PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN

Gratis

0
0
144
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun oleh : Nia Putri Pamungkas 101134136 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun oleh : Nia Putri Pamungkas 101134136 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI iii

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya, sehingga dapat menyelesaikan tugas akhir ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Tugas akhir ini kupersembahkan untuk :  Tuhan Yesus Kristus yang selalu menyertai dalam setiap langkahku.  Bapak “Suko Hery Wanto” yang selalu mensupport, membimbing, dan tak pernah lelah selalu menasihatiku.  Ibu “Sri Sutarti” yang selalu mensupport dan mencurahkan kasih sayang kepadaku, I love you Momi…  Kakak “Kristina Olyvia Fransisca” yang selalu cerewet menasihatiku dan menyemangatiku, Mas “Ipi Zunianto” yang selalu mensupportku, dan Kakak “Krisna Kunto Wijanarko” yang selalu mendukungku dan menasihatiku.  Adik-adikku “Rega Ranendra Yudhistira”, “Clarisa Putri Nabilasari”, “Andrea Venza Milano”, dan “Belfa Adriano Bratasena” kalian mengajarkanku untuk menjadi kakak yang sabar dan kuat. I love you adik…  “Rohmad Rizkiawan” terimakasih atas perhatian, saran, kritik, dan supportnya. iv

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO “Mengajarlah dengan hati” -Nia- “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu” (Amsal 22: 6) v

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vi

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI vii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN Nia Putri Pamungkas Universitas Sanata Dharma 2014 Salah satu tujuan dari proses belajar adalah meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Melalui proses belajar guru dapat menyampaikannya secara menarik yaitu dengan menghadirkan media berupa timeline. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengevaluasi dan mencipta siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan populasi penelitian yaitu 60 siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. Sampel penelitiannya yaitu 30 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol dan 30 siswa kelas VB sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik nonrandom.Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes sebagai pretest dan posttest, dan diolah menggunakan program SPSS 16 for Windowsdan melalui tiga tahap untuk kedua kelompok,1) uji prasayat, 2) uji kenaikan skor pretest ke posttest, 3) uji perbandingan skor posttest. Hasil penelitianmenunjukkan ada pengaruh penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengevaluasi dan mencipta siswa kelas V. Hal ini ditunjukkan dengan harga sig. (2-tailed) <0,05 yaitu 0,003 untuk kemampuan mengevaluasi dan harga sig. (2-tailed) <0,05 yaitu 0,003 untuk kemampuan mencipta. Sehingga Hnull ditolak dan Hi diterima, dengan kata lain terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengevaluasi dan mencipta siswa kelas V. Kata kunci : Media Pembelajaran, Timeline, Kemampuan Mengevaluasi, Kemampuan Mencipta, Mata Pelajaran IPS. viii

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT THE DIFFERENT OF ABILITY TO EVALUATE AND CREATE ABOUT USING TIMELINE MEDIA LEARNING MEDIA ON PROGRAM STUDY IPS FOR CLASS V KANISIUS SOROWAJAN ELEMENTARY SCHOOL Nia Putri Pamungkas Sanata Dharma University 2014 One of the goals of the learning process is to increase the thinking ability of student. Through the learning process of teachers can deliver it in an interasting, namely by presenting a media timeline. This research is using for knowingabout the different of ability to evaluate and create about using timeline learning media on program study IPS for class V Kanisius Sorowajan Elementary School. This type of research is quase experiment with population research 60 students graders V Kanisius Sorowajan Elementary School. The research sample is 30 students of class VA as the control and 30 students of VB as the experiment.The technique of sampling was nonrandom. Data collection was done by giving tests as pretest and posttest, and processed using SPSS 16 for Windows program and through the three stages for both group, namely 1) a testprerequisite, 2) increasement pretest to posttest scores, 3) testcomparison of posttest scores. The results of this research show that there are differences in the use of timeline learning mediafor the ability to evaluate and ability to create V graders. This is shown by the price of the sig. (2-tailed) <0,05 is 0,003 for the ability to evaluate and price of the sig. (2-tailed) 0,003 for the ability to create. So Hnull was rejected and Hi received, in other words there are significant difference in uses of timeline learning media for ability to evaluate and ability to create graders V. Keyword : Learning Media, Timeline, Ability to Evaluate, Ability to Create, Program Study IPS ix

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik dan lancar. Skripsi yang berjudul “Perbedaan Kemampuan Mengevaluasi dan Mencipta atas Penggunaan Media Pembelajaran Timeline Pada Mata Pelajaran IPS untuk Siswa Kelas V SD Kanisius Sorowajan” sebagai salah satu syarat mendapat gelar sarjana Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dapat terselesaikan. Penulis menyadari bahwa dalam menyelesaikan skripsi ini banyak pihak yang membantu, memberi motivasi, mendukung sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. Rohandi, Ph.D., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 2. G. Ari Nugrahanta, SJ, S.S., BST, M.A., Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 3. Catur Rismiati, S.Pd., M.A., Ed.D., Wakil Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 4. Rusmawan, S.Pd., M.Pd., dosen pembimbing I yang memberikan bimbingan, masukan, kritik, saran, dan motivasi dalam menyelesaikan tugas akhir ini. 5. Elisabeth Desiana Mayasari, S.Psi., M.A., dosen pembimbing II yang senantiasa memberikan bimbingan, masukan, kritik, saran, dan motivasi dalam menyelesaikan tugas akhir ini. 6. Suwardi, S.Pd kepala sekolah SD Kanisius Sorowajan. 7. G. Tri Teguh Rahayu, S.Pd dan Vitus Gading Sasongko, S.Pd guru kelas VA dan VB yang sudah bersedia membantu dan memudahkan penulis dalam melakukan penelitian. 8. Anak-anak kelas VA dan VB yang sudah bersedia menjadi subjek penelitian saya. 9. Seluruh dosen PGSD yang telah berbagi ilmu selama menempuh perkuliahan. 10. Staf sekretariat PGSD yang telah membantu penulis dalam mengurus administrasi. 11. Orangtuaku Bapak Suko Hery Wanto yang selalu mensupport, membimbing, dan tak pernah lelah selalu menasihatiku. x

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12. Orangtuaku Ibu Sri Sutarti yang selalu mensupport dan mencurahkan kasih sayang kepadaku, I love you Momi… 13. Kakak Kristina Olyvia Fransisca yang selalu cerewet menasihatiku dan menyemangatiku, Mas Ipi Zunianto yang selalu mensupportku, dan Kakak Krisna Kunto Wijanarko yang selalu mendukungku dan menasihatiku. 14. Adik-adikku Rega Ranendra Yudhistira, Clarisa Putri Nabilasari, Andrea Venza Milano, dan Belfa Adriano Bratasena kalian mengajarkanku untuk menjadi kakak yang sabar dan kuat. I love you adik… 15. Rohmad Rizkiawan terimakasih atas nasihat, saran, kritik, dan supportmu. 16. Keluarga besar Karanggayam, terimakasih atas dukungan dan motivasinya. 17. My sweet partner Alberta, Diannita, Katrin, dan Rinda terimakasih kalian telah mengisi hari-hariku. Sukses yaaa girls… 18. Ria, Irene, dan Septi terimakasih sudah mengajariku dalam segala hal. 19. Teman-teman kelas A PGSD 2010 yang tidak bisa aku sebutin satu-satu, kalian teman yang luar biasa buatku. Senang bertemu dan kerjasama dengan kalian. 20. Semua pihak yang tak dapat penulis sebutkan satu persatu, terimakasih atas segala dukungan dan motivasinya. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaan skripsi ini. Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca Yogyakarta, 10 Juli 2014 Penulis xi

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL........................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................................. ii HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. iii HALAMAN PERSEMBAHAN.......................................................................... iv HALAMAN MOTTO ......................................................................................... v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ............................................................. vi PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ............................................... vii ABSTRAK .......................................................................................................... viii ABSTRACT .......................................................................................................... ix KATA PENGANTAR ........................................................................................ x DAFTAR ISI ....................................................................................................... xii DAFTAR TABEL ............................................................................................... xv DAFTAR GAMBAR .......................................................................................... xvii DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................... xviii BAB I PENDAHULUAN ................................................................................... 1 A. B. C. D. E. F. Latar Belakang ........................................................................................ Rumusan Masalah ................................................................................... Pembatasan Masalah ............................................................................... Tujuan Penelitian .................................................................................... Manfaat Penelitian .................................................................................. Definisi Operasional................................................................................ 1 4 4 4 5 6 BAB II LANDASAN TEORI ............................................................................. 7 A. KAJIAN PUSTAKA ............................................................................... 1. Kemampuan Berpikir ........................................................................ a. Pengertian Mengevaluasi ............................................................ b. Pengertian Mencipta.................................................................... 2. Media Pembelajaran .......................................................................... xii 7 7 7 8 9

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI a. Pengertian Media Pembelajaran .................................................. b. Fungsi Media Pembelajaran ........................................................ c. Media Pembelajaran Timeline ..................................................... d. Manfaat Timeline ........................................................................ 3. Mata Pelajaran IPS SD ...................................................................... a. Pengertian IPS SD ....................................................................... b. Tujuan IPS SD............................................................................. 4. Karakteristik Siswa SD ..................................................................... B. Penelitian yang Relevan .......................................................................... C. Kerangka Berpikir ................................................................................... D. Hipotesis Penelitian................................................................................. 9 10 12 13 13 13 14 15 15 18 19 BAB III METODE PENELITIAN...................................................................... 20 A. Desain Penelitian..................................................................................... 20 B. Tempat dan Waktu Penelitian ................................................................. 21 1. Tempat Penelitian.............................................................................. 21 2. Waktu Penelitian ............................................................................... 21 C. Populasi dan Sampel ............................................................................... 22 1. Populasi ............................................................................................. 22 2. Sampel ............................................................................................... 22 D. Variabel Penelitian .................................................................................. 23 1. Variabel Bebas .................................................................................. 23 2. Variabel Terikat ................................................................................ 23 E. Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data .............................................. 24 1. Teknik Pengumpulan Data ................................................................ 24 2. Instrumen Pengumpulan Data ........................................................... 25 F. Validitas dan Reliabilitas ........................................................................ 26 1. Validitas ............................................................................................ 26 2. Reliabilitas......................................................................................... 27 G. Teknik Analisis Data ............................................................................... 29 1. Uji Prasayat ....................................................................................... 29 a. Uji Normalitas ............................................................................. 29 b. Uji Homogenitas ......................................................................... 29 2. Uji Statistik........................................................................................ 30 a. Uji kenaikan skor pretest ke posttest .......................................... 30 b. Uji perbandingan skor posttest .................................................... 30 H. Jadwal Penelitian..................................................................................... 31 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ............................................................ 32 A. Deskripsi Data Penelitian ........................................................................ 32 1. Deskripsi Lokasi Penelitian............................................................... 32 2. Deskripsi Pelaksanaan Pretest .......................................................... 33 xiii

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Deskripsi Pelaksanaan Posttest ......................................................... B. Deskripsi Analisis Data ........................................................................... 1. Pretest ............................................................................................... a. Pretest Kelompok Eksperimen ................................................... b. Pretest Kelompok Kontrol .......................................................... 2. Posttest .............................................................................................. a. Posttest Kelompok Eksperimen .................................................. b. Posttest Kelompok kontrol.......................................................... C. Uji Prasyarat ............................................................................................ 1. Uji Normalitas ................................................................................... 2. Uji Homogenitas ............................................................................... D. Uji Hipotesis............................................................................................ 1. Uji kenaikan skor pretest ke posttest ................................................ 2. Uji perbandingan skor posttest .......................................................... E. Pembahasan ............................................................................................. 34 35 35 35 36 37 37 38 39 39 40 42 42 45 47 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN .............................................................. 51 A. Kesimpulan ............................................................................................. 50 B. Keterbatasan Penelitian ........................................................................... 52 C. Saran........................................................................................................ 53 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 54 LAMPIRAN ........................................................................................................ 57 xiv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1. Kisi-kisi Instrumen Penelitian ............................................................... 25 Tabel 2. Hasil Uji Validitas................................................................................. 27 Tabel 3. Koefisien Uji Reliabilitas ...................................................................... 28 Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas ............................................................................. 28 Tabel 5. Jadwal Penelitian................................................................................... 31 Tabel 6. Deskripsi Data Pretest Kemampuan Mengevaluasi Kelas Eksperimen.................................................................................. 35 Tabel 7. Deskripsi Data Pretest Kemampuan Mencipta Kelas Eksperimen.................................................................................. 36 Tabel 8. Deskripsi Data Pretest Kemampuan Mengevaluasi Kelas Kontrol ........................................................................................ 36 Tabel 9. Deskripsi Data Pretest Kemampuan Mencipta Kelas Kontrol ......................................................................................... 36 Tabel 10. Deskripsi Data Posttest Kemampuan Mengevaluasi Kelas Eksperimen................................................................................ 37 Tabel 11. Deskripsi Data Posttest Kemampuan Mencipta Kelas Eksperimen................................................................................ 37 Tabel 12. Deskripsi Data Posttest Kemampuan Mengevaluasi Kelas Kontrol ...................................................................................... 38 Tabel 13. Deskripsi Data Posttest Kemampuan Mencipta Kelas Kontrol ...................................................................................... 38 Tabel 14. Rangkuman Hasil Uji Normalitas Kemampuan Mengevaluasi .......... 39 Tabel 15. Rangkuman Hasil Uji Normalitas Kemampuan Mencipta ................. 40 xv

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 16. Rangkuman Hasil Uji Homogenitas Kemampuan Mengevaluasi ...................................................................................... 41 Tabel 17. Rangkuman Hasil Uji Homogenitas Kemampuan Mencipta .............. 42 Tabel 18. Perbandingan Skor Pretest ke Posttest Kemampuan Mengevaluasi ...................................................................................... 43 Tabel 19. Perbandingan Skor Pretest ke Posttest Kemampuan Mencipta .......... 44 Tabel 20. Rangkuman Hasil Uji Hipotesis Kemampuan Mengevaluasi ............. 47 Tabel 21. Rangkuman Hasil Uji Hipotesis Kemampuan Mencipta .................... 47 xvi

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Contoh Media Timeline ................................................................... 13 Gambar 2.Literature Map ................................................................................... 17 Gambar 3. Desain Penelitian ............................................................................... 21 Gambar 4. Variabel Penelitian ............................................................................ 24 Gambar 5. Kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan mengevaluasi kelompok eksperimen dan kontrol .................................................... 44 Gambar 6. Kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan mencipta kelompok eksperimen dan kontrol .................................................... 45 xvii

