Persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari prestasi belajar, dan status sosial ekonomi keluarga : studi kasus pada mahasiswa program studi pendidikan akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Gratis

0
2
130
2 years ago
Preview
Full text

ABSTRAK PERSEPSI MAHASISWA MENGENAI KOMPETENSI DOSEN DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR DAN STATUS SOSIAL EKONOMI KELUARGA

  Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 465 mahasiswa.

SOSIAL EKONOMI KELUARGA

Studi Kasus Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi, Universitas Sanata Dharma, YogyakartaSKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana PendidikanProgram Studi Pendidikan Akuntansi Oleh:Benisius Rahmat Basuki NIM: 011334085 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA SURVIVE, BECAUSE I KNOW IF THERE ISA WILL THERE IS A WAY MOTTOEVERYDAY IS HOLIDAY, BUT I MUST GO ON AND

KATA PENGANTAR

  Puji syukur kepada Tuhan Yesus yang Maha Kasih atas berkat dan kasih- Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi tepat pada waktunya. Penulisan skripsi ini mengalami banyak tantangan dan hambatan yang merupakan pelajaran yang berharga bagi penulis.

1. Bapak Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D., Selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Univesitas Sanata Dharma Yogyakarta

  Selaku dosen pembimbing skripsi, yang dengan sabar membimbing penulis menyusun skripsi, memberikansaran, masukan, semangat, dorongan serta pelajaran hidup yang sangat berharga. Bapak dan Ibu dosen Program Studi Pendidikan Akuntasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, yang telah banyak memberikan bekal ilmudan pengalaman kepada penulis selama kuliah.

8. Semua karyawan di sekretariat Pendidikan Akuntasi atas segala keramahannya dalam membantu penulis selama kuliah di USD

  Kedua orang tuaku tercinta, Bapak Agustinus Sugino dan Ibu Veronika Jumiyati yang tidak pernah lelah memberikan do’a, kasih sayang, materi,tangis sedih dan bahagianya selama ini kepada penulis, sehingga penulis akhirnya bisa menyelesaikan studi walaupun dengan waktu yang panjang. Keluarga besarku di Jogja (mbah putri, mbokdhe, pakdhe semuanya, mas Nur danten, mas Senthur Sragan, Mas Lan, Mas Syahir), keluarga besar diCilacap, Cilegon, Sukabumi (Pakdhe dan Budhe Paijan, Mbak Betty, Mas Very, Mbak Wiwin, Tasya, Om Yadi, Bulik Marni, Alma, Mbah Putri),terimakasih dan untuk do’a, dukungan moral dan materi kepada penulis selama ini.

13. Keluarga Bapak Haryanto di Wonogiri, penulis mengucapkan terimakasih atas dorongannya sehingga akhirnya penulis bisa menyelesaikan studi

  Teman tidurku dan sekaligus kakak penulis di Jogja yang paling playboy dan pembawa pasir abadi “Anang”, thanks ya bro mau nunggu wisudabareng (makanya kalau ada pendaftaran wisuda ya dilihat, biar tidak telat setengah tahun hik..hiks), buat Ajeng terimakasih atas pinjaman motornya. Mbak-mbak semua yang pernah mengisi hati Beni, terimakasih atas pengalaman yang sudah diberikan dan sudah membuat penulis menjadiorang yang pantang menyerah dan kuat.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pendidikan yang bermutu adalah pendidikan yang memiliki kaitan ke

  Prestasi bagus yang diperoleh mahasiswa berasal dari bimbingan dosenyang profesional, metode mengajar dosen yang menarik dan relevan, penilaian yang diberikan kepada mahasiswa juga obyektif, serta banyak hal lain yangmenunjukkan bahwa dosen tersebut memiliki kompetensi yang baik, sedangkan mahasiswa yang memiliki prestasi buruk memandang dosensebaliknya. Pada mahasiwa yang berasal dari keluarga yang memiliki status sosial ekonomi rendah dalam masyarakat, persepsi terhadap kompetensi dosendiduga lebih positif dibandingkan dengan mahasiswa yang berasal dari keluarga atau orang tua dengan status sosial ekonomi tinggi.

