Pengaruh kualitas pelayanan, persepsi akan harga dan kepuasan konsumen pada minat beli ulang jasa perawatan kecantikan.

Gratis

0
3
141
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  118 ABSTRAKPENGARUH KUALITAS PELAYANAN, PERSEPSI AKAN HARGA DAN KEPUASAN KONSUMEN PADA MINAT BELI ULANG JASA Studi pada Salon Pandan di Jln Pemuda 09 Wonosari YogyakartaChristiana Nevianti Universitas Sanata DharmaYogyakarta 2014Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh secara parsial dan simultan kualitas pelayanan, persepsi akan harga pada kepuasan konsumen, (2)pengaruh kepuasan konsumen pada minat beli ulang konsumen. Berdasarkan hasil analisis data dengan bantuan program SPSS 16.0, hasil penelitian ini dapatdisimpulkan sebagai berikut: (1) kualitas pelayanan dan persepsi akan harga secara parsial dan simultan tidak berpengaruh pada kepuasan konsumen; (2)kepuasan konsumen tidak berpengaruh pada minat beli ulang konsumen.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Keadaan ekonomi di era globalisasi saat ini membuat persaingan bisnis semakin banyak, baik dipasar domestik maupun dipasar global. Walaupun konsumen tetap ada namun daya beli mereka semakin terbatas. Akibatnya, konsumen menjadi semakin selektif dalam melakukan

  Karena konsumen juga memiliki batas bawah harga di mana harga yang lebihrendah dari batas itu menandakan kualitas itu buruk atau kualitas yang tidak dapat diterima, dan juga batas atas harga di mana harga yang lebihtinggi dari batas itu dianggap terlalu berlebihan dan tidak sebanding Selain itu perusahaan dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar perusahaan mampu bertahan ditengah persaingan yangsangat banyak. Terlepas dari hal tersebut, didasari keinginan wanita yang ingin tampil cantik dan menarik, mereka rela mengeluarkan dan membelanjakanuang mereka untuk membeli produk kecantikan atau mendatangi salon untuk mendapat perawatan demi terlihat cantik dan menarik.

B. Rumusan Masalah 1

  Apakah kualitas pelayanan dan persepsi akan harga berpengaruh pada kepuasan konsumen? Apakah kepuasan konsumen berpengaruh pada minat beli ulang konsumen?

C. Batasan Masalah

  Pembatasan masalah yang ditetapkan dalam penelitian ini sebagai berikut : 1. Responden yang diteliti adalah konsumen yang pernah berkunjung lebih dari 2 (dua) kali ke Salon Pandan.

D. Tujuan Penelitian

  Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi akan harga pada kepuasan konsumen. Untuk mengetahui pengaruh kepuasan konsumen pada minat beli ulang konsumen.

E. Manfaat Penelitian

  Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi bagi pemasar dalam mengambil keputusan dalam hal memenuhikebutuhan dan memberikan kepuasan pada konsumen sehingga mempunyai hasrat minat beli ulang kembali. Selain itu dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengelola dan mengembangkan usahanya agar lebih maju.

BAB II TINJAUAN LITERATUR DAN PERUMUSAN HIPOTESIS Bab ini akan mengulas kembali beberapa literatur yang menjadi

A. Tinjauan Literatur

  Literatur ini disajikan sebagai pegangan dalam menentukan perumusan hipotesis. Literatur yang disajikan merupakanliteratur yang berhubungan dengan kualitas pelayanan, persepsi akan harga, kepuasan konsumen dan minat beli ulang konsumen.

1. Pemasaran Jasa

  Menurut Kotler dan Keller (2009:36), “Jasa/layanan (service) adalah tindakan atau kinerja yang dapat ditawarkan satu pihak kepada pihak lain yang pada intinya tidak berwujud dan tidak menghasilkan kepemilikan apapun”. 3) Variabilitas jasa (service variability), berarti bahwa kualitas jasa bergantung pada siapa yang menyediakan jasa dan kapan, di mana,dan bagaimana jasa itu disediakan.4) Jasa dapat musnah (service perishability), berarti bahwa jasa tidak dapat disimpan untuk dijual atau digunakan beberapa saatkemudian.

