Pengaruh store layout dan general interior terhadap kenyamanan pelanggan : studi kasus pada pelanggan Indomaret Jl. Demangan Baru No. 17 Sleman Yogyakarta - USD Repository

Gratis

0
1
116
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH STORE LAYOUT DAN GENERAL INTERIOR TERHADAP KENYAMANAN PELANGGAN Studi Kasus Pada Pelanggan Indomaret Jln. Demangan Baru No. 17 Sleman Yogyakarta SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Oleh: Apultio Juniarto NIM: 092214073 PROGRAM STUDI MANAJAMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH STORE LAYOUT DAN GENERAL INTERIOR TERHADAP KENYAMANAN PELANGGAN Studi Kasus Pada Pelanggan Indomaret Jln. Demangan Baru No. 17 Sleman Yogyakarta SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Oleh: Apultio Juniarto NIM: 092214073 PROGRAM STUDI MANAJAMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO DAN PERSEMBAHAN “TUHAN tidak meminta kita untuk sukses, Dia hanya meminta kita untuk mencoba, berusaha dan berdoa serta bersyukur kepadaNya" “Menjalani Hidup Penuh Rasa Syukur, Dengan Bersyukur Kita Dapat Menginstropeksi Diri” “Jika Ada Kemauan Pasti Ada Jalan, Bila Belum Ada Jalan Maka Buatlah Jalan Itu” Skripsi ini kupersembahkan kepada : 1. Yesus Kristus Sang Juru Selamatku 2. Ayah dan ibu tercinta yang selalu memberikan dukungan doa demi keberhasilan penulis. 3. Teman-temanku semua iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan banyak berkah dan kasih karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Skripsi dengan judul “Pengaruh Store Layout dan General Interior Terhadap Kenyamanan Pelanggan: Study Kasus Pada Pelanggan PT. Indomaret Prismatama, Indomaret Jln. Demangan Baru No. 17 Sleman Yogyakarta” ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Tidak sedikit kendala yang penulis hadapi selama penyusunan skripsi ini, namun berkat bimbingan, dukungan serta dorongan dari berbagai pihak yang telah membesarkan hati, sampai pada akhirnya semua dapat diatasi dengan baik. Untuk itulah pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terimakasih kepada: 1. Bapak Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D., selaku Rektor Universitas Sanata Dharma. 2. Bapak Dr. Herry Maridjo, M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma. 3. Bapak Dr. Lukas Purwoto, M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen Universitas Sanata Dharma. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. Alm. Bapak Drs. Alex Kahu Lantum, M.S., selaku dosen pembimbing I Proposal yang telah sabar mangarahkan, memotivasi, dan membimbing penulis dengan kesungguhan hati. Terimakasih banyak Pak Alex 5. Bapak Drs. P. Rubiyatno, M.M., selaku dosen pembimbing I Skripsi yang telah sabar mangarahkan, memotivasi, dan membimbing penulis dengan kesungguhan hati. Terimakasih banyak Pak Rubi 6. Ibu Dra. Diah Utari, M.Si., selaku dosen pembimbing II yang juga telah mengarahkan, membimbing, dan memberikan banyak motivasi kepada penulis sehingga skripsi ini menjadi lebih sempurna. Terimakasih banyak Bu Diah 7. Ibu Dra. Yuliana Rini H, M.Si., selaku dosen penguji yang memberikan masukan kepada penulis guna menyempurnakan skripsi ini. 8. Segenap dosen dan karyawan Universitas Sanata Dharma selaku pribadi yang telah banyak memberikan wawasan dan semangat bagi penulis. 9. Ayah dan Ibu tercinta dengan kerelaan hati yang tulus selalu memberikan kasih sayang, do’a, dukungan, nasehat, kebahagiaan, dan memberikan penghidupan yang layak bagiku. Terimakasih juga telah menjadikanku orang yang kuat dan tegar dalam menghadapi hidup sehingga membuatku dewasa dalam menyikapi hidup demi keberhasilan penulis. 10. Semua Keluarga Besar Sinaga yang ada di Jakarta, Medan, kalimantan, dan Lampung, yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ........................................................................................ i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .......................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................ iii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN .......................................... iv HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS ...................... v HALAMAN LEMBAR PERNYATAAN PUBLIKASI .............................. vi HALAMAN PENGANTAR .......................................................................... vii HALAMAN DAFTAR ISI ............................................................................. x HALAMAN DAFTAR TABEL .................................................................... xii HALAMAN DAFTAR GAMBAR ............................................................... xiii HALAMAN DAFTAR LAMPIRAN ........................................................... xiv HALAMAN ABSTRAK ................................................................................ xv BAB I PENDDAHULUAN ............................................................................ 1 A. Latar Belakang Masalah ....................................................................... 1 B. Rumusan Masalah ................................................................................ 4 C. Pembahasan Masalah ........................................................................... 4 D. Tujuan Penelitian .................................................................................. 4 E. Manfaat Penelitian ............................................................................... 5 F. Sistematika Penelitian ........................................................................... 5 BAB II KASJIAN PUSTAKA ........................................................................ 7 A. Landasan Teori ...................................................................................... 7 B. Store Layout (Tata Letak Toko)........................................................... 14 C. General Interior (Interior Umum) ....................................................... 16 D. Kenyamanan ......................................................................................... 18 E. Penelitian Sebelumnya ......................................................................... 19 F. Kerangka Konseptual Penelitian .......................................................... 20 G. Rumusan Hipotesis .............................................................................. 21 BAB III METODE PENELITIAN ............................................................... 22 x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI A. Jenis Penelitian ..................................................................................... 22 B. Waktu Dan Lokasi................................................................................ 22 C. Variabel Penelitian ............................................................................... 23 D. Teknik Pengumpulan Data ................................................................... 26 E. Populasi Dan Sempel ........................................................................... 26 F. Teknik Pengambilan Sempel................................................................ 28 G. Sumber Data ......................................................................................... 28 H. Teknik Pengujian Instrumen ................................................................ 28 I. Teknik Analisis Data ............................................................................ 31 BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ........................................ 37 A. Sejarah Perkembangan Perusahaan ...................................................... 37 B. Minimarket Idomaret ........................................................................... 39 C. Visi Dan Misi Budaya Perusahaan ....................................................... 40 D. Logo Dan Maskot Indomaret .............................................................. 41 E. Struktur Organisasi .............................................................................. 42 F. Pemasaran Dan Promosi ...................................................................... 45 G. Aspek Kegiatan Perusahaan ................................................................. 46 H. Layout Indomaret Demangan ............................................................... 46 I. Lokasi Indomaret.......................................................................... ....... 48 BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN ...................................... 49 A. Deskripsi Data ...................................................................................... 50 B. Pengujian Instrumen............................................................................. 52 C. Analisisi Data ....................................................................................... 58 D. Pembahasan .......................................................................................... 63 BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN .................... 68 A. Kesimpulan .......................................................................................... 66 B. Saran ..................................................................................................... 66 C. Keterbatasan Penelitian ........................................................................ 67 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 69 LAMPIRAN xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel judul Halaman V.1 Berdasarkan usia konsumen .................................................................... 55 V.2 Berdasarkan jenis kelamin ...................................................................... 51 V.3 Berdasarkan Profesi................................................................................. 51 V.4 Validitas...................................................................................................52 V.5 Uji Reliabilitas (Case Processing Summary) .......................................... 54 V.6 Uji Reliabilitas (Cronbach's Alpha) ........................................................ 54 V.7 Uji Normalitas (One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test) ...................... 55 V.8 UJI Multikolinieritas (Coefficients) ........................................................ 56 V.9 Uji Heteroskedastisitas ............................................................................ 57 V.10 Uji Autokorelasi .................................................................................... 57 V.11 Regresi Berganda .................................................................................. 59 V.12 Uji F ...................................................................................................... 62 V.13 Uji T ...................................................................................................... 63 V14 Koefisien Determinasi R ........................................................................ 64 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar Halaman II.1 Kerangka Koseptual ................................................................................ 20 IV.1 Logo Indomaret......................................................................................41 IV.2 Maskot Indomaret .......................................................................... ........41 IV.3 Bagan Struktur Organisasi ..................................................................... 42 IV.4 Layout Minimarket Indomaret......................................................... ...... 47 IV.11 Lokasi Indomaret Demangan .............................................................. 48 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN No. Lampiran judul halaman Lampiran 1 kuesioner penelitian ................................................................. 71 Lampiran 2 printout hasil data kuesioner ..................................................... 76 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK PENGARUH STORE LAYOUT DAN GENERAL INTERIOR TERHADAP KENYAMANAN PELANGGAN Studi kasus pada Pelanggan PT. Indomaret Prismatama, Indomaret Jln. Demangan Baru No. 17 Sleman Yogyakarta Apul Tio Juniarto Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Store Layout dan General Interior berpengaruh secara simultan dan parsial terhadap kenyamanan pelanggan. Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan dengan teknik kuesioner. Sampel sebanyak 100 orang yang berbelanja di Minimarket Indomaret Jln. Demangan Baru no 17, Yogyakarta. Adapun variabel penelitiannya adalah Store Layout, General Interior dan Kenyamanan Pelanggan. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, peneliti memperoleh kesimpulan bahwa secara parsial Store Layout tidak berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan dan General interior berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan. Sedangkan untuk hasil secara simultan, peneliti memperoleh kesimpulan bahwa Store Layout dan General Interior secara bersama-sama berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan. xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT THE EFFECT OF STORE LAYOUT AND GENERAL INTERIOR TO CUSTOMER’S COMFORT A Case Study to The Customer of PT. Indomaret Pristama, Indomaret Jln. Demangan Baru no. 17 Sleman Yogyakarta Apul Tio Juniarto Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, 2014 The aim for this research is to know the effect of Store Layout and General Interior simultaneous and partial on the consumer’s comfort. This research is a. case study. The technicve is accidental sampling. Data are collected using questioner technic. The sample research size is 100 customers who shopping in Indomaret Minimart located at Jl. Demangan Baru no. 17, Yogyakarta. The variables of this research are Store Layout, General Interior, and Customer’s confort. The analysis data technicve is using multiple ear regression. Based on data analysis, the reseat show that partial Store Layout does not intwence the customer’s comfort and General Interior is intwences the costumer’s comfort. Simultaneously, Store Layout and General Interior intwence the costumer’s comfort. xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Saat ini tingkat pertumbuhan penduduk di kota-kota besar Indonesia terus meningkat dan akan membuat masyarakat akan semakin dinamis dalam beraktivitas. Tingkat pertumbuhan penduduk di kota-kota besar juga berpengaruh terhadap pertumbuhannya kebutuhan penduduk seperti pangan dan sandang. Tingginya kebutuhan penduduk terhadap pangan dan sandang, itu berarti adanya peluang bisnis atau usaha yang sangat potensi di dalam pertumbuhan penduduk di kota-kota besar. Usaha minimarket dan swalayan termasuk usaha yang tumbuh dengan cepat di Indonesia. Usaha ini merupakan salah satu peluang usaha yang sangat potensial untuk dikembangkan. Perlunya pengetahuan yang cukup mengenai manajemen sebuah usaha minimarket adalah hal yang wajib bagi yang akan mendirikan sebuah minimarket ataupun bagi pengusaha yang saat ini sudah mempunyai toko dan akan mengubahnya menjadi minimarket. Manajemen Operasi adalah salah satu ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana cara untuk mengatur atau meningkatkan produktivitas sehingga dalam melakukan kegiatan sehari-hari dapat berlangsung dengan efektif, efisien, nyaman dan tepat waktu. Layout dan 1

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 General Interior sangat berpengaruh terhadap efektifitas, efisiensi, kenyamanan dan ketepatan waktu. Aktivitas yang begitu banyak, membuat masyarakat akan lebih cenderung kelelahan dan mencari tempat-tempat untuk beristirahat atau bersantai sejenak. Dengan demikian, swalayan atau minimarket yang layout dan General Interior terkonsep dalam ilmu Manajemen Operasi, maka konsumen dapat merasakan efektifitas dan kenyamanan di dalam berbelanja. Kebutuhan masyarakat akan efektifitas dan kenyamanan dalam berbelanja seharusnya dapat terpenuhi, namun pada kenyataannya masih banyak sekali tempat berbelanja seperti minimarket atau swalayan yang membuat konsumen tidak merasa nyaman atau tidak ingin berlama-lama disana. Pada dasarnya konsumen bukan hanya melihat dari murahnya suatu harga pada produk saja melainkan atas kenyamanan yang diberikan oleh suatu tempat dimana konsumen itu berada, yang nantinya akan menimbulkan minat beli konsumen atas kenyaman yang dirasakannya. PT Indomarco Prismatama adalah Minimarket yang merupakan jaringan terbesar dengan total gerai mencapai 4261 yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari. Indomaret banyak diminati oleh para konsumen atau pelanggan sebagai tempat berbelanja yang nyaman dan memberikan pelayanan yang baik. Banyak sekali Gerai Indomaret khususnya yang berada di DIY, dengan berbagai macam kompetitor dan memiliki berbagai macam penawaran

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 pelayanan terbaik mereka. Pelayanan-pelayanan yang diberikan oleh Indomaret membuat pada pelanggan atau konsumen menjadi puas dan nyaman. Salah satu wujud komitmen Indomaret untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelangganyakni selalu berupaya untuk lebih dekat, lebih mudah dijangkau dan lebih cepat dalam melayani pelanggan. Untuk itulah kami menjalin kerja sama dengan Indomaret dalam pembayaran tagihan air bersih Palyja,‖ tutur Christophe. Kenyamanan sangatlah penting kita rasakan dalam kehidupan sehari – hari, apalagi ketika kita berbelanja. Sebuah Minimarket harus memberikan kenyamanan kepada para pelanggan, agar pelanggan pun merasa senang dan puas atas tempat dan kerama tamahan karyawan. Untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan maka tata letak toko ―Store Layout‖ yaitu Alokasi tempat untuk menjual barang, karyawan dan konsumen, Pengelompokan barang, Alur lalulintas toko, Pengkategorian barang, Alokasi tempat untuk kantor administrasi, Pengaturan tiap departemen dan interior umum ―General Store”yaitu Pemilihan lantai, pewarnaan, pencahayaan, aroma dan latar belakang suara, perabot toko, tekstur tembok, suhu udara, jarak antar rak, kamar pas, transportasi antar lantai, area khusus, karyawan, keleluasaan dalam memilih sendiri produk yang diinginkan, variasi produk, harga, penempatan tempat pembayaran serta memberikan fasilitas untuk bersantai dilokasi tersebut.