1. Apakah ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen

  2. Apakah ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari status sosial ekonomi keluarga mahasiswa?

D. Tujuan Penelitian

  Ada tidaknya perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari prestasi belajar mahasiswa. Ada tidaknya perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari status sosial ekonomi keluarga mahasiswa.

E. Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi beberapa pihak

  Bagi penulis Dapat menambah wawasan dan pengetahuan serta memberikanpengalaman yang bermanfaat khususnya mengenai bagaimana dan seperti apa kompetensi dosen yang baik. Bagi Universitas Diharapkan dapat memberikan tambahan informasi tentang kompetensidosen, karena sebagai penyelenggara pendidikan yang diharapkan juga dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten di dunia pendidikansekaligus penelitian ini dapat menambah referensi penelitian di perpustakaan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Persepsi Persepsi dapat dirumuskan sebagai suatu proses penerimaan

  pemilihan, pengorganisasian, serta pemberian arti terhadap rangsangan yang diterima. Namun demikian pada proses tersebut tidak hanya sampai padapemberian arti saja tetapi akan berpengaruh pada perilaku yang akan dipilihnya sesuai dengan rangsangan yang diterima dari lingkungannya.

1. Penerimaan rangsangan Pada proses ini, individu menerima rangsangan dari berbagai sumber

  Persepsi Abstrak/ Kasat mata Persepsi abstrak memungkinkan anak lebih cepat dalam menangkapsesuatu yang abstrak/ kasat mata, dan mengerti atau percaya apa yang tidak bisa dilihat sesungguhnya. Meskipun setiap anakmenggunakan persepsi konkrit dan persepsi abstrak setiap harinya, namun ada kecenderungan seseorang merasa lebih mampu dalam menggunakan yang satudibanding yang lainnya.

1. Faktor Eksternal atau dari luar yang terdiri dari:

2. Faktor Internal atau dari dalam yang terdiri dari :

  Persepsi adalah pengamatan secara global, kemampuan untuk membedakan antara obyek yang satu dengan yang lain berdasarkan ciri-ciri fisik obyek-obyek itu misalnya ukuran, warna, dan bentuk (Winkel, 1986:161). Dari uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa persepsi merupakan suatu proses penerimaan, pemilihan, pengorganisasian sertapemberian arti dalam diri seseorang untuk menginterpretasi, dan membedakan objek atau subjek lain dengan melewati suatu tahapantertentu.

B. Kompetensi Dosen

  Belakangan ini pemerintah telah merumuskan sebuah undang-undang tentang guru dan dosen sebagai salah satu langkah untuk meningkatkankualitas guru dan dosen serta untuk meningkatkan kesejahteraan hidup bagi guru dan dosen. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang dimaksud dengan kompetensi dosen sebagaimana dimaksuddalam Pasal 2 merupakan seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai, dan diaktualisasikan olehdosen dalam melaksanakan tugas profesional.

C. Prestasi Belajar

  Prestasi merupakan suatukemampuan yang dimiliki seseorang yang merupakan hasil dari proses yang dilakukan dan menghasilkan perubahan yang khas, yaitu perubahan dalamsikap dan tingkah laku yang tercapai dan dapat dilihat secara nyata serta dapat diukur dengan menggunakan alat ukur yaitu tes (Winkel,1986:48). Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar adalah hasil dari proses psikis yang berlangsung dalam interaksisubjek dengan lingkunganya yang menghasilkan perubahan berupa pengetahuan, nilai, sikap, dan ketrampilan dimana hasil perubahan tersebutdapat dilihat dan juga dapat diukur.

D. Status Sosial Ekonomi Status adalah tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok

  Pernyataan-pernyataan di atas didukung oleh Hopkins (1985: 59), yang mengatakan bahwa status sosial ekonomi dirumuskan sebagai kombinasi daristatus sosial ekonomi dimana di dalamnya mencakup tingkat pendidikan, pekerjaan, jabatan, dan tempat tinggal. Semakin tinggi pendapatan yang dimiliki dan cenderung memiliki barang berharga, maka mereka akan mendapatkan posisi yang tinggi di dalammasyarakat.