2. Bauran Pemasaran (Marketing Mix)

  Melalui berbagai variabel yang tidak dapat dikendalikan ini, perusahaan dapat melihat adanya peluang dan ancaman, serta tindakanlebih lanjut yang perlu diambil dengan mengadakan penyesuaian pada variabel yang dapat dikendalikan. Perusahaan yang mampu memanfaatkandan menyesuaikan diri terhadap lingkungan akan dapat terus bertahan, sehingga suatu perusahaan harus terus menerus memantau perubahan Menurut Kotler dan Armstrong (2008:58), Bauran pemasaran(marketing mix) adalah perangkat variabel-variabel pemasaran yang terkontrol, yang perusahaan gabungkan untuk menghasilkan tanggapanyang diinginkan dalam pasar sasaran.

3. Tempat/Distribusi (Place)

  MenurutKotler dan Armstrong (2009:219 ), “Promosi adalah bahan inti dari kampanye pemasaran, terdiri dari koleksi alat insentif, sebagian besar jangka pendek, yang dirancang untuk menstimulasipembelian produk khusus atau layanan yang lebih cepat dan lebih besar oleh pelanggan atau perdagangan”. Kemampuan pengetahuan yang baik, akan menjadi kompetensi dasar dalam internal perusahaan dan pencitraan yang baik di luar.

7. Bukti Fisik (Physical Evidence)

  Building merupakan bagian dari bukti fisik, karakteristik yang menjadi persyaratan yang bernilai tambah bagi konsumen dalam perusahaan jasa yang memiliki karakter. Perhatian terhadap interior,perlengkapan bangunan, termasuk lighting system, dan tata ruang yang lapang menjadi perhatian penting dan dapat menciptakan suasanadengan memperhatikan ambience sehingga memberikan pengalaman kepada pengunjung dan dapat memberikan nilai tambah bagipengunjung.

3. Kualitas Pelayanan

  Responsiveness, yaiturespon atau kesigapan karyawan dalam membantu konsumen dan memberikan pelayanan yang cepat dan tanggap, yang meliputi: kesigapan karyawan dalam melayanipelanggan, kecepatan karyawan dalam menangani transaksi dan penanganan keluhan pelanggan. Dimensi kepastian atau jaminan ini merupakan gabungan dari dimensi:1) Kompetensi (Competence), artinya ketrampilan dan kemampuan yang dimiliki oleh para karyawan untukmelakukan pelayanan.2) Kesopanan (Courtesy), yang meliputi keramahan, perhatian, 3) Kredibilitas (Credibility), meliputi hal-hal yang berhubungan dengan kepercayaan kepada perusahaan,seperti: reputasi, prestasi, dll.

4. Harga Produk Jasa

  Harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atassuatuproduk atau jasa atau jumlah dari nilai yang ditukar konsumen atas manfaat-manfaat karena memiliki atau menggunakan produk atau jasatersebut. Jika penawaran perusahaan sama dengan perusahaanpesaing, maka perusahaan harus dapat menetapkan harga yang dekat dengan harga rendah mutunya, perusahaan tidak dapat menetapkan hargayang lebih tinggi dari pada pesaing.

5. Sikap

  Sikap adalah evaluasi dalam waktu lama tentang yang disukai atau tidak disukai seseorang, perasaan emosional dan kecenderungan tindakanterhadap beberapa objek atau ide (Kotler dan Keller, 2009;186). Komponen kognitif Pengetahuan dan persepsi yang diperoleh berdasarkan kombinasi pengalaman langsung dengan obyek sikap dan informasi yang berkaitandari berbagai sumber.

6. Perilaku Konsumen

  Menurut Mowen dan Minor (2002:6), “Perilaku konsumen (consumer behaviour) didefinisikan sebagai studi tentang unit pembelian(buying units) dan proses pertukaran yang melibatkan perolehan, konsumsi, dan pembuangan barang, jasa, pengalaman, serta ide- ide”. Karakteristik yang mempengaruhi perilaku konsumen menurut,Philip Kotler dan Gary Armstong (2008:159) : 1) Budaya Kumpulan nilai dasar, persepsi, keinginan, dan perilaku yang dipelajari oleh anggota masyarakat dari keluarga dan institusipenting lainnya.2) Subbudaya Kelompok masyarakat yang berbagai sistem nilai berdasarkan pengalaman hidup dan situasi yang umum.

