keistimewaan DIY. Paragraf tiga kalimat (e) Kalau pemerintah Pusat

aspiratif, tentu sudah merasakan kegundahan dan getar keinginan rakyat DIY itu,

yang tanpa harus direferendumpun, sudah dapat ditebak, seluruh rakyat DIY

menghendaki segera disahkannya RUUK-DIY, serta Sultanku Gubernurku dan

Paku Alamku Wakil Gubernurku. Paragraf enam kalimat (j) Kalau begitu, apabila

referendum jadi digelar, tambahkan pernyataan ‘Setujukah Anda, apabila Pusat

tetap ragu dan gagal mengesahkan RUUK-DIY sebelum suksesi 2008, kita minta

mBah Maridjan atas nama rakyat DIY melantik Sri Sultan HB X sebagai

Gubernur DIY 2008-2013? Sumangga. Berdasarkan contoh (136) informasi

  referendum ditandai oleh cuma mengadakan.

2.89 Informasi Mengenai Ujian Nasional

  Informasi mengenai ujian nasional berkaitan dengan ujian yang dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan oleh pihak sekolah, makanya bagi pelajar harus mempersiapkan segalanya seperti belajar yang giat.

  (137) Ayo Belajar Giat, Benar, Mantap dan Disiplin (a) MENDIKNAS telah menetapkan tutup tahun ajaran 2008

  tetap diadakan UN (Ujian Nasional) bahkan untuk SMU ditambah 3 bidang studi jadi ada 6 bidang studi, untuk SMP ditambah 1 jadi empat, nilai kelulusan juga dinaikkan menjadi 5,2 untuk SD juga

  (b) Ketahuilah anak-anak cucuku, namanya “ujian negara” itu sejak zaman penjajahan telah diadakan, namanya exament. (c) Zaman tahun 1950 hingga 1960 yang boleh mengadakan ujian negara itu hanya sekolah negeri, sekolah partikelir (sekarang terkenal swasta, tidak boleh mengadakan ujian).

  (d) Hanya berhak memberi ijazah (tanda tamat belajar). (e) Bila mau ikut ujian negara sekolah-sekolah swasta itu mengirimkan siswanya yang duduk di kelas akhir untuk mengikuti ujian. (f) Bagi sekolah yang bagus, banyak siswa yang lulus, akhirnya bisa melanjutkan ke sekolah negeri. (g) Yang tidak bagus 0% yang lulus. (h) Sejak dulu kelulusan syarat utama untuk melanjutkan ke sekolah negeri.

  (i) Nah anak-anakku, cucu-cucuku, tidak perlu grogi, frustasi, mengumpat, apalagi menggalang kekuatan untuk demo dll. (j) Semua ini tidak ada untungnya. (k) Ujian itu bertujuan agar pendidikan generasi itu bisa meningkat.

  (l) Maka kami mengajak anak-anakku untuk belajar yang giat, apalagi yang duduk di kelas akhir, giat belajar melaksanakan cara belajar yang benar dengan berbekal hati yang mantap, bertaqwa, dan tidak lupa disiplin yang tepat, kurangilah sikap hura-hura, langkah ini demi kesuksesan hari ke depan anda.

  (m) Selamat belajar, Insya Allah Tuhan akan selalu membimbingmu. (Suwarsito, Jl Aster 2/357, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 29 November 2007, hlm 15).

  Pada contoh (137) mengandung informasi ujian nasional. Informasi ujian nasional tampak dalam paragraf satu kalimat (a) MENDIKNAS telah menetapkan

  

tutup tahun ajaran 2008 tetap diadakan UN (Ujian Nasional) bahkan untuk SMU

ditambah 3 bidang studi jadi ada 6 bidang studi, untuk SMP ditambah 1 jadi

empat, nilai kelulusan juga dinaikkan menjadi 5,2 untuk SD juga diadakan UN.

  Berdasarkan contoh (137) informasi ujian nasional ditandai oleh tetap diadakan.

2.90 Informasi Tidak Melakukan Kerja Sama

  Informasi tidak melakukan kerja sama berkaitan dengan rumah sakit panti rapih yang tidak menjalin kerja sama dengan salah satu counter di saphire square.

  (138) Nama Rumah Sakit Panti Rapih Dicatut Counter Saphire

  Square

  (a) BERHUBUNGAN ada informasi dari warga masyarakat

  bahwa ada counter (stand) alat kesehatan di Saphire Square, yang menyatakan bekerja sama dengan Rumah Sakit Panti Sakit, dengan ini kami tegaskan bahwa: Rumah Sakit Panti Rapih tidak menjalin kerja sama dengan counter (stand) apapun di Saphire Square.

  (b) Harap masyarakat luas dapat memakluminya. (JBS Amir Marwata, An Direktur RS Panti Rapih Wadir SDM dan Informasi.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 30 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (138) mengandung informasi tidak melakukan kerja sama. Informasi tidak melakukan kerja sama tampak dalam paragraf satu kalimat (a)

  

BERHUBUNGAN ada informasi dari warga masyarakat bahwa ada counter

(stand) alat kesehatan di Saphire Square, yang menyatakan bekerja sama dengan

Rumah Sakit Panti Sakit, dengan ini kami tegaskan bahwa: Rumah Sakit Panti

Rapih tidak menjalin kerja sama dengan counter (stand) apapun di Saphire

Square. Berdasarkan contoh (138) informasi tidak melakukan kerja sama ditandai

oleh tidak menjalin kerja sama.

2.91 Informasi Peraturan Pendirian Bangunan

  Informasi peraturan pendirian bangunan bersangkutan dengan perizinan tentang pendirian bangunan yang dari Pemda Sleman belum jelas kepastiannya.

  (139) Tanggapan Kepada Abdul Rivai Harapan BE (a) KEPADA saudara Abdul Rivai Harapan BE di Karangjati RT

  04, Tamantirto, Kasihan Bantul kami mengucapkan terima kasih atas aspirasi saudara di Pikiran Pembaca ini tertanggal 23 November 2007. (b) Perlu kami jelaskan bahwa:

  (c) 1. Pasal 14 UUPA (UU No 5 tahun 1960) tentang peraturan

  

daerah mempunyai kewenangan mengatur persediaan,

peruntukan dan penggunaan bumi, air serta ruang angkasa untuk

daerahnya sesuai kondisi daerah masing-masing. (d) Sebagai

tindak lanjut, sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres)

34/2003 tentang Kebijaksanaan Nasional di Bidang Pertanahan,

pemerintah kabupaten/kota diberi kewenangan untuk mengatur

penggunaan tanah termasuk di dalamnya perubahan penggunaan

tanah. (e) Untuk mengimplementasikannya Pemkab Sleman telah

menerbitkan Peraturan Daerah No 19 Tahun 2001 tentang izin

peruntukan penggunaan tanah (IPPT), yang mengamanatkan

setiap orang pribadi atau badan yang menggunakan tanah untuk

kegiatan pembangunan fisik dan atau untuk keperluan lain yang

berdampak pada struktur ekonomi, sosial budaya dan lingkungan

wajib memperoleh izin peruntukan penggunaan tanah dari

Bupati. (f) Dengan demikian permohonan izin perubahan

pemanfaatan tanah walau milik sendiri bukan hal yang mengada-

ada.

  (g) 2. Pemberian izin perubahan penggunaan tanah terutama dari tanah sawah ke non sawah memerlukan pertimbangan yang cermat dan komprehensif serta harus melalui prosedur yang ditetapkan, dengan indikator pengkajian aspek tata ruang, aspek lingkungan, aspek ekonomi, aspek sosial dan aspek penggunaan tanah. (h) Izin tersebut memiliki fungsi sebagai pengendali dalam mempertahankan lahan persawahan dan merupakan izin awal sebelum kepengurusan IMB. (i) Dengan demikian proses izin perubahan penggunaan tanah tidak dapat dibandingkan dengan proses izin mendirikan bangunan (IMB).

  (j)

  3. Prosedur operasional pelayanan

  IPPT, pemohon menyampaikan berkas di Unit Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Atap (UPT PSA), peninjauan lokasi, rapat koordinasi tim IPPT. (k) Peninjauan lokasi berdasarkan jadwal atau lokasi per kecamatan yang telah diagendakan dalam 1 tahun. (l) Untuk izin perubahan penggunaan tanah peninjauan hanya dilakukan setiap hari Selasa, dikarenakan hari lainnya digunakan peninjauan lokasi bagi perizinan yang lain. (m) Pemohon yang masuk daftar tinjauan lokasi akan diberi informasi dengan diberikan surat undangan dan melalui telepon dan untuk memberikan arahan lebih detail letak tanah yang dimohonkan izin.

  (n) 4. Terkait dengan permohonan izin perubahan penggunaan tanah atas nama istri saudara (Ny Trismiyati), berkas permohonan diterima UPT PSA dengan No 406/503/2007 tertanggal 29-8-2007 dan diterima Badan Pengendalian Pertanahan Daerah tanggal 30-8-2007. (o) Sesuai jadwal tinjauan lokasi teragendakan untuk lokasi saudara akan ditinjau pada minggu pertama bulan Oktober, namun karena untuk lokasi Kecamatan Minggir dan Moyudan tidak ada permohonan izin perubahan penggunaan tanah, maka jadwal peninjauan untuk hal itu, BPPD telah menghubungi beberapa kali ke nomor telepon yang tertulis dalam berkas yang diajukan pada tanggal 15 dan 17 September dengan pengulangan beberapa kali selama jam kerja (07.30-14.15 WIB), tetapi tidak ada yang menerima (menjawab), sedangkan untuk pemohon lain dapat hadir sesuai undangan.

  (p) 5. Rencana peninjauan lokasi untuk desa Trihanggo Kecamatan Gamping ke depan akan dilaksanakan minggu ke 3 bulan Maret 2008. (q) 6. Dalam pengurusan IPPT tidak ada pungutan lain selain retribusi termasuk pelicin. (r) Perhitungannnya sesuai rumus Retribusi

  = P indeks peruntukan (SK Bupati No 4/Kep/KDH/A/2002) untuk rumah tinggal 0,0346 x L (luas) x NJPO/m2 sesuai Perda No 19 Tahun 2000.

  (s) Demikian untuk menjadikan perhatian, dan dalam memberikan pelayanan Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk menyelenggarakan pemerintah yang profesional dan bersih. (Dra Endah Sri Widiastuti, NIP 490027920, Kepala bagian Humas Setda Kabupaten Sleman. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 30 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (139) mengandung informasi mengenai peraturan pendirian bangunan. Informasi mengenai peraturan pendirian bangunan tampak pada paragraf dua kalimat (c, d, e, f) kalimat (c) 1. Pasal 14 UUPA (UU No 5 tahun

  

1960) tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria mengamanatkan bahwa

pemerintah daerah mempunyai kewenangan mengatur persediaan, peruntukan

dan penggunaan bumi, air serta ruang angkasa untuk daerahnya sesuai kondisi

daerah masing-masing. (d) Sebagai tindak lanjut, sesuai dengan Keputusan

Presiden (Keppres) 34/2003 tentang Kebijaksanaan Nasional di Bidang

Pertanahan, pemerintah kabupaten/kota diberi kewenangan untuk mengatur

penggunaan tanah termasuk di dalamnya perubahan penggunaan tanah. (e)

Untuk mengimplementasikannya Pemkab Sleman telah menerbitkan Peraturan

Daerah No 19 Tahun 2001 tentang izin peruntukan penggunaan tanah (IPPT),

yang mengamanatkan setiap orang pribadi atau badan yang menggunakan tanah

  

pada struktur ekonomi, sosial budaya dan lingkungan wajib memperoleh izin

peruntukan penggunaan tanah dari Bupati. (f) Dengan demikian permohonan izin

perubahan pemanfaatan tanah walau milik sendiri bukan hal yang mengada-ada.

  Berdasarkan contoh (139) informasi mengenai peraturan pendirian bangunan ditandai oleh mempunyai kewenangan.

3.92 Kesimpulan Berbagai Jenis Informasi dalam Pikiran Pembaca

  Penelitian yang telah dilakukan pada bab II di atas terdiri dari berbagai jenis informasi yang terkandung dalam wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Berbagai jenis informasi tersebut meliputi syawalan, kehilangan, penemuan, kecelakaan, reuni, komunitas, keberadaan, lomba, kerusakan, orang sakit, belanja, perpanjangan, pengalaman berkendara, barang terjatuh, donor darah, parkir, penilangan, seminar, pengobatan gratis, software, kondisi, penjualan tanah, perhitungan pulsa, penitipan, perguruan beladiri, mendapat SMS, jembatan Srandakan perlu pos pengamanan, perpajakan, anggota asuransi bumiputera, pengurusan status kepemilikan hak atas tanah, kenaikan harga sembako, membeli flashdisk, salah transfer, kekeliruan nomor pengaduan, gambar spanduk yang kurang tepat, siklus penanggalan, pembangunan masjid, umpatan, desain tanggal kedaluarsa, ralat artikel opini, iklan pemasangan telepon, wisatara UNY batal, mobil yang mengalami musibah, singkatan, penggantian flashdisk, puasa, heritage di Magelang, sertifikat tanah telah selesai di proses, permasalahan pertanahan, asuransi, win-win solution, kasus salah transfer selesai, kasus innovation store, penukaran uang, wajib pajak, penyelesaian masalah di Indogrosir, penyelesaian masalah di Karita Muslim Square, mencabut pernyataan, pembuatan kartu kuning, sikap arogan anggota Thunder 125, hujan dua jam, pelatihan, mengenai upah minimum propinsi, diklat & recruitment KSR PMI, service mobil Honda, kisah pensiunan PNS, pemilu tanpa foto, KTP dipinjam tidak kembali, pembuatan mural, perizinan dipersulit, hal unik saat pertandingan sepakbola, perubahan manajemen lalu lintas, pemanfaatan KTP, keadaan musala, jatuh tempo pembayaran premi, sikap panitia yang kurang peduli, berita dari bumi “sang bumi ruwai jurai”, rakerda LKD, LSM Komptras, mendambakan wanita, kasus pengukuran tanah, permohonan aplikasi, dinas olahraga di DIY, kasus pidana, referendum, mengenai ujian nasional, tidak melakukan kerja sama dan peraturan pendirian bangunan.

  Dari informasi yang terkandung selama satu bulan tersebut terdapat 91 jenis informasi. Jenis informasi yang pertama yaitu informasi syawalan dan informasi ini begitu mendominasi pada wacana pikiran pembaca selama bulan November 2007. Informasi syawalan berjumlah 18 dari 160 wacana pikiran pembaca. Mengapa informasi syawalan begitu banyak pada bulan November, karena pada bulan ini bertepatan dengan bulan syawal yang oleh orang Jawa dipercaya sebagai waktu yang tepat untuk melakukan silaturahmi dan menjalin kekeluargaan kembali antar trah, organisasi, orang-orang dari daerah asal yang tinggal di Yogyakarta, keluarga, komunitas, alumni pelajar dan sebagainya.

  Masyarakat menggunakan pikiran pembaca sebagai salah satu sarana yang paling efektif dan tepat untuk memberitahukan acara syawalan tersebut kepada anggota trah, organisasi, orang-orang dari daerah asal yang tinggal di Yogyakarta, keluarga, komunitas, alumni pelajar baik yang berada di daerah Yogyakarta maupun di luar kota Yogyakarta.

  Selain informasi syawalan masih banyak lagi jenis-jenis informasi yang terdapat pada wacana pikiran pembaca seperti informasi kehilangan yang berisi berita kehilangan benda atau barang (Hand Phone, Earphone, STNK, surat-surat penting, dompet dan tas) milik seseorang yang hilang dan jatuh di jalan. Dari semua berita kehilangan tersebut, berita kehilangan yang paling banyak dan sering terjadi yaitu kehilangan STNK. Kehilangan STNK terjadi karena pengendara atau seseorang yang memegang surat penting itu teledor atau kurang hati-hati dalam menaruh dan membawanya sehingga banyak kejadian yang menyebabkan hilangnya STNK pada saat berkendara. Makanya banyak orang yang memberitahukan berita kehilangan tersebut melalui pikiran pembaca supaya pihak-pihak, seseorang yang menemukan dapat mengembalikan sesuai alamat yang tertera pada pikiran pembaca.

  Informasi selanjutnya yang terdapat pada pikiran pembaca adalah informasi penemuan yaitu informasi yang memuat berita penemuan barang atau benda yang ditemukan oleh seseorang baik di jalan atau tempat lainnya. Informasi penemuan seperti (STNK, surat-surat penting, jam dan pakaian, kartu perdana, dompet dan cincin emas). Biasanya orang yang menemukan barang tersebut menyampaikannya melalui pikiran pembaca dengan cara menuliskan alamat secara jelas, agar pihak atau seseorang yang merasa kehilangan barang atau benda sesuai dengan ciri-ciri yang penemu tuliskan di acara pikiran pembaca dapat dengan segera menghubungi si penemu dan mengambilnya dengan membawa kartu identitas yang masih berlaku supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diiinginkan. Dari semua berita penemuan di atas sebagian besar memuat berita penemuan STNK, berarti dapat disimpulkan bahwa informasi kehilangan dan informasi penemuan sebagian besar beritanya mengenai kehilangan STNK dan Penemuan STNK.

  Selain informasi syawalan, informasi kehilangan dan informasi penemuan di atas masih terdapat beberapa lagi jenis-jenis informasi seperti informasi kecelakaan. Pada informasi kecelakaan ini isi beritanya tentang peristiwa kecelakaan seperti (motor tergelincir, halo Colt-T AB-9217-TE, nyerempet motor langsung lari, pada siapa kami mohon perlindungan?). Kecelakaan dapat mengakibatkan korban atau pengemudinya mengalami luka biasa hingga luka parah dan seringkali kecelakaan yang terjadi di jalan ini disebabkan oleh kurangnya hati-hati pengemudi saat memacu kendaraan, disebabkan juga oleh sikap ugal-ugalan pengendara lain saat berada di jalan tanpa mempedulikan pengendara lain serta disebabkan oleh cuaca sehingga jalanan menjadi licin sehingga pengendara yang kurang konsentrasi dapat terjatuh.

  Informasi reuni memuat berita mengenai kegiatan reuni atau dengan kata lain acara kumpul bersama teman-teman alumni sekolah dan alumni saat kuliah.

  Pada informasi reuni ini sebagian besar berisi acara yang akan diadakan oleh para alumni se-angkatan saat berada di bangku sekolah dulu. Tujuan yang paling utama diadakannya reuni adalah agar tali persahabatan dan kekeluargaan saat sekolah dulu dapat terjalin sehingga tidak terputus begitu saja selain itu juga sebagai ajang temu kangen bersama kawan lama. Panitia yang bertindak sebagai tim pelaksana memilih menggunakan pikiran pembaca sebagai media yang tepat untuk memberitahukan bentuk acara dan proses pendaftarannya. Selain itu pikiran pembaca juga merupakan sarana yang paling efektif sekaligus gratis dalam hal penyampaian pesan atau info. Kenapa dikatakan efektif dan gratis karena pikiran pembaca merupakan rubrik yang disediakan oleh surat kabar (media massa) untuk masyarakat yang ingin menuangkan atau menulis berbagai bentuk aspirasi (uneg-

  

uneg ) secara rinci dan dapat langsung mengirimkannya ke redaksi tanpa harus

  membayar cukup disertai kartu identitas yang masih berlaku. Teman-teman se- angkatan yang berada dimana pun juga dapat mengetahui kabar reuni melalui pikiran pembaca. Pikiran pembaca juga mempunyai nilai plus tersendiri yaitu jangkauannya luas, maksudnya informasi pada pikiran pembaca dapat dibaca oleh siapa saja dan di mana saja baik yang berada di daerah media massa ini terbit maupun di daerah lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rubrik ini begitu bermanfaat bagi siapa saja karena dapat mengetahui berbagai informasi yang ada seperti informasi reuni.

  Informasi komunitas berisi tentang berita kegiatan dari komunitas motor atau orang yang memiliki persamaan visi dan misi dalam dunia otomotif. Berita dari komunitas ini berisi tentang kegiatan yang pernah dilaksanakan semisal (syawalan dan gathering, mengajak pemilik motor dengan tipe yang sama untuk bergabung, wisata keluarga, sapa teman baru, bursa onderdil dan konsultasi dengan pakar mobil Jangkrik). Informasi mengenai komunitas tidak terbatas hanya pada komunitas kendaraan saja, namun komunitas juga ada pada bidang kesehatan seperti komunitas donor darah seperti (dalam komunitas donor darah 24 jam berdasarkan golongan darah A ada 15 orang, golongan darah B: 27 orang, golongan darah AB: 2 orang dan golongan darah O: 18 orang).

  Informasi keberadaan berisi tentang berita keberadaan tempat, keberadaan seseorang dan keberadaan organisasi. Keberadaan tempat berarti menjelaskan tentang seluk beluk letak di mana lahan atau tempat tersebut berada misalnya (musala di Plaza Ambarrukmo), keberadaan seseorang mempunyai arti mengenai keberadaan seseorang yang telah lama tidak pernah bertemu dan menjalin komunikasi dengan teman akrabnya dulu, baik komunikasi langsung atau lewat sarana telepon. Biasanya mereka sudah sekian lama bersahabat sejak masih sama- sama menimba ilmu baik di sekolah atau perguruan tinggi namun karena disebabkan oleh kesibukkan masing-masing individu akhirnya terputuslah tali persahabatan tersebut. Lalu, salah satu dari mereka ingin menyambung tali silaturahmi kembali dengan cara mencari keberadaan orang tersebut melalui pikiran pembaca. Keberadaan organisasi memiliki arti bahwa telah ada atau telah terbentuk suatu badan organisasi di suatu tempat yang bernaung dalam bidang perkoperasian, oleh sebab itu karena organisasi tersebut masih belum lama berdiri dan ingin memperkenalkan eksistensinya kepada masyarakat makanya lewat pikiran pembaca memohon kepada pihak-pihak yang mengerti tentang dunia perkoperasian supaya dapat membantu baik melalui pemikiran, saran dan sumbangan kiat.

  Informasi lomba berisi tentang kegiatan lomba yang akan diadakan oleh instansi atau lembaga tertentu. Tujuan utama kegiatan lomba diadakan biasanya merupakan suatu agenda atau program tahunan instansi tertentu selain itu juga sebagai ajang yang paling tepat untuk mencari bibit-bibit yang berprestasi dalam bidangnya. Panitia lomba juga telah memikirkan kapan dilaksanakan lomba, lokasinya lalu syarat-syarat umum dan kontribusi untuk setiap peserta. Informasi lomba yang ada dalam pikiran pembaca seperti (lomba paduan suara dan kompetisi matematika)

  Informasi kerusakan sarana umum berhubungan dengan kerusakan yang terjadi pada fasilitas umum seperti (kerusakan jalan dan kerusakan bendungan).

  Ada beberapa penyebab kerusakan jalan seperti pemakaian kendaraan yang membawa barang melebihi batas maksimal beban angkut, saat musim penghujan jalan menjadi mudah terkelupas aspalnya sebab air terus tergenang, penanganan pemerintah yang kurang tanggap terhadap lubang-lubang yang ada di jalan.

  Kerusakan bendungan terjadi disebabkan oleh bangunan yang ambleg di sekitar bendungan dan dapat mengakibatkan longsornya tanah di area bendungan dan lambat laun akan mengikis tanah pereng, kemungkinan apabila ada dorongan air yang kuat bendungan akan bocor lewat barat bangunan induk bendungan.

  Masyarakat yang menggunakan sarana dan prasarana tersebut begitu terganggu karena jalan yang tidak mulus dan berlubang dimana-mana tidak segera diperbaiki serta pemanfaatan air untuk irigasi sawah juga tidak lancar. Untuk itu bagi pihak, instansi, lembaga yang berkompeten dalam bidangnya supaya cepat tanggap dalam memperbaiki kerusakan yang terjadi sehingga pemakai jalan dapat merasa nyaman dan aman ketika melewati jalan tersebut dan para petani dapat dengan mudah mengairi sawahnya.

  Informasi orang sakit berisi tentang berita seseorang yang sedang jatuh sakit, yang disebabkan oleh penyakit, cuaca panas dan kecelakaan. Informasi mengenai orang sakit yang disebabkan oleh penyakit berarti sudah sejak lama penyakit tersebut ada dalam tubuh seseorang dan masih membutuhkan pertolongan intensif. Sakit karena cuaca itu merupakan hal yang wajar dan dialami oleh setiap anak yang berusia kurang dari 2 tahun mungkin penyebabnya cuaca panas saat malam hari sehingga daya tahan tubuh anak belum kuat lalu suhu badan meningkat dan akhirnya demam. Sakit karena kecelakaan berarti sakit yang disebabkan oleh kecelakaan baik di jalan atau dalam lingkungan kerja.

  Informasi belanja memuat berita tentang seseorang yang melakukan aktifitas membeli keperluan yang dibutuhkan dalam menunjang kehidupan sehari- hari. Informasi belanja yang terdapat dalam pikiran pembaca seperti belanja atau membeli barang di sebuah super market dan toko. Para konsumen memilih sesuatu yang dirasa cukup berguna dan bermanfaat bagi keluarga, namun ada kalanya ketika kegiatan berbelanja dilakukan dapat membuat konsumen kecewa.

  Penyebabnya dapat bermacam-macam seperti penulisan harga promo yang tidak jelas, pelayanan para penjaga toko yang kurang memuaskan pelanggan, produk yang dibeli tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh penjaga counter dan sebagainya.

  Informasi perjangan berhubungan dengan hal pengurusan surat-surat kendaraan bermotor seperti (STNK dan SIM), para pemilik kendaraan harus dan wajib membayar pajak tersebut setiap tahunnya agar memenuhi kuota sebagai wajib pajak yang baik dan mengerti tentang hukum yang berlaku selain itu agar tidak terkena tilang ketika ada moment pemeriksaan di jalan raya.

  Informasi pengalaman berkendara berhubungan dengan kegiatan berkendara atau menaiki sebuah sepeda motor di jalan raya. Pengalaman yang dijumpai oleh pengendara begitu berbeda-beda, ada yang menyenangkan bahkan ada yang menyebalkan atau kurang menyenangkan. Seperti pengalaman yang ada di dalam wacana pikiran pembaca ini, ketika berkendara di sebuah gang tiba-tiba ada seorang anak muda yang membukakan portal yang menutupi jalan dan ada pula orang yang dengan sengaja membentak pengendara karena dirasa cukup kencang saat berkendara. Selain itu ada pula seorang kakek yang memperingatkan pengendara agar pelan-pelan karena di sekitar jalan tersebut banyak anak-anak yang sedang bermain.

  Informasi barang terjatuh berisi berita tentang sesuatu barang atau benda yang terjatuh dan hilang di jalan maupun tempat lainnya. Biasanya pemilik barang tersebut tidak sadar kalau barang yang di bawanya itu jatuh, penyebab lainnya pemilik kurang hati-hati dalam menaruh barang bawaannya dan rasa terburu-buru menjadi pemicu utamanya. Dalam pikiran pembaca ada 2 kasus yang terjadi yaitu (dompet terjatuh dan kalung emas putih terjatuh) kesemuanya tidak sadar kalau barangnya terjatuh. Mungkin dengan cara menulis berita acara di pikiran pembaca barang yang terjatuh tersebut dapat ditemukan oleh seseorang dan dikembalikan kepada pemiliknya lagi.

  Informasi donor darah berkaitan dengan kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh seseorang atau lembaga kesehatan tertentu. Kesukarelaan dari hati setiap orang sangat dibutuhkan dalam hal ini karena setiap darah yang didonorkan begitu berarti bagi orang yang membutuhkan apalagi kalau golongan darah yang dicari itu begitu sulit di dapat. Dalam pikiran pembaca ini memuat kegiatan donor darah baik yang dilakukan oleh seseorang ataupun lembaga kesehatan seperti ( donor darah rutin di RS Happy Land dan donor darah siap 24 jam).

  Informasi parkir berhubungan dengan tata cara penataan kendaraan di tempat-tempat umum baik yang beroda dua maupun beroda empat. Semakin banyaknya pengguna alat transportasi bermesin ini juga akan menyebabkan lahan parkir akan berkurang karena tidak cukup untuk memuat kendaraan yang berjubel jumlahnya. Permasalahan yang timbul karena semakin banyaknya kantor-kantor, sekolahan-sekolahan, mal-mal dan fasilitas umum lainnya tidak menyediakan lahan parkir sehingga salah satu alternatifnya menggunakan badan jalan sebagai tempat parkir.

  Informasi penilangan berhubungan dengan kasus penilangan yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap pengguna jalan yang melanggar peraturan lalu-lintas. Kasus seperti ini sering terjadi di jalan raya dan sebagian besar kesalahan pengendara yang tidak mempedulikan rambu-rambu selain juga alasan utama yaitu terburu-buru menuju ke tempat kerja atau sekolahan. Tetapi juga ada kesalahan yang disebabkan oleh polisi yang tiba-tiba menilang pengguna jalan tanpa alasan yang jelas. Seperti kedua kasus yang ada dalam pikiran pembaca ini, kasus pertama dengan sengaja pihak polisi menilang pengendara tanpa alasan apapun dan yang kedua memang kesalahan pihak pengndara.

  Informasi seminar pada pikiran pembaca ini secara jelas menerangkan tentang kegiatan seminar yang akan dilaksanakan, dengan agenda berupa program-program yang meningkatkan SDM pada umumnya baik di lingkungan kerja maupun pada masyarakat sebagai sasarannya. Kegiatan seminar merupakan kegiatan yang positif dan begitu bermanfaat bagi perkembangan pengetahuan sekaligus membuka wawasan baru tentang dunia sains.

  Informasi pengobatan gratis merupakan suatu kegiatan sosial yang begitu bermanfaat bagi masyarakat karena dapat meningkatkan kesehatan. Pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh instansi tersebut merupakan agenda rutin dalam beberapa bulan tertentu selain sebagai ajang untuk memperkenalkan berbagai manfaat dari sayuran dan buah-buahan.

  Pada informasi software berisi informasi yang membicarakan tentang penggunaan software seperti microsoft dan linux. Dipandang dari segi ilegal dan legalnya produk yang beredar bebas di pasaran.

  Informasi kondisi berisi informasi yang membicarakan mengenai kondisi atau bagaimana rasanya saat terjadi perekrutan CPNS di sebuah gedung selain panitia yang kurang siap menangani masalah yang ada juga tampak sikap panitia yang kurang peduli terhadap para peserta. Informasi kondisi juga menyoroti masalah ruangan serta keadaan tempat shalat di mal yang kondisinya kotor, tidak rapi dan pengap.

  Informasi penjualan tanah berhubungan dengan proses penjualan tanah yang dilakukan oleh pihak penjual kepada pihak pembeli dengan didampingi pihak BPPN sebagai saksi dan orang yang mengurusi surat-suratnya.

  Informasi perhitungan pulsa berkaitan dengan penghitungan pulsa telepon rumah yang dilakukan oleh pelanggan telkom dan petugas telkom guna untuk mengetahui pengenaan biaya ketika telepon digunakan dan saat telepon dalam kondisi menunggu.

  Informasi penitipan berkaitan dengan penitipan sesuatu barang atau hewan, dalam hal ini hewan yang dititipkan kepada penyedia jasa dan pemilik disuruh mengambil hewan tersebut karena masa penitipan telah jatuh tempo.

  Informasi perguruan beladiri berkaitan dengan perguruan beladiri Cakra Menggala yang pernah ditayangkan di salah satu TV swasta dan setelah penulis melihat tayangan tersebut niat penulis ingin segera bergabung namun belum tahu alamatnya secara jelas.

  Informasi mendapat SMS berhubungan dengan isi SMS yang mengecewakan nasabah dari sebuah bank tertentu karena pangajuan layanan yang diharapkan tidak segera di proses.

  Informasi jembatan Srandakan berisi informasi mengenai kondisi jembatan Srandakan pada saat malam hari yang begitu sepi, untuk itu perlu didirikan pos pengamanan agar masyarakat yang melalui jembatan tersebut dapat merasa aman dan nyaman.

  Informasi perpajakan berisi tentang pajak yang dikenakan kepada pihak- pihak yang begitu kompeten terhadap perkembangan bangsa ini seperti pejabat, karena banyak kasus yang pejabat yang tidak membayar pajak.

  Informasi anggota asuransi bumi putera berisi tentang anggota keluarga yang bergabung sebagai pelanggan asuransi selama 7 tahun sejak suaminya

  

bertugas di Padang, Sumatera Barat, tahun 2000. Namun, rasa kecewa dirasakan

keluarga ini ketika pengajuan klaim asuransi di tolak oleh pihak bumi putera

karena saat pengajuan klaim terdapat masalah yaitu sering terlambatnya

membayar asuransi setiap bulannya.

  Informasi pengurusan status kepemilikan hak atas tanah berisi mengenai

proses pengubahan hak atas tanah, BPN yang mengurusi hal ini kurang serius

dalam melayani masyarakat, karena syarat-syarat yang telah dimasukkan ke BPN

sampai beberapa bulan belum jadi.

  Informasi kenaikan harga sembako berisi mengenai mencermati kenaikan

harga-harga sembako yang semakin lama semakin tinggi yang membuat ibu-ibu

rumah tangga harus memutar otak untuk memenejemen pengeluaran sehari-hari.

Kenaikan harga sembako juga dipengaruhi oleh kenaikan gaji para pegawai negeri

sipil, mungkin bagi para pegawai kenaikan harga itu tidak mempengaruhi

kelangsungan hidup sehari-hari namun bagi golongan menengah ke bawah harus

pintar membagi pengeluaran.

  Informasi membeli flashdisk berisi tentang pengalaman seorang konsumen

yang membeli flashdisk di sebuah toko, tetapi barang yang dibelinya tersebut

ternyata tidak dapat dipakai dengan kata lain rusak namun setelah di komplainkan

ke toko tempat seorang itu membeli, pelayan tidak mau tahu mengenai hal itu dan

bahkan persyaratan untuk mengembalikan barang itu bermacam-macam.

  Informasi membayar angsuran berkaitan dengan aktifitas seseorang yang

membayar uang angsuran pada salah satu penyedia jasa leasing dan masa jatuh

temponya telah disepakati kedua belah pihak. Tetapi permasalahan justru muncul

  

ketika penyedia jasa tersebut menjatuhkan denda kepada konsumen, padahal

setiap bulannya konsumen tersebut membayar sesuai tepat waktu.

  Informasi salah transfer berkaitan dengan kekeliruan seorang nasabah

yang mengirimkan sejumlah uang ke rekening orang lain yang disebabkan

nasabah tersebut terburu-buru dalam memencer nomor rekening, tetapi pihak

nasabah tersebut langsung menulis pengalamannya tersebut ke pikiran pembaca

supaya seorang yang menerima uang salah transfer tersebut dapat segera

mengembalikan .

  Informasi kekeliruan nomor pengaduan berkaitan dengan kekeliruan

penulisan nomor Polda DIY di sebuah media massa yang mana menyebabkan

salah seorang yang hendak mengadukan permasalahannya tidak bisa terhubung

karena nomor pengaduan tersebut justru milik seseorang.

  Informasi pemasangan gambar yang kurang tepat berkaitan dengan pemasangan gambar di spanduk yang tidak sesuai dengan moment idul fitri karena pada gambar tersebut terlihat kepala daerah Klaten tidak memakai peci atau pakaian formal namun di baliho malah dadah-dadah, pakai pakaian seperti kethoprak dan itu kurang pas sebab seharusnya menyesuaikan dengan momentnya.

  Informasi siklus penanggalan berkaitan dengan perhitungan penanggalan yang dikerjakan dengan komputer dan perhitungan jawa, disisi lain perhitungan dengan menggunakan komputer tidak selamanya hasilnya akurat karena mesin dapat juga salah. Hasil perhitungan dengan menggunakan komputer dan perhitungan jawa ternyata berbeda.

  Informasi pembangunan masjid berkaitan dengan perhentian rekontruksi sebuah masjid yang dikarenakan kekurangmampuan masyarakat sekitar dalam melanjutkan pembangunan. Panitia rekontruksi menuliskan informasi ini di pikiran pembaca supaya masyarakat khususnya yang beragama Islam dapat membantunya baik dalam bentuk uang atau material.

  Informasi umpatan berkaitan dengan seseorang yang mengungkapkan kekecewaannya dengan suatu umpatan. Informasi umpatan ini dilakukan oleh seorang sopir kepada calon penumpangnya yang ada di terminal karena calon penumpang tersebut tidak mau menaiki kendaraan yang sopir tawarkan.

  Informasi desain tanggal kedaluarsa berkaitan dengan penulisan desain tanggal kedaluarsa yang kurang jelas bahkan tidak ada experied date pada sebuah produk baik makanan dan minuman. Penulisan tanggal kedaluarsa yang kurang jelas atau tidak ada dapat membahayakan bagi yang mengkonsumsinya, untuk itu suatu produk harus dilengkapi dengan tanggal kedaluarsa baik yang dituliskan pada bagian bawah produk atau samping dengan tinta yang jelas supaya masyarakat dapat mengetahuinya sampai kapan produk tersebut boleh atau layak dikonsumsi.

  Informasi ralat artikel opini berkaitan dengan penulisan sebuah kata pada berita yang dituliskan di sebuah media massa. Ralat yang dilakukan oleh penulis tersebut yaitu dengan menghilangkan sebuah kata agar wacana yang dimaksudkan oleh penulis dapat diketahui oleh pembaca.

  Informasi iklan pemasangan telepon berkaitan dengan pemasangan iklan yang ditulis oleh PT Telkom di sebuah media massa. Iklan ini menawarkan mengenai pemasangan telepon rumah yang sasarannya adalah masyarakat yang belum memasang atau memiliki telepon rumah. Tetapi begitu disayangkan iklan yang dibuat oleh PT Telkom tersebut tidak benar adanya, karena ada salah seorang yang ingin dan menggunakan layanan pemasangan telepon ternyata hanya isapan jempol belaka atau tidak jadi. Ini dikarenakan oleh pihak Telkom yang tidak serius dalam menangani pemasangan selain itu berbagai alasan dilontarkan seperti belum ada jaringan dan belum ada tiang.

  Informasi wisataraga UNY batal berkaitan dengan pemberitahuan kepada seluruh anggota wisataraga mengenai kegiatan wisataraga yang akan dilaksanakan di Kaliurang oleh UNY tersebut batal dikarenakan oleh cuaca yang tidak mendukung. Untuk itu bagi anggota wisataraga dimana pun juga dimohon untuk memakluminya.

  Informasi mobil yang mengalami musibah berkaitan dengan kecelakaan kecil yang terjadi pada sebuah mobil yang sedang di parkir. Bentuk kecelakaannya berupa konsleting pada bagian lampu depan bagian bawah hingga menjalar ke bumper, lampu atas dan gril depan mungkin disebabkan oleh terjadi arus pendek.

  Informasi singkatan berkaitan dengan berbagai singkatan yang sebagian besar sama namun maksudnya berbeda. Penjelasan yang dilakukan oleh penulis tersebut baik adanya, karena singkatan-singkatan yang semula memiliki singkatan sama selanjutnya dapat dibedakan menurut singkatan yang melekat pada kata tersebut. Pengubahan singkatan dilakukan agar masyarakat tidak salah dalam menyebut atau menangkap arti dari singkatan, misalnya singkatan PBB: Pajak Bumi dan Bangunan diubah Pajak Tanah dan Bangunan (PTB) agar tidak rancu Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB); KKN: Kuliah Kerja Nyata diubah Kuliah Kerja Lapangan (KKL) agar tidak rancu Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN); TPI: Televisi Pendidikan Indonesia diubah TVPI agar tidak rancu dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

  Informasi penggantian flashdisk berkaitan dengan penggantian produk

  

flashdisk baru yang dilakukan oleh bos toko kepada konsumen yang pernah

  mengkomplainkan masalahnya. Cara yang ditempuh oleh pemilik toko tersebut merupakan langkah positif sekaligus bertanggungjawab demi memperbaiki nama kualitas toko. Permasalahan antar dua pihak dapat diselesaikan secara kekeluargaan yaitu dengan langkah permintaan maaf dan penggantian flashdisk baru oleh pemilik toko kepada konsumen.

  Informasi puasa berkaitan dengan kegiatan puasa yang dilakukan oleh umat Muslim setiap tahun sekali selama satu bulan penuh dan ini merupakan sebuah kewajiban yang harus dijalani. Namun selain puasa selama satu bulan ada juga puasa selama 6 hari setelah puasa satu bulan di tempuh, puasa yang tidak bersifat wajib ini dapat dijalani atau tidak dijalani oleh umat Islam.