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Silabus Kelas Eksperimen .............................................................. 58 Lampiran 2. RPP Kelas Eksperimen ................................................................... 63 Lampiran 3. Silabus Kelas Kontrol ..................................................................... 76 Lampiran 4. RPP Kelas Kontrol.......................................................................... 80 Lampiran 5. Lembar Kerja Siswa ....................................................................... 93 Lampiran 6. Validitas Media............................................................................... 95 Lampiran 7. Validitas Perangkat Pembelajaran .................................................. 97 Lampiran 8. Validitas Soal dari Guru ................................................................. 100 Lampiran 9. Validitas Soal oleh Siswa ............................................................... 103 Lampiran 10. Hasil Validitas Soal ...................................................................... 105 Lampiran 11. Hasil Reliabilitas........................................................................... 107 Lampiran 12. Output SPSS uji normalitas .......................................................... 108 Lampiran 13. Output SPSS uji homogenitas....................................................... 112 Lampiran 14. Output SPSS uji kenaikan skor ..................................................... 113 Lampiran 15. Output SPSS uji perbandingan skor posttest ................................ 115 Lampiran 16. Rangkuman Nilai Eksperimen ...................................................... 117 Lampiran 17. Rangkuman Nilai Kontrol ............................................................ 118 Lampiran 18. Surat Ijin Melakukan Penelitian ................................................... 119 Lampiran 19. Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian ............................ 120 Lampiran 20. Foto Media Pembelajaran ............................................................. 121 Lampiran 21. Foto Penelitian Kelas Kontrol ...................................................... 122 Lampiran 22. Foto Penelitian Kelas Eksperimen ................................................ 123 Lampiran 23. Daftar Riwayat Hidup ................................................................... 124 xviii

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Di dalam bab I ini peneliti akan menjelaskan tentang latar belakang, rumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian. A. Latar Belakang Pendidikan merupakan suatu kegiatan untuk mengembangkan kemampuan yang telah dimiliki oleh seseorang melalui kegitan pengajaran Mudyaharjo (2006:3). Kegiatan pengajaran berarti proses kegiatan belajar mengajar yang terjadi di sekolah-sekolah terlebih sekolah dasar.Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 disebutkan bahwa “Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan Bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta bertanggung jawab, kemasyarakatan dan kebangsaan”. Pendidikan merupakan kegiatan pengajaran untuk mendapatkan pengalaman hidup dari segala kehidupan yang terjadi. Salah satunya yaitu proses pembelajaran yang terjadi di satuan pendidikan yang berpusat pada peserta didik. Proses pembelajaran tersebut tentunya harus memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik dan untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa. Seperti 1

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 yang dikemukakan oleh Krathwohl, Bloom, dan Masia dalam Supratiknya (2012:71) terdapat enam tahapan dimensi proses kognitif yang diantaranya adalah kemampuan siswa dalam mengevaluasi dan mencipta. Menurut Anderson dan Krathwohl (2010) mengevaluasi adalah kemampuan untuk mengambil keputusan berdasarkan kriteria. Sedangkan mencipta adalah kemampuan untuk membuat sebuah karya baru yang belum pernah ada sebelumnya. Jadi, kemampuan mengevaluasi dan mencipta ini mendorong siswa untuk berfikir secara kritis dan logis dalam membuat keputusan ataupun dalam membuat produk sebagai hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran. Akan tetapi dalam kenyataannya masih terdapat guru yang belum memahami akan kemampuan proses kognitif tersebut. Kebanyakan guru masih sebatas menggali kemampuan kognitif siswa dalam ranah mengingat dan memahami. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan di SD Kanisius Sorowajan, dalam proses pembelajaran guru cenderung masih berceramah dalam menyampaikan materi kepada siswa tanpa menggunakan media. Hal tersebut dibuktikan dari hasil wawancara yang peneliti lakukan kepada guru kelas V SDK Sorowajan bahwa guru memang masih menggunakan metode ceramah dikarenakan siswa masih sangat sulit untuk memahami materi sehingga siswa hanya menerima informasi dari gurunya. Pada tahap evaluasi guru jarang sekali meminta siswa untuk mencoba menyimpulkan pembelajaran. Hal ini dibuktikan pada saat pembelajaran guru selalu menyimpulkan pembelajaran sendiri tanpa melibatkan siswa. Sedangkan pada tahap mencipta guru juga tidak meminta siswa

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 untuk memuat hasil karya seperti puisi berdasarkan apa yang telah dilakukan. Hal ini dikarenakan banyak membutuhkan waktu sedangkan waktu pembelajaran yang diberikan sangat terbatas. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menghadirkan media dalam proses pembelajaran. Menurut Munadi(2013:7) “media pembelajaran adalah segala bentuk sesuatu yang dapat menyalurkan atau menyampaikan pesan kepada penerima pesan saat proses pembelajaran sehingga tercipta suasana yang kondusif, efektif, dan efisien”. Jadi, media pembelajaran adalah alat komunikasi antara yang memberikan pesan kepada penerima pesan. Salah satu media yang dapat digunakan adalah media timeline. Media ini dapat digunakan dalam pembelajaran IPS karena media ini membantu siswa dalam memahami pengetahuan-pengetahuan lampau yang sama sekali tidak siswa alami. Selain itu media ini juga sebagai salah satu alat untuk memancing kemampuan berfikir siswa ke tahap yang lebih tinggi yaitu mengevaluasi dan mencipta. Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti tertarik untuk meneliti tentang Perbedaan Kemampuan Mengevaluasi dan Mencipta atas Penggunaan Media Pembelajaran timeline Pada Mata Pelajaran IPS untuk Siswa Kelas V SD Kanisius Sorowajan. Peneliti mengambil judul tersebut karena peneliti melihat kurangnya penggunaan media pembelajaran yang digunakan guru khusunya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas V sekolah dasar.

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti merumuskan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut : 1. Apakah ada perbedaan kemampuan mengevaluasi atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas VSD Kanisius Sorowajan? 2. Apakah ada perbedaan kemampuan mencipta atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas VSD Kanisius Sorowajan? C. Pembatasan Masalah Dalam penelitian ini, peneliti mengemukakan batasan masalah sebagai berikut : 1. Penggunaan media timeline untuk siswa kelas V di SD Kanisius Sorowajan. 2. Media timeline digunakan untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas V pada materi proklamasi kemerdekaan. D. Tujuan Penelitian Adapun tujuan yang ingin dicapai peneliti yaitu sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan mengevaluasi atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas VSD Kanisius Sorowajan.

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 2. Untuk mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan mencipta atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas VSD Kanisius Sorowajan. E. Manfaat Penelitian Hasil penelitian tersebut diharapkan untuk memberikan manfaat yaitu sebagai berikut : 1. Manfaat teoritis Untuk menambah pengetahuan akan pentingnya penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran.Terutama untuk siswa sekolah dasar kelas. 2. Manfaat praktis a. Bagi sekolah Sekolah diharapkan menjadikan bahan pertimbangan dalam pengadaan media pembelajarantimeline pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. b. Bagi guru Guru diharapkan menjadi termotivasi untuk memulai menggunakan media pembelajaran timeline saat kegiatan belajar mengajar khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. c. Bagi mahasiswa

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 Mahasiswa diharapkan termotivasi untuk menjadi guru yang berkualitas dan peduli terhadap siswa-siswa. F. Definisi operasional Penelitian ini terdiri dari beberapa istilah yang digunakan, untuk menghindari pengaruh pengertian mengenai variabel penelitianmaka peneliti mendefinisikan variabel sebagai berikut: 1. Media timeline adalah media yang membantu siswa dalam memahami materi secara kronologis. 2. Kemampuan mengevalusi adalah kemampuan mengambil keputusan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. 3. Kemampuan mencipta adalah kemampuan membuat sesuatu produk baru yang belum pernah ada atau yang belum pernah dibuat sebelumnya.

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI Di dalam bab II ini peneliti akan menjelaskan mengenai landasan teori, penelitian yang relevan, kerangka berpikir, dan hipotesis penelitian. A. Kajian Pustaka 1. Kemampuan Berpikir Dimensi proses kognitif menurut Anderson dan Krathwohl (2010:6) meliputi enam tahapan berpikir mulai dari tahapan berpikir pada level yang rendah sampai level yang tinggi. Enam dimensi kognitif tersebut adalah mengingat, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Namun pada penelitian ini difokuskan pada dua kemampuan berpikir saja yaitu mengevaluasi dan mencipta. a. Pengertian Mengevaluasi Kemampuan berpikir seseorang tentunya mempunyai pengaruh antara satu dengan yang lainnya. Namun kemampuan tersebut harus terus diasah sehingga siswa mampu mengolah kemampuan yang dimilikinya ke tahap yang lebih tinggi. Salah satu kemampuan berpikir yang harus dilakukan siswa adalah mengevaluasi. Kuswana (2012:115) mengemukakan bahwa mengevaluasi adalah serangkaian kegiatan untuk melakukan penilaian berdasarkan aturan dan kriteria yang sudah ditentukan. Namun pendapat 7

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 itu berbeda dengan pendapat Anderson dan Krathwohl (2010) yang mengemukakan bahwa “mengevaluasi adalah membuat keputusan berdasarkan kriteria dan standar”. Bedasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa mengevaluasi adalah kegiatan dimana seseorang melakukan penilaian terhadap hasil kerjanya bedasarkan aturan dan kriteria yang telah ditentukan. Mengevalusi berdasarkan proses kognitifnya terdiri dari : 1) Memeriksa Memeriksa adalah proses menemukan kesalahan dalam suatu produk yang digunakan. Sebagai contoh, siswa memeriksa apakah materi yang diajarkan pada hari itu sesuai dengan apa yang seharusnya diajarkan. 2) Mengkritik Mengkritik adalah proses menilai suatu produk berdasarkan ketentuan yang telah ditentukan dan menemukan suatu produk yang sesuai untuk menyelesaikan suatu masalah. b. Pengertian Mencipta Selain kemampuan mengevaluasi, siswa juga didorong untuk mencapai kemampuan yang paling tinggi yaitu mencipta. Anderson dan Krathwohl (2010) mengemukakan bahwa “mencipta adalah membuat sebuah produk baru dengan mengorganisasikan sejumlah bagian pola yang tidak pernah ada sebelumnya”. Sedangkan menurut Kuswana (2012: 115) “mencipta adalah menempatkan bagian-bagian secara bersama-sama ke

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 dalam suatu ide, semuanya saling berhubungan untuk membuat hasil yang baik”. Oleh karena itu, mencipta adalah suatu kegiatan dimana seseorang dapat membuat suatu produk baru yang lebih baik. Mencipta berdasarkan proses kognitifnya terdiri dari : 1) Merumuskan Merumuskan adalah proses dimana siswa menemukan masalah kemudian menentukan hipotesis atau jaaban sementara mengenai masalah tersebut. Misalnya, siswa diminta untuk membuat hipotesis mengenai sebab-sebab terjadinya suatu peristiwa. 2) Merencanakan Merencanakan adalah membuat suatu rencana untuk menyelesaikan suatu masalah dan menentukan langkah-langkah penyelesaiannya. 3) Memproduksi Memproduksi adalah membuat sebuah karya baru berdasarkan rencana yang telah disusun. 2. Media Pembelajaran a. Pengertian media pembelajaran Menurut Arsyad (2002:23) media pembelajaran merupakan perantara atau pengantar pesan yang disampaikan kepada penerima pesan yang berupa informasi. Sedangkan menurut Sadiman (2009:6) kata media berasal dari bahasa Latin yang merupakan bentuk jamak dari kata medium yang mempunyai arti perantara atau pengantar. Oleh karena itu media

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 diartikan sebagai perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. Akan tetapi pemahaman terhadap media tersebut tidak jauh berbeda dengan pendapat Munadi (2013:7) yang mengemukakan bahwa “media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyampaikan dan menyalurkan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif”. Maka dari itu, media pembelajaran adalah suatu alat bantu yang dapat dipakai untuk meyampaikan informasi kepada penerima informasi. Seperti halnya dalam proses pembelajaran, dalam guru menyampaikan materi kepada peserta didik, guru dapat menggunakan media pembelajaran yang mendukung. b. Fungsi Media Pembelajaran Menurut Levie dan Lentz (dalam Kustadi 2011:19-20) terdapat empat fungsi media pembelajaran yaitu fungsi atensi, fungsi afektif, fungsi kognitif, dan fungsi kompensatoris. a) Fungsi atensi Fungsi atensi yaitu media yang dapat mengarahkan perhatian siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang akan berlangsung. Sebagai contoh, sebelum memulai pembeljaaran guru dapat menghadirkan media visual seperti video untuk membangkitkan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran.

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 b) Fungsi afektif Fungsi afektif merupakan media yang dapat membangkitkan kenyamanan siswa dalam pembelajaran yang sedang berlangsung. Contohnya, saat pembelajaran berlangsung guru dapat menghadirkan media visual seperti gambar. Melalui gambar tersebut siswa dapat membangkitkan sikap dan emosi siswa. c) Fungsi kognitif Fungsi kognitif yaitu media yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Sebagai contoh, ketika siswa akan mempelajari proses metamorfosis kupu-kupu, guru dapat menggunakan kartu bergambar untuk membantu siswa dalam mendiskripsikan proses metamorfosis kupukupu tersebut. Kegiatan mendiskripsikan tersebut menunjukkan bahwa media tersebut dapat meningkatkan kemampuan kognitif siswa. d) Fungsi kompensatoris Fungsi kompensatoris ini merupakan media yang membantu siswa untuk memahami pelajaran yang disampaikan dengan hanya dengan menghadirkan sebuah teks atau disampaikan secara verbal. Sebagai contoh, ketika guru menyampaikan pembelajaran melalui sebuah teks bacaan tentunya siswa yang lambat dalam memahami teks mereka akan kesulitan dalam menangkap makna teks tersebut. Oleh karena itu, guru dapat menghadirkan media berupa film, video, atau

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 gambar untuk membantu siswa dalam memahami makna teks yang disampikan. c. Media pembelajaran timeline Seperti yang telah dijelaskan di atas, media pembelajaran merupakan alat bantu untuk menerima informasi atau pesan dari orang yang memberi pesan. Tujuannya media pembelajaran tersebut dapat menjadi solusi bagi guru untuk mempermudah dalam menyampaikan suatu pembelajaran. Sama halnya dengan media pembelajaran garis waktu atau yang lebih sering disebut dengan timeline. Sadiman (2009:37) mengemukakan bahwa media timeline adalah media yang menyajikan sebuah garis waktu yang menghubungkan antara sebuah peristiwa dengan waktu terjadinya peristiwa tersebut. Pesan yang disampaikan melalui timeline ini disajikan secara kronologis, dimana setia peristiwa demi peristiwa disampaikan secara runtut. Pemahaman tersebut berbeda dengan pemahaman yang diungkapkan oleh Obenchain (2011:186) bahwa timeline merupakan media yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep yang lebih abstrak. Timeline digunakan untuk memudahkan siswa mengingat peristiwa yang telah lampau dan dalam waktu yang panjang. Melalui timeline siswa dapat berfikir secara kritis mengenai peristiwa, tanggal, tahun, dan tempat secara kronologis. Berikut contoh media timeline:

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 Gambar 1. Contoh Media Timeline d. Manfaat timeline Obenchain (2011:186) mengemukakan bahwa media timeline mempunyai manfaat, diantaranya yaitu : 1. Siswa lebih mudah memahami konsep yang abstrak 2. Siswa lebih cepat memahami materi yang disampaikan oleh guru 3. Mendorong siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran 3. Mata pelajaran IPS SD a. Pengertian IPS SD Pembelajaran IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang sudah dikenalkan kepada peserta didik mulai dari sekolah dasar. Supardi (2011) mengemukakan bahwa IPS merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari suatu masalah yang berasal dari lingkungan yang terdekat sampai pada masalah lingkungan yang kompleks. Sedangkan menurut

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 Sapriya (2006) IPS merupan ilmu pengetahuan yang berpusat pada aktivitas manusia dari berbagai dimensi kehidupan sosial dengan karakteristik manusia yaitu makhluk sosial. Oleh karena itu, IPS merupakan mata pelajaran yang mempelajari tentang kehidupan sosial masyarakat mulai dari lingkungan dirinya sendiri sampai ke lingkungan yang kompleks dan luas. b. Tujuan IPS SD Solihatin (2007:15) mengemukakan bahwa “tujuan ilmu pendidikan sosial adalah untuk mendidik dan memberi bekal kemampuan dasar kepada siswa untuk mengembangkan diri sesuai dengan bakat, minat, kemampuan dan lingkungannya, serta berbagai bekal bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi”. Sedangkan menurut KTSP (2006) tujuan pembelajaran IPS ada tiga yaitu : a) Agar siswa mampu mengenal konsep mengenai kehidupan masyarakat dan lingkungan. b) Agar siswa mampu mengembangkan kemampuan dasar yang telah dimilikinya yaitu rasaingin tahu, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam masyarakat ecara logis dan kritis. c) Agar siswa mampu bersosialisasi dengan masyarakat yang ada disekitarnya.

