Deskripsi kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta tahun pelajaran 2008/2009 dan implikasinya terhadap usulan topik bimbingan belajar - USD Repository

Gratis

0
0
100
1 year ago
Preview
Full text

  

DESKRIPSI KEBIASAAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP BOPKRI 3

YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 DAN IMPLIKASINYA

TERHADAP USULAN TOPIK BIMBINGAN BELAJAR

  

Skripsi

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Program Studi Bimbingan dan Konseling

  

Oleh:

Priska Nawang Retna Wulandari

NIM : 041114007

PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

  

JURUSAN ILMU PENDIDIKAN

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

  

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

MOTTO: ™ Untuk segala sesuatu ada masanya............. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktu-Nya..............

  (Pengkhotbah 3: 1. 11) ™ ................. Hari ini disebut the present (hadiah). Hadiah yang diberikan Tuhan ke kita. Cara terbaik berterima kasih atas hadiah ini adalah mengisinya dengan hal- hal bermakna, sekaligus bersyukur terhadap apapun yang terjadi sekarang.

  (Gede Prama) PERSEMBAHAN:

  Bapak YM. Soeprantoko dan Ibu Lucia Katarina Kadarilah tercinta Kedua adikku (Pius Novrin A dan Alexander Pandu F) tercinta Bulik JF. Kadarini tercinta

  

ABSTRAK

DESKRIPSI KEBIASAAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP BOPKRI 3

YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 DAN IMPLIKASINYA

TERHADAP USULAN TOPIK BIMBINGAN BELAJAR

  

Priska Nawang Retna Wulandari

Universitas Sanata Dharma

2009

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kebiasaan belajar

siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009. Masalah

pertama yang diteliti adalah “Bagaimanakah kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP

BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009?”. Masalah yang kedua adalah

“Topik bimbingan belajar apa sajakah yang tepat untuk mengembangkan kebiasaan

belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009?”.

  Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif

dengan metode survei. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3

Yogyakarta yang berjumlah 106 siswa. Alat pengumpul data yang digunakan adalah

kuesioner kebiasaan belajar siswa. Kuesioner tersebut terdiri dari pernyataan-pernyataan

tentang kebiasaan belajar antara lain belajar secara teratur, membaca dan membuat

catatan, mengulangi mempelajari bahan pelajaran, konsentrasi, dan mengerjakan tugas.

Jumlah seluruh item yang digunakan sebanyak 50 butir item. Teknik analisis data yang

digunakan adalah cara kategorisasi berdasar model distribusi normal dengan kategorisasi

jenjang.

  Hasil penelitian menunjukkan deskripsi kebiasaan belajar siswa kelas VIII

SMP BOPKRI 3 Yogyakarta sebagai berikut: (1) 5 siswa memiliki kebiasaan belajar

sangat baik, (2) 31 siswa memiliki kebiasaan belajar baik, (3) 65 siswa memiliki

kebiasaan belajar cukup baik, (4) 5 siswa memiliki kebiasaan belajar kurang baik, dan (5)

tidak ada siswa yang memiliki kebiasaan belajar sangat kurang baik. Topik bimbingan

belajar untuk mengembangkan kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3

  

Yogyakarta tahun pelaran 2008/2009 adalah prioritas kegiatan, pengaturan waktu, belajar

dalam kelompok, belajar mandiri, dan konsentrasi.

  

ABSTRACT

THE DESCRIPTION OF STUDY HABIT OF STUDENTS IN EIGHTH CLASS

BOPKRI 3 JUNIOR HIGH SCHOOL YOGYAKARTA IN ACADEMIC YEAR

2008/2009 AND THE IMPLICATION FOR SUGGESTIONS OF STUDY HABIT

TOPICS

  

Priska Nawang Retna Wulandari

Sanata Dharma University

2009

This research is held to get a description about study habit of student in eighth

class BOPKRI 3 Junior High School Yogyakarta in academic year 2008/2009. The first

problem is “How are their study habit?”. The second problem is “what happen are topics

to develop their study habit? The kind of research which uses in this is descriptive research with survey

method. The subject of research is all of student in eighth class BOPKRI 3 Junior High

School Yogyakarta in academic year 2008/2009, they are 106 students. The equipment

which is used to collect the data is questioner of student study habit. The questioner

consists of some statement about study habit for example routine studying, reading and

making notes, repeating material study, consentrating and doing tasks. The item which

uses are 50 items. The technique of analyzing data is categoritating based on normal

distributive model with step categorization.

  The research’s result shows the description of student study habit is: (1) 5

student have very good study habit, (2) 31 student have good study habit, (3) 65 student

have enough study habit, (4) 5 student have bad study habit, (5) no student have very bad

study habit. The study habit topics to develop eight student at BOPKRI 3 Junior High

School Yogyakarta in academic year 2008/2009 are giving priority for activities,

magging the time, studying in group, studying byself, and consentrating.

KATA PENGANTAR

  

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kasih atas berkat karunia dan bimbingan-

Nya yang melimpah, skripsi ini dapat terselesaikan. Skripsi ini disusun sebagai tugas akhir yang menjadi syarat kelulusan untuk memperoleh gelar sarjana.

  

Penulisan skripsi ini dapat berjalan dengan lancar karena dukungan dan bantuan

dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, dengan tulus hati, diucapkan terima kasih kepada:

  

1. Dr. M. M. Sri Hastuti, M.Si selaku Ketua Program Studi Bimbingan dan

Konseling Universitas Sanata Dharma.

  

2. Dra. M. J. Retno Priyani, M.Si selaku Dosen Pembimbing yang telah

mendampingi, membimbing, memberikan banyak kritik dan saran dengan sabar

selama pembuatan skripsi.

  3. Drs. Y. B. Adimassana M.A selaku Dosen Pembimbing Akademik angkatan 2004

kelas A yang telah mendorong dan memberikan semangat dari awal kuliah sampai

penyelesaian skripsi.

  4. Paryadi, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMP BOPKRI 3 Yogyakarta yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan penelitian.

  

5. Dra. Tri Nurjayanti selaku koordinator BK SMP BOPKRI 3 Yogyakarta dan

Catur Suryo Nugroho, S.Psi selaku staf BK SMP BOPKRI 3 Yogyakarta yang

telah memberikan bantuan dan mendampingi dalam pelaksanaan pengumpulan

data.

  

6. Siswa-siswi kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009

yang telah bersedia untuk mengisi kuesioner.

  

7. Orang tua (Bapak dan Ibu Y. M. Soeprantoko) serta adik- adik (Novrin dan Alex)

tercinta yang sudah memberikan dukungan materi, doa dan semangat dalam penyelesaian skripsi. Keluarga Emak Dasai yang selalu mendoakan.

  

8. Suster Elizabeth, Fch atas selalu mendukung dan mendoakan penulis dalam

menyelesaikan skripsi.

  

9. Bulik JF. Kadarini yang telah memberikan perhatian, dukungan, dan semangat

dalam penyelesaikan skripsi.

  

10. Aca, Ocha, Sr Lina yang telah mendukung dan menguatkan untuk melewati

kesulitan. Teman-teman BK kelas A dan B angkatan 2004 (Anting, Ardi, Sigit, Kristiadi, Sepri, Sr Yus, Sr Eva, Rm Agus, Pikal, Pim-pom, Yasinta, Lia, Dita, Leni, Irna, Tian, Mbak Ratna, Hana, Maria) yang telah memberikan keceriaan, kerjasama, persaudaraan, dukungan selama kuliah di BK sampai penyelesaian skripsi ini. Mas Martin dan keluarga yang telah mengingatkan dan memberi semangat untuk menyelesaikan skripsi ini.

  

11. Reya, Widhi, Jalu, Dewi yang memberikan keceriaan dan memberikan dukungan

untuk selalu bersemangat dalam menghadapi kesulitan. Pak Ari dan Pak Alif yang memberi dukungan dan memberikan ijin saat bimbingan skripsi. Rekan kerja di Promosi Andi Offset yang telah memberikan dukungan untuk menyelesaikan skripsi ini.

  12. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu atas segala dukungan, perhatian, dan bantuan baik langsung maupun tidak langsung, terutama dalam penulisan skripsi ini.

  Akhirnya, penulis berharap semoga karya ini dapat bermanfaat bagi pembaca khususnya yang berminat dalam bimbingan dan konseling.

  Penulis

  

DAFTAR ISI

Halaman HALAMAN JUDUL .................................................................................. i

  HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ........................................ ii HALAMAN PENGESAHAN .................................................................... iii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN ........................................ iv HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ............................... v ABSTRAK .................................................................................................. vi ABSTRACT .................................................................................................. viii KATA PENGANTAR ................................................................................ ix DAFTAR ISI .............................................................................................. xii DAFTAR TABEL ...................................................................................... xv DAFTAR LAMPIRAN .............................................................................. xvi

  BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang ..........................................................................

  1 B. Rumusan Masalah .....................................................................

  3 C. Tujuan Penelitian .......................................................................

  4 D. Manfaat Penelitian .....................................................................

  4 E. Batasan Istilah ............................................................................

  5

  BAB II. KAJIAN PUSTAKA A. Kebiasaan Belajar ......................................................................

  6 B. Pembentukkan Kebiasaan ..........................................................

  9 1. Pembentukan Kebiasaan menurut Teori Thorndike ..........

  11 a. Law of Effect .................................................................

  12

b. Law of Exercise ............................................................

  13 2. Pembentukan Kebiasaan menurut Teori Covey ................

  14 C. Macam-macam Kebiasaan Belajar .............................................

  15

  1. Belajar secara teratur ................................................... 16 2. Membaca dan Membuat Catatan ....................................

  17 3. Konsentrasi ....................................................................

  18

  4. Mengerjakan Tugas ....................................................... 19 5. Mengulangi Mempelajari Bahan Pelajaran ....................

  20 D. Bimbingan Belajar .....................................................................

  21

  1. Pengertian Bimbingan Belajar ....................................... 21

  2. Tujuan Bimbingan Belajar ............................................. 22

  3. Pelaksanaan Bimbingan Belajar ..................................... 22

  4. Fungsi Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling .............. 24

  E. Peranan Guru Pembimbing dalam Mengembangkan Kebiasaan Belajar Siswa ..............................................................................

  25 BAB III. METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian ...........................................................................

  28 B. Subjek Penelitian ........................................................................

  28

  

C. Instrumen Penelitian ..................................................................

  29

  1. Alat Pengumpulan Data .................................................... 29 2. Uji Coba Alat Penelitian ...................................................

  31 3. Validitas dan Reliabilitas ..................................................

  32

  a. Validitas ...................................................................... 32

  b. Reliabilitas .................................................................. 35

D. Tahap Pengumpulan Data .........................................................

  37 1. Persiapan ...........................................................................

  37 2. Pelaksanaan .......................................................................

  37 E. Analisis Data..............................................................................

  38 Bab IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ..........................................................................

  43 B. Pembahasan ................................................................................

  46 BAB V. USULAN TOPIK BIMBINGAN UNTUK MENGEMBANGKAN KEBIASAAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP BOPKRI 3 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 .............................................

  51 BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ................................................................................

  62 B. Saran .........................................................................................

  63 C. Keterbatasan ............................................................................

  64 DAFTAR PUSTAKA .................................................................................

  65

  DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1. Rincian Populasi Subjek ........................................................

  29 Tabel 2. Komposisi Kuesioner Kebiasaan Belajar ...............................

  31 Tabel 3. Komposisi Kuesioner Kebiasaan Belajar setelah Uji coba yang digunakan dalam penelitian ...........................................

  35 Tabel 4. Daftar Indeks Kualifikasi Reliabilitas ....................................

  36 Tabel 5. Rumus Norma Kategorisasi Jenjang ......................................

  39 Tabel 6. Norma Kategorisasi untuk Mengelompokkan Skor Kebiasaan Belajar Siswa Kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009 ................................................ 40 Tabel 7. Norma Kategorisasi untuk Mengelompokkan Skor Item Kebiasaan Belajar sebagai Dasar dalam Penyusunan Topik-topik Bimbingan Belajar ............................................

  42 Tabel 8. Kategorisasi Kebiasaan Belajar Siswa Kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009 ....

  44 Tabel 9. Kategorisasi Item Kebiasaan Belajar sebagai Dasar Penyusunan Topik-topik Bimbingan Belajar .......................

  45 Tabel 10. Item yang Digunakan sebgai Dasar Penyusunan Topik Bimbingan Belajar ............................................................... 51 Tabel 11. Usulan Topik Bimbingan Untuk Mengembangkan Kebiasaan Belajar Siswa Kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009 ................................

  59

  

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman Lampiran 1 : Validitas ......................................................................

  68 Lampiran 2 : Reliabilitas ..................................................................

  70 Lampiran 3 : Hasil Analisis Data Penelitian .....................................

  71 Lampiran 4 : Kuesioner Kebiasaan Belajar uji coba ........................

  75 Lampiran 5 : Kuesioner Kebiasaan Belajar Penelitian …….............

  79 Lampiran 6 : Surat Permohonan Ijin Penelitian ................................

  82

BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini, memuat beberapa hal yang berkaitan dengan pendahuluan,

  antara lain latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan batasan istilah.

A. Latar Belakang Masalah

  Belajar bertujuan supaya siswa mendapatkan pengetahuan, sikap, kecakapan dan keterampilan. Untuk mencapai tujuan belajar, siswa diharapkan belajar dengan perilaku belajar yang tepat. Perilaku belajar yang dilakukan secara teratur dan berulang-ulang menjadi kebiasaan dalam belajar siswa.

  Kebiasaan belajar merupakan pola belajar yang ada dalam diri siswa yang bersifat teratur dan otomatis. Kebiasaan bukanlah bawaan lahir, melainkan dapat dibentuk oleh siswa melalui proses yang diulang-ulang (Gie, 1995). Proses pembentukan kebiasaan dalam belajar dapat membuat siswa sudah memiliki kebiasaan dalam belajar yang baik atau belum memiliki kebiasaan dalam belajar yang baik.

  Kebiasaan belajar mempunyai peranan yang besar dalam perolehan prestasi belajar (Gie, 1995). Siswa yang memiliki kebiasaan belajar baik akan memperoleh prestasi belajar optimal. Sebaliknya, siswa yang belum optimal. Kebiasaan dalam belajar pada siswa, antara lain tampak melalui cara belajar secara teratur, cara membaca dan cara membuat catatan, cara mengulangi bahan pelajaran, cara berkonsentrasi, dan cara mengerjakan tugas (Slameto, 1988).

  Siswa belajar baik di sekolah maupun di rumah. Di sekolah, siswa belajar secara teratur berdasarkan jadwal belajar yang ditentukan oleh sekolah. Di rumah, belum tentu siswa mampu untuk belajar secara teratur. Siswa dapat terbantu dalam mengatur waktu dengan memiliki jadwal belajar yang dibuat sendiri dan dilaksanakan dengan fleksibel. Pengaturan waktu bertujuan agar siswa dapat belajar dengan baik sehingga dapat mengurangi kebiasaan menunda-nunda untuk belajar atau malas belajar.

  Siswa belajar dengan baik apabila mampu untuk konsentrasi terhadap bahan pelajaran yang sedang dipelajari. Konsentrasi membantu

siswa agar mengesampingkan hal-hal yang mengganggu pikiran dan

hal-hal yang tidak berhubungan dengan bahan pelajaran yang dipelajari.

  Siswa mampu memahami bahan pelajaran dan memperkuat daya ingat dalam jangka waktu yang lama dengan membaca, mengulangi bahan pelajaran, membuat catatan, dan mengerjakan tugas sehingga lebih mudah dalam mempersiapkan diri untuk ulangan/ujian akhir.

  Berdasarkan wawaancara penulis dengan guru bimbingan konseling di SMP BOPKRI 3 Yogyakarta, siswa SMP kelas VIII sudah memiliki kebiasaan dalam belajar sendiri. Namun, belum tentu kebiasaan

  

pembimbing dalam bimbingan belajar. Bimbingan belajar bertujuan

membantu siswa mengatasi masalah-masalah seputar kegiatan akademik.

  Guru pembimbing perlu mengetahui kebiasaan siswa dalam belajar

supaya siswa yang sudah memiliki kebiasaan belajar baik dibimbing untuk

mengembangkannya sehingga prestasi belajar lebih baik lagi melalui

bimbingan belajar di kelas. Bantuan yang diberikan oleh guru pembimbing

mesti tepat sasaran, sehingga perlu dibuat topik bimbingan sebelum

melaksanakan bimbingan di dalam kelas.

  Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran kebiasaan

belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta tahun ajaran

2008/2009 dan implikasinya terhadap usulan topik bimbingan belajar.

Hasil penelitian ini dapat menjadi informasi bagi guru pembimbing untuk

mengembangkan kebiasaan belajar siswa.

B. Rumusan Masalah

  Masalah penelitian ini dirumuskan sebagai berikut:

  

1. Bagaimanakah kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3

Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009?

  

2. Topik bimbingan belajar apa saja yang sesuai untuk mengembangkan

kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009?