  Informasi heritage berkaitan dengan kondisi cagar budaya (heritage) yang berada di kawasan Magelang yang kurang mendapat perhatian baik dari pemerintah atau masyarakat sehingga bangunan tersebut tak terpelihara dengan baik terutama yang menjadi milik masyarakat. Magelang mempunyai beberapa peninggalan pemukiman Old Town atau kota tua seperti di kawasan Ngasem di sekitar Jalan Sriwijaya yang bercirikan perpaduan antara gaya Eropa dan Cina, kawasan Kauman yang penghuninya campuran etnis Jawa, Arab, kawasan Diponegoro yang membentang dari Eks Karesidenan Kedu hingga Jeksaan dan beberapa kawasan heritage/cagar budaya seperti gereja, masjid, menara air hingga saluran air/plengkung. Seiring perkembangan jaman bangunan-bangunan kuno tersebut di sulap menjadi kawasan bisnis seperti rukan dan ruko.

  Informasi sertifikat tanah telah selesai di proses berkaitan dengan penyelesaian pengurusan sertifikat pengubahan hak atas tanah yang dimaksukkan seseorang ke Kantor Pertanahan Yogya, setelah menunggu sekian bulan akhirnya prosesnya kelar juga.

  Informasi permasalahan pertanahan berkaitan dengan pelayanan Kantor Pertanahan Sleman yang dikira tidak serius dalam mengurusi sengketa pengukuran tanah, dalam hal ini pembeli merasa diuntungkan karena mendapat luas tanah yang melebihi ukuran tanah sesuai sertifikat yang penjual miliki.

  Informasi asuransi berkaitan dengan seseorang yang menjadi anggota penyedia jasa asuransi tertentu selama beberapa tahun dan mendapat pelayanan yang tidak memuaskan terkait pengajuan komplain asuransi yang tidak disetujui oleh pihak Asuransi Bumi Putera tersebut. Di balik kesulitan dalam mengurusi permasalahan ini ada seseorang dari dinas tertentu yang memberikan saran untuk menempuh jalur hukum atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan lembaga Ombudsman atau yayasan lembaga konsumen.

  Informasi win-win solution berkaitan dengan penyelesaian masalah yang dialami oleh konsumen, pemilik dealer dan pihak FIF. Cara yang ditempuh oleh pemilik dealer dan pihak FIF yaitu meminta maaf dan menjelaskan kepada konsumen berbagai permasalahan yang ada seperti pencatatan pembayaran angsuran yang melebihi batas tempo dalam setiap bulannya sehingga konsumen dikenai denda. Dengan permintaan maaf dari kedua belah pihak maka permasalahan mengenai denda telah selesai.

  Informasi salah transfer selesai berkaitan dengan permasalahan mengenai salah transfer ke nomor rekening nasabah lain dapat diselesaikan dengan cara baik. Yaitu pihak nasabah yang menerima transfer dari nasabah lain tersebut mengembalikan sejumlah uang dengan cara mentransfer kembali kepada pemiliknya atau orang yang berhak atas uang tersebut.

  Informasi kasus innovation store berkaitan dengan kasus yang pernah dialami oleh seorang konsumen yang menggunakan produk dari innovation store dan ternyata produk tersebut tidak sesuai kualitasnya dengan apa yang dijanjikan petugas counter. Dalam mengurusi kasus ini berbagai pihak merasa tergugah untuk membantu salah satunya LBH Konsumen dan Kesehatan dengan cara memberikan pengetahuan kepada konsumen supaya berhati-hati dan tidak segan- segan menggunakan hak hukumnya selaku konsumen.

  Informasi penukaran uang berkaitan dengan penukaran uang yang dilakukan oleh seseorang dari Dolar US ke Rupiah di PT Barumun Abadi, namun karena seseorang tersebut saat melakukan transaksi tergesa-gesa dan kurang teliti akhirnya sejumlah sisa uang transaksi belum diambil. Tetapi setelah pelaku transaksi menghubungi PT Barumun Abadi akhirnya sisa uang yang tertinggal dikembalikan kepada pelaku penukar uang itu.

  Informasi tentang wajib pajak berkaitan dengan penjelasan Kantor Samsat Sleman mengenai tempat wajib pajak dalam memperpanjang STNK, karena sering sekali jumlah wajib pajak membludag di Samsat Sleman selain itu pihak Samsat Sleman juga menjelaskan soal pengenaan denda bagi wajib pajak yang telat saat akan mengurus STNK.

  Informasi penyelesaian masalah di Indogrosir berkaitan dengan permintaan maaf dari manajemen Indogrosir kepada konsumen terkait masalah yang pernah menimpa salah seorang konsumennya saat berbelanja. Penjelasan dari pihak Indogrosir merupakan cara yang paling efektif dalam menyelesaikan masalah dan akhirnya dicapai jalan damai antar kedua belah pihak.

  Informasi penyelesaian masalah di Karita Muslim Square berkaitan dengan permintaan maaf dari pihak Karita kepada konsumen saat berbelanja pakaian di toko tersebut. Pihak Karita meminta maaf soal sikap pelayan yang kurang baik saat melayani konsumen dan berjanji akan meningkatkan kualitas kinerja baik dari sektor manapun.

  Informasi mencabut pernyataan berkaitan dengan seseorang yang mencabut atau menarik kembali semua pernyataan yang pernah ditulis di media massa karena pernyataan tersebut tidak benar dan mendiskreditkan suatu instansi tertentu. Dalam hal ini pernyataan kinerja atau pelayanan Asuransi Bumi Putera 1912 yang bergerak dalam bidang asuransi.

  Informasi pembuatan kartu kuning berkaitan dengan pelayanan Depnaker Sleman dalam mengurusi pembuatan dan perpanjangan kartu kuning bagi para pekerja. Sejauh ini pelayanan yang diberikan oleh Depnaker Sleman sudah cukup baik namun lebih baiknya lagi supaya kinerjanya semakin ditingkatkan baik dari pegawainya, para siswa yang sedang PKL dan fasilitas yang disediakan sehingga memudahkan dalam pengurusan kartu kuning.

  Informasi sikap anggota Thunder 125 berhubungan dengan sikap anggota thunder yang begitu arogan saat berada di jalan raya. Sikapnya begitu kasar karena saat ada salah satu anggota komunitas motor gede dari luar kota yang sedang berada di Yogya dan hendak menyebrang tiba-tiba anggota thunder tadi hampir menendang sekaligus mengatai dengan ucapan kasar.

  Informasi hujan 2 jam berkaitan dengan hujan yang terjadi selama 2 jam yang melanda daerah Klitren Lor dan mengakibatkan air hujan mencapai hingga 1 meter dan kurang lebih 50 rumah terendam. Kawasan tersebut merupakan daerah yang rendah dibandingkan daerah lainnya dan permasalahannya adalah, ketika air hujan menumpuk dan menggenangi daerah kami, air hujan tidak bisa di alirkan ke sungai terdekat. Karena pada saat bersamaan, gejlig gorong-gorong saluran air hujan ke sungai ditutup. Karena kalau tidak ditutup justru air sungailah yang akan mengalir deras ke pemukiman kami. Akibatnya, volume air hujan dari daerah sekitar yang menumpuk di daerah kami, semakin lama semakin banyak dan permukaanya semakin tinggi. Sehingga 2 jam hujan, tinggi permukaan air hujan dari permukaan jalan mencapai 1 m, sekitar 50 rumah kemasukan air. Banyak warga dan mahasiswa tidak sempat menyelamatkan buku, barang elektronik, tempat tidur, kendaraan dan harta lainya.

  Informasi pelatihan berkaitan dengan pelatihan perawatan jenazah yang dilaksanakan oleh FORUM Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM) Yogyakarta serta mengundang para aktivis masjid, ataupun Saudara Muslim untuk mengikuti Pelatihan Perawatan Jenazah dan Kajian Ilmiah ‘Malam Pertama di Alam Kubur’.

  Acara yang akan dilaksanakan dibeberapa tempat ini rencananya akan diisi oleh Pemateri: Bpk. Wasis Ridho SAg (Staf PKU Yogya), Bp’umar Sa’id SAg (Staf PKUK Muhammadiyah Yogya), Bpk Drs HIN Mufti Abu Yazid (Staf Yayasan Bunga Selasih) dan lain-lain.

  Informasi mengenai upah minimum Propinsi berkaitan dengan upah atau gaji yang ditetapkan oleh Propinsi. Upah yang ditetapkan oleh Propinsi tidak disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari karenanya banyak pekerja yang protes, supaya pemerintah yang berkompeten dapat mencarikan jalan keluar dengan cara menaikkan upah minimum supaya kehidupan layak bisa terwujud.

  Informasi diklat dan recruitment KSR PMI berhubungan dengan acara diklat dan recruitment yang akan dilaksanakan oleh panitia KSR PMI di daerah Bantul. Organisasi yang bergerak dalam kemanusiaan ini sudah cukup lama berdiri dan berbagai kegiatan juga telah banyak dilaksanakan demi tercapainya kesejahteraan antar sesama. Untuk itu bagi para kawula muda yang memiliki nilai sosial yang tinggi supaya dapat bergabung dalam organisasi kemanusiaan ini.

  Selain sebagai sarana capacity building organisasi, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai sarana pembinaan dan pemberdayaan pemuda-pemudi di Kabupaten Bantul. Tugas utama KSR PMI menjalankan misi kemanusiaan serta menyosialisasikan nilai-nilai kemanusiaan kepada masyarakat luas. Dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut dibekali dengan kemampuan khusus melalui pendidikan dan pelatihan.

  Informasi kasus Innovation Store berhubungan dengan kasus yang menimpa pelanggan Innovation Store pada saat menggunakan produk tersebut, rasa kecewa yang dialami orang tua tersebut begitu dalam karena produk yang dibanggakan tersebut tidak sesuai dengan janji yang diutarakan oleh penjaga counter. Berbagai pihak juga ikut empati terhadap kasus yang menimpa konsumen itu, salah satunya pihak yang memberikan saran adalah Lembaga Konsumen Yogyakarta dengan meminta pertanggungjawaban langsung kepada pihak

  

Innovation Store di mana Ibu membeli produk tersebut. Sebagaimana yang

  menjadi hak Ibu sebagai konsumen, yaitu hak mendapat kompensasi ganti rugi dan/atau penggantian karena produk yang dibeli tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan (pasal 4 UUPK). Jika langkah tersebut tidak membuahkan hasil, maka Ibu bisa mengadukan kasus tersebut kepada kami atau Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Yogyakarta atau ke Lembaga Konsumen lainnya.

  Informasi service mobil Honda berkaitan dengan seseorang yang menyervicekan mobil Hondanya di sebuah dealer yang ada di Yogyakarta.

  Informasi kisah pensiunan PNS berkaitan dengan keadaan seorang pensiunan PNS setelah masa kerjanya habis atau bagaimana mereka mengatur pengeluaran jikalau uang pensiunan tersebut diberikan secara penuh. Sebaiknya uang pensiun yang diterima para pegawai yang telah habis masa kerjanya, seharusnya dihemat untuk kebutuhan masa tua mendatang. Jangan bergaya hidup boros jika tidak mau masa tuanya menderita, uang jerih payah selama mengabdi pada instansi tertentu tersebut harusnya dipakai untuk kebutuhan yang wajar- wajar saja.

  Informasi pemilu tanpa foto berarti menerapkan pemilu yang akan datang dengan cara menuliskan nama calon presiden dan calon wakil presiden pada kertas suara dan menghilangkan foto calon presiden dan calon wakil presiden. Program tersebut sangat baik dan efisien tetapi juga harus di dukung oleh SDM yang baik pula.

  Pada saat sekarang ini jika menerapkan pemilu tanpa foto tidak sepenuhnya berhasil karena pengetahuan SDM yang ada di Indonesia berbeda-beda.

  Informasi KTP dipinjam tidak kembali berhubungan dengan seseorang yang meminjam KTP kepada orang lain dan akhirnya tidak dikembalikan.

  Peminjam KTP tersebut merupakan orang yang pernah membeli motor kepunyaan pemilik KTP dan KTP yang dipinjam tersebut untuk memperpanjang STNK yang telah masa habis berlakunya. Tetapi setelah ditunggu-tunggu beberapa minggu si peminjam tadi tidak mengembalikan KTP miliknya.

  Informasi pembuatan mural berhubungan dengan para graffitti atau pekerja seni yang sering membuat mural atau lukisan di tembok dengan mengangkat tema sosial. Para pembuat mural tersebut harus menyesuaikan dengan tempat atau dimana mural tersebut akan dibuat seumpama di kawasan kauman, gambar atau tema yang harus diangkat sebaiknya mengenai religiusitas. Tujuan para grafter sebutan untuk para pembuat mural yaitu untuk mengurangi coret-coretan yang berada di mana-mana, selain itu juga untuk memperindah pemandangan.

  Informasi perijinan dipersulit berhubungan dengan proses pengurusan status tanah dari tanah untuk persawahan selanjutnya akan didirikan bangunan yang di persulit oleh kepada Unit Pelayanan Terpadu Perizinan Satu Atap Pemda Sleman. Pihak BPPD tidak serius dalam menangani masalah ini karena pengecekan lokasi yang selalu diundur dan diundur, BPPD juga berkilah telah menghubungi salah satu pemilik tanah tersebut guna untuk memberitahukan peninjauan lokasi namun semua itu hanya alasan pihak BPPD saja.

  Informasi hal unik saat pertandingan sepakbola berhubungan dengan seorang turis yang harus memanjat pagar lorong pintu masuk dan merangkak ke atas untuk bisa duduk di tempat kosong di tribun sebelah atas bagian utara hanya untuk sekedar menyaksikan pertandingan sepak bola antara PSIM dengan PSS.

  Permasalahannya, adalah bukan berarti di stadion itu tidak tersedia tangga atau jalan untuk lalu lintas penonton, akan tetapi tangga atau jalan tersebut telah diduduki penonton, sehingga tak jarang banyak penonton terganggu dengan penonton lain yang mondar-mandir mencari tempat duduk karena tidak menggunakan jalan yang semestinya.

  Informasi perubahan manajemen lalu lintas berhubungan dengan perubahan manajemen lalu lintas dari Sistem Satu Arah (SSA) menjadi Sistem Dua Arah (SDA), yang diterapkan di Ujung Barat jalan Pemuda Klaten dan Ujung Timur Jalan Urip Sumoharjo Yogya. Untuk memudahkan pengendara melalui jalan tersebut diperlukan adanya rambu lalu lintas Larangan dan Panah Petunjuk (Arah yang diwajibkan). atau Marka Jalan Antisipasi, atau Devider (pembatas jalur/lajur), yang menunjukkan terjadinya perubahan dari SSA arah timur ke barat, menjadi SDA timur ke barat dan barat ke ke timur pada titik ruas jalan tersebut, sehingga lalu lintas dari arah timur yang sampai di titik perubahan tersebut, sudah mengantisipasi sebelumnya untuk tidak menggunakan sisi kanan lagi, karena di seberang baratnya sudah digunakan untuk lalu lintas dari arah barat ke timur.

  Informasi pemanfaatan KTP berhubungan dengan seseorang yang sengaja menggunakan KTP milik orang lain untuk memfitnah pemilik KTP dengan cara menjelek-jelekkan pelayanan penolakan service yang ada di dealer Honda Anugerah. Padahal pemilik KTP tidak memiliki mobil apalagi menyervicekan mobil di Honda Anugerah, tetapi pihak Honda Anugerah telah memakluminya dan menganggap permasalahan tersebut sudah selesai.

  Informasi mengenai keadaan musala berkaitan dengan kondisi musala yang ada di Plaza Ambarrukmo, karena kondisi musalanya tidak rapi, kurang bersih dan ruangannya pengap. Tetapi dari pihak manajemen plaza akan segera berbenah diri dan berupaya selain menyediakan fasilitas-fasilitas plaza berstandar modern juga menyediakan tempat ibadah berupa musala yang bersih, rapi dan memberikan kenyamanan para pengunjung dalam menjalankan ibadahnya

  Informasi jatuh tempo pembayaran premi berhubungan dengan pembayaran premi yang sering terlambat oleh Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati salah seorang anggota Asuransi Bumi Putera.

  Informasi sikap panitia yang kurang peduli berkaitan dengan sikap panitia festival dagelan Mataram yang kurang peduli dengan salah satu peserta yaitu dari kecamatan Mantrijeron. Festival yang diselenggarakan di Plaza Serangan Oemoem 1 Maret ini diadakan dalam rangka HUT Kota Yogya, namun sangat disesalkan oleh pemenang festival sebab janji panitia tidak sesuai yang diharapkan, hadiah berupa piala belum juga diserahkan kepada juara sampai waktu yang dijanjikan.

  Informasi berita dari bumi “sang bumi ruwai jurai” berkaitan dengan informasi atau kabar mengenai kondisi dari daerah Lampung atau propinsi yang terkenal akan binatang gajahnya. Berita soal proses Pilkada dengan bupati terpilih yaitu Bapak Abdurrahman Sarbini dan wakil Cak Agus. Kabupaten Lampung Barat juga mengadakan Pesta Demokrasi dengan terpilihnya Bapak Mukhlis Basri selaku Bupati Lampung Barat dan Wakil Bapak Dimyati Amin periode lima tahun mendatang 2007-2012. Pada akhir tahun 2008 nanti, Propinsi Lampung akan menggelar Pesta Demokrasi akbar berupa pemilihan gubernur periode 2008-2013.

  Dan terakhir, 3 Oktober 2007 lalu, di Selat Sunda tepatnya di Pulau Sangiang menjadi saksi bersejarah telah ditandatangani Memorandum of Agreement (MoA) antara Gubernur Lampung Drs Sjachroedin ZP SH dengan Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah tentang akan direalisasikannya Jembatan Selat Sunda (JSS).

  Pembangunan JSS akan dimulai pada tahun 2012 dan berakhir 2025, yang diperkirakan akan menelan biaya 95 triliun.

  Informasi Rakerda LKD berkaitan dengan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kulonprogo mengenai fungsi dan manfaat Lembaga Kemasyarakatan Desa yang berada di daerah/pedukuhan/desa. Sebab LKD bukan setara pejabat Negara, pejabat daerah dan PNS, tetapi berupa prinsip partisipasi dan kepercayaan masyarakat (menjunjung nilai-nilai sosial dan agama serta etika lainya). Lembaga ini bekerja sepenuhnya untuk masyarakat yang berada baik dari tingkat bawah seperti RT sampai ke tingkat desa (kelurahan).

  Informasi LSM Komptras berkaitan dengan kasus oknum yang melakukan investigasi ke sekolah-sekolah dan melakukan pemerasan yang mengatasnamakan LSM Komptras. Untuk itu bagi masyarakat harus waspada dan hati-hati serta apabila ada seseorang atau pihak yang mengatasnamakan LSM Komptras dan melakukan pemerasan agar segera melaporkan ke pihak berwajib.

  Informasi mendambakan wanita berkaitan dengan seseorang pria yang mendambakan seorang wanita dengan kriteria khusus seperti yang dikehendakinya. Pada informasi mendambakan wanita ini pihak pria juga menyertakan tentang ciri-ciri umum yang pria tersebut miliki seperti ciri fisik dan kepribadian agar pihak wanita juga bisa mengetahui ciri umumnya.

  Informasi kasus pengukuran tanah berkaitan dengan kasus pengukuran tanah yang dilakukan oleh pihak BPN Sleman pada lahan sawah milik seorang penjual. Karena kasus pengukuran yang pernah diurus ternyata belum selesai juga.

  Informasi permohonan aplikasi berkaitan dengan salah seorang nasabah Bank Danamon yang meminta pelayanan aplikasi mengenai kartu kredit Danamon melalui program Instant Card dan My Own Card Plus. Untuk permohonan Instant

  

Card karena satu dan lain hal, aplikasi tersebut tidak dapat di setujui, sedangkan

  permohonan aplikasi untuk program My Own Card Plus saat ini masih dalam proses dikarenakan masih adanya kekurangan dokumen.

  Informasi dinas olahraga DIY berkaitan dengan persiapan pembentukan Kelembagaan Dinas dengan DPRD DIY, karena sampai saat ini DIY belum ada Dinas Olahraga. Oleh karena hal itu diharapkan semua pihak mendukung terbentuknya Dinas Olahraga supaya Daerah Istimewa Yogyakarta pada khususnya bisa menjadi tuan rumah pada acara keolahragaan.

  Informasi penanganan laporan kasus di Polres Sleman berkaitan dengan kasus pidana yang telah dilaporkan ke Polres Sleman Polda DIY oleh seseorang dengan tanda bukti Laporan Polisi No Pol: LP/333/VII/2005/SPK tanggal 29 Agustus 2005 tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan atau kepastian hukum, dilanjutkan tidak, dihentikan juga tidak, dan membuat bingung pelapor.

  Informasi referendum berkaitan dengan belum disahkannya Undang- Undang Keistimewaan DIY oleh pusat, padahal rakyat Yogyakarta pada umumnya sudah meminta untuk segera RUUK-DIY disahkan oleh pusat/pemerintahan serta Sultanku Gubernurku dan Paku Alamku Wakil Gubernurku. Oleh karena itu, mungkin solusi terbaik bagi presiden apabila sampai suksesi 2008 RUUK-DIY belum dapat disahkan, tanpa ragu Pak SBY harus berani mengeluarkan Kepres Penetapan Gubernur DIY. Atau akan terulang lagi peristiwa masa lalu, sebelum resmi dilantik Mendagri Jenderal Syarwan Hamid, kedahuluan Pak Tukimin (tukang becak) yang atas nama rakyat DIY ‘melantik’ Sri Sultan HB X sebagi gubernur. Kalau begitu, apabila referendum jadi digelar, tambahkan pernyataan ‘Setujukah Anda, apabila Pusat tetap ragu dan gagal mengesahkan RUUK-DIY sebelum suksesi 2008, kita minta mBah Maridjan atas nama rakyat DIY melantik Sri Sultan HB X sebagai Gubernur DIY 2008-2013.

  Masih mending cuma mengadakan referendum daripada membentuk Gerakan DIY Merdeka (GDM) untuk mempertahankan eksistensi keistimewaan DIY.

  Informasi mengenai ujian berkaitan dengan ujian nasional yang akan diselenggarakan oleh pihak Mendiknas dalam waktu dekat, untuk itu agar para pelajar SD, SLTP maupun SMU khususnya yang berada di tingkat akhir segera mempersiapkan diri untuk belajar yang giat, giat belajar melaksanakan cara belajar yang benar dengan berbekal hati yang mantap, bertaqwa, dan tidak lupa disiplin yang tepat, kurangilah sikap hura-hura, langkah ini demi kesuksesan hari ke depan anda.

  Informasi tidak melakukan kerja sama berhubungan dengan pihak Saphire Square yang menyatakan tidak menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Panti Rapih, apalagi dalam hal counter (stand) alat kesehatan.

  Informasi Pendirian Bangunan berkaitan dengan ijin mendirikan yang harus disetujui oleh pihak Unit Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Atap (UPT PSA). Pemberian izin perubahan penggunaan tanah terutama dari tanah sawah ke non sawah memerlukan pertimbangan yang cermat dan komprehensif serta harus melalui prosedur yang ditetapkan, dengan indikator pengkajian aspek tata ruang, aspek lingkungan, aspek ekonomi, aspek sosial dan aspek penggunaan tanah. Izin tersebut memiliki fungsi sebagai pengendali dalam mempertahankan lahan persawahan dan merupakan izin awal sebelum kepengurusan IMB. Dengan demikian proses izin perubahan penggunaan tanah tidak dapat dibandingkan dengan proses izin mendirikan bangunan (IMB).

BAB III MAKSUD YANG TERKANDUNG DALAM WACANA PIKIRAN PEMBACA PADA SURAT KABAR HARIAN KEDAULATAN RAKYAT EDISI BULAN NOVEMBER 2007

3.1 Pengantar

  Pembaca (audiens) dapat memanfaatkan rubrik pikiran pembaca untuk mengeluarkan pendapat, kritik, pujian, komentar, ucapan terima kasih, keluhan dan simpati tentang berbagai macam hal. Pikiran pembaca ini oleh para penutur (penulis) kebanyakan ditujukan kepada pribadi maupun instansi atau pihak-pihak tertentu. Maka melalui rubrik ini lawan tutur (pembaca) dapat memberikan tanggapan atau sanggahan balik yang berguna juga.

  Maksud berarti rencana, objek yang ingin dicapai atau hasil nyata dari perbuatan. Pengertian maksud jika dihubungkan dengan wacana surat pembaca yaitu sesuatu hal yang dikehendaki oleh penulis, isinya berupa makna ataupun amanat yang menyangkut tentang masalah pribadi baik menginformasikan perkara yang berhubungan dengan lembaga atau instansi terkait dan menjabarkan soal ketidakpuasan terhadap sarana-prasarana umum.

  Dalam pembahasan ini akan dijelaskan secara lebih mendalam tentang apa sajakah maksud yang terkandung dalam setiap wacana rubrik pikiran pembaca pada SKH Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Maksud meliputi mengundang, memohon bantuan, memberikan tanggapan, memberikan saran, permohonan diambil, memberikan himbauan, mengucapkan terima kasih, mengutarakan kekecewaan, meminta penjelasan, memberitahukan, mengemukakan pendapat, meminta pertanggungjawaban, mengajak, mengklarifikasi, bertanya, mengkonfirmasi, menyelesaikan masalah, menceritakan, meminta maaf, memberi bantuan, memohon perhatian, memberikan usul, meminta dukungan, menyelenggarakan.

3.2 Maksud Mengundang

  Maksud mengundang berkenaan dengan memanggil supaya datang, ajakan kepada seseorang, komunitas, trah, masyarakat untuk dapat hadir dalam acara yang akan diselenggarakan.

  (1) Syawalan Trah Hamengku Buwono VII (a) MELALUI surat pembaca ini diberitahukan kepada seluruh anggota Paguyuban Sapta Wandawa Trah Sri Sultan

  Hamengkubuwono VII, bahwa pertemuan halal bihalal (Syawalan) akan diadakan pada hari Minggu, 4 November 2007 pukul 10.00 bertempat di Dalem Yudaningratan, Jl Ibu Ruswo 45 Yogyakarta 55121.

  (b) Dalam pertemuan tersebut selain sebagai ajang silaturahmi juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan Tari Klana Topeng. (c) Selanjutnya tersedia buku Silsilah yang telah dilengkapi dengan suplemen terakhir yang bermanfaat untuk menjelaskan hubungan kekerabatan diantara para anggota. (d) Dalam pertemuan itu juga disediakan kain batik identitas keluarga yaitu kain batik motif Kawung Ceplok Pandan Sima, payung berlogo Sapta Wandawa serta makanan favorit Sri Sultan atau sering disebut “Kersanan Dalem”.

  (e) Demikian, mohon surat pembaca ini dianggap sebagai

  undangan dan atas nama panitia yang diketuai oleh RM Kustrihadi BSc (KRT Purbowijoyo) serta segenap pengurus paguyuban kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara dalam pertemuan tersebut. (Dr Ir

  RAy Murdiati Gardjito, Paguyuban Sapta Wandawa, Trah HB VII, Kemetiran Kidul 60 Yogya 55272. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 1 November 2007, hlm 13).

  (2) Syawalan Paguyuban Pensiunan Kesehatan (a) KAMI mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara para pensiunan kesehatan, baik yang sudah tergabung dalam P2K2 maupun yang belum, pada acara syawalan dan kangen-kangenan besok pada: Hari Sabtu Legi, 10 November 2007, pukul 10.00 WIB.

  (b) Adapun tempatnya: di Rumah Bapak Paimin Supraptoatmojo. (c) Alamat: dukuh Kadibeso RT 01 RW 05, Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Bantul, Jl Parangtritis Km 12, Bangjo Perempatan Manding ke Selatan 200 m, masuk Gang Srikandi ke kiri/timur sampai di tempat.

  (d) Untuk Bapak/Ibu/Saudara yang akan berangkat bersama dengan bus segera menghubungi (mendaftarkan) ke Ibu Sulastri, Gedongkiwo MJ I/607, telp 0274-413749.

  (e) Bilamana Bapak/Ibu/Saudara belum dapat undangan,

  

maka surat pembaca ini sebagai gantinya. (f) Keterangan lain-lain

  dapat menghubungi Ibu Hj Eko Suprihatin SPd, Telp 0274-620421 HP 08157958900, KRT S Martowijoyo HP 081328035157.

  (g) Demikian pemberitahuan dan undangan kami melalui surat pembaca dan terima kasih kepada KR tercinta. (R Wihandono/KRT S Martowijoyo, An Pengurus Paguyuban Pensiunan Kesehatan Propinsi DIY, Kawanan RT 03 RW 11, Sidoagung, Godean, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Senin, 5 November 2007, hlm 11).

  (3) Jogjakarta Jangkrik Club (JJC) News (a) DENGAN hormat, kami mengundang temen-temen pemilik

  

dan penggemar Suzuki Jimny Jangkrik (LJ-80 produksi 1978-

1983) untuk menghadiri acara “JJC Family Gathering 2007”

pada: hari/tanggal: Minggu, 18 November 2007; pukul: 09.00 WIB

tepat; tempat; Pelataran Candi Prambanan Yogyakarta; kegiatan:

Syawalan, wisata keluarga, sapa teman baru, bursa onderdil dan

konsultasi dengan pakar Jangkrik. (b) Demikian undangan ini, atas

  perhatian dan partisipasinya kami sampaikan terima kasih. Bravo Jangkrik Mania. (Mas Bagus (0816688715), Ketua kang Subari Sofyan (081578531920). Kedaulatan Rakyat, Jumat, 16 November 2007, hlm 11).

  (4) Bakti Sosial Pengobatan Gratis Yayasan Waskita Reiki

  

Yogyakarta

  (a) YAYASAN Waskita Reiki Yogyakarta Minggu (18/11)

  

mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai mengundang masyarakat

Yogyakarta dan sekitarnya yang membutuhkan pengobatan

secara gratis untuk hadir dalam acara Bakti Sosial Pengobatan

  

(YWRY) di Hotel Sahid Raya Yogya Jl Babarsari Sleman

Yogyakarta.

  (b) Acara yang diselenggarakan Yayasan Waskita Reiki Yogyakarta ini selain Pengobatan Gratis juga diadakan Pembinaan Praktisi, Seminar Reiki, Meditasi Bersama serta Lokakarya. (c) Diharapkan para praktisi untuk hadir dalam acara ini sehingga masyarakat umum yang menghendaki pengobatan bisa terealisasi semua.

  (d) Yayasan Waskita Reiki yang merupakan salah satu lembaga penyembuhan yang sudah dikenal masyarakat umum ini tentunya akan memberikan pelayanan pada seluruh lapisan masyarakat selain itu lembaga yang berkomitmen penuh pada kesehatan ini senantiasa akan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat yang membutuhkan penyembuhan, untuk itu diharapkan warga Yogya dan sekitarnya yang ingin mendapatkan pelayanan penyembuhan yang maksimal diharapkan hadir lebih awal, karena langsung akan ditangani oleh praktisi yang sudah berpengalaman.

  (e) Informasi hubungi Sekretariat/Klinik I Blimbingsari CT IV/37 Yogyakarta. (Arinto Agus Dwi Raharjo Spsi Nugroho Bawono Adi (Odi), Koordinator Waskita Reiki Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13).

  Reuni Akbar SMA Teladan!

  (5) (a) SEKOLAH kita telah berusia 50 tahun, maka saat yang paling menggembirakan adalah saat kita mengungkapkan kenangan lama, kala kita menikmati tarian pucuk-pucuk cemara ditiup angin, dan rindangnya pohon-pohon waru di Kampus Pakuncen. (b) Tak terasa terjalinlah persahabatan yang akrab, manis, mengesankan bahkan … cinta, terpaut dalam kenangan.

  (c) Nah … kapan kita ungkap lagi? (d) Hanya satu jawaban pasti. (e) Di saat kumpul-kumpul ex teladan sinambi merayakan tahun emas.

  (f) Karenanya kami mengharapkan kehadiran Anda sekalian

  

berkumpul dalam suasana gayeng-gayengan pelepas rindu dalam

Reuni Akbar semua alumni angkatan.

  (g) Hari Sabtu tanggal 22 Desember 2007 pukul 10.00 pagi di SMA 1 Teladan serta Minggu, tanggal 23 Desember 2007 pukul 11.00 siang di tempat yang sama, dalam acara: Musyawarah Besar Keluarga Alumni teladan Yogyakarta.

  (h) Untuk itu kami mengharapkan kepada teman-teman alumni/angkatan 60-an supaya hadir dan kepada Koordinator masing- masing alumni/angkatan untuk menginventarisir serta mengundang/menyebarluaskan informasi ini.

  (i) Makasih nggih…jangan sampai nggak datang. Nggak ada loe, Panitia Reuni Akbar Teladan Koordinator Alumni/Angkatan 60-an.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 29 November 2007, hlm 14).

  Pada contoh (1) sampai dengan (5) mengandung maksud mengundang. Pada contoh (1) maksud mengundang dapat ditunjukkan melalui paragraf empat kalimat (e) Demikian, mohon surat pembaca ini dianggap sebagai undangan dan

  

atas nama panitia yang diketuai oleh RM Kustrihadi BSc (KRT Purbowijoyo)

serta segenap pengurus paguyuban kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan

kehadiran Bapak/Ibu/Saudara dalam pertemuan tersebut. Contoh (2) maksud

  mengundang dapat ditunjukkan melalui paragraf tiga kalimat (e) Bilamana

  

Bapak/Ibu/Saudara belum dapat undangan, maka surat pembaca ini sebagai

gantinya. Contoh (3) maksud mengundang dapat ditunjukkan melalui paragraf

  satu kalimat (a) DENGAN hormat, kami mengundang temen-temen pemilik dan

  

penggemar Suzuki Jimny Jangkrik (LJ-80 produksi 1978-1983) untuk menghadiri

acara “JJC Family Gathering 2007” pada: hari/tanggal: Minggu, 18 November

2007; pukul: 09.00 WIB tepat; tempat; Pelataran Candi Prambanan Yogyakarta;

kegiatan: Syawalan, wisata keluarga, sapa teman baru, bursa onderdil dan

konsultasi dengan pakar Jangkrik. Contoh (4) maksud mengundang dapat

  ditunjukkan melalui paragraf satu kalimat (a) YAYASAN Waskita Reiki

  

Yogyakarta Minggu (18/11) mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai mengundang

masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya yang membutuhkan pengobatan secara

gratis untuk hadir dalam acara Bakti Sosial Pengobatan Gratis untuk Umum

bersama Yayasan Waskita Reiki Yogyakarta (YWRY) di Hotel Sahid Raya Yogya

Jl Babarsari Sleman Yogyakarta. Contoh (5) maksud mengundang dapat

  

kehadiran Anda sekalian berkumpul dalam suasana gayeng-gayengan pelepas

rindu dalam Reuni Akbar semua alumni angkatan . Berdasarkan contoh (1) sampai

  dengan (5), maksud mengundang ditandai oleh mohon surat pembaca ini dianggap sebagai undangan, maka surat pembaca ini sebagai gantinya, kami mengundang, mengundang masyarakat dan mengharapkan kehadiran Anda.

3.3 Maksud Memohon Bantuan

  Maksud memohon bantuan berkenaan dengan memohon pertolongan kepada orang lain apabila menemukan barang atau benda sesuai dengan ciri-ciri yang pemilik punyai supaya dikembalikan. Meminta bantuan kepada orang lain, pihak yang berkompeten supaya dapat meringankan beban melalui bentuk apapun juga agar bangunan atau programnya dapat segera selesai.

  (6) Motor Tergelincir, Surat Penting Tercecer (a) KEJADIAN ini bermula pada hari Minggu, 28-10-2007, ketika saya dalam perjalanan pulang dari rumah teman. (b) Akibat kondisi jalan yang licin karena hujan, saya beserta motor saya tergelincir di seputaran Monumen Pancasila Sakti.

  (c) Saat itu kondisi yang baru saya alami membuat saya kurang cermat, sehingga dompet saya yang berisi kartu identitas yang penting tercecer dan lupa saya ambil, untuk diketahui saja dompet saya berwarna hitam berisi ATM, SIM, dan KTM beserta STNK.

  (d) Oleh kejadian ini saya sangat mengharapkan sedalam-

  dalamnya bagi saudara/I yang menemukan dompet dengan kriteria tersebut untuk mengembalikan dompet saya.

  (e) Saya akan menghargai langkah baik saudara, saya akan memberikan imbalan sepantasnya dan tidak memperpanjang masalah. (f) Akhir kata semoga amal baik saudara/I diterima, dan dimudahkan urusan saudara oleh Tuhan. (Nurrahman Aji, Jl Trembesi

  5 CC, Yogyakarta, Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 3 November 2007, hlm 9).

  (7) Pembangunan Masjid Tersendat Mohon Bantuan

  Assalamu’alaikum Wr Wb

  (a) KAMI panitia rekonstruksi Masjid Nurul Huda, Dusun Pelemantung, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, mengetuk hati Bapak/Ibu umat Islam di manapun berada untuk berkenan menyisihkan rezeki untuk diinfakkan pada rekonstruksi masjid kami tersebut.

  (b) Perlu kami sampaikan pada Bapak/Ibu umat Islam sekalian, bahwa masjid tersebut di saat gempa bumi 27 Mei 2006, rata dengan tanah, namun karena masjid merupakan tempat yang vital bagi umat Islam sehingga masjid tersebut segera direkonstruksi walaupun secara tertatih-tatih yang sampai saat ini baru mencapai 50 %.

  (c) Hal ini terjadi karena kekurangmampuan masyarakat yang juga mengalami kerusakan rumahnya. (d) Dari latar belakang tersebut

  

sekali lagi kami mengetuk hati Bapak/Ibu sekalian untuk

berkenan meringankan beban kami, dengan menginfakkan

sebagian rezeki Bapak/Ibu sekalian.

  (e) Bantuan dapat berbentuk material, uang dan lain-lain,

  

yang dapat disampaikan secara langsung maupun via pos,

maupun rekening kami. (f) Adapun alamat kami: Ketua Panitia:

  Ngadimin, No KTP: 340210.030468.002, Nomor Rekening BNI 46 Cab Yogyakarta: 0101425259, Dusun Pelematung, Selopamioro, Imogiri, Bantul, Yogyakarta 55782.

  (g) Demikian permohonan kami, kemudian kami ucapkan terima kasih, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan pahala yang berlipat. Amin.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Ngadimin, Pamong Desa Dusun Pelematung, Selopamioro, Imogiri, Bantul, DIY. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 6 November 2007, hlm 11).

  

Prihatin Jalan Aspal di Grojogan

  (8) (a) KETIKA saya pulang mudik lebaran tahun 2007 di tempat kelahiran saya, yaitu Grojogan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, saya dikejutkan dengan kondisi jalan yang masuk di dusun kami. (b) Betapa tidak, jalan sepenting itu bagi transportasi menuju jalan Imogiri Timur keadaannya rusak parah. (c) Tidak hanya aspalnya mengelupas, tapi sudah berlubang-lubang dengan batu yang berserakan. (d) Persis seperti sungai yang tidak berair.

  (e) Tentu kondisi ini di samping tidak nyaman dilewati pengguna jalan, juga akan semakin parah menjelang musim hujan untuk tahun ini. (f) Perlu dimengerti dan pahami bahwa jalan di Grojogan ini ternyata sangat potensial dilihat dari berbagai segi. (g) Ternyata sudah Bahkan jalan ini juga digunakan anak-anak SMP untuk pulang dan berangkat sekolah. (i) Sungguh sangat ironis kalau pemerintah kabupaten melupakan jalan tersebut. (j) Anehnya ketika saya jalan- jalan di daerah lain Bantul ternyata jalan yang tidak strategis malah sudah diaspal.

  (k) Oleh sebab itu melalui Pikiran Pembaca ini kami sangat-

  

sangat minta perhatiannya kepada pihak yang berkompeten

untuk segera memperbaiki jalan tersebut, sehingga diharapkan

mampu mengangkat perekonomian wilayah Bantul pada umumnya

dan dusun Grojogan, Tamanan pada khususnya. (l) Terima kasih

kepada KR yang sudah memuat uneg-uneg saya ini . (DR Drs

  Subiyakto MP APU Jl Sulfat Agung V/26 Perum Purwantoro, Malang, Jawa Timur. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 8 November 2007, hlm 15). (9) Bendungan Ambleg Mohon Diperbaiki

  (a) TERIMA KASIH Bapak Sri Sultan Hamengku Buwono X yang telah mengemukakan bahwa Pemda punya uang tak tersangka untuk penanggulangan bencana alam. (b) Dan saya yakin dengan dana itu Bangunan Bendungan Kali Opak yang ambleg (turun ke bawah kurang lebih 4 meter) karena gempa tahun lalu akan jadi diperbaiki.

