Pengembangan alat peraga Sandpaper Letters materi menulis kalimat tegak bersambung berbasis metode Montessori.

 2  49  268  2017-07-28 03:11:59 Report infringing document

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJIHALAMAN PERSEMBAHAN

   Bude Endang dan Pakde Pujo Waluyo yang selalu memberikan motivasi. Suster Rena, Suster Tres, Suster Yohana yang selalu mendoakanku. Keluarga besarku yang selalu mendukung dan mendoakanku. Mas Abdiel Yosi, Ibu Lidya, Tante Martini dan Om Agus yang slalu memotivasi dan memberikan semangat. Data yang dihasilkan berupa hasil tulisan siswa sebelum menggunakan alat peraga Sandpaper Letters dan setelah menggunakanalat peraga Sandpaper Letters.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJIKATA PENGANTAR

  Puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Tuhan, atas segala rahmat, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi yang berjudul“Pengembangan Alat Peraga Sandpaper Letters Materi Menulis Kalimat Tegak Bersambung Berbasis Metode Montessori” sebagai Tugas akhir ini disusunsebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan dalam program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini tidak mungkin selesai tanpa bantuan, bimbingan, dan dukungan dari berbagai pihak.

2. Christiyanti Aprinastuti, S.Si., M.Pd. selaku Kaprodi PGSD Universitas

  selaku wali kelas I yang bersediameluangkan waktu dan memberikan masukanselama penelitian serta seluruh guru, karyawan dan murid-murid tercinta SD Negeri Percobaan II. Semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada saya dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini yang tidak bisa saya sebutkan satupersatu.

BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini diuraikan (A) Latar Belakang Penelitian, (B) Rumusan Masalah

A. Latar Belakang Penelitian

  Adapun alasan tertentu siswa diberi pelajaran menulis huruf tegak bersambung adalah (1) tulisan sambung memudahkan siswa untuk mengenal kata-kata sebagai satu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan, (2) menulis huruf tegak bersambung tidak memungkinkan menulis dengan posisi huruf terbalik, (3)menulis huruf tegak bersambung lebih cepat karena tidak ada gerakan berhenti disetiap huruf (Abdurrahman, 1999:21). Alat peraga ini merupakan salah satu alat peraga Montessori yang digunakan untuk melatih anak supaya mengetahui cara menulis huruf tegak bersambung dan mengasah motorik halus anak dengan meraba(tracing) huruf yang ada pada papan Sandpaper letters.

B. Rumusan Masalah 1

Bagaimana alat peraga Sandpaper Letters berbasis Montessori yang dikembangkan untuk materi menulis kalimat dengan menggunakan huruf tegak bersambung pada siswa kelas I di SDN Percobaan 2 Yogyakarta?

2. Bagaimana cara penggunaan alat peraga Sandpaper Letters berbasis

  Mengembangkan alat peraga Sandpaper Letters berbasis Montessori yang sesuai digunakan untuk melatih anak menulis kalimat dengan menggunakan huruf tegak bersambung pada siswa kelas I di SDN Percobaan 2 Yogyakarta. Mengetahui penggunaan alat peraga Sandpaper Letters berbasis Montessori yang dikembangkan tentang materi menulis kalimat dengan menggunakanhuruf tegak bersambung pada siswa kelas I di SDN Percobaan 2 Yogyakarta.

D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoritis

  Alat peraga yang dikembangkan akan memberikan ilmu baru bagi siswa kelas I tentang bentuk huruf tegak bersambung dan wawasan tentang alatperaga montessori yaitu Sandpaper letters. Melalui alat peraga Sandpaper letters, siswa dapat belajar sambil bermain dengan alat peraga.

2. Manfaat Praktis

  c.) Bagi Siswa Penelitian ini dapat membantu siswa dalam memahami konsep dasar menulis huruf tegak bersambung dan menambah ketertarikan siswa dalam belajarmenulis huruf tegak bersambung dan memberikan pengetahuan tentang alat peraga Sandpaper Letters. d.) Bagi Sekolah Penelitian ini dapat memberikan pengetahuan baru bagi sekolah tentang penggunaan alat peraga untuk mengatasi permasalahan siswa khususnya kelasI dalam hal menulis huruf tegak bersambung, sehingga pihak sekolah dapat memiliki inovasi untuk memperbaiki dan menata kembali proses pendidikanmelalui pemanfaatan dan penggandaan alat peraga yang digunakan.