  C. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan: 1. Mengetahui kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009.

  2. Menyusun usulan topik bimbingan belajar yang sesuai untuk mengembangkan kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009.

  D. Manfaat Penelitian

  1. Bagi Guru Pembimbing Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru pembimbing SMP BOPKRI 3 Yogyakarta untuk mengembangkan program bimbingan belajar dalam rangka mengembangkan kebiasaan dalam belajar siswa.

  2. Bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling Hasil penelitian ini dapat bermanfaat untuk memberikan tambahan informasi mengenai kebiasaan belajar siswa dan semakin memperkaya materi-materi layanan Bimbingan Konseling.

E. Batasan Istilah

  1. Kebiasaan belajar adalah perilaku yang dilakukan siswa secara berulang-ulang dan teratur dalam melaksanakan kegiatan belajar secara teratur, membaca dan membuat catatan, mengulangi bahan pelajaran, konsentrasi, dan mengerjakan tugas.

  2. Bimbingan belajar adalah bantuan yang diberikan oleh guru pembimbing kepada siswa secara kelompok dan individual, untuk membantu siswa dalam menemukan cara belajar yang tepat sehingga siswa memperoleh prestasi belajar yang tinggi.

BAB II KAJIAN PUSTAKA Dalam bab ini, memuat beberapa hal yang berkaitan dengan kajian pustaka,

  

antara lain teori-teori kebiasaan belajar, pembentukan kebiasaan belajar, macam-

macam kebiasaan belajar, dan peranan guru pembimbing dalam mengembangkan

kebiasaan belajar siswa.

A. Kebiasaan Belajar

  Siswa diharapkan melakukan kegiatan belajar, baik di sekolah atau di rumah setiap hari. Siswa perlu menyadari bahwa kegiatan belajar yang dilakukan setiap hari akan menjadi kebiasaan, yang dinamakan kebiasaan belajar.

  Witherington mengartikan kebiasaan belajar merupakan cara bertindak yag diperoleh melalui belajar secara berulang-ulang yang pada akhirnya menjadi menetap dan bersifat otomatis (Djaali, 2007:128). Wedge (1996:9) mengatakan kebiasaan merupakan suatu tindakan atau sikap yang selalu dilakukan dengan cara yang sama. Kebiasaan adalah perilaku yang dipelajari dan dilakukan begitu sering (Cohen & Cummins, 2004).

  Kebiasaan terjadi karena melakukan tindakan yang sering diulang-ulang sehingga merupakan pola yang terjadi secara otomatis. Kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus dan setiap hari akan membentuk kualitas

  

hidup seseorang yaitu seseorang akan berhasil atau gagal dalam hidupnya

(Covey, 1997).

  Berdasarkan pengertian kebiasaan dari beberapa ahli, disimpulkan bahwa

kebiasaan adalah tindakan yang dilakukan dengan cara yang sama secara

berulang-ulang dan teratur sehingga membentuk pola bertindak yang

otomatis.

  Belajar menurut Morgan adalah “setiap perubahan yang relatif menetap

dalam tingkah laku sebagai akibat dari latihan atau pengalaman” (Purwanto,

1996). Menurut Howard L. Kingsley, belajar adalah proses dimana tingkah

laku (dalam arti luas) ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau latihan

(Ahmadi & Supriono, 1991:120). Cronbach mendefinisikan belajar adalah

perubahan yag ditunjukkan melalui tingkah laku sebagai hasil dari

pengalaman (Suryabrata, 2001:231).

  Berdasarkan penjelasan pengertian menurut beberapa ahli, disimpulkan

bahwa belajar adalah proses yang dilakukan siswa untuk memperoleh

perubahan tingkah laku (dari siswa yang memiliki kebiasaan belajar kurang

baik menjadi memiliki kebiasan belajar yang baik) melalui latihan di sekolah

maupun di rumah.

  Djaali (2007:128) mendefinisikan “kebiasaan belajar sebagai cara atau

teknik yang menetap pada diri siswa pada waktu menerima pelajaran,

membaca buku, mengerjakan tugas, dan pengaturan waktu untuk

menyelesaikan kegiatan”. Menurut Gie (1995:192), “Kebiasaan belajar adalah waktu dalam rangka pelaksanaan studi di sekolah”. Gie menambahkan bahwa siswa dapat memiliki kebiasaan belajar dengan melakukan latihan dalam kegiatan belajar secara berulang-ulang dan konsisten.

  Ralph dan Bolel mendefinisikan kebiasaan belajar adalah rutinitas yang dilakukan siswa dengan tugas membaca, belajar di tempat dan waktu yang sama, belajar mandiri (Gie,1995:193).

  Kebiasaan belajar bukanlah bakat alamiah atau bawaan kelahiran yang dimiliki siswa sejak kecil, melainkan dibentuk oleh siswa selama waktu-waktu yang lalu, karena selalu diulang-ulang sehingga terbiasa,

akhirnya terlaksana dengan spontan dan otomatis dalam belajar

(Gie, 1995:192).

  Kebiasaan belajar yang sudah ada dalam diri siswa akan membentuk siswa yang berhasil dalam belajar atau tidak. Hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Henry Clay Lindgren terhadap mahasiswa di San Fransisco State College mengenai alasan sukses dalam belajar, menunjukkan bahwa kebiasaan-kebiasaan belajar yang baik sebanyak 33 %, minat sebanyak 25 %, kecerdasan sebanyak 15 %, pengaruh keluarga sebanyak 5 %, lain-lain sebanyak 22 % (Gie, 1995:194).

  Berdasarkan pengertian dari beberapa ahli, disimpulkan bahwa kebiasaan belajar adalah perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang dan teratur dalam melaksanakan kegiatan belajar baik di sekolah atau di rumah oleh siswa.

B. Pembentukan Kebiasaan

  Kebiasaan pada siswa terbentuk melalui proses, pertama saat siswa hanya menuruti kemauannya dengan melakukan apa yang dianggap terbaik bagi dirinya. Kedua, siswa terus-menerus mempraktekkan perilaku sama yang telah dipelajari sampai titik dimana ia mampu melakukannya tanpa harus banyak berpikir lagi karena terbiasa melakukannya (Cohen & Cummins, 2004). Dapat dikatakan bahwa kebiasaan pada siswa terbentuk karena melakukan perilaku sama yang diulang secara teratur sampai terbiasa untuk mempraktekkannya secara otomatis. Wedge (1996) juga menegaskan bahwa kebiasaan terbentuk melalui pengulangan-pengulangan, maka perilaku yang sudah menjadi kebiasaan dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, tanpa harus banyak berfikir.

  Pembentukan kebiasaan dalam penelitian ini, dijelaskan melalui dua macam teori yaitu pertama, pembentukan kebiasaan melalui teori Thorndike dan kedua, pembentukan kebiasaan menurut teori Stephen Covey. Pertama, pembentukan kebiasaan melalui teori Thorndike, Thorndike melakukan eksperimen terhadap seekor kucing dan menghasilkan tiga macam hukum

yaitu law of effect, law of exercice, dan law of readiness (Suryabrata, 2001).

  Thorndike mengatakan bahwa dasar belajar adalah asosiasi (gabungan) antara stimulus (kesan pancaindera) dengan respon (impuls untuk bertindak).

  Gabungan ini disebut connection. Koneksi itulah yang menjadi lebih kuat atau lebih lemah dalam terbentuknya kebiasaan (Suryabrata, 2001).

  Alasan menggunakan teori Thorndike dalam menjelaskan pembentukkan kebiasaan adalah pertama, sebuah perilaku yang menyenangkan cenderung untuk diulangi, sedangkan perilaku yang tidak menyenangkan cenderung untuk dilupakan atau dihilangkan, jika perilaku tersebut diulang secara teratur maka terbentuk kebiasaan. Kedua, sebuah perilaku dapat menjadi kebiasaan apabila dilatih secara terus-menerus secara teratur, sedangkan apabila latihannya dikurangi maka kebiasaan tidak muncul.

  Kedua, pembentukan kebiasaan menurut teori Stephen Covey, Stephen Covey menjelaskan bahwa kebiasaan dapat terbentuk karena pertemuan antara pengetahuan, keinginan, dan keahlian (Covey, 1997). Pengetahuan yaitu paradigma yang bersifat teoritis mengenai sesuatu yang ingin di kerjakan. Keinginan yaitu adanya motivasi atau kecenderungan untuk melakukan sesuatu. Keahlian yaitu kemampuan untuk melakukannya.

  Apabila ada salah satu tidak terpenuhi maka perilaku seseorang tidak dapat dikatakan sebagai kebiasaan.

  Alasan menggunakan teori Stephen Covey dalam menjelaskan pembentukkan kebiasaan, adalah untuk melakukan sebuah perilaku, seseorang perlu untuk menyadari tujuan yang ingin dicapai dan perlu untuk memiliki keyakinan dalam diri sehingga ia mempunyai dorongan yang kuat

dalam diri serta mampu untuk mencapai tujuan.

  Di bawah ini dijelaskan secara lebih lengkap mengenai pembentukan kebiasaan menurut teori Thorndike dan pembentukan kebiasaan menurut teori

1. Pembentukan kebiasaan menurut Teori Thorndike Thorndike melakukan eksperimen pada hewan yaitu kucing.

  Kucing dibiarkan lapar lalu dimasukkan ke dalam kurungan. Kurungan tersebut dapat terbuka apabila kucing menyentuh tombol pada pintu, sehingga dapat keluar dan dapat mengambil makanan (Suryabrata, 2001).

  Eksperimen ini menghasilkan teori trial and error. Usaha (trial) yang dilakukan kucing bermacam-macam supaya dapat menyentuh tombol pada pintu dan pintu terbuka. Waktu yang dibutuhkan dalam usaha ini cukup lama. Percobaan yang sama dilakukan secara berulang-ulang, dan pada usaha berikutnya waktu yang dibutuhkan kucing agar dapat menyentuh tombol pada pintu dan keluar semakin singkat. Thorndike menafsirkan bahwa kucing sebenarnya tidak mengerti cara membebaskan diri dari kurungan, tetapi kucing melakukan berulang-ulang terhadap respon yang tepat untuk keluar dari kurungan dan menghilangkan respon yang kurang tepat (Suryabrata, 2001).

  Melalui eksperimen Thorndike pada kucing, dapat disimpulkan proses pembentukan kebiasaan berlangsung menurut tiga macam hukum pokok yaitu law of effect, law of exercice, dan law of readiness. Akan tetapi dalam pembentukkan kebiasaan ini, tidak menjelaskan tentang law of readiness, dikarenakan siswa melakukan perilakunya. Sehingga apabila seseorang siap melakukan akan tetapi tidak melakukannya maka tidak dapat dikatakan sebagai kebiasaan.

a. Law of Effect

  Law of effect menunjukkan adanya hubungan stimulus-respons, semakin kuat atau semakin lemah

hubungan sebagai akibat dari hasil respons yang dilakukan

(Suryabrata, 2001). Apabila hubungan antara stimulus-

respons menimbulkan rasa yang menyenangkan, maka

tingkatan penguatannya semakin besar. Sebaliknya, jika

hubungan stimulus-respons menimbulkan rasa yang tidak

menyenangkan, maka tingkatan penguatannya semakin lemah

(Suryabrata, 2001).

  Dari penjelasan mengenai law of effect, dapat dikatakan

proses pembentukan kebiasaan melalui kecenderungan yang

dilakukan siswa untuk mengulang sesuatu yang memberikan

respon menyenangkan dan menghindari sesuatu yang tidak

memberikan respon menyenangkan.

  Proses pembentukan kebiasaan dalam belajar dapat disimpulkan dari kenyataan bahwa apabila siswa

menganggap belajar sebagai sesuatu yang menyenangkan,

maka siswa tersebut cenderung melakukannya secara

  

sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, maka akan

cenderung menghindari belajar.

  b.

  Law of Exercise Law of exercise menunjukkan bahwa hubungan stimulus

dan respon akan menjadi kuat jika ada latihan yang segera

diulangi, dan sebaliknya hubungan stimulus dan respon akan

bertambah lemah atau terlupa kalau latihan dihentikan/ditunda (Suryabrata, 2001). Revisi pendapat

Thorndike yaitu pengulangan akan membawa hasil kalau

diikuti oleh reward (hadiah) atau punishment (hukuman)

bukan karena diulang semata-mata (Suryabrata, 2001).

  Dari penjelasan mengenai law of exercise, dapat

dikatakan bahwa proses pembentukan kebiasaan melalui

latihan. Apabila siswa melakukan latihan secara berulang dan

teratur yang diikuti oleh reward atau punisment maka ia akan

melakukan latihan kembali. Sebaliknya jika seseorang tidak

melakukan latihan secara berulang dan teratur maka latihan

akan dilupakan.

  Proses pembentukan kebiasaan dalam belajar yaitu

melalui ada reward atau punishment dalam belajar. Siswa

yang mengetahui bahwa dalam belajarnya ada reward atau

punishment maka siswa cenderung mengulang-ulang latihan belajarnya tidak ada reward atau punishment maka siswa cenderung untuk tidak melakukan latihan.

2. Pembentukan Kebiasaan menurut Teori Stephen Covey

  Kebiasaan adalah sesuatu yang biasa dilakukan. Stephen Covey mendefinisikan kebiasaan sebagai pertemuan dari pengetahuan, keterampilan, dan keinginan (Covey, 1997).

  a.

  Pengetahuan yaitu paradigma yang bersifat teoritis mengenai sesuatu yang ingin di kerjakan. Paradigma adalah cara kita memandang sesuatu bukan berkenaan dengan pengertian visual melainkan berkenaan dengan menafsirkan, mengerti.

b. Keterampilan yaitu kemampuan untuk melakukannya.

  c.

  Keinginan yaitu adanya motivasi atau kecenderungan untuk melakukan sesuatu. Motivasi berperan dalam memberikan

semangat dan rasa senang untuk melakukan sesuatu.

  Seseorang dapat membentuk kebiasaan dengan cara berusaha mencari pengetahuan tentang sesuatu yang akan dilakukan dan memiliki keyakinan dalam diri. Melatih diri secara berulang-ulang sehingga terampil untuk melakukannya dan diteruskan dengan upaya membangkitkan keinginan melakukannya. Apabila salah satu dari ketiga hal tersebut tidak ada maka tingkah laku tidak dapat dikatakan

  Dari penjelasan Stephen Covey, dapat disimpulkan bahwa dalam pembentukan kebiasaan belajar, siswa perlu untuk mengetahui tujuan dari belajar/manfaat belajar bagi dirinya. Dengan menyadari tujuan belajarnya, siswa diharapkan belajar dengan baik sehingga tujuan belajar tercapai secara maksimal. Siswa perlu untuk mengetahui cara belajar misalnya dengan cara membaca buku pelajaran, mencatat pelajaran, konsentrasi dalam belajar, dan sebagainya. sehingga mampu untuk menggunakan cara belajar dengan tepat. Siswa perlu memiliki keinginan belajar yang muncul dari diri sendiri agar ia merasa senang untuk belajar. Maka dengan adanya ketiga hal tersebut yaitu pengetahuan, keterampilan, dan keinginan, siswa dapat membentuk kebiasaan belajar yang baik.

C. Macam-macam Kebiasaan Belajar

  Siswa yang belajar dengan menggunakan cara belajar yang tepat, baik di sekolah atau di rumah dapat memperoleh prestasi belajar yang baik.

  Cara yang dipakai siswa secara berulang dan teratur dapat menjadi kebiasaan. Kebiasaan belajar pada siswa, tampak melalui cara belajar secara teratur, cara membaca dan cara membuat catatan, cara berkonsentrasi, cara mengulangi bahan pelajaran, dan cara mengerjakan tugas (Slameto, 1988).

  1. Belajar secara teratur Menurut Slameto (1988), “jadwal adalah pembagian waktu

untuk sejumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh seseorang setiap

hari”. Siswa perlu membuat jadwal dalam belajar supaya mampu

memprioritaskan belajar dan membagi waktu untuk kegiatan yang

lain. Gie (1995) menambahkan, siswa yang mampu membagi

waktu untuk belajar dan dilaksanakan secara teratur dan disiplin

akan berhasil dalam belajar. Setelah membuat jadwal dalam belajar,

siswa perlu untuk melaksanakannya dengan teratur berdasarkan kesadaran sendiri bukan karena paksaan dari orang lain.

  Slameto (1988) mengatakan cara untuk membuat jadwal yang baik adalah sebagai berikut: a.

  Memperhitungkan waktu setiap hari untuk berbagai kegiatan.

  b.

  

Menentukan waktu-waktu yang tersedia setiap hari.

  c. Merencanakan penggunaan belajar dengan cara menetapkan jenis mata pelajaran dan urutan-urutan yang harus dipelajari.

d. Menentukan waktu-waktu yang tepat untuk digunakan belajar dengan hasil terbaik.