7. Kepuasan Konsumen

  Terciptanya kepuasan pelanggan dapatmemberikan beberapa manfaat, di antaranya hubungan antara perusahaan dan pelanggannya menjadi harmonis, memberikan dasar yang baik bagipembeli ulang dan terciptanya loyalitas pelanggan, dan membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan bagi perusahaan. Jadi tingkat kepuasan merupakan fungsi dari perbedaan antara kinerja yang dirasakan olehharapan, jika kinerja yang dirasakan di bawah harapan maka konsumen merasa tidak puas, sedangkan jika kinerja yang dirasakan sesuai denganharapan maka konsumen akan merasa puas.

8. Minat Beli

  Faktor situasi yang tidak diantisipasiBanyak faktor yang mempengaruhi minat konsumen dalam membeli baik faktor internal seperti lingkungan sosial, tingkat pendapatanmaupun faktor eksternal seperti harga, manfaat produk yang diharapkan akan mengubah minat beli konsumen jika faktor internalmaupun eksternal tidak dapat diantisipasi dengan baik. Kepribadian Menurut Schiffman dan Kanu k (2008:107), “Kepribadian adalah ciri- ciri kejiwaan dalam diri yang menentukan dan mencerminkan bagaimana seseorang mempunyai respon terhadap lingkungannya.” Kepribadian bersifat konsisten dan tahan lama serta dapat berubah pada keadaan tertentu.

iii. Evaluasi alternatif

  Faktor kedua adalah faktorsituasional yang tidak diharapkan, misalnya keadaan ekonomi yang memburuk, pesaing yang menawarkan harga, dan informasi kekecewaanorang lain terhadap produk tersebut.v. Perilaku pasca pembelian Setelah membeli produk, konsumen akan merasa puas dan tidak puas dan terlibat dalam perilaku pasca pembelian yang harus diperhatikan olehpemasar.

B. Perumusan Hipotesis

1. Kualitas pelayanan dan persepsi akan harga berpengaruh pada kepuasan konsumen

  Sehingga semakin baik pelayanan yang ditawarkan dan mampu memberikan apa yang menjadi harapan konsumen akan memberipengaruh positif pada kepuasan konsumen atau sebaliknya. Ketika memilih diantara berbagai pilihan yang ada, H : Kualitas pelayanan dan persepsi akan harga berpengaruh 1 positif pada kepuasan konsumen.

2. Kepuasan konsumen berpengaruh pada minat beliulang konsumen

  Respon positif konsumen akan kepuasan dari kualitas pelayanan yang ditawarkan cenderung membuat konsumen memiliki keinginandan memotivasi untuk datang kembali dan mempergunakan produk jasa tersebut. Keinginan dan motivasi akibat kepuasan konsumen yangtinggi akan berpengaruh pada minat beli konsumen yang tinggi karena ada timbal balik yang dirasakan konsumen antara apa yang diharapkandengan kenyataan.

C. Kerangka Pemikiran

KUALITAS PELAYANAN

Kerangka pemikiran penelitian ini akan digambarkan sebagai berikut: MINAT BELI KEPUASAN KONSUMEN ULANG KONSUMEN PERSEPSI AKAN HARGA Gambar II Kerangka Pemikiran Pada kerangka pemikiran ini penulis mencoba meneliti kualitas pelayanan dan persepsi akan harga berpengaruh pada kepuasan konsumen,kepuasan konsumen berpengaruh pada minat beli ulang konsumen.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus, yaitu penelitian

  yang rinci mengenai suatu objek tertentu selama kurun waktu tertentu dengan cukup mendalam dan menyeluruh termasuk lingkungan dankondisi masa lalunya. Penelitian ini hanya dilakukan pada objek tertentu dan kesimpulan yang diambil hanya berlaku pada objek yangditeliti sesuai dengan gambaran keadaan atau gejala yang terjadi.

2. Objek Penelitian

  Objek penelitian adalah sesuatu yang menjadi perhatian peneliti untuk diamati. Dalam penelitian ini, yang menjadi objek penelitianadalah pengaruh kualitas pelayanan, persepsi akan harga, kepuasan konsumen, dan minat beli ulang konsumen.