E. Spesifikasi Produk yang Dikembangkan

  Adapun beberapa list produk yang akan dikembangkan yaitu papan huruf vokal dan papan huruf konsonan yang sudahdidesain oleh peneliti dan sudah divalidasi oleh ahli bahasa Indonesia dan ahli Montessori serta album penggunaan. dalam pengelompokkan ini, peneliti juga mengajarkankepada siswa tentang bentuk huruf h,j,k dan l yang ada di papan sandpaper lettersUntuk huruf konsonan, peneliti memberikan gradasi warna biru tua dan biru muda, supaya anak kelas I merasa tertarik dengan adanya gradasi warna sertagradasi tekstur.

F. Definisi Operasional 1

  Alat Peraga Sandpaper Letters adalah salah satu alat peraga berbasis metodeMontessori yang digunakan untuk membantu siswa dalam memahami materi mengenai cara menulis huruf tegak bersambung. Deskripsi kemampuan siswa adalah deskripsi/gambaran mengenai kemampuan siswa dalam hal menulis huruf tegak bersambung yang dinyatakan denganangka sebelum menggunakan alat peraga Sandpaper letters dan setelah menggunakan alat peraga Sandpaper letters.

BAB II LANDASAN TEORI Uraian dalam bab ini terdiri dari (A) Kajian Pustaka, (B) Penelitian yang relevan dan (C) Kerangka berpikir. A. Kajian Pustaka Uraian dalam subbab ini terdiri dari beberapa teori pendukung penelitian. Adapun beberapa hal yang menjadi pembahasan peneliti adalah kemampuan

menulis huruf tegak bersambung, metode Montessori, kemampuan motorik halus dan perkembangan anak, serta alat peraga sandpaper letter Montessoridan pembelajaran menulis huruf tegak bersambung di kelas satu sekolah dasar.

1. Pengertian Menulis

  Dengan demikian,menulis merupakan salah satu bentuk pengunaan bahasa yang melibatkan empat unsur, yakni penulis sebagai penyampai pesan, pesan yang ditulis,media tulisan seperti buku, dan pembaca sebagai penerima pesan ( Yunus, 2002:13). Menulis permulaan (beginning writing) adalah cara merealisasikan simbol- simbol bunyi menjadi huruf-huruf yang dapat dikenali secara konkret sesuaidengan tata cara menulis yang benar.

2. Pengertian Kemampuan Menulis Kemampuan menulis terdiri dari dua kata yaitu kemampuan dan menulis

  Anak-anak dilatih untuk dapat menulislambang-lambang tulis seperti huruf yang akan dirangkaikan ke dalam sebuah kata dan akan menjadi kalimat yang bermakna, apabila susunan katatersebut sudah benar dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Dalam kegiatan menulis huruf tegak bersambung, diperlukan sebuah contoh huruf yang konkret supaya anak dapat mengetahui bentuk huruf tegak bersambung dan cara menulis yang benar, sehingga dapat dibaca dengan baik.

3. Menulis Tegak Bersambung

  Senada dengan pendapatmenurut Muba dalam Rufaida (2010), menulis huruf tegak bersambung merupakan suatu kegiatan yang menghasilkan tulisan dengan huruf yangsaling bersambung satu sama lain yang dilakukan tanpa mengangkat alat tulis. Dengan adanya kegiatan menulis huruf tegak bersambung memiliki manfaat yang besar bagi perkembangan otak siswa usia 6-7 tahun ( SD kelasrendah),sedangkan menurut Ellis,dkk (1989:243) menyatakan bahwa menulis huruf tegak bersambung adalah suatu bentuk tulisan dengan huruf yang saling bersambung dan sudut yang membulat.

4. Manfaat Menulis Huruf Tegak Bersambung

  Manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan menulis tegak bersambung menurut Muba (dalam Rufaida, 2010) adalah: (1) merangsang kerja otakuntuk menjadi lebih kreatif, (2) menulis lebih cepat, (3) menghasilkan tulisan yang lebih indah dan rapi, dan (4) mengasah daya seni yang dimiliki siswa. Pernyataan tersebut diperjelas dengan pendapat Usmiwati (2011:13) yang menyebutkan empat manfaat menulis tegak bersambung, yaitu: (1)merangsang kerja otak agar berkembang dengan baik, (2) merangsang kerja otak dalam berkreativitas, (3) menghasilkan tulisan yang lebih indah dan rapi, dan (4) mengasah daya seni siswa.

5. Tahap-tahap Menulis Tegak Bersambung

  MenurutTompkins (1995: 480-487) menulis tegak bersambung dapat diajarkan melalui tiga tahap, diantaranya adalah: (a) menulis tangan sebelum kelas awal(handwriting before first grade), (b) menulis tangan di kelas awal(handwriting in the primary grade), dan (c)menulis tangan di kelas lanjut(handwriting in the middle and upper grades). Tahap menulis tegak bersambung tersebut, antara lain:(a) siswa diajarkan bagaimana cara menulis bentuk huruf tegak bersambung,(b) siswa diajarkan cara menulis kata dengan menggunakan huruf tegak bersambung, dan (c) siswa dilatih untuk menulis kalimat dengan menggunakanhuruf tegak bersambung.