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam dalam bentuk skripsi dengan judul Pengaruh Store Layout dan General Interior terhadap kenyamanan pelanggan PT. Indomarco Prismatama. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, dapatdirumuskan permasalahan penelitian sebagai berikut: 1. Apakah Store Layout berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan? 2. Apakah General Interior berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan? 3. Apakah Store Layout dan General Interior berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan ? C. Pembatasan Masalah Dalam penelitian ini penulis hanya membahas tentang Store Layout dan General Interior yang meliputi : 1. Store Layout terdiri dari susunan ruang toko, pengelompokan barang, arus lalu lintas bebas. 2. General Interior terdiri dari pewarnaan, pencahayaan, aroma, suara, suhu udara. D. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian adalah : 1. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Store Layout terhadap kenyamanan pelanggan. 2. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh General Interior terhadap kenyaman pelanggan.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 3. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Store Layout dan General Interior terhadap kenyamanan pelanggan. E. Manfaat Penelitian 1. Bagi Perusahaan Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan pelayanan kepada setiap pelanggan dalam hal Store Layout dan General Interior. 2. Bagi universitas Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi tambahan untuk penelitian berikutnya dan sumbangan untuk perpustakaan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 3. Bagi Penulis Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan atau pengetahuan serta menerapkan ilmu yang dipelajari oleh peneliti selama perkuliahan mengenai manajemen operasi tentang pengaruh Store Layout dan General Interior terhadap kenyamanan pelanggan minimarket Indomaret. F. Sistematika Penelitian BAB I Pendahuluan Bab ini berisi tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 BAB II Landasan Teori Dalam bab ini penulis menguraikan tentang landasan teori yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas dalam penelitian dan hipotesis. BAB III Metode Penelitian Bab ini mengemukakan tentang jenis penelitian, lokasi dan waktu penelitian, subjek dan objek penelitian, variabel penelitian, definisi operasional, jenis dan sumber data, teknik pengumpulan data, populasi dan sempel, teknik pengambilan sempel penelitian, teknik pengujian instrumen penelitian dan teknik analisis data. BAB IV Gambaran Umum Lokasi Penelitian dan Perusahaan Bab ini berisi tentang uraian gambaran umum lokasi penelitian dan perusahaan. BAB V Analisis Data dan Pembahasan Bab ini berisi tentang analisis data dan pembahasan. Pada bab ini akan dikemukakan tentang deskripsi data, uji validitas dan reliabilitas, analisis data dan pembahasan. BAB VI Kesimpulan Saran dan Keterbatasan Dalam bab ini dimuat kesimpulan dari analisis data, saran yang diusulkan penulis kepada perusahaan dan keterbatasan penulisan.

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Layout Layout adalah tata letak atau tata ruang. Artinya, cara penempatan fasilitas-fasilitas didalam ruangan guna meningkatkan efisiensi fasilitasfasilitas seperti mesin-mesin, alat-alat produksi, alat pengangkutan barang, tempat pembuangan sampah, kamar kecil, jam dan alat-alat pengawasan. Dalam ilmu Manajemen operasi terdapat macam-macam layout seperti layout Pabrik, layout kantor, layout gudang, layout toko. Adapun faktor-faktor yang harus di pertimbangkan dalam menyusun layout antara lain: 1. Layout Perusahaan Manufaktur: a. Sifat produk yang dibuat sifat yang dibuat sangat menentukan layout yang akan dibuat. Misal, jika produk bersifat benda padat atau keras maka akan digunakan layout dengan posisi tetap. b. Jenis proses produksi yang digunakan Jenis proses produksi ini biasanya sangat mempengaruhi jenis layout yang akan disusun. Misal layout garis biasanya digunakan pada pabrik yang memiliki proses produksi c. Jenis barang serta volume produksi barang yang dihasilkan Apabila perusahaan mengasilkan bermacam-macam abrang produk yang jumlah setiap jenis hanya sedikit. Biasanya menggunakan layout fungsional. 7

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 d. Jumlah modal yang tersedia Jumlah modal sangat diperlukan mengingat investasi layout garis sangat mahal. e. Keluwesan atau fleksibilitas Maksud dari fleksibilitas adalah jika terjadinya perubahan macam barang yangduhasilakn atau terjadi peambahan kaasitas pabrik. f. Pengangkutan barang Biasanya bertujuan untuk menekan biaya supaya jauh lebih murah dengan pengangkutan barang akan dilakukan di tempat-tempat yang berjarak dekat. g. Aliran barang Mesin diletakkan sedemikian rupa sehingga aliran barang yang dikerjakan tidak saling mengganggu. h. Efektivitas penggunaan ruangan Penempatan mesin harus baik sehingga ruangan dapat dimanfaatkan dengan baik dan pemborosan ruangan bisa dihindari. i. Lingkungan dan keselamatan kerja Perlu diperhitungkan bahwa keselamatan kerja sangatlah penting, jangan sampai penempatan mesin membahayakan pekerja. j. Pemeliharaan Peletakan mesin-mesin harus memungkinkan pelaksanaan pemeliharaan mesin dengan mudah. Misal selain untuk tempat mesin, juga disediakan ruangan untuk pemeliharaan.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 k. Letak kamar kecil dan pengawasan Letak kamar mandi tidak usah terlalu jauh karena akan menghabiskan banyak waktu. Letak mesinpun diletakan dengan sedemian rupa sehingga mempermuda pengawasan mesin atau produksi. 2. Layout Kantor a. Nilai investasi Perbedaan layout membawa konsekuensi perbedaan investasi. Penjelasan seperti yang telah diuraikan dalam perusahaan manufaktur. b. Komunikasi Komunikasi sangat penting dalam suatu kantor. Oleh karena itu peletakan fasilitas kantor diusahakan mempermudah komunikasi. c. Fleksibilitas Keluwesan layout kantor kadang-kadang sangat diperlukan. Misal, apabila ruang kantor sering digunakan untuk rapat terpaksa letak meja kursi sering digeser-geser. Maka penempatan perabotan kantor diatur sedemikian rupa sehingga mudah digeser. d. Struktur organisasi Hal ini sangat menentukan perencanaan kantor sebab dalam organisasi yang berbeda terhadap perbedaan macam dan jumlah bagian, seksi dan unit.

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 e. Jenis lembaga Jenis lembaga juga menentukan bentuk layout yang digunakan. Untuk bank dengan kantor pemda layoutnya berbeda. Bagian kantor dengan yang lainnya terpisah, begitu pula dengan bank. 3. Layout gudang a. Nilai investasi Penjelasan ini investasi sama dengan penjelasan sebelumnya . b. Bongkat muat barang Supaya tidak mengganggu kegiatan bongkar muat barang maka penempatan barang di dalam gudang harus dapat mempermuda kegiatan bongkar muat barang. c. Fleksibilitas Dalam gudangpun perlu dipertimbangkan fleksibilitas. Artinya, penempatan barang harus sedemikian rupa sehingga memudahkan pengaturan kembali jika jumlah barang yang disimpan ditambah atau berubah macamnya. d. Lingkungan kerja Agar tidak menggangu lingkungan kerja, penempatan barang dalam gudang harus terencana dengan baik. Misal, barang-barang yang beracun atau berbau busuk sebaiknya dijauhkan.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 e. Keselamatan barang yang disimpan Keselamatan barang yang harus disimpan harus juga dilindungi. Misal, barang-barang yang mudah kabur terkena angin sebaiknya di tempat pada tempat yang aman. 4. Layout Toko a. Nilai investasi Tersedia dana mempengaruhi keleluasaan dalam mengatur layout toko. Layout yang baik kadang-kadang harus didukung dengan dana yang banyak karena untuk tambahan rak, dekorasi, dan sarana- sarana pengaman. b. Daya tarik untuk pembeli Toko harus menarik daya pembeli sehingga layout diusahaan sedemikian rupa agar menyenangkan pemebeli. Misal, pengaturan harus mempermuda bembeli dalam mencari barang yang dibutuhkan. Peletakan beberapa macam barang dagang yang biasanya dibeli bersamaan sebaiknya berdekatan supaya pembeli tidak mondar-mandir. Pengaturan letak barang dagang menarik sehingga enak dipandang oleh pembeli. Penempatan AC atau kipas angin harus tepat agar pembeli tidak merasa kepanasan di dalam toko. Semua persyaratan sebaiknya dipenuhi. Apabila tidak sebaikya dipilih layout yang memiliki jumlah penilaian terbaik dari semua faktor yang mempengaruhi. Memiliki berbagai implikasi strategik layout menentukan daya saing perusahaan dalam kapasitas, proses, fleksibilitas, biaya, dan mutu

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 kehidupan kerja (quality of worklife). (Barry Render dan Jay Heizer 2001:317). Layout yang lebih obyektif untuk pengembangan dalam ekonomi memerlukan persyaratan sebagai berikut: desain produk dan volume, proses perlengkapan dan kapasitas, mutu kehidupan kerja bangunan dan sekar ruang. Layout yang baik dapat diartikan sebagai penyusunan yang teratur dan efisien semua fasilitas pabrik dan buruh (personel) yang ada di dalam pabrik. Spesifikasi dari sebuah layout merupakan susunan dalam proses seperti (mengelas, percetakan, pewarnaan), berhubungan dengan perlengkapan dan area kerja, termaksd pelayanan pelanggan dan area penyimpanan. Keefektifan layoutharus dibuat secara efektif dan efesien. Efektif maksudnya dapat mencapai target dengan baik secarra kualitas maupun waktu. Efisien disini dapat diartikan sebagai pencapaian hasil tujuan dengan pengobanan yang sangat kecil. Keputusan dalam layout antara lain : penempatan yang terbaik bagi mesin-mesin (dalam pengaturan produksi), kantor dan meja (dalam pengaturan kantor), atau pusat layanan (dalam pengaturan seperti rumah sakit dan tempat berbelanja). Menurut (Sofjan Assauri 2008:83) Plan layout yang baik dapat membantu kita dalam produksi dimana dengan penempatan fasilitas yang baik, maka material handling dan material movement dapat ditekan sedikti mungkin sehingga menurunkan biaya yang berarti perusahan lebih efisien. Dalam rencana penyusunan layout yang baik

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 ada beberapa faktor yang perlu di perhatikan yakni, ruang gerak bagi material dan para pekerja ruangan service dan repair equipment, maupun pabriknyasendiri. Tata letak fasilitas yang baik secara spesifik akan memberian manfaat-manfaat dalam sistem produksi yaitu sebagai berikut: (zulian Yamit 2002:120-121) 1) Mengurangi waktu tunggu Layout yang baik akan memberikan keseimbangan beban dan waktu antara satu proses dengan proses yang lain, sehingga akan mengurangi penumpukan bajan dan waktu tunggu dalam proses. 2) Penghematan ruangan Perencanaan layout yang optimum akan menghasilan pengunaan ruang yang lebih efisien atau mengurangi pemborosan pemakaian ruang. 3) Efisiensi penggunaan fasilitas Layoutyang baik, akan dapat menciptakan pendayagunaan elemen produksi secara efektif dan efisien. 4) Meningkatkan kepuasan dan keselamatan kerja Layoutyang baik akan dapat menciptakan suasana lingkungan kerja yang nyaman, aman, tertib dan rapi, sehingga kepuasan dan keselamatan akan dapat ditingkatkan.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 B. Store Layout (Tata Letak Toko) Pengelola toko harus mempunyai rencana dalam penentuan lokasi dan penyusunan letak dari fixtures (perabotan toko), merchandise, width of aisles dan fasilitas toko. Pengelola toko juga harus memanfaatkan ruangan toko yang ada seefektif mungkin. Layouttoko yang baik akan mampu mengundang konsumen untuk betah berkeliling lebih lama dan membelanjakan uangnya lebih banyak. Dalam merancang layoutdiperhatikan hal-hal sebagai berikut: 1. Perencanaan ruang toko,seperti : a. Wilayah Penjualan Wilayah penjualan adalah area barang dagangan berada dan tempat untuk berinteraksi antara wiraniaga dan konsumen, serta tempat untukmendemonstrasikan produk dan sebagainya. b. Tempat Barang Dagangan Tempat barang dagang adalah tempat dimana produk dipajang di dalam area toko seperti rak, meja, etalase dan lemari pendingin tersusun secara rapi dan benar. c. Ruang Untuk Karyawan Wilayah yang disediakan untuk karyawan harus meminimaliskarena luas lantai sangat berharga. Oleh sebab itu biasanya wilayah karyawan tidak terlalu besar, sehingga perusahaan bisa menggunakan ruang lain untuk barang dagangan.