D. Variabel Penelitian

1. Variabel

Menurut Murti dan Salamah (2006:21), variabel adalah “Sebuah atribut yang memiliki nilai, sifat, dari individu, objek, atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang dipilih oleh penelitian ini ada empat variabel yang akan diteliti yaitu: kualitas pelayanan, persepsi akan harga, kepuasan konsumen dan minat beliulang konsumen.

2. Definisi Konseptual

  Kualitas pelayanan adalah suatu prosedur pelayanan terbaik yang dapat diberikan petugas pelayanan kepada parapelanggan melalui lima aspek pelayanan meliputi; keandalan (reliability), respon atau kesigapan(responsiveness), jaminan (assurance), empati (empaty) dan bukti fisik (tangibles) ketika mereka bertemu dankontak langsung dengan petugas yang melayaninya. Kepuasan konsumen adalah tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja layanan yang dirasakanatau diterima dengan harapan akan layanan yang seharusnya diterima, dimana petugas pelayanan tahukepada siapa, dimana dan kapan harus melayani konsumennya.

E. Operasionalisasi Variabel

  Kualitas pelayanan akan dioperasionalkan sebagai: a) Karyawan Salon Pandan ramah dan sopan dalam melayani konsumen. b) Karyawan Salon Pandan memberikan informasi dengan jelas.

c) Karyawan Salon Pandan cepat menanggapi keluhan konsumen

  d) Karyawan Salon Pandan sangat memperhatikan kerapian dan kebersihan dalam melayani konsumen. e) Karyawan Salon Pandan memberikan pelayanan sesuai dengan harapan konsumen.

2. Persepsi akan harga dioperasionalkan sebagai:

  d) Saya akan merekomendasikan Salon Pandan kepada teman, tetangga, dan keluarga. e) Saya tertarik untuk selalu mengetahui informasi perkembangan produk/jasa yang ditawarkan Salon Pandan.

F. Metode Pengumpulan Data

  PopulasiPopulasi menurut Sugiyono (2011:80), adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek/subjek yang mempunyai kualitas dankarakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Maka populasi dari penelitian ini yaitukonsumen Salon Pandan yang tinggal di sekitar Salon Pandan atau masih dalam lingkup daerah Wonosari.

H. Sumber dan Teknik Pengumpulan Data

  Teknik kuesioner yaitu suatu cara untuk mengumpulkan data dengan cara mengajukan daftar pertanyaan yang tertulis kepadaresponden yang terpilih, dalam penelitian ini yang menjadi responden adalah konsumen yang sering berkunjung ke SalonPandan. Yangdilakukan oleh peneliti dengan teknik ini adalah untuk mengetahui hal-hal yang terjadi di lokasi penelitian.

I. Teknik Pengujian Instrumen

  Uji reliabilitas (keandalan), yaitu indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya dan diandalkan untuk Rumus Cronbach Alpha :Keterangan : r = koefisien reliabilitas instrument (cronbach alpha)k = banyaknya butir pertanyaan atau banyak soal 2 = total varian butir= total varian Intepretasi reliabilitas dapat dikatakan baik/tinggi apabila lebih dari 0,6 sampai 1 dan kurang dari itu reliabilitas buruk/rendah. 1) Uji FUji F digunakan untuk menunjuk apakah variabel independen(kualitas pelayanan dan persepsi akan harga) yang dimasukkan dalam model/teknik analisis data mempunyai pengaruh secarabersama-sama pada variabel dependen (kepuasan konsumen dan minat beli ulang konsumen).

2 R = Koefisien korelasi ganda

  (2) ditolak apabila F > F H hitung tabel Jika H ditolak maka ada pengaruh variabel independen(kualitas pelayanan dan persepsi akan harga) secara bersama-sama dengan variabel dependen (kepuasankonsumen).2) Uji t Uji t digunakan untuk mengetahui adanya signifikansi variabel kualitas pelayanan dan persepsi akan harga pada kepuasankonsumen dan kepuasan konsumen pada minat beli ulang konsumen. (2) Hipotesis 2:H diterima apabila t hitung a ,artinya persepsi akan ≤ t harga tidak berpengaruh pada kepuasan konsumen di H ditolak apabila t hitung > t a , artinya persepsi akan harga berpengaruh pada kepuasan konsumen di Salon Pandan.