6. Langkah-langkah Pembelajaran Menulis Tegak Bersambung

  Senada denganDepdiknas (2013: 10) juga menjelaskan cara dan langkah-langkah dalam pembelajaran menulis tegak bersambung seperti berikut:a.) Siswa belajar merangkai bentuk huruf tegak bersambung b.) Siswa belajar menulis huruf tegak bersambung dengan cara menjiplak huruf demi huruf c.) Siswa belajar menulis huruf tegak bersambung dengan menggunakan buku halus. d.) Huruf yang memiliki ekor dan jambul seperti huruf f.3.) Siswa dilatih bagaimana menulis huruf tegak bersambung a.) Siswa dilatih menulis kata dan kalimat dengan menggunakan huruf tegak bersambung hingga hafal dan memahami bentuk huruf.

7. Penilaian Pembelajaran Menulis Tegak Bersambung

  Menulis Kalimat Sederhana dengan menggunakan huruf tegak bersambung Pembelajaran menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan menggunakan huruf tegak bersambung juga diawali dengan kegiatan pramenulis,yaitu: Melemaskan lengan dengan gerakan menulis di udara,memegang pensil dengan benar dan melemaskan jari dengan mewarnai,menjiplak, menggambar, dan melatih dasar menulis yaitu garis tegak, garis miring, garis lurus, dan garis lengkung. Peneliti memberitahukan materi yang akan diajarkan Peneliti memberitahukan materi yang akan diajarkan kepada siswa yaitu menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan menggunakanhuruf tegak bersambung.

12. Perkembangan Anak

  Dalam hal ini, anak mengalami periode perkembangan sensitif ( periode peka), periode perkembangan inteligensi, periode pembelajaran tentangketeraturan, periode pembelajaran bahasa ( menulis dan membaca) yang terjadi pada usia tiga hingga lima tahun, periode perkembangan untukberjalan, bersikap dan bertindak untuk kepentingan sendiri (egosentrik), memiliki energi diri untuk fokus terhadap pengembangan diri. Oleh karena itu,peneliti terdorong untuk melakukan pengembangan tentang alat peraga yang disesuaikan dengan perkembangan siswa SD karena alat peragamampu membantu siswa memahami materi yang abstrak.

13. Alat Peraga Montessori

Uraian dalam subbab ini memaparkan beberapa hal tentang alat peraga yaitu pengertian alat peraga, fungsi alat peraga, kriteria alat peraga, alatperaga berbasis metode Montessori, dan alat peraga sandpaper letters menulis berbasis metode Montessori.

a. Pengertian Alat Peraga

  Bahan pembelajaran yang diajarkan adalah huruf alfabetisyang terdiri dari sebuah papan kayu segi empat yang dibagi menjadi dua segiempat yang sama,yang satu ditutup dengan kertas yang sangathalus,atau permukaan yang kayunya dihaluskan hingga sangat halus;yang lain ditutup dengan kertas ampelas dan sebua papan yang sebelumnya dilapisi dengan strip-strip dari kertas halus dan kertas ampelas secara berselingan. Ketika siswa mengulang-ulang bunyi tersebut maka siswa dapat memisahkan antara huruf vokal dengan huruf konsonan.(Magini,2013:324).berdasarkan pernyataan diatas, maka dapat disimpulkan bahwaMaria montessori, sang direktris mencoba mengajarkan cara membaca melakukan tiga periode secara berturut-turut dengan menggunakan kartuhuruf yang diberi warna cerah untuk huruf vokal dan warna putih untuk huruf konsonan.

b. Fungsi Alat Peraga

  Fungsi lain yang dapat diperoleh dari alat peraga yang dibuat oleh Maria Montessori antara lainadalah memberikan kontrol pada pergerakan siswa sehingga siswa mampu berkembang dan belajar secara mandiri, serta mengembangkankebahasaannya.(Liliard,1996:80-85). Menurut Asyhar (2012:11), alat peraga pembelajaran berfungsi untuk membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan,mengilustrasikan dan memantapkaninformasi yang akan diterima oleh siswa, serta menghilangkan ketegangan serta rasa malas yang dialami olehsiswa.

c. Kriteria Alat Peraga

  Dapat menyajikan konsep menulis dan membaca dalam bentuk tulisan huruf yang nyata. Menjadikan siswa dapat belajar aktif dan mandiri dengan menggunakan alat peraga.

d. Alat Peraga Berbasis Metode Montessori

  Jikadilihat warnanya, alat peraga yang menarik dapat mengaktifkan sensorial anak pada saat anak menyentuh, meraba alat peraga menggunakanindera perabanya, serta mendengarkan bunyi yang ditimbulkan oleh alat peraga menggunakan indera pendengar dan indera peraba (kulit). Berdasarkanpaparan diatas, dapat disimpulkan bahwa alat peraga Montessori adalah alat peraga yang memiliki ciri-ciri yaitu bergradasi,menarik,auto-correction,auto- education dan kontekstual (bahan-bahan yang digunakan untuk membuat alat peraga Sandpaper letters mudah diperoleh di lingkungan sekitar).