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Jadi, tujuan IPS adalah untuk membantu siswa 15 dalam mengembangkan kompetensi atau kemampuan yang telah dimilikinya dari dirinya sendiri maupun untuk masyarakat yanga ada disekitarnya. 4. Karakteristik siswa SD Jean Piaget (dalam Crain 2010:171) mengemukakan bahwa perkembangan anak dibedakan menjadi empat periode yaitu pada periode pertama usia dari lahir sampai 2 tahun anak berada pada tahap sensori motor, tahap kedua usia 2-7 tahun anak berada pada tahap pikiran pra operasional, tahap ketiga usia 7-11 tahun anak berada pada tahap operasi-operasi berpikir konkret, dan periode keempat usia 11 tahun sampai dewasa anak berada pada operasi-operasi berpikir formal. Pada penelitian ini difokuskan pada tahap operasinal konkret. Hal ini disebabkan karena populasi penelitian ini dilakukan di sekolah dasar kelas V yang siswanya rata-rata berada pada usia 10-11 tahun. Berdasarkan umur siswa tersebut maka tahap perkembangan anak berada pada tahap operasional konkret. Pada tahap ini anak belajar melalui benda-benda nyata yang ada di sekitarnya. B. Penelitian yang relevan Mityasari (2013) meneliti tentang “Penggunaan Media Bagan Garis Waktu (timeline chart) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 Pembelajaran IPS kelas V SD”. Peneliti memiliki tujuan yaitu untuk mengupayakan perbaikan pembelajaran dalam hal proses maupun hasilnya. Subjek peneilitian ini adalah siswa kelas V sekolah dasar semester 2 tahun ajaran 2012/2013. Peneliti mengambil data melalui observasi, tes, dan angket. Observasi dilakukan untuk mengamati aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran berlangsung. Pada penelitian ini membuktikan bahwa media pembelajaran timeline dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar. Widyanarti (2012) meneliti tentang “Penggunaan media puzzle dalam model pembelajaran langsung untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Kelas VA SDN Rangkah I Tambaksari Surabaya”. Subyek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VA SDN Rangkah I Tambaksari Surabaya yang berjumlah 30 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS . Krisnayanti, Suarjana, dan Arcana (2012) meneliti tentang “Pengaruh model pembelajaran Course Review Horay terhadap kemampuan berpikir kritis mata pelajaran IPS siswa kelas V SD di Gugus Kecamatan Kediri”. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Gugus 5 Kecamatan Kediri tahun ajaran 2012/2013. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik random sampling sehingga diperoleh kelas V SD No 1 Pandak Bandung sebagai kelas kontrol dan kelas V SD No 2 Pandak

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 Bandung sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan berpikir kritis berupa tes essay. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir antara kelompok yang diberikan perlakuan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran course review horay dan kelompok yang tidak mendapat perlakuan atau treatmean khusus. Berikut literature map penelitian yang relevan: MediaPembelajaran Mityasari (2013) Media Pembelajaran Timeline Kemampuan Berpikir Krisnayanti, Suarjana, dan Arcana (2012) Kemampuan berpikir Kritis Widyanarti (2012) Penggunaan Media Puzzle Yang perlu diteliti: Pengaruh Penggunaan Media Timeline Terhadap Kemampuan Mengevaluasi dan Mencipta Siswa Kelas V. Gambar 2. Literature Map Penelitian yang Relevan

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 Berdasarkan penelitian yang relevan di atas, Mityasari mengungkapkan bahwa media pembelajaran timeline dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Namun berbeda dengan penelitian ini, peneliti akan menggunakan media timeline untuk mengetahui kemampuan mengevaluasi dan mencipta. Kemudian peneliti menggunakan media untuk merangsang kemampuan mengevaluasi dan mencipta siswa sehingga hasil belajar siswa meningkat. Sama halnya yang dilakukan oleh Widyanarti yang menggunakan media puzzle untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Krisnayanti mengungkapkan bahwa model pembelajaran Course Review Horay dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa. Namun dalam penelitian ini, peneliti akan menggunakan media timeline untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis yaitu kemampuan mengevaluasi dan mencipta. Sehingga yang perlu diteliti yaitu penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengevaluasi dan mencipta siswa kelas V. C. Kerangka berpikir Setiap siswa pastinya memiliki kemampuan kognitif yang berbeda-beda. Kemampuan yang dimiliki tentunya harus terus digali dan dilatih agar mencapai pada proses kemampuan yang tinggi. Salah satunya yaitu kemampuan mengevaluasi dan mencipta. Kemampuan mengevaluasi adalah kegiatan untuk melakukan penilaian berdasarkan aturan dan kriteria tertentu. Sedangkan mencipta adalah membuat kembali sebuah produk baru yang lebih baik.

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 Proses belajar merupakan salah satu kegiatan yang dapat membantu siswa untuk menggali kemampuan tersebut. Namun dalam penyampaiannya harus dikemas secara menarik agar tidak membosankan. Salah satu caranya adalah dengan menghadirkan media berupa timeline. Media timeline adalah media yang berupa garis waktu yang menghubungkan sebuah peristiwa dengan terjadinya peristiwa secara kronoligis. Penggunaan media ini bertujuan agar siswa mudah dalam memahami materi pembelajaran dan kemampuan berpikir siswa dapat meningkat sampai pada tahap mengevaluasi dan mencipta. D. Hipotesis Penelitian Adapun hipotesis penelitiannya, sebagai berikut : 1. Terdapat perbedaan kemampuan mengevaluasi atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. 2. Terdapat perbedaan kemampuan mencipta atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan.

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN Di dalm bab III ini peneliti akan menjelaskan mengenai desain penelitian, tempat dan waktu penelitian, populasi dan sampel, variabel penelitian, definisi operasional, teknik dan instrument pengumpulan data, validitas dan reliabilitas, teknik analisis data, dan jadwal penelitian. A. Desain Penelitian Penelitian yang dirancang ini menggunakan metode penelitian eksperimental jenis quasi eksperimenental design dengan tipe nonequivalent control group design. Penelitian ini disebut quasi experiment karena tidak dimungkinkan untuk menentukan kelompok mana yang menjadi kelompok eksperimen dan kelompok mana yang akan menjadi kelompok kontrol secara acak (Kountur, 2003:128). Sedangkan menurut Darmawan (2013:51) penelitian eksperimen kuasi adalah penelitian yang menjelaskan tentang hubungan sebab akibat antara variabel penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan cara pemberian pretest dan posttestterhadap kelompok eksperimen dan kontrol setelah itu hasil pretesttersebut dibandingkan. Hasil pretestdikatakan baik jika tidak ada pengaruh yang signifikan di antara hasil pretest kedua kelompok tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kesetaraan antara kedua kelompok tersebut. Setelah itu kedua kelompok diberikan treatment atau perlakuan kemudian diberikanposttest. Desain penelitian jenis ini dapat digambarkan sebagai berikut: 20

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI OA X 21 OB -------------------------------------- OC OD Gambar 3. Desain Penelitian (Sugiyono,2012:79) Keterangan : OA : Rerata skor pretest kelompok eksperimen OB : Rerata skor posttest kelompok eksperimen X : Perlakuan (treatment) penggunaan timeline OC : Rerata skor pretest kelompok kontrol OD : Rerata skor pretest kelompok kontrol B. Tempat dan waktu penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta yang beralamatkan di Jl. Sorowajan No.111 Banguntapan Bantul Yogyakarta, Telp (0274) 4534850. Sekolah ini cukup stategis karena terletak di pinggir jalan dan berada di tengah pemukiman warga. SD Kanisius Sorowajan ini memiliki 12 orang guru dan 1 penjaga sekolah. Diantara 17 guru tersebut 2 diantaranya sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). 2. Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan sekitar bulan Januari-April 2014. Waktu penelitian cukup lama karena terdapat beberapa agenda kegiatan pada semester II sehingga menyebabkan materi yang disampaikan terlambat.

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 C. Populasi dan sampel Peneliti mengambil populasi dan sampel di SD Kanisius Sorowajan karena peneliti melihat siswa antusias saat mengikuti pembelajaran namun pembelajaran belum dikemas secara maksimal. 1. Populasi Sugiyono (2012:80)mengemukakan bahwa “populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya”. Akan tetapi pengertian tersebut tidak jauh berbeda dengan yang dikemukakan oleh Darmawan (2013:137) yang mengungkapkan bahwa populasi adalah sumber data dalam suatu penelitian yang memiliki jumlah yang banyak dan luas. Pada penelitian ini populasi yang digunakan adalah siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 60 siswa. 2. Sampel Sampel adalah subyek penelitian (responden) dari sumber data yang dipilih (Darmawan, 2013:138). Sedangkan Sugiyono 2012:81 mengemukakan bahwa sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh/populasi tersebut. Pada penelitian ini peneliti menentukan sampel dengan teknik non random. Kariadinata (2012:24) menjelaskan bahwa teknik non random adalah pemilihan sejumlah anggota tertentu dari populasi untuk dijadikan sebagai anggota sampel. Maka peneliti mengambil sampel kelas VA

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang dan VB sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. D. Variabel penelitian Sugiyono (2012:38) mengemukakan bahwa variabel adalah segala sesuatu yang dipilih atau ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian disimpulkan. Penelitian ini, peneliti menggunakan dua macam variabel yaitu : 1. Variabel bebas (variabel independen) Variabel bebas adalah variabel yang menjadi penyebab timbulnya variabel terikat (Sugiyono, 2012:39). Variabel bebas ini bisa juga dikatakan sebagai variabel yang mempengaruhi dan menyebabkan terjadinya perubahan variabel terikat (Darmawan, 2013:109). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan media pembelajaran timeline. 2. Variabel terikat (variabel dependen) Variabel terikat adalah variabel yang menjadi akibat dari adanya variabel bebas (Sugiyono, 2012:39). Variabel terikat ini merupakan variabel yang muncul karena dipengaruhi oleh variabel bebas (Darmawan, 2013:109). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan mengevalusi dan mencipta siswa.

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 Kemampuan Mengevaluasi (Dependent) Penggunaan media timeline Kemampuan (Independent) Mencipta (Dependent) Gambar 4. Variabel Penelitian E. Teknik dan intrumen pengumpulan data 1. Teknik pengumpulan data Teknik pengumpulan data untuk penelitian ini menggunakan tes. Mardapi (2008:67) mengemukakan bahwa tes adalah beberapa pertanyaan yang harus ditanggapi oleh seseorang dengan tujuan mengukur tingkat kemampuan seseorang. Begitu juga dengan yang dikemukakan oleh (Arifin,2009:118) bahwa tes adalah suatu cara yang digunakan untuk melakukan pengukuran dimana dalam tes tersebut terdapat beberapa pertanyaan yang harus dikerjakan. Tes yang digunakan dalam penelitian ini diujikan kepada kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. Tes ini digunakan untuk mengetahui kondisi awal maupun kondisi sesudahnya. Langkah pertama yang dilakukan yaitu dengan memberikan pretest kepada kedua kelompok tersebut. Tempat melakukan pretest dipilih sedemikian rupa sehingga pelaksanaannya hampir bersamaan (Nazir,2005:213).

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 2. Instrumen pengumpulan data Sugiyono (2012:148) mengemukakan bahwa instrumen penelitian merupakan alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam dan sosial. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah soal. Sebelum peneliti membuat soal, langkah pertama yang dilakukan adalah mebuat kisi-kisi soal. Kisi-kisi soal yang dibuat mencakup proses kognitif siswa dalam mengevaluasi dan mencipta. Setelah kisi-kisi dibuat, peneliti menyusun soal berdasarkan kisi-kisi. Peneliti mengambil standar kompetensi 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan kompetensi dasar 2.3 menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. Adapun kisi-kisi instrumen penelitian sebagai berikut: Tabel 1. Kisi-kisi Instrumen Penelitian No Variabel Aspek Indikator 1. Mengevaluasi Memeriksa - Mengkritik - Merumuskan - 2. Mencipta - No. Soal 1 Menyimpulkan kesesuaian antara tahun dan peristiwa Memberikan tanggapan 5 mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan Membuat kesimpulan 2, 3 mengenai peristiwa proklamasi kemerdekaan Membuat kesimpulan mengenai tokoh

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Merencanakan - Memproduksi - 26 proklamasi kemerdekaan Menyusun tugas yang 4 akan dibuat mengenai urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan Menghasilkan karya 4 berupa urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan F. Validitas dan reliabilitas 1. Validitas Masidjo (2007:242) mengemukakan bahwa validitas suatu tes adalah alat untuk mengukur sejauh mana suatu tes tersebut dapat mengukur apa yang seharusnya diukur. Sama dengan yang dikemukakan oleh Surapranata (2004:50) bahwa validitas merupakan suatu konsep yang berkaitan sejauhmana tes tersebut sesuai dengan penggunaannya. Jadi tes yang digunakan tersebut sesuai dengan apa yang akan diukur. Namun pendapat diatas berbeda dengan pendapat Azwar (2008: 45-53) mengemukakan bahwa validitas dibagi menjadi tiga jenis, yaitu validitas isi, validitas konstruk, dan validitas kriteria. Berdasarkan jenis validitas di atas, dalam penelitian ini peneliti menggunakan validitas konstruk dan isi. Sugiyono (2012:125) mengemukakan bahwa validitas kontruk adalah validasi yang dilakukan oleh para ahli (expert judgement). Setelah menyusun instrumen penelitian maka

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 instrumen tersebut dikonsultasikan kepada para ahli. Hal ini bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya instrumen tersebut digunakan dalam penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan di validasi dosen pembimbing, guru, dan kepada sekolah di SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta. Sedangan validitas isi adalah instrumen yang berbentuk tes yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar ataupun program dan tujuan (Sugiyono, 2012:125). Validasi ini dilakukan dengan cara ujicoba instrumen kepada siswa. Validasi isi ini di ujicobakan kepada siswa kelas VI SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta. Perhitungan validitas ini menggunakan program SPSS 16 for Windows. Berikut rangkuman hasil validitas instrumen yaitu: Tabel 2. Hasil Uji Validitas No Soal Pearson Correlation Nilai r tabel Keterangan 1 0,603** Valid 2 0,551** Valid n = 30, nilai 3 0,698** Valid signifikansi 0,01 → 0,361 4 0,640** Valid 5 0,641** Valid Keterangan : ** = tingkat kesalahan 0,01% * = tingkat kesalahan 0,05% Berdasarkan tabel 4 diketahui bahwa kelima soal tersebut valid. Setelah itu soal valid tersebut diujikan kepada kelompok ekperimen dan kelompok kontrol sebagai soal pretestdan posttest.

