MODEL KURIKULUM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

 0  0  15  2018-09-16 21:55:55 Report infringing document

  

MODEL KURIKULUM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGATALOGAN

BAHAN PERPUSTAKAAN BERBASIS RESOURCE DESCRIPTION AND ACCESS

(RDA)

DI PERPUSTAKAAN NASIONAL RI

  

Suharyanto

Perpustakaan Nasional

Abstrak

  Resource Description and Access (RDA) merupakan standar pengatalogan bahan perpustakaan yang menggantikan Anglo American Cataloguing Rules second edition (AACR2). RDA diterbitkan pada tahun 2010 dan pada saat ini telah diterapkan di berbagai Perpustakaan Nasional di dunia. Perpustakaan Nasional RI akan mulai menerapkan RDA pada tahun 2017 ini. Sebagai salah satu kesiapannya dalam penerapan RDA adalah melalui pendidikan dan pelatihan pengatalogan RDA. Dengan diadakannya Diklat RDA maka tenaga perpustakaan mempunyai kompetensi dalam penerapan RDA. Kompetensi inti dalam pengorganisasian bahan perpustakaan terdiri dari dua kompenen, yaitu kompetensi pengatalogan deskriptif dan kompetensi pengatalogan subjek. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan kurikulum RDA dalam Diklat kepustakawan di Perpustakaan Nasional RI. Modul pelatihan pengatalogan RDA yang telah dikembangkan oleh Library of Conggress RDA Training Plan for 2012- March 30, 2013. February 27, 2012 (update June, 15, 2012) terdiri dari 5 modul inti dilaksanakan selama 4 minggu (35 jam pelatihan). Metode kajian ini menggunakan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan fokus grup diskusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum diklat RDA dapat disusun dengan pola 60 jam pelatihan dan selanjutnya akan digunakan untuk diklat RDA di Perpustakaan Nasional. Kata kunci : Kurikulum, Pengatalogan, Kompetensi, RDA,

  PENDAHULUAN

  Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) dalam hal ini Pusat pengembangan Koleksi dan Pengolahan Bahan Pustaka mulai tahun 2017 ini akan memulai menerapkan kebijakan pengatalogan berbasis Resource Description and Access (RDA). Penerapan kebijakan ini didasarkan pada terbitnya Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kebijakan Penerapan Resource Description and Access di Indonesia. Kebijakan ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Maret 2016 dan diundangkan di Jakarta pada tanggal 9 Mei 2016. Perka nomor 2 tahuh 2016 tersebut dilengkapi dengan 2 lampiran. Lampiran 1 berisi tentang penjelasan Kebijakan penerapan RDA. Lampiran 2 berisi tentang Pedoman Resource Description and Access. Peraturan ini akan dilakukan secara bertahap dan secara aplikasi akan mulai diterapkan pada tahun 2017.

  Penerapan RDA terlebih dahulu dilakukan di Perpusnas, penerapan ini akan dimulai pada tahun 2017. Selanjut mulai pada tahun 2018 akan diterapkan dibeberapa perpustakaan perguruan tinggi, dan perpustakaan umum tingkat provinsi disesuaikan dengan kesiapan masing-masing perpustakaan. Persiapan penerapan RDA ini juga akan dilakukan dengan pengembangan kompetensi tenaga perpustakaan, program ini dilaksanakan melalui kegiatan Diklat RDA, workshop, Magang RDA, Bimbingan teknis, dan Training of Trainer (TOT) RDA, kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan mulai pada tahun 2017 sampai dengan tahun 2020.

  Metode kajian ini menggunakan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan fokus grup diskusi. Studi literatur mengacu pada Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI Nomor 6 tahun 2016 Tentang Rencana Induk Pengembangan Standar Kompetensi Kinerja Nasional Bidang Perpustakaan dan teknis pengembangan kurikulum untuk kompetensi inti bahan ajar mengacu pada modul pelatihan yang dikeluarkan oleh Library of Congress tahun 2012. Fokus Grup diskusi dilakukan dalam rapat pembahasan materi kurikulum diklat RDA. Tujuan dari kajian ini untuk mengetahui kesiapan penyusunan kurikulum dan bahan ajar RDA yang dilakukan oleh Tim Kerja Workshop dan Tim Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpusnas.

