TUGAS AKHIR SENI RUPA PERKEMBANGAN SEJA

 0  2  69  2018-08-10 22:09:51 Report infringing document

KATA PENGANTAR

  Rasa syukur yang dalam saya sampaikan ke hadirat Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat kami selesaikan sesuai yangdiharapkan. Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya kami mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih yang dalam-dalamnya pihak yangmembantu.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah Seni rupa muncul dan berkembang di mulai sejak manusia dilahirkan di muka bumi

  Beragam suku bangsa dan budaya yang ad di nusantara ini, begitu juga dengan sejarah dan peninggalan kebudayaan islam, tapi secara garis besar peninggalan itu dapat dibagimenjadi dua bagian, yaitu peninggalan dalam bentuk bangunan dan peninggalan dalam bentuk kebudayaan. 1.2 Rumusan Masalah  Bagaimana Seni Rupa pada Zaman Batu di Indonesia ? Bagaimana Seni Rupa pada Zaman Megalitikum di Indonesia? Bagaimana Seni Rupa pada Zaman Logam di Indonesia ? Bagaimana Seni Rupa Zaman Hindu Budha Indonesia? Apa saja jenis dari peninggalan sejarah kebudayaan islam? Bagaimana kita melestarikan kebudayaan – kebudayaan tersebut ? mengenal lebih mendetail dari peninggalan kebudayaan tersebut ?

1.3 Tujuan Masalah

 Ingin mengetahui Seni Rupa pada Zaman Batu di Indonesia  Ingin mengetahui Seni Rupa pada Zaman Megalitikum di Indonesia  Ingin mengetahui Seni Rupa pada Zaman Logam di Indonesia  Ingin mengetahui Seni Rupa Zaman Hindu Budha Indonesia  Ingin mengetahui jenis dari peninggalan sejarah kebudayaan islam

BAB II SENI RUPA ZAMAN PRASEJARAH Ada tiga faktor yang melatarbelakangi seni rupa di Indonesia, yaitu kepercayaan

  Memiliki bentuk ungkapan yang berbeda-beda antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya. Berdasarkan bahan baku yang digunakan untuk membuat karya-karya seni rupa maka dikenal 2 pengelompokan karya, yaitu karya seni rupa zaman batu dan karya seni rupa zamanperunggu.

2.1 Karya Seni Rupa Zaman Batu

  Karya seni rupa Indonesia yang diketemukan pada zaman batu, yaitu :1) Karya Seni Bangunan Bangunan yang paling tua diketemukan pada zaman batu menengah (Mesolitikum) berupa gua-gua yang terdapat di daerah pantai seperti di pantai-pantai Sulawesi Selatan. Contoh seni patung hasil peninggalan zaman batu, seperti ArcaBatu Gajah yaitu batu besar yang dihiasi seseorang yang sedang menunggang binatang buruan, contoh lain yaitu Arca batu yang menampakan seseorang laki-laki menegendaraiseekor lembu.4) Karya Seni Kerajinan Kebutuhan akan perabot dan didukung oleh kekayaan alam Indonesia memungkinkan untuk berkembangnya seni kerajinan sejak awal zaman batu.

2.2 Karya Seni Rupa Zaman Megalitikum (Zaman Batu Besar)

  Pada zaman ini peninggalan yang menonjol adalah bentuk-bentuk menhir atau tugu peringatan, tempat duduk dari batu, altar, bangunan berundag, peti kubur atau sarkopagus,bentuk-bentuk manusia, binatang yang dipahat pada batu-batu dengan ukuran besar (gb.34). Bangunan berundak memiliki hubungan kepercayaan kepada leluhur dan kepada yang suci, bahwa bagian yang lebih tinggi adalah tempat suci yaitu gunung.

