Perbedaan prestasi belajar IPS siswa atas penerapan metode kooperatif tipe Jigsaw II

Gratis

0
0
151
2 years ago
Preview
Full text

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu SyaratMemperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah DasarOleh: Nama : Rochmad Noor HaryantaNIM : 091134113 Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu SyaratMemperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah DasarOleh: Nama : Rochmad Noor HaryantaNIM : 091134113 “Jangan lah abaikan suatu mimpi, karena dengan mimpi itu kita bisa sampai di sini dengan di barengi usaha dan kemauan yang keras pasti akan tercapai mimpi tersebut, dan tidak lupa di setiap langkah kita juga harus berdoa kepada Tuhan” Yogyakarta, 12 Juni 2013Yang menyatakan, Rochmad Noor Haryanta

HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN

“Jangan lah abaikan suatu mimpi, karena dengan mimpi itu kita bisa sampai di sini dengan di barengi usaha dan kemauan yang keras pasti akan tercapai mimpi tersebut, dan tidak lupa di setiap langkah kita juga harus berdoa kepada Tuhan” Yogyakarta, 12 Juni 2013Yang menyatakan, Rochmad Noor Haryanta

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan kelas yang jigsaw menggunakan metode kooperatif tipe II dan yang tidak menggunakan metode kooperatif tipe jigsaw II dalam hal prestasi belajar siswa kelas IV SD NegeriWates IV, pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013 mata pelajaran IPS materi perkembangan teknologi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri Wates IV pada tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 56, dan sampel penelitian kelas IVA berjumlah 29 untuk kelompok eksperimen dan sampelpenelitian kelas IVB berjumlah 27 untuk kelompok kontrol.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJIKATA PENGANTAR

  Bapak, Ibu, dan adik tercinta yang telah memberikan fasilitas serta yang tidak pernah berhenti selama melakukan penelitian ini. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu, yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama penelitian ini.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan berperan penting bagi kelangsungan hidup seseorang. Adanya suatu pendidikan akan membuat bangsa menjadi besar. Pendidikan

  Salah satu metode yang digunakan dalam pembelajaran yaitu dengan jigsaw metode kooperatif tipe II yang akan membantu peserta didik dalam belajar di kelas secara aktif. Metode kooperatif tipe jigsaw II melibatkan siswa dalam belajar aktif dalam kelompok dan menimbulkan suasanabelajar yang menyenangkan sehingga dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa.

B. Rumusan Masalah

  Apakah ada perbedaan dalam hal prestasi belajar IPS antara kelompok yang jigsaw menggunakan metode kooperatif tipe II dan yang tidak menggunakan jigsaw II? Batasan Masalah Supaya tidak menimbulkan suatu pertanyaan dan tidak menimbulkan tafsiran tentang suatu istilah yang dikemukakan, maka perluadanya batasan pengertian.

2. Prestasi belajar adalah hasil belajar akademik siswa setelah siswa melakukan kegiatan belajar yang diukur menggunakan tes

  Jigsaw II adalah suatu metode dimana di dalam Metode kooperatif tipe tersebut siswa mendapat kesempatan belajar secara keseluruhan konsep, 4 1. Bagi GuruDapat memberikan hal baru dan inspirasi bagi guru SD Negeri Wates IV untuk melakukan eksperimental khususnya dengan menggunakan jigsaw metode kooperatif tipe II.

3. Bagi Siswa

  Memberikan pengalaman kepada siswa dalam menggunakan 5 5. Bagi ProdiMenambah bahan pustaka/ bacaan yang terkait dengan eksperimental khususnya khusus nya menggunakan metode kooperatif tipe jigsaw II berpengaruh terhadap prestasi belajar IPS kompetensi dasar mengenal perkembangan teknologi produksi, komunikasi, dan transportasiserta pengalaman menggunakannya pada siswa kelas IV SD Negeri Wates IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013.

BAB II KAJIAN PUSTAKA Pada bab ini diuraikan segala sesuatu yang mendasari teori

A. Prestasi Belajar 1

  b) Sikap siswaSikap adalah gejala internal yang berdimensi afektif berupa kecenderungan untuk mereaksi atau merespon dengan cara yang relativetetap terhadap orang, barang, dan sebagainya, baik secara positif maupun negative. Sedangkan faktor lingkungan non sosial antara lain gedung sekolah dan letaknya, rumah tempat tinggal keluarga dan letaknya,alat-alat belajar, keadaan cuaca dan waktu belajar yang digunakan siswa.3) Faktor pendekatan belajar Faktor pendekatan yang lebih tinggi akan berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran.