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 2. Reliabilitas Arikunto (2006:154) reliabilitas menunjuk bahwa suatu instrumen cukup dapat dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. Reliabilitas ini dilakukan untuk mengetahui apakah instrumen penelitian cukup reliabel apabila akan digunakan lagi untuk penelitian. Uji reliabilitas dalam penelitian ini, peneliti menggunakan uji alpha Cronbach. Adapun kriteria koefisien reliabilitas yang dikemukan oleh Nunnally dalam Ghozali (2006:42) sebagai berikut: Tabel 3. Koefisien Uji Reliabilitas Koefisien Korelasi 0,91-1,00 0,71-0,90 0,41-0,70 0,21-0,40 negatif-0,20 Kualifikasi Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Hasil uji reliabilitas: Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas Alpha Cronbach Kualifikasi 0,600 Cukup Berdasarkan tabel 4 tentang uji reliabilitas Alpha Cronbach untuk instrumen yang digunakan sebesar 0,600 dengan kriteria cukup, sehingga instrument tersebut dapat digunakan karena sudah memenuhi syarat yaitu valid dan reliabel.

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 G. Teknik analisis data Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan program SPSS 16 for Windows dan melalui beberapa langkah yaitu: 1. Uji Prasyarat a. Uji normalitas data Uji normalitas data menggunakan teknik Kolmogorov Smirnov. Peneliti menggunakan teknik ini untuk menentukan analisis data yang akan digunakan selanjutnya. Kriteria yang digunakan dalam teknik Kolmogorov Smirnov sebagai berikut: 1) Jika nilai signifikansi> 0,05 maka distribusi data normal. 2) Jika nilai signifikansi< 0,05 maka distribusi data tidak normal. Setelah semua data pretest dan posttest diuji normalitasnya maka selanjutnya dapat dilakukan uji statistik. b. Uji homogenitas Uji homogenitas ini dilakukan untuk mengetahui apakah kedua data memiliki dasar yang sama sehingga dapat dilakukan uji perbandingan. Uji homogenitas ini dilakukan dengan cara menganalisis skor pretest kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Data dikatakan homogen atau tidak ada pengaruh jika nilai signifikansi >0,05. Adapun kriteria untuk uji homogenitas tersebut yaitu: 1) Jika harga sig. (2-tailed) >0,05, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 Dengan kata lain kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol homogen atau berada dalam kondisi yang sama. 2) Jika harga sig. (2-tailed) <0,05, terdapat pengaruh yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan kata lain kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol tidak homogen atau berada dalam kondisi yang berbeda. 2. Uji statistik a. Uji kenaikan pretest ke posttest Uji kenaikan ini dilakukan untuk mengetahui apakah skor pretest dan posttest mengalami kenaikan skor baik di kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. perbandingan tersebut menggunakan kriteria sebagai berikut: 1) Jika harga sig. (2-tailed) >0,05, tidak ada peningkatan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. 2) Jika harga sig. (2-tailed) <0,05, ada peningkatan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. b. Uji perbandingan skor posttest Uji perbandingan ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan skor posttestpada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data yang digunakan adalah independent sample t-test. Perbandingan tesebut menggunakan kriteria sebagai berikut:

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 1) Jika probabilitas <0,05, ada pengaruh yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dengan skor posttest kelompok kontrol. 2) Jika probabilitas >0,05, tidak ada pengaruh yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dengan skor posttest kelompok kontrol. H. Jadwal Penenlitian Tabel 5. Jadwal Penelitian No 1. Kegiatan Penulisan Bab I dan revisi 2. Penulisan Bab II dan Revisi 3. Penulisan Bab III dan Revisi 4. Penyusunan Instrumen Penelitian 5. Pelaksanaan penelitian 6. Pengolahan data 7. Penyusunan Bab IV dan Revisi 8. Penyusunan Bab V, lampiran, dan Revisi 9. Ujian Skripsi 10. Revisi Skripsi dan Pembuatan Artikel Sept Okt Nov Bulan Jan Feb Mar April Mei Juni Juli

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Di dalam bab IV ini peneliti akan menjelaskan mengenai deskripsi data penelitian, deskripsi analisis data, uji prasyarat, uji hipotesis, pembahasan. A. Deskripsi Data Penelitian 1. Deskripsi Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta. SD Kanisius Sorowajan ini beralamatkan di Jl. Sorowajan No.111, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Lokasi SD Kanisius Sorowajan cukup stategis karena berada di tengah pemukiman masyarakat dan jauh dari keramaian. SD Kanisius Sorowajan memiliki guru sebanyak 17 guru dan 1 penjaga sekolah yang tinggal di sekolah tersebut. Diantara 17 guru tersebut terdapat 6 guru yang belum tetap dan 11 guru tetap yayasan. Selain itu, dari 11 guru tetap yayasan terdapat 2 guru yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil. Tingkat pendidikan di SD Kanisius Sorowajan tergolong bagus karena sekolah ini termasuk sekolah adiwiyata dan tenaga kependidikannya sebagian besar lulusan S1. SD Kanisius Sorowajan memiliki bangunan yang cukup luas. Sekolah ini juga memiliki lapangan yang besar dan serbaguna, biasanya digunakan untuk upacara bendera, senam, olahraga, dan kegiatan lainnya. Bentuk sekolah ini seperti huruf U yang memiliki 12 ruang kelas, 1 pendopo, 32

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 1 ruang UKS, 1 ruang perpustakaan, dan 1 ruang gudang yang digunakan untuk menyimpan alat-alat olahraga. Selain itu terdapat juga 2 lahan kecil yang dijadikan tempat parkir kendaraan orang tua siswa dan guru-guru dan terdapat 6 ruang kamar mandi . kondisi setiap bangunannyapun sudah bagus karea sebagian besar kelas sudah dikeramik,dicat, dan diternit sehingga mendukung untuk siswa belajar. Lapanganya juga sudah dipasang konblok dan terdapat pohon rindang yang berada dipinggir lapangan tersebut. Penelitian ini meneliti sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Kelompok ekperimen dalam penelitian ini adalah kelas VA sedangkan kelompok kontrolnya adalah kelas VB. 2. Deskripsi pelaksanaan pretest Data kemampuan mengevaluasi dan mencipta ini diperoleh dari pelaksanaan pretest kepada kelompok ekperimen maupun kontrol. Pretest ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal yang dimiliki oleh setiap anak pada kelas eksperimen maupun kontrol sebelum diberikan perlakuan (treatment). Pretest ini terdiri dari 5 soal esai yang memuat kemampuan mengevaluasi dan mencipta. Materi yang ada dalam pretest ini yaitu Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Materi ini menjelaskan mengenai peristiwa yang terjadi selama Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia seperti Peristiwa Dalat

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 Vietnam, Peristiwa Rengasdengklok, Prumusan teks Proklamasi Indonesia, dan Perumusan Dasar Negara. Pretestkelas kontrol dilaksanakan pada hari Jumat, 7 Maret 2014 dan dikerjakan oleh siswa sebanyak 30 orang. Sedangkan pretestkelas eksperimen dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 April 2014 dan dikerjakan oleh siswa sebayak 30 orang. 3. Deskripsi pelaksanaan posttest Posttestdilaksanakan setelah kedua kelompok menerima materi yang akan disampaikan yaitu mengenai Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Akan tetapi dalam menyampaikan materi terdapat perbedaan perlakuan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen dalam menyampaikan materi menggunakan media timeline sedangkan kelas kontrol tidak menggunakan media timeline. setelah itu, dilakukan posttestkepada kedua kelompok tersebut. Data yang diperoleh dari posttestmenunjukkan ada tidaknya pengaruhpada kedua kelompok tersebut dengan perlakuan (treatment) yang berbeda. Soal yang diberikan pada posttestsama dengan soal pretestyaitu terdiri dari 5 soal esai yang memuat dua kemampuan yaitu mengevaluasi dan mencipta. Materi yang terdapat pada soal posttest sama dengan materi yang diberikan pada saat pretest. Materinya yaitu yaitu Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Materi ini menjelaskan mengenai peristiwa yang terjadi selama Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia seperti Peristiwa Dalat

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 Vietnam, Peristiwa Rengasdengklok, Prumusan teks Proklamasi Indonesia, dan Perumusan Dasar Negara. Posttestkelas kontrol dilaksanakan pada hari Kamis, 10 April 2014 dan dikerjakan oleh siswa sebanyak 30 orang. Sedangkan posttestkelas eksperimen dilaksanakan pada hari Selasa, 22 April 2014 dan dikerjakan oleh siswa sebayak 30 orang. B. Deskripsi Analisis Data 1. Pretest a. Pretest kelompok eksperimen Pretestyang dilaksanakan pada kelompok eksprimen untuk kemampuan mengevaluasi dan mencipta diperoleh nilai maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Data tersebut disajikan dalam tabel 1 untuk kemampuan mengevaluasi dan tabel 2 untuk kemampuan mencipta. Tabel 6.Deskripsi data pretest kemampuan mengevaluasi Nilai Nilai Standar Mean Maksimal Minimal Deviasi 88 25 53,9333 18,63429 Berdasarkan tabel 6 diketahui bahwa data prestest kemampuan mengevaluasi kelompok eksperimen memiliki nilai minimal sebesar 25, nilai maksimal sebesar 88 dan memiliki mean 53,9333 dengan standar deviasi 18,63429.

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 Tabel 7. Deskripsi data pretest kemampuan mencipta Nilai Nilai Standar Mean Maksimal Minimal Deviasi 83 25 48,9000 15,03410 Berdasarkan tabel 7 diketahui bahwa data prestest kemampuan mencipta kelompok eksperimen memiliki nilai minimal sebesar 25, nilai maksimal sebesar 83 dan memiliki mean 48,9000 dengan standar deviasi 15,03410. b. Pretestkelompok kontrol Pretestyang dilaksanakan pada kelompok kontrol untuk kemampuan mengevaluasi dan mencipta diperoleh nilai maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Data tersebut disajikan dalan tabel 3 untuk kemampuan mengevaluasi dan tabel 4 untuk kemampuan mencipta. Tabel 8. Deskripsi data pretest kemampuan mengevaluasi Nilai Nilai Standar Mean Maksimal Minimal Deviasi 88 0 44,4667 23,79761 Berdasarkan tabel 8 diketahui bahwa data prestest kemampuan mengevaluasi kelompok kontrol memiliki nilai minimal sebesar 0, nilai maksimal sebesar 88 dan memiliki mean 44, 4667 dengan standar deviasi 23,79761 Tabel 9. Deskripsi data pretest kemampuan mencipta Nilai Maksimal 67 Nilai Minimal 17 Mean 30,07 Standar Deviasi 12,284

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 Berdasarkan tabel 9 diketahui bahwa data prestest kemampuan mencipta kelompok kontrol memiliki nilai minimal sebesar 17, nilai maksimal sebesar 67 dan memiliki mean 30,07 dengan standar deviasi 12,284. 2. Posttest a. Posttest kelompok eksperimen Posttestyang dilaksanakan pada kelompok eksprimen untuk kemampuan mengevaluasi dan mencipta diperoleh nilai maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Data tersebut disajikan dalan tabel 5 untuk kemampuan mengevaluasi dan tabel 6 untuk kemampuan mencipta. Tabel 10.Deskripsi data posttest kemampuan mengevaluasi Nilai Nilai Standar Mean Maksimal Minimal Deviasi 100 50 79,7667 17,74082 Berdasarkan tabel 10 diketahui bahwa data postest kemampuan mengevaluasi kelompok eksperimen memiliki nilai minimal sebesar 50, nilai maksimal sebesar 100 dan memiliki mean 79,7667 dengan standar deviasi 17,74082. Tabel 11. Deskripsi data posttest kemampuan mencipta Nilai Maksimal 83 Nilai Minimal 25 Mean 56,9333 Standar Deviasi 14,74129

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 Berdasarkan tabel 11 diketahui bahwa data posttest kemampuan mencipta kelompok eksperimen memiliki nilai minimal sebesar 25, nilai maksimal sebesar 83 dan memiliki mean 56,9333 dengan standar deviasi 14,74129. b. Posttest kelompok kontrol Posttestyang dilaksanakan pada kelompok eksprimen untuk kemampuan mengevaluasi dan mencipta diperoleh nilai maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Data tersebut disajikan dalan tabel 7 untuk kemampuan mengevaluasi dan tabel 8 untuk kemampuan mencipta. Tabel 12. Deskripsi data posttest kemampuan mengevaluasi Nilai Nilai Standar Mean Maksimal Minimal Deviasi 100 13 62,30 25,092 Berdasarkan tabel 12 diketahui bahwa data posttest kemampuan mencipta kelompok kontrol memiliki nilai minimal sebesar 13, nilai maksimal sebesar 100 dan memiliki mean 62,30 dengan standar deviasi 25,092. Tabel 13. Deskripsi data posttest kemampuan mencipta Nilai Nilai Standar Mean Maksimal Minimal Deviasi 83 17 42,77 20,056 Berdasarkan tabel 13 diketahui bahwa data posttest kemampuan mencipta kelompok kontrol memiliki nilai minimal sebesar 17, nilai maksimal sebesar 83 dan memiliki mean 42,77 dengan standar deviasi 20,056.