  2. Membaca dan membuat catatan Siswa dapat belajar dengan baik jika membaca buku pelajaran dengan baik juga. Membaca buku pelajaran sangat diperlukan untuk memperoleh pengetahuan dan mengerti benar-benar apa yang dibaca. Tujuan membaca yaitu memahami apa isi buku

tersebut, bukan hanya dimengerti kata demi kata atau kalimat demi

kalimat (Purwanto, 1996).

  Ahmadi & Supriyono (1991) mengatakan bahwa dalam

membaca perlu dimulai dengan memperhatikan judul-judul bab,

topik-topik utama sehingga bahan pelajaran yang dibaca mudah

dipelajari. Hal senada juga dikatakan oleh DePorter & Hernacki

(2004), dalam membaca perlu dimulai dengan memperhatikan

daftar isi, judul-judul bab, huruf-huruf yang dicetak tebal/miring,

grafik/gambar-gambar.

  Siswa perlu membaca buku pelajaran secara berulang dan

teratur agar memiliki kebiasaan belajar yang baik. Menurut Gie (1995), membaca buku pelajaran yang baik adalah dengan memperhatikan kesehatan mata, membuat tanda/catatan, memanfaatkan perpustakaan, membaca buku pelajaran untuk

setiap mata pelajaran dengan sungguh-sungguh sampai memahami

isinya. Membaca buku pelajaran yang buruk antara lain membaca sambil bersuara, membaca mundur kembali, membaca sambil tiduran, membaca sambil mendengarkan radio atau televisi, membaca sambil melamun, dan lain-lain.

  Selain membaca buku pelajaran, siswa juga dapat membuat catatan. Membuat catatan mempunyai pengaruh terhadap membaca, yaitu catatan yang rapi, lengkap, baik akan menambah semangat dalam belajar sehingga tidak bosan membaca. Catatan yang tidak lengkap, tidak jelas antara materi yang satu dengan yang lain akan menimbulkan kebosanan dalam membaca.

  Menurut Ahmadi & Supriyono (1991), catatan dibutuhkan untuk merangsang ingatan kembali apa yang dipelajari. Catatan yang dibuat hendaknya singkat tapi mencakup hal-hal yang penting.

  Hal senada juga dijelaskan oleh DePorter & Hernacki (2004), tujuan membuat catatan ialah untuk membantu siswa mengingat pokok-pokok yang penting dan siswa akan mengingat dengan baik saat menuliskan dalam catatan tanpa mencatat siswa hanya mampu mengingat sebagian kecil materi yang dibaca/didengar. Maka siswa sebaiknya tidak membuat catatan dengan menulis semua perkataan guru, tetapi diambil intinya.

  3. Konsentrasi Slameto (1988) mengatakan “konsentrasi belajar adalah pemusatan pikiran terhadap suatu bahan pelajaran dengan dengan pelajaran”. Hal senada juga dikatakan oleh DePorter & Hernacki (2004) “konsentrasi belajar adalah pemusatan pikiran terhadap pelajaran/sesuatu hal yang dipelajari dengan mengesampingkan segala hal yang tidak berhubungan dengan pelajaran/sesuatu hal yang dipelajari”.

  Konsentrasi muncul akibat adanya perhatian. Siswa dapat

berkonsentrasi jika ada perhatian terhadap bahan pelajaran yang

dipelajari (Suryabrata, 2001:14).

  Siswa yang memiliki konsentrasi dengan baik saat belajar mampu untuk memperoleh hasil belajar yang maksimal dan

sebaliknya tanpa konsentrasi, siswa kurang dapat belajar dengan

baik sehingga kurang memperoleh hasil belajar yang maksimal.

  Konsentrasi dipengaruhi oleh lingkungan. Lingkungan yang

mempengaruhi konsentrasi dalam belajar adalah lingkungan fisik

(suara, temperatur, desain belajar, alat-alat belajar, dan lain-lain) dan

lingkungan sosial (keluarga, teman, guru, dan lain-lain).

  4. Mengerjakan tugas Mengerjakan tugas mencakup mengerjakan pekerjaan/tugas

rumah (PR), menjawab soal latihan di buku pelajaran, tugas di kelas (Slameto, 1988). Kebiasaan dalam belajar dapat dengan

mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru di kelas atau di rumah mengerjakan tugas secara kelompok, jika mengalami mengatasi kesulitan saat mengerjakan tugas dapat bertanya atau berdiskusi dengan teman sekelompoknya. Siswa juga dapat bertanya dengan orang tua, kakak, dan sebagainya saat mengalami kesulitan mengerjakan tugas di rumah. Namun, akan lebih baik jika siswa mengerjakan tugasnya sendiri terlebih dahulu.

  Siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru bisa dengan mencari referensi dari buku pelajaran, majalah, koran, televisi, radio, dan internet.

  5. Mengulangi mempelajari bahan pelajaran Kebiasaan dalam belajar dengan mengulangi bahan pelajaran mempunyai pengaruh dalam belajar, karena dengan adanya pengulangan, bahan pelajaran yang belum dimengerti dan mudah dilupakan akan tetap diingat dan dimengerti. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan meringkas bahan pelajaran yang dipelajari. Ringkasan membantu siswa dalam mengingat isi bahan pelajaran yang dipelajari sehingga siswa dapat membedakan hal-hal penting dan hal-hal kurang penting.

  Siswa perlu untuk meringkas informasi dan gagasan penting dan berarti yang perlu diingat saat akan mempelajari materi pelajaran kembali (DePorter & Hernacki, 2004). Siswa yang membuat ringkasan secara berulang-ulang akan mempermudah dirinya dalam belajar.

  Siswa juga dapat mengulangi bahan pelajaran dengan membuat pertanyaan-pertanyaan sendiri dan menjawabnya berdasarkan apa yang telah dipelajari. Hal ini dapat membantu siswa mengingat kembali apa yang telah dipelajari atau dapat memperluas pengetahuannya.

D. Bimbingan Belajar

  1. Pengertian bimbingan belajar Menurut Winkel & Hastuti (2004:115), bimbingan akademik ialah bimbingan dalam hal menemukan cara belajar yang tepat, dalam memilih program studi yang sesuai, dan dalam mengatasi kesukaran yang timbul berkaitan dengan tuntutan-tuntutan belajar di suatu institusi pendidikan. Dunsmoor dan Miller mengatakan “bimbingan belajar adalah pertolongan yang diberikan kepada siswa untuk mencapai sukses dalam belajar” (Gunawan,1992). Nurihsan, Juntika & Sudianto (2005:12) mengatakan “bimbingan belajar adalah untuk membantu siswa dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah belajar, misalnya cara belajar”.

  2. Tujuan bimbingan belajar Ahmadi & Supriyono (1991) mengemukakan tujuan bimbingan belajar secara umum adalah membantu siswa agar mendapat penyesuaian yang baik dalam situasi belajar, sehingga setiap siswa dapat belajar dengan efisien sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, dan mengembangkan diri.

  Tujuan bimbingan belajar dapat dirinci sebagai berikut (Ahmadi & Supriyono, 1991):

a. Menunjukkan cara-cara belajar yang efisien dan efektif bagi siswa.

  b.

  Menunjukkan cara-cara mempelajari dan menggunakan buku pelajaran.

  c.

  Memberikan informasi (saran dan petunjuk) bagi yang memanfaatkan perpustakaan.

  d.

  Memberikan informasi mengenai pembagian waktu dan perencanaan jadwal belajar.

  3. Pelaksanaan bimbingan belajar Bimbingan belajar dapat dilakukan secara kelompok atau individual oleh guru pembimbing kepada siswa. Dengan bimbingan belajar dalam kelompok, guru pembimbing dapat memberikan pelayanan bimbingan belajar kepada sekelompok siswa pada waktu

  Djumhur & Surya (1975) mengatakan bahwa bimbingan belajar

dalam kelompok adalah teknik yang dilakukan guru pembimbing

dalam membantu siswa atau sekelompok siswa memecahkan

masalah-masalah belajar dengan memberikan informasi mengenai

cara belajar yang baik sehingga siswa dapat mengembangkan

kebiasaan belajar yang baik, serta siswa dapat mengurangi kebiasaan

belajar yang kurang baik melalui kegiatan kelompok. Hal ini

bertujuan untuk membantu siswa dalam memperoleh prestasi belajar

yang tinggi.

  Menurut Djumhur & Surya (1975), beberapa bentuk dari bimbingan belajar dalam kelompok, yaitu: a. Home room program adalah suatu program kegiatan yang dilakukan dengan tujuan agar guru dapat mengenal siswanya lebih baik, sehingga dapat membantunya secara efisien.

  b. Diskusi kelompok merupakan suatu cara dimana siswa akan mendapat kesempatan untuk memecahkan masalah bersama-sama.

  c. Pengajaran remedial (Remedial teaching) yaitu bentuk pengajaran yang diberikan kepada siswa untuk membantu

memecahkan kesulitan belajar yang dihadapinya. Bimbingan belajar yang dilakukan secara individual melalui wawancara konseling. Konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling oleh konselor kepada siswa yang sedang mengalami masalah yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi siswa (Prayitno & Amti, 2004). Pelaksanaan konseling bertujuan membahas dan memecahkan masalah-masalah pribadi yang dialami oleh seorang siswa dan pembicaraannya bersifat pribadi serta rahasia.

  Wawancara konseling menjadi salah satu cara lain yang bisa dilakukan oleh guru pembimbing untuk membantu siswa mengatasi masalah belajarnya. Dengan adanya wawancara konseling, siswa bisa lebih terbuka untuk mengungkapkan kebiasaan dan kesulitan dalam belajar. Keterbukaan siswa menjadi sesuatu yang berguna dan penting bagi guru pembimbing dalam menemukan akar masalah belajar yang dihadapi sehingga guru dan siswa mampu untuk menemukan pemecahan masalah dengan tepat.

  4. Fungsi pelaksanaan bimbingan dan konseling Ada 4 fungsi dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling, yaitu fungsi preventif, fungsi korektif, fungsi pemahaman, dan fungsi pemeliharan dan pengembangan. Fungsi preventif dalam pelaksanaan bimbingan belajar, bila diberikan dengan maksud pemahaman dilakukan salah satunya dengan memberikan informasi mengenai cara belajar yang efisien. Fungsi korektif dalam pelaksanaan bimbingan belajar, bila diberikan dengan maksud untuk membantu siswa dalam mengatasi/memperbaiki masalah belajar (misalnya cara belajar, sikap, dan kebiasaan belajar yang buruk) sehingga siswa dapat memperoleh prestasi belajar yang tinggi.

  Fungsi pemeliharaan dan pengembangan dalam pelaksanaan bimbingan belajar berarti memelihara potensi yang ada dalam diri siswa dan dikembangkan ke arah yang positif (Prayitno & Amti, 2004).

  

E. Peranan Guru Pembimbing dalam Mengembangkan Kebiasaan Belajar

Siswa Sejalan dengan tujuan bimbingan belajar, pelayanan bimbingan belajar sangat penting bagi siswa baik di sekolah maupun di luar sekolah.

  Melalui pelayanan bimbingan belajar yang berkesinambungan, siswa memperoleh perhatian untuk mengembangkan kebiasaan belajar. Pelayanan bimbingan belajar berjalan dengan baik, bila guru pembimbing mampu mengenal dan memahami siswa secara individual ataupun kelompok (Winkel & Hastuti, 2004). Tujuannya yaitu agar guru pembimbing mengetahui karakter dari masing-masing siswa, sehingga memudahkan guru pembimbing untuk mendekati siswa. Hal ini membuat siswa merasa nyaman dan terbuka

  

kepada guru pembimbing, sehingga mudah untuk mengetahui kebiasaan

belajar siswa.

  Guru pembimbing dapat membantu siswa untuk mengubah kebiasaan

secara individu, dengan menggali alasan apa yang menjadi pendorong siswa

melakukan kegiatan. Dengan mengetahui alasan pendorong, guru

pembimbing dapat mengembangkan kebiasaan dalam diri siswa dengan

menanamkan motivasi. Motivasi berperan dalam pembentukan kebiasaan

karena dapat memberikan semangat atau rasa senang. Siswa yang mempunyai

semangat atau rasa senang dalam melakukan sesuatu akan mengulanginya

kembali secara terus-menerus sehingga menjadi kebiasaaan. Adanya motivasi

membuat seseorang mempunyai sesuatu yang menggerakkan untuk

melakukan sesuatu. Motivasi menjadi dasar atau alasan seseorang melakukan

kegiatan.

  Bentuk pelayanan bimbingan belajar secara kelompok untuk

mengembangkan kebiasaan belajar yang baik adalah dengan memberikan

bimbingan klasikal tentang cara belajar yang tepat, misalnya menjelaskan

cara membuat jadwal belajar, cara membaca dan membuat catatan yang baik,

cara mengulangi bahan pelajaran dengan meringkas, cara berkonsentrasi

dalam belajar, cara mengerjakan tugas yang tepat, cara belajar dengan

membuat kelompok belajar.

  Usaha yang dilakukan dapat berjalan dengan baik bila sebelum

memberikan pelayanan bimbingan klasikal, guru pembimbing perlu membuat

  

mengadakan pelayanan bimbingan adalah Satuan Pelayanan Bimbingan

(SPB). Satuan Pelayanan Bimbingan (SPB) dibuat oleh guru pembimbing

berdasarkan topik-topik bimbingan yang sesuai dengan masalah dan

kebutuhan siswa. Topik-topik bimbingan yang dimaksud yaitu topik-topik

untuk mengembangkan kebiasaan belajar siswa.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab ini, memuat beberapa hal yang berkaitan dengan metodologi

  penelitian, antara lain jenis penelitian, subjek penelitian, instrumen penelitian, tahap pengumpulan data dan analisis data.

  A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan metode survei.

  

Furchan (2005:447) mengatakan tujuan penelitian deskriptif adalah untuk

melukiskan variabel atau kondisi apa adanya dalam suatu situasi.

  Furchan (2005:415-418) mengatakan penelitian deskriptif dengan metode survei dirancang untuk memperoleh informasi dengan mengumpulkan data yang relatif terbatas dari kasus-kasus yang relatif besar jumlahnya. Penelitian deskriptif dengan metode survei dalam penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran tentang kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009.

  B. Subjek Penelitian Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Penelitian populasi

adalah penelitian yang meneliti semua subjek yang ada dalam wilayah

  Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas

  VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009, maka penelitian ini termasuk penelitian populasi.

  Populasi penelitian berjumlah 116 siswa; semula direncanakan seluruh anggota populasi di teliti, tetapi pada saat pengumpulan data ada 10

siswa yang tidak hadir. Rincian populasi penelitian disajikan pada tabel 1.

  Tabel 1 Rincian Populasi Subjek Kelas Jumlah Siswa Jumlah Siswa Jumlah Siswa yang yang tidak hadir hadir

  VIII A

  39

  8

  31 VIII B

  39

  2

  37 VIII C

  38

  38 Jumlah 116 10 106

C. Instrumen Penelitian 1. Alat Pengumpulan Data

  Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan bentuk tertutup. Kuesioner dengan bentuk tertutup adalah kuesioner yang setiap item sudah disediakan jawabannya, sehingga responden tinggal memilih (Arikunto, 2002). Kuesioner kebiasaan belajar disusun oleh peneliti berdasarkan penjabaran kajian teori yang tersaji dalam Bab II. Kuesioner ini bertujuan untuk menggambarkan kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009. Kuesioner ini terdiri dari tiga

  

bagian kedua berisi item-item pernyataan; bagian ketiga berisi lembar

jawaban.

  Kuesioner ini disusun dalam bentuk skala bertingkat berdasarkan

prinsip Likert’s Summated Ratings. Kuesioner yang digunakan dalam

penelitian ini menggunakan empat alternatif jawaban, yaitu “selalu”,

“sering”, “jarang”, “tidak pernah”. Alasan menggunakan empat

alternatif jawaban adalah untuk menghindari kemungkinan responden

cenderung memilih alternatif jawaban yang di tengah-tengah. Menurut

Azwar (2007:34) bila pilihan tengah disediakan maka responden akan

cenderung memilihnya sehingga data mengenai perbedaan di antara

responden menjadi kurang informatif.

  Pernyataan pada kuesioner dibagi menjadi dua bagian yaitu item

positif (favorable) dan item negatif (unfavorable). Penentuan skor

kuesioner untuk setiap pernyataan adalah sebagai berikut: a) Item

pernyataan positif; skor 4 untuk alternatif jawaban “selalu”, skor 3

untuk alternatif jawaban “sering”, skor 2 untuk alternatif jawaban

“jarang”, skor 1 untuk alternatif jawaban “tidak pernah”. b) Item

pernyataan negatif; skor 1 untuk alternatif jawaban “selalu”, skor 2

untuk alternatif jawaban “sering”, skor 3 untuk alternatif jawaban

“jarang”, skor 4 untuk alternatif jawaban “tidak pernah”. Komposisi

kuesioner kebiasaan belajar disajikan pada tabel 2.