1. Tingkat Pendidikan

  Dalam hal yang sama, Soerjono Soekanto (1992: 235) mengatakan bahwa pendidikan memberikan nilai tertentu bagi manusia, terutama dalam halmembuka pikiran serta menerima hal-hal baru dan juga bagaimana Dari batasan pengertian serta pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa melalui pendidikan, seseorang akan memperoleh pengalaman,mampu mengembangkan kepribadian dan terbuka dalam menerima hal-hal baru secara ilmiah. Tingkat pendidikan sendiri memiliki arti kurang lebihadalah jenjang sekolah yang telah diselesaikan oleh seseorang yang dibuktikan dengan adanya ijasah terakhir yang diperolehnya, seperti SD,SMP, SMA, Sarjana atau jenjang pendidikan yang lain.

2. Jenis Pekerjaan

  Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan jenis pekerjaan adalah bidang pekerjaan yang ditekuni oleh orang tua setiap harinya. Spillane(1982: 14) mengelompokkan pekerjaan atau jabatan dalam 9 golongan sebagai berikut:a.

i. Golongan I

3. Pendapatan

a. Pengertian Pendapatan

  Pendapatan sangat erat hubungannya dengan penghasilan, yaitu Menurut Sumardi dan Hans Dieter Evers (1982: 92), pendapatan adalah hasil yang diperoleh suatu keluarga baik bersumber daripekerjaan pokok, pekerjaan sampingan, dan pendapatan lain yang berupa uang maupun barang yang digunakan untuk memenuhikebutuhan. Pendidikan pada saat sekarang ini merupakan kebutuhan yang pokok dan penting untuk dipenuhi, untuk itu semua orang tua bekerja kerasagar dapat mencukupi kebutuhan pendidikan bagi anak-anak mereka.

b. Bentuk Pendapatan

  Barang dan jasa yang diperoleh dinilai dengan harga pasar sekalipun tidak diimbangi atau disertai transaksi uang oleh yang menikmatibarang dan jasa tersebut, demikian pula penerimaan secara cuma-cuma, pemberian barang dan jasa dengan harga substitusi atau reduksi darimajikan merupakan pendapatan berupa barang. Untuk penerimaan uang dan barang yang dipakai sebagai pedoman adalah segala penerimaan yang bersifat transfer atauredistribusi dan biasanya membawa perubahan dalam keuangan rumah tangga, misalnya penjualan barang-barang yang dipakai, pinjamanuang, hasil undian, warisan, penagihan piutang, kiriman uang, menang judi.

E. Kerangka Berpikir

  Pada mahasiswa yang memiliki prestasi yang baik,persepsi terhadap kompetensi dosen diduga lebih positif dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki prestasi belajar buruk. Sebab mahasiswayang memiliki prestasi baik dapat membedakan dosen yang membimbingnya memiliki kompetensi yang baik, hal ini di karenakanmahasiswa merasa bahwa prestasi bagus yang diperolehnya berasal dari bimbingan dosen yang profesional, metode mengajar dosen yang menarikdan relevan, serta banyak hal lain yang menunjukkan bahwa dosen tersebut memiliki kompetensi yang baik, sedangkan mahasiswa yangmemiliki prestasi buruk memandang dosen sebaliknya.

2. Persepsi Mahasiswa Mengenai Kompetensi Dosen Ditinjau Dari Status Sosial Ekonomi

  Ada mahasiswa yang berasal dari keluargayang memiliki status sosial ekonomi yang tinggi dalam masyarakat dan ada pula yang berasal dari keluarga yang memiliki status sosial rendah. Mahasiswa dari keluarga dengan status sosial tinggi menganggap kompetensi dosen biasasaja atau bahkan buruk, karena mahasiswa ini tidak terlalu memikirkan masalah biaya kuliah yang telah mereka keluarkan dengan hasil yangdidapat selama kuliah.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah studi kasus, yaitu penelitian yang mendalam

  Subjek Penelitian Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi,Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Objek Penelitian Objek penelitian adalah persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen,prestasi belajar, dan status sosial ekonomi keluarga.