  Tinjauan Pustaka Kompetensi Tenaga Perpustakaan

  guna

  Pengelolaan perpustakaan secara profesional dengan sistem yang baku

  memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka perlu ditingkatkan diantaranya melalui

  peningkatan dan

  Merujuk pada Peraturan Kepala Perpustakaan pengembangan tenaga perpustakaan. Nasional RI Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Rencana Induk Pengembangan Standar Kompetensi Kinerja Nasional Indonesia Bidang Perpustakaan (SKKNI Bidang Perpustakaan ) dimana peta kompetensi menggambarkan hierarki fungsi produktif bidang perpustakaan yang meliputi: tujuan utama, fungsi kunci, fungsi utama, dan fungsi dasar. Kompetensi yang harus dimiliki oleh tenaga perpustakaan dalam pengelolaan perpustakaan dapat dilihat dari 7 fungsi kunci yang terdiri dari :

  (1)

  Melakukan manajemen perpustakaan

  Pegatal ogan deskrip tif

  Rencan a kegiata n

  Pada gambar 2 menunjukkan bahwa kompetensi yang harus dimiliki dalam pengoranisasasian bahan perpustakaan terdiri 4 fungsi utama, yaitu (1) menyusun rencana kegiatan bahan perpustakaan (2) Melakukan pengatalogan deskriptif (3)

  

Gambar 1 Kompetensi Pengorganisasian Bahan Perpustakaan

  

Kompetensi yang diperlukan oleh tenaga perpustakaan dalam melakukan pengatalogan

bahan perpustakaan berbasis RDA adalah tenaga perpustakaan yang sudah mempunyai

kompetesi dalam melakukan pengorganisasian bahan perpustakaan terdapat dalam

kunci kedua dalam SKKNI Bidang Perpustakaan.

  Menerapkan sistem informasi perpustakaan

  (7)

  (6)

  Melakukan manajemen pengembangan bahan perpustakaan

  Melakukan pengembangan profesi kepustakawanan

  (5)

  Melestarikan koleksi perpustakaan

  (4)

  Menyelenggarakan layanan perpustakaan

  (3)

  Mengorganisasikan bahan perpustakaan

  (2)

  Pengat alogan subjek Pasca pengat alogan Melakukan pengatalogan subjek (4) Melakukan pengatalogan subjek. Empat Fungsi utama tersebut dikembangkan lagi menjadi sepuluh fungsi dasar. Berikut fungsi dasar dari pengorganisasian bahan perpustakaan.

  

Tabel 1. Peta Kompetensi pengorganisasian bahan perpustakaan

  Menyusun rencana kegiatan bahan perpustakaan

  1. Menyusun Prosedur Operasional Baku (

Standard Operating Procedure) pengorganisasian bahan perpustakaan

  2. Membuat rencana operasional kegiatan pengorganisasian koleksi Melakukan pengatalogan deskriptif

  1. Membuat deskripsi bibliografis bahan perpustakaan

  2. Menentukan titik akses tajuk entri utama dan entri tambahan

  3. Melakukan validasi data bibliografis

  4. Mengalihkan data bibliografis Melakukan pengatalogan subjek

  1. Melakukan analisis subjek bahan perpustakaan

  2. Membuat notasi subjek bahan perpustakaan

  3. Menentukan titik akses subjek bahan perpustakaan Melakukan kegiatan pasca

  1. Membuat kelengkapan bahan

  2. Membuat laporan pengatalogan

  

Pengembangan kurikulum diklat RDA haruslah berlandaskan pada SKKNI Bidang

Perpustakaan fungsi kunci mengorganisasikan bahan perpustakaan dengan fungsi

utama melakukan pengatalogan deskriptif dan 4 fungsi dasar yaitu membuat deskripsi

  bibliografis bahan perpustakaan, menentukan titik akses tajuk entri utama dan entri tambahan, Melakukan validasi data bibliografi, dan mengalihkan data bibliografis

  Modul Pelatihan Pengatalogan RDA

  Pengembangan kurikulum diklat RDA selain harus memperhatikan SKKNI Bidang Perpustakaan juga harus diikuti dengan memeriksa materi-materi yang berkaitan dengan RDA baik dalam bentuk buku pedoman RDA dan modul-modul lainnya yang sduah diterapkan sebelumnya. Modul pelatihan pengatalogan RDA yang telah dikembangkan oleh Library of Conggress RDA Training Plan for 2012- March 30, 2013. February 27, 2012 (update June, 15, 2012) terdiri dari 5 modul inti dilaksanakan selama 4 minggu (35 jam pelatihan). Tujuan dari pelatihan ini memberikan garis-garis besar pengetahuan dan keterampilan tentang fungsi RDA bagi kataloger sehingga setelah mengikuti pelatihan kataloger mempunyai kompetensi dalam melakukan pengatalogan deskriptif berbasis RDA. 5 (lima) modul pelatihan RDA adalah sebagai berikut :