  

Tabel 2

Komposisi Kuesioner Kebiasaan Belajar

Macam-macam Pernyataan Jumlah

kebiasaan belajar Positif Negatif

  1. Belajar secara 1, 3, 5, 7, 9, 11, 2, 4, 6, 8, 10,

  14 teratur 13 12, 14

  2. Membaca dan 15, 17, 19, 21, 16, 18, 20,

  14 Membuat catatan 23, 25, 27, 22, 24, 26, 28

  3. Konsentrasi 29, 31, 33, 35, 30, 32, 34,

  14 37, 39, 41 36, 38, 40, 42

  4. Mengerjakan tugas 43, 45, 47, 49, 44, 46, 48,

  14 51, 53, 55 50, 52, 54, 56

  5. Mengulangi 57, 59, 61, 63, 58, 60, 62,

  14 mempelajari bahan 65, 67, 69 64, 66, 68, 70 pelajaran Jumlah pernyataan

  70

2. Uji Coba Alat Penelitian

  Langkah-langkah persiapan dalam uji coba alat penelitian yaitu

pertama, peneliti menyusun kuesioner kebiasaan belajar. Kedua, peneliti

mengkonsultasikan kuesioner kebiasaan belajar kepada dosen

pembimbing. Ketiga, peneliti meminta surat ijin ujicoba/penelitian ke

sekretariatan BK. Keempat, peneliti datang ke SMP Stella Duce 2 dengan maksud meminta ijin kepada kepala sekolah dan guru

pembimbing untuk mengadakan uji coba kuesioner kebiasaan belajar

dan menentukan waktu pelaksanaan uji coba kuesioner kebiasaan belajar.

  Langkah-langkah pelaksanaan uji coba alat penelitian yaitu

pertama, Pada hari Kamis, 20 November 2008; peneliti datang ke SMP

  

Yogyakarta. Jumlah siswa untuk uji coba kuesioner ada 31 orang. Waktu

pengumpulan data sesuai dengan jam bimbingan yang telah terjadwal.

  

Kedua, Peneliti masuk kelas VIII Teratai didampingi guru pembimbing

kemudian diawali dengan perkenalan. Ketiga, Peneliti memberikan

penjelasan mengenai maksud diadakan uji coba kuesioner kebiasaan

belajar dan meminta siswa untuk membantu mengisi kuesioner

kebiasaan belajar. Keempat, Peneliti membagikan kuesioner kebiasaan

belajar kemudian menjelaskan petunjuk pengisian kuesioner dan

memberikan kesempatan bertanya bagi siswa yang belum jelas. Kelima,

Siswa mengisi kuesioner kebiasaan belajar dan setelah selesai kuesioner

diserahkan kembali kepada peneliti. Proses pengisian kuesioner berjalan

dengan lancar dan tertib. Siswa mengerjakan dengan tenang dan ada

beberapa siswa yang kurang menangkap maksud dari pernyataan.

3. Validitas dan Reliabilitas

  a. Validitas Suatu alat pengumpulan data dikatakan baik apabila memiliki validitas dan reliabilitas yang baik pula. Pada penelitian ini, untuk menentukan validitas kuesioner digunakan validitas isi. Furchan (2005:295) mengatakan “validitas diperlukan dalam penelitian untuk mengetahui sejauh mana alat itu dapat mengukur apa yang hendak diukurnya”. Masidjo yang menunjukkan sampai mana isi alat ukur mencerminkan hal-hal yang akan diukur”. Dalam penelitian ini item-item kuesioner disusun berdasarkan empat aspek kebiasaan belajar yang telah dibahas pada bab II. Seleksi item kuesioner dalam penelitian ini menggunakan daya diskriminasi item. Azwar

(2007:59) mendefinisikan “daya diskriminasi item adalah

sejauh mana item mampu membedakan antara individu atau kelompok individu yang memiliki dan tidak memiliki atribut yang diukur”. Kriteria penilaian item berdasarkan korelasi skor setiap item dan skor total skala, digunakan batasan r xy

  ≥ 0,30. Jadi, item yang memiliki koefisien korelasinya ≥ 0,30 dianggap

valid, sedangkan item yang memiliki koefisien korelasinya

< 0,30 dinyatakan gugur atau tidak valid.

  Proses penghitungan taraf validitas dilakukan dengan cara memberi skor pada setiap item, mentabulasi data uji coba, mengelompokkan item-item menjadi dua bagian yaitu bagian item gasal dan bagian item genap, menjumlahkan skor item gasal (x) dan item genap (y), mengkuadratkan, mengkalikan skor item gasal (x) dan skor item genap (y), mengkorelasikan skor item (x) dan skor total (jumlah skor seluruh item) (y). Penghitungan validitas digunakan rumus Product Moment

  Keterangan: r xy = Koefisien korelasi antara X dan Y X = Skor butir Y = Skor total (jumlah skor seluruh butir) N = Jumlah Subyek Penghitungan koefisien korelasi untuk mendapatkan taraf validitas dilakukan dengan bantuan komputer melalui program SPSS 12.0 for Windows. Rekapitulasi hasil analisis uji validitas kuesioner terdapat pada lampiran 1.

  Berdasarkan hasil penghitungan taraf validitas alat ukur yang dilakukan terhadap 70 item kuesioner dari 31 responden saat uji coba diperoleh 50 item dianggap valid karena memiliki koefisien korelasi

  ≥ 0,30. Kuesioner yang telah di uji coba perlu disusun kembali supaya menjadi alat pengumpulan data saat penelitian. Komposisi kuesioner kebiasaan belajar setelah

uji coba yang digunakan dalam penelitian disajikan pada

tabel 3.

   Tabel 3 Komposisi Kuesioner Kebiasaan Belajar setelah Uji coba yang digunakan dalam penelitian

  Macam-macam Pernyataan Jumlah

kebiasaan belajar Positif Negatif

1. 1, 4, 6 2, 3, 5, 7, 8

  8 Belajar secara teratur

2. Membaca dan 9, 11, 13, 10, 12, 14,

  12 Membuat catatan 15, 17, 19 16, 18, 20

3. Konsentrasi 21, 23, 25, 22, 24, 26,

  8

  27

  28

  4. Mengerjakan tugas 29, 31, 33, 30, 32, 34,

  9 35 36, 37

  5. Mengulangi 38, 40, 42, 39, 41, 43,

  13 mempelajari bahan 44, 46, 47, 45, 48, 50 pelajaran

  49 Jumlah pernyataan

  50

  b. Reliabilitas Furchan (2005:310) mendefinisikan “reliabilitas alat ukur adalah derajad keajegan alat tersebut dalam mengukur apa saja yang diukurnya”. Reliabilitas diperlukan dalam penelitian untuk mengetahui keajegan suatu alat dalam mengukur apa yang hendak diukurnya. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk mengukur taraf reliabilitas alat ukur adalah metode belah dua. Masidjo (2007:218) mengatakan “metode belah dua merupakan metode yang lebih efisien karena hanya mempergunakan satu tes untuk satu kali pengukuran”.

  Proses penghitungan taraf reliabilitas alat ukur dilakukan dengan memberi skor pada tiap item, mentabulasikan data uji

  

item gasal (x) dan item genap (y), mengkuadratkan dan

mengkalikan skor item gasal (x) dan skor item genap (y),

mengkorelasikan antara (x) dan (y) menggunakan rumus

Product Moment Pearson. Oleh karena indeks korelasi yang

diperoleh baru menunjukkan hubungan antara dua belahan

instrumen, maka untuk memperoleh indeks reliabilitas masih

harus menggunakan rumus korelasi Spearman–Brown, yaitu

sebagai berikut (Furchan, 2005:322) Keterangan: tt r = Koefisien reliabilitas gg r = Koefisien korelasi item gasal dan genap

  Penghitungan taraf reliabilitas dilakukan dengan bantuan

komputer program SPSS 12.0 for Windows. Untuk melihat

taraf reliabilitas digunakan pedoman indeks kualifikasi

reliabilitas (Masidjo, 2007). Daftar indeks kualifikasi

reliabilitas disajikan dalam tabel 4.

   Tabel 4 Daftar Indeks Kualifikasi Reliabilitas Koefisien Korelasi Kualifikasi

  

0,91 – 1,00 Sangat Tinggi 0,71 – 0,90 Tinggi 0,41 – 0,70 Cukup Berdasarkan hasil penghitungan taraf reliabilitas diperoleh taraf reliabilitas kuesioner uji coba adalah 0,919.

  Dengan mengacu pada daftar indeks kualifikasi reliabilitas di atas, taraf reliabilitas kuesioner uji coba termasuk pada kualifikasi sangat tinggi.

  Berdasarkan hasil pengumpulan data dan pengolahan data terhadap alat pengumpulan data berupa kuesioner dalam penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa alat pengumpulan data valid dan reliabel.

D. Tahap Pengumpulan Data

1. Persiapan a.

  Peneliti menyusun kembali kuesioner kebiasaan belajar.

b. Peneliti mengkonsultasikan kembali kepada dosen pembimbing.

  c. Peneliti datang ke SMP BOPKRI 3 dengan maksud meminta ijin kepada kepala sekolah dan guru pembimbing untuk mengadakan penelitian serta menentukan waktu untuk penelitian.

2. Pelaksanaan

  a. Pengumpulan data penelitian dilaksanakan dua kali yaitu pertama; pada hari Rabu, 7 Januari 2009 kepada siswa kelas

  Kedua; Sabtu, 10 Januari 2009, kepada siswa kelas VIII C SMP BOPKRI 3 Yogyakarta. Jumlah siswa untuk penelitian ada 106 siswa. Waktu pengumpulan data sesuai dengan jam bimbingan yang telah terjadwal.

b. Peneliti masuk kelas didampingi guru pembimbing kemudian diawali dengan perkenalan.

  c. Peneliti memberikan penjelasan mengenai maksud diadakan penelitian dan meminta siswa untuk membantu mengisi kuesioner kebiasaan belajar.

  d. Peneliti membagikan kuesioner, menjelaskan petunjuk pengisian kuesioner dan memberikan kesempatan bertanya bagi siswa yang belum jelas.

  e.

  Siswa mengisi kuesioner, setelah selesai mengisi kuesioner kemudian kuesioner diserahkan kembali kepada peneliti.

  Proses pengisian kuesioner berjalan dengan lancar dan tertib. Siswa mengerjakan dengan tenang dan menangkap maksud setiap pernyataan dengan jelas.

E. Analisis Data

  Analisis data adalah pengolahan data hasil penelitian. Tujuan analisis data adalah untuk mendapatkan kesimpulan hasil penelitian. Dalam penelitian ini. Langkah-langkah yang digunakan yaitu dengan menghitung

  

skor total dari masing-masing responden dan skor masing-masing item

kuesioner.

  Untuk memberi interpretasi terhadap skor skala digunakan cara

kategorisasi berdasar model distribusi normal. Kategorisasi dalam

menentukan kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3

Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009 dengan menggunakan kategorisasi

jenjang. Tujuan kategorisasi jenjang adalah “menempatkan individu ke

dalam kelompok-kelompok yang terpisah secara berjenjang menurut suatu

kontinum berdasar atribut yang diukur” (Azwar, 2007:107). Kontinum

jenjang terbagi ke dalam lima jenjang, yaitu sebagai berikut: Sangat baik,

Baik, Cukup baik, Kurang baik, Sangat kurang baik. Rumus norma

kategorisasi disajikan dalam tabel 5.

  

Tabel 5

Rumus Norma Kategorisasi Jenjang

Rumus norma

  X ≤ µ-1,5 σ µ-1,5 σ < X ≤ µ-0,5 σ µ-0,5 σ < X ≤ µ+0,5 σ µ+0,5 σ < X ≤ µ+1,5 σ µ+1,5 σ < X

  

1. Acuan atau norma kategorisasi dalam pengelompokan skor individu

untuk mengetahui kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI

  

3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009, yaitu sebagai berikut: Diketahui: X siswa maks (skor tertinggi yang mungkin diperoleh sebarannya adalah 200-50 = 150. Satuan standar deviasi ( σ) adalah

jarak rentangan yang dibagi dalam 6 standar deviasi sebaran

bernilai

  σ = 150/6 = 25. Mean teoretik (rata-rata teoritis dari skor

max dan min) adalah µ = (200+50) /2 = 125. Norma kategorisasi

untuk mengelompokkan skor kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP

BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009 disajikan pada

tabel 6.

  

Tabel 6

Norma Kategorisasi untuk Mengelompokkan Skor Kebiasaan Belajar

Siswa Kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta

  

Tahun Pelajaran 2008/2009

Rumus Norma Kategorisasi Norma Kategori Kategorisasi

  X ≤ µ-1,5 σ

  X Sangat ≤ 87 = 125-(1,5x25) kurang = 125-38 baik = 87

  µ-1,5 σ < X ≤ µ-0,5 σ 87 < X Kurang ≤ 112 = 125-(1,5x25) = 125-(0,5x25) baik = 125-38 = 125-13

  = 87 = 112 µ-0,5 σ < X ≤ µ+0,5 σ

  112 < X Cukup ≤ 138 = 125-(0,5x25) = 125+(0,5x25) baik = 125-13 = 125+13 = 112 = 138 µ+0,5 σ < X ≤ µ+1,5 σ 138 < X Baik

  ≤ 163 = 125+(0,5X25) = 125+(1,5x25) = 125+13 = 125+38 = 138 = 163 µ+1,5 σ < X

  163 < X Sangat = 125+(1,5x25) baik = 125+ 38

  = 163

  2. Acuan atau norma kategorisasi dalam pengelompokan skor item kebisaan belajar yang digunakan dalam penyusunan topik-topik bimbingan belajar untuk siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009, yaitu sebagai berikut: Diketahui: X item maks (skor tertinggi yang mungkin diperoleh setiap item) adalah 106x4 = 424. X item min (skor terendah yang mungkin diperoleh setiap item) adalah 106x1 = 106. Luas jarak sebarannya adalah 424-106 = 318. Satuan standar deviasi (

  σ) adalah jarak rentangan yang dibagi dalam 6 standar deviasi sebaran bernilai σ = 318/6 = 53. Mean teoretik (rata-rata teoritis dari skor max dan min) adalah µ = (424 + 106) /2 = 265. Norma kategorisasi untuk mengelompokkan skor item kebiasaan belajar sebagai dasar dalam penyusunan topik-topik bimbingan belajar disajikan pada tabel 7.

  

Tabel 7

Norma Kategorisasi untuk Mengelompokkan Skor Item

Kebiasaan Belajar sebagai Dasar dalam Penyusunan

  

Topik-topik Bimbingan Belajar

Rumus Norma Kategorisasi Norma Kategorisasi Kategori

X ≤ µ-1,5 σ

  X Sangat ≤ 185 = 265-(1,5x53) kurang = 265-80 baik = 185

  µ-1,5 σ < X ≤ µ-0,5 σ 185 < X Kurang ≤ 238

  = 265-(1,5x53) = 265-(0,5x53) baik = 265-80 = 265-27 = 185 = 238

  µ-0,5 σ < X ≤ µ+0,5 σ 238 < X Cukup ≤ 292

  = 265-(0,5x53) = 265+(0,5x53) baik = 265-27 = 265+27 = 238 = 292

  µ+0,5 σ < X ≤ µ+1,5 σ 292 < X Baik ≤ 345

  = 265+(0,5x53) = 265+(1,5x53) = 265+27 = 265+80 = 292 = 345 µ+1,5 σ < X

  345 < X Sangat = 265+(1,5x53) baik = 265+80

  = 345

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini disajikan hasil penelitian dan pembahasan dari hasil penelitian. Bab ini sekaligus memuat jawaban atas masalah penelitian yaitu (1) “Bagaimana

  

kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran

2008/2009?”; (2) “Topik bimbingan belajar apa sajakah yang tepat untuk

mengembangkan kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta

Tahun Pelajaran 2008/2009?”.

A. Hasil Penelitian Bagian ini memuat hasil pengolahan data penelitian.

  1. Hasil pengolahan data ini merupakan jawaban terhadap masalah pertama yaitu “Bagaimana kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009?”. Kategorisasi kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009 disajikan pada tabel 8.

  

Tabel 8

Kategorisasi Kebiasaan Belajar Siswa Kelas VIII

SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009

  Norma Kategorisasi f Persentase Kategori X 0 % Sangat kurang baik ≤ 87 87 < X

  5 4,72 % Kurang baik ≤ 112 112 < X 65 61,32 % Cukup Baik ≤ 138 138 < X 31 29,24 % Baik ≤ 163 163 < X 5 4,72 % Sangat baik Total 106 100 %

  Berdasarkan data dalam tabel 8, diperoleh data bahwa tidak ada

siswa yang perolehan skor kurang dari 87, berarti tidak ada siswa

yang memiliki kebiasaan belajar dalam kategori sangat kurang baik,

5 (4,72 %) siswa yang perolehan skor antara 87 – 112, berarti ada 5

siswa dari 106 siswa yang memiliki kebiasaan belajar dalam kategori

kurang baik, 65 (61,32 %) siswa yang perolehan skor antara 112 – 138,

berarti ada 65 siswa dari 106 siswa yang memiliki kebiasaan belajar

dalam kategori cukup baik, 31 (29,24 %) siswa yang perolehan skor

antara 138 – 163, berarti ada 31 siswa dari 106 siswa yang memiliki

kebiasaan belajar dalam kategori baik, 5 (4,72 %) siswa yang

perolehan skor lebih dari 163, berarti ada 5 siswa dari 106 siswa

yang memiliki kebiasaan belajar dalam kategori sangat baik.