1. Waktu Penelitian Waktu untuk penelitian ini dilaksanakan yaitu pada bulan Januari 2008

  2. Tempat Penelitian Tempat yang digunakan untuk penelitian ini yaitu Universitas SanataDharma, Yogyakarta.

D. Variabel Penelitian dan Pengukurannya

  Persepsi Mahasiswa Mengenai Kompetensi Dosen Kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilakuyang harus dimiliki, dihayati, dikuasai, dan diaktualisasikan oleh dosen dalam melaksanakan tugas profesional. Kompetensi terdiri dari empatdimensi yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional (http://www.depdiknas.go.id/. 2007).

a. Kepribadian pendidik yang mantap, 6,7,8

  Kepribadian pendidik yang arif, dan 9,10 berwibawac. Kemampuan pendidik berkomunikasi 13sosial dosen dan berinteraksi secara efektif denganpeserta didik b.

a. Kemampuan pendidik dalam 18,19

  Prestasi Belajar Mahasiswa Prestasi belajar adalah hasil dari proses psikis yang berlangsung dalaminteraksi subjek dengan lingkungannya yang menghasilkan perubahan berupa pengetahuan, nilai, sikap, dan ketrampilan dimana hasil perubahan 3. Tingkat pendidikan orang tua Tingkat pendidikan diukur dengan mencari data pendidikan formalyang telah ditempuh oleh orang tua mahasiswa.

1 Guru

  Tingkat Penghasilan Untuk tingkat penghasilan orang tua mahasiswa atau respondenmenggunakan pengklasifikasian golongan sebagai berikut. Tabel 3.5 Golongan Tingkat Pendapatan Skor Rendah1 ≤ Rp.2.000.000 Tinggi > Rp.2.000.000 2 Status Sosial Ekonomi Tinggi, artinya bahwa status sosial ekonomi orang tua atau keluarga tersebut baik, berkecukupan, mampu, kaya,pendidikan orang tua termasuk tinggi, tingkat pendapatannya lebih dari cukup, sehingga orang tua mampu membiayai pendidikan anak.

E. Populasi dan Sampel

  Sampel penelitian ini dihitung dengan rumus Slovin (Umar, 2003: 102): N n  21  Ne Keterangan: n = ukuran sampelN = ukuran populasi e = kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilansampel yang dapat ditolelir Jadi jumlah sampel yang akan diambil (n), dengan nilai kritis/ bataskesalahan (e) 5% dari populasi (N) tersebut adalah : 465n  21  465  , 05  3. Kuesioner inidigunakan untuk mengumpulkan data persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari prestasi belajar, dan status sosial ekonomikeluarga.

a. Hasil Pengujian Validitas

  1) Uji validitas untuk persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosenAda dua puluh (20) butir pertanyaan pada variabel ini. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa tidak semua nilai r semuanya menunjukkan hitung angka yang lebih besar dari dari pada r tabel (r hitung > 0,239).

2 Keterangan :

  Tabel 3.8 Rangkuman Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian Variabel Nilai r tabel Nilai r hitung Status Persepsi mahasiswa 0,239 0,9522 Andal mengenai kompetensidosen Variabel persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen Dari dua puluh item pertanyaan pada variabel persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ini diperoleh nilai r sebesar 0,9522. Ini berarti bahwa butir-butir pertanyaan pada variabel persepsi mahasiswa mengenai kompetensidosen dapat dikatakan andal.

H. Teknik Analisis Data

Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji F. Agar kesimpulan yang ditarik tidak menyimpang dari seharusnya, maka terlebih

1. Pengujian Normalitas dan Uji Homogenitas

  Uji Normalitas Uji normalitas dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahuiapakah data yang terjaring berdistribusi normal, sehingga analisis untuk menguji hipotesis dapat dilakukan. Uji ini menetapkan suatu titik dimana teoritis dan yang terobservasi mempunyai perbedaan terbesar.