  (1) Module 1 : Introduction to RDA; Atributes of Manifestation and Items (2) Module 2 : Attribute of Works and Expressions (3) Module 3 : Relationship (4) Module 4 : Authorities I : MARC Fields

  (5) Module 5 : auhtorities II : Family, Corporate, Geographic, Works/Expression Kurikulum inti modul pelatihan RDA dari Library of Congress tersebut dapat dijadikan model dalam pengembangan kurikulum pelatihan RDA baik untuk modul pelatihan dan pendidikan, workshop, maupun modul sosialisai dan magang. Berikut adalah model kurikulum untuk pelatihan RDA :

  

Tabel 2. Model Kurikulum Pelatihan Pengatalogan RDA

  Modul Materi Pokok Jam pelatihan Modul

  1. Konsep pengorganisasian informasi,

  4 Jam Pengorganisasian pengatalogan bahan perpustakaan, informasi alat kerja pengatalogan, kompetensi pengatalogan

  Modul 2. Pengatantar Pengatalogan RDA, perbedaan

  4 Jam RDA AACR dan RDA, deskripsi

  RDA, kebijakan penerapan RDA di Perpusnas.

  Modul 3. Artribut dari Konsep karya dan ekspresi, entitas

  8 Jam karya dan ekspresi FRBR, ekspresi, menjelasan otoriti titik akses untuk ekspresi, kebijakan teknis penerapan atribut dari karya dan ekspresi

  Modul 4. Hubungan Hubugan antar entitas, Ruas MARC, 8 jam (Relationship) hubungan elemen inti dalam data

  Modul 5. Otoriti I : Ruas Ruas MARC untuk pembuatan data 8 jam MARC otoriti, Ruas Marc yang terkait dengan sumber informasi, titik akses untuk otoriti orang, perbedaan ruas MARC otoriti untuk AACR dan RDA

  Modul 6. Otoriti II : Nama Pilihan untuk nama keluarga, 8 jam keluarga, badan, geografi, badan, geografi, karya dan karya/ekspresi ekspresi. Titik akses untuk untuk nama keluarga, badan, geografi, karya dan ekspresi. Variasi untuk untuk nama keluarga, badan, geografi, karya dan ekspresi

  Sumber : Library of Conggress (2012) dengan ubahan oleh penulis kurikulum pelatihan dikembangkan menjadi 6 modul dengan rincian 24 materi pokok dan dilaksanakan selama 40 jam pelatihan. Tujuan dari pelatihan ini untuk memberikan kompetensi bagi tenaga perpustakaan dalam melakukan pengatalogan deskriptif berdasarkan RDA. Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam pengorganisasian bahan perpustakaan berbasis RDA.

  Kurikulum Diklat RDA

  Perpusnas melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan pada saat tulisan ini dibuat sedang menyusun darf kurikulum dan GBPP Diklat pengatalogan berbasis RDA.

  Kurikulum disusun oleh Tim yang terdiri Tim Pusdiklat, Tim penyusun RDA Pusat Pengembangan Koleksi dan Pengolahan Bahan Pustaka, dan Tim Otomasi dari Pusat Jasa dan Layanan Informasi. Draf rancangan Kurikulum Diklat RDA disepakati pada rapat pembahasan tanggal 17 April 2017. Draf rancangan RDA kurikulum terdiri 60 Jam pelatihan yang terdiri dari kelompok dasar, kelompok inti, dan kelompok penunjang. Berikut ini darf kurikulum yang telah disusun :

  

DRAF

KURIKULUM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

PENGATALOGAN BAHAN PERPUSTAKAAN

BERBASIS

RESOURCE DESCRIPTION AND ACCESS (RDA)

  A. Tujuan

  Meningkatkan kompetensi pustakawan dalam pengatalogan bahan perpustakaan berbasis RDA.

  B. Deskripsi Singkat

  Diklat Pengatalogan Bahan Perpustakaan Berbasis RDA ini mencakup: Pengarahan Program, Kebijakan Penerapan RDA, Pengantar RDA, Struktur dan Elemen RDA,

  Functional Requirements for Bibliographical Records (FRBR), Functional Requirements for Authority Data (FRAD), Functional Requirements for Subject Authority Data (FRSAD), Metadata Bibliografi, Praktik Pengatalogan Berbasis RDA, Praktik Pengatalogan Berbasis RDA Menggunakan Program Aplikasi Perpustakaan, Rencana Tindak Lanjut (RTL) Penerapan RDA, Dinamika Kelompok, dan Evaluasi