2. Mesolithikum atau jaman batu tengah Jaman ini merupakan kelanjutan dari jaman batu tua

  Cap tapak tangan dengan warna merah dan hitam pada dinding goa leang-leang Sulawesi selatan. Ciri-cirinya : Fungsi : Bukan hanya untuk menghias goa atau tempat tinggalnya, namun untuk upacara selamatan sebelum berangkat berburu agar mendapatkan binatang buruansesuai dengan gambar atau lukisan yang dibuat.

3. Neolithikun atau jaman batu muda Jaman ini merupakan kelanjutan dari jaman Mesolithikum. Ciri-ciri jaman ini : - Manusia mulai hidup menetap dengan membuat tempat tinggal

  Perhiasan yang terbuat dari batu Jenis gelang dan kalung Jenis manik-manik Jenis kesenian yang telah lahir : Seni Hias : - Berbentuk geometris dipakai menghias anak panah dan kapak. Kedua bentuk ini pada bagian atasnya terdapat penutup Kubur batu : sebuah peti mayat yang terbuat dari batu, pada keempat sisinya terbuat dari papan batuPunden berundak-undak : bentuk bangunan yang terbuat dari batu disusun bertingkat-tingkat makin keatas makin kecil sebagai tempat pemujaan.

2.3 Karya Seni Rupa Zaman Logam

  Bentuk cetakannya terdiri dari dua keping dari bahan batu yang bisadisatukan dan dilepas, hal inilah yang memungkinkan untuk mencetak benda dalam jumlah yang banyak dan dalam bentuk yang sama. Hiasan-hiasan yang menggambarkanadegan-adegan ceritera yang paling banyak dipakai dalam karya-karya seni budaya Dongson, seperti adegan peperangan dan adegan perburuan binatang, gaya hiasannya dinamis yang Karya-karya seni yang terkenal yang terbuat dari perunggu antara lain : 1.

BAB II I SENI RUPA ZAMAN HINDU BUDHA 3.1 Pengertian Seni Rupa Zaman Hindu Budha. Seni Rupa Zaman Hindu Budha adalah masuknya budaya asing yang di bawa oleh negara

  Agama Hindu masuk ke Indonesia diperkirakan pada awal Masehi, dibawa oleh para musafir dari India antara lain: Maha Resi Agastya, yang di Jawa terkenal dengan Seni Rupa Jaman Sejarah : adalah jaman mulai mengenal tulisan. Raja Kutei membuat 7 yupa (prasasti) Benda peninggalannya : 7 buah tugu batu atau Yupa yang bertuliskan huruf pallawa dan berbahasa Sansekerta yang mengisahkan dinasti mulawarman sebagai raja saat itu.

2. Kerajaan Tarumanegara

  Hal ini dapat diketahui dari :Prasasti Ciarutan berisi gambar dua tapak kaki raja yang disimbolkan sebagai tapak kaki Wisnu (gambar). (kaitannya dengan relief gajah Airawata di India) Prasasti tugu disebutkan raja Purnawarman memerintahkan untuk menggali terusan atau sungai Gomati sepanjang 12 km untuk memecah aliran sungai Candrabhaga (kali Bekasi) guna menghindari banjir pada musim hujan.

3.2 Unsur-unsur Seni Rupa Zaman Hindu Budha di Indonesia

  Seni Bangunan: 1) Bangunan Candi2) Bangunan puraPura adalah bangunan tempat Dewa atau arwah leluhur yang banyak didirikan di Bali. Sedangkan pada patung wisnu laksananya adalah para mahkotanya terdapat bulan sabit, dan tengkorak, kendaraannya lembu, (nadi) dsbDalam agama Budha bisaa dipatungkan adalah sang Budha, Dhyani Budha, DhyaniBodhidattwa dan Dewi Tara.

c. Seni hias Hindu Budha

  Bentuk bangunan candi sebenarnya hasil tiruan dari gunung Mahameru yang dianggap suci sebagai tempatnya para DewaOleh sebab itu Candi selalu diberi hiasan sesuai dengan suasana alam pegunungan, yaitu dengan motif flora dan fauna serta mahluk azaib. Bersifat KebinekaanIndonesia terdiri dari beberapa daerah dengan keadaan lingkungan dan alam yang berbeda, sehingga melahirkan bentuk ungkapan seni yang beraneka ragam 4.