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 C. Uji Prasyarat 1. Uji normalitas Uji normalitas diujikan pada masing-masing kelas baik kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Kemudian data yang diperoleh dari pretestdan posttestdari kedua kelompok tersebut dianalisis uji normalitas. Uji normalitas ini menggunakan One-Sample Kolmogorov-Smirnov dengan program SPSS 16 for Windows. Kriteria yang digunakan dalan uji normalitas ini adalah sebagai berikut : 1. Jika nilai signifikansi>0,05 maka data berdistribusi normal. 2. Jika nilai signifikansi<0,05 maka data berdistribusi tidak normal. Rangkuman hasil uji normalitas pretestdan posttestuntuk kemampuan mengevaluasi dapat dilihat pada tabel 14 dan kemampuan mencipta pada tabel 15. Tabel 14. Rangkuman hasil uji normalitas kemampuan mengevaluasi Variabel Kolmogorov Smirnov Z 1,006 Pretest kelompok eksperimen Posttest kelompok eksperimen Pretest kelompok kontrol Posttest kelompok kontrol Berdasarkan tabel 14 tentang hasil 1,130 Keterangan Normal Normal 1,317 Normal 1,030 Normal uji normalitas, diketahui bahwa pretestdan posttestkelompok eksperimen dan kontrol memiliki distribusi data normal. Ditunjukkan bahwa nilai signifikansi berada di atas 0,05, yaitu

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 pretestkelas eksperimen sebesar 1,006 dan posttestsebesar 1,141. Sedangkan pretest kelas kontrol sebesar 1,317 dan posttest sebesar 1,030. Tabel 15. Rangkuman hasil uji normalitas kemampuan mencipta Variabel Kolmogorov Smirnov Z 0,753 Pretest kelompok eksperimen Posttest kelompok eksperimen Pretest kelompok kontrol Posttest kelompok kontrol Berdasarkan tabel 15 tentang hasil 0,888 Keterangan Normal Normal 1,607 Normal 0,979 Normal uji normalitas, diketahui bahwa pretestdan posttest kemampuan mencipta kelas eksperimen dan kontrol memiliki distribusi data normal. Ditunjukkan bahwa nilai signifikansi berada di atas 0,05 yaitu pretest kelas eksperimen sebesar 0,753 dan posttest sebesar 0,888. Sedangkan pretest kelas kontrol sebesar 1,607 dan posttest sebesar 0,979. Berdasarkan tabel diatas, maka data pretestdan posttestuntuk kemampuan mengevaluasi dan mencipta di kelas eksperimen maupun kelas kontrol memiliki distribusi data yang normal. Sehingga dapat dilakukan uji homogenitas sebagai uji prasyarat selanjutnya. 2. Uji homogenitas Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui kesamaan variansi atau untuk menguji bahwa data yang diperoleh berasal dari populasi yang homogen. Uji homogenitas ini menggunakan Lavene’s Test dengan program

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 SPSS 16 for Widows. Kriteria dalam pengambilan keputusan adalah sebagai berikut : a. Jika harga sig. (2-tailed)<0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada pengaruhyang signifikan antara skor pretest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sehingga dapat dilakukan analisis perbandingan antara selisih skor dari pretest ke posttest dari kedua kelompok. b. Jika harga sig. (2-tailed)>0,05 maka Hnull diterima dan Hi ditolak artinya tidak ada pengaruhyang signifikan antara skor pretest dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, sehingga dapat digunakan analisis perbandingan skor posttest dari kedua kelompok. Hipotesis null (Ho) adalah tidak ada pengaruhyang sigifikan antara skor pretestkelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hipotesis sementara (Hi) adalah ada perbedaan yang signifikan antara skor pretestkelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rangkuman hasil uji homogenitas tersebut adalah sebagai berikut : Tabel 16. Rangkuman hasil homogenitas kemampuan mengevaluasi Variabel Hasil Signifikan Keterangan Pretest kelompok ekperimen 0,093 Tidak ada dan kontrol kemampuan perbedaan mengevaluasi Berdasarkan tabel 16 tentang hasil homogenitas diketahui bahwa probabilitas untuk kemampuan mengevaluasi di atas 0,05 yaitu 0,093 maka Ho

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 diterima dan Hi ditolak. Artinya yaitu tidak ada pengaruhyang signifikan (homogen) antara skor pretest pada kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Oleh karena itu dapat digunakan analisis perbandingan skor posttestkelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Tabel 17. Rangkuman Hasil homogenitas kemampuan mencipta Variabel Hasil Signifikan Keterangan Pretest kelompok ekeprimen 0,281 Tidak ada dan kontrol kemampuan perbedaan mencipta Berdasarkan tabel 17 tentang hasil homogenitas diketahui bahwa probabilitas untuk kemampuan mencipta di atas 0,05 yaitu 0,281 maka H o diterima dan Hi ditolak. Artinya yaitu tidak ada perbedaan yang signifikan (homogen) antara skor pretest pada kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Oleh karena itu dapat digunakan analisis perbandingan skor posttestkelompok eksperimen dan kelompok kontrol. D. Uji Hipotesis 1. Uji kenaikan skor pretestke posttest Uji kenaikan skor ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan yang terjadi antara skor pretest ke posttest pada kemampuan mengavaluasi dan mencipta di kelas eksperimen dan kontrol. Skor perbandingan pretest ke posttest dikatakan meningkat jika harga sig (2tailed)<0,05. Analisis data yang digunakan adalah paired t-test karena distribusi datanya normal.

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 Dengan kriteria sebagai berikut: a. Jika harga sig. (2-tailed)<0,05, Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinyaada pengaruhyang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest. b. Jika harga sig. (2-tailed)>0,05, Hnull diterima dan Hi ditolak. Artinya tidak ada pengaruhyang signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan kata lain tidak ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest. Hasil analisis data perbandingan pretest ke posttest kemampuan mengevaluasi dan mencipta kelompok eksperimen dan kontrol. Tabel 18. Perbandingan skor pretest ke posttest kemampuan mengevaluasi No 1. 2. Test % Signifikansi Keterangan peningkatan Pretest Posttest Eksperimen 53,93 79,77 47,91% 0,000 Berbeda Kontrol 44,47 62,30 40,09% 0,000 Berbeda Berdasarkan tabel 18 diketahui bahwa harga sig. (2-tailed) pada Kelompok kelompok eksperimen 0,000 atau <0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya bahwa ada pengaruhyang signifikan antara pretest ke posttest. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttestdi kelas eksperimen sebesar 47,91%. Sedangkan pada kelompok kontrol harga sig. (2-tailed) sebesar 0,000 atau <0,05, maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretestke posttestdi

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 44 kelas kontrol sebesar 40,09%. Pada kedua kelompok tersebut mengalami kenaikan namun kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Berikut grafik kenaikan skor pretest ke posttest pada kemamampuan mengevaluasi kelompok eksperimen dan kontrol. 90 80 70 60 50 Kontrol 40 Eksperimen 30 20 10 0 Pretest Posttets Gambar 5. Kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan mengevaluasi kelompok eksperimen dan kontrol. Tabel 19. Perbandingan skor pretest ke posttest kemampuan mencipta No 1. 2. Kelompok Test Pretest Posttest % peningkatan Signifikansi Keterangan Eksperimen 48,90 56,93 16,42% 0,003 Berbeda Kontrol 30,07 42,77 42,23% 0,000 Berbeda Berdasarkan tabel 19 diketahui bahwa harga sig.(2-tailed) pada kelompok eksperimen sebesar 0,003 atau <0,05, maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest ke posttest. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttestdi kelas eksperimen sebesar 16,42%. Sedangkan pada kelompok kontrol harga

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 sig. (2-tailed) sebesar 0,000 atau <0,05, maka Hnull ditolak dan Hi diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest ke posttest. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretestke posttestdi kelas kontrol sebesar 42,23%. Pada kedua kelompok tersebut mengalami kenaikan akan tetapi kelas kontrol lebih tinggi daripada kelas eksperimen. Berikut grafik kenaikan skor pretest ke posttest pada kemampuan mencipta kelompok eksperimen dan kontrol. 60 50 40 30 Kontrol 20 Eksperimen 10 0 pretest posttest Gambar 6. Kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan mencipta kelompok eksperimen dan kontrol. 2. Perbandingan skor posttest Perbandingan skor posttest dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruhyang signifikan antara posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen untuk kemampuan mengevaluasi dan mencipta. Analisis data

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 statistik yang digunakan adalah parametrik independent sample t-test karena distribusi data yang dihasilkan normal. Berikut hipotesisnya : a. Hnull : tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. b. Hi : ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kriteria penarikan kesimpulan sebagai berikut : a. Jika probabilitas<0,05 maka Ho ditolak dan Hi diterima. Artinya ada pengaruh yang kemampuan signifikan mengevaluasi, antara skor mencipta posttestkelompok dan kelompok kontrol eksperimen kemampuan mengevaluasi, mencipta. Dengan kata lain ada perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan berpikir. b. Jika probabilitas>0,05 maka Ho diterima dan Hi ditolak. Artinya tidak ada pengaruh yang kemampuan signifikan mengevaluasi, antara skor mencipta posttestkelompok dan kelompok kontrol eksperimen kemampuan mengevaluasi, mencipta. Dengan kata lain tidak ada perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan berpikir.

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 Tabel 20. Rangkuman hasil uji hipotesis kemampuan mengevaluasi Variabel Hasil Signifikan Keterangan Posttest kelompok ekeprimen 0,003 Ada perbedaan dan kontrol kemampuan mencipta Berdasarkan tabel 20 diketahui bahwa probabilitas untuk kemampuan mengevaluasi di bawah 0,05 yaitu 0,003. Maka Ho ditolak dan Hi diterima artinya ada pengaruhyang signifikan antara skor posttestkelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Dengan kata lain ada perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengevaluasi. Tabel 21. Rangkuman hasil uji hipotesis kemampuan mencipta Variabel Hasil Signifikan Keterangan Posttest kelompok ekeprimen 0,003 Ada perbedaan dan kontrol kemampuan mencipta Berdasarkan tabel 21 diketahui bahwa probabilitas untuk kemampuan mencipta di bawah 0,05 yaitu 0,003. Maka Ho ditolak dan Hi diterima artinya ada pengaruh yang signifikan antara skor posttestkelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan kata lain ada perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mencipta. E. Pembahasan hasil penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dimana pelaksanaan penelitian ini dengan memberikan pretest dan posttest terhadap kelompok eksperimen dan kontrol. Tahap dalam penelitian ini 1) uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas. 2) uji kenaikan skor pretest ke posttestkemampuan

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 mengevaluasi dan mencipta kelas eksperimen dan kontrol. 3) uji perbandingan skor posttest kemampuan mengevaluasi dan mencipta. Pertama melakukan uji normalitas skor pretest dan posttest kemampuan mengevaluasi kelompok eksperimen dan kontrol menunjukkan kedua kelompok tersebut berada pada kondisi yang sama karena probabilitas >0,05 yaitu pretest kelompok eksperimen 1,006 dan posttest 1,130. Sedangkan pretest kelompok kontrol 1,317 dan posttest 1,030. Kemudian untuk kemampuan mencipta untuk kelompok eksperimen dan kontrol berada pada kondisi yang sama karena probabilitas >0,05 yaitu pretest kelompok eksperimen 0,753 dan posttest 0,888 sedangkan pretest kelompok kontrol sebesar 1,607 dan posttest 0,979. Selanjutnya uji homogenitas skor pretestkemampuan mengevaluasi dan mencipta, dari kedua kemampuan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan mengevaluasi dan mencipta di kelas eksperimen dan kontrol homogen atau tidak ada pengaruhskor pretest. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,093 untuk kemampuan mengevaluasi dan 0,281 untuk kemampuan mencipta karena jika probabilitas >0,05 maka tidak ada pengaruhyang signifikan antara pretest kelompok eksperimen dan kontrol. Kedua melakukan uji kenaikan skor pretest keposttest, hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada peningkaatan skor pretest ke posttestkemampuan mengevaluasi dan mencipta pada kelompok eksperimen dan kontrol. Kemampuan mengevaluasi pada kelas eksperimen mengalami kenaikan skor karena harga sig. (2-tailed)<0,05 yaitu 0,000 maka Hnull ditolak dan Hi diterima yang artinya bahwa

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest ke posttest atau dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara skor pretes ke posttestsebesar 47,91%. Sama halnya dengan kelas kontrol untuk kemampuan mengevaluasi mengalami kenaikan skor dengan harga sig. (2-tailed)<0,05 yaitu 0,000 maka Hnull ditolak Hi diterima yang artinya bahwa ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest ke posttest atau dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara skor pretest ke posttestsebesar 40,09%. Kedua kelompok tersebut mengalami peningkatan yaitu kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Sedangkan kemampuan mencipta di kelas eksperimen juga mengalami kenaikan skor karena harga sig.(2-tailed) <0,05 yaitu pada kelas eksperimen harga sig. (2-tailed) sebesar 0,003 maka Hnull ditolak dan Hi diterima yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest ke posttest atau dengan kata lain terjadi peningkatan yang signifikan antara skor pretest ke posttestdengan presentase sebesar 16,42%.Sedangkan pada kelas kontrol juga mengalami kenaikan karena harga sig. (2-tailed)<0,05 yaitu 0,000 maka Hnull ditolak dan Hi diterima yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest ke posttest. Dengan kata lain terjadi peningkatan yang signifikan antara skor pretest ke posttest, namun pada kelas kontrol lebih tinggi dari pada kelas eksperimen yaitu 42,77%. Hal ini di sebabkan karena guru kelas melakukan pengulangan materi. Sehingga siswa secara tidak langsung mendapat perlakukan yang lebih daripada kelas eksperimen. Berdasarkan uji kenaikan skor di atas diketahui bahwa

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengevaluasi dan mencipta siswa kelas V. Ketiga melakukan uji pengaruhskor posttest untuk kemampuan mengevaluasi dan mencipta dengan probabilitas <0,05 maka Hnull ditolak dan Hi diterima artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kemampuan mengevaluasi dan mencipta. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi untuk kemampuan megevaluasi sebesar 0,003 dan kemampuan mencipta sebesar 0,003 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara skor posttestkemampuan mengevaluasi dan mencipta pada kelompok eksperimen dan kontrol. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, diketahui bahwa ada perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengevaluasi dan mencipta. Penelitian tersebut relevan dengan penelitian yang dilakukan oleh Mityasari bahwa penggunaan media timeline dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Levie dan Lentz (dalam Kustadi 2011:19-20) bahwa fungsi kognitif dari media pembelajaran adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN Di dalam bab V ini peneliti akan menjelaskan mengenai kesimpulan, keterbatasan penelitian dan saran. A. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan Yogyakarta pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), materi Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penggunaan media timeline maka dapat disimpulkan bahwa: 1. Ada perbedaan kemampuan mengavauasi atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis statistik skor posttest kemampuan mengevaluasi pada kelompok eksperimen dan kontrol dengan harga sig. (2-tailed)sebesar 0,003 yang artinya Hnull ditolak dan Hi diterima dengan kata lain ada perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengevaluasi. 2. Ada perbedaan kemampuan mengavauasi atas penggunaan media pembelajaran timeline pada mata pelajaran IPS untuk siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis statistik skor posttest kemampuan mencipta pada kelompok eksperimen dan kontrol 51

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 dengan harga sig. (2-tailed)sebesar 0,003 yang artinya Hnull ditolak dan Hi diterima dengan kata lain ada perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mencipta. B. Keterbatasan Penelitian Berikut keterbatasan penelitian: 1. Waktu penelitian Penggunaan media timeline terlalu lama sehingga waktu penelitian menjadi mundur. 2. Perlakuan terhadap kelompok kontrol Guru melakukan pengulangan materi pada kelas kontrol setelah peneliti melakukan penelitian. Maka pada uji kenaikan skor untuk kemampuan mencipta kelas kontrol lebih tinggi daripada kelas eksperimen. 3. Reliabilitias soal Reliabilitas soal dalam penelitian ini masih dalam kategori cukup. Apabila soal akan digunakan lagi dalam penelitian lain, peneliti harus menaikkan reliabilitas soal tersebut.