  2. Hasil pengolahan data ini merupakan jawaban terhadap masalah kedua yaitu “Topik bimbingan belajar apa sajakah yang tepat untuk

mengembangkan kebiasaan belajar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3

Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009?”. Kategorisasi item kebisaan

belajar sebagai dasar penyusunan topik-topik bimbingan belajar disajikan pada tabel 9.

  

Tabel 9

Kategorisasi Item Kebiasaan Belajar sebagai Dasar Penyusunan

Topik-topik Bimbingan Belajar

  

Norma Kategorisasi f Persentase Kategori

X 0 % Sangat kurang

≤ 185 baik

  185 < X 5 10 % Kurang baik ≤ 238 238 < X 26 52 % Cukup Baik ≤ 292 292 < X 15 30 % Baik ≤ 345

  345 < X 4 8 % Sangat baik Total 50 100 % Berdasarkan data dalam tabel 9, disimpulkan bahwa tidak ada item kebiasaan belajar yang termasuk dalam kategori sangat kurang baik, ada 5 item kebiasaan belajar yang termasuk dalam kategori kurang baik, ada 26 item kebiasaan belajar yang termasuk dalam kategori cukup baik, ada 15 item kebiasaan belajar yang termasuk dalam kategori baik, dan ada 4 item kebiasaan belajar yang termasuk dalam kategori sangat baik. Penyusunan topik-topik bimbingan belajar berdasarkan item kebiasaan belajar yang termasuk dalam

kategori kurang baik, yaitu item no 4, item no 7, item no 22, item no

B. Pembahasan

  Karena penelitian deskriptif maka penelitian ini hanya akan menguraikan keadaan yang terjadi di lapangan. Dari penjabaran hasil penelitian terlihat bahwa tidak ada siswa yang memiliki kebiasaan belajar dalam kategori sangat kurang baik. Berdasarkan teori Stephen Covey, kebiasaan dapat terbentuk apabila memiliki ketiga hal yaitu pengetahuan, keterampilan, dan keinginan. Tidak adanya siswa dalam kategori memiliki kebiasaan belajar sangat kurang baik berarti tidak ada siswa yang lemah dalam bidang akademik.

  Siswa yang memiliki kebiasaan belajar kurang baik ada 5 (4,72%). Berdasarkan teori Thorndike, siswa yang termasuk kategori memiliki kebiasaan belajar yang kurang baik, penyebabnya adalah (1) law of effect , siswa kurang memiliki respon yang menyenangkan dalam belajar. Siswa menganggap belajar sebagai kegiatan yang membosankan dan dilakukan berulang-ulang mengakibatkan siswa malas belajar. (2) law of exercise, siswa jarang untuk melatih diri untuk belajar secara berulang-ulang. Akibatnya siswa menjadi cepat lupa dan cenderung untuk menunda-nunda dalam belajar. Siswa menjadi malas dalam belajar karena tidak ada reward/punishment dari orang tua ataupun guru sehingga kurang termotivasi untuk belajar.

  Berdasarkan teori Stephen Covey, siswa yang termasuk kategori memiliki kebiasaan belajar yang kurang baik, penyebabnya adalah siswa

  

belajar bagi dirinya sehingga siswa belajar seenaknya. siswa mampu

untuk belajar, akan tetapi keinginan untuk belajar kurang maka yang

dilakukan adalah malas-malasan belajar, belajar menjelang ujian.

  Ada beberapa faktor penyebabnya antara lain: Pertama, siswa melaksanakan cara belajar yang salah. Dalam hal waktu, siswa sering

menunda-nunda sehingga waktu terbuang sia-sia tanpa dipergunakan

untuk menyelesaikan tugas ataupun belajar. Siswa kurang membuat

rencana/jadwal sehari-hari, sehingga kadang-kadang siswa belajar tidak teratur atau terus menerus, hanya belajar menjelang ulangan atau ujian.

  Akibatnya siswa kurang istirahat dan bisa sakit. Pembagian waktu yang baik membuat siswa selalu mempunyai waktu untuk belajar, misalnya

mengerjakan tugas, mengulangi pelajaran di rumah, membaca buku

pelajaran, dan sebagainya.

  Kedua, pengaruh lingkungan keluarga terutama orang tua. Orang

tua yang kurang memperhatikan belajar anak, misalnya karena sibuk

mengurus pekerjaannya, mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya,

kesulitan-kesulitan yang dialami anak dalam belajar, tidak

memperhatikan apakah anak belajar atau tidak dan lain-lain menjadi

akibat siswa memiliki kebiasaan belajar kurang baik dan prestasi belajar

anak tidak memuaskan atau kurang berhasil dalam belajarnya. Anak

sendiri sebetulnya pandai, tetapi karena cara belajarnya tidak teratur,

akhirnya kesulitan dalam belajar menumpuk sehingga mengalami

  Ketiga, Suasana rumah yang ramai, tegang, sering terjadi

pertengkaran antar anggota keluarga, bising (dengan suara radio, tape

recorder atau televisi) saat waktu anak belajar sangat mengganggu

belajar anak terutama untuk konsentrasi pada hal yang sedang

dipelajarinya. Alat pelajaran, buku-buku pelajaran kurang lengkap, tidak

ada tempat belajar, ruang belajar kurang terang, kurang bersih dapat

mengganggu konsentrasi siswa.

  Siswa yang memiliki kebiasaan belajar cukup berjumlah 65

(61,32 %) siswa. Jumlah ini cukup banyak dilihat dari jumlah keseluruhan

siswa SMP BOPKRI 3 Yogyakarta.

  Berdasarkan teori Thorndike, siswa yang termasuk kategori

memiliki kebiasaan belajar cukup adalah siswa terkadang menyadari

belajar sebagai kegiatan yang menyenangkan bagi dirinya dan mampu

untuk berlatih secara berulang-ulang, akan tetapi terkadang karena

pengaruh pergaulan, televisi, situasi di rumah membuat siswa menjadi

malas belajar atau menunda untuk belajar.

  Berdasarkan teori Stephen Covey, siswa yang termasuk kategori

memiliki kebiasaan belajar cukup, mampu untuk belajar, akan tetapi

pengetahuan (tujuan dalam belajar) dan keinginan untuk belajar masih

setengah-setengah. Akibatnya prestasi belajar pun kurang maksimal.

  Faktor penyebab yang lain adalah siswa masih setengah-setengah

dalam belajar sehingga ia mengalami kesulitan dalam membiasakan diri untuk mengerjakan tugas, mengulangi pelajaran di rumah, membaca buku pelajaran, dan sebagainya, orang tua mendukung dalam belajar misalnya memberikan fasilitas dalam belajar, membantu dalam kesulitan belajar, dan sebagainya, akan tetapi siswa kurang mempergunakannya dengan teratur. Siswa lebih senang untuk belajar saat ada pekerjaan rumah, belajar saat menjelang ujian, jika ada kesulitan dalam belajar tidak langsung diselesaikan sehingga mengakibatkan prestasi belajar kurang memuaskan.

  Siswa yang memiliki kebiasaan belajar baik berjumlah 31 (29,24 %) siswa dan siswa yang memiliki kebiasaan belajar sangat baik berjumlah 5 (4,72 %) siswa. Jumlah ini dapat dikatakan masih sedikit dari jumlah keseluruhan siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta.

  Berdasarkan teori Thorndike, siswa yang termasuk kategori memiliki kebiasaan belajar baik, menganggap belajar sebagai kegiatan

yang menyenangkan dan sudah berlatih dengan baik secara

berulang-ulang sehingga prestasi belajar yang dicapai maksimal.

  Berdasarkan teori Stephen Covey, siswa yang termasuk kategori memiliki kebiasaan belajar baik dan sangat baik, yaitu siswa sudah mengetahui tujuan belajar yang ingin dicapainya, siswa juga selalu berkeinginan untuk belajar dengan teratur dan mampu untuk belajar maka prestasi belajarnya memuaskan.

  

Faktor penyebab yang lain, antara lain: Pertama, siswa yang

memiliki kebiasaan belajar sangat baik dan kebiasaan belajar baik berarti sudah mengetahui cara belajar yang baik, dilakukan secara teratur. Siswa mampu untuk membagi waktu antara belajar dengan kegiatan yang lainnya. Orang tua pun membantu untuk mengatur waktu belajar anaknya, mendampingi saat anak mengalami kesulitan dalam belajar sehingga anak dapat belajar dengan baik dan disiplin dengan waktu belajarnya. Pembagian waktu yang baik membuat siswa selalu mempunyai waktu untuk belajar, misalnya mengerjakan tugas, mengulangi pelajaran di rumah, membaca buku pelajaran, dan sebagainya.

  

Kedua, siswa menyadari bahwa belajar itu penting, akibatnya siswa

mampu untuk berkonsentrasi dalam belajar. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, ada tempat belajar dengan meja yang bersih, dapat mencegah timbulnya kebosanan dan siswa mempunyai perhatian terhadap bahan pelajaran yang dipelajarinya. Siswa dapat belajar dengan baik apabila memiliki kebiasaan untuk memusatkan pikiran (Slameto, 1988).

  Siswa yang mengerjakan pekerjaan rumah, menjawab soal latihan yang

dibuat sendiri atau yang ada dalam buku pelajaran, ulangan dengan

sebaik-baiknya maka siswa dapat memperoleh prestasi belajar yang memuaskan.

BAB V USULAN TOPIK BIMBINGAN UNTUK MENGEMBANGKAN KEBIASAAN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP BOPKRI 3 YOGYAKARTA TAHUN PELAJARAN 2008/2009 Bab ini memuat implikasi hasil penelitian tentang usulan topik bimbingan

  siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009. Topik bimbingan untuk siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2008/2009 yang diusulkan dalam penelitian ini didasarkan pada kategorisasi dalam pengelompokan skor item kebisaan belajar.

  Berdasarkan acuan/norma pengelompokkan skor item kuesioner kebiasaan belajar, item yang termasuk dalam kategori kurang baik adalah item yang ada dalam rentang skor 185 < X ≤ 238. Item yang digunakan sebagai dasar penyusunan topik bimbingan belajar disajikan pada tabel 10.

  Tabel 10 Item yang Digunakan Sebagai Dasar Penyusunan Topik Bimbingan Belajar

  Macam-macam Kebiasaan Belajar Nomor Item Total Skor Item

  1. Belajar secara teratur 7 209 4 220

  2.

  42 226 Mengulangi bahan pelajaran 46 230

3. Konsentrasi 22 238

  Total Item

  

5

Dari data-data tersebut, peneliti mengusulkan 5 topik berdasarkan teori

  

Usulan topik bimbingan yang peneliti usulkan diharapkan dapat menjadi bahan

masukan bagi guru pembimbing untuk mengembangkan kebiasaan belajar siswa.

1. Prioritas kegiatan

  Peneliti mengusulkan topik prioritas kegiatan karena item ini merupakan item yang memiliki jumlah total skor yang paling rendah yaitu 209 dari total skor maksimal yaitu 424.

  Topik prioritas kegiatan termasuk dalam jenis layanan bimbingan belajar. Tujuan pemberian topik menentukan prioritas kegiatan, agar siswa semakin mampu untuk memiliki kebiasaan menentukan prioritas kegiatannya. Ulasan di dalam topik ini membahas tentang pengertian menentukan prioritas; mengidentifikasi kegiatan yang penting dan kegiatan yang tidak penting; menemukan keinginan (motivasi) untuk menentukan prioritas.

  Dengan pemberian layanan bimbingan tentang topik menentukan prioritas kegiatan, siswa diharapkan dapat terbantu untuk memiliki kebiasaan menentukan prioritas kegiatan sehingga siswa dapat membedakan kegiatan yang penting dan kegiatan yang tidak penting bagi dirinya. Topik ini sejalan dengan teori Stephen Covey bahwa kebiasaan terbentuk apabila siswa memiliki pengetahuan, keinginan, dan keahlian. Maksudnya adalah siswa mengetahui tujuan memiliki kebiasaan menentukan prioritas; mampu untuk melihat kegiatan penting dan kegiatan yang tidak penting; memiliki keinginan dengan teori Thorndike, siswa yang melakukan kegiatan menentukan prioritas sebagai sesuatu yang menyenangkan dan berlatih secara berulang maka siswa mampu untuk memiliki kebiasaan menentukan prioritas sehingga kegiatan belajar berjalan dengan baik dan prestasi belajar yang dicapai maksimal. Setelah bimbingan siswa diharapkan dapat menerapkan kebiasaan menentukan prioritas kegiatan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Pengaturan waktu

  Peneliti mengusulkan topik pengaturan waktu karena item ini merupakan item yang memiliki jumlah total skor yang rendah kedua yaitu 220 dari total skor maksimal yaitu 424.

  Topik pengaturan waktu termasuk dalam jenis layanan bimbingan belajar. Tujuan pemberian topik pengaturan waktu yaitu siswa semakin mampu untuk mengatur waktu. Ulasan di dalam topik ini membahas tentang membagi waktu untuk berbagai kegiatan secara seimbang, menyusun jadwal belajar dan menemukan keinginan (motivasi) dalam membagi waktu.

  Dengan pemberian layanan bimbingan tentang topik mengatur waktu, diharapkan dapat membantu siswa agar mampu memiliki kebiasaan mengatur waktu dalam sehari secara seimbang. Topik ini sejalan dengan teori Stephen Covey bahwa kebiasaan terbentuk siswa mengetahui pentingnya mengatur waktu secara seimbang; bisa mengatur waktu sehari-hari; memiliki keinginan untuk mengatur waktu. Topik ini juga sejalan dengan teori Thorndike, bahwa siswa yang terus berlatih mengatur waktu dan melakukan sebagai sesuatu yang menyenangkan secara berulang-ulang maka siswa mampu untuk memiliki kebiasaan mengatur waktu dengan baik. Setelah bimbingan siswa diharapkan dapat menerapkannya jadwal belajar yang dibuat sendiri dan melaksanakannya dengan baik sehingga siswa mampu untuk memiliki kebiasaan belajar yang baik sehingga berpengaruh dengan prestasi belajarnya.

3. Belajar dalam kelompok

  Peneliti mengusulkan topik belajar dalam kelompok karena item ini merupakan item yang memiliki jumlah total skor yang rendah ketiga yaitu 226 dari total skor maksimal yaitu 424.

  Topik belajar dalam kelompok termasuk dalam jenis layanan bimbingan belajar. Tujuan pemberian topik ini yaitu siswa semakin mampu untuk mengulangi bahan pelajaran dengan membentuk kelompok belajar. Ulasan dalam topik ini membahas tentang hal-hal yang menghambat dalam mengulangi bahan pelajaran, membentuk kelompok belajar, dan menemukan keinginan (motivasi) untuk belajar dalam kelompok.

  Dengan pemberian layanan bimbingan mengenai topik belajar dalam kelompok, siswa diharapkan mampu untuk membahas kesulitan dalam belajar dengan teman kelompok dan mengulangi bahan pelajaran yang dipelajari dengan teman kelompok. Topik ini sejalan dengan teori Thorndike yaitu jika siswa belajar dalam kelompok, dilakukan secara berulang-ulang dan diikuti rasa senang maka siswa akan mengulanginya kembali dan sebaliknya. Siswa belajar dalam kelompok sebagai latihan secara berulang dan ada reward maka siswa akan melakukannya kembali. Maka siswa dapat membentuk kebiasaan belajar dalam kelompok untuk membantu dalam belajar. Topik ini juga sejalan dengan teori Stephen Covey, yaitu siswa memiliki kebiasaan apabila ada pengetahuan, keinginan, dan keahlian. Siswa yang menyadari tujuan untuk belajar dengan kelompok, mampu untuk belajar dengan kelompok dan memiliki keinginan untuk belajar dengan kelompok maka siswa mampu untuk memiliki kebiasaan belajar dengan kelompok. Setelah bimbingan siswa diharapkan dapat membentuk kelompok belajar.

4. Belajar mandiri

  Peneliti mengusulkan topik belajar mandiri dengan alasan bahwa item ini merupakan item yang memiliki jumlah total skor yang rendah keempat yaitu 230 dari total skor maksimal yaitu 424.

  Topik belajar mandiri termasuk dalam jenis layanan bimbingan

belajar. Tujuan pemberian topik ini yaitu siswa semakin mampu untuk

memiliki kebiasaan membuat pertanyaan setelah membaca buku

pelajaran. Ulasan di dalam topik ini membahas tentang pengertian

mengenai belajar mandiri, kesulitan dalam belajar mandiri,

menemukan keinginan (motivasi) untuk belajar mandiri.