B. Pembelajaran Kooperatif 1

  Pengertian Pembelajaran Kooperatif Menurut Sugiyanto (2009:37) pembelajaran kooperatif adalah 11 bersama, dan untuk mencapai tujuan belajar. Peneliti menyebutkan beberapa macam metode yang berkaitan dengan pembelajaran kooperatif di jigsaw jigsaw antaranya, I, II, STAD dll.

a. Para siswa harus memiliki persepsi bahwa mereka “tenggelam atau berenang bersama”

  Kelompok asal merupakan gabungan dari kelompok ahlisedangkan kelompok ahli adalah kelompok siswa yang terdiri dari kelompok asal yang berbeda yang ditugaskan memahami dan mempelajarisesuatu topik tertentu serta diminta untuk mengerjakan tugas sesuai dengan topiknya kemudian setelah selesai dijelaskan kepada anggota kelompok 13 1. Kemudian pada siswa yang berada dalam kelompok ahli kembali ke kelompok asal untuk menyampaikan materi pembelajaran yang sudahdidiskusikan dalam kelompok ahli 5.

D. Pembelajaran Kooperatif Tipe

  Setelah membaca dan mempelajari materi, “ahli” dari kelompok berbeda berkumpul untuk mendiskusikan topik yang sama dari kelompok lain sampai mereka menjadi “ahli” di konsep yang dipelajari. Ada perbedaan mendasar antara pembelajaran Jigsaw I dan Jigsaw jigsaw II kalau pada tipe I, awalnya siswa hanya belajar konsep tertentu 15 diri, kritis, kooperatif dalam mengikuti model pembelajaran ini.

4) Pembicara dilakukan secara pelan agar tidak mengganggu grup lain

  Setiap siswa dapat memberikan kontribusi poin maksimum pada kelompoknya dalam sistem skor kelompok. Siswamemperoleh skor untuk kelompoknya didasarkan pada skor kuis mereka melampaui skor dasar mereka.

E. Pembelajaran IPS

  IPS berfungsi untuk mengembangkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dasar untuk memahami kenyataan sosial yang dihadapi siswadalam kehidupan sehari-hari, sedangkan pengajaran sejarah berfungsi untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan kebanggaan terhadap perkembanganmasyarakat. Jadi pada hakikatnya Ilmu Pengetahuan Sosial memiliki tujuan untuk mengantarkan siswa supaya memiliki kepekaan terhadap kenyataan 20 Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan disebutkan bahwa ruang lingkup mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek sebagai berikut:1) Manusia, Tempat, dan Lingkungan2) Waktu, Keberlanjutan, dan Perubahan3) Sistem Sosial dan Budaya 4) Perilaku Ekonomi dan Kesejahteraan.

F. Penelitian lain yang Relevan

  Beberapa penelitian dengan penelitian ini adalah penelitian yang di lakukan oleh:Yusnita (2007) meneliti peningkatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran matematika di kelas dengan menggunakan modelpembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II untuk mengoptimalkan interaksi teman sebaya di SMP Stella Duce II Yogyakarta dengan jenis penelitianadalah penelitian tindakan kelas. Handayani (2009) meneliti keefektifan pembelajaran matematika dengan pendekatan realistik yang dipadu dengan pembelajaran kooperatif jigsaw tipe II pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta pada pokok bahasan persegi panjang dan persegi dengan jenis penelitiankuantitatif deskriptif yaitu penelitian yang menekankan pada keadaan sebenarnya.

G. Kerangka Berfikir

  Metode kooperatif tipe jigsaw II menciptakan pembelajaran yang dapat melibatkan siswa menjadi lebih aktif dalam kelompok danmenimbulkan suasana yang partisipatif sehingga mendorong timbulnya rasa ketertarikan siswa dalam mengikuti pelajaran. Dengan timbulnya jigsaw ketertarikan dalam penggunaan metode kooperatif tipe II yang mengaktifkan siswa untuk belajar secara kelompok mendorong munculnyagagasan yang lebih bermutu dan menciptakan suatu pengalaman langsung kepada siswa dalam memecahkan suatu masalah.