3.3 Manfaat Seni Rupa Zaman Hindu Budha Bagi Masyarakat Indonesia

  3) Semagai Pemujaan ( Candi Penatara )4) Sebai tempat Semedi ( Candi Jalatunda )5) Sebagai Pemandian ( Candi Belahan ) 3.4 Karya Seni Rupa Hindu Budha di Indonesia Dari masuknya ajaran Hindu Budha ke Indonesia, telah banyak karya-karya yang di ciptakan, berikut karya-karya yang diciptakan : 1. Berikut tokoh-tokoh yang membawa seni rupa Hindu Budha dan juga membawa ajarannya yaitu : Jayabaya adalah raja terbesar dari Kerajaan Panjalu atau Kadiri.

BAB IV SENI RUPA KLASIK AWAL INDONESIA

  Kelompok candi Dwarawati (timur) Candi DwarawatiCandi AbimanyuCandi PanduCandi PerwaraDi tempat lain yang terpisah disekitar candi Dieng terdapat beberapa candi seperti Candi Nakula Sahadewa di barat dekat kelompok tengah Sanjaya di barat dekat kelompok tengahCandi Dwarawati di sebelah utara Candi Parikesit di sebelah utara berdekatan dengan candi DrawarawatiCandi Gatotkaca di sebelah selatan dekat kelompok tengah Candi Bima di sebelah selatan dekat Kali tulis dan Telaga warna. Tangga dan pintu masuk, yang terletak di sisi barat, polos tanpa pahatan Pada pertengahan dinding tubuh candi di sisi utara, timur dan selatan terdapat bilik penampil yang menjorok keluar membentuk relung tempat meletakkan arca.

4.3 Candi-candi jawa tengah Selatan : Borobudur

  Bangunan Borobudur pada hakekatnya adalah juga stupa, yang merupakan perpaduan dari dua unsur kebudayaan, yaitu kebudayaan Indonesia asli dan kebudayaan dari luar. Menurut strktur bentuknya dan terkait pula juga dengan filsafat agama budha, stupa Borobudur merupakan tiruan alam semesta, yang terdiri dari tiga bagian yang besar :Tingkat Kamadhatu (bagian kaki) Tingkat Rupadhatu (bagian badan) Tingkat A rupadhatu (bagian puncak/kepala) Tingkat Kamadhatu (bagian kaki)Kama artinya nafsu, kekuatan, energi, keinginan keduniawian (ikatan duniawi masih kuat) Dhatu artinya tempat, alam.

BAB V SENI RUPA ZAMAN ISLAM NUSANTARA Peningalan sejarah kebudayaan islam secara garis besar di bedakan menjadi 2 bagian, yaitu

peningalan sejarah dalam bentuk bangunan dan peninggalan sejarah dalam bentuk kebudayaan berikut ini akan di jelaskan tentang macam – macam peningalan masa kerajaanislam nusantara

5.1 Peninggalan Berbentuk Bangunan Masjid Agung Demak

  Pada makam orang-orang penting atau terhormat didirikan sebuah rumah yang disebut cungkup atau kubah dalam bentuk yang sangat indah dan megah. Beberapa pesantren besar yang ada di Indonesia antara lain Pesantren Tebuireng di Jombang,Pesantren Lasem di Rembang, Pesantren Lirboyo di Kediri, Pesantren Asembagus di Situbondo, Pesantren As-Shiddiqiyyah di Jakarta, Al-Kautsar Medan.