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 d. Wilayah Untuk Konsumen Dirancang untuk meningkatkan minat belanja konsumen biasanya meliputi ruang tunggu, bangku atau kursi, tempat parkir dan sebagainya. 2. Pengelompokkan Barang Barang yang dipajang dapat dikelompokkan sebagai berikut: a. Pengelompokkan Produk Berdasarkan Fungsinya Pengelompokkan barang yang berdasarkan fungsi atau penggunaan seperti produk makanan yang dipisahkan dengan produk elektronik. b. Pengelompokkan Produkberdasarkan Motif Pembelian Pengelompokkan produk dirancanguntuk menarik minat konsumen berbelanja dalam jumlah dan waktu tertentu yang dimiliki konsumen. c. Pengelompokkan ProdukBerdasarkan Segmen Pasar Pengelompokkan atas barang-barang yang berbeda secara bersama-sama untuk menarik minat dan target pasaryang telah ditentukan. d. Pengelompokkan Produk Khusus Pengelompokkan barangberdasarkan carapenanganan yang khusus seperti es krim, buah, minuman dingin. 3. Arus lalu lintas bebas Pengaturan ini memungkinkan pelanggan membentuk pola lalulintasnya sendiri artinya pelanggan bisa bebas berjalan kemanapun untuk mencari produk yang diinginkan.

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 4. Jarak katagori produk Setiap kategoriproduk telah ditentukan tempatnya seperti menentukan jumlah luas lantai yang diperlukan untuk memajang barang dagangan yang dibutuhkan. C. General Interior (Interior Umum) General Interior dari suatu toko harus dirancang untuk memaksimalkan visual merchandising. Seperti yang kita ketahui hal ini akan dapat menarik pembeli untuk datang ke toko. Namun yang paling utama yang dapat membuat penjual menarik pembeli setelah berada ditoko adalah display. Display dapat membantu konsumen agar mudah mengatasi, memeriksa dan memilih barang-barang yang akhirnya melakukan pembelian. Ketika konsumen masuk ke dalam toko ada banyak yang akan mempengaruhi persepsi merekapada toko tersebut. Elemen-elemen dari General Interiorterdiri dari: 1. Pewarnaan dan Pencahayaan Setiap toko harus mempunyai pencahayaan yang cukup dan mengarahkan atau menarik perhatian konsumen ke daerah tertentu dan konsumen yang berbelanja akan tertarik pada sesuatu yang paling terang yang berada dalam pandangan mereka. Tata cahaya yang baik mempunyai kualitas dan warna yang dapat membuat produk-produk yang ditawarkan terlihat lebih menarik dan berbeda bila dibandingkan dengan keadaan yang sebenarnya.

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 2. Aroma dan Suara Tidak semua toko memberikan layanan ini, tetapi jika layanan ini dilakukan dengan menambah unsur aroma harum dan musik yang yang bervolume sedang akan memberikan suasana yang lebih santai pada konsumen, khususnya konsumen yang ingin menikmati suasana yang santai dengan menghilangkan kejenuhan, kebosanan maupun stres. Dan jika konsumen yang dihadapkan pada musik yang keras akan menghabiskan sedikit waktu berbelanja. Lain halnya apabila mereka dihadapkan pada musik yang lembut. 3. Suhu Udara Pengelola toko harus mengatur suhu udara di dalam ruangan jangan terlalu panas atau dingin. Jika memasang AC sebaiknya harus mengerti berapa jumlah AC yang harus dipasang dengan menyesuaikan luas atau ukuran toko. Jika tidak memasang AC, maka mereka perlu memperhatikan masalah penggunaan jendela untuk pertukaran udara. 4. Barang Dagangan Pengelola toko harus memutuskan variasi warna ukuran, kualitas, lebar dan variasi pada produk yang akan dijual. Mereka harus memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen hal inisangat penting, karena dengan pemilihan merchandise kesukaan konsumen yang tepat akan menyebabkan waktu yang dibutuhkan konsumen untuk berbelanja banyak.

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 D. Kenyamanan Nyaman dalam kamus umum Bahasa Indonesia adalah segar atau sejuk, sedangkan kenyaman diartikan sebagai bentuk keadaan yakni kesegaran atau kesejukan. Karyono, T.H. (2001:120) menyatakan bahwa kenyamanan adalah bagian dari salah satu sasaran karya arsitektur yang mempengaruhi psikis atau kejiwaan yang meliputi : 1. Aman Aman adalah hal yang wajib diberikan oleh konsumen pada saat berbelanja. Suasana aman akan membuat konsumen merasa bebas dari bahaya atau jauh dari resiko dan dari gangguan-gangguan lain yang mengancam disekitar, seperti pencurian dan penipuan. 2. Tenang Tenang adalah suatu keadaan yang mempengaruhi perasaan hati yang tidak membuat konsumen merasa gelisah seperti keributan dan kekacauan. 3. Senang Senang adalah suatu perasaan yang menyatakan kepuasan, kelegaan ketidak susahan dan kekecewaan setelah melakukan suatu kegiatan, baik dari produk/barang yang ditawarkan maupun dari pelayanan yang diberikan kepada konsumen.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 E. Penelitian Sebelumnya No 1 Nama Y. Adjie Agung Wiratama Judul Analisis Pengaruh Layout Terhadap Kenyamanan 2 Upik Apriliana Kusumaward hani Analisis Hubungan Antara Store Image, Store Layout, In Store Stimuli Dan Store Contact Dengan Loyatitas Konsumen 3 FX. Ari Noor Cahyo Wibowo Pengaruh Tata Letak Barang (Layout) Toko Swalayan Terhadap Perilaku Pembelian Pada Wanita Hasil Ho yang menyatakan tidak adanya pengaruh tata letak terhadap keyamanan ditolak dan menerima H1yang menyatakan adanya pengaruh tata letak terhadap kenyamanan. Dengan demikian hipotesis pertama yang menyatakan ― ada pengaruh tata letak terhadap kenyamanan‖ terbukti. Hasil dari hipotesis pada penelitian ini yaitu ada hubungan antara store image, Store Layout, in store stimuli dan store contact secara individual memiliki korelasi yang signifikan dengan loyalitas konsumen studi kasus pada supermarket Mirota Kampus. Dari uji F yang dilakukan, menunjukan Fhitung 28.720 > F tabel 2,72. hal ini membuktikan nilai r yaitu 0,688 yang diperoleh signifikan. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Metode Teknik pengambilan samyang digunakan adalah stratifikasi proporsional sampling, yakni dengan cara aksidental sampling Teknik analisis menggunakan Regresi Linear Berganda Metode sampel menggunakan metode accident sampil dan teknik analisis menggunakan Regresi Linear Berganda

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 F. Kerangka Konseptual Penelitian Kerangka konseptual penelitian adalah kerangka berpikir yang dibuat oleh penulis untuk menggambarkan hubungan variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian. Kerangka konseptual ini bertujuan untuk memberikan garis besar penelitian. Dari kerangka gambar berikut ini Store Layout meliputi perencanaan ruang toko, pengelompokan barang, arus lalu lintas berbentuk bebas, jarak katagori produk. Sedangkan General Interior meliputi pewarnaan dan pencahayaan, aroma dan suara, suhu udara, barang dagang. Berikut adalah gambar kerangka konseptual: Store Layout (X1) Perencanaan ruang toko Pengelompokkan Barang Arus lalu lintas bebas Jarak katagori produk Kenyamanan (Y) Aman Tenang Senang General Interior (X2) Pewarnaan & Pencahayaan Aroma & Suara Suhu Udara Barang dagangan Gambar : II.1Kerangka Konseptual

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 Keterangan : Mengacu pada gambar kerangka konseptual penelitian di jelaskan garis ( ) menggambarkan bahwa Store Layout (X1) dan General Interior (X2) berpengaruh secara parsial dengan kenyamanan pelanggan. Sedangkan untuk garis ( ) menggambarkan bahwa Store Layout dan General Interior secara simultan bersama-sama memiliki pengaruh dengan kenyamanan pelanggan. G. Hipotesis H1 = Store Layout berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan H2= General Interior berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan H3= Store Layout dan General Interior berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian adalah studi kasus yang variabel-variabelnya dibatasi. Maka dari itu kesimpulan yang dihasilkan berlaku hanya pada obyeknya saja yaitu store layout dan general interior. 1. Subjek dan Objek Penelitian a. Subjek penelitian Subjek penelitian adalah orang-orang yang dapat memberikan informasi dan terlibat dalam penelitian ini. Dalam hal ini Subjek penelitian yang dimaksudkan penulis adalah para pelanggan b. Objek penelitian Objek penelitian adalah variabel-variabel penelitian. Dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah store layout dan general interior diminimarket Indomaret. B. Waktu dan Lokasi Penelitian Waktu untuk penelitian adalah bulan Februari 2014 dan Tempat penelitian yang dipilih adalah Minimarket Indomaret Demangan. 22

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 C. Variabel Penelitian 1. Identifikasi variabel a. Variabel bebas (independent variable) Variabel bebas merupakan variabel yang menjadi sebab perubahan yang terjadi pada variabel terikat yaitu variabel X, dalam penelitian ini terdapat dua variabel bebas yaitu store layout (X1) dan general interior (X2). b. Variabel terikat (dependent variable). Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas, yaitu variabel Y, dalam hal ini adalah Kenyamanan Pelanggan. 2. Definisi Variabel a. Store Layout X1 Store Layout adalah tata letak barang-barang seperti rak barang dagangan, posisi kasir dan desain interior. Bentuk/format tata letak toko dapat diukut dengan item pernyataan, Indomaret memiliki tata letak ruang yang nyaman bagi pelanggan sehingga pelanggan betah dan lebih suka memilih Indomaret sebagai tempat berbelanja. Indikatornya adalah: 1) Perencanaan ruang toko 2) Pengelompokkan barang 3) Arus lalu lintas bebas 4) Jarak katagori produk

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 b. General Interior X2 General Interior adalah interior umum yang dirancang untuk memaksimalkan visual merchandising. Seperti jenis lantai, pemilihan benda-benda pajangan dan teknologi. Indikatornya adalah: 1) Pewarnaan dan Pencahayaan 2) Aroma dan Suara 3) Suhu Udara 4) Barang dagangan c. Kenyamanan Y Kenyamaan adalah perasaan yang mempengaruhi seseorang secarapsikis dalam melakukan aktivitas yang dilakukan. indikatornya adalah: 1) Aman 2) Tenang 3) Senang 3. Pengukuran Variabel Penulis memperoleh langsung data-data yang dibutuhkan berdasarkan keterangan dan informasi yang diberikan kepada responden melalui kuesioner yang telah disebarkan dengan metode skor. Pemberian skor ini digunakan sistem skala Likert yaitu:

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 No Keterangan skor 1. Sangat setuju (SS) 5 2. Setuju (S) 4 3. Netral (N) 3 4. Tidak setuju (TS) 2 5. Sangat tidak setuju (STS) 1 4. Definisi Operasional a. Store Layout (X1), adalah tata letak barang-barang seperti rak barang degangan, posisi kasir, desain interior dari minimarket Indomaret. Bentuk format ruangan dapat diukur dengan item pernyataan, toko harus memiliki tata letak ruangan yang nyaman bagi konsumen sehingga membuat konsumen betah, dan lebih suka memiliki toko tersebut sebagai pilihan yang tepat untuk berbelanja. b. General Interior (X2) adalah Interior umum yang ada didalam toko seperti pencahayaan lampu, AC dan Pewarnaan yang dibuat untuk kenyamanan para pelanggan yang akan berbelanja sehingga pelanggan menjadikan minimarket indomaret sebagai tempat untuk berbelanja yang tepat. c. Kenyamanan (Y) adalah keadaan yang mempengaruhi sifat atau perilaku seseorang dalam menikmati suasana yang baik dengan tidak tergganggu dengan hal-hal yang membuat pelanggan terburu-buru untuk meninggalkan ruangan.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 Hal ini dapat dihitung dengan frekuensi pelanggan setiap kali berkunjung dan berapa lama seorang pelanggan sering membeli ke suatu toko. D. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah sebagai berikut: 1. Kuesioner Kuesioner adalah alat penelitian yang berupa daftar pertanyaan mengenai masalah yang akan diteliti untuk memperoleh data primerdari sejumlah responden. 2. Wawancara Wawancara adalah bentuk komunikasi secara lisan baik langsung maupun tidak langsung untuk memperoleh dua primer melalui pertanyaanpertanyaan yang diajukan dan pewawancara kepada responden. E. Populasi dan Sempel 1. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjekyang ditetapkan peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang berminat membeli di minimarket Indomaret. Menurut Arikunto (2002:108), populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Populasi yang diambil adalah seluruh pelanggan yang berminat membeli di minimarket indomaret.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 2. Sampel Sampel adalah objek dari populasi yang diteliti, dengan kata lain sampel adalah sebagian dari jumlah yang dimiliki oleh populasi tersebut. Konsumen yang berbelanja di Indomaret Demangan tidak dapat diketahui dengan pasti jumlahnya, maka jumlah sampel yang dianjurkan antara 50100 sampel (Santoso, 2001:94). Alasan penggunaan metode ini karena keterbatasan waktudan lebih efisien. Dengan metode ini sampel ditetapkan sebanyak 100 orang dan untuk mendapatkan responden dilakukan dengan menemui setiap konsumen yang pernah berkunjung ke Indomaret Demangan. Dalam hal penelitian ini karena populasi bersifat tidak diketahui,maka perhitungan untuk menentukan jumlah sampel digunakan rumus sebagai berikut: n = Z2/4 (moe)2 n = 1.962/4 (0,1)2 n = 94.04 keterangan : n = jumlah sampel Z = nilai Z dengan tingkat keyakinan yang dibutuhkan penemuan sampel persen. Pada α = 5% dan Z = 1.96 Mo = margin of error atau kesalahan maksimum yang bisa ditoleransi biasanya 10 % Berdasarkan hasil perhitungan di atas maka jumlah sampel penelitian ini adalah 96.04 yang dibulatkan menjadi 100 responden.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 F. Teknik Pengambilan Sempel Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling atau sampling kebetulan atau sampling seadanya yang termaksud dalam sampling non-random, dimana anggota sampel yang dipilih, diambil berdasarkan kemudahan mendapatkan, data yang diperlukan atau dilakukan seadanya, seperti mudah ditemui atau dijangkau ( Hasan 2002:68). G. Sumber Data Menurut Azwar (2004;36), jenis dan sumber data terbagi menjadi 2 (dua) yaitu: 1. Data primer Data primer adalah data yang diperoleh dan realita apa yang terjadi di lapangan secara objektif melalui wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner. 2. Data sekunder Data sekunder adalah data yang sudah jadi atau data yang sudah ada sebagai hasil penelitian orang lain, namun perlu dianalisa kembali sebagai pelengkap terhadap data primer atau objek yang diteliti. Data bisa diperoleh melalui dokumen-dokumen, buku-buku, laporan-laporan atau tulisan ilmiah lainnya. H. Teknik Pengujian Instrumen Untuk mendapatkan hasil penelitian yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan, diperlukan serangkaian pengujian baik terhadap instrumen kuesioner, hubungan antar variabel maupun hipotesis yang

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 diajukan penulis. Adapun metode statistik yang digunakan dalam penelitian mi adalah sebagai berikut: 1. Uji Validitas Tujuan dilakukan uji validitas adalah untuk mengukur valid atau tidaknya kuesioner. Kuesioner dapat dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner dapat mengungkapkan sesuatu yang akan diukur kuesioner tersebut (dikutip dari Ghozali, 2011:52). Uji validitas dilakukan untuk mengetahui sejauh mana suatu alat pengukur dapat mengukur apa yang ingin diukur. Hasil penelitian dikatakan valid bila terdapat kesenian antara data yang terkumpul dengan data yang sesungguhnya terjadi pada objek yang diteliti. Sedangkan penelitian yang dikatakan tidak valid bila ada ketidak sesuaian antara data yang terkumpul dengan data yang sesungguhnya terjadi pada objek. Bila suatu alat ukur sudah dikatakan valid, maka selanjutnya dapat dilakukan pengujian reliabilities alat ukur. Sebaliknya bila alat ukur dikatakan tidak valid, maka alat ukur yang telah digunakan sebelumnya harus dievaluasi atau diganti dengan alat ukur yang lebih tepat/efektif. Rumus untuk menguji validitas data adalah sebagai berikut.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Keterangan : R = Koefisien validitas item yang dicari X = Skor yang diperoleh sebjek dalam setiap item Y = Skor total yang diperoleh subjek dari seluruh item ΣX = Jumlah skor dalam distribusi X ΣY = Jumlah skor dalam distribusi Y ΣX = Jumlah kuadrat masing-masing skor X ΣY2 = Jumlah kuadrat masing-masing skor Y N = Banyak responden Kriteria pengujian adalah : rhitung >rtabel Valid rhitung < rtabel Tidak Valid 2. Uji Reliabilities Realibilitas instrumen menunjukan pada suatu pengertian bahwa sesuatu instrumen dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpulan data karena instrumen tersebut sudah baik (Arikunto, 1998:170). r hitung = keterangan : r hitung = koefisien korelasi ∑x = jumlah skor item ∑X = jumlah skor total (seluruh item)

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 N = jumlah responden Setelah mencari realibilitas, mka perlu diuji. Untuk menguji realiabilitas dengan menggunaan rumus Spearmen Brown. Rumus dari Spearmen Brown adalah : Keterangan : Rn = koefisien realibilitas Rb = koefisien product moment Distribusi (tabel r) untuk α = 5% dan derajat kebebasan (dk = n -2) Kaidah keputusan: jika r hitung > r tabel berarti reliabel, sebaliknya bila rhitung< rtabel berarti tidak reliabel. I. Teknik Analisis Data 1. Analisa Regresi Analisa yang digunakan untuk rumusan masalah ini adalah analisa regresi, untuk mengetahui apakah store layout dan general interior berpengaruh pada kenyamanan pelanggan. Data akan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, untuk menghitung store layout ( interior ( ) dan general ) mempengaruhi Kenyamanan Pelanggan(Y). Sebelum masuk pada linear berganda akan dilakukan beberapa uji asumsi klasik multikolinieritas, uji asumsi klasik heteroskedastisitas, dan uji asumsi klasik Normalitas, sebagai berikut :

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 a. Uji asumsi klasik Multikolinieritas bertujuan untuk mengetahui adanya penyimpangan asumsi klasik, yaitu hubungan linear dan variabel independen dalam regresi, dan syaratyang harus dipenuhi adalah tidak adanya multikolinieritas. Dapat dilihat dari VIF (Variance Inflation Factor) untuk mengetahui adanya multikolinieritas apakah terjadi atau tidak dengan melihat nilai VIF (Variance Inflation Factor) dengan tidak lebih dari 10. b. Uji Asumsi Klasik Heteroskedastisitas bertujuan untuk mengetahui sama atau tidaknya varians dari residual observasi yang satu dengan yang lain. Jika nilai residualnya mempunyai varians yang sama dapat disebut Homoskedastisitas, namun jika berbeda disebut Heteroskedastisitas. c. Uji Normalitas bertujuan untuk menguji data variabel bebas (X) dan data variabel tergantung (Y) pada persamaan regresi yang akan dihasilkan. Berdistribusi normal atau tidak normal persamaan regresi dikatakan baik jika data kedua variabel (bebas dan terikat) berdistribusi normal. d. Persamaan Regresi Linear Berganda Menurut Mason (1996:101) persamaan regresi linear berganda bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Rumus persamaan regresi linear berganda : Y= a+ Keterangan : Y = Kenyamanan a = Konstanta +

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 b = Koefisien regresi = Variabel Independen Store Layout = Variabel Independen General Interior 2. Pengujian Hipotesis a. Uji Hipotesis Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui variabel bebas (Independent Variable) secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel tergantung (Dependent). Rumus yang digunakan adalah (dikutip dari Mason, 1996: 111-113) : = Keterangan : = Koefisien determinasi = Ukuran/jumlah sampel k = Jumlah variabel independen = Store Layout tidak berpengaruh pada Pelanggan. Sama sekali tidak ada pengaruh antara variabel-variabel independen (X1 dan X2) terhadap variabel dependen (Y). Store Layout berpengaruh pada Pelanggan. Ada pengaruh antara variabel-variabel independen (X1 dan X2) terhadap variabeldependen (Y) atau setidaknya ada salah satu varibel independen (X1 atau X2) yang berpengaruh terhadap variabel dependen (Y).

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 KriteriaPengujian : Jika > Jika ≤ , maka , maka ditolak diterima Uji Hasil Hipotesis : ditolak dan diterima apabila > , ditolak artinya menolak bahwa store layout tidak berpengaruh pada Pelanggan. diterima artinya menerima bahwa store layout berpengaruh pada Pelanggan. diterima dan ditolak apabila ≤ , diterima artinya menerima bahwa store layout tidak berpengaruh pada Pelanggan. sedangkan ditolak artinya menolak bahwa store layout berpengaruh pada Pelanggan. b. Koefisien Determinasi Koefisien determinasi pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan dalam menerangkan variasi variabel dependennya. Nilai koefisien determinasi menjelaskan yang mendekati satu variabel-variabel independennya hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variabel dependen. c. Uji Hipotesis Pengujian ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah hubungan antara variabel bebas (independent variable) mempunyai pengaruh yang nyata atau tidak terhadap variabel tergantung (dependent variable). Rumus yang digunakan adalah (dikutip dari Sugiyono, 2012: 184) :

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 = Keterangan : R = Koefisien korelasi N = Jumlah sampel = store layout dan general interior tidak berpengaruh signifikan pada Pelanggan. Sama sekali tidak ada pengaruh antara variabel-variabel independen (X1 dan X2) terhadap variabel dependen (Y). store layout dan general interior berpengaruh signifikan pada Pelanggan. Ada pengaruh antara variabel-variabel independen (X1 dan X2) terhadap variabel dependen (Y) atau setidaknya ada salah satu variabel independen (X1 atau X2) yang berpengaruh terhadap variabel dependen (Y). Kriteria Pengujian : Jika > Jika ≤ , maka , maka ditolak diterima Uji Hasil Hipotesis : ditolak dan diterima apabila > , ditolak artinya menolak bahwa store layout dan general interior tidak berpengaruh signifikan pada Pelanggan (tidak ada satupun pengaruh antara X1 dan X2 dengan Y) sedangkan diterima artinya bahwa store layout dan general interior berpengaruh signifikan pada pelanggan(ada pengaruh keduanya antara X1 dan X2 dengan Y atau setidaknya ada salah satu

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 variabel independen X1 dan X2 yang berpengaruh terhadap variabel dependen Y) diterima dan ditolak apabila ≤ , diterima artinya menerima bahwa store layout dan general interior tidak berpengaruh signifikan pada Pelanggan (tidak ada satupun pengaruh antara X1 dan X2 dengan Y) sedangkan ditolak artinya menolak bahwa store layout dan general interior berpengaruh signifikan pada Pelanggan (ada pengaruh keduanya antara X1 dan X2 dengan Y atau setidaknya ada salah satu variabel independen X1 dan X2 yang berpengaruh terhadap variabel dependen Y).