B. Struktur Organisasi OWNER Retnayu Hertanti KAPSTER (7 orang)

  Bagan struktur organisasi diatas menunjukkan bahwa pemilik (Owner) Salon Pandan langsung membawahi kapster-kapster. Owner bertanggung jawab penuh dalam pengoprasian Salon Pandan dan mengawasi kerja karyawan.

C. Personalia

  Personalia memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pelayanan jasa yang diberikan kepada konsumen. Gaji yang diberikansesuai dengan UMR (Upah Minimum Regional) yang berlaku di Gunungkidul.

D. Jasa dan Harga yang ditawarkan Salon Pandan

  Salon Pandan memiliki standar harga yang ditawarkan kepada konsumen. Selain itu juga menawarkan beberapa paket yang harganyalebih murah dengan perawatan yang beragam dan dapat disesuaikan dengan selera konsumen.

PAKET HEMAT

  Minggu I Body Spa FacialRawat Mata Hair Mask/Spa b. Minggu I Body Spa FacialRawat Mata Hair Mask/Spa b.

E. Pemasaran

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Bab ini akan membahas tentang hasil pengumpulan data dari

  Mempertahankan konsumen dalam meningkatkan jasa pelayanan akan kecantikan dan perawatan tubuh dimana konsumen mendapatkan jasaperawatan pelayanan kecantikan dan perawatan ekslusif dengan harga terjangkau merupakan strategi pemasaran yang dilakukan oleh SalonPandan. Selanjutnya dilakukan uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas dengan menggunakan uji skewness, ujimultikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji F, uji t kemudian yang terakhir uji regresi linier berganda dan regresi linier sederhana.

A. Deskripsi Data Penelitian

1. Karakteristik Responden

  Karakteristik responden dapat dilihat pada tabel dibawah ini: a. PekerjaanKarakteristik responden berdasarkan pekerjaan dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu: mahasiswa, pegawai swasta, pegawai negeri,wiraswasta, dan ibu rumah tangga.

2. Hasil Pengujian Instrumen Penelitian a. Uji Validitas

  Validitas dari masing-masing butir pernyataan diketahui dengan mengkorelasikan skor-skor yang ada pada masing-masingpernyataan dengan skor total. Dengan demikian dapat dikatakan seluruh butir pernyataan yang digunakan dalam penelitian adalah valid dan dapat digunakan untukanalisis selanjutnya.

b. Uji Reliabilitas

  Uji reliabilitas dilakukan untuk mengetahui sejauh mana suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pegumpuldata karena instrumen tersebut sudah baik. Berikut hasil uji reliabilitas dari masing-masing variabel : Tabel V.5 Hasil Uji Reliabilitas No Variabel r-hitungCronbach’s Alpha Keterangan 1 Kualitas Pelayanan 0,772 0,6 Reliabel 2 Persepsi Akan Harga 0,840 0,6 Reliabel 3 Minat Beli Ulang 0,836 0,6 Reliabel Sumber: Data yang diolah, 2014 Dari tabel hasil uji reliabilitas dapat dilihat bahwa nilai Cronbach’sAlpha dari variabel kualitas pelayanan, persepsi akan harga dan minat beli ulang> 0,6.

c. Hasil Data Deskriptif

  Sumber: Data yang diolah, 2014 Dari hasil di atas diperoleh bahwa indikator 2 memiliki nilai rata-rata paling tinggi yaitu 4, dengan skala yang paling kecil yang dipilihadalah 1 dan skala yang paling besar yang dipilih adalah 5. Sumber: Data yang diolah, 2014 Dari hasil di atas diperoleh bahwa indikator 1 memiliki nilai rata-rata paling tinggi yaitu 3,91, dengan skala yang paling kecil yang dipilihadalah 1 dan skala yang paling besar yang dipilih adalah 5.