1 X 

  Terkecil Harga F tersebut selanjutnya dibandingkan dengan harga F tabel, dengan dk pembilang - 1 dan dk penyebut hitung < F , maka dapat disimpulkan bahwa tabel (0,05);(dk pembilang n-1;dk penyebut n-1) varians data yang akan dianalisis homogen. Perumusan hipotesis Ho : Tidak ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi 1 dosen ditinjau dari prestasi belajar Ha 1 : Ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari prestasi belajar b.

3 N = Banyaknya semua sampel

  f. Pengambilan keputusan 1) Hipotesis 1Pengambilan keputusan didasarkan pada perbandingan F hitung dengan F tabel sebagai berikut : Jika F hitung > F tabel maka Ho ditolak Pengambilan keputusan berdasarkan pada nilai probabilitas yaitu: jika nilai probabilitas (Sig.) < taraf nyata (0,05), maka Ho ditolak Catatan: Pengujian hipotesis yang lain dilakukan dengan cara yang sama dengan pengujian hipotesis 1.

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2008. Subjek penelitian

  ini adalah mahasiswa-mahasiswi Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma,Yogyakarta angkatan tahun 1999 sampai dengan angkatan tahun 2007. Jumlah kuesioner yang disebar sebanyak 216 kuesioner.

1. Deskripsi Responden Penelitian

a. Prestasi Belajar Mahasiswa

Tabel 4.1 Deskripsi Responden Menurut Prestasi Belajar Mahasiswa Prestasi Belajar Mahasiswa IPK Jumlah73 responden ≤ 2.00> 2.00 143 responden Tabel 4.1 di atas menunjukkan bahwa jumlah responden yang memiliki prestasi belajar dalam golongan tinggi sebanyak 143 responden (66,20%), sedangkan jumlah responden yang memiliki 46demikian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden penelitian ini memiliki prestasi tinggi atau bagus.

b. Status Sosial Ekonomi keluarga

  Tabel 4.3 Deskripsi Responden Menurut Jenis Pekerjaan Orang tua Jenis Pekerjaan JumlahNon-Guru 76 responden Guru 140 responden Tabel 4.3 di atas menunjukkan bahwa jumlah responden yang orang tuanya memiliki pekerjaan sebagai guru sebanyak 140 responden (64,80%), sedangkan responden yang orang tuanya pekerjaannya 47demikian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki orang tua dengan pekerjaan sebagai seorang guru. Tabel 4.4 Deskripsi Responden Menurut Tingkat Penghasilan Orang tua Tingkat Penghasilan JumlahRendah 82 responden Tinggi 134 responden Tabel 4.4 di atas menunjukkan bahwa jumlah responden yang orang tuanya memiliki penghasilan dalam golongan tinggi sebanyak 134 responden (62,04%), sedangkan responden yang orang tuanya memiliki penghasilan dalam golongan rendah sebanyak 82 responden(37,96%).

B. Hasil Pengujian Normalitas Dan Homogenitas

  Uji normalitas persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen untuk kelompok prestasi belajar tinggi dan prestasi belajar rendah Tabel 4.11 Rangkuman Pengujian Normalitas persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen untuk kelompok prestasi belajar tinggi dan prestasi belajar rendah Persepsi dengan Persepsi dengan prestasi belajar prestasi belajartinggi rendah N143 73 Normal Parameters(a,b) Mean 73.28 73.56 Std. Uji normalitas persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen untuk kelompok tingkat pendidikan tinggi dan kelompok tingkat pendidikantinggi Tabel 4.13 Rangkuman pengujian normalitas persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen untuk kelompok tingkat pendidikan tinggi dan kelompok tingkat pendidikan rendah Persepsi dengan Persepsi dengan kelompok tingkat kelompok tingkatpendidikan tinggi pendidikan rendah N138 78 Normal Parameters(a,b) Mean 73.71 72.78 Std.