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 C. Saran Berdasarkan kesilmpulan di atas, saran bagi penelitian lain yang akan melakukan penelitian mengenai peggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengevaluasi dan mencipta yaitu: 1. Peneliti perlu mensosialisasikan cara penggunaan media timeline agar siswa tidak kesulitan ketika mereka mencoba untuk mempergunakannya. 2. Peneliti perlu mempersiapkan media seperti nama tokoh, tahun, peristiwa yang terjadi, foto tokoh dll dengan maksimal agar apa yang akan disampaikan benar-benar bisa dipahami oleh siswa. 3. Peneliti perlu memperhitungkan waktu yang akan digunakan sehingga memperoleh hasil yang maksimal.

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Anderson, Lorin dan David R Krathwohl. 2010. Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Assesmen. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Anitah, Sri. 2010. Media Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka Arcana, Krisnayanti dan Suarjana. 2012. Pengaruh model pembelajaran Course Review Horay terhadap kemampuan berpikir kritis mata pelajaran IPS siswa kelas V SD di Gugus Kecamatan Kediri. Jurnal Pendidikan (Online). (http://teqip.com/wp-content/uploads/2013/11/47-53.pdf Diakses 17 Oktober 2013) Arifin, Zaenal. 2009. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Arikunto, Suharsimi. 2006. Evaluasi Program Pendidikan: Pedoman Teoritis Praktis bagi Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. Arsyad, Azhar. 2002. Media Pembelajaran, edisi 1. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Azwar, Saifuddin. 2008. Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta. Crain, William. 2007. Teori Perkembangan Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Darmawan, Deni. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset. Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Kariadinata, Rahayu. 2012. Dasar-dasar Statistika Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia. Kountour, Ronny. 2003. Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi dan Tesis. Jakarta: CV Teruna Grafica. Kustadi, Cecep. 2011. Media Pembelajaran Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia Kuswana, Sunaryo. 2012. Taksonomi Kognitif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya 54

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 Mardapi, Djemari. 2008. Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes. Yogyakarta: Mitra Cendekia Press. Masidjo, Ign. 2007. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius. Mudyaharjo, Radja. 2006. Pengantar Pendidikan Sebuah Studi Awal tentang Dasar – dasar Pendidikan pada Umumnya dan Pendidikan di Indonesia. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. Munadi, Yudhi. 2013. Media Pembelajaran. Jakarta: Sebuah pendekatan baru. Nazir, M. 2005. Metode Penelitian. Bogor Selatan: Ghalia Indonesia. Obenchain, Kathryn M. 2011. Fifty Social Studies Strategies for K-8 classrooms. Pearson: New Jersey. Priyatno, Duwi.2010. Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data Penelitian dengan SPSS dan Tanya Jawab Ujian Pendadaran. Yogyakarta: Gava Media. Sadiman, Arif. 2009. Media Pendidikan: Pengertian, Pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Pengembangan dan Sapriya. 2006. Konsep Dasar IPS. Bandung: UPI PRESS. Solihatin, Etin. 2007. Cooperative Learnig: Analisis Model Pembelajaran IPS. Jakarta: Bumi Aksara Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Supardi.2011. Dasar-dasar Ilmu Sosial. Yogyakarta: Ombak. Supratiknya, A. 2012. Penilaian Hasil Belajar dengan Teknik Nontes. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Surapranata, M. 2005. Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil Tes Implementasi Kurikulum 2004. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset. Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 Widyanarti. 2012. Penggunaan media puzzle dalam model pembelajaran langsung untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Kelas VA SDN Rangkah I Tambaksari Surabaya(Online). (http://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitianpgsd/article/view/1007/baca-artikel Diakeses 17 Oktober 2013) Yuli, Dini Mityasari. 2013. Penggunaan Media Bagan Garis Waktu (TIME LINE CHART) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPS kelas V SD (Online). (http://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-penelitianpgsd/article/view/2953Diakses 17 Oktober 2013)

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 57

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 1 SILABUS PEMBELAJARAN Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester :V/2 Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2x pertemuan) Standar Kompetensi: 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia Indikator Pencapaian Kompetensi Materi Pokok Gagasan Kegiatan Penilaian dan Uraian Pembelajaran Jenis Bentuk Materi Tagihan Instrumen Kompetensi Dasar : 2.3 menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Competence 2.3.1. Menyimpulkan kesesuaian antara Terlampir a. Guru memberikan bacaan mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi selama peristiwa. proklamasi kemerdekaan tanggapan b. Siswa mengidentifikasi peristiwa apa saja yang Sumber dan Media Belajar Sumber : Pertemuan Pertama tahun dan 2.3.2. Memberikan Contoh Instrumen Alokasi Waktu Portofolio Uraian dan isian singkat Berikanlah tanggapan pada setiap peristiwa di atas ! 4 x 40 menit Widyaningtyas. 2011. Ayo belajar ilmu Pengetahuan Sosial. Yogyakarta: 58

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI mengenai terjadi selama proklamasi Kanisius. peristiwa yang kemerdekaan melalui bacaan Media : terjadi pada yang sudah dibagikan LKS proklamasi kemerdekaan. 2.3.3. Membuat kesimpulan mengenai c. Siswa mencatat hal-hal penting tentang peristiwa kemerdekaan a. Guru memberikan contoh cara menggunakan garis proklamasi waktu untuk kemerdekaan. mengindentifikasi peristiwa kesimpulan yang terjadi. b. Kemudian siswa mengenai tokoh melakukannya sendiri seperti proklamasi yang sudah dicontohkan kemerdekaan. gurunya 2.3.5. Menyusun tugas waktu yang terjadi saat proklamasi peristiwa 2.3.4. Membuat Timeline/garis c. Siswa dibentuk dalam yang akan dibuat kelompok yang mengenai urutan beranggotakan 4-5 siswa 59

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI peristiwa selama proklamasi kemerdekaan. 2.3.6. Menghasilkan karya berupa urutan peristiwa d. Siswa dibagikan lembar kerja siswa e. Siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok f. Siswa dan guru membahas bersama-sama selama proklamasi kemerdekaan Conscience 2.3.1. Mengemukakan pendapat dengan Pertemuan Kedua a. Guru memberikan bacaan mengenai proklamasi kemerdekaan. tegas mengenai b. Siswa mengidentifikasi siapa peristiwa yang saja tokoh yang berperan terjadi pada selama proklamasi proklamasi kemerdekaan kemerdekaan Non Tes Rubrik penilaian sikap Terlampir c. Guru memberikan contoh Compasion cara menggunakan garis 2.3.1. Meneladani waktu untuk Terlampir Non Tes Rubrik 60

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI semangat para mengindentifikasi peristiwa tokoh Proklamasi yang terjadi serta tokoh yang Kemerdekaan berperan selama proklamasi pengamatan kemerdekaan d. Kemudian siswa melakukannya sendiri seperti yang sudah dicontohkan gurunya e. Siswa dibentuk dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 siswa f. Siswa dibagikan lembar kerja siswa g. Siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok h. Siswa dan guru membahas bersama-sama Evaluasi Siswa diberikan evaluasi 61

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI pembelajaran secara tertulis dan dikerjakan secara individu Mengetahui, Peneliti Nia Putri Pamungkas NIM: 101134136 62

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 LAMPIRAN 2 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester :V/2 Alokasi Waktu : 4 x 40 menit A. Standar Kompetensi 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. B. Kompetensi Dasar 2.3 Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan. C. Indikator Pembelajaran Competence 2.3.1. Menyimpulkan kesesuaian antara tahun dan peristiwa. 2.3.2. Memberikan tanggapan mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan. 2.3.3. Membuat kesimpulan mengenai peristiwa proklamasi kemerdekaan. 2.3.4. Membuat kesimpulan mengenai tokoh proklamasi kemerdekaan. 2.3.5. Menyusun tugas yang akan dibuat mengenai urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan. 2.3.6. Menghasilkan karya berupa urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan Conscience 2.3.1. Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan.

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 Compasion 2.3.1. Meneladani semangat juang para tokoh-tokoh Proklamasi Kemedekaan. D. Tujuan Pembelajaran Competence 1. Siswa mampu menyimpulkan kesesuaian antara tahun dan peristiwa minimal satu setelah mendengarkan penjelasan guru. 2. Siswa mampu memberikan tanggapan mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan minimal satu melalui diskusi. 3. Siswa mampu membuat kesimpulan mengenai peristiwa proklamasi kemerdekaan minimal satu melalui diskusi. 4. Siswa mampu membuat kesimpulan mengenai tokoh proklamasi kemerdekaan minimal satu setelah membaca buku. 5. Siswa mampu menyusun tugas yang akan dibuat mengenai urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan minimal satu setelah mendengar penjelasan guru. 6. Siswa mampu menghasilkan karya berupa urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan minimal satu setelah mendengar penjelasan guru. Conscience 1. Siswa mampu mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan setelah membaca buku. Compasion 1. Siswa mampu meneladani semangat juang para tokoh-tokoh Proklamasi Kemerdekaan. E. Materi Ajar Proklamasi kemerdekaan (terlampir)

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 F. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran a. Pendekatan Pembelajaran Pendekatan Pedagogi Reflektif (PPR) b. Model Pembelajaran Model Pembelajaran Kooperatif Learning c. Metode Pembelajaran Ceramah bervariasi, diskusi, tanya jawab, penugasan G. Langkah – langkah Pembelajaran Pertemuan pertama 1. Kegiatan Awal (Konteks) a. Salam pembuka, guru mengucapkan salam kepada siswa. b. Siswa dan guru berdoa bersama. c. Guru melakukan presensi. d. Apersepsi Siswa bertanya jawab dengan guru tentang apa yang diketahui siswa mengenai proklamasi kemerdekaan. Misalnya : 1. Apa yang kalian ketahui tentang proklamasi kemerdekaan? e. Orientasi Guru menjelaskan langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan selama proses pembelajaran f. Motivasi Guru mengajak siswa untuk bernyanyi “Dari Sabang Sampai Merauke” 10 menit

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 Dari sabang sampai merauke Berjajar pulau-pulau Sambung menyambung menjadi satu Itulah Indonesia Indonesia tanah airku, aku berjanji padamu Menjunjung tanah airku Tanah airku Indonesia 2. Kegiatan Inti (Pengalaman) 50 menit a. Guru memberikan bacaan mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan. b. Siswa mengidentifikasi peristiwa apa saja yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan melalui bacaan yang sudah dibagikan. c. Siswa mencatat hal-hal penting tentang peristiwa yang terjadi saat proklamasi kemerdekaan. d. Guru memberikan contoh cara menggunakan garis waktu untuk mengindentifikasi peristiwa yang terjadi. e. Kemudian siswa melakukannya sendiri seperti yang sudah dicontohkan gurunya. f. Siswa dibentuk dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 siswa. g. Siswa dibagikan lembar kerja siswa. h. Siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok. i. Siswa dan guru membahas bersama-sama. 3. Kegiatan Akhir Kesimpulan a. Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa. 20 menit

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 b. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti. c. Siswa dan guru menyimpulkan hasil belajar. Refleksi Siswa merefleksikan pembelajaran hari ini dengan bimbingan guru yaitu sebagai berikut : a. Apa yang kalian pelajari hari ini? b. Kesulitan apa yang kalian hadapi? c. Apa yang akan kalian lakukan setelah mengikuti pelajaran hari ini? Aksi Siswa merencanakan tindakan yang akan dilaksanakan untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan. Mengapa memilih tindakan tersebut? Tindak Lanjut a. Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari selanjutnya. b. Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”. c. Guru bersama siswa berdoa bersama. Pertemuan kedua 1. Kegiatan Awal (Konteks) a. Salam pembuka, guru mengucapkan salam kepada siswa. b. Siswa dan guru berdoa bersama. c. Guru melakukan presensi. d. Apersepsi Siswa bertanya jawab dengan guru tentang apa yang diketahui siswa mengenai proklamasi kemerdekaan. 10 menit

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 e. Orientasi Guru menjelaskan langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan selama proses pembelajaran. f. Motivasi Guru mengajak siswa untuk bernyanyi “Hari Merdeka” Tujuh belas agustus tahun empat lima Itulah hari kemerdekaan kita Hari merdeka nusa dan bangsa Hari lahirnya bangsa Indonesia Merdeka.... sekali merdeka tetap merdeka Selama hayat masih dikandung badan Kita tetap setia, tetap sedia Mempertahankan Indonesia Kita tetap setia, tetap sedia Membela negara kita 2. Kegiatan Inti (Pengalaman) a. Guru memberikan bacaan mengenai proklamasi kemerdekaan. b. Siswa mengidentifikasi siapa saja tokoh yang berperan selama proklamasi kemerdekaan. c. Guru memberikan contoh cara menggunakan garis waktu untuk mengindentifikasi peristiwa yang terjadi serta tokoh yang berperan selama proklamasi kemerdekaan. d. Kemudian siswa melakukannya sendiri seperti yang sudah dicontohkan gurunya. e. Siswa dibentuk dalam kelompok yang beranggotakan 4- 50 menit

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 69 5 siswa. f. Siswa dibagikan lembar kerja siswa. g. Siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok. h. Siswa dan guru membahas bersama-sama. 3. Kegiatan Akhir Kesimpulan a. Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa. b. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti. c. Siswa dan guru menyimpulkan hasil belajar. Evaluasi Siswa diberikan evaluasi pembelajaran secara tertulis dan dikerjakan secara individu. Refleksi Siswa merefleksikan pembelajaran hari ini dengan bimbingan guru yaitu sebagai berikut : a. Apa yang kalian pelajari hari ini? b. Kesulitan apa yang kalian hadapi? c. Apa yang akan kalian lakukan setelah mengikuti pelajaran hari ini? Aksi Siswa merencanakan tindakan yang akan dilaksanakan untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan. Mengapa memilih tindakan tersebut? Tindak Lanjut a. Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari selanjutnya. 20 menit

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 b. Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”. c. Guru bersama siswa berdoa bersama. H. Media dan Alat/Bahan 1. Media a. Lembar kerja siswa b. Media Timeline/garis waktu c. Ringkasan materi I. Sumber belajar Susilaningsih, Endang. Linda S. Limbong. 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial 5. Klaten: Cempaka Putih. Widyaningtyas. 2011. Ayo belajar ilmu Pengetahuan Sosial. Yogyakarta: Kanisius. J. Penilaian Indikator Pencapaian Kompetensi Competence 1. Menyimpulkan kesesuaian antara tahun dan peristiwa 2. Memberikan tanggapan mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan 3. Membuat kesimpulan mengenai peristiwa proklamasi kemerdekaan 4. Membuat kesimpulan Jenis Penilaian Tes Tertulis Bentuk Penilaian Uraian/essay Contoh Instrumen Soal Berikanlah tanggapan pada setiap peristiwa di atas !