  (c) Kerusakan sayap atas kanan (sebelah barat) bangunan induk bendungan di dusun Jebresan & Tanjungtirto desa Kalitirto Kecamatan Berbah Sleman itu pernah akan diperbaiki awal musim kemarau tahun ini, namun tidak jadi dan bahan berupa batu kali yang sudah dipersiapkan di sebelah barat bendungan diambil kembali oleh truk- truk yang mengangkut.

  (d) Bangunan yang ambleg itu memang belum menggangu fungsi bendungan yang bisa mengairi ratusan Ha sawah di sebelah timur sungai Opak sampai di wilayah Kecamatan Piyungan. (e) Akan tetapi apabila didiamkan genangan air bendungan yang sudah menjorok ke barat lebih dari 10 meter dari bangunan tebing penahan air yang rusak, lambat laun akan mengikis tanah pereng, dan kemungkinan apabila ada dorongan air yang kuat bendungan akan bocor lewat barat bangunan induk bendungan.

  (f) Sebagai warga yang tidak ingin melihat bencana tanah

  

lonsor di pinggir sungai Opak dusun Jebresan & Tanjungtirto

mengharapkan kepada pejabat yang berkompeten untuk segera

melakukan survei dan bertindak proaktif, lebih baik mengobati

dari pada kedodoran setelah terjadi tanah longsor.

  (g) Pencegahan tanah longsor di kompleks bendungan itu sekaligus penghematan dana dari pada memperbaiki setelah terjadi kerusakan yang lebih parah. (h) Memang kalau digarap sekarang bukan proyek yang besar, tapi saya yakin banyak yang setuju dengan penghematan dana melalui tindakan pencegahan.

  (i) Terima kasih kepada pejabat Pemerintah yang segera

  

peduli atas tulisan ini. (Sumardjo, Warga yang bermukim di sebelah

  barat Bendungan Kali Opak Dusun Jebresan & Tanjungtirto, Kalitirto, Berbah, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 13 November 2007, hlm 3).

  (10) Donor Darah Siap 24 Jam (a) SAYA merasakan betapa sulitnya mencari sukarelawan donor darah pada saat dibutuhkan baik pagi, siang, maupun tengah malam berhubung permintaan darah segera bagi pasien. (b) Berhubung saya tinggal di dekat RS Sardjito dan saat ini menjadi donor darah sukarela, sering ada telepon atau SMS yang masuk ke handphone saya minta donor darah segera untuk diambil. (c) Tapi karena golongan darah saya O, tidak bisa memenuhi semua permintaan kadang ada juga yang minta golongan darah lain.

  (d) Saya mengetuk hati dan mengajak Bapak/Ibu/Sdr/Sdri

  

yang siap donor darah 24 jam dan bisa kita hubungi sewaktu-

waktu untuk bergabung dengan saya. (e) Sumbangan darah yang

  Bapak/Ibu/Sdr/Sdri berikan akan sangat berarti dan berguna bagi pasien maupun pihak keluarga pasien mereka akan sangat bahagia dan bersuka cita dengan sumbangan darah yang Anda berikan tersebut.

  (f) Untuk itu saya memohon kepada Bapak/Ibu/Sdr/Sdri

  

kesediaannya untuk kita hubungi sewaktu-waktu bila ada pasien

yang membutuhkan donor darah. (g) Bapak/Ibu/Sdr/Sdri cukup

  SMS ke HP saya: Tuwarji (Mas Ajie) 081 328078956 D/A:Pogungrejo 421 RT 14 RW 51, Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY 55284. Email:

  ndalem_tuwarjan@yahoo.com.

  (h) Atas kesediaannya Bapak/Ibu/Sdr/Sdri untuk kita hubungi 24 jam saya mengucapkan banyak terima kasih. (i) Semoga Allah SWT membalas amal baik Bapak/Ibu/Sdr/Sdri sekeluarga dengan balasan yng berlipat ganda. (j) Dalam QS Al An’nam (6): 160 Allah SWT berfirman yang artinya (Barangsiapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya …). (k) Amal baik Bapak/Ibu/Sdr/Sdri akan diganti Allah SWT sepuluh kali lipat.

  (l) Dan Insya Allah semua urusan kita akan dipermudah oleh Allah SWT karena kita sudah menolong sesama. Insya Allah balasan dunia dan akhirat akan kita terima. (m) Mari kita berlomba-lomba dalam berbuat amal kebaikan baik buat diri kita, keluarga kita dan kepada masyarakat kita. (n) Karena kalau kita tidak pernah menolong orang lain kita pun tidak akan pernah ditolong sebaliknya kalau kita peduli atau suka menolong orang lain pertolongan itu akan sering kita dapatkan dari arah yang tidak kita sangka-sangka. (o) Inilah rahasia Allah SWT buat hamba-hamba-Nya. (Tuwarji /Mas Ajie, 08132878956, d.a Pogungrejo 421 RT 14 RW 51, Sinduadi, Mlati, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 22 November 2007, hlm 14). Pada contoh (6) sampai dengan (10) mengandung maksud memohon bantuan. Pada contoh (6) maksud memohon bantuan tampak dalam paragraf tiga kalimat (d) Oleh kejadian ini saya sangat mengharapkan sedalam-dalamnya bagi

  

saudara/I yang menemukan dompet dengan kriteria tersebut untuk

mengembalikan dompet saya. Contoh (7) maksud memohon bantuan tampak

  dalam paragraf tiga kalimat (d) Dari latar belakang tersebut sekali lagi kami

  

mengetuk hati Bapak/Ibu sekalian untuk berkenan meringankan beban kami,

dengan menginfakkan sebagian rezeki Bapak/Ibu sekalian. Paragraf empat

  kalimat (e) Bantuan dapat berbentuk material, uang dan lain-lain, yang dapat

  

disampaikan secara langsung maupun via pos, maupun rekening kami. Contoh (8)

  maksud memohon bantuan tampak dalam paragraf tiga kalimat (k) Oleh sebab itu

  

melalui Pikiran Pembaca ini kami sangat-sangat minta perhatiannya kepada

pihak yang berkompeten untuk segera memperbaiki jalan tersebut, sehingga

diharapkan mampu mengangkat perekonomian wilayah Bantul pada umumnya

dan dusun Grojogan, Tamanan pada khususnya. Contoh (9) maksud memohon

  bantuan tampak dalam paragraf empat kalimat (f) Sebagai warga yang tidak ingin

  

melihat bencana tanah lonsor di pinggir sungai Opak dusun Jebresan &

Tanjungtirto mengharapkan kepada pejabat yang berkompeten untuk segera

melakukan survei dan bertindak proaktif, lebih baik mengobati dari pada

kedodoran setelah terjadi tanah longsor. Contoh (10) maksud memohon bantuan

  tampak dalam paragraf dua kalimat (d) Saya mengetuk hati dan mengajak

  

waktu untuk bergabung dengan saya. Paragraf tiga kalimat (f) Untuk itu saya

memohon kepada Bapak/Ibu/Sdr/Sdri kesediaannya untuk kita hubungi sewaktu-

waktu bila ada pasien yang membutuhkan donor darah. Berdasarkan contoh (6)

  sampai dengan (10), maksud memohon bantuan ditandai oleh mengharapkan, mengetuk hati, sangat-sangat minta perhatiannya dan mengajak.

3.4 Maksud Memberikan Tanggapan

  Maksud memberikan tanggapan bersangkutan dengan menyambut dan memperhatikan (ucapan, kritik, komentar) dari seseorang dan dilayani dengan cara memberikan penjelasan yang benar.

  (11) Tanggapan Tentang Siklus Penanggalan (a) MENANGGAPI Pikiran Pembaca KR, yang ditulis oleh Bapak

  Parman Subekti, Jl Tongkol 10/02, Minomartani, Sleman, Yogya yang dimuat hari Senin Wage (7 Mei 2007) tentang rekayasa kalender abadi yang telah Bapak buat, menurut pendapat Bapak bahwa tiap 2000 tahun Kalender Masehi terjadi daur ulang atau mengalami siklus. (b) Dalam naskah tersebut ditulis bahwa tanggal 1 Jan 01 M = 1 Jan 2001 M (Senin Pahing), 1 Jan 01 M = 1 Jan 2007 M (Senin Pon), dan 1 Jan 100 M = 1 Jan 2100 M (Jumat Legi).

  (c) Kalau boleh saya menanggapi, bahwa kebetulan saya juga

  memiliki software computer tentang Kalender Abadi dari tahun

  01 M s/d tahun 9999 M dan satu software lain tentang Kalender Abadi yang telah saya kolaborasi dengan Penanggalan Jawa, Shio, Wuku, Weton, dll. (d) Menurut pendapat dan penghitungan saya bahwa: 1 Jan 01 M (Sabtu Kliwon = 1 Jan tahun 24, 63, 102, 141, dst, 1955, 1994, 2033, dst, juga jatuh (Sabtu Kliwon), 1 Jan 07 M (Sabtu Legi), 1 Jan 100 M (Rabu Wage) = 1 Jan tahun 139, 178, dst, 1992, 2031, dst (Rabu Wage), 1 Jan 2001 M (Senin Pahing) = 1 Jan tahun 31, 70, dst, 1962, 2024 dst (Senin Pahing), 1 Jan 2007 M (Senin Pon) = 1 Jan tahun 14, 53, dst, 1954, 1968, dst (Senin Pon),

  1 Jan 2100 M (Jumat Legi) = 1 Jan tahun 6, 45, dst, 1999, 2038, dst (Jumat Legi).

  (e) Berdasarkan uraian di atas, saya kurang setuju dengan pendapat Bapak, bahwa Kalender Masehi akan mengalami daur ulang/siklus tiap yang saya miliki, ternyata Kalender Masehi bisa mengalami proses pengulangan/siklus hanya dalam hitungan puluhan tahun saja. (f)

  

Software yang saya miliki juga dapat menghitung dengan akurat

penanggalan untuk peringatan 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1 tahun, 2

tahun, dan 1000 hari orang meninggal, dsb.

  (g) Kalender Abadi ini juga memuat tentang fenomena

  

Kalender Masehi tahun 1582 pada bulan Oktober, terjadi

penanggalan tanggal 4 Oktober 1582 langsung meloncat ke 15

Oktober 1582. (h) Jadi 5 Oktober 1582 s/d 14 Oktober 1582 tidak

pernah ada dalam Kalender Masehi tersebut, hal ini seusai dengan

tulisan/buku-buku literature asing.

  (i) Dengan Kalender Abadi ini, kita juga dapat menemukan

  

bahwa ternyata tahun Kabisat (bulan Februari 1 s/d 29) belum

tentu terjadi 4 tahun sekali atau tahun yang habis dibagi 4

terbukti bahwa untuk tahun 1700, 1800, 1900, 2100, 2200, 2300,

2500, 2600, 2700, 2900 … dst, adalah bukan yahun kabisat.

  (j) Kalender Masehi untuk tahun-tahun tertentu juga ternyata

  

bisa dipakai lagi karena sama persis untuk hari dan tanggalnya,

misal kalender tahun …, 1883, 1906, 1945, 1984, 2007, 2046 …

jatuh hari dan pasarannya sama missal 17 Agustus 1945 Jumat

Legi = 17 Agustus 2007 Jumat Legi.

  (k) Demikian pendapat saya, semoga bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita semua. (Lilik Suryono, Pemerhati Metafisika & Budaya Jawa, RT 02/RW 01, Muja-Muju UH Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 6 November 2007, hlm 11).

  (12) Tanggapan ‘Wujudkan Be Legal’ Jual-Gunakan Software (a) MENANGGAPI berita yang dimuat KR (Rabu, 31/10/2007), saya sebagai salah satu aktivis pengguna Linux dan perangkat lunak

  

Open Source ingin mengungkapkan beberapa keberatan atas

  pertanyaan Bapak Hadi Santono sebagai Ketua Apkomindo DIY yang dikutip oleh KR. Beberapa pernyataan tersebut adalah sebagai berikut: (b) 1. Karena sifatnya yang non-komersial, sehingga terkesan

  

dikembangkan ‘seadanya’, dan terhambat oleh keterbatasan dana

dan pengembangan masih terbatas pada hobi saja.

  (c) 2. Tanggapan saya: pengembang open source tidak selalu

  

identik dengan proyek hobi dan karena itu mengembangkan

piranti lunak secara seadanya. (d) Banyak bukti yang

menunjukkan bahwa piranti lunak open source memiliki kualitas

yang jauh lebih baik dibandingkan dengan piranti lunak

proprietary. (e) Salah satu contoh yang dapat diberikan adalah web

server Apache (open source) yang jauh lebih banyak digunakan

web server IIS produk Microsoftc (sumber netcraft.com). dari pada

  (f) Bahasa pemrograman web PHP jauh lebih populer

  

berjalan di atas web server Apache yang dilengkapi dengan skrip

PHP. (h) Tentunya KR tidak mau situs resminya dijalankan di atas

piranti lunak yang berkembang seadanya, bukan?

  (h) 2. Di lapangan, para pengguna (user) banyak menghadapi

  

kendala, tetapi tidak tahu kemana harus meminta dukungan

teknis karena memang tidak ada.

  (i) Tanggapan saya: Linux dan piranti open source justru

  

memiliki pendukung yang paling banyak di dunia. (j) Hampir di

Linux yang siap memberikan setiap kota besar ada komunitas

dukungan teknis, di samping itu kini telah banyak media dan

perusahaan yang khusus bergerak di bidang Linux. (k) Silakan

lihat www.linux.or.id. (l) Dari sisi sebaliknya, apakah benar

pengguna piranti lunak proprietary yang membeli secara resmi

tidak mendapatkan kesulitan untuk meminta dukungan

teknis?(m) Apakah pengguna Microsoft di Yogya dapat dengan

mudah mendapatkan dukungan teknis, sementara tidak ada

kantor cabang Microsoft di Yogya?

  (n) 3. Tidak tersedia driver yang cocok, program yang sudah

  hardware yang sedemikian cepat usang, maupun perkembangan tidak dapat diimbangi oleh program open source.

  (o) Tanggapan saya: Linux dan piranti lunak open source

  

justru merupakan piranti lunak yang paling cepat dan up to date

perkembangannya. (p) Masalah driver, hampir semua perangkat

Linux, termasuk WiFi, printer, keras model baru dapat dikenal di dan

  VGA Card yang notabene paling cepat perkembangannya. (q)

Sementara itu banyak program yang dapat menyaingi bahkan

menggantikan program-program aplikasi proprietary, seperti

Firefox yang dapat menggantikan IE dan OpenOffice yang dapat

menggantikan Microsoft Office. (r) Jadi program-program di

Linux sama sekali tidak bisa dibilang usang.

  (s) Demikianlah sedikit uneg-uneg dan tanggapan saya, semoga ini dapat meluruskan kembali stereotype yang salah mengenai piranti lunak open source.

  (t) Kami juga mengundang masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai event-event tentang Linux dan piranti open source agar pemahaman tentang Linux makin bertambah dan dengan demikian mempermudah proses migrasi ke open source. (Yahya Kurniawan ST, Penulis Buku Komputer, Jl Gatotkaca 16A Wirobrajan, Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  (13) Tanggapan Lomba Paduan Suara Mars Pariwisata Indonesia (a) MENANGGAPI Pikiran Pembaca di SKH Kedaulatan Rakyat hari Kamis, 8 November 2007 yang ditulis oleh SW tentang Lomba

  Paduan Suara “Mars Pariwisata Indonesia”, maka Panitia Lomba

  (b) 1. Penyelenggara Lomba Paduan Suara “Mars Pariwisata

  

Indonesia” bukan Dinas Pariwisata Propinsi DIY (Baparda DIY),

tetapi Yayasan Widya Budaya Yogyakarta bekerja sama dengan

Pemerintah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

  (c) 2. Mengenai lagu pilihan dolanan anak, setiap peserta bebas

  

memilih lagu sesuai keinginannya. (d) Hal ini berdasarkan

kesepakatan bersama antar koordinator grup paduan suara yang

masuk final serta disetujui oleh ketua seksi lomba.

  (e) Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, kami ucapakan terima kasih atas masukannya. (Widi Utaminingsih, Ketua Penanggung Jawab Yayasan Widya Budaya. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 15 November 2007, hlm 13).

  (14) Tanggapan Karita Muslim Square (a) MENANGGAPI tulisan Sdr Suroso ME yang beralamat di

  Jl Monjali 155 Yogyakarta yang dimuat di rubrik Surat Pembaca SKH Kedaulatan Rakyat (14/11/07) mengenai kekecewaan terhadap pelayanan Toko Karita, maka kami dari manajemen Karita Muslim Square menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan komplain tersebut:

  (b) (1) Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas

  

kejadian yang dialami oleh Sdr Suroso karena tidak mendapatkan

pelayanan yang kurang maksimal pada saat berbelanja di toko

kami.

  (c) (2) Kami mengucapkan terima kasih atas masukan Sdr

  

Suroso, yang mana dengan adanya kejadian tersebut menjadi

kami kian terpacu untuk terus meningkatkan pelayanan Karita di

semua aspek dan lini, yang di dukung oleh SDM yang bekerja

secara professional sehingga kami dapat mewujudkan komitmen

kami terhadap kepuasan pelanggan. (d) Mudah-mudahan dengan kejadian tersebut kami dapat

membenahi diri untuk lebih baik lagi sehingga kejadian yang

serupa tidak terjadi kembali pada waktu yang akan datang. (e)

  Terima kasih atas perhatiannya. (Karina Triasari SE Mkes, Store Manager Karita Moslem Square, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13).

  (15) Tanggapan Lembaga Konsumen Yogyakarta (a) MENANGGAPI kasus yang menimpa ibu Yayuk Kartika

  Brata terkait produk Zenith Grow, sebagaimana yang ditulisnya di dalam Pikiran Pembaca KR tertanggal 11 November 2007 berjudul “Innovation Store, Menyesatkan”. (b) Kami dari Lembaga Konsumen Yogyakarta (d/h YLKI Yogyakarta) dengan ini menyampaikan

  (c) 1. Hak Ibu Yayuk sebagai konsumen sebagaimana yang

  diamanahkan dalam pasal 4 UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) yaitu hak memperoleh informasi yang benar, jelas dan jujur, telah dilanggar. (d) Karena nyata-nyata informasi yang diberikan oleh produk tersebut maupun (apalagi) oleh pihak salesnya tidak benar atau bahkan menyesatkan.

  (e) 2. Berdasarkan kejadian yang diutarakan oleh ibu Yayuk

  maka terlihat jelas bahwa pelaku usaha telah melanggar pasal 8 ayat (1) butir d. UUPK pasal tersebut berbunyi “Pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak sesuai kondisi, jaminan, keistimewaan atau keterangan barang dan/atau jasa tersebut”.

  (f) 3. Selain itu pelaku usaha juga dilarang menawarkan sesuatu janji yang belum pasti (pasal 9 ayat (1) butir k UUPK). (g) Atas dasar tersebut dan karena Ibu sudah nyata-nyata

  dirugikan, maka kami menyarankan Ibu untuk meminta pertanggungjawaban langsung kepada pihak Innovation Store di mana Ibu membeli produk tersebut. (h) Sebagaimana yang menjadi hak Ibu sebagai konsumen, yaitu hak mendapat kompensasi ganti rugi dan/atau penggantian karena produk yang dibeli tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan (pasal 4 UUPK). (i) Jika langkah tersebut tidak membuahkan hasil, maka Ibu bisa mengadukan kasus tersebut kepada kami atau Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Yogyakarta atau ke Lembaga Konsumen lainnya.

  (j) Demikian tanggapan dari kami, terima kasih. (Dwi Priyono SH, Bidang Pengaduan Lembaga Konsumen Yogyakarta, Kantor: Jl Sukonandi II No 4 A Yogya. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 21 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (11) sampai dengan (15) mengandung maksud memberikan tanggapan. Pada contoh (11) maksud memberikan tanggapan tampak dalam paragraf dua kalimat (c, d) kalimat (c) Kalau boleh saya menanggapi, bahwa

  

kebetulan saya juga memiliki software computer tentang Kalender Abadi dari

tahun 01 M s/d tahun 9999 M dan satu software lain tentang Kalender Abadi

yang telah saya kolaborasi dengan Penanggalan Jawa, Shio, Wuku, Weton, dll.

  Kalimat (d) Menurut pendapat dan penghitungan saya bahwa: 1 Jan 01 M (Sabtu

  

Kliwon = 1 Jan tahun 24, 63, 102, 141, dst, 1955, 1994, 2033, dst, juga jatuh

  

(Sabtu Kliwon), 1 Jan 07 M (Sabtu Legi), 1 Jan 100 M (Rabu Wage) = 1 Jan

tahun 139, 178, dst, 1992, 2031, dst (Rabu Wage), 1 Jan 2001 M (Senin Pahing)

= 1 Jan tahun 31, 70, dst, 1962, 2024 dst (Senin Pahing), 1 Jan 2007 M (Senin

Pon) = 1 Jan tahun 14, 53, dst, 1954, 1968, dst (Senin Pon), 1 Jan 2100 M (Jumat

Legi) = 1 Jan tahun 6, 45, dst, 1999, 2038, dst (Jumat Legi). Paragraf tiga kalimat

  (f) Software yang saya miliki juga dapat menghitung dengan akurat penanggalan

  

untuk peringatan 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1 tahun, 2 tahun, dan 1000 hari orang

meninggal, dsb. Paragraf empat kalimat (g, h) kalimat (g) Kalender Abadi ini juga

memuat tentang fenomena Kalender Masehi tahun 1582 pada bulan Oktober,

terjadi penanggalan tanggal 4 Oktober 1582 langsung meloncat ke 15 Oktober

1582. Kalimat (h) Jadi 5 Oktober 1582 s/d 14 Oktober 1582 tidak pernah ada

dalam Kalender Masehi tersebut, hal ini seusai dengan tulisan/buku-buku

literature asing. Paragraf lima kalimat (i) Dengan Kalender Abadi ini, kita juga

dapat menemukan bahwa ternyata tahun Kabisat (bulan Februari 1 s/d 29) belum

tentu terjadi 4 tahun sekali atau tahun yang habis dibagi 4 terbukti bahwa untuk

tahun 1700, 1800, 1900, 2100, 2200, 2300, 2500, 2600, 2700, 2900 … dst, adalah

bukan yahun kabisat. Paragraf enam kalimat (j) Kalender Masehi untuk tahun-

tahun tertentu juga ternyata bisa dipakai lagi karena sama persis untuk hari dan

tanggalnya, misal kalender tahun …, 1883, 1906, 1945, 1984, 2007, 2046 … jatuh

hari dan pasarannya sama missal 17 Agustus 1945 Jumat Legi = 17 Agustus 2007

Jumat Legi. Contoh (12) maksud memberikan tanggapan tampak dalam paragraf

  dua kalimat (b, c, d, e, f, g, h) kalimat (b) 1. Karena sifatnya yang non-komersial,

  

sehingga terkesan dikembangkan ‘seadanya’, dan terhambat oleh keterbatasan

  

dana dan pengembangan masih terbatas pada hobi saja. Kalimat (c) 2.

Tanggapan saya: pengembang open source tidak selalu identik dengan proyek

hobi dan karena itu mengembangkan piranti lunak secara seadanya. Kalimat (d)

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa piranti lunak open source memiliki

kualitas yang jauh lebih baik dibandingkan dengan piranti lunak proprietary.

  Kalimat (e) Salah satu contoh yang dapat diberikan adalah web server Apache

  

(open source) yang jauh lebih banyak digunakan dari pada web server IIS produk

Microsoftc (sumber netcraft.com). Kalimat (f) Bahasa pemrograman web PHP

jauh lebih populer dibandingkan ASP. Kalimat (g) Bahkan situs resmi KR

(kr.co.id) juga berjalan di atas web server Apache yang dilengkapi dengan skrip

PHP. Kalimat (h) Tentunya KR tidak mau situs resminya dijalankan di atas

piranti lunak yang berkembang seadanya, bukan? Paragraf tiga kalimat (i, j, k, l,

  m, n) kalimat (i) 2. Di lapangan, para pengguna (user) banyak menghadapi

  

kendala, tetapi tidak tahu kemana harus meminta dukungan teknis karena

memang tidak ada. Kalimat (j) Tanggapan saya: Linux dan piranti open source

justru memiliki pendukung yang paling banyak di dunia. Kalimat (k) Hampir di

setiap kota besar ada komunitas Linux yang siap memberikan dukungan teknis, di

samping itu kini telah banyak media dan perusahaan yang khusus bergerak di

bidang Linux. Kalimat (l) Silakan lihat www.linux.or.id. Kalimat (m) Dari sisi

sebaliknya, apakah benar pengguna piranti lunak proprietary yang membeli

secara resmi tidak mendapatkan kesulitan untuk meminta dukungan teknis?

  Kalimat (n) Apakah pengguna Microsoft di Yogya dapat dengan mudah

  

mendapatkan dukungan teknis, sementara tidak ada kantor cabang Microsoft di

  

Yogya? Paragraf empat kalimat (o, p, q, r, s) kalimat (o) 3. Tidak tersedia driver

yang cocok, program yang sudah usang, maupun perkembangan hardware yang

sedemikian cepat tidak dapat diimbangi oleh program open source. Kalimat (p)

Tanggapan saya: Linux dan piranti lunak open source justru merupakan piranti

lunak yang paling cepat dan up to date perkembangannya. Kalimat (q) Masalah

driver, hampir semua perangkat keras model baru dapat dikenal di Linux,

termasuk WiFi, printer, dan

  VGA Card yang notabene paling cepat

perkembangannya. Kalimat (r) Sementara itu banyak program yang dapat

menyaingi bahkan menggantikan program-program aplikasi proprietary, seperti

Firefox yang dapat menggantikan IE dan OpenOffice yang dapat menggantikan

Microsoft Office. Kalimat (s) Jadi program-program di Linux sama sekali tidak

bisa dibilang usang. Contoh (13) maksud memberikan tanggapan tampak dalam

  paragraf dua kalimat (b) 1. Penyelenggara Lomba Paduan Suara “Mars

  

Pariwisata Indonesia” bukan Dinas Pariwisata Propinsi DIY (Baparda DIY),

tetapi Yayasan Widya Budaya Yogyakarta bekerja sama dengan Pemerintah

Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Paragraf tiga kalimat (c, d) kalimat (c) 2.

Mengenai lagu pilihan dolanan anak, setiap peserta bebas memilih lagu sesuai

keinginannya. Kalimat (d) Hal ini berdasarkan kesepakatan bersama antar

koordinator grup paduan suara yang masuk final serta disetujui oleh ketua seksi

lomba. Contoh (14) maksud memberikan tanggapan tampak dalam paragraf dua

  kalimat (b) (1) Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang

  

dialami oleh Sdr Suroso karena tidak mendapatkan pelayanan yang kurang

maksimal pada saat berbelanja di toko kami. Paragraf tiga kalimat (c) (2) Kami

  

mengucapkan terima kasih atas masukan Sdr Suroso, yang mana dengan adanya

kejadian tersebut menjadi kami kian terpacu untuk terus meningkatkan pelayanan

Karita di semua aspek dan lini, yang di dukung oleh SDM yang bekerja secara

professional sehingga kami dapat mewujudkan komitmen kami terhadap kepuasan

pelanggan. Paragraf empat kalimat (d) Mudah-mudahan dengan kejadian tersebut

kami dapat membenahi diri untuk lebih baik lagi sehingga kejadian yang serupa

tidak terjadi kembali pada waktu yang akan datang. Contoh (15) maksud

memberikan tanggapan tampak dalam paragraf dua kalimat (c, d) kalimat (c) 1.

  

Hak Ibu Yayuk sebagai konsumen sebagaimana yang diamanahkan dalam pasal 4

UU No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK) yaitu hak memperoleh

informasi yang benar, jelas dan jujur, telah dilanggar. (d) Karena nyata-nyata

informasi yang diberikan oleh produk tersebut maupun (apalagi) oleh pihak

salesnya tidak benar atau bahkan menyesatkan. Paragraf tiga kalimat (e) 2.

Berdasarkan kejadian yang diutarakan oleh ibu Yayuk maka terlihat jelas bahwa

pelaku usaha telah melanggar pasal 8 ayat (1) butir d. UUPK pasal tersebut

berbunyi “Pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan

barang dan/atau jasa yang tidak sesuai kondisi, jaminan, keistimewaan atau

keterangan barang dan/atau jasa tersebut”. Paragraf empat kalimat (f, g, h, i)

  kalimat (f) 3. Selain itu pelaku usaha juga dilarang menawarkan sesuatu janji

  

yang belum pasti (pasal 9 ayat (1) butir k UUPK). Kalimat (g) Atas dasar

tersebut dan karena Ibu sudah nyata-nyata dirugikan, maka kami menyarankan

Ibu untuk meminta pertanggungjawaban langsung kepada pihak Innovation Store

di mana Ibu membeli produk tersebut. Kalimat (h) Sebagaimana yang menjadi

  

hak Ibu sebagai konsumen, yaitu hak mendapat kompensasi ganti rugi dan/atau

penggantian karena produk yang dibeli tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan

(pasal 4 UUPK). Kalimat (i) Jika langkah tersebut tidak membuahkan hasil, maka

Ibu bisa mengadukan kasus tersebut kepada kami atau Badan Penyelesaian

Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Yogyakarta atau ke Lembaga Konsumen

lainnya. Berdasarkan contoh (11) sampai dengan (15) maksud memberikan

  tanggapan ditandai oleh kalau boleh saya menanggapi, tanggapan saya, menyampaikan hal-hal, menanggapi tulisan dan menyampaikan tanggapan.

3.5 Maksud Memberikan Saran

  Maksud memberikan saran berkaitan dengan memberikan pendapat, usul, anjuran yang dikemukakan untuk dipertimbangkan oleh pihak-pihak terkait.

  (16) Saran Spanduk Klaten (a) KAMI selaku warga Kabupaten Klaten bangga dan respek atas pembangunan yang selama ini telah dijalankan oleh Pemkab Klaten, yang dipimpin oleh beliau Bp Sunarno SE, selaku kepala daerah sekaligus pelaksana otonomi pemerintahan daerah.

  (b) Akan tetapi pembangunan dapat berjalan lebih efektif, maksimal dan tepat sasaran bila media yang digunakan tepat, termasuk pula media komunikasi terhadap public yang berupa spanduk, baliho, billboard, dll.

  (c) Ada sedikit miskomunikasi yang sangat disayangkan. (d) Dalam upaya penyampaian ucapan Selamat Idul Fitri 1428, dimana latar belakang gambar (background) berkesan Slengek’an, mestinya gambar yang digunakan paling tidak sedikit agak resmi.

  (e) Karena beliau mengatasnamakan kepala daerah beserta jajarannya (seperti yang tertulis pada baliho 5

  X 10 meter) yang di

  tempatkan di depan RS Tegalyoso dan Kecamatan Prambanan. (f) Apalagi media ini tujuannya untuk mengucapkan Selamat Idul Fitri yang moment ini cukup berarti bagi sebagian besar masyarakat kita, yang mayoritas beragama Islam. (g) Ya, kenapa tidak memakai

  ilustrasi background yang memakai peci, serta kedua telapak

  (h) Kesannya agak sedikit agamis, tidak seperti yang

  

terpampang di baliho malah dadah-dadah, pakai pakaian seperti

kethoprak, saya rasa kurang pas. (i) Tentunya dalam hal ini

menjadi perhatian serius Kantor Kehumasan dan Informasi

Pemkab Klaten, agar lebih korektif dalam hal penyampaian media

komunikasi public, karena image beliau tentu akan turut terbawa.

  (j) Bravo kepada Bp Sunarno SE dan Minal Aidin Wal Faidin mohon maaf lahir dan batin, dan selamat membangun Kota Klaten. (Suparyono, Karangwetan RT 02 RW 04, Gergunung, Klaten Utara, Klaten, Jateng. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 6 November 2007, hlm 11).

  Masukan untuk Kantor Samsat Sleman

  (17) (a) TANPA mengurangi rasa hormat atas pelayanannya selama ini, kami ingin menyampaikan masukan kepada kantor Samsat Kab,

  Sleman: (b) 1. Barangkali sudah saatnya dicari solusi terbaik untuk

  

mengurangi berjubelnya para pengguna layanan Kantor Samsat

selama ini misalnya: dengan membagi Kab Sleman menjadi dua

daerah layanan, Sleman Barat dan Timur atau solusi apapun yang

tepat.

  (c) 2. Tanggal 24 Oktober 2007 ketika kami membayarkan

  

perpanjangan STNK kendaraan bermotor adik kami (berlaku s/d

  

21 Oktober 2007) kami merasa heran ternyata dikenai denda. (d)

Padahal tanggal 18 Oktober 2007 kami telah datang untuk

membayar tetapi kantor masih tutup karena cuti bersama

lebaran. (e) Melalui pengumuman yang ditempel saat itu, bagi

mereka yang masa berlakunya STNK s/d tanggal 21 Oktober 2007

bisa memperpanjang hingga tanggal 25 Oktober 2007.

  (f) Pemahaman kami, denda tidak diberlakukan karena hal ini

  

bukan merupakan kesalahan kami. (g) Tetapi ternyata denda

tetap diberlakukan (copy bukti terlampir).

  (h) Untuk itu kiranya hal ini tidak akan terjadi dikemudian hari, karena sekali lagi hal ini bukan kesalahan wajib pajak. (i) Demikian untuk mendapatkan perhatian sebagaimana mestinya. Terima kasih. (Sasangka Rh, Jl Cantel GK IV/338, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Senin, 12 November 2007, hlm 11).

  (18) “Saran Untuk Ibu Novita Yuli Prasetyowati” (a) BENCANA alam yang terjadi di Indonesia dan masalah sosial yang banyak bergolak menimbulkan pertumbuhan dan kesadaran masyarakat akan perlunya asuransi, sehingga bisnis asuransi tumbuh, namun etika bisnis dalam bidang asuransi haruslah sangat dijunjung tinggi, karena berbagai prosedur/perjanjian baku di dalam asuransi yang seringkali berpihak pada perusahaan asuransi.

  (b) Menyumbang saran Pikiran Pembaca Ibu Novita tentang

  

Klaim Asuransi Bumiputera 1912 (KR 4 November 2007), secara

kronologis yang ibu ceritakan menunjukkan bahwa ibu dalam

posisi benar, namun tidak ada salahnya ditelaah lebih dalam, saat

ibu membayar pada tanggal 5 Mei 2007 jatuh pada hari Sabtu,

bagaimana peraturan/kesepakatan jika pembayaran jatuh pada

hari Sabtu dan apa isi surat pernyataan yang ibu tanda tangani.

  (c) Jika ibu berkeinginan mendapat kepastian hukum, tidak

  

ada salahnya ibu menghubungi/berkonsultasi kepada Lembaga

Ombudsman Daerah (LOD)/Lembaga Ombudsman Swasta (LOS)

yang ada di daerah ibu, ataupun ke Yayasan Lembaga Konsumen

Indonesia (YLKI), mengingat asuransi termasuk jual beli jasa dan

diatur dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen. (Hartanto

  SE, Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Widya Mataram Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 14 November 2007, hlm 11). (19) Saran untuk Depnaker Sleman

  (a) SAYA sangat salut dengan pelayanan yang ada sekarang di Depnaker Sleman terutama dalam pelayanan pembuatan kartu kuning. (b) Gedungnya luas, nyaman dan tidak berdesak-desakan seperti di gedung yang lama, pelayanannya pun sangat cepat. (c) Namun masih ada beberapa hal yang mungkin masih membuat kecewa para pencari kartu kuning, meskipun ini sangat simple tapi juga perlu diperhatikan oleh pihak terkait:

  (d) 1.Syarat-syarat untuk pencari kartu kuning hendaknya

  

dibuat dengan jelas. (e) Syarat yang sudah ada (di atas kotak

saran) seyogianya ditambah dengan aturan untuk pencari kartu

kuning yang lama (sudah 3x perpanjangan) misalnya : Kepada

pencari kartu kuning yang sudah pernah membuat kartu kuning

(melakukan perpanjangan 3x) dimohon membawa kartu yang

lama disertai foto 3x4 sebanyak 1 lembar. (f) Sehingga tidak

membingungkan.

  (g) 2. Petugas pelayanan terutama siswa-siswa yang sedang

  

PKL (termasuk satpam yang membantu) seyogianya diberikan

pengarahan tentang customer satisfaction yang sesuai dengan SOP

yang ada termasuk cara penjelasan dan penyampaian pengisian

kartu sehingga tidak terkesan ‘ketus’ dan asal-asalan.

  (h) 3. Pihak Depnaker hendaknya membuat database pencarai

  

kartu kuning yang sudah terdaftar secara komputerisasi dan

ditempatkan di petugas pelayanan, sehingga bagi para pencari

kartu kuning (perpanjangan) yang tidak membawa kartu lama

dapat dilayani dengan baik tanpa harus pulang kembali

  mengambil kartu lama (kasihan bagi para pencari kartu kuning yang tinggal di Sleman bagian paling barat dan paling timur).

  (i) Semoga dengan sedikit saran ini dapat meningkatkan pelayanan di Depnaker Sleman. (Dwi Purwanto, Kregan VII RT06 RW 16, Sendangagung, Minggir, Sleman, DIY Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  Masukan untuk Panpel Pertandingan PSS Sleman

  (20) (a) PADA saat pertandingan ujicoba antara PSS Sleman melawan

  PSIM Yogya yang baru-baru ini ada hal unik yang menarik diperhatikan. (b) Saat itu seorang turis asing yang ikut menyaksikan harus susah payah memanjat pagar lorong pintu masuk dan merangkak ke atas untuk bisa duduk di tempat kosong di tribun sebelah atas bagian utara.

  (c) Permasalahannya, adalah bukan berarti di stadion itu tidak tersedia tangga atau jalan untuk lalu lintas penonton, akan tetapi tangga atau jalan tersebut telah diduduki penonton, sehingga tak jarang banyak penonton terganggu dengan penonton lain yang mondar- mandir mencari tempat duduk karena tidak menggunakan jalan yang semestinya. (d) Hal ini tentu saja berbeda kondisinya jika kita melihat stadion saat terjadi pertandingan di liga-liga Eropa.

  (e) Di liga Inggris misalnya yang sering kita lihat lewat tayangan televisi, di sana tanpa harus dijaga ketat penonton bisa tertib untuk tidak menempati tangga atau jalan yang digunakan untuk lalu lintas penonton lain sehingga lalu lintas penonton dapat lebih nyaman.

  (f) Alangkah indahnya jika stadion megah Maguwoharjo

  kebanggaan masyarakat Sleman yang sudah selevel stadion di Eropa diikuti pula oleh mentalitas dan budaya tertib yang selevel pula dengan yang terjadi di stadion-stadion di Eropa. (g) Oleh

  karena itu masukan ini semoga dapat dipikirkan dan diperhatikan oleh panpel, petugas keamanan, Slemania maupun penontonnya sendiri agar budaya sepakbola kita tidak tertinggal jauh dengan sepakbola di negara-negara maju. (Eko Budi S, Pecinta Sepakbola dan Mahasiswa di FT UNY, Jl Magelang Km 18, Tempel RT 03 RW 06, Lumbungrejo, Tempel, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 23 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (16) sampai dengan (20) mengandung maksud memberikan saran. Pada contoh (16) maksud memberikan saran tampak dalam paragraf empat kalimat (g) Ya, kenapa tidak memakai ilustrasi background yang memakai peci,

  

serta kedua telapak tangan yang menyatu (ngapurancang: Jawa). Paragraf lima kalimat (h, i) kalimat (h) Kesannya agak sedikit agamis, tidak seperti yang

  

terpampang di baliho malah dadah-dadah, pakai pakaian seperti kethoprak, saya

rasa kurang pas. Kalimat (i) Tentunya dalam hal ini menjadi perhatian serius

Kantor Kehumasan dan Informasi Pemkab Klaten, agar lebih korektif dalam hal

penyampaian media komunikasi public, karena image beliau tentu akan turut

terbawa. Contoh (17) maksud memberikan saran tampak dalam paragraf satu

  kalimat (b) 1. Barangkali sudah saatnya dicari solusi terbaik untuk mengurangi

  

berjubelnya para pengguna layanan Kantor Samsat selama ini misalnya: dengan

membagi Kab Sleman menjadi dua daerah layanan, Sleman Barat dan Timur atau

solusi apapun yang tepat. Paragraf dua kalimat (c, d, e) kalimat (c) 2. Tanggal 24

Oktober 2007 ketika kami membayarkan perpanjangan STNK kendaraan

bermotor adik kami (berlaku s/d 21 Oktober 2007) kami merasa heran ternyata

dikenai denda. Kalimat (d) Padahal tanggal 18 Oktober 2007 kami telah datang

untuk membayar tetapi kantor masih tutup karena cuti bersama lebaran. Kalimat

  (e) Melalui pengumuman yang ditempel saat itu, bagi mereka yang masa

  

berlakunya STNK s/d tanggal 21 Oktober 2007 bisa memperpanjang hingga

tanggal 25 Oktober 2007. Paragraf tiga kalimat (f, g) kalimat (f) Pemahaman

kami, denda tidak diberlakukan karena hal ini bukan merupakan kesalahan kami.