5.2 Peninggalan dalam Bentuk Karya Seni Kaligrafi

  Gunung Jati Cirebon, Jabar Abad 15 M Cirebon 7 Makan Sunan Kalijaga Demak, Jateng Abad 15 M Demak 8 Makan raja-raja Banten Banten Abad 15 M Banten 9 Makam raja-raja Mataram Imogiri Abad 16 M Mataram 10 Makam raja-raja Mangkunegaran Astana Giri Abad 16 M Mataram 11 Makam raja-raja Gowa Katangga Abad 16 M Gowa Kitab Kesusastraan Islam berkembang di Jawa dan Sumatra. Suluk dan hikayat ada yang ditulis dalam bahasadaerah ada juga yang ditulis dalam bahasa Arab.

BAB VI PETA KUNO DAN FOTO ZAMAN PENJAJAHAN

1. Fase perkembangan

1. Masa Perintisan yaitu sekitar tahun 1817 sampai tahun 1880

  Ciri-ciri karya lukisan pada masa ini dengan Raden Saleh sebagai pelopornya adalah : 1. Pengamatan yang sangat baik pada alam maupun binatang Beberapa judul Karya Raden Saleh: 1.

2 Masa Indonesia Jelita

  Selanjutnya muncul pelukis-pelukis muda yang memiliki konsep berbeda dengan masa perintisan, yaitu melukis keindahan dan keelokan alamBerburu Rusa - karya Raden Saleh Badai atau TheStorm 1851 - Deanles Karya Raden Raden Saleh SalehIndonesia. Keadaan ini ditandai pula dengan datangnya para pelukis luar/barat atau sebagian ada yangmenetap dan melukis keindahan alam.

3. Masa Cita Nasional

  Mountain Landscape karya The Day’s end MountWakidi (Cat minyak diatas Lukisan cat minyak, karya Balinese legend,W. Spies kanvas, 139.5 x 197 cm)Abdullah SR Masa Cita Nasional yaitu Bangkitnya kesadaran nasional yang dipeloporioleh Boedi Oetomo pada Tahun 1908. PERSAGI berupaya mencari dan menggali nilai-nilai yangmencerminkan kepribadian Indonesia yang sebenarnya Hasil karya mereka mencerminkan : 1.

4. Masa Pendudukan Jepang

  Pemerintah Jepang mendirikanKEIMIN BUNKA SHIDOSO,Lembaga Kesenian Indonesia –Jepang ini pada dasarnya lebih mengarah pada kegiatan propaganda Jepang. Sudjojono dan Afandi, selanjutnya bergabung pelukis Hendara, Sudarso,Barli, Wahdi dan sebagainya Hasil karya mereka mencerminkan kelanjutan dari masa cita NasionalTokoh utama pada masa ini antara lain: 1.

5. Masa Setelah Kemerdekaan

  Pada tahun 1947 berdiri perkumpulan pelukis rakyat yang dipimpin oleh Affandi dan Hendra yang keluar dari perkumpulan SIM. Anggota dari pelukisrakyat antara lain : Hendra, Sasongko, Kusnadi dan sebagainya.

3. Pada tahun 1948 berdiri perkumpulan yang memberikan kursus menggambar, yaitu Prabangkara. Selanjutnya para tokoh SIM, Pelukis rakyat dkk

  Syafei Sumarja dibantu oleh Muhtar Apin,Ahmad Sadali, Sudjoko, Edi Kanta Subraka dan lain-lain. Pada tahun 1959 Balai Perguruan Tinggi Guru Gambar berubah menjadi jurusan Seni Rupa pada Institut Teknologi Bandung.

6. Masa Pendidikan Formal

1. Berdirinya ASRI( Akademi Seni Rupa Indonesia ) Tanggal 18 Januari 1948 di Yogyakarta dengan direktur R.J. Katams

  Perguruan Tinggi Guru Gambar(sekarang jurusan seni rupa ITB) yang dipelopori oleh Prof. Guru gambar pada tingkat sekolah-sekolah menengah menuntut terbentuknya jurusan seni rupa pada perguruan tinggi Institut Keguruan danIlmu Pendidikanyang terbesar di Indonesia.