H. Hipotesis Penelitian Penelitian ini menggunakan satu variabel yaitu prestasi belajar

Maka hipotesis penelitian sebagai berikut:: Ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan metode kooperatif Hi

BAB II I METODE PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan jenis penelitian, populasi dan sampel

A. Jenis Penelitian

  Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian quasi eksperimental nonequivalent control group design tipe(Sugiyono,2009:112) Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Peneliti mengetahui keadaan awal kelas dengan memberikan pretest kepada tiap masing-masingkelas dan untuk mengetahui perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

4 O O

Gambar 2. Pengaruh Perlakuan pretest Keterangan: O 1 = hasil observasi kelompok eksperimenposttest O 2 =hasil observasi kelompok eksperimen= Perlakuan dengan menggunakan metode kooperatif tipe x IIjigsawpretest O 3 = hasil observasi kelompok kontrolposttest O 4 =hasil observasi kelompok kontrol

B. Setting Penelitian 1

  Sekolah ini mempunyai visi “Berdasar iman dan takwa, unggul dalam prestasi, terampil dan berbudaya” dan misi “Menumbuhkan dan mengembangkan berbagai kesenian dan keterampilan sehingga mampu Kelompok KelasKontrol Rabu, 23 januari 3. Populasi dan SampelMenurut Sugiyono (2009:297), populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristiktertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan.

4. Jadwal Pengambilan Data

  Hasil Perhitungan Reliabilitas 34 Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data untuk variabel prestasi belajar peneliti menggunakan pretest dan posttest yang diberikanpada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan soal yang sama pretest posttest antara dan . II dan yang tidak menggunakan ada perbedaan dalam hal prestasi belajar IPS antara kelompok yang menggunakan metode kooperatif tipe jigsaw 36posttest Uji beda dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan skor posttest antara kelompok eksperimen yang diberikan treatment jigsaw menggunakan metode kooperatif tipe II dan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah tanpa ada diskusi kelompok.

A. Hasil Penelitian 1

  Data prestasi belajarKelas Eksperimen Kelas Kontrol Skor Skor Skor Skor Pretest Posttest Pretest Posttest Rata-rata 71.37 88.97 70 79.62 Skor Tertinggi 80 100 80 100Skor Terendah 65 75 65 65 KKM 75 75 75 75 Tabel diatas merupakan paparan hasil prestasi belajar yang memuat rata-rata, skor tertinggi, skor terendah, dan KKM lebih rinci dapat dilihat dilampiran 17 dan 18. Hipotesisnya sebagai berikut ini: pretest : Ada perbedaan yang signifikan antara skor pada kelompok Hi eksperimen dan kelompok kontrol.pretest : Tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pada Ho kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

B. Rangkuman Hasil Penelitian

  Pada perhitungan pretest pada variabel prestasi belajar menunjukkan keduanya berada pada titik pijak yang sama atau tidak berbeda baik di kelompok eksperimen ataupun kelompok kontrol. Pembahasan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara kelompok yang menggunakan metode kooperatif tipe jigsaw II dan yang jigsaw tidak menggunakan metode kooperatif tipe II dalam prestasi belajar tailed siswa.

0.5 Besar – …

  = .effect size Dari data di atas menunjukkan kategori yang besar yaitu BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Dalam bab V ini diuraikan kesimpulan, keterbatasan penelitian dan saran. Bagian kesimpulan berisikan hasil penelitian, keterbatasan penelitian berisikan keterbatasan peneliti dalam melakukan penelitian sedangkanbagian saran berisi beberapa saran bagi peneliti dan peneliti selanjutnya.

A. Kesimpulan

  Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap siswa kelas IVSDN Wates IV pada mata pelajaran IPS materi perkembangan teknologi jigsaw dengan menggunakan metode kooperatif tipe II dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:Ada perbedaan yang signifikan dalam hal prestasi belajar IPS antara jigsaw kelompok yang menggunakan metode kooperatif tipe II dan yang tidak menggunakan metode kooperatif tipe jigsaw II.. tailed Dari data tabel 13 diketahui harga sig.

C. Saran 1

  Bagi sekolahjigsaw Pembelajaran yang menggunakan metode kooperatif tipe II dapat menginspirasi bagi guru-guru lain untuk dapat menerapkan dalampembelajaran khususnya dalam kemampuan prestasi belajar. Bagi GuruPembelajaran dengan menggunakan metode kooperatif tipe jigsaw II dapat diperhitungkan untuk digunakan menjadi metode pembelajaran yang diterapkan di sekolah, karena terbukti dapat meningkatkankemampuan prestasi belajar siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJIDAFTAR PUSTAKA

  Menjadi Ilmuan yang Guru dan Guru yang Purnomo, Puji, dkk. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya .