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Perkembangan Perusahaan Berawal dari pemikiran untuk mempermudah penyediaan kebutuhan pokok sehari-hari karyawan, maka pada tahun 1988 didirikanlah sebuah gerai yang diberi nama Indomaret. Sejalan pengembangan operasional toko, perusahaan tertarik untuk lebih mendalami dan memahami berbagai kebutuhan dan perilaku konsumen dalam berbelanja. Guna mengakomodasi tujuan tersebut, beberapa orang karyawan ditugaskan untuk mengamati dan meneliti perilaku belanja masyarakat. Kesimpulan yang didapat adalah bahwa masyarakat cenderung memilih belanja di gerai modern berdasarkan alasan kelengkapan pilihan produk yang berkualitas, harga yang pasti dan bersaing, serta suasana yang nyaman . Berbekal pengetahuan mengenai kebutuhan konsumen, keterampilan pengoperasian toko dan pergeseran perilaku belanja masyarakat ke gerai modern, maka terbit keinginan luhur untuk mengabdi lebih jauh bagi nusa dan bangsa. Niat ini diwujudkan dengan mendirikan Indomaret, dengan badan hukum PT. Indomarco Prismatama yang memiliki visi ―menjadi jaringan ritel yang unggul‖ serta moto ―mudah dan hemat‖. Pada mulanya Indomaret membentuk konsep penyelenggaraan gerai yang berlokasi di dekat hunian konsumen, menyediakan berbagai 37

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 kebutuhan pokok maupun kebutuhan sehari-hari, melayani masyarakat umum yang bersifat majemuk, serta memiliki luas toko sekitar 200 m2. Seiring dengan perjalanan waktu dan kebutuhan pasar, Indomaret terus menambah gerai di berbagai kawasan perumahan, perkantoran, niaga, wisata dan apartemen. Dalam hal ini terjadilah proses pembelajaran untuk pengoperasian suatu jaringan retail yang berskala besar, lengkap dengan berbagai pengalaman yang kompleks dan bervariasi. Setelah menguasai pengetahuan dan keterampilan mengoperasikan jaringan ritel dalam skala besar, Manajemen berkomitmen untuk menjadikan Indomaret sebagai sebuah aset nasional. Hal ini tidak terlepas dari kenyataan bahwa seluruh pemikiran dan pengoperasian Perusahaan ditangani sepenuhnya oleh putra putri Indonesia. Sebagai aset nasional, Indomaret ingin berbagi kepada masyarakat Indonesia melalui bisnis waralaba dan juga mampu bersaing dalam persaingan global. Oleh karena itu, visi perusahaan kemudian berkembang ―menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global‖. Konsep bisnis waralaba Indomaret adalah yang pertama dan merupakan pelopor di bidang minimarket di Indonesia. Sambutan masyarakat ternyata sangat positif, terbukti dengan peningkatan jumlah Terwaralaba Indomaret dari waktu ke waktu. Konsep bisnis waralaba Perusahaan juga diakui oleh pemerintah melalui penghargaan yang diberikan kepada Indomaret selaku ―Perusahaan Waralaba Unggul 2003‖. Penghargaan semacam ini adalah yang pertama kali diberikan kepada perusahaan

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 minimarket di Indonesia dan sampai saat ini hanya Indomaret yang menerimanya. Kini, keberadaan Indomaret makin diperkuat dengan kehadiran Indogrosir, anak perusahaan dengan konsep bisnis Pusat Perkulakan. B. Minimarket Indomaret PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) adalah perusahaan swasta nasional yang didirikan berdasarkan akta notaries No. 207, tertanggal 21 November 1988 oleh bapak Benny Kristianto dan SIUP No 789/0902/PB/XII/88 tanggal 20 Desember 1988 dengan NPWP 1.337.994.6041 dari Departemen Keuangan RI Ditjen Pajak Penjaringan Jakarta Utara. Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2. Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikalbakal pembukaan Indomaret di Kalimantan dan toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia, setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Pada Mei 2003 Indomaret meraih penghargaan ―Perusahaan Waralaba 2003″ dari Presiden Megawati Soekarnoputri. Saat ini Indomaret berkembang sangat pesat dengan jumlah gerai mencapai lebih dari 8.814 di wilayah Jawa, Madura, Bali, Sumatra dan Sulawesi, terdiri dari 40% gerai milik terwaralaba dan 60% gerai milik Perusahaan. Sebagian besar pasokan barang dagangan

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 untuk seluruh gerai berasal dari 17 pusat distribusi Indomaret yang menyediakan lebih dari 4.800 jenis produk. Indomaret mudah ditemukan di daerah perumahan, gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai didasarkan pada motto ―mudah dan hemat‖. Lebih dari 3500 jenis produk makanan dan non-makanan tersedia dengan harga bersaing, memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen sehari-hari. Didukung oleh 13 pusat distribusi, yang menggunakan teknologi mutakhir, Indomaret merupakan salah satu aset bisnis yang sangat menjanjikan. Keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan di bawah bendera grup INTRACO, yaitu Indogrosir, BSD Plaza dan Charmant. C. Visi dan Misi Budaya Perusahaan 1. Visi Menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel waralaba yang unggul dalam persaingan global. 2. Misi Mudah dan Hemat. 3. Budaya Perusahaan Dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai: a. Kejujuran, kebenaran dan keadilan. b. Kerja sama tim. c. Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis. d. Kepuasan pelanggan.

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 D. Logo dan Maskot Indomaret Logo dan maskot Indomaret diuraikan sebagai berikut : 1. Logo Indomaret Logo resmi Indomaret dapat dilihat pada gambar Gambar IV.1 Logo Indomaret 2. Maskot Indomaret Maskot Indomaret dibuat pada tahun 2005 melalui ajang kompetisi yang diikuti oleh kalangan umum. Desain dari pemenang kompetisi secara resmi digunakan oleh Indomaret sebagai maskot perusahaan. Maskot Indomaret diberi julukan ― Si Domar ―. Si Domar dapat dilihat pada gambar Gambar IV.2 Maskot Indomaret

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 E. Struktur Organisasi Toko Indomaret Gambar IV.3 Bagan Struktur Organisasi Toko Indomaret 1. Kepala Toko, bertugas : a. Mengkoordinir dan menjalankan semua kegiatan operasional. b. Mengkoordinir semua aktivitas toko di dalam memberikan pelayanan kepada semua pelanggan yang diarahkan untuk memenuhi kepuasan pelanggan dan meningkatkan jumlah pelanggan toko. c. Mengkoordinir dan mengelola bawahan sesuai dengan budaya perusahaan. d. Berkoordinir atau berhubungan dengan area coordinator atau departemen lain sehubung dengan adanya masalah atau program – program tertentu yang berkaitan dengan toko. e. Melakukan evaluasi berkaitan dengan pelaksanaan tugas – tugas operasional sehari-hari.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 2. Wakil Kepala Toko, bertugas : a. Mengkoordinir dan menjalankan semua kegiatan operasional. b. Mengkoordinir semua aktivitas toko di dalam memberikan pelayanan kepada semua pelanggan yang diarahkan untuk memenuhi kepuasan pelanggan meningkatkan jumlah pelanggan ditoko. c. Mengkoordinir dan mengelola bawahan dengan budaya perusahaan. d. Berkoordinir atau berhubungan dengan area coordinator ata departemen lain sehubung dengan adanya masalah atau program – program tertentu yang berkaitan dengan toko. e. Melakukan evaluasi berkaitan dengan pelaksanaan tugas – tugas operasional sehari-hari. f. Melapor atau meminta persetujuan kepada Kepala Toko mengenai keputusan yang berhubungan dengan toko. 3. Merchandiser, bertugas : a. Mengkoordinir permintaan barang dagangan dari distribution center. Mengkoordinir pengeluaran atau retur barang dari toko ke distribution center. b. Mengkoordinir pendisplay-an barang dagangan baik dirak-rak penjualan ataupun gudang. c. Mengkoordinir dan memastikan sarana promosi terpasang sesuai petunjuk. d. Menjaga dan merawat sarana promosi tersebut. e. Menggantikan kepala toko atau asisten kepala toko apabila sedang off

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 4. Kasir, bertugas : a. Memberikan pelayanan kepada pelanggan. b. Melaksanakan kebersihan. c. Mempersiapakan sarana kerja yang diperlukan. d. Melakukan pengawasan dan pencegahan barang hilang. e. Menerima penitipan barang. f. Melakukan proses transaksi penjualan langsung. g. Pemanjangan barang (display). h. Persiapan retur barang. i. Informasi dan penawaran program promosi. j. Pencetakan barang. k. Stock Opname. l. Penyebaran Leaflet. 5. Pramuniaga, bertugas : a. Memberikan pelayanan kepada pelanggan. b. Melaksanakan kebersihan. c. Mempersiapakan sarana kerja yang diperlukan. d. Melakukan pengawasan dan pencegahan barang hilang. e. Menerima penitipan barang. f. Melakukan proses transaksi penjualan langsung. g. Pemajangan barang (display). h. Persiapan retur barang. i. Informasi dan penawaran program promosi.

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 j. Pencetakan barang. k. Stock Opname. l. Penyebaran Leaflet. m. Informasi barang kosong kepada MD atau kepala toko atau asisten kepala toko. F. Pemasaran Dan Promosi Target pasar Indomaret adalah semua kalangan masyarakat di Indonesia. Strategi pemasarannya diintegrasikan dengan kegiatan promosi yang dijalankan secara berkala dengan berbagai metode sesuai dengan jenis produk dan fokus target pasarnya. Beberapa strategi jangka pendek yang dijalankan oleh Indomaret antara lain: 1. ‖Harga Heboh‖: promosi mingguan yang memberikan harga sangat murah untuk produk-produk kebutuhan sehari-hari. 2. ―Super Hemat‖: leaflet edisi dua mingguan yang mempromosikan produkproduk dengan harga hemat sebagai panduan bagi konsumen untuk belanja hemat. 3. ―Promosi Bulan Ini‖: promosi bulanan atas produk tertentu dalam bentuk pemberian hadiah langsung atau potongan harga. Untuk strategi jangka panjang, Indomaret menerapkan berbagai program yang berkaitan dengan loyalitas konsumen serta pembentukan komunitas. Dalam upaya meningkatkan brand image sampai ke tingkat dunia, Indomaret berhasil menjadi ‖Official Event Store‖ (OES) Piala Dunia 2010 dengan menyisihkan peritel-peritel besar di Indonesia. Dengan terpilihnya

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 Indomaret sebagai OES oleh Global Brands Group—sebagai pemegang lisensi ekslusif FIFA di seluruh dunia—maka Indomaret menjadi gerai resmi yang menjual produk Piala Dunia 2010 serta berhak menggunakan logo dan atribut Piala Dunia 2010 pada setiap kegiatan promosi di Indonesia. Terpilihnya Indomaret sebagai OES merupakan keberhasilan yang berkaitan erat dengan pengalaman, kemampuan dan luasnya jaringan Perusahaan sehingga menjadi yang terbaik di bidang usahanya. G. Aspek Kegiatan perusahan Perusahaan yang bergerak daam bidang perdagangan eceran (retail) yang menjual barang-barang langsung kepada konsumen akhir. Aktivitas perusahaan penjualan barang kesemua barangnya merupakan barang dari produsen atau pemasok dari berbagai perusahaan. Barang barang yang dijual adalah barang-barang kebutuhan sehari-hari yang secara gars besar dapat digolongkan menjadi empat bagian yang masing-masing dijabat oleh supervisor sesuai dengan bagiannya seperti makanan dan minuman, non makanan, dan fresh food. H. Layout Indomaret Demangan Minimarket Indomaret Demangan memiliki sistem penataan layout tipe Free flow layout (pola arus bebas). Layout ini menguntungkan dalam hal memberi kesan bersahabat dan mendorong konsumen untuk bersantai serta memberi kemudahan bagi pengunjung dalam memilih produk yang akan dicari. Berikut dena layout Minimarket Indomaret:

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 ±20 m ±10 m Keterangan : 1. Pintu masuk 6. Rak serbuk minuman 11. Rak rokok Kasir 2. Frezer minuman 7. Rak perlengkapann dapur 12. 3. ATM 8. Rak parfum 13. 4. Frezer buah 9. Rak perlengkapan mandi 5. Rak minuman 10. Rak perlengkapan cuci Rak snack Gambar IV.4 Layout Minimarket Indomaret Demangan Baru

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 I. Lokasi Indomaret Demangan Salah satu cabang Minimarket Indomaret yang diteliti dalam penelitian ini beralamatkan di Jln. Demangan Baru No. 17 Sleman Yogyakarta. Dari hasil observasi yang dilakukan, maka dapat disimpulkan lokasi Indomaret ini sangatlah strategis karena dekat dengan tempat-tempat usaha seperti, Hotel LPP, Bliss Pool, rumah makan dan rumah-rumah yang didominasi Kost-kostan. Berikut adalah gambar Minimarket Indomaret Demangan Baru dari penelusuran Google Map: Gambar VI.5 Lokasi Indomaret Demangan Baru

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dijelaskan tentang penelitian yang dimulai dari penyusunan kuesioner. Kuesioner yang disusun terdiri dari dua bagian yaitu store layout dan general interior. setelah kuesioner selesai dibuat maka pengujian dilakukan terhadap kuesioner tersebut yaitu dengan validitas dan reliabilitas. Pengujian dari kuesioner ini dilakukan dengan mengambil 30 orang responden dahulu. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui bahwa kuesioner yang dipakai layak atau tidak layak. Setelah didapatkan data dari 30 responden kemudian data ini diuji validitas dan reliabilitasnya dengan SPSS 16. Dari hasil pengujian ini diperoleh bahwa dari 30 item pernyataan yang ada dinyatakan valid dan reliabel. Dalam penyebaran kuesioner peneliti menggunakan 30 item pernyataan untuk memenuhi 100 responden. Peneliti mendapatkan 100 responden dengan menggunakan Teknik sampling yakni accidental sampling atau sampling kebetulan yang diambil berdasarkan kemudahan mendapatkan data seperti mudah ditemui atau dijangkau. Penulis melakukan analisis data menggunakan analisis linear berganda, uji F dan Uji T. 49

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 A. Deskripsi Data 1. Karakteristik responden berdasarkan usia konsumen Usia konsumen pada penelitian ini beragam dikarnakan meraka adalah masyarakat umum berikut ini dapat kita lihat data usia responden pada tabel berikut ini: Usia Responden Persentase < 20 tahun 41 41% 21- 25 tahun 48 48% 26-30 tahun 7 7% ≥ 30 tahun 4 4% Total 100 100% Tabel V.1 Berdasarkan usia konsumen Dari tabel diatas dijelaskan usia konsumen Indomaret unit Demangan Baru, responden berusia dibawah 20 tahun sebesar 41% atau sebesar 41 orang, usia antara 21-25 tahun sebesar 48 atau sebesar 48%, usia 26-30 tahun sebesar 7 atau sebesar 7%, dan untuk usia lebih dari 30 tahun mendapatkan 4 responden atau sebesar 4%. Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa responden yang paling banyak adalah usia 21-25 tahun yang mungkin dikarnakan lokasi Indomaret berada dikawasan kost-kostan tempat para pelajar dan mahasiswa tinggal dan sedang menempuh pendidikan di Universitas maupun SMA. 2. Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin Sejumlah konsumen Indomaret yang menjadi responden didalam penelitian ini dapat dirincikan jenis kelamin seperti tabel dibawah ini:

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Jenis kelamin Responden Persentase Perempuan 53 53% Laki-laki 47 47% Total 100 100% Tabel V.2 Berdasarkan jenis kelamin Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa dari 100 orang responden, sebanyak 53% atau sebanyak 53 terdiri dari laki-laki dan 47% atau sebanyak 47 perempuan yang berarti bahwa jumlah responden perempuan lebih sedikit dibandingkan responden laki-laki, hal ini dikarnakan wanita mungkin lebih sering berbelanja di Indomaret dan populasi wanita jauh lebih banyak dari pada laki-laki. 3. Karakteristik responden berdasarkan Profesi Pekerjaan responden pada penelitian ini relatif beragam dikarnakan konsumen adalah masyarakat umum. Berikut dapat dilihat data responden menurut Profesi : Pekerjaan Responden Persentase PNS 8 8% Karyawan Swasta 15 15% Mahasiswa 58 58% Pelajar 19 19% Total 100 100% Tabel V.3 Berdasarkan Profesi Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui dari 100 responden, menunjukkan bahwa 8 atau 8% orang berprofesi adalah PNS, 15 atau 15% orang Laninnya berprofesi sebagai karyawan swasta, 58 atau 58% orang masih berprofesi sebagai mahasiswa, 19 atau 19% masih berprofesi

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 sebagai pelajar, Dan dari tabel diatas juga dapat dilihat bahwa Mahasiswa paling banyak melakukan pembelian di Indomaret Demangan Baru. B. Pengujian Instrumen 1. Uji validitas Tujuan dilakukan uji validitas adalah untuk mengukur valid atau tidaknya kuesioner. Kuesioner dapat dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner dapat mengungkapkan sesuatu yang akan diukur kuesioner tersebut (dikutip dari Ghozali, 2011:52). Uji validitas digunakan untuk menghitung korelasi antara masing-masing pernyataan dengan skor total dengan rumus ((df= n-2) maka n=30-2=28)). Uji validitas dapat dihitung dengan membandingan nilai r hitung dengan nilai r tabel. Jika r hitung > dari r tabel maka perntanyaan tersebut dapat dinyatakan valid. Berikut uji validitas dengan hasil analisis SPSS16: Tabel V.4 Validitas 30 pernyataan No Item Pertanyaan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 r hitung r tabel Store Layout 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 General Interior 0,628 0,361 0,487 0,456 0,435 0,448 0,454 0,519 0,362 0,710 0,712 0,519 0,597 0,676 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 Tabel V.5 Case Processing Summary Cases N % Valid 30 100 Excludeda 0 Total 30 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Bagian tabel V.2 menyatakan bahwa responden yang diteliti pada uji kuesioner berjumlah 30 orang (N = 30) dan semua data tidak ada yang exlude atau dikeluarkan dari analisa. Tabel V.6 Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha N of Items .882 30 Pada tabel V.4 nilai alpha crobach adalah 0,882 ternyata lebih besar daripada r tabel = 0,361, maka kuesioner ini terbukti reliabel. Nilai Alpha Crobach = 0,882 terletak diantara 0,8 s.d 1.0 maka terbukti reliabel. 3. Uji Asumsi Klasik a. Uji Normalitas Bertujuan untuk menguji data variabel bebas (X) dan data variabel tergantung (Y) pada persamaan regresi yang akan dihasilkan. Persamaan regresi dikatakan baik jika data kedua variabel (bebas dan terikat) berdistribuisi normal. Maka dalam pengujian Normalitas ini Pengujian menggunakan SPSS Normal P-P Plot:

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 2 3 4 5 6 7 8 9 0,518 0,731 0,507 0,701 0,840 0,716 0,529 0,816 1 2 3 4 5 6 7 8 9 0,791 0,747 0,728 0,757 0,803 0,756 0,824 0,745 0,933 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Kenyamanan 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 0,361 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Nilai r tabel untuk uji satu sisi pada taraf 5 % adalah 0,361, dapat disimpulkan bahwa 30 item dinyatakan valid karena r > r tabel. 2. Uji Reliabilitas Tujuan dari uji reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel konstruk. Menurut Ghozali (2011:47) kuesioner dinyatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten dari waktu ke waktu. Berikut uji reliabilitas hasil analisis SPSS16:

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Tabel V.7 Uji Normalitas Plot Dari gambar di atas dapat diketahui bahwa garis diagonal dalam grafik menggambarkan keadaan ideal dari data yang mengikuti distribusi normal. Dengan adanya titik-titik yang berada dekat dengan garis atau menempel pada garis, maka dapat disimpulkan distribusi normal. b. Uji Multikolinearitas Bertujuan untuk mengetahui adanya pengyimpangan asumsi klasik, yaitu hubungan linear dan variabel independen dalam regresi, dan syarat yang harus dipenuhi adalah tidak adanya multikolinearritas.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Dapat dilihat dari VIF (Variance Inflation Factor) untuk mengetahui adanya multikolinieritas apakah terjadi atau tidak dengan melihat nilai VIF (Variance Inflation Factor) dengan tidak lebih dari 10. Tabel V.8Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model 1 (Const ant) B Std. Error Standardi zed Coefficie nts Beta Collinearity Statistics t Toleran Sig. ce VIF 1.852 .468 3.958 .000 x1 .148 .131 .124 1.123 .264 .750 1.333 x2 .300 .132 .251 2.269 .025 .750 1.333 a. Dependent Variable: y Dari output di atas dapat diketahui bahwa nilai Tolerance kedua variabel lebih dari 0,10 dan nilai VIF kurang dari 10, maka dapat dipastikan tidak ada gejala multikolinearitas antara varriabel bebas tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa variabelvariabel bebas store layout dan general interior memenuhi perasyarat asumsi klasik tentang multikolinieritas. c. Uji Heteroskedastisitas Digunakan untuk mengetahui sama atau tidaknya varians dari residual observasi yang satu dengan yang lain. Jika nilai residualnya mempunyai varians yang sama dapat disebut homoskedastisitas,

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 namun jika berbeda disebut heteroskedastisitas. Berikut olah data menggunakan SPSS 16 : Tabel V.9 Heteroskedastisitas Gambar heteroskedastisitas ini dapat ketika dikatakan titik-titik mempunyai membentuk pola gejala tertetu, sedangkan pada gambar ini tidak membentuk pola tertentu dan dapat dikatakan bahwa terbebas dari kasus heteroskedastisitas. d. Uji Autokorelasi Autokorelasi digunakan untuk menguji suatu model apakah antara variabel pengganggu masing-masing variabel bebas saling mempengaruhi. Untuk mengetahui apakah pada model regresi mengandung autokorelasi dapat digunakan pendekatan D-W (Durbin

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Watson). Menurut Singgih Santoso (2001) kriteria autokorelasi ada 3 yaitu : 1) Nilai D-W di bawah -2 berarti diindikasikan ada autokorelasi positif. 2) Nilai D-W di antara -2 sampai 2 berarti diindikasikan tidak ada autokorelasi. 3) Nilai D-W di atas 2 berarti diindikasikan ada autokorelasi negatif. Tabel V.10 Durbin-Watson Mo del 1 R .331a R Square Adjusted R Square .110 .091 Std. Error of the Estimate .62562 DurbinWatson 1.578 a. Predictors: (Constant), x2, x1 b. Dependent Variable: y Dari analisis data melalui SPSS 16 diketahui nilai Durbin-Watson adalah 1,578 yang menyimpulkan bahwa nilai D-W berada diantara -2 sampai 2 yang diindikasikan tidak ada autokorelasi.

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 C. Analisis Data 1. Analisis Kuantitatif a. Analisis Regresi Berganda Analisa pembahasan mengenai perngaruh Store Layout dan terhadap Kenyamanan Pelanggan Minimarket General Interior Indomaret dianalisa menggunakan merode kuantitatif. Analisa kuantitatif digunakan untuk membuktikan hipotesis yang diajukan dengan menggunakan metode regresi linear berganda. Pengujian regresi berganda dimaksudkan untuk menguji variasi yang menggunakan variabel bebas (X) dan variabel (Y) dengan menguji koesfisien regresinya. Dengan menggunakan perhitungan SPSS 16 maka didapatkan data sebagai berikut: Tabel V.11 Nilai Koefisien Regresia Model 1 Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients B (Constant) Std. Error 1.852 .468 x1 .148 .131 x2 .300 .132 a. Dependent Variable: y Beta t Sig. 3.958 .000 .124 1.123 .264 .251 2.269 .025

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Dari tabel diatas, maka hasil diperoleh dan akan dimasukkan ke dalam persamaan adalah sebagai berikut: Y= a+ + Keterangan : Y = Kenyamanan a = Konstanta b = Koefisien regresi, angka yang menunjukan angka peningkatan atau penurunan terhadap variabel dependen yang didapat dari variabel independen. = Variabel Independen Store Layout =Variabel Independen General Interior Maka dapat dituliskan persamaan regresinya sebagai berikut : Y = 1,852+ 0,148X1 +0,300X2 Dari persamaan tersebut di atas berarti bahwa nilai konstanta yang dihasilkan sebesar 1,852 mengindikasikan bahwa nilai jika nilai variabel Store Layout dan General interior dianggap kostan, maka nilai kenyamanan pada Minimarket Indomaret sebesar 1,852. Nilai koefisien regresi store layout sebesar 0,148 artinya store layout mempunyai pengaruh positif terhadap kenyamanan pada minimarket indomaret karena koefisien regresi variabel bernilai positif. Hal ini berarti setiap kenaikan nilai suasana toko sebesar 1% maka kenyamanan pelanggan pada minimarket indomaret akan meningkat

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 0,148%, artinya semakin baik store layout maka semakin tinggi pula kenyamanan pelanggan minimarket indomaret. Nilai koefisien regresi general interrior sebesar 0,300 artinya general interior mempunyai pengaruh positif terhadap kenyamanan pelanggan minimarket indomaret karena koefisien regresi variabel bernilai positif. Hal ini berarti setiap kenaikan nilai general interior sebesar 1% maka minat beli konsumen pada minimarket indomaret akan meningkat sebesar 0,300%. Artinya semakin baik general interior maka semakin tinggi pula kenyamanan pelanggan minimarket indomaret. b. Pengujian Hipotesis ( Pengaruh secara simultan dengan uji F) Pengujian hipotesis menggunakan uji F 1) Rumusan Hipotesis H0 = tidak ada variabel independen (X1/X2) yang berpengaruh terhadap variabel dependen (Y) H1 = ada satu atau lebih variabel ndependen (X1/X2) yang berpengaruh terhadap variabel variabel (Y) 2) Kriteria Pengujian Pengujian hipotesis ini mempunyai kriteria sebagai berikut: a) Hipotesis H0 ditolak dan hipotesis H1 diterima jika nilai Fhitung > Fhitung b) Hipotesis H0 diterima dana hipotesis H1 ditolak jika nilai Fhitung ≤ Ftabel

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Tabel V.12 Uji F Sum of Squares Model 1 Mean Square df Regressio n 4.675 2 2.337 Residual 37.965 97 .391 Total 42.640 99 F 5.972 Sig. .004a a. Predictors: (Constant), x2, x1 b. Dependent Variable: y 3) Hasil Pengujian Berdasarkan hasil perhitungan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS 16. Maka diperoleh Fhitung sebesar 5,972 Fhitung sedangkan Ftabel adalah 2,698 df2 (jumlah data-jumlah variabel independen-1= 100-2-1=2,698) Maka dari hasil ini didapatkan bahwa Fhitung > Ftabel dengan tingkat signifikansi yang diperoleh 0,004<0,05 maka kesimpulannya adalah store layout dan general interior mempengaruhi kenyamanan pelanggan. c. Pengujian Hipotesis (Pengaruh secara parsial dengan uji T) Pengujian Hipotesis menggunakan uji T 1) Rumusan Hipotesis H0 = tidak ada pengaruh store layout terhadap kenyamanan pelanggan, tidak ada pengaruh general interior terhadap kenyamanan pelanggan.