14. Prinsip Pendidikan dengan Metode Montessori

  Peran direktris dalam kelas adalah menyiapkan lingkungan belajar untuk anak dengan beberapa alat peragaserta mengobservasi aktivitas dan perkembangan yang telah dicapai oleh masing-masing anak (Liliard, 1997:18). “ Kini, kami memberikan sebuah misi dalam kehidupan: yaitu untuk memahami masa kecil dan tujuannya, dan untuk berbagi pemahaman ini dengan orang tua sehinga mereka dapat membantu anak merekamelewati dengan baik masa kecilnya dan mencapai tujuan dari masa kanak- kanak...” (Liliard dan Jessen,2003:23).

B. Penelitian Yang Relevan

  “Penggunaan buku tulis halus sebagai suplemen untuk meningkatkan kemampuan menulis huruf tegak bersambung pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas 1 SDN Gadingkulon 03 Dau Malang.” Subyek penelitian adalah siswa kelas 1 SDN Gadingkulon 03 Kabupaten Dau Malang yang berjumlah 8 siswa.analisis data dilakukan dengan menggunakan indikator keberhasilan kelas sebesar 85% danindikator keberhasilan setiap siswa memiliki nilai diatas 70. Penelitian ini memberikan hasil dengan diterapkannya penggunaan contoh dan media buku tulis halus sertapemberian motivasi per siklusnya, menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa yang semula 47,4% pada siklus 1 meningkat menjadi 94,7% padasiklus 2 dan hasil belajar siswa meningkat yaitu pada siklus I mencapai68,4% meningkat menjadi 94,7% pada siklus 2.

pelajaran 20 09/2010”. Yang diteliti dan dikembangkan Ma’sumah (2014)

  Kebaharuan daripenelitian ini adalah penelitian yang dilakukan di kelas I dan pengembangan alat peraga yang dikembangkan adalah alat peraga Sandpaper Letters berbasis metode Montessori. Melalui referensi dan jurnal tersebut dapat dijadikan bahan pustaka sehingga mampu mendukung proses penelitian yang akan dilakukan dengan judul skripsi “ Pengembangan Alat Peraga Sandpaper Letter Pada Materi MenulisKalimat Menggunakan Huruf Tegak Bersambung Untuk Kelas I SDN Percobaan 2 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2015/2016”.

C. Kerangka Berpikir

  Alat peraga pembelajaran yang menarik adalah alat peraga pembelajaran yang digunakan untuk membangkitkan semangat danantusias yang tinggi pada siswa dalam mengikuti proses kegiatan pembelajaran. Unsur auto-education dapat dilihat bahwa alatperaga yang dihasilkan mampu melatih kemandirian anak dalam menggunakan alat peraga dan memiliki unsur kontekstual dapat dilihat bahwa bahan-bahan yang digunakan untuk membuat alat peraga dapatdijangkau di lingkungan sekitar, seperti kayu, kertas, plastik dan sebagainya.

BAB II I METODE PENELITIAN Uraian dalam bab ini berisi (A) Jenis Penelitian, (B) Setting Penelitian, (C) Rancangan Penelitian, (D) Prosedur Pengembangan, (E) Teknik Analisis Data ,(F) Teknik Pengumpulan Data. A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian dan pengembangan atau sering disebut dengan istilah research and development. Menurut Sukmadinata (2007:164), penelitian dan pengembangan adalah suatu

  Berdasarkan pengertian tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan alat peraga Bahasa Indonesia berbasis metode Montessori materimenulis kalimat menggunakan huruf tegak bersambung. Penelitian ini dibatassi sampai pada uji coba lapangan terbatas yang dilakukan untuk mengetahuipenggunaan alat peraga oleh siswa untuk membantu memahami cara menulis huruf tegak bersambung dengan benar di kelas I.

B. Setting Penelitian 1. Objek Penelitian

  alat ini dirancang untuk membantu siswa kelas I belajar mengenai cara menulis huruf tegak bersambung. Selain itu, peneliti juga memberikan pertimbangan terkaitdalam pemilihan subjek berdasarkan hasil observasi dan masih belum dapat menulis huruf tegak bersambung dengan jelas.