  Kalimat (g) Tetapi ternyata denda tetap diberlakukan (copy bukti terlampir). Contoh (18) maksud memberikan saran tampak dalam paragraf dua kalimat (b)

  

Menyumbang saran Pikiran Pembaca Ibu Novita tentang Klaim Asuransi

Bumiputera 1912 (KR 4 November 2007), secara kronologis yang ibu ceritakan

menunjukkan bahwa ibu dalam posisi benar, namun tidak ada salahnya ditelaah

  

lebih dalam, saat ibu membayar pada tanggal 5 Mei 2007 jatuh pada hari Sabtu,

bagaimana peraturan/kesepakatan jika pembayaran jatuh pada hari Sabtu dan

apa isi surat pernyataan yang ibu tanda tangani. Paragraf tiga kalimat (c) Jika ibu

berkeinginan mendapat kepastian hukum, tidak ada salahnya ibu

menghubungi/berkonsultasi kepada Lembaga Ombudsman Daerah

(LOD)/Lembaga Ombudsman Swasta (LOS) yang ada di daerah ibu, ataupun ke

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), mengingat asuransi termasuk

jual beli jasa dan diatur dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen. Contoh

  (19) maksud memberikan saran tampak dalam paragraf dua kalimat (d, e, f) kalimat (d) 1.Syarat-syarat untuk pencari kartu kuning hendaknya dibuat dengan

  

jelas. Kalimat (e) Syarat yang sudah ada (di atas kotak saran) seyogianya

ditambah dengan aturan untuk pencari kartu kuning yang lama (sudah 3x

perpanjangan) misalnya : Kepada pencari kartu kuning yang sudah pernah

membuat kartu kuning (melakukan perpanjangan 3x) dimohon membawa kartu

yang lama disertai foto 3x4 sebanyak 1 lembar. Kalimat (f) Sehingga tidak

membingungkan. Paragraf tiga kalimat (g) 2. Petugas pelayanan terutama siswa-

siswa yang sedang PKL (termasuk satpam yang membantu) seyogianya diberikan

pengarahan tentang customer satisfaction yang sesuai dengan SOP yang ada

termasuk cara penjelasan dan penyampaian pengisian kartu sehingga tidak

terkesan ‘ketus’ dan asal-asalan. Paragraf empat kalimat (h) 3. Pihak Depnaker

hendaknya membuat database pencarai kartu kuning yang sudah terdaftar secara

komputerisasi dan ditempatkan di petugas pelayanan, sehingga bagi para pencari

kartu kuning (perpanjangan) yang tidak membawa kartu lama dapat dilayani

  

dengan baik tanpa harus pulang kembali mengambil kartu lama (kasihan bagi

para pencari kartu kuning yang tinggal di Sleman bagian paling barat dan paling

timur). Contoh (20) maksud memberikan saran tampak dalam paragraf empat

  kalimat (f) Alangkah indahnya jika stadion megah Maguwoharjo kebanggaan

  

masyarakat Sleman yang sudah selevel stadion di Eropa diikuti pula oleh

mentalitas dan budaya tertib yang selevel pula dengan yang terjadi di stadion-

stadion di Eropa. Berdasarkan contoh (16) sampai dengan (20) maksud

  memberikan saran ditandai oleh Ya, kenapa tidak memakai, menyampaikan masukan, menyumbang saran, perlu diperhatikan dan masukan ini.

3.6 Maksud Permohonan Diambil

  Maksud permohonan diambil berhubungan dengan permintaan kepada seseorang yang merasa kehilangan barang supaya mengambilnya di tempat penemu. Selain itu, bagi pemilik hewan supaya dapat segera mengambil hewan peliharaannya di tempat penitipan.

  (21) Titipan Kucing “Chelsi” Harap Diambil

  KEPADA Ibu Devi Setianingrum dengan alamat

  (a)

  Bokoharjo, Maguwo, Sleman, harap kucingnya dengan nama Chelsi segera diambil, mengingat batas waktu penitipan sudah berakhir sejak tanggal 20 Oktober 2007. (b) Nomor kontak yang

  diberikan (0813280768320) ternyata berulang kali tidak dapat kami hubungi, kami dari penitipan hewan “Jogjavet” memberikan batas waktu sampai dengan tanggal 5 November 2007 untuk menghubungi kami di No 085228027253. (c) Apabila sampai batas waktu tersebut tidak ada kejelasan maka dengan berat hati, kucing tersebut di luar tanggung jawab kami. (drh Painem, Keswan Jogjaveteriner,

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 2 November 2007, hlm 11).

  (22) Ditemukan, Perdana Flexy Trendy (0291) 3376317 (a) PADA hari Jumat, 28 September saya beserta anak saya bermaksud pulang ke rumah setelah dari bengkel untuk keperluan mengganti ban luar motor saya.

  (b) Di tengah perjalanan pulang melewati Jl Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pabrik Gula Rendeng (PG Rendeng) Kudus, saya menemukan Kartu Perdana (Sim Card) Flexy Trendy dengan nomor (0291) 3376317 yang masih baru dan segelnya masih utuh.

  (c) Setelah menepikan motor, saya lalu memungut Kartu Perdana tersebut. Saya menunggu beberapa saat di pinggir jalan raya kalau- kalau ada yang mencari kartu tersebut.

  (d) Setelah saya tunggu sekitar 15 menit ternyata tidak ada yang mencarinya. (e) Akhirnya Kartu Flexi tersebut saya bawa pulang ke rumah.

  (f) Sesampainya di rumah saya berpikir bagaimana caranya agar barang temuan saya bisa saya kembalikan kepada pemiliknya yang berhak atas barang tersebut. (g) Saya khawatir kalau Kartu Flexy yang saya temukan benar-benar dibutuhkan oleh pemiliknya.

  (h) Melalui surat pembaca ini saya berharap agar siapa saja yang merasa kehilangan Kartu Perdana Flexy Trendy dengan nomor (0921) 3376317 dengan nominal Rp 30.000 dan masa berlaku s/d 30 April 2008 bersedia untuk menghubungi saya. (i) Adapun saat ini kartunya masih utuh saya simpan dan segelnya tidak saya buka. (j) Silakan

  

menghubungi saya di nomor HP 081 56598840 atau langsung ke

alamat saya: Perum Pemda No 5 RT 3 RW 3 Tumpangkrasak

Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

  (k) Demikian saya tunggu kedatangannya, saya mengucapkan

  

banyak terima kasih atas dimuatnya surat saya ini. (l) Semoga

  bermanfaat dan barokah. (m) Sekian. Terima kasih. (Ady Prasetyo, 08156598840, Perumahan Pemda No 5 RT 3 RW 3 Tumpangkrasak Kecamatan jati, Kabupaten Kudus. Kedaulatan Rakyat, Senin, 5 November 2007, hlm 11).

  (23) Ditemukan Dompet Biru Tua (a) DITEMUKAN dompet warna biru tua pada hari Rabu, 7

  November di depan toko Anisa dekat Kampus ISI Yogyakarta atas nama Silveiro da Silva, alamat Jl Palmeriam, Jakarta Timur.

  (b) Silakan hubungi nama dan alamat di bawah ini setelah

  

pukul 16.00. (Bp Sigit Narimo/Ibu Brigita, Ratmakan GM I/661

Yogya. Kedaulatan Rakyat, Senin, 12 November 2007, hlm 11).

  (24) Ditemukan Surat-surat Penting Mahasiswi UNY (a) PADA tanggal 12 November 2007 lalu, saya didatangi oleh tetangga saya yang menunjukkan beberapa surat-surat penting, seperti

  STNK, Kartu Mahasiswa, ATM BNI dll. (b) Surat-surat tersebut ditemukan tetangga saya di sekitar Jalan Gandekan, atas nama sdri Endah Widiyanti S, mahasiswi Fak Teknik (Pendidikan Teknik Informatika) UNY. (c) Surat-surat tersebut sekarang ada disimpan oleh tetangga saya. (d) Pada tanggal

  12 November saya telah menginformasikan via telepon 586168 ke Satpam UNY. (e) Kiranya saudari yang merasa kehilangan dapat

  menghubungi saya dengan membawa surat keterangan dari Dekan/Wali Dekan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

  (f) Bagi teman/rekan mahasiswa yang mengetahui mohon diinformasikan. (g) Jika lebih dari seminggu surat ini tidak diambil maka mohon maaf saya tidak bertanggung jawab atas penyimpanannya. (Hartanto SE, Sie Pemuda RW I Ngupasan, Mahasiswa Fak Hukum Univ Widya Mataram Yogya. Kedaulatan Rakyat , Jumat, 16 November 2007, hlm 11).

  (25) Cincin Emas, Ditemukan (a) SATU setengah bulan yang lalu, sekitar pukul 15.00 WIB, saya menemukan sebuah cincin emas, di sekitar Pasar Bendungan, Wates,

  Kulonprogo DIY. (b) Cincin tersebut sekarang ada ditangan saya. (c)

  Untuk itu bagi yang merasa kehilangan cincin tersebut bisa menghubungi saya di nama dan alamat tersebut di bawah ini dengan membawa bukti kwitansi pembelian maupun identitas diri.

  (d) Apabila dalam jangka satu bulan dari surat ini diterbitkan di SKH KR tidak ada yang mengambilnya, maka barang tersebut akan kami serahkan ke masjid untuk kegiatan pembinaan dan kegiatan ibadah lainnya. (Sri, d/a Depok V Panjatan Kulonprogo, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 22 November 2007, hlm 15).

  Pada contoh (21) sampai dengan (25) mengandung maksud permohonan diambil. Pada contoh (21) maksud permohonan diambil tampak dalam paragraf satu kalimat (a) KEPADA Ibu Devi Setianingrum dengan alamat Bokoharjo,

  

Maguwo, Sleman, harap kucingnya dengan nama Chelsi segera diambil,

mengingat batas waktu penitipan sudah berakhir sejak tanggal 20 Oktober 2007.

  Contoh (22) maksud permohonan diambil tampak dalam paragraf enam kalimat (i) Silakan menghubungi saya di nomor HP 081 56598840 atau langsung ke

  

alamat saya: Perum Pemda No 5 RT 3 RW 3 Tumpangkrasak Kecamatan Jati,

Kabupaten Kudus. Paragraf tujuh kalimat (j) Demikian saya tunggu

kedatangannya, saya mengucapkan banyak terima kasih atas dimuatnya surat

saya ini. Contoh (23) maksud permohonan diambil tampak dalam paragraf dua

  kalimat (b) Silakan hubungi nama dan alamat di bawah ini setelah pukul 16.00.

  

(Bp Sigit Narimo/Ibu Brigita, Ratmakan GM I/661 Yogya. Contoh (24) maksud

  permohonan diambil tampak dalam paragraf dua kalimat (e) Kiranya saudari

  

yang merasa kehilangan dapat menghubungi saya dengan membawa surat

keterangan dari Dekan/Wali Dekan guna menghindari hal-hal yang tidak

diinginkan. Contoh (25) maksud permohonan diambil tampak dalam paragraf satu

  kalimat (c) Untuk itu bagi yang merasa kehilangan cincin tersebut bisa

  

menghubungi saya di nama dan alamat tersebut di bawah ini dengan membawa

bukti kwitansi pembelian maupun identitas diri. Contoh (21) sampai dengan (25)

  maksud permohonan ditandai oleh silakan menghubungi saya, saya tunggu kedatangannya, silakan hubungi nama dan alamat di bawah ini.

3.7 Maksud Memberikan Himbauan

  Maksud memberikan himbauan berhubungan dengan hal yang bersifat publik, yaitu memberikan masukan yang lebih bermanfaat kepada instansi, lembaga, masyarakat supaya dapat berhati-hati dalam menggunakan segala fasilitas yang ada. Selain itu, masyarakat harus paham betul terhadap segala bentuk jenis penipuan baik yang memakai kartu identitas atau memakai nama instansi tertentu.

  (26) Jembatan Srandakan Perlu Pos Pengamanan (a) SETELAH 33 titik lampu di sepanjang jembatan Srandakan direalisir, saya rasa kurang lengkaplah untuk antisipasi adanya gangguan keamanan jika tidak dilengkapi adanya sarana Pos Pengamanan yang diletakkan di tengah jembatan di bagian sisinya. (b) Lebih-lebih pemakaian jalan bagi orang-orang perempuan selalu was- was. (c) Pemakai jalan bagi orang laki-laki saja, di waktu pemakai jalan tidak banyak selalu was-was khawatir apabila di tengah jembatan ada halangan, lebih-lebih di waktu malam dan musim hujan nanti.

  (d) Selain adanya Petugas Pengamanan di Pos tersebut untuk antisipasi gangguan keamanan juga petugas pengamanan di pos tersebut sekaligus untuk memantau besar kecilnya aliran sungai Progo. (e) Apabila aliran sungai Progo bertambah deras keruh dan besar, berarti akan terjadi banjir.

  (f) Sebelum terlanjur banjir petugas pengamanan di pos bisa komunikasi kepada pihak yang perlu berjaga-jaga untuk persiapan menyingkir menjauhi sungai.

  (g) Oleh karena hal tersebut di atas, saya mohon kepada

  instansi terkait untuk merealisasi adanya pos pengamanan, menempatkan petugasnya serta mengatur jadwal tugasnya. (h) Dan membentuk jaringan di sebelah selatan/ujung barat/ujung timur jembatan/untuk dapat menerima informasi jika akan terjadi sesuatu atau telah terjadi sesuatu. (i) Sehingga sebelum

dan setelah terjadi sesuatu mudah untuk mengatasinya.

  (j) Demikian imbauan dari saya, terima kasih dan mohon maaf apabila kurang berkenan. (Nasro, Krandohan RT 04, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 3 November 2007, hlm 9). (27) Hati-hati Menggunakan Jasa FIF

  (a) PADA tanggal 17 Oktober 2007, kami datang ke ABC Motor Kalasan bermaksud membayar angsuran terakhir dan mengambil BPKB, karena selama ini pembayaran kami lakukan di sana mengingat jaraknya cukup dekat dari rumah kami. (b) Oleh petugasnya kami disuruh langsung ke kantor FIF Jl Cokroaminoto Yogyakarta. (c) Setelah mengantri selama setengah jam di bagian kasir, kami disuruh ketemu dengan Pak Sigit bagian AR. Alangkah terkejutnya kami ketika ditanya, “Mbak, ngangsurnya sering terlambat ya? (d) Ini ada tagihan denda yang belum dibayar sebesar Rp 536.182. Motor Kalasan, Pak Sigit menolak dengan dalih bahwa ini adalah kepentingan kami bukan kepentingan FIF. (e) Dia hanya memberikan selembar kertas rincian angsuran dan denda, kemudian menyuruh kami mengurus sendiri masalah ini di ABC Motor Kalasan (fotokopi terlampir).

  (f) Kemudian lembar rincian tersebut kami cross-check dengan semua kuitansi pembayaran selama ini, yang ternyata banyak sekali kejanggalan. (g) Seperti misalnya angsuran ke-19 kami bayar tanggal

  10 Mei 2007, baru masuk di FIF pada 22 Mei 2007. (h) Angsuran ke- 22 kami bayar 14 Agustus 2007, baru masuk FIF 24 Agustus 2007 dan masih banyak lagi (fotokopi kuitansi terlampir).

  (i) Tentu saja hal ini kami pertanyakan ke ABC Motor Kalasan yang dijawab bahwa ini adalah kesalahan petugas dari FIF, dan menjanjikan akan mempertemukan kami. (j) Pagi harinya (18/19/2007) pukul 08.48 saya mendapat dari Danang bagian Call FIF (081328356601), yang mengatakan bahwa masalah denda masalah ini sudah selesai dan saya bisa menemui Pak Sigit Bagian AR FIF. (k) Siangnya saya ke FIF untuk ketemu dengan Pak Sigit tersebut yang kemudian hanya mencocokkan tanggal-tanggal pada kuitansi saya, dan menyuruh saya tanda tangan di selembar kertas yang tidak jelas juga gunanya untuk apa. (l) Dan menganggap masalah ini selesai dengan menghapus denda masalah ini selesai dengan menghapus denda sejumlah Rp 536.182 tersebut.

  (m) Kejadian tersebut sangat mengecewakan kami sebagai customer, bahwa tidak ada permintaan maaf sedikit pun apalagi penjelasan dari pihak FIF yang sebenarnya mengakui bahwa kesalahan ini adalah dari pihak mereka, bahkan pemberitahuan penyelesaian masalah pun hanya disampaikan per SMS. (n) Yang kedua standar pelayanan FIF pun sangat mengecewakan dibandingkan dengan penyedia leasing lainnya (kami menggunakan jasa mereka pada saat yang sama), yaitu 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo kami diingatkan per SMS dan denda akan ditagihkan pada saat pembayaran angsuran.

  (o) Oleh karena itu kami mengimbau seluruh masyarakat

  

pengguna jasa FIF ataupun yang berniat menggunakan jasa FIF,

agar berhati-hati dalam menggunakan jasa FIF. (p) Teliti betul

kuitansi pembayaran Anda dan jangan buru-buru membayar

ketika ada tagihan denda yang tidak masuk akal. (q) Semoga

kejadian seperti ini tidak terjadi lagi pada orang lain. Terima

kasih. (Mirawati, Keniten RT 06 RW 02, Taman martini, Kalasan,

  Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  (28) KTP Dipinjam Tidak Kembali (a) PADA tanggal 10 November 2007 datang seorang lelaki mengaku sebagai penjual krupuk datang ke rumah saya. (b) Beliau mempunyai keperluan untuk meminjam KTP saya a.n Sri Soehartini d/a Jl Doplang RT 01/RW 02 Purworejo.

  (c) KTP tersebut dipinjam untuk keperluan perpanjangan STNK sepeda motor FIZ R dengan Nopol AA 4746 AC yang sudah saya jual pada tahun 2005. (d) Pada waktu meminjam KTP tersebut beliau membawa bukti kendaraan yang pernah saya jual itu. (e) Dan beliau berjanji untuk segera mengembalikan namun sampai sekarang KTP saya belum dikembalikan.

  (f) Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan saya

  

mengimbau kepada pembaca yang budiman apabila ada yang

menggunakan KTP tersebut untuk segala keperluan mohon

untuk tidak usah dilayani karena itu di luar tanggung jawab saya.

  (g) Demikian surat pembaca ini saya buat sekian dan terima kasih. (Sri Soehartini, Jl Doplang RT 01/RW 02, Purworejo, Jawa Tengah.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 22 November 2007, hlm 14)

  (29) Pemberitahuan dan Imbauan (a) BERDASARKAN surat dari DPP LSM Komptras Pusat di

  Jakarta No I/Komptras/XI/07 yang ditunjukan kepada LSM Komptras di seluruh Indonesia, disinyalir adanya oknum yang melakukan investigasi ke sekolah-sekolah dan melakukan pemerasan yang mengatasnamakan LSM Komptras.

  (b) Maka dari itu, kami dari LSM Komptras wilayah DIY

  

mengimbau semua pihak, terutama sekolah-sekolah untuk

waspada dan berhati-hati dengan adanya oknum tersebut, karena

dari Komptras sendiri tidak membenarkan dan mengharamkan

anggotanya melakukan pemerasan, dan mau menerima uang

sogokan, suap dan lain-lain.

  (c) Kepada semua pihak apabila menemukan orang yang mengaku anggota kami dan melakukan pemerasan, mohon segera melaporkan ke pihak berwajib. (d) Atas perhatian dan kerja samanya yang baik, kami ucapkan terima kasih. ( Heri Kriswanto SAg, Komite Pemantau Transparansi dan Akuntabilitas Sekolah (Komptras) Wilayah DIY).

  Kedaulatan Rakyat , Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  (30) Hati-hati Kartu ATM Mandiri Anda! (a) PADA hari Sabtu, 20 Oktober 2007 saya kehilangan kartu

  ATM Mandiri (tertinggal di mesin ATM pusat perbelanjaan Carrefour Lebakbulus Jakarta). (b) Setelah saya cek & blokir, ternyata kartu

  Lebakbulus Jakarta pada hari & tanggal yang sama, oleh orang yang menemukan kartu ATM tersebut dan saldo sudah habis (tersisa Rp 50.000).

  (c) Ada hikmah dari kejadian ini yang harus saya sampaikan kepada semua nasabah Bank Mandiri, supaya lebih hati-hati dengan kartu ATMnya.

  (d) 1. Pengamanan kartu ATM dengan nomor PIN yang hanya kita yang tahu, ternyata tidak sepenuhnya aman. (e) 2. Pada kartu ATM Mandiri, tertera tanda tangan pemilik

  dan fasilitas VISA (sebagai kemudahan transaksi ketika kita berbelanja).

  (f) 3. Ternyata dengan adanya tanda tangan dan fasilitas VISA

  di kartu ATM Mandiri. (g) Setiap orang dapat dengan mudah berbelanja, walaupun bukan pemilik kartu ATM tersebut. (h) Hanya cukup dengan meniru tanda tangan yang tertera di kartu ATM Mandiri, transaksi OK.

  (i) 4. Supaya nasabah Bank Mandiri pemilik kartu ATM tidak

  banyak lagi yang dirugikan. Alangkah baiknya, jika

  (j) pengamanan kartu ATM lebih ditingkatkan lagi. (k) 5. Setiap transaksi debet Mandiri dengan kartu ATM,

  apapun bentuknya harus tetap menyertakan nomor PIN/identitas diri (KTP/SIM). Terima kasih.

  (Yudi Permadi, Rejosari RT 06 RW 43, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Senin, 26 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (26) sampai dengan (30) mengandung maksud memberikan himbauan. Pada contoh (26) maksud memberikan himbauan tampak dalam paragraf empat kalimat (g, h, i) kalimat (g) Oleh karena hal tersebut di atas, saya

  

mohon kepada instansi terkait untuk merealisasi adanya pos pengamanan,

menempatkan petugasnya serta mengatur jadwal tugasnya. Kalimat (h) Dan

membentuk jaringan di sebelah selatan/ujung barat/ujung timur jembatan/untuk

dapat menerima informasi jika akan terjadi sesuatu atau telah terjadi sesuatu.

  Kalimat (i) Sehingga sebelum dan setelah terjadi sesuatu mudah untuk

  

mengatasinya. Contoh (27) maksud memberikan imbauan tampak dalam paragraf

  lima kalimat (o, p, q) kalimat (o) Oleh karena itu kami mengimbau seluruh

  

masyarakat pengguna jasa FIF ataupun yang berniat menggunakan jasa FIF,

agar berhati-hati dalam menggunakan jasa FIF. Kalimat (p) Teliti betul kuitansi

pembayaran Anda dan jangan buru-buru membayar ketika ada tagihan denda

yang tidak masuk akal. Kalimat (q) Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi

pada orang lain. Terima kasih. Contoh (28) maksud memberikan imbauan tampak

  dalam paragraf tiga kalimat (f) Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan saya

  

mengimbau kepada pembaca yang budiman apabila ada yang menggunakan KTP

tersebut untuk segala keperluan mohon untuk tidak usah dilayani karena itu di

luar tanggung jawab saya. Contoh (29) maksud memberikan imbauan tampak

  dalam paragraf dua kalimat (b) Maka dari itu, kami dari LSM Komptras wilayah

  

DIY mengimbau semua pihak, terutama sekolah-sekolah untuk waspada dan

berhati-hati dengan adanya oknum tersebut, karena dari Komptras sendiri tidak

membenarkan dan mengharamkan anggotanya melakukan pemerasan, dan mau

menerima uang sogokan, suap dan lain-lain. Contoh (30) maksud memberikan

  imbauan tampak dalam paragraf dua kalimat (d, e, f, g, h) kalimat (d) 1.

  

Pengamanan kartu ATM dengan nomor PIN yang hanya kita yang tahu, ternyata

tidak sepenuhnya aman. Kalimat (e) 2. Pada kartu ATM Mandiri, tertera tanda

tangan pemilik dan fasilitas VISA (sebagai kemudahan transaksi ketika kita

berbelanja). Kalimat (f) 3. Ternyata dengan adanya tanda tangan dan fasilitas

  

VISA di kartu ATM Mandiri. Kalimat (g) Setiap orang dapat dengan mudah

berbelanja, walaupun bukan pemilik kartu ATM tersebut. Kalimat (h) Hanya

cukup dengan meniru tanda tangan yang tertera di kartu ATM Mandiri, transaksi

OK. Paragraf tiga kalimat (i, j, k) kalimat (i) 4. Supaya nasabah Bank Mandiri

  

pemilik kartu ATM tidak banyak lagi yang dirugikan. Kalimat (j) Alangkah

baiknya, jika pengamanan kartu ATM lebih ditingkatkan lagi. Kalimat (k) 5.

  

Setiap transaksi debet Mandiri dengan kartu ATM, apapun bentuknya harus tetap

menyertakan nomor PIN/identitas diri (KTP/SIM). Terima kasih. Contoh (26)

  sampai dengan (30) maksud memberikan imbauan ditandai oleh demikian imbauan dari saya, kami mengimbau, saya mengimbau, mengimbau semua pihak

  dan supaya lebih hati-hati.

3.8 Maksud Mengucapkan Terima Kasih

  Maksud mengucapkan terima kasih berkaitan dengan memberikan ucapan, rasa syukur kepada orang lain (pribadi), komunitas, masyarakat atas kerja sama dan bantuannya.

  (31) Ucapan Terima Kasih Corona Indonesia Club Yogyakarta

  Assalamu’alikum Wr Wb

  (a)

  CORONA Indonesia Club Yogyakarta (CICY) mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu/mas/mbak, yang telah berkenan datang di acara syawalan dan gathering CICY di Goeboeg Resto, sehingga berjalan lancar dan sukses. (b) Perlu

  diketahui bahwa yang mengikuti acara, datang dengan mobil berbagai tipe dari Corona 2000, Twincam sampai Absolute.

  (c) Apabila dalam acara kemarin masih banyak kekurangan, kami mohon maaf sebesar-besarnya, semoga di acara-acara selanjutnya bisa lebih baik, sehingga komunitas ini juga dapat lebih bermanfaat.

  (d) Dan bagi yang berminat bergabung, atau bahkan ikut kegiatan CICY, silakan kontak ke sekretariat. Terima kasih.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Budi Suarnano, Humas, Corona Indonesia Club Yogyakarta, Jl KS Tubun No 36, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  (32) Ucapan Terima Kasih: Salah Transfer Selesai (a) SEHUBUNGAN dengan Surat Pembaca Kedaulatan Rakyat pada hari Senin, tanggal 5 November 2007 dengan judul “Salah

  Transfer ke Rek Bank BCA an. Bp Muhari No Rek 445-0821531” dan dengan telah terselesaikannya masalah tersebut, kami, penulis bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan jalan keluar yang terbaik.

  (b) Secara khusus kami sampaikan ucapan terima kasih yang

  

sebesar-besarnya kepada Bpk Muhari pemilik rekening tersebut

di manapun berada atas ketulusan dan keikhlasan hati, sehingga

semua dapat terselesaikan dengan baik.

  (c) Pada kesempatan ini pula kami menghaturkan terima kasih

  

kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu dalam

menyelesaikan masalah tersebut yaitu: 1. Pimpinan Redaksi dan

Staf Harian Kedaulatan Rakyat, 2. Pimpinan & Staf Bank Mega

KCP Gatot Subroto Jakarta, 3. Pimpinan & Staf Bank BCA KCP

Katamso Yogyakarta, 4. Semua pihak yang tidak bisa kami

sebutkan satu per satu.

  (d) Kami sadar akan segala kekurangan, semoga hal ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi kami dan bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut, amin. (Tato Harjo Nusantoro/Ari SP, Jl Brigjen Katamso 214 Yogya. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 15 November 2007, hlm 13).

  (33) Sangat Terpuji dan Langka (a) ITULAH pendapat saya berkait pengalaman mengesankan

  (6/11/2007) pukul 22.14 WIB. (b) Waktu itu dengan mobil saya lewat Gang Sindoro (pinggir utara lapangan sepak bola Kentungan) menuju Jl Kaliurang. Ketika sampai di mulut gang ternyata terhalang palang besi (portal) yang sudah tertutup.

  (c) Baru saja saya mau turun dari mobil untuk membukanya, seorang pemuda yang berjalan di depan menolong membukanya. (d) Secara naluriah saya ingin menyampaikan ungkapan terima kasih, tetapi gagal karena si anak muda berjalan cepat dan berbelok arah berlawanan dengan saya di kegelapan malam.

  (e) Menurut saya, ini juga salah satu contoh ciri khas budi pekerti

  

kawula Yogya sebagaimana kisah pengalaman saya di Panembahan

Kidul (Kecamatan Kraton) dalam kolom Pikiran Pembaca (9/11/2007).

  (f) Terima kasih anak muda dan salut untuk Anda yang tidak

  

terkontaminasi budaya luar yang dalam banyak hal murang tata

dan jauh tepa selira. (FS Hartono, Purwosari RT 04 RW 59, Sinduadi,

  Yogyakarta, HP: 081392984444). Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  (34) Koperasi Amanah Berterima Kasih (a) MENINDAK LANJUTI tulisan saya yang dimuat pada rubrik

  Pikiran Permbaca KR tanggal 10 November 2007, saya selaku ketua

  Koperasi “Amanah” mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada:

  1. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul.

  2. Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Bantul.

  3. Bapak Sofyan HM dari Koperasi Setia Kawan.

  4. Bapak Dadang, BPR Arum Mandiri.

  5. Bapak Imam Asnawi di Yogyakarta.

  (b) Dan siapa saja yang telah menghubungi saya baik secara:

  pribadi/LSM/Instansi, guna memberikan bimbingan berkoperasi yang baik dan benar. Semoga budi baik Bapak/Ibu mandapat pahala

  dari Allah SWT. Amin. (Hendri Mustofa, Onggopatran, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Kedaulatan Rakyat, Senin, 19 November 2007, hlm 12).

  (35) Terima Kasih Pak Polisi (a) SAYA mengucapkan terima kasih kepada semua pihak

  yang telah membantu memberikan informasi tentang keberadaan STNK saya kemarin (PP KR, 21-11-2007). (b) Baik untuk pihak Kedaulatan Rakyat, Kepolisian setempat, maupun rekan-rekan lain yang perhatian dan banyak memberi saran kepada saya via telp maupun SMS.

  (c) Akhirnya saya dapat menemukannya kembali STNK saya di Pos Polisi Bunderan UGM kemarin pada tanggal 21 November 2007 sekitar pukul 10.00 pagi. (d) Masalah dapat terselesaikan dengan baik dan lancar.

  (e) Ini merupakan pengalaman berharga untuk kami. (f) Dari masalah ini, hendaknya semua masyarakat lebih berhati-hati lagi dalam berlalu lintas. Terima kasih.

  (Ika Mustika Dewi, Ngadiwinatan Ng I/1131 Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Senin, 26 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (31) sampai dengan (35) mengandung maksud mengucapkan terima kasih. Pada contoh (31) maksud mengucapkan terima kasih tampak dalam paragraf satu kalimat (a) CORONA Indonesia Club Yogyakarta (CICY)

  

mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu/mas/mbak, yang telah berkenan

  

berjalan lancar dan sukses. Contoh (32) maksud mengucapkan terima kasih

  tampak dalam paragraf dua kalimat (b) Secara khusus kami sampaikan ucapan

  

terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bpk Muhari pemilik rekening

tersebut di manapun berada atas ketulusan dan keikhlasan hati, sehingga semua

dapat terselesaikan dengan baik. Paragraf tiga kalimat (c) Pada kesempatan ini

pula kami menghaturkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak

membantu dalam menyelesaikan masalah tersebut yaitu: 1. Pimpinan Redaksi dan

Staf Harian Kedaulatan Rakyat, 2. Pimpinan & Staf Bank Mega KCP Gatot

Subroto Jakarta, 3. Pimpinan & Staf Bank BCA KCP Katamso Yogyakarta, 4.

Semua pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu. Contoh (33) maksud

  mengucapkan terima kasih tampak dalam paragraf tiga kalimat (f) Terima kasih

  

anak muda dan salut untuk Anda yang tidak terkontaminasi budaya luar yang

dalam banyak hal murang tata dan jauh tepa selira. Contoh (34) maksud

  mengucapkan terima kasih tampak dalam paragraf satu kalimat (a) saya selaku

  

ketua Koperasi “Amanah” mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya

kepada:

  1. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul.

  2. Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Bantul.

  3. Bapak Sofyan HM dari Koperasi Setia Kawan.

  4. Bapak Dadang, BPR Arum Mandiri.

  5. Bapak Imam Asnawi di Yogyakarta.

  (b) Dan siapa saja yang telah menghubungi saya baik secara:

  

pribadi/LSM/Instansi, guna memberikan bimbingan berkoperasi yang baik dan

benar. Contoh (35) maksud mengucapkan terima kasih tampak dalam paragraf

  satu kalimat (a, b) kalimat (a) SAYA mengucapkan terima kasih kepada semua

  

pihak yang telah membantu memberikan informasi tentang keberadaan STNK

saya kemarin (PP KR, 21-11-2007). Kalimat (b) Baik untuk pihak Kedaulatan

Rakyat, Kepolisian setempat, maupun rekan-rekan lain yang perhatian dan

banyak memberi saran kepada saya via telp maupun SMS. Contoh (31) sampai

  dengan (35) maksud mengucapkan terima kasih ditandai oleh mengucapkan terima kasih, secara khusus kami sampaikan ucapan terima kasih, terima kasih anak muda dan salut untuk Anda, saya selaku ketua Koperasi “Amanah” mengucapkan terima kasih dan saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak.

3.9 Maksud Mengutarakan Kekecewaan

  Maksud mengutarakan kekecewaan berkaitan dengan hal yang dialami oleh seseorang karena tidak puas, tidak senang dengan fasilitas yang ada, baik yang disediakan oleh pihak-pihak pemilik toko, instansi yang memuat berita tidak benar maupun kekecewaan terhadap pelayanan pada suatu bank.

  (36) Kecewa Pelayanan Kartu Kredit Bank Danamon (a) SAYA dapat Short Massage Service (SMS) dari Bank

  Danamon, tulisannya begini: Kurangnya beberapa dana/dokumen atas aplikasi kartu kredit yang diajukan mohon dapat menghubungi Card Center BDI di No 021- 34358888 untuk proses lebih lanjut (Sender Bank Danamon, 18:06, 22 Oktober 2007).

  (b) Esok harinya pukul 12.00 WIB tanggal 23 November 2007 saya telepon ke Card Center BDI diterima oleh Operator (tapi saya lupa namanya). (c) Setelah ditanya”Apa yang bisa dibantu?”, saya bicara kalau dapat SMS, dst. (d) Kemudian, oleh operator ternyata kurangnya adalah fotokopy kartu kredit dari Bank lain.

  (e) Kemudian tanggal 25 Oktober 2007 pukul 20.00 WIB saya

  fax kekurangan dokumen, esok harinya tanggal 26 Oktober 2007 saya telepon operator BDI, kemudian saya jelaskan tentang

  

dokumen, kemudian di cek ternyata jawaban operator kartu

kredit sudah ditutup oleh Team Analisis atas permintaan saya

padahal saya belum pernah kontak Team Analisis BDI, dan kartu

kredit tersebut baru belum pernah digunakan.

  (f) Demikian kekecewaan ini saya sampaikan. (Annas Yanuar M, Gejayan, Gg Endro No 10 A Mrican, Yogyakarta, Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 3 November 2007, hlm 9).

  (37) Iklan Pemasangan Telepon Kabel PT Telkom (a) DALAM rangka peringatan kemerdekaan RI tahun 2007 ini PT

  Telkom memberikan kesempatan pemasangan sambungan telepon rumah untuk wilayah beberapa kota di Jawa Tengah dan DIY. (b) Informasi tersebut diiklankan di KR (saya lupa tanggal dan bulannya). (c) Kalau tidak salah pemasangan sambungan telepon rumah melalui paket HUT RI ini berlangsung dari tanggal 20 Agustus sampai bulan Oktober 2007. (d) Satu motto yang ditulis dalam iklan PT Telkom tersebut kurang lebih mengatakan “bukanlah rumah bila di dalamnya tidak ada telepon”. (e) Bahwa sebuah rumah sangat dekat dengan informasi global saat ini dan masa depan: internet.

  (f) Semula saya sangat senang dengan kesempatan pemasangan telepon kabel seperti iklan Telkom. (g) Dengan anugerah HUT RI tahun ini saya merasa akan terdaftar rumah saya sebagai sebuah rumah versi pengiklan. (h) Tetapi saya harus gigit jari, ternyata jawaban

  

pihak Telkom membuat saya kecewa, yaitu tidak ada jaringan di

sekitar rumah saya. (i) Sebelum muncul jawaban lisan tersebut

memang sempat saya dengar kalau untuk pemasangan ke rumah

saya butuh 2 tiang telepon. (j) Tetapi jawaban akhir adalah tidak

ada jaringan, dan tidak ada kepastian kapan akan ada jaringan.

  (k) Selama ini saya membayangkan bahwa PT Telkom adalah sebuah perusahaan besar yang bonafide dan sangat profesional. (l) Karena itu iklan PT Telkom sangat saya percaya apalagi dalam rangka HUT RI 2007, tidak mungkin sembarangan iklan atau gombal. (m) Namun, nyatanya jawaban untuk ‘calon rumah’ saya adalah “tidak ada jaringan”, atau menunggu jaringan yang sudah tidak aktif dan akan dicabut). (n) Dengan jawaban tersebut, dimanakah letak kebesaran dan profesionalitas PT Telkom sebagai perusahaan besar. (o) Bukankah semboyannya jelas, Committed 2 U? (p) Sebagai informasi saja, rumah saya berjarak 10 meter dari tiang telepon dan tetangga satu pagar memiliki sambungan telepon rumah. (q) Benarkah tidak ada jaringan untuk “calon rumah” saya? (r) Jika memang tidak ada jaringan, untuk apa iklan dimuat di media massa. (s) Lalu bagaimana pertanggungjawaban dari sebuah iklan.

  (t) Sampai saat ini saya masih berharap ada kesempatan bagi saya untuk mendapatkan apa yang diiklankan. (u) Jika tidak, ya sudah, iklan meski dari sebuah PT besar di negeri ini. MK, email:

  

Muhkamsun@yahoo.co.id . Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 10 November

2007, hlm13).

  (38) Kecewa Indogrosir (a) HARI Minggu (28/10/2007) pukul 11.00 WIB saya belanja di

  Indogrosir membeli susu SGM kebetulan harga di situ ada promo tertulis “berlaku tgl 26-28 Oktober 2007 max pembelian 6 pcs untuk SGM 300 gr dengan harga Rp 13.9xx”, saya pikir lumayan juga potongannya mungkin untuk menghabiskan stok kemasan lama karena sekarang sudah ada kemasan baru.

  (b) Sesampainya di kasir, harga yang katanya lagi promo

  

ternyata di struk pembelian tercetak Rp 15.750 saya komplain ke

kasir 2 (saya tidak catat namanya) kemudian kasir menanyakan

ke EDP katanya memang benar harganya segitu. (c) Saya minta

tolong Mbaknya untuk cek di rak counter susu yang ada tulisan

promo yang saya maksud.

  (d) Setelah sekian lama menunggu, dengan enaknya Mbaknya

  

bilang kalau promo tersebut hanya berlaku untu member. (e) Saya

bilang, tulisan khusus member-nya mana Mbak? Kok tidak tertera

di situ? Mbaknya bilang “Nggak tahu ya!”

  (f) Waduh pelayanan macam apa nih kok jawabnya nggak

  

tahu. (g) Harga tidak seberapa tapi nunggu konfirmasi yang ternyata

  mengecewakan itu cukup lama. (i) Tolong dong, untuk ke depannya Indogrosir kalau membuat tulisan promo yang jelas jadi tidak mengecewakan konsumen. (j) Demikian kami sampaikan, terima kasih. (F Retriana Mantika AS, Jl Mayjen Sutoyo 16, Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Sabtu, 10 November 2007, hlm 13).

  (39) Kecewa Perekrutan CPNS Dephut 2007

  SEBAGAIMANA diumumkan di situs Departemen

  (a)

  

Kehutanan/Dephut (www.dephut.go.id), pendaftaran CPNS untuk

wilayah Yogyakarta dilaksanakan di Kantor BP DAS Opak Progo

Serayu di Jl Gedongkuning No 172 A Yogyakarta, pada tanggal

30, 31 Oktober dan 1 November 2007. (b) Sangat disayangkan,

tidak ada loket khusus untuk pembagian nomor pendaftaran

menyebabkan para pelamar berdesakan berebut nomor sehingga

mengakibatkan pintu kaca kantor tersebut pecah.