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 H1 = ada pengaruh store layout terhadap kenyamanan pelanggan, ada pengaruh general interior terhadap kenyamanan pelanggan. 2) Kriteria Pengujian Pengujian hipotesis ini mempunyai kriteria sebagai berukut: a) Hipotesis H0 ditolak dan hipotesis H1 diterima jika nilai Thitung > Ttabel, maka H0 ditolak b) Hipotesis H0 diterima dan hipotesis H1 ditolak jika nilai Thitung ≤ Ttabel, maka H1 ditolak Tabel V.13 UJI T Unstandardized Coefficients B Model 1 Std. Error 1.852 .468 x1 .148 .131 x2 .300 .132 (Constant) Standardize d Coefficient s Beta t Sig. 3.958 .000 .124 1.123 .264 .251 2.269 .025 a. Dependent Variable: y 3) Hasil pengujian Hasil uji signifikan terhadap nilai koefisien regresi untuk X1 (Store Layout) menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,264. dari hasil pengolahan data tabel diperoleh nilai Thitung = 1,123 karena memiliki nilai lebih kecil dari pada Ttabel = 1,984 (df2 (jumlah data-jumlah variabel independen-1= 100-2-1=1,984) Thitung < Ttabel dengan taraf 5% maka variabel bebas X1 (Store Layout) tidak berpengaruh

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 terhadap Y (Kenyamanan Pelanggan). Dari hasil pengolahan data SPSS 16 diperoleh nilai Thitung = 2,269. karena memiliki nilai lebih besar dari pada angka Ttabel 1,984 (Thitung > Ttabel) dengan taraf signifikan 5% maka variabel bebas X2 (General Interior) berpengaruh terhadap Y (Kenyamanan Pelanggan). d. Koefisien Determinasi R2 Tabel V.14 Determinasi R2 Std. Error of the Model 1 R .331 R Square a .110 Adjusted R Square .091 Estimate .62562 a. Predictors: (Constant), gi, ly dari tabel di atas diperoleh nilai R2 adalah 0,110 maka 11% jadi variabel X1 dan X2 mempengaruhi sebanyak 11% dalam penelitian ini dan 89% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. Jadi untuk meningkatkan tingkat kenyamanan pelanggan di dalam Minimarket Indomaret 89% dipengaruhi oleh variabel lain seperti store contact, store image. D. Pembahasan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Store Layout dan General Interior berpengaruh terhadap Kenyamanan Pelanggan di Minimarket Indomaret, berikut penjelasannya: Y = Kenyamanan X1= Store Layout X2= General Interior

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 Store Layout adalah tata letak barang-barang seperti rak barang dagangan, posisi kasir dan desain interior yang mempengaruhi faktor-faktor seperti berapa lama konsumen akan berada dalam toko, berapa banyak produk yang mengalami kontak pandang dengan konsumen dan jalur mana yang akan dilalui konsumen. Bentuk/format tata letak toko dapat diukur dengan item pernyataan. Hasil uji signifikan terhadap nilai koefisien regresi untuk X1 (Store Layout) menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,264 dan Thitung = 1,123. karena memiliki nilai lebih kecil dari pada Ttabel = 1,984 (Thitung < Ttabel) dengan taraf 5% maka variabel bebas X1 (Store Layout) tidak berpengaruh terhadap Y (Kenyamanan Pelanggan) dengan alasan konsumen tidak terlalu mementingkan layout sebagai bentuk kenyamanan saat berbelanja di Minimarket Indomaret dan lain halnya bila konsumen berbelanja di minimarket atau Store seperti Ramayana, Matahari, Gramedia dan Carrefour. Hal ini dibuktikan karena dari penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa store layout berpengaruh terhadapat kenyamanan pelanggan. hal ini juga dibuktikan dari hasil penelitian diperoleh pelanggan yang paling banyak adalah mahasiswa yang mungkin memprioritaskan kemurahan harga, mengingat mahasiswa hanya memiliki kemampuan finansial yang tidak menentu. General Interior adalah Interior umum yang ada didalam toko seperti pencahayaan lampu, AC dan Pewarnaan yang dibuat untuk kenyamanan para pelanggan yang akan berbelanja sehingga pelanggan menjadikan minimarket indomaret sebagai tempat untuk berbelanja yang tepat dan nyaman. Dan hasil

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 uji signifikan terhadap nilai koefisien di peroleh nilai Thitung = 2,269. karena Thitung memiliki nilai lebih besar dari pada angka Ttabel 1,984 (Thitung > Ttabel) dengan taraf signifikan 5% maka variabel bebas X2 (General Interior) berpengaruh terhadap Y (Kenyamanan Pelanggan). Sedangkan dari hasil pengujian kedua variabel independen secara bersamasama dengan menggunakan uji F pada tabel V.9, didapat nilai Fhitung = 5,972 dan Ftabel=2,698 (dengan taraf signifikan 5%) maka kesimpulannya adalah store layout dan general interior mempengaruhi kenyamanan pelanggan secara bersamasama. Besarnya nilai R2 adalah 0,110 yang artinya variabel store layout dan General interior mempengaruhi sebanyak 11% dalam penelitian ini dan 89% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. Jadi untuk meningkatkan tingkat kenyamanan pelanggan didalam Minimarket Indomaret 89% bisa saja dipengaruhi oleh variabel independen lainnya seperti store contact dan store image.

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN A. Kesimpulan Dari hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Store Layout tidak berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan. Hal ini mengindikasikan bahwa store layout bukanlah variabel yang dapat meningkatkan kenyamanan pelanggan melainkan karna variabel lain seperti store contact dan store image. 2. General interior berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin bagus/baik general interior maka dapat meningkatkan kenyamanan pelanggan. 3. Secara bersama-sama Store Layout dan General Interior berpengaruh terhadap kenyamanan pelanggan. Hal ini mengindikasikan bahwa kenyamanan konsumen pada minimarket indomaret dipengaruhi oleh store layout dan general interior. semakin bagus/baik store layout dan general interior maka dapat meningkatkan kenyamanan pelanggan. B. Saran Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diberikan saran-saran sebagai berikut: 1. Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan sebaiknya minimarket Indomaret memperhatikan general interior. Karena diketahui bahwa 67

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 general interior adalah variabel yang paling kuat dari pada variabel store layout yang dapat memperngaruhi kenyamanan pelanggan. 2. Penelitian selanjutnya sebaiknya dilakukan dengan memperluas responden yang tidak hanya berpusat pada satu minimarket Indomaret saja, melainkan menjangkau pelanggan minimarket lainnya yang berada di satu wilayah seperti minimarket Indomaret Poin. Dengan demikian semakin banyak responden maka semakin banyak pula respon dari pelanggan bagaimana cara untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. 3. Penelitian selanjutnya sebaiknya menambahkan variabel independennya seperti store contact dan store image, sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa dengan mencakup lebih banyak variabel independen akan dapat menghasilkan kesimpulan yang lebih baik dalam meningkatkan kenyamanan pelanggan. C. Keterbatasan Penelitian Penelitian yang dilaksanakan ini mempunyai keterbatasan, oleh karena itu keterbatasan ini perlu lebih diperhatikan untuk penelitianpenelitian berikutnya. Keterbatasan tersebut adalah sebagai berikut: Keterbatasan yang melekat pada metode angket yaitu penelitian tidak dapat mengontrol jawaban responden, dimana responden bisa saja tidak jujur dalam menjawab kuesioner. Adanya kemungkinan respon bias dari responden karena: a) kemungkinan responden kurang mengerti atas pernyataan didalam kuesioner, sehingga variabel tidak terukur secara sempurna. b) kemungkinan

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 responden dalam menjawab pernyataan tidak serius atau hanya asal menjawab sehingga ada kemungkinaan bias menjadi semakin tinggi.

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 DAFTAR PUSTAKA Arikunto, S. (1998) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta. Azwar, S.(2004), Reliabilitas dan Validitas SPSS Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Barry Render dan Jay Heizer (2001), Operasi Management, Ninth Edition,(9th ed.) New Jersey, Pretice Hall International, Inc. Berman, B. dan J. R. Evans (2001), Retail Management: A Strategicapproach (8th ed.) Upper saddle River: Pretice Hall International, Inc. Eko, Putra (2005) Store Atmosphere Terhadap Minat Beli Konsumen. Padang. Universitas Andalas Ghozali, Imam (2011) Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang. BP Universitas Diponegoro Hasan, Iqbal (2002). Pokok-pokok Meteri Metodologi Penelitian dan Aplikasinya. Ghalia Indonesia: Jakarta Karyono, T.H. (2001), Teori dan Acuan Kenyamanan Termis dalam Arsitektur, Catur Libra Optima, Jakarta Mason, Robert D. (1996) Teknil Statistik untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta. Erlangga Roger G. Schroeder. 1989. Manajemen Operasi. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama. Santoso, S. (2001). Statistik Multivariat, Jakarta: Penerbit PT Elex Media Komputindo. Sugiyono, (2002), Metode Penelitian Administrasi, Edisi Sembilan, Bandung:C.V Alfabeta. Sugiyono, (2004, Metode Penelitian Bisnis, Cetakan Kelima, Bandung: Alfabeta. Sutisna. (2001). Perilaku Konsumen & Komunikasi Pemasaran, Edisi Tiga, Bandung: Remaja Rosdakarya. Whidya, Utami. 2006. Manajemen Ritel Strategy dan Implementai Ritel Modern. Jakarta. Salemba Empat. PT. Indomarco, Muda dan Hemat. Indomaret.co.id (3 Maret 2014)

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 LAMPIRAN 1

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 KUESIONER Perihal : Permohonan pengisian kuesioner Lampiran : 1 Kepada Yth. Bpk/Ibu Pelanggan minimarket Indomaret Demangan, Yogyakarta Dengan hormat, Perkenalkan saya: Nama : Apultio Juniarto Nim : 092214073 Prodi/Fakultas : Manajemen/Ekonomi Universitas : Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Dalam rangka penulisan skripsi untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, maka saya mohon kesediaan Bapak/Ibu Pelanggan minimarket Indomaret Demangan Yogyakarta untuk mengisi kuesioner yang telah disediakan. Setiap jawaban yang diberikan oleh Bapak/Ibu merupakan bantuan yang tidak ternilai harganya bagi penelitian saya ini. Atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terimakasih. Yogyakarta, januari 2014 Hormat saya , Apultio juniarto

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 KUESIONER PENGARUH STORE LAYOUT DANGENERAL INTERIOR TERHADAP KENYAMANAN PELANGGAN Studi Kasus Pada Pelanggan PT. Indomarco Prismatama, Indomaret Jln. Demangan Baru No. 17 Sleman Yogyakarta Nama : Umur : Jenis kelamin : Profesi : Petunjuk pengisian: Pilihlah pernyataan yang sesuai dengan pilihan anda dengan memberikan tanda centang ( ) pada salah satu alternatif jawaban yang telah disediakan. Keterangan : S = Setuju TS = Tidak setuju SS = Sangat setuju STS = Sangat tidak setuju R = Ragu-Ragu A. Pernyataan yang berhubungan dengan Store Layout Minimarket Indomaret Demangan No Pernyataan SS 1 Perencanaan ruang toko sangat baik 2 Wilayah penjualan/area barang dagangan mempermudah saya berinteraksi dengan wiraniaga. Tempat barang dagangan tersusun secara rapi . 3 S Jawaban R TS STS

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Ruang untuk karyawan tidak terlalu banyak mengambil tempat untuk barang dagangan. Wilayah konsumen untuk berbelanja sangat nyaman. Pengelompokan produk tersusun rapi. Pengelompokan produk tersusun berdasarkan fungsinya. Pengelompokan produk berdasarkan motif pembelian sudah benar. Pengelompokan produk berdasarkan segmen pasar sudah benar. Pengelompokan produk yang memerlukan penangan yang lebih sudah benar. Arus lalulintas bebas membuat saya bebas mencari produk yang diinginkan. Jarak katagori produk satu sama lain sudah baik. B. Pernyataan yang berhubungan dengan General Interior Minimarket Indomaret Demangan No Pernyataan SS 1 2 3 4 5 6 7 Pewarnaan dan pencahayaan ruang belanja Indomaret sangat baik. Pewarnaan ruang belanja Indomaret memberikan rasa nyaman saat berbelanja. Pencahayaan ruang belanja Indomaret sangat baik. Pencahayaan lampu ruang belanja Indomaret memberikan rasa nyaman saat berbelanja. Aroma ruang belanja Indomaret membuat nyaman saat berbelanja. Aroma wangi ruang belanja Indomaret menambah kenyamanan saat berbelanja. Suara musik yang diputar menambah kenyamanan saat berbelanja di Indomaret. Jawaban S R TS STS

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 8 9 Suhu AC ruang belanja Indomaret menambah kenyaman saat berbelanja. Barang dagangan yang tersusun secara rapih menambah kenyamanan saat berbelanja. C. Pernyataan yang berhubungan dengan Keyamanan Pelanggan Minimarket Indomaret Demangan No Pertanyaan SS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Kenyamanan yang diberikan Indomaret sangat baik. Keamanan yang diberikan membuat saya merasa aman ketika berbelanja. Tidak ada gangguan-gangguan lain yang mengancam saya ketika berbelanja di Indomaret. Suasana tenang mempengaruhi perasaan hati saya dalam berbelanja di Indomaret.. Saya merasa senang berbelanja di Indomaret. Saya merasa puas dengan layout (tata letak) ruang belanja Indomaret. Saya merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Indomaret. Saya tidak merasa kesusahan saat berbelanja di Indomaret. Saya tidak merasa kecewa setelah berbelanja di Indomaret. Jawaban S R TS STS