C. Rancangan Penelitian Rancangan penelitian dibawah ini memaparkan tentang tahap-tahap penelitian

  Produk yang akan dihasilkan tentunya bertujuan untuk mengatasi dan membantu permasalahan yang dialami sebagianbesar siswa kelas 1A yaitu kesulitan menulis huruf tegak bersambung. dalamperencanaan, peneliti juga perlu memperhatikan perkiraan jumlah biaya yang akan di keluarkan terkait dengan pembuatan alat peraga, tenaga kerja, dan waktu untuk bisa menyelesaikan penelitian dan pengembangan yang akandilakukan.

D. Prosedur Pengembangan

  Peneliti menggunakan tujuh tahap penelitian dan pengembangan diantaranya penelitian dan pengumpulan data, perencanaan,pengembangan format produk, uji coba awal, revisi produk, uji coba lapangan, dan revisi produk. (3) Pengembangan(1)Penelitian dan (2) Perencanaanformat produkpengumpulan dataawal (5) Revisi (6) Uji coba lapangan (4) Uji coba awalProduk (7) Revisi produk akhir Bagan 3.2 Tahap-tahap penelitian Berdasarkan bagan 3.2 dapat diketahui bahwa peneliti melakukan tujuh tahap dalam pengembangan alat peraga sandpaper letter.

1. Penelitian dan Pengumpulan Data

  Hasil kegiatan observasi dan wawancara dianalisis berkaitan dengan permasalahan yang terjadi pada siswa kelas I SD pada saatpembelajaran bahasa Indonesia berlangsung,karakteristik siswa kelas I, penggunaan dan ketersediaan alat peraga dikelas maupun yang sudahdimiliki sekolah. Analisis kebutuhan dari ketiga observasi dan wawancara dijadikan bahan untuk membuat analisis kebutuhan kuesioner guru dan siswa kelas I SD dan untuk mengkaji karakteristik alat peraga berbasis Montessori.

6. Uji Coba Lapangan

  Uji coba dilakukan kepada siswa kelas I SDN Percobaan dengan jumlah 10 anak yang terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan. Kemudian, peneliti mulai memperkenalkan cara menulis huruftegak bersambung dengan menggunakan alat peraga sandpaper letters dan buku latihan menulis huruf tegak bersambung yang telah didesain olehpeneliti.

7. Revisi produk Tahap terakhir adalah revisi produk setelah melakukan uji coba lapangan

  Revisi dilakukan untuk perbaikan supaya produk yang dihasilkan dapat memiliki standar kualitas yang baik dan layak digunakan sebagai alat peragauntuk siswa kelas I SD. Revisi dilakukan pada beberapa huruf di alat peraga sandpaper letters terutama huruf t,y,f,p dan q.

E. Teknik Pengumpulan Data 1

  Senada dengan pendapat Sugiyono (2012:138) menjelaskan bahwa wawancara adalah salah satu teknik pengumpulan dataapabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti dan juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya sedikit/kecil. Hasil wawancara digunakan untuk mengetahui ketersediaan alat peraga pembelajaran dan kemampuan belajar siswadalam menulis huruf tegak bersambung.

1. Observasi

  Kisi-kisi kuesioner analisis kebutuhan membahas tentang kebutuhan siswa dan guru akan alat peraga bahasa Indonesia, khususnya untuk menulis huruf tegak bersambung. Kuesioner Validasi Produk oleh Ahli Kuesioner validasi produk dilakukan untuk mengetahui kualitas alat peraga yang dikembangkan untuk digunakan dalam penelitian.

3. Instrumen Non-Tes

  Instrumen non- tes yang dilakukan pada penelitian ini adalah mengukur kemampuan menulis siswa khususnya untuk kalimat tegak bersambung dengan menggunakan buku tulis halus. Instrumen untuk memperoleh informasi hasil belajar non-tes terutama digunakan untuk mengukur hasil belajar yang berkenaan kepada keterampilandan sikap,yaitu aspek yang berhubungan dengan apa yang dibuat atau dikerjakan oleh siswa daripada a[a yang diketahui/dipahaminya(Widoyoko,2014:143).

4. Triangulasi data kualitatif

  Kuesioner Observasi Wawancara Bagan 3.3 Triangulasi Teknik Pengumpulan Data Analisis Kebutuhan Bagan diatas menggambarkan ada 3 teknik yang digunakan oleh peneliti dalam menganalisis kebutuhan alat peraga bahasa Indonesia kelas I SD untukguru dan siswa yaitu kuesioner, observasi dan wawancara. Bagan 3.4 Triangulasi Sumber Data Analisis Kebutuhan Ketiga sumber data yaitu kepala sekolah, guru dan siswa sebagai narasumber wawancara memiliki pendapat mengenai ketersediaan danpenggunaan alat peraga dan juga kesulitan yang dialami siswa pada saat belajar bahasa Indonesia materi menulis huruf tegak bersambung.