C. Pengujian Hipotesis

Untuk pengujian hipotesis digunakan pengujian dengan menggunakan uji non-parametrik chi-square, hal ini dikarenakan data yang diperoleh berdistribusi normal dan tidak normal.

1. Pengujian Hipotesis I

  Ha 1 = Ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari prestasi belajar. 59 Tabel 4.16 di atas menunjukkan bahwa hasil pengujian persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari prestasi belajar nilai statistik Chi-Square sebesar 22,685 dengan df = 1 menunjukkan probabilitas sebesar 0,000 dan nilai ini lebih kecil dariα = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis awal ditolak danmenerima hipotesis alternatif, artinya ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari prestasi belajar.

2. Pengujian Hipotesis II

  Rumusan Hipotesis H = Tidak ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensidosen ditinjau dari jenis pekerjaan Ha 2 = Ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari jenis pekerjaan Tabel 4.17 Hasil Pengujian Perbedaan Persepsi Mahasiswa Mengenai Kompetensi Dosen Ditinjau Dari Jenis Pekerjaan Test Statistics pekerjaanChi-Square(a) 18.963 df 1 Asymp. 60 Tabel 4.17 di atas menunjukkan bahwa hasil pengujian persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari jenis pekerjaan nilai statistik Chi-Square sebesar 18,963 dengan df = 1 menunjukkan probabilitas sebesar 0,000 dan nilai ini lebih kecil dariα = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Hipotesis awal ditolak danmenerima hipotesis alternatif, artinya ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari jenis pekerjaanorang tua mahasiswa.

3. Pengujian Hipotesis III

  Rumusan Hipotesis H = Tidak ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensidosen ditinjau dari tingkat pendidikan Ha 2 = Ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari tingkat pendidikan Tabel 4.18 Hasil Pengujian Perbedaan Persepsi Mahasiswa Mengenai Kompetensi Dosen Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan Test Statistics pendidikanChi-Square(a) 16.667 df 1 Asymp. 61 Tabel 4.18 di atas menunjukkan bahwa hasil pengujian persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari tingkat pendidikan nilai statistik Chi-Square sebesar 16,667 dengan df = 1 menunjukkan probabilitas sebesar 0,000 dan nilai ini lebih kecil dariα = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Hipotesis awal ditolak danmenerima hipotesis alternatif, artinya ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari tingkatpendidikan orang tua mahasiswa.

4. Pengujian Hipotesis IV

  Rumusan Hipotesis H = Tidak ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensidosen ditinjau dari tingkat penghasilan Ha 2 = Ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari tingkat penghasilan Tabel 4.19 Hasil Pengujian Perbedaan Persepsi Mahasiswa Mengenai Kompetensi Dosen Ditinjau Dari Tingkat Penghasilan Test Statistics penghasilanChi-Square(a) 12.519 df 1 Asymp. 62 Tabel 4.19 di atas menunjukkan bahwa hasil pengujian persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari tingkat penghasilan nilai statistik Chi-Square sebesar 12,519 dengan df = 1 menunjukkan probabilitas sebesar 0,000 dan nilai ini lebih kecil dariα = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Hipotesis awal ditolak danmenerima hipotesis alternatif, artinya ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari tingkatpenghasilan orang tua mahasiswa.

D. Pembahasan Hasil Penelitian

  Jenis Pekerjaan Orang Tua Mahasiswa Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa adaperbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau 66tentang jenis pekerjaan orang tua mahasiswa diperoleh hasil sebagai berikut: mahasiswa yang memiliki orang tua dengan jenis pekerjaanguru sebanyak 140 mahasiswa dan mahasiswa yang memiliki orang tua dengan jenis pekerjaan non-guru sebanyak 76 mahasiswa. Berdasarkan deskripsidata tentang tingkat pendidikan orang tua mahasiswa diperoleh hasil sebagai berikut: mahasiswa yang memiliki orang tua dengan tingkatpendidikan tinggi sebanyak 138 mahasiswa dan mahasiswa yang memiliki orang tua dengan tingkat pendidikan rendah sebanyak 78mahasiswa.