3. Uji Asumsi Klasik

  Berikut adalah tabel hasil uji skewness untuk masing-masing variabel : Tabel V.10 Hasil Uji Skewness Variabel Hasil Signifikansi KesimpulanKepuasan Konsumen 0,49 Antara -1,96 dan +1,96 SimetrisMinat Beli Ulang -2,61 Antara -1,96 dan +1,96 Simetris Sumber: Data yang diolah, 2014 Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai hasil dari perhitunganSkewness antara -1,96 dan +1,96, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua variabel dalam penelitian dinyatakan simetris atau berdistribusinormal. Berikut hasil multikolinearitas: Tabel V.11 Hasil Uji Multikolinearitas No Variabel Collinearity StatisticsTolerance VIF 1 Kualitas Pelayanan 0,948 1,055 2 Persepsi Akan Harga 0,948 1,055 Sumber: Data yang diolah, 2014 Nilai VIF dari kedua variabel bebas tersebut tidak ada yang bernilai lebih dari 10 dan nilai tolerance keduanya tidak ada yangkurang dari 0,1.

4. Analisis Uji Regresi Berganda

a. Uji F atau Uji Simultan

  Kriteria yang digunakan: H diterima apabila F hitung tabel artinya, variabel kualitas pelayanan≤ F dan persepsi akan harga secara simultan tidak berpengaruh pada kepuasan konsumen. Dependent Variable: Kepuasan KonsumenTabel V.13 menunjukkan bahwa nilai F persepsi akan harga secara parsial tidak berpengaruh pada kepuasan H diterima apabila t hitung≤ ta artinya, variabel kualitas pelayanan dan Uji t digunakan untuk menguji koefisien regresi secara parsial dari variabel independennya dengan kriteria: 2 secara bersama-sama atau simultan tidak berpengaruh terhadap Kepuasan Konsumen.

b. Uji t atau Uji Parsial

  H ditolak apabila t hitung > t a artinya, variabel kualitas pelayanan dan persepsi akan harga secara parsial berpengaruh pada kepuasan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial tidak ada pengaruh yang signifikan antara variabel kualitas pelayanan dengan kepuasankonsumen.

5. Analisis Uji Regresi Sederhana

  Analisis uji regresi sederhana dalam penelitian ini untuk menguji pengaruh kepuasan konsumen pada minat beli ulang konsumen. Hasil ujiregresi sederhana kepuasan konsumen pada minat beli ulang konsumen tampak pada tabel berikut: Tabel V.15 Hasil Uji Regresi Sederhana Variabel B t t Sig keteranganhitung tabel (Constant) - .000 _19.261 11.579 Kepuasan H diterima 1,976 .679 Sumber: Data yang diolah, 2014 Hasil tabel diatas dapat disusun persamaan regresi sederhana sebagai berikut:Y = 19,261 - 0,174x Tabel V.

B. Pembahasaan

  Pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi akan harga pada kepuasan konsumen dengan menggunakan regresi linier berganda, diperoleh hasilsebagai berikut: Hasil uji regresi berganda menunjukkan bahwa hipotesis pertama yaitu: “Kualitas pelayanan dan persepsi akan harga berpengaruh positif pada kepuasan konsumen” tidak terbukti secara statistik oleh penelitian empiris. Contohnya dengan menyediakantempat parkir yang luas, ruang resepsionis yang bersih dan rapi, ruang tunggu yang dilengkapi dengan TV, majalah, dan kursi yang nyaman,serta tempat spa yang dilengkapi dengan alunan musik relaxsasi.

BAB VI KESIMPULAN DAN IMPLIKASI HASIL PENELITIAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada bab sebelumnya

  Pelayanan baik atau buruk yang diberikan kepadakonsumen tidak berpengaruh pada kepuasan konsumen, serta harga yang ditawarkan murah atau mahal juga tidak berpengaruh padakepuasan konsumen. Hal initerjadi karena beberapa konsumen Salon Pandan merupakan tipe konsumen yang senang mencoba-coba jika ada sesuatu yang baru, sukaberpindah-pindah untuk melakukan perawatan di salon.

B. Implikasi Manajerial

  Berdasarkan hasil pengujian dan kesimpulan, saran yang dapat diberikan kepada Salon Pandan adalah sebagai berikut:Kualitas pelayanan yang memiliki nilai rata-rata terendah adalah kepada pihak pengelola Salon Pandan menyediakan kotak kritik dan saran untuk menampung keluhan maupun saran dari para pelanggan. Menata interior salon agar lebih menarik dan nyaman, menyediakan majalah-majalah dan TV diruang tunggu, memberikan musik relaxsasi dan lilin aroma therapy di dalam ruang perawatan, memberikan nomor antrian kepada konsumen yang datang agar konsumen dapat melakukan perawatan sesuai dengan nomor antrian dan tidak berebut.