F. Instrumen Penelitian

  Sugiyono (2010:102) menjelaskan bahwa instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yangdiamati. Dengan melakukan pengukuran,akan diperoleh data yang objektif untuk menghasilkan kesimpulan penelitian yang objektif pula.

1. Pedoman Wawancara

  Hal tersebut dilakukanuntuk mengumpulkan data terkait dengan ketersediaan dan penggunaan alat peraga di sekolah serta kesulitan belajar yang dialami oleh siswaketika latihan menulis huruf tegak bersambung. Usaha yang dilakukan oleh guru ketika mengajarkan kepada siswa cara menulis huruf tegak bersambung dengan menggunakanmedia yang ada 8.

1. Pedoman Observasi

  Ketika observasi pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas I, peneliti mengamati penggunaan atau pemanfaatan alat peraga dalampembelajaran Bahasa Indonesia, ketersediaan alat peraga di kelas I, dan cara mengajar guru saat pelajaran menulis huruf tegak bersambung. Ketersediaan alat Adanya alat peraga yang didisplay seperti peraga Bahasa gambar huruf tegak bersambung untukIndonesia di kelas membantu anak mengetahui bentuk huruf tegak bersambung.

3. Kuesioner Validasi Produk

  Berikut dipaparkan kisi-kisi kuesioner validasi produk yang disajikan dalam tabel 3.8 tentang kisi-kisi KuesionerValidasi Produk yang akan digunakan oleh peneliti dalam rangka pembuatan kuesioner validasi produk. Berdasarkan tabel 3.8 dapat diketahui bahwa instrumen dikatakan sangat layak apabila memperoleh rerata nilai dengan skor lebih dari 3,25 sampai4,00 yang terdapat pada skor 4.

4. Instrumen Non-tes

  Produk yang dinilai adalah hasil karya siswa dalam menulis huruf tegak bersambung. Skala lajuan (rating scale) adalah instrumen pengukuran non tes yang menggunakan suatu prosedur terstruktur untuk memperoleh informasi tentangsesuatu yang diobservasi yang menyatakan posisi tertentu dalam hubungannya dengan yang lain (Asmawi,2015:112).

1. Wawancara

  Untuk mengetahui kelayakanproduk alat peraga dan instrumen penelitian yang telah divalidasi baik oleh ahli maupun siswa, perolehan skor diolah dengan beberapa langkah:a.) Langkah pertama, hitung jumlah skor yang didapatkan, kemudian skor yang didapat dibagi dengan total item dan yang terakhir mengkonversikan hasil perhitungan sesuai dengan kategori yangsudah ditentukan. Bentuk huruf 4 Bentuk huruf sangat jelas dan dapat dibaca 3 Bentuk huruf cukup jelas tetapi masih ada yang harus diperbaiki 2 Bentuk huruf kurang jelas 1 Bentuk huruf tidak jelas dan tidak dapat dibaca 4.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini dipaparkan mengenai hasil penelitian dan pembahasan yang diuraikan sebagai berikut. A. Hasil Penelitian Pada subbab ini dipaparkan mengenai potensi masalah, perencanaan pengembangan desain, validasi produk, dan uji coba lapangan terbatas

1. Pengumpulan Data

  Teknik yang ilakukan dalam pengumpulan dataadalah teknik observasi,wawancara, dan kuesioner terbuka untuk mengetahui dan menganalisis kebutuhan siswa dan guru. Ahli bahasa Indonesia menilai keefektifan kalimat pertanyaan yang akan diajukan oleh peneliti kepada narasumber,sedangkan ahli evaluasi pembelajaran meninjau lebih lanjut isi pertanyaan yang membahas seputar manajemen kelas dan pengadaan alat peraga bahasa Indonesia.

1. Mengenai semangat siswa dalam pembelajaran bahasa

  Guru menjawab alat peraga yang baik seharusnya dapat digunakan dalamjangka waktu yang lama (awet), tidak mudah rusak dan mampu merangsang motorik halus anak, sebab untukmelatih siswa menulis huruf tegak bersambung dibutuhkan alat peraga yang menarik bukan hanya untuk dilihat, tetapisiswa perlu diberikan contoh bagaimana cara menulis huruf tegak bersambung dengan benar. Berdasarkan tabel 4.15, hasil rekapitulasi analisis kuesioner untuk siswa dapat diketahui bahwa sebanyak 80 % siswa menjawabkuesioner bahwa guru belum pernah menggunakan alat peraga seperti sandpaper letters Montessori pada saat pembelajaran menulishuruf tegak bersambung dan ada 20 % siswa menjawab guru pernah menggunakan alat peraga pada saat menulis huruf tegak bersambung.