  Dengan pemberian layanan bimbingan mengenai topik belajar

mandiri, siswa diharapkan mampu belajar mandiri dengan membuat

pertanyaan dari buku pelajaran. Topik ini sejalan dengan teori

Thorndike. Jika siswa membuat pertanyaan setelah membaca buku

pelajaran dilakukan secara berulang-ulang dan diikuti rasa senang

maka siswa akan mengulanginya kembali dan sebaliknya. Siswa

membuat pertanyaan setelah membaca buku pelajaran sebagai latihan

secara berulang untuk mengulangi bahan pelajaran dan ada reward

maka siswa akan melakukannya kembali. Maka siswa mampu

memiliki kebiasaan belajar mandiri. Topik ini juga sejalan dengan

teori Stephen Covey, yaitu siswa memiliki kebiasaan apabila ada

pengetahuan, keinginan, dan keahlian. Siswa yang memiliki tujuan

untuk mampu belajar mandiri, ia juga mampu untuk melakukan

belajar mandiri, dan ada keinginan maka siswa mampu untuk

memiliki kebiasaan belajar mandiri. Setelah bimbingan siswa

diharapkan mengembangkan kebiasaan untuk belajar mandiri.

5. Konsentrasi

  Peneliti mengusulkan topik konsentrasi karena item ini merupakan item yang memiliki jumlah total skor yang rendah kelima yaitu 238 dari total skor maksimal yaitu 424.

  Topik konsentrasi termasuk dalam jenis layanan bimbingan belajar. Tujuan pemberian topik konsentrasi yaitu siswa semakin mampu untuk memusatkan perhatiannya saat guru menjelaskan pelajaran di depan kelas. Ulasan di dalam topik ini membahas tentang pentingnya konsentrasi dalam kelas, kesulitan dalam konsentrasi di kelas, menemukan keinginan (motivasi) konsentrasi di kelas.

  Dengan pemberian layanan bimbingan tentang topik konsentrasi, diharapkan dapat membantu siswa agar mampu memusatkan perhatian untuk mendengarkan penjelasan guru di kelas supaya siswa memahami yang sedang dijelaskan guru dan tidak mengalami kesulitan dalam belajar. Topik ini sejalan dengan teori Stephen Covey bahwa kebiasaan terbentuk apabila ada pertemuan pengetahuan, keinginan, dan keahlian. Maksudnya adalah siswa mengetahui pentingnya konsentrasi; mampu untuk konsentrasi; memiliki keinginan untuk konsentrasi. Maka siswa mampu untuk memiliki kebiasaan konsentrasi di kelas. Topik ini juga sejalan dengan teori

Thorndike, yaitu siswa konsentrasi di kelas dilakukan secara berulang-

ulang dan diikuti rasa senang maka siswa akan mengulanginya

  

secara berulang untuk mengulangi bahan pelajaran dan ada reward

maka siswa akan melakukannya kembali. Maka siswa mampu

memiliki kebiasaan konsentrasi di kelas. Setelah bimbingan siswa

diharapkan dapat menerapkan konsentrasi dalam belajar di kelas

sehingga siswa mampu meningkatkan kebiasaan belajar yang

berpengaruh baik dengan prestasi belajarnya.

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN Dalam bab ini, memuat beberapa hal yang berkaitan dengan kesimpulan dan

  saran, yaitu kesimpulan, saran, dan keterbatasan penelitian

A. Kesimpulan

  Kesimpulan berikut ditarik berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan penelitian.

  1. Hasil pengolahan data penelitian terhadap siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta tahun pelajaran 2008/2009 menunjukkan bahwa (1) 5 siswa kelas VIII memiliki kebiasaan belajar sangat baik, (2) 31 siswa kelas VIII memiliki kebiasaan belajar baik, (3) 65 siswa kelas VIII memiliki kebiasaan belajar cukup baik, (4) 5 siswa kelas VIII memiliki kebiasaan belajar kurang baik, dan (5) tidak ada siswa kelas VIII yang memiliki kebiasaan belajar sangat kurang baik.

  2. Hasil pengolahan data penelitian berdasarkan pengelompokkan item kebiasaan belajar menunjukkan bahwa ada 5 item yang termasuk dalam kategori kurang baik. Kelima item tersebut dijadikan dasar dalam penyusunan topik bimbingan belajar.

  Topik bimbingan belajar yaitu prioritas kegiatan, pengaturan

B. Saran

  1. Bagi Guru Pembimbing Hasil pengolahan data penelitian menunjukkan bahwa hampir sebagian besar siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta tahun

  pelajaran 2008/2009 memiliki kebiasaan belajar dalam kategori cukup baik. Berdasarkan data yang diperoleh, guru pembimbing diharapkan dapat memberikan pendampingan dalam belajar baik. Pendampingan belajar bisa melalui bimbingan klasikal ataupun melalui konseling. Pendampingan belajar bertujuan untuk memotivasi siswa dalam belajar sehingga mampu mengembangkan kebiasaan belajar dan mampu untuk memperoleh prestasi belajar yang optimal.

  2. Bagi Peneliti lain Untuk peneliti lain hendaknya lebih menggali lebih jauh mengenai aspek-aspek kebiasaan belajar dengan mencari lebih banyak literatur terbaru dan observasi tentang kebiasaan belajar siswa agar dapat lebih mengikuti perkembangan siswa di sekolah.

  Penelitian ini menggunakan validitas isi untuk menguji validitas kuesioner, hendaknya peneliti lain menggunakan validitas konstruk untuk menguji validitas kuesioner. Penggunaan validitas konstruk dimaksudkan agar dalam menganalisis data lebih sahih.

3. Keterbatasan Penelitian

  Penulis menyadari keterbatasan-keterbatasan dan ketidaksempurnaan dalam penelitian yang dilakukan, antara lain:

  1. Keterbatasan literatur, pengetahuan, dan kemampuan dalam mengungkap semua aspek-aspek kebiasaan belajar yang sesuai dengan perkembangan siswa di sekolah.

  2. Keterbatasan penyusunan kuesioner dalam mengungkap kebiasaan belajar siswa.

  

3. Keterbatasan dalam menginterpretasikan data penelitian.

  4. Keterbatasan dalam menentukan validitas kuesioner yaitu menggunakan validitas isi. Validitas kuesioner akan lebih sahih apabila menggunakan validitas konstruk.

DAFTAR PUSTAKA

  

Ahmadi, Abu H & Widodo Supriyono. (1991). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka

Cipta.

Anggraeni, Justina & Hardian Marantika. (2003). Kiat Sukses dalam belajar.

  Bandung: Pionir Jaya.

Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

  Jakarta: Rinela Cipta.

Azwar, Saifuddin. (2007). Penyusunan Skala Psikologis. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar.

  Bulatau, J. SJ. (2007). Teknik Diskusi Kelompok. Yogyakarta: Kanisius. Cohen, Pete & Sten Cummins. (2004). Habit Busting. Yogyakarta: PinkBooks.

Covey, Stephen R. (1997). 7 Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif. Jakarta:

Binarupa Aksara.

  

DePorter, Bobbi & Mike Hernacki. (2004). Quantum Learning (Membiasakan

Belajar Nyaman dan Menyenangkan) . Jakarta: Kaifa. Djaali, H. (2007). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Akasara.

Djumhur, I & Moh. Surya. (1975). Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah.

  Bandung: Ilmu.

Furchan, Arief. (Penerjemah). (2005). Pengantar Penelitian dalam Pendidikan.

  Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Gunawan, Yusuf. (1992). Pengantar Bimbingan dan Konseling. Jakarta:

Gramedia Pustaka Utama.

  Gie, The Liang. (1995). Cara Belajar yang Efisien Jilid II. Yogyakarta: Liberty.

____________. (2002). Cara Belajar yang Efisien (Edisi kelima). Yogyakarta:

Pusat Belajar Ilmu Berguna.

  

Hasan, Iqbal. (2002). Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan

Aplikasinya . Bogor: Ghalia Indonesia.

  Imron, Ali. (1996). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Pustaka Jaya. Maddox, Harry. (1963). How To Study. London: PAN Books, Ltd.

Masidjo, Ign. (2007). Penilaian Pencapaian hasil Belajar Siswa di Sekolah.

  Yogyakarta: Kanisius. Michalko, Michael. (2001). Thinkertoys. Bandung: Kaifa.

Nurihsan, Achmad Juntika & Akur Sudianto. (2005). Manajemen Bimbingan dan

Konseling di SMP Kurikulum 2004 . Jakarta: Gramedia Widiasarana.

  

Prayitno, H & Erman Amti. (2004). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling

(Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Purwanto, Ngalim M. (1996). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja

Rosdakarya.

____________________. (2006). Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung:

Remaja Rosdakarya.

Slameto. (1988). Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Bina

Aksara. Sudarmanto, Y.B. (1993). Tuntunan Metodologi Belajar. Jakarta: Grasindo.

Suryabrata, Sumadi. (2001). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo

Persada.

Sukardi, Dewa Ketut. (1983). Bimbingan dan Penyuluhan Belajar di Sekolah.

  Surabaya: Usaha Nasional.

Walgito, Bimo. (2004). Bimbingan dan Konseling (studi dan karir). Yogyakarta:

Andi.

  Wedge, Florence. (1996). Menghilangkan Kebiasaan Buruk. Jakarta: Obor. Winkel, W. S. (1987). Psikologi Pengajaran. Jakarta: Gramedia.

Winkel, W. S & Sri Hastuti. (2004). Bimbingan dan Konseling di Institusi

Pendidikan . Yogyakarta: Media Abadi.

  Lampiran 1

Validitas

  VAR00024

197,6452 383,503 ,459 Valid

  VAR00018

197,1935 369,961 ,632 Valid

  VAR00019

197,2258 375,847 ,602 Valid

  VAR00020

196,7097 369,613 ,651 Valid

  VAR00021

196,6452 380,103 ,410 Valid

  VAR00022

196,7097 375,146 ,512 Valid

  VAR00023

197,4839 389,725 ,106 Tidak valid

  VAR00025

196,5806 371,852 ,576 Valid

  VAR00016

196,9677 378,566 ,492 Valid

  VAR00026

198,1290 406,449 -,623 Tidak valid

  VAR00027

196,6774 380,426 ,364 Valid

  VAR00028

196,6774 384,692 ,420 Valid

  VAR00029

196,6774 389,226 ,146 Tidak valid

  VAR00030

197,9355 411,196 -,473 Tidak valid

  VAR00031

196,5806 371,852 ,576 Valid

  VAR00032

197,2258 375,847 ,602 Valid

  VAR00017

196,9677 379,099 ,398 Valid

  VAR00015

197,2903 389,813 ,099 Tidak valid

  Item-Total Statistics N of Cases = 31 Scale Mean if Item Deleted

  VAR00005

196,6452 396,503 -,113 Tidak valid

  Scale Variance if Item Deleted Corrected

  Item-Total Correlation Keputusan

  VAR00001

197,2581 390,865 ,069 Tidak valid

  VAR00002

198,1290 396,116 -,114 Tidak valid

  VAR00003

196,6129 386,112 ,303 Valid

  VAR00004

196,8065 381,095 ,435 Valid

  VAR00006

197,0000 381,600 ,353 Valid

  VAR00014

197,0000 374,200 ,598 Valid

  VAR00007

197,0000 376,267 ,649 Valid

  VAR00008

196,4194 379,318 ,448 Valid

  VAR00009

196,3548 380,770 ,421 Valid

  VAR00010

196,6774 380,426 ,364 Valid

  VAR00011

196,7097 384,680 ,254 Tidak valid

  VAR00012

196,9677 388,766 ,108 Tidak valid

  VAR00013

197,0000 378,067 ,444 Valid

  VAR00033

197,1290 388,516 ,150 Tidak valid

  VAR00038

196,6774 379,959 ,531 Valid

  VAR00055

196,9032 394,090 -,050 Tidak valid

  VAR00069

196,8387 376,406 ,593 Valid

  VAR00068

196,9032 381,557 ,440 Valid

  VAR00067

196,8387 383,273 ,339 Valid

  VAR00066

197,8065 389,428 ,134 Tidak valid

  VAR00065

197,6452 383,503 ,459 Valid

  VAR00064

197,0000 376,267 ,649 Valid

  VAR00063

197,0323 379,299 ,399 Valid

  VAR00062

197,1935 369,961 ,632 Valid

  VAR00061

196,9032 381,557 ,440 Valid

  VAR00060

197,1935 369,961 ,632 Valid

  VAR00059

197,4839 382,191 ,413 Valid

  VAR00058

196,7742 381,047 ,455 Valid

  VAR00057

196,5806 380,652 ,401 Valid

  VAR00056

197,2258 386,781 ,170 Tidak valid

  VAR00054

196,9032 382,157 ,416 Valid

  VAR00039

196,3548 381,437 ,465 Valid

  VAR00053

196,7097 379,613 ,447 Valid

  VAR00052

196,7742 370,581 ,717 Valid

  VAR00051

197,6129 395,778 -,117 Tidak valid

  VAR00050

196,4516 379,656 ,470 Valid

  VAR00049

196,7097 377,213 ,500 Valid

  VAR00048

196,9677 378,566 ,492 Valid

  VAR00047

197,1935 385,495 ,302 Valid

  VAR00046

196,7097 377,213 ,500 Valid

  VAR00045

197,2258 383,781 ,314 Valid

  VAR00044

197,0968 388,757 ,123 Tidak valid

  VAR00043

196,5484 389,723 ,122 Tidak valid

  VAR00042

196,4839 379,525 ,481 Valid

  VAR00041

196,4516 390,589 ,074 Tidak valid

  VAR00040

196,5161 376,791 ,490 Valid

  VAR00070

196,5161 374,191 ,573 Valid

  Lampiran 2

Reliabilitas

  Case Processing Summary N % Cases Valid

  31 100,0 Excluded ,0 (a)

  Total 31 100,0 a Listwise deletion based on all variables in the procedure.

   Reliability Statistics Cronbach's Alpha

  Part 1 Value ,712 N of Items 35(a)

  Part 2 Value ,855 N of Items 35(b)

  Total N of Items

  70 Correlation Between Forms ,850 Spearman-Brown Equal Length ,919 Coefficient Unequal Length

  ,919 Guttman Split-Half Coefficient ,905 a The items are: VAR00001, VAR00002, VAR00003, VAR00004, VAR00005, VAR00006,

  VAR00007, VAR00008, VAR00009, VAR00010, VAR00011, VAR00012, VAR00013, VAR00014,

  VAR00015, VAR00016, VAR00017, VAR00018, VAR00019, VAR00020, VAR00021, VAR00022,

  VAR00023, VAR00024, VAR00025, VAR00026, VAR00027, VAR00028, VAR00029, VAR00030, VAR00031, VAR00032, VAR00033, VAR00034, VAR00035. b The items are: VAR00036, VAR00037, VAR00038, VAR00039, VAR00040, VAR00041,

  VAR00042, VAR00043, VAR00044, VAR00045, VAR00046, VAR00047, VAR00048, VAR00049,

  VAR00050, VAR00051, VAR00052, VAR00053, VAR00054, VAR00055, VAR00056, VAR00057,

  VAR00058, VAR00059, VAR00060, VAR00061, VAR00062, VAR00063, VAR00064, VAR00065, VAR00066, VAR00067, VAR00068, VAR00069, VAR00070.