C. Implikasi untuk Penelitian Selanjutnya

  Penelitian selanjutnya juga diharapkan untuk menguji variabel-variabel lain atau menambah variabel lain yang lebih spesifik yang mempunyaipengaruh terhadap kepuasan konsumen dan minat beli ulang konsumen, sebagai contoh mengidentifikasi bukti fisik (physical evidence) sebagai bentuk komunikasi kepada konsumen yang memberikan sikap positif atau negatif. Mengidentifikasi people karena pelayanan yang baik dari penyedia jasa (people) akan memberikankesan dan menanamkan dipikirankonsumen bagaimana penyedia jasa memperlakukan konsumen sebagai akibat dari proses pemberian dan pelayanan jasa yang baiksehingga memungkinkan untuk menambah dan meningkatkan jumlah pelanggan yang ingin menggunakan jasa yang sama.

DAFTAR PUSTAKA

  LAMPIRAN I KUESIONER Sehubungan dengan penelitian yang saya lakukan dalam penyusunan skripsi dengan judul “Pengaruh Kualitas Pelayanan, Persepsi akan Harga danKepuasan Konsumen Pada Minat Beli Ulang JasaPerawatan Kecantikan : Studi pada Pandan Salon di Jln . Berikan jawaban anda dengan memberikan tanda centang ( ) untuk kuesioner berikut ini: Alternatif jawaban yang disediakan:SS : Sangat SetujuS : SetujuN : NetralTS : Tidak SetujuSTS : Sangat Tidak Setuju NO PERNYATAAN PENILAIAN SS S N TS STS Kualitas Pelayanan 1.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Lokasi dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan dan Minat Beli Ulang (Studi pada Konsumen Mie Ayam Jamur Jln.DI.Panjaitan No.09 Medan)
7
72
152
Pengaruh Mutu Pelayanan terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien Rawat Inap Non Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Sumatera Utara
5
52
137
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Loyalitas Konsumen PT. Toyota Astra Financial Service Medan
13
163
118
Pengaruh Persepsi Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Konsumen pada Minat Pembelian Ulang (Study Pada Konsumen Toserba Luwes Palur)
0
39
111
KEPUASAN PELANGGAN DALAM HUBUNGAN KAUSAL ANTARA KUALITAS JASA DAN HARGA DENGAN MINAT BELI ULANG KEPUASAN PELANGGAN DALAM HUBUNGAN KAUSAL ANTARA KUALITAS JASA DAN HARGA DENGAN MINAT BELI ULANG (Studi pada pelanggan bengkel sepeda motor Yamaha Malaka Abadi
0
4
17
Pengaruh Persepsi Harga Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Produk Aqua.
0
1
22
Pengaruh kualitas pelayanan terhadap minat beli ulang
0
10
109
Pengaruh kualitas pelayanan, persepsi akan harga dan kepuasan konsumen pada minat beli ulang jasa perawatan kecantikan
0
0
139
PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP MINAT BELI ULANG PADA ALFAMART BUDURAN SIDOARJO.
1
2
80
ANALISIS PENGARUH PERSEPSI KONSUMEN MENGENAI HARGA HARGA, KUALITAS PELAYANAN, TINGKAT PENDAPATAN TERHADAP MINAT BELI PRODUK JASA HIBURAN DAN REKREASI DI PROVINSI YOGYAKARTA.
0
2
172
ANALISIS PENGARUH ATRIBUT PRODUK, HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BELI ULANG (Studi kasus Pada Konsumen Bakpia Mutiara Jogja).
2
10
134
Kepuasan Konsumen Implementasi Kualitas pelayanan
0
1
13
View of CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK, HARGA DAN PENGARUHNYA PADA MINAT BELI ULANG PRODUK KECANTIKAN WARDAH
4
34
8
Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Lokasi dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan dan Minat Beli Ulang (Studi pada Konsumen Mie Ayam Jamur Jln.DI.Panjaitan No.09 Medan)
0
0
12
PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP MINAT BELI ULANG PADA ALFAMART BUDURAN SIDOARJO
0
2
21
Show more