7. Masa Seni Lukis Baru di Indonesia

  Pada sekitar tahun 1974, perkembangan seni rupa Indonesia disemarakkan oleh munculnya seniman-seniman muda yang berlatar belakang berbeda, yaituseniman yang mendapatkan pendidikan formal dan otodidak sama-sama mencetuskan aliran yang tidak dapat dikelompokkan pada aliran/corak yangsudah ada dan merupakan corak baru dalam kancah seni rupa Indonesia. Kesenian yang diciptakan berlandaskan pada konsep : Tidak membeda-bedakan disiplin seni  Pelopor Masa Indonesia Baru : Jim Supangkat, Nyoman Nuarta,  S.

BAB VI I PENUTUP

7.1 Kesimpulan

  Dari penjelasan di atas di temukan bahwa adanya seni terapan zaman Hindu Budha yang berkembang pesat di Indonesaia. Dan masi dapat di temui peninggalan-peninggalan seni rupatersebut sampai saat ini, salah satu tempat yang sangat kental mengandung unsur seni rupaHindu Budha yaitu di daerah BaliDan ternyata seni rupa zaman Hindu Budha yang berkembang di Indonesia di bawa oleh kerajaan-kerajaan yang berkuasa juga pedagang-pedagang yang datang ke Indonesia sambilmenyebarkan ajaran Hindu Budha serta Kesenianannya.

7.2 Saran

  Dan pada dasarnya sebagai masyarakat Indonesia kita harus mengerti dan memahami kesenian yang telah ada di Indonesia untuk menjadi masyarakat yang berbakti pada negarasendiri dan mencintai kesenian negaranya sendiri. Kita harus senantiasa menjaga dan melestarikan situs – situs dan sejarah kebudayaan islam, karena dengan kita menjaganya dan melestarikannya akan ada peninggalan untuk anak cucukita nanti, mereka bisa terus mempelajari dan melestarikan peninggalan nenek moyang nya terdahulu.

DAFTAR PUSTAKA

indark007.wordpress.com/2009/02/.../sejarah-kebudayaan-islam www.scribd.com/.../Makalah-Sejarah-Peradaban-Islam-Sumbangan-Islamdheo-education.blogspot.com/.../makalah-sejarah-peradaban-isla...allif.net/makalah-sejarah-peradaban-islam-httpallif-net.html Arifin,Djauhar, 1985, Sejarah Seni Rupa, Bandung : CV RosdaDharmawan, 1988, Pendidikan Seni Rupa SMA, Bandung : Armico Garha, Oho 1979, Pendidikan Kesenian Seni Rupa SPG, Jakaerta : DepdikbudKartono,Ario, 2005, Kreasi Seni SMA, Bandung : Ganeca Exact Mariono,Dana, 1987, Pendidikan seni rupa SMP, Bandung : Ganeca ExactRaharjo,Budhy 1986, Seni Rupa SMA, Bandung : CV. Yrama Rasjoyo,1994, Pendidikan Seni Rupa SMU, Pekalongan : ErlanggaSipahelut,Atisah, 1991, Dasar-Dasar Desain, Jakarta: Depdikbud Soekmono,1973, Sejarah Kebudayaan Indonesia 2, Jakarta : KanisiusSukaryono,Eddi, dkk, 1988, Seni Rupa SMP, Salatiga : Widya Duta Toekio,Soegeng, 2000,Ragam Hisa Indonesia, Bandung : Angkasa
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2018-08-08

Tags

Sejarah Perkembangan Seni Rupa Islam

Makalah Sejarah Perkembangan Seni Rupa

Periode Perkembangan Seni Rupa Modern In

Surat Tugas Workshop Penciltaan Seni Rupa

Perkembangan Sejarah Seni Rupa Di Indone

Perkembangan Seni Rupa Urban Di Surakarta

Sejarah Perkembangan Global Seni Rupa Di

Tugas Akhir Seni Menata Bento Seni Rupa Kritik Terhadap Perkembangan Posmodernisme Dalam Seni Rupa Kontemporer Indonesia

TUGAS AKHIR SENI RUPA PERKEMBANGAN SEJA

Gratis

Feedback