  C. Sasaran Pustakawan yang melakukan kegiatan pengolahan bahan perpustakaan.

  D. Persyaratan Peserta

  1. Pendidikan Minimal D2 Perpustakaan atau D2 bidang lain yang pernah mengikuti Diklat Kepustakawanan

  2. Menguasai pengatalogan bahan perpustakaan berbasis AACR2 Catatan: Tes online dengan limit waktu untuk menyaring peserta

  3. Dapat mengoperasikan komputer

  4. Persyaratan administrasi lainnya yang ditentukan oleh penyelenggara Diklat.

  E. Persyaratan Pengajar

  1. Pendidikan minimal S1

  2. Menguasai RDA

  3. Diutamakan memiliki kualifikasi sebagai pengajar atau telah mengikuti Diklat TOT Perpustakaan

  F. Jumlah Jam Pelatihan

  Jumlah jam pelatihan 60 Jamlat @ 45 menit

  Rincian Mata Ajar Diklat Pengatalogan Bahan Perpustakaan Berbasis RDA adalah sebagai berikut :

  4

  2 Jumlah

  b. Evaluasi

  2

  a. Dinamika Kelompok

  4

  3. Kelompok Penunjang

  4

  h. Rencana Tindak Lanjut (RTL) Penerapan RDA

  8

  g. Praktik Pengatalogan Bahan Perpustakaan Berbasis RDA Menggunakan Program Aplikasi Perpustakaan

  6

  f. Praktik Pengatalogan Bahan Perpustakaan Berbasis RDA

  4

  e. Metadata bibliografi

  d. Functional Requirements for Subject Authority Data (FRSAD)

  No . Kelompok Materi Sajian Jamlat

  6

  10 c. Functional Requirements for Authority Data (FRAD)

  4 b. Functional Requirements for Bibliographical Records (FRBR)

  a. Struktur dan Elemen RDA

  46

  2. Kelompok Inti

  6

  c. Pengantar RDA

  2

  b. Kebijakan Penerapan RDA

  2

  a. Pengarahan Program

  10

  1. Kelompok Dasar

  60

  Penutup

  Draf rancangan RDA kurikulum Diklat Pengatalogan Bahan Perpustakaan Berbasis RDA dapat tersusun. Pola yang digunakan dalam diklat yaitu 60 Jam pelatihan yang terdiri dari kelompok dasar, kelompok inti, dan kelompok penunjang. Materi Kelompok Inti terdiri :1. Struktur dan Elemen RDA, 2.

  Functional Requirements for Bibliographical Records (FRBR) 3. Functional Requirements for Authority Data (FRAD), 4.

Functional Requirements for Subject Authority Data (FRSAD), 5

  Metadata bibliografi, 6. Praktik Pengatalogan Bahan Perpustakaan Berbasis RDA, 7. Praktik Pengatalogan Bahan Perpustakaan Berbasis RDA Menggunakan Program Aplikasi Perpustakaan. Draf tersebut dapat dijadikan acuan bagi pengambilan kebijakan dalam hal ini Pusat Pendidikan dan Pelatikan, Perpustakaan Nasional RI untuk dijadikan Kurikulum Pendidikan dan Pelatihan Pengatalogan Bahan Perpustakaan berbasis RDA. Kurikulum tersebut dapat digunakan setelah mendapat pengesahan dalam bentuk Peraturan Kepala perpustakaan Nasional Tentang Kurukulum dan Garis-garis Besar Program Pembelajaran Pendidikan dan pelatihan Pengatalogan Bahan Perpustakaan berbasis RDA.

  

Daftar Pustaka

Fokus Grup Diskusi. (2017). Pembahasan kurikulum diklat RDA berbasis RDA.

  Jakarta : Perpustakaan Nasional. Library of Congres RDA training plan for 2012-March 30, 2013.

  Akses 17 April 2017. Pedoman Resource Description and Accsess (RDA). (2016). Jakarta : Perpustakaan Nasional.

  Perpustakaan Nasional. (2016). Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Rencana Induk Pengembangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Perpustakaan.

  Perpustakaan Nasional. (2016). Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Penerapan Kebijakan Pengatalogan Berbasis Resource Description and Accsess di Indonesia.

  RDA : Resources Deskription and Access. (2010).Chicago : American Library

  Association. Sulistyo Basuki. (2013). Tinjauan teoritis Resource Description and Access (RDA). Makalah

  workshop pengatalogan RDA di Perpustakaan Nasional

  Suharyanto . (2013). Perubahan dari AACR 2 ke RDA : perbandingan dengan format MARC 21. Visi Pustaka , Vol.15 No.3 – Desember 194-200.

Dokumen baru
Dokumen yang terkait

MODEL KURIKULUM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Gratis

Feedback