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 LAMPIRAN 2

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 Uji Validitas Store Layout X1 Correlations s1 s1 Pearson Correlation s2 s2 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s3 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s4 s5 s6 s7 s8 s9 s10 s11 s12 stotal .085 .538** .112 .170 .287 .141 .418* .187 .449* .158 .065 .487** .657 .002 .557 .370 .124 .459 .021 .323 .013 .406 .734 .006 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .085 1 -.103 .322 .093 .000 .279 .084 .346 .216 .173 .422* .456* .588 .082 .624 1.000 .135 .660 .061 .251 .360 .020 .011 1 Sig. (2-tailed) N s3 .657 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .538** -.103 1 .034 .207 .000 -.122 .567** .128 .427* .311 .048 .435* .002 .588 .859 .273 1.000 .522 .001 .501 .019 .094 .802 .016 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 s4 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s5 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s6 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s7 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N .329 .347 .016 .110 .260 .326 -.057 .121 .448* .076 .060 .934 .561 .166 .079 .764 .524 .013 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .207 .329 1 .507** .286 .000 .343 -.099 .139 .082 .454* .624 .273 .076 .004 .125 1.000 .063 .602 .463 .668 .012 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .287 .000 .000 .347 .507** 1 .404* .170 .290 .084 .118 .207 .519** .124 1.000 1.000 .060 .004 .027 .368 .120 .660 .536 .272 .003 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .141 .279 -.122 .016 .286 .404* 1 .075 .026 .110 .022 .263 .362* .459 .135 .522 .934 .125 .027 .694 .891 .561 .908 .161 .050 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .112 .322 .034 .557 .082 .859 30 30 30 .170 .093 .370 1 30

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 s8 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s9 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s10 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s11 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N .418* .084 .567** .110 .000 .170 .075 .554** .477** .530** .021 .660 .001 .561 1.000 .368 .694 .002 .008 .003 .031 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .187 .346 .128 .260 .343 .290 .026 .554** 1 .136 .382* .595** .712** .323 .061 .501 .166 .063 .120 .891 .002 30 30 30 30 30 30 30 30 .449* .216 .427* .326 -.099 .084 .013 .251 .019 .079 .602 30 30 30 30 .158 .173 .311 .406 .360 30 30 1 .393* .710** .473 .037 .001 .000 30 30 30 30 30 .110 .477** .136 1 .161 .257 .519** .660 .561 .008 .473 .395 .171 .003 30 30 30 30 30 30 30 30 30 -.057 .139 .118 .022 .530** .382* .161 1 .588** .597** .094 .764 .463 .536 .908 .003 .037 .395 .001 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 s12 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N stotal Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N .065 .422* .048 .121 .082 .207 .263 .734 .020 .802 .524 .668 .272 .161 .031 30 30 30 30 30 30 30 .487** .456* .435* .448* .454* .519** .006 .011 .016 .013 .012 .003 .050 30 30 30 30 30 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2tailed). .393* .595** .257 .588** .001 .171 .001 30 30 30 30 30 30 .362* .710** .712** .519** .597** .676** 1 .000 .000 .003 .000 .000 30 30 30 30 30 1 .676** .000 30

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 VALIDITAS GENERAL INTERIOR X2 Correlations GI1 GI1 Pearson Correlation GI2 GI6 GI7 GI8 GI9 .110 .340 .423* .368* .097 .488** .628** .055 .001 .562 .066 .020 .046 .609 .006 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 Pearson Correlation .354 1 .386* .183 .143 .436* .221 .166 .490** .518** Sig. (2-tailed) .055 .035 .334 .452 .016 .240 .380 .006 .003 N 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .572** .386* 1 .369* .461* .480** .358 .215 .567** .731** .001 .035 .045 .010 .007 .052 .254 .001 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 Pearson Correlation .110 .183 .369* 1 .191 .491** .185 .198 .433* .507** Sig. (2-tailed) .562 .334 .045 .313 .006 .327 .295 .017 .004 30 30 30 30 30 30 30 30 30 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N GI4 GI5 .572** N GI3 GI4 .354 1 Sig. (2-tailed) GI2 GI3 GITOTA L N 30

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 GI5 Pearson Correlation .340 .143 .461* .191 Sig. (2-tailed) .066 .452 .010 .313 30 30 30 30 .423* .436* .480** .020 .016 30 .476** .538** .331 .565** .701** .008 .002 .074 .001 .000 30 30 30 30 30 30 .491** .476** 1 .645** .562** .540** .840** .007 .006 .008 .000 .001 .002 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .368* .221 .358 .185 .538** .645** 1 .313 .467** .716** .046 .240 .052 .327 .002 .000 .092 .009 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 Pearson Correlation .097 .166 .215 .198 .331 .562** .313 1 .347 .529** Sig. (2-tailed) .609 .380 .254 .295 .074 .001 .092 .061 .003 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .488** .490** .567** .433* .565** .540** .467** .347 1 .816** .006 .006 .001 .017 .001 .002 .009 .061 30 30 30 30 30 30 30 30 N GI6 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N GI7 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N GI8 N GI9 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 1 .000 30 30

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 GITOTA Pearson L Correlation .628** .518** .731** .507** .701** .840** .716** .529** .816** .000 .003 .000 .004 .000 .000 .000 .003 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 Sig. (2-tailed) N 1 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). VALIDITAS KENYAMANAN Y Correlations K1 K1 Pearson Correlation K2 K2 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N K4 K5 K6 K7 K8 K9 .703** .455* .544** .464** .518** .680** .614** .682** .791** .000 .012 .002 .010 .003 .000 .000 .000 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .703** 1 .591** .527** .415* .373* .498** .591** .625** .747** .001 .003 .022 .042 .005 .001 .000 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 1 Sig. (2-tailed) N K3 KTOTA L .000 30 30

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 K3 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N K4 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N K5 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N K6 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N K7 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N .455* .591** .286 .532** .529** .649** .396* .817** .728** .012 .001 .126 .002 .003 .000 .030 .000 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .544** .527** .286 1 .716** .440* .577** .600** .587** .757** .002 .003 .126 .000 .015 .001 .000 .001 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .464** .415* .532** .716** 1 .648** .586** .484** .742** .803** .010 .022 .002 .000 .000 .001 .007 .000 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .518** .373* .529** .440* .648** 1 .649** .419* .732** .756** .003 .042 .003 .015 .000 .000 .021 .000 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 30 .680** .498** .649** .577** .586** .649** 1 .491** .800** .824** .000 .005 .000 .001 .001 .000 .006 .000 .000 30 30 30 30 30 30 30 30 30 1 30

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 K8 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N K9 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N KTOTA Pearson L Correlation Sig. (2-tailed) N .614** .591** .396* .600** .484** .419* .491** .000 .001 .030 .000 .007 .021 .006 30 30 30 30 30 30 30 .682** .625** .817** .587** .742** .732** .000 .000 .000 .001 .000 30 30 30 30 .791** .747** .728** .000 .000 30 30 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). .655** .745** .000 .000 30 30 30 .800** .655** 1 .933** .000 .000 .000 30 30 30 30 30 30 .757** .803** .756** .824** .745** .933** 1 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 30 30 30 30 30 30 30 1 .000 30

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 RELIABILITAS Case Processing Summary N Cases Valid % 30 Excludeda 100 0 Total 30 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure. Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .882 30 Cronbach alpga 0.882 berarti sesuai dengan asumsi apabila alpha diantara 0.8 – 1 berarti sangat reliabel. Item-Total Statistics Scale Scale Mean if Variance if Item Deleted Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted SL1 113.70 115.803 .382 .880 SL2 113.97 114.585 .281 .881 SL3 113.60 114.800 .299 .881 SL4 114.03 113.551 .309 .881 SL5 113.83 115.937 .196 .882 SL6 113.83 114.006 .288 .881 SL7 113.80 113.683 .359 .880 SL8 114.00 108.552 .519 .876 SL9 114.23 111.840 .342 .880 SL10 114.00 111.793 .529 .877 SL11 114.17 109.109 .507 .876

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 SL12 114.20 111.131 .470 .877 GI1 113.70 113.734 .289 .881 GI2 113.73 115.306 .313 .880 GI3 113.83 111.868 .404 .879 GI4 113.70 112.769 .419 .878 GI5 114.03 109.413 .517 .876 GI6 114.07 109.375 .543 .875 GI7 114.10 108.507 .499 .876 GI8 113.67 113.264 .369 .879 GI9 113.70 110.286 .454 .877 KE1 113.73 111.375 .398 .879 KE2 114.07 110.961 .370 .880 KE3 113.87 110.533 .475 .877 KE4 113.83 111.868 .300 .882 KE5 113.83 107.799 .470 .877 KE6 114.17 104.282 .665 .872 KE7 113.83 109.868 .578 .875 KE8 113.83 111.454 .338 .881 KE9 114.10 105.472 .703 .871

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 Uji Multikolinieritas Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model 1 (Consta nt) B Std. Error 1.852 .468 x1 .148 .131 x2 .300 .132 a. Dependent Variable: y Uji Heteroskedastisitas Standardiz ed Coefficien ts Beta Collinearity Statistics t Sig. Toleran ce VIF 3.958 .000 .124 1.123 .264 .750 1.333 .251 2.269 .025 .750 1.333

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 Uji normalitas Uji otokorelasi Model Summaryb Model R 1 .331a R Square Adjusted R Square .110 a. Predictors: (Constant), x2, x1 b. Dependent Variable: y .091 Std. Error of the Estimate .62562 DurbinWatson 1.578

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 Uji F ANOVAb Sum of Squares Model 1 Regression df Mean Square 4.675 2 2.337 Residual 37.965 97 .391 Total 42.640 99 F Sig. 5.972 .004a a. Predictors: (Constant), x2, x1 b. Dependent Variable: y Uji T Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model 1 B (Constant) Standardized Coefficients Std. Error 1.852 .468 x1 .148 .131 x2 .300 .132 a. Dependent Variable: y Beta t Sig. 3.958 .000 .124 1.123 .264 .251 2.269 .025

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 Tabel R

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 Tabel F

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 Tabel T

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99

(117)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh experiential marketing dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan : studi kasus pada pelanggan The House of Raminten Yogyakarta.
3
11
142
Pengaruh penggunaan tokoh kartun sebagai spoke person terhadap keputusan pembelian : studi kasus pada SD Kanisius Demangan Baru Yogyakarta - USD Repository
1
1
121
Evaluasi sistem akuntansi penggajian : studi kasus pada PT Shelter Yogyakarta Jl. Demangan Baru No. 4C, Yogyakarta - USD Repository
0
1
107
Pengaruh kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan : studi kasus pada bengkel Nasmoco cabang Magelang - USD Repository
0
1
105
Pengaruh kepuasan konsumen terhadap loyalitas pelanggan : studi kasus pada bengkel Nasmoco cabang Magelang - USD Repository
0
0
105
Pengaruh kepuasan konsumen pada atribut produk terhadap loyalitas pelanggan : studi kasus Mie Instant Indomie dan Mie Sedap - USD Repository
0
0
125
Analisis sikap konsumen terhadap atribut kartu pelanggan MCC : studi kasus pada Hypermart Solo Grand Mall Jl. Slamet Riyadi No. 273 Surakarta - USD Repository
0
0
133
Analisis sikap konsumen terhadap atribut kartu pelanggan MCC : studi kasus pada Hypermart Solo Grand Mall Jl. Slamet Riyadi No. 273 Surakarta - USD Repository
0
0
133
Pengaruh kepuasan pelanggan, kepercayaan pelanggan dan switching cost terhadap loyalitas pelanggan handphone Nokia N73 : studi kasus pada mahasiswa Universitas Sanata Dharma Merican, Yogyakarta terhadap handphone Nokia N73 - USD Repository
0
1
126
Pengaruh harga, promosi dan layanan operator seluler XL terhadap kepuasan pelanggan : studi kasus pada pengguna kartu pra bayar XL di Kecamatan Pakem Sleman Yogyakarta - USD Repository
0
1
128
Hubungan antara kualitas jasa dan kepuasan pelanggan dengan loyalitas merek : studi kasus pada para pelanggan Larissa Skin Care dan Hair Treatment, Yogyakarta - USD Repository
1
0
114
Analisis hubungan store image, store contact, dan store layout dengan loyalitas konsumen : studi kasus pada Toko Buku Gramedia Jln. Jendral Sudirman No. 54-56 Yogyakarta - USD Repository
0
0
112
Pengaruh harapan, kualitas produk dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen : studi kasus pada konsumen Circle K Demangan Baru Yogyakarta - USD Repository
0
1
156
Analisis kepuasan pelanggan Carrefour terhadap kualitas pelayanan supermarket : studi pada pelanggan di Supermarket Carrefour Ambarukmo Plaza Yogyakarta - USD Repository
0
0
114
Korelasi antara fasilitas, pelayanan, dan harga terhadap loyalitas konsumen : studi kasus pada pelanggan di Hotel `Borobudur` Yogyakarta - USD Repository
0
0
113
Show more