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 mengenai tokoh proklamasi kemerdekaan 5. Menyusun tugas yang akan dibuat mengenai urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan 6. Menghasilkan karya berupa urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan Conscience 1. Siswa mampu mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan setelah membaca buku Non tes Non tes Rubrik penilaian sikap Rubrik pengamatan Compasion 1. Siswa mampu menghargai jasa para tokoh dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia Mengetahui, Praktikan Nia Putri Pamungkas NIM: 101134136 Terlampir Terlampir

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN A. Penilaian Competence Indikator Pencapaian No Menyimpulkan Memberikan Membuat Membuat Menyusun Menghasilkan kesesuaian tanggapan kesimpulan kesimpulan tugas yang karya berupa antara tahun mengenai mengenai mengenai akan dibuat urutan dan peristiwa peristiwa yang peristiwa tokoh mengenai peristiwa terjadi pada proklamasi proklamasi urutan selama proklamasi kemerdekaan kemerdekaan peristiwa proklamasi selama kemerdekaan Nama Siswa kemerdekaan Nilai Total proklamasi kemerdekaan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. 72

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Keterangan : 1. Menyimpulkan kesesuaian antara tahun dan peristiwa Nilai 4 : Jika siswa mampu menyebutkan 4 atau lebih kesesuai antara tahun dan peristiwa yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan Nilai 3 : Jika siswa mampu menyebutkan 3 kesesuai antara tahun dan peristiwa yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan Nilai 2 : Jika siswa mampu menyebutkan 2 kesesuai antara tahun dan peristiwa yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan Nilai 1 : Jika siswa mampu menyebutkan 1 kesesuai antara tahun dan peristiwa yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan 2. Memberikan tanggapan mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu memberikan tanggapan dengan benar, mengungkapkan dengan jelas, menanggapi dengan runtut, mudah dipahami Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak 3. Membuat kesimpulan mengenai peristiwa proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu membuat kesimpulan dengan jelas, tepat, tidak bertele-tele, dan mudah dipahami Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak 4. Membuat kesimpulan mengenai tokoh proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu membuat kesimpulan dengan jelas, tepat, tidak bertele-tele, dan mudah dipahami Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak 73

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5. Menyusun tugas yang akan dibuat mengenai urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu menyusun urutan peristiwa dengan runtut, tepat, jelas, dan mudah dipahami Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak 6. Menghasilkan karya berupa urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu menghasilkan karya berupa urutan peristiwa dengan menarik, kreatif, jelas, dan tepat Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai Akhir = 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑝𝑒𝑚𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒 ℎ𝑎𝑛 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = 74

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 B. Penilaian Conscience Non tes  Siswa mampu mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang telah terjadi pada proklamasi kemerdekaan setelah membaca buku No Nama Siswa Dapat mengungkap kan pendapatnya dengan jelas. 1 2 3 4 Aspek yang diamati Dapat Tidak mengemuka bertele-tele kan dalam pendapatnya mengemuka dengan kan tepat. pendapatnya 1 2 3 4 1 2 3 4 Penjelasan yang disampaikan mudah dipahami. 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. Ds t Keterangan : Indikator : Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu mengungkapkan pendapat dengan jelas, tepat, tidak bertele-tele, dan mudah dipahami. Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai Akhir = 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑝𝑒𝑚𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒 ℎ𝑎𝑛 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = ……. Total

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 C. Penilaian Compasion  Non tes Siswa mampu meneladani semangat para tokoh Proklamasi Kemerdekaan Aspek yang diamati Terlibat aktif No Nama Siswa Mendengar Tidak Aktif dalam selama proses penjelasan membuat mengajukan pembelajaran. guru dengan keributan pendapatnya seksama selama guru menjelaskan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. dst Keterangan : Indikator : meneladani semangat para tokoh Proklamasi Kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa terlibat aktif, mendengarkan penjelasan guru dengan seksama, tidak membuat keributan, dan aktif dalam mengajukan pendapatnya. Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai Akhir = 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑝𝑒𝑚𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒 ℎ𝑎𝑛 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = ……. Total

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 3 SILABUS PEMBELAJARAN Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester :V/2 Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2x pertemuan) Standar Kompetensi: 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia Indikator Pencapaian Kompetensi Materi Pokok Gagasan Kegiatan Penilaian dan Uraian Pembelajaran Jenis Bentuk Materi Tagihan Instrumen Kompetensi Dasar : 2.3 menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan Competence 2.3.7. Menyimpulkan Terlampir a. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari hari ini tahun dan mengenai peristiwa yang peristiwa. terjadi saat proklamasi tanggapan mengenai kemerdekaan b. Siswa dan guru melakukan tanya jawab mengenai materi Sumber dan Media Belajar Sumber : Pertemuan Pertama kesesuaian antara 2.3.8. Memberikan Contoh Instrumen Alokasi Waktu Portofolio Uraian dan isian singkat Berikanlah tanggapan pada setiap peristiwa di atas ! 4 x 40 menit Widyaningtyas. 2011. Ayo belajar ilmu Pengetahuan Sosial. Yogyakarta: Kanisius. 77

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI peristiwa yang terjadi pada yang sudah dijelaskan c. Siswa mencatat hal-hal proklamasi penting tentang peristiwa kemerdekaan. yang terjadi saat proklamasi 2.3.9. Membuat kesimpulan d. Siswa dibentuk dalam kelompok yang peristiwa beranggotakan 4-5 siswa kemerdekaan. 2.3.10. Membuat kesimpulan mengenai tokoh proklamasi LKS kemerdekaan mengenai proklamasi Media : e. Siswa dibagikan lembar kerja siswa f. Siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok g. Siswa dan guru membahas bersama-sama kemerdekaan. 2.3.11. Menyusun tugas Pertemuan Kedua yang akan dibuat a. Guru menjelaskan kembali mengenai urutan secara singkat mengenai peristiwa selama peristiwa yang terjadi selama 78

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI proklamasi kemerdekaan. 2.3.12. Menghasilkan proklamasi kemerdekan. b. Siswa dan guru bersamasama mengidentifikasi tokoh karya berupa yang berperan dalam urutan peristiwa peristiwa proklamasi selama kemerdekaan proklamasi kemerdekaan Conscience 2.3.2. Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan Compasion 2.3.2. Meneladani semangat para c. Siswa dibentuk dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 siswa Non Tes d. Siswa dibagikan lembar kerja Rubrik penilaian sikap Terlampir Rubrik pengamatan Terlampir siswa e. Siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok f. Siswa dan guru membahas bersama-sama Evaluasi Siswa diberikan evaluasi Non Tes pembelajaran secara 79

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI tokoh Proklamasi tertulis dan dikerjakan Kemerdekaan secara individu Mengetahui, Peneliti Nia Putri Pamungkas NIM: 101134136 80

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 LAMPIRAN 4 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas / Semester :V/2 Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 pertemuan) A. Standar Kompetensi 3. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. B. Kompetensi Dasar 2.3. Menghargai jasa dan peranan tokoh dalam memproklamasikan kemerdekaan C. Indikator Pembelajaran Competence 2.3.1. Menyimpulkan kesesuaian antara tahun dan peristiwa. 2.3.2. Memberikan tanggapan mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan. 2.3.3. Membuat kesimpulan mengenai peristiwa proklamasi kemerdekaan. 2.3.4. Membuat kesimpulan mengenai tokoh proklamasi kemerdekaan. 2.3.5. Menyusun tugas yang akan dibuat mengenai urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan. 2.3.6. Menghasilkan karya berupa urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan. Conscience 2.3.1. Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan. Compasion 2.3.1. Meneladani semangat juang para tokoh – tokoh Proklamasi Kemerdekaan. D. Tujuan Pembelajaran Competence 1. Siswa mampu menyimpulkan kesesuaian antara tahun dan peristiwa minimal satu setelah mendengarkan penjelasan guru.

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 2. Siswa mampu memberikan tanggapan mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan minimal satu melalui diskusi. 3. Siswa mampu membuat kesimpulan mengenai peristiwa proklamasi kemerdekaan minimal satu melalui diskusi. 4. Siswa mampu membuat kesimpulan mengenai tokoh proklamasi kemerdekaan minimal satu setelah membaca buku. 5. Siswa mampu menyusun tugas yang akan dibuat mengenai urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan minimal satu setelah mendengar penjelasan guru. 6. Siswa mampu menghasilkan karya berupa urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan minimal satu setelah mendengar penjelasan guru. Conscience 1. Siswa mampu mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan setelah membaca buku. Compasion 1. Siswa mampu meneladani semangat juang para tokoh Proklamasi Kemerdekaan. E. Materi Ajar Proklamasi kemerdekaan (terlampir) F. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran a. Pendekatan Pembelajaran Pendekatan Pedagogi Reflektif (PPR) b. Model Pembelajaran Model Pembelajaran Kooperatif Learning c. Metode Pembelajaran Ceramah bervariasi, diskusi, tanya jawab, penugasan G. Langkah – langkah Pembelajaran Pertemuan pertama 1. Kegiatan Awal (Konteks) a. Salam pembuka, guru mengucapkan salam kepada siswa. b. Siswa dan guru berdoa bersama. c. Guru melakukan presensi. 10 menit

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI d. Apersepsi Guru melakukan tanya jawab mengenai proklamasi kemerdekaan. Misalnya :  Apa yang kalian ketahui mengenai proklamasi kemerdekaan? e. Orientasi Guru menjelaskan langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan selama proses pembelajaran. f. Motivasi Guru mengajak siswa untuk bernyanyi “Hari Merdeka” Tujuh belas agustus tahun empat lima Itulah hari kemerdekaan kita Hari merdeka nusa dan bangsa Hari lahirnya bangsa Indonesia Merdeka.... sekali merdeka tetap merdeka Selama hayat masih dikandung badan Kita tetap setia, tetap sedia Mempertahankan Indonesia Kita tetap setia, tetap sedia Membela negara kita 3. Kegiatan Inti (Pengalaman) a. Guru menjelaskan materi yang akan dipelajari hari ini mengenai peristiwa yang terjadi saat proklamasi kemerdekaan. b. Siswa dan guru melakukan tanya jawab mengenai materi yang sudah dijelaskan. c. Siswa mencatat hal-hal penting tentang peristiwa yang terjadi saat proklamasi kemerdekaan. d. Siswa dibentuk dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 siswa. e. Siswa dibagikan lembar kerja siswa. f. Siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok. g. Setiap perwakilan kelompok maju ke depan untuk 55 menit 83

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI mempresentasikan hasil diskusinya. h. Siswa dan guru membahas bersama-sama. 4. Kegiatan Akhir 15 menit Kesimpulan a. Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa. b. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti. c. Siswa dan guru menyimpulkan hasil belajar. Refleksi Siswa merefleksikan pembelajaran hari ini dengan bimbingan guru yaitu sebagai berikut : a. Apa yang kalian pelajari hari ini? b. Kesulitan apa yang kalian hadapi? c. Apa yang akan kalian lakukan setelah mengikuti pelajaran hari ini? Aksi Siswa merencanakan tindakan yang akan dilaksanakan untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan. Mengapa memilih tindakan tersebut? Tindak Lanjut a. Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari selanjutnya. b. Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”. c. Guru bersama siswa berdoa bersama. Pertemuan Kedua 1. Kegiatan Awal (Konteks) a. Salam pembuka, guru mengucapkan salam kepada siswa. b. Siswa dan guru berdoa bersama. c. Guru melakukan presensi. d. Apersepsi 10 menit 84

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai materi yang sudah dipelajari sebelumnya yaitu tentang peristiwa apa saja yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan. e. Orientasi Guru menjelaskan langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan selama proses pembelajaran. f. Motivasi Guru mengajak siswa untuk bernyanyi “Maju Tak Gentar” Maju tak gentar, membela yang benar Maju serentak, hak kita diserang Maju tak gentar, hak kita diserang Maju serentak, mengusir penyerang Maju serentak, tentu kita menang Bergerak bergerak, serentak serentak Menerkam menerjang terjang Tak gentar tak gentar Menyerang menyerang Majulah majulah menang 2. Kegiatan Inti (Pengalaman) a. Guru menjelaskan kembali secara singkat mengenai peristiwa 50 menit yang terjadi selama proklamasi kemerdekan. b. Siswa dan guru bersama-sama mengidentifikasi tokoh yang berperan dalam peristiwa proklamasi kemerdekaan. c. Siswa dibentuk dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 siswa. d. Siswa dibagikan lembar kerja siswa. e. Siswa mengerjakan lembar kerja secara berkelompok. f. Siswa dan guru membahas bersama-sama. 3. Kegiatan Akhir Kesimpulan a. Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa. 20 menit 85

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI b. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti. c. Siswa dan guru menyimpulkan hasil belajar. Evaluasi Siswa diberikan evaluasi pembelajaran secara tertulis dan dikerjakan secara individu. Refleksi Siswa merefleksikan pembelajaran hari ini dengan bimbingan guru yaitu sebagai berikut : a. Apa yang kalian pelajari hari ini? b. Kesulitan apa yang kalian hadapi? c. Apa yang akan kalian lakukan setelah mengikuti pelajaran hari ini? Aksi Siswa merencanakan tindakan yang akan dilaksanakan untuk menghargai jasa-jasa para pahlawan. Mengapa memilih tindakan tersebut? Tindak Lanjut a. Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari selanjutnya. b. Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”. c. Guru bersama siswa berdoa bersama. H. Media dan Alat/Bahan 1. Media a. Lembar kerja siswa I. Sumber belajar Susilaningsih, Endang. Linda S. Limbong. 2008. Ilmu Pengetahuan Sosial 5. Klaten: Cempaka Putih. Widyaningtyas. 2011. Ayo belajar ilmu Pengetahuan Sosial. Yogyakarta: Kanisius. 86

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 J. Penilaian Indikator Pencapaian Jenis Bentuk Kompetensi Penilaian Penilaian Tes Tertulis Uraian/essay Contoh Instrumen Soal Competence 1. Menyimpulkan 1. Berikanlah tanggapan kesesuaian antara tahun pada setiap peristiwa di dan peristiwa atas ! 2. Memberikan tanggapan mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan 3. Membuat kesimpulan mengenai peristiwa proklamasi kemerdekaan 4. Membuat kesimpulan mengenai tokoh proklamasi kemerdekaan 5. Menyusun tugas yang akan dibuat mengenai urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan 6. Menghasilkan karya berupa urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan Conscience 1. Siswa mampu Non tes Rubrik mengemukakan penilaian pendapat dengan tegas sikap mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan setelah membaca buku Terlampir

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88 Compasion 1. Siswa mampu meneladani semangat Non tes Rubrik juang para tokoh pengamatan Terlampir Proklamasi Kemerdekaan ...................................................... 2014 Mengetahui, Praktikan Nia Putri Pamungkas NIM: 101134136

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN A. Penilaian Competence Indikator Pencapaian No Menyimpulkan Memberikan Membuat Membuat Menyusun Menghasilkan kesesuaian tanggapan kesimpulan kesimpulan tugas yang karya berupa antara tahun mengenai mengenai mengenai akan dibuat urutan dan peristiwa peristiwa yang peristiwa tokoh mengenai peristiwa terjadi pada proklamasi proklamasi urutan selama proklamasi kemerdekaan kemerdekaan peristiwa proklamasi selama kemerdekaan Nama Siswa kemerdekaan Nilai Total proklamasi kemerdekaan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 89

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Keterangan : 1. Menyimpulkan kesesuaian antara tahun dan peristiwa Nilai 4 : Jika siswa mampu menyebutkan 4 atau lebih kesesuai antara tahun dan peristiwa yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan Nilai 3 : Jika siswa mampu menyebutkan 3 kesesuai antara tahun dan peristiwa yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan Nilai 2 : Jika siswa mampu menyebutkan 2 kesesuai antara tahun dan peristiwa yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan Nilai 1 : Jika siswa mampu menyebutkan 1 kesesuai antara tahun dan peristiwa yang terjadi selama proklamasi kemerdekaan 2. Memberikan tanggapan mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu memberikan tanggapan dengan benar, mengungkapkan dengan jelas, menanggapi dengan runtut, mudah dipahami Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak 3. Membuat kesimpulan mengenai peristiwa proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu membuat kesimpulan dengan jelas, tepat, tidak bertele-tele, dan mudah dipahami Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak 90