SUMBER KOMPETEN

INDIKATORALOKAS POKOK / KEGIATAN Pembelajaran Bentuk BELAJAR SI PENCAPAIAN I Contoh PEMBELAJAR PEMBELAJARAN Teknik Instrume / DASARKOMPETENSI Instrumen WAKTU ANn ALAT

2.3 Meng

Kooperatif kognitif Tes Pilihan Jelaskan, Buku IPS  Perkembang  Menjelaskan,  jigsaw an teknologi membandingka tipe Mendeskripsikan membanding kelas IV  tertulis ganda 2x35 perkembang produksi n, II pengertian kan, Gambar - dan menit an teknologi komunikasi mengelompokk teknologi mengelompo teknolo uraian produksi dan an, produksi kkan, gi komunikasi transportasi menunjukkan, Membandingkan menunjukka produks  dan membedakan jenis teknologi n, i transportasi dan produksi masa membedakan Gambar - serta menggunakan lalu dan masa dan komuni pengalaman teknologi kini menggunaka kasi menggunak produksi, Mendiskusikan n teknologi Gambar  komunikasi, kelemahan dan produksi, transpor dan transportasi keunggulan komunikasi, tasiteknologi masa dan transportasi lalu dan masa kinuMendeskripsika  n pengertian komunikasiMerinci jenis  alat komunikasiMengelompokk  an bentuk alat komunikasisesuai jenisnya  Mendiskusikan kelemahan dan keunggulan alatkomunikasi masa lalu Mendiskusikan  kelemahan dan keunggulan alatkomunikasi masa kiniMerinci jenis  alat transportasiMenyebutkan  contoh dari masing-masingjenis alat transportasiMendiskusikan  ciri-ciri alat transportasi masa lalu  Mendiskusikan keunggulan dankelemahan alat transportasimasa lalu  Menyebutkan ciri-ciri alattransportasi masa kini  Menyebutkan kelemahan dan keunggulan alattransportasi masa kini  Afektif  Bekerjasama dalam kelompokselama diskusi  Jujur dalam diskusi dan kerja kelompok  Psikomotorik  Menyebutkan salah satu contoh alat produksi, komunikasi dantransportasi baik tradisioanlmaupun modern. Mengetahui Yogyakarta, 5 Juni 2013 Calon guru

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI PENILAIAN ALOKAS

  Bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas kelompok Jujur dalam diskusi dan kerja kelompok 2. Memberikan contoh alat teknologi produksi, komunikasi dan transportasi pada masa lalu dan masa modernd.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi I Standar Kompetensi Mengidentifikasi perkembangan teknologi produksi, komunikasi dan transportasi pada Salam pembuka, doa dan presensi. Setelah siswa belajar dalam kelompok asal, siswa ke kelompok ahli untuk menjelaskan ke kelompok yang lain yang tergabung pada satu materi yang sama.

7. Masing-masing kelompok asal menjelaskan hasil diskusinya di depan kelas

  8. Siswa bersama guru membahas hasil diskusi.

1. Sumber Belajar:

  Ilmu Pengetahuan Sosial untuk kelas IV Radyman & Triyono. Ilmu Pengetahuan Sosial SD dan MI kelas IV .

3. Penilaian

  Mengenal sumber daya alam, kegiatan ekonomi dan kemajuan teknologi di lingkungan kabupaten/kota dan provinsi II Kompetensi Dasar 2.3 Mengenal perkembangan teknologi produksi komunikasi, dan transportasi serta pengalaman menggunakannya. Memberikan contoh alat teknologi produksi, komunikasi dan transportasi pada masa lalu dan masa modernd.

2. Afektif a

  Siswa dapat menyebutkan salah satu contoh alat teknologi produksi, komunikasi dan transportasi baik tradisioanl maupun modern 3. alat teknologi produksi,komunikasi dan transportasi padamasa lalu dan masa modernd.

MATERI AJAR

  Dengan menggunakan alat produksi yang modern ini banyakkeuntungan yang diperoleh seperti pekerjaan petani menjadi lebih cepat dan tidak cepat lelah, tetapi di dalam keuntungan ada juga kekurangannya tanah yang diolah menjaditercemar. 1 Perbandingan Teknologi Produksi Modern dan TradisionalTeknologi Tradisional Teknologi Modern Peralatan yang digunakan sederhana Peralatan yang digunakan canggih Penggunaan tidak praktis Penggunaannya praktisMenggunakan tenaga hewan dan manusia Menggunakan tenaga mesin Menampung banyak tenaga kerja Menampung sedikit tenagaWaktu produksi lambat Waktu produksi cepat Tidak menimbulkan polusi Menimbulkan polusi C.