B. Keterbatasan penelitian

  Keterbatasan pengetahuan mahasiswa mengenai kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing dosen, sehingga ada kemungkinan jawabanmahasiswa pada kuesioner hanya mewakili dari beberapa dosen saja. Keterbatasan penulis dalam hal menulis, biaya, dan waktu sehingga tidak semua mahasiswa di program studi pendidikan akuntansi menjadiresponden.

C. Saran

Saran yang dapat disampaikan oleh peneliti berdasarkan penelitian ini adalah:

1. Oleh karena ditemukan hasil penelitian ada perbedaan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen ditinjau dari prestasi belajar

  Mahasiswa yang mempunyai prestasi baik sebagian besar memandang positif kompetensi dosen, sedangkan mahasiswa yang memiliki prestasi 76atau memandang negatif kompetensi dosen maka disarankan dosen semakin meningkatkan kompetensi yang dimilikinya untuk menjadilebih baik lagi. Sejalan dengan hasil penelitian bahwa status sosialekonomi keluarga mahasiswa yang meliputi jenis pekerjaan orang tua, tingkat pendidikan orang tua dan tingkat penghasilan sebagian besartinggi, hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berasal dari keluarga yang mampu dan menganggap kompetensi dosenbiasa saja.

DAFTAR PUSTAKA

  Statistik Non Parametrik Teori dan Aplikasi dengan SPSS. Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan : Teori – Aplikasi.

PRODI PENDIDIKAN AKUNTANSI

Hal : Pengisian KuesionerUNIVERSITAS SANATA DHARMA Mrican, Tromol Pos 29, (515352, 513301) YOGYAKARTA Kepada Yth. Mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata DharmaDengan hormat,

KUESIONER PENELITIAN

  Saya bermaksud mengadakan kegiatan penelitian dengan judul PERSEPSI MAHASISWA MENGENAI KOMPETENSI DOSEN “Persepsi Mahasiswa Mengenai Kompetensi Dosen Ditinjau dari Prestasi DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR, DAN STATUS SOSIALBelajar, dan Status Sosial Ekonomi Keluarga”. Sejalan dengan etika penelitian, saya akan menjaminkerahasiaan jawaban saudara dan memastikan bahwa jawaban Saudara hanyalah semata-mata untuk penelitian ilmiah ini.

PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER

BAGIAN I Identitas Responden

1. Kuesioner ini terdiri dari 3 (tiga) bagian

  Nama : Bagian II : Identitas Orang Tua Untuk pertanyaan 1, 2 dan 3 diisi identitas salah 2. Jenis Kelamin : Laki-laki / Perempuan (coret salah satu) satu orang tua (Ayah/Ibu) saja yang palingdominan dalam keluarga.

BAGIAN II S : Setuju R : Ragu-Ragu Identitas Orang Tua TS : Tidak Setuju

  (Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang sesuai untuk pertanyaan nomor 3 STS : Sangat Tidak Setujudan 4 dibawah ini) Berilah tanda silang (X) pada jawaban pertanyaan bagian III di 1. > Rp.2.000.000 (Pendapatan kumulatif dari kedua orang tua andapertanyaan berikut sangat saya perlukan, selamatdalam satu bulan)mengerjakan dan terimakasih banyak atas bantuan serta kerjasamanya.