2. Perencanaan a

  Item auto-correction tentang menemukan kesalahan pada saat menulis huruf tegak bersambung tanpa bantuan orang lain sebanyak80 % siswa menjawab dapat menemukan kesalahan menulis huruf tegak bersambung dengan adanya alat peraga sandpaper letters Montessori,dan ada 20 % siswa menjawab tidak setuju menjawab adanya alat peraga sandpaper letters Montessori mampu membantu siswa menemukan kesalahan pada saat menulis huruf tegak bersambung. Sebanyak 20 % siswa menjawab setuju dan senang dapat menggunakan alat peraga sandpaper letters Montessori, sebanyak 90% siswa merasa tertarik dengan warna yang ada pada papan sandpaper letters Montessori dan sebanyak 10 % siswa merasa tidak tertarik dengan warna yang ada pada papan sandpaper letters Montesori.

5. Pengembangan Desain a

  Alat peraga ini terdiri dari papan kayu pinus dan huruf-huruf yang telah didesain dan dibuat dari pasirpantai. Gambar 4.4 Kajian Produk Sandpaper Letters Huruf h,j,k dan l yang sudah direvisi Gambar 4.5 Kajian Produk Sandpaper Letters huruf p,q,t dan yang sudah direvisi.

6. Pembuatan album alat peraga

  Album alat peraga dibuat agar pengguna alat peraga papan sandpaper letter ini dapat menggunakan alat peraga dengan benar.album alat peraga ini merupakan buku panduan penggunaan alat peraga sandpaper letters Montessori. Pada album ketiga, siswa menulis kalimat menggunakan huruf tegak bersambung diatas pasirpantai dan kemudian menulis dibuku tulis halus karena sudah mengalami latihan di alat sandpaper letters Montessori dan pasirpantai yang sudah disediakan peneliti di dalam baki.

1) Data dan Analisis Hasil Tulisan Siswa Kelas IA

  4,5 4 3,53 2,5 Sebelum menggunakan alat peraga 2 Setelah menggunakan alat 1,5peraga 1 0,5Hasil Nilai Tulisan Siswa Grafik 4.1 Rerata Nilai Hasil Tulisan Siswa Sebelum menggunakan alat peraga dan setelah menggunakan alat peragaPada grafik 4.1 dapat diketahui bahwa rerata nilai tulisan siswa sebelum menggunakan alat peraga sandpaper letters berbasis metode Montessori dansesudah menggunakan alat peraga sandpaper letters berbasis metode Montessori memiliki hasil yang berbeda. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa alat peraga sandpaper letters berbasis metode Montessori dapat membantu dan melatih siswa dalam menulis huruf tegak bersambung dan dibantu dengan media buku latihan dasar menulis.

B. Pembahasan

  Melalui data kuesioner analisis kebutuhan guru, peneliti mengetahui dengan adanya alat peraga Sandpaper letters berbasis metode Montessori dapatmembantu siswa memahami cara menulis huruf tegak bersambung, sedangkan menurut data kuesioner analisis kebutuhan siswa, peneliti juga mengetahui bahwa siswa senang menggunakan alat peraga yang memiliki warna, gradasi,bentuk yang menarik karena akan lebih mudah dipahami dan lebih menyenangkan untuk dipelajari. Kriteria alat peraga Guru kelas I mengatakanbahwa dengan menggunakankriteria alat yaitu menarik,bergradasi, Berdasarkan jawaban dariresponden ( siswa dan guru)dapat menjadi bahanpertimbangan auto- bagi peneliti correction,auto- untuk membuateducation, dan alat peraga yang kontekstual memiliki dapat membawa karakteristikpengaruh positif yaitu menarik, terhadap auto-kemampuan education,auto- siswa dalam correction,menulis huruf kontekstual dan tegak bergradasi.bersambung.

BAB V PENUTUP Pada bab penutup akan dipaparkan mengenai (A) Kesimpulan, (B) Keterbatasan penelitian, dan (C) Saran. Kesimpulan merupakan hasil

A. Kesimpulan

  Hal ini dapat dilihat dari tekstur dan bentuk dari huruf yangterdapat pada alat peraga Sandpaper lettters. Keempat, alat peraga digunakan untuk mengetahui kesalahan yang terjadi dengan adanya alat peraga (auto-correction).

2 Cara penggunaan alat peraga Sandpaper letters berbasis metode

Montessori yaitu siswa meraba bagian pada alat peraga Sandpaper letter, dan menulis huruf diatas pasir pantai yang sudah disediakan oleh peneliti, kemudian siswa menulis di buku tulis latihan dasar menulis huruf tegak bersambung yang sudah disediakan oleh peneliti dan yang terakhir siswa menulis kalimat menggunakan huruf tegak bersambung dengan rapi di buku tulis halus.