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak 4. Membuat kesimpulan mengenai tokoh proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu membuat kesimpulan dengan jelas, tepat, tidak bertele-tele, dan mudah dipahami Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak 5. Menyusun tugas yang akan dibuat mengenai urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu menyusun urutan peristiwa dengan runtut, tepat, jelas, dan mudah dipahami Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak 6. Menghasilkan karya berupa urutan peristiwa selama proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu menghasilkan karya berupa urutan peristiwa dengan menarik, kreatif, jelas, dan tepat Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai Akhir = 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑝𝑒𝑚𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒 ℎ𝑎𝑛 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = 91

(111) 92 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI B. Penilaian Conscience Non tes  Siswa mampu mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang telah terjadi pada proklamasi kemerdekaan setelah membaca buku Aspek yang diamati No Nama Siswa Dapat Dapat Tidak Penjelasan mengungkap mengemuka bertele-tele yang kan kan dalam disampaikan pendapatnya pendapatnya mengemuka dengan jelas. dengan kan tepat. 1 2 3 4 1 2 mudah dipahami. pendapatnya 3 4 1 2 3 4 1 2 3 1. 2. 3. 4. 5. dst Keterangan : Indikator : Mengemukakan pendapat dengan tegas mengenai peristiwa yang terjadi pada proklamasi kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa mampu mengungkapkan pendapat dengan jelas, tepat, tidak bertele-tele, dan mudah dipahami. Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai Akhir = 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑝𝑒𝑚𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒 ℎ𝑎𝑛 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = ……. 4 Total

(112) 93 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI C. Penilaian Compasion  Non tes Siswa mampu meneladani semangat para tokoh Proklamasi Kemerdekaan Aspek yang diamati Terlibat aktif No Nama Siswa Mendengar Tidak Aktif dalam selama proses penjelasan membuat mengajukan pembelajaran. guru dengan keributan pendapatnya seksama selama guru menjelaskan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. 2. 3. 4. 5. dst Keterangan : Indikator : meneladani semangat para tokoh Proklamasi Kemerdekaan Nilai 4 : Jika siswa terlibat aktif, mendengarkan penjelasan guru dengan seksama, tidak membuat keributan, dan aktif dalam mengajukan pendapatnya. Nilai 3 : Jika satu indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 2 : Jika dua indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai 1 : Jika tiga indikator dari nilai 4 tidak tampak Nilai Akhir = 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑝𝑒𝑚𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒 ℎ𝑎𝑛 𝑠𝑘𝑜𝑟𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 x 100 = ……. Total

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 94 LEMBAR KERJA SISWA 1 Berikanlah tanggapan pada setiap peristiwa di atas ! Kemudian simpulkanlah peristiwa-peristiwa tersebut !

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Nama : Kelas : No : LEMBAR KERJA SISWA 2 1. 2. 3. 4. 5. 1. Salah satu tokoh pergerakan nasional 2. Salah satu tokoh golongan tua 3. Istri dari Bung Karno 4. Perumusan teks proklamasi dilakukan dirumah 5. Penulis naskah proklamasi 95

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 6 96

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 97

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 7 98

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 99

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 100

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 8 101

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 102

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 103

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 9 104

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 105

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 10 Hasil Validasi Soal No. Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 1 No. Soal 3 2 4 4 2 1 4 0 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 2 4 4 2 0 4 4 0 4 0 0 4 4 3 3 4 0 1 1 1 2 3 2 3 3 3 2 1 1 1 3 1 1 4 1 1 1 4 3 1 1 1 3 2 2 1 3 3 3 0 2 1 2 1 3 2 4 4 2 2 2 1 4 3 2 2 3 4 0 1 2 2 4 2 2 3 2 3 3 4 4 3 0 4 Total 5 1 2 1 0 1 0 1 2 3 4 0 3 0 2 1 0 3 1 0 2 1 4 2 1 0 1 1 2 0 2 3 2 0 4 1 1 1 2 2 3 1 3 4 3 1 3 3 1 3 1 4 4 1 1 4 3 2 1 3 4 3 1 3 4 3 0 12 9 7 5 13 6 15 14 14 15 10 10 12 15 9 10 13 14 9 7 8 17 14 6 8 10 9 14 9 15 17 15 0 106

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 107 Correlations total total Pearson Correlation s1 1 ** .603 Sig. (2-tailed) N s1 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s2 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s3 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s4 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s5 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N s2 s3 .551 ** s4 .698 ** s5 ** .640 ** .641 .000 .001 .000 .000 .000 33 33 33 33 33 33 ** 1 -.118 .305 .192 .262 .514 .085 .285 .141 33 33 ** .166 .011 .006 .356 .603 .000 33 33 33 33 ** -.118 1 .438 .001 .514 33 33 33 33 33 33 ** .305 .438 * 1 .180 .335 .000 .085 .011 .317 .057 33 33 33 33 33 33 ** .192 ** .180 1 .236 .000 .285 .006 .317 33 33 33 33 33 33 ** .262 .166 .335 .236 1 .000 .141 .356 .057 .186 33 33 33 33 33 .551 .698 .640 .641 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). .467 * .467 .186 33

(127) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 11 Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items .600 5 108

(128) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 12 Uji Normalitas A. Kelas Kontrol 1. Pretest kemampuan mengevaluasi One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pre_kontrol_men gevaluasi N 30 Normal Parameters a Mean 44.4667 Std. Deviation Most Extreme Differences 23.79761 Absolute .240 Positive .240 Negative -.173 Kolmogorov-Smirnov Z 1.317 Asymp. Sig. (2-tailed) .062 a. Test distribution is Normal. 2. Posttest kemampuan mengevaluasi One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test post_kontrol_me ngevaluasi N Normal Parameters 30 a Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. 62.30 25.092 Absolute .188 Positive .188 Negative -.147 1.030 .239 109

(129) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Pretest kemampuan mencipta One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pre_kontrol_men cipta N 30 Normal Parameters a Mean 30.07 Std. Deviation Most Extreme Differences 12.284 Absolute .293 Positive .293 Negative -.144 Kolmogorov-Smirnov Z 1.607 Asymp. Sig. (2-tailed) .011 a. Test distribution is Normal. 4. Posttest kemampuan mencipta One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test post_kontrol_me ncipta N Normal Parameters 30 a Mean Std. Deviation Most Extreme Differences 42.77 20.056 Absolute .179 Positive .179 Negative -.099 Kolmogorov-Smirnov Z .979 Asymp. Sig. (2-tailed) .293 a. Test distribution is Normal. 110

(130) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI B. Kelas Eksperimen 1. Pretest kemapuan mengevaluasi One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pre_eksperimen _mengevaluasi N 30 Normal Parameters a Mean 53.9333 Std. Deviation Most Extreme Differences 18.63429 Absolute .184 Positive .184 Negative -.138 Kolmogorov-Smirnov Z 1.006 Asymp. Sig. (2-tailed) .264 a. Test distribution is Normal. 2. Posttest kemampuan mengevaluasi One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test post_eksperimen _mengevaluasi N Normal Parameters 30 a Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. 79.7667 17.74082 Absolute .206 Positive .161 Negative -.206 1.130 .156 111

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Pretest kemampuan mencipta One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test pre_eksperimen _mencipta N 30 Normal Parameters a Mean 48.9000 Std. Deviation Most Extreme Differences 15.03410 Absolute .138 Positive .138 Negative -.129 Kolmogorov-Smirnov Z .753 Asymp. Sig. (2-tailed) .622 a. Test distribution is Normal. 4. Posttest kemampuan mencipta One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test post_eksperimen _mencipta N Normal Parameters 30 a Mean Std. Deviation Most Extreme Differences 56.9333 14.74129 Absolute .162 Positive .081 Negative -.162 Kolmogorov-Smirnov Z .888 Asymp. Sig. (2-tailed) .409 a. Test distribution is Normal. 112

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 13 Uji Homogenitas 1. Kemampuan Mengevaluasi Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval of F Nilai Equal variances Sig. 2.916 assumed t .093 Equal variances not assumed df Sig. (2- Mean Std. Error tailed) Difference Difference the Difference Lower Upper 1.715 58 .092 9.46667 5.51834 -1.57950 20.51283 1.715 54.846 .092 9.46667 5.51834 -1.59304 20.52637 2. Kemampuan Mencipta Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval of F Nilai Equal variances assumed Equal variances not assumed Sig. 1.185 t .281 df Sig. (2- Mean Std. Error tailed) Difference Difference the Difference Lower Upper 5.313 58 .000 18.83333 3.54455 11.73814 25.92853 5.313 55.783 .000 18.83333 3.54455 11.73213 25.93454 113

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 14 Uji Kenaikan Skor 1. Kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan mengevaluasi kelas kontrol Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 posttes - pretest 1.78333E1 Std. Deviation Std. Error Mean 15.26340 Lower 2.78670 Upper 12.13389 23.53278 t df 6.399 Sig. (2-tailed) 29 .000 2. Kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan mencipta kelas kontrol Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 posttest - pretest 1.27000E1 Std. Deviation Std. Error Mean 13.72677 2.50615 Lower 7.57434 Upper 17.82566 t 5.068 df Sig. (2-tailed) 29 .000 114

(134) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan mengevaluasi kelas eksperimen Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 posttes - pretest 1.78333E1 Std. Deviation Std. Error Mean 15.26340 Lower 2.78670 Upper 12.13389 23.53278 t df 6.399 Sig. (2-tailed) 29 .000 4. Kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan mencipta kelas eksperimen Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Mean Pair 1 posttest - pretest 8.03333 Std. Deviation Std. Error Mean 13.31186 2.43040 Lower 3.06260 Upper 13.00407 t 3.305 df Sig. (2-tailed) 29 .003 115

(135) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 15 Uji Perbandingan Skor 1. Kemampuan mengevaluasi Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% Confidence Interval of F Nilai Equal variances Sig. 4.290 assumed t .043 Equal variances not assumed df Sig. (2-tailed) Mean Std. Error Difference Difference the Difference Lower Upper -3.113 58 .003 -17.467 5.611 -28.697 -6.236 -3.113 52.197 .003 -17.467 5.611 -28.724 -6.209 2. Kemampuan mencipta Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances F Nilai Equal variances assumed Equal variances not assumed t-test for Equality of Means Sig. 3.986 t .051 df Sig. (2- Mean Std. Error tailed) Difference Difference Upper Lower -3.117 58 .003 -14.167 4.544 -23.263 -5.070 -3.117 53.254 .003 -14.167 4.544 -23.281 -5.053 116

(136) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 16 Rangkuman Nilai Eksperimen No. Absen 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Eksperimen Mengevaluasi Mencipta Post Pre test test Pre test Pos test 38 50 42 42 63 100 83 67 75 88 50 58 75 100 33 42 75 88 67 75 38 63 42 58 75 88 50 58 63 100 67 75 88 100 58 83 50 100 67 50 25 63 25 50 38 75 67 50 63 63 42 58 50 100 67 75 50 88 42 33 63 63 50 75 50 75 33 50 75 100 67 67 38 100 33 67 75 75 33 42 50 63 25 33 50 75 58 67 50 63 58 67 25 50 25 25 50 100 50 67 25 50 50 58 88 100 50 58 38 75 50 33 50 63 50 67 25 75 33 58 53.93 79.77 48.90 56.93 117

(137) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 17 Rangkuman Nilai Kontrol No. Absen 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Kontrol Mengevaluasi Mencipta Pre Post Pre Pos test test test test 25 50 25 25 25 50 42 50 38 50 25 25 38 63 17 25 25 38 25 25 63 88 67 75 63 100 42 50 0 13 17 17 63 100 33 67 38 75 17 42 25 25 33 33 38 63 17 33 38 50 25 58 63 50 25 42 88 100 50 83 63 100 25 50 38 38 25 50 25 50 17 17 25 38 25 25 25 63 33 17 25 50 25 25 63 75 50 58 25 75 25 42 88 88 33 58 63 88 42 83 38 38 25 33 88 88 50 75 25 50 17 25 88 88 25 50 25 25 25 25 44.47 62.30 30.07 42.77 118

(138) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 18 119

(139) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 19 120

(140) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 20 FOTO MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE 121

(141) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 21 FOTO PENELITIAN KELAS EKSPERIMEN 122

(142) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 21 FOTO PENELITIAN KELAS EKSPERIMEN 123

(143) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 22 FOTO PENELITIAN KELAS KONTROL 124

(144) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 125 LAMPIRAN 23 DAFTAR RIWAYAT HIDUP Nia Putri Pamungkas merupakan anak terakhir dari pasangan Suko Hery Wanto dan Sri Sutarti dan memiliki dua saudara kandung yang bernama Kristina Olyvia Fransisca dan Krisna Kunto Wijanarko. Lahir di Bantul, 28 Mei 1992. Pendidikan awal dimulai di TK Sang Timur. Dilanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar Kanisius Gayam pada tahun 1998-2004. Kemudian dilanjutkan ke jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Banguntapan pada tahun 2004-2007. Pada tahun 2007-2010 penulis melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Banguntapan. Lalu menempuh pendidikan di Universitas Sanata Dharma pada tahun 2010. Selama menempuh pendidikan sudah banyak kegiatan organisasi yang telah diikuti oleh penulis, diantaranya yaitu saat SMP penulis mengikuti pleton inti(tonti) sekolah. Saat di Perguruan Tinggi banyak kegiatan organisasi yang diikuti, antara lain menjadi panitia parade gamelan anak se DIY, Jateng tahun 2012.

(145)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN VOCABULARY SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI KELAS V SD NEGERI 106162 MEDAN ESTATE T.A. 2016/2017.
0
2
22
PENGGUNAAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS V SD NEGERI NO.040474 TIGASERANGKAI.
0
1
2
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA SD KELAS I.
0
4
16
PENGGUNAAN MEDIA MONOPOLI UNTUK MENIGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI GUNUNGSARI
0
0
25
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK CERITA RAKYAT SISWA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN PADA TAHUN AJARAN 20102011
0
1
148
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN TAHUN PELAJARAN 20102011
0
0
184
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASIKAN DAN MENCIPTA PADA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS WIROBRAJAN
0
0
138
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS DAN MENGEVALUASI PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SENGKAN
0
0
111
DESKRIPSI KEMAMPUAN REFLEKTIF SISWA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN DAN SD KANISIUS EKSPERIMENTAL MANGUNAN
0
1
158
PENGARUH PENERAPAN METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SD SOKOWATEN BARU YOGYAKARTA
0
0
195
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASIKAN DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SOROWAJAN
0
0
129
PENGARUH PENGGUNAAN METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat Memperoleh gelar sarjana pendidikan Program studi pendidikan
0
0
171
PENGARUH PENGGUNAAN METODE INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN YOGYAKARTA SKRIPSI
0
1
154
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI
0
0
161
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI
0
0
160
Show more