BAGIAN II I

lain SS S R TS STSPersepsi Mahasiswa Mengenai Kompetensi Dosen 15 Terjalin komunikasi dan interaksi yang baik antara dosen dengan tenaga kependidikanNo Pernyataan Pendapatlain SS S R TS STS SS S R TS STS 1 Dosen sangat mengerti semua yang 16 Terjalin komunikasi dan interaksi yang baik diinginkan oleh saudara sebagai antara dosen dengan orang tua/walimahasiswamahasiswa SS S R TS STS SS S R TS STS 2 Dosen selalu memberikan silabus pada 17 Terjalin komunikasi dan interaksi yang baik awal semester sebagai rancangan antara dosen dengan masyarakat sekitarSS S R TS STS pembelajaran sebelum melaksanakan 18 Dosen mampu menguasai materi seluruh kegiatan pada satu semesterpembelajaran yang akan diberikan pada SS S R TS STS 3 Dosen melaksanakan pembelajaran dengan mahasiswa dengan baik SS S R TS STSmemperhatikan rancangan pembelajaran 19 Dosen mampu memberikan materi kepada yang diberikan pada awal semestermahasiswa dengan maksimal SS S R TS STS SS S R TS STS 4 Evaluasi hasil belajar saudara dinilai secara 20 Dosen mampu membimbing mahasiswa obyektif oleh dosensupaya mahasiswa dapat memahami SS S R TS STS 5 Selain memberikan pembelajaran yang dengan baik materi yang telah diberikanberkaitan dengan materi kuliah, dosen juga oleh dosen memberikan nasehat dan berusahamengembangkan kepribadian saudara sebagai mahasiswa SS S R TS STS 6 Dosen memilki kepribadian yang mantap, tegas, dan berdisiplinSS S R TS STS 7 Dosen memiliki kepribadian dan jiwa yang stabilSS S R TS STS 8 Dosen memiliki pribadi yang dewasa SS S R TS STS 9 Dosen memiliki kepribadian yang arif dan bijaksanaSS S R TS STS 10 Kepribadian dosen yang berwibawa dan disegani serta dihormati oleh mahasiswaSS S R TS STS 11 Dosen mampu menjadi teladan yang baik bagi mahasiswaSS S R TS STS 12 Memiliki akhlak yang mulia sebagai seorang dosenSS S R TS STS 13 Dosen mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan saudara bukan sekedarsebagai mahasiswa namun juga sebagai anak dan atau bahkan sebagai teman atausahabat SS S R TS STS

14 Terjalin komunikasi dan interaksi yang baik

80

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis persepsi mahasiswa akuntansi terhadap profesionalisme dosen akutansi (studi empiris pada mahasiswa perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta di Jember)
0
6
88
Persepsi mahasiswa akuntansi tentang Pendidikan Profesi akuntansi (PPAK) (studi empiris pada UIN Syahid Jakarta)
0
3
83
hubungan motivasi belajar antara mahasiswa yang bekerja dan tidak bekerja terhadap prestasi akademik (IPK) (Studi kasus mahasiswa pendidikan ips FITK semester 6)
7
22
89
Korelasi kemampuan akademik mahasiswa terhadap penyelesaian studi di program studi pendidikan fisika
0
6
65
Pelatihan dasar penelitian media : sebuah contoh kasus penelitian "Relasi Kekuasaan pada kebijakan perubahan status hukum TVRI : studi ekonomi politik media"
0
5
21
Pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa program studi pendidikan dokter UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tentang makanan cepat saji ( fast food) tahun 2009
0
21
71
Hubungan status sosial ekonomi orangtua dengan prestasi mahasiswa FISIP Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
3
11
94
Pentingnya pendidikan pemakai bagi mahasiswa dalam penelusuran informasi melalui katalog Online (OPAC) : studi kasus pada Perpustakaan Utama Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
0
18
85
Penggunaan koleksi UPT Perpustakaan Universitas yarsi untuk penulisan tugas akhir oleh mahasiswa program studi ilmu perpustakaan lulusan Tahun 2008
0
24
73
Hubungan orientasi masa depan dengan pengambilan keputusan dalam memilih program studi pada mahasiswa
2
36
95
Kamampuan mahasiswa tarjamah dalam menerjemahkan nama diri : studi kasus mahasiswa tarjamah semester VI angkatan tahun 2005-2006
0
5
119
Hubungan ekonomi keluarga dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi Kewirausahaan di SMK Triguna Utama Ciputat
0
10
0
Analisis positioning program studi matematika FST berdasarkan minat mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
2
7
98
Asrama mahasiswa UNPAZ : tranformasi arsitektur tradisional studi kasus Dili Timor Leste
6
51
90
Asrama mahasiswa UNPAZ : tranformasi arsitektur tradisional studi kasus Dili Timor Leste
2
32
90
Show more