  (c) Di samping itu, pembagian nomor pendaftaran tidak tertib

  

(ada yang melalui pintu depan atau pintu belakang, ada pula

seorang pegawai yang sedang lewat di depan kami) menyebabkan

kami seperti dipermainkan. (d) Setelah kami mendapat nomor

pendaftaran masih harus antre sampai malam guna melakukan

  

registrasi, di dalam masih antre kembali sampai mendapatkan

nomor Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU).

  (e) Lebih mengecewakan lagi pada saat pelaksanaan Ujian Tulis CPNS Dephut yang dilaksanakan 7 November 2007. (f) 1. Pelasanaan ujian tulis (Utul) dipindah ke GOR UNY,

  

dengan alasan pelamar sangat banyak (sekitar 4.000 an). (g)

Menurut saya GOR kurang layak sebagai tempat ujian, ditambah

lagi nomor kartu ujian di sini diabaikan (tempat duduk hanya

didasarkan pada latar belakang pendidikan), sehingga para

peserta duduk semaunya. (h) Pemandangan ini terkesan seperti try

out SPMB bukan Ujian Tulis Perekrutan CPNS.

  (i) 2. Molornya waktu ujian membuat kami kurang nyaman (menurut jadwal pukul 09.00, tetapi dimulai pukul 10.30. (j) 3. Utul dilakukan 2 sesi, namun pada Utul sesi kedua,

  

panitia mengumumkan bahwa jumlah soal ujian untuk S1 Teknik

Informatika tidak mencukupi (menurut panitia kesalahan dalam

hal pengiriman dari pusat). (k) Panitia menawarkan 2 opsi. (l)

Opsi I: “Soal akan difotokopi terlebih dahulu oleh panitia” (lantas

apa gunanya ada tulisan “Sangat Rahasia” di berkas soal apabila

panitia harus mengkopi ulang berkas?). (m) Opsi II: “Bagi yang

tidak mendapatkan soal, bisa menggunakan soal bersama dengan

peserta yang ada di sampingnya,” Ini merupakan fenomena yang

nyleneh dan sangat tidak lazim dilakukan oleh institusi manapun.

  (n) 4. Tidak adanya waktu istirahat bagi peserta menyebabkan

  

para peserta menjadi kebingungan untuk makan siang, apalagi

salat Duhur (bagi muslimin/muslimah) karena ujian akan

dilanjutkan kembali sampai pukul 14.45.

  (o) 5. Kurangnya persiapan penerangan, padahal pada saat

  

ujian kedua, di luar hujan sangat deras sehingga menyebabkan

ruangan GOR menjadi gelap.

  (p) Sebenarnya, hal ini tidak akan terjadi bilamana para panitia telah mengantisipasi sebelumnya hal-hal buruk yang mungkin terjadi. (q) Saya berharap, kejadian ini tidak terulang lagi di kemudian hari, sehingga perekrutan CPNS tidak terkesan seperti ‘formalitas’ belaka.

  (r) Dalam dua bulan ke depan masih banyak perekrutan CPNS di berbagai departemen/lembaga negara dengan munculnya rekrutmen CPNS di berbagai situs internet. (s) Semoga rekrutmen CPNS selanjutnya benar-benar transparan, fair dan bebas KKN. (Nurdiana Sulistyowati SE. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  (40) Kecewa Toko Karita Jl Simanjutak (a) HARI Sabtu 10 November 2007 antara pukul 11.00-12.00 WIB, kami belanja busana muslim sebanyak 7 potong di Toko Karita untuk yang akan berangkat 2007. (b) Setelah kami bayar di kasir, kami

  sangat kecewa karena yang tadinya pelayan bilang bisa dibungkuskan seperti kado dan kertas kado juga tersedia di sebelah ruang kasir, tapi ternyata pelayan di kasir bilang bahwa tidak bisa dengan alasan tidak ada petugasnya. (c) Padahal kami sangat terbatas waktunya dalam menyiapkan hal tersebut, sehingga kami sangat kecewa.

  (d) Mudah-mudahan kejadian ini tidak menimpa kepada para pelanggan Karita yang lain. (e) Ternyata performance toko yang besar dan aduhai tidak diimbangi dengan pelayanan yang baik. (Suroso, ME Jl Monjali 155 Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 14 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (36) sampai dengan (40) mengandung maksud mengutarakan kekecewaan. Pada contoh (36) maksud mengutarakan kekecewaan tampak dalam paragraf tiga kalimat (e) Kemudian tanggal 25 Oktober 2007 pukul 20.00 WIB

  

saya fax kekurangan dokumen, esok harinya tanggal 26 Oktober 2007 saya

telepon operator BDI, kemudian saya jelaskan tentang maksud dan tujuan saya

bahwa saya tadi fax kekurangan dokumen, kemudian di cek ternyata jawaban

operator kartu kredit sudah ditutup oleh Team Analisis atas permintaan saya

padahal saya belum pernah kontak Team Analisis BDI, dan kartu kredit tersebut

baru belum pernah digunakan. Contoh (37) maksud mengutarakan kekecewaan

  tampak dalam paragraf dua kalimat (h, i, j) kalimat (h) Tetapi saya harus gigit

  

jari, ternyata jawaban pihak Telkom membuat saya kecewa, yaitu tidak ada

jaringan di sekitar rumah saya. Kalimat (i) Sebelum muncul jawaban lisan

tersebut memang sempat saya dengar kalau untuk pemasangan ke rumah saya

butuh 2 tiang telepon. Kalimat (j) Tetapi jawaban akhir adalah tidak ada

jaringan, dan tidak ada kepastian kapan akan ada jaringan. Contoh (38) maksud

  mengutarakan kekecewaan tampak dalam paragraf dua kalimat (b, c) kalimat (b)

  

tercetak Rp 15.750 saya komplain ke kasir 2 (saya tidak catat namanya)

kemudian kasir menanyakan ke EDP katanya memang benar harganya segitu.

  Kalimat (c) Saya minta tolong Mbaknya untuk cek di rak counter susu yang ada

  

tulisan promo yang saya maksud. Paragraf tiga kalimat (d, e) kalimat (d) Setelah

sekian lama menunggu, dengan enaknya Mbaknya bilang kalau promo tersebut

hanya berlaku untu member. Kalimat (e) Saya bilang, tulisan khusus member-nya

mana Mbak? Kok tidak tertera di situ? Mbaknya bilang “Nggak tahu ya!”

  Paragraf empat kalimat (f) Waduh pelayanan macam apa nih kok jawabnya nggak

  

tahu. Contoh (39) maksud mengutarakan kekecewaan tampak dalam paragraf satu

  kalimat (a, b) kalimat (a) SEBAGAIMANA diumumkan di situs Departemen

  

Kehutanan/Dephut (www.dephut.go.id), pendaftaran CPNS untuk wilayah

Yogyakarta dilaksanakan di Kantor BP DAS Opak Progo Serayu di Jl

Gedongkuning No 172 A Yogyakarta, pada tanggal 30, 31 Oktober dan 1

November 2007. Kalimat (b) Sangat disayangkan, tidak ada loket khusus untuk

pembagian nomor pendaftaran menyebabkan para pelamar berdesakan berebut

nomor sehingga mengakibatkan pintu kaca kantor tersebut pecah. Paragraf dua

  kalimat (c, d) kalimat (c) Di samping itu, pembagian nomor pendaftaran tidak

  

tertib (ada yang melalui pintu depan atau pintu belakang, ada pula seorang

pegawai yang sedang lewat di depan kami) menyebabkan kami seperti

dipermainkan. Kalimat (d) Setelah kami mendapat nomor pendaftaran masih

harus antre sampai malam guna melakukan registrasi, di dalam masih antre

kembali sampai mendapatkan nomor Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU).

  Paragraf tiga kalimat (e, f, g, h) kalimat (e) Lebih mengecewakan lagi pada saat

  

pelaksanaan Ujian Tulis CPNS Dephut yang dilaksanakan 7 November 2007.

  Kalimat (f) 1. Pelasanaan ujian tulis (Utul) dipindah ke GOR UNY, dengan

  

alasan pelamar sangat banyak (sekitar 4.000 an). Kalimat (g) Menurut saya GOR

kurang layak sebagai tempat ujian, ditambah lagi nomor kartu ujian di sini

diabaikan (tempat duduk hanya didasarkan pada latar belakang pendidikan),

sehingga para peserta duduk semaunya. Kalimat (h) Pemandangan ini terkesan

seperti try out SPMB bukan Ujian Tulis Perekrutan CPNS. Paragraf empat

  kalimat (i, j, k, l, m) kalimat (i) 2. Molornya waktu ujian membuat kami kurang

nyaman (menurut jadwal pukul 09.00, tetapi dimulai pukul 10.30. Kalimat (j) 3.

  

Utul dilakukan 2 sesi, namun pada Utul sesi kedua, panitia mengumumkan bahwa

jumlah soal ujian untuk S1 Teknik Informatika tidak mencukupi (menurut panitia

kesalahan dalam hal pengiriman dari pusat). Kalimat (k) Panitia menawarkan 2

opsi. (l) Opsi I: “Soal akan difotokopi terlebih dahulu oleh panitia” (lantas apa

gunanya ada tulisan “Sangat Rahasia” di berkas soal apabila panitia harus

mengkopi ulang berkas?). Kalimat (m) Opsi II: “Bagi yang tidak mendapatkan

soal, bisa menggunakan soal bersama dengan peserta yang ada di sampingnya,”

Ini merupakan fenomena yang nyleneh dan sangat tidak lazim dilakukan oleh

institusi manapun. Paragraf lima kalimat (n, o) kalimat (n) 4. Tidak adanya waktu

istirahat bagi peserta menyebabkan para peserta menjadi kebingungan untuk

makan siang, apalagi salat Duhur (bagi muslimin/muslimah) karena ujian akan

dilanjutkan kembali sampai pukul 14.45. Kalimat (o) 5. Kurangnya persiapan

penerangan, padahal pada saat ujian kedua, di luar hujan sangat deras sehingga

menyebabkan ruangan GOR menjadi gelap. Contoh (40) maksud mengutarakan kekecewaan tampak dalam paragraf satu kalimat (b, c) kalimat (b) Setelah kami

  

bayar di kasir, kami sangat kecewa karena yang tadinya pelayan bilang bisa

dibungkuskan seperti kado dan kertas kado juga tersedia di sebelah ruang kasir,

tapi ternyata pelayan di kasir bilang bahwa tidak bisa dengan alasan tidak ada

petugasnya. Kalimat (c) Padahal kami sangat terbatas waktunya dalam

menyiapkan hal tersebut, sehingga kami sangat kecewa. Contoh (36) sampai

  dengan (40) maksud mengutarakan kekecewaan ditandai oleh demikian kekecewaan, membuat saya kecewa, konfirmasi yang ternyata mengecewakan dan kami sangat kecewa.

3.10 Maksud Meminta Penjelasan

  Maksud meminta penjelasan berkaitan dengan sesuatu hal yang belum pasti, sehingga seseorang meminta penjelasan kepada orang, pihak yang berkompeten dan dirasa berhak memberikan penilaian atau jawaban tersebut.

  (41)

  Nomor Pengaduan Polda DIY

  (a) MEMBACA pernyataan Kapolda DIY di SKH Kedaulatan Rakyat hari Jumat Kliwon, 5 Oktober 2007, halaman 7, kolom 6 dan 7. (b) Dengan judul Kapolda: “Polisi Nakal, Laporkan ke Saya”. (c)

  Saya sudah beberapa kali mencoba menghubungi via telepon sesuai yang tertulis dalam mass media tersebut dengan nomor: 0811356651, 24 jam stand by. (d) Tetapi nomor tersebut milik perorangan atas nama Sdr Dodi, domisili di Banyuwangi bukan nomor pengaduan ke Polda DIY.

  (e) Padahal nomor tersebut sangat penting dan sangat

  bermanfaat bagi masyarakat pencari keadilan di wilayah Polda DIY. (f) Mengingat begitu pentingnya nomor pos pengaduan ini, maka saya mohon penjelasan dari Bapak Kapolda DIY. (Sasmito A, d/a Meces RT 04 RW 12, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Senin, 5 November 2007, hlm 11).

  (42) Panitia dan Juri Tidak Profesional (a) PADA acara final lomba Paduan Suara antar Sekolah

  

Dasar se-DIY yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata DIY

pada tanggal 28 Oktober 2007 di MMTC, juri telah melakukan

kesalahan penilaian di mana tidak sesuai dengan tata tertib yang

ditentukan.

  (b) Juara I (satu) pada lomba tersebut menyanyikan lagu

  

pilihan yang tidak ada/yang bukan termasuk lagu pilihan yang

telah ditentukan. (c) Kami sebagai penonton sangat kecewa

dengan hasil keputusan juri. (d) Memang keputusan juri tidak

dapat diganggu gugat, tetapi kalau seandainya panitia dan juri

tidak mematuhi dan melaksanakan tata tertib panitia, apakah itu

pantas disebut professional???

  (e) Kami mohon penjelasan dari perwakilan panitia supaya

  

kami sebagai penonton dan peserta tidak kecewa. Kami

  mengharapkan para juri dan panitia supaya lebih teliti dalam menilai sesuai dengan ketentuan/tata tertib yang ada. (SW, Yogya, Identitas Penulis diketahui Redaksi. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 8 November 2007, hlm 14).

  (43) Pertanyaan Mengenai Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

  Assalamu’alikum Wr Wb

  (a) SETELAH menjalankan kewajiban puasa Ramadan satu bulan penuh, tidak sedikit di antara umat Islam yang menambah lagi dengan berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal yang disebut juga sebagai ‘puasa enam’ dan dipandang sebagai amalan sunat yang mempunyai nilai sangat tinggi dalam agama.

  (b) Karena ingin mengetahui lebih banyak mengenai puasa ini, maka saya mencoba mencari keterangan-keterangan yang berkaitan dengan puasa ini dari beberapa kitab/buku antara lain “Terjemah & Tafsir Alquran” (Bachtiar Surin), Fiqh Islam (H Sulaiman Rasjid), Pedoman Puasa (Prof TM Hasbi As Shiddieqy), terjemahan Riadhus Shalihin Jilik I dan II (Salim Bahreisy), Mutiara Hadits Shahih Bukhari (Maftuh Ihnan) dan 1.100 Hadits Terpilih (Dr Muhammad Faiz Almath). (c) Namun, dari apa yang telah saya baca dari buku-

  

buku ini saya merasa belum memperoleh keterangan yang jelas

dan meyakinkan tentang puasa enam ini. (d) Sebaliknya, justru

telah memunculkan pertanyaan yang cukup mendasar, yaitu:

“Betulkah puasa 6 hari di bulan Syawal ini merupakan amalan

sunat?”

  (e) Pertanyaan ini muncul karena:

1. Saya tidak/belum menemukan satu ayat pun dalam Alquran yang menjelaskan atau berkaitan dengan puasa enam ini.

  2. Juga tidak/belum saya temukan hadis yang menyebutkan

bahwa Rasulullah Muhammad SAW mengamalkan puasa enam

ini.

  3. Imam Malik Ibn Anas (pembangun madzhab Maliki) juga

pernah mengatakan: “Saya tidak pernah melihat seseorang dari

ahli fiqh yang berpuasa enam itu.”

  4. satu-satu keterangan yang saya temukan yang menjadi dasar pengamalan puasa enam ini adalah hadis yang berbunyi (artinya): “Barang siapa puasa di bulan Ramadan kemudian ia puasa pula 6 hari di bulan Syawal, adalah seperti puasa sepanjang masa.” (f) Hadis ini umumnya dipandang sebagai ‘anjuran’ untuk mengamalkan puasa enam. (g) Padahal menurut saya bunyi kalimat hadis tersebut bukan bersifat anjuran apalagi perintah, melainkan hanya bersifat pemberitahuan/penegasan (yang mungkin juga untuk mengingatkan) bahwa apabila puasa Ramadan ditambah puasa lagi 6 hari di bulan Syawal adalah sama dengan ‘puasa sepanjang masa’. (h) Oleh karena menjadikan sama dengan puasa sepanjang masa, maka kiranya cukup logis apabila ada yang menafsirkan bahwa puasa enam ini termasuk amalan yang tidak boleh dijalankan, sebab ada hadis yang menyatakan: “Tidak dianggap berpuasa orang yang berpuasa sepanjang masa.”

  (i) Menyadari bahwa saya termasuk orang awam di bidang

  

pengetahuan agama (Islam), maka melalui rubrik Pikiran

Pembaca KR ini saya sangat mengharapkan ada diantara ahli-ahli

agama Islam atau siapa saja yang merasa mengerti dan kebetulan

membaca tulisan ini dapat memberikan penjelasan (klarifikasi)

berkaitan dengan pertanyaan mengenai puasa 6 hari di bulan

Syawal seperti tersebut di atas.

  Demikian, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

  Billahittaufiq wal hidayah wassalamu’alaikum Wr Wb.

  (Sugito Med, Sanggrahan UH I/601, Semaki, Umbulharjo, Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  Pada Siapa Kami Mohon Perlindungan?

  (44) (a) DENGAN surat ini, kami memberanikan diri ingin mengajukan beberapa pertanyaan terkait dengan peristiwa yang dialami anak kami. Kronologis : (b) 1. Pada hari Rabu Wage (15/8/2007) sekitar pukul 20.30 WIB anak kami kecelakaan di Dusun Kemorosari, Piyaman, Wonosari, Gunungkidul, sebagai pembonceng sepeda motor yang bertabrakan dengan sebuah truk (data polisi terlampir). (c) 2. Setelah dibawa ke RSUD Wonosari, dokter memberi keterangan bahwa kondisi anak kami luka dalam serius, gegar otak berat, perdarahan terus-menerus, kritis dan dokter tidak sanggup menangani, namun kondisi tersebut berbeda setelah anak kami, kami bawa ke RS

  (d) 3. Sampai saat ini anak kami masih sakit, tangan kiri masih belum berfungsi penuh, daya ingat belum pulih (amnesia?) Yang kami tanyakan :

  

(e) 1. Oleh karena peristiwa tersebut terjadi akibat sebuah truk

menabrak sepeda motor, siapakah yang bertanggung jawab

sepenuhnya? Sopir truk, pe-rental truk, pemilik truk atau

keluarga pengendara sepeda motor (pengendara sepeda motor

meninggal).

(f) 2. Dengan alasan dipinjam, beberapa hari setelah peristiwa,

truk sudah dipergunakan lagi alias tidak ditahan. (lihat data

polisi), mengapa bisa seperti ini?

(g) 3. Beberapa hari berikutnya, sopir sudah bebas bekerja lagi,

kenapa demikian?

(h) 4. Lebih kurang satu bulan setelah peristiwa, sepeda motor

juga sudah keluar dari Polres, kenapa semudah itu?

(i) 5. Siapakah yang seharusnya membantu meringankan beban

kami? Sopir, pe-rental dan pemilik truk belum pernah memberi

bantuan santunan kepada kami.

  Karena kondisi anak kami tersebut kami harus merawatnya, yang sampai saat ini sudah menghabiskan Rp.30 juta-an, (rincian terlampir) kami tidak bisa full kerja mencari nafkah (sebagai pekerja bangunan) beban utang yang kami tanggung sangat berat.

  (j) 6. Kepada siapakah kami bisa mohon perlindungan dan

  

petunjuk agar masalah ini bisa terselesaikan? Kami sudah

menandatangani Berita Acara yang dibuat polisi sebagai saksi.

  (k) 7. Apakah sudah benar menurut hukum yang berlaku di

  

Indonesia, perlakuan terhadap kami sekeluarga dari pelaku yang

mestinya bertanggung jawab? Mengingat masa depan anak kami

yang harapannya begitu besar (siswa SMK 2 Wonosari Jurusan

Teknik Informatika kelas 3), karena peristiwa tersebut sehingga

anak kami menjadi seperti sekarang ini.

  (l) 8. Tindakan benar apakah yang harus kami lakukan untuk ini

  semua, terutama untuk segera melunasi utang-utang kami?

  (m) Atas perhatian semua pihak kepada kami, kami ucapkan terima kasih. (Agus Murwanto Hadi, Ngepung RT 10 RW 05 Bunder, Patuk, Gunungkidul, DIY. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  (45) Tertarik Perpanjangan SIM Keliling (a) MEMBACA berita KR hari Minggu Wage, tanggal 18

  

November 2007, hal 2 kolom 3 s/d 5, dengan judul “Perpanjangn

Lebih Simpel dan Cepat” yaitu Program Layanan Surat Izin

Mengemudi (SIM) keliling yang diselenggarakan oleh Sat Lantas

Poltabes Yogyakarta dan Dit Lantas Polda DIY, kami sebagai

  lebih lengkap dari Bp AKP Bambang Sukmo Wibowo, sebagai berikut:

1. Apakah pelayanan Perpanjangan SIM keliling

  (b)

  dilaksanakan di setiap Polsektabes Kota Yogyakarta?

  (c) 2. Apakah ada jadwalnya kegiatan tersebut untuk seluruh

  Polsektabes Kota Yogyakarta, dan dilakukan secara berkala?

  (d) 3. Kapan program layanan SIM keliling diadakan di

  Polsektabes Umbulharjo?

  (e) Terima kasih atas jawabannya, salut dan bangga kepada Poltabes Yogyakarta yang melayani masyarakat langsung ke bawah. (Ir Djoko Sutono, Warungboto UH 4/1082, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 27 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (41) sampai dengan (45) mengandung maksud meminta penjelasan. Pada contoh (41) maksud meminta penjelasan tampak dalam paragraf satu kalimat (c, d) kalimat (c) Saya sudah beberapa kali mencoba menghubungi

  

via telepon sesuai yang tertulis dalam mass media tersebut dengan nomor:

0811356651, 24 jam stand by. Kalimat (d) Tetapi nomor tersebut milik

perorangan atas nama Sdr Dodi, domisili di Banyuwangi bukan nomor

pengaduan ke Polda DIY. Paragraf dua kalimat (e, f) kalimat (e) Padahal nomor

tersebut sangat penting dan sangat bermanfaat bagi masyarakat pencari keadilan

di wilayah Polda DIY. Kalimat (f) Mengingat begitu pentingnya nomor pos

pengaduan ini, maka saya mohon penjelasan dari Bapak Kapolda DIY. Contoh

  (42) maksud meminta penjelasan tampak dalam paragraf satu kalimat (a) PADA

  

acara final lomba Paduan Suara antar Sekolah Dasar se-DIY yang

diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata DIY pada tanggal 28 Oktober 2007 di

MMTC, juri telah melakukan kesalahan penilaian di mana tidak sesuai dengan

tata tertib yang ditentukan. Pargraf dua kalimat (b, c, d) kalimat (b) Juara I (satu)

pada lomba tersebut menyanyikan lagu pilihan yang tidak ada/yang bukan

  

sangat kecewa dengan hasil keputusan juri. Kalimat (d) Memang keputusan juri

tidak dapat diganggu gugat, tetapi kalau seandainya panitia dan juri tidak

mematuhi dan melaksanakan tata tertib panitia, apakah itu pantas disebut

professional??? Paragraf tiga kalimat (e) Kami mohon penjelasan dari

perwakilan panitia supaya kami sebagai penonton dan peserta tidak kecewa.

  Contoh (43) maksud meminta penjelasan tampak dalam paragraf dua kalimat (c,

  d) kalimat (c) Namun, dari apa yang telah saya baca dari buku-buku ini saya

  

merasa belum memperoleh keterangan yang jelas dan meyakinkan tentang puasa

enam ini. Kalimat (d) Sebaliknya, justru telah memunculkan pertanyaan yang

cukup mendasar, yaitu: “Betulkah puasa 6 hari di bulan Syawal ini merupakan

amalan sunat?” Paragraf tiga kalimat (e) Pertanyaan ini muncul karena: 1. Saya

tidak/belum menemukan satu ayat pun dalam Alquran yang menjelaskan atau

berkaitan dengan puasa enam ini. 2. Juga tidak/belum saya temukan hadis yang

menyebutkan bahwa Rasulullah Muhammad SAW mengamalkan puasa enam ini.

  

3. Imam Malik Ibn Anas (pembangun madzhab Maliki) juga pernah mengatakan:

“Saya tidak pernah melihat seseorang dari ahli fiqh yang berpuasa enam itu.”

  Paragraf lima kalimat (i) Menyadari bahwa saya termasuk orang awam di bidang

  

pengetahuan agama (Islam), maka melalui rubrik Pikiran Pembaca KR ini saya

sangat mengharapkan ada diantara ahli-ahli agama Islam atau siapa saja yang

merasa mengerti dan kebetulan membaca tulisan ini dapat memberikan

penjelasan (klarifikasi) berkaitan dengan pertanyaan mengenai puasa 6 hari di

bulan Syawal seperti tersebut di atas. Contoh (44) maksud meminta penjelasan

  tampak dalam paragraf dua kalimat (e, f, g, h, i) kalimat (e) 1. Oleh karena

  

peristiwa tersebut terjadi akibat sebuah truk menabrak sepeda motor, siapakah

yang bertanggung jawab sepenuhnya? Sopir truk, pe-rental truk, pemilik truk

atau keluarga pengendara sepeda motor (pengendara sepeda motor meninggal).

  Kalimat (f) 2. Dengan alasan dipinjam, beberapa hari setelah peristiwa, truk

  

sudah dipergunakan lagi alias tidak ditahan. (lihat data polisi), mengapa bisa

seperti ini? Kalimat (g) 3. Beberapa hari berikutnya, sopir sudah bebas bekerja

lagi, kenapa demikian? Kalimat (h) 4. Lebih kurang satu bulan setelah peristiwa,

sepeda motor juga sudah keluar dari Polres, kenapa semudah itu? Kalimat (i) 5.

  

Siapakah yang seharusnya membantu meringankan beban kami? Sopir, pe-rental

dan pemilik truk belum pernah memberi bantuan santunan kepada kami. Paragraf

  tiga kalimat (j, k, l) kalimat (j) 6. Kepada siapakah kami bisa mohon

  

perlindungan dan petunjuk agar masalah ini bisa terselesaikan? Kami sudah

menandatangani Berita Acara yang dibuat polisi sebagai saksi. Kalimat (k) 7.

  

Apakah sudah benar menurut hukum yang berlaku di Indonesia, perlakuan

terhadap kami sekeluarga dari pelaku yang mestinya bertanggung jawab?

Mengingat masa depan anak kami yang harapannya begitu besar (siswa SMK 2

Wonosari Jurusan Teknik Informatika kelas 3), karena peristiwa tersebut

sehingga anak kami menjadi seperti sekarang ini. Kalimat (l) 8. Tindakan benar

apakah yang harus kami lakukan untuk ini semua, terutama untuk segera

melunasi utang-utang kami? Contoh (45) maksud meminta penjelasan tampak

  dalam paragraf satu kalimat (a) MEMBACA berita KR hari Minggu Wage, tanggal

  

18 November 2007, hal 2 kolom 3 s/d 5, dengan judul “Perpanjangn Lebih Simpel

dan Cepat” yaitu Program Layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling yang

  

diselenggarakan oleh Sat Lantas Poltabes Yogyakarta dan Dit Lantas Polda DIY,

kami sebagai warga kota Yogyakarta sangat tertarik dan mohon penjelasan lebih

lengkap dari Bp AKP Bambang Sukmo Wibowo, sebagai berikut: paragraf dua

  kalimat (b, c, d) kalimat (b) 1. Apakah pelayanan Perpanjangan SIM keliling

  

dilaksanakan di setiap Polsektabes Kota Yogyakarta? Kalimat (c) 2. Apakah ada

jadwalnya kegiatan tersebut untuk seluruh Polsektabes Kota Yogyakarta, dan

dilakukan secara berkala? Kalimat (d) 3. Kapan program layanan SIM keliling

diadakan di Polsektabes Umbulharjo? Contoh (41) sampai dengan (45) maksud

  meminta penjelasan ditandai oleh saya mohon penjelasan, kami mohon penjelasan, saya sangat mengharapkan dan dapat memberikan penjelasan.

3.11 Maksud Memberitahukan

  Maksud memberitahukan berkaitan dengan menyampaikan kabar, berita supaya diketahui khalayak supaya mengerti tentang apa yang diumumkan.

  (46) Wisataraga UNY Batal (a) PANITIA Lebaran Wisataraga Komunikasi Senam Minggu

  Pagi UNY mengumumkan bahwa besok hari Minggu (11/11) tidak jadi wisataraga di Kaliurang karena cuaca.

  (b) Kepada anggota/peserta senam mohon maaf dan harap maklum, apabila tidak hujan hari Minggu (11/11) tetap diadakan senam pagi seperti biasa.

  (c) Demikian pengumuman ini semoga bermanfaat. Terima kasih. (Suryadi, Ketua Senam Minggu Pagi UNY. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 10 November 2007, hlm 13).

  (47) Donor Darah Rutin di RS Happy Land (a) RS Happy Land Medical Center bekerja sama dengan PMI

  Cabang Yogyakarta akan mengadakan Donor Darah Rutin pada hari Sabtu, 17 November 2007 pukul 09.00 s/d 12.00 WIB. (b) Bertempat di Poliklinik RS Happy Land Medical Center (Lantai

  

Yogyakarta. (c) Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi

customer service RS Happy Land Medical Center, Telp 0274-550060.

  (Widiastuti, Staf Marketing. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 15 November 2007, hlm 13). (48) Kompetisi Matematika Pasiad IV (KMP IV)

  (a) SAUDARA Huda, anda benar bahwa babak penyisihan

  

Kompetisi Matematika Pasiad IV (KMP IV) untuk tingkat SD dan

SMP kami ajukan pelaksanaannya pada: hari/tanggal Sabtu 01

Desember 2007 pukul 13.00-16.00 WIB, tempat pendaftaran dan

pelaksanaannya babak penyisihan SMP 5 Yogyakarta, Jl Wardani

No 1 Yogyakarta, Telp (0274) 512169, Contact person Ibu

Sriwidiati (081 5600299).

  (b) Demikian jawaban dari kami mohon maaf kalau ada pemberitahuan yang belum jelas dari panitia. (Eko Adityo Ananto, Panitia KMP IV, Jl Lompobtang 32, Candisari, Semarang. Kedaulatan Rakyat , Sabtu, 24 November 2007, hlm 17).

  (49) Berita dari “Sang Bumi Ruwai Jurai” (a) KEPADA kakanda-kakanda, ayunda-ayunda dari Lampung yang telah menetap di Yogyakarta dan sahabat-sahabat pelajar dan

  Mahasiswa Lampung yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya, ada beberapa informasi yang akan kami sampaikan dari bumi “Sang Bumi

  Ruwai Jurai ”.

  (b) Pertama, di Kabupaten Tulang Bawang telah diadakan

  

proses Pilkada pada tanggal 6 November 2007 lalu, dengan bupati

terpilih lima tahun ke depan 2007-2012 yaitu Bapak

Abdurrahman Sarbini dan wakil Cak Agus.

  (c) Kedua, masih di tanggal yang sama 6 November 2007,

  

Kabupaten Lampung Barat juga mengadakan Pesta Demokrasi

dengan terpilihnya Bapak Mukhlis Basri selaku Bupati Lampung

Barat dan Wakil Bapak Dimyati Amin periode lima tahun

mendatang 2007-2012.

  (d) Ketiga, di penghujung akhir tahun 2008 nanti, Propinsi

  

Lampung akan menggelar Pesta Demokrasi akbar berupa

pemilihan gubernur periode 2008-2013. (e) Untuk saat ini tampak

jabatan nomor satu di Propinsi Lampung masih di bawah

kepemimpinan beliau Bapak Drs Sjachroedin ZP SH atau yang

lebih akrab kita sapa dengan Kiay Oedin. (f) Apakah Kiay Oedin

  masih menjabat sebagai gubernur lagi pada periode mendatang atau sebaliknya. (g) Selaku warga masyarakat Lampung, mari kita bersama- sama berdoa semoga proses menjelang maupun sesudah Pilkada mendatang berjalan dengan tertib, lancar, hendaknya persaingan dalam taraf yang wajar, elegan, santun, jauh dari anarkisme dan money politics.

  (h) Dan terakhir, 3 Oktober 2007 lalu, di Selat Sunda tepatnya

  di Pulau Sangiang menjadi saksi bersejarah telah ditandatangani Memorandum of Agreement (MoA) antara Gubernur Lampung Drs Sjachroedin ZP SH dengan Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah tentang akan direalisasikannya Jembatan Selat Sunda (JSS). (i) Pembangunan JSS akan dimulai pada tahun 2012 dan berakhir 2025, yang diperkirakan akan menelan biaya 95 triliun.

  (j) Dan jika JSS ini terwujud kelak, maka Indonesia akan masuk dalam tinta emas sejarah dunia karena memiliki jembatan terpanjng di dunia 29 km, setelah jembatan Messina 3,3 km dan Akashi Kaikyo Jepang 1.991 m. (k) Bukan sekedar akses transportasi yang mudah dan cepat antar dua pulau (Sumatera dan Jawa) proyeksi ke depan lebih dari itu dapat meningkatkan pertumbuhan laju ekonomi, peningkatan semua potensi sumber daya alam, dan lain-lain. (l) JSS is Asian High Way.

  (m) Sedikit informasi yang kami sampaikan ini semoga membawa pencerahan atau penyadaran setidaknya bahwa kita masih memiliki kampung halaman di mana dulu kita dibesarkan. (n) Kita selaku putra- putri daerah Lampung yang sedang menuntut ilmu dan pengalaman di Yogya hendaknya jangan melupakan daerah, masih banyak potensi- potensi yang belum tergarap secara maksimal. (o) Mari sejak sekarang, kita membangun Lampung lewat Yogyakarta. (p) Demimu Lampungku, Padamu Bhaktiku, Untuk Indonesiaku. Tabik (Akhmad Syarief Kurniawan, Santri Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogya, asal Kauman Kotagajah Lampung Tengah. (Kedaulatan Rakyat , Sabtu,

  24 November 2007, hlm 15). (50) Nama Rumah Sakit Panti Rapih Dicatut Counter Saphire

  Square

  (a) BERHUBUNGAN ada informasi dari warga masyarakat

  bahwa ada counter (stand) alat kesehatan di Saphire Square, yang menyatakan bekerja sama dengan Rumah Sakit Panti Sakit, dengan ini kami tegaskan bahwa: Rumah Sakit Panti Rapih tidak menjalin kerja sama dengan counter (stand) apapun di Saphire Square.

  (b) Harap masyarakat luas dapat memakluminya. (JBS Amir Marwata, An Direktur RS Panti Rapih Wadir SDM dan Informasi.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 30 November 2007, hlm11).

  Pada contoh (46) sampai dengan (50) mengandung maksud memberitahukan. Pada contoh (46) maksud memberitahukan tampak dalam paragraf satu kalimat (a) PANITIA Lebaran Wisataraga Komunikasi Senam

  

Minggu Pagi UNY mengumumkan bahwa besok hari Minggu (11/11) tidak jadi

wisataraga di Kaliurang karena cuaca. Contoh (47) maksud memberitahukan

  tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) RS Happy Land Medical

  

Center bekerja sama dengan PMI Cabang Yogyakarta akan mengadakan Donor

Darah Rutin pada hari Sabtu, 17 November 2007 pukul 09.00 s/d 12.00 WIB.

  Kalimat (b) Bertempat di Poliklinik RS Happy Land Medical Center (Lantai

Dasar Gedung Belakang) Jl Ipda Tut Harsono No 53 (Timoho) Yogyakarta.

  Contoh (48) maksud memberitahukan tampak dalam paragraf satu kalimat (a)

  

SAUDARA Huda, anda benar bahwa babak penyisihan Kompetisi Matematika

Pasiad IV (KMP IV) untuk tingkat SD dan SMP kami ajukan pelaksanaannya

pada: hari/tanggal Sabtu 01 Desember 2007 pukul 13.00-16.00 WIB, tempat

pendaftaran dan pelaksanaannya babak penyisihan SMP 5 Yogyakarta, Jl

Wardani No 1 Yogyakarta, Telp (0274) 512169, Contact person Ibu Sriwidiati

(081 5600299). Contoh (49) maksud memberitahukan tampak dalam paragraf dua

  kalimat (b) Pertama, di Kabupaten Tulang Bawang telah diadakan proses

  

Pilkada pada tanggal 6 November 2007 lalu, dengan bupati terpilih lima tahun ke

depan 2007-2012 yaitu Bapak Abdurrahman Sarbini dan wakil Cak Agus.

  Paragraf tiga kalimat (c) Kedua, masih di tanggal yang sama 6 November 2007,

  

Kabupaten Lampung Barat juga mengadakan Pesta Demokrasi dengan

terpilihnya Bapak Mukhlis Basri selaku Bupati Lampung Barat dan Wakil Bapak

Dimyati Amin periode lima tahun mendatang 2007-2012. Paragraf empat kalimat

  (d, e) kalimat (d) Ketiga, di penghujung akhir tahun 2008 nanti, Propinsi

  

Lampung akan menggelar Pesta Demokrasi akbar berupa pemilihan gubernur

periode 2008-2013. Kalimat (e) Untuk saat ini tampak jabatan nomor satu di

Propinsi Lampung masih di bawah kepemimpinan beliau Bapak Drs Sjachroedin

ZP SH atau yang lebih akrab kita sapa dengan Kiay Oedin. Paragraf lima kalimat

  (h, i) kalimat (h) Dan terakhir, 3 Oktober 2007 lalu, di Selat Sunda tepatnya di

  

Pulau Sangiang menjadi saksi bersejarah telah ditandatangani Memorandum of

Agreement (MoA) antara Gubernur Lampung Drs Sjachroedin ZP SH dengan

Gubernur Banten Hj Ratu Atut Chosiyah tentang akan direalisasikannya

Jembatan Selat Sunda (JSS). Kalimat (i) Pembangunan JSS akan dimulai pada

tahun 2012 dan berakhir 2025, yang diperkirakan akan menelan biaya 95 triliun.

  Contoh (50) maksud memberitahukan tampak dalam paragraf satu kalimat (a)

  

BERHUBUNGAN ada informasi dari warga masyarakat bahwa ada counter

(stand) alat kesehatan di Saphire Square, yang menyatakan bekerja sama dengan

Rumah Sakit Panti Sakit, dengan ini kami tegaskan bahwa: Rumah Sakit Panti

Rapih tidak menjalin kerja sama dengan counter (stand) apapun di Saphire

Square. Contoh (46) sampai dengan (50) maksud memberitahukan ditandai oleh

  mengumumkan, akan mengadakan, kami ajukan pelaksanaannya, informasi yang akan kami sampaikan dan tidak menjalin kerja sama.

3.12 Maksud Mengemukakan Pendapat

  Maksud mengemukakan pendapat berkaitan dengan mengajukan pendapat, pikiran, ide, gagasan ke hadapan orang, pembaca, pendengar untuk dipertimbangkan.

  (51) Merespons Panel Perpajakan (a) DI koran Kedaulatan Rakyat ini (22/10/2007), dalam ruang iklan akan diselenggarakan diskusi panel perpajakan dengan tema

  “Menyongsong Berlakunya UU 029/2007 tentang Ketentuan Umum Perpajakan dan Pemahaman Fungsi dan Tugas Intelijen dan Penyelidikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP)”. (b) Secara institusi dalam periode terakhir ini tampaknya DJP secara sungguh-sungguh dan intensif mengadakan reformasi hukum perpajakan dan pelayanan pajak kepada masyarakat.

  (c) Namun demikian kiranya layak ditanyakan pula berkaitan

  

dengan aturan pokok terbaru di atas di antaranya sejauh mana

kewajiban bagi fiskus/DJP apakah ada semacam keadilan

perlakuan antara wajib pajak dengan fiskus dalam arti bagi fiskus

yang nakal (curang) juga ditindak dengan tegas dan diumumkan

kepada publik. (d) Kemudian berkaitan dengan materi UU No

9/1994 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan

terutama pasal 34 ayat 1 dan 3 yang intinya antara lain, bahwa

“Setiap pejabat dilarang memberitahukan kepada pihak lain yang

tidak berhak segala sesuatu yang diketahui…..” dst dan ayat 3

“Untuk kepentingan negara, Menteri Keuangan berwenang

memberi izin tertulis kepada pejabat sebagaimana dimaksud pada

ayat 1…. Dst”.