  Lampiran 3 DATA PENELITIAN KUESIONER KEBIASAAN BELAJAR

  2

  2

  4

  1

  1

  3

  1

  42

  1

  3

  3

  4

  4

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  2

  2

  3

  1

  2

  4

  2

  3

  3

  4

  43

  2

  3

  2

  1

  1

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  1

  2

  2

  4

  3

  2

  2

  4

  40

  4

  1

  4

  1

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  4

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  3

  3

  4

  41

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  2

  2

  4

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  46

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  3

  2

  2

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  47

  4

  4

  3

  3

  4

  2

  3

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  4

  44

  4

  3

  2

  4

  1

  3

  3

  1

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  45

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  1

  2

  4

  3

  3

  4

  3

  1

  3

  3

  4

  3

  2

  34

  3

  3

  2

  2

  4

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  1

  2

  1

  2

  1

  1

  4

  35

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  1

  3

  2

  3

  4

  2

  4

  1

  4

  3

  32

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  1

  3

  3

  4

  1

  2

  3

  3

  33

  3

  2

  2

  1

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  4

  4

  3

  2

  1

  2

  3

  2

  2

  4

  2

  2

  1

  1

  2

  2

  3

  1

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  38

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  2

  4

  2

  2

  2

  4

  2

  2

  1

  1

  3

  1

  2

  4

  2

  2

  2

  4

  39

  4

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  1

  1

  3

  1

  2

  3

  2

  2

  2

  4

  36

  3

  3

  4

  1

  4

  3

  2

  3

  4

  1

  4

  1

  3

  2

  2

  4

  1

  2

  2

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  37

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  1

  3

  2

  2

  2

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  4

  3

  1

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  1

  2

  4

  58

  1

  1

  1

  4

  1

  1

  1

  2

  4

  2

  2

  2

  1

  4

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  2

  2

  2

  4

  1

  3

  3

  2

  3

  56

  2

  2

  2

  1

  1

  4

  2

  3

  3

  2

  2

  4

  2

  1

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  1

  1

  4

  3

  57

  1

  2

  2

  2

  1

  3

  1

  3

  2

  2

  1

  4

  2

  1

  2

  1

  1

  1

  2

  2

  1

  59

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  4

  62

  3

  2

  1

  3

  2

  3

  2

  2

  4

  2

  3

  2

  3

  4

  2

  1

  3

  1

  3

  3

  3

  1

  2

  2

  3

  2

  3

  1

  3

  4

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  4

  2

  4

  1

  2

  4

  4

  2

  3

  2

  1

  2

  4

  2

  60

  3

  61

  1

  1

  4

  1

  1

  1

  4

  4

  1

  2

  4

  4

  1

  1

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  4

  1

  4

  2

  1

  1

  3

  2

  50

  4

  4

  3

  4

  1

  4

  4

  2

  4

  4

  3

  4

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  4

  3

  4

  51

  2

  2

  2

  1

  4

  4

  3

  4

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  2

  2

  2

  3

  2

  48

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  4

  2

  2

  1

  2

  3

  2

  2

  4

  2

  3

  2

  2

  2

  1

  1

  2

  2

  49

  2

  3

  3

  1

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  1

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  2

  4

  2

  54

  3

  1

  2

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  1

  3

  2

  4

  3

  2

  55

  3

  4

  2

  1

  4

  2

  2

  3

  4

  4

  2

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  1

  2

  2

  1

  2

  3

  3

  3

  52

  4

  3

  3

  2

  4

  4

  2

  4

  2

  2

  4

  3

  2

  2

  4

  3

  3

  4

  1

  2

  4

  2

  2

  1

  4

  53

  4

  3

  3

  2

  4

  3

  2

  4

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  4

  2

  1

  3

  2

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  3

  4

  10

  2

  4

  2

  4

  2

  2

  2

  4

  2

  2

  4

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  4

  11

  3

  4

  4

  2

  4

  4

  1

  2

  2

  4

  1

  1

  1

  1

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  4

  8

  4

  1

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  4

  9

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  2

  4

  1

  4

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  1

  2

  4

  2

  2

  1

  4

  14

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  1

  2

  2

  1

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  15

  4

  4

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  4

  12

  4

  2

  2

  3

  4

  2

  1

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  3

  3

  4

  2

  1

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  4

  13

  2

  1

  4

  4

  2

  2

  2

  2

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  13

  22

  21

  20

  19

  18

  17

  16

  15

  14

  12

  24

  11

  10

  9

  8

  7

  6

  5

  4

  3

  2

  23

  25

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  1

  2

  1

  4

  4

  1

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  4

  2

  2

  4

  3

  2

  4

  6

  4

  3

  4

  3

  1

  4

  3

  4

  1

  4

  4

  4

  2

  2

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  4

  3

  2

  4

  7

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  2

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  1

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  5

  4

  2

  3

  2

  2

  4

  4

  2

  2

  1

  2

  4

  2

  3

  2

  4

  26

  2

  4

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  3

  4

  3

  2

  2

  4

  3

  3

  4

  2

  27

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  2

  3

  2

  4

  3

  2

  4

  3

  4

  3

  4

  24

  4

  4

  4

  4

  3

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  2

  1

  3

  3

  4

  1

  2

  1

  2

  3

  2

  4

  25

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  2

  4

  4

  4

  4

  2

  2

  3

  1

  3

  2

  2

  4

  2

  2

  4

  3

  30

  2

  2

  4

  3

  4

  2

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  4

  3

  1

  2

  3

  2

  3

  3

  31

  2

  4

  4

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  2

  2

  3

  4

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  4

  3

  28

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  29

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  3

  2

  3

  4

  2

  3

  4

  1

  4

  3

  4

  4

  4

  2

  2

  2

  4

  18

  3

  2

  3

  2

  2

  1

  3

  2

  4

  3

  3

  1

  4

  1

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  4

  19

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  1

  4

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  3

  2

  4

  4

  2

  3

  2

  4

  16

  3

  4

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  4

  2

  4

  3

  3

  2

  2

  1

  3

  1

  4

  4

  3

  2

  2

  4

  17

  4

  2

  3

  2

  1

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  3

  2

  4

  2

  2

  1

  2

  4

  3

  4

  22

  4

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  1

  2

  4

  4

  3

  4

  4

  23

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  1

  2

  4

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  4

  1

  2

  2

  3

  2

  2

  4

  20

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  4

  21

  4

  2

  2

  2

  4

  3

  2

  65

  93

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  4

  1

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  1

  2

  2

  2

  4

  2

  1

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  4

  4

  92

  4

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  1

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  4

  95

  3

  1

  2

  4

  2

  4

  1

  4

  96

  4

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  2

  3

  3

  4

  1

  3

  1

  4

  94

  4

  2

  2

  2

  3

  2

  1

  3

  1

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  3

  1

  1

  4

  1

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  1

  4

  1

  4

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  1

  2

  4

  4

  88

  4

  2

  3

  2

  4

  2

  1

  3

  3

  4

  2

  2

  2

  3

  4

  86

  4

  2

  2

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  2

  2

  4

  4

  87

  4

  2

  3

  4

  3

  2

  4

  4

  4

  90

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  3

  4

  2

  2

  4

  2

  2

  3

  4

  2

  2

  2

  4

  91

  2

  4

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  4

  89

  4

  2

  2

  3

  2

  2

  1

  3

  1

  4

  1

  3

  4

  3

  4

  2

  4

  4

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  4

  2

  1

  4

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3 102

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3 104

  4

  2

  2

  2

  4

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  1

  1

  4

  1

  2

  2

  2 102

  2

  1

  2

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  1

  3

  1

  2

  3

  3

  2

  1

  2

  3

  4 106

  3

  2

  3

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  1

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  2

  2

  3

  4 105

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  1

  4

  3

  3

  4

  2

  3

  2

  2

  1

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  1

  3

  1

  4

  2

  4

  4

  2

  2

  2

  1

  3

  3

  1

  2

  1

  1

  98

  4

  2

  3

  2

  2

  4

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  2

  1

  3

  2

  3

  4

  3

  4

  1

  4

  3

  2

  3

  4

  1

  4

  4

  3

  97

  4

  2

  2

  2

  3

  2

  1

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  4

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  4

  2

  4

  4

  3

  4

  2

  2 101

  4

  2

  2

  2

  4

  2

  1

  3

  1

  3

  1

  4

  4

  3

  2

  3

  4

  99

  2

  2

  2

  1

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  4

  1

  2

  3

  4

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  4

  4 100

  4

  2

  3

  2

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  72

  4

  2

  2

  4

  3

  2

  1

  2

  2

  3

  3

  4

  1

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  71

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  1

  2

  1

  3

  4

  2

  2

  4

  2

  1

  2

  1

  3

  1

  2

  1

  3

  2

  1

  4

  1

  2

  2

  2

  2

  4

  2

  2

  75

  4

  2

  2

  2

  4

  2

  1

  2

  2

  1

  2

  4

  3

  4

  2

  73

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  4

  3

  3

  4

  2

  3

  4

  4

  2

  2

  4

  4

  74

  1

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  2

  2

  2

  4

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  67

  2

  2

  1

  1

  4

  2

  3

  3

  4

  4

  2

  3

  1

  3

  1

  1

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  1

  3

  2

  3

  3

  4

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  66

  4

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  69

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  1

  2

  2

  2

  3

  2

  4

  3

  4

  2

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  70

  4

  2

  2

  4

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  1

  68

  2

  2

  2

  1

  4

  2

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  4

  2

  4

  4

  3

  2

  1

  2

  2

  3

  2

  3

  4

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  83

  4

  3

  3

  2

  82

  4

  2

  1

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  81

  4

  1

  2

  2

  4

  2

  3

  3

  4

  4

  2

  4

  3

  4

  3

  3

  2

  4

  4

  3

  2

  1

  4

  1

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  2

  2

  4

  4

  85

  4

  3

  3

  2

  2

  2

  4

  4

  2

  3

  4

  2

  3

  4

  3

  2

  4

  3

  2

  4

  2

  3

  3

  2

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  2

  3

  4

  1

  4

  1

  3

  84

  4

  2

  2

  2

  4

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  77

  4

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  4

  2

  3

  4

  3

  2

  78

  4

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  4

  3

  76

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  4

  3

  1

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  4

  80

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  2

  1

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  4

  3

  3

  4

  2

  1

  4

  2

  2

  2

  3

  4

  4

  2

  4

  4

  2

  3

  3

  4

  2

  4

  4

  4

  79

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3 Jumlah 357 252 249 220 352 267 209 284 250 289 264 286 307 360 287 284 339 315 246 296 321 238 286 324 341

  26

  3

  1

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  2 3 134

  4

  4

  1

  1

  3

  2

  3

  1

  3

  2

  2

  3

  2

  1 4 119

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  1

  3

  1

  3

  4

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  2 4 125

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  4

  4

  4

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  4

  4 4 149

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  1

  1

  3

  2

  3 3 128

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  1

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  1

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  3 3 139

  2

  3

  3

  2

  1

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3 3 139

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3 4 135

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  1

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2 3 123

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  4

  3

  1

  4

  3

  1

  2

  2 3 135

  3

  2

  2

  4

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  4

  1

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  1

  3

  3

  2

  2 3 149

  3

  4

  4

  3

  4

  4

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2 2 132

  2

  4

  4

  2

  4

  2

  4

  1

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  4

  3

  2

  3

  2

  1

  3

  1

  2 2 122

  4

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  2 3 125

  3

  1

  2

  3

  2

  2

  2

  4

  3

  4

  1

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  1

  4

  2

  3

  2

  4 4 120

  1

  3

  3

  1

  4

  2

  3

  4

  4

  2

  1

  4

  2

  2

  4

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  4 2 128

  3

  3

  2

  1

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  1

  2

  2 2 143

  3

  2

  1

  4

  3

  3

  1

  3

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  1

  2

  1

  1 3 107

  4

  1

  1

  1

  3

  4

  4

  3

  1

  3

  4

  3

  2

  2

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3 3 123

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  1

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  4

  1

  4

  96

  2

  1

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  1

  3

  1

  4

  2

  3

  1

  2

  3

  4

  3

  1

  1

  2

  1

  3

  2

  4

  1

  4

  2

  2

  1

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2 1 120

  4

  2

  2

  2

  1

  3

  3

  1

  1

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  3

  4

  2

  2

  2

  4

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  1

  1

  2 2 123

  2

  3

  1

  2

  3

  2

  4

  1

  1

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  4

  2

  1

  3

  2

  1

  93

  1

  1

  3

  1

  2

  1

  2

  3

  3

  2

  1

  1

  1

  4

  1

  1

  3

  1

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  1 2 140

  2

  3

  2

  3

  1

  4

  1

  4

  2

  4

  1

  3

  2

  4

  2

  3

  4

  3

  2

  3

  4

  3

  2 3 133

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  1

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  3 3 124

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  3 3 134

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  4

  4

  3

  1

  3

  4

  2

  3

  2

  3

  2 4 122

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  1

  3

  1

  3

  2

  4

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  1

  3 3 136

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  1

  3

  3

  4

  2

  1

  2

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  2

  2

  3 4 158

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  2

  4

  2

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  1

  4

  1

  3

  2

  3

  3 4 142

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  27

  3

  2

  4

  2

  4

  4

  3

  4

  2

  4

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2 4 135

  3

  1

  4

  3

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  4

  3 4 151

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  2

  4

  4

  3

  1

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  4

  4

  4

  2

  3 3 160

  4

  1

  1

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  1

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  1 4 131

  4

  3

  3

  4

  4

  4

  1

  1

  4

  2

  3

  2

  4

  1

  3

  2

  2

  4

  3

  1

  3

  2 4 136

  3

  3

  1

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  4

  2 2 128

  4

  1

  1

  2

  3

  3

  2

  4

  2

  2

  4

  1

  2

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  4

  3

  2 2 131

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  4

  4

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  4 1 134

  4

  2

  1

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  1 4 131

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2 3 126

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  2

  4

  3

  38

  47

  46

  45

  44

  43

  42

  41

  40

  39

  37

  49

  36

  35

  34

  33

  32

  31

  30

  29

  28

  48

  50 Jumlah

  1

  4

  1

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  3

  4

  1

  2

  3

  4

  3

  3

  1

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  4

  4

  2

  4

  2

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  1

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  2

  4

  2 4 144

  2 3 135

  3

  2 3 137

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  2 3 130

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  4

  3

  2

  2

  4

  3

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3 4 146

  2

  3

  1

  4

  4

  3

  2

  1

  2

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  2 3 140

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  2

  4

  4

  4

  1

  4

  4 4 181

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  4 4 170

  3

  4

  1

  2

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  1

  3

  3

  4

  3 4 156

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  4

  1

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  2 2 137

  2

  1

  2

  3

  4

  2

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3 4 167

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3 3 131

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  2

  2

  3

  2

  3

  1

  4

  2 3 126

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  4

  3

  4

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2 3 143

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  3 4 124

  2

  3

  3

  2

  1

  1

  3

  3

  1

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  2

  3

  3

  2 4 139

  2

  3

  1

  1

  3

  4

  2

  3

  2

  4

  1

  2

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  3

  4

  3 3 141

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  4

  1

  3

  1

  4

  4

  4

  1 4 139

  2

  2

  1

  2

  4

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  4

  4

  2

  2

  2

  4

  1

  1

  3

  3

  3

  2 3 133

  4

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  2 4 126

  4

  2

  1

  2

  4 4 121

  3

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  2 3 151

  2

  3

  2

  2

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  2

  4

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  3 3 141

  3

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  1

  2

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  1

  2 3 134

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  4

  4

  1

  4

  3

  2

  2

  2 4 134

  2

  2

  3

  2

  4

  4

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  4

  2

  4

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  2 4 135

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3 4 138

  2

  3

  4

  4

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  1

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  4

  2

  3

  1

  3

  3

  3

  1

  3

  3

  3 3 148

  3

  3

  4

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  1

  2

  3

  2

  3

  4

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  2 4 143

  1

  4

  1

  1

  1

  2

  2

  1 3 118

  3

  2

  4

  2

  4

  3

  4

  2

  4

  1

  3

  3

  1

  3

  2

  2 4 143

  4

  3

  1

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  4

  3

  4

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  4

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3 3 127

  2

  4

  4

  2

  4

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3 4 128

  3

  2

  3

  2

  4

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  1

  1

  3

  4

  2 3 117

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2 3 119

  3

  3

  3

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  2

  2

  4

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3 4 141

  2

  2

  4

  3

  4

  1

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  4

  3 4 143

  2

  2

  2

  2

  4

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  3

  2 3 108

  3

  1

  4

  2

  3

  3

  4

  4

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  4

  3 4 142

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  3

  1

  4 3 138

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  1

  3

  3

  2

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  1

  2

  2

  3

  2

  2

  3

  2 4 132

  2

  2

  3

  4

  4

  3

  1

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  1

  2

  2

  4

  4

  1

  3

  2

  4

  2

  2

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  3

  2

  4

  1 3 121

  2

  2

  2

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  4

  3 4 140

  3

  2

  2

  2

  1

  1

  1

  2

  3 2 129

  2

  2

  4

  2

  2

  4

  1

  4

  2

  2

  2

  3

  3

  4

  1

  3

  2

  4

  2

  2

  1

  3

  1

  3

  3

  2

  3

  2

  3

  4

  2

  1

  3

  3

  2

  1

  2

  3 2 135

  3

  3

  3

  4

  2

  4

  3

  2

  4

  4

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  3

  1

  2

  2

  2

  1

  1

  2

  4

  3

  1

  3

  1

  1

  2

  4

  2

  1

  1

  99

  4

  2

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  2

  2 3 130

  3

  3

  4

  2

  3

  2

  2

  2

  2

  2

  2

  4

  4

  4

  2

  3

  1

  3

  1

  1

  3

  4

  4

  2

  2 3 133

  2

  1

  2

  1

  2

  3

  2

  1

  3

  3

  3

  2

  1

  4

  1

  3

  2

  3

  1

  2

  2 1 123

  2

  2

  2

  4

  1

  3

  2

  3

  2

  3

  1

  3

  2

  2

  2

  2

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  1

  2

  2

  3 2 130

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  2

  2

  3

  2

  3

  2

  3

  2 4 147

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2 3 128

  4

  2

  4

  3

  3

  2

  4

  1

  4

  3

  2

  2

  1

  1

  4

  1 3 119

  3

  4

  1

  2

  3

  3

  4

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3 3 137

  1

  2

  3

  2

  3

  4

  2

  3

  4

  3

  3

  2

  2

  2

  4 4 157

  4

  1

  3

  2

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  2

  2

  4

  4

  4

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  2

  3 4 144

  3

  4

  2

  3

  3

  1

  2

  2

  3 3 133

  2

  3

  4

  1

  3

  3

  4

  4

  3

  2

  2

  2

  4

  3

  1

  2

  2

  2

  2

  3

  1

  2

  2

  1

  3

  3

  4

  3

  1

  2

  3

  2

  1

  2

  1

  4

  3

  3

  2 4 139

  2

  3

  3

  1

  2

  3

  1

  4

  2

  1

  3

  4

  4

  3

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  3

  2 3 131

  4

  2

  2

  2

  4

  3

  3

  4

  3

  2

  2

  4

  3

  2

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  2

  2

  3

  2 2 135

  2

  2

  4

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  3

  1

  2

  3

  4

  3 4 137

  3

  3

  2

  2

  3

  3

  3

  4

  3

  3

  2

  3

  3

  2

  2

  2

  3

  4

  4

  2

  4

  4

  3

  3

  3

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  2

  2 3 147

  4

  3

  2

  3

  4

  3

  3

  4

  3

  4

  4

  4

  4

  3

  3

  2

  3

  4

  3

  4

  3

  4

  3

  3

  2

  4

  4

  4

  4

  3

  4

  4

  2

  4

  3

  3

  2

  2

  2

  4 3 161

  4

  2

  3

  3

  3

  3

  3

  4

  294 279 302 242 325 269 291 318 291 273 292 330 318 298 256 299 226 289 264 278 230 252 282 257 334

  Lampiran 4

KUESIONER A. PENJELASAN

  1. Pengisian pernyataan-pernyataan dalam kuesioner ini bukan merupakan pengerjaan suatu tes dan tidak akan mempengaruhi nilai- nilai mata pelajaranmu.