B. Kompetensi Dasar

  Memberikan contoh alat teknologi produksi, 3, 4, 5, 6, 11, komunikasi dan transportasi pada masa lalu 16, 19, 20dan masa modern 5. Membandingkan alat teknologi pada masa 8 tradisional dan modern a.

10. Yang tidak termasuk hasil perikanan laut a

b. Ikan tongkol d. ikan tuna

  a. Kebutuhan semakin sedikit.

13. Teknologi tepat guna sebaiknya digunakan di daerah

  Tes (penilaian) guru memberikan tes tertulis yang bersifat individu yang berisi seluruhkonsep materi yang didiskusikan. Yogyakarta…………………2013 (………………………………)LAMPIRAN 11 Lembar penilaian afektif dan psikomotorik kelompok eksperimen Afektif Kejujuran, Tanggung jawab, & Kerjasama No Aspek yang Dinilai Skor 1 2 3 4 Kejujuran 1.

2. Menyelesaikan tugas tanpa melihat pekerjaan kelompok lain

  dan dengan cara yang tepatMenyelesaikan soal yang diberikan sesuai dengan petunjuk 3 dan dengan cara yang kurang tepatMenyelesaikan soal yang diberikan sesuai dengan petunjuk 2 dan dengan cara yang tidak tepatMenyelesaikan soal yang diberikan tidak sesuai dengan 1 petunjuk dan dengan cara yang kurang tepatMenyelesaikan tugas Mengerjakan soal diskusi dengan kelompok dan tidak 4 tanpa melihat pekerjaan bertanya kepada kelompok lain.kelompok lain. Mengumpulkan tugas Mengumpulkan tugas dengan tepat waktu yang diberikan 4 tepat waktuMengumpulkan tugas lebih 1 menit dari waktu yg diberikan 3 Mengumpulkan tugas lebih 2 menit dari waktu yg diberikan 2 Mengumpulkan tugas lebih 3 menit dari waktu yg diberikan 1 Pedoman Skoring: 10-12 Skor A 7-9 Skor B4-6 Skor C 1-3 Skor D Psikomotorik No Aspek yang Dinilai Skor 1 2 3 4 1.

A. Data uji normalitas prestasi belajar kelompok eksperimen One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  Pretesteksp erimenPosttesteksp erimen N 29 29 Normal Parameters a,b Mean 71.3793 88.9655Std. (2-tailed) .035 .064 KeteranganTidak Normal Normal a.

b. Calculated from data

B. Data uji normalitas prestasi belajar kelompok kontrol One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  Pretestkontrol Postetskontr olN 27 27 Normal Parameters a,b Mean 70.0000 79.6296Std. Error Mean eksperimen 29 71.3793 3.75513 .69731 pretestekskonkontrol 27 70.0000 3.92232 .75485 Independent Samples TestLevene's Test for Equality of Variancest-test for Equality of Means F Sig.

D. Perbandingan skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol variabel prestasi belajar. Group Statistics

  kelompok N Mean Std. Error Mean postestekskoneksperimen 29 88.9655 7.60396 1.41202 kontrol 27 79.6296 9.29495 1.78881Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variancest-test for Equality of Means F Sig.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Upaya meningkatkan hasil belajar IPS melalui pembelajaran kooperatif teknik jigsaw siswa kelas II MI Al Masthuriyah Bekasi
0
3
122
Upaya meningkatkan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas II dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw di Mi Al-Amanah Joglo Kembangan
0
6
103
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa atas penerapan metode kooperatif tipe Jigsaw II.
0
2
153
Pengaruh penerapan metode kooperatif tipe Jigsaw II terhadap minat dan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SDN Sengi 2.
1
18
190
Pengaruh penerapan metode kooperatif tipe Jigsaw II terhadap minat dan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SDN Sengi 2
1
24
188
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas IV sekolah dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw I - USD Repository
0
2
250
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas IV sekolah dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw I - USD Repository
0
2
193
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas V Sekolah Dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II - USD Repository
0
3
206
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas V Sekolah Dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw I - USD Repository
0
6
258
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II - USD Repository
0
0
215
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas V sekolah dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II - USD Repository
0
5
260
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II - USD Repository
0
1
215
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw I - USD Repository
0
0
204
Perbedaan prestasi belajar siswa kelas V Sekolah Dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw I - USD Repository
0
2
273
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas V sekolah dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II - USD Repository
0
4
249
Show more