  (e) Selanjutnya apabila materi pokok di atas dihadapkan

  

dengan pasal 9 huruf b UU No 15/2006 tentang BPK (wewenang

BPK) yang bunyi selengkapnya: Dalam melaksanakan tugasnya,

BPK berwenang meminta keterangan dan/atau dokumen yang

wajib diberikan oleh setiap orang, unit organisasi pemerintah

pusat, pemerintah daerah, lembaga daerah lainnya, Bank

Indonesia, Badan Usaha Milik Negara, Badan Layanan Umum,

Badan Usaha Milik Daerah dan lembaga atau badan lain yang

mengelola keuangan negara. (f) Dan kemudian pasal 31 ayat 1

BPK dan/atau pemeriksa menjalankan pemeriksaan secara bebas

dan mandiri.

  (g) Pertanyaannya antara lain adalah: Apakah ketentuan di

  

atas tidak saling berbenturan ataukah saling mengisi? (h) Sebab

selama dekade ini kinerja BPK seolah terbentur pada ketentuan

tersebut yang notabene sama-sama mengamankan rahasia jabatan

dalam suatu tugas pemeriksaan. (i) Tetapi realitas di lapangan

dalam pemeriksaan wajib pajak tertentu dan atau konfirmasi

kepada kantor pelayanan pajak di daerah tidak sederhana. (j) Jadi

selama dekade ini DJP terkesan tidak terbuka terhadap

auditor/tugas negara atau pula semacam monopoli pemeriksaan

terhadap wajib pajak berkaitan dengan materi pokok pajak yaitu

dari proses SPT, sampai dengan penetapan pajak final.

  (k) Kemudian hal lain yang relatif penting adalah: sejauh mana fungsi dan tanggung jawab pihak intelijen perpajakan dalam memantau di wilayah pelabuhan laut/kepabeanan yang cenderung setiap saat terjadi barang ilegal/pemalsuan dokumen dan sebagainya yang merugikan negara/mengacaukan perekonomian pada umumnya.

  (l) Dan yang terakhir kiranya pantas ditanyakan pula berkaitan dengan pengenaan pajak bagi pejabat negara, kenapa pihak legislatif daerah (DPRD) hanya dalam urusan pajak (pemotongan pajak), anggota DPRD disebut sebagai pejabat negara, apakah tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi karena bentuknya Surat Keputusan Dirjen Pajak/Surat Edaran? (Setjono Widjojo, Ketua RT 04/02. Malangan, Sentolo, Kulonprogo, DIY. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  (52) Mencermati Harga Sembako (a) HARGA sembako sekarang ini terus melonjak naik. (b) Contohnya bawang merah Rp 4 ribu/kg saat ini menjadi Rp 6 ribu/kg. (c) Harga telur juga naik dari Rp 9 ribu/kg menjadi Rp 9.800 ribu/kg, harga tepung dari Rp 5.800/kg menjadi Rp 6.500/kg dan harga gula Jawa Rp 9 ribu/kg menjadi Rp 9.500/kg, harga cabe juga naik dari Rp 10 ribu/kg kini menjadi Rp 11.500/kg. (d) Selain itu harga-harga lainnya juga merembet naik, dampak di masyarakat sangat berpengaruh dari kenaikan tersebut contoh kue, gorengan/jajanan, masakan kaki lima, maupun kelas restoran.

  (e) Bagi golongan the have, kenaikan harga kebutuhan pokok

  

mungkin tidak membuat pusing. (f) Namun, golongan kurang

mampu tentu akan menjerit karena harga barang merangkak

naik dari hari ke hari sehingga dari segala sektor juga terkena

imbasnya. (g) Penyebabnya biasanya dipicu oleh kenaikan gaji

Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan naik tahun mendatang

sehingga dari sektor ekonomi mengalami dampak yang signifikan

contohnya harga sembako yang merembet naik.

  (h) Dari informasi yang beredar sejauh pengakuan pedagang pasar, memang ada faktor kebiasaan dari pedagang maupun produsen untuk meraih keuntungan jika ingin mendapatkan harga lebih rendah, mereka harus antre ikut operasi pasar.

  (i) Begitu banyak kebijakan pemerintah yang sudah ditetapkan, tetapi tidak bisa dilaksanakan di lapangan. (j) Memang di akui, tidak banyak pilihan langkah-langkah yang bisa dilakukan pemerintah, bahwa dunia pasar begitu menentukan.

  (k) Jadi solusinya pemerintah harus membuat kebijakan yang

  

royal di mana sektor ekonomi yang sekarang ini yang menjadi

momok mencekik kehidupan masyarakat supaya dapat diimbangi

pada pemerataan lapangan pekerjaan yang tinggi, sehingga

  NIM:06331066, Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UII Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Minggu, 4 November 2007, hlm 10).

  (53) Manajemen Lalu Lintas Jl Pemuda Klaten dan Jl Urip

  

SumoharjoYogya

  (a) PADA saat terjadi perubahan Manajemen Lalu Lintas (Traffic Management atau TM) dari Sistem Satu Arah (SSA) menjadi Sistem Dua Arah (SDA), memang membutuhkan familiarisasi atau pengenalan oleh para pengguna lalu lintas di jalan pada ruas jalan yang diterapkan kedua sistem tersebut. (b) Hal tersebut juga sangat dibantu, manakala Pengelola SSA maupun SDA melengkapinya dengan bentuk rekayasa lalu lintas (Traffic Engineering atau TE), antara TM dan TE sinkron dan sinergis, sehingga aspek keselamatan dan kenyamanan LLAJR terjamin.

  (c) Pencermatan penulis adalah untuk:

1. Ujung Barat jalan Pemuda Klaten Diperlukan adanya rambu lalu lintas Larangan dan Panah

  

Petunjuk (Arah yang diwajibkan). atau Marka Jalan Antisipasi,

atau Devider (pembatas jalur/lajur), yang menunjukkan

terjadinya perubahan dari SSA arah timur ke barat, menjadi SDA

timur ke barat dan barat ke ke timur pada titik ruas jalan

tersebut, sehingga lalu lintas dari arah timur yang sampai di titik

perubahan tersebut, sudah mengantisipasi sebelumnya untuk

tidak menggunakan sisi kanan lagi, karena di seberang baratnya

sudah digunakan untuk lalu lintas dari arah barat ke timur.

  (d) 2. Ujung Timur Jalan Urip Sumoharjo Yogya Diperlukan

  

adanya Rambu lalu lintas Larangan dan panah petunjuk (arah

yang diwajibkan), atau Marka Jalan Antisipasi, atau Devider

(pembatas jalan/lajur), yang menunjukkan terjadinya perubahan

dari SSA arah timur ke barat, menjadi SDA timur ke barat dan

barat ke timur pada ruas jalan tersebut, sehingga lalu lintas dari

arah timur yang sampai di titik perubahan tersebut, sudah

mengantisipasi sebelumnya untuk tidak menggunakan sisi kanan

lagi, karena di seberang baratnya sudah digunakan untuk lalu

lintas dari arah barat ke timur. (e) Alternatif lain tetapi prioritas

adalah dengan mengubah programming Alat Pemberi Isyarat

Lalu Lintas (APILL), atau Penerapan SSA adalah 24 jam Jalan

Urip Sumoharjo seperti Jalan Pangeran Mangkubumi-Malioboro-

A Yani.

  (f) Ucapan terima kasih atas perhatian yang serius dari pengelola LLAJR di kedua wilayah tersebut. (Ir HR Widiastjarjo, Samirono Baru

  19 Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Jumat, 23 November 2007, hlm 11).

  (54) Referendum?! (a) MASIH mending cuma mengadakan referendum daripada membentuk Gerakan DIY Merdeka (GDM) untuk mempertahankan eksistensi keistimewaan DIY. (b) Kenapa? Karena situasi Ngayogyakarta Hadiningrat bak seperti sedang dalam keadaan ‘perang’ (perang batin) menghadapi Pusat, yang senantiasa ragu (baca: leda-lede) bahkan cenderung mengulur waktu untuk penyelesaian Undang Undang Keistimewaan DIY.

  (c) Perang batin itu sudah dimulai atau justru puncaknya ketika Sri Sultan HB X menyatakan, “Tidak lagi bersedia” menjadi gubernur. (d) Ketidaksediaan Ngarsa Dalem untuk mencalonkan (lagi) sebagai gubernur sebagai langkah cultural dan spiritual yang bermakna ‘protes/kecewa’ terhadap Pusat itu, telah kami ungkap pada tulisan ‘Sultan (Tetap) Number One’ pasca Pernyataan Historis 7 April 2007.

  (e) Kalau pemerintah Pusat aspiratif, tentu sudah merasakan kegundahan dan getar keinginan rakyat DIY itu, yang tanpa harus direferendumpun, sudah dapat ditebak, seluruh rakyat DIY menghendaki segera disahkannya RUUK-DIY, serta Sultanku Gubernurku dan Paku Alamku Wakil Gubernurku.

  (f) Sama-sama bertahta Untuk Rakyat, demi NKRI, Persatuan dan Kesatuan Bangsa, serta kemakmuran Indonesia yang ber-Pancasila, apa beda nuansa kepemimpinan HB-IX dengan HB-X? (g) Ketika dulu ketidakbeneran itu oleh HB-IX dijawab dengan ‘diam’ dan langkah itu ternyata keliru karena kemiskinan dan kebodohan tetap merajalela, maka HB-X bagaimanapun pahitnya harus berani mengatakan bahwa yang benar itu benar, dan yang salah itu salah!

  (h) Oleh karena itu, mungkin solusi terbaik bagi presiden

  apabila sampai suksesi 2008 RUUK-DIY belum dapat disahkan, tanpa ragu Pak SBY harus berani mengeluarkan Kepres Penetapan Gubernur DIY. (i) Atau akan terulang lagi peristiwa masa lalu, sebelum resmi dilantik Mendagri Jenderal Syarwan Hamid, kedahuluan Pak Tukimin (tukang becak) yang atas nama

rakyat DIY ‘melantik’ Sri Sultan HB X sebagi gubernur?

  (j) Kalau begitu, apabila referendum jadi digelar, tambahkan

  pernyataan ‘Setujukah Anda, apabila Pusat tetap ragu dan gagal mengesahkan RUUK-DIY sebelum suksesi 2008, kita minta mBah Maridjan atas nama rakyat DIY melantik Sri Sultan HB X sebagai Sumangga. Gubernur DIY 2008-2013?

  (Drs Totok Sudarwoto, Griya Arga Permai W-11, Kwarasan, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 29 November 2007, hlm 14). Pada contoh (51) sampai dengan (54) mengandung maksud mengemukakan pendapat. Pada contoh (51) maksud mengemukakan pendapat tampak dalam paragraf dua kalimat (c, d) kalimat (c) Namun demikian kiranya

  

layak ditanyakan pula berkaitan dengan aturan pokok terbaru di atas di

antaranya sejauh mana kewajiban bagi fiskus/DJP apakah ada semacam keadilan

perlakuan antara wajib pajak dengan fiskus dalam arti bagi fiskus yang nakal

(curang) juga ditindak dengan tegas dan diumumkan kepada publik. Kalimat (d)

Kemudian berkaitan dengan materi UU No 9/1994 tentang Ketentuan Umum dan

Tata Cara Perpajakan terutama pasal 34 ayat 1 dan 3 yang intinya antara lain,

bahwa “Setiap pejabat dilarang memberitahukan kepada pihak lain yang tidak

berhak segala sesuatu yang diketahui…..” dst dan ayat 3 “Untuk kepentingan

negara, Menteri Keuangan berwenang memberi izin tertulis kepada pejabat

sebagaimana dimaksud pada ayat 1…. Dst”. Paragraf tiga kalimat (e, f) kalimat

  (e) Selanjutnya apabila materi pokok di atas dihadapkan dengan pasal 9 huruf b

  

UU No 15/2006 tentang BPK (wewenang BPK) yang bunyi selengkapnya: Dalam

melaksanakan tugasnya, BPK berwenang meminta keterangan dan/atau dokumen

yang wajib diberikan oleh setiap orang, unit organisasi pemerintah pusat,

pemerintah daerah, lembaga daerah lainnya, Bank Indonesia, Badan Usaha Milik

Negara, Badan Layanan Umum, Badan Usaha Milik Daerah dan lembaga atau

badan lain yang mengelola keuangan negara. Kalimat (f) Dan kemudian pasal 31

ayat 1 BPK dan/atau pemeriksa menjalankan pemeriksaan secara bebas dan

mandiri. Paragraf empat kalimat (g, h, i, j) kalimat (g) Pertanyaannya antara lain

adalah: Apakah ketentuan di atas tidak saling berbenturan ataukah saling

mengisi? Kalimat (h) Sebab selama dekade ini kinerja BPK seolah terbentur pada

ketentuan tersebut yang notabene sama-sama mengamankan rahasia jabatan

  

dalam suatu tugas pemeriksaan. Kalimat (i) Tetapi realitas di lapangan dalam

pemeriksaan wajib pajak tertentu dan atau konfirmasi kepada kantor pelayanan

pajak di daerah tidak sederhana. Kalimat (j) Jadi selama dekade ini DJP terkesan

tidak terbuka terhadap auditor/tugas negara atau pula semacam monopoli

pemeriksaan terhadap wajib pajak berkaitan dengan materi pokok pajak yaitu

dari proses SPT, sampai dengan penetapan pajak final. Contoh (52) maksud

  mengemukakan pendapat tampak dalam paragraf dua kalimat (e, f, g) kalimat (e)

  

Bagi golongan the have, kenaikan harga kebutuhan pokok mungkin tidak

membuat pusing. Kalimat (f) Namun, golongan kurang mampu tentu akan

menjerit karena harga barang merangkak naik dari hari ke hari sehingga dari

segala sektor juga terkena imbasnya. Kalimat (g) Penyebabnya biasanya dipicu

oleh kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan naik tahun mendatang

sehingga dari sektor ekonomi mengalami dampak yang signifikan contohnya

harga sembako yang merembet naik. Paragraf lima kalimat (k) Jadi solusinya

pemerintah harus membuat kebijakan yang royal di mana sektor ekonomi yang

sekarang ini yang menjadi momok mencekik kehidupan masyarakat supaya dapat

diimbangi pada pemerataan lapangan pekerjaan yang tinggi, sehingga diimbangi

antara faktor ekonomi dan gaji. Contoh (53) maksud mengemukakan pendapat

tampak dalam paragraf dua kalimat (c) Pencermatan penulis adalah untuk: 1.

  

Ujung Barat jalan Pemuda Klaten Diperlukan adanya rambu lalu lintas

Larangan dan Panah Petunjuk (Arah yang diwajibkan). atau Marka Jalan

Antisipasi, atau Devider (pembatas jalur/lajur), yang menunjukkan terjadinya

perubahan dari SSA arah timur ke barat, menjadi SDA timur ke barat dan barat

  

ke ke timur pada titik ruas jalan tersebut, sehingga lalu lintas dari arah timur

yang sampai di titik perubahan tersebut, sudah mengantisipasi sebelumnya untuk

tidak menggunakan sisi kanan lagi, karena di seberang baratnya sudah

digunakan untuk lalu lintas dari arah barat ke timur. Paragraf tiga kalimat (d, e)

  kalimat (d) 2. Ujung Timur Jalan Urip Sumoharjo Yogya Diperlukan adanya

  

Rambu lalu lintas Larangan dan panah petunjuk (arah yang diwajibkan), atau

Marka Jalan Antisipasi, atau Devider (pembatas jalan/lajur), yang menunjukkan

terjadinya perubahan dari SSA arah timur ke barat, menjadi SDA timur ke barat

dan barat ke timur pada ruas jalan tersebut, sehingga lalu lintas dari arah timur

yang sampai di titik perubahan tersebut, sudah mengantisipasi sebelumnya untuk

tidak menggunakan sisi kanan lagi, karena di seberang baratnya sudah

digunakan untuk lalu lintas dari arah barat ke timur. Kalimat (e) Alternatif lain

tetapi prioritas adalah dengan mengubah programming Alat Pemberi Isyarat

Lalu Lintas (APILL), atau Penerapan SSA adalah 24 jam Jalan Urip Sumoharjo

seperti Jalan Pangeran Mangkubumi-Malioboro-A Yani. Contoh (54) maksud

  mengemukakan pendapat tampak dalam paragraf lima kalimat (h, i) kalimat (h)

  

Oleh karena itu, mungkin solusi terbaik bagi presiden apabila sampai suksesi

2008 RUUK-DIY belum dapat disahkan, tanpa ragu Pak SBY harus berani

mengeluarkan Kepres Penetapan Gubernur DIY. Kalimat (i) Atau akan terulang

lagi peristiwa masa lalu, sebelum resmi dilantik Mendagri Jenderal Syarwan

Hamid, kedahuluan Pak Tukimin (tukang becak) yang atas nama rakyat DIY

‘melantik’ Sri Sultan HB X sebagi gubernur? Paragraf enam kalimat (j) Kalau

begitu, apabila referendum jadi digelar, tambahkan pernyataan ‘Setujukah Anda,

  

apabila Pusat tetap ragu dan gagal mengesahkan RUUK-DIY sebelum suksesi

2008, kita minta mBah Maridjan atas nama rakyat DIY melantik Sri Sultan HB X

sebagai Gubernur DIY 2008-2013? Sumangga. Contoh (51) sampai dengan (54)

  maksud mengemukakan pendapat ditandai oleh layak ditanyakan, harus membuat kebijakan, pencermatan penulis dan mungkin solusi terbaik.

3.13 Maksud Menanyakan

  Maksud menanyakan berkaitan dengan tindakan meminta penjelasan dari pihak lain supaya lebih yakin lagi dengan apa yang menjadi masalah.

  Konfirmasi Soal Lomba Matematika Tingkat Nasional

  (55) (a) SAYA mendengar bahwa babak penyisihan KMP IV

  (Kompetisi Matematika Pasiad IV) pelaksanaannya dimajukan pada awal Desember ini. (b) Pertanyaan saya:

  1. Pada tanggal berapakah babak penyisihan KMP

  IV diselenggarakan?

  2. Untuk Prop. DIY di manakah tempat pendaftaran dan pelaksanaan babak penyisihan KMP IV?

  (c) Mengenai hal ini saya mohon jawaban dari pihak panitia penyelenggara KMP IV wilayah DIY. (d) Atas jawaban dan konfirmasinya saya ucapkan terima kasih. (Huda Khoirun Nahar, Jl Kaliurang Km 5.6 Sleman DIY. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13).

  Inikah Kinerja RSUD Wonosari?

  (56) (a) TANGGAL 15 Agustus 2007 sekitar pukul 20.30, anak saya (pembonceng) mengalami tabrakan dengan dump truck di Piyaman, Wonosari. (b) Oleh temannya dan penduduk sekitar lokasi kecelakaan, anak saya dibawa ke RSUD Wonosari. (c) Saya dan istri segera kesana setelah mendapat informasi. (d) Saat itu kondisi anak saya tidak sadar, lecet-lecet di betis dan jari kaki kanan, darah keluar dari mulut dan hidung, gigi patah satu dan terkatup (ngancing-Jw), kejang-kejang, napas tersengal, sebentar-sebentar berhenti. (e) Ada 3 perawat, yang 2 menjahit jari kaki, yang satunya mengeluarkan darah dengan selang kecil dari sisi luar gigi, kiri dan kanan. (f) Seorang dokter perempuan saya lihat mondar-mandir.

  (g) Melihat kondisi anak saya dan tindakan medis dari dokter dan perawat seperti itu, spontan saya buka paksa mulutnya, dan saya minta diganjal (dengan pipa karet), darah menyembur dari mulut. (h) Hidung yang tersumbat darah kental, saya sedot dengan mulut saya. (i) Saat napas berhenti, mulutnya saya sedot darahnya dan saya tiup (layaknya napas buatan). (j) Terjadi dialog singkat antara saya dan perawat:

  “Gimana kondisi sebenarnya anak saya?”—“Terjadi gegar otak berat, luka dalam pendarahan hebat dan kritis, sudah tidak bisa (vonis dokter)”.

  “Bisa ditangani di rumah sakit ini?”—“Tidak bisa!” “Mau dirujuk ke mana?”—“Semua rumah sakit besar di Yogya tidak ada kamar kosong”.

  “Saya tidak butuh kamar, tapi perawatan dokter! Mau di teras atau di halaman. Tolong, mana ambulans?”—“Ada pak, tapi sopirnya sudah pulang.”

  “Ya ditelepon dong!”—“ Kami tidak ada pulsa!” Teman saya bilang : “pake telepon saya, nggak usah bayar!” (k) Dialog konyol itu saya hentikan setelah datang ambulans yang habis ngedrop pasien dari Klaten. (l) Dalam perjalanan tanpa pengawalan perawat apalagi dokter, ternyata oksigen habis (sebelum berangkat, saya pinjam tidak boleh). (m) Alat penyedot darah, tidak berfungsi. (n) Kembali saya sedot (sosrop-Jw) darah anak saya secara

  

manual. (o) Walaupun rujukan ke RSI Klaten, dengan pertimbangan

  jarak dan kondisi pasien yang banyak mengeluarkan darah, ambulans saya minta antarkan ke RS PR Yogya. (p) Dari Scan kepala dan rontgent, terlihat pasien gegar otak (ada darah dalam otak), patah tulang selangka kiri dan rongga dada penuh darah sehingga menghambat pernapasan. (q) Dada dan atau tenggorokan harus dilubangi untuk memasukkan selang penyedot darah di rongga dada. (r) Pukul 02.00 WIB pernapasan anak saya stabil. (s) Dalam sujud syukur saya menangis lega. (t) Ternyata Allah masih memberi kepercayaan pada saya sekeluarga untuk momong anak saya, walau harus 19 hari tergeletak di RS dan 4 hari koma.(u) Yang sedikit mengganjal di hati saya :

1. Hanya seperti itukah kinerja RSUD Wonosari?

  

2. Harus secepat itukah dokter memberi keputusan diagnosis

tanpa rontgent (gegar otak berat, luka dalam, perdarahan hebat,

kritis dan sudah tidak bisa!)?

  

3. Kenapa permasalahan pertama yang mestinya diprioritaskan

ditangani dokter (pernapasan), kok malah memerintahkan

mengukur dan menjahit jari kaki?

  

4. Kenapa rujukan mesti ke Klaten, sedangkan Yogya lebih dekat

dan RS tertentu memiliki dokter dan peralatan lebih komplet?

  

5. Bagaimana nasib pasien-pasien seperti anak saya, seandainya

kualitas penangannanya hanya seperti itu?

  

6. Apakah sudah benar secara prosedur apabila pengiriman

pasien dengan kondisi seperti anak saya (baca: kritis) tanpa

pengawalan perawat?

7. Bisakah Bapak Bupati memberikan sedikit perhatian?

  (v) Terima kasih yang sebesar-besarnya saya haturkan kepada:

  1. Sopir ambulans yang sudah mengantarkan anak saya ke RS PR sesuai permintaan saya, walau tidak sesuai rujukan dokter.

  2. Tim dokter dan perawat RS PR yang begitu sigap dan penuh kasih merawat anak saya.

  3. Om Lorent di NTT, Om Aris di Bandung, Om Trisna di Jakarta, Om Yono dan ustadnya di Prambanan dan semua pihak yang dengan tulus mendoakan demi kesembuhan anak saya.

  (w) Semoga pertanyaan-pertanyaan saya diatas mendapat jawaban dan tindakan positif, agar memberi hasil yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat banyak dan pegawai RSUD Wonosari. (Agus Murwanto Hadi, Ngepus RT 10/03, Bunder, Patuk, Gunung kidul, Yogyakarta 55862. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  (57) Halo BPN Sleman (a) TERIMA KASIH atas tanggapannya. (b) Berhubung keluarga saya, hari Kamis, 15 November 2007, menghadap petugas BPN kurang puas maka lewat Pikiran Pembaca KR ini saya ingin mengajukan pertanyaan:

  (c) 1. Jika berkas yang masuk BPN merugikan keluarga saya,

  siapa yang berhak mengajukan revisi berkas, apakah

pihak yang dirugikan ataukah pejabat kelurahan?

  (d) 2. Apabila tidak diajak menentukan batas, apa itu bisa

  disebut syah?

  (e) 3. Keluarga saya kehilangan tanah 611m, padahal sudah

  jelas siapa yang menyerobot, sebagian ada pada gambar situasi nomor 267/1987. Apakah bisa direvisi?

  (f) 4. Sertifikat kelebihan kurang lebih 30% dari pembelian

  apa itu wajar? Beli 1020 m terbit 1334 m. Coba buka gambar situasi nomor 267/1987 tertanggal 12 Januari 1987. (g) Di situ nama ayah saya tidak sesuai dengan KTP, pada saksi batas.

  (h) 5. Apa BPN tidak bisa membantu rakyat yang minim

  pengetahuan tentang hukum Pertanahan, yang dirugikan dan tertindas?

  (i) 6. Apa betul tidak mengukur luas, tetapi ukur bidang?

  Dalam masalah ini keluarga saya yang dirugikan atas jual beli luas tanah.

  (j) Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. (Subagyo, Ngawen RT 05 RW 12, Trihanggo, Gamping, Sleman,

  (58) Surat Terbuka Buat Kapolres Klaten (a) BAHWA saudara saya, pada tanggal 7 November 2007, terkena tilang di wilayah hukum Polres Klaten, dengan No Tilang 22773975 C dengan melanggar pasal 59 (2) 61 (2) atas nama Suprapto, alamat: Ngingas Kidul, Bareng Lor, Klaten Utara. Yang menilang petugas Polisi Lantas bernama: R Nugroho, pangkat Bripda.

  (b) Bahwa yang ditilang barang bukti yaitu STNK Sepeda Motor Yamaha Nopol R 2268 T. (c) Tetapi di dalam surat tilang tersebut disebutkan untuk datang ke Pengadilan Negeri Klaten pada tanggal 30 November 2007, saya datang ke Polres Klaten untuk mengurus tilang tersebut di ruangan pengurusan tilang, tetapi sampai di sana saya sangat terkejut dan heran ternyata STNK tersebut atau tilang tersebut belum ada di Polres sementara dari tangggal 7 November 2007, STNK tersebut belum diserahkan ke Polres sementara jarak dari tanggal tilang sekarang sudah dua minggu.

  Dari jawaban yang piket waktu itu katanya menunggu buku tilang tersebut habis, baru dilaporkan ke Polres.

  (d) Yang jadi pertanyaan saya adalah:

  1. Kena apa begitu lama R Nugroho membawa STNK tersebut tidak dilaporkan sudah sebegitu lama?

  2. Apa benar harus habis dulu buku tilang yang dibawa R Nugroho tersebut baru dilaporkan, kalau dalam satu bulan tidak habis bagaimana? Apakah masyarakat harus menunggu sampai habis buku tilang tersebut baru bisa mengambil atau sidang?

  3. Bahwa apa tidak terlalu lama, membuat tanggal 7 November 2007 baru bisa sidang tanggal 30 November 2007?

  4. Bahwa saya saja mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Klaten tidak sampai satu bulan mendapat surat panggilan untuk bersidang kena apa untuk sidang tilang saja sampai begitu lama?

  5. Maka adanya hal-hal di atas tersebut kami mohon kepada Bapak Kapolres agar dapat meninjau kembali aturan-aturan tersebut agar tidak terlalu lama dan menyusahkan masyarakat. Di daerah lain yang saya ketahui dalam satu minggu saja sudah bisa mengambil atau sidang.

  (e) Demikian surat saya atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. (Amaluddin M Siagian SH, Perum Sleman Permai II Blok B

  10, Pangukan, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Selasa, 27 November 2007, hlm 11). Pada contoh (55) sampai dengan (58) mengandung maksud menanyakan. Pada contoh (55) maksud menanyakan tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b)

  

Matematika Pasiad IV) pelaksanaannya dimajukan pada awal Desember ini.

  Kalimat (b) Pertanyaan saya: 1. Pada tanggal berapakah babak penyisihan KMP

  

IV diselenggarakan? 2. Untuk Prop. DIY di manakah tempat pendaftaran dan

pelaksanaan babak penyisihan KMP IV? Contoh (56) maksud menanyakan

  tampak dalam paragraf empat kalimat (u) kalimat 1. Hanya seperti itukah kinerja

  

RSUD Wonosari? 2. Harus secepat itukah dokter memberi keputusan diagnosis

tanpa rontgent (gegar otak berat, luka dalam, perdarahan hebat, kritis dan sudah

tidak bisa!)? 3. Kenapa permasalahan pertama yang mestinya diprioritaskan

ditangani dokter (pernapasan), kok malah memerintahkan mengukur dan

menjahit jari kaki? 4. Kenapa rujukan mesti ke Klaten, sedangkan Yogya lebih

dekat dan RS tertentu memiliki dokter dan peralatan lebih komplet? 5. Bagaimana

nasib pasien-pasien seperti anak saya, seandainya kualitas penangannanya hanya

seperti itu? 6. Apakah sudah benar secara prosedur apabila pengiriman pasien

dengan kondisi seperti anak saya (baca: kritis) tanpa pengawalan perawat? 7.

Bisakah Bapak Bupati memberikan sedikit perhatian? Contoh (57) maksud

menanyakan tampak dalam paragraf dua kalimat (c, d, e, f, g, h, i) kalimat (c) 1.

  

Jika berkas yang masuk BPN merugikan keluarga saya, siapa yang berhak

mengajukan revisi berkas, apakah pihak yang dirugikan ataukah pejabat

kelurahan? Kalimat (d) 2. Apabila tidak diajak menentukan batas, apa itu bisa

disebut syah? Kalimat (e) 3. Keluarga saya kehilangan tanah 611m, padahal

sudah jelas siapa yang menyerobot, sebagian ada pada gambar situasi nomor

267/1987. Apakah bisa direvisi? Kalimat (f) 4. Sertifikat kelebihan kurang lebih

30% dari pembelian apa itu wajar? Beli 1020 m terbit 1334 m. Coba buka

  

gambar situasi nomor 267/1987 tertanggal 12 Januari 1987. Kalimat (g) Di situ

nama ayah saya tidak sesuai dengan KTP, pada saksi batas. Kalimat (h) 5. Apa

BPN tidak bisa membantu rakyat yang minim pengetahuan tentang hukum

Pertanahan, yang dirugikan dan tertindas? Kalimat (i) 6. Apa betul tidak

mengukur luas, tetapi ukur bidang? Dalam masalah ini keluarga saya yang

dirugikan atas jual beli luas tanah. Contoh (58) maksud menanyakan tampak

  dalam paragraf tiga kalimat (d) Yang jadi pertanyaan saya adalah: 1. Kena apa

  

begitu lama R Nugroho membawa STNK tersebut tidak dilaporkan sudah sebegitu

lama? 2. Apa benar harus habis dulu buku tilang yang dibawa R Nugroho

tersebut baru dilaporkan, kalau dalam satu bulan tidak habis bagaimana?

Apakah masyarakat harus menunggu sampai habis buku tilang tersebut baru bisa

mengambil atau sidang? 3. Bahwa apa tidak terlalu lama, membuat tanggal 7

November 2007 baru bisa sidang tanggal 30 November 2007? 4. Bahwa saya saja

mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri Klaten tidak sampai satu bulan

mendapat surat panggilan untuk bersidang kena apa untuk sidang tilang saja

sampai begitu lama? Contoh (55) sampai dengan (58) maksud menanyakan

  ditandai oleh mohon jawaban dari pihak panitia, sedikit mengganjal di hati saya, saya ingin mengajukan pertanyaan dan jadi pertanyaan saya.

3.14 Maksud Meminta Pertanggungjawaban

  Maksud meminta pertanggungjawaban berhubungan dengan permintaan tanggung jawab seseorang kepada orang lain terkait perbuatan yang mengakibatkan salah satu korbannya dirugikan.

  (59) Halo Colt-T AB-9217-TE (a) PADA tanggal 9/11/2007, diselatan Plengkung Gading saya dan teman mengalami kecelakaan. (b) Saya bersama teman mengendarai motor dari arah selatan. (c) Pinginnya sore itu putar- putar Bantul. (d) Itupun kecepatan hanya 30-40 km/jam, karena jalan licin dan takut jatuh (waktu itu habis turun hujan).

  (e) Apa yang saya pikirkan menjadi kenyataan. (f) Di depan saya ada mobil Colt-T Nopol AB-9217-TE berjalan searah dengan motor saya. (g) Tiba-tiba mobil tersebut berhenti mendadak dan banting stir ke kanan. (h) Saya yang ada di belakangnya tidak siap, walaupun rem motor sudah saya injak, tapi jarak yang terlalu dekat, roda depan motor saya kena bumper mobil tersebut, sampai motor saya rusak parah, saya terseret dan jatuh tertimpa motor dan teman saya. (i) Sampai orang-orang yang ada di sekitar tempat kejadian merasa iba dan menolong saya.

  (j) Yang saya sayangkan, sopir mobil yang sudah tahu saya jatuh dan terseret mobilnya tidak mau berhenti malah tancap gas. (k) Saya memohon kepada sopir tersebut mau ngaruhke ketempat saya. (l) Dan masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan.

  (m) Apa Anda tidak punya hati nurani/rasa belas kasihan sama saya? (n) Saya tidak mau minta ganti rugi kepada Anda, Tapi

  

Cuma yang saya inginkan ucapan minta maaf dari Anda. (o) Kita

sama-sama pemakai jalan yang taat pada peraturan lalu lintas. (p)

Saya tunggu niat baik Anda. Terima kasih. ( M Ton, d.a Tegal

  Krapyak Pendowoharjo, Sewon, Bantul, DIY, Telp (0274)-7895257, HP: 081328332720). Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  (60) Nyerempet Motor Langsung Lari (a) TEMAN saya diserempet oleh orang yang memakai sepeda motor warna biru dan membawa keranjang ayam. (b) Hal itu menyebabkan teman saya jatuh bergulung-gulung di jalan dan harus memeriksakan diri ke rumah sakit Sardjito. (c) Tetapi orang yang nyerempet itu langsung lari seenaknya saja.

  (d) Kejadian itu terjadi pada hari Senin, 12 November 2007, sekitar pukul 15.30 WIB, di jalan Parangtritis (sebelah utara ringroad dekat

  

dealer motor). (e) Bagi anda yang merasa nyerempet teman saya

harap menghubungi nomor HP: 08175465020. (Antonius Edi

  Kuswara, Soropadan, Tirtomulyo, Kreyek Bantul, Telp 081804296430). Kedaulatan Rakyat, Minggu, 18 November 2007, hlm 10).

  (61) Kembalikan STNK Saya, Pak Polisi (a) PADA hari Kamis tanggal 15 November 2007, sekitar pukul

  16.30. (b) Mama saya mengendarai Motor Jupiter Z warna hitam orange dengan plat nomor AB 3573 US milik saya. (c) Saat itu mama pulang menjemput adik saya di Kanisius Deresan Yogyakarta dan perjalanan pulang melewati Jalan Monjali tiba-tiba ditilang oleh seorang Polisi yang tidak jelas namanya hingga sekarang. (d) Saat mama berhenti, kemudian diminta STNK saya atas nama Ika Mustika Dewi, Jl Ngadiwinatan NG I/1131 Yogyakarta 55261. (e) Mama disuruh mengikuti bapak polisi tersebut ke pos. (f) Setelah diikuti tiba- tiba sampai tengah jalan Polisi tersebut ngebut dan menghilang jejaknya. (g) Yang saya sesalkan hingga saat ini adalah kenapa bapak Polisi tidak langsung memberikan surat tilang kepada mama saya saat kejadian itu.

  (h) Saat ini saya sebagai pemilik motor sangat kesusahan untuk melacak keberadaan STNK saya. (i) Mohon dengan sangat, bapak Polisi yang membawa STNK

  saya ini menghubungi saya Ika Mustika Dewi di nomor 081802688762/(0274) 9121140/(0274) 513448. Terima kasih. (Ika

  Mustika Dewi, Jl Ngadiwinatan NG I/1131, Yogya. Kedaulatan Rakyat , Rabu, 21 November 2007, hlm 11). Pada contoh (59) sampai dengan (61) mengandung maksud meminta pertanggungjawaban. Pada contoh (59) maksud meminta pertanggungjawaban tampak dalam paragraf empat kalimat (n, o, p) kalimat (n) Saya tidak mau minta

  

ganti rugi kepada Anda, Tapi Cuma yang saya inginkan ucapan minta maaf dari

Anda. Kalimat (o) Kita sama-sama pemakai jalan yang taat pada peraturan lalu

lintas. Kalimat (p) Saya tunggu niat baik Anda. Contoh (60) maksud meminta

  pertanggungjawaban tampak dalam paragraf dua kalimat (e) Bagi anda yang

merasa nyerempet teman saya harap menghubungi nomor HP: 08175465020.

  Contoh (61) maksud meminta pertanggungjawaban tampak dalam paragraf dua kalimat (i) Mohon dengan sangat, bapak Polisi yang membawa STNK saya ini

  

menghubungi saya Ika Mustika Dewi di nomor 081802688762/(0274)

  Contoh (59) sampai dengan (61) maksud meminta pertanggungjawaban ditandai oleh saya memohon, harap menghubungi dan mohon dengan sangat.

3.15 Maksud Mengajak

  Maksud mengajak berkaitan dengan meminta kepada seseorang, instansi, berbagai pihak supaya turut serta dalam program yang akan dijalankan.

  Terancam, Kawasan Heritage di Magelang

  (62) (a) SEBAGAIMANA halnya seperti Semarang, Solo dan

  Yogyakarta, Magelang mempunyai beberapa peninggalan pemukiman

  Old Town atau kota tua. (b) Ada kawasan Ngasem di sekitar Jalan

  Sriwijaya yang bercirikan perpaduan antara gaya Eropa dan Cina, kawasan Kauman yang penghuninya campuran etnis Jawa, Arab, kawasan Diponegoro yang membentang dari Eks Karesidenan Kedu hingga Jeksaan dan beberapa kawasan heritage/cagar budaya seperti gereja, masjid, menara air hingga saluran air/plengkung.

  (c) Ironisnya kini kondisi beberapa bangunan tersebut tak terpelihara dengan baik terutama yang menjadi milik masyarakat. (d) Bahkan parahnya dengan “atas nama” pembangunan malah harus dirobohkan diganti dengan kawasan bisnis. (e) Sebagai misal beberapa rumah kuna di selatan Alun-alun di Jalan Tentara Pelajar menjadi ruko/rukan, atau bahkan menjadi pom bensin di perempatan Jeksaan/Diponegaran. (f) Yang ironisnya lagi plengkung yang ada di kawasan Kemirirejo telah di “make up” sedemikian rupa menjadi tempelan batu-batu alam. (g) Yang menurut informasi dari kantor Pariwisata dan kebudayaan dan Bapeko bangunan tersebut bukan termasuk cagar budaya. (h) Padahal 2 bangunan serupa yang ada di Badaan dan samping SMK N 3 dan dibangun tahun 1920 sejaman dengan Menara Air di Alun-alun yang dibangun oleh Thomas Karsten telah termasuk cagar budaya. (i) Sungguh ironis memang.

  (j) Kalau melihat kota-kota di dunia memperlakukan cagar budaya/Heritage, mestinya warga dan pemerintah kota tertantang untuk melakukan hal yang sama, yakni merestorasi dan mempreservasi apa yang telah ada. (k) Sejalan dengan Kota Magelang menjadi Kota Jasa, kepedulian pesona kawasan Heritage adalah tanggung jawab kita bersama. (l) Pengembangan wisata sejarah dengan “menjual” pesona Old Town menjadikannya sebagai objek wisata yang cukup penting.

  (m) Oleh karena tersebut di atas kami mengajak kepada

  

upaya pelestarian cagar budaya/Heritage di Magelang, untuk

bersama-sama merintis upaya pendirian Magelang Heritage

Society. (n) Kepada Indonesia Heritage Society, Ambarawa Heritage

  Society, Semarang Heritage Society, Solo Heritage Society dan lain- lain, mohon kiranya kami diberi informasi mengenai perkembangan dunia heritage maupun organisasi saudara.

  Terima kasih. (Bagus Priyana, Dukuh I RT 004 RW 003, Kel. Magelang, Magelang Utara, Magelang. Kedaulatan Rakyat, Senin, 12 November 2007, hlm 11).

  (63) Diklat & Recruitment KSR PMI (a) KORPS Sukarela Palang Merah Indonesia adalah suatu satuan dalam tubuh PMI sebagai ujung tombak gerakan Palang Merah

  Indonesia. (b) Tugas utama KSR PMI menjalankan misi kemanusiaan serta menyosialisasikan nilai-nilai kemanusiaan kepada masyarakat luas. (c) Dalam pelaksanaan tugas-tugas tersebut dibekali dengan kemampuan khusus melalui pendidikan dan pelatihan.

  (d) Dalam rangka pengembangan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, PMI Cabang Bantul bermaksud menyelenggarakan Diklat dan Recruitment anggota baru KSR. (e) Selain sebagai sarana

  

capacity building organisasi, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai

  sarana pembinaan dan pemberdayaan pemuda-pemudi di Kabupaten Bantul, Diklat dan Recruitment KSR PMI Cabang Bantul ini dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu: Diklat Ruangan, Diklat Lapangan dan Magang.