2. Agar betul-betul bermanfaat, pernyataan-pernyataan dalam kuesioner ini hendaknya diisi dengan jujur dan teliti sesuai keadaan dirimu.

B. PETUNJUK PENGISIAN 1. Bacalah pernyataan-pernyataan dalam kuesioner ini dengan teliti.

  2. Berilah tanda centang ( √) pada alternatif jawaban yang kamu pilih di tempat yang tersedia.

  Alternatif jawaban: S : Selalu SR : Sering JR : Jarang TP : Tidak Pernah 3. Jawabanmu harap ditulis pada lembar jawaban yang disediakan.

  4. Jawablah semua pernyataan-pernyataan dalam kuesioner ini sesuai dengan kebiasaan belajarmu dan periksalah kembali jawabanmu sebelum dikumpulkan

  No Pernyataan Jawaban S SR JR TP

  1. Saat tidak ada ulangan, saya membaca buku pelajaran

  2. Saya belajar pada malam menjelang ulangan

  3. Saya belajar di rumah dengan diselingi istirahat sehingga tidak bosan

  4. Saya kurang mampu belajar sesuai jadwal belajar

  5. Saya segera belajar di malam hari untuk mempersiapkan pelajaran esok hari

  6. Saya sulit membagi waktu untuk belajar dengan kegiatan yang lain

  7. Kalaupun tidak ada ulangan, saya mengerjakan soal-soal latihan

  8. Saya belajar terus-menerus di rumah tanpa diselingi istirahat sehingga bosan

  9. Saya memiliki jadwal belajar

  10. Saya bermain dengan teman jika tidak ada pekerjaan rumah

  11. Saya mempersiapkan diri menghadapi ulangan jauh hari sebelumnya

  12. Saat tidak ada ulangan, saya tidak belajar

  13. Saya mampu untuk membagi waktu belajar dengan kegiatan yang lain

  14. Saya menunda-nunda waktu untuk belajar

  15. Saya mendapatkan informasi tambahan tentang pelajaran dari internet

  16. Saya membuat catatan yang kurang lengkap

  17. Saya membuat catatan kecil pada bagian-bagian yang penting dalam buku pelajaran

  18. Saya kurang mendapatkan informasi tambahan tentang pelajaran dari program televisi

  19. Saya melengkapi catatan pelajaran dengan meminjam catatan teman

  20. Saya mencatat dengan tulisan yang kurang jelas

  21. Saya membaca dalam hati untuk memahami isi bacaan pelajaran

  22. Saya memfotocopy catatan teman

  23. Saya mendapatkan informasi tambahan tentang pelajaran dari program televisi

  24. Saya membaca sambil bersuara untuk memahami isi bacaan pelajaran

  25. Saya mencatat dengan tulisan rapi dan jelas sehingga mudah

  27. Saya mencatat pelajaran dengan lengkap di catatan

  28. Saya enggan membuat catatan kecil pada bagian-bagian yang penting dalam buku pelajaran

  29. Saya mengikuti pelajaran di kelas dengan sungguh-sungguh

  30. Tempat belajar yang ramai mengganggu saya untuk konsentrasi No Pernyataan Jawaban S SR JR TP

  32. Saya mengobrol dengan teman sebangku saat guru menjelaskan pelajaran di kelas

  33. Saya menolak ajakan teman untuk bermain agar dapat konsentrasi dalam belajar

  34. Saya bosan mempelajari pelajaran yang sulit

  35. Saya memperhatikan penjelasan guru di kelas dengan serius

  36. Saya belajar sambil menonton televisi

  37. Saya konsentrasi dalam belajar jika saya duduk di meja dan kursi belajar

  38. Saya mendengarkan guru tentang pelajaran sambil tidur-tiduran

  39. Saya dapat konsentrasi belajar di tempat yang tenang

  40. Saya belajar sambil memainkan handphone

  41. Saya mempersiapkan alat-alat belajar sebelum belajar

  42. Saya menerima ajakan teman untuk bermain agar dapat konsentrasi dalam belajar

  43. Saat mengalami kesulitan mengerjakan pekerjaan rumah, saya bertanya kepada orang tua

  44. Saya mengerjakan pekerjaan rumah di sekolah

  45. Di rumah, saya mengerjakan soal-soal latihan di dalam buku pelajaran

  46. Saat mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal latihan di kelas, saya diam saja

  47. Saya mengerjakan sendiri tugas yang diberikan guru di kelas

  48. Saya kurang berdiskusi dengan teman dalam mengerjakan tugas di kelas

  49. Saya mengerjakan pekerjaan rumah di rumah

  50. Saya tidak bertanya kepada siapapun jika saya mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas

  51. Saya mengerjakan tugas dengan mencari bahan di internet

  52. Di rumah, saya enggan mengerjakan soal-soal latihan di dalam buku pelajaran di rumah

  53. Saya bertanya kepada guru jika saya mengalami kesulitan di kelas

  54. Saya mengerjakan tugas yang diberikan guru di kelas dengan

  56. Saya mengerjakan tugas tanpa mencari bahan di internet

  57. Saya menggarisbawahi poin-poin penting dalam buku pelajaran

  58. Saya sulit untuk mengulangi bahan pelajaran di rumah menggunakan catatan

  59. Saya menjawab pertanyaan yang saya buat dengan menggunakan kata-kata sendiri

  60. Saya mempelajari pelajaran tanpa membuat ringkasan

  61. Saya mempelajari kembali pelajaran di sekolah dengan berdiskusi No Pernyataan Jawaban S SR JR TP

  63. Saya membuat ringkasan pelajaran yang saya pelajari

  64. Di rumah, saya enggan mengulangi pelajaran yang telah di bahas di sekolah

  65. Saya membuat pertanyaan-pertanyaan dari isi buku pelajaran yang saya pelajari

  66. Saya menjawab pertanyaan yang di buat dengan kalimat yang ada di buku pelajaran

  67. Saya mengulangi bahan pelajaran di rumah menggunakan catatan

  68. Saya mempelajari kembali pelajaran di sekolah tanpa berdiskusi

  69. Di rumah, saya mengulangi pelajaran yang telah di bahas di sekolah

  70. Saya kurang senang menggarisbawahi poin-poin penting dalam buku pelajaran

  Lampiran 5

KUESIONER C. PENJELASAN

  3. Pengisian pernyataan-pernyataan dalam kuesioner ini bukan merupakan pengerjaan suatu tes dan tidak akan mempengaruhi nilai- nilai mata pelajaranmu.

4. Agar betul-betul bermanfaat, pernyataan-pernyataan dalam kuesioner ini hendaknya diisi dengan jujur dan teliti sesuai keadaan dirimu.

D. PETUNJUK PENGISIAN 5. Bacalah pernyataan-pernyataan dalam kuesioner ini dengan teliti.

  6. Berilah tanda centang ( √) pada alternatif jawaban yang kamu pilih di tempat yang tersedia.

  Alternatif jawaban: S : Selalu SR : Sering JR : Jarang TP : Tidak Pernah 7. Jawabanmu harap ditulis pada lembar jawaban yang disediakan.

  8. Jawablah semua pernyataan-pernyataan dalam kuesioner ini sesuai dengan kebiasaan belajarmu dan periksalah kembali jawabanmu sebelum dikumpulkan.

  No Pernyataan Jawaban S SR JR TP

  1. Saat tidak ada ulangan, saya membaca buku pelajaran

  2. Saya belajar pada malam menjelang ulangan

  3. Saya belajar di rumah dengan diselingi istirahat sehingga tidak bosan

  4. Saya kurang mampu belajar sesuai jadwal belajar

  5. Saya segera belajar di malam hari untuk mempersiapkan pelajaran esok hari

  6. Saya sulit membagi waktu untuk belajar dengan kegiatan yang lain

  7. Kalaupun tidak ada ulangan, saya mengerjakan soal-soal latihan

  8. Saya belajar terus-menerus di rumah tanpa diselingi istirahat sehingga bosan

  9. Saya memiliki jadwal belajar

  10. Saya bermain dengan teman jika tidak ada pekerjaan rumah

  11. Saya mempersiapkan diri menghadapi ulangan jauh hari sebelumnya

  12. Saat tidak ada ulangan, saya tidak belajar

  13. Saya mampu untuk membagi waktu belajar dengan kegiatan yang lain

  14. Saya menunda-nunda waktu untuk belajar

  15. Saya mendapatkan informasi tambahan tentang pelajaran dari internet

  16. Saya membuat catatan yang kurang lengkap

  17. Saya membuat catatan kecil pada bagian-bagian yang penting dalam buku pelajaran

  18. Saya kurang mendapatkan informasi tambahan tentang pelajaran dari program televisi

  19. Saya melengkapi catatan pelajaran dengan meminjam catatan teman

  20. Saya mencatat dengan tulisan yang kurang jelas

  21. Saya membaca dalam hati untuk memahami isi bacaan pelajaran

  22. Saya memfotocopy catatan teman

  23. Saya mendapatkan informasi tambahan tentang pelajaran dari program televisi

  24. Saya membaca sambil bersuara untuk memahami isi bacaan pelajaran

  25. Saya mencatat dengan tulisan rapi dan jelas sehingga mudah dalam membaca

  26. Saya memahami isi bacaan pelajaran dengan membacanya penting dalam buku pelajaran

  29. Saya mengikuti pelajaran di kelas dengan sungguh-sungguh

  30. Tempat belajar yang ramai mengganggu saya untuk konsentrasi No Pernyataan Jawaban S SR JR TP

  32. Saya mengobrol dengan teman sebangku saat guru menjelaskan pelajaran di kelas

  33. Saya menolak ajakan teman untuk bermain agar dapat konsentrasi dalam belajar

  34. Saya bosan mempelajari pelajaran yang sulit

  35. Saya memperhatikan penjelasan guru di kelas dengan serius

  36. Saya belajar sambil menonton televisi

  37. Saya konsentrasi dalam belajar jika saya duduk di meja dan kursi belajar

  38. Saya mendengarkan guru tentang pelajaran sambil tidur-tiduran

  39. Saya dapat konsentrasi belajar di tempat yang tenang

  40. Saya belajar sambil memainkan handphone

  41. Saya mempersiapkan alat-alat belajar sebelum belajar

  42. Saya menerima ajakan teman untuk bermain agar dapat konsentrasi dalam belajar

  43. Saat mengalami kesulitan mengerjakan pekerjaan rumah, saya bertanya kepada orang tua

  44. Saya mengerjakan pekerjaan rumah di sekolah

  45. Di rumah, saya mengerjakan soal-soal latihan di dalam buku pelajaran

  46. Saat mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal latihan di kelas, saya diam saja

  47. Saya mengerjakan sendiri tugas yang diberikan guru di kelas

  48. Saya kurang berdiskusi dengan teman dalam mengerjakan tugas di kelas

  49. Saya mengerjakan pekerjaan rumah di rumah

  50. Saya tidak bertanya kepada siapapun jika saya mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas

  51. Saya mengerjakan tugas dengan mencari bahan di internet

  52. Di rumah, saya enggan mengerjakan soal-soal latihan di dalam buku pelajaran di rumah

  53. Saya bertanya kepada guru jika saya mengalami kesulitan di kelas

  54. Saya mengerjakan tugas yang diberikan guru di kelas dengan menyalin tugas teman

  55. Saya berdiskusi dengan teman dalam mengerjakan tugas di

  58. Saya sulit untuk mengulangi bahan pelajaran di rumah menggunakan catatan

  59. Saya menjawab pertanyaan yang saya buat dengan menggunakan kata-kata sendiri

  60. Saya mempelajari pelajaran tanpa membuat ringkasan

  61. Saya mempelajari kembali pelajaran di sekolah dengan berdiskusi Jawaban No Pernyataan S SR JR TP

  63. Saya membuat ringkasan pelajaran yang saya pelajari

  64. Di rumah, saya enggan mengulangi pelajaran yang telah di bahas di sekolah

  65. Saya membuat pertanyaan-pertanyaan dari isi buku pelajaran yang saya pelajari

  66. Saya menjawab pertanyaan yang di buat dengan kalimat yang ada di buku pelajaran

  67. Saya mengulangi bahan pelajaran di rumah menggunakan catatan

  68. Saya mempelajari kembali pelajaran di sekolah tanpa berdiskusi

  69. Di rumah, saya mengulangi pelajaran yang telah di bahas di sekolah

  70. Saya kurang senang menggarisbawahi poin-poin penting dalam buku pelajaran

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Tingkat tanggung jawab belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Yogyakarta tahun ajaran 2015/2016 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar.
0
6
119
Deskripsi penyesuaian sosial siswa SMP BOPKRI 3 Yogyakarta kelas VII tahun ajaran 2013/2014 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan pribadi-sosial.
1
0
93
Deskripsi motivasi belajar intrinsik siswa kelas XI IPS SMA Bruderan Purworejo tahun pelajaran 2012/2013 dan implikasinya terhadap usulan topik bimbingan klasikal.
0
0
120
Deskripsi kesulitan belajar yang intens dialami siswa kelas VIII SMP Taman Dewasa Jetis Yogyakarta tahun ajaran 2012/2013 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan klasikal.
0
0
149
Kebiasaan belajar siswa-siswi kelas VII SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun pelajaran 2012/2013 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar.
1
3
79
Motivasi belajar siswa-siswi kelas VIII SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun ajaran 2011/2012 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar yang sesuai.
0
1
139
Tingkat kebiasaan belajar para siswa kelas VIII SMP BOPKRI 3 Yogyakarta tahun pelajaran 2010/2011 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar klasikal.
0
4
88
Deskripsi tingkat kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Maria Immaculata Yogyakarta tahun ajaran 2013 2014 dan implikasinya terhadap usulan topik topik bimbingan klasikal
0
0
91
Deskripsi penyesuaian sosial siswa SMP BOPKRI 3 Yogyakarta kelas VII tahun ajaran 2013 2014 dan implikasinya terhadap usulan topik topik bimbingan pribadi sosial
0
0
91
Tingkat tanggung jawab dalam aktivitas belajar (studi deskriptif pada siswa kelas XI SMA BOPKRI 2 Yogyakarta dan implikasinya terhadap usulan topik topik bimbingan belajar pribadi)
11
71
124
Deskripsi kesulitan belajar yang intens dialami siswa kelas VIII SMP Taman Dewasa Jetis Yogyakarta tahun ajaran 2012 2013 dan implikasinya terhadap usulan topik topik bimbingan klasikal
0
0
147
Deskripsi motivasi belajar intrinsik siswa kelas XI IPS SMA Bruderan Purworejo tahun pelajaran 2012 2013 dan implikasinya terhadap usulan topik bimbingan klasikal
0
1
118
Deskripsi tingkat penerimaan diri siswa kelas X SMA Budya Wacana Yogyakarta tahun ajaran 2012 2013 dan implikasinya terhadap usulan topik topik bimbingan klasikal
0
0
153
Konsep diri siswa kelas VIII SMP Stella Duce 2 Yogyakarta tahun ajaran 2012 2013 dan implikasinya terhadap usulan topik topik bimbingan pribadi sosial
0
4
113
Deskripsi kesulitan belajar yang dialami oleh mayoritas siswa kelas VIII SMP Negeri Mulyodadi Bantul Yogyakarta tahun ajaran 2006/2007 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan klasikal - USD Repository
0
0
68
Show more