3 Alat Peraga Sandpaper letters yang dikembangkan berbasis metode

  Montessori untuk mata pelajaran bahasa Indonesia kelas I semester ganjil SDN Percobaan memiliki kualitas baik dan terbukti dapatmembantu siswa kelas I untuk latihan menulis huruf tegak bersambung. 4 Deskripsi kemampuan siswa yang dihasilkan untuk mata pelajaran bahasa Indonesia kelas I memperoleh peningkatan nilai dari nilai rata-rata 2,09 menjadi 3,98 setelah menggunakan alat peraga Sandpaper letters berbasis metode Montessori.

B. Keterbatasan Penelitian 1

Proses pembuatan alat peraga Sandpaper letters Montessori terbatas hanya pada huruf tegak bersambung khusus huruf kecil.

2. Belum terciptanya alat peraga Sandpaper letters untuk huruf kapital

C. Saran

Saran untuk penelitian selanjutnya untuk penelitian yang akan mengembangkan alat peraga pembelajaran bahasa Indonesia:

1. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan dapat membuat alat peraga

  Penggunaan Buku tulis halus sebagai suplemen untuk meningkatkan kemampuan menulis huruf tegak bersambung pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas I SDN Gadingkulon 03 Dau Malang. Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Komunikatif dan Menyenangkan.

DAFTAR LAMPIRAN

  INSTRUMEN IDENTIFIKASI POTENSI MASALAH 1.1 Hasil Validasi Instrumen Wawancara Kepala Sekolah 1.2 Hasil Validasi Instrumen Wawancara Guru Kelas I 1.3 Hasil Validasi Instrumen Wawancara Siswa Kelas ILAMPIRAN 2. INSTRUMEN KUESIONER ANALISIS KEBUTUHAN SISWA 2.1 Hasil Validasi Instrumen Kuesioner Analisis Kebutuhan untuk Guru Kelas I 2.2 Hasil Validasi Instrumen Kuesioner Analisis Kebutuhan untuk Siswa Kelas I 2.3 Hasil Kuesioner Analisis Kebutuhan untuk Guru Kelas I 2.4 Hasil Kuesioener Analisis Kebutuhan untuk Siswa Kelas ILAMPIRAN 3.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJILAMPIRAN I. IDENTIFIKASI POTENSI MASALAH

1.1 Hasil Validasi Instrumen Wawancara Kepala Sekolah

184 185 LAMPIRAN 1.2 Hasil Validasi Instrumen Wawancara Guru kelas I 1.2 Hasil Validasi Instrumen Wawancara Guru Kelas I 187 191LAMPIRAN 2.1 Hasil Validasi Instrumen Kuesioner Analisis Kebutuhan Guru Kelas I

2.2 Hasil Validasi Instrumen Kuesioner Analisis Kebutuhan untuk Siswa Kelas I

2.3 Hasil Kuesioner Analisis Kebutuhan untuk Guru Kelas I

195 202

2.4 Hasil Kuesioner Analisis Kebutuhan untuk Siswa Kelas I

206

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJILAMPIRAN 3. INSTRUMEN VALIDASI PRODUK

3.1 Hasil Validasi Kelayakan Produk oleh Ahli

3.1 Hasil Validasi Kelayakan Produk oleh Ahli Bahasa Indonesia

212 219

LAMPIRAN 1. INSTRUMEN IDENTIFIKASI POTENSI MASALAH

1.2 Hasil Validasi Instrumen Wawancara Guru Kelas I

226

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJILAMPIRAN 4. HASIL UJI COBA TERBATAS

4.1 Hasil Produk Siswa

230 239 Hasil tulisan kalimat menulis huruf tegak bersambung siswa di buku halus. 240

LAMPIRAN 5. DOKUMENTASIPLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Materi Pembelajaran : Menulis kalimatA.1 Submateri : Menulis kalimat menggunakan huruf tegak bersambung Tujuan Langsung Memperkenalkan huruf tegak bersambungTujuan tidak langsung Menulis kalimat menggunakan huruf tegak bersambungSyarat Anak harus sudah bisa menulis huruf lepas dan membacaUsia 6-7 tahunAlat Peraga 1. Direktris berkata,”Sekarang tulislah huruf tegak bersambung didalam buku tulis halus kalian masing- masing”, perhatikan cara menulis huruf tegak bersambungyang benar, sesuai dengan bentuk huruf pada alatperaga.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait

Pengembangan alat peraga Sandpaper Letters ma..

Gratis

Feedback