  (f) Pendaftaran Diklat telah dibuka pada tanggal 1 November dan akan berakhir 23 Novembert 2007, pendaftaran dapat dilayani setiap hari jam kerja di Markas PMI Cabang Bantul, Jl Jenderal Soedirman No 1, Kompleks Dwi Windu, Bantul sebelah timur lapangan Dwi Windu Bantul.

  (g) Sebagai syarat pendaftaran yaitu:

  1. Mengisi formulir pendaftaran di PMI Cabang Bantul, 2. Mengisi surat pernyataan sanggup menjalankan tugas sebagai anggota KSR PMI Cabang Bantul, di tempat pendaftaran, 3. Menyerahkan fotokopi ijazah minimal SMU/sederajat sebanyak 2 lembar, 4. Menyerahkan fotokopi identitas yang masih berlaku sebanyak 2 lembar, 5. Mengumpulkan pas foto 2 x 3 dan 3 x 4 masing-masing 2 lembar, 6. Berusia antara 19 s/d 35 tahun.

  (h) Demi sukses dan tercapainya tujuan diklat tersebut, kepada

  

para pembaca setia Kedaulatan Rakyat melalui surat pembaca ini

kami mengajak untuk berpartisipasi dan mendaftarkan

bergabung mengikuti diklat penerimaan anggota baru KSR PMI

Cabang Bantul.

  (i) Untuk informasi lanjut hubungi: PMI Cabang Bantul (0274) Himawan 0818260738, Wasono 081802607546. (Wasono, Panitia Diklat, Tonayan 04/08, Kebonagung, Imogiri, Bantul, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Selasa, 20 November 2007, hlm 11).

  (64) Mendambakan Wanita (a) SAYA pria (29 tahun), suku Jawa, Katolik, TB 170 cm, BB 72

  Kg, karyawan perusahaan swasta di Yogya, pendidikan terakhir S1, latar belakang sama seperti orang kebanyakan. (b) Mengajak Anda

  

(wanita), untuk membuka hati, berkenalan, dan apabila ada

kecocokan diharapkan bisa diajak berhubungan serius ke jenjang

berikutnya.

  (c) Mendambakan wanita (25-33 tahun), Katolik, bekerja, diharapkan suku Jawa, adaptif, komunikatif, humoris dan postur ideal. (d) Bila Anda (wanita) punya keinginan seperti saya, hubungi HP: 085878417167. (e) Saya mempunyai niat baik, serius, tanggung jawab dan saya juga mengharapkan respons yang sama pula. Terima kasih. (BW, Yogyakarta (Identitas lengkap penulis ada diredaksi )) Kedaulatan Rakyat , Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  (65) Ayo Belajar Giat, Benar, Mantap dan Disiplin (a) MENDIKNAS telah menetapkan tutup tahun ajaran 2008 tetap diadakan UN (Ujian Nasional) bahkan untuk SMU ditambah 3 bidang studi jadi ada 6 bidang studi, untuk SMP ditambah 1 jadi empat, nilai kelulusan juga dinaikkan menjadi 5,2 untuk SD juga diadakan UN.

  (b) Ketahuilah anak-anak cucuku, namanya “ujian negara” itu sejak zaman penjajahan telah diadakan, namanya exament. (c) Zaman tahun 1950 hingga 1960 yang boleh mengadakan ujian negara itu hanya sekolah negeri, sekolah partikelir (sekarang terkenal swasta, tidak boleh mengadakan ujian).

  (d) Hanya berhak memberi ijazah (tanda tamat belajar). (e) Bila mau ikut ujian negara sekolah-sekolah swasta itu mengirimkan siswanya yang duduk di kelas akhir untuk mengikuti ujian. (f) Bagi sekolah yang bagus, banyak siswa yang lulus, akhirnya bisa melanjutkan ke sekolah negeri. (g) Yang tidak bagus 0% yang lulus. (h) Sejak dulu kelulusan syarat utama untuk melanjutkan ke sekolah negeri.

  (i) Nah anak-anakku, cucu-cucuku, tidak perlu grogi, frustasi, mengumpat, apalagi menggalang kekuatan untuk demo dll. (j) Semua ini tidak ada untungnya. (k) Ujian itu bertujuan agar pendidikan generasi itu bisa meningkat.

  (l) Maka kami mengajak anak-anakku untuk belajar yang giat,

  

apalagi yang duduk di kelas akhir, giat belajar melaksanakan

cara belajar yang benar dengan berbekal hati yang mantap,

  bertaqwa, dan tidak lupa disiplin yang tepat, kurangilah sikap hura-hura, langkah ini demi kesuksesan hari ke depan anda.

  (m) Selamat belajar, Insya Allah Tuhan akan selalu membimbingmu. (Suwarsito, Jl Aster 2/357, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Kamis, 29 November 2007, hlm 15).

  Pada contoh (62) sampai dengan (65) mengandung maksud mengajak. Pada contoh (62) maksud mengajak tampak dalam paragraf empat kalimat (m)

  

Oleh karena tersebut di atas kami mengajak kepada pembaca yang mempunyai

kepedulian dan kecintaan terhadap upaya pelestarian cagar budaya/Heritage di

Magelang, untuk bersama-sama merintis upaya pendirian Magelang Heritage

Society. Contoh (63) maksud mengajak tampak dalam paragraf lima kalimat (h)

Demi sukses dan tercapainya tujuan diklat tersebut, kepada para pembaca setia

Kedaulatan Rakyat melalui surat pembaca ini kami mengajak untuk

berpartisipasi dan mendaftarkan bergabung mengikuti diklat penerimaan anggota

baru KSR PMI Cabang Bantul. Contoh (64) maksud mengajak tampak dalam

  paragraf satu kalimat (b) Mengajak Anda (wanita), untuk membuka hati,

  

berkenalan, dan apabila ada kecocokan diharapkan bisa diajak berhubungan

serius ke jenjang berikutnya. Contoh (65) maksud mengajak tampak dalam

  paragraf lima kalimat (l) Maka kami mengajak anak-anakku untuk belajar yang

  

giat, apalagi yang duduk di kelas akhir, giat belajar melaksanakan cara belajar

yang benar dengan berbekal hati yang mantap, bertaqwa, dan tidak lupa disiplin

yang tepat, kurangilah sikap hura-hura, langkah ini demi kesuksesan hari ke

depan anda. Contoh (62) sampai dengan (65) maksud mengajak ditandai oleh

  kami mengajak, kami mengajak untuk berpartisipasi, mengajak Anda dan kami

3.16 Maksud Mengklarifikasi

  Maksud mengklarifikasi berkaitan dengan penjernihan, penjelasan dan pengembalian kepada apa yang sebenarnya.

  (66) Ralat: “Di Sleman” Tidak Ada (a) ARTIKEL Opini saya berjudul “Mahalnya Bea/Pajak

  Pengalihan Hak Tanah” yang dimuat di Kedaulatan Rakyat edisi Rabu, 7 November 2007 halaman 12 terdapat kesalahan dalam naskah saya. (b) Pada kolom 3 baris ke-8 dan 9 tertulis kata “(di Sleman)”. Yang benar adalah, kata “(di Sleman)” itu harusnya tidak ada. (c) Dengan ini kesalahan tersebut sudah saya ralat. (R Murjiyanto

  SH MKn, Sidorejo RT 06, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 9 November 2007, hlm 11).

  Klarifikasi “Klaim Asuransi Bumiputra 1912”

  (67) (a) SEHUBUNGAN dengan dimuatnya surat saya pada kolom

  ‘Pikiran Pembaca’ KR tanggal 4 November 2007 lalu dengan judul “Klaim Asuransi Bumiputra 1912 Mengecewakan”, setelah dilakukan cross check dan klarifikasi dengan pihak Asuransi Bumiputra 1912, dengan ini saya mencabut semua pernyataan yang pernah saya tulis dalam surat tersebut. (b) Saya menganggap bahwa surat tidak pernah ada. (c) Karena semua permasalahan sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan semua sudah saya anggap selesai.

  (d) Saya mohon maaf apabila ada pihak-pihak yang kurang berkenan dimuatnya surat saya tersebut. (e) Semua ini hanya karena kelalaian saya saja. (f) Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. (Novita Sis Yuli Prasetyowati, Pantog Wetan, Banjaroya, Kalibawang, Kulonprogo, DIY. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13).

  (68) Penjelasan Bumiputera (a) KLARIFIKASI yang telah ditulis oleh Ibu Novita Sis Yuli

  Prasetyowati istri Agustinus Supriyanto (tertanggung) di kolom Pikiran Pembaca Kedaulatan Rakyat tanggal 17 November 2007 perlu kami jelaskan sebagai berikut:

  (b)

1. Jatuh tempo pembayaran premi an Agustinus Supriyanto nomor polis 2000044353 adalah tanggal 1 Maret 2007, berdasarkan syarat umum polis pasal 6 ayat 1 dijelaskan bahwa

   Untuk membayar premi lanjutan diberi masa leluasa tiga puluh

  kalender jika mulai asuransinya tanggal satu, maka berakhirnya masa leluasa pembayaran premi adalah tanggal 31 Maret 2007, tetapi sampai dengan Bapak Agustinus Supriyanto meninggal dunia pada tanggal 7 Mei 2007 premi belum dibayarkan, baru pada tanggal 8 Mei 2007 setelah tertanggung meninggal dunia premi dibayar oleh Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati, dengan demikian premi sudah melewati 1 bulan 7 hari dari masa leluasa ( grade period) yang seharusnya dibayar tanggal 1 s.d 31 Maret 2007.

  (c)

2. Berdasarkan kondisi tersebut, Bumiputera telah membayarkan klaim sesuai dengan ketentuan yaitu sebesar Uang Pertanggungan Bebas Premi dan sudah diterima oleh Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati, sedangkan premi valuta 1 Maret 2007 s.d 31 Mei 2007 yang disetor pada tanggal 8 Mei 2007 dikembalikan oleh Bumiputera karena dibayarkan setelah tertangung meninggal dunia sehingga tak bisa diterima sebagai pembayaran premi, adapun premi an. Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati no polis 2000044354 diterima oleh Bumiputera sebagai setoran pemulihan otomatis sehubungan tertanggung masih hidup.

  (d) 3. Dengan demikian keterangan yang telah ditulis di Pikiran Pembaca Kedaulatan Rakyat tanggal 4 November 2007 oleh Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati yang menyatakan bahwa premi dibayar tanggal 5 Mei 2007 sebelum Bapak Agustinus Supriyanto meninggal adalah tidak benar, namun demikian Bumiputera bisa menerima permohonan maaf Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati yang ditulis pada tanggal 17 November 2007 di harian ini dan sudah dinyatakan selesai. (e) Kepada seluruh pembaca kami sampaikan terima kasih atas perhatiannya.

  (f) Demikian penjelasan ini agar menjadi maklum. (Drs Suliadi MM, Kepala Wilayah AJB Bumiputera 1912 Kantor Wilayah Asper Yogyakarta, Jl Jenderal Sudirman 28-30. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 24 November 2007, hlm 17).

  Pada contoh (66) sampai dengan (68) mengandung maksud mengklarifikasi. Pada contoh (66) maksud mengklarifikasi tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b) kalimat (a) ARTIKEL Opini saya berjudul “Mahalnya

  

Bea/Pajak Pengalihan Hak Tanah” yang dimuat di Kedaulatan Rakyat edisi

Rabu, 7 November 2007 halaman 12 terdapat kesalahan dalam naskah saya.

  Kalimat (b) Pada kolom 3 baris ke-8 dan 9 tertulis kata “(di Sleman)”. Yang mengklarifikasi tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b, c) kalimat (a)

  

SEHUBUNGAN dengan dimuatnya surat saya pada kolom ‘Pikiran Pembaca’ KR

tanggal 4 November 2007 lalu dengan judul “Klaim Asuransi Bumiputra 1912

Mengecewakan”, setelah dilakukan cross check dan klarifikasi dengan pihak

Asuransi Bumiputra 1912, dengan ini saya mencabut semua pernyataan yang

pernah saya tulis dalam surat tersebut. Kalimat (b) Saya menganggap bahwa

surat tidak pernah ada. Kalimat (c) Karena semua permasalahan sudah

diselesaikan secara kekeluargaan dan semua sudah saya anggap selesai. Contoh

  (68) maksud mengklarifikasi tampak dalam paragraf satu kalimat (b, c) kalimat (b) 1. Jatuh tempo pembayaran premi an Agustinus Supriyanto nomor polis

  

2000044353 adalah tanggal 1 Maret 2007, berdasarkan syarat umum polis pasal

6 ayat 1 dijelaskan bahwa “Untuk membayar premi lanjutan diberi masa leluasa

tiga puluh hari terhitung mulai tanggal jatuh temponya atau satu bulan kalender

jika mulai asuransinya tanggal satu, maka berakhirnya masa leluasa pembayaran

premi adalah tanggal 31 Maret 2007, tetapi sampai dengan Bapak Agustinus

Supriyanto meninggal dunia pada tanggal 7 Mei 2007 premi belum dibayarkan,

baru pada tanggal 8 Mei 2007 setelah tertanggung meninggal dunia premi

dibayar oleh Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati, dengan demikian premi sudah

melewati 1 bulan 7 hari dari masa leluasa (grade period) yang seharusnya

dibayar tanggal 1 s.d 31 Maret 2007. Kalimat (c) 2. Berdasarkan kondisi

tersebut, Bumiputera telah membayarkan klaim sesuai dengan ketentuan yaitu

sebesar Uang Pertanggungan Bebas Premi dan sudah diterima oleh Ibu Novita

Sis Yuli Prasetyowati, sedangkan premi valuta 1 Maret 2007 s.d 31 Mei 2007

  

yang disetor pada tanggal 8 Mei 2007 dikembalikan oleh Bumiputera karena

dibayarkan setelah tertangung meninggal dunia sehingga tak bisa diterima

sebagai pembayaran premi, adapun premi an. Ibu Novita Sis Yuli Prasetyowati

no polis 2000044354 diterima oleh Bumiputera sebagai setoran pemulihan

otomatis sehubungan tertanggung masih hidup. Contoh (66) sampai dengan (68)

  maksud mengklarifikasi ditandai oleh yang benar adalah dan saya mencabut semua pernyataan.

3.17 Maksud Menyelesaikan Masalah

  Maksud menyelesaikan masalah berkaitan dengan proses, cara, untuk menyelesaikan segala persoalan atau masalah.

  Win-win Solution dengan FIF

  (69) (a) SEBAGAI tindak lanjut dari tulisan “Hati-hati Menggunakan

  Jasa FIF ” perlu saya sampaikan bahwa tulisan tersebut tidak

  bermaksud untuk mendiskreditkan FIF sebagai sebuah instansi dan mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai kinerja FIF.

  (b) Pada hari Minggu, 4 November 2007. (c) Pada hari itu juga

  sekitar pukul 09.30 WIB, Ibu Hana selaku pemilik ABC Motor, menghubungi saya. (d) Beliau menyatakan sangat menyesalkan kejadian yang terjadi pada saya dan mewakili seluruh staf ABC Motor, beliau meminta maaf atas kejadian tersebut.

  (e) Kemudian pada hari Selasa tanggal 6 November 2007, dari

  pihak FIF datang ke rumah saya, namun karena tidak bertemu dengan saya, maka baru keesokan harinya (Rabu 7 November 2007 sekitar pukul

09.30 WIB) kami bisa bertemu dan membicarakan permasalahan yang telah terjadi. (f) Ibu Lencana Fitri selaku Branch Manager FIF Yogyakarta, menjelaskan kepada saya tentang kronologis dan detail kejadian yang

  menyebabkan permasalahan yang menimpa saya tersebut. (g) Beliau juga meminta maaf secara pribadi dan atas nama FIF.

  (h) Dengan adanya pertemuan tersebut maka permasalahan miscommunication yang terjadi di antara saya dengan FIF telah selesai secara baik setelah adanya penyampaian maaf dari kedua

  (i) Dengan adanya penjelasan dari pihak FIF tersebut bisa disimpulkan bahwa semua permasalahan yang menyangkut hubungan antara konsumen dan penyedia jasa layanan dalam hal ini leasing bisa diselesaikan melalui pembicaraan secara baik-baik dengan dicapainya kesepakatan win-win solution bagi kedua belah pihak.

  (j) Saya sangat menghargai penyelesaian dari pihak FIF dan ABC Motor tersebut sebagai sebuah wujud tanggung jawab, perhatian dan kepedulian FIF kepada saya dan keluarga selaku konsumen yang sangat fanatik dengan produk Honda dan telah 2 kali menggunakan jasa FIF. Terima kasih. (Mirawati, Keniten RT 06 RW 02, Taman Martani, Kalasan, Sleman, DIY. Kedaulatan Rakyat, Rabu, 14 November 2007, hlm 11).

  (70) Terima Kasih Indogrosir (a) SEHUBUNGAN dengan dimuatnya atas kekecewaan saya terhadap Indogrosir yang dimuat di pikiran pembaca harian

  Kedaulatan Rakyat pada hari Sabtu, 10 November 2007, maka pada hari Rabu, 14 November 2007, Bp Sutimo selaku Store Jr Manager mewakili management Indogrosir menjelaskan bahwa sebenarnya itu memang ada promo dan atas kekeliruannya management telah meminta maaf karena murni human error.

  (b) Dengan telah difollow-up-nya masalah ini dengan baik oleh

  pihak Indogrosir dengan demikian maka masalah ini saya anggap sudah selesai. (c) Demikian saya sampaikan, terima kasih. (F Retriana

  Mantika AS, Jl Mayjen Sutoyo 16 Yogya. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 17 November 2007, hlm 13). Pada contoh (69) sampai dengan (70) mengandung maksud menyelesaikan masalah. Pada contoh (69) maksud menyelesaikan masalah tampak dalam paragraf dua kalimat (b, c, d) kalimat (b) Pada hari Minggu, 4 November 2007. Kalimat (c) Pada hari itu juga sekitar pukul 09.30 WIB, Ibu Hana selaku pemilik

  

ABC Motor, menghubungi saya. Kalimat (d) Beliau menyatakan sangat

menyesalkan kejadian yang terjadi pada saya dan mewakili seluruh staf ABC

Motor, beliau meminta maaf atas kejadian tersebut. Paragraf tiga kalimat (e, f, g)

  kalimat (e) Kemudian pada hari Selasa tanggal 6 November 2007, dari pihak FIF

  

datang ke rumah saya, namun karena tidak bertemu dengan saya, maka baru

  

keesokan harinya (Rabu 7 November 2007 sekitar pukul 09.30 WIB) kami bisa

bertemu dan membicarakan permasalahan yang telah terjadi. Kalimat (f) Ibu

Lencana Fitri selaku Branch Manager FIF Yogyakarta, menjelaskan kepada saya

tentang kronologis dan detail kejadian yang menyebabkan permasalahan yang

menimpa saya tersebut. Kalimat (g) Beliau juga meminta maaf secara pribadi dan

atas nama FIF. Paragraf empat kalimat (h) Dengan adanya pertemuan tersebut

maka permasalahan miscommunication yang terjadi di antara saya dengan FIF

telah selesai secara baik setelah adanya penyampaian maaf dari kedua belah

pihak. Contoh (70) maksud menyelesaikan masalah tampak dalam paragraf satu

  kalimat (a) maka pada hari Rabu, 14 November 2007, Bp Sutimo selaku Store Jr

  

Manager mewakili management Indogrosir menjelaskan bahwa sebenarnya itu

memang ada promo dan atas kekeliruannya management telah meminta maaf

karena murni human error. Paragraf dua kalimat (b) Dengan telah difollow-up-

nya masalah ini dengan baik oleh pihak Indogrosir dengan demikian maka

masalah ini saya anggap sudah selesai. Contoh (69) sampai dengan (70) maksud

menyelesaikan masalah ditandai oleh menyesalkan dan meminta maaf.

3.18 Maksud Menyatakan Kebanggaan

  Maksud menceritakan berkaitan dengan menceritakan kisah, pengalaman, kejadian yang pernah dialami oleh seseorang.

  (71) Aku Bangga Sebagai Kawula Yogya (a) “MULAILAH dengan kata tolong bila menyuruh pembantu”.

  (b) Itulah pitutur dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada putra-putri beliau yang diungkapkan dalam acara Kick Andy di Metro

  (c) Saya sebagai generasi keempat asli kawula Yogya merasa bangga dengan budaya tatakrama yang sangat halus dan penuh etika. (d) Orang Yogya sangat pantang menggunakan istilah yang secara terminologis melarang, memerintah secara langsung dengan artikulasi

  bentakan .

  (e) Misalnya kalau anak kecil duduk di atas bantal, dengan nada lembut orang tua akan mengatakan: “Jangan nak nanti kamu wudunen (bisulan)”, juga kalau seorang anak perempuan ABG duduk di ambang pintu teguran orang tua: “Jangan nanti jauh jodoh”.

  (f) Padahal yang dimaksud perilaku semacam itu dari sudut pandang tatakrama Yogya sangat tidak sopan. (g) Jika wong Yogya mulai bicara atau bertanya kepada seseorang selalu dimulai dengan ungkapan: “Nyuwun sewu”.

  (h) Sayang budaya adiluhung ini sudah terkontaminasi adat budaya dari luar yang sangat cengkah dengan budaya Yogya. (i) Tanggal 22 Desember 2006 dengan kendaraan mobil yang

  

dikemudikan oleh cucu, saya bernostalgia napak tilas masa kecil

saya menelusuri jalan di Panembahan Kidul (nJeron Beteng). (j)

Tiba-tiba seorang bapak setengah baya dengan lambaian tangan

minta supaya kami berhenti. (k) Begitu kaca dibuka dengan tegur

sapa sangat santun dan bersahabat berucap: “Nak tolong ya,

pelan-pelan disini banyak anak-anak” dan setelah saya minta

maaf masih disambut ungkapan simpatik: “Monggo selamat

jalan”.

  (l) Sangat berbeda dengan kejadian yang dialami oleh anak

  

saya pada tanggal 18 Oktober 2007 sekitar pukul 19.12 WIB. (m)

Ketika itu dia dengan mobil (sudah biasa) lewat Gang Galunggung

(tepi barat lapangan sepak bola Kentungan). (n) Mungkin

dianggap terlalu kencang dia dihentikan oleh empat orang lelaki

dan ditegur dengan nada amarah/bentakan yang jauh dari

perilaku santun apalagi bersahabat.

  (FS Hartono, Purwosari RT/RW 04/59, Sinduadi, Yogyakarta.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 9 November 2007, hlm 11).

  (72) Memang Hebat Polisi Kita

  Pembaca KR yang kritis dan bijak,

  (a) BARANGKALI saya termasuk amat sangat terlalu ketinggalan zaman, sehingga melihat kemajuan teknologi dan layanan yang meningkat di kalangan polisi lalu lintas (Poltas) kita lantas terheran- heran dan terkagum-kagum. (b) Akan tetapi kalau pengalaman yang ‘menakjubkan’ ini tidak saya ceritakan kepada pembaca KR, jangan- jangan masih ada yang menilai negatif kepada polisi negeri sendiri, meskipun yang negatif-negatif ini sebenarnya hanya dilakukan segelintir anggota polisi. (c) Akibatnya sisi baik atau sisi positifnya dituding memang itu menjadi tugas polisi sebagai pengayom masyarakat.

  (d) Jumat (9/11) sekitar pukul 09.30 saya datang ke Kantor

  Poltabes Kota Yogya di Ngupasan untuk mengurus perpanjangan SIM A saya yang habis masa berlakunya. (e) Saya bertanya kepada salah satu Poltas yang kebetulan berdiri di pintu gerbang, dijawab langsung dengan ramah dan ditunjukkan cara dan urutan pengurusnya. (f) Saya ke loket I, tetapi diminta memfotokopi dahulu KTP dan SIM A masing-masing rangkap dua.

  (g) Setelah itu, sambil membawa fotokopi yang dimaksud, saya

  menuju ke ruang pemeriksaan kesehatan. (h) Sambil membawa hasil pemeriksaan kesehatan, saya menuju loket pertama tadi. (i) Memang ada layanan sedikit ‘ketus’ (agak sombong, berwajah meremehkan) dari petugas di balik loket, namun sebagai orangtua, saya anggap menjadi romantika layanan publik. (j) Di

loket itu saya menerima blanko dan diminta mengisinya.

  (k) Setelah selesai saya isi, saya bawa ke loket di bagian dalam, dicek sebentar, kemudian diminta menunggu untuk giliran di foto. (l) Sungguh tidak lama, hanya sekitar lima menit saya dipanggil

  lagi untuk cap ibu jari tangan kiri dan kanan, adegan berikutnya saya di foto. (m) Hanya menunggu sekitar 16 menit, saya dipanggil lagi untuk menerima SIM A baru berlaku hingga tahun 2012.

  (n) Sungguh hebat, saya sangat kagum karenanya. (o) Dan dua

  ibu jari tangan saya sama sekali tidak ada bekas tinta cap. (p) Tentu saja untuk setiap loket saya keluar biaya, ada yang pakai kuitansi ada yang tidak, hanya sekitar Rp. 80 ribu.

  (q) Itulah pengalaman baru saya mengurus sendiri perpanjangan SIM di kantor polisi. (r) Barangkali saya memang termasuk ndesa

  katro (ndesa banget) seperti di-guyon-kan Tukul Arwana dalam acara

  di televisi. (s) Tapi tidak apa-apa, kenyataannya begitulah layanan modern yang ada di Poltabes Kota Yogya. (t) Apabila hal itu bisa dilakukan di kecamatan-kecamatan ketika melayani pembuatan KTP bagi warganya, wah modern dong kita. (u) Pak polisi, terima kasih banyak. (FX Koesworo (70 tahun, KTP seumur hidup), Pemred Majalah ‘Kerabat’ alamat di Jakarta (mondar-mandir Yogya-Jakarta).

  

Kedaulatan Rakyat , Minggu, 25 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (71) sampai dengan (72) mengandung maksud menyatakan kebanggaan. Pada contoh (71) maksud menyatakan kebanggaan tampak dalam paragraf tujuh kalimat (i) Tanggal 22 Desember 2006 dengan kendaraan mobil

  

yang dikemudikan oleh cucu, saya bernostalgia napak tilas masa kecil saya

  

menelusuri jalan di Panembahan Kidul (nJeron Beteng). (j) Tiba-tiba seorang

bapak setengah baya dengan lambaian tangan minta supaya kami berhenti. (k)

Begitu kaca dibuka dengan tegur sapa sangat santun dan bersahabat berucap:

“Nak tolong ya, pelan-pelan disini banyak anak-anak” dan setelah saya minta

maaf masih disambut ungkapan simpatik: “Monggo selamat jalan”. Paragraf

  delapan kalimat (l) Sangat berbeda dengan kejadian yang dialami oleh anak saya

  

pada tanggal 18 Oktober 2007 sekitar pukul 19.12 WIB. (m) Ketika itu dia

dengan mobil (sudah biasa) lewat Gang Galunggung (tepi barat lapangan sepak

bola Kentungan). (n) Mungkin dianggap terlalu kencang dia dihentikan oleh

empat orang lelaki dan ditegur dengan nada amarah/bentakan yang jauh dari

perilaku santun apalagi bersahabat. Contoh (72) maksud menceritakan tampak

  dalam paragraf dua kalimat (d, e, f) kalimat (d) Jumat (9/11) sekitar pukul 09.30

  

saya datang ke Kantor Poltabes Kota Yogya di Ngupasan untuk mengurus

perpanjangan SIM A saya yang habis masa berlakunya. Kalimat (e) Saya

bertanya kepada salah satu Poltas yang kebetulan berdiri di pintu gerbang,

dijawab langsung dengan ramah dan ditunjukkan cara dan urutan pengurusnya.

  Kalimat (f) Saya ke loket I, tetapi diminta memfotokopi dahulu KTP dan SIM A

  

masing-masing rangkap dua. Paragraf tiga kalimat (g, h, i, j) kalimat (g) Setelah

itu, sambil membawa fotokopi yang dimaksud, saya menuju ke ruang pemeriksaan

kesehatan. Kalimat (h) Sambil membawa hasil pemeriksaan kesehatan, saya

menuju loket pertama tadi. Kalimat (i) Memang ada layanan sedikit ‘ketus’ (agak

sombong, berwajah meremehkan) dari petugas di balik loket, namun sebagai

orangtua, saya anggap menjadi romantika layanan publik. Kalimat (j) Di loket itu

  

saya menerima blanko dan diminta mengisinya. Paragraf empat kalimat (k, l, m)

  kalimat (k) Setelah selesai saya isi, saya bawa ke loket di bagian dalam, dicek

  

sebentar, kemudian diminta menunggu untuk giliran di foto. Kalimat (l) Sungguh

tidak lama, hanya sekitar lima menit saya dipanggil lagi untuk cap ibu jari tangan

kiri dan kanan, adegan berikutnya saya di foto. Kalimat (m) Hanya menunggu

sekitar 16 menit, saya dipanggil lagi untuk menerima SIM A baru berlaku hingga

tahun 2012. Paragraf lima kalimat (n, o, p) kalimat (n) Sungguh hebat, saya

sangat kagum karenanya. Kalimat (o) Dan dua ibu jari tangan saya sama sekali

tidak ada bekas tinta cap. Kalimat (p) Tentu saja untuk setiap loket saya keluar

biaya, ada yang pakai kuitansi ada yang tidak, hanya sekitar Rp. 80 ribu. Contoh

  (71) sampai dengan (72) maksud menyatakan kebanggaan ditandai oleh dengan kendaraan mobil dan saya datang ke Kantor Poltabes Kota Yogya.

3.19 Maksud Mengkonfirmasi

  Maksud mengkonfirmasi berkaitan dengan menyatakan dengan tegas hal yang sebenarnya pernah terjadi.

  Hallo, BPPN Sleman

  (73) (a) 1. SAYA sebagai warga Trihanggo, Gamping, Sleman,

  menjual tanah seluas 1.020 m2, kemudian pembeli menyertifikatkan tanah tersebut ke BPN Sleman, setelah sertifikat jadi tertulis 1.334 m2 dan saya atas nama penjual tanah belum pernah dimintai tanda tangan atau dihubungi sebagai saksi batas tanah yang disertifikatkan tersebut. (b) Yang saya tanyakan apakah sertifikat tersebut sah? Kalau sah saya kan kehilangan tanah 314 m2. (c) 2. Apakah sertifikat tersebut bisa dibetulkan, kalau bisa bagaimana caranya?

  (d) 3. Saya sudah pernah memasukkan surat pengaduan ke BPN Ngawen RT 05 RW 12, Trihanggo, Gamping, Sleman, DIY.

  Kedaulatan Rakyat , Kamis, 1 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (73) mengandung maksud mengkonfirmasi. Pada contoh (73) maksud mengkonfirmasi tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b, c) kalimat (a)

  

1. SAYA sebagai warga Trihanggo, Gamping, Sleman, menjual tanah seluas

1.020 m2, kemudian pembeli menyertifikatkan tanah tersebut ke BPN Sleman,

setelah sertifikat jadi tertulis 1.334 m2 dan saya atas nama penjual tanah belum

pernah dimintai tanda tangan atau dihubungi sebagai saksi batas tanah yang

disertifikatkan tersebut. Kalimat (b) Yang saya tanyakan apakah sertifikat

tersebut sah? Kalau sah saya kan kehilangan tanah 314 m2. Kalimat (c) 2.

  

Apakah sertifikat tersebut bisa dibetulkan, kalau bisa bagaimana caranya?

Contoh (73) maksud mengkonfirmasi ditandai oleh setelah sertifikat jadi.

3.20 Maksud Meminta Maaf

  Maksud meminta maaf berkaitan dengan permohonan maaf karena suatu kesalahan tertentu.

  (74) Mohon Maaf, Saudara-saudaraku…

  Assalamu’alaikum Wr Wb

  (a) PADA hari Minggu tanggal 7 Oktober 2007 sekitar pukul 12.00 WIB saya telah kehilangan HP Nokia dengan nomor kartu 081328680268. (b) Tetapi yang membuat saya khawatir adalah karena penemu HP tersebut telah mengirim SMS ke semua nomor HP yang tercantum dalam phone book saya yang isinya minta transfer pulsa dengan jumlah rupiah yang dia kehendaki. (c) Banyak dari teman- teman dan kerabat dekat saya yang langsung merespons permintaan tersebut.

  (d) Pada saat itu saya sudah berusaha untuk menghubungi Telkomsel untuk memblokir nomor tersebut, tetapi karena saat itu bertepatan dengan hari Minggu, maka pemblokiran baru bisa dilayani

  (e) Atas kejadian itu, saya sekeluarga mohon maaf sebesar-

  besarnya kepada saudara-saudara semua yang telah mengirim pulsa ke HP saya tersebut, walaupun akhirnya anda semua menjadi korban penipuan. (f) Semoga Allah membalas budi baik saudara-saudara semua dengan pahala yang berlipat ganda.

  (g) Dan untuk saudaraku yang menemukan HP tersebut, saya ucapkan terima kasih karena telah memberikan pelajaran bagi diri saya untuk lebih berhati-hati dalam menjaga apapun yang saya punya. (h) Walaupun kondisi HP saya sudah jelek, semoga itu bisa bermanfaat untuk anda dan jangan lupa untuk selalu mohon ampun kepada Allah Swt.

  (i) Hanya itu yang bisa kami sampaikan, sekali lagi mohon maaf dan terima kasih.

  Wassalamu’alaikum Wr Wb

  (Heri Setyawati/Joko Purnomo, Kentungan A-29 CC Depok, Yogya. Kedaulatan Rakyat, Sabtu, 3 November 2007, hlm 9). Pada contoh (74) mengandung maksud meminta maaf. Maksud meminta maaf tampak dalam paragraf tiga kalimat (e) Atas kejadian itu, saya sekeluarga

  

mohon maaf sebesar-besarnya kepada saudara-saudara semua yang telah

mengirim pulsa ke HP saya tersebut, walaupun akhirnya anda semua menjadi

korban penipuan. Contoh (74) maksud meminta maaf ditandai oleh saya

sekeluarga mohon maaf.

3.21 Maksud Memberi Bantuan

  Maksud memberi bantuan berkaitan dengan menyerahkan bantuan, sokongan, pertolongan baik berupa sumbangan pikiran maupun barang yang dirasa cukup mewakili.

  (75) Anda Peduli pada Koperasi Kami Siap Memberi Bimbingan (a) MENANGGAPI surat Sdr Hendri Mustofa Ketua Pra Koperasi

  Amanah, Onggopatran, Srimulyo, Piyungan, Bantul pada Pikiran Pembaca harian Kedaulatan Rakyat tanggal 10 November 2007, kami selaku Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi

  Kabupaten Bantul, mengucapkan banyak terima kasih kepada Saudara atas kepeduliannya terhadap Perkoperasian di Kabupaten Bantul.

  (b) Untuk itu kami siap melakukan bimbingan untuk pengembangan kepada Pra Koperasi yang saudara pimpin. (c) Silakan datang ke Subdin Koperasi Dinas Perindustrian,

  Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul Jl Prof Dr Soepomo SH Bantul, Telp (0274) 367407. (Drs Yahya, NIP 070012001, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Pemkab Bantul.

  

Kedaulatan Rakyat , Kamis, 15 November 2007, hlm 13).

  Pada contoh (75) mengandung maksud memberi bantuan. Maksud memberi bantuan tampak dalam paragraf dua kalimat (b) Untuk itu kami siap

  

melakukan bimbingan untuk pengembangan kepada Pra Koperasi yang saudara

pimpin. Contoh (75) maksud memberi bantuan ditandai oleh kami siap.

3.22 Maksud Memohon Perhatian

  Maksud memohon perhatian berkaitan dengan sesuatu hal yang perlu diketahui dan ditindak lanjuti oleh pihak terkait.

  (76) “Anjing” di Terminal Yogya (a) 1 PADA Hari Minggu (Hari kedua Lebaran), tanggal 14

  Oktober 2007, pukul 20.00 WIB, saya berdua bersama anak saya turun di Terminal Giwangan Yogyakarta setelah naik Bis AKAP jurusan Surabaya-Yogyakarta, dengan maksud untuk transit bermalam dan berwisata di Yogyakarta, sebelum meneruskan perjalanan ke Bandung.

  b. 2. Di pintu keluar terminal banyak orang berseragam kuning yang menawarkan jasa ojek maupun taksi.

  c. 3. Berhubung saya ingin menikmati perjalanan malam dengan santai sambil bernostalgia menyusuri jalanan di Yogyakarta setelah 13 tahun saya tinggalkan, maka saya berniat mencari becak.

  d. 4. Sambil berjalan kaki mencari becak, tawaran beberapa orang berseragam yang terus membuntuti kemanapun saya melangkahkan kaki sejak dari pintu keluar Terminal Giwangan untuk menggunakan jasa angkutan ojek maupun taksi saya tolak dengan mengatakan “Enggak, Enggak, Enggak”.

  e. 5. “Anjing” (Asu dalam bahasa Jawa), begitu salah seorang dari mereka yang berusia antara 30-35 tahun berteriak sangat keras saat kaki saya sampai Traffict Light depan terminal. f. 6. Saya sangat terkejut mendengarnya, lirik lagu Katon Bagaskara yang menyatakan “masih seperti dulu, tiap sudut menyapaku bersahabat ternyata hanya ada dalam lagu, dalam kehidupan nyata sangatlah bertolak belakang, tidak bersahabat, hina dan sangat memalukan.

  g. 7. Karena bukan lawan yang layak untuk dilayani, maka saya putuskan untuk membiarkan saja orang tersebut sambil meneruskan berjalan kaki, sampai akhirnya saya menemukan becak yang mengantarkan saya ke sebuah hotel di Jalan Malioboro.

  h. 8. Dalam perjalanan ke Bandung, saya masih terngiang teriakan Anjing dari orang di terminal Giwangan Yogyakarta tersebut dan betapa sakit hati ini mengingatnya, kalau kejadian tersebut menimpa keluarga Sultan ataupun Keluarga Sunan, betapa hinanya dikatakan Anjing. i. 9. Saya mohon perhatian kepada Pemerintah Daerah

  Istimewa Yogyakarta, terlebih dinas pariwisata-nya maupun pengelola Terminal Giwangan untuk membina dan memperingatkan para pekerja di Terminal Giwangan Yogyakarta, agar menjaga tata karma, sopan santun, khususnya kepada para tamu maupun para wisatawan yang datang, karena kehadiran mereka sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat Yogyakarta pada umumnya dan para pekerja Terminal tersebut pada khususnya, sebab kalau tidak dijaga, banyak

  dosa yang akan dilakukan dengan cara menyakiti harkat, martabat dan kehormatan para tamu yang pada akhirnya akan mendatangkan bencana alam berikutnya yang lebih dasyat daya hancurnya baik gempa maupun letusan Gunung Merapi yang akan menimpa dan menelen korban orang-orang Terminal Giwangan tersebut. j. Demikian atas perhatiannya diucapkan terima kasih. (Sumargono, Jl Nilen 1/14 Bandung 40265 Jawa Barat. Kedaulatan Rakyat , Rabu, 7 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (76) mengandung maksud memohon perhatian. Maksud memohon perhatian tampak dalam paragraf delapan kalimat (i) 9. Saya mohon

  

perhatian kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, terlebih dinas

pariwisata-nya maupun pengelola Terminal Giwangan untuk membina dan

memperingatkan para pekerja di Terminal Giwangan Yogyakarta, agar menjaga

tata karma, sopan santun, khususnya kepada para tamu maupun para wisatawan

yang datang, karena kehadiran mereka sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat Yogyakarta pada umumnya dan para pekerja Terminal tersebut pada khususnya. Contoh (76) maksud memohon perhatian ditandai oleh saya mohon perhatian.

3.23 Maksud Memberikan Usul

  Maksud memberikan usul berkaitan dengan menyumbangkan pendapat yang cukup bermanfaat bagi masyarakat.

  (77) Usul Agar Singkatan Tidak Rancu (a) SAYA punya usul singkatan diubah agar tidak rancu, sbb:

  PBB: Pajak Bumi dan Bangunan diubah Pajak Tanah dan Bangunan (PTB) agar tidak rancu Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB); KKN: Kuliah Kerja Nyata diubah Kuliah Kerja Lapangan (KKL) agar tidak rancu Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN); BPD: Badan Permusyawaratan Desa diubah Lembaga Permusyawaratan Desa (LPD) agar tidak rancu dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD); TPA: Taman Pendidikan Alquran diubah Taman Pendidikan Quran (TPQ) agar tidak rancu dengan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA); TPI: Televisi Pendidikan Indonesia diubah TVPI agar tidak rancu dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

  (b) Dan masih banyak lagi singkatan yang rancu, kecuali tidak disingkat. (c) Demikianlah usul saya agar yang bersangkutan ada perhatian dan masyarakat tidak bingung memahaminya. (Drs Sukarman Hs, Kujon Lor, RT 017 RW 008, Kranggang, Galur, Kulonprogo, Yogyakarta. Kedaulatan Rakyat, Minggu, 11 November 2007, hlm 10).

  Pada contoh (77) mengandung maksud memberikan usul. Maksud memberikan usul tampak dalam paragraf satu kalimat (a) SAYA punya usul

  

singkatan diubah agar tidak rancu, sbb: PBB: Pajak Bumi dan Bangunan diubah

Pajak Tanah dan Bangunan (PTB) agar tidak rancu Perserikatan Bangsa Bangsa

(PBB); KKN: Kuliah Kerja Nyata diubah Kuliah Kerja Lapangan (KKL) agar

  

Permusyawaratan Desa diubah Lembaga Permusyawaratan Desa (LPD) agar

tidak rancu dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD); TPA: Taman Pendidikan

Alquran diubah Taman Pendidikan Quran (TPQ) agar tidak rancu dengan

Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA); TPI: Televisi Pendidikan Indonesia

diubah TVPI agar tidak rancu dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Contoh

(77) maksud memberikan usul ditandai oleh saya punya usul.

3.24 Maksud Meminta Dukungan

  Maksud meminta dukungan berkaitan dengan permohonan dorongan supaya apa yang di kehendaki dapat terwujud.

  (78) Menyoal Dinas Olahraga di DIY (a) 1. KEDAULATAN RAKYAT tanggal 15 November 2007 memuat berita tentang Pemprop DIY sedang mempersiapkan

  Pembentukan Kelembagaan Dinas dengan DPRD Propinsi DIY . (b)

  Tiga belas dinas diusulkan Pemprop DIY, tetapi nama Dinas Olahraga belum termasuk yang diusulkan.

  (c) 2. Undang Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, menyebutkan tentang Dinas Olahraga di daerah.

  (d) 3. Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2007 sebagai pelaksana UU Nomor 3 Tahun 2005. (e) 4. Program Kerja KONI DIY Tahun 2007 sebagai hasil Rapat

  Paripurna Propinsi KONI DIY tahun 2007 dalam Bidang Organisasi memprogramkan mengharap Gubernur Propinsi DIY dan Bupati/Walikota se-Prop DIY segera membentuk Dinas Olahraga.

  (f) Membaca berita Kedaulatan Rakyat tersebut, penulis beranggapan keempat point di atas belum terpublikasi secara baik. (g)

  Mohon dukungan semua pihak tentang Dinas Olahraga, khususnya kepada Pemprop DIY, DPRD Propinsi DIY dan KONI DIY. (Drg Wuryanto, Sekum Pengprop PERCASI DIY, Jl Jalak No 8,

  Cepoko Indah, Piyungan, Bantul, DIY. Kedaulatan Rakyat, Senin, 26 November 2007, hlm 11). Pada contoh (78) mengandung maksud meminta dukungan. Maksud meminta dukungan tampak dalam paragraf lima kalimat (g) Mohon dukungan

  

semua pihak tentang Dinas Olahraga, khususnya kepada Pemprop DIY, DPRD

Propinsi DIY dan KONI DIY. Contoh (78) maksud meminta dukungan ditandai

  oleh mohon dukungan.

3.25 Maksud Menyelenggarakan

  Maksud menyelenggarakan berkaitan dengan kegiatan, acara yang akan dilaksanakan dalam waktu dan tempat yang sudah ditentukan.

  (79) Science Seminar Tingkatkan Gairah Sains Yogyakarta (a) UNTUK meningkatkan kegairahan sains di Yogyakarta khususnya dan di Indonesia pada umumnya maka Sekolah Budya

  Wacana bekerja sama dengan PT Kuark International yang menerbitkan Komik Sains Kuark yang merupakan inovasi baru pembelajaran sains dalam bentuk komik, akan menyelenggarakan

  Seminar Sains untuk guru-guru, orang tua dan pengamat pendidikan di Gedung LPP, Jl Urip Sumoharjo No 100 Yogyakarta dengan kontribusi peserta Rp 40.000 (empat puluh ribu rupiah). Acara ini akan dilaksanakan pada pukul 08.00 –

10.30 WIB dengan mengambil tema “Sains itu Gampang dan Menyenangkan”. (b) Seminar ini akan disampaikan oleh Prof

  Yohanes Surya PhD. (c) Beliau adalah seorang fisikawan, peneliti

  dan pendidik, ketua Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) dan pembuka jalan bagi Indonesia untuk meraih Nobel tahun 2020. (d)

  Setelah acara tersebut di tempat yang sama, Gedung LPP, Jl Urip Sumoharjo No 100 Yogyakarta pada pukul 10.30 – 12.00 khusus untuk para siswa SD, SMP, dan SMA akan diselenggarakan Jumpa Idola Indonesia bersama Prof Yohanes Surya PhD dengan kontribusi peserta seharga Rp 15.000 (lima belas ribu rupiah).

  (e) Kegiatan Seminar Sains dan Jumpa Idola Indonesia ini diharapkan akan membawa nuansa baru bagi peningkatan kegairahan pembelajaran sains di Yogyakarta pada khususnya dan di Indonesia pada umumnya. (f) Acara ini pula diharapkan mampu menumbuhkan dan menumbuhkan para siswa untuk menyenangi sains karena sains itu gampang dan menyenangkan. (g) Kegiatan ini terselenggara atas kerja pendaftaran dan informasi lebih lanjut, hubungi Jeffry Setiawan (085 643 283777) atau datang langsung ke Sekretariat Panitia, Kampus I (TK-SD) Budya Wacana Yogyakarta di Jl Cik Di Tiro GK V/248 Yogyakarta, Telp (0274) 515633. (Jeffry Setiawan SPd, Kepala Sekolah SD Budya Wacana 2.

  Kedaulatan Rakyat , Jumat, 30 November 2007, hlm 11).

  Pada contoh (79) mengandung maksud menyelenggarakan. Maksud menyelenggarakan tampak dalam paragraf satu kalimat (a, b, d) akan

  

menyelenggarakan Seminar Sains untuk guru-guru, orang tua dan pengamat

pendidikan di Gedung LPP, Jl Urip Sumoharjo No 100 Yogyakarta dengan

kontribusi peserta Rp 40.000 (empat puluh ribu rupiah). Acara ini akan

dilaksanakan pada pukul 08.00 – 10.30 WIB dengan mengambil tema “Sains itu

Gampang dan Menyenangkan”. Kalimat (b) Seminar ini akan disampaikan oleh

Prof Yohanes Surya PhD. Kalimat (d) Setelah acara tersebut di tempat yang

sama, Gedung LPP, Jl Urip Sumoharjo No 100 Yogyakarta pada pukul 10.30 –

12.00 khusus untuk para siswa SD, SMP, dan SMA akan diselenggarakan Jumpa

Idola Indonesia bersama Prof Yohanes Surya PhD dengan kontribusi peserta

seharga Rp 15.000 (lima belas ribu rupiah). Contoh (79) maksud

  menyelenggarakan ditandai oleh akan menyelenggarakan.

3.26 Kesimpulan Berbagai Jenis Maksud dalam Pikiran Pembaca

  Penelitian yang telah dilakukan pada bab III di atas terdiri dari berbagai jenis maksud yang terkandung dalam wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007. Berbagai jenis maksud meliputi mengundang, memohon bantuan, memberikan tanggapan, memberikan mengutarakan kekecewaan, meminta penjelasan, memberitahukan, mengemukakan pendapat, meminta pertanggungjawaban, mengajak, mengklarifikasi, bertanya, mengkonfirmasi, menyelesaikan masalah, menceritakan, meminta maaf, memberi bantuan, memohon perhatian, memberikan usul, meminta dukungan dan menyelenggarakan.

  Pada maksud mengundang berisi tentang ajakan, menyuruh untuk hadir dan segera bergabung dalam acara atau kegiatan yang telah direncanakan baik oleh pihak-pihak terkait, instansi, perseorangan, organisasi, trah dan lain sebagainya. Konsep acara yang telah dikemas dibuat semenarik mungkin agar peserta (audiens) tertarik untuk hadir dan mengikutinya. Pada pikiran pembaca bulan November 2007 ini misalnya, maksud mengundang ada berbagai macam bentuk dan konsep seperti (acara syawalan, reuni, pengobatan gratis, acara yang dibuat oleh komunitas, pelatihan dan seminar). Dari semua jenis-jenis acara tersebut tujuannya tidak lain yaitu untuk menarik peserta agar mau menghadiri dan ikut terlibat dalam kegiatan tersebut baik dari anggota trah, anggota keluarga, teman-teman kantor, orang-orang dari komunitas tertentu, para alumni sekolahan atau perguruan tinggi, para pelajar atau mahasiswa dan masyarakat.

  Untuk memudahkan dalam hal penyampaian pesan atau informasi para panitia menggunakan cara yang dinilai paling efektif seperti menulis informasi itu dalam rubrik pikiran pembaca. Supaya berita tersebut dapat dengan mudah dimengerti sekaligus untuk orang yang berada di daerah setempat dan di daerah lain dapat mengetahui.

  Maksud yang telah diklasifikasikan pada pikiran pembaca selain maksud mengundang ada pula maksud lain seperti maksud memohon bantuan. Maksud memohon bantuan berarti bahwa seseorang dan masyarakat ingin memohon bantuan, meminta tolong, mengharapkan ketulusan hati kepada siapa saja baik perseorangan, instansi terkait maupun masyarakat. Permohonan bantuan dapat berupa apapun juga seperti mengembalikan barang atau benda yang pernah ditemukan, menyumbang material atau uang, menyumbangkan ide atau pemikiran, memberitahukan alamat, mengembalikan uang yang bukan haknya, mendonorkan darah, memberikan informasi tentang komunitas. seseorang atau orang yang membutuhkan bantuan mengungkapkan berita kehilangannya dalam pikiran pembaca supaya masyarakat dapat mengetahui kalau barang dengan ciri-ciri yang dituliskan oleh pengirim tersebut hilang dan bagi siapa saja yang menemukan dapat mengembalikan ke pemilik. Selain berita kehilangan ada juga yang memohon bantuan dalam bentuk uang atau material untuk membangun tempat ibadah, mengharapkan bantuan dari orang lain supaya memberitahukan alamat atau tempat di mana seseorang tersebut tinggal, memohon ketulusan hati supaya seseorang dapat mendonorkan darahnya karena ada pasien yang sangat membutuhkannya.

  Maksud memberikan tanggapan berarti menanggapi persoalan, masalah apapun juga yang disampaikan oleh pembaca (audiens) yang ditujukan kepada pihak-pihak tertentu melalui pikiran pembaca. Isi tanggapan berupa (kekecewaan terhadap pelayanan publik, keadaan tempat, perlombaan, pemanfaatan surat penting). Kekecewaan terhadap pelayanan publik seperti permasalahan pertanahan, kasus innovation store, persoalan pelayanan di sebuah toko, permohonan aplikasi, peraturan pendirian bangunan. Tanggapan yang berisi keadaan tempat seperti musala di Plaza Ambarrukmo, tanggapan mengenai perlombaan seperti lomba paduan suara, tanggapan terhadap pemanfaatan surat penting seperti memanfaatkan KTP untuk memfitnah pemilik KTP. Seseorang, pihak terkait, instansi, managemen toko dan lain sebagainya menanggapi persoalan yang diungkapkan oleh pembaca baik perseorangan, konsumen, masyarakat karena tidak puas terhadap pelayanan publik.

  Maksud memberikan saran berarti ikut menyumbangkan pikiran baik dalam bentuk gagasan, ide, pendapat untuk kebaikan program atau pelayanan yang selama ini kurang baik. Masyarakat atau seseorang yang merasa mendapat pelayanan publik yang kurang memuaskan biasanya mengkritik sekaligus memberikan saran demi peningkatan pelayanan yang lebih baik. Masyarakat juga memberikan saran untuk pihak atau instansi terkait supaya lebih mempedulikan fasilitas-fasilitas umum dan penempatan ruang publik (space iklan). Pada pikiran pembaca ini berbagai jenis saran diungkapkan dengan jelas dan tegas oleh penulis seperti (Saran Spanduk Klaten, Desain Tanggal Kedaluwarsa/Expire Date, Permasalahan Flashdisk Simura Selesai, Masukan untuk Kantor Samsat Sleman , “Saran untuk Ibu Novita Yuli Prasetyowati” , Parkir Mahasiswa UII Tamansiswa Bikin Macet Jalan, Saran untuk Depnaker Sleman, Kritik untuk Jogja Internasional Hospital, Masukan untuk Panpel Pertandingan PSS Sleman, Kritik dan Saran untuk RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta).

  Maksud permohonan diambil berarti memohon kepada pemilik atau orang yang mempunyai hak atas barang atau benda yang pernah hilang tersebut supaya mengambilnya ke tempat si penemu dengan membawa kartu identitas yang masih berlaku. Pihak penemu sekaligus menyertakan alamat dan no. telp yang dapat dihubungi supaya pemilik bisa datang sesuai dengan waktu yang disepakati kedua belah pihak. Pada maksud permohonan diambil tidak hanya menyuruh atau memohon si pemilik barang tersebut mengambilnya namun maksud permohonan diambil juga menyuruh seseorang untuk datang mengambil hewan yang telah lama berada di tempat penitipan. Permohonan diambil yang ada dalam wacana pikiran pembaca seperti (Titipan Kucing “Chelsi” Harap Diambil, STNK AB 3140 PD Ditemukan, Ditemukan Perdana Flexi Trendy (0291) 3376317, Ditemukan: 3 Jam dan Pakaian Anak, Ditemukan Dompet Biru Tua, Ditemukan Surat-surat Penting Mahasiswa UNY, Cincin Emas, Ditemukan).

  Maksud memberikan himbauan berarti ikut berbagi pengalaman yang pernah dialami oleh seseorang, pihak-pihak terkait kepada pembaca supaya tidak ada lagi seseorang yang menjadi korban atau menerima sesuatu dalam bentuk apapun seperti penulis. Memberikan imbauan juga ikut menyumbang pikiran yang ditujukan kepada dinas terkait dan berkompeten yang sekaligus bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. Pengalaman yang penulis ceritakan dalam pikiran pembaca begitu beragam seperti (pengalaman ketika membeli flashdisk, menggunakan produk yang tidak sesuai dengan janji-janji yang diutarakan oleh penjaga counter , menggunakan jasa pelayanan yang tidak memuaskan, mengutarakan kartu ATM yang hilang, menjelaskan pemanfaatan KTP untuk memfitnah seseorang).

  Maksud mengucapkan terima kasih berarti mengucapkan kata-kata dari hati yang paling dalam dengan dilandasi dengan ketulusan kepada seseorang, instansi, lembaga atau masyarakat berkat bantuan dalam bentuk apapun juga yang pernah diberikan kepada penulis atau seseorang. Ucapan terima kasih yang diutarakan oleh penulis tersebut berisikan mengenai permasalahan pribadi dan diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak. Ucapan terima kasih itu seperti ( ucapan terima kasih kepada komunitas otomotif dan masyarakat yang telah menghadiri acara yang diselenggarakan oleh panitia club mobil, ucapan terima kasih kepada seorang nasabah karena telah mengembalikan uang akibat salah transfer, ucapan terima kasih kepada salah satu tempat penukaran uang karena telah berbaik hati mengembalikan sisa kelebihan uang kepada seseorang yang melakukan transaksi tersebut, ucapan terima kasih kepada seorang pemuda karena telah membantu membukakan portal di sebuah gang, ucapan terima kasih kepada Mas Riyanto yang telah bertanggung jawab memperbaiki motor dan mengobati korban ketika terjadi senggolan di jalan raya, ucapan terima kasih kepada seseorang, dinas terkait yang telah membantu menyumbangkan pikiran dan strategi demi kemajuan perkoperasian di daerah Bantul, dan terima kasih kepada para pendonor dari latar belakang apapun juga yang dengan sukarela menyumbangkan darah baik dari berbagai golongan darah.

  Maksud mengutarakan kekecewaan berarti seseorang yang mengungkapkan rasa kekecewaannya, keluhannya, ketidak puasannnya terhadap pelayanan publik yang diterimanya. Penulis menceritakan sesuatu yang terjadi pada dirinya di pikiran pembaca agar pihak-pihak tertentu yang merasa memberikan pelayanan publik dan kurang memuaskan pelanggannya supaya mengetahui sehingga dapat merubah dan meningkatkan kinerjanya baik di semua aspek maupun lini. Rasa kekecewaan yang ada dalam pikiran pembaca terdiri dari kekecewaan nasabah, konsumen, pelanggan, peserta dan seseorang. Bentuk ungkapan kekecewaan itu seperti nasabah yang kurang puas terhadap layanan aplikasi yang tidak ada pada sebuah bank, rasa kecewa yang dialami oleh konsumen ketika berbelanja di sebuah toko karena ternyata harga promo yang dituliskan tidak benar, pelanggan telkom yang merasa tertipu mengenai iklan program telepon yang diselenggarakan oleh PT Telkom, perasaan kecewa peserta terhadap panitia CPNS karena kinerja yang dilakukan oleh panitia tidak profesional seperti tempat untuk penyelenggaraan tes kurang nyaman dan pengaturan waktu yang kurang maksimal, perasaan kecewa terhadap layanan salah satu dealer mobil karena terang-terangan menolak untuk menyervice mobil yang dibawa pelanggan.

  Maksud meminta penjelasan berarti meminta, memohon kesediaannya dari berbagai pihak, instansi, lembaga untuk menjelaskan secara rinci kepada seseorang, konsumen, pelanggan terhadap masalah atau persoalan yang dirasakannya. Sebagian besar penulis merasa kurang puas terhadap pelayanan yang diterimanya, untuk itu mereka komplain dan berharap mereka mendapat jawaban atau penjelasan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan karena penjelasan dari berbagai pihak begitu berarti dan bermanfaat bagi penulis maupun masyarakat. Jenis-jenis meminta penjelasan yang ada di pikiran pembaca seperti meminta penjelasan dari seseorang atau pihak-pihak yang mengerti dalam bidang asuransi untuk menjelaskan tentang batas jatuh tempo, meminta penjelasan kepada Polda DIY karena nomor pengaduan yang tertera di media massa tidak dapat dihubungi, meminta penjelasan kepada panitia dan juri dalam persoalan lagu pilihan pada perlombaan paduan suara, meminta penjelasan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi di Wonosari, meminta penjelasan kepolisian tentang kapan akan dilaksanakan program SIM keliling.

  Maksud memberitahukan berarti seseorang secara langsung memberitahukan mengenai kabar atau informasi apapun melalui rubrik pikiran pembaca. Segala jenis pemberitahuan dapat disampaikan melalui rubrik ini baik yang bersifat pribadi ataupun yang berhubungan dengan orang banyak. Jenis pemberitahuan yang ada dalam pikiran pembaca seperti memberitahukan kepada anggota wisataraga UNY bahwa wisataraga untuk hari yang telah ditentukan dibatalkan sebab cuaca yang kurang mendukung, maksud memberitahukan juga dapat untuk menyebarkan informasi tentang donor darah yang dilakukan oleh salah satu instansi tertentu, maksud memberitahukan dapat dipakai untuk menjelaskan kapan pelaksanaan lomba matematika diselenggarakan, maksud memberitahukan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk menginformasikan keadaan daerah tertentu mengenai kemajuan apa saja yang telah diraih, maksud memberitahukan juga untuk menjelaskan mengenai instansi tertentu yang tidak menjalin kerja sama dengan instansi lain.

  Maksud mengemukakan pendapat berarti mengungkapkan pendapat secara pribadi dalam bentuk tulisan yang ditujukan kepada perseorangan, instansi dan lembaga. Pendapat dapat berupa masukan, mencermati sesuatu masalah yang ada dan sebagainya. Baik penulis atau seseorang yang menjelaskan pendapatnya tersebut biasanya mengetahui pokok permasalahan yang dihadapinya. Pada pikiran pembaca ini misalnya seseorang yang mengemukakan pendapatnya mengenai kenaikan harga sembako yang terus melonjak seiring kenaikan gaji PNS, memberikan pendapat terhadap persolan sistem manajemen lalu lintas yang telah dirubah dari sistem dua arah menjadi sistem salah arah, mengemukakan pendapat mengenai persoalan referendum.

  Maksud meminta pertanggungjawaban berarti memohon kepada seseorang, instansi terkait atau lembaga untuk bertanggung jawab atas perbuatan, pelilaku yang pernah dilakukan sehingga merugikan pihak lain. Meminta pertanggung jawaban dapat berujud memperbaiki seperti sedia kala, mengobati yang luka dan meminta mengembalikan surat penting. Pada pikiran pembaca ini maksud meminta pertanggung jawaban lebih banyak diutarakan oleh seseorang (korban) seperti seorang pengendara yang menuntut pertanggung jawaban pengendara lain karena sudah mencelakainya dengan cara kendaraan pelaku yang berhenti mendadak di depan korban sehingga terjadi kecelakaan yang menyebabkan motor rusak parah dan dua korban luka-luka. Kejadian yang sama juga dialami oleh pengendara yang terserempet pengendara lain di jalan raya sampai korban harus memeriksakan diri ke rumah sakit dan pihak pelaku tidak bertanggung jawab namun mengambil memilih ngebut dan kabur. Meminta pertangung jawaban juga diungkapkan oleh seorang wanita kepada aparat polisi karena telah membawa STNK yang selama ini dibawa dan memohon supaya cepat dikembalikan.

  Maksud mengajak berarti seseorang yang mempunyai niat baik untuk mengajak bergabung bersama atau menyuruh agar orang lain agar mengikuti jalan pikirannya demi tujuan yang hendak dicapai. Maksud mengajak pada pikiran pembaca ini lebih bersifat sosial ada yang jenisnya mengajak masyarakat dan ada yang mengajaknya pribadi atau perseorangan. Ajakan yang bercondong ke masyarakat seperti mengajak masyarakat yang berada di kawasan Magelang untuk bersama-sama menjaga, merawat dan melindungi kawasan cagar budaya (heritage) yaitu bangunan-bangunan kuno dan peninggalan-peninggalan zaman dulu agar tetap terjaga keasliannya. Maksud mengajak juga berlaku dalam bidang kesehatan semisal mengajak para kawula muda untuk mengikuti diklat dan bergabung ke dalam organisasi yang bergerak dalam hal kemanusiaan seperti KSR PMI. Tugas utama organisasi ini adalah menjalankan misi kemanusiaan serta menyosialisasikan nilai-nilai kemanusiaan kepada masyarakat luas. Maksud mengajak juga masuk ke dalam bidang pendidikan seperti seseorang yang mengajak para siswa untuk belajar yang giat, apalagi yang duduk di kelas akhir, giat belajar melaksanakan cara belajar yang benar dengan berbekal hati yang mantap, bertaqwa, dan tidak lupa disiplin yang tepat, kurangilah sikap hura-hura, langkah ini demi kesuksesan hari ke depan anda. Maksud mengajak yang bersifat pribadi seperti seseorang yang mengajak lawan jenis untuk berkenalan dan menjalin hubungan ke jenjang serius sesuai dengan kriteria yang dituliskan oleh penulis di pikiran pembaca.

  Maksud mengklarifikasi berarti meluruskan masalah atau menjelaskan hal- hal, persoalan-persoalan yang pernah timbul sehingga seseorang tidak bimbang dan bingung. Maksud mengklarifikasi seperti seseorang yang mengoreksi kata- kata yang ada di media massa dengan cara menghilangkan supaya pembaca tidak bingung, mengklarifikasi juga di pakai sebagai sarana untuk mencabut pernyataan yang pernah dituliskan di media massa karena pernyataan tersebut tidak benar adanya dan merugikan pihak lain seperti pada kasus klaim asuransi Bumi Putera 1912.

  Maksud bertanya berarti menanyakan sesuatu hal kepada orang lain, pihak-pihak tertentu karena belum puas terhadap terhadap apa yang pernah di dengar atau tidak sesuai dengan buktinya. Maksud bertanya seperti menanyakan kinerja salah satu rumah sakit daerah yang tingkat kinerjanya tidak sesuai dengan rumah sakit lain dalam melayani pasien kritis, maksud bertanya yang dilakukan oleh pihak penjual tanah kepada instansi yang mengurusi tanah karena dalam prosesnya tidak selesai-selesai, maksud bertanya juga untuk menanyakan kepastian kapan penyelesaian masalah STNK di Kapolres Klaten di adakan.

  Maksud menyelesaikan masalah berarti niat seseorang, pihak terkait dalam menyelesaikan masalah, kasus, persoalan yang pernah terjadi dengan orang lain baik pengguna jasa dan konsumen. Cara yang di tempuh dalam menyelesaikan masalah juga begitu beragam seperti meminta maaf, menarik ucapan, mengganti kerugian dan sebagainya. Pada pikiran pembaca ini maksud menyelesaikan masalah terlihat seperti pihak penyedia jasa leasing yang meminta maaf kepada pengguna jasanya karena telah mengenai denda padahal itu tidak benar, lalu dari salah satu pihak pemilik dealer motor juga menjelaskan dan meminta maaf atas peristiwa tersebut. Maksud menyelesaikan masalah juga ditempuh oleh manager salah satu super market kepada konsumen dengan cara menjelaskan dengan detail tentang penulisan harga promo yang tidak sesuai aslinya selain itu pihaknya juga meminta maaf karena sikap salah seorang pelayannya terkesan acuh tak acuh ketika memberikan keterangan.

  Maksud menceritakan berarti mengungkapkan kisah atau pengalamannya pribadi kepada orang lain (audiens) sesuai yang penulis alami. Dalam hal ini penulis bermaksud membagi pengalaman tentang berkendara dan pengalaman dalam hal perpanjangan surat ijin mengemudi. Pada pengalaman berkendara penulis menceritakan mengenai kisahnya yang begitu mengesankan di kawasan Jalan Panembahan Kidul yaitu seorang bapak setengah baya dengan lambaian tangan minta supaya kami berhenti begitu kaca dibuka dengan tegur sapa sangat santun dan bersahabat berucap: “Nak tolong ya, pelan-pelan disini banyak anak- anak” dan setelah saya minta maaf masih disambut ungkapan simpatik: “Monggo selamat jalan”. Pengalaman menakjubkan juga dialami oleh seorang laki-laki yang berumur 70 tahun saat mengurus perpanjangan SIM karena pelayanan yang ada di Poltabes Kota Yogya begitu cepat dan memuaskan, mulai dari diberitahu mengenai cara dan urutan pengurusannya, pemeriksaan kesehatan, mengisi blangko, menunggu giliran di foto dan sungguh tidak lama, hanya sekitar lima menit saya dipanggil lagi untuk cap ibu jari tangan kiri dan kanan, adegan berikutnya saya di foto. Hanya menunggu sekitar 16 menit, saya dipanggil lagi untuk menerima SIM A baru berlaku hingga tahun 2012.

  Maksud mengkonfirmasi berarti pembenaran, penegasan, pengesahan terhadap masalah yang ada. Pada maksud mengkonfirmasi di pikiran pembaca telah terjadi kesalah pahaman soal pengukuran luas tanah dari pihak penjual menuliskan 1.020 m2 namun setelah sertifikat jadi luas tanah menjadi 1.334 m2 padahal yang benar 1.020 m2, kalau misalkan sertifikat tersebut sah berarti penjual kehilangan 314 m2 dan pengurusan tanah yang di tangani oleh BPN juga belum selesai.

  Maksud meminta maaf berarti seseorang yang dengan ketulusan hati meminta maaf kepada orang lain atau pihak yang dirugikan karena telah membuat kesalahan baik secara sengaja atau tidak sengaja. Pada pikiran pembaca ini maksud meminta maaf diungkapkan oleh seseorang kepada teman, kerabat dan berbagai pihak karena banyak dari mereka yang tertipu oleh ulah si penemu HP miliknya yang hilang dengan cara mengirimkan transfer pulsa dengan jumlah rupiah yang penemu kehendaki.

  Maksud memberikan bantuan berarti memberikan sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan dengan dilandasi keikhlasan hati sehingga dapat meringankan segala bebannya, bantuan dapat berupa tenaga, pikiran dan material. Pada pikiran pembaca ini bantuan yang diberikan berujud pada pemikiran seseorang yang berada di dinas perindustrian perdagangan dan koperasi dalam hal membimbing bagi perkembangan koperasi yang sedang dirintis oleh seseorang maupun kelompok di suatu tempat.

  Maksud memohon perhatian berarti meminta dengan sangat kepada pihak yang berkompeten dalam bidangnya supaya lebih aktif dan peduli untuk mengatasi atau memperbaiki sistem yang ada. Maksud memohon perhatian yang ada di pikiran pembaca sebenarnya meminta agar pemerintah Kota Yogya baik dinas pariwisatanya maupun dinas pengelola Terminal Giwangan supaya membina dan memperingatkan para pekerja di Terminal Giwangan Yogyakarta, agar menjaga tata krama, sopan santun, khususnya kepada para tamu maupun para wisatawan yang datang.

  Maksud memberikan usul berarti memberikan pendapat yang berupa usulan terhadap apa yang diketahuinya supaya bermanfaat bagi masyarakat.

  Maksud memberikan usul di sini yaitu berupa usulan mengenai singkatan seperti mengganti singkatan karena banyak singkatan yang sama namun memiliki arti yang berbeda. Misalnya PBB: Pajak Bumi dan Bangunan diubah Pajak Tanah dan Bangunan (PTB) agar tidak rancu Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB); KKN: Kuliah Kerja Nyata diubah Kuliah Kerja Lapangan (KKL) agar tidak rancu Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN); BPD: Badan Permusyawaratan Desa diubah Lembaga Permusyawaratan Desa (LPD) agar tidak rancu dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

  Maksud meminta dukungan berarti meminta dengan harapan akan di dukung oleh siapa saja segala kegiatan atau acara yang akan dilaksanakannya demi tercapainya suatu keinginan. Maksud meminta dukungan dalam pikiran pembaca ini seperti meminta dukungan ke semua pihak tentang dinas olahraga, khususnya kepada Pemprop DIY, DPRD Propinsi DIY dan KONI DIY agar segera terbentuk dinas olahraga yang berada di Yogyakarta.

  Maksud menyelenggarakan berarti seseorang yang memiliki niat atau kemauan serius untuk menyelenggarakan acara yang telah direncanakan beberapa lama. Maksud menyelenggarakan yang ada dalam pikiran pembaca ini merupakan ide atau kemauan seseorang untuk mengadakan seminar sains yang bermanfaat untuk pelajar dan masyarakat dalam pengembangan dunia sains.

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan

  Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, dapat dikemukakan kesimpulan sebagai berikut. Pertama, wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007 mengandung informasi yang beraneka ragam.

  Pada bab ini diuraikan aneka jenis informasi yang terkandung dalam wacana Pikiran Pembaca pada Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat edisi November 2007. Informasi yang telah diklasifikasikan meliputi informasi syawalan, informasi kehilangan, informasi penemuan, informasi kecelakaan, informasi reuni, informasi komunitas, informasi keberadaan, informasi lomba, informasi kerusakan, informasi orang sakit, informasi belanja, informasi perpanjangan, informasi pengalaman berkendara, informasi barang terjatuh, informasi donor darah, informasi parkir, informasi penilangan, informasi seminar, informasi pengobatan gratis, informasi software, informasi kondisi, informasi penjualan tanah, informasi perhitungan pulsa, informasi penitipan, informasi alamat, informasi mendapat SMS, informasi jembatan Srandakan perlu pos pengamanan, informasi perpajakan, informasi anggota asuransi bumiputera, informasi pengurusan status kepemilikan hak atas tanah, informasi kenaikan harga sembako, informasi membeli flashdisk, informasi salah transfer, informasi kekeliruan nomor pengaduan, informasi gambar spanduk yang kurang tepat, informasi siklus penanggalan, informasi pembangunan masjid, informasi umpatan, informasi desain tanggal kedaluarsa, informasi ralat artikel opini, informasi iklan pemasangan telepon, informasi wisatara UNY batal, informasi mobil yang mengalami musibah, informasi singkatan, informasi penggantian

  

flashdisk , informasi puasa, informasi heritage di Magelang, informasi sertifikat

  tanah telah selesai di proses, informasi permasalahan pertanahan, informasi asuransi, informasi win-win solution, informasi kasus salah transfer selesai, informasi kasus innovation store, kasus penukaran uang, informasi tentang wajib pajak, informasi penyelesaian masalah di Indogrosir, informasi penyelesaian masalah di Karita Muslim Square, informasi mencabut pernyataan, informasi pembuatan kartu kuning, informasi sikap arogan Thunder 125, informasi hujan dua jam, informasi pelatihan, informasi mengenai upah minimum propinsi, informasi diklat & recruitment KSR PMI, informasi kasus Innovation Store, informasi service mobil Honda, informasi kisah pensiunan PNS, informasi pemilu tanpa foto, informasi KTP dipinjam tidak kembali, informasi pembuatan mural, informasi perizinan dipersulit, informasi hal unik saat pertandingan sepakbola, informasi perubahan manajemen lalu lintas, informasi pemanfaatan KTP, informasi keadaan musala, informasi jatuh tempo pembayaran premi, informasi festival dagelan mataram, informasi berita dari bumi “sang bumi ruwai jurai”, informasi rakerda LKD, informasi LSM Komptras, informasi mendambakan wanita, informasi kasus pengukuran tanah, informasi permohonan aplikasi, informasi dinas olahraga di DIY, informasi kasus pidana, informasi referendum, informasi mengenai ujian nasional, informasi tidak melakukan kerja sama, informasi peraturan pendirian bangunan.

  Kedua, wacana wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007 mengandung maksud yang beraneka ragam. Maksud dari wacana tersebut meliputi mengundang, memohon bantuan, memberikan tanggapan, memberikan saran, permohonan diambil, memberikan imbauan, mengucapkan terima kasih, mengutarakan kekecewaan, meminta penjelasan, memberitahukan, mengemukakan pendapat, menanyakan, meminta pertanggungjawaban, mengajak, mengklarifikasi, menyelesaikan masalah, menceritakan, mengkonfirmasi, meminta maaf, memberi bantuan, memberikan usul, meminta dukungan, menyelenggarakan.

4.2 Saran

  Penelitian terhadap analisis wacana pikiran pembaca dalam surat kabar harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007 ini merupakan penelitian yang belum tuntas. Dalam penelitian ini baru diketemukan 124 (seratus dua puluh empat) jenis informasi dan 24 (dua puluh empat) jenis maksud. Hal ini berarti masih dimungkinkan adanya jenis informasi dan maksud lain yang belum ditemukan dalam penelitian ini. Hal-hal yang belum dibicarakan dalam penelitian ini adalah persoalan tentang bentuk pengungkapan, tindak tutur dan maksim. Oleh karena itu, perlu diadakan penelitian lebih lanjut agar kajian terhadap analisis wacana pikiran pembaca semakin lengkap dan mendalam.

  

DAFTAR PUSTAKA

Alwasilah, Chaedar. 1989. Sosiologi Bahasa. Bandung: Angkasa.

  Baryadi, LP. 1989. “Salam Pembuka Komunikasi dalam Wacana Langsung: Suatu Tinjauan Pragmatis”. dalam Linguistik Indonesia.Thn.7 No.14.

  Des:1-4. Chaer, Abdul. 1990. Pengantar Semantik Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta. Deese Via Tarigan. 1987. Pengajaran Bahasa. Bandung: Angkasa. Effendi, Onong Uchjana. 1985. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: Remadja Karya.

  Effendi, Onong Uchjana. 1989. Kamus Komunikasi. Bandung: Bandar Maju. Harjana, Andre. 1995. “Penalaran Berbahasa dalam Penalaran Perspektif Komunikasi” Basis . Oktober 1995-XLIV-No.10.

  Hutabarat, Saur. & Pudjomartono, Susanto. 1995. Menukik ke dalam Artikel

  Opini . dalam Ashadi Siregar & I Made Suarjana (eds). 1995. Bagaimana Mempertimbangkan Artikel Opini Untuk Media Massa . Jakarta: Penerbit

  Kanisius 30-42. Junaedhie, Kurniawan. 1991. Ensiklopedia Pers Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

  Kaswanti Purwo, Bambang. 1990. Pragmatik dan Pengajaran Bahasa: Menyibak Kurikulum 1984 . Yogyakarta: Kanisius. Koeswara, F.X, JB Margantoro & Ronnie S. Viko. 1994. Di Balik Tugas Kuli Tinta . Surakarta: Sebelas Maret University Press. Kridalaksana Via Tarigan. 1987. Pengajaran Wacana. Bandung: Angkasa. Leech, Geoffrey. 1993. Prinsip-prinsip Pragmatik oleh Dr. M.D.D. Oka. Jakarta: UI- Press. Mahsun. 2005. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode dan Tekniknya . Jakarta: Raja Grafindo Persada. Mulyana. 2005. Kajian Wacana Teori, Metode & Aplikasi Prinsip-prinsip Analisis Wacana . Yogyakarta: Tiara Wacana.

  Nababan, P.W.J. 1987. Ilmu Pragmatik: Teori dan Penerapannya. Jakarta: Depdikbud. Parker, Frank. 1986. Linguistics for Non-Linguistics. London: Toylor & Francis, Ltd. Rachmadie, Tony S. 1985. Kamus Istilah Jurnalistik. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departeman Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta. Sudaryanto. 1988. Metode Linguistik Bagian Kedua: Metode dan Teknik Pengumpulan Data . Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Sudaryanto. 1993. Metode dan Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Wahana

  Kebudayaan Secara Linguistik . Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

  Tarigan, Henry Guntur. 1987. Pengajaran Wacana. Bandung: Angkasa. Untari, Theophilla Sigit. 1998. Analisis Wacana Surat Pembaca yang Berisi Keluhan dalam surat kabar harian Kompas: Suatu Tinjauan Pragmatik .

  Yogyakarta: Mahasiswa PBSID USD. Verhaar. J.W.M. 1993. Pengantar Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

  Wijana, I. Dewa Putu. 1996. Dasar-dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi Offset. Sumber Data: Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat edisi bulan November 2007.

  

RIWAYAT HIDUP

Riawan lahir di Sleman pada tanggal 4 Februari 1984.

  Ia adalah anak ketiga dari pasangan Ignatius Suparmo dan Catharina Sujarwati.

  Pendidikan Sekolah Dasar (SD) diselesaikan pada tahun 1996 di SD N Jambon I. Pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) diselesaikan pada tahun 1999 di SLTP N 2 Gamping. Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diselesaikan pada tahun 2002 di SMK YPKK I Sleman. Pada tahun 2003 ia melanjutkan pendidikan ke Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, yaitu di Fakultas Sastra, Program Studi Sastra Indonesia dan lulus pada tahun 2009. Ia menulis skripsi yang berjudul Informasi dan Maksud

  

dalam Wacana Pikiran Pembaca pada Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat

edisi bulan November 2007.

Dokumen baru

Download (371 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

preferensi pembaca terhadap rubrik surat kabar jawa pos studi pada pembaca jawa
0
10
2
preferensi pembaca terhadap rubrik surat kabar jawa pos studi pada pembaca jawa
0
7
2
preferensi pembaca terhadap rubrik surat kabar jawa pos studi pada pembaca jawa
0
9
2
preferensi pembaca terhadap rubrik surat kabar jawa pos studi pada pembaca jawa
0
7
2
preferensi pembaca terhadap rubrik surat kabar jawa pos studi pada pembaca jawa
0
6
2
preferensi pembaca terhadap rubrik surat kabar jawa pos studi pada pembaca jawa
0
14
2
Pemakaian konjungsi pada kolom tajuk surat kabar Harian Jogja edisi November 2015.
1
1
133
Penggunaan preposisi pada berita utama dalam surat kabar Harian Jogja edisi November 2015.
1
2
118
Implikatur wacana semarangan pada surat kabar harian Suara Merdeka edisi Januari--Maret 2014.
0
0
146
Idiom dalam surat kabar Sumatera Ekspres bulan November dan Desember 2014.
1
2
152
Analisis ketepatan diksi pada kolom 'Analisis' surat kabar harian Kedaulatan Rakyat Edisi Maret 2014.
0
1
76
Pola pengembangan paragraf dan unsur-unsur paragraf dalam tajuk rencana surat kabar harian Kompas edisi November 2011.
1
9
158
Analisis ketepatan diksi pada kolom 'Analisis' surat kabar harian Kedaulatan Rakyat Edisi Maret 2014
0
0
74
Kohesi dan koherensi antarparagraf dalam wacana opini surat kabar Kompas edisi nasional bulan April 2005 - USD Repository
0
0
85
Kesalahan ejaan pada berita utama surat kabar harian Kedaulatan Rakyat Juli-September 2008 - USD Repository
0
0
147
Show more